Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:08 Brail 0:17 [Musik] 0:26 TV wasam rasulillah 0:30 warahmatullahi wabarakatuh ikhw akwat 0:31 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:33 kembali lagi bersama alfqir di radioim 0:35 acara tausiah siang bersama ustaz 0:37 fazawiyah ada mas di meja operator ada 0:41 on di kameramen ustaz juga sudah bersama 0:44 di sini di studio. Asalamualaikum ustaz. 0:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:48 wabarakatuh. Kangen mana, Ustaz? Antum 0:50 mana aja Bib? Ya Allah ada di hatimu. 0:52 Enggak pernah keluar. Allahu akbar 0:54 kabirahamak perah keluar dari hati 0:55 ustazhanallah. 0:59 Ya Allah. Alhamdulillah alal bisa 1:01 dipertemukan lagi ya, Ustaz. 1:03 Mudah-mudahan Allah rahmati Ustaz, Allah 1:05 jaga kesehatannya, Ustaz. Hari ini kita 1:07 mau bahas apa lah, Tad? Alhamdulillah 1:09 masih di part kelima dari tema kita 1:12 perbaikan amal bermula dari benar dan 1:17 baiknya ucapan. Waduh, udah part 5 aja. 1:20 Antum mana aja? Satu bab ini. Hah? Satu 1:22 bab maksudnya satu pembahasan, Mas. Satu 1:24 pembahasan rantetannya tentang masalah 1:26 akwal ucapan ya. ucapan berpengaruh 1:29 kepada perbuatan. Perbuatan. Naam. 1:31 Bahkan kalau kita mau melihat Habibana 1:34 ee para pemirsa, pendengar yang 1:36 dirahmati Allah Taala, dalam Al-Qur'an 1:39 kita berangkat dari contoh ucapan qul 1:41 atau qulu. Kalau qul berarti kepada 1:43 rasul, qulu kepada kita orang beriman. 1:45 Oke. Itu dalam 1:47 Al-Qur'an tidak kurang dari 300 kali 1:49 terulang. Qullu, qul katakanlah. 1:52 Katakanlah wahai Rasul. Artinya ini 1:55 panduan Al-Qur'an melalui ucapan. Ucapan 1:58 ajib berarti katakan wahai rasulku 2:00 begini begini begini begini itu lebih 2:03 dari 2:04 300 itu belum lagi yang qulu qulu amanna 2:08 qulu gini qulu ini belum yang la taquulu 2:12 berarti benar kata orang dua penyakit 2:14 datang dari dua hal kalau enggak kata 2:17 karena salah makan salah ucap sedangkan 2:21 kalau kita mau muarakan ya salah makan 2:23 karena semua berangkat dari mana dari 2:25 mulut kita kemudian berefek pada ucah ya 2:28 ucapan dan hari ini kita akan bahas itu 2:30 semua ketika beberapa pertemuan yang 2:32 lalu ee bahwa kesimpulannya dari segala 2:37 tema yang panjang ini sekian part ini he 2:40 tentunya semua berangkat dari baik dan 2:43 benarnya ucapan lalu akan muncul 2:45 pertanyaan kalau gitu bagaimana adakah 2:47 panduan 2:48 Al-Qur'an yang mengarahkan kita 2:52 supaya bagaimana lisan kita mampu 2:56 berucap yang baik dan benar itu. Nah, 3:00 ini akan kita bahas di pertemuan kali 3:02 ini. H berangkat dari Quran surah 3:05 Albaqarah 168 hingga 170. Nanti juga ada 3:10 apa namanya mubayyinatnya dari ayat-ayat 3:13 lain yang mengarah kepada Rasulullah dan 3:16 nanti pelajarannya tentunya buat kita 3:18 semua. Begitu. Masyaallah, Ustaz. 3:21 Jazakumullah khair. Pembahasan yang 3:24 menarik sekali. Kita akan bahas 3:25 bagaimana caranya menjaga lisan kita 3:28 agar kita merubah perilaku habit 3:31 kebiasaan kita. Namun sebelum itu, 3:33 Ustaz, alangkah baiknya kita buka dulu 3:34 dengan baca ummul Quran surah Alfab. 3:38 Bismillahirrahmanirrahim. 3:40 Asalamualaikum warahmatullahi 3:42 wabarakatuh, ikhwan dan akhwat, para 3:45 pendengar radio silaturahim yang setia 3:48 mendengarkan radio kesayangan kita ini, 3:51 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 3:55 AM729. Begituun radio-radio yang 3:58 bersinergi dengan radio dakwah 4:01 silaturahim ini baik yang ada di Jawa 4:03 Barat, Sukabumi, Jawa Tengah, Semarang, 4:07 hingga Jawa Timur bahkan hingga 4:09 Banyuwangi ya Situbondo, Bondowoso, 4:12 bahkan Bali juga pendengar setia yang 4:15 mendengarkan melalui radio semisal Rasal 4:18 ataupun radio-radio yang ada di Batam, 4:21 Singapura, Johor hingga Aceh. Kemudian 4:24 juga yang menyimak mendengarkan melalui 4:27 radio-radio yang bersiner lagi dengan 4:29 radio kita ini yang ada di Kota Palu, 4:32 Kalimantan hingga Papua atau yang 4:34 mendengarkan melalui Radio Garden 4:36 Internasional di mana saja berada atau 4:38 yang menonton, menyaksikan, menyimak 4:41 melalui live streaming kanal YouTube 4:44 Radio Rasil TV di mana saja berada. Mari 4:48 kita buka tausiah siang hari ini dengan 4:51 membaca ummul Quran suratul fatihah. 4:54 Pertama kita mohon pada Allah tabaraka 4:56 wa taala semoga Allah berkenan 4:58 menjadikan kita min ahlil fatihah. 