Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Brail TV.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Alhamdulillahiabbil
- alamin. Allahumma sholli ala sayyidina
- Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda
- di siang hari ini? Semoga dalam keadaan
- sehat walafiat dan selalu dalam
- lindungan Allah Subhanahu wa taala.
- Amin. Di hari ini, Ikhwan dan Akhwat,
- Kamis
- edisi ee Kamis di tanggal 21 November
- 2024.
- Kembali bincang wakaf bersama Ustaz
- Safri Lubis hadir di ruang dengar Anda
- dan kita akan berbincang tentang
- bagaimana mewujudkan wakaf melalui crowd
- funding. Telah hadir narasumber kita Pak
- Safril Lubis. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Sehatil? Alhamdulillah.
- Baik. hari ini tentang masalah wakaf ya,
- Pak, yang memang menjadi
- ee ini saya bilang mti menjadi PR buat
- negeri kita karena ee kalau dilihat
- secara langsung saja ya, langsung ee
- secara data memang kita masih kalah
- dengan Bangladesh ya, Pak. Kalah.
- Padahal jumlah penduduk Indonesia itu
- lebih banyak ee ketimbang Bangladesh ya.
- Tapi Bangladesh yang dikatakan sebagai
- negara miskin secara nasional ee dana
- wakaf ataupun wakaf yang terkumpul di
- sana lebih maju. Begitu, Pak. Mungkin
- Pak Safril bisa menjelaskannya. Namun
- sebelum itu ee disapa terlebih dahulu
- pendengar Rasil. Monggo, silakan, Pak.
- Baik. Baik. Terima kasih, Mas Agus.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam. Dengar
- pemirsa Rasil. Alhamdulillah Allah
- pertemukan kita untuk satu bincang. yang
- mudah-mudahan akan mendorong kita untuk
- melakukan satu
- tindakan yang merupakan refleksi dari
- ketakwaan kepada
- Allah. Bahwa wakaf ini merupakan salah
- satu dari yang
- dikategorikan
- sebagai ee apa namanya? Sebagai jariah
- ya. Ini sudah beberapa kali kita bacakan
- di surat Ali Imran 92.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim. Lan
- tanalul birro hatta tunfiqu mimma
- tuhibbun. Wama tunfiqu
- minaiin
- fainnallaha bihi alim.
- Kamu tidak akan memperoleh
- kebajikan sebelum
- kamu
- menginfakkan sebagian harta yang kamu
- cintai dan apapun yang kamu infakkan
- tentang hal itu. Sungguh Allah maha
- mengetahui. Surah Ali Imran 92.
- pemirsa pendengar hasil
- sekalian. Kita
- tentu dapat mengambil pelajaran dari
- bagaimana satu-satu negara mengelola
- wakaf. Kemudian kita melihat bagaimana
- dengan upaya kita sendiri di Indonesia.
- kalau dilihat dari perbandingan jumlah
- penduduk penduduk muslim di Bangladesh
- itu kira-kira 150 juta. Di Indonesia
- pada tahun 2023 itu
- 200 ee 42 jutaan ya.
- Tetapi di Bangladesh
- literasi pemahaman masyarakat tentang
- wakaf itu sendiri sedemikian baiknya
- sehingga
- warga yang kita kenal
- dengan kemiskinan mereka bencana yang
- sering sekali mening menimpa Bangladesh
- Mas Agus banjir dan sebagainya i tetapi
- mereka tetap gigih dalam mengupayakan
- wakaf.
- Nah, kalau kita lihat di Indonesia
- dengan penduduk sekian banyak atau saya
- mau sekarang beralih lingkup yang lebih
- kecil, pendengar rasil, pendengar dan
- pemirsa
- Rasil. Dari satu survei jumlahnya itu
- kurang lebih 2 juta, tapi kita ambil
- yang relatif kecil saja 750.000an orang
- termasuk yang mendengar dari pakai
- streaming di luar negeri dan sebagainya.
- Mungkin sekarang yang mendengar ini
- hanya yang tinggal di rumah ya. Karena
- yang sedang bekerja ya di kantor atau
- kalau bertani sedang di sawah, kalau
- pedagang lagi di pasar. Tapi
- sekurang-kurangnya pendengar di rumah
- bisa
- memahami bahwa seyogianya kita pun mampu
- menggalang wakaf yang lebih baik, lebih
- tinggi. Sebelum saya teruskan, Mas Agus,
- pendengar mungkin mengikuti hari Senin
- yang
- lalu, Ustaz Husein, Ustaz
- Hamzah, kemudian ee saya ada di satu
- diskusi tentang PHK.
- Dampak dari PHK itu sedemikian
- dahsyatnya. Banyak yang saking stresnya
- itu mengambil keputusan
- yang salah secara Islam.
- Ya, dampak ini kalau misalnya wakaf ini
- bergulir dengan baik, maka sebagian
- besar permasalah-permasalahan yang
- menimpa saudara-saudara kita, baik yang
- terkena PHK, yang terkena pinjol, yang
- menjadi korban pinjol dan sebagainya
- bisa tertolong dari pemanfaatan wakaf
- untuk meningkatkan kualitas ekonomi
- Indonesia. Nah, pagi ini kita ingin
- bercerita mengulangi Mas
- Agus bahwa yang terjadi di Bangladesh
- dan juga kurang lebih sama di Malaysia
- yang berwakaf itu bukan jumlah wakaf
- uangnya yang banyak tapi orang yang
- berwakafnya yang banyak.
