Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Brail TV. 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Alhamdulillah wasyukurillah wala haula 0:21 wala quwwata illa billah. Ashadu alla 0:24 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 0:26 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 0:27 rasuluh. masih dipancar luaskan dari 0:30 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:32 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. Inilah 0:35 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu 0:37 untuk Indonesia bersatu. Ikhwan akhwat 0:39 para pendengar Radio Sultraim yang 0:41 dirahmati Allah subhanahu wa taala dan 0:42 juga pemirsa Rasil TV di manaun Anda 0:45 dapat menyimak siaran kami. 0:48 Alhamdulillah, bagaimana kabar Anda di 0:50 siang hari ini? Semoga di siang hari ini 0:52 ikhwan akhwat masih dalam keadaan sehat 0:54 walafiat dan mudah-mudahan ikhwan akhwat 0:58 untuk aktivitas di Sabtu hari ini 1:01 diberikan kelancaran oleh Allah 1:02 subhanahu wa taala. Amin. Allahum amin. 1:04 Dan tentunya juga kami ucapkan juga 1:06 untuk ikhwan aat mungkin yang ada yang 1:08 sedang menjalankan ibadah saum di bulan 1:11 Syawalnya, kami mengucapkan selamat 1:12 menunaikan ibadah puasanya. Semoga Allah 1:15 subhanahu wa taala memberikan kekuatan 1:17 dan juga kelancaran kepada kita 1:18 semuanya. Amin. Allahum amin. Para 1:21 pendengar Radio Satrahim dan juga 1:22 pemirsa Rasil TV di siang hari ini. 1:27 Alhamdulillah kita dapat berjumpa 1:29 kembali dalam program acara kesehatan 1:32 islami edisi hari ini yaitu di hari 1:34 Sabtu di tanggal 17 Syawal 1442 Hijriah 1:38 bertepatan di tanggal 29 Mei 2021. 1:44 Nah, di siang hari ini juga kami 1:45 menghadirkan narasumber kita yang 1:49 insyaallah akan memberikan ee ilmunya 1:52 kepada kita semuanya. Dan di siang hari 1:55 ini juga kita live di aplikasi Zoom 1:59 dikarenakan narasumber kita ee mepet nih 2:03 untuk waktu hadir dari rumah ke studio 2:07 Rasil. Jadi, akhirnya kita putuskan 2:09 untuk live di via Zoom aja. 2:11 Alhamdulillah. Eh, kita sapa terlebih 2:13 dahulu untuk narasumber kita bersama 2:15 Bapak RMAN 2:17 R.Si. Asalamualaikum warahmatullahi 2:19 wabarakatuh. 2:23 Oke, sor maaf 2:25 ya. Asalamualaikum warahmatullahi 2:26 wabarakatuh, Pak Alvian. 2:27 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:28 wabarakatuh. 2:29 Alhamdulillah sehat, Pak Alvian ya. 2:31 Sehat alhamdulillah. 2:32 Heeh. Ini berapa kilo turunnya, Pak 2:34 Alvian? Apa naik? 2:36 Eh, turun sih. Lebaran. 2:39 Lebaran. E puasa turun. 2:40 Turun [tertawa] ya. Lebaran naik naik 2:42 dikit. 2:43 Iya. Kirain ee pasca lebaran kan 2:46 biasanya konsumsi makanan kan lumayan 2:49 berlebihan tuh. Apalagi daging pasti 2:52 menu utama tuh kalau di menu-menu 2:54 lebaran gitu kan. 2:56 Iya biasanya begitu. Tapi enggak juga 2:58 sih kalau saya sudah mulai 3:00 mantang-mantang lah ya. Jangan sehat 3:02 lima sembarangan. 3:03 Oh jadi [tertawa] 3:05 menunya menu aman semua ya Pak Alvian 3:06 ya. 3:07 Menu aman. 3:08 Sebelumnya Pak Alvian kita sebelum kita 3:09 mulai saya ucapkan taqabulah minkum Pak 3:11 Alvian minalin wal faizin mohon maaf Pak 3:13 Alvian ya. 3:14 Mohon maaf lahir batin sama-sama. 3:16 Iya dan juga untuk pendengar radio 3:18 silaturahim juga pemirsa Rastel TV juga 3:20 saya ucapkan ee minkum ya. Mohon maaf 3:24 bila ada salah dalam ucapan ataupun ee 3:28 yang lainnya ya ketika saya mendampingi 3:31 Pak Alvian dan di program acara 3:34 kesehatan Islami. Baik ee Pak Alvian di 3:38 siang hari ini pembahasan kita mengenai 3:41 tulang Pak Alvian ya mengenai mengatasi 3:44 frozen solder ya. 3:47 Ini udah banyak pasien Pak Alvian 3:50 tentunya. Iya. Ini makanya tadi kan ee 3:53 saya janjinya live ke sana 3:56 tiba-tiba pagi ini mestinya orang tadi 3:59 nambah jadi 10 orang karena enggak 4:01 janjian dua orang jadi mepet tadi 4:04 waktunya jam .30 10 ya akhirnya kagak 4:08 kejar ke sana akhirnya kita 4:09 dan itu hampir semua berapa persennya ee 4:13 problem di itu di frozen solder itu apa, 4:16 Pak Alvia? tadi dari 10 tadi enam ee 4:20 tulang empatnya terapi lintah. 4:22 Terapi lintah. Jadi 4:24 di siang hari ini kita membahas Pak 4:27 Alvian ya mengatasi frozen solder atau 4:28 terbatasnya gerak sendi bahu gitu Pak 4:31 Alvian ya pembahasan kita 4:33 di siang hari ini. Baik para pendengar 4:35 Radio Sotraim yang dirahmati Allah 4:37 subhanahu wa taala. Untuk di sesi tanya 4:39 dan jawab ikhwan akhwat di kesempatan 4:42 siang hari ini kita hanya membuka untuk 4:44 layanan WhatsApp aja. Nah, jadi bagi 4:46 ikhwan akhwat yang ingin ee bertanya 4:49 ataupun ingin konsultasi, kita akan 4:52 membacakan di via WhatsApp. Untuk via 4:55 telepon kita tahan dulu atau untuk di 4:59 lain waktu Pak Pendengar Radio Sultrahim 5:03 bisa ee langsung aja untuk konsultasi ke 5:06 Pak Alvian. Nanti akan kita sebutkan 5:08 juga untuk nomor Pak Alvian dan juga 5:10 alamat lengkap dari Rumah Sehat 5:12 Indonesia atau RSI. 5:15 Dan langsung saja eh para pendengar 5:17 Radio Sultrahim, kita dengarkan perayaan 5:19 yang akan disampaikan oleh Bapak RM. 5:21 Alvian, R.Si. Dalam pembahasan mengatasi 5:25 frozen solder atau terbatasnya gerak 5:28 sendi baho. Baik, untuk Pak Alvian kami 5:32 persilakan. 5:33 Baik. 5:34 Oke, makasih. [berdehem] Sudah tampil, 5:36 Mas, di sana? Iya, sudah tampil, Pak. 5:38 Sudah, ya. Oke. Ee, 5:40 bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 5:42 warahmatullahi wabarakatuh. 5:45 Waalaikumsalam war 5:45 alhamdulillah kita ketemu lagi setelah 5:48 lebaran ya, dari puasa setelah lebaran 5:51 kita ketemu lagi. 5:53 Nah, kita akan membahas tentang ee sendi 5:56 ya, sendi bahu ee karena terbatasnya 6:01 ee gerak sendi atau limitasi. 6:04 ee mobilisasinya sulit untuk full ROM 6:08 ya. Jadi eh Romotion ROM itu kalau 6:12 dia maksimumnya ke atas, dia enggak bisa 6:14 ke atas. Nanti ada contoh kasusnya. Jadi 6:16 saya buat ee sekarang ada contoh kasus, 6:20 terus nanti cara mengatasinya, 6:23 exercise-nya apa ya. Mudah-mudahan nanti 6:26 bermanfaat. 6:28 Oke, ee kita mulai 6:31 ee apa yang dimaksud dengan frozen 6:34 solder? Jadi, frozen solder itu atau 6:37 disebut adesif kapsulitis adalah 6:39 terjadinya peradangan, nyeri, 6:41 perlengketan, atropi, dan permendekan 6:44 kapsul sendi bahu. Serangan umum 6:47 bersifat unilateral menggambarkan 6:49 kondisi umum yang ditandai dengan adanya 6:51 nyeri bahu dan keterbatasan gerak aktif 6:55 maupun pasif. Jadi kalau dia mau gerak 6:57 tuh agak sulit. Dia ngangkat misalnya 6:59 sebelahnya full, sebelahnya se ee 7:02 pendek. Dia mau ke samping akan sulit 7:05 atau dia menggarut-garut ya akan sulit. 7:07 Menggaruk baku sulit ke belakang sulit. 7:09 Nah, itu pun nyeri terbatas dan nyeri 7:11 ya. Ee gerakan kadang-kadang gerakan 7:13 aktif dia sulit, gerakan pasif pun juga 7:17 dibantu dia juga nyeri ya. Itu gerak 7:20 aktif itu dia jalan sendiri apa gerak 7:22 sendiri. Kalau pasif itu dibantu, ya. 7:25 Nah, ee secara epidemiologi eh frozen 7:28 solder di biasanya pada usia 40 sampai 7:32 65 tahun dari 2 sampai 5% populasi yang 7:37 terbanyak ee mengenai perempuan 60% 7:41 ya. 7:43 Nah, for solder juga terjadi pada 10 7:46 sampai 20% penderita diabetes melipus. 7:51 Nah, ini ada anatominya. S-sendi yang 7:53 berhubungan dengan frozen solder ada 7:55 sendi eh granumal 8:01 namanya, ada sendi sternoklatikular, 8:04 ada sendi scapulotik. 8:07 Di situ ada empat sendi yang berpengaruh 8:09 untuk kontribusi ee gerakan sendi ya. 8:15 Nah, ada lagi ee selanjutnya ya. Nah, 8:19 ini ee ada lagi otot-otot yang ee 8:22 berpengaruh ya. Di sini ada ee otot ee 8:27 yang menggerakkan fleksi ya. Fleksi itu 8:31 yang atas misalnya tangannya mau ke atas 8:33 ya. Nah, ini adalah yang bekerja adalah 8:36 anterior fiber dari deltoid ya 8:38 vektoralis di sini sudah ada dijelaskan 8:40 ya. Nah, terus ada lagi ee proses 8:44 ekstensi. Ekstensi itu dia lurus ke 8:46 bawah ya. Jadi dari atas dia lurus ke 8:48 bawah itu posterior fiber dari 8:50 deltisimus 8:52 dorsi. Nah kalau abduksi dia misalnya 8:55 dia akan tangannya itu bergerak ke luar 8:58 ya. Jadi misal dari tengah dia keluar 9:02 itu yang ee bekerja adalah supraspinatus 9:05 ya. Kalau dia aduksi itu ke dalam ya itu 9:08 yang bekerja adaloris mayor latis. 9:12 Kalau misalnya dia lagi lateral atau 9:15 eksternal rotasi. Jadi lateral, 9:18 eksternal, rotasi ya. Jadi dia eksternal 9:21 atau internal itu ada yang kerjanya 9:24 teres minor ya, infraspenatus, 9:27 subskapularis, latinus, dorsi ya. Ini 9:30 hanya pengetahuan dasar aja ya supaya 9:32 tahu otot-otot mana yang bekerja ya. 9:36 Nah, klasifikasi prder ada primer, ada 9:39 sekunder. Primer banyak tidak diketahui 9:43 faktornya 40 sampai 60 tahun wanita. DM 9:46 dia mengalami DMus. Waktu ekleksi ee dia 9:52 mengimmobilisasi ya kesalahan saat 9:54 bergerak. Kadang-kadang ada juga pasien 9:56 yang saat dia jatuh dia nahan ya dia 10:00 nahan akhirnya terjadilah inflamasi 10:03 akhirnya gerak sendi terbatas. Nanti ada 10:06 video sedikit ya salah satu pasien saya 10:08 ambil. Nah jadi nanti kelihatan 10:11 bayangannya gimana. Nah itu terjadilah 10:14 limitasi gerak. ya. Ada juga faktor 10:17 begitu. Nah, faktor sekunder biasanya 10:19 trauma yang tadi ya tadi sebut saya 10:21 jatuh tadi ya, pasien jatuh dia nahan. 