Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali
- sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita
- berjumpa lagi hari ini hari Jumat eh ya
- hari Jumat tanggal 22 Agustus atau 29
- Safar 1447 Hijriah. Kita jumpa lagi
- dalam cara renungan di bawah naungan
- Al-Qur'an untuk edisi tanya jawab.
- Silakan bagi Anda yang punya pertanyaan
- langsung aja kirim ke 0811999720.
- Di sini juga ada Oni Saputra dan Algi.
- Dan alhamdulillah Ustaz Husein sudah
- hadir di studio. Asalamualaikum Ustaz
- Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Baik kita mulai acara ini dengan membaca
- al-Fatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillah.
- Amin.
- Arrahmanirrahim.
- Maiki yaumiddin.
- Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim.
- Shathalladzina
- an'amta alaihim
- ghairil magdubi alaihim waladin.
- Amin. Alhamdulillah ya. Mudah-mudahan
- Allah mudahkan kita dalam memahami
- jawaban-jawaban yang diberikan oleh
- Ustaz Husein. Baik. Ee pertanyaan
- pertama dari Amir di Cengkareng.
- Asalamualain.
- Waalaikumsalam warahmatullahi.
- Apakah betul ciptaan Allah yang pertama
- adalah Nur Muhammad? [berdehem]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- [berdehem] Alhamdulillahi rabbil alamin.
- Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali
- Muhammad.
- Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana
- innaka antal alimul hakim. Wala haula
- wala quwwata illa billahil aliyil adzim.
- Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu
- alaina wa ala ibadillahi shihin.
- [batuk][berdehem]
- Allahumma aina minika rahmah waimna min
- ladunka ilman nafi' unf'na bima
- alamtana.
- Rbana zidna ilman walhiknain.
- Amma ba'du. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah.
- Alhamdulillah kembali kita berjumpa
- dalam dialog pagi atau dialog Jumat
- di bawah naungan Al-Qur'an
- ditemani oleh saudara kita Ustaz
- Muhammad Krishna.
- Ada juga saudara kita Ondi Saputra ALGI
- dan seluruh kerabat kerja di studio.
- Kepada seluruh ikhwan akhwat yang
- dirahmati Allah. menjawab pertanyaan
- pertama,
- apakah benar yang pertama kali
- diciptakan
- oleh Allah adalah nur nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam?
- Dengan sendirinya
- kita bertanya kepada Al-Qur'an.
- Ada tidak keterangan dalam Al-Qur'an
- yang menerangkan
- bahwasannya yang pertama kali
- diciptakan Allah Subhanahu wa taala
- adalah nur nabi kita?
- Jawabannya tidak ada.
- Lalu kita kembali kepada riwayat yang
- diriwayatkan dari Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam yang
- berkedudukan sahih dan mustafid
- ternyata juga tidak ada.
- Riwayat yang [berdehem] menerangkan
- bahwa yang pertama kali diciptakan
- adalah nur Muhammad sallallahu alaihi wa
- alihi wasallam adalah riwayat yang
- amat-amat
- lemah
- di mana rawinya dikenal ya suka
- mengada-adakan kebohongan
- atas nama Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wa alihi wasallam.
- Nah, kalau kita bersandar kepada riwayat
- yang lemah
- untuk menyampaikan sesuatu yang
- berhubungan dengan agama kita, maka
- tanggung jawab kita amat besar di
- hadapan Allah Subhanahu wa taala.
- [berdehem][mendengus]
- Walaupun [berdehem]
- yang pertama diciptakan bukan nur Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam ini tidak mengurangi kemuliaan
- nabi kita. yang mendapatkan pujian dari
- Allah.
- Akhlak dan pekertinya yang begitu luhur,
- dakwahnya yang menyebar ke seluruh
- penjuru dunia. Ini merupakan [berdehem]
- keberkahan yang tak terhingga. Oleh
- karena itu tidak perlu kita menambahkan
- kepada Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam hal-hal yang memang
- tidak diterangkan, ditegaskan baik dalam
- kitab suci Al-Qur'an maupun dalam
- riwayat-riwayat yang sahih dari Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam agar kita tidak tergolong orang
- yang berdusta atas nama Allah dan
- Rasul-Nya. Wallahuam.
- [berdehem]
- Ya, pertanyaan kedua dari
- enggak disebut namanya. Salam, Ustaz.
