Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:09 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:11 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:12 akhwat rahimakumullah. 0:15 Syukur alhamdulillah kita dapat 0:17 bersama-sama kembali untuk siang ini di 0:20 fikih wanita yang mudah-mudahan akan 0:23 membuat kita semakin 0:26 mampu menjadi hamba Allah yang bisa 0:30 membawa kita mendapatkan rida dan 0:34 ampunannya. Ikhwan akhwat terutama para 0:37 akhwat. 0:38 Seperti biasa, 0:40 Ustazah eh Herlini Amran siap untuk kita 0:44 semua. Tapi sebelumnya kita sampaikan 0:47 salam lantunkan kepada junjungan umat 0:51 kekasih kita Muhammad Rasulullah 0:53 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 0:55 kita dipertemukan dengan beliau di 0:57 saat-saat yang sangat kita rindukan di 0:59 yaumil 1:01 akhir. Ustazah Herlini Amran sudah siap 1:03 di ujung sana. Kita sapa beliau. 1:05 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07 wabarakatuh. 1:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11 wabarakatuh. Sehat, Mbak? Alhamdulillah 1:14 aman terkendali. Mudah-mudahan ya. 1:16 Alhamdulillah. Sekarang ini belakangan 1:19 ini kata munafik itu sering kita rasakan 1:22 atau kita dengar nih kayaknya jadi 1:25 bahasan menarik sekali nih. Oke. K Iya. 1:29 Insyaallah. Baik. Insyaallah. Kalau 1:31 orang-orang suka menyingkatnya dengan 1:33 muna, padahal beda ya disingkat muna 1:36 yaik itu ya. Ini kalau Heeh. Kalau boleh 1:39 dianalogikan dengan penyakit ini berarti 1:41 virusnya menebar ke mana-mana dong ya. 1:44 Iya. Jadi memang ee virus itu kan 1:47 sebagai metaforis aja ya untuk 1:48 menggambarkan sifat munafik itu gampang 1:51 sekali menyebar dan merusak ee individu 1:54 maupun masyarakat ya. Jadi apaah yang 1:56 menularlah begitu ya. Nah, bagaimana 1:59 mewaspadai hal ini kalau mungkin adalah 2:04 mendeteksi, melacaknya, sekaligus 2:07 menghindarinya. Bahasan kali ini 2:08 kayaknya akan mengajak kita ke arah 2:10 sana, Ifan Akhwat. Oke, Ustazah hari ini 2:13 kami akan simak dengan telinga jiwa 2:16 terkait dengan virus kemunafikan. 2:19 Silakan. I jaakahiran Mbak Nuning. 2:23 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah 2:25 wasalatu wasalamu ala rasulillah. La 2:27 haula wala quwata illa billah. Allahumma 2:30 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 2:32 Muhammadin wa ala alihi wa ashabi 2:35 ajmain. Memang munafik ini saat ini 2:38 sudah menyebar seperti virus tanpa 2:42 terasa pelan namun pasti. Oleh sebab 2:44 itulah kita akan membahas bagaimana 2:48 penyebarannya. Ee pertama-tama kita 2:51 bahas dulu ya tentang kata-kata munafik 2:53 dari kata annifaq gitu ya. nafaqo 2:56 yunafiqu nifaqon itu dari ee munafiq itu 2:59 artinya secara bahasa nafaqoh itu 3:02 terowongan ya. Jadi kalau di Gaza itu 3:05 kan ada nafak ya itu ya itu 3:07 terowongan-terowongan itu atau juga bisa 3:10 disebut lubang tikus gitu ya. He. Jadi, 3:12 orang munafik itu ee menyembunyikan 3:15 sesuatu yang tidak terlihat oleh mata 3:17 seperti dia bersembunyi di terowongan 3:19 atau di lubang itu. Jadi, kayak tikus 3:21 itu ya, tinggal di lubang dia bisa 3:23 menggali ee tanahnya ee dari mulut 3:27 terowongan yang satu ditutupin keluar 3:29 lewat yang lain gitu yang tempat yang 3:31 satu lagi sehingga tidak terlihat. Ini 3:33 secara bahasa ya. Masyaallah. Jadi hati 3:36 yang ditutupi oleh jiwa yang rapuh ya 3:39 dengan akidah yang lemah itu biasanya 3:42 akan mudah terpengaruh dengan nafak ya 3:44 nifak ini ya ee apa namanya ee 3:47 kemunafikan ini. Jadi ee bisa juga 3:51 kita artikan nifak ini menampakkan 3:54 keislaman tapi dia menyembunyikan 3:56 kejahatan keburukan ya bermuka du gitu 3:58 ya. Masyaallah. Nah, ini ee luar biasa 4:01 ya ee bagaimana Rasulullah ini 4:03 menjelaskan dalam hadisnya itu ya. 4:06 Arbaun mani kana munafiqon khon. Ada 4:10 empat hal. Jika ada pada diri seseorang 4:13 maka dia telah seorang menjadi munafik 4:15 yang khalison, munafik sejati. Ya Allah. 4:18 Di antaranya itu ya kalau terdapat salah 4:20 satu dari empat itu dia punya karakter 4:22 kemunafikan. Nah, itu di antaranya 4:25 misalnya 4:29 ya, 4:32 yaitu 4:34 wahada 4:36 wa. Jadi kalau dia dikasih kepercayaan, 4:39 dia berkhianat ya, diberikan amanah ee 4:42 kepemimpinan misalnya atau apapunlah ya 4:45 yang dipercayakan kepadanya. Walaupun 4:47 dia bersumpah atas nama Allah, tapi dia 4:49 berkhianat. Itu yang pertama. Kemudian 4:51 jika dia berbicara dia akan berdusta ya. 4:55 Dia tidak bisa di 4:57 ee percakapan omongan itu enggak bisa 5:00 dipegang ya istilahnya itu ya memang 5:02 omongan enggak bisa dipegang ya Mbak ya. 5:04 Maksudnya 5:05 berpikusta ya tidak bisa dipercaya. 5:09 Kemudian jika berjanji dia mengingkari. 5:12 Nah ketika dia bertengkar terjadi 5:14 perselisihan persengketaan dia itu zalim 5:17 melewati batas. Nah, jadi nifak ini 5:20 tentu saja berbahaya ya. Saking 5:23 berbahayanya nifak ini sampai-sampai ee 5:26 ada seorang ee apa namanya? Ibnu Abi 5:28 Mulaikah itu mengatakan dia itu seorang 5:30 tabiin. Dia mengatakan, "Aku bertemu 5:33 dengan 30 sahabat Rasulullah sallallahu 5:36 alaihi wasallam itu mereka semua takut 5:40 kalau kalau ada nifak dalam dirinya, 5:42 kalau ada kemunafikan. Jadi memang 5:44 sangat berbahaya ya ee kemunafikan ini 5:48 yang terendah tadi ya hadaba kalau 5:51 ngomong suka bohong. Nah, itulah 5:53 sebabnya Rasulullah sedari dini itu 5:57 mewanti-wanti umatnya itu pada saat 5:59 mendidik anak. Ya, jangan sampai terjadi 6:03 kebohongan walaupun dalam hal yang 6:05 sepele. Jadi, pernah ada seorang ibu 6:07 manggil anaknya, "Ta taal ya bunayya 6:10 sini nak. Ibu mau mau manggil kamu terus 6:12 ibu mau ngasih kamu tamar ya kurma." Ee 6:14 Rasulullah ada di tidak jauh dari tempat 6:16 dari tempat ibu itu. Terus didatangin 6:18 ibu itu, "Mana, Bu kurmanya? Katanya mau 6:20 ngasih anaknya ya." ini ya, Rasul ini 6:22 ya. Aku mau ngasih. Kalau kamu enggak 6:24 ngasih, kamu akan ditulis sebagai 6:25 seorang pembohong, pendusta. Nah, itu 6:28 ringan sekali, itu sederhana sekali. 6:31 Tapi dari situlah munculnya ee 6:34 kemunafikan yaitu kebohongan dari awal 6:37 sejak dini. Ketika anak-anak ini 6:39 terbiasa menyaksikan, mendapatkan orang 6:42 tuanya tidak jujur atau suka berdusta, 6:45 nanti dia akan lahir dan tumbuh di 6:47 masyarakat menjadi seorang yang 6:48 pendusta. ya walaupun ee dalam masalah 6:52 pola asuh dan pendidikan anak tuh kan 6:53 tidak hanya dari orang tua ya, 6:55 keteladanan orang tua, tapi juga ada 6:57 pengaruh lingkungan masyarakat ya ee dan 7:00 ee tentu saja ee Allah berikan hidayah 7:04 lim yasya kepada yang ee dikehendakinya. 7:07 Nah, inilah sebabnya ee virus 7:09 kemunafikan ini ee tentu sangat 7:12 berbahaya ya. Bahkan kalau kita lihat 7:14 dalam awal-awal surah Al-Baqarah itu ya, 7:17 kalau untuk orang beriman itu hanya 7:19 disebutkan kurang lebih lima ayat. Orang 7:21 yang apa? Orang yang kafir cuma dua 7:24 ayat. Orang munafik tuh ada 13 ayat 7:26 kewaspadaan terhadap mereka. Itu luar 7:29 biasa. Bagaimana orang-orang munafik 7:34 ituahum karena mereka itu enggak suka 7:37 terhadap apa yang diturunkan Allah. 