Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:28 Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah 0:30 rabbil alamin wabihi nastain ala 0:32 umuriddunya waddin washolatu wassalam 0:34 ala asyrofil anbiya'i wal mursalin 0:36 wa'ala alihi wa washohbihi waman 0:39 tabi'ahum biihsanin ila yaumiddin. 0:41 Assalamualaikum warahmatullahi 0:42 wabarakatuh ikhwan akhwat yang dirahmati 0:44 Allah subhanahu wa ta'ala. Apa kabar? 0:46 Selamat pagi, selamat beraktivitas. 0:48 Semoga pagi hari Anda merupakan pagi 0:50 hari yang cerah, bahagia, senantiasa 0:54 membersamai Allah subhanahu wa ta'ala 0:56 dan alhamdulillah ikhwan akhwat kami 0:58 ucapkan selamat datang di acara renungan 0:59 di bawah naungan Alquran bersama alfaqir 1:02 Isa Alkaf, ada Ondih dan juga Anis 1:05 Mu'alim di meja operator. Dan 1:07 alhamdulillah seperti biasa di sesi kali 1:10 ini 1:10 kita membersamai bersama kita guru kita 1:13 bersama Ustad Husein bin Hamid Alatas. 1:16 Assalamualaikum Ustad. 1:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:18 Dan Ustad Otong Surasman. 1:19 Assalamualaikum Ustad, masya Allah. 1:22 Setelah tahsin Ustad Otong ini sudah 1:23 standby dari jam 5 ya Ustad. 1:26 Dari jam 5 mengajar tahsin kemudian 1:28 lanjut eh taping untuk renungan di bawah 1:31 naungan Alquran. Dan ikhwan akhwat hari 1:33 ini insya Allah kita akan membahas eh 1:36 tema tentang 1:38 istiqomah. 1:39 Istiqomah apa maknanya dan bagaimana 1:43 kebutuhan manusia terhadap istiqomah dan 1:46 apa tolak ukur keistiqomahan seseorang. 1:50 Karena istiqomah ini merupakan amal yang 1:52 luar biasa ikhwan akhwat eh 1:55 nanti akan kita kaji bersama bersama 1:57 Ustad Husein bin Hamid Al Athas. Namun 1:59 alangkah baiknya sebelum kita mulai, 2:01 mari kita buka dulu dengan membaca Ummul 2:03 Quran surat Al Fatihah. Silakan, Ustaz. 2:08 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:17 Bismillahirrahmanirrahim. 2:24 Alhamdulillahirabbil 2:29 alamin. 2:33 Arrahmanirrahim. 2:38 Maliki yaumiddin. 2:43 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:50 Ihdinash shiratol mustaqim. 2:56 Shirotalladzina 2:58 an'amta alaihim. 3:01 Ghoiril maghdubi alaihim walad dhollin. 3:11 Amin, amin, ya rabbal alamin. 3:13 Allahummarhamna bil Quran, ya Allah 3:15 rahmatilah kami 3:16 dari bacaan Quran dan Al Quran yang 3:19 Engkau 3:20 turunkan, Engkau beri rezeki kepada 3:22 kami, ya Allah. Hari ini, Ikhwan dan 3:24 Akhwat, seperti yang Alfaghir telah 3:26 sebut tadi, kita akan membahas tentang 3:28 istiqomah. Dan istiqomah ini merupakan 3:31 amal yang luar biasa. Salah satu ulama 3:34 pernah berkata bahwa al istiqomah 3:36 khairun min alf karomah. 