Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:10 [Musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:19 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 0:21 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:23 masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:25 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibur 0:27 Bekasi. Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:30 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:33 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:34 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:35 sekali di kesempatan Sabtu pagi hari ini 0:39 kita bisa kembali berjumpa dalam program 0:41 acara spesial renungan di bawah naungan 0:44 Al-Qur'an untuk ee sesi tanya jawab ya. 0:48 Ikhwan Ahwad spesial nih. Alhamdulillah 0:50 dari Kamis, Jumat, dan Sabtu kita bisa 0:52 hadir secara live dan akan menjawab 0:54 pertanyaan-pertanyaan dari Ikhwan 0:56 Akhwat. Semoga di kesempatan ini Ikhwan 0:58 Ahwat dalam keadaan baik, dalam keadaan 1:00 sehat dan selalu dalam lindungan Allah 1:03 Subhanahu wa taala. Alhamdulillah kita 1:05 sudah memasuki hari yang ke-8 ya di 1:08 bulan suci Ramadan ini. Bertepatan juga 1:11 dengan hari ke-8 di bulan Maret 2025. 1:15 Alhamdulillah guru kita telah hadir di 1:17 studio Ustaz Husin Alta. Asalamualaikum 1:18 warahmatullahi wabarakat. Waalaikumsalam 1:20 warahmatullahi wabarakatuh. Kabar baik 1:21 dan sehat selalu, Ustaz? Ya, 1:22 alhamdulillah. Alhamdulillah. Dan ikhwan 1:25 akhwat, di kesempatan ini seperti biasa 1:27 kami membuka sesi tanya jawab. Kami 1:30 persilakan kepada ikhwan akhwat yang 1:32 ingin menyampaikan pertanyaannya bisa 1:34 mengirimkan di 1:38 081199720 ya. bisa pesan singkat melalui 1:41 WA ataupun voice note dipersilakan juga 1:44 ataupun ee telepon langsung melalui 1:46 nomor WA tersebut kami persilakan. Namun 1:49 untuk itu kita buka dulu ee pertemuan 1:52 ini dengan baca al-Fatihah bersama-sama 1:55 yang akan dipimpin oleh langsung oleh 1:57 guru kita Ustaz Husein. Kami persilakan 1:59 Ustaz. 2:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:05 Bismillahirrahmanirrahim. 2:14 Alhamdulillahirabbil 2:17 alamin 2:22 arrahmanirrahim maiki 2:24 [Musik] 2:26 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 2:33 nasta' 2:35 ihdinasirathal mustaqim 2:40 Adina anamta 2:44 alaihim ghairil maghdubi alaihim 2:56 waladin. Alhamdulillahi rabbil alamin 2:58 ikhwana telah kita bersama dengan bacaan 3:01 al-Fatihah. Semoga pertemuan ini, acara 3:04 ini diberkahi oleh Allah subhanahu wa 3:06 taala. Amin. Dan kita akan langsung 3:08 bacakan pertanyaan dari ikhwan akhwat 3:12 terutama yang kemarin ya yang belum 3:13 sempat kita bacakan. Ini dari yang 3:16 pertama dari Pak Junaidi. Ustaz, 3:19 asalamualaikum warahmatullahi 3:20 wabarakatuh. Waalaikumsalam 3:21 warahmatullahi wabarakatuh. Kenapa 3:23 setiap mau puasa kat selalu saja harus 3:27 ada sidang isbat untuk menentukan awal 3:30 bulannya dan sidangnya tuh biasa 3:33 mepet-mepet hampir magrib. 3:36 Kan masyarakat harus siap-siap untuk 3:37 bisa tarawih atau tidaknya malam itu. 3:40 Dan kenapa yang sidang isbat penentuan 3:43 awal bulan cuma 3:45 lebaran ee lebaran Idul Fitri dan 3:47 lebaran haji katanya. Kenapa bulan-bulan 3:50 lain tidak ada sidang isbat? Kenapa 3:52 justru tahun baru Islam Muharram malah 3:55 tidak ada sidangnya atau bulan-bulan 3:58 lain 3:59 Hijriah? Dan kenapa umat Islam seluruh 4:02 dunia tidak bersatu dalam satu kalender? 4:05 seperti yang dilakukan oleh umat lain. 4:07 Mereka punya kalender yang sudah mudah 4:10 bisa diketahui bahkan sampai 10 tahun ke 4:14 depan. Mohon jawabannya, Ustaz. Terima 4:16 kasih dari Pak Junaidi. 4:21 Bismillahirrahmanirrahim. 4:25 Alhamdulillahiabbil 4:28 alamin. Hamdan katsiran thyiban 4:31 mubarokan fi kama yuhibbu rabbuna 4:35 waardo. Allahumma sholli wasallim 4:38 wabarik ala abdika wa rasulika sayyidina 4:42 wa nabina Muhammadin wa alihi wasohbihi 4:46 wasallim. 4:50 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:53 innaka antal alimul hakim. Wala haula 4:57 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 5:00 Assalamualaika ya rasulullah. Assalamu 5:03 alaina wa ala ibadillah shihin. 5:06 Assalamualaikum. Ayyuhal ikhwah wal 5:08 akhwat yang dirahmati Allah. 5:13 Alhamdulillah pagi hari ini kita kembali 5:16 berjumpa di bawah naungan 5:19 Al-Qur'an dalam sesi tanya 5:24 jawab. Pertanyaan yang tadi kita dengar 5:27 bersama-sama. 5:29 Mengapa kok hanya bulan 5:33 Ramadan? Begitu pula menghadapi bulan 5:38 Syawal dan lebaran haji? 5:42 kita mengadakan rukyah. Kenapa pada 5:44 bulan yang lain tidak mengadakan 5:47 rukyah? 5:51 Jawabannya memasuki Ramadan dengan 5:54 sendirinya menentukan awal puasa 5:57 kita. Sedangkan memasuki 1 Syawal 6:02 merupakan akhir dari puasa kita. 6:06 Begitu pula rukyat yang diadakan pada 6:09 awal bulan Zulhijah menentukan 6:11 juga waktu wukuf kita di Arafat dan 6:14 menentukan saat Idul Adha pada tanggal 6:18 10 dari bulan 6:19 Zulhijah. Adapun bulan-bulan yang lain 6:22 tidak berhubungan dengan apa? Dengan 6:25 ketentuan-ketentuan tersebut. Oleh 6:26 karena itu mereka mengabaikannya. 6:29 Walaupun seharusnya ya kontrol dan 6:34 pengawasan berlangsung setiap 6:37 bulan. Lalu orang bertanya mengapa ya 6:41 kita tidak memiliki satu 6:45 kalender. Kalender yang sama ya. 6:48 Karena kita tahu bahwa ilmu 6:50 pengetahuan dengan kecanggihan yang 6:53 telah mereka capai mampu sebetulnya 6:56 untuk 6:57 menentukan pukul berapa terjadinya 7:00 gerhana ya. Kemudian pada hari ini usia 7:04 bulan berapa dan mereka mampu untuk 7:07 menentukan akhir dari setiap bulan. 7:10 Begitu juga usia bulan pada apa? pada 7:14 malam pertama dari bulan Ramadan, bulan 7:17 Syawal, begitu juga bulan 7:21 Zulhijah. Ini disebabkan karena 7:24 perbedaan 7:26 ulama kaum muslimin kita kembali kepada 7:29 dua golongan. Yang satu ya menekankan 7:34 kepada 7:35 rukyah. Menekankan kepada ru rukah. 7:39 rukyah yang satu ya mereka menekankan 7:43 kepada 7:44 hisab menekankan kepada hi 7:48 hisab yang menekankan kepada rukyah 7:52 kembali kepada hadis Nabi. Sumu 7:55 liryatihi wa aftiru 7:58 liryatihi. Puasalah ya dengan kita 8:01 melihat awal bulan ya. Kemudian kita 8:05 berbuka juga dengan melihat apa? dengan 8:08 melihat ya ee masuknya malam pertama di 8:12 bulan Syawal. Fainma alaikum 8:16 faakmiluidanain. Kalau seandainya 8:18 terhalang 8:19 boleh mendung ya tidak terlihat maka 8:24 sempurnakanlah bulan Syakban sebanyak 30 8:29 hari. Lalu kenapa kok waktunya mepet 8:33 sekali setelah magrib? Karena memang 8:35 bulan atau awal bulan ditentukan dengan 8:38 terbenamnya matahari. Kalau ee 8:41 perhitungan matahari itu ditentukan awal 8:44 bulan pada pukul 00. Betul gak? Iya. 8:47 Tapi 8:48 kalau bulan-bulan kita ditentukan dengan 8:52 terbenamnya 8:53 matahari, apabila matahari terbenam 8:56 bulan sudah lahir, itu pertanda 8:58 bahwasanya apa? 9:00 bertanda 9:01 bahwasanya telah masuk bulan 9:05 baru. Nah, kelahirannya ada yang 9:08 diharuskan dengan 9:10 rukyah. Sebagian lagi mengatakan, "Tidak 9:13 perlu asal kita menemukan bahwa bulan 9:15 telah lahir walaupun mata tidak melihat. 