Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita
- berjumpa lagi hari ini hari Jumat
- tanggal 18 Rabiul Akhir 1447 Hijriah
- atau tanggal 10 Oktober 2025. Ya,
- seperti biasa kita akan acara renungan
- di bawah nangun Al-Qur'an bersama Ustaz
- Husin Alatas untuk edisi tanya jawab.
- Silakan apabila Anda punya pertanyaan
- langsung aja kirim ke 0811999720.
- Alhamdulillah, Ustaz Husein sudah hadir.
- Sini juga ada Fajar sini ada Algi. Ee
- kita baca Al-Fatihah dulu, Ustaz, ya.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin
- arrahmanirrahim
- maiki yaumiddin
- iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim
- adina anamta alaiim
- giril maghdubi alaihim waladin.
- Amin. Ya, mudah-mudahan dengan kita
- membaca al-Fatihah Allah mudahan kita
- dalam memahami apa-apa yang di jawab
- oleh Ustaz Husin bin Hamid Alatas ee
- dari hamba Allah di Tanjung Priuk.
- Asalamualaikum Ustaz Husin.
- Heeh.
- Ustaz, apakah anak saya, perempuan saya
- boleh membuka jilbab bila keluar rumah
- ke tempat ramai karena dia tinggal di
- daerah di luar negeri yang fobia
- terhadap Islam. E takut diganggu itu.
- Apakah dia boleh supaya tidak diganggu,
- Ustaz? Hmm.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Ya rabbana lakal hamdu kama yambag
- lijalali wajhikal karim waliadimi
- sultanik.
- Subhanak la nuhsianaan alaika anta
- kamaita ala nafsik.
- Falakal hamdu hatta tard wakal hamdu rit
- wakal hamdu ba'dar rid. Allahumma sholli
- ala Muhammadin wa ali Muhammad.
- Asalamualaika ya rasulullah.
- Asalamu alaina wa ala ibadillahi shihin.
- Wasalamualaikum.
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Allahumma atina minika rahmah waimna min
- ladunka ilman nafi' wfaf'na bima
- alamtana.
- Rabbana zidna ilman wa alhiknain.
- [berdehem]
- Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah.
- Allah Subhanahu wa taala perintahkan
- rasul-Nya
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam
- agar mengikuti hukum dan ketentuan Allah
- Subhanahu wa taala
- dan tidak mengikuti hawa nafsu manusia.
- Wa anihkum bainahum bima anzalallah wala
- tattabi ahwaahum.
- Dan hendaklah kamu putuskan
- segala sesuatu ya sesuai dengan apa yang
- Allah turunkan
- dan jangan ikuti hawa nafsu manusia.
- Lalu Allah tambahkan wahzarhum an
- yaftinuka ba'di ma anzarallahu ilaik.
- Dan waspada, hati-hati, jangan biarkan
- mereka memalingkan engkau dari
- sebahagian yang Allah turunkan kepadamu.
- perintah untuk menutupi aurat kita
- sebagaimana yang diturunkan dalam
- surah An-Nur merupakan perintah yang
- tegas
- di mana Allah perintahkan kaum wanita
- untuk menutupi
- kepala mereka,
- menjulur hingga menutupi dada mereka.
- Walyadribumihin
- ala juyubihin. Hendaklah mereka
- menutupi [berdehem]
- ya dengan kerudung mereka dari mulai
- kepala hingga kantong dada mereka hingga
- tidak terlihat tonjolan-tonjolan dada
- mereka yang bisa menimbulkan fitnah.
- Khumur jamak dari khimar. Dan
- walyadribna lam di sini merupakan lamul
- amri. yang menunjukkan perintah.
- Adapun kata jilbab dalam bahasa Arab
- jamaknya jalabib adalah pakaian luar
- yang menutupi pakaian yang kita pakai.
- Seorang wanita menggunakan longres lalu
- menggunakan jilbab yang menututi
- tubuhnya agar tidak ee nampak dalam
- keadaan menjiplak tubuhnya atau dalam
- keadaan transparan, tapi baju luar
- tersebut dipakai ya. Kemudian di
- tengah-tengah wanita kita lepaskan dan
- kita gantungkan. Itu nama dari jilbab.
- Dan Allah perintahkan rasul-Nya untuk
- memerintahkan
- istri-istrinya, putri-putrinya
- dilanjutkan dengan perintah kepada semua
- wanita yang beriman.
- Allah berfirman, "Ya ayyuhan nabi, qul
- azwajika
- wa banatika waisail mukminin yudnia
- alaihinna min jalabibihin."
- Wahai Nabi, katakan perintahkan
- [berdehem] istri-istri kamu,
- putri-putrimu dan wanita yang beriman
- untuk ya menutupi tubuh mereka ya dengan
- jilbab mereka, dengan balto mereka
- hingga ke bawah.
- Ketika ayat ini turun,
- wanita-wanita
- yang beriman langsung menutupi kepala
- mereka ya dengan jilbab hingga ke bawah.
- Dalika adna yfna. Yang demikian itu agar
- mereka dikenali sebagai wanita-wanita
- beriman yang menjaga kehormatannya. Fala
- yudin dan mereka tidak diganggu.
- Wanallahu gfurar rahima. Sesungguhnya
- Allah pada apa yang lalu dengan adanya
- karena menjelaskan apa-apa yang mereka
- lakukan sebelum turunnya ayat ini. Allah
- maha pengampun lagi maha penyayang.
- [mendengus]
- Setelah turunnya ayat ini dengan
- sendirinya,
- baik itu istri Nabi, putri Nabi, dan
- wanita yang beriman diperintahkan untuk
- menutupi tubuh mereka dengan balto agar
- tidak terlihat ya ee tubuh mereka di
- saat pakaian tersebut sempit atau
- transparan ya.
- atau ya katakan
- ee tubuh mereka umpamanya agak besar,
- susah untuk bisa ee menghalangi
- pandangan orang. Maka demi kesucian
- wanita ini Allah perintahkan di samping
- pakaian yang mereka pakai, mereka
- menggunakan balto ya di tengah-tengah
- wanita. Kalau sekarang bernama Abaya.
- [berdehem]
- Jadi, Ibu
- perintah Allah Subhanahu wa taala ini
- tegas
- dan Ibu dengan sendirinya kalau ibu
- terganggu terhalang untuk menjalankan
- perintah Allah di satu negara, ibu bisa
- hijrah ke tempat yang lain. Sebagaimana
- firman Allah, "Alam takun ardullahi
- wasiatan fatuhajiru fiha." Bukankah bumi
- Allah luas?
- Kalau kalian tidak dapat mengamalkan
- perintah Allah, agamanya di satu tempat,
- kalian hijrah ke tempat lain.
- Dan siapa-siapa yang berhijrah di jalan
- Allah, waman yuhajir fibilillah yajid
- fil ardi muragaman katon was.
- Orang kalau berhijrah di jalan Allah
- subhanahu wa taala, dia akan menjumpai
- keluasan,
- kemudahan, dan bantuan dari Allah.
- Dengan ini ibu mendapatkan pahala hijrah
- yang mulia. Meninggalkan satu tempat di
- mana ibu tidak bisa menjalankan agama
- dengan sempurna. Berpindah ke tempat
- lain untuk dapat menjalankan agama Allah
- dengan sempurna. Ibu mendapatkan pahala
- hijrah, pahala juga menutupi aurat ibu
- daripada ibu menyesuaikan hukum Allah
- dengan [berdehem] keadaan kondisi yang
- ibu hadapi.
- Padahal Allah Subhanahu wa taala
- ciptakan buminya luas.
- Jadi [berdehem]
- pendapat yang mengatakan bahwa di
- sekolah-sekolah
- wanita-wanita muslimah
- tidak dapat menutupi aurat mereka dengan
- sempurna pada saat berolahraga.
- Mereka dibolehkan membuka jilbab mereka
- tidak benar. Mereka bisa memilih sekolah
- yang tetap menjaga kehormatan mereka.
- Nah, ini sebetulnya kembali kepada
- pilihan
- ee mereka-mereka dengan keyakinannya.
- Kenapa kok mereka menghalangi wanita
- muslimah untuk menjaga aurat mereka?
- Kita tidak memaksa mereka, tapi mereka
- juga jangan menghalangi kita untuk
- menjalankan agama kita. Menutupi aurat
- baik dengan e kerudungnya maupun dengan
- jilbabnya tidak akan menimbulkan
- persoalan ataupun kerusakan.
- Asal dengan hati yang lapang.
- Jadi dalam hal ini hendaknya ibu
- pertahankan agama Ibu, iman Ibu,
- keyakinan Ibu. Kalau Ibu melihat di
- daerah yang fobia terhadap Islam,
- ibu merasa tidak sempurna menjalankan
- agama, pindah ke tempat lain. Insyaallah
- Allah berikan ibu kelapangan, keluasan,
- rezeki yang luas. Dan ibu mendapatkan
- pahala hijrah. Kalau ibu meninggal
- dunia, ibu akan menjadi orang yang
- mulia.
- Ini merupakan
- apa yang Allah terangkan dalam kitab
- sucinya. Wallahuam.
- Baik, demikian tadi jawaban untuk hamba
- Allah di Tanjung Periuk. Dari Bapak
- Rusdi di Karawang. Asalamualaikum Ustaz
- Husin. Saya ingin melakukan salat tasbih
- tapi ada yang bilang dalilnya tidak
- kuat. Apa hikmah dan faedah dari salat
- tasbih, Ustaz? Dari Bapak Rusdi di
- Karawang.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Rabbana zidna ilman wa alhikna
- bisolihin.
- Saya termasuk orang yang
- mengerjakan salat tasbih.
