Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Amin. Allahumma sholli ala sayyidina 0:17 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:20 Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat, 0:24 pendengar radio silaturahim dan juga 0:25 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 0:28 Alhamdulillah kita kembali berjumpa Iwan 0:30 Akwad di Rabu sore hari ini tanggal 28 0:33 Jumadil Awal 1447 0:36 Hijriah atau tanggal 19 November 2025. 0:41 Kemudian hadir acara tausiah sore 0:43 bersama Ustaz Ahmad Zazuli Kholil yang 0:46 alhamdulillah hari ini telah bergabung 0:48 bersama kami dan kita live via aplikasi 0:51 Zoom Iwan Awat. Kita sapa terlebih 0:53 dahulu Ustaz. Asalamualaikum 0:54 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 0:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:58 wabarakatuh. 1:00 Kabar sehat, Ustaz? Ya, 1:03 alhamdulillah. Hari ini tema yang akan 1:05 disampaikan adalah mengenai ziarah 1:08 kubur. 1:10 Kita akan bersama-sama simak Iwan aat 1:12 nanti pemaparan ustaz dan nanti yang 1:14 ingin bergabung bertanya silakan Anda 1:16 bisa kirimkan melsapp kami di 1:17 0811999720. 1:23 Tada ustaz. 1:26 Asalamualaikum warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:31 Alfadilah hadrati sayyidina wa habibina 1:33 rasulillah Muhammad ibni Abdillah 1:35 sallallahu alaihi wasallam 1:38 waa alihi wa ashabihi wawajiriyati 1:42 witi wikhwani minya mursalin 1:45 walfaidinabi 1:49 mujidinqidhim 1:51 auliya washada wasihin 1:54 muuhikin walamailin 1:57 fiddin 1:58 haj abdurahman 2:00 Irusami 2:05 Ahmadwani Nawawi Akbar 2:09 ulama Kiai Muhammad Hasim Asari Akbar 2:12 Jam Muhammadiyah Kia Ahmad Dahlanul 2:19 wawahi abina wa umatina 2:22 wawajina 2:24 waitina 2:27 muslimin muslimatmin 2:31 Auzubillahiminasyaitanirjim. 2:33 Bismillahirrahmanirrahim. 2:35 Alhamdulillahiabbil alamin 2:37 arrahmanirrahim. Maiki yaumiddin. Iyaka 2:41 na'budu wa iyaka nasta ihdinasiratal 2:44 mustaqimathalladzina 2:46 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 2:49 waladin. 2:51 Amin. 2:53 Bismillahirrahmanirrahim. 2:55 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 2:58 wasalamu ala asrofil mursalin habibi 3:01 alamin sayyidina wa maulana muhammadin 3:05 wa ala alihi wasohbihi ajmain amma ba'd 3:09 fainna asqal hadis kitabullah taala 3:12 wakiral hadi hadi muhammadin 3:14 shallallallahu alaihi wasallam wasarol 3:17 umur mukdatha wa mukdatin bidah waa 3:21 bidatin dolalah waalatin finar 3:25 Para pendengar radia silaturahim dan 3:27 pemirsa Rasul TV rahimakumullah. 3:31 Alhamdulillah kembali kita panjatkan 3:33 puji serta syukur ke hadirat Allah 3:36 Subhanahu wa taala 3:38 yang senantiasa melimpah curahkan nikmat 3:41 karunianya kepada kita, terutama nikmat 3:44 iman dan Islam, nikmat sehat walafiat, 3:47 nikmat panjang usia dalam taat, termasuk 3:51 nikmat dipertemukannya kita. 3:53 sore ini walaupun cuma lewat udara dalam 3:57 rangka menjalankan salah satu 4:00 perintahnya yang diwajibkan atas kita 4:02 semua yaitu menuntut ilmu yang 4:05 insyaallah pada sore ini setelah 4:08 beberapa kali pertemuan kita membahas 4:11 tentang wafatnya Rasulullah sallallahu 4:13 alaihi wasallam, kita akan bahas tentang 4:16 ziarah kubur. Apakah sesudah Rasulullah 4:20 wafat atau ketika Rasulullah masih hidup 4:24 ada ziarah kubur itu dalam ee di 4:27 kalangan mereka ya? Apakah Rasul 4:30 melakukannya, para sahabat melakukannya 4:33 dan bagaimana para sahabat ee kep ke 4:37 kubur Rasul sallallahu alaihi wasallam. 4:39 Ya, sesudah beliau wafat. 4:42 Para pendengar silaturahim 4:46 ee menurut pakar bahasa, ziarah, 4:51 ziarah itu berarti kunjungan. 4:55 Kata ziarah bisa diberlakukan untuk 4:58 kunjungan kepada orang yang masih hidup. 5:02 Ya, seperti sabda Nabi sallallahu alaihi 5:06 wasallam, "Man zaro aliman fakaanama 5:10 zaroni." 5:12 Barang siapa yang berkunjung kepada 5:14 orang alim, kepada kiai, 5:17 seakan-akan dia ini berkunjung kepadaku. 5:22 Ya, karena kiai ulama itu adalah 5:26 warasatul anbiya, ahli waris para nabi. 5:32 Waman shofaha aliman fakaanama 5:35 shofahani. 5:36 Dan barang siapa yang menjabat tangan 5:39 orang alim, ulama seakan-akan ia ia 5:43 menjabat tanganku. 5:46 Ya, karena namanya kiai itu dia mesti 5:50 pernah salaman dengan gurunya, dengan 5:54 kiai sebagai gurunya. Yang gurunya juga 5:58 sal pernah salaman dengan gurunya lagi. 6:03 Begitulah terus gurunya ke gurunya 6:05 sampai kepada tabiin, kepada sahabat, 6:08 kepada Rasulullah sallallahu alaihi 6:11 wasallam. 6:13 Ya. 6:15 Nah, sedangkan kata Nabi, sesuatu 6:19 ya tubuh yang tersentuh oleh kulitku 6:24 atau oleh sesuatu yang yang tersentuh 6:28 kulitku, maka haram tersentuh api 6:32 neraka. 6:34 Nah, jadi di sini makanya kalau kita 6:36 salaman, banyak kita jumpai para santri, 6:40 para santri itu kalau salaman sama kiai 6:43 itu pada cium tangan. 6:45 Kenapa? Tangan ini pernah bersentuhan 6:48 dengan tangan yang pernah disentuh oleh 6:52 Nabi sallallahu alaihi wasallam. 6:55 Sehingga seakan-akan dia ini seperti 6:57 sedang salaman dan mencium tangan 7:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 7:04 Makanya jangan heran ya. 7:07 Namun juga saya memang punya guru dua. 7:11 Bukan berarti guru saya cuma dua. 7:14 Yang satu yang di Semarang adalah 7:18 Almagflah 7:20 yaitu Syekh Dimyati Rais 7:23 itu beliau kalau kalau santri salaman 7:26 dengan beliau mau cium tangannya enggak 7:29 mau ditarik sama dia. 7:33 Tapi guru yang di yang di Jakarta, 7:36 mualim Syafi'i Hzami itu kalau dicium 7:39 tangannya dibiarkan. 7:41 Siapapun yang salaman dengan beliau 7:43 mencium tangannya beliau biarkan. 7:47 Nah, jadi ini ada pendidikan yang sangat 7:50 baik. Jadi kalau mualim Syafi'i 7:54 tahu bahwa apa yang dilakukan oleh murid 7:57 mencium tangan guru itu adalah perbuatan 8:00 baik. 8:02 Dan beliau membiarkan muridnya melakukan 8:05 mengamalkan ilmunya, melakukan kebaikan. 8:10 Sementara yang di Semarang almagfurlah 8:14 saya Dimyati Rais enggak mau. Kenapa? 