Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:12 [musik] 0:16 Alhamdulillah wasalatu wasalam ala 0:18 rasulillah waa albi mahalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh ikhwan akhwat 0:24 di mana pun Anda berada. Apa kabar? 0:27 Selamat pagi, selamat menjalani 0:28 aktivitas di awal pekan ini. Apa yang 0:32 Anda lakukan? Barangkali kebanyakan dari 0:34 kita semua sibuk berangkat menuju tempat 0:38 kerjanya masing-masing. Tapi tidak 0:39 apa-apa. di tengah apapun kesibukan Anda 0:42 pagi hari ini, Radio Silaturahim 0:44 menemani Anda pagi hari ini. Tentu 0:46 [berdehem] dengan membawa banyak 0:48 hikmah-hikmah yang insyaallah akan 0:50 diantarkan oleh guru kita Ustaz Husein 0:53 bin Hamid Alattas yang saat ini sudah 0:55 berada di studio. Asalamualaikum Ustaz. 0:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00 wabarakatuh. 1:01 Semoga sehat selalu, Ustaz. Ya. 1:02 Kok habis dari rumah sakit ya, Ustaz? 1:05 Alhamdulillah alas syifa nikmat. 1:08 Alhamdulillah. 1:09 Mudah-mudahan Allah jaga kesehatan 1:10 beliau selalu ikhwan akhwat. Dan bersama 1:13 Alfagqir Isa Alkaf bersama Ikhwan Akhwat 1:16 yang akhirnya menjumpai kembali ikhwan 1:18 akhwat. Ya Allah pagi hari ini kita akan 1:21 tanya jawab ikhwan akhwat berdialog. 1:24 Kalau ikhwan akhwat ada pertanyaan yang 1:26 ingin diajukan tafadol silakan ajukan 1:29 pertanyaan Anda dan akan langsung 1:32 dijawab live oleh Ustaz Husin bin Hamid 1:34 Al-Attas. Silakan kirim pertanyaan Anda 1:37 melalui pesan WhatsApp di nomor 0811999 1:43 720. Sekali lagi pertanyaannya boleh 1:46 disampaikan melalui pesan WhatsApp di 1:48 nomor 08 1-nya tiga kali 9nya 3 kali 1:54 720811999720. 1:59 Kami tunggu pertanyaan ikhwan akhwat. 2:02 Tapi kita alangkah baiknya kita buka 2:04 dulu dengan baca ummul Quran surah 2:06 al-Fatihah. 2:10 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:16 Bismillahirrahmanirrahim. 2:22 Alhamdulillahirabbil 2:25 alamin 2:28 arrahmanirrahim. 2:32 iki yaumiddin 2:35 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:41 ihdinasirathal 2:44 mustaqim 2:46 shathalladzina 2:48 an'amta alaihim 2:51 ghairil maghdubi alaihim waladin. 3:01 Amin. [berdehem] 3:02 Amin. Amin ya rabbal alamin. 3:03 Allahumarhamna bil Quran. Mudah-mudahan 3:05 dari bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan 3:07 pintu rahmatnya dan pintu hidayahnya 3:09 untuk kita semua. Ustaz sebagai 3:11 [berdehem] pembuka, Ustaz, sambil 3:13 menunggu pertanyaan dari Ikhwan Akhwan, 3:15 ee ada kegelisahan, Ustaz, saat ini di 3:19 media sosial banyak sekali ee 3:22 orang-orang yang mata manusia tertuju 3:26 padanya, ya. kita sebut [berdehem] 3:27 dengan public figure itu ee sudah tidak 3:31 lagi malu-malu Ustaz menyampaikan 3:34 [berdehem] gaya hidupnya di dunia malam, 3:38 gaya hidupnya meminum-minuman yang haram 3:41 dan lain sebagainya yang mana dulu kita 3:43 tidak temui di televisi ataupun radio 3:45 [berdehem] karena memang aturan. Tapi 3:47 sekarang begitu ee arus informasi 3:50 dibuka, banyak sekali orang-orang 3:53 seperti ini itu bermunculan dan menjadi 3:55 idola buat masyarakat. Kita khawatir 3:58 dengan generasi di bawah kita akan 4:00 mengikuti seperti itu, Ustaz. Apalagi 4:02 hal-hal seperti ini dianggap keren dalam 4:05 tanda kutik. Dan kerap kali public 4:07 figure ini, Ustaz, ee [berdehem] 4:09 berlindung di balik kata 4:12 agar tidak munafik. [terkesiap] 4:14 Saya sih enggak munafik. Asli saya 4:15 begini, saya tunjukkan di sosial media. 4:18 Emang saya suka minum, emang saya suka 4:20 dunia malam. 4:21 Asli saya begini, saya tunjukkan di 4:23 sosial media. Kamu mau suka silakan, 4:25 kamu enggak suka ee enggak mau enggak 4:28 suka ya silakan kabur, silakan pergi, 4:30 gitu. Di sisi lain ada kesedihan juga, 4:33 Ustaz. Berarti hal-hal seperti ini 4:34 memang disukai banyak orang karena 4:37 mereka sebenarnya kan cuma representatif 4:40 masyarakat kita, Ustaz. Gimana ya, 4:42 Ustaz? Ya, barangkali [berdehem] 4:44 ustaz bisa jelaskan, barangkali juga 4:45 bisa dijelaskan pula definisi munafik 4:48 agar tidak menjadi salah paham di 4:51 masyarakat kita. Ustaz, syukran 4:52 jazakumullah khairan. Jaza Ustaz 4:55 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:57 Bismillahirrahmanirrahim. 4:59 [berdehem] 5:01 Alhamdulillahi rabbil alamin. 5:05 Hamdan katsiron thyiban mubarakan fih 5:08 kama yuhibbuna. 5:12 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 5:14 Muhammad. [berdehem] 5:19 Allahumma atina minika rahmah waimna min 5:22 ladunka ilman nafi wfa'na bima alamtana. 5:26 Rbana zidna ilman walhikna bisolihin. 5:30 Asalamualaika ya Rasulullah. Assalamu 5:33 alaina wa ala ibadillahi shihin. 5:36 Asalamualaikum warahmatullahi 5:38 wabarakatuh. Waalaikumsalam [berdehem] 5:40 warahmatullahi wabarakatuh. 5:42 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 5:48 Seringki kita kaum muslimin 5:51 masuk dalam perangkap setan. 5:57 Kita mencampuradukan di antara yang hak 6:01 dan batil. 6:03 Sedangkan para ulama berdiam berpangku 6:06 tangan. 6:09 karena khawatir kehilangan pengaruh 6:11 mereka atau takut dari ancaman yang 6:14 mengancam mereka hingga mereka tidak 6:16 menjelaskan kebenaran dengan 6:18 sebenar-benarnya. 6:23 Banyak orang menggunakan kata munafik 6:26 itu bukan pada tempatnya. 6:30 Kalau kita kembali kepada definisi 6:32 munafik 6:35 dalam al-istilah artinya seorang yang 6:39 menyembunyikan kekafiran, 6:42 menampakkan keimanan. 6:44 Yubtinul kufra waudhirul iman. 6:47 [berdehem] 6:48 Jadi kalau dia menyembunyikan kekafiran 6:50 dalam hatinya 6:52 tapi menampakkan keimanan inilah maksud 6:55 dari kata munafik yang sebenarnya. 6:59 Adapun kalau orang malu berbuat 7:03 perbuatan-perbuatan yang rendah, yang 7:06 hina di hadapan seseorang, 7:09 walaupun dia melakukannya dalam 7:11 kesendirian, itu menandakan masih ada 7:13 iman dalam hatinya karena masih ada 7:16 malu. 7:16 He. 7:17 Karena malu ini merupakan bahagian dari 7:19 iman. [berdehem] 7:22 Allah paling tidak menyukai orang-orang 7:25 yang suka melakukan perbuatan dosa 7:28 secara terang-terangan. 