Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillah wasyukurillah wala haula
- wala quwwata illa billah. Asyhadu alla
- ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa
- asyhadu anna muhammadan abduhu wa
- rasuluh. Masih dipancaruaskan dari jalan
- masjid silaturahim nomor 36 Kalimanggis
- Cibuer Bekasi. Inilah Radio Silaturahim
- untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat
- para pendengar Radio Silaturahim yang
- dirahmati Allah Subhanahu wa taala dan
- juga pemirsa Rasil TV di mana pun Anda
- dapat menyimak siaran kami. Tentu juga
- untuk ikhwan akhwat kami menyapa yang
- sedang mendengarkan acara di siang hari
- ini melalui audio streaming di
- www.radiosulatorhim.com
- radiosilatorhim.com dan juga ikhwan
- akhwat yang menyimak melalui aplikasi
- Rasil dan tentunya ikhwan akhwat bisa
- download di aplikasi store dan juga
- untuk ikhwan akhwat pemeriksa Rasil TV
- yang menyamb melalui radio eh melalui
- YouTube Rasil TV. Semoga kabar Anda di
- siang hari ini dalam keadaan sehat
- walafiat dan mudah-mudahan di siang hari
- ini juga segala bentuk aktivitas kita
- diberikan kelancaran oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Amin. Allahuma amin.
- Senang sekali rasanya Muhammad Anis
- Mualim dan kru Rasil yang bertugas ada
- Neza dan juga Fahri dapat hadir kembali
- secara langsung dalam program acara
- tausiah siang edisi hari ini di hari
- Selasa di tanggal 8 Ramadan 1442
- Hijriah bertepatan di tanggal
- 20 April 2021.
- Ikhwan akhwat para pendengar radio ST
- dan juga pemirsa Rasil TV di mana pun
- Anda dapat menyaksikan kami.
- Acara kami juga hari ini di relay
- tentunya di daerah yang berada di
- Sukabumi, Batam dan juga yang berada di
- Bondowoso, Banyuwangi, Pontianak yang
- berada di Jogja dan juga radio yang ada
- di Semarang dan juga yang berada di
- Palembang. Kita doakan juga semoga
- pendengar kita yang berada yang di
- daerah kabar dalam sehat walafiat. Amin.
- Allahum amin. Para pendengar Radio
- Sultraim dan juga pemirsa Rasil TV di
- acara tausiah siang kami menghadirkan
- narasumber kita insyaallah yang akan
- membahas di kitab barunya yaitu di kitab
- Isf Ahlil Iman karya Al Habib
- Abdurrahman Abdullah bin Faqih.
- Yaitu dalam tema besarnya 40 hadis
- tentang keutamaan Al-Qur'an. ini ee tema
- besar kita spesial di bulan suci Ramadan
- dan insyaallah kita akan membahas di
- hadis nomor 13 melanjutkan di hari Ahad
- sebelumnya.
- Dan para pendengar radio Satim kita sapa
- juga untuk narasumber kita bersama guru
- kita Ustaz Fawz Abi Zawiyah.
- Alhamdulillah beliau telah hadir.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Pak Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar sehat walafiat Pak Ustaz? Ya,
- alhamdulillah insyaallah sehat afiat
- ziran wa batina insyaallah.
- Masyaallah. Semoga kabar kita selalu
- dalam keadaan sehat walafiat
- dan mudah-mudahan
- segala bentuk ibadah kita diterima oleh
- Allah subhanahu wa taala. Amin. Allahum
- amin.
- Baik, Pak Ustaz. Kita masih di
- pembahasan di 40 hadis tentang keutamaan
- Al-Qur'an, Pak Ustaz, ya.
- Baik.
- Dan ini dilanjutkan di hari Ahad
- kemarin, Pak Ustaz, ya.
- Iya. Alhamdulillah di spesial edisi
- Ramadan.
- Heeh. ee kajian kitab kita yaitu Isaf
- Ahlil Iman tentang 40 hadis keutamaan
- Al-Qur'an dipancarkan di Radio Rasil
- AM720 dan Rasil TV tentunya itu di
- setiap Ahad, siang dan Selasa siang.
- Cuma mungkin beda jam aja ya.
- Iya.
- Kalau yang kita Selasa ini jam .30 lebih
- dikit. Nah, kalau yang di Ahad siang
- pukul insyaallahu taala 2 siang.
- Masyaallah ya. Dan para pendengar Radio
- Silat Rahim yang dirahmati Allah
- Subhanahu wa taala. Tentunya juga di
- sesi yang kedua kami akan membuka untuk
- sesi tanya dan jawab bagi pendengar
- Radio Sultra dan juga pemirsa Rasil TV
- yang ingin memberikan komentar ataupun
- pendapatnya ataupun pertanyaannya bisa
- di line WhatsApp di 0
- di 0811
- 999720.
- Dan tentunya untuk ikhwan akhwat yang
- ingin memberikan pertanyaan melalui Line
- telepon bisa menghubungi di 0218451512.
- Dan untuk pemirsa Rasil TV yang ingin
- memberikan komentar juga bisa langsung
- saja di kolom chat ee YouTube Rasil TV.
- Baik para pendengar radio Satim
- langsungnya kita dengarkan untuk tausiah
- kita di pembahasan kitab Isf Ahlil Iman
- karya Alhabib Abdurrahman Abdullah bil
- faqih dalam pembahasan 40 hadis tentang
- keutamaan Al-Qur'an di hadis yang ke-13
- kita awali dengan kita membaca doa
- thababul ilmi.
- Bismillahirrahmanirrahimbi
- zidni ilman Allahumf bima alamtani
- waimni mafuni warzuqni ilman amin. Baik
- Pak Ustaz langsung kita dengar. Baik.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- Kami sampaikan kepada seluruh pendengar
- radio silaturahim AM720
- juga radio-radio yang bersinergi dengan
- radio silaturahim yang ikut memancarkan
- kajian tausiah siang di hari ini. Ahad 8
- Ramadan ya.
- Iya.
- 1442 Hijriah.
- dan juga ee baik radio yang berada di
- Sukabumi, Semarang, Magelang, ee
- Yogyakarta, Batam, Johor, ee Singapura,
- maupun yang berada di Bondowoso,
- Sitobondo, Banyuwangi juga tak lupa di
- Kalimantan, Pontianak di mana saja
- berada. Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Kami ucapkan mudah-mudahan kita semua
- dan antum para pendengar, penyimak, para
- pemirsa semua senantiasa dianugerahkan
- rahmat, ampunan, rida, dan keberkahan
- dari Allah subhanahu wa taala di bulan
- yang berkah ini. Amin. Allahuma amin.
- Nah, mari kita mulai kajian siang kita
- hari ini dengan terlebih dahulu membaca
- ummul Qur'an suratul fatihah. Kita
- bermohon kepada Allah mudah-mudahan
- senantiasa kita semua dianugerahkan
- keberkahan dengan kemuliaan dan
- keberkahan suratul fatihah, keberkahan
- dan kemuliaan bulan suci Ramadan,
- keberkahan dan kemuliaan Al-Qur'anul
- Karim yang mana merupakan sumber
- keberkahan dari semua yang ada di alam
- semesta raya. Dan kita niatkan juga agar
- pahala bacaan suratul fatihah ini
- dihadiahkan, dianugerahkan oleh Allah
- untuk almarhum penulis kitab ini,
- Alhabib Abdurrahman bin Abdullah
- Balfaqih. Penulis kitab Isu Ahlil Iman
- biarbaina Haditan fi Fadil Quran. Dan
- mudah-mudahan Allah berkenan jadikan
- kita min ahlil Quran zahiran wa batinan.
- Dan tak lupa juga mohon berkenan hadirin
- ee pemirsa penyimak Radio Rasil AM720
- serta Rasil TV
- untuk berkenan ee
- membacakan suratul fatihah dengan
- bermohon kepada Allah agar suratul
- fatihah ini dihadiahkan untuk almarhum
- Hadratus Syekh K. H. bin Muhammad Hasyim
- Asy'ari yang pada tanggal 7 Ramadan
- kemarin ya ee 7 Ramadan kemarin di
- waktu sahur beliau wafat menghadap Allah
- Subhanahu wa taala pada tahun 1336
- Hijriah. Mudah-mudahan roh beliau Allah
- tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya.
- Fi ala ilyin. Dan juga tak lupa kita
- mohonkan dengan bacaan suratul fatihah
- ini agar pahala Fatihah ini dan anugerah
- kemuliaan Fatihah ini tidak lupa juga
- dianugerahkan untuk para guru-guru kami
- yang masih hidup. Mudah-mudahan Allah
- anugerahkan usia yang panjang. Fi
- taatillah wa taat rasul fi sihatin wfin
- wafiah. Bilkhusus gurunda Al Habib
- Rahman bin Syekh bin Salimas. Al Habib
- Umar bin Ahmad bin Abdullah bin Hasan
- Alttas. Al Habib Al Ustaz Husein bin
- Hamid al-Attas. Al Habib Hamzah bin
- Attas Al-Attas. Walid K. H. Ghazali
- Musanif. Abu Abina K.H. Muhammad Ihya
- Ulumiddin. Al Habib Alwalid Umar bin
- Muhammad bin Salim bin Hafid. Al Habib
- ee Abuya Ahmad bin Muhammad Almaliki, Al
- Habib Zain bin Ibrahim bin Sumit dan
- para alim ulama lainnya. Mudah-mudahan
- senantiasa dianugerahkan usia yang
- panjang dan keberkahan pada umat. Tak
- lupa imam besar kita. Kita mud doakan
- mudah-mudahan beliau diberikan kesabaran
- dan semangat dalam berjuang
- kalimatillah alahir
- hadin
- shallallahu alaihi wa alihi wasallam.
- Alfatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin arrahmanirrahim.
