Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [Musik] 0:09 [Musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:19 warahmatullahi wabarakatuh. Demikian 0:21 tadi kita telah dengarkan ulasan panjang 0:24 dari Ustaz Husin dan sekarang kita akan 0:28 dialog kemerdekaan. sebuah momen spesial 0:31 di hari ee kemerdekaan hari ini yang 0:34 akan didengar oleh berpuluh negara pagi 0:38 hari ini yang sudah tune in dengan radio 0:40 silaturahim untuk Islam yang satu, untuk 0:42 Indonesia yang bersatu. Marilah 0:45 saudara-saudaraku kita buka dialog 0:47 kemerdekaan ini dengan membacakan ummul 0:50 kitab doa kita untuk para pejuang 0:53 mujahid-mujahid bangsa ini, pendiri 0:55 bangsa dan juga doa kita untuk 0:58 saudara-saudara kita yang sedang 0:59 berjuang di Palestina. Alfatihah. 1:03 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07 Bismillahirrahmanirrahim. 1:09 [Musik] 1:13 Alhamdulillahirabbil 1:14 [Musik] 1:15 alamin 1:17 [Musik] 1:19 arrahmanirrahim maiki 1:23 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 1:29 nasta' 1:31 ihdinasirathal 1:33 mustaqim 1:35 shathalladzina an'amta 1:38 alaihim ghairil maghdub 1:47 Amin ya rabbal alamin. Ah oh para 1:51 pendengar ada breaking new sebentar. 1:53 Kami akan berhubungan dengan jalur Gaza 1:56 langsung dengan Rumah Sakit Indonesia di 2:00 Gaza Betlahia dengan Dr. Danikur, 2:04 spesialis bedah saraf yang sudah berada 2:07 di jalur Gaza. 4 menit ke depan kami 2:10 telah siapkan dialog kami yang baru saja 2:12 kami peroleh waktu subuh di sana dengan 2:15 jalur Gaza. Silakan operator kami 2:18 lanjutkan. Asalamualaikum. Dr. Danikur, 2:21 pendengar radio silaturahim ingin 2:24 mengetahui keadaan rumah sakit Indonesia 2:27 dan apakah benar memang sudah berfungsi 2:29 dan di hari kemerdekaan ini apa yang 2:32 dilakukan oleh relawan Mercy melalui IMT 2:35 yang memfasilitasi atas aktivitas 2:38 dokter-dokter untuk kemanusiaan di sana. 2:40 Silakan dokter dan ikut. Waalaikumsalam 2:43 warahmatullahi wabarakatuh. Selamat 2:46 pagi ee pendengar Radio Silaturahim. Ee 2:51 alhamdulillah kami sekarang ada posisi 2:54 di Rumah Sakit Indonesia yang tepatnya 2:56 letaknya di ee Baitlah Gaza Utara. kami 3:00 sudah ada di sini sejak lebih kurang ee 3:04 8 hari yang lalu 3:06 ee sejak bertolak dari Gazah Selatan 3:10 lebih kurang hari Jumat minggu lalu. Ee 3:13 kami di sini ee bersama bekerja sama 3:17 dengan ee Ministry of Health ee 3:21 Kementerian Kesehatan di sini untuk 3:23 melakukan ee satu ee pelayanan kesehatan 3:28 sesuai dengan spesialisasi ee kami. Dan 3:31 juga yang kedua kami juga berusaha 3:34 melakukan terus melakukan rehabilitasi 3:36 rumah sakit. H sebagaimana diketahui 3:38 rumah sakit ini lebih kurang mulai bulan 3:43 November ya atau Desember tahun kemarin 3:45 itu 3:46 ee tidak bisa digunakan sama sekali. 3:49 Kondisinya lumpuh total, rusak total 3:52 karena alat-alatnya dirusak, 3:54 bangunan-bangunannya juga dirusak 3:56 terutama di lantai dua lantai teratas ya 3:59 di dibakar di di roket dan sebagainya 4:04 dan lantai-lantai satu dirusak 4:05 alat-alatnya. Nah, kemudian ee 4:07 Kementerian Kesehatan di Gaza 4:10 berinisiatif menghidupkan kembali rumah 4:12 sakit ini mulai lebih kurang bulan April 4:14 atau Mei. Mereka 4:19 me memperbaiki fisik gedung yang bisa 4:21 mereka lakukan. Kemudian 4:25 ee mengalihkan berbagai peralatan dari 4:28 rumah sakit-rumah sakit lain yang masih 4:31 ee berfungsi. Jadi, rumah sakit-rumah 4:33 sakit lain juga banyak yang dirusak. 4:35 Nah, itu peralatan-peralatannya sebagian 4:37 diambil-ambil, sebagian-sebagian 4:39 dipindahkan ke sini gitu loh. Alat 4:41 operasi, alat-alat e ventilator dan 4:44 sebagainya sehingga rumah sakit ini bisa 4:46 berfungsi sedikit sedikit. Namun 4:48 demikian, e rumah sakit ini walaupun 4:51 sudah diperbaiki dari bulan April atau 4:54 Mei itu belum 100% 4:59 boleh total. masih banyak alat-alat yang 5:01 pusat masih banyak gedung. Nah, karena 5:05 itu kami terus bersinergi berkoordinasi 5:07 dengan kayak e pihak kesehatan di sini 5:11 untuk terus melakukan perbaikan kayak 5:13 rumah sakit fatah. 5:15 Selain itu 5:33 juga masuk pelanggan terhadap subuh sore 5:37 sore 5:39 hari asing yang itu ee 5:43 mengenai salah satu rumah di sekitar 5:46 sini dan ada satu keluarga yang menjadi 5:49 korban 5:51 terus ya langsung banyak pasen 5:54 berdatangan ke rumah sakit di situ kami 5:57 ikut membantu melakukan beberapa operasi 6:00 dan ee pertolongan 6:03 ee selain itu juga ee jadi selain 6:07 operasi emergency seperti kasus 6:09 penyerangan yang 2 hari yang lalu juga 6:10 kita melakukan operasi ee elektif atau 6:13 yang terencana untuk pasien-pasien ee 6:16 umum ya umum itu misalnya ee tulang 6:20 belakang kemudian ee tumor-tumor ringan 6:22 dan sebagainya. H eh sedan dokter ee 6:26 spesialis bedah plastik kami, drterina 6:29 juga melakukan operasi seperti 6:33 plastik kulitgraf kulit 6:36 itualin tuh cangkok kulitlah cangkok 6:38 kulit ee untuk bekas-bekas luka bakar 6:41 atau luka-luka ledakan yang kulitnya 6:44 rusak dan sebagainya. Jadi ee perlu saya 6:48 kasih informasi juga Pak Ihsan bahwa 6:51 kami itu terdiri dari empat dokter 6:53 spesialis saat ini 6:56 dan satu orang B terjemah dan Hollywood 7:00 kemudian satu orang Le officer dokter 7:04 spesialisnya terdiri dari atas saya eh 7:07 dokter spesialis bedah saraf kemudian 7:10 drterrina dokter spesialis bedah plastik 7:13 dan juga DT 7:14 Laras, dokter spesialis anastesi dan 7:17 draya, dokter spesialis. 7:20 Demikian, Pak. Iya, terima kasih dokter 7:23 danikur. Selamat hari kemerdekaan 7:26 Indonesia. Semoga rumah sakit Indonesia 7:29 membawa harum bangsa ini dalam 7:30 perjuangan bangsa Palestina. Satu hutang 7:33 dari pemimpin kita awal bahwa 7:35 kemerdekaan ini adalah hutang yang harus 7:38 kita penuhi untuk bangsa Palestina. 7:40 Terima kasih. Selamat berjuang, Dr. 7:42 Danik. Selamat ee menolong 7:44 saudara-saudara kami dan kami bangga 7:46 dengan para relawan yang mewakili kami 7:49 di sana. Asalamualaikum warahmatullahi 7:51 wabarakatuh. Waalaikumsalam. Lgaahayu 7:53 Indonesia wabarakatuh. 7:59 Para pendengar Radio Silaturahim, 8:01 demikian tadi dialog kami dengan Gaza, 8:04 Rumah Sakit Indonesia di Betlahia dengan 8:07 Dr. Danikur. Dr. Danikur ini hanya lima 8:11 blok, lima rumah lah dari Radio 8:13 Silaturahim, jemah Masjid Silaturahim 8:15 juga. Para pendengar radio di manaun 8:18 kita akan buka dialog 8:21 kemerdekaan hari ini. Yang ingin 8:23 berkomunikasi nanti silakan hubungkan ke 8:26 WA kami 8:30 0811999720 ya 8:35 08111999720. Sudah ada di ee studio kami 8:38 Ustaz Husein Alatas dan Ustaz Hamzah 8:40 pagi hari ini yang insyaallah sampai 8:44 pukul 11.00 lewat sikit nanti kita akan 8:46 berdialog tentang kemerdekaan yang 8:48 kadang gampang disebutkan tapi bagaimana 8:51 memaknainya apalagi menyangkut keimanan. 8:54 Ustaz Husein kita buka dialog ini. 8:57 Ustaz, bagaimana Islam memandang 9:00 kemerdekaan? Juga riwayat disebutkan 9:03 bahwa Islam adalah ajaran yang membawa 9:06 kebebasan dari menyembah kepada sesama 9:09 makhluk menuju penyembahan kepada 9:12 pencipta makhluk. Apa maksudnya Ustaz? 9:15 Nih mungkin itu Ustaz di hari 9:17 kemerdekaan ini juga kita juga ingin 9:19 mengetahui mengapa masih ada aturan 9:22 syariat yang mengatur perbudakan. Ini 9:25 juga menjadi pertanyaan banyak 9:27 pendengar. Silakan Ustaz Husinfadal. 9:31 Bismillahirrahmanirrahim. 9:33 Alhamdulillahiabbil 9:34 alamin. Hamdan katiran thyiban mubarakan 9:39 fi kama yuhibbu rabbuna. 9:44 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 9:47 Muhammad. Assalamualaika ya 9:50 Rasulullah. Wasalamu ala ahli baitik 9:53 thyibin washabatikal guril mayamin. 9:57 Wasalamu alaina wa ala ibadillahi 9:59 shihin. Wasalamualaikum ayyuhal ikhwatul 10:02 mukminun wal akhwatul mukminat 10:04 warahmatullahi wabarakatuh. 10:06 Waalaikumsalam warahmatikumsalam 10:08 warahmatullahi wabarakatuh. 