7:39 Itulah sebabnya Allah menghapus semua 7:41 amal-amalnya. Nah, jadi ee ketika kita 7:44 berbicara tentang orang-orang munafik 7:47 ini, virus-virus kemunafikan ini, itu 7:49 bukan berarti untuk kita ikuti ya. 7:51 Nauzubillah minzalik. Jangan sampai kita 7:54 ee memiliki sifat-sifat yang melekat 7:57 pada diri kita sehingga ee menjadi suatu 8:00 hal yang biasa. Kan kadang di masyarakat 8:03 suka gitu ya, Mbak. Ah, enggak apa-apa 8:04 bohong ini untuk kebaikan gitu ya. Itu 8:07 yang kita hindari ya. Karena walau 8:09 bagaimanapun kunu eh maasodikin ya ee 8:13 jadilah ee bersama ee sehendaklah 8:16 bersama orang-orang yang jujur ya. Nah, 8:18 jadi di sini ee kita mengetahui dulu 8:22 keburukan itu bukan berarti untuk 8:24 dikerjakan tapi agar kita berhati-hati. 8:26 Karena siapa yang tidak mengetahui 8:27 keburukan itu, maka tentu akan 8:29 terjerumus di dalamnya. Nah, jadi yang 8:31 pertama ketika kita mendeteksi ee virus 8:35 kemunafikan ini pertama itu dilihat dari 8:39 ee kebohongan atau dusta ya. Jadi 8:41 artinya tidak jujur ya. Dusta atau 8:44 bohong ini tentu kita tahu itu sifat 8:47 yang paling dominan pada diri seorang 8:49 munafik ya. kedustaan tersebut ee tentu 8:53 ee dianggap sepele. Nah, ini tadi ya ee 8:56 dari rumah sebenarnya pondasi awal 8:59 seseorang itu bisa jujur itu adalah dari 9:02 pola asuh. Ketika orang tua telah 9:05 menerapkan kejujuran pada anaknya sedari 9:07 dini, maka anak itu tidak akan pernah 9:09 berbohong setelah dia dewasa. Ya, itu 9:12 dimulai dari orang tua. Sudahkah 9:14 menanamkan kejujuran pada anaknya 9:16 walaupun dalam hal yang sepele? Karena 9:18 kita tahu setiap ucapan yang kita 9:21 kucapkan dari lisan kita itu dicatat 9:23 oleh malaikat 9:27 ya. Semua ucapan yang diucapkan oleh 9:29 lidah kita itu dicatat oleh malaikat 9:31 raqib dan atid. Nah, bayangkan kalau 9:34 yang diucapkan itu kalimat-kalimat 9:36 bohong penuh dusta. Walaupun alasannya 9:38 demi kebaikan itu tidak dibenarkan. 9:40 Heeh. Ya, banyak sekali kan misalnya 9:42 ibu-ibunya suka bohong ketika anaknya 9:44 minta uang ya, ibunya menjawab enggak 9:46 ada uang gitu ya. Anaknya kreatif dia 9:49 cari ke kamar dilihat buka ee dompet 9:51 ibunya ada uang. Itu adalah suatu 9:54 kebohongan. Itu secara tidak langsung 9:56 telah menanamkan bibit-bibit atau virus 9:59 kemunafikan sejak awal kepada anak kita. 10:01 Dusta, bohong. Ya. Jadi, ahlun nifak 10:04 ini, orang-orang yang pembohong ini 10:06 identik dengan ee kedustaan ya yang dia 10:10 itu akan mencari celah untuk selalu 10:12 memanfaatkan kedustaan itu. Nah, ini 10:15 kalau dari keseharian mungkin orang 10:17 menganggap ringan. Tapi justru karena 10:19 terbiasa berdosa nanti akan mudah ketika 10:22 mendapatkan ee amanah itu untuk berdusta 10:25 lebih lanjut lagi. Oleh karena itu, 10:28 dusta itu termasuk ee lisanul lisanul 10:32 kadub itu termasuk dosa besar ya. Ee ada 10:35 yang menyebutkan ulama mengatakan bohong 10:37 itu termasuk kecuali ada tiga hal. 10:39 Bohong yang tidak dikatakan bohong ya. 10:40 Dusta yang tidak dikatakan dusta ya 10:43 dalam peperangan ya. Ee alharbu e 10:46 hidaah. Peperangan itu penuh dengan 10:49 kebohongan ya. Kedustaan artinya ya itu 10:52 okelah itu dalam pertempuran. Kemudian 10:54 mendamaikan saudaranya yang sedang 10:56 bertengkar islah. Kemudian dalam 10:57 hubungan suami istri itu enggak apa-apa 10:59 untuk menyenangkan ya. Tapi bukan untuk 11:01 bohong-bohong. Ee yang misalnya suaminya 11:05 ee selingkuh ke luar kota, dia katakan 11:08 ee apa ada tugas padahal selingkuh. Itu 11:11 itu bohong benar ya. maksudnya 11:13 memperbaiki hubungan suami istri itu 11:16 yang hal-hal yang misalnya suami pulang 11:18 dari luar kota bawa oleh-oleh untuk 11:20 istrinya, istrinya tuh enggak suka 11:22 warnanya norak misalkan. Tapi untuk 11:25 menyenangkan hati suaminya dia katakan, 11:27 "Ih, bagus, aku suka. Terima kasih ya." 11:29 Nah, itu kan bohong ya dalam hati, "Ih, 11:31 Nora aku enggak suka." gitu ya. Itu 11:33 tidak apa-apa untuk menyenangkan. atau 11:35 ketika istrinya sedang ee memasak 11:38 ternyata tidak enak ya, suaminya 11:39 mengatakan, "Oh, enak sekali gitu ya." 11:42 Padahal. Nah, itu dalam rumah tangga 11:45 untuk keharmonisan itu boleh. Nah, itu 11:47 hanya itu saja. Yang lain-lain enggak 11:49 boleh. Nah, oleh karena itu ee untuk 11:52 mendeteksi virus kemunafikan yang 11:54 melacak virus kemunafikan ini kita lihat 11:56 dari ee ucapan seseorang apakah dusta 12:00 atau tidak. Ya, ini kan bentuk-bentuk 12:02 virus kemunafikan yang berbahaya. 12:04 Biasanya ee kebohongan itu ditujukan 12:07 untuk kepentingan pribadi. Biasanya 12:09 orang-orang yang terkena virus munafik 12:11 ini dia akan berbohong untuk mendapatkan 12:14 keuntungan pribadi ya untuk ee hartalah, 12:17 kekuasaan atau pengaruh atau apalah ya. 12:19 Misalnya ee ya untuk hal-hal yang 12:22 sebenarnya untuk kepentingan pribadi. 12:23 Misalnya seorang karyawan misalnya 12:26 ketika dia tidak datang ya alasannya 12:28 apa? Sakit padahal enggak padahal malas. 12:30 Ya, hal-hal yang sepil seperti itulah 12:32 itu terkena virus kemunafikan ya atau 12:36 menghindari pekerjaan karena tidak mau 12:38 bertanggung jawab. Itu untuk kepentingan 12:40 pribadi itu adalah suatu ee virus 12:43 kemunafikan. Bohong, dusta, ya. Sesuatu 12:46 yang tidak sebenarnya dia katakan. Apa 12:49 yang dia ucapkan tuh berbeda dengan apa 12:51 yang telah terjadi. Nah, itu virus yang 12:53 sangat berbahaya biasanya seperti itu. 12:55 Atau kebohongan untuk mencari pengakuan 12:58 atau pujian misalnya, ya. misalnya ee ee 13:02 mengaku telah ada orang telah mengaku 13:04 berdonasi jumlahnya besar padahal gitu 13:08 ya hanya untuk mendapatkan pujian atau 13:10 pencitraan kayak gitu ya atau misalnya 13:14 ee ketika dia memberikan sesuatu eh 13:17 ternyata enggak dipilih diambil lagi 13:19 misalnya seperti itu ya kan bohong ya 13:21 nanti saya berikan ini sudah diberikan 13:23 ternyata ee tidak sesuai dengan yang 13:26 diharapkan diambil lagi. ya. Artinya 13:28 hanya untuk ee kepentingan pribadi, 13:31 hanya untuk mendapatkan pujian dari 13:32 masyarakat, dari komunitasnya, 13:34 pencitraan. Nah, itu ee kebohongan ee 13:37 yang terjadi biasanya dari virus 13:39 kemunafikan ini atau untuk menutupi 13:41 kesalahan. Jadi orang-orang yang terkena 13:44 virus kemunafikan ini dia akan berdusta, 13:47 berbohong untuk menutupi kesalahan yang 13:49 tidak jujur. Apa yang telah dia lakukan 13:52 itu ee dia bisa merekayasa ee 13:55 jawaban-jawaban untuk melindungi dirinya 13:58 dari konsekuensi perbuatannya. Misal 14:01 misalnya nih ya anak-anak kita nih 14:03 pelajar ya nyontek ya lagi ujian terus 14:06 kan ditanya mbak guru kamu ee ee apa di 14:09 melihat enggak? Saya enggak lihat kok. 14:11 saya enggak gitu. Itu kan bohong. Nah, 14:14 seperti itulah ya. Ya. Atau misalnya ee 14:17 suami ya yang terdap yang yang ketahuan 14:22 selingkuh ditanya istrinya dia tidak 14:24 jujur, dia jawab enggak aku bukan. Kayak 14:26 gitulah ya. Itu bohong untuk menutupi 14:29 kesalahan itu adalah virus kemunafikan 14:31 yang sangat berbahaya. Karena 14:32 kebohongan-kebohongan itu akan 14:34 melahirkan kebohongan-kebohongan 14:35 berikutnya. Kemudian ada juga yang 14:37 berbohong untuk menghancurkan orang 14:39 lain. Ketika virus kemunafikan ini 14:41 muncul dalam bentuk kebohongan itu ee 14:44 mudah untuk menyebarkan fitnah, kabar 14:47 bohong untuk menjatuhkan orang lain ya 14:49 dengan motif ya tentu ee ada 14:52 agenda-agenda yang terselubung ya. Motif 14:54 tentu beragam motifnya apakah dendam 14:56 atau ingin menjatuhkan ya menyebarkan 14:58 gosip, informasi palsu ya di manapun ya 15:01 untuk menjatuhkan lawan lawannya atau 15:03 kompetitornya. Dan ini berbahaya. Ini 15:06 virus yang parah ya. Ketika ee 15:10 kebohongannya itu dipercaya oleh 15:12 masyarakat, dia akan menuai semuanya tuh 15:14 ya dosa-dosa jariahnya. Masyaallah luar 15:17 biasa ya. Yang setiap yang mempercayanya 15:20 itu dapatlah dia dosa jariah. Ini 15:21 coronavirus kemunafikan itu sangat 15:23 berbahaya. Nah, ada juga niat ee 15:25 berbohong itu ee untuk niat yang baik 15:28 sebenarnya. 15:30 Jadi maksudnya itu untuk ee kebaikan 15:32 tapi dia lakukan dengan cara berbohong. 