3:38 Keistiqomahan itu lebih baik daripada 3:41 1.000 karomah. Ketika kita diberi 3:44 eh taufik, diberi persetujuan, diberi 3:48 rezeki, diberi eh kelapangan untuk 3:51 senantiasa beristiqomah dalam ibadah 3:53 kita itu merupakan rezeki yang luar 3:56 biasa besar. Termasuk dalam hal 3:58 istiqomah ikhwan akhwat mendengarkan 4:00 Radio Silaturahim setiap pagi, 4:02 mendengarkan renungan di bawah naungan 4:04 Alquran, itu merupakan satu kenikmatan 4:07 tersendiri yang Allah Subhanahu Wa 4:09 Ta'ala berikan di dalam 4:11 ee, hidup kita. Ikhwan akhwat, tanpa 4:13 berpanjang kata mari sama-sama kita 4:15 dengarkan penjabaran dari Ustaz Husein 4:18 bin Hamid Alatas mengenai tema tentang 4:21 istiqomah. Silakan, Ustaz. 4:23 Oh, barangkali pembukaan dulu dari Ustaz 4:25 Otong minta maaf. Pembukaan dulu dari 4:27 Ustaz Otong Surasman. Ee, ikhwan akhwat 4:29 yang ingin bertanya silakan, mungkin 4:31 barangkali kita akan bacakan keesokan 4:33 harinya di 08 111999720. 4:39 Silakan kirimkan pesan WhatsApp Anda ke 4:41 sana, insya Allah dikurasi dan insya 4:44 Allah akan kami ee, pilihkan pertanyaan 4:47 terpilih agar dibacakan ke Ustaz Husein. 4:50 Silakan, Ustaz Otong. 4:52 Assalamualaikum 4:54 warahmatullahi wabarakatuh. 4:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:59 wabarakatuh. 5:00 Alhamdulillah. 5:03 Alhamdulillahirobbil 5:04 alamin wal aqibatul lil muttaqin. 5:08 Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la 5:12 syarikalah. 5:14 Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa 5:16 rasuluhu. 5:17 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 5:20 Sayyidina Muhammadin 5:22 wa ala alihi wasohbihi ajma'in. Amma 5:26 ba'd. 5:27 Yang sama-sama kita muliakan guru kita 5:30 semua Alhabib Husein bin Hamid Alatas 5:33 juga Habib bisa Alkaf 5:35 onde, ya. 5:37 Kemudian 5:39 Radio Rasya ee, para pemirsa dan 5:42 pendengar Silaturahim yang dimuliakan 5:44 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 5:46 Alhamdulillahirobbil Alamin. 5:49 Di pagi hari yang cukup cerah ini kita 5:51 dapat berjumpa kembali dalam rangka 5:54 mempelajari 5:56 sebuah kajian yang sangat luar biasa, 5:58 yaitu Ulumul Qur'an, ya. Sebuah kajian 6:00 yang 6:02 saat ini tentunya banyak dilupakan oleh 6:04 umat Islam. 6:06 Nah, pada kesempatan kali ini kita akan 6:09 membahas sebuah tema yang sangat luar 6:11 biasa, ya. 6:13 Eh, sepertinya istikamah itu mudah 6:16 diucapkan tetapi tidak mudah untuk 6:19 dilaksanakan gitu. 6:22 Eh, saya sebagai pengantar sedikit nanti 6:25 akan lebih jelas oleh guru kita semua 6:27 akan dijelaskan, ya. 6:30 Eh, salah satunya itu kita melihat eh 6:33 fenomena alam istikamah gitu. 6:37 Termasuk sempat saya baca beberapa 6:39 literatur bahwa Allah ciptakan 6:42 matahari, 6:43 langit, bulan, bintang, siang, malam itu 6:46 sebagai 6:47 khidmatul insan itu, ya. Apa sebagai 6:49 pelayan bagi manusia. 