Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 berhasil 0:13 [musik] 0:20 [musik] 0:30 [musik] 0:34 [musik] 0:38 Bismillahirrahmanirrahim. 0:39 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:41 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:44 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:46 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:49 akhwat, pendengar ada silaturahim dan 0:50 juga pemirsa Rasi TV yang dirahmati 0:52 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:54 berjumpa Ikhwan Ahwat di Kamis pagi hari 0:56 ini di tanggal 23 Safar 1448 Hijriah 1:01 atau bertepatan dengan tanggal 5 Agustus 1:05 2026. 1:06 Kita bersama-sama hadir di acara ruang 1:09 kesehatan dan kali ini berhasil 1:11 menghadirkan 1:13 dr. Pusi Novana, SpPK, spesialis 1:17 patologi klinik. beliau sudah hadir di 1:18 studio. Kita 1:20 ee lagi ngetren 1:22 itu sebelum nikah itu sudah ngecek 1:25 pasangannya. Oh, begitu. 1:26 Untuk mencegah penyakit-penyakit 1:28 keturunan seperti hemofilia, penyakit 1:31 darah, talesemia yang kasihannya ke 1:33 pasien sama keluarganya karena harus 1:35 transfusi 1:36 terus ee terus-menerus seumur hidup dan 1:38 itu bisa dicegah kalau misalnya jadi 1:40 enggak cuma mengandalkan cinta mati ya, 1:43 tapi harus diperiksa sebelum dan 1:44 sesudahnya gitu. Nah, untuk penyakit 1:47 keturunan gitu segala macam. Jadi, pas 1:50 sebelum menikah sudah dicek. 1:52 Heeh. 1:52 Dan sebelum lagi sehat itu perlu dicek 1:56 gitu. Kalau misalnya ngerekrut karyawan 1:59 ee di cek kesehatan ya sekolah aja 2:03 ee karena stres misalnya universitas cek 2:05 kesehatan medical checkout. 2:07 Jadi orang-orang ngerasa medical checkup 2:08 cuman sebagai apa 2:10 ee apa ee syarat untuk masuk kerja atau 2:16 segala macam formalitas ya. Padahal 2:18 kalau misalnya 2:19 misalnya kita udah ini usia 20, 30, 40 2:25 pokoknya dekaddekade itu kita harus 2:27 sebaiknya ngecek tubuh 2:30 sebelum datang sakit 2:31 gitu. 2:33 Heeh. Jadi itu yang belum 2:35 kesadaran masyarakatnya belum 2:36 suka sayang duit untuk pendeka check up 2:39 mahal soalnya kan. 2:40 Betul. Padahal mencegah lebih baik 2:41 daripada mengobati gitu, Dok ya. lebih 2:43 baik lagi itu kita bisa tahu penyakit 2:45 apa yang akan kita hadapi ee selanjutnya 2:48 kalau kita enggak ngecek enggak enggak 2:49 pernah tahu gitu ya. 2:50 Enggak pernah tahu. Makanya rumah sakit 2:51 selalu penuh 2:52 karena pada sakit semuanya [tertawa] 2:54 ya kan. Dan kalau ke rumah sakit kan 2:56 kenapa penuh? 2:57 Enggak langsung satu dokter langsung 2:59 selesai harus wah cek ini cek itu, cek 3:02 lab cek apa segala macam sit akhirnya 3:04 penuh terus tuh. 3:06 Sekarang kita jadiin rumah sehatlah yang 3:08 penuh ya. 3:09 Rumah sehat bagus. Apakah fusi hatinya 3:12 bagus? Kalau ada sesuatu di Sgotpt-nya 3:15 masalah ee ya ngelihat rasio album 3:18 globulin pokoknya banyak. 3:20 Jadinya harus memang konsultasi supaya 3:22 biaya biaya pasiennya tuh enggak bengkak 3:26 gitu. 3:28 Ee seperti itu harus konsultasi. Kalau 3:30 enggak dia enggak tahu apaan. 3:32 Entar pisah-pisah tapi mubazir. 3:35 Iya kan? Cuman ikut-ikutan aja gitu ya. 3:38 Baik. Ini ada lagi yang bertanya, dokter 3:40 yang masuk di 0811999720 3:46 ada ee Ibu Ratna di Bekasi. Ee 3:51 asalamualaikum warahmatullahi 3:52 wabarakatuh, Dokter. 3:55 Ee bagaimana sebaiknya masyarakat 3:58 menyikapi hasil laboratorium yang kadang 4:00 buat deg-degan? Apakah boleh langsung 4:03 mencari kesimpulan sendiri dari internet 4:06 atau kita tindak lanjuti ke 4:07 dokter-dokter selanjutnya kalau kita 4:09 misal didiagnosis penyakit-penyakit 4:11 berat begitu, Dok. 4:13 Demikian takut katanya kalau misalkan 4:14 sudah tahu nih. Ah, takut m kepikiran 4:16 nih gimana 4:17 ya. Kalau misalnya di cek di internet ya 4:21 boleh aja ya kan. Justru kalau cek 4:24 internet itu bikin tambah deg-degan 4:27 misalnya. Woh harus segera ditanganin 4:30 karena memang ee dia kan enggak tahu 4:32 kondisi pasien. yang tahu kondisi 4:34 pasiennya cek laboratorium itu. Setelah 4:36 dicek itu kita ada keluhan dikasih ee 4:39 referensi untuk PR Lab sama dokter yang 4:41 bersangkutan. Itu jangan kita 4:43 interpretasi sendiri. Cari tahu boleh, 4:46 tapi kita tujuannya PISA Lab kan 4:48 kembalikan ke dokter yang pemeriksa 4:51 supaya diinterpretasi yang benar, 4:53 dikasih obat yang benar 4:55 gitu. He. 4:56 Dengan adanya apa internet, AI itu 5:01 takutnya ee apa salah interpretasi, 5:05 salah was-was, penyakit baru lagi. 5:07 Iya, betul. 5:08 Ee apa kayak 5:10 apa khawatir, depresi nantinya penyakit 5:12 timbul baru lagi. Mendingan kalau 5:14 misalnya ada perisan laboratorium 5:16 ya konsultasi ke dokter yang 5:18 bersangkutan atau keluarga yang dokter 5:21 ya pasti tahu dia ikut membantuah ya. 5:24 Heeh. Kadang terlalu banyak kita 5:26 mengakses ee informasi yang kurang jelas 5:28 juga kita bikin 5:29 degdegan juga waswas ya. 5:31 Was-was. 5:32 Siapa tahu bukan seperti yang 5:33 digambarkan itu gitu. 5:34 Iya. 5:35 Karena memang semakin kita stres jadi 5:38 penyakit itu juga berpengaruh tadi ya, 5:40 Dok. 5:40 Iya betul. Makanya dokter patologi 5:42 klinik itu [berdehem] 5:43 di hasil lab-nya 5:45 itu tidak mengekspertise. 5:48 Beda dengan dokter radiologi. 5:50 He. 5:50 Radiologi dikasih foto organ HCT scam 5:54 RI. 5:55 Dia ada catatan notes. 5:57 Wah pasien ini ada keluan ini. 5:59 Kalau kita enggak ada ekspertis-nya 6:02 dokter patologi klinik hanya sekedar 6:03 hasil. 