Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:20 sholli wabarik ala sayyidina Muhammad wa 0:21 ala ali sayyidina Muhammad. Masih 0:23 dipancarkan dari Jalan Masjid 0:24 Silaturahim nomor 36 Kalimangis Cibubur 0:27 Bekasi, Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:30 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:32 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:34 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:35 sekali di Jumat pagi hari ini kami 0:39 kembali menjumpai Ikhwan Ahwat dalam 0:41 program acara renungan di bawah naungan 0:44 Al-Qur'an. Insyaallah di kesempatan ini 0:46 kita akan membuka sesi tanya jawab 0:48 kembali ya Ikhwan Awat. Ini untuk edisi 0:51 hari yang ke-22 ya di bulan Syakban 1446 0:56 Hijriah bertepatan juga dengan 21 0:59 Februari ya 2025. Ikhwan akhwat telah 1:03 hadir guru-guru kita di kesempatan ini 1:05 ada Ustaz Husain Alatas. Asalamualaikum 1:07 wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam 1:09 warahmatullahi wabakatuh. Ada juga Ustaz 1:10 Hamzah. Alhamdulillah sudah hadir. 1:11 Waalaikumsalam warahmatullah. Dan 1:13 alhamdulillah di kesempatan ini juga 1:15 didampingi oleh Pak Safril nih, Pak 1:17 Safril Lubis yang ingin ingin ikut juga 1:20 untuk berdialog di kesempatan ini. Dan 1:23 tidak lupa juga ee kami mengundang 1:25 partisipasi dari Ikhwan Nawat seperti 1:27 biasa untuk menyampaikan 1:29 pertanyaan-pertanyaannya. Monggo nanti 1:30 insyaallah akan dijawab oleh guru-guru 1:33 kita. Lupa tadi menyapa Pak Sapil. 1:35 Kabarnya sehat, Pak? Alhamdulillah. 1:37 Alhamdulillah sehat. Alhamdulillah. 1:39 Terima kasih sudah bisa mendampingi di 1:41 kesempatan ini dan mungkin masih ada 1:43 yang bertanya, "Pak Krisna ke mana?" 1:44 Beliau sedang agak padat ya hari-hari 1:48 ini 1:48 mempersiapkan acara berbahagianya besok 1:52 pernikahan putrinya ya. Mohon doanya 1:53 juga dari Ikhwan Ahwat untuk diberikan 1:56 kelancaran, persiapan dan juga hari 1:58 H-nya besok. Untuk itu, mari kita buka 2:00 dulu ee pertemuan ini atau renungan di 2:04 bawah naungan Al-Qur'an ini dengan baca 2:06 al-Fatihah bersama-sama yang akan 2:07 dipimpin oleh guru kita, Ustaz Ustaz. 2:09 Monggo, Ustaz. 2:17 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:18 Bismillahirrahmanirrahim. 2:21 [Musik] 2:26 Alhamdulillahirabbil 2:29 alamin 2:34 arrahmanirrahim maiki 2:38 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 2:44 nasta' 2:46 ihdinasirathal 2:49 mustaqim sirathalladzina 2:58 alaiimadin. 3:07 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Ya, 3:09 terima kasih Ustaz sudah 3:11 membuka acara di kesempatan pagi hari 3:13 ini. Insyaallah yanawat kita semua 3:15 mendapatkan rahmat dan keberkahan 3:17 tentunya di Jumat yang penuh berkah ini. 3:20 Dan langsung saja kepada Pak Safril 3:21 mungkin untuk menyampaikan ee 3:23 pengantarnya untuk dialog dan jawab ini. 3:26 Monggo. Silakan Pak. Baik. 3:27 Asalamualaikum warahmatullahi 3:28 wabarakatuh. Waalaikumsalam 3:30 warahmatullahi wabar. 3:30 Bismillahirrahmanirrahim. 3:32 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 3:34 wasalamu ala asrofili iya mursalin wa 3:36 ala alihi wasohbihi wabarik 3:38 wasallim. Para pendengar 3:41 pemirsa ee TV silaturahim, radio 3:44 silaturahim. Hari ini kita di hadapan 3:47 guru-guru kita ingin 3:50 mendiskusikan hal-hal yang sedang 3:52 dihadapi bangsa ini. Bangsa Indonesia 3:55 dalam beberapa hari 3:57 terakhir semakin terlihat banyaknya 4:00 kekhawatiran. Para mahasiswa 4:03 menggaungkan Indonesia gelap. Kemudian 4:06 masalah ekonomi, 4:08 masalah perilaku dalam keluarga, 4:12 masalah 4:15 lemahnya dakwah. H karena seperti tidak 4:20 menyentuh ke masyarakat. Karena perilaku 4:23 masyarakat sedemikian 4:25 memprihatinkan dalam aspek perilaku 4:29 dalam aspek yang terkaitan dengan 4:30 bagaimana seharusnya Islam tampil 4:33 sebagai penyejuk dalam kehidupan kita. 4:35 Kira-kira menghadapi kondisi seperti 4:38 sekarang ini, seperti nyaris tanpa 4:40 harapan ini, bagaimana kita sebagai umat 4:42 harus bersikap? Karena ini penting 4:44 sekali agar umat Islam sebagai mayoritas 4:48 di negeri ini tahu harus bersikap 4:50 bagaimana supaya tetap tidak putus 4:53 harapan dari rahmat Allah. Kurang lebih 4:54 sebagai pembegas seperti itu, Ustaz. 4:57 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 4:59 rabbil 5:02 alamin. Hamdan katsiran thyyiban 5:05 mubarokan fi kama yuhibuna. 5:11 Walhamdulillahzi hadana lil imani wal 5:14 islam wa'alana min 5:16 umati nabina Muhammadin al mabuti 5:19 rahmatan lil 5:22 alamin shawatu rabbi wasalamuhu alaihi 5:25 wa ala alihi thyibin wasohabatihil gilil 5:29 mayamin waa jami ibadillahi shihin 5:33 assalamualaika ya 5:35 rasulullah asalamu alaina wa ala 5:37 ibadillahi shihin wassalamualaikum 5:50 [Musik] 5:56 menanggapi apa 5:59 yang dibicarakan oleh Bapak Syafi Lubis 6:03 berkaitan dengan 6:05 keresahan kegelisahan bangsa kita di 6:08 semua lini kehidup kehidupan di semua 6:11 lini 6:12 kehidupan. Bukan hanya masyarakat bawah, 6:15 mereka-mereka yang di atas juga pada 6:19 saat ini mengalami keresahan, 6:21 kegelisahan, bahkan 6:23 kebutuhan. Tidak tahu dari mana mereka 6:26 harus memulai perbaikan bangsa kita 6:29 maupun negeri 6:32 ini. Mereka menerima masukan dan konsep 6:36 yang bermacam-macam. Tapi sayang, 6:38 sungguh sayang Pak Syafril, mereka 6:41 meninggalkan Allah. 6:44 Akhirnya semua ya usulan masukan, begitu 6:48 pula konsep-konsep yang diajukan untuk 6:51 bisa menjadi solusi. Ternyata semua itu 6:55 bagaikan obat 6:57 antibiotik yang telah resisten. 7:00 Yang telah resisten. 7:03 Resisten bukan menyembuhkan malah 7:07 mendatangkan berbagai macam persoalan 7:09 dan efek-efek samping yang amat banyak. 7:13 Bagaimana mereka akan mampu memecahkan 7:15 problema bangsa ini? Bagaimana mereka 7:17 akan 7:18 memberikan solusi yang tepat untuk 7:21 membuat bangsa kita tenang, tenteram, 7:23 hidup dan 7:25 sejahtera. Kalau mereka mengabaikan 7:28 Allah pencipta 7:30 mereka mengabaikan Allah Subhanahu wa 7:32 taala, Tuhan yang maha pengasih lagi 7:35 maha penyayang. Mereka tidak sama sekali 7:38 mengikuti bimbingan dan petunjuk Allah 7:40 Subhanahu wa taala dalam memecahkan 7:43 problema hidup kita semuanya. 7:48 Sebagaimana mereka meninggalkan Allah, 7:50 Allah juga meninggalkan mereka. Seperti 7:52 firman Allah dalam 7:54 surah al-Hasyr. W takunuina nasullah 7:59 faansahum anfusahum. Jangan kalian 8:01 termasuk dari orang yang lupa kepada 8:03 Allah. Akhirnya Allah membuat mereka 8:05 lupa diri. 8:07 Orang kalau lupa diri ini, Pak Syafril, 8:10 walaupun kacamata di kepala dia tidak 8:13 sudah tidak tas di tangannya dia ke sana 8:15 kemari mencari kacamata sama tasnya. 8:18 Begitu juga negara kita ini bukan negara 8:21 miskin, negara yang kaya raya. Orang 8:25 pintar di negeri kita juga luar biasa. 8:27 Bahkan sampai kita mengekspor keluar. 8:30 Bahkan di luar kita saksikan banyak 8:32 tenaga-tenaga ahli kita yang tidak 8:34 menjumpai pekerjaan yang layak bagi 8:36 mereka. Mereka apa? Berkiplah di luar. 8:39 Tapi 8:40 sayangnya hati mereka ini apa? Dalam 8:43 keadaan 8:45 rapuh. Jangankan untuk memecahkan 8:48 problema bangsa dan negara kita. 8:51 Problema mereka saja apa? Mereka tidak 8:53 mampu 8:55 pecahkan. Mereka ingin mengobati orang 8:57 lain, justru mereka dalam kondisi 8:59 keadaan yang paling sakit. Paling sa 9:02 sakit. kehilangan rasa hingga walaupun 9:05 makanan yang manis juga mereka makan 9:07 terasa 9:09 pahit. Jadi sebab 9:12 utamanya karena kita melupakan Allah. 9:14 Nasullah fasiahum. Mereka melupakan 9:18 Allah. Akhirnya Allah juga melupakan 9:20 mereka. Mungkin kita semua ingat firman 9:23 Allah ketika Allah menurunkan kakek dan 9:26 nenek kita. Faimma yatiannakum minni 9:29 huda. Apabila petunjukku sampai kepada 9:34 kalian hudaya fala yadill wq orang yang 9:39 yang apa yang mengikuti petunjukku dia 9:42 tidak akan sesat dan tidak akan 9:45 meranah. Kenapa? Allah yang jadi 9:47 penunjuknya. Allah juga yang akan 9:49 membuka pintu rahmat. 9:55 Waman bikri fainna lahu maisan donka. 9:58 Adapun yang berpaling tidak mengingat 10:00 aku, melupakan aku dalam hidup ini, aku 10:04 akan membiarkan dirinya hidup dalam 10:06 suasana gelap dan pengap. Jadi kalau 10:08 Indonesia sekarang terasa gelap dan 10:10 pengap, itu sebagai hukuman bagi mereka 10:13 karena mereka melupakan Allah. 10:17 Allah berfirman dalam surah 10:20 Fussilat, alladina amanu qulubuhum 10:23 bikrillah ala 10:25 bidikrillahi orang yang beriman hati 10:28 mereka ini akan tenang tentram dengan 10:31 mengingat Allah begitu hati mengingat 10:33 Allah hati akan damai hati akan 10:37 betul-betul apa akan berada dalam 10:40 suasana yang betul-betul indah karena 10:42 apa bagaimana dia tidak merasa aman dan 10:45 damai sedangkan Allah yang menaunginya. 