10:11 Islam ajaran yang mendidik kita umat 10:16 manusia untuk menyadari akan kemuliaan 10:20 kita. Di mana Allah Subhanahu wa taala 10:23 telah 10:25 menganugerahkan berbagai macam karunia 10:28 dan kemuliaan atas umat manusia. 10:30 Sebagaimana firman Allah, walaqad 10:34 karamna bani Adama 10:37 wahamalnahum fil barri wal bahri 10:39 warzaqnahum minat thyibat waadolnahum 10:43 alair mimman khalaqna tafdil. 10:48 Sesungguhnya kami telah menganugerahkan 10:50 berbagai macam kemuliaan dan karunia 10:56 kami teruntuk anak-anak Adam yaitu kita 10:59 semua. Apapun suku kita, bangsa kita, 11:02 warna kulit 11:05 kita. Dan kami anugerahkan bagi mereka 11:08 berbagai macam rezeki yang 11:11 baik. Kami angkut mereka di daratan, 11:14 kami angkut mereka di lautan. 11:17 Saat ini Allah mengangkut mereka di 11:20 udara. Manusia dengan pengetahuan ilmu 11:23 yang Allah ajarkan kepada mereka telah 11:25 memproduksi berbagai macam sarana 11:28 transportasi yang membantu mereka untuk 11:32 betul-betul berpindah-pindah dari satu 11:34 kota ke kota, benua ke benua dengan cara 11:37 yang lebih cepat, aman, dan zaman. Ini 11:41 semua merupakan karunia Allah. Dan kami 11:43 utamakan mereka dari kebanyakan makhluk 11:46 kami dengan berbagai macam 11:48 keutamaan. Pertama, Allah jadikan mereka 11:51 sebagai khalifahnya di muka 11:54 bumi. Artinya mereka memiliki 11:58 pilihan, tapi status hidup mereka 12:00 sebagai amanat yang kelak akan ditanya 12:03 di hari kemudian nanti. Dan ini 12:05 diumumkan oleh Allah di tengah-tengah 12:07 para malaikat. Waidola rbuka lil 12:09 malaikati inni jailun fil ardhi 12:13 khalifa. Pernyataan Allah ini membuat 12:15 malaikat terkejut dan 12:19 terpanah ketika Tuhanmu berkata kepada 12:22 para malaikat bahwa kami akan 12:24 menempatkan di muka bumi 12:26 ini makhluk yang berstatus sebagai 12:29 khalifah yang mengemban amanat dan 12:31 memiliki kebebasan untuk menentukan 12:34 pilihan. 12:37 Ketika malaikat mendengar ini, mereka 12:39 langsung terkejut bertanya kepada Allah, 12:41 "Apakah engkau akan menempatkan di muka 12:43 bumi makhluk yang berpotensi 12:46 untuk melakukan kerusakan dan 12:48 menumpahkan darah karena kebebasan yang 12:51 Allah berikan pada 12:53 mereka?" Dijawab oleh Allah, "Qala inni 12:56 a'lamu ma laun." Sungguh aku mengetahui 13:00 apa yang kalian tidak 13:02 ketahui. Malaikat seolah-olah ketika 13:05 Allah menyatakan hal ini, mereka 13:07 menawarkan diri mereka untuk menjadi 13:10 apa? penghuni bumi. Wahnu nusabbihu 13:12 bihamdika wa nuqaddisak. Kami yang 13:15 senantiasa mengagungkan Engkau, 13:17 mensucikan Engkau ya Allah. Kenapa bukan 13:18 kami yang ditempatkan di muka 13:21 bumi? Allah menjawab, "Aku tahu apa yang 13:23 kalian tahu." Betul. Memang pilihan yang 13:26 Allah berikan kepada manusia ini akan 13:30 berpotensi menimbulkan kerusakan di 13:32 tengah-tengah manusia disebabkan 13:35 kebebasan dan persaingan di antara 13:37 mereka. 13:38 Tetapi walaupun demikian, terdapat di 13:41 tengah-tengah manusia, manusia-manusia 13:44 pilihan yang hidup mengabdikan hidup 13:47 mereka kepada Allah, mempersembahkan 13:49 hidup mereka demi menegakkan pilar-pilar 13:53 kemanusiaan yang penuh dengan 13:55 keadilan. Sebagaimana yang dilakukan 13:57 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 13:59 wasallam, para nabi dan pengikut mereka. 14:02 Dan sampai saat ini di atas muka bumi 14:05 masih terdapat orang-orang yang berjuang 14:07 dengan penuh betul-betul keadilan, 14:11 menegakkan kebenaran dan membela hak-hak 14:13 asasi manusia dengan penuh rahmat 14:18 sebagaimana misi Nabi kita Muhammad 14:20 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. W 14:22 arsalnaka illa rahmatan lil alamin. 14:25 Apabila manusia tidak memiliki pilihan 14:27 maka semua ini tidak memiliki arti. Tapi 14:29 walaupun mereka diberikan pilihan, 14:32 mereka juga memiliki hawa 14:34 nafsu. Mereka juga memiliki kecintaan 14:37 terhadap dunia ini, tapi ternyata mereka 14:39 rela mempersembahkan dunia mereka 14:42 teruntuk Allah dan bekal mereka di hari 14:44 akhir tanpa pabrih, tanpa mengharapkan 14:47 balasan dari manusia. 14:50 Ini merupakan perjuangan para nabi, para 14:52 rasul yang mengajak manusia untuk 14:56 betul-betul menyadari akan kemuliaan 14:58 diri mereka di hadapan Allah dan 15:01 mengajak mereka betul-betul untuk 15:03 memperjuangkan kemerdekaan mereka hingga 15:06 tidak terdapat makhluk yang saling 15:08 menindas 15:10 saudaranya. Dan inilah merupakan misi 15:13 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa 15:15 alihi wasallam. Oleh karena itu, ketika 15:17 Allah mengutus 15:19 rasul-Nya, Allah mengingatkan nabinya 15:22 dalam suratun Nur ayat 54. Qul atiullaha 15:25 wa atiur rasul. 15:27 Katakan kepada mereka wahai Rasulullah, 15:30 taatilah Allah dan taatilah arrasul. 15:33 Ketaatan kepada Allah dan Rasul bukan 15:35 untuk melakukan penindasan terhadap 15:37 mereka, untuk membungkam mulut mereka 15:40 atau membekukan akal mereka, tapi justru 15:43 ketaatan kepada Rasul, ketaatan kepada 15:46 Allah yang akan memuliakan mereka, yang 15:48 memerdekakan mereka dari segala macam 15:50 bentuk permudakan. 15:53 Tapi fain tawallau kalau mereka 15:55 berpaling tidak menyambut seruanmu wahai 15:58 Rasulullah Allah jelaskan faama alaihi 16:00 ma humila waaikum ma humiltum maka tugas 16:05 Rasul sesuai dengan apa yang diamanatkan 16:08 kepadanya dan kalian juga akan 16:11 menanggung memikul apa-apa yang telah 16:14 kalian lakukan wulal balagul mubin tugas 16:19 Rasul hanya memberikan penerangan dan 16:22 penjelasan 16:23 Oleh karena itu Quran mengatakan jaai 16:26 wakil kami tidak menjadikan engkau 16:28 sebagai wakil untuk mengadili mereka. 16:30 Tidak. Begitu juga Allah Subhanahu wa 16:32 taala 16:34 mengatakan fakkir innama anta mudakir 16:39 alaihimir. Berikan 16:41 peringatan. Tugasmu memberikan 16:44 peringatan. W anta alaihim busaitir. Dan 16:48 kami tidak serahkan kepadamu untuk apa? 16:51 untuk menguasai mereka, begitu juga 16:54 untuk memaksa 16:56 mereka. Jadi dalam hal ini, hadirin 16:59 sekalian, kita orang-orang yang beriman 17:01 harus menyadari kemuliaan yang Allah 17:04 Subhanahu wa taala anugerahkan kepada 17:07 setiap anak-anak 17:08 Adam. Dan wajib atas kita betul-betul 17:12 untuk menyadari dan bersyukur kepada 17:15 Allah. Dalam hal ini kita di samping 17:18 menjaga kemerdekaan kita, kita juga 17:20 menjaga kemerdekaan orang lain. Oleh 17:22 karena itu, kemerdekaan dalam Islam 17:24 bukan berarti mengizinkan setiap orang 17:26 untuk berbuat sesuka hatinya. Tapi 17:29 kemerdekaan manusia bukan hanya milik 17:32 seseorang, tapi milik setiap orang. Di 17:34 saat kamu berada pada wilayah kamu, kamu 17:37 merdeka melakukan apa yang kamu sukai. 17:40 kamu akan pertanggungjawabkan perbuatan 17:42 kamu. Tapi di saat kamu keluar dari 17:44 wilayah, kamu memasuki wilayah orang 17:45 lain, dengan sendirinya kamu harus 17:48 betul-betul menjunjung tinggi menghargai 17:50 kemerdekaan orang lain. Oleh karena itu 17:53 dalam pepatah Arab disebutkan antaur 17:55 maam tatajus hudud. Kamu merdeka selagi 17:58 kamu tidak melewati wilayah dan batas 18:02 dirimu. Begitu kita masuk ke dalam 18:04 wilayah umum, maka dengan seti kita 18:06 harus bekerja, berbuat, bertindak, 18:09 saling menjaga kehormatan dan hak-hak 18:11 saudara kita yang lain. Ini yang 18:13 diajarkan Allah. Oleh karena 18:15 itu, semboyan kita orang yang 18:19 beriman baik dalam salat ya, baik di 18:23 luar salat, Allah Subhanahu wa taala 18:25 mengingatkan 18:27 bahwasanya manusia setara dan 18:32 sederajat. Sedangkan Tuhan mereka yang 18:34 menciptakan mereka adalah Allah la 18:36 syarikalah. Tuhan mereka mengutus para 18:39 nabi, para rasul, menurunkan kitab dalam 18:42 rangka untuk membangun kehidupan yang 18:45 harmoni di tengah-tengah umat manusia. 18:47 Ketaatan kepada Allah Subhanahu wa taala 18:49 akan menyelamatkan mereka dari berbagai 18:52 macam huru-hara, penganiayaan, dan 18:56 perbudakan. Oleh karena itu, semboyan 18:58 orang yang beriman adalah Allahu Akbar. 