8:17 Karena kami itu tahu. Dulu waktu mondok 8:20 beliau enggak ada yang manggil syekh, 8:23 manggil kiai, enggak ada ya. Semua 8:26 santri-santrinya mengambilnya, Pak. 8:30 Makanya angkatan saya itu jarang enggak 8:32 ada yang manggil 8:34 Abah Dim gitu ya. Selalu memanggilnya 8:37 itu Pak Dim karena beliau enggak pernah 8:40 dipanggil ee kiai ya. Nah, karena apa? 8:45 Memang beliau ini seperti tadi salaman 8:49 enggak mau dicium tangannya. 8:52 Didik kepada santri-santrinya, 8:54 murid-muridnya untuk tidak gila hormat. 8:58 Bukan berarti menyalahkan yang 9:00 membiarkan tangannya dicium. Tidak. 9:03 Masing-masing ini memberikan pendidikan 9:06 kepada santrinya 9:11 si santri ini ya mengerti atau tidak. 9:16 Jadi kembali ziarah ini bisa kata ziarah 9:19 itu bisa diberlakukan untuk kunjungan 9:22 kepada orang yang masih hidup juga 9:25 kepada orang yang sudah mati. 9:28 Dan kata kubur itu berarti kuburan atau 9:33 makam 9:35 ya. Sehingga kalau di kita kan nyebutnya 9:37 makam sehingga dikenalnya pemakaman ya. 9:41 Heeh. Pemakaman umum gitu ya. 9:46 Jadi secara bahasa 9:49 ziarah kubur berarti mengunjungi kuburan 9:52 atau mengunjungi makam. 9:55 Sedangkan menurut syariat Islam, ziarah 9:58 kubur bukan sekedar mengunjungi kuburan, 10:02 bukan pula untuk mengetahui di mana dan 10:06 bagaimana bentuk dan keberadaan sebuah 10:10 kuburan, 10:12 tetapi mengandung makna yang sangat 10:15 luas. 10:17 Sehingga al Imamul Ghazali menyebut di 10:20 dalam kitab Ihya Ulumuddinnya, ziaratul 10:24 kubur mustahabbah alal jumlah. Secara 10:28 umum ziarah kubur itu sangat disukai 10:32 ya, sangat disukai sekali. 10:36 Kemudian 10:37 waratu kuburi shihin mahbubah 10:41 dan berziarah ke kubur orang-orang saleh 10:44 eh khasah secara khusus. 10:46 itu sangat disukai, dicintai 10:49 ya. Kenapa? Karena baik 10:53 ya. 10:55 Jadi sekali lagi 10:58 ziarah kubur mengandung makna yang 11:00 sangat luas serta nilai-nilai luhur 11:04 yang dapat melahirkan sikap mental 11:07 spiritual yang mencerminkan 11:11 sifat ragbah. 11:14 Artinya ragbah itu cinta akhirat ya, 11:17 cinta kepada amal kebaikan. 11:23 Sifat zuhud 11:25 ya, tidak terpikat kepada kesenangan 11:28 dunia 11:30 dan sakwaah dermawan 11:33 serta sifat-sifat mulia lainnya. 11:38 Kedatangan seorang peziarah ke kubur 11:42 bertujuan mendoakan mayit agar diampuni 11:45 dosa-dosanya, dimaafkan segala 11:48 kesalahannya, 11:50 diterima segala amal ibadahnya selama di 11:53 dunia, serta mohon dicurahkannya rahmat 11:58 dan disampaikannya pahala atau manfaat 12:03 dari bacaan ayat-ayatul karimah. dan 12:07 kalimah-kalimah thayibah. 12:10 Ya, tentu yang begini itu adalah ziarah 12:14 kepada yang umum. Kalau ziarah kepada 12:19 Nabi ya, kepada aulia, 12:22 apakah pantas kita kemudian memohonkan 12:25 ampun untuk Nabi? Makanya tempo hari ada 12:29 yang bertanya, "Ketika Rasulullah wafat 12:32 itu ada yang mentalkini apa enggak?" 12:35 Ya, mau wafat itu ada yang mentalkini ya 12:37 enggaklah ya. Songong namanya sahabat 12:40 mentalkini Rasulullah 12:43 ya. Nah, begitu juga kita ziarah kubur 12:46 ke Nabi mau mengucapkan Allahumagfirlahu 12:49 warhamhu wafihi wafu anhu kayaknya 12:52 enggak pantes ya. 12:59 Nah, kemudian 13:02 ee 13:04 kalimat thayibah itu seperti misalnya 13:07 tasbih, tahmid ya dan tahlil, selawat 13:14 kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam 13:15 dan lain sebagainya. 13:17 bukan meminta meminta-minta ke penghuni 13:23 kubur seperti yang dilakukan oleh 13:26 orang-orang jahiliah. 13:28 Ya, 13:31 dulu ada orang cerita kepada saya 13:34 begini. 13:36 Di Surabaya itu ada makam ya orang alim 13:42 gitu ya, yaitu Habib. 13:46 Saya enggak sebutkan namanya. 13:48 Nah, cerita beliau. Nah, yang ngobrol 13:52 dengan saya ini cerita dulu ada orang 13:55 katanya, "Ustaz, ini punya hutang." 13:59 Kemudian pergilah ziarah ke sana 14:02 lalu ee ngobrol dengan ee keluarganya 14:08 bahwa dia punya hutang begini. Akhirnya, 14:11 nah, oh. ngomong aja tuh ke sono minta 14:16 katanya maksudnya ke kuburan tersebut 14:20 ya. Alhamdulillah kemudian 14:22 ya hutangnya 14:25 kemudian apa namanya bisa dibayar. 14:29 Nah saya kemudian mm apakah tertarik? 14:32 Tidak 14:34 ya. Kenapa minta-minta ke penghuni kubur 14:39 itu bukan bukan tuntunan ziarah dalam 14:42 Islam 14:44 ya. Bukan tuntunan ziarah dalam Islam. 14:48 Entah itu yang dikuburnya wali, 14:51 dikuburnya jangankan baru wali. Nabi 14:53 sekalipun enggak benar kalau kita itu 14:57 ziarah ke ke Nabi lalu minta ini, minta 15:00 itu kepada Nabi 15:03 karena tidak ada yang bisa mengabulkan 15:06 doa selain Allah Subhanahu wa taala. Ini 15:10 akidah 15:14 ya. Jadi bukan meminta-minta 15:17 ke penghuni kubur seperti yang dilakukan 15:20 orang-orang jahiliah, meratap-ratap 15:23 seperti kebiasaan orang-orang Nasrani 15:26 dan bukan pula seperti anggapan 15:28 orang-orang 15:30 yang menjahiliahkan orang-orang yang 15:32 berziarah kubur. Ada lagi ya. Jadi ada 15:36 yang memang meratap-ratap kek kuburan, 15:39 ada juga yang menjahiliahkan orang 15:42 ziarah kubur secara umum. Nah, ini kita 15:45 ini tengah-tengah ya. 15:48 Dan jika yang diziarah diziarahi itu 15:51 kuburan orang seorang nabi waliullah, 15:54 para imam, para ulama, dan orang-orang 15:58 tua atau para pemimpin dan pejuang yang 16:03 telah berjasa kepada umat, berjasa 16:06 kepada bangsa, negara atau masyarakat, 16:10 maka di samping untuk tujuan di atas 16:13 serta 16:14 merenungkan perjalanan hidup 16:19 ya 16:20 merenungkan perjalanan hidup dan 16:23 perjuangan serta pengorbanan mereka 16:28 juga 16:30 sebagai orang yang tahu membalas budi 16:34 dan atau mengerti 16:36 serta menghargai nilai sebuah 16:38 perjuangan, maka sudah sepantasnya kita 16:42 mendoakan dan memohon kepada Allah 16:47 tambahan pahala untuk mereka sebagai apa 16:52 namanya manifestasi syukur kepada Allah 16:56 dan terima kasih kepada mereka atas 17:00 jasa-jasa mereka. 17:03 Ya, kayak kita ini 17:06 diberi oleh Allah kenikmatan berupa apa? 17:10 Kemerdekaan. 17:12 Dan kemerdekaan ini tidak Allah berikan 17:16 begitu saja. Tidak simsala bim abrak 17:19 kadabra, tapi lewat perjuangan yang 17:23 panjang yang lama 17:26 ya dari para pejuang-pejuang yang 17:28 mengorbankan hartanya, waktunya bah ee 17:32 bahkan nyawanya 17:35 ya. mereka itu sudah berjuang seperti 17:37 itu. Nah, kita yang menikmati 17:39 kemerdekaan ini mestinya tentu adalah 17:42 berterima kasih kepada mereka. 