- yaumiddin iyaka nabudu wa iyaka nastain
- ihdinathal
- mustaqimathalladzina
- an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim
- waladin
- rabbighfirli waliwalidaiya walil
- mukminina amin
- bismillahirrahmanirrahim
- alhamdulillahiabbil alamin wasalatu
- wasalamu ala sayyidina muhammadin
- Subhanakaana
- maamtana innaka antal alimul hakim wula
- wala quwwata illa billahil aliilim.
- Rabbisrohli sadri waassirli amri wahlul
- uqdatan min lisani yafqahu qauli rabbana
- atina minadunka rahmatan wyi lana min
- amrina rasyada. Rabbana zidna ilman
- hablana hukmanimna minadunka ilman tawa
- musliman waqna
- faqala al habib abdurrahman bin abd
- alfaqih rahimahullahu taala fi kitabihi
- isafi ahlil iman bisanadihi almuttasil
- ilaih
- al haditusit asyar hadis yang ke-13 dari
- 40 hadis tentang keutamaan al-qur'an
- an abi saidin
- said sa'ad ibn malik alkhudri
- alri
- atau dikenal dengan Saad Alkudri ya atau
- Abu Said Alkudri radhiallahu anhu qala
- ia berkata qala Rasulullahi shallallahu
- alaihi wa alihi wasallama
- yaakulabbu tabaraka wa taala telah
- berfirman telah berkata jadi hadis ini
- adalah hadis qudsi yaquulbu tabaraka wa
- taala managalah quranikri
- wa masalah
- Dalam hadis ini Rasulullah menceritakan
- bahwa Allah berfirman, "Siapa orang
- yang
- Al-Qur'an menyibukkan dirinya?" Atau
- siapa orang yang sibuk dengan Al-Qur'an?
- Anzikri dari mengingatku. Jadi dia sibuk
- membaca Al-Qur'an, tidak sempat membaca
- zikir yang lain.
- Waan masalati dan dari meminta-minta
- padaku dari berdoa. Artinya ee waktu
- banyak dihabiskan untuk membaca,
- merenungkan, menghayati, meresapi
- ayat-ayat suci Al-Qur'an.
- Durasi atau alokasi untuk berzikir
- sedikit lebih banyak membaca Al-Qur'an.
- Begitu juga
- berdoa
- tempatnya lebih sedikit diberikan, lebih
- banyak sibuk dengan membaca Al-Qur'an.
- Maka kata Allah dalam hadis qudsi ini,
- aituhu aku berikan untuknya afdola ma
- lebih utama, lebih anugerah yang lebih
- besar dari apa yang aku senantiasa
- berikan pada orang-orang yang berdoa dan
- memohon padaku.
- Berdoa kepada Allah merupakan perintah.
- Allah berfirman dalam Al-Qur'an,
- "Udu'uni astajib lakum."
- Berdoalah padaku, maka aku akan berikan
- jawab doa-doa kalian. Namun e kemudian
- Allah perintahkan, uzkurullaha zikran
- katsir ya kan. Uzkuruni adzkurkum.
- Berzikirlah, ingatlah padaku, aku akan
- senantiasa mengingat kalian. Namun
- informasi dalam hadis qudsi ini Allah
- beritahukan
- kepada
- kita sekalian melalui lisan Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam.
- Bahwa membaca Al-Qur'an,
- menghayati, mentadaburkan Al-Qur'an itu
- keutamaannya di atas berzikir selain
- Al-Qur'an dan di atas berdoa kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- Waadlu kalamillahi ala sairil kalami
- kafadlillahi ala khqih. Dan keutamaan
- kalamnya Allah, firmannya Allah ala
- sairil kalam di atas seluruh kalam orang
- lain. Ya, kalamullah yaitu Al-Qur'an ini
- keutamaannya di atas kalamur rasul,
- kalamus sahabah, kalamut tabiin, kalamul
- aimmah, dan kalam annas ajmain. Itu
- seperti apa keutamaan Al-Qur'an itu?
- Kafadlillahi ala khalqih. seperti apa
- anugerahnya Allah, keutamaan Allah di
- atas seluruh makhluknya.
- Maka maknanya di hadis ini adalah tidak
- ada keutamaan yang melebihi kalamullah.
- Ukurannya bagaimana? Cara kita
- mengukurnya seperti keutamaan Allah di
- atas makhluknya.
- Hadis ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi
- Wadarimi wal Baihaqi.
- Berikutnya, Al Habib Abdurrahman
- mengutip satu buah riwayat yang
- diriwayatkan oleh Ibn Syahin dengan
- redaksi yang berbunyi managalahu
- qiroatul qurani
- waalatiituhu
- afdolawabakirin
- intaha. Siapa orang yang menyibukkan
- dirinya dengan membaca Al-Qur'an
- dari berdoa dan meminta kepadaku,
- Aku akan berikan untuknya
- hal yang lebih utama dari pahala
- hamba-hamba yang bersyukur pada Allah.
- Bersyukur kepada Allah merupakan amalan
- yang sangat dahsyat balasannya.
- Lain syakartum laazidannakum.
- Jika kalian mau bersyukur padaku, aku
- akan tambahkan pada kalian [berdehem]
- nikmat dan anugerahku.
- Bahkan Allah sampai beritahukan sangat
- sedikit hamba-hamba Allah yang
- betul-betul mau bersyukur kepada Allah.
- Waqilum min ibadi syakur. Tapi rupanya
- ada amalan yang mana pahalanya lebih
- besar dari pahala hamba-hamba Allah yang
- bersyukur. Apa itu? Menyibukkan diri
- dengan membaca dan merenungkan
- Al-Qur'an.
- Ini hadis yang ke-13. Kita sambung hadis
- yang ke-14. Alhaditur Rabi asyar. Hadis
- yang ke-14. Al Habib Abdurrahman bin
- Abdullah Balqih berkata, "An Uqbata bni
- Amir radhiallahu anhu qala kharaja
- alaina Rasulullahi shallallahu alaihi wa
- alihi wasallam wahnu fah
- faq ayukum yuhibum
- Ya Rasulullah
- nuhibalik
- q afala yagu ahadukum ilal masjidi
- fataama
- lahu min
- arbaunir lahu min arbain wamihin
- minal ibil rawahu muslimun
- wafi riwayat aidan an abi hurairat
- radhiallahu anhu q qala rasulullahi
- shallallahu alaihi wa alihi wasallam
- maun muidu
- alaihi
- al
- ibil. Baik, saya bacakan terjemahnya.
- Diriwayatkan kata beliau dari Uqbah ibn
- Amir
- radhiallahu anhu telah keluar kepada
- kami Rasulullah sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam keluar dari rumahnya
- berjumpa dengan kami. Wahnu fi suffah.
- Menemui kami di suffah. Apa itu suffah?
- Pinggiran masjidin nabi. Ya, pinggiran
- masjid Nabi artinya ee teras ya. teras
- Masjid Rasul yang mana di situ para
- sahabat Muhajirin
- yang tidak memiliki rumah, yang miskin,
- fuqara ya tinggal di sana. Artinya di
- pinggir ee masjid. Kalau kita mungkin
- sekarang apa ya? Teras kali ya, teras
- samping masjid biasanya ya. Tempat orang
- Padang Adem Neduh di sana. Khususnya
- bagi para sahabat Muhajirin yang belum
- punya rumah.
- Beliau datang menjumpai kami sedangkan
- kami berada di sufah lalu berkata,bu
- ayukum yuhibbuin
- siapa dari kalian yang suka yang ingin
- setiap hari keluar menuju buthan awil
- aik ataupun akiq ini buthan atau akik
- nama tempat di Kota Madinah tempat jual
- pas apa namanya unta jadi pasar unta lah
- kalau bahasa kita [mendengus] ya.
- Kemudian fayati binaqataini
- kau amain. Lalu pulang dari pasar unta
- bawa pulang dua ekor unta yang kau
- amain. Arti kauin itu yang gemuk-gemuk
- yang tinggi. Ya, kau itu gemuk dan
- tinggi ya.
- Artinya unta yang bagus yang apa
- namanya? kualitasnya bagus
- tapi dia dapatkan minhairmin dengan
- tanpa bikin dosa. Artinya bukan hasil
- curian dari pasar unta ataupun gosop ya
- ngambil punya orang wala qati rahim
- ataupun bukan disebab dihasilkan dari
- memutus tali hubungan rahim. Artinya ini
- untanya dua ekor unta yang gemuk, yang
- bagus, yang apa? Berisi, yang tinggi dan
- hasilnya dari hasil yang halal. Siapa
- yang mau? Kata Rasulullah, setiap hari
- pergi ke pasar unta di Butta ataupun
- Aqik di dekat Madinah jaraknya lebih
- kurang 3 mil. Lalu pulang bawa dua ekor
- unta yang sehat, yang gemuk bukan hasil
- curian. Faqulna ya Rasulullah
- kun nuhibalik ya Rasulullah semua dari
- kita kepengin
- ya dapat seperti itu. Q afala yagu
- ahadukum masjid
- fataama
- yaqraa ayataini min kitabillahirun
- lahum min naqatain. Kata Rasulullah ini
- cuma bahasa market ya. Tapi ada tujuan
- yang ingin Rasulullah sampaikan. Apa
- kamu setiap hari keluar dari rumah
- berangkat ke masjid untuk apa? Belajar,
- mempelajari, memahami, baca dan
- memahami, merenungkan dua ayat dari
- Al-Qur'an
- atau
- sudah bilang sudah bisa baca, duduk
- membaca Al-Qur'an walaupun dua ayat
- dengan penuh perenungan. itu kirun lahu
- min naqatain. Nilainya membaca dua ayat
- tersebut lebih utama dari pulang apa
- ketimbang pulang dari pasar unta bawa
- dua ekor unta yang gemuk tentunya apa
- namanya naqatain kau amamatain ini
- tentunya harganya mahal.
