Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:01 akhwat yang dirahmati Allah subhanahu wa 0:02 taala. Apa kabar? Selamat menunaikan 0:06 ibadah puasa. Senang sekali Alfagir 0:08 Isalkaf ada Ondi Mas Algi di meja 0:10 operator bisa juga menemani ikhwan 0:13 akhwat sekalian di pagi hari hari Senin 0:16 di bulan Ramadan. tentunya ikhan ak 0:19 senantiasa dalam rahmat dan kasih sayang 0:21 Allah subhanahu wa taala di bulan suci 0:23 ini, di bulan yang dimuliakan ini kita 0:25 doakan semoga kita sama-sama di dunia 0:28 melalui ruang siar atau bahkan bertemu 0:31 kita sama-sama juga di akhirat bersama 0:32 baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi 0:33 wasallam. Amin. Amin ya rabbal alamin. 0:35 Dan pagi hari ini membersamai kita guru 0:38 kita bersama Ustaz Husein bin Hamid 0:40 Alat. Asalamualaikum Ustaz. 0:42 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:43 wabarakatuh. 0:44 Bagaimana puasanya Ustaz? Alhamdulillah 0:46 wasyukrillah. 0:47 Alhamdulillah. Masih olahraga Ustaz 0:49 puasa begini. Alhamdulillah kita 0:50 berjalan aja. 0:51 Berjalan ya. 0:52 Paling berjalan. Nah 0:53 biasanya Ustaz tapi suka berenang kalau 0:54 bulan puasa berhenti dulu. Bulan puasa 0:56 berhenti dulu apalagi musim hujan. 0:57 Biasanya kan malam hari bisa berenang 0:59 kan. 0:59 Iya benar. Tapi malam hujan ya Ustaz ya. 1:01 Hujan hujan. 1:02 Tapi kalau di kolam renang tuh kalau 1:03 hujan resiko petir enggak sih Ustaz? 1:05 Enggak ya. 1:06 Kalau hujannya tanpa petir biasa kita 1:08 berenang. 1:09 Tapi kalau ada petir kita hati-hati aja. 1:11 Hati-hati ya Ustaz ya. 1:12 Karena air kan pengantar petir yang 1:14 masyaallah kan. Pengantar listrik. 1:15 Benar. 1:16 Pengantar listrik. 1:16 Masyaallah. Alhamdulillah. Mudah-mudahan 1:18 Allah jaga terus kesehatan Ustaz. 1:20 Masyaallah. Di tengah bulan puasa ini 1:22 juga ikhwan akhwat yang barangkali puasa 1:25 ini ee tantangannya lebih dari kita yang 1:28 masih muda-muda. Mudah-mudahan Allah 1:30 jaga terus dalam kasih sayangnya Allah 1:32 subhanahu wa taala. Ikhwan akhwat, pagi 1:34 hari ini renungan renunungan di bawah 1:36 naungan Al-Qur'an akan menjawab 1:39 pertanyaan ikhwan akh sekalian. Bagi-kot 1:41 yang ingin bertanya, silakan kirimkan 1:43 pertanyaan Anda di 0811999720. 1:48 Kita buka dulu dengan baca ummul Quran 1:50 surah al-Fatihah. Fadil Ustaz. 1:53 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:00 Bismillahirrahmanirrahim. 2:08 Alhamdulillahirabbil 2:11 alamin 2:14 arrahmanirrahim 2:19 maiki yaumiddin 2:23 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:30 ihdinasirathal 2:32 mustaqim 2:37 Adina anamta alaiim 2:41 ghairil maghdubi alaihim waladin. 2:53 Amin. Amin ya rabbal alamin. 2:54 Allahummarhamna bil Quran. Semoga dari 2:56 bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan 2:58 pintu hidayahnya, Allah bukakan pintu 3:01 rahmatnya. Dan khususnya di bulan suci 3:03 Ramadan ini Allah temani terus langkah 3:06 kita agar senantiasa mendapatkan 3:08 keberkahan-keberkahan 3:10 dan kemuliaan bulan suci Ramadan. Amin. 3:12 Amin ya rabbal alamin. Nah, Ustaz ee di 3:14 bulan Ramadan ini momen kita kembali 3:17 mengingat dan merenungkan ee kembali 3:20 Ustaz tentang salah satu ibadah yang 3:22 merupakan rukun daripada Islam. Rukun 3:26 daripada agama kita yaitu ibadah zakat. 3:29 Karena di akhir Ramadan kita diwajibkan 3:31 zakat fitrah. Tapi banyak di antara kita 3:33 yang lupa terhadap zakat mal 3:36 dan bingung sama hitungannya, Ustaz. 3:38 terutama saudara kita yang bekerja atau 3:42 memiliki profesi secara nas di 3:45 kitab-kitab fikih atau kebanyakan kitab 3:48 fikih yang kita pelajari itu tidak ada 3:51 zakat profesi. Jadi, bagaimana Ustaz 3:53 cara menghitungnya dengan benar supaya 3:55 kita bisa mendapatkan keberkahan 3:58 daripada ibadah zakat yang merupakan 4:00 rukun Islam? Syukran Ustaz, jazakumullah 4:02 khair. 4:04 Bismillahirrahmanirrahim. 4:06 Alhamdulillahiabbil 4:08 alamin. 4:10 Allahumma sholli ala sayyidina wa nabina 4:14 Muhammadin wa alihi wasohbihi wasallim. 4:20 Subhanaka la ilma lana illa maa alamtana 4:24 innaka antal alimul hakim. Wala haula 4:28 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 4:32 Allahumma atina minika rahmah waimna min 4:36 ladunka ilman nafi' wfafna bimaamtana. 4:41 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 4:44 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:48 Asalamualaikum warahmatullahi 4:50 wabarakatuh. 4:52 Waalaikumsalam. 4:54 Ikhwan akhwat pendengar pemirsa radio TV 4:57 silaturahmi yang dirahmati Allah. 5:01 Alhamdulillah pagi hari ini kita dapat 5:03 berjumpa kembali dalam suasana Ramadan 5:07 yang penuh dengan rahmat dan keberkahan. 5:10 Hari ini kita akan 5:13 ee bersama-sama mendengarkan 5:16 pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya di 5:18 seputar tuntunan agama kita. Semoga 5:21 Allah memberikan kita taufik dan 5:23 hidayahnya untuk betul-betul 5:26 berbicara dalam urusan agama Allah 5:28 sesuai dengan petunjuknya dalam kitabnya 5:31 maupun sunah-sunah nabinya. Amin ya 5:33 rabbal alamin. 5:37 Allah subhanahu wa taala berfirman dalam 5:39 surah Taubah. 5:41 Khud min amwalihim 5:44 shodqatan 5:46 tuthiruhum wa tuzakihim biha wasolli 5:50 alaihim. Inn shataka 5:53 sakanul lahum. 5:55 Ambil dari sebagian harta mereka. Bukan 5:58 seluruh hartanya. 6:00 Allah sebutkan di sini amwal jamak dari 6:03 mal 6:04 tanpa menyebutkan jenisnya. 6:07 Karena zakat itu berhubungan dengan ambu 6:11 dengan harta. 6:12 Apapun jenisnya dari mana saja kita 6:16 dapatkan. Baik dari hasil pertanian, 6:19 peternakan, perdagangan atau tambang ya 6:23 atau profesi. 6:25 Semua yang kita dapatkan dari cara yang 6:29 halal melebihi kebutuhan kita dikenakan 6:32 zakat. 6:35 Khud min amwalihim shodqatan 6:38 yang membuktikan keimanan mereka. 6:42 Tuhiruhum biha. dengan zakat yang mereka 6:45 keluarkan akan mensucikan jiwa mereka, 6:48 mensucikan juga harta mereka 6:51 tuzakihim biha dan akan menumbuhkan, 6:53 mengembangkan bukan akan mengurangi 6:55 harta mereka. Wasolli alaihim. Lalu 6:58 Allah perintahkan rasulnya untuk 7:00 berselawat mendoakan orang tersebut. 