- Salat tasbih tersebut ya merupakan salat
- yang Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ajarkan kepada sang paman Abbas
- Ibnu Abdul Muththalib.
- Sebagian orang mengatakan riwayatnya
- lemah. Sebahagian lagi mengatakan
- riwayatnya bisa diterima. Apalagi bukan
- berkaitan dengan satu hal yang wajib,
- tapi hal yang bersifat mustahab.
- Dalam salat tasbih sebagaimana kita tahu
- kalau di siang hari dilakukan empat
- rakaat sekaligus ya.
- di malam hari dilakukan dua-dua dengan
- membaca tasbih berulang-ulang.
- Setelah takbiratul ihram ya, seorang
- membaca tasbih ya. Kemudian
- dia membaca
- ee al-Fatihah.
- Kemudian kembali membaca surah, setelah
- itu kembali membaca tasbih.
- Kemudian
- pada saat rukuk dia membaca tasbih.
- Bangun dari rukuk kemudian kembali
- sujud. Ya, masing-masing membaca 10
- kali. Yang pertama 15 kali. Jumlah
- tasbihnya kurang lebih sekitar 300 kali
- dalam empat rakaat salat yang dilakukan.
- Saya tidak menjelaskan surat tasbih
- secara detail di sini ya. Tapi
- salat tasbih ini salat yang sama sekali
- kandungan isinya tidak bertentangan
- dengan salat dan ruhnya.
- Sebagaimana kita tahu ketika
- satu orang yang baru masuk ke dalam
- Islam
- mendengarkan
- saudaranya yang sedang salat di
- sebelahnya
- berbangkis mengucapkan alhamdulillah.
- Dia mengucapkan yarhamkallah.
- Lalu
- teman-temannya memandang dirinya
- menyalahkan perbuatannya.
- H.
- Sedangkan dia mualaf baru masuk ke dalam
- Islam dia mengatakan, "Mengapa kalian
- memandang saya?" Ya, menyalahkan saya.
- Memandangnya dengan melotot, menyalahkan
- dirinya. Padahal dia melakukan apa yang
- Rasulullah perintahkan. Kalau seorang
- bertasbih mengucapkan hamdalah,
- hendaknya kita mengucapkan yarhamkallah.
- H. Begitu selesai salat, Nabi berkata,
- "Salat ya
- tidak dibenarkan orang berbicara dalam
- salat
- kecuali doa dan tasbih."
- Doa dan
- tasbih.
- Tasbih. Nah, seseorang
- yang melakukan salat tasbih di samping
- dia membaca al-Fatihah, membaca surah,
- ya juga ee salatnya, gerakan-gerakannya
- pun tidak keluar dari gerakan salat.
- Kemudian ditambahkan dengan bertasbih
- kepada Allah Subhanahu wa taala. Kita
- perhatikan di sini tidak ada hal yang
- bertentangan
- dengan maksud dan tujuan dari salat
- tersebut yang mengingatkan dirinya
- kepada Allah. Aqimisata lidik.
- Cuma ada tambahan-tambahan tasbih ya
- yang tidak biasa dilakukan pada salat
- yang wajib atau salat nawafil yang biasa
- kita lakukan.
- Dan saya merasakan betul-betul salat
- tasbih ini
- salat yang
- membuat kita merasa lebih akrab dengan
- Allah Subhanahu wa taala.
- Kita merasakan hubungan yang begitu
- indah. Kita mencurahkan isi hati kita
- kepada Allah Subhanahu wa taala.
- Terutama sekali pada saat-saat kita
- sedih, berduka, dalam kesempitan, dalam
- kebingungan,
- kita melakukan salat tasbih ini, kita
- merasakan betul-betul terasa Allah
- Subhanahu wa taala mengabulkan dengan
- begitu cepat. Saya punya pengalaman
- bersama salat tasbih ketika saya sedang
- menghadapi kepusingan pada tahun 98
- disebabkan karena krisis akibat kenaikan
- dolar di hadapan rupiah. Pada saat itu
- saya berbisnis
- membeli barang dengan dolar, menjual
- dengan rupiah. Maka kenaikan dolar di
- hadapan rupiah ini betul-betul menjadi
- beban yang berat buat kita.
- Pada saat sulit tersebut,
- selesai salat wajib, kita melakukan
- salat tasbih.
- Subhanallah.
- Setelah salat tasbih, tidak lama
- kemudian datang pertolongan dari Allah
- Subhanahu wa taala. Allah Subhanahu wa
- taala berikan kemudahan.
- Tidak lama kemudian bukan hanya Allah
- Subhanahu wa taala bebaskan kita dari
- hutang kita, bahkan Allah berikan kita
- banyak kelebihan.
- Masyaallah.
- Ini pengalaman pertama.
- Pengalaman kedua, sewaktu saya masih
- tinggal di Mesir,
- saya melakukan ibadah [menghela napas]
- haji ke Saudi Arabia.
- setibanya di Madinatul Hujjaj pada saat
- itu baru pertama kali digunakan.
- Hm.
- Madinatul Hujjaj baru pertama kali
- digunakan.
- Subhanallah. Tanpa kita sadari paspor
- travel check ya dan semua dokumen saya
- hilang di Maria. Ya Allah.
- Kita tidak menyadari hal ini melainkan
- sewaktu kita tiba di rumah keluarga.
- Begitu malam hari kita buka paspor kita,
- ternyata
- tidak kita jumpai.
- Orang menyalahkan saya.
- Saya rasakan tidak ada gunanya kita
- melamun, berpikir atau kita menyalahkan
- diri sendiri.
- Saya langsung bangun ya, berwudu
- kemudian melakukan salat tasbih dua
- rakaat. Dua rakaat.
- Lalu saya telepon teman-teman yang
- berjaga di Madinatul Hujjaj
- perwakilan Indonesia. Saya bilang,
- "Kalau seandainya kalian menjumpai
- paspor saya, ya begitu juga ee dan
- lain-lainnya seperti travel check,
- tolong telepon saya.
- Subhanallah. Sehabis salat subuh
- pagi-pagi
- tahta seorang telepon.
- Dia mengatakan, "Saudara Husein, saya
- bilang benar. Apakah Anda kehilangan
- paspor Anda?"
- Hm.
- Saya bilang, "Betul. Coba sebutkan apa
- isinya." Saya sebutkan satu persatu. Dia
- mengatakan, "Barang Anda semuanya ada
- pada kami. Tidak ada satuun yang
- hilang." Masallah.
- Padahal kehilangan paspor di sana itu
- bisa disalahgunakan. H
- bisa fotonya digantikan dengan yang
- lain, apalagi belum ada scan pada saat
- itu.
- He.
- Jadi, Subhanallah, Allah kabulkan doa
- kita dengan segera dan cepat.
- Nah, di samping salat wajib, salat
- nawafir atau salat kita bersyukur kepada
- Allah atas nikmatnya bertaubat dari dosa
- kesalahan kita. Sebagaimana Imam Ali
- mengatakan, "Bila kamu melakukan dosa,
- jangan kamu tertidur sebelum kamu salat
- dan mohon ampun pada Allah Subhanahu wa
- taala." Begitu juga salat tasbih.
- Saya merasakan begitu selesai salat
- tasbih, tidak lama kemudian Allah
- kabulkan doa kita. Rupanya seperti yang
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- ajarkan kepada sang paman Abbas Ibnu
- Abdul Muthalib. Nah, kalau ada orang
- yang berpendapat salat ini dalilnya
- kurang kuat, tidak perlu mengerjakan. H.
- Tapi bagi saya pribadi ya, bagi
- mereka-mereka juga yang merasakan
- indahnya salat tasbih ini. Kita rukuk
- lebih panjang,
- sujud lebih panjang, beriktidal sambil
- bertasbih kepada Allah. Semua ini
- merupakan gerakan bacaan hati yang
- diingatkan kepada Allah. Dan tidak
- sia-sia orang yang datang kepada Allah
- mengetuk pintunya. Bahkan pintunya
- terbuka setiap saat. Dan Allah
- perintahkan dalam suratul Ahzab. Ya
- ayyuhalladzina aman ya ayyuhalladzina
- amanukurullahaikron
- katsir wasabbihuhu bukratan wasila.
- Wahai orang-orang yang beriman,
- banyak-banyaklah kalian berzikir kepada
- Allah.
- Dan bertasbihlah kepadanya pagi dan
- petang.
- Apa janji Allah? Hualladzi yusli alaikum
- waaikatuhuakum
- minulumatianur.
- Dia yang senantiasa melimpahkan
- selawatnya untuk kalian. Malaikat juga
- berselawat untuk kalian untuk
- mengeluarkan kalian dari kegelapan hidup
- yang bermaca-maca menuju kehidupan yang
- terang benerang. Wakana bil mukminina
- rahima. Sesungguhnya Allah terhadap
- orang yang beriman amat-amat penyayang.
- Jadi apabila Anda berhadapan dengan
- kesulitan, kesedihan, kedukaan,
- kebingungan, [mendengus] coba Anda
- lakukan salat tasbih.
- Tapi kalau Anda berpendapat [berdehem]
- saya tidak mau melakukan karena ee
- dalilnya tidak begitu kuat, Anda tidak
- perlu mengerjakan. Tapi jangan
- menghalang-halangi atau mencerca orang
- yang melakukan
- karena dari masa yang cukup lama dari
- mulai dahulu kala banyak orang melakukan
- hal ini dan saya tidak melihat adanya
- pertentangan dengan maksud dan tujuan
- dari salat dan sepenuhnya kita
- dihubungkan dengan Allah subhanahu wa
- taala. Wallahuam.
- Baik, selanjutnya dari
- Oh, ada telepon. Halo. Asalamualaikum.
