Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brail 0:17 [Musik] 0:25 [Musik] 0:32 TV. Alhamdulillahi rabbil alamin. Masih 0:35 dipancarkan dari jalan masjid 0:36 Silaturahim nomor 36 Kalimangis Cibubur 0:38 Bekasi. Radio silaturahim dan juga resil 0:41 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:44 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:45 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:47 sekali di kesempatan pagi hari ini kami 0:50 bisa kembali menjumpai ikhwan akhwat 0:53 dalam program acara renungan di bawah 0:55 naungan Al-Qur'an bersama guru kita 0:58 Ustaz Husein Alatas. Dan alhamdulillah 1:01 di hari Kamis, 21 Syakban ya, 1446 1:07 Hijriah bertepatan dengan 20 Februari 1:10 2025 ini, kita akan ee sesi tanya jawab, 1:14 Ikhwan akhwat, kami mengundang 1:16 partisipasi dari Ikhwan Akhwat untuk 1:18 menyampaikan pertanyaannya kepada guru 1:21 kita Ustaz Husein yang alhamdulillah 1:22 telah hadir di studio. Asalamualaikum 1:24 warahmatullah wabarakatuh, Ustaz. 1:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:27 wabarakatuh. Baik, kita buka dulu dengan 1:29 baca al-Fatihah bersama-sama yang 1:31 dipimpin oleh Ustaz Husa atas. Kami 1:33 persilakan, Ustaz. 1:39 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:40 Bismillahirrahmanirrahim. 1:43 [Musik] 1:48 [Musik] 1:50 Alhamdulillahirabbil 1:51 [Musik] 1:53 alamin 1:59 arrahmanirrahim maiki 2:03 yaumiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka 2:10 nasta' 2:12 ihdinasirathal mustaqim. 2:17 shathalladzina an'amta 2:21 alaihim ghairil maghdubi alaihim 2:31 waladin. Amin. 2:34 Baik, alhamdulillah kita sudah buka 2:36 bersama dengan membaca ummul Quran 2:39 bersama-sama dan kita akan ee lanjutkan 2:43 ee beberapa pertanyaan yang sudah masuk 2:45 sebelumnya yang akan kita bacakan. Ini 2:48 yang pertama dari siapa ini? Pak Amsir 2:53 Tabrani ya. Coba kita bacakan. 2:56 Asalamualaikum warahmatullahi 2:57 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 2:59 warahmatullah. ini terkait ee bulan suci 3:01 Ramadan dan hutang materi kepada 3:03 seseorang. Ustaz, seandainya sebelum 3:06 memasuki bulan suci Ramadan, kita masih 3:08 mempunyai hutang materi dengan seorang. 3:10 Nah, pas sampai bulan suci Ramadan 3:12 datang dan sampainya berakhir Ramadan, 3:15 hutang-puth? 3:17 Apakah ibadah-ibadah puasa dan amal-amal 3:19 lainnya khususnya di bulan Ramadan ini 3:23 diterima oleh Allah subhanahu wa taala 3:25 atau berkurang pahalanya dikarenakan 3:27 hutang materi tersebut kepada seseorang? 3:29 Ustaz, mohon jawabannya. Terima kasih. 3:33 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:34 Bismillahirrahmanirrahim. 3:39 Alhamdulillahiabbil alamin lakal hamdu 3:42 wakas syukru ya rabbana kama yambagalali 3:46 wajhikal 3:49 karim subhanaka la 3:52 nuhsanaan alaika anta kamaita 3:56 nafsik falakal hamdu hatta tard wakal 4:00 hamdu idza rit wakal hamdu ba'dal 4:05 ridumma sholli ala 4:09 [Musik] 4:17 yaumidin alalamualaika ya 4:20 rasulallahamu alaina waa ibadillah 4:23 shihin 4:24 wasalamualaikum warahmatullahi 4:30 wabarakatuh menjawab pertanyaan saudara 4:33 kita yang berhubungan dengan hutang 4:36 yang yang masih 4:39 ditanggung dan dia memasuki bulan 4:42 Ramadan, apakah hutang yang belum 4:44 dibayar ini akan menyebabkan amalnya 4:48 berkurang atau tidak 4:50 diterima? Jawabannya kalau dia menunda 4:53 pembayaran hutang padahal dia mampu, itu 4:56 merupakan perbuatan 4:58 zalim. Sebuah riwayat, matlul ghani 5:01 dululmun. Seseorang kalau mampu untuk 5:04 membayar hutang tapi tidak dibayar, itu 5:07 adalah perbuatan 5:08 anaya. Orang meminjamkan dengan niat 5:11 tulus tanpa mengharapkan bunga. He 5:15 tahu-tahu yang 5:18 berhutang berleha-leha, 5:20 berlambat-lambatan untuk membayar, bisa 5:23 saja piutang itu merupakan hal yang 5:26 dibutuhkan bagi yang memberikan 5:28 pinjaman. 5:30 Dan ini bakal menghilangkan 5:34 kepercayaan orang-orang yang tadinya 5:37 dengan lapang, dengan ringan memberikan 5:39 pinjaman di saat menyaksikan 5:41 mereka-mereka yang berpinjam perilaku 5:43 mereka seperti ini, niscaya 5:46 lama-kelamaan nanti orang berat untuk 5:48 memberikan pinjaman. H. Jadi kalau 5:51 sampai dia menunda pembayaran hutang 5:53 padahal dia mampu, ini bisa menjadi apa? 5:57 penyebab terhalangnya untuk diterima 6:00 amal-amal kebaikan. 6:03 Dan ini merupakan perbuatan zalim yang 6:06 akan juga menjadi penghalang dari 6:08 hidayah Allah. Wallahu la yahdil 6:10 qumzalimin. Allah tidak akan memberikan 6:12 hidayah bagi orang yang zalim. 6:15 Oleh karena itu, kalau seorang 6:17 mampu dan dia menjanjikan untuk membayar 6:20 hutang, katakan pada waktu 6:23 tertentu, maka di saat dia melewati 6:28 waktu dan dia tidak bersungguh-sungguh 6:30 untuk melunasi hutangnya, ini perbuatan 6:33 zalim. Tapi kalau dia tidak 6:36 mampu, belum 6:38 memiliki sesuatu yang bisa digunakan 6:42 untuk membayar hutangnya, maka dengan 6:44 sendirinya la yukallifulahu nafsan. 6:49 Bagi yang menghutangkan Allah subhanahu 6:52 wa taala berikan bimbingan kepadanya. 6:58 Wainatunar. Kalau yang berhutang dalam 7:00 keadaan sempit, sulit, tangguhkan sampai 7:03 menghadapi saat-saat muda. Wa 7:07 anasdaquir lakum intuntum tlamun. Kalau 7:10 kalian menyedekahkan pinjaman tersebut 7:14 karena melihat yang berhutang orang yang 7:15 tidak mampu, saat dia memaksakan 7:18 membayar akan menjadi beban buat 7:20 keluarganya. He. Kalau dia sedekahkan 7:23 itu akan lebih baik lagi, 7:25 Pak. Oleh karena itu yang berhutang 7:28 kalau mereka punya kemampuan atau ada 7:29 barang-barang yang tidak perlu yang bisa 7:32 dijual. Hm. Katakan dia punya mobil dua, 7:35 satu tidak begitu diperlukan bisa dijual 7:38 untuk membayar hutang. Saya biasakan 7:40 diri saya kalau 7:44 berhutang punya sesuatu yang bisa saya 7:46 jual daripada berlarut-larut. Hm. Saya 7:50 berupaya untuk mendal agar terbebas dari 7:53 hutang. Karena yang menghutangkan juga 7:55 kasihan. Mungkin dia butuh ya, mungkin 7:59 untuk menambahkan juga modal usahanya. 8:01 He kerelaan, keikhlasannya untuk 8:04 memberikanjam sudah merupakan rahmat. 8:07 Nah, selagi kita belum mampu membayar, 8:08 kita bisa doakan orang tersebut agar 8:11 diampuni Allah, dimurahkan rezekinya, 8:14 dilapangkan hidupnya sebagaimana dia 8:16 telah berbuat kebaikan kepada kita. Itu 8:19 yang diajarkan Allah. 8:21 Waitum 8:25 bitahiyatinah. Wallahuam. Baik, Ustaz. 