19:01 Allah Maha Besar mengingatkan kepada 19:03 kita semua kita merupakan makhluk yang 19:06 setara. Jangan kita membesarkan diri 19:08 kita di atas orang lain. Jangan juga 19:10 kita membesarkan orang lain di atas diri 19:12 kita. Tapi mari 19:14 bersama-sama sebagai makhluk yang 19:16 dimuliakan Allah untuk membesarkan dan 19:18 mengagungkan Allah yang tidak memiliki 19:21 pamrih, yang tidak memiliki sama sekali 19:24 apa tujuan dari kita. Justru Allah yang 19:26 menaburkan rahmat bagi kita semuanya. 19:29 Maka ketaatan kepada Allah, membesarkan, 19:32 mengagungkan Allah, menyelamatkan kita, 19:34 mengeluarkan kita dari berbagai macam 19:36 jenis perbudakan. Itu yang diajarkan 19:40 oleh Allah yang dicontohkan oleh Nabi 19:42 kita Muhammad sallallahu alaihi wa 19:44 wasallam tanpa memandang latar belakang 19:47 mereka, warna kulit mereka. Rasul 19:49 menempatkan Bilal, Suhaib, Salman 19:53 al-Farisi sederajat dengan para pembuka 19:55 Quraisy. Hal ini tidak pernah sama 19:58 sekali dikenal dan dirasakan sebelumnya. 20:01 Tapi begitu datang Islam, Islam 20:03 memuliakan mereka dan menyeru di 20:05 tengah-tengah mereka, "Ya ayyuhanas, 20:07 wahai manusia, innbakum wahid wa inna 20:10 abakum wahid. Sesungguhnya Tuhan kalian 20:14 satu Tuhan yang Maha Esa. Begitu juga 20:17 ayah kalian sama. Begitu pula ibu 20:20 kalian. Laad arabiin ala ajami wajami 20:24 ala arabi. Tidak ada keutamaan bagi 20:26 seorang Arab atas seorang non Arab. Dan 20:29 sebaliknya begitu juga atas yang putih e 20:31 yang bagi yang putih atas yang hitam dan 20:34 sebaliknya kecuali dengan keimanan 20:36 ketakwaan kepada Allah. Maka mari kita 20:39 berlomba-lomba dalam bertakwa kepada 20:41 Allah. hingga kita menciptakan kehidupan 20:43 yang penuh dengan keharmonian di 20:45 tengah-tengah kita semua. Adapun 20:47 berkaitan dengan perbudakan. H 20:51 perbudakan 20:53 sebagaimana yang kita kenal dan kita 20:57 pahami bukan 20:59 datang semenjak diutusnya Nabi kita 21:02 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 21:04 Sebelum Nabi 21:05 diutus, perbudakan telah ada menjadi 21:09 tradisi budaya dari negara-negara besar 21:12 pada saat itu. Baik itu 21:14 Persia, baik itu 21:16 Romawi, baik itu negeri 21:18 Cinanya, demikian pula Turkinya, 21:21 perbudakan sudah merupakan bahagian yang 21:24 menyatu dengan kehidupan mereka. 21:26 Orang-orang Arab yang pada saat itu 21:29 merupakan suku-suku ya kecil yang 21:33 berpecah belah dan 21:35 bercerai-berai. 21:38 Mereka ketika bergesekan dengan negara 21:40 besar mereka biasa yang lemah selalu 21:43 menjunjung yang besar. Maka mereka ingin 21:46 menunjukkan prestasi mereka, kekayaan 21:47 mereka dengan mengoleksi budak. Maka 21:50 mereka membeli budak-budak kemudian 21:52 mereka angkut ke negeri mereka. Mulai 21:54 tradisi perbudakan berkembang di 21:56 tengah-tengah mereka hingga datang Nabi 21:58 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 22:01 wasallam mengharamkan perbudakan 22:04 manusia. Sedangkan budak-budak yang 22:07 telah ada Rasulullah sallallahu alaihi 22:10 wasallam atas bimbingan Allah Subhanahu 22:12 wa taala secara perlahan-lahan tanpa 22:14 merugikan mereka membeli budak mereka 22:16 dengan harga yang mahal. Setiap 22:18 pelanggaran yang mereka lakukan 22:21 dikenakan sanksi untuk melepaskan budak 22:23 seperti mereka yang bersetubuh dengan 22:25 istrinya di bulan Ramadan atau 22:27 mereka-mereka yang melihar istri mereka 22:30 atau mereka-mereka yang bersumpah ingin 22:32 membatalkan sumpah mereka. Demikian pula 22:34 orang yang membunuh saudaranya secara 22:36 tidak sengaja dikenakan hukuman di 22:39 samping membayar ganti rugi bagi pihak 22:40 keluarga juga dengan melepaskan budak. 22:44 Dengan cara yang bijaksana ini, 22:46 perbudakan sedikit demi sedikit 22:48 terkikis. Lalu kalau orang mengatakan 22:51 dalam peperangan, bukankah Rasulullah 22:53 sallallahu alaihi wasallam mempurak 22:55 memperbudak mereka-mereka yang merdeka? 22:57 Jawabannya kita dapat lihat pada 22:59 peperangan Badar. Hm. Bagaimana pada 23:02 peperangan Badar tawanan-tawanan perang 23:05 setelah 23:07 ditawan, Rasulullah sallallahu alaihi wa 23:10 alihi wasallam membebaskan tawanan 23:13 tersebut baik dengan tebusan dari pihak 23:15 keluarga atau mereka mengajarkan membaca 23:18 dan menulis yang mampu untuk membaca, 23:21 mengajar, menulis bagi mereka-mereka 23:24 orang-orang Islam yang belum dapat 23:26 membaca dan menulis bukan memperbudak 23:28 mereka. 23:29 Demikian pula dalam surat Muhammad Allah 23:33 jelaskan 23:34 faqitumina 23:37 kafaruq hattauhum. 23:48 Setelah 23:53 itu kalau kalian berperang menghadapi 23:56 orang-orang kafir yang memerangi 23:58 kalian, perangi mereka dan 24:01 usahakan posisikan senjata di 24:04 tempat-tempat yang mematikan mereka itu 24:06 pada saat mereka berperang. Jangan 24:08 berpikir untuk menawan musuh, tapi 24:10 penggal kepala mereka. Begitu peperangan 24:13 usai, maka ikatlah tawan kalian dengan 24:16 sekuat-kuatnya agar mereka tidak 24:18 melarikan diri. Setelah itu kebijakan 24:20 dikembalikan kepada rasul dan para 24:22 pemimpin. Faimma amanna ba'du wa imma 24:25 fidaan. Kalian bisa bebaskan 24:28 cuma-cuma untuk mengambil hati mereka 24:32 atau kalian mengambil tebusan dari 24:34 keluarga mereka atau melakukan 24:36 tukar-menukar tawanan. Ini yang 24:38 diajarkan Al-Qur'an. 24:41 Jadi jangan kita beranggapan bahwasanya 24:43 Islam menghalalkan perbudakan. Islam 24:46 justru memerangi perbudakan. Bahkan bagi 24:48 orang yang ingin menerobos ya dari 24:51 kesempitan menuju keluasan menuju rahmat 24:53 Allah. Allah Subhanahu wa taala 24:54 mengatakan. 25:08 Kalau kalian ingin menerobos melakukan 25:11 peningkatan dalam keimanan kalian, dalam 25:13 agama kalian, maka terjanglah kendala 25:16 dan rintangan. Nah, rintangan 25:19 pertama untuk menerobos Allah tunjukkan 25:22 jalan yang amat indah itu melepaskan 25:24 budak, melepaskan perbudakan. Sampai 25:28 dalam zakat pun ya pada delapan golongan 25:31 yang Allah sebutkan ada salah satunya 25:33 untuk apa? untuk membebaskan dan 25:36 melepaskan orang-orang yang berstatus 25:37 budat. Bahkan Allah Subhanahu wa taala 25:41 perintahkan bagi orang-orang yang mau 25:43 mengadakan kesepakatan untuk melepaskan 25:45 dari diperbudakan dengan mengangsur 25:48 bayangan melalui usaha 25:50 pekerjaannya. Allah perintahkan untuk 25:52 memberikan hak tersebut kemudian 25:53 memberikan dari zakat agar mereka mampu 25:57 membebaskan diri mereka dari permudakan 25:59 hingga mereka statusnya murni sebagai 26:01 hamba Allah. 26:03 Bilal dibebaskan, Salman al-Farisi 26:06 dibebaskan, Ammar bin Yasin dibebaskan. 26:08 Ini yang Islam lakukan, bukan 26:09 sebaliknya. Oleh karena itu, jangan 26:11 salah paham. Islam telah ada sebelum 26:13 Nabi 26:14 diutus. Nabi diutus dengan cara 26:18 bijaksana mulai membebaskan umat manusia 26:20 dari perbudakan. Alhamdulillah kita 26:23 hargai jasa dari Almalik Faisal. 26:27 Almalik Fesel menggunakan kas negara 26:30 membebaskan budak-budak yang dikoleksi 26:33 oleh ayahnya, oleh keluarganya dengan 26:37 kas negara dibebaskan semua dari 26:39 perbudakan pada saat tersebut. Ini 26:41 merupakan jasa yang kita hargai dari 26:43 Malik Faisal rahimahullah juga yang 26:45 berdiri bersama kaum muslimin untuk 26:47 berperang berhadapan dengan Zionis 26:49 Israel pada peperangan tahun 3. Jadi, 26:53 para jemaah sekalian, Islam adalah agama 26:56 kemerdekaan yang menjunjung tinggi 26:58 martabat kemerdekaan setiap orang. Bukan 27:00 hanya kemerdekaan satu kelompok, satu 27:03 golongan, tapi kemerdekaan setiap orang. 27:05 Hingga setiap orang merasakan 27:06 betul-betul kehormatan dirinya sebagai 27:08 makhluk yang merdeka. Wallahuam. 