15:35 Misalnya ya mm orang-orang yang 15:38 berpura-pura ee apa namanya mendukung 15:40 kebijakan lingkungan agar mendapatkan 15:43 dukungan publik. Setelah dia dapat 15:45 kemudian dia ee kayak begitulah ya. Itu 15:48 adalah virus kemunafikan. Dan ternyata 15:51 kita dapatkan banyak sekali ya Mbak ya. 15:52 kita tidak menuduh orang atau milak 15:54 orang, tapi kita mendeteksi itu virus 15:56 itu supaya tidak terjadi pada diri kita, 15:58 keluarga kita, dan lingkungan kita. Nah, 16:00 ini yang pertama bagaimana virusuna 16:03 kemunafikan itu dilihat ya deteksi dari 16:06 berdusta, berbohong tersebut. Ya, ini 16:09 parah ya. Makanya sejak dini, sejak awal 16:12 kita coba jujur untuk ee diri kita. 16:15 Makanya iman itu ada tiga ya. Sidqul 16:17 lisan, sidun niah, sid arkan. Jujur 16:21 dalam ucapan. Jujur dalam niat dan jujur 16:24 dalam perbuatan. Itulah iman. Apa yang 16:26 dia ucapkan, apa yang dia yakini, dan 16:28 apa yang dia buktikan dari ucapan dan 16:30 keyakinannya itu sama. Jadi tidak ada 16:33 yang mendua omongannya A, hatinya B, 16:37 perilakunya C gitu ya. Nauzubillah 16:39 minzalik. Di depan orang dia pura-pura 16:41 mendukung tapi dalam hati dia tuh 16:43 dengki, benci gitu ya, perbuatan beda 16:46 lagi. Nah, ini yang sangat berbahaya. 16:48 Deteksi e virus kemunafikan ini sudah 16:51 ada ketika seseorang itu tidak jujur. 16:55 Kemudian ee ketika kita mendeteksi virus 16:58 kemunafikan ini, kita dapati ee 17:01 orang-orang yang membuat kerusakan di 17:03 muka bumi. Ya, artinya ee mereka merasa 17:08 mereka telah melakukan perbaikan, tapi 17:10 sebenarnya itu adalah kerusakan ya. 17:17 inahnu muslihun itu ya dalam surah Al 17:20 Imran itu eh maaf Albaqarah ayat 111 itu 17:22 ya ketika ee dikatakan kepada mereka, 17:25 "Jangan kamu membuat kerusakan di muka 17:27 bumi." Eh mereka menjawab, "Kami tidak 17:29 membuat kerusakan. Kami mengadakan 17:31 perbaikan kok." Gitu ya. Jadi kerusakan 17:34 orang munafik yang paling mendasar itu 17:37 adalah mendahulukan akal dan hawa 17:39 nafsunya daripada syariat Allah. Jadi 17:42 mereka menyangka ini adalah untuk 17:44 kemaslahatan, kebaikan bersama gitu ya. 17:47 Tapi sebenarnya mereka itu justru 17:49 merusak. Nah, jadi ini jadi modal mereka 17:52 tuh itulah ya ucapan-ucapan ee apa 17:56 narasi yang seakan-akan itu untuk 17:58 kebaikan bersama gitu. Padahal justru 18:02 mereka itu merusak. Nah, inilah sebabnya 18:05 bahaya virus kemunafikan ini Allah 18:08 jelaskan kepada kita hamba-hambanya itu 18:11 sampai ada satu surat yang menceritakan 18:13 tentang orang munafik tersebut. Itu 18:15 surah almunafiqun ya. Itu 18:19 waitahum 18:22 apaamuhum. Kamu tuh kalau melihat 18:24 orang-orang munafik itu pasti kamu kagum 18:26 dengan performance-nya, tampilannya. Ya, 18:30 waakulun eh apa tasma liquihim. Kalau 18:34 kamu kalau kamu dengar dia ee berbicara 18:37 retorikanya ya, narasinya, ucapannya 18:40 semuanya itu tuh pasti kamu tuh 18:41 tertarik. Jadi memang ujian buat kita 18:44 bahwa orang-orang yang terkena virus 18:47 kemunafikan ini itu secara performance, 18:50 secara ee fisik jasad ya atau secara 18:54 penampilan, secara ee apa ya itu 18:56 semuanya menarik. Is kayak benar kayak 18:58 benar banget gitu ya. Masyaallah. 19:01 Ternyata humul adu fahdarhum. Ternyata 19:04 dialah eh musuh yang nyata. Maka 19:06 hati-hatilah. Nah, contohnya misalnya ya 19:09 pura-pura peduli kepada lingkungan, tapi 19:12 sebenarnya merusak loh ya. Misalnya ada 19:15 ee ya biasanya untuk mendukung 19:17 pelestarian alam tapi padahal itu 19:20 sebenarnya ada praktik-praktik untuk 19:21 merusak lingkungan. akan dibuatlah 19:23 aturan-aturan itu seperti pencemaran 19:25 atau apalah ya atau ee banyak hal ya 19:28 yang dikatakannya itu untuk kebaikan ee 19:32 masyarakat padahal itu adalah untuk 19:35 kerusakan ya atau misalnya menyebarkan 19:38 fitnah dan kebencian di masyarakat 19:39 misalnya ya ee misalnya mereka 19:43 berkoar-koar untuk berbicara tentang 19:45 persatuan dan perdamaian ya tapi 19:48 sebenarnya itu untuk bukan beg bukan itu 19:50 yang mereka maksudkan kan atau misalnya 19:53 ee memanipulasi hukum ya untuk 19:56 kepentingan pribadi ya atau mungkin 19:58 eksploitasi tenaga kerja dan sumber daya 20:00 atau apalah ya yang katanya itu untuk ee 20:03 membangun padahal itu untuk merusak atau 20:06 mengaku membela hak masyarakat tapi 20:08 sebenarnya merugikan ya ee katanya untuk 20:12 memajukan masyarakat miskin tapi gitu ya 20:16 ee untuk anggaran-anggaran program 20:18 kesejahteraan itu dipotong gitu. itu dan 20:21 segala macamnya lah ya. Ah, banyaklah 20:23 kita dapatkan di sini bagaimana virus 20:26 kemunafikan ini terjadi seakan-akan ee 20:29 itu untuk kebaikan tapi padahal itu 20:31 untuk merusak masyarakat ya. Nah, ini ee 20:35 luar biasa ya dampaknya. Nah, kemudian 20:37 ee kita dapati lagi ketika kita melacak 20:41 atau mendeteksi virus kemunafikan itu 20:43 kita dapatkan ee di antaranya adalah 20:46 merendahkan orang yang berpegang pada ee 20:49 nilai-nilai Islam. merendahkan orang 20:52 yang berusaha untuk mengamalkan ajaran 20:54 Islam. Ya, ini tentu ee para orang-orang 20:59 para munafik yang orang yang terkena 21:01 virus munafik ini seakan-akan dia itu 21:03 humanis ya, seakan-akan dia itu baik. 21:06 Padahal dia itu merendahkan orang yang 21:09 yang dianggapnya itu ee ketinggalan 21:13 zaman ya. Contoh misalnya yang tidak 21:15 menyukai jilbab gitu ya atau 21:17 mengolok-olok jilbab, berpakaian syari. 21:20 Ya, ini sih sebenarnya pakaiannya 21:22 ketinggalan zaman itu 21:24 sebenarnyaatik ini kan tidak mengikuti 21:26 model ini kan pakaian ini ee enggak 21:29 sesuai lagi ya. Kita kan harus bersatu. 21:32 Ah, kayakkayak begitulah ya. Ee makanya 21:34 ee di tempat-tempat kerja misalnya ada 21:36 larangan tidak boleh. Padahal kita tahu 21:39 ini perintah Allah. enggak akan 21:41 mengganggu ya ee aktivitas yang lain. 21:43 Cuman karena merasa ee tidak cocok atau 21:47 mungkin tidak mau mengikuti syariat 21:50 Islam ya itu mereka akhirnya 21:52 mengolok-olok atau menyepelekan orang 21:55 yang berusaha untuk ee menjalankan hukum 21:57 Islam. Kan penutup aurat itu kan ee 21:59 bagian dari ajaran Islam ya dengan 22:02 alasan mereka katakan ih konservatif 22:04 itu. Ih itu ketinggalan zaman, 22:07 ih kuno. Itu kan Arab itu kan. Nah, 22:09 kayak begitulah. itu virus kemunafikan 22:12 yang sudah terjangkit oleh ee 22:14 orang-orang yang tidak menyukai ee 22:16 keimanan atau 22:18 misalnya meremehkan orang yang ee 22:22 menjaga salatnya ya atau 22:24 ibadah-ibadahnya yang berusaha untuk 22:26 taat kepada Allah ya. dia rendahkanlah 22:28 orang-orang yang konsisten menjaga salat 22:31 lima waktu atau saum atau ibadah yang 22:33 lainnya dengan ee menyatakan atau 22:37 mungkin menyindir atau nyinyir ya dengan 22:39 mengatakan, "Ah, ibadah itu enggak 22:41 relevan lagi dengan kehidupan modern, 22:43 enggak produktif. Habislah waktu untuk 22:45 salat ya atau ee apa namanya 22:48 bully-bulian gitu ya. Ketika sibuk kerja 22:50 terus salat, komentar, kok repot-repot 22:52 amat sih? Udahlah kayak gitu ya. Iman 22:54 mah di hati enggak perlu ditampilkan." 22:56 Nah, itu meremehkan virus kemunafikan 22:59 ini akan muncul pada orang-orang yang 23:01 meremehkan ee nilai-nilai Islam, nilai 23:04 ee orang-orang yang taat beribadah, yang 23:06 ingin kembali kepada Allah, yang beriman 23:08 kepada Allah dan Rasul-Nya. Bahkan 23:10 mereka meremehkan orang yang menolak 23:11 perbuatan maksiat ya. Ketika misalnya 23:14 ada ee peraturan misalnya ya, yang itu 23:18 adalah peraturan yang tidak benar gitu 23:19 ya. seakan-akan itu membolehkan untuk 23:22 hubungan seksual, hubungan zina ya 23:24 dengan misalnya membolehkan ee 23:27 kontrasepsi misalnya. Kemudian 23:28 dikatakan, "Ih, begitu amat sekarang sih 23:30 udah udah enggak zamannya lagi." Udahlah 23:32 kayak gitu. Yang penting suka sama suka. 23:33 Nah, jadi ketika seseorang menolak untuk 23:36 terlibat dalam perbuatan maksiat atau 23:38 yang bertentangan dengan syariat, maka 23:40 dia cemoohkan dianggap sebagai ah kaku 23:42 fanatik sekarang sudah zaman apaagi lah 23:44 itu harga keperawan, itu enggak penting 23:46 sekarang ini mah kayak gitu ya. Jadi ini 23:49 banyak yang terjadi. Ini sudah terkena 23:51 virus kemunafikan. Jadi ketika misalnya 23:53 ada seorang muslimah atau pemuda yang 23:56 tidak mau ikut pesta gitu ya ee apa 23:59 sebagaimana diajak oleh teman-temannya 24:01 tidak mau ikut kegiatan haram ya seperti 24:04 minum-minuman keras atau pokoknya yang 24:06 banyak maksiat tuh dikatakannya ah sok 24:08 suci terlalu ser ah begitu amat 24:11 ketinggalan. Ah begitulah itu virus 24:13 kemunafikan. atau misalnya orang-orang 24:15 yang mengejek ee orang-orang yang 24:18 memegang teguh prinsip halal dan haram 24:20 ya. Misalnya ee kan kita kan sangat 24:23 peduli ya makanan halal ya. Kita pasti 24:26 akan ee hati-hati ketika ada ee makanan 24:30 itu tidak mengkonsumsi. Karena ini luar 24:32 biasa nih Lukmah Wahidah yahanas itu ya 24:35 sesuap makanan yang kita konsumsi tapi 24:38 tidak halal itu dapat ee menolak amal 24:40 kita ee 40 hari ya artinya tidak 24:43 diterima. itu sesuap bagaimana 24:45 bersuap-suap, berpiring-piring, 24:46 bertahun-tahun. Ya, makanya hidayah itu 24:49 akan sulit didapat bagi orang yang 24:51 tubuhnya itu dialiri makanan yang haram. 