Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 Brazil 0:13 [Musik] 0:21 TV. Bismillahirrahmanirrahim. 0:23 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:25 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:27 sayyidina Muhammad. Iwan dan akhwat yang 0:29 dapat meraih kami baik itu lewat Radio 0:32 Silaturahim maupun lewat YouTube Rasil 0:34 Rasil TV. Asalamualaikum warahmatullahi 0:38 wabarakatuh. Bahaga sekali saya Karolin 0:41 didampingi dengan ada produser kami Agus 0:44 kemudian ada Ondi dan Algi para pejuang 0:47 dakwah Rasil hadir di ruang dengar 0:50 ikhwan dan akhwat dengan acara setiap 0:52 hari Jumat yaitu fikih wanita bersama 0:55 guru kita Ustazah Herlini Amran. Beliau 0:58 telah hadir di tengah-tengah kita di 1:00 jauh sih sebenarnya di seberang sana. 1:02 Mari kita sapa terlebih dahulu. 1:04 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05 wabarakatuh, Ustazah. 1:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09 wabarakatuh. 1:10 Jauh di mata, dekat di hati ya, Ustazah 1:13 ya. Masyaallah. Apa kabar Ustazah? 1:16 Alhamdulillah luar biasa. Tetap 1:18 semangat. Allahu Akbar. Masyaallah. 1:20 Allahu Akbar. Masyaallah. Doa kita 1:22 semoga Ustazah tetap sehat agar kita 1:24 tetap bisa mengikuti kajian-kajian 1:26 Ustazah. Insyaallah. Amin. Dan ikhwan 1:29 dan akhwat, selama kurang lebih 90 menit 1:31 ke depan, Ustazah akan mengangkat tema 1:33 yang berhubungan dengan Ramadan. Kita 1:35 sebentar lagi akan menyambut Ramadan 1:37 hitungan jari lagi. Oleh karena itu, 1:39 penting untuk kita mempersiapkan diri 1:42 sebaik-baiknya untuk menyambut bulan 1:44 suci. Ikhwan dan akhwat, tema kita pada 1:46 siang hari ini yaitu muslimah menyambut 1:49 Ramadan. Tafadul Ustazah 1:51 ya. Jazakillah Mbak Olin. 1:53 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah. 1:55 Alhamdulillah. 2:02 yaana bilan yaana lakal hamdu bil islam 2:07 yaana lakal hamdu bil quran lakal hamdu 2:10 bilal ahli wal muah lakal hamdu nikmatin 2:15 anamta biha 2:16 ala allahumma shli wasallim wabarik ala 2:20 sayyidina muhammadin waa alihi wa asabi 2:23 ajma allahum bariklana 2:28 Amin yaalamin. Amin. Amin. 2:31 Alhamdulillah. Sebentar lagi kita akan 2:34 kedatangan tamu yang istimewa, tamu yang 2:38 luar biasa, tamu yang dinanti-nanti dan 2:41 dirindukan oleh semua hamba-hamba Allah 2:45 penghuni langit dan bumi. Tentu saja 2:47 kedatangan bulan Ramadan. Tentu saja 2:51 kedatangan bulan Ramadan ini kita sambut 2:53 dengan sepenuh hati, dengan 2:56 kegembiraan. Kita berusaha insyaallah 2:59 akan menikmati hidangan Ramadan ini 3:01 dengan sepenuh hati. Insyaallah tentu 3:04 saja ee Ramadan ini adalah syahrul 3:07 barokah, bulan penuh keberkahan. Tentu 3:09 saja sangat didambahkan oleh setiap 3:11 umat-umat ee ee umat hamba-hamba Allah 3:14 yang beriman. Insyaallah ya. Karena kita 3:17 tahu Allah memberikan keutamaan pada 3:20 bulan Ramadan ini yang tidak Allah 3:23 berikan kepada bulan-bulan yang lain. 3:25 Makanya kita lihat ya, bagaimana para 3:27 sahabat salafus saleh berlomba-lomba 3:30 meminta kepada Allah agar umurnya 3:33 dipanjangkan hingga sampai ke bulan suci 3:35 Ramadan. Masyaallah. 3:37 Kita tahu ya, orang yang beribadah 3:40 maksimal di bulan Ramadan ini tentu dia 3:42 akan dimudahkan beramal kebaikan di 3:44 bulan-bulan yang lain ya. Karena ibadah 3:47 di dalam Islam ini tentu saja ada target 3:50 ya. Sebagaimana kita sehari-hari dalam 3:53 setiap usaha dan pekerjaan kita pasti 3:55 ada target ya. Nah, dengan target ini 3:58 tentu saja kita akan tahu apakah usaha 4:01 kita berhasil atau tidaknya. Begitu juga 4:04 dengan Ramadan ini, target itu harus 4:07 terpenuhi. Karena kita tahu target siam 4:10 atau puasa itu adalah laallakum 4:12 tattaquun, adanya ketakwaan. Ya, kalau 4:15 target salat itu adalah eh tanhail fahya 4:20 wal munkar agar terhindar, terlindungi 4:23 ee dari perbuatan fahsya dan mungkar. 4:25 Jadi takwa ini merupakan level kehambaan 4:29 yang sangat tinggi. Inilah inti risalah 4:32 para nabi yaitu takwa. Ya, kita tahu ee 4:36 takwa ini bagian dari ee salah satu 4:39 bekal ya, bahkan bekal yang yang 4:41 harusnya disiapkan oleh hamba-hamba 4:43 Allah yang beriman. Bekal menuju 4:45 akhirat. Ya, bekal menuju akhirat itu 4:48 adalah takwa. Ya, bekal takwa ini 4:52 sebagaimana 4:54 watazwadu takwa. Maka eh sebaik-baik 4:57 bekal itu adalah ketakwaan. Ya, jadi 5:00 sekali lagi tentu target dari ibadah 5:04 siam, ibadah puasa kita ini adalah agar 5:07 munculnya ketakwaan pada diri kita. 5:10 Tentu e ada banyak rahasia ya di balik 5:13 kewajiban yang telah Allah berikan 5:16 kepada kita hamba-hambnya dengan ibadah 5:18 puasa Ramadan ini. Ya, kita tahu ee di 5:21 antaranya itu adalah kita harus 5:23 terpenuhi target takwa itu ya. Karena 5:25 puasa itu adalah jalan menuju ketakwaan 5:29 kepada Allah Subhanahu wa taala ya. Dan 5:31 orang-orang yang berpuasa itu adalah 5:34 orang yang dekat dengan Allah ya. ketika 5:37 perutnya kosong ya, tidak ada makan, 5:40 tidak minum, tentu hatinya bersih. 5:43 Ketika hatinya merasakan ee kebersihan, 5:46 puas ya hingga ee mudah baginya untuk ee 5:51 memiliki perasaan yang sensitif. Tentu 5:53 saja matanya mudah menangis. Jadi banyak 5:55 sih hikmah-hikmah ee yang ada di antara 5:59 ee ibadah diwajibkan ibadah Ramadan ini, 6:01 puasa di bulan Ramadan ini. Di antaranya 6:04 ya mm nanti kita akan bahas bagaimana ee 6:07 persiapan-persiapannya ya. Ee hikmah 6:10 kenapa disyariatkan berpuasa ini kepada 6:12 hamba-hamba Allah yang beriman. Karena 6:14 khitabnya itu ya ayyuhalladzina amanu, 6:17 wahai orang-orang yang beriman. Jadi 6:19 untuk di antaranya mempersempit aliran 6:22 makanan ya yang tentu saja ee 6:25 mempersempit aliran darah di tubuh kita 6:27 yang jelas itu adalah aliran setan untuk 6:31 menggoda manusia sehingga ee ketika 6:34 lancar ee aliran darah itu ya karena 6:37 dengan puasa itu kan mempersempit ya 6:39 aliran makanan darah itu tentu setan tuh 6:41 tidak ee suah berhasilnya ketika dia 6:44 membisikkan sesuatu kepada manusia. 6:47 Tentu juga dengan ibadah puasa ini ee 6:50 dapat melemahkan syahwat ya. Kita tahu 6:52 hasrat, jahat, dan keinginan maksiat ee 6:55 di dalam diri kita tuh salah satunya kan 6:57 makanan ya. Jadi ee sehingga ruh kita 7:00 itu mudah tergoda ya. Kita juga tahu 7:03 misalnya ya bagaimana ee dengan berpuasa 7:06 ini, ibadah siang ini mengingatkan kita 7:10 bahwa ee banyak saudara-saudara kita 7:13 yang sulit ya untuk bisa makan. saudara 7:16 kita yang kelaparan, yang membutuhkan 7:18 pertolongan, apalagi yang saudara kita 7:20 di Palestina itu ya yang fakir, miskin. 7:23 Nah, dengan beribadah puasa ini itu 7:26 mendidik kita untuk ee mampu ya ee 7:29 berempati ya, mengasihi, menyayangi, dan 7:32 menolong mereka. Yait ibadah hikmahnya 7:34 kenapa ee ibadah Ramadan, puasa Ramadan 7:37 ini ee diberikan kepada kita. termasuk 7:40 juga e media untuk pendidikan jiwa ya, 7:43 ruh, pensucian hati kita, pengendalian 7:46 pandangan kita, menjaga anggota tubuh 7:48 kita dari dosa karena sudah lemah dengan 7:51 makanan-makanan yang bersifat fisik 7:53 tersebut. Sehingga seorang hamba itu 7:55 dekat dengan Allah ya. Jadi ini 7:57 rahasianya seorang hamba dengan Rabbnya 7:59 itu ya dengan ee 8:01 berpuasa. Sebagaimana kita tahu ya 8:04 pahala dari ibadah puasa tuh saking 8:07 besarnya itu yang hanya tahu hanya 8:09 Allah. sehingga eh Allah eh aku sendiri 8:12 yang membalasnya. Kata Allah anam li wa 8:16 aj siam itu puasa itu untukku maka aku 8:20 sendiri yang akan memberikan balasan 8:22 kepadanya saking besarnya nilai pahala 8:25 keutamaan dari ibadah puasa tersebut. 8:28 Enggak ada yang tahu hanya kecuali 8:29 Allah. Maka oleh karena itulah kita 8:31 lihat para salafus saleh dulu, 8:34 ulama-ulama terkemuka dulu ya, tidak 8:36 hanya bulan Ramadan, di bulan-bulan yang 8:37 lain juga mereka itu berpuasa siam itu 8:41 untuk mendekatkan diri kepada Allah ya. 8:44 Bagaimana mereka ee berusaha untuk 8:48 melaksanakan ibadah-ibadah ee dengan 8:51 mengosongkan perutnya. Nah, apalagi 8:53 dengan Ramadan yang Allah berikan wadah 8:55 untuk hamba-hamba Allah yang ee beriman 8:59 ini untuk mendekatkan diri kepada Allah 9:00 ibadah di bulan Ramadan yaitu berpuasa 9:03 asiyam. Ee tentu mereka ee para salafus 9:06 saleh, orang-orang yang beriman, bahkan 9:08 langit, gunung, semua makhluk-makhluk 9:11 Allah yang lain itu menangis karena 9:13 menyambut ee saking gembiranya menyambut 9:16 ee bulan Ramadan ya sebagai bulan ee 9:19 ibadah siam ya, puasa dan menangis 9:21 ketika berpisah dengannya ya. Mereka tuh 9:23 mencintai Ramadan luar biasa ya. 9:25 berusaha keras untuk dapat ee sampai ke 9:28 bulan suci Ramadan dengan berdoa. Mereka 9:31 tuh punya tekad mengorbankan diri mereka 9:33 di bulan Ramadan itu. Menjadikan 9:36 malamnya itu untuk salat, rukuk, sujud, 9:38 menangis, khusyuk hanya kepada Allah. Di 9:40 siang hari mereka berusaha untuk optimal 9:43 berzikir, baca Quran, mengajar, 9:45 berdakwah ee memberikan nasihat. Semua 9:48 amal-amal saleh mereka lakukan. Ya, 9:50 bahkan kalau kita lihat ee para ee dalam 9:54 beberapa riwayat ya, para ulama itu 9:57 justru ee banyak menghabiskan waktunya 9:59 dengan Al-Qur'an ya. Mereka membaca dan 10:01 menangisnya. Mereka ini benar-benar 10:04 menikmati hidangan Ramadan itu. Dan yang 10:07 tidak kalah pentingnya hikmah dari 10:08 Ramadan ini adalah sebagai alat 10:12 pemersatu kaum muslimin. Jadi bulan 10:14 Ramadan puasa di dalamnya ini adalah 10:17 alat pemersatu kaum muslimin. Tentu saja 10:20 mereka bersama-sama berpuasa ya. Mereka 10:23 juga berbuka pada saat yang sama ya. 10:26 Mereka juga merasakan lapar yang sama. 10:28 Mereka juga ee makan bersama ya. Mereka 10:31 itu rukun ee salat tarawih bersama 10:35 dengan ee cinta dan ee ukhuwah. 10:38 Masyaallah. Jadi ini alat pemersatu ya. 10:40 Bahkan ee tidak hanya itu, Ramadan ini 10:43 juga merupakan ee apa namanya? Penghapus 10:47 kesalahan. Bulan tempat bagaimana Allah 10:50 menghapuskan semua dosa dan kesalahan. 