9:19 Mungkin disebabkan karena gangguan 9:21 mendung, polusi, cahaya dan lain 9:23 sebagainya. Kita sudah bisa memulai 9:25 puasa. terjadi perbedaan pendapat di 9:27 antara dua golongan ini. Adapun 9:30 Al-Qur'an menggunakan uslub yang 9:32 berbeda. Bukan menggunakan kata raah, 9:34 tapi menggunakan kata 9:36 syahidah. Syahru ramadan alladzi unzila 9:39 fihil Quran hudan linasi wa bayyinati 9:43 minal huda wal furqan. 9:45 an syahida minkumusahro 9:48 falyasumu. Disebutkan di sini, siapa 9:50 yang menyaksikan ee datangnya bulan 9:53 Ramadan, hendaklah dia berpuasa ya pada 9:57 bulan tersebut, kecuali mereka yang 10:00 sakit ataupun dalam keadaan 10:05 musafir. Nah, kita lihat kata syahidah 10:08 di sini berbeda dengan kata ra. Kalau 10:10 kata roa ya terbiasa digunakan untuk 10:13 kesaksian 10:15 mata. Sedangkan syahidah di sini kita 10:18 tahu ya kesaksian mata merupakan 10:21 bahagian daripadanya tapi dia lebih apa? 10:25 Lebih kembali kepada kesaksian ya atas 10:29 dasar apa? Atas dasar ya ee keyakinan 10:33 dan 10:34 akal. Jadi kita menyaksikan bahwa tiada 10:37 Tuhan selain dari Allah. 10:40 Ya. Dan bersaksi bahwa Muhammad adalah 10:42 Rasulullah. Kesaksian ini bukan dengan 10:44 apa? Bukan bersandar kepada pandangan 10:48 mata. Betul gak? Tapi kesaksian yang 10:50 apa? Yang lebih dalam lagi ya dengan 10:54 bukti-bukti yang begitu 10:57 banyak. Mata bisa salah dalam melihat. 11:00 Ya, seperti seorang melihat 11:02 bayang-bayang fat murgana atau ilusi. 11:04 Tapi dengan akal yang Allah berikan 11:07 kepada kita, kita betul-betul bisa 11:10 bersaksi sejaya yakin ya dengan 11:13 tanda-tanda yang Allah tunjukkan di 11:15 langit dan di bumi bahwa tiada Tuhan 11:18 selain dari Allah. Kalau ada tuhan-tuhan 11:21 selain dari Allah, niscaya langit bumi 11:23 akan mengalami kehancuran. Dan kita 11:25 bersaksi juga atas dasar kebenaran dan 11:28 bukti-bukti yang tak meragukan. bahwa 11:30 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 11:32 wasallam adalah Rasulullah. Ini tidak 11:34 bergantung hanya kepada apa? Pandangan 11:37 mata. Jadi kata syahidah di sini ya bisa 11:41 kembali kepada ilmu. Oleh karena itu 11:43 dalam sebuah riwayat Nabi mengatakan 11:45 kami ini ya umat yang umi dan kami tidak 11:51 memiliki kemampuan untuk menghitung 11:53 seperti saat ini kan. Hm. 11:56 Jadi umat ya yang betul-betul masih 11:59 dalam keadaan apa? Masih dalam keadaan 12:02 betul-betul sederhana. Kemampuan 12:05 menghitung mereka belum apa belum 12:07 sempurna. Apalagi pada saat itu pun di 12:09 tengah bangsa yang lebih maju ya mereka 12:12 masih ee melakukan 12:14 perhitungan-perhitungan yang salah. 12:18 Nah, berbeda pada saat ini perhitungan 12:21 manusia yang didasari oleh ilmu, oleh 12:24 kemajuan teknologi. Mereka bisa 12:26 betul-betul mengawasi pergerakan bulan 12:29 bahkan bisa menghitung kapan lahirnya 12:33 dan saat-saat berakhirnya 1 bulan. 12:35 bahkan masa gerhana di belahan bumi ya 12:39 mereka bisa menentukan akan terjadi 12:40 gerhana pada pukul sekian, pada menit 12:44 sekian, pada detik sekian selama sekian 12:47 lama. Betul gak? Betul. Seperti kejadian 12:49 belum lama ini gerhana yang terjadi pada 12:52 pukul 11.00 di mana terjadi apa? 12:56 Pertemuan di antara apa? 12:59 Antara ee ee matahari ya. Di mana 13:03 terjadi gerhana apa? Gerhana matahari 13:05 pada saat itu ya. Iya. Kira gerhana 13:06 matahari kalau tidak salah. Nah, setelah 13:09 perpisahan di mana tadi berada pada satu 13:12 garis setelah perpisahan itu pertanda 13:14 bahwa Buddha sudah lahir. Hm. Dari pukul 13:17 11.00 katakan 11. 11.30 lah berakhir 13:20 sampai mendekati terbenamnya matahari. 13:22 Usia bulan itu sudah apa? Sudah cukup 13:25 apa? Cukup betul-betul ee umur untuk 13:30 dapat dilihat ya. Walaupun katakan tidak 13:32 terlihat karena adanya mendung, kita 13:34 sudah bisa menentukan bahwasanya bulan 13:36 sudah lahir. Tapi ternyata masih ada 13:38 perbedaan di antara apa? Di antara 13:41 ulama-ulama di negeri kita 13:44 ya. Sebagian mengatakan karena bulan 13:47 masih belum terlihat, belum memenuhi 13:50 syarat maka kita sempurnakan Syakban 13:52 menjadi 30. sebagian lagi mengatakan 13:54 dengan dasar gerhana tadi kita bisa 13:56 menentukan bulan sudah 13:57 lahir. Oleh karena itu kalau orang 14:00 bertanya apa kita enggak mampu memiliki 14:02 apa kalender yang sama itu membutuhkan 14:06 umat Islam juga memiliki imam yang sama. 14:09 H kalau umat Islam di seluruh dunia ya 14:13 mereka merujuk kepada imam yang sama 14:15 sebagaimana umat Katolik mereka memiliki 14:18 imam yang mengimami mereka. Betul gak? 14:20 Betul. yang mengatur seluruh urusan 14:22 mereka. Pada saat umat Islam telah 14:26 memiliki satu imam yang memimpin mereka, 14:28 maka kewajiban umat untuk mentaatinya. 14:31 Kalau saat ini yang ada hanya imam-imam 14:35 kelompok. Belum umat dalam arti apa? 14:39 Belum umat dalam arti yang meluas. Jadi 14:41 kalau imamah sugra sudah ada 14:44 masing-masing memiliki imam yang diikut. 14:46 Tapi kalau imamah kubra sampai saat ini 14:49 belum ada. seperti yang kita saksikan 14:51 pada masa Nabi kita Muhammad sallallahu 14:53 alaihi wa wasallam. Begitu pula pada 14:56 masa alkulafa 14:57 arrasyidin. Jadi perbedaan di negeri 14:59 kita pun ada perbedaan yang diada-adakan 15:02 sebetulnya. Perbedaan yang diada-adakan 15:05 untuk apa? Untuk paling tidak ee 15:09 kecondongan berkelompok dan bergolongan. 15:12 Masih ada mengatakan kami NU, kami 15:17 Muhammadiyah. Kita ingin semua ini 15:18 hilang. 15:20 Walaupun organisasinya ada, tapi mereka 15:22 berlomba-lomba dalam kebaikan. Lalu 15:24 mereka mengatakan, "Kami kaum muslimin, 15:27 kami umat Islam." 15:30 Enak terdengarnya daripada kami NU, kami 15:32 Muhammadiyah, kami Syiah, kami sunah 15:35 semuanya nama-nama ya yang tidak pernah 15:38 sama sekali apa diberikan oleh Allah 15:41 maupun diberikan oleh rasulnya yang ada 15:44 alyauma akmaltu lakum dinakum wa atmamtu 15:47 alaikum nikmati waritu lakumul islama 15:51 innaddinaallahil islam itu agama kita. 15:54 Adapun NU organisasi, Muhammadiyah 15:57 organisasi. Begitu pula kata Syiah sunah 16:00 para nabi tidak ada sama sekali. Semua 16:02 bersatu dalam is Islam. Oleh karena itu, 16:05 jangan kita memperkuat dari hari ke hari 16:08 fanatisme kita kepada kelompok, tapi 16:11 perkuatlah betul-betul apa? Perkuatlah 16:14 betul-betul semangat persatuan kita 16:16 dalam Islam. Saling menghargai, saling 16:18 menghormati dan kita menaburkan cinta di 16:21 tengah-tengah kaum muslimin. Bahkan 16:23 terhadap orang di luar Islam pun kita 16:25 mencintai mereka sebagai saudara kita 16:27 seayah dan seibu. Bukti cinta kita, kita 16:30 mengajak mereka untuk mengenal kebenaran 16:32 dengan bahasa yang santun dan sopan dan 16:35 tujuan yang betul-betul penuh keikhlasan 16:37 sebagaimana yang dicontohkan oleh para 16:39 nabi. Ini jangankan antara kita dengan 16:42 orang di luar Islam, antara sesama kaum 16:44 muslimin saling mencibirkan bibir, 16:47 saling mencemohkan. Wali iyadzubillah. 