Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- braasil
- TV
- [Musik]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- alhamdulillahbilamin wasatu wasalamua
- sayidina Muhammad waa alihibihi
- ajainbiidni Ilma allahumfani bimaamtani
- waimni mafzni Ilman Yangi dipancarkan
- dari Jalan Masjid salaturahim Nomor 36 k
- magis cibu berbekasi Radio Silaturahim
- dan rasil TV untuk Islam yang satu yan
- ahwad yang dirahmati Allah subhanahu wa
- taala Semoga kabar anda dalam keadaan
- sehat walafiat di mana pun saja anda
- berada yang dapat mendengarkan siaran
- kami ikhwan akhwat
- Saya anggudin ditemani oleh Anis Mualim
- dan juga Ondi hadir menemani anda dalam
- Kami hadir dalam acara kajian ekonomi
- Islam dan alhamdulillah narasumber kita
- untuk acara ini telah hadir di studio
- guru kita dari dewan Syariah nasional
- Ustaz Ikhwan Basri asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh Pak Ust
- Waalaikumsalam Warahmatullahi
- Wabarakatuh kabarnya sehat Pak ustaz ya
- alhamdulillah sehatfiat alamah sehat
- walafiat dan ikhwan akhwat di kesempatan
- kali ini kita akan mengangkat satu topik
- mengenai mandegnya ekonomi syariah atau
- nanti kita juga akan melihat sebenarnya
- eh faktor-faktor apa saja yang
- mengindikasikan bahwa ada ungkapan
- ekonomi syariah seolah-olah mandek di
- negeri ini jika kita melihat dalam
- beberapa tahun terakhir saja gitu ya
- tema-tema mengenai Ekon omi ketika kita
- mengamatinya dari apa dari perkembangan
- yang diberitakan oleh media baik di
- media massa maupun e media sosial
- perbincangan tentang ekonomi syariah
- memang jarang sekali menjadi trending
- gitu kalau menjadi trending pun biasanya
- dikaitkan dengan hal-hal
- kekurangan-kekurangannya gitu ya hal-hal
- kelebihannya malah dalam eh pantauan
- masyarakat ini kok seolah-olah ke mana
- gitu ekonomi syariah sementara
- permasalahan ekonomi hampir setiap hari
- ada gitu apalagi sampai saat ini orang
- masih terus berbicara tentang ekonomi
- dan kita akan melihat sebenarnya Eh
- bagaimana dari data-data juga nanti akan
- disampaikan oleh Ustaz dan kita akan
- melihat terkesan Bagaimana perkembangan
- ekonomi dalam beberapa tahun terakhir
- ini berganti kepemimpinan berganti ketua
- kalau misalkan ada bidang-bidang yang
- menggeluti hal ini kita juga akan
- melihat gitu ya sebenarnya edukasinya
- juga Apakah oleh berbagai pihak mengenai
- ekonomi syariah ini berjalan atau tidak
- ataukah lambat ataukah masif Nah kita
- akan mendapatkan pencerahan dari Ustaz
- Iwan Basri begitu Pak ustaz ya kami
- persilakan Pak ustaz selain nanti kita
- juga akan ada dialog dengan pendengar
- Pak ustaz ya dari SMS dan WhatsApp yang
- masuk untuk itu silakan kirimkan ke
- nomor
- 08111999720 kami persilakan Pak ustaz
- Terima kasih masangga asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- alhamdulillahiabbil alamin wa Asyhadu
- alla ilahaillallah walius shihin wa
- Asyhadu anna muhammadan abduhu waasuluhu
- khatamul Iya wal mursalin Allahumma
- sholli wasallim wabarik ala had nabiil
- Karim wa ala alihi wa ashabihi ajmain
- Amma ba'du para pemirsa resil TV dan
- para pendengar Radio Silaturahim yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala
- Alhamdulillah kita selalu memanjatkan
- syukur kepada Allah subhanahu wa taala
- yang senantiasa dan tidak pernah
- berhenti-berhentinya mencurahkan
- rahmatnya kepada kita sekalian sehingga
- dengan rahmatnya itu kita dapat
- melaksanakan aktivitas kita termasuk
- kita melaksanakan siaran live pada hari
- ini para pemirsa dan para pendengar yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala ee
- seperti yang di ee apa dimukadimahi oleh
- Mas Angga tadi bahwa banyak sekali pihak
- ya Banyak pihak
- stakeholder dari kalangan umat Islam
- yang awam yang
- berpendidikan dan juga para
- aktivis-aktivis yang ada di lingkungan
- ee ekonomi syariah di Indonesia ini
- merasa bahwa
- ee gerakan atau pertumbuhan atau
- perkembangan ekonomi Syar di negeri kita
- ini
- mengalami ee kemandegan ya stagnasi ya
- dan itu banyak ee data atau banyak bukti
- yang mereka
- ee berikan kepada saya
- ya
- karena mungkin mereka merasa ada ada
- perbedaan dalam beberapa tahun terakhir
- ini mungkin karena ada pandemi sehingga
- pada waktu itu kita dibatasi gerakan
- kita ee edukasi kita dan lain sebagainya
- tentang ekonomi Islam ini terbatas
- karena dibatasi oleh prokes ya tetapi
- sebelum itu terjadi pun sudah ada gejala
- bahwa
- ee perkembangan atau gerakan ekonomi
- syariat di Indonesia ini ee lebih banyak
- kita dengar dari gelombang suara tetapi
- tidak dalam alam yang nyata begitu ya
- suaranya bergemah ya Mulai dari
- ee orang yang di atas ya pak menteri
- misalnya atau ketua ini ketua itu dan
- lain sebagainya mengenai perspek ttif
- ekonomi syariah yang begitu besar di
- Indonesia tapi kenyataannya ee di dalam
- data yang disodorkan kepada kita ini ada
- hal yang menunjukkan bahwa itu ee
- berbeda antara suara dengan ee kenyataan
- ya jadi misalkan ya ada data yang
- terbaru dari OJK dari Bank Indonesia
- bahwa apa namanya
- ee pertumbuhan ekonomi syariah itu
- market share-nya di Indonesia sampai
- dengan
- Februari 2002 2022 itu 6
- kom 65%
- Ya
- 6,65% ya
- 2022 jika kita melihat ya Ee sejarah ke
- belakang bahwa
- ekonomi syariah dalam hal ini lembaga
- keuangan syariah pertama kali ke
- Indonesia diintroduce ke dalam sistem
- keuangan kita pada tahun
- 1992 dengan berdirinya Bank Muamalat dan
- Asuransi Takaful ya maka itu sudah 30
- tahun ya 30 tahun lamanya atau 30 tahun
- penuh ya kita
- mengintrodusir memperkenalkan lembaga
- keuangan syariah di Indonesia ya dan
- sampai
- Tahun
- 2022 Market Share daripada perbankan
- syari itu baru
- 6,65% maknanya pertumbuhan dalam setiap
- tahun itu enggak sampai 1% mungkin
- kira-kira
- 0,3% ya 0,3% kecil sekali ya Sehingga
- ee
- sebagian orang itu apa namanya ee merasa
- bahwa seperti ada kemandekan dan kalau
- kita lihat Market Share yang 5% itu
- mungkin tahun 2010 misalnya ee
- kemudian antara 2010 ke sekarang itu
- ee cuma meningkat 1,6% itu menunjukkan
- bahwa kebelakangan ini
- belakang-belakangan kita ini malah ee
- apa namanya menunjukkan bahwa
- pertumbuhan atau percepatan akselerasi
