Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:20 Waalaikumsalam. 0:21 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:23 ali sayyidina Muhammad. Alhamdulillah 0:25 kita jumpa lagi di pagi hari ini bersama 0:28 Ustaz Husin Min Hamid Alatas juga Ustaz 0:31 Abu Bakar Baraja dan Mbah Hajah Nur 0:34 Nuning dalam acara psikologi keluarga. 0:36 Di sini juga tentu saja ada Atep 0:38 Siabudi, ada Gustaf, ada Hafiz dan Ustaz 0:41 Hasan Sajali yang ikut mendukung acara 0:44 ini sehingga kita tambah semangat ya. 0:47 Ada berapa kasus ya Mbak Luning? Dua 0:49 kasus apa tiga kasus ya? masuk ee nanti 0:51 akan dibahas oleh Ustaz Husein dan Ustaz 0:53 Abu Bakar Baraja. Asalamualaikum Ustaz 0:55 Husein, Ustaz Abu Bakar. 0:58 Ee kasus yang pertama adalah tentang 1:02 seorang wanitanya mengadu karena 1:04 calonnya nih belum dapat kerja. Lalu 1:07 bagaimana bapak ibunya juga sudah cerai, 1:09 masing-masing sudah kawin lagi. Nah, 1:11 bagaimana dia menghadapi persoalan ini? 1:12 Yang satu lagi seorang suami yang sudah 1:15 cerai dengan istrinya. Dia sudah punya 1:18 calon baru. Memang sudah dicarikan 1:20 beberapa rumah, tapi tidak cocok. Tapi 1:22 dengar-dengar sekarang sudah kembali 1:24 lagi ke istri pertama. Apakah ini perlu 1:28 ee nikah lagi dan perlu dirilis lagi 1:30 masalah-masalah lamanya? Demikian ee 1:32 Ustaz Husin supaya mendapat keberkahan 1:35 dalam acara ini, kita mari kita membaca 1:38 al-Fatihah. 1:39 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:48 Bismillahirrahmanirrahim. 1:50 Alhamdulillahirabbil 1:54 alamin arrahmanirrahim. 2:00 Maiki 2:03 yaumiddin. Iyaka na'budu wa iyaka 2:09 nasta 2:12 ihdinasirathal 2:14 mustaqim 2:17 shathalladzina an'amta 2:20 alaihim ghairil maghdubi alaihim 2:24 waladin. 2:26 [Musik] 2:30 Alhamdulillah kita sudah baca 2:32 al-Fatihah. Mudah-mudahan dengan 2:33 al-Fatihah ini Allah kasih kemudahan 2:35 bagi kita untuk menyelesaikan 2:37 masalah-masalah yang kita hadapi. Mbak 2:40 Nun silakan dibacakan kasusnya seperti 2:42 apa. Terima kasih Mas Krishna. 2:45 Asalamualaikum warahmatullahi 2:46 wabarakatuh, Ustaz Husein, Ustaz Abu 2:49 Bakar, dan semua yang bersama-sama 2:51 psikologi keluarga. Mudah-mudahan dua 2:54 kasus ini juga mempersuasi kita ya. 2:56 Siapa tahu ada yang perlu juga 2:59 jawabannya. Jadi yang pertama ini suami 3:02 sudah cerai mau kawin lagi dan untuk 3:05 istri bar calon istri barunya dia 3:07 carikan rumah yang keren-keren cukup 3:10 mewah tapi calon istrinya enggak cocok 3:13 melulu. Akhirnya betek mungkin dia 3:16 kembali lagi ke istri lamanya. Nah, 3:18 pertanyaannya Ustaz, haruskah menikah 3:21 lagi dengan istri pertamanya dan 3:25 bagaimana dengan perilaku mantan 3:27 istrinya yang suka kasar perlu enggak 3:29 dibahas pada saat nanti kita kembali 3:32 bersama? Itu yang pertama. Kemudian yang 3:35 kedua, Ustaz Husein dan Ustaz Abu Bakar. 3:38 Saya usianya masuk 26 tahun. 3:42 seorang wanita yang sudah kuliah selesai 3:47 tapi belum dapat pekerjaan. Saya ingin 3:50 menikah tapi belum ada laki-laki yang 3:52 datang ngajak serius. Ada juga yang 3:56 memasuki tetapi saya enggak suka dengan 3:59 perilakunya, Ustaz. Jadi saya masih 4:02 menunggu seorang laki-laki yang baik. 4:05 Mencari seseorang yang baik memang juga 4:08 susah ya. Gimana caranya dong, Ustaz? 4:10 biar saya mendapatkan seorang laki-laki 4:12 yang baik. Kedua orang tua saya sejak 4:16 saya masih SMP sudah pisah dan 4:19 masing-masing sudah punya pasangan, 4:21 punya suami dan punya istri. Ustaz, apa 4:24 yang harus saya lakukan? Terima kasih. 4:27 Iya. 4:31 Bismillahirrahmanirrahim. 4:33 Alhamdulillahiabbil 4:35 alamin. Allahumma sholli ala 4:39 sayyidina wa nabina 4:42 Muhammadin imamil 4:46 muttaqin almab'i rahmatan lil alamin wa 4:49 ala alihi thyibin wasohabatihil ghuril 4:53 mayamin 4:55 wasairina ala nahjihi alqawimi ila 4:59 yaumiddin. Subhanaka la ilma lana illa 5:03 maa alamtana innaka antal alimul hakim. 5:06 Wala haula wala quwwata illa billahil 5:09 aliyil 5:12 adzim. Allahumma atina minika rahmah 5:16 waimna min ladunka ilman nafi' waf'na 5:20 bima 5:21 alamtana. Amma ba'du. Ikhwan- akhwat 5:24 pendengar yang dirahmati Allah. 5:27 Salamullahi jamian warahmatullah 5:35 wabarakatuh. 5:37 Kehidupan penuh dengan 5:40 liko-liku, terutama kehidupan rumah 5:42 tangga. terkadang panas, terkadang 5:50 dingin. Terkadang kita saksikan mereka 5:54 mengarungi kehidupan dengan perasaan 5:56 seolah-olah dunia milik 5:59 mereka. Terkadang mereka merasakan dunia 6:02 mengkhianati mereka. 6:04 Padahal kalau kita perhatikan 6:06 bersama-sama, Allah Subhanahu wa taala 6:09 menetapkan norma-norma syariatnya 6:12 selaras dengan norma-norma alamiah. 6:15 Artinya yang berlaku di tengah-tengah 6:17 alam ini baik itu lapang maupun sempit, 6:21 susah maupun mudah, bahagia atau tidak 6:25 tergantung bagaimana selarasnya kita 6:27 dengan norma-norma syariat yang Allah 6:29 Subhanahu wa taala ajarkan. 6:33 Orang yang taat pada Allah mengikuti 6:35 bimbingan 6:36 petunjuknya. Walaupun hidup mereka 6:39 biasa-biasa. Sebetulnya mereka orang 6:41 yang paling menikmati 6:44 kebahagiaan. Tapi ada orang hidup di 6:46 tengah-tengah kehidupan yang megah, 6:48 mewah, 6:50 gemerlap. Orang menganggap mereka orang 6:52 yang paling beruntung. Laki-lakinya 6:55 berpendidikan tinggi, kaya raya. 6:57 Wanitanya juga berpendidikan tinggi, 6:59 cantik, jelita. Ternyata selalu mereka 7:03 melalui hidup dengan keluh kesah sampai 7:06 orang mengatakan kalian berdua tidak 7:08 bersyukur. Lalu masing-masing mereka 7:10 mengatakan kalian tidak tahu keadaan 7:12 kami yang 7:14 sebenarnya. Jadi sebetulnya salah 7:17 besar orang-orang yang berpaling 7:20 meninggalkan Allah Subhanahu wa taala. 