7:30 menunjukkan bahwa dia sudah tidak merasa 7:32 malu lagi dan perbuatannya akan mengajak 7:35 orang lain untuk melakukan perbuatan 7:37 yang serupa. 7:40 Oleh karena itu, Nabi mengatakan, "Kullu 7:43 ummati muafa illal mujahirin." Semua 7:46 umatku 7:48 ada harapan untuk mendapatkan ampunan 7:50 dari Allah. Kecuali orang yang melakukan 7:54 perbuatan dosa 7:57 dengan bangga secara blak-blakan. 8:00 [berdehem] 8:01 Di malam hari dia berbuat dosa, di siang 8:03 hari dia menceritakan dosanya, padahal 8:05 Allah telah menutupi dosanya. Nah, orang 8:07 semacam ini orang yang akan dijauhi dari 8:11 rahmat Allah dan ampunannya hingga dia 8:13 bertobat kembali kepada Allah subhanahu 8:15 wa taala. Kalau masih ada rasa malu di 8:18 hatinya, berarti masih ada iman. Begitu 8:22 rasa malunya hilang, dia [berdehem] 8:24 menganggap ini perbuatan yang biasa. 8:27 memandang yang mungkar sebagai yang 8:29 makruf ini betul-betul amat mengerikan 8:32 keadaannya. 8:34 Dalam suratun nisa Allah berfirman, "La 8:36 yuhibbullahul jahro bisi minalli illa 8:40 manim." 8:42 Allah tidak menyukai 8:44 [berdehem] seorang yang suka menampakkan 8:46 hal-hal yang buruk, baik keburukannya 8:49 atau menceritakan keburukan orang lain. 8:52 Kecuali kalau dia dianiaya, maka dia 8:55 dibenarkan untuk mengadukan perbuatan 8:58 zalim orang lain terhadap dirinya. Tapi 9:00 kalau tidak menyangkut kezaliman atas 9:02 dirinya, perbuatan dosa yang sifatnya 9:05 pribadi, dia menyaksikannya, 9:09 yang harus dilakukan dia menutup mulut 9:12 kemudian memberikan nasihat kepada 9:14 pelaku dosa tersebut untuk kembali 9:16 bertobat pada Allah subhanahu wa taala 9:19 dan tidak menceritakannya. 9:23 Sebetulnya kejadian seperti ini telah 9:25 dikabarkan oleh Nabi kita Muhammad 9:27 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 9:31 dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh 9:33 Abu Umamah al-Bahili. 9:36 Hadis ini menurut Al-Hafiz al-Iraqi 9:38 sanadnya dif. Sanadnya 9:41 dif. 9:41 Daif. 9:43 Tapi ada pertimbangan lain [berdehem] 9:45 saya membacakan hadis ini karena isi 9:48 hadis ini sesuai dengan realita yang 9:52 sedang kita hadapi. 9:54 Dari sisi sanad difum tentu kandungan 9:58 hadis tersebut dif. Apalagi kandungan 10:01 hadis ini sesuai dengan kenyataan yang 10:04 sedang kita hadapi saat ini. [berdehem] 10:09 Diriwayatkan ruwah 10:12 an rasulillah sallallahu alaihi 10:14 wasallam. Saya menggunakan kata ruwya 10:16 tidak mengatakan qala rasulullah untuk 10:18 menjelaskan bahwa sanadnya diif. 10:22 Ruyaan an rasulillahi shallallahu alaihi 10:25 wasallam quluh. 10:27 Diriwayatkan dari Nabi kita Muhammad 10:29 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 10:32 Beliau berkata, "Kaifa antum idag 10:37 nisaukum wa fasaqubanukum 10:40 wataraktum jihadakum 10:44 wa innaikaun 10:46 ya rasulallah qala naam walladzi nafsi 10:50 biyadihi wa asaddu minhu sayakun 10:53 [berdehem] 10:57 rasulullah sallallahu alaihi wasallam 10:59 sebagaimana yang diriwayatkan oleh abu 11:01 umamah Albahili berkata, "Bagaimana 11:03 keadaan kalian nanti apabila 11:07 wanita-wanita kalian telah menjadi liar, 11:12 lepas kendali, 11:14 melakukan perbuatan dosa tanpa rasa 11:17 malu, 11:19 tanpa lagi terikat dengan aturan agama." 11:23 Waasaqo syubbanukum. Sedangkan 11:26 pemuda-pemuda kalian 11:28 hidup dalam kefasikan. 11:32 Wanitanya liar, pemuda-pemudanya 11:35 tenggelam dalam kefasikan. 11:38 Watarakum jihadakum. Dan kalian 11:41 meninggalkan jihad kalian. 11:45 Di sini gambaran yang digambarkan Rasul, 11:49 kondisi keadaan yang akan dihadapi umat 11:51 di mana wanitanya liar, pria-prianya 11:55 tenggelam dalam perbuatan fasik, 11:57 sedangkan mereka meninggalkan jihad 11:59 mereka. Seperti yang kita jumpai saat 12:01 ini, saudara-saudara, kita di Gazah, 12:03 dibantai, 12:06 dizalimi. 12:07 Sedangkan 12:09 kaum muslimin, 12:13 negara-negara Arab yang mengelilingi 12:16 Gazah justru berpangku tangan bahkan 12:18 ikut membantu Israel menuntut agar 12:22 penduduk Gazah dilucuti dari senjata 12:25 mereka. Begitu pula menuntut Hizbullah 12:27 untuk dilucuti dari senjata mereka. 12:29 Sedangkan pemerintah Israel 12:31 membagi-bagikan senjata kepada 12:34 rakyatnya. [berdehem] 12:38 Apakah ini merupakan gambaran dari umat 12:40 Islam? Padahal Rasul mengatakan, 12:42 "Almukmin akhul mukmin la yadlimuhu wala 12:45 yakuluh." 12:47 Seorang beriman itu saudaranya orang 12:48 yang beriman, apapun suku maupun 12:50 bangsanya, dia tidak mungkin menganiaya 12:52 saudaranya yang beriman dan tidak 12:53 mungkin akan meninggalkan dirinya dalam 12:56 bahaya, dalam perbuatan aniaya tanpa 12:58 menolongnya. 13:00 [berdehem] 13:01 Para sahabat ketika mendengarkan hal ini 13:03 langsung mereka berkata, "Wa 13:05 innaalikainun 13:07 ya Rasulullah." Apakah semua itu akan 13:09 terjadi wahai Rasulullah? 13:13 Qala naam walladzi nafsi biyadi. 13:15 Rasulullah mengatakan naam akan terjadi 13:19 demi yang jiwaku di tangannya. 13:21 [berdehem] 13:23 Wa asyaddu minhu sayakun. Bahkan lebih 13:26 dahsyat dari itu akan terjadi. 13:29 Q w asyaddu minhu. Ya Rasulullah. 13:32 [mendengus] 13:33 Mereka bertanya, "Apagi yang lebih 13:35 dahsyat dari itu wahai Rasulullah." 13:38 Kaifa antum id lam tamuru bil maruf 13:41 walam tanhau an munkar. Kaifa antum idam 13:45 tamuru bim'rufin walam tanhau an munkar. 13:48 Bagaimana nanti kalian kalau sudah tidak 13:50 lagi melakukan amar makruf 13:53 dan nahi mungkar? Berarti kemungkaran 13:57 akan apa? Mendominasi kehidupan umat. 14:01 Karena alma'ruf harus diperjuangkan. 14:04 Sedangkan kemungkaran tanpa 14:05 diperjuangkan dia akan apa? Akan 14:10 berkembang biak. 14:12 Sebagaimana orang menanam padi pasti 14:14 rumput-rumput liar akan tumbuh dengan 14:16 sendirinya. 