Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam. Alhamdulillah kita 0:21 berjumpa lagi di pagi hari ini dalam 0:23 acara psikologi keluarga. Kami sedang 0:26 berada di studio 2 di sini. 0:29 Alhamdulillah sudah ada 0:31 Sabrina, Frea, dan Echa ee yang sedang 0:35 PKL juga. Ada Ustaz Hasan Sjali dan 0:38 tentu saja ada Atep Setiabudi dan 0:42 Algi. Dan nanti penasihat kita adalah 0:44 Ustaz Husein bin Hamid Alatas, Ustaz Abu 0:46 Bakar Baraja dan Mbak Hajah Nur Nuning 0:49 juga sudah siap. Asalamualaikum Ustaz 0:50 Husin, Ustaz. Waalaikumsalam 0:52 warahmatullahi wabarakatuh. 0:54 Ee ada dua kasus yang masuk. Oke, 0:58 sekarang kita baca Al-Fatihah dulu 1:03 ya. 1:09 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:14 Bismillahirrahmanirrahim. 1:17 Alhamdulillahirabbil 1:22 alamin arrahmanirrahim. 1:27 maiki 1:28 [Musik] 1:30 yaumiddin iyaka na'budu wa iyyaka 1:36 nasta 1:39 ihdinasirathal 1:42 mustaqim 1:44 shathalladzina an'amta 1:47 alaihim ghairil maghdubi alaihim walad 1:59 Amin. Alhamdulillah kita semua sudah 2:01 membaca al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah 2:03 mudahkan, Allah memberi jalan untuk 2:04 bagaimana kita keluar dari kasus yang 2:07 kita hadapi. Baik, ada dua kasus yang 2:09 masuk. Yang pertama adalah tentang 2:11 seorang istri yang kaget karena suaminya 2:14 tidak sebaik ketika awal mulanya setelah 2:17 berumah tangga kok jadi KDRT. Nah, 2:21 kemudian yang kedua mengenai ee kasus 2:25 pasektomi. Seorang istri yang anaknya 2:27 sudah banyak diminta untuk pasektoni 2:30 ehomi oleh KDM. Nah, ini bagaimana Islam 2:34 memenang 2:35 pasektomi. Oke. Eh, Bang Nuning bisa 2:38 dibawa kasusnya. Iya, Mas Krishna. 2:40 Asalamualaikum Ustaz Husein, Ustaz Abu 2:43 Bakar 2:45 dan semua yang berada bersama psikologi 2:47 keluarga. Mudah-mudahan jawaban yang 2:50 nanti kita simak akan mempersuasi kita 2:52 semua untuk bisa melangkah jauh lebih 2:54 baik ya. Asalamualaikum Ustaz Husein, 2:57 Ustaz Abu Bakar. Saya wanita yang penuh 3:01 dengan luka dari sebelum menikah dan 3:04 setelah menikah sampai tahun yang kelima 3:05 ini juga. Sebelum menikah itu saya 3:08 selalu disalahkan, enggak dapat 3:10 perbuatan yang baik. Semuanya selalu 3:14 saja buruk dan perkiraan setelah menikah 3:17 nih, Ustaz. Saya akan senang karena 3:20 punya suami orang yang baik. Dan 3:23 ternyata apa yang saya kira tidak saya 3:26 dapatkan malah bertambah tidak baik. 3:29 Suami senang memukul dan selalu 3:31 memerintah apa yang diinginkan. Jadi, 3:34 Ustaz, saya tidak kuat menghadapi 3:36 kehidupan ini, Ustaz. beberapa kali saya 3:39 ingin mengakhiri hidup saya, tapi gagal 3:43 dan gagal lagi. Mohon pencerahannya, 3:46 Ustaz, agar saya bisa tenang hidup. 3:49 Terima kasih. Kemudian yang kedua juga 3:51 dari wanita ini yang menyampaikan kisah 3:55 wanita-wanita nih. Seorang wanita yang 3:58 sudah melahirkan anak cukup banyak 4:01 sampai 4:02 belasan dan suami tidak punya 4:06 penghasilan. Ada saran dari ee KDM tadi 4:10 ya, agar suami di fasektomi. 4:13 Pertanyaannya adalah bagaimana terkait 4:15 dengan fasektomi ini, Ustaz? Terima 4:18 kasih, ya. Silakan. 4:25 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:26 Bismillahirrahmanirrahim. 4:29 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 4:32 sholli ala sayyidina wa nabina 4:36 Muhammadin wa alihi wasohbihi 4:39 wasallim. Asalamualaika ya 4:43 Rasulullah. Asalamu alaina wa ala 4:46 ibadillahi shihin. Asalamualaikum 4:49 warahmatullahi wabarakatuh. 4:54 Allahumika rahmah 4:56 waimnaadunka ilman nafna 5:00 bimaam rbana zidna ilman wa 5:05 alhikna amma ba'du ikhwan 5:08 akhwat pendengar pemirsa radio TV 5:12 silaturahmi yang dirahmati Allah pagi 5:15 hari ini ditemani oleh Ustaz Abu Bakar 5:17 Baraja tidak asing lagi Ibu Hajah Nur 5:23 Begitu juga Bapak Haji Krishna 5:28 Purwana, Ustaz Abdul Hasan 5:32 Asyabiliri, kemudian putri-putri kita 5:34 yang sedang magang, Atep Setiabud dan 5:37 seluruh kerabat kerja di 5:39 studio. Kaum muslimin dan muslimat yang 5:42 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 5:44 Alhamdulillah wasyukurillah Allah 5:46 berikan kita 5:48 hidayahnya hingga Allah perkenalkan kita 5:52 kepadanya. Kita mengenalnya sebagai 5:54 Tuhan yang maha esa, yang maha pengasih, 5:57 maha penyayang terhadap 6:00 hamba-hamba-Nya yang memuliakan manusia 6:02 dari kebanyakan makhluknya. 6:05 Allah Subhanahu wa taala karuniakan 6:08 mereka berbagai macam 6:11 karunia menyediakan kebutuhan hidup 6:14 mereka. Allah Subhanahu wa taala 6:17 utamakan mereka dari kebanyakan 6:21 makhluknya. Tidak ada satuun manusia 6:24 yang Allah Subhanahu wa taala ciptakan 6:27 melainkan Allah telah sediakan 6:29 rezekinya. 6:32 Bahkan bukan hanya manusia, seluruh 6:34 makhluknya. Wama min dabatin fil ardhi 6:36 illa alallahi 6:38 rizquha. Tapi disebabkan karena 6:40 keserakahan 6:42 manusia, disebabkan karena keculasan 6:46 mereka, juga disebabkan karena kemalasan 6:50 sebagian orang dan tidak punya rasa 6:53 tanggung jawab. akhirnya mengakibatkan 6:56 keseimbangan yang Allah Subhanahu wa 6:58 taala ciptakan 7:01 mengalami 7:04 kerusakan. Nah, tadi kita 7:07 dengar curhat dari salah satu penanya. 