Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:08 Brail 0:16 TV warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:22 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:25 sayyidina Muhammad. dipancarlaskan dari 0:28 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36, 0:31 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, Radio 0:34 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:37 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:39 Subhanahu wa taala, bagaimana kabarnya 0:42 di siang hari ini? Semoga dalam keadaan 0:45 sehat walafiat dan selalu dalam 0:47 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 0:50 Kembali kita berjumpa dalam program 0:52 kesehatan islami di edisi Sabtu 10 0:56 Rabiul Awal 0:58 1446 Hijriah yang bertepatan di tanggal 1:02 21 September 2024 Masehi. bersama 1:07 narasumber kita Bapak Alvian dari Rumah 1:11 Sehat Indonesia yang beralamat di Jalan 1:13 Ruyung nomor 7 Blok A20 Pondok Kelapa, 1:16 Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta 1:20 Timur. Di mana Rumah Sehat Indonesia ini 1:23 bisa Anda kunjungi di setiap hari Senin 1:28 sampai dengan Senin tentunya dengan 1:30 perjanjian terlebih dahulu atau bisa 1:33 langsung datang ke sana. Langsung saja 1:36 ikhwan dan akhwat kita akan menyapa 1:38 narasumber kita, Pak Alvian. 1:39 Asalamualaikum warahmatullahi 1:41 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:43 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat, Pak 1:46 Alvian? Alhamdulillah sehat. Baik, 1:49 alhamdulillah. Ee tema hari ini yaitu 1:52 pengenalan jamu bagian kedua ya, Pak 1:54 Alvian. Iya. Part ee dua. Jadi jamu jamu 1:57 itu ada jamu satu, jamu dua sebenarnya. 2:00 Jadi judulnya itu jamu du pengembangan 2:03 jamu du ee part du karena kan part 1 2:06 sudah kita peras kemar iya pengenalan 2:09 jamu bagian kedua begitu ya Pak Alvian 2:11 ya. Baiklah ikhwan dan akhwat nanti Pak 2:13 Alvian akan memberikan ee presentasinya 2:16 kepada kita selama kurang lebih setengah 2:18 jam ke depan dan setelah itu kami akan 2:21 menjawab beberapa pertanyaan yang masuk 2:23 dari ikhwan dan akhwat. Langsung saja 2:26 kita akan mendengarkan pemaparan yang 2:28 akan disampaikan oleh guru kita, 2:30 narasumber kita Bapak Alvian. Silakan, 2:32 Pak Alvian. 2:34 Baik, makasih eh Mas Agus. 2:37 Asalamualaikum warahmatullahi 2:38 wabarakatuh. Waalaikumsalam. 2:40 Alhamdulillahirabbil alamin. Wasatu 2:43 wasalamursalin waa alihibihi aj ba'du. 2:47 Alhamdulillah kita ketemu lagi di Sabtu 2:52 ketiga ya kita tentang kesehatan Islami. 2:55 Nah, kemarin saya sudah bahas tentang ee 2:59 pengembalan janu ya. Janu itu apa aja 3:01 ya. Nah, sekarang kita ee belajar untuk 3:05 proses pembuatannya ya. Jadi ee ini saya 3:10 saya buat ya untuk di setelah saya 3:13 ngajar juga ya. sekalian juga saya 3:15 memberikan ilmu di ee rasil ya ee 3:19 menjadi ilmu yang bermanfaat. 3:22 Baik ee proses sediaan obat herbal ya, 3:25 obat tradisional atau obat herbal atau 3:27 jamu ya. Nah, awal-awal kita harus ee 3:31 memilih dan mengumpulkan pastinya ya 3:34 pasti akan sebelum kita pasca panen ya. 3:36 Jadi kita bicara pasca panen ya, bukan 3:39 sebelum panen ya. Kalau sebelum panen 3:41 itu bagian pepanian itu bisa juga kita 3:43 olah, tapi enggak mungkin kita mau 3:45 kerjakan semua ya. Nanti biar Mas Agus. 3:48 Halo, Pak Alvian. Halo. Halo. Halo. 3:50 Mohon maaf Pak Alvian suara Pak Alvian 3:52 kami terima sangat kecil sekali Pak 3:53 Alvian. Oke. Sebentar sebentar. Ee 3:55 mungkin jacknya di sekarang. Sekarang. 3:59 Nah. Nah. 4:01 Oke. Saya buka headset. Bagusan begini 4:05 Valvian. Iya. Baik Valvian. Baik. Aman 4:08 ya? Ondi Fajar aman ya? Siap. Monggo, 4:10 Pakvian Andi lanjut. Lanjut ya. I jadi 4:14 kemarin kita bicara tentang ee obat 4:18 tradisional ya. Nah, sekarang kita 4:19 bicara tentang bagaimana nih proses 4:21 untuk kita membuat ee si jamu ini. Jamu 4:25 atau obat tradisional atau herbal ya. 4:28 Nah, kita bicara tentang pasca panen 4:30 bukan ee sebelum panen ya. Nah, pasti 4:34 kalau pasca panen itu kita akan memilih. 4:36 Setelah kita panen, kita akan pilih, 4:38 kita akan kumpulkan untuk bahan bakunya 4:41 ya. Nah, kita identifikasi tanaman 4:44 tersebut ya. Kita periksa kualitasnya 4:47 ya. Terus keberlanjutan ekologinya ya, 4:49 keberlanjutan penanamannya lagi. Jadi 4:51 kalau kita sudah ambil tanaman itu 4:53 misalnya jahe, nah kita harus memikirkan 4:55 untuk bagaimana si jahe ini bisa ada 4:57 lagi pengolahannya segala macam ya. Nah, 5:00 terus bagaimana tanaman ini? jelas ya 5:03 bagaimana kualitasnya ya. Nah, terus 5:06 kita setelah kita tahu ini, oh ini 5:08 tanaman memang sambil to. Oh, tanaman 5:09 ini memang kunyit ya. Tanaman ini memang 5:12 kencur ya. Nah, terus kita bersihkan 5:14 pastikan setelah kita kumpulkan ya kita 5:18 bersihkan ya. Karena kalau enggak bersih 5:21 nanti ada kotoran ya. Mungkin ada sapi 5:23 lewat kita enggak tahu ya ada kotorannya 5:25 nyangkut di tanaman itu ya. Terus ada 5:29 tanah yang masuk juga, ada benda asing 5:31 yang lain masuk ya. atau ada tanaman 5:34 lain yang masuk misalnya dekat situ ada 5:36 rimpang kunyit, ada rpang kencur ya. 5:38 Kita yang penginnya rempang kunyit 5:39 tahunya masuk rimpang kencur ya. Nah, 5:42 setelah itu kita keringkan ya. Setelah 5:45 kita keringkan baru kita potong-potong 5:48 ya. Ee atau penggilengan ya pengeringan 5:52 pemotongan atau penggilingan ya. 5:53 Biasanya kalau yang ee rimpang-rimang 5:55 itu kita ee slice-slice ya karena kalau 5:58 enggak diseles nanti lama keringnya ya. 6:01 Makanya herbal itu tidak pakai pengawet 6:03 dia, dia dengan pemanasan ya. Nah, kalau 6:06 perlu kita giling, giling. Tapi biasanya 6:08 kalau yang tanaman tanaman kita rajang 6:10 aja ya atau daun-daun ya biasanya kita 6:12 rajang ya. Nah, ada lagi setelah ee 6:16 tingkatnya ee apa? simplisia ya atau 6:20 bubuk ya, kita bisa membuat ekstraksi 6:23 ya. Naik lagi. Nah, ekstraksi itu bisa 6:25 dengan ee dingin, dengan panas ya. Ee 6:29 nah kalau dingin biasanya dengan 6:30 antioksidan ya. Kalau panas itu biasanya 6:32 minyak siri ya supaya dia apa? Nguap ya 6:35 nguap minyak asirinya itu keluar ya. Nah 6:38 ada a lagi praksinasi dan purifikasi. 