Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:11 Bismillahirrahmanirrahim. 0:12 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:14 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:17 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:19 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:21 yang dapat meraih kami lewat Rasil Radio 0:24 maupun YouTube Rasil Rasil TV. 0:26 Asalamualaikum warahmatullahi 0:28 wabarakatuh. Mudah-mudahan dalam keadaan 0:30 sehat walafiat dan yang di perjalanan 0:33 tidak lupa, tidak bosan kami ingatkan 0:35 hati-hati di jalan. Dan alhamdulillah 0:38 pada hari Jumat yang berkah dan sendu 0:41 ini karena di sekitar Studio Rasil dan 0:44 sekitarnya ini ee dalam keadaan mendung. 0:47 Mudah-mudahan yang ee ada di jalan 0:51 kemudian hujan Allah lindungi dan tetap 0:53 berhati-hati. Kami hadir fikih wanita di 0:56 ruang dengar Ikhwan dan Akhwat. Guru 0:58 kita Ustazah Herlini Amran telah hadir. 1:00 Kita sapa terlebih dahulu. 1:01 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02 wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam 1:05 warahmatullahi wabarakatuh. 1:08 Sehat, Ustazah? Alhamdulillah. Luar 1:10 biasa. Allahu Akbar. Allahu Akbar. 1:13 Masyaallah. Ee senang sekali kita bisa 1:15 hadir lagi di ruang dengar lewat Rasil 1:18 Radio maupun Rasil TV. Dan tema yang 1:21 akan dibahas Ustazah saat ini lagi 1:22 hangat-hangat ya memang di jagat maya 1:25 perihal menghina. Padahal hal tersebut 1:28 mungkin tidak disengaja atau katanya 1:31 bercanda. Namun ternyata Islam 1:33 mengaturnya dan melarangnya dan juga 1:35 memperingatinya supaya kita tidak e 1:38 melakukannya. Apa itu temanya? yaitu 1:41 bahaya menghina orang lain dalam 1:43 pandangan Islam. Tafadul Ustazah. Iya. 1:46 Jazakillah maulin. 1:48 Bismillahirrahmanirrahim. 1:49 Alhamdulillah. 1:51 Alhamdulillahilladzi alafa baina 1:53 qulubina faasbahna binikmati ikhwana. Ya 1:57 rabbana lakal hamdu bil iman. Ya rabbana 2:00 lakal hamdu bil islam. Yaana lakal hamdu 2:03 bil quran 2:05 lakalam ahli muah. 2:12 Allah shi wasallim wikidina Muhammadin 2:16 waa alihi wa asabi 2:19 ajmain. Alhamdulillah mudah-mudahan kita 2:22 semua menjadi hamba Allah 2:25 yang senantiasa diberikan hidayah dan 2:28 petunjuknya sehingga kita mampu 2:30 menjalani hari-hari kita dalam kehidupan 2:33 ini sesuai dengan ajarannya. Insyaallah 2:36 tetap dalam istikamah dalam keislaman 2:40 dan keimanan kita. Ee pembahasan kita 2:43 kali 2:44 ini sesuai dengan firman Allah. Kita 2:49 mengambil dari firman Allah surah 2:52 Al-Hujurat ayat 11. 2:55 Ya, kita memang ee sehari-hari dalam 2:58 kehidupan kita ini memang tidak bisa 3:00 lepas, tidak pernah lepas dari ee 3:03 celetukan, ucapan, omongan, ya. 3:05 Perkataan yang diucapkan apakah oleh 3:08 diri kita, oleh orang atau orang lain. 3:09 Namun Islam memberikan 3:12 rambu-rambu. Nah, dalam surah Al-Hujurat 3:14 ayat 3:16 9, Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:19 Ya ayyuhalladina 3:29 amanu 3:47 yaumqamun iniat Ayat ini ee 3:51 khitab-nya di ee pertama kali itu 3:54 diperuntukkan, ditujukan khusus kepada 3:57 orang-orang beriman. Ya ayyuhalladzina 4:00 amanu ya wahai orang-orang yang beriman. 4:03 Jadi ya ayyuhalladzina amanu ini adalah 4:07 panggilan Allah kepada hamb-Nya yang 4:10 beriman. Jadi khusus spesial nih 4:13 syaratnya iman. Karena hamba Allah itu 4:15 kan semua manusia itu kan hamba Allah 4:17 ya. Tapi tidak semuanya beriman. Jadi 4:19 khusus untuk hamba Allah yang beriman 4:21 dipanggil dengan ya ayyuhalladzina 4:23 amanu. Ini merupakan sebaik-baik 4:26 panggilan yang Allah ee berikan kepada 4:31 hamb-Nya. Jadi, jadi gini kalau menurut 4:33 ee Abdullah bin Abbas, setiap ayat Allah 4:37 yang didahului dengan panggilan kepada 4:39 hambanya dengan kalimat ya 4:41 ayyuhalladzina amanu. Wahai orang-orang 4:44 yang beriman. Ini menunjukkan bahwa 4:47 sesudah Allah, sesudah Allah memanggil 4:51 hambanya yang beriman itu akan diberikan 4:53 akan disampaikan sesuatu yang penting. 4:56 Jadi artinya jika kita mendengarkan 4:59 firman Allah ya ayyuhalladzina amanu 5:02 dengarkan baik-baik karena di situ 5:06 terdapat kebaikan yang Allah 5:07 perintahkan. Kalau itu sifatnya perintah 5:11 atau larangan yang kita di ee tidak 5:15 boleh melakukannya karena di situ 5:17 terdapat larangan ee yang sangat keras 5:20 dari Allah. Jadi ke setelah jadi kalau 5:22 sudah ada kalimat ya ayyuhalladzina 5:24 amanu itu waspada deh. Hati-hati deh. 5:26 Ini kalimat apa nih? Perintah Allah nih 5:28 apa nih yang diberikan khusus hanya 5:30 kepada orang yang beriman? Nah, jadi 5:33 ayat ini kan ya tadi disebutkan ya 5:36 ayyuhalladzina amanu la 5:39 yasun minumin. Janganlah kalian satu 5:43 sama 5:45 lain mengolok-olok. Ya. Jadi kalau saya 5:48 ee bacakan terjemahan secara umum ya, 5:51 surat Al-Hujurat ayat 11 ini. Wahai 5:54 orang-orang yang beriman, janganlah 5:56 suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain 5:59 karena boleh jadi mereka yang 6:01 diolok-olok itu lebih baik daripada 6:04 mereka yang mengolok-olok. 6:06 Dan jangan pula 6:08 perempuan-perempuan mengolok-olok 6:10 perempuan lain. Karena boleh jadi 6:13 perempuan yang diolok-olok itu lebih 6:16 baik daripada perempuan yang 6:18 mengolok-olok. Janganlah kamu saling 6:21 mencela dan saling memanggil dengan 6:23 julukan yang buruk. Seburuk-buruk 6:26 panggilan adalah panggilan fasik setelah 6:28 beriman. Siapa yang tidak bertobat? Nah, 6:31 ini nih kalimat ini ancaman ya. Wam 6:34 yatub. Siapa yang enggak mau bertobat? 6:37 Faulaika 6:38 humimun. Itulah orang-orang yang zalim. 6:41 Jadi Allah melebelkan hambanya yang 6:43 tidak bertobat dari dosa yang dia 6:45 lakukan itu apa? Zalim. Nah, jadi ayat 6:49 ini mengingatkan kita bahwa menghina 6:53 seseorang dan menganggap kita lebih baik 6:55 darinya itu perbuatan yang tercela. Ya, 6:59 itu perbuatan yang dilarang oleh Allah 7:01 ya. Jadi haramnya kita menghina orang 7:04 lain ya. Tidak boleh kita ee sukhriah 7:08 itu merendahkan orang lain ya. Jadi 7:12 memang ee banyak ya riwayat-riwayat 7:15 larangan ee bagi hamba Allah untuk 7:18 seakan-akan sombong ya. Karena sombong 7:20 itu menolak kebenaran dan merendahkan 7:22 orang lain. Jadi mau menghina, 7:25 menganggap remeh, ataupun mengolok-olok 7:29 itu ya bisa jadi orang yang dihina tuh 7:32 di sisi Allah lebih tinggi derajatnya, 7:34 kedudukannya dan bisa jadi dia lebih 7:36 dicintai 7:38 Allah. Jadi memang ayat ini penjelasan 7:41 ya, bagaimana hak seorang ee mukmin 7:44 dengan mukmin yang lain ya. Jangan 7:46 sampai kita itu mencela ya walaupun 7:48 hanya bergurau. Karena bergurau di dalam 7:50 Islam kena kita juga pernah bahas. 