- itu enggak ada ya kecepatannya bertumbuh
- malah tidak ada yang ada malah ee
- perlambatan ya Nah itu dari dari sisi
- angka lah kalau kita bandingkan dengan
- negara tetangga misalnya Malaysia ya ya
- supaya kita tahu petanya kayak apa
- market share di Malaysia lembaga
- keuangan syariah dalam hal ini perbankan
- itu sudah mencapai
- 37% itu akhir tahun 2020 ya data yang
- ada di kita ya itu berarti masuk pandemi
- ya masuk pandemi 2020 ya belum ada
- vaksinasi ya
- Nah Malaysia termasuk negara yang sangat
- ketat ya dalam menangani covid-19 itu
- sehingga ee jauh lebih Ketar daripada
- kita
- ee dan itu kalau kita lihat data tahun
- 2020 Market Share daripada keuangan
- Islam di Malaysia mencapai
- 37% jauh sekali daripada kita meskipun
- sebenarnya dilihat dari sejarah
- pendirian di Malaysia hampir 10 tahun
- lebih dulu daripada di kita ya Malaysia
- memperkenalkan Bank Islam Malaysia
- berhad itu tahun 1
- 982 ya setahun kemudian
- 1983 itu Takaful muncul di Malaysia ya
- Jadi kurang lebih kita ini setahun
- terbelakang atau di di belakang Malaysia
- e dalam hal ee memperkenalkan perbangkan
- syarnya di tanah air kita nah market
- sharenya itu jauh di atas kita ya sudah
- 307% ya kemudian di Saudi Arabia ya ini
- datanya
- lebih lebih hebat lagi ya Market Share
- perbangan Syar di Malaysia di Saudi
- Arabia itu mencapai Eh
- 82% ini tahun 2020 ya mungkin sekarang
- sudah naik ya karena di Saudi itu e apa
- namanya Ee tidak banyak bicara
- sebetulnya ya Enggak banyak
- berkeluar-keluar Gubernur Sentral
- banknya itu ya Enggak banyak ngomong
- menterinya Enggak banyak ngomong tapi di
- laksanakan ya I EE antara pemerintah
- dengan swasta sangat gencar
- mereka mensosialisasikan secara ee
- fundamental eh keuangan Sar itu sehingga
- sampai sekarang itu marknya sudah 82%
- kemudian kita lihat Pakistan ya pada
- akhir tahun 2021 itu Mark daripada
- Islamic banking di Pakistan mencapai
- 18,6% ya termasuk tetap lebih lebih
- tinggi daripada kita jauh ya karena
- mereka sudah rata-rata sudah double
- digit kita itu
- ya belum belum pernah mencapai double
- digit ya ya baru ini 6,6%
- 6,65% ya dan itu kita sudah laksanakan
- 30 tahun ya Dan kalau seperti ini maka
- apa yang disimpulkan oleh teman-teman
- tadi pengamat-pengamat ee atau orang
- awam yang punya apa namanya kepedulian
- terhadap perkembangan ekonomi syariah
- terutama keuangan syariah ini ee tidak
- salah kalau mereka itu kemudian
- menyimpulkan bahwa telah terjadi
- stagnasi di dalam perkembangan lembaga
- Kangan syariat Indonesia karena bukti
- data seperti ini ya dan dan ini yang
- yang membuat ee saya merasa apa namanya
- agak menyesalkan adalah bahwa mereka itu
- kemudian merasa bahwa
- eh perkembangan ekonomi Islam di
- Indonesia itu tidak bakalan lebih baik
- lagi ke depan gitu loh jadi mereka ada
- agak agak ini pesimis ya pesimis ya saya
- memberikan penjelasan kepada mereka
- begini logikanya kalau kita hanya
- melihat data dari LKS ya Misalnya
- asuransi asuransi juga di Indonesia itu
- rendah ya 5% ya 5, se% ya 5,3% Ini akhir
- eh 2021 di Indonesia jadi bank sudah 6%
- asuransinya 5 5% ya segitu-segitu aja
- sudah lama sekali ya sudah hampir 30
- tahun juga ya Nah untuk memberikan
- hiburan kepada mereka saya memberikan
- jawaban begini kita enggak boleh ya
- hanya memberikan atau melihat data itu
- sebagai perkembangan ya perkembangan e
- lembaga Kangan Syariah atau perkembangan
- eh ekonomi syariah di Indonesia Jadi
- tidak boleh kita menjadikan eh data itu
- sebagai representasi dari market share
- ekonomi di Indonesia bagi saya itu
- terlalu kecil ya karena ada
- ee Market Share ekonomi shar yang tidak
- terekam oleh ini ya itu kan yang di
- pembiayaan ya pembiayaan n di pembiayaan
- atau atau penghimpunan dana ada banyak
- Data yang sebetulnya kita tidak tahu
- jumlahnya berapa tapi dalam pikiran saya
- itu jauh lebih besar daripada itu yaitu
- yang tidak terekam apa yang tidak
- terekam ya segala transaksi ee transaksi
- di ekonomi R yang tidak menggunakan riba
- nah contohnya misalnya gini kita kan
- butuh bahan-bahan yang kita beli setiap
- hari butuh beras butuh minyak ya butuh
- kebutuhan sehari-hari kebutan pokok
- selalu kita beli makan minum kemudian
- pakaian dan lain sebagainya transportasi
- ya nah transaksi ini kalau
- kita
- labeli sebagai transaksi Syariah karena
- tidak terlibat di dalamnya riba ya maka
- jumlahnya jadi sangat besar ya terutama
- dalam hal ini ada konsumsi nah sektor
- konsumsi yang dilakukan oleh rumah
- tangga di mana 90% beragama Islam
- kayaknya ini akan menimbulkan angka yang
- sangat besar ya sangat besar jauh lebih
- besar daripada itu daripada yang tadi
- itu ya ya Ee
- 6,5
- 6,65% atau
- 5,3% misalnya seperti itu jauh sekali ya
- Nah kemudian ada sektor halal industri
- Misalnya ini juga sangat besar dan itu
- juga enggak terrekord di di data itu
- makanya kepada teman-teman semuanya ya
- termasuk pemerhati ekonomi syariah ee di
- mana saja berada
- Ee kita tidak boleh pesimis hanya dengan
- melihat angka yang dikeluarkan oleh OJK
- atau Bank Indonesia mengenai
- perkembangan
- ee lembaga kewangan Sari di Indonesia
- yang sekarang baru menyentuh posisi
- 6,65% dan
- di apa namanya dijudemen sebagai
- kemandegan di dalam perkembangan ekonomi
- syariah ya tapi selain daripada itu ada
- juga yang yang berargumen bahwa memang
- tidak sama apa yang terjadi pada tahun
- 2000 sampai 2010 misalnya
- dengan
- 2015 ke sini itu tu berbeda ya
- Ee ini terutama orang yang memiliki
- keterlibatan langsung terhadap
- perkembangan ya misalkan praktisi
- misalkan konsultan akademisi ee dan lain
- sebagainya ya Mereka melihat bahwa di
- tahun 2000 sampai 2010 itu edukasi
- kemudian
- sosialisasi di semua level itu
- digencarkan Bank Indonesia pada waktu
- itu eh mentraining seluruh karyawannya
- tentang Apa itu ekonomi syariah dan juga
- Apa itu perbangan Syariah sampai
- sedetail-detailnya itu itu sangat
- menggalakkan ya digalakkan Tapi sesudah
- itu ya tetap ada training ya tapi enggak
- se apa namanya skalanya Enggak seperti
- sebelum sebelum tahun 2000 201 ya antara
- tahun
- 200020 itu luar biasa ya dan itu bukan
- hanya dilakukan oleh regulator Tapi