7:04 Sesungguhnya selawatmu akan memberikan 7:05 ketentraman dalam hati mereka. Oleh 7:08 karena itu kita juga di saat menerima 7:11 titipan zakat hendaknya kita berselawat 7:14 mendoakan orang tersebut. 7:18 Begitu juga dalam suratul baqarah. 7:19 Wamimma rozaqnahum yunfiquun. Dari apa 7:22 yang kami berikan kepada mereka dari 7:25 rezeki mereka menginfakkan. Allah 7:26 sebutkan enggak di sini jenisnya 7:30 profesi atau bukan profesi? 7:32 Enggak. 7:32 Tidak. yang 7:34 semua yang kami anugerahkan buat mereka. 7:37 Baik itu dalam bentuk katakan kekayaan 7:40 pertanian atau katakan dari hasil 7:43 perdagangan 7:44 atau peternakan. Allah enggak sebutkan 7:48 tapi Allah masukkan dalam kategori 7:51 rezeki. 7:53 Termasuk kalau kita menerima warisan 7:56 juga rezeki dari All 7:57 Allah. 7:59 Ada enggak yang bukan dari Allah? 8:01 Enggak ada, Ustaz. Pernah ee satu hari 8:05 saya bertanya kepada seorang haji di 8:07 daerah Sukabumi, 8:10 "Kamu keluarkan enggak zakat timun 8:12 kamu?" 8:14 Dia mengatakan, "Ustaz, 8:17 sayur-mayur enggak ada zakatnya. Kan ada 8:20 hadis laisa fil khadrawati zakat. Dalam 8:23 sayur-mayur enggak ada zakatnya." Ini 8:25 hadis-hadis palsu. 8:28 Allah tidak sama sekali membedakan di 8:31 antara sayur-mayur, buah-buahan 8:35 dan makanan pokok. 8:37 Contohnya 8:39 Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam 8:41 apa? 8:43 Dalam surah Al-An'am. Ini surah Makkiyah 8:46 bahkan. 8:46 Iya. Bahkan sebelum Nabi hijrah. 8:50 Wahualladzi 8:51 ja'ala wahualladzi ansyaaum 8:55 ansyaa jannatin 8:57 marus 8:57 marusatin whairo ma'rusyatin waahra 9:02 wazzara'a mukhtalifan ukul wazzaituna 9:06 warumana mustabihan mutasyabihan 9:10 wiro mutasyabih kulu min tsamarihi idam 9:14 atmaro waatu haqqahu 9:16 yauma hasadihi 9:20 Dia yang apa? Yang menumbuhkan bagi 9:23 kalian 9:24 menciptakan bagi kalian jannatin 9:26 ma'rusatin whair marrusat. Kebun-kebun 9:30 baik yang berpara maupun tidak berpara. 9:33 Yang berpara seperti anggur dengan 9:34 penyanggahnya kan 9:35 berujung ya. Marusy itu yang ada 9:38 ada par-paranya menahan anggur kan. Ada 9:40 parahya kan. 9:41 Oke. 9:42 Anggur ya 9:43 menjalar maksudnya. dia menjalar 9:45 kemudian apa diletakkan di atas 9:47 para-paranya 9:51 wagir makrusyat atau yang tidak berparah 9:54 seperti pohon-pohon yang menghasilkan 9:56 durian ya menghasilkan berbagai macam 9:59 buah-buahan 10:01 kalau menghasilkan dalam jumlah besar 10:04 kekayaan bukan 10:05 kekayaan ustaz 10:07 kalau 1 hektar pohon durian yang 10:09 menghasilkan dengan 1 hektar pohon padi 10:11 mana yang lebih besar nilainya 10:14 pohon durian 10:15 durian 1 hektar pohon durian bisa 10:18 ratusan kali lipat hasil pertanian padi 10:22 tapi lebih 10:23 orang punya 1 hektar katakan ee 10:25 perkebunan durian montong pokoknya atau 10:28 durian apa namanya 10:29 Medan 10:30 yang dari Malaysia apa musangking. 10:32 Musangking. Wuduh 10:34 coba bayangkan itu, 10:35 Ustaz 10:35 sekarang mulai berkembang di Indonesia. 10:37 Alhamdulillah. Nah, kalau orang punya 1 10:39 hektar kebun 10:40 durian sama 10:43 pertanian padi 10:43 pertanian tapi lama pan 10:45 ya padi kurang lebih selama 4 bulan lah 10:48 ya. 10:48 Heeh. 10:49 Nah perhatikan coba petani padi 10:51 diperintahkan mengeluarkan zakat dengan 10:53 alasan dia makan pokok seperti kiasnya 10:56 para ulamanya. 10:57 Durian bukan makan pokok enggak wajib 10:58 zakat. 10:59 Iya. 11:00 Ini kan aneh luar biasa. 11:01 Iya. Iya. Padahal Allah tidak 11:03 menyebutkan jenisnya, tapi Allah katakan 11:07 ambil dari sebagian harta mereka atau 11:09 dari apa yang kami rezekikan bagi 11:11 mereka, mereka infakkan. 11:15 Jadi ya kita lihat ya bahwa semua yang 11:18 dihasilkan dari hasil bumi wajib kita 11:21 keluarkan hasilnya apabila memang 11:24 diproduksi secara massal. Kalau pada 11:26 masa Rasul sayuran tidak diambil 11:28 zakatnya karena diproduksi 11:30 kecil-kecilan. 11:32 Dan di samping itu kan dia tidak 11:33 bertahan lama. Kalau sekarang kan dengan 11:35 apa? Dengan pendingin yang cukup besar. 11:40 Mereka bisa menyimpan cabai pada saat 11:42 panen. Disimpan sampai berbulan-bulan. 11:45 Pada saat harganya naik mereka lepaskan. 11:48 Jadi sebelum puasa mereka menyimpan 11:50 cabai dalam jumlah besar. Begitu nanti 11:52 mendekati lebaran baru mereka keluarkan. 11:56 Jadi kurs storage ini bisa menyimpan 11:58 dalam waktu yang cukup lama. 12:00 Mereka menunggu sampai harganya tinggi 12:02 baru mereka lepaskan. 12:05 Jadi Allah Subhanahu wa taala 12:09 dalam suratul An'am mengatakan dia yang 12:11 telah menumbuhkan, menciptakan bagi 12:13 kalian kebun-kebun yang berpara dan 12:16 tidak berparah. 12:19 Kemudian apa? W nakhla juga pohon kurma. 12:23 Wazzara'a berbagai macam hasil apa? 12:25 Azzar seperti padi ya. Ada 12:28 kacang-kacangan ya. 12:30 Kemudian 12:31 mukhtalifan 12:33 mukhtalifan ukul yang beraneka macam 12:36 rasa rasanya buah-buahnya. Kemudian 12:40 wazzaitun 12:41 wazzaituna war rumman. Demikian pula 12:44 buah zaitun dan rumman. Zaitun dan ruman 12:46 makan pokok bukan? 12:47 Bukan. 12:49 Wazzaituna war ruman mutasyabihan whair 12:52 mutasyabih yang serupa dan tidak serupa. 12:54 Kan jenisnya lima juga macam-macam. 12:57 Ustaz ya 12:57 lima macam-macam. Zaitun juga ada yang 12:59 hijau, ada yang hitam. 13:00 Iya. Enggak ada orang makanum 13:03 mutasyabihan wira mutasyabih. Perhatikan 13:08 makan dari buahnya di saat apa? Berbuah 13:12 wau haqqahu yauma hasadi 13:14 dan keluarkan haknya, kewajibannya pada 13:16 saat panin. Ya, 13:17 ini zakat maksudnya 13:19 otomatis. Bahkan kalau kita baca buku 13:21 fikih, ketika kita bertanya dalil 13:24 masyruiah, 13:26 dalil disyariatkannya zakat petani apa? 13:28 Mereka baca ayat ini, tapi mereka ambil 13:30 ujungnya aja. Tidak menyebutkan 13:33 jenis-jenis yang Allah sebutkan dalam 13:36 apa? 13:37 Dalam ayat tersebut yang mencakup semua 13:39 hasil pertanian. 