10:53 ya kan kalau dari Jumat ilal jumah ee 10:56 umrah ilal umrah ya ee Ramadan ke 10:59 Ramadan itu juga adalah kafarah penebus 11:02 dosa, penghapus kesalahan selama tidak 11:05 ee melakukan dosa-dosa besar. Masyaallah 11:07 luar biasa Ramadan ini ee bisa 11:09 menyehatkan tubuh, detok ya, kemudian ee 11:13 terasa kita ini enggak ada apa-apanya di 11:15 hadapan Allah ya. Ya Allah ini nikmat 11:19 Ramadan itu luar biasa ya. Bagaimana 11:22 rahasia kita dengan Allah terasa dekat? 11:25 Masyaallah, ini Ramadan patut kita 11:26 rindui, patut kita ee bahagia, bersyukur 11:31 dengan kehadiran Ramadan ini. Paling 11:33 tidak memasukkan rasa rindu kepada 11:37 Ramadan ini. Ya, jadi inilah ee 11:39 bagaimana Ramadan ini luar biasa. Nah, 11:41 bagaimana seorang 11:42 muslimah agar bisa menyambut Ramadan 11:45 dengan sepenuh hati? Tentu yang pertama 11:48 dan utama yang kita lakukan itu sebagai 11:50 seorang ibu, istri atau seorang anak 11:53 yaitu adalah berdoa ya agar Allah 11:56 memberikan kesempatan kepada kita untuk 11:59 bisa menghadiri hidangan Allah Ramadan. 12:04 Hari atau bulan yang spesial dan 12:06 istimewa. Kita kita berharap kepada 12:08 Allah agar diberikan kesehatan, 12:10 kesempatan, kekuatan, motivasi. Kita 12:14 berharap Allah agar kepada Allah agar 12:16 kita ee diberikan 12:19 ee kesehatan yang mampu untuk mengisi 12:21 optimal di dalamnya ya. Sehat walafiat 12:24 ya. kita bisa agar kita bisa mengisi 12:26 Ramadan dengan sepenuh hati, dengan 12:28 beramal saleh, agar kita dihindari Allah 12:31 dari semua gangguan-gangguan yang dapat 12:35 menyebabkan ibadah kita itu tercemari. 12:38 Agar kita mampu 12:40 mengoptimalisasi ibadah kita di bulan 12:42 Ramadan. Itu doa ya. Makanya ee dulu 12:46 para ulama kan sejak bulan Rajab sudah 12:47 berdoa ya, Allahumma bariklana fi Rajab 12:51 wa Syak'ban wabalighna Ramadan. 12:54 Jadi inilah ee para sahabat. Dan kalau 12:56 kita lihat lagi ya misalnya dalam ee apa 12:59 namanya? Ee ada Ibnu Rajab seorang ulama 13:02 menyebutkan ya dulu para salafus saleh 13:06 salaf dulu kata katanya itu ee para 13:09 sahabat tuh selama 6 bulan loh sebelum 13:12 datang Ramadan itu mereka berdoa terus 13:15 agar Allah mempertemukan mereka dengan 13:17 bulan Ramadan. 6 bulan loh. Kalau kita 13:20 mungkin sejak Rajab aja itu kalau lagi 13:21 ingat ya kalau salafus saleh dulu itu 6 13:24 bulan sebelum Ramadan tuh mereka sudah 13:26 berdoa Allahumma balighna Ramadan. 13:29 Kemudian setelah Ramadan berlalu juga 13:31 mereka berdoa minta kepada Allah agar 13:33 Allah menerima semua amal ibadahnya 13:35 selama bulan suci Ramadan. Jadi praktis 13:38 dalam 1 tahun itu tidak ada ee terlepas 13:41 sedikit pun tema Ramadan. Karena memang 13:44 Rasulullah pernah menyampaikan ya la 13:45 alimat umati kalau umatku tahu apa yang 13:48 ada di bulan Ramadan tuh semuanya penuh 13:50 dengan kebaikan, niscaya mereka itu 13:53 mendambahkan, menginginkan seluruh bulan 13:55 itu Ramadan. Itu karena luar biasa 13:58 betapa bernilainya Ramadan tersebut. Ya, 14:01 tentu saja kalau kita bicara nilai ee 14:05 keutamaan, keistimewaan, kalau orang 14:07 yang enggak tahu keistimewaan atau 14:08 keutamaan sesuatu pasti dianggap sepele, 14:10 pasti enggak dianggap apa-apa. Enggak, 14:12 enggak memiliki keutamaan pasti 14:14 dispelekan ya. Kayak kita misalnya punya 14:18 ee tas misalkan ya yang harganya mahal 14:22 puluhan juta kan kita terkaget-kaget 14:24 misalnya ada orang yang punya tas sampai 14:26 ratusan juta ya kayaknya tas kayak apa 14:28 gitu kan. Ketika kita tahu nilai sebuah 14:31 tas harganya puluhan juta atau bahkan 14:33 ratusan juta, tentu enggak mungkin yang 14:36 pemilik tas itu akan membiarkan tasnya 14:38 tergeletak begitu saja. Tidak akan 14:40 mungkin tas itu dibiarkan, dititipkan, 14:43 di dispelekan ya dianggap ya kayak 14:45 kertas kita biasa taruh terletak begitu 14:47 karena dia tahu nilainya. Begitu juga 14:49 dengan Ramadan. Ketika seseorang 14:52 mengetahui betapa keutamaan Ramadan, 14:54 keistimewaan dan nilainya luar biasa, 14:57 tentu mereka tidak akan pernah 14:59 menyia-nyiakan Ramadan tersebut. Ya, 15:01 kesempatan yang Allah berikan setahun 15:03 sekali. Ya, biasanya kan tema-tema kayak 15:06 begini biasanya kan sebelum Ramadan tuh 15:08 ini ya mulai lagi. Padahal kita juga 15:10 sudah tahu ya, Mbak Olin ya, bagaimana 15:12 keutamaan, keistimewaan. Tapi ketika 15:14 disebut lagi ingat lagi ya untuk 15:17 mengingat, memberikan semangat kita. 15:19 Maka kita ee berdoa agar Allah 15:22 menyampaikan kita ke bulan suci Ramadan 15:25 dalam keadaan sehat walafiat, penuh 15:28 keimanan, semangat, motivasi agar kita 15:31 diberikan kesempatan untuk bisa optimal 15:34 beribadah di dalamnya agar kita bisa 15:37 istikamah ya. agar kita bisa mengikuti 15:40 apa yang telah dicontohkan oleh 15:42 Rasulullah, sahabat, dan para salafus 15:44 saleh dahulu ketika ee mendapati 15:47 Ramadan. Agar kita diberikan oleh Allah 15:50 kemudahan, agar Allah terima amal ibadah 15:53 kita. Masyaallah. Itu ya doa ya. 15:55 Kemudian muslimah menyambut Ramadan 15:58 selain berdoa ya. Doa ini jangan 15:59 dianggap sepele loh ya. Doa ya kan kita 16:01 enggak tahu kalau kita sakit di bulan 16:03 Ramadan gimana sedihnya kan. Maka kita 16:05 minta agar Allah memberikan kita 16:07 kesehatan. 16:08 ya yang sakit semoga Allah berikan 16:10 kesembuhan. Kemudian memuji dan 16:13 bersyukur kepada Allah ya kita tentu 16:15 saja memuji Allah bersyukur kepadanya 16:18 karena Allah telah memberikan kita 16:21 sesuatu yang luar biasa, bulan yang 16:24 istimewa ya. Ee para sahabat itu ketika 16:29 berkumpul bersama Rasulullah itu 16:31 mengungkapkan kesedihannya. Ya 16:33 Rasulullah, sedih banget ya kita 16:35 sekarang usianya enggak seperti 16:37 umat-umat dulu. Kalau umat dulu tuh 16:39 usianya panjang. Tentu amal ibadahnya 16:41 banyak yang bisa mereka lakukan kita ya. 16:43 Karena Nabi kan mengatakan amar umati 16:46 umur umatku itu kan sekitar 60 sampai 70 16:49 tahun ya. Kita sebentar amat dulu kan 16:52 umat sampai 950 tahun gitu ya sampai 16:55 ribuan tahun. Tentu sedikit amal yang 16:58 kita bisa lakukan. Nah, kemudian 16:59 Rasulullah tersenyum dan itu 17:01 menyampaikan kepada sahabat bahwa 17:03 berbahagialah. Jadi di bulan Ramadan tuh 17:06 ada satu malam yang kalau kita 17:08 benar-benar bisa mendapatkan 17:10 keberkahannya itu seperti kita beramal 17:13 selama 1000 bulan ya malam itu di 17:15 lailatul qadarnya ya. 1000 bulan tuh kan 17:18 kalau dikonversi kepada tahun sekitar 83 17:23 tahun 4 bulan ya. Artinya beramal di 17:26 dalamnya itu seperti kita beramal selama 17:29 kurang lebih 83 tahun 4 bulan kan. 17:31 Masyaallah ya. Luar biasa. Jadi memang 17:34 ee perbuatan amal ibadah kita di bulan 17:38 Ramadan itu dapat melipat gandakan 17:40 nilai-nilai yang luar biasa yang enggak 17:42 terhitung. Makanya kita memuji Allah, 17:44 bersyukur kepadanya telah dianugerahkan 17:47 bulan yang penuh rahmat, bulan yang 17:49 penuh ampunan. Maka kata Imam Nawawi ya 17:52 ee kalau ketahuilah katanya ya bahwa 17:55 disunahkan bagi orang-orang yang 17:57 mendapatkan nikmat itu ee sesuatu nikmat 18:00 dihindarkan dari bencana itu mestinya 18:02 melakukan sujud syukur kata beliau 18:04 karena Allah itu memuji ee karena Allah 18:07 tuh ee memberikannya nikmat yang luar 18:09 biasa, maka dia bersyukur ee sujud 18:12 syukur karena Allah ee memujinya dengan 18:15 ee 18:16 dengan hal yang sepantasnya bagi Allah 18:18 yang telah memberikan karunia nikmat 18:20 tersebut ya. Jadi kalau kita ya di 18:23 antaranya mungkin ada yang melakukan 18:25 sujud syukur ketika sudah sampai di 18:27 bulan Ramadan hadir dalam keadaan sehat 18:29 ya. Nah, kita minta kepada Allah memuji 18:31 dan mensyukurinya mudah-mudahan kita 18:33 bisa dibimbing oleh Allah untuk taat 18:36 kita ee melaksanakan ibadah di bulan 18:38 suci Ramadan ya. Mudah-mudahan sehat 18:42 kita merasakan nikmat yang besar, 18:44 karunia yang mulia yang wajib kita 18:46 syukuri, nikmat Ramadan. Maka ee pujian 18:49 hanya kepada Allah ya. Semoga Allah ee 18:52 memberikan kita anugerah-anugerah bisa 18:55 menyicipi hidangan Ramadan tersebut ya. 18:58 Munculnya rasa senang ya, rasa bahagia, 19:01 rasa rindu dan tentu saja memasukkan 19:05 idol surur, memasukkan kebahagiaan, 19:08 kegembiraan ke hati orang yang beriman 19:10 itu juga pahala. Maka sebagai seorang 19:12 muslimah, apakah dia seorang ibu, 19:14 seorang istri atau seorang anak, 19:16 masukkanlah rasa bahagia ini kepada 19:19 keluarganya. Kita sampaikan kepada 19:21 keluarga kita, anak-anak kita ya 19:24 membincangkan Ramadan yang luar biasa. 19:26 Bahkan boleh diplanning tuh ya ee 19:29 kira-kira nanti salat tarawihnya di mana 19:31 ya, kira-kira iktikafnya di mana ya? 19:34 Nah, ini perlu ya dalam ee bukunya ee 19:38 buyutuna fi Ramadan, rumah kita di 19:40 Ramadan itu sebagai kepala keluarga, 19:43 seorang suami yang saleh ya, ayah yang 19:46 baik gitu ya, itu ngajak anak-anaknya, 19:48 keluarganya ngumpul gitu, mendiskusikan, 19:51 bermusyawarah apa planning kita di bulan 19:54 Ramadan ini. Karena seorang ayah itu kan 19:57 seorang yang memang Allah berikan tugas 20:00 untuk 20:16 menyelamat mendiskusikan buat planning 20:19 Ramadan ini bagaimana. Apakah yang 20:22 memiliki dana bisa umrah Ramadan gitu ya 20:25 atau ya itu bisa dibincangkan, 20:27 didiskusikan. Jadi ini untuk mewujudkan 20:30 rasa bahagia, syukur, rindu ee senang 20:34 dengan kehadiran tamu agung ya Ramadan. 20:38 Nah, kemudian ee dalam menyambut Ramadan 20:41 ini juga ee kita bertobat kepada Allah, 20:44 memohon ampun kepadanya, menyambut 20:46 Ramadan ini dengan tekad yang kuat agar 20:49 kita bisa meninggalkan seluruh dosa-dosa 20:52 dan kesalahan yang pernah kita perbuat. 