Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Rasil
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, ikhwan akhwat
- rahimakumullah.
- Alhamdulillah wasyukurillah kita
- dikaruniai kesempatan untuk tetap berada
- bersama-sama silaturahim yang
- mudah-mudahan apa yang disajikan membuat
- kita semakin memahami
- menambah pengetahuan terkait kalau siang
- ini kesehatan ya mudah-mudahan semuanya
- benar-benar akan menjadi bagian
- meringankan langkah-langkah kita tidak
- lupa salam selawat kita lantunkan kepada
- kekasih kita Muhammad Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam beserta
- dengan keluarga dan kerabatnya.
- Insyaallah kita semua nanti bersama-sama
- di tempat yang sangat-sangat kita
- rindukan ya. Dan untuk siang ini cukup
- lama beliau tidak hadir dan kita akan
- dengar banyak lagi terkait dengan
- bagaimana membersihkan diri, pikiran,
- hati, bahkan juga ruangan di mana pun
- kita berada.
- dan beliau sudah hadir di sini.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Subhanallah.
- Sehat ya? Alhamdulillah. Berapa abad
- kita enggak ketemu gitu? Enggak tahu nih
- Rasil enggak ngundang-ngundang lagi.
- Kayaknya udah banyak acara ya. Semakin
- variatif acaranya mungkin bukan karena
- itu, mungkin undangannya ee tersesat di
- jalan. Tapi alhamdulillah ee Fatma sudah
- bersedia. Bapak Abu apa kok Pak Abu
- Bakar habis namanya belakangnya sama Pak
- Fuad Baraja ini ee ikhwan akhwat ahli di
- dalam membuat orang-orang sadar bahwa
- merugikan diri sendiri yang enggak
- merugikan orang lain itu harus kita
- optimalkan. Tapi banyak orang yang
- merasa diri sendiri yang rugi orang lain
- enggak padahal. Iya. Ya. Hari ini kita
- bahas soal apa nih? Ya, hari ini saya
- siapkan topik yaitu lebih memahami
- tentang zat-zat yang ada di dalam rokok,
- di dalam sebat rokok itu ya. Jadi yang
- tidak paham bahwa ini berbahaya akan
- mungkin akan menyadarinya ada berapa
- banyak zat yang terkandung di dalam
- rokok itu. Yang kita tahu cuma nikotin
- doang ya, padahal mungkin yang lain
- banyak. Silakan Pak Fuad. Oke.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahiabbil alamin wabihi
- nastain ala umurid dunya waddin wasalatu
- wasalamu ala asrofil iya wal mursalin wa
- ala alihi washabi ajmain. Amma ba'du.
- Puji syukur ke hadirat Allah subhanahu
- wa taala yang telah mengizinkan kita
- bertemu kembali pada siang hari ini.
- Semoga
- insyaallah
- lebih banyak manfaat yang kita dapatkan
- dan insyaallah dengan manfaat yang
- banyak itu barokahnya juga semakin
- banyak. Amin. Amin. Dan untuk Anda
- semuanya tentu saja acara ruang
- kesehatan yang berkaitan atau mungkin
- menyajikan tentang masalah merokok ini
- seperti yang telah sering kita lakukan
- atau kita jumpai di waktu-waktu yang
- silam ini sebetulnya bukan hanya untuk
- orang yang merokok ya. Sekali lagi
- apapun informasi tentang masalah merokok
- itu bukan untuk orang yang merokok. Jadi
- jangan sampai Anda punya pemahaman, ah
- enggak usah dengerin Rasil karena itu
- masalah rokok buat yang ngerokok
- sementara saya enggak ngerokok. Jangan.
- Penting sekali untuk orang yang merokok
- dan yang tidak merokok ya. Karena
- bagaimanapun juga ee masalah merokok ini
- masalah motivasi, masalah pemahaman.
- Sori, masalah pemahaman. Jadi ketika
- seseorang memahami masalah rokok ini,
- insyaallah dia bisa selamat dari
- kecanduan rokok ini. Ya, selalu saya
- katakan bahwa semua orang di dunia ini
- merokok karena kecanduan. Titik. Tidak
- ada sebab lain ya. Awalnya saja
- anak-anak kita yang SMP, SMA mereka
- gagah-gagahan.
- Ya, saya sering sekali ketika saya
- mengadakan penyuluhan ke kalau saya
- diundang ke sekolah-sekolah gitu ya
- untuk memberikan penyuluhan tentang
- bahaya merokok ini, saya sering me dalam
- tanda petik menjebak gitu ya dengan
- pertanyaan yang ya sifatnya pengin tahu
- gitu apa yang mereka pikirkan tentang
- rokok ini. Seben saya begini, saya
- sering bertanya, "Dek, ee teman-teman
- kamu kan banyak yang rokok ya. Nah,
- sebetulnya apa sih yang mereka cari dari
- rokok ini? Subhanallah. Jawabannya tuh
- enggak jauh dari keren, gaya, gaul.
- Keren, gaya, gaul. Udah hampir
- jawabannya itu sama di mana-mana. Saya
- selalu mengatakan gini, mematahkan mitos
- itu ya. Saya katakan gini, kalau
- benar-benar teman-teman kamu itu merokok
- untuk supaya kelihatan keren, gaya,
- gaul, kenapa di WC sekolah dia ngerokok?
- Iya kan? Kalau orang mau bergaya pasti
- depan orang ya. Misalnya pakai baju yang
- bagus, pakai topi yang bagus, pakai
- kacamata yang bagus, pakai jam tangan
- yang bagus, itu untuk dilihat orang.
- Kalau dia cuma mau mau ke toilet saja,
- kenapa harus ee harus merokok gitu ya,
- harus bergaya. Nah, jadi sekali lagi
- semua orang merokok karena kecanduan.
- Nah, kenapa dia kecanduan? Karena dia
- memulai.
- Seandainya siapapun tidak pernah memulai
- merokok, tidak pernah mencoba merokok,
- insyaallah sampai kapanpun enggak akan
- pernah kecanduan. Ya, ini yang paling
- penting ya, poin di sini.
- Nah, ketika dia berteman sama
- teman-teman yang rokok, kemudian dia
- ingin mencoba, karena teman-temannya
- pada ngerokok, dia ingin mencoba
- merokok. Nah, ketika dia mencoba itulah
- awal dari awal dari bencana itu ya.
- Jadi ketika dia mulai menghisap rokok
- ini masuklah zat yang namanya nikotin
- dan tar. Sebetulnya ada tiga tiga
- komponen utama dalam rokok itu ada tiga.
- Nikotin, tar, dan karbon monoksida. Ini
- tiga komponen utama. Nanti kalau dibedah
- lagi itu ada 3.000 jenis zat yang masuk
- ke dalam tubuh kita ketika kita mulai
- merokok atau menghisap rokok ini. Dan
- itu diakui sendiri oleh industri
- rokoknya. Jadi kalau Anda mungkin ah
- masa sih ada 3.000 lebih? Enggak
- apa-apa. Anda mungkin ada waktu buka di
- website-website pabrik rokok ya. Ee
- misalnya AB rokok di di Indonesia maupun
- di luar negeri Indonesia dengan bahasa
- Indonesia tentunya dengan kalau di luar
- negeri bahasa Inggris. Anda akan temukan
- di situ di di sub tema di sub ini
- ingrediens. Ingredien artinya kandungan
- ya atau e hal apa bahan-bahannya
- kandungannya. He ketika Anda klik di
- ingredien, Anda akan disajikan ada
- ratusan turunan dari zat nikotin TAR,
- dan karbon monoksida ini. Itu bisa Anda
- lihat saksikan sendiri, bisa baca
- sendiri ya. Mungkin Anda kurang yakin
- dengan saya. Lakukan itu ya. Jadi sekali
- lagi kalau Anda mungkin kurang yakin
- dengan apa yang saya katakan, buka
- sendiri di website-nya. yang punya
- pabrik rokok sendiri menulis di situ
- bahwa rokok kami
- ee mengandung zat ini, ini, ini ada
- ratusan di situ ya. Kalau dibedah lagi
- jadi ribuan karena ada
- turunan-turunannya gitu. Nah, jadi
- intinya ya yang saya katakan tadi
- pertama kita bahas dulu yang tiga ini
- ya. Nikotin, TAR, dan karbon monoksida.