7:22 Akhirnya begitu Allah meninggalkan 7:24 mereka, mereka kehilangan segala-galanya 7:27 walaupun memiliki segala-galanya. 7:32 Nah, kasus 7:33 pertama seorang laki-laki 7:36 yang menetapkan untuk berpisah dari 7:41 istrinya lalu bertemu dengan seorang 7:43 wanita baru. Dia sudah merasa cocok 7:46 dengan wanita ini dan dia seorang 7:49 ustazah 7:52 ya. Lalu si 7:54 laki-laki rencana untuk mempersiapkan 7:57 rumah barunya. 7:59 dia bawa calon istrinya ke sana kemari 8:01 untuk memilih rumah. 8:04 Ternyata dia tidak cocok di sana maupun 8:06 di sini. Apa yang 8:09 ditawarkan ternyata belum memuaskannya. 8:12 Padahal itu semua merupakan rumah-rumah 8:14 mewah di daerah-daerah yang 8:17 elit. Akhirnya rupanya dia merasa jemu 8:20 terhadap istri yang kedua. Ternyata 8:23 tidak lebih baik dari yang pertama. Dia 8:26 berpikir untuk kembali pada yang 8:27 pertama. 8:32 akan memulai hidup baru bersama yang 8:34 pertama. Mudah-mudahan mereka bisa 8:36 menemukan kebahagiaan mereka dan 8:39 memperbaiki kesalahan mereka dengan 8:41 pengalaman perpisahan ya yang mungkin 8:44 menjadi pelajaran buat istri, pelajaran 8:46 juga buat dirinya. Terkadang kita ini ee 8:49 berpikir bahwa kita dengan wanita baru 8:51 bisa menemukan kebahagiaan kita. 8:55 Ternyata begitu dia mencoba, dia temukan 8:58 ternyata yang 9:00 baru sebetulnya apa? Tidak lebih baik 9:03 dari yang pertama. Kalau kita masih bisa 9:06 memperbaiki hubungan kita dengan istri 9:09 kita, hendaknya jangan kita coba-coba 9:12 untuk apa? Coba-coba untuk berpisah. 9:14 Apalagi kalau sudah memiliki anak karena 9:18 konsekuensinya dan resikonya cukup 9:20 besar. 9:23 akhirnya bukan keluar dari kemelut, maka 9:25 kita akhirnya menghadapi kehidupan yang 9:28 kusut di sana sini kita akhirnya apa? 9:31 Harus membawa 9:35 persoalan. Nah, 9:37 bagi suami yang ingin kembali kepada 9:39 istrinya, kalau dia berpisah dari 9:43 istrinya belum menghabisi masa idahnya. 9:47 Masa idah ini masa ya di mana seorang 9:50 wanita statusnya masih sebagai 9:53 istri 9:55 hingga waktu idahnya 9:58 berlalu. Nah, waktu idah ni bilangan 10:01 waktu yang ditetapkan Allah Subhanahu wa 10:03 taala bagi wanita yang masih memiliki 10:07 kebiasaan datang bulan yang masih 10:10 subur itu sebanyak tiga kali suci dan 10:14 haid. 10:16 tiga kali suci dan haid. Jadi kalau 10:20 seorang wanita katakan 10:23 diceraikan pada katakan hari 10:27 kesembilan, hari kesemi semilan masih 10:31 dalam keadaan suci. Karena kalau dia 10:33 bukan dalam keadaan suci, lalu suaminya 10:36 menjatuhkan cerai pada saat itu tidak 10:39 sah juga. Bukan dalam keadaan datang 10:42 bulan. 10:43 Dia hanya boleh menceraikan istrinya 10:45 pada saat istrinya dalam keadaan suci 10:48 dan pada masa sucinya belum pernah 10:51 digauli. Karena kalau pernah digauli 10:54 sebelumnya kemudian dia ceraikan itu 10:57 dikhawatirkan nanti muncul kecurigaan 11:00 seandainya dia hamil. Apakah hamil dari 11:03 dirinya? Apakah hamil dari orang 11:05 lain. Jadi yang dibenarkan Allah 11:08 sebagaimana dalam suratut thalaq. Ya 11:10 ayyuhan nabi idza thaqtumunisa 11:13 fatholiquunna liiddatihin. Wahai nabi ya 11:18 sampaikan pada umatmu bila kalian ingin 11:20 menceraikan istri kalian maka ceraikan 11:23 mereka pada saat mereka dapat memulai 11:25 idah mereka itu pada saat suci sebelum 11:29 digauli. Bukan dalam keadaan haid, bukan 11:32 dalam keadaan suci yang pernah digauli 11:34 pada masa sucinya. 11:37 Nah, apabila diceraikan istrinya pada 11:40 masa suci sebelum dia 11:43 menyentuhnya, maka si istri harus 11:47 menunggu satu kali suci kemudian 11:51 berakhir dengan apa? Dengan berakhirnya 11:54 masa haidnya. Kemudian masuk lagi satu 11:56 kali suci 11:59 kemudian haid, kemudian masuk lagi suci. 12:03 Nah, begitu waktu haid yang ketiga 12:07 berakhir, maka berakhirlah hubungan di 12:10 antara 12:11 mereka. Kalau mereka ingin kembali lagi, 12:14 maka diharuskan menikah kembali. Tapi 12:17 kalau pada masa 12:20 iddah si suami ingin kembali pada 12:22 istrinya tidak perlu menikah lagi. Dia 12:26 bisa mengatakan pada istrinya, "Saya 12:27 ingin kembali kepada kamu." Ya, si istri 12:30 tidak dapat menolak tanpa alasan yang 12:33 diterima. Kalau suaminya KDRT, ya KDRT 12:37 suka memukul istrinya, maka penolakan si 12:40 istri bisa diterima. Itu pun 12:42 diselesaikan di pengadilan. Jadi kalau 12:44 suami ingin kembali pada istrinya, si 12:47 istri masih dalam waktu idah, dia tidak 12:50 perlu menikah 12:51 lagi. Nah, kalau dia tidak kembali lagi, 12:55 maka mereka menghadirkan dua orang saksi 12:58 yang adil yang menyaksikan bahwa mereka 13:00 ingin 13:02 berpisah. Tujuannya untuk menjaga 13:05 kehormatan mereka dan hak masing-masing. 13:07 Ini merupakan hukum dan adab perceraian 13:10 yang ditetapkan Allah Subhanahu wa 13:12 taala. 13:14 Jadi kalau seandainya bapak berpisah 13:16 dengan 13:19 istri dan dia masih dalam waktu idah, 13:21 Bapak tidak perlu menikah lagi. Kalau 13:24 seandainya apa? Kalau seandainya sudah 13:27 berakhir waktu idahnya tapi surat surat 13:31 perkawinan belum 13:32 diselesaikan, Bapak bisa menikah di 13:34 hadapan seorang ustaz dengan 13:37 menghadirkan ya saksi dari pihak 13:39 keluarga. tidak perlu kita harus ke 13:42 penghulu lagi karena surat masih 13:45 apa? 13:47 Masih masih berpasangan, belum berpisah. 