Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 Bismillah, 0:17 audzubillahiminasyaitonirojim, 0:18 bismillahirohmanirohim. 0:20 Assalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. 0:26 Alhamdulillah. 0:28 Nahmaduhu wanastainu wanastagfiruhu. 0:30 Wanaudzubillahiminsyururi anfusina 0:32 waminsyayati amalina. 0:34 Mayahdillahu fala mudillalah wamayyudlil 0:36 fala hadiyalah. Asyhadu anla ilaha 0:38 illallah wahdahu la syarikalah. 0:41 Waasyhadu anna Muhammadan abduhu 0:42 warasuluhu sallallahu alaihi wa alihi wa 0:45 ashabihi wasallam. 0:49 Sehat, Pak? 0:50 Bu? 0:52 Kantong sehat? 0:58 Nih, 0:59 saya dikasih judulnya ngenyek nih. 1:03 Dewa mencari Tuhan. 1:07 Ini dari sisi manapun pusing sudah. 1:14 Tak kenal maka? 1:17 Taaruf, main sayang-sayang aja. 1:20 Tak kenal maka taaruf. Dari nama 1:25 udah ketahuan orang mana. 1:27 Alhamdulillah. 1:29 Saya bukan mualaf. 1:30 Saya mantan mualaf. 1:34 Karena mualaf itu buat satu hari, dua 1:36 hari, ya mualaf. Habis itu ya orang 1:39 muslim. 1:41 Saya juga 1:43 saya tidak pernah masuk Islam. 1:46 Jadi yang betul kembali ke Islam. 1:50 Karena fitrahnya manusia adalah 1:52 Islam. 1:54 Al-Hajj 78. 1:55 Allah menyebut kalian umat Islam sejak 1:59 dahulu. 2:02 Kata Allah. 2:04 Saya waktu 20 menit saya pakai 2:06 semaksimal mungkin. 2:10 Insya Allah juga tidak berbahaya karena 2:12 saya capek dikejar polisi hanya 2:15 gara-gara 2:16 saya bilang 2:18 Islam 2:20 dan Rasulullah sallallahu alaihi 2:22 wasallam ada di semua agama, ada di 2:26 semua kitab suci. 2:32 Karena apa? Karena Rasulullah sallallahu 2:33 alaihi wasallam adalah penghulunya para 2:36 nabi. 2:37 Di akhir zaman semua agama memberitakan 2:41 bahkan pada saat zaman nabi sekalipun 2:45 saudara-saudara kita yang beragama 2:48 eh 2:48 Nasarah 2:51 mendengar ciri-cirinya sudah tahu ah 2:55 ini yang kita tunggu-tunggu. 3:00 Akhirnya datang dan sama seperti apa 3:02 yang ada di agama saya terdahulu Hindu. 3:07 Ini laptop ada dua pakai yang mana nih? 3:11 Oh, oke. 3:17 Nanti saya kasih kuis pertanyaan yang 3:20 bisa jawab dapat laptop ini ya. 3:22 Ya, enggak apa-apa saya kasih bukan 3:24 punya saya soalnya. 3:27 Bismillah. 3:32 Saya besar di Bali, lahir di Bali. 3:38 Orang di Bali itu 3:41 memang mayoritas adalah beragama Hindu 3:45 tapi 3:47 selalu 3:49 disebutkan terangkai. 3:51 Maksudnya terangkai itu gimana? 3:53 Hindu Bali. 3:55 Pasti selalu disebutnya seperti itu. 3:59 Saya awal awalnya hanya ingin mengetahui 4:03 atau belajar, ya kan? 4:06 Kehidupan saya cuman cuman 4:10 kehidupan dunia 4:12 tanpa berpikir tentang Allah, apalagi 4:16 Tuhan maksudnya, berpikir tentang Tuhan 4:18 apalagi tentang agama. 4:20 Enggak pernah berpikir ke sana. 4:22 Tapi 4:23 selama hidup kok ada yang kosong. 