- Asalamualaikum.
- Ya. Dengan siapa ini, Mas?
- Iya.
- Dengan siapa ini? Syekh Ayub Said.
- Oh, Pak Ayub. Silakan, Pak Ayub.
- Silakan.
- Kefar ya, Ustaz Husin?
- Alhamdulillah.
- Masyaallah,
- Pak Yub, radionya bisa tolong dikecilkan
- supaya tidak feedback. Radionya tolong
- dikecilkan, Pak.
- Iya,
- radionya tolong dikecilkan supaya tidak
- feedback.
- Ustaz Husin.
- Iya,
- iya. Ustaz Husin. Ya,
- marab. Alhamdulillah.
- Oh, lama enggak ketemu. Kangen kangen
- kita orang
- sama. Alhamdulillah. Fadol ya, akhi.
- Iya. Kita nasehati kan saya ketua umum
- relawan Anis Nasional.
- Iya.
- Anggota saya artis senior yakni Bunda
- Erni Johan.
- Kurang jelas ya suaranya. Kurang jelas.
- Besarkan lagi. He
- ya.
- Anggota saya ada salah satu artis senior
- yakni Bunda Erni Johan. Heeh. Iya.
- Ya, jelas ya.
- Iya, jelas. Silakan.
- Iya. Ini tidak berjilbab.
- Terus saya nasihat Bu, alangkah indahnya
- kalau Ibu berjilbab karena ini perintah
- agama. H
- hm.
- Ya. Terus jawab dia, "Ustaz, saya kalau
- berjilbab
- ke kepala saya ini sakit."
- Hm.
- Rambut saya enggak bisa sakit kalau
- dipakai jilbab.
- Iya. Nah, terus gimana ini sampai detik
- ini dia belum berjilbab karena kepalanya
- sakit kalau tidak dikasih jilbab. Jadi
- sampai sekarang beliau ini artis senior
- ini Bunda Erni Johan
- masih tidak berjilbab karena
- alas e insyaallah benar ya dia agamanya
- kuat kok.
- Baik
- karena sakit kalau di
- KTI tutup kepala kerudung atau jilbab
- ini kepalanya sakit rambutnya
- sekarang tidak berjilbab. Baikbaik
- jaakullah khair [berdehem]
- ini Ibu Enri Johan ini merupakan
- orang yang menemani kita pada masa-masa
- kecil [tertawa]
- atau Teluk Bayur ya.
- Iya lagunya Teluk Bayur ya itu merupakan
- nyanyian kita ya pada masa kita
- kanak-kanak. [mendengus] Mudah-mudahan
- Allah sempurnakan hidayahnya. Allah juga
- subhanahu wa taala angkat gangguan ya
- yang mengganggunya pada saat menutup
- kepalanya [berdehem] dengan jilbab.
- Sebetulnya ini merupakan bahagian dari
- gangguan setan.
- Gangguan dari setan yang ingin
- menghalang-halangi
- beliau agar menyempurnakan ya
- menyempurnakan apa? Hiasan dan dadana
- seorang wanita muslimah.
- Ada sebuah kisah menarik.
- Satu orang datang kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam mengeluhkan
- ee gangguan pada pencernaannya, pada
- perutnya.
- Akhirnya Rasulullah mengatakan, "Isyro
- bil asal." Minum madu.
- Setelah minum madu, datang kepada
- Rasulullah mengatakan, "Ya Rasulullah,
- ternyata penyakit saya apa?
- Penyakit saya masih apa? Masih dalam
- keadaan yang sama."
- Rasulullah katakan, "Isra bil asal."
- Minum madu. Orang ini minum madu ya.
- Kedua kalinya kembali kepada Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam.
- Dia mengeluhkan hal yang sama. Ketiga
- kalinya Rasulullah mengatakan, "Isyro
- bil asal, minum adu shodqallahu wa
- kadaba batnuh." Maha benar Allah dalam
- firmannya yang menyebutkan fihi syifaun
- linas. Perut kamu yang berbohong.
- Hmm. Akhirnya kembali dia minum madu ya
- dengan tekad ya dengan doa Allah
- sembuhkan penyakitnya.
- Jadi bagi Ibu Erni Johan ya sampaikan
- salam kepada Ibu Johan.
- Coba mohon kepada Allah dengan tulus
- agar ibu di hari tua ini ya bisa
- menyempurnakan
- uniform [berdehem]
- dan pakaian wanita muslimah agar
- dikumpulkan juga nanti bersama Rasul,
- bersama keluarganya, bersama putrinya,
- bersama wanita-wanita yang beriman.
- Kemudian pilih jilbab atau kerudung yang
- digunakan hendaklah dari bahan katun.
- Karena seringki orang-orang yang
- menggunakan bahan-bahan yang non katun
- dari polestir, polester dan lain
- sebagainya seringkiali menimbulkan
- perasaan tidak nyaman di kepalanya.
- Jadi gunakan bahan katun. Tapi
- sebelumnya mohon pada Allah dengan hati
- yang tulus
- agar ibu disempurnakan pakaian ibu agar
- sesuai dengan wanita muslimah yang Allah
- ajarkan kepada ee keluarga nabinya,
- kepada juga wanita-wanita yang beriman.
- Dengan doa dan ketulusan ibu, insyaallah
- gangguan tersebut yang datang dari setan
- akan dihilangkan.
- Yakin bahwa Allah Subhanahu wa taala
- tidak pernah memerintahkan seseorang
- dengan sesuatu yang memberatkan dirinya.
- La yukallifulahu nafsan
- illa wusaha. Jadi ah Ayub sampaikan
- salam padanya.
- Ini gangguan dari setan berlindung
- kepada Allah. Kemudian mohon kepada
- Allah agar
- memudahkan dirinya ya dan membuat
- hatinya merasa nyaman dengan menutupi
- auratnya. Walaupun beliau sudah lanjut
- usia, artinya lebih tua dari saya.
- Karena waktu dia menyanyi pada usia
- belasan, 19-an, saya masih berusia pada
- saat itu dalam usia SD.
- Jangan ragu-ragu. Yakinkan Anda bahwa
- Allah Subhanahu wa taala yang maha
- pengasih lagi maha penyayang tidak akan
- memberatkan, menyulitkan Anda.
- Berpakaian dengan jilbab yang baik.
- Tutupi aurat secara sempurna. Bila
- datang ajal menjemput kita, Allah
- kumpulkan kita juga. bersama rasul,
- keluarganya, wanita-wanita beriman.
- Semoga Allah subhanahu wa taala ampuni
- dosa-dosa kita yang lampau dan masukkan
- ke dalam surganya, jauhkan kita dari
- azabnya. Amin ya rabbal alamin.
- Baik, selanjutnya dari Bapak Nino di
- Jakarta. Izin bertanya, Ustaz. Mohon
- masukan dan nasihatnya terkait
- memasukkan anak ke pondok pesantren.
- Anak kami usia 11 tahun. Saat ini di
- sekolahnya ada targetan lulus 7 juz.
- Qadarullah baru selesai 4 juz. masuk ke
- juz kelima. Tapi hafalan sebelumnya
- mulai lupa karena jarang dimurajaah.
- Kami selalu mendorong dia untuk murajaah
- dan kami juga membiasakan membaca Quran
- bersama di rumah. dia lebih suka untuk
- membaca dan tertarik pada hal yang lain
- seperti buku-buku pengetahuan, IPA,
- matematika dan lain-lain. Lebih tertarik
- ke ilmu teknologi. Kami berpikir apakah
- tipe anak kami ini cocok untuk cocok
- untuk pondok tahfiz atau pondok biasa
- yang target hafalannya lebih sedikit,
- tapi yang utama ilmu agamanya tetap
- diperoleh. Khawatir anaknya tidak suka
- atau tidak nyaman menghafal jadinya
- malah kontraproduktif. Mohon nasihatnya
- dari Ustaz Husin.
- Anaknya laki-laki atau perempuan?
- Sebetulnya laki-laki ya. Tapi enggak
- enggak disebut di sini.
- Usia sekolahnya
- pokoknya 11 tahun.
- 11 tahun berarti masuk
- mau masuk ke SMP. SMP ya?
- Iya.
- Masuk ke SMP bukan?
- SMP ya?
- SMP ya.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Pendidikan
- sekolah yang kita siapkan buat anak
- kita.
- Hendaklah pendidikan yang mendidik dan
- menumbuhkan iman dalam hatinya.
- Adapun hafalan Al-Qur'an itu sifatnya
- menyempurnakan. Tapi yang paling penting
- anak tersebut ya
- ditempatkan di sekolah yang bakal
- menumbuhkan imannya, menyempurnakan juga
- akhlaknya. akhlaknya bersama Allah,
- akhlaknya bersama orang tua, akhlaknya
- bersama guru, bersama teman-temannya.
- Ini merupakan betul-betul
- fokus perhatian kita yang utama.
- Karena apa? Artinya dia menghafal Quran
- seluruhnya, menguasai wawasan agama atau
- pengetahuan umum, tapi imannya mengalami
- kemerosotan,
- akhlaknya juga semakin buruk, ya.
- Kemudian dia tidak mampu bergaul dengan
- baik di tengah-tengah masyarakat. Karena
- penting sekali untuk bisa menjadi hamba
- Allah yang baik, menjadi juga manusia
- yang bisa bermanfaat dan diterima oleh
- masyarakat banyak adalah iman,
- ketakwaan, dan akhlak pekerti yang
- luhur. Jadi hendaknya Bapak atau Ibu di
- saat memilihkan sekolah buat anak ya
- bukan fokus kepada tahfidnya karena
- banyak penghafal Al-Qur'an tapi mereka
- tidak membawa manfaat bahkan menimbulkan
- kerusakan. Bukan Quran yang merusak,
- tapi dia yang tidak dibekali dengan
- iman, ketakwaan, akhlak, pekerti yang
- luhur. Begitu dia hafal, begitu menjadi
- seorang yang berilmu, ternyata agama
- dijadikan sebagai kendaraan buat
- dirinya. Ini yang banyak terjadi.