16:51 Baik, kita lanjutkan ee pertanyaannya 16:54 dari hamba Allah di Sukabumi. Ustaz ini 16:58 apakah ketika kita membayar pajak boleh 17:02 tidak sekalian diniatkan sebagai infak 17:04 dan sodqah? Kalau diniatkan zakat 17:07 mungkin tidak bisa, Ustaz. Ya, demikian 17:10 hamba Allah di Sukabumi. Ustaz, 17:13 kita semua tahu saluran zakat atau 17:15 sedekah itu kan jelas sekali. 17:19 Tapi kalau kita membayar 17:22 pajak, uang dari pajak tersebut 17:25 digunakan di antaranya untuk menggaji 17:27 para pejabat kita. Betul gak? Betul. 17:30 Untuk menggaji para pejabat kita. Para 17:33 pejabat kita ini sudah kenyang dengan 17:35 obyekan. Sudah kenyang dengan obyekan. 17:38 bukan orang-orang yang berhak untuk 17:40 menerima zakat kita atau sedqah 17:44 kita. Oleh karena itu, zakat ya yang 17:46 kita 17:47 keluarkan kita bukan hanya wajib 17:50 mengontrol apa yang kita keluarkan, tapi 17:53 kita wajib tahu he ke mana perginya 17:57 zakat kita. Karena Allah menyebutkan 17:59 innamodqatu lil fuqar masakin walilina 18:03 alaiha wal 18:04 muftiubuhum waq walqimina wailillahi 18:09 wabilidatan minallah Allah yang 18:11 menentukan 18:12 langsung untuk delapan asnaf asnaf. Nah, 18:17 pada zaman Nabi delapan golongan ini 18:20 terpenuhi sampai-sampai ya 18:24 terkadang yang mereka dapatkan itu 18:26 melebihi apa yang apa apa yang diterima 18:30 oleh para mustahik. Hingga mereka yang 18:33 mengumpulkan zakat di Yaman membagikan 18:35 kepada para 18:36 mustahik mereka kembali ke Madinah 18:38 membawa kelebihan zakat. Pertama, Nabi 18:40 menegur, 18:42 "Kalian ini bukan pemungut pajak, tapi 18:45 orang yang mengumpulkan zakat dari yang 18:47 kaya dikembalikan kepada yang miskin." 18:49 Mereka mengatakan, "Kami sudah bagikan 18:52 dan mencukupi." Ini kelebihannya ya 18:55 Rasulullah. Kalau sekarang zakat yang 18:58 dipungut jangankan menutupi delapan 19:00 golongan, yang dua golongan saja 19:03 dapatnya hanya sedikit. Dua golongan itu 19:05 fakir miskin si hah hanya fuqara wal 19:07 masakin aja dua golongan ini belum apa 19:10 belum sampai apa memenuhi kebutuhan yang 19:13 layak bagi mereka apalagi berbicara 19:15 mengenai untuk perjuangan, membebaskan 19:18 orang yang berhutang ini belum kita 19:20 rasakan sama sekali karena umat Islamnya 19:23 masih pelit ya dan fikih ulama Islam 19:26 juga dalam fikih zakatnya juga 19:28 betul-betul apa fikih yang sama sekali 19:31 tidak mampu menghadapi tantangan 19:34 Zakat hanya kembali kepada hal-hal yang 19:37 kecil pada saat ini dulu besar karena 19:41 ekonomi masih apa terbatas dalam ruang 19:43 lingkup perdagangan yang perdagangan di 19:46 seputar pertanian hasil ternak ya. I 19:49 adapun sekarang kan kita 19:51 lihat perekonomian berputar bahkan 19:55 sebagian uang berputar 75% dalam bidang 19:58 jasa. 20:00 Belum lagi hasil-hasil bumi yang dulu 20:02 tidak ada seperti Nikel. 20:04 Kemudian juga hasil tembaga, hasil timah 20:07 ya, hasil tambang batu bara hasil 20:09 tambang kan termasuk juga emas. Kemudian 20:12 negara juga wajib mengeluarkan zakat 20% 20:15 dari hasil minyaknya, dari hasil 20:18 nekelnya, dari hasil-hasil yang 20:21 dihasilkan dari apa yang Allah 20:23 keluarkan. Bukan mereka yang 20:24 mengeluarkan, bukan mereka yang menanam 20:26 kok. Heeh. Ini Allah yang keluarkan. Ada 20:29 20% yang wajib untuk dikeluarkan dan ada 20:33 apa saluran yang Allah Subhanahu wa 20:35 taala 20:36 tentukan. Tapi sayang sungguh sayang, 20:39 pemerintah mau mengumpulkan zakat dari 20:41 kaum muslimin, tapi sewaktu dituntut 20:43 untuk mengeluarkan kewajiban zakat 20:45 mereka, mereka tidak 20:47 melaksanakan. Waktu diajak untuk 20:49 mengikuti aturan Islam, mereka bilang 20:51 bukan negara Islam. Padahal negaranya 20:53 yang ciptakan all Allah. Buminya Allah 20:55 yang ciptakan. Begitu berkaitan dengan 20:58 zakat kaum muslimin, begitu pula urusan 21:00 haji mereka, mereka melibatkan diri 21:02 mereka. Aneh enggak? Aneh banget, Ustaz. 21:04 Ya, alasannya untuk mengatur. Padahal 21:06 ada pungutan-pungutan yang memberatkan 21:09 para jemaah haji kita. Padahal kalau 21:12 kita lihat mereka sudah apa? Sudah 21:14 kenyang dengan kekayaan hasil bumi kita 21:17 yang mereka korupsi seperti kebocoran 21:19 dalam apa? Dalam Pertamina ya. 21:22 Kebocoran-kebocoran di tempat-tempat 21:24 lain, kebocoran juga dalam bidang 21:25 anggaran. Mau dibawa ke mana lagi ini 21:28 negara kita, rakyat kita kasihan saat 21:31 ini hidup betul-betul dalam kondisi 21:33 sulit, lapangan pekerjaan yang 21:36 langka, kemudian juga harga-harga 21:39 kebutuhan pokok yang meningkat, PHK 21:41 massal, Ustaz. PHK massal di mana-mana 21:44 tempat. Nanti seandainya pemerintah di 21:47 atas tidak bersikap tegas, ya maka yang 21:50 akan terjadi kehancuran negeri kita. 21:53 Bahkan kita khawatir negeri kita ini 21:54 akan tercabek-cabek. 21:56 menjadi mangsa negara-negara besar. Oleh 21:59 karena itu, jangan sampai ini terjadi. 22:01 Kalau tidak pada saat negara atau rakyat 22:04 mengalami kesulitan, bisa saja pihak 22:06 asing mengadu domba. Akhirnya di sana 22:08 mengumumkan kemerdekaan, di sini mengum 22:10 kemerdekaan. dari negara besar kita akan 22:12 kehilangan semua itu. Oleh karena itu, 22:14 kita dukung apa yang di ee harapkan oleh 22:18 Pak Prabowo untuk menjatuhkan hukuman 22:19 mati kepada para koruptor, baik kepada 22:22 koruptor yang menjabat saat ini maupun 22:24 pejabat-pejabat yang lalu, termasuk 22:26 mantan presiden-presiden kita kalau 22:28 terlibat dalam apa? Dalam korupsi harus 22:31 ditegakkan hukuman atas mereka tanpa 22:34 pilih bulu. Tanpa pandang bulu ya, Ustaz 22:38 ya. Masyaallah. itu kalau pemerintah 22:40 tadi yang Ustaz jelaskan dari tambang 22:43 saja 22:44 20%-nya ee diambil zakatnya. Fakir 22:47 miskin tuh pasti enggak ada, Ustaz ya di 22:49 Indonesia tuh ya. Sebagai contoh jangan 22:51 jauh-jauh, Kang 22:53 Rizal. Kita bicara mengenai 22:56 Iran. Bicara mengenai Iran ini amat 22:58 sensitif karena orang langsung 23:00 mengatakan Syiah stigmanya ya. Orang 23:02 tidak boleh bicara mengenai Iran. Tapi 23:04 kalau bicara negara-negara lain ya, 23:07 bahkan kita bicara mengenai Venezuela 23:09 tidak dikecam macam-macam. Betul enggak? 23:11 Iya. 23:12 Bicara mengenai Iran, Iran itu punya 23:14 kewajiban pemerintahnya ya dari hasil 23:17 kekayaan minyak mereka, gas mereka, 20% 23:20 itu humus diwajibkan dikeluarkan sebagai 23:23 hak Allah. Sebetulnya semuanya hak 23:25 Allah. Iya. Tapi 20% 23:27 dikeluarkan. Masuk dalam kategori 23:30 ghanimah. Kalau hasil perang saja yang 23:33 mempertaruhkan nyawa, luka-luka 23:36 dikeluarkan 20% apalagi hasil kekayaan 23:39 alam ini. Itu dipegang oleh imam mereka. 