- Teman saya nonmuslim bertanya kepada
- saya, bila seorang kafir yang meninggal
- pada usia semisalnya 80 tahun lalu dia
- masuk neraka selama beratus
- ratus-ratus tahun bahkan ribuan tahun,
- Pal dia hanya berdosa selama 80 tahun.
- Ee lalu di mana keadilan Tuhan? Teman
- saya bertanya, saya tidak bisa
- menjawabnya.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Hukuman yang dijatuhkan kepada seseorang
- bukan dilihat
- masa
- kejahatan yang dilakukan seseorang.
- Sebagai contoh,
- [mendengus] apabila seorang membunuh
- seseorang hanya dalam beberapa menit
- lalu dihukum dalam penjara sesuai dengan
- masa pekerjaan dan kejahatan yang
- dilakukan dipenjarakan selama beberapa
- menit. Kira-kira adil apa tidak?
- [berdehem]
- Saksikan mereka-mereka yang mendekam
- dalam penjara.
- Ada yang dihukum seumur hidup, ada yang
- dua kali seumur hidup. Ya, hukuman
- tersebut dijatuhkan bukan melihat masa
- kejahatan yang mereka lakukan,
- tapi melihat berat dan ringannya
- kejahatan yang mereka perbuat.
- [berdehem]
- Seperti katakan seorang
- membully ya
- menganiaya seorang wanita,
- kejahatan yang dilakukan
- ketika memperkosa wanita tersebut atau
- dia katakan memperkosa anak kecil
- seperti yang terjadi dan marak pada
- akhir-akhir ini.
- yang terancam bukan hanya anak wanita,
- bahkan anak laki-laki pun terancam oleh
- kejahatan pria-pria
- yang mengalami gangguan jiwa.
- Masa kejahatan yang mereka lakukan
- paling hanya mungkin setengah jam.
- Apakah adil kalau orang tersebut dihukum
- selama berapa? Selama ee setengah jam
- sesuai dengan masa kejahatannya.
- Saya yakin ya Anda akan mengatakan bahwa
- ini merupakan perbuatan yang mengerikan.
- Oleh karena itu, dalam Islam pemerkosa
- baik memperkosa wanita yang terhormat
- atau memperkosa anak kecil hukumannya
- mati. Karena bukan sekedar berzina ya,
- tapi ini merusak betul-betul kehormatan
- dan juga mental manusia. Oleh karena itu
- hukumnya bukan hukuman orang yang
- berzina. Karena kalau berzina suka sama
- suka
- tapi hukumannya hukuman hirabah. Hukuman
- hira
- hiabah
- yang menimbulkan kerusakan di atas muka
- bumi sebagaimana yang diterangkan dalam
- suratul maidah.
- Begitu juga hukuman perampok dan pencuri
- beda. Pencuri itu yang mengambil secara
- sembunyi-sembunyi dan halus tanpa
- diketahui oleh pemilik barangnya. Tapi
- kalau merampok mengancam, menodong,
- bahkan bisa membunuh. Oleh karena itu,
- pada saat dia merampok, kalau tidak
- melakukan penganiayaan, pembunuhan
- dipotong tangannya sebelah kanan,
- demikian pula kakinya sebelah kiri. Tapi
- kalau dia membunuh, ya maka hukumannya
- mati.
- Kalau dia melakukan pembantaian,
- hukumannya lebih mengerikan lagi.
- Orang tersebut disalib, ya, disalib ya
- hingga binasa. Karena kejahatannya bukan
- hanya pembunuhan, tapi melakukan
- pembantaian.
- Jadi kalau kita lihat berat dan
- ringannya hukuman disesuaikan dengan
- jenis kejahatan yang dilakukan.
- Nah, kita bertanya kalau seorang manusia
- yang diciptakan Allah, dibesarkan Allah,
- menerima nikmat karunia yang tak
- terhingga sepanjang hidupnya, lalu dia
- berkhianat terhadap Allah, ingkar kepada
- Allah, bahkan syukurnya bukan diberikan
- kepada Tuhannya yang menciptakan dia,
- tapi dia mengungkapkan syukurnya kepada
- makhluk-makhluk yang serupa dengan
- dirinya atau benda-benda mati yang tidak
- sama sekali berakal. Seperti mereka yang
- menyembah berhala, mereka yang
- mempersekutukan Allah. Adakah kejahatan
- yang lebih dahsyat dibandingkan syirik
- dan kekafiran?