- [mendengus]
- Nah, nilai dua ekor unta yang istimewa,
- yang super gemuk, tinggi, berisi,
- nilainya itu masih lebih utama lagi,
- lebih mahal lagi ya dari dengan apa?
- Dengan membaca dua ayat suci Al-Qur'an
- dengan penuh kekhusyukan, perenungan
- atau mempelajari Al-Qur'an. Cara bacanya
- belajar baca dua ayat belajar memahami
- dua ayat merenungkan dua ayat itu lebih
- nilainya lebih mahal ketimbang memiliki
- atau mendapatkan dua ekor unta yang
- gemuk yang berisi, yang tinggi yang
- super. Nah, ini sebuah pesan dari Nabi
- khususnya di bulan Ramadan jangan hanya
- target kita khatam,
- tapi ketika kita beriktikaf di masjid
- atau di rumah sekalipun membaca
- Al-Qur'an, pelajari betul-betul bacanya,
- cara bacanya, memahami isi dan
- kandungannya, resapi maknanya, setelah
- itu memohon tolong kepada Allah agar
- mampu mentilawahkannya atau mengikuti
- panduannya.
- Baik.
- Kemudian
- wa arbaatun kirun lahu minasin.
- Tiga ekor unta eh tiga tiga ayat yang
- dibaca dan dipelajari lebih mahal
- nilainya dari tiga ekor unta tadi yang
- gemuk dan dan super. Kemudian empat ayat
- begituun 5 en dan seterusnya kata
- Rasulullah itu lebih utama ketimbang
- ketimbang
- ya
- memiliki sekian ekor unta super
- dibandingkan apa dinilai dengan membaca
- Al-Qur'an sekian ayat dengan perenungan
- dan pembelajaran maknanya.
- Nah, itu itu pesan dari Rasulullah
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam.
- Nah, itu ya baik. Rawa hadis ini sahih
- sanadnya diriwayatkan oleh al Imam
- Muslim. Wafi riwayatin l muslim aidan.
- Namun an Abi Hurairah. Tapi ada satu
- riwayat lagi dari yang diriwayatkan oleh
- Imam Muslim juga. Namun ee bersumber
- dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu
- anhu. Qala qala Rasulullahi shallallahu
- alaihi wa alihi wasallam. Ayuhibu
- ahadukum
- ahli yaajida
- khifatin
- siman. Ya. Ah. Ataukah siapa yang suka
- di antara kalian? Ketika dia pulang ke
- rumahnya ya keluarganya mendapati dia
- pulang membawa tiga ekor khalifat.
- Idam siman. Apa itu khalifat? Khalifat
- itu unta yang sedang mengandung. Artinya
- di dalam perutnya sedang ada janin. Nah,
- itu harganya mahal lagi. Kalau ada unta
- unta betina yang sedang mengandung itu
- namanya khalifah. Nah, kalau tiga
- berarti khalifat. Kata Rasulullah, "Ayo,
- siapa yang suka di antara kalian pulang
- ke rumah membawa tiga ekor unta yang
- sedang mengandung gemuk-gemuk ya."
- Bahkan kalau perlu bahwa ada anak
- sekalian yang lagi nyusuin ibaratnya
- begitu. Nah, keluarga gembira dong.
- Ayahnya pulang bawa tiga ekor unta
- seperti itu. Nah, kata Rasulullah, ada
- yang nilainya lebih mahal dari itu. Apa
- itu? Membaca tiga ayat suci Al-Qur'an
- dengan penuh perenungan dalam salatnya.
- itu lebih bagus untuk dia ketimbang
- nilainya lebih mulia, lebih agung
- ketimbang tiga ekor unta gemuk hamil ya
- super. Nah, begitu. Nah, ini hadis yang
- ke-1 ee berisikan pesan dari Rasulullah
- sallallahu wasallam wabarak alaih agar
- kita membaca Al-Qur'an dengan penuh
- perenungan ya ketimbang hanya kita
- mengisi waktu dengan hal-hal yang lain.
- Nah, bahkan ada sebuah kemarin saya
- mendengar ada seorang dai membacakan
- sebuah riwayat. Tapi saya wallah alam
- ini kebenaran saya belum cek lagi. Mohon
- maaf mungkin ee pendengar pemirsa bisa
- membantunya.
- Di bulan Ramadan membaca Al-Qur'an itu
- satu huruf pahalanya 100.000 kebaikan.
- Bulan Ramadan membaca Al-Qur'an dengan
- perenungan itu satu huruf Allah berikan
- balasan ya pahala 100.000 kebaikan.
- Baru bismillahirrahmanirrahim
- 19 huruf. Berarti 19 huruf dikali
- 100.000 kebaikan. Coba renungkan
- sisanya. Baik. Dari bahasa Rasul wamin
- a'dadihinna. Ya, silakan hitung berapa
- bilangannya. Baik, kita sambung kepada
- hadis yang ke-15 alhaditul khamis asar.
- Qala rahimahullah an abdillah ibni Umar
- ibn Khattab radhiallahu anhuma qala
- qala Rasulullahi sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam. La hasada illa alnain.
- Tidak boleh ada kedengkian,
- tidak boleh ada iri hati
- illa alnaini kecuali atas dua orang.
- Artinya dua orang ini boleh kita iri
- padanya. Artinya iri bukan berarti kita
- e bna hasad ya. Ini kata para ulama
- maknanya gibth, motivasi, kecemburuan
- yang ingin menirunya. Kalau hasad itu
- enggak senang orang lain mendapat
- nikmat, tapi tidak ada dorongan untuk
- segera menirunya. [mendengus] Ya. Ah,
- dia hanya enggak suka orang lain
- mendapatkan nikmat. Kalau perlu nikmat
- itu hilang dari dirinya. Siapa dua orang
- yang yang boleh untuk kita iri hati
- padanya,
- untuk menirunya? Yang pertama, rojulin
- atahullah quran
- fahua yaqra bihi ana allili. Wa nahar
- ya. Ana allaili. Ana allaili w nahar.
- Yang pertama yang boleh kita iri padanya
- kemudian kita semangat untuk menirunya
- adalah seorang yang Allah anugerahkan
- dia
- anugerah Al-Qur'an.
- Orang ini bisa baca Al-Qur'an bahkan
- mungkin hafidul Quran ya hamidul Quran.
- Fahua yaq bihi
- whar. Lalu kita melihat orang itu
- senantiasa membaca Al-Qur'an,
- merenungkan Al-Qur'an sepanjang siang
- dan sepanjang malam. Yang pertama yang
- boleh kita iri dan kita tiru orang
- tersebut. Warajulin atahullahu maalan
- fahua yunfiqu minhu anaili wahr. Yang
- kedua, orang yang boleh kita iri hati
- padanya untuk meniru dia, mengikutinya,
- jejaknya.
- Seorang yang Allah anugerahkan padanya
- harta yang berlimpah ruah. Namun harta
- itu senantiasa ia infakkan di jalan
- Allah sepanjang hari, sepanjang malam.
- Kita enggak dengar tentang dia kecuali
- sedang berbagi, sedang berinfak. Enggak
- pagi, enggak siang, enggak sore, enggak
- malam.
- Ah, orang tersebut boleh untuk kita iri
- hati dan bermohon kepada Allah agar
- Allah anugerahkan apa yang telah Allah
- anugerahkan padanya juga Allah
- anugerahkan kepada kita. Hadis riwahul
- Bukhari wa Muslim. Hadis ini
- diriwayatkan oleh al Imam Bukhari wa
- Muslim. Wafi riwayat lil Bukhari an Abi
- an Abi Hurairat radhiallahu anh. Bahkan
- ada sebuah riwayat yang serupa namun
- diriwayatkan hanya oleh Albukhari dan
- bersumber dari sahabat Abu Hurairah
- bukan dari sahabat Abdullah ibn Umar.
- Kalau tadi sahabat Abdullah ibn Umar
- radhiallahu anhuma. Apa katanya
- Rasulullah? La hasada illa fitnaini.
- Kalau tadi alatnaini, kalau ini
- fitnaini. Rajulin allamahullahul Qur'an.
- yaitu orang seorang yang Allah ajarkan
- pada orang tersebut e yang Allah ajarkan
- pada orang tersebut Al-Qur'an kitabnya.
- Fahua yatluhu anaili wa nahar. Kemudian
- orang tersebut mentilawahkan Al-Qur'an
- sepanjang malam dan sepanjang siang.
- Dibaca, dipahami, diamalkan. Itu
- maknanya apa? Yatluh Al-Qur'an.
- Fasamiahu jarun lahu. Maka ada
- tetangganya yang mendengarkan orang
- tersebut sedang baca Al-Qur'an dan
- mentilawahkan Al-Qur'an, mentadaburkan
- Al-Qur'an. Lalu sang tetangga
- mengatakan, "Laitani
- utitu mlama uti ya fulan faamiltu mlama
- y'malu." Nah,
- duhai andai kata aku diberikan oleh
- Allah persis sama dengan apa yang Allah
- anugerahkan kepada si fulan.
- Kemudian aku amalkan dengan apa yang
- diamalkan oleh si fulan dari Al-Qur'an
- tersebut. Nah, ini orang yang pertama
- yang boleh kita iri padanya. Siapa itu?
- Orang yang Allah anugerahkan ilmu
- Al-Qur'an kemudian ia membacanya,
- mentadaburkan, dan mengikuti panduannya
- atau mengamalkannya sepanjang malam dan
- sepanjang siang. Kemudian [mendengus]
- ada lagi, warajulin atahullahu maalan
- fahua yuhlikuhu fil haq. Yang kedua yang
- boleh orang yang boleh kita iri padanya
- adalah seorang yang Allah anugerahkan
- dia harta.