23:43 Mereka bukan hanya gunakan untuk ya 23:46 pendidikan-pendidikan di negeri mereka 23:49 ya memberikan kecukupan buat apa? Buat 23:52 orang-orang yang belajar, orang-orang 23:55 yang mengajar, membangun lembaga 23:56 pendidikan, mereka bisa mengirimkan 23:58 bantuan untuk 24:00 Gaza, mengirimkan bantuan untuk Yaman, 24:03 bahkan untuk Suriah. Bantuan ini bukan 24:07 sedikit. Trump saja ya menyebutkan angka 24:11 yang besar untuk bantuannya bagi apa? 24:13 Bagi Ukraina. Kalau dikumpulkan bantuan 24:15 dari negara barat ya sebanyak 14.000 RIB 24:18 triliun yang dijanjikan itu masih kalah 24:21 dengan bantuan Amerika. Nah, coba 24:22 bayangkan berapa yang dikeluarkan Iran 24:25 untuk Gaza, untuk Yaman, untuk Suriah 24:29 sebelumnya? 24:31 Dari mana? Dari 24:32 khumus. Sebagian orang-orang Syiah 24:34 mengatakan seharusnya ini menjadi milik 24:36 kita. Kenapa harus digunakan? Untuk apa? 24:38 Membantu orang-orang yang membenci kita. 24:41 Mereka lebih 24:42 mengedepankan semangat keimanan, 24:44 keislaman. Walaupun ada perbedaan dalam 24:48 pandangan fikih antara Syiah dan 24:50 Ahlusunah, kenapa kita tidak menjalin 24:53 hubungan persahabatan dengan baik 24:56 kemudian adakan dialog dalam perbedaan 24:58 di antara kita, bukan saling menyerang. 25:01 Kalau perbedaan tersebut tidak bisa 25:03 disatukan, kita berhubungan dengan 25:06 akhlak yang baik, saling menghargai biar 25:09 hisabnya di hari kemudian nanti. Betul 25:11 gak? Betul dengan orang kafir yang tidak 25:13 memerangi kita, kita boleh berhubungan 25:14 baik. Iya. Apalagi dengan sesama kaum 25:16 muslimin. Jadi kita lihat bagaimana Iran 25:19 ya mereka bisa menjadi negara besar 25:22 dalam waktu singkat. Bisa memproduksi 25:25 rudal-rudal ya yang digunakan Yaman 25:28 untuk menghadapi kapal induk Amerika 25:30 yang membuat kapal induk tersebut yang 25:32 melegenda lari 25:36 kocar-kacir. Tapi sayang kita masuk 25:38 dalam perangkap alu domba. mulai 25:41 pembicaraan mengenai 25:43 pertentangan mengenai fanatisme 25:45 berkelompok disebarkan dan memang ada 25:47 negara-negara yang menjadi antek-antek 25:49 Zionis yang pekerjaannya hanya 25:51 menghembuskan fitnah perpecahan di 25:53 antara umat Islam. Semua orang Islam 25:55 tahu masalah ini. Jadi kesimpulannya, 25:57 Kang Rizal, kita ini 26:00 kalau betul-betul berzakat dengan benar, 26:03 umat Islam ini akan 26:05 sejahtera. Pemerintah juga harus 26:07 berzakat. Jangan pemerintah justru ya 26:09 mut zakat dari masyarakat. Kemudian 26:12 kalau ditanya ke mana salurannya, sudah 26:13 pajak masuk untuk gaji pejabat negara ya 26:17 tahu-tahu apa? Zakat juga mereka ambil 26:20 enggak jelas ke mana perginya. Kalau 26:22 pemerintah mengontrol pemungutan zakat 26:25 kemudian distribusinya kepada warga 26:28 sekitarnya katakan diambil dari satu 26:30 warga dikembalikan kepada apa? Kepada 26:34 warga yang membutuhkan. Kalau ada 26:35 kelebihan dipindahkan ke daerah lain. 26:38 Itu pantas. Kalau sekarang basis 26:41 mengumpulkan zakat setelah itu enggak 26:42 jelas ke mana 26:44 perginya. Ada enggak? H. Jadi kalau 26:47 orang mengeluarkan zakat ke basis 26:48 menurut saya belum mengeluarkan zakat. 26:51 Hm. Begitu juga kalau orang membayar 26:53 pajak ya belum mengeluarkan 26:56 zakatnya. Oleh karena itu kita berbeda 26:58 dengan Malaysia. Malaysia itu ada 27:00 ketentuan zakat seseorang dan disalurkan 27:03 ke tempat-tempat yang seharusnya 27:05 menerima itu bisa mengurangi kewajiban 27:08 pajak mereka. Hmm. I bisa mengurangi 27:11 yang penting perusahaannya jelas, 27:13 hasilnya jelas, transparan, bisa 27:15 diaudit. Apa yang mereka keluarkan itu 27:18 ya dari kewajiban pajak bisa diapakan? 27:22 Dimasukkan ke dalam bilangan zakat. Nah, 27:26 Indonesia belum melakukan hal ini. Kita 27:29 harapkan di masa yang akan datang dengan 27:31 para pemimpin yang bijak. Insyaallah. 27:33 Amin. Amin. Amin. Itu harapan kita 27:35 semua, Ustaz. Ya. Insyaallah. Kemudian 27:37 dari Ibu Ibu Aini. Ibu Aini. Ee Ustaz, 27:41 patokannya seseorang tidak wajib zakat 27:43 fitrah itu seperti apa? Karena ee saya 27:46 mendengar kemarin ustaz menyampaikan 27:49 tidak semua wajib ee zakat fitrah. Tapi 27:53 yang saya tahu kan semua wajib, Ustaz. 27:56 Saya juga, saya juga dari kecil gitu, 27:58 Ustaz. Dengarnya tuh semua kepala tuh 27:59 wajib zakat. Iya. Karena kita dengar 28:01 dari ulama kita mengatakan kalau orang 28:03 tidak mengeluarkan sodqatul fitri, yang 28:06 ada sodqatul fit sodqatul fitri, maka 28:09 puasanya tidak akan 28:12 diterima. Satu malam saya keluar di 28:14 malam hari raya Idul 28:16 Fitri. Saya kebetulan ya naik taksi. 28:21 Lalu saya 28:22 menjumpai 28:25 muka pengendara taksi tersebut dalam 28:27 keadaan bersedih. Saya tanya kenapa? Dia 28:31 mengatakan, "Ustadz, saya khawatir kalau 28:33 puasa saya ini sekeluarga tidak 28:37 diterima. Saya jangankan untuk 28:40 mengeluarkan sodqatul fitri." Hm. Untuk 28:43 lebaran besok saya masih belum punya 28:47 apa-apa. Saya tersentak pada saat 28:49 tersebut. Saya tanya padanya, "Bapak 28:53 tahu 28:54 tidak bahwa sodqatul fitri itu 28:58 diwajibkan diperuntukkan untuk membantu 29:01 orang-orang seperti Bapak, bukan 29:03 menambahkan beban bagi Bapak." 29:06 Sodqatul fitri itu min agniyail 29:10 muslimin. Diambil dari orang-orang mampu 29:12 dari kalangan kaum muslimin ya yang 29:16 punya kemampuan ya untuk bisa makan pada 29:19 hari raya. Bersenang-senang bersama 29:23 keluarganya. Kemudian dibagikan untuk 29:26 mereka-mereka ya orang-orang yang fakir. 29:30 He agar bisa ikut serta menikmati 29:32 suasana hari raya. 29:35 Jadi tuu min agniyail muslifin alladina 29:38 yajiduna kafafan 29:41 ya liidihim 29:44 alfitr. Tujuannya apa? 29:47 Ma turadu ila fuqaril muslimin hatta 29:51 yusriku agniaahum fiidihim al fitr. Jadi 29:55 diambil dari orang-orang yang mampu yang 29:58 punya kelebihan ya setelah kebutuhan 30:01 mereka di hari raya dikembalikan kepada 30:04 fakir miskin agar mereka bisa ikut serta 30:07 berbahagia pada hari raya. Oleh karena 30:09 itu, Nabi mengatakan ya orang yang 30:12 mengeluarkan sebelum salat itu sodqatul 30:15 fitri. Tapi kalau yang dikeluarkan 30:17 setelah itu masuk dalam kategori sedekah 30:20 yang biasa. Maksudnya 30:22 apa? Memang itu dikeluarkan khusus untuk 30:25 membahagiakan fakir miskin dalam hari 30:28 raya Idul Fitri. He. Nah, kalau dulu 30:31 orang keluarkan malam lebaran itu wajar. 30:35 Karena orang dulu enggak bikin ketupat, 30:37 betul enggak? Enggak bikin sayur, ya. 30:40 Enggak harus membeli bumbu yang 30:42 bermacam-macam. Orang zaman dulu asal 30:44 mereka bisa mendapatkan apa? Kurma, 30:47 mendapatkan tepung gandum untuk 30:50 kebutuhan lebaran mereka, mereka sudah 30:52 berbahagia. Luar biasa sudah cukup. Ya, 30:54 oleh karena itu dalam riwayat Nasai 30:56 kalau tidak 30:58 salah Sayidina Umar ketika berbicara 31:00 mengenai shodqatul fitri fakana minna 31:03 man yukhriju shan min tamrin au shan min 31:10 aqitin min syair min bur. Di antara kita 31:14 ada yang mengeluarkan satu sok 31:16 kurma karena itu yang dia punya yang 31:19 biasa dia makan nanti dia berlebaran 31:20 dengan kurma. Ada lagi yang mengeluarkan 31:23 satu sok gandum. Ada yang mengeluarkan 31:25 satu sok susu 31:27 kering. Satu sok susu ke susu kering. 