7:12 Dia seorang wanita sebelum menikah dia 7:14 merasa dirinya hidup teraniaya. 7:19 Setelah dia berumah tangga, dia berharap 7:21 suaminya merupakan suami yang baik-baik, 7:23 tapi ternyata suaminya suka melakukan 7:26 kekerasan dalam rumah 7:29 tangga. Jadi, KDRT dalam rumah tangga 7:33 ini kita jumpai banyak kita mendengarkan 7:37 keluhan KDRT dari suami terhadap istri. 7:40 Tidak sedikit juga KDRT dari istri 7:43 terhadap 7:45 suami yang menyebabkan akhirnya 7:47 keharmonian dalam rumah tangga 7:49 terganggu, ketentramannya, rasa 7:52 nyamannya. Hingga mereka merasakan dalam 7:55 pandangan mereka, kematian itu 7:58 membebaskan mereka dari derita dalam 8:00 kehidupan dunia ini. Padahal dia salah 8:03 paham. Kematian belum tentu merupakan 8:06 kebebasan dan jalan keluar. Karena 8:08 setelah mati dia tidak mampu lagi 8:10 memperbaiki dirinya, tidak mampu untuk 8:12 merubah ketentuan Allah 8:16 Taala. Ditinggal menunggu perhitungan 8:19 Allah Subhanahu wa taala sesuai dengan 8:21 amal yang dilakukan 8:24 sebelumnya. Oleh karena itu, Allah 8:26 ingatkan kita semua untuk tidak berputus 8:29 asa dari rahmat Allah. Bahkan 8:32 orang-orang yang berputus asa dari 8:33 rahmat Allah Subhanahu wa taala, orang 8:35 yang tidak mengenal Allah juga 8:37 mengingkari Allah subhanahu wa taala 8:39 yang maha pengasih penyayang terhadap 8:42 hamba-Nya. Yang dicoba dalam hidup ini 8:44 bukan hanya kita para nabi, para rasul. 8:48 Cobaan yang mereka hadapi cukup berat. 8:51 Nabi Nuh tidak kurang dari 950 tahun 8:54 menghadapi cobaan yang 8:56 besar. Tapi beliau tegar dan sabar. 8:59 Begitu juga Nabi Musa. Begitu juga 9:03 Nabi ee begitu juga Nabi Allah 9:07 Ibrahim, Nabi Allah Saleh, termasuk Nabi 9:10 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 9:12 23 9:13 tahun tidak berhenti cobaan yang mener 9:17 yang menerpa dirinya. Tapi beliau sabar 9:20 dan mereka beliau bersama mereka para 9:22 nabi dan pengikut mereka menyadari bahwa 9:24 ini merupakan ujian dan ibadah atau 9:28 bukti ibadah mereka, ketulusan mereka 9:31 kepada Allah Subhanahu wa 9:34 taala. Jadi sebelumnya ibu berumah 9:37 tangga, Ibu merasakan 9:39 penderitaan. Saya tidak tahu apakah 9:42 orang 9:43 tua, apakah orang lain yang melakukan 9:46 perbuatan ini kepada ibu. 9:49 Kemudian ibu juga setelah berumah tangga 9:51 ternyata di luar harapan. Nah, di sini 9:54 ibu perlu melakukan 9:58 muhasabah. Bagaimana hubungan ibu dengan 10:01 Allah? Akrab apa tidak? 10:03 Kalau hubungan ibu baik dengan Allah, 10:05 menjaga perintah Allah Subhanahu wa 10:07 taala, selalu berdoa kepadanya, memohon 10:11 perlindungan dan 10:13 rahmat-Nya, insyaallah Allah akan turun 10:16 tangan menjaga ibu. Dan suami ibu 10:18 insyaallah tidak akan berani melakukan 10:21 tindakan-tindakan kekerasan terhadap ibu 10:24 di saat ibu betul-betul bernaung, 10:27 berlindung di bawah naungan Allah 10:29 Subhanahu wa taala. 10:32 suami akan gentar, akan takut untuk 10:36 mengganggu wanita yang benar-benar 10:39 berlindung kepada Allah Subhanahu wa 10:42 taala. Tapi kalau ibu tidak menjaga 10:44 hubungan baik dengan Allah, tidak 10:46 mentaati perintahnya, tidak banyak 10:48 berdoa 10:49 kepadanya, maka wibawa 10:52 ibu juga akan hilang. 10:56 Akhirnya suami atau orang lain mudah 10:58 sekali memperlakukan ibu dengan 11:00 perbuatan-perbuatan 11:02 aniaya. Saya tidak tahu bagaimana 11:04 perilaku suami ibu. Apakah itu merupakan 11:07 kebiasaan begitu? Apakah terpancing 11:09 dengan sikap ibu? Yang jelas di sini ada 11:13 sesuatu yang 11:16 salah. Saya pada saat ini bukan dalam 11:18 rangka memberikan nasihat kepada suami 11:20 ibu. Karena suami ibu tidak hadir, 11:23 mungkin tidak mendengarkan apa yang saya 11:25 sampaikan. Tapi saya berupaya memberikan 11:28 jalan keluar buat Ibu. Dekatkan diri Ibu 11:31 kepada Allah. 11:33 Kemudian dalam setiap saat tersesapi 11:36 bahwa ibu sedang menghadap ke hadapan 11:39 Allah. 11:40 dia berdoa kepadanya untuk melindungi 11:42 ibu, menjaga ibu dari perbuatan aniaya 11:46 siapapun, baik itu suami maupun orang 11:49 lain. Kemudian doakan suami agar 11:51 mendapatkan hidayah petunjuk dari Allah. 11:55 Begitu juga anak-anak ibu, 11:57 insyaallah Allah subhanahu wa taala akan 12:01 mengabulkan doa ibu dalam waktu singkat. 12:03 Sebagaimana Allah berfirman, 12:06 waqabukumuni astajib lakum. Tuhan kalian 12:09 berkata, "Mohon padaku. Aku berjanji 12:11 untuk mengabulkan permintaan 12:14 kalian." Jadi saya di sini bukan dalam 12:16 rangka untuk menjadi penengah di antara 12:18 ibu dan 12:20 suami, tapi memberikan solusi. Kembali 12:24 kepada Allah, berserah diri kepadanya, 12:27 banyak-banyak berdoa dan berlindung 12:29 kepadanya. Suami ibu insyaallah tidak 12:31 akan mengulurkan tangannya untuk 12:32 menyakiti ibu. Sebaliknya dia akan 12:35 membelai ibu dengan penuh kasih sayang. 