20:54 Bertobat dari semua dosa, 20:56 meninggalkannya dan tidak mengulanginya 20:58 lagi. Ya, karena Ramadan ini adalah 21:00 bulan taubat ya. Ramadan ini kalau kita 21:04 enggak bertobat di dalamnya, kapan lagi 21:06 kita bertobat? Ya, watubuallah jamian 21:09 ahyuhal mukminun. Dosa kita banyak 21:11 enggak kehitung ya. Banyak sekali dosa 21:14 kita. Maka kita jadikan Ramadan ini 21:18 syahrut taubah, bulan taubat. Ya, 21:21 mungkin banyak dosa dan kesalahan kita 21:23 terhadap kewajiban-kewajiban yang kita 21:25 lalaikan atau ada kekurangannya kita 21:29 mohon ampun kepada Allah. 21:31 Atau ya ini juga momen pas ya, Nisfu 21:34 Syakban ya. Nisfu Syakban itu kan ee 21:37 bulan Syakban itu kan pintu gerbang ee 21:39 Ramadan ya. Karena kita nanti akan 21:42 menghadiri juga ya Nisfu Syakban ee 21:45 malam yang utama yang istimewa yang 21:48 mayoritas ulama itu ee 21:51 mengistimewakannya memiliki keutamaan 21:54 itu. Seluruh ulama itu ee sepakat Nisfu 21:57 Syakban itu adalah malam yang utama. Dan 22:00 ini ada kaitannya pintu gerbang ee pintu 22:02 gerbang Ramadan dimulai dari Nisfu 22:04 Syakban atau di bulan Syakban ya dimulai 22:07 ee di Nisfu Syakban itu kita hidupkan 22:09 malamnya itu semua dosa diampuni. Allah 22:12 tuh akan turun ke bumi ini ya memandang 22:14 wajah hambanya. Mana yang berdosa di 22:18 yang mohon ampun, tobat diampuni. N yang 22:20 minta rezeki diberikan rezeki. Apapun 22:22 yang diminta itu di dikabulkan kecuali 22:25 dua, musyrik dan musyahin. Orang yang 22:29 dalam keadaan mensekutukan Allah dan 22:31 orang yang ee memiliki hati yang tidak 22:34 baik. Ee artinya orang yang dalam 22:37 pertengkaran. intinya adalah orang yang 22:40 masih di hatinya memiliki kebencian, 22:44 dendam, iri, hasad, sakit hati, ee tidak 22:49 ikhlas, ria, ujub, semualah 22:52 kotoran-kotorannya. Artinya orang yang 22:54 memiliki di malam itu ee keimanan kepada 22:59 Allah, ikhlas, murni, tidak 23:00 mensekutukannya. Dan orang yang tidak 23:03 menendam, tidak memiliki musuh ya itu 23:06 dapat ampunan, dapat anugerah. Maka kita 23:09 ini pintu gerbang sebelum ee Ramadan, 23:12 maka dimulai sejak Nisfu Syakban ya. 23:14 Nanti di bulan Ramadan tinggal 23:15 melanjutkan aja ya. Barangkali kita 23:17 sudah mulai mencoba memaafkan gitu ya, 23:19 Nisfu Syakban. Nanti mudah-mudahan 23:21 Ramadan tuh selesai, tidak ada lagi 23:23 sesuatu dalam hati kita ya. Nah, ee jadi 23:27 ini kita mohon ampun kepada Allah, 23:29 bertobat dari dosa-dosa kita ya. Pernah 23:31 ada ee seorang laki-laki datang kepada 23:35 Hasan 23:36 Albasri. Terus dia berkata gini, "Eh, ya 23:40 Syekh kan gelarnya Abu Said ya. Aku tuh 23:44 sudah menyiapkan air untuk wudu malam 23:46 hari ya, untuk aku bisa qiamulail malam 23:49 hari. Tapi enggak bangun-bangun tuh gitu 23:51 ya." Kenapa ya gitu ya? Itu 23:53 pertanyaannya. Ini sama seperti yang 23:55 kita alami sehari-hari kali ya. Sudah 23:57 pasang ee jam ekor sudahud kencang alarm 24:00 udah apa gitu. Enggak juga bangun-bangun 24:02 gitu ya 5 menit, 5 menit, 5 tetap enggak 24:04 bangun. Mungkin bangun matiin lagi gitu. 24:06 Bangun matiin lagi. Aduh curah akhirnya 24:09 enggak bisa kayak molel. Nah ini Hasan 24:13 Abbasik kemudian menjawab ketika orang 24:15 itu bertanya, "Kenapa ya?" Kalau dulu 24:16 kan enggak ada alam ya, enggak ada HP 24:18 dulu hanya menyiapkan ee tempat apa air 24:21 wudu aja. Apa kata Hasan Albarsi? 24:24 Penyebab kamu tidak bisa bangun 24:27 melakukan qiamulail itu karena kamu 24:30 terbelenggu oleh dosamu. Ya Allah. Jadi 24:33 memang dosa kita tuh banyak ya. Dosa 24:36 mata karena melihat yang tidak baik. 24:38 Dosa hati, dosa telinga, mungkin 24:40 perilaku ya. Mungkin terhadap orang tua, 24:43 terhadap suami atau terhadap istri atau 24:45 terhadap anak atau tetangga atau apapun. 24:47 Diam-diam juga bisa dosa kan di hati ya. 24:49 Menilai orang, menjaj orang itu kan juga 24:51 dosa ya. Nah, inilah yang menyebabkan 24:53 kita tidak bisa beribadah. Maka ini 24:56 kesempatan kita untuk tobat dan memohon 24:58 ampun kepada Allah gitu ya. Ee kita buka 25:01 lembaran baru ya bersama Allah kita 25:04 bertobat mohon ampun. Mungkin ada 25:06 kekurangan dalam ibadah kita yang 25:08 kurang-kurang dilengkapi, disempurnakan 25:10 ya. termasuk yang masih punya hutang 25:12 qada tuh masih ada kesempatan bayar 25:14 qadanya tuh ya hutang puasanya atau 25:17 misalnya ee kelalaian-kelalaiannya dalam 25:20 salat dalam ibadah kesempatan sekarang 25:22 memperbaikinya karena kita nanti Ramadan 25:24 itu bulan taubat kita mulai dari awal 25:27 buka lembaran baru dengan Rasulullah 25:29 sallallahu alaihi wasallam kita mulai 25:30 mentaati perintahnya, kita jauhi 25:32 larangannya mungkin juga kita punya 25:35 salah dengan orang tua ya kata-kata 25:38 kasar kita ya pandangan Jangan mata kita 25:41 penuh kekesalan itu juga dosa ya. Suara 25:44 kita yang nadanya tinggi itu juga dosa. 25:46 Walaupun orang tua tidak berkata apapun 25:49 diam, hatinya tersakiti, tapi Allah 25:51 enggak diam. Itu dicatat semuanya oleh 25:53 malaikat Raqib dan Atib. Semua perilaku 25:56 anak-anak yang dapat menyinggung 25:57 perasaan orang tua. Nah, kesempatanlah 25:59 kita buka lembaran baru antara orang 26:02 kita dengan orang tua atau mungkin suami 26:04 dan istri, kerabat, anak dengan ee orang 26:07 tua sesama mereka. kita saling ee 26:10 kembali ya memaafkan, menyambung ee 26:13 silaturahim ya dengan masyarakat kita ee 26:16 saling memaafkan dan sebagainya. Mungkin 26:19 itu kali ya hikmah kenapa ee selama ini 26:23 barangkali tradisi-tradisi orang-orang 26:25 ya ee sebelum Ramadan itu saling 26:28 berkunjung ke rumah saudaranya, saling 26:30 memaafkan gitu ya atau misalnya ee 26:33 mendoakan orang tuanya ke kuburan dan 26:35 segala macam mungkin semangatnya di situ 26:37 ya agar masuk bulan Ramadan ini enggak 26:39 ada lagi dosa. Karena sebagus apapun 26:42 amalan seorang hamba terhadap Allah, 26:45 sempurnanya mungkin ya dia dengan 26:46 salatnya, khusyuknya sampai 26:48 menangis-nangis ya. Selama masih ada 26:51 sengketa, ada 26:54 ketidakuran, ada penyakit hati dengan 26:56 sesama mereka itu Allah belum ampuni 26:59 dosanya. Ya, makanya selesaikan dengan 27:02 sesama manusia sebelum nanti kita di 27:04 bulan Ramadan menyelesaikannya dengan 27:06 Allah, ya. Nah, kemudian muslimah ee 27:09 menyambut Ramadan ini juga tadi ya buat 27:12 perencanaan planning ya apa yang akan 27:16 kita lakukan di bulan Ramadan ini agar 27:19 bisa optimal beribadah. Kita susun 27:22 rencana ya dengan matang, dengan rinci, 27:25 tidak hanya urusan dunia tapi juga 27:27 urusan akhirat ya. Karena kalau kita 27:29 enggak buat suka lupa ya. Suka lupa 27:32 kalau kita tidak susun rencana-rencana 27:34 rencana dunia aja disusun dengan baik 27:36 ya, Mbak ya. Misalnya acara ke mana tuh 27:38 kita mau rihlah ya itu rondon acaranya 27:42 dibuat detail jam-jamnya. Kenapa tidak 27:45 dengan Ramadan? Ini kan kesempatan 27:48 setahun sekali ya kita 27:51 mengambil mengambil merebut apa ya 27:55 berbuat semaksimal mungkin keberkahan 27:57 Ramadan. Karena Ramadan itu detiknya aja 28:00 itu bernilai detiknya aja ya. Apalagi 28:02 bulan, apalagi harinya atau dan 28:05 bulannya, detiknya aja bernilai, maka 28:07 kita buat perencanaan ya. Bahkan dalam 28:10 hal-hal yang kita khawatirkan 28:12 menghabiskan waktu dunia ee waktu 28:14 akhirat kita ya dengan bersama Allah 28:16 kita juga buat misalnya kalau ibu-ibu 28:18 tuh kan buat ee rencana menu sebulan 28:21 ya dibuat itu selama sebulan tuh apa 28:24 saja setiap harinya menu berbukanya? 28:27 Karena kalau enggak dibuat kadang-kadang 28:28 zikirnya makanan ya Mbak ya. He di pasar 28:31 tuh bingung masak apa. Lama juga tuh. 28:33 Berapa lama tuh mikirin bolak-balik kan 28:36 sayang waktunya ya. Masyaallah. Jadi 28:39 kita ee buat rencana yang matang. 28:41 Masyaallah itu semua tergantung ee 28:44 kesanggupan kita. Karena ada juga 28:46 keluarga yang tidak mau pusing dia di 28:47 bulan Ramadan. Udah deh katering aja 28:49 dah. Supaya ada waktu yang optimal untuk 28:52 berdekatan dengan Allah. Inilah 28:54 kesempatan untuk meraih cintanya dengan 28:56 mendekatkan diri kepadanya. Ya, makanya 28:59 Mbak kalau kita lihat ya, bagaimana 29:01 Rasul dan para sahabat itu menyikapi 29:03 berbuka dan sahur itu beda banget sama 29:05 kita, Mbak. Kalau kita berbuka itu, ya 29:09 Allah mata ini tinggal milih aja makanan 29:12 yang enggak ada di bulan selain Ramadan. 29:14 Ada di bulan Ramadan. Ramai banget itu 29:16 ya. Tinggal milih. Masyaallah ya. Nah, 29:19 ini yang kita harapkan. Mudah-mudahan 29:20 kita bisa mengambil sebanyak-banyaknya 29:23 keberkahan Ramadan. kita bisa 29:25 memanfaatkan sebesar-besarnya waktu dan 29:27 hidangan yang Allah berikan kepada kita 29:29 untuk mendekatkan diri kepada Allah dan 29:31 kita memiliki bekal takwa yang akan kita 29:33 bawa nanti di yaumil akhir. Kemudian 29:36 kita bertekad ya sungguh-sungguh dalam 29:39 bulan Ramadan ini. Beraz mengisi 29:41 waktu-waktunya dengan optimal. Dan kita 29:44 tahu waktu Rasulullah di bulan Ramadan 29:46 ya Rasul itu kan hanya sembilan kali ya 29:49 ee mengalami Ramadan ya. Ibadah puasa 29:52 yang diwajibkan itu kan tahun kedua 29:54 Hijriah. Rasulullah wafat tahun 11 29:56 Hijriah. Jadi ada 9 kali Rasul Ramadan. 29:59 Kalau kita lihat selama 9 kali 30:01 Rasulullah Ramadan itu penuh dengan ee 30:03 syahrul jihad, syahrul benar-benar bulan 30:06 yang optimal ya. Perang Badar aja tahun 30:09 ke-2 hijrah ya. Termasuk yang Khondaq 30:11 itu tahun kelima. Kemudian Fatu Makkah 30:14 juga itu di bulan Ramadan. Artinya 30:15 Rasulullah itu mengisi hari-hari Ramadan 30:17 itu dengan optimal. tidak 30:19 bermalas-malasan, tidak tidur. Tidurnya 30:22 orang yang berpuasa ibadah gitu, 30:23 akhirnya tidur aja. Kalau ada hal-hal 30:26 yang bisa kita optimalkan, kenapa tidak 30:27 begitu ya. Maka kita berusaha ee punya 30:31 tekad ya untuk bisa mengisi Ramadan 30:34 dengan optimal. Tentu saja kita 30:37 persiapkan dengan ilmu ya, memahami 30:40 hukum-hukumnya dalam Ramadan ini. Karena 30:42 ibadah kalau tidak berdasarkan ilmu itu 30:45 nanti ee khawatir tidak pas atau mungkin 30:49 ee tidak sesuai dengan ee sunah Rasul. 