5:00 Dirombongkan bersama orang-orang yang 5:01 mendapatkan nikmat dari Allah tabaraka 5:03 wa taala. Maan nabiyin wasiddiqin 5:06 wasyuhada wasaliihin. Yang kedua, kita 5:08 mohon kepada Allah tabaraka wa taala 5:10 agar Allah berkenan kirimkan pahala dari 5:12 bacaan Al-Qur'an dan bacaan suratul 5:14 fatihah yang kita baca di siang hari ini 5:16 yang kita pelajari dan renungkan di 5:18 tausiah siang hari ini. Kita minta 5:20 kepada Allah kirimkan pahalanya untuk 5:22 para syuhada dari para mujahidin yang 5:24 ada di Palestina, Yaman, Libnan yang 5:27 sedang 5:29 berjuang menjemput kemerdekaannya dari 5:32 para penjajah. Dan juga tak lupa kita 5:35 mohonkan untuk guru-guru kita, orang tua 5:36 kita yang sudah meninggal dunia, 5:37 mudah-mudahan Allah berkenan jadikan 5:39 kubur mereka semua raudah min riyadil 5:42 jannah. Dan pada puncaknya tak lupa juga 5:45 kita niatkan pembacaan Fatihah ini untuk 5:48 kemudahan, kelapangan, keberkahan 5:51 pejuang dakwah Radio Silaturahim, 5:54 terkhusus founder Radio Silaturahim, 5:56 gurunda kita tercinta, Al Ustaz Husein 5:58 bin Hamid bin Hud al-Attas. Guru kita Al 6:01 Ustaz Hamzah bin Atas Al-Attas atau 6:03 guru-guru yang ada di luar ada 6:04 silaturahim ini seperti gurunda kita Al 6:07 Habib Umar bin Ahmad Alattas, Alwarid Al 6:10 Habib Abdurrahman bin Syekh Al-Attas, 6:12 Alwarid Abuya K.H. Ghazali Musanif, 6:14 Alwarid Abina K. Muhammad Ihya Ulumiddin 6:16 di Malang. juga untuk guru-guru kami 6:19 yang ada di negeri Timur Tengah sana. Di 6:21 antaranya Almurabbi Al Habib Umar bin 6:24 Muhammad bin Salim bin Hafid, Al Habib 6:26 Abu Bakar bin Muhammad Balfaqih. 6:28 Kemudian Al Habib Zain bin Ibrahim bin 6:30 Sumaid, Abu Yasid Ahmad bin Muhammad 6:32 Almiki wa Ikhwanih, Abu Ya Said Alawi 6:35 Asim bin Abbas Almaliki wa ikhwani wal 6:37 jami, Syekh Fadil Shoh Assamirai 6:40 Albaghdadi, Adr. Adnan Ibrahim Alhasni, 6:44 Al Imam Ahar Sayyid Ahmad Thayyib, 6:47 kemudian ee Maulana Al Habib ee Sayid 6:51 Kamal Bagir Al-Hahaidari, kemudian Sayid 6:54 Ali Mansur Alkayali dan para ulama-ulama 6:56 mufakir-mufakir Islam di mana saja 6:58 berada. Mudah-mudahan Allah tabaraka wa 7:00 taala berkenan bimbing mereka semua 7:02 anugerahkan panjang umur fi taatillah wa 7:03 taati rasul. Tak lupa pendengar pemirsa, 7:06 semoga kita semua antum dirahmati, 7:08 diberkahi, dibimbing, diridai oleh Allah 7:11 subhanahu wa taala. Dan juga untuk niat 7:12 untuk alfakir yang dif ini mudah-mudah 7:14 Allah senantiasa bimbing. Tak lupa 7:16 teman-teman yang ikut apa berdakwah di 7:19 siang hari ini melalui hostnya Syid Isa 7:21 Alkf yang ada di komputer, Ondi yang ada 7:24 di mana operator siapa namanya? ALGI dan 7:27 juga seluruh pejuang radio silaturahim 7:30 Pak Opi 7:32 ya. Di belakang. Hah? Piko. Pak Piko ya? 7:35 Kopi balik tuh ya. Pak Kopi. Kopiko ya, 7:37 Pak Piko. Semoga Allah tabarak wa taala 7:40 semua berikan anugerah sehat. Yang bikin 7:42 kopi, yang minum, yang nyiapin kopi, 7:44 minuman, yang jagain kita semua. Allah 7:45 anugerahkan keberkahan. Samit yang bikin 7:47 kopi, Bang Samit hari ini bukan Pak Udin 7:49 ya. Nah, mudah-mudahan Allah anugerah 7:51 kesehatan semua. Al hadin wtin shihah wa 7:55 hadin Nabi Mustofa Muhammadin sallallahu 7:58 alaihi wasallam. Alfatihah. 8:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 8:06 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 8:08 rabbil alamin arrahmanirrahim. 8:11 iki yaumiddin iyaka na'budu wa iyaka 8:15 nastain 8:17 ihdinathal 8:19 mustaqimathalladzina an'amta alaihim 8:22 ghairil maghdubi alaihim 8:26 waladin rbighfirli waliwalidaiya walil 8:30 mukminina amin ya marhaba sidiallah 8:34 allahumarhamna bil quran ikhwan akhwat 8:36 mari sama-sama kita dengarkan penjabaran 8:39 dari ustaz ustaz Abizawiyah mengenai 8:42 menjaga lisan atau menjaga perkataan 8:46 agar Allah subhanahu wa taala 8:48 memperbaiki perilaku dan memperbaiki 8:51 jalan hidup kita. Faai wasukur ya. 8:55 Marhaba. 8:57 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 8:59 warahmatullahi taala wabarakatuh. 9:02 Alhamdulillah wasalatu wasalam ala 9:04 afdoli khalqillah sayyidina Muhammad 9:07 ibni abdillah wa alihi wa ashabihi waman 9:10 tabiahu wa walah la haula wala quwwata 9:13 illa billah subhanaka la ilma lana illa 9:16 ma alamtana innaka antal alimul hakim 9:19 wala haula wala quwwata illa billahil 9:22 aliyil adzim rbisrohli sodri waassirli 9:26 amri wahlul uqdatan m lisani yafqahu 9:29 qibana 9:40 ilman tawa 9:47 muslimanwanahamdulillahiabbil 9:49 alamin. Ikhwan dan akhwat, mustamiin dan 9:52 mustamiat hafidakumullahu warakum. Di 9:56 kesempatan siang hari ini kita akan 9:59 merenungkan Qur'an surah Albaqarah ayat 10:04 168 hingga 10:06 170 10:10 tentang penyebab 10:14 utama resep dari Al-Qur'an. Panduan 10:17 bagaimana agar lisan kita tidak 10:20 mengelontarkan satu ucapan kecuali 10:23 ucapan yang baik dan benar. 10:26 Karena di pertemuan-pertemuan yang lalu 10:28 sudah kali berulang kita renungkan Quran 10:32 suratul Ahzab, Quran surah QF tentang 10:38 dahsyatnya ucapan, efek dari ucapan yang 10:42 terlontar dari lisan kita. 10:45 Ada berupa warning dari Quran surah Qaf 10:48 ayat 18 bahwa Allah Subhanahu wa taala 10:50 beritahukan ma yalfidu min illa ladaihi 10:55 raqibun atid. 10:57 Quran suratul Ahzab 70 dan 71. Allah 11:01 berikan jaminan Allah akan mensalehkan 11:05 amal perbuatan 11:07 seseorang. Berangkat dari apa? Qulu 11:09 qulan sadida. dan sudah kita renungkan 11:13 uraikan maksud dari ayat-ayat tersebut. 11:16 Nah, sekarang berlanjut kepada 11:17 pertanyaan. 11:19 Lalu 11:22 apa panduan Al-Qur'an agar kita punya 11:25 lisan ini tidak berkata kecuali ulan 11:29 sadida? 11:31 ulan 11:34 sadida. Dalam 11:36 Al-Qur'an surah 11:39 Albaqarah dimulai dari ayat 169 Allah 11:42 jalla jalaluhu 11:44 berfirman, "Ba'da 11:47 anzubillahis samiil alimi 11:50 minasyaitanirrajim. 