- [mendengus]
- Jadi, Bapak Ibu coba perhatikan
- bagaimana kondisi anak, bakat juga
- kecondongannya.
- Kalau memang dia condong kepada IPA,
- pengetahuan umum ya, kita pilihkan
- sekolah baik itu pondok atau non pondok,
- boarding atau nonboarding yang bisa apa?
- menumbuhkan imannya, akhlaknya,
- pekertinya
- di samping mengembangkan bakat
- pengetahuan umumnya.
- Oleh karena itu, sekolah hendaknya tidak
- fokus untuk apa? Untuk mengejar
- obsesinya.
- Orang tua juga jangan mengejar obsesi
- pribadi mereka. Menjadikan anaknya
- sebagai alat untuk apa? Untuk
- membesarkan diri mereka. Tapi hendaknya
- ajak anak kita untuk dekat dengan Allah,
- bertakwa kepadanya, berakhlak sempurna,
- mendapatkan contoh dari orang tuanya di
- rumah.
- Di saat di pondok, pilihkan juga pondok
- yang kira-kira bisa mengembangkan hal
- tersebut. Sekarang alhamdulillah banyak
- pondok-pondok
- yang ee mengajarkan nilai-nilai Islam,
- Al-Qur'an dan pengetahuan umumnya secara
- berimbang. Bahkan banyak dari mereka
- menjadi orang-orang yang jenius.
- Tetapi jangan kita biarkan anak kita
- diracuni oleh fanatisme terhadap
- kelompok maupun golongan, tapi tumbuhkan
- keimanan, keislaman, ketakwaan kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- dan persaudaraan terhadap sesama orang
- yang beriman agar menjadi orang yang
- produktif di masa akan datang. Bisa
- bergaul, bisa melakukan perbaikan, ya
- bisa juga apa diterima di tengah-tengah
- masyarakat tanpa harus mengorbankan
- nilai-nilai agamanya.
- Jadi tidak perlu kita jadikan anak kita
- semuanya menjadi apa? Menjadi hafiz
- Quran atau menjadi seorang dai. Tidak.
- Ikuti bakatnya tapi dengan dasar yang
- tadi kita sebutkan. Kemudian
- bersama-sama seiring dengan kemajuan
- pengetahuan umumnya, begitu juga iman,
- ketakwaan dan akhlaknya berkembang.
- Bersama-sama pertumbuhan iman,
- ketakwaan, dan akhlaknya juga
- pengetahuan umumnya berkembang. Ini yang
- kita harapkan. Jadi, Bapak bisa mencari
- sekolah-sekolah yang menekankan kepada
- pengembangan akhlak, kepribadian
- dan Bapak, Ibu insyaallah akan menikmati
- betul-betul buah-buah yang amat indah
- dari anak-anak yang bertakwa dan
- berakhlak mulia. Tapi kalau sekolah
- hanya mengembangkan kecerdasan dia dalam
- bidang pengetahuan umum, kemudian
- hafalannya sekian 10 juz katakan, tapi
- tidak memperhatikan pertumbuhan iman dan
- akhlaknya. Sekolah ini tidak layak untuk
- menjadi tempat bagi anak-anak kita
- semuanya. Wallahuam.
- Baik, selanjutnya dari Abu Zain.
- Asalamualaikum Ustaz Husin.
- Waalaikumsalam.
- Ustaz, bagaimana Ustaz melihat musibah
- robohnya bangunan yang terjadi di Pondok
- Pesantren Alghazini?
- Ee banyak korban santri yang meninggal,
- yang selamat juga harus diamputasi.
- Hikmah dan pelajaran apa yang bisa kita
- petik dari musibah ini? Dari Abu Zain.
- Bismillahirrahmanirrahim.Anaidna
- [berdehem] Rbana zidna ilman wa alhikna
- bisolihin.
- Allah berfirman dalam Al-Qur'an, wama
- khalaqnas samaa wal ardha wama bainahuma
- batila. Sesungguhnya kami tidak
- menciptakan langit dan bumi dengan
- sia-sia. Segala sesuatu yang diciptakan
- Allah
- dalam keadaan terhukur. Dalam keadaan
- terhukur.
- Di mana Allah Subhanahu wa taala
- menciptakan segala sesuatu menetapkan
- norma-norma, hukum-hukum dan aturan yang
- mengaturnya.
- Dalam suratul A'la Allah berfirman,
- "Bismillahirrahmanirrahim.
- Sabbihismaikal
- a. Sucikan nama kebesaran keagungan
- Tuhanmu yang maha agung yang maha
- tinggi. Alladzi khalaqo fasawa yang
- telah menciptakan segala sesuatu dengan
- penuh keseimbangan, kesempurnaan.
- Walladzi qaddaro fahada. Dan dia yang
- menetapkan norma-norma, ukuran-ukuran,
- aturan bagi segala sesuatu yang
- diciptakan.
- Lalu Allah memberikan petunjuk kepada
- kita agar kita memahami hukum dan aturan
- tersebut agar kita mampu untuk
- mengeksplorasi,
- mengambil manfaat dari apa-apa yang
- Allah ciptakan.
- Norma-norma ini terbagi dua. Ada norma
- alamiah, yaitu hukum-hukum norma-norma
- yang ditetapkan di alam kosmos ini
- termasuk juga hukum yang mengatur tubuh
- kita.
- Begitu juga berkaitan dengan hukum yang
- bermacam-macam, baik itu hukum angin,
- gaya berat, gravitasi dan lain
- sebagainya. semua ya berdasarkan ukuran
- pesawat terbang terbang di udara dengan
- mengangkut penumpang dan barat itu juga
- mempelajari hukum-hukum norma-norma yang
- terdapat di alam semesta ini. Dari
- hukum-hukum tersebut lahirlah hukum
- fisika ya yang dipelajari
- astronominya ya juga ilmu pengetahuan
- yang berhubungan dengan biologi, geologi
- dan lain sebagainya. Ini ilmu-ilmu yang
- berasal dari pengajaran Allah yang
- dipetik dari hukum-hukumnya.
- Dan hukum ini tidak bisa diajak
- kongkalikong oleh kita. Hukum ini tidak
- bisa kita ajak kongkalikong.
- Walaupun kita berdusta, kita berkhianat,
- kita menyalahi aturan,
- kemudian kita mengajak hukum tersebut
- untuk kongkalikong dengan kita, kita
- undang para ulama, para kiai, para
- habaib, bahkan nabi untuk mendoakan apa
- yang kita bangun.
- Hm.
- Hukum tersebut tidak akan berubah.
- Kalau orang bangun jembatan ya,
- fondasinya tidak sesuai dengan hitungan
- karena ada hitungan ya kedalaman
- fondasinya, kepadatan tanahnya ya,
- kemudian bahan-bahan juga yang digunakan
- dari mulai semennya, splitnya, pasirnya.
- Belanda ketika memimpin ya pembangunan
- sesuatu betul-betul menjaga aturan dan
- hitungan sampai semen diperiksa, pasir
- diperiksa, begitu pula splitnya.
- Dengan hitungan ini, bangunan yang
- mereka bangun berjalan dengan lancar dan
- hidup dalam waktu yang panjang. Jembatan
- yang mereka bangun, bahkan jembatan
- kereta api menuju ke Bandung atau menuju
- ke daerah Jawa yang mereka bangun. Kita
- perhatikan bagaimana jembatan tersebut
- bisa bertahan lama. Sedangkan
- jembatan-jembatan dan jalan yang
- dibangun oleh orang-orang kita dengan
- cara berkhianat baru sebentar dipakai
- sudah mulai mengalami kerusakan.
- H
- karena apa? Karena alam ini jujur.
- Alam ini bersikap lurus terhadap
- siapapun. Baik terhadap muslim maupun
- terhadap nonmuslim.
- Jalan jagorawi yang dibangun oleh orang
- Korea dulu ternyata bertahan lama dan
- lurus. Tapi jebat jalan-jalan yang kita
- bangun baru-baru ini dari mulai Cikampek
- coba perhatikan jalan yang dibangun
- menuju ke daerah Jawa. Baru selesai
- bangunan, enggak lama bolong lagi di
- sana kemudian turun sebahagiannya.
- Kenapa? Karena yang membangun berbohong.
- H.
- Nah, begitu pula kejadian yang terjadi
- di Sidoarjo.
- Bangunan tersebut tidak sesuai dengan
- hitungan.
- Bangunan dua lantai pondasinya harus
- sekian ya. Bangunan tiga lantai
- pondasinya harus lebih tinggi. Kemudian
- bangunan empat lantai juga demikian.
- Ternyata pemilik atau pengelola
- pesantren tersebut mungkin tanpa niat
- buruk dengan niat apa? dengan niat yang
- baik, tapi tidak mengikuti aturan dan
- hitungan, tidak bersikap jujur bersama
- apa? Bersama hukum-hukum, norma-norma
- yang ditetapkan Allah Subhanahu wa
- taala. Akhirnya bangunan tersebut yang
- tidak sesuai dengan aturan rubuh bukan
- karena takdir Allah, justru menyalahi
- takdir Allah, menyalahi norma-norma yang
- ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa
- taala.