4:28 Apa yang kosong? 4:31 Ternyata saya belum kenal Tuhan. 4:34 Berhubung agama saya waktu itu 4:38 Al Kafirun, nah. 4:40 Akhirnya cari tahu sesuai dengan agama 4:43 saya. 4:46 Apa itu 4:48 Tuhan? 4:50 Ternyata 4:52 ini luar biasa ya, seorang 4:55 seorang profesor 4:58 bidang 5:00 eee 5:01 kitab suci Weda. 5:03 Salah satu pendiri 5:07 universitas 5:10 ilmiah Weda 5:12 terbesar tertua di dunia. 5:17 Dan ada di India. 5:20 Bukan di Tambun, tapi di India. 5:23 Namanya 5:25 Fight Parkas. 5:27 Sering disebut Pandit. 5:30 Ini buku yang pertama saya punya. 5:34 Mungkin kalau kelihatan di layar terlalu 5:36 kecil, saya ambil singkat-singkat saja 5:38 karena waktunya terbatas. 5:40 Fight Parkas 5:43 itu bukunya tahun 18, eh sori, 1920-an, 5:46 kurang lebih. 5:51 Dan buku itu sudah tidak beredar lagi. 5:54 Saya punya satu waktu itu dipinjam, 5:56 entah di mana, Allahu alam bisawab, 5:58 sekarang buku itu di mana. Mudah-mudahan 6:00 sih 6:02 bisa jadi banyak pelajaran buat 6:05 teman-teman yang lain. 6:07 Jadi, sekedar informasi, 6:11 umat Hindu ini menunggu satu sosok. 6:16 Karena kan 6:17 kita tahu semua ya, kalau pelajaran 6:19 agama Hindu di sekolah 6:22 eh, umum, ini kan sedikit, 6:25 tidak banyak. 6:28 Ada satu yang ditunggu oleh umat Hindu 6:30 sedunia. 6:32 Apa itu? Kalki Awatara. 6:39 Dalam kitab Weda, Kalki Awatara turun 10 6:42 kali dalam empat zaman. 6:48 Dan yang ditunggu adalah yang ke-10. Ah, 6:52 sori, salah. 6:53 Eh, sembilan. Yang ditunggu adalah yang 6:56 kesembilan. 6:58 Yang mereka tunggu, yang saat ini 6:59 tunggu, yang kesembilan. 7:05 Sudah delapan kali Kalki Awatara turun 7:08 ke dunia. Apa itu Kalki Awatara? Kalki 7:10 Awatara itu adalah penjelmaan Tuhan, 7:14 atau bahasa orang Hindu di Weda itu 7:16 penjelmaan Wisnu 7:18 turun ke dunia. 7:21 Untuk apa? Untuk menyelamatkan dunia. 7:27 Dan dia akan datang pada zaman Kaliyuga. 7:32 Namanya begitu. 7:34 Zaman Kaliyuga. Apa zaman Kaliyuga? 7:36 Zaman di mana banyak peperangan, banyak 7:40 bencana, 7:42 banyak fitnah, 7:44 dia akan lahir. Bagi umat Hindu, 7:48 dia belum datang. 7:50 Bagi umat Hindu. 7:52 Tapi di bukunya Ved Parkash mengatakan, 7:56 dia sudah datang. 7:58 Dan yang dimaksud siapa? 8:00 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 8:04 Apa artinya Kalki Awatara? Kalki Awatara 8:07 adalah artinya itu utusan terakhir. 8:11 Dan Kalki Awatara punya nama dalam kitab 8:14 Hindu, nama Kalki Awatara adalah 8:16 Narasangsa. 8:18 Narasangsa artinya yang terpuji. 8:21 Apa ciri-cirinya? Ciri-cirinya lahir di 8:25 bulan Mahdab. 8:28 Kalau di Hindu, artinya itu bulan 8:31 ketiga. 8:33 Mahdab. 8:36 Tidak disusui oleh ibu kandungnya. 8:41 Berperang dengan empat sahabatnya. 8:45 Berbekal pedang dan panah. 