17:45 Sebab kata Nabi sallallahu alaihi 17:47 wasallam, alam yaskurinas lam 17:49 yaskurillah, siapa yang tidak berterima 17:51 kasih kepada manusia maka dia 17:54 sesungguhnya tidak berterima kasih 17:56 kepada Allah. Lalu bagaimana cara 17:59 berterima kasih? antara lain adalah ya 18:02 kita memohon kepada Allah agar Allah 18:05 berikan curahkan rahmat kasih sayang, 18:09 ampunan, luaskan kubur mereka. 18:13 Hm. Itu seperti itu namanya kita tahu 18:16 diri, tahu balas budi. Membalas sendiri 18:20 langsung enggak bisa. Ya, satu-satunya 18:22 Allahlah yang kita minta untuk 18:25 membalasnya atas kebaikan mereka kepada 18:28 kita. 18:30 Nah, begini mulianya bagaimana orang 18:33 yang seperti ini dikatakan jahiliah. 18:37 Hm. 18:50 Dengan mencermati beberapa tujuan ziarah 18:53 di atas, jelaslah 18:56 bahwa ziarah kubur termasuk salah satu 18:59 dari amal saleh yang dianjurkan 19:03 agama. 19:05 Nah, tinggal sekarang bagaimana hukumnya 19:08 berziarah kubur itu 19:11 pada fase Makkah. 19:13 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 19:16 melarang semua sahabat-sahabat beliau 19:19 berziarah kubur. 19:21 Ya. Jadi kalau Nabi pernah melarang 19:24 ziarah kubur, ya benar sekali. 19:28 Sebagaimana dulu Nabi juga pernah 19:30 melarang 19:32 ya para sahabat menyimpan daging korban 19:37 lebih dari kebutuhan 3 hari. Itu ada 19:40 larangan. 19:43 Nah, kemudian 19:46 kenapa ada orang yang kemudian berziarah 19:48 padahal Nabi melarang? Kenapa ada orang 19:51 yang menyimpan daging korban lebih dari 19:53 kebutuhan 3 hari? Oh, karena 19:57 larangan itu kemudian dicabut oleh 20:00 Rasulullah. 20:02 Nah, orang yang tahu larangan ziarah 20:06 tapi di tidak tahu ya dicabutnya 20:09 larangan itu 20:11 atau kenapa larangan itu terjadi? Sama 20:15 dengan orang yang tahu larangan 20:17 menyimpan daging korban lebih dari 3 20:19 hari. dia tahu. Tapi ketika larangan itu 20:23 tahun berikutnya dicabut oleh Nabi, 20:26 orang ini tidak tahu. Jadi, seolah 20:28 seakan ee di kira larangan itu berlaku 20:32 sampai sekarang. 20:35 Nah, ini mungkin ya ngajinya enggak 20:38 rutin. 20:41 Jadi, pada fase Makkah Rasulullah 20:43 melarang semua sahabat-sahabat beliau 20:45 berziarah kubur. Larangan itu memang 20:48 harus dilakukan. 20:51 Mengingat pada masa itu merupakan 20:54 masa-masa pendalaman dan pemahaman 20:57 pemantapan akidah. 21:01 Oleh sebab itu, beliau perlu menjauhkan 21:04 dan membersihkan paham tauhid mereka 21:07 dari unsur-unsur syirik, unsur-unsur 21:12 khurafat dan sebagainya. 21:15 Ya. Nah, bisa kita lihat sekarang yang 21:19 tidak paham bagaimana dalam berziarah 21:21 kubur, lalu minta ke kuburan, 21:25 memeluk-meluk, mencium-cium apa namanya 21:28 nisan ya. 21:30 dan perbuatan-perbuatan 21:33 yang tidak islami lainnya. Sehingga 21:36 kadang-kadang saya itu setuju juga 21:38 dengan orang yang mengharamkan ziarah ya 21:42 kalau melihat praktik-praktik yang 21:44 dilakukan oleh orang-orang awam 21:48 ya. Tapi tidak setuju sekali ee kepada 21:51 yang mengharamkan kalau kita lihat 21:54 bagaimana faedah manfaat daripada ziarah 21:58 itu. 22:01 Nah, kekhawatiran masuknya unsur-unsur 22:03 tersebut sangat sangat mungkin sekali 22:06 terjadi mengingat keislaman para sahabat 22:11 pada waktu itu yang belum lama, yang 22:14 masih dangkal 22:16 juga kebiasaan-kebiasaan 22:18 buruk orang-orang jahiliah dan 22:20 orang-orang Nasrani dalam berziarah 22:24 sebagaimana yang telah kami jelaskan di 22:26 atas 22:28 ya. Hmm. 22:30 Nah, 22:32 setelah beliau hijrah ke Madinah dan 22:35 keimanan mereka sudah kuat sehingga 22:38 tidak mungkin lagi masuknya unsur-unsur 22:40 buruk di atas, maka beliau menyuruh 22:43 mereka berziarah. 22:45 Bahkan bukan cuma menyuruh, beliau 22:49 sendiri sering berziarah ke kubur para 22:52 pahlawan Uhud. 22:55 Setiap tahun Nabi itu 22:58 setiap tahun ziarah ke Uhud. Ya, setelah 23:02 Rasulullah tidak ada, setiap tahun 23:05 sahabat Abu Bakar ziarah ke Uhud. Lalu 23:09 dilanjutkan oleh sahabat Umar, 23:11 dilanjutkan oleh sahabat Utsman. 23:14 Nah, kalau per tahun acara itu inilah 23:18 yang di kalangan kaum sebagian kaum 23:22 muslimin menyebutnya dengan haul. 23:25 Ya, oleh sebab itu, bagi Bapak-bapak 23:28 yang sudah biasa haul, enggak usah 23:31 bingung. Wong nabi juga dulu begitu ya, 23:34 cuma caranya yang berbeda itu teknisnya 23:38 doang. 23:40 Nah, orang yang tidak setuju 23:42 mengait-ngaitkan ini dengan apa namanya 23:46 budayanya ya Buddha atau apa namanya 23:50 agama Hindu dan sebagainya 23:55 ya. Begitu juga ke ahli baki 23:59 ya, ke ahli baki dan lainnya yang 24:02 sekaligus mengajarkan kepada mereka 24:05 bagaimana cara berziarah. 24:08 Dengan demikian jelaslah bahwa hukum 24:10 ziarah kubur bagi laki-laki adalah 24:13 sunah. 24:14 Hukumnya jelas sunah. Karena bukan saja 24:17 dicontohkan oleh para sahabat, tapi juga 24:20 oleh Rasulullah sallallahu alaihi 24:23 wasallam. 24:25 Imam Muslim, Imam Nasai, Tirmidzi dan 24:28 Ibnu Majah meriwayatkan dari Abi 24:30 Hurairah radhiallahu anh beliau berkata, 24:33 "Zaron Nabiu shallallahu alaihi wasallam 24:36 qobro ummi." 24:38 Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam 24:40 berziarah ke kubur ibundanya. 24:43 Fabaka. Lalu beliau menangis. Wa abka 24:46 man haulah. Dan beliau juga membuat 24:50 kemudian 24:51 sahabat-sahabat yang ada di sekitarnya 24:53 itu menangis. Ini kan ketika ziarah 24:58 berarti Nabi ziarah, 25:01 para sahabat juga berziarah. Ya, sampai 25:06 Nabi nangis di sana di depan kubur 25:08 ibunya. Begitu juga para sahabat pada 25:11 menangis. Faqala. Lalu beliau bersabda, 25:16 "Istazantu 25:17 fi an astagfirolaha." 25:20 Aku mohon 25:22 minta izin kepada Tuhanku untuk memohon 25:26 ampunan untuknya, 25:28 untuk ibu. Maksudnya, "Falam yzan 25:31 liizinkan." 25:35 Wastaantu fi azurqroha. Dan aku minta 25:39 izin kepada Allah untuk berziarah ke 25:41 kubur beliau. 25:43 Faudinali aku di kemudian aku diizinkan. 25:47 Nah, jadi ziarah itu udah izin dari 25:50 Allah. 25:52 Makanya Nabi berangkat begitu juga para 25:54 sahabat. 25:56 Fazuru. 25:57 Maka kata Nabi, "Ya, berziarah kalian 26:01 semua." Fainnaha tudzakkirul maut. 26:05 Karena ziarah kubur itu dapat 26:08 mengingatkan kepada kematian. 