27:11 Masyaallah. Masyaallah, 27:13 Ustaz. Ah, Ustaz Hamzah mungkin ada mau 27:16 melengkapi dari yang disampaikan oleh 27:18 Ustaz Husin tadi sebelum kita berlanjut 27:20 ke ee ke yang lainnya. Silakan Ustaz 27:23 Hamzah. Iya. tadi apa ee mengenai 27:27 kemerdekaan ini apa yang 27:30 di tuangkan di dalam pembukaan 27:35 Undang-Undang Dasar kita oleh para 27:38 founding padar kita itu adalah sesuatu 27:41 yang sangat indah yaitu bahwasanya 27:44 kemerdekaan adalah hak segala bangsa. 27:47 Ini adalah sebenarnya dari Islam. 27:50 Islamlah yang membawa ini seperti yang 27:53 tadi sudah Ustaz Husin katakan, Islam 27:55 membawa kemerdekaan. Manusia dilahirkan 27:58 oleh ibu mereka dalam keadaan merdeka. 28:01 Oleh karena itu, Sayidina Umar pernah 28:03 marah kepada ee anak dari Amr bin Ash 28:08 waktu itu sebagai gubernur Mesir. Karena 28:11 anak Amr bin As ini 28:14 ee ketika berlomba dengan penduduk 28:18 Mesir, lomba pacu kuda, dia kalah. 28:22 Ketika kalah dipecut itu ee penduduk 28:26 Mesirnya dengan mengatakan, "Khuzha min 28:28 ibnil akramin. Ambil ini dari dari 28:31 anak-anak ee anak-anak para ee pejabat, 28:37 anak-anak yang 28:39 mulia." Akhirnya ee si pemuda tadi 28:43 dengan orang tuanya ya melihat hal ini 28:46 adalah bukan dari Islam. 28:49 Ini tidak cocok dengan ajaran Islam di 28:52 mana yang kuat bisa seenaknya menindas 28:55 yang lemah mengadukan berangkat dari 28:57 Mesir ke Madinah untuk mengadukan hal 29:00 ini kepada Sayidina Umar bin Khattab 29:02 radhiallahu anhu. Sayidina Umar 29:05 mengetahui hal ini 29:07 kemudian menulis ya pesan di satu tulang 29:13 yang 29:15 diberiang apa tanda kali saja dan 29:18 perintahkan supaya ee Amr bin As dan dan 29:22 apa dan putranya suruh menghadap ke 29:25 Madinah. melihat pesan dari Sayidina 29:27 Umar yang enggak banyak bicara, cuman 29:31 hanya e tulang dikasih garis silang 29:35 langsung ya bergegas ke 29:38 Madinah. Lalu di dihadapkan ketika di 29:41 hadapan Sayidina Umar ya, Sayidina Umar 29:46 mengatakan, 29:48 "Mimastadas waqad waladum umhatuhum ah." 29:53 Ya, dari kapan atau kenapa kamu 29:57 kaifaanas? Kenapa kamu memperbudak orang 30:00 padahal mereka itu dilahirkan oleh 30:03 ibu-ibu mereka dalam keadaan merdeka? 30:05 Jadi dalam Islam Allah Subhanahu wa 30:08 taala ini memberikan kemerdekaan kepada 30:10 siapapun seperti 30:12 itu. Adapun tadi seperti yang yang apa 30:16 yang sudah diterangkan oleh Ustaz 30:19 Husin ketika banyak orang bertanya dan 30:23 juga ada yang mengatakan oh diperbudakan 30:25 ada dalam Islam itu ada ayat Qurannya ya 30:29 a malakat aimanukum seperti itu. ee di 30:32 mana diizinkan ee seorang tuan menikahi 30:36 budaknya seperti itu, budak 30:38 perempuannya. Ini ini adalah 30:41 kesalahpahaman tentang memahami ayat 30:44 Quran. Tidak ada satuun ayat Quran ya 30:47 seperti tadi sudah di ee terangkan oleh 30:50 Ustaz, tidak ada satuun ayat Quran yang 30:54 mengizinkan seorang yang merdeka 30:57 untuk diperbudak. 31:00 yang ada adalah Islam membuka 31:04 pintu pembebasan budak melalui tujuh 31:07 pintu. Yang pertama tadi sudah 31:10 sebenarnya sudah diterangkan ya, saya 31:11 urut misalnya yang pertama kafarat 31:14 sumpah ya di surah Almaidah ayat 89 ya. 31:19 La 31:20 yuakidukumullahu fiikum wakidukum 31:32 bimaumqah. Jadi yang pertama dengan apa? 31:36 Kalau orang yang bersumpah kemudian dia 31:37 membatalkan sumpahnya ya, maka dia harus 31:41 salah satu ee kefaratnya adalah 31:43 memerdekakan 31:45 budak. Yang kedua, pintu kedua ya 31:50 adalah ya kafarat terhadap pembunuhan 31:53 yang tidak sengaja. Hm. ya membunuh 31:56 orang ya misalnya karena dengan menabrak 32:01 ya misal ketabrak mobil atau misalnya 32:04 orang ee sedang latihan panah waktu 32:07 zaman dulu kemudian ada yang lewat ke 32:09 panah misalnya enggak sengaja seperti 32:11 itu. Maka salah satu kafaratnya adalah 32:16 tahri raqobati mukminah. Harus 32:19 memerdekakan ee hamba sahaya yang 32:21 mukmin. 32:23 Ya, ini jadi bagaimana dikikis ini 32:25 perbudakan secara bertahap. Yang ketiga 32:29 ya kafarat dari menzihar istri. Dulu ada 32:33 adat istiadat jahiliah. Jika seorang 32:36 sudah bosan dengan istrinya tapi dia 32:38 enggak mau cerein ya. Dia katakan sama 32:41 istrinya, "Anti alyaahri ummi." Engkau 32:44 sekarang bagai ee ee bagiku seperti 32:47 punggung ibuku. Maksudnya bukan dia puji 32:49 istrinya ini, He. Tapi ya dia e istrinya 32:53 di di digantung gitu ya, dicerahin 32:57 kagak, disentuh, digauli tidak. Seperti 33:01 ibu kan orang enggak boleh menggauli 33:02 ibunya kan gitu. Jadi dibuat 33:04 terkatung-katung ini zalim ya, perbuatan 33:07 zalim, penganiayaan terhadap istri ini. 33:10 Kemudian dihapus adat ini. Dan untuk 33:12 menghapusnya bagi orang 33:14 yang melakukan itu ya kalau dia mau 33:17 balik ee pada istrinya dia harus 33:20 memerdekakan budak. Yang 33:22 keempat 33:24 mukatabah. Yaitu 33:27 bagaimana ya seorang hamba sahaya ya 33:31 yang diberikan kesempatan oleh tuannya 33:34 untuk bisa merdeka tapi dengan membawa 33:37 menebus sejumlah uang. Nah, ini apa? Ini 33:42 perlu dibantu ini. Bahkan dalam harta 33:45 zakat ya salah satu ee asnafnya adalah 33:48 satu bagiannya adalah wafir riqab. ini 33:52 diberikan untuk ee pembebasan budak 33:55 tersebut. Yang berikutnya adalah kafarat 33:59 bagi yang ya melakukan hubungan suami 34:02 istri ya di bulan puasa di siang hari 34:05 bulan puasa ya. Salah satunya juga 34:08 adalah memerdekakan budak. Yang keenam 34:12 adalah bagaimana yang disebut ummul 34:15 walad. Ini ini dipraktikkan langsung 34:18 oleh Nabi kita Muhammad sallallahu 34:19 alaihi wasallam ketika dapat hadiah 34:22 seorang hamba sahaya dari Mesir dari 34:25 raja Mesir. Rasulullah sallallahu alaihi 34:27 wasallam tidak ee langsung 34:30 membebaskannya. Tapi bagaimana ini ee 34:33 hamba sahaya ini diperlakukan sebagai 34:35 istri ya. Dan 34:38 kemudian ee hamir melahirkan anak ya 34:42 yang e diberi nama Ibrahim. 34:46 Ya. Nah, Ibrahim ini ketika diberitahu 34:49 ee oleh Ibnu Abbas ya eh zukarat ummu 34:54 Ibrahim inda Rasulullah sallallahu 34:56 alaihi 34:56 wasallam 34:59 faqalaqoha waladuha. Ya. Ketika ee 35:02 disebutkan e bagaimana tuh 35:05 status Mariah alqibtiyah ibu dari 35:08 Ibrahim. Rasulullah bil eh Ibnu Abbas 35:10 mengatakan dia sudah dimerdekakan oleh 35:13 anaknya. He. Jadi dengan lahirnya anak 35:16 dari tuannya tersebut, ibunya langsung 35:19 otomatis merdeka. Ini adalah salah satu 35:22 ee cara bagaimana pembebasan budak. Oleh 35:26 karena itu, ketika ada ayat ya dalam 35:28 surah Almukminun misalnya yang 35:30 membolehkan mengizinkan seorang itu 35:32 menikahi hamba sahayanya. 35:35 ini adalah sebenarnya bagian dari 35:38 pembebasan budak juga di samping 35:41 menghargai si budak tersebut dan juga 35:44 ini e mengangkat statusnya dan ini juga 35:47 kalau si apa si wanita tadi melahirkan 35:51 anak maka dia langsung menjadi merdeka. 35:55 Ini adalah semuanya ee bagian dari ee 36:00 bagaimana Islam menghapus perbudakan. 36:04 Yang ketujuh yaitu yang secara umum 36:06 seperti yang ee Ustaz Husin tadi bacakan 36:08 ya di dalam surah Albalad yaitu 36:11 bagaimana ee dianjurkan bagi mereka yang 36:14 ingin benar-benar menempuh suatu ee 36:18 pendakian yang yang tinggi untuk 36:20 meningkatkan derajatnya. Dia 36:22 memerdekakan budak ya secara cuma-cuma. 36:26 Nah, ini adalah semuanya pintu di mana 36:29 dibukakan apa ee dibebaskannya 36:33 perbudakan secara bertahap. Karena tadi 36:36 Ustaz Husin juga sudah katakan budak itu 36:39 pada waktu itu dibeli dengan dengan ee 36:42 uang yang apa yang banyak, yang besar. 36:46 Oleh karena itu ee untuk membebaskannya 36:49 juga dengan bertahap dan apa perbudakan 36:52 ketika Nabi diutus sudah meraja lela 36:55 bukan saja di Jazirah Arab bahkan di 36:57 seluruh dunia. Oleh karena itu, Islam 37:00 memerdekakan ee perbudakan ini dan 37:02 menutup pintu ee memerdekakan perbudakan 37:06 dan menutup pintu perbudakan. ya tidak 37:09 ada izin ya di dalam Islam untuk ee 37:14 menjadikan manusia merdeka menjadi 37:16 budak. Wallahualam. Allah. 