14:18 Tapi tidak ada orang yang menanam rumput 14:20 liar akan tumbuh padi. Jadi alma'ruf itu 14:22 harus dijaga, harus diperjuangkan. 14:25 Oleh karena itu, orang yang beriman satu 14:27 sama lain harus apa? Wat bilhaqqi wat 14:31 taw bisabri. 14:35 [batuk] 14:36 [berdehem] 14:37 Para sahabat ketika mendengarkan hal 14:39 ini, mereka berkata, "Wa innaalika 14:42 lakainun ya Rasulullah." Apakah itu akan 14:45 terjadi wahai Rasulullah? Dijawab oleh 14:48 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, 14:50 "Qala naam walladzi nafsi biyadihi wa 14:53 asaddu minhuakun." Naam. Demi yang 14:56 jiwaku di tangannya lebih dahsyat dari 14:59 itu pasti akan terjadi. 15:05 [berdehem] 15:06 Q w asaddu minhu ya rasulullah. Lalu 15:09 mereka bertanya, "Apagi yang lebih 15:11 dahsyat ya Rasulullah." Nah, di sini 15:13 perhatikan. Kaifa antum idza roitumul 15:15 ma'rufa munkaro wal munkaro ma'rufa. 15:18 Bagaimana keadaan kalian nanti kalau 15:21 kalian melihat yang makruf, 15:24 mungkar di hadapan kalian. Sedangkan 15:26 yang mungkar menjadi satu hal yang 15:29 makruf. Kalian tidak malu-malu lagi 15:31 melakukan perbuatan yang mungkar, bahkan 15:34 mempertontonkannya, 15:35 menyebarluaskannya. 15:37 Ya. Hingga akhirnya opini masyarakat 15:41 terbalik. Melihat yang makruf mungkar, 15:44 yang mungkar makruf. Melihat korupsi 15:47 satu perbuatan yang wajar. Sedangkan 15:49 kejujuran dianggap apa? 15:51 H 15:51 dianggap merupakan kebodohan. 15:54 [berdehem] 15:56 Kebohongan meraja lela di mana-mana 15:58 tempat. 15:59 Sedangkan kebenaran merupakan hal yang 16:01 tidak disukai. Bahkan oleh orang-orang 16:05 yang bertugas untuk menyampaikan 16:06 kebenaran, mereka sudah tidak lagi 16:09 menyukai kebenaran karena tidak membawa 16:11 keuntungan duniawi buat mereka. 16:13 [berdehem] 16:14 Para sahabat langsung terkejut 16:21 langsung mereka berkata apa? 16:27 Qolu wainun dalalika ya rasulullah. 16:31 Apakah itu bakal terjadi? Wahai 16:33 Rasulullah. Dijawab oleh para oleh 16:35 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 16:37 Qala naam walladzi nafsi biyadihi wa 16:42 asaddu minhuakun. 16:45 Rasulullah mengatakan naam demi yang 16:48 jiwaku di tangannya. Bahkan lebih 16:51 dahsyat daripada itu akan terjadi. Q w 16:54 asyaddu minzalika ya Rasulullah. Sahabat 16:56 langsung bertanya, "Apalagi yang lebih 16:59 dahsyat dari itu wahai Rasulullah. 17:04 Q kaifa antum id amartum bil munkari wa 17:07 nahaitum alil maruf [mendengus] 17:10 qalu 17:14 wainun dalalika ya rasulullah 17:17 qalu wakainun dalalika ya rasulullah 17:22 qala naam walladzi nafsi biyadihi 17:26 sayakun 17:28 [berdehem] 17:32 Ketika mereka bertanya, "Apa lagi yang 17:34 lebih dahsyat dari itu wahai 17:35 Rasulullah?" Dijawab oleh Rasulullah 17:38 sallallahu alaihi wasallam, "Bagaimana 17:40 kalian nanti ketika kalian bukan hanya 17:43 melihat yang makruf sebagai hal yang 17:45 mungkar dan yang mungkar sebagai yang 17:47 makruf, tapi kalian pada saat itu 17:50 mengajak kepada perbuatan yang mungkar, 17:53 mempropagandakannya. 17:56 Kemudian kalian menghalang-halangi 17:58 manusia dari perbuatan yang makruf. 18:02 Kalau kita lihat kondisi umat pada saat 18:04 ini, subhanallah, ternyata sesuai dengan 18:07 apa yang digambarkan Rasul. 18:10 Kita menyaksikan bukan hanya di 18:12 Indonesia, kita saksikan di Saudi Arabia 18:15 negeri yang terdapat dua kota suci. Kita 18:18 saksikan bagaimana mereka 18:21 mempropagandakan kemaksiatan. 18:24 melakukannya secara terang-terangan 18:26 tanpa malu-malu, bahkan menginjak-injak 18:29 kehormatan Allah Subhanahu wa taala, 18:30 kehormatan Rasul-Nya, dan kehormatan 18:32 kitab sucinya. Mereka jadikan kitab suci 18:36 sebagai alas kaki mereka sebagaimana 18:38 yang kita saksikan dilakukan oleh 18:40 pemuda-pemuda Saudi di tempat-tempat 18:43 hiburan mereka. Bahkan mereka 18:45 menepuk-nepukkan Al-Qur'an pada pantat 18:48 mereka tanpa sama sekali merasa risi dan 18:51 takut. 18:55 di mana keadaan kondisi sampai pada 18:58 keadaan seperti ini. Bahkan yang 19:01 seharusnya mereka mendukung perjuangan 19:04 untuk saudara mereka di Gaza. Bahkan 19:06 mereka menghalang-halangi perjuangan. 19:10 Menghalang-halangi orang yang membakar 19:12 atau memberikan semangat bahkan 19:14 menggunakan atribut saudara mereka di 19:16 Palestina langsung ditangkapi satu 19:18 persatu. Iya. 19:20 Lalu mereka mengatakan, "Tidak perlu 19:21 kita berjihad di Gaza. Mari kita 19:24 berjihad menegakkan menegakkan 19:26 sunah-sunah Rasulullah sallallahu alaihi 19:28 wasallam yang mereka maksudkan 19:30 sunah-sunah ritual yang tidak 19:33 menimbulkan sama sekali perubahan dalam 19:35 kehidupan masyarakat. Bahkan tidak ada 19:37 perubahan dalam diri mereka. Di satu 19:39 sisi mereka menyerukan agar orang untuk 19:43 menegakkan sunah Nabi kita Muhammad 19:45 sallallahu alaihi wasallam. Menurut 19:47 definisi mereka, tahu-tahu mereka 19:50 mengadakan acara-acara yang biasa 19:53 dilakukan oleh para raja-raja seperti 19:56 yang dilakukan seorang imam Masjid 19:59 al-Haram seperti Sudais. 20:03 [berdehem] 20:03 Dia yang melarang menghalang-halangi 20:05 orang untuk memberikan dukungan untuk 20:07 saudara mereka di Gaza yang menderita 20:08 dan kelaparan. 20:11 Kemudian dia mengadakan pesta pora pada 20:13 pernikahan putrinya seperti yang 20:15 dilakukan oleh raja-raja waliyadubillah. 20:19 Ini merupakan kejadian yang terjadi di 20:23 depan mata kita. [berdehem] 20:27 Kemudian ketika para sahabat bertanya, 20:29 "Apakah ada yang lebih dahsyat dari itu 20:31 wahai Rasulullah?" 20:33 Maka 20:35 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 20:40 langsung berkata, "Yaquulullahu taala 20:44 biftu lautihanna lahum fitnatan yasirul 20:48 halimu fihair." Aku bersumpah dengan 20:51 namaku. 