Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:10 at 0:27 [Musik] 0:42 Brail 0:54 [Musik] 1:02 [Musik] 1:06 TV alamin. Allahumma sholli ala 1:08 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 1:10 Muhammad. Asalamualaikum warahmatullahi 1:13 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 1:15 radio silaturrahim dan juga pemirsa 1:16 Rasio Visual yang dirahmati Allah. 1:19 Alhamdulillah kita kembali berjumpa di 1:20 malam hari ini, hari Selasa, hari yang 1:23 ke-20 di bulan Jumadil Akhir 1442 1:26 Hijriah atau bertepatan dengan hari yang 1:28 kedua di bulan Februari 2021. 1:32 Kita akan berjumpa di acara renungan 1:35 Qolbu bersama Ustaz Rahmatullah yang 1:38 alhamdulillah telah hadir di studio. 1:39 Kita sapa terlebih dahulu Iwan Ahwat. 1:42 Asalamualaikum warahmatullahi 1:43 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:45 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat ya 1:46 kemarin ya, Ustaz? Ya. Alhamdulillah. 1:49 Hari ini akan membahas tema mengenai 1:51 ulbab memahami kisah Rasulullah 1:55 sallallahu alaihi wasallam. Ya, Ustaz 1:55 ya. Iya. Dan seperti biasa nanti yang 1:57 ingin bergabung silakan yang ingin 1:59 bertanya, berkomentar juga silakan Anda 2:01 pergunakan WhatsA up kami Wan Akwat di 2:05 0811 2:07 999720 ataupun telepon di 2:13 0218451512 T ustaz. 2:17 Baik, terima kasih Kang 2:21 Fahri. Bismillahirrahmanirrahim. 2:27 Asalamualaikum warahmatullahi 2:30 [Musik] 2:32 wabarakatuh. 2:34 Alhamdulillah 2:36 Alhamdulillahilladzi khalaqal mauta 2:38 walata liyabakum ayukum ahsanu 2:41 amala wahual azizul 2:45 gfur. Ashadu alla ilahaillallah wa 2:48 ashadu anna muhammadan abduhu wa 2:50 rasuluh. 2:52 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:54 Muhammad wa ala ali Muhammad 3:00 wad. Para pendengar 3:03 radio serta pemirsa TV Rasil yang 3:07 dimuliakan oleh Allah subhanahu wa 3:10 taala. Marilah terlebih dahulu kita 3:15 memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah 3:18 Subhanahu wa taala. 3:21 Selawat serta salam semoga Allah 3:24 limpahkan 3:26 kepada junjungan kita Rasulullah 3:28 Muhammad sallallahu alaihi 3:30 wasallam, keluarga 3:32 beliau, para sahabatnya, dan kepada kita 3:35 sekalian. Amin ya rabbal 3:40 [Musik] 3:43 alamin. Pada kesempatan 3:47 ini kita akan 3:49 [Musik] 3:51 menyampaikan ee bagaimana ulul albab 3:54 memahami kisah-kisah rasul. 4:00 Pada pekan yang lalu kita sudah 4:05 sampaikan bagaimana ulul albab 4:10 memahami ayat-ayat Allah yaitu 4:14 Al-Qur'an dan ayat-ayat 4:17 kauniah, ayat yang terdapat di dalam 4:22 kehidupan kita sehari-hari. 4:24 Demikian 4:26 juga bagaimana ulul albab 4:29 memahami diri kita 4:33 sendiri. Dan pada kali ini kita akan 4:37 membahas bagaimana ulul albab memahami 4:41 kisah para rasul. 4:47 sekaligus pada topik 4:50 ini 4:54 akan 4:57 mengklarifikasi bahwa ketika 5:00 ada satu pernyataan 5:04 bahwa menafsirkan Al-Qur'an itu jangan 5:07 pakai 5:08 akal, harus pakai asunah. 5:15 Maka pada kesempatan 5:18 ini apa yang telah di cantumkan oleh 5:22 Allah Subhanahu wa 5:24 taala, Allah 5:26 memberikan 5:28 gambaran bagaimana ulul albab atau 5:31 orang-orang yang berakal itu memahami 5:35 kisah para rasul. 5:39 di mana kisah para rasul 5:42 ini sesuatu 5:44 yang 5:47 ee sesuatu yang sangat ee secara logika 5:52 ya sulit untuk diterima secara 5:57 logik. Jadi tidak mampu 6:00 dipikirkan tetapi masuk akal. 6:04 H. Jadi masuk akal ee tidak masuk fikir 6:08 tapi masuk 6:10 akal. Karena berpikir dengan berakal ini 6:15 berbeda. Maka begitulah kisah-kisah para 6:19 rasul termasuk para sahabat 6:23 Nabi yang mempunyai kiprah atau sepak 6:27 terjang di dalam membawa risalah Allah. 6:33 Banyak sesungguhnya 6:34 kisah-kisah yang tidak logis, tapi 6:37 justru sebenarnya itu adalah masuk 6:43 akal. Mari kita lihat bagaimana Allah 6:46 Subhanahu wa 6:50 taala menyampaikan firman-Nya di dalam 6:53 surah 6:54 Yusuf, surah yang ke 12 pada ayat yang 6:58 ke-11. 7:07 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Laqod 7:08 kanana fi 7:11 qasosihim ibratulil albab. 7:18 maana 7:19 haditan 7:21 yuftar walakin 7:25 tasdiqadzi baina 7:29 yadai wuda warahmatan liqu yminun. 7:37 Sesungguhnya 7:39 pada kisah-kisah mereka 7:42 itu 7:44 terdapat pengajaran bagi ulul albab, 7:49 bagi orang-orang yang berakal. 7:57 Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang 8:03 dibuat-buat, akan 8:05 tetapi 8:07 membenarkan kitab-kitab yang 8:12 sebelumnya dan 8:15 menjelaskan segala 8:19 sesuatu dan sebagai 8:23 petunjuk dan rahmat. 8:25 bagi kaum yang 8:31 beriman. Jadi, Al-Qur'an di sini 8:34 adalah sebagai 8:37 petunjuk dan rahmat bagi kaum yang 8:44 beriman. Siapakah kaum yang beriman? 8:46 Yaitulah orang-orang yang berakal. Itu 8:50 ulul albab. 8:57 Kemudian selanjutnya marilah kita 9:01 bagaimana kita masuk ke dalam kisah 9:04 Rasulullah sallallahu alaihi 9:08 wasallam. 9:09 Sebagaimana Allah telah berfirman di 9:13 dalam surah Al-Baqarah surah yang kedua 9:16 pada ayat yang ke-214. 9:20 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 9:25 Am hasibtum antadkulul jannah? 9:30 Walamma 9:31 ya'tikum matsaluladzina khalau min 9:36 qoblikum masathumul 9:42 bulzilu hatta yaquul 9:46 rasulu walladzina amanu 9:50 maahu mata 9:53 nasrullah ala innan nasrallah qib 10:00 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan 10:02 masuk surga? 10:05 Kata 10:07 padahal belum datang kepadamu 10:11 cobaan sebagaimana halnya orang-orang 10:15 terdahulu sebelum 10:20 kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan 10:25 kesengsaraan. 10:28 serta 10:29 digoncangkan dengan bermacam-macam 10:35 cobaan. Sehingga berkatalah 10:38 Rasul, "Dan orang-orang yang 10:41 beriman bersama 10:45 Rasul." Mata 10:47 Nasrullah, bilakah datangnya pertolongan 10:50 Allah? 10:53 Ingatlah 10:55 sesungguhnya pertolongan Allah itu amat 10:58 dekat. 11:02 Jadi dari ayat 11:05 ini menunjukkan 11:08 bahwa begitulah Rasulullah Muhammad 11:11 sallallahu alaihi wasallam bersama para 11:13 sahabat yang 11:15 mengikutinya diuji dengan 11:19 ujian ujian kesengsaraan, 11:24 kemiskinan, goncangan-goncangan suatu 11:28 kehidupan sehingga dengan ujian yang 11:31 mereka rasakan 11:33 sampai-sampai Rasulullah 11:36 dan para sahabatnya bertanya, "Kapan ya 11:40 pertolongan Allah Subhanahu wa 11:44 taala?" Langsung dijawab oleh Allah, 11:46 "Sesungguhnya pertolongan Allah sangat 11:48 dekat." 11:51 Jadi sesungguhnya fenomena kehidupan 11:53 yang kita 11:55 alami, Rasulullah dan para sahabatnya 11:58 sudah terlebih dahulu mengalami 12:03 itu. Dan apa yang dialami oleh 12:05 Rasulullah dan para sahabatnya 12:08 jauh jauh lebih berat ujiannya 12:12 dibandingkan yang kita alami sekarang. 12:18 Sampai-sampai Rasulullah sallallahu 12:20 alaihi wasallam bersabda di dalam 12:21 [Musik] 12:24 hadisnya, Rasulullah bersabda 12:29 bahwa 12:31 sesungguhnya orang-orang sebelum 12:35 kalian di antara mereka ada yang 12:40 digergaji dari tengah-tengah 12:44 kepalanya hingga terbelah 12:46 sampai kedua 12:50 kakinya. Namun hal itu tidak 12:54 memalingkannya dari agama yang 12:59 dipeluknya. Ada pula yang tubuhnya 13:02 disisir dengan sisir 13:06 besi hingga 13:08 terpisah antara daging dan tulangnya. 13:13 Namun hal itu tidak menjadikannya 13:17 berpaling dari 13:20 agamanya. Hadis 13:23 sahih. Jadi begitulah para sahabat 13:27 Nabi berhadapan 13:30 dengan 13:32 bermacam-macam ujian yang amat sangat 13:34 berat. 13:41 Kemudian begitu 13:42 beratnya sehingga Allah Subhanahu wa 13:45 taala berfirman di 13:49 dalam surah Al-Ahzab pada ayat yang 13:55 ke-10. 13:59 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Idz 14:01 jaukum min 14:03 fauqikum wamin asfala minkum. 14:09 Waidatil 14:11 absaru wagatil qulubul 14:15 hanajir 14:17 watadunnuna billahiduna. 14:24 Ketika mereka datang 14:27 kepadamu dari atas dan dari 14:31 bawahmu. Dan 14:33 ketika tidak tetap lagi 14:38 penglihatanmu dan hatimu naik menyesak 14:41 sampai ke tenggorokan. 14:45 Artinya sudah dikepung dengan 14:47 musuh dan kamu menyangka terhadap Allah 14:51 dengan 14:53 bermacam-macam persangkaan. 14:58 Jadi ketika menghadapi 15:00 musuh 15:02 H mereka dikepung dari depan belakang 15:11 atas sehingga terasa 15:16 h kalbu mereka 15:19 sesak merasakan begitu beratnya cobaan 15:23 itu sehingga 15:26 Mereka menyatakan buruk sangka kepada 15:30 Allah Subhanahu wa 15:35 taala. Kemudian Allah Subhanahu wa taala 15:38 memberikan 15:42 penjelasan. 15:43 Hunalikabtulial 15:45 mukminuna 15:47 wazulzilu zilzalan syadida. 15:52 Di 15:53 situlah diuji orang-orang yang 15:57 beriman dan digoncangkan hatinya dengan 16:00 goncangan yang sangat. 16:07 Wa yaquulul 16:09 munafiquuna walladzina fi qulubihim 16:13 maradum ma waadanallahu wa rasuluhu illa 16:17 gurura. 