31:29 Arti kondisi keir makan beda pada saat 31:32 tersebut. Artinya yang mereka makan 31:34 untuk hari raya itu yang mereka 31:36 keluarkan. Nah, kalau sekarang Kang 31:38 Rizal orang mengeluarkan 3 lit beras 31:41 katakan satu sok sama dengan 3 L set. 31:45 Kira-kira bisa membuat orang berhaaya 31:46 gak? 31:48 Belum, Ustaz. Orang-orang makan katakan 31:51 ketupat ya atau makan nasi ada opornya 31:54 dagingnya. Ada juga sambal godoknya ya. 31:57 Ada katakanlah satu macam makan nasi 32:01 dengan opor sambal godok ya atau 32:04 ketupat. Itu merupakan tradisi berhari 32:07 raya di Indonesia. He. Nah, kalau 32:09 seandainya orang kaya hanya mengeluarkan 32:11 3 liter seteng beras diberikan kepada 32:14 fuqara wal masakin, bantuan yang 32:16 diberikan ini tidak akan membuat mereka 32:18 bisa berhari raya. Oleh karena itu, satu 32:21 keluarga sebaiknya katakanya Kang Rizal 32:24 anggota keluarga kita katakan 5 orang. 32:27 Keluarkan 3 L 1 * 5 berapa? 32:30 3, 15 * 5. He. 3 * 5 15 kemudian 32:34 set/engahnya kali 5 berapa? 2 L 1 set 1/ 32:36 17, L. 17,5 liter ya. Kemudian siapkan 32:39 untuk bumbu sama 32:41 lauk ya. Satu keluarga mengeluarkan 32:44 katakan belikan buat mereka sapi sekilo. 32:47 Katakan ayam satu untuk bumbunya berapa? 32:50 Karena harga kelapanya aja naik, harga 32:51 minyak semuanya naik, harga cabe pun 32:54 naik. He. Bumbu ini cukup mahal. Jadi 32:57 biar mereka bisa memasak makan untuk 33:01 apa? Untuk keluarga mereka dengan 33:03 senang. Bukan hanya beras yang 33:05 diberikan. Akhirnya karena mereka butuh 33:07 uang, mereka jual kembali dengan harga 33:10 yang 33:11 murah. Ini bukan sodqatul fitri. Bukan 33:15 sodqatul fitri. Jadi kalau kita punya 33:18 untuk kebutuhan lebaran kemudian ada 33:21 kelebihan maka dia sudah wajib untuk 33:23 membantu saudaranya. Kalau kita tidak 33:27 punya untuk kebutuhan lebaran 33:29 besok kita orang yang berhak untuk 33:32 menerima. Tidak wajib sudahovid. Artinya 33:35 belum wajib mengeluarkan sodqatul fitri. 33:37 Jangan seperti anggapan sebagian orang, 33:39 "Ustaz, saya punya anak 33:41 lima, saya mesti mengeluarkan 17,5 lit. 33:45 Dari masjid saya terima cuma sekitar 7 33:48 liter. Ini beban berat buat saya." Itu 33:52 pun dia maksakan diri untuk bisa 33:54 mengeluarkan sodqatul fitri. Saya 33:56 katakan, "Ibu, yang wajib bersedekah tuh 33:59 yang mampu, yang punya kelebihan. Ibu 34:02 untuk hari raya punya apa?" belum punya 34:04 apa-apa, Ustaz. Maka dalam kondisi 34:06 seperti ini, Ibu berhak menerima. Tapi 34:09 kalau Ibu punya kebutuhan hari raya, ada 34:13 kelebihan. Dengan kelebihan tersebut ibu 34:16 berkontribusi untuk saudara-saudara yang 34:18 tidak mampu. Jadi, kita ingin satu 34:20 keluarga itu yang makannya katakan 34:22 macam-macam. Di rumah dia makan ada 34:25 opor, ada rendang, ada semur, ada ini, 34:28 ada itu, maka yang dikeluarkan juga 34:30 sesuai dengan apa yang dimakan. 34:34 Orang yang makannya ajwah dulu keluarnya 34:36 ajwah. Jangan keluarnya kurma yang 10 34:38 riyal. Orang yang makan ambar keluarnya 34:41 ambar. Betul gak? Kan min aim ahlum. 34:45 Nah, kalau dia makan besar pada hari 34:48 raya Idul Fitri maka wa amma binikmati 34:52 bika fahadit berbagi juga. Kalau dia 34:55 katakan yang dia makan biaya cukup 34:57 besar, bagi untuk beberapa keluarga 34:59 miskin. 35:00 Tiap orang ada berasnya, ada paket 35:02 dagingnya, ada paket bumbunya. Ini 35:04 enggak berat buat mereka. Apalagi mereka 35:06 rata-rata punya uang. Kalau untuk ulang 35:08 tahun bisa miliaran keluar duit. Untuk 35:10 perkawinan miliaran juga mereka 35:11 keluarkan uang. Betul gak? He. Jadi 35:14 kenapa kok mereka kikir untuk diri 35:16 mereka? Kesimpulannya sodqatul fitri itu 35:19 hanya wajib untuk orang yang bisa 35:23 berhari raya dan punya kelebihan untuk 35:26 lain-lainnya. Maka ikut serta dalam 35:29 menyenangkan saudara-saudaranya. Jangan 35:30 kita tertawa, terbahak-bahak, senang, 35:32 penuh kebahagiaan. Bahkan anak kita 35:34 pakaiannya baru, sepatunya baru. 35:36 Tahu-tahu orang miskin di sekeliling 35:38 kita hanya menonton, menyaksikan ke mana 35:40 iman kita kepada Allah Subhanahu wa 35:42 taala. Wallahuam. Baik, selanjutnya 35:44 Ustaz dari hamba Allah di Tangerang. Ini 35:47 sebetulnya mungkin hampir terjawab sih 35:49 barusan Ustaz, cuman saya bacakan, 35:51 Ustaz. Apakah kami yang saat ini diuji 35:53 dalam hal ekonomi tetap mempunyai 35:56 kewajiban zakat, infak, sodqah? Saya pun 35:59 juga masih ada hutang, katanya, Ustaz. 36:04 Bismillahirrahmanirrahim. Kalau bicara 36:06 mengenai ada hutang, saya juga punya 36:09 hutang, tapi saya juga punya kewajiban 36:11 untuk berzakat. Ada hutang yang segera. 36:14 Hm. Ada hutang yang tidak segera. 36:17 Contoh, jangan jauh-jauh. Orang punya 36:19 cicilan rumah, punya cicilan mobil, 36:22 kemudian dia punya pendapatan itu cukup 36:24 untuk kebutuhan dia untuk membayar 36:26 cicilan. Tapi masih ada apa? Masih ada 36:29 kelebihan. Orang seperti ini wajib untuk 36:31 mengeluarkan zakat. Dalilnya Al-Qur'an. 36:35 Sebetulnya kata zakat sodqah ini 36:37 sebagaimana telah kita jelaskan pada 36:39 pertemuan kemarin, zakat itu menjelaskan 36:42 makna infak yang kita keluarkan. 36:44 Tujuannya untuk mensucikan dan 36:47 menyuburkan. 36:49 Sodqah diambil dari kata shodqah yasduqu 36:52 pembuktian akan iman kita. Kh min 36:55 amwalihim shodqatan. Ambil dari sebagian 36:58 harta mereka sebagai bukti akan keimanan 37:01 mereka, kepatuhan mereka kepada Allah 37:03 Subhanahu wa taala. Jadi di sini kita ee 37:06 tegaskan bahwa kalau kita punya 37:08 kelebihan maka kita diwajibkan untuk 37:11 berkontribusi dan bukan setiap tahun 37:13 sekali. Kang Rizal H Allah berfirman 37:16 dalam surah Albaqarah waasalunaka 37:19 yunfiquun. Mereka bertanya padamu apa 37:22 yang mereka harus infakkan. Dijawab oleh 37:23 Allah qulil afwa. Kalau kalian pas-pasan 37:26 belum wajib. He. Affwa. kalian punya 37:29 kelebihan, maka kalian sudah wajib untuk 37:34 berkontribusi. Nah, kalau seandainya 37:37 orang berhutang berhutang ya, H kemudian 37:40 dia mampu untuk menutupi katakan ee 37:43 kewajiban dia berhutang sesuai dengan 37:45 kesepakatan yang disepakati. Kita 37:48 berharapkan mudah-mudahan bukan riba. 37:50 Ada kelebihan, Anda punya 37:52 kewajiban. Dan Anda harus tahu pada saat 37:55 Anda mengeluarkan apa yang Allah 37:57 wajibkan, bahkan Anda bersukarela, apa 38:00 yang Anda keluarkan digantikan 700 kali 38:05 lipat. Tidak akan langsung masuk ke 38:07 rekening Anda demikian rupa, enggak. 