Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Wisma Tunaganda berawal dari inisiatif
- Ibu Siti Zahra Gunawan, istri Raden
- Gunawan, tokoh pergerakan Sarekat Islam
- yang mendirikan Rumah Piatu Muslimin
- sebelum Indonesia merdeka, yakni pada
- tahun 1931.
- Lokasi pertama Rumah Piatu tersebut
- terletak di Jalan Prapatan, Batavia
- Centrum
- yang dimulai dari dua orang anak asuh.
- Rumah Piatu ini kemudian berpindah
- tempat dua kali lagi sebelum menempati
- dua lokasi.
- Sekretariat Yayasan di Jalan Kramat
- Raya, Jakarta Pusat yang juga menjadi
- asrama panti asuhan dan sekolah
- muslimin,
- serta asrama Panti Sosial Wisma
- Tunaganda Palsi Gunung di Jalan Raya
- Bogor, Cimanggis, Depok.
- Empat tujuan pokok Yayasan Rumah Piatu
- Muslimin adalah membantu anak-anak yatim
- piatu, terlantar, serta penyandang cacat
- ganda agar memperoleh hak dan memiliki
- kesempatan yang sama untuk tumbuh dan
- berkembang.
- Memberikan penyantunan, pengasuhan,
- pendidikan dan pelajaran agama Islam
- secara cuma-cuma kepada anak-anak yatim
- piatu, anak-anak miskin, dan terlantar.
- Memberikan pelayanan sosial bagi
- perseorangan sebagai penyandang masalah
- kesejahteraan sosial dan mengembangkan
- sistem pelayanan di bidang usaha
- kesejahteraan sosial.
- Wisma Tunaganda mengkhususkan diri untuk
- menyantuni, merawat, dan merehabilitasi
- anak-anak penyandang cacat ganda atau
- cacat mental secara fisik.
- Bahkan panti ini tercatat sebagai panti
- sosial cacat ganda pertama di Indonesia.
- Saat ini jumlah anak-anak yang dirawat
- kurang lebih 16 anak laki-laki dan 14
- anak perempuan.
- Sejak berdiri pada Maret 1975,
- Wisma Tunaganda merawat sekitar 91 orang
- anak cacat ganda.
- Anak berkebutuhan khusus atau cacat
- ganda pada awal sebelum penerimaan di
- Wisma Tunaganda mengalami tahap asesmen
- atau penilaian awal dan identifikasi
- serta registrasi.
- Di mana asesmen awal dilakukan pada
- penerimaan rujukan baik dari rumah sakit
- dan panti.
- Sedangkan untuk identifikasi dan
- registrasi biasa dilakukan berasal
- langsung dari orang tua ataupun keluarga
- anak.
- Lalu anak diidentifikasi berdasarkan
- latar belakang anak dan daftar riwayat
- hidup anak.
- Setelah melakukan asesmen awal,
- identifikasi, dan juga registrasi, maka
- anak dapat berada di shelter atau panti
- dengan tinggal di dalam panti.
- Setelah itu anak sudah menjadi bagian
- dari panti, yaitu anak asuh.
- Maka, dilakukan asesmen lanjutan, yaitu
- asesmen masalah dan kebutuhan.
- Maka, setelah mengetahui keadaan anak,
- lalu diberikan penyantunan, perawatan,
- dan juga rehabilitasi.
- Kita itu sekarang ini perkembangan kita
- sangat maju karena dibantu banyaknya
- sarana media yang luar biasa, saya
- akuin. Dari media, kemudian tumbuh dari
- apa eh adanya komunitas-komunitas,
- perkumpulan-perkumpulan, alumni-alumni
- yang
- pada saat mereka
- setelah main ke sini, mengadakan acara
- itu biasanya diposting di apa
- media-media ya, Facebook dan lain-lain
- gitu. Perkembangannya pastinya
- kalau dilihat dari range statistiknya
- kita naik. Baik dari jumlah
- donatur, dari SDM-nya,
- dari kalau anaknya
- keluar masuk, Mas. Jadi, dari tahun 75
- hingga sekarang kami itu sekitar 105
- atau 110 anak yang sudah pernah ikut
- dengan kami, kami rawat di sini.
- Fisioterapi merupakan tempat untuk
- melakukan terapi
- sebagai upaya anak-anak untuk
- menghilangkan sedikit demi sedikit
- kekakuan atau palsik yang dialaminya.
- Penyandang cacat yang mengikuti
- fisioterapi adalah mereka yang mengalami
- gangguan dalam perkembangan motorik
- kasar.
- Sehingga, mereka tidak mampu terlentang,
- miring, terlengkap,
- duduk, merangkak, merembet, berdiri,
- berjalan, melompat dan meloncat.
- Kelas merupakan tempat bagi anak-anak
- Wisma Tunagrahita Palsigunung untuk
- bermain bersama dengan pengasuh dan
- pengajar yang ada agar mereka juga
- terbiasa terus berlatih dan dapat juga
- menghilangkan rasa jenuh.
- Pendidikan yang diberikan di dalam kelas
- bukan merupakan pendidikan yang berasal
- dari kurikulum sekolah luar biasa
- karena semua anak rawat Wisma
- Tunagrahita merupakan penyandang cacat
- grahita atau cacat mental.
- Sehingga yang diajarkan untuk mereka
- adalah hal-hal yang bersifat sederhana
- yang mudah dipahami oleh mereka seperti
- terapi wicara dan terapi bermain.
- Kurikulum pun disesuaikan dengan kondisi
- anak dalam panti sehingga kurikulum
- dibuat oleh pengajar dari pihak Wisma
- Tunagrahita.