16:22 Dan 16:24 ingatlah ketika orang-orang 16:28 munafik dan orang-orang yang berpenyakit 16:31 di dalam 16:33 kalbunya 16:35 berkata, "Allah dan 16:38 Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami 16:43 melainkan tipu daya." 16:45 Artinya di 16:47 sini begitu beratnya ujian dari Allah 16:50 Subhanahu wa 16:51 taala sehingga mereka berburuk sangka 16:54 kepada Allah Subhanahu wa 17:01 taala. Wala tahinu wala 17:05 tahzanu wa antumul a'launa in kuntum 17:11 mukminin. Janganlah kamu bersikap lemah. 17:14 Kata 17:15 Allah, "Dan janganlah pula kamu bersedih 17:19 hati, padahal kamulah yang paling tinggi 17:23 derajatnya. 17:26 Jika kamu orang-orang yang beriman 17:29 kepada 17:40 Allahsum 17:53 faqalamahina amanu 17:59 Wallahu la 18:05 yuhibbimin. Jika kamu pada perang Uhud 18:08 mendapat 18:10 luka, maka sesungguhnya kaum kafir itu 18:15 pun pada perang Badar mendapat luka yang 18:22 serupa. Dan masa kejayaan dan kehancuran 18:26 itu kami pergilirkan di antara 18:30 manusia agar mereka mendapat 18:35 pelajaran. Dan supaya Allah membedakan 18:38 orang-orang yang beriman dengan 18:40 orang-orang yang 18:42 kafir supaya sebagian kamu 18:47 dijadikan dijadikannya gugur sebagai 18:49 syuhada. 18:52 Dan Allah tidak menyukai orang-orang 18:55 yang 18:58 zalim. Jadi di sinilah sesungguhnya ulul 19:03 albab 19:05 itu mempunyai peranan untuk 19:08 [Musik] 19:10 memahami bahwa sesungguhnya yang namanya 19:13 kemenangan dan kekalahan itu Allah 19:16 Subhanahu wa taala alah adil. Akan 19:18 diberkilkan oleh Allah Subhanahu wa 19:20 taala. 19:23 Pada suatu saat orang-orang yang beriman 19:26 diberikan kemenangan, pada saat yang 19:29 lain akan diberikan kekalahan. Artinya 19:33 di sini bahwa 19:35 sesungguhnya kekalahan dan kemenangan 19:37 itu dipergilirkan oleh Allah Subhanahu 19:39 wa taala. Itu adalah merupakan 19:41 sunatullah. 19:46 Ketika orang-orang yang beriman 19:48 itu 19:50 kalah, H 19:53 maka orang-orang yang tadi kalbunya 19:57 sesak. Kenapa ya kok kita kalah? H 20:01 padahal kita ini membela agama Allah. 20:04 Nah, di sinilah 20:05 sesungguhnya diperlukan pengertian atau 20:10 pemahaman orang-orang yang berakal 20:14 tadi. Bahwa 20:17 sesungguhnya Allah 20:19 menginginkan bahwa mereka yang berjuang 20:22 berperang di jalan Allah 20:25 dijadikan ee syuhada. H. 20:31 Sementara bagi orang-orang yang zalim 20:34 itu ya terbunuh karena Allah tidak suka 20:38 kepada 20:39 mereka. Jadi ada dua pemahaman. Ketika 20:42 orang yang beriman berperang di jalan 20:45 Allah, mati terbunuh di jalan Allah, 20:48 maka pemahaman bagi ulul albab adalah 20:52 sesungguhnya Allah 20:55 menginginkan supaya mereka mati. 20:59 dalam 21:00 keadaan membela agama Allah, mati 21:05 syahid. Sementara bagi orang-orang yang 21:08 durhaka kepada Allah, Allah tidak 21:14 suka. Allah tidak suka kepada 21:16 orang-orang yang 21:19 zalim. 21:21 Sehingga secara hakiki sama 21:24 persoalannya, sama-sama mati. Cuma yang 21:27 satu mati di dalam membela agama Allah, 21:30 yang satu mati karena 21:35 zalim. Begitulah sesungguhnya ee 21:38 orang-orang yang berakal atau ulul albab 21:41 itu memahami 21:43 tentang kisah dari perjuangan Rasulullah 21:47 sallallahu alaihi wasallam. 21:52 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 21:53 menjelaskan selanjutnya pada surah 21:56 Alimran pada ayat yang 22:01 ke-14. 22:03 Waliumakhisallahulladzina amanu 22:05 waamhaqal 22:09 kafirin. Dan agar Allah membersihkan 22:12 orang-orang yang beriman dari dosa 22:17 mereka. Jadi mereka yang terbunuh. 22:21 membela agama 22:23 Allah, 22:25 maka itu 22:27 adalah merupakan satu keinginan Allah 22:31 untuk 22:32 membersihkan orang-orang yang 22:35 beriman ya, orang-orang yang membela 22:38 agama Allah. Allah bersihkan semua 22:42 dosa-dosanya, diampuni oleh Allah 22:44 Subhanahu wa taala. 22:48 Wamqal 22:49 kafirin. Dan Allah membinasakan 22:52 orang-orang 22:54 kafir. 22:56 Sehingga bagi orang yang beriman itu 22:59 gugur dalam keadaan mati syahid. 23:02 Kemudian Allah bersihkan semua 23:05 dosa-dosanya. Sementara orang yang zalim 23:07 ini adalah mati dalam keadaan kafir. 23:11 Nauzubillah minalzalik. 23:16 Sehingga demikian dengan demikian 23:18 sesungguhnya bagi ulul albab itu 23:21 adalah melihat sesuatu itu bukan hanya 23:25 dari sisi 23:27 kacamata duniawiah 23:29 saja, tapi bagi ulbab, bagi orang-orang 23:33 yang berakal itu fid dunya hasanah wafil 23:37 akhirati 23:38 hasanah. Jadi di dunia baik, di akhirat 23:41 baik. Jadi pandangan itu jauh. 23:45 ke negeri 23:47 akhirat. Sementara orang-orang yang 23:50 berburuk sangka kepada 23:53 Allah penglihatannya hanya sampai di 23:57 dunia ini 23:59 saja. Ketika orang mati terbunuh sama 24:02 dengan orang mati yang 24:07 teraniaya. Kenapa demikian? 24:11 Karena pemahaman yang mereka miliki 24:15 adalah hanya 24:17 pada kehidupan duniawiah saja. Padahal 24:21 kalau kita mau 24:23 merenung, kehidupan dunia ini adalah 24:25 satu kehidupan yang singkat. 24:28 Sementara di akhirat itu adalah satu 24:31 kehidupan yang tanpa 24:34 batas, kekal 24:36 abadi. Dan itulah yang 24:39 menjadi pusat pemahaman dari orang-orang 24:42 yang berakal atau ulul albab. 24:48 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 24:51 menyampaikan 24:54 berita. Wala 24:57 tahsabannadina wala 24:59 tahsabannalladzina qutilu fibilillahi 25:03 amwata bal ahyaun indabbihim 25:06 yurazzaquun. 25:11 Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang 25:14 yang mati di jalan Allah itu 25:18 mati. Bahkan mereka itu hidup di sisi 25:22 Tuhannya dengan mendapatkan 25:27 rezeki. Jadi Allah menyatakan di dalam 25:30 surah Ali Imran pada ayat 6 25:33 169, mereka orang-orang yang membela 25:35 agama 25:36 Allah, orang-orang yang mati syahid. 25:40 Sesungguh sesungguhnya mereka itu tidak 25:42 mati kata Allah, tapi mereka tetap hidup 25:45 di sisi Allah bahkan mendapatkan rezeki 25:48 di sisi Allah. Maka inilah sesungguhnya 25:51 yang tidak dipahami oleh orang-orang 25:53 yang ee kalbunya tadi ee penuh dengan 25:59 kedurhakaan kepada Allah Subhanahu wa 26:00 sehingga berburuk sangka kepada 26:02 Allah. Karena tidak mampunya memahami 26:05 satu 26:07 kehidupan yang kekal. abadi di akhirat 26:15 sana. Kemudian 26:19 Allah memberikan 26:21 berita selanjutnya 26:24 pada ayat yang 26:26 ke-170 di dalam surah Ali 26:32 Imran. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 26:38 bimaahumullahu min 26:43 fadliastairuna 26:45 billadzina lam yalhaqu bihim min 26:50 khalfihim alla khaufun alaihim wala hum 26:57 yahzanun mereka dalam keadaan gembira 27:01 disebabkan karunia Allah yang diberi 27:05 berikannya kepada mereka, kepada 27:07 orang-orang yang mati syahid 27:11 tadi. Dan mereka bergirang hati terhadap 27:15 orang-orang yang masih tinggal di 27:17 belakang yang belum menyusul mereka. 27:24 Jadi mereka bersenang-senang di 27:28 sana 27:30 menunggu keluarganya yang masih berada 27:34 di muka bumi dengan harapan bersama-sama 27:37 menikmati satu kehidupan yang diberikan 27:41 oleh Allah Subhanahu wa taala di akhirat 27:43 sana. 27:46 bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap 27:49 mereka dan tidak pula mereka bersedih 27:53 hati. Itulah sesungguhnya satu 27:57 kehidupan di akhirat sana bagi 28:00 orang-orang yang gugur di jalan Allah 28:03 Subhanahu wa taala. Berjuang dengan 28:05 penuh kesulitan. 28:10 Sehingga bagi orang awam yang melihat 28:14 bahwa 28:16 kasihannya mereka itu hidupnya 28:19 menderita, bersusah 28:21 payah, tapi karena mereka itu adalah 28:24 ukurannya hanya duniawiah saja gitu. 28:28 Padahal sebenarnya mereka itu di sana 28:30 berbahagia gitu. Jadi terdapat perbedaan 28:35 pandangan. 28:36 Jadi orang-orang yang kalbunya dikunci 28:39 mati oleh Allah Subhanahu wa taala, 28:41 mereka melihat bahwa kehidupan ini hanya 28:43 di dunia saja. Ketika menderita di dunia 28:46 maka ya itulah penderitaan yang 28:50 sesungguhnya. Tidak demikian halnya 28:52 dengan ulul albab atau orang-orang yang 28:55 berakal itu. Justru penderitaan, 28:59 perjuangan yang dia rasakan pada saat 29:02 berjuang membela agama Allah. 29:05 Maka sesungguhnya di sana di akhirat 29:09 mereka mendapatkan satu 29:12 kebahagiaan disambut oleh Allah 29:14 Subhanahu wa taala dengan berbagai macam 29:18 kenikmatan. Itulah perbedaan 29:21 pandangan bagi ulul albab dan 29:24 orang-orang yang kalbunya dikunci mati 29:27 oleh Allah subhanahu wa taala. 29:32 Kemudian Allah 29:34 melanjutkan, 29:36 yastairuna binikmatim 29:39 minallahi 29:40 waadlin 29:42 waallaha la yud ajral 29:45 mukminin. Mereka mereka bergirang hati 29:48 dengan nikmat dan karunia yang besar 29:52 dari 29:53 Allah dan bahwa Allah tidak 29:57 menyia-nyiakan pahala orang-orang yang 30:00 beriman. 30:05 Begitulah sesungguhnya bagaimana ulbab 30:09 itu memahami 30:11 tentang kisah perjuangan 30:14 Rasul dan orang-orang yang beriman 30:18 bersamanya menghadapi berbagai macam 30:21 kesulitan dan penderitaan. 