- Nikotin adalah zat yang membuat orang
- kecanduan ya. Tar itu adalah sisa-sisa
- apa? zat-zat residu ya. Tar itu sendiri
- sebenarnya dari kata-kata ter di di
- Indonesia dikata ter.
- Terpal. Nah, masa ada aspal di dalam
- rokok ya aneh ya. Tapi memang itulah
- kenyataannya. Kemudian yang ketiga,
- karbon monoksida. Kenapa ada karbon
- monoksida di situ? Karena rokok itu
- dibakar ya. Sebatang rokok bila dibakar
- menimbulkan gas. Karena dibakar tuh di
- mobil. di mobil itu ee di dalam di ruang
- mesin itu ada pembakaran. Nah,
- pembakaran itu yang kemudian menimbulkan
- tenaga untuk menggerakkan ee roda-roda
- mobil itu. Nah, setiap mobil yang dia
- dinyalakan mesinnya, maka dia akan
- menimbulkan gas buang yang namanya
- karbon monoksida yang keluar dari
- knalpot. Ya. Apakah gas karbon monoksida
- ini berbahaya juga? Sangat berbahaya.
- Beberapa waktu yang lalu banyak sekali
- orang-orang yang meninggal di dalam
- mobil ketika sedang berada di dalam
- mobil kemudian mati lemas karena ada
- kebocoran kebocoran gas karbon monoksida
- dari ee kabin. Jadi artinya ada
- kebocoran di kabin kemudian gas karbon
- monoksida ini masuk ke dalam kabin
- membuat orang itu ee meninggal ya.
- Meninggalnya meninggal lemas. Dia
- mungkin tidak seperti kalau orang minum
- racun gitu ya. Dia pasti berbatuk-batuk.
- Wah. Tapi kalau orang yang meninggal
- karena karbon monoksida itu lemas. Jadi
- dia yang seperti tidur aja gitu set
- tiba-tiba lemas lemas lemas lemas hilang
- gitu. Dan itu sering terjadi. Saya ingat
- sekali ketika dulu saya sering main di
- Ancol itu di pinggir laut itu ditulis di
- situ sebanyak ditulis matikan mesin
- ketika Anda parkir. Seperti itu
- kira-kira itu ada banyak tulisan-tulisan
- seperti itu. Kenapa? dikhawatirkan
- karbon monoksida ini akan masuk ke dalam
- kabin kemudian bisa membunuh si
- pengendara mobil yang sedang dalam mobil
- itu. Nah, zat karbon monoksida ini ada
- di dalam rokok. Kenapa ya tadi saya
- bilang karb? Karena rokok itu dibakar.
- Nah, bahayanya apa karbon monoksida yang
- berkaitan dengan rokok
- ini? Apapun yang kita hisab dalam rokok
- itu semua akan masuk pertama ke
- paru-paru. Ya, ketika masuk ke
- paru-paru, apapun yang masuk ke
- paru-paru akan diserap ke aliran darah.
- Karena tupoksinya paru-paru ini adalah
- untuk mendapatkan oksigen. Jadi Allah
- menciptakan paru ini ketika kita
- bernapas, memasukkan udara ke dalam
- paru-paru kita, kemudian diserap
- oksigennya masuk ke aliran darah
- kemudian dipompa oleh jantung ke seluruh
- tubuh. Karena seluruh tubuh kita dari
- kepala sampai kaki membutuhkan oksigen.
- Tanpa oksigen sel-sel kita akan mati dan
- kita pasti mati.
- 5 menit saja otak kita ini enggak dapat
- oksigen. Innal lillahi wa innaihi
- rojiun. Ya. Jadi sekali lagi ee gas
- karbon monoksida ini sangat berbahaya.
- Nah, setelah diserap masuk ke aliran
- darah, dia akan dipompa oleh jantung ke
- seluruh tubuh termasuk ke otak. Nah,
- tapi kita bicara karbon monoksida dulu.
- Nah, karena rokok itu dibakar, dia
- menimbulkan karbon monoksida dan itu
- juga dihisap ke dalam ee paru-paru.
- Masuk ke dalam paru-paru diserap ke
- aliran darah juga sama.
- Karbon monoksida ini
- dia daya gabung atau
- afinitasnya ke dalam darah itu lebih
- kuat puluhan kali daripada oksigen. Jadi
- semakin banyak karbon monoksida masuk ke
- dalam tubuh kita, maka semakin banyak
- pula oksigen yang lepas. Karena daya
- gabungnya kuat sekali karbon monoksida
- ini. Jadi afinitasnya itu kuat sehingga
- oksigennya kalah gitulah kira-kira ya.
- Nah, ketika oksigennya banyak yang
- hilang maka eh kita akan kekurangan
- oksigen zat. Ee yang pertama yang kena
- adalah biasanya otak. Karena otak nih
- yang saya bilang tadi 5 menit enggak
- dapat oksigen. Wasalam. Ya, kenapa
- begitu parah? Karena otak kita ini kalau
- enggak dapat oksigen dia akan mati sel
- otak itu. Ketika sel otak itu mati ya
- selesai. dia tidak bisa memberikan
- perintah. Pertama biasanya stroke ya
- orang stroke itu juga karena oksigenasi
- salah satu sebabnya adalah karena
- oksigenasi otak itu kurang. Nah, ini
- yang membuat orang itu sel otaknya mati
- sehingga tidak bisa memberikan perintah
- kepada anggota tubuh kita. Ada orang
- yang stroke tangan kanannya tidak ada
- masalah, tangan kirinya lumpuh gitu ya.
- Itu yang biasa kita lihat ya. Tapi kalau
- sampai parah otak tidak mendapat oksigen
- secara ekstrem itu biasanya langsung
- lewat gitu ya. Nah, jadi itu itu baru
- yang kita katakan karbon monoksida. Nah,
- nikotin nikotin itu sendiri racun ya.
- Ketika dia masuk ke dalam tubuh kita,
- dia akan mengalir di aliran darah ke
- seluruh tubuh juga ya. Termasuk juga tar
- itu adalah zat-zat yang ee menimbulkan
- kanker dan kankernya ini bukan hanya
- kanker paru-paru yang biasa kita dengar.
- Memang kaitannya dengan paru-paru.
- Ketika dia numpuk zat tar ini ke dalam
- paru-paru, dia akan berpotensi
- menimbulkan kanker paru ya. Ee
- macam-macam kankernya. Ada kanker lidah,
- kanker bibir, kanker rongga mulut,
- kanker e nasofaring, kanker laring, ya,
- rongga di belakang hidung kita itu ya.
- Nah, pita suara gitu ya. Nah, jadi
- sekali lagi ya inilah kekurangan
- informasi yang didapat yang di terjadi
- di masyarakat Indonesia secara umum
- membuat akhirnya mereka ini
- abai. Seolah-olah rokok itu biasa saja.
- Bapak saya yang ngerokok, adik saya,
- kakak saya ngerokok. Seolah-olah memang
- itu harus begitu gitu loh. Harus begitu.
- Sehingga mereka merasa rokok itu enggak
- masalah. Padahal ini masalah besar.