13:50 Tapi kalau sudah berpisah kemudian 13:52 surat-surat sudah diselesaikan, maka 13:55 dengan sendirinya kembali lagi ke Kantor 13:57 Urusan Agama untuk mengembalikan 14:00 hubungan Anda. Jadi hendaknya 14:03 betul-betul soal perceraian ini 14:05 dipertimbangkan 14:07 matang-matang dan mohon kepada Allah 14:09 untuk menuangkan rasa sakinah dalam 14:12 hati, kedamaian yang bisa membangun 14:15 kerja sama dalam keridaan Allah. 14:18 Kalau Anda berdua lupa kepada Allah atau 14:21 salah satunya lupa kepada Allah, Anda 14:23 tidak akan pernah merasakan kebahagiaan 14:25 yang 14:25 sejati. Akhirnya Anda akan melalui 14:28 kehidupan rumah tangga dalam hati yang 14:30 tidak nyaman, tidak tentram. Anda 14:32 terpaksa untuk tetap berpasangan 14:35 walaupun hati sudah apa? Tidak suka. 14:38 Akhirnya Anda bisa saja melakukan 14:41 perbuatan-perbuatan yang tidak benar di 14:43 luar. Jadi sebaiknya dalam mengarungi 14:45 kehidupan rumah tangga, Anda bertakwa 14:47 pada Allah dan selalu mohon kepada Allah 14:50 agar memberikan kedamaian, kebahagiaan 14:53 di hati Anda berdua agar Anda 14:55 betul-betul menjadi pasangan yang 14:59 betul-betul mampu untuk mengemban amanat 15:02 Allah, mendidik anak-anak juga dalam 15:04 keridaan Allah Subhanahu wa taala. 15:08 Dan sebagai pelajaran ya bagi kita 15:11 semua. Saya temukan rata-rata orang yang 15:14 berapi untuk 15:17 berpisah. Berapa lama kemudian mereka 15:21 menyesal? Ada seorang wanita mengadu 15:23 kepada seorang 15:26 pengacara. Keluh kesahnya mengenai 15:30 perilaku suaminya. 15:33 Akhirnya si pengacara ini perempuan 15:35 kebetulan hatinya panas berapi-api 15:37 mendengarkan cerita wanita ini. 15:41 Langsung diajak si wanita untuk 15:44 mengajukan gugatan perceraian. Kamu 15:46 enggak usah pusing-pusing. Saya yang 15:47 mengurus 15:48 nanti. 15:50 Akhirnya diwakili oleh pengacara 15:53 ini mengurus perceraian di antara 15:57 mereka hingga mereka berpisah. 16:02 Akhirnya si pengacara telah merasa 16:05 dirinya telah melakukan satu perbuatan 16:07 baik yang mulia menolong seorang wanita, 16:10 membebaskannya dari apa? Dari kehidupan 16:14 yang tidak bahagia. Beberapa bulan 16:16 kemudian si pengacara bertemu kembali 16:18 dengan wanita ini. Ternyata wajahnya 16:22 kusam, 16:25 kurus, penuh dengan kesedihan. Si 16:28 pengacara tanya, "Ada apa lagi? apa yang 16:30 kamu rasakan? Dia bilang, "Mbak, 16:33 ternyata saya merasa sekarang saya lebih 16:35 menderita dibandingkan saat saya masih 16:39 bersuam." Dia merasa dia seperti 16:41 layangan 16:42 putus. Walaupun dia cukup cantik, tapi 16:46 kenapa semenjak berpisah dia baru 16:48 merasakan betul-betul apa 16:50 nilai kehidupan rumah tangga bersama 16:53 suaminya. A si pengacara langsung 16:55 mengatakan, "Mulai saat ini saya 16:57 bersumpah tidak akan lagi melibatkan 16:59 diri saya. Ya, dalam urusan perceraian 17:03 semacam ini saya menyesal. Saya 17:06 menganggap ya dengan memisahkan mereka 17:09 akan berbahagia tapi ternyata tidak 17:12 seperti yang diduga. Jadi kehidupan 17:14 suami istri ini seperti apa? Seperti 17:18 sesuatu yang telah menyatu dengan 17:20 daging. Kalau ditarik 17:22 apa? Akhirnya bukan seperti rambut dalam 17:26 adonan ditarik dia tidak akan melekat. 17:29 Tapi kalau sudah menyatu sekian lama 17:31 hidup bersama, mereka terkadang tidak 17:35 merasakan nilai dari hubungan mereka. 17:37 Begitu berpisah baik si wanita maupun si 17:39 laki-laki merasakan penyesalan. Oleh 17:42 karena itu sebaiknya diberikan nasihat. 17:45 Kalau kesalahan dari pihak laki-laki 17:47 agar dia memperbaiki dirinya, diingatkan 17:50 juga akan tanggung jawab di hadapan 17:53 Allah. Juga peran istri dan kebaikannya. 17:56 Kalau kesalahan dari pihak istri, coba 17:58 diberikan nasihat agar dia menyadari dan 18:01 diingatkan akan nikmat Allah. Kalian 18:03 berpasangan saat ini, kalau kalian 18:05 berpisah, kalian bisa menyesali 18:09 ya akibat-akibat yang timbul setelah 18:12 perceraian. Dan hampir kebanyakan orang 18:15 yang bercerai ya mereka menyesal. 18:19 Kecuali kalau sebab perceraiannya memang 18:22 satu hal yang apa yang mendasar seperti 18:25 perselingkuhan atau perbuatan-perbuatan 18:28 yang tidak 18:29 benar. Adapun kasus yang kedua, seorang 18:33 wanita sudah berusia 26 tahun sudah 18:36 lulus kuliah, belum ada pekerjaan. 18:39 sampai saat ini statusnya masih single, 18:43 belum bersuami. Dan dia sedang menunggu 18:46 ya pangeran atau Arjuna ya yang datang 18:50 untuk menjemput dirinya. Pernah satu 18:53 kali seorang 18:55 laki-laki melamarnya tapi dia tidak 18:57 merasa apa cocok karena perilakunya yang 19:00 tidak 19:02 baik. Seorang wanita memang selalu dalam 19:05 kear menunggu. 19:07 Kecuali kalau ada pihak keluarga yang 19:09 memperkenalkan ke sana 19:11 kemari. Dan biasanya pihak wanita itu 19:14 gengsi kalau harus memperkenalkan 19:16 wanitanya kepada pihak 19:19 laki-laki. Padahal 19:23 sebetulnya seorang ayah dan ibu dari 19:26 seorang wanita tidak perlu sama sekali 19:28 merasa gengsi untuk menjemput pria baik. 19:32 Kalau dia kenal ada lelaki baik-baik ya 19:34 yang bertanggung jawab. Kalau dia 19:37 perkenalkan anaknya pada pria tersebut 19:39 bukan merupakan satu yang merendahkan 19:43 dirinya. Kecuali kalau dia melihat ee 19:48 katakan ee harta sebagai tolok ukur ya 19:52 atau jabatan dan lain-lain sebagainya. 19:55 Tapi kalau untuk mendapatkan pria yang 19:57 baik, yang saleh bagi istri itu 19:59 merupakan tanggung jawab seorang ayah. 20:02 Jadi bisa saja dia berkenalan dengan ee 20:04 dia memperkenalkan anak dari 20:06 teman-temannya atau orang yang katakan 20:08 dia apa direkomendasikan oleh temannya 20:11 yang baik untuk mengenal 20:13 putrinya. Tapi ternyata ayah dari wanita 20:17 ini sudah menikah dengan wanita yang 20:20 lain. Si ibu juga sudah menikah dengan 20:22 pria yang lain. Masing-masing disibukkan 20:24 dengan pasangannya yang bukan orang 20:26 tuanya. 