6:52 Nah, itu di situ eh 6:54 istikamahnya matahari, ya. 6:57 Setiap pagi terbit, ya. Kemudian ma eh 7:01 sore terbenam, muncul lagi 7:03 bulan, ya. Bintang-bintang itu salah 7:06 satu 7:09 perbuatan istikamah, ya. 7:12 Dan tepat waktu gitu, ya. 7:15 Andai kata matahari tidak terbit 7:18 juga mungkin kehidupan seperti apa, ya. 7:21 Paling tidak eh beberapa hari yang lalu 7:25 matahari itu eh tidak muncul gitu, ya. 7:28 Kenapa? Karena seharian hujan gitu. 7:33 Termasuk mungkin pengaruhnya terhadap 7:35 cuaca segala macam itu. Nah, itu satu 7:37 sisi istikamah. Kemudian kita pun 7:39 sebenarnya 7:41 selalu istikamah, ya. 7:44 Eee dalam berdoa kepada Allah kalau saya 7:46 pahami ya, Bib, ya. 7:48 Eee kita berdoa 7:51 setiap hari itu eee minta ditunjukkan 7:54 kepada jalan yang lurus karena saya 7:56 pikir istikamah ini kan menuju jalan 7:59 yang lurus gitu ya. 8:02 Kita berdoa ihdinas siratal mustaqim, 8:04 ya. Tunjukinlah, ya Allah, kami 8:07 menuju jalan yang lurus. Kalau saya baca 8:09 literatur itu beberapa tafsir itu zidna 8:11 hidayah gitu. Mohon tambahan-tambahan 8:14 petunjuk-petunjuk kepada Allah sehingga 8:17 betul-betul eee Alquran itu tadi eee 8:19 satu sisi bukan hanya saja sebagai 8:22 petunjuk tetapi 8:23 mengantarkan 8:25 eee petunjuk kepada tujuan akhir kita 8:28 itu. Nah, barangkali ini eee beberapa 8:30 persoalan. 8:32 Nah, hanya saja kadang-kadang kita itu 8:34 mungkin apa kurang pengetahuan, apa 8:37 kurang wawasan gitu. 8:39 Ya, tiap hari baca tetapi enggak ada 8:40 peningkatan gitu ya, misalnya. 8:43 Padahal kita doa terus ya, semua ya, 8:45 umat Islam setiap hari itu. Bahkan eee 8:47 saya juga sempat 8:49 eee baca sebuah buku, Bib, yang sangat 8:52 luar biasa sebenarnya itu eee penulisnya 8:55 itu Prof. Hamzah dari Aceh itu terbit 8:58 tahun 1971. 9:00 Judulnya itu Djustur Dakwah. Nah, di 9:02 situ di situ eee mengingatkan bahwa 9:03 hendaklah umat Islam itu setiap hari 9:06 minimal membaca surah Al Fatihah itu 17 9:09 kali gitu. 9:10 Tapi bukan teksnya maksudnya dipahami 9:12 isi kandungannya. 9:14 Gitu. Beliau mengatakan gitu tapi ya 9:17 benar juga gitu ya. 9:18 Nah, di situ tuh eee 9:20 satu sisi kemudian eee kita memohon 9:23 supaya 9:24 ditunjukkan menuju jalan yang lurus ya, 9:26 berarti kan untuk menuju jalan lurus 9:27 memang harus istikamah gitu ya. 9:30 Tanpa istikamah eee susahnya, Bib, ya, 9:32 itu. Nah, gitu. Terus di situ itu eee 9:34 sedikit dijabarkan 9:36 eee siratal lazina an'amta alaihim 9:38 katanya, yaitu jalannya orang-orang yang 9:40 telah engkau beri nikmat. 9:42 Nah, kemudian ee saya baca literatur 9:44 dari sisi tafsir tematik oh ini jelaskan 9:47 lagi pada surah An-Nisa ayat 69. 9:50 Di situ itu ee 9:52 wa may yuti'illaha wa rasula faulaika 9:54 ma'alladzina an'amta alaihim 9:56 minan nabiyyina was siddiqina was 9:57 syuhada'i was shalihina wa hasuna ulaika 9:59 rafika kayak seperti itu. 10:01 Barangkali mungkin ee gambarnya seperti 10:03 apa Bib supaya 10:05 ee dengan penjelasan kali ini tuh orang 10:08 itu paham istikamah yang harus dilakukan 10:10 seperti apa. 10:12 Karena ee saya lihat itu dalam fenomena 10:14 kehidupan