10:23 Nah, biasanya gitu atau fraktur ee 10:27 dislokasi 10:28 atau luka bakar yang berat karena kan 10:30 dia mengganggu ee otot ya. Kalau luka 10:33 derajat luka bakar derajat tiga ya itu 10:36 sudah mengangguk. Nah, terus eh 10:40 eh fren solder yang tadi biasanya 10:43 disebabkan dari rot disis ya, fraktur 10:46 ya, casification cender bahu sebelumnya 10:50 oa ostatritis cerical spinalation ya 10:53 jadi cericalnya juga bisa masalah juga 10:56 ya karena dia kejempit kadang-kadang dia 10:58 larinya ee susah untuk bergerak leher ke 11:02 bahu. Nah, karena dia sakit tadi 11:05 akhirnya bahunya enggak bergerak ya. 11:07 Ketekan ketekan karena dingin cuaca 11:09 akhirnya limitasi ya. Eh, autoimmune 11:14 disease ya, chest wall tumor, tiroid 11:17 disorder, parkinson, ceder kepala, 11:21 infection ya, CV juga ya. Nah, etiologi 11:25 teori hormonal e pada umumnya fr sol 11:28 jadi tadi 60% ya wanita bersamaan dengan 11:32 monopaus. Nah, banyakan terjadi juga 11:35 setelah dia menopause di atas umur 50. 11:38 Ya, teori genetik beberapa kasus kembali 11:42 menerima pada saat yang sama. Teori atau 11:45 imun ee karena imun ini kan ee dia 11:50 ee autoimun nih selnya itu menyerang 11:52 tubuh dia sendiri ya. Imunnya itu 11:55 menyerang tubuh dia sendiri. Akhirnya 11:58 terjadi peradangan inflamasi. Nah, orang 12:00 autoimun pasti dia akan mengalami 12:01 peradangan biasanya inflamasi akhirnya 12:05 ee kaku gerak sendi ya. Nah, terus 12:08 postur. Nah, postur itu dia misalnya 12:12 yang tadi ya salah satu penekanan di 12:16 sendi bahu. Karena kita tadi bicara bahu 12:17 ya, dia tidurnya lama sebelah kanan kena 12:21 dingin. Akhirnya dia akan ketekan kapsul 12:25 dan ee bonggolnya itu akhirnya lengket. 12:29 ya terjadilah kapsulitif. Nah, itu nanti 12:32 akan susah bergeraknya ya. 12:36 Nah, ini adalah kapsul sendi yang sudah 12:39 ee terkena ya. Jadi kapsul sendi terdiri 12:43 selap penutup padat ya. terbentuk dari 12:46 jaringan penyamung pembudara banyak dan 12:49 sinopium yang berbentuk kantong melapai 12:51 sol sendi membungkus tendon yang mengasi 12:54 sendi senopium melampaui pakaian 12:56 sehingga kemungkinan gerakan secara 12:58 penuh ya ini terjadi ya inflamasi 13:03 nah ee biasanya nyeri itu bertambah ya 13:07 pasien tidak dapat tidur pada sisi yang 13:09 terkena jadi dia nyerinya kadang-kadang 13:11 pas malam lebih sakit ya karena dingin 13:16 cuaca terus dia pas dia saat ee misalnya 13:19 dia miring dia kena sebelah ee kiri 13:23 misalnya dia tidurnya ke kiri nah itu 13:25 lebih sakitnya. Nah setelah nyeri 13:27 berkurang kekakuan sampai 6 sampai 12 13:31 bulan setelah nyeri menghilang. Nah 13:33 kadang-kadang pasien itu sudah kelamaan 13:35 akhirnya kaku sendi itu memang nyarinya 13:37 sudah hilang tapi limitasi dia apa gerak 13:41 sendinya terbatas ya. Nah, makanya kalau 13:44 sudah ada ke arah frozen shoulder atau 13:48 impagement ya cepat-cepat agar supaya 13:51 tidak makin lengket ya. Kalau dia cepat 13:54 enak langsung hari itu kita terapi 13:57 langsung benar nanti ada pasien yang 13:58 langsung benerin langsung terapi 14:00 langsung bagus ya. Nah, keterbatasan 14:03 lingkut seri tadi ya seperti tadi ya, 14:05 angkat tangan ke samping ya, abduksi dia 14:08 susah atau dia ke belakang tadi ya atau 14:12 dia ke samping ya lateral posisi fleksi 14:15 ekstensi itu susah ke atas atau ke bawah 14:18 ya. Nah, terus ee 14:23 ini ini e kasus ya, sudah masuk ke kasus 14:26 berarti ya, gangguan aktivitas 14:27 fungsional ini nanya AM ya kita inisial 14:30 ya. Nah, dia sulit mengisi rambut. Jadi 14:33 kalau untuk dia ke atas sulit karena 14:35 terbatas gerak sendinya ya. Menyaburin 14:39 punggung ya, terus mengambil sesuatu di 14:42 saku celana belakang ya. Memakai ke 14:45 kemeja, melempar bola itu sulit ya. 14:49 Nah, ini ee stadium satunya biasanya 10 14:52 sampai 36 minggu ya. Nyeri dan kaku di 14:57 sekitar bahu tanpa riway cedera. Nyeri 14:59 konstan yang manggo yang bertambah parah 15:01 pada waktu malam. Tadi saya sudah bilang 15:03 pasal itu dulu ya. 15:05 Nah, hanya sedikit berespon terhadap ee 15:07 obat e nonsteroid, antiinflamasi 15:10 nonsteroid ya. Jadi dia makan obat, 15:12 nyeri nyerinya hilang tetapi tidak ee 15:15 merubah posisi bahunya tetap terbatas 15:19 ya. Jadi cuman menghilangkan rasa e rasa 15:21 nyerinya. Nah, terus stadium 2 itu 4 15:24 sampai 12 bulan. Nyari mulai meredah 15:26 namun kaku tetap ya nyeri hanya muncul 15:29 pada pergerakan yang ekstrem. 15:31 Pergerakanal 15:33 sangat terbatas dengan ketidakmampuan 15:36 melakukan ekselatasi bahu. Stadium 3 12 15:40 sampai 42 bulan ee mengikuti fase adesif 15:44 dengan perkembangan spontan pemulihan 15:46 jangkauan pergerakan. Durasi rata-rata 15:48 dimulainya onset proser hingga fase 15:51 resolusi terjadi selama 30 bulan. Nah, 15:53 biasanya sudah ada fase adesif ya. Jadi 15:58 fase pemulihan. Ada juga yang 16:00 kadang-kadang hilang ya, tapi 16:02 kadang-kadang juga enggak hilang ya, 16:03 kadang-kadang hilang sendirinya. Nah, 16:06 fase sangat nyeri ya, sinovitis. Jadi 16:09 penebalan kapsular terutama bagian 16:11 anterior, posterior. Anterior itu bagian 16:13 depan, posterior itu bagian belakang ya. 16:16 Disupplai penurunan cairan sinogial. 16:19 Nah, ini gejalanya nyeri progresif 16:21 bertambah berat saat malam hari. Fase 16:23 adesif ya, fibrosis. Jadi membikin 16:26 fibrosis jaringan parut ya kapsul 16:29 semakin berat dan penebalan pada 16:30 tenderor kaf sendiumoral 16:34 makin menyempit dan terjadinya 16:36 obliterasi. Nah, ini sudah mulai 16:38 membikin jadin parut dia di kan tadi kan 16:42 di sendi bahu kita tadi ada otot ya, ada 16:45 tendon ya. Nah, itu mulai ee membuat ee 16:49 fibrosis ya, jaringan parut sehingga 16:52 jaringnya berkurang tetapi ee ROM-nya 16:56 menurun. Jadi, dia tidak kaku sudah 16:58 mulai ya. Nah, kakunya pun pasta 17:03 atau digerakkan dia akan sulit. Nah, 17:05 fase resolusi perubahan lebih berat 17:07 disertai inflamasi kronis yang akhirnya 17:09 terjadi hilangnya celah sendi. Gejala 17:12 ditandai peningkatan secara bertahap ROM 17:15 normal tanpa nyeri ya. 17:18 Oke. Nah, ini ada tes-tes yang bisa kita 17:22 lakukan ya. Yang bisa kita lakukan untuk 17:26 mengetahui bahwa dia ada limitasi gerak 17:28 seni enggak ya. tadi yang saya bilang 17:31 seperti tadi fleksi diangkat ke atas 17:33 tangannya terus ke bawah ya ke belakang 17:36 ekstensi atau tadi ke samping ini ada 17:39 yang ke samping ya abduksi abduksi ya 17:43 terus juga misalnya oo ee apa tuh rotasi 17:47 ya rotasi dia internal ya eksternal ya 17:51 jadi itu bisa kita lakukan untuk 17:53 mengetahui bahwa dia ada limitasi gerak 17:56 sendiri nah atau dengan kita seperti dia 18:00 mau nyabutin punggung ya atau dia 18:02 ngangkat ke atas ya. Nah, ini juga ada 18:06 yang tadi flexi ekensi ini ada 18:08 derajatnya ya deya ya. Nah, ke belakang 18:11 juga misalnya dia maaf kalau wanita 18:13 membuka BH dia susah ya itu karena 18:16 terbatasnya lingup gerak sendi. Ada juga 18:20 tadi rotasi ya dia internal atau 18:22 eksternal ya 18:25 atau dia coba dengan pronasi suinasi. 18:27 Jadi, pronasi itu nanti dia ee 18:30 menelungkupkan telapak tangannya. 18:33 Supinasi itu membuka telapak tangannya 18:35 dengan dia bahu itu di samping ee badan 18:39 dia. Nah, itu agak sulit biasanya atau 18:42 nyeri ya. Nah, terus ada kita tes-tes 18:45 yang khusus ya misalnya ee 18:49 ee Yergason CAS ini ya. Jadi ee misalnya 18:54 dia ee tekuk ya, tangannya ditekuk 18:58 difleksikan, dia tahan. Nah, yang satu 19:01 lagi terapisnya dia menahan. Nah, itu 19:03 akan sulit atau ke bawah juga sama ya, 19:07 dia akan sakit. 19:09 Ada lagi speed test ya. Dia misalnya dia 19:11 mau ke fleksi ditahan ya. Ya, mau ke 19:15 atas dia ditahan itu nyeri ya. 19:19 Ada lagi ee drop arm test ya. misalnya 19:22 dia angkat dulu dia jatuhkan ya itu juga 19:25 sakit biasanya. Nah, ini yang paling 19:28 banyak saya lakukan ya apply eh apply 19:31 str ini ya. Apa ini ini sangat gampang 19:34 kita menentukan dia frozen and solder 19:37 atau tidak atau dia impement ya kekakuan 19:40 sendi. Nah, jadi bisa ee pendengar bisa 19:44 lakukan ini kalau memang ada keluhan di 19:47 ee ruang lingkup sendi yang terbatas ya. 19:51 Nah, jadi tangan bisa ke belakang ya, 19:54 dari atas ke belakang atau dari bawah ke 19:56 belakang ya, atau ke samping ya. Nah, 20:00 ini saya biasa lakukan ini ya untuk 20:02 mengetahui. Nah, ini ada contoh kasus ya 20:06 Ibu M tadi ya di sini dia ee limitasi 20:10 ini ada videonya ya. Nah, ini dia ee 20:14 susah untuk mengangkat ini sakit ya. 20:17 Nah, ini terus dia 20:20 yang kiri ya yang bermasalahnya kiri 20:23 yang tangan kirinya bermasalah. 