26:11 wafi riwayatin nasaizakirul 26:14 akhirah dapat mengingatkan kepada 26:17 kehidupan akhirat. 26:20 Nah, dari sini 26:24 di antara hikmah ziarah mengingatkan 26:27 kepada kematian, mengingatkan kepada 26:30 kehidupan akhirat 26:33 sehingga kemudian timbullah 26:36 pertanyaan kalau memang ini adalah 26:40 antara lain hikmahnya, 26:43 hikmah ini bisa diperoleh 26:47 ya hanya karena ziarahnya aja 26:52 ya, apakah itu kuburan orang mati eh 26:56 orang muslim maupun kuburan non Islam 27:00 ya. Nah kan biar kita ziarah ke kuburan 27:04 orang kafir melihat kuburan kita ingat 27:07 bakal mati. 27:09 Rasa ingat mati itu bukan cuma ziarah ke 27:12 kuburan orang muslim saja, ke kuburan 27:15 orang non Islam juga sama akan 27:17 mengingatkan kepada kematian dan kepada 27:19 akhirat. Oleh sebab itulah maka 27:24 menurut pendapat yang sahih, mayoritas 27:27 ulama ya 27:30 boleh berziarah ke kubur orang-orang 27:34 kafir. 27:37 Bukankah kalau orang-orang sekarang ini 27:39 yang umrah plus tur ya ke Turki mereka 27:44 berziarah ke kubur Kamal ee Mustofa 27:48 Kamal Atatub ya. Itu namanya ziarah 27:51 kepada orang kafir. Lalu ziarah ke kubur 27:54 Abu Jahal, ke kubur Abu Lahab yang 27:56 baunya luar biasa itu. Ya, itu 28:00 bagaimana? Enggak apa-apa boleh. 28:03 Bahkan kita setelah ziarah itu ya 28:07 mendapatkan ibrah, pelajaran yang 28:09 berharga. 28:11 Begitulah ya. Nah, kita juga kalau ke 28:14 Mesir berziarah ke apa namanya ee ininya 28:19 si Firaun ya itu boleh walaupun memang 28:24 ada sebagian kecil ulama yang 28:27 mengharamkan ziarah ke kubur orang kafir 28:31 tapi yang sahih adalah boleh sama aja 28:36 juga hadis riwayat Ibnu Majah, Nasai dan 28:38 Tirmidzi dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 28:40 anhu berkata, "Qala Rasulullah 28:42 sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah 28:45 sallallahu alaihi wasallam bersabda, 28:49 kubur. Dulu aku melarang kalian semua 28:52 berziarah kubur. Fazuruhana sekarang 28:55 kata Nabi berziarah kalian semua. Fainha 28:59 tuzahidu fid dunya akhirah. Karena 29:03 ziarah kubur itu dapat menumbuhkan sifat 29:06 zuhud kepada dunia. 29:09 Tempo hari saya sudah katakan zuhud itu 29:13 asal maknanya adalah memilih, 29:17 mengutamakan, mendahulukan yang nilainya 29:20 lebih besar. 29:22 Itu asal zuhud. Ya, kalau kita suruh 29:26 memilih 100.000 dengan 100, 29:30 maka kalau kita mengambil 100 dolar itu 29:33 namanya zuhud. Karena 100 dolar jelas 29:37 nilainya lebih besar daripada 100.000. 29:42 Tapi sekarang kalau anak kita umur 7 29:45 tahun ya suruh memilih bisa kita 29:48 pastikan anak itu akan mengambil 29:51 Rp100.000. 29:53 Kenapa? Karena dia kenal duitnya yang 29:55 Rp100.000 yang 100 dolar tuh dia enggak 29:58 kenal. Mungkin dianggap adalah dolar itu 30:02 duit mainan. 30:04 Nah, 30:06 apakah anak itu harus harus ee bisa 30:10 disalahkan? Tidak. 30:12 Tidak. Ya, itulah pengetahuan dia. 30:17 Bahkan mungkin si anak itu akan 30:19 menyalahkan kita yang mengambil 100 30:22 dolar. 30:23 Nah, jadi anak itu bukan disalahkan 30:27 tetapi dikasih tahu. 30:30 Ya, dikasih tahu diberitahu bukan 30:33 disalahkan. Ketika orang disalahkan 30:36 walaupun salah kadang-kadang enggak 30:38 nerima tapi kalau diberitahu beda. 30:43 Nah, para pendengar radi silaturahim 30:45 rahimakumullah. 30:47 Nah, itu perbandingan antara nilai dunia 30:51 dan dunia. 30:53 duit-duit ini ya. Kemudian sekarang 30:56 perbandingan itu ee antara nilai duniawi 30:59 dan ukhrawi. Ukhrawi itu ampunan, rida, 31:04 kasih sayang, kemudian pahala, surga, 31:09 ya. Nah, dengan nilai duniawi, duit ya 31:14 dan lain sebagainya. 31:16 Perbanding dibandingkan. Maka orang 31:19 zuhud itu adalah orang yang lebih 31:21 mengutamakan mendahulukan 31:25 akhirat daripada dunia. Kenapa? Karena 31:28 akhirat nilainya lebih besar. 31:32 Ya. Walal akhiratu khairul laka minal 31:36 ula. 31:37 Dan ini sifat zuhud ini akan tumbuh ya 31:43 dengan sebab kita berziarah kubur. Jadi 31:46 menumbuhkan sifat itu Rasulullah yang 31:49 bersabda. 31:51 Watzakirul akhirah. 31:54 Ee juga ada hadis riwayat yang panjang 31:57 sebenarnya hadis ini riwayat Muslim 32:00 meriwayatkan dari Sayidah Aisyah 32:02 radhiallahu anha. Beliau berkata, "Qala 32:06 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam." 32:09 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 32:10 bersabda, "Jibrilani 32:16 faakah 32:18 faajabuhu faakit minkata 32:24 Rasulullah, sungguh Jibril datang 32:26 kepadaku ketika melihatmu lalu memanggil 32:29 aku dan dia menyembunyikan dirinya 32:32 darimu." Maka aku menjawabnya 32:37 dan menyembunyikannya darimu. Walam 32:40 yakun yadkul. 32:43 Dan dia tidak masuk ke kamarmu. Kenapa? 32:47 Waqod w sia 32:50 kamu menanggalkan pakaianmu. Ya wantu 32:55 anqti. 33:00 Dan aku menduga kamu sudah tiduri. 33:05 Dan aku enggak suka membangunkan kamu. 33:11 Dan aku kata Rasulullah sallallahu 33:13 alaihi wasallam 33:16 ee aku tidak suka membangunkanmu dan aku 33:19 khawatir kamu nanti kesepian kalau 33:23 dibangunkan lalu ditinggalkan. Jadi 33:25 Jibril itu biasanya suka masuk ke kamar. 33:29 Tapi pada waktu itu karena Sayidah 33:32 Aisyah ee membuka auratnya, terbuka 33:35 auratnya, maka Malaikat Jibril enggak 33:37 masuk. Jadi Nabi dipanggil, keluarlah 33:40 Nabi sallallahu alaihi wasallam. Faqala. 33:43 Lalu malaikat Jibril bertanya eh 33:46 berkata, "Innabaka yuruka antiya ahl 33:50 baqi fattagfir lahum." 33:53 Sesungguhnya Tuhanmu memerintahkan 33:56 kepadamu Muhammad agar kamu mendatangi 33:59 Ahlul Baqi. Hm. Artinya ziarah ke kubur 34:02 Baki lalu kamu memohonkan ampun untuk 34:06 mereka. 34:08 Apakah kalau memohon ampun di kamar 34:11 enggak bisa? 34:13 Tentu bisa. Lalu kenapa Allah menyuruh 34:15 pakai datang ke kuburan segala? Nah, ini 34:18 jemaah rahimullah ya. Makanya datangnya 34:22 ke sana ke kuburan itu Allah yang 34:24 menyuruh. Bagaimana bisa sampai 34:27 mengatakan orang ziarah kubur syirik 34:30 padahal itu Allah yang menyuruh. 34:33 Saya ingat ceramahnya apa namanya Habib 34:38 Umar Syihab 34:40 ya. Kemudian ada penanya kepada beliau, 34:43 "Ustaz, 34:45 bagaimana kalau 34:48 ee orang pergi haji tapi tidak ziarah ke 34:51 kubur Nabi? Karena ziarah itu kan 34:53 syirik." 