- semua perbangan Sar itu sangat giat
- sekali melakukan training juga ada
- kerjaasama dengan lembaga-lembaga
- pendidikan Islam pesantren dan lain
- sebagainya itu kita rasakan ya tapi
- kebelakangan seperti ini kebelakangan
- seperti sekarang ini yang itu mereka
- rasakan kurang ya baik dari sisi
- kualitas ataupun kuantitas Nah itu
- mungkin sebagai suatu apa namanya
- gambaran ya Mengapa tidak dirasakan atau
- kurang dirasakan sosialisasi seperti
- yang tadi dikatakan tadi itu sosialisasi
- atau edukasi bahkan sekarang misalnya
- hampir semua perguruan tinggi baik itu
- negeri atau swasta sudah menjadikan
- ekonomi Islam sebagai bagian atau
- sebagai ee apa namanya Prodi ya di
- fakultas ekonomi atau di fakultas yang
- lain ya Bahkan ada juga yang yang
- mengintrodusir
- EE lembaga yang lembaga pendidikan tapi
- bukan S1 misalnya kayak D1 D2 D3 itu
- sudah banyak sekali yang EE memberikan
- training-training tentang akuntansi
- syariah dan lain sebagainya karena
- akuntansi inilah yang EE menurut kita
- atau menurut pada menurut kita semuanya
- akan menunjukkan Bagaimana perlakuan
- accounting treatment ini akan sangat
- berbeda ee terhadap ee
- transaksi-transaksi konvensional ya maka
- ada ee pendidikan D1 atau D2 D3 tentang
- akuntansi syariah kalau S1 juga ada ya
- di banyak perukuran tinggi sekarang
- sudah ada tapi ya lagi-lagi orang ak
- bertanya di mana apa namanya
- ee hasil daripada pendidikan itu
- memberikan kontribusi kepada
- perkembangan e ekonomi syariah atau
- perkembangan daripada lembaga keuangan
- syariah kalau seandainya ada akan
- ditunjukkan dengan angka mungkin double
- digit ya pencapaiannya sudah di atas 10%
- itu terasa tapi ini enggak walaupun
- sudah didukung dengan edukasi formal ya
- Tapi tetap perkembangannya masih seperti
- itu ya Nah ini jadi
- ee mereka ini mempertanyakan itu ya
- diskusinya mempertanyakan Kenapa terjadi
- kemandekan yang ditunjukkan dengan data
- itu mas enggak
- I dari data-data
- yang sebenarnya itu apakah sudah Ee
- dibuka ke publik data-data itu tuh Pak
- ustaz ini publik ini bisa kita cek dari
- semua dari semua gitu ya memang Kan ada
- beberapa ee regulator juga yang melihat
- bahwa ee Bagaimana ekonomi Islam ini
- atau ekonomi syariah gitu ya itu tidak
- ambil peran gitu tidak ambil peran
- Akhirnya e masyarakat melihat Wah ini
- tidak ada kesusan dari pemerintah gitu
- oh jadi maksudnya ee ada pihak yang
- tidak ingin ekonom itu maksudnya ada
- enggak kira-kira ini p data-data yang
- kalau Menur saya si ada kan pada waktu
- kita
- mengundangkan apa ya undang-undang
- perbankan nomor 8 tahun 2000 eh 2000
- 2002000 berapa 2008 undang-undang Nomor
- 21 Tahun 2008 undang-undang perbangan
- Syariah itu kan gak semua fraksi di DPR
- itu setuju ada yang workout Siapakah
- yang workout itu Nah itu menurut saya
- yang tidak setuju dengan ee
- undang-undang ini ya tapi sebagai negara
- yang demokratis karena mayoritas di DPR
- sudah meloloskan dan menjadikan itu
- sebagai undang-undang ya apa pun libat
- itu kan sudah yang harus kita ikuti maka
- dengan diloloskannya undang-undang nomor
- 21 tahun 2008 tentang ee perbangan
- Syariah itu itu menjadi amanah Bagi EE
- pemerintah siapapun ya yang berkuasa
- untuk tetap memajukan ya siapun tidak
- peduli dari partai Apun itu tidak peduli
- dia e dia memberikan amanah kepada
- pemerintah untuk dikembangkan ya tidak
- boleh ada pemerintah yang hanya
- mengembangkan konvensional saja terus
- Syariah ditinggalkan Nah itu tidak boleh
- tapi yang yang barusan tadi kan
- seolah-olah walaupun ini kan sudah lolus
- dari ee dari DPR dan menjadi
- undang-undang tetapi tetap ada mungkin
- kelompok tertentu yang meng-hack atau
- apa gitu ya tidak supaya ini tidak
- berkembang ya kalau seperti itu di dalam
- permukaan di atas permukaan sih enggak
- kelihatan ya Tapi selama ini kita enggak
- merasakan ya kan justru ya banyak yang
- perkiraan kita itu mereka mungkin tidak
- suka dengan ekonomi syariah tapi
- kenyataan mereka malah orang yang
- mendukung ya he itu banyak ya iya iya ya
- itu bisa ditanyakan dengan ee Bisa dicek
- dengan misalkanlah lembaga-lembaga kan
- Syariah atau perbangan syariah yang ada
- di wilayah-wilayah mungkin mayoritasnya
- malah nonmuslim he dan itu bisa berkepr
- misalnya saya bisa Sebutkan ya Ada BTPN
- Syariah itu kan ada yang di Bali Heeh
- hampir semua Bali itu kemudian NTT
- daerah Sekar Kubang ya itu berkembang
- berkembang sekali ya dan sangat memb
- bantu mereka ya makanya kalau dilihat
- dari tampilannya itu ee apa namanya
- iklannya bukan iklannya apa bukan
- iklankan promosi video-video yang
- dikeluarkan oleh PTPN Syariah itu itu
- semua ada ya
- ada apa etnisnya itu loh etnis ada yang
- etnis ini etnis itu kemudian pakaian ini
- pakaian daerah yang menunjukkan bahwa
- mereka itu sebetulnya bukan orang bukan
- e bukan muslim gitu tapi mereka menerima
- ya jadi eh mereka sudah menyadari itu ya
- jadi seperti ini tidak ada masalah
- sebetulnya tetapi yang tetap menjadi
- pertanyaan bagi teman-teman tadi itu
- adalah Kenapa kok datanya enggak
- berubah-berubah gitu l kita itu Mau
- menyentuh angka double digit kayaknya
- mustahil ya apakah data itu sesuai
- dengan realita yang terjadi atau memang
- permainan data kita bicara di Indonesia
- ini soalnya Pak
- ustaz yang data ee semua Kementerian aja
- bisa dipertanyakan
- nah menurut Pak usustaz itu
- ee karena Pak ustaz kan dengan latar
- belakang dewan serariat nasional juga
- kira-kira otokritik apa Pak ustaz yang
- perlu di difokuskan gitu ya untuk para
- penggerak ekonomi masariah di negeri ini
- bukan hanya kita fokus ke masyarakat
- ataupun ke pemerintahan gitu ya Iya
- kalau kalau saya perhatikan ya penggara
- ekonomi syariah itu mungkin bisa dibagi
- menjadi beberapa kelompok ya misalkan
- gini ada yang kelompoknya
- mainstream ya ini formal artinya yang
- diwakili dengan lembaga ee apa lembaga
- keuangan syariah yang ada ya Apa itu
- perbankan Apa itu asuransi lembaga
- pembiayaan atau pasar modal ya Nah ada
- yang mereka ini tidak mengikuti itu ya
- mereka ini sebetul anti mainstream ya
- Misalnya ee orang kelompok-kelompok yang
- masih ragu terhadap gerakan yang pertama