- Kemudian hartanya dia habiskan
- fil haqqi demi menjalani demi mengikuti
- keinginan Allah yang maha benar. Nah ini
- namanya orang yang menginfakkan hartanya
- fibilil haqqi tabaraka wa taala. Faqala
- rajul. Kemudian ada orang yang mendengar
- tentang dia berkata, "Laitani
- uti fulanun faamil mlama yal." Duhai,
- andaikan aku dianugerahkan ya apa yang
- Allah anugerahkan pada orang tersebut
- dari harta yang banyak yang ia habiskan
- hartanya di jalannya Allah yang maha
- benar. Faamil mlaal. Kemudian aku dapat
- mengamalkan melakukan apa yang ia
- lakukan.
- Warwahu Muhammad ibin Nash an Abi
- Hurairat radhiallahu anhu bilfullahu
- maalan faanfaqahu fibilillah
- diberikan harta dihabiskan di jalan
- Allah subhanahu wa taala warahu Abu
- Nuaim an ibni Umar
- bilf rajulin atahullahu maalan fasofahu
- fi sabililhairat
- seorang yang Allah anugerahkan harta ya
- ee apa namanya lalu dia habiskan.
- Berkata Al Habib Abdurrahman wal murad
- bil hasad huna algu wahya mahmudatun
- algib artinya motivasi dan itu hal yang
- terpuji wahua
- ml
- albut
- mur alad haram almum
- wahua
- zawalil mahsud waqat amla wallahuam tadi
- sudah saya sampaikan perbedaan antara
- hasad dengan gibt
- Kalau giibta artinya menginginkan Allah
- memberikan apa yang Allah Taala berikan
- dari kebaikan kepada orang lain. Dan
- sedangkan hasad menginginkan hilangnya
- nikmat tersebut dari orang lain yang
- Allah berikan anugerah padanya. Wallahu
- taala alam. Kita jedah sejenak ya di
- hadis yang selesai hadis yang 15 kita
- akan sambung pada hadis yang ke-16
- kepada host kita Kang Anis Tafadol
- ya. Baik. Syukran Ustaz atas ee
- penyampaian di
- tema besar kita 40 hadis tentang
- keutamaan Al-Qur'an dan kita sudah masuk
- di hadis yang ke-15, Pak Ustaz ya dan
- insyaallah akan melanjutkan kembali di
- hadis yang ke-16. 16. Baik para
- pendengar radio Sultra dan juga pemirsa
- Rasil TV di mana pun Anda dapat
- menyaksan kami di siang hari siang hari
- ini ikhwan Awas sudah meny acara tausiah
- siang bersama Ustaz Faw Abi Zawiyah
- dalam pembahasan kitab Isaf Ahlil Iman
- karya Al Habib Abdurrahman Abdullah bin
- Faqih. Nah, Ikhwan Akhwat kita sudah
- masuk di sesi yang pertama. Kita akan
- lanjutkan kembali di sesi yang kedua.
- Kami masih mengundang untuk ikhwan
- akhwat yang ingin memberikan
- pertanyaannya bisa di line telepon di
- 0218451512
- dan untuk line WhatsApp-nya di
- 08111999720.
- Namun ditahan sebentar para pendengar
- kita jedah sejenak tentunya pastikan
- tetap di radio silaturahim untuk Islam
- yang satu. [musik]
- Masih dipancar luaskan dari Jalan Masjid
- Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibur,
- Bekasi. Inilah radio silaturahim untuk
- Islam yang satu. Acara kita di siang
- hari ini juga direlay untuk di radio
- daerah tentunya yang berada di Batam
- melalui radio Sela FM di 104,3 Sela FM
- yang bisa disimak juga di dua negara di
- Singapura dan juga di Johor Malaysia.
- Masyaallah. dan juga yang berada di
- Magelang di 98,9 FM Radio Almas dan di
- Pontianak juga ada di 90 Radio Madinah
- FM dan di Sukabumi juga ada 96,9
- Radio Latan FM dan juga yang berada di
- Semarang, Palembang, Bondowoso,
- Banyuwangi, dan juga yang berada di
- Yogyakarta.
- Ikhwan Ahmad pendengar radio silaturahim
- di acara tausiah siang kita masih
- bersama guru kita yaitu Ustaz Fawas
- Abizawiyah dalam pembahasan kitab Isaf
- Ahlil Iman karya Al Habib Abdurrahman
- Abdullah bin Faqih ini spesial di bulan
- suci Ramadan ini Ustaz membahas mengenai
- 40 hadis tentang keutamaan Al-Qur'an dan
- Ustaz sudah menyampaikan di hadis yang
- ke-15 Pak Ustaz ya
- dan insyaallah akan melanjutkan kembali
- dan sudah ada pertanyaan yang masuk Pak
- Ustaz kita masuk ke sesi tanya jawab
- dulu
- baik Baik, kita akan mengucapkan
- pertanyaan sudah masuk. Kami juga masih
- mengundang bagi ikhwan akhwat yang ingin
- mengirimkan pertanyaan bisa di line
- WhatsApp di 021 di 0811999720
- untuk line teleponnya di 0218451512.
- Kita bacakan pertanyaan yang sudah
- masuk. Mungkin ada telepon.
- Oke.
- Oke. Baik, kita masuk ke pertanyaan di L
- WhatsApp dulu yang sudah masuk. Ini
- datangnya dari Bapak Abdi di
- Jatiwaringin. Pak Ustaz, asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh,
- Pak Ustaz. Kalau melihat pembahasan
- Ustaz di kajian kitab Irsyadus Syari,
- bagaimana Kiai Hasyim Asy'ari yang
- selalu berpegang Al-Qur'an mencontohkan
- kepada murid-muridnya dalam berpedoman
- di Al-Qur'an. Mungkin sebagian besar
- kita harus banyak belajar dalam
- kehidupan almarhum Kiai Hasyim Asy'ari.
- Syukran, Pak Ustaz.
- Baik. Bismillahirrahmanirrahim.
- Rbana zidna ilman walhikna baliihin.
- Menyikapi pertanyaan Bapak Abdi yang ada
- di Pondok Gede, memang betul waktu kita
- mengkaji kitab di luar Ramadan ya. Nanti
- kita akan sambung lagi setelah Ramadan.
- kitab karya Hadratus Syekh yang
- dikumpulkan dalam sebuah kumpulan
- bernama Irsyadus Sari fi mualafat
- Hadratus Syekh K.H. Muhammad Hasyim
- Asy'ari oleh salah satu cucu beliau yang
- dikenal dengan sebutan Gus ee Isamuddin
- ya. Ee beliau dalam kitab tersebut ee
- yang temanya dulu kita bacakan kalau
- enggak salah Qonon Asasi ya.
- Heeh. yaitu anggaran dasar pendirian
- Jamiah Nahdul Ulama yang mana Hadratus
- Syekh saking ingin mengajarkan kepada
- para pecintanya, para kaum Nahdiyin
- tentang pentingnya mendahulukan
- kalamullah di atas kalam-kalam yang
- lain. Dalam kanun asasi tersebut, dalam
- kitab tersebut, risalah tersebut, beliau
- sebelum mengutip hadis ataupun
- pesan-pesan, beliau masukkan dulu sekian
- banyak kalau tidak salah 34 ayat suci
- Al-Qur'an.
- untuk dijadikan pedoman dalam pendirian
- Jamiyah Nahdtil Ulama, yaitu dalam
- anggaran dasar dan anggaran rumah
- tangganya. Nah, memang saat ini sangat
- disayangkan ya, banyak dari kaum
- muslimin mengaku pencinta Hadratus Syekh
- K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari tidak
- membiasakan diri untuk mempelajari
- Al-Qur'an. Bahkan Al-Qur'an terkadang di
- beberapa lembaga pendidikan yang
- notabana bermanhaj ya Nahdiyah ini
- durasi atau jatah untuk pelajaran
- Al-Qur'an sangat sedikit. Padahal
- Hadratus Syekh, di antara tujuan
- mendirikan Jamiah Nahdtil Ulama agar
- umat Islam di penjuru Nusantara ini
- senantiasa hidup berpandu kepada
- Al-Qur'an dan mencontoh sunah Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam,
- sayidil akwan. Nah, ya paling tidak ee
- Bapak Abdi kita berdoa bermohon pada
- Allah semoga seluruh segenap ya kaum
- muslimin muslimat di negeri kita ini
- khususnya para para kaum-kaum pecinta
- Hadratus Syekh K.H. Muhammad Hasyim
- Asy'ari mau mengambil pelajaran dari
- beliau rahimahullahu taala untuk ayo
- biasakan memulai segala sesuatu dengan
- Al-Qur'an, mengukur segala sesuatu
- dengan Al-Qur'an dan menjadikan
- Al-Qur'an sebagai sebetul tauladan,
- sebetul-betul bimbingan, sebetul-betul
- guidance dalam kehidupan. Wallahuam
- ya. Baik, jazakumullah khair Pak Ustaz
- atas jawabannya dan juga terima kasih
- untuk Pak Juna di eh mohon maaf di Pak
- Abdi di Jatiwingin.
- Kita lanjutkan kembali Pak Ustaz di
- pertanyaan yang sudah masuk ini dari
- hamba Allah di Karawang. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh Pak Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Pak Ustaz, ada teman saya bertanya,
- "Kegiatan apa yang baik di selama bulan
- Ramadan?" Saya menjawab, "Al-Qur'an."
- Eh, membaca Al-Qur'an. Karena dalam
- membaca Al-Qur'an kita akan mendapatkan
- satu kebaikan dalam setiap hurufnya.
- Tapi teman saya bertanya, "Makna
- kebaikan dalam membaca Al-Qur'an itu
- apa, Pak Ustaz?" Mohon dibantu, Ustaz
- jawabannya. Syukran.
- Masyaallah. Bismillahirrahmanirrahim.
- Ketika ditanya apa amalan yang terbaik
- untuk kita amalkan di bulan Ramadan?