8:49 Tidak mengunci rambutnya. Kenapa 8:51 diciri-cirikan tidak mengunci rambutnya? 8:54 Karena 8:56 Resi, kalau di India itu kalau kita 8:58 kenal nabi, rasul, kalau di India di 9:01 Hindu itu kita kenal resi, resi atau 9:03 maharesi. 9:05 Resi itu 9:07 tidak eh rambutnya selalu atau harus 9:10 dikuncir. 9:12 Dibiarkan panjang tapi dikuncir. 9:17 Dan Kalki Awatara ciri-cirinya tidak 9:19 mengunci rambutnya dan 9:24 memelihara janggutnya. 9:28 Mereka beribadah dengan cara dipanggil. 9:36 Pergi dari kota kelahirannya kemudian 9:38 kembali lagi ke kota kelahirannya. 9:42 Dan Tuhan menghadiahi Kalki Awatara 9:46 kendaraan tercepat. 9:50 Saya mau enggak mau bacain ininya, saya 9:52 coba ambil gambarnya. 9:55 Kalau saya ketik di sini 10:00 Kalki Awat 10:06 Ini Kalki Awatara. 10:08 Kelihatan di monitor? 10:09 Kalau saya klik gambar 10:13 kelihatan enggak gambarnya? 10:18 Kuda putih, pakai pedang, terus di bahu 10:21 atau di pundaknya selalu panah. 10:24 Dan harus kuda putih. Jadi tidak ada 10:27 pernah penggambaran 10:30 Kalki Awatara dengan kendaraan selain 10:33 kuda putih. 10:42 Ini awal saya 10:44 belajar tentang agama saya. 10:49 Kemudian saya melihat 10:51 waktu itu saya di asrama, semuanya 10:54 beragama Hindu. 10:55 Ya karena di negara lain gitu ya, kan 10:57 kepinginnya jalan-jalan. "Eh, kita 10:59 jalan-jalan yuk ke mana?" gitu. 11:01 Selalu ngajakin saya, "Yuk, 11:02 jalan-jalan." Nah, terbiasa saya di 11:06 budaya saya di Bali itu ada namanya 11:09 Trisandya. 11:10 Bur bhuwah swah tat savitur varenyam 11:12 bhargo devasya dhimahi dhiyo yo nah 11:13 prachodayat. Jadi ibadah itu dalam tiga 11:17 waktu, jam 06.00 pagi, jam 12.00 siang, 11:20 jam 06.00 sore. Kita kenal dengan nama 11:23 Trisandya. 11:26 Tiga 11:27 peribadatan, tiga kali peribadatan. 11:32 Mereka ngajak sore, yuk jalan-jalan. 11:36 Saya bilang, entar dulu. 11:38 Saya ibadah dulu, nanti habis ibadah, ah 11:41 baru kita jalan-jalan. Sudah gitu saya 11:43 sembahyang, ibadah. 11:46 Selesai ibadah mereka tanya. 11:48 Kamu ngapain? Saya bilang, saya berdoa, 11:51 saya ibadah. Mereka nanya lagi, ibadah 11:54 apa itu? 11:55 Saya bilang, ibadah Hindu. 11:58 Terus teman saya bilang, kami ini Hindu 12:00 semua. 12:02 Karena macam-macam ada yang dari Sri 12:03 Lanka, ada yang dari Bangladesh, ada 12:05 yang dari Nepal, banyak. 12:07 Kami ini Hindu semua, tapi enggak ibadah 12:10 kayak kamu, katanya. Bingung enggak? 12:13 Ini kan Cibubur ya, saya tinggal di 12:14 Bekasi. Informasi penting, Pak. 12:17 Di Bekasi salat Zuhur empat rakaat. 12:22 Jadi bukan gara-gara Bekasi panas tuh 12:24 dikurangin jadi dua rakaat gitu, enggak. 12:27 Sama dan bahasa Arab. 12:32 Enggak ada saya dengar di Jogja itu, 12:34 walet dolin, 12:36 injil, enggak ada. Amin semua. 