6:04 Karena kita enggak tahu kondisi 6:06 pasiennya sakitnya apa, enggak ada 6:08 keterangannya. cuman tahu pengirimnya 6:10 dokter anak kebidanaan internis kita 6:13 enggak pernah tahu he 6:14 kita dikasih setetes darah 6:17 atau urin harus mendiagnosis ngasih 6:19 eksertis tidak mencerminkan klinis nanti 6:22 malah timbul 6:25 ee interpretasi yang salah 6:27 seperti itu. Makanya ee dokter patologi 6:30 didik aja tidak menduga-duga hasilnya. 6:32 He. 6:32 Maka orang awam ee umum jangan 6:35 menduga-duga wah ini segala macam karena 6:37 kita enggak tahu kondisi saat ini 6:38 pasiennya 6:39 mulai jadi kepikiran nantinya ya. 6:41 Wah penyakit baru insyaallah. Baikat 6:43 kita masih bersama-sama di acara ruang 6:45 kesehatan. Sekarang kita menghadirkan ee 6:49 dokter spesialis patologi klinik yaitu 6:53 dokter Pusinovana SpPK. Kami jeda dulu 6:57 yang ingin bergabung bertanya masih kami 6:58 tunggu silakan di 08119997. 7:02 20. Kami share kembali. 7:07 [musik] 10:31 [musik] 10:37 Brazil 10:40 [musik] 10:53 [musik] 10:58 [musik] 11:01 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 11:03 bersama kami Ikhwan Akhwat di acara 11:05 ruang kesehatan bersama dr. Pusi Novana, 11:08 SpK, spesialis patologi klinik. Dan tema 11:11 kita sehat itu ibadah, menjaga amanah 11:14 tubuh dari Allah. Kalau kita sehat 11:17 berarti kita juga menjaga amanah dari 11:19 Allah ya. 11:20 Betul sekali ya. Dan kalau sehat juga 11:22 jadi ibadah kita juga tambah sempurna 11:25 gitu, tambah semangat juga. Masyaallah. 11:27 Dan tadi juga ada beberapa pertanyaan 11:29 dari pendengar yang sudah masuk dan Iwan 11:32 Ahwat juga ingin bergabung bertanya. 11:34 Silakan yang mempunyai masalah kesehatan 11:36 silakan Anda bisa kirimkan pertanyaan 11:38 Anda melalui WhatsApp kami di 11:39 0811999720. 11:44 Jadi kebanyakan di kita tuh ke dokter 11:46 itu ketika sudah sakit gitu ya, Dok ya. 11:48 Padahal baiknya sih sebelum sakit juga 11:50 sudah kita periksa biar tahu ee kendala 11:53 apa yang ada di tubuh kita ya, Dok. Ya, 11:56 itu satu hal. ee yang harus dibiasakan 11:58 mungkin, Dok. 11:59 Benar. Benar. 11:59 Seperti itu. 12:00 Iya. Karena ini saya jawab apa masih ada 12:03 lagi? 12:04 Iya. Ya. Jadi ee kalau misalnya kita apa 12:10 tubuh itu kayak rumah. 12:11 Heeh. 12:12 Ya, tubuh itu kayak rumah. Rumah itu 12:14 harus dibersihin tiap hari. 12:16 Betul. 12:16 Kalau rumah enggak dibersihin tiap hari, 12:19 sebulan aja, seminggu aja itu nempel 12:23 debu-debu rayap nempel. Akhirnya rusak 12:26 tuh barang-barang kita. Makanya apa yang 12:29 tidak dibersihin itu akan rusak. Itu 12:33 sudah sunatullah. 12:34 Iya, 12:34 sudah sunatullah. Bahkan ee 12:37 tema ini aku bilang menarik ya. Karena 12:40 kan kita 12:41 ee Allah ciptakan manusia di bumi 12:43 tujuannya untuk ibadah. 12:44 Ibadah. 12:45 Iya kan? Ibadahnya sebelum ke mana-mana 12:48 ibadahnya di tubuh kita. 12:50 Tubuh kita itu amanah. 12:52 I kan. Nah, kalau misalnya 12:56 ee kita ngelihat nih ya tadi 12:59 pertanyaannya apa? Punten. He. 13:01 Ee 13:01 jadi kita harus bebiasakan diri ke 13:03 dokter walaupun kita enggak sakit 13:04 begitu. 13:05 Iya. Untuk medical check up 13:07 ee gejala yang bukan kebiasaannya. Jadi 13:09 orang-orang sakit tuh kalau misalnya 13:11 kita biasa bab tiap hari terus enggak 13:16 itu 13:18 langsung kita ada apa nih something 13:19 wrong itu adalah 13:20 sinyal tubuh ya berarti ya 13:21 sinyal tubuh yang terkecil. Pokoknya 13:22 kebisaan kita yang lagi fit-fitnya. 13:25 Heeh. 13:25 Terus enggak itu harus dicek. Misalnya 13:28 [berdehem] jadi sulit tidur 13:30 itu harus dicek gitu loh. Itu sinyal 13:32 tubuh Bun ya. Ada sesuatu something 13:33 wrong 13:35 gitu. Jadi harus memang dicek lah kalau 13:37 misal harus peka. 13:39 Peka. Heeh. Berat badannya naik sering 13:42 capek. 13:43 Yang sinyal tubuh itu 13:46 ngorok. Yang tadinya enggak ngorok terus 13:47 jadi ngorok. 13:48 Entar lama-lama bisa selanda penyakit 13:51 ya. ngorok juga 13:52 ngorok penyakit penyakit 13:54 pernaapasan 13:55 pernaapasan 13:56 dan itu langsung dicek komposisi 13:57 tubuhnya orang yang ngorok aku pasti 13:59 saranin cek komposisi tubuhnya kalau 14:01 komposisi tubuhnya enggak ideal dia 14:04 pasti ngorok 14:05 karena ada perlemakan-perlemakan 14:07 yang di dalam tubuhnya 14:09 yang nyelimuti organ itu yang bikin 14:11 ayahnya ngorok 14:12 enggak normal kayak gitu 14:15 masyaallah 14:16 ada pertanyaan lagi yang masuk dokter 14:18 dari Bapak Ahmad di Bekasi 14:20 asalamualaikum warahmat warahmatullahi 14:21 wabarakatuh, Dokter. Ee saya usia 42 14:24 tahun. 14:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 14:25 wabarakatuh. 14:26 Nih, usia 42 tahun. Hasil medical check 14:28 up-nya menunjukkan kolesterol dan gula 14:30 darah mulai naik, Dok. Ya. Tapi saya 14:33 belum merasakan keluhan apa-apa. Langkah 14:36 apa yang harus dilakukan agar kondisinya 14:38 tidak berkembang menjadi penyakit 14:40 serius? 14:42 Hasil ceknya ee tahun tapi pas mungkin 14:46 karena kolesterol sama atriger tinggi 14:49 ya berarti harus makanan lah. He. 14:52 Karena semua ee berasal dari makanan. 14:56 Dari makanan 14:57 itu lucu banget ya. Aku suka pernah 14:59 berpikir kenapa Tuhan menciptakan 15:01 manusia itu dari tanah? 15:03 Ternyata apa yang kita makan itu berasal 15:05 dari tanah. 