37:19 Masyaallah. Masyaallah. Luar biasa ya. 37:22 Apa kabar Laksamana Husein Ibrahim, 37:24 Brikjen, Rudi Rumin? Ya, Bu Sri, Ibu 37:27 Siti Anisa, Pak Pendi, Pak Unmar yang 37:29 terus mendengarkan Radio Silaturahim. 37:33 Ee Ustaz Husein ini ada pertanyaan dari 37:37 pendengar di antaranya adalah kita kan 37:41 sudah punya Indonesia dengan statement 37:45 Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa, 37:47 kemanusiaan yang adil dan beradab, 37:50 persatuan Indonesia, kerakyatan yang 37:53 dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam 37:55 permusyawaratan 37:56 perwakilan keadilan sosial bagi seluruh 37:59 rakyat Indonesia yang tadi pagi banyak 38:02 diungkap dalam 38:04 upacara-upacara. Tapi ini ada berita 38:07 dari Gajah Mada ini mengatakan mereka 38:10 sangat bersedih para dosen ya, sebagian 38:12 dosen-dosen berkumpul ingin membuat 38:16 literasi tentang etika, kebebasan dan 38:19 demokrasi di saat sekarang ini. 38:23 Apakah zaman memang membuat sebuah 38:26 periode yang sudah Allah tentukan untuk 38:30 apa? me mencuci atau memberikan sebuah 38:33 pelajaran atau apa yang terjadi 38:34 sebenarnya, Ustaz? Banyak orang lagi 38:36 kebingungan sekarang ini. Apa yang 38:38 terjadi di tengah guru bangsa yang 38:41 nampaknya makin krisis saja bukan hanya 38:44 di Indonesia tapi juga di berbagai 38:46 negara gitu. Ah, bagaimana Ustaz di 38:48 sini? 38:50 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 38:51 atina min indika rahmah waimna ladunka 38:54 ilman nafi unfna 38:57 bimaam rbana zidna 39:01 ilman apabila kita melihat nilai-nilai 39:06 universal yang terdapat pada 39:09 pancasila yang terdiri dari lima 39:13 butir meliputi Ketuhanan Yang Maha Esa, 39:16 kemanusiaan yang adil dan 39:19 beradab persatuan Indonesia. Kerakyatan 39:22 dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan 39:24 dalam permusyawaratan dan perwakilan dan 39:28 keadilan sosial bagi seluruh rakyat 39:32 Indonesia. Kita lihat begitu indah 39:34 nilai-nilai ini. Betul. 39:36 Tapi kalau nilai-nilai ini tidak 39:40 diamalkan, sama dengan seorang datang 39:43 kepada seorang dokter yang ahli, dokter 39:46 tersebut memberikan 39:48 resep tapi tidak ditebus resepnya atau 39:52 dibeli obatnya tapi tidak diminum. Dari 39:55 mana datangi kesembuhan? 39:59 Nilai-nilai universal yang terdapat di 40:02 dalam Pancasila ini sebetulnya merupakan 40:04 nilai nilai mendasar yang terdapat dalam 40:08 Al-Qur'an dan ajaran para 40:10 nabi. Tapi sayang karena nilai-nilai ini 40:15 ya 40:16 terputus hubungannya dengan Allah 40:19 Subhanahu wa taala, mereka-mereka tidak 40:22 lagi merasakan adanya pengontrol dan 40:24 pengawasan dari Allah Subhanahu wa 40:26 taala. 40:27 Oleh karena itu, untuk mengamalkan 40:30 Pancasila, untuk membuat Pancasila 40:32 memiliki wibawa harus terhubung dengan 40:35 Allah yang maha melihat, yang maha 40:37 mendengar, yang menyaksikan perbuatan 40:39 dari setiap manusia. Bagaimanapun 40:41 nilai-nilai mulia dicatat, dikumpulkan, 40:45 dijadikan sebagai 40:46 undang-undang. Tapi kalau tidak memiliki 40:49 wibawa dan haibah, apalagi 40:52 pelaksana-pelaksana hukumnya mengabaikan 40:55 nilai-nilai tersebut. ini menjadi contoh 40:57 yang buruk di tengah 40:59 masyarakat. Oleh karena itu, perlu kita 41:01 menyadari dan mengakui sebetulnya umat 41:04 Islam di Indonesia maupun di 41:06 mancangegara pada saat ini mereka lebih 41:09 fokus kepada apa? Kepada ritual ya, 41:14 demikian pula kepada aturan-aturan fikih 41:18 tapi yang kehilangan rohnya. 41:22 Banyak orang yang 41:24 berapi-api memandangkan semboyan kembali 41:27 kepada Quran dan sunah. Tapi sayang 41:29 kalau kita perhatikan dan amati perilaku 41:32 mereka jauh dari Al-Qur'an mengupur 41:34 petunjuk Nabi kita Muhammad sallallahu 41:36 alaihi wasallam. Di mana apa yang mereka 41:40 perjuangkan tidak kita rasakan rahmat 41:43 seperti yang dibawa Rasul. 41:46 Mereka membagi 41:47 manusia terbagi-bagi pada kotak-kotak, 41:50 kelompok-kelompok dan golongan-golongan. 41:52 Bukan lagi rahmat bagi umat manusia. 41:55 Seharusnya orang-orang yang berdakwah di 41:57 jalan Allah menjadikan Quran sebagai 41:59 panduan dan mereka merasa betul-betul 42:02 sedang menyampaikan amanat Allah. 42:04 Memandang manusia semua sama. 42:07 Begitu pula terhadap kaum muslimin, 42:10 tidak memandang mereka dengan kacamata 42:13 kelompok, golongan, sekte dan lain 42:15 sebagainya. Mengajak mereka semua 42:17 kembali kepada Allah. Tapi yang terjadi 42:19 bukan mengajak kepada Allah. Ternyata 42:22 mereka mengajak umat untuk berfanatik, 42:25 berafiliasi kepada mereka. Padahal Nabi 42:28 diperintahkan Allah, "Udu'u ila 42:29 sabiliik." Ajak ke jalan Tuhan. Begitu 42:33 juga waman ahsanu mimallah. Siapa yang 42:37 lebih baik ucapannya dari orang yang 42:39 mengajak kepada Allah wail shihan dan 42:41 dia mengerjakan amal saleh. Rasul 42:44 diperintahkan mengumumkan qulili ini 42:47 jalanku adu ilallah. Aku mengajak kepada 42:49 Allah ala basir dengan membuka akal 42:52 pikiran 42:53 mereka membuka hati mereka. Ana wamani. 42:57 Inilah aku dan orang yang mengikuti aku. 42:59 Coba pesan-pesan Al-Qur'an ini. Begitu 43:02 pula misi nabi kita yang merupakan 43:04 rahmat bagi seluruh alamin. Dapat enggak 43:07 kita jumpai di tengah-tengah ulama 43:09 Islam, masyarakat Islam pada 43:11 dakwah-dakwah mereka? Umat akhirnya 43:14 merasa ragu terhadap kebenaran Islam. 43:17 Iya. Mereka juga meragukan 43:19 kebenaran-kebenaran yang disampaikan 43:21 atau diceritakan mengenai Rasulullah 43:23 sallallahu alaihi wasallam. Rasulnya 43:25 mengajak manusia untuk hidup, saling 43:27 mencinta, saling menyayangi, menegakkan 43:30 keadilan, membela hak-hak manusia. Tapi 43:32 pada 43:33 praktiknya mereka yang mengaku sebagai 43:36 pengikut Rasul jauh dari tuntunan 43:38 tersebut. Ketika Nabi mengirim pasukan 43:41 dalam peperangan dan 43:42 perjuangan, beliau mengingatkan 43:45 pasukannya, "Hendaklah kalian bertakwa 43:47 kepada Allah. Jangan melakukan 43:50 kezaliman. Jangan melakukan perbuatan 43:52 aniaya. Jangan mengganggu orang-orang 43:55 tua, wanita, anak-anak atau mereka yang 43:58 ada dalam rumah-rumah peribadatan 44:00 mereka. Kalau kalian berbuat sama dengan 44:03 mereka, apa perlunya Allah membantu 44:05 kalian kalau kalian sama dengan mereka? 44:07 Allah hanya akan membantu orang-orang 44:09 yang bertakwa. Ini pesan merupakan 44:12 deklarasi adab dalam peperangan sebelum 44:14 adanya PBB. Hm. I. Tapi begitu umat 44:17 Islam meninggalkan semua ini, melakukan 44:19 kezaliman dengan casing dan bungkusan 44:21 Islam, maka nilai-nilai kemanusiaan 44:24 hilang. Begitu juga Pancasila yang 44:26 begitu indah. 44:28 Ternyata Pancasila hanya merupakan 44:31 sebuah casing, sebuah kedok. Di dalamnya 44:34 tersembunyi kezaliman, kejahatan, 44:37 kemunafikan, 44:40 kepura-puraan. Tanpa malu-malu mereka 44:42 melakukan perbuatan mereka. tapi dengan 44:45 nama-nama yang amat indah. Oleh karena 44:48 itu, kejadian saat ini, begitu juga 44:53 problema yang sedang kita hadapi pada 44:54 saat ini sebetulnya disebabkan karena 44:57 kemunafikan kebanyakan kita. Kita 45:01 membacakan butiran-butiran Pancasila 45:04 yang begitu indah juga memperingati hari 45:06 kemerdekaan bangsa kita pada setiap 45:08 tanggal 17 45:09 Agustus dimulai dari 45:12 1400 945. 45:15 Para pejuang kemerdekaan yang 45:16 menumpahkan darah mereka, air mata 45:18 mereka, mengorbankan anak dan keluarga 45:20 mereka saat ini. Walaupun mereka telah 45:23 kembali ke sisi Allah, mereka sebetulnya 45:25 menyaksikan apa yang sedang dilakukan 45:28 oleh para penerus mereka. Ternyata 45:31 mereka menginjak-injak kemerdekaan yang 45:33 telah mereka perjuangkan, yang telah 45:36 mereka hadiahkan untuk kita semua. 45:38 Bagaimana kita saksikan pejabat-pejabat 45:41 negara, wakil-wakil rakyat, mereka tidak 45:44 menghiraukan lagi apa-apa yang mereka 45:47 perbuat dan dampaknya terhadap bangsa 45:50 kita. Maka kita 45:52 berharap para pemimpin yang akan datang 45:55 yang terpilih, ingat Allah bersama 45:57 mereka, mengawasi perbuatan mereka, 45:59 mencatat amal mereka dan ingat azab 46:02 Allah Subhanahu wa taala bisa saja 46:04 datang kepada kita kalau kita ingkar. 