Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thyiban barokan fih kama 0:21 yuhibuna waardo. Allahumma shalli 0:24 wasallim wabarik ala sayyidina 0:25 Muhammadin waa ali sayyidina Muhammad. 0:27 Asalamualaikum warahmatullahi 0:29 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:30 dirahmati Allah. Apa karirnya di 0:32 kesempatan ee pagi hari ini ya masih 0:34 dipancarkan dari Jalan majelis 0:36 silaturahim nomor 36 Kalimagis Cibubur 0:39 Bekasi Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:41 TV. Senang sekali di Kamis pagi hari ini 0:45 bertepatan dengan 19 Rabiul Aal 1447 0:50 Hijriah ya dan sudah masuki hari ke-11 0:54 di bulan September 0:57 2025. Alhamdulillah ikhwan semoga di 1:00 kesempatan ini dalam keadaan baik, dalam 1:02 keadaan sehat dan selalu dalam lindungan 1:04 Allah subhanahu wa taala. Tidak lupa 1:07 bagi ikhwanawat yang mungkin di 1:08 kesempatan ini tengah diuji sakit semoga 1:11 diberikan kesembuhan yang sempurna oleh 1:13 Allah subhanahu wa taala dan sakitnya 1:15 menjadi kafarat bagi dosa-dosanya. 1:18 Ikhwan akhwat, renungan di bawah naungan 1:20 Al-Qur'an. Di kesempatan ini seperti 1:21 biasa dengan guru kita Ustaz Husein 1:23 Alatas insyaallah akan mengkaji 1:25 merenungkan Quran surah Al-Hadid. ayat 1:28 ke-22 dan sampai ke-24 insyaallah bagi 1:32 ikhwat yang seperti biasa masih 1:34 bercengkrama dengan Al-Qur'an terutama 1:36 yang sudah mengikuti Oh, tahsin tadi 1:38 tidak ada ya Ustazah ee Dara ya. Izin 1:42 tadi tidak bisa hadir. Silakan bisa 1:44 membuka Qurannya ya. Quran surah 1:46 Al-Haddid ayat 22 insyaallah sampai ayat 1:49 24. Kita awali dulu dengan baca 1:52 al-Fatihah yang akan dibimbing langsung 1:54 oleh Ustaz Husin atas. Monggo Ustaz. 1:57 [berdehem] 1:59 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:04 Bismillahirrahmanirrahim. 2:07 Alhamdulillahi rabbil alamin. 2:10 Hamdan katsiran thayyiban mubarokan fi 2:14 kama yuhibbu rabbuna waard. 2:18 Allahumma sholli ala abdika wa rasulik 2:23 sayyidina wa nabina Muhammadin 2:27 wa alih thyibin washabatihil guril 2:30 mayamin 2:32 wasairina ala nahjihil qawim ila 2:35 yaumiddin. 2:37 Assalamualaika ya rasulullah. 2:41 Wasalamu ala ahli baitik thyibin 2:44 wasahabatikal ghurril mayamin. 2:48 Wassalamu alaina wa ala ibadillahi 2:51 shihin. Wassalamualaikum warahmatullahi 2:54 wabarakatuh. [berdehem] 2:57 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 3:00 Alhamdulillah pagi hari ini kembali kita 3:02 berjumpa, berkumpul bersama-sama di 3:05 bawah naungan Al-Qur'an. 3:07 Insyaallah kajian kita [berdehem] akan 3:10 merenungkan beberapa ayat dari surah 3:13 al-Hadid dimulai dari ayat 22. 3:16 Sebelumnya mari bersama-sama kita 3:18 [berdehem] membaca ummul Qur'an. 3:23 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:31 Bismillahirrahmanirrahim. 3:37 Alhamdulillahirabbil 3:40 alamin 3:44 [berdehem] 3:46 arrahmanirrahim 3:50 maiki yaumiddin. 3:55 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 4:01 ihdinasirathal 4:03 mustaqim. 4:07 Adina anamta alaihim 4:12 giril magdubi alaihim wadin. 4:22 Amin. 4:25 [berdehem] 4:27 [mendengus] 4:29 Ma 4:31 asoba mim musibatin 4:34 fil ardhi wala fi anfusikum 4:39 illa fi kitabim min qobli an nabraaha. 4:48 Inna dalzalika alallahi 4:51 yasir. 4:57 Likayi laa ta'sau ala maa fatakum wala 5:01 tafrahu bima aata. 5:06 Wallahu la yuhibbu kulla mukhtarin 5:10 fakhur 5:13 alladzina yabkhaluna waamurunanasa 5:18 bil bukhl 5:21 wam yatawalla fainnallaha 5:24 huwal ghaniyul hamid. 5:31 Sadaqallahuladzim. 5:37 [batuk][berdehem] 5:43 Allahumma atina minika rahmah waimna min 5:47 ladunka ilman nafi' wfaf'na bima 5:50 alamtana. 5:51 Rabbana zidna ilman wa alhikna 5:54 bisolihin. 5:57 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 6:00 [berdehem] 6:03 Pada ayat 22 dari suratul hadid, Allah 6:08 Subhanahu wa taala mengingatkan kita 6:11 semua akan hakikat yang penting 6:14 [berdehem] 6:17 yang berhubungan erat dengan kehidupan 6:19 kita. 6:22 Allah Subhanahu wa taala terangkan hal 6:24 ini kepada kita untuk menghibur kita 6:30 dan juga memberikan peringatan kepada 6:33 kita dalam waktu yang sama. [berdehem] 6:37 Banyak manusia 6:39 tidak memahami hakikat ini 6:42 hingga mereka bangga dengan apa yang 6:45 mereka miliki. Padahal semua itu 6:48 merupakan ujian. 6:51 Sebahagian dari manusia berputus asa 6:54 frustasi 6:56 karena 6:58 cobaan demi cobaan yang menimpa dirinya. 7:01 Padahal semua itu merupakan ujian 7:03 baginya. [berdehem] 7:06 Maka Allah terangkan pada ayat 7:09 [berdehem] 22 dari surah Al al-Hadid 7:13 ini. Maa asoba mim musibatin 7:18 fil ardhi. 7:20 Wala fi anfusikum illa fi kitabim min 7:24 qobli anabra. 7:27 Tidak ada satuun musibah, 7:31 tidak ada satuun bencana 7:34 yang terjadi di bumi 7:37 atau menimpa diri kalian, melainkan 7:40 telah kami tuliskan dalam kitab kami 7:44 sebelum kami bahkan menciptakan dirinya 7:47 atau menciptakan bumi itu sendiri. 7:50 [berdehem] 7:53 Jadi tidak ada satu bencana yang terjadi 7:55 di bumi, begitu pula 7:59 bencana yang menimpa manusia, 8:02 melainkan semua telah tercatat dalam 8:05 ilmu Allah Subhanahu wa taala sebelum 8:08 Allah menciptakan buminya, sebelum Allah 8:10 menciptakan kita semua. [berdehem] 8:15 Lalu Allah Subhanahu wa taala terangkan 8:20 sebagai hiburan bagi kita dan juga 8:23 peringatan. 8:25 Likai laau ala ma fatakum. 8:30 Allah terangkan hal ini 8:33 dengan tujuan untuk 8:36 menyadarkan kalian agar kalian tidak 8:39 bersedih, berduka, berputus asa, 8:43 mengalami rasa frustasi 8:46 karena ada sesuatu yang hilang dari 8:48 kalian. Baik orang yang kalian cintai, 8:52 begitu pula harta yang tadinya berada 8:56 pada kalian, 8:58 menyusut, berkurang, 9:01 atau sesuatu yang hampir kalian dapatkan 9:03 luput dari kalian. 9:05 Wala tafrahu bima atakum. Begitu pula 9:09 mengingatkan kalian untuk kalian tidak 9:13 bereforia, bersukaria dengan apa yang 9:16 Allah berikan kepada kalian. 