12:38 Kita merasakan betul-betul di saat kita 12:40 sedang dekat sama Allah, rahmat Allah 12:42 mengelilingi kita. Begitu kita lengah, 12:44 kita lupa, mulai kita merasakan gelisah, 12:48 perasaan tidak nyaman, 12:50 sumpek, dan kita merasakan kok jalan di 12:54 hadapan kita buntu. Begitu kita 12:56 beristigfar, mohon ampun pada Allah 12:58 Subhanahu wa taala, mendekatkan diri 13:01 kepadanya, enggak lama kemudian suasana 13:03 gelap menjadi terang, sempit menjadi 13:05 lapang, jalan buntu juga terbuka buat 13:09 kita harapan dan cahaya. Waman 13:12 yattaqillah yaj'alahu makhraja warzuquu 13:15 min haitsu la yahtasib. Orang yang 13:17 bertakwa kepada Allah, Allah akan 13:19 berikan jalan keluar dan memberikan 13:22 baginya rezeki dari jalan yang tak 13:23 terduga. Oleh karena itu, Ibu coba ibu 13:28 betul-betul kembali pada Allah, mengadu 13:31 kepada Allah dalam semua urusan ibu. 13:34 Pengaduan ibu bukan hanya akan didengar, 13:36 tapi Allah akan tuntun tangan melindungi 13:39 ibu, menjaga ibu, dan melimpahkan 13:41 rahmatnya untuk ibu. Karena Allah 13:44 Subhanahu wa taala amat senang 13:47 menyaksikan hamb-Nya yang datang memohon 13:49 kepadanya. Kalau kita memohon kepada 13:52 makhluk sekali disambut, dua kali dia 13:57 sambut walaupun dengan senyum yang 14:00 sedikit apa sinis. Ketiga kali ya mulai 14:04 ada penolakan. Saalna faitum 14:08 waudnaum waman aksar 14:11 yauman. Sekali saya minta kalian 14:13 berikan. Kedua kali kalian kembali 14:16 memberikan. 14:17 Begitu sering kita meminta, siapa-siapa 14:19 yang sering meminta, yang akan dijumpai 14:22 hanya muka yang asam dan wajah yang 14:25 dipalingkan. Tapi beda dengan Allah. 14:27 Allah Subhanahu wa taala amat senang, 14:30 rida di saat hambanya memohon kepadanya, 14:33 mengeluh kepadanya, mengadu kepadanya. 14:36 Tapi jangan pernah Anda mengeluhkan 14:38 Allah. Allah tidak pernah berbuat zalim 14:40 pada hambanya. Kita yang menzalimi diri 14:43 kita dengan kita lupa kepada Allah. Coba 14:46 ibu coba resep ini. Kembali pada Allah 14:48 mohon kepadanya resapi salat. Pada saat 14:52 sujud setelah membaca subhana rabbiyal 14:55 a'la wabihamdih. Coba ibu mengadu kepada 14:58 Allah. Mohon agar suami diberikan 15:00 hidayah, agar Allah subhanahu wa taala 15:03 perbaiki akhlaknya, Allah bahagiakan 15:06 rumah tangga ibu. Mudah-mudahan segera 15:09 Ibu mendapatkan jalan keluar. 15:15 Adapun kasus yang kedua yang sedang 15:18 viral saat 15:20 ini, Bapak 15:22 Gubernur Dedi 15:24 Mulyadi menghadapi satu 15:27 kasus. Seorang ibu yang belum terlalu 15:29 tua sudah memiliki 11 15:32 anak dan sekarang sedang hamil yang 15:35 ke-12. 15:38 Sedangkan 15:39 suaminya tidak punya pekerjaan 15:46 tertentu. Pak Dedi tanya, "Kamu sudah 15:49 melakukan KB apa belum?" Dia bilang, 15:51 "Sudah melakukan tapi masih keboboran. 15:54 Mungkin menggunakan obat atau suntikan 15:56 dan lain 15:58 sebagainya. Sebetulnya suami bisa 16:01 menggunakan 16:02 kondom. Ibu juga kalau harus terpaksa 16:05 bisa menggunakan spiral. 16:10 Lalu apa yang saya dengar Pak Didi 16:13 Mulyadi mengusulkan untuk melakukan 16:16 fasekomi kepada 16:19 suaminya 16:20 supaya tidak lagi menanam benih di 16:23 ladang istrinya. 16:26 Bahkan saya dengar bahwa Gubernur Jawa 16:29 Barat menawarkan siapa-siapa laki-laki 16:32 yang melakukan 16:33 fasektom ee akan dilakukan operasi 16:36 secara cuma-cuma kemudian mendapatkan 16:39 juga hadiah dan uang 16:43 sangu. Apa yang Pak De lakukan ini 16:46 sebetulnya merupakan kesalahan yang 16:48 bertentangan dengan 16:53 sunatullah. Tidak dapat dilakukan 16:55 fasektom terhadap laki-laki atau 16:58 tubektomi pada wanita kecuali pada saat 17:00 darurat. 17:02 Contoh, seorang 17:05 wanita setiap melahirkan dia melakukan 17:09 caesar tiga kali bahkan sampai empat 17:11 kali. 17:14 Dokter mengatakan kalau seandainya dia 17:16 hamil lagi ya ee ini tidak sama sekali 17:20 apa tidak ada jaminan bahwa dia akan apa 17:23 namanya ee 17:25 selamat. Karena kan setiap kali caesar 17:29 mau tidak mau kan dia harus dijahit ya. 17:32 Lama-kelamaan juga akan mengalami 17:35 penipisan. 17:37 Maka dalam kondisi begini, kalau si 17:39 wanita masih subur, belum 17:42 menopaus, bisa dilakukan tubektomi atau 17:46 si wanita menderita penyakit 17:50 jantung. Dokter mengatakan kalau ibu 17:52 hamil ya lama-kelamaan setiap hamilnya 17:56 semakin besar akan menjadi beban buat 17:58 jantung ibu. Apalagi pompa jantung ibu 18:01 lemah 18:02 ya. Dan dikhawatirkan ibu bisa-bisa akan 18:05 binasa. 18:07 Karena ibu memaksakan diri untuk hamil, 18:09 apalagi pada saat kehamilan semakin tua. 18:12 Kalau memang ee hal ini ya akan 18:15 membahayakan wanita ini karena 18:18 kondisinya ya, maka dia dapat melakukan 18:22 tubekomi untuk menyelamatkan dirinya. 18:25 Laudor walidatun biwaladiha w maudun 18:29 lahu biwaladi. Seorang ibu tidak 18:31 dikenakan bahaya disebabkan anaknya. 