- di dalam konteks keuangan sering disebut
- dengan crowd funding. Itu sebabnya topik
- kita pada hari ini adalah bagaimana
- kita memajukan wakaf melalui crowd
- funding. Maknanya kurang lebih seperti
- ini, Mas Agus. Pendengar pemirsa
- sekalian. Kalau saya
- tanya, Mas Agus, mampu enggak berwakaf
- sekali seumur hidup 100.000? Mampu.
- Mampu.
- Kalau setahun Rp100.000 lebih mampu
- lagi. Mampu insyaallah. Dan saya yakin
- pendengar di rumah juga
- mampu. Kalau dari total 750.000 Ibu
- pendengar
- Rasil ya, baik yang mendengar pada pagi
- hari ini maupun sore hari atau pagi
- hari. Heeh. Ya. Atau mendengar melalui
- streaming ikhlas berwakaf Rp100.000 10%
- saja dari pendengar rasil. He. Maka
- jumlahnya itu adalah 7,5 miliar. Iya.
- Karena orang yang mau beli rokok saja
- yang harganya sudah sekian itu mampu,
- Pak. Beli lebih dari lebih dari
- Rp100.000 kali. Iya. Jadi kita ingin
- begini deh, kita tidak ingin menyinggung
- yang lagi yang suka merokok. Iya. Karena
- ada yang mengatakan begini, "Saya beli
- rokok, tapi saya juga berwakaf." Oke.
- Baik. Tentu lebih baik lagi saya
- berwakaf saya tidak merokok atau saya
- berhenti merokok, uang rokoknya saya
- lipat
- gandakan. Dengar pemirsa sekalian.
- Sebagian besar dari pemirsa pendengar
- yang ada di rumah boleh jadi sudah
- melalui suatu
- tahapan pengembangan karir, berkarya,
- bekerja. Heeh. Ya, boleh jadi itu sudah
- belasan tahun. Bagi yang sudah pensiun
- tentu sudah puluhan tahun. Pertanyaannya
- adalah sudahkah Bapak Ibu pendengar
- sekalian berwakaf?
- Kalau pendidikan dalam
- bidang mendorong kesehatan, pembangun
- rumah sakit dan sebagainya. Sekarang
- sedang kita dorong juga peningkatan
- peran dalam
- pertanian akan mampu menggerakkan
- kegiatan ini apabila wakaf dari
- pendengar betul-betul meningkat. Dengan
- dana wakaf itu kita akan bisa gerakkan
- berbagai kegiatan itu. Saya hanya
- pertegas
- kalian apa bedanya infak dengan
- wakaf? Sedekah, zakat, infak, wakaf.
- Oke. Kalau
- dia ee sedekah dia pemberian yang tidak
- ada tol ukurnya seikhlasnya. Boleh jadi
- bersedekah uang atau bersedekah barang
- atau wakaf dia juga pemberian yang tidak
- ada tol ukurnya. Boleh seikhlasnya gitu
- ya. Heeh. Kalau zakat sudah ada
- patokannya 2,5% dari harta yang sudah
- tersimpan dalam jumlah emas, jumlah
- tertentu. Iya.
- Ya. Kalau
- wakaf, maka itu adalah harta yang
- diserahkannya. Dan oleh wakif yang
- menerima wajib mengelola wakaf yang
- diserahkan itu untuk peruntukan sesuai
- dengan yang diikrarkan oleh wakif. H.
- Kalau wakih mengatakan, "Saya
- mengikrarkan wakaf ini untuk membangun
- rumah sakit, hanya boleh kita gunakan
- untuk membangun rumah sakit." Wakaf itu
- ditentukan enggak, Pak? Nominalnya?
- Wakaf jumlahnya tidak ditetapkan. Heeh.
- Tentu seikhlasnya saja. Jadi kalau R.000
- boleh. 10.000 boleh. Cuman kalau
- transfer Rp10.000 tentu saja boleh.
- Heeh. peruntukannya juga
- tentukan untuk apa ya wakif bisa menulis
- di wayah. Tapi pertanyaan kembali
- seperti tadi, Mas Agus mampu enggak
- berwakaf 100.000 seumur hidup jawabannya
- tadi sudah kepada pendengar yang di
- rumah yang sebagian besar adalah sudah
- pensiun barangkali ya. Heeh. Heeh.
- Karena yang lagi produktif ada di
- kantor, ada di sawah, ada di Tapi
- sekarang di rumah bisa produktif loh,
- Pak. Oke. Kalau di rumah jualan online.
- Oke. Baik. Ada satu orang pendengar
- Rasil. Heeh. Ya. Pendengar Rasil
- ini namanya Ibu Mirasna. Oh, masyaallah.
- Ibu Mirasna ini beliau berwakaf. Heeh.