9:18 [berdehem] 9:22 likai la taau ala ma fatakum wala 9:25 tafrahu bima atakum. 9:29 [berdehem] 9:30 Jadi kembali kita ulangi. 9:34 Ma asoba mim musibatin 9:39 fil ardhi wala fi anfusikum illa fi 9:43 kitabim min qobli annabraha. 9:48 Innzalika alallahi yasir. 9:51 Tidak ada satu bencana 9:54 yang terjadi di bumi atau menimpa 9:57 kalian, melainkan semua itu telah kami 10:00 catat atau tercatat 10:03 ya dalam kitab kami sebelum kami 10:06 menciptakan 10:08 bumi itu sendiri maupun manusianya. 10:12 Inna dalalika alallahi yasir. 10:14 Sesungguhnya hal itu bagi Allah amatlah 10:16 mudah. [berdehem] 10:19 Bagi Allah Subhanahu wa taala yang maha 10:21 suci 10:26 tidak berlaku baginya masa lalu, masa 10:29 kini, maupun masa yang akan datang. 10:32 [berdehem] 10:32 Karena semua ini merupakan batasan waktu 10:35 yang berlaku untuk makhluk, tapi tidak 10:37 berlaku untuk 10:38 Allah. Jadi bagi Allah yang lalu, yang 10:41 kini maupun yang akan datang merupakan 10:44 hal yang sama. Semua berada dalam ilmu 10:48 Allah Subhanahu wa taala. [berdehem] 10:53 Oleh karena itu, bagi Allah Subhanahu wa 10:55 taala untuk mengetahui kejadian-kejadian 10:58 ya yang lalu, 11:01 yang kini, yang akan datang bukan 11:04 merupakan apa? bukan merupakan hal yang 11:08 aneh bagi Allah. Karena ilmu Allah 11:11 Subhanahu wa taala ilmu yang tidak 11:13 dibatasi oleh ruang maupun waktu, oleh 11:17 masa kini, masa lalu, maupun masa yang 11:20 akan datang. [berdehem] 11:23 Nah, keterangan Allah pada ayat ini 11:27 menerangkan kepada kita bahwa tidak ada 11:29 satu bencana yang terjadi di bumi. 11:34 Begitu pula tidak ada satuun musibah 11:36 yang menimpa manusia melainkan semua 11:39 tercatat dalam ilmu Allah sebelum kami 11:41 menciptakan buminya maupun 11:45 manusianya. 11:46 Hal itu amat mudah bagi Allah subhanahu 11:49 wa taala. 11:50 Lalu Allah jelaskan alasan mengapa Allah 11:53 menerangkan hal ini bukan untuk membuat 11:55 manusia ya tidak berdaya, kehilangan 11:59 ikhtiar dan pilihan sama sekali tidak. 12:02 Tapi likaiila taau ala ma fatakum agar 12:05 kalian tidak larut dalam duka karena 12:08 sesuatu yang luput dari kalian 12:11 karena sesuatu yang hilang dari kalian. 12:14 [berdehem] 12:15 Wala tafrahu bima atakum. Begitu pula 12:20 mengingatkan kalian untuk tidak bersukar 12:22 ria bereforia dengan apa yang Allah 12:24 berikan kepada kalian. Baik itu 12:27 kekayaan, kedudukan, maupun anak dan 12:31 berbagai macam hiasan dunia. Semua itu 12:35 Allah berikan dalam rangka untuk menguji 12:37 kalian. [berdehem] 12:41 Wallahu la yuhibbu kulla mukhtarin 12:45 fakhur. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa 12:48 taala tidak menyukai orang-orang yang 12:51 bersifat angkuh, 12:54 fakhur lagi gemar membanggakan diri. 13:01 Kata mukhtal biasa digunakan untuk 13:03 menunjukkan [berdehem] kebanggaan, 13:05 kesombongan dengan bahasa tubuh. 13:09 dengan pakaian yang dipakai, 13:12 dengan gaya berjalannya, ya dengan 13:15 berbagai macam penampilan. 13:18 Ini merupakan 13:20 hal-hal yang diungkapkan dengan kata 13:22 mukhtal karena akar katanya diambil dari 13:26 kata alkhail, kuda. Ikhtala yaktu. 13:29 Ketika kuda ya berjalan dengan angkuh 13:32 sambil menenggok ke kanan dan ke kiri 13:34 dengan berlari perlahan-lahan 13:36 menggambarkan keangkuhan. kuda ketika 13:39 sedang berjalan. Nah, begitu pula 13:41 manusia di saat dia bersikap 13:44 angkuh, 13:46 bangga dengan penampilannya, dengan apa 13:49 yang dimiliki dan memamerkannya, 13:51 fakur 13:53 dan bangga diri dengan menceritakan 13:55 apa-apa yang dimiliki. [berdehem] 13:59 Ini merupakan perbuatan yang tidak 14:02 disukai Allah dan akan membawa dampak 14:04 yang buruk. 14:06 Seperti yang kita saksikan 14:09 dalam beberapa hari ini kejadian yang 14:11 terjadi di Nepal 14:14 ketika rakyat Nepal 14:17 bersatu bersama-sama dengan geram dan 14:20 marah mengejar Menteri Keuangan mereka 14:24 pukuli, mereka kejar hingga masuk ke 14:26 sungai. 14:28 Loncat 14:29 loncat ke su itu pun masih dikejar oleh 14:31 mereka. 14:33 Begitu pula Perdana Menteri Nepal, 14:35 rumahnya pun dibakar. [berdehem] 14:38 Demikian pula kantor DPR mereka. Kenapa? 14:41 Karena di tengah-tengah penderitaan 14:43 rakyat dan kesulitan hidup, kesulitan 14:46 lapangan pekerjaan, 14:48 juga membumbungnya harga kebutuhan 14:50 hidup, ternyata anak-anak pejabat ini 14:54 pamer dengan kekayaan mereka, dengan 14:56 penampilan mereka. Seolah-olah 14:59 negara milik mereka dan rakyat budak 15:01 mereka. Rakyat bekerja keras 15:06 tidak mendapatkan apa yang mencukupi 15:08 mereka. Sedangkan 15:11 para penguasa yang dipilih oleh rakyat 15:14 justru 15:16 bersikap 15:18 angkuh, sombong, bangga diri, dan 15:20 anak-anak mereka memamerkan kekayaan 15:22 mereka. 15:24 Akhirnya rakyat bersatu menyerbu 15:29 melakukan pembakaran, mengejar juga 15:31 pejabat-pejabat mereka. [berdehem] 15:34 Hal ini pelajaran 15:36 bagi juga bangsa kita. 15:40 Jangan gemar pamer, jangan gemar 15:42 flexing, 15:44 memamerkan apa-apa yang Allah berikan 15:46 dari kenikmatan. Tapi yang terbaik bagi 15:50 mereka adalah membantu sesama saudara 15:54 mereka dalam situasi sulit saat ini 15:56 dengan kelebihan yang Allah berikan 15:58 kepada mereka. Ini akan membuat hati 16:00 masyarakat betul-betul apa? tersentuh 16:05 menumbuhkan kecintaan di hati mereka 16:07 kepada orang-orang yang mampu, yang 16:09 punya kelebihan di sekeliling mereka. 16:11 Bukan dengan memamerkan kekayaan, 16:13 memamerkan mobil mereka, 16:16 sedangkan rakyat di keliling sekeliling 16:18 mereka dalam keadaan sulit. 16:22 Dan ini merupakan perbuatan yang tidak 16:24 disukai Allah yang akan menimbulkan 16:27 dampak negatif di tengah-tengah umat. 16:30 Oleh karena itu kepada para pejabat, 16:32 keluarga pejabat sadar 16:35 bahwa mereka dipilih oleh rakyat dan 16:38 negeri ini bukan milik mereka, tapi 16:40 milik semua rakyat Indonesia. 