Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. 0:17 Assalamualaikum warahmatullahi 0:18 wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. 0:21 Allahuma shali ala sayyidina Muhammad wa 0:23 ala alihi sayyidina Muhammad. 0:25 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:26 ini hari Jumat tanggal 9 Jumadil Ula 0:28 1447 Hijriah atau tanggal 31 Oktober 0:32 2025. 0:33 Kita jumpa lagi dalam acara renungan di 0:36 bawah naungan Alquran untuk edisi tanya 0:38 jawab. Silakan apabila Anda punya 0:40 pertanyaan langsung saja kirim ke 08111 0:44 999720. 0:46 Nanti insyaallah akan dijawab oleh Ustaz 0:48 Husein. 0:50 Di sini juga ada Atep Setiabudi dan 0:52 Algi. Salam Ustaz Husein. Waalaikumsalam 0:56 warahmatullahi wabarakatuh. Baik, kita 0:57 mulai acara ini dengan membaca Al 0:58 Fatihah. 1:02 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07 Bismillahirrahmanirrahim. 1:12 Alhamdulillahirobbil 1:15 alamin. 1:18 Arrahmanirrahim. 1:22 [berdehem] 1:22 Maliki yaumiddin. 1:26 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 1:32 Ihdinas shirotol mustaqim. 1:36 Shirotol ladzina an'amta alaihim. 1:41 Ghoiril maghdubi alaihim waladz dzollin. 1:51 Ya, alhamdulillah 1:52 [berdehem] 1:52 kita sudah baca Al Fatihah. 1:54 Mudah-mudahan nanti jawaban-jawaban yang 1:56 diberikan oleh satu sen 1:58 akan memberikan wawasan kepada anda 2:00 semuanya. Baik, pertanyaan pertama 2:01 datang dari Bapak Suwondo di Batam. 2:04 Assalamualaikum satu sen. Waalaikumsalam 2:06 warahmatullahi. Ustad, apa pegangan 2:08 moral kasus anaknya Adam yaitu Habil dan 2:11 Qabil dalam kasus pembunuhan padahal 2:14 waktu itu belum ada syariat. 2:16 Bismillahirrahmanirrahim, 2:18 alhamdulillahirobbil 2:20 alamin. 2:22 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 2:25 Muhammad. 2:28 Assalamualaikum ya Rasulullah, 2:31 assalamualaikum wa ala ibadillahis 2:33 sholihin. Assalamualaikum warahmatullahi 2:37 wabarakatuh. 2:39 Allahumma atina min indika rahmat wa 2:42 alimna min ladunka ilman nafi'a wamfa'na 2:45 bima alamtana. 2:47 [berdehem] 2:48 Robbana zidna ilman wa alhiqna 2:50 bissholihin. 2:53 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 2:55 Alhamdulillah pagi hari ini kita dapat 2:57 kembali bertemu di bawah naungan Alquran 3:02 dalam sesi dialog dan tanya jawab. 3:07 Ketika Allah subhanahu wa ta'ala 3:10 menurunkan kakek dan nenek kita 3:14 Allah subhanahu wa ta'ala berkata kepada 3:17 mereka 3:19 faimma ya'tiyannakum minni huda, apabila 3:23 petunjukku 3:25 sampai kepada kalian. 3:27 Faman tabi'a hudaya wala khaufun alaihim 3:31 wala hum yahzanun. Siapa yang mengikuti 3:33 petunjukku 3:35 maka mereka tidak akan mengalami 3:38 ketakutan dan tidak akan bersedih. 3:43 Tapi sebaliknya walladzina kafaru wa 3:45 kadzabu bi ayatina ulaika ashabun nari 3:49 hum fiha kholidun. 3:52 Adapun orang-orang yang ingkar dan 3:54 mendustakan ayat-ayat kami. Maka. 3:58 Mereka. 3:59 Kekal dalam api neraka untuk 4:01 selama-lamanya. 4:03 Ini merupakan firman Allah. 4:06 Yang ditujukan kepada kakek nenek kita, 4:09 juga kepada seluruh anak-anak Adam. 4:14 Dari sini kita bisa memahami. Bahwa. 4:17 Allah subhanahu wa ta'ala telah 4:19 menurunkan bimbingan. Petunjuk dan 4:20 aturan sesuai. 4:23 [berdehem] 4:23 Dengan kebutuhan dan keadaan saat itu. 4:28 Apa yang dilakukan oleh anak Adam yang 4:31 membunuh. Saudaranya itu merupakan 4:34 pelanggaran. 4:37 Merupakan pelanggaran oleh karena itu. 4:40 Saudaranya sebelum terbunuh mengatakan 4:42 ini. 4:43 La imbasat ta ilayya yadaka li taqtulani 4:46 ma ana bi basiti yadiya ilayka li 4:49 aqtulak. Inni akhafullaha rabbul alamin. 4:52 Seandainya kamu mengulurkan tangan kamu. 4:55 Untuk membunuh saya, saya tidak akan 4:57 mengulurkan tangan saya untuk membunuh 4:58 kamu. Karena saya takut kepada Allah 5:00 rabbul alamin. Ini menunjukkan sudah ada 5:03 syariat. Tapi sesuai dengan keadaan 5:06 kondisi saat itu. 5:09 Di mana kakek kita sebagai ayah manusia. 5:13 Nenek kita sebagai. Ibu dari seluruh 5:15 umat manusia, mereka telah mendapatkan 5:17 petunjuk dari Allah sebagaimana yang 5:19 diterangkan. Dalam surah Al Baqarah 5:21 tadi. 5:22 Atau yang diterangkan diterangkan Allah 5:24 dalam surah Taha. 5:26 Fa inna ya'tiyannakum minni huda faman 5:29 ittaba'a hudaya. 5:31 Fala yadzillu wala yasyqa, waman a'radha 5:34 an dzikri. 5:36 Fa inna lahu ma'isyatan dhonka. 5:39 Apabila petunjukku sampai pada kalian, 5:41 siapa yang mengikutinya dia tidak akan 5:43 tersesat. 5:45 Dan tidak akan celaka. 5:47 Tapi yang berpaling dari bimbingan, 5:51 petunjukku, pelajaranku dan 5:53 peringatanku, maka dia akan hidup dalam 5:56 kehidupan yang pengap, yang gelap, yang 5:59 menghimpit. 6:03 Dan kami akan himpun dirinya dalam 6:05 keadaan buta karena dalam kehidupan 6:07 dunia, dia membutakan dirinya dari 6:10 ayat-ayat Allah subhanahu wa taala. 6:13 Jadi jelas bahwa kakek-nenek kita 6:16 bersama anak-anaknya telah menerima 6:18 petunjuk dan syariat dari Allah 6:20 subhanahu wa taala. 6:24 Oke, baik. 6:26 Selanjutnya dari Bapak Santoso, 6:28 asalamualaikum Ustaz Husein. 6:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 6:31 wabarakatuh. 6:31 Ustaz Husein, di zaman sekarang para 6:33 motivator sering berkata, "Kita harus 6:35 berprasangka baik, berpikir positif agar 6:38 semesta 6:40 pun ikut mendukung." Apakah penggunaan 6:41 kata semesta bisa dibilang seolah-olah 6:44 meniadakan Allah? Dari Santoso, Jakarta 6:46 Barat. 6:47 [berdehem] 6:47 Bismillahirrahmanirrahim. 6:50 Seluruh alam raya, langit, bumi dan apa 6:53 yang terdapat di antara keduanya, 6:56 semuanya senantiasa bertasbih kepada 6:59 Allah. 7:00 Yusabbihu lillahi ma fis samawati wa ma 7:03 fil ard. 7:05 Al malikil quddus, al azizil hakim. 7:10 Semua yang di langit dan di bumi, 7:13 begitu pula yang berada di antara 7:15 keduanya, senantiasa bertasbih kepada 7:18 Allah. 7:21 Al malik, raja diraja, al quddus, yang 7:24 maha kudus, 7:26 al aziz, yang maha perkasa, 7:29 al hakim, lagi maha bijaksana. 7:31 Jadi senantiasa langit, bumi seluruhnya 7:33 melantunkan pujian subhanal malikil 7:37 quddus, al azizil hakim. 7:45 Dan seluruh alam raya ini 7:49 hukum dan aturannya langsung ditetapkan 7:51 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 7:54 Yang bernama As-Sunan Al-Kauniyah atau 7:56 norma-norma alamiah yang penuh dengan 7:59 ukuran 8:00 penuh dengan keharmonisan 8:04 sebagai tanda kepatuhan ketundukan 8:06 mereka kepada Allah. 8:08 Dan syariat Allah Subhanahu Wa Ta'ala 8:11 yang diturunkan bagi umat manusia 8:14 adalah syariat yang selaras 8:17 dengan fitrah alam semesta dan seluruh 8:20 isinya. 