- Tetapi keindahannya adalah dakwah wakaf
- ini beliau sampaikan juga kepada
- keluarganya. Anak-anaknya kebetulan juga
- sudah ada yang pengusaha yang sukses
- turut berwakaf. He. Bisa enggak, Mas
- Agus bayangkan satu rumah
- tangga dengan ibu, anak-anaknya
- berwakaf? Ya, karena masalah wakaf ini
- Allah sudah buat
- janji. Janji Allah ini sudah tegas
- sekali. Saya bacakan suratnya ya. Ini
- adalah surah Albaqarah ayat 261.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Mataladzina yunfiquuna amwalahum fi
- sabilillahi kamali habbatin ambatan
- samanabil fi kulli sumbratim miatun
- habbah. Wallahu yudifu liman
- yasya wallahu wasiun alim.
- Perumpamaan orang-orang yang
- menginfakkan hartanya di jalan Allah
- termasuk
- wakaf adalah seperti orang yang menabur
- sebutir benih yang menumbuhkan tujuh
- tangkai pada setiap tangkai ada 100
- biji. Allah melipat gandakan pahala bagi
- siapa yang dikehendaki. Allah maha luas
- lagi maha mengetahui. Albaqarah 261.
- Seperti sering disampaikan oleh Ustaz
- Husin, perhitungan 700 kali itu masih
- ditambah lagi dengan apa yang Allah
- maui. Saya kembali kepada satu keluarga
- yang
- berwakaf, ibu berwakaf, mendorong
- anak-anaknya
- berwakaf. Kita tidak bicara jumlah dulu.
- Kalau saya sampaikan jumlah wakaf yang
- disampaikan Bumi Mirasna tadi, Heeh. Itu
- luar biasa gitu loh. Masyaallah.
- anak-anaknya sama juga lebih besar
- anak-anaknya ya. Nah, kalau ini
- digulirkan tidak harus memandang
- besarnya jumlah wakafnya Mas Agus
- pendengar sekalian. Tetapi keikhlasan
- dan berkembangnya keinginan wakaf itu di
- dalam lingkungan keluarga.
- Saya mau sampaikan juga di LTK-nya
- silaturahim. Iya. Teman-teman kita mulai
- mengumpulkan wakaf. Heeh. Dan saya ingin
- menyapa juga teman-teman di LTK. Heeh.
- Ya. Yang berwakaf. Kemudian di situ
- ada ee beliau enggak suka kalau namanya
- disebut, tapi saya sebut bahwa beliau
- adalah pelatih di LTK. Bukan masalah
- wakafnya. ada Bu Sulis, kemudian ada
- ibu-ibu yang lain yang juga
- mengumpulkan dana untuk berwakaf. Kalau
- komunitas juga mengumpulkan dana untuk
- berwakaf, maka langkah bagi majunya
- wakaf melalui crowd funding ini akan
- semakin cepat berkembang. I, Mas Agus.
- Kalau dana wakaf melalui crowd funding
- tadi, contoh sederhana, 10% saja dari
- pendengar Rasil ikhlas berwakaf
- Rp100.000, jumlahnya itu setara dengan
- 7,5
- miliar. Belum lagi kalau persentasenya
- ditambah bukan 10% tapi
- 15% ya atau jumlahnya ditambah tentu
- akan semakin banyak. Tapi intinya
- pendengar pemirsa
- adalah kita mohon taufik dari Allah agar
- kita, keluarga kita, anak-anak
- kita ata mulai berkembang. Rekan
- sekerja turut berwakaf, tetangga turut
- berwakaf. Kalau ini kita lihat adalah
- bagian dari gambaran ketakwaan kita
- kepada Allah. Baik, Pak Safril, saya
- ingin bertanya. Untuk berwakaf itu
- sendiri bagi kaum muslimin cukup sekali
- seumur hidup atau bisa berkali-kali?
- Sebetulnya tidak ada tolokonnya cukup
- sekali. Tetapi tadi ya kalau kita
- cermati surah Ali Imran 92. Heeh. Kamu
- belum memperoleh kebajikan. Heeh.
- Sebelum menginfakkan sebagian harta kam
- termasuk di situ wakaf. Iya.
- Nah, tolak ukurnya adalah kalau kita
- tidak berwakaf, berinfak, bersedekah,
- kita belum bisa memperoleh kebajikan
- dari Allah. Ini seperti itu. Hm. Kalau
- zakat sudah jelas, kalau tidak
- mengeluarkan zakatnya padahal jumlahnya
- sudah sampai, maka dia berdosa. H.
- Tetapi dalam konteks wakaf
- ini berarti kita memutuskan hubungan
- kita dengan harta kita itu karena kita
- sudah serahkan kepada Allah. Maka selama
- harta itu bergulir, Heeh. selama itu
- pula insyaallah pahalanya akan mengalir.
- Itu menjadi amal jariah. Menjadi amal
- jariah sampai kita menghadap Allah.
- Jadi, ikhwan dan akhwat, uang Rp10.000,
- Rp100.000 atau R juta, R juta atau R
- juta yang Anda wakafkan untuk ee jalan
- dakwah di jalan Allah, itu pahalanya
- akan terus mengalir ya, Pak? Iya. Khusus
- wakaf. Khusus wakaf. Kalau wakaf karena
- uang wakaf itu kalau uang atau harta
- wakaf itu tidak boleh hilang. Iya. Harus
- terus bergulir. Manfaatnya juga mengalir
- terus. Insyaallah tentu Allah akan kasih
- pahala terus-menerus juga. Baik. Kalau
- begitu Rasil sendiri program wakafnya
- dalam bentuk apa, Pak? Oke. Di
- rasil program wakafnya sebagai lembaga
- wakaf yang sudah terdaftar di BWI, kita
- boleh menerima wakaf uang atau wakaf
- tunai. He. Kalau belum terdaftar secara
- undang-undang enggak boleh gitu ya. Iya.