10:47 Allah yang mencurahkan rahmatnya atas 10:49 dirinya. Allah yang menunjukkan 10:50 jalannya. Allah yang membuka pintu 10:52 keberkahan dari langit maupun 10:55 bumi. Ala bidikrillahi tatmainnul qulub. 10:58 Ketahuilah jalan satu-satunya untuk 11:01 menentramkan kalbu kita hanyalah dengan 11:03 mengingat 11:05 Allah. Kita melibatkan Allah dalam 11:08 seluruh gerak-gerik kita. 11:12 Harapan kita juga betul-betul bergantung 11:15 kepada Allah. Di saat kita gelisah, 11:18 mohon perlindungan kita kembali pada 11:19 Allah. Pada saat tersebut, Pak Syafril 11:22 dan Kang Rizal, Allah sebutkan dalam 11:25 surah Fussilat. Innalladzina qalu 11:27 rbunallah tummaqamu tatanazalu alaihimul 11:31 malaikah alla takofu w tahzanu. 11:35 Sesungguhnya orang-orang yang berkata 11:37 tuhan kami Allah bukan hanya ucapan, 11:40 betul-betul dia menyadarkan hidupnya 11:43 kepada Allah dan mengikuti 11:45 petunjuknya. Lalu mereka juga 11:49 istiqamah. Malaikat turun 11:51 berduyun-duyun, silih berganti. Malaikat 11:54 bukan turun sia-sia. 11:56 Malaikat dikerahkan Allah Subhanahu wa 11:58 taala untuk mengawal hamba tersebut, 12:01 melindunginya, bahkan juga apa? 12:04 Memudahkan urusannya atas izin 12:06 Allah. Wa absyiru bil jannatillati 12:09 kuntum tuadun. Dan sambutlah dengan 12:12 penuh rasa gembira, bahagia dengan surga 12:14 yang Allah janjikan. 12:18 Lalu Allah Subhanahu wa taala 12:19 menghiburnya mengatakan, "Nahnu 12:21 auliyaukum fil hayatid dunya wafil 12:24 akhirah." Kami yang akan menjadi 12:25 pelindung kalian dalam kehidupan dunia 12:27 maupun akhirat. Jadi Allah kerahkan para 12:30 malaikatnya untuk melindungi hamba 12:32 tersebut. Kalau ada yang berani 12:33 mengganggu memeranginya, Allah yang akan 12:35 perangi orang tersebut. 12:37 Manani walian faqantuh bil. Dalam hadis 12:41 qudsi, "Siapa yang mengganggu waliku, 12:43 orang yang menjadikan aku sebagai 12:44 walinya, aku umumkan perang terhadap 12:46 orang 12:48 tersebut." Dan kita saksikan 12:50 contoh-contoh kehidupan dari para nabi 12:52 dahulu kala yang bersabar menyampaikan 12:55 pesan Allah bertakwa sampai kepada nabi 12:59 kita Muhammad sallallahu alaihi 13:01 wasallam. Apakah tidak cukup menjadi 13:03 pelajaran buat kita bagaimana Allah 13:04 menolong hamba-hambanya yang 13:06 beriman? Negeri kita dibandingkan Saudi 13:09 Arabia. 13:11 Saudi Arabia tidak mampu untuk 13:12 menanamkan padi. Menghasilkan padi tidak 13:15 bisa ya. Negara yang kering dan 13:18 kerontang 13:19 kan. Sedangkan kita kekayaan alam kita 13:22 jangan ditanya dari mulai hasil tambang 13:24 seperti 13:26 nekel, emas, 13:29 batu bara ya, kemudian timah. 13:34 Kemudian kita hasil pertaniannya 13:36 menghasilkan berbagai macam jenis 13:39 tanaman. 13:40 Kalau seandain kita serius mengembangkan 13:42 pertanian kita, Thailand enggak ada 13:44 apa-apanya. Kita enggak perlu harus 13:46 mengimpor apel dari luar, kita bisa 13:48 menghasilkan apel. Tidak perlu harus 13:50 mengimpor anggur dari luar, kita bisa 13:52 menghasilkan angguranggur yang manis 13:54 seperti anggur mereka. 13:56 Bisa menghasilkan berbagai macam. Tapi 13:58 sayangnya apa? Kita tidak serius. 14:00 Australia dulu beli beli pisang dari 14:04 Indonesia, lama-kelamaan orang kita jual 14:06 pohon pisang ke Australia. akhirnya bisa 14:08 menghasilkan pisang yang lebih baik. 14:10 Dulu orang Indonesia kirim apa? Buah 14:13 kesemek ke Australia. Australia beli 14:15 pohonnya ditanam di sana menghasilkan 14:17 buah semak yang lebih bagus. Padahal di 14:20 sana enggak punya sungai seperti sungai 14:22 kita. Coba sungai kita di Jawa aja 14:24 berapa banyak? Coba di Pulau Jawa aja 14:27 coba. Australia sebagian besar merupakan 14:30 padang 14:31 pasir, tapi karena tangan-tangan yang 14:35 zalim, karena 14:37 pengkhianatan mengakibatkan rahmat 14:39 keberkahan dicabut dari kita. Dan ini 14:42 tidak terlepas dari bangsa Indonesia. 14:45 Pemimpin yang memimpin negeri kita bukan 14:47 naik dengan sendirinya diangkat oleh 14:49 siapa? Oleh 14:51 rakyat. Jadi rakyat ini yang menanggung 14:53 juga akibat pilihan mereka. 14:57 Mereka akan menanggung konsekuensi dari 14:59 setiap perbuatan yang mereka perbuat. 15:01 Mereka lupa kepada Allah, tidak beramar 15:04 makruf, bernahi mungkar, bahkan 15:06 menyepelekan agama Allah Subhanahu wa 15:08 taala. Agama menjadi permainan, menjadi 15:11 dagelan, humor, bahkan pembicaraan porno 15:14 yang tidak patut masuk dalam pembicaraan 15:16 agamanya. Kemudian kiai-kiai, 15:18 ulama-ulama bukan menyadarkan 15:20 masyarakat, malah mereka menjadikan 15:22 dakwah itu sebagai ajang humor, mirip 15:25 dengan Iya. Iya. Iya. dengan lawan. 15:27 Bagaimana Allah akan turun tangan 15:29 memberikan bantuan kepada umat yang 15:32 menjadikan agama Allah sebagai 15:34 permainan? Lalu bagaimana untuk 15:36 orang-orang Islam yang beriman yang 15:39 khusyuk? Mereka tidak takut menghadapi 15:41 keadaan apapun juga. 15:43 Jadi seandainya Indonesia menjadi gelap 15:45 ya bagi apa mereka-mereka yang lupa 15:47 kepada Allah yang beriman yang 15:49 menyandarkan hidupnya kepada Allah yang 15:52 selalu mengingatnya katakan langit 15:55 runtuh Allah kuasa melindungi mereka. 15:57 Oleh karena itu, barang siapa yang ingin 15:59 selamat dalam situasi kondisi seperti 16:01 saat ini, selalu berada di bawah 16:03 perlindungan Allah, selalu merasakan 16:06 aman dan di bawah naungan curahan 16:08 rahmatnya, kembalilah kepada Allah. 16:11 berlindung kepadanya, mengikuti 16:13 petunjuknya. Jangan kita beranggapan 16:16 karena masyarakat semua tenggelam dalam 16:18 kezaliman. Kalau kita ikut mereka, kita 16:20 tidak akan terkena hukuman 16:22 salah. Dalam sebuah riwayat diriwayatkan 16:26 dari Nabi kita, la takunu immaah, jangan 16:29 kalian 16:30 printemp. Immaah itu apa? ketemu siapa 16:33 saja mengatakan ana ma saya bersama 16:37 kamu la takunu imma in ahsanas ahsantum 16:40 kalau orang baik kalian ikut baik wain 16:43 asau asum orang berbuat buruk kalian 16:46 ikut 16:47 buruk anfusakum 16:50 teguhkan sikap kalian hati kalian in 16:53 ahsanasin kalau orang berbuat baik kamu 16:56 seharusnya berbuat yang lebih baik 16:59 lagia kalau mereka berbuat buruk jangan 17:02 kamu berbuat 17:04 aniaya selalu di atas petunjuk Allah dan 17:07 jangan jadikan benda makhluk sebagai 17:11 tambatan hidup kita. Abu Yazid Albustami 17:15 seorang arif billah mengatakan 17:18 istighasatul makhluk bil makhluk 17:21 kastigatil gharq bil gari. 17:24 makhluk kalau berlindung kepada makhluk, 17:26 berpegang pada makhluk sama orang yang 17:28 lagi tenggelam, ya kita pegangan sama 17:31 dia. Gimana kira-kira? 17:34 Kita ikut tenggelam juga lebih cepat 17:36 enggak? Kan kalau bobot semakin berat 17:38 semakin cepat tenggelamnya. Iya. Jadi 17:41 kalau makhluk berlindung kepada makhluk 17:43 akan menyebabkan dia akan lebih cepat 17:45 tenggelam. Kenapa kita tidak bersandar 17:47 Allah? Allah selalu bersama kita tidak 17:50 pernah meninggalkan kita. Allah buka 17:53 pintu komunikasi langsung tanpa ada 17:56 perantara di siang hari, di malam hari. 17:59 Kalau kita memanggil Allah, Allah 18:01 Subhanahu wa taala tidak jauh dari kita. 18:03 Tapi kalau Allah tidak menyambut kita, 18:05 karena selama kita aman, lapang kita 18:08 lupa pada Allah. Pada saat kita susah 18:10 baru kita memanggil. Coba kalau pada 18:12 saat senang, pada saat aman, pada saat 18:15 luas kita ingat Allah, pada saat kita 18:17 dalam keadaan susah, Allah akan datang 18:20 dengan segera. 18:21 Fadkuruni azkurkum waskuruli wala 18:24 takfurun. Ingat aku pada saat kalian 18:26 senang, kalian dalam keadaan lapang dan 18:30 pada saat kalian susah kalian juga ingat 18:32 Allah. Aku akan selalu ingat kalian dan 18:35 syukuri nikmatku jangan kalian ingkar. 18:38 Oleh karena itu solusinya Pak 18:41 Syafi jalan keselamatan kita di dunia 18:43 maupun di akhirat dengan kita kembali 18:46 kepada Allah bernaung di bawah naungan 18:49 alhayyul qayyum. 18:51 La 18:52 takuat w yang lain tidur, yang lain 18:56 istirahat, yang lain capek. Kalau kita 18:59 gedor rumahnya tengah malam, bisa-bisa 19:00 dia marah sama kita. Tapi kalau Allah 19:03 malah ditunggu k kita bangun di waktu 19:06 malam, kita memanggil Allah kemudian 19:09 kita meratap di hadapannya, hati kita 19:12 penuh, rasa aman. Kita merasakan saat 19:14 itu Allah telah berikan buat kita jalan. 19:17 Jadi mudah-mudahan Allah Subhanahu wa 19:20 taala jadikan kita ini orang-orang yang 19:22 selalu kembali kepada Allah dan Allah 19:26 menjaga kita agar tidak terjerumus dalam 19:29 perbuatan-perbuatan setan yang 19:31 memalingkan kita dari Allah. Baik hidup 19:33 kita pada saat kita mati pada maupun 19:36 pada saat kita dibangkitkan kelak di 19:38 hari kemudian nanti. 