- Perawatan medis dalam memberikan
- pelayanan kesehatan kepada klien Wisma
- Tunagrahita Palsigunung bekerja sama
- dengan rumah sakit dan puskesmas
- terdekat.
- Di dalam panti terdapat klinik kesehatan
- yang diperuntukkan bagi anak rawat dan
- karyawan panti di mana terdapat dokter
- umum yang praktik setiap satu minggu
- sekali untuk mengontrol kesehatan anak
- asuh Wisma Tunagrahita.
- Di dalam panti bila terjadi gangguan
- kesehatan pada karyawan Wisma
- Tunagrahita maka dapat melakukan
- konsultasi dengan dokter mengenai
- penyakit yang dialaminya.
- Teguh I Dedy ini adalah salah satu anak
- kami yang paling lama, usianya sekarang
- hampir 48 tahun.
- Asal Teguh dari Cirebon, dia lahir tahun
- 68.
- Dia dititipkan keluarganya pada saat itu
- usia 7 tahun, memang dengan kondisi
- cacat ganda, cacat parah, lumpuh, netra,
- tuna rungu, tuna wicara, dan kelemahan
- eh apa motorik.
- Eh ada kasus cerita panjang yang selama
- ini
- apa ya ada pada diri Teguh karena apa?
- Pada saat pada waktu keluarganya dulu
- menitipkan ke sini,
- eh lambat laun
- Teguh ini tidak pernah ditengok oleh
- keluarganya.
- Tapi entah kenapa ada sebuah
- mukjizat mungkin karena si ibu yang
- sudah menitipkan Teguh sekian lama
- kemudian sakit, sebelum meninggal sempat
- ke sini untuk nengok Teguh
- dan meninggalkan amanah kepada
- adik-adiknya bahwa Teguh ini ternyata
- punya kakak adik yang memang kondisinya
- mapan. Dan alhamdulillah sekarang sampai
- saat ini Teguh dikunjungin oleh
- adik-adiknya dan kakak-kakaknya.
- Teguh kondisinya dari tahun 75 ikut
- dengan kami hingga sekarang tidak ada
- perubahan, tapi alhamdulillah ini adalah
- anak paling sehat di antara teman-teman
- yang lainnya. Walaupun kondisinya
- sedemikian parah, cacatnya sangat multi,
- sangat multi ganda, tapi untuk aktivitas
- Teguh masih bisa membolak-balikkan
- badannya.
- Kalau untuk kemajuan
- tidak ada sedikitpun kemajuan pada Teguh
- Idadi.
- Pemenuhan kebutuhan pokok sejak masuk
- Wisma Tuna Ganda Palsigunung, setiap
- klien akan dipenuhi dan dilayani
- kebutuhan pokoknya seperti sandang,
- pangan, dan papan.
- Pemberian perawatan setiap klien yang
- masuk di Wisma Tuna Ganda Palsigunung
- dirawat dan diasuh secara terus-menerus
- selama 24 jam.
- Saya bertahan di sini karena saya merasa
- nyaman seperti rumah sendiri, keluarga
- sendiri. Karena di sini eh
- kekeluargaannya sangat
- sangat erat.
- Terutama terhadap anak-anak. Saya merasa
- anak-anak masih membutuhkan saya,
- membutuhkan pertolongan saya.
- Karena kerja, pekerjaan sosial itu
- sebenarnya panggilan hati. Kalau
- misalnya hati enggak ada panggilan, mau
- se besar apapun usaha kita untuk merasa
- nyaman, tetap saja kita tidak akan
- merasa nyaman, tidak akan sepenuh hati
- bisa bekerja di sini. Mungkin akan tetap
- bisa bekerja tapi tetap bisa tersenyum
- mungkin dengan perasaan yang
- setengah-setengah mungkin
- sebulan dua bulan sudah merasa sedikit
- jenuh, ah seperti ini, oh kok gini,
- kenapa begini-begini pasti begitu ada
- saja keluhannya.
- Ya kita awal-awal bekerja di sini pasti
- kita dilatih ya Mas ya.
- Eee apa ya
- untuk bisa
- eee berbaur dengan anak-anak ya.
- Eee yang membuat
- kita bisa apa sih
- bertahan di sini dengan
- ikhlas ya karena kita menganggap mereka
- seperti keluarga kita sendiri
- seperti anak-anak kita sendiri yang kita
- enggak enggak melihat kekurangan mereka
- atau kelebihan mereka tapi kita melihat
- mereka seperti anak-anak kita saja.
- Sukanya kalau anak-anak lagi pada sehat
- senang
- sukanya kalau lagi anak kadang eee
- rewel, sakit kan suka rewel gitu Mas
- kalau lagi sakit.
- Harapan saya untuk anak-anak semoga
- anak-anak tetap sehat selalu tersenyum,
- memberi kebahagiaan untuk orang lain,
- untuk panti ini semoga
- lebih
- lebih sukses lagi untuk masuk dan eee ya
- lebih banyak anak-anak yang bisa dibantu
- oleh yayasan ini.
- Harapan saya
- anak-anak saya tuh
- sehat
- dan
- eee bisa hidup
- eee teratur ya, baik-baik saja gitu
- karena
- ya itulah kesedihan kami ketika mereka
- melihat anak-anak kami tuh sakit gitu
- saja Mas.
- Banyak-banyaklah bersyukur dengan apapun
- keadaan kita.
- Yang Allah berikan kepada kita, itulah
- yang harus kita syukuri, yang harus kita
- nikmati, yang harus kita ikhlaskan.
- Hidup itu hanya sekali, jadi kita
- lakukan
- yang terbaik untuk hidup kita, untuk
- lingkungan kita, untuk sekitar kita.