7:52 Enggak 7:53 boleh merendahkan, enggak boleh membuat 7:56 ketawa orang ya, mengolok-olok gitu ya. 7:59 Ini kan ee semuanya itu mengandung makna 8:02 merendahkan sesama saudara kita. Nah, 8:05 ini ee menunjukkan bahwa 8:07 perbuatan-perbuatan larangan ini adalah 8:09 celaan, enggak dibenarkan. Jadi ini 8:12 larangannya kan umum ya, tidak boleh 8:14 mencela orang lain. 8:15 Suhriah ee tidak boleh mencela orang 8:18 lain. Mungkin sebagian juga apa ee apa 8:20 sih ee bedanya? Misal kan ini kan hanya 8:23 bercanda, ini kan hanya ee cuman gurau, 8:28 ini kan hanya spontanitas. Di situlah 8:31 Islam melatih kita untuk bertutur kata, 8:35 bersikap sesuai dengan akhlak-akhlak 8:37 Islam. Dan kita tahu bahwa Rasulullah 8:40 itu diutus itu adalah untuk memperbaiki 8:43 akhlak manusia. Jadi memang ee diatur 8:46 dalam Islam ya, bagaimana kita 8:48 berbicara, bagaimana kita bersikap, 8:51 bagaimana kita memperlakukan orang ya. 8:54 Jadi ee hakikatnya manusia itu kan di 8:56 sisi Allah tuh kan semuanya sama. Yang 8:58 mulia itu adalah yang mulia itu adalah 9:01 yang yang bertakwa kepada kepada Allah. 9:04 Ya, jadi ini ee di situ di ayat itu juga 9:07 menyebutkan perempuan ya ee perempuan 9:10 itu ee apa namanya? Mohon maaf sebentar 9:14 ya. 9:21 Sebentar. Lagi si jadi 9:24 ee masuk. Maaf ada cucuk. Maaf meng 9:28 suaranya ada ada background suara. Iya 9:31 ada cucu. Silakan. 9:35 Iya. Jadi ee Imam Ibnu Katir menjelaskan 9:39 bahwa Allah Subhanahu wa taala itu 9:42 melarang hamba-hambanya dari perbuatan 9:45 sihriah terhadap manusia. Sikap 9:48 merendahkan, mencela, menghina, bergurau 9:51 dengan seakan-akan meremehkan. Ya, ini 9:54 kan hal-hal yang tidak patut dilakukan 9:57 oleh hamba-hamba Allah. Ya, itu dilarang 9:59 ya. Enggak boleh merendahkan sufriah ya. 10:02 Jadi memang di surat Al-Hujurat ini ee 10:04 memandu kita sebagai hamba Allah untuk 10:08 menjadikan saudara kita tuh saudara 10:10 saudara seiman. Tidak ada yang mulia. 10:13 Yang mulia itu hanya ee ketakwaannya. 10:15 Dan kenapa di sini dikhususkan perempuan 10:17 wala nisa minisa 10:20 asyakun minhunna? Jangan pula sekumpulan 10:23 perempuan karena biasanya tuh yang kayak 10:25 begitu tuh perempuan gitu ya. Ee tapi 10:27 bukan berarti laki-laki tidak 10:28 melakukannya ya. Jadi larangan ee Suhri 10:32 ya ini sebenarnya untuk menjaga 10:36 kebersihan hati ya. Jangan sampai 10:39 perkumpulan kita semuanya hamba Allah 10:41 tuh ada yang merasa diri paling tinggi 10:44 derajatnya. Semuanya sama di sisi Allah 10:47 itu ya. Bahwa orang-orang yang ee mulia 10:51 di sisi Allah itu adalah orang-orang 10:52 yang yang bertakwa. Inna akramakumallahi 10:55 atqokum. Ya. Jadi yang mulia itu adalah 10:57 yang orang yang bertakwa ya. Jadiak 10:59 enggak benar kita disuruh merendahkan. 11:01 Bahkan dalam hadis disebutkan 11:07 ya. Cukuplah seseorang itu berbuat 11:10 keburukan jika dia merendahkan 11:12 saudaranya sesama muslim. Jadi apapun 11:15 pekerjaan saudara kita di mana pun dia 11:18 berada latar belakang apapun seperti apa 11:21 kondisinya ekonominya pendidikan mereka 11:23 itu adalah saudara kita. Kunu 11:26 ibadallahil ikhwana. Jadi memang ee di 11:31 masa Nabi itu ya kenapa sampai turun 11:32 ayat ini? Karena memang dulunya juga 11:34 sama setiap bangsa, setiap ee negara 11:38 masyarakat, bangsa itu biasa ya ada rasa 11:41 ee angkuh, sombong ya, ada jadi sehingga 11:44 orang-orang yang tidak mendapatkan 11:46 nilai-nilai ee keimanan itu suka merasa 11:49 paling baik, paling benar, palingpaling 11:52 ya sehingga timbullah ee rasa sombong, 11:54 penghinaan, ejekan ya terhadap sesama. 11:58 Makanya Rasulullah ingin mengajarkan 12:00 kepada umatnya bahwa semuanya itu sama 12:03 di sisi Allah. Yang membedakan itu 12:05 adalah ketakwaan. Ya. Jadi ada ee 12:08 riwayat ya ee ada yang menyebutkan ayat 12:11 ini sebenarnya turunnya karena dulu tuh 12:14 ada Abu Dzar al-Ghifari seorang sahabat 12:17 yang menghina Bilal bin Rabah. Kita tahu 12:19 Bilal ya. Bilal itu kan ee bekas budak 12:22 ya yang dimerdekakan kulitnya hitam ya. 12:25 Jadi ketika itu terjadi ee diskusi. Nah, 12:29 Bilal itu ee menyampaikan pendapatnya 12:31 yang apa ee ketika itu Abu Dzar itu 12:34 menyampaikan pendapatnya. Bilal 12:35 mengatakan, "Saya rasa itu pendapatnya 12:37 kurang tepat." Oh, langsung marah ya Abu 12:40 Dzar ya. Sehingga mengatakan ee ini 12:43 anaknya budak hitam gitu yang ee jadi 12:46 menghina mencela itu ya rasnya gitu ya. 12:48 Oh, langsung ee Rasulullah marah ya dan 12:50 menegur Abu Dzar. Sehingga turunlah ayat 12:53 ini sebagai peringatan keras bahwa 12:56 penghinaan antara sesama ee muslim itu 12:59 tidak diperbolehkan dalam Islam. Yang 13:01 mencela kulit ee pekerjaan, jati dirilah 13:05 itu ya. Jadi ini larangan mengejek, 13:07 mencemooh dalam Islam ini itu luar biasa 13:10 ya. Sampai turun ayat yang membicarakan 13:12 tentang itu dilarang. Haram hukumnya 13:15 enggak boleh saling mencemoohkan, 13:16 merendah, menghina ya. Ee jadi dilarang 13:19 mencela ee apa namanya? Sesungguhnya 13:22 kalau kita mencela orang kan mencela 13:24 diri sendiri. Jadi yang namanya bercanda 13:26 tuh enggak ada yang negatif yang 13:27 menyakitkan. Islam juga mengatur tentang 13:30 almazah ya. Almizah ee 13:32 bercanda-bercanda. Jadi bercanda itu 13:35 sehat ya maksudnya tidak 13:37 boleh mengenai pribadi seseorang. Jadi 13:40 bercanda umum ya tidak menyakiti ya 13:44 kalau bercandanya. Jadi tidak 13:45 mengeluarkan kata-kata ya walaupun 13:47 bercanda itu dengan kata-kata yang 13:48 menukik tajam itu bukan bercanda namanya 13:51 nyakitin ya. Jadi larangan ee apa 13:54 namanya dalam Islam itu suhriah itu 13:56 untuk menjaga hubungan kita sesama 13:58 manusia menjaga akhlak ya dalam 14:01 berinteraksi ee menjaga semua manusia 14:04 itu mulia saling menghormati. Jadi di 14:06 mata Allah tuh kita tuh setara kok gitu 14:08 ya. Tidak ada perbedaan antara satu 14:11 dengan yang lainnya. Yang membedakan itu 14:12 adalah ketakwaan dan hari itu akan 14:15 dipergilirkan ya 14:18 tilalyaminanas. Enggak ada orang yang 14:20 semuanya berada di posisi puncak. Suatu 14:23 saat nanti dia akan berada di posisi 14:25 bawah. Ya, tidak semuanya orang itu 14:27 miskin. Bisa jadi nanti suatu saat 14:29 tiba-tiba Allah berikan rezeki. Jadi, 14:31 kita menghargai ee ciptaan Allah ini. 14:34 Enggak boleh mencela ya menghina dengan 14:37 kata-kata, dengan perbuatan, bahkan 14:40 dengan pikiran ee dengan apapun, bahkan 14:43 dalam hati pun enggak boleh. Karena 14:45 kebersihan hati itulah yang menentukan 14:47 seseorang itu mendapatkan rahmat Allah. 14:55 orang yang datang kepada Allah dengan 14:56 hati yang bersih. Jadi, penghinaan itu 14:59 bisa merusak hubungan walaupun hanya 15:00 sekedar bercanda, menjelek-jelekkan, 15:03 mengecilkan, ya meremehkan ee menganggap 15:06 ya kita juga perlu evaluasi ya 15:09 intropeksi kita nih sebagai ibu rumah 15:11 tangga ya. Bagaimana sikap kita kepada 15:15 ART misalkan ya. Ya, mungkin kita baik 15:19 tapi gestur tubuh kita menunjukkan kayak 15:22 gitu tuh juga merendahkan itu juga ada 15:24 ini loh unsur ee kesombongan ee 15:27 seakan-akan tidak setara ya atau mungkin 15:30 ada perasaan enggak suka misalnya ketika 15:32 mereka makan di meja makan bersama kita 15:34 atau mungkin mempergunakan kursi untuk 15:36 duduk. Nah, intinya itu sudah enggak 15:37 boleh kan membedakan ee perlakuan. Nah, 15:40 seperti itu. Jadi, kita tidak usah 15:42 melihat ke yang keluar. Kita lihat ke 15:44 diri kita dulu ya. Sudahkah kita 15:47 mengikuti perintah Allah untuk tidak 15:50 suhriah, tidak mencela, menghina, 15:53 meremehkan, menjelek-jelekkan, 15:55 mengecilkan gitu ya? Ee menganggap ee 15:58 tidak setara atau ee walaupun tidak 16:01 terucapkan dengan lisan. Karena apa yang 16:03 dalam hati itu kan Allah maha tahu, maha 16:05 tahu ya. Bahkan dalam riwayat 16:09 ya minal barang siapa yang dalam hatinya 16:12 ada sebesar biji sawi rasa sombong itu 16:15 lahfulal jannah enggak akan masuk surga. 