- Nah, Rasil sudah terdaftar di BWI boleh
- menerima wakaf tunai. Wakaf tunai itu
- kita akan gunakan sesuai ikrarnya. ada
- sebagian untuk masjid, sebagian untuk
- rumah sakit. Nah, sekarang kita lagi
- menggelirkan mendorong ikhwan untuk
- berwakaf yang kaitannya mendorong
- peningkatan pertanian. Hm. Ya, kenapa
- pertanian menjadi penting? Jadi,
- rencananya Rasil mau beli lahan
- pertanian.
- Kita
- berharap kalau pendengar kita berwakaf
- dan mereka
- mengikrarkan boleh untuk khusus untuk
- pertanian membeli sawah misalnya atau
- mewakafkan sawahnya. H seorang iukan
- kita di Balaraja ya ee itu sedang
- mempersiapkan mewakafkan tanahnya
- walaupun luasnya agak terbatas tapi akan
- kita gunakan insyaallah sebagai
- percontohan pertanian produktif ya itu
- diwakafkan ke Rasil Pak akan diwakafkan
- ke Yayasan Wakaf Rumah Quran Silaturahim
- pengelola wakaf Wakaf ini namanya
- lembaga wakaf silaturahim. Iya. Nah,
- jadi kalau pendengar
- berwakaf uang dapat langsung ditransfer
- ke rekening
- wakafnya cukup menyatakan melalui
- WA peruntukan yang dikehendakinya apa
- gitu ya. Jadi kalau pendengar ingin
- berwakaf, apa
- langkahnya? Yang pertama pahami ilmu
- tentang berwakaf ini. Heeh.
- Kemudian dengan izin Allah dan
- ikhlas kirim uangnya dengan ikrar
- wakaf. Kemudian kirim bukti
- pengirimannya. Insyaallah nanti kita
- buatkan tanda terima. He ya. Jadi tidak
- sulit dikirim ke rekening wakaf. Ada di
- situ kali Mas Agus. rekeningnya di nomor
- rekening wakafnya itu adalah nomor
- 222 3307. Heeh. Duanya 4 kali Heeh.
- 3307 di Bank Syariah Indonesia namanya
- Lembaga Wakaf Silaturahim. Hm. Kemudian
- untuk eh confirmnya konfirmasinya
- lembaga Wakaf Silaturahim di 0816 ini,
- Pak ya. Iya. Silakan dikonfirmasi pakai
- WA ke nomor itu. Heeh.
- 0816 8548
- ya.
- 081685548. Kalau cuma bilang, "Pak, saya
- mau wakaf titik boleh." Kita akan doakan
- semoga Allah tolong sehingga
- realisasinya bisa dilaksanakan oleh yang
- bersangkut. Jadi dia tidak menyebutkan
- untuk wakaf apa, tapi saya niat wakaf di
- LWS. Oke. Saya berwakaf jumlah uangnya
- sekian ke
- lembaga wakaf silaturahim cukup. Kita
- akan gunakan ke sektor-sektor yang
- paling produktif dan membutuhkan.
- Pendengar pemirsa, kalau nanti uang
- wakaf ini terkumpul kemudian kita
- manfaatkan baik untuk membangun rumah
- sakit khusus dalam diskusi kita pagi ini
- untuk peningkatan produktivitas
- pertanian berupa sawah dan sebagainya,
- maka akan kita gunakan membeli sawah dan
- itu sawah itu tidak akan boleh dijual
- terus-menerus. Heeh. Akan ada. Tetapi
- kita juga akan upayakan sawah itu
- menghasilkan yang produktif. Nah, hasil
- dari sawah-sawah produktif inilah kita
- gunakan untuk menolong ikhwan-ikhwan
- kita yang berkekurangan. H di antaranya
- seperti itu. Bagimana pewakif mengetahui
- bahwa uangnya itu telah diwakafkan.
- Apakah nanti mereka akan mendapatkan
- laporannya atau bagaimana, Pak? Ya,
- secara sistem sebetulnya kalau kita
- misalnya Agus berwakaf Heeh. khusus
- untuk pertanian. Iya. atau berwakaf
- tanpa peruntukan tertentu, kita akan
- beritahu kalau nanti sudah disalurkan
- Heeh.
- ee ke bidang bidang yang memang dapat
- mendukung pengembangan apakah
- pengembangan ekonomi maupun pengembangan
- ee sektor pertanian misalnya. Hm.
- Masyaallah. Sebagai contoh saja, beprok
- yang lalu ee Mina mencetak
- buku tentang Palestina. Heeh. wakaf
- menolong memberikan dukungan percetakan
- buku tersebut. Heeh. Nah, keuntungannya
- nanti pinjaman itu akan kembali.
- Keuntungannya dari percetakan buku ini
- akan kita gunakan untuk menopang
- kebutuhan-kebutuhan termasuk aspek
- pendidikan, aspek ibadah, aspek
- menanggulangi kemiskinan dan sebagainya.