6:41 Nah ini lebih tingkatannya setelah 6:43 ekstraksi pasti akan fraksi ya nanti 6:46 akan isolat ya tingkatannya itu naik 6:48 lagi tingkatannya ya. Nah nanti ada 6:51 pemekatan ya peningkatan konsentrasi 6:53 senoaktif biasanya dengan evaporator ya. 6:55 Kita keringkan, kita pekatkan ya. Nah, 6:58 terus 6:59 kita penyusunan formula ya produksi ya 7:03 bisa kita dari ee jamu tadi yang rebusan 7:06 ya ee atau ekstrak ee cair ya kita 7:10 formulasi misalnya kita pengin beras ee 7:13 apa jamu beras kencur ya untuk pegelinu 7:16 misalnya ya kita bikinlah beras kencur 7:18 atau kunyit asem untuk ee orang ee sakit 7:22 haid ya nyeri haid ya atau untuk ee 7:26 batuk misalnya kencur. 7:28 sambilo, ee satu lagi cakar ayam 7:31 misalnya ya, sama kunyit ya. Nah, itu 7:33 kita formulasi ya. Nah, setelah kita 7:37 formulasi kita harus ada pengujian ya. 7:39 Kontrol kualitas ya, ee senyawa aktifnya 7:42 ya, kontaminasinya ya, zat aktif kita 7:45 ukur ya, uji stabilitasnya. Apalagi 7:48 kalau sudah kita bikin 7:50 ee gel misalnya. Nah, gel itu kan masih 7:53 ada stabilitasnya. Misalnya dia tahan 7:55 panas, tahan dingin, tahan suhu ruangan, 7:58 ya. Stabil enggak si gel ini? Ataukah 8:01 gel ini ee dengan ee pemanasan yang ee 8:04 sekian derajat dia rusak, ya. Nah, itu 8:06 harus juga. Nah, terus ada pengemasan, 8:09 labeling, ya. Itu harus penting ya. 8:11 Pengemasan kalau misalnya jamu-jamu 8:12 simplisia kering, kita vakum biasanya 8:14 kita vakum, kita kemas dengan ee plastik 8:17 vakum itu ya. Nah, dikasih label jangan 8:20 lupa ya. Kenapa kita harus kemas? Supaya 8:22 enggak rusak. Ya, misalnya kita bawa 8:25 dari Jawa ke Jakarta, nah mungkin kena 8:28 ee basah, kena apa, nah itu dia tetap 8:31 kering ya, tidak jamuran jadinya. Nah, 8:33 kita perlu label. Label kenapa kita 8:35 label? Ya, kita harus tahu ya ee bahwa 8:38 si tanaman ini benar adanya sambiluto 8:41 misalnya. Terus expire-nya ya, 8:44 expire-nya misalnya, oh ini dikeluarkan 8:47 di produksinya ee 2024. Nah, berarti 8:52 20 2027 misalnya habisnya berarti masih 8:55 aman ya. Nah, biasanya warnawarna 8:58 menentukan label biasanya kadang-kadang 8:59 dikasih warna merah, kuning, hijau ya. 9:02 Hijau itu lebih dari setahun ya. Kalau 9:05 kuning tuh 6 bulan biasanya ya. Nah, 9:07 labeling itu untuk apaagi ya? Selain 9:09 kita mengenal tanamannya ee produksinya 9:13 ya, terus bahan aktifnya juga 9:15 kadang-kadang kita ee sebutkan atau ee 9:19 daerahnya kadang-kadang ada juga yang 9:21 memberikan informasi seperti itu 9:23 ya. Lanjut. Nah, keamanan obat 9:27 tradisional dari kita tadi bisa meracik, 9:29 meramuk, kita harus juga tahu keamanan 9:32 ya. Nah, ini banyak sekali ya. Ee 9:35 makanya herbal itu enggak aman kata 9:37 orang herbal enggak aman. Kata siapa ya? 9:39 Pasien saya kemarin 9:41 keratinnya ee berapa ya? Saya lupa ya. 9:44 Keratinnya itu tiga apa ya? Nah, 9:46 sekarang sudah ee normal ya di bawah 1,1 9:50 ee 0,8 kalau enggak salah ya. Fungsi 9:53 ginjalnya itu dari 9:55 ee ee berapa ya kemarin? 30-an ya 9:58 menjadi 92 ya. Nah, itu sudah bagus ya. 10:01 Terus ada yang fungsi hatinya itu sampai 10:03 300 ya. Nah, sekarang sudah 40 ya. Nah, 10:07 turun dia. Kalau memang herbal itu 10:09 bermasalah pasti akan lebih naik 10:11 mestinya ya. Nah, kadang-kadang ada 10:13 oknum yang nakal ya karena kita herbal 10:16 itu pasti kita akan uji toksisitas ya. 10:18 Uji toksisitas itu ada jangka pendek, 10:20 ada jangka panjang, ada jangka menengah 10:22 ya. Nah, setelah itu baru kita uji 10:26 trapetiknya, uji efikasinya biasanya 10:28 begitu ya. Nah, kadang oknum ada yang ee 10:31 mencampurkan dengan BKU, bahan kimia 10:33 obat ya. Makanya ee dia makan jamu A 10:37 misalnya langsung dia sakitnya hilang. 10:39 Nah, itu agak tanda tanya karena herbal 10:41 itu pasti tidak mungkin dia ee langsung 10:45 ee cepat cepat ya reaksinya. Herbal itu 10:48 pasti butuh waktu ya. Enggak mungkin 10:50 herbal itu cepat chest plank sehari 10:52 langsung hilang sakit. Nah, 10:53 kadang-kadang dicampur dengan ee obat 10:56 antiinflamasi nonsteroid ya. Nah, ada 10:59 juga yang obat steroid ya, yang 11:01 antiinflamasi steroid ya, misalnya 11:03 dexametazon ya, nah analgesik ya, 11:06 prinsolon dan lain-lain. Nah, itu kan 11:08 berbahaya ya. Ee dokter pun, medis pun 11:11 menyarankan itu harus resep dokter dan 11:14 harus 11:19 pengawas 11:21 ya, Alvian. Dan dia nyeri sekali ya. 11:24 Akhirnya dia makan jamu apa saya enggak 11:26 tahu tuh lupa 11:30 ya jamu tadi ya. Stop Pak. Saya bilang 11:33 sudah saya gantikan herbal ya. 11:34 Alhamdulillah sekarang sudah bisa ke WC 11:36 sudah bisa ya sudah jauhlah ya dari roda 11:40 ya. Alhamdulillah. Nah itu harus kita 11:42 juga ee tahu ya herbal-herbal yang aman 11:45 ya yang misalnya dia dari ee sekolah dia 11:50 belajar akademisi ya atau memang dari 11:53 pabrik yang kenal. atau sudah ada 11:55 pom-nya ya itu lebih aman ya git. Nah, 11:59 ini ada tanaman-tanaman yang memang 12:02 dilarang. Ada juga tanaman yang dilarang 12:04 kayak tapak darah itu. Tapak darah tuh 12:06 nanti ee lekositnya bermasalah atau 12:09 rosella kalau lama-lama hepatotok ya 12:11 atau meniran dicampur dengan batusoda 12:15 ya. Jadi hepatotoksik juga. Nah, itu 12:17 juga hati-hati. Nah, ini banyak ya 12:18 tanaman-tanaman enggak mungkin saya 12:20 sebutkan ya. Heeh. 12:22 Nah, kita lanjut. Nah, ee setelah kita 12:25 ee tadi tahu ya keamanan segala macam, 12:28 nah kita akan pasti akan ada tingkat 12:30 toksisitas bahan ya. Nah, bahan ini ee 12:34 kalau toksisitas tinggi hati-hati ya. 12:36 Misalnya kita menggunakan ee tikus LD50 12:39 namanya little dose 50 kematian 50% 12:42 kematian dari tikus misalnya. Oh, 12:44 berarti toksisitasnya tinggi. Nah, itu 12:46 hati-hati digunakan. Nah, enggak boleh 12:48 ya karena nanti membahayakan si ee 12:51 konsumen ya. Karena kita itu butuh ee 12:55 pengobatan ya, pengobatan kuratif tapi 12:58 membahayakan. Nah, itu enggak boleh. 