20:27 Nah, yang sebelah kanannya bisa. Nah, 20:28 sebelah kirinya agak susah ya. 20:32 Nah, ke belakang dia yang kanan oke, 20:35 yang kiri dia sakit 20:37 ya. Nah, ini ketahuan. Nah, ini sudah 20:41 setelah dibenarkan di YouTube saya ada 20:43 juga ya sudah sama setelah kita benarkan 20:48 ya 20:51 karena ini baru 20:53 ya 21:03 karena dia baru ya. 21:05 Nah, ini ada juga di YouTube saya. 21:07 Alhamdulillah membaik ya. 21:09 Ee terus ini ee hasil dari riwayat Ibu 21:14 tadi ya. Dia dia mengeluh nyeri bahu 21:16 kiri ya ee sejak 3 bulan yang lalu tapi 21:20 masih aman. Nah, pas sudah 3 bulan tuh 21:22 nyeri cokot-cekot banget ya. Akhirnya 21:25 dia ke klinik. Alhamdulillah ee hasilnya 21:29 bagus ya. Skala miringnya tujuh. Kalau 21:30 dia diomongin ditanya skala miringnya 21:32 tujuh ya. Riwayat-riwayat lain tidak ada 21:36 ya ibu rumah tangga ya. 21:38 Terus ini kesadaran bagus segala macam 21:41 bagus ya. Status fungsional. Nah, ini 21:44 saat tadi mengisi rambut tidak bisa ya. 21:47 Agak sulit dia membuka dan memakai baju 21:49 sulit tidak bisa mengaruk bahu bagian 21:53 kiri menyabun punggung sulit membuka BH 21:57 ya. 21:57 H. 21:58 Nah, ini ee kita lakukan infeksi umum ya 22:01 ini bahasa. Nah, ini derajat-derajat 22:03 yang saya coba kemarin ya. Ternyata ada 22:06 limitasi menandakan limitasi ya. 22:10 Terus ya sudah ini enggak perlu ya. 22:16 Nah tujuan jangka pendeknya itu kita 22:20 harus menghilangkan nyari dulu ya. 22:23 Meningkatkan dropsion ROM-nya. Eh ROM 22:26 tuh supaya dia full bisa tadi kan dia 22:29 enggak full jadi full ya. Nah, terus 22:31 meningkatkan aktivitas diali ee 22:34 aktivitas harian dia ya seperti dia 22:36 berpakaian rambut dan segala macam. Nah, 22:39 kalau untuk jangka panjangnya 22:41 mengembalikan fungsinya ya secara full. 22:45 Jadi alhamdulillah Allah kasih sembuh ya 22:47 lebih cepat ya gitu. Nah, exercise. Nah, 22:50 ini juga bisa teman-teman kalau misalnya 22:54 mau exercise bisa stretching ya, 22:56 stressing frozen kalau enggak salah di 22:57 YouTube saya tuh ada saya ajarkan ya. 23:00 Terus juga ada eh Kman Pelum Exercise. 23:03 Nanti kita ada gambarnya di sini. 23:06 Nah, ini gambar exercise-ekserise yang 23:09 bisa dilakukan. Nah, dilakukan ee para 23:12 pendengar bisa melakukan yang pertama 23:15 misalnya dia menempelkan tangannya ke 23:18 suatu dinding atau kaca ya, dia 23:23 condongkan badannya ke depan ya. Jadi 23:25 sehingga tangannya ke tekan atau dia 23:28 gunakan pendulum atau beban. ya. Dia 23:30 agak nunduk terus diputar bebannya ya 23:32 seperti gambar ini atau dia ke dinding 23:35 dia naikkan tangannya pelan-pelan ke 23:37 atas ya atau dia nyamping turun ee di 23:42 samping terus turunkan ya. Nah, ada lagi 23:45 pakai ee 23:48 gagang sapu juga boleh ya atau batang 23:51 atau bambu dinaikkan dua-dua supaya 23:53 bantu. Nah, terus ke belakang juga ya 23:57 atau kita silang kayak seperti kita mau 23:59 menyabun badan ya atau ee kita bisa 24:03 naikkan bahu kita, turunkan bahu kita 24:06 ya. Jadi kita bisa ee naikkan ya ee 24:12 terus ee deviasi depresi ya bisa kita 24:15 turunkan ya. Terus 24:19 pendulum. Nah, bisa juga dia pakai kursi 24:22 dia kayak rukuk begitu tangannya digirin 24:25 agaknya ditahan ya dimajukan lagi 24:29 turunkan ya. Atau dia bisa juga begini 24:32 ya, dinaikkan juga bisa atau di samping 24:35 ee pintu ya. Ini tadi juga sama ya. Ini 24:40 apa nih? 24:42 PS the back. Oh ini berarti retraksi 24:44 sama proteksi. Jadi retraksi ee sama 24:48 proteksi ya ke belakang sama ke depan 24:51 ya. 24:52 Ya. Retraksi dan proteksi ya. Ke depan 24:56 dan ke belakang. 24:59 Nah, ini oh sudah habis ya. Itu yang 25:03 bisa kita lakukan untuk exercise ya. 25:05 Jadi sudah selesai nih Mas paparannya 25:08 lumayan lama ya. [tertawa] 25:12 Oke. Baik terima kasih, Pak Alvian untuk 25:14 pembahasan kita di siang hari ini dalam 25:18 pembahasan ee mengatasi frozen solder 25:21 atau sol. ee herbalnya ee enggak saya 25:24 infokan karena sudah sering ya, 25:26 misalnya kita gunakan biji pala, seri 25:29 ya, kunyit, temulawa, jahe ya itu ya 25:33 untuk inflamasi itu cocok ya karena saya 25:36 enggak infokan lagi karena sudah biasa 25:37 itu. Tapi kalau mau nanya boleh ya. 25:40 Nah, ini untuk problem frozen solder ini 25:44 pasti di untuk di wilayah-wilayah 25:45 persendian apa gimana, Pak Alvin? 25:47 Iya, frozen solder itu kan solder itu 25:49 bahu 25:50 ya berarti ya sudah jelas ya. dia pada 25:53 limitasi di bahu ya. 25:55 Bahu. 25:56 Heeh. Gerak bahu 25:58 karena ee solder bahu ya. 26:02 Nah, untuk dari segi perbedaan Pak 26:04 Alvian kan para penderita asam urat itu 26:08 kan sama ee ada nyeri di bagian sendinya 26:11 itu Pak Alvian. Ini perbedaannya seperti 26:14 apa Pak Alvian dari penyakit 26:16 asam urat dan juga folden solder? 26:18 Iya sangat beda ya. Pertama kalau asam 26:22 murat itu dari makanan otomatis ya 10 26:25 jam terakhir dia makan apa biasanya 26:27 nyeri atau bengkak ya. Nah, terus saat 26:31 dia makan bagus dia aman-aman aja ya. 26:35 Ya, terbatasnya tuh bukan terbatas 26:37 karena 26:39 adesif tadi ya, kapsulitis tadi 26:41 terbatasnya karena ada purin 26:43 ya. Itu yang membedakan. Nah, terus ee 26:46 tadi sembuh setelah dia mengurangi 26:49 makanan-makanan yang mengadopurin, ya. 26:51 Nah, terus asam urat itu bukan hanya 26:53 sendi bahu yang terjadi, sendi jari-jari 26:56 tangan, jari-jari kaki ya, semua sendi 27:00 ya. Kalau frozen solder sudah jelas 27:01 kekakuan sendi pada bahu 27:03 ya. Jadi tempatnya juga sudah jelas, 27:07 waktunya juga jelas, faktor pemicinya 27:10 sudah jelas ya. sangat berbeda 27:13 ya. 27:14 Untuk dari segi penanganannya juga beda 27:16 pasti Pak Alvian ya. 27:17 Ee penanganannya beda. Karena kan pur 27:19 itu pertama kita makanannya 27:22 kita jaga ya 27:24 terus kita atasin dengan terapi lintah 27:26 biasanya untuk purinnya biar keluar 27:28 ya. Nah, terus eh exercise ya 27:31 kadang-kadang saya jadi kadang-kadang 27:33 enggak karena ee itu purin. Nah, tapi 27:35 kalau frozen solder biasanya saya 27:37 benerin ya, saya benerin posisinya 27:39 supaya dia tidak limitasi gerak sendi 27:42 terus kita ajarkan exercise. Jadi beda 27:45 terapinya ya, jalurnya beda. Satu 27:48 lintas, satu dibenerin ya. Makanya 27:50 setiap pasien itu konsultasi dulu. 27:52 Enggak semua datang lintah enggak ya. 27:54 [tertawa] 27:55 Kalau kasusnya ee kayak tadi tuh ada 27:58 ibu-ibu enggak bisa rukuk ya, 28:00 alhamdulillah sudah bisa rukuk. Ee terus 28:03 ada juga ibu-ibu lututnya enggak bisa 28:04 nekuk ya karena nah itu kalau dilintah 28:07 kan enggak kena, enggak cocok ya. Jadi 28:09 dibenerin posisinya 28:11 gitu. 28:12 Jadi sebelum ee kita atasi, kita tanya 28:15 dulu permasalahannya kenapa Pak Alvin 28:17 ya. 28:17 Oh iya karena kan ee keluhan itu kan 28:20 berbagai macam ya. Kayak tadi juga ada 28:22 dia gert ya. Gert itu gastroopagus 28:24 reflak. pernah kita bahas juga ya 28:26 tentang emah ya lambung ya gastritis dia 28:29 reflak sampai dia heartb nah itu dengan 28:31 herbal karena biasanya sudah ada luka ya 28:34 di kalau di endoskopi dia pasti ada 28:36 inflamasi atau peradangan nah itu kita 28:39 dengan ee apa ee herbal ya makanya 28:44 enggak selalu dialinta enggak selalu 28:46 dipedenin ya enggak selalu herbal jadi 28:49 apa yang bisa kita kerjakan yang pas 28:52 posisi keluhannya itu yang kita gunakan 28:55 Iya kan gitu. 28:56 Dan dan untuk pasien yang di Rumah Sehat 29:01 Indonesia ini kebanyakan ee problem 29:04 frozen soldernya tuh biasanya dari salah 29:06 posisi apa gimana, Pak Alvian? 29:08 Ee ada juga yang karena dia ee tadi ya 29:12 nahan dia mau jatuh dia nahan 29:14 ya. 29:15 Ada lagi karena dia ee kekakuan sendi 29:19 sering dia tidur sebelah kanan aja. 29:23 Ada lagi kemarin tuh apa ya kasusnya 29:25 tiba-tiba pokoknya dia tiba-tiba itu 29:28 enggak bisa gerak. Kenapa ya? Awalnya oh 29:31 ngangkat ban, ngangkat ban mobil ya. 29:34 Salah posisi. Dari situ dia mulai berasa 29:38 ya. Jadi memang proses holding banyak 29:41 penyebabnya ya. Atau karena tiba-tiba di 29:45 ADM bisa juga tadi kan gitu. 29:47 Iya. Jadi ya memang makanya dengan kita 29:51 di sini kan kita edukasi ya, jadi kita 29:53 tahu nih kita oh saya nih ini gitu kan 29:57 edukasinya gitu. 29:59 Heeh. 30:00 Nah, ee Pak Alvian untuk di Rumah Sehat 30:04 Indonesia apakah ada berapa kali terapi 30:07 Pak Alvin atau berapa kali datang untuk 30:10 ee mungkin ada pendengar radio Sultrahim 30:13 yang mungkin lagi sedang mengalami di 30:15 frozen shoulder ini, Pak? 30:17 Iya, tergantung derajatnya tadi ya. 30:19 Enggak bisa kita bilang, "Oh, e harus 30:22 sekali. Oh, ibu harus 10 kali." Enggak 30:24 bisa juga. 30:25 Yang penting kita ikhtiar ya. Allah yang 30:27 menyembuhkan. Benar. Kayak tadi kan Ibu 30:30 tadi ternyata hanya sekali data sudah 30:32 sudah ada perubahan [tertawa] 30:34 yang tadi contohnya ya data videonya 30:36 tadi tampil enggak ya? 30:37 Iya 30:37 tampil ya. Nah. 30:39 Nah cuman sekali gitu kan kita enggak 30:41 bisa nentukan yang penting saya usahakan 30:44 maksimum ya nanti yang pasien yang 30:47 merasakan. 30:48 Nah kalau saya enggak mau bilang oh 30:50 sekiansekian enggak berani Mas 30:52 karena yang menyembuhkan Allah Subhanahu 30:54 wa taala. 