13:40 Iya. Iya. Iya. 13:42 Betul. Enggak 13:42 benar. Nah, dengarkan dalam suratul 13:44 baqarah yang lebih tegas lagi. 13:46 Oke. 13:47 Ya ayyuhalladzina amanu anfiqu bin 13:50 thyibati mazaqnakum. 13:54 Kemudian wamimma akhrojna lakum minal 13:57 ard. Wahai orang yang beriman, 14:00 infakkanlah 14:02 sebagian hasil usaha kalian yang thayib. 14:06 Kalau yang haram 14:08 dikeluarkan zakat tidak berguna. Harus 14:10 semuanya dikeluarkan, dikembalikan. 14:12 Jadi, wahai orang yang beriman, 14:14 infakkanlah sebagian dari hasil usaha 14:17 kalian yang thayib. Alkasbu usaha 14:20 mencakup berbagai macam apa jenis usaha 14:23 termasuk di antaranya perdagangan 14:25 juga dalam bidang jasa. 14:28 Jadi, profesi masuk di dalamnya. 14:31 Kemudian wamimma akhrojna lakum min ard. 14:34 Dan apa saja yang kami keluarkan bagi 14:36 kalian dari hasil bumi. Kata mimma di 14:39 sini ya, ini menjelaskan arti umum tidak 14:43 terbatas. Mimma akhrojna lakum 14:46 minal. 14:46 Dan dari apa saja yang kami 14:52 keluarkan bagi kalian dari hasil bumi. 14:54 Jadi usaha itu termasuk ee profesi kita, 14:57 Ustaz. Ya, 14:57 kata alkasbu itu kan dalam bahasa Arab 14:59 usaha untuk mencari nafkah. He. 15:03 Tapi sayang ya, karena mereka melihat 15:07 usaha pada masa Nabi yang terbatas pada 15:09 saat itu ekonomi belum berkembang. 15:11 Mereka batasi Alkasbu itu pada 15:13 perdagangan. Ini salah besar. 15:15 Apalagi jasa waktu zaman Nabi banyak 15:17 dihandle sama budak, Ustaz. Ya, 15:19 betul. 15:19 Masa budak budak enggak mungkin diambil 15:21 zakatnya, Ustaz. 15:22 Betul. Jadi kalau pada masa Nabi kan 15:24 ekonomi berputar pada apa? pada 15:27 pertanian, peternakan, kemudian 15:30 perdagangan, begitu kan? 15:32 Iya. 15:33 Nah, sekarang coba lihat 15:36 uang yang berputar dalam bidang jasa itu 15:38 lebih daripada 75%. 15:42 Kalau pada zaman dulu orang-orang kaya 15:44 itu dari kalangan petani, 15:47 peternak ya yang 15:50 mengembang biakkan peternakan mereka 15:52 atau hasil pertanian mereka atau 15:54 perdagangan. 15:56 di Mesir sampai saat ini, 15:59 Prof. Doktor ya pendapatan mereka enggak 16:02 besar, termasuk para dokter. Tapi 16:05 mereka-mereka yang memiliki kebun justru 16:08 mereka yang kaya raya. 16:10 Sedangkan dokter-dokter gaji mereka 16:12 kecil, 16:14 pendapatan mereka tidak seberapa. 16:17 Bahkan mereka-mereka yang bekerja 16:19 sebagai orang-orang yang memperbaiki 16:21 apa? memperbaiki katakan ledeng listrik 16:24 pendapatan mereka lebih besar. 16:27 Coba bayangkan. Jadi Allah tidak melihat 16:31 apa yang kamu usahakan, apa jenisnya 16:33 yang penting usaha kamu halal 16:35 menghasilkan. Maka kamu wajib untuk 16:38 mengeluarkan zakat kamu. 16:40 Oleh karena itu, ketika mereka bertanya, 16:42 "Waas'alunaka 16:44 yunfiquun, mereka bertanya padamu wahai 16:47 Rasulullah apa yang mereka mesti 16:48 infakkan?" 16:51 Artinya 16:55 hawaijikum. 16:57 Semua yang melebihi kebutuhan kalian 16:59 menunjukkan kalian termasuk dari orang 17:02 yang sudah terkena kewajiban zakat. 17:07 Nah, kalau kita perhatikan dalam suratul 17:08 baqarah tadi, ya ayyuhalladzina amanu 17:11 anfiqu min thyibati ma kasabtum wimma 17:14 akhrojna lakum minal ard. Wahai orang 17:15 yang beriman, 17:17 infakkanlah sebahagian dari hasil usaha 17:20 kalian yang thayib dan apa yang kami 17:22 keluarkan bagi kalian dari hasil bumi. 17:26 Hasil pertanian sebagaimana kita tahu 17:29 10% apabila disirami oleh hujan atau 17:33 sungai yang mengalir. Tapi 5% apabila 17:38 disirami dengan apa? dengan biaya dan 17:41 peralatan untuk menghasilkan air. Dengan 17:45 mempertimbangkan biaya pengairan, maka 17:48 dikurangi kewajiban zakatnya dari 10 17:50 menjadi 5%. 17:53 Itu setelah dipotong biaya penanaman 17:56 dari mulai pupuknya kemudian orang yang 18:00 bekerja ya. Maka setelah dikeluarkan 18:03 biaya penamaian semua hasil bersihnya 18:07 kalau hasil tersebut melimpah melebihi 18:11 kebutuhannya maka dikenakan zakat. Nah, 18:14 dalam riwayat hadis sahih muslim dan 18:16 bukhari 18:17 disebutkan laisa fi duna ausuqin 18:22 shodqah. Yang berada di bawah lima auk 18:25 itu tidak dikenakan sedekah. 18:28 diperkirakan 5 usuk itu 655 18:33 atau 5 eh 650 18:35 3 atau 650 18:38 kilo. 18:39 500 650 18:41 kilo 18:43 gabah kering. Gabah kering. 18:45 Jadi kalau pertanian menghasilkan 650 18:49 kg gabah kering 18:51 belum digiling Ustaz ya. 18:52 Ya. Belum. Maka dikenakan 10% kalau 18:55 disirami oleh air hujan dan sungai atau 18:58 5% kalau menggunakan biaya penyiraman, 19:01 biaya pengairan. 19:02 Berarti Ustaz kalau kita jumlahkan dalam 19:05 uang, kalau kita mau ambil di situ 19:07 nisabnya 560 kilo, sekarang per 50 kilo 19:11 Rp700.000 berarti R00.000 Itu kalau 19:13 beras 19:13 beras ya gabah ya Ustaz 19:15 Kala beras di gaba gaba itu kalau kita 19:17 bersihkan ya kira-kira mungkin 19:19 jadi 500 pas kali 19:20 ee bisa 500-an 19:22 berarti 700* 10 Ustaz 19:25 Arti kalau 500 kalau 100 sekilo sekarang 19:27 kurang lebih R1 juta katakan berapa 400 19:31 lah 19:32 R juta Rp1.400 400 kali berapa? Kal 5 * 19:36 5 berapa? 19:36 5 19:37 7 * 5 35 19:39 H 19:39 kemudian tambah berapa? 19:41 7 jutaan, Ustaz. 19:42 Ya, R jutaan ya. 35 + 5 juta 8,5. 19:47 Iya 8,5 juta ya. 19:48 8,5 juta. 19:49 Iya. 19:50 Nah, 8,5 juta ya itu dihasilkan petani 19:54 selama 4 bulan. Mau tidak mau kan dia 19:56 harus mempersiapkan kebutuhan dia selama 19:58 4 bulan kalau pertanian padi. Nah, kalau 20:03 pendapatan dia mencukupi kebutuhan dia 20:05 selama 4 bulan, dia punya kelebihan, 20:09 maka dikenakan apa? Dikenakan zakat. 20:11 Jadi zakat bukan apa? Bukan diambil dari 20:15 apa yang dia butuhkan, tapi diambil 20:18 dengan melihat orang tersebut telah 20:21 menghasilkan kebutuhannya bahkan lebih. 20:25 Jadi 20:26 bahkan lebih 20:26 8,5 itu lebih dari gaya hidup, Ustaz. 