15:06 Bahkan hewan pun dia ngambil 15:08 beruput-ruputan yang dari tanah. Makanya 15:10 kita berkembang nutrisinya itu memang 15:12 dari tanah. Makanya kalau misalnya 15:14 belum timbul penyakit, belum timbul 15:16 gejala, itu bersyukurlah karena tubuh 15:18 kita tuh alami ada sistem kompensasi, 15:21 homeostasis, 15:23 keseimbangan. Jadi, tubuh kita masih ada 15:26 ee yang namanya ilmu defense mekanism 15:29 terhadap penyakit tuh kita 15:31 otomatis ngejust gitu loh. Nah, pada 15:34 saat tubuh kita sudah menandakan ada 15:37 kolesterol naik, 15:38 tidak timbul gejala, bukan berarti 15:40 fine-fine aja. 15:41 Harus diturunin tuh 15:42 dengan cara apa? Misalnya obat 15:44 kolesterol ya, pilih yang 15:48 ee bisa dipakai jangka panjang. Terus 15:50 sudah gitu kolesterol darah tidak sama 15:53 dengan kolesterol yang ada di plak 15:54 pembuluh darah. 15:55 He. 15:56 Orang-orang sakit jantung itu bisa 15:59 disebabkan karena plak pembuluh darah. 16:02 Kalau plak pembuluh darah ibarat selang 16:04 air. 16:04 Iya. 16:05 Selang air sering dipakai jadi lumutan 16:08 kan. 16:08 Iya. Dalamnya juga ada gangguannya gitu. 16:10 Ada gangguannya. Lama-lama alirannya 16:11 jadi kecil apa kesumbat 16:13 itu baru selang air gimana tubuh kita. 16:16 Nah, kolesterol yang nempel di plak itu 16:18 enggak terdeteksi di pemeriksaan darah, 16:21 laboratorium. 16:22 Dia adanya nanti pas sudah kematian, 16:25 penyebab kematian di mana otopsi baru 16:27 kelihatan, oh banyak plak kayak gitu. 16:29 Atau pemeriksaan 16:30 ee atros apa yang ee pembeluh darah baru 16:36 kelihatan banyak plak kayak gitu ya. 16:38 Nanti dilebarin, standing segala macam. 16:40 Jadi mumpung belum ada gejala nih, kok 16:44 aku ngelihatnya ke sini? harusnya ke 16:45 sana ya, mumpung belum ada gejala itu 16:48 harusnya diperbaiki dengan perbaiki 16:51 nutrisi. 16:53 Jadi itu cara Allah menundukkan kepala 16:55 kita yang egois, masih suka gorengan, 16:57 masih suka minyak, masih suka santan dan 17:00 segala macam. peringatan itu ya 17:01 itu peringatan itu mau ditundukin sama 17:04 Allah paksa dengan timbulnya penyakit 17:06 atau mau kita sendiri sadar inilah 17:09 tanda-tanda tubuh bahwa kita ee menjaga 17:14 amanah tubuh tetap sehat tubuh kita 17:16 dipinjamin sama Allah nih 17:18 kayak mobil dipinjamin kalau dipinjamin 17:20 mah kudu dirawat ya tubuh 17:22 kembalinya harus jangan dirusak 17:25 tato-tato apa segala macam apalagi ada 17:27 penyakitus 17:28 gitu Ya, jadi makanan nutrisi yang 17:32 diperbaiki sebelum timbulnya penyakit 17:34 sama kontrol lagi ini makanan saya sudah 17:36 benar apa belum. 17:37 Nah, sekarang nih ada teknologi baru ya 17:40 bisa mendeteksi makanan kita sudah baik 17:42 apa belum. 17:43 Oh, 17:43 nutrisinya ada 17:44 apa tuh namanya? 17:45 Eh ee prismayo. 17:48 Ya, hari ini saya bawa cuma lagi-lagi 17:50 kalibrasi kayak gitu. 17:52 Itu bisa ngecek nutrisi. 17:53 Heeh. Heeh. He. 17:54 Iya. 17:55 Jadi faktor makanan menentukan 17:57 menentukan karena manusia ciptaan dari 17:59 anak. 17:59 Betul. Betul. Kadang kita sembarangan 18:01 aja makan ah enggak gejil apa-apa kok 18:03 sehat-sehat aja kok. Padahal belum tentu 18:05 ya kalau belum cek mungkin ketahuan tuh 18:07 tadi kan jangan bertanyaan 18:09 tinggi darahnya tinggi tapi emang tidak 18:11 bergejala gitu ya Dok ya. Memang ada 18:13 seperti itu ya? 18:14 Ada banyak enggak bergejala apalagi 18:16 kalau misalnya dia katanya pembuluh 18:17 darahnya kuat 18:18 tekanan darah 150 masih nyata-nyata aja. 18:21 Tapi sementara orang sakit stroke 18:23 tensinya cuma 150 18:25 ya kan. Jadi emang respon tubuh itu 18:29 berbeda beda ya. Jadi kita tahu nilai 18:32 normal. 18:33 Nilai normal. Nah nilai normal ini harus 18:35 kita jaga. H 18:37 lama-lama sering-sering enggak normal 18:38 terus kayak enggak normal ya ngundang 18:41 penyakit kayak gitu. Mudah-mudahan 18:43 kejawab ya. 18:44 Iya. 18:44 Heeh. 18:45 Baik. Ada lagi pertanyaan yang masuk ini 18:49 dari 18:50 Ibu Siti di Depok. Dokter, 18:52 asalamualaikum warahmatullahi 18:53 wabarakatuh. 18:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 18:54 wabarakatuh. 18:56 Ee banyak masyarakat membeli obat atau 19:00 vitamin sendiri berdasarkan informasi di 19:02 media sosial tanpa pemeriksaan 19:05 laboratorium. Apa risiko dari kebiasaan 19:08 tersebut dan kapan seseorang sebaiknya 19:11 memeriksa diri sebelum mengkonsumsi 19:13 obat-obat atau suplemen-suplemen itu, 19:15 Dokter? Demikian 19:17 menarik menarik banyak nih di pasaran 19:20 suplemen-suplemen untuk meningkatkan 19:22 kesehatan [berdehem] begitu. Apakah itu 19:23 boleh apa tidak gitu. 19:24 Nah, jadi gini sama dengan makanan kita 19:28 makan di sembarangan tempat ya kan. 19:30 He. 19:31 Kita ngelihat menunya. 19:33 Heeh. 19:33 Telur dadar. 19:34 Betul. 19:35 Telur dadar bikinan di rumah sama 19:38 di warung 19:39 warung pinggiran jalan apa kita enggak 19:41 tahu gitu loh ya. Jadi bukan hanya 19:43 sekedar ee nutrisi yang ada di 19:47 kandungannya, 19:48 tapi aku lebih prefer itu dia pabriknya 19:53 di mana, ada beneran sacientis apa 19:55 enggak gitu. Apalagi kalau misalnya kita 19:58 tahu bahan-bahannya itu bahan bakunya 20:00 mahal, dia jual murah. What happen nih? 20:04 Was nih beneran kandungan apa enggak? 20:06 Soalnya ini udah komposisinya benar apa 20:09 enggak? 