12:38 Sama. 12:39 Saya berpikir gini. 12:43 Kalau agama dari Tuhan, 12:46 kenapa berbeda? 12:51 Bapak Ibu sekalian, 12:52 tahu tidak Hindu dari mana? 12:55 Rahasia umum nih, Hindu dari mana? 12:58 India. 12:59 Coba sebutkan hari raya Hindu yang ada 13:02 di Indonesia. 13:06 Galungan. 13:07 Nyepi. 13:10 Waisak Buddha. 13:13 Kuningan. 13:14 Rasulullah Said, apa lagi? 13:19 Ada sekitar 30-an. 13:22 Tapi semua hari raya Hindu yang ada di 13:24 Indonesia tidak ada satu pun yang 13:27 dirayakan di India. 13:30 Dan tidak ada hari raya Hindu di India 13:33 yang dirayakan di Bali. 13:36 Jangankan Bali dengan India, jauh. Bali 13:39 dengan Tengger, Jawa Timur, dekat tuh. 13:42 Beda. 13:43 Bali Hindu yang ada di Bali dengan Hindu 13:46 yang ada di Jawa Tengah, Hindu yang di 13:47 Lampung, Hindu yang di ee ee ee ee 13:51 Banjarmasin, Hindu yang ada di 13:54 Samarinda, Balikpapan, beda semua. 13:58 Saya logika gini, satu kelas 14:02 banyak siswanya 14:04 dikasih pertanyaan satu, dikasih soal 14:07 satu. 14:09 Tapi setiap siswa jawabnya beda-beda, 14:11 suka-suka dia saja. 14:13 Kira-kira yang benar yang mana, yang 14:16 lulus yang mana? 14:21 Itu berbeda dengan Islam. 14:24 Umat Hindu, rata-rata umat Hindu tidak 14:26 boleh baca kitab sucinya. 14:31 Enggak boleh. 14:32 Kecuali dia sedang belajar atau menuntut 14:34 ilmu tentang 14:36 Weda. 14:37 Kalau umat Islam, sama tidak? 14:40 Sama tidak? 14:43 Sama. 14:44 Kalau umat Hindu tidak boleh baca kitab 14:47 sucinya, kalau umat Islam kitab sucinya 14:49 banyak tapi enggak dibaca. 14:55 Dikasih tahu sama ustaznya one day one 14:58 juz, 15:00 "Wah, kebanyakan, Ustaz." Baca WhatsApp 15:02 lima juz dia. 15:17 Saya kalau 15:20 ee ngisi kajian atau bicara seperti ini 15:22 saya selalu dengan, ayo teman-teman 15:24 keluarkan handphone-nya. 15:26 Yang punya kuota aja, yang enggak punya 15:28 simpan. Jangan bikin malu. Ayo keluarin 15:30 kuotanya, bisa googling. Ayo kita 15:31 belajar sama-sama. Karena apa? Handphone 15:33 kita lebih pintar dibandingkan 15:35 kita. 15:38 Hafal Quran dihafal enggak hafal-hafal. 15:41 HP hafal dia. 15:43 Bahkan dengan tafsirnya, dengan 15:45 kitab-kitab hadisnya hafal semua. 15:47 Ini yang Bapak Ibu sekalian lihat di 15:49 monitor, ini aksara Tuhan dalam agama 15:52 Hindu. 15:54 Ini aksara Tuhan. Jadi kalau ada rumah 15:56 orang ada gambar begini, itu aksara 16:00 Tuhan. Kayak kita aksara Allah. 16:03 Mirip enggak? 16:04 Itu dimiringin aja. 16:06 90 derajat itu juga jadi Allah. Karena 16:09 alifnya ada, lam-lamnya ada, ha-nya ada. 16:12 Betul tidak? 16:17 Hindu di Indonesia itu pertemuan dua 16:21 suku atau dua 16:24 sekte. 16:26 Dari mana? Hindu Brahmana dengan 16:31 Buddha Narayana. 16:35 Jadi Hindu yang ada di Indonesia. 