- Jawabannya apa? Jawabannya tidak lain
- selain Al
- Al-Qur'an. Karena bulan Ramadan menjadi
- istimewa.
- yang dahulu kala bulan Ramadan yaitu
- bulan ke urutan kees9 dari hitungan
- bulan hijriah kal Arab satu bulan yang
- tidak disukai kedatangannya oleh bangsa
- Arab namun sejak semenjak Allah tabaraka
- wa taala pilih Ramadan untuk menjadi
- satu bulan yang di situ Allah turunkan
- Al-Qur'an hudan linnas wa bayyinatin
- minal huda wal furqan maka Ramadan
- menjadi bulan yang dirukan. Nah, rasa
- syukur kita kepada Allah jalla jalaluhu
- dengan datangnya bulan Ramadan adalah
- dengan mengisi Ramadan dengan Al-Qur'an.
- Baik membaca,
- merenungkan, menghayati, dan
- mengamalkan, serta mengaplikasikan
- panduan Al-Qur'an dalam kehidupan, baik
- di bulan Ramadan khususnya ataupun 11
- bulan selepas Ramadan. Hidup bersama
- Al-Qur'an. Ada ungkapan sebuah ungkapan
- Arab menyebutkan
- Ramadan ahla maal Quran. Bulan Ramadan
- lebih terasa manis bersama Al-Qur'an.
- Nah, saya ucapkan saya lengkapi. Ramadan
- balil hayatu kulluha ahla maal Quran.
- Ahla, wa ajal wa abrak, wa ahna, wa
- as'ad wa afwaz. Ya, bahkan ungkapannya
- kalau perlu disempurnakan cuma
- kepanjangan untunya untuk iklan ya. Apa
- itu Ramadan? Dan sepanjang hidup ya itu
- lebih indah, lebih manis, lebih
- beruntung, lebih berkah, lebih ajib,
- lebih enak, lebih senang, lebih apaagi?
- Lebih lebih lebih jika hidupnya bersama
- berpandu dengan Al-Qur'an. Nah, adapun
- ee ungkapan kebaikan satu huruf ya
- dibalik dengan 10 dan 100 kebaikan
- bahkan 700. Bahkan ada tadi riwayat saya
- bilang walaupun saya belum belum apa
- namanya meneliti. Barangkali teman-teman
- yang bisa menyampaikan di sini satu
- huruf membaca Al-Qur'an di bulan Ramadan
- dibalas dengan 100.000 kebaikan. Nilai
- pahala yang disimpan di sisi Allah
- Subhanahu wa taala itu maksudnya. Semoga
- bisa dipahami.
- Oleh siapa tadi?
- Hamba Allah.
- Hamba Allah
- Karawang.
- Di Karawang. Barakallah fikum untuk
- pertanyaannya. Dan mudah-mudahan Allah
- berikan kita pertolongan mampu mengisi
- Ramadan dengan Al-Qur'an. Bahkan dalam
- sebuah hadis disebutkan kemarin sudah
- kita bacakan, afdolu ibadati umati
- tilawatul Quran.
- Lain afdol ibadati umati qiroatul Quran.
- Seutama-utama ibadahnya umatku kata
- Rasulullah adalah membaca Al-Qur'an dan
- mentilawahkan Al-Qur'an. Barakallahu
- fikum wafina jamian. Terima kasih.
- Pertanyaannya sangat bagus. Ada lagi?
- Ya. Baik, kita lanjutkan kembali, Pak
- Ustaz. Di pertanyaan yang masuk ini ada
- Ibu Zubaidah di Pasar Minggu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalamullah warahmatuh
- wabarakatuh waidwanuhu.
- Pak Ustaz, bagaimana membiasakan
- keluarga kita khususnya anak-anak saya
- dalam membiasakan selalu membaca
- Al-Qur'an? Karena anak saya lebih suka
- membaca buku-buku dibandingkan membaca
- Al-Qur'an. Syukran, Ustaz.
- Masyaallah. Barakallah fik. Ibu Zubaidah
- di Pasar Minggu. Pertanyaannya,
- bagaimana membiasakannya?
- Nah, jawabannya ada ungkapan dalam
- bahasa apa namanya? Jawa. Jalaran Trisno
- Songkok Kulinong. Memang sesuatu bisa
- cinta dari biasa. Nah, cuma untuk
- pembiasaan memerlukan sedikit
- intervensi. Kalau saya mengatakan
- pemaksaan agak kasar ya. ya dorongan dan
- sedikit ee intervensi orang tua untuk
- membiasakan anak-anak membaca. Selain
- buku-buku juga tentunya utamanya membaca
- Al-Qur'an dan sampaikan kepada anak-anak
- ya bahwa keutamaan baca Al-Qur'an itu
- sangatlah besar ya. Selain ilmu yang
- didapatkan sebagaimana baca buku-buku
- dan membaca Al-Qur'an satu hurufnya
- diberikan pahala yang berlipat ganda
- oleh Allah Subhanahu wa taala. Dan juga
- ajak di rumah ee Ibu untuk membuat
- suasana dan lingkungan qurani
- styil
- ya radio yang senantiasa melantunkan
- suara Al-Qur'an atau setel MP3 biar
- semua rumah senantiasa telinganya
- terbiasa mendengarkan Al-Qur'an.
- Kemudian atur waktu untuk ada waktu
- bersama anak keluarga untuk membaca
- bersama-sama tadarus Al-Qur'an. Nah,
- itulah caranya ee sedikit intervensi
- atau bahasa kasarnya dipaksa untuk jadi
- biasa. Dari biasa timbul cin cinta.
- Demikian mudah-mudahan bermanfaat
- dipahami oleh Ibu Zubaidah dan seluruh
- pendengar Rasil di mana saja berada.
- Barakallahu fikum jamian.
- Iya. Baik, semoga terjawab pertanyaannya
- untuk Ibu Zubaidah di Pasar Minggu.
- Terima kasih Ibu Zubaidah. Dan kita
- lanjut kembali Pak Ustaz ya. Ini ada
- pertanyaan juga yang masuk ee ini dari
- Bapak Juna di Bekasi Kota mau bertanya,
- Pak Ustaz. Pak Ustaz, amal ibadah di
- bulan Ramadan itu akan dilipat gandakan.
- Apakah yang dilipat gandakan itu bagi
- yang berpuasa saja, Pak Ustaz? Apakah
- yang tidak berpuasa itu tidak dilapat
- gandakan? Mohon jawabannya, Pak.
- Baik. Bismillahirrahmanirrahim.
- Rabbana zidna ilman wah alhiqna
- bisolihin. Pahala
- lipatan pahala yang berlipat ganda di
- bulan Ramadan berlaku untuk segala macam
- jenis kebaikan
- dan amal-amal yang saleh yang sesuai dan
- sejalan sejalan dengan kehendak Allah
- Subhanahu wa taala. Sekalipun dilakukan
- oleh orang yang tidak berpuasa. Jangan
- catatan ya. Tidak berpuasanya karena
- uzur syari.
- Bukan berpuasa yang sengaja ninggalin
- puasa ya tanpa uzur, tanpa alasan yang
- dilegalkan oleh agama. J misalnya wanita
- sedang hayat menstruasi atau ibu yang
- tidak sempat apa namanya berpuasa karena
- menyusui.
- Orang yang yang tidak mampu ya ee karena
- dia ee karena tuanya usia ya atau
- lemahnya fisik enggak bisa berpuasa.
- Kemudian orang yang sedang safar, yang
- tidak berpuasa tetap segala macam amal
- baik di bulan puasa dilipat gandakan
- pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala.
- Begitu. Wallahualam.
- Ya. Baik, Pak Ustaz. Ee kita lanjutkan
- kembali, Pak Ustaz di pembahasan hadis
- selanjutnya, Pak Ustaz, di nomor 16
- sambil menunggu pertanyaan yang masuk,
- Pak Ustaz.
- Baik. Bismillahirrahmanirrahim.
- Qala rahimahullahu taala, alhaditu
- sadisasar hadis yang ke-16. an Abdillah
- ibni Buraidah an abihi radhiallahu anhu
- qal qala Rasulullahi shallallahu alaihi
- wa alihi wasallama taallamu suratal
- baqarah fainna akdaha barakah wa taraha
- hasrah wala yastatiuhal batalah taallamu
- surat al baqarah wa ala imran fainnahuma
- azzahrawan
- tudillani shohibahuma yaumalqiamah
- Ini hadis ini sudah pernah dibacakan
- yang serupa di hadis yang sebelumnya.
- Intinya Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam berpesan untuk kita umatnya
- senantiasa senang mempelajari dan
- membaca dua surah yang disebut Nabi
- yaitu dengan sebutan azzahrawan bunga
- dua bunga ya yang begitu indah ya cantik
- rupawan ya apa itu dua bunga ini bernama
- suratul baqarah dan Ali Imran orang yang
- mau menjadikan Albaqarah sebagai bacaan
- dan kebiasaan diamalkan dalam
- kehidupannya. Maka kata Rasulullah itu
- keberkahan untuknya. Meninggalkan
- Albaqarah berarti merupakan kerugian.
- Dan Al-Baqarah serta surah Ali Imran
- yang sering kita baca akan menjadi
- penaung payung bagi para teman setianya.
- seperti awan yang menaungi orang yang
- sedang berjalan atau yang senantiasa
- membayangi dalam kehidupannya atau
- seperti dua sayap ekor burung ya yang
- besar yang menaungi sahabat-sahabatnya.
- Baik. Kemudian lanjutan hadis ini dalam
- riwayat ini bagaimana ya? Hadis ini
- diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam
- musnadnya, Albaihaqi dalam sunannya dan
- serta Imam Hakim dalam mustadraknya,
- Albaihaqi dalam Syu'abul imannya. Ya
- Rasulullah bersabda, "Wa innal qurana
- yakfihibahu yaumalqiamatiqhu
- yaulahib.