ternyata ada istikamah itu 10:16 dibagi dua gitu. Ada istikamah yang 10:19 berbuat baik, ada istikamah yang yang 10:21 berbuat tidak baik gitu ya Bib ya. 10:23 Apa maksiatnya istikamah gitu ya. Apakah 10:26 itu bisa disebut istikamah gitu ya. 10:28 Mungkin itu ee sedikit dibedakan 10:30 barangkali gitu ya. 10:32 Bagaimana supaya betul-betul ee 10:35 istikamah dan mungkin ee terkait dengan 10:38 niat segala macam gitu. 10:40 Saya juga belajar istikamah gitu ya. 10:43 Ngisi tahsin dari 2013 ya. 10:46 Ee ketemu Habib Alwi ya. 10:49 Habib ee awalnya itu sedikit cerita 10:50 enggak apa-apa ya. 10:51 Saya ngajar ee putra-putri Habib Alwi 10:54 Alaydrus waktu itu pakai buku BDM. 10:57 Kata Habib "Wah ini bagus Ustaz" 10:58 katanya. Saya kenalin rasis dengan ee 11:01 Habib Husein ya. 11:03 Senin ngajar, Selasa 11:05 ketemu Habib Husein dan oke ACC walaupun 11:08 waktu itu nunggunya cukup lama karena 11:10 ee waktu itu siapa? 11:13 Ee koordinatornya itu lagi keluar negeri 11:16 gitu ya. 11:17 Nah, saya coba itu apakah itu juga 11:20 termasuk bagian istikamah ya setiap ee 11:23 subuh ngisi dan dari rumah itu otomatis 11:25 ya berangkatnya itu ya 11:26 paling lambat jam 4 harus sudah jalan. 11:29 Berarti jam 3 itu harus sudah sudah 11:31 bangun gitu. 11:32 Mubarakah itu ini sebagai gambaran gitu. 11:34 Mungkin lebih apa istilahnya lebih tajam 11:37 lagi seperti apa agar kita semua bisa 11:40 bisa istikamah menuju jalan yang lurus 11:42 yang Allah ridai. Ini sebagai pengantar. 11:44 Tentunya kita mendengarkan ee 11:46 uraian lebih detail, lebih rinci oleh 11:49 guru kita Al Habib Husein bin Abu Bakar 11:51 Alatas. Terima kasih. Asalamualaikum 11:53 warahmatullahi wabarakatuh. 11:57 Fadhal, Ustaz. 11:59 Auzubillah 12:02 Bismillahirrahmanirrahim. 12:05 Alhamdulillahirabbil 12:07 alamin. 12:09 Hamdan katsiran thayyiban mubarakan fih 12:13 kama yuhibbu rabbuna wa yardha. 12:16 Ya rabbana lakal hamdu 12:20 kama yanbaghi lijalali wajhikal karim wa 12:23 li'adzimi sulthanik. Subhanaka la nuhshi 12:27 tsana'an alaika anta kama astnaita ala 12:29 nafsik. 12:31 Falakl hamdu hatta tardha 12:34 walakal hamdu idza radhit, walakal hamdu 12:37 ba'dal ridha. 12:40 Allahumma shalli ala Muhammadin wa ali 12:42 Muhammad 12:43 kama shallaita ala Ibrahim wa ali 12:46 Ibrahim wa barik ala Muhammadin 12:48 wa ali Muhammad kama barakta ala Ibrahim 12:52 wa ali Ibrahim 12:54 fil alamin innaka hamidun majid. 12:58 Wa radhiyallahu tabaraka 13:01 an shahabati Rasulillahi 13:04 ajma'in 13:06 alladzina jahadu 13:08 fi sabilillah wa nasharu rasulahu wa 13:11 azzaru 13:13 wattaba'un nuralladzi unzila ma'ahu. 13:17 Ulaika humul muflihun. Ja'alallahu wa 13:20 iyyakum jami'an min ibadihil muflihin. 13:24 Rabbana atina min ladunka rahmatan wa 13:27 hayyi' lana min amrina rasyada. Rabbana 13:29 rahmatan wahai ilana min amrina rasyada. 