19:40 Terima kasih Ustaz. Ustaz Hamzah mungkin 19:42 bisa menambahkan mengenai ya kegelisahan 19:44 dan juga eh respon masyarakat ya 19:47 terhadap ya persoalan kebijakan 19:49 pemerintah ini. Iya. Padahal kan padahal 19:51 Ustaz karena Allah sudah menjanjikan di 19:53 surah Al-A'raf 96 kalau satu negeri 19:57 beriman akan kami turunkan. Berarti kita 20:00 ini sekarang jauh dari beriman ini, 20:01 Ustaz. 20:04 Jadi apa ee keresahan, kegelisahan dan 20:09 juga penderitaan yang kita lihat 20:11 sekarang banyak dialami masak kan pasti 20:14 ada sebabnya kan gitu. Iya pasti ada 20:16 sebabnya. Jadi ada juga kemudian ada 20:21 hashtag kat kita kabur aja dulu gitu. 20:24 Iya. Apakah itu solusi? Kenapa enggak 20:26 dilihat dicari sebabnya bagaimana kita 20:29 harus berjuang? Apakah seperti itu kita 20:31 harus putus asa? Kalau semuanya 20:33 ninggalin Indonesia nanti di dikuasai 20:35 asing Indonesianya nanti ya. Tapi 20:38 semuanya itu ya kenapa kita juga maklumi 20:40 kenapa ee ada hashtag seperti itu? Pasti 20:43 ada sebabnya. E di antaranya misalnya 20:47 banyak ya bagaimana ee orang-orang 20:50 pintar. Di Indonesia banyak orang PER, 20:52 tapi di sini enggak 20:54 dihargai. Ya, para 20:57 pemikir, para penemu seperti itu. Kalau 21:01 di luar negeri dihargai, kalau di sini 21:02 enggak. Malah 21:04 dihambat. Ya, malah dihambat karena ya 21:07 ada kepentingan. 21:08 Kepentingan. Kalau ini nanti muncul 21:11 misalnya ee ada bahan bakar misalnya 21:14 yang bisa efisien seperti itu berarti 21:16 ekspornya iya ee yang biasa dapat komisi 21:19 enggak dapat seperti itu. Nah, ini 21:21 semuanya apa ini kan ada sebabnya 21:24 seperti itu. Nah, sebabnya itu harus di 21:27 ya kita berjuang kita jangan putus asa. 21:30 Allah Subhanahu wa taala ingatkan laasu 21:33 rauhillah mengutip bagaimana ucapan Nabi 21:37 Allah Yaakub ya ketika kehilangan 21:39 anaknya ya bani yadhabu fatahasu min 21:45 yusufillah 21:49 inahuahul 21:50 kafirun wahai anak-anakku ya carilah 21:54 pergilah cari tahu tentang berita Nabi 21:57 Yusuf ini setelah lama menghilang 21:59 seperti itu. 22:00 dan 22:02 saudaranya. Jangan kalian putus asa dari 22:05 rahmat Allah. 22:06 Sesungguhnya yang putus asa dan rahmat 22:09 Allah tiada lain adalah orang-orang yang 22:11 kafir. Jadi kita tetap harus berjuang 22:15 dan kita ini harus ya mengambil 22:19 pelajaran dari sebab kenapa bisa terjadi 22:22 seperti ini. Ya, di antaranya itu dari 22:25 pemimpin-pemimpin maupun wakil-wakil 22:28 rakyat yang ya yang tidak benar 22:32 tentunya. 22:33 Karena Indonesia ini seperti bilang kat 22:36 itu negara kayak-kaya 22:38 tapi kalau nikmat Allah Subhanahu wa 22:42 taala tidak benar-benar dikelola dengan 22:45 baik, diurus dengan baik, kan Allah 22:48 bilang ya Allah Subhanahu wa taala 22:50 sebutkan wama kanallah walam yak apa 22:56 ehikaallahaam yakiranu 23:07 Demikian itu ya suungguhnya Allah itu 23:12 akan yir yiri itu artinya merubah dari 23:15 suatu yang baik menjadi rusak. Jadi 23:17 Allah tidak akan merusak suatu nikmat 23:20 atau merubah suatu nikmat yang ada pada 23:24 suatu kaum sehingga kaum itu sendiri 23:27 yang merusaknya. Jadi Allah sudah 23:30 ciptakan Indonesia ini begitu makmur, 23:33 begitu subur. Sehingga dulu ada lagu kan 23:36 tongkat kayu jadi tanaman kan seperti 23:39 itu. Apa bagaimana keindahan apa kail 23:42 dan apa ee bisa apa di mana saja kita 23:46 bisaudah kehidupan ini begitu mudah itu 23:49 menggambarkan bagaimana. Tapi kok 23:51 sekarang rakyatnya menjadi susah. Ini 23:53 tidak lain adalah karena perilaku kaum 23:56 itu sendiri yang merusak ya. Allah sudah 23:58 berikan berikan apa kenikmatan yang 24:01 begitu begitu apa begitu banyak limpah 24:06 tapi kalau kita enggak menjaganya 24:08 h ya apalagi kita kabur misalnya gitu 24:11 nanti akhirnya ya hilang semuanya nih ya 24:14 jadi kita harus tetap tegar kita harus 24:17 tetap berjuang kita harus memperbaiki 24:21 sesuatu yang rusak ya e yaitu dengan apa 24:25 dengan kembali kepada Allah Subhanahu wa 24:27 taala 24:28 Ikuti petunjuk-petunjuk Allah. Emang 24:30 semuanya ini kejadian Allah enggak tahu. 24:33 Semuanya sudah ditulis di dalam 24:34 Al-Qur'an. 24:36 Ada cara-caranya, ada 24:39 solusi-solusinya. Ya Allah 24:41 tidak ada yang dilupakan di dalam 24:44 Al-Qur'an ini. Allah katakan apa? Ma 24:47 faratna fil kitabi minai. Enggak ada 24:50 sesuatu yang kami luputkan di dalam 24:53 Al-Qur'an. Ini Allah yang bilang. Karena 24:55 Allah maha tahu apa yang bakal terjadi. 24:57 Kalau ini kenapa akibat begini, sebabnya 25:00 seperti apa. Semuanya Allah Subhanahu wa 25:02 taala ee sudah sebutkan di dalam 25:05 Al-Qur'an. Tapi banyak di antara kita 25:10 bangsa Indonesia yang mayoritas muslim 25:13 meninggalkan Al-Qur'an. Ini padahal 25:16 petunjuk ya, petunjuk yang akan menjadi 25:20 way out dari segala kemusykilan kita, 25:23 segala kesulitan kita. Petunjuk untuk 25:27 kebahagiaan bukan hanya di dunia tapi 25:29 juga di akhirat. Bukan saja hanya di 25:31 akhirat. Biasanya kan kalau masalah 25:33 keimanan urusan akhirat. Enggak. 25:36 masalah keimanan, petunjuk Allah dalam 25:38 Al-Qur'an bukan untuk kebahagiaan kita 25:41 di akhirat saja, tapi juga untuk 25:43 kebahagiaan kita, kesejahteraan kita, 25:46 kebaikan kita, ketentraman kita, 25:48 keamanan kita fid dunia dan apalagi 25:50 nanti di akhirat. Wallahuam. Baik, 25:54 kita lanjutkan. Apa ada tambahan dari 25:56 Pakilakan? Silakan. He. Di 25:59 antara kekhawatiran masyarakat ini kan 26:02 dekat dengan kemiskinan. H dan 26:04 masyarakat melihat kemiskinan ini bukan 26:06 hanya kemiskinan masyarakat, tapi sudah 26:09 kemiskinan negara sampai dilakukan oleh 26:12 pemotongan bermacam-macam. Jadi negara 26:15 sendiri kemiskinan. Tapi tentu kita 26:18 tidak bisa hanyut dengan perasaan 26:20 begitu, Ustaz. Karena kalau kita ambil 26:22 contoh misalnya Vietnam itu, Ustaz hanya 26:25 ekspor duriannya saja itu 53 triliun 26:29 setara dengan 1,5% APPN-nya kita gitu. 26:34 Hanya ekspor duriannya. Menjadi 26:36 pertanyaan loh itu kan bukan negeri 26:38 muslim yang mestinya harus menjadi 26:40 panutan contoh gitu ya. Tetapi mereka 26:42 mampu produktif. Tentu saja ini kita 26:45 juga perlu bimbingan bagaimana kita 26:48 bangsa Indonesia ini bisa lebih 26:49 produktif. Walaupun pada saat yang sama 26:52 kita sedang, negara ini sedang dalam 26:54 keadaan 26:55 sulit. Nah, kurang lebih barangkali 26:57 perlu pencerahan tentang ini, Ustaz. 27:00 Iya. 27:02 Bismillahirrahmanirrahim. Rabbana zidna 27:04 ilman warikna bih. 27:07 Tangan dan usaha seseorang itu 27:11 diberkahi. 27:14 Itu sebagaimana yang diterangkan 27:17 Allah, keberkahan, keluasan datang 27:20 karena ketakwaan pada Allah. Dalam surah 27:23 thaq sebagai contoh, waman 27:26 yattaqillah ijaalahu makhraj. Orang 27:28 begitu bertakwa kepada Allah, dia 27:29 menjaga 27:31 dirinya, Allah akan berikan jalan keluar 27:33 buat dirinya. Warzuq min haitu la 27:36 yahtasib. Allah akan berikan dia rezeki 27:38 dari jalan yang tak terduga-duga. 27:41 Tapi begitu dia berpaling dari Allah 27:43 Subhanahu wa taala walaupun di 27:46 hadapannya terdapat berbagai macam 27:50 fasilitas. Orang tersebut di 27:51 tengah-tengah kekayaan, di tengah-tengah 27:54 penjagaan, di tengah-tengah berbagai 27:56 macam 27:57 perlindungan. Bala tentara takut dan 28:00 gelisah, kuasa untuk menyerang dirinya. 28:03 tanpa mampu ditahan oleh rudal 28:06 patriot, oleh sistem pertahanan yang 28:09 canggih. Tidak ada satuun orang yang 28:11 kuasa untuk bisa menahan. Oleh karena 28:13 itu, dalam 28:14 surah An-Nisa Allah berfirman, "Sanulqi 28:18 fi qulubilladina kafaru ruba bima asrqu 28:22 billah maam yunazzil bihi." Dalam surat 28:25 Al 28:26 Imran, kami akan mengirimkan apa? 28:29 Ketakutan. Kata ru itu lebih mengerikan 28:32 dari kata khauf. Ada khauf, ada ru ru 28:35 itu lebih mengerikan 28:37 lagi. Kata ruub itu betul-betul 28:40 merupakan 28:41 apa? Hal yang amat-amat mengerikan dan 28:45 menakutkan. Kami akan kirimkan ke dalam 28:47 hati orang-orang kafir 28:50 rasa 28:51 ketakutannya seperti menghadapi momok 28:54 yang mengerikan. Bima asraku billah. 28:57 Karena mereka mempersekutukan Allah. 29:00 Nah, di antara pertolongan Allah 29:02 terhadap nabinya dan kaum 29:04 muslimin adalah balas tentara takut yang 29:07 Allah kirimkan. Bisa enggak ditahan oleh 29:10 sistem pertahanan? 29:12 Tidak bisa. Ya, begitu Allah kirimkan 29:14 balasan takut ke dalam hati mereka, 29:16 mereka melihat jumlah umat Islam yang 29:17 kecil menjadi besar. H di mata mereka 29:20 pasukan yang lemah kelihatan begitu kuat 29:23 yang luar biasa. Seperti ketika Rusia 29:27 dulu memerangi Afghanistan. Afghanistan. 29:29 ketika berperang dengan masyarakat 29:32 Afghanistan yang 29:33 tertinggal dari sisi 29:35 persenjataan. Kenapa mereka 29:37 menyaksikannya seolah-olakan apa 29:39 pasukan-pasukan yang 29:42 besar? Jadi Syaf ini semua 29:47 terjadi disebabkan karena kita tidak 29:50 pernah menghargai dan menghormati Allah. 