20:29 Ya, maksudnya sisa 20:30 arti pada saat itu. 20:31 Ah, 20:32 pada saat itu. Nah, sekarang kita 20:33 bertanya petani sekarang ini pada masa 20:35 itu Rasul menetapkan lima usuk atau lima 20:39 wasak itu 20:41 sebagai standar 20:42 di mana dengan menghasilkan 20:45 sebanyak ee lima wasak, orang tersebut 20:49 sudah termasuk orang yang mencukupi dan 20:52 menghasilkan kelebihan. maka dia 20:54 dikenakan kewajiban untuk berkontribusi 20:57 kepada mereka yang tidak yang tidak 20:58 mendapatkan kecukupan dalam kebutuhan 21:00 mereka. 21:01 Jadi ini merupakan keindahan hukum zakat 21:04 dalam Islam itu bukan diambil dari apa 21:05 yang dia butuhkan. 21:06 Heeh. 21:07 Tapi diambil pada saat dia menghasilkan 21:09 kelebihan. Sebagai seorang muslim, 21:12 seorang mukmin harus peduli terhadap 21:14 sesama saudaranya. 21:15 Sekali lagi ini lebihan dari biaya hidup 21:19 dia, Ustaz. Jadi katakan dia butuh dari 21:21 500 kilo itu dia butuh 300 kilo 21:23 umpamanya ada kelebihan 200 kan? 21:25 Iya. 21:25 Maka orang semacam ini orang yang sudah 21:27 wajib apa? Meruakkan zakat. 21:29 Kalau diambil dari keseluruhan 21:32 5% 21:33 10%. 21:34 Oh 21:35 kalau disirami oleh hujan kan. 21:36 Oke. 21:37 Oh 10%. Tapi kalau disirami oleh 21:40 irigasi 21:41 bukan disirami dengan biaya yang kita 21:44 keluarkan umpamanya dengan memompa air 21:46 dari bawah ya maka dipotong 5% biaya 21:49 pengairan tersebut 21:51 dari 500 kilo 21:53 ya 21:54 500 k 21:55 kilo. 21:55 Nah kalau dalam mazhab Ahlul Bait tidak. 21:58 Dia butuh 300 kilo masih ada kelebihan 22:01 200 yang 200 yang dikenakan zakat. 22:04 Oke. 22:04 20%. 22:05 Iya. Jadi 200 kilo itu kalau diambil 20% 22:09 berapa? 22:11 2 kilo 20% 40 22:14 diambil 40 kil kilo 22:17 itu dikeluarkan yang 160 kan disimpan 22:21 buat dia. 22:22 Oh iya 22:22 padahal dia sudah mencukupi kan 22:24 dia bisa menyimpan 160 kilo ya yang 40 22:28 dikeluarkan dan dia bisa menanam kembali 22:31 dengan baik kan indah kan. Nah, ini 22:33 sebelum dijual, Ustaz. He 22:35 diati sebelum dijual. Arti kalau petani 22:38 pada zaman dulu mereka biasanya tidak 22:40 akan menjual hasil pertaniannya 22:42 seluruhnya. Mereka simpan di gudang 22:43 untuk kebutuhan dia. Sebagian untuk beli 22:46 yang lain mereka keluarkan. 22:47 Oh, oke. 22:48 Jadi kita prediksi berapa harga gabah 22:50 katakan sekarang ya, berapa harga g 22:53 nah kita tahu berapa harganya. 22:55 Heeh. 22:55 Nanti kita keluarkan. Kalau dia tidak 22:57 punya uang, kita keluarkan Ka'bahnya. 22:59 Iya. 22:59 Kita bagi buat siapa? buat fuqara wal 23:02 masakin. Kalau setiap orang yang punya 23:04 kelebihan berkontribusi seperti ini, 23:06 mungkin enggak rakyat miskin? 23:08 Enggak mungkin, Ustaz. 23:08 Enggak mungkin. Cuma sayangnya kita 23:13 selalu terpaku pada 2,5%. 23:16 2,5% ini merupakan zakat yang ditetapkan 23:19 oleh Rasulullah pada emas, perak yang 23:21 kita simpan. 23:23 Yang kita simp 23:24 simpan. Nah, ketika Allah menyebutkan 23:27 apa saja yang kami hasilkan dari hasil 23:30 bumi 23:32 sebelum disebutkan 23:34 zakat alkasbu. Kira-kira ini isyarat 23:38 enggak dari Allah bahwa yang kita 23:40 keluarkan dari Alkasbu sama dengan 23:42 pertanian? 23:44 Katakan umpamanya begini, 23:46 seorang petani dalam 4 bulan itu 23:50 menghasilkan hasil pertanian sebanyak 23:52 R5uta. 23:56 4 bulan nih. Seorang yang bekerja di 23:59 kantor mendapatkan gaji R10 juta per 24:02 bulan. 24:04 Sebulan bukan 4 bulan. Masuk di akal 24:08 enggak kalau dia mengeluarkan zakat 24:09 2,5%? 24:11 Petani mengeluarkan 10%. 24:14 Ini selama 4 bulan ini sebulan 24:17 masuk di akal enggak? 24:19 Enggak sih. 24:22 Sungguh tidak masuk di akal. Jadi mereka 24:24 ketika mengkias zakat profesi kepada 24:27 zakat emas sungguh tidak masuk di akal 24:31 karena tidak ada persamaan di antara 24:32 keduanya. Tidak ada pula nas. Tapi kalau 24:35 dalam suratul baqarah ya ayyuhalladzina 24:37 amanu anfiqu min thibati ma kasabtum. 24:40 Kemudian di atas wimma aknaum ard dan 24:44 apa saja yang kami hasilkan dari hasil 24:46 bumi 24:47 termasuk pertambangan. 24:49 Jadi kasabtum itu maksudnya adalah 24:51 profesi kita itu 24:52 artinya semua jenis usaha dengan syarat 24:55 usaha tersebut usaha yang thayib. 24:58 Usaha yang tha. 24:59 Jadi dalam bahasa Arab kata alkasbu itu 25:01 menggambarkan usaha secara umum bukan 25:03 hanya perdagangan. Nah, kita mau tanya 25:07 kalau pertanian dikeluarkan 10% atau 5% 25:10 tergantung biaya, 25:13 maka profesi dikeluarkan 1 bulan yang 25:15 cuma 2,5% dasarnya apa? Mengkias kepada 25:18 emas. Kita tahu dalam kias ya 25:21 definisinya apa? Ilhaqu far'in biasin 25:25 fi hukmihi liillatin jamiah. 25:28 Artinya apa? kita mengkias cabang kepada 25:31 asal ya, kepada hukum asal 25:35 dalam hukum karena ada ilat, ada ilat ya 25:40 yang apa yang sama di antara keduanya. 25:42 Nah, kalau kita mengkias ee ee profesi 25:46 kepada pertanian, ada persamaan di 25:48 antara keduanya. Pertanian yang 25:51 dikeluarkan hasilnya apa tanahnya? 25:54 Hasilnya. Eh, hasilnya. 25:56 Hasilnya kan tanahnya enggak dikeluarkan 25:58 zakatnya. Kemudian orang juga mendirikan 26:00 perusahaan dikeluarkan enggak harta 26:02 perusahaannya, modalnya 26:03 enggak. 26:04 Yang dikeluarkan hasilnya. 26:05 Hasilnya. 26:06 Pertanian yang dikeluarkan juga 26:08 hasilnya. Profesi juga yang dikeluarkan 26:11 kan hasilnya dari hasil ilmu yang Allah 26:13 ajarkan pada kita. Katakan seorang 26:15 dokter dia praktik satu orang yang 26:18 berobat dikenakan Rp300.000 dia praktik 26:21 di rumah. 26:23 dia harus membayar AC listriknya kan 26:26 tempat praktiknya dia harus membayar itu 26:28 setiap bulannya. Kemudian biaya juga 26:30 perawat yang mendampinginya atau suster 26:31 yang mendampingi dia, dia mendapatkan 26:34 hasil R juta dalam 1 hari. 5 juta. 26:38 Iya. 26:39 Kemudian dipotong untuk katakan R juta 26:41 bersih setelah dikeluarkan biaya untuk 26:43 listriknya, biaya untuk perawatnya, dia 26:46 mendapatkan bersih R juta. Kira-kira 26:49 berapa yang harus dikeluarkan? 26:51 Kalau dikeluarkan 2,5% dikias kepada 26:54 emas, enggak ada persamaan di antara 26:56 keduanya. Enggak ada persamaan. 