- Orang yang mencoba merokok dalam waktu
- sekali dua kali mencoba bisa kecanduan
- langsung. Oke, sekali lagi saya akan ee
- jelaskan tentang proses kecanduan, ya.
- Jadi, ini supaya dipahami benar. Saya
- katakan tadi semua orang di dunia
- merokok karena kecanduan. Nah, proses
- kecanduan itu dimulai ketika orang itu
- mencoba menghisap rokok. Ketika
- seseorang mulai menghisap rokok, begitu
- dia menghisap maka ee nikotintar dan
- karbon monoksida itu masuk ke dalam
- paru-paru seperti saya katakan tadi ya.
- Nah, ketika dia masuk ke dalam paru-paru
- diserap juga ke aliran darah. Kemudian
- dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh
- termasuk ke otak.
- Dia mencapai otak hanya dalam waktu 10
- detik. Coba bayangkan, hanya 10 detik
- dari hisapan pertama nikotin itu sudah
- sampai ke
- otak. Kalau mungkin kurang yakin
- biasanya yang rokok itu kalau misalnya
- sudah 3 jam, 2 jam enggak bisa ngerokok
- karena naik pesawat. Begitu turun di
- bandara itu yang dicari pertama kali
- adalah tempat yang dia bisa ngerokok.
- Begitu dia tempat misalnya kalau di
- dalam bandara tempat kedatangan biasanya
- enggak ada tempat merokok karena kan
- orang datang langsung keluar gitu ya.
- Jadi yang terjadi ketika dia mulai
- sampai ke tempat parkir dia nyalain
- rokok itu begitu dia hisap sekali set
- hanya dalam waktu 10 detik dia akan
- merasakan ada sensasi yang yang timbul
- gitu ya gitu kayak nikmat gitu ya itu
- apa yang terjadi? Nah, ketika dia ngisap
- masuk ke paru-paru diserap ke aliran
- darah, dipompa oleh jantung ke seluruh
- tubuh, dia mencapai otak hanya 10 detik.
- Apa yang terjadi ketika di otak? Dia
- nempel di reseptor otak. Di otak itu ada
- bagian namanya reseptor. Ketika dia
- nempel di
- reseptor, secara otomatis otak kita akan
- melepas hormon dopamin.
- Hormon dopamin ini hormon yang bikin
- orang merasa senang, bahagia, puas,
- santai, kenyang, tenang, gak ngantuk.
- itu dopamin. Nah, apa yang enggak
- ngerokok enggak punya Mbak apa enggak
- punya dopamin? Punya. Hanya saja dopamin
- orang yang tidak merokok itu dilepas
- atau lepas karena sebab-sebab
- alamiah. Jadi misalnya kita ketemu teman
- lama, kita senang, woh heboh gitu ya.
- Itu itu karena dopamin kita lepas di
- situ. Arti penyebab-penyebab alamiah ya.
- Kita misalnya lapar, lapar kita makan,
- kita makan beneran ya. Makan kemudian
- akan merasakan kenyang. Nah, kenyang itu
- juga dari efek dopamin. Itulah sebabnya
- banyak orang yang merokok ini
- mengatakan, "Gua lebih baik enggak makan
- daripada enggak ngerokok." Kenapa?
- Karena ketika dia merokok, dopaminnya
- lepas. Dopaminnya keluar di otak. Itu
- membuat dia jadi merasa kenyang. Merasa
- kenyang. Bukan kenyang beneran. Kalau
- orang makan, dia masuk makanan ke dalam
- lambungnya, dia merasa kenyang. Itu
- karena ada sesuatu yang masuk, ada
- isinya. Artinya, orang yang rokok isinya
- hanya asap, yang masuk ke perut juga
- enggak ada. Akhirnya apa? dia merasa
- kenyang tapi perutnya kosong. Inilah
- kebanyakan atau banyak dari orang-orang
- yang merokok terkena penyakit mah karena
- memang begitu karena ee banyak apa
- zat-zat yang masuk tapi makanannya
- sendiri enggak ada. Jadi apa lambung
- kita akan menggiling tanpa ada sesuatu
- di dalamnya. Ini yang membuat tuka
- lambung dan sebagainya.
- Nah, kita bayangkan dikatakan di
- website-website pabrik rokok yang tadi
- saya katakan ada ratusan bahkan ribuan
- zat-zat dan itu mayoritasnya adalah
- racun ya. Nah, racun ini ketika masuk ke
- dalam tubuh kita, Anda bisa bayangkan
- itu masuk kali melalui seluruh aliran
- darah yang ada di tubuh kita dan itu
- racun.
- Tadi kita ngenal sabda Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam, "Barang
- siapa yang meminum racun, dia akan
- diazab di neraka itu dengan diminumkan
- racun itu terus sampai dia mati
- dihidupkan lagi, mati dihidupkan lagi
- dengan racun itu." Itu ada hadisnya
- jelas ya. Anda bisa bayangkan ketika
- Anda saat ini merokok ya, racun itu akan
- berjalan di seluruh pembuluh darah yang
- ada dari kaki sampai kotak sampai
- kepala. Racun-racun ini semua ya.
- Azubillahiminasyaitanirrajim.
- Saya katakan, bagaimana
- Anda
- menginginkan kematian yang baik atau
- husnul khatimah sementara Anda
- memasukkan racun itu hampir 24 jam ke
- dalam tubuh
- Anda. Ya. Jadi ketika Anda merokok, saya
- katakan semua jenis racun tadi itu akan
- masuk dalam aliran darah Anda terus
- sampai berhari-hari. Apalagi kalau orang
- yang merokok karena sudah kecanduan, dia
- harus ngerokok terus. dia harus ngerokok
- terus karena sudah kecanduan. Ada yang
- sehari satu bungkus 20 batang, ada yang
- 16 batang. Berarti kalau 16 batang saja
- berarti kalau Anda hidup dalam 1 hari 24
- jam dikurangi waktu tidur dan waktu yang
- Anda enggak bisa ngerokok kira-kira 8
- jam ya, waktu mandi, waktu salat gitu
- ya, kadang-kadang 8 jam maka sisanya
- adalah 16 jam. Nah, 16 jam untuk 16
- batang itu berarti setiap 1 jam Anda
- mesti merokok. He ya. Nah, kalau Anda
- ngerokoknya dua bungkus isi 16 jadi 32
- batang sehari itu berarti setiap
- setengah jam Anda merokok. Harus merokok
- karena akan untuk memenuhi ee kebutuhan
- nikotin di otak itu. Bayangkan kalau ada
- pasien saya di klinik merokok ee empat
- bungkus merek yang sangat dikenal di
- Indonesia ya. Dia empat bungkus. Saya
- bilang, "Pak, Anda ini sudah ngerokok
- empat bungkus sehari terus mau berhenti
- kenapa?
- Saya juga e apa ya ee aneh juga gitu.
- Artinya sudah ngerokok empat bungus. Dia
- bilang apa ya, Pak? Sekarang ini saya
- sudah pensiun, Pak. Waktu dulu saya
- belum pensiun. Duit saya banyak buat
- beli rokok sebanyak ini. Tapi sekarang
- karena saya sudah pensiun, kalau saya
- ngerokok sebanyak ini, maka seluruh uang
- pensiun saya habis hanya untuk beli
- rokok. Ah, itu motivasi ya. Itu motivasi
- yang bagus ya. Ya, cuman agak kurang
- juga kalau cuman karena kalau cuman
- karena rokok mahal atau karena duitnya
- enggak cukup beli rokok. Nanti takutnya
- kalau dia sudah misalnya punya duit
- banyak jadi konglom berat, jadi
- pengusaha besar duitnya banyak ngerokok
- lagi gitu ya. Anyway, kembali ke masalah
- racun tadi ya. Racun ini masuk ke dalam
- tubuh kita, masuk ke aliran darah
- semuanya. Seluruh ee di mana ada darah
- di tubuh kita ini akan ada
- terkontaminasi racun-racun yang ada
- dalam rokok ini. Walayadubillah.
