Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 0:21 wassalamu ala sayyidina Muhammad wa ala 0:24 alihi washbihi ajmain. Rabbi zidni ilma. 0:27 Allahumfani bima alamtani waimni ma 0:30 yangfani warzuqni ilman yangfoni. 0:33 Dipancarkan dari jalan masjid 0:35 silaturahim nomor 36 Kalimagis, Cibubur, 0:38 Bekasi, radio silaturahim, dan Rasil TV 0:41 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 0:43 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 0:45 apa kabar Anda di sore hari ini? Semoga 0:48 Anda selalu dalam keadaan sehat 0:49 walafiat. Senang sekali saya Angga 0:51 Aminudin ditemani oleh Yusuf sebagai tim 0:54 meja operator. Ada juga Neza di 0:57 kameramen. Ikhwan akhwat, kami dapat 0:59 kembali menyapa Anda di mana pun saja 1:01 Anda berada dan kami hadir dalam acara 1:04 tausiah sore edisi hari Kamis. Ya, 1:08 alhamdulillah di hari Kamis ini seperti 1:12 biasa kita akan mendapatkan pencerahan 1:15 dan juga akan mendapatkan 1:17 nasehat-nasehat dari guru kita 1:20 narasumber tausiah sore edisi hari 1:22 Kamis, Ustaz Zain Alhadi yang 1:25 alhamdulillah beliau tak hadir di 1:27 studio. Asalamualaikum warahmatullahi 1:29 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:32 wabarakatuh. 1:33 Bagaimana, Pak Ustaz kabarnya sore hari 1:35 ini? Ya, alhamdulillah sehat selalu. 1:37 [tertawa] 1:37 Alhamdulillah sehat ya, Pak Ustaz ya. 1:39 Dapat kembali bersua ini dengan ee 1:42 pendengar hasil melalui siaran live kita 1:45 di sore hari ini. Dan juga kami ingin 1:48 menyapa Anda yang menyimak siaran Rasil 1:51 juga melalui siaran streaming di 1:54 ww.radiosiratahim.com 1:56 ataupun menyimak siaran-siaran rasil 1:59 melalui aplikasi-aplikasi radio 2:01 streaming ya. Anda juga nanti bisa juga 2:04 di App Store-nya itu ee menginstal 2:07 aplikasi Rasil Radio dan juga Ikhwan 2:11 Alat sebelum masuk ke pembahasan tausiah 2:14 sore kita di kesempatan kali ini, saya 2:17 ingin menyampaikan beberapa satu 2:19 informasi ya. Ikutilah dan hadirlilah 2:22 majelis umahat silaturahim bersama Ustaz 2:26 Husan Alatas dengan topik bersandar pada 2:29 yang maha kokoh menemukan kedamaian di 2:32 tengah ketidakpastian. 2:34 Anda bisa mengikuti acara Majelis Umahat 2:37 Silaturahim ini yang akan dilaksanakan 2:40 pada hari Rabu, 22 Juli 2026 pukul 09.00 2:46 sampai pukul 11.00 di Masjid Silaturahim 2:49 Taman Laguda Kalimagis Cibubur Bekasi 2:51 samping Studio Radio Silaturahim. Untuk 2:54 kontak lebih lanjut, Anda bisa menghubi 2:58 nomor 081218063879 3:03 atau juga Anda bisa ya cari infonya di 3:07 Instagramnya Rasil Media atau Rasil TV. 3:10 Dan ikhwan akhwat, insyaallah tausiah 3:12 sore kita kali ini bersama Ustaz Zain 3:14 Alhadi akan mengangkat topik mengenai 3:18 tiadakan tamak seperti Qarun. Kita 3:22 mengangkat kisah Qarun ini Pak Ustaz ya. 3:24 Iya betul. 3:25 Sepertinya ini sosok manusia yang paling 3:27 sombong kayaknya Pak Ustaz. 3:28 Paling sombong dia butuh karena dia 3:30 sombong tuh 3:31 ingin semuanya serba lebih 3:33 segalanya. Nah yang dia pengin lebih 3:35 apa? Harta sampai dikisahkan dalam 3:38 Al-Qur'an tuh. 3:39 Iya. Iya. pelajaran buat kita. 3:41 Dia kayanya lebih dari yang sekarang 3:43 sampai kunci gudangnya itu digotong 3:45 orang-orang kuat ramai-ramai berat. 3:47 Heeh. 3:48 Kuncinya figuran itu dalam. 3:51 Iya. Iya. Menariknya itu sebagai 3:52 pelajaran kan Allah menjadikan 3:56 orang-orang ini masuk dalam kitab 3:59 Al-Qur'an ya, Pak Ustaz ya. Ini kan 4:01 orang-orang yang tidak baik gitu. 4:02 Iya. Qarun, Firaun. Nah, orang-orang 4:05 tidak baik sombong semua. Sekarang pun 4:07 sombong. Banyak perang terjadi semua itu 4:10 karena sombong. Pihak yang ini yang 4:13 sesah tak ada dibikin-bikin. Jadi 4:15 gambaran kisah dalam Al-Qur'an di masa 4:17 sekarang juga ada yang kayak gitu. 4:19 Nah, ini yang mesti kita minum syari 4:21 Al-Qur'an tuh 4:23 kita minum juz-jusnya itu 4:24 bukan asal dibaca. 4:26 Heeh. 4:26 Minum ter terhayati dalam diri. 4:29 Soalnya banyak juga Pak Ustaz yang 4:30 bertanyakan ee Pak Ustaz bagaimana nih 4:32 kondisi seperti ini begini begini. 4:34 Ternyata dalam Al-Qur'an ada pelajaran 4:35 ya. ini tiadakan 4:37 tiadakan 4:39 tamak seperti Qarun. Bagaimana 4:41 pembahasannya Yuhan Ahdad? Mari kita 4:43 simak bersama Ustaz Zain Alhadi. Tafadul 4:46 ya Ustaz. 4:46 Insyaallah. 4:48 Bismillahirrahmanirrahim. 4:50 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 4:52 wasalamu ala sayyidina Muhammadin 4:54 asrofil mursalin wa ala alihi wasohbihi 4:57 waman tabiahum bihsan yaumiddin. 5:00 Insyaallah Allah memberi hidayah, 5:02 memberi taufik kepada kita agar dapat 5:05 menjauhi diri dari sifat-sifat qarun 5:08 azanallah minzalik. Jadi bahasan kita 5:11 gini sekarang judulnya itu tiadakan 5:15 tamak seperti Qarun. 5:17 Tiadakan dari mana-mana tuh dibuang. Ini 5:21 munkar ini ada itu orang-orang yang 5:23 senang basmi munkar. Nah, ini munkar. 5:25 Ini biangnya munkar. Bikin susah orang 5:27 semua. Bikin rusak negara, bikin rusak 5:30 generasi yang akan datang. Semuanya ini 5:33 Qorun. Qarun subcontoh itu kita baca. 5:37 Bismillahirrahmanirrahim. 5:39 Quran ini merupakan bagian dari kaumnya 5:42 Nabi Musa. 5:44 Allah memberikan pada kurum harta yang 5:46 berlimpah dan banyak sekali. 5:49 Kunci-kunci hartanya itu. Gudang-gudang, 5:52 gudang-gudang itu kuncinya gudang-gudang 5:54 hartanya Pak Karun itu sangat banyak. 5:57 Sehingga berat sekali dibawa atau 6:00 dipikul oleh beberapa orang yang 6:01 kuat-kuat. masih berat bawanya itu. 6:04 Berpuluh-puluh orang bawa kuncinya aja 6:06 berat. 6:08 Begitu banyak hartanya. 6:11 Kemudian beberapa orang dari kaumnya itu 6:13 memberi peringatan kepada Qarun. Wahai 6:15 Qarun, janganlah membanggakan diri. 6:19 Jangan sombong. Ingatlah kepada Allah. 6:23 Itu harta milik Allah. Yang bikin harta 6:26 Allah. Yang bikin besi jadi mobil, jadi 6:29 kapal. Allah yang bikin beras jadi nasi. 6:31 Allah. Semuanya harta di dunia milik 6:33 Allah, kepunyaan Allah. Kita manusia 6:37 hanya diberi hak manfaatkan hak pakai, 6:42 hak guna pakai. Tidak milik mutlak. 6:45 Begitu kita pindah ke negeri lain mati, 6:48 itu sudah menjadi hak ahli waris. Kita 6:51 tidak berhak. Kalau ada berhak bisa jual 6:53 dong. Kita enggak bisa jual. Mau tanda 6:55 tangannya di mana? Kitanya sudah mati 6:57 kok. 6:58 Nah, itu sudah langsung menjadi hak 7:00 orang lain. 7:03 Rumahnya kita tempati sudah diisi orang 7:05 lain, mobil sudah dipakai orang lain, 7:08 uang tidak berguna lagi. 7:13 Maka itu janganlah sombong, jangan 7:15 menganggap diri itu paling paling paling 7:21 ingat. Itu yang paling mesti diketahui 7:23 bahwa Allah Subhanahu wa taala telah 7:26 menetapkan dan menyampaikan kepada kita 7:29 bahwa dia tidak suka. Tidak suka. Kalau 7:32 tidak suka itu benci pada orang yang 7:35 sombong, 7:36 congkak. 7:39 Sombong tuh macam-macam ya. 7:43 Kadang orang-orang itu sombong. Kalau 7:45 Qor ini sombongnya karena kaya. Nah, dia 7:48 menghina orang lain itu remeh, kecil, 7:50 enggak punya apa-apa. Dia punya harta 7:52 banyak dari Allah hartanya. Tapi dia 7:55 tidak bersyukur. Dia umumkan masyarakat 7:57 diketu, "Ini saya punya harta banyak 7:59 karena saya pintar, 8:01 saya punya ilmu." 8:03 Nah, kalau masa kini Qarunnya ada banyak 8:06 banget Qarun sekarang tapi dia bukan 8:08 dari Allah. Dia ambil sendiri dari harta 8:10 negara. Koruptor itu sama Qarun. 8:14 Orang korupsi itu bukan karena lapar, 8:16 karena butuh kebanyakan itu yang kelapar 8:19 butuh disebutnya maling. 8:21 Nah, kalau koruptor itu beda. Kenapa 8:23 disebut koruptor? Karena dia kaya. 8:27 Tapi dia ingin lebih kaya sombong. Nah, 8:31 dikorupsilah itu. Nah, disebut koruptor. 8:34 Korupsi 8:36 dari motivasi korupsi itu bukan karena 8:39 lapar, karena mau beli baju. Tidak. 8:44 ingin bangga, ingin sombong, makanya 8:47 belanjanya berlebih-lebihan. 8:51 Apa? Karena berlebihan motivasinya apa? 8:53 Mau sombong, mau pamer kekayaan. 8:57 Maaf ya. Kalau menyampaikan ini pahit, 9:00 pahit didengarnya, indah kalau diterima 9:03 dan diamalkan. 9:06 Berhenti jadi koruptor, 9:08 berhenti menjadi seperti Qarun, sombong. 9:14 Surah Al-Qasas ayat 76 kita ambil dari 9:17 Quran. 9:18 Bismillahirrahmanirrahim. 9:21 Inna qarun minumi Musa fabag alaihim 9:27 waainahu minalunus mafatihahu 9:35 bil usbah ulil quwah idola lahu 9:41 la tafrah nti selanjutnya ayat 77 9:46 itu adalah kaum daripada Nabi Musa. Ia 9:49 banyak mengganggu orang, menganiaya 9:51 orang. 9:53 Dan Allah telah anugerahkan kepadanya 9:55 itu perbendaran harta-harta yang banyak 9:58 sekali sehingga kunci-kunci 9:59 gudang-gudang harta itu juga jang sangat 10:01 banyak. Sulit untuk dipikul beberapa 10:04 orang. 10:05 Ingat ketika kaumnya berkata kepada 10:08 Qarun, "Wahai Qarun, janganlah kamu 10:11 terlalu bangga. Sesungguhnya Allah tidak 10:14 menyukai orang yang membanggakan diri. 10:18 Raihlah apa yang telah disediakan Allah 10:20 kebahagiaan hidup di akhirat. Ambil di 10:24 akhirat tuh bahagianya gak seperti di 10:26 dunia. 