8:28 Terkait hutangputih ini, Ustaz, kalau 8:30 orang yang punya gitu ya, ada orang yang 8:34 pinjam. Cuman karena yang pinjam ini 8:36 sudah mungkin kebiasaan ee telat bayar 8:39 atau susah bayar, akhirnya si yang punya 8:41 ini merasa daripada nanti ada masalah ya 8:44 sudah enggak kita kasih pinjam gitu, 8:46 Ustaz. Itu bagaimana, Ustaz? dan juga 8:48 bagaimana yang orang yang suka berhutang 8:50 gitu. Setelah selesai yang ini akhirnya 8:54 nyari cicilan lagi. Bisa seperti itu, 8:56 Ustaz. Bagaimana, Ustaz? Apalagi di 8:57 Indonesia kan sangat dimudahkan 8:59 contohnya untuk cicilan ee 9:01 kendaraan. Bagaimana sebetulnya 9:04 kebiasaan meminjam sesuatu untuk membeli 9:07 sesuatu yang tidak urgen dan tidak 9:09 diperlukan itu sebuah perangkap setan. 9:13 He. Orang begitu mulai terdesak nanti 9:16 akhirnya mulai belajar 9:18 berbohong. Dari bohong dia mulai belajar 9:21 berkhianat. Hm. Oleh karena itu, pinjol 9:24 ini yang sedang beredar. He. Dan kita 9:27 saksikan hampir di 9:29 setiap setiap kali kita membuka aplikasi 9:32 muncul blok-bloknya. Iya. Yang 9:34 menawarkan pinjaman tanpa jaminan. Saya 9:37 melihat ini sebetulnya perangkap untuk 9:39 bangsa 9:40 kita yang dijerumuskan dalam hutang. 9:44 Pada saat mereka enggak mampu membayar, 9:46 bisa saja aset mereka diambil. Belum 9:49 lagi dipermalukan, dihubungi semua 9:51 orang-orang yang terhubung dengan 9:52 kontaknya. Karena begitu orang mau 9:55 minjam diminta untuk membuka kontaknya, 9:58 mengizinkan dia untuk 10:00 menghubungi orang-orang yang dikenal. 10:03 Nanti teman-temannya, keluarganya, 10:05 saudaranya, saudarinya, mertuanya 10:08 betul-betul dipermalukan di hadapan 10:10 mereka semua. Akhirnya membuat 10:14 dia gelap mata melakukan 10:17 perbuatan-perbuatan yang tidak patut. 10:19 Oleh karena itu, Nabi kita Muhammad 10:20 sallallahu alaihi wasallam berkata, "Ana 10:23 la asarian la 10:26 ajutamana." Aku tidak akan membeli 10:28 sesuatu yang aku tidak punya apa? Tidak 10:30 punya harganya. kita enggak memaksakan 10:33 diri. Iya. Kita harus menyesuaikan gaya 10:36 hidup kita dengan kemampuan kita. Jangan 10:38 dikuasai oleh gaya hidup. Nah, 10:41 orang-orang sekarang ini karena hobi 10:43 pamer, hobi selfie, hobi flexing, 10:46 akhirnya mereka memaksakan diri mereka. 10:49 Pendapatan R5 juta, pengeluaran setiap 10:52 bulan Rp2 juta. Akhirnya pinjam dari 10:56 sana, tutup sana, pinjam sana, pinjam 11:00 sini. akhirnya tidak mampu untuk 11:02 menepati janjinya. Bukan Allah tidak 11:04 memberikan rezeki, tapi dia yang tidak 11:07 sama sekali sadar. He. Makanya kita 11:10 dalam berumah tangga apalagi ingat, 11:11 jangan pernah kita menyesuaikan diri 11:15 kita dengan gaya hidup, tapi sesuaikan 11:18 gaya hidup kita dengan kemampuan kita. 11:22 Dan tidak perlu kita pamer untuk orang 11:25 lain dengan menyusahkan diri kita 11:27 sendiri. H hidup sederhana yang paling 11:29 indah asal kamu jujur, istiqamah, kamu 11:32 menjadi orang yang mulia. Jangan tergiur 11:34 dengan mereka mereka yang gaya hidup 11:36 mereka 11:38 berlebihan. Kemudian harta mereka 11:40 angkanya juga selangit. Mereka angkanya 11:43 bertambah tapi makna hidup mereka 11:45 hilang. 11:47 Ketenangan, ketentraman hidup, kemudian 11:50 juga tumani, tumakninatun nafsi dalam 11:53 ketakwaan hilang semuanya. 11:56 Jadi kebanyakan orang sekarang mengejar 11:57 angka untuk memenuhi gaya hidup yang 12:01 berlebihan tapi dengan merusak diri 12:03 mereka. Sama dengan lilin. Dia 12:06 memberikan penerangan bagi orang lain 12:08 sedangkan dirinya terbakar. Dia ingin 12:10 tampil di muka orang lain dalam 12:12 penampilan yang baik tapi dia 12:14 menghancurkan dirinya. Jadi kebiasaan 12:17 pinjam sana pinjam sini tanpa ada 12:19 keperluan yang mendesak sebetulnya 12:22 merupakan kesalahan. Tapi hendaklah kita 12:25 rida dengan pemberian Allah Subhanahu wa 12:27 taala, bersyukur kepadanya. Nah, kalau 12:29 ada orang minta pinjaman dari kita, Hm. 12:34 Jadi, orang punya kebiasaan, suka 12:36 menyepelekan, pinjam sungguh-sungguh, 12:39 berjanji muluk-muluk, begitu datang 12:41 waktu pembayaran dia tidak mau membayar 12:44 hutangnya. Alasannya macam-macam. 12:47 Orang semacam ini kalau dia pinjam untuk 12:50 kebutuhan yang diperlukan seperti buat 12:52 makannya, buat katakan berobat itu 12:56 sebagusnya berikan aja hadiah buat tanpa 12:58 harus memberikan pinjaman hadiah buat 13:01 kamu. Nanti kalau kamu pinjam kamu 13:03 enggak mampu bayar, akhirnya kamu merasa 13:06 malu. Ini hadiah buat 13:09 kamu. Kalau dia memaksa, katakan bahwa 13:12 saya lihat kebiasaan 13:14 kamu tidak menepati janji dan membayar 13:17 hutang daripada terjadi apa-apa antara 13:19 saya sama kamu, ini pinjaman saya 13:22 alihkan menjadi hadiah buat. Hm. 13:27 Kalau kita enggak mampu berikan 13:28 pinjaman, kita katakan, "Mohon maaf 13:31 sekarang saya dalam 13:32 keadaan tidak mampu untuk memberikan 13:35 pinjaman kepada kamu. Coba kamu datang 13:37 pada yang lain dengan bahasa yang satu. 13:52 [Musik] 13:58 J. Kalau kamu dalam kondisi enggak mampu 14:01 memberikan sambil menantikan rahmat dari 14:04 Tuhanmu, katakan pada mereka ya 14:06 kata-kata yang baik yang tidak 14:08 menyakitkan hati. Orang kalau datang 14:11 meminjam kan kehormatannya betul-betul 14:14 apa? Berada pada kondisi yang 14:16 betul-betul apa? direndahkan. 14:20 Kalau diberikan jawaban yang 14:21 mengecewakan akan membuat dirinya 14:23 semakin hancur. He. Jadi katakan 14:26 kata-kata yang baik terhadap mereka. 14:28 Wallahuam. Baik. Selanjutnya dari hamba 14:32 Allah. Ee Ustaz, bagaimana sikap orang 14:35 tua kepada anaknya ketika sang anak 14:38 tidak mau mengakui ibunya? Karena sang 14:42 ibu ee sang ibu orang sederhana. 14:44 Katanya, "Anak saya ini perempuan dan 14:47 sekarang dia sudah berkeluarga. 14:49 Suami anak saya mau silaturahim ke rumah 14:53 saya, tapi anak saya melarangnya. 14:56 Katanya, "Ustaz, mohon nasihatnya." 14:57 Terima kasih dari hamba Allah, Ustaz. 14:59 Terkait ya berbakti kepada orang tua nih 15:01 seperti apa? Wanita semacam 15:05 ini yang merasa malu karena keadaan 15:08 orang tuanya yang 15:10 miskin, statusnya yang 15:13 rendah, tidak mengizinkan suaminya untuk 15:16 menengok ibu mertuanya. 15:20 atau kepada calon mantunya. Wanita 15:23 semacam ini wanita yang tidak layak 15:26 untuk kita jadikan sebagai 15:29 istri. Kalau terhadap ibunya yang 15:32 berbuat kebaikan yang melahirkan dengan 15:34 susah payah, 15:36 dia teak berbuat seperti ini apalagi 15:38 terhadap 15:41 suaminya. Jadi kalau seandai dia seorang 15:44 suami berikan nasihat pada istrinya 15:46 untuk merubah sikapnya. 