16:39 Dan yang mereka ajarkan awal-awal Hindu 16:42 ada di tanah kita adalah 16:45 saya lupa namanya lagi. 16:54 Adalah Bhairava Tantra namanya. 16:58 Bhairava Tantra. 17:03 Masih ada enggak sampai sekarang? Masih. 17:05 Kalau kita kan kenal rukun Islam, rukun 17:08 iman, betul? 17:10 Nah ini rukun 17:12 rukun Islamnya ya, begini. 17:15 Apa itu? Nanti saya jelaskan. 17:24 Bhairawa Tantra itu isinya ada lima. 17:33 Lihat. 17:35 Bhairawa Tantra merupakan bentuk 17:38 sinkretisme dari Siwa dan Buddha. 17:42 Berfungsi untuk menjaga kewibawaan 17:45 penguasa. 17:47 Maka dari itu, Hindu mengenal ada 17:50 namanya kasta. 17:52 Tidak bisa dicampur. 17:54 Hei, kau orang rendahan. 17:56 Kamu tidak boleh bercampur dengan 17:59 yang kastanya lebih tinggi. 18:03 Saya Satria. Satria itu eh kedua. 18:06 Kasta kedua. Karena kasta pertama itu 18:09 kasta pendeta. 18:11 Kasta pertama itu dari ibu saya. 18:15 Kasta kedua itu dari ayah saya. Jadi 18:18 saya karena di Hindu Bali itu 18:20 patrilineal, mengikuti garis keturunan 18:23 ayah. 18:24 Jadi saya ikut bapak. 18:27 Baca enggak? 18:28 Ritual seks bebas. 18:34 Kayak kita baca Syiah ya. 18:37 Sama. 18:40 Karena mereka lakukan ini. 18:42 Itu satu. 18:45 Dibolehkan? Boleh. 18:47 Silakan. Monggo. Lanjutkan. 18:51 Bhairawa Tantra. Kemudian yang kedua itu 18:54 adalah 18:56 Wah, ini enggak lengkap ini. 18:58 Yang kedua itu 19:00 silakan minum apapun. 19:03 Apa aja. 19:04 Mau alkohol, 19:07 topi lurus, 19:10 anggur cap apel, apa? Pokoknya semua 19:12 silakan. 19:15 Silakan makan apa saja. 19:22 Dan silakan kau lakukan apa saja. Mau 19:24 bunuh orang kek, 19:27 mau 19:28 siksa orang, terserah. 19:31 Pokoknya lakukan apa saja. 19:34 Terserah. 19:36 Kedengarannya kejam, ya. 19:39 Tapi tujuan bayi rawat tantra atau apa? 19:43 Moksa di dunia. Apa itu moksa di dunia? 19:46 Bosan. 19:49 Jadi sudah terbiasa lihat wanita, sudah 19:52 terbiasa minum apa saja, terbiasa makan 19:56 apa saja, terbiasa lakukan apa saja, 19:59 sampai bosan. Kalau sudah bosan, baru 20:03 ingat ibadah. 20:07 Itu yang 20:08 terjadi. Dan sampai sekarang ini masih 20:10 dilakukan. 20:13 Makanya saya bilang, 20:18 saudara-saudara kita yang 20:20 di luar Islam, 20:21 yang bukan Islam, 20:24 dia seperti dibebaskan. 20:27 Dia seperti dibebaskan. Kenapa? Sudah 20:30 nanti dia masa, biarkan dia muda, 20:32 senang-senang, biarkan dia, oh enggak ke 20:34 rumah ibadah, enggak apa-apa, enggak 20:35 apa-apa sudah ke rumah. Oh, dia 20:38 pacarnya sana-sini apa segala macam. Ah, 20:40 biarkan, biarkan. 20:42 Harapannya apa? Dia bosan. Kalau sudah 20:45 bosan jahat, sudah bosan bebas, sudah 20:48 bosan melakukan apa saja, sudah bosan 20:51 dunia, 20:53 nanti dia cari Tuhan sendiri. 20:56 Itu masih diwariskan sampai sekarang. 20:59 Dari zaman dahulu. 