10:28 Di sana tidak ada sedih, tidak ada duka, 10:30 tidak ada kesal, tidak ada benci, tidak 10:32 ada marah. Semuanya serba indah. Hati 10:34 manusia semua indah. Bertemu dengan 10:36 siapapun ada cinta, ada senyum, semuanya 10:40 kekayaan juga semuanya serba indah. Di 10:42 surga itu Allah sudah sediakan 10:45 kata Allah. Tetapi jangan lupa juga 10:48 ambillah bagian kesenangan juga di 10:50 dunia, tapi berbuat baiklah di dunia 10:54 sebagaimana Allah juga baik kepadamu. 10:57 Dan janganlah buat pasat, buat 10:59 keburukan-kebusukan di bumi ini. Jangan 11:02 buka judi, judi online, judi dari mana 11:05 pun judi. Jangan dan jangan menyebarkan 11:07 judi dan jangan memberi izin judi. 11:11 Pejabat yang memberi izin judi mendapat 11:14 dosa sama seperti pembuat judi itu hukum 11:17 tidak bisa dirubah. Itu hukum Allah. 11:19 Kalau berani menghukum Allah berani 11:24 Allah. Allah tuh ada dalam Quran dikirim 11:28 Rasul. Quran itu benar banget. Apa yang 11:29 diciptakan di Quran itu semua terjadi. 11:32 Neraka itu ada. Pengadilan di akhirat 11:35 tuh pasti ada. Menyesal di sini lebih 11:38 baik. Jangan menyesal di sana. Tidak ada 11:40 hair. 11:42 Semua hukum tegakkan. 11:45 Bertobat sekarang di sini sebelum mati. 11:47 Gak tahu umur kita. 11:51 Jangan beri izin judi. 11:56 Jangan biarkan itu narkoba menyebar ke 11:58 mana-mana. Dosanya berlangit-langit. 12:00 Setiap ada orang korban dari judi, 12:02 korban dari narkoba, semua yang 12:04 mengizinkan, yang merestui mendapat azab 12:07 di akhirat. Mendapat sanksi hukum berat. 12:11 Kalau berani silakan. 12:13 Tapi saya yakin itu pasti ada. Kita 12:15 sekarang ada. Pasti Tuhan ada. 12:20 Kalau Tuhan tidak ada, kita juga tidak 12:22 ada. 12:24 Neraka surga ada. Kenapa? Buktinya ini 12:26 kita di dunia ada dan kita di dunia 12:28 dimatiin. Berarti sementara dipindahkan. 12:32 Yang mati badan. Badan enggak bisa 12:34 dipakai di akhirat. Yang kembali ke 12:36 akhirat ruh. badan pakai badan di sana 12:39 ada badan neraka, ada badan surga. Nanti 12:42 pilih aja dari sekarang di sini 12:44 milihnya. 12:46 Jangan dengar terus diam-diam saja. 12:50 Enggak yakin fakta kok enggak yakin. 12:53 Anda bisa melihat, punya telinga, bisa 12:55 mendengar apa semua itu bikinan siapa? 12:58 Bikinan Allah. itu 13:00 ada selain Allah mengaku 13:04 membuat kita bisa mendengar, bisa 13:07 melihat, bisa bicara, bisa merasa, bisa 13:09 berpikir. 13:17 Rahira baik kok enggak marah, enggak 13:19 apa, enggak ngancam ngancamnya bisa 13:21 dibatalin. Dia bilang, "Nikmati apa yang 13:23 ku berikan pada kalian nanti di surga." 13:25 Nikmati 13:27 kok enggak mau sih? 13:30 Allah bisa bikin dunia, bisa bikin 13:32 matahari kan bisa banget bisa segala 13:35 matahari aja dibuat sudah jutaan tahun 13:38 tidak pernah diservis tuh. 13:42 Percayalah kepada yang bikin matahari 13:45 percaya percayalah kepada yang bikin 13:47 diri kita itu ada pasti ada. 13:51 Surga ada, neraka ada. Pilihlah. 13:58 Kemudian disampaikan Qarun berkata, 14:00 "Sesungguhnya aku diberi harta itu 14:03 karena ilmuku. Aku pintar." 14:06 Ah, dia sudah dapat rezeki dari Allah, 14:08 disombong lagi kepada Allah pun dia 14:09 sombong. 14:11 Orang sekarang ada yang sombong kepada 14:12 Allah, ada. Enggak mau berdoa, enggak 14:15 mau mengakui Allah, mengejek agama 14:17 Allah, 14:19 memerangi orang yang memegang hukum 14:21 Allah. 14:25 menyesal di sini, di sana tidak ada. 14:26 Tidak bisa nyesal. 14:29 Apakah dia sadar bahwasanya Allah telah 14:32 membinasakan umat-umat sebelumnya? Mana 14:35 si Qarun? Mana itu Firaun? 14:39 Mana lagi mereka-mereka itu? 14:42 Mereka banyak dahulu kala yang melawan 14:44 memerangi Allah. Habis semua pun hancur. 14:47 Ada yang dimasukkan ke dalam bumi, ada 14:49 yang di ee apa itu? dibuat jadi batu 14:52 macam-macam. 14:54 Allah telah membinasakan semua 14:56 orang-orang yang jahat seperti itu. 14:59 Mereka lebih kuat daripada yang lain. 15:01 Qarun lebih kaya dari yang lain. 15:08 Apakah tidak akan ditanya? Apakah kita 15:11 tidak yakin bahwa akan ditanya mengenai 15:13 kejahatan-kejahatan dan dosa-dosa para 15:16 penjahat? 15:17 Apa penjahat bebas? Apakah orang yang 15:20 dizalimin dan yang zalim disuruh 15:21 salaman, saling memaafkan di akhirat? 15:23 Tidak mungkin. Itu tidak adil. 15:28 Allah yang maha adil pasti dia adil. Dia 15:30 memerintahkan kita untuk adil. Harus 15:32 adil, wajib adil. Dia maha adil. 15:35 Enggak mungkin didamaikan. Harus ganti 15:37 rugi. Kalau ringan-ringan. Kalau berat 15:40 ya 15:42 semoga tidak. Semoga kita semua 15:44 bertobat. Aman. Tidak rugi. Tobat. Tidak 15:46 rugi. Tidak kudus. tidak akan sakit. 15:49 Justru tobat tambah sehat dan tambah 15:52 senang hati. Senang bukan bukan bukan 15:56 pikiran yang senang bukan badan. Badan 15:58 tidak pernah. Badan enak kenyang. Yang 16:01 senang itu jiwa ruh. Ketika ruh kita itu 16:05 anteng, aman, tidak zalim, tidak makan 16:08 uang haram, tidak ada kejam-kejam kepada 16:12 orang lain, bisa hidup tenang dan 16:15 senang. Senang yang senang hati yang 16:19 menari hati 16:22 yang senyum hati bisa enggak merasakan 16:25 senyum hati? Bisa coba latihan bibirnya 16:29 rapat saja coba senyum. 16:34 Senyum hati lebih indah daripada senyum 16:36 bibir. 16:39 Senyumlah. Ingat Anda semua yang 16:41 beriman, yang ibadah nurut pada Allah, 16:43 sudah disediakan tempat tinggal yang 16:46 sangat indah. 16:49 Segala apa kebutuhan disiapkan ada semua 16:52 di sana. Di sana tidak disuruh ibadah, 16:54 tidak disuruh bekerja, disuruh 16:55 bersenang-senang, bermewah-mewah, 16:59 bermewah-mewah. 17:01 Sediakan semua pakaian yang cakep 17:03 sekali, segala semua disiapkan. Ada 17:05 semua kan dia bikin segala ada ini di 17:09 kalau dia bikin segala ada dia bikin ada 17:11 lagi yang banyak 17:14 yang indah- 17:16 kuman tidak ada penyakit sudah dipindah 17:18 semua di sana kenapa ada surga dia dia 17:21 mau dia ingin menyenangkan makhluk yang 17:24 dia ciptakan 17:26 itu. 17:28 Lanjut. Kurun tidak sadar 17:32 kalau orang-orang yang sebelum dia tuh 17:34 banyak lebih lebih kaya lagi, lebih kuat 17:36 lagi, sudah hilang semua sudah habis 17:38 dipunah dihukum. 17:42 Karena mereka congkak. Congkaknya bukan 17:44 tanggung-tanggung kepada Allah. 17:46 Sombongnya kepada Allah. Menghina agama 17:48 Allah, mencela agama Allah. Coba aja 17:51 berani-beraninya 17:56 terus tidak bersyukur kepada Allah. 17:58 Tapi yang dahulu semua itu sudah 18:00 dimusnahkan Allah. Yang sekarang pun 18:03 kalau enggak tobat ya lihat saja. 18:07 Insyaallah tidak ada. Int Allah semua 18:09 dapat hidayah bertobat 18:12 kembali kepada Allah. 18:17 Qurun bersamaanteknya keluar ke 18:19 masyarakat pamer kemegahan. Sebagian 18:23 yang melihat ingin juga hidup megah 18:26 kayak kayak dia serupa dengan seperti 18:28 Qarun maunya. Ini dari surat Al-Qasus 18:30 dari ayat sekian sampai 18:34 ayat 76 ya. Sekarang kita sudah sampai 18:36 ayat 79. 18:39 Qarun keluar menemui kaumnya dengan 18:41 kemegahannya, dengan segala pakaian yang 18:43 cakep-cakep, bangga-banggalah semua. 18:48 Seandainya saja kita mempunyai harta 18:51 seperti Qarun, banyak yang ngelihat 18:53 kepengin seperti Qarun, tapi nanti 18:56 menyesal. Untung kita enggak enggak 18:57 dikasih sama Tuhan seperti Qarun. Dia 18:59 kepengin tapi enggak dapat rupanya Allah 19:01 sayang. Ya nanti di akhir dia dia senang 19:04 enggak dikasih sama Allah. Jadi kita 19:06 juga kalau ada sesuatu yang kita minta 19:08 belum dikasihi Allah itu pasti berbahaya 19:10 buat kita. itu Qun tadinya miskin diberi 19:14 rezeki Allah jadi kaya malah jadi 19:17 sombong 19:18 yang disombongin dia ngasih lagi Allah 19:21 nah hancurlah dia dipendam ke dalam 19:23 bumi. 19:27 Itulah segalanya dari Allah dia harus 19:29 kembali kepada Allah. 19:31 Berkatalah orang-orang yang berilmu, 19:34 "Celakalah kalian." Ingat pahala Allah 19:37 lebih baik bagi orang-orang yang beriman 19:39 dan beramal saleh. Sungguh tidak 19:42 memperoleh pahala kecuali oleh 19:44 orang-orang yang sabar. 19:47 Nah, kemudian apa yang terjadi? Maka 19:49 Allah pendam pendam Qarun beserta 19:52 rumahnya ikut terpendam ambles semua ke 19:55 bumi. Maka tidak ada lagi baginya suatu 19:58 pihak apapun yang dapat menolongnya. 20:00 Tidak ada. Azab Allah telah datang dan 20:03 ia tidak termasuk orang-orang yang dapat 20:05 membela dirinya, menolong dirinya dengan 20:07 hartanya banyak tidak bisa nolong 20:09 dirinya. Hukum Allah sudah datang. 20:11 Terpendam dengan rumahnya dan hartanya 20:13 semua ambles ke dalam bumi. Azanallah 20:16 minzalik. Semoga Allah lindungi kita 20:18 dari azab seperti itu maupun lainnya. 20:21 Kita bertobat kepada Allah. Nanti malam 20:25 ada bangun lebih cepat sikit lah. Jam 20:27 .00 juga enggak apa-apalah. Ada berapa 20:29 menit? Masih ada 45 menit tuh. 44. 20:33 Salatlah masuk ke benteng Allah. Ah, itu 20:35 nanti kita buka itu. 20:39 Nah, sekarang kira-kira di mana Qarun 20:41 ini? 20:43 Hah? Bapak, Ibu, Bapak semua yang 20:46 mendengar kira-kira 20:49 di mana mereka sekarang hidup? Yang mati 20:51 kan badannya, yang dikubur badannya. Di 20:53 sana dia hidup 20:55 tidak bawa harta, tidak bawa apa-apa. 20:57 apa yang dibawa 20:59 dan banyak yang seperti dia banyak di 21:01 masa kini berapa orang banyak sudah ke 21:03 mana mereka itu 21:06 yang kembali penuh dengan lumuran dosa 21:11 menganiaya orang kejam menipu menyiksa 21:15 dan sebagainya memfitnah menjebloskan 21:18 orang tak bersalah ke penjara dan 21:19 sebagainya itu tidak akan lepas dari 21:22 hukum Allah 21:26 yang bikin hidup, yang bikin manusia 21:29 bikin hidup, dia bertanggung jawab. Dia 21:32 akan bereskan dan akan tegakkan 21:34 keadilan. 