- Oleh karena itu, Allah tegaskan Allah
- akan mengampuni, ya mengampuni apa? Dosa
- manusia selagi mereka tidak
- mempersekutukan Allah. Tapi begitu
- mereka mempersekutukan Allah, maka
- seluruh amal kebaikannya berguguran. Ya.
- Dan dia tidak akan mendapatkan ampunan
- dari Allah karena dia berkhianat
- terhadap Tuhan.
- Jadi jangan kita [berdehem]
- ee jadikan masa kejahatan yang dilakukan
- seseorang itu sebagai tolok ukur.
- Tidak ada yang lebih dahsyat daripada
- orang yang mempersekutukan Allah,
- mengada-adakan kebohongan atas nama
- Allah, kemudian mendustakan kebenaran
- yang datang dari Allah yang dibawa oleh
- rasulnya dan diturunkan dalam kitabnya.
- Wallahuam.
- Baik, selanjutnya
- dari
- Bapak Sayan, asalamualaikum Husein.
- Apakah isi kandungan surat Almaidah ayat
- 118? Apakah dalam ayat tersebut ada
- dialog antara Rasulullah dengan malaikat
- Jibril?
- Surah Almaidah ayat 118. [berdehem]
- Seharusnya disebutkan bacaan ayatnya
- supaya kita bisa mulai.
- Ayat Almaidah 118.
- Baik.
- Ayat yang disebutkan tadi merupakan
- potongan ya dari dialog antara
- Nabi Allah Isa alaihialatu wasalam
- dengan Allah.
- Dialog antara Allah dan Nabi Isa.
- Di mana Allah Subhanahu wa taala
- mengajukan pertanyaan kepada Nabi Isa.
- Pertanyaan ini berhubungan dengan
- kebohongan-kebohongan yang dilakukan
- oleh orang-orang yang mengaku sebagai
- pengikut Isa Ibnu Maryam.
- Allah ingin mendengarkan jawaban dari
- Isa sebagai jawaban kepada mereka-mereka
- yang mengaku mengikutinya.
- Ya, tapi ternyata apa yang mereka
- lakukan bukan merupakan ajaran yang
- diajarkan
- oleh Almasih alaihialatu wasalam.
- [berdehem]
- Dimulai dari ayat 116.
- Dimulai dari ayat 116.
- Allah Subhanahu wa taala berfirman,
- "Waidqallahu ya isa bna Maryam." Ata
- qulta linasi itakiduni wa ummi ila
- ilahaini minunillah.
- Q subhanaka ma yakulu an aquula ma laisa
- bihaq inuntu qulu faqadimta
- tamamu ma fi nafsi wal aamu ma fi nafsik
- innaka anta alamul guyub. [berdehem]
- Allah Subhanahu wa taala menceritakan
- apa yang akan datang nanti di hari
- kemudian nanti. Bukan menceritakan kisah
- masa lampau, tapi Allah menceritakan apa
- yang bakal terjadi dari dialog antara
- Allah bersama Nabi Isa.
- Mungkin orang bertanya-tanya kejadiannya
- belum terjadi, bagaimana Allah
- menceritakan? Nah, di sinilah pentingnya
- kita memahami bahwa ilmu Allah tidak
- dibatasi oleh ruang dan waktu. Bagi
- Allah mengetahui yang lalu, yang kini,
- yang akan datang, itu merupakan satu hal
- yang mudah. Kenapa? Karena Allah tidak
- terikat oleh waktu dan ruang. Tapi waktu
- dan ruang adalah milik allik Allah.
- Allah bertanya kepada Isa bukan karena
- tidak tahu, tapi ingin Isa menjawab
- bahwasanya dia tidak pernah
- memerintahkan
- atau menganjurkan atau mengajak para
- pengikutnya untuk menyembah dirinya
- maupun ibunya.
- Nah, Allah terangkan.
- Dan ketika Allah Subhanahu wa taala
- berkata kepada Isa, "Wahai Isa Ibnu
- Maryam, apakah benar kamu pernah berkata
- kepada umat dan pengikutmu, jadikan aku
- sebagai sembahan
- selain dari Allah, demikian pula ibuku."