15:49 Katakan, "Saya menghargai kamu, 15:52 menghormati kamu. Kalau kamu bisa 15:54 menghargai, menghormati ibu 15:55 kamu. Tapi kalau kamu tidak menghargai 15:58 ibu kamu, mohon maaf, apa yang saya 16:01 harapkan dari kamu?" Rahmat keberkahan 16:03 Allah Subhanahu wa taala turun dengan 16:08 ketakwaan, dengan kebaktian seorang anak 16:11 pada orang tuanya. Oleh karena itu, 16:13 walaupun ayah ibunya kafir, seorang anak 16:17 wajib betul-betul untuk memperlakukan 16:19 mereka dengan 16:20 mulia. Dia merasa malu karena dia sudah 16:24 menjadi orang yang terpelajar 16:25 berpendidikan. Siapa yang mendidiknya? 16:27 Siapa yang bekerja keras untuk merawat? 16:31 Oleh karena itu, kalau seandainya 16:32 seorang laki-laki berkenalan dengan 16:35 seorang wanita semacam ini yang tidak 16:38 sama sekali menghormati ibunya, ya 16:41 bahkan merasa malu untuk mengajak 16:43 calonnya untuk ke rumah ibunya, wanita 16:47 semacam ini tidak layak untuk dijadikan 16:49 sebagai pendamping. 16:51 Ya, pilih wanita yang 16:53 lain. Kalau seandainya sudah menjadi 16:55 istri, berikan nasihat. 16:58 Kalau dia tidak 16:59 menerima, sebaiknya Anda menjadi 17:01 pasangan yang lain. Karena hidup dengan 17:04 wanita semacam ini tidak akan sama 17:06 sekali membuka pintu rahmat dan 17:09 keberkahan. Nabi kita Muhammad 17:11 sallallahu alaihi wasallam selalu 17:14 mengingat orang-orang yang berjasa 17:18 padanya. Ibu-ibu yang pernah menyusuinya 17:21 seperti Halimah S'diyah sebagai contoh. 17:23 Bila datang dihormati yang luar biasa 17:26 oleh Rasulullah. Dia gelarkan sorbannya. 17:29 Dia tidak merasa malu melihat latar 17:32 belakang muridat Rasulullah sallallahu 17:35 alaihi wasallam Halimah 17:37 Sadiah. Bahkan ada seorang anak yang ke 17:40 mana-mana pergi menggendong 17:44 ibunya. Ada seorang anak 17:47 laki-laki yang kemudian menjadi ulama 17:50 besar, Kang Rizal. Hm. Ketika sedang 17:52 mengajar di tengah-tengah muridnya yang 17:55 begitu banyak, sang ibu datang kepadanya 17:57 mengatakan, "Ya 18:00 Fulan kasih makan 18:03 ayam. Berikan makan ayam." Si orang alim 18:08 ini langsung bangun saman 18:10 watatan. Langsung dia pergi berikan 18:12 makan ayam. Selesai dia kembali lagi. 18:15 Ada lagi yang lain. Si mengatakan tidak. 18:18 Ini betul-betul sikap yang dihormati, 18:23 dihargai. Bagaimana seorang alim yang 18:26 biasanya suka merasa gengsi ya h sedang 18:29 mengajar disuruh memberikan makan ayam 18:31 tapi ternyata dia mengatakan saman 18:33 taatan dia laksanakan perintah ibu bumi 18:36 bertanya lagi ada yang 18:38 lain ulama ini bukan direndahkan malah 18:41 dihormati oleh apa? Oleh murid-muridnya. 18:44 Hm. Apa artinya ilmu tanpa adab? Apa 18:47 artinya harta tanpa adab? Apa artinya 18:50 kecantikan tanpa adab? Tapi wanita yang 18:53 beradab mulia walaupun kecantikannya 18:55 biasa, ini merupakan pilihan yang 18:58 terbaik untuk menjadi pendamping hidup 19:00 kita. Bukan hanya yang pandang, yang 19:02 pandai berjoget, yang pandai bersoleh, 19:04 pandai bergaya, semua ini akan menjadi 19:07 beban buat kita, bukan akan menghibur 19:09 kita, menjadi beban yang berat buat kita 19:12 di dunia maupun di hari akhirat. 19:14 Wallahuam. Baik. Dan sikap seorang 19:16 ibunya seperti apa, Ustaz? Ketika anak 19:18 perempuannya seperti itu, ibunya berdoa 19:20 kepada Allah Taala agar anaknya 19:22 mendapatkan hidayah. Bukan karena ibu 19:25 ingin 19:26 diperhatikan, tapi karena ibu sayang 19:28 pada anaknya agar anaknya tidak 19:30 terjerumus dalam api neraka akibat pula 19:33 perbuatan dan kesombongan. Ibu 19:35 berikan angkat tangan berdoa 19:37 mudah-mudahan Allah berikan hidayah buat 19:39 anaknya. Karena tidak ada orang tua yang 19:42 ingin menyaksikan anaknya dijerumuskan 19:44 dalam api neraka. 19:46 Jadi doakan anak ini jangan disumpahi. 19:49 Semoga anaknya bertobat kembali pada 19:51 Allah Subhanahu wa taala. Baik, Ustaz. 19:54 Ada kasus juga seorang ibu ee membuat 19:58 kesalahan kepada anaknya, Ustaz. Nah, 20:00 anaknya itu merasa kecewa, sakit hati 20:02 sampai tidak mau silaturahim ee ketemu 20:05 ibunya. Nih, anaknya itu laki-laki, 20:07 Ustaz. sampai berbulan-bulan dia sampai 20:11 sekarang tuh tidak tidak mau ketemu dan 20:13 tidak istilahnya tidak memaafkan ibunya. 20:15 Nah, sikap seperti itu seperti apa, 20:17 Ustaz? Terhadap ibu sendiri, Ustaz, 20:19 kalau seorang anak laki-laki kecewa 20:21 dengan ibunya karena ibunya berbuat 20:25 kesalahan, berapa banyak kesalahan yang 20:27 dilakukan seorang anak di hadapan 20:29 ibunya? 20:32 Kemudian 20:33 perhatikan penderitaan ibu ketika dia 20:36 mengandunginya, ketika dia 20:39 melahirkannya, ketika dia ya 20:43 menyusuinya, ketika dia merawat dan 20:46 membesarkannya. Seharusnya kalau dia mau 20:49 melihat kebaikan pengorbanan ibu, dia 20:52 melihat kesalahan ibunya, dia merasa 20:54 malu. Hm. Dia berhitung terhadap satu 20:57 kesalahan, tapi dia lupa untuk 21:00 menghitung kesalahannya pada orang 21:01 tuanya. Dia tidak harus mengikuti 21:04 perbuatan salah 21:06 ibunya. Diberikan nasihat yang baik, 21:08 tapi sebagai anak yang mengenal budi, 21:13 anak yang 21:15 sadar bahwa dirinya berhutang banyak 21:17 kepada ibunya. 21:19 seharusnya dia tidak mengambil tindakan 21:22 seperti itu, tapi dia berupaya 21:25 betul-betul untuk memperlakukan ibunya 21:27 dengan mulia, dengan baik. Ya, adapun 21:31 kesalahan ibunya sebagai seorang anak, 21:33 dia bisa berikan nasihat pada ibunya. 21:35 Jangankan kesalahan, seandai ayah ibunya 21:39 musyrik, Allah perintahkan kita untuk 21:41 memperlakukan mereka dengan mulia. Kalau 21:43 mereka memerintahkan kita berbuat salah, 21:46 kita diperintahkan apa? He. Untuk 21:48 memperlakukan mereka dengan mulia dan 21:50 tidak mengikuti kesalahan mereka. Jadi 21:53 kalau kita mau berhitung atau menghitung 21:55 kesalahan orang, coba mulai dengan 21:57 menghitung kesalahan kami. Nah, kalau 22:00 seandainya kita ini mau menghitung 22:02 kesalahan 22:03 kita, lembaran hidup kita yang penuh 22:06 dengan noda antara kita dengan Allah, 22:09 belum antara kita dengan manusia, 22:11 kira-kira malu tidak kalau kita 22:12 menghitung kesalahan orang pada kita? 22:15 Begitu banyak nikmat yang Allah berikan 22:17 pada kita. Orang berbuat kesalahan kalau 22:20 kita berikan maaf itu akan lebih baik. 22:23 Allah akan maafkan, ampuni dosa kita. 22:26 Oleh karena itu ketika Abu Bakar 22:28 Assiddiq radhiallahu anhu bersumpah 22:30 untuk tidak lagi membantu memberikan 22:33 nafkah kepada orang-orang yang terlibat 22:36 dalam memfitnah putrinya Ummul Mukminah 22:38 As Sayidah Aisyah, dia 22:40 bersumpah karena sakit hati. 22:44 Turun firman Allah 22:46 wuladli minkum 22:49 was ulil 22:51 qurba wal masakina wal 22:57 muhajirin. Jadi jangan orang-orang yang 23:00 diberikan kelebihan bersumpah untuk 23:02 tidak lagi membantu kaum kerabat 23:05 mereka. Orang-orang yang butuh begitu 23:07 pula wal muhajirina fisabilillah yang 23:10 berhijrah di jalan. Ternyata di antara 23:12 mereka ini ada orang-orang yang hijrah 23:15 dari Makkah menuju Madinah. Terlibat 23:18 dalam perbuatan yang salah. Bahkan keji 23:21 ketika memfitnah istri Nabi melakukan 23:24 perbuatan 23:25 selingkuh. Lalu Allah katakan waliyafu 23:28 waliasfahu ala 23:30 tuhibbunagfirullahum. Lupakan maafkan. 