30:27 Maka bagi orang-orang yang 30:30 berakal, rabbana ma khalaqta hadza 30:33 batila. Tidak ada yang sia-sia apa yang 30:36 diperbuat oleh Allah Subhanahu wa taala. 30:39 Ternyata ee bagi orang-orang yang 30:42 berakal memahaminya di situlah 30:45 sesungguhnya kenikmatan yang 30:48 hakiki. Sehingga Rasulullah sallallahu 30:51 alaihi 30:52 wasallam di 30:54 dalam ee hadisnya di dalam Sahih Muslim 30:57 mengatakan 30:59 bahwa Rasulullah bersabda bahwa arwah 31:04 mereka berada dalam perut burung 31:11 hijau. Arwah dan burung tersebut memilih 31:16 tempat singgah yang berbentuk kanadil 31:21 yang bergantung di 31:24 Arasy. Jadi di Arasy sana ada satu 31:27 tempat namanya Kanadil. Kanadil ini e 31:31 [Musik] 31:33 jamak. Kalau mufradnya kindil. Jadi 31:36 berarti tempat itu ee 31:39 banyak di surga sana. 31:42 [Musik] 31:44 yang bernama Kanadil tadi, yaitu satu 31:47 tempat yang di dalamnya ada cahaya, ada 31:52 pelita, dan itu tergantung di 31:56 Arasy. Burung-burung itu terbang bebas 31:59 sesukanya di dalam surga, kata 32:01 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 32:05 Kemudian 32:06 mereka 32:08 mendatangi tempat Kanadil 32:14 tersebut. Kemudian Allah Subhanahu wa 32:16 taala menyaksikan 32:19 mereka. Dan Allah berkata, "Apakah 32:23 kalian masih menginginkan sesuatu?" 32:28 Allah bertanya 32:29 kepada orang-orang yang telah mati 32:32 syahid 32:34 tadi. Mereka menjawab, "Apagi, ya Allah, 32:37 yang kami inginkan sementara kami bebas 32:41 terbang sesuka kami di dalam surga." 32:48 Kemudian Allah menanyakan lagi sampai 32:51 Allah begitu perhatiannya 32:54 kepada hamba yang mati syahid tadi 32:59 bertanya kepada mereka sampai tiga kali. 33:05 Akhirnya mereka orang-orang yang mati 33:08 syahid 33:09 tadi ketika mereka sadar bahwa mereka 33:13 tidak 33:14 dibiarkan dan terus ditanya oleh Allah 33:17 Subhanahu wa 33:19 taala, 33:20 maka orang-orang yang mati syahid tadi 33:24 menjawab pertanyaan Allah Subhanahu wa 33:27 taala. Ya Rabb, ya Tuhan 33:30 kami, kami ingin 33:33 Engkau mengembalikan roh-roh kami ke 33:37 dalam jasad 33:40 kami hingga kami bisa terbunuh di 33:43 jalan-Mu sekali 33:47 lagi. Jadi permintaan orang-orang yang 33:49 mati syahid itu minta dikembalikan ke 33:53 dunia ya, dihidupkan kembali dan nanti 33:57 kalau meninggal minta supaya mati dalam 34:00 keadaan terbunuh, membela agama 34:02 Allah. 34:04 Subhanallah. Ini menunjukkan bahwa 34:06 nikmat yang sangat luar biasa. Ternyata 34:09 di sana orang-orang yang mati syahid 34:12 mati dalam membela agama Allah. 34:19 Ketika Allah mengetahui bahwa mereka 34:22 tidak punya keinginan 34:24 apapun, maka mereka pun dibiarkan oleh 34:28 Allah Subhanahu wa taala. 34:32 Jadi dari hadis sahih Muslim 34:36 tadi menunjukkan 34:39 bahwa ketika ditanya oleh Allah 34:42 Subhanahu wa taala maka permintaannya 34:45 cuman satu. Dia minta dihidupkan kembali 34:48 ke dunia dan nanti 34:52 ketika meninggal dunia mati terbunuh di 34:57 dalam membela agama Allah. Ternyata di 35:00 situlah hakikat kenikmatan yang 35:01 tertinggi di sisi Allah Subhanahu wa 35:05 taala. Di situlah sesungguhnya pemahaman 35:08 ulul albab. Di situlah sesungguh 35:09 pemahaman orang-orang yang berakal 35:11 tentang kehidupan 35:13 ini. Maka ternyata di situ 35:16 sesungguhnya 35:18 kenikmatan memperjuangkan agama Allah 35:21 itulah 35:23 sesungguhnya yang benar-benar akan 35:27 menghasilkan satu kenikmatan tertinggi 35:29 di sisi Allah Subhanahu wa taala. 35:34 Sehingga di sini di dalam kehidupan kita 35:37 sehari-hari akan terdapat pandangan yang 35:41 sangat 35:42 berbeda. Ketika orang memperjuangkan 35:45 agama Allah, kasihan ya mereka 35:48 teraniaya, kasihannya mereka dipenjara. 35:54 Kalau kita melihat bagaimana Nabi Yusuf 35:58 sebelum menjadi nabi 36:00 ya, Nabi Yusuf itu dibuang ke sumur. H 36:05 setelah dibuang ke sumur gak cukup dari 36:07 itu masuk penjara. 36:11 Hmm. Itu kan luar biasa penderitaan yang 36:14 luar biasa. Padahal sesungguhnya ketika 36:16 dibuang ke sumur, yang membuang ke sumur 36:18 itu adalah saudaranya sendiri. 36:22 Begitulah sesungguhnya fenomena 36:24 kehidupan itu. Inna maal usri 36:27 yusro bersama kesulitan dan kemudahan 36:30 gitu. Nah, bagi ulul bagi ulul albab, 36:34 bagi orang-orang yang berakal itu adalah 36:36 pola pemahamannya adalah pemahaman dunia 36:39 sampai akhirat 36:41 sana. Dan orientasi pemahamannya adalah 36:44 pemahaman akhirat. 36:46 Inilah di di sinilah sesungguhnya 36:49 terdapat satu 36:51 perbedaan. Sementara orang-orang yang 36:53 hubbud dunya tadi ya, orang yang hanya 36:58 kehidupannya itu bagaimana supaya hawa 37:01 nafsunya 37:03 puas, mendapatkan jabatan yang tinggi, 37:06 harta benda yang banyak, semua fasilitas 37:10 lengkap. Mereka hanya melihat dari sisi 37:12 dunia saja. Tapi ketika melihat orang 37:16 lain memperjuangkan agama Allah, berada 37:19 di 37:21 penjara, h teraniaya, 37:26 dikriminalisasi, maka 37:28 sesungguhnya 37:30 pejuang-pejuang akan mempunyai pemahaman 37:34 yang berbeda bahwa inilah sesungguhnya 37:37 kenikmatan hidup yang sesungguhnya. 37:40 Ketika memperjuangkan agama Allah, 37:42 menghadapi satu tekanan dari berbagai 37:44 macam kesulitan kehidupan, maka itulah 37:47 nikmat tertinggi yang Allah akan 37:50 berikan. Dan itu sudah akan dirasakan 37:53 pada saat berada di dunia, apalagi nanti 37:56 di 37:57 akhirat. H. Sehingga di sini terjadi 38:00 perbedaan pandangan. Bisa juga orang 38:02 lain yang melihat para syuhada tadi, 38:06 yang memperjuangkan agama Allah tadi, 38:09 orang lain akan lihat, "Uh, iya ya, 38:11 menderita 38:12 ya. Apa sih yang dicari sesungguhnya?" 38:15 Nah, ee begitu sederhana karena 38:19 penglihatannya hanya ee dunia saja. Tapi 38:22 sesungguhnya mereka ulul abab yang 38:24 berjuang itu pandangannya jauh sampai ke 38:27 negeri akhirat sana. 38:30 Sehingga inilah perbedaan 38:32 pandangan yang akan justru memberikan 38:35 kenyamanan, keteguhan, 38:37 ketenangan, dan apa yang dia rasakan ya 38:42 ee begitu ujian berat, tapi justru 38:46 batinnya itu gembira karena sesungguhnya 38:49 mendapatkan hiburan dari Allah Subhanahu 38:52 wa taala. Mereka merasakan bahwa apa 38:55 yang mereka lakukan adalah sesungguhnya 38:57 semata-mata memperjuangkan agama Allah 39:00 Subhanahu wa taala. 39:02 Sehingga dengan demikian ee begitulah 39:05 orang-orang yang berakal tadi atau ulul 39:08 albab tabi di dalam memahami 39:12 kisah 39:14 penderitaan ee ujian yang begitu berat 39:16 yang dialami oleh Rasul dan para 39:21 sahabat-sahabatnya ketika memperjuangkan 39:24 agama Allah Subhanahu wa taala. 39:27 Barangkali itu. Wallahuam. 39:29 Baik, IAT. Demikian ee renungan QBU 39:32 bersama Ustaz Rahmatullah dengan tema 39:34 Ulul Albab memahami kisah Rasulullah. 39:37 Yang ingin bergabung silakan Ikwan 39:38 Akhwat ditunggu di WhatsApp kami di 39:43 0811999720 ataupun telepon di 39:47 0218451512. Kami segera 39:51 [Musik] 40:02 kembali attack 40:05 at 40:22 [Musik] 40:39 at 40:43 [Musik] 41:00 [Musik] 41:12 at 41:21 [Musik] 41:38 [Musik] 41:55 at 41:59 [Musik] 42:16 [Musik] 42:35 at 42:38 [Musik] 42:54 [Musik] 43:15 at 43:32 [Musik] 43:44 [Musik] 43:49 Brail 44:12 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 44:14 bersama kami Ikhwan Awat di acara 44:15 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 44:18 dengan tema Ulul Albab memahami kisah 44:20 Rasul. Sudah ada yang bergabung 44:22 ditelepon silakan. Halo. Asalamualaikum. 44:26 Halo. 44:27 Asalamualaikum warahmatullahi 44:29 wabarakatuh. Halikum. Tidak terdengar 44:30 suaranya Mas Agus. 44:33 Tolong. Halo. Halo. Dengan siapa Ibu? 44:36 Dengan Ibu Sri. Ibu Sri di mana? Ibu Sri 44:39 di Jatinegara. Jatinegara. Silakan. Ibu 44:42 Sri. Iya. Asalamualaikum warahmatullahi 44:45 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 44:47 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 44:49 Rahmatullah ya. Dan selalu dimuliakan 44:52 Allah subhanahu wa taala. Kami mau 44:54 menanyakan, Pak Ustaz ee ini tentang 44:58 orang yang berpulang di jalan Allah yang 45:02 boleh dikatakan mati syahid. Apakah yang 45:06 bisa ee disebut dengan para syuhada? Dan 45:10 para syuhada ini apakah bisa memberikan 45:13 syafaat di yaumul kiamah kepada kita? 45:16 Karena kami pernah membaca di suatu 45:20 hadis apa di Al-Qur'an ya, bahwa besok 45:23 ada tiga golongan yang bisa memberikan 45:26 syafaat kepada kita para nabi dan para 45:29 syuhada dan para ulama. Apakah yang 45:32 berpulang di jalan Allah ini besok 45:34 apakah bisa memberikan syafaat buat 45:37 untuk kita? Saya rasa begitu dulu, Pak 45:40 Ustaz. Mohon jawabannya. Terima kasih. 45:43 Asalamualaikum warahmatullahi 45:45 wabarakatuh. Ibu Sri, terima kasih. 