- Bagaimana Anda
- mengharapkan husnul khatimah sementara
- di dalam tubuh Anda 24 jam mengalir itu
- yang namanya racun-racun itu. Pikirkan
- ini ya sekali lagi ya. Kalau Anda kurang
- yakin dengan omongan saya terperihal
- racun-racun ini, silakan buka website
- pabrik rokok. Di sana jelas ditulis
- semuanya. Ketika Anda merokok kemudian
- masuk ke tubuh Anda, ini mengalir di
- seluruh aliran darah. Dan jika Anda
- wafat di saat itu, saya tidak menghukumi
- ya, tapi Anda bisa bayangkan racun itu
- ada dalam tubuh Anda. He. Karena dia
- enggak bisa hilang sampai setahu saya
- nikot ini tu 3 sampai 4 hari. 3 sampai 4
- hari setelah orang berhenti merokok baru
- dia hilang dari tubuh kita. Kita
- berhenti sama sekali loh ya. Nah,
- bagaimana orang-orang yang merokok ini
- sehari ada yang 20 batang, 15 batang ini
- akan terus-menerus. Jadi dia enggak bisa
- berhenti, enggak bisa enggak bisa hilang
- dari tubuh kita. Karena saya katakan
- tadi ketika orang berhenti merokok 3 4
- hari baru hilang nikotin itu dan dan
- zat-zat lain itu kalau berhenti dan
- tidak merokok lagi. Tapi kalau dia
- merokok terus kapan kapan selesainya?
- Jadi setiap kali ngerokok masuk lagi
- racun itu. Setiap kali ngerokok masuk
- lagi racun
- itu. Jadi ee pemirsa dan pendengar Rasil
- di mana saja Anda berada, saya sangat
- berharap mulai hari ini untuk Anda yang
- masih merokok ya, minimal pikirkan,
- berpikirlah untuk berhenti merokok. Ini
- saya katakan berhenti merokok itu perlu
- niat dan
- motivasi ya. Niat itu. Niat itu kalau
- ngomong masalah niat berhenti merokok,
- hampir semua perokok itu punya niat.
- Kalau Anda tanya semua orang yang
- ngerokok, hampir mereka semua punya
- niat. Tapi motivasi biasanya mereka
- kurang motivasi ini ya. Motivasi itu
- dorongan ya. Ee saya ingat sekali 4
- bulan atau 5 bulan yang lalu ketika saya
- siaran di sini kira-kira 4 hari 5 hari
- kemudian ada yang nelepon saya, "Pak
- Fuad, ini Pak Fuad Baraja yang suka
- siaran di Rasil ya?" Betul, Pak. Betul,
- Pak. Yang itu, Pak, yang nyeramah
- masalah rokok ya. Iya, betul, Pak. Apa
- yang ada yang bisa saya bantu? Saya
- bilang gitu. Apa dia bilang, "Pak,
- alhamdulillah saya sudah berhenti
- merokok,
- Pak. Saya dengarkan ceramah Bapak waktu
- di mobil kena macet. Saya dengarkan e
- rasil di
- radio. Sudah mulai saat itu saya enggak
- ngerokok lagi. Saya kaget. Kaget dong.
- Orang hanya dengan dengerin rasil aja
- terus dia dia berhenti merokok." Maka
- saya tanya, "Pak, maaf, Pak. ee saya
- ucapkan selamat kalau Anda sudah
- berhenti merokok. Tapi apa sih kata-kata
- apa yang waktu itu memotivasi Anda
- sampai Anda tuh enggak mau ngerokok lagi
- gitu loh kan. Anda dengerin saya
- ceramah. Nah, kata-kata apa yang
- tiba-tiba membuat Anda itu ingin
- berhenti gitu? Coba ini, Pak. Jadi waktu
- itu Bapak bilang ee nanti dia di hari
- akhirat di di akhirat itu akan ada
- pengadilan atau penghakiman atas apa-apa
- yang kita perselisihkan di
- dunia. Kalau saya katakan ayatnya,
- wallahu yahkumu bainahum fima kanu fihi
- yakhtalifun. Allah akan
- mengadili mereka-mereka ini tentang
- apa-apa yang mereka perselisihkan dulu.
- Nah, ayat ini bukan turun tentang ee
- asbab nuzulnya itu bukan karena rokok
- tentu saja ya zaman itu belum dikenal
- rokok,
- tapi nanti akan ada penghakiman atau
- pengadilan di akhirat itu pasti dong
- kita yakin itu ya. Nah, kaitannya apa
- dengan rokok? Nah, selama ini orang
- selalu berselisih tentang hukum merokok
- ini selalu haram dan makruh. Hampir
- enggak ada yang mengatakan rokok itu
- halal atau sunah atau wajib, enggak ada.
- Tapi selalu hanya haram dan makruh.
- Ya, Tengku Zulkarnain, ustaz kita yang
- sering bicara masalah rokok itu
- mengatakan
- bahwa mayoritas ulama di Indonesia ini
- ya persisnya saya ingat banget 8 e 83%
- 83% ulama di Indonesia mengatakan rokok
- itu haram mutlak. Sementara yang 17%
- masih mengatakan makruh. Nah, silakan ya
- kalau Anda melihat angkanya ini 17 dan
- 83 yang mengatakan haram mutlak. Nah,
- ini berarti kan ada perselisihan kan.
- Berarti ada perselisihan antara yang
- mengatakan haram dan mengatakan makruh.
- Nah, maka nanti di akhirat itu akan ada
- penghakiman ini oleh Allah Subhanahu wa
- taala. Kalau Allah menakdirkan itu nanti
- merokok itu haram, apa Anda bisa
- minta kembali ke dunia untuk memperbaiki
- kelakuan? Ya. Jadi, sekali lagi, mari
- kita manfaatkan waktu yang masih ada,
- yang masih hidup masih bisa apa ee masih
- bisa memperbaiki diri. Ya sudahlah
- hampir semua makhluk di dunia ini
- mengatakan rokok itu berbahaya. Makhluk
- hidup yang berakal tentu saja ya, maaf
- bukan semua makhluk yang biasa, tapi
- semua makhluk hidup yang berakal, punya
- nalar.
- Ya, gampangnya semua pasti mengatakan
- rokok itu tidak baik. Minimal mereka
- terganggu dengan asap rokok dan
- sebagainya. Jadi sekali lagi ee apapun
- yang berbahaya wajib kita jauhi, wajib
- kita hindari. Dan untuk itu ee
- insyaallah ya apa yang selalu kita
- bicarakan di hasil ini bisa menambah
- motivasi Anda. Dan masih banyak lagi
- tentunya ee zat-zat yang belum saya
- sebutkan ya. Anda bisa lihat sendiri di
- website karena kalau saya sebutkan bisa
- sampai sore banyak sekali ya. Di situ
- ada apa? Hidrogen sianida. He di situ
- ada racun-racun yang lain ya, polonium
- bahkan PO10, polonium 10 itu ada di
- dalam rokok. Polonium itu zat nuklir itu
- ada di dalam rokok. Dan ini benar dan
- saya sudah pas saya sudah buktikan dan
- saya cari artikel-artikel berkaitan
- dengan ini ya. Itu ada ya. Jangan sampai
- Anda di terkecoh ya. Jangan mau
- dibohongi sama orang-orang yang mendapat
- keuntungan dari pabrik rokok mengatakan
- rokok itu ee apa namanya? Enggak
- apa-apa, Bapak Anda ngerokok juga
- puluhan tahun enggak apa-apa gitu ya. J
- sekali lagi mari kita kita nalar kita
- kita rasakan, kita manfaatkan supaya
- kita tidak terkecoh. Insyaallah dengan
- ee penalaran yang baik kita bisa dapat
- motivasi yang baik, motivasi yang tinggi
- untuk memudahkan kita berhenti merokok
- atau minimal menjauhi apa yang
- diharamkan oleh Allah. Ya, mungkin kita
- bisa berkembangkan nanti nanti ya kita
- kembangkan lagi, Pak. Baik. Jadi, ikhwan
- akhwat, apa yang disampaikan oleh Pak
- Fuad Baraja pasti juga pernah Anda
- dengar. Cuma kadang-kadang kalau
- mendengarkannya cuma pakai telinga,
- enggak pakai nurani ya lewat habis ya.