23:32 Apa kalian tidak ingin mendapatkan 23:34 ampunan dari Allah? 23:36 Ketika beliau mendengarkan ayatnya, 23:38 langsung beliau membayar kafarat 23:41 sumpahnya dan kembali memberikan untuk 23:45 di dunia. Kalau kita mau berhitung, di 23:47 akhirat kita paling rugi. H tapi orang 23:49 yang lapang dada suka memberikan maaf. 23:52 Lebih banyak mengingat kebaikan orang 23:54 daripada keburukan orang terhadap 23:55 dirinya. Lebih banyak mengingat 23:57 keburukan dirinya terhadap orang 23:59 daripada keburukan orang terhadapnya. 24:01 Itu akan membuat dia bisa berlapang 24:03 dada. Orang di saat hidupnya berlapang 24:05 dada, walaupun tinggal di sebuah gubuk, 24:07 dia merasa orang yang paling luas. Tapi 24:09 yang jiwanya sempit, walaupun tinggal 24:11 dalam istana yang megah, hidupnya 24:13 pengap, gelap, gurita, dan tidak nyaman 24:16 sama sekali. Karena yang teringat selalu 24:18 hal-hal yang buruk. Membuka jendela, 24:20 melihat 24:21 duri-duri ya dan kegelapan. Tapi kalau 24:24 orang yang berlapang dada, begitu dia 24:27 membuka nyendera menyaksikan taman-taman 24:29 yang indah, buah-buah yang begitu 24:31 menawan dan menarik karena apa? Jiwanya. 24:34 Bukan tergantung objek yang kita lihat, 24:38 objek di sekeliling kita, tapi dia bisa 24:40 menikmati keindahan alam ini juga penuh 24:44 kecintaan terhadap sesama manusia. 24:46 Perilakunya juga dengan sendirinya 24:49 termotivasi untuk berbuat kebaikan. 24:52 Mari bersama-sama kita lapangkan dada 24:54 kita dan mohon pada Allah apalagi dengan 24:56 kehadiran bulan Ramadan mudah-mudahan 24:58 Allah sampaikan amin am bantu kita 25:00 menjalankan ibadah siam dan Allah 25:02 subhanahu wa taala bantu kita untuk 25:05 menyelesaikannya dengan sebaik-baiknya 25:07 mendapatkan ampunan dari Allah bertobat 25:09 dari seluruh kesalahan kita. Amin. Baik 25:12 kita lanjutkan dari pertanyaan dari Pak 25:15 Rido dan Ikhwan Ahwat. Kami mengundang 25:17 kembali partisipasi dari Ikhwan Awat ya 25:19 di sesi tanya jawab bersama Ustaz Husein 25:21 Lata. Silakan bisa mengirimkan pesan 25:23 singkatnya ataupun menghubungi ee nomor 25:29 0811199720. Silakan juga yang ingin 25:32 mengirimkan voice note juga kami 25:33 persilakan ya. Selanjutnya dari Pak Rido 25:36 di Jakarta. Ustaz, bagaimana 25:38 batasan memuliakan kiai ulama, Ustaz? 25:42 Gus atau Habib? banyak video beredar 25:45 bagaimana masyarakat kita tampak 25:47 berlebihan menghormati mereka. Apakah 25:50 ini termasuk 25:52 mengkultuskan dan apakah ini juga 25:54 terjadi di negara Islam lainnya? 25:56 Bagaimana dulu para sahabat, tabiin, 26:00 salaf bersikap kepada nabi dan ulama di 26:03 saat itu, Ustaz. Terima kasih. 26:08 Bismillahirrahmanirrahim. 26:12 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 26:14 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 26:16 Rabbana zidna ilman 26:21 widna. Allah berfirman, "Laqadana lakum 26:24 fi rasulillahi 26:26 uswatun hasanah." Sesungguhnya bagi 26:29 kalian pada diri Rasulullah sallallahu 26:31 alaihi wasallam terdapat suri tauladan 26:34 yang sebaik-baiknya. 26:39 Baik itu 26:40 habaib maupun ulama atau kiai. Mengapa 26:44 mereka 26:46 dimuliakan? Mereka 26:48 dimuliakan karena 26:50 apa? Karena terhubung dengan 26:53 rasul. Yang satu dengan nasabnya, yang 26:56 satu dengan ilmunya. H mereka 27:00 menjalankan tugas yang dilakukan 27:02 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 27:05 Narti kita menghormati mereka karena 27:07 rasul ya. Hm. Karena rasul kita hormati 27:11 mereka. Tapi jangan kita menghormati 27:15 mereka, memuliakan mereka dengan 27:18 menyalahi Rasul. H seharusnya kita 27:22 menghormati 27:23 mereka karena apa? Karena rasa hormat 27:28 kita kepada 27:30 Rasul. Dan dasarnya semua. Karena apa? 27:34 Karena takzw kepada Allah Subhanahu wa 27:37 taala. Sebagaimana Nabi 27:39 mengatakan, 27:43 "Ahibbullahakum." Cintai Allah karena 27:45 Dia menciptakan kalian, melimpahkan 27:47 nikmat-nikmatnya atas kalian. Kita 27:49 berhutang dengan seluruh hidup kita, 27:51 milik kita kepada 27:52 Allah. Wahibbuni lihubillah. Cintai aku 27:56 karena cinta kalian pada Allah. 27:59 He 28:01 ahbi cintai keluargaku. Karena apa? 28:04 Karena aku. 28:06 Nah, dengan 28:07 sendirinya Ahlul Bait ini harus menjadi 28:10 orang yang terdepan dalam mengikuti 28:12 Rasul. Karena kita mencintai mereka 28:14 karena Rasul. Kalau mereka bersikap 28:17 berlawanan dengan rasul, enggak mungkin 28:19 kita berpihak kepada mereka meninggalkan 28:21 rasul. Maka dengan sendirinya kita apa? 28:23 Kita berpihak kepada Rasul. Kita berikan 28:26 nasihat kepada mereka. 28:28 Kalian harus merasa malu. Kalian 28:31 mempunyai hubungan darah dengan rasul. 28:33 Perilaku kalian seperti ini 28:35 mempermalukan diri kalian. Seharusnya 28:38 kalian menjadi contoh di tengah-tengah 28:40 umat. Bukan berarti kita mengiyakan 28:43 semua 28:44 perbuatannya. Kita punya standar 28:46 kecintaan itu dikaitkan dengan cinta 28:48 kita pada Allah. Seperti firman Allah 28:51 Subhanahu wa taala dalam suratul 28:52 baqarah. 28:56 minunillahian yuhibbunahum 28:59 kahubillah walladina amanu 29:04 asadubillah sebagian manusia ada yang 29:06 mengangkat tandingan-tandingan, 29:08 sekutu-sekutu bagi Allah yang mereka 29:10 cintai sebagaimana cinta mereka kepada 29:12 Allah. Orang-orang yang beriman yang 29:15 sebenar-benarnya mereka akan lebih cinta 29:18 kepada 29:19 Allah. Kenapa? Kalau kita lebih cinta 29:21 kepada Allah, kita siap mengorbankan 29:24 segala-galanya untuk Allah. Tapi begitu 29:27 kita mencintai sesuatu setara dengan 29:29 Allah atau lebih dari Allah, kita bisa 29:31 korbankan Allah. 