13:31 Rabbana zidna ilman wal hikmah bis 13:34 sholihin. Allahumma atina min indika 13:36 rahmatan wa alimna min ladunka ilman 13:39 nafi'an wafa'ala bima alimta. Amma 13:42 ba'du. 13:44 Ikhwan akhwat pendengar pemirsa di 13:46 manapun Anda berada. 13:49 Baik yang mendengar 13:51 siaran langsung kami atau siaran tunda. 13:56 Kepada seluruh 13:59 kaum muslimin dan muslimat. 14:01 Kerabat kerja kita di studio. 14:04 Seluruh keluarga besar Radio 14:05 Silaturahim. 14:07 Bersama kita ada Ustaz Otong Surasman. 14:10 Begitu pula Ustaz Isa bin Ahmad Taufiq 14:13 Audi. 14:14 Demikian pula rekan-rekan yang lain yang 14:17 menjadi sahabat perjuangan dalam media 14:19 dakwah ini. Salamullahi alaikum jamian 14:22 warahmatullahi wabarakatuh. 14:26 Kajian kita pada pagi hari ini 14:33 dalam ulum Alquran. 14:36 Kita langsung akan berbicara ya 14:40 tentang 14:43 mustalah satu istilah yang betul-betul 14:46 amat akrab dengan kita kaum muslimin. 14:50 Dan ini merupakan jalan keselamatan. 14:54 Kesuksesan, kemuliaan. 14:56 Yang akan membuat seorang berada di 14:58 bawah naungan rahmat Allah. 15:01 Dikawal oleh para malaikatnya. 15:04 Mengantarkan mereka menuju taman surga 15:08 berkumpul bersama nabinya Muhammad 15:10 sallallahu alaihi wasallam. 15:12 Dan saudara-saudaranya dari para nabi 15:14 dan rasul. Begitu pula keluarga sahabat 15:17 yang mulia. 15:23 Yang 15:24 pada pagi hari ini 15:27 adalah 15:29 kata Al Istiqomah dalam Alquran. 15:33 Kita ingin mendalami dan merenungkan 15:35 kata Istiqomah dalam Alquran. Di mana 15:38 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berulang kali 15:40 memerintahkan 15:41 nabinya dan kita semua untuk 15:44 beristiqomah. 15:47 Seperti tadi yang Ustad Qutub katakan 15:49 bahwa kata Istiqomah itu mudah diucapkan 15:51 tapi sulit untuk dilaksanakan. 15:55 Di antara penyebabnya karena kebanyakan 15:57 kita tidak memahami ma hiyal Istiqomah, 16:00 apa arti Istiqomah dan apa yang 16:02 dimaksudkan dalam Alquran dari kata 16:05 Istiqomah. 16:07 Jadi kalau tidak dapat memahaminya, 16:09 bagaimana mengamalkannya? 16:10 Betul enggak? 16:11 Iya. 16:12 Kata Istiqomah dalam bahasa Arab ya 16:16 berasal dari akar kata 16:19 qawama. 16:20 Qawama. 16:21 Qawa 16:21 Qawama. 16:22 Terdiri dari tiga huruf dikenal dengan 16:25 fi'il sulasi kata kerja yang terdiri 16:27 dari tiga huruf. 16:29 Dalam kaidah bahasa Arab apabila wawu 16:32 dan ya dalam keadaan mutaharrik 16:34 berharakat 16:36 sebelumnya fathah maka wawunya harus 16:39 dirubah menjadi alif. Jadi dari qawama 16:41 lahirlah qama. 16:44 Ya dari baya'a menjadi ba'a. Padahal 16:47 asal katanya baya'a. 16:49 Qawama menjadi ba'a. 16:52 Begitu juga qala asalnya qawala. 16:57 Qawa berubah menjadi qala itu kata kerja 17:01 yang berarti berbicara atau berucap. 17:04 Tapi ada lagi qala yaqilu. 17:07 Qala 17:08 Yaqilu. 17:08 Berarti kata kerjanya qoyala bukan 17:11 qawala. Itu qailulah. 17:14 Qala yaqilu seorang yang beristirahat di 17:17 waktu siang. 