- Sesungguhnya Al-Qur'an ini akan
- mencukupi kebutuhan sahabat setianya di
- dunia. Jika kita menjadi teman setia
- Al-Qur'an di dunia, nanti di yaumil
- qiamah semenjak kuburan terbuka,
- terbelah, lalu keluar dari situ seorang
- yang laki-laki yang tampak kelelahan ya,
- wajahnya kuning seperti orang kelaparan
- tentunya karena lamanya di masa
- penantian di alam kubur dia keluar dari
- kubur Al-Qur'an akan setia mendampingi.
- Fayaqulu halfuni.
- Wahai sahabatku, apakah kau kenal aku?
- Kata Al-Qur'an. Fayaqulu. Maka orang
- tersebut berkata, "Ma a'rifuka?" Saya
- enggak kenal kamu. Fayaqulu. Maka
- Al-Qur'an berkata, "Ana shahibukal
- Quran."
- Bagaimana bisa kau lupa padaku?
- Sedangkan aku ini adalah temanmu, teman
- setiamu di dunia, yaitu Al-Qur'an
- alladzi
- atmauka fil hawajir. Yang senantiasa
- menemanimu ya di masa pengasingan
- ataupun sedang bepergian. Wa asu lailaka
- dan aku yang suka mengganggu tidurmu di
- waktu malam. Orang lain selagi anak
- tidur, Al-Qur'an bangunin kita untuk
- kita baca Al-Qur'an tengah malam. Orang
- lagi sibuk yang lain, Al-Qur'an nemenin
- kita ya, ngajak kita ngobrol berduaan.
- Wa inna kulla nadirin min warai
- tijaratih
- ya wa inna likulli nadirin min warai
- tijaratih. Sesungguhnya orang yang
- senantiasa berusaha dia akan menikmati
- hasilnya selepas selesai usaha dan
- berdagang.
- in
- dan engkau wahai sahabatku akan berada
- di belakang daganganku yaitu Al-Quran.
- Hari ini kau akan menerima hasil
- keuntungannya.
- Allah berikan buat orang tersebut teman
- setia Al-Qur'an kerajaan di tangan
- kanannya. Walda ya
- bimali Allah berikan buat dia keabadian
- di tangan kirinya
- waq diletakkan di atas kepalanya mahkota
- keagunganbasu
- walidahu. Nah, ini yang paling berharga
- lagi. Bahkan kedua orang tuanya orang
- yang berteman setia dengan Alqal di
- dunia dipanggil oleh Allah diberikan
- sebuah pakaian dan perhiasan. kemuliaan
- la yaquumu bihimad dunya yang nilainya
- nilai pakaian dan perhiasan yang Allah
- kenakan pada kedua orang tua seorang
- ahli Quran itu nilainya tidak sebanding
- lebih mulia dari nilai dunia beserta
- isinya. Fayaqululani. Maka kedua orang
- tuanya bertanya, "Bima kusina hadza."
- Sebab apa wahai Tuhan kami dipakaikan
- pakaian ini?
- Fayuqalu. Maka dikatakan pada kedua
- orang tua, biak waladikuma alquran.
- Dengan sebab anakmu telah menjadikan
- Al-Qur'an sebagai teman hidupnya.
- YQu kemudian dikatakan kepada sang anak
- seorang ahli Quran ini iqra wasat fiil
- jannah wfiha. Naik baca dan naiklah
- seukuran bacaanmu tangga-tangga surga
- dan kamar-kamarnya. Pilih yang paling
- tinggi
- sebelum kamu berhenti, maka itu bukan
- tempatmu. Nah, ketika kamu berhenti
- membaca Al-Qur'an, itulah tempatmu.
- Bayangkan kalau dia baca satu ayat itu,
- satu anak tangga naik ke tingkat level
- di atas dalam surga, begituun
- kamar-kamarnya semakin tinggi dia,
- semakin lama dia baca, semakin banyak
- dia baca, semakin tinggi kedudukannya
- dan tempatnya di surganya Allah
- Subhanahu wa taala. Fahua fiudinama
- yaq. Nak maka dia akan berada dalam
- kondisi naik terus dan terus selama dia
- belum berhenti baca Al-Qur'an. Hadzan
- kana a tartilan. Baik membaca
- Al-Qur'annya dengan cepat ataupun dengan
- tartil satu demi satu. Hazan artinya
- baca cepat. Bismillahirrahmanirrahim.
- yaumiddini iyaka nabudu wa iyaka nastain
- kartil bismillahirrahmanirrahim
- [mendengus] alhamdulillahiabbil
- alamin
- arrahmanirrahim
- nah hadis ini diriwayatkan oleh al imam
- Ahmad dalam musnadnya, Albaihaqi dalam
- kitab Syuabul Imannya dan Imam al-Hakim
- dalam mustadraknya. Ini di antara
- keutamaan seseorang yang membaca
- Al-Qur'an. Masyaallah. Apalagi penuh
- penghayatan dan mengamalkan isi
- kandungan Al-Qur'an.
- Hadis yang ke-17. Alhaditus Sabiah
- Asyar. An Abi Hurairata wa Abi Saidin
- Alkhudri ma'an.
- Hadis ini diriwayatkan oleh dua orang
- sahabat, Abu Said al-Khudri dan Abu
- Hurairah radhiallahu anhuma. Semoga
- Allah meridai keduanya. Qala. Kedua-dua
- sahabat ini meriwayatkan hadis dari
- Rasulullah. Qala Rasulullahi shallallahu
- alaihi wa alihi wasallam.
- Salatun yaumalqiamati
- ala katibin min miskin aswad.
- [mendengus]
- Ada tiga orang nanti di yaumil qiamah
- dia akan mendapatkan hamparan yang
- berasal dari minyak misik yang hitam.
- La yahuluhumul faza. Enggak bikin goyah
- sedikit pun mereka dengan kondisi yang
- mana itu adalah alfazaul akbar. Satu
- hari yang disebut dengan hari alfaza.
- Hari yang menakutkan yang begitu besar.
- Orang semua ketelimpungan, kebingungan,
- ketakutan.
- Tiga orang ini dengan santainya duduk
- berada di atas katib misik ya aswad
- tadi.
- Wala yanaluhumul hisab. Dan tidak
- dipanggil tiga orang ini untuk dihisab
- oleh Allah subhanahu wa taala. Untuk
- diinterograsi
- untuk di ee tanya diminta pertanggung
- jawab. Hatta yafrughallahu ma bainanas.
- Sehingga orang-orang ya selesai dihisab.
- Dia enggak dihisab.
- Siapa tiga orang ini? Rajulin atau
- rajulun qoal qurana ibtiga wajhillahi
- azza waall.
- Seorang yang satu dia ini membaca
- Al-Qur'an
- dengan penuh penghayatan senantiasa
- membaca Al-Qur'an. Tujuannya hanya satu,
- ibtiga wajhillah. Hanya mencari muka.
- Kalau bahasa kita carmuk.
- Iya. Carmuk pada Allah. Artinya cari
- muka hanya mengharap wajah, perhatian
- dan keridaan Allah Subhanahu wa taala.
- Wa amma bihi qua wahum bihi rodun.
- Dengan Al-Qur'an yang tadi dia baca, dia
- mengimami orang-orang dan orang-orang
- semua restu dan senang diimami oleh
- orang ini. Ini yang pertama. yang
- dijamin di hari kiamat enggak ngaruh
- dengan alfazul akbar dan tidak terkena
- hisab oleh Allah subhanahu wa taala.
- Yang kedua, warajulun azzana fi masjidin
- duaan ilallah ibtig wajhillah. Yang
- kedua, seorang laki-laki yang menjadi
- muadzin
- yang senantiasa mengumandangkan azan
- lima waktu. mengajak orang, memanggil
- orang untuk datang ke rumah Allah
- melaksanakan salat lima waktu. Nah, ini
- muadzin fadilahnya nih. Muadzin yang
- azan memanggil orang-orang untuk datang
- ke masjid. Tujuannya bukan mencari
- kehidupan dunia, bukan mencari pujian
- manusia, hanya mencari keridaan Allah
- subhanahu wa taala.
- Ini yang kedua yang dijamin oleh Allah
- tidak akan terpengaruh dengan kondisi di
- yaumil kiamah yang begitu menakutkan.
- mencengangkan, mengerikan dan tidak akan
- dikenakan hisab oleh Allah Subhanahu wa
- taala. Warajulun mamlukun
- ubtuliya birriqqi fid dunya. [mendengus]
- Falam yusgilhu dalalika
- tholabil akhirah. Seorang budak hamba
- sahaya
- yang diuji oleh Allah dengan
- ketertawanan.
- tidak bisa merdeka hidupnya di dunia,
- namun tidak pernah lupa untuk senantiasa
- sibuk ya mencari keridaan Allah.
- Badannya lelah, payah, namun semua
- dikerjakan dengan kesabaran dan hanya
- mengharap keridaan Allah di negeri
- akhirat. Nah, orang ini, si budak ini,
- si pekerja ini, Allah akan jamin
- [mendengus] dia tidak akan terkena
- alfazaul akbar dan tidak akan dihisab
- oleh Allah subhanahu wa taala. Hadis
- rawahul baihaqi wasijji ya wasijzi fil
- ibanah wal khatib fi tarikh. Nah, ini
- hadis yang sangat agung tentang
- keutamaan tiga orang yang nanti di hari
- kiamat akan berada dalam ketentraman,
- kenyamanan karena kedekatannya dengan
- Al-Qur'an. Karena senantiasa memanggil
- orang untuk melakukan kebaikan dan
- bersabar dalam melaksanakan ujian yang
- Allah timpahkan padanya. Ya. Baik. Ada
- lagi pertanyaan?
- Ustaz, ada Ustaz yang masuk. Ini dari ee
- hakim di Setu, Pak Ustaz menanyakan,
- "Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz."