20:10 misalnya harusnya dosisnya yang bisa 20:14 yang bisa membuat efek menyehatkan itu 20:17 misalnya 100 gram gitu ya, 100 mg 20:21 ternyata karena dia pengin jualan semua 20:24 orang yang jualan itu pengin untung 20:26 isinya aja ada tapi kandungannya sedikit 20:28 pasti 20:28 dikurangin gitu. 20:29 Heeh. Dikurangin atau bahkan pakainya 20:32 perasa 20:32 Heeh. Asli gitu ya. 20:34 Heeh. Enggak asli kayak gitu-gitu loh. 20:36 Jadi 20:36 biar enggak rugi katanya. 20:37 Hah? biar enggak rugi. 20:38 Biar enggak rugi. Tapi orang awam itu 20:40 dibodohi 20:41 gitu loh. Jadi 20:42 ee mendingan kita ngelihat pabriknya 20:47 sudah diuji klinis apa belum, caranya 20:50 gimana. Jadi terus ada evidence base apa 20:52 enggak? Karena semua ilmu kan ada 20:55 sains-nya ya, ada teknologinya. Itu yang 20:57 harus kita lihat. Jadi enggak 20:59 sembarangan ee mau supplementation gitu 21:03 loh. 21:05 Kalau misalnya kita untuk jaga kesehatan 21:07 mau yang murah enggak apa-apa. 21:11 Ee tapi kita harus ngelihat yang paling 21:13 murah itu sebenarnya olahraga. 21:14 Olahraga ya. 21:15 Olahraga. Tidur cukup, minumannya 21:19 minuman cukup terus sudah gitu apa ee 21:23 makan teratur ya. ee jangan yang 21:27 menimbulkan penyakit itu yang paling 21:29 murah. Nah, kalau mau suplemen ya boleh. 21:32 Biasanya untuk gaya hidup orang-orang 21:34 sibuk yang enggak sempat enggak suka 21:36 sayuran akhirnya minum suplemen yang ada 21:38 sayuran mangga wae 21:40 alternatif enggak silakan itu. 21:42 Tapi memang tubuh ini membutuhkan 21:45 suplemen enggak sih sebenarnya? Apa 21:46 memang sudah ada alami di dalam tubuh 21:48 sendiri atau dalam makanan sendiri itu, 21:49 Dok? 21:50 Butuh, 21:50 butuh 21:51 butuh suplemen. Butuh suplemen karena 21:52 tambahan dari luar gitu. tambahan perlu 21:54 banget. Karena di dalam tubuh kita untuk 21:56 berjalan ee organ-organ mengerjakan 22:00 sesuatu dengan fungsinya itu butuh ee 22:03 nutrisi yang tepat, enzim yang benar, 22:06 itu enggak semuanya dicukupi. Jadi, 22:09 butuh suplemen. Tapi hebatnya Allah, ya, 22:13 hebatnya Allah itu setiap yang kita 22:16 makan itu ada nilai gizinya. Nilai 22:19 gizinya. Cuman mungkin apa misalnyaak 22:23 ada yang enggak ada proteinnya, itu yang 22:24 kita harus tahu gitu. 22:26 Makanan kita karena kita tumbuh terus 22:30 harus ada proteinlah setiap kita makan. 22:33 Karena kalau misalnya yang kita makan 22:35 itu tidak ada proteinnya, dia langsung 22:38 berubah jadi lemak. 22:39 Iya. 22:39 Ya, langsung jadi apa? fat storing. Tapi 22:44 kalau misalnya kita makan itu selalu ada 22:46 proteinnya, yang kita makan itu akan fat 22:50 burning, jadi ngebakar lemak kayak 22:52 begitu. 22:53 Jadi seperti itulah suplemen itu perlu 22:57 ee apa perlu apalagi usia-usia 40 tahun 23:01 ke atas kayak gitu, terutama vitamin D 23:06 yang minimalis banget, vitamin B12 untuk 23:09 fungsi saraf ya. Terus ee darah kita 23:14 banyak darah 23:15 ya jangan sampai kekurangan darahlah 23:17 bikin apa organnya enggak maksimal 23:20 fungsinya kayak gitu. 23:22 Insyaallah dari Ibu Yanti di Sukabumi. 23:26 Asalamualaikum warahmatullahi 23:27 wabarakatuh. Dokter warahmatullahi 23:28 wabarakatuh. 23:29 Saya lihat di berita banyak anak-anak 23:31 sekarang anak kecil anak SD terserang 23:34 diabetes. Nah itu bagaimana Dok? kayak 23:37 kan katanya kalau masih kecil orang itu 23:40 masih sehat, masih kuat, masih tidak 23:42 mungkin terkena pencet-pencet berat 23:43 seperti itu. Bagaimana tanggapan dokter 23:46 mengenai hal ini? 23:48 Ya, diabetesnya itu anak kecil biasanya 23:50 ee diabetes juvenil ya 23:53 itu ee ada faktor genetika juga 23:58 ya. Karena kalau dibilang jajan 24:00 anak-anak jajan yang sama ya, makanan 24:03 makanan yang sama. 24:05 Iya kan? Ee kecuali kalau over ibunya 24:08 ngasih gula terus makan permen terus 24:11 i kan 24:12 ya itu yang tadi barusan itu ada faktor 24:15 yang keturunan penting untuk medical 24:17 checkup juga sebelum pernikahannya 24:20 kayak gitu ya. Jadi ee ya kalau sudah 24:23 terlanjur anak kecil suntik-suntutik 24:25 insulin. Kalau sampai suntik insulin ya 24:28 itu insyaallah itu diabetesnya karena 24:31 genetik. 24:31 Genetik. 24:32 Heeh. Dia tipe satu 24:34 ya. Kalau misalnya tipe dua itu, itu 24:37 karena ee makanannya yang buruk kayak 24:40 gitu. H 24:42 iya. 24:42 Tapi sih banyak juga faktor dari 24:44 jajanan-jajanan sembarangan ya, Sok. Ya, 24:45 jajanan sembarangan itu 24:46 yang mengandung gula gitu si jujur dan 24:48 sembarangan itu. Iya. 24:50 Tapi itu akumulasi yang berapa lama yang 24:53 ekstrem? Yang ekstrem. Makanya orang 24:55 tuanya apakah jajanan-jajan yang 24:58 sembarangan itu biasanya kan gula ya, 25:01 gula, tepung-tepung, mie, apa segala 25:03 macam yang prosesnya sebenarnya 25:04 kadar gulanya tinggi. Nasi yang banyak 25:07 kadar gulanya tinggi. 25:08 Anak makan yang banyak gulanya tinggi 25:10 gitu ya. 25:11 Tapi pada saat dia punya faktor 25:15 pencetusnya itu yang bikin akhirnya 25:17 ee penyakitnya itu timbul. Tapi kalau 25:21 suntik insulin itu insyaallah karena 25:24 tipe satu. 25:25 Tipe satu ya. 25:25 Heeh. 25:26 Karena memang dari apa namanya faktor 25:28 keturunan juga berpengaruh ya, Dok ya. 25:30 Ketika kita sakit tuh dicek apa namanya 25:33 tadi dokter bilang sebelum menikah iya 25:36 menikah check up itu 25:37 wajib gitu ya untuk menghindari tadi ya 25:39 penyakit-penyakit yang keturunan gitu. 25:41 Nah, jika memang ada indikasi itu 25:44 bagaimana? Apa dibatalin tu nikahnya 25:46 gimana? [tertawa] 25:47 Iya. 25:48 Oh, gitu. 25:49 Resikonya gitu ya? 25:50 Iya. Iya. Jadi waktu pas aku sekolah 25:52 patologi klinik ya, 25:53 ada orang kan suka pacaran satu kelas ya 25:55 kan. Wah udah lamalah pacarannya ya. Pas 25:58 masuk pelajaran patologi klinik pas 26:00 dicek 26:01 dua-duanya ada trad pembawa. 