29:52 Pada Allah berfirman, "Walau anna ahlal 29:54 qura amanu wattaqau lafatahna alaihim 29:57 barakati 29:59 minama." Seandainya penduduk negeri 30:01 beriman 30:03 bertakwa, kami akan buka bagi mereka 30:06 pintu keberkahan kami dari langit dan 30:08 bumi. Walakin kadabu. Tapi mereka 30:11 mendustakan Allah. Mereka melecehkan 30:14 Allah. Mereka tidak menghargai Allah 30:16 Tuhan mereka. Faaknahum bima kamu 30:19 yaksibun. Kami hukum mereka dengan apa? 30:21 sedikit saja perbuatan mereka yang kami 30:24 hukum. Kalau 30:25 semuanya berarti binasa. Jadi dengan 30:29 sedikit perbuatan mereka, mereka sudah 30:30 mengalami betul-betul hari-hari yang 30:33 gelap. Bayangkan 30:36 Indonesia negara yang 30:39 subur, sungai-sungai yang banyak, tenaga 30:42 pertanian kita juga yang handal. Kok 30:45 bisa mengimpor beras dari luar? Aneh 30:48 enggak? Iya. Kalau mengekspor, mengimpor 30:51 plastik, mengimpor penitiah katakan 30:54 masih masuk akal. Gunting kuku masih 30:56 masuk di akal. Tapi kalau mengimpor 30:59 beras ya garam. Garam aneh enggak? Iya. 31:04 Ini hanya untuk kepentingan 31:06 keuntungan 31:07 oligarki negara rakyat dikorbankan. Apa 31:11 rakyat enggak bisa melihat keadaan 31:12 seperti ini? 31:14 Jadi kalau kita lihat Indonesia ini 31:16 betul-betul sebetulnya apa? 31:19 Sebetulnya terjerumus dalam situasi 31:21 seperti ini karena mereka menzalimi diri 31:24 mereka. Wumullah wakusah. 31:28 Allah tidak zalimi mereka, tapi mereka 31:29 yang menzalimi diri mereka. Dan jangan 31:31 hanya menyalahkan pemimpin di 31:34 atas karena pemimpin di atas itu cermin 31:37 dari masyarakatnya. Kama takunu yualla 31:39 alaikum. Sebagaimana keadaan kalian, 31:42 Allah akan angkat pemimpin kalian. Coba 31:44 LGBT dibiarkan meraja lela, kemudian 31:48 juga 31:50 kejahatan-kejahatan bisa mewabah, 31:52 menjamur di mana-mana tempat, baik itu 31:53 perampokan, orang tidak merasa aman. 31:56 Betul gak? Iya. Orang bukan hanya tidak 31:58 merasa aman dari dari penjahat, bahkan 32:01 sampai akhirnya mereka enggak merasa 32:02 aman dari 32:03 polisinya. Ya, dari apa? 32:06 Penjaga-penjaga keamanan pelindung 32:08 rakyat. Mereka tidak merasa aman. H. Ke 32:12 mana mereka harus mengadu? Akhirnya 32:14 mereka mengadu kepada Allah Subhanahu wa 32:16 taala. Begitu mereka mengadukan urusan 32:18 mereka kepada Allah, maka Allah tidak 32:20 akan berdiam terhadap orang-orang yang 32:23 zalim. Jadi semua ini akibat dari kita 32:28 lupa kepada Allah. Kalau masih terus 32:32 begini, bagaimanapun para pemikir, para 32:35 tingteng dikumpulkan H lalu mereka 32:38 mengajukan berbagai macam solusi, bangsa 32:41 tidak akan keluar. Tapi begitu kita 32:43 kembali kepada Allah, sekejap Allah 32:46 Subhanahu wa taala akan buka yang buntu 32:49 jalan keluar yang banyak, kesempitan 32:51 menjadi kelapangan. Begitu juga bumi 32:54 yang enggan untuk menghasilkan 32:56 hasil-hasil yang berguna bagi 32:58 masyarakat, dia akan menghasilkan juga 33:01 manfaat yang besar. Coba Pak Syafi 33:03 renungkan. Para pejuang di 33:06 Gaza diperangi bukan hanya oleh 33:10 Israel, dikepung bukan hanya oleh Israel 33:12 sampai negara Arab pun mengepung. 33:15 Mereka menutup masuknya logistik kepada 33:18 mereka. 33:19 Amerika terlibat, Inggris terlibat. 33:22 Betul enggak? 33:25 Keterlibat negara-negara besar terlibat 33:27 memberikan. Bahkan negara Arab seperti 33:29 Emirat Arab ikut memberikan bantuan 33:32 logistik bahkan ikut melakukan apa? 33:35 Melakukan serangan udara terhadap 33:37 saudara mereka di 33:38 Gaza. Kalau melihat kondisi keadaan 33:41 mereka berdasarkan perhitungan di atas 33:44 kertas seharusnya mereka hancur. Iya, 33:46 betul gak? Tapi begitu sis ternyata 33:49 keluar dari lubang-lubang para pejuang 33:51 ha seolah tidak pernah sama sekali apa 33:53 ada gempuran yang dahsyat gempuran yang 33:56 menakjubkan Yaman negara tertinggal jauh 33:59 di belakang Indonesia 34:01 Yaman ni negara miskin 34:04 tertinggal dan selama ini berhadapan 34:06 dengan plot Saudi Arabia dan 34:08 negara-negara Arab yang 34:09 lain ternyata mampu untuk apa melakukan 34:12 serangan udara ke Israel bahkan mampu 34:15 untuk menimbulkan ancaman bagi 34:18 kapal-kapal induk Amerika hingga legenda 34:21 mengenai kapal induk yang tak 34:22 tertahankan 34:24 yang tidak mampu diserang dihancurkan 34:26 legendanya oleh siapa? Yaman. Oleh 34:28 Yaman. Negara miskin. Kalau negara besar 34:31 kita enggak merasa heran. H negara 34:33 miskin hingga legenda Amerika hancur. 34:35 Dua kapal induk Amerika terkena serangan 34:38 rudal dari Yaman. Dia mengirimkan juga 34:41 rudal baristiknya menuju ke Israel. 34:44 Bagaimana iron drom yang dimiliki Israel 34:47 tidak mampu untuk 34:48 menahan ruda-ruda diproduksi oleh Yaman 34:51 dengan murah. Sedangkan sistem 34:53 pertahanan Israel sampai akhirnya mereka 34:55 jerit-jerit meminta supaya Yaman 34:57 menghentikan 34:59 serangan. Trump mengancam untuk apa? 35:01 Untuk memberangus Yaman dan Palestina. 35:04 Ternyata Allah bekerja lebih dulu 35:06 kirimkan tornado yang membawa api 35:08 menghancurkan LE hanya dalam seminggu. 35:10 Mereka mengatakan kalau ingin dibangun 35:12 orang membutuhkan waktu kurang lebih 50 35:15 tahun. Jadi Pak 35:17 Syafi Allah Subhanahu wa taala bukan 35:20 menutup 35:21 mata, bukan membiarkan hamba-hambnya 35:25 teraniaya, tapi Allah ingin melihat 35:27 bagaimana kesadaran mereka. Kalau mereka 35:30 kembali kepada Allah, insyaallah 35:33 pertolongan Allah datang kepada mereka. 35:35 Amin. Insyaallah. Nah, untuk individu 35:38 dan masyarakat yang 35:40 sadar mereka tugasnya beramar makruf 35:43 bernahi mungkar sambil menjaga diri 35:45 mereka insyaallah katakan Indonesia 35:48 gelap bahkan terbakar Allah akan tolong 35:50 mereka. 35:53 Allah Subhanahu wa taala kuasa untuk 35:56 mengeluarkan tangannya membantu mereka. 35:58 Jadi saya dengar banyak keluhan di sana 36:01 sini mengenai kondisi ekonomi, kesulitan 36:04 untuk mendapatkan pekerjaan juga untuk 36:07 mendapatkan kebutuhan 36:09 hidup. Saya bilang kembali pada Allah. 36:14 banyak-banyak beristigfar kemudian kita 36:17 menjaga diri kita di samping kita 36:19 beramar makruf, bernahi mungkar mengajak 36:21 saudara kita dari usaha yang kecil ini, 36:24 insyaallah bisa melahirkan solusi. Kalau 36:28 tidak yang saya khawatirkan azab Allah 36:31 akan turun. Dari saat turun bukan hanya 36:33 orang yang zalim yang akan terkena semua 36:36 terkena tapi orang-orang yang berpangku 36:37 tangan acuh tak acuh tidak beramar 36:40 makruf nahi mungkar dia akan ikut 36:42 terkena azab Allah Subhanahu wa 36:45 taala. Wallahuam. Baik kita bacakan dua 36:49 pertanyaan ini menanggapi bahasan kita 36:51 di kesempatan ini. Ustaz tidak tidak 36:53 menyebutkan namanya dua-duanya. Ee yang 36:56 terjadi sekarang di ini di Indonesia. 36:58 Ustaz, kami menyalahkan elit politik 37:00 katanya dan sistem politiknya. Kita 37:03 tidak ada pilihan pemimpin yang baik. 37:05 Pilihan itu yang nyediain juga elit 37:08 politik. Katanya kekayaan Indonesia jadi 37:11 rebutan para elit ini. Koruptor meraja 37:14 lela. Ini saya sambungkan dengan satu 37:15 lagi, Ustaz. Bagaimana cara menegurnya 37:18 pemimpin-pemimpin yang zalim-zalim ini? 37:21 Bisakah para ulama menyuarakan bersatu 37:24 untuk aksi? Dua pertanyaan. Silakan 37:27 mungkin Ustaz Hamzah dulu yang 37:29 menanggapi. Ustaz silakan Ustaz. 37:32 Iya. Ya, seperti tadi ya 37:35 ee pemimpin itu kan ee menduduki 37:39 tempatnya itu kan siapa yang pilih 37:41 pilihpemilih. Iya. 37:43 kita juga yang pilih. Oleh karena itu, 37:46 pentingnya edukasi tentang politik ini. 37:49 Kita harus mengerti siapa yang kita 37:52 percayakan suara kita itu. Memang 37:54 sebentar sih ketika memilih itu beberapa 37:58 menit, tapi kan dampaknya 5 tahun itu 38:02 paling sedikit. Kalau sekarang malah 10 38:05 tahun bisa berdampak terus sampai 38:07 bertahun-tahun seperti itu. Nah, ini ee 38:11 artinya e seperti saya bilang tadi, 38:14 bukan salahan mereka saja, kesalahan 38:17 juga ee awalnya dari dari kita seperti 38:20 itu. Tapi ya setiap kesalahan kalau 38:24 orang-orang yang mau menyadari 38:26 kesalahannya kemudian memperbaikinya, 38:28 insyaallah orang Allah akan bantu. 