18:33 Apalagi anaknya baru merupakan benih 18:35 belum sempurna. Sedangkan ibunya 18:37 merupakan apa? Manusia yang telah 18:40 sempurna. Jadi kalau memang darurat lain 18:43 persoalannya. Tapi kalau tidak ada 18:45 kondisi keadaan darurat masalahnya hanya 18:49 masalah 18:50 ekonomi, sebetulnya Islam telah 18:52 memberikan solusi yang amat indah. 18:56 Nah, ini butuh kerja sama dengan 18:58 pemerintah. Butuh kerja sama dengan 19:00 pemerintah. Tapi kalau Pak Dedi Mulyali 19:03 mengul mengusulkan untuk melakukan 19:06 fasektom ini tidak akan menuntaskan 19:09 persoalan. Jangan orang terkena diabet 19:12 ya yang diobati lukanya bukan gulanya 19:15 yang 19:18 diturunkan. Seharusnya laki-laki 19:20 tersebut ya yang menganggur dicarikan 19:23 pekerjaan. 19:25 Si ibu juga bisa apa? Bisa dibantu untuk 19:29 membuka katakan katakan kuliner, jual 19:32 nasi uduk, nasi ulam dan 19:34 lain-lainnya. Kemudian berkaitan dengan 19:37 anak-anak yang banyak kalau dia tidak 19:40 mampu untuk merawat seluruhnya, kan 19:43 banyak orang yang ingin punya anak tapi 19:46 kondisinya tidak mengizinkan. Berobat ke 19:48 mana-mana sampai ke luar negeri untuk 19:50 mendapatkan anak. Saya kira bisa menjadi 19:53 apa? 19:54 Bapak dan Ibu Asu untuk mengambil 19:56 anaknya. Seperti Rasulullah mengambil 19:59 Imam Ali dari apa? Dari ayahnya. Dirawat 20:02 sebagaimana Rasul dirawat oleh pamannya. 20:05 Abbas mengambil Jafar dirawat dibesarkan 20:07 oleh Jafar karena mengingat kondisi Abu 20:09 Thalib yang susah. Jadi harus ada kerja 20:12 sama di antara kita sesama umat manusia 20:16 apalagi sesama orang yang beriman. 20:20 Kemudian kita tahu dalam Al-Qur'an 20:23 merusak ciptaan Allah Subhanahu wa taala 20:25 itu perbuatan yang dikutuk oleh Allah. 20:28 Dan ini merupakan salah satu perbuatan 20:30 yang dianjurkan oleh 20:32 setan. Dalam suratun nisa Allah 20:34 Subhanahu wa taala menerangkan laknatnya 20:38 terhadap setan. 20:40 Laanahullah. Allah mengutuk 20:43 iblis. Lalu iblis bersumpah di hadapan 20:46 Allah. 20:50 ibadan bahwa aku akan mengambil jatah 20:53 bahagian dari hamba-hamba-Mu ya Allah 20:56 untuk jadi pengikutnya. 21:00 Kemudian wala 21:03 udillannahum wala 21:05 amurnahum fala 21:08 yubattunnaanal 21:11 anamurnahum fala yugyirunna 21:14 khqah. Iblis bersumpah bahwa aku akan 21:16 sesatkan mereka, aku akan memerintahkan 21:20 mereka. Aku akan membuat 21:23 mereka hanyut bersama angan-angan mereka 21:27 dan aku akan perintahkan mereka falirun 21:30 khqallah untuk merubah ciptaan Allah. 21:35 Wamanitana wali minunillah faqadir 21:38 khusus mubina. Siapa yang menjadikan 21:40 setan sebagai walinya selain dari Allah, 21:43 maka dia telah mengalami kerugian yang 21:45 amat betul-betul dahsyat. 21:49 Yaiduhum waumnihim w yaiduhumitanu illa 21:53 gurur. Setan menjanji-janjikan mereka 21:57 dengan janji yang indah dan semua 21:59 janjinya adalah palsu. Lalu Allah 22:01 sebutkan, "Uika mawahum jahanamu w 22:05 yajidunaha mahis." Maka tempat kediaman 22:08 mereka api neraka jahanam dan mereka 22:10 tidak akan menemukan jalan keluar atau 22:12 jalan mengelak dari apa? Dari azab 22:14 tersebut. 22:15 Allah ciptakan manusia dalam keadaan 22:18 yang penuh keseimbangan, pria maupun 22:22 wanita. Jadi kalau seandainya kesuburan 22:25 seorang laki-laki tanpa sebab yang 22:28 darurat ya kita 22:31 putuskan atau seorang wanita ya yang 22:34 subur kita putuskan kesuburannya dengan 22:38 cara tubektomi dan pada laki-laki 22:40 melakukan fasektomi. Ini jelas-jelasnya 22:42 merusak ciptaan Allah. 22:45 Anehnya di Jepang sekarang pertumbuhan 22:47 pendidup menurun drastis sampai 22:50 rumah-rumah banyak yang mengalami 22:52 kekosongan karena tidak ada ahli 22:54 warisnya karena mereka 22:56 enggak. Kemudian sekolah-sekolah 22:58 terutama sekali sekolah dasar tutup 23:00 karena tidak ada murid. Singapura yang 23:04 tadinya membatasi anak hanya dua, 23:05 sekarang dilepaskan karena apa? Karena 23:08 jumlah pertumbuhan penduduk Singapura 23:10 menurun. 23:12 Nah, kita yang diberikan kesuburan oleh 23:14 Allah Subhanahu wa taala karena salah 23:18 mengelola. Kembali kepada dua sebab 23:21 struktural dan kultural. Kultural ini 23:24 budaya malas, tidak mau bekerja, tidak 23:28 tanggung jawab yang ada pada kebanyakan 23:31 pemuda-pemuda kita. Habis waktunya dalam 23:37 jejadang, kumpul-kumpul yang tak 23:39 berguna. Nah, kewajiban Bapak Dedi 23:41 Mulyadi bagaimana kalau memasukkan 23:44 mereka dalam kem pelatihan? H kem 23:47 pelatihan seluruh lari pagi, olahraga, 23:51 bekerja, kemudian berikan lapangan 23:53 pekerjaan. Ini karena budaya malasnya 23:55 membuat juga tubuh mereka lemah, gampang 23:58 bosan, gampang mengantuk. Coba bawa di 24:02 kem, jangan berikan makan kalau tidak 24:04 mau kerja. 24:06 suruh beroahraga, suruh latihan militer. 24:09 Nah, setelah selesai berikan mereka 24:12 kursus. Katakan mau kursus untuk 24:14 melakukan servis alat-alat pendingin 24:16 seperti AC, kulkas, orang yang kerja 24:19 untuk mencuci AC. Mbak sekarang bayarnya 24:22 mahal luar biasa. 