30:54 Jadi ini untuk ikhtiar kita aja Pak 30:57 Alfian ya. 30:57 Benar. Benar. Tapi kita kan sudah tahu 31:00 prosesnya kita sekolah ya 31:02 ee faktor fisiologinya tahu ya 31:05 epidemiologinya tahu, cara ngatasnya 31:07 tahu ya itu 31:10 baik Pak Alvian ini sudah banyak 31:11 pertanyaan yang masuk di tablet kami Pak 31:14 Alvian. 31:15 Iya 31:15 namun sebelum kita bacakan kita rehat 31:17 sejenak Pak Alvian ya. 31:18 Boleh boleh silakan. 31:19 Oke kita rehat sejenak. Mungkin Pak 31:21 Alvian ingin ee istirahat sebentar. Nah, 31:24 kita ee ratin ikhwan akhwat para 31:27 pendengar radio silaturahim. Jadi, 31:28 tentunya kami masih mengundang untuk 31:30 para pendengar radio Silaturahim yang 31:32 ingin memberikan pertanyaan ataupun 31:34 konsultasinya bisa di interaktif kami. 31:37 Nah, untuk kesempatan kali ini kita 31:39 hanya membuka untuk Line WhatsApp saja. 31:41 I am dapat mengirimkan pertanyaan di 31:44 0811999720. 31:49 Nah, untuk para pemirsa Rasil TV yang 31:53 menyimak melalui YouTube Rasil TV yang 31:56 ingin memberikan pertanyaan juga bisa di 31:58 kolom komentar. Insyaallah akan kami 32:00 bacakan. Dan kita sebutkan juga untuk 32:03 alamat di Rumah Sehat Indonesia ataupun 32:06 RSI ya. untuk para pendengar radio 32:09 silaturahim dan juga pemirsa Rastil TV 32:11 yang ingin ee silaturahim ya ke tempat 32:15 Pak Alvian ataupun ada keluhan bisa 32:18 langsung saja di Rumah Sehat Indonesia 32:20 di alamat di Jalan Ruyung Blok A 32:26 nomor 7 RT004 32:29 RW04 32:31 kavling PTB DKI Pondok Kelapa, Jakarta 32:35 Timur. Nah, kami ulang kembali lagi di 32:38 Rumah Sehat Indonesia di Jalan Ruyung 32:40 Blok A20 32:43 nomor 7 32:46 RT 004 RW04 32:49 kavling PTB Pondok Kelapa, Jakarta 32:52 Timur. Nah, sekarang akses sudah mudah. 32:55 Ikhwan Ahmad bisa searching aja di 32:57 Google Map juga sudah ee terdaftar untuk 33:00 Rumah Sehat Indonesia ya, Pak Alvian ya. 33:02 Iya, langsung di Google keluar kok. 33:04 Rumah Sehat Indonesia Pondok Kelapa. 33:06 Betul. Nah, untuk nomor teleponnya 33:08 ikhwan akhwat bisa dicatat ee untuk 33:10 nomor Bapak RM Alvian, M.Si. di 0813 33:17 83 33:20 2640. 33:24 Kami kembali lagi di 0813 33:28 83 33:29 26 33:32 40. Ik rahwat ee bisa berkonsultasi juga 33:36 di nomornya Pak Alvian insyaallah 33:39 setelah selepas acara kita di ruang ee 33:42 kesehatan ee islami tentunya. Baik 33:45 ikhwanat kita senyap pastikan Anda tetap 33:47 di radio silaturahim untuk Islam yang 33:54 H 34:18 [musik] 34:30 [musik] 34:36 Brail TV [musik] 34:44 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 34:45 Ikhwan akhwat para peningar radio ST 34:47 yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 34:48 Terima kasih. Anda tetap setia 34:50 mendengarkan di AM20 Radio Sultik Islam 34:52 yang satu. Dan juga terima kasih untuk 34:54 pemirsa Rasel TV yang masih menyimak dan 34:57 juga melihat untuk di YouTube Rasil TV 35:00 acara kita di siang hari ini dalam 35:02 program acara kesehatan Islami bersama 35:04 Bapak RM Alvian, M.Si. S dari Rumah 35:08 Sehat Indonesia yang beralamat di Jalan 35:11 Ruyung, Blok A20 nomor 7 RT004 RW04 35:17 kavling PTB DKI Pondok Kelapa, Jakarta 35:20 Timur. Nah, Ikhwan Awat juga dapat 35:22 berkonsultasi di nomor handphone beliau 35:25 dicatat di 081383 35:29 262040. 35:33 Nawat pendengar radio Saturahim di siang 35:34 hari ini kita sedang membahas mengenai 35:37 mengatasi frozen shoulder atau 35:39 terbatasnya gerak sendi bahu. Tadi di 35:42 segmen yang pertama eh Pak Alvian sudah 35:45 menjabarkan membahas di pembahasan kita 35:48 mengatasi frozen solder dan kita sudah 35:50 masuk di sesi tanya dan jawab. Kami juga 35:52 mengundang ikhwan akhwat pendengar radio 35:54 Silatahim yang ingin memberikan 35:55 pertanyaan bisa di Line WhatsApp di 35:59 0811999720. 36:03 Untuk pemirsa Rasil TV bisa juga 36:05 memberikan pertanyaannya di kolom 36:06 komentar. Nanti kita akan bacakan untuk 36:10 pertanyaan dari kolom komentar di 36:13 YouTube Rel TV. Baik, Pak Alvian. Kita 36:15 bacakan pertanyaan yang pertama. Pak 36:16 Alvian ini 36:17 oke 36:18 datangnya dari 36:21 ee dari Bapak Masud di Batam. Pak Alvian 36:25 sedang menyimak melalui Radio Sela FM. 36:27 Asalamualaikum warahmatullahi 36:28 wabarakatuh, Pak Alvian. 36:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:31 wabarakatuh. 36:31 Semoga Pak Alvian dan Jukur Rasil 36:33 istikamah meneruskan dakwah para rasul. 36:35 Izin bertanya Pak Alvian. Seberapa 36:37 besarnya manfaat daun kelor Pak Alvian 36:39 buat kesehatan umat? Pak Alvian kami 36:42 menanam daun kelor di perkarangan tapi 36:44 susah hidup. Mohon solusinya, Syukr. 36:47 Oke. I daun kel tuh sebenarnya gampang 36:50 ya tumbuhnya. Saya kemarin nanam sudah 36:53 malah besar-besar ya, tinggi-tinggi ya. 36:55 Dan kalau mau dipotong jadi biar ee 36:58 daunnya banyak ya mungkin airnya kurang 37:01 ya. dia malah di aja bukan stack ya 37:05 dipotong aja ditanam bisa ya tapi 37:08 tumbuhin akarnya dulu di dalam air sudah 37:10 akarnya ada di tanam ya ke tanah mungkin 37:14 kering atau gimana coba dilihat ee dia 37:17 senangnya kena matahari terus dia ee 37:21 airnya yang cukup ya beda kayak kita 37:24 nanam 37:26 apa ya waktu itu saya Oh iya nih ee daun 37:28 minun min itu ternyata kalau banyak air 37:31 dia mati 37:32 terlalu panas dia enggak bisa. Jadi dia 37:34 harus terlindung ya. Itu saya terusin 37:38 kenapa mati awal kedua oh ternyata ini 37:41 ya tekniknya memang harus belajar ke 37:43 orang pertanian ya karena saya bukan 37:45 orang pertanian uji coba aja ya. 37:48 Nah daun kelor kalau nanya manfaatnya 37:50 insyaallah saya bisa jawab ya. [tertawa] 37:53 Ya, kalau daun kelor itu banyak sangat 37:55 banyak banget ya ee manfaatnya dia 37:57 antioksidan juga bagus tapi kebanyakan 37:59 dia untuk ee mengatasi sendi. Nah, itu 38:03 juga bisa ditambahkan daun kelor tadi ya 38:05 saya lupa. Nah, kalau kelor ini dia bisa 38:07 sebagai antiinflamasi ya. Jadi dia untuk 38:10 peradangan juga bagus. Nah, terus bagi 38:13 ibu-ibu yang menyusui juga bagus dia 38:15 menambah ee ASI ya, memperbanyak ASI ya. 38:19 Jadi daun kelor sama seperti daun ee 38:21 katuk ya. Nah, itu memperbanyak ASI. 38:24 Jadi kelor sangat bagus ya. Jadi kalau 38:26 kita mau makan ya kita lalap aja ya. 38:28 Kalau banyak di rumah ambil petik lalap. 38:31 Saya tuh di rumah itu ada sekitar 50 38:33 jenis tanaman ya. Jadi ada sambung 38:36 nyawa, ada 38:39 apa tuh yang satu lagi itu yang suka 38:40 saya bikin makanan sama e sambungnya 38:43 sama Som Jawa ya. Som Jawa apa gingseng 38:46 Jawa namanya. Nah itu suka saya lalap. 38:48 Nah, itu 38:49 ya. Terus di depan tuh ada bayam. Nah, 38:52 bayam tuh kalau kita mau bikin apa tuh, 38:54 Mas, yang lebar-lebar ya, bayam itu ya. 38:56 Nah, kita bikin apa tuh kayak ini, Mas, 38:58 apa 39:00 gorengan bayam itu yang kerenyah itu 39:03 keripik. Tapi hati-hati yang asam ya. 39:05 [tertawa] 39:06 Asamuran naik ya, jangan ya. 39:09 Itu jadi kelor itu sangat bermanfaat ya. 39:11 Jadi tanam aja. Coba 39:12 disearching-searching di Google cara 39:15 tanamnya ya atau tanya teman-teman yang 39:18 ee pertanian ya. Kalau saya tanam di 39:20 sini alhamdulillah subur ya 39:23 gitu. 39:24 Nah untuk penggunaannya Pak Alvian 39:25 sebenarnya untuk ee daun-daun ataupun 39:29 direbus saja. Jadi kalau iya kita 39:32 tradisional itu 39:33 ada tekniknya. Ada bisa satu genggam ya. 39:37 Kalau rang satu jari ya. Terus kalau dia 39:41 bubuk bisa kita gunakan ee gram atau 39:44 sendok ya. Jadi kalau daun udahlah 39:46 genggaman aja ya. 1/empat genggam, 39:49 setengah genggam atau satu genggam ya. 39:52 Airnya standar aja. Misalnya satu 39:54 genggam itu tiga ee gelas ya. 3 gelas 39:57 600 mili diminum 200 mili bisa ya 40:01 direbus api kecil ditutup jangan sampai 40:04 uapnya keluar. Iya. 40:06 Terus ee apa ee pancinya enggak boleh 40:11 panci aluminium ya, stainless trex, 40:15 tanah boleh. Nah, tapi kalau kita mau 40:19 kayak temu lawak tuh kan ada minyak 40:20 asirinya Mas. 40:21 Hm. 40:21 Ya, temu lawak tu kan nafsu makan juga 40:24 i 40:24 kita pengin kolesterol kita turun 40:26 menggunakan temu lawak. Tembu lawak tu 40:27 bisa kolesterol juga karena dia kolagoga 40:29 ya. He. 40:30 Nah, ee dia bisa menurunkan kolesterol 40:34 tapi kalau kita makan nafsu makan ya kan 40:37 repot kan. Nah, caranya dibuka karena 40:40 minyak asir itu nguap. 40:42 Jadi kita pas rebus kita buka 40:44 supaya minyak air ini terbuang. 40:46 Nah, yang kunyitnya tetap kita bisa 40:49 minum ya. Ada tekniknya. Nah, itu 40:51 teknik-teknik e perebusan ya itu 40:55 ya. Jadi, Buanya. 40:56 Oh, buat anak bagus palvin ya. berarti 40:58 buat penafsu makan ya. 41:01 Ee bagus temol lawak kan sekarang banyak 41:03 produk-produk ee apa temul lawak itu ya 41:06 di di produk jadi itu banyak ya 41:10 gitu. 41:11 Oke. Baik terima kasih Pak Alvian dan 41:13 juga Pak Masud di Batam yang telah 41:16 memberikan pertanyaannya. Kita lanjutkan 41:18 kembali Pak Alvian di pertanyaan 41:20 selanjutnya ini dari e Khalid di Jakarta 41:25 Pusat. Asalamualaikum warahmatullahi 41:26 wabarakatuh. Pak Alvian. 41:28 Waalaikumsalam. 