46:07 Kalau kita lupa kepada Allah di dunia 46:12 akan terkena azabnya belum lagi di hari 46:14 akhir nanti. Jadi sebetulnya Pak Ihsan 46:16 kalau kita perhatikan sama-sama 46:19 nilai-nilai universal yang terdapat 46:21 dalam 46:22 Pancasila sebetulnya begitu jelas dan 46:25 indah. dan mengamalkan Pancasila. Di 46:27 saat kita kembalikan kepada Al-Qur'an 46:29 sebagai orang yang beriman yang meyakini 46:31 ke Tuhan yang Maha Esa. Dalam Al-Qur'an 46:33 terdapat tuntunan-tuntunan adab yang 46:36 betul-betul membimbing kita untuk 46:38 menjaga hak-hak manusia. Contoh dalam 46:40 suratul hujurat, Allah mengingatkan kita 46:43 sebagai makhluk yang 46:45 bersaudara. Allah ingatkan kita untuk 46:47 tidak saling mengolok-olok saudara kita. 46:50 Tidak mencaci, tidak memberikan julukan 46:52 yang tidak patut. Begitu juga Allah 46:55 melarang kita untuk mengintai, 46:57 mencari-cari kesalahan saudara kita yang 46:59 tersembunyi. Allah melarang kita untuk 47:01 saling mengumpat. Allah melarang kita 47:04 untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang 47:06 merugikan saudara kita. Dan Allah 47:08 ingatkan kita ini manusia yang berasal 47:09 dari sepasang anak 47:12 manusia. Sedangkan tolak ukur kemuliaan 47:15 kita adalah iman dan ketakwaan. Bukan 47:19 warna kulit, bukan suku, bukan bangsa. 47:22 Ini yang seharusnya dicamkan di hati 47:24 setiap orang yang beriman. Oleh karena 47:26 itu, kalau kita ingin keluar dari 47:28 kemelut, dari problema, dari perasaan 47:31 frustasi yang kita hadapi saat ini, 47:33 kembali seutuhnya kepada Allah yang akan 47:35 membebaskan kita dari berbagai macam 47:38 perbudakan, berpegang pada kitab Allah. 47:41 Dan mari kita mengamalkan 47:42 butiran-butiran Pancasila dengan 47:45 pengamalan yang seterusnya. Bukan kita 47:47 jadikan sebagai kendaraan untuk menipu, 47:50 berbohong terhadap sesama manusia. 47:51 Wallahuam. Oh, masyaallah. Masyaallah. 47:54 Ini negeri sudah luar biasa punya 47:56 pondasi tapi keimanan di Ketuhanan Yang 47:59 Maha Esa luar biasa. Silakan Ustaz 48:01 Hamzah. Gimana nih melihat keadaan umat 48:04 yang nampaknya perlu contoh? Sudah ada 48:08 Pancasila sebagai pegangan kita dan 48:11 keimanan Islam tentunya. Mungkin bisa 48:12 diperjelas Ustaz Hamzah. Tafadal Ustaz 48:15 yaitu apa? 48:18 ee sungguh sangat indah butir-butir 48:21 Pancasila ini memang semuanya itu ada di 48:23 dalam Al-Qur'anul Karim. H itu seperti 48:26 yangin katakan, kalau hanya slogan ya 48:30 tapi tidak di 48:32 diimplementasikan di dalam perilaku kita 48:35 dalam berbangsa dan bernegara ya slogan 48:38 tinggal slogan seperti itu. Sama juga 48:40 seperti banyak orang yang tadi 48:42 disinggung ee mengaku ee kembali kepada 48:46 Al-Qur'an. Tapi ketika ada fir ee firman 48:50 Allah Subhanahu wa taala yang 48:52 memerintahkan bagaimana untuk bersaudara 48:54 dalam keimanan, bagaimana untuk bersatu, 48:58 itu semuanya ee dalam keimanan itu 49:00 semuanya diabaikan. Tapi bilangnya sih 49:03 ya kembali kepada Al-Qur'an. Jadi 49:05 penting sekali ee kita ini benar-benar 49:09 ee 49:11 mengimplementasikan apa yang kita imani 49:13 dalam Al-Qur'anul Karim dan sunah Nabi 49:15 kita di dalam perilaku kita. Dan ini 49:18 juga sekaligus akan 49:20 mengimplementasikan apa yang ada di 49:22 dalam butir-butir Pancasila ini yang 49:25 begitu indah. Yang ini tiada lain adalah 49:28 ee apa? Sesuatu mutiara-mutiara yang 49:32 diambil dalam Al-Qur'anul Karim. 49:35 Kalau kita implementasikan Allah 49:37 Subhanahu wa taala akan janjikan walau 49:40 anna ahlul qur walau anna ahl qur 49:45 amanuqahna 49:48 minalakin kadzabu faaknahum bimau 49:51 yaksibun. Andai kata penduduk negeri 49:55 beriman dan bertakwa, artinya 49:58 benar-benar iman ya sesuatu diyakini 50:02 kemudian diamalkan dengan ketakwaan itu 50:05 artinya mengamalkan, 50:07 mengimplementasikan di dalam 50:09 perilakunya. Ya, maka Allah katakan 50:12 lafatahna alaihim barakatim minasama wal 50:15 ard. pasti akan kami 50:18 bukakan keberkahan dari langit dan dari 50:21 bumi untuk mereka. Jadi, kesejahteraan 50:24 baru akan muncul kalau ini benar-benar 50:26 diimplementasikan. Tapi 50:28 ketika ee ini tidak 50:31 diimplementasikan hanya sebagai slogan 50:35 ya. Nah, Allah Subhanahu wa taala 50:37 mengancam di sini walakin kadzabu. Akan 50:39 tetapi mereka mendustakan artinya enggak 50:43 percaya. Enggak percaya arti enggak mau 50:45 mengamalkan seperti itu. Faakahum bimau 50:48 yaksibun. Nah, maka kami akan tindak 50:51 mereka disebabkan perbuatan mereka, 50:54 sebabkan apa yang mereka lakukan. Jadi 50:58 ee Allah Subhanahu wa taala berjanji 51:02 akan memberikan 51:04 ee kesejahteraan, kebahagiaan kepada ee 51:10 negara Indonesia yang begitu makmur ini, 51:14 begitu besar sekali kekayaannya ya. 51:17 Kalau benar-benar ini disyukuri, nikmat 51:20 yang begitu besar ini disyukuri, 51:22 mensyukurinya yaitu dengan 51:25 mengimplementasikan perintah-perintah 51:27 Allah Subhanahu wa taala. Seperti 51:30 bagaimana menegakkan keadilan, bagaimana 51:33 itu persatuan, bagaimana benar-benar 51:35 mengabdi kepada Allah Subhanahu wa taala 51:37 dalam Ketuhanan Yang Maha Esa ini. Ini 51:40 semuanya ya adalah merupakan ya bagian 51:44 daripada ajaran-ajaran Islam yang 51:46 dipetik ya. 51:47 ee ke dalam butir-butir 51:50 Pancasila. Wallahuam. Masyaallah. 51:54 Masyaallah, Ustaz. Luar biasa apa dialog 51:56 kemerdekaan kita p pagi hari ini. Ee 52:00 Ustaz Husin, mungkin bagian akhir dari 52:02 dari ee memaknai hari kemerdekaan kita 52:05 hari ini. Banyak masyarakat yang hanya 52:10 meu apa ya ee perayaan-perayaan, 52:15 keramaian-keramaian, tapi jarang 52:17 mengambil hikmah dari arti kemerdekaan. 52:19 Ada. Saya pernah diingatkan oleh seorang 52:23 bijak, kalau Anda ingin merasakan 52:25 kemerdekaan, jalan-jalanlah ke 52:27 pengadilan, gitu. Nah, itu sebagian 52:31 warga yang direngut kemerdekaannya ee ee 52:34 dengan hukuman dunia baru dunia. Belum 52:38 lagi kalau mau rasakan nikmat kesehatan, 52:41 jalan-jalan ke UGD rumah sakit baru Anda 52:44 merasakan nikmat. Nah, banyak orang 52:46 tidak merasa ini kemerdekaan ini gak 52:49 gampang diperoleh, tapi merawatnya juga 52:51 gak mudah gitu, Ustaz Dusin. Apalagi 52:54 untuk menjaga keimanan sehingga kita 52:56 merdeka dari jajahan-jajahan lain 52:59 terhadap lingkungan kita. Banyaklah 53:02 contoh-contoh dari mulai pejabat sampai 53:04 rakyat jelata yang terjajah baik dengan 53:07 kekuasaan, hutang atau berbagai kisah 53:10 jajahan lain di masa modern ini. Silakan 53:13 Ustaz Husinad. Bismillahirrahmanirrahim. 53:16 Rabbana zidna ilman walhiknain. Amin. 53:20 Kita betul-betul merasa sedih, perih 53:23 hati 53:24 kita di saat 53:26 menyaksikan anak-anak bangsa kita, 53:28 saudara-saudara kita. 53:32 bukan hanya belum 53:35 merasakan kemerdekaan dalam arti yang 53:39 sebenarnya, tapi yang lebih menyedihkan 53:42 lagi mereka tidak merasa bahwasanya 53:44 mereka ini makhluk yang merdeka yang 53:47 merupakan anugerah karunia Allah yang 53:50 tak 53:51 terhingga mungkin disebabkan karena 53:53 pengaruh budaya tradisi dan juga 53:56 pendidikan dari guru-guru mereka ini ini 53:58 pendidikan pendidikan dari guru-guru 54:00 mereka ya yang tidak menanamkan semangat 54:04 kesadaran merdeka dalam dirinya. Tanpa 54:08 disadari banyak guru-guru ya yang 54:10 menanamkan perbudakan di hati 54:12 murid-murid mereka. Hingga murid begitu 54:15 merendah sampai di saat datang ke 54:17 hadapan guru harus mengesot di 54:19 hadapannya. Bahkan murid sampai bunuh 54:21 diri itu kan di Semarang kemarin 54:23 kedokteran. Betul. Betul. Kemudian 54:24 seorang murid harus berjalan mundur ya 54:27 sebelum dia berbalik berjalan mundur 54:29 hingga jauh dari mata gurunya baru dia 54:32 berpalik. Ini berbeda dengan ajaran Nabi 54:34 kita Muhammad sallallahu alaihi 54:36 wasallam. Bagaimana Rasulullah 54:39 memuliakan orang seperti Bilal ketika 54:42 datang ke Makkah? H dia perintahkan 54:45 Bilal untuk mengumandangkan azan. Pada 54:47 saat itu sebagian pemuka Quraisy yang 54:49 baru masuk Islam mengatakan, "Mengapa 54:53 kok kemuliaan diberikan kepada gagak 54:55 hitam ini?" Kepada gagak hitam. Hitam. 