30:51 Jadi, kita pelajari 30:53 hukum-hukumnya, kemudian kita ee 30:56 berusaha untuk ee meninggalkan semua 30:59 dosa dan keburukan. Jadi orang yang 31:01 baiklah gitu ya. di bulan Ramadan 31:03 biasanya temperamen sama anaknya di 31:05 bulan Ramadan baik, ramah, sayang. 31:07 Mudah-mudahan ya anaknya berharap 31:09 mudah-mudahan ayahku, 31:11 ibuku bulan semua Ramadan semua jadi 31:13 berubah gitu. Baik ya. Baik. Ee kita 31:18 siapkan kira-kira di bulan Ramadan ini 31:21 kita baca buku apa ya? Kita telaah kitab 31:24 apa? kita dengerin kaset pengajian apa 31:27 atau ee apa yang akan kita isi ya agar 31:31 kita memiliki ee wawasan keilmuan yang 31:35 bisa kita amalkan. Jadi enggak tidur aja 31:37 kira-kira di dalam keluarga itu ee 31:40 supaya tidak sibuk dengan masing-masing 31:43 dengan HP ya kira-kira apa ya kita 31:45 bersama-sama bisa nikmati ya ee 31:48 barangkali ada ee film-film yang 31:50 menambah keimanan gitu ya. ee misalnya 31:54 kalau dulu tuh kan ada arrisalah ya, 31:56 Mbak ya, sejarah hidup Rasulullah 31:58 sallallahu alaihi wasallam tuh ada 31:59 VCD-nya ya. Itu sangat bagus itu. Cuman 32:02 enggak tahu sekarang ada enggak yang 32:03 format yang menarik gitu ya. Jadi itu ee 32:06 menampilkan sejarah hidup Nabi ya. 32:09 Masyaallah kalau semua keluarga kita 32:11 memahami perjalanan ee perjuangan 32:13 menegakkan Islam ini luar biasa ya. Nah, 32:16 inilah yang kita lakukan sebagai seorang 32:18 ibu muslimah ee menghadapi Ramadan ya. 32:22 Mudah-mudahan kita mempersiapkannya 32:25 dengan optimal. Kita bisa menyambut 32:27 Ramadan ini dengan memulai dari awal 32:31 membuka lembaran putih ya agar Allah ee 32:34 menerima amal ibadah kita ya. Ee tentu 32:37 saja dimulai dengan niat ikhlas ya. 32:40 Karena ibadah yang kita lakukan dengan 32:41 keikhlasan insyaallah itu menjadi ibadah 32:44 yang berkualitas. Karena ruh dari 32:47 seluruh ketaatan itu adalah keikhlasan. 32:50 kita lakukan hanya karena Allah mencari 32:53 ridanya. Barangkali itu, Mbak ee 32:55 bagaimana seorang muslimah menyambut 32:57 Ramadan. Insyaallah. Iya. Baik. 33:00 Masyaallah, ikhwan dan akhwat, telah 33:01 kita dengarkan pemaparan Ustazah perihal 33:04 Muslimah menyambut Ramadan. Tadi catatan 33:06 saya, kita diingatkan bahwa Ramadan 33:09 merupakan syahru taubat atau bulan 33:11 taubat. sehingga kita yang banyak 33:13 dosanya ini harus benar-benar 33:14 mempersiapkan diri agar Allah menerima 33:17 ibadah kita dan dosa-dosa kita Allah 33:19 ampuni. Itu salah satunya. Di balik 33:21 keberkahan-keberkahan lain yang Allah 33:23 turunkan yang ee hanya ada di bulan 33:26 Ramadan juga pada saat ini kita sedang 33:28 berada di dalam bulan Syakban. Minggu 33:31 depan insyaallah akan hadir Nisfu 33:33 Syakban yang Ustazah sampaikan merupakan 33:35 gerbang Ramadan yang estimasinya di 33:38 tanggal 13 atau 14 ya nanti. Jadi kita 33:40 harus mempersiapkan diri untuk 33:41 memberikan ibadah yang terbaik agar kita 33:44 bisa menyambut Ramadan ini dengan ee 33:47 maksimal mungkin. Baik, kami sampaikan 33:50 ikhwan dan akhwat pada saat ini silakan 33:52 menyampaikan pertanyaannya di nomor 33:54 WhatsApp seperti biasa belum berubah. 34:00 08111999720. Insyaallah nanti Ustazah 34:02 akan menjawabnya dan membahasnya. Tapi 34:04 setelah Jada nasyid berikut ini. 34:08 [Musik] 34:16 Satu Radio Silaturahim Brasil TV. Ikhwan 34:19 dan akhwat saat ini sedang menyimak 34:21 fikih wanita bersama Ustazah Herlini 34:23 Amran dengan tema kita muslimah 34:25 menyambut Ramadan. Ada beberapa hal yang 34:27 masih ingin disampaikan Ustazah. Tap 34:28 dulu ustazah ya. 34:30 Bismillahirrahmanirrahim. Sebagai 34:31 seorang muslimah tentu kita mewaspadai 34:33 akan kerugian ketika kita bertemu 34:36 Ramadan. Setiap kali kita bertemu 34:38 Ramadan kita berusaha agar tidak menjadi 34:40 orang yang rugi. Misalnya apa orang yang 34:42 rugi itu? Misalnya orang yang Allah 34:45 berikan usia yang ee bisa mencapai masuk 34:49 bulan Ramadan dalam keadaan sehat 34:51 walafiat, tapi membiarkan hari-hari 34:54 Ramadan begitu saja tanpa amal yang 34:56 bermanfaat itu rugi. Atau misalnya ee 35:00 jangan sampai kita sebagai seorang 35:01 muslimah itu menunggu waktu berbuka 35:04 puasa itu tanpa mengambil kesempatan 35:07 untuk berdoa kepada Allah karena itu 35:09 adalah saat-saat yang mustajab. Jadi 35:11 kita biarkan mungkin dengan kesibukan di 35:13 dapur atau apalah ya. Padahal ini 35:15 menjelang berbuka atau misalnya ketika 35:18 kita bersahur. Ketika sahur tanpa ada 35:22 amal yang kita lakukan atau salatkah 35:24 atau apa ya baca Quran sibuk dengan yang 35:26 selain dari ibadah rugi ya. Atau 35:29 misalnya ketika Allah karuniakan kita 35:33 nikmat yang berlebih dari sisi materi, 35:36 tapi kita bakhil untuk sodqah atau 35:38 menjamu atau memberikan iftar ya kepada 35:42 orang yang berbuka puasa. Atau misalnya 35:45 kita tahu bahwa Al-Qur'an itu ada 35:47 Ramadan itu adalah syahrul Quran tapi 35:50 kita biarkan waktu berlalu tanpa 35:52 mempelajarinya. 35:53 hanya ya kalau baca tuh bagus ya, tapi 35:56 sebaik-baiknya juga tidak hanya membaca, 35:58 tapi juga mentadaburkannya, 36:00 mempelajarinya ya. Artinya kehidupan 36:02 kita tuh bersama Al-Qur'an di bulan 36:04 Ramadan. Atau misalnya ee kita tidak 36:08 menghadiri majelis ilmu ya, tidak ya 36:12 kita tidak menyukainya. itu sayang 36:13 banget di bulan Ramadan tuh hadiri aja 36:15 kalau ada kajian-kajian ilmu atau 36:18 misalnya ee diberikan kesempatan ada 36:21 waktu tapi kita tidak memanfaatkannya 36:23 dengan beristigfar, memohon ampun kepada 36:26 Allah. Waktu habis begitu saja dengan ee 36:29 menghabiskan hal-hal yang bisa jadi yang 36:32 tidak bermanfaat ya. jalan ke sana sini 36:35 untuk istilahnya kalau ngabisin waktu 36:38 biar cepat berbuka tanpa ada hal yang 36:40 bermanfaat yang dilakukan itu sangat 36:41 rugi ya mudah-mudahan kita bisa 36:44 mengincar dan mengisi hari-hari di bulan 36:46 Ramadan sebanyak dan semaksimal mungkin 36:49 dan mudah-mudahan kita termasuk orang 36:51 yang bisa memburu kebaikan Lailatul 36:53 Qadar dan kita mendapatkannya 36:54 insyaallah. Wallahualam baab. 36:56 Masyaallah. Baik, sudah lengkap 36:58 pemaparan Ustazah. Seperti yang tadi 37:00 saya sampaikan bahwa saya sudah 37:01 mempersilakan sesi tanya jawab. Oleh 37:04 karena itu, silakan pendengar Bapak dan 37:06 Ibu, ikhwan dan akhwat, adik-adik untuk 37:07 menyampaikan pertanyaannya ee berkaitan 37:09 dengan tema dan sudah ada beberapa yang 37:11 masuk. Izinkan saya untuk ee 37:14 memutarkannya karena ini voice note ya. 37:16 Masyaallah, sudah rindu sekali 37:18 mendengarkan suara pendengar dan ini 37:20 saatnya kita dengarkan kembali para 37:22 pendengar rada silaturahim yang 37:24 berpartisipasi menyampaikan 37:25 pertanyaannya. Izin memutarkannya, 37:27 Ustazah ya. 37:28 dari ini Suk. 37:31 Asalamualaikum warahmatullahi 37:33 wabarakatuh. Selamat siang, Ustazah. 37:35 Perkenalkan nama saya Sukma, berasal 37:37 dari Bekasi. Ee mau nanya, bagaimana 37:41 cara kita sebagai muslimah yang sedang 37:44 haid tetap mendapatkan pahala selama 37:46 bulan Ramadan? Terima kasih, Ustazah. 37:48 Wasalamualaikum warahmatullahi 37:50 wabarakatuh. Waalaikumsalam 37:52 warahmatullahi wabarakatuh. Sukma, 37:55 Ustazah di Bekasi. Iya, Mbak Sukma. yang 37:58 pertama dan utama. Karena memang 38:00 perempuan itu memang sudah fitrahnya ya, 38:02 kodratnya haid ya. Amrun kataballah 38:05 dibanati Adam sudah menjadi fitrah. 38:07 Pertama dan utama adalah ikhlas, rida. 38:11 Ini kan takdir Allah. Setiap perempuan 38:14 yang sudah balik pasti haid. Karena kita 38:16 sedang menjalani takdir Allah ya, 38:19 ketentuan Allah ya. Ketika kita 38:21 menjalaninya, jalani dengan ikhlas, 38:24 dengan rida. Ya Allah, ini adalah ee 38:27 takdir yang Engkau berikan kepadaku dan 38:29 aku mentaatinya. Jadi, terima dengan 38:31 ikhlas. Jadi, jangan sampai ada di hati 38:33 kita penolakan terhadap takdir ini ya. 38:36 Misalnya dengan penolakan, "Yah, jadi 38:37 perempuan susah banget sih." Haid aja 38:39 susah kayak begitu ya. Haid jadi enggak 38:42 bisa salat ya. Enak ya laki-laki ya 38:43 enggak haid. Nah, itu jangan sampai 38:45 terjadi. Pertama ikhlas dan rida. Nah, 38:50 kemudian kita minta mohon kepada Allah, 38:52 "Ya Allah, aku sedang menjalani 38:53 takdirmu, ketentuanmu, maka jangan 38:56 pernah Engkau halangi aku dari pahala 38:58 ibadah-ibadah yang tidak bisa aku 39:00 jalankan." Nah, jadi orang yang haid itu 39:03 seperti orang yang ee sama seperti orang 39:06 yang sakit ya. Ketika dia sakit, dia 39:09 tidak bisa beramal saleh karena sakit ya 39:12 dia kan itu sudah takdir ya. Maka pahala 39:15 dari amal ibadah yang tidak bisa dia 39:18 kerjakan itu akan mengalir kepada 39:20 dirinya. Nah, kita sebagai seorang 39:22 muslimah tadi ikhlas ya nerima takdir 39:24 haid kemudian minta sama Allah, "Ya 39:26 Allah aku jangan pahalanya terhalang 39:28 untukku ya. Apalagi yang ibadah wajib ya 39:31 kita kan lagi sal lagi haid enggak boleh 39:33 salat ya. Maka ya Allah aku 39:36 mudah-mudahan dapat juga pahala salat 39:37 yang aku lakukan." Nah, terus kemudian 39:39 orang tarawih ya. E kita juga bisa minta 39:42 sama Allah, "Ya Allah, aku kalau enggak 39:44 haid sebenarnya tarawih, tapi karena aku 39:46 menjalankan perintahmu, ya aku tidak 39:48 bisa ibadah." Nah, berikan pahalanya 39:52 untukku. Insyaallah Allah tuh maha 39:54 penyayang kepada hamba-hambnya. Ini kan 39:56 sudah takdir dari Allah. Insyaallah 39:58 dengan kita menjalaninya dengan ikhlas 40:00 dan rida, insyaallah seluruh pahala dari 40:03 amal ibadah yang tidak kita bisa lakukan 40:05 ketika haid itu akan terus mengalir pada 40:07 diri kita. ya. Nah, kalau membaca 40:10 Al-Qur'an ini memang para ulama tuh kan 40:14 memang ee ikhtilaful fuqaha ya, ada 40:17 perbedaan pandangan. Misalnya kalau dari 40:19 mazhab ee sebagian mazhab Imam Syafi'i, 40:22 wanita haid itu jangan baca Quran. 