20:53 Pada saat kejadian tersebut terjadi, aku 20:56 akan membuat orang yang bijak bahkan 20:59 yang berpengetahuan pada saat itu dalam 21:02 keadaan bingung, tidak tahu apa yang 21:04 harus mereka lakukan. 21:08 Ini merupakan fakta, realita, kenyataan 21:11 yang kita hadapi disebabkan karena kita 21:14 meninggalkan amar makruf nahi mungkar 21:16 sampai pada akhirnya yang mungkar 21:18 menjadi makruf, yang makruf menjadi 21:20 mungkar. Bahkan umat tanpa ragu-ragu 21:23 mengajak kepada yang mungkar, 21:24 menghalang-halangi dari yang makruf. Dan 21:27 kita saksikan dalam berbagai macam 21:29 acara-acara, kegiatan, aktivitas, bahkan 21:33 dalam acara perkawinan di siang hari 21:37 mereka mengumandangkan 21:39 maulid yang mengungkapkan kecintaan 21:41 kepada Rasulullah. Tapi di malam harinya 21:43 mereka menginjak-injak kehormatan agama 21:46 yang dibawa oleh Nabi kita Muhammad 21:48 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 21:51 Kalau ini terus terjadi maka yang akan 21:53 ada azab dari Allah Subhanahu wa taala 21:56 sebagaimana yang dikabarkan dalam 21:58 suratul Isra. Wa arnauhlika qyatan 22:02 amarna mut fiha faasqu fiha fahaq alai. 22:09 Apabila kami ingin menghancurkan satu 22:10 negeri, 22:12 [berdehem] kami akan biarkan para mutfin 22:15 yang biasa hidup bermewah-mewahan 22:17 berkuasa. 22:19 Mereka yang menentukan sistem nilai, 22:22 mereka yang menjadi ikutan, mereka yang 22:23 menjadi sorotan. Akhirnya mereka 22:25 melakukan berbagai macam perbuatan fasik 22:28 hingga tiba pada batas di mana Allah 22:32 Subhanahu wa taala tidak lagi 22:34 mentoleransi mereka. Maka datanglah azab 22:38 Allah Subhanahu wa taala pada mereka. 22:40 Kami hancurkan mereka 22:42 sehancur-hancurnya. 22:43 Wali iyazubillah. 22:45 Semoga Allah melindungi kaum muslimin di 22:48 negeri kita dan segera kembali kepada 22:50 Allah subhanahu wa taala. Wallahuam. 22:52 Masyaallah. Masyaallah. Jelas sekali. 22:54 Jadi sebenarnya apa sebenarnya arti kata 22:57 munafik dan bagaimana seharusnya kita ee 23:01 menutup aib kita? Tapi, Ustaz, beramar 23:03 makruf nahi munkar itu apakah masih 23:06 menjadi kewajiban? Sementara barangkali 23:09 yang kita larang dari orang itu adalah 23:12 aib yang ada di dalam diri kita gitu, 23:14 Ustaz. Misalnya kita melarang orang 23:16 untuk melakukan sesuatu, tapi sebenarnya 23:17 kita masih melakukan itu. Apakah itu 23:20 ee merupakan sebuah 23:22 kesalahan gitu, Ustaz? 23:27 Manusia tidak luput dari dosa dan 23:29 kesalahan. 23:32 Siapa yang tidak berdosa, tapi setiap 23:35 orang yang mengajak kepada kebaikan, 23:38 mengingatkan orang untuk menjauhkan dari 23:40 yang mungkar, berbeda dengan orang yang 23:44 mendiamkan orang yang berbuat mungkar 23:45 apalagi mengajak kepadanya. Ya, 23:48 [berdehem] 23:49 saya pernah berjumpa dengan beberapa 23:51 orang yang biasa melakukan perbuatan 23:55 dosa. 23:58 Yang satu berbuat dosa mengajak orang 24:00 lain untuk berbuat 24:04 hingga banyak orang terpedaya dan ikut 24:06 bersamanya. 24:08 Bahkan dia siap untuk membiayai orang 24:10 tersebut melakukan perbuatan dosa. Tapi 24:12 kalau diajak berbuat baik, [tertawa] dia 24:14 menolak. 24:15 Pelit banget. 24:15 Iya. 24:16 Iya. Sampai ketika temannya diajak untuk 24:18 berbuat dosa, dia bilang, "Kasih saya 24:21 sedikit aja buat makan keluarga." Dia 24:24 menolak. Tapi kalau berbuat maksiat, 24:27 berapapun biayanya dia siap untuk 24:29 keluarkan. Tapi kalau yang satu lagi 24:32 peminum 24:34 dan dia betul-betul menyesali 24:36 perbuatannya, ingin kembali bertobat 24:38 pada Allah. 24:40 Dan setiap berjumpa dengan orang-orang 24:42 dia selalu ingatkan, "Jangan ikuti saya. 24:47 Ini perbuatan membuat saya betul-betul 24:49 terjerat dan tidak berdaya. Saya 24:50 kehilangan akal sehat saya menjadi bahan 24:53 tertawaan orang. Mengabaikan kewajiban 24:56 saya kepada keluarga. Jangan dekati 24:58 minuman. Apa yang terjadi? 25:02 Yang satu 25:04 mati dalam keadaan suul khatimah. 25:06 Sedangkan orang ini bertaubat kepada 25:08 Allah dan kembali padanya. Jadi kalau 25:12 kita masih melakukan perbuatan dosa, 25:16 tidak akan menghalangi kita untuk 25:18 mengingatkan orang kembali pada Allah 25:20 dengan harapan apabila orang tersebut 25:23 mendengarkan nasihat kita, dia bertobat 25:25 pada Allah, Allah juga membantu kita 25:27 untuk bertobat dari kesalahan kita. 25:29 Hendaknya yang buruk itu simpahan, 25:31 sembunyikan, lalu mohon ampun pada 25:33 Allah, sedangkan kebaikan sebarkan. 25:37 Seperti suami istri. 25:39 Suami istri yang suka menyebarkan 25:41 kebaikan mereka, saling menghargai, 25:44 menghormati akan mendorong masing-masing 25:46 untuk apa? Untuk berbuat kebaikan 25:49 sebagaimana yang diucapkan, diceritakan. 25:52 Tapi kalau suami suka menjelekkan 25:54 istrinya, istri menjelekkan suaminya, 25:57 akhirnya dua-duanya tidak merasa malu 25:58 lagi terhadap perbuatan buruk karena 26:00 sudah diketahui orang lain. 26:02 Mereka akan mengatakan, "Sudah kepalang 26:04 basah, sudah terlanjur." 26:06 Oleh karena itu, tutupi yang buruk kubur 26:10 dan biarkan dia tertutup agar tidak 26:12 tercium baunya. Hingga masyarakat 26:15 menghirup udara yang segar, harum, dan 26:17 menyaksikan pemandangan yang indah. ini 26:19 akan mendorong orang untuk merasa malu 26:22 melakukan perbuatan yang tidak baik. 26:24 Nah, biasanya mengajak pada kebaikan itu 26:26 mudah, 26:28 tapi mengingatkan orang untuk 26:30 meninggalkan yang buruk ini berat. 26:33 Berat. Oleh karena itu wasiat Luqman 26:36 kepada putranya, "Ya bunayya aqimisah." 26:40 Setelah itu 26:41 wur 26:42 wur bil mar'ruf wan 26:45 wasbir ma asabak. Begitu wanil munkar 26:50 wasbir ala ma asobak. Sabarlah kamu atas 26:53 apa yang menimpa kamu pada saat kamu 26:55 mengajak orang untuk meninggalkannya 26:57 mungkar. Innaalika min azmil 27:00 umur. Ini merupakan hal yang betul-betul 27:03 apa? Termasuk dalam hal yang betul-betul 27:08 apa? harus dilakukan dan ini merupakan 27:11 hal yang betul-betul mulia akan 27:14 menempatkan seorang sebagaimana ul azmi 27:17 min rasul. Kenapa dikatakan ul azmi 27:19 rasul? Karena mereka memiliki tekad yang 27:21 kuat membaja 27:23 untuk berhadapan dengan tantangan, 27:24 gelombang, cemohan, cacian, makian, 27:27 bahkan diperangi. 