54:58 Berbicara mengenai Bilal, satu hari pada 55:01 masa Sayidina Umar, kita lihat bagaimana 55:03 pendidikan Nabi kita Muhammad yang 55:06 begitu indah. Berdiri Abu Sufyan dan 55:10 Muawiyah. Di sisinya terdapat Bilal 55:12 menantikan izin untuk berjumpa dengan 55:14 Sayyidina Umar. Sayidina Umar 55:15 mengizinkan Bilal, tapi menolak untuk 55:18 mengizinkan Abu Sufyan dan Muawiyah 55:20 masuk. Abu Sufyan marah, dia merasa 55:23 gengsinya, martabatnya diinjak-injak 55:25 karena dia pembuka Quraisy. Sedangkan 55:27 ini seorang Bantan Budar. 55:30 Dia mengatakan, "Maapa kok seorang gagak 55:32 hitam, seorang mantan budak diberikan 55:36 izin untuk masuk mendahului kami?" 55:39 Ada orang menjawab, "Dahulu 55:42 waktu Rasulullah sallallahu alaihi 55:45 wasallam berjuang, Bilal di sisinya, 55:47 sedangkan kalian yang mengangkat panji 55:51 perlawanan pembangkangan terhadap 55:52 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 55:54 Jangan kalian ya menyalahkan Bilal, tapi 55:58 kalian 56:00 ingatlah 56:01 akan diri kalian di masa lampau ketika 56:05 Nabi dalam keadaan lemah Bilal 56:06 bersamanya. 56:08 Sedangkan kalian hanya menikmati 56:09 saat-saat kemenangan kebesaran Islam. 56:12 Kita lihat bagaimana Islam memuliakan 56:14 mereka yang berjasa. Yasir dan Sumayyah 56:17 yang dianiaya oleh Abu Jahal dan para 56:20 pemuka Quraisy yang merasakan siksaan 56:23 sampai besi dimasukkan melalui duburnya 56:24 dan 56:26 anusnya. Di tengah-tengah penderitaan 56:28 tersebut Rasulullah yang tak mampu 56:29 berbuat apa-apa mengatakan ala yasir in 56:33 maidakumul jannah. Sabar wahai keluarga 56:35 Yasir saat perjumpaan kita di surga 56:38 nanti. Dua orang ini menjadi awal syahid 56:42 dan syahidah dalam Islam. H yang pertama 56:44 syahid dan syahidah dicatat dan 56:46 dimuliakan oleh Nabi kita Muhammad 56:48 sallallahu alaihi wasallam. Begitu juga 56:50 ketika para pembuka Quraisy, salah 56:53 seorang dari mereka merendahkan Bilal, 56:55 merendahkan Ammar bin Yasir, Rasulullah 56:58 mengarah yang luar biasa sampai 57:01 memerintahkan mereka untuk meminta maaf. 57:03 Hmm. Begitu juga ketika salah seorang 57:06 dari pemuka Quraisy mencemohkan 57:08 Abdurrahman bin Auf. Nabi mengatakan, 57:11 "La tasubbu ashabi." Jangan kalian caci 57:13 maki sahabatku. Padahal yang mencaci 57:16 maki ini seorang juga yang kemudian 57:17 dikenal sebagai sahabat. Artinya orang 57:19 yang dekat dengan Rasul, yang berjuang 57:20 bersama Rasul memiliki kedudukan yang 57:22 amat mulia di sisinya. Bukan karena 57:24 nasabnya, tapi karena perjuangannya, 57:28 karena kesetiaannya kepada kebenaran. 57:31 Jadi kita di negeri kita, saya merasakan 57:34 pendidikan agama di negeri kita ini 57:35 lebih condong untuk mendidik anak-anak 57:38 kita menjadi budak yang setia. Bukan 57:41 menjadi manusia yang merdeka, yang 57:43 berakal, yang berpikir, yang berani 57:46 bertanya di saat mereka tidak tahu. 57:48 Bahkan berani bertanya kepada gurunya, 57:50 "Apa dasar dan dalil apa yang kamu 57:52 sampaikan wahai ustaz agar murid menjadi 57:55 cerdas?" Kalau kita lihat 57:56 pendidikan-pendidikan fikih yang 57:58 diajarkan di pesantren-pesantren 58:00 kebanyakannya tanpa menjelaskan 58:02 dalil tapi dikembalikan kepada penulis 58:05 buku tersebut. Seolah-olah buku tersebut 58:08 merupakan kitab suci. Padahal Al-Qur'an 58:11 kitab suci. Sunah Nabi kita yang sejalan 58:13 dengan Al-Qur'an. Dia adalah kitab suci. 58:15 Jadi umat Islam lebih banyak terhubung 58:17 kepada guru-guru mereka daripada 58:19 terhadap Allah dan Rasul-Nya. Sedangkan 58:22 guru-guru mereka ini orang-orang yang 58:24 dinilai kebenarannya dengan Al-Qur'an 58:26 maupun sunah Nabi kita. Tapi saat ini 58:28 Quran dan sunah Nabi kita disesuaikan 58:31 dengan perilaku dengan kebiasaan dari 58:35 guru-guru mereka yang kebanyakannya 58:37 menjauhkan mereka dari Allah dan 58:39 Rasulnya Muhammad sallallahu alaihi 58:41 wasallam. Jadi Pak Ihsan, wajib bagi 58:44 kita sekarang ini untuk mendidik 58:46 anak-anak kita menjadi manusia merdeka. 58:48 Nah, tapi bukan dalam arti merdeka di 58:52 mana dia dapat berbuat sesuka hatinya, 58:55 tapi dia menghargai kemerdekaannya, 58:56 menghargai juga kemerdekaan orang lain. 58:58 Jangan kemerdekaannya menginjak-injak 59:00 kemerdekaan dan kehormatan orang lain. 59:02 Kamu 59:03 merdeka tapi pada wilayah kamu. Begitu 59:06 masuki wilayah orang lain atau wilayah 59:08 umum, kamu harus menjaga sampai di 59:10 masjid. H kita dilarang membaca 59:12 Al-Qur'an mengganggu orang lain. 59:14 Masyaallah. Yang sedang salat. He. 59:17 Kenapa Sayidina Umar mengadakan salat 59:19 tarawih? Karena dia saat bulan Ramadan 59:21 banyak orang yang salat membaca 59:23 Al-Qur'an saling mengganggu yang lain. 59:25 Maka walaupun Rasul tidak melakukan, 59:27 ditertibkan, diangkat satu imam supaya 59:30 mereka-mereka yang ingin menghidupkan 59:32 Ramadan dapat mendengarkan suara 59:34 Al-Qur'an tanpa saling mengganggu statul 59:36 air. Oleh karena itu kita betul-betul 59:40 wajib jangan kita mengutamakan ego kita. 59:43 tidak ingin dibantah, tidak ingin sama 59:45 sekali ditanya. Ya, kemudian kita ingin 59:48 menjadikan murid-murid kita sebagai 59:49 budak yang mengatakan samna wahanna 59:52 walaupun akalnya tanpa menyadari mereka 59:54 bukan keledai, mereka manusia. Ini 59:57 pendidikan Rasul terhadap 59:59 sahabat-sahabatnya yang memuliakan 1:00:01 mereka. Bukan mengajarkan mereka 1:00:02 bersikap kurang ajar, tapi menyadarkan 1:00:05 mereka adalah makhluk yang mulia, 1:00:07 dimuliakan Allah sebagai khalifah. Nah, 1:00:10 kita berharap mudah-mudahan para ustaz, 1:00:13 para habib, para kiai betul-betul 1:00:17 mendidik anak-anak didik mereka untuk 1:00:20 menjadi manusia yang mulia, merdeka. 1:00:22 Hingga pada saat itu mereka siap untuk 1:00:24 berjuang demi mempertahankan kemuliaan 1:00:26 mereka. Tapi di saat mereka tidak 1:00:28 menyadari kemuliaan diri mereka, mereka 1:00:30 merasa sebagai budak-budak yang hina. 1:00:32 Akhirnya seperti yang diajarkan ISDM 1:00:35 sebelum menjadi pegawai negeri, sebelum 1:00:37 menjadi pegawai pejabat pemerintah, 1:00:39 mereka dilatih untuk menjadi budak, 1:00:40 ditampar, dipukul, ditedang, diinjak, 1:00:43 harus menerima. He. Akhirnya begitu 1:00:45 mereka menjadi pejabat, mereka menjadi 1:00:48 pejabat-pejabat yang telah kehilangan 1:00:50 kemerdekaannya, akhirnya menjadi keledai 1:00:52 yang ditunggangi oleh orang lain. Dan 1:00:54 sebelumnya pun mereka menjadi keledai 1:00:56 bagi orang-orang sebelumnya. Ini yang 1:00:58 ditolak oleh Islam, yang ditolak oleh 1:01:00 Al-Qur'an. Dengan tegas Allah 1:01:02 mengatakan, "Inna akromakum indallahi 1:01:06 atqakum." Dan nabi kita sebagai tauladan 1:01:09 yang sebenarnya yang menyalahi nabi kita 1:01:11 batil. Siapapun yang melakukan, baik dia 1:01:14 kiai ustaz, baik dia habib tidak berhak 1:01:17 mengklaim mengatakan bahwa apa yang kami 1:01:21 lakukan ini merupakan hal yang benar. 1:01:23 Selagi bertentangan dengan Rasul, kita 1:01:26 harus tinggalkan mereka. Karena habib 1:01:28 dimuliakan karena rasul bukan rasul 1:01:30 dimuliakan karena 1:01:31 habib. Kalau mereka tidak memuliakan 1:01:33 Rasul tidak ada hak bagi kita untuk 1:01:36 menghormati mereka. Jadi mari 1:01:38 bersama-sama kita didik anak kita. 1:01:40 Walaupun ini merupakan kata-kata mungkin 1:01:42 yang menusuk menyakitkan bagi sebagian 1:01:43 orang tapi ini merupakan hak. Qul jaal 1:01:46 haqqu wahaqal batil innal baahuq. Kita 1:01:50 ingin bangsa Indonesia ini menjadi 1:01:52 bangsa yang sadar akan kemuliaan yang 1:01:54 Allah anugerahkan buat mereka. Maka mari 1:01:58 kita berjuang untuk kemerdekaan kita 1:02:00 semua, bukan hanya kemerdekaan diri 1:02:01 kita. Wallahuam. 