13:00 Makanya saya bilang helbal itu aman ya 13:02 karena kita pasti akan melalui uji 13:04 toksisitas ya dan dia harus tahu ya 13:07 herbal-herbal mana yang memang 13:09 bermasalah yang enggak boleh jangka 13:11 panjang ya. Nah, kayak daun salam tuh 13:14 juga bisa menurunkan lefosit ya. 13:17 Nah, terus juga pencampuran bahan kimia 13:19 yang tadi disebutkan ya, BKU enggak 13:21 boleh atau ada cemaran mikroba, logam 13:23 berat atau pestisida yang merugikan 13:25 kesehatan. Nah, yang kedua adalah 13:27 ketepatan penggunaan misalnya ee 13:31 misalnya waktunya ya atau ee sediaan 13:35 yang digunakan misalnya pentingnya 13:37 keakurat penggunaan jamu ee dalam hal 13:40 waktu ya. Caranya misalnya diminum 13:42 sebelum makan. Nah, itu biasanya untuk 13:45 herbal-herbal yang untuk lambung. 13:46 biasanya ya herbal untuk lambung supaya 13:48 dia melapisin dulu ya. Nah, itu tepat 13:51 ya. Nah, terus juga ada pemilihan yang 13:53 tepat untuk ee penyakitnya ya, penyakit 13:56 degeneratifnya misalnya herbal untuk 14:00 ee diabet ya, kita gunakan sambil loto 14:03 ya. Nah, itu tepat ya. Misalnya ada lagi 14:06 pasien yang diare kita gunakan ee jambu 14:09 biji ya atau ee kunyit jambu bunyi 14:13 ketumbar misalnya. Eh, tahu-tahu kita 14:15 gunakan ee enggak tepat tadi kita 14:18 gunakan misalnya jati Belanda ya atau 14:21 lidah buaya ya tambah mencret dia ya. 14:23 Misalnya sebaliknya konstipasi dia susah 14:25 susah susah bab kita gunakan lidah buaya 14:29 ya kita gunakan daun sendok ya jati 14:31 belanda benar ya tahu-tahu kita suruh 14:33 dia minum teh ya tambah susah 14:36 diabe-abnya. Nah harus kita tepat ya 14:38 maksudnya jangan sampai dia bersifat 14:40 antagonis jadi bersifat sinergis ya. 14:44 Nah, ada lagi ee interaksi kandungan 14:46 kimia. Nah, kita juga harus perhatikan 14:49 kontraindikasinya. Misalnya dia 14:51 makan-makan herbal yang mengencerkan 14:53 darah misalnya ee bawang putih ya, 14:56 bawang putih, selidri ya. Nah, itu 14:59 hati-hati dengan ee orang-orang yang 15:01 meminum e pengencer darah dari medis. 15:03 Misalnya ee dia minum ee kapid doogrel 15:06 ya, terus ee apa aspilet misalnya. Nah, 15:10 itu juga hati-hati takutnya terjadi 15:12 pendarahan ya. Nah, terus kita 15:15 memikirkan potensi dari efek 15:17 komplementer ya, sinergis e tadi yang 15:19 saya sebutkan ya. Efek komplementer itu 15:21 efek yang menyeluruh, yang komplimen 15:23 pelengkap ya, tapi bersifat sinergis ya 15:26 kandungannya bukan bersifat antagonis 15:28 ya. Nah, terus ee dampak hambatan 15:31 absorsi ya, terus peningkatan 15:33 bioakilitasnya ya. Nah, ini juga kita 15:36 harus tahu. Misalnya kita tadi minum 15:37 herbal tapi kita minum teh. Nah, itu kan 15:40 dia terhambat ya, penyerapannya 15:42 terhambat ya, sehingga bioabilitasnya 15:45 tuh menurun ya, ee tidak men-support 15:49 malah menurun ya. Nah, itu harus kita 15:51 juga ee paham ya. Maksudnya jangan 15:54 sampai ee terjadi seperti itu 15:57 ya. Nah, ini ada proses produksi ya. 16:00 Proses produksi itu ee budidaya ya untuk 16:05 memastikan kesetersediaannya. Makanya 16:07 tadi saya bilang ekologinya itu 16:09 ekosistemnya harus kita perhatikan ya 16:11 setelah kita ee apa tuh kita ambil ya. 16:15 Nah, kita harus juga memastikan dia 16:17 masih ada ya atau kita tanam lagi ya, 16:21 kita budidayakan lagi ya. Nah, supaya 16:23 itu tidak mutus. Misalnya kita jahe, 16:26 butuh jahe itu berapa kintal misalnya 16:28 atau berapa ton ya. Nah, itu tahu-tahu 16:31 habis ya bahan bakunya kan repot ya. 16:34 Nah, terus penyiapan bahan baku ya, 16:36 kebersihan kualitasnya ya, terus 16:39 pengujian ya, itu paling penting ya. 16:42 Nah, terus ada produksi ekstrak dan 16:44 sediaan ya. misalnya ee kita membuat 16:47 ekstraksi ee sambilo, ekstraksi ee apa 16:52 ee kunyit misalnya kita mau sediaannya 16:55 kapsul ya atau sediaannya berupa ee 16:59 topikal ya dari ekstrak itu kita ekstrak 17:01 cair kita masukkan menjadi gel misalnya 17:04 kan. Nah, itu bisa ya ee bentuk 17:06 sediannya bagaimana ya. Nah, pemeriksaan 17:08 mutu otomatis ya pasti ya. 17:12 Nah, ini ada standar spesifikasi obat 17:14 tradisional ya. Yang pertama tadi 17:17 identitetas deskripsinya ya, batasan 17:19 simplisia ekstrak ya, terus tanaman 17:22 asal, daerah asal yang tadi di label 17:24 tadi ya. Ee terus kita lihat secara 17:27 organilik ya dengan mata kepala kita ya. 17:30 Kita cek dengan mikroskopik. Kalau 17:32 memang kita enggak jelas, kita gunakan 17:34 mikroskopik ya atau makroskopik dengan 17:36 kaca pembesar ya atau dengan mikroskop 17:38 elektron ya. ee kita bedakan dengan 17:42 material medika ya. Ada buku material 17:44 medika namanya itu kalau misalnya kita 17:46 masih ragu nih tanamannya apa, kita 17:48 lihat stomatanya, epidermisnya dan 17:51 lain-lain ya. Nah, terus kita bisa 17:53 mengidentifikasi senyawa aktifnya ya 17:56 dengan kromatografi lapis tipis ya bisa 18:00 kita gunakan dengan ee pembandingnya 18:03 misalnya kita mau flavonoid ya kita 18:05 bandingkan dengan kuertin ya kita 18:08 menggunakan komatologi lapitis ya kita 18:10 bandingkan oh bagus enggak nih 18:11 antioksidannya ya kalau bagus ya bisa 18:14 kita pakai kayak waktu saya bikin tesis 18:16 gel daun gaharu ya itu dibandingkan 18:19 dengan ya nah terus kebun 18:22 ya kadar abu total atau tidak larut 18:25 asam, loga berat, kelarutan ya ee dan 18:29 lain-lain ya, cemaran, radioaktif dan 18:31 lain-lain ya. Nah, itu harus kita 18:33 perhatikan. Nah, ada lagi ee kandungan 18:35 senyawa aktifnya yang harus kita 18:37 praktikkan karena yang kita gunakan itu 18:39 metabolit sekunder ya. metabol sekunder 18:41 itu senyawa aktifnya yang kita gunakan 18:43 ya atau kadar minyak aksiri misalnya 18:45 kalau kita untuk minyak oles ya, minyak 18:48 pala, minyak cengkeh. Nah, saya punya 18:49 itu. Nah, itu ee minyak asirinya yang 18:51 paling penting ya karena minyak asiri 18:53 itu membikin aromatik. Aromatik itu 18:56 