26:04 Kalau trad pembawa otomatisnya waktu itu 26:06 talasemia apa hemofilia gitu ya. 26:09 Ee kalau pas nikah benar-benar anaknya 26:11 akan ada yang cacat. 26:13 Pasti terkena itu ya 26:14 pasti kena akan ada transfusi 26:16 terus-menerus 26:18 itu agak repot. He 26:19 berarti mau enggak mau harus diint. 26:21 Iya. Kalau kita ngerasa hidup di zaman 26:23 modern kayak begitu, kita cinta sama 26:25 pasangan kita, 26:26 Iya. 26:27 Kak, ini cinta sama orang apa cinta 26:29 karena Allah kan gitu ya. Ya udah cek 26:31 aja. Kita kan pengin ngasih 26:32 keturunan-keturunannya yang baik. 26:34 Tapi jarang sih ya yang medik CF sebelum 26:36 nikah ya sepertinya 26:37 jarang. W pokoknya lillahi taala. 26:38 Walaupun misalkan udah pasti nih terkena 26:41 penyakit kayaknya dilanjutin do 26:42 kayaknya. [tertawa] 26:43 Iya. I c 26:44 apun yang terjadi orang sampai sekarang 26:47 ada orang yang udah misalnya udah 26:50 perjanjiannya mungkin ya anak saya waktu 26:52 dulu nikah juga bilang 26:54 kalau misalnya ternyata pas nikah enggak 26:56 punya anak aku tetap sama 26:59 he 27:00 sama istri saya sampai ini gituah kan 27:02 gitu ya belum tahu pentingnya misalnya 27:05 keturunan ya ya sudah ya silakan aja 27:07 perjanjian itu itu yang emang jodohnya 27:10 dan akhirnya menikah itu emang sudah 27:12 kehendak Allah juga ya. Sudah emang 27:14 jalan hidupnya memilih yang itu kan. 27:16 H. Masyaallah. 27:19 Baik, Dok. Ada dari Bapak Yudi. 27:21 Asalamualaikum warahmatullahi 27:22 wabarakatuh, Dokter. Warahmatullahi 27:23 wabarakatuh. 27:24 Dokter ini ee lulusan pesantren juga ya? 27:27 Kok bahasanya ada masalah agamanya juga? 27:29 Kayaknya fase juga ini. Bagaimana D? 27:32 Iya. 27:35 Gimana Fase? 27:37 Apakah dulu ee pesantren juga katanya? 27:40 ee ya ngajilah karena kan kita ngaji 27:42 dari kecil kan disuruh wah ngaji ngaji 27:44 gitu. Jadi 27:45 dasar-dasarnya dan kebetulan saya waktu 27:48 kecil tuh ee aku cita-citanya memang 27:52 jadi ustazah gitu. 27:55 Jadi senang banget tuh kayaknya agama. 27:57 Jadi waktu SMA itu aku punya teman akrab 28:01 ya ee terus main ke rumah teman ada 28:04 bapaknya lagi makan bareng. Bapaknya 28:06 nanya ee tujuan hidup kamu apa? anak SMA 28:09 ditawarin kayak gitu. Aku jawabnya, 28:11 "Amar makruf nahi mungkar." 28:13 Wah, berat itu tujuan hidupnya. Kamu 28:15 tahu enggak artinya? Jadi emang enggak 28:18 tahu ya, mungkin giroh saya ee keturunan 28:21 saya tuh kayak kiai-kiai, kiai pemimpin 28:23 pesantren. Jadi emang mungkin darahnya 28:26 atau doa dari leluhur begitu ya. Jadi 28:30 sudah alhamdulillahlah 28:32 semoga istikamah. 28:33 Awalnya tertarik ke dunia kedokteran 28:34 bagaimana tuh? 28:36 Hah? [tertawa] 28:37 itu last minute pada saat kelas 3 SMA. 28:40 Terus sudah gitu apa ya disuruh masuk 28:44 universitas. Bingung ya karena masih 28:48 SMA ditawarin mau ke mana. Padahal tanya 28:51 tujuan hidupnya jawabannya enggak ada 28:53 hubungan sama universitas. He 28:55 ya kan? Akhirnya orang tua saya nanya ee 28:58 pelajarannya yang paling bagus apa di 28:59 rapot? Ee sukanya biologi sama 29:02 biologi 29:02 kimia. Ya udah masuk kedokteran aja. Ya 29:05 udah saya jalanin. Gitu aja 29:07 ya. Jalanin hidup prosesnya. Kan 29:09 disaranin orang tua pasti baik ya kan ya 29:12 gitu. 29:13 Masyaallah 29:14 lucu ya. [tertawa] 29:17 Jadi Bapak Rahmat di Bogor. 29:20 Asalamualaikum warahmatullahi 29:20 wabarakatuh dokter. 29:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 29:22 wabarakatuh. 29:23 Saya menyimak. Alhamdulillah 29:24 pencerahannya. Terima kasih, dokter. 29:26 Jika jika seseorang ingin mulai 29:28 menjalani pola hidup sehat, mana yang 29:30 sebaiknya dilakukan terlebih dahulu ini, 29:32 Dok? memperbaiki pola makankah? Mulai 29:35 berolahraga atau menurunkan berat badan 29:38 atau melakukan pemeriksaan laboratorium 29:40 sebagai data awal saja. Bagaimana? 29:44 Kalau mulai hidup sehat langsung aja 29:47 hidup sehat. Bangun pagi habis subuh 29:50 enggak tidur lagi ya. Merasakan rahmat 29:54 Allah. sidar matahari sambil jalan 29:58 jalan sambil muter dengerin almad surat 30:01 gitu ya setengah jam dengan 30:03 30 menit kan ee misalnya dengar dari 30:06 YouTube almad surat 30 menit sudah 30:08 selesai langkahnya zikirnya dapat 30:10 sehatnya dapat terus makan pagi-pagi 30:13 cuman cukup aja telur dua butir udah nah 30:17 pada saat diperiksa lab udah pasti sehat 30:20 it 30:20 h 30:21 ya jadi mulainya ya dari bangun tidur 30:24 aja hal-hal kecil gitu ya. 30:25 Hal-hal kecil gitu yang akhirnya kalau 30:27 konsisten 30:28 ee 30 hari itu tabungan kita masa tua 30:31 ya. Masa tua kan kita enggak tahu sampai 30:34 umur berapa. 30:35 Hm. 30:36 Kita dikasih 30:37 betul 30:37 yang kita pengin ini kan sudah tua 30:39 enggak ngerepotin anak cucu. 30:41 Hm. 30:42 Ya kayak gitu. 30:43 Pentingnya menjaga kesehatan tubuh kita 30:44 ya, Dok ya. 30:45 Iya. 30:46 Jadi dari hal kecil dari olahraga dulu 30:47 dari makanan mungkin dipilih-pilih. 30:50 Jangan sekedar hal aja tapi yang thayib 30:52 ya. Yang benar-benib yang baik. Heeh. 30:53 Ya, 30:55 dari Bapak Ahmad Puji di Cibubur. 30:56 Asalamualaikum warahmatullahi 30:57 wabarakatuh, Dokter. 30:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:59 wabarakatuh. 30:59 Saya pernah melihat hasil medical check 31:02 up ada yang ditandai warna merah. Apakah 31:05 Apakah semua hasil yang di luar batas 31:07 normal 31:09 apakah semua hasil yang di luar batas 31:11 normal itu pasti berbahaya, Dok? 31:13 Warning bukan berbahaya, warning aja. 31:15 Mohon diperhatikan untuk dokter ee 31:18 spesialis yang merujuknya. Dia kan 31:20 pasiennya banyak. 31:21 Heeh. Makanya ditandain merah supaya 31:23 tahu gitu loh, supaya langsung ke yang 31:25 merahnya. Tapi ada beberapa 31:27 laboratorium semua rapotnya biru hitam 31:30 enggak enggak ditandain. Jadi harus 31:32 ngecek satu-satu. 31:33 Suka ngerepotin dokter spesialis yang 31:36 ngirim. 31:37 Heeh. Mendingan dimerahin supaya 31:38 langsung tahu. 31:39 Heeh. Wah ini 31:40 berarti Bapak merah gula darahnya. Tapi 31:44 dibandingkan yang dulu Bapak sudah lebih 31:47 bagus berarti dietnya bagus, obatnya 31:49 cocok dilanjutkan kayak begitu. kayak 31:51 gitu-gitulah untuk warning 31:54 bukannya merah jadi wah merah kaget gitu 31:56 pikiran jadi bahaya gitu bukan bukan 31:58 selalu gitu ya 31:58 makanya untuk untuk supaya enggak 32:00 deg-degan gitu ya konsultasi aja sama 32:02 orang yang ngirim hasilnya apa kan dia 32:04 yang tahu 32:05 diobatin hasil tapering pengobatannya 32:07 kayak gimana ada kemajuan apa enggak 32:09 belum tentu yang merah itu jelek bisa 32:12 aja itu kebajuan karena sudah diobatin 32:14 sebelumnya kan gitu 32:15 kita enggak tahu makanya kenapa dokter 32:17 patologi klinik itu 32:18 tidak menginterpretasi [berdehem] hasil 32:20 laboratorium. H 32:21 he. Karena tidak mengetahui kondisi 32:23 pasien se 32:25 sesungguhnya. Oke. 32:27 Jadi perlu tindak lanjut lagi ke dokter 32:29 yang bersangkutan gitu ya, Dok ya. 32:30 He. Kecuali kalau misalnya 32:32 pemeriksaan sperma. 32:34 Nah, dia menginterpretasikan 32:37 ee bentuknya segitiga harusnya ee bulat 32:41 terus diitu jalannya lambat ada 32:44 pengent pengentelan gitu. Nah, itu baru 32:48 dokter patologi kliniknya menjabarkan 32:51 hasilnya 32:53 supaya tahu oh itu alergi terhadap ee 32:57 cairan ee istri gitu. 33:01 Oke, ada lagi pertanyaan yang masuk ini 33:04 dari Bapak Budi Santoso di Bogor. 33:06 Asalamualaikum warahmatullahi 33:07 wabarakatuh, Dokter. 33:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 33:09 wabarakatuh, 33:10 Dok. Sebelum tes darah, apakah wajib 33:11 puasa? Kalau tidak puasa, apakah 33:13 hasilnya bisa berbeda-beda? 33:16 Betul. 33:17 Berarti puasa dulu ya. Eh, kalau 33:19 misalnya eh medical check up lengkap, 33:22 ada pemeriksaan kolesterol, itu memang 33:24 wajib puasa. Karena makanan-makanan yang 33:28 kita makan itu akan mengganggu hasilnya 33:32 ee yang benar ya, interpretasi ee tinggi 33:37 palsu atau rendah palsu. 33:39 Nah, terutama pemeriksaan yang 33:40 kolesterol itu sama gula darah kita 33:43 kepengin tahu metabolismenya orang 33:45 tersebut bagus apa enggak gitu. Jadi ee 33:50 untuk karena kan ada pemisahan 33:53 kayak pemisahan kolesterol itu harus 33:55 dientrus berapa ribu RPM. 33:58 Kalau misalnya puasa dia langsung bisa 34:00 kepisah. 34:01 Kepisah kalau enggak dia susah 34:03 kepisahnya. Interpretasinya bisa 34:07 hasilnya enggak akurat. Makanya kalau 34:09 misalnya hasilnya ini jelek sebelumnya 34:11 normal ya pasti yang ditanya ini 34:15 puasanya sudah beneran belum 10 jam? 34:17 Heeh. Heeh. Harusnya 10. Kalau misalnya 34:20 hasilnya enggak akurat, yang rugi 34:23 pasiennya sendiri. 34:24 Dikasih lagi, ditambahin lagi dosisnya. 34:27 Padahal enggak patuh gitu loh ya. 34:29 Harusnya puasanya 12 jam, 10 jam 34:31 dia enggak kayak gitu ya. Seperti itu. 34:34 Ikutin ya saran-sarannya. Takutnya entar 34:36 kita yang rugi gitu ya, Dek ya. 34:38 Kita yang rugi. Kita yang rugi. 34:39 Waktu rugi ini lagi. 34:40 Heeh. Iya. Rugi waktu biaya. Dokternya 34:43 juga salah interpretasi. Dibilangnya 34:44 dokternya [berdehem] yang oon. Padahal 34:46 dia lupa nunjuk. Nunjuknya satu sisanya 34:49 tangganya kan nunjuk diri sendiri ya. 34:51 Kebanyakan manusia kan begitu 34:53 nunjuk-nunjuk nunjukin orang satu 34:55 padahal dia keasi ini benar-benar jari 34:58 itu emang Allah ciptakan luar biasa. 35:01 Iya. Ini dari Batam bertanya Pak ee 35:05 dokter Bu Dokter ya Muhammad Irfan di 35:07 Batam. Asalamualaikum warahmatullahi 35:09 wabarakatuh dokter. 35:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 35:10 wabarakatuh. Seberapa seringkah orang 35:12 yang memiliki tekanan darah tinggi perlu 35:14 melakukan pemeriksaan fungsi ginjal dan 35:17 pemeriksaan darah lainnya? Apakah ini 35:19 sangat berpengaruh, Dok? Fungsi ginjal 35:22 ke darah tinggi? Oke. Jadi pada saat ee 35:26 orang cenderung darah tinggi 35:27 terusmenerus dari dari muda terus dari 35:31 dari usia 30 darah tinggi terus terus 35:33 terus terus terus terus ada batas waktu 35:35 beberapa tahun kemudian jantungnya agak 35:38 membengkak 35:40 ginjalnya agak bermasalah ya karena ini 35:43 merupakan tekan darah yang tinggi adalah 35:45 gejala sistemik gejala sistemik sehingga 35:49 akhirnya ee orang itu ada keluhan 35:53 ginjal. Nah, kapan mulai keluhan ginjal? 35:55 Pada saat orang nyeri nyeri sakit 35:57 pinggang pinggang. 35:58 Pada saat orang ada gangguan kencingnya 36:02 ya. Apakah kencingnya nanti berbusa apa 36:06 enggak ya? 36:07 Warna kencing juga pengaruh. 