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh,
- Ustaz. Ee saya selalu merindukan suara
- Ustaz yang begitu khas. Saya pernah
- mendengar satu amalan membaca Al-Qur'an,
- satu ayat sama dengan menginfakkan satu
- gunung emas. Mohon penjelasannya, Pak
- Ustaz.
- Baik, pertanyaannya
- akhina hakim tentang satu ayat. Apa
- tadi?
- Satu ayat sama dengan membaca Al-Qur'an
- sama dengan satu ayatnya itu sama dengan
- menginfakkan satu gunung emas, Pak
- Ustaz. Wallahuam. Ya, saya ee belum
- ee belum mendapatkan ee keterangan
- tentang satu ayat itu ya.
- Heeh.
- Ya, kalau mungkin disebut dengan ayatul
- kursi itu bukan satu ayat ya, banyak
- ayatnya cuman mungkin sebutan saja.
- Wallahualam. Nanti saya coba cari
- jawabannya ya dari referensi yang saya
- miliki atau mungkin para pendengar punya
- silakan kirim ke Rasil supaya nanti bisa
- di-share kepada akhina hakim.
- Barakallahu fikum walu minkum
- jazakumullahsanal jaza wallahuam.
- Ya. Jadi kalau yang sebenarnya yang
- jelasnya dengan membaca Al-Qur'an itu
- kita satu ayat itu mendapatkan satu
- kebaikan itu Ustaz ya.
- Oh iya itu hadis. Maka tadi saya
- sampaikan ada seorang dai yang
- menyampaikan bahwa membaca Al-Qur'an di
- bulan Ramadan secara khusus satu ayat
- satu hurufnya dibalas dengan 100.000
- 1000 kebaikan. Walaupun hadis yang saya
- yang saya pahami, yang saya tahu, yang
- masyur dan populer satu hurufnya 10
- kebaikan hingga 100. Tapi kalau sampai
- 100.000 wallahuam. Atau satu ayat yang
- sama dengan sedekah ee gunung Uhud, teks
- hadisnya, teks riwayatnya saya belum
- miliki. Nanti saya usahakan cari. Bila
- bila ada dan bila tidak ada kita
- kembalikan kepada Allah. Artinya
- Al-Qur'an kita baca kapanpun, apapun
- semua itu nilainya kebaikan dari setiap
- hurufnya. Wallahuam bawah.
- Iya. Baik, kita berali Pak Ustaz ini di
- dari Setu ke Cilengsi nih, Ustaz. Ada
- kecelengsi.
- Heeh.
- Iya. Ini dari Pak Jaka, Pak Ustaz.
- Masyaallah.
- Di Celengsi. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Pak Ustaz, kita tahu semuanya di mana
- setiap tanggal 17 Ramadan merupakan
- peristiwa turunnya Al-Qur'an pertama
- kali pada Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam. Allahumma shalli
- wasallim alaih.
- Sebagai sebuah malam istimewa, umat
- Islam dianjurkan untuk mengisi malam
- Nuzul Quran dengan beribadah. Yang mau
- saya tanyakan, apakah baiknya kita
- lakukan peringatan malam Nuzul Quran
- dengan cara masing-masing setiap umat
- Islam? Apakah ada baiknya kita isi
- dengan cara lain, Ustaz, yang tidak
- membuat pertentangan dalam saudara
- muslim kita lainnya? Jazakallah khair,
- Ustaz.
- Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana
- zidna ilman hablana hukman. pertama ee
- pemilihan tanggal 17 Ramadan ini dipilih
- oleh sekian banyak ulama dari bermacam
- riwayat. Jadi sebagian juga mengatakan
- bukan tanggal 17 atau bukan malam 17
- ya malam Nuzul Quran ya malamnya riwayat
- kita boleh boleh percaya saja ya dan
- kita pilih
- namun cara merayakannya
- cara merayakannya adalah dengan duduknya
- kita yang paling utama ya duduknya kita
- bersama Al-Qur'an sepanjang malam di
- malam-malam Ramadan ya tidak hanya
- khusus di malam 17 Ramadan
- ya. Karena
- Al-Qur'an bukan hanya khusus di malam 17
- Ramadan. Ini hanya memperingatinya saja.
- Diambil untuk hari peringatan. Nah,
- caranya bermacam-macam. Di antaranya
- dengan mengumpulkan orang, untuk
- mengajak orang, motivasi orang lain agar
- duduk bersama Al-Qur'an
- dengan ceramah agama, ada yang dengan
- bersantun anak yatim, ada yang dengan
- selawatan dan lain sebagainya. Ya, itu
- begitu. Nah, itu itu caranya saja.
- Silakan caranya boleh. Yang terbaik apa
- caranya? Kalau tanya terbaik yang
- terbaik mau masing-masing, mau
- berjamaah, duduk di hadapan Al-Qur'an,
- baca, renungkan, dan hayati. Itu itu
- caranya kita memperingati Nuzulul Quran
- yang paling utama gitu ya. Dan tentunya
- setelah itu bukan hanya malam 17 tapi
- sepanjang hidup kita jadikan Al-Qur'an
- sebagai guidance of life.
- Panduan hidup di atas segala panduan
- yang ada. Jadikan undang-undang di atas
- undang-undang yang ada. Jadikan pedoman
- di atas pedoman yang yang ada. Al-Qur'an
- hudan linas wyinatin minal Quran e minal
- huda wal furqan. Wallahuam ustaz.
- Iya. Baik ustaz. Kita lanjutkan kembali
- Pak Ustaz. Ini pertentak, Pak Ustaz ya.
- Ini dari Cilengsi langsung kita beralih
- ke Tambun, Pak Ustaz.
- Masyaallah, jauh lagi. Ini
- baru satu ke Cilengsi, sekarang Tambun.
- Tambun Bekasi.
- Masyaallah. Ini dan
- ini di Tambun juga ada pendengar setia
- tuh namanya Bang Ramzi.
- He.
- Dan Pok Dieh.
- Masyaallah.
- Dari Tambun Bekasi.
- Masyaallah. Luar biasa. Mudah-mudahan
- beliau menyimak, Ustaz. Ya,
- insyaallah taala.
- Ini dari Andi, Pak Ustaz.
- Andi Masallah
- menanyakan. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullah
- wabarakatuhfiratuhidwan.
- Ustaz Fawa, saya mau bertanya tentang ee
- riwayat hadis yang mengatakan bahwa
- orang yang tidur, orang yang tidur
- ketika berpuasa itu termasuk ibadah. Itu
- hadisnya gimana, Pak Ustaz? Mohon
- pemaparannya.
- Masyaallah, tabarakallah. Baik.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Ini hadis adalah sebuah hadis yang
- diriwayatkan dari dua sahabat besar
- Rasul sallallahu wasallam wabarak alaih
- dan juga banyak sahabat lain. Tapi yang
- populer diriwayatkan oleh dua orang
- sahabat besar. Yang pertama, amirul
- mukminin ya, menantu Rasulillah
- sallallahu wasallam wabarak alaih,
- leluhur para ahlul bait Rasulillah dan
- para habaib. Sayidina Ali ibin Abi
- Thalib karamallahu wajhah ya
- waradhiallahu anhuma. Dan juga dari
- sahabat Salman al-Farisi, seorang
- sahabat yang dikenal dengan apa namanya?
- Ee
- arsitek ya atau ee pelopor penggalian
- perang Khendak ya. E apa ee Khandak.
- Baik. Nah. Hadis ini dikenal dengan
- hadis khotbah sybaniah. Karena
- disebutkan dalam beberapa riwayat bahwa
- ini disampaikan oleh Rasulullah di akhir
- bulan Syakban menjelang Ramadan dengan
- sebuah teks khotbah yang dimulai dengan
- ayyuhannas
- innahu qad aqbala ilaikum syahrul
- mubarak. Dalam riwayat lain syahrul
- adzim ya. Jadi di antaranya teksnya
- isinya nanti ada anfasukum tasbih.
- Nafas-nafas kita. di bulan Ramadan
- [mendengus]
- dan hembusan nafas ini ditulis pahala
- oleh Allah pahala bertas bertasbih
- waumukum ibadah tidurnya kalian
- merupakan iba ibadah artinya orang yang
- tidur di bulan Ramadan itu nilainya iba
- ibadah belum puasa kenapa karena hakikat
- puasa kan menahan diri enggak kumpul
- sama orang jaga mulut ya kan enggak
- melihat suatu hal yang Allah larang.
- Karena nanti kan ee di penghujung hadis
- itu sahabat Ali bertanya, "Ya
- Rasulullah, wama afdol ibadah wama afdal
- a'mal fi had syahr?" Ya Rasulullah, apa
- amalan yang paling mulia di bulan
- Ramadan ini? Ya tentu selain baca
- Al-Qur'an apa itu? Alwara wafi riwayah
- alkafu an maharimillah. Menahan diri
- dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah.
- Nah, ketika dia mau tidur atau tidur di
- di bulan Ramadan, tujuannya agar terjaga
- diri dari melakukan sesuatu yang sia-sia
- dan merusak pahala puasa, maka tidurnya
- dinilai oleh Allah dengan diberikan
- pahala ibadah. Begitu. Tapi bukan
- berarti hadis ini memotivasi orang untuk
- tidur mulu gitu bukan ya. Artinya lihat
- nafasnya aja tasbih.
- Amalan sunah pahalanya wa wajib. Amal
- wajib lipat gandakan pahalanya. sedekah
- sunah ya diunikkan pahala wajib itu
- apalagi yang wajibnya nah tidurnya aja
- iba
- ibadah bagaimana beramalnya gitu jangan
- dibalik ya daripada banyak apa ya tidur
- aja seharian bukan itu artinya tidur
- demi menahan diri dari hal yang tidak
- berguna bahkan merusak pahala puasa itu
- menilai bernilai iba ibadah wallahuam
- bisawab buat Bang siapa tadi
- ini dari Andi
- Bang Andi dari Tambun Bekasi. Begitu.