11:55 Ya 11:58 ayyuhannasu kulu mimma fil ardhi halalan 12:04 thayiba wala tattabiu 12:09 khutwatiitan innahu lakum aduum 12:16 mubin innama yammurukum 12:20 bis fahsya 12:26 wa taquu alallahi ma la 12:31 tlamun waidza qila 12:34 lahumuttabiu maa 12:37 anzalallahu 12:39 qalu qolu anminu 12:43 qalu bal nattabiu maa alfaina alaihi 12:51 abaana awalau 13:01 yahtadun. Allah Subhanahu wa taala 13:03 menyeru kepada segenap 13:06 manusia yang ingin menjadi manusia 13:10 seutuhnya. Kenapa kok ada sebutan 13:13 manusia seutuhnya dalam Al-Qur'an? 13:15 Sebutan manusia ini dalam bahasa Quran 13:19 ada menggunakan kata 13:21 insan, ada menggunakan kata basyar, ada 13:25 menggunakan kata ibna Adam atau bani 13:27 Adam dan ada menggunakan kata annas. 13:32 Dalam syarah kitab Ihya 13:34 Ulumuddin, Asayid Murtadha 13:37 Azzabidi. Asayid Murtad Azzabidi dalam 13:40 kitabnyaf Asadatil Muttaqin syarah Ihya 13:45 Ulumiddin. Beliau 13:47 menyebutkan 13:49 bahwasanya manusia ini Allah ciptakan 13:53 dari beberapa 13:55 unsur. Ada unsur api yang Allah ciptakan 13:59 darin darinya bangsa 14:02 jin. Khalaqnahu minar asamum. 14:07 Ya. Kemudian yang kedua ada unsur 14:11 malaki. Malaikat yang Allah ciptakan 14:15 darinya ada malaikat ini dari nur 14:17 cahaya. 14:19 Ada 14:21 unsur 14:23 hayawani, 14:25 hewan berupa karakter yang Allah 14:27 letakkan dalam diri manusia. 14:30 Dan hewan ada dua. Ada hewan yang 14:32 memiliki karakter bahimah, artinya 14:35 pemamah biak yang makannya eh kerjanya 14:38 hanya 14:39 makan, minum, ya, kemudian buang 14:44 air, kawin, dan tidur. Nah, naam. Ini 14:47 namanya bahi 14:49 bahimah. Nah, kemudian ada juga hewan 14:53 yang punya karakter sabi, artinya buas. 14:57 Ketika sudah apa namanya? gharizah ya 15:01 gharizatul 15:02 baqanya 15:04 sudah muncul ya ingin selalu kekal maka 15:09 lapar haus sudah enggak ingat mana 15:11 kawan, mana lawan itu juga ada dalam 15:15 diri basyar manusia ini. H. Nah, ketika 15:19 ingin menjadi manusia seutuhnya, artinya 15:22 bentuk rupanya yang Allah gambarkan 15:24 khalaqnakum tumma sharnakum atau alladzi 15:28 khalaqo fasawa ya kan khalaqo fasawa. 15:31 Allah jadikan bentuk sebagus-bagus 15:33 bentuk. Khalaqna ya fi ahsani takwim. 15:37 Maka Allah tabaraka wa taala berikan 15:39 sebuah panduan agar unsur malaki yang 15:43 mendominasi, unsur cahaya yang mendomina 15:46 mendominasi dalam diri manusi manusia. 15:49 Panduan cahayanya adalah Al-Qur'an. 15:52 Hudan linnas hudan linas wainatin minal 15:57 huda wal furqan. 16:00 Nah, maka ketika Allah berfirman, "Ya 16:03 ayyuhannas, wahai segenap manusia, 16:06 jangan lupa aku turunkan Al-Qur'an di 16:09 bulan Ramadan. Hudan lakum, hudan 16:11 linas." Gaidan bagi manusia yang ingin 16:15 menjadi manusia seutuhnya. J tampilannya 16:19 rupawan, cantik, jelita, namun karakter 16:22 jinnya yang mendominasi. H jin ee kita 16:25 tahu jin itu artinya tertutup ya. 16:28 Intropet. 16:29 Namun introvertnya lebih mengarah kepada 16:31 unsur apinya. Akhirnya jin yang 16:34 mendominasi dari dalam dirinya atau liar 16:37 seperti bina binatang tanpa terkawal. 16:40 Maka perlu ada bimbingan dengan 16:42 seruan-seruan dari Al-Qur'an. Ya 16:45 ayyuhannas. Terlebih lagi bila memilih 16:48 iman kepada Allah maka masuklah di situ 16:51 seruan Allah Taala. Ya ayyuhalladzina 16:54 amanu. 16:55 Ayat ya ayyuhannas dan ya ayyuhalladzina 16:58 amanu berisikan satu di antara dua 17:02 perintah dari rabbun nas, malikinnas, 17:08 ilahinnas. Perintah atau larangan dari 17:11 Allah tadi khaliqun nas, rabbun nas, 17:14 malikunnas, 17:15 ilahunas memberikan larangan. 17:18 Maka setiap ayat yang dimula dengan ya 17:21 ayyuhannas atau ya ayyuhalladzina amanu 17:23 berisikan satu di antara dua atau dua 17:25 hal sekaligus. 17:28 Apa sekarang panduannya? Dalam ayat ini 17:30 Albaqarah 168 ada dua sini ada perintah 17:33 dan ada larangan. Ada perintah dan ada 17:36 larangan. Dalam kaidah para ulama ahlul 17:40 Quran diberitahukan oleh para ulama 17:43 setelah meneliti sekian banyak ayat-ayat 17:46 Al-Qur'an bahwa setiap ayat yang 17:50 berisikan perintah lalu 17:52 dilanjutkan dalam satu ayat tersebut 17:55 atau ayat berikutnya larangan, maka itu 17:58 berisikan sebuah pesan penting. Bila 18:00 kita tidak mengindahkan perintah Allah, 18:02 Rabbun nas, malikinnas, ilahinas, kita 18:06 akan terjebak pada larangan 18:09 Allah. Terlebih lagi bila perintah e 18:12 bila larangan ayat-larangan tersebut 18:14 terdapat dalam satu ayat yang tergabung 18:18 dengan perintah. Contoh ayat ini. Apa 18:20 perintahnya? Kullu mimma fil ardhi 18:24 halalan thibah. 18:26 Wahai segenap manusia yang ingin menjadi 18:29 manusia 18:30 seutuhnya, makanlah oleh kalian. Tadi 18:32 Bib salah makan, salah omong, ya kan? 18:35 Ada con gitu ya. Salah makan, salah 18:37 ngomong, salah ngomong, salah ucap. 18:40 Makanlah oleh 18:41 kalian, konsumsi oleh kalian, minumlah 18:44 oleh kalian. Mimma fil ardhi dari apa 18:47 yang ada di permukaan 18:49 bumiku. Yang penting memenuhi dua 18:51 kriteria. Apa itu? Halalan thayyiban. 