- termasuk suatu waktu kita berharap Mas
- Bus kalau AKF ini maju korban-korban
- pinjol, korban-korban PHK bisa dapat
- tertolong secara produktif melalui
- pemanfaatan wakaf. Bukan harta wakafnya,
- bukan uang wakaf yang kita bagi, tapi
- uang wakaf ini akan digunakan secara
- produktif, memberi hasil. Hasilnya ini
- yang bisa digunakan untuk menolong dua
- apa dan seterusnya. Iya, seperti itu.
- Baik. Jadi kita harapkan sekali
- pendengar di Indonesia bukan hanya untuk
- lembaga wakaf silaturahim ya ke seluruh
- lembaga wakaf silakan Anda berwakaf
- semata-mata karena Allah dan insyaallah
- itu akan menjadi bagian dari menopang
- penguatan ekonomi umat. Bahkan Radio
- Rasil juga sudah milik umat ya, Pak.
- Radio Rasil sudah menjadi harta wakaf.
- Iya. Jadi yang termasuk harta wakaf di
- Yayasan Wakaf Rumah Quran Silaturahim
- ini yang pertama Radio Rasil. Heeh.
- Kemudian Sekolah Insan Mandiri. Heeh.
- Kemudian ada Masjid
- ee Silaturahim. Bukan Masjid Umar bin
- Khattab Jatinegara. Oh iya iya. Masjid
- Umar bin Khattab Jatin Negara. Iya. Kita
- lagi juga sedang mengembangkan
- penggunaan wakaf untuk keperluan lain.
- Heeh. Salah satu yang kita harapkan
- pendengar mendukung program ini adalah
- termasuk di antaranya di samping rumah
- sakit dan sebagainya untuk peningkatan
- produk gas pertanian nasional. H ya
- supaya kita enggak impor beras terus,
- Mas Agus. Impor beras. I. Baik, Pak. Ada
- pertanyaan boleh saya ajukan ee Pak
- Safril? Ada Bapak Hakim. Silakan.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Pak. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Jadi di sini
- Pak Safril disebutnya Pak Kiai.
- Kebetulan di wilayah saya Iya.
- Masyaallah. Kebetulan di wilayah saya
- ada renovasi masjid total. Yang saya
- tanyakan seandainya kita mau ambil
- bagian untuk pembangunan masjid itu, apa
- kita cukup memberikan ke panitia
- pembangunan saja dengan niat berwakaf di
- dalam hati ataukah harus ada ijab
- kabulnya, Pak? Terima kasih.
- Baik. Yang terbaik,
- Pak. Apa tadi? Pak Hakim. Pak Hakim
- adalah Anda
- serahkan uang itu
- ke pengurus masjid kemudian mengikrarkan
- bahwa ini wakaf saya untuk digunakan
- merenovasi
- masjid. Ya, Bapak namanya menyerahkan
- wakaf tunai ya. Dan
- seyogianya masjid itu punya yayasan yang
- sudah boleh menerima wakaf tunai. Heeh.
- Kalaupun tidak, maka tentu niat Bapak
- itu adalah uang wakaf saya ini boleh
- dibelikan
- material untuk turut merenovasi masjid.
- Ikrarnya seperti itu, Pak Hakim. Ya,
- silakan berikrar. saya berwakaf sejumlah
- sekian untuk turut merenovasi masjid
- ini. Seperti itu. Baik. Kesadaran akan
- pentingnya wakaf bagi sebagian besar
- rakyat Indonesia ini nampaknya belum
- merata, Pak Safril ya. Iya, Mas Agus.
- Tidak seperti halnya kesadaran tentang
- sedekah. Ini kalau untuk masalah sedekah
- ee alhamdulillah rakyat Indonesia Mas ee
- sangat dermawan sekali dalam urusan itu.
- Tapi untuk wakaf saya ngelihat masih
- agak kurang. Pak Safrin ini PR-nya di
- mana sih Pak? Baik di
- antara tiga problem
- utama terhambatnya pertumbuhan bukan
- terhambat lambatnya pertumbuhan wakaf di
- Indonesia adalah yang pertama kurangnya
- literasi. Ini kan bahasa ini sekarang
- kurangnya literasi, kurangnya
- pemahaman. Kenapa kurang pemahaman?
- Karena
- kurangnya penjelasan
- oleh termasuk oleh para ustaz misalnya
- ya. Karena kurangnya literasi itu maka
- pemahaman tentang wakaf ini pun jadi
- rendah. Ya. Padahal seperti tadi kalau
- ditanya bisakah masa Agus
- berwakaf 100.000? Bisa. Jawabannya
- hampir bisa. Saya kira dari beberapa
- yang saya cuman tes saja hampir tidak
- ada yang mengatakan tidak bisa. Nah,
- pertanyaannya kenapa kok wakaf itu
- rendah? Karena kurangnya pemahaman.
- Karena itu apa yang perlu kita lakukan
- pendengar pemirsa?
- perdalam pengetahuan tentang wakaf.