36:08 Warna kencing pengaruh apakah ada darah 36:10 apa enggak ya kan. 36:11 Kalau berbusakan menandakan saringan 36:13 filtrasinya ginjal sudah mulai ee ada 36:16 yang bolong ya. 36:18 Nah itu diperiksa. Jadi 36:21 ee kapan periksanya? Pada saat kita 36:22 punya penyakit darah tinggi yang 36:25 sudah belasan tahun dan puluhan tahun, 36:27 maka bolehlah kita mendekat ee mendeka 36:29 check up dengan fusi ginjal. 36:31 Enggak ada keluhan juga fusi ginjal 36:33 diperiksa aja 36:34 enggak apa-apa. 36:35 Makin dideteksi lebih dini kan makin 36:37 bagus. Betul. Betul. 36:39 Heeh. 36:40 Oke. 36:41 Dari 36:43 Abu Ali di Bogor. Asalamualaikum 36:45 warahmatullahi wabarakatuh, dokter. 36:46 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:47 wabarakatuh. Baru-baru ini saya cek 36:49 kolesterol jahat di angka 285, asam 36:53 uratnya 9 sekian seekian gitu ya. 36:56 Makanya apa yang makanan apa yang harus 36:58 saya jaga, Dok? Karena pekerjaan saya 37:01 sering ke lapangan jalan-jalan jauh ke 37:03 luar kota begitu. 37:05 Nah, 37:06 minyak 37:07 yang berminyak-minyak gitu ya. 37:08 Santan, gorengan, kacang. 37:11 Kok enak semua itu. 37:12 Wah. Iya. [tertawa] Makanya yang 37:14 penyakit kita itu pasti yang kita sukai 37:18 enak-enak gitu ya. 37:19 Iya. Jengkol. Jengkol kebanyakan sakit 37:22 ginjal, jengkolan. 37:23 Purin juga ya itu. 37:24 Iya purin juga ya kanat. 37:26 Heeh. Suka emping 37:28 ee doyan. Aku aku suka tuh. Tapi 37:30 alhamdulillah asam uratku bagus ya. 37:33 Alhamdulillah. Jadi metabolismenya masih 37:35 bagus. Ah, diceklah kalau kita gangguan 37:38 metabolisme biasanya [mendengus] makanan 37:41 kita banyak jorok ya. 37:44 Heeh. 37:45 Gitu. Jadi ya kayak tadi kayak gitu. 37:49 Sebelum sebelum Allah menundukkan 37:52 keegoisan kita dengan 37:54 penyakit 37:55 dengan penyakit ya kita harus jaga itu. 37:58 Karena enggak enak loh sakit itu 38:00 ee berobat mahal mau mau pakai BPJS 38:04 ngantri ya kan. 38:06 Terus obatnya ternyata ih kok obatnya 38:09 ada yang paten. Kenapa mesti tiga obat? 38:11 Kalau generik kan tiga obat bisa satu 38:13 obat gitu ya. He 38:15 wah kayak gitu. Padahal dungunya lama 38:17 teuing gitu loh. 38:18 Memang ada perbedaan ya obat ya Dok 38:20 antara pasien biasa sama BPJS gitu? 38:22 Ee ada ada biasanya PPJS itu generik 38:25 lah. 38:25 Heeh. Tapi bagus. 38:27 Bagus. Iya. 38:28 Pak pasti bagus. 38:29 Enggak kurang gitu. 38:29 Hah? 38:30 Enggak kurang apa beda kayak paten kayak 38:33 cepat sembuh misalkan. 38:34 Oh enggak sama aja itu. Sama aja. 38:37 Heeh. Cuman ada yang obat paten yang dua 38:40 obat dijadiin satu. Misalnya obat sakit 38:42 gula diaformin 38:45 pemakaiannya jangka panjang sudah timbul 38:47 efek samping seperti mual bersendawa 38:50 segala macam itu kan pemakaian 38:51 matforming jangka panjang 38:53 makanya harus ada dibaringin dengan 38:55 gbenamit gitu gben klamit juga jadi erik 38:58 tapi pada saatformin dan gben klamit itu 39:00 jadi glucovan 39:02 harganya itu jauh banget 39:03 mahal banget gitu dan itu enggak d-cover 39:05 sama itu aja sih sebenarnya sama ee sama 39:10 dosisnya Maaf. 39:12 Iya. Tadi juga ada yang mengatakan 39:13 katanya biarpun kita makannya jorok 39:16 gitu, makan apa saja tapi ya kalau 39:17 olahraga insyaallah enggak akan sakit. 39:19 Itu benar enggak sih, D? 39:20 Hah? 39:20 Asalkan olahraga ee rutin begitu bisa 39:23 membakar lemaknya, kolesterolnya, apakah 39:26 itu penyataan yang benar, Dok? 39:27 Itu cuman sekedar wah 39:30 menghibur 39:30 penghibur pembenaran aja. 39:32 Emang kita yakin metabolisme tubuh kita 39:34 itu sudah bagus. pada saat kita terus 39:37 jorok wadahnya tubuh kita 39:40 Heeh. 39:41 beneran jadi bagus apa enggak gitu loh. 39:43 Misalnya ee inilah cangkir teh. Kita 39:48 tahu teh itu dipakai ke cangkir yang 39:51 yang 39:52 sama itu bisa ada residu warna coklat. 39:55 Kita terus-terusan nih ah pokoknya nanti 39:57 air putih kan jorok nih teh, kopi ya kan 40:00 entar air putih, entar jus pokoknya. Ini 40:03 ini kira-kira wadahnya rusak enggak? 40:05 rusak kayak gitu loh. Jadi memang memang 40:10 harus apa namanya? Ee kalau memang kita 40:13 mau wadah kita, tubuh kita bersih, ya 40:17 makanannya harus yang bersih-bersih 40:19 jangan di nanti juga enggak apa-apa yang 40:21 penting aman. Metabolismenya kita geser 40:24 ke kiri apa ke kanan nih. He. 40:26 Nah, sekarang ada ilmu yang terbaru tuh, 40:28 Pak Ustaz. 40:29 Apa tuh? namanya ilmu eh antia-aging 40:33 respon modulatory. 40:36 Jadi pengaturan respon tubuh terhadap 40:38 proses penuaan. 40:39 Nah, ilmu ini ilmu terbaru yang ee 40:43 mungkin belum sosialisasi banget tapi 40:45 aku baru dapatkan. 40:47 Berarti intinya kita enggak apaanya agak 40:49 lambat manual gitu ya, anti 40:51 enggak? Respon manual itu kan karena 40:53 respon tubuh terhadap suatu paparan 40:56 yang apa yang kita minum, apa yang dari 40:58 luar dari dalam. He. [mendengus] 41:00 Nah, itu ada apa yang kita ada sistem 41:03 pengatur nih. Allah sudah menciptakan 41:04 sistem pengatur di tubuh. 