18:55 thayiban. Apa itu halal? Halal itu yang 18:59 Allah bolehkan dalam Al-Qur'an dan tidak 19:02 diharamkan dalam Al-Qur'an. 19:04 Ya. Selain yang diharamkan maka 19:06 dibolehkan. Apa harus disebutkan bahwa 19:09 yang tidak diharamkan oleh Allah dalam 19:11 Al-Qur'an? Berarti dibolehkan. Iya. Jadi 19:13 setiap yang tidak Allah haramkan 19:15 maknanya Allah bolehkan. Oke. Itu 19:18 namanya ma ahalallahu fi kitabih. 19:21 Artinya yang tidak Allah haramkan. Dan 19:23 subhanallah ayat tentang keharaman hal 19:26 yang dikonsum tidak boleh atau 19:29 diharamkan untuk dikonsumsi hanya 19:31 sekitar 5 ayat saja. Hmm. Berarti yang 19:34 halal dari 6.000 sekian ayat nih. Yang 19:37 halal jauh lebih banyak. Yang halal jauh 19:39 lebih banyak. Yang dibatasi oleh Allah 19:41 yang haram dikit doang. Dikit sekali. 19:45 Bahkan kalau kita mau melebar lagi, 19:48 almuharramat. Nah, tadi kan tadi ini 19:50 yang yang saya sebutkan adalah 19:51 almuharramat minal makquulat ya kan. 19:55 Kalau perbuatan secara umum Heeh. yang 19:57 diharamkan oleh Allah dalam Al-Qur'an 20:00 untuk dilakukan oleh hambanya hanya ada 20:03 14 saja. 20:06 6.000 sekian ayat 114 surah 30 juzuk. 20:12 Hal yang Allah haramkan sangat terbatas. 20:16 Maknanya yang halal itu luas. Cuma 20:20 kadang manusia 20:22 begitu. Manusia mana yang belum jadi 20:25 annas ni? Belum baru levelnya insan. 20:28 Senang atau penasaran ingin mencicipi 20:31 sesuatu perbuatan atau asupan yang 20:33 diharamkan oleh Allah untuk 20:36 dikonsumsi. 20:40 Namu mim fil ardhi halalan. Yang kedua, 20:43 thyiban. 20:45 Nah, kata-kata thayiban ini kan 20:46 berangkat dari kata-kata thaba yatibu. 20:50 Thaba yatibu. Nah, sebutan thaba yatibu 20:54 ini biasa terikat dengan 20:57 annafsu. Hah? 20:58 annafsu mastatobathu 21:02 annafsu yang dirasa 21:05 enak, senang, bagus, baik menurut na 21:09 nafsu 21:10 nafsu. Namun karena nafsu ini punya 21:13 karakter dasar amaratun bisu 21:17 ah maka tidak semua mastatbahun an nafsu 21:21 itu layak untuk dikon konsumsi. Ada yang 21:25 kedua kaidahnya atau qayidnya yang perlu 21:28 kita pahami. Bukan hanya maob bihin 21:31 nafsu atau 21:33 mastathu an nafsu. Namun ada yang kedua 21:39 matoba 21:40 matoba lin nafsi. 21:44 Yang pertama yang baik, enak, lezat, 21:48 berkualitas menurut keinginan nafsu, 21:51 hasrat nafsu. Dan yang 21:54 kedua, jangan lupa bukan hanya itu, 21:57 jangan semua yang dianggap enak oleh 21:59 nafsu kita lalu halal untuk dikonsumsi, 22:02 baik untuk dikonsumsi, tidak ada kait 22:05 yang kedua. Apa itu? sesuatu matoba lin 22:09 nafsi, sesuatu yang baik bagi nafsu 22:13 kita, bagi diri kita. Karena kita paham 22:16 kan kalau ingin kalau ingin selamat dari 22:19 nafsu yang amarah bisu, kita harus 22:22 mengganti, merubah, memperbaiki level ya 22:27 yang nafsu tadi amar bisu sehingga 22:30 menjadi nafsu yang 22:33 almutmainnah. Ya kan? Makanya kan 22:35 panggilan Allah tabaraka wa taala bagi 22:38 orang-orang yang akan menjumpai ajal 22:41 apabila dia seorang yang baik Allah akan 22:44 gunakan dengan sebutan ya ayatuhan nafsu 22:48 almutmainnah. 22:51 Wahai nafsu, jiwa-jiwa yang tenang, yang 22:56 tentram, irji'i ilbiki ryatan mardiah. 23:00 Kembalilah ke hadapan Tuhanmu. 23:02 Ratan dengan kondisi rida, senang, 23:06 mardhiah, diridai dan direstui oleh 23:09 Allah tabaraka wa taala. Nah, supaya 23:12 nafsu ini pindah dari potensi dasarnya 23:16 amaratun bisu menjadi al annafsul 23:20 mutmainah ini terikat dengan apa tadi? 23:23 Asupan. Makanya halalan thyiban thba 23:27 bihin nafsu wa linnafsi. Ya begitu punun 23:32 halal tadi halal ada yang zatiah, ada 23:35 yang liaridin. 23:37 Lawannya haram. Ada yang zatiah, ada 23:39 yang liaridin. Ya, kalau yang haram 23:42 lizatihi yang Allah sebutkan dalam 23:44 Al-Qur'an ada haram lihahirihi atau 23:48 ligharadin. Apa itu haram? Cara 23:52 mendapatkannya, prosesnya hingga sampai 23:55 masuk ke dalam tu tubuh kita. Oh, 23:57 barangnya halal. Barangnya halal tapi 24:00 cara mendapatkannya dengan cara yang 24:02 haram. mencuri, korupsi, nepotisme, 24:06 ngambil hak orang dan seterusnya. Ya, 24:09 itu semua menjadikan benda yang asalnya 24:12 halal menjadi ha haram. Itu kemudian 24:17 begitu yang thayib, ada yang thayibun 24:19 lidzatih ya, artinya berkualitas, 24:23 higienis ya. 24:25 Ada yang baik bendanya, namun tidak baik 24:29 bagi kondisi tubuh kita. Sekalipun ee 24:32 boleh jadi disebabkan karena ada hal-hal 24:35 yang menjadikan hal itu tidak baik untuk 24:37 dikonsumsi. Contoh gula misalnya, gula 24:41 yang dibuat dari sari tebu asalnya satu 24:44 hal yang thayib. Rasanya thayib ya, 24:47 prosesnya juga thayib. Lalu kenapa bisa 24:50 jadi haram atau tidak halal atau tidak 24:53 thayib untuk dikonsumsi? ya. Nah, 24:56 apabila kondisi tubuh kita yang tidak 24:59 lagi bisa menerima banyak konsumsi gu 25:02 gul gula, kenapa tubuh manusianya sudah 25:05 menjadi pabrik gula? H. Kenapa? Karena 25:08 hanya mementingkan ma thaba bihi annafsu 25:12 tanpa melihat ma thaba 25:14 linnafsi. Maka hal itu pun tidak disukai 25:18 oleh Allah untuk dikonsumsi. 25:20 Bahkan sebagian orang mengatakan haram 25:22 pindah menjadi haram untuk konsumsi. 25:24 Kenapa? Karena membahayakan dirinya. 25:27 Bila mengkonsumsi gula, sedangkan di 25:29 tubuhnya, dirinya sudah tidak mungkin 25:32 menerima asupan gula yang berlebih. 