41:29 Ee mau nanya Pak Alvian, leher sampai 41:32 bahu sering sakit kenapa ya? Solusinya 41:35 apa kalau leher sampai bahu sering sakit 41:37 agak pegal-pegal? Mohon ee solusinya 41:41 ya. Jadi dia ada dua niatifnya ada dua 41:44 ya. Kuncinya ada dua. Bisa kemungkinan 41:47 dia kolesterol tinggi ya. 41:50 Heeh. ee kalau dia kolesterol tinggi dia 41:52 pundaknya berat juga ya sampai ke bahu. 41:56 Tapi kalau memang dia masalah limitasi 41:59 misalnya bahunya noleh susah nih. Nah, 42:02 kayak ada pasien saya kemarin tu juga 42:03 lucu ada videonya sudah saya upload ya 42:05 di YouTube. Jadi kalau dia noleh ikut 42:07 badannya Mas. Nah. [tertawa] 42:09 Oh 42:09 enggak bisa dia enggak bisa dia begini 42:11 ya aja gitu ya. 42:13 Nah ikut juga badannya 42:15 ya. Nah itu karena servikalnya kejepit. 42:17 Nah, kadang-kadang sampai ke jari ya, ke 42:19 jari tangannya ee ee jadi dia ini ada 42:23 servikalnya Mas. Jadi ada C6, C7, C8 42:26 saraf ya. Kalau tulang sampai C7, kalau 42:28 saraf sampai C8. Jadi kalau C E6 tuh 42:31 biasanya ke jempol, C7 itu ke jari 42:34 tengah, C8 itu ke jari kelingking ya. 42:37 Nah, kita harus tahu yang mana dia 42:39 kejepitnya. Nah, itu kita benarkan 42:41 posisinya. Tapi kalau kalau kolesterol 42:43 ya kita terapi lint terus pantangin 42:46 makan kita kasih herbal. Kalau memang 42:48 dia yang tadi yang ada pasien yang dia 42:50 ikut, nah itu kita benerin aja. Itu 42:52 alhamdulillah sudah bisa noleh ya karena 42:55 nyangkut 42:56 divikalnya. 42:57 Berarti sertifikalnya bukan kolesterol 42:59 ataupun 43:00 bukan bukan. Nah, makanya konsultasi itu 43:03 paling penting 43:05 ya. 43:06 Nah, kita menentukan clue-nya, kuncinya 43:08 oh ini karena ini. Nah, itu ya. Jadi 43:11 kita perlu konsultasi ya sebelum 43:14 melakukan ee terapi. Makanya saya tuh 43:17 standby kemarin mau liburan enggak jadi 43:19 loh, Mas. [tertawa] 43:21 Karena pasien tiap hari lebaran aja 43:23 pasien. Coba bayangin. Ya sudahlah 43:25 karena saya enggak Iya. Karena saya 43:26 enggak ke mana-mana ya sudahlah saya 43:28 terima [tertawa] 43:31 itu. 43:31 Waduh luar biasa sekali Pak Alvian ya. 43:33 Sangat semangat pokoknya ya. 43:35 Ya semangatlah insyaallah. 43:36 He he. 43:37 Heeh. Habis ini ngajar. Oh, [tertawa] 43:40 padat ya, Pak Alvian ya? 43:41 Padat ya gitu. 43:43 Jadi intinya pasien juga harus jujur Pak 43:45 Alvian ya. 43:46 Oh iya, makanya kadang-kadang ada pasien 43:48 nih kemarin ya kasusnya pasien tuh 43:49 bengkak ya. 43:50 Jadi maaf ya sampai payudaranya bengkak, 43:53 tangannya bengkak, kakinya bengkak ya. 43:56 Nafas sudah ngap-ngap kan saya kalau 43:58 pasien datang tuh saya lihat Mas 44:00 pernapasannya berapa ya. Tapi enggak 44:02 saya periksa. Saya cuma melihat 44:04 ee lihat kakinya, lihat tangannya pas 44:07 dia masuk ya. Bukan kita dukun ya, Mas 44:09 ya. Karena bisa karena biasa ya. 44:11 Nah, ada edema enggak? No. Oh, dia ini 44:14 bengkak. Kalau bengkak kemungkinan kalau 44:17 enggak ginjal jantungnya ya pasti dia 44:21 cairan, penumpakan cairan. Nah, kemarin 44:23 tuh sudah kempes. Sudah kempes ya. 44:25 Alhamdulillah sekarang sudah bagus 44:26 banget sudah bisa jalan ya. Kalau 44:28 kemarin kan pakai kusi roda, sekarang 44:29 sudah bisa jalan sudah bisa tidur 44:31 berbaring. Kalau orang megak tuh 44:32 berbaring enggak bisa, Mas. 44:34 Dia pasti tidurnya duduk. dia kalau 44:36 berbaring 44:38 ang ya kayak anggap-ang baung itu ya. 44:40 Nah, ini sudah bisa semua. Nah, 44:42 sebelumnya ya cerita sebelumnya dia 44:45 sudah kempes tapi ee maaf payudaranya 44:48 masih bengkak 44:49 ya. Tapi perutnya sudah kempes, kakinya 44:52 sudah kempes, tangannya sudah kempes. 44:53 Hanya pari darah sebelah kanan masih 44:54 bengkak. Saya bilang, "Ibu, minumnya 44:57 dibatasin enggak?" Saya bilang gitu kan. 44:59 Oh, i Pak Alvian saya batasin. Segala 45:01 macam. Saya gali, gali, gali,gali. Ibu 45:04 pagi makan apa ya, Bu? Saya bilang gitu 45:06 kan ya. Pura-pura enggak tahulah minum 45:08 apa, Ibu gitu kan. Sekarang eh ketahuan 45:11 akhirnya kan 45:14 makannya buah. Buah itu kan banyak air. 45:17 Heeh. 45:17 Nah, dari situ dia juga enggak tahu ya. 45:20 Ketahuanlah di situ. Jadi dia juga 45:22 enggak tahu sebenarnya cuman ya dia 45:24 pikir air doang. Ternyata kan buah itu 45:27 mana air. Makanya kita perlu konsultasi 45:28 itu supaya tahu nih. Kita gali, kita 45:31 gali, kita gali. Oh, ketemu. 45:33 Nah, setelah dia sudah tahu, 45:35 alhamdulillah Mas kempes semua 45:37 gitu ya. Kalau dia mendengar hari ini 45:40 diasil testimoni dong [tertawa] 45:44 ya. Alhamdulillah. Alhamdulillah. 45:45 Jadi, ada perubahan yang sangat 45:46 signifikan ya, Pak. 45:47 Jauh, Mas. Dari bengkak-bengkak itu 45:49 sudah kempes semua. 45:51 Hm. Jadi kalau dibilang faktornya dari 45:53 pola hidupnya, Pak 45:54 ee memang dia dulu sering minum manis 45:58 ya, 45:59 pensiun kenalah diabet. Nah, diabet ini 46:01 kan komplikasinya ke mana-mana. 46:03 Betul. 46:04 Akibatnya jantungnya kemarin tuh engka 46:08 kalau enggak salah ya. Saya lupa ya 46:10 datanya ya. Pokoknya jantungnya 46:11 bermasalah ya. Nah, makanya tib bilang 46:15 antara jantung dengan ginjal apalagi 46:17 diabet ya. Kalau enggak jantung, ginjal. 46:19 Hipertensi juga jantung ginjal ya. Jadi 46:22 hipertensi juga jangan dibiarin. Ada 46:24 pasien saya hipertensi tinggi ginjalnya 46:26 ke janggut keratin urinnya tinggi. 46:29 Nah itu harus kita turunkan kalau enggak 46:31 cuci darah ya. Nah banyak kasus 46:33 banyaklah Mas kasus yang yang ini ya 46:35 yang Allah alhamdulillah Allah kasih 46:37 sembuh ya. 46:38 Iya insyaallah 46:39 kalau mau dilihat data itu banyak banget 46:41 karena saya praktikkan dari 2010 sampai 46:43 2011 ya. Kalau misalnya ee seminggu itu 46:48 50 pasien kan sebulan sudah 200 kalikan 46:51 berapa orang. 46:52 Kasus itu banyak banget ya. Banyak 46:54 banget ya. 46:55 Nah, 46:56 reap medisnya banyak sekali Pak. 46:57 Banyak banyak sekali di situ bisa lihat. 46:59 Tapi kadang-kadang cari data tuh keslip 47:01 [tertawa] saking banyaknya ya. Nah, 47:03 makanya kalau pasien itu datang harus 47:05 benar-benar dia tuh ngomong jujur ya. 47:09 Cuman kita ada tekniknya makanya ada 47:11 teknik untuk menggali itu ada tekniknya. 47:13 Kadang-kadang pasien juga enggak jujur. 47:15 [tertawa] 47:16 Maaf ya. 47:18 Baik, Pak Alvian. Kita lanjutkan kembali 47:20 Pak Alvian. Di pertanyaan selanjutnya 47:22 ini dari hamba Allah, Pak Alvian di 47:24 Depok. Umur 55 tahun, Pak Alvian. Tidak 47:27 disebutkan ini ee laki-laki atau 47:30 perempuan. Pak Alvian, saya pernah jatuh 47:32 pas di pundak kira-kira 5 bulan yang 47:35 lalu. Sudah saya dironsen, hasilnya 47:37 bagus. Tapi selama ini masih sering 47:39 terasa sakit, nyeri, dan kalau untuk 47:42 angkat barang juga nyeri dan kurang 47:43 kuat. Kenapa masih terasa nyerinya, Pak 47:45 Alvian? Mohon 47:47 nah nyeri itu kalau dia menjalar ya, 47:49 makanya ada kuncinya lagi clueya. Kalau 47:51 dia menjalar nyarinya sampai ke jari. 47:54 Misal dari pundak ke tangan atau pundak 47:56 ke jari berarti ada sarafnya yang 47:58 bermasalah. 47:59 Betul. 48:00 Nah, sarafnya itu di mana? Di leher. Dia 48:03 jatuh pasti lehernya atau punggungnya ya 48:05 bermasalah. Tapi biasanya yang banyak 48:07 itu C1 sampai C8 tuh di leher untuk ke 48:10 tangan 48:11 ya. Tapi kalau dia punggung itu biasanya 48:13 ke badan ya kebanyakan ya Mas ya. Sampai 48:16 sakit kepala kadang ketarik ya sampai ke 48:19 jari nyilu. Nah itu posisi kalau menurut 48:21 saya 48:22 karena saraf di ronsen enggak kelihatan. 48:24 Kalau patah 48:25 ronsen kelihatan 48:26 tulang bals 48:27 tulang ya. Nah kalau saraf MRI. 48:31 MRI. 48:32 Nah MRI kelihatan dia biasanya. Siap. 48:34 Coba di MRI di sertikalnya kalau mau ya. 48:38 Kalau enggak mau periksa ya sudah 48:39 langsung datang ke klinik. Nanti coba 48:41 kita ikhtiar kita benarkan. 48:43 Mudah-mudahan Allah kasih sembuh ya. 48:45 Nanti makin lama makin terasa. Semakin 48:48 dia kejepit semakin terasa ya. 48:50 Jadi dia awalnya ee paling mungkin 48:53 nyari-nyeri biasa ya hilang timbul nanti 48:56 nyarinya akan lama-kelamaan lebih berat 48:57 Mas. Terus kasangannya kesemutan 48:59 akhirnya. Nah, sudah kesemutan tuh agak 49:02 baal-baal itu. Nah, dia mulai lemah 49:04 biasanya karena sarafnya ketekan 49:07 ya. Iya. 49:08 Nah, lemah itu akan sulit nanti tadi dia 49:11 untuk megang untuk apa ya karena ada 49:13 yang terjepit ya. Itu 49:16 jadi kuncinya sudah kelihatan Pak Alvian 49:18 di ronsen saja hasilnya bagus berarti 49:20 kan dia ronsen hanya di bagian tulang 49:22 berarti tulangnya aman ya. Berarti ini 49:24 hanya di bagian saraf saraf. Heeh. 49:26 Kemungkinan kejepit. 49:27 Hm. solusinya langsung ke RSI aja ya. 49:30 Iya dibenarkan solusinya dibenarkan di 49:33 RSI. [tertawa] 49:35 Baik Pak Alvian. Kita lanjutkan kembali 49:36 Pak Alvian ini dari pendengar ee dari 49:40 Singapura dari Bunda Nurjana. 49:41 Asalamualaikum warahmatullan 49:44 kami selalu 49:44 menyimakam wabarakatuh 49:46 dari Singapura melalui Radio Salah FM. 49:48 Syukron atas ilmunya semoga pendengar 49:50 setia nih. Pendengar setia kita nih. 49:52 Masyaallah. Makasih Bunda. 49:55 Iya. Terima kasih untuk Bunda Nurjanah. 