16:18 Ya Allah itu sebesar biji sawi kecil 16:20 sekali itu ya. Nah itu karena memang 16:22 kesombongan itu adalah ee seperti yang 16:25 dilakukan oleh iblis ya. Sombong gitu ya 16:28 dalam hatinya. Dia enggak mau sujud ke 16:31 Adam. Nabi Adam karena menganggap dia 16:33 adalah ee lebih baik ya diciptakan dari 16:35 api. Padahal imannya kepada Allah itu 16:37 luar biasa kan beriman kan. Iblis itu 16:39 beriman kepada Allah. Dia bisa e 16:42 berbicara dengan Allah, meyakini adanya 16:44 Allah tapi tidak tunduk kepada 16:46 perintahnya. Ada rasa sombongnya. Nah, 16:48 bagi manusia yang memiliki rasa sombong 16:51 itu sepertinya ya tidak ada bedanya 16:54 dengan iblis ya. Makanya nauzubillah 16:56 minzalik peringatan buat saya kita semua 16:58 jangan sampai karena ada setitik rasa 17:01 sombong akhirnya keluarlah dari lisan 17:04 itu kata-kata yang dapat ee menjatuhkan 17:08 ee harga diri orang atau mengecilkan 17:10 orang ya. Karena lisan itu apa yang 17:13 dikeluarkan itu kan berasal dari hati. 17:15 Apa yang kita ucapkan itu kan apa yang 17:18 ada di dalam hati. Nah, di sinilah 17:20 bagaimana ee penekanan ayat ini larangan 17:24 bagi orang-orang yang ee mencela. 17:26 Sebagaimana Abu Dzar itu kan ee sampai 17:28 Rasulullah mengatakan, "Kamu tuh sudah 17:30 memiliki sifat jahiliah." gitu. Jadi, 17:32 Rasul tuh marah sekali dengan Abu Dzar 17:34 yang mencela ee Bilal itu. Oh, kamu anak 17:39 budak hitam gitu. Jadi mencelak. 17:41 Akhirnya Abu Dzar itu menyesal ya dan 17:44 dia sampai menjatuhkan pipinya tuh ya ke 17:46 pasir, ke tanah itu ya ke ke pasir ya. 17:49 Terus dia Bilal kamu kamu injaklah 17:51 mukaku ini karena untuk menunjukkan 17:53 bahwa dia itu bertobat ya. Menyesal. 17:55 Bilal kan enggak mau aku sudah maafkan 17:57 katanya. Jadi saking takutnya tuh Abu 17:59 Dzar dengan ee mengatakan engkau tuh 18:01 masih memiliki sifat jahiliah. Itu 18:04 merasa diri apa mencela gitu ya. Mencela 18:07 ee diri seorang Bilal. Nah, apalagi 18:11 dengan lebih dari itu ya merendahkan ee 18:14 pekerjaan mungkin ee apa 18:18 keturunan, ekonomi ya, latar belakang 18:20 itu perlakuan seperti itu tuh merupakan 18:24 penghinaan juga terhadap ee sesama ee 18:26 manusia. Bahkan kalau sampai mencela 18:29 menghina ee fisik ya atau sesuatu yang 18:32 telah Allah ciptakan itu juga menghina 18:34 Allah ya. itu maksud. Jadi ini semua 18:36 buat kita ya jangan pernah ya mencela 18:38 orang itu dari ciptaan Allah. 18:40 Misalnya ee ketika Allah takdirkan 18:44 seseorang itu hidungnya pesek misalnya 18:46 ya atau kulitnya hitam atau fisiknya 18:51 pendek itu gak boleh sama sekali. Itu 18:54 dilarang untuk mencela menghina eh 18:56 pestek lu gitu ya. Ini sama dengan 18:59 menghina ciptaan Allah kan. Allah yang 19:01 menciptakannya. Itu kan sudah takdir 19:03 bagi dirinya gitu ya. Jadi ini bisa 19:06 menyebabkan kita itu masuk ke dalam eh 19:09 kelompok orang yang Allah katakan wam 19:11 yatub faula 19:14 humim. Nah, kalau udah zalim itu doa 19:16 mazlum itu makbul ya. Makanya mudah bagi 19:18 Allah membalikkan kondisi seseorang yang 19:21 awalnya di posisi mungkin dimuliakan 19:24 jadi hancur, mudah bagi Allah. Maka di 19:27 sinilah pentingnya tobat. Malam man 19:30 malam yatub. Barang siapa yang tidak 19:31 bertobat dari ee apa yang telah dia 19:34 lakukan, tidak memperbaiki dirinya, 19:36 tidak menjaga hubungannya, tentu dia 19:39 sudah menjadi termasuk orang-orang yang 19:41 zalim. Nah, jadi ee sakar, mencemoohkan, 19:45 menghina, mencelaka, menyindir, 19:47 merendahkan, pokoknya mengecilkan gitu 19:49 ya. Itu tindakan-tindakan yang memang 19:52 mestinya kita jauhi ya. ini kan ee 19:55 walaupun hanya sekedar ee bercanda 19:58 lelucon atau ya cuman cuman happy-happy 20:01 gitu tidak bisa. Seorang muslim itu 20:04 harus tampil apa adanya. Tidak menyentuh 20:07 wilayah-wilayah yang bisa menyebabkan 20:10 kehubungan ee antar sesama itu hancur. 20:13 Jadi saling menghormati, saling 20:15 menghargai. Nah, itulah sebabnya kalau 20:17 ee istilah sakar sukhriah itu juga ada 20:21 istilah misalnya ihanah ya. ihanah itu 20:24 penghinaan, pelecehan ya atau juga ee 20:26 istiqar ya. Istihqar itu merendahkan ee 20:30 apa? Menganggap diri ee lebih gitu 20:32 merendahkan orang lain. Nah, suhriah ini 20:34 lebih luas maknanya walaupun dilakukan 20:37 dengan sindiran ataupun dengan lucon ya 20:39 untuk merendahkan. Jadi membuat orang 20:41 yang mendengar mendengarkannya itu tidak 20:43 nyaman ya atau ada merasa ya Allah 20:46 kayaknya dihancurin gitu ya harga 20:48 dirinya. Itu sama itu suhriah. Maka 20:51 Islam memberikan pedoman yang jelas. 20:53 Bagaimana cara berinteraksi dengan ee 20:56 orang lain tanpa merendahkan atau 20:58 menghinakan kondisi kondisinya. Maka 21:01 diturunkanlah surah Alhujurat. Di surah 21:03 Al-Hujurat itu ada tiga ya, ada tiga ee 21:05 larangan khitabnya kepada orang yang 21:07 beriman. Ya ayyuhalladzina amanu ya 21:09 kepada orang-orang yang beriman. Nah, 21:11 kemudian disebutkan la yashar min kaumin 21:14 ya. La yashar yaumun minumin. Enggak 21:17 boleh mencela ya. tidak boleh ee 21:20 mengolok-olok. Kemudian juga ee wala e 21:25 wala talmidu anfusakum. Jangan kamu ee 21:29 menghina, mengolok-olok mencela. Itu 21:32 sama ya. Karena ketika kita mencela 21:34 orang, menghina orang pada dasar itu 21:37 kembali kepada diri kita ya. Nah, 21:39 kemudian memanggil dengan panggilan yang 21:41 alqab, yang buruk ya. Tidak boleh kita 21:44 memanggil-manggil dengan sesuatu yang 21:46 membuat dia tersinggung ya. Makanya ee 21:50 ada ulama ya menjelaskan ada enam hal 21:53 itu merupakan kebodohan katanya ya. Ini 21:56 saya ambil saya nukil dari Tanul Gofilin 21:59 ya Abu Samsar Kondiq ya. Jadi beliau e 22:02 dalam buku itu disebutkan ya ada enam 22:04 kebodohan. Kebodohan yang jelas gitu. 22:07 Yang pertama memarahi orangor lain tapi 22:11 yang tidak mengenai sasaran, yang tidak 22:13 mengenal sasaran ya. Jadi marah atau 22:16 mungkin mencela atau menghina orang lain 22:18 tapi enggak kena sasar. Malah balik ke 22:19 dirinya yang dihina yang apa yang dia 22:22 ucapkan kepada orang lain tuh kembali ke 22:25 dirinya. Itu suatu kebodohan ya. Jadi 22:27 ada enam kebodohan. Pertama memarahi 22:29 atau menghina atau mencela orang lain 22:31 yang berdampak dirinya lah yang di 22:33 dimarahi oleh orang atau dihina atau 22:35 dicela. Jadi enggak tepat sasaran, 22:37 enggak pantas gitu ya mencela orang 22:39 lain. Jadi enggak lihat ke dirinya. Nah 22:41 itu sebenarnya pada kita tuh ada suatu 22:43 kebodohan gitu. Itu yang pertama. Yang 22:45 kedua, berbicara yang tiada manfaatnya. 