40:24 Sebenarnya enggak terhalang juga kita 40:26 baca Quran ya. Kita kan bisa dengarkan 40:28 ya kaset-kaset murotal dari SH apalagi 40:32 yang punya ee laptop atau apa ya dari 40:36 dari HP juga bisa kita dengarkan. 40:38 Dengarkan, perhatikan ya. Kalau sebagian 40:41 yang lain mengatakan boleh bacanya tapi 40:43 tidak dengan mushaf. Itu masalah 40:45 khilafiah lah ya. Ee kalau yang 40:47 menjalankan atau tidaknya jalani aja apa 40:50 yang selama ini diyakini. Intinya kita 40:52 tetap bisa menikmati hidangan Allah 40:54 Al-Qur'an ya dengan cara 40:57 mendengarkannya. Waidza quri 40:59 alquranahuitu laakum turhamun. Yang 41:02 dengar, yang baca dapat juga rahmat dari 41:04 Allah ya. Ee dapat pahala juga ya. Atau 41:08 mau ulang-ulang hafalan misalnya ya, 41:10 bagi punya hafalan. Artinya banyak 41:13 ibadah yang kita bisa lakukan sekalipun 41:16 kita dalam kondisi haid ya. Ya, jangan 41:19 tidur gitu ya. Lah haid enggak bisa 41:21 ngapa-ngapain. Bisa ngapa-ngapain kok. 41:23 Bisa kita baca tafsir, bisa ikut 41:26 pengajian, dengarkan ceramah lewat radio 41:28 rasil atau dengan YouTube banyak kok 41:30 gitu ya. Zikir juga bisa. Yang enggak 41:33 boleh wanita ha itu apa sih? Salat, 41:36 saum. Ya, kalau suami istri itu memang 41:39 enggak boleh berhubungan. Apalagi ya kan 41:41 artis selain itu kan masih bisa masih 41:43 terbuka peluang yang sangat banyak bagi 41:47 wanita haid untuk ee mengambil 41:49 sebanyak-banyaknya melakukan 41:51 sebanyak-banyak ibadah yang bisa 41:52 dilakukan di bulan Ramadan ya bagi 41:54 wanita yang haid. Nah, kadang-kadang ada 41:57 pertanyaan 41:58 begini, 10 hari terakhir biasanya 42:00 iktikaf ya. Ee suka ada pertanyaan, "Ya 42:05 hai, gimana ngisi 10 hari terakhir ya? 42:07 Enggak bisa iktikaf, enggak bisa 42:09 ngapa-ngapain." Ee kalau saya selama ini 42:12 belum menemukan tuh pertanyaan para 42:15 sahabiat di masa Nabi yang 42:17 mempertanyakan ibadah apa yang harus 42:19 dilakukan oleh wanita yang haid di 10 42:21 hari terakhir gitu ya. enggak pernah 42:23 mendengarkan atau apa namanya ee 42:25 pertanyaan-pertanyaan para sahabiat ee 42:28 mereka karena mereka paham mereka paham 42:31 bahwa haid itu adalah fitrah adalah 42:33 kodratnya wanita, adalah ee takdir yang 42:36 harus dijalani. Jadi mereka bisa mengisi 42:40 10 hari terakhir itu dengan amal-amal 42:41 saleh yang lain. Amal saleh itu luas ya. 42:44 bahkan melayani umat Islam misalnya 42:46 ketika ada acara iktor ya dia ikut 42:49 membantu, mempersiapkan, menghidangkan 42:52 itu juga pahalanya sama dengan orang 42:53 yang berpuasa kan apalagi yang punya 42:56 dana ya dia juga punya dana dia juga 42:58 menyediakan untuk orang yang berbuka tuh 43:00 pahalanya dia dapat banyak ya jadi tidak 43:03 ada kata ee tidak beribadah sama sekali 43:06 ketika dalam kondisi haid apalagi 10 43:09 hari terakhir ya jangan tidur malamnya 43:12 adah lagi haid udah tidur aja enggak 43:13 ngapa-ngapain Eh, ngapa-ngapain dong. 43:15 Apalagi malam yang malam ganjil. Apalagi 43:18 itu di 10 hari terakhir ya kan kita 43:20 mencari lailatul qadar itu kan di 43:22 hari-hari yang ganjil ya kalau memang 43:24 sulit menentukannya. Karena perbedaan 43:27 awal Ramadan udah 10 hari terakhir tuh 43:29 hidupin aja malamnya banyak berdoa kan 43:32 enggak ada ter boleh berdoa ketika haid 43:34 ya walaupun enggak salat ya duduklah 43:37 tutup aurat ya kemudian berdoa baca ee 43:41 buku-buku yang menambah keimanan ya atau 43:43 baca tafsir ya kalau mendengarkan 43:45 Al-Qur'an apa banyak ya malam itu ikut 43:48 berjaga ya mudah-mudahan keutamaan 43:51 Ramadan bisa kita dapati kita dapatkan 43:54 kan ee terutama oleh saudara-saudara 43:57 kita yang sedang haid ya tentu tidak 43:59 iktikaf di masjid ya di rumah saja 44:02 sambil mendekatkan diri kepada Allah 44:05 berzikir kepadanya menghidupkan malamnya 44:07 untuk mendapatkan ridanya tentu tidak 44:10 melaksanakan ee ibadah yang dilarang 44:12 ketika haid begitu Mbak baik jelas ya 44:16 Sukma mudah-mudahan tercerahkan dan 44:18 banyak sekali ternyata hal-hal yang bisa 44:20 dilakukan oleh Muslimah ibadah yang bisa 44:22 dilakukan selama bulan Ramadan ee 44:24 Walaupun itu dalam keadaan haid ya. 44:27 Baik, ke pertanyaan berikutnya saya akan 44:29 putarkan masih di voice note. Ganti. 44:32 Terima kasih, Ustazah. Wasalamualaikum. 44:33 Eh, belum. Asalamualaikum warahmatullahi 44:36 wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Salma 44:38 dari Jakarta. Mau nanya, Ustazah, 44:41 bagaimana cara menghitung jumlah puasa 44:43 yang tertinggal jika sudah lupa berapa 44:45 hari yang harus diganti. Terima kasih, 44:48 Ustazah. Wasalamualaikum warahmatullahi 44:49 wabarakatuh. Waalaikumsalam 44:52 warahmatullahi wabarakatuh. 44:54 Ada perkataan Umar bin Khattab ya, 44:57 hasibu anfusakum qbla anasabu. Hisablah 45:00 dirimu sebelum kamu dihisab. Jadi ee 45:03 para ulama juga mengatakan orang yang 45:05 sudah menghisab dirinya di dunia akan 45:08 dimudahkan Allah hisabnya nanti di hari 45:10 akhir. Nah, kita sebagai seorang 45:12 muslimah tentu ee bisa paling tidak 45:16 mengingat-ingat kembali kejadian masa 45:19 lalu kita ya. Kira-kira haidnya dulu 45:21 umur berapa ya? coba diingatkan kembali 45:23 ya ee apa namanya kira-kira usia berapa 45:27 kira-kira aja kirologi pakai ilmu 45:29 kirologi ya kira-kira SMP ya kelas 2 45:32 atau dan kan masing-masing tiap orang 45:33 berbeda ya kemudian diingat-ingat 45:35 kembali ya insyaallah deh Allah nanti 45:38 akan mudahkan kita ya haid itu kan tidak 45:41 tidak banyak ya ee tidak tidak se apa 45:44 tidak sampai batasan maksimalnya tuh kan 45:47 15 hari. Nah, kan kita tahulah masa-masa 45:49 dulu ya kira-kira ilmu-ilmu kirologi 45:51 kira-kira. Oh, iya dulu kayaknya SMP 45:54 haid kelas 2 diingat aja 45:56 kejadian-kejadian apa dulu yang terjadi 45:58 ya. Oh, satu haid ya. Itu kira-kira 46:00 haidnya ya diperkirakan misalnya 10 hari 46:03 gitu ya kan cuman setahun sekali. Nah, 46:06 SMP kelas 2 misalnya kelas 3 berarti dua 46:10 dua kali berarti 20 hari kayak gitu ya. 46:12 Jadi upayanya begitu. Pertama upayakan 46:15 mengingat ee keras ya. Ya, kita kan 46:18 jangankan mengingat ini karena kita 46:20 ngingat uang juga dipikir-pikirin 46:21 uangnya ke mana aja ya dipikir apa ya 46:23 belanja begitu ya dicatat ya 46:26 penghasilannya aja dicatat setiap bulan 46:29 ya pengeluarannya akhirnya tahu anggaran 46:30 padahal enggak ditanya di akhirat kan 46:32 Mbak ya berapa penghasilan berapa 46:33 pengeluaran ya yang ditanya tuh 46:35 bagaimana mendapatkannya untuk apa 46:37 dipergunakan nah ini kan kita ibadahnya 46:39 setahun sekali ya dicoba semaksimal 46:42 mungkin mengingat-ingat kembali kalau 46:44 misalnya sulit mengingatnya nya ya sudah 46:48 kita niatkan kepada Allah ya setiap kita 46:50 berpuasa sunah niatkan juga itu adalah 46:53 sebagai qada kan ada orang yang biasa mm 46:57 puasanya Senin Kamis ya nah karena kita 47:00 dulu enggak ingat hutang puasa kita ya 47:03 kita bisa niatkan aja ee asum apa 47:06 namanya qadaan itu ya ee aku berpuasa ee 47:10 qada untuk melunasi hutang-hutangku yang 47:13 lalu. Jadi setiap dia ee puasa sunah ya 47:16 mungkin waktunya tuh di waktu-waktu 47:17 sunah ya Senin dan Kamis tapi niatnya 47:20 itu adalah niat qada. Dan tentu saja 47:23 niat qada itu tidak ee para ulama 47:25 mayoritas ya berpandangan ibadah wajib 47:28 itu enggak bisa digabung dengan ee niat 47:31 ibadah sunah ya. Yang wajib wajib aja 47:33 ya. Mudah-mudahan nanti dapat bonus kita 47:36 minta pada Allah ada bonusnya puasa 47:37 sunah ya. Pahala puasa sunahnya bonus 47:40 pahala gitu ya di hari hari sunah. Jadi 47:43 begitu. Kira-kira aja kalau enggak bisa 47:45 memperkirakannya ya udahlah setiap ee 47:49 kita ee berpuasa sunah kita niatkan 47:52 qada. Ada juga ulama yang mengatakan 47:54 kalau enggak ingat lagi ya sudah ee 47:56 puasa sunah aja. Mudah-mudahan puasa 47:58 sunah ini dapat melengkapi kekurangannya 48:01 puasa wajib ya. Sebagaimana salat ya 48:04 salat wajib itu ee kita iringi dengan 48:07 rawatib. Maka ee itu untuk mengurangi ee 48:10 menambah atau menyempurnakan ibadah 48:12 wajib kita yang kurang. Wallahualam. 48:15 Seperti itu, Mbak. He. Oke. Baik. 48:17 Izinkan saya untuk membacakan pertanyaan 48:19 selanjutnya datang dari Bunda Hani 48:22 Iskandar di Cengkareng, Jakarta Barat. 48:24 Ustazah. Asalamualaikum warahmatullahi 48:27 wabarakatuh, Ustazah Herlini Amran. 48:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:30 wabarakatuh. Ustazah, dalam menghadapi 48:33 bulan Ramadan biasanya banyak majelis 48:35 taklim dan juga majelis ilmu yang libur 48:38 sementara waktu agar bisa fokus untuk 48:40 tilawah Al-Qur'an. Dan bagaimana menurut 48:43 ustazah tentang hal tersebut? Nampaknya 48:45 Bunda Hani juga ingin mungkin untuk 48:47 beberapa ee kajian-kajian tetap diadakan 48:50 walaupun masih Ramadan. Ee Ustazah ya 48:53 mungkin silakan Ustazah 48:58 ya. ini kan memang kebijakan-kebijakan 49:00 ini kan ee seb memang ada perbedaan 49:03 pandangan di kalangan para ulama sendiri 49:05 ya. Karena memang Ramadan itu adalah 49:07 syahrul Qur'an, maka fokusnya kepada 49:11 Quran ya ee karena memang Al-Qur'an 49:14 turun di bulan Ramadan maka akhirnya 49:16 pengajian-pengajian tutup. Ya, ini ee 49:19 bagian dari ee niat untuk mengoptimalkan 49:23 Ramadan ya. itu akhirnya ee di ini dulu 49:27 diliburkan itu baik ya. Ya, dengan 49:30 syarat juga anggotanya juga memang ada 49:33 ee memang betul-betul memanfaatkan waktu 49:36 kajian yang ee diliburkan ini dengan ee 49:40 Al-Qur'an. Jadi kalau kalau saya 49:43 melihatnya Ibu ya sebenarnya majelis 49:46 taklimnya tuh enggak usah diliburkan ya. 49:48 Ini kan sudah kebiasaan kita ya. Paling 49:51 berapa kali sih dalam sepekan? paling 49:53 sepekan sekali kan kajian itu kan. Iya. 49:55 Heeh. Jadi enggak usah diliburkan tapi 49:58 temanya beda. Jadi pengajian ee majelis 50:01 taklim itu temanya Al-Qur'an gitu ya. Ya 50:04 kan Al-Qur'an sudah tiap ya sudah 50:06 Al-Qur'an