27:28 Seperti Nabi Nuh, Ibrahim alaihialatu 27:32 wasalam. Saksikan juga bagaimana Nabi 27:35 Allah Musa, Nabi Allah Isa, begitu juga 27:37 nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 27:39 wasallam. Ayub yang dikenal sebagai 27:41 penyabar tidak dikatakan ulul azmi. 27:44 Karena cobaan dia hanya berkaitan dengan 27:46 pribadinya. Baik itu penyakit, 27:49 hilang hartanya atau anak-anak yang 27:51 diambil oleh Allah. Berbeda [berdehem] 27:53 dengan ulul azmi minar rasul. Dikatakan 27:55 ul azmi karena mereka memiliki tekad 27:57 yang membajak dan amar makruf nahi 27:59 mungkar ini min azmil umur yang akan 28:02 menempatkan seorang di tempat yang mulia 28:04 di sisi Allah. Dan ini merupakan 28:07 kewajiban yang wajib kita lakukan tanpa 28:09 tawar-menawar untuk menyelamatkan kita 28:11 di dunia dan juga menyelamatkan kita di 28:13 hari akhir nanti. 28:15 Masyaallah, Ustaz. Huh, bagus sekali, 28:18 Ustaz. Ee ini ada salam-salam ada dari 28:21 Eyang Sri, ada Ibu Siswati Rifai, ada 28:25 Edi Suprapakpto, 28:28 ada Zahir Mukhlis. Masyaallah banyak 28:30 sekali ini. Ada ada enggak ada namanya 28:33 ini dari siapa ya? Allahumma shalli ala 28:35 Muhammad Catur Alfat bertanya, "Ustaz, 28:38 asalamualaikum Husin 28:39 dan semua kerasil semoga diberkahi umur 28:41 dan rezekinya." Amin ya rabbal alamin. 28:43 Saya mau tanya, bagaimana cara menyikapi 28:45 keluarga yang terbawa arus, Ustaz? 28:48 maksudnya suka posting-posting di medsos 28:51 dan selalu mengikuti tren-tren eh di 28:54 media sosial yang semakin meresahkan, 28:57 selalu joget-joget dan [tertawa] 28:59 lain sebagainya. Syukran, Ustaz, 29:01 jazakullah khair. Masyaallah. 29:04 [berdehem] 29:07 Allah perintahkan 29:10 kepada rasulnya sallallahu alaihi 29:12 wasallam untuk memberikan peringatan. 29:15 Wakkir 29:16 fain 29:17 fainnikro tanfaul mukmin. Berikanlah 29:20 peringatan. Sesungguhnya peringatan akan 29:22 berguna bagi orang yang beriman. 29:25 Kita bisa kirimkan dan [berdehem] 29:27 posting 29:29 nasihat-nasihat yang indah yang 29:31 mengingatkan juga hari akhir. 29:35 Azab yang mengerikan bagi mereka yang 29:37 melakukan perbuatan-perbuatan 29:39 maksiat, perbuatan-perbuatan keji. 29:42 Ingatkan bahwa orang yang suka 29:44 menyebarkan, 29:46 memposting hal-hal yang tidak baik dan 29:48 disebarkan itu merupakan perbuatan yang 29:51 amat dibenci oleh Allah. 29:53 Oleh karena itu, kalau kita menyaksikan 29:57 seorang berbuat keji, 29:59 ya Allah perintahkan kita untuk 30:01 menutupinya. 30:02 Iya, 30:03 bukan menyebarkan menyebarkan luas 30:05 menyebarluaskan perbuatan tersebut. 30:08 Kenapa? Karena perbuatan keji begitu 30:10 disebar luaskan akhirnya wali 30:12 iyadubillah menjadi ngetren dan 30:13 mendorong orang-orang yang serupa juga 30:15 untuk apa? 30:16 Untuk ikut mengumumkan perbuatan mereka. 30:19 Dalam suratun nur Allah berfirman, 30:21 "Innalladzina yuhibbuna anasyial 30:24 fahisyatu filladzina amanu lahum adzabun 30:28 alimun fid dunya wal akhirah." 30:31 Sesungguhnya mereka-mereka yang gemar 30:34 dan suka ya menyebarkan, 30:37 menceritakan perbuatan-perbuatan yang 30:40 keji di tengah-tengah orang yang 30:42 beriman, Allah sediakan bagi mereka azab 30:45 yang maha pedih dalam kehidupan dunia. 30:48 Begitu pula dalam kehidupan akhirat. 30:51 Wallahu y'lamu wa antum laun. Sungguh 30:55 Allah maha mengetahui. Akibat buruk dari 30:58 penyebaran hal tersebut akan berbahaya 31:00 sekali. 31:01 Dan kalian tidak tahu. Kalian hanya 31:03 menganggap sepele perbuatan tersebut. 31:05 Bahkan berdali bahwa saya bukan orang 31:07 munafik. Kalian tidak tahu bahwa 31:09 perbuatan kalian telah menjerumuskan 31:11 kalian ke dalam kemurkaan Allah. 31:13 Menjauhkan kalian dari hidayahnya. 31:16 Oleh karena itu Allah Subhanahu wa taala 31:19 sitir atau satar suka menutupi keburukan 31:21 hambanya. 31:23 Allah juga paling menyukai orang yang 31:25 suka menutupi aib orang lain 31:27 apalagi aib dirinya. 31:29 Iya. 31:29 Jadi berikan nasihat, peringatan bahwa 31:32 perbuatan-perbuatan yang dimurkai Allah 31:34 Subhanahu wa taala bisa menjauhkan kamu 31:37 dari hidayah dan rahmatnya 31:39 serta menjerumuskan kamu dalam azab dan 31:42 siksa di hari kemudian nanti. Wali 31:44 iyadzubillah. Nauzubillah minzalik. 31:47 Apalagi sekarang kita sering jumpai 31:49 orang bukan hanya menyebarkan aib 31:52 dirinya, Ustaz, tapi menyebarkan aib 31:54 keluarganya atau rumah tangganya dengan 31:57 dalih atau dalam bentuk curhat di sosial 32:00 media yang akhirnya membuka aib diri 32:03 sendiri ke hadapan orang lain. 32:04 Nauzubillah minzalik. 32:06 Mudah-mudahan 32:06 ini betul-betul betul-betul berbahaya 32:08 sekali ya. Ada satu perempuan punya 32:11 kegemaran 32:12 kalau ribut langsung foto suaminya. 32:15 disingkirkan 32:16 mulai dia ceritakan kejelekan suami dan 32:19 keluarga suaminya. 32:22 Suaminya berdiam. 32:23 Iya, Ustaz. 32:24 Tidak sama sekali memberikan komentar. 32:26 Akhirnya 32:28 si perempuan satu hari menyesal ingin 32:31 kembali pada suaminya. Tapi yang 32:34 dikeluarkan sebelumnya merupakan hal-hal 32:36 yang menjijikkan. Bahkan bukan hanya 32:39 menyangkut suaminya, tapi menyangkut 32:41 juga keluarga suaminya. 32:43 Maka pada saat itu bagaimana kita 32:45 memperbaiki mereka kembali? 32:47 Atau ada laki-laki tanpa malu-malu dia 32:52 menceritakan kejelekan istrinya, 32:54 perbuatan buruknya, 32:57 tapi tidak lama kemudian dia gawi lagi 33:00 istrinya. 33:00 H. 33:02 Nah, laki-laki semacam ini dan perempuan 33:04 semacam ini perempuan yang betul-betul 33:06 menjauhkan diri mereka dari rahmat 33:08 Allah. bukan dijauhkan, menjauhkan diri 33:11 mereka dari rahmat Allah. 