- Langsung Nabi Allah Isa menjawab, "Qala
- subhanaka ma yakunu li an aquisaha."
- Langsung dia menjawab, "Maha suci Engkau
- wahai Tuhanku.
- Maha suci Engkau. Mustahil aku akan
- mengatakan sesuatu
- ya yang tidak benar.
- Hal-hal yang sama sekali bukan merupakan
- hakku.
- Apabila aku pernah mengatakan hal
- tersebut, pasti engkau mengetahuinya. Ya
- Allah.
- T'lamu ma fi nafsi wala a ma fi nafsik.
- Engkau mengetahui segala-galanya
- mengenai diriku, sedangkan aku tidak
- mengetahui ya segala-galanya mengenai
- engkau kecuali yang Allah Subhanahu wa
- taala ajarkan.
- [berdehem]
- Innaka anta alamul ghuyub. Sungguh
- Engkau ya Allah merupakan Tuhan yang
- maha mengetahui segala yang gaib. Segala
- yang g
- gaib.
- Yang gaib.
- Lalu Nabi Allah Isa kembali melanjutkan,
- "Ma qulu lahum illa ma amartani bih
- anudullahabi warabbakum." Aku tidak
- pernah berkata kepada mereka kecuali apa
- yang kau perintahkan kepadaku, ya Allah.
- yaitu sembahlah Allah dan apa? Eh,
- sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhan
- kalian.
- Wauntu alaihim syahidam ma dumtu fihim.
- Dan dulu aku sebagai saksi bagimu ya
- Allah ketika aku masih hidup bersama
- mereka. Falamma taufaitani kunta anqiba
- alaihim. Tapi begitu engkau wafatkan aku
- ya Allah maka Engkaulah yang mengawasi
- mereka.
- [berdehem]
- Wa anta ala kulliin syahid. Dan
- sesungguhnya engkau maha menyaksikan
- segala sesuatu.
- Inadibhum fainnahum ibadu. Kalau engkau
- menyiksa mereka ya Allah, sesungguhnya
- mereka hamba-hamba-Mu. Wa tagfirlahum
- fainnaka antal azizul hakim. Kalau
- engkau mengampuni mereka ya Allah maka
- Engkau maha perkasa lagi maha bijaksana.
- Kau berikan ampunan bukan karena ada
- sesuatu yang menekanmu.
- Langsung Allah mengumumkan, qallah h
- yaumfaqina.
- Allah langsung menjawab, "Inilah hari di
- mana orang-orang yang jujur akan
- bermanfaat bagi mereka kejujuran mereka.
- [berdehem]
- Lahum jannatun tajri min tahtihal
- anhar." Allah sediakan bagi mereka
- taman-taman surga yang mengalir di
- bawahnya beraneka macam sungai. khidina
- fiha abada kekal di dalamnya untuk
- selama-lamanya. Radhiallahu anhum. Allah
- rida kepada mereka karena mereka jujur.
- Waradu anhu. Dan mereka juga rida kepada
- Allah atas apa yang Allah berikan kepada
- mereka. Dalikal fauzulim. Itulah
- keberuntungan yang terbesar.
- Lillahi mulkus samawati wa fil ard.
- Lillahi mulkus samawati wal ardhi wa
- fihinna.
- Kepunyaan Allah semua yang terdapat di
- langit dan di bumi. Wama fihinna dan
- apa-apa saja yang terdapat ya di antara
- keduanya. Baik itu langit, bumi dan apa
- yang terdapat di antara keduanya adalah
- milik Allah. Wahua ala kulliin qadir.
- Dan sesungguhnya Allah maha kuasa atas
- segala sesuatu.
- Jadi pada hari kemudian nanti Allah akan
- menghadirkan Isa sebagai saksi
- untuk membantah perbuatan-perbuatan
- orang yang mengaku sebagai pengikutnya
- yang telah mempersekutukan Isa bersama
- Allah. Begitu pula mempersekutukan
- ibunya.
- Lalu kita bertanya di hari kemudian
- nanti apakah nabi kita akan dipanggil
- sebagai saksi? Naam.
- Allah berfirman dalam suratun nisa,
- fakaifa julli umatin byahidin wikaidan.