16:45 Apabila Allah berikan kelebihan pada 16:47 mereka, ingat saudara-saudara mereka 16:48 yang hidup dalam kesusahan. 16:51 Begitu juga wakil rakyat dalam 16:53 menetapkan undang-undang. Jangan 16:55 menetapkannya untuk kepentingan mereka 16:59 bersama kroni-kroni 17:01 teman kerja sama mereka, baik itu 17:03 oligarkinya maupun para pejabatnya. 17:07 Karena kalau hal ini terus berlangsung 17:08 akan membawa dampak negatif bagi mereka. 17:12 Kenikmatan yang ada pada mereka akhirnya 17:15 akan berguguran dan berhancurkan 17:17 menimbulkan rasa sedih, putus asa atas 17:21 kehilangan apa yang kalian miliki 17:22 sebelumnya. [mendengus] 17:24 Dan kalian harus tahu bahwa kalian 17:26 dipilih oleh rakyat dan kalian hidup 17:29 juga dari uang rakyat, dari pajak yang 17:31 diambil oleh rakyat. Maka betapa 17:34 kejamnya kalian hidup dari uang rakyat 17:36 tapi melakukan kezaliman di 17:38 tengah-tengah umat. 17:41 Dan hati-hatilah, 17:43 jangan kalian merasa kuat dengan apa 17:45 yang ada pada kalian. Ketahuilah Allah 17:48 Subhanahu wa taala maha kuasa dan maha 17:50 kuat. 17:52 Allah kuasa untuk membalik keadaan 17:54 kalian. Dari tadinya orang-orang yang 17:55 duduk dalam kecukupan, 17:58 Allah Subhanahu wa taala jadikan kalian 18:01 orang-orang yang kehilangan semua itu 18:05 hidup dalam cercaan, cacian, makian, dan 18:08 kesulitan kalian maupun anak-anak 18:10 kalian. Semua itu akibat ulah perbuatan 18:13 kalian. Karena Allah berfirman, "Famay 18:15 ya'mal mqatin 18:17 khair yarar wal mqatin syar yarar." 18:21 Siapa yang berbuat kebaikan, dia akan 18:23 mendapatkan balasan yang lebih baik. 18:25 Tapi siapa yang berbuat buruk, dia juga 18:28 akan menyaksikan cepat atau lambat 18:31 akibat perbuatan buruknya. [berdehem] 18:34 Kemudian untuk lebih jelas lagi kita 18:37 memahami makna dari ayat ini agar tidak 18:40 muncul perasaan bahwasanya semua 18:43 perbuatan manusia itu telah dituliskan 18:46 oleh Allah. 18:48 Padahal dalam ayat ini Allah tidak 18:50 menerangkan kepada kita bahwasanya 18:52 perbuatan manusia telah dituliskan, 18:55 ditetapkan oleh Allah. Tapi 18:57 cobaan-cobaan 18:59 yang datang pada manusia itu yang 19:01 ditetapkan sebagai ujian dari Allah bagi 19:04 manusia. [mendengus] Ba itu kekayaan 19:06 yang dia miliki, itu cobaan. 19:09 Waid taadzana rbukum lain syakartum 19:12 lazidannakum. 19:15 Terangkan pada mereka wahai Rasulullah 19:18 ketika Tuhan kalian mengumumkan melalui 19:21 lisan Musa, begitu juga para nabi 19:23 sebelumnya dan nabi yang datang setelah 19:25 Musa. Begitu juga melalui Nabi kita 19:28 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 19:31 Kalau kalian bersyukur dengan apa-apa 19:33 yang Allah karuniakan pada kalian, aku 19:36 akan berjanji untuk atau aku pasti akan 19:39 menambahkan bagi kalian nikmat-nikmat 19:43 yang telah kalian terima di dunia maupun 19:45 di hari akhir. 19:47 Tapi walain kafartum kalau kalian ingkar 19:51 inna adzabi syadid. Sesungguhnya azabku 19:54 amat pedih. Keingkaran kalian akan 19:57 mengundang azabku. Oleh karena itu, 20:00 mereka-mereka yang diberikan keutamaan 20:02 oleh Allah, hati-hati, waspada. 20:07 Akan tiba saatnya dan datang waktunya 20:10 apabila kalian ingkar, azab Allah akan 20:13 turun kepada kalian. 20:17 Jadi ayat ini menerangkan kepada kita 20:20 sebagai hiburan dan juga peringatan 20:22 bahwa apa saja yang terjadi dari 20:24 berbagai macam musibah, baik itu di 20:27 bumi, gunung meletus ya, begitu juga 20:31 tsunami, berbagai macam bencana yang 20:33 terjadi. 20:36 Begitu pula 20:38 berbagai macam kebaikan yang kalian 20:40 terima. Ya, semua itu sebetulnya telah 20:44 dituliskan oleh Allah dan itu amat mudah 20:47 bagi Allah karena batasan waktu yang 20:49 berlaku atas kita tidak berlaku bagi 20:52 Allah Subhanahu wa taala. 20:55 Satu hari Kang Rizal, Nabi kita Muhammad 20:57 sallallahu alaihi wasallam 21:00 menggambar ya dengan dengan apa? Dengan 21:04 ee sebuah batang di atas apa? di atas 21:07 pasir 21:09 dia membuat ee kotak persegi panjang. 21:15 Kemudian beliau menggaris lurus dari 21:17 bawah ke atas melintasi kotak tersebut. 21:22 Dia mengatakan ini garis yang ya 21:26 memanjang ini yang melintasi kotak 21:30 adalah menjelaskan batasan umur manusia 21:33 dan angan-angannya. Hm. 21:36 Jadi yang garis memanjang yang berada 21:39 pada kotak tersebut itu merupakan 21:40 umurnya. Tapi yang keluar dari kotak 21:43 itulah merupakan angan-angan. 21:46 Umurnya katakan 60 tahun, dia 21:47 berangan-angan seolah hidup 100 tahun, 21:50 200 tahun. Dia bekerja mengumpulkan 21:53 dunia tanpa berpikir untuk mempersiapkan 21:56 hari akhir. Begitu datang kematian 21:58 menjemput dirinya, 22:01 dia dalam keadaan tidak siap. Karena 22:03 seluruh waktunya potensinya dipergunakan 22:06 untuk mengumpulkan hiasan dunia yang 22:08 fana, lupa untuk mempersiapkan bekalnya 22:12 bagi kehidupan yang kekal. Bahkan 22:14 sebagian apa? Sebagian waktunya semua 22:18 hanya untuk kesenangan dunia. Begitu dia 22:21 meninggal dunia hanya kesedihan yang 22:23 akan melanda hatinya. Kenapa? Karena 22:26 semua akan ditinggalkan di belakang. 22:28 sedangkan dia berangkat menuju akhirat 22:31 tanpa membawa bekal sedikit pun. 22:34 Lalu setelah Rasul menggambar garis 22:36 memanjang melintasi kotak tadi, beliau 22:39 menggambar garis yang melintang. 22:43 Beliau mengatakan ini garis yang 22:45 melintang sepanjang perjalanan manusia, 22:48 cobaan yang akan diterima. 22:51 Cobaan yang datang dari Allah baik itu 22:53 merupakan kesenangan, 22:56 kesedihan, 22:58 kesempatan, maupun kesempitan 23:01 yang datang mendera manusia itu 23:04 merupakan cobaan yang datang dari Allah 23:06 Subhanahu wa taala untuk menguji 23:10 syukurnya dan sabarnya. Jadi, jangan 23:12 kita salah memahami maksud dari ayat 23:15 ini. Seolah-olah perbuatan manusia telah 23:18 ditetapkan oleh Allah. Padahal dia 23:20 berbicara tentang cobaan musibah yang 23:23 datang menimpa manusia. Karena kehidupan 23:26 dunia kan merupakan apa? Merupakan 23:28 ladang ujian bagi kita. Sedangkan 23:32 kesuksesan apabila kita meninggalkan 23:35 dunia dengan iman, ketakwaan dan amal 23:38 saleh itulah kesuksesan yang sebenarnya. 