34:55 Nah, saya dapat membaca dari pertanyaan 34:59 itu nih rumpanya orang ini ada keraguan 35:02 tentang syiriknya ziarah kubur. 35:06 Kenapa saya katakan demikian? Kalau 35:08 memang dia yakin bahwa ziarah kubur itu 35:10 syirik, ya untuk apa pakai bertanya 35:13 begitu 35:15 ya? Hm. Mungkin dia berpikir ketika di 35:20 Madinah semua orang pada ziarah ke kubur 35:24 Nabi 35:26 ya. 35:27 Hanya dia dan kelompoknya yang tidak 35:30 ziarah. 35:32 Lalu timbul pertanyaan mungkin di 35:34 hatinya, "Apakah mereka ini salah? 35:37 semuanya syirik semua. Yang enggak 35:40 syirik cuma kami 35:43 ya. Atau justru malah kami yang keliru 35:46 nih ya. Mencil sendirian gitu yang 35:49 lain-lain pada ziarah. Sementara kami 35:52 tidak. Sementara kami ini jumlahnya 35:55 kecil sekali dibandingkan dengan yang 35:57 berziarah. 35:59 Apalagi kalau dia ingat sabda Nabi, 36:01 "Inna umati la tajtami ala eh laajtami 36:05 umati alalah." Umatku tidak mungkin 36:08 sepakat atas kesesatan. 36:11 Apa iya itu semua sepakat sesat semua 36:14 yang ribuan bahkan jutaan ini yang tidak 36:17 ses 36:21 Nah ini mungkin ada keraguan di dalam 36:23 hati dia ini. 36:25 Akhirnya ketika ditanya jawab Umar 36:28 Syihab begini 36:30 ya. Kalau menurut saya katanya, Bu 36:32 kayaknya bukan Ibu enggak enggak enggak 36:35 pengin ziarah. Nah, itu terbaca juga 36:38 sama beliau. Bukan ibu enggak pengin 36:40 ziarah, tapi Nabi yang enggak mau 36:43 dikunjungi Ibu. 36:46 Kata saya jawaban ini pedas sekali ini. 36:49 Walaupun kayanya apa namanya santun tapi 36:53 isinya luar biasa sekali pedasnya 36:57 ya. Jadi Nabi diperintahkan oleh Allah 37:00 qat Sayidah Aisyah radhiallahu anha 37:03 kemudian berkata, "Qullu kaifa lahum ya 37:06 Rasulullah, bagaimana 37:09 bagaimana aku mengucapkan kepada mereka 37:12 wahai Rasulullah?" Artinya kalau saya 37:15 ziarah lalu yang saya ucapkan apa? 37:20 Siti Aisyah berencana akan ziarah 37:24 pasti ya dengan ada kata-kata begitu. Qa 37:28 Rasulullah bersabda, "Quli ucapkan oleh 37:31 kamu asalamualaikum ahlad diar minal 37:35 mukminin wal muslimin. Waarhamullahul 37:39 mustaqdimin minna wal mustakirin. Wa 37:42 inna insyaallah bikumun." 37:47 Ucapkan oleh kamu semoga kesejahteraan 37:49 atas kalian wahai penghuni kubur dari 37:52 kalangan mukminin dan muslimin. Semoga 37:55 Allah merahmati orang-orang yang 37:57 mendahului dan kemudian dari kalangan 38:00 kami. Dan insyaallah kami akan menyusul 38:03 kalian. Dalam riwayat lain yaitu dari 38:08 zuhir ada tambahan wa asalullaha lana 38:11 wakumuliah. 38:13 Dan aku mohon afiat kepada Allah untuk 38:16 kami dan kalian semua. Nah, ini doa yang 38:20 diucapkan yang diajarkan Nabi kepada 38:24 Siti Aisyah. Berarti Rasulullah 38:28 mengizinkan kalau Sayidah Aisyah 38:30 berziarah. Ya, kenapa buktinya? 38:34 doanya diajarkan. Kalau enggak boleh 38:37 berziarah, ya Nabi enggak mungkinlah 38:40 mengajarkan doa berziarah ini. 38:44 Nah, adapun bagi wanita 38:47 sebagian ulama mengatakan haram. Ada 38:51 kita hormati, kita hargai tentu karena 38:55 alasan-alasan yang sangat baik. 38:58 Sedangkan mayoritas ulama mengatakan 39:01 boleh, yakni makruh. Tapi bolehnya di 39:04 sini apabila aman dari fitnah dan haram 39:08 jika sebaliknya. 39:11 Aman dari fitnah, auratnya tertutup ya 39:15 gitu ya. Kemudian menjaga pandangan 39:18 juga. Tapi kalau berziarah menimbulkan 39:22 fitnah maka hukumnya bisa menjadi haram. 39:25 keharamannya bukan asli hukum ziarah, 39:29 tapi itu hukum aridi namanya ya. 39:33 Makruh tersebut apabila yang diziarahi 39:36 bukan kubur Nabi Muhammad, para imam dan 39:40 aulia atau ulama apabila kubur mereka 39:44 maka hukumnya sunah walaupun itu 39:46 perempuan. 39:49 Dalil yang menunjukkan bolehnya wanita 39:51 berziarah kubur satu hadis Abdurrahman 39:54 bin Abu Bakar di atas. 39:57 Lalu kedua, cara berziarah yang 40:00 diajarkan Rasulullah sallallahu alaihi 40:02 wasallam kepada Sayidah Aisyah. 40:05 Ya. 40:07 Ya. Yang ketiganya, Imam Bukhari 40:09 meriwayatkan dari sahabat Anas bahwa 40:12 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 40:13 pernah melihat seorang wanita sedang 40:16 menangis di atas pusara orang yang 40:18 dicintainya. 40:20 Lalu beliau menenangkannya agar bertakwa 40:23 dan bersabar. Nah, enggak menyuruh 40:26 pergi, hanya suruh bertakwa dan 40:29 bersabar. 40:31 Wanita yang tidak mengenal beliau itu 40:34 kemudian berkata, "Tinggalkan aku karena 40:37 ini musibah yang menimpaku, bukan 40:39 menimpamu." H. Jadi, Nabi diomilin sama 40:42 perempuan itu karena si perempuan itu 40:44 enggak mengenali Rasulullah. 40:47 Ketika orang lain memberitahukan 40:49 kepadanya bahwa beliau adalah 40:51 Rasulullah, wanita itu segera pergi 40:54 meninggalkan kuburan menuju rumah 40:56 Rasulullah untuk meminta maaf karena 40:59 tidak mengenalnya. Rasulullah sallallahu 41:01 alaihi wasallam kemudian menjawab, 41:03 "Sabar itu diperlukan saat musibah." 41:07 Nah, 41:10 sabar itu diperlukan saat musibah 41:13 terjadi. 41:16 Ya. Nah, 41:19 kemudian 41:20 taat yang dilakukan saat syahwat 41:26 ya. Ah, ini adalah itu nilainya jauh 41:29 lebih besar daripada lagi tidak ada 41:33 syahwat. 41:36 Makanya anak muda 41:38 ibadahnya lebih hebat, lebih disukai 41:42 oleh Allah Rasul dibanding dengan 41:43 ibadahnya orang tua. Karena orang-orang 41:46 tua syahwatnya sudah terkendali sama 41:49 dengan anak muda weh luar biasa. Tapi 41:52 ibadah, nah ini mengagumkan. 41:56 Kemudian apabila ziarah diharamkan bagi 41:59 wanita, maka Rasulullah sallallahu 42:01 alaihi wasallam pasti sudah melarang 42:03 wanita itu. Tetapi beliau hanya 42:05 menasihatinya agar bersabar. Itu tiga. 42:08 Keempat. Sekarang Sayidah Fatimah 42:11 radhiallahu anha putri Rasulullah 42:13 sallallahu alaihi wasallam sudah 42:15 terbiasa setiap hari Jumat berziarah ke 42:18 kubur kakeknya Hamzah. Ya, artinya 42:22 seminggu sekali gitu. seminggu sekali 42:25 ziarah setiap Jumat 42:28 ya. Setiap Jumat. 