49:56 Kita lanjutkan kembali Pak Alvian ini ee 50:00 tidak menunjukkan namanya Pak Alviyan. 50:03 Asalamualaikum warahmatullahi 50:04 wabarakatuh. 50:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:06 wabarakatuh. 50:06 Kalau dari leher terus bahu sampai ke 50:09 belakang sebelah kanan seringnya sakit, 50:12 nyeri dan ngilu. Itu karena apa, Pak 50:14 Alvian? Apakah karena banyak mengetik 50:18 menggunakan jempol kanan juga bisa 50:20 menjadi penyebab juga karena masuk angin 50:24 apa berpengaruh? Mohon solusinya, Pak 50:27 Alvian. 50:27 Nah, jadi postur tubuh itu memang 50:29 pengaruh, Mas. Kita apalagi sekarang 50:32 Wani kan sering zoom ya. 50:34 Iya. 50:34 Ya, sebenarnya zoom ini bagus juga kayak 50:36 sekarang saya darurat banget ya. 50:38 Akhirnya zoom ya ada bagusnya juga. 50:41 Cuman kalau kita zoom-zoom terus 50:42 kadang-kadang kita ngebongkok, Mas ya. 50:45 Tangan kita begini kita ngebongkok ya, 50:47 bukan tegap ngebongkok begini. Nah, 50:49 akhirnya lama-kelamaan ya hari, bulan, 50:52 tahun ya sekarang sudah hampir 2 tahun 50:55 ya COVID ini ya. 50:56 Nah, itu akan terjadi penyempitan kan 50:59 tulang kita tuh kan lurus mestinya 51:00 begini. 51:01 He. 51:01 Makin dia bengkok, bengkok, bengkok 51:02 begini kan tulang tuh begini. Kalau dia 51:05 bengkok pasti ada yang nyempit kan ya. 51:07 Ini lurus 51:08 nyempit. Nah, kalau sudah nyempit itu ke 51:11 saraf biasanya. Kalau enggak ke saraf ke 51:13 pungul darah karena di tulang tengah 51:16 kita vektor itu spinal kita tuh ada 51:18 pembul darah dan saraf. 51:19 Nah, itu pasti ketekan lama-lama ya. 51:21 Kalau menurut saya itu postur ya, postur 51:24 tubuh karena dia tadi nyerinya ee 51:27 punggung, bahu ya sampai ke jari ya kan. 51:31 Nah, itu kan menjalar namanya ya, 51:32 kemungkinan saraf. Kuncinya di situ. 51:35 Kalau lambung kadang-kadang bisa juga, 51:37 cuman dia kadang-kadang enggak sampai 51:39 menjalan. Dia kadang-kadang kepala doang 51:41 dia enggak enak ya. Bukan dia menyala 51:44 sampai ke tangan ya atau jantungnya 51:46 berdebar-debar itu karena lambung biasa 51:48 atau makannya telat ya 51:50 gitu atau banyak makan juga kembung ya. 51:52 Nah itu lambung. 51:55 Oke. Baik terima kasih Pak Alvian. Ee 51:58 sebenarnya Pak Alvian ada perbedaan 52:00 enggak Pak Alvian untuk rasa nyeri Pak 52:02 Alvian? Nyeri diakibatkan karena tulang, 52:05 nyeri diakibatkan karena saraf. Gitu, 52:08 Pak. 52:09 Beda. Beda. Misalnya orang saraf kejepit 52:12 di pinggang 52:14 misalnya ya. Misalnya 52:15 di lombal L sama S1 ya. Nah, kita 52:21 periksa aja sudah beda Mas ya. Kalau 52:23 misalnya dia terlalu masuk atau 52:25 spodenesis atau dia disbalging ya atau 52:29 despasi tadi dia ber beda tapi dengan 52:32 kita konsultasi itu kadang-kadang dia 52:34 kepantat perihnya ya maaf ya kebokong 52:37 sampai ke kaki sebelah ya nyeri ya nyeri 52:40 ngerembet gituvan 52:41 ngerembet nyeri nyeri ya nyeri. 52:44 Heeh. 52:44 Nah karena dia sudah kejempit ya dari 52:47 kan bantalan ketemu tulang. 52:48 Heeh. 52:49 Sudah tulang ee bantalan habis tulang 52:52 ketemu tulang. Nah, kemarin ada pasien 52:53 saya cas-nya tulangnya sudah enggak 52:56 bentuk kotak lagi ya. Mesti kan tulang 52:59 tuh kayak kotak ya, persegi panjang ada 53:01 bantalannya, ada tulang lagi. Nah, 53:04 tulang sudah ketemu tulang jadi kayak 53:06 reges itu Mas. Jadi kayak ee bentuknya 53:09 ya gesek karena kegesek tulang ketemu 53:10 tulang. He. 53:11 Nah, itu sudah kompresi ya namanya 53:13 faktor kompresi. Jadi penekanan akibat 53:15 gesekan 53:17 dan itu bantalannya enggak ada lagi, Pak 53:19 Alvin. 53:20 Bantalan sudah enggak ada lagi. Tulang 53:21 ketemu tulang. Nah, itu pasti sarafnya 53:24 sudah kejempit ya. Nah, itu kasusnya 53:27 pasti sudah lama. Nah, banyak ee ee 53:31 pasien itu ya mungkin kita juga ya ah 53:34 sudahlah pegas sebentar hilang kasih 53:36 minyak gitu kan. Pegas sebentar hilang 53:39 makan obat gitu kan. 53:40 Iya. Nah, padahal sakit itu adalah ee 53:43 warning apa ya, komunikasi tubuh kita. 53:46 Saya ada yang sakit nih, protes dia 53:48 gitu. Nah, dengan nyeri itu dia protes. 53:50 Maksudnya tuh dia ngasih tahu ada 53:52 problem nih, bukan dikasih anti nyeri ya 53:56 ee terus hilang datang lagi. Nah, 53:59 sebenarnya nyeri itu warning ya. Nah, 54:02 kita cari penyebabnya. Nah, semakin dia 54:05 nyari dibiarin makan obat, nyari 54:06 dibiarin makan obat sampai steroid masuk 54:09 ya akhirnya kan tulang tadi yang sudah 54:12 nempel makin nempel karena kan dia 54:14 hilang anti nyeri dia ke mana aja jalan 54:16 ya kasus lutut nih banyak ya ibu-ibu 54:19 lutut ya nyeri suntik nyeri makan obat 54:23 ya akhirnya enak jalanlah ke mana-mana 54:26 padahal dalamnya makin bergesek makin 54:29 habis akhirnya disuruh operasi ya ganti 54:33 Ya, itu. 54:35 Oke. Baik, terima kasih Pak Alvian dan 54:38 kita lanjutkan kembali Pak Alvian ya di 54:40 pertanyaan selanjutnya. Ini banyak 54:41 sekali yang sudah masuk Pak Alvian ini 54:43 tidak menyebutkan namanya Pak Alvian 54:45 dari nomor 081388. 54:48 Sekian sekian sekian. Asalamualaikum 54:49 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Alvian. 54:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:52 wabarakatuh, 54:52 Pak Alvian. Bahu saya sering nyeri, suka 54:55 bawa barang-barang berat. Terus ee dia 54:58 mau nanya, "Kapan aja ee supaya saya 55:01 bisa ke klinik RSI praktiknya untuk 55:06 jadwalnya." Terus dia bertanya lagi, 55:08 "Eh, saya boleh nanya lagi Pak Alvian, 55:10 di luar tema, pinggang kanan sama kiri 55:14 saya sering nyeri akibat kurang minum 55:16 air putih. Apakah ada kendala lain? 55:18 Mohon solusinya dan terima kasih. Terus 55:22 kalau ingin ke klinik Pak Alvian, apakah 55:24 harus ber harus buat janji dulu untuk 55:27 praktiknya? Apakah di setiap minggu ke 55:30 berapa saja? Mohon dijelaskan, Pak. 55:32 Oke. Kalau praktik itu harus perjanjian 55:35 sekarang ya, selama pandemi ini WA 55:37 langsung ke saya sendiri ya. Jadi saya 55:39 jadwal biar enggak numpuk. 55:41 Jadi pasien tuh saya kelang setengah 55:42 jam-sengah jam, Mas. Jadi misalnya kayak 55:45 tulang nih kan itu ruangan bisa dua 55:47 langsung saya gerak misalnya jam 08.00 55:48 kayak tadi jam 07.30 jam 07.30 30 masuk 55:51 du nanti jam 08.00 masuk du ya jam 0.30 55:54 0.30 masuk du. Nah, jadi dia tidak 55:57 numpuk. Jadi masuk keluar masuk keluar 56:00 dan pasien enggak lama nunggunya. H 56:02 ya. 56:02 Jadi perjanjian semuanya ke WA saya ya. 56:06 Ee ke telepon kadang diangkat kadang 56:08 enggak ya. Mending ke WA. WA aja 56:10 langsung. Nanti infokan harinya bisa 56:13 nanti saya jadwal hari Senin sampai 56:15 Senin ketemu lagi bisa ya. Tapi sesuai 56:17 jadwal saya ya. Nah, terus tadi dia 56:20 bilang suka ngangkat berat. Kuncinya 56:22 pertama dia suka ngangkat berat. Nah, 56:24 suka ngangkat berat itu kan pasti posisi 56:26 tangan kita yang mana kita kuat 56:28 biasanya. Kalau kita kanan biasanya kita 56:31 ngangkat di kanan. 56:33 Iya. 56:34 Nah, ngangkat itu sudah berapa lama? Ya, 56:37 misalnya dia tiap hari 8 jam atau tiap 56:40 hari 6 jam ngangkat, terus ee berapa 56:44 hari, berapa bulan, berapa tahun. Nah, 56:48 kemungkinan itu sudah terjadi skoliosis, 56:51 kemungkinan besar ya. Jadi pundak dia 56:54 itu apalagi tadi kuncinya dia sampai ke 56:56 pinggang ya katanya kurang minum tadi. 56:59 Tapi saya sanksi itu bukan ginjal. Tapi 57:01 enggak apa-apa minum enggak ada masalah 57:03 ya. Minum itu 3 L, 2 lit sampai 3 lit 57:06 enggak masalah gitu ya. Kecuali dia ada 57:09 keluhan edema, ada keluhan ginjalnya 57:12 bermasalah atau jantungnya bermasalah, 57:14 minumnya enggak boleh dibatasin. Nah, 57:17 minum enggak ada masalah. Tapi kalau 57:18 kuncinya tadi sering agak berat, 57:20 kemungkinan sudah ketarik itu, Mas. 57:22 Kemungkinan ada skoliosis. Coba nanti 57:25 Bapak tengkurep atau ruku lihat orang 57:29 yang di belakang ngelihat adakah posisi 57:31 pundaknya naik sebelah atau pinggangnya 57:35 yang naik sebelah. Ya, kelihatan biasnya 57:37 nanti dia terleter S ya karena sudah 57:40 ketarik ya. Kemungkinan kemungkinan atau 57:44 kakinya dilihat sambil tengkurep 57:45 kakinya. Ana kayak Mas Fajar waktu itu 57:47 kan dia ngacaam ngaca dia enggak lurus 57:50 kan 57:51 itu kan kakinya sudah panjang banget kan 57:53 saya benerin waktu itu kan alhamdulillah 57:55 Allah kasih bagus ya. Nah jadi coba cek 57:58 itu cara ngeceknya ya. Oke. 58:01 Oke. Baik terima kasih Pak Alvian. 58:04 Ini ada pertanyaan dari Singapura Pak 58:05 Alvian dari Pak Jefri. 58:07 Iya 58:07 ingin menanyakan ee asalamualaikum 58:09 warahmatullahi wabarakatuh Pak Alan 58:11 wabarakatuh. ee apa herbal ataupun 58:14 apakah ada obat untuk mengenangi 58:17 penyakit kulit yang kronis, Pakan, 58:20 penyakit kulit yang kronis. 58:22 Iya. Ini tidak disebutkan ee penyakit 58:23 kulitnya itu apa gitu. 58:25 Kalau jamur bisa gunakan lengkuas ya. 58:28 Lengkuas itu banyak jurnalnya untuk anti 58:30 fungi. 