21:43 Kau harus ruhun bersama rumah dan segala 21:45 harta bendanya 21:47 jebloskan 21:50 ke dalam bumi, 21:53 ke dalam tanah. 21:55 Dia hidup tidak? hidup 21:58 yang mati badannya. Nah, bagaimana nasib 22:01 hidupnya sekarang? 22:03 Walaupun dengan rohnya menderita, 22:07 menderita panjang. 22:12 Orang-orang yang beriman pasti meyakini, 22:15 mau menjaga diri. 22:20 Kita lihat surat selanjutnya. Masih 22:22 Albaqarah 82. 22:25 Bismillahirrahmanirrahim. 22:27 Walladzina amanu waamilus shihat 22:31 ulika ashabul jannah hum fiha kholidun. 22:36 Ya Allah. Mari kita dengarkan 22:39 dan pikirkan. 22:41 Adapun 22:43 mereka yang beriman. 22:45 Allah kalau nyebut beriman selalu mereka 22:47 yang beriman serta beramal saleh. Setiap 22:51 beriman beramal saleh. Tidak mungkin 22:53 orang beriman beramal salah 22:54 banyak-banyak. Orang beriman beramal 22:57 saleh banyak-banyak. 22:59 Setiap menjebut beriman diiringi kalimat 23:01 beramal saleh. Kalau enggak dia 23:04 membersihkan diri dan membersihkan hati. 23:08 Innallah yuhibut tawwabin. Orang mencari 23:09 orang yang tobat. Habis tobat dia 23:11 yuhibbul mutatahirin. Dia mensucikan 23:13 hatinya. 23:15 Maaf sedikit agak nyimpang tapi penting 23:17 sekali begini kita itu bisa 23:22 misalnya kita suka ada salah ada sebel 23:25 kesal kita kan kesal pengin bersihkan 23:28 itu semua bingung cari tahunya bagaimana 23:32 begini kita bisa marah bisa kesal bisa 23:36 ngamuk itu sebelumnya beberapa jam atau 23:38 berapa hari ada masuk di sini motivasi 23:42 kayak bisikan dari Honnas 23:45 ini tek gitu kesal sama saya orang itu 23:48 terus ini itu nanti ketemu setelah 23:50 sebulan atau 2 bulan langsung dari mulut 23:52 kita keluar kesel itu tanpa niat karena 23:55 ada sudah masuk konsepnya duluan dari 23:58 khonnas 23:59 jadi caranya gimana dibersihkan nenek 24:02 hati dari khannas 24:04 masuknya dari mana itu yang bikin kita 24:06 kesal bikin benci masuknya dari khonnas 24:08 lewat panca indra paling banyak lewat 24:11 telinga 24:13 Nah, begitu masuk buang. Begitu masuk 24:15 buang bersih. Insyaallah tidak akan ada 24:17 itu lagi semua. 24:20 Bagaimana nih? Begitu masuk ada itu kita 24:24 tahu sebelum sebulan bisa, sebelum 24:26 semenit bisa masuk itu di ada masuk itu 24:31 begini itu benci mak kamu itu begini itu 24:34 ada tersimpan. Dia keluar mendadak 24:36 ketika pada waktunya mendengar nama 24:40 orang itu atau ketemu orang itu. Ah, itu 24:42 kan kita jadi dosa. Kita kena kita yang 24:45 salah. Kita simpan bahan-bahan sebel 24:49 kita yang simpan bahan sebel badan 24:50 kesal. Yang sebelnya kesal ya kita 24:52 rugilah 24:54 dimasukin oleh hunnas. 24:58 Maka itu Allah suruh kita berlindung 25:00 kepada khonnas. 25:02 Nah, setelah berlindung bukan hanya 25:04 membaca, orang suruh baca memang 25:07 azubiribbinnas malikinnas. Betul. Tapi 25:09 setelah itu disuruh masuk ke benteng 25:12 Allah. Berlindung ke benteng Allah. 25:15 Berlindung dong. Tiru anak ayam tuh. 25:19 Hujan rintik-rintik dia masuk 25:22 ee ke sayap. Sayap ibunya adem di 25:25 hangat-hangat di situ. Aman dia di situ. 25:28 Kita masuk ke benteng Allah. Masuk ke 25:30 benteng Allah aman. 25:33 Mungkin di dunia ini mau perang, mau apa 25:35 masuk ke benteng Allah aman. Kalau juga 25:38 sudah macam-macam Allah ambil 25:40 dipindahin, diselametin, diselametin ke 25:42 surga. 25:44 Enggak apa aman enggak di surga? Aman. 25:46 Nah, itu jadi jok usah sebel, kesal, 25:49 pusing, takut hidup ke depan. Bagaimana 25:51 takut yang hidupkan kita? Allah yang 25:53 punya negeri Allah yang paling kuat. 25:55 Allah la haula wala quwwata illa billah. 25:58 Kenapa mau ke orang lain? 26:00 Kenapa mau apa berlindung ke mana-mana? 26:06 Berlindung kepada Allah. Jauh enggak 26:07 jahat dekat. 26:10 Kalau bingung masuk aja ke situ ke 26:12 mihrab. Di Mekah ada mihrab. Di semua 26:15 masjid ada mihrab. Di rumah kita ada 26:17 mihrab. Di tempat kita salat. Di mana? 26:18 Di kamar. Itu mihrab. Ngadap kiblat di 26:21 situ. Sujud situ malam-malam. Kapan saja 26:23 sujud berlindung. 26:26 Enggak mungkin cukup dengan 26:27 ucapan-ucapan saja. Anak ayam pun tidak 26:29 berdoa saja. Dia masuk ke bentengnya di 26:33 apa? Di bawah sayap ibunya. Aman di situ 26:36 dia hangat lagi tidak kehujanan. Kenapa 26:38 kita bodoh? C berdoa. Berdoa orang tidak 26:42 pernah masuk ke benteng Allah. Akhirnya 26:44 miliki ke mana-mana akhirnya tidak ke 26:47 Allah. Mana bisa selamat. 26:50 Yang bisa nyelamatkan Allah. Tapi 26:52 khusyuk. Bukan hanya doa masuk 26:56 bangun jam .30. 26:58 bagus nangis itu curhat kepada Allah tu 27:00 curhat minta lindungan, minta apa 27:02 silakan Allah tawarin kok kitanya yang 27:05 salah enggak mau sampai disuruh qul 27:08 azubinnas lakukan lakukan katakan aku 27:10 berlindung kepada Allah tuhannya manusia 27:12 hah malikinnas pemilik manusia ilahinnas 27:16 tuhannya manusia minyaril waswasil 27:18 khonas dari kejahatan si khonas minal 27:21 jinnati wannas dan jin dan manusia 27:26 itu yang yang bikin Semua itu berlindung 27:29 kepada Allah. Ada orang takut 27:32 malam-malam keluar dan jin. Enggak ada 27:34 orang digigit jin. 27:37 Ada orang digigit jin, ditusuk sama jin, 27:39 ditinju. Enggak ada takut sama orang 27:42 hidup. Yang bahaya ni manusia hidup yang 27:44 tidak beriman. 27:47 Jambret-jambret, begal-begal, judi meres 27:50 orang pada mati banyak. Mati banyak. 27:54 judi pinjaman apa penjual enggak pakai 27:58 jaminan tapi di diteror setiap hari 28:01 banyak yang bunuh diri ketakutan yang 28:05 gila juga ada diperes hutangnya enggak 28:07 habis-habis berapa tahun-tahun sudah mau 28:10 habis disuruh dikasih pinjam lagi sikit 28:13 di orang-orang butuh orang-orang awam 28:17 kenapa pejabat membiarkan itu merusak 28:19 negara merusak rakyat 28:24 kena Kenapa? Saya juga enggak ngerti apa 28:26 gun ada gunanya buat bangsa. Enggak ada 28:29 pajak-pajak dari orang susah. Orang yang 28:31 pinjam uang itu semua orang susah. 28:35 Kalau pemerintah betul jujur mau sayang 28:37 rakyat, jangan beri izin itu semua. 28:39 Kenapa dia berani pinjam memberi 28:41 pinjaman tanpa tanpa jaminan? Karena dia 28:43 mau teror. 28:46 Tanya semua secara fakta. Hujan utang R 28:49 juta dalam berapa tahun jadi 40. 28:53 Ya Allah karim Allah beri hidayah kepada 28:55 kami kepada pengurus negeri ini ya Allah 28:58 agar bisa menyayangi rakyatnya. Sudah 29:00 sudah menyayangi tapi berapa persen 29:02 masih kurang jauh. 29:04 Terima kasih atas kebaikannya 29:06 Bapak-bapak. Teruskan dong baiknya. 29:09 Jangan enggak sedih apa melihat orang 29:11 yang nangis 29:13 diteror oleh para penjol itu. 29:17 Yang bercerai, yang mati, yang segala 29:18 macam, 29:21 dari itu, dari narkoba, dari segala 29:23 macam. Tidak bisa membuat kebaikan kalau 29:25 yang merusak tidak dibasmir terlebih 29:27 dahulu. 29:29 Kata Imam Syafi'i, "Sampai kapan itu 29:32 bangunan dibangun oleh berapa puluh 29:33 orang? Tapi setiap malam ada satu orang 29:35 yang merubuhkan. 29:38 Yang bangun 20 orang yang rubuhkan satu 29:39 orang, satu orang yang menang. 29:42 Begitu kalau kerusakan tidak dibuang, 29:46 percuma nih pembangunan 29:48 pembangunan batu-batu 29:51 sedikit gunanya berlindung dari hujan 29:53 dan panas. Yang dibutuhkan 29:56 bangunan rohani. 29:59 jiwa bermental kuat, cinta bangsa, cinta 30:02 Allah, cinta bangsa itu yang kita 30:03 butuhkan. Didik anak-anak seperti itu. 30:08 Mis negara yang kuat, pendidikan 30:10 diperbanyak. Kalau perlu itu universitas 30:13 itu pendidikan teknologi 30:16 lebih banyak 10% 50% paling sedikit. 30:19 Karena yang dibutuhkan dunia ternyata 30:21 teknologi 30:24 buat segala macam pertanian semua 30:27 dibutuhkan teknik jurusan sosial jangan 30:30 diperbanyak paling keluar pengin jadi 30:32 pegawai negeri sudah enggak muat. 30:34 Kalau dia punya keahlian, dia bisa buka 30:37 lapangan kerja buat yang lain. 30:40 Dia bikin apa itu ada teknik pertanian 30:43 macam-macam. Sama sekarang kita dengar 30:44 sudah ada apa tuh [mendengus] pupuk yang 30:46 bagus. Nah, diteruskanlah itu 30:50 kerjaan yang dibutuhkan. Produksi negeri 30:52 ini kan maju, tapi produksi tidak bisa 30:54 bermutu kalau tidak tanpa ilmu. 31:00 Bagaimana itu kalau alumni apa itu 31:03 pertanian di 31:05 Ciampa Bogor 31:06 h 31:07 keluar kerja di bank 31:10 ada yang dikirim ke desa-desa bimbing 31:11 rakyat bertani. 31:13 Iya. 31:13 Nah, itu satu orang biayanya berapa 31:15 negara biaya itu? 31:17 Nah, itulah jadi dibikinlah segala-gara 31:19 itu yang tujuannya 31:23 mengangkat rakyat ini menjadi orang yang 31:26 berproduksi, yang beribadah, yang 31:28 berakhlak, mengamalkan agamanya menurut 31:30 agamanya masing-masing. Silakan semua 31:33 jadi orang baik. 31:36 Walladzina amanu wailus shihat ulaika 31:38 ashabul jannati hum fiha kholidun. Ah, 31:41 ini dengarkan firman Allah dalam surah 31:43 Albaqarah 82. Adapun mereka-mereka yang 31:47 berilmu, 31:48 beriman dan beramal saleh, beriman, 31:51 beramal saleh, mereka itu menjadi 31:53 penghuni surga selama-lamanya. 