24:54 Nah, ada orang yang berprinsip seperti 24:56 itu diejek, dibully, ya. Dianggap 24:59 seperti ee apa namanya? Ee alah itu 25:02 begitu amat sih gitu ya. Atau misalnya 25:05 seorang pebisnis menolak mengambil 25:06 proyek yang melibatkan riba misalnya, 25:09 terus kan diejek tuh sama rekan-rekannya 25:10 ya, alah kaku amatlah enggak fleksibel 25:12 alah begini kayak gitu ya. Jadi itu ada 25:15 virus kemunafikan sudah bersarang pada 25:17 diri orang tersebut ketika dia tidak 25:20 ketika dia meremehkan, merendahkan, 25:22 melecehkan orang-orang ee atau membully 25:24 ya orang-orang yang berusaha untuk 25:26 mentaati Allah dan Rasul-Nya. atau 25:28 misalnya mengkritik orang yang mengikuti 25:31 pandangan ulama, pendapat ulama ya atau 25:35 yang hadir dalam majelis ilmu kan ada ya 25:37 alah terlalu apa gitu. Bahkan ulamanya 25:40 sendiri untuk orang-orang yang telah 25:41 terkena virus berbahaya, virus 25:43 kemunafikan ini tidak lagi menghargai 25:45 ulama. Itu lebih parah ya. Jadi orang 25:48 yang berusaha mendalami agama, mengikuti 25:51 pengajaran atau ajaran dari para ulama, 25:53 ustaz, dan menghadiri majelis taklim 25:55 misalnya itu dicemoohkan, direndahkan, 25:58 dianggap lah buang-buang waktu ngapain 26:00 sih gitu ya. atau misalnya banyaklah 26:02 hal-hal yang ketika kita berusaha untuk 26:04 ee kembali kepada ajaran kita tuh 26:07 dianggap ya tidak lagi update ya e sudah 26:11 kuno konservatif sudah dianggap 26:14 menghabiskan waktu dianggap agama tuh 26:16 kan candu dan sebagainya. Jadi inilah 26:18 orang yang merendahkan orang yang 26:20 berpegang teguh pada Islam itu merupakan 26:22 orang-orang yang sudah terjangkit virus 26:25 kemunafikan ya. Ini bahaya nih virus ini 26:28 berbahaya banget. Nah, kemudian juga 26:30 bisa kita ee lacak ya, deteksi dan kita 26:33 lihat orang yang terkena virus 26:35 kemunafikan ini adalah orang-orang yang 26:38 menyebarkan keraguan terhadap segala hal 26:40 yang berkaitan dengan Islam. Mereka 26:42 terus mencari celah agar umat Islam itu 26:45 ragu dengan ajarannya ya apapun ya. 26:48 termasuk misalnya saudara kita yang di 26:50 Palestina yang berjihad untuk 26:52 memerdekakan negerinya atau dianggap ya 26:55 apa namanya teroris tuh yang bantu-bantu 26:57 itu ya menyalahkan gitu ya orang-orang 27:00 yang berjihad membela tanah airnya. Ini 27:03 menggambarkan kepada kita bahwa 27:06 orang-orang yang terkena virus 27:08 kemunafikan ini berusaha terus 27:10 menyebarkan keraguan yang terkait dengan 27:12 Islam. Bahkan ucapan mereka tuh sangat 27:15 menyakitkan. Misalnya jilbab itu 27:17 hanyalah adat orang Arab ya dan itu 27:20 pengekangan terhadap hak wanita termasuk 27:23 hukum-hukum lainnya ya pelanggaran 27:24 terhadap HAM dan segala itu 27:26 disebarkanlah keraguan dan yang lebih 27:28 parahnya lagi adalah apa yang 27:30 disampaikan Rasulullah itu ah itu bisa 27:32 dikritisi. Ah itu bisa di bahkan 27:35 Al-Qur'an pun mau direvisi. Nauzubillah 27:36 minzalik ya. Bahkan mereka itu meragukan 27:39 keaslian dan kebenaran Al-Quran. Ini ini 27:41 berbahaya. Ketika virus ini sudah 27:43 terjangkit dahsyat itu bisa menggerogoti 27:46 ee tubuh atau bahkan masyarakat ya 27:48 bahkan negara. Nah, muncullah yang 27:50 namanya sekuler ya. Kemudian berusahalah 27:53 untuk Al-Qur'an ini untuk ditafsir ulang 27:55 ya. Itu kan produk budaya ditulis oleh 27:57 manusia. Nah, ini kan bahaya banget ya. 28:00 Ee kemudian juga mungkin ada ya 28:03 intelektual yang mengklaim bahwa 28:04 sebagian ajaran Al-Qur'an itu tidak 28:06 relevan lagi dengan zaman modern ini. 28:08 Maka harus diinterpretasi ulang gitu. 28:11 Jadi ee enggak perlu jadi jangan terlalu 28:12 inilah dengan Al-Qur'an kayak begitu. 28:14 Nauzubillah minzalik ya. Mempertanyakan 28:16 kewajiban ibadah di dalam Islam ya 28:19 tentang salat, saum ya, zakat, haji dan 28:21 segala macam itu kan ritual masa lalu. 28:24 Nah itu ya dan meragukan hukum-hukum 28:26 Islam ya. Jadi memang orang yang terkena 28:28 virus kemunafikan ini sangat berbahaya. 28:31 Makanya orang-orang munafik itu fiqil 28:33 asfali minanar di kerak neraka. Nah, itu 28:36 semua bermula kejujuran itu dimulai dari 28:39 rumah. Artinya ketika kita tidak ingin 28:43 keluarga kita terserang virus 28:44 kemunafikan, maka dimulailah dari orang 28:47 tua untuk membimbing anak-anak kita 28:50 kejujuran, keimanan kepada Allah dan 28:52 Rasul-Nya ya. dan ee menjalankan ee 28:55 nilai-nilai iman keimanan ibadah ya, 28:58 tidak ragu terhadap ee ajaran-ajaran 29:00 Islam. Jadi contoh tuh dari orang tua 29:02 nanti kan anak itu berkembang, dia 29:05 bergaul dengan siapa di ee bersama 29:07 masyarakat yang mana, itu kitalah yang 29:09 mengarahkan ya. Jangan sampai anak kita 29:11 dibiarkan bebas begitu saja memilih 29:14 sekolah yang manapun yang tentu mudah 29:17 terpengaruh dengan ee teman-temannya dan 29:19 temannya itu kan juga hasil produk ee 29:22 pola asuh dari orang tuanya kan. Nah, 29:24 kalau orang tuanya juga enggak jelas 29:26 misalnya sikapnya sudah terkena virus 29:28 kemunafikan, itu akan menular kepada 29:31 anak kita. Nanti akhirnya akan kerepotan 29:33 nanti orang tuanya ya sampai misalnya ee 29:37 bisa nular itu ya malas beribadah ya idu 29:42 ala kalau mau salat tuh malas. Nah itu 29:44 adalah ee sudah terkena virus 29:46 kemunafikan malas untuk ibadah. Bahkan 29:48 meragukan peran Nabi Muhammad sallallahu 29:50 alaihi wasallam ya. Kemudian 29:52 mempertanyakan hari akhirat dan hari 29:54 kiamat ya. Kan ada tuh yang kita dengar, 29:56 Mbak ya, yang apa ada hari kiamat gitu, 29:59 belum juga mati sudah. Jadi meragukan 30:01 tentang adanya hari akhirat, kehidupan 30:04 setelah mati itu termasuk kategori 30:07 orang-orang yang terkena virus 30:09 kemunafikan. Ini yang parah sekali. Ini 30:11 luar biasa. Ini bahaya banget ya. Ketika 30:14 dia meragukan itu, tentu secara tidak 30:17 langsung dia akan berusaha untuk 30:19 menjadikan dunia ini adalah 30:20 segala-galanya. ya, mau apa, mau kaya, 30:24 mau apapun karena ini ee karena 30:26 ketidakyakinannya kepada konsep hari 30:29 kiamat ya, hari kematian. Kemudian juga 30:31 meragukan 30:33 ee syariat Islam itu sebagai hukum yang 30:36 dapat mengatur kehidupan sosial ya. Mana 30:39 ada agama mengatur gitu ya. Ini kah 30:42 konsep? Jadi, jadi akhirnya dampaknya 30:44 apa? Meragukan ee penerapan hukum Islam. 30:47 Misalnya waris kan warisan untuk 30:50 perempuan kan setengah ya daripada 30:52 laki-laki. Nah dikatakan itu tidak adil. 30:55 Sekarang mah kayak begitu ya. Jadi 30:57 orang-orang yang meragukan ajaran Islam 31:00 itu adalah orang-orang yang terkena 31:02 virusunafik kemunafikan yang sangat 31:04 parah dan penampilannya tuh menipu. 