23:41 bukan dengan meraih gelar PhD, profesor, 23:45 mendapatkan penghargaan atau 23:47 mengumpulkan sejumlah kekayaan yang 23:49 cukup besar atau menduduki kedudukan 23:52 yang tinggi. Hingga sebagian pejabat 23:54 mengatakan apa? Di hadapan saya, Ustaz, 23:57 sekian tahun saya menjabat baru pada 24:00 periode ini saya mendapatkan Lailatul 24:03 Qadar. 24:07 Saya kaget. 24:09 Saya pikir lailatul qadarnya itu ada 24:12 kesempatan untuk dia mengabdi, 24:14 menjalankan 24:16 amanat yang Allah amanatkan padanya. 24:18 Ternyata maksud malam lailatul qadar itu 24:21 dia menjapatkan mendapatkan kesempatan 24:24 dengan jabatan yang Allah berikan. 24:26 Padahal orang ini orang yang rajin 24:28 beribadah. 24:29 melihat penampilannya dan wajahnya 24:33 menunjukkan orang yang benar-benar 24:35 saleh, perhatian, bahkan menjadi 24:37 pembimbing lagi. 24:39 Tapi begitu kita dengar ucapannya tanpa 24:42 malu-malu dia mengatakan baru pada 24:45 periode ini saya mendapatkan Lailatul 24:47 Qadar. 24:50 Menyedihkan sekali di saat orang lengah 24:53 dan tidak sadar bahwa apa yang diterima 24:55 merupakan cobaan dan ujian dari Allah. 24:58 Oleh karena itu perlu kita ulangi 24:59 kembali 25:01 bahwa apa-apa yang dituliskan Allah 25:04 Subhanahu wa taala dari berbagai macam 25:07 cobaan yang menimpa kita 25:11 itu semua masuk dalam apa? Dalam takdir 25:14 mubram. 25:17 Takdir mubram itu takdir yang langsung 25:19 ditentukan Allah Subhanahu wa taala 25:21 bukan kembali pada pilihan kita. 25:24 seperti ketetapan Allah yang menetapkan 25:26 bentuk rupa kita. 25:30 Kemudian juga orang tua kita, suku kita, 25:35 bangsa kita. Ini kan bukan pilihan kita. 25:38 Wallahu yakluqu ma yasyau waar. Allah 25:42 menciptakan apa yang Allah kehendaki dan 25:45 Allah subhanahu wa taala pilih. 25:49 Makana lahumul khiaratu min amrihim. 25:51 Dalam hal ini mereka tidak punya 25:52 pilihan. seorang diciptakan katakan ya 25:56 sebagai seorang katakan bangsa Indonesia 26:00 sukunya Jawa Sunda. Sebagian lagi 26:04 diciptakan Allah Subhanahu wa taala 26:06 anak-anak Adam sebagai bangsa Cina 26:08 katakan bangsa Mongol. 26:11 Ini merupakan ketentuan Allah. Orang 26:14 Indonesia tidak lebih mulia dari orang 26:16 Cina. Orang Cina tidak lebih mulia dari 26:18 orang Indonesia kecuali dengan iman dan 26:21 takwanya serta syukurnya pada Allah. 26:23 Begitu juga Allah ciptakan sebahagiannya 26:25 sebagai bangsa Arab dengan suku-sukunya. 26:30 Bangsa Arab tidak lebih mulia dari yang 26:31 lain, 26:33 melainkan dengan iman dan takwa yang 26:36 apa? Yang merupakan hal yang terbuka 26:39 bagi setiap suku bangsa untuk 26:41 berlomba-lomba meraih kemuliaan 26:43 tersebut. 26:44 Oleh karena itu, setiap orang punya 26:45 kesempatan. Setiap suku, setiap bangsa 26:47 punya kesempatan. 26:49 Bukan hanya monopoli kalangan dan bangsa 26:52 tertentu. Ini keadilan Allah Subhanahu 26:54 wa taala. [mendengus] Jadi 26:58 apa-apa yang ditetapkan Allah Subhanahu 27:00 wa taala bukan kembali pada pilihan 27:02 kita. Itu namanya takdir mubram. A 27:06 abramahullah biduni ikhtiarin minna. 27:09 Allah tetapkan tanpa pilihan yang 27:11 kembali kepada kami. 27:13 Tapi ada jenis takdir lain yang namanya 27:16 takdir muallaq. Allah menetapkan 27:19 hukum-hukum dan aturannya. 27:21 Baik itu aturan syariatnya, Allah 27:24 jelaskan jalan keselamatan, jalan 27:26 kecelakaan, begitu juga norma-norma 27:28 alamiah yang mengatur alam semesta ini. 27:32 Lalu Allah berikan kita petunjuk. 27:37 Berikan kita petunjuk. 27:39 Nah, apa yang kita akan terima? 27:42 Tergantung perbuatan pilihan kita. Kata 27:44 mualaq itu apa artinya? Tergantung. 27:48 Kalau kita memilih kebaikan, kita akan 27:49 dapat balasan yang lebih baik. Tapi 27:52 kalau kita memilih untuk menempuh jalan 27:55 buruk, ya, maka akibat bencana yang kita 27:58 akan terima itu sesuai dengan pilihan 28:01 kita. Itu namanya takdir mualakad. 28:05 Oleh karena itu, Kang Rizal, kalau 28:06 seandainya seorang menanam [berdehem] 28:09 padi, mungkin enggak yang keluar gandum? 28:12 Enggak. Begitu juga yang menanam gandum 28:15 tidak akan menghasilkan padi. Yang 28:17 menanam pohon mangga tidak mungkin akan 28:19 keluar nangka. Yang [mendengus] menanam 28:21 nangka juga tidak akan keluar 28:23 mangga. 28:23 Nah, ini namanya apa? Kembali pada 28:25 pilihan kita yang mengikuti petunjuk 28:28 Allah dan Rasul-Nya, Allah janjikan bagi 28:30 mereka keselamatan, kesejahteraan dunia 28:33 dan akhirat. Tapi yang menentang Allah 28:35 dan Rasul-Nya maka sesuai dengan 28:37 pilihannya yang akan diterima adalah 28:39 murka Allah dan azabnya. Ini namanya 28:41 takdir muallaq. Jadi Allah tetapkan 28:44 syariatnya ya dalam kehidupan kita. Nah, 28:48 kembali pada pilihan kita. Allah 28:49 tetapkan hukum-hukum alam. 28:53 Contohnya Allah tetapkan hukum yang 28:54 mengatur jantung kita, paru-paru kita. 28:58 Betul gak? Kedua ginjal kita, pencernaan 29:01 kita, semua dengan aturan. Nah, kalau 29:05 manusia tidak menjaga aturan Allah 29:07 Subhanahu wa taala, dia mengkonsumsi 29:10 makanan yang dapat merusak tubuhnya, 29:13 minum-minuman keras, ya, 29:16 merokok, 29:17 kemudian juga tidak menjaga tidurnya 29:21 dengan baik, tidak berolahraga dengan 29:23 baik, ya itu merupakan kebutuhan 29:25 tubuhnya. Bahkan dia dengan liar bergaul 29:29 bebas dengan wanita-wanita yang bukan 29:33 merupakan pasangan yang Allah halalkan. 29:36 Muncul berbagai macam penyakit di 29:38 antaranya HIV 29:40 atau spilis ya atau liver atau berbagai 29:45 macam penyakit yang menimpa paru-parunya 29:47 karena dia merokok, kerusakan hatinya 29:49 karena minuman keras. Maka ini semua 29:52 musibah-musibah yang diundang. 