24:24 betul-betul 24:26 mahal juga untuk memperbaiki kulkas atau 24:30 kerjaan untuk listrik tergantung 24:32 keahlian masing-masing. Setelah itu cari 24:34 lapangan pekerjaan buat mereka bukan 24:36 hanya keluar begitu sa carikan lapangan 24:38 pekerjaan mereka dikenakan tanggung 24:40 jawab kalau tidak bertanggung jawab mau 24:42 kerja masukkan 24:44 penjara kasih pelajaran buat mereka ini 24:46 kewajiban pemerintah. Kita punya 24:49 kekayaan alami luar biasa melimpah. 24:51 Heeh. Sumber daya manusia kita begitu 24:54 banyak. Kenapa enggak dimanfaatkan? Tapi 24:56 karena pemerintah tidak mendidik juga 24:59 merusak selera masyarakat dengan 25:01 berbagai macam tayangan-tayangan dan 25:03 acara-acara yang tidak baik, akhirnya 25:05 mental bangsa kita ini hancur. Kita 25:08 kalah bukan hanya dengan Cina. Kalau 25:09 dibandingkan sama Cina, kita jauh 25:11 sekali. Kita kalah bahkan sama Filipin. 25:15 Kalah sama Filipin. Jadi jangan salah 25:19 memberikan obat. 25:22 Kalau kita 25:23 diagnosis perempuan ini subur, memiliki 25:26 anak banyak, satu hal yang positif. 25:28 Ustaz Syadil yang hadir bersama kita 25:29 anaknya 15. Beliau hanya guru ngaji, 25:32 tapi alhamdulillah anaknya belajar ke 25:33 luar negeri. Rezeki dari Allah Subhanahu 25:36 wa taala. Jangan khawatir kita akan 25:40 rezeki. Yang penting kita mau bekerja, 25:42 kita mau berusaha, dan kita berhubungan 25:45 baik dengan Allah. 25:47 Jadi ini di antaranya penyebabnya adalah 25:50 sebab 25:52 struktural para koruptor meraja lela di 25:54 negeri kita ini. Para pejabat bekerja 25:57 untuk diri mereka bukan bekerja untuk 25:59 rakyat. Wakil rakyat janjinya manis 26:02 begitu menjadi wakil rakyat mereka tidak 26:03 menjalankan tugas mereka. Mereka 26:06 memperkaya diri di atas penderitaan 26:08 rakyat. Jadi seharusnya di fasektom itu 26:10 bukan apa bukan orang tadi malah 26:14 seharusnya di para koruptor ya mereka 26:17 itu kalau perlu dikebiri 26:18 sekalian para koruptornya para penjahat 26:22 yang merusak negara dan bangsa yang 26:23 mempermalukan ini yang mesti mendapatkan 26:26 hukuman yang 26:28 berat. Nah kita bertanya apakah dalam 26:31 Islam ada 26:33 solusinya? Ada solusi begitu jelas dalam 26:36 Al-Qur'an. Tapi orang-orang Islam 26:39 sekarang cuma baca Al-Qur'an tapi tidak 26:41 suka sama sekali bimbingan yang datang 26:43 dari 26:44 Al-Qur'an. Jadi sebab yang kedua 26:46 kultural itu kembali kepada malasnya 26:48 mereka tidak punya tanggung jawab, mau 26:51 hidup berleha-leha. Nah, ini perlu 26:53 diberikan terapi yang sesuai. 26:57 Allah Subhanahu wa taala berfirman, Mbak 26:59 Uning pada ayat 71 surah 27:04 at-Taubah memberikan gambaran tentang 27:06 masyarakat yang beriman dalam gambaran 27:09 yang amat 27:12 indah. Bismillahirrahmanirrahim. Wal 27:14 mukminun wal mukminat ba'duhum auliyau 27:18 ba'din. Orang yang 27:19 beriman, pria ataupun wanita sebahagian 27:22 mereka menjadi wali sebahagian yang 27:24 lain. Jadi bukan hanya 27:27 terbatas tanggung jawabnya pada istri 27:30 dan anaknya, tapi orang yang beriman 27:32 seluruhnya, apapun bangsa mereka, apapun 27:34 suku mereka, sebagian mereka menjadi 27:38 wali sebahagian yang lain. Kata wali, 27:40 indah 27:40 gak orang tua sebagai wali kan untuk 27:45 anak-anaknya. Jadi kalau 27:47 seandainya masyarakat yang beriman 27:49 menjalankan konsep ini di mana sebagian 27:53 mereka menjadi wali sebahagi yang kaya 27:57 dengan kekayaannya menjadi wali mereka 27:59 yang miskin di sekelilingnya termasuk 28:02 kerabatnya yang berilmu dengan ilmunya 28:04 menjadi walid untuk orang-orang yang 28:06 bodoh agar jangan dibodohi dan dibulih. 28:09 Kemudian yang menjadi pejabat wali untuk 28:13 rakyatnya. Begitu juga yang kuat secara 28:15 fisik menjadi wali. Mereka yang lemah. 28:18 Dan setiap manusia punya kelebihan, 28:20 punya kekurangan. Bisa saja dia punya 28:22 kelebihan dalam bidang harta, tapi 28:23 enggak punya ilmu. Yang punya ilmu 28:26 enggak punya harta. Betul gak? 28:29 Kemudian rakyat juga jangan dipandang 28:31 remeh. Mereka itu merupakan pahlawan 28:33 yang sebenarnya. Para petani yang 28:36 bekerja bukan hanya untuk dirinya 28:38 dimakan. sekian banyak orang. Mereka 28:39 merupakan pahlawan. Para pekerja yang 28:42 bekerja di luar negeri yang membawa 28:43 devisa ke negeri kita ini patut 28:45 dihormati sebagai pahlawan dan mereka 28:48 harus mendapatkan perlindungan di luar 28:50 negeri agar jangan dilecehkan, 28:53 agar hak mereka dipenuhi. 28:55 Tapi banyak petugas KBRI kita di luar 29:00 negeri bukan melindungi para pekerja di 29:02 luar yang dianiaya, malah berkolaborasi 29:05 dengan majikan mereka untuk menerima 29:08 keuntungan pribadi. Nah, pemerintah 29:10 harus tegas menghadapi orang seperti 29:13 ini. Jatuhkan hukuman yang berat. Bukan 29:15 hanya jabatannya dihilangkan, diberikan 29:17 hukuman. Mereka ini yang membuat rakyat 29:20 menderita, membuat rakyat putus asa dari 29:23 negaranya sampai akhirnya mereka 29:25 melakukan berbagai macam tindakan 29:26 kriminal. 