38:31 Allah. Salah satu ciri orang yang 38:34 bertakwa ya unik ini orang yang bertakwa 38:38 itu ee suka digambarkan apa? Oh, orang 38:41 kalau sudah menjadi orang yang bertakwa 38:43 dia seperti malaikat gak? Hm. Orang yang 38:46 bertakwa itu bisa saja kesalahan e apa 38:48 membuat salah. Tapi bedanya orang yang 38:50 bertakwa dengan tidak bertakwa, waidza 38:53 fa'alu 38:55 fahisyatan 38:57 anfusahumakarullaha fastagfaru 38:59 lidunubihim wam yagfirudzunuba illallah 39:03 walam yusirru ala ma fa'alu wahum 39:05 yalamun. Ini Allah sebutkan ya dalam 39:08 surah Al 39:09 Imran ciri orang-orang yang bertakwa 39:12 itu. Jadi kalau mereka melakukan 39:15 perbuatan yang perbuatan fahisyah, 39:18 perbuatan yang kejiamu anfusahum atau 39:22 menzalimi diri mereka sendiri arti 39:24 melakukan kesalahan, melakukan dosa, 39:27 melakukan 39:28 kriminal ya mereka sadar ya selalu ingat 39:32 Allah kemudian mereka bertobat meminta 39:35 ampun. kepada Allah memperbaiki diri ya 39:39 niscaya Allah subhanahu wa taala pasti 39:41 akan membantu mereka. Jadinya 39:45 ya kita harus ya tetap sadar gitu. 39:48 Jangan kita lupakan kesalahan kita. Oh 39:51 ah enggak apa-apa, enggak apa-apa. 39:52 Akhirnya menumpuk-menumpuk akhirnya 39:54 akhirnya bencanalah yang akan turun yang 39:57 akan menimpa kita. kita harus sadar, 40:00 kita harus bangkit, kita 40:03 harus meminta ee ampun kepada Allah 40:07 Subhanahu wa taala atas kesalahan kita 40:09 dan kita harus memperbaiki ini semuanya 40:11 dalam ee berbagai segi tentunya dan 40:15 setiap individu mulai dari rakyatnya 40:17 sampai pemimpinnya seperti itu harus ee 40:21 apa memperbaiki dan bertaat kepada 40:23 Allah. Kalau gak ya azab Allah akan 40:26 menimpa bangsa ini. Wallahuam. 40:29 Susan mungkin 40:30 menambahkan apa yang katakan tadi itu 40:33 merupakan hal yang benar. 40:37 Kalau satu kezaliman 40:39 dibiarkan tanpa ada sama 40:43 sekali peringatan 40:45 perlawanan kezaliman tersebut, 40:47 sunatullah secara sunatullah akan 40:51 berkembang. Yang sedang berlangsung di 40:53 negeri kita ini bukan merupakan hal 40:54 baru, tapi akumulasi dari apa? 40:58 dari berbagai macam 41:00 kesalahan, kezaliman yang berlangsung 41:03 cukup 41:05 lama. Dan kita tahu bahwasanya rakyat 41:08 kita ini jarang sekali mendapatkan 41:10 edukasi mengenai politik yang 41:14 sehat sebagaimana yang Allah Subhanahu 41:18 wa taala ajarkan dalam kitab sucinya. 41:21 Jadi ee politik dalam perspektif 41:24 Al-Qur'an di mana Allah Subhanahu wa 41:27 taala sebagai pencipta, dia juga sebagai 41:31 satu-satunya yang berhak untuk 41:32 menetapkan aturan dan syariat dalam 41:35 hidup ini. Kita diperintahkan untuk 41:37 mentaati Allah, mentaati Rasul-Nya dan 41:41 mentaati ulul amri yang taat pada Allah 41:44 dan Rasulnya. 41:46 Bukan setiap penguasa tidak mentaati 41:49 ulul amri. yang mengurus urusan kita 41:52 yang taat pada Allah dan Rasulnya. Di 41:54 saat dia menyimpang, jangan kita 41:56 biarkan. Kalau berlarut-larut 41:58 penyimpangan tersebut akhirnya menjadi 41:59 kebenaran. H. Ya ayyuhalladzina amanu 42:03 atiullah 42:05 wa rasul waulil. 42:08 Wahai orang yang beriman taati Allah. 42:10 Kita lihat kata kerjanya kembali diulang 42:12 Pak Syafril. Waurasul taati rasul wail 42:16 amri tanpa mengulangi kata kerjanya. 42:19 Karena apa? Ketaatan mereka tidak 42:21 bersifat mandiri, tapi ketaatan kita 42:24 pada mereka tergantung taatnya mereka 42:26 pada Allah dan Rasul-Nya. 42:28 Kalau Allah dan Rasul tidak mungkin kita 42:30 bantah. Yang datang dari Allah, dari 42:33 rasulnya samun. Kalau dari selain Allah, 42:37 kalau benar kita ikuti, kita dukung, 42:39 kalau salah kita ingatkan. Jangan kita 42:41 biarkan 42:44 berlarut-larut. Ini merupakan perintah 42:46 Allah. Nah, seharusnya ulama itu 42:48 memberikan edukasi kepada 42:51 masyarakat 42:53 bagaimana ee asiasah asyariah dalam 42:57 Islam. Bukan justru ulama terlibat dalam 43:00 apa? 43:02 Kegiatan, terlibat ya dalam pembodohan 43:05 terhadap masyarakat, berkolaborasi 43:08 dengan para penguasa dan oligarki. I. 43:10 Nah, yang kita jumpai pada saat ini ya 43:13 ulama-ulama kita kebanyakannya 43:16 berkolaborasi karena mereka lihat ini 43:18 jalan yang akan mengantarkan mereka 43:20 cepat sukses untuk meraih dunia. 43:23 Mereka bisa beli kendaraan hammer, bisa 43:27 beli kendaraan juga 43:29 apa rumah sewa ya bisa ya bisa juga apa 43:34 menikmati berbagai macam fasilitas 43:36 berbagi kenikmatan ya yang sebetulnya 43:39 bukan kenikmatan berbagi istidraj 43:42 bersama oligarki dan para penguasa. 43:44 Mereka beranggapan Allah akan mendiamkan 43:46 mereka. Padahal kejahatan mereka terus 43:50 akan bertimbun-timbun sesuai dengan 43:52 kerusakan yang mereka biarkan. 43:56 Kita mayoritas beragama 43:58 Islam, tapi ternyata ya sistem politik 44:03 ya yang kita ikuti itu jauh dari 44:06 keadilan. Yang ada malah apa? Mendukung 44:09 dan membenarkan serta melegitimasikan 44:12 kezaliman. Sebagai contoh, jangan 44:15 jauh-jauh. Kita akan tahu pemilihan 44:18 pemimpin itu melalui partai. Hm. Betul 44:21 gak? Iya. 44:23 Kemudian partai ya yang meraih katakan 44:28 suara yang memenuhi persyaratan baik 44:30 sendiri maupun dengan cara apa? Ber 44:34 beralis berkoalisi. Berkoalisi. Mereka 44:37 yang menentukan siapa yang dicalonkan. 44:39 He. Tapi kalau seorang ingin mencalonkan 44:42 dirinya atau rakyat ingin mencalonkan 44:43 dirinya ya di luar jar ini bisa gak? 44:46 Enggak. Enggak bisa. 44:48 Kemudian kita tahu bahwasanya masyarakat 44:51 Indonesia ini kan awam. Ulama-ulamanya 44:54 tidak menjalankan tugas untuk melakukan 44:56 tabligh. Mengajak mereka semua kembali 44:59 kepada Allah. Kalau ulama mengajak 45:01 kembali kepada Allah, mereka bilang kita 45:02 bagian apa? Enggak kebagian apa-apa. H 45:05 tapi kalau mereka memberikan katakan 45:08 motivasi bagi rakyat untuk mendukung 45:10 partai tertentu atau elit tertentu, akan 45:13 ada bahagiaan buat mereka. Akan ada 45:16 imbalan yang mereka akan terima. Nah, 45:18 kebanyakan yang kita jumpai pada saat 45:21 ini, ulama-ulama tidak lagi melakukan 45:25 amar makruf nahi mungkar sesuai petunjuk 45:27 Allah. Mereka berkolaborasi dengan para 45:30 elit politik, dengan oligarki. Bahkan 45:32 kita saksikan bagaimana elit politik 45:34 datang ke ulama-ulama di kampung-kampung 45:37 ketika diberikan uang dicium tangannya 45:39 orang tersebut walaupun nonmuslim. 45:43 Bayangkan betapa rendahnya moral ulama 45:45 kita. Karena yang mereka kejar dunia, 45:48 yang mereka sembah ini benda, bukan 45:50 Allah Subhanahu wa taala. Sebagai 45:52 akibatnya Allah jatuhkan martabat mereka 45:55 lebih rendah daripada benda. Padahal 45:57 Allah ciptakan mereka sebagai khalifah. 45:59 Allah angkat mereka dengan ilmu, tapi 46:01 ternyata mereka menjual ilmu dan 46:04 ayat-ayat Allah dengan harga yang murah. 46:07 Nah, ini kesalahan yang paling besar 46:09 dengan sendirinya yang menanggung tiga 46:11 golongan. Yang 46:13 pertama adalah para ulama, yang kedua 46:17 para penguasa, yang ketiga oligarki. 46:21 Karena mereka ini tiga golongan yang 46:24 betul-betul punya kemampuan untuk 46:25 mempengaruhi masyarakat. 46:28 Kalau ulama katakan tidak punya uang, 46:31 tidak punya uang, tidak punya kemampuan 46:34 tapi mereka bekerja sama semuanya 46:36 berjalan di jalan Allah, rakyat pasti 46:37 tahu mana yang salah, mana yang benar. 46:40 Tapi kalau ulamanya sudah berkolaborasi 46:42 dengan kekuasaan, dengan oligarki, 46:44 rakyat kasihan dibodoh-bodohi. 46:47 Mereka mendengarkan sajian agama yang 46:48 isinya humor, yang isinya porno, yang 46:52 isinya sama sekali bukan diambil dari 46:54 ayat Allah, tapi semua yang kembali 46:57 kepada kepentingan mereka. Ketika ee apa 47:01 namanya? Oligarki memagar sebagian 47:03 lautan kita, sebagian kiai ulama ini 47:07 yang dibayar mengatakan 47:09 apa? Membiarkan lahan yang tidak sama 47:12 sekali bermanfaat itu merupakan 47:14 perbuatan salah. Ya, kenapa? Kalau saat 47:16 ini mereka manfaatkan, mereka tidak 47:18 berpikir mengenai negara mereka, tanah 47:20 air mereka, kehormatan mereka, dan 47:23 ancaman di saat apa? Pantai sepanjang 47:27 itu digunakan untuk apa? Untuk merupakan 47:30 ladang bermain dan investasi mereka. 47:33 Mereka bisa melakukan penyelundupan, 47:35 menyelupkan senjata, bisa bahkan 47:37 memasukkan juga pasukan-pasukan untuk 47:40 menjadi ancaman di masa akan datang 47:42 seperti yang mereka lakukan dulu. 47:44 Nah, kenapa Yaman bisa mengatakan tidak 47:47 kepada Amerika, bisa mengatakan tidak 47:49 kepada Inggris? Mereka yang melakukan 47:51 negosiasi, Yaman menolak. Kalau Saudi 47:54 Arabia, Emirat Arab, Mesir memang 47:56 berdirinya pun mereka yang dirikan. 47:59 Zionis yang menegakkan negara-negara 48:01 tersebutnya hingga sampai saat ini 48:03 loyalitas mereka hanya untuk mereka. 