8:21 Di mana apabila seorang hamba mentaati 8:23 Allah mengikuti petunjuknya begitu pula 8:26 petunjuk Rasulnya, dia akan menyatu 8:28 dengan alam semesta. 8:31 Dan Allah tidak pernah berbuat kezaliman 8:33 terhadap hamba-hambanya sebagaimana 8:36 Allah 8:37 menafikan dari dirinya kezaliman wa ma 8:40 ana bi zhallamin lil 'abid. 8:42 Jadi apabila manusia tergelincir, 8:44 tersungkur 8:46 terjerumus dalam kesempitan, dalam 8:49 penderitaan, sebetulnya tidak lepas dari 8:51 ulah perbuatan manusia. 8:54 Kalau dia tidak melakukan 8:56 perbuatan sesama manusia yang 8:58 mengakibatkan akhirnya turunnya berbagai 9:02 macam 9:03 cobaan dan penderitaan atas umat manusia 9:06 sebagaimana firman Allah ma ashobaka min 9:09 hasanatin fa 9:10 wa ma ashobaka min sayyi'atin fa min 9:12 nafsik. 9:14 Kebaikan apa saja yang kamu terima semua 9:16 dari Allah. 9:17 Tapi keburukan yang menimpa kamu itu 9:20 bukan dari Allah, tapi kembali kepada 9:23 ulah perbuatan kalian. 9:25 Yang menyebabkan manusia terjerumus 9:27 dalam penderitaan. 9:32 Maka atas dasar ini perlu kita pahami 9:34 bahwa manusia di saat dia 9:37 berbaik sangka kepada Allah, berbuat 9:40 kebajikan ya, taat kepada-Nya, beriman 9:44 kepada-Nya, maka sebetulnya dia menyatu 9:47 dengan seluruh alam semesta. 9:49 Oleh karena itu pada saat kita bertasbih 9:51 bukan hanya kita, tapi alam semuanya 9:53 bertasbih. Pada saat kita bertahmid 9:56 memuji Allah bukan hanya kita, alam 9:58 semesta. 9:59 Bahkan hewan-hewan, tumbuh-tumbuhan 10:02 semuanya bertasbih kepada Allah hingga 10:04 ikan-ikan di lautan. 10:06 Oleh karena itu 10:07 berbaik sangka 10:09 bersikap positif ya 10:12 ini akan apa? Akan membuat kita hidup 10:15 dalam rasa nyaman. 10:18 Lalu 10:20 iman kita kepada Allah, 10:22 merasa berbaik sangka kita kepada Allah 10:25 subhanahu wa taala, berpikir positif, 10:27 menyadari 10:29 bahwasanya seluruh kebaikan datang dari 10:32 Allah, keburukan kembali kepada ulah 10:34 perbuatan manusia, membimbing kita untuk 10:37 bertobat kepada Allah, kembali 10:38 kepada-Nya di saat kita mengalami 10:40 kesulitan 10:41 bersyukur kepada-Nya di saat kita 10:43 menerima nikmat. Oleh karena itu yang 10:47 mengatur segala sesuatu, yang menetapkan 10:50 hukum dan aturannya dengan penuh 10:52 kebijaksanaan Allah, maka hendaklah rasa 10:55 baik sangka kita, syukur kita kepada 10:58 Allah subhanahu wa taala 11:00 di samping kalau kita menerima kebaikan, 11:04 hendaknya kita kembalikan kepada Allah. 11:06 Karena semesta alam dan kita semua 11:09 tunduk di bawah aturan dan hukum Allah 11:11 subhanahu wa taala. Sebagai contoh lah. 11:15 Kita minum satu obat. 11:18 Obat merupakan racikan manusia 11:21 dari bahan-bahan baku yang Allah 11:23 ciptakan. 11:25 Allah berikan kita kesembuhan, kita 11:27 mengatakan alhamdulillah. Kita berobat 11:29 tapi yang menyembuhkan adalah Allah 11:31 Allah 11:32 Wa Ta'ala. 11:34 Begitu juga rezeki, kita berusaha tapi 11:36 bukan usaha kita yang apa yang 11:39 menghasilkan rezeki. 11:41 Tapi rezeki dari Allah, usaha yang 11:43 merupakan sebab yang Allah perintahkan 11:46 kita untuk melakukannya. 11:48 Jadi 11:49 apa yang kita jumpai di alam semesta 11:51 dari keharmonisan, dari keseimbangan 11:55 semua karena tunduk kepada Allah 11:57 Subhanahu Wa Ta'ala. 11:59 Maka mari bersama-sama kita kembali 12:01 kepada Allah. Walaupun ada sebagian 12:04 orang menggunakan bahasa metafora 12:07 agar alam semesta mendukung kita. 12:10 Tapi maksudnya sebetulnya keselarasan, 12:12 keserasian, keharmonisan antara orang 12:15 yang beriman yang taat kepada Allah 12:17 dengan alam yang sama-sama tunduk kepada 12:19 Allah. 12:20 Sujud di hadapannya, wallahu a'lam. 12:22 [berdehem] 12:23 Baik, selanjutnya dari Bapak Roni di 12:25 Bogor. Assalamualaikum Ustadz Husein. 12:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 12:28 wabarakatuh. Ustadz, mengapa Alquran 12:29 diturunkan secara bertahap dan apa 12:31 hikmah di balik proses itu? 12:35 Bismillahirrahmanirrahim. 12:40 Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerangkan 12:42 dalam Alquran mengapa 12:45 Alquran diturunkan secara bertahap. 12:48 Pertama untuk meneguhkan hati Rasulullah 12:50 Shallallahu Alaihi Wasallam. 12:53 Meneguhkan hati Rasul 12:55 pada setiap dia menghadapi cobaan, 12:58 menghadapi tantangan, menghadapi 13:01 pertanyaan, 13:02 menghadapi berbagai macam 13:05 liku-liku 13:07 dalam menyampaikan dakwahnya 13:10 Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan 13:12 bimbingan dan petunjuk kepadanya. 13:16 Setiap beliau menghadapi kasus, Allah 13:18 Subhanahu Wa Ta'ala turunkan ayat-ayat 13:20 yang menerangkan dan memberikan jawaban. 13:24 [berdehem] 13:24 Di samping meneguhkan hati Rasul 13:27 juga meyakinkan manusia 13:30 juga meyakinkan manusia 13:32 bahwa apa yang disampaikan Allah apa 13:35 yang disampaikan Rasulullah Shallallahu 13:37 Alaihi Wasallam merupakan firman-firman 13:41 Allah. Dia bukan berbicara atas dasar 13:43 hawa nafsunya 13:45 tapi dia menyampaikan pesan Allah. 13:48 Wama yang tiku anil hawa in huwa illa 13:50 wahyun 13:52 yuhak. Beliau tidak berbicara dari 13:53 dorongan hawa nafsunya, tapi yang 13:55 disampaikan adalah wahyu yang diwahyukan 13:57 kepada nya. Karena Rasul sepanjang 13:59 hidupnya membacakan Alquran, menerangkan 14:02 kepada umatnya. Setiap ada persoalan 14:04 Quran memberikan jawaban. Seperti 14:06 contohnya umpamanya yas aluna kalil 14:09 khamri wal maisir. 14:11 Yas aluna kalil anfal, yas aluna kama 14:14 yunfikun. 14:15 Ketika mereka bertanya 14:17 kepada Rasulullah Allah Subhanahu Wa 14:20 Ta'ala memberikan jawaban kepada 14:23 kepada mereka melalui Rasulnya Muhammad 14:25 Shallallahu [mendengus] 14:25 Alaihi Wa Alihi Wasallam. 14:30 Begitu juga wa is aluna kalil mahid. 14:32 Mereka bertanya 14:34 hal-hal yang berhubungan dengan haid. 14:35 Allah berikan jawaban kepada mereka. Ini 14:38 menegaskan bahwa yang disampaikan Rasul 14:41 adalah wahyu dari Allah Subhanahu Wa 14:43 Ta'ala. 14:44 Tapi kalau Alquran sekaligus diturunkan 14:49 tidak bertepatan dengan 14:51 tantangan, persoalan, kasus yang 14:54 dihadapi 14:55 maka dengan sendirinya apa? Tidak akan 14:58 begitu mengena seperti 15:01 kalau orang dalam keadaan butuh 15:03 mendapatkan apa? 15:05 Mendapatkan kebutuhannya. Orang dalam 15:07 keadaan haus mendapatkan minuman yang 15:09 menyegarkan. Dalam keadaan lapar 15:11 mendapatkan makanan dan nutrisinya. 15:13 Menghadapi persoalan Allah turunkan ayat 15:15 demi ayat. 15:17 Yang menakjubkan di sini bahwa ayat-ayat 15:19 Alquran 15:20 tidak disusun oleh Allah Subhanahu Wa 15:23 Ta'ala sesuai dengan urutan turunnya. 