- Apabila seorang atau katakan
- perusahaan Boeing memproduksi pesawat
- yang tidak sesuai dengan hukum dan
- aturan, kira-kira apa yang bakal
- terjadi? Oleh karena itu, apabila
- pesawat mereka mengalami kecelakaan, Mas
- Krishna
- katakan pesawat Boeing 737 sekian
- mengalami kerusakan, maka langsung
- mereka akan melakukan penyelidikan untuk
- mengetahui sebab terjadinya kerusakan
- tersebut.
- Hm.
- sebelum mereka temukan ya mereka akan
- memberlakukan larangan
- penerbangan jenis pesawat serupa. Begitu
- mereka temukan penyebabnya pada produksi
- berikutnya mereka lakukan perbaikan.
- Sebagai contoh ketika pesawat TWA
- Amerika terbang melintasi Atlantik dari
- New York
- di tengah jalan meletus langsung mereka
- kerahkan tim penyelidik ya. Biaya yang
- mereka keluarkan untuk penyelidikan
- mengangkut
- pecahan-pecahan pesawat itu luar biasa
- mahalnya. Lebih mahal daripada pesawat.
- Tapi mereka lakukan penelitikan, mereka
- lakukan pemeriksaan apa sebab terjadinya
- kecelakaan tersebut.
- hingga mereka temukan sebabnya. Begitu
- juga pesawat ulang-alik
- ketika melintasi atmosfer meledak ya
- langsung keberangkatan berikutnya
- ditunda sampai mereka temukan sebabnya.
- Ternyata mereka temukan lapisan keramik
- yang melapisi pesawat tersebut terlepas.
- [mendengus]
- Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama
- mereka tidak mengatakan ini takdir
- Allah.
- Hm. Tapi mereka mengatakan ada trouble.
- Oleh karena itu, pada saat mereka
- menerbangkan pesawat ulang alik Mas
- Krista, hitungannya bukan 1 2 3 tapi
- sebaliknya 10
- 9
- 8
- 7
- H
- 6 5 4 3 2 begitu sampai kepada angka nol
- pesawat diizinkan terbang tapi sering
- terjadi ya di pusat antariksa Amerika
- h
- begitu sampai hitungan lima dihentikan.
- Kenapa? Karena ada trouble.
- Hm.
- Jadi masing-masing mengawasi ya pesawat
- tersebut dari mulai bahan bakarnya,
- peluncurnya ya dan lain-lainnya. Begitu
- sampai hitungan 5 empat bahkan sampai
- hitungan satu mereka hentikan.
- Hm.
- Karena apa? Karena terbukti ada trouble
- maka keberangkatan peluncurannya
- digagalkan.
- Jadi, bagaimana mereka betul-betul
- mengawasi
- pesawat tersebut sesuai dengan aturan.
- Bukan seperti negeri kita. Negeri kita
- negeri dongeng.
- Semua bisa diatur. Oleh karena itu, tak
- heran kalau Menteri Keuangan kita Pak
- Purbaya ini mulai mengurangi transfer ke
- daerah disebabkan karena banyak
- pengeluaran yang tidak pada tempatnya,
- pemborosan. masa untuk urusan festival
- lebih besar daripada irigasi yang
- kembali manfaatnya untuk rakyat
- untuk membangun gapura ini gubernur
- gubernur yang melakukan perbuatan
- seperti ini harus dikenakan sanksi
- h
- hukuman bahkan kalau perlu hukuman mati
- supaya kapok tidak terulang lagi seperti
- yang dilakukan oleh Cina
- H
- negara tirai bambu yang tadi tertutup
- ketika ingin bangkit mereka bersihkan
- negara mereka dari koruptor maupun para
- pengkhianat baru negara tersebut akan
- maju itu. Jadi kita harapkan Bapak
- Prabowo sekarang dengan kebijakan
- Menteri Keuangan ini kita berharap
- menteri-menteri yang lain juga ya
- dipilih dari orang-orang yang jujur,
- yang siap bekerja untuk bangsa dan
- negara yang tidak melakukan
- pengkhianatan lalu kenakan sanksi
- seperti Deng Shopeng
- membuat 100 peti mati ya untuk pejabat
- pemerintahan satu termasuk untuk dirinya
- kalau melakukan perbuatan khianat.
- Masyaallah. lalu dia lakukan perbaikan
- dan perombakan secara total. Cina yang
- baru saja bangkit belum lama ini
- sekarang berada bahkan di atas
- negara-negara yang lain. Cadangan
- devisanya terbesar. Saya ingat ketika
- mantan Ristek kita BJ Habibi
- ketika dia berbicara bahwasanya
- Indonesia tertinggal dari negara-negara
- maju sekian puluh tahun teknologi lalu
- menempatkan Cina di bawah Indonesia.
- Hm.
- Pada saat itu Cina belum menonjol.
- Kita bukan maju ke depan malah mundur ke
- belakang. Dirusak oleh para pengkhianat,
- para koruptor yang menyenangkan diri
- mereka sendiri tapi menghancurkan bangsa
- dan negara. Dan kerusakan yang
- ditimbulkan oleh mantan Presiden Jokowi
- selama 10 tahun ini kerusakan yang amat
- dahsyat dan luar biasa. Oleh karena itu
- seharusnya beliau diadili kemudian
- asetnya dirampas dan dijatuhkan hukuman
- yang berat bersama kroni kroninya yang
- bekerja sama bersama beliau. Nah, kita
- bersyukur alhamdulillah Pak Purbaya
- mudah-mudahan diberikan
- amin
- perlindungan oleh Allah, diikhlaskan
- niatnya melakukan tindakan tegas,
- melakukan perbaikan di tengah-tengah
- bangsa kita dan dicontoh oleh yang lain
- tanpa rasa gentar. Kalau hidup-hidup
- mulia, kalau mati-mati syahid dan tanpa
- kita berhadapan dengan ancaman pun.
- Kalau sudah tiba saatnya mati, kita akan
- mati. Cuma berbedanya mati mulia, ya
- dalam keadaan syahid atau mati sebagai
- pengkhianat. Dan mudah-mudahan Allah
- memberikan hidayahnya kepada Bapak
- Presiden Prabowo untuk bisa bertindak
- tegas dengan sisa umurnya. Beliau
- meninggalkan dunia menjadi pahlawan yang
- melakukan perbaikan bangsa, tidak
- mengulangi sejarah orang-orang
- sebelumnya. Jadi kesimpulannya
- yang terjadi di Sidoarjo pelanggaran
- terhadap takdir Allah, terhadap
- norma-norma alamiah.
- Kemudian norma yang kedua adalah norma
- syariat yang Allah turunkan melalui nabi
- dan rasulnya untuk kita ikuti sebagai
- panduan hidup kita. Kalau kita mengikuti
- norma syariat, kita akan selamat dunia
- dan akhirat, melanggar syariat Allah
- Taala, kita akan justru terkapar dan
- terhina di dunia maupun di hari akhir
- nanti. Kesimpulannya, mari bersama-sama
- kita mentaati, menghormati norma-norma
- yang datang dari Allah, baik itu norma
- alamiahnya maupun norma-norma
- syariatnya. Kalau kita melanggar, Allah
- tidak dirugikan dan hukumnya juga tidak
- akan berubah. Tapi kita yang akan
- mengalami kerugian. Maka jangan salahkan
- kecuali diri sendiri. Semoga Allah
- menyempurnakan hidayahnya bagi kita
- semuanya. Wallahuam.
- Baik, selanjutnya dari Bapak Susanto di
- Sukabumi. Asalamu Ustaz Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullah.
- Izin bertanya Ustaz Husein mengenai wala
- taziratul izra uhro dengan penyakit ain.
- Apa orang tua yang bangga sering
- memposting anaknya, anaknya jadi terkena
- penyakit ain? Mohon penjelasannya,
- Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Allah berfirman, "Wala taziru waziratun
- wizro ukhro." Seseorang tidak akan
- menanggung dosa yang dilakukan orang
- lain. [mendengus]
- Itu memang merupakan apa? Merupakan
- ee sunatullah.
- di mana kalau seorang ayah berbuat dosa,
- berbuat kejahatan, anak sama sekali
- tidak akan menanggung dosa orang tuanya.
- Artinya di hari akhirat nanti dia tidak
- akan memikul bertanggung jawab terhadap
- dosa orang tuanya kalau dia tidak
- melakukan hal yang sama.
- [mendengus] Tapi mau tidak mau efek dari
- perbuatan orang tuanya ya kira-kira
- terjadi enggak pada anaknya.
- Kalau orang tua yang ditangkap sebagai
- seorang koruptor, pengkhianat, kira-kira
- ini ee termasuk merusak nama baik anak
- sama keluarganya? Tidak terbawa-bawa kan
- di tengah-tengah masyarakat juga
- masyarakat memandangnya dengan pandangan
- yang sinis karena perbuatan orang tua
- yang tidak benar.
- Oleh karena itu seharusnya anak istri
- mengingatkan orang tuanya.
- Kalau mereka berdiam berpangku tangan
- padahal mereka tahu, maka mau tidak mau
- mereka terjerat dalam perbuatan
- tersebut.
- Kalau mereka mengingatkan ayah mereka
- atau istri mengingatkan suami agar
- bertakwa kepada Allah, maka apabila
- terjadi apa-apa pada orang tuanya, istri
- dan anaknya terbebas.
- Nah,
- berkaitan dengan syarul ain. Syarul
- ain
- artinya pandangan mata orang yang
- memandang seseorang
- dengan dengki, dengan iri, ya. Ini bisa
- menimbulkan gangguan pada katakan nikmat
- Allah yang ada pada seseorang. Kira-kira
- ada enggak dasarnya
- dalam Al-Qur'an?