25:35 Begitu. Jadi ada halalan, ada thayiban. 25:38 Ini perintahnya. 25:40 Lalu apa larangannya? Wala tattabiu 25:43 khutwatian. 25:45 Jangan 25:46 kalian mengikuti langkah demi langkah 25:50 jebakan 25:53 setan. Kenapa enggak boleh? Innahu 25:56 sungguh setan aduun lakum lakum buat 26:00 kalian. Bagi kalian adalah aduun 26:03 mubinun. Diterjemahkan musuh yang nyata. 26:07 Apa hasil makna kata adu? Dalam bahasa 26:09 Al-Qur'an diambil dari kata-kata kata 26:11 kerja yang berbunyi ada ya'du. 26:14 melampaui batas aturan. Hm. 26:18 Fahua 26:20 aduun. Maka setiap adu adalah seseorang 26:26 atau sesuatu yang 26:28 mengajak dirimu melampaui 26:30 batasan-batasan tu Tuhan. Nah, itu 26:33 namanya setan. Namanya setan. Arti setan 26:37 kan diambil kata-kata satana a bauda. 26:39 Lalu wazannya merubah menjadi sitana. 26:42 Yusyaitunu sitanatan. 26:44 Fahua situn artinya 26:46 apa? Ma 26:49 abadaka anillahi wadihi. Setan itu 26:53 segala sesuatu apapun bentuknya, 26:56 siapapun sosoknya yang menjauhi dirimu 27:00 dari Allah dan panduannya itulah setan. 27:03 Nah, ketika Allah berfirman dalam ayat 27:05 lain bahwa setan adalah aduun maka Allah 27:09 perintahkan fattakhiduhu aduan. 27:12 Ya, jadikan setan itu sebagai mu musuh 27:15 karena dia musuh bagimu. Maka jangan kau 27:18 mau ikuti setan yang selalu mengajak 27:21 dirimu menjauh bahkan melanggar aturan 27:24 batasan Tuhan. Nah, makanya kan dalam 27:27 Quran surah Alkahfi ketika Allah 27:32 berfirman, "Waid qulna lil 27:35 malaikatu liadama fasajadu 27:39 illa iblis. 27:52 auliyauni wahum 27:57 lakumina 27:59 badala namanya setan jangan dijadi musuh 28:03 jangan dijadikan teman apalagi kau 28:05 angkat kau ambil anak turunnya sebagai 28:09 teman dan kekasih kalian, wali bagi 28:11 kalian. Maka seburuk-buruk orang adalah 28:14 yang orang yang menzalimi dirinya dengan 28:17 mengganti. Yang seharusnya setan menjadi 28:20 musuh, malah setan dijadikan sebagai 28:22 wali dalam 28:24 kehidupannya. Innahu lakum aduwu mubin. 28:28 Innahu lakum aduwun 28:31 mubin. Lalu pada ayat berikutnya, ya 28:34 pada ayat berikutnya kita akan sambung 28:36 setelah jedah berikut ini. Masyaallah. 28:39 Jangan ke mana-mana. Kami akan kembali 28:40 sesaat 28:42 [Musik] 28:48 lagi. Hasil 29:00 [Musik] 29:08 TV lagi bersama Alfag Alkaf ada Ustaz 29:11 Fawas bersama Mas Algi di meja operator 29:14 dan Andi Saputra di kameraman eh 29:18 melanjutkan pembahasan tadi tentang 29:21 menjaga lisan kita, menjaga mulut kita. 29:24 Tapi tadi kita bahas juga tentang 29:25 menjaga mulut kita dari makan-makanan 29:28 yang haram. Kita senantiasa harus 29:30 menjaga makanan kita dalam dua hal. 29:33 Halalan thayiba yang halal atau yang 29:36 dibolehkan dan thayib atau bermanfaat 29:40 buat jasmani kita juga buat rohani kita. 29:43 Begitu, Ustaz, ya. Masyaallah. Gimana, 29:46 Ustaz lanjutannya, Ustaz? Baik. 29:49 pada ayat 169 ya se Allah subhanahu wa 29:53 taala 29:54 menegaskan 29:56 tentang efek 29:58 dari perintah dan larangannya. Tadi kan 30:02 sudah kita pahami kan ketika ada 30:04 perintah disambung dengan larangan, maka 30:08 ada pesan penting di situ bahwa apabila 30:11 kita tidak mengindahkan perintah Allah, 30:14 kita akan terjebak masuk dalam larangan 30:16 Allah. 30:20 Jangankan barang yang tidak halal alias 30:23 yang haram ya. Jangankan mengkonsumsi 30:28 satu yang Allah Taala haramkan. 30:29 Jangankan itu. Kalau kita mau menilik 30:32 satu ayat sebelum kita masuk ke 30:36 169 dalam Quran surah Al-Maidah maaf 30:40 Al-An'am ya sidi ayat 121. 30:44 Di situ Allah tabaraka wa taala 30:48 menyampaikan sebuah larangan kepada kita 30:50 orang 30:52 beriman. Wala 30:54 takulu mimma lam 30:57 yuzkarismullahi 30:59 alaih wa innahu laz 31:03 lafizquun. Kemudian wa inayatin wa 31:06 inayatina 31:09 layuhuna ila auliyaim liyadilukum. 31:14 Lihat ini dahsyatnya sebuah larangan 31:17 ini. Jangan kalian memakan. Tadi kan 31:21 perintah Allah makanlah iya yang halal 31:23 dan yang thayib. Sekarang ada sebuah 31:25 ayat bersihkan larangan. Jangan kalian 31:27 memakan sesuatu baik itu binatang 31:31 sembelihan ataupun apapun yang kalian 31:35 dapat 31:36 makan. Allah larang apa? yang Allah 31:38 larang, "Jangan kalian memakan sesuatu 31:40 yang di situ tidak atau belum disebutkan 31:43 nama 31:45 Allah." Apa efeknya? Wa innahu 31:49 lafisqun. Wa innahu lafisquun. Sungguh 31:53 mengkonsumsi makanan yang belum disebut 31:56 nama Allah di situ lah fisqun akan 32:00 mengantarkan orang kepada kefasikan. 32:05 alfusuk alhuruj an 32:07 taatillah. Makanya dalam bahasa Arab 32:11 kan ee ee apa namanya? Ketika seorang 32:14 sudah memasang anak panah lalu 32:17 melepaskannya anak panah kan melesat 32:19 kan. Nah, itu dalam bahasa Arab asiham 32:23 fasaqo anquusi h anak panah telah 32:26 melesat keluar dari 32:29 busurnya maka arti fusuk adalah keluar 32:31 dari ketaatan pada Allah. Jadi 32:33 dahsyatnya ini mengkonsumsi makanan atau 32:38 meminum minuman yang di situ tidak 32:41 disebut nama Allah menghantarkan kepada 32:43 kefasikan. Subhanallah. Cuma nyebut 32:46 ulang bismillah. H itu efeknya terjaga 32:50 dari 32:51 kefasikan. Apalagi mengkonsumsi makanan 32:54 dan minuman yang diharapkan oleh Allah 32:56 dalam Al-Qur'an. 32:59 Nah, ketika tidak mengindahkan perintah 33:03 Allah untuk memakan satu yang halal dan 33:05 thayib, maka manusia terlebih orang 33:08 beriman akan terjebak dalam larangan 33:11 Allah. Apa itu larangannya? Tidak boleh 33:14 mengikuti langkah-langkah 33:17 setan. Nah, jadi setan itu merusak 33:20 manusia dengan tahapan. 