aja diperdalam. Apakah 50:07 memperbaiki bacaan bagi yang belum 50:10 lancar misalnya ya. Kalau taklimnya 50:13 jemaah ibu-ibunya sudah lancar 50:15 diperdalami misalnya dengan ee tafsirnya 50:18 dengan ya itu ee tadaburnya gitu ya. 50:22 Jadi ee kalau saya lihat sih sebenarnya 50:25 hanya temanya aja diliburkan. Padahal 50:27 ibu-ibunya tetap aktif kan ya. He. Tetap 50:30 bertemu atau berjumpa ya mungkin 50:32 istilahnya jadi tadarusan gitu ya. H. 50:36 Sebenarnya tadarus itu dari dirosa kali 50:38 ya mempelajari ya. Beda kalau sama ini 50:41 tilawah ya hanya membaca gitu ya. Jadi 50:44 ee kalau kalau saya melihat ya bisa jadi 50:47 kalau yang tema-tema ee majelis taklim 50:50 kalau hadir itu hanya ee mendengarkan 50:53 kajian-kajian diliburkan ee selama ini 50:56 kan fokus ya kepada Al-Qur'an itu baik. 50:58 Tapi baik juga kalau tetap jalan tidak 51:01 libur tapi ee tema ee pertemuannya itu 51:05 fokusnya ke Al-Qur'an juga lebih baik 51:07 ya. Jadi ee wallahu alam itu saya belum 51:10 mempelajari, Mbak dari mana pertama kali 51:13 ee sampai terjadi ee penutupan taklim 51:17 ini gitu ya. Cuman mungkin ngambil ini 51:20 kali mungkin para ulama atau mungkin 51:22 para ustaznya itu barangkali melihat apa 51:25 yang dilakukan oleh salafus saleh dulu. 51:28 Kalau sudah masuk Ramadan mereka fokus 51:30 untuk Al-Qur'an gitu ya. Jadi mereka ee 51:33 ber ee tidak bersama-sama ya, 51:36 sendiri-sendiri fokus ya. Kalau kita 51:38 lihat misalnya Imam Syafi'i ya dengan 51:40 fokusnya dengan Al-Qur'an tuh sampai 60 51:43 kali khatam Quran dalam bulan Ramadan. 51:45 Berarti dalam 1 hari dua kali khatam. 51:47 Nah, itu kan karena sibuknya dengan 51:49 Al-Qur'an enggak sempat lagi dengan apa 51:51 ke mana-mana apa ngisi taklim gitu ya. J 51:54 memang fokus dengan Al-Qur'an itu juga 51:56 baik ya. He. Oke. Baik, kita beralih ke 52:00 pertanyaan berikutnya ya. Ustazah ini 52:03 dari Nurlaila, Tangerang Selatan 52:05 bertanya. Asalamualaikum warahmatullahi 52:07 wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam 52:10 warahmatullahi wabarakatuh. Ustazah, 52:12 saya ingin bertanya tentang bagaimana 52:13 cara mengatur waktu dan prioritas 52:16 sebagai seorang muslimah yang sibuk 52:17 dengan kegiatan sehari-hari, terutama 52:20 saat bulan Ramadan. Bagaimana cara kita 52:22 bisa memastikan untuk tetap melakukan 52:24 ibadah dengan baik seperti tilawah, 52:27 salat tarawih, dan puasa sambil juga 52:30 mengurus keluarga dan pekerjaan 52:32 sehari-hari. Terima kasih. 52:35 Iya. Ee Ibu, ini permasalahan kita semua 52:38 ya sebagai seorang ibu ee di rumah 52:41 tangga kita ya. Tentu yang pertama kali 52:44 ada manajemennya. Bagaimana cara 52:46 mengatur itu manajemen niat? Nah, ini 52:49 penting bagaimana bagaimana kita pertama 52:51 kali dan yang utama itu adalah memanage 52:53 niat kita ya. Jadi, seluruh aktivitas 52:57 kita dalam rumah tangga di bulan Ramadan 53:00 atau di luar bulan Ramadan niatkan 53:02 semuanya karena Allah. Itu nilainya 53:04 ibadah ya. Jadi jangan sampai kita itu 53:08 mengeluh gitu ya. Bulan Ramadan mesti 53:10 baca Quran malah bers-bersin rumah 53:12 begitu ya. Ya, niatin aja semuanya 53:14 karena Allah membersihkan Allah cinta 53:16 dengan kebersihan. Tapi ee ada skala 53:19 prioritas. Artinya kitalah yang mampu 53:21 memanage diri kita. Kan namanya ibu 53:24 rumah tangga kadang-kadang kan di dapur 53:26 tuh suka asik ya, Mbak ya. He lama gitu 53:29 ya. Jadi urusan bersih-bersih bebenah 53:31 dapur aja sampai oh sampai kinclong gitu 53:34 sampai waktu tuh habis untuk ee apa 53:37 namanya? Kotoran-kotoran tuh 53:38 sampai-sampai bersih banget gitu ya. 53:40 Nah, ini ee bersih itu memang bagian 53:43 dari ee apa namanya? Anadfah minal iman, 53:46 tapi mungkin fokusnya kali ya. Jadi 53:48 artinya kita bisa ee memanage waktu kita 53:52 misalnya ee kita sampaikan kepada 53:55 anak-anak nih kan semua juga kan orang 53:57 tua juga ya. Anak-anak itu kadang-kadang 53:58 mintanya lebih macam-macam makanan itu 54:00 kan juga karena orang tua menyediakan 54:02 ya. Mungkin kalau untuk anak-anak 54:03 kecil-kecil okelah ya yang baru belajar 54:05 berpuasa. Kita kan suka iming-imingin 54:07 ya, nanti bukanya mau apa, mau apa gitu 54:10 ya. Akhirnya dibuatlah aneka rupa 54:12 makanan yang anak-anaknya tuh mau dari 54:14 mulai sejak sejak zuhur kali ya, di 54:17 dapur terus sampai sayang banget ya. 54:20 Jadi ee ini kan semua kembali kepada 54:22 bagaimana kita mengatur anak-anak ya. 54:24 Kita katakan misalnya kalau makanan mau 54:27 enak ya kita bisa ya artinya kalau 54:30 memang bisa dibeli kenapa tidak ya Mbak 54:32 ya. He daripada menghabiskan waktu 54:34 sekian ya ee sekian banyak ya untuk ee 54:38 kebutuhan gitu ya, Mbak. Ya, semua 54:40 kembali kepada bentuk. Saya tidak bisa 54:42 memberikan penjelasan karena memang 54:44 setiap keluarga tuh kan berbeda-beda ya 54:46 ee kondisinya yang ada anaknya banyak 54:49 enggak mungkin dia dengan keuangan 54:51 terbatas enggak mungkin beli-beli gitu 54:52 kan. Terpaksa harus buat ya memasak. ada 54:56 yang memang ee anaknya sedikit 54:58 sebenarnya dengan ee membeli itu lebih 55:01 praktis gitu ya anak ya. Jadi semuanya 55:03 kembali kepada kondisi ke kondisi kita. 55:05 Nah, sebagai seorang ibu yang penting 55:07 yang pertama adalah kita bisa mengatur 55:08 waktu. Waktu yang utama kita 55:11 prioritaskan. Waktu utama tuh misalnya 55:13 waktu sahur ya misalnya ya. Jangan 55:16 sampai di waktu sahur kita itu lama-lama 55:18 menyiapkan hidangan sahur di dapur saja. 55:20 Sayang banget gitu ya. Apalagi setelah 55:23 sahur cuci piring, bersih-bersih, nyapu. 55:25 Ya Allah, sayang banget, Mbak. Itu waktu 55:27 sahur itu adalah waktu yang sangat 55:29 strategis untuk mendekatkan diri kepada 55:31 Allah. Wahum bil ashari hum yastagfirun. 55:34 Mereka di waktu sahur banyak 55:36 beristigfar. Hamba-hamba Allah yang 55:37 beriman tuh di waktu sahur tuh hanya 55:39 mendekatkan diri kepada Allah ya. 55:40 Setelah mereka menyelesaikan semua 55:43 ibadah-ibadahnya ya. Sahur, qiam 55:44 mullaidil. Kemudian apa? Dekatin diri 55:46 pada Allah. Ya, kalau Rasul tu suka baca 55:47 Quran ya. Paling tidak ada 50 ayat 55:50 sebelum subuh tuh ya. Nah, kita sebagai 55:52 ibu juga begitu. Setelah 55:55 sahur, urusan-urusan dapur nanti aja ya. 55:59 Artinya ee jangan di kotak-katik duluah 56:02 ya, piring kotor apa taruh aja dulu. Ini 56:05 saat kita berdekat-dekat kepada Allah. 56:07 Ini waktu yang sangat strategis. Bahkan 56:10 ini adalah detik-detik yang luar biasa. 56:13 Daqaiqul goliah. Kalau kata ee Syid 56:15 Kutub ya. Eh, Sy Kutub mengatakan waktu 56:17 sahur itu adalah daqaiful goliah, 56:20 detik-detik yang sangat berharga. Mahal 56:22 itu harganya. Nah, kita sebagai ibu 56:24 manfaatkan manfaatkan waktu sahur itu 56:26 tidak dengan berbenah-benah ya. Nyuci 56:29 piring sampai nunggu waktu subuh ah 56:31 sampai cuci piring bersih. Eh, itu 56:33 sayang Bu waktunya ya. Ah, kita 56:35 manfaatkan untuk ee mendekatkan diri 56:38 kepada Allah ya. Mau tahajud, mau baca 56:41 Quran, mau istigfar. Nah, nanti kalau 56:43 setelah itu apalagi kalau sampai bisa 56:44 sama-sama ke masjid habis sahur kan 56:46 bersama keluarga. Kalau memang bisa ke 56:48 masjid ya misalnya masjidnya dekat bisa 56:51 salat berjamaah di masjid nunggu waktu 56:53 syuruk gitu ya. Ee kita berzikir setelah 56:56 salat berjamaah subuh ya nunggu syuruk 56:59 setelah ee beberapa saat kemudian salat 57:02 syuruk. Nah, baru pulang ke rumah. Nah, 57:04 setelah itulah kita mau apa terserah 57:07 bersih-bersihin gitu ya. itu waktu yang 57:09 sangat strategis, yang sangat ee sangat 57:12 goliah, yang berharga, yang bernilai, 57:14 yang tidak kita sia-siakan. Nah, 57:17 kemudian ee kita bisa setelah itu kan 57:20 kita bisa siang hari itu kan dipakai 57:22 untuk ibadah kalau atau bekerja gitu ya 57:24 atau berbenah atau mempersiapkan ee 57:27 nanti untuk sahur atau apa ya apalagi 57:29 sudah punya sebulan itu menunya ya bisa 57:32 ke pasar niatkan semua aktivitas kita 57:35 itu dalam rangka mencari rida Allah. 57:38 Nah, ya kita isi nanti sebelum zuhur ee 57:41 kita ee bisa siap-siap misalnya punya 57:43 target tilawah, kita baca Quran dulu ya. 57:46 Terserah mau setengah juz, 1 juz 57:48 tergantung ee berapa targetnya ya, 57:51 berapa perencanaannya sehari berapa kali 57:53 ee khatamnya. Kan tergantung tuh ya 57:56 sebelum zuhur kita bisa ee baca Quran, 57:59 salat sunah, terus kemudian setelah itu 58:01 ee balik lagi baca Quran lagi. Itu 58:03 teknis. Intinya kita mengambil 58:06 waktu-waktu utama untuk beribadah 58:09 optimal ya. Sambil nanti misalnya 58:11 mempersiapkan ee dapur, masak ya, kita 58:14 sambil mendengarkan kajian-kajian. Ibu 58:16 kan yang penting punya kuota ya atau ee 58:19 radio ya dengerin jadi sambil atau kalau 58:22 enggak punya radio atau apa kita bisa 58:24 sambil berzikir masak itu dengan ee doa 58:27 ya kita doakan dengan ya Allah dengan 58:30 makanan ini yang kumasak untuk keluarga 58:33 ini. Berkahilah keluarga kami terima 58:35 amal ibadah kami sehatkan kami agar kami 58:38 kuat beribadah kepada-Mu. anak-anak yang 58:40 memakan ee masakan kami ee yang memakan 58:43 masakan kami ini ya Allah jadikan ya 58:46 anak mereka anak yang saleh yang 58:48 berbakti kepada kedua orang tuanya. Nah, 58:50 pokoknya di doa ee beraktivitas dengan 58:53 doa itu ya. Nah, itu di antaranya 58:55 seperti itu. Nanti malam nanti kita bisa 58:57 tarawih ya mengisi waktu ya. Di 59:00 antaranya seperti itu ya, Bu ya. Yang 59:01 utama dan pertama tadi adalah niat ya, 59:04 keikhlasan dan doa itu penting ya kita 59:07 lakukan. Dan kalau bisa sih, kalau 59:09 memang keluarga kan berbeda-beda ya. 59:12 Bisa juga misalnya ketika rapat keluarga 59:14 dengan suami kita bisa kalau ada 59:16 anggarannya, "Pak, aku enggak mau masak 59:18 ya bulan Ramadan ini." Ee apa sering aja 59:21 deh buat keluarga. Nah, kalau semua 59:23 sepakat kan enak tuh waktu enggak habis 59:25 di dapur. Maka kita lihat, Mbak 59:27 bagaimana Rasulullah sallallahu alaihi 59:28 wasallam ketika berbuka dan sahur itu 59:31 sangat sederhana loh makannya. Enggak 59:32 enggak sampai ya kalau berbuka tuh kan 59:35 cukup dengan air atau kurma ya, rutop 59:37 ya. Kemudian kan salat ya ee apa 59:39 namanya? Magrib lebih diutamakan kan 59:41 beda sama kita kebiasaannya. Buka makan 59:43 langsung langsung makan lamaah waktu 59:46 makannya langsung akhirnya suami enggak 59:48 ke masjid berjamaah anak-anak juga 59:50 enggak. Karena sibuk menghabisi hidangan 59:52 di meja makan sudah kenyang duluan nanti 59:55 tarawihnya ngantuk begitu ya. Nah ini 59:57 kita bisa ee atur ya sesuai dengan 1:00:00 kesepakatan bersama ya. Wallahualam gitu 1:00:02 Mbak. He iya. Baik. Memang yang bikin 1:00:06 ibu-ibu terutama muslimah ketika bulan 1:00:08 Ramadan sibuknya fokusnya jadi di dapur 1:00:11 ya, Ustazah. Padahal banyak sekali jalan 1:00:13 keluar yang bisa disiasati agar terutama 1:00:16 muslimah dan bunda-bunda bisa tetap 1:00:18 mengejar pahala-pahala Ramadan yang 1:00:20 sudah dipersiapkan menunya dari Allah. 