33:14 Oleh karena itu, jangan pernah kita 33:16 bercerita di Facebook, di Instagram, 33:19 kita sudah lupa orang lain masih 33:20 mengingat dan mencatat apa yang pernah 33:23 kita ceritakan. 33:25 Hal-hal yang memalukan tutupi. Kalau 33:27 Anda masih suka pada istri Anda, ya 33:30 hendaknya Anda betul-betul menjaga. 33:33 Seandainya Anda tidak suka, berpisah 33:35 dengan cara baik-baik. Semoga Allah 33:37 memberikan Anda ganti yang lebih baik. 33:39 Begitu juga bagi pasangan Anda. Jangan 33:41 Anda menutup diri dari rahmat Allah 33:43 Subhanahu wa taala. 33:45 [batuk] 33:46 Insyaallah, [berdehem] Ustaz. Nah, ini 33:47 satu sisi ekstrem, Ustaz. Bagaimana ee 33:51 ahli maksiat sekarang sudah membuka, 33:53 sudah tidak malu membuka kemaksiatannya 33:55 di hadapan umum. Tapi di sisi lain, 33:57 Ustaz, banyak sekali laporan-laporan 33:59 pendai atau yang biasa dipanggil ustaz. 34:02 Kalau di Indonesia kan gampang sekali 34:04 dipanggil ustaz. Ketika dia berdakwah di 34:06 sosmet atau di mana tempat atau pakai 34:09 pakaian e islami begitu gampang 34:12 dipanggil ustaz. orang yang dianggap 34:14 ustaz dan dipanggil untuk berceramah, 34:17 dipanggil untuk ngajar. Di sisi lain 34:19 banyak juga yang punya aib-aib yang 34:22 lama-lama diungkap oleh para jemahnya 34:24 seperti ee yang berhubungan dengan lawan 34:27 jenis atau yang berhubungan dengan 34:29 transaksi dan lain sebagainya dengan 34:31 dalih ini saya ustaz, saya guru, harus 34:34 dihormati dan lain sebagainya. itu 34:36 bagaimana Ustaz membatasinya dan juga 34:39 bagaimana ee kasih tuntunan kepada para 34:42 jemaah untuk bagaimana caranya memilih 34:44 guru begitu Ustaz. Silakan. 34:50 Dengan sendirinya [berdehem] 34:53 Allah Subhanahu wa taala telah 34:54 memberikan bimbingan kepada kita kalau 34:57 kita tidak tahu membutuhkan petunjuk dan 35:00 bimbingan, Allah perintahkan kita untuk 35:03 bertanya kepada siapa? 35:05 fasalu ahikri kuntum laamun. 35:11 Orang yang hatinya selalu mengingat 35:13 Allah, mengikuti petunjuk Allah, niscaya 35:18 apa yang keluar dari mulutnya juga 35:20 sesuai dengan apa yang di hatinya. Allah 35:22 tidak mengatakan fas'alu ahlal fikri 35:26 atau fas'alu ahlal ilmi. 35:29 Karena belum tentu yang berilmu itu ya 35:32 takut kepada Allah. Ya. 35:34 Oleh karena itu Allah terangkan inallah 35:38 ulama yang benar-benar takut kepada 35:40 Allah hanyalah orang yang berilmu. Tapi 35:43 orang yang berilmu yang dibawa oleh 35:46 ilmunya untuk menghormati makam 35:48 kebesaran dan keagungan Allah. 35:51 Jadi kita bukan hanya bertanya kepada 35:54 sembarang orang walaupun dia berilmu, 35:56 walaupun dia hafiz Al-Qur'an. Kalau 35:59 perilakunya tidak mencerminkan ilmunya, 36:01 orang semacam ini termasuk dalam ulama 36:03 su dan yang mengikutinya akan 36:06 dikumpulkan bersamanya. 36:09 Tapi tanyalah kepada orang-orang yang 36:12 berilmu dan hatinya selalu takut kepada 36:15 Allah Subhanahu wa taala. antara ucapan 36:18 perbuatannya tidak bertentangan. Sebelum 36:21 dia mengajak orang lain, dia mulai dari 36:23 dirinya. Sebelum dia melarang orang 36:26 lain, dia juga memulai dari dirinya. Ini 36:29 merupakan rujukan yang dicontohkan oleh 36:33 siapa? Oleh sahabat-sahabat Nabi kita 36:35 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 36:38 wasallam. Di antara mereka saling 36:40 mengingatkan. Kalau diingatkan langsung 36:43 mereka berhenti ya pada apa-apa yang 36:46 dilarang oleh Allah Subhanahu wa taala. 36:49 Jadi betul-betul pada masa Nabi kita 36:51 Muhammad sallallahu alaihi wasallam, 36:53 sahabat dididik oleh Nabi kita Muhammad 36:56 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 36:58 untuk selalu mengingat Allah. Sampai 37:00 pada saat mereka berpisah pun setelah 37:03 mereka berkumpul masing-masing membaca 37:06 bismillahirrahmanirrahim 37:08 wal asri innal insana lafi khusrin 37:12 illalladzina amanu wailus shihat watawu 37:16 bilhaqqi watw bri 37:19 dan kita harus selalu ingat bahwa Allah 37:21 ini selalu bersama kita melihat mencatat 37:25 mendengarkan apa tidak merasa malu 37:27 kepada Allah nah ahl zikri orang yang 37:29 selalu merasa rasa diperhatikan Allah, 37:31 dilihat oleh Allah, diawasi oleh Allah, 37:34 hingga ucapan yang keluar pun ucapan 37:37 yang keluar dari orang yang hatinya 37:38 selalu mengawasi Allah Subhanahu wa 37:40 taala. 37:42 Oleh karena itu, di samping makam iman 37:45 dan Islam, ada makam ketiga ini yang 37:47 menjadi rohnya. anudla 37:50 kaaka faam takun tarnahu 37:54 begitu hati kita melihat Allah walaupun 37:57 mata tak melihat atau kita hati kita 37:59 merasa dilihat oleh Allah pasti kita 38:01 akan merasa malu 38:05 masyaallah ustaz ada dari Irma Ustaz 38:09 he 38:09 asalamualaikum Ustaz semoga ustaz dan 38:11 seluruh kru diberikan kesehatan dan 38:13 keberkahan izin Ustaz saya seorang 38:15 muslimah yang sudah berusia lebih 38:18 setengah abad. He. [mendengus] 38:19 Tetapi saya merasa dalam beribadah tidak 38:21 bisa istikamah dan terkadang masih 38:23 bingung karena mendengar ceramah-ceramah 38:25 yang terkadang berbeda beda pandangan. 38:28 Jadi melakukan ibadahnya jadi ragu. 38:31 Mohon pencerahannya Ustaz supaya saya 38:33 bisa beribadah tanpa ragu karena saya 38:35 tidak menuntut ilmu agama dengan khusus 38:38 di pesantren. Jadi hanya mendengar dari 38:40 ustaz di masjid atau dari medsos. Terima 38:43 kasih Ustaz. Ibu Maya di Bekasi. 38:47 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 38:49 Rabbana zidna ilman wa alhikna 38:51 bisolihin. 38:54 Kalau kita mendengarkan ceramah-ceramah 38:57 agama, nasihat-nasihat 38:59 melalui metsos, 39:01 seringki kita mengalami kebingungan. 39:04 Ustaz A mengatakan begini. Ustaz B 39:07 mengatakan itu tidak benar. Ustaz A 39:11 mengatakan bahwa ini sunah. Yang lainnya 39:14 adalah bidah. 