48:06 Nah, kita ingin Indonesia menjadi negara 48:07 merdeka yang terhormat dan dipimpin oleh 48:11 orang-orang yang betul-betul takut 48:13 kepada Allah. Saya dengar belum lama 48:15 Prabowo mengatakan Bapak Presiden, bahwa 48:17 dia akan mengambil ya dengan keras ee 48:21 harta yang dia apa yang dirampok oleh 48:23 para 48:24 koruptor. Kalau mereka kembalikan dengan 48:27 baik-baik, negara tidak akan menghukum 48:29 mereka. Eh, sebahagian politis itu 48:31 mengatakan apa? Itu tidak dibenarkan 48:33 sama sekali. Padahal Quran menyebutkan 48:36 korupsi masuk dalam kasus hirabah, bukan 48:38 pencurian. Iya. Ketika Allah sebutkan 48:41 kasus hirabah ya orang-orang yang 48:43 kerusakan di muka bumi Allah sebutkan 48:46 pengecualian minqdir alaihimamuallah 48:50 gurahim. Kecuali mereka yang bertobat 48:52 sebelum kamu tangkap mereka, kuasai 48:54 mereka, Allah maha pengampun lagi maha 48:56 penyayang. Jadi kalau Bapak Prabowo 49:00 ya berani bersikap 49:03 tegas, didukung juga oleh kekuatan yang 49:05 mendukungnya untuk memperbaiki bangsa 49:08 kita, jangan justru pajak dari rakyat 49:10 kita dinaikkan. 49:12 Pajak dinaikkan, bahan-bahan pangan 49:15 kemudian membumbung tinggi. Dan kita 49:18 saksikan pejabat-pejabat ternyata apa? 49:20 Semakin bersenang-senang. Menteri punya 49:23 utusan khusus sebanyak 3 L orang. Kenapa 49:25 bukan mereka dicopot semuanya? Cukup 49:27 menterinya sudah kerja keras, 49:29 pakaian-pakaian bagus, mewah, buang 49:31 semuanya ganti dengan pakaian rakyat 49:33 supaya kerja untuk rakyat. Begitu juga 49:36 yang terjadi apa? Kita saksikan 49:38 bagaimana ya mereka bermain-main saat 49:42 ini. Oleh karena itu tidak gampang 49:44 Prabowo kita ini, presiden kita untuk 49:47 bisa melaksanakan apa yang dijanjikan 49:50 kecuali kalau mendapatkan dukungan. Saya 49:52 kira kalau seandainya menteri yang 49:55 berwenang tidak memberikan dukungan, 49:57 coba minta rakyat untuk mendukung. Kita 49:59 melihat rakyat ini yang mengalami cobaan 50:01 langsung bersama-sama di seluruh wilayah 50:05 Indonesia memberikan dukungan bagi 50:06 presiden untuk melakukan tindakan kepada 50:09 oligarkinya, kepada pejabat-pejabat yang 50:11 korban. 50:13 Kalau 50:14 perlu angkat pejabat-pejabat 50:18 baru, adakan undang-undang darurat kalau 50:20 perlu dalam kondisi begini bikin 50:21 undang-undang darurat, 50:24 bubarkan 50:25 DPR kemudian angkat pemerintahan 50:29 sementara yang melakukan pembersihan ini 50:31 kalau serius. Cuma memang untuk bisa 50:34 menjadi pahlawan di negeri kita ini 50:36 enggak gampang. 50:38 menjadi pahlawan di negeri kita tidak 50:40 gampang. Konsekuensinya bisa apa? Bisa 50:43 dia kehilangan apa? Kehilangan 50:45 jabatannya bahkan nyawanya. Tapi kalau 50:48 dia beriman kepada Allah Subhanahu wa 50:50 taala, dunia ini sebetulnya tidak 50:52 berarti apa-apa sama sekali. Kita 50:55 meninggalkan dunia dengan mengharapkan 50:57 rida Allah itu merupakan puncak harapan 51:00 kita semuanya. Dan kita berlindung 51:02 kepada Allah jangan sampai kita menjadi 51:04 pengejar dunia, menjadi budak dunia, 51:06 tapi kita ingin menjadi hamba Allah, 51:08 menjadi pengikut Nabi kita Muhammad 51:09 sallallahu alaihi wa wasallam. Baik, 51:12 Ustaz, nampaknya kita ke beralih ke tema 51:15 lainnya, Ustaz. Ini pertanyaan dari 51:16 pendengar tadi terkait kegelisahan. 51:19 Sudah ada tanggapan tadi dua kita 51:20 bacakan ini. Ee tema lainnya, Ustaz, 51:23 terkait kisah israiliyat nih dari 51:24 pendengar. Kebetulan tadi juga di awal 51:26 tentang dibahas juga bagaimana bagaimana 51:28 israiliat itu. Iya. ini dari Pak Jailani 51:31 di Jakarta Timur Ciracas terkait kisah 51:33 isra israiliyat kenapa bisa merasuk ke 51:36 dalam ajaran Islam dan bagaimana kita 51:39 tahu ini israiliat atau bukan. Nah, 51:42 mungkin Pak SFL juga bisa menambahkan ee 51:46 permasalahan mengenai Israeliat 51:47 contohnya seperti apa, Pak? Iya. Jadi di 51:49 antara contoh kita mendengar 51:52 bagaimana Rasulullah sedemikian 51:55 menderitanya pada saat menjelang 51:57 akhir-akhir hayat beliau. Padahal Allah 52:01 tentu tidak akan mungkin membiarkan 52:03 beliau menderita seperti itu karena 52:05 beliau adalah kekasihnya Allah. 52:07 Sedangkan contoh-contoh lain pada saat 52:09 mereka meninggal juga dalam keadaan jauh 52:12 lebih ringan. Tentu ini adalah contoh 52:15 bagaimana israiliat itu melakukan 52:17 pembodohan kepada umat. Nah, mungkin 52:19 dengan ini ber pintu bagaimana ustaz 52:22 guru-guru kita bisa memberi pencerahan 52:24 kepada kita semua. 52:27 Silakan Ustaz Hamzah. 52:29 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 52:30 shalli wasallim ala sayyidina Muhammadin 52:32 wa ali sayyidina Muhammad. Yang pertama 52:35 intinya karena umat Islam bukan saja 52:39 awamnya, tapi banyak ustaz-ustaz 52:42 menjauhkan Al-Qur'an. Hm. Ya, menjauhkan 52:46 Al-Qur'an. Oh, ini pernah ditanyakan ada 52:49 seorang ee ustaz di dari Alazhar ditanya 52:53 ketika kita ini 52:55 katanya sudah meninggalkan Al-Qur'an 52:58 karena memang di Al-Qur'an disebutkan 53:00 gitu. Nanti Rasulullah sallallahu alaihi 53:02 wasallam di yaumilqiamah mengatakan 53:07 waqasulbi 53:08 inal qur 53:11 mahjur. Nanti Rasulullah akan mengadu. 53:14 Nabi kita akan mengadu mengeluh kepada 53:16 Allah subhanahu wa taala punya umatnya 53:18 ini meninggalkan 53:20 Al-Qur'an. Terus si si ulama tadi ketika 53:23 diwawancar enggak kita enggak 53:25 meninggalkan Al-Qur'an. Kita baca 53:26 Al-Qur'an. Iya, memang Al-Qur'an itu 53:30 memang dibaca sekarang, dihafal sekarang 53:32 banyak sekarang menjamur. Tapi apakah di 53:36 dipahami maknanya? Apakah diikuti 53:38 petunjuk-petunjuknya? Ini yang dikatakan 53:41 oleh Rasul meninggalkan Al-Qur'an. Arti 53:42 enggak dipakai sebagai pedoman hidup, 53:45 enggak dipakai sebagai mizan, sebagai 53:47 tolak ukur kebenaran, enggak dipakai 53:50 sebagai nur cahaya yang menerangi 53:53 problematika mereka. Enggak di enggak 53:56 digunakan sebagai furqan yang 53:59 akan bisa kita membedakan mana yang 54:01 benar, mana yang salah ketika kita 54:04 melihat problematika hidup yang begitu 54:07 kompleks. Kan Al-Qur'an itu sebenarnya 54:09 harusnya yang menjadi furqan ini. 54:11 Pertama ini ini artinya Al-Qur'an 54:15 ditinggalkan bukan hanya orang awam, 54:17 banyak ustaz Anda lihat ya apa? Oh, 54:20 pintar bahasa Arabnya ya, balagah 54:23 nahunya. Tapi ketika pembicaraannya 54:25 selalu ya ya riwayat-riwayat yang di 54:28 dibuat sehingga awam ini makin bingung. 54:32 Seperti Pak Sfriil bilang tadi kok 54:34 Rasulullah ketika meninggal dunia ketika 54:37 Heeh. Ketika sekarang begitu 54:40 menderitanya itu sakit sampai 54:42 digambarkan sakitnya itu katanya seperti 54:45 kalau apa seperti ee kambing dikuliti 54:48 hiduphidup e hidup-hidup 54:51 masa Rasulullah sallallahu alaihi 54:52 wasallam orang yang dikasihi oleh Allah 54:55 Subhanahu wa taala menderita seperti 54:57 itu? Nah inilah ya apa? Kenapa kita 55:01 enggak melihat bagaimana Allah Subhanahu 55:04 wa taala terangkan ya, bagaimana seorang 55:07 yang beriman ketika mereka 55:11 meninggal? Bahkan Allah Subhanahu wa 55:13 taala menyebutkan innalladina 55:21 qubunallahuqaluikatu 55:27 wahitum ya. Sesungguhnya mereka-mereka 55:30 yang mengatakan rabbunallah, Tuhan kami 55:34 adalah Allah. Apalagi Rasulullah 55:35 sallallahu alaihi wasallam. 55:37 Tentu orang yang sangat sangat bertakwa. 55:41 Paling orang yang paling bertakwa kepada 55:43 Allah, paling taat kepada Allah 55:45 subhanahu wa taala. Ini singkat saja 55:48 Allah mereka-mereka yang mengatakan 55:50 rabbunallah, Tuhan kami Allah. Arti dia 55:52 bertauhid kepada Allah ya. Tidak 55:54 mensekutukan Allah subhanahu wa taala. 55:57 Kemudian dia konsisten atas itu apa 56:00 nanti ketika meninggal 56:04 ya ketika dia meninggal malaikat turun 56:08 semua bukan satu banyak malaikat turun 56:11 memberikan kabar gembira all takfu 56:13 jangan kamu bersedi jangan kamu takut 56:16 wala tazanud yang sedih wa absyiru bil 56:19 jannah wah bergembiralah kamu dengan 56:22 akan adanya surga ini kalau orang kata 56:26 seperti suara Dari hadis Nabi ketika 56:28 seorang mau meninggal, seorang mukmin 56:30 itu digambarkan kedudukan dia di 56:33 surga. Orang kalau 56:36 gembira dia ee jiwanya ini senang, itu 56:41 penderitaan walaupun enggak kerasa. Kita 56:44 kan pernah dengar Sayidina Ali ketika 56:46 kena panah kakinya kemudian dicabut 56:49 sakit. Biar aku salat dulu. Ketika salat 56:52 dicabut kan panah itu mengait k itu kan 56:55 sakit sekali itu dir dia enggak berasa 56:58 beliau enggak berasa karena apa karena 57:01 sudah gembira dengan sesuatu yang lebih 57:03 lebih menyenangkan hatinya seperti itu. 57:06 Ini kalau kita baca lagi Al-Qur'an 57:09 bagaimana orang-orang yang meninggal itu 57:11 orang yang meninggal itu kalau dia 57:14 mukmin ya Allah gambarkan dia itu 57:17 bagaikan orang yang mimpi tidur. H kan 57:20 dalam surah Azzumar Allah sebutkan 57:28 Allah e 57:35 apa? Allahlah yang menahan jiwa ketika 57:39 mati. Jadi di mana ketika orang yang 57:41 meninggal itu ini keterangan Al-Qur'an 57:43 ya bagaimana jiwa kita itu terlepas dari 57:47 raganya. ya kan kita terdiri dari jasad 57:51 fisik ini ya kemudian ada jiwa nafas dan 57:56 ada roh nah nah ketika meninggal ya itu 57:59 artinya jiwanya dicabut ya dan 58:02 dikeluarkan dari jasad karena jasadnya 58:04 mungkin sudah sudah out of de