- Kalau sudah segera
- berwakaf, setelah itu ajak keluarga
- untuk turut
- berwakaf. Ajak lagi tetangga untuk turut
- berwakaf. Ajak rekan-rekan kerja untuk
- berwakaf. Allah sudah menjanjikan bahasa
- Gus. Apabila satu kaum bertakwa dan
- wakaf ini bagian dari ciri ketakwaan,
- maka Allah akan turunkan keberkahan dari
- langit dan dari bumi. Nah, karena itu
- mari
- kita cari keridaan Allah melalui
- wakaf. Kemudian yang kedua
- adalah program-program wakaf belum
- inovatif. Artinya kalau terkumpul uang
- wakaf belum digunakan untuk sesuatu yang
- bisa berkembang. Iya. Ya. Di Malaysia
- mereka itu wakaf itu punya gedung yang
- nilainya 455 miliar. Gedung apa, Pak?
- Namanya gedung itu adalah Menara Ansar.
- Heeh. Menara Ansar ini nilainya 455.
- Jadi, uang terkumpul, mereka bangunlah
- satu gedung perkantoran.
- Nah, di situ ada klinik, ada segala
- macam. He. Nah, nilainya sekian dari
- sewa ini terus-menerus mereka gunakan
- untuk pengembangan yang lain. Hm. Dari
- mana uang ini? Tentu tidak mungkin
- tiba-tiba ada 455 mil, tetapi mereka
- kumpulkan sedemikian rupa, berkumpul
- crowd funding, jumlah kecil, jumlah
- berapun dari situ mereka gunakan. Nah,
- di
- Indonesia penggunaan seperti ini belum
- banyak, belum merata ya. Suatu ketika
- ada satu lembaga wakaf dari Jawa Tengah
- berencana membuat pabrik kelapa sawit.
- He. Artinya supaya keuntungan mengolah
- tandan buah segar kelapa sawit itu bisa
- juga dinikmati oleh petani itu sendiri.
- Kalau selama ini kan dinikmati oleh
- pengusaha pabrik kelapa sawit. Tetapi
- rencana ini masih masih belum
- terealisasi karena keterbatasan dana.
- Padahal bukan luar biasa besar, enggak
- sampai 455 miliar. Jadi ini yang kita
- dorong pendengar pemirsa. Mari kita
- gerakkan wakaf melalui crowd funding ini
- untuk menopang pertumbuhan ekonomi.
- Nantinya uang wakaf yang cukup ini kita
- akan gunakan secara produktif yang
- memberi hasil. Artinya uang itu
- berkembang ya. Kemudian yang ketiga yang
- menjadi hambatan bagi pertumbuhan
- wakaf masih
- terbatasnya kerja sama dengan
- perusahaan-perusahaan
- ya. Perusahaan itu kan ada dana CSR.
- Mereka sebetulnya bisa gunakan untuk
- wakaf. Jadi kalau digunakan untuk wakaf
- maka uang itu akan terus mengalir
- pahalanya. H dan uang wakaf yang relatif
- cukup besar ini oleh lembaga wakaf dapat
- digunakan secara produktif.
- H ya. Yang paling sederhana gini, Mas.
- Kalau kita dengan uang wakaf sederhana
- bisa punya bangun toko kecil, toko itu
- tumbuh, keuntungannya digunakan dan
- seterusnya. Begitu juga dengan di
- persawahan mengembangkan pertanian.
- Heeh. Begitu juga kalau dalam konteks
- Malaysia tadi, mereka membangun satu
- kantor
- ee apa? gedung perkantoran yang dari
- sewanya bisa digunakan menopang yang
- lain-lain. He. Dan mereka juga membuat
- banyak klinik dari situ. H. Ya. Jadi
- saya hanya ingin mendorong karena tugas
- kita Mas Agus adalah
- mensosialisasikan. Terus kita mohon
- kepada Allah tolong supaya apa yang kita
- sosialisasikan kepada pendengar pemirsa
- ini dapat berubah menjadi tindakan
- langsung berwakaf. Heeh. Dan dengan
- itulah kita harapkan program-program
- wakaf ini akan dapat tumbuh dan
- digunakan untuk kegiatan yang produktif.
- Baik, jika ini memang ee berjalan sesuai
- dengan teorinya, maka ini bisa menjadi
- jawaban atas problematika umat tentang
- masalah ekonomi ya, Pak. Insyaallah
- sangat bisa. Seperti yang tadi Pak
- Safril sampaikan bahwa bagaimana
- sekarang kita ini terjerat sama pinjol
- dan judul serta PHK
- massal di mana-mana. Apakah wakaf ini
- kemudian bisa menjawab hal itu, Pak?
- Lalu bagaimana caranya, Pak? Ya, ini
- dapat menjadi satu jawaban dengan uang
- wakaf yang terkumpul, uang wakaf ini
- akan diguna digunakan untuk kegiatan
- ekonomi yang
- menumbuhkan ekonomi itu sendiri. Kalau
- kita gunakan dalam kegiatan ekonomi akan
- memberi hasil, kan, Mas Agus? Iya. Iya.
- Ya. Tetapi kalau uang ini tidak hadir
- Heeh. tentu ekonomi itu juga tidak bisa
- bergerak. Nah, kalau uang wakaf
- terkumpul jumlahnya cukup, maka kita
- gunakan untuk kegiatan-kegiatan yang ada
- hasilnya, memberi hasil, ya. Nah, kalau
- itu digunakan, maka kalau setiap kali
- ada penggunaannya terbuka lapangan kerja
- ya. Kemudian bisa kita menolong
- orang-orang yang betul-betul
- berkekurangan. Begitu manfaatnya.