31:56 Ayo deh, selama-lamanya. 31:59 Mau masuk hotel sejuta tahun, tapi 32:01 sejuta tahun berakhir. Masuk surga 32:03 enggak pakai juta-juta tahun, enggak 32:05 pakai menit, enggak pakai jam, abadi 32:07 selamanya. Kenapa enggak mau? 32:10 Enggak kerja, enggak apa? Enggak sebel, 32:12 enggak kesal. Senang-senang tiap hari 32:14 bermewah-mewah setiap hari. 32:18 Enggak percaya? Kalau enggak percaya 32:20 cubit diri sendiri. Cubit. Coba saya 32:22 cubit tuh tangan saya. Ah, ada rasa 32:24 sakit berarti saya ada. Saya yakin saya 32:27 ada. Kalau saya ada pasti ada yang bikin 32:29 saya. 32:32 Coba mikir sendiri yang dibikin oleh 32:33 siapa? Enggak mungkin kita dibikin oleh 32:35 manusia. 32:37 Enggak mungkin kita dibikin oleh yang 32:38 dilahirkan, oleh yang diciptakan. Tidak. 32:42 Kita dibikin oleh yang tidak diciptakan, 32:44 yang ada tanpa diadakan dialah Allah. 32:47 Nah, kalau Allah punya rasul buktinya 32:49 ada semua. Terus dia janji akan 32:51 memberikan kita tempat di surga, pasti 32:54 ada. Yakinlah. 32:56 Tidak menyesal karena jadi orang baik, 32:59 tapi menyesal kalau tidak baik. 33:03 Itu Allah menceritakan orang yang masuk 33:05 neraka itu nanti menyesal satu sama 33:07 lain. Aduh, kalau dulu kita mau dengar 33:10 ee jaran, mau dengar ceramah, hah mau. 33:15 Dan kita beriman, tentu kita enggak ada 33:17 di neraka sekarang. Apa kita mau 33:20 menyesal di sana nanti? Baiklah, Bapak, 33:23 Ibu semua, saya juga, kita semua pasti 33:25 manusia pernah salah. Yang Allah cintai 33:28 orang yang mengaku salah. Yang dibenci 33:31 Allah yang tidak mau mengakui salah. Dia 33:34 congkak sombong. Itu yang dibenci Allah. 33:36 Kalau yang salah terus bertobat dicintai 33:39 oleh Allah. Innallah yuhibut tawabin. 33:41 Allah mencintai orang yang tobat. La 33:43 haula wala quwwata illa billahil adzim. 33:45 Tobatlah. Berhentilah sombong. Karena 33:47 semua kita jadi apapun kita tetap kita 33:50 diif lemah. 33:52 Mudah salah. Banyak kita mudah salah. 33:56 Kita enggak super, kita lemah, mudah 33:59 sakit, 34:01 akhirnya kembali kepada Allah. 34:03 Insyaallah kita kembali, Allah cinta, 34:04 Allah sayang kita. Kita ditarik, 34:06 dipanggil ke sana karena mau disayangi, 34:08 mau ditempatkan di surga. Insyaallah 34:11 kita enggak mau dipanggil kembali ke 34:13 sana mau dimarahin. Enggak. Kita 34:16 mencintai Allah, kita sadar dia 34:18 menghidupkan dia segalanya. Kita sujud, 34:21 kita merendahkan diri, menghina diri, 34:25 meletakkan dahi kepala kita di tanah 34:28 kepada Allah. Kita tidak akan 34:31 menghinakan diri kepada manusia, kepada 34:33 siapapun selain Allah, kepada raja 34:35 sekalipun. Tidak. 34:37 Hormat, sopan, berbuat baik kepada 34:39 manusia boleh. Hormat boleh kepada 34:41 pegawai hormat. Tapi menghinakan diri, 34:44 merendahkan diri hanya kepada Allah 34:46 satu-satunya. Karena Allah ciptakan 34:48 manusia mulia. Laqad karamna bani Adam. 34:51 Manusia mulia. 34:53 Nah, kemudian semua semuanya mulia 34:55 apalagi ibadah lebih mulia. 34:58 Itu sudah sampaikan, saya ulang lagi 34:59 takut ada yang lupa. Cucu nabi keempat 35:02 itu Imam Ali Zainal Abidin punya teman 35:05 namanya Tawus. Baru minggu lalu saya 35:07 sudah sampaikan itu. Taus bilang, "Wahai 35:09 Imam, Anda siapa? Cucu siapa? Sudah 35:12 mulia banget kok masih nangis?" Hah? 35:16 Nangis sujud. Saya lihat nangis sujud 35:18 salat nangis. Apa katanya? Wahai Tawus, 35:23 wahai Tawus. 35:25 Allah menciptakan neraka 35:28 untuk siapa saja yang tidak bertakwa 35:31 walaupun dia siapapun, siapapun 35:34 keturunannya atau apanya. Allah 35:37 menciptakan surga 35:40 untuk yang bertakwa. 35:42 siapapun dia walaupun dia seorang budak 35:45 yang hitam ada kalimatnya seperti itu. 35:47 Nah, kalau begitu kita tidak bisa 35:50 mengandalkan apa-apa. Hanya satu qolbun 35:54 sadim. Hati bersih, penuh iman, tidak 35:56 ada syirik, tidak ada sombong, tidak ada 35:59 apa-apa. Nah, Ustaz, bagaimana 36:01 membersihkan hati supaya jadi salim? 36:03 Ibadah enggak susah-susah. Resepnya gak 36:05 ada dari Allah. Salat attanhail fasya 36:08 wal munkar. salat supaya tidak ada 36:10 perbuatan mahsyar dan mungkar. Puasa 36:13 laallakum tattaquun. Dengan puasa kamu 36:15 bisa bertakwa. Zakat bersihkan hati. 36:19 Khud min awalihimirhum tuzakkihim biha. 36:22 Ambil dari harta mereka yang berlebihan 36:23 itu. Berikan kepada fakir miskin. 36:25 Insyaallah hatinya menjadi bersih dan 36:27 suci. Tambah banyak orang berzakat, 36:30 bersedekah tambah bersih perasaan. Allah 36:32 yang bersihkan, Allah yang sucikan. Arti 36:34 zakat itu pensucian. 36:37 Arti zakat itu pencucian. 36:40 Orang bernama zakiyah itu dari kata 36:42 zakat. Zakiyah pakai zai yang seperti ro 36:44 itu artinya pensucian. Kalau yang pakai 36:47 dal z dalal zakinya 36:50 pintar. 36:52 Lailahaillallah. 36:54 Kita bisa renungkan itu ayat kursi itu. 36:56 Allah tidak ada yang tidak ada yang 36:58 berhak dipertuhankan selain dia. Dia 37:02 Allah satu-satunya Tuhan. 37:05 Tuhan yang satu. Allahu ahad tuhan yang 37:08 maha esa. 37:11 Makanya Pancasila itu dipelihara itu 37:14 Pancasila itu pelajaran yang bagus 37:16 sesuai dengan Quran. 37:19 Ke Tuhan yang maha esa itu wahad. 37:23 Esa itu artinya ahad. Kalau wahid satu 37:27 satu tapi ahad esa. Dia Tuhan satu 37:32 segalanya. Dia yang bersifat seperti dia 37:34 juga satu. 37:36 Kh pencipta hanya satu yang bisa 37:37 mencipta Allah. 37:40 Kumpulkan itu insinyur profesor semua 37:42 sedunia bikin garam sebutir tanpa bahan. 37:46 Bisa enggak? 37:48 Enggak bisa. Cuma mereka mengolah bukan 37:51 mencipta. Ya. Pencipta hanya Allah. 37:53 Allah satu. 37:55 Allah tidak ngantuk, tidak tidur. 37:58 Miliknya, kepunyaannya seluruh yang ada 38:00 di bumi, isi bumi dari semut, apapun, 38:03 manusia, raja, jenderal, ustaz, kiai, 38:06 semua milik Allah. Kepunyaan Allah. 38:08 Allah hidupkan, Allah yang matikan. Mau 38:10 apa? Hah? Apa-apa manusia mau mau 38:14 melawan Tuhan? Ya, silakan semua sudah 38:16 pada mati yang melawan Tuhan. 38:19 Iya, dia yang punya kok. Malikinnas. 38:22 Dia tidak ngantuk, dia tidak tidur, dia 38:25 ada. 38:26 Tidak ada yang bisa memberi syafaat, 38:27 menyelamatkan. Hanya Allah. 38:31 Allah tahu apa-apa yang ada di depan 38:33 kita, di belakang kita. Semua dia. Tahu 38:35 semuanya 38:40 yang gaib. Orang tidak tahu. Hanya Allah 38:41 yang tahu yang gaib. Berita yang gaib 38:43 kita terima dari Allah. Kita terima. 38:47 Yukminuna bil ghaib. Mereka beriman pada 38:48 yang gaib. Yang gaib dari Allah, bukan 38:51 dari orang-orang yang bilang ketemu mau 38:52 ngomong sama semutlah ketemu malaikat. 38:55 Ah jangan di itu tidak jangan dimarahin. 38:58 Jangan di diamin aja ketawa aja lihat. 39:01 Ya kan yang tidak bisa diterima oleh 39:03 logika itu. 39:07 Kuasa Allah meliputi seluruh isi langit 39:09 dan bumi. Allah tidak merasa berat 39:11 memelihara keduanya. Sungguh Allah maha 39:14 penyayang. Jadi Allah itu di aras itu 39:16 bukan duduk ya, maaf karena ini penting 39:19 berkuasa. Kalau Allah duduk waduh repot 39:22 ya. Kursinya sebesar apa itu kita jalan 39:25 enggak muat. 39:27 Jadi Allah berkuasa. Allah tidak 39:30 membutuh tempat, tidak butuh waktu. 39:33 Karena dia sudah ada sebelum ada tempat, 39:36 sebelum ada waktu. Jadi waktu dan tempat 39:39 ciptaan dia 39:41 sehingga dia tidak terikat dengan waktu. 39:43 Jadi kalau tanya kapan kiamat, tanggal 39:45 berapa, tidak ada yang tahu. Dan Allah 39:47 tidak tidak menentukan kiamat pakai 39:49 tanggal. Allah tidak terikat dengan 39:51 tanggal, dengan waktu. Suka-surga dia 39:53 kapan dia mau. Nah itu kalau berita 39:56 tentang Allah ya begitu. Jangan 39:58 seenaknya Imam Mahdi datang tanggal 40:00 sekian. Imam Mahdi akan muncul kapan 40:03 Allah mau. 40:05 Selesai. Kita memang enggak tahu semua 40:07 kita enggak tahu mengira-ngira enggak 40:09 boleh dalam hal seperti itu. Nanti 40:12 rakyat enggak percaya. Pernah kita 40:13 bilang tanggal sekian sekian tahu-tahu 40:15 tidak ada. Ah di situlah janganlah 40:18 berani-berani. Kalau sudah tentang Allah 40:20 itu suka-suka Allah 40:23 itu dia wafatnya kapan? Suka-suka Allah. 40:25 Kapan aja dia mau 40:27 itu di Quran ada. Yagfiru lima yasya 40:30 wadibu yasya. Allah mengampuni siapa 40:32 saja yang Allah mau. Maka tidak boleh 40:34 bilang, "Jangan nanti tidak diampuni 40:36 Allah." Tidak boleh itu mendahului 40:38 Allah. Itu hak Allah. 40:41 Dia kapan saja, siapa saja dia mau 40:43 suka-suka dia. Yagfiru lima yasya. Dia 40:46 mengampuni siapa yang dia mau. Ya, 40:48 menyiksa siapa yang dia mau. Sudah 40:50 selesai. Jelas itu. Kenapa kok ikut 40:52 campur urusan Allah mengkafirkan orang? 40:54 Jangan. Tidak baik. Allah tidak suka 40:57 mendahului Allah itu. 41:00 Masa kita lebih tahu dari Allah. 41:01 Astagfirullahalazim. 41:03 Satu-satunya yang kita tidak tahu itu 41:05 adalah soal kalbu hati manusia. 41:11 Ya, itu yang jelas itu 41:14 soal ruh enggak ada yang tahu. Nabi saja 41:16 ditanya mengenai tentang ruh. Oh, saya 41:19 tidak tahu itu urusan Allah. 