26:59 Persamaan. 27:01 Uniknya mereka mengatakan apa? Zakat 27:04 profesi dikias kepada pertanian 27:06 jenisnya, tapi kewajibannya dikias pada 27:09 emas. 27:11 Karena mereka menemukan ada persamaan 27:12 antara pertanian dengan profesi. 27:16 Tapi begitu berkaitan dengan yang harus 27:18 dikeluarkan dikias pada emas. Ini 27:20 namanya mengkias sesuatu pada dua hal. 27:22 Ini tidak masuk di akal. 27:26 Seharusnya apa? Kalau dikias kepada 27:28 pertanian karena ada persamaan di antara 27:31 keduanya dan kemiripan sebagai zakat 27:34 hasil, kewajibannya pun dikias kepada 27:37 apa? Pertanian. yaitu sebanyak 5 atau 27:41 10%. Tapi sayangnya umat Islam kikir 27:47 kalau untuk kebutuhan-kebutuhan 27:49 bersenang-senang dikeluarkan tanpa 27:50 hitungan. Sedangkan untuk membantu 27:53 saudaranya, untuk membantu perjuangan, 27:56 dia bersikap kikir. Bagaimana kita akan 27:58 bangkit dan maju. Pada zaman Rasul, 28:02 zakat itu dibagi kepada delapan 28:04 golongan. 28:08 Ketika Rasul mengutus beberapa orang ke 28:10 Yaman untuk mengumpulkan zakat dari 28:13 mereka yang kaya, dibagikan kepada 28:16 mereka-mereka yang butuh. Jadi bukan 28:19 dibawa ke Madinah, dikumpulkan di sana 28:21 kemudian dibagikan di sana. Setelah 28:24 selesai mereka kembali ke Madinah 28:26 membawa kelebihan. 28:27 Rasulullah mengatakan, "Kami bukan 28:29 mengutus kalian sebagai pemungut pajak, 28:32 tapi zakat diambil dari yang kaya 28:33 dibagikan kepada mereka yang miskin." 28:35 Mereka mengatakan, "Ya Rasulullah, kami 28:37 sudah bagikan." Ini kelebihannya. 28:41 Delapan golongan terpenuhi. 28:44 Baik fuqhara wal masakin, orang yang 28:46 bekerja mendistribusikan, ya. Kemudian 28:48 orang-orang yang didekatkan hatinya ya, 28:52 yang telah masuk Islam didekatkan hati 28:54 dengan memberikan bantuan kepada mereka. 28:56 Orang-orang yang berhutang, orang-orang 28:58 juga yang terjerat oleh perbudakan. 28:59 Bayangkan delapan golongan itu tertutupi 29:03 kemudian ada kelebihan. Sedangkan kita 29:06 jangankan delapan golongan untuk fuqara 29:08 wal masakin masih tidak cukup. 29:10 Iya. Benar. 29:11 Kenapa? Karena kita pelit. 29:13 Iya. 29:13 Oleh karena itu, zakat sebetulnya di 29:16 Indonesia ini belum dikeluarkan 29:18 sebagaimana mestinya. 29:21 Orang-orang yang memiliki harta mereka 29:23 enggan mengeluarkan zakat atau mencari 29:26 pendapat yang paling ringan meringankan 29:28 mereka tanpa melihat kitab Allah 29:29 Subhanahu wa taala. 29:32 Jadi kesimpulannya 29:34 semua jenis harta, semua jenis usaha 29:37 selagi masuk dalam kategori yang halal 29:40 wajib dikeluarkan zakatnya apabila yang 29:43 berusaha tersebut mempunyai kelebihan. 29:47 Waasalunaka 29:49 yunfiquun. Mereka bertanya kepadamu apa 29:52 yang mereka mesti infakkan. Qulil afwa. 29:55 Katakan bila kalian punya kelebihan 29:57 berarti kalian dikenakan kewajiban 30:01 untuk membantu sesama kalian dengan 30:05 dasar wal mukminun wal mukminat ba'buhum 30:07 auliya bain. Orang yang beriman sebagian 30:10 mereka menjadi wali sebagian yang lain. 30:14 Ini sebetulnya merupakan apa? merupakan 30:17 uraian petikan dari nas-nas Al-Qur'an. 30:21 Bukan hanya sekedar iias ya atau 30:24 ijtihad, tapi sebagaimana yang Al-Qur'an 30:26 terangkan begitu jelas. Cuma sayangnya 30:29 ketika ada angket 30:31 yang diajukan kepada salah satu ee 30:35 katakan lembaga keuangan yang terbesar 30:37 di Indonesia ditanya apakah mengeluarkan 30:40 zakat profesi? Jawaban mereka serentak 30:43 mengatakan, "Kami tidak mengeluarkan 30:44 zakat profesi karena zakat profesi 30:46 adalah bidah. Tidak ada pada masa Nabi 30:49 kita." Rupanya hukum-hukum Islam itu ya 30:53 dibatasi hanya dengan apa? Apa-apa yang 30:58 berlangsung pada masa Rasul. Adapun 31:00 perkembangan yang saat ini ada semua 31:02 tidak masuk dalam cakupan agama. 31:07 Artinya agama tidak mampu berhadapan 31:09 dengan tantangan zaman. Padahal nas 31:11 Quran jelas menjelaskan secara umum 31:15 tinggal kita memasukkan setiap persoalan 31:18 ke dalam lajur-lajur yang sudah 31:20 disiapkan oleh Allah subhanahu wa taala. 31:22 Nah, lajurnya jelas dalam suratul 31:24 baqarah Allah berulang kali berbicara 31:26 masalah infak 31:28 dari perintah infak secara umum. Janji 31:30 Allah terhadap orang yang berinfak. 31:32 Kemudian apa yang harus dikeluarkan? 31:33 Kepada siapa? Pertama-tama sebelum 31:36 kepada orang lain. Kepada orang tua 31:38 kita, kerabat kita. 31:46 masakin. Dan infak di sini mencakup 31:48 seluruh jenis infak, baik itu infak 31:51 kepada keluarga atau infak kepada apa? 31:54 Kepada apa? Kepada ee umat secara umum. 32:00 Jadi tidak ada alasan bagi mereka yang 32:02 mau menghindar dari zakat. Dan zakat 32:05 diwajibkan oleh Allah untuk 32:07 mereka-mereka yang mampu. 32:10 Jangan kita fokus kepada zakatul fitri 32:13 tapi kita tidak mempedulikan zakat mal. 32:17 Padahal zakat mal ini yang bisa 32:19 betul-betul mendukung perjuangan dan 32:22 mengentaskan kemiskinan bukan memelihara 32:24 kemiskinan. 32:26 Wallahuam. 32:27 Ustaz ee menjadi pertanyaan nih Ustaz. 32:30 Kata ustaz tadi, zakat itu adalah 32:33 sesuatu yang dihasilkan. 32:35 Bagaimana dengan zakat perdagangan? 32:37 Kenapa modal atau barang dagang yang 32:40 belum laku juga dihitung, Ustaz? 32:43 Baik. 32:46 Orang yang bertanya-tanya bagaimana kita 32:49 mengeluarkan zakat perdagangan. Katakan 32:52 kita punya modal sebesar R juta. 32:56 Kita berdagang memulai katakan di bulan 33:00 Ramadan. 33:02 Berarti Ramadan yang akan datang ya 33:04 setelah kita lakukan jarak dalam bahasa 33:07 Arab perhitungan ya. Perhitungan kita 33:10 akan lihat berapa keuntungan kita. 33:14 Berapa 33:15 keuntungan kita? Katakan dari 100 juta 33:19 berkembang menjadi R150 juta. Berarti 33:22 dia mendapatkan keuntungan berapa 33:23 persen? 33:26 50% kan? 33:27 50%. 33:28 Dan di samping itu apa? Di samping 50% 33:30 dia kan makan sehari-hari dari uang itu. 33:33 Hm. 33:33 Dia makan sehari-hari apa? 33:35 Dari uang untung. 