1:02:04 Masyaallah. Ya, di 9 menit terakhir 1:02:07 menjelang pukul 11.00, Ustaz Hamzah 1:02:08 melengkapi dari sesi terakhir ini. 1:02:10 Tafadal Ustaz Hamzah. Ya, seperti diamp 1:02:13 Iya. tadi apa yang disampaikan Ustaz 1:02:15 Husin mengenai 1:02:17 pendidikan ini sangat berpengaruh kepada 1:02:21 mental bangsa ya, mental anak didik kita 1:02:25 dan juga bukan saja melalui pendidikan 1:02:29 formil tapi juga 1:02:31 kebiasaan-kebiasaan itu juga bisa ee 1:02:33 mengakar seperti itu. Seperti halnya 1:02:36 Allah contohkan bagaimana Bani Israil 1:02:39 dulu biasa mereka diperbudak oleh Firaun 1:02:43 bertahun-tahun. H. Akhirnya ketika mau 1:02:47 dibebaskan sama Nabi Musa sudah 1:02:49 dimerdekakan dari Firaun. Firaun sudah 1:02:51 ditenggelamkan oleh e Allah Subhanahu wa 1:02:53 taala di Laut Merah. 1:02:56 Baru selamat dari perbudakan. Ketika 1:02:59 melihat ada orang yang menyembah ee 1:03:02 berhala, dibilang, "Hai Musa 1:03:07 ijalana ilahan kamalahum aliha." Hai 1:03:10 Musa, coba bikinin lagi buat kami Tuhan 1:03:13 ya. Sebagaimana tuh mereka ada punya 1:03:15 Tuhan. Jadi mental budak itu masih me 1:03:20 apa? Melekat di dalam di dalam ee diri 1:03:22 mereka. 1:03:24 ini ini ee untuk menghilangkan ini yaitu 1:03:28 enggak gampang. Jadi penting sekali 1:03:31 melalui pendidikan seperti yang 1:03:33 dicontohkan ya itu Bani Israel. Saya 1:03:37 ingat Ustaz Husein ingat pelajar-pelajar 1:03:39 di Alazar itu yang pertama masuk ee pada 1:03:42 nunduk semua kan itu orang Indonesia. 1:03:44 Iya. Karena kebiasaan seperti itu. Oleh 1:03:47 karena itu akhirnya Bani Israel apa? 1:03:48 Dibikin keder 40 hari eh 40 tahun 1:03:52 setelah 40 tahun. Jadi ee apa sampai 1:03:55 ganti generasi ya istilahnya baru Oh, 1:03:58 cuci. Heeh. Arti di putus generasi yang 1:04:01 yang ini yang yang buruk. He. Kemudian 1:04:04 timbul akhirnya muncul generasi-generasi 1:04:05 yang baru yang mendapatkan pendidikan 1:04:07 yang mental yang baik, yang kuat, yang 1:04:10 merdeka seperti baru bisa merebut Baitul 1:04:12 Maqdis waktu itu. Nah, ini ini ee ini 1:04:15 adalah merupakan satu gambaran yang 1:04:17 Allah Subhanahu wa taala berikan betapa 1:04:20 pentingnya apa pendidikan mental agar 1:04:24 supaya mereka menjadi mental yang 1:04:27 merdeka. Tapi merdeka tentunya yang 1:04:29 terukur ya. bukan berarti juga oh enggak 1:04:33 ee apa ee tidak dididik kita untuk 1:04:36 hormat kepada guru, hormat kepada orang 1:04:38 tua, hormat kepada yang lebih tua. Ini 1:04:41 semuanya diajarkan dalam Islam, 1:04:42 diajarkan dalam ee oleh hadis Nabi kita 1:04:45 Muhammad, Nabi kita Muhammad sallallahu 1:04:47 alaihi wasallam. 1:04:49 bagaimana diperintahkan untuk 1:04:51 menghormati guru, bagaimana kita 1:04:53 menghormati ee orang tua, hormati yang 1:04:57 lebih tua seperti itu, menyayangi yang 1:04:59 lebih lebih muda seperti itu. Itu ada. 1:05:02 Tapi ya jangan ee kita itu merasa diri 1:05:07 kita ini seperti hamba seperti itu. 1:05:10 Artinya inferior yang terlalu sehingga 1:05:13 ee minder, enggak bisa tampil, enggak 1:05:15 berani bertanya dan sebagainya. He ini 1:05:18 ee ee pendidikannya memang harus di apa 1:05:22 ya dirubah melalui ee tahapan-tahapan 1:05:26 pendidikan dan juga pembiasaan 1:05:28 dalam ee pergaulan seperti itu. 1:05:31 Wallahualam. Jadi, Pak ee mungkin 1:05:34 lambakkan supaya jantan jadi salah paham 1:05:36 bahwa kita di saat menghormati orang 1:05:38 tua, guru kita, mau menyayangi anak-anak 1:05:41 yang lebih kecil bukan bersumber dari 1:05:44 semangat perbudakan, bukan. Oh, iya. 1:05:46 Iya. Tapi justru bersumber dari 1:05:47 kemerdekaan. Artinya karena kesadaran 1:05:50 kita akan jasa orang tua kita, guru-guru 1:05:53 kita, kewajiban juga dan rasa rahmat 1:05:56 terhadap yang dibawa. Kita lakukan semua 1:05:58 ini dengan semangat ketulusan dan 1:06:00 kemerdekaan. Bukan muncul dari semangat 1:06:03 perbudakan. Semangat perbudakan. Apalagi 1:06:04 zaman kayak begini, Ustaz. Ketika 1:06:06 generasi gap terjadi, ya. kita hidup di 1:06:09 baby booms ee bergerak kepada masyarakat 1:06:13 milenial sekarang ee orang tua yang 1:06:16 tidak pernah kursus menjadi orang tua 1:06:18 atau menikah punya anak dididik dengan 1:06:21 cara dia dulu sedangkan anaknya sudah 1:06:23 udak-udakan sama Syekh Gogle 1:06:25 pendidikannya ini. Ini juga menjadi e 1:06:28 luar biasa. Kalau bukan karena kekuatan 1:06:30 doa atau ikhtiar dari ikhtiar langit 1:06:33 kita nampaknya makin sulit hidup di 1:06:36 zaman kayak gini. Mungkin sebagai 1:06:39 penutup closing statement, Ustaz 1:06:41 menghadapi zaman kayak gini dan doa 1:06:43 untuk eh kita semua menghadapi 1:06:47 pendidikan wabil khusus sehingga 1:06:49 keluarga kita menjadi keluarga-keluarga 1:06:50 yang betul-betul merdeka dengan keimanan 1:06:53 yang dapat dibuktikan dalam perjalanan 1:06:55 hidupnya. Tafadal Ustaz. 1:06:58 Baik. Penutup ini ya mengingatkan saya 1:07:03 kepada pemandangan-pemandangan yang saya 1:07:05 saksikan. 1:07:07 orang 1:07:08 tua yang sedang mendampingi anaknya yang 1:07:12 liar berlari ke sana kemari menyusahkan 1:07:14 orang tua. Kita saksikan kebetulan di 1:07:17 arena olahraga di taman kita menjumpai 1:07:20 banyak orang tua yang melakukan hal pada 1:07:22 anak-anak mereka. Lalu kita bertanya apa 1:07:25 yang membuat mereka bisa bersabar 1:07:28 menghadapi semua ini? He. 1:07:31 Ternyata kita temukan jawabannya adalah 1:07:33 rahmat. Hm. Rahmat ini bila ada pada 1:07:36 sesuatu, ada pada satu bangsa, niscaya 1:07:39 akan membuat indah. Begitu rahmat 1:07:41 hilang, maka hilanglah keindahannya. 1:07:44 Persis seperti ucapan yang diriwayatkan 1:07:46 dari Nabi. Arahmatu maat fiin illa 1:07:51 rahmat bila ada pada sesuatu akan 1:07:53 membuat indah, menarik, mempesona. 1:07:59 Dan tidak hilang dicabut dari sesuatu 1:08:01 maka akan membuat hilang. 1:08:04 Apabila rahmat terdapat di hati para 1:08:06 pemimpin di atas, para wakil rakyat, 1:08:09 para kiai, para asatid, para ustaz, 1:08:13 rahmat juga terdapat di hati orang-orang 1:08:15 tua. Bukan hanya sekedar instruksi yang 1:08:18 kosong, tapi orang tua hadir bersama 1:08:21 anaknya disebabkan karena rasa rahmat 1:08:23 terhadap mereka. Anak juga memiliki rasa 1:08:26 rahmat terhadap orang tuanya. Rahmat 1:08:28 akan dapat memecahkan berbagai macam 1:08:31 problema kehidupan ini. Dan ketahuilah 1:08:33 rahmat merupakan buah dari nama Allah 1:08:36 Ar-Rahman Arrahim. Siapa yang 1:08:39 betul-betul menjaganya Allah akan 1:08:41 limpahkan rahmatnya atas 1:08:43 mereka.Ayaallah. Oleh karena itu, dalam 1:08:45 pendidikan dan kemajuan saat ini di mana 1:08:47 orang tua tidak bisa lagi mengawasi anak 1:08:49 mereka dari dalam kamar masing-masing 1:08:51 mereka bisa melihat jendela dunia. H 1:08:54 hanya kehadiran orang tua kehangatannya 1:08:56 akan dapat membimbing anak mereka untuk 1:08:59 mendengarkan nasihat-nasihat yang baik. 1:09:01 Bagaiman pun indahnya nasihat tanpa ada 1:09:03 rasa rahmat tidak akan masuk ke dalam 1:09:05 hati mereka. Mari bersama-sama taburkan 1:09:08 rahmat. Wama arsalnaka illa rahmatan lil 1:09:11 alamin sebagai pengikut Nabi kita 1:09:13 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 1:09:15 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:09:18 ilahailla anta astagfiruka waubu 1:09:21 ilai. Asalamualaikum warahmatullah. Para 1:09:24 pendengar, demikian tadi dialog 1:09:28 kemerdekaan hari ini dan Anda dapat 1:09:30 nikmati nanti dalam YouTube yang sudah 1:09:33 kami siapkan dalam waktu tak lama lagi. 1:09:35 Semoga Allah menjaga keluarga kita, 1:09:38 diberikan kesabaran dalam menjalankan 1:09:41 zaman yang luar biasa dan insyaallah 1:09:45 masih ada harapan hidup lebih baik masa 1:09:47 depan. Terima kasih para pendengar yang 1:09:50 setia mendengarkan Radio Silaturahim. 1:09:52 Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:54 wabarakatuh.