41:06 Iya. 41:06 Nah, itu selalu merespon ke yang hal 41:09 yang baik. 41:10 Iya. 41:10 Heeh. Jadi kalau misalnya kita ya 41:15 mindsetnya dibenerin gitu loh ya, 41:17 mindsetnya dibenerin. Jadi respon apapun 41:19 segala macam kita responnya tenang gitu 41:22 ya. 41:23 Nah, itu 41:24 rileks gitu. Nah, itu ada nanti mungkin 41:28 lama-lama 5 tahun ke depan juga akan ada 41:30 yang yang orang bilang nih yang umum ya 41:33 makan apa aja yang penting sehat nanti 41:34 olahraga apa segala macam 41:35 iya fitness gitu ya keji mungnya by the 41:38 way ee 41:40 itu tahu kan ada orang yang olahragawan 41:43 aku enggak sebut namanya [mendengus] 41:45 tapi dia pakai kurusi roda 41:47 ada 41:48 iya kan eh pakai kursi rod padahal dia 41:50 udah ngejim sudah jaga makan segala 41:51 macam kenapa 41:53 ternyata makanannya belum belum pas 41:55 proteinnya belum pas ototnya enggak 41:57 dijaga. Pada saat dia ngelatih ototnya 42:00 akhirnya dia bisa berdiri lagi enggak 42:02 pakai kursi roda lagi. [berdehem] 42:03 Karena itu dia seringan ngomong apa aja 42:07 yang penting sehat tubuh. Heeh. 42:09 Entar lambat laut 10 20 tahun kemudian 42:12 baru berasa yang nutrisi apa yang 42:14 kurang. 42:14 Iya. Iya. 42:15 Nutrisi apa yang kita makan berlebih 42:17 kayak gitu. 42:17 Iya. 42:18 Aku aja masih tahapan itu, Pak Ustaz. 42:21 Aduh, ini berasa nih usianya udah 42:24 mau 60 tahun gitu ya. E aduh ada berasa 42:28 banget nih kalau makan ini berasa 42:30 langsung tuh. Nah, itu 42:32 respon tubuh cepat sekali kalau 42:34 kalau sudah batas ambang. 42:35 Hmm. Perlunya kita wajib menjaga 42:38 kesehatan tubuhnya ya. Jadi faktor 42:40 kesehatan itu dari olahraga dan paling 42:43 penting makanan masuk asupan yang masuk. 42:45 Lifestyle 42:45 lifestyle juga. 42:46 Lifestyle juga penting Pak Pak Ustaz. 42:48 Misalnya misalnya makanannya bagus. He. 42:50 Olahraga. 42:51 He. 42:51 Tapi tidurnya kurang. 42:53 Nah, begadang 42:54 rusak. Rusak. Ini udah ada alarm 42:58 biologis tubuh harus 78 jam. 43:00 He. 43:00 Kalau lebih dari 7 kurang dari 78 jam 43:03 proses pemulihan yang aku bilang tadi 43:06 pada saat kita tidur malam 43:08 lampunya tertutup, melatonin hormon 43:10 bekerja, kemudian 43:12 ee hormon growth hormon dan memperbaiki 43:15 sel-sel yang rusak itu perlu. Nah, itu 43:18 di waktu tidur 7 sampai 8 jam. Kalau 43:20 kurang mau diperbaiki lagi, udah enggak 43:23 sempat, udah kerja lagi. 43:24 Iya, 43:25 makanya lifestyle, makan, segala macam 43:29 kalau misalnya enggak diperbaiki pola 43:30 tidurnya, 43:32 cuma sekedar memperhatikan makan 43:34 olahraga doang, 43:36 enggak jalan. Tubuh enggak sehat. 43:38 Harus ada minum sama minum sama ee apa? 43:43 Tidur. 43:44 Itu penting banget. Ya, 43:45 ada buku khusus untuk tidur loh. 43:47 H. Terus kalau misalkan orang yang 43:50 kerjanya sip malam itu bagaimana cara 43:51 menggantinya nih, Dok? 43:53 Tidur siang katanya 43:54 enggak ya? Semalam tidur ya. Heeh. 43:57 Karena kita ee sunatullahnya memperbaiki 43:59 sel itu 44:00 malam hari. 44:01 Malam hari yang maksimal. Meskipun kita 44:03 misalnya aduh capek nih aku istirahat ah 44:05 sebentar. 44:05 Siang tidur yang 44:06 terus enak gitu itu ya saat itu 44:09 kondisional tapi kalau seluruh organnya 44:12 itu malam. 44:12 Tetap kalau semalam ya. Terus juga ada 44:14 yang bilang katanya tidur itu harus 44:15 dalam keadaan gelap ya, Dok ya. Kalau 44:17 terang itu berpengaruh juga grot 44:19 hormonya bekerja maksimal. Kalau terang 44:22 tubuhnya ada pancaran masuk dari mata 44:26 ini menandakan kayak aktivitas bekerja. 44:28 Hmm. Responnya gitu kayak kayak sudahi 44:31 siang gitu ya. 44:31 Heeh. Makanya kalau misalnya 44:33 tempat-tempat ramai ee tidur makanya ada 44:35 tutup mata kan. He. 44:37 Buat supaya gelap aja gitu loh. 44:39 Bantu. 44:41 Masyaallah. Baik dokter. kita dibatasi 44:43 oleh waktu mungkin sebelum pamit nih 44:46 pesan dokter kepada Iwan Ah nih supaya 44:48 semangat menjaga kesehatan tubuhnya. 44:50 Bagaimana? Silakan. 44:53 Aduh belum nyiapin itu. Oh ya. Oke. Jadi 44:56 temanteman semua ya ee sahabat Radio 45:01 Rasil yang dirahmati Allah dan 45:04 dimuliakan Allah. Ee ingatlah bahwa 45:08 tubuh kita itu amanah dari Allah yang 45:11 harus dijaga. 45:12 Jaganya dengan apa? Dengan makanan, 45:16 gaya hidup ya. Ee apa? Tidur yang cukup, 45:22 bergerak aktif, ya. Minum air putih yang 45:25 cukup. 45:26 3 kilo 3 lit apa? Ee 45:32 apa 45:32 liter apa? 45:33 Ee kalau misalnya itu berat badannya 45:36 berapa? Dikali 3. 45:37 Hm. 45:37 Dikali. Heeh. 3 kali berat badan ya. 45:40 Berat badannya berapa, Pak Ustaz? 45:42 50. 45:42 50 berarti harus minimum 1500 L gitu 3 45:47 itu ya. 45:48 3 L kali kilogram berat badan. Kemudian 45:51 cek periksa kesehatan berkala terutama 45:54 ee jeglokan setiap dekade 45:57 ya ee 30, 40, 50, 60 harus dicek 46:02 kesehatan dan yang terpenting adalah 46:05 manajemen stres. 46:07 Kelola stres dan dengan apa? dengan iman 46:10 dan doa tentunya 46:11 apalagi warga negara Indonesia ya harus 46:13 tahan stres ya. 46:14 Iya. Iya. Untungnya kita setia dengan 46:17 radio Rasil yang selalu mengelola stres 46:19 dengan iman dan doa itulah manajemen 46:21 stres yang terbaik. 46:23 Stres obatnya iman dan takwa gitu ya. 46:25 Iman dan takwa. 46:26 Masyaallah gitu. 46:27 Terima kasih dokter atas 46:31 di ee kesempatan siang hari ini di acara 46:34 ruang kesehatan. 46:35 Iwas. Terima kasih atas kebersamaan 46:37 Anda. Kita tadi sudah berbincang bersama 46:39 dr. Pusinopana, SpPK, spesialis patologi 46:43 klinik. Semoga apa tadi yang kita simak 46:46 dan dokter sampaikan bermanfaat untuk 46:48 semuanya. Saya yang bertugas, Pak 46:50 ditemani Ondi dan juga Alim pamit. 46:52 Subhanakallahum wabihamdika asadu alla 46:54 ilaha illa anta astagfiruka. 46:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:59 wabarakatuh. Alhamdulillah.