- ini gerakan dan gerakan e formal ini
- mereka meragukan keabsahan syariahnya
- itu diragukan nah mereka akhirnya bikin
- sendiri ya dinya ada mereka bikin
- Perumahan ya Anti riba ya
- kemudian pembiayaan anti riba dan lain
- sebagainya tapi mereka itu tidak mau
- mengikuti yang mainstream ya Nah
- sebetulnya kalau kita lihat dari
- semangatnya kan harus kita tangkap ya
- karena kelompok ini sebenarnya inginnya
- itu tidak tidak mengenal ribah Arya
- tidak ter ribah dalam transasinya atau
- bagaimana mereka menghindari ribah
- semangatnya ada di situ ya tetapi
- pengertian yang mereka ee inginkan itu
- tidak seperti yang mainstream ya mereka
- bikin sendiri Ini juga tidak terdata
- sebetulnya ya berapa jumlahnya itu kita
- tidak tahu k hampir di semua tempat ada
- ada di Jawa Jawa Barat ada Jawa Tengah
- pun ada Jawa Timur juga ada Madura juga
- ada ya seperti itu ya Jadi ini anti
- mainstream dan anti formalitas seperti
- kalau saya Sebutkan begitu ya karena
- mereka ee mempunyai pikiran bahwa apa
- yang ada dalam formal dan ada yang di
- dalam mainstream ini tidak mewakili e
- keseluruhan pengertian syariah mereka
- mempunyai pendapat sendiri nah ini
- merekaat gerakan dan kita tetap welcome
- karena semangatnya adalah ingin
- menghindarkan diri dari riba dalam semua
- transaksi mereka Ya ya seperti itu ya
- Nah ini tidak mungkin kita dapatkan
- datanya berapa volumenya berapa
- besarannya kira-kira wallahuam Saya
- tidak tahu tapi gerakannya ada
- gerakannya dirasakan ya mereka mempunyai
- pengajian sendiri ya iya iya mereka
- punya Ustaz sendiri mereka punya tokoh
- sendiri meskipun nanti kita juga bisa
- apa dalami lagi bahwa kelompok ini ada
- bermacam-macam warna ya He ada yang apa
- namanya sangat kaku ya ada yang
- akomodatif ya Ee itu artinya
- ee bisa
- menerima apa namanya masukan terbuka
- mereka terhadap masukan kembali ada yang
- ada yang menutup diri seperti itu ya
- makanya saya katakan itu berwarna-warna
- ant kelompok ini karena sebenarnya
- enggak satu tapi intinya kan kita dapat
- bahwa mereka ini semangatnya adalah anti
- riba bagaimana kita menghendarkan diri
- dari riba dalam transaki itu yang mereka
- ingin cita-citakan yang ingin mereka
- wujudkan gitu Heeh ee seperti itu ya
- ee apa namanya semangatnya tetap sama
- semangatnya tetap sama tapi yang menjadi
- masalah ini di sini adalah Kalau menurut
- saya giroh yang besar tadi itu
- kadang-kadang bertemu dengan kenyataan
- yang mungkin mereka tidak sadari atau
- mereka tidak harapkan sehingga
- mengorangi gironya he ya sama orang ya
- ketika orang itu mengalami ee pencerahan
- semangatnya kan tinggi ya terus ini
- berjalan beberapa saat he suatu saat dia
- ketemu dengan peristiwa yang tidak
- diharapkan he dan itu mengurangi
- geronnya biasanya begitu bikin down Iya
- bikin mereka down Iya begitu juga itu di
- dalam ekonomi syarinya begitu
- ya yang memang sangat giro mempunyai
- Gero yang tinggi untuk hijrah untuk
- mempraktikkan transaksi yang sesuai
- dengan syariah
- tapi kadang-kadang di tengah
- perjalanannya itu menemukan ee hal-hal
- yang mereka sangat
- kecewa tidak mereka harapkan Dan
- kemudian gironnya Kemudian Don ya Don
- kemudian ada yang putus asa balik lagi
- ke awal gitu ya balik ke awal nah ini
- sebetulnya perlu perlu Ustaz perlu
- Mursyid lah Hm bahwa dalam berhijrah di
- ekonomi Sekalipun kita tidak akan
- mulus-mulus saja banyak ya banyak pasti
- ada saya sendiri banyak mendapatkan itu
- ya rintangan ya I orang-orang yang
- dulu tidak menghiraukan riba tidak
- menghiraukan judi tidak menghiraukan
- goror hidupnya dari itu semuanya suatu
- saat dia mendapatkan pencerahan kemudian
- tinggalkan semuanya dengan segala risiko
- sampai keluarganya segala macam dia iya
- ee menjadi apa namanya istilnya
- stilingnya berubah derajatnya turun
- secara materi gitu kan itu itu bisa
- diterima tapi sesuai dengan apa namanya
- Apa namanya se eh apa namanya dalam
- perjalanan kemudian itu menemukan
- hal-hal yang mungkin dia kecewa
- semangatnya menjadi akhirnya
- kehidupannya semuanya kurang bagus ya
- Nah menurut saya ini kan apa namanya
- ujian ya ujian nah di tengah ujian ini
- banyak yang bertahan dengan kesabaran
- ada juga yang balik karena faktor
- keluarga misalnya istrinya anaknya yang
- bertanya-tanya apa dulu kita
- begini-begini sekarang enggak dulu kita
- bisa ke mall sekarang enggak ini
- menimbulkan efek psikologi sebagai Bapak
- ya Dan seperti ini banyak ya Banyak
- sekali Oleh karena itu maka sebetulnya
- kita memerlukan Mursyid ya memerlukan
- seorang yang kita anggap ee punya ilmu
- dan punya mental dan punya e prinsip
- sehingga kita bisa bertanya dan kita
- bisa dialog dengan dia mendapatkan
- hasiknya dan kita member e kita
- diberikan api semangat terus dalam
- mempelajari Islam dan dalam praktikan
- itu Iya dari sisi mursyidnya sendiri
- sebagai pembimbing ya atau juga bisa dia
- sebagai e konsultan kira-kira menurut
- Ustaz nih ustaz-ustaz yang bergerak di
- ekonomi syariah itu harus terobosan apa
- nih Pak ustaz kalau dari Ustaz sendiri
- terobosannya apa kira-kira supaya
- ekonomi syariah ini Jaya gitu di
- Indonesia maksudnya murid di sini adalah
- dia itu kualitasnya sudah artinya sudah
- dunia ini sudah tidak menyelukan dia ya
- itu prinsipnya dunia sudah tidak
- menyelukan dia ya tidak pengaruh ya Nah
- kalau sudah pada tahapan seperti ini
- maka yang datang kepada dia ee e
- bertanya atau mohon nasihat dalam hal
- supaya e dia tenang dalam menghadapi
- Jahan kehidupan akibat hijrah dari
- konvensional ke Syar itu bisa bertahan
- punya teman punya guru ya yang setiap
- saat bisa memberikan semangat kepada dia
- ya tapi kalau gurunya itu masih
- disilaukan oleh dunia ya bisa jadi nanti
- ini mengecewakan lagi tapi oleh hal ya
- seperti itu terjadi ya yang kita apa
- namanya yang kita ee soroti adalah bahwa
- Bagaimana supaya ee angka itu bisa bisa
- meningkat ya he yang kita tidak berkutat
- di atas 6% 5% dan juga bagaimana
- transaksi-transaksi ribawi yang tidak
- dikontrol atau tidak bisa dikontrol oleh
- regulasi ini itu bisa dihindari dan ber
- apa berubah diubah menjadi transisi yang
- yang Syariah ya Dan ini menurut saya