29:33 Iya. Seorang datang kepada Nabi 29:35 mengatakan, "Saya mencintai kamu lebih 29:38 daripada kedua orang tuaku, dari anakku, 29:40 dari hartaku, kecuali aku." Rasulullah 29:42 mengatakan, "Belum sempurna iman 29:45 kamu sampai kamu mencintai aku lebih 29:48 daripada kecintaanmu pada ini bukan 29:50 untuk kepentingan Rasul." Karena begitu 29:53 dia mencintai dirinya lebih dari rasul, 29:55 dia akan korbankan Rasul pada saat apa? 29:57 Berlawan dengan kepentingan dia. H. Tapi 29:59 cinta kita pada Allah dan Rasulnya 30:01 melebihi cinta kita pada diri kita, 30:04 melebihi cinta kita pada apa? Dunia dan 30:07 seluruh isinya, maka kita akan jalan di 30:10 garis 30:11 istiqamah. Jadi cinta kita pada ulama 30:14 harus terhubung dengan cinta kita pada 30:15 Allah dan Rasul. Cinta kita juga pada 30:18 habaib terhubung dengan cinta kita pada 30:21 Allah dan Rasul-Nya. Nah, di saat mereka 30:23 tidak menjalankan perintah Allah, H 30:26 tidak sama sekali apa mengikuti petunjuk 30:29 Allah dan Rasulnya tidak ada kewajiban 30:31 bagi kita untuk cinta apalagi memuliakan 30:34 mereka. Tidak kewajiban kita untuk 30:37 mencintai mereka apalagi memuliakan 30:39 mereka. He. Nah, memuliakan mereka juga 30:41 jangan 30:43 berlebih-lebihan. Kita lihat bagaimana 30:45 sahabat di hadapan Rasul. Contoh yang 30:47 terbaik, sahabat di hadapan Rasul tidak 30:51 melakukan seperti yang dilakukan 30:52 sebagian orang di hadapan kiai, Gus, 30:54 maupun 30:55 habaib. Kalau kita pergi ke Mesir, ya 30:59 kita enggak jumpai sama sekali berbagai 31:01 macam fenomena yang kita jumpai negara 31:03 kita 31:04 ini. Mesir dikenal rakyatnya cinta 31:07 kepada keluarga Rasul, kepada ulama. 31:09 Tapi sikap mereka di hadapan ulama ya, 31:12 di hadapan keluarga Rasul hormat. Iya. 31:14 Tapi apa? Bukan hormat yang membuat mata 31:17 mereka menjadi 31:19 buta. Oleh karena itu, orang-orang yang 31:22 mempunyai hubungan darah di Mesir dengan 31:24 keluarga, dengan Rasul sallallahu alaihi 31:25 wasallam, mereka kebanyakannya tidak 31:29 menampakkan. Tidak menampakkan bahkan 31:31 tidak menonjolkan. 31:33 Contoh Syekh Abdul Halim Mahmud ya 31:35 dikenal mempunyai hubungan darat tapi 31:37 enggak pernah sama sekali 31:38 menyebut-nyebut hal tersebut. 31:41 termasuk di antaranya al Imam Abu Zah 31:43 setelah meninggal dunia baru orang tahu 31:45 dia mempunyai hubungan darah. Karena 31:46 apa? Mereka malu kalau sampai ya dikenal 31:50 mempunyai hubungan dengan Rasul tapi 31:52 perilakunya ya tidak apa lebih baik 31:55 dibandingkan orang lain. Jadi kita harus 31:58 ingat cinta kita kepada seseorang, 32:01 kepada sesuatu harus didasari cinta kita 32:04 kepada Allah dan cinta kita kepada Allah 32:06 dan Rasul-Nya harus lebih besar 32:08 dibandingkan kecintaan kita kepada yang 32:10 lain. Nah, di Indonesia kita 32:13 lihat banyak kiai, Gus, maupun habaib 32:16 yang berbuat kesalahan yang tidak benar 32:19 perbuatannya. Kemudian masyarakat di 32:22 bawah ini mengagung-agungkan mereka 32:24 secara berlebihan, bahkan membela 32:26 kesalahan mereka. 32:29 kita yang mengritisi hal-hal yang salah 32:31 malah disalahkan oleh masyarakat awam ya 32:35 yang cinta secara buta. Oleh karena itu, 32:40 awam atau masyarakat kalau menyaksikan 32:43 ulama kiai mereka melakukan kesalahan 32:46 jangan dibenarkan. Mereka mengatakan ini 32:49 ujian buat kita ini Gus, Kiai, maupun 32:51 habaib ini sebetulnya yang mereka 32:53 lakukan adalah perbuatan perbuatan yang 32:56 menjadi ujian buat kita cinta kita tidak 32:58 pada mereka. Hm. Yang salah yang 33:01 ditampakkan kita wajib 33:03 menyalahkan. Yang benar kita dukung. 33:05 Kalau dia cinta pada ulama yang 33:06 sebenarnya, cinta pada keluarga Rasul, 33:10 seharusnya di saat mereka melakukan yang 33:12 pernah dukung, 33:14 di saat mereka berbuat kesalahan, 33:15 ingatkan mereka. Ada orang mengatakan, 33:18 "Saya enggak enak, Ustaz, kalau 33:19 memberikan peringatan kepada mereka 33:21 kurang ajar apa tidak?" Tidak. Lihat 33:23 pada zaman Nabi, sahabat menegur sesama 33:26 mereka. Sebagai contoh, kita lihat 33:29 bagaimana Salman al-Farisi ketika 33:32 hatinya merasa tidak nyaman ya 33:35 menyaksikan sesuatu yang terjadi pada 33:37 Amirul Mukminin Umar bin Khattab 33:39 radhiallahu anhu. Dia mengatakan, "Hati 33:41 saya tidak nyaman. 33:44 Kita semua menerima bahagian bahan yang 33:47 sama. H. Tapi kenapa bahan kamu lebih 33:49 panjang? Ini Amirul Mukminin. Sayidina 33:52 Umar menjawab, "Ya Abdullah, coba jawab 33:55 Salman, dari mana saya dapatkan 33:57 kelebihan ini?" Ibnu Umar mengatakan, 34:00 "Karena saya lihat ayah saya tinggi, 34:02 pakaian yang diberikan atau bahan yang 34:03 diberikan tidak mencukupi untuk menutup 34:05 dengkulnya. Bahagiaan saya saya berikan 34:07 kepadanya." Hm. Langsung Salman 34:10 mengatakan, "Alan itma." H. Ketika 34:13 Sayidina Umar mengatakan, "Siapa yang 34:14 akan meluruskan saya di saat saya 34:16 bengkok?" Abu Dzar mengatakan, "Ana laka 34:19 sambil mengeluarkan pedang." Hm. 34:21 Sayidina Umar enggak marah sama sekali. 34:24 Abu Bakar ketika beliau diangkat sebagai 34:26 khalifah, dia 34:27 mengatakan, "Saya diangkat sebagai 34:30 pemimpin di tengah-tengah kalian dan 34:31 saya bukan orang yang terbaik. Di saat 34:34 saya benar, bantulah saya. Di saat saya 34:36 bengkok, luruskan saya." 34:39 Orang 34:40 yang orang yang orang yang kuat lemah di 34:44 hadapan saya sampai saya mengambil hak 34:47 orang yang teraniaya dari orang 34:48 tersebut, orang yang lemah, kuat di sisi 34:51 saya sampai saya mengambil haknya dari 34:52 orang-orang yang zalim. 34:54 Jadi kalau kita lihat pelajaran dari 34:56 Nabi, pelajaran dari sahabat Nabi dan 35:01 keluarganya beda dengan apa yang kita 35:03 saksikan pada saat ini. Karena cinta 35:05 buta, penghormatan yang buta malah 35:07 akhirnya menimbulkan kerusakan di sana 35:10 sini. Menimbulkan kerusakan. Kerusakan 35:12 di sana sini. Lihat bagaimana Nabi 35:15 mengatakan, "Walladzi nafsi biyadi." 35:19 demi yang jiwaku di tangan tangannya itu 35:21 demi Allah. 