31:07 Mulutnya manis tapi penampilannya 31:09 masyaallah menarik sekali ya. Cara 31:12 narasinya kemudian pembuktian. Oh luar 31:14 biasa. Nah, misalnya contoh ya, kita 31:16 banyak temukan misalnya ee yang kayaknya 31:19 orangnya religi, ceramahnya tentang 31:22 moral gitu ya, di depan umum diundang 31:25 untuk memberikan khotbah, ceramah dan 31:27 segala macam. Ternyata praktik-praktik 31:30 pribadi dirinya dia lakukan itu 31:32 bertentangan dengan syariat ya. mungkin 31:34 korupsi, mungkin berzina, nauzubillah 31:36 minzalik ya, yang tidak sesuai dengan 31:38 ajaran agama itu juga terkena virus 31:41 kemunafikan atau mungkin ee yang sudah 31:44 mengklaim kepedulian sosial ya 31:47 misalnya dia banyak bantu masyarakat apa 31:50 segala macam, tapi yang tujuannya itu 31:52 adalah sebenarnya untuk kepentingannya 31:54 pribadi ya. Ya, artinya dia ada udang di 31:58 balik wali ya panci ya. tidak murni, 32:02 tulus, ikhlas untuk membantu atau 32:04 misalnya 32:06 ee apa ya ee contoh-contoh ke virus yang 32:11 terkena virus kemunafikan itu misalnya 32:15 ee orang yang tampil menjadi pendengar 32:18 yang baik ya, tapi sebenarnya dia itu 32:21 meremehkan atau ya jadi apa ya, jadi 32:24 padahal gitu ya. Nah, itu atau mungkin 32:27 yang orang yang tidak konsisten lah ya 32:29 dalam sikap, perbuatan, ucapan ya atau 32:33 mungkin orang yang pencitraan ya. Jadi 32:36 dia sepertinya sempurna. Ini enggak kita 32:38 enggak bicara siapapun ya. Artinya orang 32:40 yang ingin tampil sepertinya sempurna di 32:43 media sosial ya. Pencitraan lah gitu 32:45 Mbak kayaknya ideal, bahagia, sukses 32:48 gitu ya. Kayaknya adil, kayaknya baik 32:50 gitu ya. Tapi sebenarnya dalam kehidupan 32:53 nyatanya itu perilakunya itu 32:56 bertentangan dengan apa yang telah dia 32:58 tampilkan secara umum. Ya kan kita 33:00 banyak lihat tuh kayaknya oke banget 33:02 gitu ya. Masyaallah ternyata zalim 33:06 kayaknya iya keluarganya. Padahal banyak 33:09 yang ee tidak ya bertentanganlah. Jadi 33:11 hanya pencitraan maka ini adalah virus 33:14 kemunafikan yang parah ya. Dan termasuk 33:17 juga yang tidak percaya kepada Allah dan 33:18 tidak membenarkan janjinya ya. ria. 33:21 Banyak sekali ya yang virus kemunafikan 33:24 itu yang apa suka umat Islam itu 33:27 berpecah belah, menghalang menghalangi 33:29 orang untuk berinfak misalnya ya, 33:32 memprovokasi orang agar percaya dengan 33:35 ee informasi-informasi dusta ya, 33:37 bazer-bzer yang sengaja untuk di apa? 33:41 Hanya mereka itu kan hanya pekerja di 33:43 dikasih dapat duit, tapi ternyata 33:44 perbuatannya itu bertentangan dengan ee 33:47 hati nurani dengan kondisi realnya. Itu 33:50 juga bagian dari virus kemunafikan ya. 33:53 Ah yang penting mah dapat ini apa? Dapat 33:55 salari, dapat uang, yang penting mah apa 33:58 aja terserah kerjanya. Itu juga bagian 33:59 dari virus kemunafikan yang sangat 34:01 berbahaya atau menyeru kepada ee 34:04 budaya-budaya yang tidak sesuai dengan 34:06 nilai-nilai Islam, mengolok-olok ajaran 34:08 Islam. Jadi itu semuanya virus 34:10 kemunafikan ya. Tidak mau belajar agama 34:13 juga tidak mau mempelajari Islam, tidak 34:16 mau ee mengetahui isinya, tidak mau 34:19 pokoknya enggak mau deh untuk 34:21 berdekat-dekatan atau mulai mempelajari 34:23 Islam. Alasannya nanti kalau sudah Islam 34:26 beneran nanti malah terkekang, malah 34:27 enggak bebas, enggak boleh ini, enggak 34:28 boleh itu. Kan katanya dosa orang yang 34:31 tidak tahu kan tidak sebanyak dosa orang 34:32 yang tahu ya, tapi berbuat. Nauzubillah 34:35 minzalik. Nah, itulah Mbak ya virus 34:37 kemunafikan yang perlu kita waspadai dan 34:39 semuanya kita mulai dari rumah. Contoh 34:42 dari individu, maksudnya orang tua 34:44 ketika dia sudah jujur, dia sudah 34:47 beriman, yakin kepada Allah dan Rasul, 34:48 dia akan tularkan kepada anak-anaknya, 34:51 dia akan didik anaknya. Mudah-mudahan 34:52 anak-anak yang dari lingkungan dan 34:55 keluarga yang ditanamkan nilai-nilai 34:56 keimanan, nilai-nilai akhlak dan moral, 34:59 insyaallah nanti di luar mudah-mudahan 35:01 dengan menyeleksi ya temannya, tempat 35:04 belajarnya, lingkungannya, mudah-mudahan 35:07 dialah yang akan memimpin umat ini 35:08 insyaallah yang akan memberikan contoh 35:10 yang baik. Wallahuam bawab. 35:13 Masyaallah, bahasan yang mengingatkan 35:16 kita banget nih ya ee ikhwan akhwat 35:19 terkait dengan begitu banyak hal. 35:22 bagaimana mewaspadainya, melacak, 35:25 mendeteksi sampai kita bisa menghindari 35:28 dari kemunafikan ini. Sementara sebelum 35:32 dilanjut dengan membaca pertanyaan 35:34 melalui WA, ada satu pengumuman nih, 35:37 Ikhwan Akhwat, undangan di dalam rangka 35:40 ikhtiar mencetak generasi Islam yang 35:42 berlandaskan iman, Islam, ihsan yang 35:46 kuat. Kami Radio Silaturahim akan 35:50 mengadakan pengajian rasil majelis zikir 35:53 silaturahim dengan tema membangun 35:55 kekuatan umat dimulai dari keluarga 35:59 bersama siapa? Ya, Prof. Dr. H. Amani 36:03 Lubis, M. Ketua MUI bidang perempuan, 36:06 Remaja, dan keluarga. Sehubungan dengan 36:09 itu, silakan Bapak, Ibu Ikhwan Ahad 36:12 hadir untuk acara tersebut hari Rabu, 21 36:17 Agustus 2024 jam 36:20 0.30 sampai 11 waktu Indonesia Barat. 36:24 Tempatnya di Masjid Silaturahim Taman 36:26 Laguna Kalimanggis Jatiya Jati Bekasi. 36:30 Terima kasih untuk perhatian dan 36:32 kehadirannya. Oke, Ustazah Herlini Amran 36:37 akan menjawab pertanyaan ini dari tidak 36:39 ada namanya 0811 sekian. Kalau yang 36:44 terakhir kita dengar alat kontrasepsi 36:47 diberikan kepada siswa SMA ini berarti 36:50 mengizinkan perzinahan. Jangan diam aja 36:53 dong. Bagaimana komentar ustazah? Terima 36:56 kasih. He. Iya, jelas itu menjadi 37:00 catatan kita ya. betapa sangat em kita 37:04 sayangkan ya ee negeri yang mayoritas 37:07 muslim tapi ada peraturan seperti itu. 37:10 Maka tentu semua umat Islam yang 37:14 memahami nilai-nilai keislaman pasti 37:16 menolaknya. Nah, cuma sekarang kan di 37:18 mana posisi kita? Siapa yang 37:20 mengeluarkan ee aturan itu? Nah, oleh 37:23 karena itulah sebagai warga negara 37:25 Indonesia, sebagai umat Islam itu mesti 37:27 paham politik. Maka jangan pernah 37:30 mengabaikannya. Maka masuklah umat-umat 37:32 Islam yang paham itu ke berbagai tempat 37:34 ya, ke eksekutif, legislatif ya, ke 37:38 semua bidang. Umat Islam harus yang 37:40 memiliki pemahaman yang baik terhadap 37:42 nilain Islam. Ayolah bergerak, masuklah 37:45 ke berbagai lini di ee pemerintahan ini 37:48 agar nanti mampu untuk melahirkan ee 37:51 nilai-nilai, aturan-aturan yang 37:53 menjadikan seseorang itu mematuhi Allah 37:56 dan Rasul-Nya. ya. Jadi bisa mencegah 37:59 ya, paling tidak bisa ee preventif ya. 38:03 Kalau ada hal-hal yang tidak sesuai 38:05 dengan nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai 38:06 keislaman, kita bisa cegah. Nah, oleh 38:09 karena itulah semuanya harus bergerak. 38:11 Karena 38:12 untuk menggerakkan ee kebaikan itu, itu 38:15 tidak bisa oleh satu orang, semua orang. 38:17 Maka ada kaidah agama tanpa kekuasaan 38:20 tidak akan tegak. Kekuasaan tanpa agama 38:22 akan hancur. Jadi kalau memang kita 38:24 sudah dapatkan ini, mudah-mudahan 38:26 masyarakat menolak ya, semua ulama juga 38:29 menolak ya. Mudah-mudahan saudara kita 38:30 yang di dalam sana itu juga 38:32 menyadarinya. Mudah-mudahan nanti 38:33 aturannya dirop ya, tidak jadi begitu 38:35 ya, Mbak. 38:36 Oke, ini yang berikutnya ee Ibu Ustazah, 38:40 apakah termasuk munafik kalau kita 38:43 melabeli seorang pemimpin yang menzalimi 38:46 rakyat dengan segala 38:48 kebijakannya juga mengubah hukum-hukum 38:51 demi kekuasaannya agar berlangsung. Yang 38:54 jelas sudah kelewatan dengan 38:57 nepotisnya. Kalau dikomentari seperti 39:00 Firaun dalam sebuah postingan, apakah 39:02 ini termasuk sikap munafik? Ada yang 39:06 bilang enggak boleh menghina pemimpin 39:08 dengan menyamakan figur siapapun karena 39:11 di Quran enggak ada. Bagaimana menurut 39:14 pendapat Ustazah? Terima kasih. Iya. Ee 39:17 begini, kalau saya mengambil pandangan 39:20 ya, kita tidak boleh mencela orangnya, 39:24 tapi perbuatannya, kebijakannya boleh 39:27 kita kritisi. Jadi hindari mencela, 39:30 menghina orang ya orang. Apalagi kalau 39:34 dia itu ee se artinya masih saudara kita 39:38 muslim ya itu hindari orang mencela 39:42 orang. Tapi perbuatan itu boleh