- Bagaimana nanti kalau setiap umat kami
- panggil saksi mereka dan kami panggil
- engkau wahai Rasulullah untuk hadir
- sebagai saksi di hadapan mereka.
- Yaadina
- kafaruasul
- lausimul ardu waktum.
- Pada saat tersebut
- orang-orang yang kafir dan menentang
- Rasul berharap seandainya mereka
- diratakan dengan tanah tidak
- dibangkitkan kembali dan mereka tak akan
- mampu untuk menyembunyikan sesuatu.
- Nah, di sini
- ikhwan- akhwat yang dirahmati Allah,
- sebagaimana para nabi dipanggil untuk
- bersaksi atas umatnya, begitu pula Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam, maka selamatlah orang yang
- jujur
- yang mengikuti Nabi, Al-Qur'an yang
- beliau bawa. Karena Nabi sendiri
- mengikuti Al-Qur'an lalu mengikuti juga
- petunjuknya yang bersumber dari
- Al-Qur'an dan tidak bertentangan dengan
- Al-Qur'an. Karena mustahil Nabi akan
- menyampaikan sesuatu yang bertentangan
- dengan Al-Qur'an. Maka mereka-mereka
- yang berpecah belah, yang
- bergolong-golongan, yang
- bermusuh-musuhan, menumpahkan darah atau
- mencemarkan kehormatan orang lain atas
- nama agama, mereka orang-orang yang
- kelak akan mengalami kerugian. Hanya
- orang yang berhati bersih, yang jiwanya
- tulus mengikuti kebenaran dan
- menyampaikan kebenaran hanyalah mereka
- yang selamat di hari kemudian nanti.
- Wallahuam.
- [berdehem]
- Baik, selanjutnya dari Ibu Eni. Asalam
- Asalamualaikum Ustaz Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullah.
- Saya Emi. Mohon izin bertanya apakah
- yang namanya alam semesta ciptaan Allah
- Subhanahu wa taala hanya dunia dan
- akhirat? Adakah ada alam lain yang
- ciptaan Allah Subhanahu wa taala?
- Bu Emi, pertama-tama kita harus pahami
- bahwasanya kita ni sekarang berada di
- alam dunia.
- Kata dunia dalam bahasa Arab diambil
- dari kata adna yang artinya yang
- terdekat dengan kita.
- Nah, alam akhirat itu adalah alam ya
- yang sejati
- di mana alam tersebut tidak akan
- berakhir baik kebahagiaannya maupun
- penderitaannya. Dan dia datang
- setelah kehancuran
- kehidupan dunia ini. Setelah ke dunia
- ini mengalami kehancuran, ya kemudian
- manusia dibangkitkan maka mereka akan
- berpindah dari alam dunia yang terbatas
- yang merupakan ladang ujian. Kita
- memasuki kehidupan akhir di mana setiap
- orang akan menerima balasan sesuai
- dengan perbuatannya.
- Kalau Ibu Emi bertanya, apakah ada ya
- makhluk yang lain ya yang seperti kita
- menghadapi ujian di alam semesta?
- Jawaban kita di sini bisa saja selain
- kita di bumi ini ada makhluk yang lain
- ya yang apa yang menjalani ujian seperti
- kita.
- Hm.
- Karena alam semesta yang begini luas,
- bumi kita ini hanya merupakan apa?
- sebutir debu di tengah-tengah alam raya.
- Dia hanya merupakan salah satu planet
- yang mengitari matahari kita yang
- merupakan salah satu bintang di
- tengah-tengah galaksi Bima Sakti kita.
- Sedangkan jumlah galaksi mencapai
- triliunan. Satu galaksi ada yang terdiri
- dari 1 miliar bintang, 1 triliun
- bintang. Bisa dibayangkan luasnya alam
- semesta.
- Nah, apa orang bertanya apakah
- kehidupan hanya terdapat di bumi kita
- ini?
- Apakah tidak ada makhluk yang lain? Nah,
- kita di sini dengan sendiri tidak akan
- berbicara hanya asal berbunyi tanpa
- dalil, tapi kita katakan wallahuam. Yang
- kita kenal adalah apa? [berdehem]
- Kehidupan kita. Demikian pula jin
- sebagaimana yang diterangkan Allah.
- Tidak lebih. Begitu juga tentang
- malaikat.