- Sudah ada tulisan dari sepenggal saja
- dari
- Kompasiana. Asap rokok itu masih
- mengepul di sudut bibirmu, Bapak.
- mencecapi aroma maut yang sebentar lagi
- menjemputmu.
- Ya, partikel pembunuh berdarah dingin
- Bapak akan mengotori, meracuni
- paru-parumu yang mengembang dengan
- sangat sulit dan
- akhirnya menyayati jantung yang memerah
- penuh dengan kepahitan.
- Dan
- Bapak, Bapak berikan batang rokok itu
- padaku, Pak. Akan aku gantikan dengan
- susu yang menghangatkan dada dan
- tenggorokan, kopi atau teh panas yang
- akan
- menghangatkanmu. Akan kujadikan rokok
- sesembahan Bapak itu kuburan pilu masa
- lalu saja. Sini, Pak. Sudahlah, Pak.
- Heeh. Ini pasti jeritan dari anak yang
- sangat mencintai, mengasihi ayahandanya
- mau dibilangin bisa juga istri istri
- dari suami yang merokok. Oh, bisa juga
- karena jutaan istri-istri mereka sangat
- terganggu dengan asap rokok suaminya
- ini. Penderitaan yang enggak pernah
- kelihatan. Benar. Banyak itu banyak yang
- menghubungi saya. Heeh. Bahkan bajunya,
- anduknya, sarungnya, semuanya bau rokok.
- Bukan hanya bau. Adanya bau itu karena
- ada partikel yang nempel di baw. Nah,
- partikel ini kalau terhisam itu bisa
- berbahaya gitu ya. Ya, sayang. Mari kita
- buktikan dengan tidak mengkontaminasi
- apapun yang ada di rumah yang menjadi
- bagian dari kasih Anda. Wahai para pria,
- wahai para perokok. Nanti kami kembali
- ke ruangan Anda. SMS dan WA sudah
- diterima. Mudah-mudahan banyak yang
- merasakan kebenaran apa yang dibahas
- pada sore hari ini. Kita kembali sesudah
- lagu berikut.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- Yeah.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Rasil
- untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- Kasihi
- berbaktilah
- hidupku berhasil
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]
- Terima kasih. Masih tetap bersama ruang
- kesehatan Rasil untuk Islam yang satu
- bersama em Ustaz Fuad Barraja yang
- tengah bahas tentang zat-zat apa aja sih
- yang ada di dalam rokok itu. Dan dari
- paparan tadi sudah ada beberapa
- pertanyaan yang masuk. Tapi sebelumnya
- saya ingin sekali berterima kasih untuk
- teman-teman kita yang ada di Sukabumi,
- di Batam, di Semarang, di Pontianak, di
- Banyuwangi, dan ada satu lagi di
- Palembang. Baru baru baru ee muncul ya.
- Mudah-mudahan akan semakin tersebar luas
- apa yang diberitakan di Rasil untuk
- Islam yang satu ini. Baik, Pak Fuad. Ini
- dari hamba Allah di
- Jakarta tidak diberi nama. Bagaimana
- cara menghilangkan kecanduan dari rokok
- dan bisa timbul lagi keinginan untuk
- bisa
- menghentikannya. Kemudian apa ada hal
- yang bisa dilakukan orang-orang di
- sekitar si perokok itu agar
- menghentikan, membantu menghentikannya?
- Terima kasih. Dari Ibu siapa? Enggak ada
- ya? Ee tidak ada namanya. Oke, kita
- bahas dulu. Kalau dia ibu berarti kalau
- suaminya ngerokok bilang apa? Enggak mau
- dekat-dekat gitu.
- Oke, silakan. Ee
- bismillahirrahmanirrahim. Jadi gini,
- sudah sering hampir setiap siaran diasil
- selalu saya katakan ya ini enggak
- apa-apa kita ulang-ulang terus ya. He.
- Orang semua merokok itu karena
- kecanduan. Ini harus dipahami dulu ya.
- Orang yang kecanduan harus mengas
- kecanduan itu ya. Ya. Seperti orang
- kecanduan narkoba dia harus asup narkoba
- itu terus ya. Walaudzubillah. Kecanduan
- rokok ini adalah karena kecanduan
- nikotin tadi saya katakan. Nah, ketika
- dia sudah kecanduan, dia harus mengasup
- nikotin itu. Terus nikotin itu adanya di
- rokok, di dalam daun tembakau. Karena
- daun tembakau itu dari sononya kandungan
- nikotinnya tinggi. Jadi, dia ee apa
- namanya? membutuh ee prosesnya itu
- prosesnya itu tadi kan sudah saya
- jelaskan dia membuat nikotin tadi sampai
- ke otak melepas dopamin membuat kita
- merasa nyaman, nyaman, enak apa ya
- terbuai gitu ya. Fly fly gitu. Nah,
- ketika dia tidak merokok, maka
- dopaminnya enggak keluar. Apa yang
- terjadi? Sumpek, enggak bisa mikir,
- enggak bisa konsentrasi, enggak nyaman,
- mulut asem, dan sebagainya. Inilah yang
- kemudian membuat orang itu pengin
- ngerokok lagi, ya kan? Itu namanya
- proses kecanduan. Nah, berhenti merokok
- itu secara gampang kalau ngomong aja ya,
- kalau ngomong aja berhenti merokok ya,
- jangan ngerokok. Misalnya nih contoh aja
- nih, Mbak Nuning datang ke rumah saya,
- "Pak, saya ingin terapi berhenti
- merokok." He. Saya bilang gini, "Mbak
- Noning, Anda pulang aja. Anda pulang
- aja. Jangan ngerokok 1 bulan. Saya
- jamin." Oke, nanti kita lanjutkan
- kembali. Kita terima telepon dulu.
- Asalamualaikum.
- Halo. I dengan Bapak siapa? Di mana?
- Halo. Iya, Pak. Enggak kedengaran, ya?
- Silakan, Pak. Silakan. Silakan. Saya
- dari Koj
- anu Ledok ya.
- Monggo, monggo. Terima kasih sekali itu,
- Pak. Paja menyampaikan masalah merokok
- ini terhadap pengalaman saya sendiri.
- Saya sendiri umurnya sekarang hampir 70.
- Wih, masyaallah. Masyaallah.
- Alhamdulillah. Teman saya banyak saya
- lihat banyak yang mendahului kami
- sebelum waktunya. Jadi karena ibrat
- rokok. Namun saya juga sadar bahwa soal
- meninggal itu adalah Allah ya. Namun
- walau demikian kan kita harus ikhtiar.
- Betul. Betul. Nah, ini pengalaman saya
- adalah saya kenal
- jantung diogra gimana Pak? Kurang jelas
- Pak. Kurang jelas. Sekali
- lagi sean orang itu jadi masih podo
- ngerokok saya sendiri akhirnya dalam 1
- bulan itu mereka meninggal satu-satu.