kita 39:44 kritisi. Ya, makanya tidak pas misalnya 39:47 kalau dia adalah saudara kita yang kita 39:49 kenal misalnya beragama Islam ya 39:52 misalnya masih mengakui ya agama Islam 39:55 apakah dia salat atau tidaknya itu tentu 39:57 urusan dia dengan Allah ya kan kita 39:59 tidak mungkin mengetahuinya. Tapi ketika 40:00 dia mengikrarkan dirinya adalah seorang 40:02 muslim, maka itu adalah saudara kita. 40:05 Tapi perbuatannya itu parah. Misalkan 40:07 kita hanya mengkritisi perbuatannya, 40:09 maka sesama umat Islam memang kita tidak 40:11 baik ya untuk ee langsung menjudge ya 40:14 dengan Firaunnya umat ini. Nauzubillah 40:16 minzalik ya. Masyaallah. Artinya 40:19 kritisilah orangnya tapi jangan ee eh 40:22 kritisilah perbuatannya, jangan 40:24 orangnya. Ya, kadang kita enggak tahu 40:25 nanti suatu saat ya Allah maha tahu 40:27 apakah nanti dia akan diberikan Allah 40:29 hidayah atau nanti Allah akan berikan 40:31 sesuatu ya. Tapi kita punya kewajiban 40:34 untuk mengingatkan. Bukankah kewajiban 40:37 kita sebagai umat Islam untuk itu untuk 40:39 beramar makruf nahi mungkar. Maninkum 40:42 munkar biyadih. Ya, barang siapa yang 40:44 melihat kemungkaran rubah dengan yat. 40:47 Yat itu artinya tangan ya. Kalau itu 40:49 bisa ditafsirkan tidak hanya tangan, 40:51 bukan tangan ini, tapi kekuasaan, 40:53 kekuasaan jabatan pangkat ya. Apapun 40:55 yang kita miliki yang kita bisa lakukan 40:57 untuk ee mencegah kemungkaran itu kita 41:01 lakukan di manapun posisi kita, apapun 41:03 ya, selama kita punya kemampuan untuk ee 41:06 mencegahnya. Kalau tidak mampu, tidak 41:08 punya kekuatan, tidak punya kekuasaan, 41:10 tidak punya jabatan, pangkat, tidak 41:11 punya apa-apun, maka dengan lisan ya 41:13 kita bisa bersuara ya. Apakah dengan ee 41:16 suara dengan apa ee dengan tangan kita 41:18 di media sosial itu kan juga bagian dari 41:21 ungkapan nahi mungkar kita. Kalaupun 41:23 enggak bisa juga enggak punya medsos, 41:25 enggak punya ini, enggak punya, enggak 41:26 punya apa-apa minimal hatinya. Walikaful 41:29 iman. Itulah selemah-lemahnya iman. Kita 41:30 doakan ya. Doanya apa ya? Ya Allah 41:33 berikan kami pemimpin yang beriman dan 41:35 bertakwa gitu ya. Jadi kalau saya sih 41:37 mengambil e pandangan jangan ee mencela 41:40 atau mungkin ee menghina atau melaknat 41:43 orang ya selama dia adalah saudara kita 41:46 yang masih mengklaim ee ag seseagama 41:49 dengan kita ya gitu. Wallahuam 41:53 kritik apa yang salah tapi tak usah 41:56 menyebutkan nama gitu. Jadi ya 41:59 ee kecuali kalau dia pemimpin itu kan 42:01 kita bisa langsung sebut nama ya karena 42:02 memang sudah dikenal ya pemimpinnya. He. 42:05 Kebijakan-kebijakan yang tidak kita 42:07 setujui kita bisa kita bisa beberkan ya 42:09 1 2 3 4 5 10 gitu ya. Oke. Apalagi kalau 42:14 apalagi kalau itu bertentangan dengan 42:16 undang-undang kita bisa langsung kritisi 42:18 ini bertentangan dengan ini nih undang 42:19 ini kayak begitu. 42:21 Ini dengan orang dari pertanyaan 42:23 berikutnya nih mungkin yang lain juga 42:25 ingin dengar jawabannya sederhana 42:27 banget. Basa-basi itu munafik atau 42:30 tidak? Padahal saya sering berbasa-basi 42:33 untuk menjaga sopan santun dan juga 42:36 perasaan orang yang dihadapi. Bagaimana 42:39 Ustazah? Terima kasih. Ya, bahasa basi 42:44 itu mungkin kalau kita terjemahkan 42:46 mujamalah ya, artinya menyenangkan hati. 42:49 Maka semua kembali kepada nawaitunya. 42:52 Innamal a'malu bin niat. Ya, jadi ee 42:56 niatnya apa? Kemudian jangan bohong. 42:59 Misalnya gini basa-basi misalnya datang 43:01 saudara apa teman kita, "Ih, kamu cantik 43:04 deh, wangi deh padahal bau misalnya." 43:07 Itu berarti bohong. Jadi jangan 43:10 mengatakan sesuatu yang bertentangan 43:11 dengan kenyataan gitu ya. Meskipun hanya 43:14 untuk menghibur tetap enggak bisa gitu 43:16 ya. Jangan yang yang jangan yang dusta, 43:18 yang lain aja cari yang lain untuk 43:20 menyenangkan hati. Ih, kamu cerah deh. 43:22 Kamu tuh ee beda loh tampilannya. Kamu 43:25 tuh segar, mudah-mudahan sehat. Ya, itu 43:27 jangan sampai bohong kayak itu tadi ya. 43:29 Padahal bau dibilang, "Ih, wangi dari 43:31 mana?" atau nyindir itu jangan ya. Jadi 43:34 sekali lagi kalau kita berbasa-basi 43:37 dengan saudara kita itu niatkan untuk 43:39 menyenangkan hatinya tapi jangan ada 43:41 dusta. Ketika kita menyenangkan ya 43:44 ketika kita menyenangkan hati saudara 43:46 kita, idkalus surur itu pahalanya buat 43:48 kita tuh luar biasa ya. Pahala loh 43:52 menyenangkan hati orang tapi enggak 43:53 bohong ya begitu. E oke. Kalau 43:58 bohongnya yang white nih tadi juga 44:00 disebutkan ya sama ustazah ini dari Ibu 44:03 Murni yang white l aman yang seperti apa 44:08 sih? Bohong putih gimana? Gimana? Bohong 44:12 sebenarnya ee tidak ada bohong putih ya. 44:15 itu ee ini aja apa namanya ee mencari 44:20 bahasa ya susunan bahasa yang tidak ee 44:25 apa namanya yang tidak jatuh kepada 44:27 kebohongan. Misalnya gini ee kita 44:30 disuguhkan makanan yang kita enggak 44:32 suka, tapi saudara kita tuh ingin kita 44:35 mencicipinya gitu ya. Nah, kita katakan 44:39 ee alhamdulillah ya, artinya kita kan 44:41 menolak untuk makan ya. Bisa terus 44:43 terang bisa kita katakan mohon maaf ya 44:46 udah saya ee apa ee barusan makan. Ee 44:49 kalau barusan makan ternyata enggak 44:51 makan bohong juga. Bohong. Enggak boleh 44:52 juga. Enggak boleh. Artinya ini perut 44:55 saya belum bisa menerima masuk apa 44:58 namanya nih lagi ini lagi ngatur ya 45:01 artinya bahasa-bahasa yang tidak tidak 45:03 jatuh kepada kebohongan. Ini ada yang 45:05 menarik loh, Mbak. Ini e dalam sirah ee 45:08 dalam sirah e ibunda Aisyah radhiallahu 45:11 anha itu dengan Rasulullah ketika 45:13 pertama kali ee berumah tangga ya kan 45:15 beliau kan akad nikah dulu menikah 45:18 kemudian serumahnya itu ketika di 45:19 Madinah ya. Nah, pertama kali Rasul 45:22 memberikan ee segelas susu kepada ibunda 45:25 ee Aisyah radhiallahu anha ya. Itu ee 45:29 ibunda Aisyah kan masih-masih muda, 45:30 masih malu-malu gitu ya. Enggak gitu ya. 45:33 artinya enggak mau gitu ya. Nah, terus 45:36 ee apa ee apa namanya? Menolak gitu ya. 45:41 Ee Rasulullah justru mengajarkan 45:42 kejujuran ya. Artinya menolak dalam arti 45:45 saya sudah kenyang itu enggak boleh. 45:48 Artinya kalau memang mau katakan mau 45:51 tapi jangan katakan udah kenyang. Karena 45:53 itu kejujuran itu sangat menjadi apa? 45:55 catatan. Jadi tidak boleh seseorang 45:58 mengucapkan sesuatu yang bertentangan 45:59 dengan kondisi nyatanya. Padahal dia tuh 46:01 belum makan, masih lapar. cuman karena 46:03 malu enggak enak akhirnya enggak mau. 46:05 Ah, kayak begitu tuh. Jadi ee Rasulullah 46:08 mengatakan jujurlah gitu ya ee kalau 46:11 jangan apa namanya ee tadi yang tadi 46:13 yang itu bukan white apa ee bohong putih 46:16 itu ya bukan seperti itu. Jadi kalau 46:19 memang tidak suka sesuatu kita jangan 46:22 katakan, "Oh, mohon maaf ya, aku enggak 46:23 suka." Itu kayak enggak jangan begitu. 46:25 Tapi ee bahasa-bahasa yang tidak tidak 46:29 menyakiti tapi juga tidak bohong. 46:32 Misalnya kita enggak suka terima kasih 46:34 ya atau saya bawa ya atau begitu. Jadi 46:36 artinya jangan sampai menyakiti hati 46:39 orang ya dengan telah berbuat baik 46:41 kepada kita dan jangan pula kita 46:43 berbohong padahal tidak sesuai dengan 46:45 kenyataan. Nah itu kan pandai-pandainya 46:47 kita untuk mengungkapkan yang selama 46:50 kita memiliki pemahaman bahwa bohong itu 46:53 tidak dibenarkan, pasti ada cara kita 46:54 bisa untuk mengungkapkan tapi tidak 46:56 bohong. Begitu, Mbak? H. Oke, pertanyaan 47:01 berikutnya. Tidak ada namanya lagi 47:02 terkait dengan munafik. Kalau 47:04 dibandingkan dengan cules atau judes 47:08 tapi jujur, bagusan mana, Ustazah? Oh, 47:13 sepertinya itu kosakata yang berbeda. 