29:28 Jadi konsep wal mukminun wal mukminat 29:30 ba'buhum auliya bain. Kalau tadi saudara 29:33 kita punya anak 11 mau 29:36 12, dia bahagian dari saudara kita yang 29:39 beriman, maka orang yang beriman punya 29:40 tanggung jawab daripada uang yang 29:42 digunakan untuk pesta besar-besaran 29:44 dalam perkawinan ulang tahun, berikan 29:46 untuk mereka. 29:48 J sekarang yang terjadi orang 29:50 menghambur-hamburkan uang dengan 29:52 gampang. Tapi untuk menolong saudaranya 29:54 tidak ada kepedulian sama 29:57 sekali. Mana tradisi orang yang beriman 30:01 yang digambarkan Rasul? La yukminu 30:03 ahadukum hatta yuhibbaaki ma yuhibfsih. 30:06 Tidak beriman seorang dari kalian hingga 30:08 mencintai bagi saudaranya apa yang 30:09 dicintai bagi dirinya. Begitu juga dia 30:11 jauhi dari saudaranya apa yang dia tidak 30:13 suka untuk dirinya. 30:16 Rasulullah juga mengatakan 30:18 apa? Rasulullah mengatakan, "Man lam 30:21 yahtam biumuril muslimin falaisa 30:23 minhum." Yang tidak peduli terhadap 30:24 urusan kaum muslimin bukan bahagian dari 30:27 mereka. Ini jelas. Jadi kita ini sebagai 30:30 orang yang beriman bukan hanya punya 30:32 tanggung jawab terhadap anak kita, 30:33 keluarga kita, terhadap juga saudara 30:36 kita yang beriman yang membutuhkan 30:38 bantuan kita. Kalau kita enggak punya 30:40 uang, enggak punya kemampuan membantu, 30:43 kita ingatkan yang mampu untuk 30:46 membantu. Oleh karena itu, orang yang 30:48 tidak menganjurkan untuk memberikan 30:49 makan orang miskin dianggap orang yang 30:51 mendustakan agama. Aritalladzi yukadzibu 30:54 biddinikalladzi yad. 30:57 Jadi kalau seandainya kita ini dengan 30:59 potensi yang Allah berikan saling 31:01 melengkapi, tidak mungkin terjadi kasus 31:03 seperti 31:04 tadi. Di Bandung orang naik mobil mewah, 31:07 sebagian naik mobil mewah. Sebagian 31:10 orang berjalan dalam keadaan susah, 31:13 payah, bahkan berjejal-jejal di 31:15 kendaraan. Lalu kita mau tanya apa 31:17 kontribusi mereka untuk saudara mereka 31:20 yang 31:21 butuh? Mereka bilang, "Kami sudah bayar 31:23 pajak. Ke mana perginya pajak tersebut?" 31:25 untuk menggaji pegawai negeri yang tidak 31:28 menjalankan tugas mereka sebagaimana 31:30 yang Allah amanatkan pada 31:32 mereka. Anggota DPR digaji oleh rakyat, 31:36 Bapak Gubernur digaji oleh rakyat. 31:39 Begitu juga 31:41 pejabat-pejabat sipil kita. Mereka 31:43 digaji oleh rakyat. Oleh karena itu, 31:45 mereka tanggung jawab untuk mengurus 31:47 rakyat. Nah, saya harapkan Bapak Dedi 31:49 Mulyadi bukan menganjurkan untuk 31:52 melakukan perbuatan yang dikutuk oleh 31:54 Allah yang bisa menjerumuskan orang ke 31:56 dalam api neraka jahanam, tapi berikan 31:59 solusi yang betul-betul rasional, yang 32:02 sesuai dengan kebutuhan, tapi tidak 32:04 merusak ciptaan Allah Subhanahu wa 32:07 taala. Tapi bukan berarti tubektomi atau 32:10 fasektom tidak dapat dilakukan. Bila 32:12 keadaan darurat maka dapat dilakukan. 32:16 Kalau Bapak Dedi Mulyadi menganjurkan 32:18 pria ini melakukan fasektom, ya betul 32:20 tidak ada kesuburan. Tapi bisa-bisa si 32:22 laki-laki menjadi liar. Dia bisa berzina 32:25 ke sana kemari dan tidak khawatir akan 32:27 menimbulkan apa? Kehamilan. 32:31 Kehamilan. Jadi kasus wanita tadi 32:34 menjadi kewajiban saudara-saudara mereka 32:36 yang mampu untuk memberikan bantuan. Dan 32:39 kalau mengasuh anak tidak harus diasuh 32:41 di rumahnya. Dia bisa berikan bantuan 32:43 untuk satu anak. Saya punya tanggung 32:44 jawab satu anak. kamu alhamdulillah 32:46 enggak ngelahirkan, tapi bisa dapat anak 32:49 asuh. Di saat dia tumbuh menjadi orang 32:51 yang baik, kamu mendapatkan ganjaran 32:53 yang luar biasa. Jangan hidup hanya 32:55 untuk dunia aja. Oleh karena itu, saya 32:57 tertarik dalam ulang tahun, dalam 32:59 peringatan ulang tahun ee lahirnya 33:03 Konghuchu ya itu kira-kira mungkin 10 33:07 setelah pada peringatan yang ke-2500 33:10 tahun. 33:11 Kebetulan dia hidupnya 33:13 bersama-sama waktunya hampir berdekatan 33:15 dengan Sirus yang dikenal sebagai 33:18 Zulkarnain juga dengan Buddha Sida 33:20 Hartagutama itu waktunya 33:23 berdekatan. Dia mengatakan, "Kalau kamu 33:25 maju, jangan lupakan saudaramu untuk kau 33:28 ajak maju. Kalau kamu bangkit bangkitkan 33:30 juga saudara kamu." Bagaimana kepedulian 33:32 sosial yang disampaikan oleh Konghuchu 33:34 ini sama dengan ajaran yang disampaikan 33:37 Rasul. Jadi ada kemungkinan 33:38 mereka-mereka ini merupakan pembawa 33:41 risalah dari nabi yang diutus oleh Allah 33:43 Subhanahu wa taala. Kemudian 33:45 lama-kelamaan terjadi 33:47 penyimpangan. Seperti kita juga umat 33:49 Islam yang dibawakan Rasul sampai ke 33:51 bawah terjadi penyimpangan bukan bersatu 33:52 dalam agama Allah. Bercerai-berai satu 33:54 dengan lainnya. Jadi wal mukminun wal 33:57 mukminat baum auli 34:02 baufuna 34:07 munkarimakahul. Mereka bekerja sama 34:09 mensosialisasikan yang makruf, 34:12 bersama-sama memerangi yang mungkar 34:15 kemudian mendirikan salat berjamaah, 34:17 mengeluarkan zakat mereka secara 34:19 kolektif, mentaati Allah dan rasulnya. 34:22 Merekalah orang-orang yang akan 34:23 dirahmati Allah. Innallaha azizun hakim. 