20:28 Akhirnya menambahkan betul-betul apa? 20:30 kesedihan bagi wanita ini. Nah, di saat 20:34 anti tidak menemukan orang yang bisa 20:37 membantu, coba mohon pada 20:40 Allah. Bangun 20:43 malam kemudian sujud, setelah bertasbih 20:47 mohon pada Allah agar Allah kirimkan 20:49 baginya pasangan yang saleh, yang baik, 20:52 yang akan membahagiakan dirinya dan dia 20:55 dapat hidup bersama dalam keridaan Allah 20:57 Subhanahu wa taala. 20:59 Jangan sekali-kali kita memandang sepele 21:03 doa. Doa ini betul-betul merupakan 21:06 keajaiban yang luar 21:08 biasa. Dan inti daripada ibadah kita 21:12 kepada Allah adalah doa. Dan Allah 21:14 paling senang melihat hambanya yang 21:16 memohon dan berdoa kepadanya. Bahkan 21:19 Allah memberikan apa? Kabar gembira. 21:22 Uduni astajib laku. Mohon padaku. 21:24 Niscaku akan kabulkan permintaan kalian. 21:27 Ini janji dari Allah. 21:29 Dan Allah juga ingatkan betapa dekatnya 21:31 Allah dengan kita. Wa saalaka ibadi anni 21:35 fainni qib. Apabila hambaku bertanya 21:37 padamu di mana aku, sesungguhnya aku 21:39 amat dekat. Bahkan lebih dekat kepada 21:42 kita daripada kedua orang tua kita. 21:46 dari orang yang paling dekat dengan 21:48 kita, Allah lebih dekat lagi. Tanpa kita 21:50 bersuara, hati kita ya berbisik atau 21:54 bersuara dengan lirih mengajukan 21:56 permohonan kita, Allah Subhanahu wa 21:58 taala mendengarkan 22:00 semua harapan dan permintaan kita. Nah, 22:04 kalau seandainya 22:06 anti betul-betul mendekatkan diri kepada 22:10 Allah, merapat ke sisinya, memohon 22:12 dengan 22:13 sungguh-sungguh, perbanyak mengerjakan 22:15 salat, perbanyak juga beristigfar, mohon 22:19 pada Allah insyaallah Allah subhanahu wa 22:21 taala kirimkan bukan hanya pria yang 22:23 baik bagi Anda, tapi pria yang 22:26 betul-betul akan membawa kebahagiaan 22:28 bagi Anda. Jangan pernah berkecil hati, 22:32 jangan pernah berputus asa, dan jangan 22:35 kita merasa seolah-olah kita ini 22:37 sendiri. Selagi kita bersama Allah, 22:39 berarti kita bersama alam dan seluruh 22:41 istrinya. Karena alam dan seluruh 22:43 istrinya di tangan Allah. Begitu pula 22:45 laki-laki yang Anda idam-idamkan di 22:48 tangan Allah, hatinya juga di tangannya. 22:51 Allah kuasa untuk menggerakkan hatinya 22:53 datang kepada Anda, ya, mengajukan 22:55 pinangan. 22:57 Oleh karena itu, persiapkan diri Anda 22:59 untuk menyambut pinangan tersebut dengan 23:01 syarat Anda mohon kepada Allah dan 23:04 jalankan perintah Allah Subhanahu wa 23:07 taala. Semoga Allah kirimkan buat Anda 23:09 pria yang akan membawa kebahagiaan bukan 23:12 hanya dalam kehidupan dunia tapi juga 23:14 dalam kehidupan akhirat nanti. 23:16 Wallahuam. 23:18 Iya, ikhwan akhwat. 23:22 Jadi mendengar apa yang disampaikan oleh 23:25 Ustaz Husein coba deh ya yang masih 23:28 merasa perlu ganti orang ganti pasangan 23:32 untuk merenungkan kembali kira-kira apa 23:35 yang akan disampaikan Ustaz Abu Bakar ya 23:37 terkait dengan kasus ini. Yuk kita 23:39 simak. 23:45 Bismillahirrahmanirrahim. 23:46 Asalamualaikum 23:48 warahmatullahi wabarakatuh. 23:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 23:52 wabarakatuh. 23:56 Alhamdulillah segala nikmat yang 23:58 diberikan kepada 24:01 kita, segala 24:03 curahan hati yang begitu 24:08 menyenangkan dan kita mendapatkannya 24:11 dengan 24:12 kebahagiaan dan kita mendapatkan dengan 24:15 senang hati karena curahan nikmat dan 24:20 syukur yang diberikan Allah. 24:24 senantiasa selalu membuat bergembiranya 24:28 hati 24:30 kita. Hati kita 24:33 ini tidak akan bisa senang dan bahagia 24:38 ketika kalau nikmat dan syukurnya 24:43 Allah tidak berdekatan dengan kita. 24:48 Kalau kita berdekatan dengan Allah, 24:51 selalu kita akan merasakan apa yang tadi 24:55 dikatakan bahwa alam ini juga 24:58 pegangannya Allah dan kita dekat dengan 25:01 alam ini. 25:04 Subhanallah. Begitu 25:07 nikmatnya. Hati kita ini nikmatnya bukan 25:10 main. Namun hati ini 25:14 bergerak, hati ini mencar. Hati 25:18 ini berkeliaran ke 25:22 mana-mana. Ke mana dia 25:24 datangnya? Kita tidak 25:27 tahu mau ke mana. Dia tidak 25:30 tahu. Melihat ada 25:34 seorang istri yang pertama, dia kurang 25:39 menyenangkan. Dia akan cari lagi untuk 25:42 menjadi senang. 25:44 Bukan bagaimana istri yang pertama itu 25:49 dibimbing, 25:50 diarahkan agar supaya dia 25:56 benar-benar kalau dia tidak bisa 25:58 benar-benar tidak bisa 26:00 dibimbing itu apa 26:04 katanya. Namun 26:07 pikirannya ada yang lain, ada yang naman 26:11 nantinya. Di sinilah 26:14 tempatnya. Begitu goyangnya hatinya dia. 26:18 Dia melihat seorang wanita, dia 26:22 senang. Dia 26:24 ambil, dia 26:28 nikahkan. Apa 26:30 tadi? Bingung. Mencari tempat, mencari 26:35 bayangan. Apa yang terjadi ketika 26:38 menjadi seorang istri tidak pernah ikut 26:42 sama 26:45 suami? Menjadi seorang istri tidak ikut 26:49 sama suami. Apa yang 26:53 terjadi? Kalau yang pertama ikut tapi 26:57 menentang, ikut tapi ngomel dan berbagai 27:02 macam misalnya. 27:07 Ada beberapa perbedaan itu. Perbedaan 27:10 inilah yang membuat hatinya tidak 27:15 tenang. Jadi 27:18 bagaimana kembalikan pada 27:21 dirinya. Ajak dirinya kepada Allah. Ajak 27:25 dirinya kepada Allah dengan 27:28 aturan-aturan Allah. Insyaallah yang 27:31 pertama bisa. 27:35 bisa melakukan dan berjalan bersama, 27:38 insyaallah akan lebih 27:41 baik. Apa yang terjadi? Kok bisa dia 27:46 bisa diarahkan? Benar. Ketika seseorang 27:50 yang benar-benar bisa diarahkan kepada 27:53 Allah, dia akan 27:56 ikut. Bukan yang kedua. 