- Barakallahu fikum waina jamian
- insyaallahu taala.
- Iya. Baik, Pak Ustaz. Ini sebagai
- pertanyaan terakhir.
- Woh, ada lagi terakhir tadi. Terakhir
- iya sudah terakhir tadi Ustaz. Mohon
- maaf. Ada lagi ya tambahan
- e ini.
- Oh, mohon maaf Ustaz ini hanya menaikkan
- jualan Ustaz saya Ibu Aisyah di
- Jatimulya selalu menyimak acara Ustaz
- itu dong Ustaz.
- Langsung dihapus pertanyaan Ustaz.
- Masyaallah. Mungkin Ustaz ada yang ingin
- disampaikan terakhir
- yang ingin sampaikan. Pertama saya
- izinkan melalui ee corong Radio Rasil
- AM720 dan Radio-Radio yang apa namanya?
- Bersinergi minta doa, minta doa dari
- pendengar dan pemirsa Rasil TV di mana
- saja berada ya. Saya tanggal 16 Ramadan,
- malam 17 Ramadan mau mengadakan
- launching aplikasi
- ya radio TV dakwah. Nama radionya atau
- TV streaming-nya adalah Bubur Subuh
- onstream.
- Itu radionya kita niru belajar dari
- Rasil tuh isinya pengajian semua. Bahkan
- khusus ya diistimewakan dengan
- Al-Qur'an. Bahkan salah satu foundernya
- dan guru kami yang ikut membidani ee
- radio ini ya aplikasi ini ee itu
- Ustazuna Al Habib Husein bin Hamid
- Al-Attas. Tak lupa juga Ustaz Hamzah
- Latas dan Habib Abdullah Al Jufri bilang
- sebisanya radio streaming ini atau
- aplikasi Android ini ya menjadi sebuah
- corong untuk idzaatul Quran ya. Corong
- untuk membumikan Al-Qur'an. Bahkan ee
- beliau berikan slogannya dengan sebutan
- ayat Al-Qur'an dalam Quran surah Annur
- ya. Jadi apa namanya? Bubur subuh
- onstreim. Nurun ala nur. Cahaya di atas
- cahaya. Nah, ini saya mau mengadakan
- aplikasi ini launching ini pada tanggal
- 16 Ramadan kalau enggak salah tanggal
- berapa ya? 28 April apa ya? Hari Rebo e
- ya karena Ustaz Husin yang milih harinya
- untuk bisa beliau hadir ke sana
- insyaallah. Jadi teman-teman semua
- setelah tanggal 17 Ramadan bisa tuh buka
- Play Store untuk aplikasi buka apa
- namanya handphone Android-nya. Mohon
- maaf nih yang iPhone belum bisa.
- Maklum mungkin mahal ya. Ini buat
- handphone sejuta umat sejuta manusia
- yaitu Android aplikasinya. Buka melalui
- Play Store, ketik bubur subuh on stream.
- Subuhnya pakai SHU ya, SH UH. Nah,
- kuasil saya undang hadir ya. Dengerin
- apa? Acara launching, ikut acara
- launching sambil takjil dan ada makan
- malam dong ya kan ya. Ada makan malam.
- Ee mau request apa aja insyaallah boleh
- ya. Dan pulang insyaallah ada
- souvenirnya.
- Nah, teman-teman pendengar, ikhwan dan
- akhwat, pemirsa juga kalau mau hadir
- hadir aja enggak apa-apa ya. Mau datang
- bawa makanan boleh, enggak bawa makanan
- enggak apa-apa. Mau datang bawa donasi
- boleh. Ya, mau datang bawa donasi boleh.
- Enggak apaak enggak bawa donasi pulang
- bisa makan nasi tetap bisa. Di mana
- tempatnya? Di Jalan Haji Nawaya atau
- Haji Syahrin Gandaria Utara
- Kebayoranbaru, Jakarta Selatan. Bakda
- asar loh ya. Bakda asar. Ah, tempatnya
- sebelah kiri Masjid Nurul Yakin itu
- nanti tempat kantor atau markas atau ee
- studionya ee bubur subuh on stream Nurun
- ala Nur. Insyaallah itu minta doanya.
- Enggak lupa. Terima kasih nih untuk eh
- Homiro S ya sudah ngasih baju koko baru
- itu kan buat ee kajian siang hari ini
- ya. Ah, demikian mudah-mudahan ada
- keberkahan. Mudah-mudahan doain ya
- semoga aplikasi Android ini menjadi
- radio streaming dan TV streaming yang
- membawa keberkahan agar seluruh umat
- manusia di mana saja berada bisa belajar
- Islam, belajar Quran dan sunah melalui
- radio ini. Nanti pengisi juga para
- guru-guru di antaranya dari ee pengisi
- radio silaturahim kita yang tercinta
- ini. Mudah-mudahan. Itu aja baring Bang
- Anis.
- Mudah-mudahan enggak tahu nih Bang Anis
- datang apa enggak nih.
- Insyaallah, Pak Ustaz ya. Kalau Bang
- Anis datang, mudah-mudahan Bang Anis
- gubernur datang juga. Mudah-mudahan
- enggak tahu gimana caranya. [tertawa]
- Masyaallah. Jadi mungkin pendengar Radio
- Saltim yang ingin hadir selalu mematuhi
- protokol kesehatannya juga, Pak, Ustaz.
- Ya,
- pasti dong. Itu syarat utama itu, ya
- kan? Protokol kesehatan itu pasti harus
- dijaga
- itu insyaallah.
- Jangan lupa pakai dengan memakai masker,
- masker, tangan bersihin dulu. Sudah
- pastiin wudu dulu sebelum datang
- acaranya.
- Masyaallah.
- Apalagi sebelahnya masjid kan.
- Sudah pasti wudu dulu salat asar di situ
- baru ke tempat acara. Insyaallah.
- Sama niatnya juga, Ustaz. Ya,
- niatnya insyaallah membumikan Al-Qur'an,
- sehat afiat, zahir batin.
- Amin. Masyaallah. Baik, mungkin ada doa
- yang disampaikan, Pak Ustaz.
- Baik, kita mari sama-sama kita baca doa.
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi
- rabbil alamin. Allahumma sholli wasallim
- wabarik ala sayyidina Muhammad wa ali
- sayyidina Muhammad. Allahumarhamna bil
- quran waj'alhu lana imaman wa nuran wa
- hudan warahmah. Allahumma dakirna
- minhuma nusinaimna minhuma jahilna
- warzuqna tilawatahu anaili wafan nahar
- waj'alhulana hujatan. Yaamrilak
- min ahlil quranir waina allahum ahyina
- bil quran amitna bil quran wahyurina bil
- quran wahna maal quran warzuatal
- qurannal jannah bil quranina miniran bil
- quraninan
- bil quran maidina muhammadin sayidi
- ahlil quran quran
- waqwaj
- dunya wa ukhmatika
- sayidina muhammadin wa
- wasallam wa akirwanafik
- hidayah wal inayah subhanakallah wamu
- akirwanahamdulillahilamin
- wasalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh
- waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh kami ucapkan jazakallah
- khairan kepada Ustaz Fawz Abi yang telah
- memberikan tausiahnya kepada kita semua
- dan juga ilmunya juga kepada kita dalam
- pembahasan kitab Isf Alil Iman karya Al
- Habib Abdurrahman Abdullah bin Faqih
- dengan tema besar kita yaitu 40 hadis
- tentang keutamaan Al-Qur'an. Ini kajian
- spesial di bulan suci Ramadan dan Ustaz
- sudah menyampaikan terakhir di hadis
- nomor 17, Pak Ustaz ya.
- Ke-17. Nanti insyaallah di hari Ahad ya,
- had siang kita sambung hadis yang ke-18
- ini kitabnya ya. Insyaallah.
- Baik.
- Baik.
- Jangan lupa yang pada mau hubungin aja
- nanti kita kasih PDF-nya.
- Oh iya.
- Hubungi Rasil ya. Jadi untuk pendengar
- hadis silaturahim yang ingin
- ikut ngaji
- ikut ngaji di acara kita di kitab Isaf
- Alil Iman ini, Pak, Ustaz ya.
- Bisa mendapatkan untuk PDFnya, Ustaz ya.
- Insyaallah akan kita kirim
- gratis
- gratis ikhwan. Langsung saja ee langsung
- aja WhatsApp ke nomor hasil nanti
- insyaallah akan kami kirimkan untuk
- format PDF-nya. Jadi kita bisa ngaji
- bareng-bareng sambil membaca dan juga
- membuka kitabnya, Ustaz ya. Insyaallah.
- Baik para pendengar Radio Solim kami
- mengucapkan terima kasih juga untuk
- ikhwan akhwat yang telah senantiasa
- mendengarkan Radio Solat Rahim. Semoga
- apa yang disampaikan oleh guru kita
- dapat bermanfaat bagi kita semuanya.
- Mudah-mudahan menambah keimanan dan juga
- ketakwaan kita di sisi Allah Subhanahu
- wa taala.
- Dan mudah-mudahan setiap harinya kita
- selalu membasahi lisan kita dengan
- selalu membaca Al-Qur'an. Amin. Allahum
- amin. Dan akhir kata saya Muhammad Anis
- Mualim dan kru Rasil yang bertugas ada
- Ondi dan juga Yusuf Subangkit di ee
- operator. Mohon undur diri dari ruang
- dengar Anda. Dan terima kasih untuk
- teman-teman kita yang telah merelai
- acara kita di siang hari ini. Semoga
- kita selalu diberikan kesehatan oleh
- Allah subhanahu wa taala dan
- mudah-mudahan dalam lindungan Allah
- subhanahu wa taala dan juga keridaannya.
- Amin. Allahum amin.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaik.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.