38:08 Tapi Allah akan buka buat Anda usaha, 38:10 jalan-jalan yang bisa menghasilkan 700 38:14 kali lipat dari apa yang kita keluarkan. 38:16 Kalau Anda depositkan di bank, paling 38:17 cuma 5%. Betul enggak? Betul. 3% 4%. 38:22 Apalagi situasi saat ini di mana kalau 38:24 uang Anda simpan di bank dalam bentuk 38:27 deposit, bunga yang diberikan tidak 38:29 sebanding dengan inflasi yang 38:30 menggerogoti uang Anda. Hm. Maka orang 38:32 paling bodoh itu yang mendepositkan 38:34 uangnya. 38:35 Kenapa? Harga 38:38 emas beberapa waktu yang lalu 1,3, 38:42 sekarang sudah 1 koma berapa? 38:44 6.000 naiknya. 38:47 Anda berapa persen kira-kira terima 38:50 bunga 38:51 deposito? Kalau mau simpan uang, simpan 38:54 dalam bentuk emas, bukan deposito. 38:56 Akhirnya uang tersebut digunakan untuk 38:58 apa? Untuk membangun rumah pelacuran, 39:01 diskotik, bar, tempat-tempat ini. 39:03 Subhanallah. Walaupun ekonomis sepi, 39:05 ternyata enggak sepi. H baru menjadi 39:07 pelarian. 39:09 Jadi dalam hal ini jangan depositkan 39:12 uang Anda, tapi infakkan uang Anda ya di 39:15 jalan-jalan yang akan membawa kebaikan 39:18 dan lapang dadalah yakin bahwa Allah 39:20 akan menggantikan lebih daripada itu. 39:22 Sedangkan kalau Anda punya kelebihan 39:25 yang bisa disimpan, simpan dalam bentuk 39:27 emas atau investasikan yang membuka 39:29 lapangan pekerjaan membawa keberkahan 39:31 buat harta Anda. Jadi bagi para munfik 39:34 jangan sekali-kali berkecil hati. 39:37 Malaikat setiap pagi berdoa, "Allahum 39:39 ati munfiqan khalafa wa mumsikan talafa. 39:43 Ya Allah gantikan orang-orang yang 39:45 berinfak, hancurkan hartanya orang-orang 39:48 yang 39:49 menahan." Dalam sebuah hadis yang 39:52 sahih. Baik, Ustaz. Ini selanjutnya dari 39:55 pertanyaan 39:56 Ibu Ibu Sofiah katanya, Ustaz. Ini 40:00 pertanyaannya mungkin e di luar 40:01 jawaban-jawaban tadi, Ustaz. Ini ustaz 40:04 mau bertanya, katanya bapak saya itu ee 40:07 nama kecilnya A katanya. Setelah dewasa 40:09 berubah menjadi B. Nah, lalu 40:12 anak-anaknya binnya itu bagaimana, 40:15 Ustaz? Bin A atau bin B? Pertanyaannya 40:18 seperti itu, Ustaz. Ibu Sofi. 40:21 Sebetulnya berkaitan dengan 40:26 bin sendirinya dia mengacu kepada nama 40:30 yang barunya kan. He. Nama yang baru 40:32 yang tercatat dulu katakan namanya 40:34 umpamanya dia menggunakan nama yang 40:36 kurang bagus, kurang enak didengar atau 40:39 mengandung makna yang kurang bagus 40:40 diganti namanya menjadi nama yang baik. 40:42 Katakan jadi namanya berubah menjadi 40:44 Muhammad. Sebelum Islam katakan namanya 40:48 nama-nama yang tidak punya hubungan 40:49 dengan para pejuang Islam. He dia ingin 40:52 betul-betul termotivasi. Diganti namanya 40:54 menjadi Muhammad atau namanya Ammar bin 40:56 Yasir. Amar ya. Diganti namanya menjadi 40:59 katakan Suhaib. nama-nama yang mempunyai 41:02 inspirasi yang amat indah. Dengan 41:05 sendirinya dia akan merunjuk mengacu 41:07 kepada nama yang baru. Nama yang ba ya 41:10 nama yang baru. Nama seben alamat tanda 41:14 ya bukan seperti nasab kelahiran darah 41:17 ya. Kalau kita berhubungan dengan darah, 41:20 kita enggak boleh menasabkan diri kita 41:21 kepada orang tua kita yang bukan orang 41:25 tua. Dikutuk orang yang menisbatkan 41:29 dirinya atau menasabkan orang lain bukan 41:31 kepada orang tuanya. Tapi kalau nama 41:34 beda. Kemarin namanya John atau namanya 41:38 Lisa umpamanya diganti namanya menjadi 41:41 apa? Muhammad. Masyaallah. yang 41:42 perempuan namanya Khadijah atau Fatimah 41:45 atau Ummu Salamah dengan sendirinya dia 41:47 dikembalikan kepada nama yang baru. 41:50 Baik, mungkin ini buat akad nikah kali, 41:53 Ustaz, ya disebutkannya. Iya. Baik, 41:56 selanjutnya dari siapa ini? Pak Ridwan. 41:59 Wah, ini kekecewaan kayaknya nih pada 42:01 para pejabat nih, Ustaz nih. Kenapa para 42:03 pejabat kita yang muslim pun banyak yang 42:06 menjadi koruptor? Katanya mereka kan 42:09 memberi makan keluarganya dengan uang 42:11 yang haram. biadab katanya. Mohon 42:13 tanggapannya, Ustaz. 42:16 Sebetulnya ucapan Bapak salah, bukan 42:18 pejabat yang muslim. Karena kalau muslim 42:21 artinya orang yang berserah diri kepada 42:23 Allah. Mereka bukan orang-orang muslim. 42:25 Mereka hanya beragama Islam. Ya, 42:29 tertulis di KTP mereka. Tapi mereka 42:31 bukan orang-orang muslim. Karena kata 42:33 muslim itu luar biasa maknanya. Wala 42:35 tamutunna illa wa antum muslimun. 42:37 Artinya orang yang berserah diri kepada 42:39 Allah. yang berserah diri. Mustahil 42:41 mereka akan berkhianat. Malah mereka 42:43 akan persembahkan hidup mereka, harta 42:45 mereka untuk Allah dan Rasul-Nya. Jadi, 42:48 dalam hal 42:49 ini ee para pejabat kita ini yang 42:52 beragama Islam yang terlibat dalam 42:55 praktik-praktik kotor, korupsi dan lain 42:57 sebagainya sebetulnya apa yang mereka 43:00 lakukan menunjukkan kepribadian mereka 43:03 yang 43:03 sebenarnya. Bukan pribadi muslim mukmin, 43:07 tapi pribadi orang-orang yang 43:09 berkhianat. 43:10 orang-orang yang berbohong. Dan Allah 43:12 berfirman dalam 43:14 Al-Qur'an, "Innallaha la yahdi man hua 43:18 kadibun kafar." Allah tidak akan 43:21 memberikan hidayah kepada orang-orang 43:24 yang melakukan kebohongan dan ingkar 43:27 kepada ayat-ayat dan petunjuk Allah. 43:30 Wallahu la yahdil qumadzolimin. Allah 43:33 tidak akan memberikan hidayah kepada 43:34 orang yang zalim kecuali mereka bertobat 43:36 dari kezaliman mereka. Sebetulnya Bapak 43:39 kalau kita menyaksikan keir mereka, 43:41 mereka orang-orang yang patut 43:42 dikasihani. H karena mereka sedang 43:45 berjalan menuju jurang api 43:47 neraka, menuju kehancuran mereka, 43:50 permalukan diri mereka, permalukan juga 43:52 keluarga mereka. Kemudian akhir yang 43:55 mereka akan terima amat mengerikan. 43:57 Mereka orang yang sebetulnya patut 43:59 dikasihani. Nah, kalau Bapak, Ibu, 44:02 anak-anak kita jauh dari perbuatan 44:04 tersebut, kita harus bersyukur kepada 44:06 Allah. Walaupun kita bukan orang yang 44:08 berkelebihan, hidup pas-pasan, tapi kita 44:11 bersyukur pada Allah Subhanahu wa taala. 44:14 Karena kemuliaan bukan dengan harta 44:16 seperti yang kita lihat para koruptor ya 44:19 di Pertamina yang mencapai angka 44:22 kuadrium kan. Iya. Ini kan angka yang 44:24 fantastik kan dan angka ini baru mulai 44:27 juga populer akhir-akhir ini sebelumnya 44:29 kan triliun. Iya, betul. Betul. Kalau 44:30 saya masih kecil kalau kita 44:32 menggambarkan orang kaya bukan 44:34 miliarder, jutawan. Jutawan. Seorang 44:37 jutawan. Kemudian lama kemudian berubah 44:40 menjadi miliarder, triliuner. Sekarang 44:43 kita lihat bagaimana angka kuadilium 44:46 telah lahir. Itu yang ketahuan, Ustaz. 44:48 Iya, itu yang ketahuan. Dan dari mulai 44:52 dari mulai apa era-era sebelumnya kalau 44:54 mereka mengatakan Pertamina rugi, 44:55 sebetulnya yang membuat rugi itu mereka. 44:58 Garuda rugi yang membuat rugi juga 45:00 mereka para pejabat semua BUMN ya yang 45:03 mengalami kerugian itu bukan kerugian 45:06 disebabkan karena apa kerugian yang 45:09 sebenarnya tapi kerugian yang dibuat 45:11 oleh para pejabat-pejabat yang korup 45:14 yang membuat negeri kita terpuruk pada 45:16 saat ini juga karena itu. Bayangkan 45:18 negara yang kaya raya bahkan lebih kaya 45:20 daripada Saudi Arabia kita lebih kaya. 45:24 Perhatikan 45:25 coba. Bukan hanya sumber kekayaan alam 45:28 yang luar biasa, bahkan sebetulnya SDM 45:31 juga luar biasa, tapi begitu dimasuki 45:33 khianat, semua nikmat Allah Subhanahu wa 45:36 taala mengalami kerusakan. Jadi, Bapak 45:39 bersabar, berusaha dengan jujur, 45:41 istiqamah di jalan Allah, berdoa agar 45:44 Allah Subhanahu wa taala memberikan 45:45 hidayah kepada mereka-mereka yang 45:47 berbuat kezaliman. Kalau tidak kita 45:49 mohon pada Allah agar Allah Subhanahu wa 45:51 taala meruntuhkan mereka menggantikan 45:53 dengan orang-orang yang saleh. Tapi juga 45:56 kita harus tahu bahwa naiknya mereka 45:59 bukan mereka naik sendiri. Ada yang 46:02 mengangkat. Yang mengangkat 46:04 siapa? Kan rakyat. Iya. Berarti ini 46:07 pilihan rakyat yang harus mereka terima 46:10 konsekuensinya. 46:12 Dan kita lihat sistem pemilihan kan 46:14 kembali kepada 46:15 partai. Kita tahu bagaimana partai 46:18 dengan kemampuannya mampu untuk 46:20 berkampanye, menaburkan janji-janji yang 46:22 indah. Sedangkan setelah berhasil ya 46:25 semua keuntungan akan dinikmati oleh 46:27 tokoh-tokoh partai. Mereka berkolaborasi 46:30 juga dengan pemimpin-pemimpin yang 46:33 terpilih. Oligarki pun 46:35 juga oligarki juga berusaha mendekat 46:38 kepada mereka. Adapun rakyat mereka 46:41 bagaikan bola yang diperebutkan saat 46:43 pertandingan selesai bolanya masuk 46:46 keranjang kamu tidak punya hak bicara 46:47 lagi. H ini yang terjadi. Jadi kita 46:50 berharap mudah-mudahan negeri kita Allah 46:53 Subhanahu wa taala dengan rahmatnya 46:55 memberikan hidayah kepada orang-orang 46:57 yang saleh, kepada rakyatnya untuk 46:59 betul-betul apa? Untuk betul-betul dapat 47:03 mendapatkan seorang pemimpin yang baik, 47:05 bertanggung jawab. Sekarang kesempatan 47:07 ujian bagi Pak Prabowo. Orang sebagian 47:10 besar ragu-ragu apa betul-betul serius 47:12 Pak Prabowo akan melakukan perbaikan. 47:14 Kita berhusnudan. Iya. Nah, waktu yang 47:16 akan membuktikan apakah beliau seperti 47:19 yang beliau ucapkan, apakah beliau hanya 47:22 menabur janji untuk menyingkirkan 47:24 lawan-lawan politiknya setelah berkuasa 47:26 secara mutlak kembali kepada Allah. Ini 47:29 kita sayangkan karena usia beliau sudah 47:30 70 lebih. Iya. Setiap saat panggilan 47:32 Allah akan ini kesempatan menjadi 47:34 pahlawan atau menjadi apa atau menjadi 47:37 pengkhianat. Nah, kita punya harapan doa 47:40 mudah-mudahan Allah jadikan Pak Prabowo 47:42 sebagai pahlawan. Amin. Amin. Bukan 47:44 bekerja untuk dirinya, keluarganya. 47:46 Bekerja untuk memperbaiki bangsa kita 47:48 yang sudah amat-amat terpuruk dan rusak. 47:52 Kalau dia bisa melakukan hal ini, layak 47:54 dia ditanam, dikuburkan di taman 47:56 pahlawan, sedangkan yang lain 47:57 dikeluarkan. 47:59 Karena pahlawan itu amat sedikit, tapi 48:01 yang dijadikan pahlawan banyaknya, luar 48:04 biasa. Termasuk para koruptor dan 48:07 orang-orang yang melakukan kerusakan. 48:08 Waliyadubillah. 48:10 Baik. Masyaallah, Ustaz. Jadi saya jadi 48:12 teringat ee saat kecil, Ustaz, BJ Habibi 48:16 membuat pesawat N250 kalau enggak salah, 48:18 Ustaz, ya. Bagaimana kalau para pejabat 48:21 itu benar-benar lurus? Mungkin sampai 48:23 sekarang tuh produksi Indonesia tuh 48:25 pesawat, mobil aja sampai tidak jadi 48:28 gitu, Ustaz, ya. Ya, karena kebobokan 48:30 para pejabat di pemerintah. Bagaimana, 48:32 Ustaz? Jadi, sebetulnya ini mungkin 48:35 pembicaraan kita terakhir yang sudah Pus 48:36 10 ada pada pembicara yang lain. I baik. 48:39 Negara Indonesia merupakan negara 48:40 agraris, Kang. Betul. 48:43 Negara agraris. 48:45 perhatian pemerintah seharusnya yang 48:48 pertama-tama adalah bagaimana ya 48:51 mengembangkan 48:53 pertanian kita pertanian irigasi kita 48:57 harus diperbaik sungai-sungai kita juga 49:00 harus apa dibersihkan jangan seperti 49:02 saat ini sungai Citarum berubah menjadi 49:04 ter ter itu apa, Ustaz? Ter itu apa 49:08 namanya? aspal yang apa yang dicairkan 49:09 berwarna hitam tuh ya ter 49:13 berubah menjadi ter iya betul iya iya 49:15 iya jadi kalau seandainya pemerintah 49:18 kita fokus dalam pengembangan pertanian 49:21 seperti Thailand Thailand kan di Bank 49:23 Indonesia jauh lebih kecil kan 49:26 kita betul-betul mampu untuk suas 49:28 sembada kemudian kita mampu juga untuk 49:31 mengekspor hasil pertanian kita 49:32 pemerintah mendukung 49:34 penelitian-penelitian pengembangan 49:35 pertanian hingga Indonesia bisa 49:38 menghasilkan sebagaimana yang dihasilkan 49:40 Thailand, maka dunia akan banjir dengan 49:43 hasil pertanian kita. Begitu pula 49:46 negara-negara Arab tidak perlu harus 49:48 membeli beras dari India, bisa membeli 49:51 beras dari Indonesia karena lahan yang 49:53 bisa ditanami luar biasa banyaknya. Yang 49:56 ditanami baru sedikit kebanyakan fokus 49:58 di Pulau Jawa. Ke mana perginya Irian, 50:00 perginya Kalimantan. Betul gak? Betul. 50:02 Tapi mereka hanya pandai merusak 50:03 menggali kekayaan alamnya, batubaranya. 50:06 akhirnya menghasilkan lubang-lubang yang 50:09 dalam. Mereka tidak manfaatkan bagaimana 50:11 sungai di Kalimantan yang begitu banyak 50:14 mereka bisa manfaatkan untuk 50:15 mengembangkan pertanian mereka. Nah, di 50:17 samping pertanian SDM kita ini luar 50:20 biasa kalau mendapatkan dukungan ekonomi 50:23 yang kuat. Kalau sudah suas sembada kita 50:24 nih dari hasil pertanian yang bisa 50:26 menghasilkan ditambah lagi dalam bidang 50:28 teknologi juga dikembangkan hingga 50:30 menjadi bangsa yang maju. Malaysia 50:32 enggak bakal ada apa-apanya dibandingkan 50:34 kita. 50:35 Tapi saat ini Malaysia lebih maju. Dulu 50:37 mereka mengirimkan pelajar mereka untuk 50:39 belajar di UI di mana-mana tempat 50:41 kedokteran, perminyakan, bahkan magang 50:44 di Pertamina. Sekarang orang-orang kita 50:47 malah bekerja di Petronas. Iya, betul 50:49 gak? 50:50 Tenaga-tenaga ahli kita banyak kerja di 50:52 Petronas tapi yang berhubungan dengan 50:54 pihak luar orang Malaysia. Mereka lebih 50:58 PD untuk berbahasa Inggris. Orang-orang 51:00 kita yang pintar, malu-malu, 51:02 minder-minder. Kenapa? Karena mentalnya 51:05 tidak disiapkan menjadi mental seorang 51:07 merdeka, tapi disiapkan menjadi mental 51:09 budak. Sebelum kerja mereka ditendang, 51:12 dipukul, diinjak-injak dan harus 51:13 menerima. Betul gak? Ada sekolah khusus 51:16 yang menjadikan mereka sebagai budak, 51:18 bukan menjadikan mereka orang 51:20 merdeka. Jadi kalau kita lihat kita ini 51:22 mengalami kemunduran, kehancuran dengan 51:24 tangan kita sendiri. Kemudian 51:27 perhatikan ketika Habibi berhasil 51:31 memproduksi N250 ditawarkan ketelan 51:34 ditukar dengan beras ketan. Ditukar 51:37 dengan beras ketan. Dengar kan? Iya. 51:39 Bagaimana N250 dijual dan mereka beli 51:43 dengan beras 51:45 ketan. Ini pelajaran bagaimana hasil 51:48 bumi itu ya bisa membeli apa? 51:51 bisa membeli teknologi. Kalau seandainya 51:52 kita bisa mengekspor katakan hasil bumi 51:55 ke Saudi Arabia, ke Emirat Arab, ya 51:58 jangan hanya asam keranji yang kita 51:59 ekspor. Sekarang kita mengekspor asam 52:01 keranji. Tahu asam kajianji kan yang 52:04 hitam-hitam tuh. Oh asam yang bulat yang 52:06 hitam yang yang digunakan untuk untuk 52:08 perjudian pada zaman dulu itu dikirim ke 52:10 Dubai. 