47:16 Culas. Culas itu apa ya? Ee bisa enggak 47:21 Mbak Noning menterjemahkan culas itu 47:23 seperti apa? 47:25 M susah juga karena ada kebohongan di 47:27 sana juga kan di culas itu ee culas itu 47:30 bukannya artinya itu ya apa namanya ee 47:33 serakah ya nanti apa 47:37 bandingkan dengan judes aja deh tapi 47:39 jujur. Iya. Ee jadi kalau culas itu kan 47:43 bahasa Indonesia ya. He. Culas itu ee 47:46 artinya bahasa Indonesia. Kalau munafik 47:48 kalau culas itu kan artinya nakal ya. 47:50 Kalau munafik itu kan kosakata bahasa 47:52 Arab ya. Jadi tentu berbeda ya kalau 47:54 kita ee padankan itu enggak enggak sama. 47:57 Jadi kalau misalnya tadi satu lagi apa, 47:59 Mbak? Judes. Judes. Judes itu kan 48:02 omongan yang sangat menyakitkan ya. 48:04 Orang berbicara tapi menyakitkan begitu 48:06 ya. He iya kan? Itu kan ee tapi 48:09 kebenaran tapi jujur dia bilang ee ini 48:13 satu hal yang berbeda. Kalau Judes itu 48:17 kan lebih kepada adab dan etika. Padahal 48:20 kita ee diperintahkan oleh Rasulullah 48:22 untuk berkata apa? Kaulan sadidah. 48:26 Perkataan yang benar, perkataan yang 48:28 baik, yang tidak menyinggung yang ee 48:31 artinya kata-kata yang kaulan ee 48:33 karimah, penuh dengan ee kasih sayang, 48:36 kata-kata yang lembut, kata-kata yang 48:38 tidak menyakitkan. Ya bayangkan aja, 48:40 Mbak. Nabi Musa aja ketika berhadapan 48:43 dengan Firaun itu diperintahkan Allah 48:46 untuk ulan laina, kata-kata yang lembut. 48:49 Nah, ini saudara kita bukan Firaun. Kok 48:51 kasar sih? Kok judes sih? Gitu ya. Nah, 48:53 itu mungkin beda dengan ee definisi 48:55 munafik tadi ya. Jadi enggak pakai 48:57 mendingan-mendingan. Mendingan mana 49:00 mulutnya manis tapi hatinya kotor 49:03 daripada orangnya jujur tapi bahasanya 49:06 jelek gitu. Jelek. Jadi, dua-duanya 49:07 jangan dipilih ya. Oke. Nah, jangan. 49:10 Enggak ada mendingan-mendingan. 49:12 Iya. Ini barusan ada yang bilang, "Mbak 49:14 Nuning culas itu artinya curang." 49:17 Oh iya iya deh. Curang. Curang terus ee 49:22 nakal ya. Jelas. He he. 49:25 Oke. Kalau tadi kita dengar ini Pak 49:30 siapa nih? Enggak ada namanya. 49:32 Mengajarkan kejujuran pada buah hati itu 49:34 bukan hal mudah. Zaman sekarang harus 49:37 ada yang kita rekayasa agar dia nurut. 49:41 Ini gimana biasanya ketika ketika 49:44 menghadapi anak-anak remaja Iya. 49:46 Jadi begini, menjadi orang tua itu 49:49 enggak mudah memang. He. Menjadi orang 49:51 tua itu merupakan tugas yang mulia, 49:54 butuh ilmu. Oleh karena itu ee seorang 49:59 tua itu kan madrasah utama ya, tempat 50:01 sekolahnya anak ya. Jadi kalau enggak 50:04 punya modal susah nanti ngasihnya kepada 50:06 anak. Maka kita terus belajar ya ee 50:09 belajar untuk ee paling tidak mampu 50:12 mengungkapkan kalimat-kalimat yang 50:15 menenangkan tapi bukan bohong gitu ya. 50:17 Ee jadi ee itu memang butuh butuh ilmu, 50:20 butuh belajar lagi. Nah, untuk anak-anak 50:22 remaja misalnya ee kalau kita lihat ee 50:25 Ali bin Abi Thalib itu kan membagi pola 50:28 pendidikan anak itu menjadi tiga tiga 50:30 fase ya. 0 sampai 7 itu ya itu 50:35 bermain-main. Jadi tidak ada di situ apa 50:39 kekasaran ee disiplin. 7 0 sampai 7 itu 50:43 kan masa-masa ya bermain sambil belajar 50:45 lah ya. Tapi tidak ada kebohongan di 50:46 situ. Jadi itu kemahiran dalam 50:50 mengungkapkan kata-kata itu dibutuhkan. 50:52 Jadi bagaimana anak ini bisa nerima tapi 50:56 tidak merasa dibohongi gitu ya. Misalnya 50:59 tadi ketika anak ingin beli es, ibu 51:02 katakan jangan dikatakan enggak ada 51:03 uang. Padahal ada kan katakan ee uang 51:06 untuk itu tidak ada untuk beli es. 51:08 Adanya buat yang lain. Nah, itu kan 51:10 enggak bohong ya. Buat yang lain kan 51:12 butuh nanti buat belanja, buat beli 51:13 beras, beli ini. Tapi buat untuk beli es 51:15 tidak ada. Itu itu lebih baik daripada 51:18 mengatakan tidak ada uang. Itu kan 51:20 kebohongan yang luar biasa. Jadi artinya 51:22 masing-masing disesuaikan dengan tingkat 51:24 usia. 0 sampai 7 itu kan yulaibuhum. tu 51:28 sampai Balih itu yadbuhum itu ada adab 51:31 ya, ada sanksi, ada hukuman. Kemudian 51:34 setelah balih itu yusohibuhum jadi 51:37 dianggap sahabat, jadi bisa di bertukar 51:40 pikiran dan sebagainya seperti itu. Jadi 51:42 memang kita lebih butuh banyak lagi 51:44 belajar jadi orang tua ya. Iya. meskipun 51:48 kalau untuk tadi SMA ya itu ada hal-hal 51:52 yang memang perlu kalau jujur jadi 51:55 nampar memang perlu pengungkapan dan 51:58 kalimat-kalimat yang keren ya Ustazah 52:00 ya. 52:01 Iya, belajar lagi, Mbak ya. Karena kita 52:03 mungkin kosakata kita perlu lebih banyak 52:05 lagi, ya. Anak-anak sekarang kan 52:06 berkembang dengan banyak pergaulan ya. 52:09 Paling tidak kalau yusohibuhum itu kalau 52:11 kita jadikan mereka itu teman kita kan 52:13 kita bisa dialog. Kenapa sih begini? 52:15 Kenapa? Jadi artinya diajak diskusi gitu 52:17 ya. 52:20 Iya. Oke. Masih ada waktu. Ini terkait 52:25 dengan kenapa orang yang munafik justru 52:28 mempesona. Mohon penjelasannya. 52:32 Ya Allah, memang ujiannya begitulah ya. 52:35 Allah berikan ujian ya. Jadi kalau kita 52:38 lihat ee kita baca tafsir surah 52:40 almunafiqun 52:47 ituum itu di kaitannya dengan Abdullah 52:50 bin Ubay. Jadi, Abdullah bin Ubay ini 52:53 adalah tokoh di masa Rasulullah yang ee 52:57 penampilannya tuh cakep banget. luar 52:59 biasa ganteng gitu ya. Ee pokoknya 53:02 ucapannya juga narasinya bagus gitu ya. 53:04 Jadi orangnya tuh kalau mendengar 53:07 kata-kata itu runut gitu ya, bahasanya 53:09 enak gitu. Masyaallah mudah memukau 53:12 orang lain. Udah gitu tampilan fisiknya 53:15 ganteng gitu ya. Nah, kenapa sih orang 53:17 munafik kayak gitu? Sebenarnya ini 53:19 adalah ujian ya, ujian pada kita. Jadi 53:22 orang itu tidak dilihat dari apa yang 53:24 dia ucapkan ya, tapi yang dilihat itu 53:26 adalah dari pembuktiannya, dari 53:28 keimanannya, dari hatinya. Jadi jangan 53:31 terpukau dengan orang yang merekayasa ya 53:34 atau orang yang performance-nya baik 53:36 tapi ternyata enggak. Ya kan banyak 53:38 orang yang ngomongnya bagus tapi 53:40 kenyataannya janji-janji aja, pencitraan 53:42 itu. Jadi kalau ditanya kenapa-kenapa 53:45 itulah ujian ya, ujian kita ya. Jadi 53:48 keimanan itu tidak dilihat dari eh 53:50 wajah. Innallaha lazuru suarikum 53:56 yaakinallahuubikum g ya. Allah enggak 53:57 lihat tampilanmu e bentukmu, tapi yang 54:00 Allah lihat itu adalah hatimu gitu. Iya. 54:02 Meskipun penampilan tetap harus dijaga 54:05 jangan sampai acak kadul atau bahkan 54:07 pasti 54:10 tahu enggak Ustazah? Banyak sekali WA 54:13 yang menjelaskan terkait dengan culas 54:16 dari Ibu Ina. Ibu Ina bilang culas itu 54:18 licik, Mbak Nuning. Banyak tipu-tipuan. 54:21 Terus Mas Herman bilang culas itu 54:23 curang, Ustazah. Terus ada Pak Rizal 54:27 yang bilang, "Culas itu artinya enggak 54:30 jujur, enggak lurus hati." Ya, terima 54:31 kasih. Tadi kita soalnya masih ee apa? 54:34 Bingung antara yang mana dan yang mana. 54:36 Oke. Dari Bapak, Bapak apa Ibu ya? Abu 54:40 Muaz di Batam. Terima kasih untuk sudah 54:43 bersama-sama dengan isi yang luar biasa 54:46 ini. Dan yang 54:48 berikutnya asalamualaikum. Izin 54:50 bertanya, Ustazah. Waalaikumsalam. Saya 54:53 suka dijanjiin nih sama saudara dengan 54:56 kata-katanya, tapi enggak pernah ada 54:58 bukti, selalu bohong. Berarti dia 55:01 munafik dong. Saya dibohongin terus suka 55:04 kesal nih. Gimana? Terima kasih. Iya. 55:08 Ya. Jadi memang kalau orang yang berkata 55:11 ya hadasa kadaba dia bohong tapi e dia 55:13 berbicara tapi dia dusta. Itu adalah 55:16 ciri tanda-tanda kemunafikan. Nah, tapi 55:19 kita sebagai ee saudara ya kita memang 55:24 tidak diperbolehkan untuk men-judge ya, 55:27 mully, menyeremehkan ya kamu tuh munafik 55:30 gitu jangan ya. Artinya ee kita hanya 55:34 boleh untuk menilai diri kita sendiri 55:36 ya. menilai orang lain itu urusan dia 55:38 dengan Allah ya. Artinya kan namanya 55:41 hidayah di tangan Allah. Mungkin 55:42 sekarang dia seperti ini. Siapa yang 55:44 bisa jamin ketika di akhir hayatnya 55:46 nanti dia bertobat, dia