45:48 Baik, terima kasih kepada Ibu Sri di 45:53 Jatinegara. Ee 45:57 bismillahirrahmanirrahim. Pertanyaannya 45:58 adalah ee para syuhada itu apakah bisa 46:03 memberikan ee syafaat atau pertolongan 46:06 gitu ya? 46:10 Ee yang pertama adalah bahwa ee syafaat 46:16 itu atau pertolongan 46:19 itu ee akan diberikan oleh ee apa 46:24 namanya ee nabi ya. Bahkan ee yang 46:29 pertama adalah ee syafaat itu akan 46:33 diperoleh ee oleh kita yaitu kita 46:36 mendapatkan syafaat dari Al-Qur'anul 46:38 Karim. 46:41 ketika ee kita ee di dalam kehidupan itu 46:47 ee 46:49 selalu berkomunikasi, 46:52 berinteraksi ee 46:55 mentadaburi, mengamalkan Al-Qur'anul 46:59 Karim dan mengajarkan kepada orang lain. 47:03 Bahkan di dalam hadis Nabi sallallahu 47:04 alaihi wasallam bahwa 47:07 ee man ta'alamal Quran ya khairukum man 47:11 ta'alamal Quran 47:13 waamahu. Jadi ee orang yang baik di 47:18 antara kalian adalah orang yang 47:20 mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkan 47:23 mengajarkannya. 47:25 Bahkan di dalam hadis yang lain 47:28 disebutkan bahwa ketika kedua orang tua 47:32 itu 47:34 meninggal semasa hidupnya merasakan ee 47:38 tidak pernah ee melakukan satu perbuatan 47:42 yang 47:43 istimewa. Akan tetapi di sana di akhirat 47:47 mendapatkan hadiah ya hadiah kehormatan 47:51 ya mahkota kemuliaan. 47:55 dan baju kemuliaan yang terbuat dari 47:59 cahaya. Kemudian orang tua tadi, kedua 48:02 orang tadi, kedua orang tua tadi itu 48:05 bertanya, "Kenapa kok bisa 48:08 demikian?" Kemudian ada satu jawaban 48:12 bahwa sesungguhnya 48:15 anakmu ee telah mempelajar, telah 48:19 belajar Al-Qur'an, memahami dan 48:21 mengajarkan Al-Qur'an. 48:25 Jadi ketika anak kita yang kita didik 48:28 itu mempelajari 48:30 Al-Qur'an, memahaminya, menghayati, 48:34 melakukan, kemudian mengajarkan kepada 48:37 orang lain, maka bukan hanya dia 48:40 saja, akan tetapi orang tuanya juga 48:43 mendapatkan syafaat dari anaknya tadi. 48:48 Karena kebaikan anak yang melakukan 48:51 kebaikan itu karena adalah didikan orang 48:54 tua. Jadi itu adalah ee syafaat yang 48:58 diberikan oleh ee anak kita. Jadi anak 49:02 kita itu sesungguhnya adalah asyad 49:04 akhirat. Asyad akhirat. Ya. Subhanallah. 49:08 Kemudian yang kedua, Nabi ya. Nabi 49:10 sallallahu alaihi wasallam. Jadi di 49:12 dalam hadis 49:14 disebutkan ee perbanyaklah kita 49:17 berselawat kepada Nabi sallallahu alaihi 49:18 wasallam. 49:20 Maka orang yang 49:22 banyak ee berzikir dengan selawat kepada 49:25 Nabi itu 49:28 maka Nabi akan memberikan syafaatnya 49:31 kepada orang yang selalu berselawat 49:33 kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam. 49:35 Jadi, Nabi itu adalah ketika orang 49:38 berselawat ya, Allahumma sholli wasallim 49:40 wabarik ala Muhammad wa ala ali 49:42 Muhammad, maka Nabi itu akan menjawab 49:45 selawat kita 10 kali, gitu. 49:48 Jadi, ketika kita ee sesungguhnya ketika 49:52 ketika kita sudah berselawat di di dunia 49:55 ini ya sekali kepada Nabi, maka kita 49:58 sudah mendapatkan syafaat dari Nabi 10 50:00 kali di dunia ini. 50:03 Bukan hanya itu saja. 50:06 Para malaikat berselawat 50:10 Heeh. 10 kali. Dan Allah sendiri 50:13 berselawat. Ketika kita berselawat 50:15 kepada Nabi, Allah sendiri berselawat 50:17 kepada kita. Itu kan sesuatu syafaat ya. 50:20 Syafaat luar biasa. Hm. Kemudian ee apa 50:24 namanya? Siddiqin dan syuhada. Nah, ada 50:28 siddiqin syuhada ya. 50:31 Mereka itu adalah orang-orang yang ee 50:35 misalnya ee di antara kita ee ini adalah 50:39 ee guru-guru yang betul-betul ikhlas 50:44 ya ee berjuang di jalan Allah, 50:47 menyampaikan ee ilmunya bahkan berjuang 50:50 memperjuangkan agama Allah bersama 50:53 mereka ya. 50:56 Kemudian mereka itu ee ee apa namanya ee 51:00 mati dalam keadaan terbunuh, membela 51:02 agama Allah 51:04 gitu. Maka kita yang masih hidup, yang 51:07 semasa hidup kita berjuang bersama 51:09 mereka, maka nanti di sana mereka tadi 51:11 sudah disebutkan bahwa ee bahwa mereka 51:15 itu bergirang ya. 51:21 ee nanti Ibu istri bisa dilihat di ee 51:25 mana 51:29 di surat ee Ali Imran pada ayat yang 51:33 ke-170 ya. 51:37 Jadi mereka dalam keadaan gembira 51:40 disebabkan karunia Allah yang diberikan 51:42 kepada mereka dan mereka bergirang hati 51:45 terhadap orang-orang yang masih tinggal 51:47 di belakang yang belum menyusul mereka. 51:51 Jadi mereka menunggu di sana gitu. 51:55 Jadi menunggu kita yang sama-sama 51:57 berjuang di jalan Allah sementara mereka 51:59 lebih dahulu ya dan kebetulan mereka itu 52:02 terbunuh membela agama Allah. 52:06 Nah, kita ini adalah ee orang-orang yang 52:10 bersama-sama memilih agama Allah. Nah, 52:12 maka mereka karena nanti di akhirat itu 52:14 akan dikumpulkan. Iya. H. Jadi ee kalau 52:19 kita lihat di 52:22 dalam 52:25 ee mari kita lihat di dalam ee surah 4 52:30 ya, ayat 52:32 69 ya. 52:36 Nanti Ibu Sri bisa dilihat di 52:39 dalam 52:40 ee surat An-Nisa surah 4 ya ayat 52:44 ke 52:46 9. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 52:54 Wamuti warasula faulaika maadina 52:59 anamallahu alaihim minan nabiina 53:03 wasiddiqina wasuha 53:06 wasihin wauna ulaika riq. 53:13 Siapa yang taat kepada Allah dan 53:16 Rasul-Nya, maka mereka itu akan 53:20 bersama-sama dengan orang yang diberi 53:24 nikmat oleh 53:25 Allah. Siapa mereka itu? yaitu para 53:30 nabi, para pencinta 53:34 kebenaran, orang-orang yang mati 53:37 syahid, dan orang-orang yang 53:40 saleh. Mereka itulah sebaik-baik 53:44 teman. 53:47 Jadi ee kepada Ibu Sri bahwa kehidupan 53:52 itu nanti di akhirat itu akan 53:55 dikumpulkan oleh Allah Subhanahu wa 53:56 taala. Jadi kalau kita ee selama di 54:00 dunia berkumpul bersama-sama dengan 54:02 orang yang 54:04 beriman ya bersama-sama dengan 54:07 orang-orang yang memperjuangkan agama 54:09 Allah maka nanti akan dikumpulkan adalah 54:11 di sana bersama-sama mereka 54:15 itu. Nah, maka di sini persyaratannya 54:19 adalah taat kepada perintah Allah dan 54:22 Rasulnya. 54:25 Tadi kita sudah sampaikan bagaimana ee 54:28 anak kita justru juga memberikan syafaat 54:30 kepada orang tuanya, anak yang saleh. 54:32 Nah, anak yang saleh tentunya artinya 54:34 anak yang kita didik ya. Jadi anak itu 54:37 sesungguhnya aset akhirat. Akhirat. Hm. 54:41 Maka demikian juga ee para nabi ya, para 54:45 rasul, para siddiqin, para syahada 54:48 wasalihin itulah sesungguhnya 54:51 kelompok-kelompok nanti yang akan 54:53 dikumpulkan oleh Allah Subhanahu wa 54:55 taala di akhirat. 54:59 Heeh. Ee sehingga 55:01 ee sesungguhnya bagi orang-orang yang 55:04 beriman 55:06 itu ketika misalnya ee salat ya H 55:11 itu kan senantiasa berdoa. 55:16 Jadi kepada tahiyat-tahir itu ya. Maka 55:19 disebutkan wa ibadillahi faliihin. Jadi 55:23 kepada hamba-hamba yang saleh juga 55:25 didoakan. Jadi sesungguhnya di antara 55:28 orang yang beriman itu sesungguhnya 55:30 mempunyai satu keterkaitan yang kuat. H 55:33 sama-sama mendoakan kepada Allah 55:35 Subhanahu wa taala. Maka itulah 55:37 sesungguhnya yang doa itulah yang akan 55:39 memberikan syafaat nanti di akhirat 55:41 gitu. Ah di wahasuna ulaika rofiq. 55:45 Itulah teman yang terbaik kata Allah 55:47 Subhanahu wa taala. 55:51 Ya, tentu saja ee apa namanya? Ketika 55:55 tadi Bu Sri ee bertanya apakah ee 55:57 mendapatkan syafaat, maka hakikat 56:00 daripada itu semua ee adalah ee 56:04 tergantung kepada diri kita. Artinya 56:07 kita ini taat enggak kepada Allah? Kita 56:10 sudah melakukan apa yang diperintahkan 56:13 oleh Allah dan rasulnya apa tidak gitu. 56:15 Jadi itu sesungguhnya ee hakikat yang 56:19 harus kita ee upayakan semaksimal 56:23 mungkin. Jadi jangan jangan mengharapkan 56:26 syafaat tapi kita tidak berbuat apa-apa. 56:29 Itu sesuatu yang tidak 56:31 mungkin. Hm. Misalnya kita oh 56:34 mengharapkan ee syafaat Nabi sallallahu 56:37 alaihi wasallam. 56:39 Tapi kita ee ibadah tidak pernah apalagi 56:44 membaca selawat tidak pernah. 56:47 Jadi bagaimana kita mau mendapat syafaat 56:48 Nabi? Orang perintah apa yang di ee 56:52 perintahkan oleh Nabi tidak pernah 56:55 dilakukan. Begitu juga bagaimana kita 56:57 akan mendapatkan syafaat dari anak kita. 56:59 Orang kita enggak pernah mendidik anak 57:01 kita. Ya kan? 57:03 Jadi artinya bahwa hakikat dari syafaat 57:06 itu adalah ee sejauh mana sesungguhnya 57:10 kita itu berbuat kebajikan. Maka 57:12 kebajikan itulah hakikatnya yang akan 57:15 memberikan syafaat kepada kita. Kalau 57:18 kita tidak pernah membuat kebajikan, 57:20 jangan kita mengharapkan 57:23 sesuatu. Hm. Karena sesungguhnya ee apa 57:27 namanya? Syafaat itu adalah upaya 57:29 kebajikan yang sudah kita lakukan ketika 57:32 kita berada di muka bumi ini, gitu. 57:36 Baik kepada Allah ya, maupun kepada 57:39 sesamanya ya, maupun kita mengikuti ee 57:43 perintah atau sunah Rasulullah 57:45 sallallahu alaihi wasallam. Maka itulah 57:47 sesungguhnya yang akan membuahkan 57:49 syafaat. 