- Sebetulnya Allah subhanahu wa taala
- ingatkan kita
- agar kita di saat menerima nikmat kita
- bersyukur pada Allah.
- Kita bersyukur pada Allah.
- Baik kesehatan yang Allah berikan,
- anak-anak yang sehat, rezeki yang Allah
- berikan kepada kita. Kalau kita
- bersyukur kepada Allah, kemudian kita
- berbagi dengan nikmat Allah, kita
- bersyukur anak kita sehat, kita membantu
- orang yang sakit. Kita bersyukur dengan
- rezeki yang Allah berikan. Kita berbagi
- untuk orang-orang yang butuh. Kita
- diberikan ilmu, kita bersyukur dengan
- mengajarkan ilmu kita kepada orang lain.
- Tapi kalau nikmat Allah kita banggakan,
- flexing sana sini,
- kemudian kita mendapatkan pujian di sana
- sini, ini yang bisa merusak nikmat
- Allah.
- H.
- Jadi bukan hanya mata, ucapan. Oleh
- karena itu,
- orang-orang tua kita kalau mendengarkan
- pujian untuk anaknya atau keluarganya
- atau nikmatnya, dia mengatakan, "Qul
- masyaallah, katakan masyaallah."
- Seperti yang Allah ceritakan dalam
- suratul Kahfi. Ketika dua orang
- bersahabat,
- yang satu diberikan kekayaan kebun,
- sungai yang mengalir, mata air,
- buah-buahan yang luar biasa.
- Lalu berdua masuk ke dalam kebun. Si
- pembeli di kebun merasa bangga dengan
- apa yang apa
- yang Allah berikan kepadanya. Tapi tidak
- mengingat Allah.
- Dia membanggakan dirinya dari segi
- kekayaan lebih kaya. Begitu juga
- pengaruh kedudukannya. Kemudian dia
- mengatakan, "Saya punya dugaan tidak
- akan terjadi hari kiamat nanti. Kalau
- seandainya terjadi niscaya saya akan
- mendapatkan lebih baik daripada apa yang
- saya terima."
- Lalu temannya mengatakan apa? Q lahu
- wahua yuhwiru akarta billadzi khq min
- turabin
- minfatin
- jadi apa kamu ingkar kepada Tuhanmu
- alladziqin
- yang menciptakan kamu dari tanah
- kemudian dari sperma kemudian
- menciptakan kamu dengan sempurna sebagai
- seorang pria
- wala akalta jannataka qulta masyaallah
- la quwwata illa billah. Mengapa kamu di
- saat masuk ke dalam kebun kamu tidak
- mengatakan masyaallah dengan kehendak
- Allah semua ini? Saya tidak punya
- kekuatan untuk mendapatkan semua ini
- melainkan dengan Allah subhanahu wa
- taala. [mendengus] Inaroni anaqalan
- waada faasbiani
- husbusidan.
- Kalau kamu lihat saya lebih sedikit
- hartanya,
- anaknya, Allah kuasa untuk memberikan
- saya yang lebih baik daripada apa yang
- Allah berikan kepada kamu dan
- mengirimkan bencana azab kepada kebunmu
- hingga semuanya berubah mengalami
- kehancuran dari kebun yang tadinya subur
- menjadi tanah yang mengalami kerusakan
- yang licin. Ya, disebabkan karena apa?
- Karena ee azab yang datang dari Allah.
- Ini merupakan pelajaran yang diajarkan
- orang tersebut yang Allah kisahkan agar
- kita di saat memiliki nikmat bersyukur
- pada Allah bukan membanggakan nikmat
- kita. Karena begitu kita membanggakan
- nikmat kita, mendapatkan pujian di sana
- sini ini tidak akan menjaga nikmat Allah
- malah akan merusaknya baik dengan mulut
- atau dengan apa? Dengan pandangan mata.
- Orang yang memandang dengan dengki dan
- iri ini bisa menimbulkan kerusakan pada
- nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada
- kita. Oleh karena itu, lihat anak sehat
- ya kita senang gembira katakan
- masyaallah la quwwata illa billah. Juga
- Allah berikan kita harta kebun. Kita
- katakan masyaallah la quwwata illa
- billah. Kita bersedekah ini yang akan
- menjaga nikmat Allah. Hafidu namallah
- bisyukri alaiha. Jaga nikmat-nikmat
- Allah dengan kamu bersyukur padanya dan
- juga dengan kamu bersedekah dengan apa
- yang Allah berikan pada kamu. Jadi ini
- merupakan sunatullah,
- merupakan hukum Allah. Bila kita langgar
- maka akibat buruknya kita akan tanggung.
- Bukan hanya kita, bahkan anak kita yang
- kecil ya, yang sehat. Karena kita
- sebagai makhluk sosial terpengaruh oleh
- apa? Yang berada pada lingkungan dan
- sekitar kita. mau tidak mau akhirnya
- anak kita yang tadinya sehat sakit yang
- kita banggakan tadinya dari mulai
- penampilannya, kelucuannya bahkan
- digunakan untuk apa? Untuk mencari
- keuntungan dunia akhirnya menimbulkan
- bencana yang merugikan bagi kita. Tapi
- bersyukurlah pada Allah. Katakan
- alhamdulillah wasyukrulillah wala haula
- wala quwwata illa billah.
- Oke. Baik. Ee selanjutnya e dari Bapak
- Rahman. Salam Ustaz Husin.
- Waalaikumsalam.
- Ketika semua produk ada yang asli dan
- palsu, namun hanya produk besi, ada
- ukuran SNI, ada yang besi banci, baja
- ringan juga demikian. Ini fenomena yang
- dilakukan oleh para kontraktor. Hanya
- kejar untung dan setoran. Apakah para
- pelaku tersebut dalam kategori tidak
- amanah dan tidak jujur?
- [berdehem]
- para
- ee pedagang yang memperdagangkan bahan
- bangunan [berdehem]
- pada saat ini.
- Apa yang mereka jual tergantung suplai
- yang mereka terima. Tergantung suplai
- yang mereka terima.
- Ketika mereka berdagang,
- pembeli yang datang kepadanya perlu tahu
- bahwa ini ya yang saya jual ada yang
- banci, ada yang tidak banci. Bukan saya
- yang membuat, saya hanya menjual. Tapi
- biar Anda tahu ya, ini harga yang banci
- sekian, harga yang apa yang katakan
- asli
- asli sekian supaya pembeli juga tidak
- apa tidak terbudaya. Jadi kalau kita
- perhatikan bersama-sama memang di
- Indonesia ini ya kalau kita lihat
- kebohongan memang sengaja dibuat,
- direkayasa dan disebarkan.
- seharusnya pemerintah yang mengeluarkan
- atau mengeluarkan aturan untuk menghukum
- mereka-mereka yang melakukan kebohongan.
- Saya suka membangun rumah dan termasuk
- juga menjual beli rumah. Dulu pada saat
- kita membangun rumah pertama kali pada
- tahun 90-an,
- kita rasakan besi 16 itu ya betul-betul
- besarnya ya dan kualitasnya luar biasa.
- Sekarang kalau kita beli besi 16 ya,
- bukan lagi 16 sama dengan besi 12.
- H.
- Kalau kita bil beli beli besi delan dulu
- kelihatan besar sekarang besi delan
- seperti besi 4 mungkin.
- Jadi memang
- untuk meraih keuntungan cara-cara yang
- kotor dilakukan dan ini merupakan
- kebiasaan yang tidak sehat untuk bangsa
- kita, maka mari bersama-sama. Karena
- enggak mungkin pangkalan yang
- memperdagangkan barang tersebut bisa
- melakukan perbaikan sendiri. Paling
- mereka hanya menjelaskan kepada para
- pembeli, tapi dari mulai
- pusatnya sampai ke bawah hendaknya
- kontrol pengawasan terhadap produk itu
- untuk menjaga hak konsumen ditangani
- oleh negara. Dulu pada masa Belanda
- setiap orang yang berdagang
- mempergunakan timbangan kiloan, setengah
- kiloan ya
- itu setiap tahun selalu ada pengawasan
- kontrol
- di mana mereka datang mereka ukur ya
- timbangan yang sekilo. Betul enggak
- kira-kira beratnya? Kalau seandainya
- benar mereka berikan stempel. kelihatan
- ada tanda cekung ke dalam itu
- bahwa ini sudah melalui pemeriksaan.
- Kalau sekarang tidak perlu lagi
- diperiksa barangnya.
- Langsung mereka berikan stempel tanpa
- melakukan pemeriksaan. Begitu juga kir
- mobil. Sudah jelas-jelasan itu mobil
- mengeluarkan asap yang merusak
- lingkungan menimbulkan pencemaran.
- Mereka hanya bawa surat ya. Kemudian apa
- mereka berikan apa event untuk apa untuk
- ee mempergunakan mobil tersebut padahal
- sudah tidak memenuhi syarat. Jadi tanpa
- diperiksa lagi mobilnya cukup suratnya
- dibawa. Jadi kalau kita perhatikan
- sebetulnya yang merusak negeri kita ini
- siapa Mas Krishna? Bangsa kita sendiri
- apa bangsa asing?
- Bangsa kita sendiri ya.
- Kita sendiri yang merusak. Kita enggak
- cinta pada negara kita. kita enggak
- betul-betul menghormati, menjaga nikmat
- Allah. Akhirnya dari waktu ke waktu kita
- menjadi bangsa yang harus memamah biak
- kerugian dan penyesalan. Sebetulnya
- semua itu yang membuat kita pertama-tama
- kalau kita semua menjadi rakyat yang
- jujur, bangkit bersama-sama mengontrol
- DPR kita agar tidak menjadi wakil
- partai, tapi wakil rakyat dalam arti
- yang sebenarnya. Begitu juga mengontrol
- pejabat kita, memilih dengan benar
- calon-calon pemimpin di masa akan
- datang. Insyaallah terjadi perbaikan.