15:25 Ehm. 15:26 Mengapa? 15:27 Karena peristiwa kejadian kan tidak 15:30 berurutan. 15:31 Tidak tersusun dengan baik. Betul 15:33 enggak? Iya. 15:34 Berbagai macam persoalan yang dijawab 15:37 oleh Alquran. Oleh karena itu ketika 15:39 Allah Subhanahu wa taala menurunkan 15:42 ayat-ayat Alquran, 15:44 Allah katakan pada Rasulnya, "Letakkan 15:47 ayat ini pada surah ini." 15:49 "Letakkan ayat ini pada surah ini." 15:51 Karena 15:53 surah-surah Alquran tidak diturunkan, 15:56 ya, dari mulai awal hingga akhir baru 15:58 memulai surah yang lain tidak, tapi 16:00 turun beberapa surah. Katakan turun 16:02 Al-Baqarah, Al-Imran, Al-Maidah, 16:04 An-Nisa. 16:06 Waktu turun ayat-ayat, Allah katakan 16:08 letakkan dalam surah An-Nisa. 16:11 Turun ayat lain letakkan dalam surah 16:12 Al-Baqarah sesuai dengan kebijaksanaan 16:14 Allah. Hingga sewaktu kita membaca 16:17 Alquran, 16:18 walaupun tidak disusun sesuai dengan 16:20 urutannya, Subhanallah ayat demi ayat 16:23 itu mengantarkan pada ayat berikutnya. 16:25 Ehm. Seolah-olah diturunkan sekaligus. 16:29 Ehm. 16:30 Padahal diturunkan secara bertahap, 16:33 kemudian Allah yang turun tangan 16:35 menyusunnya sebagaimana tersusunnya di 16:37 Lauhul Mahfuz. 16:39 Fi kitabin maknun la yamassuhu illal 16:42 mutahharun. 16:43 Dalam surah 16:45 Hud Allah berfirman kitabul uhkimat 16:47 ayatuhu summa fussilat 16:50 min ladun hakimin khabir. Ini sebuah 16:52 kitab 16:53 yang betul-betul disempurnakan 16:55 ayat-ayatnya kemudian disusun, 16:57 dirincikan 16:58 langsung min ladun hakimin khabir dari 17:01 Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu. 17:04 Oleh karena itu dengan rahmat Allah 17:05 Subhanahu wa taala pada saat kita 17:08 membaca Alquran ayat demi ayat, 17:10 Subhanallah seolah-olah 17:13 ayat-ayat tersebut saling bertalian satu 17:16 sama lain. 17:17 Padahal diturunkan pada sesuai dengan 17:19 urutan turunnya. Inilah yang dinamakan 17:21 I'jaz At-Tartibil Qur'ani, mukjizat 17:24 susunan ayat-ayat Alquran. Dan ini 17:27 meyakinkan kita juga pada saat 17:29 Rasulullah wafat, Alquran sudah 17:31 terkumpul. 17:34 Para sahabat berikutnya menyalin Alquran 17:36 dan disebarkan ke kota-kota yang lain. 17:38 Wallahualam. 17:40 Kalau 17:41 Zabur, Injil, Taurat itu apa juga 17:43 bertahap juga turunnya, Ustaz? Kita kan 17:46 tahu bahwa Kitab Taurat 17:48 diturunkan langsung kepada Musa di atas 17:50 Alwah, dalam keadaan tertulis kan. 17:53 Jadi, ketika Allah turunkan wahyunya, 17:57 Nabi Musa tidak lagi menulis. 17:59 Tapi tertulis langsung di atas Alwah. 18:02 Di mana aturan-aturan yang Allah berikan 18:04 kepada Musa disesuaikan dengan apa? 18:07 Dengan apa-apa yang dibutuhkan Bani 18:10 Israil pada saat itu sesuai dengan 18:12 kebutuhan zamannya. 18:14 Jadi, bukan secara bertahap, tapi secara 18:16 apa? Menyeluruh. Karena kita tahu bahwa 18:19 Nabi Musa ini 18:21 menghadapi umat 18:24 yang telah apa? Telah banyak menerima 18:26 petunjuk dari nabi-nabi sebelumnya kan. 18:28 Kemudian menghadapi juga apa? Umat 18:31 yang berada dalam keadaan terjajah dan 18:35 perbudakan pada masa Firaun. 18:39 Di mana mereka bukan seperti apa? Bukan 18:42 seperti masyarakat jahiliyah di Mekah. 18:46 Tapi mereka orang-orang ya yang 18:48 sebelumnya sebetulnya 18:52 telah menerima kedatangan para nabi demi 18:54 nabi. Berbeda dengan kaum musyrikin di 18:56 Mekah. 18:58 Antara mereka dengan nabi yang terakhir 19:01 cukup jauh. 19:02 Yang kita tahu bahwa nabi terakhir 19:04 adalah Ismail alaihi salatu wasalam 19:06 sebelum nabi kita jaraknya begitu jauh. 19:08 Tapi kalau Bani Israil dari mulai Yakub 19:12 kemudian 19:14 Nabi mulai Ibrahim, 19:17 Ishak, Yakub, kemudian Yusuf. 19:21 Dari anak Yakub sebanyak 12, 19:24 berikutnya lahir Musa dan Harun. 19:26 Jaraknya pun tidak terlalu jauh. 19:28 Jaraknya tidak apa? Terlalu ja jauh. 19:30 Jadi artinya mereka sudah mengenal ya. 19:33 Artinya risalah para nabi begitu akrab 19:36 dengan mereka, tinggal mereka 19:37 membutuhkan tambahan-tambahan ketentuan 19:40 syariat sesuai dengan kebutuhan mereka, 19:42 maka Allah turunkan kitab Taurat 19:44 sekaligus. Artinya mereka bukan orang 19:46 yang asing dari dakwah para nabi, 19:48 berbeda dengan umat nabi kita. Allah 19:51 katakan 19:56 kamu diperintahkan untuk memberikan 19:58 peringatan kepada satu kaum yang kakek 20:00 dan nenek moyang mereka belum pernah 20:01 mendapatkan peringatan sebelumnya. 20:04 Jadi kalau diturunkan sekaligus sesuai 20:06 dengan kebutuhan Bani Israil, berbeda 20:09 dengan keadaan nabi yang memulai dari 20:13 dasar untuk memberikan penerangan 20:15 penjelasan yang menghadapi tantangan, 20:17 beliau butuh jawaban ya, sesuai dengan 20:21 tantangan kebutuhan yang dihadapi hingga 20:24 mereka juga merasa 20:25 bahwa ini betul-betul ya, merupakan 20:28 wahyu yang datang dari Allah dan rasul 20:30 juga merasa tentram hatinya 20:33 karena setiap tantangan Allah tidak 20:34 pernah meninggalkan dirinya memberikan 20:36 jawaban sesuai dengan kebutuhan yang 20:38 dibutuhkan. Wallahualam. Misalnya Bapak 20:41 Rohili di Pulau Gebang, salam salam 20:43 Ustaz Husein. Waalaikumsalam. Izin 20:45 bertanya, apakah ada perbedaan antara 20:47 Alquran yang turun di Mekah dengan 20:49 Alquran yang turun di Madinah? 20:52 Bismillahirrahmanirrahim. 20:55 Ayat-ayat suci Alquran yang turun di 20:57 Mekah 21:00 diturunkan untuk meletakkan fondasi 21:02 Islam yang utama. 21:05 Dari iman kepada Allah Subhanahu Wa 21:07 Ta'ala. 21:11 Beriman kepada hari akhir. 21:14 Beriman kepada para malaikat yang 21:16 menjadi duta-duta Allah yang diutus 21:19 untuk membawa wahyu kepada manusia. 21:22 Dan menjalankan tugas-tugas yang 21:23 bermacam-macam sesuai dengan kehendak 21:25 Allah. 21:27 Beriman juga kepada para rasul. 21:31 Rasul demi rasul yang diutus oleh Allah 21:33 Subhanahu Wa Ta'ala. 21:36 Bagi penduduk Mekah, 21:38 kisah para rasul ini merupakan kisah 21:40 yang asing beda dengan Bani Israil, ya. 21:43 Yang telah menerima bimbingan petunjuk 21:46 dari nabi-nabi dan rasul-rasul yang 21:48 berasal dari kalangan mereka. 21:50 Sedangkan bagi penduduk Mekah, 21:52 kisah-kisah para nabi, para rasul ini 21:54 merupakan kisah motivasi yang penuh 21:57 dengan hikmah. 21:59 Yang tadinya mereka tidak ketahui. 22:02 Mungkin kalau mereka pernah mendengar 22:04 sekelumit cerita, tapi dengan Alquran 22:06 menjelaskan bagaimana sejarah kehidupan 22:09 mereka. 22:10 Bagaimana nabi bersama orang-orang yang 22:12 beriman. 22:14 Pada akhirnya walaupun sebelumnya mereka 22:16 mengalami penganiayaan, mereka 22:18 mendapatkan pertolongan Allah dan meraih 22:20 kemenangan. Dan bagaimana mereka-mereka 22:22 yang tadinya berkuasa semena-mena 22:25 karena mereka menentang Allah Subhanahu 22:27 Wa Ta'ala. 22:28 Menentang kebenaran yang datang dari 22:30 sisi Allah, bahkan memerangi 22:32 utusan-utusan Allah, mereka mengalami 22:34 kehancuran. 22:37 Beriman juga kepada kitab-kitab yang 22:39 Allah turunkan. 22:41 Nah, oleh karena itu, 22:43 ayat-ayat Makkiyah yang turun di Mekah, 22:46 ya, menanamkan 22:49 tauhid, ya, menanamkan dan mengajarkan 22:53 ajaran tauhid kepada apa? Kepada 22:55 penduduk Mekah yang berlawanan dengan 22:57 tradisi syirik, ya, 22:59 di antara mereka. 23:01 Kemudian menegaskan juga tentang 23:05 peran kenabian. 23:08 Karena ini penting, nabi merupakan 23:09 penghubung antara Allah dan dan mereka. 23:12 Oleh karena itu 23:13 menjelaskan kisah-kisah para nabi juga 23:16 menjelaskan bukti kebenaran kenabian 23:17 nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 23:19 wasallam dengan Alquran yang Allah 23:21 turunkan. 23:23 Nah, yang ketiga berbicara mengenai hari 23:25 kembali ketika manusia 23:27 yang menjalani ujian dalam kehidupan 23:29 dunia telah berakhir. 23:32 Menjalani tugas dan ujiannya di hari 23:34 kemudian nanti mereka akan menghadapi 23:37 hisab yang akan menentukan kemana mereka 23:40 akan pergi. Apakah mereka lulus masuk ke 23:43 dalam surga ataukah mereka gagal, mereka 23:46 akan terpelanting terjerumus ke dalam 23:47 api neraka. Jadi ayat-ayat Makkiyah 23:50 kalau kita baca meletakkan fondasi 23:53 keimanan. 23:55 Sedangkan ayat-ayat yang diturunkan di 23:57 Madinah 23:59 ayat-ayat tersebut ya, walaupun 24:01 terkadang ya, memberikan 24:03 perumpamaan-perumpamaan, 24:05 ayat-ayat yang diturunkan untuk 24:08 membuktikan kebenaran 24:11 ya, Allah subhanahu wa taala, 24:14 kebenaran dari ajaran dan petunjuknya. 24:17 Tapi ayat-ayat Madaniyah pada umumnya 24:20 berbeda 24:21 tujuannya dengan ayat-ayat Makkiyah. 24:24 Kalau fondasi ditanamkan di Mekah, maka 24:27 di Madinah mulai bangunan ya. Masyarakat 24:30 Islam dengan tatanan dan aturan yang 24:34 menyangkut seluruh aspek kehidupan 24:36 mereka diletakkan dan diturunkan di 24:39 Madinah. 24:40 Jadi fondasinya di Mekah, sedangkan 24:42 bangunannya ya 24:44 di Madinah. Nah, di sana nabi kita 24:46 memimpin umatnya, para pengikutnya 24:50 membangun masyarakat, membangun 24:52 pemerintahan yang betul-betul menjadi 24:55 contoh bagi pemerintahan di masa yang 24:58 akan datang. 24:59 Maka siapa saja yang ingin mengenal 25:02 sosok pemimpin 25:04 yang sebaik-baiknya untuk dijadikan 25:06 tauladan, mereka dapat belajar dari Nabi 25:08 kita Muhammad Shallallahu Alaihi 25:10 Wasallam yang yang dilanjutkan oleh para 25:12 sahabatnya 25:14 yang betul-betul menjadi contoh yang 25:16 sebaik-baiknya. Di mana mereka patuh 25:19 kepada Allah, patuh kepada Rasulnya, 25:20 menegakkan keadilan bukan sebaliknya 25:23 seperti yang terjadi pada masa kerajaan 25:27 setelah wafatnya Khulafaur Rasyidin di 25:30 mana para raja penguasa ini berada di 25:32 atas hukum, hukum mereka berlakukan 25:35 sesuka hati mereka. 25:38 Rakyat lemah yang tak berdaya dihukum 25:41 dengan berat ya. 25:42 Sedangkan mereka-mereka yang berkuasa 25:45 bebas dari hukum tersebut. Oleh karena 25:48 itu mulai bermunculan kezaliman, 25:50 kerusakan 25:52 hingga tidak dapat lagi dikatakan 25:53 sebagai pemerintahan Islam 25:56 yang dapat dijadikan contoh kecuali pada 25:58 masa Al Khulafaur Rasyidin. Wallahualam. 26:01 Baik, selanjutnya dari hamba Allah di 26:02 Bogor. Assalamualaikum Ustad Husein. 26:04 Salam sehat selalu untuk ee kru Radio 26:07 Rasya. Alhamdulillah terima kasih. Mohon 26:09 penjelasan dan jika ada seseorang yang 26:11 menjadi makmum namun imamnya kurang 26:14 disukai itu bagaimana? 26:16 Demikian pertanyaan dari hamba Allah di 26:18 Bogor. 26:18 Bismillahirrahmanirrahim. 26:21 [berdehem] 26:21 Dalam satu riwayat disebutkan dari Nabi 26:24 kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wa 26:26 Alihi Wasallam 26:27 Imamukum wafdukum alallah. Imam kalian 26:31 ini utusan yang kalian utus menghadap ke 26:34 hadapan Allah. 26:36 Fanzuru fiman tufidun, maka 26:39 hendaknya kalian memeriksa, memilih ya 26:43 dengan hati-hati siapa yang kalian akan 26:45 utus menghadap ke hadapan Allah. 26:48 Jadi pada saat salat 26:51 makmum salat di belakang imam. 26:54 Imam tersebut merupakan utusan untuk 26:57 menghadap ke hadapan Allah. Hmm. Nah, 26:59 kalau dia orang yang 27:01 memenuhi syarat, ya. Dari mulai 27:04 keimanan, 27:05 kemudian ketakwaan, 27:07 begitu juga kepatuhan kepada Allah 27:10 Subhanahu wa Ta'ala. 27:12 Kemudian dalam bacaannya juga merupakan 27:14 yang terbaik di antara mereka. Imamukum 27:17 ketika ee yaumukum akroukum li 27:20 kitabillah. Yang seharusnya menjadi imam 27:22 kalian orang yang paling baik bacaannya 27:24 dalam kitab Allah. 27:26 Kalau seandainya bacaannya sama, maka 27:29 dipilih orang-orang yang apa? Yang 27:31 paling berilmu di antara kalian. 27:34 Jadi kalau kita perhatikan sama-sama, 27:37 seorang imam yang memimpin salat 27:41 pada masa Nabi kita Muhammad Shallallahu 27:43 alaihi wasallam dipilih orang yang 27:44 terbaik. 27:46 Yang dapat menjadi contoh di 27:47 tengah-tengah lingkungan. 27:49 Jadi hendaknya 27:51 ee kita di saat kita 27:53 salat berjamaah di masjid dan kita punya 27:56 kemampuan untuk memilih imam yang 27:58 sebaik-baiknya, kita percaya, yang kita 28:01 yakini, yang bisa menjadi sebaik-baiknya 28:03 duta menghadap ke hadapan Allah, itu 28:06 yang terbaik untuk kita lakukan. 28:08 Kalau belum bisa karena di luar wewenang 28:11 kita, hendaknya kita berusaha. Kita 28:14 berusaha 28:15 dengan cara yang baik untuk mengingatkan 28:18 kepada DKM masjid sunnah-sunnah Nabi 28:20 kita Muhammad Shallallahu alaihi wa 28:22 alihi wasallam. 28:24 Jangan kita melakukan tindakan-tindakan 28:25 yang bisa akhirnya memecah belah jamaah 28:28 dalam masjid. Bersabar sampai Allah 28:31 Subhanahu wa Ta'ala 28:34 bukakan bagi kita pintu rahmat-Nya 28:37 untuk dipimpin salat oleh imam yang 28:40 betul-betul bertakwa kepada Allah dan 28:42 memenuhi syarat 28:43 dalam syarat sebagai seorang imam. 28:48 Nah, yang paling menyedihkan kalau kita 28:50 salat dipimpin oleh orang yang tidak 28:52 kita sukai baik itu akhlaknya, 28:54 kepribadiannya. 28:55 Ini yang amat mengenaskan. 28:58 Ini yang amat mengenaskan. 29:00 Di mana 29:03 DKM masjid tidak mementingkan 29:05 betul-betul ya 29:07 keteladanan Nabi kita Muhammad 29:09 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 29:11 atau katakan sosok yang menjadi imam 29:13 memaksakan dirinya untuk tampil ke depan 29:16 walaupun tidak memenuhi syarat. Nah, 29:18 kita jumpai di banyak masjid, di banyak 29:20 musala, banyak kejadian semacam ini. 29:24 Jadi, hendaknya kita berusaha melakukan 29:25 perbaikan dengan cara yang bijaksana. 29:28 Kalau memang tidak bisa juga 29:31 tidak bisa juga 29:33 di mana pelanggaran yang dilakukan oleh 29:35 imam itu pelanggaran yang berlebihan 29:39 maka pada saat dia memimpin salat tidak 29:41 perlu kita salat di belakangnya. Kita 29:42 bisa apa? Bisa salat di belakang imam 29:46 yang kita pilih bersama-sama. 29:48 Karena kalau gelombang pertama kita 29:50 rasakan tidak memenuhi syarat akhlaknya, 29:53 pribadinya 29:54 apalagi orang yang berkhianat terhadap 29:56 Allah dan Rasul-Nya 29:58 maka sebaiknya tidak salat di 30:00 belakangnya, tapi kita menunggu jemaah 30:02 berikutnya. Kita salat bersama imam 30:05 yang betul-betul layak untuk menjadi 30:07 duta kita menghadap ke hadapan Allah 30:09 subhanahu wa taala. Wallahualam. 30:11 Baik, selanjutnya dari Bapak Abdullah di 30:13 Pedati. Assalamualaikum Assalamualaikum 30:16 Ustaz, apa manfaat dan hikmah apabila 30:18 kita setiap hari selalu membaca Alquran? 30:21 Apa man Manfaat kalau setiap hari selalu 30:24 membaca Alquran, hikmahnya apa? 30:27 Dari Bapak Abdullah 30:27 Allah subhanahu wa taala 30:30 menerangkan kepada kita dalam kitab-Nya. 30:33 Dan juga menyampaikan kabar gembira. 30:36 Alquran ini merupakan mauizah yang 30:39 langsung datang dari Allah. 30:42 Nasihat, bimbingan, dan petuah bukan 30:44 datang dari manusia, bahkan bukan dari 30:46 Rasul, tapi langsung dari Allah. Dari 30:48 Allah. 30:49 Dan dia juga merupakan penyembuh bagi 30:52 berbagai macam penyakit yang ada dalam 30:55 jiwa kita. 30:57 Dan dia juga merupakan petunjuk. 31:00 Dan dia juga merupakan rahmat. 31:03 Dan dia juga merupakan nur yang 31:06 memberikan penerangan dan cahaya. 31:08 Dan dia juga merupakan furqan, pemisah 31:11 di antara yang hak dan batil. 31:13 Nah, kalau seorang membaca Alquran 31:16 dengan tulus, 31:18 dibaca dengan adab dan tartil, diresapi. 31:21 Coba bayangkan kira-kira Hmm. buah-buah 31:24 Alquran yang begitu banyak yang Allah 31:25 sebutkan, 31:27 niscaya akan menjadi buah-buah 31:28 kehidupannya. 31:30 Ya ayyuhannas qad jaatkum mau'izhatum 31:33 mir rabbikum wa syifaun lima fi shudur 31:36 wa hudan wa rahmatun 31:38 lil mukminin. 31:39 Qul bifadhlillahi wa birahmatihi 31:41 fadzalika falyafrahu huwa khairum mimma 31:44 yajma'un. Oleh karena itu, orang yang 31:46 bersahabat, berkawan dengan Alquran, 31:49 orang yang hidupnya diterangi oleh 31:51 cahaya Allah, ditunjukkan jalannya, 31:53 ditentramkan hatinya, dimudahkan 31:56 hidupnya, disembuhkan penyakit-penyakit 31:59 yang menggerogoti jiwanya. 32:02 Dan ini juga merupakan salah satu 32:04 sebab manusia sering secara fisik juga 32:08 terkena penyakit. Dimulai dari jiwanya 32:10 yang sakit, akhirnya terbawa juga 32:11 fisiknya terkena penyakit akibat jiwanya 32:15 yang tidak tentram. Orang beranggapan 32:17 dia sehat, 32:18 padahal 32:19 Allah yang tahu, termasuk yang 32:21 bersangkutan bahwa sebetulnya diri 32:23 mereka dalam keadaan sakit. 32:25 Jadi, 32:26 hendaknya kita selalu 32:29 dekat, akrab bersama Alquran yang akan 32:32 menentramkan hati kita semuanya. 32:34 Dan Alquran diturunkan sebagai zikir. 32:37 Dan zikir kepada Allah akan menentramkan 32:39 hati kita semuanya, wallahualam. 32:41 [berdehem] 32:42 Baik, selanjutnya assalamualaikum dari 32:44 hamba Allah. 32:45 Waalaikumsalam. 32:46 Ustaz kalau salat kita tidak boleh 32:48 berdoa, hanya boleh zikir-zikir? Ada 32:50 Ustaz yang berpendapat demikian, jadi 32:51 tidak boleh berdoa hanya boleh berzikir 32:53 saja. 32:55 Orang tersebut kalau berpendapat untuk 32:57 dirinya silakan. 32:59 Tapi kita mau tahu 33:01 mana larangan yang melarang kita untuk 33:05 berdoa? 33:07 Kita tahu bahwasanya sebaik-baiknya doa 33:09 itu yang kita lakukan setelah kita 33:12 mengerjakan wasilah-wasilah 33:14 amalan yang diridai Allah. 33:17 Salat merupakan afdhalul amal, amal yang 33:20 paling baik. Amal yang dicintai Allah 33:23 karena amal yang menghubungkan kita 33:24 dengan Allah. 33:26 Nah, 33:28 pada saat salat kita bisa berdoa, kita 33:30 berdoa pada saat sujud ya. 33:33 Bahkan membaca Al-Fatihah pun doa kan. 33:35 Hmm. 33:36 Setelah salat juga, setelah kita 33:38 mengerjakan amalan saleh, kita berdoa 33:40 itu merupakan saat yang mustajab. 33:43 Allah berfirman, 33:45 Ya ayyuhalladzina amanuttaqullah 33:47 wabtaghu ilaihil wasilah. Wahai orang 33:49 yang beriman, bertakwalah kepada Allah. 33:51 Hmm. Dan dalam menuju Allah tempuhlah 33:54 wasilah, amalan, dan cara-cara yang 33:57 Allah ridai. 33:58 Di antaranya kita dalam berdoa dimulai 34:00 dengan hamdalah, kemudian berselawat 34:03 pada Rasul, istigfar, setelah itu kita 34:05 mohon pada Allah hajat kita. 34:08 Nah, 34:08 waktu setelah salat itu merupakan waktu 34:11 yang amat indah. Seorang baru keluar 34:14 dari salat 34:16 mengerjakan amalan saleh, dia berzikir, 34:18 bertasbih, bertahmid, bertakbir, setelah 34:20 itu dia berdoa kepada Allah subhanahu wa 34:22 taala. 34:23 Dan kita bertanya Mas Krisna, ada enggak 34:25 nas yang melarang kita untuk berdoa? 34:27 Hmm. Malah yang ada Allah perintahkan 34:29 kita berdoa. Betul enggak? Iya. 34:31 Fad'uallaha mukhlisina lahuddin. Begitu 34:35 juga wa idza sa'alaka ibadi anni fainni 34:38 qorib ujibu da'watad da'i idza da'an 34:41 falyastajibuli walyu'minu bi la'allahum 34:43 yarsyudun. 34:45 Saya bingung ada orang yang suka 34:47 berbicara dalam urusan agama tanpa dasar 34:50 ilmu. 34:51 Dan memalingkan umat, menyibukkan umat 34:53 dengan persoalan semacam ini. Kemana 34:56 tanggung jawabnya untuk melakukan 34:57 perbaikan di tengah-tengah umat? 35:00 Memerangi yang mungkar, mengajak kepada 35:02 yang ma'ruf. Kenapa justru membahas 35:06 hal-hal yang apa? 35:07 Yang sebetulnya tidak bertentangan 35:09 dengan pokok-pokok Alquran. 35:12 Begitu juga doa berjamaah. Dari mana 35:14 dalilnya doa berjamaah dalam Alquran? 35:17 Bukankah doa-doa dalam Alquran sebagian 35:19 benar untuk berjamaah? Rabbana atina, 35:23 rabbana hablana, rabbana la tuzig 35:25 qulubana. Bahkan dalam salat iyyaka 35:27 na'budu wa iyyaka nasta'in. Bukan hanya 35:29 untuk diri kita. Orang yang beriman 35:31 tidak hanya berpikir untuk dirinya, 35:33 bukan hanya untuk keluarganya, tapi 35:35 untuk sesama saudaranya yang beriman. 35:38 Bahkan dia masih hidup mendoakan 35:40 saudaranya beriman. Rabbana gfir lana wa 35:42 li ikhwanina ladzina sabaquna bil iman 35:45 wala taj'al fi qulubina gilan lil 35:47 ladzina amanu rabbana innaka raufur 35:50 rahim. 35:52 Adapun doa yang untuk setiap orang baca. 35:56 Itu rabbigfirli wali walidayya 35:59 warhamhuma kama rabbayani soghiro. 36:02 Begitu juga rabbi auzi'ni an asykura 36:04 ni'mataka. Karena untuk bersyukur baik 36:06 itu kepada Allah, bersyukur kepada kedua 36:09 orang tua seharusnya setiap orang ya 36:11 masing-masing membaca doa ini. Tetapi 36:14 doa yang lain 36:16 yang diajarkan Alquran setiap kita 36:18 berdoa bukan hanya untuk kita tapi juga 36:20 untuk saudara-saudara kita orang-orang 36:22 yang beriman. 36:24 Jadi kalau orang bertanya 36:27 contoh orang berdoa baik setelah salat 36:28 maupun di waktu yang lain Quran yang 36:30 mengajarkan. Doa berjamaah juga Quran 36:33 yang mengajarkan. 36:34 Justru Anda yang mengutak-ngatik masalah 36:37 ini 36:38 akhirnya menimbulkan keresahan di hati 36:40 orang-orang yang beriman. Lebih baik 36:41 Anda beramar makruf bernahi mungkar 36:44 mengajak saudara kita untuk membantu 36:46 mereka-mereka yang kesusahan dalam saat 36:48 ini. 36:49 Begitu juga membantu saudara kita di 36:51 Gaza, kemudian mendukung persatuan di 36:54 jalan Allah, mengajak manusia kembali 36:56 kepada Allah bukan menyibukkan umat 36:58 dengan persoalan yang tidak ada artinya 37:01 malah menimbulkan fitnah di 37:02 tengah-tengah umat. Wallahualam. 37:05 Baik, Ustaz. Asalamualaikum, Ustaz. 37:07 berpikir, ya? Hah? Kebebasan berpikir 37:09 itu, Pak. Oh, iya. Itu tadi Ustaz 37:11 bagaimana? 37:13 Maaf, ya. 37:17 Eh, 37:18 maaf tadi. 37:22 Mmm. 37:24 Dari Ibu Dewi K di Terogong. 37:27 Asalamualaikum, Ustaz Husein. 37:28 Waalaikumsalam warahmatullah 37:29 wabarakatuh. Sejauh mana Islam mendorong 37:30 kebebasan berpikir dan perbedaan dan 37:33 perbedaan pendapat dalam masyarakat? 37:36 Bismillahirrahmanirrahim. 37:40 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 37:42 Muhammad. 37:45 Pertanyaan tadi sejauh mana Islam 37:48 mengizinkan 37:51 para pemeluknya untuk 37:53 berpikir dengan bebas. 37:56 Berpikir dengan Bebas. bebas. 37:59 Atau dalam kebebasan berpikir. 38:01 Jawabannya 38:04 Alquran mengajarkan kita untuk 38:06 banyak-banyak berzikir dan bertafakur. 38:10 Contohnya firman Allah inna fi kholqis 38:12 samawati 38:14 wal ardhi 38:15 ya. 38:17 Wakh tilafil laili inna khilaf inna fi 38:19 kholqis samawati wal ardhi wakh tilafil 38:21 laili wan nahar la ayatin li ulil albab 38:24 alladzina 38:38 Sesungguhnya pada ciptaan langit dan 38:40 bumi perubahan 38:44 malam dan siang silih berganti 38:47 merupakan tanda-tanda bagi orang yang 38:49 berakal. 38:51 Orang-orang yang tidak merasa puas 38:53 melihat sesuatu hanya sebatas permukaan 38:56 tapi mereka menyelam sampai ke 38:58 dalam-dalamnya. 38:59 Karena kata albab jamak dari lubb yaitu 39:02 inti sesuatu. 39:05 Sampai ke dalam yang paling dalam. 39:10 Bukan seperti sebagian orang melakukan 39:12 eksplorasi-eksplorasi 39:14 ya terhadap kekayaan alam 39:16 tapi lupa kepada Tuhannya yang 39:18 menyediakan semua itu. 39:21 Yang memberikan dia kekuatan dan ilmu 39:23 untuk mengeksplorasi berbagai macam 39:26 sumber kekayaan di alam ini. 39:29 Mereka terkagum-kagum terhadap yang 39:32 menemukan pesawat dan terbang di 39:34 angkasa. Tapi mereka lupa kepada Allah 39:37 yang menciptakan mereka bahkan 39:39 seringkali mereka bersikap sombong di 39:41 hadapan Allah. 39:43 Ini menggambarkan 39:44 bahwa mereka sebetulnya orang-orang yang 39:47 tidak merenung dan berpikir. 39:50 Jadi pada ciptaan langit bumi perubahan 39:52 malam dan siang silih berganti penuh 39:55 dengan tanda-tanda 39:56 bagi orang yang berakal. 39:59 Siapa mereka? Alladzina 40:00 yadzdzakkarunallaha qiyaman wa qu'udan 40:03 wa'ala junubihim. 40:05 Itu orang 40:06 yang selalu ingat kepada Allah baik 40:08 mereka berdiri baik mereka duduk ataupun 40:11 mereka berbaring. 40:13 Wa yatafakkaruna fi khalqis samawati wal 40:16 ardh dan mereka selalu bertafakur, 40:18 merenungkan ayat-ayat Allah, 40:21 rahasia Allah Subhanahu wa ta'ala, 40:23 rahasia ciptaannya di langit maupun di 40:26 bumi. 40:29 Rabbana 40:30 ala wa yatafakkaruna fi khalqis samawati 40:33 wal ard, rabbana ma khalaqta hadza 40:35 batila, wahai Tuhan kami, ini hasil 40:37 renungan mereka, setelah mereka 40:39 merenung, 40:40 mereka menemukan bagaimana keharmonisan 40:43 di alam semesta ini, yang menunjukkan 40:45 keteraturan dan menunjukkan pengaturnya 40:48 satu. 40:49 Wahai Tuhan kami, kamu tidak menciptakan 40:51 semua ini dengan sia-sia. 40:53 Subhanak, Maha Suci Engkau, 40:56 faqina adzaban nar, lindungi kami dari 40:58 adzab api neraka. 41:01 Allah Subhanahu wa ta'ala mengingatkan 41:03 kita untuk tidak mengikuti sesuatu tanpa 41:05 dasar ilmu. 41:08 Karena pendengaran kita, penglihatan 41:10 kita, begitu juga 41:12 kalbu kita kelak akan ditanya oleh 41:14 Allah, wala taqfu ma laisa laka bihi 41:16 ilmun. 41:18 Innas sam'a wal bashara wal fu'ada kullu 41:21 ulaika kana anhu mas'ula. 41:23 Dalam Alquran berapa banyak ayat-ayat 41:25 yang mengajak kita bertafakur, afala 41:27 tatafakkarun, afala yatafakkarun, afala 41:30 ta'qilun. 41:33 Afala yatadabbarunal quran am ala 41:35 qulubin aqfaluha. 41:37 Afala yatadabbarunal quran walau kana 41:40 min indi ghairillah lawajadu fihi 41:42 ikhtilafan katsira. Kita diperintahkan 41:44 untuk bertafakur, diperintahkan untuk 41:46 merenung, diperintahkan untuk berpikir, 41:50 dan mereka-mereka 41:53 yang berakal, yang berpikir pasti akan 41:56 menemukan kebenaran yang sejati. 41:58 Oleh karena itu orang yang beriman 42:01 adalah orang yang berakal, yang selalu 42:03 mengingat Allah dan selalu bertafakur, 42:05 bukan hanya menikmati berbagai macam 42:07 nikmat Allah, bukan hanya menggali 42:09 kekayaan alam, bukan hanya 42:11 bersenang-senang, ber-euphoria, tapi 42:13 mereka selalu 42:15 selalu mengingat Allah, bersyukur 42:18 kepada-Nya. 42:20 Mereka meresapi kebesaran dan keagungan 42:22 Allah. Oleh karena itu, 42:25 Islam amat-amat mendorong para 42:28 pengikutnya untuk bertafakur 42:33 dalam mencari kebenaran, dalam mencari 42:36 kebenaran. 42:37 Bukan bertafakur untuk menutupi 42:40 kebenaran. 42:41 Tapi siapa saja yang ingin mencari 42:42 kebenaran, Allah Subhanahu wa Ta'ala 42:45 memberikan dukungan, bahkan menjawab 42:47 berbagai macam keragu-raguan mereka. 42:51 Ayat Alquran kalau kita perhatikan, 42:53 dialog antara para nabi dalam surat 42:55 Al-A'raf, bisa dibuka. 42:57 Dialog Nabi Allah Nuh bersama kaumnya, 42:59 dialog juga Nabi Allah Hud bersama 43:01 kaumnya, dialog juga Nabi Allah Saleh 43:04 bersama kaumnya. 43:05 Dialog juga Nabi Allah Luth, Nabi Allah 43:08 Syu'aib, dialog antara Musa dengan 43:11 Firaun. 43:12 Dialog antara Ibrahim, baik dengan raja 43:14 yang berkuasa, maupun dengan umatnya, 43:17 mengajak mereka untuk merenung dan 43:19 berpikir. 43:21 Oleh karena itu, kebebasan berpikir 43:24 dalam Islam amat dihargai. 43:27 Malah, 43:28 Islam mencemoohkan mereka-mereka yang 43:31 tidak berakal dan tidak berpikir. 43:34 Hingga Allah mengatakan, "Fa innaha la 43:36 ta'mal abshar, walakin ta'mal 43:38 qulubullati fis sudur." 43:40 Sesungguhnya yang buta ini bukan mata 43:42 ini, tapi kalbu manusia yang tertutup, 43:46 yang tidak sama sekali mau mendengar, 43:48 mau melihat, ini justru yang benar-benar 43:50 buta. Karena banyak orang yang buta 43:52 matanya, tapi jiwanya dalam keadaan 43:54 tercerahkan dan melihat. 43:56 Tapi berapa banyak orang diberikan mata, 43:58 diberikan akal, 44:00 diberikan ilmu, tapi ternyata taubahnya 44:03 mereka bagaikan orang yang buta dan 44:05 bodoh. Bahkan penghuni api neraka 44:07 jahanam nanti Mas Krisna He em. 44:09 adalah orang yang tidak berakal. 44:11 He em. Walaqod dhorona 44:14 Walaqod dhorona 44:19 Walaqod dhorona li jahanam katsiron 44:22 minal 44:23 minal 44:24 Walaqod dhorona li jahanam katsiron 44:26 minal jinni wal ins. Lahum qulubun 44:29 la yafqohuna biha walahum 44:32 a'yunun la yubsiruna biha walahum 44:35 adzanun la yasma'una biha 44:38 ulaika kal an'ami bal hum adhol ulaika 44:41 humul ghofirun. 44:43 Sesungguhnya kami telah persiapkan 44:47 api neraka jahanam ini untuk kebanyakan 44:49 jin dan manusia. Yang bagaimana? 44:52 Mereka diberikan kalbu mereka diberikan 44:55 akal tapi mereka tidak gunakan. 44:59 Karena kalbu mereka tertutup oleh hawa 45:00 nafsu mereka jadikan hawa nafsu sebagai 45:03 Tuhan mereka. 45:04 Walahum a'yunun la yubsiruna biha mereka 45:07 diberikan mata tapi mereka tak ubahnya 45:10 bagaikan orang yang buta karena tidak 45:11 belajar dari apa yang mereka lihat. 45:14 Walahum adzanun la yasma'una biha mereka 45:16 juga diberikan telinga 45:18 tapi ternyata mereka tidak dapat 45:21 mendengar, mengambil pelajaran dari apa 45:23 yang mereka dengar. 45:25 Ulaika kal an'am mereka bagaikan 45:27 hewan-hewan ternak bal hum adhol bahkan 45:30 mereka lebih sesat. 45:31 Ulaika humul ghofirun mereka adalah 45:33 orang-orang yang bagaimana? 45:35 Yang lalai. 45:37 Dalam suratul mulk Allah gambarkan 45:39 penyesalan para penghuni api neraka. 45:42 Waqolu lau kunna nasma'u au na'qilu ma 45:45 kunna fi ashhabis sa'ir kalau dulu kami 45:48 berakal atau mau mendengar saja tidak 45:50 mungkin kami jadi penghuni api neraka. 45:52 Berarti yang menjadi penghuni api neraka 45:54 yang tidak berakal, yang tidak mau 45:55 mendengar, yang tidak mau berpikir. 45:59 Oleh karena itu Mas Krisna, Islam amat 46:01 menghargai, mendukung orang-orang yang 46:03 berpikir untuk mencari kebenaran, bukan 46:05 berpikir untuk menutupi kebenaran. 46:09 [mendengus] 46:10 Orang yang bertanya kepada Allah, 46:12 bertanya kepada Rasul-Nya, ya. 46:14 Dijawab. Nabi Ibrahim bertanya kepada 46:17 Allah, Nabi Isa bertanya kepada Allah, 46:19 Allah berikan jawaban. Hingga ketika 46:21 Ibrahim mengatakan, "Rabbi arini kaifa 46:23 tuhyil mauta, wahai Tuhanku, tunjukkan 46:26 bagaimana caranya Engkau menghidupkan 46:27 yang telah mati." 46:29 Allah bertanya, "Qala awalam tu'min, 46:30 memang kamu masih merasa ragu, belum 46:31 beriman?" Qala bala, "Ya Allah, 46:34 sekali-kali saya tidak merasa ragu. 46:36 Hati saya telah beriman, walakin 46:38 liyatma'inna qalbi, tapi supaya hati 46:40 saya semakin apa? Semakin tentram dengan 46:43 menyaksikan bagaimana caranya Allah 46:45 Engkau menghidupkan yang telah mati." 46:48 Jadi, pertanyaan untuk mencari kebenaran 46:50 tidak dicela. 46:53 Tapi, pertanyaan yang tidak disukai 46:55 Allah seperti pertanyaan Bani Israil. 46:58 Bertanya [mendengus] bukan untuk mencari 46:59 kebenaran, tapi bertanya untuk mengelak 47:02 dari tanggung jawab dan kebenaran. 47:06 Oleh karena itu, perbedaan antara orang 47:08 yang beriman dan tidak beriman atau 47:11 antara muslim dan non muslim, 47:13 kedua-duanya berpikir. 47:16 Cuma perbedaannya, 47:17 orang yang beriman berpikir untuk 47:20 mencari kebenaran, 47:21 berpikir merenungkan ayat-ayat 47:23 kebesaran, keagungan Allah. Sedangkan 47:26 orang di luar Islam, mereka berpikir 47:28 untuk menentukan kebenaran. 47:30 Mereka berpikir untuk menentukan 47:32 kebenaran. Oleh karena itu, bukan mereka 47:34 ikut Allah, tapi 47:36 tapi apa? Tapi Allah yang mengharus 47:39 mengikuti mereka. 47:40 Mereka merasa mereka tidak butuh kepada 47:42 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 47:44 Mereka telah diberikan akal dan ilmu, 47:46 oleh karena itu mereka menetapkan hukum 47:49 sesuai dengan kemauan mereka, dengan 47:51 kepandaian mereka. Akhirnya [mendengus] 47:53 manusia menjadi eksperimen atau kelinci 47:55 percobaan dari hukum-hukum yang mereka 47:58 buat 47:59 pada akhirnya mereka harus kembali 48:01 kepada kebenaran yang datang dari Allah 48:04 Subhanahu Wa Ta'ala. 48:05 Jadi Mas [mendengus] Krisna 48:07 kalau kita perhatikan bersama-sama orang 48:09 yang beriman tuh orang yang sebetulnya 48:11 berakal. Hmm. 48:13 Cuma bedanya dengan yang tidak beriman 48:15 akal mereka diterangi oleh wahyu. 48:18 Akal mereka apa? Diterangi oleh cahaya 48:21 wahyu. Sedangkan yang tidak beriman akal 48:24 mereka 48:25 tidak mendapatkan penerangan dari wahyu 48:28 tapi setan bekerja sama bersama mereka. 48:32 Menghiasi yang buruk menjadi indah, yang 48:34 indah menjadi buruk, yang hak menjadi 48:36 batil, yang batil menjadi hak seperti 48:39 yang kita jumpai saat ini. 48:42 Bagaimana mereka yang diberikan akal, 48:44 diberikan ilmu tidak mereka pergunakan, 48:46 diberikan amanat mereka khianat, 48:48 melakukan tindakan korupsi, merusak 48:50 bangsa, negara di mata mereka mereka 48:53 benar. 48:55 Padahal yang mereka lakukan adalah 48:57 perbuatan yang akan mengantarkan mereka 48:59 menuju jurang api neraka jahanam. 49:01 Kecuali kalau mereka bertobat wal 49:03 iyadzubillah. Semoga Allah tidak jadikan 49:06 kita orang-orang yang menyalahgunakan 49:07 akal kita, ilmu kita, tapi senantiasa 49:10 kita berpikir untuk mencari kebenaran 49:12 dan kita siap menerima 49:15 penera penjelasan-penjelasan, 49:17 penerangan-penerangan nah tentang 49:20 kebenaran yang menambah wawasan 49:22 pengetahuan kita. Kita enggak menutup 49:23 diri sama sekali. 49:25 Tapi orang-orang yang memerintahkan 49:28 kita untuk tidak menggunakan akal bahkan 49:30 mengatakan tidak boleh kita fahami agama 49:33 dengan akal berarti orang tersebut 49:35 menjadikan agama Allah ini ya agama yang 49:39 diperuntukkan untuk himar yang tidak 49:40 berakal. 49:42 Padahal Allah akan meminta 49:43 pertanggungjawaban kita sesuai dengan 49:45 akal yang Allah berikan kepada kita. 49:46 Subhanakallahumma wabihamdihi Sekali 49:48 lagi Ustaz, sekali lagi Ustaz selain 49:49 dari wahyu nih 49:51 ee assalamualaikum Ustaz Husein. 49:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 49:54 wabarakatuh. Eh, 49:56 perihal menutup aurat bagaimana 49:57 ketentuannya dari Alquran, apakah 49:59 dibatasi per kategori usia dalam urusan 50:02 tutup aurat? Di tempat kami banyak 50:04 ibu-ibu yang tidak tutup aurat juga 50:05 laki-laki. 50:07 Bismillahirrahmanirrahim, menutup aurat 50:09 ini 50:10 bukan 50:12 bukan [berdehem] apa, bukan satu hal 50:13 yang baru, bukan hanya pada masa Nabi 50:16 kita, 50:17 bukan juga pada masa nabi-nabi 50:20 sebelumnya, 50:22 bukan semenjak Allah menciptakan manusia 50:25 ditempatkan di bumi, bahkan ketika di 50:27 surga. 50:28 Ketika kakek-nenek kita berada di surga, 50:33 setan menghasut kakek-nenek kita untuk 50:36 memakan buah terlarang, tujuannya apa? 50:40 Fawaswasalahuma 50:42 asyaiton liyubdiyalahuma 50:45 liyubdiyalahuma min sauatihim. 50:50 Setan membisik-bisikkan 50:53 Adam dan Hawa 50:55 untuk apa? Memakan buah terlarang 50:57 tersebut, tujuannya untuk menampakkan 51:01 aurat mereka, melucuti mereka dari 51:03 pakaian mereka hingga aurat mereka 51:05 tersingkap. 51:07 Oleh karena itu begitu mereka mencicipi 51:09 buah terlarang falammabada syajaratabada 51:12 lahuma sauatuhuma, begitu mereka berdua 51:15 mencicipi buah terlarang langsung 51:18 auratnya 51:19 ya 51:21 tersingkap hingga akhirnya wal 51:23 iyadzubillah, ya, 51:25 dengan tersingkapnya aurat tersebut 51:27 sebagaimana kita ketahui 51:29 bahwa manusia bisa kehilangan akal 51:31 sehatnya. Ini pelajaran yang Allah 51:33 berikan kepada kakek-nenek kita juga 51:35 kepada kita semuanya. 51:37 Oleh karena itu ketika 51:38 kakek-nenek kita diturunkan ke bumi, 51:41 berkembang biak 51:43 anak keturunannya Allah ingatkan ya bani 51:45 Adam 51:46 layaftinannakumussyaithon 51:49 kama akhraja abawaikum minal jannah 51:52 yanzi'u anhuma libasahuma liyuriyahuma 51:55 saw'atihim innahu yarakum huwa waqabilu 51:58 min haitsu la tarauna. 51:59 Wahai anak-anak Adam, jangan sampai 52:01 kalian tertipu, terpedaya oleh syaitan 52:04 sebagaimana berhasil mengeluarkan 52:06 kakek-nenek kalian dari surga. 52:09 Melucuti dari mereka pakaian mereka 52:12 untuk menampakkan aurat mereka. 52:15 Sesungguhnya syaitan melihat kalian dari 52:18 tempat di mana kalian tidak mampu untuk 52:20 melihat mereka. 52:22 Oleh karena itu berkaitan dengan aurat 52:24 ini masalah yang betul-betul mendasar. 52:27 Wanita muslimah, pria muslim, mereka 52:30 akan menutupi aurat mereka dengan baik. 52:32 Dan penutup aurat wanita itu 52:36 terdapat tiga syarat. 52:38 Pertama, menutupi seluruh yang wajib 52:40 ditutupi. Seluruh tubuh kita kecuali 52:43 wajah dan tangan. 52:45 Kemudian 52:47 pakaian yang digunakan tidak bersifat 52:49 transparan 52:51 hingga menampakkan lekuk tubuhnya. Yang 52:53 ketiga pakaian tersebut ya tidak 52:56 menjiplak. Artinya dalam keadaan longgar 52:59 tidak menjiplak tubuhnya. 53:02 Oleh karena itu di samping kita 53:04 diperintahkan menutupi kepala kita 53:06 dengan khimar yang jamaknya khumur wal 53:08 yadrib. Nah. 53:10 Wal yadribna bikhumurihinna ala 53:12 juyubihinna, mereka menggunakan kerudung 53:13 mereka menutupi hingga kantong-kantong 53:15 dada mereka. Allah perintahkan juga 53:17 untuk menggunakan jilbab yang jamaknya 53:19 jalabib. 53:21 Ya ayyuhan nabi qul li azwajika 53:25 wa banatika wa nisa'il mukminin, wahai 53:28 nabi katakan pada 53:30 istri-istrimu 53:32 putri-putrimu dan wanita yang beriman. 53:35 Seruan kepada istri nabi, putri nabi dan 53:38 wanita yang beriman. 53:39 Yudnina alaihinna min jalabibihin, 53:42 hendaknya mereka menutupi tubuh mereka 53:44 dari atas hingga ke bawah dengan jilbab 53:47 atau dengan balto atau dengan abaa. Jadi 53:49 kata jilbab bukan penutup kepala, jilbab 53:51 penutup tubuh 53:53 yang digunakan ya di atas pakaian 53:56 yang mereka pakai. Katakan mereka 53:58 menggunakan longdress ya. 54:01 Dengan 54:02 abaya atau dengan jilbab ya, dengan 54:05 balto, maka lekuk-lekuk tubuh mereka 54:08 tidak terlihat, tidak terbayang. Kalau 54:10 mereka masuk ke rumah 54:12 bersama kaum wanita atau bersama muhrim, 54:14 mereka bisa membuka jilbab mereka atau 54:17 balto mereka. Tapi keluar, mereka 54:19 menutupi tubuh mereka dengan balto atau 54:22 dengan 54:23 ee abaa agar 54:25 menutupi hiasan tubuh mereka. 54:29 Dzalika adna ay yu'rafna, yang demikian 54:32 itu agar mereka dikenali sebagai 54:33 wanita-wanita beriman. Fala yu'dzaina, 54:36 hingga mereka tidak diganggu. Wakana 54:38 Allahu Ghafurar Rahima, sesungguhnya 54:40 Allah terhadap pelanggaran sebelumnya 54:42 Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 54:45 Jadi berkaitan dengan penutup aurat ini, 54:47 ini bukan masalah sepele. Ini masalah 54:50 yang mendasar dan setan ketika membujuk 54:54 orang tua kita di surga, membujuk mereka 54:57 untuk memakan buah terlarang dalam 54:59 rangka untuk melucuti pakaian mereka dan 55:01 menampakkan aurat mereka. Wal 55:03 iyadzubillah, semoga 55:05 Allah membimbing anak-anak kita untuk 55:07 betul-betul menjaga aurat mereka. 55:09 Menjauhkan diri dari perzinaan dan orang 55:12 tua hendaknya mendukung 55:14 anak-anak mereka apabila tiba pada usia 55:16 perkawinan 55:17 untuk menikahkan mereka. Jangan lebih 55:19 mengutamakan materi daripada kehormatan 55:23 anak-anak mereka. Subhanakallahumma 55:25 wabihamdik, asyhadu an la ilaha illa 55:27 anta, 55:28 astaghfiruka wa atubu ilaik. Wal afu 55:31 minkum. Wassalamualaikum warahmatullahi 55:33 wabarakatuh. Waalaikumsalam 55:34 warahmatullahi wabarakatuh. 55:35 Alhamdulillah terima kasih Ustaz Zein 55:37 atas jawaban-jawaban yang diberikan. 55:39 Mudah-mudahan sesuai dengan 55:41 Kang Atep ada hubungan mengenai Ling 55:42 Tiang Kung, apakah besok latihan? Ada, 55:44 ada. Tetap ya. Oh, besok tanggal 1 55:46 November ee apa pelatihan Ling Tiang 55:48 Kung tetap diadakan. Tempatnya di 55:51 sekolah 55:53 SIS ya? 55:55 Ee Sekolah Silaturahmi Islamic School di 55:57 belakang itu ee kami tunggu. Terima 55:59 kasih atas perhatian Anda semuanya. Saya 56:01 Muhammad Krisna, Atep Syaabudi, dan Algi 56:03 mohon pamit. Wabillahi taufik 56:05 walhidayah. Asalamualaikum 56:06 warahmatullahi wabarakatuh. 56:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:08 wabarakatuh. 56:11 Tep. 56:12 Masih instruktur kan?