bikin panas. Makanya pasti oles-oles tuh 18:58 minyak minyakri ya, dari pala, dari 19:01 cengkeh ya, dari s ya, dan lain-lain. 19:05 Nah, ini ee tadi yang tadi saya bilang 19:07 kalau misalnya ada produk dengan kemasan 19:10 ee akhir ya, kemasan akhir itu nanti 19:12 harus ada nama produknya ya, logonya 19:15 apa, jamu misalnya OHT atau Fitfarmaka, 19:20 nomor izin edarnya ya, Pom-nya, tanggal 19:22 kuadrulasanya paling penting ya, 19:25 komposisi 19:26 bahannya, aturan pakainya ya, jumlah isi 19:29 kapsulnya misalnya 45 kapsul, 42 kapsul 19:32 ya, kontraindikasinya bila ada ya 19:35 khasiatnya untuk apa? Oh, merendahkan 19:38 nyeri sendi misalnya nomor kode 19:40 produksi, nomor perusahaan dan alamat 19:43 ya. Kayak saya sudah maklun ada enam ya 19:46 yang sudah keluar POM TR-nya ya untuk ee 19:50 pendarahan, untuk ee sendi, untuk HNP 19:53 saraf penjepit, untuk OA, untuk ee 19:58 fungsi hati ya ST SKGPT yang tinggi, 20:01 terus satu lagi apa? 20:03 supportive kanker ya. Suportif kanker 20:06 ya. Nah, ini ada pembuatan simplisia 20:09 yang secara sederhana ya. Kita pasti 20:12 tadi sudah jelaskan bahan baku 20:13 dikumpulkan ya. Setelah itu kita sortasi 20:17 basah ya, kita cuci ya, kita rajang, 20:20 kita keringkan. Sortasi kering, 20:22 penyimpanan atau pengepakan atau 20:24 labeling yang terakhir tadi ya. Nah, 20:27 proses-prosesnya itu pertama kita 20:29 kumpulkan bahan baku ya. Misalnya bagian 20:31 tanaman yang kita gunakan apa? Daun. 20:34 Nah, daun itu biasanya dirajang ya. Tapi 20:36 kalau kita menggunakan rimpang, nah 20:37 biasa kita slice ya. Kita rajang dengan 20:40 oven biasanya karena lebih cepat ya 20:42 biasanya ya. Kalau misal daun bisa 20:44 dengan suhu ruangan ya ee terus ee apa 20:48 ee sinar matahari ya. Tapi ditutup kalau 20:50 dia butuh antioksidan supaya ee dia 20:53 tidak rusak ya 20:56 antioksidannya. Nah, waktu panennya ya 20:58 harus tepat. misalnya ee kayak buah. 21:02 Buah itu mesti dia ee apa ee sudah siap 21:06 panen ya. Buah itu misalnya bukan masih 21:09 muda ya, maksudnya sudah siap panen ya, 21:12 limpang. Nah, biasanya umur-umur ee 6 21:14 bulan 8 bulan terus dia waktu kering 21:16 diambilnya ya. Nah, daun kalau 21:18 antioksidannya kita ambil pucuknya ya. 21:21 Nah, kalau buah tadi matang ya ee 21:23 kondisinya bagus ya, enggak busuk ya 21:25 misalnya tadi. Nah, terus jenis tanah 21:28 iklim itu juga mempengaruhi ya misalnya 21:30 kita nanam di Jawa dengan di Sumatera ya 21:32 pasti akan bok ya itu kandungan 21:35 senyawanya. Nah, setelah itu kita 21:37 sortasi basa ya, kita menghilangkan 21:40 kotoran-kotoran ya, kerikil ya, tanah 21:43 ya, terus ada daun atau batang, rumput 21:47 atau akar ya yang masuk atau ada herbal 21:49 lain yang masuk. ya. Terus kita ee 21:52 pastikan ini kualitasnya bagus ya. Terus 21:56 kontaminasi mikroba ya atau ada jamur 22:01 ya. Nah, itu kita perhatikan. Nah, 22:04 setelah itu kita proses ee apa nih? 22:08 Proses kita tutup pencucian ya. Proses 22:10 pencucian ini kita cuci nanti 22:13 bertingkat. Biasanya kita cuci 22:14 bertingkat kalau manual. Jadi kayak kita 22:16 tu punya bak bertingkat kayak tangga ya. 22:19 ee bak 1, bak 2, bak 3. Nah, kita 22:21 nyucinya itu jangan dari bawah ke atas, 22:24 tapi dari bawah. Jangan dari atas ke 22:26 bawah, tapi dari bawah ke atas ya 22:28 nyucinya ya. Kalau kita dari atas ke 22:31 bawah ya, kotoran yang di atas tadi 22:33 turun lagi ke bawah. Jadi kita nyucinya 22:35 dari bawah. Sat, sat, sat, naik ke atas. 22:38 Sat, sat, sat. Naik lagi ke atas ya. 22:40 Nah, itu bisa juga dengan mesin, 22:43 ya. Ada lagi proses perajangan, ya. Kita 22:45 rajang ya. Tadi sudah kita cuci, kita 22:47 rajang untuk apa? untuk pengeringan 22:50 biasanya ya. Pengeringan kita slice tadi 22:52 kalau misalnya rimpang, kalau batang ya, 22:55 kalau daun kita rajang-rajang aja, 22:57 taruh-taruh aja ya, tapi pakai ee apa 23:01 tuh namanya? Jaring ya supaya dia cepat 23:03 kering ya. Boleh juga pakai ee apa? 23:07 Jaring-jaring bertingkat ya bisa juga 23:09 ya. Nah, terus setelah itu kita pasti 23:11 akan mengeringkan ya pengeringan alami. 23:14 Bisa kita gunakan sinar matahari ya, 23:17 bisa kita menggunakan ee mesin ya. Mesin 23:20 itu dengan open misalnya kalau kita 23:22 butuh antioksidan kita enggak boleh 23:24 tinggi derajatnya ya. Harus di bawah 50 23:27 derajat atau 55 derajat ya. Nah, itu 23:30 bisa ya. Nah, setelah sortasi ee setelah 23:33 pengeringan kita sortasi ya ee simplisia 23:37 tadi supaya jangan kecampur dengan 23:38 simplisia yang lain ya. Kita pastikan 23:41 simplisnya yang kita maksud tuh itu ya. 23:44 Nah, setelah itu kita akan pengepakan 23:46 ya. Pengepakan, penyimpanan ya. Nah, 23:49 kita simpan itu supaya apa? Supaya tidak 23:51 tumbuh jamur ya. Karena kadar airnya 5% 23:54 ya, kurang dari 5%. Supaya tidak 23:57 tercemar dengan mikroba ya. terus ee 24:00 tidak kena sinar matahari langsung ya, 24:03 terus 24:04 ee mencegah dari air ya, udara ya, 24:08 kelembaban ya, oksidasi ya. Makanya kita 24:11 gunakan ee vakum ya, vakum kita press 24:15 ya, kita label ya supaya tahu nih 24:17 tanamannya apa. Nanti karena sudah 24:19 kering kan kita enggak tahu tuh sudah 24:21 hancur biasanya ya kayak sambil enggak 24:23 bentuk lagi. Nah, kita takut salah 24:26 ya. Terus evaluasi. Nah, kita setelah 24:29 kita selesai dari tadi pencucian e 24:32 pengumpuan bahan baku, pencucian ya 24:36 pengeringan pengepakan. Nah, kita harus 24:39 evaluasi ini simplesia nih ya. Setelah 24:41 kita selesai tadi kita periksa dengan 24:44 organileptik. Benar enggak nih sambil 24:45 utuh? Kalau enggak yakin dengan 24:47 makroskopik, dengan kaca pembesar enggak 24:49 yakin lagi dengan mikroskopik ya atau 24:52 dengan biologi kimia fisika. Benar 24:54 enggak nih tanamannya si sambiluto 24:56 misalnya. Tapi kalau kita sudah tahu, 24:59 sudah pasti ya sudah ya. Nah, organik ya 25:02 bisa kita lihat daunnya, batangnya ya, 25:05 kayunya ya, bentuk, ukuran, warna, rasa 25:08 ya namanya dilihat, dicoba, dirasa. 