22:48 Ya, artinya berbicara tidak ada 22:50 manfaatnya. Jadi, bukan urusannya 22:52 dibicarakan akhirnya berbalik pada 22:54 dirinya. Jadi, sesuatu yang dia lakukan 22:57 kemudian berdampak kepada orang tersebut 22:59 itu adalah suatu kebodohan. Jadi ini ee 23:03 membicarakan sesuatu yang akhirnya 23:04 berbalik kepada dirinya. Makanya 23:06 mendingan ee berkata berkata baiklah au 23:11 smut walmut atau diamlah. Nah, jadi 23:14 kalau enggak bisa berkata-kata yang 23:16 baik, mendingan diam. Itu yang kedua 23:18 tadi ya, berbicara yang tiada 23:19 manfaatnya. Yang ketiga, memboroskan 23:22 harta untuk hal-hal yang tidak ee 23:24 penting, yang tidak perlu. Ya, akhirnya 23:26 kan nyesal, coba dulu jangan beli ini. 23:30 Akhirnya kan suka ada orang lapar mata 23:32 ya. Lapar mata tuh sebenarnya enggak 23:34 butuh, tapi karena dia tidak berpikir 23:37 panjang, akhirnya dia beli juga. Padahal 23:38 enggak ada manfaatnya. Oke, itu itu 23:41 tindakan kebodohan. Padahal ada lagi 23:43 yang mesti di ee di apa namanya? 23:46 Dipenuhi ya. Contohnya lagi misalnya ya 23:49 ee memakai atau sesuatu yang tidak 23:53 bermanfaat bahkan bikin penyakit ya. 23:55 Misalnya punya harta dia belikan rokok 23:57 misalkan ya. Sementara dia butuh 24:00 kebutuhan hidupnya tuh tinggi ya. 24:02 Artinya sekarang kan apa-apa mahal untuk 24:04 keluarga tidak mencukupi. Nah, ketika 24:06 dia mengeluarkan harta tidak, Pak. 24:08 Padahal dia tidak itu bisa dicegah ya, 24:10 bisa di ee alihkan, dia bisa uang itu 24:14 dia bisa pakai untuk belanja 24:15 keluarganya. Tapi karena dia membeli 24:18 juga misalnya sesuatu yang membahayakan 24:20 dirinya seperti rokok itu, itu kan 24:21 berarti perbuatan bodoh gitu ya. Itu 24:23 yang ketiga. Kemudian yang keempat, 24:26 membuka rahasia di depan umum. Nah, ini 24:30 adalah suatu kebodohan ya. Artinya 24:34 ketika Allah memerintahkan kita untuk 24:36 menutup aib kita sendiri, keluarga kita, 24:39 jangan ungkapkan di depan umum. Jadi 24:42 sesakit apapun hati kita mungkin 24:44 terhadap perbuatan pasangan hidup kita 24:46 ya karena mungkin dia selingkuh 24:49 menyakitkan hati itu jangan diungkapkan 24:51 di di muka umum aib itu. Kalaupun mau 24:54 diselesaikan selesaikanlah dengan cara 24:57 yang baik bukan untuk konsumsi umum. 24:59 Nah, ini kan akhirnya berdampak kepada 25:01 diri kita dan keluarga kita. Itu 25:04 anak-anak itu jejak digital itu kan 25:05 enggak bisa hilang ya. Nanti anak-anak 25:07 nanti dia setelah sekian puluh tahun itu 25:09 enggak bisa dihapus itu jejak digital. 25:12 Mungkin mungkin yang bersangkutan sudah 25:14 bertobat tapi kan masih ada itu gimana 25:16 anaknya, bagaimana perasaan keluarganya 25:19 ini kan mempermalukan diri sendiri 25:21 walaupun sesakit hati apapun kita gitu 25:24 ya. Kalau terjadi itu jangan buka aib di 25:27 depan umum, jangan buka rahasia kita di 25:29 depan umum. Ya, cukuplah penyelesaiannya 25:33 ya sesuai dengan ee apa yang telah 25:36 diajarkan Rasulullah. Eeu hakam min ahli 25:40 wakaman min ahli. Ada mediator ya, ada 25:43 perlu dimediasi, perlu pihak ketiga, 25:46 tapi bukan disebarkan kepada seluruh 25:49 masyarakat yang tidak punya kepentingan. 25:52 Akhirnya jadi buah bibir, akhirnya 25:54 mencela. Ya Allah itu kalau yang 25:56 ikut-ikutan juga mencela, dia juga kena 25:57 dosanya. Kena enggak, tapi masih mencela 26:00 orang gitu ya. Memaki-maki orang itu kan 26:02 berbalik kepada dirinya kan. Bisa dari 26:05 bisa jadi dosa jariah. Kemudian yang 26:08 kelima gampang ee kena pengaruh orang 26:12 lain. Jadi segala tutur orang dipercaya. 26:15 Jadi 26:17 tidak tabayun, tidak mengklarifikasi apa 26:21 yang telah dia dapatkan, apa yang telah 26:23 dia lihat. Itu kebodohan. Jadi jangan 26:26 kita mudah membuat kesimpulan atas suatu 26:31 hal yang baru kita dengar sepihak. Itu 26:34 bahaya banget ya. Bisa jadi itu adalah 26:37 fitnah, bisa jadi tidak seperti itu ee 26:40 permasalahannya. maka dianggap suatu 26:43 kebodohan ketika kita menerima semua apa 26:46 yang telah orang sampaikan, apa yang 26:48 telah kita lihat. Ya, cobalah ambil ee 26:52 pembandingnya misalnya ee 26:54 mengklarifikasinya gitu ya. Jadi jangan 26:56 mudah kita terprovokasi karena hanya 26:59 mendengarkan sepihak. Nah, itu adalah 27:01 kebodohan. Ini menurut ulama hikmah ya 27:04 dalam tanbihul gofilin itu ada enam 27:06 bentuk kebodohan. Yang keenamnya tidak 27:09 mampu membedakan mana kawan dan mana 27:11 lawan. Yang semestinya kawan itu 27:15 ditaati, didekati, dan lawan itu 27:18 diawasi. Lawan paling utama itu adalah 27:20 setan yang harus dihindari. Nah, jadi 27:22 artinya kita harus tahu mana yang bisa 27:25 membawa kita ke surga, mana yang membuat 27:29 kita itu masuk ke lubang neraka. Cari, 27:31 pilih-pilih sahabat, pilih-pilih teman 27:34 yang bisa membawa kita kepada kebaikan. 27:36 Bergaul dengan orang yang tidak baik pun 27:38 kita akan menjadi tidak baik. Maka 27:40 selektif ya. Maka termasuk kebodohan 27:42 kalau kita memilih yang membuat ee hawa 27:45 nafsu kita itu semakin ee menyukai 27:47 kemungkaran dan musuh utama manusia itu 27:50 adalah setan ya yang harus dilawan ee 27:53 godaan-godaannya. Nah, itulah Mbak Olin 27:55 ya bagaimana Islam memberikan ee pedoman 27:58 yang jelas ketika kita berinteraksi 28:01 dengan sesama manusia ya. tidak boleh 28:04 merendahkan, menghina, mencela, memaki, 28:07 harus saling menghormati. Itu ya dalam 28:10 surat ee Al-Hujurat ayat 11 tadi ya. 28:12 Jadi kita diajarkan untuk ee menjadi 28:16 seorang hamba Allah yang menyayangi 28:19 saudara-saudaranya. Berbicaranya baik, 28:21 tidak menyakiti perasaan, menghindari ee 28:25 apa ee penghinaan. Benar-benar dah 28:28 santunnya. Jadi, jangan dikatakan, "Aku 28:30 memang begini sudah biasa." enggak bisa 28:32 ya itu akhlak ya. Makanya kenapa ada 28:35 hikmahnya kenapa Rasulullah itu diutus 28:37 Allah ke bangsa Arab? Karena kita tahu 28:40 bangsa Arab itu dulunya bangsa barbar 28:41 gitu ya. Ya Allah kasarnya kayak apa 28:44 tahu. Tapi Rasulullah mengajarkan 28:46 umatnya demikian lembut. Rasul tuh 28:48 enggak pernah menyakiti hati orang. 28:50 Rasul tuh luar biasa ya. Rasul itu 28:52 berusaha membalas kebaikan orang yang 28:55 mungkin sedikit e dia lakukan tapi rasul 28:57 itu balas dengan lebih baik lagi. Dan 28:59 rasul itu bersabar ketika ada orang yang 29:01 berperilaku tidak baik kepadanya. 29:03 Masyaallah. Jadi memang sekali lagi ya 29:06 menghina orang lain dalam Islam itu 29:08 adalah perbuatan yang berbahaya ya. 29:10 Tercela ya dari sisi moral, sosial 29:13 ataupun secara agama ya. Karena memang 29:16 ee mulainya itu dari lisan. Kalau lisan 29:19 tidak bisa di ee jaga, maka akan liar 29:22 dan berbalik kepada diri kita sendiri. 