- Adapun alam semesta ini yang terus
- berkembang hingga saat ini,
- apakah hanya sebahagian yang dihancurkan
- yang berhubungan dengan kehidupan kita
- di bumi? Begitu juga ee katakan
- planet-planet yang mengitari matahari
- kita bersama mataharinya. Apakah
- kehancuran mencakup seluruh alam
- semesta? ini merupakan hal yang tidak
- kita ketahui. Tapi dalam kabar yang
- disampaikan kepada kita bahwa para
- penghuni surga itu nanti mereka berdiam
- di satu tempat dan menyaksikan
- tempat kediaman ya saudara-saudara
- mereka yang lain di taman surga ya
- jaraknya begitu jauh seperti orang
- memandang bintang.
- Artinya apa yang digambarkan dalam Sttek
- itu ya perjalanan antara bintang. Kalau
- kita lihat dari riwayat-riwayat hadis,
- kelihatannya ya apa yang sekarang
- merupakan khayalan akan menjadi
- kenyataan yang amat menakjubkan di hari
- akhir. Sedangkan kehidupan di bumi ini
- amat kecil, sempit. Cuma orang yang
- hatinya buta, terpaku pada kehidupan
- dunia dan tenggelam dalam kebodohan
- menganggap dunia ini segala-galanya.
- Padahal Allah jelaskan walal akhiratu
- khairun laka minal ula. Pada akhir surah
- thaq Allah berfirman, "Allahulladzi
- khalaqo sab samawatin wamin ardhi
- mlahum." Allah yang menciptakan tujuh
- langit yang bersusun-susun. Begitu juga
- bumi pun ya Allah ciptakan sama. Apakah
- di samping bumi kita ada bumi yang lain?
- Kita di sini hanya dapat memahami secara
- global kepastiannya, rinciannya hanya
- diketahui oleh Allah. Maka kita
- mengatakan wallahuam. Karena tidak
- berhubungan dengan tanggung jawab kita,
- maka seandainya kita tidak tahu pun,
- tidak akan mengurangi sama sekali iman
- dan tanggung jawab kita. Yang penting
- fokus perhatian kita melihat kehidupan
- dunia sebagai ladang bagi kita.
- Sedangkan [berdehem] hari akhir di sana
- kita akan menuai hasil amal perbuatan
- kita. Semoga Allah mengampuni dosa kita,
- membantu kita untuk mengerjakan amalan
- saleh yang diridai Allah subhanahu wa
- taala dan diwafatkan dalam keadaan
- husnul khatimah. Allah ampun juga dosa
- saudara-saudara kita.
- Amin.
- Kaum muslimin agar mereka disatukan
- dalam Islam
- dan Allah Subhanahu wa taala jauhkan
- mereka dari perpecahan dan pertentangan.
- Amin ya rabbal alamin.
- Selanjutnya dari Bapak Ahyar di
- Purwakarta. Asalam. Ustaz Husein.
- Waalaikumsalam warahmatullah. Ustaz,
- apakah benar kita tidak boleh berdagang
- di masjid, tapi bolehkah kita bicara
- bisnis di dalam masjid? Bahkan ada yang
- mengatakan yang berdagang didoakan
- supaya tidak laku. Betulkah?
- Masjid merupakan area kita beribadah
- kepada Allah.
- Waal masajida lillah fala tad'u maallahi
- ahada. Sesungguhnya masjid adalah milik
- Allah. Area di mana kita berkomunikasi
- dengan all. Maka jangan kalian menyeru
- ya kepada seorang pun selain dari Allah.
- Kita menghadap kepada Allah, bersatu di
- jalan Allah, meluruskan hati kita,
- demikian pula jiwa kita. Jadi kalau
- seandainya orang dalam masjid berbicara
- mengenai perdagangan, mengenai bisnis,
- ya masing-masing apa bicara mengenai dia
- punya ambisi, mengenai juga kekayaannya,
- perdagangannya, tidak pantas kalau kita
- berbicara seperti ini. Tetapi kalau kita
- berbicara tentang ekonomi
- untuk membangunkan umat Islam agar
- mereka betul-betul menjadi kuat dan
- mampu untuk menjadi pejuang-pejuang
- dalam bidang ekonomi, itu tidak ada
- masalah.
- Karena apa yang kita bicarakan bukan
- untuk tujuan pribadi kita, tapi
- bagaimana kita membangun perekonomian
- dalam Islam.