- Alhamdulillah saya sendiri yang waktu
- itu bisa bertahan dan sempat mati suri
- terus kemudianah saya pokoknya mati sur
- gitu ya. Jadi saya merasakan kebetulan
- apa adik saya itu ponakan saya kan
- dokter tanya sama dokter dok dokter yang
- menangi saya waktu itu apakah hutangnya
- bisa anu masih sadar bisa akhirnya
- ditolong dengan segala apa saya bisa
- tertolong nah saya merasakan bahwa itu
- karena mengapa saya bisa tertolong
- karena saya tidak pernah merokok apagi
- minum dan berkedang sehingga bisa
- terselamatkan walaupun saya tidak
- takabur ini bukan karena atau sombong
- tidak ngerokok dapat tapi semuanya
- segala rendah Tuhan. Tapi kalau kita
- sebagai manusia mengupayakan dengan
- sebaik-baiknya hidup itu insyaallah
- Allah juga akan mengijabahi. Sehingga
- kami mati suri, alhamdulillah bisa hidup
- sampai sekarang ini. Malah waktu itu
- dokter katanya mau disambung itu apa
- namanya salurannya itu enggak sanggup.
- Dibedah juga enggak sanggup.
- Alhamdulillah kami ikhtiar dan doa
- akhirnya sampai sekarang tidak ada
- apa-apa bisa sebati saat dokter ke
- harapan kita loh kok bisa begitu? Wah
- saya saya juga enggak tahu. Terus saya
- tanya mengapa, Dok? Kalau saat itu tanya
- yang di atas mengapa saya tanpa melalui
- apa-apa bisa alhamdulillah bisa hidup
- seperti sekarang. Maka itulah pengalaman
- kami sehingga saya lihat ternyata
- peranan merokok itu memang mengerikan di
- dalam hidup ini. Saya merasakan sendiri.
- Terima kasih. Asalamualaikum
- warahmatullah wabakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Ini menarik ya. 70 sekian tahun ya
- usianya sudah. Jadi gini ee kan banyak
- orang bilang, "Ah, ngerokok enggak
- ngerokok juga mati." He bukan matinya.
- Kita selalu bilang gitu ya. Bukan
- matinya. Kalau mati sekalian selesai.
- Alhamdulillah selesai sudah. Heeh. Yang
- yang kita takutkan adalah hidup sengsara
- sebelum mati gara-gara penyakit rokok
- gitu loh. Bukan matinya semua orang
- pasti mati. Kullu nafsin daiqatul maut.
- Semua orang tu pasti akan merasakan yang
- namanya mati. Ya toh. Tapi yang kita
- hindari adalah sengsara, sakit,
- berkepanjangan sebelum mati. Ini akan
- membuat kualitas hidup kita sangat
- buruk. Ya. Jadi percayalah ya yang
- ngerokok enggak ngerokok itu juga mati
- semua. Tapi yang kita hindari adalah
- sengsara sebelum mati. Nah, kita simak
- Bapak tadi ya. Dia karena tidak merokok
- ya, organ-organ tubuhnya tuh masih
- sangat bagus. Artinya minimal lebih
- bagus daripada orang seumurnya yang
- merokok gitu loh. Jadi alhamdulillah
- diberikan kemungkinan sembuh dari
- penyakitnya dan yang katanya itu sudah
- mati suri dia kembali diberikan
- kesempatan oleh Allah itu tadi itu
- karena memang tadi dokter bilang dia
- tidak minum, dia tidak merokok, dia
- tidak jadi saudara sekalian atau pemirsa
- di mana pun Anda berada ya manusia ini
- ada waktunya ya tubuh manusia itu ada
- expire date-nya ya. Ini yang penting
- anda pahami. Mau ngerokok enggak
- ngerokok itu semuanya orang yang itu
- semua akan mati dan minimal sebelum mati
- itu dia akan merasakan turun kualitas
- kesehatannya itu ya. Jadi metabolisme
- tubuh kita manusia ini pasti akan
- menurun. Itulah yang difirmankan oleh
- Allah di surat Yasin. Saya lupa ayatnya.
- Tapi dikatakan di situ waman nuamirhu
- nunqisu fil khq afala yaqilun. Jadi
- siapapun yang kami panjangkan usianya,
- kami dikurangi kemampuan-kemampuan
- tubuhnya. Enggak ada orang umur 80 tahun
- bisa lari kayak anak umur 30 tahun.
- Enggak mungkin jalan aja ya kalau jalan
- pagi misalnya umur 80 dengan umur 30 at
- 20 ya pasti beda. Jadi siapapun yang
- dipanjangkan umurnya pasti apa berkurang
- dia punya kemampuan-kemampuan dalam
- tubuhnya itu pasti berkurang. Nah tanpa
- merokok, tanpa memasukkan zat-zat racun
- ke dalam tubuh kita saja itu sudah pasti
- menurun. Apagi. Apalagi kalau kita
- merusaknya dengan
- begadangan, dengan rokok, apalagi
- ditambah dengan kopi. Jangan salah
- paham. Kopi enggak ada masalah. Tapi
- ketika kopi itu disambung dengan rokok
- atau digandengkan dengan rokok, kopi ini
- sudah terbukti menambah cita rasa rokok.
- Jadi, kalau Anda pengin berhenti
- ngerokok, Anda harus berhenti kopi juga.
- Karena apa? Ketika Anda tidak e Anda
- pengin berhenti ngerokok, Anda masih
- minum kopi,
- dikhawatirkan nanti keinginan merokok
- itu akan timbul dengan Anda minum kopi
- itu. Jadi timbul kembali keinginan untuk
- merokok dan Anda enggak bisa nahan. Nah,
- ini jadi untuk Anda yang sedang berupaya
- untuk berhenti merokok dan saya juga di
- klinik terapi saya selalu saya katakan,
- "Anda harus berhenti merokok, mau
- berhenti merokok harus berhenti minum
- kopi juga." Tapi jangan, jangan
- dikatakan nanti kopi itu ee ada apa
- berbahaya. Enggak. Kopi itu enggak ada
- masalah. Kita bicara masalah rokok ya,
- enggak ada masalah kalau Anda enggak
- gandeng dengan rokok. Tapi kalau Anda
- gandeng dengan rokok, orang merokok
- dengan kopi ya, dengan minum kopi juga
- itu menyulitkan proses berhenti merokok.
- Karena ketika dia minum kopi, dia akan
- teringat lagi membuat dia ingin merokok
- lagi. Iya. Nah, jadi alhamdulillah ya,
- Pak ya. Saya doakan Anda tetap sehat ya.
- Insyaallah husnul khatimah ya. Karena
- Anda tidak merokok, tidak minum-minuman
- keras, tidak begadang, tidak. Itu
- membuat efek apa? penyembuhan dari
- penyakit Anda menjadi lebih mudah. Ya,
- bayangkan orang yang misalnya misalnya
- orang kecelakaan kecelakaan kemudian dia
- dilakukan ee pembiusan ya. Untuk orang
- yang perokok berat itu bius itu harus
- lebih banyak dosisnya daripada orang
- yang tidak merokok.
- Nah, ini ini harus harus kita pahami.
- Jadi, alhamdulillah Bapak itu diberikan
- kesempatan hidup, insyaallah hidupnya
- berkualitas dan dia bisa menyebarkan
- cerita ini sudah insyaallah banyak orang
- yang termotivasi juga. Kembali ke
- jawaban yang tadi terpotong, bagaimana
- cara orang-orang di sekitarnya membantu
- mendukung agar berhenti merokok yang
- terwujud? Jadi, betul. Jadi, saya
- katakan kan ee kalau Anda tanya ke orang
- merokok ya, punya punya enggak sih
- keinginan buat berhenti ngerokok? Hampir
- semua mengatakan punya keinginan. I.