33:23 Ada tahapan 33:24 stepnya di 169 Allah jelaskan apa 33:28 tahapan itu. Yang pertama innama 33:31 yamurukum 33:32 bisu. Sungguh setan itu 33:36 hanya loh. Jadi alhasr ya inama kan 33:40 yufidul hasr. H innama yufidul hasr. 33:45 Hanya jadi lingkupnya dibatasi. 33:49 Sungguh setan 33:51 hanya mengajakmu, 33:54 memerintahkanmu untuk berbuat 33:57 satu 33:59 asu. Asu itu apa? Perbuatan kotor, 34:04 perbuatan jahat. Namun efek jahatnya, 34:09 efek buruknya, efek kotornya hanya 34:11 mengena pelakunya saja. Hm. 34:14 itu tahapan atau khotwat khotwah alula 34:18 dari khutwati setan. Iya. Hanya mengena 34:22 kepada pelakunya saja. Baik. Lalu ada 34:25 tahapan yang kedua, fahsya. Alfahsya. 34:28 Apa itu fahsya? Kejahatan, 34:32 keburukan yang mana efeknya bukan hanya 34:35 melibatkan pelakunya, namun ada pihak 34:38 lain yang terlibat bahkan terkena efek 34:41 buruknya. Itu fahsya. 34:45 berjudi, berzina, mencuri, korupsi, 34:49 ya dan seterusnya. Membunuh itu masuk 34:53 dalam kategori fahsya. Fahsya, perbuatan 34:57 jahat yang melibatkan pihak lain atau 35:00 ada korban selain dirinya, selain 35:03 pelakunya. L itu khotwah ananiah. Maka 35:07 Allah bilang, "Jangan, jangan kalian 35:08 mengikuti khutu setan." Karena alkutwah 35:11 ananiah itu alfahsya. Dan ini nih yang 35:15 terkait dengan ucapan nih. Dahsyatnya di 35:17 sini bahayanya mengkonsumsi yang tidak 35:20 halal dan tidak thayib. Ya wa an taquulu 35:24 alallah ma 35:27 laun. Antaquulu berani untuk berkata 35:32 kalian. Alallah mengatas namakan Allah 35:35 ma laun. 35:37 apa yang kalian tidak tahu dasar 35:40 ilmunya. Sedangkan panduan 35:43 ilmu makrifatul haq bil adillah. 35:49 Al-Qur'an nama adalah alilmu. Betul kan? 35:52 Al-Qur'an nama lainnya adalah alilmu. 35:55 Pengetahuan yang bersifat pasti, 35:57 bersumber dari yang pasti, menghasilkan 36:00 satu kesimpulan yang pasti. Itulah 36:03 alilmu. Bukan azan atau nazariat. teori 36:07 ataupun peraduga itu bukan ilmu. Alilmu 36:11 itulah Al-Qur'an sumbernya. Karena nama 36:13 lain dari Al-Qur'an adalah 36:15 alilmu. Allah 36:18 alalimu. Maka akibat 36:22 mengkonsumsi asupan yang tidak halal 36:25 bahkan haram, tidak thayib bahkan khabit 36:29 itu berakibat puncaknya adalah terkena 36:33 ajakan bisikan setan untuk berani 36:36 berkata bahkan atas nama Allah tanpa 36:40 dasar 36:41 ilmu. Waliyadzubillah. Jadi ketika tadi 36:44 di pertemuan yang lalu kita mengetahui 36:46 bahwa Allah memberikan jaminan bahwa 36:49 Allah akan mensalehkan amal perbuatan 36:53 kita bahkan memberikan ampunan buat 36:56 kita. Dan Allah memberikan kabar gembira 36:59 bahwa orang yang mengikuti panduan ini, 37:01 orang yang telah mendapatkan kesalehan 37:03 amal dan ampunan dari Allah adalah 37:06 sejatinya orang-orang yang menang fauzan 37:08 adzima. Al-Ahzab ayat 71. Allah kaitkan 37:12 persyaratannya ini dengan waqulu sadida. 37:15 Nah, lalu bagaimana kita punya lisan 37:18 mampu berkata dengan ulan sadidah? 37:22 Jawabannya adalah apa yang kita konsumsi 37:25 itu nanti akan terucap dari lisan kita. 37:27 Tadi bahasa antum salah makan, salah 37:30 salah ucap menyebabkan penyakit. Dan 37:33 dalam istilah bahasa Arab min aina ata 37:36 ila hunakahab. 37:38 Dari mana dia datang ke sana akan 37:43 pergi. Dari mana dia masuk ke sana puja 37:46 pula dia makanan kotor akan berpengaruh 37:48 sama ucapan-ucapan kita ya. Nah, dari 37:50 ucapan akan berefek pada perbu perbuatan 37:53 dan puncaknya tadi mengikuti ittiba 37:56 khutwati setan. Yang step ketiga khutwah 38:00 alalisah 38:02 annihaiyah adalah antaqu alallah ma 38:05 laun. Allahu akbar. Sehingga pada ayat 38:08 170 apabila diingatkan dengan sebuah 38:12 perkataan ittabiu ma 38:14 anzalallah. Ikuti oleh kalian apa yang 38:18 Allah Taala turunkan yaitu Al-Qur'an. 38:20 Jangan ikuti langkah-langkah setan. 38:22 Bukan dia mengintropeksi menerima pesan 38:25 itu. Bahkan mereka berani berkata 38:28 lagi 38:31 natin alaihi abana. Enggak. Saya enggak 38:34 mau ngikutin ma anzarallah. Saya lebih 38:37 memilih mengikuti apa yang menjadi 38:40 kebiasaan dan apa yang kami dapatkan 38:43 dari orang tua dan kebiasaan leluhur 38:46 kami. Ajib. Awal adat orang tuanya, adat 38:51 leluhurnya, adat salafnya menjadi poros 38:54 panduan ikutan. Kalau benar enggak 38:56 apa-apa. Nah, makanya Allah katakan 38:59 awalua abahum la yaqilunaian w yahtadun. 