29:56 yang diundang oleh apa? Oleh 29:57 perbuatannya. Ini namanya takdir 30:00 muallaq. 30:02 Allah tetapkan api panas pembakar. 30:06 Api bisa digunakan memasak, bisa 30:07 digunakan juga sebagai penghangat, bisa 30:10 digunakan sebagai penerang. 30:11 Heeh. 30:12 Tapi ternyata apa? Dia tidak mengikuti 30:15 ya hukum aturan yang Allah tetapkan. dia 30:17 masukkan tangannya ke dalam api 30:20 atau dia lontarkan dirinya ke dalam api 30:22 karena putus asa, maka dia akan terima 30:25 balasan sesuai dengan perbuatan dan 30:26 pilihannya. [mendengus] Jenis takdir 30:30 ini, manusia tidak dapat berburuk sangka 30:34 pada Allah. Tidak dapat berburuk sangka 30:37 pada. 30:38 Nah, takdir yang kedua ini Allah 30:40 jelaskan ma asoba mim mus ma asobaka min 30:44 hasanatin faminallah. Kebaikan apa saja 30:47 yang kamu terima itu dari Allah. Karena 30:49 diri kita sel dari Allah. 30:51 Begitu juga hasil kebaikan yang kita 30:53 dapatkan dengan bercocok tanam, bekerja 30:55 yang baik itu juga semua berasal dari 30:57 Allah. Tapi w asobaka min sayatin famin 31:00 nafsik. 31:03 Apa saja yang menimpa kamu itu semua 31:05 akibat ulah perbuatan kamu. Warsalnaka 31:09 linasi rasula. Kami mengutus engkau 31:11 sebagai rasul bagi umat manusia. Wa kafa 31:13 billahi syahida. Dan cukup Allah sebagai 31:16 saksi bahwa kamu telah menyampaikan 31:19 pesan-pesan Allah. 31:22 Jadi, Kang Rizal, 31:24 manusia tanpa menyadari 31:27 begitu banyak perbuatan mereka yang 31:29 mengundang azab Allah. termasuk hilang 31:32 stabilitas dalam negeri kita ini. 31:35 Kemarahan rakyat ya, keluh kesah mereka 31:39 yang mendorong mereka untuk melakukan 31:41 pengerusakan itu sebagai akibat 31:43 ketidakadilan. 31:46 Jadi jangan menyalahkan rakyat 31:48 seluruhnya walaupun ada rakyat yang 31:50 menggunakan kesempatan ya dari peristiwa 31:53 ini untuk mengambil keuntungan tanpa 31:56 mempedulikan sama sekali apa akibat yang 31:58 dilakukan. 31:59 [mendengus] 32:00 Oleh karena itu diperlukan betul-betul 32:03 kesadaran baik itu para pemimpin maupun 32:05 rakyat duduk bersama-sama 32:08 berupaya menyelesaikan problema yang 32:10 mereka hadapi. Dengan kebersamaan, 32:13 kesadaran dan transparansi. Insyaallah 32:17 berbagai macam persoalan dapat 32:19 diselesaikan. 32:22 Jadi, Kang Rizal 32:24 jelas sekali maksud dari ayat ini bukan 32:26 menerangkan bahwa setiap perbuatan 32:29 manusia telah ditetapkan Allah Subhanahu 32:31 wa taala. Hingga di saat dia berbuat 32:33 keji dia mengatakan Allah yang 32:34 menetapkan. Di saat dia membunuh orang 32:37 Allah yang menetapkan. Allah tahu. Tapi 32:39 bukan Allah yang menetapkan. Sebagaimana 32:42 ungkapan yang diungkapkan oleh Syekh 32:44 Muhammad Mutawalli Sya'rawi 32:46 rahimahullah, seorang mufasir terkenal 32:49 bahwa ilmullah sabiqun la saiqun. 32:52 Ilmullah sabiqun la saiqun. Ilmu Allah 32:56 subhanahu wa taala karena tidak dibatasi 32:59 oleh batasan lalu kini maupun yang akan 33:02 datang. Ilmu Allah meliputi segala 33:05 sesuatu. Meliputi segala sesuauatu. 33:09 Sebelum peristiwa terjadi, Allah 33:11 Subhanahu wa taala telah tahu. Tapi la 33:13 saiun bukan berarti ilmu Allah yang 33:17 mengendalikan perbuatan kita. 33:20 Kalau manusia dikendalikan perbuatannya, 33:22 bagaimana Allah akan mengadili mereka? 33:25 Jadi sabiquun la saiqun. Sabiq artinya 33:30 mendahului kejadian karena ilmu Allah 33:32 tidak dibatasi oleh batasan waktu 33:34 seperti ilmu kita. 33:37 La saiquata saiq diambil dari saquku 33:41 yang artinya mengendalikan dan menyupir. 33:43 Maksudnya ilmu Allah bukan yang 33:45 mengendalikan berbagai macam perbuatan 33:48 yang kita lakukan. 33:51 Jadi jelas bahwasanya Allah Subhanahu wa 33:54 taala tidak pernah menzalimi manusia. 33:56 Berlaku adil terhadap mereka. Bahkan 33:58 bukan hanya adil. K Ral 34:01 kalau dia berbuat dosa sepanjang 34:03 perjalanannya kemudian dia bertobat 34:05 memohon ampun Allah ampuni. 34:08 Kalau adil satu dibalas satu dua dibalas 34:12 dua baik dibalas baik buruk dibalas bu 34:15 ini tidak. Yang buruk dihapuskan, yang 34:17 baik dibalas dengan berlipat ganda. 34:21 Kalau dia berniat untuk berbuat baik 34:24 kemudian dia tidak mampu untuk 34:25 mengerjakan dapat satu kebaikan. 34:28 Dia berniat untuk berbuat buruk kemudian 34:30 dia menyesal. Dia bertobat sebelum 34:31 dilakukan dapat satu kebaikan. 34:34 Kalau dia berniat untuk berbuat 34:37 keburukan, 34:39 berbuat apa? 34:42 Katakan dia berbuat kebaikan kemudian 34:44 dikerjakan, dia akan menerima balasan di 34:47 antara 10 hingga 700 kali lipat. Kalau 34:51 kebaikan dilakukan, infak di jalan 34:53 Allah, membantu sesamanya 700 kali 34:56 lipat. 34:58 Allah Subhanahu wa taala bukan hanya 35:00 maha adil tapi maha pemurah. Lu kenapa 35:02 lagi? Atau apa yang membuat sebagian 35:05 manusia merasa ragu terhadap Allah dan 35:08 berburuk sangka padanya? Ini betul-betul 35:10 merupakan dosa yang amat besar. 35:14 Buruh sangka terhadap Allah merupakan 35:16 dosa yang amat besar. Oleh karena itu, 35:18 mari selagi ada kesempatan bagi kita 35:21 berlomba-lomba bersama-sama kita menuju 35:24 Allah. memohon ampun atas dosa kesalahan 35:27 kita, memperbaiki amal kita, kita 35:30 kembali kepada Allah dan memohon agar 35:32 Allah menetapkan langkah kita, hati kita 35:35 di jalan yang Allah ridai hingga akhir 35:36 hayat Allah wafatkan kita dalam keadaan 35:39 mukminin, muslimin yang selalu bersyukur 35:43 pada Allah. 35:45 Lalu selanjutnya Allah Subhanahu wa 35:47 taala Rizal 35:49 menerangkan siapa yang dimaksudkan 35:52 dengan setiap orang yang angkuh lagi 35:56 bangga diri. Alladzina yabkhalun. 36:00 Ciri-ciri mereka itu orang-orang yang 36:02 kikir. 36:06 Alladzina yabkhalun wurunasa bilukli. 36:11 Di samping mereka kikir, mereka juga 36:13 mengajak orang lain untuk ikut kikir 36:16 seperti dirinya. 