57:50 Jadi inti daripada syafaat itu 57:52 sesungguhnya bukan mengharapkan syafaat 57:55 tapi kita tidak berbuat sesuatu ee 57:58 justru sesungguhnya syafaat itu akan 58:01 diperoleh ketika kita 58:03 mengupayakan semaksimal mungkin berbuat 58:07 kebajikan. Maka itulah sesungguhnya 58:08 syafaat. H hm. Jadi ee apa namanya 58:14 bergantung kepada kita apa yang sudah 58:16 kita perbuat. Maka itulah sesungguhnya 58:18 hakikat daripada syafaat tadi 58:21 gitu. Barangkali itu Ibu S baik yang 58:24 bisa kami sampaikan. Wallahuam. Jadi ada 58:27 upaya ya tidak hanya mengharapkan 58:28 syafaat saja tapi dengan upaya dengan 58:30 maksimal ibadah kepada Allah Subhanahu 58:32 wa taala dan juga Iya. Sesungguhnya 58:34 syafaat itu kan hasil dari apa yang kita 58:36 lakukan. 58:38 Misalnya kita salat salat itu nanti akan 58:40 memberikan syafaat kepada kita. 58:44 Hm. Baca, baca Quran itu bukan mabikan 58:47 syafaat. Kemudian kita bersedekah. 58:50 Itulah sesungguhnya yang dimaksudkan 58:52 syafaat itu, gitu. H. Jadi, ada 58:55 syafaatnya sedekah, ada syafaatnya 58:57 salat, ada syafaatnya 58:59 kesabaran. Jadi artinya kita jangan 59:03 mengharapkan syafaat sedekah padahal 59:05 kita enggak pernah bersedekah. 59:08 Mustahil. Nah, kita tidak jangan sampai 59:11 mengharapkan syafaat dari kesabaran. 59:14 Padahal kita tidak pernah bersabar gitu. 59:16 Jadi itu sesungguhnya yang perlu kita 59:18 pahami di dalam kehidupan ini bahwa 59:21 sesungguhnya sampai sejauh mana kita 59:24 berupaya ee semaksimal mungkin untuk 59:28 taat kepada Allah dan rasul-Nya itu. 59:31 Tadi dikatakan e wam allahul faulaika 59:36 maadinaum 59:37 bil. Jadi ee apa ee di surat 4 ayat 69 59:42 maat. Jadi siapa yang taat kepada Allah 59:45 dan 59:46 Rasul-Nya maka dia akan bersama-sama 59:50 dengan para nabi, para siddiqin, para 59:53 asyuada wasolihin wahasuna ulaika rofiq. 59:56 Ah itulah teman yang terbaik di akhirat 59:58 sana gitu. Jadi barangkali itu ee 1:00:03 pemahaman tentang syafaat. Syafaat. 1:00:05 Wallahuam. Baik, selanjutnya pertanyaan 1:00:08 dari WhatsApp yang masuk ustaz dari ee 1:00:10 hamba Allah Pak Ustaz. Asalamualaikum 1:00:11 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:12 Waalaikumsalam warahmatullah. Ustaz, 1:00:14 jika dengan proses tafakur itu dapat 1:00:17 memberikan kesadaran bahwa ternyata 1:00:19 manusia itu adalah sebagian dari 1:00:22 makhluk-makhluk Allah yang terkecil di 1:00:24 alam ini. Bagaimana agar manusia 1:00:26 mengakui dengan tulus dan penuh 1:00:28 kesadaran bahwa apa yang diciptakannya 1:00:31 tidaklah sia-sia. Mohon penceranya, 1:00:33 Ustaz. 1:00:36 Iya. Dari siapa tadi? Hamba Allah. Ust. 1:00:38 Hamba Allah. Jadi di situ hamba Allah 1:00:40 itu sesungguhnya di situ adalah ee surah 1:00:44 Ali Imran ya. Al Imran surat Imran surat 1:00:48 yang ketiga pada ayat yang 1:00:51 ke 190 dan 191 ya. Mari kita lihat di 1:00:59 situ. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:01:03 Inna fi khalqis samawati wal ardilafil 1:01:06 laili wnahari laayatulil 1:01:11 albab. Sesungguhnya di dalam penciptaan 1:01:14 langit dan 1:01:16 bumi pergantian malam dan siang la ayat 1:01:21 liulil albab. Itulah ayat yang 1:01:23 sesungguhnya 1:01:26 bagi ulbab, bagi orang yang berakal. 1:01:29 Jadi ulul albab itu orang yang 1:01:32 berakal. J ulul albab itu orang yang 1:01:35 mempunyai albab. Albab itu jamak kalau 1:01:37 mufradnya itu lubun. Lubun itu ya 1:01:40 akal. 1:01:43 H ee siapa sesungguhnya ulul albab itu? 1:01:47 Maka di sini dikatakan alladzina 1:01:50 yzakurunallahaqiam waqu wa 1:01:53 junubihim. Jadi ulul albab itu adalah 1:01:55 orang yang senantiasa berzikir ya. dalam 1:01:59 keadaan berdiri, duduk, dan berbaring. 1:02:02 Jadi, posisi berdiri, duduk, dan 1:02:04 berbaring itu posisi manusia. Artinya 1:02:06 senantiasa dia 1:02:09 berzikir, tidak pernah tidak. Nah, itu 1:02:12 yang dimakan dengan ulul albab. Kemudian 1:02:15 apa? Watatafakar fi khq samawati wal. 1:02:18 Kemudian dia bertafakur memikirkan 1:02:20 tentang penciptaan langit dan 1:02:25 bumi. Maka hasil dari pemikiran tadi 1:02:28 diawali dengan berpikir. H eh berzikir. 1:02:33 Jadi situ di situ sesungguhnya ada dua 1:02:35 kekuatan, berzikir dan berpikir. Dan itu 1:02:39 yang diamakan dengan akal. 1:02:43 Jadi akal itu zikirnya dulu baru 1:02:45 berpikir. Nah, itu namanya akal. H 1:02:48 sementara berpikir ya hanya berpikir 1:02:51 saja tidak ada zikirnya. Artinya apa? 1:02:55 Tidak ada urusannya dengan Allah. Ah itu 1:02:57 namanya berpikir. Berpikir saja gitu. 1:02:59 Hm. Tapi kalau orang berakal itu artinya 1:03:02 apa? Orang itu urusannya dengan Allah 1:03:05 dulu baru 1:03:07 berpikir baru beratafakar khqama baru 1:03:11 memikirkan tentang penciptaan langit dan 1:03:14 bumi. Dan di situ topiknya langit dan 1:03:17 bumi bukan hanya dan langit dan bumi 1:03:19 saja termasuk musibah. Ya. Jadi kalau di 1:03:24 di dikembangkan lagi bahwa sesungguhnya 1:03:27 ulul albab itu adalah orang-orang yang 1:03:30 senantiasa berzikir dalam keadaan 1:03:32 berdiri, duduk dan 1:03:34 berbaring. Kemudian dia memikirkan 1:03:36 tentang musibah. Hm. 1:03:39 Hm. Setelah memikirkan musibah, kemudian 1:03:42 apa yang rabbana ma khalaqta hza batila. 1:03:46 Artinya apa? Tidak sia-sia musibah yang 1:03:49 diturunkan oleh Allah. Artinya apa? Ulul 1:03:52 albab 1:03:54 itu memperoleh pemahaman bahwa di balik 1:03:59 musibah yang Allah turunkan ada satu 1:04:02 kebaikan yang banyak yang bakal Allah 1:04:04 akan 1:04:05 berikan. Nah, itu yang dimakan dengan 1:04:07 rabbana ma khalaqta hza batila. Jadi 1:04:09 tidak ada yang sia-sia. Kalau tadi 1:04:11 dikatakan Allah akan sesungguhnya Allah 1:04:14 akan membersihkan kita. Allah akan 1:04:18 mengampuni dosa-dosa kita. Allah akan 1:04:20 menaikkan derajat 1:04:23 kita. Maka di situ 1:04:26 dikatakan ee rabbana ma khalaqta hadza 1:04:30 batila. Ya. Jadi mereka merenung. 1:04:35 Sesungguhnya 1:04:37 musibah atau katakanlah 1:04:40 COVID19 ini itulah sesungguhnya ee 1:04:45 merupakan perintah Allah untuk turun ke 1:04:49 muka bumi. Tak ada satu pun yang bisa 1:04:53 berjalan dengan sendirinya kecuali 1:04:56 dengan perintah Allah Subhanahu wa 1:04:58 taala. Rabbana ma khalaqta hadza batila. 1:05:01 Tidak ada yang sia-sia. Sehingga apa? 1:05:04 dengan COVID ini bagi orang-orang yang 1:05:06 beriman akan selalu 1:05:09 meningkatkan ee apa zikirnya itu kepada 1:05:12 Allah. Selalu bergantung kepada Allah 1:05:14 bahwa keselamatan itu semuanya adalah 1:05:17 ada di tangan 1:05:18 Allah. Jadi ee COVID-19 itu akan tunduk 1:05:24 kepada perintah Allah Subhanahu wa 1:05:26 taala. 1:05:27 Maka sekarang gejalanya ada dua. 1:05:30 Ada orang yang memahami betul-betul 1:05:32 bahwa virus ini adalah akan tunduk 1:05:36 kepada perintah Allah. H. Tapi ada juga 1:05:40 ilahnya kepada virus. Ketakutannya luar 1:05:43 biasa kepada virus. Maka itu bukan ulul 1:05:46 albab. Hm. Kalau orang yang berakal, 1:05:50 orang yang ulul albab tidak seperti 1:05:52 itu. Orang yang senantiasa mengingat 1:05:55 Allah baru memikirkan tentang virus. 1:05:59 Rabbana ma 1:06:01 khalaqtilah. Ternyata dengan virus yang 1:06:04 Allah turunkan ini, orang-orang yang 1:06:06 beriman itu akan semakin mendekatkan 1:06:09 diri kepadanya. pasrah total kepada 1:06:12 Allah bahwa segala sesuatu akan terjadi 1:06:15 kun fayakun 1:06:17 hanya ee sesuai dengan perintah Allah 1:06:20 Subhanahu wa taala. Sehingga apa? Di 1:06:22 situlah sesungguhnya keimanan ulab itu. 1:06:27 Jadi karena memang itu adalah ee 1:06:29 perintah Allah ya sudah kita minta saja 1:06:31 kepada Allah. Minta supaya diselamatkan 1:06:34 ya. Ya Allah ee kami masih butuh Ya 1:06:37 Allah. Butuh untuk membela agama-Mu ya 1:06:40 Allah. Butuh untuk mendekatkan diri 1:06:43 kepadaMu ya Allah. Selamatkan dulu ya 1:06:45 Allah. Nah hindarkan dari ee malapetaka 1:06:48 ini, Ya Allah. Ya, kita minta kepada 1:06:50 Allah gitu. E sehinggalah sehingga 1:06:53 segala sesuatu itu ee apa? Inn lillahi 1:06:57 wa inna ilaihi rojiun. Sesungguhnya kami 1:06:59 ini adalah milik Allah dan kami ini 1:07:02 semua akan kembali kepada Allah 1:07:03 Subhanahu wa taala. Sehingga begitulah 1:07:06 sesungguhnya cara ee orang-orang yang 1:07:09 berakal itu memahami satu 1:07:12 kehidupan. Sehingga kalau tadi 1:07:14 ditanyakan ee apa namanya ee hamba Allah 1:07:19 tadi rabbana ma khalaqta hadza batil. 1:07:22 Tidak ada yang sia-sia apa yang 1:07:24 diciptakan oleh Allah. Artinya apa? di 1:07:26 balik itu ada satu hikmah yang besar. 