39:16 Sedangkan yang lain mengatakan 39:19 bahwa yang dilakukan 39:21 adalah sesuai dengan sunah Nabi kita 39:24 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 39:27 Ulama-ulama yang suka menimbulkan 39:29 kebingungan, yang meresahkan umat, yang 39:33 menyibukkan mereka dalam pertentangan, 39:36 adalah ulama-ulama yang kelak akan 39:39 betul-betul 39:42 berada dalam kondisi yang amat 39:45 mengerikan. 39:46 Seharusnya para ulama mengajak orang 39:49 untuk kembali pada Allah, mengingat 39:52 Allah subhanahu wa taala, memperbaiki 39:55 hubungan mereka dengan Allah. 39:58 Atas dasar hubungan dengan Allah, mereka 40:00 memperbaiki hubungan mereka dengan 40:02 sesama manusia. Nasihat-nasihat yang 40:04 diberikan nasihat yang mengembalikan 40:06 mereka kepada Allah, yang memperbaiki 40:09 akhlak mereka bersama Allah, bersama 40:12 juga orang-orang di sekelilingnya. bukan 40:14 menyibukkan mereka dengan pertentangan 40:17 atau mengajarkan mereka untuk mencaci 40:19 sana, mencaci sini, membidahkan sana, 40:23 membidahkan sini. Tapi sepenuhnya 40:25 seperti yang Allah perintahkan kepada 40:28 rasulnya, ud'u ila sabiliika bil hikmati 40:32 wal mauidatil hasanah. Ajak ke jalan 40:36 Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang 40:39 baik yang menyentuh hatinya. 40:41 Begitu juga Allah katakan waman ahsanu 40:44 mimman daaallah wail shiha waq inani 40:47 minal muslimin. Siapakah yang tutur 40:50 katanya lebih baik dari orang yang 40:52 mengajak kepada Allah lalu dia 40:54 mengerjakan amal saleh dan dia berkata, 40:56 "Innani minal muslimin." 40:59 Jadi kita inginkan dari para ulama itu 41:02 mengingatkan manusia kepada Allah, 41:05 mengingatkan ayat-ayat Allah, 41:07 nikmat-nikmat Allah. Sebagaimana Rasul 41:10 juga membacakan ayat-ayat Allah kepada 41:12 mereka. 41:14 Jangan menimbulkan kebingungan di 41:15 tengah-tengah umat dengan pertentangan 41:18 yang mereka sampaikan. Seperti ketika 41:20 Rasul mengutus dua sahabat Rasul 41:23 untuk pergi ke Yaman. Rasulullah 41:25 mengatakan, "Jangan kalian berselisih." 41:27 Akhirnya menimbulkan kebingungan di 41:29 tengah umat. Jadi jangan hal-hal yang 41:32 sepere dibesar-besarkan melihat cicak 41:34 menjadi buaya. Ya. 41:36 Sedangkan buaya dipandang sebagai cicak. 41:39 Iya. 41:39 Jadi, mari bersama-sama ajak manusia 41:42 kepada Allah. Bukan mengajak manusia 41:44 bergolong-golongan 41:46 atau berfanatik kepada dirinya, lalu 41:49 memagar mereka untuk menjadi jemaahnya, 41:52 tapi ajak diri kita dan umat kepada 41:54 Allah. Oleh karena itu, kepada ibu kita, 41:58 ibu tidak perlu mengalami kebingungan. 42:00 Agama jelas. Ibu baca ayat-ayat Allah. 42:04 Ibu dengarkan penceramah-penceramah yang 42:06 mengajak ibu kepada Allah. Mengingatkan 42:08 ibu akan nikmat karunianya. Mengajak ibu 42:12 untuk meneladani Rasul. Bukan hanya 42:14 dalam ibadah ritual yang terkadang ada 42:18 perbedaan pendapat karena tidak ada apa? 42:21 Tidak ada penjelasan yang tegas dalam 42:23 hal tersebut. Dan Rasulullah memberikan 42:25 keluasan kelapangan. 42:28 Jadi kita kembali kepada yang prinsip 42:30 dan pokok. Jauhkan pertentangan, 42:33 perdebatan dalam agama yang membuat hati 42:35 menjadi keras. 42:37 Ikuti setiap ajakan yang mengajak kepada 42:39 Allah, kepada Rasul-Nya. Menaburkan 42:41 rahmat dan kecintaan terhadap sesama 42:44 hamba Allah hingga betul-betul kita 42:47 merasa bangga di saat menyaksikan 42:48 seorang muslim. di samping akhlaknya 42:51 baik, tutur katanya, penampilannya juga 42:55 yang betul-betul membawa kita untuk 42:57 khusyuk kepada Allah, bukan justru 42:59 mengajak kita untuk saling membenci, 43:01 saling bermusuhan atau menimbulkan 43:04 keraguan, keresahan di hati kita. Baca 43:07 Al-Qur'an, mohon petunjuk kepada Allah 43:09 Taala. Kemudian dengarkan ustaz-ustaz 43:13 yang mengingatkan ibu kepada Allah, 43:15 mengajak kepada rasul-Nya. Adapun ustaz 43:18 yang mengajak ibu untuk 43:19 bergolong-golongan, ibu tinggalkan 43:21 mereka karena mereka mengajak kepada api 43:23 neraka bukan mengajak kepada Allah 43:25 subhanahu wa taala. Begitu pula radio 43:28 silaturahmi kita ini tidak mengajak 43:30 orang untuk berfanati kepada Rasil. Kita 43:33 berusaha mengajak orang kepada Allah, 43:35 kepada Rasul-Nya, saling mencinta di 43:38 jalan Allah. Ini merupakan makna dari 43:40 silaturahmi. Silaturahmi di jalan Allah 43:43 Subhanahu wa taala dalam Islam. Dan kita 43:46 tidak mengajak orang untuk 43:48 bergolong-golongan sebagaimana wasiat 43:51 Ibrahim kepada anaknya, wasiat Yakub 43:53 kepada putra-putranya, begitu pula 43:55 wasiat Allah kepada rasulnya dan orang 43:58 yang beriman. Wala tamutunna illa antum 44:01 muslimun. 44:02 Semoga Allah memberikan ketentraman bagi 44:04 ibu dalam menjalani ibadah menjadi 44:06 seorang muslimah yang baik dan contoh di 44:09 tengah-tengah umat dan lingkungan Ibu. 44:11 Amin ya rabbal alamin. 44:13 Masyaallah, Ustaz. Eh, terakhir Ustaz 44:15 dari Zahir 44:17 dari namanya siapa ini ya? Nah, ini 44:20 langsung kita bacakan pertanyaannya. 44:23 Asalamualaikum, Ustaz. Izin bertanya. 44:25 Bolehkah kita selalu mengatakan lelah 44:27 capek setiap hari menjalani kehidupan 44:29 yang tidak sesuai keinginan? 44:31 Sekar cerita saya capek, Ustaz. Saya 44:33 menginginkan rumah tangga itu seiringan 44:36 dalam mengajar akhirat. Anak-anak yang 44:38 selalu menjaga salat. Saya mempunyai 44:41 anak satu laki-laki dan keponakan dua. 44:44 Satu laki-laki kelas 3 SMA dan satu lagi 44:47 perempuan sudah bekerja mendampingi anak 44:50 berkebutuhan. Semuanya kami yang 44:52 nanggung. Ketika suami diuji keuangan 44:55 hampir setiap hari tidak bawa uang. 44:57 Kadang setiap hari bawa itu pun tidak 44:59 menutupi kekurangan kebutuhan 45:01 sehari-hari. Sebagai istri tidak 45:03 menuntut apa apapun. Ustaz saya selalu 45:05 mengingin mengingatkan. Ayo kita 45:08 sama-sama lebih mendekatkan diri sama 45:10 Allah dengan menunaikan sunah-sunah yang 45:12 dianjurkan Rasulullah. Tapi suami tidak 45:14 bergeming sama sekali, Ustaz. Hampir 45:17 setiap hari, setiap pagi saya selalu 45:18 mengomel hanya untuk mengingatkan 45:20 anak-anak. Saya capek, Ustaz. Saya 45:22 lelah. Saya harus berpikir bagaimana 45:24 untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari 45:26 untuk suami, anak, keponakan tanpa ada 45:29 bantuan dari siapapun. Saya hanya selalu 45:31 meminta dan berharap hanya kepada Allah. 