1:00:23 Jangan sampai kita salah prioritas, ya. 1:00:25 Baik, Ustazah. Saya akan beralih ke 1:00:27 pertanyaan berikutnya. Ini nampaknya di 1:00:29 luar tema, Ustazah. Tapi enggak apa-apa 1:00:31 ya, saya ee bacakan dari Ibu Aminah, 1:00:34 Ustazah. Asalamualaikum warahmatullahi 1:00:36 wabarakatuh, Ustazah. Izin bertanya. 1:00:38 Waalaikumsalam. Waalaikumsalam 1:00:39 warahmatullahi wabarakatuh, Ibu. Amin. 1:00:41 Ya, ini ee pernah dan sering dibahas 1:00:45 pendapatnya oleh para-para ustaz, tapi 1:00:46 saya ingin sekali mendengarkan pendapat 1:00:48 Ustazah Perihal ee perilaku teman saya 1:00:52 yang cerita dia suka mengambil uang 1:00:54 suaminya dari dompet. dari dompet 1:00:57 suaminya. Karena menurutnya suaminya 1:00:59 tersebut pelit, Ustazah. Dan dia masih 1:01:02 bertanya-tanya apakah berdosa? Mohon 1:01:05 pencerahannya. 1:01:08 Iya. Ee suami pelit kayaknya banyak 1:01:10 banget ya, Mbak. Masyaallah. Sebenarnya 1:01:14 kalau saya melihat di sini benang ee apa 1:01:17 namanya? Merahnya itu ya, itu komunikasi 1:01:20 sebenarnya ya. Jadi ee bisa jadi suami 1:01:24 menyangka istrinya tuh boros ya, 1:01:28 sementara istrinya menyangka suaminya 1:01:30 pelit. Nah, itu ya. Jadi, ini kayaknya 1:01:33 perlu didiskusikan bersama nih supaya 1:01:36 tidak terjadi ee persepsi yang berbeda 1:01:39 terhadap pasangan ya. Kecuali kalau 1:01:40 memang Allah berikan ujian, suaminya 1:01:43 pelit banget banget pelit gitu ya. Apa 1:01:46 terlalu apa nam perhitungan itu memang 1:01:48 ee ujian ya. Nah, ini kan kita tidak 1:01:51 bisa menyama atau menyama ratakan ya 1:01:54 pelit yang seperti apa suami yang kita 1:01:57 boleh ngambil uang di dompetnya kan 1:01:59 gitu. He ya. Kita enggak bisa itu 1:02:01 suaminya pelit karena enggak enggak 1:02:02 enggak ini padahal ee karena istrinya 1:02:05 aja yang ininya lebih gitu, standarnya 1:02:08 lebih gitu ya. Jadi ini memang ee 1:02:11 sekarang 1:02:12 gini, ketika yang kita ambil ini adalah 1:02:16 untuk kebutuhan kita dan 1:02:19 keluarga ya dibutuhkan ya yaitu ee 1:02:23 dicoba dulu ee ke suami. He. Kalau suami 1:02:27 katakan enggak usah ah enggak ini cukup 1:02:30 enggak bisa enggak ada lagi. Padahal 1:02:31 masih banyak uangnya. Padahal itu juga 1:02:32 untuk keluarga 1:02:34 ya itu secukupnya aja. Ambil secukupnya 1:02:37 aja. artinya yang cukup untuk keluarga 1:02:39 kita. Jadi memang ini juga ee secara 1:02:42 umum masih ini juga ya, Mbak ya, 1:02:46 masih apa 1:02:48 namanya 1:02:51 ee cukup ini apa namanya? Ee tidak sama. 1:02:56 Iya. Artinya pertama pertama nih ya 1:02:58 supaya tidak menimbulkan dosa lah ya. 1:03:00 Pertama coba dulu dikomunikasikan dengan 1:03:02 suami. Aku tuh butuh ini ini. Sebutkan 1:03:05 aja dipaparkan aja. Kadang-kadang memang 1:03:07 ada suami yang hemat banget. Hemat ee 1:03:10 hampir cenderung kepada pelit ya di 1:03:12 dipaparkan aja nih kebutuhan belanja 1:03:14 segini segini segini ini nih butuhnya 1:03:16 segini di dikasih tahu masih juga itu 1:03:18 pelit. Nah itu boleh ngambil ee untuk 1:03:21 itu kan untuk kepentingan keluarga ya 1:03:23 untuk kepentingan ee apa namanya bersama 1:03:25 ya. Ya mudah-mudahan secukupnya itu 1:03:27 boleh ya. Mudah-mudahan. Wallahualam 1:03:30 bawab ya. Baik. Jadi catatannya adalah 1:03:33 boleh dilakukan tapi pertama harus 1:03:37 dikomunikasikan terlebih dahulu apakah 1:03:39 ee hal-hal tersebut memang belum 1:03:43 di-provide atau dipenuhi oleh Pak suami 1:03:45 gitu ya. Jadi memang seharusnya 1:03:47 dihindari ya mengambil tanpa bilang tapi 1:03:49 kalau memang terpaksa ya mau bagaimana 1:03:52 lagi karena ini menyangkut kemaslahatan 1:03:54 keluarga kata ustazah mungkin 1:03:56 ditoleransi tapi hanya sesuai dengan 1:03:58 kebutuhan mungkin itu ya. 1:04:00 Bismillah. Baik. 1:04:02 Ini dari ee sebentar saya 1:04:06 buka. Aduh aduh ad duh. Ini 1:04:11 oke 1:04:12 dari Zainab di Cileduk. Maaf ini agak 1:04:15 error. Eh tab WhatsApp-nya bertanya. 1:04:18 Asalamualaikum warahmatullahi 1:04:19 wabarakatuh Ustazah. Waalaikumsalam 1:04:21 warahmatullahi wabarakatuh. Saya ingin 1:04:23 lebih memahami tentang sahnya puasa. 1:04:26 Saya pernah membaca bahwa jika seseorang 1:04:29 lupa niat puasa di malam hari atau tidak 1:04:33 niat puasa sama sekali, maka puasanya 1:04:35 menjadi batal. Namun, ada juga yang 1:04:38 mengatakan bahwa puasa tetap sah asalkan 1:04:41 tidak ada niat untuk makan atau minum 1:04:44 selama siang hari. Saya ingin tahu jika 1:04:46 saya pernah terlupa niat puasa pada 1:04:49 suatu hari di bulan Ramadan, apakah 1:04:51 puasanya tetap sah atau harus diulang? 1:04:54 Jika puasa saya batal, bagaimana cara 1:04:56 saya menggantinya? Apakah ada cara 1:04:58 khusus untuk meminta ampunan kepada 1:05:00 Allah atas hal tersebut? 1:05:03 Iya, Mbak. Ee memang masalah niat ini 1:05:07 para ulama berbeda pandangan ya tentang 1:05:10 niat. Apakah harus diucapkan atau 1:05:13 tidaknya. Cuman paling tidak begini ee 1:05:15 ada ulama yang ee kalau kalau mazhab 1:05:18 Syafi'i itu kan setiap ibadah kan harus 1:05:20 berniat setiap akan melakukannya ya. Dan 1:05:22 ada ulama yang ee juga memberikan ee 1:05:25 pandangan secara umum. Artinya 1:05:27 berniatlah di awal Ramadan untuk bisa 1:05:30 berpuasa sebulan penuh. Nah, itu 1:05:33 ibaratnya niat sapu jagat gitu ya. 1:05:35 Bahkan ada juga ulama sebelum Ramadan 1:05:38 itu juga dari sekarang sudah berniat, 1:05:40 "Ya Allah, aku niat berpuasa Ramadan ya 1:05:43 Allah ya semoga Engkau ee sampaikan ee 1:05:46 aku ke bulan Ramadan. Apabila usiaku 1:05:49 tidak sampai ke bulan Ramadan, ya Allah 1:05:50 aku mohon mudah-mudahan niatku itu sudah 1:05:53 aku mendapatkan pahala dari niatku. Nah, 1:05:55 gitu ya. Jadi artinya ada dua niat yang 1:05:59 perlu kita lakukan ya. Niat sapu jagat 1:06:02 ya. Di awal Ramadan ketika sudah ada 1:06:05 hilal, sudah ada tanda hilal itu kita 1:06:08 niatkan untuk bisa berpuasa sebulan 1:06:10 penuh di bulan suci Ramadan. Nah, itu 1:06:12 ya. Ee kemudian setiap hari kan juga 1:06:14 kita berniat ya. intinya ee ketika kita 1:06:18 tanda kutip lupa ya berniat tapi kan 1:06:20 kita sahur gitu ya dan segala ee yang 1:06:24 mengarah kepada perbuatan itu adalah 1:06:27 termasuk niat. Ini menurut pandangan 1:06:29 ulama yang lain. Nah, jadi sekali lagi 1:06:32 mudah-mudahan ee ketika kita sudah 1:06:34 lakukan ini ya niat sapu jagat terus 1:06:37 kemudian tiap hari ee niat insyaallah 1:06:39 kita berada di bulan Ramadan juga kita 1:06:41 berniat mudah-mudahan sudah terhitung 1:06:43 sebagai niat berpuasa. Nah, ini untuk 1:06:46 Ramadan karena memang bulannya itu 1:06:47 spesial ee bulan Ramadan ya. Tidak ada 1:06:50 orang yang tidak berniat untuk berpuasa 1:06:52 Ramadan gitu ya. Mudah-mudahan Allah 1:06:54 mencatat ini adalah sebagai ibadah puasa 1:06:56 Ramadan. Nah, ini kita mengambil 1:06:58 pandangan ee ulama yang seperti ini. 1:07:00 Nah, adapun yang ee ee ibadah puasa 1:07:04 sunah itu ulama juga ee memberikan 1:07:06 pandangan seperti misalnya ee puasa 1:07:09 sunah mutlak tidak harus pakai niat. 1:07:13 Nah, itu dibahas juga tuh ya oleh para 1:07:14 ulama. Misalnya Rasulullah tuh pernah 1:07:17 pada pagi hari bertanya kepada ibunda 1:07:20 Aisyah radhiallahu anha, "Ada sarapan 1:07:22 enggak ya?" gitu ya. Kalau ditanya, "Ya 1:07:24 Rasulullah, enggak ada sarapan." Nah, 1:07:26 kemudian Rasulullah mengatakan, "Kalau 1:07:27 begitu idan ee anum kalau gitu aku 1:07:30 berpuasa." Ah, itu kan niat yang di ee 1:07:34 sampaikan pada pagi hari, bukan pada 1:07:36 malam hari. Nah, para ulama mengatakan 1:07:38 boleh untuk puasa sunah ee ber ee apa 1:07:42 namanya? berniat itu di di pada saat itu 1:07:44 di pagi hari. Nah, pernah juga 1:07:45 Rasulullah ketika mendapatkan ee apa 1:07:48 namanya? Kiriman dari tetangga ditanya 1:07:51 kepada ibunda Air itu apa? Oh, ada 1:07:52 daging kiriman tetangga. Oh, kalau gitu 1:07:54 aku enggak jadi puasa nih. Padahal Rasul 1:07:55 sudah niat. Nah, itu untuk ibadah yang 1:07:57 sunah. Nah, kalau untuk ibadah yang 1:07:59 wajib tadi saya sampaikan ee kita mulai 1:08:03 niat sapu jagat ya. Dan kita memang dari 1:08:07 lubuk hati yang paling dalam memang kita 1:08:09 akan berpuasa. Insyaallah bulan Ramadan 1:08:10 itu adalah bulan puasa ya. Mudah-mudahan 1:08:12 itu dihitung sebagai ee pahala ee niat 1:08:16 dan puasa kita ya. Nah, kalau imam 1:08:18 mazhab Syafi'i ya memang setiap ibadah 1:08:21 itu ya berniat. Makanya para ulama itu 1:08:23 biasanya memandu jemaahnya ketika salat 1:08:27 tarawih untuk berniat puasa Ramadan ya 1:08:30 ee apa? Niat puasa Ramadan esok hari. 1:08:32 Nah, itu kan untuk memudahkan ya 1:08:33 pengikutnya ya. Jadi saya rasa 1:08:35 mudah-mudahan ee semoga dengan pandangan 1:08:38 para ulama ini yang menganggap ee sudah 1:08:40 termasuk niat karena memang sudah 1:08:43 menunjukkan ee arahnya tadi kita sahur 1:08:46 walaupun enggak niat itu juga bagian 1:08:47 dari niat. Ada ulama yang mengatakan 1:08:49 seperti itu sudah bagian dari niat 1:08:50 begitu ya. Wallahualam mudah-mudahan ee 1:08:53 ibadah ee niat ibadah puasa Ramadan kita 1:08:55 diterima dan 1:08:57 untuk menambal kekurangannya bisa dengan 1:09:01 puasa sunah. He. Bahkan menarik ini loh, 1:09:04 Mbak. He eh Ibnu Rajab Alhambali itu 1:09:07 mengatakan kalau salat itu aja ada salat 1:09:10 yang fardu tuh ada yang ee sunah qobliah 1:09:12 ba'diah kan. Heeh. Nah, Ramadan juga 1:09:14 begitu kan wajib. Ada qobliah, ada 1:09:17 ba'diyah kata beliau. Ah, kalau yang 1:09:19 qobliah tu ee puasa di bulan Syakban. 