meminta ampun 55:48 kepada Allah, ya meminta maaf kepada 55:50 manusia, siapa tahu nanti dia wafatnya 55:52 itu dalam keadaan husnul khatimah. Jadi 55:54 orang itu kan bisa berubah ya. Jadi kita 55:56 tidak menjat orang itu cuman gini. Kalau 55:58 sudah punya pengalaman seperti itu 56:00 dijanjiin janjiin ya udah enggak usah 56:02 dipercaya. Ya udah artinya udahlah 56:04 dengerin aja gitu ya. Bisa jadi, bisa 56:07 jadi ini kadang-kadang ee saya melihat 56:10 ya, Mbak ya, Mbak Nuning, kadang-kadang 56:12 iming-iming ini kan iming-iming ya, 56:14 janji-janji itu bisa jadi itu adalah 56:16 pola asuh dari orang tua juga ya. Ketika 56:19 orang tua ketika mendidik anaknya 56:22 sewaktu anaknya masih kecil tuh banyak 56:23 janji-janji, iya nanti dibawain ya ini 56:26 ini. Jadi untuk menyenangkan hati 56:28 akhirnya kan enggak terbukti. Mungkin 56:30 orang tua beranggap anaknya lupa kali ya 56:31 sudah biarinlah gitu ya karena memang 56:33 enggak paham. Nah, ini anak hasil pola 56:35 asuhnya nanti setelah dewasa tumbuh 56:37 menjadi orang yang suka mudah mengumbar 56:39 janji. Niatnya sih untuk ee menyenangkan 56:42 hati orang lain. Banyak yang tipikal 56:44 begini, Mbak ya. Makanya yang kita ee 56:47 betul gombal banget. Nah, kita yang 56:48 sudah paham ini putuskan mata rantainya. 56:51 Karena kita kan belajar agama ya, 56:53 belajar ilmu. Jangan pernah memberikan 56:55 harapan-harapan palsu. Apa namanya? Ee 56:58 HP. HPH ya. PHP. PHP. PHP. 57:02 PHP. Eh, ya apa tuh artinya, Mbak? PHP, 57:06 pemberi harapan palsu, ya. Iya, betul 57:09 banget. Jangan seperti itu karena kita 57:11 tahu ya bagaimana rasanya kita tuh 57:13 dibohongi. Jadi kalau ada teman kita 57:16 seperti itu, saudara kita seperti itu, 57:17 ya sudah dengerin aja. Tapi sudahlah 57:19 enggak usah diyakini, enggak usah 57:21 dipercaya, bukti dulu, gitu ya. Kalau 57:23 belum bukti ya sudah hanya mungkin 57:25 penghias kata-kata saja begitu. Jadi 57:28 awal kemunafikan adalah bohong. meskipun 57:31 itu bohong yang sangat ringan, itu 57:33 adalah awal dari kemunafikan, gitu ya. 57:35 Jangan ajarkan pada anak-anak. 57:38 Iya. Kemudian ee ini yang terakhir 57:42 karena kita sudah di penghujung juga. 57:45 Kalau kedudukannya adalah demi 57:47 kepentingan banyak orang, tapi kita 57:50 kemudian juga merekayasa omongan yang 57:54 banyak terjadi sekarang seperti itu ya, 57:55 Mbak Noning. Itu termasuk yang harus 57:57 kita pertanggungjawabkan juga kah? 58:00 Maksudnya sih untuk kepentingan bersama 58:02 lebih aman gitu mungkin ya. Oke, 58:04 silakan. M masalahnya gini ee jadi 58:09 memang menghiasi atau bukan membumbu ya 58:14 menjadikan ee kalimat-kalimat yang kita 58:18 sampaikan itu tidak ada nuansa dusta 58:21 atau bohong ee tetapi ee apa ya orang 58:26 yang memahaminya beda dengan apa yang 58:28 kita sampaikan ya. Jadi ee kan dalam 58:31 Al-Qur'an dikatakan ya semua itu akan 58:32 diminta pertanggungjawaban ya. in walada 58:36 itu ya karena anh semua eh pendengaran, 58:39 penglihatan, ucapan semua akan diminta 58:41 pertanggungjawaban. Nah, ketika kita 58:43 menyampaikan 58:44 kalimat-kalimat yang ee multiinpretasi 58:48 kali ya disampaikan A maksudnya tuh B 58:51 itu tuh mungkin kalau dalam bahasan itu 58:52 uslub tauriah, Mbak. Uslub tauriah itu 58:55 ee model pembicaraan yang kita maksudkan 59:00 B, tapi orang itu mendengar maksudnya A 59:02 gitu ya. Iya. Nah, jadi contohnya gini. 59:05 Ketika Rasulullah sedang berdiri di sisi 59:08 ini, ada orang yang dikejar oleh orang 59:10 lain yang mau di mau di apa? Mau 59:13 disakiti, ya. Orang itu mengatakan, "Ya 59:15 Rasulullah, ini ada orang yang mau 59:16 mengejar saya, yang akan ee mencelakakan 59:19 saya. Jangan ee katakan, "Ya, saya lewat 59:21 sini." Terus Rasulullah pindah posisi di 59:24 seberang. Kemudian lewatlah orang yang 59:26 mencari tadi, ya. Mungkin tuh orang mau 59:27 dibunuh atau mau diapakan, ya. Terus dia 59:29 kata, dia bertanya, "Ya Rasulullah, 59:31 engkau lihat enggak si fulan yang saya 59:32 lagi kejar dia? Dia tadi lewat sini." 59:35 Nah, Rasulullah menjawabnya apa? Sejak 59:36 saya berdiri di sini, saya tidak melihat 59:38 ada orang yang lari. Nah, itu kan tidak 59:40 bohong sebenarnya kan 59:43 posisinya. Posisinya yang beda memang 59:45 betul kan di posisi itu dia tidak 59:46 melihat kan orang yang lari. Nah, ini ee 59:49 uslub tauriah. Tapi uslub ini tidak 59:52 boleh dipergunakan sembarangan. ini 59:54 hanya boleh digunakan pada saat-saat 59:57 yang memang membutuhkan dalam keadaan 59:59 darurat. Jadi kalau tidak kan jadi 1:00:01 bohong jadinya kan ee apa jangan pakai 1:00:04 memudahkan pakai ini. Nah, sekarang ee 1:00:06 yang ditanyakan tadi untuk kemaslahatan 1:00:09 yang mana gitu ya, apakah memang darurat 1:00:11 atau tidak. Nah, inilah ya. Jadi ee kita 1:00:14 ya kitalah yang bisa menjawabnya. 1:00:16 Makanya dalam ee kesempatan lain itu 1:00:19 Rasulullah mengatakan atqwa. Takwa itu 1:00:22 ada di sini di dada. Artinya apa? semua 1:00:24 yang kita ucapkan tergantung ee 1:00:27 tujuannya apa. Jadi jangan mudah untuk 1:00:29 mencari alasan-alasan, 1:00:30 pembenaran-pembenaran untuk menutupi ee 1:00:34 hal-hal yang sebenarnya tidak benar, 1:00:35 gitu ya. Jadi sekali lagi usahakan 1:00:39 jangan dusta tapi ee carilah ee narasi 1:00:44 kata-kata yang bisa ee memuaskan tapi 1:00:47 tidak masuk ke dalam kategori ee dusta 1:00:50 seperti itu gitu. Jadi memang kepandaian 1:00:52 untuk berkata-kata gitu ya, Mbak ya. 1:00:55 Iya. Kita semua kayaknya berada di 1:00:58 posisi nafaqo ya, terowongan atau 1:01:00 masyaallah apa lubang tikus ya kalau 1:01:02 enggak hati-hati. Oke, Ustazah, kita 1:01:05 boleh rangkum bahasan terkait dengan 1:01:07 virus atau metaforis kemunafikan. 1:01:10 Bagaimana mewaspadainya, melacaknya, 1:01:13 kalau mungkin menghindarinya ya silakan. 1:01:15 Iya. Ya, pendengar yang dirahmati Allah. 1:01:18 Kita bersyukur kepada Allah yang telah 1:01:21 memberikan kita ee Rasulullah sallallahu 1:01:23 alaihi wasallam yang diutus Allah untuk 1:01:25 menjelaskan nilai-nilai keislaman dan 1:01:26 keimanan. Kita beriman kepada Al-Qur'an 1:01:29 dan kita mengikuti semua apa yang telah 1:01:32 Rasulullah sampaikan. Maka ketika 1:01:34 Rasulullah menjelaskan tanda-tanda 1:01:37 kemunafikan itu ada empat di hadis tadi, 1:01:40 maka kita berusaha untuk menghindarinya. 1:01:42 Karena memang ee kemunafikan itu adalah 1:01:45 penyakit yang sangat berbahaya yang akan 1:01:47 membinasakan kita, yang akan menjelas 1:01:50 menggerus iman kita. Kita berharap 1:01:52 semoga Allah melindungi kita dari semua 1:01:54 bentuk kemunafikan, kemusyrikan, 1:01:57 kekafiran, dan kekufuran. Allah 1:01:59 memberikan kita keimanan yang dengan 1:02:02 keimanan itu kita mampu mencegah diri 1:02:04 kita dari semua perbuatan-perbuatan 1:02:06 maksiat dan dosa. Mudah-mudahan dengan 1:02:09 pembahasan ini saya, kita semua 1:02:11 mudah-mudahan terhindar dari ee 1:02:13 perbuatan-perbuatan kemunafikan sengaja 1:02:16 atau tidak sengaja. Dan kita mohon ampun 1:02:18 kepada Allah terhadap ee 1:02:20 perbuatan-perbuatan yang terlanjur kita 1:02:23 lakukan. Maka semoga Allah maha maha 1:02:25 pengampun dan mengampuni semua ee 1:02:28 kesalahan-kesalahan kita. Astagfirullahi 1:02:30 wakum. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:33 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:02:34 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 1:02:37 Ustazah Herlini Amran 1:02:39 dengan mengingatkan kembali bahwa virus 1:02:43 kemunafikan itu menebar di mana-mana dan 1:02:45 kita harus sangat hati-hati untuk tidak 1:02:47 terpapar karenanya. Baiklah. 1:02:50 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:02:53 an astagfiruka wa atubu ilaih. Billahi 1:02:56 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:02:58 warahmatullah wabarakatuh. 1:03:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:03:03 wabarakatuh. Pamit ya, Mbak ya. 1:03:06 Asalamualaikum.