- jauh lebih penting ya karena orang yang
- menggunakan jasa bank itu dibandingkan
- jumlah penduduk kan sangat sedikit ya
- Iya banyak masyarakat yang tidak
- bankkableel ya masyarakat tidak mungkin
- masuk ke bank karena karena background
- ekonominya karena macam-macamlah
- alasannya gitu ya n yang ini yang
- sebetulnya yang harus kita masuki supaya
- terap kehidupan mereka itu mending
- meningkat ya taraap kehidupan
- kesejahteraan mereka meningkat dan itu
- bisa kita menggunakan dengan cara-cara
- yang syariah seperti yang sudah banyak
- dilakukan ya sebetulnya ada juga yang
- koperasi syariah yang e main bisnisnya
- itu meningkatkan kesejahteraan atau
- mengangkat segmen masyarakat
- prasejahtera kepada Sejahtera satu
- misalnya ya itu banyak sekali sebetulnya
- dan ini tidak tererekord ya ini tidak
- terekord di dalam 6,65% tadi karena
- koperasi datanya enggak ada di situ ya
- Ya pasti lebih besar ya jadi Sekali lagi
- saya katakan pada teman-teman itu jangan
- terpancing dengan
- angka karena sebetulnya yang lebih besar
- itu pasti terjadi artinya transaksi yang
- syariah yang tidak terrekod oleh sistem
- tadi itu oleh oleh apa namanya perbangan
- Syariah atau perb lembaga k syariah yang
- lain itu tidak tidak bisa Ee tidak
- terekod oleh sistem itu karena itu di
- luar itu dan ini jumlahnya jauh lebih
- besar makanya dalam hal sosialisasi itu
- pentingnya di sini adalah sekarang
- peratan peranan Ustaz ya atau Kiai atau
- guru-guru Ya iya i yang memberikan
- ceramah di masjid maka ceramahnya jangan
- nanya Mari kita salat ya tapi bagaimana
- zakat itu kita
- berdayakan untuk membantu sesama ya
- karena sesungguh nya Kalau kalau saya
- melihat ya potensi ekonomi Islam itu
- yang terbesar ya zakat zakat kalau kita
- bicara ekonomi Islam kemudian kita tidak
- bicara zakat itu nonsens H karena
- potensinya sangat besar
- i
- 2,5% dari kekayaan 5 5% dari kekayaan
- 10% dari kekayaan Nah tinggal menghitung
- ajaisnya luar biasa itu semuanya kelibas
- lembaga k itu kelibas as oleh EE potensi
- zakat ini itu sebabnya maka
- diulang-ulang berkali-kali ya al-qur'an
- aimus shawatu zakat he ternyata setelah
- saya melihat bahwa hikmahnya adalah luar
- biasa kekuatan zakat apabila
- diaktivasikan ke dalam ekonomi
- he baik Nah Pak ustaz bisa kita meniru
- negara lain enggak sih supaya kaum
- muslimin di negeri itu hijrah gitu ya
- hijrah secara totalitas ke ekonomi Islam
- ya pendekatan masing-masing negara
- mungkin berbeda ya kayak Saudi itu ee
- Saudi itu banyak melibatkan Ustaz atau
- dosen ya tapi memang regulatornya yang
- didukung oleh sistem itu itu kuat
- sekali super kuat ya tidak bisa
- diberikan contoh di negara lain karena
- kekuatannya dari si apa namanya dari
- sisi itu memang menjadikan ingin
- menjadikan ee dominan di atas yang lain
- ya kalau sudah visi negara ya enggak
- bisa di apa namanya kalau ditiru ya
- seperti itu harusnya gitu ya Nah model
- yang seperti di Malaysia saja itu
- sekarang menurut saya juga tidak ya
- mungkin ada perlambatan percepatan
- istilahkan sebab pada waktu di Malaysia
- itu dibuat ekonomi apa nama bank syaria
- atau asuransi itu kan visinya dari
- pemerintah dari Pak mahathir dulu
- menjadi perdana menteri dan dia
- menangkap itu sebagai hal yang berguna
- bagi Malaysia maka Malaysia langsung
- belajar ke aidb kemudian mempraktikkan
- he sangat cepat pada waktu itu ini
- misalnya terjadi tahun 82 sampai tahun
- 2000 ya Iya itu cepat Malaysia ee tetapi
- itu ke kini juga ke belakang misalnya
- dari 2020 eh 2010 ke sini itu juga
- nampak tidak secepat sebelumnya Malaysia
- Berarti ada heeh ada pengaruh termasuk
- pengaruh mungkin visi pemerintah karena
- dulu visinya kan dari
- begitu Pak mtir ganti
- kekuasaan jadi sangat berpengaruh
- seperti saya merasakan kalau Malaysia
- itu ee apa namanya
- ee pengaruh apa penguasa atau kerajaan
- atau pemerintah terhadap ee perkembangan
- lembaga kewuas syarian di sana sangat ya
- Misalnya kalau saya berikan apa itu
- namanya contoh ya tahun
- 2000
- 2006 2006 kita termasuk saya diundang
- oleh Bank Negara Malaysia Heeh
- ee di Langkawi itu kita ee bikin
- pertemuan para ulama Syariah seluruh
- ASEAN he dan itu semuanya dianai oleh
- Bank Negara Malaysia ya E kita bi-nya
- gitu ya Iya dan kita aja disebut pakai
- ini Bisnis class dari Jakarta itu Iya
- dengan mas malayion air lain semua
- delegasi itu di diasan dari Thailand
- dari philipin dari Apa itu Brunei
- semuanya disembut oleh Mas Malay airlin
- dan itu di di kelasnya itu kelas bisnis
- dalam penerbangannya bolakik i ya Dan
- kita melakukan ya kita menyampaikan
- makalah kita apa yang kita sampaikan
- didengarkan oleh mereka dan kita
- memberikan komuniki yang berguna bagi
- perkembangan LKS Malaysia Tapi sesudah
- itu ada ada Ada hal seperti pertemuan
- kembali ya gagasannya dari Malaysia juga
- tapi tempatnya misalnya di Brunei he itu
- sudah sudah beda peserta itu bayar
- sendiri karena supportingnya nih berarti
- ini kan ada terjadi terjadi apa ya
- istilahnya kemunduran ya kemunduran dan
- setelah itu enggak ada lagi sampai
- sekarang enggak ada lagi nah ini saya
- merasa bahwa seperti ada kemandekan itu
- bukan hanya di sini He iya di di
- Malaysia juga terjadi perlambatan c
- karena orang sekarang lagi pandemi atau
- apalah ya mereka tidak fokus lagi ke
- situ ya he itu pun yang dirasakan di
- negeri ini Pak ustaz ya sempat tadi
- dengan gaung yang besar ada program
- masyarakat ekonomi syariah Ya di r SBY
- lalu juga gaungnya makin lama makin
- kecil dan sekarang juga di pemerintahan
- ini sekarang nih Bagaimana posisinya
- kondisinya gitu ya dengan Ketua yang
- baru ada kalau masyarakat ekonomar kan
- sebuah sepertias organisasi itu ya he ee
- itu sudah lama berapa ya 2000 didirikan
- 2002 Kalau enggak salah ya sudah 20
- tahun ya dan EE Mes ini ada di seluruh
- Indonesia ya di seluruh provinsi itu ada
- Heeh ee apa
- perwakilan-perwakilannya kemudian ada
- lagi aspisindu asosiasi perbangan Syar
- asosiasi perbangkan S yang namanya
- asundo dan lain-lain apa namanya
- organisasi yang ingin memperkenalkan
- atau mengintrodusir ekonomiar di
- Indonesia itu ada di perguruan tinggi
- tertentu ada ya tetapi begitu banyak ee