1:09:22 Syakban. Rasul kan Rasul kan paling 1:09:24 banyak puasa di bulan Syakban gitu ya. 1:09:25 Nah, itu dianggap qabliah. Ba'diahnya 6 1:09:28 hari di bulan Syawal begitu. Betul. 1:09:30 Betul. Iya. Baik. sudah terjawab. 1:09:33 Insyaallah saya akan eh e membacakan 1:09:37 ini. Ustazah dua pertanyaan jadi satu 1:09:39 ya. Ustazah menghemat waktu dari Siti 1:09:41 Maryam dan satu lagi ini dari Evi 1:09:44 Rahmat. Yang pertama 1:09:47 ee sebentar dari Siti Maryam. Ustazah, 1:09:50 saya ingin bertanya mengenai hukum puasa 1:09:52 bagi wanita yang sedang dalam masa nifas 1:09:54 setelah melahirkan. Saya paham bahwa 1:09:57 seorang wanita yang sedang nifas tidak 1:09:59 diwajibkan untuk berpuasa sampai ia 1:10:01 bersih. Namun saya ingin memastikan 1:10:03 apakah saya tetap wajib mengganti puasa 1:10:06 yang ditinggalkan selama nifas tersebut 1:10:09 setelah saya selesai masa nifas dan 1:10:10 sudah bersih? Apakah ada kewajiban 1:10:12 fidyah? Jika saya tidak mampu berpuasa 1:10:15 karena kondisi fisik atau alasan lain, 1:10:17 saya juga ingin tahu apakah ada amalan 1:10:20 atau doa khusus yang bisa dilakukan 1:10:22 untuk mempermudah penggantian puasa 1:10:25 tersebut. 1:10:26 Dan sekalian Ustazah tolong diulang lagi 1:10:29 dong Ustazah doa yang ingin atau memohon 1:10:33 kepada Allah agar kita disampaikan 1:10:35 kepada bulan Ramadan. 1:10:37 H 1:10:39 ya. Ee ini memang ee para ulama berbeda 1:10:42 pandangan ya, apakah wanita 1:10:45 hamil menyusui ee gitu ya ee itu apakah 1:10:49 hanya bayar fidyah saja atau qada saja. 1:10:53 Nah, kalau nifas itu kan keluar sama 1:10:55 seperti haid itu tetap qada gitu ya, 1:10:58 tapi kan nifasnya sambil menyusui, 1:10:59 maksudnya dalam keadaan menyusui gitu 1:11:01 ya. Heeh. Jadi gini ee saya mengambil 1:11:04 pandangan ya Mbak ya bahwa wanita hamil 1:11:06 dan menyusui itu memang mengqada 1:11:08 puasanya gitu ya. Karena memang ada 1:11:11 seperti pandangan ee perkataan Ibnu 1:11:14 Umar, Ibnu Abbas itu wanita yang seperti 1:11:17 misalnya hamil itu mengqada. Tapi 1:11:19 mayoritas ulama, ulama, para fuqaha itu 1:11:22 mengqada gitu ya. Ee diqadanya nanti itu 1:11:25 bagi wanita hamil dan menyusuri yang 1:11:27 tidak bisa berpuasa karena kondisi 1:11:30 hamilnya atau menyusuinya. Nah, kalau 1:11:32 nifas itu kan ee keluar darah ya, itu 1:11:35 dianggap ee qada. Nah, adapun fidyah itu 1:11:38 juga ulama berbeda pandangan apakah qada 1:11:41 dengan fidyah. Nah, itu di antaranya 1:11:43 misalnya ee di salah satu mazhab 1:11:45 mengatakan kalau dia tidak berpuasa 1:11:47 disebabkan bukan karena dirinya lemah, 1:11:50 tapi disebabkan karena ee janinnya ee 1:11:54 yang lemah tidak sanggup atau bayinya 1:11:57 yang tidak sanggup ya mengurangi ee apa 1:12:00 namama ke ee apa asinya sehingga ee 1:12:03 tidak bisa lagi dia harus berbuka puasa. 1:12:05 Nah, itu plus qada plus fidyah. Nah, itu 1:12:08 ya. Jadi paling tidak ee mayoritas 1:12:11 mengatakan qada bagi wanita hamil dan 1:12:13 menyusui kecuali memang memiliki anak 1:12:16 yang banyak ya setiap tahun melahirkan, 1:12:19 menyusui, anaknya banyak enggak ada 1:12:22 sempat lagi untuk membayar qada. Nah, 1:12:23 itu memang fidyah. Itu pandangan ee para 1:12:26 ulama. Nah, apakah ada amalan untuk 1:12:29 pengganti? Jadi kalau memang seorang ibu 1:12:31 itu tidak bisa berpuasa di bulan Ramadan 1:12:34 karena kondisinya, apakah karena hamil 1:12:38 atau karena menyusui, maka ee tentu saja 1:12:41 dia tidak berpuasa ya. Dia bisa mengqada 1:12:43 di hari lain, dia bisa mengerjakan yang 1:12:46 lain kan ya. Hanya tidak hanya tidak 1:12:49 berpuasa aja. Hanya tidak berpuasa aja 1:12:52 yang ee yang apa dia makan minum yang 1:12:54 lain kan masih ini kan dia masih apa 1:12:56 namanya masih bisa beramal yang lain 1:12:58 kan. masih bisa membaca Al-Qur'an 1:13:01 apalagi nifas ya ee dia bisa dengarin 1:13:04 Al-Qur'an, dia bisa ee berzikir, dia 1:13:07 bisa setiap dia menyusui ini para ulama 1:13:10 menarik loh, Mbak ee apa namanya dalam 1:13:13 kitab mereka itu kan ketika ibu menyusui 1:13:16 itu kan dia mendapatkan bayi itu makanan 1:13:18 lahir ya, makanan lahir ASI untuk 1:13:21 memperkuat tubuhnya. mestinya tuh juga 1:13:24 ee anak itu tidak hanya diberikan 1:13:26 makanan lahir, tapi juga makanan ruh 1:13:28 gitu ya. Jadi sambil menyusui sambil si 1:13:31 ibu memasukkan makanan rohnya berupa 1:13:34 zikir atau tilawah Quran atau hal-hal 1:13:37 yang ee membuat kuatnya rohnya nanti 1:13:40 anaknya seperti itu. Jadi insyaallah ee 1:13:43 apapun yang dilakukan oleh ee ibu yang 1:13:46 hamil atau menyusui ya kalau dia lakukan 1:13:49 itu karena Allah mudah-mudahan itu 1:13:51 adalah amal saleh yang berlipat. 1:13:53 Insyaallah. Insyaallah. Ibu Evi Rahma 1:13:56 tadi Ustazah minta diulang lagi doa agar 1:13:59 Allah menyampaikan kita pada bulan 1:14:00 Ramadan. Ee kalau misalnya di kita di 1:14:04 bulan Syakban ini minta keberkahan ya. 1:14:06 Allahumma bariklana fi Syak'ban. Ya 1:14:10 Allah berkahilah kami di bulan Syakban. 1:14:13 Waballighna Ramadan. Sampaikanlah kami 1:14:16 ke bulan suci Ramadan gitu ya. 1:14:18 Wabalighna Ramadan. balik kan kalau kita 1:14:21 usia baligh kan itu kan usia yang sudah 1:14:24 cukup ya sudah sampai gitu ya. Nah, jadi 1:14:26 ini wabaligna Ramadan sampaikan kami ke 1:14:30 bulan suci Ramadan. Kan ada juga tuh ya 1:14:33 apa namanya seperti misalnya ee doa para 1:14:37 ulama tuh banyak loh ee apa namanya 1:14:40 berdoa dengan bulan seperti misalnya 1:14:43 Allahum ee Allahummarzuqna siamahu 1:14:46 waqiamahu gitu ya. Kemudian eh eh 1:14:50 allahumarzuqnal quah wal ittihad w 1:14:53 nasyat gitu. Jadi kalau doa-doa itu kan 1:14:56 tergantung ee siapa yang menulisnya ya. 1:14:59 Kita bisa pakai bahasa Indonesia juga 1:15:00 boleh. Ya Allah sampaikan aku ke bulan 1:15:02 suci Ramadan dalam keadaan iman, dalam 1:15:06 keadaan Islam, dalam keadaan ee penuh 1:15:09 kekuatan, keistikamahan ya. Atau 1:15:11 misalnya Allahumma balikna Ramadan 1:15:14 wainna fihi alam walqiam. eh 1:15:19 wagfirlana gitu ya. Jadi bahasa 1:15:22 Indonesia juga nyampai insyaallah. Ya 1:15:24 Allah sampaikan kami ke bulan suci 1:15:26 Ramadan dalam keimanan, dalam ketaatan, 1:15:28 dalam kesehatan. Ya Allah berikan kami 1:15:31 kemampuan untuk bisa mengisi hari-hari 1:15:33 kami di bulan Ramadan dengan ibadah 1:15:35 kepada-Mu. Ya Allah cintailah kami ya 1:15:37 Allah. Kami hanya mengharapkan cinta-Mu. 1:15:39 Ya Allah mudahkan semua urusan kami ya 1:15:42 Allah. Jangan pernah Engkau ee 1:15:43 sia-siakan waktu kami di bulan suci 1:15:45 Ramadan. bantu kami ya Allah agar kami 1:15:47 bisa ee berzikir mengingat nama-Mu di 1:15:50 setiap panjang waktu kami terutama di 1:15:52 bulan suci Ramadan ya seperti itu ya 1:15:55 silakan Ibu ee berdoa apa saja. Allah 1:15:57 maha mendengar, Allah maha mengetahui, 1:15:59 dan Allah mengabulkan. Insyaallah. 1:16:00 Insyaallah. Masyaallah. Baik Bu Evi 1:16:02 banyak sekali versinya. Namun yang 1:16:03 paling penting ee niatnya itu ee tertuju 1:16:06 hal yang sama yaitu kita ingin Allah 1:16:08 menyampaikan kita di bulan Ramadan. 1:16:10 Ustazah, nampaknya itu menjadi 1:16:11 pertanyaan terakhir. Apakah masih ada 1:16:13 yang bisa disampaikan sebagai kesimpulan 1:16:15 Ustazah? Tafadol ya. Eh, kita akan 1:16:19 menyambut tamu yang luar biasa, tamu 1:16:21 agung, tamu istimewa, tamu yang 1:16:24 dinanti-nanti dan dirindukan oleh 1:16:26 hamba-hamba Allah yang beriman. Kita 1:16:28 memiliki kesempatan insyaallah untuk 1:16:30 menikmati ibadah Ramadan ini. Insyaallah 1:16:33 keberkahan, kemuliaan, seluruh nama yang 1:16:37 baik itu ada di bulan Ramadan. Kita 1:16:39 jangan lupa mendoakan juga untuk 1:16:40 saudara-saudara kita yang dalam keadaan 1:16:42 kesulitan saat ini. Doa untuk diri kita, 1:16:45 keluarga kita, bangsa kita, semua 1:16:48 termasuk saudara-saudara kita. Kita 1:16:49 doakan yang terbaik karena doa yang baik 1:16:51 kembali kepada diri kita. Semoga Allah 1:16:53 memberikan kita keutamaan bulan Ramadan. 1:16:56 Allah memberikan kita kemudahan, 1:16:59 kekuatan, semangat. Allah mampu ee Allah 1:17:02 hindarkan kita agar kita mampu untuk ee 1:17:05 menjauhkan diri dari perbuatan yang 1:17:07 sia-sia dan tidak berguna. Semoga dengan 1:17:10 pahala Ramadan ini kita dapat meraih 1:17:13 pintu surga Arroayan dan bertetangga 1:17:15 dengan Rasulullah dengan para dengan 1:17:18 keluarga dan para sahabatnya. Aulu h 1:17:20 astagfirullahi wakum. Asalamualaikum 1:17:23 warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:27 wabarakatuh. Jazakillah khairan kasiran 1:17:30 Ustaz Jahini Amran atas waktunya dan 1:17:32 kajiannya. Ikhwan dan akhwat. Allahumma 1:17:34 bariklana fi Sy'banna Ramadan. 1:17:37 Mudah-mudahan kita semua Allah sampaikan 1:17:39 di bulan suci Ramadan tahun ini 1:17:41 diberikan kesehatan dan kajian pada hari 1:17:43 ini menambah kekuatan kita untuk dapat 1:17:46 menjalani Ramadan yang lebih baik dari 1:17:48 Ramadan-Ramadan sebelumnya. Yang 1:17:50 bertugas pada hari ini saya Carolin 1:17:51 didampingi oleh eh Ondi Algi dan 1:17:54 produser Agus. Kami mohon undur diri. 1:17:57 Subhanaka Allahumma wabihamdika asadu 1:17:59 alla anta astagfiruka wa atubu ilaik. 1:18:03 Wabillahi taufik wal hidayah. 1:18:04 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:18:06 wabarakatuh.