35:23 Fatim 35:26 Muhammad. Kalau putriku Fatimah mencuri, 35:29 aku tidak ragu-ragu motong tangan. Arti 35:31 hukum berjalan lurus bagaikan air 35:34 walaupun dalamnya berbeda, permukaannya 35:36 sama. Nah, kita tidak ingin menyebarkan 35:38 kerusakan, membiarkan kerusakan 35:41 terus-menerus. Jadi kalau ada seorang 35:44 habib, seorang Gus, seorang kiai berbuat 35:48 salah, maka dengan 35:50 sendirinya hukuman wajib 35:54 ditegakkan. Seorang awam, masyarakat 35:56 bawah, benar, dizalimi oleh orang-orang 35:59 yang kuat, yang punya asal-usul yang 36:00 mulia, wajib kita bela hati. H tidak 36:03 boleh kita berpangkutan. Jadi seorang 36:06 mempunyai hubungan dengan 36:08 rasul seharusnya perilakunya lebih baik 36:11 dari yang lain. Ada sebuah kisah itrus 36:15 thol dua 36:18 orang datang satu orang yang punya 36:22 hormat kepada 36:24 Habib. Dua-duanya orang berilmu nih. 36:28 Ketika yang satu dicium tangannya ya dia 36:31 langsung mencium tangannya kembali 36:32 sama-sama. 36:33 Yang satu dicium tangannya 36:35 dibiarkan. Begitu orang ini 36:37 pergi 36:40 yang membiarkan tangan dicium 36:42 mengatakan, "Kenapa kamu tidak tidak 36:44 biarkan dia cium tangan 36:46 kamu? Biarkan dia melakukan hal 36:48 tersebut." Dia mengatakan saya 36:51 malu. Dia mencium tangan saya bukan 36:53 karena saya, karena Rasulullah. 36:56 Lalu apa yang saya 36:58 lakukan demi Rasulullah untuk orang 37:00 tersebut? Apa yang saya berikan untuk 37:02 dia? 37:03 Dia berikan saya sesuatu hadiah karena 37:06 Rasul. Loh, apa yang saya berikan untuk 37:09 Rasul? Saya merasa malu. Ya, saya merasa 37:13 belum berbuat apa-apa, belum memberikan 37:16 apa-apa. Sedangkan kamu merasa kamu 37:19 dicium tangan kamu karena kamu. Kamu 37:22 dihormati karena Rasulullah. Maka 37:23 tunjukkan akhlak pekerti yang 37:26 baik. Untuk apa? Untuk betul-betul 37:29 membuktikan cinta kamu kepada Rasulullah 37:31 sallallahu alaihi wasallam. 37:33 Jadi ini harus diluruskan, harus 37:35 diperbaiki, dan harus diajarkan 37:37 masyarakat cinta kepada ulama, cinta 37:39 kepada kiai, cinta kepada Gus, cinta 37:42 kepada Habib, bukan cinta yang buta. 37:45 Tapi cinta yang mendidik dan meluruskan. 37:48 Cinta yang muncul dari rasa hormat kita 37:50 kepada Rasul dan cinta kita kepada 37:52 Allah. Hingga cinta semacam ini tidak 37:55 akan merusak, malah akan selalu 37:56 memperbaiki dan akhirnya habib-habibnya 37:59 akan menjaga diri mereka. Kiai dan 38:01 Gusnya juga akan menjaga diri mereka 38:03 mereka. Nah, kerusakan ini cukup lama 38:06 berlangsung. Padahal kalau kita kembali 38:08 kepada Kiai Hasyim Asy'ari dulu, beliau 38:10 seorang alim, seorang saleh, menjadi 38:13 pemimpin tapi tidak berbuat 38:16 macam-macam. Tapi yang di bawah dan saya 38:21 kebetulan ee kecil masa-masa kecil 38:24 bertemu dengan orang-orang yang alim 38:26 dari kalangan 38:29 habaib kita. bertemu dengan mereka, kita 38:31 cium tangan mereka karena dia tua dan 38:33 betul-betul terhormat akhlaknya. 38:35 Ditanya, "Siapa kamu?" "Siapa abah 38:37 kamu?" "Fulan bin Fulan." "Duduk di 38:39 samping dia. Sebelum dia makan, dia 38:42 berikan makan kepada kita." He. Dia sapa 38:44 kita dengan lemah lembut ya. Dia usap 38:47 kepala kita, dia doakan kita. Beda 38:50 akhlak habaib yang dulu yang hafiz Quran 38:52 dengan habib 38:54 sekarang. Dulu kita lihat akhlak mereka, 38:57 bicaranya selalu mengingatkan kita 38:58 bertakwa. 39:00 untuk menjaga diri kita, mendoakan kita 39:02 sampai kita cucikan tangan dia setelah 39:04 makan dia selalu usap kepada doakan 39:06 kita. Hm. Kalau sekarang orang 39:08 memberikan tangan tanpa melihat 39:11 orang ini sebuah apa namanya? Sebuah 39:14 keadaan yang betul-betul amat-amat 39:17 menyijikkan. Bukan hormat kepada Rasul H 39:19 tapi sebetulnya menjadikan dirinya wali 39:22 iyadubillah thahut-tahut yang disembah 39:25 selain Allah Subhanahu wa taala. 39:26 Naubillah. Ini 39:28 merupakan ee nasihat yang kita harapkan 39:32 mudah-mudahan kita bisa menjadi contoh 39:34 di tengah-tengah kita. Begitu juga nih 39:36 pejuang-pejuang rasil. Kita berharap 39:38 akhlak mereka lebih baik daripada orang 39:39 lain. Betul ya? Sehingga menjadi contoh 39:41 di tengah-tengah lingkungan kita 39:43 semuanya. Baik, Ustaz. Nih banyak yang 39:46 masuk pertanyaannya Ustaz. Belum sempat 39:48 kita bacakan. Mungkin ee saya gabungkan 39:50 nih beberapa pertanyaan yang senada 39:52 terkait ee rumah tangga, Ustaz. 39:54 permasalahan dalam rumah tangga dari 39:56 hamba Allah. Ustaz, bagaimana cara 39:59 menyembuhkan, membangkitkan mental yang 40:02 terpuruk banget? Katanya, masalahnya 40:04 suami terus terang dengan kemaksiatannya 40:08 dan setelah itu istri mati rasa. Untuk 40:11 bangkit lagi sulit karena hati ee luka 40:15 dan teramat luka. Membangun rumah tangga 40:18 dari nol dan alhamdulillah sampai 40:20 sekarang tetap seperti biasa saja. 40:23 sampai kesimpulannya istri istrinya si 40:25 suami diminta ee menikah lagi. 40:28 Kesimpulan istrinya, oh gitu. Sampai 40:31 kesimpulan istrinya koma mungkin ya, si 40:33 suami itu ee diminta menikah lagi. Dan 40:37 menurut si istri itu jalan terbaik. 40:39 Sukron, mohon ee solusinya, Ustaz. Ee 40:42 istri sudah berusaha sekuat-kuatnya tapi 40:45 masih mati rasa dan memberi kesimpulan 40:48 yang sama seiring berjalannya waktu. 40:51 Saya ee bacakan satu pertanyaan kembali 40:54 terkait ee permasalahan dari rumah 40:56 tangga. Ustaz, bagaimana ketentuan 40:58 tentang pisah ranjang sebelum diucapkan 41:01 talak tiga? Sesungguhnya masih ingin 41:04 mempertahankan tapi karena emosi dalam 41:07 pertengkaran terucap kata cerai. Sahkah 41:10 ucapan tersebut karena dipengaruhi rasa 41:12 emosi? Haruskah pisah ranjang ee suami 41:17 harus meninggalkan rumah dan berapa lama 41:20 waktunya? Jika sudah ditempuh, saya atau 41:23 istri baru bisa memutuskan mau ditalak 41:25 dengan pertimbangan matang? Itu maksud 41:28 saya, Ustaz. Ini dua pertanyaan dari 41:29 hamba Allah, 41:34 Ustaz. Menjawab pertanyaan yang pertama. 41:38 Seorang istri mati rasa karena suaminya 41:42 selalu berbuat maksiat. Maksiat. 41:45 Kalau suaminya gemar melakukan perbuatan 41:48 zina dan tidak bertobat dari perbuatan 41:53 tersebut, ini kan menimbulkan efek-efek 41:56 negatif bagi istrinya ya, bagi rumah 42:00 tangganya. Dan perbuatan zina ini 42:03 merupakan perbuatan yang keji dan jalan 42:06 yang salah. 42:09 Maka dalam kondisi seperti ini saya 42:12 mengingatkan kepada wanita bila suaminya 42:15 penzina tidak bertobat dari kelakuannya 42:18 maka 42:20 istri berpisah dari 42:23 suaminya. Jangan bersama seorang 42:25 laki-laki berzina. 42:28 Allah Subhanahu wa taala mengatakan, 42:29 "Albitatu lilitin wal khituna 42:37 lilitatibatu." Begitu juga Allah 42:39 berfirman, "Azani laqihu illa zaniatan 42:43 musyrik." Seorang pria 42:46 penzina tidak akan menikahi kecuali 42:48 wanita penzina serupa dengan dirinya 42:50 atau wanita 42:52 musyrik. Wazaniatu laqihuha illain 42:56 musyrik. Wanita penzina ya dengan 43:00 sendirinya apa? Hatinya juga tidak 43:02 condong kecuali dengan pria 43:04 penzina seperti dirinya atau pria 43:07 musyrik. Jadi kalau ada laki-laki 43:11 penzina dia berumah tangga dengan 43:13 seorang wanita, seorang wanita bisa 43:15 menerima ya menghadapi semua ini. 43:19 Khawatir gak kira-kira dia tergolong 43:20 kalau bukan wanita penzina sebagai 43:22 wanita musyrik? 