27:59 Dikasih rumah yang mewah, dia enggak 28:02 mau. Dikasih rumah yang kayak gini dia 28:05 tidak mau. Artinya dia tidak mau dengan 28:09 diri kita. Dengan rumahnya saja sudah 28:12 tidak mau, apalagi sama 28:17 dirinya. Dengan rumah yang mewah saja 28:20 dia tidak inginkan, bagaimana dengan 28:23 diri kita? Itu yang namanya yang kedua. 28:30 Jadi bagaimana dong yang pertama kah? 28:32 Yang kedua kah? Pilihan dia mau balik 28:35 lagi sama yang kedua eh yang pertama dia 28:38 bingung bagaimana nih saya mau balik 28:41 lagi sama yang yang pertama. Yang kedua 28:45 diapakan? Apakah dipisahkan? Apa yang 28:48 tidak? 28:51 Itulah yang menjadikan proses di mana 28:55 dirinya 28:57 bisa. Kalau memang bisa mengambil 28:59 dua-duanya itu yang lebih bagus. Kalau 29:02 cuman bisa satu saja ya pilih saja 29:06 satu. Bingung memilihnya ke yang mana, 29:10 yang pertama apa yang 29:12 kedua. Itulah yang membingungkan. 29:17 Ya. Jadi membingungkan. Kalau yang kedua 29:20 sudah dipisahkan tinggal yang pertama. 29:24 Bagaimana yang pertama ini bagaimana 29:29 mengarahkan kepada Allah? Mengarahkan 29:33 kepada Allah nikmatnya bukan main. 29:37 arahkan berjanji akan 29:41 setia dan taat kepada Allah dan orang 29:47 tua. Ketika dia sudah senang dan dia 29:51 taat kepada Allah, kalau dia taat kepada 29:54 Allah, kepada suami juga 29:59 taat. Jadi taatnya kepada suami karena 30:02 Allah, bukan karena dirinya. 30:06 Itu yang lebih 30:10 baik. Itu yang bisa membuat hati kita 30:14 menjadi kuat, menjadi senang, menjadi 30:17 bahagia karena seorang istri yang taat 30:21 kepada 30:24 Allah. Karena seorang istri yang taat 30:26 sama Allah pasti dia akan taat kepada 30:31 suaminya. Tidak akan pernah bisa ke sana 30:34 kemari. Kalau yang pertama mau diajak 30:38 kepada Allah, insyaallah itu lebih baik. 30:42 Kalau yang kedua mau diajak kepada 30:44 Allah, insyaallah akan lebih baik. 30:47 Bagaimana? Ya dikasih rumah apapun dia 30:52 terima. Bukan waduh dikasih rumah kayak 30:55 gini, aduh enggak enak. Oh, dikasih 30:57 rumah ini kurang bagus, ini kurang 30:59 bagus. Semuanya kurang bagus. Apa yang 31:02 dia inginkan? 31:06 rumah yang 31:09 bagaimana? Apakah dia sendiri dengan 31:12 bisa menentukan dirinya? Itu kita enggak 31:15 tahu. Yang pertama, yang kedua. Kalau 31:18 dia mau balik lagi yang pertama, 31:20 insyaallah tadi sudah diterangkan masa 31:23 idah dan masa yang belum idah. 31:27 Ya, kalau sudah masa idah ya, kalau 31:32 sudah selesai menikah lagi. Kalau belum 31:35 selesai langsung 31:39 merujuk. Itu yang pertama. 31:43 Bagaimana melihat dan mengajak dia 31:46 kepada Allah dan dia mau mengikuti apa 31:50 yang diaturkan karena Allah, insyaallah 31:55 dia akan bisa lebih 31:56 baik. Oke, itu yang pertama. Terus yang 32:01 masih mencari pasangan. Yang masih 32:03 mencari 32:05 pasangan. Nah, ini yang lebih baik. 32:09 Yang kedua, seorang wanita sudah usia 26 32:14 tahun dia merasakan 32:19 sendiri. Dia merasakan sendiri. Padahal 32:22 di rumahnya ada ibunya, di bapaknya juga 32:27 ada karena dia sudah pisah ya. Ee mama 32:30 sama ibu papanya suka sudah pisah. 32:36 Papanya sudah menikah, ibunya sudah 32:40 menikah. Jadi dia dengan hidup dengan 32:46 siapa? Sebelum dia mencari seorang 32:49 laki-laki yang baik, dia perhatikan dulu 32:55 dirinya. Perhatikan dirinya. Apakah 32:59 dirinya juga baik? 33:02 berkeinginan menjadi orang yang baik, 33:05 tapi 33:06 permasalahan ibu dan 33:10 bapaknya yang semula waktu 33:13 SMP terjadi keributan, saya enggak tahu 33:16 apakah menjadikan keributan. 33:21 Apakah pisanya dia melihat apa yang 33:28 terjadi? Apa yang 33:30 membuat ibunya marah sama bapaknya? Apa 33:34 yang membuat bapaknya marah pada ibunya? 33:38 Itu yang terjadi yang masuk kita 33:41 mendengarkan. kita di dalam kamar, kita 33:44 berada di satu pojok atau di 33:47 mana kita 33:50 mendengar karena siapa itu? Apakah 33:54 karena diri saya, apakah karena orang 33:57 lain atau karena siapa? Itu masih 34:01 terka-terkahan pada waktu SMP. 34:06 Jadi pada waktu dia masih SMP sebelum 34:11 berpisah dia 34:12 melihat 34:17 ketidakcocokan antara dirinya dan ee 34:20 antara dirinya dengan orang ee sori. 34:23 Jadi ketidakcocokan orang tua dengan 34:25 orang tua. Jadi mama sama ibunya tidak 34:31 pernah 34:33 cocok. 34:35 Apa yang terpikirkan oleh si wanita itu? 34:40 Dia membayangkan kalau nanti aku 34:43 menikah, apakah nanti suamiku seperti 34:45 bapak? Aku menjadi seorang ibu yang 34:48 seperti ibuku. 34:51 Tidak. Itu tidak pernah 34:55 terjadi. Karena yang melakukan itu ibu 34:58 dan bapaknya, bukan dirinya. 35:04 Tapi itu yang terbayang dan itu yang 35:07 terlihat, yang 35:10 tergambarkan. Bagaimana dong kalau 35:12 misalnya saya menikah dan ibu saya 35:15 seperti menekankan kepada saya, kamu 35:18 harus begini, kamu harus begini. Apakah 35:21 itu tidak 35:25 terpengaruh? 35:26 Perhatikan. Ketika kita ingin menikah, 35:30 kita umur 26 tahun. kita sudah menjadi 35:33 diri 35:35 kita, sudah menjadi diri kita sendiri, 35:38 bukan ibu dan bapak. Boleh ibu dan bapak 35:43 memberikan pengarahan. 35:47 Boleh. Kalau baik kita ambil, kalau 35:50 tidak baik kita 35:54 lepaskan. Yang penting itu dia akan 35:57 menjadikan kebaikan buat kita. 36:00 Nah, menjadikan seorang bagaimana 36:03 mendapatkan seorang 36:05 laki-laki yang baik. Kita baikan dulu 36:10 bahwa itu ibu saya, itu bapak saya. 36:15 Katakan perbuatan yang negatif lepaskan. 