kan gitu 58:07 ya sudah enggak layak lagi ditempati 58:08 oleh jiwa kan misalnya atau jantungnya 58:11 rusak atau apa. Nah, ketika meninggal 58:14 dipisahkan. Nah, Allah gambarkan ketika 58:17 dipisahkan ini seperti orang 58:19 tidur ya. 58:21 Hualladzi apa? Yatawa anfusina mauti e 58:26 bukan ezi yatawaakumil. Kan Allah juga 58:29 sebutkan itu. Allah gambarkan bagaimana 58:32 orang tidur dibilang seperti orang wafat 58:34 seperti itu. Nah, ini ini ee ketika saya 58:39 menerangkan tentang surah Azzumar ini 58:40 pengalaman ini padahal ini banyak sudah 58:43 pernah ada yang menulis itu samping 58:45 sampai 100 pengalaman yang diceritakan 58:49 dari orang yang meninggal mati suri. 58:52 Oke. Mati suri itu ada ya bukan koma 58:54 bukan mati suri itu artinya jantungnya 58:58 sudah berhenti secara medis itu enggak 59:00 enggak ada denyutnya seperti 59:02 itu. Kalau koma kan masih itu masih 59:06 cuman tidak sadar aja enggak cuman 59:07 enggak sadar gitu. Ini ada setelah saya 59:10 nerangkan surah Zumar, ada orang datang, 59:12 "Ustaz, benar apa yang Ustaz gambarkan 59:15 sesuai dengan Al-Qur'an tadi saya alami 59:17 sendiri karena saya pernah mati suri 59:20 waktu ya saya kuliah di Jogja katanya 59:23 saya bawa kendaraan motor tabrakan ya 59:27 helm pecah papala saya apa pecah 59:31 darah-darah rusuk saya 59:35 patah terus pas kejadian itu langsung 59:38 dia enggak enggak merasa apa-apa. 59:39 Tahu-tahu dia merasa di satu alam yang 59:41 gelap. Tapi gelap walaupun gelap terang. 59:45 Maksudnya apa? Walaupun gelap dia bisa 59:47 melihat secara jelas. Inilah arti 59:50 pandangan ketika orang meninggal itu 59:53 nanti ya seperti Allah gambarkan 59:59 fakasyafnaaka hadid. 1:00:01 kami singkap tabir yang yang menutupi 1:00:05 kamu. Karena kita kan kalau melihat 1:00:06 sekarang ini kan melalui mata kan. Mata 1:00:09 ada ada kelemahannya kan ya. Ada 1:00:12 keterbatasannya kan. Apalagi kalau tua 1:00:14 enggak ngelihat gitu terlalu gelap kita 1:00:16 enggak bisa ngelihat. Ini dia rasakan 1:00:20 itu ruangannya gelap tapi dia melihat 1:00:22 bisa jelas dia ngelihat dirinya jasadnya 1:00:25 itu tergeletak di aspal kena toral-tal 1:00:29 pecah bisa dilihatnya sendiri. Dia 1:00:31 ngelihat dirinya sendiri dia enggak 1:00:33 merasakan sakit. Enggak. 1:00:35 Ya. E terus orang-orang di sekitarnya 1:00:37 pada ngumpul, "Wah, udah meninggal nih, 1:00:39 udah meninggal." diperiksa kan nadinya 1:00:41 enggak ada. Ayo di kururupin pakai itu 1:00:44 apa di pakai koran biasanya kan gitu. 1:00:48 Akhirnya enggak lama. Oh, lagi nunggu 1:00:50 nih kan biasanya mereka enggak bisa 1:00:52 nunggu apa ampulan atau apa gitu menggil 1:00:54 polisi. Enggak tahunya si yang meninggal 1:00:58 ini tadi dia merasakan di suatu alam 1:01:02 yang begitu tenang. 1:01:04 Terus dia mendengar suara, "Udah kamu 1:01:07 tenang-tenang aja di sini kan ini senak. 1:01:09 Kamu lihat kan di sini begitu 1:01:11 tenang." Iya. Enggak saya mau lihat. Dia 1:01:14 ngelihat kemudian setelah itu dia 1:01:16 ngelihat ada cahaya cahaya kecil gitu. 1:01:19 Cahaya ini diparanin kemudian dibuka. 1:01:22 Dibuka dengan tangannya dibuka terus 1:01:25 ternyata ya alam dunia ini pas dibuka 1:01:28 langsung dia merasa sakit. Hmm. kembali 1:01:31 ke tubuhnya. Langsung dia itu jiwanya 1:01:34 itu kembali ke tubuhnya. Dan pada saat 1:01:35 itu baru dia merasakan sakit. 1:01:37 Orang-orang bilang di sekitar, "Ah, 1:01:39 hidup lagi, hidup lagi katanya." Itulah 1:01:41 jadi bagaimana ketika dia meninggal dia 1:01:44 begitu tenang. Enggak enggak itu enggak 1:01:46 merasakan. Justru ketika hidup dia 1:01:48 merasakan sakit. Sakit karena lukanya, 1:01:50 Ustaz. Karena lukanya. Bukan karena 1:01:52 meninggal bukan. Ini adalah gambaran 1:01:55 Al-Qur'an. Allah gambarkan sendiri. Dan 1:01:57 ini terbukti ada orang apa e orang 1:02:00 dokter dari Inggris mengadakan 1:02:02 penelitian menanyai 100 orang yang 1:02:05 pernah mati suri. H hampir jawabnya 1:02:07 hampir sama seperti itu. Bagaimana 1:02:09 mereka hidup di ini gambaran Al-Qur'an 1:02:12 ya yang begitu jelas tentang alam 1:02:14 barzakh, tentang yaumul mahsyar itu kan 1:02:17 hal gaib. Kenapa kita enggak ngambil 1:02:19 referensi dari Al-Qur'an? Ini kan berita 1:02:22 dari Allah. Kenapa harus dari riwayat 1:02:26 yang kadang-kadang membuat kita simp? 1:02:28 Bukan kita apa enggak boleh mengambil 1:02:30 riwayat. Ambil riwayat yang sejalan 1:02:32 dengan Al-Qur'an seperti itu. Ketika 1:02:34 bertentangan dengan Al-Qur'an ya jangan 1:02:37 kita ambil, kita tolak seperti itu. 1:02:39 Al-Qur'anlah sebagai patokan ya. 1:02:41 Wallahuam. Baik. Ustaz bisa menambahkan 1:02:44 tadi cara membedakan ini israeliat atau 1:02:46 bukan katanya. Gimana caranya untuk awam 1:02:48 ini? 1:02:50 Untuk membedakan satu riwayat itu 1:02:54 bahagia dari 1:02:55 israiliyat, jangan kita bergantung hanya 1:02:58 pada sanadnya aja, pada mata rantai 1:03:01 sanadnya. Ini kesalahan fatal. Padahal 1:03:03 sebetulnya 1:03:05 dalam 1:03:07 kaidah untuk menentukan hadis dan 1:03:10 riwayat yang benar itu kan disebutkan 1:03:12 ada lima. 1:03:14 Tiga berhubungan dengan sanad, dua 1:03:16 berhubungan dengan matan dengan isi 1:03:19 kandungan dari hadis 1:03:21 tersebut. Yang berhubungan dengan sanad 1:03:24 pertama, sanadnya harus muttasil, 1:03:27 terhubung dengan 1:03:29 rasul. Tidak ada sama sekali apa ee 1:03:33 sanad yang terputus. Yang kedua, setiap 1:03:36 rawi yang meriwayatkan harus seorang 1:03:38 yang fiqah, yang 1:03:42 terpecaya dan tidak pernah terlibat 1:03:44 dalam 1:03:45 kebohongan. Yang ketiga, harus orang 1:03:48 yang cermat dalam meriwayatkan hadis. 1:03:50 Karena dulu kan enggak ditulis. He, 1:03:52 berdasarkan ingatan. Iya. Iya. 1:03:56 Nah, yang keempat, kelima, adamus 1:04:02 syudsifat syarat 1:04:04 ganjil, bertentangan dengan apa yang 1:04:07 diriwayatkan dalam Al-Qur'an atau 1:04:09 hadis-hadis yang sahih. 1:04:12 Kemudian tidak bersifat mungkar. Kalau 1:04:13 maknanya mungkar itu mustahil bahagian 1:04:17 daripada hadis. Hadis. Karena kita 1:04:20 diperintahkan untuk mencegah dari yang 1:04:22 mungkar. Masa hadis-hadis yang mungkar 1:04:24 yang tidak benar kita riwayatkan. 1:04:25 Contohnya Nabi Musa 1:04:28 telanjang hingga auratnya terlihat dan 1:04:31 dia berlari-lari di tengah-tengah 1:04:32 kaumnya. Ini hadis yang mungkar. Malah 1:04:35 bisa hal seperti diriwayatkan dari Nabi 1:04:38 kita Muhammad sallallahu alaihi 1:04:39 wasallam. Kalau seorang ulama saya 1:04:42 diriwayatkan telanjang terlihat auratnya 1:04:44 sudah betul-betul aib yang besar. masa 1:04:47 Allah akan membiarkan Nabi suci yang 1:04:49 mulia ya melakukan perbuatan seperti ini 1:04:53 mustahil. Tapi sayang para ahli hadis 1:04:56 ini kadang-kadang atau sebagian besar 1:04:59 hanya melihat kepada tiga apa syarat 1:05:01 tadi. Tiga syarat hampir dikatakan 1:05:04 jarang ahli hadis ya yang menyempurnakan 1:05:08 penelitiannya kembali kepada lima 1:05:10 syarat. Oleh karena itu kita perhatikan 1:05:13 sebagian besar hadis-hadis ya israiliyat 1:05:16 terdapat dalam buku-buku yang sahih. Hm. 1:05:19 Kisah Nabi Musa yang telanjang itu 1:05:21 terdapat di 1:05:22 Bukhari. Tapi karena sanadnya dianggap 1:05:25 sahih dan terdapat dalam kitab Bukhari, 1:05:28 mereka beranggapan kitab ini kitab suci. 1:05:31 Dan Bukhari seolah seperti Nabi. Jadi 1:05:33 walaupun yang dibawa Nabi Al-Qur'an 1:05:35 jelas-jelasan enggak menerima hal ini, 1:05:37 dipaksakan untuk diterima. He. Akhirnya 1:05:39 Quran ditakwil, disesuaikan dengan apa? 1:05:41 Dengan hadis. Bukan hadis yang 1:05:43 dikembalikan kepada Al-Qur'an. Alquran. 1:05:45 Nah, kisah yang berkaitan dengan 1:05:48 kematian atau wafatnya Nabi dalam 1:05:50 keadaan yang 1:05:51 menderita ini merupakan hal yang aneh 1:05:53 luar biasa. Pertama, Quran tidak pernah 1:05:56 sebutkan orang-orang yang beriman itu 1:05:58 meninggal dalam keadaan menderita. Tidak 1:06:00 pernah ada sama 1:06:02 sekali. Yang ada orang-orang yang zalim. 1:06:05 He contohnya ayat 93 surah Alanam. 1:06:12 Walauimuna fiaril mauti wal 1:06:16 malaikatu aidihim akju 1:06:20 anfusakum. Kalau kamu menyaksikan 1:06:22 orang-orang yang zalim dalam derita 1:06:25 kematian yang luar biasa, malaikat 1:06:28 mengulurkan tangannya, "Keluarkan nyawa 1:06:30 kalian." 1:06:32 Jadi bukan mereka, bukan malaikat yang 1:06:33 mencabut nyawanya. Mereka yang 1:06:35 diperintahkan untuk mengeluarkan nyawa 1:06:38 mereka. Coba bayangkan bagaimana 1:06:40 kira-kira apa ketika mereka harus 1:06:43 mengeluarkan nyawanya sendiri, nyawa 1:06:45 mereka dengan tangan mereka. Bagaimana 1:06:47 penderitaan? Sangat menderita. 1:06:59 Hari ini kalian akan menerima balasan 1:07:01 yang penuh 1:07:05 kehinaan. Karena kalian berbicara atas 1:07:07 nama Allah pembicaraan yang tidak benar. 