36:18 Karena kalau seandainya dia kikir, lalu 36:21 orang [berdehem] di sekelilingnya 36:22 mengelurkan tangan membantu, akan 36:24 mempermalukan dirinya, membuat 36:26 penampilannya buruk di tengah-tengah 36:27 masyarakat. Oleh karena itu, 36:31 orang yang bersikap angku lagi bangga 36:33 diri ini punya kebiasaan untuk kikir 36:36 terhadap kebaikan. Tapi kalau untuk 36:38 berfoya-foya, 36:40 untuk bersenang-senang, berforia, 36:42 membanggakan diri, kita lihat 36:44 menggunakan jam harga 11 miliar, 28 36:48 miliar baginya mudah. Walaupun orang di 36:50 sekir dalam keadaan lapar dan susah, 36:54 dia selalu merasa dia sudah berbuat 36:56 baik, orang lain yang tidak sama sekali 36:59 memahami dirinya. 37:02 Jadi mereka-mereka yang kikir dan 37:04 mengajak orang lain juga untuk kikir 37:06 seperti dirinya. 37:09 Wamay yatawalla fainnallaha 37:12 wamay yatawalla fainnallaha huwal 37:15 ghaniyul hamid. Barang siapa yang 37:20 berpaling maka sesungguhnya Allah 37:22 Subhanahu wa taala maha kaya lagi maha 37:27 terpuji. 37:29 [berdehem] 37:30 Wamay yatawalla fainnallaha huwal 37:32 ghaniyul hamid. Barang siapa yang 37:34 berpaling, sesungguhnya Allah maha kaya 37:36 tak butuh padanya. Allah Subhanahu wa 37:38 taala kuasa untuk memberikan rezeki 37:42 kepada hamba-hamba-Nya 37:46 dan Dia Maha Terpuji. Semua ketetapan 37:49 Allah, ketetapan yang betul-betul 37:52 amat adil. Penuh kebajikan, penuh 37:56 kebaikan bagi manusia. Tapi manusia yang 37:58 tidak menyadari kebaikan Allah Subhanahu 38:01 wa taala. 38:03 Jadi ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 38:07 kapan lagi kita kembali kepada Allah? 38:09 Kapan lagi kita bersyukur pada Allah? 38:12 Kapan lagi kita menyadari bahwasanya 38:15 semua cobaan-cobaan yang menimpa kita, 38:17 baik itu kebaikan maupun keburukan, 38:19 adalah ujian untuk menguji kita dan 38:22 menetapkan di mana tempat kita dan 38:25 bagaimana kedudukan kita. Apakah di 38:28 taman surganya, apakah dalam nerakanya? 38:31 Kemudian kedudukan juga seorang di surga 38:35 dan di neraka ditentukan 38:37 sampai di mana ya ee hasil dari amal 38:41 perbuatannya. 38:43 Oleh karena itu, mereka-mereka yang 38:44 berjuang bersama Nabi kita Muhammad 38:46 sallallahu alaihi wasallam, para 38:48 keluarga maupun para sahabatnya yang 38:50 terdahulu, mereka berada pada kedudukan 38:53 yang mulia. 38:55 awalun minal muhajirina wal anar 38:58 walladinabauhum 39:00 biihsanin radhiallahu anhum waradu 39:03 anhum. 39:05 Jadi bukan ditentukan oleh nasab 39:06 seseorang kedudukannya 39:09 tapi ditentukan oleh apa? Oleh amal dan 39:13 pengorbanannya di jalan Allah Subhanahu 39:16 wa taala. Mudah-mudahan Allah Subhanahu 39:19 wa taala 39:21 persiapkan diri kita untuk mempersiapkan 39:24 bekal yang sebaik-baiknya yang paling 39:27 Allah Subhanahu wa taala ridai. Jangan 39:29 menjadikan dunia sebagai tujuan dan 39:32 perhatian kita, tapi Allah jadikan dunia 39:34 yang di tangan kita, umur kita semuanya 39:36 untuk kita persembahkan demi meraih 39:38 kemuliaan, kebahagiaan di sisi Allah dan 39:41 berkumpul bersama Nabi kita Muhammad 39:43 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 39:46 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 39:49 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 39:51 ilaik. Wal afu minkum. Wasalamualaikum 39:55 warahmatullah wabarakatuh. 39:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:58 wabarakatuh. Ee demikian tadi renungan 40:01 di bawah naungan Al-Qur'an surah 40:04 Al-Hadid ayat 22 sampai 24, Ustaz. Ya, 40:08 bagian yang mungkin baru bergabung ya. 40:10 Dan ee saya bacakan beberapa WA yang 40:13 sudah masuk, Ustaz. 40:15 Ada pertanyaan dan juga terima kasih 40:18 matur suhwun pagi ini Ustaz ee sehat 40:21 panjang umur bersama 40:23 aminum semuanya. 40:24 Ada WA juga dari Pak Arwin menyimak 40:27 selalu dalam keadaan sehat walafiat 40:29 katanya. 40:30 Amin. Amin. 40:30 Dalam lindungan Allah Subhanahu wa 40:31 taala. Pak Armar Maulid Arwin 66 tahun 40:36 di Lenteng Agung. Ini beberapa komentar 40:38 juga dan juga dari Pak Sodq, Pak Sodq, 40:42 Bu Anggit, kemudian Pak Rahman, Pak 40:45 Nana. Pertanyaan dari Pak Rohim saya 40:48 gabungkan juga dari Pak Sodq nih 40:49 pertanyaannya dan juga Ibu Rani mungkin 40:52 ya. Ee Ustaz, kadang kita suka terjebak 40:55 oleh masa lalu, baik itu masa lalu yang 40:59 ee baik untuk kita ataupun buruk untuk 41:02 kita, Ustaz. Nah, kita juga sering 41:04 overthinking. Overthinking tuh 41:07 Iya. ya terlalu berlebihan gitu, Ustaz 41:09 ya 41:09 dalam menilai diri kita. 41:10 Iya. Ee tentang masa depan gitu Ustaz. 41:13 Nah, jadi hati kita tuh susah tenang ee 41:16 tidak bisa menikmati masa kini, tidak 41:18 bisa mensyukuri nikmat Allah yang ada di 41:20 depan kita saat ini. Mohon nasihatnya, 41:23 Ustaz. saya gabungkan juga dari Ibu 41:25 Rani. Bagaimana usaha dan doa dapat 41:29 berpengaruh terhadap takdir. 41:33 Kemudian ini ee Ustaz saya bagaimana 41:37 bila kita setiap hari merasakan 41:39 kesedihan yang berlarut-larut? Sedih 41:42 dengan keadaan yang sedang kita jalani 41:45 yang tidak sesuai dengan keinginan kita. 41:48 Apa yang sudah Allah perintahkan sudah 41:51 dilakukan. Tapi kenapa masih berlarut 41:55 berlarut-larut? 41:56 Ini tiga pertanyaan hampir senada Ustaz 41:58 ya. Mungkin dengan takdir. Nah, Pak 42:00 Sodiq, apakah Ustaz ayat ee Albaqarah 42:04 ayat 18 berkaitan dengan pejabat di NKRI 42:08 saat ini Pak Sodiq di kalender 42:11 yang summun umyum fahum la yarjiun? 42:14 Mereka tuli, bisu, dan buta. Maka 42:17 tidaklah mereka akan kembali ke jalan 42:19 yang benar. Demikian, Ustaz, 42:21 pertanyaan-pertanyaannya. 42:25 Bismillahirrahmanirrahim. 42:27 [berdehem] 42:30 Allahumroh sudurana liwasyidi amrik 42:33 wasadid alsinatana 42:36 wa aklis niyatina wa taqobbal a'alana. 