36:19 Jangan masukkan dalam pikiran. 36:23 Kalau ada di dalam pikiran yang selalu 36:26 terpikirkan, katakan itu tidak pernah 36:29 terjadi bahwa mereka semuanya yang 36:32 melakukan itu adalah mereka bukan saya. 36:39 Jadi kita harus tegaskan sama diri kita 36:41 bahwa yang melakukan itu mereka bukan 36:46 saya menjadikan seorang wanita yang 36:49 baik. Karena kita 36:52 membersihkan, kita membersihkan apa-apa 36:56 yang terekam, apa-apa yang masuk dalam 37:00 pikiran kita. Kalau dia sudah masuk ke 37:03 dalam pikiran kita, kita lepaskan. kita 37:06 lepaskan, kita tinggalkan bahwa dia itu 37:10 tidak 37:11 benar. Karena dia itu tidak benar, jadi 37:15 kita 37:17 lepaskan. Kita lepaskan dan kita baru 37:22 merasa diri kita. Nah, kalau kita sudah 37:25 menjadi diri kita, yakinkan bahwa akan 37:28 ada laki-laki yang baik. Karena Allah 37:33 meyakinkan kepada diri kita memberikan 37:37 informasi bahwa wanita wanita yang baik 37:40 akan mendapatkan seorang laki-laki yang 37:45 baik. Itu pasti. Jadi ada laki-laki yang 37:50 baik akan kita dapatkan 37:52 seorang ee laki-laki yang baik akan 37:55 mendapatkan seorang wanita yang baik. 37:58 Karena orang-orang yang baik ini mencari 38:01 kebaikan insyaallah pasti akan datang 38:06 setelah yang tadi Ustaz katakan kita 38:09 mendekatkan diri pada Allah, 38:12 bersujud ya, 38:15 berdoa itu kemudian bersihkan diri kita. 38:20 Jadi apa yang kita akan dapat yang 38:23 bersih insyaallah yang bersih itulah 38:27 yang 38:30 terbaik 38:32 insyaallah. Oke. Dan masih ada sedikit 38:36 waktu kayaknya perlu tambahan dari Ustaz 38:38 Husein deh. Silakan Ustaz. 38:42 tadi 38:43 ada pertanyaan pertanyaan yang belum 38:46 terjawab itu. Apakah perlu si istri ini 38:51 atau mantan istrinya diberikan nasihat 38:54 karena ada sikap-sikap yang kurang 38:58 baik. Ini memang 39:01 harus diselesaikan melalui nasihat yang 39:04 baik ya. 39:07 Dan setiap orang berumah tangga, baik 39:10 itu pria maupun wanita, mereka harus 39:13 tahu apa kewajiban 39:16 masing-masing. Jangan hanya haknya yang 39:19 mereka tahu, tapi kewajibannya. Sering 39:22 laki-laki selalu mengingatkan istrinya 39:24 untuk taat, hormat kepadanya. Kalau 39:27 tidak kamu tidak akan mencium bau 39:30 surga. Lalu pernahkah dia bertanya pada 39:33 dirinya? sudahkah dia menjalankan 39:35 kewajiban pada 39:37 istrinya? Karena kalau 39:40 seorang menuntut haknya pada orang lain, 39:43 tapi hak orang lain tidak dipenuhi, ini 39:46 betul-betul merupakan tindakan yang 39:48 tidak benar. 39:52 Ini yang dinamakan almudofifin. Bukan 39:55 hanya dalam 39:57 perdagangan di saat berkaitan dengan 40:00 haknya yang minta dipenuhi tapi hak 40:02 orang lain dikurangi. Tapi menyangkut 40:04 juga dalam pergaulan 40:08 kita. Hargai orang lain sebaga 40:11 sebagaimana kamu ingin 40:13 dihargai. Hormati orang lain sebagaimana 40:16 kamu ingin dihormati. berikan hak orang 40:18 lain sebagaimana kamu ingin hak kamu 40:21 diberikan. Oleh karena itu, setiap pria 40:25 wanita yang berpasangan, mereka harus 40:28 tahu 40:29 kewajiban kewajiban mereka pada 40:32 pasangannya sebelum dia menuntut 40:35 haknya. Kemudian juga masing-masing 40:38 harus tahu mana yang tidak boleh mereka 40:41 lakukan. Apa yang tidak boleh dilakukan 40:44 seorang suami pada istrinya. 40:47 Begitu juga apa yang tidak boleh 40:48 dilakukan seorang istri ya yang telah 40:52 bersuami. Ini harus betul-betul 40:54 dipahami. Jangan masing-masing hanya 40:57 terbawa oleh egonya melihat pihak lain 41:00 bersalah tapi tidak pernah bercermin 41:02 melihat kesalahan dirinya. 41:05 Nah, kalau seandainya seorang suami 41:07 merasa terganggu dengan sikap istrinya, 41:10 perbuatan yang tidak benar, 41:12 ya kalau dia bisa memberikan nasihat 41:15 langsung, itu lebih baik agar tidak 41:19 melibatkan orang luar. Dalam hal 41:22 ini, kalau perlu ajak istri untuk 41:26 bersama-sama melakukan evaluasi dan 41:29 perbaikan. Coba masing-masing kita 41:31 melihat. Kalau saya punya kesalahan 41:34 mungkin saya enggak bisa melihat ya. 41:36 Enggak bisa merasakan. Mungkin kamu 41:39 merasakan bahwa ada perbuatan saya yang 41:41 tidak benar atau kamu melihat bahwa ada 41:44 perbuatan saya yang salah. Mari kita 41:47 bersama-sama melakukan perbaikan. Begitu 41:51 juga kamu juga harus memiliki apa? Niat 41:54 yang sama. Jadi saya lihat katakan kamu 41:58 dalam hal ini ya katakan tidak benar 42:01 selama ini sikap kamu mungkin terbawa 42:04 cemburu atau kamu menganggap ini 42:06 merupakan hal yang biasa tapi membuat 42:08 saya menyakitkan 42:10 hati. Nah, jadi sama-sama membuka diri 42:13 bukan hanya melihat kesalahan 42:16 pasangannya tapi dia juga siap untuk 42:18 dikoreksi ini demi kebahagiaan mereka. 42:21 rumah tangga ini merupakan rumah rumah 42:24 rumah mereka bukan rumah orang lain. 42:26 Jadi alangkah indahnya kalau 42:27 masing-masing berusaha untuk menambal ya 42:30 yang perlu ditambal, memperbaiki yang 42:32 perlu diperbaiki, menghias apa yang 42:34 perlu dihias karena mereka yang akan 42:36 menikmati, mereka juga yang akan susah. 42:39 Jadi setiap 42:42 pria yang sudah bersuami, yang sudah 42:45 beristri juga mereka memiliki anak harus 42:48 tahu kewajiban mereka pada istri, pada 42:52 anak. Begitu juga seorang istri pada 42:53 suami dan pada 42:55 anak-anaknya. Kalau mereka tidak 42:57 melakukan hal ini, maka harapan untuk 43:01 bisa menikmati rumah tangga yang penuh 43:03 dengan suasana sakinah, mawadah, dan 43:05 rahmah itu semuanya hilang. 