29:24 Betapa banyak orang ee menjadi ee masuk 29:27 ke dalam ee jurang ke neraka hanya 29:31 karena lisan. Ya, jadi ada sebuah 29:33 riwayat ya, seseorang yang berkata 29:35 kemudian Allah meridai perkataannya itu, 29:38 ucapannya itu, maka dengan ucapan dan 29:40 perkataan itu menyebabkan dia masuk 29:41 surga. Ada orang yang berkata tapi 29:43 dengan perkataan itu Allah murka 29:45 kepadanya, maka dengan perkataan itulah 29:47 yang menyebabkan dia masuk neraka. Maka 29:49 dampak dari ucapan dari perkataan itu ya 29:52 bentuk penghinaan ya. Penghinaan itu kan 29:55 ee ee bisa dengan ucapan ya dengan 29:57 verbal ya dengan ee kata-kata yang 30:00 menyakitkan, merendahkan, mengejek ya. 30:02 bisa juga non verbal ya, gestur tubuh 30:04 aja yang kayak gimana gitu ya, yang apa 30:07 namanya ee megang atau mungkin 30:10 memperlakukan orang kayak apa ya 30:13 menunjukkan ini ya gestur yang 30:14 meremehkanlah itu ya itu juga bentuk 30:16 penghinaan ya atau mungkin ee 30:19 menghina-menghina dalam arti ee secara 30:22 umum ya konten-konten yang merendahkan 30:25 itu ya itulah ee pendengar semua bahwa 30:29 kita bersyukur kepada Allah telah berada 30:32 dalam ajaran Islam yang mengatur seluruh 30:35 sisi nilai-nilai kehidupan ini termasuk 30:38 bagaimana berinteraksi, bagaimana ee 30:41 kita mensikapi ya bersikap ya dengan 30:44 lisan kita, dengan ee perbuatan kita. 30:47 Masyaallah mudah-mudahan kita mampu 30:49 untuk menahan diri, menjaga diri kita 30:51 dari bentuk-bentuk kebodohan tadi. 30:53 Wallahuam bawab. Amin ya rabbal alamin. 30:56 Baik. Ee masyaallah, ikhwan dan akhwat. 30:59 tadi diingatkan ustazah, jangankan 31:00 mengeluarkan kata-kata gestur atau sikap 31:03 tubuh pun yang mencerminkan atau 31:06 mensyiratkan bahwa kita menganggap orang 31:09 lain itu lebih rendah di ee depan kita 31:12 itu juga sangat dilarang oleh Islam 31:14 apalagi mengucapkannya. Kami undang 31:16 Ikhwan Danawat untuk menyampaikan 31:18 pertanyaan seperti biasa nomornya belum 31:19 berubah di nomor WhatsApp 31:25 0811999720. Insyaallah Ustazah akan 31:27 menjawabnya. Tapi nanti setelah jeda 31:29 nasyid berikut. 31:32 [Musik] 31:38 Radio Silaturahim juga Rasil TV untuk 31:40 Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat 31:42 sedang menyimak fikih wanita bersama 31:45 Ustazah Herlini Amran. Tadi sudah 31:47 dibahas perihal tema kita pada siang 31:50 hari ini yaitu bahaya menghina orang 31:52 lain dalam pandangan Islam. Ada beapa 31:54 hal yang masih ingin disampaikan tafadal 31:56 ustazah. Ya, 31:58 bismillahirrahmanirrahim. Dalam surat 32:00 Alhujurat ayat 11 ini, orang-orang yang 32:02 menghina dan tidak bertobat dari 32:04 perilakunya itu maka tergolong kepada 32:07 orang-orang yang zalim. Wamam faulaika 32:10 humimun. Nah, kita tidak ingin menjadi 32:12 orang yang zalim. Karena orang yang 32:14 zalim ini rugi nanti di yaumil akhir ya, 32:17 ketika kita harus membayar semuanya 32:20 hinaan kita kepada orang dengan amal 32:22 saleh kita. Maka bagaimana cara 32:24 menghindari agar kita tidak menghina 32:26 orang lain, tidak menjelek-jelekkan 32:28 orang lain, tidak mencela orang lain, 32:30 tidak mengecilkan orang lain itu dengan 32:32 cara berlatih 32:34 empati. Ini adalah salah satu cara 32:36 terbaik bagaimana kita bisa menghina 32:39 menghindari untuk menghina atau 32:41 meremehkan orang lain dengan mencoba 32:44 untuk berempati. kita bisa merasakan apa 32:47 yang dirasakan orang lain. Coba kalau 32:49 posisi dia seperti itu, kita yang 32:51 seperti itu, tentu kita bisa merasakan 32:53 ya bagaimana perasaan mereka. Nah, tentu 32:55 kita harus menghindari ya ee kalau kita 32:59 tidak kan kita tidak ingin seak artinya 33:02 gini dalam kehidupan ini sunatullah tuh 33:05 berlaku berlaku hukum ee tabur tuai. 33:09 Siapa yang menanam, siapa yang menabur, 33:11 dia menuai. Artinya apa yang kita 33:12 ucapkan itu akan kembali kepada diri 33:14 kita sendiri. Makanya tadi disebutkan 33:16 enam kebodohan ya. Jadi kita melakukan 33:19 apapun kepada orang lain pada hakikatnya 33:21 itu ada kembali kepada diri kita 33:22 sendiri. Maka mencoba untuk berlatih 33:25 empati ya kita menjaga perasaan orang 33:28 lain kan kita tidak juga ingin 33:30 diperlakukan seperti itu. Tidak ingin 33:32 kita ee martabat hardkat kita 33:34 direndahkan oleh orang lain. Jadi 33:36 cobalah untuk berempati. Kemudian 33:38 menghargai perbedaan ya. Kita 33:40 menghormati perbedaan-perbedaan yang 33:42 enggak sama. Allah itu kan menciptakan 33:44 kita itu berbeda-beda ya. Masing-masing 33:47 sudah sesuai dengan takdirnya. Ada yang 33:49 Allah berikan karunia ilmu. Ada bagi 33:52 yang bagi yang lainnya tidak ada ilmu 33:54 tapi Allah berikan harta. Ya. Jadi 33:57 menghormati perbedaan ini adalah bagian 34:00 dari kita menjaga diri. Jangan 34:01 terjerumus kepada kezaliman. ya 34:04 perbedaan dalam ee latar belakang, pola 34:08 asuh, budaya ya, pandangan ee kedudukan 34:13 apapun ya, pangkat, gelar, ya, 34:14 pendidikan, banyaklah ya kita tuh enggak 34:16 ada yang sama ya. Nah, ketika kita 34:19 menghargai ee perbedaan perbedaan ini 34:22 maka kita dapat ee mengurangi potensi 34:25 penghinaan. Kita mestinya menyadari 34:27 bahwa setiap manusia itu berhak 34:30 dihargai, tidak boleh dipermalukan atau 34:32 dihina. Karena ingat, suatu saat ketika 34:35 kita menghina orang itu nanti Allah akan 34:37 mudah ya menjadikan kita pun dihina oleh 34:39 orang. Itu rasakan sendiri kalau mau ya. 34:42 Kita kan tidak ingin seperti itu ya. 34:44 Nah, oleh karena itu hargailah perbedaan 34:46 itu. Bicaralah dengan santun, dengan 34:49 bijak. Pergunakan kata-kata yang baik, 34:52 yang berhati-hati ya dalam berbicara ee 34:55 menghindari jangan sampai menyakiti hati 34:58 orang. Jaga emosi kita ya, bisa menahan 35:00 diri ya. Artinya ini memang ee 35:02 dibutuhkan proses ya untuk melatih diri 35:04 kita karena memang adab dan akhlak itu 35:07 mahal harganya. Banyak orang yang 35:08 berilmu tapi dia tidak diiringi dengan 35:10 adab gitu ya. Makanya sekali lagi ya 35:12 kita bisa berpikir ya jangan ngomong 35:15 dulu sebelum dipikirkan. Jadi berpikir 35:17 dulu baru kita bicarakan. Kira-kira ini 35:19 menyinggung atau tidak ya. Nah inilah ee 35:22 pembahasan kita. Bahayanya menghina 35:25 orang lain. Pada dasarnya kita menghina 35:27 diri kita sendiri. itu menghina itu 35:29 bukanlah perilaku yang apa itu apa 35:33 enggak enggak bisa dianggap remeh loh 35:35 ya. Ah kan cuman bercanda aja enggak 35:37 maksud begitu kan Allah maha tahu 35:39 dengannya. Enggak begitu. Justru Allah e 35:41 mencatat apa yang telah kita ucapkan di 35:44 diri kita ini sudah ada standby itu ya 35:47 maalfid 35:49 minqinahibun itu setiap apa yang kita 35:52 ucapkan standby itu sudah malaikat 35:53 mencatat semua. Enggak bisa dikatakan 35:55 aku bercanda ya Allah. Enggak bisa. 35:57 Hidup ini bukan bercanda ya, hidup ini 35:59 beneran gitu ya. Karena dampaknya itu 36:01 akan berpengaruh kepada seluruh ee 36:04 kehidup aspek kehidupan kita. Kalau 36:06 sudah mencemarkan nama baik orang itu 36:08 berbalik ke kita tuh kita akan 36:10 mendapatkan jauh lebih bahaya lagi. Ya, 36:12 makanya sekali lagi ee kita berharap ya 36:15 mudah-mudahan dalam kehidupan kita 36:17 sehari-hari ini kita bisa mengedepankan 36:20 empati kita, menghargai perbedaan, 36:23 berbicara dengan penuh hikmah, 36:25 kebijaksanaan sehingga dapat kita ee 36:28 menghadapi ya menemukan lingkungan yang 36:30 harmonis, saling menghargai ya dan ini 36:32 ee mudah-mudahan kita mampu mengamalkan 36:35 apa yang telah kita ketahui, yang kita 36:36 pelajari. Wallahuam. 