21:01 Coba saya ketik. 21:09 Pernah dengar Samiri? 21:13 Lihat gambarnya. 21:17 Ada enggak budaya-budaya di bangsa kita 21:20 yang mengagung-agungkan sapi? 21:23 Lembu? 21:25 Kerbau? 21:26 Ya. 21:29 Ini warisan mereka. 21:36 Dan mereka masih bilang saya bukan 21:39 berasal dari agama pagan. Saya enggak 21:42 setuju sekali kalau ada istilah agama 21:44 samawi itu enggak ada. 21:46 Enggak ada agama samawi, agama Yahudi, 21:49 Nasrani, 21:51 Islam, enggak ada. 21:53 Islam. 21:56 Hanya satu agama yang turunkan Allah, 21:57 Islam. 21:58 Siapa yang membawa Islam? 22:01 Siapa yang membawa Islam? 22:03 Kalau ada yang jawab yang bawa Islam 22:05 adalah Nabi Muhammad Rasulullah 22:07 sallallahu alaihi wasallam, itu salah 22:09 besar. Kalau agama Islam yang bawa Nabi 22:12 Muhammad, Nabi Adam apa agamanya? 22:16 Nabi Nuh, Nabi Saleh, Nabi Musa, Nabi 22:19 Daud, 22:21 Nabi Isa. 22:24 Bahkan syariat salat, 22:27 itu pun bukan Rasulullah sallallahu 22:29 alaihi wasallam yang bawa. 22:30 Salat lima waktu, iya. 22:34 Tapi pekerjaan salat, 22:36 pekerjaan para nabi, pekerjaan para 22:39 rasul. 22:41 Mau bukti? 22:43 Kita buka, 22:44 coba yang punya HP, buka surat Maryam, 22:53 ayat 29. 23:07 Sudah ketemu? 23:11 Uh, internetnya lancar sekali di sini. 23:13 Masya Allah, 23:14 luar biasa. 23:17 Qala Isa, aku Isa. Isa berkata, 23:25 29 23:30 30. 23:35 Isa berkata, "Sesungguhnya aku hamba 23:37 Allah. 23:39 Tidak pernah mengaku sebagai 23:43 Dia memberiku kitab Injil dan dia 23:46 menjadikan aku seorang 23:48 nabi." 23:50 Tahu enggak ini Nabi Isa alaihissalam 23:53 mengucapkan ayat ini pada saat umur 23:56 berapa? 23:58 Umur berapa? 24:00 Satu hari. 24:02 Pada saat 24:04 Sayyidah Maryam 24:06 difitnah, dicaci, dibilang pezina. 24:11 Maryam diam. 24:12 Tapi yang menjawab siapa? 24:14 Isa. Itu jawaban dia. 24:18 Lanjutnya, "Dan dia menjadikan aku 24:23 seorang yang diberkati di mana saja aku 24:25 berada dan dia memerintahkan kepadaku 24:28 melaksanakan salat dan menunaikan zakat 24:33 selama aku hidup." Dua kata yang enggak 24:35 pernah dipisah. Was salatu was zakatu. 24:39 Bang, saya banyak duit, saya sedekah 24:41 saja, enggak usah salat. Enggak bisa. 24:43 Bang, saya enggak punya duit. 24:45 Tapi masih punya tenaga, saya salat 24:46 saja, enggak sedekah. Enggak bisa. Dua 24:49 hal. Was salatu was zakatu. 24:53 Generasi muda kita dirongrong sama 24:55 mereka. 24:58 Terakhir. 24:59 Waktu saya tinggal 5 menit ya, kurang 25:00 lebih. 25:03 Saya 25:05 sudah banyak lupa kenapa saya dulu bisa 25:08 sampai ke Islam. Saya belajar Islam itu 25:10 5 tahun kurang lebih. 25:12 Sebelum mengambil keputusan untuk 25:14 syahadat. 25:17 Akhirnya saya kembali ke Islam. 25:19 Saya mualaf 25:21 1 jam pertama. 