43:10 Dan ketahuilah bahwa ini tidak bisa 43:12 digantikan dengan 43:14 uang, tidak bisa digantikan dengan mobil 43:17 mewah untuk menghibur ya. E katakan 43:20 istri kita ya yang katakan merasa sakit 43:23 hati dengan perbuatan kita. Akhirnya 43:26 mobil mewah digunakan untuk keluyuran ke 43:28 sana kemari 43:30 nanti bergaul dengan orang-orang yang 43:32 tidak baik. Begitu juga diberikan uang, 43:34 diberikan kredit kas yang katakan 43:37 unlimited bisa digunakan juga untuk 43:39 hal-hal yang tidak benar dan tidak akan 43:41 pernah tumbuh di hati istri cinta pada 43:44 suami hanya dengan uang yang diguyurkan, 43:47 dengan mobil, dengan fasilitas hidup. 43:49 Akhirnya apa? Dia 43:51 merasa ini semua diberikan suami karena 43:54 perasaan 43:55 bersalah. Akhirnya bisa saja 43:57 disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak 43:59 baik. Begitu juga suami. Istri tidak 44:02 mungkin sama sekali bisa membuat 44:05 suaminya hormat mencintainya kecuali 44:08 dari perilaku yang baik dan mulia. 44:11 Bagaimanapun dia kaya raya, cantiknya 44:14 kalau tidak berperilaku baik dan mulia, 44:16 suami tidak akan 44:18 menghormatinya. Orang tidak akan mungkin 44:20 bisa hormat dengan kekayaan maupun 44:22 kedudukan. Itu semuanya hanya merupakan 44:24 apa? penghormatan yang semu. 44:28 Tapi dengan perilaku yang baik dan 44:31 mulia, lama-kelamaan akan tumbuh rasa 44:33 hormat, rasa cinta yang mendalam di hati 44:36 seseorang. Oleh karena itu, ada seorang 44:38 laki-laki Mbak 44:40 Ununing, dia kawin dengan seorang wanita 44:44 yang cantik, jelita, yang selalu menjadi 44:48 tutur pembicaraan. 44:50 Dia bangunkan rumah mewah pada saat 44:54 itu. Sampai Presiden Bung Karno saja iri 44:58 dengan apa yang disaksikan. Artinya pada 45:01 saat itu 45:02 kemewahan yang diberikan untuk istrinya 45:05 luar 45:06 biasa. Rumah ya pada saat tahun-an itu 45:10 menggunakan remote control semuanya. 45:13 Baik tamannya, pintu rumah depannya, 45:16 belakangnya, kemudian juga atapnya 45:18 terbuka menggunakan remote control. Jadi 45:20 peralatan canggih yang digunakan di 45:22 Eropa, di Amerika digunakan oleh orang 45:27 tersebut. Setiap tahunnya diberikan 45:30 hadiah berlian pada hari ulang 45:35 tahunnya. Berlangsung suasana ini, 45:38 hadirin sekalian. Tapi 45:40 ternyata si istri itu apa? 45:44 Maka dia merasa cantik jelita, ya. 45:46 Merasa menjadi tutur di sana sini. Di 45:49 saat dia memandang suaminya dengan 45:50 pria-pria di luar yang mengaguminya, 45:52 ternyata suaminya kurang begitu apa? 45:54 Menarik dan 45:56 menawan. Jadi dia merasa apa yang 45:59 diberikan suami itu merupakan hal yang 46:01 pantas. Bahkan di mata dia mungkin 46:03 kurang. 46:05 Allah kasih satu hari kebetulan usahanya 46:08 sedang 46:09 menurun. Pada tahun itu dia tidak 46:11 berikan hadiah ulang tahun berlian 46:13 sebagaimana biasanya. Marah si istri. 46:17 Dianggap suami belum melaksanakan 46:18 kewajibannya. Dianggap ini merupakan 46:20 apa? 46:23 Kewajiban. Suaminya merasa dia 46:26 memberikan segala-galanya untuk 46:27 istrinya, tapi dia tidak menghargai. 46:29 Satu kali dia tidak mampu untuk 46:31 memberikan. 46:33 Dan Yesus menggantikan dalam waktu yang 46:34 lain, tapi si istri tidak 46:38 menghargainya. Pada saat itu banyak 46:40 wanita iri dengan apa? Dengan wanita 46:43 ini. 46:45 Subhanallah. Setiap hari laki-laki ini, 46:47 Mbak yang merawat, yang mengurus, yang 46:50 menyediakan makanan kemenakan istrinya 46:54 yang kecantikannya biasa-biasa aja. 46:58 Si perempuan yang merawat dia ini 47:01 biasa-biasa kecantikannya penuh dengan 47:03 rasa hormat merawat, menyediakan 47:05 makanan. Bahkan pada saat makan dia 47:08 duduk 47:09 mendampingi. Ayo 47:11 lama-kelamaan laki-laki 47:14 ini, subhanallah hatinya mulai merasa 47:17 jemu terhadap istrinya dan merasa jiji. 47:20 Subhanallah. Dia menikah dengan 47:22 kemenakan 47:23 istrinya. Si istri marah dengan luar 47:26 biasa. Apa kelebihan anak ini 47:29 dibandingkan 47:30 saya? Coba kamu sebutkan lebih 47:34 cantik, lebih menarik. Si laki-laki 47:37 mengatakan dia lebih baik dari kamu. Dia 47:40 menghargai. Menghargai saya lebih baik 47:42 daripada kamu. Sedangkan kamu yang 47:45 selama ini menerima kebaikan, kamu tidak 47:47 menghargai saya sedikit pun. Akhirnya si 47:50 laki-laki dengan ringan meninggalkan 47:52 istrinya, menikah dengan kemenakan 47:54 istrinya yang biasa-biasa saja. 47:57 Jadi jangan pernah wanita merasa bangga 47:59 dengan 48:01 kecantikannya. Setiap hari bangun pagi 48:03 dia bukan menyebut nama Allah tapi 48:05 bercermin di hadapan cermin mulai 48:07 mengagumi wajahnya, membersihkan 48:09 dirinya, terus sampai suaminya berbicara 48:11 pun dia lagi asyik membersihkan 48:12 wajahnya. 48:15 Semua diurus oleh pembantu. Dia 48:17 beranggapan dengan kecantikannya dia 48:19 bisa menjerat menguasai hati laki-laki. 48:22 Akhirnya wali iyadzubillah wajahnya 48:24 Melayu. Laki-laki yang dulu mendambahkan 48:27 dirinya mengatakan apa? Sekarang sih 48:30 kita enggak mau m yang 48:32 begini. Jadi kesimpulannya yang bisa 48:35 membuat orang hormat 48:38 adalah akhlak dan perilaku yang baik. 48:42 Adapun hadiah pemberian kalau tidak 48:45 diiringi dengan sikap perilaku yang baik 48:47 tidak akan menimbulkan cinta, tidak akan 48:49 menimbulkan rasa hormat. Oleh karena 48:52 itu, seorang laki-laki hubungan bersama 48:54 istrinya bisa langgeng kalau dihormati 48:58 istrinya. Tapi apabila istrinya 49:00 melakukan perbuatan-perbuatan yang 49:02 mencederai kehormatannya, rasa cinta 49:04 tersebut bisa dengan mudah meninggalkan 49:06 dirinya. 