- J. Kalau ada seorang katakan ulama
- berbicara mengenai tanggung jawab kaum
- muslimin untuk memajukan perekonomian.
- Kemudian para petani mengembangkan
- pertanian mereka. Nelayan juga
- mengembangkan juga usaha mereka dalam
- kelautan.
- Ulama dijelaskan tanggung jawab mereka
- untuk menyampaikan ilmu. Kemudian para
- dokter untuk melayani umat. Jangan hanya
- bekerja untuk dunia. Maka apa yang
- dibicarakan dalam masjid mengenai hal
- itu adalah pembicaraan dunia tapi untuk
- Allah subhanahu wa taala. Tapi kalau
- orang berbicara mengenai bisnis pribadi
- ya yang sama sekali enggak ada
- hubungannya untuk kebangkitan umat,
- untuk kesejahteraan mereka, hal ini
- merupakan hal yang dilarang.
- Hal yang di
- yang dilarang. Jadi hendaknya dalam
- masjid fokuskan perhatian kita kepada
- Allah.
- Begitu juga amal kita, perhatian kita
- untuk membuat hati kita ini apa? Bersih
- dari noda-noda kecintaan kepada dunia
- yang berlebihan. Begitu pula hawa nafsu
- kita. Nah, kita di luar mau bicara
- perdagangan silakan. Wallahuam.
- Baik, terima kasih untuk Ibu Nurjanah
- binti Madiang di Singapura sedang
- menyimak acara ini. Baik. Ee
- asalamualaikum Ustaz Husin.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Ee saya ingin bertanya, ibadah apakah
- yang paling dicintai oleh Allah dari
- Sukri di Cipay?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Sebagaimana kita tahu bahwa
- amal yang paling dicintai Allah dan
- jihad yang paling besar adalah salat.
- Sa
- salat
- salat pada waktunya.
- Kemudian dilakukan secara berjamaah
- untuk kaum pria. Kaum wanita diizinkan
- untuk tidak berjamaah di masjid karena
- mereka mengurus rumah, mengurus
- anak-anak akan menjadi beban yang berat.
- Tapi mereka berjamaah di rumah bersama
- anak-anak wanita mereka hal yang
- merupakan indah. Atau suami kembali ke
- rumah memimpin jemaah pada keluarganya
- merupakan hal yang baik. Mengapa salat
- Mas Krishna menjadi amal yang paling
- dicintai Allah?
- Karena salat menghubungkan hati kita ini
- dengan Allah.
- Membuat hati kita betul-betul merasakan
- apa? Kehadiran Allah Subhanahu wa taala
- dalam hati kita. Di sana kita berserah
- diri kepada Allah, curhat, menumpahkan
- isi hati kita, harapan kita,
- ketergantungan kita hingga apa? Hati
- kita terlepas dari ketergantungan pada
- selain Allah.
- Oleh karena itu, dalam seluruh amalan
- salat mengembalikan kita kepada Allah
- dari mulai takbir, kita membaca
- al-Fatihah, kita meresapi ayat-ayat
- Allah untuk membuat hati kita ini selalu
- ingat kepada Allah.
- Demikian pula mengarahkan hati kita dan
- tujuan hidup ini kepada Allah. Begitu
- hati seseorang tertuju pada Allah, maka
- akan mendorong dirinya untuk melakukan
- amalan-amalan yang bermanfaat dalam
- hidup ini yang akan menjadi bekal bagi
- hari akhiratnya. Akan menghapuskan rasa
- kikir, rasa bangga, rasa sombong karena
- hatinya selalu mengingat Allah. Maka
- Allah berfirman, "Ya ayyuhalladzina
- amanukurullahaikr
- wasabbihuhu bukratan wasila huadzi yusli
- alaikum waaikatuhu liyuhrijakum
- minumati." Wahai orang-orang yang
- beriman, banyak-banyaklah kalian
- berzikir kepada Allah dan bertasbihlah
- kepadanya pagi dan petang dan dialah
- yang selalu melimpahkan selawatnya untuk
- kalian. Begitu pula malaikatnya dengan
- selawat dari Allah dan malaikat Allah
- keluarkan kalian dari kegelapan menuju
- kehidupan yang terang bererang.
- Nah, di sini Mas Krisna zikir yang
- paling indah itu sebetulnya salat.