- Tapi sayang
- kita pada saat ini betul-betul
- sudah menikmati kebohongan.
- Menikmati kebohongan dan menganggap itu
- merupakan hal yang biasa. Maka harapan
- untuk bangkit dan maju masih amat jauh
- dari kita. Tapi kita harapkan
- mudah-mudahan dengan tindakan Pak
- Purbaya ini ya kalau kita lihat ya
- mudah-mudahan ini menjadi apa? menjadi
- pemantik bagi yang lain untuk bangkit.
- Kalau kemarin kita lihat Menteri
- Keuangan kita, Ibu Sri Mulyani telah
- melakukan berbagai macam kejahatan,
- kejahatan ekonomi terhadap bangsa kita.
- Mencekek rakyat dengan
- kebijakan-kebijakan pajaknya. Dan kalau
- kita lihat betul-betul negara hari demi
- hari semakin terpuruk. Ketika dia
- terlibat bersama kasusi, Bank Dunia
- menyelamatkan dia.
- Hm. langsung dibawa ke Amerika. Pada
- masa Jokowi ternyata ya dikembalikan
- kemari diangkat sebagai Menteri Keuangan
- selama dua periode tidak terlihat sama
- sekali apa perbaikan yang kita rasakan.
- Bahkan Pak Purbaya menemukan dari
- penemuan-penemuan
- aturan masa lampau ini terjadi berbagai
- macam kebocoran dalam berbagai macam
- sektor. Di antaranya yang tadi kita
- sebutkan masa dana untuk festival lebih
- besar dari dana irigasi yang kembali
- untuk kehidupan masyarakat banyak.
- untuk gapura, untuk ini, untuk itu. Oleh
- karena itu, gubernur kita, walikota kita
- kalau tidak memperbaiki diri mereka,
- sepandai-pandainya orang menutup bangkai
- pasti akan tercium juga. Kalau orang
- membungkus api dengan kertas, tak lama
- kemudian api tersebut akan terbakar.
- Begitu juga yang merekayasa akan terkena
- imbas dan akibatnya. Wallahuam.
- Baik, selanjut dari Khorian.
- Asalamualaikum Husin.
- Waalaikumsalam warahmatullah. Izin
- bertanya, menurut agama dan kesehatan,
- perkawinan sedara itu tidak baik.
- Bagaimana dengan zaman dahulu
- sekeluarganya Nabi Adam dan anak cucunya
- kawin sedarah?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- [batuk]
- [berdehem]
- Allah Subhanahu wa taala dengan
- ketentuan dan hukumnya maha bijaksana.
- Allah Subhanahu wa taala menciptakan
- manusia dari entitas yang sama dan satu
- Mas Krishna [berdehem] supaya mereka
- semua bersatu
- ya dan merasakan persaudaraan seayah dan
- seibu.
- Kenapa ada permulaannya? [berdehem]
- Ketika Adam memiliki beberapa anak,
- tidak memungkinkan apa? Mereka kawin
- dengan jenis yang lain kan.
- H
- merupakan anak-anak Adam. Maka Allah
- pada saat itu mengizinkan ya demi
- pertumbuhan umat manusia kawin
- sedarah. Artinya
- kawin di antara saudara.
- Ketika berkembang jumlah mereka semakin
- banyak ya. Nah, mulai saat itu terjadi
- pembatasan.
- Kalau pada masa pertama bukan melupakan
- pelanggaran, dengan sendirinya Allah
- yang menetapkan hukum. juga apa?
- Menjauhkan efek samping dari perkawinan
- sedarah. Tapi begitu umat manusia
- berkembang, maka Allah tetapkan
- perkawinan di antara saudara haram.
- Perkawinan di antara saudara haram. Dan
- efek dari pengharaman ini maka akan
- muncul sebagaimana ketetapan dari Allah
- Subhanahu wa taala. Karena norma-norma
- syariatnya disesuaikan juga norma
- alamiah.
- Nah, setelah berkembang umat manusia
- maka haramlah perkawinan sedar. Jadi
- tadinya sesama saudara menikah, begitu
- berkembang, anak-anak mereka mulai di
- antara sepupu menikah. Mulai setelah itu
- berkembang hingga di antara saudara yang
- jauh menikah dengan saudara yang jauh.
- Dan hal ini merupakan kebijaksanaan
- Allah untuk mengembalikan manusia yang
- berasal dari ayah ibu yang sama agar
- mereka bekerja sama, bersatu, saling
- menghargai dan mencintai. Ternyata
- walaupun sudah demikian, umat manusia
- masih bermusuh-musuhan. Membanggakan dia
- punya ras, membanggakan sukunya,
- membanggakan nasabnya, membanggakan juga
- asal-usulnya. Mereka lupa bahwa mereka
- diciptakan dari asal usul yang sama.
- yang mulia di antara mereka bukan karena
- melihat asal-usulnya, tapi iman takwanya
- yang merupakan usaha mereka itu yang
- menentukan kemuliaan mereka.
- Dan kita temukan Mas Krishna
- di antara salah satu kebijakan hukum
- Allah
- yang ingin membuat manusia ini apa?
- Betul-betul dalam keadaan sehat dalam
- pertumbuhan lahir maupun batinnya.
- Apabila saudara sepupu menikah berulang
- kali, H
- ya, itu juga menimbulkan apa?
- Menimbulkan kemerosotan pada apa? Pada
- gennya, pada DNA-nya. Oleh karena itu,
- ketika Rasulullah melihat Abu Bakar
- Assiddiq radhiallahu anhu dalam keadaan
- kurus,
- beliau berkata kepada Abu Bakar,
- "Hendaklah kawinkan anak-anak kalian
- menjauh, tidak terlalu dekat
- hubungannya.
- Karena kalau terlalu dekat
- berulang-ulang, subhanallah yang
- berkembang itu malah apa kekurangan.
- H.
- Jadi kalau satu punya penyakit minor,
- yang ini minor, begitu kawin di antara
- keluarga maka berubah jadi mayor.
- Hm.
- Katakan diabet ya laki-lakinya.
- Hm.
- Sepupunya diabet menikah.
- H
- itu subhanallah bisa mengakibatkan apa?
- Penyakit ini lebih kuat pada anak-anak
- mereka. He.
- Tapi kalau dari jauh ini ya katakan
- laki-lakinya punya diabet, perempuan
- tidak. Keluarganya pun jauh dari
- penyakit tersebut. Di saat menikah
- diharapkan insyaallah lama-kelamaan
- menurun. Dan subhanallah pertumbuhan
- anak juga yang kawin agak jauh itu
- pertumbuhan yang lebih sehat.
- Kecerdasannya bakal meningkat ya
- kesehatan tubuhnya. Ini merupakan apa?
- Hikmah agar kita ini apa? Tidak berkawin
- di antara kita aja. Akhirnya banyak
- orang-orang tua sepupu kawin kemudian ke
- bawah kawin sepupu kawin lagi sepupu
- dengan alasan memelihara apa memelihara
- ee katakan hubungan keluarga mereka dan
- juga ee
- keunggulan mereka bukan keunggulan yang
- mereka dapatkan
- tapi malah yang terjadi wali iyadubillah
- kemunduran
- dan tahu enggak masisna itu jambu-jambu
- di Bangkok yang unggul
- he
- mangga ya dan buah-buahan sebetulnya
- mengambil nutfah plasma dari satu pohon
- yang unggul ya. Ya, dikawinkan dengan
- nutfah plasma lagi ya dari apa? Dari
- pohon yang unggul. Umpamanya satu
- katakan pohon mangga dia punya cita rasa
- nikmat manis aromanya serbat
- tapi buahnya sedikit. Maka nutfah
- flasanya diambil dikawinkan dengan pohon
- yang apa yang jumlahnya banyak
- lembat.
- Diambil keunggulannya ini unggulannya
- banyak di sini dia punya rasa manis di
- sini katakan aromanya. Hingga lahir
- setelah itu buah-buah yang lebih unggul
- dari sebelumnya. Masyaallah.
- Dengan cara melakukan perkawinan silang.
- He.
- Dan saya temukan ada seorang laki-laki
- kecerdasannya biasa-biasa.
- H.
- Kecerdasannya biasa.
- Biasa.
- Ibunya cerdas di sekolah
- tapi dari keluarga yang jauh. Begitu
- mereka menikah lahir anaknya jenius.
- Lahir anaknya
- jenius.
- Tapi sebaliknya yang cerdas kawin sama
- yang cerdas tapi dari keluarga yang
- dekat. He
- dari sepupu turun-menurun. Akibatnya
- apa? Kecerdasan mereka hilang, tubuh
- mereka juga mudah sakit-sakitan.
- Jadi dengan rahmat Allah Subhanahu wa
- taala, Allah Subhanahu wa taala ciptakan
- manusia bersuku-suku, berbangsa-bangsa
- agar saling mengenal, kemudian mereka
- bekerja sama, saling menghormati satu
- dengan lainnya. Allah Subhanahu wa taala
- muliakan manusia dengan berbagai macam
- kemuliaan. Maka jangan yang satu
- meremehkan yang lain disebabkan karena
- keunggulan yang Allah berikan. Pasti dia
- punya keunggulan yang lain. Oleh karena
- itu, Bilal tidak kalah unggul dengan
- siapa? Dengan para pembuka Quraisy.
- Dibandingkan dengan Abu Lahab, Bilal di
- atas mereka. Dibandingkan dengan Abu
- Jahal pun demikian. Betul gak?