58:31 Hm. 58:32 Tapi penyakit kulit apa dulu ya? Kalau 58:35 misalnya dia karena ee autoimun kan bisa 58:38 juga ya. Ee 58:41 atau alergi mungkin 58:42 atau alergi ya bisa juga ya. Jadi enggak 58:46 tahu nih jamur atau apa atau ekstrem 58:48 atau pani ya. Tapi kalau jamur bisa 58:50 gunakan lengkuas ya. Dibuguk aja 58:52 dibecek-becek ditaruh ya. Itu anti fungi 58:56 ya. 58:58 Oke. 58:59 Oh gitu ya. [tertawa] 59:00 Iya karena jelas ya. Gu [berdehem] 59:03 kalau untuk menyembuhkan luka palvian 59:06 atau luka bakar ataupun luka karena kita 59:08 ee apa kecelakaan tuh kan suka ada 59:10 luka-luka luar tuh Pak di kulit itu ada 59:12 e resepnya enggak Pak Alvin? 59:14 Pakai binahong aja. Binahong itu cepat 59:16 nyembuhkan luka. 59:16 Daun Pak Alvin. 59:17 Daun binahong ya dibecek-becek aja 59:20 terus ditempelin. Cepat kok binahong itu 59:24 untuk orang pasca operasi juga bisa 59:26 diminum ya. Cepat binahong itu 59:29 ya. 59:29 Oh gitu ya Pak ya. untuk kayak ini palv 59:33 apa namanya itu bekas jahitan gitu bekas 59:35 jahitan 59:36 iya bisa ya 59:38 ya kalau saya saya kombinasi ya kalau 59:41 misalnya takut dia ada infeksi atau 59:43 inflamasi tanpa di darara 59:45 tambah binahong tambah daun dewa atau 59:48 sambiloto kalau dia enggak adaemah ya 59:50 jadi dikombinasi tapi kalau memang 59:51 luka-luka biasa udah pakai aja binahong 59:54 tuh cepat kok sembuh karena jurnalnya 59:56 sudah banyak untuk luka 59:58 soalnya ada yang mengatakan untuk luka K 1:00:00 seperti itu tuh ada ee jenis apa, Pak? 1:00:03 Alvian tuh di hewan di laut. Tripang. Eh 1:00:07 bukan tripang apa ya? Pokoknya buat 1:00:08 Oh, gamat. Gamat. 1:00:09 Oh, gamat. Iya, benar. 1:00:11 Boleh. Gamat juga bagus. 1:00:13 Organ cuman ee 1:00:16 ee boleh deh kombinasi ya. Tapi kalau 1:00:18 saya lihat sih binah cepat juga sih. 1:00:21 Heeh. Malah ada pasien saya yang luka di 1:00:24 usus saya kasih binahong itu ya campuran 1:00:26 ya. 1:00:27 Bagus, cepat dia nutup. 1:00:29 Ya, itu enggak pakai 1:00:31 namanya daun binahong ya. 1:00:32 Iya. Enggak pakai teripang saya. 1:00:34 [tertawa] 1:00:36 Daun binahong di ini aja ditumbuk-tumbuk 1:00:38 aja ya. 1:00:39 Kalau mau diminum direbus ya. Kalau 1:00:41 untuk luka luar ditumbuk-tumbuk ya. 1:00:44 Sebenarnya kalau ee kita kalau ada 1:00:46 penyakit ee luar itu lebih baik obat itu 1:00:50 meemang buat di kita konsumsi apa? 1:00:52 Boleh luar dalam boleh enggak ada 1:00:54 masalah. 1:00:55 Oh gitu. Pnya 1:00:55 heeh. 1:00:56 Tingkat efektifnya bagus apa? Tergantung 1:00:59 kalau luka di dalam ya kita minum 1:01:01 bodokan. 1:01:02 Tapi kalau dia luka luar ya luar dalam 1:01:04 boleh. 1:01:05 Oh gitu ya. 1:01:06 Heeh. Kalau loka dalam gimana kita 1:01:07 nempelnya? [tertawa] 1:01:12 Baik Alan kita lanjutkan kembali 1:01:14 pertanyaan selanjutnya. Ini 1:01:18 ingin bertanya Pak Alvian. Bagian dada 1:01:21 atas saya sering agak nyeri juga sukanya 1:01:24 sering nyeri tiba-tiba dadanya. 1:01:26 Dada atas sebelah mana? Nah, ini tidak 1:01:28 mau menyebutkan nih kanan atau kirinya 1:01:30 Pak Alvi? 1:01:30 Nah, atas doang nyeri. 1:01:33 Heeh. 1:01:33 Apalagi nyeri doang. 1:01:34 Sudah itu doang nyeri doang. Palvan 1:01:35 solusi [tertawa] 1:01:37 bingung kita ya. 1:01:38 Iya 1:01:38 kan dada atas ini kan bisa dua-dua kanan 1:01:40 kiri ya. Tapi kalau dada dada sebelah 1:01:43 kiri 1:01:44 dia agak ke bawah dikit di payudara 1:01:46 nyeri menjalan ke tangan bisa jantung 1:01:49 atau saat di aktivitas ngap-ngapan. 1:01:52 Tapi kalau dia diam-diam aja dada 1:01:54 sebelah atas atau sebelah tengah ya 1:01:56 diam-diam aja. semakan pemicunya 1:01:58 misalnya dia makan asem atau cabe, 1:02:00 tahu-tahu nyeri, sesak, nah itu lambung 1:02:03 ya atau dia ee otot bisa juga ya, spasma 1:02:07 otot juga bisa. Tadi 1:02:09 kurang jelas fluya, kurang jelas ya. 1:02:12 Nebaknya itu 1:02:13 ee secara umum banyak ya, enggak belum 1:02:16 detail ya. 1:02:18 Jadi nyeri dada di atas. Dadanya bagian 1:02:20 mana enggak tahu kan [tertawa] 1:02:23 ya? Tidak. at bagian apek bagian 1:02:25 klavikulanya kan kita enggak tahu banyak 1:02:27 kan. 1:02:28 He 1:02:28 ya. Heeh. 1:02:30 Oke. Baik kita lanjutkan kembali panvian 1:02:32 ini 1:02:34 ee pertanyaan 1:02:36 ee dari 081398 1:02:39 sekian sekian sekian ee dari hamba Allah 1:02:42 di Depok. Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:44 wabarakatuh, Pak Alvian. Ee Pak Alvian, 1:02:47 saya sering sakit berhari-hari. 1:02:50 Heeh. Tapi kalau dibawa olahraga 1:02:54 itu suka sembuh, tapi nanti kembali lagi 1:02:57 sakit. Kenapa, Pak Alvian? 1:02:58 Nah, jawabannya sudah ada berarti 1:03:00 olahraga sering-sering. 1:03:02 [tertawa] 1:03:03 Ya, berarti mungkin kekakuan sendi kalau 1:03:05 menurut saya kalau dia sakit-sakit ya 1:03:07 mungkin kekakuan sendi bisa ya. Dengan 1:03:10 dia olahraga itu kan ee pertama sendi 1:03:12 kita enggak kaku ya, aliran darah kita 1:03:15 lancar ya. Jadi kalau menurut saya kalau 1:03:18 memang bagus olahraga enggak hilang ya 1:03:20 olahraga jawabannya ya atau berenang. 1:03:23 Berenang itu kan banyak yang sendi yang 1:03:25 bergerak ya 1:03:27 dan tidak membebani tubuh ya atau 1:03:30 sepeda. Sepeda itu juga tidak memban 1:03:32 tubuh ya. Kalau kita lari ya apalagi 1:03:35 kita gemuk ya lari itu lutut kita nanti 1:03:38 kena ya lutut atau engkel ya. Nah tapi 1:03:41 kalau dia bisa berenang lebih bagus 1:03:43 sebenarnya tapi jawabannya sudah ada itu 1:03:45 ya. 1:03:46 kasih pertanyaan, kasih jawaban gitu. 1:03:48 Cuman kan belum jelas Pak Alvian ee 1:03:50 sakitnya itu sakit apa gitu kan Pakvian 1:03:52 apa nyeri gitu kan. 1:03:54 Kalau dia Iya, kalau dia olahraga hilang 1:03:57 berarti kemungkinan kekakuan sendi ya. 1:03:59 Oh, gitu ya. 1:04:00 Heeh. Bisa kekakuan sendi 1:04:03 gitu. Dia diam dia enggak enak, enggak 1:04:05 nyaman ya pegal-pegal. Saat dia gerak 1:04:09 malah hilang. 1:04:10 H 1:04:10 i kan. Nah, bagi penderita eh frozen 1:04:14 solder ini apakah baik, Pak, untuk kita 1:04:17 sering olahraga gitu, bergerak-gerak 1:04:18 gitu, Pak. 1:04:19 Bagus dong. 1:04:20 Karena proses solder itu terjadi akibat 1:04:22 dia ee tertekan lama ya atau tidak 1:04:27 terlalu banyak gerak ya. Ee yang lainnya 1:04:30 ya karena trauma, karena jatuh, karena 1:04:32 apa? Nahan ya. Tapi kalau kita 1:04:34 sering-sering bergerak tangan ke atas, 1:04:36 kita stretching atau pull up itu kan 1:04:38 merenggang semua badan kita, Mas. 1:04:39 Makanya saya kalau pasien-pasien syarat 1:04:41 keepit, proser itu saya ajarkan 1:04:44 exercise. 1:04:45 Jadi supaya mereka bisa exercise di 1:04:47 rumah. 1:04:48 Jadi mereka tidak akan terkena lagi. Nah 1:04:51 yang jadi masalahnya pasien itu sudah 1:04:54 sehat, sudah sembuh, malas. [tertawa] 1:04:58 Banyak banget itu, Mas. Akhirnya datang 1:05:00 lagi kejepit lagi. 1:05:02 Nah, itu penyakit malas [tertawa] itu, 1:05:04 Mas, yang susah disembuhkan. 1:05:05 Itu banyak tadi juga barusan sudah 1:05:07 setahun engak ke sini ya? He. 1:05:08 Ternyata kejepit lagi ya. Ibu 1:05:11 olahraganya gimana? Dikerjakan enggak? 1:05:13 Aduh, lupa Pak Artian sudah enak. 1:05:16 [tertawa] 1:05:18 Sudah nyaman sama posisinya Mas ya. 1:05:20 Heeh. Jadi kalau Nah, kadang kan itu 1:05:23 problem di pasien itu kalau sudah enak 1:05:25 dia lupa untuk me padahal senamnya tuh 1:05:28 sederhana, simpel. Ada di YouTube saya 1:05:29 tuh ada kok. 1:05:30 Oh, ada gerakan khusus, Mas, ya? 1:05:31 Ada gerakan simpel. Simpel sambil 1:05:33 tiduran ke kanan ke kiri busungin dada 1:05:36 ya. Terus ada yang untuk lutut ya. Ada 1:05:40 berapa senam deh? Nanti saya tambahin 1:05:41 lagi deh. Jadi ee nanti pendengar bisa 1:05:44 buka di link YouTube saya untuk 1:05:46 senam-senamnya. 1:05:48 Oke. 1:05:48 Tapi jangan lupa tambahin subscribe-nya. 1:05:51 [tertawa] 1:05:52 Nanti senamanya peraganya Pak Alvian 1:05:53 langsung ya. 1:05:54 Nanti karyawan saya. 1:05:56 Oh kiranya Pak Alvian langsung. 1:05:57 Kalau saya untuk ini peraga kurang 1:05:59 bagus. 1:06:00 [tertawa] 1:06:03 Baik, Pak Alvian, kita sudah dibatasi 1:06:06 oleh waktu, Pak Alvian. Nah, ini mungkin 1:06:08 ada kesimpulan yang ingin disampaikan 1:06:09 Pak dalam pembahasan kita mengatasi 1:06:11 frozen solder atau terbatasnya gerak 1:06:13 sendi bahun, Pak. 1:06:14 Heeh. Heeh. Jadi, gini ya, kesimpulannya 1:06:18 yang pertama kita harus sering-sering 1:06:20 exercise ya. Jadi, makin umur itu bukan 1:06:24 makin kita malas gerak. Karena makin 1:06:26 umur itu pasti akan malas gerak. Kita 1:06:30 saat kerja kita aktivitasnya bagus. 1:06:33 Hm. 1:06:34 Saat kita pensiun kita malas-malasan. 1:06:37 Nah, itu sudah kita menurun fungsi tubuh 1:06:40 kita degeneratif 1:06:42 ditambah kita outputnya kurang. Jadi 1:06:45 semakin tua itu mestinya semakin banyak 1:06:47 bergerak. Ya, bergerak bukan 1:06:49 jingkrak-jingkrak ya, Mas ya. Bukan 1:06:51 aobik, loncat-loncat bukan ya. Bukan ya. 1:06:53 Maksudnya gerak itu dia bisa senam 1:06:55 sambil duduk aja dia bisa senam naikin 1:06:58 atas ya atau tepuk-tepuk tangan itu 1:07:00 senang 1:07:01 ya. Nah 1:07:03 atau berjalan 1:07:04 berjalan ya sepeda itu kan bergerak ya. 1:07:08 Semakin kita umur semakin banyak output 1:07:11 karena apa? kita semakin malas biasanya 1:07:14 input makin banyak karena kita sudah 1:07:16 pensiun kan enggak ada kerjaan lagi 1:07:18 makan lebih banyak yang outputnya jarang 1:07:22 ya mestinya outputnya banyak yang 1:07:24 masuknya sedikit ya itu yang paling 1:07:27 utama nah alhamdulillah saya itu dengan 1:07:29 pasien itu olahraga juga saya anggap 1:07:30 karena saya benerin tulang tuh lumayan 1:07:32 Mas [tertawa] 1:07:34 olahraga juga itul 1:07:35 tadi aja sudah en orang ya olahraga saya 1:07:39 nanti siang tambah dua lagi sorenya dua 1:07:41 lag sudah 10. 