39:04 Apakah kalian akan menjadikan kebiasaan 39:08 adat orang-orang tua kalian, leluhur 39:11 kalian, salaf kalian menjadi panutan, 39:14 menjadi panduan? Sekalipun mereka tidak 39:17 menggunakan akal dan tidak mengikuti 39:20 panduan Al-Qur'an. 39:22 Artinya adat salaf, kebiasaan orang dulu 39:26 ya, leluhur kita boleh jadi ikutan kita 39:30 dengan catatan dua tadi, sesuai dengan 39:34 ketetapan akal dan sejalan dengan 39:36 panduan suci Al-Qur'an. 39:39 Maka ketika ada ungkapan ittiba salaf, 39:42 ittiba salaf naam apabila yang diikuti 39:46 atau ucapan salaf itu sesuai dengan 39:49 aksiomatis dan sesuai dengan panduan 39:51 Al-Qur'an. Awalau abahum 39:54 laqilaian w yahtadun. Kalau di e ayat 39:57 lain, 40:00 awalumabir. Nah, ya kalau misalnya 40:03 leluhur kamu ngajak kamu ke azab api 40:07 neraka, masa kamu mau ikutin? 40:09 Nauzubillahzalik. Nah, Ustaz, ada 40:11 pertanyaan nih. Barangkali buat 40:12 pertanyaan penutup, Ustaz. Ee kalau kita 40:15 dapat dari orang kan kita enggak tahu 40:17 halal haramnya orang tersebut. Apalagi 40:19 kalau misalnya kita tahu nih orang itu 40:21 kalau berbisnis tuh suka agak 40:23 curang-curang sedikit. Nah, itu gimana 40:25 hukumnya kita makan makanan dari dia, 40:27 Ustaz? Syukran jazakumullah khair. Dari 40:30 Abdullah di Bekasi. Nah, coba ini 40:33 pertanya ulang. Ini pertanyaan 40:34 sebenarnya jawaban juga. Coba ulang coba 40:36 ulang. Iya, Ustaz. Ee kalau kita dapat 40:38 dari orang orang kita enggak tahu dari 40:41 mana asalnya atau dari mana sumbernya. 40:43 Baik asalnya. Iya. Dan kita juga tahu 40:45 ini orang ini kalau bisnis suka agak 40:47 curang-curang. Itu jawabannya itu dia 40:50 tahu bahwa si fulan ini ada namanya 40:53 mencampur adukan. Iya. Ya, kita enggak 40:55 tahu sih yang dibawain ke rumah ini ini 40:57 sumbernya dari halal atau haram. Iya. 40:59 Nah, tapi yang kita tahu tentang dia, 41:02 bahasanya tahu loh ya. Iya. Bukan 41:03 menduga loh. Tahu jadi ilm bahwa dia ini 41:06 suka curang. Heeh. Nah, minimal berarti 41:10 yang dikirim oleh dia barang yang 41:12 syubhat. H ya. Maka jangan dikonsumsi 41:15 dong. Ah, tapi kalau enggak masuk mulut 41:18 enggak apa-apa dipakai misalnya. Heeh. 41:20 Dipakai apa sekarang? Beli pakaian 41:21 sepatu misalnya di juga pernah dibuat 41:24 ibadah. Iya. Ya, berarti ibadah dengan 41:27 pakaian yang syubhat. Kan ada sebuah 41:29 hadis Nabi kan. Iya juga yang ini sesuai 41:31 dengan panuh Al-Qur'an loh. Ya kan? 41:32 Ketika Rasulullah gambarkan ada seorang 41:34 apa? As'at akhbar ya kan? Yamuddu yadahi 41:39 ilama. Ya Rabb. Ya Rabb. Tapi apa kata 41:43 Rasul? Wad'amuhu haram. 41:47 Aduh, 41:50 haram. Artinya daging tumbuh ini 41:52 badannya tumbuh dengan haram. 41:57 Maka saya teringat ya isa salah seorang 41:59 guru kami rahimahullah rahmat abrar wa 42:02 askanahu jannatin tajrimin tahtilar. 42:05 Siapa beliau? Hadratus Syekh K. H. 42:07 Abdullah Faqih. 42:09 Salah satu pengasuh pesantren langitan 42:12 babat Widang Tuban Jawa Timur. I bersama 42:14 sepupu kakak sepupu beliau Hadratus 42:17 Syekh K. H. Ahmad Marzuki Zahid. Saya 42:19 ini kebetulan menjadi khadamnya Sayid. 42:21 Khadam di rumah beliau. Nah beliau ini 42:24 kalau habis kedatangan tamu ya 42:27 amplop-amplop tuh kan biasanya orang 42:28 datang kasih amplop tuh. Iya iya iya iya 42:30 ya. Ee manggil alfakir untuk mengatur di 42:35 mana letak uang ini. Antum tahu ada 42:37 beberapa slot kotak disiapin oleh 42:38 beliau. 42:40 amplop yang beliau dapatkan dari seorang 42:43 yang beliau 42:44 kenal tahu pekerjaannya halal halal ada 42:49 kotak sendiri. Ah amplop yang beliau 42:52 terima dari orang tua murid atau alumni 42:56 ya beliau pisahkan sendiri. H 43:00 amplop dari pejabat, pemerintah, orang 43:05 yang dikat dengan kekuasaan ada kotak 43:07 sendiri. Hm. amplop dari orang yang 43:10 beliau enggak kenal atau nonmuslim juga 43:12 ada sendiri. A sendiri acu kan? Iya. 43:15 Iya. Ada yang dimakan, ada yang tidak. 43:18 Ya. Yang amplop yang beliau terima dari 43:21 pejabat atau pemerintah ini beliau 43:24 salurkan untuk apa, Said? Untuk 43:27 masyarakat 43:28 tidak. Untuk kepentingan umum? Tidak. 43:32 Untuk urusan di 43:34 seputar 43:36 toilet. 43:38 Enggak boleh untuk asrama, musala bagus 43:42 banget dong. Jadi gini, di pesantren 43:45 langit Said ya, kecuali yang pertamu ya. 43:48 Iya. Iya. Di asrama tidak ada WC ee apa 43:51 namanya? Kakus. He. Hanya ada hanya 43:53 kamar pipis dan mandi saja dan wudu. 43:55 Heeh. Untuk empup enggak ada ya babak 43:59 enggak boleh di asrama. Oh gitu. 44:01 Begituun di musala enggak dibuat bab di 44:03 mana? Di belakang. Jadi di belakang ada 44:06 namanya gedung putih. He ya. Gedung 44:09 putih panjang gitu. Itu ada lebih kurang 44:12 20 sampai 30 44:13 kakus namanya gedung putih karena catnya 44:15 putih doang. Itu di belakang di di mana? 44:18 Sawah wus w house dari asrama jang kaki 44:22 ya adalah mungkin e berapa beberapa 100 44:24 meter ya. Artinya enggak boleh asrama. 44:26 Jadi di asrama di ee apa sekolah di 44:30 sekolah tempat belajar tempat ngaji 44:31 enggak boleh ada kakus enggak boleh di 44:34 belakang. Nah, uang dari 44:36 pemerintah atau uang dari 44:38 nonmuslim terima ya dari pejabat itu 44:43 untuk maintenance seputar WC tidak boleh 44:47 dimakan. H berarti WC-nya bagus banget 44:50 apa gimana? Ya, untuk urusan santri, 44:52 urusan santri bagus dah ya kan bagus. 