17:22 Nah, kata 17:24 Istaqim sebetulnya asalnya istaqwin. 17:29 Istaq 17:29 Istaqwin. 17:30 Orang-orang Arab selalu ingin 17:32 menyebutkan sesuatu dengan mudah. Maka 17:34 wau, ya. 17:36 Heeh. 17:36 Ya. Harakatnya dipindahkan ke 17:38 sebelumnya. Istaqwin. 17:41 Jadi harakat wau dipindahkan ke huruf 17:43 sebelumnya. 17:46 Harakatnya adalah kasrah, kan? Istaqwin. 17:49 Nah, begitu wau 17:51 berada 17:52 sebelumnya kasrah, langsung wau-nya 17:54 dirubah menjadi ya. Jadi istaqim. 17:58 Istaq 17:58 Istaqwin. 17:59 Istaqim. 18:00 Oleh karena itu 18:02 dalam kaidah disebutkan waqa'atil wau 18:05 waqa'atil wau, 18:08 ba'da kasrin 18:09 faqulibat ya'an. 18:12 Wau berada pada 18:14 apa? 18:15 Pada apa? 18:16 Kasrah. 18:17 Sebelumnya, ya, berada pada kas- kasrah, 18:21 maka wau-nya dirubah menjadi ya. Jadi 18:24 istaqim. 18:25 Istaqim. 18:26 Asalnya apa? 18:27 Istaqwin. 18:28 Istaqwin. 18:29 Istaqwin maknanya ada sendiri, Ustaz. 18:30 Heeh? 18:31 Istaqwin itu ada makna sendiri. 18:32 Enggak, maknanya sama. Cuma asal 18:34 katanya. 18:35 Asal katanya. 18:35 Istaqwin 18:36 dirubah menjadi istaqim. Nah, karena 18:40 istaqim, kan? Tapi pada saat perintah, 18:42 ya-nya dibuang. Kenapa? Karena setelah 18:44 ya ada sukun. Untuk menghindari 18:45 pertemuan dua sukun, ya-nya dibu- 18:47 Dibuang. 18:48 Jadi fastaqim. 18:49 Fastaqim. 18:50 Tapi kalau bukan dalam bentuk perintah, 18:53 kita lihat istaqama, yastaqimu. 18:57 Istaqama? 18:58 Istaqama. 18:58 Yastaqimu. Asalnya istaqwama, 19:01 yastaqwimu. 19:03 Begitu pula kata apa? 19:06 Arrijalu qawwamuna alannisa. Qawwam juga 19:10 diambil dari apa? 19:12 Dari qawwamah. 19:13 Qawwama. Dari qa 19:14 Qawwama. 19:16 Begitu juga kata qayyim, dzalikal dinul 19:19 qayyim. Kata qayyim juga 19:22 diambil dari qawwamah. Asalnya qaiwim. 19:25 Begitu juga sayyid. 19:28 Sayyid asal katanya sada yasudu. Sada 19:31 yasu 19:32 Nah, kata sayyid juga asalnya saywid. 19:37 Oleh karena itu kalau seorang ingin 19:38 menggunakan kata kerja dalam bentuk 19:40 mudhaaf, bukan sayyada yusayyidu kembali 19:43 wawunya sawwada yusawwidu. Sawwada 19:48 Oleh karena itu hadis yang diriwayatkan 19:50 la tusayyiduni fis shalah adalah hadis 19:52 palsu. 19:54 Karena apa? Karena dalam bahasa Arab 19:55 salah. 19:57 Enggak mungkin Nabi salah dalam 19:58 berbahasa Arab. Ini merupakan hadis pal 20:01 palsu. 20:03 Jadi 20:04 kembali kepada 20:05 kata istiqamah, akar katanya ya 20:09 kembali kepada fi'il tsuratsi, ya kata 20:11 kerja yang terdiri dari tiga huruf 20:14 adalah qawwamah. 20:16 Nah, dari sini kita akan 20:18 melihat bagaimana ya 20:21 Alquran ya menggunakan kata qawwamah 20:25 terkadang ya 20:27 beralih menjadi apa? Kata perintah 20:30 fastaqim. 20:31 Fasta 20:32 fastaqim. 20:34 Terkadang kita lihat 20:37 lahir bentuk lain qiyaman linnas. 20:40 Ja'alallahul Ka'batal Baytal Haram 20:43 qiyaman linnas menggunakan alif. 20:46 Terkadang alifnya dibuang. 