1:07:11 Waum ayatihi tastakbirun. Dan kalian 1:07:13 bersikap sombong terhadap ayat-ayat 1:07:16 Allah. Yang sekarang terjadi begitu. 1:07:18 Ulama-ulama bicara tidak benar. 1:07:21 Kemudian mereka bersikap sombong 1:07:23 terhadap ayat Allah. Quran tidak dibaca 1:07:26 untuk dipelajari, hanya dibaca dengan 1:07:29 suara indah pada acara-acara 1:07:31 seremoni. Dalam surah Muhammad juga 1:07:35 Allah sebutkan bagaimana orang-orang 1:07:37 yang berkata kepada orang kafir, 1:07:40 "Sanutiukum fi ba'dil amr." Mereka 1:07:42 mengatakan kami akan toleransi bersama 1:07:45 kalian dalam sebagian hukum Allah. Allah 1:07:47 menganggap mereka orang yang murtad. 1:07:54 [Musik] 1:07:57 Orang-orang yang 1:07:59 murtad dari agama Allah setelah jelas 1:08:02 petunjuk Allah Subhanahu wa taala kepada 1:08:05 mereka itu semuanya merupakan upaya tipu 1:08:09 daya setan yang telah menipu 1:08:11 menjerumuskan mereka. Kenapa? 1:08:18 nazal 1:08:20 nazalukum bail. Karena mereka berkata 1:08:23 kepada orang-orang yang tidak menyukai 1:08:25 apa yang Allah turunkan dalam kitabnya, 1:08:28 "Kami akan mentaati kalian pada sebagian 1:08:30 urusan." Arti kami hapuskanlah he ya 1:08:33 sebagian ayat-ayat Allah atau 1:08:34 ditafsirkan sesuai dengan selera mereka. 1:08:43 Allah maha mengetahui apa yang mereka 1:08:45 sembunyikan. Setelah 1:08:52 itu, bagaimana nanti malaikat ketika 1:08:54 mewafatkan mereka sambil menampari wajah 1:08:57 mereka dan punggung 1:09:02 mereka. Karena mereka mengikuti apa yang 1:09:04 dimurkai Allah dan tidak menyukai 1:09:06 keridaannya. 1:09:08 Allah hancurkan semua amal mereka dalam 1:09:10 surat Muhammad. Tapi berkaitan dengan 1:09:13 orang yang beriman Allah sebutkan 1:09:15 alladina tatawaahumul malaikatu thyibina 1:09:19 yaquluna salamun alaikum udul jann bima 1:09:23 kuntum tamalun. Malaikat ketika 1:09:25 mewafatkan orang-orang yang beriman yang 1:09:27 baik diwafatkan dengan thyibin dalam 1:09:31 keadaan apa? Dalam keadaan indah dan 1:09:33 baik. Thbin di sini hal ketika mereka 1:09:36 diwafatkan dalam keadaan thibin, 1:09:39 malaikat berkata kepada mereka, "Ya 1:09:42 udkulul jannata salamun alaikum, salam 1:09:45 sejahtera bagi kalian." Udulul jann bima 1:09:48 kuntumalun. Masuklah ke dalam surga 1:09:51 dengan amal kalian yang kalian kerjakan. 1:09:53 Jadi orang pada saat mau meninggal 1:09:55 dunia, kalau dia beriman, Allah 1:09:57 tunjukkan bagaimana kenikmatan surga 1:09:59 buat dia. Sehingga waktu dicabut 1:10:00 nyawanya, dia tidak merasakan apa-apa. 1:10:03 Nah, Nabi yang berjuang sepanjang 1:10:04 hidupnya 23 tahun sangat tidak mungkin 1:10:07 mengalami merasakan derita, perjuangan 1:10:09 yang luar biasa. Pada akhir hidupnya 1:10:12 masyaallah jemput dia dengan keadaan 1:10:14 yang penuh 1:10:15 penderitaan. Dulu merupakan ujian yang 1:10:18 mengangkat Nabi. Begitu Nabi diwafatkan 1:10:20 dijemput oleh jemputan yang amat indah. 1:10:23 Tidak ada satuun ayat yang menunjukkan 1:10:25 bahwa Allah Subhanahu wa taala 1:10:26 mewafatkan orang yang beriman dalam 1:10:28 penderitaan. Oleh karena itu dalam 1:10:30 sebuah riwayat walaupun sanadnya kurang 1:10:32 begitu kuat, maknanya sesuai dengan 1:10:33 Quran. Man ahabba liqa Allah. 1:10:35 Ahabballahqa. Orang kalau rindu berjumpa 1:10:38 dengan Allah, Allah rindu berjumpa 1:10:39 dengan diri. Waman kari liqa Allah kariu 1:10:43 liqa. Orang kalau enggak suka berjumpa 1:10:45 dengan Allah karena amalnya yang buruk, 1:10:47 Allah juga tidak menyukai perjumpaan 1:10:49 dengan dirinya. Oleh karena itu kita 1:10:51 lihat orang-orang yang 1:10:52 saleh pada saat menghadapi sakaratul 1:10:56 maut bahkan mereka yang tertusuk oleh 1:10:58 pisau beracun seperti Imam Ali ketika 1:11:01 ditusuk dia 1:11:03 mengatakan fuzu warabbil Ka'bah. Dia 1:11:06 mendambahkan untuk mati syahid. Aku 1:11:08 dapatkan apa yang aku dambakan. Beliau 1:11:11 tidak marah pada pembunuhnya. Dia 1:11:13 mengatakan kalau saya hidup saya akan 1:11:15 menghukum dia sendiri. Kalau saya wafat, 1:11:18 jangan kalian berbuat aniaya dan jangan 1:11:20 ikat tangannya 1:11:21 keras-keras. Kita lihat. Begitu juga 1:11:24 Ammar bin Yasir Fuzu warabbil Ka'bah 1:11:27 ketika dia binasa. Begitu juga Bilal 1:11:28 Ibnu Rabah, sahabat-sahabat Nabi 1:11:31 merindukan saat 1:11:33 tersebut. Tapi sekarang kenapa umat 1:11:35 Islam ditakut-takuti menghadapi 1:11:37 kematian? Ini israiliyat yang berupaya 1:11:39 untuk membuat orang Islam takut 1:11:41 berjuang, takut mati, cinta hidup. itu 1:11:43 Yahudi. Orang Yahudi ingin membuat kita 1:11:46 cinta hidup dan takut mati. Jadi sayang 1:11:49 sungguh sayang kalau seandai kita dibuat 1:11:51 takut menghadapi kematian padahal 1:11:53 kematian itu 1:11:55 ya rahmah. Luarnya memang menakutkan 1:11:58 tapi dalamnya rahmat. Nah, sebagai 1:12:00 contoh dalam riwayat mengenai ashabul 1:12:04 ukhdud ketika seorang wanita bersama 1:12:07 anaknya tinggal dia. Yang lain semua 1:12:09 telah dilemparkan ke dalam parit. 1:12:12 Tinggal seorang wanita bersama anak 1:12:13 dalam gendongannya. Parit api ya? Parit 1:12:15 api ya? Heeh. Yang berisikan api. Si ibu 1:12:19 ragu-ragu untuk masuk. Siarak 1:12:21 mengatakan, "Ya 1:12:25 Umah, lompat dan cemplungkan diri kamu. 1:12:29 Di luarnya api, dalamnya adalah 1:12:31 rahmat." Cuma ini ujian. Kita ini 1:12:34 ditawarkan dunia sama ditawarkan hal 1:12:36 yang menakutkan. Banyak orang tertipu 1:12:39 sama dunia yang manis menari di 1:12:41 hadapannya. Dia lupa akan janji Allah. 1:12:43 Padahal kalau dia melintasi cobaan 1:12:46 tersebut, dia akan menemukan betul-betul 1:12:48 apa? Suasana yang amat indah. Tidak 1:12:51 menyakitkan seperti yang dibayangkan. 1:12:53 Jadi kalau kita mati hidup dalam 1:12:56 kebenaran, berjuang untuk menegakkan 1:12:58 keadilan, tidak berkolaborasi dengan 1:13:01 orang yang zalim, walaupun kita hidup 1:13:03 sederhana, jiwa kita tentram dan rahmat 1:13:06 Allah akan menaungi kita. Tapi kalau 1:13:08 kita hidup bersama orang yang zalim, 1:13:10 kumpul bersama mereka, tidak melakukan 1:13:12 perbuatan mereka, kalau azab turun kita 1:13:14 akan kena. Jadi kita ingatkan diri kita 1:13:17 dan bangsa kita yang saat ini sedang 1:13:19 menghadapi cobaan yang berat untuk tidak 1:13:22 berputus asa, tidak berkecil hati. Kalau 1:13:25 kamu bersama Allah, kamu akan hidup aman 1:13:27 dan damai. Lakukan amar makruf nahi 1:13:30 mungkar. Belajar dari saudara kita di 1:13:33 Gaza. Bagaimana mereka tidak menundukkan 1:13:35 kepala mereka di hadapan 1:13:37 kekuatan-kekuatan yang dahsyat. Di Yaman 1:13:40 juga demikian. Kenapa kita tidak belajar 1:13:42 dari mereka? Hizbullah juga ternyata 1:13:46 berani berhadapan dengan Israil. 1:13:48 Padahal kita kan tahu ini Hamas dari 1:13:52 kalangan ahlusunah, Hizbullah dari 1:13:54 kalangan S Syiah. Tapi kenapa justru 1:13:56 orang-orang Syiah membela saudara mereka 1:13:58 yang berbeda mazhab semata-mata semua 1:14:01 karena Allah Subhanahu wa taala baru 1:14:02 terasa indah. Kalau orang berbuat untuk 1:14:04 Allah baru ketakutan akan hilang dan 1:14:06 hidupnya akan terasa damai. Jadi mari 1:14:09 bersama-sama menyongsong kehadiran bulan 1:14:11 Ramadan. Kita persiapkan diri kita 1:14:13 dengan memohon pada Allah untuk 1:14:14 menjadikan kita orang-orang yang 1:14:16 mengabdi dengan tulus kepada Allah. 1:14:18 Bukan berbicara atas nama, kelompok, 1:14:20 golongan, partai atau sekta. Tapi 1:14:22 sebagaimana yang Allah ajarkan, 1:14:25 inatiusuki 1:14:27 mah 1:14:33 lillahbilamin subhanakallah wam. 1:14:41 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:14:43 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:14:44 warahmatullahi wabarakatuh. Demikianlah 1:14:46 ikhwan akhwat, renungan di bawah naungan 1:14:48 Al-Qur'an dalam sesi dialog, sesi tanya 1:14:50 jawab di kesempatan Jumat pagi hari ini. 1:14:54 Ee terima kasih kepada Iwan Hawat yang 1:14:55 sudah mengirimkan pertanyaannya. 1:14:57 Beberapa mungkin belum sempat kita 1:14:58 jawab. Di antaranya pertanyaan mengenai 1:15:00 zakat fitrah dan zakat ma seperti biasa, 1:15:02 Ustaz. Mungkin nanti kita bahas ee 1:15:04 jelang Ramadan mungkin di pekan depan, 1:15:05 Ustaz, ya. At hari Selasa insyaallah 1:15:07 kalau Oh, iya insyaallah, Ustaz, ya. Pak 1:15:09 Sprasama 1:15:10 atas kebersamaannya. Insyaallah kita 1:15:12 bertemu kembali di hari Selasa 1:15:14 insyaallah ya. Iwana dan kami undur diri 1:15:17 saya yang bertugas Rizal Ahq ada Kang 1:15:20 Atep dan juga Kang Algi ya dan 1:15:22 teman-teman dari Sudirman nih Gustaf dan 1:15:25 juga dari SM K4 ya. Alhamdulillah kita 1:15:29 akhiri kembali dengan baca doa 1:15:30 subhanakall wabihamdika asadua ilahailla 1:15:32 anta astagfir asalamualaikum 1:15:34 warahmatullahi wabarakatuhikumsalam. 1:15:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:37 wabarakatuh. 1:16:11 Yeah.