- apa namanya himpunan-himpunan seperti
- ini yang kita rasakan adalah kurangnya e
- kontribusi mereka secara nyata di
- masyarakat atau di lapangan ya Jangankan
- yang seperti himpunan-himpunan seperti
- ini sekarang regulatar atau Bank Sentral
- aja sekarang kurang kurang kita rasakan
- apa yang mereka
- ee buat untuk sosialisasi edukasi kepada
- masyarakat ini kurang kita rasakan he
- dibandingkan dengan katakan saya katakan
- tadi 2000 sampai 2010 iya ya Apa bisa
- dikatakan bahwa sekarang tinggal
- seremonialnya
- saja ya perlu visi Ya seperti Deputi
- Gubernur apa Gubernur BI harus punya
- visi ketua komisaris J punya visi
- Menteri Keuangan punya visi terhadap apa
- itu ekonomi Islam atau ekonomi Sariah
- ini akan dibuat ya termasuk presiden
- wakil presiden juga begitu kalau mereka
- hanya mendengarkan dari bawah
- ya apa ya seperti hasilnya seperti tidak
- akan ada perubahan ya kalau dari sisi
- perbankan Pak ustaz dengan munculnya BSI
- menurut Pak ustaz bagaimana itu belum
- ada ininya Menur belum ada apa ya belum
- ada perkembangan yang menggembirakan
- dari sisi Market Share Mar Market Share
- nya justru Iya tadi itu melempem itu Iya
- itulah baik Iwan ahwad kami mengundang
- Anda untuk bergabung silakan sampaikan
- pertanyaan ataupun komentarnya di kajian
- ekonomi Islam live kita di kesempatan
- kali ini bersama ustazan Basri nanti
- kita di sesi kedua akan kembali dengan
- pertanyaan-pertanyaan dari anda sekalian
- silakan kirimkan ke
- 08111999720 kami akan segera
- kembali
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]
- braasil
- TV
- [Musik]
- [Musik]
- Radi silaturahim untuk Islam yang satu
- ikhwan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala Terima kasih Masih
- bersama kami dalam kajian ekonomi Islam
- kita mengangkat satu topik mengenai
- mandegnya ekonomi syariah atau ekonomi
- syariah yang
- mandeg kita akan ke
- pertanyaan-pertanyaan dari pendengar Pak
- ustaz ya Ada abu Abdillah ini
- menyampaikan whatsapp-nya asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- Waalaikumsalam Pak ustaz izin bertanya
- apakah ada hubungannya mandegnya ekonomi
- syariah dengan lambatnya sosialis
- atauemahnya kampanye akan pentingan
- ekonomi syariah dari Majelis Ulama
- Indonesia atau ormas-ormas yang ada di
- negeri ini Pak kepada umat terima kasih
- terima kasih Pak
- abdangang Selatan atas
- penyanyimnya siaran kita ini ya atas
- peratannya kepada siaran
- kami Apa yang anda sampikan itu saya ka
- kontribusinya bes
- terhadap nama edukasi yang kedua
- sosialisasi Apa sih bedanya edukasi
- dengan sosialisasi iya i kalau edukasi
- itu biasanya menggunakan cos ya ya Ada
- kos ya kalau sosialisasi itu biasanya
- enggak pakai cos ya kosnya ditanggung
- oleh orang yang punya program uang ya
- I kemudian ada apa namanya ada peran
- dari MUI betul ya kita sangat berharap
- kepada MUI terutama dewan Sar nasional
- tapi kan MUI ini ini ee bukan regulator
- dan sumber keuangannya enggak ada maka
- Ee kita mungkin berharapnya kepada
- pengurus MUI untuk selalu bersuara ya
- suaranya bisa lewat ee apa namanya media
- he ee u kan punya TV Muhammad juga punya
- TV and punya TV dari situ ee mungkin
- harus diperbanyak ya atau dibuat
- program-program yang sifatnya itu
- edukasi ee pengajaran ekonomi Islam ee
- pengajaran fikih yang fikih muamalah
- yang terkait dengan transaksi He nah ini
- harus digalakkan Supaya apa namanya
- masyarakat awam itu jadi tahu ee
- Bagaimana transaksi yang benar sesuai
- dengan syariah ya lewat TV lewat TV NU
- atau TV Muhammadiyah TV Ormas yang lain
- ya sekarang itu banyak ya kemudian juga
- ee regulator itu di sini bisa tiga ya
- bisa Bank Indonesia kemudian OJK
- kementerian keuangan ini adalah tiga
- pilar ya yang menurut saya penting
- sekali heeh dan mereka mempunyai
- kepentingan sangat besar untuk Bagaimana
- menjadikan ee ekonomi syariah itu Jaya
- di negeri kita ini terutama untuk kaum
- muslimin karena mereka apa namanya
- terikat dengan ee penghindaran diri dari
- riba dalam transaksi maka peran daripada
- Kementerian Ekon ee kementerian keuangan
- kemudian Bank Sentral Bank Indonesia
- UJ ini sangat penting ya Dan mereka juga
- harus melakukan edukasi mereka juga akan
- harus melakukan ee sosialisasi tapi
- mereka juga bisa bekerja sama Bi OJK dan
- lain sebagainya bisa bekerja sama dengan
- pondok pesantren di seluruh Indonesia
- Ormas yang ada di seluruh Indonesia agar
- supaya misi atau risalah ini bisa
- disampaikan kepada seluruh kaum muslimin
- dan bisa diterapkan ya H itu itu apa
- yang anda sampaikan itu benar ya semua
- punya peran semua punya tanggung
- jawabnya di MUI sendiri ada bidang
- khusus ya mengenai ekonomi syariah ada
- ada bidang ekonomi ada Iya bidang
- ekonomi tapi yang yang jelas mu itu kan
- punya dewan Sara nasional dewan Sar
- nasional dewan Sar nasional itu otonom
- ya ya di bawah MUI tapi tugasnya itu
- sangat terkait dengan saria misalnya
- membuat fatwa tentang transaksi di mana
- fatwa itu nanti akan menjadi regulasi
- yang mengikat kalau diterapkan oleh Bank
- Indonesia atau diterapkan oleh OJK atau
- diterapkan oleh kementerian keuangan
- akan menjadi undang-undang atau
- peraturan yang mengingkat ya Iya
- selanjutnya ada Bu Fatimah ya ini di
- Semarang asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Waalaikumsalam
- War izin bertanya Pak ustaz Bagaimana
- caranya agar setiap muslim itu terhindar
- dari riba padahal kebanyakan setiap
- muslim itu kan lebih memilih bank
- konvensional daripada bank syariah salah
- satu penyebabnya mungkin karena
- fasilitas atm-nya lebih banyak Pak
- lalu Pak saya buka usaha BRI linkakah
- itu halal atau syubhah atau hukumnya
- Terima kasih ya kita kembali kepada
- fatwa dari majelis Ulam Indonesia fatwa
- komisi fatwa majelis Ulam Indonesia
- Nomor 1 Tahun
- 2004 judulnya itu haramnya Bung Bang ya
- bunga Bang haram jadi kalau kita lihat
- fatwa itu tidak perlu kita pertanyakan
- lagi bunga Bang itu hukumnya apa sudah
- selesai bahwa bunga Bang dan bunga-bunga
- yang muncul selain daripada bank itu ya
- semuanya haram ya ya itu yang kita ikuti
- ya ya yang kita ikuti karena itu
- dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia
- dan sudah lama Ibu bisa melihat itu di
- di kumpulan fatwa Majelis Ulama
- Indonesia atau di Google tanya aja nanti
- akan Ada fatwa Nomor 1 Tahun 2004 ee
- dari Komisi fatwa Majelis Ulama
- Indonesia tentang haramnya bunga Bang ya
- itu penjelasannya sangat detail ya
- tentang definisi riba itu apa definisi
- bunga itu apa
- kemudian macam-macamnya ada di sana
- semuanya Iya Jadi kalau ibu itu BRI link
- ya ya kena itu otomatis karena BRI
- adalah bank konvensional ya ya seperti
- itu ya
- Ee kalau apa namanya orang memilih ee
- bank konvensional karena ee banyak
- atm-nya itu nanti akan ada kiamat
- ATM
- ya judulnya aja begitu ya kiamat ATM di
- media-media itu karena nanti ATM itu
- enggak berguna kita akan menggunakan
- namanya ee banking apa namanya eBanking
- Iya online ya online semuanya sudah bisa
- sekarang sudah bisa ya dan itu semua
- sarian sudah ada dan nanti akan ada yang
- baru lagi namanya kiris ya Kir kiris
- kiris Nah kiris itu ya sudah kita kalau
- mau beli apa-apa sudah pakai Gis saja I
- bkan ada salah satu fitur perbankan ini
- konvensional sih jadi masalah ATM itu
- sekarang itu mungkin enggak menjadi soal
- karena ada pengganti yang jauh lebih
- efektif ya dan lebih efisien yaitu mobil
- banking ee yang bisa diterapkan di mana
- saja di rumah kita jadi kita enggak
- perlu ini engak perlu ke kantor cabang
- atau kantor ATM e gak perlu lagi ya
- kecuali kalau kita butuh uang cash ya I
- kalau kita bawaang kases itu tetap
- karena walau Bagaimana majunya kita
- nanti mungkin
- tetap kita akan butuh terhadap uang cash
- ya uang kas ya karena ada transaksi yang
- belum kesentuh e dengan online atau
- Mobile Banking Ya itu masih banyak tapi
- ini akan mendominasi ya ke depannya jadi
- kita tidak perlu lagi dengan ATM bisa
- transaksi jauh lebih baik ya he Saya
- kira itu ya Ada Pak Saleh di Tanah Abang
- asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Waalaikumsalam warmatull
- wabarakuh Bagaimana menurut Pak ustaz ee
- ketika bank syariah ini kan tidak
- berkembang salah satunya karena ulama
- dan ustaz-ustaznya masih ada yang
- membolehkan menabung di bank
- konvensional dan dia tidak berani
- mengatakan riba itu
- haram
- ya itu orang yang tidak tahu saja kan
- sebetulnya fatwanya sudah ada tolong
- Bapak e cek di Google atau di kumpulan
- fatwa majelis Ulam Indonesia itu Ada
- fatwa tentang haramnya Bung Abang ya itu
- sudah final itu fatwa bahwa Ustaz atau
- ulama tidak menyuarakan haramnya bunga
- Bang itu ya tidak betul juga itu sudah
- jelas dalam fatwa itu ya Nah tinggal
- dicek aja Nah apa namanya
- Ee Kita harus mempunyai ini ya punya
- motivasi yang kuat atau niat yang kuat
- untuk ee Untuk menghindarkan diri dari
- transaksi yang masih mengandung riba ya
- jadi tentang riba itu apa ya kita harus
- belajar ya he kita harus tahu Apa itu
- riba dulu ya dan itu ada di dalam fatwa
- silakan dicek dipelajari ya kalau perlu
- misalnya kalau bisa di-download kemudian
- di-print out diprint out kemudian nanti
- kalau ingin penjelasan Lebih detail lagi
- bapak itu bisa datang ke Majelis Ulama
- atau ke dewan syarian nasional untuk
- untuk memberikan untuk mendapatkan
- penjelasan yang memuaskan ya kalau
- dikira ee kalau dianggap itu kurang
- memuaskan Monggo
- silakan selanjutnya ada Pak Masud Pak
- ustaz dari Batam asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh Ustaz Ihwan dengan kurangnya
- dukungan negara terhadap ekonomi syariah
- apakah mungkin ekonomi syariah ini akan
- berkembang dan Jaya sedangkan negara
- sendiri belum menganut ekonomi Islam
- lalu juga dengan masalah jeratan hutang
- yang sampai akan ke anak cucu dan
- melihat juga ada organisasi besar yang
- belum mengaminkan ekonomi syariah
- Bagaimana menurut Pak usustaz Mohon
- nasihatnya terima kasih iya tentang apa
- namanya Bagaimana E masa depan atau
- perspektif ekonomi Islam ke depan di
- negeri kita yang kata Pak Masud tadi
- kurang mendapat dukungan dari
- pemerintah ya kita kembali lagi kepada
- ee undang-undang ya undang-undang
- Misalnya salah satu Saya ber contoh atau
- undang-undang
- perbankan Nomor 21 Tahun 2008 itu kan
- undang-undang tentang perbankan syariah
- ee apa itu perbangkan Syariah Bagaimana
- Seluk belunnya semuanya mengaturnya di
- Indonesia ada di undang-undang itu
- semuanya ya Nah
- ee undang-undang perbankan ini perbankan
- Syar maksud saya ini memberikan amanah
- kepada siapapun juga yang memegang
- pemerintahan dari partai mana pun juga
- yang memegang pemerintahan mereka
- semuanya
- berkewajiban untuk mengembangkan ekonomi
- syariah untuk mengembangkan perbangan
- Syariah ya kalau misalkan
- ee apa namanya
- ee data itu menjadi petunjuk apakah
- suatu pemerintahan itu mengembangkan
- perbangan syarat atau tidak ya maka kita
- mendapatkan bukti sekarang ini dari dari
- OJK ya data yang dirilis oleh OJK itu
- menunjukkan bahwa sampai dengan dengan
- hari ini Sampai dengan saat ini market
- share daripada perbankan Syarah di
- Indonesia baru
- 6,65%. kemudian asuransi syariah itu
- baru
- 5,3% ya dan itu fluktuatif bisa turun
- bisa naik ya Oh iya tergandung daripada
- mood ya
- Nah itu kita menjadi dasar kita untuk
- mengatakan bahwa pemerintahan ini kurang
- ee apa Nam mendukung pasarnya bisa
- dibuktikan kan dengan itu Nah karena
- kalau menurut ee yang saya amati bahwa
- perkembangan dari
- 1900 92 sampai 2010 itu hampir 5% ya H
- ya Nah 2 2010 sampai dengan hari ini
- cuma 1,6% berarti lebih dari 10 tahun
- tidak nyampai 2%ya itu kan menunjukkan
- bahwa ee di era 12 tahun terakhir ini ee
- per perkembangan bank Sara itu enggak
- ada ya nyaris tak ada ya berkutat dari
- 1% situ dan itu taring waktunya 12 tahun
- sangat kecil ya per per tahunnya itu 0,2
- gitu 0,2% ya pertumbuhannya jadi sangat
- lambat ya kemudian tadi kita bandingkan
- dengan yang di Malaysia kan dengan di
- Saudi sudah 82% luar biasa ya iya ya
- Oleh karena itu
- ya orang bisa menjustifikasi ee Pro
- bukan Pro ya istilahnya mendukung bangsa
- atau tidak itu dengan melihat data ini
- saja sudah cukup ya ya karena datal yang
- akan bicara G Pak Masud Ya baik komentar
- dari YouTube rasil TV ini ada Bapak
- Ahmad Pak ustaz Kapan Indonesia bisa