42:43 mendengarkan pertanyaan-pertanyaan tadi, 42:46 seorang ibu 42:49 yang suka terbayang-bayang akan masa 42:51 lampau. 42:55 Terkadang overthinking berkaitan dengan 42:58 hari depan. 43:00 Penuh harapan. 43:03 Kalau kita mendengarkan ayat tadi, 43:08 sebetulnya merupakan jalan keluar bagi 43:10 kita semuanya untuk tidak berlarut-larut 43:13 dalam sedih, duka 43:16 karena sesuatu yang luput dari kita. 43:20 Adapun kesalahan-kesalahan yang kita 43:22 lakukan di masa lampau, termasuk saya 43:25 yang tidak luput dari kesalahan, bahkan 43:28 bukan hanya sedikit, dari banyak 43:30 kesalahan dalam perjalanan hidup. 43:33 Dalam usia seperti saya ini sudah 67 43:37 tahun Hijriah ya, itu subhanallah 43:40 kesalahan-kesalahan masa lampau itu 43:42 seringki terbayang dan teringat. 43:46 yang teringat bukan kebaikan-kebaikan 43:48 yang kita lakukan, tapi 43:49 keburukan-keburukan yang kita lakukan. 43:55 Allah Subhanahu wa taala mengingatkan 43:57 kita hal ini untuk mengajak kita 44:00 bertobat, 44:01 memohon ampun pada Allah 44:04 dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan 44:07 kita yang lampau. Karena kalau kita 44:08 mohon ampun, bertobat dari kesalahan 44:10 kita, Allah maha pengampun lagi maha 44:12 penyayang. 44:14 Jangan kita melupakan keburukan kita 44:17 yang kita ingat hanya kebaikan kita 44:18 seolah-olah Allah berhutang pada kita. 44:21 Padahal kita ini yang berhutang penuh 44:23 kepada Allah Subhanahu wa taala. 44:27 Jadi mengingat masa lampau yang buruk 44:31 hendaknya kita memohon ampun pada Allah 44:33 kembali kepadanya memperbaiki diri kita. 44:37 Kalau kita diingatkan akan nikmat Allah, 44:39 bersyukurlah padanya yang telah 44:41 menganugerahkan kita berbagai macam 44:43 nikmat. 44:45 Lalu berkaitan dengan hari depan, kita 44:47 sebagai manusia tidak mungkin bisa 44:49 mengendalikan hari depan. [berdehem] 44:52 Hari depan di tangan 44:53 tangan Allah. 44:54 Oleh karena itu, Ibu usahakan untuk 44:57 selalu memohon kepada Allah segala 44:59 kebaikan baik untuk dunia ibu maupun 45:02 akhirat ibu, untuk keluarga ibu dan anak 45:05 ibu. 45:06 dengan ibu berdoa kepada Allah yang maha 45:09 mendengar, yang maha pengasih, maha 45:12 penyayang, dan maha penguasa untuk 45:14 mengabulkan doa ibu, ibu akan tentram. 45:18 Jadi, ibu beramal, berbuat kebaikan 45:21 sambil berdoa, setelah itu serahkan 45:23 urusan ibu kepada Allah. [berdehem] 45:27 Lalu apakah doa itu dapat mengubah 45:30 takdir Allah? Jawabannya naam. 45:34 Jawabannya iya. 45:36 Sebagaimana yang diterangkan oleh 45:38 Al-Qur'an. [berdehem] 45:41 Kita tahu bahwasanya api panas membakar 45:44 itu merupakan takdir Allah. Bukan buatan 45:47 manusia, [batuk] 45:48 bukan [berdehem] juga hukum yang datang 45:51 dengan sendirinya, tapi ketentuan all. 45:54 Oleh karena itu ketika Ibrahim berdoa, 45:56 "Hasbiallah wanikmal wakil," 46:00 Allah katakan pada api, "Ya naru bardan 46:03 wasalaman ala Ibrahim." Wahai api, 46:07 berubahlah engkau ya 46:10 dari panas menjadi sejuk, 46:14 dari bahaya menjadi aman buat Ibrahim, 46:18 khusus untuk Ibrahim. Sedangkan kayu 46:20 bakar terbakar, 46:22 api membara, panas dirasakan orang-orang 46:25 di sekelilingnya. Tapi Ibrahim 46:28 dalam keadaan aman 46:31 dan api yang panas berubah menjadi sejuk 46:33 buat Ibrahim. 46:35 Bukan hanya hilang pengaruhnya, tapi 46:39 sejuk buat Ibrahim. 46:41 Ini kan takdir Allah yang berubah dengan 46:43 doa kan? 46:44 Iya. 46:44 Betul gak? 46:44 Betul. 46:46 Nabi Allah Yunus di dalam lautan 46:50 karena kesalahan dia meninggalkan 46:52 kaumnya 46:54 kemudian ditelan [berdehem] oleh ikan. 46:56 Dalam kegelapan tersebut Yunus berdoa, 46:59 "La ilahailla anta subhanaka inni kuntu 47:03 minzalimin." 47:05 Doa yang amat indah dimulai dengan 47:06 tauhid 47:08 kemudian tasbih. Subhanak 47:11 maha suci Engkau. Semua ini terjadi 47:14 karena dosa kesalahan saya. Inni kuntu 47:17 minzalimin. Aku benar-benar mengakui, 47:20 menyadari bahwa sebelumnya aku telah 47:23 berbuat kezaliman hingga aku menerima 47:25 hukuman seperti ini. 47:27 Allah selamatkan dirinya. Fanajjainahu 47:30 minal gammi. Kami selamatkan dari 47:32 kedukaan kesedihannya. Wakalika nunjil 47:35 mukminin. Demikianlah kami selamatkan 47:37 orang yang beriman. Lalu Allah sebutkan 47:41 yang menyebabkan dia selamatkan apa? 47:43 Falaula 47:44 annahu kana minal musabbihin lalabita fi 47:47 bathniia ila yaumi yubathun. Kalau dia 47:50 bukan termasuk orang yang banyak 47:51 bertasbih kepada Allah, dia akan 47:53 mendekam dalam perut ikan sampai hari 47:54 kebangkitan. 47:59 Nabi Zakaria tua rentah istrinya mandul 48:05 berdoa, "Rabbi la tadarni fardan 48:07 wahairul waridin." Allah kabulkan doanya 48:10 di hari tua istrinya. 48:12 mengandung. Begitu juga istri Ibrahim, 48:15 Sayidah Sarah. 48:18 Setelah lanjut usia baru dia mengandung. 48:23 Dan sebelum dia mendapatkan anak, 48:26 madunya 48:28 melahirkan anak. Tapi dia tetap menerima 48:31 bersyukur pada Allah. Tidak ada sedikit 48:33 pun rasa sedih atau iri terhadap nikmat 48:37 yang Allah berikan kepada Hajar. Tapi 48:39 dia minta pada Allah. Allah anugerahkan 48:42 nikmatnya. Allah jadikan dua anak 48:44 Ibrahim. Satu pendiri Yerusalam, satu 48:46 lagi pendiri kota Makkah. [mendengus] 48:50 Dua-duanya melahirkan keturunan yang 48:52 mulia. 48:54 Ibrahim bersama Ishak melahirkan Yakub, 48:56 Yusuf sampai kepada Musa dan Isa yang 48:59 terakhir. Sedangkan Ismail melahirkan 49:02 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 49:04 wasallam. Durriyatan ba'duha min ba'din. 49:07 Wallahu samiun alim. Kita lihat doa 49:10 mengubah enggak mengubah. 