43:25 Jadi sebaiknya wanita ini memohon untuk 43:29 berpisah kecuali kalau suaminya 43:31 bertobat, berjanji dan terbukti tidak 43:34 mengulangi 43:35 perbuatannya. Jadi jangan perzinaan 43:37 dianggap sepele. Ini merupakan dosa 43:41 besar. Dan kalau dia meninggal dunia 43:43 tidak bertobat, dia mati dalam keadaan 43:46 suul khatimah. Bahkan Allah menyebutkan 43:49 dalam suratul furqan, dia akan kekal di 43:52 dalamnya untuk selama-lamanya. 43:55 Wallina maahihan ak 44:00 wsallahu illa bilhaq wnun wfalika 44:06 yalqama. Barang siapa yang melakukan 44:11 perbuatan tersebut baik itu syirik, 44:14 membunuh orang atau berzina ya dia akan 44:17 menghadapi balasan dosanya. Bahkan apa? 44:21 fi Muhammad dia kekal dalam keadaan hina 44:25 dalam siksa dan 44:27 anak. Jadi bukan hal yang sepele. Jadi 44:30 seorang wanita baik-baik ya, wanita 44:33 saleh yang tidak menyukai perbuatan 44:34 semacam ini. Kalau laki punya kebiasaan 44:37 berzina, tidak bertobat, maka sebaiknya 44:42 ibu menarik diri. 44:44 Ibu bisa memulai hidup baru dengan pria 44:46 baik yang 44:47 saleh atau ibu merasa sudah cukup tidak 44:51 perlu lagi berumah tangga mengurus anak 44:53 beribadah kepada Allah daripada 44:55 mendampingi pria semacam 44:58 ini. Kalau seandainya bukan melakukan 45:00 perzinaan ya arti perbuatan-perbuatan 45:03 yang tidak termasuk dalam kategori 45:06 perzinaan dia juga mendirikan salat ya 45:10 maka si bisa bersabar. 45:13 Kemudian kalau seandainya ya ibu 45:17 merasa 45:18 ee mungkin dia perlu menikah lagi dengan 45:21 wanita lain itu kembali kepada pilihan 45:23 Ibu. Biasanya wanita kalau suaminya 45:26 baik, dia tidak akan berbagi. Hm. Tapi 45:28 kalau suaminya ya ee tidak 45:32 baik, dia berbagi dengan orang lain 45:34 dengan harapan biar orang lain juga 45:36 merasakan apa yang dirasakan dirinya. 45:39 Jadi, Ibu kalau seandainya suami ibu 45:41 melakukan perbuatan-perbuatan zina tidak 45:43 bertobat, jadi kebiasaan buat dia ibu 45:46 hendaknya menuntut untuk berpisah dari 45:49 pria semacam ini. Begitu juga kalau 45:51 seandainya suami ibu tidak mengerjakan 45:53 salat yang merupakan tiang is Islam. Dia 45:56 tidak mengerjakan salat, menyepelekan, 45:59 mengabaikannya. Pria semacam ini tidak 46:01 layak bagi menjadi suami bagi 46:03 wanita-wanita beriman kecuali kalau dia 46:05 bertobat memperbaiki dirinya. 46:08 Ada apa pertanyaan yang kedua tadi? Apa 46:11 lagi? Mengenai pisah ranjang, Ustaz, 46:14 sebelum diucapkan talak yang ketiga? Ini 46:16 seringkiali kita lihat 46:18 ya, suami istri ribut kemudian dengan 46:22 mudah mengucapkan kata-kata 46:25 cerai. Apalagi dengan sebuah 46:29 riwayat. Salatun jidduhunna jidun wa 46:32 hazluhunna hazlun. Ada tiga hal. 46:36 seriusnya memang serius sampai guyonnya 46:39 pun serius yaitu apa? annikah ya 46:46 kemudian warajah nikah rajah dan h 46:51 padahal Allah dalam Quran dengan tegas 46:53 mengatakan la 46:55 yuakukumullahu 46:56 fiikum wakin 47:00 yakidukumabatubukum yang main-main itu 47:03 tidak dikenakan sanksi ya tidak 47:06 menjatuhkan sanksi kecuali yang serius 47:08 keluar dari hati 47:10 kita begitu juga Dalam suratul maidah 47:16 yakukumullahwiikumakukum 47:18 bimaqumul. Kalau ayat yang pertama tadi 47:22 bicara sebelum apa? Sebelum bicara 47:25 mengenai kasus ila dan perceraian. He 47:29 bahkan Allah mengatakan wala 47:31 tajalullahatanikum. Jangan kalian 47:33 jadikan Allah sebagai apa? Sebagai urbah 47:36 sasaran dari sumpah kalian. 47:37 Sebentar-sebentar kalian bersumpah. Lalu 47:40 Allah sebutkan, "Allah tidak akan 47:42 menghukum sumpah kalian yang tidak 47:44 keluar dari hati kalian." Arti tidak 47:46 menjatuhkan 47:48 konsekuensi kecuali yang keluar dari 47:50 hati. Jadi kalau seorang laki-laki emosi 47:54 mengatakan kepada istrinya, "Saya 47:55 ceraikan 47:57 kamu," tidak serta-merta jatuh. Kalau 48:00 kita membaca surah 48:03 at-Talaq, Allah Subhanahu wa taala 48:05 sebutkan bahkan perintahkan Nabi untuk 48:08 menjadi pengawas dan pengontrol. 48:11 Bismillahirrahmanirrahim. Ya ayyuhan 48:18 nabi. Wahai Nabi. Kemudian bicara kepada 48:21 umatnya. Berarti Nabi di sini menjadi 48:24 pengawas terhadap apa yang dilakukan 48:27 umatnya. Kalau kalian wahai kaum 48:29 muslimin akan menceraikan istri kalian, 48:33 kalian harus menjatuhkan cerai pada saat 48:36 wanita ini bisa memulai 48:38 [Musik] 48:39 idahnya. Itu perintah Allah. H berarti 48:43 al-amru di sini ee al-ibahah bisyar 48:47 dibolehkannya untuk apa? Menjatuhkan 48:49 cerai dan sahnya itu dengan syarat 48:52 dijatuhkan pada saat si wanita dapat 48:54 memulai idahnya. 48:56 Wanita kalau dalam keadaan haid bisa 48:58 enggak mulai dah? Enggak bisa. H. Wanita 49:03 kalau suci berapa hari sebelumnya sudah 49:06 digauli, enggak boleh kita ceraikan. 49:09 Pada saat dia suci bersih sebelum 49:12 digauli, baru kita dibolehkan 49:14 menjatuhkan cerai pada saat 49:16 tersebut. Oleh karena itu, ketika 49:18 Sayidina Umar bin Khattab Radhiallahu 49:20 anhu datang kepada Rasulullah mengadukan 49:24 putranya Ibnu Umar. 49:26 dibawa bersama-sama bahwa dia ceraikan 49:28 istrinya pada saat haid. Rasulullah 49:31 katakan mur Abdullah ibn Umar bilang 49:34 sama Ibnu Umar falurajiha tarik kembali 49:37 cerainya belum berlangsung itu. Kemudian 49:40 tunggu sampai dia suci haid suci pada 49:44 saat suci baru dia ceraikan istrinya 49:48 kalau dia mau 49:49 menceraikan. Bukan terbawa emosi. Cerai 49:53 ribut-ribut cerai ya. gara-gara masalah 49:57 anak, emosi, cek, ini enggak 49:59 benar. Oleh karena itu, kita harus jaga 50:02 rumah tangga kita. Sebagaimana perintah 50:05 Allah, kalau kalian ingin menceraikan 50:07 istri kalian, ceraikan pada saat mereka 50:10 dapat memulai indah mereka. Ini perintah 50:13 dari Allah. Dan perintah di sini dengan 50:16 syarat yang Allah sebutkan. Kalau satu 50:19 hukum syaratnya tidak terpenuhi, maka 50:21 hukumnya enggak sah. H. Tapi yang 50:24 heran berlaku di fikih sekarang 50:26 ini talak terbagi dua, talak sunah sama 50:29 bidah. Tolak sunah itu yang dijatuhkan 50:32 pada 50:33 saat ee dibolehkan untuk diceraikan itu 50:36 pada saat suci sebelum 50:39 dia. Adapun talak bidah, talak yang 50:43 dijatuhkan pada saat belum waktunya yang 50:47 dibolehkan itu pada saat haid, pada saat 50:50 suci sehabis digauli. Hm. Heran kok 50:53 bidah bisa sah. Ketika bidah itu balah. 