- Awalnya bagaimana? Mari kita himpun
- wakaf dengan jumlah yang jumlah banyak.
- sehingga kita
- bisa menggerakkan kegiatan ekonomi ini
- secara lebih produktif gitu. Baik, Pak
- Safril, ada pertanyaan kembali saya
- silakan saya ini ya saya ajukan dari
- Bapak Arif Utomo. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Pak Safril
- izin bertanya, apa perbedaan antara
- wakaf dan amal jariah yang mengalir
- pahalanya setelah kita meninggal?
- Jazakallah. Baik. Amal jariah itu sering
- dikategorikan dengan tiga hal.
- Satu, termasuk di dalam amal jariah
- itu infak, sedekah,
- wakaf. Maka wakaf ini sendiri sebagai
- bagian dari amal jariah, dia akan terus
- mengalir. Heeh. Berbeda dengan infak
- yang apabila diinfakkan maka manfaatnya
- hanya terjadi pada satu kali itu saja.
- Iya. Ya.
- Kemudian jariah ini kan menjadi salah
- satu yang akan terus iya memberi manfaat
- kepada seorang yang telah kembali kepada
- Allah di samping dua hal lainnya. Iya.
- Yang kedua, kita tahu ilmu yang
- bermanfaat. Betul. Yang ketiga, anak
- saleh yang mendoakan. Tetapi amal jariah
- ini adalah yang di dunia saja
- mudah-mudahan sudah dapat manfaat ya.
- Kemudian Allah juga terus-menerus
- memberikan pahalanya setelah kita
- kembali kepada Allah. Khususnya wakaf
- yang akan terus-menerus karena uang
- wakaf ini tidak boleh digunakan kecuali
- untuk kegiatan produktif hasilnya yang
- boleh dipakai. Hm. Jadi dia akan
- terus-menerus bermanfaat seperti itu.
- Iya. Ee kurang lebih, Pak Utama. Jadi
- seandainya ada pembangunan rumah sakit
- ee di Palestina, Anda hanya
- menyumbangkan, kita hanya menyumbangkan
- satu batu bata, Pak Safril. Apakah itu
- bisa dinilai sebagai gamal jariah?
- Insyaallah Allah akan catat bukan dari
- jumlahnya tapi keikhlasannya. H ya.
- Apalagi didorong dengan teman-teman yang
- lagi berwakaf, maka cita-cita kita
- membangun rumah sakit itu dengan segera
- terealisasi. Iya. Saudara-saudara kita
- yang sangat menderita di Palestina itu
- ada tempat
- mereka mencari pertolongan. Tentu saja
- semuanya didasarkan kepada insyaallah
- pertolongan Allah gitu. Heeh. Baik.
- Dengar hasil yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala, ayo perbanyak amal
- jariah ikhwan dan akhwat di mana pun
- berada.
- Karena itu akan menjadi pahala yang
- tidak akan terputus ketika kita
- meninggal nanti. Ada Ibu Elvian atau Pak
- Alvian, mohon maaf ya. Ini ee izin
- bertanya Pak Safril. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Pak Safril, untuk wakaf
- dari program Rasil berapa nomor
- rekeningnya? Berapa nomor WhatsApp bila
- sudah ditransfer dan bagaimana caranya?
- Itu yang pertama. Kedua, untuk wakaf
- Rumah Sakit Ibu dan Anak di Palestina,
- berapa nomor rekeningnya dan berapa
- nomor WhatsApp bila ditransfer untuk
- Rumah Sakit ibu dan anak di sana? Terima
- kasih.
- Baik, saya jawab dulu untuk wakaf
- melalui Lembaga Wakaf Silaturahim.
- Silakan ditransfer ke rekening di Bank
- Syariah Indonesia. Nomornya
- 22
- 22 kali ya
- 3307 atas nama Lembaga Wakaf
- Silaturahim. Apabila sudah
- berwakaf, harap dikirim WA sekalian
- difoto bukti transfernya ke nomor
- telepon
- 0816
- 858. Khusus untuk
- rekening pembangunan rumah sakit ibu dan
- anak di gasa. Sebentar kita cari nanti
- segera kita umumkan habis ini. Mungkin
- Mas Noah ini siapa bisa cari nomor
- rekeningnya? Kebetulan saya tidak catat
- ini ya, tapi nanti kalaupun tidak
- sekarang dengar saja nanti akan kita ee
- kita jelaskan juga di siaran-siaran yang
- lain. Diulang lagi, Pak untuk nomor ee
- itunya nomor rekening lembaga wakaf
- silaturahim di Bank Syariah
- Indonesia adalah
- 22
- 22 300.
- Heeh.
- Kemudian bukti transfer silakan di WA 08
- 0816
- 855 488.
- Baik, ini ee
- untuk mana ini? Sebentar.
- Tapi pendengar sekalian, sembari kita
- menunggu Mas Agus, saya
- mendorong Bapak Ibu yang sudah berniat
- berwakaf, jangan hanya berhenti kepada
- Bapak Ibu saja. Dorong
- anak-anak, dorong sahabat, dorong rekan
- sekerja untuk turut berwakaf.