1:07:29 Nah, itulah yang selalu menjadi 1:07:32 pemahaman bagi orang-orang yang 1:07:35 beramal. Tapi bagi orang-orang yang ee 1:07:39 kalbunya dikunci mati sama Allah, 1:07:41 mikirnya enggak ketakutan luar 1:07:43 biasa. Wah. Bahwa ini adalah pembunuh ee 1:07:48 pembunuh yang ee tidak kelihatan gitu. 1:07:52 Padahal sebenarnya biasa saja hidup mati 1:07:55 itu kan di tangan Allah gitu 1:07:57 ya. Ya. Ya. Allah itu yang menghidupkan, 1:08:01 yang mematikan dan menentukan segala 1:08:03 sesuatu itu adalah Allah Subhanahu wa 1:08:05 taala. Maka bagi orang yang beriman itu 1:08:08 adalah merupakan satu cambuk untuk 1:08:12 semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa 1:08:14 taala. Barangkali juga karena memang 1:08:16 umat ini sudah ee banyak yang lupa 1:08:19 kepada Allah. 1:08:21 merasa mereka itu tidak diciptakan oleh 1:08:23 Allah gitu. Padahal kehidupan ini 1:08:26 semuanya itulah Allah yang mengatur 1:08:28 segalanya. Sehingga ee pandangan yang 1:08:32 hanya berorientasi kepada kehidupan 1:08:35 dunia itu kemudian Allah tegur dengan 1:08:38 menurunkan virus tadi. Itu tazkirah 1:08:41 peringatan dari Allah Subhanahu wa taala 1:08:43 supaya kita kembali ke jalan Allah 1:08:46 barangkali itu. Wallahuam. 1:08:48 Baik, selanjutnya dari Bapak Sodqin, Pak 1:08:52 Ustaz di Jakarta Timur. Asalamualaikum 1:08:53 warahmatullahi wabarakatuh. Ya, Ustaz, 1:08:55 dalam surat Al-An'am, surah ke-6 ayat 70 1:09:00 yang artinya, "Tinggalkanlah orang-orang 1:09:02 yang menjadikan agamanya sebagai 1:09:04 permainan dan senda gurau dan mereka 1:09:07 telah tertipu oleh kehidupan dunia. 1:09:09 Peringatkanlah mereka dengan Al-Qur'an 1:09:11 agar setiap orang tidak terjerumus ke 1:09:13 dalam neraka karena perbuatannya 1:09:15 sendiri." 1:09:16 Ini Pak Ustaz ayat di atas tadi untuk 1:09:18 siapa dan ditujukan kepada siapa? Apa 1:09:21 dalam memilih pemimpin atau hanya dalam 1:09:23 pergaulan saja Pak Ustaz? Iya. Baik 1:09:26 kepada Pak Sodqin pada surah Al-An'am 1:09:29 itu ayat 70 itu ditujukan kepada siapa? 1:09:34 Itu ditujukan nanti bisa dilihat di ayat 1:09:37 68-nya ya. 1:09:39 Jadi di situ disebutkan apabila engkau 1:09:42 Muhammad melihat orang-orang yang 1:09:45 memperoloh-oloh ayat Kami maka 1:09:48 tinggalkanlah mereka hingga mereka 1:09:50 beralih ke pemenjaraan 1:09:53 lain. Dan jika setan benar-benar 1:09:55 menjadikan engkau 1:09:57 lupa akan larangan ini, setelah ingat 1:10:01 kembali, janganlah engkau duduk bersama 1:10:04 orang-orang yang zalim. 1:10:06 Jadi itu ditujukan kepada jadi 1:10:10 begini ee jadi ee kepada para dai 1:10:15 menyampaikan suatu 1:10:17 kebenaran. Jadi kepada siapa saja orang 1:10:19 yang 1:10:20 diperingati ya tapi justru kita 1:10:22 diolok-olok gitu. 1:10:26 Ah, itu mah e 1:10:29 sudah sudah banyak didengar. Itu arti 1:10:33 meremehkan ya meremkan dakwah yang 1:10:36 disampaikan oleh Nabi ya. Ya. Jadi kalau 1:10:40 ee kekinian itu itulah dakwah yang 1:10:43 disampaikan oleh para mubaligh 1:10:45 menyampaikan tentang kebenaran maka 1:10:48 diolok-olok gitu. H hm. 1:10:53 Jadi ee ya kira-kira kalau kita lihat di 1:10:57 medsos ee itulah yang dilakukan oleh Abu 1:10:59 Janda itu gitu ni. 1:11:03 Jadi ya mengolok-olok ya, jadi ngeledek 1:11:06 gitu. Maka tinggalkanlah orang yang 1:11:09 seperti itu. M itu mah urusan Allah 1:11:11 saja. Hmm. Tapi bagi kita sebagai apa? 1:11:17 pemberi peringatan atau 1:11:20 menyampaikan ee satu kebenaran. 1:11:24 Maka Allah menyatakan di dalam surah 1:11:26 Al-Furqan ayat 63 itu disebutkan bahwa 1:11:30 auzubillah minasyaitanirrajim wa 1:11:33 ibadahmanadzi wa ibadahmanilladina 1:11:36 yamsyuna alal ardhi haunan waidza 1:11:39 khatabahumul jahiluna 1:11:42 qam jadi hamba arrahman artinya hamba 1:11:46 Allah yaitu orang-orang yang berjalan di 1:11:49 muka bumi haunan dengan rendah hati 1:11:52 tidak sombong 1:11:57 Apabila orang-orang jahil itu ngeledek, 1:12:00 nyapa, merendahkan, 1:12:03 melecehkan, 1:12:05 waidumul jahiluna salam. Maka si 1:12:10 pembawa ee apa namanya? nasihatnya tetap 1:12:15 ucapanucapan yang keluar dari lisannya 1:12:18 itu adalah ucap ucapan yang mengandung 1:12:22 keselamatan. Jadi bukan sumpah serapah 1:12:26 atau membalas ledekan. H membalas 1:12:31 ledekan boleh. Heeh. Tapi yang setimpal 1:12:34 ya. Betul. 1:12:36 Tapi ee nilai kesabaran tidak akan 1:12:40 mendapat. Hm. Jadi kalau dikatakan rbana 1:12:44 ma khalaqta h bat ah itu tidak 1:12:46 dapat karena sudah membalas gitu. Tapi 1:12:50 ketika tetap ucapan-ucapan yang 1:12:52 mengandung keselamatan yang disampaikan 1:12:55 maka nanti akan mendapatkan rabbana ma 1:12:57 khalaqta hadza batila. Artinya di balik 1:13:00 ledekan itu kita sampaikan kebenaran, 1:13:04 kita tetap santun. Maka itulah 1:13:06 sesungguhnya nilai kesabaran itu. Itu 1:13:08 yang mempunyai nilai terbanyak. 1:13:10 Begitulah cara ulbab, orang berakal 1:13:14 memahami tentang fenomena kehidupan 1:13:18 itu. Jadi kalau tadi ee Pak 1:13:23 Sodikin ee bertanya tentang surat 6 ayat 1:13:27 70, maka itu sebenarnya ditujukan kepada 1:13:31 surat 6 pada ayat 68-nya tadi. Nah, 1:13:35 kemudian di apa namanya? Kalau kehidupan 1:13:38 kita sekarang artinya ketika seseorang 1:13:41 itu menyampaikan satu kebenaran itu 1:13:43 diledek gitu. H jadi orang-orang yang 1:13:49 jahil orang-orang yang ketika ee 1:13:53 seseorang menyampaikan satu kebenaran 1:13:55 diledek ee dicaci maki gitu 1:13:58 kan 1:14:02 ya. Maka tinggalkan saja orang yang 1:14:04 seperti itu kata Allah begitu. Jangan 1:14:06 duduk bersama mereka kata Allah. 1:14:10 Begitu barangkali itu, Pak Sudikan. 1:14:12 Wallahuam. Iya. Selanjutnya dari Ibu 1:14:15 Tini, Pak Ustaz. Asalamualaikum 1:14:16 warahmatullahi wabarakatuh. 1:14:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:14:18 wabarakatuh. Ee Ustaz, semoga 1:14:20 sehat-sehat selalu ya. Amin ya rabbal 1:14:22 alamin. Amin. Ee, Pak Ustaz memang 1:14:24 adalah sangat mulia apabila dapat 1:14:26 mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain. 1:14:29 Bagaimana dengan seseorang yang sudah 1:14:31 bisa membaca Al-Qur'an akan tetapi belum 1:14:34 bisa mengajarkan kepada orang lain 1:14:37 disebabkan kemampuannya dalam 1:14:40 kemampuannya belum memenuhi syarat untuk 1:14:42 mengajarkan kepada orang lain 1:14:44 berdasarkan kriteria tempat dia belajar 1:14:46 walaupun dia ingin sekali melakukannya. 1:14:48 Apakah ini berdosa, Pak Ustaz? Iya. 1:14:51 Baik. kepada Ibu Tini 1:14:56 ya. Yang pertama adalah mari kita lihat 1:14:58 di dalam surah Al-Ankabut 1:15:01 ya, surah 1:15:04 29 ee ayat 69. 1:15:10 Jadi di situ dikatakan karena tadi di ee 1:15:14 disebutkan Ibu Tini bahwa ingin 1:15:16 menyampaikan tapi ee belum mampu. Maka 1:15:21 nanti bisa dilihat di ee surah 1:15:23 Al-Ankabut, surah 29 ayat 69 bunyinya 1:15:27 begini. 1:15:28 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:15:30 Walladzina jahadu fina lanahdiannahum 1:15:33 subulana. Wa innallaha lamaal 1:15:37 muhsinin. Orang-orang yang 1:15:38 bersungguh-sungguh mencari jalanku. Ah 1:15:41 tadi kan ingin menyampaikannya ya. Orang 1:15:43 yang bersungguh-sungguh ingin 1:15:45 menyampaikan. Nah iya 1:15:49 finaahum. benar-benar akan aku tunjukkan 1:15:52 jalanku 1:15:54 itu. Jadi kalau Ibu Tini benar-benar 1:15:56 ingin ingin menyampaikan tapi belum 1:16:00 mampu, maka kesungguhan itu benar-benar 1:16:04 nanti akan ditunjukkan oleh Allah 1:16:06 Subhanahu wa taala. 1:16:08 Jadi keseriusan untuk belajar dan 1:16:11 menyampaikan kepada orang lain asal 1:16:14 sungguh-sungguh pasti Allah akan 1:16:16 tunjukkan itu. Karena itu janji Allah di 1:16:19 surat Al-Ankabut ayat 69 1:16:22 tadi. Bahkan di akhir ayat itu, ayat itu 1:16:26 ee ee apa namanya? Eh disebutkan wa 1:16:29 innallahasal muhsinin. Sesungguhnya 1:16:31 Allah pasti bersama-sama dengan 1:16:34 orang-orang yang sungguh-sungguh tadi. 1:16:36 Muhsinin itu orang yang ihsan. Artinya 1:16:39 yang tulus, yang ingin menyampaikan 1:16:42 sesuatu tapi belum mampu. Nah, itu 1:16:45 dibarengin sama Allah 1:16:47 gitu. Asal benar-benar keinginan untuk 1:16:51 menyampaikan itu keinginannya kuat. H 1:16:54 maka pasti Allah akan berikan ee jalan 1:16:58 keluar. 1:17:01 Ah, itu 1:17:02 satu. 1:17:04 Ee yang kedua adalah mari kita lihat di 1:17:07 dalam surah 1:17:09 5 ya ayat pada ayat yang ke ee 40. 1:17:20 Maka di sini 1:17:21 disebutkan azubillah 1:17:25 minasyaitanirrajim walaqad yasarnal 1:17:28 qurana 1:17:30 lidikri fahal min 1:17:34 mudzakir. Dan sungguh telah kami 1:17:36 mudahkan Al-Qur'an untuk 1:17:40 peringatan. Maka adakah orang-orang yang 1:17:43 mau mengambil pelajaran? 