41:22 Iya. di Quran hadis 41:25 urusan Allah yang begitu tidak ada 41:27 polisi rahasia memeriksa jantung di hati 41:31 orang kalbu orang gak ada itu. 41:36 Ialah insyaallah negeri akhirat itu kata 41:39 Allah kuciptakan untuk orang-orang yang 41:41 tidak ingin menyombongkan diri. Tuh 41:45 lihat tuh Quran ini Allah enggak Allah 41:47 benci sama orang sombong. Yang berhak 41:49 sombong tuh Allah. yang berhak sombong 41:51 Allah. Dia yang punya, dia yang bikin 41:53 semuanya. 41:55 Kenapa jadi kita yang enggak bisa bikin 41:56 apa-apa jadi sombong. Enggak tahu 41:58 apa-apa jadi sombong. Sealim apapun kita 42:01 itu dibanding dengan ilmu yang luar 42:03 biasa Islam, sedikit pengetahuan kita 42:05 itu. Maka itu jangan sombong berilmu, 42:08 jangan sombong berharta, jangan sombong 42:10 berkekuatan. Allah tidak suka mau 42:13 menyaingin dia. Allah yang istigfbar itu 42:16 Allah. Allah yang kibria, dia yang maha 42:19 besar. Dia Allahu Akbar. Dia yang besar. 42:22 Kita jangan membesarkan diri 42:25 juga. Maaf lagi maaf. Kalau kita 42:27 kebetulan 42:29 jadi putra-putri yang kaya atau jadi 42:32 putra-putri jadi putra-putri kiai besar 42:35 atau putra-putri keturunan ini atau 42:38 apapun jangan sombong. 42:41 Anda kecil kita semua kecil. 42:45 Yang mulia mungkin yang di atas itu 42:48 sifat yang tidak baik dan merasa diri 42:50 sama dengan yang lain. 42:54 Itu agama ini kesombongan apapun 42:58 keturunanah hartaah pangkat orang tua 43:00 dan sebagainya bukan pemuda yang 43:02 mengatakan aku anak ini keturunan ini. 43:04 Pemuda adalah aku. Dia sendiri dia 43:06 saleh, dia berilmu, dia berbuat segala 43:09 macam. Insyaallah bermanfaat. Ini bukan 43:12 kebencian, bukan mengingatkan. Saya 43:15 tidak merasa Anda saja, saya juga 43:18 seperti itu. Kita buang bersama. 43:22 Kita tidak bisa merasa bersih, bagus 43:25 tidak mungkin manusia. Yang penting kita 43:28 sadar, kita tobat. Yang tidak baik, yang 43:31 tidak mau mengakui dirinya salah, tidak 43:34 mau mengakui diri salah itu sama dengan 43:36 sombong juga. Astagfirullahalazim. 43:40 kita jauhi insyaallah disayang Allah 43:42 bisalah kita niat insyaallah bisa semua 43:47 Allah juga baik sekali rahmannya di 43:49 surat al-Qasas ayat 84 barang siapa 43:52 berbuat kebaikan 43:55 maka Allah akan balas kepadanya 43:58 berlipat-lipat satu kebaikan dibagi 44:00 entah berapa puluh baikan 44:03 barang siapa berbuat buruk yang tidak 44:05 baik tidak dihukum kecuali sesuai dengan 44:08 kesalahannya tidak digandakan. 44:11 Kesalahan tidak digandakan tapi kebaikan 44:13 yang digandakan. Itu Allah rahman rahim. 44:16 Kedu satu. Kedua, kesalahan itu selama 44:20 tidak merugikan orang lain itu akan di 44:23 akan di apa sama Allah? Akan dia 44:25 ditipek, dibatalkan semua 44:27 ancaman-ancaman. Kalau kita tobat 44:29 dibatalkan semua oleh Allah. 44:32 Sedangkan perbuatan baik dilipat 44:34 gandakan. Itu punya Tuhan rahman, Rahim 44:36 gitu. Masa enggak cinta sih? 44:39 baik banget, penyayang banget, maunya 44:42 ngampunin aja terus disediain 44:45 perlindungan. Kitanya yang enggak 44:47 berlindung cuma baca 44:49 astagfirullazubillah gitu aja. Iya bisa 44:51 itu. Tapi bukan begitu. Berlindung itu 44:53 baca itu masuk kehadirat Allah. Tbat 44:59 dekati Allah. Pelajari mengenal 45:01 mencintai Allah. Itu masuk ke benteng 45:04 Allah aman. 45:05 Aman dari godaan apapun. Dari sihir pun 45:07 enggak mempan. 45:09 Masuk beneran. Masa kalah sama anak 45:11 ayam? 45:14 Anak ayam kan dia masuk. Kalau dia 45:17 enggak masuk tetap kehujanan, tetap 45:18 kedinginan dia. 45:21 Dia masuk ke benteng ibunya. 45:25 Didekap dia di situ. 45:29 Nah, kalau sudah sadar di dunia ini 45:31 ujian, ujian, ujian, insyaallah kita 45:33 termasuk yang lulus. 45:36 Apa ujinya itu? 45:38 nafsinut maut. Semua orang yang di dunia 45:41 ini akan meninggal. Yang perang itu di 45:44 mana itu? Di Timur Tengah sekarang bukan 45:46 Timur Tengah ya. Menurut Pak Profesor 45:48 kita itu Asia Tengah. 45:50 Asia Tengah. 45:50 Iya kan? Benar itu 45:51 Asia Barat. 45:52 Iya. Itu profesor kita itu sudah panjang 45:55 umur ya. 45:56 Insyaallah sehat. Jadi 46:00 tempat kita itu di dunia ini penyaringan 46:04 mana yang sesuai bisa masuk surga, mana 46:06 yang tidak. Nah, di sini bakal mati 46:09 semua. Tapi yang mati badannya. 46:12 Nah, kalau mati semuanya siapa yang ke 46:14 surga? Yang ke surga ya kita ya orang 46:16 ini yang yang ditinggalin di dunia 46:18 tubuhnya. 46:21 Nah, di sana dia dapat badan barulah. 46:24 Ada badan untuk neraka, ada badan buat 46:25 itu. Nah, karena yang kembali ke akhirat 46:28 maka kita di sini untuk bisa kembali 46:31 kepada Allah disayang dan sebagainya 46:33 syaratnya cuma satu. 46:36 salim kembali kepada Allah dengan hati 46:38 yang bersih, hati suci. Nah, tuh kalau 46:43 mati mati semua. Kullu nafsin zaqatul 46:46 maut. Semua mati yang menang yang mana? 46:50 Perang segala macam. Ada yang menang. 46:52 Siapa yang menang? 46:55 Siapa yang disingkirkan dari neraka 46:57 waudilal jannah dan dimasuk ke surga 47:00 itulah yang menang. 47:04 Nah, sekarang 47:05 yang yang 47:08 perang di mana-mana karena Allah pasti 47:11 di sana 47:12 senang ke surga. Yang karena bukan 47:15 karena Allah di sana. 47:19 Ah, jadi di tempat yang buruk. Berarti 47:23 bukan menang tuh bukan di dunia. Semua 47:26 bakal mati. Yang diperangi sama siapa 47:30 sekarang sini mati. Yang ini juga akan 47:32 mati. Semua sudah pada mati. 47:35 Semua yang perang dulu enggak ada yang 47:36 menang. Semuanya mati. Jadi yang menang 47:39 yang masuk surga hidup terus senang. 47:42 Nah, yang tidak masuk surga ditaruh di 47:43 mana kira-kira? Di mana? Tebak deh. 47:48 Selain surga [tertawa] 47:50 yang tidak menang. 47:51 Iya. 47:52 Ya. Dia dia la yamutu wala yahya. 47:55 Tidak hidup, tidak mati. 47:58 Tidak hidup. Jadi setengah. H 48:01 setengah itu setengah mati. Itu yang 48:03 dimaksud neraka. Jadi nerakanya enggak 48:06 bisa kita bayangin ada tempat terus ada 48:07 apinya enggak tahu. 48:09 H 48:09 di sana gimana enggak tahu. Cuma dia 48:11 hidup tidak mati tidak. Nah itu neraka 48:13 itu bagaimana ya begituah. Tidak hidup 48:16 tidak mati tempatnya gimana? Api enggak 48:19 tahu 48:20 belum belum sampai ilmunya ke situ. Tapi 48:23 di Quran disebut la yamutu fiha wala 48:27 yahya masuk neraka. Tapi bentuk neraka 48:29 apa ada bangunan apa bangunan dari besi? 48:32 Allahahuam. Tapi yang pasti tidak mati, 48:34 tidak hidup. 48:38 Nah, kita mesti gimana? Nasrun minullah 48:40 wafatun qorib. Mengharap kepada Allah. 48:44 Nasrun minallah wafatun qorib. Boleh 48:48 baca itu untuk bantuan Allah. Kemenangan 48:52 sini juga nih. Kalau ada ribut-ribut 48:54 biar kebenaran yang menang. Nasrun 48:56 minullah. dapat pantuan dari Allah 48:58 wafathun qorib insyaallah terbuka negeri 49:01 ini untuk segala kebaikan. 49:03 Boleh deh baca ya sering-sering ya. 49:05 Nasrun minallah wa fathun qorib. Nasrun 49:08 minallah wa fathun qorib. Nasrun 49:11 minallah wa fathun qorib. Nasr bantuan 49:15 dari Allah. Kemenangan dari Allah 49:17 faathun. Terbuka segala kebaikan. 49:19 Insyaallah ada minyak, ada ada apa di 49:22 bumi kita ini. Insyaallah keluar 49:24 kelihatan, Mang kebaikan-kebaikan 49:26 dan dijauhi dari segala fitnah, korupsi 49:30 dan sebagainya. Jual pinjol apa itu yang 49:32 merusak-merusak masyarakat. 49:34 Astagfirullah. Kenapa sih? Tolonglah 49:37 bapak-bapak itu yang merusak generasi 49:39 muda itu disingkirkan, merusak 49:41 orang-orang miskin disingkirkan. Nanti 49:43 sudah miskin tambah melarat itu kalau 49:45 banyak uji-uji hutang-hutang itu 49:47 dipinjol. Masa Bapak-bapak enggak tahu? 49:51 Tahu dong. 49:53 Pasti cari dana dari pajak-pajak dari 49:55 sisi lain masih banyak. 49:58 Enggak bisa itu tidak membangun negara, 50:00 merusak. 50:02 Tolonglah 50:05 juga Allah diberkati. Kita jauhi dari 50:07 apa yang Allah tidak suka, muslimin juga 50:10 tidak suka. Ya, dibuanglah itu. 50:12 Insyaallah Allah beri Allah beri 50:14 kenikmatan lagi untuk negeri ini. Rezeki 50:17 banyak sudah dikasih di bawah tanah itu 50:19 bikinan Allah. Itu batu bara bikinan 50:21 Allah, minyak bikinan Allah, 50:24 kelapa sawit bikinan Allah. Kita jual 50:27 terus kita melawan Allah. 50:29 Astagfirullahalazim. 50:31 Astagfirullahalazim. Mari kita istigfar. 50:33 Semoga Tuhan ampuni kita. Ya Allah. Kami 50:35 enggak ikut yang seperti itu. Ampunilah 50:37 ya Allah semua kita. 50:39 Astagfirullahalazim. 50:40 Astagfirullahalazim. Panteskah disayang 50:43 Allah [mendengus] 50:44 ada kakek moyang kita bikin sawit, bikin 50:47 batu barang. Enggak. Allah yang bikin. 50:49 Kita nikmati, kita jual uangnya, kita 50:52 gunakan yang tidak baik. Ya, banyak yang 50:54 baik, tapi yang tidak baik. Jangan 50:56 lupakan yang miskin. 50:58 Tanggung jawab. Kalau ada rakyat naat 51:00 makan, kita semua tanggung jawab. 51:03 Jangan sampai kedengaran di tetangga 51:05 sekali seberapa kali dengar mau nambah. 51:10 Anaknya mau nafar kata ibu. Jangan 51:12 kakakmu belum pulang. Dia belum makan. 51:14 Sisakan buat dia. 51:17 Terus sementara di tempat lain 51:18 dibuang-buang makanan berlebihan. 51:21 Nah itu kezaliman. 51:24 Bismillahirrahmanirrahim. 51:26 Iya sudah jamnya ya sudahlah. 