- Tapi ada hal lagi yang namanya motivasi.
- Nah, motivasi ini yang enggak banyak
- orang artinya perokok ini kurang
- motivasinya kurang sehingga dia susah
- untuk berhenti merokok itu karena kurang
- motivasi. Nah, motivasi itu apa sih? Itu
- dorongan. Ya, pernah saya ceritakan satu
- cerita yang selalu saya ceritakan
- mungkin sudah 1000 kali saya ceritakan
- ini ya. Ada satu pasien saya datang ke
- klinik berhenti merokok. Dia datang dari
- Cirebon khusus ya, khusus datang terapi
- terus langsung pulang naik mobil ke
- Cirebon lagi. Saya tanya Pak Malik
- namanya, "Pak, apa sih yang buat Anda
- tuh begitu apa pengin berhenti ngerokok
- sampai datang khusus dari Cirebon untuk
- berhenti merokok terapi di sini?"
- Jawabnya jawabnya apa? Saya punya anak
- laki-laki umur 4 tahun sekarang sudah
- merokok setiap hari. Heeh. Jadi motivasi
- itu dia merasa apa? Dia merasa
- mengajarkan perilaku merokok secara
- tidak langsung. Dia mengajarkan perilaku
- merokok pada anaknya. Nah, jadi kan anak
- ketika satu dia lagi kerja di kantor
- ditelepon sama guru TK. Anak masih TK.
- He. Kemudian ee di Bap suruh datang ke
- sekolah. Ada apa, Bu? Udah sini aja,
- Pak. Nanti saya katakan. Sampai di apa?
- Sampai di sekolah dikasih tahu ternyata
- anak Bapak ini sudah merokok setiap
- hari. Masyaallah. Dia enggak percaya.
- Dipanggil anaknya, "Adik, adik merokok
- ya?" "Iya, adik tiap hari merokok."
- "Iya." Astaga. Rokoknya dapat dari mana?
- Rokok Papa.
- Nah, ini ini ini kemudian memotivasi Pak
- Malik ini. Subhanallah karena dia
- kuatnya motivasi ini. Dia datang ke
- Jakarta, saya terapi sebentar.
- Alhamdulillah ya. Alhamdulillah kuat dia
- karena niatnya kuat. Nah, ini motivasi
- nih Bapak Ibu sekalian ya. Ee berhenti
- merokok itu perlu niat. Niat itu perlu
- motivasi. Nah, motivasi ini timbul
- karena informasi. Nah, jadi pentingnya
- informasi tentang bahaya merokok dari
- buku-buku di internet atau dari
- ceramah-ceramah ini harus Anda
- dengarkan, harus Anda dapatkan
- informasi-informasi tentang rokok.
- Jangan merasa bahwa informasi ataupun
- ceramah masalah rokok itu buat orang
- yang merokok saja. Jangan ya. Orang bisa
- selamat enggak ngerokok, selamat enggak
- kecanduan itu karena dia juga banyak ee
- informasi yang dia dapatkan, banyak
- tahu. Ketika dia banyak tahu,
- alhamdulillah dia bisa bertahan dengan
- mudah. Saya ingat sekali anak-anak
- sekolah yang pernah saya berikan
- informasi atau berikan penyuluhan
- masalah rokok. Banyak di antara mereka
- itu yang kemudian berapa tahun kemudian
- nelepon saya atau menghubungi saya via
- Facebook, via apa mengatakan dia bilang
- bukan tidak merokok Pak ee ada teman
- saya Pak merokok apa yang harus saya
- lakukan? Awareness-nya tinggi dia. Jadi
- dia tidak merokok kan karena dia care
- pada temannya yang ngerokok berarti dia
- enggak ngerokok. Pak ini ayah saya ini
- perokok Pak gimana? Apa yang harus saya
- lakukan? Itu sering sekali. sesuai
- dengan pertanyaan tadi. Jadi apa yang
- harus? Jadi yang harus dilakukan adalah
- menumbuhkan motivasi ya. Mendorong
- menumbuhkan jangan berhenti dong. Jangan
- orang ngerokok tuh enggak bisa digituin
- enggak mau enggak mau ya. Nah jadi ee
- dapatkan apa ya? Tapi yang paling utama
- adalah didoakan ya. Kemudian insyaallah
- dengan mudah Allah menumbuhkan motivasi
- itu dengan mudah sekali ya. tadi yang
- saya katakan di orang yang dengar di
- mobil tadi ya kan dia hanya mendengarkan
- gitu aja dia timbul niatnya berhenti
- seketika itu semua karena Allah ya
- karena Allah memberikan pemahaman karena
- dia mau mendengarkan lah orang yang
- ngerokok ini suruh dengarin masalah
- rokok itu
- malas buku-buku aja masalah rokok hampir
- e kalau orang ngerokok enggak suka dia
- baca gitu ada informasi kalau kita
- nyiarin tentang rokok banyak yang terus
- enggak dengerin dulu entar baru baru 2
- jam kemudian ya bisa jadi. Terus apaagi
- nih sebagai orang yang terdekatnya? Jadi
- jadi ee menumbuhkan motivasi ya. Ini
- saya bukan promosi klinik saya tapi
- salah satu salah satu bantuan yang bisa
- diberikan adalah terapi berhenti
- merokok. Terapi cuma ditotok-totok
- begini ya. Cuman ditotok-totok begini
- aja. Subhanallah. Allah mengizinkan itu
- terapi ini sebetulnya basicnya akupuntur
- Mbak. Cuman akuuntur pakai jarum. Nah,
- ini enggak pakai jarum. Cuma dit
- gantinya jarum tadi. Untuk untuk supaya
- lebih jelas, Anda bisa lihat di YouTube.
- Ketik A nama saya Fuad Baraja. Anda bisa
- menyaksikan semua video yang ada di situ
- yang ngupload adalah pasien-pasien saya.
- Saya enggak ngupload apa-apa di situ.
- Jadi, Anda bisa saksikan langsung di
- YouTube dan nanti insyaallah di akhir
- acara kita berikan nomor telepon ya,
- Mbak ya. Iya. Ya, silakan dengarkan dulu
- nanti. Jadi catutnya entar ya kalau udah
- kita dengarkan nanti ya. Baik. Ee
- apalagi tadi ya? Jadi, salah satu untuk
- membantu adalah bantuan terapi bahwa ya
- ee katakan bahwa berhenti merokok itu
- tidak sesulit yang Anda bayangkan. Yuk,
- kalau mau saya antarkan ke tempat terapi
- gitu ya. Ee sekali lagi ee mudah
- berhenti merokok itu asal punya niat dan
- motivasi. Semua terapi apapun untuk
- berhenti merokok itu sifatnya membantu.
- Membantu apa? membantu memudahkan
- seseorang untuk bertahan tidak merokok
- sampai pengaruh nikotin di otaknya
- hilang. Nah, itu terjadi setelah 3
- sampai 4 minggu. Kalau belum 3 atau 4
- minggu ediknya masih ada berarti masih
- kepengin. Hanya saja kalau orang
- diterapi, Heeh. keinginannya tuh turun
- drastis gitu loh ya. Karena apa? Ketika
- diterapi rokok jadi pahit enggak enak.
- H. Jadi orang jadi enggak pengin efek
- efek terapinya tuhok jadi pahit, mual,
- muntah, sering bisa dilihat di YouTube.