1:17:46 Jadi di sini Allah 1:17:47 sudah bahwa Al-Qur'an itu dimudahkan 1:17:50 sama Allah. Barang siapa yang 1:17:52 mempelajari Al-Qur'an dipermudah 1:17:53 dipermudah. Dan di ayat ini Allah 1:17:56 mengatakan bahwa Al-Qur'an ini akan di 1:17:59 mau dipermudah oleh Allah empat kali 1:18:01 Allah menyatakan untuk mau memudahkan 1:18:04 akal asal mau 1:18:06 sungguh-sungguh. Hmm. 1:18:10 Jadi, nah kemudian di surah Al-Baqarah 1:18:14 surah 2 pada ayat yang ke 282 pada ayat 1:18:18 yang terakhir itu, 1:18:20 wattaqulaha 1:18:22 wauallimukumullah. Bertakwalah kepada 1:18:24 Allah nanti Allah yang akan 1:18:28 mengajarkannya. Jadi artinya di sini 1:18:31 betul-betul Allah sudah memfasilitasi 1:18:34 itu. Bahkan Allah akan mengajarkan asal 1:18:36 bertakwa kepada Allah. Maka kata 1:18:39 kuncinya sesungguhnya ketika ee Allah 1:18:43 sudah menjamin bahwa Al-Qur'an akan 1:18:45 dimudahkan ya di dari di di dalam surah 1:18:48 Al-Qamar empat kali Allah menyatakan 1:18:51 akan 1:18:52 mempermudah. Hm. Kemudian di surat 1:18:55 Alkabut Allah juga menyatakan siapa yang 1:18:58 sungguh-sungguh mencari jalanku pasti 1:19:00 akan aku tunjukkan jalanku dan aku akan 1:19:03 pasti bersama-sama dengan orang yang 1:19:04 sungguh-sungguh tadi. Bersama-sama. Hm. 1:19:06 bersama-sama dibarengin coba itu Allah 1:19:09 kan yang penting kita sungguh-sungguh 1:19:13 kemudian di surah Albaqarah 282 1:19:17 wattaqulahaimukum siapa yang bertakwa 1:19:18 kepada Allah akan diajarin sama Allah 1:19:21 Subhanallah kan luar biasa ini. Jadi ee 1:19:26 kepada Ibu Tini ee saya sangat 1:19:30 appreciate ya, sangat menghargai 1:19:32 keinginan Ibu Tini untuk menyampaikan 1:19:34 asal benar-benar sungguh-sungguh pasti 1:19:36 nanti akan suatu saat akan sampai 1:19:40 saatnya untuk mengajar mengajarkan 1:19:42 Al-Qur'an kepada orang lain. H hm. Tapi 1:19:46 yang yang penting yang itu kesungguh 1:19:48 kesungguhan kemudian ee istikamah gitu 1:19:52 terus-menerus ya. maka insyaallah akan 1:19:55 Allah berikan itu. Karena saya tadi yang 1:19:58 saya tangkap 1:20:00 ee mempelajari 1:20:03 Al-Qur'an ada keinginan menyampaikan 1:20:05 tapi belum mampu. Nah, saya ee menggaris 1:20:08 bawi ada satu keinginan tadi. Ah, itu 1:20:11 bagus gitu. Pasti Allah akan tunjukkan 1:20:13 itu. Asal kita sungguh-sungguh bukan 1:20:16 hanya keinginan di lisan saja ya di 1:20:19 hati. 1:20:20 Tapi betul-betul ee keinginan itu tumbuh 1:20:23 dari lubuk kalbu kita dan kita lakukan 1:20:27 secara istikamah, maka pasti nanti Allah 1:20:31 berikan kesempatan pada suatu saat nanti 1:20:35 akan mengajarkan Al-Qur'an kepada orang 1:20:38 lain. Kan itu janji Allah. Kita janji 1:20:40 Allah. Asalkan kita mau 1:20:42 sungguh-sungguh. Hm. Kenapa kita tidak 1:20:46 kunjung ee kunjung diberikan? Bisa jadi 1:20:49 juga orang ee mengatakan sungguh-sungguh 1:20:51 tapi cuman di lisan saja. Iya. Qbunya 1:20:54 enggak sesungguhnya gitu. Maka Allah itu 1:20:57 tahu gitu. Tapi bagi orang yang 1:20:59 sungguh-sungguh benar-benar keluar dari 1:21:02 jiwa yang terdalam itu pasti dikabulkan 1:21:05 oleh Allah Subhan begitulah janji Allah 1:21:07 di dalam Al-Qur'anul Karim. 1:21:10 Dan Allah sudah menjamin bahwa akan 1:21:12 dimudahkan siapa yang mau belajar 1:21:13 Al-Qur'an empat kali di dalam surah 1:21:15 Al-Qamar ya ayat yang sama Allah akan 1:21:19 mempermudah siapa yang mau mempelajari 1:21:21 Al-Qur'anul Karim kan luar biasa itu 1:21:24 gitu sehingga pada akhirnya tergantung 1:21:27 kepada kita ini mau apa gak. Iya. Hm. 1:21:32 Sehingga kata Nabi sallallahu alaihi 1:21:33 wasallam 1:21:35 semua ee umatku itu masuk surga. Kata 1:21:40 Nabi sallallahu alaihi wasallam, 1:21:42 "Kecuali yang tidak mau." 1:21:45 Ada yang enggak mau yaitu kebangetan 1:21:47 kalau enggak mau masuk surga. Jadi ada 1:21:48 orang yang tidak mau tapi yang mau 1:21:51 semuanya akan masuk surga kata 1:21:52 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:21:54 dengan usaha. Nah, nama maka kemauan 1:21:56 tadi yaitu kemauan yang sungguh-sungguh 1:21:58 gitu. Nah, itu yang akan ee akan sangat 1:22:03 dihargai oleh Allah Subhanahu wa taala. 1:22:05 Akan Allah tunjukkan jalannya. Siapa 1:22:07 orang yang mencari jalan Allah dengan 1:22:09 sungguh-sungguh, maka Allah akan 1:22:11 sungguh-sungguh kepada kita. Ya, enggak 1:22:14 cukup dengan ditunjukkan dibarengin ya. 1:22:18 Wa innallahaal muhsin diantar. He. 1:22:20 Diantarlah, digandenglah kira-kira. Yuk, 1:22:23 yuk, yuk. Gini. Itu kan luar biasa. 1:22:25 Begitulah Allah itu memberikan ee 1:22:29 apresiasi, penghargaan yang sangat mulia 1:22:32 bagi orang yang ee benar-benar mencari 1:22:36 jalan. menuju kepada Allah, ilmunya 1:22:38 Allah Subhanahu wa taala gitu. 1:22:41 Barangkali itu. Wallahuam. Makanya ada 1:22:43 istilah man jada wajada gitu ya. Siapa 1:22:45 yang sungguh-sungguh pasti ada jalan. 1:22:47 Pasti pasti pasti Allah. Janji Allah 1:22:49 pasti. Nah, yang memastikan tu Allah 1:22:51 bukan kita ya. Ya, kalau kita gak punya 1:22:53 kekuatan apa-apa. Jadi kita cuman modal 1:22:56 ee kesungguhan saja. Kesungguhan aja ya. 1:22:58 Maka benar-benar Allah akan tunjukkan 1:23:00 itu jalannya. Baik, Ustaz. Terakhir ya, 1:23:03 Ustaz ya. Pertanyaan terakhir dari ee 1:23:05 Bunda Emilda, Pak Ustaz. Asalamualaikum 1:23:07 warahmatullahi wabarakatuh. 1:23:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:23:09 wabarakatuh. Ee kalau orang sudah berada 1:23:11 di level ul albab, Pak Ustaz, apakah 1:23:14 masih mungkin turun lagi atau sudah 1:23:17 benar-benar kuat dan sudah menuju makam 1:23:20 ihsan? Bagaimana agar kita dapat masuk 1:23:23 dan istikamah di level ini, Pak Ustaz? 1:23:25 Mohon pencerahannya, Pak Ustaz. Iya. 1:23:28 Baik, Ibu Elmah tadi bertanya sudah 1:23:30 dijawab sendiri tuh. Iya. Tapi ini 1:23:32 kayaknya ada penelepon yang masuk 1:23:34 sebelum Ustaz. Iya, silakan ee diterima 1:23:36 dulu. Halo. 1:23:39 Asalamualaikumalam warahmatullahi 1:23:40 wabarakatuh. 1:23:42 Dengan siapa? Di mana kurang begitu 1:23:44 jelas suaranya? Iya. Halo. Iya. Dengan 1:23:46 siapa, Ibu? Dari Ibu Heni. Dari 1:23:48 Cilengsi. Ibu Heni di Cilengsi. Silakan, 1:23:51 Ibu Heni. Ee, asalamualaikum, Pak Ustaz. 1:23:53 Waalaikumsalam. Iya. Ini Pak Ustaz saya 1:23:57 sedang metra ya. ee bisa apa maksudnya 1:24:01 bisa baca Al-Qur'an sedikit-sedikit. 1:24:03 Banyak teman-teman saya yang tidak yang 1:24:05 belum bisa baca terus saya bantu cuman 1:24:09 ee ee beliau-beliau itu kan makhraj 1:24:13 hurufnya itu tidak tepat. E maksudnya 1:24:15 masih ada yang susah untuk mengucapkan 1:24:19 kalimah syin atau yang lain-lain gitu. 1:24:22 Jadi ee gimana tuh ya Pak Ustaz dengan 1:24:25 saya gitu? saya sudah apa membilang apa 1:24:30 mengajarkan dia kalau makhrajil hurufnya 1:24:33 cuman masih pada belum tepat gitu lemah 1:24:38 hurufnya itu karena ee teman-teman itu 1:24:41 belajarnya sudah usia ya sudah ibu-ibu. 1:24:44 Jadi untuk ee mengucapkan lafaz-lafaz 1:24:48 itu belum banyak yang belum kena gitu. 1:24:51 Ada sih, cuman kebanyakan yang belum 1:24:53 kena itu gimana ya? Ustaz dengan saya 1:24:55 gitu. Itu aja. Asalamualaikum 1:24:57 warahmatullahi wabarakatuh. Terima 1:24:58 kasih, Pakam. Waalaikumsalam 1:25:00 warahmatullahi wabakuh. Baik, Ibu Heni 1:25:01 Cilengsi. Ibu Heni di Cilengsi. Wah, itu 1:25:04 sesungguhnya luar biasa, Ibu Heni. 1:25:06 Artinya jihadnya Ibu Heni itu luar biasa 1:25:09 ya. Karena memang ee berhadapan dengan 1:25:12 orang yang sudah umur ya. Ee 1:25:16 kadang-kadang begini 1:25:18 ee ee kalau orang sudah ee berumur ee 1:25:23 misalnya ada orang Jawa gitu kan itu 1:25:26 Jawanya medok gitu 1:25:29 mau mau mau rabbil alamin rabbil ng 1:25:32 alamin gitu boleh bolak-balik alamin 1:25:35 ngalamin gituah ya ya memang itu 1:25:38 diperlukan satu kesabaran 1:25:42 ya ketelatenan gitu itu. Tapi kalaupun 1:25:47 memang sudah ee tidak bisa ya enggak 1:25:50 apa-apa. Allah itu kan maha tahu gitu. 1:25:52 Tapi yang penting itu ee upaya untuk 1:25:56 melakukan sesuatu perubahan itu yang 1:26:00 dilihat oleh Allah Subhanahu wa taala. 1:26:01 Iya. 1:26:03 Dan di sini kepada Ibu Heni dengan 1:26:05 kesabaran 1:26:07 ngajarin ee apa namanya orang-orang yang 1:26:10 seperti itu. Subhanallah ya. H itu ee 1:26:15 nilai kesabaran itu tanpa 1:26:18 batas. 1:26:19 Hm. Bahkan orang yang mengajarkan 1:26:22 Al-Qur'an ya kalau kita lihat di dalam 1:26:25 surah at-Taabah surah surah 9 ayat 122 1:26:29 di situ Allah menyatakan jangan semuanya 1:26:33 berperang. H. Jadi ada yang berperang 1:26:36 tapi ada yang di belakang mengajarkan 1:26:39 Al-Qur'an. Kata Allah begitu. Nanti bisa 1:26:41 dilihat ibuah ini di ee surat at-Taubah 1:26:44 surah 9 ayat 1:26:46 122 bahwa nilainya nilai berperang itu 1:26:51 ya kata Allah jangan semuanya berperang 1:26:53 tapi ada yang mempelajar Al-Qur'an. 1:26:56 Ketika nanti orang yang berperang itu 1:26:58 pulang maka ajarilah Al-Qur'an. Jadi 1:27:01 nilai mempelajari Al-Qur'an dan 1:27:04 mengajarkan Al-Qur'an itu nilainya sama 1:27:06 dengan berperang di jalan Allah gitu ya. 1:27:09 Apalagi tadi Bu Heni tadinya sih begitu 1:27:12 sabar ee telaten seorang tunetra. H itu 1:27:18 wah luar biasa itu. Justru kesabaran 1:27:22 itulah yang akan dibayar oleh Allah 1:27:25 bihairi hisab. Nanti bisa Bu Heni lihat 1:27:28 di surah 39 ayat 10. Allah akan bayar 1:27:31 kepada orang yang sabar itu bighir hisab 1:27:33 tanpa 1:27:34 batas. Apalagi yang diajarkan Al-Qur'an. 1:27:37 Subhanallah. Luar biasa itu. Hmm. Jadi 1:27:41 nilai yang tertinggi yang Allah akan 1:27:45 berikan ee kepada orang-orang yang 1:27:47 sabar, telaten, 1:27:49 istikamah. Ee karena karena e Nabi 1:27:52 mengatakan, "Khairukum man taalamal 1:27:55 Quran 1:27:57 waamahu." Jadi, orang yang baik di 1:27:59 antara kalian itu adalah orang yang 1:28:03 belajar Al-Qur'an, mempelajari 1:28:05 Al-Qur'an, dan mengajarkannya. 