51:30 Mudah-mudahan manfaat ya. 51:31 Amin. 51:32 Amin. 51:32 Amin. 51:34 Iat yang dirahmati Allah subhanahu wa 51:35 taala. atau usia sore edisi hari ini 51:38 bersama guru kita Ustaz Zain Alhadi. 51:42 Kami mengundang Anda untuk bergabung. 51:44 Sampaikan pertanyaan ataupun komentar 51:47 Anda mengenai topik yang kita bahas di 51:50 sore hari ini ke nomor WhatsApp hasil di 51:53 0811999720. 51:59 Tetaplah bersama kami. Kami akan kembali 52:01 di sesi kedua 52:04 Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 52:06 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 52:09 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 52:10 Terima kasih masih bersama kami dalam 52:12 acara tausiah sore tiadakan tamak 52:16 seperti Qarun. Itu topik kita di 52:19 kesempatan kali ini bersama guru kita 52:21 Ustaz Zain Alhadi. Saya ingin menyapa 52:24 terlebih dahulu pendengar-pendengar yang 52:26 sudah memberikan atensinya ataupun 52:29 responnya ya. Ini ada Pak Rianto. 52:32 Asalamualaikum warahmatullahi 52:34 wabarakatuh. 52:36 Ee 52:39 oh langsung pertanyaan ini Pak Ustaz ya. 52:41 Pak Ustaz, ketika ada saudara yang 52:44 subhanallah berkelebihan harta, sudah 52:48 berhaji dan juga bahkan umrahnya hampir 52:53 setiap tahun. 52:54 Di saat yang sama ada saudaranya yang 52:58 hidup kekurangan. Nah, bagaimana menurut 53:01 Pak Ustaz? Potret seperti ini banyak, 53:04 Pak Ustaz. Terima kasih. 53:06 Ya. 53:07 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 53:10 Ya, ini pertanyaan yang menyadarkan. 53:13 Betul. Banyak yang seperti itu. Dan saya 53:17 sampaikan 53:19 menurut ajaran Islam 53:22 cukup umrah itu satu kali. Kalau sampai 53:25 1 2 3 okelah atau baiklah. Kalau semua 53:28 famili sudah berkecukupan 53:31 atau masih ada orang lain yang susah, 53:33 pahalanya rida Allah, senangnya Allah 53:36 cukup dua kali, tiga kali cukup. Uang 53:40 itu berikan ke jalur-jalur yang sudah 53:42 ditentukan Allah. H 53:44 fuqara, masakin, 53:46 orang fakir, orang miskin, orang jalanan 53:50 ada disebut Ibnu Sabil anak jalan. Itu 53:53 maksudnya anak jalan itu seperti 53:55 orang-orang anak-anak mahasiswa yang 53:57 kos-kos itu. 53:58 Ibnu Sabil. 53:59 Heeh. Dari kota lain. Dari mana dia 54:01 belajar apa dibedain belajar hukum ilmu 54:04 sama agama dengan ilmu lain. Sama ilmu 54:06 tuh semua dari Allah. H 54:08 tubuh anatomi dari tubuh manusia. Yang 54:12 bikin manusia Allah, ilmu Allah juga. 54:15 Botani itu yang bikin pohon-pohon kan 54:17 Allah juga. Ini enggak bisa dibedain. 54:20 Semua kebaikan itu diberi pahala oleh 54:22 Allah. Wakaf masjid dapat pahala, wakaf 54:25 jalanan juga dapat pahala. 54:27 Wakaf radio ini juga dapat pahala. Seni 54:30 dakwah semua yang baik itu dapat pahala. 54:34 Nah, umrah itu cukup-cukup 54:36 waktu gunakan. 54:39 Sangat tidak baik kalau pergi umrah ada 54:41 ponakan atau amisan yang susah. Sangat 54:45 tidak baik. 54:47 Rezeki dari Allah tuh ditempatkan sesuai 54:50 dengan keinginan Allah. Coba tanya 54:52 keinginan Allah. Nah, saya menyampaikan 54:56 Allah lebih menginginkan kita membantu 54:58 hamba-hambanya yang mustadin, yang 55:01 lemah, yang tertindas. 55:03 Banyak yang tertindas. 55:06 Diberi gaji kurang sedikit, 55:09 Pak. Banyaklah macam-macamlah dan 55:12 tertindas. Takut dia kerja. Ada yang 55:14 sampai di apa tuh ya? Ada yang 55:17 disiksaampaian air panas dan sebagainya. 55:19 Kayaknya hak pembantu itu yang kurang 55:20 dilindungi. 55:22 Nah, ini Allah paling benci itu 55:25 kezaliman 55:27 di sini di negeri ini. Menikmati 55:30 kekayaan negara ini berlebih-lebihan. 55:32 Terus ada yang lapar. Apa itu dibiarkan 55:35 saja oleh Allah? Tidak. 55:38 Di Allah disebut baru minggu lalu saya 55:40 buka Allah yang bikin kaya dan bikin 55:42 cukup enggak bikin miskin. Tidak ada 55:45 digurunan oleh miskin orang. Kemarin 55:48 minggu lalu sudah itu alladzi akna. 55:51 Allah yang mikanik manusia punya harta. 55:53 Wa akna dan cukup pas-pasan dikasih 55:57 rezeki sama Allah. Jadi enggak ada yang 55:58 ditakdirkan sama Allah. Miskin itu 56:00 enggak ada. Kalau ada yang miskin ya 56:01 kesalahan dia kesalahan orang lain 56:04 atau rezekinya diambil orang lain. 56:06 Termasuk koruptor itu mengambil hak 56:09 rakyat jadi sehingga jadi miskin. 56:13 Ya, 56:15 itu dia. Jadi pertanyaan baik sekali. 56:19 Tolonglah yang sudah umrah berkali-kali 56:20 cukup. Nanti sudah lama kali kangen 56:23 pengin ketemu ke sana ya jauh-jauh lagi. 56:26 Yalah gitu tuh ukur-ukurlah. 56:29 Jangan balik lagi tiap enggak perlu tiap 56:31 tahun sedekah. 56:36 Bantu orang susah, 56:38 bantu di jalur dakwah. 56:41 Bantu jalur dakwah. Anda mendapat 56:43 pahala. Selama dakwahnya itu berlaku, 56:46 Anda dapat pahala. Kalau umrah mendapat 56:48 pahalanya pas sedang umrah doang. 56:51 Karena itu pribadi, 56:53 ibadah pribadi itu segitu. Kalau 56:56 mewakafkan, membantu ini, itu pahalanya 56:59 lebih besar. Apalagi yang bisa jadi 57:01 jariah. Apa arti jariah? Pahalanya jalan 57:04 terus. 57:07 Nah, ini yang maafkan radio rasil ni 57:08 pahalanya jalan terus. Kalau sudah 57:10 hidup, sudah meninggal terus dia dapat 57:13 dividen. 57:15 Ahah. Itu jadi pintar-pintarlah cari 57:18 pahala itu. Jangan menurut kita menurut 57:20 keinginan Allah. Sekarang itu saja 57:22 jawabannya, kesimpulannya di situ. 57:25 Berbuat baiklah sesuai dengan keinginan 57:27 Allah. Insyaallah Allah berikan 57:30 keinginan kita. Insyaallah. 57:31 Insyaallah. 57:34 Baik, kami menyapa ini ada yang Sri yang 57:37 menyimak siaran di sore hari ini dari 57:39 Cilengsi. Ada juga Ibu Retno yang 57:43 menyimak siaran di sore hari ini. Ada 57:46 juga Ibu Ani C Hudzaifah. Asalamualaikum 57:49 Ustaz. Insyaallah saya menyimak siaran 57:51 di sore hari ini. Begituun ini ada Pak 57:55 Budi Tuan Baron Betawi juga ya 57:58 menyampaikan ee WhatsApp-nya. Pak 58:00 Komarudin di Karawang juga. 58:03 Asalamualaikum Pak Ustaz menyimak. Ada 58:06 juga Ibu Aminah di Citra Indah. 58:08 Asalamualaikum warahmatullahi 58:09 wabarakatuh. Pak Ustaz saya menyimak 58:11 terima kasih ilmunya. Kalau pertanyaan 58:13 saya, Pak Ustaz, 58:15 setiap hari mengucapkan 58:18 salam 58:20 terhadap seseorang, tapi salam saya itu 58:24 tidak pernah dijawab. Apakah orang itu 58:27 termasuk sombong, Pak Ustaz? Terima 58:28 kasih. 58:29 Baik, terima kasih. 58:30 Bismillahirrahmanirrahim. 58:32 Itu memberi salam setiap hari itu bagus 58:34 banget ya. Asalamualaikum. Itu dua kata 58:36 indah juga. Nah, kemudian dia tidak 58:38 menjawab, ya. Kita tidak bisa mengetahui 58:41 masalahnya apa gitu ya. Apa ketika dia 58:44 lagi sakit gigi, apakah dia sedang ada 58:47 kesulitan, [tertawa] 58:48 lagi konsentrasi ke mana begitu. Jadi, 58:51 Bapak ya mungkin lainnya, tapi sebaiknya 58:54 lainnya enggak usah digarap lah ya. 58:56 Kita enggak enggak enggak tahulah. Nah, 58:59 malah kalau bisa miringkan ke situ. 59:02 Husnuzzon. 59:03 Hm. 59:03 Berprasangka baik. Mungkin dia habis ada 59:06 kesal apa gitu ya. Ya, tambah banyak 59:09 senyumnya. Kitalah bantu biar dia 59:11 senang. Insyaallah. 59:12 Insyaallah. 59:14 Ada juga Pak Tejo. Asalamualaikum 59:16 warahmatullahi wabarakatuh. 59:20 Izin bertanya, Pak Ustaz. Apa ancaman 59:22 Allah terhadap pejabat yang konon 59:26 terlibat dalam pinjol atau judul? Karena 59:30 sepertinya 59:32 pejabat itu aman-aman saja dan 59:34 senang-senang saja gitu. Lalu bagaimana 59:38 Pak Ustaz 59:40 dengan mungkinkah mengalami azab seperti 59:44 Qarun pejabat-pejabat yang seperti itu? 59:49 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 59:50 [berdehem] 59:51 Nah, itu Allah cara memilih azab itu 59:54 suka-suka dia. 59:55 H 59:55 tidak mengikat. Jadi buat Qarun seperti 59:57 itu. Yang lain dulu ada yang dihantam 59:59 banjir. 1:00:00 Iya. 1:00:00 Yang orang kafir zaman Nabi Nuh ya 1:00:03 ada yang dibanjirin, ada yang jadi batu, 1:00:05 macam-macam semua. Tapi biasanya orang 1:00:07 baiknya diselamatkan dulu sama Allah 1:00:09 baru datang itu azab. Nah, untuk masa 1:00:11 kini mungkin berubah lagi cara Allah. 1:00:14 Kita enggak tahu dan tidak diberitahu 1:00:16 pada azab. Bisa di dunia lepas bisa di 1:00:19 sana nanti. 1:00:20 He 1:00:20 dan namanya di sana nanti yaumul hisab. 1:00:24 Yaum hari hisab. Hisab itu penyidikan. 1:00:28 Kalau bahasa kita hisab penyidikan. 1:00:31 He 1:00:32 semua. Tapi penyidikannya enggak cara 1:00:34 sini. Di sini ada orang sidangnya 1:00:36 berkali-kali heboh pakai pengacara, 1:00:38 pakai jaksa. 1:00:40 Itu juga 1:00:41 anehlah. Kalau di sana enggak kayak 1:00:43 gitu. Itu sudah setitik pun gak bisa 1:00:46 dirubah. Adil banget. komputer. Kalau 1:00:49 bahasa sekarang kita ini komputer nih. 1:00:51 Komputer ini Allah yang takdirkan 1:00:53 manusia menemukan. 1:00:55 Nah, kalau di kitab mubin, kitab mubin 1:00:58 itu komputer yang banget canggih. 1:01:00 H 1:01:00 dalam berapa detik aja itu sudah masalah 1:01:02 beres tetap semua serba canggih 1:01:05 malaikat. 1:01:07 Nah, jelas kan yaumul hisab. Nah, di 1:01:10 situ baru ada keadilan. 1:01:13 Kan kalau orang-orang itu tobat di akhir 1:01:15 umur, maka itu kita enggak bisa 1:01:16 menghukum. He 1:01:17 mungkin dia tobat, mungkin 2 menit atau 1:01:19 10 menit dia belum lepas nyawanya dia 1:01:22 tobat, Allah terima. Jadi kita enggak 1:01:25 bisa menghukum. Tapi hukumnya gimana? 