42:31 Nah, sementara tadi Rasulullah berziarah 42:34 setiap tahun ke kubur Uhud. 42:37 Yang kelimanya, Qurtubi berkata, 42:39 "Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 42:40 tidak melarang perempuan pergi berziar 42:43 kubur. Beliau hanya melaknat mereka yang 42:47 sering ziarah kubur." Nah, ini ya. 42:51 perempuan bolak-balik ziarah muru ya 42:54 sampai kadang-kadang ee apa namanya 42:57 terbengkalai tugasnya dia sebagai 43:00 seorang istri untuk melayani kepada 43:04 suaminya. Ya, itu sangat dimaklumi 43:07 karena hal itu bisa mengabaikan 43:10 kewajiban baik sebagai istri maupun 43:12 sebagai seorang ibu. Jadi kalau 43:15 umpamanya ada hadis yang mengatakan 43:18 Allah melaknat para zairat, orang-orang 43:21 yang perempuan yang pada berziarah itu 43:24 karena seringnya berziarah 43:26 bukan berarti apa namanya berziarah 43:29 kubur. Itu itu jelas dilarang dalam 43:32 Islam 43:34 ya. 43:37 Ada yang menarik gitu ya. Lempar itu ada 43:40 seorang suami ngadu sama saya, Pak 43:43 Ustaz. Istri saya ini tiap tahun ziarah 43:47 ada rombongan, ada ketua majelisnya ya. 43:52 Suatu hari istri saya katanya datang 43:54 minta izin, Pak. 43:56 Ya, 43:58 Pak. ee mau ikut ini ya katanya ziarah 44:02 sama Ustaz Anu katanya ke Wali Songo. 44:07 Kata si suaminya, 44:10 "Bu, kita ini kan lagi agak apa namanya 44:13 keuangan kita ini lagi apa namanya agak 44:17 susahlah 44:18 ya. Kalau bisa sih tunda dulu deh untuk 44:22 tahun ini tidak ikut ya. Ya, nanti kalau 44:26 umpamanya keuangan kita apalagi 44:29 kebutuhan kita sekarang lagi banyak gitu 44:33 gitu. Enggak usah ikut dulu tahun ini. 44:36 Kata orang sudah bayar DP-nya katanya ya 44:40 kalau enggak ikut Pak katanya nantinya 44:42 hangus sayang. Maka kata saya bilangin 44:46 bini ente kalau mau minta izin bukan 44:50 bayar DP-nya dulu, minta izin dulu baru 44:54 kemudian ya kalau sudah diizinkan baru 44:58 DP lah. Ini DP dulu baru minta izin. 45:01 Jadi kayak bocah minta ee izin berenang 45:05 ya. Anak umur 6 tahun 7 tahun minta izin 45:08 kan bukan 45:10 ee minta diizinkan atau enggak ya. 45:14 Tapi apa harus harus diizinkan 45:17 ya. Jadi kadang-kadang ibu-ibu juga 45:19 sifat kekanak-kanakannya masih ada ya. 45:22 Ya begitu juga Bapak-bapak kadang-kadang 45:24 seperti itu juga. Nah demikianlah jamaah 45:26 Allah mengenai hukum ziarah kubur. Nanti 45:29 insyaallah hikmah ziarah kubur dan 45:32 bagaimana cara ya adab dan tata cara 45:35 berziarah kita akan bahas pada pertemuan 45:38 yang akan datang ya. Ee mudah-mudahan 45:43 apa yang saya sampaikan ini besar 45:45 manfaatnya bagi para pendengar. 45:47 Wallahuam. 45:49 Baik, alhamdulillah telah kita 45:51 bersama-sama simak ikwan akhwat tausiah 45:53 sore yang disampaikan oleh Ustaz Ahmad 45:55 Zuli Kholil mengenai ziarah kubur ya. 45:59 Dan kita akan jeda terlebih dahulu Iwan 46:00 Awat dan nanti yang ingin bergabung 46:02 bertanya silakan and bisa kirimkan 46:03 melsapp kami di 0811999720. 46:08 Kami kembali. 46:41 Awat di acara tausiah sore bersama Ustaz 46:44 Ahmad Zazuli Kholil. Ziarah kubur tema 46:47 kita di sore hari ini. Sudah banyak yang 46:50 bergabung di WhatsApp Rasil ini. Ada Ibu 46:52 Siti Rahmah, Ustaz terima kasih nasihat 46:55 dan tausi di sore hari ini. Ada juga 46:57 Bapak Rahman, Ibu Pani, ada juga Ibu 47:00 Saidah, Ibu Anis Sani Hudaifah juga 47:02 sedang menyimak. Terima kasih Ustaz 47:03 nasihat dan tausiahnya. Bu Titi Sediati, 47:06 Bapak Arwin, Bapak Asep juga sedang di 47:08 jalan sambil menyimak rasil. Ada juga 47:11 Ibu Eyangsri, Ibu Tini, ada juga Oma, 47:14 ada Bapak Kirudin, Bapak Nana Sumarna, 47:16 Bapak Baron Betawi, Pak Saian Rohili 47:19 juga Bapak Sodikin, Ibu Iim, Bapak Joko 47:22 di BSD dan masih banyak lagi yang 47:25 bertanya. Yang pertama saya bacakan 47:27 pertanyaan yang masuk dari 47:31 Bapak Joko di Tangerang BSD 47:35 juga Bapak Rohili di Pulau Gebang. Ini 47:37 pertanyaannya hampir sama. Saya bacakan 47:40 keduanya. Asalamualaikum warahmatullahi 47:41 wabarakatuh, Ustaz. 47:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:45 wabarakatuh. 47:47 Ustaz, jika ziarah kubur ke makam orang 47:49 tua, doa apa saja yang paling baik 47:52 dibaca dan surat-surat apa yang paling 47:54 utama dibacakan di atas makamnya? Dan 47:57 juga Bapak Rohili ini bagaimana ada 47:59 berziarah yang benar bila mengunjungi 48:01 makam orang tua dan kalau kita berdoa 48:04 menghadap ke mana yang benarnya? 48:07 Demikian, Ustaz. 48:09 Baik. 48:10 Bismillahirrahmanirrahim. 48:15 mengenai adab berziarah 48:20 itu banyak ya. 48:23 Pertama nih setelah kita tiba di pintu 48:28 makbarah 48:31 mengucapkan salam dulu secara umum 48:33 kepada seluruh penghuni kubur seperti 48:37 yang diajarkan oleh Rasulullah kepada 48:39 Sayidah Aisyah. Assalamualaikum ahlad. 48:52 wa inna insyaallah bikumun 48:57 nasalullah lana wakumuliah. 49:00 Ada juga begini ya. Assalamualaikum ahl 49:04 diar atau ya ahlal kubur antum lana 49:07 salam wahnu insyaallah bikum lahiun 49:11 gofarallah lana wakum wasalullah lana 49:14 wakumul afiah. Nah, ini namanya 49:17 ee intinya doa itu begini. Keselamatan 49:21 bagi kalian semua wahai penghuni kubur. 49:25 Kalian telah mendahului kami dan 49:27 insyaallah kami juga akan menyusul. 49:31 Semoga Allah mengampuni dosa kami dan 49:34 dosa kalian semua. Dan kami mohon 49:38 afiat kepada Allah untuk kami dan untuk 49:41 kalian semua. Nah, ini namanya doa ee 49:45 umumnya ya. 49:47 Sesampainya di depan kubur yang dituju, 49:50 nah berdiri 49:53 menghadap ke arah kepala kubur lalu 49:56 mengucapkan salam kepadanya. 49:59 Misalnya asalamualaika ya. Nah, kalau 50:03 bapak ya abi. Kalau ibu ya umi 50:07 ya. Kalau seseorang siapa sebut namanya 50:11 ya? Atau ya shohi hadalqobri wahai 50:14 penghuni kuburan ini misalnya enggak 50:17 tahu namanya ya. 50:20 Nah, boleh ziarah. Ziarah itu boleh 50:23 sambil berdiri, duduk atau jongkok. 50:26 Terserah ya. 50:28 Kemudian membaca ayat-ayat Al-Qur'an 50:31 yang mudah. 50:33 Nah, ini pertanyaan Pak Joko nih ya. 50:36 Ayat-ayat Al-Qur'an yang mudah seperti 50:38 Yasin, 50:40 lima ayat permulaan Albaqarah, 50:44 ayat kursi, tiga ayat terakhir surah 50:48 Albaqarah. 50:50 Lillahi ma fis samawati wa ma fil ard. 50:52 Waim tubdum ma fi anfusikum dan 50:54 seterusnya. 50:56 Kemudian surah al-Ikhlas, qul huallahu 50:59 ahad, almuawidatain, qul azubil falaq 51:03 dan qul azubinnas. 