49:08 Begitu juga seorang wanita bisa 49:11 menghargai 49:12 suaminya, bisa menghormatinya apabila 49:15 dia betul-betul menjadi seorang 49:17 laki-laki yang baik, yang tanggung jawab 49:19 dan punya kepribadian. Walaupun tidak 49:22 memiliki banyak harta, wanita akan 49:25 menghormati apa? Laki-laki semacam ini. 49:27 Bahkan bukan hanya istrinya, orang lain 49:29 pun akan hormat padanya. 49:31 Jadi, mari bersama-sama kita mengenali 49:35 ya apa yang wajib untuk kita 49:38 lakukan, apa yang tidak boleh kita 49:41 lakukan, apa yang menjadi hak-hak bagi 49:44 pasangan kita, hak-hak bagi anak kita, 49:46 hak-hak juga bagi orang lain. Kita 49:48 berusaha untuk memenuhinya 49:51 sebelum kita menuntut hak kita pada 49:54 orang lain. Kalau seandainya orang lain 49:57 tidak mampu memenuhi kewajiban mereka 49:59 pada kita yang menjadi hak kita, kita 50:02 bersikap lapang dada memaafkan, berbuat 50:05 ihsan. Keadilan, kebaikan satu dihitung 50:09 dengan satu, keburukan juga dicatat ya. 50:13 Sedangkan ihsan kita memaafkan 50:15 kekurangan orang lain. Dan kita berupaya 50:17 untuk berbuat lebih baik kepada orang 50:20 lain dari apa yang menjadi haknya. Lebih 50:22 baik daripada apa yang menjadi haknya. 50:25 Kalau seandai kita hidup dengan 50:27 mengikuti tuntunan Allah mengharapkan 50:28 ridanya, kita bisa menerima semua ini. 50:31 Jangan selalu merasa tidak puas, selalu 50:34 menuntut sampai kapan pun orang semacam 50:37 ini tidak akan pernah bahagia 50:39 hidupnya. Oleh karena itu Allah 50:41 ingatkan, "Innallaha yammuru bil adli 50:44 wal ihsan waaiil qurba." Allah 50:47 perintahkan kita untuk berlaku adil. 50:51 Kemudian di samping adil, wal ihsan. 50:54 Kita berbuat ihsan. Karena terkadang 50:57 apa? Terkadang keadilan tidak cukup. 51:00 Karena apa? Karena pihak lain tak mampu 51:02 untuk memenuhi kewajibannya karena 51:04 kelemahan dan kekurangannya. Contoh 51:06 jangan jauh-jauh. Seorang suami, 51:10 pasangan suami istri hidup cukup lama. 51:13 Waktu dia sehat, dia mampu untuk 51:15 menjalankan kewajiban dia. Bahkan lebih 51:17 memperlakukan istrinya, anaknya dengan 51:19 baik. 51:21 Satu hari dia mengalami 51:23 kecelakaan. Si laki-laki tidak mampu 51:26 lagi untuk berusaha memberikan nafkah 51:28 buat istrinya. Menjalankan tugas dia 51:31 sebagai seorang suami sebagaimana 51:33 mestinya. 51:35 Nah, si wanita kalau melihat masa lalu 51:39 suaminya begitu baik, penuh tanggung 51:41 jawab, 51:43 kepedulian, dengan sendirinya dia akan 51:45 memaklumi kekurangan suaminya pada saat 51:47 ini. Tapi ada sebagian orang merasa apa? 51:50 Kamu sudah tidak mampu lagi untuk 51:52 memenuhi kewajiban kamu sebagai suami. 51:54 Saya menuntut untuk berpisah. 51:58 Itu hak dia untuk menuntut ya. hak dia. 52:01 Tapi kalau dia berlapang dada ya 52:05 mengingat kebaikan suaminya yang begitu 52:07 besar memberikan maaf dan siap untuk 52:10 mengarungi kehidupan dengan penuh apa? 52:13 Dengan penuh kecintaan. Itu yang 52:16 dinamakan ihsan. Kamu memaklumi 52:18 kekurangan orang lain. Kamu memberikan 52:21 orang lain lebih daripada haknya. Karena 52:24 keadilan terkadang tajam. Keadilan 52:27 terkadang kemudian dilembutkan dengan 52:29 perbuatan ihsan. Seperti orang berhutang 52:31 kepada kita sudah jatuh tempo untuk 52:34 membayar kewajiban dia. Ternyata dia 52:36 tidak mampu. Kita tangguhkan. Berulang 52:38 kali diberikan waktu tidak mampu 52:41 membayar. Kita punya hak menuntut. Tapi 52:43 kalau kita maafkan 52:45 waquir lakum intuntum tamamun. Orang 52:48 yang suka berbuat ihsan seperti ini akan 52:51 mendapatkan balasan yang lebih baik dari 52:53 sisi Allah. dosa-dosanya yang besar yang 52:56 tadinya tak terampuni dengan perbuatan 52:59 ihsan Allah ampuni kesalahan dan 53:01 dosanya. Belum lagi Allah gantikan 53:03 dengan yang lebih baik daripada apa yang 53:05 dipersembahkan dan 53:06 diberikan. Hidup sebetulnya tidak 53:10 menuntut dari kita banyak 53:12 hal. Cukup kamu bersama Allah istiqamah 53:16 di jalannya. Hati kamu akan menjadi 53:19 lapang. Hidup kamu akan damai dan kamu 53:22 akan dicintai Allah. juga dicintai oleh 53:25 orang-orang di sekeliling 53:27 kamu. Mudah-mudahan kita semua Allah 53:30 Subhanahu wa taala bimbing dan tuntut 53:33 untuk selalu berjalan dalam 53:35 keridaannya. Allah ampuni, maafkan 53:37 kesalahan kita dan Allah perbaiki serta 53:40 membantu kita untuk bersikap lebih baik 53:43 pada masa berikutnya. Tidak mengulangi 53:45 kesalahan demi kesalahan. Allah ampuni 53:47 kedua orang tua kita yang berjasa dalam 53:49 mendidik kita dan mudah-mudahan anak 53:51 kita kelak menjadi anak-anak yang 53:53 berbakti kepada kita dan taat pada Allah 53:55 subhanahu wa taala. Subhanakallahumma 53:58 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 54:01 astagfiruka wa atubu ilaik walfu minkum. 54:05 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:06 wabarakatuh. Waalaikumsalam 54:09 warahmatullahi wabarakatuh. Jadi ikhwan 54:12 akhwat saling memahami kemudian juga 54:16 saling menghormati menjaga sikap itu 54:18 enggak boleh sedikit pun kita tinggalkan 54:21 ya Mas Krisna waktunya habis. 54:24 Alhamdulillah telah kita dengarkan tadi 54:25 nasihat-nasihat dari guru-guru kita 54:27 Ustaz Husin Alas dan Ustaz Abu Bakar 54:29 Baraja. Mudah-mudahan apa yang e 54:31 disampaikan dapat memberi jalan keluar 54:33 bagi kita. Saya Muhammad Krishna AT 54:36 Setiabudi dan juga 54:39 eh Pak Algi mohon pamit. Wabillahi 54:42 taufik walidah. Wasalamualaikum 54:43 warahmatullahi wabarakatuh. 54:45 Waalaikumsalam warahmatullah.