25:11 Kalau sambil utuh kan pahit ya, 25:13 bentuknya panjang-panjang ya daunnya ya. 25:16 Nah, itu kita ketahuan ya. Nah, kalau 25:18 misalnya kita enggak yakin lagi, kita 25:20 coba dengan makroskopik dengan kaca 25:22 pembesar. enggak yakin lagi dengan 25:24 mikroskopik ya. Kita lihat dengan ee 25:27 stomatanya misalnya ya ee apalagi dengan 25:31 ee epidermisnya ya. Takutnya kita ragu 25:35 nih ya kita bandingkan dengan si matri 25:38 medika ya biar kita ee jelas benar 25:41 enggak ini. Nah, ya bisa juga dengan ee 25:46 kita gunakan ee zat kimia ya untuk 25:49 melarutkan amilum misalnya klorofil ya. 25:53 atau glin murni ya dan lain-lain ya 25:56 banyak itu ya. Nah, ada lagi dengan 25:58 biologi ya tadi dengan kimia terus 26:00 dengan biologi 26:02 ya. Oh ini biologi ya kimia belum. Nah 26:05 terus biologi ini 26:08 ee kita pemerusan dengan bakteri hidup 26:11 ya dari ragi dan jamur digunakan dalam 26:13 pemeriksaan vitamin misalnya 26:14 laktobasilus ya digunakan untuk menguji 26:17 kandungan riboplavinnya vitamin B2 ya. 26:21 Nah, terus digunakan untuk menguji asam 26:23 ee nikotin ya atau vitamin B3 ya. Nah, 26:26 itu ee dicoba dengan biologi. Ada lagi 26:29 kimia ya. Kimia kita gunakan kromatologi 26:32 lapis tipis yang tadi saya bilangkan ya, 26:35 yang gas, kertas, kolom, dan lain-lain. 26:38 Nah, ini biasanya di lab-lab ya, di 26:39 lab-lab di UI itu ada ya biar kita tahu 26:42 kemurnian dari tanaman tersebut. Nah, 26:44 ada lagi dengan fisika, dengan kelarutan 26:47 ya atau bobot jenis ya. Makanya kita tuh 26:49 kadang-kadang ada viskositas itu 26:51 misalnya ee pelarutnya apa dia nanti 26:53 berbeda ya air dengan ee heksan atau apa 26:57 ya. Nah, dengan kelarutan bober jenis ya 26:59 bisa kita ee lihat ya indeks bias ya 27:03 kadar air dan lain-lain ya. Oke, sudah 27:06 ya h kita agak agak apa ngebut ya. Baik 27:10 tadi kecepatan 350 km/h ya sama kayak 27:14 kereta bus gitu. Baik, Pak. 27:17 Pak Alvian. Karena setelah ini Pak 27:19 Alvian akan ada ee pelatihan Pak Alvian 27:22 ya langsung selama 7 hari dari Jangsi 27:26 University. Saya ketua pelaksananya. 27:28 Jadi ee ya pasti nanti kata sambutan 27:31 apa-apalah. Iya. Baik, kita akan mencoba 27:34 sampai jam 11.00 ee siang Pak Alvian ya. 27:38 Kita akan jawab beberapa pertanyaan. 27:41 Jadi, bagi Anda ikhwan dan akhwat yang 27:43 ingin memberikan pertanyaan silakan di 27:49 0811999720. Pertanyaan pertama datang 27:51 dari Pak 27:53 Marmaulid Arwin atau Pak Arwin usianya 27:56 65 tahun Pak Alvian. I silakan di 28:00 Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 28:01 Asalamualaikum warahmatullahi 28:03 wabarakatuh. 28:04 Pak Alvian yang terhormat saya ingin 28:06 bertanya bagaimana caranya kita meminum 28:08 obat herbal atau jamu? yang tidak ada 28:12 label masa kaduarsanya. Salam sehat dan 28:16 terima kasih atas jawabannya. 28:18 Baik, terima kasih, Pak. Nanti kalau 28:20 jawaban ee kurang bisa WA ke saya ya. 28:23 Mohon maaf juga karena kejar-kejaran ya. 28:25 Jadi kalau ee simplis ya misalnya kita 28:29 bikin kering ya, terus dia kadar airnya 28:32 lebih dari 5% itu aman biasanya. 28:34 Kadang-kadang enggak perlu kadar luasa 28:36 pun kayak daun teh lah ya. Daun teh kita 28:38 bikin teh. Kadang teh itu selama enggak 28:40 berjamur, ada juga orang minum teh itu 28:43 sampai 2 tahun ya. Ya, karena dia kering 28:47 aman ya. Kering itu aman. Kecuali nanti 28:49 di situ ada bakteri atau ada kapang ya. 28:52 Heeh. Nah, itu enggak boleh ya nanti 28:54 beracun ya. Tapi selama dia kering itu 28:57 aman. Makanya herbal itu sebenarnya 28:58 enggak ada pengawet ya. Kayak kita bikin 29:00 kapsul ya. Kapsul itu kan ekstrak dari 29:03 bubuk kering ya. dari bubuk kita 29:04 keringkan blender kita ekstrak dengan 29:06 cair. Nah, terus kita evaporator kita 29:09 keringkan. Nah, paling filler. Nah, 29:11 filler itu bukan pengawet. Filler itu 29:13 untuk memasukkan dia ke kapsul ya. Nah, 29:15 itu tahan sebenarnya herbal itu tahan 29:17 sebenarnya asal tidak ada jamur ya. Asal 29:20 tidak tergantung bakteri. Ya, makanya 29:23 kalau kita yang punya saya itu saya 29:26 batan lagi sinar radiasi supaya 29:28 menghilangkan kapang bakteri ya. 29:31 memastikan ya memastikan untuk 29:33 menghilangkan bakterinya. Nah, itu aman 29:35 ya sebenarnya. Kadang-kadang kadar luasa 29:38 dari ee jamu misalnya ada yang ee 2000 2 29:43 tahun misalnya dia kadar rasa 2 tahun. 29:45 Nah, tapi dia tersimpan rapi ya 29:47 tersimpan di apa tidak kena matahari. 29:50 Nah, sebenarnya kalau di ini di apa di 29:53 informasi itu bisa bertahan lebih dari 6 29:55 bulan lagi ya. Tapi kita cari apa? 29:58 Jaga-jaga ya. jangan sampai ee ada 30:01 expire date ya. Jadi sebenarnya aman Pak 30:03 ya. Apalagi simplesia kering yang kita 30:04 tahu kita bikin sendiri ya. Tidak ada 30:07 bakteri, tidak ada kapang atau fungi ya 30:10 atau jamur ya. Nah, sudah itu boleh ya. 30:12 Seperti kayak daun teh tadi saya bilang 30:14 ya. Daun teh ya, kopi, biji kopi. Biji 30:17 kopi selama enggak jamuran ya. Ee kadang 30:20 saya beli biji kopi tuh yang sudah 30:21 divakum ya. E lupa saya kan. Udah saya 30:25 giling lagi, saya minum aman aja ya. Itu 30:29 jadi aman. Aman ya kalau menurut saya 30:30 aman. Baik. Kalau orbat herbal itu 30:33 berlebihan itu baik atau tidak, Pak 30:35 Alvian? Nah, tergantung herbal apa ya. 30:38 Kalau misalnya herbal yang mengat 30:40 mengakibatkan ee kayak tadi jangka 30:42 panjang enggak boleh. Misalnya kita 30:44 menggunakan meniran ya, meniran jangka 30:46 panjang untuk laki-laki impoten ya. 30:48 Enggak boleh meniran. Tumbuhan ya. 30:50 Meniran. Iya. Tumbuhan memang imuniran 30:52 itu kan imunomodulator. Oh. meningkatkan 30:54 imunitas kita ya. Nah, tapi kalau kita 30:57 jangka panjang itu akan importen bagi 30:59 laki-laki ya atau daun salam ee 31:03 sering-sering ya ee tunggal lagi ya. 31:05 Nah, itu akan lekositnya turun ya. Ee 31:08 tapak darah sama ya, tapak darah juga. 31:11 Nah, terus ee tapak tum dilarang 31:13 sekarang sudah ya, leng-lengan juga ya. 31:16 Apalagi misalnya 31:19 ee Rosella ya, Rosella tadi ya jangka 31:22 panjang dia hepatotoksik. memang dia 31:23 nurunkan kolesterol, nurunkan asam 31:26 gurat, nurunkan gula ya, tapi hepat 31:28 ooksid. Nah, makanya kita juga harus 31:30 tahu ee tanaman tanaman apa yang ee 31:33 tidak boleh jangka panjang ya. Makanya 31:36 saya edukasi di sini yang memberikan 31:38 ilmu yang saya tahu ya. Baik, terima 31:41 kasih. Ada Ibu Anisa di Jember, Jawa 31:45 Timur. Pak Alvian, asalamualaikum 31:47 warahmatullahi wabarakatuh. 31:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 31:50 wabarakatuh. Lutut nyari paha. Maksud 31:53 kami lutut nyeri, paha bengkak. Apa 31:56 ramuan obatnya, Pak Alvian? Terima 31:57 kasih. Sebelah ruang tidak disebutkan, 32:01 Pak Alvian. Nah, wanita ya umur berapa? 32:03 Iya. Ee umurnya mungkin sudah di atas 50 32:06 tahun ya. Oh, mungkin. OA ya. Coba 32:09 ditanya berat badannya berat enggak ya? 32:11 Kemungkinan kalau sudah lutut bengkak 32:13 ya, terus bunyi kertek-kretek atau 32:16 dingin ee malam dingin lebih sakit nyeri 32:18 ya untuk naik tangga turun tangga sakit 32:21 nekuk sulit ya. Nah, itu biasanya oa 32:23 osteatritis ya, Oani ya. Jadi 32:27 degeneratif pada sendi lutut ya. Jadi 32:29 sendi lutut tuh ada ee di femur kita di 32:32 atas di bawahnya ada tibia ya, ada 32:34 fibula ya. Nah, di antara dua itu ada 32:37 sendi ya, sendi lutut ada patela. Nah, 32:40 di situ ada miniskcus ya, ada cartilage 32:43 ya, ada sinovial ya di situ di anatomi 32:47 lutut kita ya. Nah, kalau misalnya dia 32:49 terjadi ee gesekan atau mempet ya, 32:54 mempetempit ya. S sendinya menyempit. 32:57 Pertama sendi itu longgar ya, ada jarak, 32:59 ada gap, ada bantalan ya, ada carian 33:03 sinovialnya untuk menahan ee apa? Hig 33:07 impact ya, kompresi ya. Nah, ee karena 33:10 dia bebannya berat atau dia pernah 33:12 ngangkat berat atau dia pernah jatuh 33:14 atau dia pernah ketekan ya, akhirnya 33:16 sendi itu menyempit, degeneratif. 33:18 Apalagi ibu-ibu yang sudah monopa ya, 33:21 perempuan monopaus. Nah, dia cnya pasti 33:24 akan berkurang. Akhirnya nempel nyempit. 33:26 Setelah nyempit itu akan menggesek ya, 33:28 akhirnya timbul kapur. Nah, grade du itu 33:31 sudah menimbulkan kapur. Nah, kapur itu 33:33 taji, taji-taji tulang muda ya. Nah, gr 33:36 itu dia akan tambah nempel ya. sudah 33:39 mulai rusak nih eh apa bantalannya ya, 33:42 cartilage-nya ya, sinovialnya sudah 33:44 mulai ee apa keluar ya. Makanya dia 33:48 bengkak, ada cairan ya suka ya. Kalau 33:50 kita tekan kita dekatkan itu ada 33:52 fluidnya ya, ada cairannya. Nah, itu 33:55 ketahuan dengan kita periksa aja sudah 33:56 ketahuan di OA. Nah, kalau ke Gempat tuh 33:58 sudah nge-lock dia enggak bisa nekuk, 34:00 enggak bisa ngelurus juga ya biasanya 34:02 begitu. Nah, jadi utama ee bagaimana 34:05 penanganannya? pertama ya kalau dia 34:07 berat badan turunkan berat badannya ya. 34:10 Yang kedua, kalau dia biasa 34:11 ngangkat-ngangkat berat ya kurangin 34:13 bebannya ya. Turun tangga hati-hati 34:15 turunnya ya. Naiknya masih aman tapi 34:18 turunnya hati-hati ya. Terus ee sudah 34:22 kita beban ya yang menyebab mencetusnya 34:24 kita kurangin. Nah, baru kita kasih 34:26 herbal ya. Nah, herbal di klinik saya 34:29 sudah ada 34:31 ya. Bikin rebusan ya. Nah, bisa rebusan 34:34 untuk antiinflamasi apa aja? Misalnya 34:36 tadi kelor ya ee terus ee serai ya 34:42 ee jahe ya, adas ya, terus daun salam 34:46 sedikit ya ee kunyit ya. Nah, itu bisa 34:50 untuk antiinflamasi anagesik ya nanti 34:52 akan berkurang ya. Tapi pencetusnya juga 34:55 di ee pantangin ya. Nah, kalau memang 34:59 dia nyempit ya kita benarkan posisinya 35:01 ya. kita traksi namanya traksi supaya 35:04 apa? Sendinya enggak menyempit ya nanti 35:05 dibenarkan biasanya kalau di klinik ya 35:08 nanti kita ee jarum akupuntur biasanya 35:11 di selah sendi itu ya baru kita kasih 35:13 airbag itu Ibu. Makasih. Baik terima 35:16 kasih Pak Alvian. Kemudian pertanyaan 35:19 selanjutnya datang dari Bapak Arif. 35:22 Asalamualaikum warahmatullahi 35:23 wabarakatuh. Waalaikumsalam 35:26 warahmatullahi wabarakatuh. Valvian 35:27 dalam konteks pengobatan alternatif, 35:29 bagaimana efektivitas jamu dibandingkan 35:32 dengan obat-obatan modern dalam 35:33 mengatasi berbagai penyakit dan apa saja 35:36 tantangan yang dihadapi dalam penelitian 35:39 ilmiah mengenai khasiat jamu? Ya, bagus 35:42 ya pertanyaannya ya. Jadi sebenarnya 35:45 obat medis itu asal muasalnya adalah 35:47 tanaman tanaman herbal ya. Kenapa saya 35:50 bilang begitu? Dulu kina kina itu 35:53 kinkona ya. Kina itu dari tanaman 35:56 dulunya ya. Nah, cuman kina itu karena 36:00 dia proses untuk produksinya 8 tahun ya 36:02 enggak mungkin kan kelamaan orang yang 36:05 sudah kena malaria banyak ya akhirnya 36:08 dibuatlah sintesisnya ya dibuat 36:10 sintesisnya. Ada juga pertama dibuatnya 36:12 isolat dulu jadi si kina itu diekstraksi 36:15 diambil zat aktifnya yang mana, polar 36:17 atau nonpolar. Nah, setelah itu difaksi, 36:20 diisolat, diambil zat yang memang untuk 36:23 si kina. Nah, struktur kimianya sudah 36:25 ketahuan dibentuklah sintesisnya ya, 36:28 sintesisnya obat kimia ya. Jadi 36:31 molekulnya itu strukturalnya itu 36:33 disamakan ya untuk mengobati malaria. 