36:39 Baik, ee tadi sudah di ee tutup 36:43 pemaparan Ustazah pada siang hari ini 36:45 dan kami sudah masuk ke tanya dan jawab. 36:48 E saya akan langsung membacakan 36:50 pertanyaan pertama Ustazah dari hamba 36:52 Allah. Ini hamba Allah di Tangerang. 36:54 Asalamualaikum warahmatullahi 36:55 wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam 36:58 warahmatullahi wabarakatuh. Ustazah, di 37:01 media sosial ramai perihal yang 37:03 mengaku-ngaku ulama itu yang 37:04 menjelek-jelekkan orang lain. Namun 37:06 ternyata ustazah tidak sedikit juga yang 37:09 membelanya. Bahkan bilang bahwa kita 37:12 sesama muslim jangan 37:14 saling menjatuhkan dan tidak 37:17 membesar-besarkan masalah ini. 37:19 Sebenarnya sikap kita yang paling tepat 37:21 seperti apa, Ustazah? Menghadapi orang 37:23 yang secara terang-terangan di depan 37:25 umum dan sudah tersebar videonya 37:28 menghina orang lain? Terima kasih, 37:30 Ustazah. Ee sikap kita itu mendoakan 37:33 saja ya. Kan gini, mana minkum munkar 37:36 falughari biyadih. Ya, kalau kita dapat 37:38 merubah kemungkaran yang tidak sesuai 37:40 dengan ee kaidah umum kebaikan dan 37:42 nilai-nilai keimanan, ya kita coba untuk 37:45 ee meluruskannya ya dengan ee kekuatan. 37:49 Kekuatan itu kan artinya dengan aturan, 37:52 dengan kebijakan gitu ya. Tidak 37:54 menghina. Pokoknya itu kan bisa dibuat. 37:56 Kalau enggak bisa juga itu dengan lisan 37:57 kasih nasihat. enggak ketemu juga karena 37:59 kita enggak kenal di mana, sudah doain 38:01 aja. Jadi hal-hal yang kayak gini nih 38:03 yang kita temukan itu yang kasus-kasus 38:05 belakangan ini doakan ya kita mobilisasi 38:08 doa semoga Allah berikan kesantunan pada 38:11 beliau, empati bisa bijak dalam 38:15 berdakwah semoga bermanfaat dakwahnya, 38:17 bisa menjaga diri dan akhlaknya. 38:19 Kemudian yang ee lainnya itu semoga 38:22 mungkin pengikutnya juga semoga Allah 38:24 berikan hidayah buat kita semua gitu ya. 38:26 supaya ukhuwah umat Islam itu semakin 38:29 kuat. Jadi tidak mudah terprovokasi kita 38:32 tuh umat yang satu. Jadi 38:33 mendoakan-doakan saja. Sebab kalau kita 38:35 juga ikut mencela apa bedanya kita jadi 38:37 sombong juga kan. H artinya kalau kita 38:39 mencela alah ulama kayak begitulah itu 38:42 enggak itu sama kita juga dapat itu 38:44 namanya masyaallah. Apalagi sampai 38:46 maki-maki ya apalagi sampai nulis itu 38:48 itu jadi jariah loh dosa jariah. Lebih 38:50 baik kita doakan kunu ibadallahi 38:53 ikhwana. Jadilah hamba-hamba Allah yang 38:54 bersaudara. Mereka saudara kita mungkin 38:57 beda persepsi dalam menafsirkan 38:59 penghinaan, tapi kan sebenarnya 39:01 bentuk-bentuk muamalah sosial itu tuh 39:03 makruf sebenarnya dikenal bagaimana yang 39:06 menyakitkan, mana yang tidak 39:07 menyakitkan. Dia doakan sajalah enggak 39:09 usah saling ee gara-gara itu jadi umat 39:12 Islam jadi saling dengki, nauzubillah 39:14 malah senang musuh-musuh Islam ya. He. 39:16 Jadi ada yang pro, ada yang kontra 39:17 jadinya, Ustazah. Ya, hidup itu memang 39:19 begitu, enggak ada semuanya sama ya. Dan 39:21 ada hak, ada batil, ya. Ada suka, ada 39:23 tidak suka, ada salah, ada benar. Ya, 39:25 mudah-mudahan kita berada dalam barisan 39:27 kebenaran. Insyaallah. Amin. Insyaallah. 39:28 Amin. Baik, hamba Allah. Saya akan 39:31 beralih ke pertanyaan berikutnya. Masih 39:32 dari hamba Allah di Bogor. 39:33 Asalamualaikum warahmatullahi 39:34 wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam 39:37 warahmatullahi wabarakat wabarakatuh. 39:39 Ustazah, bagaimana kalau saya yang biasa 39:42 dihina, Ustazah? Saya ini wanita belum 39:45 menikah dan kebetulan badan saya subur. 39:47 Seringki dijadikan bahan pembicaraan 39:50 walaupun katanya mereka tidak bermaksud 39:52 dan hanya memberikan masukan, memberikan 39:54 masukan dietlah, cara tidurlah, cara 39:57 hiduplah. Tapi ternyata ustazah hal 39:58 tersebut lumayan membuat saya sedih. 40:01 Kadang-kadang juga yang memberikan ee 40:04 ejekan keluarga terdekat. 40:06 Ya, hamba Allah ini cobaan ya. Bagi 40:10 setiap orang tuh pasti ada cobaan ya. 40:12 Jadi sebaiknya daripada kita membalas 40:14 hinaan ee apa ee dengan hinaan jangan 40:17 jangan dibalas hinaan itu. Jadi mohon 40:20 kepada Allah, doa kepada Allah ya dekati 40:24 Allah, raihlah ee kedekatan dengan Allah 40:27 di malam-malam tahajud kita itu ya 40:29 dengan minta pertolongan kesabaran ya. 40:32 Setiap mungkin orang itu tidak atau 40:34 keluarga dekat itu tidak bermaksud atau 40:36 tidak sengaja gitu ya mengeluarkan atau 40:39 melontar melontarkan kata-kata yang 40:42 sebenarnya itu mungkin menyakiti hati. 40:44 Nah, pada saat ee hamba Allah 40:47 mendapatkan komentaran itu ya mungkin 40:49 bersifat fisik, menghina atau mencela 40:51 atau apa, minta sama Allah, "Ya Allah 40:53 berikan aku kesabaran. Ya Allah berikan 40:56 aku kekuatan, ya Allah berikan aku 40:57 balasan dari ee perkataan atau hinaan 41:00 orang itu, Ya Allah. ee rahmat aku mohon 41:03 rahmat-Mu ya Allah. Gitu. Jadi ketika 41:06 kita mengembalikan kepada Allah, tidak 41:08 membalas hinaan dengan hinaan, Allah 41:10 akan angkat derajat kita ya. Ee jadi 41:12 sekali lagi jangan terpuruk ya hamba 41:14 Allah ketika kita dihina oleh orang 41:16 lain. Jadi kan ini cambuk. Saya 41:18 insyaallah berhasil dengan izin Allah. 41:20 Buktikan bahwa kita itu bisa ee 41:22 melakukan hal-hal yang lebih dari mereka 41:24 ya. Karena setiap kita dilahirkan pasti 41:26 ada kelebihan di samping ada kekurangan 41:28 ya. Jadi banyak-banyak ee memohon kepada 41:31 Allah itu satu ya. Jadi tidak membalas 41:34 hinaan, tapi kita membalasnya dengan doa 41:36 diberikan kelapangan, kesabaran, 41:39 ketabahan gitu ya. Memberi mendoakan 41:42 mereka yang menghina kita. Ya Allah beri 41:44 mereka hidayah petunjukmu. Itu yang 41:45 pertama. Yang kedua ee sampaikan kalau 41:48 memang mampu ya untuk ee punya hubungan 41:50 yang baik, sampaikan aku sedih loh kamu 41:52 ngomong begitu gitu ya. Kan bisa jadi 41:54 orangnya enggak sadar kan suka gitu ya. 41:57 suka nyeletuk misalnya badannya subur 41:59 kan suka ada orang ih dasar gemuk makan 42:01 mulu misal gitu ya terus ya udah kita 42:03 cari waktu yang tepat aku jangan begitu 42:05 dong ngomongnya doain doain kek aku biar 42:08 kurus jangan bilang gemuk ayo cepat 42:09 kurus ayo berusaha kurus gitu ya jadi 42:11 sampaikan isi hati kita apalagi terhadap 42:14 orang yang terdekat ya sampaikan bahwa 42:16 aku terluka loh sedih loh ya 42:18 mudah-mudahan mereka bisa memahaminya ya 42:20 jadi sekali lagi bahwa tidak perlu juga 42:25 hinaan orang itu menyebabkan kita 42:27 terpuruk, rugi dong, gitu ya. Karena 42:30 Allah kan melihat hambanya itu ya ee 42:32 bukan dilihat dari sisi fisiknya ya, 42:34 tapi dari sisi kedekatannya. Maka raih 42:36 deh rida Allah, raih cinta Allah dengan 42:39 hina itu mudah-mudahan kita mulia di 42:41 sisi Allah ya. Ee kita lihat contoh ya, 42:44 bagaimana Rasulullah dulu di Thaif 42:47 ketika berdakwah di Thaif itu kan ya 42:49 Allah luar biasa sudah jalannya jauh 42:51 sampai di sana malah ditimpukin. Ya 42:54 Allah enggak nerima. Ya Allah sedih 42:55 banget ya. Tapi Rasulullah tidak 42:57 membalasnya dengan malaikat sudah 42:59 menawarkan tuh, "Ya Rasul, aku ee kami 43:02 balikkan ee tempat ini gitu ya." Oh, 43:05 jangan ee dia tuh mereka tuh enggak 43:08 paham ya. Jadi ee allahumfirli fainnahum 43:11 la y'lamun ya didoakan oleh Nabi ya. 43:14 Maka kita doakan ya apalagi misalnya 43:16 masih lajang gitu ya doa aja ketika 43:18 setiap orang menghina mengecilan ya 43:20 Allah berikan aku kesabaran dan 43:22 karuniakan aku pasangan yang saleh gitu 43:24 ya. Mudah-mudahan ee Allah kabulkan ya. 43:28 Hati-hati juga dengan bagi yang 43:30 melontarkan kata-kata yang menyinggung 43:32 perasaan. 