- mengaplikasikan sistem ekonomi Islam
- karena kita ketahui pertumbuhan ekonomi
- dalam ekonomi Islam berbeda dengan
- konsep ekonomi kapitalis konsep pasar
- kapitalis memiliki utama untuk pemenuhan
- kebutuhan materi Tanpa Batas sehingga
- muncullah sikap pemenuhan terhadap
- barang-barang dan jasa Tanpa Batas
- sedangkan ekonomi Islam memadukan
- kepentingan materi dengan unsur moral
- spiritual dan tidak meletakkan materi
- sebagai tujuan utama karena dalam ajaran
- islam manusia tidak hanya akan menjalani
- hidup di dunia saja akan tetapi manusia
- akan dibangkitkan kembali di akhirat
- kelak sikap demikian Sejak pertama sudah
- diintegrasi dalam kehidupan baik sosial
- politik atau
- ekonomi Terima kasih ini pertanyaan di
- pertanyaan malah di atas tadi Kapan
- Indonesia bisa mengaplasikan sistem
- ekonomi Islam Iya jadi apa yang
- dikomentari oleh Beliau begitu panjang
- tadi saya setuju saja sangat setuju ya
- konsepsi tentang konsumsi kita berbeda
- dari konsepsi tentang konsumsi di
- konvensional Betul apa yang perlu
- sampaikan benar ya nah kapan kita
- mencapai itu wah itu harus di apa
- melalui pendidikan ee yang cukup lama ya
- ya tidak hanya menjadi tanggung jawab
- pendidikan ekonomi tapi moral akhlak E
- dan aspek fikih yang lain juga akan
- mendukung ke sana jangan
- dipisah-pisahkan bahwa ini aspek ekonomi
- Islam yang lainnya tidak bertanggung
- jawab nah begitu ya ya fikih itu juga
- sangat penting bagi kita fikih ibadah
- fikih muamalah ya sangat penting bagi
- kita tanpa fikih ibadah yang benar tanpa
- fikih muamalah yang benar maka Ik Islam
- juga nanti arahnya enggak benar ya he
- karena arah ekonomi Islam itu ditentukan
- oleh EE fikih muamalah ya Jadi apa yang
- disampaikan oleh Pak
- seb Pak Ahmad Pak Ahmad itu benar tapi
- kita tidak bisa menjawab Kapan itu
- tercapai ya iya ya kita mungkin sampai
- menunggu Imam Mahdi baru sampai kali ya
- Ya Imam Mahdi berarti sudah akhir zaman
- P sangat ya kita ini sudah di akhir
- zaman saat lagi W sudah pada kering
- semua di Eropa Sungai pada kering di
- Cina di Amerika kan
- menurut saya ini kan akan terjadi
- kemarau panjang ya cuman dimulainya dari
- situ nah kan katanya Dajal itu kan
- muncul setelah 3 Tahun at berapa tu
- enggak ada turun hujan iya ya pangannya
- sekarang sudahah krisis pangan krisis
- air sekarang sudah Iya ketika itu gajal
- datang Baik Pak ustaz sayang sekali nih
- waktu kita sudah dibatasi sementara itu
- ada Bapak Adi Pak
- Tejo ini menyampaikan WhatsApp mohon
- maaf belum sempat terjawab ya Pak ad
- Tejo ada juga pak Eri ini di BSD ada
- juga Pak H ar
- dan juga ini AB ada ada abah ya dan Pak
- khardan Pak guriansyah Pak Adi di Pasar
- Minggu juga ini menyampaikan atensinya
- dan Mohon doanya lagi sakit katanya
- Allah ada juga Bu Fauzi Tamim dan juga
- Ibu Atik yang selalu menyimak dan juga
- pak pak Wahid ini ya juga nih di Bintan
- mohon maaf tidak sempat terjawab
- pertanyaannya Baik Pak ustaz dari
- seluruh pembahasan kita apa yang bisa
- kita garis bawahi Terima kasih Mas
- angangga para pemirsa resasil TV dan
- para pendengar Radio Silaturahim yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala
- teman-teman kita ya dari berbagai
- kelompok ada yang pendidik Ada yang
- orang awam ada yang jemaah masjid biasa
- ee pemerhati ekonomi Islam dan lain
- sebagainya Itu melihat data yang dirilis
- oleh OJK beberapa waktu yang lalu
- tentang ee data apa namanya perbangan
- Syariah share market share-nya kan 6,65
- Dan itu menjadi topik hangat untuk kita
- bicarakan karena mereka menyimpulkan
- bahwa sepertinya terjadi kemandekan
- dalam edukasi dalam sosialisasi ekonomi
- syariah terutama di ee perbankan atau
- asuransi atau di lembaga-lembaga formal
- yang mainstream ya Jadi mereka itu ee
- sepertinya kecewa kenapa sudah 30 tahun
- kita punya bangsanya tapi market setnya
- masih kurang dari 10% kapan kita eh
- sampai pada double digit nah nah itu
- yang membuat konsern mereka dan kita
- juga termasuk memberikan ee tanggapan
- terhadap itu jadi menurut saya data itu
- data data tapi data itu kan tidak
- merangkum Semuanya Ada banyak hal yang
- mungkin jauh lebih besar daripada data
- itu yang tidak terkord oleh data
- misalnya tentang konsumsi ya ya tadi
- saya katakan konsumsi rumah tangga dan
- sebagai
- ee apa namanya kaum muslimin yang EE
- merupakan mayoritas terbesar di negeri
- ini Konsumsi rumah tangganya Saya kira
- itu semuanya halal he dan itu masuk
- dalam GDP atau eh gross domestic product
- atau
- eh PDB ya produk bruto ya itu itu itu
- masuk di sana dan jumlahnya pasti besar
- tidak kalau di kalau dibandingkan dengan
- 6,65% enggak ada apa-apanya nah tetapi
- ini tidak kita ketahui dengan presisi ya
- berapa tapi saya yakin bahwa kaum
- muslimin pada umumnya adalah melakukan
- apa namanya ee pembelian transaksi
- dengan ee memperhatikan ee syariat Islam
- tidak membeli barang yang diharamkan
- tidak membeli barang-barang yang itu
- sudah jelas ya
- ditetapkan haram oleh Syariah maka
- transaksi yang seperti itu harusnya
- masuk dalam kategori ee transaksi
- Syariah gitu loh Nah yang ini sebenulnya
- tidak bisa terekam oleh oleh data tadi H
- maka kita tidak begitu percaya bahwa
- 6,65% itu merupakan representasi
- daripada transasi keseluruhan daripada
- kaum muslimin yang boleh dikategorikan
- sebagai transasi Syariah Meskipun
- demikian tetap kita harus melakukan
- edukasi sosialisasi dan dan itu
- dilakukan oleh semua semua stakeholder
- ya termasuk ustaz-ustaz ya sekarang
- Jangan hanya bicara tentang ibadah Mari
- kita bicara tentang muamalah Mari kita
- bicara tentang riba bicara tentang GOR
- yang semuanya itu harus diketahui oleh
- kaum muslimin agar mereka bisa terhindar
- ya Saya kira itu masangga Ya baik terima
- kasih banyak Pak ustaz atas sharing
- ilmunya di kesempatan kali ini
- Insyaallah kita jumpa lagi pekan depan
- Pak ustaz ya demikianlah ikhwan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala
- Semoga apa yang disampaikan oleh Ustaz
- Ian Basri bermanfaat bagi kita semua
- mohon maaf atas segala kesalahan kata
- kami unduriillahi
- taufikdayahhakallah Wam
- asag ik asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh