Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan
- kirsir thiban barokan fuhbuna.
- Allahumma shi wasallim wabarik ala
- sayidina Muhammad wa sayidina Muhammad.
- Masyaallahu lam yasya lam yakun la haula
- wala quwwata illa billahil aliyil adzim.
- Masih dipancarkan dari jalan masjid
- silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur
- Bekasi. Radio silaturahim dan juga Rasil
- TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan
- akhwat yang dirahmati Allah. Senang
- sekali di kesempatan hari ini kami bisa
- kembali hadir menyapa ikhwan akhwat e di
- siang hari ini dalam program acara
- renungan di bawah naungan Al-Qur'an
- spesial untuk hari Senin 30 Maret 2026
- sudah masuki hari ke10 atau 11 ya di
- bulan Ramadan di bulan Syawal Afan Ian
- semoga di kesempatan iniat e dalam
- keadaan sehat dan selalu dalam lindungan
- Allah Subhanahu wa taala dan juga Masih
- dalam suasana Idul Fitri. Saya sendiri
- mengucapkan taqobbalallahu minum kepada
- ikhwan akhwat minal aidin wal faizin.
- Mohon maaf lahir dan batin ya karena ee
- baru siaran perdana lagi nih pasca Idul
- Fitri. Dan ikhwan akhwat telah hadir
- guru kita Ustaz Husein Altas.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Ustaz.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar baik dan sehat Ustaz ya?
- Alhamdulillahiabbil
- alamin.
- Siaran perdana kembali Ustaz setelah
- Alhamdulillah
- Idul Fitri.
- Dan pendengar ini. Masyaallah, Ustaz. Di
- Ramadan kemudian Idul Fitri terasa
- sekali support, dukungan ya.
- Alhamdulillah.
- Alhamdulillah sangat terasa untuk ya
- perjuangan dakwah Rad Silaturahim Ustaz.
- Mungkin sebagai pembukanya kami
- persilakan Ustaz
- kita baca al-Fatihah dulu ya.
- Baik.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin
- arrahmanirrahim
- maiki yaumiddin
- iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina
- an'amta alaihim
- alaiimadin.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil
- alamin. Allahumma sholli ala sayyidina
- Muhammadin
- abdillahi wa rasulih wa ala alihi
- wasohbihi
- waman saro ala hadjihi ila yaumiddin.
- Amma ba'du.
- Alhamdulillah wasyukrulillah kita dapat
- berjumpa kembali
- setelah kita menjalani ibadah siam
- selama 1 bulan mendekatkan diri kepada
- Allah semoga Allah subhanahu wa taala
- menerima amal ibadah kita, mengampuni
- dosa kesalahan kita, [berdehem]
- memaklumi
- kekurangan-kekurangan yang kita lakukan
- pada saat-saat
- beribadah di bulan Ramadan dan
- mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala
- memasukkan kita semua
- ke dalam rahmat-Nya yang mengumpulkan
- kita bersama Nabi kita Muhammad
- sallallahu alaihi wa alihi wasallam di
- dunia sebagai umat yang sejati di hari
- akhirat kita dikumpulkan bersama beliau.
- Dalam kesempatan ini juga saya
- mengucapkan
- rasa syukur yang tak terhingga kepada
- Allah Subhanahu wa taala.
- juga rasa terima kasih yang
- sebesar-besarnya kepada para pendengar
- pemirsa radio TV silaturrahmi
- yang memberikan dukungan
- dalam
- perjalanan
- siaran dakwah kita tanpa dukungan para
- jemaah tak mungkin siaran ini dapat
- berlangsung
- artinya
- perjalanan dakwah silaturahmi ini
- betul-betul merupakan kerja sama di
- antara mereka yang berjuang di radio.
- Para asatizah, demikian pula para krunya
- dan para jemaah yang memberikan
- dukungan. Dan kita di sini tidak
- bergantung kepada iklan ya, tapi
- betul-betul sepenuhnya kita bergantung
- kepada Allah dan hamba-hamba Allah
- Subhanahu wa taala yang digerakkan
- hatinya untuk memberikan dukungan dan
- kontribusi
- yang amat berharga. Semoga dukungan para
- pendengar, para pemirsa baik dalam
- bentuk materi maupun dalam bentuk doa
- Allah Subhanahu wa taala terima. Allah
- Subhanahu wa taala kabulkan doa mereka,
- ampuni dosa-dosa mereka dan kumpulkan
- kita kelak bersama-sama di hari akhir
- nanti bersama para kekasih-Nya, nabi
- kita, keluarganya, para sahabatnya,
- begitu pula para nabi dan para rasul di
- tempat [berdehem] yang mulia. Allah
- Subhanahu wa taala selamatkan kita dari
- azab dan murkannya. Semoga seusai puasa
- selama 1 bulan, kita dapat
- mempertahankan kekhusyukan kita
- dalam beribadah kepada Allah Subhanahu
- wa taala sebagaimana yang kita lakukan
- di bulan puasa. Amin ya rabbal alamin.
- Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Dan
- Ustaz, di pasca Idul Fitri ini ee
- kondisi di Timur Tengah, Ustaz,
- khususnya Iran dan sekitarnya kan
- eskalasinya masih berlangsung, Ustaz.
- mereka ya Zionis dan Amerika kan tidak
- melihat bagaimana kemuliaan hari raya
- Idul Fitri. Kemudian ya
- serangan-serangan masih berlangsung
- gitu, Ustaz. Dan Iran pun tidak tidak
- berdiam diri Ustaz. Masyaallah ya. Luar
- biasa. Kita bisa melihat bagaimana ee
- heroisme gitu ya. Ee Iran ee bisa
- melawan kekuatan yang juga luar biasa ya
- dari Zionis dan ee Amerika, Ustaz. Nah,
- bagaimana kita melihat ini dan sudah
- cukup lama ya, sudah hampir 1 bulan
- lebih, Ustaz ya.
- 1 bulanlah, kurang lebih
- 1 bulan ya dari serangan awal itu Ustaz,
- bagaimana kita melihat ini, Ustaz?
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma
- sholli ala Muhammadin wa alih. Allahumma
- ahdina subulasalam waakrijna
- minadulumatian nur wahdinaatikal
- mustaqim.
- Wajirna minabi jahanama. Ya Rahman, ya
- Rahim, ya Rabbal alamin.
- Apa yang sedang berlangsung di depan
- mata kita pada
- saat ini
- sebetulnya merupakan
- ujian dari Allah Subhanahu wa taala
- untuk memisahkan mereka-mereka yang
- beriman
- yang betul-betul berjuang di jalan Allah
- mengharapkan ridanya
- dengan orang-orang
- yang munafik
- yang menyembunyikan kekafiran dan
- menampakkan keimanan,
- tapi mereka rela untuk menjadikan diri
- mereka sebagai agen-agen Zionis.
- Nah, dari perjuangan saat ini yang
- sedang berlangsung antara Iran yang
- mewakili kaum muslimin,
- saya tidak mengatakan mewakili Syiah
- karena semboyan
- Sayid Ali Khamnai dan para penerusnya.
- Begitu pula para pejuang di Iran mereka
- mengangkat dan mengumandangkan semboyan
- Islam, bukan semboyan Syiah,
- tapi perjuangan demi betul-betul meraih
- kemuliaan di sisi Allah, menegakkan
- kalimat Allah dan mengeluarkan tangan
- menolong saudara-saudara kita yang
- tertindas di Palestin.
- Subhanallah. di tengah-tengah perjuangan
- ya dan serangan yang dilakukan
- saudara-saudara kita di Iran melakukan
- serangan besar-besaran terhadap ibu kota
- Israel
- meluruh lantakan Tel Ave
- Haifa dan kota-kota di sekitarnya
- ternyata kita menjumpai satu fenomena
- yang aneh, yang menakjubkan, dan juga
- membuka mata kita serta menyadarkan kita
- yang membantu kita untuk membedakan
- [berdehem] siapa kawan yang sebenarnya
- dan siapa lawan.
- Ketika Iran melakukan serangan terhadap
- Israel atau terhadap Zionis Israel,
- ternyata banyak kaum muslimin dan
- ulama-ulama mereka yang melakukan
- serangan, melakukan pembusukan terhadap
- saudara-saudara kita di Iran.
- Lalu ke mana mereka di saat menyaksikan
- saudara-saudara mereka di Palestina di
- bantai
- dihancurkan? Kenapa suara mereka tidak
- mereka serukan? Mereka kumandangkan
- untuk menyerang Zionis Israel atau
- mengelurkan tangan mereka. yang terjadi
- justru mereka meminta kepada
- saudara-saudara kita di Gaza untuk
- berhijrah meninggalkan Gaza
- tanpa sama sekali apa menerangkan kepada
- mereka ke mana mereka harus berhijrah.
- Karena tidak ada satuun negara Arab yang
- siap untuk menerima mereka.
- Mereka diperintahkan untuk berhijrah.
- Tidak ada gunanya kalian berperang untuk
- Israel. Bahkan salah satu mufti mereka
- mengatakan harap hukumnya untuk
- melakukan apa? untuk melakukan serangan
- bom syahid terhadap warga Israel.
- Jadi sebetulnya mereka bersama siapa?
- Apakah bersama Zionis ya? Apakah mereka
- bersama kaum muslimin? Nah, dari
- peperangan ini kita menemukan alhaddul
- fasil bainal iman wal kufur. Batasan
- yang jelas antara iman dan kufur.
- Kita melihat jelas siapa orang yang
- beriman yang sebenarnya yang hatinya
- bersama orang yang beriman dan siapa
- mereka-mereka
- yang mengaku sebagai orang yang beriman
- tapi hati mereka bersama orang-orang
- yang kafir.
- Kita ambil contoh Kang Rizal.
- Negara-negara teluk termasuk Saudi
- Arabia menyediakan tanah mereka untuk
- menjadi tempat yang menampung pangkalan
- Amerika.
- Lalu saya bertanya, siapa yang membiayai
- pangkalan Amerika tersebut? Ternyata
- negara-negara tersebut yang mengeluarkan
- biaya yang cukup besar untuk membiayai
- pangkalan-pangkalan Amerika dari
- kekayaan kaum muslimin yang dihasilkan
- dari tanah kaum muslimin digunakan untuk
- membantu Zionis Israel bersama Amerika
- membuka
- qawaid askariah, pangkalan-pangkalan
- militer.
- Sebagaimana berita yang kita terima,
- Qatar mengeluarkan 11 miliar dolar untuk
- membangun pangkalan Amerika di
- negerinya. Belum Saudi Arabia, belum
- Bahrain. Dan serangan yang ditujukan
- kepada Sayid Ali Khamnai yang menewaskan
- sekian banyak orang berasal dari
- Bahrain.
- J negara-negara Arab ini yang
- mengeluarkan biaya yang bekerja sama
- untuk mengizinkan Amerika membuka
- pangkalan di sana dengan alasan untuk
- melindungi mereka.
- Lalu ketika Amerika dan Zionis melakukan
- serangan terhadap Iran dari
- pangkalan-pangkalan tersebut, Iran
- melakukan pembalasan. Mereka mengatakan
- bahwa Iran melakukan serangan terhadap
- tetangganya.
- Padahal kita tahu bahwa negara mereka
- dijadikan sebagai pangkalan musuh untuk
- menyerang saudara-saudara kita kaum
- muslimin di Iran. Apakah menurut mereka
- kaum muslimin di Iran tidak punya
- kehormatan? Hm.
- dengan alasan bahwa mazhab mereka Syiah.
- Lalu saya bertanya,
- mazhab ini dari mana? Dasarnya yang
- dikumandangkan oleh rasul bahkan para
- nabi sebelumnya. Begitu pula yang
- diumumkan oleh para keluarga Nabi dan
- para sahabat Nabi. Islam bukan mazhab.
- Tapi dengan alasan mazhab ya, mereka
- menganggap darah kaum muslimin yang
- berasal dari pengikut mazhab Syiah lebih
- rendah daripada darah Zionis. Mereka
- berteriak membela Zionis ya, tapi mereka
- berpangku tangan terhadap penganiayaan
- yang terjadi pada saudara-saudara kita
- di Gaza. Lalu saya bertanya, apakah di
- saat kita mendukung Iran menghadapi
- Zionis, kita langsung berubah menjadi
- Syiah?
- kan tidak masing-masing dengan
- amalan-amalan yang diyakini. Dan kita
- harus tahu antara kita dengan mereka
- dalam iman sama.
- Terus sebagian orang mengatakan tapi
- akidahnya berbeda. Betul. Karena akidah
- ini bukan merupakan wadah yang Allah
- Subhanahu wa taala berikan untuk
- menyatukan kita. Karena yang menyatukan
- kita iman dengan rukun yang jelas, Islam
- dengan rukunnya yang jelas. Adapun
- akidah itu merupakan rekayasa buatan
- mereka-mereka yang berpecah belah dalam
- agama Allah. Maka di samping rukun iman
- yang enam, mereka tambahkan lagi
- bahagian yang mereka masukkan dalam
- akidah yang Allah Subhanahu wa taala
- sekali-kali tidak masukkan dalam rukun
- iman. Sebagai contoh,
- saya mendengar langsung seorang khatib
- di Madinah mengatakan
- bahwa almashu alkhuffain merupakan
- bahagian dari akidah. Menyapu di antara
- dua sepatu itu bahagian dari akidah.
- Bayangkan coba
- mereka memasukkan hal ini yang merupakan
- hal yang sifatnya khilaf dalam bahagian
- akidah. Artinya di saat orang tidak
- melakukan halnya atau mengingkarinya
- maka mereka kafir.
- Padahal rukun iman yang menentukan
- berimannya seseorang dan tidak beriman
- dijelaskan dalam Al-Qur'an dan sunah
- begitu jelas. Tapi karena mereka tidak
- merasa tidak merasa apa? Tidak merasa
- puas dengan rukun iman tersebut. Mereka
- tidak bisa mengkafirkan orang-orang yang
- berbeda dengan mereka. Maka mereka
- menggantinya iman dengan akidah.
- Islam dengan rukun Islam yang jelas
- mereka gantikan dengan mazhab agar
- mereka bisa saling mengkafirkan yang
- menguntungkan musuh-musuh Islam. Dan
- tahu tidak, Kang Rizal? pada peperangan
- 1973
- tahun 1973
- ketika Mesir berhasil ee melemahkan dan
- melumpuhkan Israel menghancurkan benteng
- Barlev.
- Salah seorang tokoh terkemuka di Mesir
- ya yang dikenal sebagai tokoh agama
- begitu menyaksikan kekalahan Israel
- langsung menghadapi serangan jantung dan
- meninggal dunia.
- Artinya apa?
- Walaupun ini menganggap walaupun
- dianggap sebagai tokoh agama yang
- terkemuka, tapi ternyata hatinya bersama
- Zionis. Begitu juga yang terjadi pada
- ulama-ulama yang selama ini
- gembar-gembor ya di tengah-tengah
- perjuangan yang seharusnya menyatukan
- kita mereka menyebarkan fitnah dengan
- alasan bahwa Iran itu Syiah. Jangan
- sekali-kali kita mendukung mereka di
- tengah-tengah perjuangan yang
- membutuhkan persatuan di antara umat
- Islam demi mengalahkan Zionis, maka
- sebetulnya mereka antek-antek Zionis.
- Tidak berbeda antara Abu Janda dengan
- mereka-mereka juga yang apa yang
- berpenampilan seolah-olah sebagai
- orang-orang yang mengamalkan sunah tapi
- jauh dari sunah Rasulullah. Apakah sunah
- Rasulullah mengizinkan kita untuk
- membantu musuh-musuh Islam dalam
- menghadapi saudara-saudara kita kaum
- muslimin?
- Jadi mereka-mereka jelas-jelasan
- merupakan agen Zionis. Jadi kalau kita
- ingin mengetahui batasan antara iman dan
- kufur, dari peperangan, kita bisa
- melihat siapa yang beriman yang
- sebenar-benarnya, siapa mereka-mereka
- yang kafir, siapa mereka-mereka yang
- bermunafik. Walaupun casing mereka
- sebagai casing orang-orang yang
- mengamalkan sunah Rasul, tapi mereka
- sebetulnya jauh dari sunah Rasulullah.
- Ini bukan hanya terdapat di kalangan
- ahlusunah atau yang menamakan diri
- mereka ahlusunah. Di kalangan Syiah pun
- sama. Di kalangan Syiah ada
- mereka-mereka menganggap sebagai
- pengikut keluarga Rasul. Tapi mereka
- bekerja sama dengan Inggris, bekerja
- sama dengan Zionis seperti Yasir Habib
- yang di London, seperti kelompok Sairozi
- juga yang terdapat di Irak. Banyak dari
- mereka yang hatinya bersama Zionis.
- Kenapa? Karena mereka melihat Iran ya
- melarang mengharamkan mereka untuk
- mencaci maki sahabat Rasul atau mencaci
- maki istri Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam. Pawai mereka
- dibubarkan. Akhirnya berbalik mereka
- berpihak pada Zionis karena Zionis
- mendukung mereka untuk menyebarkan
- fitnah.
- Bahkan mereka membuat film mengenai
- Sayidah Fatimah Azzahra yang betul-betul
- menaburkan fitnah di antara umat Islam.
- Jadi ternyata di setiap golongan baik
- itu Ahlusunah maupun Syiah terdapat
- betul-betul antek-antek Zionis yang
- bertebaran. Nah, di Indonesia kita
- jumpai cukup banyak dari mereka. Kita
- jumpai setiap ada ustaz yang tampak
- berpenampilan seolah-olah merupakan
- seorang tokoh sunni tapi hatinya bersama
- Zionis. Hati tidak tergerak untuk
- memberikan bantuan atau berteriak untuk
- mengecam Israel. Malah yang mereka kecam
- sesama saudara mereka kaum muslimin,
- maka mereka antionis.
- Dan ingat, sunah Rasul tidak pernah
- mengajarkan kita untuk berpihak kepada
- musuh menghadapi saudara-saudara kita
- yang mengucapkan dua kalimat syahadat
- yang beriman dengan iman yang sama,
- beriman dengan rukun Islam yang sama.
- Adapun akidah buang ke tempat sampah.
- Karena akidahnya tidak pernah digunakan
- pada masa Nabi, pada masa sahabat, tapi
- mulai berkembang ketika umat Islam
- berpecah belah. Maka masing-masing
- mengatakan bahwa akidah kami berbeda.
- Sedangkan imannya,
- rukun imannya sama.
- Akhirnya mereka menghalalkan darah satu
- sama lain. Inilah yang menyebabkan umat
- Islam mengalami kelumpuhan. Jadi
- sebetulnya sedang berlangsung pada saat
- ini merupakan perjuangan untuk membela
- martabat kehormatan kaum muslimin.
- Sebagaimana yang diucapkan oleh As Syekh
- Mahir Hamud, seorang tokoh pemimpin
- ahlusunah di Libanon mengatakan,
- "Seharusnya kalian bersyukur Iran
- mewakili kalian untuk berperang
- menghadapi musuh-musuh kalian, membela
- saudara-saudara kalian."
- Jadi seharusnya kita bersyukur kepada
- Allah jangankan sesama kaum muslimin,
- seandainya Korea Utara atau Rusia
- membela kaum muslimin, walaupun berbeda
- iman kita, kita berterima kasih kepada
- mereka,
- tapi sayang umat Islam telah kehilangan
- kemanusiaan mereka, apalagi iman mereka,
- kemanusiaan mereka telah hilang. Mereka
- tidak bisa membedakan mana yang zalim
- dan mana yang mazlum. Kalau sudah
- kemanusiaan mereka hilang, bagaimana
- mereka layak untuk menjadi orang yang
- beriman? Karena untuk menjadi orang yang
- beriman harus memiliki rasa kemanusiaan
- yang amat tinggi. Baru iman akan berdiri
- di atas kemanusiaan mereka. Tapi kalau
- sudah dikuasai nafsu angkara murka juga
- mendukung orang-orang yang zalim, hati
- mereka dibutakan oleh kefanatikan. Orang
- seperti ini, orang yang jauh dari iman,
- apalagi dari sunah nabi kita yang mulia.
- Jadi hati-hati, banyak orang menggunakan
- nama keluarga Rasul yang mulia atau nama
- sunah Rasul yang mulia, tapi mereka jauh
- dari sunah maupun ikutan bimbingan yang
- dicontohkan oleh keluarga Nabi kita yang
- jiwa mereka betul-betul bertauhid pada
- Allah, mulut mereka bersih, pandangan
- mata mereka, perilaku mereka yang tidak
- pernah mencederai kehormatan orang yang
- beriman apalagi sahabat
- maupun istri nabi [berdehem] kita.
- Begitu juga ahlusunah dari pengikut
- sahabat Nabi yang memuliakan rasul,
- memuliakan keluarga Rasul. Jadi jangan
- kita mengadakan peta komplit atau domba
- di antara keluarga Rasul dan
- sahabat-sahabat Nabi.
- Karena mereka semua bersatu disatukan
- dalam iman dan kecintaan kepada Allah
- dan Rasul-Nya. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Mengenai hal ini, Ustaz.
- Tadi juga Ustaz ee membahas bagaimana
- negara-negara di kawasan Teluk, Ustaz.
- Ya,
- ini kan menjadi dilema juga untuk kita,
- Ustaz. sebagaimana bisa dibilang ya
- tanda kutip mereka pasif, Ustaz ya.
- Malah tadi mengizinkan ee beberapa
- wilayahnya untuk pangkalan militer,
- kemudian juga ee wilayah udaranya untuk
- kepentingan Amerika dan Israel. Nah, ini
- juga kan menjadi ya perlembatanlah
- menjadi isu
- bisa dibilang ya pengkhianatan gitu,
- Ustaz. Betul.
- Mereka akan artinya menyampingkan
- Islamnya tapi lebih mengedepankan lebih
- melihat tadi perbedaan sekte
- betuliahnya. Ustaz bagaimana Ustaz
- melihat ini? Kita dibuat frustrasi
- selama puluhan tahun.
- Mereka mengatakan Israel walaupun kecil
- itu kuat. Tidak mungkin umat Islam bisa
- mengarahkan Israel.
- H.
- sampai ketika Menteri Luar Negeri
- Amerika pada saat itu yang dianggap
- sebagai arsitek
- arsitek luar negeri Amerika Henry
- Kissinger
- menggambarkan bahwa Israel itu merupakan
- negara yang kuat dengan benteng Barlev
- yang melindungi mereka walaupun jatuh
- bom atum tak akan mampu untuk
- menghancurkan benteng tersebut.
- Israel memiliki nuklir
- yang dengan mudah menghancurkan
- negara-negara Arab dalam sekejap mata.
- Subhanallah. Ternyata propaganda ini ya
- disebarluaskan oleh para pemimpin Arab.
- H
- para pemimpin Arab bahkan bangsa Arab
- sendiri ya yang hidup dengan eh hidup
- orang-orang yang tak beriman. Mereka
- menganggap mustahil kita akan mampu
- mengalahkan Israel karena di belakangnya
- ada Amerika sama dengan bunuh diri.
- Oleh karena itu, ketika kaum muslimin
- yang dipimpin oleh ee Anwar Sadat pada
- saat tersebut berperang menghadapi
- Israel ketika berhasil menerobos Barleev
- dengan kekuasaan Allah di bulan Ramadan
- mendekati wilayah Tel Afib langsung
- Nixon pada saat tersebut mengirimkan
- pasukannya yang diterjunkan langsung di
- arena perang termasuk persenjataannya.
- Kalau mengancam Mesir. Kalau Mesir
- berani melanjutkan, mereka akan
- menjatuhkan bom atom di jantung kota
- Kairo.
- Kita lihat akhirnya Sadet menghentikan
- peperangan kemudian mengadakan
- perjanjian Kem David yang membuat Mesir
- akhirnya tak berdaya untuk melakukan
- apa-apa membela saudara mereka pada saat
- tersebut. Karena Mesir tidak diizinkan
- sama sekali untuk mengerahkan pasukan
- tentara di daerah yang diserahkan oleh
- Israel. termasuk juga tidak diizinkan
- untuk membantu saudara-saudaranya,
- negara tetangganya juga yang diserang
- oleh Israel.
- Ini sebagai gambaran bagaimana ketakutan
- terhadap momok nuklir.
- Nah, yang membuat kita menjadi lemah,
- membuat kita kehilangan kepercayaan
- adalah para pemimpin Arab yang memang
- telah menjadi antek-antek Zionis. Mereka
- bukan hanya bersikap pasif, bahkan
- mereka mendukung logistik yang
- dibutuhkan oleh Israel dari mana
- datangnya. Begitu juga kebutuhan
- finansial Israel sebagian besar dari
- negara Arab, negara teluk, termasuk
- pangkalan militer yang dibangun juga
- yang menjadi tempat-tempat untuk
- melakukan serangan terhadap Iran,
- terhadap Suriah, terhadap Yaman. Semua
- itu di mana? Di negara-negara Arab yang
- dibiayai oleh mereka dengan alasan untuk
- melindungi kepentingan dan arasy mereka.
- Nah, Kang Rizal kalau kita perhatikan
- bersama-sama
- semua upaya untuk membangkitkan semangat
- jiwa patriotik kebangkitan untuk membela
- agama dan negara dihancurkan sampai
- mereka kehilangan semangat. Oleh karena
- itu ketika Iran tampil dan bangkit untuk
- melakukan perlawan, beramai-ramai mereka
- apa mereka perangi supaya tidak menyebar
- semangat revolusi ini apa? Ke
- tengah-tengah dunia Islam.
- Selama 1 bulan. Bayangkan, Kang Rizal.
- Iya.
- Iran berhadapan dengan Amerika. Bukan
- mengalami keadaan yang terjepit, malah
- membuat Amerika kewalahan. Bahkan mohon
- agar gencatan senjata perdamaian
- dilakukan. Iran mengatakan tidak. Ini
- merupakan jebakan.
- Kalau kalian ingin berdamai,
- persyaratannya berdamai betul-betul
- dengan jaminan tidak akan melakukan
- serangan kembali. Kemudian
- hengkang meninggalkan negara teluk,
- mengangkut semua pangkalan militernya,
- kemudian membayar ganti rugi ya sebesar
- 500 miliar dolar. Dan yang terakhir
- mereka meminta agar sanksi terhadap Iran
- diangkat
- dan Trump didemo oleh rakyatnya di dalam
- negeri. Mereka tidak menginginkan Trump
- menggunakan nama Amerika untuk berperang
- terhadap Iran.
- Jadi kita lihat bagaimana mereka
- mengancam dalam waktu 24 jam, 48 jam
- mereka akan melakukan serangan bahkan
- menjatuhkan bom nuklir. Bagi Iran semua
- ini merupakan ancaman yang tidak
- berarti. Mengapa? Karena mereka beriman
- kepada Allah dan hari akhirat. Mereka
- tahu dunia bukan tujuan mereka.
- Baik mereka mati
- ya ditembak oleh peluru atau jatuhnya
- bom nuklir atas mereka,
- mereka tetap mulia. Hidup sebagai apa?
- Manusia terhormat mati sebagai
- orang-orang yang mati syahid di jalan
- Allah. Oleh karena itu bukan mereka lari
- dari kematian. Bahkan Sayid Ali Khamnai
- mohon agar Allah kumpulkan mereka
- bersama para syuhada. Dalam doanya
- sambil menangis agar Allah kumpulkan
- bersama mereka. Termasuk juga mujtaba
- anaknya, termasuk juga para pejuang yang
- lain. Mereka berharap agar Allah
- Subhanahu wa taala kumpulkan bagi para
- syuhada. Mujtaba sebagai pengganti Sayid
- Ali Kham ditinggalkan oleh ayahnya.
- ibunya, istrinya, anaknya, dia merasa
- dunia tidak berarti apa-apa baginya.
- Trump beranggapan dengan kematian Sayid
- Ali Khamna, Iran akan berakhir.
- Mereka tidak sadar bahwa rakyat Iran
- rakyat yang telah betul-betul mengalami
- tekanan cukup lama dan pendidikan untuk
- betul-betul mengutamakan hari akhir
- daripada kehidupan dunia ini. Jadi apa
- yang dilakukan oleh negara Arab dari
- pengkhianatan membuat umat Islam tidak
- punya keberanian untuk menghadapi
- Israel, takut terhadap ancaman nuklir,
- persenjataan Amerika dan lain
- sebagainya. Sekarang terbukti ternyata
- semua itu hanya merupakan
- ancaman-ancaman kosong. Sekarang Selat
- Hurmus dikuasai oleh Iran. H
- kapal yang melintas tergantung
- mendapatkan izin daripadanya. Dulu
- mereka tidak mengambil yuran, sekarang
- mereka mengambil yuran. Kemudian mereka
- mengancam [berdehem] bila keadaan
- mendesak, mereka akan memutuskan kabel
- optik yang terdapat di bawah Selat
- Hurumus.
- Apabila kabel optik tersebut diputuskan,
- apa yang akan terjadi? bisa-bisa
- penerbangan ya
- mereka tidak mengetahui ke mana mereka
- akan pergi. Bisa-bisa mereka mendarat di
- tengah-tengah padang pasir, kemudian
- data perbankan, data yang bermacam-macam
- akan hilang, manusia akan kembali ke
- zaman purba.
- ini merupakan ancaman yang serius dan
- tidak membutuhkan persenjataan yang
- canggih. Cukup mereka menggunakan bahkan
- para penyelam
- pemotongan terhadap kabel tersebut yang
- mengakhiri masa-masa era-era digital
- yang luar biasa indahnya.
- Jadi kita lihat sekarang terbukti bahwa
- para pemimpin Arab ternyata merekalah
- pengkhianat-pengkhianatnya
- yang selama ini membius bangsa Arab,
- menghanyutkan mereka dalam syahwat,
- dalam hawa nafsu, dalam kebebasan
- seperti yang dilakukan oleh Muhammad bin
- Salman saat ini. Hingga membuat akhirnya
- apa? Bangsa Arab kehilangan jati diri
- mereka. Seperti yang dikumandangkan oleh
- para ulama Tahatil Umamul Arabiyah.
- Hingga dalam Al-Qur'an disebutkan kalau
- kalian berpaling tidak menjalankan
- kewajiban kalian, Allah akan gantikan
- kalian dengan umat yang lain. Terbukti.
- He.
- Dan bukan hanya Iran, bangsa-bangsa yang
- lain pun yang bukan berasal dari bangsa
- Arab yang beriman termasuk Indonesia,
- rakyatnya memberikan dukungan terhadap
- perjuangan Iran tanpa mereka harus masuk
- menjadi Syiah.
- Tapi propaganda ini rupanya amat
- berbahaya buat mereka yang bisa membuat
- akhirnya rahasia mereka terbongkar. Oleh
- karena itu, dengan gigi mereka
- menyebarkan berbagai macam fitnah yang
- keji di bawah pimpinan Abu Janda yang
- saya merasa heran kok ustaz-ustaz ulama
- ikut di bawah Abu Janda.
- Heran enggak?
- Iya.
- Termasuk kita dengar juga Harry Pras
- bagaimana sikap ucapan, pernyataannya
- dan di belakangnya terdapat seorang
- ustaz yang terlibat dalam sebuah skandal
- yang mengerikan, menjijikkan. Wali
- iyazubillah. Jadi kalau kita lihat
- betul-betul ini sebuah konspirasi
- tingkat tinggi yang ingin betul-betul
- menghancurkan semangat umat Islam dan
- memecah belah mereka, kita harus
- waspada. Mudah-mudahan Allah selamatkan
- umat Islam, satukan hati mereka tanpa
- sama sekali dipengaruhi oleh fanatisme
- kesukuan, tapi min ajril Islam demi
- Islam insyaallah.
- Nah, Ustaz, tadi Ustaz menyebutkan Selat
- Hormus, Ustaz
- dua kapal tanker Indonesia juga punya
- Pertamina masih tertahan di sana, Ustaz.
- Ini juga kalau kata pengamat dilematis,
- Ustaz. Di satu sisi kan supaya apa?
- Penginnya segela melintas, diizinkan
- oleh Iran. Tapi di satu sisi kan
- Indonesia yang tergabung dengan bop juga
- mungkin Iran melihat keberpihakannya
- terhadap Amerika dan Israel. Ustaz,
- Ustaz itu melihat hal ini juga
- bagaimana, Ustaz?
- Sebetulnya Iran
- ee hubungannya dengan Indonesia hubungan
- yang amat hangat dan mesra. Kalau
- seandainya ada ee sikap dari pemimpin
- tidak mewakili rakyatnya sama sekali.
- Karena rakyat mengatakan
- bahwa kebijakan yang diambil oleh para
- pemimpin tidak mewakili mereka. Dan ini
- diketahui betul-betul oleh pemerintahan
- Iran.
- Dan kita tahu juga bagaimana pemerintah
- Indonesia pernah menahan dua kapal
- tanker Iran yang bermuatan 2 juta barel.
- Kita bertanya kenapa sampai ditahan
- bahkan akan dilelang.
- Sebabnya apa? Yakin bahwa ini pasti ada
- perintah.
- Hm.
- Amerika yang melakukan ee boikot
- terhadap Iran dan minyak Iran pasti
- berada di belakang semua ini. Oleh
- karena itu, kita berharap pemimpin
- Indonesia sadar bahwa kekuatan seorang
- pemimpin tergantung fondasi dan akarnya.
- Tapi kalau pemimpin bergantung kepada
- kekuatan eksternal seperti negara-negara
- teluk,
- mereka bergantung pada perlindungan
- negara teluk selagi mereka kuat.
- He.
- Begitu negara teluk ditinggalkan atau
- mereka tak mampu lagi melindungi
- negara-negara yang berada di bawah
- naungan mereka, maka rakyat akan
- menggulingkan mereka. Begitu juga para
- pemimpin di negeri kita Indonesia.
- Jangan kita mencontoh negara teluk yang
- bergantung kepada perlindungan
- eksternal, tapi bergantung kepada
- kepercayaan rakyat. Kecintaan rakyat,
- dukungan dari rakyat. Ini yang akan
- membuat mereka menjadi kokoh dan kuat.
- Mereka hidup mulia. Seandainya mereka
- mati, mereka menjadi pahlawan yang
- mulia.
- Dan mati baik kita mati ya di medan
- perang atau mati di atas tempat tidur
- tidak penting bagi kita. Dan bila tiba
- saatnya datang kematian tak mampu kita
- akan mengelak. Oleh karena itu, jaga
- kehormatan kita dan dianggap menjadi
- pemimpin baik sebagai kepala negara atau
- sebagai para menteri maupun wakil
- rakyat. Kalau mereka bekerja untuk
- bangsa negara, rakyat juga mencintai
- mereka, percaya kepada mereka, mereka
- akan merasa aman di rumah mereka. Mereka
- juga akan betul-betul apa? Akan
- betul-betul penuh keyakinan dalam
- kebijakan yang mereka ambil karena
- rakyat memberikan dukungan. Jangan
- seperti Donald Trump. Dia mengambil
- kebijakan sebagai seorang raja yang
- otoriter ya.
- Kebijakan tanpa musyawarah. Rakyat
- Amerika marah, anggota kongres pun
- ribut. Akhirnya dalam negerinya dia
- diteror. Kebijakan dia tidak punya akar
- yang kuat. Kenapa? Karena dia melakukan
- tindakan semena-mena. Sekarang para
- sekutunya pun berlepas tangan dianggap
- berkhianat. Kelompok NATO. Begitu juga
- negara-negara teluk mulai berupaya untuk
- memberontak karena merasa mereka
- mengeluarkan biaya tinggi, memberikan
- hak untuk mendirikan pangkalan. Tapi
- ternyata rudal Iran sampainya ke mereka
- tidak sampai ke Amerika.
- Jadi oleh karena itu ini betul-betul
- merupakan kekuasaan Allah untuk membuka
- mata kita kaum muslimin. Bukan Allah
- yang meninggalkan kaum muslimin, tapi
- kaum muslimin yang telah lupa dan
- meninggalkan Allah subhanahu wa taala.
- Oleh karena itu, Sayid Kutub mengatakan
- apa?
- Kemenangan sebetulnya berada di atas
- kita semuanya. Sedang menunggu
- menantikan saat kun fayakun dari Allah.
- Dan itu akan terjadi bila kita
- betul-betul berjuang untuk Allah dan
- menegakkan kalimatnya bukan untuk hawa
- nafsu kita. Wallahuam.
- Baik, Ustaz. Terima kasih jawabannya.
- Ini ada satu pertanyaan dari Pak
- Abdullah di Bogor Ustaz.
- Iya.
- Namanya pendengar yang menyimak siaran
- topik berita tadi pagi sepertinya.
- Ustaz, Ustaz di acara ee dialog topik
- berita rasil tadi pagi ee mewawancarai
- mantan atase Kementerian Luar Negeri
- Republik Indonesia di Teheran Iran.
- He.
- Yang bernama Ibu Jovi. He.
- Beliau [berdehem] mengatakan walaupun
- disanksi kenyataannya
- level sosial dan kesehatan Iran sudah
- setara dengan Swedia dan beberapa negara
- Eropa. Bahkan sainsnya maju. Dalam hal
- ini Amerika salah salah data bahkan
- menyepelekan Iran. Tapi beliau bilang
- faktor nasionalisme dan keturunan bangsa
- Persiaanya yang lebih mendominasi
- kekuatan mereka. Bagaimana menurut Pak
- Ustaz ketika secara ideologis kan Iran
- ini republik Islam?
- Mohon jawabannya, Ustaz.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Memang
- Amerika dan Zionis salah menilai rakyat
- Iran. Dia beranggapan bahwa rakyat Iran
- ini ya seperti pada masa-masa syah Iran.
- Atau mereka memandang rakyat Iran
- seperti keadaan rakyat Iran di luar yang
- telah betul-betul meninggalkan
- kehormatan mereka, martabat mereka.
- Hidup dengan gaya hidup orang-orang yang
- tak beriman. Mereka menginginkan agar
- putra syairan kembali. Mereka tidak
- menyadari selama kurang lebih 45 tahun
- ulama-ulama mereka mendidik rakyat Iran
- dengan pendidikan betul-betul
- atas dasar iman.
- Kemudian menumbuhkan ketakwaan dan
- kesabaran. Bayangkan 45 tahun di boikot
- h
- mereka hidup prihatin, hidup dalam
- keadaan prihatin.
- Tapi ternyata mereka mampu untuk
- bersabar.
- Mampu bersabar, mampu bertahan. Apa yang
- membuat mereka mau bersabar? Karena
- antara para pemimpin ulama dan rakyat
- hidup bersama-sama bersatu. Tidak ada
- jarak kesenjangan antara para pemimpin
- dan rakyatnya.
- H. Sebagai contoh,
- Sayid Ali Khamnai yang memimpin Iran
- setelah ee keberangkatan Al Imam
- Al-Humaini, kita saksikan bagaimana
- beliau hidup betul-betul amat prihatin
- bersama rakyat, tidak hidup
- berlebih-lebihan, bermewah-mewahan.
- Bahkan seorang wartawan Jepang
- mengatakan harga sendarnya senilai 5
- dolar. Itu pun tidak berganti selama
- bertahun-tahun. Jubahnya tidak diganti
- selama 35 tahun.
- Keadaan yang sederhana. Satu kali beliau
- ketika menghadiri acara menikmati satu
- makanan, dia mengatakan, "Ini makanan
- yang saya nikmati yang paling enak
- selama ini." Kenapa? Karena makanan yang
- beliau makan sehari-hari makan yang amat
- sederhana.
- Tapi rakyat Iran membeli bahan bakar
- dengan harga yang murah. Rp500.
- Penerbangan juga dari satu wilayah ke
- wilayah dengan harga yang murah.
- Transportasi umum seperti kereta api,
- kendaraan juga mereka [berdehem] jangkau
- dengan harga yang murah.
- Ketika terjadi inflasi kemarin, Iran
- menaikkan gaji pegawainya 60% disebabkan
- karena inflasi.
- Tidak terdapat rakyat Iran yang hidup
- tidak mendapatkan kebutuhan makanan
- mereka.
- Sedangkan mereka-mereka yang diberikan
- kelebihan, mereka keluarkan harta mereka
- untuk perjuangan.
- Jadi rakyat yang disatukan dalam iman,
- yang terdidik dalam kesabaran, bertahan
- selama 45 tahun menghadapi pemboikotan,
- bagaimana mungkin dapat dihancurkan
- hanya karena pemimpinnya meninggal dunia
- atau mati dalam keadaan syahid.
- Justru semakin mereka diperangi semakin
- apa? Semakin mereka bertahan dan
- semangat juang mereka berapi-api. Bukan
- hanya orang tua sampai anak-anak kecil
- mengatakan, "Doakan kami agar kami mati
- syahid.
- Doakan kami agar kami mati syahid.
- Orang-orang yang tadi kita anggap
- liberal ketika ee sebelum Sayid Ali
- Khamnai wafat, semenjak tertembaknya
- atau terbunuhnya Sayid Ali Khamnai, kaum
- liberalnya apa? Berubah pandangan
- mereka, malah mereka sepenuhnya
- mendukung Sayid Ali Kham dan perjuangan
- yang dianggap menginjak-injak kehormatan
- mereka. ketika Iran mampu bertahan
- bahkan melakukan serangan terhadap
- Israel, terhadap barat, terhadap Amerika
- ternyata membuat mereka lebih percaya
- diri. Jadi sebetulnya
- penilaian yang ee diberikan oleh apa
- oleh intelijen mengenai keadaan Iran
- terhadap Zionis, terhadap Amerika,
- apalagi Trump yang terburu-buru
- merupakan penilaian yang tidak memiliki
- dasar yang kuat. Seperti yang
- disampaikan oleh mantan
- ee diplomat kita yang terdapat di Iran
- itu merupakan fakta dan kenyataan.
- Merupakan fakta yang sebenarnya. Bahkan
- perlu Kang Rizal ketahui di Iran ini
- para mula ulama-ulama bukan hanya
- mendalami ilmu agama
- bahkan mereka mendalami [berdehem]
- sains. Ada yang menguasai matematika
- dengan baik, ada yang menguasai fisika.
- Termasuk mujtaba khusus mujtaba khamnai
- ini
- di samping dia belajar dari ha ilmiah,
- dia juga langsung mempelajari sains dan
- mendalaminya hingga dia menjadi apa?
- Orang yang cukup besar pengaruhnya dalam
- mengembangkan persenjataan. di Iran
- dalam mengendalikan juga pasukan garda
- republik mereka pasdaran. Begitu juga
- mengendalikan intelijen. Memang
- dipersiapkan tak pernah ke luar negeri,
- tidak pernah belajar di luar tapi
- menghabiskan waktu dalam perjuangan
- sampai keadaannya pun amat betul-betul
- miris. Ketika dia akan menikah,
- Sayid Ali Khamnin mengumpulkan para
- pemimpin. Selesai pertemuan di parlemen,
- dia [berdehem] bertanya, "Siapa di
- antara kalian yang mau menerima
- menikahkan seorang pemuda miskin?
- ya dengan putri kalian.
- H
- semua anggota parlemen berdiam melalui
- ketua parlemen mengatakan apa? Bagaimana
- akhlaknya, kepribadiannya? Dia
- mengatakan dia seorang yang saleh,
- seorang yang bertakwa, seorang yang
- berjuang. Lalu kepala parlemen
- mengatakan, "Saya siap untuk menikahkan
- putri saya." Lalu orang bertanya, "Siapa
- dia?" Sayid Ali Khamn mengatakan, "Putra
- saya mujtaba."
- Masyaallah.
- sampai dia sampai saat ini semenjak ayah
- meninggal dunia masih belum memiliki
- sebuah rumah, masih tinggal di sebuah
- rumah kontrakan.
- Jadi, bagaimana rakyat tidak bersabar,
- tidak memberikan dukungan bagi para
- pemimpin mereka yang hidup seperti
- keadaan mereka.
- Hidup seperti keadaan mereka. Jadi,
- mereka percaya kepada para pemimpin
- mereka karena pemimpin mereka bekerja
- hidup untuk mereka. Nah, kita berharap
- para pemimpin di negeri kita juga apa?
- Hidup seperti rakyatnya hidup. Bekerja
- untuk rakyatnya siang malam bergadang
- untuk memperhatikan kesejahteraan mereka
- dan melindungi mereka. Dan saya yakin
- walaupun Amerika katakan bahkan seluruh
- negara Barat memerangi Indonesia, rakyat
- akan memberikan dukungan bagi para
- pemimpinnya. Jangan sampai mereka
- mengatakan kebijakan pemimpin tidak
- mewakili kami.
- Jadi, Iran terhadap rakyat Indonesia ini
- luar biasa. Sampai ketika rakyat
- Indonesia datang ke sana
- yang masuk ke Iran dari luar mengendarai
- kendaraan sampai ketika mereka mengisi
- bensin dibebaskan.
- Hm. I
- dibebaskan sama sekali.
- Disambut dengan hangat, dijamu dengan
- baik. Kenapa? Karena kecintaan Iran
- terhadap rakyat Indonesia.
- Masyaallah. Nah, kita harapkan
- mudah-mudahan kecintaan ini betul-betul
- akan semakin kuat di antarama kaum
- muslimin. Dan insyaallah negara ter
- pemimpin-pemimpin [berdehem]
- mereka yang berkhianat disingkirkan oleh
- Allah, digantikan dengan
- pemimpin-pemimpin yang penuh kecintaan
- pada rakyat dan mudah-mudahan bisa
- menyatukan
- kita dalam suasana honimon
- bulan madu dalam iman dan ketakwaan
- bukan dalam fatisme. Dan mudah-mudahan
- umat juga dapat membuka mata mereka
- untuk dapat membedakan siapa pengkhianat
- dan siapa yang berjuang di jalan Allah
- Subhanahu wa taala. Ketika kita
- mendukung Iran dalam perjuangannya bukan
- karena membabi buta, tapi karena mereka
- berjuang untuk kaum muslimin. Kalau
- mereka berbalik berjuang untuk
- kepentingan kelompok dan golongan mereka
- menghadapi kaum muslimin, kita akan
- berlepas tangan dari mereka. Dan ini
- berlaku untuk siapapun juga, negara mana
- pun juga yang berpihak kepada kaum
- muslimin, berjuang untuk membela
- kehormatan mereka, kita akan memberikan
- dukungan buat mereka, mendoakan mereka.
- Tapi siapa yang berkhianat walaupun
- mereka penjaga dua kota suci atau
- negara-negara teluk yang menganggap diri
- mereka sebagai bangsa Arab, tapi mereka
- berkhianat terhadap Rasul, kita berlepas
- tangan dari mereka. Termasuk ulama-ulama
- mereka yang berkhianat.
- Mungkin cukup sampai di sini. Insyaallah
- kita lanjutkan kembali dalam dialog kita
- berikutnya. Subhanakallahumma wabihamdik
- ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka
- wa atubu ilai.
- Baik, terima kasih jazakallah khairan
- kirin
- atas atas e kajiannya di kesempatan eh
- siang hari ini. Update mengenai
- ujian yang luar biasa menimpa saudara
- kita di Iran, Ustaz. Ya. Tadi pelajaran
- zuhud, war kesederhanaan para pemimpin
- Iran.
- dan masyarakatnya semoga menjadi
- pelajaran untuk kita semua. Amin. Amin.
- Dan juga negara-negara teluk yang
- biasanya
- menampilkan hedonisme yang luar biasa,
- Ustaz. Ya,
- betul. Betul.
- Justru mungkin hedonisme seperti itu
- akan lebih mudah justru dihancurkan,
- Ustaz, ya.
- Dibandingkan yang
- betul. Coba uang yang mereka gunakan
- untuk pangkalan Amerika digunakan untuk
- membantu negara-negara Islam yang hidup
- dalam kondisi apalagi membantu saudara
- mereka di Gaza.
- Masyaallah.
- Indah sekali kan?
- Masyaallah.
- Demikian ikhwan akhwat, renungan di
- bawah naungan Al-Qur'an e spesial untuk
- siang hari ini. Semoga kita semua dapat
- memetik pelajaran dan ibrah dari
- penjelasan yang disampaikan oleh Ustaz
- Husein Alat. Insyaallah kita bertemu
- kembali di lain kesempatan. Kita akhiri
- dengan bacaan maj subhanak wabihamdika
- asadu alla ilahailla antaik.
- Saya Rizal Hak Kang Oni dan Ustaz Al
- undri. Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.