43:33 Hati-hati karena dakwatul mazlum itu 43:36 diterima oleh Allah. Doanya orang yang 43:38 dizalimi itu makbul. Ya. Jadi sekali 43:41 lagi ee hamba Allah yang mendapatkan 43:45 barangkali merasa dihina oleh orang 43:48 lain, banyak-banyak berdoa, dekatkan 43:50 diri kepada Allah kemudian sampaikan 43:52 kepada mereka bahwa aku ee tersinggung 43:54 loh, aku sedih supaya mereka tidak lagi 43:57 melontarkan kata-kata yang tidak baik. 43:59 Kemudian berusaha untuk memperbaiki diri 44:00 ya, Mbak Allah ya. Jadi misalnya ee 44:03 karena badannya subur misalnya kan 44:05 mereka juga sebenarnya kita husnuzan aja 44:09 mungkin apalagi anggota keluarga 44:10 terdekat sayang mah kita misalnya jadi 44:12 ya olahraga gitu ya jadi ee ini jadi 44:15 cambuk buat kita untuk memperbaiki diri 44:17 insyaallah kayak gitu ya hamba Allah ya 44:20 ya baik mudah-mudahan tetap sabar ya dan 44:23 Allah berkahi dengan ee kebijakan baik 44:26 saya Oh masih e hamba Allah ustazah 44:29 asalamualaikum warahmatullahi 44:30 wabarakatuh ustazah Dan Mbak 44:32 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:33 wabarakatuh. Ustazah, saya pernah 44:35 mendengar bahwa sombong kepada orang 44:36 yang sombong termasuk sedekah. Hal ini 44:39 karena jika seseorang terus merendah di 44:41 hadapan orang yang sombong, maka orang 44:43 tersebut akan semakin berlarut dalam 44:45 kesombongannya. Mohon nasihatnya ya. Ee 44:49 benar. Jadi ee sombong kepada orang yang 44:54 sombong itu adalah sedekah. Itu benar. 44:56 Karena sombong itu kan sifat yang buruk 44:58 ya. Itu kan dosa besar ya. Nah, ketika 45:01 ada orang yang ee melakukan kesombongan, 45:04 kita bersombong itu untuk ee 45:07 meluruskannya itu enggak ada masalah. 45:08 Jadi, ada contohnya gini. Ee ada seorang 45:11 sahabat itu ee ketika mau perang itu ya, 45:14 dia apa jalannya tuh kayak menunjukkan 45:16 orang sombong gitu ya. Ee Rasulullah 45:18 mengatakan enggak apa-apa. Itu artinya 45:20 ee memang musuh itu harus dihadapi 45:22 dengan kesombongan. Nah, itu ya. Jadi ee 45:26 apa namanya? Sombong terhadap orang yang 45:28 sombong tuh sodqah. Kalau dulu tuh kan 45:30 orang yang sombong tuh kan orang-orang 45:31 yang ingkar ya. Ee sinar murni daring. 45:36 Iya. Oh maksud. Maaf saja. Maaf. 45:40 Silakan. Maaf saja. I. Jadi memang ee 45:43 bersikap sombong kepada orang yang 45:45 sombong itu memang ee sedekah ya. Karena 45:48 kalau kita bersikap tawadu di hadapan 45:51 orang yang sombong itu maka akan 45:53 menyebabkan dirinya terus-menerus berada 45:55 dalam kesombongan gitu kan. Tapi ketika 45:58 kita bersikap sombong, tentu dia akan 46:00 sadar bahwa bukan dia saja tuh yang bisa 46:02 seperti itu. Maka memang ee benar ya, 46:05 bersikaplah sombong kepada orang yang 46:07 sombong gitu. Ee akan mudah-mudahan 46:09 menyebabkan dia itu ee jadi sadar ya. 46:13 Bersikap sombong kepada pencinta dunia 46:15 itu merupakan bagian ikatan Islam yang 46:17 kokoh itu ya kata Imam Az-Zuhri, 46:20 bersikap sombong kepada orang yang 46:22 bersikap sombong kepadamu dengan 46:23 hartanya adalah termasuk bentuk 46:25 ketawaduan. Jadi jangan sampai orang itu 46:28 merasa sombong karena dilihat kita itu 46:30 ee lemah itu ya kita bisa sombongkan 46:33 lagi. Jadi itu kembali kepada nawa itu 46:34 ya. Ya artinya hati-hati juga jangan 46:37 sampai bablas ya. Sombong bablas 46:39 akhirnya ya masuk ke dalam perbuatan 46:42 yang tidak baik. Jadi benar itu ya, 46:44 sombong kepada orang yang sombong itu ee 46:46 bagian dari sodqah ya, untuk 46:47 mengingatkan mereka ya supaya mereka 46:50 tidak lagi semena-mena, supaya mereka 46:52 tidak lagi ee berada dalam kesombongan. 46:56 Ya, begitu Mbak Olin. 46:58 He. Baik, ya. Sudah terjawab hamba 47:01 Allah. Saya beralih ke pertanyaan 47:04 berikutnya. Ini masih dari hamba Allah. 47:06 Asalamualaikum warahmatullahi 47:07 wabarakatuh. 47:09 Waalaikumsalikumsalam warahmatullahi 47:11 wabarakatuh. Ustazah, bagaimana hukumnya 47:14 apabila saya biasanya menyenangi membeli 47:18 barang-barang yang bagus dan cenderung 47:21 ee harganya lumayan, Ustazah. Dan ada 47:24 rasa ketika memakai barang-barang 47:25 tersebut ada rasa bangga dan percaya 47:27 diri. Apakah hal tersebut termasuk 47:30 sombong, Ustazah? 47:33 I. 47:35 Jadi gini, ee membeli barang-barang 47:38 mewah kemudian memakainya terus ada rasa 47:44 apa ya? Rasa PD ya, percaya diri. Apakah 47:48 ini Heeh. apakah ini termasuk ee 47:52 perbuatan sombong atau tidak. Jadi gini, 47:55 ketika kita ee memakai pakaian apa 47:59 barang-barang yang mewah itu di hadapan 48:02 orang-orang yang tidak atau teman-teman 48:05 yang tidak ee 48:07 memiliki ee apa namanya itu bisa bisa 48:10 ini kan tipis ya ee nawa itu ini kan 48:14 kembali kepada niat. Nah, kemudian kita 48:16 pakai di hadapan orang-orang yang tidak 48:18 mampu. Terus ada rasa itu kayaknya 48:21 sombong deh gitu ya. Jadi memakai 48:25 pakaian atau barang-barang mewah di 48:27 hadapan orang-orang yang tidak memiliki 48:29 apapun misalnya untuk makan aja susah. 48:31 Nah, ini jagalah perasaan saudara kita 48:34 ya. Mungkin kita katakan ee ya ini kan 48:37 aku yang beli uang-uang aku terserah aku 48:39 mau pakai di mana. Tapi ya artinya kita 48:41 menjaga ya jangan sampai nanti setan 48:43 menggoda kita timbul rasa tadi ya bukan 48:46 PD lagi bukan percaya diri lagi tapi di 48:48 situ muncul sombongnya. Nah, kecuali 48:51 kalau tadi memakai di hadapan 48:53 orang-orang yang ee selama ini mungkin 48:56 ee mengecilkan kita, meremehkan kita, 48:58 orang-orang yang ada gitu ya. Ya, 49:00 artinya tidak kan kadang-kadang sebagai 49:02 muslimah dengan biasa-biasa aja tampilan 49:05 dianggap ya dikecilkan ya. Tapi ketika 49:07 kita memakai hal yang ee seperti mereka 49:10 kan jadi mereka jadi ee hormat gitu ya. 49:12 Itu beda kan itu tetap kembali nilai 49:15 kembali kepada ee nawaitunya ya niatnya 49:19 ya. Jadi niat untuk ee kita pertama ya 49:22 mungkin kalau memberi barang mewah tuh 49:23 pertama jangan sampai tabzir, jangan 49:26 sampai mubazir ya kan sampai mewahnya 49:28 tuh kelewatan gitu ya kan ada ya beli 49:31 misalnya tas yang seharga mobil misalnya 49:33 gitu ya. Ya itu memang perlu 49:35 pertimbangan. 