- Mudah-mudahan Bapak, Ibu juga Allah
- karunai dengan pahala karena mensyiarkan
- wakaf.
- Ya. Jadi dengan begitu pergerakan wakaf
- melalui orang banyak atau crowd funding
- ini dapat memberi dampak yang positif
- bagi perbaikan ekonomi umat, menolong
- umat yang sedang kesulitan dan
- seterusnya. Baik, terima kasih Pak
- Safril. Ee demikian pertanyaan ee
- jawaban untuk ee Bapak Elvian.
- Kemudian kalau untuk nomor rekening
- rumah sakit ibu anak di Gaza
- sebentar lagi kita cari ini. Oh, ada Pak
- ini. Oh, sudah ada. Sudah ada ini. Ikut
- bantu dari Pak Jon. Terima kasih ya.
- Oke, Pak Jon. Terima kasih, Pak Jan. Ya,
- pendengar itu di BSI
- 37 di
- 377
- 4* 30
- 211
- 377 30211.
- Itu atas nama
- ee itu AWG Aksa Walking Group ya. Oke,
- atas nama Aksa Walking Group.
- Silakan ditransfer ke ini kemudian kirim
- ee WA-nya ke WA Rasil saja cukup. Iya.
- Nanti akan diteruskan ya. Baik, Pak
- Safril. Kita nampaknya sudah berada di
- menit-menit terakhir Pak Safril karena
- azan zuhur jam 11.42. Iya. Nah, kita
- mungkin dari perbincangan selama kurang
- lebih setengah jam lebih ini apa yang
- bisa kita simpulkan, Pak, dari
- pembahasan tentang masalah wakaf ini?
- Baik. Pendengar sekalian, boleh jadi
- kita sudah bekerja berbelasan tahun atau
- bahkan berpuluh-puluh
- tahun. Jangan sampai lalai kita tidak
- berwakaf saat kita kembali kepada Allah.
- Kemudian
- jadilah para juru dakwah
- wakaf dengan mendakwahkan wakaf kepada
- keluarga, kepada sahabat, tetangga,
- rekan sekerja dan seterusnya. Semoga
- Allah akan mengkaruniai Bapak Ibu yang
- mendakwahkan wakaf ini juga pahala
- karena mendakwahkan upaya-upaya yang
- menggambarkan ketakwaan kepada Allah.
- Dan wakaf adalah bagian dari jariah yang
- insyaallah merupakan menjadi salah satu
- langkah bagi tercapainya Allah
- karuniakan kebajikan kepada kita. Kurang
- lebih mungkin sebagai penutup seperti
- itu, Mas Agus. Mari kita gulirkan wakaf
- semata-mata karena mencari rida Allah.
- Baik, terima kasih Pak Safril. Ikhwan
- dan akhwat, demikian program Bincang
- Wakaf kita di siang hari ini. Semoga apa
- yang beliau sampaikan bermanfaat bagi
- kita. Tadi tema yang beliau sampaikan
- bagaimana mewujudkan wakaf melalui crowd
- funding. Ada nomor telepon untuk bisa
- bertanya lebih lanjut atau untuk
- konsultasi ke Pak Safri langsung, Pak.
- Ya, silakan ke 0816.
- Heeh.
- 855 488. Oh, yang tadi ya, Pak, ya? Yang
- tadi. Silakan kirim WA. Heeh. Kalau
- memang pada waktunya mau bertelepon juga
- silakan. Kalau tidak diangkat itu pada
- waktunya akan ditelepon kembali
- insyaallah. Tapi boleh kirim WA ee
- pendengar atau kaum muslimin itu datang
- langsung ke kantor LWS untuk
- berkonsultasi tentang masalah wakaf?
- silakan datang ke kantor lembaga wakaf
- silaturahim di kompleks radio
- silaturahim di Kalimanggis ini dirasil
- ya diasil baik jadi masuk pas di depan
- ee parkir mobil itu langsung kantor
- lembaga wakaf selatanil insyaallah baik
- terima kasih Pak Safril jazakallah Pak
- Safril makasih Mas dan juga Mas Algi di
- meja operator dan switcher Rasel TV
- ikhwan dan akhwat dengan demikian saya
- sudah jumpa kita dalam program bincang
- wakaf di siang hari ini. Sekali lagi
- kami ingatkan kepada Anda ee nilai ee
- uang Rp10.000, Rp100.000 ketika kita
- belanjakan mungkin akan cepat habis,
- tidak akan ee apa namanya ee ada
- bekasnya. Tapi ketika kita wakafkan di
- jalan Allah, maka ini akan terus
- mengalirkan pahala walaupun kita sudah
- tiada. rekening wakaf
- LWS ee di Bank Syariah Indonesia. Nomor
- rekeningnya di
- 222
- 3307
- 222
- 3307 atau Anda langsung saja
- berkonsultasi langsung ke Pak Safril di
- 0816
- 8548
- 0816 85548.
- Semoga harta yang kita wakafkan Allah
- ridai dan semoga pahalanya tidak
- terputus hingga kita tiada. Akhirul
- kalam kami mohon undur diri. Billahi
- taufik wal hidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.