44:54 Cuma artinya itu loh ini gambaran kita 44:56 cerita ni beliau menjaga iya asupan 44:59 keharam kehalalan. Iya. Beliau makan 45:02 dari mana kehidupan sehari-hari? Dari 45:04 hasil usaha sawah yang beliau punya, 45:07 kebun atau binatang ternak yang beliau 45:09 miliki. Karena alfakir masuk orang dalam 45:10 ya. Kemudian abdin dalam kalau bahasa 45:12 orang Jawa abdin dalam. Nah, kemudian 45:14 ngurus sawah beliau ikut ngurus sapi 45:16 beliau angkat ternak beliau dari itu 45:19 yang beliau makan. sebisanya beliau 45:21 enggak makan dari amplop orang. Ya 45:24 Allah. Dulu ee kalau antum ditarim ya ee 45:29 alfakir ee alhamdulillah dapat pesan 45:30 khusus ini di antaranya mungkin 45:31 teman-teman juga di Tarim ee dapat pesan 45:34 juga di antara pesan khusus dari Sayidil 45:36 Aid Hasan Syatri mau pulang. Qul min 45:39 kasbik wala minik. 45:43 makan dari hasil 45:44 usahamu, keringat kerjamu, bukan dari 45:48 agamamu. H amin ya Allah amin. Itu ya 45:52 itu gambaran ini. Ini juga dipraktikkan 45:54 oleh hadratus Syekh Romo K. Haji 45:55 Abdullah Fqih Langitan rahimahullah 45:57 wahman. Jadi itulah bagaimana 45:59 orang-orang dulu itu menjaga karena 46:01 khawatir tadi dengan gambaran baginda 46:03 Rasul fa yustajabulah. 46:06 Bagaimana doanya mau 46:08 diijabah kalau matamuhu haram, 46:12 pakaiannya haram, makanannya haram, 46:14 bahkan daging tumbuh dari yang haram. 46:17 Seorang tabiin yang bernama Sahal 46:18 atustari di ucapan beliau apa? Bila 46:22 masuk ke dalam tubuh kita ini makanan 46:24 dan minuman yang haram yang tidak halal 46:26 dan tidak thayib. Asad jawarihu syaa am 46:30 aba alima am lam y'lam. Pasti anggota 46:34 tubuh kita bermaksiat. Kita mau atau 46:37 tidak, kita mengerti atau tidak. Jadi 46:40 gambaran dalam sebuah hadis yang 46:42 digambarkan oleh Imam Ahmad dalam 46:43 mustadnya, Rasul bersabda, "Kulu lahmin 46:47 nabata 46:48 mintinaru bihi." Setiap daging yang 46:51 tumbuh dari barang yang haram, maka yang 46:53 paling cocok untuk daging itu tempat 46:56 neraka. H arti tubuh kita nih, tangan, 46:58 mata, telinga, mulut, kaki, bahkan 47:01 lintasan pikiran kita enggak akan mau 47:04 beribadah kepada Allah Taala. Bila 47:06 asupan kita bersumber dari yang haram, 47:09 pasti maunya bermaksiat, dibuat ibadah 47:11 berat, dibuat maksiat ringan. Nah, itu 47:15 gambaran dari para ulama-ulama kita, 47:17 guru-guru kita dan ayat-ayat suci 47:18 Al-Qur'an dan serta hadis Nabi Baginda 47:20 Rasul. sebuah pelajaran buat kita ketika 47:23 sekarang kita mau mengintropeksi diri 47:25 itu bila anggota tubuh kita berat dibuat 47:28 berbuat taat, bangun malam berat, 47:30 tadabur Quran berat, tapi happy-hay, 47:33 nonton-nonton, ringan ringan harta untuk 47:37 berbuat buat hal yang tidak ada nilai 47:39 pahalanya ringan, royal, hati-hati boleh 47:42 jadi situ ada benih-benih keharaman yang 47:46 masuk dalam harta dan tubuh kita. 47:48 Nauzubillah minzalik. Masyaallah. Itu 47:50 gambarannya. Semoga Allah anugerahkan 47:52 kita bisa mengikuti amin. Apa namanya ee 47:56 perilaku dan apa yang dicontohkan oleh 47:58 para ulama dan guru-guru kita, para 48:00 orang-orang yang war-orang ahli taat. 48:03 Begitu gambarannya. Dan saya pernah 48:04 ingat ya 48:07 pernah ikut sama Ustaz Husein ya ke 48:10 sebuah acara beliau memberikan tausiah 48:13 di sebuah instansi pemerintahan 48:16 ya beliau dikasih hadiah sebuah amplop 48:21 tebal tuh saya lihat sendiri karena saya 48:22 mendampingi beliau itu beliau tolak 48:24 beliau mengatakan saya sudah 48:27 diundang di hadir di sini diberikan 48:29 tempat dan waktu menyampaikan risalah 48:31 Allah itu lebih berharga dari isi amplop 48:33 ini. He. Maka saya kembalikan kepada 48:35 panitia 48:36 saja. Jalan dong kita colek dong, Ustaz. 48:41 Buat aneh. Kalau antum enggak mau buat 48:42 ana aja, 48:43 Ustaz. Iya, buat pondok bukan buat 48:45 makan. Buat bangun pondok ini. 48:47 Astagfirullahalazim. Ini instansi yang 48:49 dikenal dengan banyaknya korupsi dan 48:52 uang haram di sekeliling itu. Antum mau 48:55 bangun pondok dengan uang ini? Allah apa 48:58 enggak takut hilang keberkahannya? 49:00 Allah. Itu gambaran beliau. Oh nih 49:02 guru-guru kita yang lagi. Ini yang perlu 49:04 kita jadikan sebuah jaga panutan dan 49:06 semoga beliau sem panjang umur. Amin ya 49:08 rabb begitu gambarannya. Insyaallah 49:10 syukuran jazakallah khair ilmu terima 49:11 kasih yang menampar-nampar hari ini. 49:14 Aneh ketampar ini. Ini kan cerita dari 49:16 aneh. Jadi artinya guru-guru ini kalau 49:19 aneh ceritaan pada antum maka saya yang 49:20 pertama kena kewajiban mencontoh mereka. 49:23 Insyaallah. Amin. Jazakumullah khair 49:25 ustaz atas nasihatnya pada hari ini. 49:27 Makasih Kang Ondi 49:28 sudah membantu dari segi kameramen dan 49:32 Mas Algi di meja operator. Makasih 49:34 akhwat yang sudah menyimak sejauh ini. 49:35 Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita 49:37 semua agar Allah jaga kita dari 49:39 keharaman. Baik itu yang dimakan, yang 49:41 diminum ataupun yang kita ucapkan. Kita 49:44 tutup dengan doa kafaratul majelis. 49:45 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 49:48 ilahailla anta 49:50 astagfiralamualaikum warahmatullahi 49:52 wabarakatuh. Waalaikumussalam warah