49:37 Pertimbangan jangan sampai ini ee 49:39 terlalu berlebih-lebihan ya karena kita 49:40 lihat saudara kita banyak yang 49:42 membutuhkan. Makan aja susah gitu ya di 49:44 Palestina aja kelaparan. kita hanya 49:46 untuk membeli yang tidak kita pakai 49:48 setiap hari aja sampai harganya harga 49:51 mobil. Nah, ini perlu ee apa? evaluasi 49:54 ya. Nah, jadi sekali lagi bahwa ketika 49:58 kita ee membeli suatu barang pertama 50:01 nawa itunya apa ya? Kemudian yang kedua 50:04 tentu tidak berlebih tadi ya dan niatkan 50:08 ee sebagai bentuk rasa syukur kepada 50:10 Allah kalau memang harganya itu tidak 50:12 berlebih-lebihan ya harganya standar ya. 50:15 Artinya ee niatkan untuk belinya ya awet 50:18 dipakai terus gitu ya. Mbak Olin kalau 50:21 Mbak Olin mendingan mana beli tas yang 50:23 mahal satu atau tas murah banyak? Tas 50:26 murah banyak. 50:31 Masyaallah. Iya. Jadi sekali lagi 50:33 kembali kepada Istafti Qolbak. Mintalah 50:36 fatwa kepada hati nurani. Ya. Beda-beda 50:39 ustazah ya. Iya. Saya tidak sarankan ee 50:41 memakai itu barang-barang itu di hadapan 50:44 orang-orang teman-teman yang e hidup aja 50:46 sulit. Itu sepertinya ada unsur ya setan 50:49 kan menggoda hati kita ya. Nanti 50:51 dimasukkan ada rasa ya bukan PD lagi 50:54 tapi adanya sombong aku dong gitu ya. 50:57 Kayaknya semua barang gitu deh mbak. 50:59 Bukan hanya barang merah mungkin mobil 51:00 juga. Iya ya. Perakan-akan apa 51:04 menandakan status sosial ustazah. Nah, 51:05 betul. Kadang-kadang status sosial itu 51:08 menyebabkan seseorang itu menjadi ya ada 51:10 nilai, ada unsur sombongnya ya. He he. 51:14 Iya. Baik, berarti ada catatan ya. Ee 51:16 kembali ke niat masing-masing. Ee saya 51:19 masih ada satu pertanyaan saya bacakan 51:21 terlebih dahulu. Ini dari Oh, masih dari 51:25 hamba Allah. Oh, banyak yang hamba Allah 51:26 hari ini. Asalamualaikum warahmatullahi 51:28 wabarakatuh, Ustazah dan Mbak Karolin. 51:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:32 wabarakatuh, Ustazah. Bagaimana kalau 51:35 sikap orang tua yang memilah-milih calon 51:38 suami untuk saya? Biasanya ee ayah 51:41 sangat melihat dari bobot bibit bebet. 51:44 Tapi yang saya perhatikan lebih ke 51:47 kemampuan materinya. Kemudian apakah dia 51:51 mapan atau tidak. Dan ayah suka bilang 51:54 kita ini bukan orang sembarangan. Ee 51:57 kita ini bukan orang sembarangan. Jadi 51:59 nanti yang jadi besan kita juga harus 52:01 seseorang. Apakah itu termasuk sombong, 52:04 Ustazah? 52:07 Ee pertama kalau dikatakan sombong itu 52:10 kan nawaitunya ya, artinya niatnya apa. 52:14 Tapi ketika ayah itu menjelaskan kepada 52:17 anaknya bahwa kita ini bukan orang 52:20 sembarangan. Oleh karena itu mesti 52:22 selektif dalam memilih e anggota 52:25 keluarga baru ya, mantu atau calon suami 52:27 buat anak-anaknya. Saya rasa itu 52:29 tergantung nama itunya. Jadi ini kan 52:31 konteksnya itu kan ee dalam hal memilih 52:34 gitu ya. Ya, yang jadi tahu sombong atau 52:36 tidaknya seseorang tuh kan tentu orang 52:38 tersebut ya. Kita sebagai pihak kedua, 52:40 sebagai anak misalnya itu enggak bisa 52:43 mentakwilkan atau menafsirkan perkataan 52:45 itu ya. Maka saya rasa orang tua 52:48 kayaknya bukannya sombong. Wallahualam 52:50 ya. Itu masalah orang tersebut ya 52:51 masalah isihatnya. Sekarang sebagai anak 52:54 ya ini kan ayah yang milih-milih gitu 52:56 ya. Iya. Pokoknya kalau enggak ini 52:58 memang begini kita paham kenapa orang 53:02 tua itu selektif dalam memilihkan 53:05 pasangan untuk ee anaknya. Karena salah 53:09 memilih pasangan itu berdampak untuk 53:12 masa depan rumah tangga si anak. ya. 53:16 Maka ee kasih masukan untuk orang tua, 53:20 untuk agama juga jangan sampai 53:23 di eliminir ya ee dihapus ya atau di di 53:27 nomor sekiankan. Artinya ini justru yang 53:30 nomor satu pertimbangannya selain tadi 53:33 bibit, bebet, bobot dan segala macamnya. 53:35 Karena dengan agama insyaallah semua 53:38 permasalahan rumah tangga bisa diatasi 53:41 ya. Jadi tidak semata-mata hanya dari 53:43 sisi ee penghasilan gaji dan sebagainya. 53:47 Nah, jadi sekali lagi yang penting gini 53:48 aja sebagai anak 53:51 ee minta kepada Allah yang saleh gitu 53:54 tentu ya yang suami yang bisa 53:56 membimbing. Percayakan aja sama orang 53:57 tua deh. Mudah-mudahan dapat ya. Karena 54:00 enggak ada orang tua yang enggak yang 54:02 mengingin anaknya itu tidak bahagia. 54:04 Pasti semua orang tua ingin anaknya 54:05 bahagia. Maka sangat selektif memilih 54:07 ya. Bismillah. Begitu Mbak Baik. Jadi 54:11 memang tetap harus husnuzon ya. 54:13 Mudah-mudahan ini karena ingin yang 54:14 terbaik untuk adinda. Ustazah nampaknya 54:17 pertanyaan tadi menutup tanya dan jawab 54:20 kita. Sekiranya Ustazah menutup dengan 54:22 kesimpulan. Silakan Ustazah. Pendengar 54:25 yang dirahmati Allah, menghina orang 54:27 lain itu bukanlah perilaku yang dapat 54:31 dianggap remeh ya. Menghina, mencaci, 54:34 mencela, memaki, 54:37 mengecilkan, merendahkan. itu dampaknya 54:40 sangat luas. Itu bisa merusak ee banyak 54:43 aspek kehidupan ya, baik bagi orang 54:46 tersebut atau korbannya. Karena akan 54:48 menimbulkan kerusakan ee emosional ya, 54:52 sosial dan hukum ya. Artinya masyarakat 54:54 akan terbelah ya. Tadi timbullah pro dan 54:57 kontrak ya. Maka penting kita menjaga 55:00 sikap dan perilaku kita terhadap orang 55:02 lain. Apalagi Allah telah memberikan 55:05 rambu-rambu dan panduannya dalam surat 55:07 Al-Hujurat ayat 11. Mudah-mudahan kita 55:10 mampu menjalankan semua perintah Allah 55:12 dan menjauhi semua larangannya sehingga 55:14 kelak kita bisa menjadi tetangga 55:17 Rasulullah di surga. Amin ya rabbal 55:19 alamin. Astagfirullahai wakum. 55:21 Asalamualaikum warahmatullahi 55:23 wabarakatuh. Waalaikumsalam 55:25 warahmatullahi wabarakatuh. 55:27 Walhamdulillah, ikhwan dan akhwat, telah 55:29 kita ikuti kajian siang hari ini perihal 55:33 peringatan kita untuk tidak berlaku 55:35 sombong atau menghina orang lain. Karena 55:37 dalam pandangan Islam hal tersebut 55:39 sangat dilarang. Bahkan beberapa 55:41 menyebutkan bahwa hal tersebut haram 55:43 hukumnya. Dan ini mudah-mudahan menjadi 55:46 pengingat kita, menjadi pelajaran untuk 55:48 kita agar kita lebih berhati-hati lagi 55:49 ke depannya. Kita ucapkan terima kasih 55:51 untuk guru kita Ustazah Harlini Amran. 55:53 Semoga beliau selalu Allah berkahi 55:55 kesehatan dan panjang usia agar kita 55:57 kembali dapat mengkaji ee subjek-subjek 56:00 yang lainnya lagi. Yang bertugas pada 56:02 hari ini saya Karolin juga ditemani Ondi 56:05 dan ALGI. Kami mohon maaf apabila ada 56:08 kekurangan dalam ee apa namanya siaran 56:11 hybrid kali ini. Biasanya kelupaan mute 56:13 dan unmute. Jadi kalau misalnya 56:15 terdengar suara-suara backsound di 56:16 belakang mudah-mudahan tidak mengganggu 56:18 kekhusyukan ikhwan dan akhwat dalam 56:20 menuntut ilmu. Kami pamit dan tutup 56:22 dengan doa. Subhanaka Allahumma 56:24 wabihamdika asadu alla illa anta 56:27 astagfiruka wa atubu ilaik. Wabillahi 56:29 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 56:32 warahmatullahi wabarakatuh. Sampai 56:34 jumpa.