1:01:26 Ada. Di akhirat juga ada kalau dia tidak 1:01:29 keburu tobat. 1:01:31 Nah di akhirat bagaimana? Itu juga Allah 1:01:34 punya cara tersendiri. 1:01:37 Kita tidak tetapi ada karena yang kita 1:01:39 yakin seyakin-yakinnya ada keadilan. 1:01:42 Tidak mungkin orang yang dizalimiin. 1:01:44 Nama yang zalim suruh salaman, saling 1:01:45 memaafkan. Tidak ada itu. 1:01:47 He 1:01:47 itu tidak adil. Tetap ada hukum di sana. 1:01:50 Keadilan Tuhan. Tapi kalau dia muslim 1:01:52 dan muslim semua bagaimanapun ke surga. 1:01:55 Tapi sebelum berapa tahun dia dicuci 1:01:57 dulu karena enggak mungkin dia masuk 1:01:59 surga dalam keadaan punya kejam benci 1:02:01 enggak bakalan rusak surganya. Dimasukin 1:02:04 rumah sakit dulu, 1:02:05 dibersihkan. 1:02:06 Heeh. Sampai dia qolbun salim baru masuk 1:02:08 surga. Makanya surga namanya surga. 1:02:10 Kalau situ satu aja preman di surga tuh 1:02:13 rusak. Enggak jadi surga lagi. Kenapa 1:02:16 surga? Orang senang semua. Tidak ada 1:02:18 orang jahat, tidak ada ngerumpi, tidak 1:02:20 ada benci, tidak ada 1:02:22 ee gandum domba, enggak ada. Semua 1:02:25 senang. Senang itu di situ senangnya. 1:02:29 Cinta semua tidak ada benci, tidak ada 1:02:32 cemburu pun gak ada. Senyum saja yang 1:02:34 ada. 1:02:35 Nah, di situ maka disebut surga. Makanya 1:02:37 siapa ingin ke surga, bersihkanlah hati. 1:02:40 Hmm. Iya. 1:02:41 Insyaallah. 1:02:42 Insyaallah. 1:02:43 Ya, selanjutnya kita terima telepon yang 1:02:45 masuk. Ada pendengar. 1:02:48 Halo. Asalamualaikum. 1:02:59 I bagaimana terhubung 1:03:06 ya? Baik, terputus ya. Ya, kita tunggu 1:03:08 lagi nanti. Sementara itu ada WhatsApp 1:03:10 dari Pak Rama di Tangerang. 1:03:13 Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:15 wabarakatuh. Saya Rama di Tangerang 1:03:17 Selatan. Bismillah. Hadir menyimak 1:03:20 tausiah dari Pak Ustaz. Semoga berkah 1:03:23 dan sehat selalu, Ustaz, beserta 1:03:24 keluarga dan semoga kita dijauhkan dari 1:03:29 sifat tamak atau serakah. Nah, bagaimana 1:03:33 supaya bisa dijauhkan, Pak Ustaz? 1:03:35 Ah, bismillahirrahmanirrahim. 1:03:37 Jauhi nih dari sifat. 1:03:38 Iya, bisa. Bisa. Jadi gini kan penyakit 1:03:42 itu datangnya dari Khonas. Tadi kita 1:03:44 baca surat annas ya, 1:03:46 dari Khonnas 1:03:48 bahaya banyak. Kalau bahaya sihir segala 1:03:50 macam masuk ke benteng tuh di surat 1:03:52 Alfalaq. 1:03:52 Heeh. 1:03:53 Ya. 1:03:54 Dan dari Annas dua-duanya tuh benteng 1:03:56 dari Allah ditawarin kita. Inilah jarang 1:03:58 orang gak tahu dia bagaimana masuk ke 1:04:01 benteng itu. Dia baca doang mesti masuk. 1:04:04 Nah, kemudian ini apa tadi itu? Ah, ee 1:04:09 bagaimana ya menjaga hati dari 1:04:12 menjauhi dari terhindar 1:04:13 terhindar dari 1:04:14 sifat tamak gitu. 1:04:15 Nah, itu kita isi hati kita ini di ada 1:04:19 yang masukin ke sini hal-hal yang 1:04:21 negatif. 1:04:22 Kepikiran, keperasaan kita si Honnas 1:04:24 itu. Honnas itu bisa manusia bisa jin. 1:04:27 Itu sering datang lewat panca indra. Di 1:04:30 sini kadang-kadang kita rekam, kita 1:04:32 simpan itu muncul nanti itu niat jelek, 1:04:36 niat ingin korupsi itu datang. Ada yang 1:04:39 rayu, 1:04:41 ada yang ngajarin gitu 1:04:43 walaupun sembunyi-sembunyi ada baik 1:04:44 manusia maupun jin banyak ngajak ke 1:04:46 situ. Nah, kita jangan simpan, jangan 1:04:49 direkam lewat panca indra buang. Begitu 1:04:51 masuk, begitu dengar buang langsung. 1:04:54 Astagfirullahalazim. 1:04:54 Astagfirullahalazim. Gak saya enggak mau 1:04:56 begitu. Boleh ngomong sendiri kasih 1:04:58 tahu. 1:04:59 Jangan Honas menang. Kita lawan dia. 1:05:01 Jangan dia kita didikti oleh dia. Kita 1:05:03 dikti diri kita sendiri. Kita sudah 1:05:05 iman, sudah banyak tahu tentang agama, 1:05:07 halal haram sudah tahu. Dikti kita punya 1:05:09 diri. QBU kita kita didik jangan 1:05:12 dibiarin dia semaunya. 1:05:14 H 1:05:15 perasaan itu langsung dibuang. Jangan. 1:05:18 Mau benci, jangan. Mau kursi jangan. 1:05:21 Nanti kalau ketangkap malu. 1:05:23 Hm. 1:05:24 Kita juga malu. Anak istri kasihan. He 1:05:26 anak-anak bisa pindah sekolah. Kalau di 1:05:28 sekolah itu dia diledek sama temannya, 1:05:31 dibully. Nah, ingat ke situ kita 1:05:35 ingatkan diri kita, Ustaz dari jauh 1:05:37 enggak bisa bilangin. Paling secara umum 1:05:40 begini, Ustaz juga mesti buang juga sama 1:05:43 kita. Dia juga ustaz buang juga masukan 1:05:46 juga ada itu kita buang. Kita buang. 1:05:49 Punya waktu buang seperti buang. Di situ 1:05:52 salahnya kita di situ. Kita pelihara dia 1:05:56 kita rekam di sini nanti muncul mulai 1:05:59 keinginan-keinginan itu muncul gampang. 1:06:02 Jadi enggak sulit buang. 1:06:04 Bilang sama keluarga di rumah yang 1:06:05 dekat, "Eh, kalau saya lagi ada bisikan 1:06:08 jelek ingetin ya, buang ya." [tertawa] 1:06:11 Saling. Nah, itu tawasul bilhaq tuh dia. 1:06:13 He 1:06:13 saling mewasiatkan, saling mengingatkan 1:06:15 tentang kebenaran, saling mengingatkan 1:06:18 tentang kesabaran. Ya, tapi kan ini mama 1:06:20 kan kemarin minta Bapak mobil-mobil baru 1:06:23 supaya enggak kalah sama mobilnya situ. 1:06:26 Sekarang buang ya. Kita buang buat apa 1:06:28 itu yang ada ini nikmati bersyukur pada 1:06:32 Allah. Nikmatnya sesuatu benda atau apa 1:06:35 itu ketika kita bersyukur 1:06:37 ya. Alhamdulillah sehat, anak sehat 1:06:40 sekolahnya bagus 1:06:42 itu kan sudah alhamdulillah. 1:06:44 H 1:06:44 gak ada mobil satu cukup enggak ada juga 1:06:48 banyak mobil di luar tinggal telepon 1:06:50 datang 1:06:51 apa tuh sewaan ya? 1:06:53 He 1:06:53 ya begitulah nikmati apa yang ada jangan 1:06:56 menginginkan yang belum ada. Kalau ingin 1:06:58 juga jangan ngotot inginnya itu biillah 1:07:01 jika Allah berikan gitu loh. Jangan 1:07:05 mikirin. Nah nanti datang Khonas benar 1:07:07 kamu mesti pakai mobil yang lebih bagus. 1:07:09 Jangan kalah sama Pak itu. Kamu kan 1:07:12 pangkatnya lebih tinggi mobil ini mesti 1:07:13 lebih bagus. Nah suruh ngambillah itu. 1:07:17 Tapi ketika kita ditangkap dia enggak 1:07:19 tanggung jawab nih yang nyuruh nih. 1:07:21 Nah itu jadi artinya akal digunakan 1:07:24 kesadaran insyaallah bisalah semua bisa 1:07:26 mau apa gak. sudah bersyukur ini di 1:07:29 Indonesia ini alhamdulillah muslimin 1:07:30 sudah baik, sudah sangat baik. 1:07:32 Alhamdulillah terusin aja baiknya, 1:07:34 terusin ajak yang lain ikut baik. Semua 1:07:37 ustaznya juga alhamdulillah banyak baik, 1:07:39 sabar-sabar. Alhamdulillah lah tinggal 1:07:42 tunggu jemputan enggak lama surga tuh 1:07:45 dekat banget. Udah dekat banget makin 1:07:47 lama makin dekat sekarang sudah dekat 1:07:49 qarib 1:07:50 itu di Quran dikira sama orang-orang itu 1:07:53 jauh padahal dekat sekali. 1:07:57 Percayalah pada sewaktu-waktu kita 1:07:59 enggak ketemu lama tetu kita nanti lagi 1:08:01 kumpul bersama di surga. Tunggu aja 1:08:04 pasti pasti kalau Tuhan bikin dunia 1:08:07 pasti bisa bikin surga. 1:08:09 He. 1:08:10 Yakin kita jumpa di sana ketemu lagi 1:08:13 senang-senang. Senangnya kenapa? Bapak 1:08:16 sedang on the way ke surga sekarang. 1:08:18 Sedang jalan menuju surga. Senanglah 1:08:21 tinggal nyampai. Sabar. Hm. 1:08:24 Mau jangan lagi mobil pesawat terbang 1:08:26 dibagi di sana kalau mau. 1:08:29 Iya. Burung dijadiin pesawat sama Allah. 1:08:32 Hm. 1:08:33 Insyaallah. 1:08:34 Apakah ketamakan itu hanya karena harta 1:08:37 saja, Pak Ustaz? 1:08:38 Banyak lainnya. 1:08:40 Banyak lainnya. Ya. 1:08:41 Apa? 1:08:41 Iya. Kita tamak itu apa? Hanya karena 1:08:43 harta saja. 1:08:44 Itu paling banyak. 1:08:45 Itu paling banyak. Nanti ada tamak 1:08:47 pengin pangkat, pengin dihormati juga 1:08:49 ada. 1:08:50 Nah, iya. Nanti orang yang enggak hormat 1:08:52 dia ditangkepin. 1:08:52 Jadi sombong juga itu. 1:08:54 Itu sudah sombong juga. [tertawa] 1:08:57 Tamakan jabatan. Oke, selanjutnya ada 1:08:59 Pak Armali di Jakarta Timur, Kelurahan 1:09:04 Duku. Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:05 wabarakatuh. Alhamdulillah insyaallah 1:09:07 dari Armali dan menyimak siaran Pak 1:09:10 Ustaz di sore hari ini. Terima kasih 1:09:12 atas pencerahannya. E sementara itu ada 1:09:16 Pak Abdullah di Depok. Assalamualaikum 1:09:19 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz, 1:09:22 bagaimana mengingatkan 1:09:24 saudara kita sebenarnya orangnya baik 1:09:28 tapi ada kebiasaan ketika dia membantu 1:09:31 orang cerita ke mana-mana. 1:09:34 Dia sih bilangnya supaya kebaikannya itu 1:09:37 merembet ke orang lain dan mencontoh 1:09:39 dia. Tapi terkesan jadi seperti sombong 1:09:42 karena diceritakan ke mana-mana. 1:09:44 Bagaimana menasehatinya, Pak Ustaz? 1:09:46 Bismillahirrahmanirrahim. Ya, pertama di 1:09:49 dalam Quran kok disebut bersedekah 1:09:51 terbuka, orang lihat bersedekah 1:09:53 tersembunyi. 1:09:54 Hm. 1:09:55 Tapi yang dinilai motivasinya 1:09:58 ada motivasi ria, 1:10:00 sombong, ada yang memang seperti itu 1:10:03 ingin orang niru, ada juga. 1:10:05 Tapi kalau dia kita sama-sama gak tahu 1:10:08 karena niat itu ada di dalam hati. 1:10:11 Nah, jadi kalau dari gerak-geriknya 1:10:13 gini-gitu ya disimpan sajalah. 