1:28:07 Jadi kita ee tidak dianggap baik kalau 1:28:11 sebelum kita mempelajari Al-Qur'an dan 1:28:14 mengajarkannya ada dua di 1:28:16 situ. Bukan hanya belajar saja, tapi 1:28:20 mengajarkan. Maka itu Nabi itulah orang 1:28:23 yang baik itu seperti mempelajari 1:28:25 Al-Quran dan 1:28:26 mengajarkan. Dan itu sesuatu yang sangat 1:28:29 luar biasa. Dan itulah nanti Al-Qur'an 1:28:33 itu yang akan memberikan syafaat kepada 1:28:36 kita. 1:28:37 Ah, bahkan mm Allah menyatakan di hadis 1:28:41 qudsi itu orang ee Allah mempunyai ee 1:28:45 kekasih di muka bumi kata Nabi. H. 1:28:49 Siapakah itu ya 1:28:51 Rasulullah? Itulah ee ahlul 1:28:55 Quran. Ahlul Quran. Ahli Quran. Hm. 1:29:00 Orang yang ahli Quran. H. Ya. Maka di 1:29:03 situ menjadi kasih sayang Allah. ya. 1:29:06 Karena bisa kita pahami bahwa ee Nabi 1:29:10 sendiri, Nabi sallallahu alaihi wasallam 1:29:12 itu 1:29:13 dimuliakan oleh Allah karena membawa 1:29:16 risalah wahyu Allah 1:29:18 tadi. Hm. Jadi, Al-Qur'an ini kan ucapan 1:29:24 Allah, pembicaraan Allah gitu. Dan itu 1:29:26 yang luar biasa gitu. sehingga pantas 1:29:29 itu ee syafaatnya itu dengan ee Allah 1:29:33 akan memberikan cahaya mahkota kemuliaan 1:29:38 dan baju kemuliaan yang terbuat dari 1:29:40 cahaya. Karena orang yang belajar ee 1:29:44 mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkan 1:29:46 Al-Qur'an kepada orang lain. Hm. Maka di 1:29:49 sini ee subhanallah ee kepada Ibu Heni 1:29:53 di Cilengsi lakukan secara istikamah. 1:29:58 Maka kesabaran yang dilakukan Ibu Heni 1:30:02 Rabbana ma 1:30:04 khalaqta. Tidak ada yang sia-sia apa 1:30:07 yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa 1:30:10 taala. Ya. Jadi kepada Ibu 1:30:12 Heni Allah kirimkan orang yang memang 1:30:15 sulit lidahnya ee apa makhahrijul 1:30:19 khulujnya tadi. Nah dikirim itu 1:30:22 sesungguhnya dikirim oleh Allah gitu. 1:30:24 Iya. Nah, kalau 1:30:25 dilakukan dengan telaten dan istiqamah 1:30:29 sampai dia itu fasih baca Al-Quran, wah 1:30:31 itu luar biasa 1:30:32 itu. Nanti syafaatnya nanti di akhirat. 1:30:36 Al-Qur'an akan mendatangi kita dengan 1:30:39 berbagai macam fasilitas dan Al-Qur'an 1:30:42 ini tak akan berbicara dengan Allah. Ya 1:30:45 Allah, muliakan hamba-Mu ini ya 1:30:47 Allah. Kasih sayangilah ya Allah 1:30:49 hamba-Mu ini. Al-Qur'an ini yang akan 1:30:51 berbicara langsung dengan Allah 1:30:53 Subhanahu wa taala. 1:30:54 itu kan luar biasa gitu fasilitas yang 1:30:56 Allah berikan kepada kita yang ee 1:31:00 sementara ini banyak yang kita 1:31:02 sia-siakan justru fasilitas itu banyak 1:31:05 yang disia-siakan. Mudah-mudahan tidak 1:31:08 demikian dengan halnya dengan ee kita ya 1:31:11 mudah-mudahan kita ee apa namanya 1:31:15 betul-betul memperhatikan ee Al-Qur'anul 1:31:19 Karim barangkali itu. Wallahualam. tadi 1:31:21 yang belum sempat terbaca e terjawab 1:31:23 Ustaz dari Bunda Ilmia dijawab singkat 1:31:25 mungkin tentang istikamah dalam level 1:31:28 makam ihsan ini. Oh 1:31:31 iya ee ulul albab tadi ya? 1:31:35 Iya ulul albab. 1:31:38 Jadi di situ ee nanti kepada Ibu Emilda 1:31:41 e sesuai dengan surah Ali Imran surah 3 1:31:43 ayat 190 tadi eh pada ayat 1:31:49 191-nya ee alladina yzakurunallah qiam 1:31:53 wa juhim. Jadi keistiqamahan yang 1:31:56 dimaksudkan tadi itu adalah sejauh mana 1:31:59 kita istiqamah kepada Allah. Karena 1:32:02 berdiri dan berdiri duduk dan berbaring 1:32:05 itu kan posisi manusia. Iya. Sehingga 1:32:08 artinya terus-menerus gitu. H. Sehingga 1:32:12 ketika kita terus-menerus mengingat 1:32:15 Allah 1:32:16 Heeh. Dan tidak pernah lepas, maka 1:32:20 setiap kita melihat sesuatu ee yang 1:32:24 keluar itu adalah ee 1:32:28 apa yang kita baca itu adalah bahwa 1:32:31 itulah Allah gitu. Iya. 1:32:34 Jadi, jadi benar-benar kita membaca ayat 1:32:37 itu 1:32:39 adalah semuanya itu adalah ee Allah yang 1:32:42 menciptakan itu. Hm. Apa yang kita 1:32:45 lihat, apa yang kita dengar, ya itulah 1:32:47 Allah. 1:32:48 Allahlah yang berbuat seperti itu. Ya. 1:32:51 Sehingga dengan demikian ee apa 1:32:55 namanya ee ulul albab itu ya senantiasa 1:33:00 bertafakur. Tapi sebelum bertafakur itu 1:33:03 berzikir dulu baru bertafakur. Artinya 1:33:06 semua hasil tafakurnya itu ee bahwa itu 1:33:10 semuanya adalah dari Allah Subhanahu wa 1:33:12 taala. Maka itu yang dinamakan dengan 1:33:13 ulul albab tadi, orang-orang yang 1:33:15 berakal. Nah, maka orang-orang yang 1:33:17 berakal atau ulul albab inilah 1:33:20 sesungguhnya yang akan dimudahkan oleh 1:33:23 Allah untuk sampai kepada tingkatan 1:33:25 ihsan tadi ya. Karena dia hasil dengan 1:33:29 renungan, analisisnya, tafakurnya, jiwa 1:33:33 yang di dalam kalbu ee itu yang akan 1:33:36 menimbulkan satu kekhusyukan ya karena 1:33:39 dia hasil dari renungan 1:33:41 tadi. E sehingga akan sampai kepada 1:33:44 tingkatan ihsan 1:33:46 itu. Maka ihsan itu akan mudah kita 1:33:50 capai dengan ulul albab tadi, dengan 1:33:52 hasil renungan-renungan, zikir-zikir. 1:33:55 Nah, jadi bukan hanya sekedar berzikir 1:33:58 ya, tapi zikirnya itu penuh dengan hasil 1:34:03 renungan, pendalaman, penghayatan, gitu. 1:34:07 Maka itulah yang menghasilkan satu 1:34:09 kekhusyukan kepada Allah Subhanahu wa 1:34:12 taala sehingga akan otomatis ya menjadi 1:34:15 ihsan itu menghadirkan Allah ya 1:34:19 seolah-olah kita melihat Allah ya atau 1:34:21 kalau gak Allah yang sedang melihat 1:34:22 kita. Maka itu yang pada tingkatan 1:34:25 ihsan. Nabi mengatakan bahwa ihsan itu 1:34:27 adalah ee tingkatan iman yang tertinggi. 1:34:30 Yang tertinggi. I barangkali itu. 1:34:32 Wallahuam. Baik, Ustaz. Ee disimpulkan 1:34:34 pembahasan di malam hari ini. 1:34:37 Iya. Baik. Eh kesimpulan dari pembahasan 1:34:41 kita pada ee malam hari ini adalah bahwa 1:34:45 orang yang berakal atau ulbab itu adalah 1:34:50 ee yang mempelajari atau ee apa 1:34:56 kisah-kisah rasul ya itu hanya bisa 1:35:00 diambil pelajaran oleh ulul albab 1:35:05 tadi. Jadi 1:35:09 ee orientasi pemahaman ulul albab adalah 1:35:12 dari dunia sampai negeri akhirat 1:35:15 sana sehingga ee 1:35:19 menghasilkan ee suatu 1:35:21 kesimpulan dari hasil renungannya. Tidak 1:35:24 ada yang sia-sia apa yang 1:35:27 dilakukan oleh orang-orang yang berjuang 1:35:30 di jalan Allah. Karena mereka itu 1:35:33 sesungguhnya adalah orientasinya kepada 1:35:35 negeri akhirat. Dan itulah sesungguhnya 1:35:37 pemahaman ya pemahaman yang ee dilakukan 1:35:41 oleh ulbab sehingga semuanya hasil 1:35:44 renungannya itu tidak akan sia-sia 1:35:46 karena semuanya itu akan menghasilkan 1:35:49 satu nilai tertinggi di sisi Allah 1:35:51 Subhanahu wa taala. Sehingga yang 1:35:54 dilihat ketika orang misalnya berjuang 1:35:56 di jalan Allah, sengsara kehidupannya, 1:35:59 maka yang dilihat bukan sengsaranya. 1:36:01 Tapi nilai perjuangannya yang begitu dia 1:36:05 itu ee bersungguh-sungguh memperjuangkan 1:36:08 agama Allah, maka ulul albab melihatnya 1:36:12 bahwa itulah sesungguhnya nilai 1:36:14 tertinggi. Karena orang-orang yang sabar 1:36:17 itu bayarannya nanti sudah enggak ada 1:36:19 batas dari Allah Subhanahu wa taala. 1:36:21 Dibayar sama Allah, bayarannya tanpa 1:36:23 batas. 1:36:25 Hm. 1:36:26 Maka ee itulah sesungguhnya pemahaman 1:36:29 yang dilakukan oleh ulul albab sehingga 1:36:33 ee ketika ee memahami Al-Qur'an, ketika 1:36:38 memahami sunah Nabi, maka harus 1:36:42 dipahami oleh orang-orang yang berakal 1:36:45 atau ulul albab. Barangkali itu kurang 1:36:50 lebihnya ee mohon maaf. Subhanaka Allah 1:36:53 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 1:36:56 astagfiruka. Asalamualaikum 1:36:57 warahmatullah wabarakatuh. 1:36:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:37:01 wabarakatuh. Demikian akhwat bersama 1:37:02 kita di acara renungan QBU bersama Ustaz 1:37:04 Rahmatullah dengan tema ulurul albab 1:37:07 memahami kisah Rasul. Semoga apa yang 1:37:09 ustaz sampaikan dapat menambah ilmu 1:37:11 agama kita juga menambah iman dan takut 1:37:13 kepada Allah subhanahu wa taala. Yang 1:37:15 sudah bergabung terima kasih banyak Iwan 1:37:16 akhwat. Saya yang bertugas pahli 1:37:17 ditemani Ondi dan juga Agus Susi pamit. 1:37:21 Wabillahi taufik wal hiidayah. 1:37:22 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:37:24 wabarakatuh.