34:26 Sungguh Allah maha perkasa lagi maha 34:28 bijaksana. Jadi kalau orang bertanya, 34:31 boleh tidak kita lakukan 34:33 fasektom kepada pria-pria ya yang subur 34:37 dan banyak anaknya? Jawabannya tidak 34:40 boleh merusak ciptaan Allah 34:44 kecuali darurat dalam rangka 34:46 menyelamatkan yang lebih besar lagi. 34:49 Kalau tidak haram, haram, haram. 34:52 Sebagaimana yang Allah terangkan dalam 34:54 suratun nisa. Bahkan ini perbuatan 34:56 dikutuk oleh Allah Subhanahu wa taala 34:58 karena ini merupakan anjuran setan. 35:01 Wallahuam. 35:02 Masyaallah. Jadi sebetulnya kita semua 35:05 bisa jadi wali ya karena derita hamba 35:08 Allah adalah derita kita juga. Dari dua 35:11 kasus ini, Mas Krisna, kira-kira apa 35:13 kata Ustaz Abu Bakar? Ya silakan Ustaz 35:15 Abu Bakar. 35:20 Bismillahirrahmanirrahim. 35:24 Asalamualaikum 35:26 warahmatullahi wabarakatuh. 35:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 35:30 wabarakatuh. 35:33 Alhamdulillah, segala puji yang kita 35:39 lepaskan 35:42 kita berikan kepada 35:46 Allah itu adalah sesuatu yang menarik. 35:53 sesuatu yang membuat diri kita menjadi 35:58 getar. Ketika kita bersyukur kepada 36:02 Allah, kita bergetar hati 36:06 kita. Hati kita ini bergetar ketika kita 36:10 mengingat Allah. 36:12 Jadi tanpa ada 36:15 Allah, bagaimana kita mampu 36:20 bergerak, mampu melakukan sesuatu, 36:24 tampaknya kita tidak akan 36:27 mampu. Kekuatan yang kita miliki itu 36:30 kekuatannya 36:33 Allah. Kita melaksanakan segala sesuatu 36:37 itu karena Allah. 36:41 Apalagi yang kita 36:44 butuhkan 36:45 ketika ketika 36:49 kita bersama dengan Allah tapi tiba-tiba 36:53 dengan berbagai macam perbuatan itu 36:55 masuk ke dalam pikiran 36:57 kita, ada saja informasi-informasi yang 37:01 masuk ke dalam pikiran kita. 37:06 Kata-kata yang 37:09 menyalahkan, kata-kata yang 37:12 menyakitkan itu masuk ke dalam pikiran 37:17 kita. Maka dengan tiba-tiba apa yang 37:20 terjadi dalam pikiran kita? pikiran kita 37:24 kasut 37:27 semuanya penuh dengan berbagai 37:31 macam apa yang terpikirkan sama kita 37:35 enggak tahu kita disalahkan, 37:36 diperlakukan, diperbuatkan dengan 37:39 tindakan-tindakan yang tidak 37:44 etika. Dengan perbuatan tidak etika 37:47 inilah yang menjadikan diri kita lemah. 37:55 Sebelum menikah, sebelum menikah kita 37:59 sudah 38:02 mengalami, sebelum menikah kita sudah 38:05 mengalami perbuatan-perbuatan salah, 38:08 perbuatan yang tidak baik kita 38:11 diperlakukan. 38:15 Kemudian kita berharap untuk 38:18 bisa ketika kita menikah 38:22 barangkali ada orang yang memberikan 38:25 kasih sayang, ada orang yang mau 38:29 memberikan 38:30 apresiasi yang mampu 38:35 memberikan tapi kenyataannya 38:39 berbeda. Dia berharap ketika nanti saya 38:42 menikah orang ini baik, orang ini 38:47 menyenangkan, 38:49 kelihatannya 38:51 baik, kelihatannya menyenangkan. 38:56 Tapi yang 38:59 terjadi kata-katanya 39:02 kasar, 39:03 perbuatannya, keinginannya yang harus 39:07 diturutin dan dia tidak berdaya 39:13 lagi. Kalau sudah seperti ini, apa yang 39:16 terjadi? Pikirannya dari sebelum menikah 39:20 sampai menikah, dia penuh dengan 39:22 berbagai macam. Apa yang terjadi dalam 39:28 kehidupannya? 39:30 Bingung. Baru 5 tahun menikah sudah 39:33 mengalami seperti 39:35 ini. Apa yang 39:38 terjadi? Yang terjadi adalah dirinya 39:41 yang 39:43 tersiksa. Dirinya yang tidak 39:47 mampu melakukan segala sesuatunya. 39:51 dirinyalah yang 39:53 selalu 39:57 senantiasa mendapatkan sesuatu yang 40:00 tidak 40:02 baik. Akibatnya 40:05 menderita dan akhirnya dia tidak bisa 40:09 bagaimana dia mengeluh dalam dirinya. 40:13 dia sudah bertobat, dia sudah 40:17 ee bersyukur, dia sudah melakukan 40:22 kegiatan-kegiatan agama, tapi 40:24 kenyataannya tidak ada yang bisa karena 40:29 perbuatan-perbuatannya itu selalu 40:33 masuk. Akibatnya dia mau mengakhiri 40:36 dirinya. berkali-kali dia mengakhiri 40:39 dirinya, tapi tidak mampu. Dia tidak 40:43 bisa karena Allah masih sayang sama 40:47 diri. Allah masih 40:50 menyukainya, masih ada 40:53 kehidupannya. Berarti dirinya selamat. 40:59 Dan sekarang 41:00 bagaimana kalau kita mendengarkan 41:04 kisahnya itu kita tidak 41:07 sanggup, tapi 41:10 kenyataannya, kenyataan inilah yang 41:14 benar-benar membuat 41:17 dirinya membuat dirinya 41:21 bangkit dia untuk bisa berubah. 41:26 Apakah dengan suami yang 41:29 menyenangkan? Bisa saja suaminya 41:32 menyenangkan, tapi dirinya, 41:34 pengalaman-pengalaman dirinya yang 41:37 membuat akhirnya suaminya 41:41 berubah. Ketika dirinya sudah selesai, 41:46 maka suaminya pun dia akan menyenangkan. 41:50 Kalau dirinya menyenangkan, pasti suami 41:54 juga 41:56 menyenangkan. Bagaimana dong harus saya 42:00 berubah? Lakukan 42:04 sesuatu. Lakukan sesuatu yang terbaik. 42:11 Katakan pada dirinya, pada dirinya itu 42:15 langsung dia mengatakan bahwa saya tidak 42:18 akan pernah 42:19 lagi bahwa perbuatan yang disalahkan itu 42:23 waktu dulu, waktu masih kecil, waktu 42:26 masih remaja, waktu masih ee dia sudah 42:30 mau besar, selalu disalahkan, 42:33 diperlakukan yang tidak baik. 42:37 Katakan, "Aku tidak 42:42 suka." Katakan, "Aku tidak 42:47 suka perbuatan-perbuatan itu. Aku tidak 42:50 suka." Dan bermohon kepada Allah. 