33:36 Dari kan keuntungan. Sekarang 33:37 dikumpulkan keuntungan bersih ya di luar 33:40 yang dia makan 33:42 ada R juta. Nah, pertanyaannya apakah 33:45 dikeluarkan 33:48 dari 150 juta apa hanya dikeluarkan dari 33:52 R juta? 33:55 Boleh Rp juta aja. 33:58 Kalau dalam Ahlul Bait dikeluarkan dari 34:00 Rp50 juta cuma jumlahnya 20%. 34:03 Hm. 34:05 Dari keuntungan. Iya. 34:07 Jadi kalau seandainya dia berusaha 34:08 setahun tidak menghasilkan keuntungan, 34:10 dia tidak dikenakan. 34:12 Tapi begitu dia menghasilkan keuntungan, 34:15 katakan dia mendapatkan R juta. Dari 34:18 modalnya R juta, 20% dikenakan untuk R 34:22 juta. Berarti kan kurang lebih R juta. 34:24 Kalau dari Syafi 34:26 dia masih menyimpan keuntungan R0 juta, 34:28 dia infakkan R juta berat enggak? 34:31 Ee enggak. 34:31 Enggak pernah 34:32 karena untung. 34:33 Arti dia terima R0 juta keuntungan. yang 34:35 R juta dikeluarkan untuk 34:36 saudara-saudaranya. 34:37 Iya. 34:38 Betul gak? 34:39 Betul. 34:40 Nah, kalau katakan dikeluarkan dari 34:42 keseluruhannya 34:44 sebetulnya sama dengan padi. Orang 34:47 menanam padi 34:49 kan dikeluarkan juga dari keseluruhan. 34:50 Oh iya benar Ustaz. Oh iya benar. 34:52 Seharusnya dikeluarkan ya antara 5 34:55 sampai 10%. 34:57 5 10% bukan 2,5%. 2,5. Kalau kita punya 35:01 emas perak, kita simpan tidak kita 35:03 kelola dikenakan 2,5%. 35:07 5% harga modal gitu, Ustaz. 10% 35:10 keuntungan. 35:10 Katakan umpamanya begini, enggak kalau 35:12 kalau hanya keuntungan 20%. 35:15 Kalau modal dan keuntungan dilihat 35:19 kira-kira 35:21 usaha yang dilakukan kita bisa bagikan 35:24 dua kategori. 35:25 Ada yang seperti pertanian disirami oleh 35:28 air hujan. He 35:29 ya. Dan sungai ada yang membutuhkan 35:34 apa? Biaya-biaya yang cukup besar. Kalau 35:38 pertanian pengairan. Nah, usaha juga 35:40 dipertimbangkan. Bagaimana kira-kira 35:42 jenis usahanya? 35:43 Kan usaha berbeda-beda kan. 35:45 Katakanlah rettail, Ustaz. Dagangan. 35:47 Perdagangan. Perdagangan kita lihat 35:49 katakan ya ee dia punya modal R juta. 35:52 Kemudian dia berdagang, dia makan dari 35:54 hasil tersebut kemudian dia mendapatkan 35:57 keuntungan. Katakan umanya R00 juta dari 35:59 R juta juta total berarti 36:02 lihat katakan R juta dari R juta 36:04 omset ya. 36:05 Ee artinya itu sudah dihitung bersih 36:08 semua antara modal yang ada. 36:09 Oke. 36:10 Barang-barang 36:11 ya sama jumlah uang dihitung semuanya 36:13 ternyata meningkat dari R juta menjadi 36:15 R00 juta. 36:15 Oke. Baru 36:16 Nah kalau dikenakan 10% berat enggak? 36:20 Enggak 36:20 enggak berat kan 36:21 modalnya masih aman ya? 36:22 Masih aman. 36:24 Jadi kalau dikenakan 10% dari 200 juta 36:27 kalau enggak untung. 36:28 Iya. Kalau enggak untung lain lagi 36:30 dikeluarkan. Allah tidak ingin merugikan 36:32 orang. Allah tidak ingin menghabiskan 36:34 modal usaha orang. Malah yang tidak 36:35 punya modal diberikan modal. Iya. Iya. 36:37 Jadi kalau R00 juta kalau dikenakan 36:39 katakan berapa dikenakan umpamanya 36:43 10% dari R juta berapa? 36:45 R juta. 36:46 Kalau dikenakan R juta dari R juta 20% 36:49 berapa? 36:50 R juta sama ya? 36:51 Sama. 36:53 Jadi kalau dikeluarkan dari keuntungan 36:55 aja dia mengeluarkan R0 juta dari R 36:59 juta. Betul enggak? 37:00 Iya. 37:01 Kemudian e bukanak R juta. R juta 37:03 dikeluarkan R juta. 37:04 Iya. 37:05 Kalau dari 20% R juta. 37:07 Iya benar 37:08 20 dong 37:09 kan R juta 37:10 modal R juta. 37:12 Keuntungan R juta. Kalau diambil dari 37:14 R00 juta seluruhnya dikenakan 10%. R 37:17 juta 37:18 I 37:18 kalau dikenakan dari R juta 37:19 keuntungannya saja 20% juga R juta. 37:23 Iya R juta ya. Benar. 37:24 Betul enggak? 37:25 Betul. 37:26 Kalau 2,5% jadi apa? 37:28 Iya iya 37:29 betul gak? 37:30 Benar. 37:31 Jadi kotoran pun enggak sempat cuma 37:33 melintas di mulut aja. 37:35 Jadi jigo. 37:36 Bagaimana bisa membangun bangsa kita, 37:38 memajukan kita. Yang lucu ada beberapa 37:41 dokter berbicara di RSCM. 37:45 Dokter yang nonmuslim bertanya, "Ya, 37:48 kamu berapa kamu mengeluarkan zakat 37:50 kamu, infak kamu?" Dia mengatakan 2,5%. 37:53 Oh, kalau kami di gereja 10%. 37:56 Kami dalam agama kami mengeluarkan 10% 37:58 langsung dipotong dari gajinya. 38:02 Itu di luar pungutan yang didapatkan 38:05 pada saat kita menghadiri acara 38:07 mingguan. 38:09 Acara mingguan ada lagi infak yang 38:11 mereka keluarkan. 38:14 Akhirnya si dokter Muslim malu. Dia 38:16 mengeluarkan 2,5% mengaku bahwa agamanya 38:19 agama yang benar. Ya. 38:21 Dan apa? Beranggapan bahwa almukmin 38:24 akhul mukmin atau almuslim akhul muslim. 38:26 Tapi ternyata mereka lebih kikir 38:28 dibandingkan orang yang beragama Nasrani 38:31 yang mengeluarkan 10% setiap bulannya di 38:34 luar yang dipungut oleh gereja pada saat 38:37 mingguan. Jadi bagaimana umat Islam mau 38:40 maju? Bagaimana umat Islam bisa 38:42 mengalahkan Donald Trump 38:45 kalau seandainya jiwa mereka jiwa apa? 38:48 Jiwa yang sempit dan kikir. Tidak 38:50 mungkin orang yang berjiwa sempit apa? 38:53 Bisa memajukan 38:55 bangsanya, agamanya. Jangankan bangsa 38:57 agamanya, keluarganya pun tidak akan 38:59 maju. Tapi orang-orang yang berjiwa 39:02 besar, orang yang akan punya kesempatan 39:04 untuk meraih keuntungan yang besar. Jadi 39:06 kesimpulannya 39:09 kita mengeluarkan zakat kita 39:12 kalau diambil dari keseluruhan pokok dan 39:14 keuntungan dikenakan 10% 39:17 kalau diambil dari keuntungannya 39:19 dikeluarkan 20%. 39:22 Ini sebetulnya tidak memberatkan. Kalau 39:24 saya punya keuntungan R00 juta, saya 39:26 keluarkan 20% dari keuntungan. Coba R 39:30 juta, Rp0 juta saya simpan dan akan 39:32 diberkahi oleh Allah menjadi 700 kali 39:34 lipat. W masyaallah tujuh. Kemudian 39:37 Allah hilangkan kesedihannya, ketakutan 39:40 dalam hidup Allah hilangkan. Alladina 39:42 yunfiquuna amwalahum fibilillah tumma 39:45 lautbiuna ma anfaqu manan wala lahum 39:49 ajruhumbihim wala khaufun alaihim wum 39:52 yahzanun. 