36:36 Jadi tanaman herbal itu asal muasal dari 36:38 obat medis. Asam salisilat dari ya. Nah, 36:42 itu dipakai untuk aspirin ya sekarang 36:44 ya. Nah, tantangannya gimana? Ya 36:47 tantangannya ya memang obat medis itu 36:50 pasti lebih cepat ya karena dia mau satu 36:53 senyawa ya isolat murni monokompon ya 36:57 tapi kalau herbal dia multikompon pasti 36:59 lama kerjanya enggak mungkin cepat 37:01 makanya saya bilang kalau herbal cepat 37:04 ya sekali lagi kalau herbal efeknya 37:08 cepat hati-hati dia mengandung bko ya 37:12 bahan kimia obat ya herbal itu pasti 37:17 pelan sifatnya dan aman ya, tidak cepat 37:21 ya. Tapi kalau dia cepat hati-hati 37:24 mengandung bahan kimia obat. Nah, itu 37:26 tantangannya ya. Kalau sekarang sudah 37:28 banyak orang menggunakan herbal, dokter 37:30 aja sekarang sudah banyak lari ke 37:32 herbal. Dulu saya masuk 2015 di UI eh 37:36 2013 di UI itu herbal medic itu dibilang 37:39 mau jadi dukun saya ya oleh kakak saya 37:42 sendiri. Kakak saya kan dokter kan. 37:43 Ngapain masuk herbal? Mau jadi dukun 37:46 kamu ya. Nah, sekarang malah 37:49 dokter-dokter lari ke herbal. Dulu 37:52 akupuntur dicibir banget ya. Sekarang 37:55 dokter masuk masuk akupuntur dan banyak 37:58 sekolah ke China ya untuk ngambil TCM. 38:01 Saya sendiri masuk ke eh Ji University 38:04 ya belajar di ya. Pak Alvian bisa kupung 38:06 to Pak Alvian? Ya bisalah kan kan 38:09 sekolah langsung praktiknya di rumah 38:11 sakit ke langsung ke di Cina sana ya di 38:13 Iya. Kalau di sana kan saya dokter kan 38:15 di sana tuh kan dua gelar dia bachelor 38:18 medicine. Jadi kalau di sana saya dokter 38:20 diakui di Cina ya. Cuma kalau di sini 38:22 kan penyetaraan ya. Iya. Iya. Kita 38:25 belajar anatomi di rumah sakit yang 38:27 ngurusin pasien itu di rumah sakit. 38:29 Rumah sakitnya itu rumah sakit umum 38:31 banyak pasiennya. Jadi ada pasien yang 38:33 ditangani dengan restenan ya ada pasien 38:35 yang ditanganin dengan ee tradisional ya 38:39 integratif ya. Nah, nanti di Indonesia 38:41 ini akan muncul integratif dan sudah 38:44 sebenarnya cuma belum ada SDM-nya ya, 38:47 nanti malah ke paliatif. Jadi, banyak 38:49 nanti dokter-dokter itu yang emergency 38:52 ya misalnya orang yang pecah pembuluh 38:54 darah, orang yang kecelakaan ya. Nah, 38:57 nanti pengobatan tuh paling banyak nanti 38:59 paliatif yang tradisional ya. Karena 39:02 degeneratif pasti tradisional. Baik. 39:04 Artinya rumah sakit yang ada di Cina 39:06 sana lebih ee selangka lebih maju mereka 39:09 menggabungkan dua metode pengobatan ee 39:12 dibandingkan dengan di Indonesia, Pak 39:14 Alvian yang kalau rumah sakit kan hanya 39:16 pengobatan modern saja ya. Ya, tapi 39:18 undang-undangnya sudah ada sekarang tuh 39:20 sudah sudah ada. Nah, cuman SDM-nya yang 39:23 belum ada. Karena waktu itu saya kemarin 39:24 ngisi di RS Suraji RS Suraji Klaten itu 39:27 punya Kemenkes ya. Dia punya tempat 39:31 jambu itu sudah punya ya. Jadi klinik 39:33 jamu itu klinik tradisional sebuah 39:35 punya. Nah, kemarin siswa mau PKL di 39:37 sana. Saya ngisi kemarin saya sebagai 39:38 narasumber. Nah, di sana itu sudah ada 39:41 tapi SDM-nya enggak ada. Mereka mau jadi 39:44 C enggak berani. C itu eh clinical 39:47 instruktur ya. Karena mereka belum 39:48 belajar tradisional, dokternya belum 39:50 belajar tradisional. I. Jadi akhirnya 39:52 teman-teman tuh enggak PKL di situ. Jadi 39:54 teman-teman tuh malah ngobatin ee 39:56 pegawainya, Teman-teman malah nerapi 39:59 pegawai dari rumah sakit itu kemarin itu 40:02 ramai malam ya. Nah, jadi sebenarnya 40:05 sudah mulai, Mas. Sudah mulai cuman kita 40:08 ketinggalan mereka lebih dulu ya. He. 40:11 Mereka menggabungkan western ya dengan 40:14 ee tradisional ya di Cina itu. Jadi 40:16 kalau memang pasien yang perlu memang 40:17 dioperasi kayak kemarin ada pasien di 40:20 sana itu multiple structure ya. Nah, 40:22 saya ikut eh operasi di situ ya. Nah, 40:25 dia dimoral head-nya itu dioperasi dulu 40:27 ya. Nah, karena dia banyak frakturnya 40:29 ada yang dikasih eh eksternal fixasi ya. 40:32 Jadi belum dioperasi cuman e femoral 40:34 head-nya yang dioperasi ya. Nah, ee 40:37 pengobatannya apa? Selama dia menunggu 40:39 mau operasi lagi dikasih herbal-herbal, 40:42 Mas. Sampai impulusnya itu sudah pakai 40:44 herbal. Di sana tuh untuk intravena 40:47 sudah ada herbalnya. Nah, kalau kita 40:48 belum ada, kita oral semua atau topikal. 40:52 Nah, di sana itu herbal sudah menjadi 40:54 infus, ya. Nah, setelah dia sembuh, dia 40:58 menggunakan akupuntur, moksa ya untuk 41:01 blood koagulasinya, untuk ee C-nya ya, 41:05 energinya ya, blok stagnasi ee C 41:08 stagnasi ya. Nah, itu ee dia 41:10 kombinasikan dengan ee TCM ya itu. Iya. 41:14 Baik, terima kasih Pak Alvian. Kemudian 41:18 pertanyaan 41:21 ee terakhir ini dari Ibu Lina, Pak 41:24 Alvian ya. Iya. Asalamualaikum 41:26 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Alvian. 41:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:29 wabarakatuh. Apakah herbal bisa untuk 41:32 kanker tiroid? Saya sudah operasi tapi 41:35 hasil scan masih ada jaringan yang 41:37 bermetas ke dada. Terima kasih. Ya, 41:40 kanker ini memang ee banyak faktornya 41:43 ya. Pertama makanan stres ya. makanan 41:47 kita yang sering pengawet, pengembang, 41:49 pemanis, ee perasa ya ee apalagi pewarna 41:55 ya. Nah, 41:57 itu memicu ya stres memicu ya memicu 42:01 perkembangan metatasi lebih cepat ya. 42:04 Nah, kalau kita operasi oke kalau dia 42:06 belum metatasis ya pasti akan ujungnya 42:08 kemo ya. Kalau dia memang survival ya. 42:11 Nah, kemo itu dia kuat aman ya. Tapi 42:15 kalau dia enggak kuat ya tambah parah 42:16 biasanya. Nah, makanya saya sekarang 42:19 lagi mengembangkan paliatif tadi ya, 42:20 survival namanya kesintasan ya, 42:23 penyintas survival, health cultivation. 42:26 Bagaimana memperpanjang umur lebih lama 42:29 dengan metode body, mind, soul, spirit 42:32 ya, energi ya. Tapi ya umur memang 42:35 rahasia Allah. Cuman kita bagaimana kita 42:37 memperpanjang umur dengan makanan ya, 42:40 makanan yang baik, yang alami ya, bukan 42:43 pakai soft drink, pengawet, pengembang 42:45 ya ee perasa ya. Nah, body itu bisa kita 42:49 dengan terapi misalnya kita lagi dingin 42:52 kita moksa, ya. Kita panas kita 42:56 dinginkan dengan makanan-makanan yang 42:58 mendinginkan, ya. Pepaya misalnya ya. 43:01 Nah, body, body itu tubuh, mind. Nah, 43:04 main itu pikiran ya. Bagaimana pikiran 43:06 kita tidak stres ya dengan kita 43:08 memanajemen pikiran ya. Nah, mind soul 43:12 ya, soul jiwanya bagaimana jiwa tenang 43:16 ya. Kalau jiwa enggak tenang kan jadi 43:17 stres ya. Stres itu menganggu endorokrin 43:20 kita ya. Akhirnya bermasalah semua ya. 43:23 Hormon-hormon kita keganggu ya. Kortisol 43:26 kita keganggu ya. Nah, bagaimana