1:07:43 Masyaallah ya. [tertawa] 1:07:44 Ya. Nah, jadi olahraga itu untuk 1:07:48 meningkatkan ee ROM kita, Romion. Jadi 1:07:52 ee supaya maksimum ya. 1:07:55 Kalau orang jarang gerak coba aja nanti 1:07:56 ujungnya tangannya akan sulit untuk full 1:07:59 lurus ya atau ee atau suka terjadi itu 1:08:04 pertama di tangan ya atau di leher ya. 1:08:08 leher juga kadang-kadang ee jarang 1:08:10 olahraga digerakkan, akhirnya kaku ya. 1:08:13 Iya 1:08:13 itu 1:08:15 atau apalagi ya ee lutut. Nah, lutut itu 1:08:18 kan karena dia banyak dipakai tapi 1:08:21 enggak pernah ada peregangan akhirnya 1:08:24 lumpuh ya sendi. Nah, sama kayak bahu 1:08:27 bahu tadi frozen solder karena dia 1:08:29 semakin lama semakin ketekan kan kecuali 1:08:32 trauma ya Mas ya. I. 1:08:33 Nah, semakin ketekan dia membikin 1:08:35 jaringan parut kapsulik akhirnya 1:08:37 lengket. Akhirnya limitasi. Nah, caranya 1:08:40 apa? Saya benarin buka limitasinya 1:08:44 selesai. Ya kan intinya itu ya. Jadi 1:08:47 semakin umur kita usahakan kita apalagi 1:08:50 epidemiologi tadi umur umur tua wanita 1:08:53 yang paling banyak kena tapi tidak 1:08:55 menutupkan kemungkinan laki juga ya. 1:08:57 Nah, laki-laki banyak salah kejepit Mas 1:08:59 karena mereka sering duduk ya. Apalagi 1:09:01 sekarang Zoom 1:09:02 I 1:09:02 ya banyak duduk ya limitasi gerak seni. 1:09:06 Jadi olahraga itu, exercise itu sangat 1:09:10 baik, sangat bagus ya. Jadi ee para 1:09:14 pendengar harus tetap usahakan 15 menit 1:09:18 pagi, 15 menit sore atau bisa sore 30 1:09:21 menit ya. Ya, sambil gerak-gerak aja 1:09:24 sesuai umur ya. Misalnya kalau kita umur 1:09:26 tua sambil duduk boleh kaki ditenang ke 1:09:28 depan. Ditenang ke depan ya. Tangan 1:09:31 tonjokin ke depan. Tonjokin ke depan. 1:09:34 Naikin ke atas ya. Pelan-pelan aja 1:09:36 yang menyesuaikan dengan umur ya. Atau 1:09:38 pas ada gantungan bergantung aja enggak 1:09:40 usah diangkat. Jadi kayak bergantung aja 1:09:42 supaya dia stretching ketarik atau di 1:09:44 dinding kita lurusin masu kita, pundak 1:09:47 kita. Wah itu enak banget. 1:09:49 H 1:09:49 ya itu stretchingnya. Oke itu aja 1:09:52 mungkin kesimpulannya. Oke, baik. Terima 1:09:55 kasih, Pak Alvian untuk pembahasan kita 1:09:59 di kesempatan siang hari ini mengenai eh 1:10:03 frozen solder atau terbatas gerak sendi 1:10:05 bahu. Semoga apa yang disampaikan oleh 1:10:08 Pak Alvian dapat bermanfaat bagi kita 1:10:10 semuanya. 1:10:11 Sehat selalu Pak Alvian tentunya semoga 1:10:13 sukses selalu untuk rumah sehat 1:10:15 Indonesia. 1:10:16 Nah, Ikhwanat para pendengar Radio Sraim 1:10:18 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 1:10:19 Sebelum kami tutup, kita bacakan dulu 1:10:22 untuk alamat lengkap dari Rumah Sehat 1:10:24 Indonesia atau RSI yang beralamat di 1:10:27 Jalan Ruyung, Blok A20 1:10:31 nomor 7 RT 004 RW04 1:10:36 kavling PTB DKI Pondok Kelapa, Jakarta 1:10:39 Timur. Untuk nomor telepon dari Bapak RM 1:10:43 Alvian, M.Si. si di 0813 1:10:47 8326 1:10:50 2040. 1:10:52 Nah, ikhwan awat dapat berkonsultasi. 1:10:54 Cuma jangan lupa Ikhwan Nawat untuk via 1:10:56 WhatsApp aja untuk konsultasinya ya 1:10:58 untuk jangan via telepon. Ee dan untuk 1:11:03 ikhwan akhwat juga yang ingin datang ke 1:11:05 Rumah Sakhat Indonesia bisa langsung 1:11:07 saja untuk ee pendaftaran ya Pak Alvian 1:11:09 ya. 1:11:10 Iya langsung ke saya. 1:11:12 He betul sekali. Karena kalau telepon 1:11:13 panjang, Mas. Kadang-kadang [tertawa] 1:11:16 kalau WA kan cepat saya balas. Ya, 1:11:18 betul sekali. Jadi bisa kejawab semua, 1:11:20 Pak Alvian ya. 1:11:21 Insyaallah yang enggak pasien pun saya 1:11:22 jawab. Cuman kalau lewat mohon maaf ya. 1:11:26 Ya, soalnya ada waktu itu ada sempat 1:11:28 yang WhatsApp Alvian ini kok saya ee 1:11:30 sudah berapa kali WhatsApp Pak Alvian 1:11:32 enggak enggak enggak enggak pernah 1:11:33 dibalas gitu. 1:11:34 Iya. Maaf bilang mungkin karena saking 1:11:36 banyaknya. 1:11:37 Iya kadang saya lagi kayak tadi tuh 1:11:39 ngurus pasien banyak orang WhatsApp ya 1:11:41 pasti saya enggak balas gimana mau 1:11:43 balas. Nah kadang-kadang numpuk kan. 1:11:45 Iya 1:11:45 akhirnya yang di bawah enggak kebaca 1:11:47 lagi. 1:11:48 Jadi kalau mau lihat WhatsApp saya itu 1:11:50 full Mas. Jadi bisa kita tunjukin nih 1:11:52 biar biar bukan saya enggak mau jawab 1:11:55 ya. Mohon maaf ya. Bukan ini ya. Nah 1:11:57 kayak gini Mas. Kelihatan enggak sih 1:11:59 Mas? Eh 1:11:59 wah kurang kelihatan Mas. Oh ya kelihat 1:12:01 kurang kelihatan 1:12:02 tuh banyak banget. Betul betul. Wah. 1:12:04 Wow. Itu tuh. Nah, sampai ke bawah nih 1:12:07 saya gerakin nih. Nih ya. [tertawa] Tuh. 1:12:09 Itu udah kayak kolom chat komentar dari 1:12:11 YouTube itu. 1:12:12 Nah, tuh, Mas ya. Ini sampai bawah nih, 1:12:14 Mas ya. Kadang-kadang kelewat. Nah, ya. 1:12:16 Jadi, mohon maaf ya, [tertawa] 1:12:19 bukan enggak mau ya. Mohon maaf sekali 1:12:22 ya. Pasti saya jawab kok. Insyaallah 1:12:24 saya jawab selama ini saya jawab semua. 1:12:26 Cuman kalau dia misalnya dia nanya 1:12:29 enggak detail, nah itu kadang-kadang 1:12:30 saya ada nanti dulu deh gitu ya. Jadi 1:12:33 kalau dia detail kan enak jawabnya. Nah 1:12:36 arahnya gitu ya. 1:12:37 Betul. 1:12:39 Oke. [tertawa][berdehem] Baik. Terima 1:12:40 kasih sekali lagi Pak Alvian. Semoga 1:12:41 sehat selalu Pak Alvian. Salam untuk 1:12:44 keluarga dan juga keluarga dari Rumah 1:12:46 Sehat Indonesia 1:12:47 dan Ivan Alfar Perengar Radio SLM yang 1:12:49 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 1:12:50 Demikian untuk acara kita di siang hari 1:12:52 ini dalam program acara kesehatan Islami 1:12:54 bersama Bapak RM Alvian, M.Si. ee dari 1:12:59 Rumah Sehat Indonesia atau RSI. Nah, 1:13:02 sebelum kami tutup ada informasi ikhwan 1:13:03 akhwat yang bisa kami sampaikan. 1:13:05 Asalamualaikum warahmatullahi 1:13:06 wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. 1:13:08 Ikhwan akhwat, jiwa-jiwa kembali putih 1:13:10 seakan lahir kembali. jutaan syukur 1:13:12 menggema di langit ilahi. Semoga 1:13:14 kemenangan ini menjadi kemenangan yang 1:13:16 hakiki. Ikhwan akhwat Rasil mengundang 1:13:19 untuk ikhwan akhwat pendengar radio 1:13:20 silaturahim dan juga pemirsa Rasil TV 1:13:22 untuk ikut serta dalam acara halal 1:13:25 bihalal virtual dengan tema siaran 1:13:28 dakwah radio silaturahim menguatkan tali 1:13:31 persaudaraan. Insyaallah yang akan isi 1:13:33 bersama narasumber kita ada Ustaz Husein 1:13:37 Alatas dan juga ada Ustaz Muhammad 1:13:39 Joban, ada Bapak Nuim Hayat dan juga ada 1:13:43 Dr. Gigi Karisa Grani. Dicatat untuk 1:13:46 tanggalnya Ikhwan Awat insyaallah besok 1:13:47 di hari Ahad di tanggal 30 Mei 2021 1:13:52 di pukul 09.00 pagi hingga selesai di 1:13:55 jam 11.30. Nah, untuk informasi lebih 1:13:58 lanjut ikhwan akhwat bisa langsung saja 1:13:59 bertanya di nomor telepon di 0812 1:14:03 86 1:14:05 22 4559. 1:14:08 Kami ulang kembali di 0812 1:14:11 86 1:14:13 2259. 1:14:16 Nah, untuk acara 1:14:18 halal bihalal virtual ini juga live di 1:14:20 live streaming di YouTube Rasil TV. 1:14:22 Jadi, Ikhwan Ah bisa menyimak di YouTube 1:14:25 Rasil TV ataupun ikhwanat yang ingin 1:14:27 masuk ke link Zoom-nya bisa langsung 1:14:29 saja nanti untuk informasi lebih lanjut 1:14:31 di nomor telepon yang sudah kami 1:14:33 sebutkan. Sekali lagi terima kasih 1:14:34 Ikhwan Akhwat untuk ee ikhwan akhwat 1:14:36 yang telah memberikan pertanyaan. Semoga 1:14:38 kuota yang dikeluarkan dicatat oleh 1:14:39 Allah subhanahu wa taala digantikan 1:14:40 dengan pahala yang berlipat ganda. Amin. 1:14:42 Allahum amin. Mudah-mudahan kita dapat 1:14:44 berjumpa kembali di pekan-pekan 1:14:46 selanjutnya dengan nikmat kesehatan yang 1:14:49 Allah berikan kepada kita semuanya. 1:14:50 Akhir kata saya Muhammad Anis Mualim dan 1:14:52 kru rasil yang bertugas di siang hari 1:14:53 ini ada Neza di kameraman dan juga ada 1:14:56 Abi Agus Susilo di eh operator radio. 1:15:00 Semoga kita selalu diberikan kesehatan 1:15:01 oleh Allah subhanahu wa taala. Dan juga 1:15:03 terima kasih untuk teman-teman kita yang 1:15:04 telah merilai acara kesehatan islami 1:15:07 yang berada di Batam, Pontianak, 1:15:09 Palembang, Banyuwangi, Jogja, Semarang, 1:15:12 dan juga berada di lain yang di Sukabumi 1:15:14 juga. Semoga kita selalu sehat walafiat. 1:15:17 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:15:19 alla ilaha illa anta astagfiruka waubu 1:15:21 ilaik. Kurang lebih kamon maaf. 1:15:22 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:15:24 wabarakatuh. 1:15:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:26 wabarakatuh.