- I.
- Begitu juga Amar, begitu juga Yasir dan
- Sumayyah. Jadi jangan pernah kita
- memandang remeh orang lain karena kita
- lebih kaya, kita lebih tampan, kulit
- kita lebih putih, kita juga berasal usul
- dari suku yang mulia. Ketahuilah semua
- ini tidak akan berguna bagi kita
- melainkan dengan iman dan takwa serta
- akhlak dan pekerti yang luhur.
- Oke. Baik. Selanjutnya dari Bapak
- satu lagi
- Rohili
- di Pulau Gebang. Asalamualaikum Ustaz
- Husein.
- Waalaikumsalam warahmatull pada ayat
- pertama surah al-Anbiya
- iqtaraba
- linasi hisabun wah
- muridun. Apakah isi kandungan pada surat
- ini untuk kehidupan manusia?
- Semua ayat-ayat Al-Qur'an
- diturunkan demi membimbing menuntun
- manusia menuju kehidupan yang lebih
- mulia.
- Dari mulai ayat pertama Allah ingatkan
- kepada manusia agar mereka tidak terlena
- bersama kehidupan dunia ini. Tidak
- berangan-angan panjang ya, tidak
- berforia,
- hanya mengejar kehidupan dunia,
- tidak juga membiarkan diri mereka
- dikuasai oleh hawa nafsu.
- Allah tegaskan
- hisabuhum wahum fiatin
- telah dekat dari manusia saat hisab
- mereka.
- Tapi ternyata manusia tidak sadar.
- Mereka berpaling dari peringatan Allah.
- Mereka merasa seolah-olah mereka akan
- hidup panjang selama-lamanya.
- Padahal masa apa? Berakhirnya kehidupan
- dunia ini cepat dan singkat.
- Seandainya dia masih hidup, seai dia
- meninggal dunia sedangkan kehidupan
- dunia masih berlangsung panjang. Katakan
- sebetulnya ketika dia di alam barzakh
- sampai dibangkitkan masanya cepat dan
- singkat. Dia baru saja tertidur
- tahu-tahu dunia sudah berakhir. Hingga
- Allah mengatakan innahum yaraunahu baida
- wararahu qoriba. Mereka memandang ini
- semuanya jauh dan panjang. Padahal di
- mata kami amat dekat.
- Seandainya dia hidup 100 tahun dia hidup
- hanya 1/10 dari satu hari akhirat.
- Karena satu hari di sisi Allah sama
- dengan 1000 tahun dalam hitungan kita.
- Jadi apa sebetulnya yang kita banggakan?
- Apa yang kita akan pertahankan bila
- detik demi detik, menit demi menit, jam
- demi jam, hari demi hari umur kita
- berkurang dan kita semakin mendekat
- dengan panggilan Allah. Tidak ada bekal
- yang lebih baik daripada ketakwaan
- kepada Allah. Watazwadu fainna khair
- taqwa wattaqu ya ulil albab. Jadi ayat
- ini berisikan peringatan agar kita
- mempersiapkan diri kita, amal kita untuk
- menghadapi hari hisab yang akan
- menentukan apa kita bahagia, apa kita
- termasuk dari orang yang celaka.
- Wallahuam.
- Satu lagi kali dari Azas di Sukabumi.
- Ee
- mengenai ini doa di
- mana tadi tuh?
- Aja Sukabumi.
- Ustaz, bagaimana kalau berdoa dalam
- sujud pakai bahasa Indonesia, tapi
- berdoa dalam hati.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Salat. Dalam salat kita mengikuti aturan
- yang baku. Pada saat rukuk kita
- bertasbih subhana rabbiyal adzim
- wabihamdih. Begitu juga pada saat sujud
- subhana rabbiyal a'la wabihamdih. Atau
- kita membaca doa yang lain yang dipetik
- dari Al-Qur'an. Subhanakallahumma
- wabihamdik wafiruka Allah
- subhanakallahumma bihamdik.
- Allahummagfirli wat alaiya innaka ant
- tawwabur rahim.
- Nah, pada saat kita berdoa
- pada saat sujud Nabi mengatakan aqrabu
- ma yakunul abdu. Aqrabu ma yakunu apa?
- Aqrabu ma yakunul abdu minallah wahua
- sajid.
- Saat yang paling dekat seorang hamba
- dari Allah itu pada saat dia sujud.
- Fas'alullaha masyitu mohon kepada Allah
- apa saja yang kalian inginkan. Nah,
- setelah dia membaca tasbih yang Allah
- yang Rasulullah ajarkan,
- kalau dia ingin berdoa dengan bahasa
- Arab
- sedangkan dia enggak menguasai bahasa
- Arab, sulit buat dia. Padahal dia ingin
- mencurahkan isi hatinya kepada Allah.
- Maka pada saat-saat salat sunah bukan
- yang wajib. Karena yang wajib kan
- terikat dengan jemah.
- H
- pada saat sujud setelah membaca subhana
- rabbiyal a'la wabihamdih dahulukan
- dengan selawat. Setelah itu mohon pada
- Allah.
- Allah bukan hanya milik orang Arab, tapi
- orang Arab ciptaan Al
- Allah.
- Begitu juga orang-orang Indonesia juga
- ciptaan Allah. Semua adalah
- hamba-hambnya.
- Dan Allah paling suka senang hambanya
- yang memohon kepadanya. Apalagi
- meneteskan air mata pada saat dia
- memohon ampun dari dosa-dosanya.
- Memohon kepadanya, "Bapak yang berbahasa
- Indonesia silakan berbahasa Indonesia.
- Yang berbahasa Jawa lebih khusyuk dengan
- bahasa Jawa. Yang penting isi kandungan
- doa tersebut apa? Tidak bertentangan
- dengan apa yang Allah ajarkan. Begitu
- juga yang berbahasa Sunda. Saya pernah
- sekali waktu ketika saya berhaji pada
- tahun mungkin 99 atau 90 atau 2000-an.
- saya lupa. Kebetulan saya mendampingi
- seorang ee ee
- jenderal polisi. Jenderal polisi sebagai
- ee
- Polda. Saya enggak sebutkan Polda mana.
- Orangnya santun, baik. Ya, dari
- penampilannya betul-betul orang yang
- punya kekhusyukan.
- Saya beramai-ramai berangkat menuju
- Masjid Nabawi dari hotel tinggal kita
- masuk ke masjid.
- sudah nampak air mukanya betul-betul
- penuh kekhusyukan.
- H
- air matanya juga mau berlinang. Kemudian
- ketika salat sunah saya pada saat itu
- kebetulan bukan belum belum belum apa
- belum merasakan kekhusyukan. Masih dalam
- keadaan belum khusyuk. T mendengarkan
- ratapan tangisan dia pada saat dia
- sujud. Setelah membaca tasbih dia mulai
- merata. Memohon ampun kepada Allah dalam
- bahasa Indonesia memohon rahmatnya. kita
- yang mendengar di sebelahnya bergetar,
- merinding mendengarkan ratapan
- orang tersebut. H.
- Jadi doa itu sebetulnya antara kita
- dengan Allah kita mencurahkan isi hati
- kita. Kalau kita enggak mampu
- menguraikan dalam bahasa Arab, dalam
- bahasa Indonesia dengan syarat apa? Kita
- melakukan apa yang baku. Subhana
- rabbiyal a'la wabihamdih. Subhana
- rabbiyal a'la wabihamdih. Setelah itu
- sebelum berdoa dahulukan dengan selawat.
- Kemudian mohon pada Allah.
- Mungkin sebagian orang mengatakan ini
- bidah. Salat yang diajarkan berbahasa
- Arab.
- Memang salat kita lakukan dalam bahasa
- Arab, tapi dalam berdoa. Seorang ingin
- mengungkapkan isi hatinya, di samping
- doa-doa yang diajarkan Allah dalam
- Al-Qur'an, silakan dia berdoa dalam
- bahasa yang dikuasai dengan syarat isi
- doa tersebut tidak bertentangan dengan
- tuntunan Allah Subhanahu wa taala.
- Nah, yang merasa tidak setuju tidak
- perlu menyalahkan yang lain.
- Sedangkan yang setuju tidak perlu juga
- menyalahkan mereka yang melarang.
- Lakukan apa yang menentramkan hati Anda.
- Dan ini bukan masalah ya yang ada
- larangannya ya dalam Al-Qur'an.
- Begitu juga ya, bukan termasuk hal yang
- diperintahkan secara eksplisit, tapi
- dalam ucapan Rasul, saat yang paling
- dekat seorang dari Allah Subhanahu wa
- taala pada saat dia sujud, maka mohonlah
- kepada Allah apa saja yang dia inginkan.
- Nah, kata apa saja? Dengan sendirinya
- menggunakan pengantar bahasa yang dia
- mampu.
- H
- dan Tuhan bukan hanya milik orang Arab,
- tapi semua adalah hamba-hamba Allah.
- Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla
- ilaha illa anta astagfiruka wa atubu
- ilaik walfu minkum. Wassalamualaikum
- warahmatullah wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillah sepertinya
- semuanya sudah terjawab. Terima kasih
- Ustaz Husin atas jawaban-jawaban yang
- beri yang diberikan. Abah Ael terima
- kasih atasnya. Mohon maaf tidak belum
- kami ee utarakan karena keterbatasan
- waktu. Baik. Mudah-mudahan
- jawaban-jawaban tadi sesuai dengan
- kehendak Allah ya. Baik. Saya Muhammad
- Krishna. Ee kemudian Fajar Hidayah dan
- Algi Fahrur Roji mohon pamit. Wabillahi
- taufik walhidayah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- Saya boleh enggak salat tasbih?