42:56 dan bermohon kepada Allah untuk 43:00 dilepaskan perbuatan-perbuatan itu 43:03 benar-benar harus 43:05 dilepaskan. Yakinkan bahwa dia bisa 43:10 terlepas. Yakinkan bahwa benar-benar dia 43:14 akan 43:15 terlepas. Dengan terlepasnya 43:18 perbuatan-perbuatan itu, dia akan merasa 43:21 lihat. Maka lapanglah dirinya. 43:26 Aku tidak suka dengan perbuatan 43:29 menyalahkan, dengan perbuatan yang tidak 43:32 menyenangkan. Aku enggak 43:34 suka. Itu yang harus dikatakan, 43:42 dijelaskan. Jadi, bagaimana dong dia 43:44 harus melakukan? Katakan, "Aku tidak 43:47 suka, aku tidak mau melakukan 43:51 ini." Dengan tegasnya dia. Kemudian dia 43:55 ringankan lakukan perbuatan 44:02 baik. Jadi ketika dia mendapatkan 44:06 kesalahan, mendapatkan 44:08 perbuatan-perbuatan yang tidak 44:09 menyenangkan, ditinggalkan, tapi dia 44:12 selalu melakukan perbuatan baik. 44:17 perbuatan-perbuatan baik yang dia 44:19 lakukan ini akan mendatangkan kebaikan. 44:24 Perbuatan baik ini akan menjadikan 44:27 kebaikan-kebaikan berikutnya. Kalau dia 44:30 melakukan perbuatan baik, tidak 44:35 memikirkan, tidak 44:37 memusingkan 44:40 perbuatan-perbuatan yang menyakitkan 44:43 dirinya, kita tinggalkan, kita cuaikan, 44:47 kita abaikan. Perbuatan-perbuatan yang 44:50 tidak menyenangkan itu abaikan. 44:55 Kalau dia sudah hilang, sudah 44:58 terabaikan, maka kita katakan yang baik. 45:02 Berbuat baik, berkata 45:05 baik. Insyaallah perbuatan baiknya 45:09 inilah yang akan menanamkan perbuatan 45:12 baik. Insyaallah suaminya akan berubah. 45:18 Kalau dia berbuat 45:21 baik bukan 45:24 ketakutan, bukan dia takut ini suami 45:27 saya benar enggak dia mengatakan ini 45:30 karena dia pernah melakukan itu. 45:33 Abaikan kata-kata yang tidak baik itu. 45:36 Abaikan. Kalau sudah terabaikan, lakukan 45:40 perbuatan baik. 45:44 Perbuatan baik ini minta maaf. Lakukan 45:48 mengambil air minum, berkata yang 45:51 menyenangkan, duduk 45:54 tersenyum. Senyuman inilah yang bisa 45:58 menarik 46:00 dirinya. Jadi bukan menjadi ketakutan. 46:03 Ketika suami mengatakan sesuatu, kita 46:06 loh nih katakan gini, kenapa? Oh, kenapa 46:09 ini begitu? Tidak, tidak 46:12 berpikir, tidak berpikir 46:16 negatif, tapi berpikirlah yang 46:22 positif. Ada perbuatan negatif, katakan, 46:25 "Saya tidak 46:26 suka, saya tidak 46:29 mau." Katakan itu. Lakukan perbuatan 46:32 baik. Selanjutnya kita lakukan perbuatan 46:36 baik. Nikmati perbuatan baik. 46:39 Insyaallah perbuatan baik kita akan 46:43 mendatangkan 46:44 kebaikan-kebaikan. Kalau kita sudah 46:47 bersih, kita sudah tenang, kita 46:52 menghadapinya, insyaallah suami pun dia 46:55 akan menjadi 46:57 tenang. Insyaallah suami pun menjadi 47:01 tenang. 47:05 Nah, yang 47:08 kedua 47:11 pasaki. Satu perbuatan yang tidak 47:14 baik, satu 47:16 perkataan 47:18 sebaiknya lakukan aja pasak tomi. itu 47:22 perkataan hanya 47:25 berkata bahwa pejabat tertentu kalau 47:30 mengatakan 47:31 sesuatu harus 47:35 hati-hati karena kata-kata itu akan 47:38 mengiringi perkataan-perkataan 47:40 berikutnya. 47:42 Kata-kata itu akan membuat 47:45 perkataan-perkataan berikutnya yang 47:47 selalu mengatakan pasak tomi. Pasak 47:50 tomi. Sedangkan pasak tomomi itu sudah 47:53 dikatakan tidak boleh kecuali yang 47:58 darurat. 48:02 Pasakomi itu sudah dijelaskan tidak 48:06 benar apapun yang terjadi. Bagaimana 48:10 dengan orang yang selalu ee melahirkan 48:13 mempunyai itu? bukan pasak 48:17 tomy dengan berbagai macam 48:20 bisa mengurangi dengan kalender dengan 48:24 tentu dengan berbagai macam 48:28 cara untuk tidak 48:32 melahirkan 48:35 bisa tapi bagaimana agar supaya 48:38 pasaktomi itu tidak dibenarkan 48:45 Itu yang penting. Jadi apa yang harus 48:48 kita lakukan ketika mengatakan sudah 48:51 pasakomi aja? Tidak. Kita jelaskan 48:55 kata-kata tidak 49:00 dibenarkan. Jadi namanya pasaktomi tidak 49:04 dibenarkan. Sebagaimana yang tadi Ustaz 49:07 Husin menjelaskan di dalam ee surat 49:10 An-Nisa bahwa tidak 49:13 benar. Jadi 49:16 jelas dalam Islam tidak benar kita 49:21 sebagai seorang Islam tegaskan pada 49:24 dirinya pasakomi tidak 49:28 benar. Tegaskan pasakomi tidak benar. 49:34 Insyaallah. 49:36 Iya, Pak. Tomy to be back Tomy. 49:39 Mudah-mudahan seperti yang kita dengar 49:41 dari Ustaz Husein dan Ustaz Abu Bakar 49:44 bisa menyentuh nurani para pemimpin 49:47 kita. Mas Krishna waktunya sudah mepet 49:50 cukup. Oke. Alhamdulillah Iwan dan telah 49:53 kita dengar tadi nasihat dari guru-guru 49:55 kita. Jadi pasektom itu tidak benar 49:57 sebaiknya dijauhkan. Yang satu lagi kita 50:00 harus dekat terus dengan Allah. Terima 50:02 kasih Ustaz. 50:04 Baraja Mbak Nuning, saya Muhammad 50:06 Krishna Setiabudi dan Algi mohon pamit. 50:09 Wabillahi taufik walhidayah. 50:10 Wasalamualaikum warahmatullahi 50:11 wabarakatuh.