39:54 Artinya ini semuanya untuk keuntungan 39:55 kita. Kalau bunga deposito berapa cuman? 39:59 Ini bunga yang langsung dari Allah 40:00 Subhanahu wa taala yang harum, yang 40:02 bersih, yang suci, yang tidak menzalimi 40:04 orang lain. 700 kali lipat. 40:09 amuminatabilin 40:17 habah wallahu 40:19 yasya wallahuim 40:22 perumpamaan orang yang menginfakkan 40:23 harta mereka di jalan Allah seperti 40:25 orang yang menanam satu butir 40:28 menghasilkan tujuh tangkai setiap 40:29 tangkanya 100 butir Allah masih akan 40:32 melipat gandakan bagi siapa yang 40:34 dikehendaki. Allah maha luas karunianya 40:37 lagi maha tahu hamba. Bayangkan 700 kali 40:40 lipat. 40:41 I 40:41 tapi kebanyakan orang tidak yakin dengan 40:43 janji Allah. Dia simpan, dia timbun, 40:46 akhirnya menimbulkan penyakit. 40:48 Keluarganya mengalami musibah. 40:49 Keluarganya terkena penyakit. Belum di 40:51 hari akhirat nanti orang yang tidak 40:54 mengeluarkan zakatnya tidak akan mencium 40:56 bau surga. Wali iyadzubillah. 40:59 Nauzubillah 40:59 minzalik. Nah, ini ada pertanyaan dari 41:02 Teh Fani, Ustaz. 41:03 Asalamualaikum, Ustaz. Izin 41:05 waalaikumsalam warahmatullahi 41:06 wabarakatuh. 41:06 Zakat adalah perintah Allah. Bagaimana 41:08 halnya dengan pajak, Ustaz? Apakah pajak 41:10 itu sesuatu yang haram atau merupakan 41:14 bagian dari zakat? Syukran, Ustaz. 41:17 Pajak ini sebetulnya merupakan pungutan 41:23 yang ditetapkan oleh negara, tapi dasar 41:26 hukumnya dalam Al-Qur'an tidak ada. 41:31 Kalau seandainya zakat dikeluarkan 41:32 secara benar, yang didapatkan itu akan 41:35 lebih besar daripada apa yang didapatkan 41:37 pajak. Cuma perbedaannya kalau pajak 41:40 mencekik tidak memberikan harapan. Kalau 41:44 akan memberikan harapan buat dia, di 41:46 samping janji Allah yang akan melipat 41:48 gandakan hartanya juga Allah berikan 41:50 ketentraman hatinya dan di hari akhir 41:53 juga Allah bebaskan dari ketakutan. Arti 41:55 mereka merasakan nilai ibadahnya. 41:58 Tapi kalau pajak mereka tidak merasakan 42:01 sebagai amal ibadah. Oleh karena itu 42:04 seharusnya pemerintah ya 42:07 bagi orang yang mengeluarkan zakat harta 42:09 mereka seharusnya itu bisa dikonversi ke 42:13 pajak. Artinya kalau dia dikenakan pajak 42:17 R juta, dia mengeluarkan zakat R juta, 42:20 seharusnya membebaskan dia jangan sampai 42:22 dua kali pungutan. Jangan sampai apa? 42:25 Dua kali pungutan. Karena pada saat dia 42:28 mengeluarkan zakatnya, dia merasa ini 42:30 ibadah pengabdian untuk Allah. Tapi 42:32 kalau zakat, kalau pajak, apalagi kalau 42:35 pajak disalahgunakan. Di mana rakyat 42:37 tidak tahu sama sekali ke mana perginya 42:39 pajak. 42:41 Mereka di samping mereka tidak merasa 42:43 terpanggil untuk mengeluarkan pajak, 42:46 mereka juga merasa mereka dicekik. Pajak 42:49 sana, pajak sini. Lalu pejabat 42:52 bersenang-senang, berleha-leha, hidup 42:54 bermewah-mewahan. 42:56 Sedangkan rakyatnya hidup dalam 42:57 kesusahan. Orang punya rumah, rumah 43:01 sendiri di atas tanah sendiri ya 43:04 hidupnya juga pas-pasan dikenakan pajak. 43:07 Aneh enggak? 43:08 Aneh kan? Sedangkan di luar negeri kita 43:11 saksikan hari ini tidak dipungut. 43:12 Pajak-pajak diambil dari yang tumbuh dan 43:14 berkembang. 43:17 Nah, pada masa Sayidina Umar, pada masa 43:20 Nabi zakat pajak tidak pernah ada sama 43:22 sekali. Pada masa Sayidina Umar ketika 43:26 orang-orang dari luar ya memasukkan 43:29 barang ke wilayah umat Islam ya mereka 43:33 dibebaskan dari pajak. Sedangkan barang 43:35 umat Islam masuk keluar dikenakan 43:37 pungutan. Sayidina Umar mengatakan ambil 43:39 dari mereka sebagaimana mereka mengambil 43:43 dari kalian. Jadi kalau tarif pajak 43:45 mereka kenakan 5% kita kenakan juga 5%. 43:50 Jangan sampai mereka mengambil dari 43:52 kita, kita enggak mengambil. Tapi kalau 43:53 untuk rakyat umat bukan hanya tidak 43:56 diambil pajak, bahkan didukung mereka 43:58 dalam usaha mereka, kemudian zakatnya 44:01 baru diambil. Berkah gak? 44:04 Berkah. Jadi kalau seandainya zakat 44:06 diambil dari umat Islam dengan 44:08 sendirinya negara harus betul-betul 44:10 transparan, harus jujur ya dan 44:13 orang-orang yang menjadi pengontrol yang 44:16 mengawasi ee masuknya zakat demikian 44:19 pula distribusinya betul-betul 44:21 orang-orang yang dapat dipercaya. Kalau 44:24 zakat diambil bisa betul-betul untuk 44:26 mendukung perjuangan. Sebagai contoh, 44:30 Iran mampu membiayai Hizbullah, mampu 44:34 membiayai juga para pejuang di Yaman, 44:35 mengirimkan bantuan juga ke Gaza di 44:37 Palestina. Dari mana? 44:40 Dari zakat. Tapi zakat dalam arti yang 44:42 luas, 44:45 bukan 2,5%. 44:46 Dari hasil minyak gas yang dihasilkan 44:50 negara dikeluarkan 20%. 44:53 20%. 44:55 Dan pemerintah tidak gunakan, pemerintah 44:58 Islam tidak gunakan hanya untuk orang 45:00 yang berapa, bermazhab Syiah, tapi untuk 45:02 perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa 45:04 taala. Sampai sebagian orang Syiah yang 45:08 agak fanatik mengatakan, "Kenapa kok 45:10 zakat dibagikan secara meluas bukan 45:12 hanya untuk kami? 45:14 Mereka berjuang untuk Islam, bukan untuk 45:17 kelompok dan golongan. Mereka bantu 45:19 saudara kita di Yaman, bantu saudara 45:21 kita juga di Gaz, bantu juga di ee 45:24 katakan Libanon. 45:27 Oleh karena itu, kita ingin umat Islam 45:29 itu berjiwa besar. Jangan berjiwa sempit 45:32 ya dikuasai, dikungkung oleh fanatisme 45:35 terhadap kelompok golongan. Akhirnya 45:37 mereka tidak lagi layak untuk menjadi 45:39 seorang muslim. 45:42 Seorang muslim atau seorang mukmin harus 45:44 betul-betul memiliki kecintaan terhadap 45:46 sesama saudaranya dan tidak menyimpan 45:48 kebencian. Kalau ada perbedaan pendapat, 45:51 diskusikan. Kalau ada kesalahan tegur 45:53 dengan cara yang baik. bukan justru 45:56 menyebarkan fitnah satu sama lain, 45:58 akhirnya melemahkan mereka, membuat 46:00 musuh mereka dapat 46:03 meraja lela di atas mereka seperti yang 46:05 kita jumpai saat ini. 46:08 Jadi kalau kita ingin bangkit maka zakat 46:10 harus dikeluarkan dengan sebaik-baiknya. 