49:13 Kita bekerja, kita mulai pekerjaan kita 49:16 dengan bismillahirrahmanirrahim 49:18 dengan hati yang tulus. Pekerjaan kita 49:21 yang kita lakukan teriring dengan rahmat 49:23 Allah yang maha pengasih yang maha 49:25 penyayang. Kira-kira hasilnya apa? 49:28 Dengan orang yang bekerja memulai 49:30 pekerjaan dengan bangga diri, 49:32 dengan dia punya riset, [berdehem] 49:33 dengan dia punya perencanaan, tapi lupa 49:36 kepada Allah. Akhirnya usahanya 49:38 mengalami kehancuran. Pertama membumbung 49:41 tinggi sampai di atas. 49:44 Jadi pilih pekerjaan yang halal kemudian 49:47 berdoa. Dalam hadis la yaruddul qada 49:50 illada. Tidak ada yang dapat mengubah 49:53 ketentuan Allah 49:54 kecuali doa. 49:56 Karena semua datang dari Allah. Yang 49:57 bisa mengubah kita mohon pada Allah. 50:01 Kita di tengah lautan menghadapi bahaya. 50:04 Di udara, di daratan. 50:07 Hujan tak turun, kita berdoa kepada 50:09 Allah. Dengan doa Allah buka pintu 50:13 rahmatnya. Dengan kemaksiatan, 50:15 keingkaran kita, pintu rahmat tertutup. 50:19 Ini merupakan rahmat Allah. Nah, kalau 50:22 kita sering bersedih 50:25 bukan hanya Ibu atau Bapak, saya juga 50:28 sering bersedih 50:30 menyaksikan situasi saat ini, keadaan 50:33 umat kita juga yang seringki kita lupa 50:37 kepada Allah, lalai daripadanya. Ini 50:40 menimbulkan kesedihan di hati kita. 50:43 Sebetulnya kesedihan ini, Kang Rizal, 50:45 peringatan seperti kalau orang 50:49 demam. Demam itu peringatan bahwa ada 50:51 penyakit. He. 50:53 Betul gak? 50:53 Betul. 50:54 Radang tenggorokan, 50:56 pencernaan yang tidak baik, 50:58 muntah-muntah. 51:00 Betul. Perasaan tidak enak akan muncul 51:02 tapi itu peringatan ada sesuatu yang 51:04 salah butuh diperbaiki. 51:06 Nah, kesedihan yang melanda hati kita 51:08 juga mengingatkan ada 51:10 kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. 51:13 Maka mohon ampunlah kepada Allah kembali 51:15 padanya. Begitu kita beristigfar, 51:18 berzikir kepada Allah, kegelapan 51:20 langsung sirna. 51:23 Jadi sebetulnya ini merupakan rahmat 51:25 dari Allah. Kalau tidak ada peringatan 51:28 bagi kita, bagaimana jadinya? 51:30 Orang berbuat salah, orang melakukan 51:32 katakan pelanggaran, orang ini, orang 51:34 itu, tapi enggak ada peringatan. 51:37 Jadi sebetulnya begitu rasa sedih, 51:40 begitu juga sempit, kesusahan, 51:43 semua akibat dari kesalahan kita. coba 51:46 beristigfar kepada Allah. Oleh karena 51:48 itu, Nabi Nuh mengajak kaumnya untuk 51:51 memohon ampun pada Allah. 51:53 Allah Subhanahu wa taala akan turunkan 51:55 hujan lebat, memberikan kalian kekayaan, 51:58 menganugerahkan kalian anak keturunan. 52:01 Ada beberapa orang datang kepada al Imam 52:04 Al-Han Albashri radhiallahu anhu 52:08 mengeluhkan kesulitannya. 52:11 Ada yang mengeluhkan kesulitan 52:13 rezekinya, usahanya. 52:15 Ada yang mengeruhkan tidak memiliki anak 52:17 ya. Ada yang mengeruhkan hujan tidak 52:20 turun. Jawaban Hasan Bashri kepada 52:24 mereka sama. 52:25 Astagfirullah. Banyak-banyak beristigfar 52:27 pada Allah. 52:29 Mereka heran kok persoalan kita 52:31 berbeda-beda tapi disuruh mohon ampun 52:33 pada Allah. 52:35 Imam Hasan Basri mengatakan coba baca 52:37 surat Nuh. 52:40 innahuana garsilamaikumwalin 52:46 winakum jannatinakum anhar. 52:51 Aku katakan pada mereka, "Ya Allah, 52:53 mohon ampunlah kepada Allah. Allah akan 52:55 turunkan hujan lebat bagi kalian. 52:56 Menganugerahkan kalian harta benda, 52:59 anak-anak keturunan, 53:01 mengalirkan sungai kalian dengan deras. 53:04 Menganugerahkan kalian kebun-kebun. 53:07 yang indah, permai, dan makmur. 53:11 Jadi, jalan kemudahan dengan 53:13 banyak-banyak beristigfar. Nabi kita 53:16 mengatakan dalam satu hari aku 53:19 beristigfar pada Allah lebih daripada 70 53:21 kali. Jangan kita pahami 70 merupakan 53:25 batasan angka, tapi menjelaskan bahwa 53:27 saya banyak-banyak beristigfar kepada 53:31 Allah. Jadi mudah-mudahan semua 53:32 kesedihan kita 53:35 Allah hilangkan dengan kita beristigfar 53:37 kembali kepada Allah. Kesempitan hidup 53:39 kita dilapangkan, penyakit kita juga 53:42 diangkat oleh Allah dan Allah jadikan 53:44 itu sebagai penghapus dosa bagi kita 53:47 semua. Anak-anak kita dijaga oleh Allah 53:49 untuk menjadi anak-anak yang saleh yang 53:51 bersyukur pada Allah, bersabar dalam 53:53 menghadapi cobaan hidup ini. Allah 53:55 ampuni kedua orang tua kita, guru-guru 53:58 kita, orang yang berjasa pada kita, dan 54:01 semua orang-orang yang beriman. Baik 54:03 yang telah mendahului kita, yang hidup 54:04 bersama kita maupun yang di akan ya, 54:07 maupun orang-orang yang akan datang di 54:09 masa akan datang. Semoga Allah bersihkan 54:12 hati kita dari kebencian terhadap orang 54:14 yang beriman. Allah tuangkan rasa cinta 54:16 kepada mereka ingin betul-betul berbuat 54:20 kebaikan pada sesama saudara kita dan 54:22 Allah jadikan kita contoh kebaikan di 54:25 tengah-tengah masyarakat kita. 54:26 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 54:30 ilahailla anta astagfiruka [berdehem] wa 54:33 atubu ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 54:36 warahmatullahi wabarakatuh. 54:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:39 wabarakatuh. Terima kasih jazakullah 54:42 khairan kafir kepada guru kita Ustaz 54:43 Husein Alatas yang sudah memberikan 54:46 kajiannya ya renungan tadi Quran surah 54:48 Al-Hadid ayat 22 sampai dengan ayat 24 54:53 terkait takdir Ustaz ya. Dan ikhwan 54:56 akhwat terima kasih atas kebersamaannya 54:58 juga wawa yang sudah disampaikan, 55:01 ucapan-ucapannya menyimak Ibu Aminah, 55:04 kemudian Bu Vina di Pamulang, Pak 55:06 Susanto di Sukabumi, hamba Allah Ibu 55:09 Supi, dan masih banyak lainnya yang 55:11 belum sempat kami bacakan. Dan mohon 55:12 maaf jika ada pertanyaan yang belum 55:14 sempat dijawab. Nanti insyaallah kita 55:16 akan bertemu lagi di hari Senin 55:18 insyaallah, Ustaz. Live live ya, Ustaz 55:20 ya. Kami persilakan juga Ikhwan untuk 55:22 bergabung nanti. Ikwana saya Rizal Haq 55:24 bersama teman-teman yang bertugas di 55:26 pagi hari ini ada Kang Oni Saputra dan 55:28 juga Ustaz Algi Fakrji undur diri. 55:31 Wasalamualaikum warahmatullahi 55:32 wabarakatuh.