1:10:15 Heeh. 1:10:15 Disimpan. Jadi itu masalah pribadi. 1:10:19 Heeh. Heeh. 1:10:20 J kalau yang merusak masyarakat itu itu 1:10:23 munkar. Kita cegah. 1:10:24 Kalau itu masalah pribadi ditutup 1:10:27 husnuzun saja berpersangka baik. 1:10:29 He. 1:10:29 Tapi kalau mau tegur misalnya dia 1:10:31 sedekah yang mau dikasih sedekah 2.000 1:10:34 orang dikasih waktunya sama 1:10:36 suruh antri pintunya ditutup sudah mau 1:10:39 mulai baru dibuka. Jejal jejol jatuh 1:10:42 jatuh kepij. Nah itu tegur boleh. Heeh. 1:10:44 Itu itu sudah niat salah. Ada bukti 1:10:46 sampai ada korban lagi. 1:10:47 Ada korban. Ada dia bukti dia bisa kasih 1:10:50 kartu jam 09.00, 09.30, jam 10. 1:10:54 H. Jadi enggak numpuk. 1:10:55 Enggak numpuk 1:10:56 itu dalam setengah jam bisa 20, 30 1:10:58 orang. 1:10:59 Heeh. 1:10:59 Nah, kalau enggak juga dia bikin mejanya 1:11:01 yang banyak. 1:11:04 Iya dong. 1:11:05 Iya. 1:11:05 Nah, artinya betul yang begitu tadi 1:11:08 pribadi biarin aja itu merusak dan dia 1:11:10 juga pahalanya batal. Kayaknya sudah 1:11:13 minggu lalu sudah kita ada tuh. 1:11:14 Iya. Makrufun berkata yang indah lebih 1:11:17 baik daripada sedekah. Yang pakai 1:11:20 menyusahkan. 1:11:20 Menyusahkan 1:11:21 pahalanya hilang 1:11:22 atau menjatuhkan. 1:11:23 Menjatuhkan. Betul Bapak. Perhatiin yang 1:11:25 itu bagus-bagus sekali Pak. 1:11:26 Bagi-bagi dari mobil lempar-lempar juga 1:11:28 itu enggak 1:11:29 apalagi harus dengan sopan. Ada di 1:11:31 harus dengan [tertawa] sopan. 1:11:32 Bu lempar dari mobil itu dulu Belanda 1:11:35 katanya dulu begitu. 1:11:36 Iya. 1:11:36 Itu menjajah. 1:11:38 Jadi semua ada ilmunya dipelajari dulu. 1:11:41 Apalagi yang menangkut agama ada 1:11:43 ilmunya. Ajak-ajak tuh dengar-dengar 1:11:47 banyak sekarang belajar dulu orang 1:11:49 belajar jalan sawah malam-malam Pak ini 1:11:51 tinggal duduk sambil tiduran bisa diar 1:11:53 radio ustaznya juga alhamdulillah saya 1:11:56 Masyaallah betul bukan sembarang ustaz 1:11:58 di sini alhamdulillah 1:11:58 heeh 1:11:59 ustaz yang ilmunya masyaallah buan 1:12:01 ikhlas dakwah lillahi taala masyaallah 1:12:04 ini tempatnya juga yang mengurusnya ini 1:12:07 semuanya orang-orang lillahi taala semua 1:12:09 diwakafkan lautkan Allah jadi 1:12:12 alhamdulillah tempatnya ikhlas Yang 1:12:14 ceramah ikhlas itu masuk ke hati. 1:12:17 Nur ilmu Allah itu nur. 1:12:19 Iya. 1:12:20 Iya. Insyaallah ya, Bapak. Insyaallah. 1:12:22 Hmm. Baik. Itulah, Pak Ustaz ya ee 1:12:27 pertanyaan-pertanyaan bisa kita jawab di 1:12:29 kesempatan sore hari ini. Sebagai 1:12:32 penutup, Pak Ustaz. Bagaimana kita bisa 1:12:35 menjauhkan 1:12:37 sifat Qarun dalam diri kita, Pak Ustaz. 1:12:41 Sebagai penutup. [berdehem] 1:12:42 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:12:44 Ya bisa sifat kurun dibuang tadi. Kalau 1:12:47 masuk ada masuk dulu. He. 1:12:49 Nah, masuk kita buang. Masuk kita buang. 1:12:51 Yang masukin siapa? Yang masukin Khonas. 1:12:54 Bisa jin, bisa manusia. Lewat apa? Lewat 1:12:57 panca indra. 1:13:00 Lewat panca indra. Ada lewat telinga? 1:13:01 Ada. Lewat perasaan ada, 1:13:03 lewat pikiran, ada 1:13:04 mata 1:13:05 lewat mata ada. 1:13:07 Ah, ini hati-hati aja gitu. Ada buangan, 1:13:10 enggak berat kok. Ada buang. mungkin 1:13:12 mudah sekali kok. H 1:13:14 misalnya untuk ngiri pada orang kasihan 1:13:17 di hamba Allah juga. Jadi kita didik 1:13:21 diri kita jadi ustaz untuk diri kita 1:13:24 masing-masing. Ini dari kita-kita ini 1:13:26 bahan. Bahan saya nyampaikan tuh bahan. 1:13:29 Saya sendiri mesti diktikan diri hati 1:13:32 saya. 1:13:34 Di situ kita sampaikan ke diri kita. 1:13:37 Kita bisa berdiskusi dengan diri 1:13:39 sendiri. 1:13:40 Jangan dibiarkan ini diri kita, hati 1:13:43 kita didikti oleh Honas. Kita singkirkan 1:13:46 itu bisikan Honas. Kita yang kasih kasih 1:13:50 arahan 1:13:53 ya. Insyaallah 1:13:55 kita tutup diakhiri dengan doa ya. Ustaz 1:13:58 jadi pertanyaannya benar. Kedua, sudah 1:14:00 usaha seperti itu kita minta dibantu 1:14:03 sama Allah 1:14:04 agar mempunyai korbun salim 1:14:06 agar dibantu dari Khona. Orang kan 1:14:08 nawarin suruh berlindung dari Khonas 1:14:09 orang yang nyuruh. 1:14:11 Kita masuk ke benteng Allah lewat doa 1:14:13 sekarang kita berdoa kepada Allah. 1:14:17 Bismillahirrahmanirrahim. 1:14:20 Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. 1:14:23 Sesungguhnya diri kita ini 1:14:27 milik Allah. Kalau milik Allah berarti 1:14:30 dia mau apain aja suka-suka dialah. 1:14:33 N ini kita minta minta di apa? 1:14:36 ditakdirkan 1:14:38 berkorbun salib dibantu berkorbun salib 1:14:41 dibimbing dihidayah 1:14:43 innalillah diri kita ini milik Allah wa 1:14:45 inna dan kami ini ilaihi kepadanya 1:14:49 sedang menuju kami ini sekarang berjal 1:14:52 berjal berjalan mau kembali kepadanya 1:14:55 inna ilaihi rojiun kami ini sedang 1:14:57 berjalan kepada Allah kembali 1:15:01 kalau yang meninggal tidak rojiun sudah 1:15:03 sampai 1:15:05 rojiun Ini yang masih dilakukan sekarang 1:15:08 dan seterusnya. Sekarang kita sedang 1:15:11 menuju pulang ke Allah 1:15:15 dari menit dari hari ke hari terus makin 1:15:18 dekat makin dekat. 1:15:21 Nah nanti dia angkutnya ke mana? 1:15:23 Mendadak. 1:15:24 Ada kendaraan? Ada kendaraan yang dari 1:15:26 Allah seperti kendaraan yang bawa Nabi 1:15:29 Mikraj tu urusan Allah. Kita enggak tahu 1:15:31 bentuknya gimana enggak enggak pernah 1:15:32 dikasih tahu. Tapi pasti ada kendaraan. 1:15:36 Terus ada yang menjemput ada kan semua 1:15:38 kita enggak tahu surga alamatnya di 1:15:40 mana, 1:15:42 kendaraannya di mana, di terminal mana. 1:15:44 Enggak ada semua. Tapi dia sudah atur 1:15:46 kendaraan secara dia enggak tahu 1:15:48 bagaimana, enggak tahu cara Allah lah. 1:15:52 Dibawaanya ke mana? Ya ke Allah nanti. 1:15:55 Kan gampang. Jadi [mendengus] dia mau 1:15:57 usah mikirin masa depan. Masa depan 1:15:59 besok 2 tahun 3 bolehlah yang sebentar. 1:16:02 Masa panjang nanti senyum aja sudah 1:16:04 disediain surga asalbun salim. 1:16:08 Nah itu aja gampang. 1:16:09 Bismillahirrahmanirrahim. Kita mohon 1:16:11 kepada Allah diberikan kumpul salim. 1:16:13 Innalillah wa inna ilaihi rojiun. Ya 1:16:15 Allah sungguh kita hanyalah milik Allah. 1:16:19 Maka kepadanya juga kita akan kembali. 1:16:22 Rjiun. Ya Allah hapuslah keburukan 1:16:26 hatiku. 1:16:28 Hanya Engkau yang dapat melakukannya. 1:16:33 Ya Allah, dekap aku dalam kasih 1:16:35 sayang-Mu. 1:16:38 Ya Allah, hapuskanlah benci dalam 1:16:41 pikiranku. 1:16:43 Ya Allah, ajari aku meneteskan air mata 1:16:48 karena tobat dan cinta kepada-Mu. 1:16:51 Ya Allah, hapuskanlah syirik dalam 1:16:54 perasaanku. 1:16:57 Ya Allah, mohon tanamkanlah pohon cinta 1:17:00 dalam hatiku. 1:17:04 Ya Allah, mohon 1:17:06 siramilah hatiku dengan zamzam cinta-Mu. 1:17:11 Amin. Allahumma amin. Terimalah taubatku 1:17:14 ya Allah. Ampun, ampun, ampun ya Allah. 1:17:19 Alhamdulillahiabbil alamin. Ya Rahman, 1:17:22 ya Rahim. Maiki yaumiddin. 1:17:26 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ya 1:17:30 Allah, kami hanya menghamba, hanya 1:17:33 beribadah kepada-Mu. Menghamba hanya 1:17:35 kepada-Mu, tidak kepada selainmu. Wa 1:17:38 iyaka nastain. Dan kami memohon menumpu 1:17:42 harap hanya kepadamu, tidak menumpu 1:17:44 harap kepada selainmu. 1:17:47 Allahumansurul muslimin. Ya Allah 1:17:49 belalah muslimin. 1:17:52 Wansur umural muslimin. Dan tolong 1:17:54 rapikan menangkan urusan-urusan muslimin 1:17:57 dan muslimat wal mukminin dan mukminat. 1:18:00 Allahumarzuqhum rizq halalan thayiban. 1:18:04 Ya Allah limpahkanlah rezekimu untuk 1:18:07 hamba-hamba-Mu muslimin muslimat. 1:18:10 yang mereka membutuhkan rezeki yang 1:18:12 cukup dan halal darimu ya Allah yang 1:18:14 penuh berkah karena taat kepadaMu. 1:18:17 Wasallallahu ala Muhammad wa Ali 1:18:19 Muhammad walhamdulillahiabbil alamin. 1:18:22 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:18:24 wabarakatuh. 1:18:27 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:18:29 Allah subhanahu wa taala. Tausiah sore 1:18:31 edisi hari ini bersama guru kita Ustaz 1:18:33 Zain Alhadi. Semoga apa yang beliau 1:18:36 sampaikan bermanfaat bagi kita semua. 1:18:39 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:18:41 Anda. Sebelum kami akhiri, satu 1:18:43 informasi kami sampaikan kepada ikhwan 1:18:45 dan akhwat. Hadiri dan ikutilah majelis 1:18:49 umahat silaturahim bersama Ustaz Husein 1:18:54 Alatas dengan tema bersandar pada yang 1:18:57 maha kokoh menemukan kedamaian di tengah 1:19:01 ketidakpastian. 1:19:03 Hadiri acara ini pada hari Rabu, 22 Juli 1:19:08 2026 jam 09.00 sampai jam 11.00 di 1:19:10 Masjid Silaturahim 1:19:12 samping Radio Silaturahim dan ini 1:19:15 terbuka untuk umum. Itulah Iwan akhwat 1:19:19 dari studio kami yang bertugas undur 1:19:21 diri. Mohon maaf atas segala kesalahan 1:19:23 kata. Billahi taufik wal hidayah. 1:19:25 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:19:27 alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:19:29 ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi 1:19:31 wabarakatuh.