25:23 Jam berikutnya 25:24 bukan mualaf lagi. 25:26 Bukan mualaf lagi, seorang muslim. Oh, 25:28 sampai tua dibilang mualaf terus. 25:33 Tapi begitu saya belajar tentang Islam, 25:36 belajar tentang Alquran 25:39 kebenaran semua ada di situ. 25:42 Baru buka kitabnya sudah berbunyi, sudah 25:45 tulisannya seperti ini. 25:47 Zalikal kitabullah raiba fihi hudallil 25:52 muttaqin. Tidak ada keraguan di dalam 25:58 Alquran. 26:00 Ada buku seperti itu? 26:02 Seorang 26:03 profesor S9 saja, ini sudah di atas S3 26:06 ya. S9 saja kalau nulis buku itu selalu 26:09 ada prakata seperti ini. 26:11 Buku ini masih jauh dari sempurna. 26:16 Kami menerima kritik dan saran bla bla 26:18 bla segala macam untuk memperbaiki dan 26:20 menyempurnakannya. Selalu seperti itu. 26:22 Tapi untuk Islam, untuk Alquran 26:26 Zalikal kitabullah raiba fihi hudallil 26:32 muttaqin. 26:34 Tidak ada keraguan dalam Islam. Ini 26:36 kalau dijabarkan semua panjang. 26:40 Saya pernah ketemu dua ayat. 26:42 Terakhir deh. Surat Al 26:45 Surat An Naml coba. Buka surat An Naml 26:47 ayat 26:52 40. 26:57 Surat An-Naml ayat 40. 27:06 Jadi kalau teman-teman Bapak Ibu 27:08 sekalian melihat wah Nabi ini Rasul ini 27:10 kan ada mukjizatnya ini segala macam. 27:13 Mukjizat Rasulullah Shallallahu Alaihi 27:14 Wasallam Alquran. 27:18 Yang terjaga sampai nanti kiamat. 27:23 An-Naml ayat oh sorry 18. 27:30 Saya bacakan artinya langsung ya. 27:33 Apabila mereka sampai di lembah semut 27:36 Kota Thaif di negeri Syam yang dimaksud 27:39 adalah semut-semut kecil dan semut-semut 27:41 besar. 27:42 Berkatalah seekor semut. 27:46 Qalat namlatui 27:48 Bahasa Arabnya semut naml itu ayat itu 27:52 kata yang disebutkan namlatui. 27:56 Ya ayyuhannamludkhulu 28:00 itu namlatu yang disebutkan. Qalat 28:02 namlatui berkatalah seekor semut. 28:08 Hai semut-semut masuk sarangmu sebelum 28:11 terinjak-injak pasukan Nabi Sulaiman. 28:15 Betul? 28:16 Kebaca semua? 28:18 Namlatui itu 28:20 artinya semut betina. 28:26 Semut betina. 28:29 Ilmuwan abad 21 baru tahu kalau kawanan 28:34 semut yang mimpin ratu semut betina. 28:41 Coba satu lagi buka surat 28:44 An-Ankabut 28:46 ayat 41. 28:52 Sebentar sebentar. 29:02 Sudah ada yang ketemu? 29:07 Surat Al-Ankabut. 29:09 Kadang seorang nanya itu. 29:12 Bang emang ada surat Al-Ankabut bukan 29:14 Al-Ankabut An-Ankabut. Ayat 41. 29:18 Perumpamaan orang-orang yang mengambil 29:20 perlindungan-perlindungan selain Allah. 29:26 Mengharap dapat syafaat. 29:28 Adalah orang-orang yang seperti rumah 29:31 laba-laba. 29:35 Orang-orang yang mencari perlindungan 29:37 selain perlindungan Allah seperti mereka 29:40 itu seperti membuat rumah dari sarang 29:42 laba-laba. Maka ketahuilah rumah yang 29:45 paling rapuh adalah 29:47 rumah laba-laba. Nah, di sini ada kata 29:49 yang 29:52 berbeda ittaqadzat baita. 