51:05 Lalu istigfar, astagfirullahalazim 51:09 ya. Kemudian tahlil, lailahaillallah, 51:13 lailahaillallah. 51:15 Tasbih subhanallah wabihamdih 51:17 subhanallahil adzim misalnya. 51:20 Dan selawat kepada selawat untuk Nabi 51:23 sallallahu alaihi wasallam. Nah, itu ya. 51:26 Ya sudah doa tahlil aja deh itu. 51:28 H. 51:30 Nah, kemudian apabila sudah selesai 51:33 dan hendak berdoa, 51:36 menghadaplah ke arah kiblat. 51:38 Kiblat 51:39 ya. Karena salah satu adab dan kesunahan 51:43 berdoa menghadap kiblat. Kecuali 51:47 ziarah ke kubur Nabi Muhammad sallallahu 51:50 alaihi wasallam. Maka sebaiknya tetap 51:53 menghadap ke arah kubur beliau. 51:56 gitu ya. 51:58 Nah, poin-poin di atas hendaknya 52:01 dilakukan dengan penuh khidmat. 52:05 Nah, kemudian yang berikutnya selama 52:08 berziarah 52:10 menghindari perbuatan-perbuatan 52:12 yang dilarang sara seperti berkata yang 52:15 tidak baik, 52:16 h 52:17 bersuara keras ketika ziarah kubur Nabi 52:21 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 52:23 melambai-lambaikan tangan ke arah kubur, 52:28 mengusap-ngusap nisan ya ee dengan 52:33 seumpama saputar tangan memeluk ban, 52:36 mencium kubur seperti kebiasaan Nasrani 52:40 ziarah. Uh, itu Nisan dipeluk, diciumin 52:43 ya, dilap-lap. 52:45 Nah, nah ini perbuatan adalah perbuatan 52:49 orang-orang Nasrani. Begitu 52:51 mau kuburan kiai k mau kuburan Habib, 52:54 mau kuburan apa kalau 52:58 mau ya. Ya, jangan ikutin fanatisme tapi 53:03 ikuti ilmu. 53:05 Hm. 53:06 Ilmu ulama. Makanya jangan ngelihat 53:09 orangnya siapa gitu ya. Tapi ini 53:12 dasarnya ilmu atau dasarnya ee fanatik 53:17 ya. 53:19 Apalagi niat tabaruk 53:22 ya dengan niat mencium kubur dengan niat 53:25 tabaruk tuh itu enggak benar. Enggak 53:28 boleh enggak enggak perlu ya menginjak 53:31 atau duduk di atas kubur dan sebagainya 53:35 ya. Lalu yang berikutnya lagi, setelah 53:38 selesai berdoa hendaknya peziarah diam 53:42 sejenak guna melakukan muhasabah, 53:46 intropeksi. 53:49 Ya, misalnya begini, "Ya Allah, ini 53:52 orang 53:54 yang ziarah begitu banyak kalau ke kubur 53:57 wali ya 53:59 atau ulama. Padahal yang ziarah itu kan 54:02 enggak ada yang kenal, enggak dikenal. 54:06 Mereka datang pada mendoakan, 54:09 "Ya, nanti kalau aku mati apakah ada 54:12 yang mau mendoakan aku?" Nah, dari 54:15 sinilah kemudian lalu ya Allah 54:20 karena kubur orang ini begitu banyak 54:23 orang yang mengais rezeki. 54:26 Sehingga benar kata orang Jawa, wong 54:29 mati nguripi wong urip. 54:31 Orang yang mati menghidupi orang yang 54:34 sudah ee yang orang yang mati menghidupi 54:37 orang yang hidup. 54:39 Artinya gitu. Dengan sebab ada kuburan 54:42 mereka, banyak orang yang mendapatkan 54:44 rezeki lah. Ini enggak mungkin lepas 54:48 dari bagaimana masa hidup orang ini 54:51 dulu. Nah, gitu. Nah, di sinilah 54:55 kemudian kita muhasabah tuh begitu ya. 55:01 Nah, setelah berziarah hendaknya 55:03 memperbanyak amal saleh, 55:06 meningkatkan keimanan dan ketakwaan 55:09 kepada Allah, 55:11 lebih berbakti kepada kedua orang tua, 55:14 lebih menghormati orang alim, ulama, 55:17 para guru, cinta kasih kepada sesama, 55:22 semakin meningkat dan gemar 55:25 bersilaturahim 55:28 gitu Ya, inilah adab-adab dari 55:31 berziarah. 55:33 Wallahualam. 55:34 Baik, kembali beralih ke pertanyaan yang 55:37 masuk di WhatsApp Rasil ini dari Ibu 55:41 Tini. Asalamualaikum warahmatullahi 55:42 wabarakatuh, Ustaz. 55:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:46 wabarakatuh. 55:47 Banyak teman-teman saya yang apabila 55:49 berziarah kubur bertepatan dengan 55:52 tanggal lahir almarhum atau atau 55:55 almarhumah. Tak lupa mengucapkan selamat 55:57 ulang tahun untuk almarhum atau 55:58 almarhumah. Itu bagaimana, Pak Ustaz, 56:00 kalau seperti itu? Mohon pencerahan. 56:05 Iya. I 56:09 aduh 56:10 kita ini berziarah kubur itu tadi antara 56:15 lain kita adalah berterima kasih kepada 56:18 mereka. 56:20 Ya. Nah, terima kasih ini tentu adalah 56:23 kalau umpamanya saya 56:26 diberi sesuatu oleh ente Fahri, saya 56:29 berterima kasih kan nyenengin ente kan. 56:32 Iya. 56:33 Nah, iya. 56:35 Nah, tapi kemudian kalau saya memberi 56:38 sesuatu bukan dengan ucapan, tapi ada 56:41 pemberian apa, maka tentu ee itu adalah 56:46 lebih menyenangkan lagi. Karena manfaat 56:50 sekarang ini kita berziarah adalah 56:53 pengin memberi manfaat kepada mereka, 56:55 bukan cuma kita. 56:57 Iya. 56:58 Ya, makanya baca ayat-ayat Al-Qur'an 57:02 kemudian memohon kepada Allah. 57:06 Agar syafaat dari bacaan-bacaan 57:11 namanya ungkapkan itu. Nah, disampaikan 57:15 syafaatnya kepada mereka 57:18 ya 57:20 itu minta kepada Allah agar disampaikan. 57:23 Masalah nanti disampaikan atau tidak itu 57:26 urusan Allah. Misalnya begini, 57:29 Allahumma'al wailahu 57:32 minal quranilim wal dan seterusnya. Ya 57:35 Allah sampaikanlah 57:38 pahala yang pahala bacaan Al-Qur'an 57:42 kami, istigfar kami dan sebagainya 57:45 kepada si fulan gitu ya. Nah, minta 57:50 kepada Allah seperti itu dan itu 57:52 insyaallah disampaikan oleh Allah. Nah, 57:55 sekarang kalau kita mengucapkan kepada 57:57 yang di dalam kubur selamat ulang tahun, 58:00 apa manfaatnya? Ya enggak ada manfaat 58:03 sama sekali. 58:06 Kemudian ngomong, "Ya datang men ee kita 58:10 punya calon istri lalu datang ke 58:12 kuburan, Bu, ini calon menantu ibu." 58:15 Enggak ada manfaatnya, 58:18 ya? Enggak ada manfaatnya 58:21 gitu, ya. Lakukanlah yang sesuai dengan 58:24 ee adab-adab yang tadi saya sampaikan. 58:27 Wallahuam. 58:28 Oke. Dari Ibu Iim di Pondok Gede. 58:31 Asalamualaikum warahmatullahi 58:32 wabarakatuh, Ustaz. 58:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:35 wabarakatuh. 58:36 Mohon maaf di luar tema, Ustaz. Ini ee 58:38 mohon pencerahannya. Anak saya badalin 58:42 umroh bapaknya yang telah meninggal 58:44 dunia. Pada waktu tawaf, anak saya 58:46 cerita diikuti sama almarhum sampai 58:48 selesai. Dan anak saya cerita sampai 58:51 nangis karena ada bapaknya mengikuti. 58:54 Menurut Ustaz itu bagaimana? Apakah 58:55 benar seperti itu, Pak Ustaz? Demikian. 