52:12 Kemudian pohon-pohonnya pun semakin 52:13 berkurang pada saat ini. Tapi kalau kita 52:15 bisa mengembangkan pertanian kita di 52:18 negara agraris seperti ini, belum lagi 52:20 kita juga merupakan negara yang 52:22 dikelingi oleh lautan. Lautannya 52:24 terpanjang nomor dua di dunia kalau 52:26 tidak salah setelah Kanada Indonesia ini 52:28 terpanjang di 52:30 dunia. Hasil ikannya kan luar biasa. 52:32 Kenapa orang asing yang mengeruk ikan 52:34 kita? Kenapa coba? Kenapa bukan kita 52:36 yang mengeruk ikan kita? Kita bisa 52:38 mengekspor ke Jepang ya. Pemerintah 52:40 turun tangan membantu para nelayan. 52:43 Sekarang nelayan-nelayan ini harus 52:44 pinjam dari para tengkulak untuk bisa 52:48 membeli minyak dan membeli beras buat 52:49 keluarga yang di rumah. Waktu mereka 52:51 kembali, mereka jual ikan mereka dengan 52:53 harga yang dipatuk 52:54 murah. Jadi pemerintah harus membenahi 52:57 pertama pertanian. Sungai Citarum 52:59 dibersihkan. Lalu saya ingat seorang 53:01 calon gubernur mengatakan, "Kalau saya 53:02 terpilih lagi, Citarum akan layak untuk 53:04 diminum." Ternyata terpilih lagi. Tidak 53:07 sama sekali menepati janjinya. Sungai 53:09 Ciliwungi yang rusak. Betul enggak? Jadi 53:12 kita nih harus betul-betul peduli, 53:15 perhatian terhadap nikmat yang Allah 53:16 berikan kepada kita. Kita kembangkan 53:18 dari mulai pertanian, perikanan, 53:20 kekayaan laut, ya. Kemudian hasil 53:23 tambang juga jangan dikeruk 53:24 semau-maunya. 53:26 Uniknya di pertemuan DPR ternyata yang 53:29 hadir orang-orang asing, pemilik 53:31 tambang-tambang tersebut. Ke mana peran 53:33 negara? Tidak melindungi sama sekali 53:35 rakyatnya. Padahal dalam Undang-Undang 53:37 Dasar disebutkan bahwa apa yang terdapat 53:39 dalam perut bumi ini, di permukaannya, 53:42 di lautan mirik rakyat. Pemerintah hanya 53:45 mengelola. Tapi yang mengelolanya 53:47 khianat akhirnya membawa kehancuran buat 53:49 rakyatnya. Jadi kita harapkan 53:51 mudah-mudahan Ramadan ini merupakan hari 53:53 kebangkitan juga ee melakukan 53:56 transformasi bagi bangsa kita untuk 53:58 dapat mengubah kepribadian mereka dari 53:59 orang-orang yang memiliki mental budak 54:02 menjadi mental menjadi mental 54:04 orang-orang yang merdeka. Dan peringatan 54:06 17 Agustus kita ingin betul-betul apa? 54:08 Peringatan dalam arti yang sebenarnya 54:10 kita lanjutkan apa yang diperjuangkan 54:12 orang-orang tua kita dulu. Jangan hanya 54:14 merayakan kemerdekaan, memperingati 54:16 kemerdekaan, melanjutkan apa yang mereka 54:18 perjuangkan hingga menjadi 54:20 manusia-manusia merdeka dalam arti yang 54:21 sebenarnya. Jangan dilihat orang dari 54:24 kaya miskinnya yang miskin kalau punya 54:26 kepribadian orang yang merdeka dia 54:28 berani berkata yang hak. Bukan hanya 54:31 basa-basi ya atau katakan tata krama 54:35 dianggap ini orang yang berakhlak baik 54:36 walaupun pengkhianat. Tidak. Orang 54:39 banyak yang mulutnya rapi, tata kramanya 54:41 indah, tapi pengkhianat bangsa negara. 54:44 Jadi akhlak itu jangan dilihat dari tata 54:46 krama. He. Akhlak 54:48 kejujuran, keberanian, keadilan, amanat. 54:52 Mengatakan yang hak itu akhlak. Jangan 54:55 orang yang berkata yang hak mengatakan 54:57 apa? Itu orang yang tidak berakhlak. 54:59 Bangsa kita dengan budaya Timur itu 55:01 harus mengedepankan kata-kata yang manis 55:04 walaupun terhadap penjahat. Tidak. Kita 55:07 harus betul-betul berpegang kepada 55:10 nilai-nilai akhlak dalam arti yang 55:11 sebenarnya disampaikan dengan bahasa 55:14 yang 55:15 santun. Saya ingat kejadian sebagai 55:17 penutup Kang Rizal. Baik. Sudah jelas 55:20 seorang terbukti dia 55:23 korup dibicarakan t seorang pejabat 55:27 mengatakan kita ini harus mendahulukan 55:30 praduga tak bersalah. Praduga tak 55:33 bersalah. Kenapa? Karena dia juga 55:36 termasuk jelas-jelasan sudah salah. 55:38 Kalau praduga tak bersalah itu kalau 55:40 belum terbukti. Sudah terbukti masih 55:43 apa? Mengedepankan praduga tak bersalah. 55:46 Kemarin sebelum naik dia ngontrak di 55:49 rumah mertua. Begitu naik punya aset di 55:52 mana-mana tempat. Bahkan di luar negeri 55:53 punya aset. Waktu ditanya dari mana? 55:57 Dihadiahkan. Kira-kira orang seperti ini 55:59 penjahat bukan? Iya penjahat. 56:02 sebelum jadi pejabat enggak punya 56:04 apa-apa. Begitu jadi pejabat memiliki 56:07 bermacam-macam aset kekayaan. Ini 56:09 memalukan betul-betulnya negeri kita ini 56:11 kasihan rakyat masih terus dibohongi dan 56:14 rakyatnya juga menikmati 56:16 kebohongan. Rakyat juga menikmati apa? 56:18 Kebohongan. Kebohongan. Kalau ikut serta 56:21 di di apa? Di medsos untuk memberikan 56:23 komentar memang luar biasa 56:24 pintar-pintar. Tapi kalau untuk apa? 56:27 Bekerja yang benar, yang baik kita belum 56:29 merasakan. Kita berharap mudah-mudahan 56:31 bulan Ramadan menjadi bulan yang 56:34 melakukan betul-betul perubahan dalam 56:36 semua aspek kehidupan kita. Amin. Dari 56:38 buruk menjadi baik, dari baik menjadi 56:40 lebih baik. Allah berikan hidayah kepada 56:42 ulama kita, kepada para pejabat kita 56:44 untuk kembali kepada Allah subhanahu wa 56:46 taala. Yang enggan kembali kita serahkan 56:48 mereka kepada Allah subhanahu wa taala. 56:50 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 56:53 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 56:55 ilaik. Wal afu minkum. Wasalamualaikum 56:58 warahmatullahi wabarakatuh. 57:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:01 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 57:03 tanya jawab renungan naungan renungan di 57:05 bawah naungan Al-Qur'an bersama guru 57:07 kita Ustaz Husein Alatas. Kami ucapkan 57:09 terima kasih Ustaz atas kehadiran dan 57:11 juga jawaban-jawabannya. Terima kasih 57:13 Ikhwan Ahwat atas kebersamaannya. Mohon 57:15 maaf jika ada pertanyaan yang belum 57:16 sempat kita bacakan. Ada WA dari Abu 57:20 Azka, kemudian Eyang Sri dan beberapa WA 57:22 lainnya ya. Ikhwan Nawat kami undur 57:24 diri. Saya Rizal Haq bersama kru yang 57:27 bertugas ada Kang Atep dan juga Kang 57:29 Fajar dan juga siswa-siswa dari SMK 57:32 Sudirman ya undur diri. Wasalamualaikum 57:34 warahmatullahi wabarakatuh. 57:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:37 wabarakatuh.