45:34 Tapi jika seorang suami tidak ada usaha 45:36 untuk meraih kebaikan, lebih mendekatkan 45:39 dirinya kepada Allah, apakah rezeki itu 45:41 akan datang? Walaupun hanya istri yang 45:43 selalu berdoa setiap sujudnya. Kenapa 45:45 harus saya saja, Ustaz, yang selalu 45:48 berinterropeksi? 45:49 Syukran, Ustaz. Masyaallah. 45:51 Bismillahirrahmanirrahim. 45:53 Ibu yang dirahmati Allah. 45:57 Ibu di satu sisi merasa letih, lelah 46:00 menghadapi cobaan hidup ini. 46:03 Suami yang tidak bertanggung jawab dan 46:06 peduli, 46:08 anak-anak juga ya yang keadaannya 46:11 mungkin tidak sesuai dengan harapan ibu. 46:14 Ibu terus berusaha berjuang untuk 46:17 mengajak mereka kembali pada Allah 46:19 Subhanahu wa taala. 46:21 Di satu sisi ibu merasa letih, tapi 46:23 padahal ibu pada saat ini berada pada 46:27 jihad yang amat mulia. 46:30 Jihad yang amat mulia. Ibu mengajak, 46:34 ibu berdakwah di samping ibu berjuang 46:36 untuk mencari nafkah menutupi kebutuhan 46:38 mereka. 46:40 Hal ini kalau kita pandang dari 46:43 pandangan duniawi menggambarkan nasib 46:46 begitu menderita mendapatkan suami yang 46:49 seperti ini juga kondisi anak-anak yang 46:52 begitu berat. 46:54 Tapi kalau seandainya ibu memandang diri 46:58 ibu dengan pandangan 47:02 sebagai seorang hamba yang sedang 47:04 menjalani ujian yang sebentar lagi bakal 47:07 kembali pada Allah Subhanahu wa taala. 47:10 Kalau ibu lakukan semua itu sebagai 47:13 ibadah ibu dan jihad ibu di jalan Allah, 47:15 ibu akan meraih kemuliaan yang tak 47:17 terhingga di sisi Allah. 47:20 Kalau ibu menghadapi cobaan dalam skup 47:22 rumah tangga ibu, Nabi Nuh menghadapi 47:24 cobaan yang amat besar selama 950 tahun. 47:29 Dia mengajak mereka siang malam secara 47:33 terang-terangan, secara juga 47:35 sembunyi-sembunyi. 47:37 Tapi yang dihadapi cacian, makian, 47:39 kutukan ya 47:42 selama 950 tahun yang mengikuti dirinya 47:48 sedikit dibandingkan yang menentang. 47:51 Bahkan anaknya pun menolak untuk 47:53 mengikutinya, termasuk pula istrinya. 47:55 Tapi beliau bersabar menghadapi semua 47:58 ini hingga Allah tempatkan diri di 48:00 tempat yang mulia sebagai ulul azmi 48:02 minar rasul. Nah, untuk mengubah 48:04 perasaan ibu, menentramkan jiwa ibu 48:07 supaya tidak sia-sia apa yang ibu 48:09 lakukan, camkan bahwa ini jihad ibu di 48:12 jalan Allah Taala. Ini merupakan ibadah 48:15 yang ibu usahakan. Adapun diterima oleh 48:18 suami tidak diterima 48:20 ini justru bukan merupakan tanggung 48:23 jawab Ibu. 48:25 Sebagaimana Nabi berdakwah di tengah 48:28 umatnya, 48:29 tidak semua orang-orang yang dekat 48:32 hubungan familinya menyambut dakwahnya. 48:36 Terkadang yang justru mendengarkan 48:39 apa-apa yang disampaikan dalam 48:40 kebenaran, orang-orang yang tidak 48:42 berhubungan dengan kita. Oleh karena 48:45 itu, ingat hidup kita di dunia sebagai 48:47 khalifah, kita bertanggung jawab atas 48:49 diri kita, atas seluruh potensi 48:52 kesempatan yang Allah berikan pada kita. 48:54 pergunakanlah dalam kebaikan. Ibu jangan 48:56 pernah menyesali karena suami tidak mau 48:59 menyambut atau anak-anak ibu tidak 49:01 menyambut. Laksanakan jihad ibu. 49:03 Insyaallah di hari akhir nanti ibu akan 49:06 menjadi salah satu bida dari surga yang 49:09 Allah tempatkan di tempat yang mulia. 49:11 Kalau suami ibu bertobat kembali pada 49:13 Allah akan dikumpulkan bersama. Kalau 49:15 tidak Allah akan pisahkan dan gantikan 49:17 ibu dengan yang lebih baik. Tapi ingat, 49:20 agar ibu tidak merasa letih, lelah, dan 49:22 jemuh, ini merupakan jihad perjuangan di 49:25 jalan Allah Subhanahu wa taala yang ibu 49:27 lakukan. Jangan pernah bosan. Jangan ibu 49:31 ukur jihad ibu dengan sambutan mereka. 49:34 Tapi jihad ibu semata-mata ibu lakukan 49:37 dengan mengharapkan rida Allah dan 49:40 melaksanakan kewajiban yang Allah 49:42 wajibkan. Adapun diterima tidak diterima 49:45 bukan menjadi tanggung jawab Ibu. 49:47 Mudah-mudahan Allah memberikan 49:48 bimbingan, bantuan, dukungan kepada Ibu 49:52 dalam perjuangan Ibu dan menentramkan 49:54 hati Ibu agar Ibu selalu betul-betul 49:58 bisa bersabar dan menerima. Demikianlah 50:01 pertemuan kita pada pagi hari ini. 50:03 Insyaallah kita berjumpa kembali dalam 50:05 kesempatan yang lain. 50:06 Ustaz Isa akan berangkat pukul 8.00 pagi 50:08 ini menuju airport melaksanakan ibadah 50:10 umrah. Mudah-mudahan Allah menjaganya 50:13 pada saat keberangkatannya, kembalinya 50:15 dalam perjalanan juga melakukan amar 50:17 makruf nahi mungkar, menyampaikan 50:19 dakwahnya kepada para jemahnya. 50:21 Allah terima amal-amal yang beliau 50:23 lakukan 50:24 dan kumpulkan kita bersama Nabi kita 50:26 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 50:28 wasallam. Subhanakallahu 50:33 astagfiruka. 50:35 Wasalamualaikum warahmatullahi 50:36 wabarakat. 50:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:37 wabarakatuh. Makasih Ustaz, makasih 50:39 ikhwan-kakhwat yang sudah bertanya. 50:40 Mohon maaf yang belum kejawab. Ini ada 50:42 Bu Diana Kurniawati. Ini belum kejawab 50:45 ini. Kayaknya penting banget pertanyaan 50:46 soalnya. Ada Omar Reti, ada Bu Tini, ada 50:50 Nurlaila. Insyaallah e kita akan ada 50:52 live-live berikutnya. 50:54 Pertanyaannya bisa disimpan dan 50:56 ditanyakan di kesempatan berikutnya. 50:58 Alfakir Risal KF beserta seluruh yang 51:01 ber kru yang bertugas mohon undur diri. 51:03 Wasalamualaikum warahmatullahi 51:04 wabarakatuh. Waalaikumsalam 51:05 warahmatullahi wabarakatuh.