58:58 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 59:03 Kalau yang dimaksud itu adalah bapaknya 59:07 yang sesungguhnya tentu tidak ya. 59:11 Ah, orang kalau sudah meninggal di dalam 59:14 kubur bisa jadi di dalam kubur itu 59:17 mendapatkan kenikmatan, 59:20 bisa jadi juga mendapatkan siksa. Nah, 59:23 tergantung 59:25 kalau mereka ini para pejuang, para 59:29 mujahid ya, 59:31 yang mati di jalan Allah, maka kata 59:34 Allah, "Jangan kamu katakan mereka itu 59:37 mati." H 59:39 mereka itu masih hidup. 59:41 Nah, tapi sekarang kalau ee yang bukan 59:47 mujahid tadi, dia bisa jadi dapat 59:50 kenikmatan di kubur, bisa jadi juga 59:53 dapat siksa di dalam kubur. Tergantung 59:55 ya. 59:56 kalau sekarang mendapatkan siksa 1:00:00 ya karena orangnya banyak dosanya 1:00:03 disiksa di kuburan. Mungkinkah bisa 1:00:07 lepas orang itu dari siksaan malaikat, 1:00:11 dari cengkraman malaikat lari ke dunia 1:00:15 ya. Heeh. 1:00:16 Maka malaikat dipecat nantinya sama 1:00:18 Allah 1:00:20 ya sebagai malaikat karena dia sudah 1:00:24 apa namanya tidak menjalankan dengan 1:00:27 baik. Itu kan enggak mungkin. Mustahil. 1:00:31 Kalau dia sedang merasakan kenikmatan di 1:00:34 dalam kubur 1:00:36 di mana kubur itu adalah raudah min 1:00:39 riyadil jannah. Taman taman surga. 1:00:42 Mungkinkah orang yang lagi nikmat luar 1:00:45 biasa kemudian keluar dari sana pergi ke 1:00:50 dunia mau ngalamin lagi hal-hal yang 1:00:54 tidak menyenangkan, bikin pusing, bikin 1:00:57 mumet dan lain sebagainya. 1:01:00 Ya, coba renungkan baik-baiklah oleh 1:01:03 kita. Sehingga kalau ada orang yang 1:01:05 mengatakan dalam dalam pujian itu ada 1:01:10 pujian Jawa. Dulu lagi kecil saya suka 1:01:13 dibacain selawatan. 1:01:17 Bengi Jumat roh itu pinggir lawang 1:01:20 katanya. 1:01:21 Jadi kalau malam Jumat roh itu di 1:01:24 pinggir lawang, di pinggir pintu, di 1:01:26 depan pintu mengharapkan bacaan Quran 1:01:30 dan kalimat-kalimat lainnya. 1:01:33 Apabila dia inti enggak diberi itu 1:01:37 enggak dibacakan, didoakan, maka dia 1:01:40 nangis brebes mili 1:01:44 kuburan sambil nyupat tani katanya gitu 1:01:46 ya. Ini enggak benar ini ya. Enggak 1:01:49 benar jemaah rahim Allah yang demikian. 1:01:53 Jadi kalau gitu itu siapa? Bisa jadi itu 1:01:57 malaikat ya menjelma wujud bapaknya. 1:02:01 Bisa jadi juga itu adalah qarin. Qarin 1:02:05 itu adalah jadi jin ee yang menemani 1:02:09 kita sepanjang hidup kita. Setiap kita 1:02:13 itu ada qarinnya. Nah, qarin itu bisa 1:02:15 jadi baik, bisa jadi buruk. 1:02:18 Ya. 1:02:19 Nah, qarin yang buruk adalah setan 1:02:22 namanya. 1:02:23 Jadi kalau bapaknya yang sebenarnya 1:02:25 enggak. Jadi bisa jadi malaikat menjelma 1:02:28 sebagai ya orang tuanya, bisa jadi juga 1:02:31 itu adalah qarin. Wallahualam. 1:02:33 Baik, selanjutnya dari Ibu Siti dari 1:02:37 Parung Panjang. Asalamualaikum 1:02:39 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Kiai 1:02:41 yang saya hormati. 1:02:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02:43 wabarakatuh. 1:02:44 Bagaimana hukumnya jika seseorang 1:02:47 membayar hutang dari usaha yang haram 1:02:51 bagi orang yang menerima uang tersebut? 1:02:53 Bagaimana hukumnya? Terima kasih. 1:02:55 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:03:00 Kalau yang ditanyakan itu adalah sah apa 1:03:04 enggak ya bayar hutangnya ya secara 1:03:08 fikih ya sah-sah saja 1:03:11 sudah impas hutangnya. 1:03:14 Cuma lalu yang menerima bagaimana? 1:03:16 Enggak ada masalah sepanjang dia tidak 1:03:19 mengetahuinya ya dari hasil haram. Cuma 1:03:23 kita ini yang membayar hutangnya ini 1:03:27 ya. Hutangnya sudah impas tapi kita 1:03:30 sudah meracuni orang lain dengan barang 1:03:33 haram. 1:03:35 Apakah kemudian pengaruh buruknya nanti 1:03:38 orang yang nerima yang nanggung? Oh 1:03:40 tidak. 1:03:42 Orang yang menerima tadi bayaran dia 1:03:45 insyaallah ya dia tidak akan dihukum. H. 1:03:49 Tapi yang dihukum ini adalah yang 1:03:51 membayarnya ini karena dia sudah 1:03:53 meracuninya. 1:03:55 Itu demikian ya. 1:03:59 Kemudian nah sebelum ditutup dengan 1:04:02 barangkali ee itulah jawaban dari saya. 1:04:05 Baik, 1:04:05 akhirnya 1:04:07 kita mohon kepada Allah Subhanahu wa 1:04:09 taala ee semoga Allah panjangkan umur 1:04:13 kita dalam taat kepadanya. 1:04:15 Amin. 1:04:16 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 1:04:18 diridai dan dicintainya. 1:04:21 Allah hiasi hati kita dengan akhlak yang 1:04:23 mulia. 1:04:24 Dan Allah bersihkan hati kita dari 1:04:26 akhlak yang hina. Allah limpahkan 1:04:28 rahmat, taufik, dan hidayah kepada kita 1:04:32 anak cucu kita. Amin. 1:04:33 Sehingga selama hidup kita istih, 1:04:35 menjalankan perintahnya, men larangannya 1:04:38 dan manakala wafat, Allah wafatkan kita 1:04:40 semua dalam keadaan husnul ktimah. 1:04:49 Rbana atina fid dunya hasanah wafil 1:04:51 akhirati hasan winaabanar. 1:04:54 Wasallallahu ala sayidina Muhammadin wa 1:04:56 wasallam. Alhamdulillahiabbil alamin. 1:04:59 Dan juga mengingatkan kembali kepada 1:05:02 para pendengar dan pemirsa Rasil TV 1:05:06 bahwa bagi Bapak dan Saudara Ibu yang 1:05:10 mau berinvestasi ukhrawi ya silakan 1:05:15 ee yang apa namanya? Saya sedang bangun 1:05:19 pesantren ya. Bagi Bapak dan Ibu yang 1:05:22 mau berinvestasi akhirat, silakan 1:05:26 salurkan mau berupa dana, mau berupa 1:05:29 barang material ya. Dan insyaallah apa 1:05:33 yang Bapak dan Ibu ee 1:05:37 infakkan itu akan menjadi jariah Bapak 1:05:40 dan Ibu 1:05:42 sehingga walaupun 1:05:44 ee kita sudah tidak ada tapi pahala itu 1:05:47 masih tetap mengalir kepada kita. 1:05:50 Demikian lebih kurangnya, mohon maaf. 1:05:53 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:56 wabarakatuh. 1:05:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:05:59 wabarakatuh. Demikian Iwan Awat telah 1:06:01 kita bersama-sama simak tausiah sore 1:06:03 yang telah disampaikan oleh Ustaz Ahmad 1:06:05 Zazuli Kholil mengenai ziarah kubur. 1:06:07 Semoga apa yang disampaikan banyak 1:06:09 manfaat yang kita dapatkan. Saya yang 1:06:11 bertugas Pak ditemani Neza dan juga 1:06:14 Yusuf. Semoga pamit. Subhanakallahumma w 1:06:16 bihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:06:18 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:06:20 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:06:22 wabarakatuh.