20:48 Qul innani hadani Rabbi ila sirathim 20:51 mustaqim dinan qiyaman. 20:55 Semua itu merupakan apa? Merupakan 20:57 kata-kata yang berasal dari kata kerja 21:00 yang sama, berarti maknanya pun apa? 21:03 Makna pun saling berkaitan satu dengan 21:06 lainnya. 21:07 Dalam surat At-Tin Allah berfirman, 21:09 "Laqad khalaqnal insana fi ahsani 21:12 taqwim." 21:14 Kita lihat. Kata taqwim diambil dari 21:16 qawwama yuqawwimu taqwiman. 21:23 Jelas kan? Maka dari sini kita tahu 21:25 bahwasanya 21:28 Alquran mempergunakan 21:30 berbagai macam apa? 21:35 Cabang dari kata qawwama tadi untuk 21:37 menerangkan hal yang amat penting bagi 21:39 kita dan berhubungan dengan fitrah kita. 21:43 Berhubungan dengan fitrah kita. Nah, 21:45 pertama kita akan mulai 21:47 dengan surat At-Tin. 21:50 Setelah Allah subhanahu wa taala 21:52 bersumpah 21:55 dengan 21:57 dua apa? Dua jenis buah-buahan. 22:00 Yaitu tin dan zaitun yang tumbuh di 22:02 daerah 22:04 ya, itu subur di daerah Syam. 22:07 Di daerah di daerah Syam. 22:10 Mengisyaratkan juga negeri Syam yang 22:12 penuh keberkahan dan di sana lahir para 22:14 nabi dari Bani Israil. Begitu pula 22:17 Ibrahim alaihis salatu wassalam juga 22:18 berdiam di sana bersama putranya Ishak 22:21 dan mendirikan 22:22 Baitul Maqdis. 22:25 Sedangkan cucu Ibrahim yang lain itu 22:27 nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 22:28 wassalam, ya. Yang berdiam di Mekah, 22:31 kakeknya itu putra Ibrahim Ismail 22:34 bersama sang ayah mendirikan kota suci 22:37 Mekah. 22:40 Nah, kita lihat setelah Allah bersumpah 22:42 dengan dua apa? 22:44 Dua jenis buah dan juga secara enggak 22:46 langsung mengisyaratkan tempat suci 22:48 tersebut yang diberkahi oleh Allah. 22:51 Allah bersumpah lagi dengan apa? 22:54 Wa turisinim. 22:54 Wa turisinim wa hazal baladil amin. 22:58 Dengan dua tempat suci. Satu bukit Tur 23:00 Sina di mana berbicara kepada Musa. 23:03 Yang kedua Al Balad Al Amin yaitu kota 23:06 suci Mekah yang Allah anugerahkan 23:08 keamanan bagi mereka-mereka 23:10 ya yang menghormatinya. 23:13 Untuk menegaskan hal yang amat penting 23:15 kepada kita semua. 23:18 Sumpah tadi mengisyaratkan bahwa agama 23:20 samawi itu semuanya satu berasal dari 23:22 Allah. 23:23 Baik yang dibawa oleh para nabi yang 23:25 berdiam di negeri Syam. 23:28 Yang merupakan keturunan Ibrahim begitu 23:30 pula yang dibawa oleh nabi kita Muhammad 23:32 Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam. 23:36 Laqad khalaqnal insana fi ahsani taqwim. 23:42 Sungguh kami telah menciptakan manusia 23:44 fi ahsani taqwim. 23:47 Kita tahu arti 23:49 qawama atau qama yaqumu berarti tegak 23:52 lurus ya. 23:54 Kata aqim 23:55 luruskan 23:57 atau tegakkan ya. 23:59 Jadi semua sebetulnya 24:02 kembali kepada kata 24:05 lurus, meluruskan atau menegakkan dengan 24:08 lurus. 24:10 Nah Allah