29:56 Baita. 29:57 Bait rumah, baita 29:59 itu sifat gender wanita. 30:02 Jadi yang bisa bikin jaring laba-laba 30:05 hanya laba-laba betina. 30:08 Jantan enggak bisa makanya Spiderman 30:10 salah itu. 30:12 Jangan-jangan transgender dia. 30:15 Dua ayat tadi 30:18 Nabi tahu dari mana? 30:20 Kalau semut yang mimpin betina dan yang 30:22 bikin jaring laba-laba itu hanya 30:24 laba-laba betina Nabi dari mana tahu? 30:27 Apa Nabi nonton Animal Planet? 30:30 Discovery Channel? Lah, dari mana? 30:32 Allah. Ini baru dua ayat. 30:35 Belajar Quran, memahami Quran itu 30:38 seperti menyelam di dalam air, di dalam 30:41 laut. Makin dalam dia menyelam, makin 30:44 kering rasanya. Makin haus, makin 30:46 dahaga. 30:48 Cara kita komunikasi dengan Allah dengan 30:50 membaca Alquran. 30:53 Cara kita berkomunikasi dengan Allah 30:55 dengan baca Quran, bukan bikin status di 30:58 Instagram. 31:00 Tapi membaca Alquran. 31:03 Itu pertama. 31:04 Kedua. 31:07 Ibadah 31:09 kepada Allah adalah solusi buat manusia. 31:14 Ibadah 31:16 kepada Allah adalah solusi untuk 31:18 manusia. Karena apa? Karena Allah 31:21 ciptakan jin dan manusia 31:25 tidak lain dan tidak bukan kecuali untuk 31:28 ibadah. Masih dikejar debt collector, 31:31 masih toko kok enggak laku-laku, jangan 31:34 nyari Ki Jamblong, jangan. 31:36 Kok jodoh enggak datang-datang? 31:39 Jangan masuk aplikasi, jangan. Cari 31:41 Allah. 31:44 Allah mudahkan semua, Allah kirimkan 31:46 semua. 31:48 Kalau ada pertanyaan, nanti 31:50 eh lewat Instagram saya saja boleh. 31:52 Ketik saja Dewa Putu Adi, nanti ada foto 31:55 kayak Teuku Wisnu, nah itu foto saya. 31:58 Enggak percaya? 32:00 WhatsApp saja, eh WhatsApp. Tanya saja 32:02 di situ, saya jawab, insyaallah 32:05 eh waktunya sempit, sudah selesai. 32:10 Maaf, tidak bisa panjang-panjang. 32:13 Maaf, belum semuanya saya sampaikan. 32:17 Maafkan saya juga kalau ada kekurangan, 32:19 ada kesalahan. Kalau ada kelebihan, 32:22 enggak apa-apa, bawa pulang saja, enggak 32:23 usah dibalikin. 32:25 Insyaallah bisa bertemu lagi. 32:27 Saya berharap, kita berharap semua 32:30 orang-orang yang ada di sini, 32:32 teman-teman, Bapak Ibu sekalian yang ada 32:33 di sini, 32:36 insyaallah menjadi tetangga-tetangga di 32:38 surganya Allah. 32:39 Amin, amin ya Allah. 32:40 Amin ya rabbal alamin. 32:42 Dan kita berharap 32:43 jika nanti 32:48 Allah cabut nyawa kita 32:53 Allah cabut nyawa kita dalam keadaan 32:57 sedang taat-taatnya kepada Allah. 33:00 Amin, amin ya Allah. 33:01 Subhanaka wabihamdihi, asyhadu an la 33:03 ilaha illa anta, astagfiruka wa atubu 33:05 ilaih. 33:06 Assalamualaikum warahmatullahi 33:09 wabarakatuh. 33:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 33:12 wabarakatuh.