46:13 Jangan kita menutup-nutupi zakat dan ini 46:16 akan membawa keberkahan dan akan 46:18 menggantikan apa yang hilang sebagaimana 46:20 dalam doa malaikat setiap pagi. 46:22 Allahumma ati munfiqan khalafa wati 46:25 mumsikan talafa. Ya Allah gantikan orang 46:28 yang berinfak, hancurkan harta-harta 46:30 orang-orang yang menahan. 46:33 Oleh karena itu orang yang mengeluarkan 46:35 nafkahnya kekasih Allah, alkarim 46:39 habibullah wal bakhil adullah. 46:44 Jadi kalau orang dimusuhi oleh Allah ke 46:46 mana dia akan melarikan diri? Jadi kita 46:49 harapkan betul-betul apa? Umat mulai 46:51 memperhatikan zakat. Saya pernah sekali 46:54 waktu di satu departemen ee menyampaikan 46:57 masalah zakat. Saya jelaskan bahwa zakat 47:00 yang selama ini dikeluarkan sebetulnya 47:01 tidak memadai dan belum memenuhi 47:04 apa yang Allah perintahkan. Lalu saya 47:06 jelaskan dengan ayat-ayat tadi yang saya 47:08 bacakan. Akhirnya dia mengatakan, "Saya 47:10 selama ini salah." Kalau begitu 47:13 selama ini sa salah 47:16 dan saya berpikir cupat. 47:20 Saya lupa pada harta saya ada hak 47:23 orang-orang lain. Bahkan untuk 47:25 perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa 47:27 taala. Kalau 47:30 zakat yang menjadi saham orang-orang 47:32 yang berjuang di jalan Allah, bukan 47:34 hanya di medan perang, di medan dakwah 47:35 juga. Insyaallah dari ini orang-orang 47:39 yang berdakwah tidak harus menerima 47:42 amplop, 47:44 tapi mereka akan dicukupi berumah 47:47 tangga. Mereka tidak berpikir lagi dalam 47:49 urusan ini, tapi mereka berdakwah dengan 47:51 sepenuhnya untuk Allah. Nah, ini kita 47:53 jumpai dalam para apa? misionaris 47:58 yang masuk ke hutan-hutan, ke 48:00 pedalaman-pedalaman. 48:02 Mereka diberikan gaji sama keluarga 48:03 mereka bekerja secara penuh. Mereka 48:05 enggak berpikir lagi soal apa. Kalau 48:07 sekarang kasihan nasib para ulama, 48:11 kehormatan mereka tidak terjaga. Ya, 48:14 bagaimana mereka hanya diukur, pembicara 48:16 mereka diukur dengan uang. 48:18 Ya Allah 48:18 kan menyedihkan sekali kan? Padahal ini 48:20 merupakan kehormatan yang memuliakan 48:22 nabi kita, memuliakan juga umatnya. Tapi 48:26 sekarang karena sebagian umat tidak 48:28 menjalankan kewajiban mereka, akhirnya 48:30 mereka terhinakan. Waliillah. 48:34 Ustaz ee masih ada waktu, Ustaz? Oke, 48:37 satu lagi kita 48:39 cek pertanyaannya. Ada beberapa ini yang 48:41 masuk dari Siti Anisa, Muhammad Faiz, 48:44 Gifari, Stefani. Tadi sudah dijawab, 48:47 Giswati, Maulana Yusuf dan lain 48:51 sebagainya. Kita pilih salah satu dari 48:54 Maulana Yusuf. Ini yang bertanya 48:55 pertama. Asalamualaikum, Pak Ustaz dari 48:58 Ali Basyah di Jalan Pajajaran Sukabumi. 49:01 Maaf Ustaz di luar tema. Mohon 49:03 dijelaskan kandungan surah Al-Fatihah 49:06 ayat keenam dan keet7uh, Ustaz. 49:09 Dan mohon berikan contoh jalan 49:12 orang-orang yang engkau beri nikmat itu 49:14 siapa, Ustaz, yang dimaksud. Sesudah dan 49:16 sebelumnya kami ucapkan terima kasih. 49:18 Bismillahirrahmanirrahim. Allah 49:20 berfirman dalam surah An-Nisa. Wam 49:23 yuillaha warasul faulaika maadzina 49:27 anamallahu alaihim 49:29 min nabiin wasiddiqin wasyuhada wasihin 49:33 wunaikaq. 49:35 Siapa-siapa yang mentaati Allah dan 49:37 rasul maka mereka akan dikumpulkan 49:40 bersama orang-orang yang telah Allah 49:42 limpahkan nikmat karunianya atas mereka. 49:46 Siapa mereka? minan nabiin dari para 49:48 nabi wasiddiqin. Para siddiqin itu 49:53 orang-orang yang ucapan hati amalnya 49:57 betul-betul sesuai. Bukan hanya ucapan, 49:59 tapi mereka berucap, mereka berjanji, 50:01 mereka juga membuktikan apa yang mereka 50:03 ucapkan sebagai orang yang beriman. Baik 50:06 pada saat senang maupun saat sulit, 50:07 mereka tidak pernah goyah. Dan nabiyin 50:10 wasiddiqin wasyuhada. Para syuhada yang 50:12 mati di jalan Allah 50:15 dan nabiina wasiddiqina wasyuhada 50:17 wasaliihin dan orang-orang saleh 50:19 merekalah orang-orang yang telah 50:20 menerima karunia dari Allah. Jadi bila 50:23 Anda berdoa ihdinasiratal mustaqim 50:26 shathalladzina anamta alaihim ghairil 50:29 maghdubi alaihim waladin, Allah akan 50:32 masukkan kalian ke dalam golongan para 50:34 siddiqin, para para anbiya, para 50:37 siddiqin, para syuhada dan salihin. 50:40 Adapun orang yang dimurkai Allah dalam 50:42 Al-Qur'an banyak menyebut tentang 50:44 orang-orang Yahudi 50:46 yang sombong, yang ingkar di hadapan 50:49 Allah, bersikap kurang ajar bahkan 50:51 terhadap Tuhan mereka. maupun nabi 50:52 mereka. Mereka mengatakan tangan Allah 50:54 terbelenggu. Mereka berkata pada Musa, 50:57 "Silakan kamu pergi berperang. Kami 50:59 nunggu di sini." Sikap yang kurang ajar 51:02 adalah orang-orang yang terkena murka 51:04 Allah. Sedangkan adzalin, orang yang 51:07 mencari kebenaran tapi tidak 51:09 menemukannya malah tersesat karena tidak 51:11 mengikuti petunjuk 51:12 Allah. 51:13 Banyak orang-orang yang menempuh 51:14 mendekatkan diri kepada Allah tapi 51:16 caranya tidak benar. Akhirnya bukan 51:19 menemukan kebenaran. Mereka tersesat 51:20 dari kebenaran. 51:22 Jadi kita harapkan betul-betul kita 51:25 selalu dalam bimbingan petunjuk Allah 51:28 lahir maupun batin dan dikumpulkan 51:30 bersama para nabi, para siddiqin, para 51:33 syuhada dan shihin. Ini sebagaimana yang 51:35 diterangkan dalam surah An-Nisa. 51:38 Wallahuam. 51:38 Masyaallah. Jazakumullah khairan jaza 51:41 Ustaz atas jawabannya. Semoga bermanfaat 51:43 buat kita semua. Semoga menjadi wasilah 51:45 hidayah buat kita semua. Jangan lupa 51:46 ikhwan ikhwat hitung kembali hartanya. 51:49 Ada hak Allah Subhanahu wa taala di 51:50 situ. Alfagqir Ris Alf beserta seluruh 51:52 kru yang bertugas mohon undur diri. 51:54 Ketutup dengan doa kafaratul majelis. 51:56 Subhanakallah 51:58 asadu an astagfiruka. 52:01 Asalamualaikum warahmatullahi 52:02 wabarakatuh. 52:02 Waalaikumsalam warahmatullah. 52:04 Alhamdulillah.