jiwa 43:29 itu spirit itu tidak terganggu ya dengan 43:33 kita bermain musik ya. Kalau kita Islam 43:36 kita dengan wirid ya, dengan 43:38 mendengarkan ceramah ya. Nah, terus ada 43:41 lagi dengan energi. Energi itu 43:42 bagaimana? Dengan olah pernapasan ya, 43:45 tarik napas, sembuh kan kita keringetan 43:48 ya. Kalau di Cina itu ada cikong 43:50 namanya. Cikong ya ee taichi ya. Nah, 43:53 itu dengan kita pengobatan itu. Jadi, 43:55 kanker itu sebenarnya bagaimana kita 43:57 bisa ee memblocking dia ya makanannya 44:01 yang tadi ya saya sebutkan pengawet 44:03 pengembang itu terus gluten ya 44:05 manis-manis ya itu sudah stop ya. Nah, 44:08 kedua manajemen stres tadi body, mind, 44:10 soul, spirit, energi ya. Nah, itu 44:12 dikembangkan. Nah, baru kita kasih 44:14 herbal yang supportif untuk kanker ya. 44:17 misalnya yang bisa ee menurunkan ee tadi 44:22 tiroid ya. Nah, T3 T4-nya kita cek juga 44:25 kalau normal kita cek dengan karsinogen 44:27 kankernya ya yang tiroid ya. Nah, kalau 44:30 misalnya dia tadi metatasis ya harus 44:31 memang kita blok. Memang kan kalau 44:33 tiroid itu kan di tengah-tengah sini 44:35 kalau enggak dia ke paru ya ke esofagus 44:37 ya pasti dekat-dekat situ ya. Nah, 44:40 bagaimana metastasis itu tidak ke 44:42 mana-mana menyebar ya. Nah, kanker itu 44:45 memang cepat ya, apalagi kalau kita 44:47 stres, cepat banget ya. Nah, itu yang 44:49 utama untuk ee kanker ya. Saya punya 44:53 herbalnya ya, tapi tetap didukung dengan 44:55 yang tadi ya. Itu untuk supportif ya. 44:58 Baik. Jadi kalau untuk konsultasi 45:01 langsung ke tempat Pak Alvian monggo. 45:03 Begitu Pak Alvian ya. Silakan ya. Iya. 45:06 Kalau mau WA silakan juga nanti saya 45:08 bahas jangan telepon. Iya. Baik, Ikhwan 45:11 dan akhwat. Ee nampaknya kita sudah 45:13 berada di akhir acara karena setelah ini 45:17 Pak Alvian akan memberikan pelatihan 45:20 tentang ee herbal. Jadi bagi Anda ikhwan 45:24 dan akhwat, sekali lagi kami 45:25 informasikan bahwa Pak Alvian ini dari 45:28 rumah sehat Indonesia yang berdiri sejak 45:33 tanggal 10 Maret 2010 melayani berbagai 45:37 keluhan terutama jantung, stroke, saraf 45:41 terjepit dan alhamdulillah 45:44 biiznillah semua pasiennya sembuh. Amin. 45:47 Bagi Anda ikhwan dan akhwat yang ingin 45:51 berkonsultasi atau berkunjung ke Rumah 45:54 Sehat Indonesia untuk berobat, silakan 45:56 datangi di alamat Jalan Ruyung nomor 7 45:59 blok A20, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren 46:03 Sawit, Kota Jakarta Timur. Nomor HP 46:08 beliau 46:11 0813 83262040. 46:17 0813 46:21 83262040 atau Anda bisa langsung 46:23 men-search-nya atau mencarinya di Google 46:27 Maps. Pak Alvian sebagai penutup silakan 46:30 dengan kesimpulan Pak Alvian di siang 46:31 hari ini. Baik ee terima kasih Mas Agus 46:34 ya. Jadi ee kita tadi belajar tentang ee 46:37 jamu ya, bagaimana proses ee dari ee 46:40 pembuatan jamu, sediaan jamu ya. 46:43 prosesnya itu adalah ya tadi ya kita 46:46 kumpulkan bahan baku ya kita bersihkan 46:49 ya kita keringkan, kita rajang ya baru 46:52 kita proses pengepakan ya. Nah, boleh 46:55 juga kita cek lagi ya bagai apakah ini 46:58 herbalnya benar ya dengan kita 47:00 organileptik makroskopik mikroskopik ya 47:03 kita cek lagi ada enggak 47:04 pengotor-pengotor lain ya tercemar 47:06 enggak ya dengan metode-metode lain 47:09 kimia biologi fisika ya fisika mungkin 47:12 berat jenis ya masuk ke kimia ya nah 47:15 terus bisa lagi dengan ee apaagi ya ee 47:20 kita cek dengan bahan aktifnya misalnya 47:22 dengan korumato lagi lapis tipis ya 47:23 bahan aktif nya. Nah, tujuannya apa? 47:26 Supaya herbal itu aman ya, tidak terjadi 47:29 kontraindikasi dan efek trapetiknya, 47:32 efek terapinya itu sangat bagus ya, 47:35 hasilnya ee membaik ya. Kayak saya bikin 47:38 ee yang BPOM ya, saya bikin yang BPOM 47:42 itu 5 banding 1 ya. Nah, itu lebih 47:44 banding 1 tuh bagus ya. Ekstraksinya itu 47:46 dalam 1 kilo cuman jadi 200 ya dalam ee 47:51 apa? Jadi ekstraknya itu dikit banget 47:53 ya. Jadi 200 ee mg ya. Nah, itu ee lebih 47:57 lebih pekat ya. Lebih pekat ya. 200 gr 48:00 ya lebih pekat. Heeh. Nah, jadi herbal 48:03 itu perlu kita untuk ee apa 48:06 efektivitasnya ya itu. Nah, herbal itu 48:09 banyak ya manfaatnya mau ke mana, mau ke 48:12 mana ya. Herbal itu aman jika tidak 48:15 mengandung bahan kimia obat ya. 48:17 Digunakan secara benar ya. Terus ee ee 48:22 apa tidak rusak. Ya, tidak berjamur. Ya, 48:25 mungkin itu aja, Masus. Baik, Pak 48:27 Alvian. Terima kasih banyak, Ikhwan dan 48:30 Akhwat. Terima kasih telah setia 48:32 mendengarkan program kesehatan islami 48:34 kami di siang hari ini. Tentunya kami 48:36 berharap segala informasi dan tips yang 48:39 tadi disampaikan oleh Pak Alvian pada 48:41 hari ini dapat memberikan manfaat yang 48:43 nyata dalam hidup Anda. Kesehatan adalah 48:47 salah satu nikmat terbesar dari Allah 48:49 dan sebagai hambanya kita memiliki 48:51 tanggung jawab untuk merawatnya dengan 48:53 baik baik dari segi fisik maupun 48:55 spiritual. Tentu saja ikhwan dan akhwat 48:58 dalam perjalanan menjaga kesehatan. 49:00 Ingatlah pentingnya keseimbangan 49:03 kemudian pola makan yang sehat, olahraga 49:06 yang teratur, serta istirahat yang 49:10 cukup adalah bagian dari ikhtiar kita. 49:13 Namun tidak kalah penting adalah menjaga 49:16 kualitas hubungan dengan Allah Subhanahu 49:18 wa taala melalui doa, ibadah, dan 49:21 melakukan amalan baik. Semoga semua ini 49:24 berkontribusi pada kesehatan jiwa dan 49:27 raga kita. Akhirul kalam, ikhwan dan 49:30 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 49:31 taala, semoga Allah senantiasa 49:33 membimbing kita untuk selalu berada di 49:36 jalan yang benar dan memberikan 49:38 kesehatan serta kebahagiaan dalam hidup 49:41 kita. Sampai jumpa di siaran kami 49:43 berikutnya dan teruslah mendengarkan 49:45 kami di Radio Silaturahim untuk Islam 49:47 yang satu untuk mendapatkan informasi 49:50 dan inspirasi yang bermanfaat. 49:53 Wasalamualaikum warahmatullahi 49:55 wabarakatuh.