- Karena seluruh diri kita pada saat
- tersebut berzikir pada Allah.
- Baik dengan tubuh kita Mas Krishna ya.
- Pada saat kita berdiri sambil membaca
- al-Fatihah, bukan hanya hati kita, bukan
- hanya lidah kita, tubuh kita juga apa
- ikut. Pada saat kita juga bertakbir
- kemudi ruku, tubuh kita juga pada saat
- tersebut berzikir kepada Allah.
- Pada saat kita kembali iktidal,
- samiallahu liman hamidah. Setelah itu
- Allahu Akbar
- semuanya ya kita perhatikan
- ikut bersatu berzikir.
- Jadi salat ini ber beda dengan yoga.
- Kalau yoga mengheningkan cipta ya tapi
- tubuh berdiam. Kalau salat justru zikir
- hati kita, takbir kita, tasbih kita
- diiringi dengan bahasa tubuh yang
- sama-sama berzikir kepada Allah
- Subhanahu wa taala
- dengan tujuan
- agar setiap manusia tidak lupa kepada
- Allah, ingat tujuan hidupnya dan merasa
- dirinya diawasi oleh Allah Subhanahu wa
- taala. Kalau sebanyak lima kali dia
- melakukan salat, Mas Krishna, katakan
- dia seorang dokter, seorang insinyur,
- seorang pedagang, seorang pengusaha,
- seorang wakil rakyat, seorang pejabat
- atau kepala negara, dia betul-betul
- salat dengan diresapi. Kira-kira mungkin
- enggak mereka menyeleweng?
- Tidak.
- Oleh karena itu, terjadinya
- penyelewengan karena salat yang mereka
- lakukan hanya salat rutin, bukan salat
- yang diresapi, dihayati. Oleh karena itu
- dalam sebuah hadis,
- awalu ma yus'alu bihil abdu asalah. Yang
- pertama-tama ditanya oleh Allah salat.
- Za shahat shaya amalih. Kalau salatnya
- benar ya, maka amal yang lain pasti akan
- ikut benar.
- Nah, benarnya salat bukan hanya
- memperhatikan ee perbedaan khilafiat
- ritual seperti yang diklaim oleh
- sebagian orang. memperdebatkan
- masalah-masalah sepele yang khilaf, tapi
- melupakan bahwa dirinya sedang
- berhadapan di hadapan Allah. Wajahnya
- menghadap ke hadapan Allah. Dipalingkan
- dari semua ini oleh perdebatan,
- persoalan-persoalan yang tidak ada
- artinya sama sekali.
- Begitu salat seseorang sebanyak lima
- kali 1 hari benar, maka seluruh amalnya
- akan baik benar. Karena salatnya
- mencegah dirinya dari perbuatan keji dan
- mungkar. Mendorong dirinya untuk
- sepenuhnya. betul-betul beramal untuk
- Allah subhanahu wa taala. Tapi waidza
- fasadat, kalau salatnya rusak maka fasad
- sairu amalih. Maka rusaklah semua
- amal-amalnya. Karena amal yang dilakukan
- tanpa sama sekali didasari hati yang
- selalu mengingat Allah akan sia-sia.
- Maka Allah berfirman, "Qod aflahal
- mukminun alladzina hum fi shatihim
- khasiun." Sungguh sukses. Beruntung
- orang yang beriman yang khusyuk dalam
- salat mereka. Khusyuk bukan hanya bahasa
- tubuh. Tapi hati kita, tubuh kita,
- pikiran kita semua tertuju pada Allah.
- Maka jangan kita berdebat, menghabiskan
- waktu dalam persoalan yang tidak ada
- artinya. Akhirnya menghilangkan ruh
- daripada ibadah kita, salat kita, dan
- lain-lainnya.
- Mungkin cukup sampai di sini ya.
- Kita berjumpa kembali insyaallah dalam
- kesempatan lain. Subhanakallahumma
- wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta
- astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Alhamdulillah terima kasih Dat Husin.
- Mudah-mudahan tadi memberikan jawaban
- kepada para penanya ya. Baik kita jumpa
- lagi pada Jumat depan. Saya Muhammad
- Krishna Oni Saputra dan Algi mohon
- pamit. Wabillahi taufik walah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakat.
- Waalaikumsalam.