50:57 Tapi pada masalah ini mereka mengatakan 51:00 sah cerainya walaupun haram hukumnya. 51:02 He. Kalau orang salat sebelum waktunya 51:05 sah 51:06 enggak? Sebelum waktu subuh dia salat 51:08 enggak sah salat. He. Sebelum waktu 51:11 zuhur dia salat jam 11.00 siang. Sah 51:12 enggak? Enggak. Begitu juga. Belum 51:14 waktunya yang dibolehkan wanita untuk 51:16 diceraikan. Diceraikan kok dianggap sah. 51:18 Hm. 51:21 Cuma bidah. Ini betul-betul merupakan 51:24 sikap pendapat yang mempermainkan 51:26 ayat-ayat Allah Subhanahu wa taala. 51:29 Padahal tujuan Allah supaya laki-laki 51:31 ini 51:32 berpikir, perempuan juga berpikir. 51:34 Jangan pada saat lagi marah, meledak, 51:37 dia jatuhkan cerai pada istrinya. Ada 51:39 sebuah kisah menarik. Satu orang datang 51:41 ke rumah saya, 51:43 "Ustaz, saya ini baru menikah bersama 51:46 istri saya belum lama." 51:49 Akhirnya kita ribut berapa hari 51:50 kemudian. Begitu ribut maklum kita ini 51:53 pengantar, Ustaz. Masih belum punya 51:55 pengalaman saya keluarkan kata 51:59 cerai. Orang tua saya belum tahu. Takut 52:03 kalau mereka tahu mereka akan marah 52:04 kepada saya. Jadi akhirnya kita tinggal 52:07 sekamar tapi bisa ranjang. Sudah berapa 52:10 lama? Mungkin 3 bulan. Allahu Akbar. 52:13 Saya bingung, Ustaz. 52:15 Bagaimana apa saya harus mulai kawin 52:18 lagi? 52:19 Saya bilang, "Waktu kamu 52:21 ceraikan istri kamu suci apa tidak?" Di 52:24 matak suci. Sebelumnya kamu bergaul gak? 52:27 Sudah bergaul, Ustaz. Enggak sah 52:31 ceream. Kalau istri kamu dalam keadaan 52:34 haid pun tidak sah cerai kamu. Ini Quran 52:35 yang bicara, bukan manusia. 52:39 Jadi sebetulnya selama ini kamu belum 52:40 bercerai dan kamu enggak perlu menikah 52:42 lagi. Dia mengatakan, "Ya Allah, 3 bulan 52:45 kita pisah ranjang padahal kita 52:46 pengantan baru. Kita anggap sudah 52:48 bercerai bercerai. Jadi kamu enggak usah 52:50 cerita semua orang kamu bergaul kembali 52:52 dengan istri kamu. Besok jangan kalau 52:55 emos keluar kata seperti ini. 52:58 Lalu setelah itu apa? Fatquuna 53:01 liiddatihin wahsul iddah. Hitung waktu 53:03 iddahnya dengan betul. Bukan hanya 53:06 begitu. La tukhrijunna min buyutihim w 53:09 yakujna illa bifahis mubayah. Begitu 53:12 kamu keluarkan kata cerai yang kamu 53:14 jatuhkan pada waktunya, katakan pada 53:16 saat suci sebelum digauli, kamu enggak 53:18 boleh usir dia. He tinggal di rumah 53:20 bersama 53:21 kamu. Pisah kamarlah ya. Tapi kamu 53:24 enggak boleh usir dia karena status kamu 53:27 masih suami 53:28 istri. Kalau kamu mau balik tidak perlu 53:31 penghulu, tidak perlu manggil orang tua. 53:33 Kalau kamu mau balik, tinggal bilang 53:35 saya menyesal. Saya ingin kembali 53:37 bersama kamu. Rujuk bisa berhubungan 53:39 langsung tanpa harus memulai pernikahan 53:43 ulang. Itu rahmat Allah yang ingin 53:45 menjaga mereka. Setelah mengucapkan kata 53:48 cerai diberikan kesempatan selama kurang 53:49 lebih 3 53:51 bulan. Kalau dia wanita yang punya 53:53 kebiasaan datang bulan tiga kali suci 53:56 dan haid. Tiga kali suci dan haid. Dan 53:58 haid. Suci haid. Suci haid. Suci haid. 54:01 Begitu haid yang ketiga berakhir baru 54:03 berakhir indahnya. 54:07 Jadi betul-betul indah, luar biasa. 54:10 Begitu diceraikan pada waktunya, tunggu 54:13 sampai kurang lebih 3 bulan. Apakah 54:15 betul si laki-laki mau berpisah? Apakah 54:18 betul si perempuan sudah betul-betik 54:20 tidak akan mungkin kembali 54:21 lagi. Insyaallah kalau betul-betul apa? 54:25 betul-betul persoalannya bukan persoalan 54:27 yang betul-betul amat-amat genting. 54:31 Mereka akan balik lagi. H. Ketika saya 54:33 bacakan surah ini di hadapan seorang 54:35 wanita ya yang sudah bercerai cukup lama 54:38 sama 54:39 suaminya. Dia bilang, "Ustadz, kalau 54:41 saya tahu surat ini enggak mungkin saya 54:43 bercerai sama suami saya. kita betul 54:45 pada permulaannya kita emosi, 54:47 marah-marah, lalu suami pulangkan saya 54:49 ke rumah k enggak boleh ketemu lagi. Itu 54:53 yang mengakibatkan akhirnya walaupun 54:54 hati sama mau sama-sama mau balik tapi 54:57 karena kendala-kendala yang dibuat yang 54:59 jauh dari ajaran Allah, akhirnya kita 55:01 tidak kembali lagi. Padahal mereka punya 55:03 anak beberapa 55:05 anak. Akhirnya si ibu enggak menikah 55:07 lagi sampai wafat, suami juga penuh 55:11 penyesalan. 55:13 Jadi ingat bahwa cerai 55:15 itu baru berlaku apabila dijatuhkan pada 55:20 waktu yang dibolehkan oleh Allah itu 55:22 waktu suci sebelum digauli atau waktu 55:26 hamil yang jelas kehamilannya. Hm. Itu 55:28 dibolehkan. Tapi masa idahnya panjang. 55:30 Kalau pada bulan pertama diceraikan, 55:32 masa idahnya sampai 8 bulan. sampai dia 55:35 melahirkan anak baru idahnya berakhir. 55:38 Kalau sebelum itu dia balik tanpa harus 55:40 pernikahan ulang. Artinya Allah mudahkan 55:43 pernikahan, mudahkan rujuk, sedangkan 55:45 cerai dipersulit. Iya. Kalau kita 55:47 sekarang lebih gampang atau lebih 55:49 menggampangkan cerai dari pernikahan. 55:52 Iya. Orang melacur digampangkan 55:54 sedangkan berumah tangga dipersulit. 55:56 Kenapa? 55:58 Jadi kita harapkan insyaallah Kang Rizal 56:00 mudah-mudahan dialog kita pagi ini 56:01 bermanfaat insyaallah dan menjadi ee 56:04 bekal buat kita karena melaksanakan 56:06 amanat Allah Subhanahu wa taala dan 56:09 mudah-mudahan bukan keluar dari hati 56:11 yang riak atau hati yang berisikan 56:14 kebencian-kedengkian tapi hati yang 56:16 mengharapkan rida Allah dan Allah 56:17 menerima amal kita semua. 56:19 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 56:22 ilahailla anta astagfiruka waubuik walum 56:25 wasalamualaikum warahmatullah. 56:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:29 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Husein 56:31 Alatas atas dialog ee tanya jawab di 56:34 pagi hari ini nih. Terima kasih juga 56:37 kepada Iwan Ahwat yang sudah mengirimkan 56:39 pertanyaannya. Mohon maaf yang belum 56:41 sempat kita bacakan. Nanti di pertemuan 56:42 selanjutnya insyaallah Ustaz kita 56:44 bacakan ya. seperti dari Ibu Azraf, 56:46 kemudian Ibu Ijah, Pak Dimas, dan masih 56:51 ada beberapa WA lainnya yang tidak 56:52 menyebutkan namanya nih ya. Terima kasih 56:55 dan Iwanawat. Semoga kita dapat memetik 56:57 pelajaran dan hikmah dari 56:59 jawaban-jawaban penjelasan dari Ustaz 57:01 Husin di kesempatan pagi hari ini. Kita 57:03 akhiri subhanakallahika asadu alla 57:05 ilahailla anta astagfir billahi taufik 57:07 wal hiidayah. Wasalamualaikum 57:09 warahmatullahi wabarakatuh.