- Jadi ketika rasa rokoknya sudah pahit,
- enggak enak, otomatis keinginan untuk
- merokok juga turun drastis ya. Jadi
- orang bisa bertahan enggak ngerokok
- sampai pengaruh nikotinnya hilang ya
- sudah. Nah, jadi sekali lagi orang ini
- orang ini harus punya keinginan. Kalau
- enggak punya keinginan atau istrinya
- pernah sekali Mbak lucu sekali. Aduh,
- Bapak Ibu suami istri datang ke rumah
- saya. Begitu saya masuk ke ruang
- terapi, istrinya langsung ngomong, "Pak,
- tolong, Pak, suami saya dibikin berhenti
- ngerokok." Terus, terus, "Bu, saya
- enggak bisa bikin orang berhenti
- merokok." Dia sendiri yang hanya Iya.
- Jadi, ibu tanya deh sama suaminya, "Mas,
- mau enggak berhenti ngerokok?" "Tanya,
- tanya, "Mas, mau enggak berhenti
- ngerokok?" "Iya iya, iya, mau, mau, mau,
- mau." Ya, jadi kalau ibunya yang pengin
- bapaknya berhenti merokok ya itu enggak
- bisa, Bu, ya. Jadi harus yang
- bersangkutan. Betul. harus di bapaknya
- juga punya keinginan insyaallah kalau
- bapaknya punya walaupun dia bilang gini,
- "Aku sih pengin, Mak, tapi susah." Nah,
- itu masih bisa. He. Nah, tapi kalau dari
- awalnya sudah nolak, itu kita doakan
- aja. Iya. E, ini dari Mbak Hani.
- Informasi tentang rokok memang biasanya
- langsung dimatikan sama yang
- bersangkutan pada saat itu. Kalau
- misalnya ini, tetapi
- ee apa nih? Ada cerita dia pernah dulu
- ke Ustaz Fuad yang pas mau hujan itu dan
- sempat berhenti loh selama 1 bulan tapi
- habis itu balik maning berarti pasien
- yang ee belum totally ya sembuh terus i
- jadi memang memang selalu ee dari
- pengalaman-pengalaman saya menerapi
- memang terapinya itu harus dilaksanakan
- dua kali sekali diterapi kemudian minggu
- depannya dia bisa bertahan engkan
- ngerokok ya maka terapi yang kedua itu
- tanpa menggunakan rokok. Tapi yang
- pertama pakai rokok, jadi sambil
- ngerokok. He. Nah, tapi banyak juga
- orang-orang yang satu kali dia kuat niat
- dan motivasinya kuat diberhenti. Bahkan
- saya katakan tadi banyak orang yang
- tanpa diterapi pun suruh pulang jangan
- ngerokok bisa ya. Iya. Nah, ketika dia
- ketika dia balik 1 bulan dia balik lagi.
- Nah, itu kurang motivasinya kurang ya.
- Ada banyak saya seingat saya saya sudah
- dua kali ibu-ibu ya perempuan datang ke
- tempat saya. Pertama dia ngomong gini,
- "Pak, saya itu Pak, begitu saya positif
- hamil langsung berhenti merokok." Saya
- langsung berhenti, Pak. Sampai saya
- melahirkan, sampai menyusui. Sampai
- sudah berhenti menyusui, saya ngerokok
- lagi. Itu motivasinya. Kenapa? Jadi
- ketika dia berhenti bisa berhenti dengan
- mudah itu karena motivasinya demi
- bayinya, demi anaknya dia berhenti
- dengan karena kalau saya ngerokok bisa
- berbahaya buat bayinya. I kan dia karena
- dia sayang sama anaknya, dia langsung
- berhenti. Nah, tapi enggak sayang sama
- dirinya. Buktinya apa? Ketika sudah 2
- tahun anaknya sudah enggak nyusu lagi,
- dia balik rokok lagi. Jadi, banyak orang
- yang sebetulnya enggak sayang sama
- dirinya sendiri, tapi kalau dibilang
- enggak pasti enggak enggak bilang iya
- pasti. Jadi kadang-kadang karena ya ee
- kurangnya informasi yang membuat
- motivasi jadi kurang. He. Iya. Ini dari
- Ibu
- Darman. Asalamualaikum. Waalaikumsalam.
- Ustaz Fuad. Kangen deh dengar suaranya.
- sudah lama enggak muncul untuk
- memberikan info-info kesehatan buat
- pendengarnya. Terlebih-lebih yang soal
- ee merokok ini. Mudah-mudahan selalu
- Allah kasih kesehatan yang baik ya,
- sehingga bisa memberikan pencerahan
- terus untuk umatnya. Amin. Ada lagi
- beberapa yang mendoakan kita semua yang
- ada di Rasil. Terima kasih banyak ya.
- Dan ini yang berikutnya pertanyaannya
- ada bukan pertanyaan ini informasi. Ee
- Ustaz, saya dulu perokok berat. Tetapi
- ketika informasi tentang rokok lama-lama
- membuat saya sadar karena saya tidak
- hidup sendiri lagi, ada istri dan segala
- macamnya, saya cuma
- menghirup-hirup batang rokok sampai
- bilang baunya terus-menerus sampai satu
- bungkus habis. Habis itu kok saya enggak
- kepengin lagi? Bisa tolong dijelaskan
- kok bisa seperti itu ya? Heeh. Ya. Ya.
- Ee ini ini perlu perlu dijelaskan. Ee
- tadi kan saya katakan terapi yang
- pertama itu menggunakan rokok, terapi
- yang kedua enggak menggunakan rokok. Ya,
- itu memang saya selalu menganjurkan
- pasien saya untuk datang dua kali. Nah,
- yang pertama masih pakai rokok karena
- ketika ditotok sambil merokok. Nah, itu
- rokok jadi pahit, enggak enak, mual,
- muntah, dan sebagainya ya. Nah, ketika
- dia bisa bertahan 1 minggu tanpa merokok
- sama sekali, otomatis kalau terapi kedua
- dikasih rokok lagi, masuk lagi dong
- nikotinnya, sayang kan. Maka terapi yang
- kedua itu apa? Rokoknya itu dipegang,
- ditaruh di bawah hidungnya gitu.
- Cium-cium sambil diterapi. Sambil
- diterapi itu subhanallah hampir semua
- yang mengatakan, "Pak, tadi rasanya
- baunya itu kencang sekali tapi sekarang
- baunya sedikit sedikit enggak ada baunya
- lagi gitu loh." Jadi memang itu sengaja
- saya aturkan demikian karena kalau
- dikasih rokok lagi nanti dia ee
- nikotinnya masuk lagi jadi pengin
- ngerokok lagi. Jadi sudah prestasi dia
- bisa bertahan seminggu enggak ngerokok
- itu sudah prestasi. He. Jadi yang kedua
- hanya dicium-cium saja. Jadi ketika
- dicium itu udah enggak enak, bau baunya
- juga udah berubah bau yang seperti maka
- itu berarti otaknya sudah free dari Jadi
- kalau pengalaman Bapak ini tadi yang
- mungkin hanya coba-coba doang tapi bisa
- berhasil lumayan bagus ya. Oh iya dan
- bagus. Jadi di di apa di sambil
- dicium-cium kalau misalnya dia pokoknya
- kan bertahan enggak ngerokok karena dia
- dicium-cium saja dia kan enggak enggak
- memasukkan ikotin kan ediknya dia dapat
- lewat penciuman ya. Heeh. Luar biasa
- sekali. Banyak. Jadi sebetulnya di di
- negara-negara maju yang di mana itu
- dijual kayak orang berhenti merokok
- melalui koyok, ditempel aja koyo itu dia
- bisa bertahan enggak ngerokok gitu loh.
- Tapi itu tidak dis-suggest, tidak
- disarankan karena gantinya kecanduan
- rokok jadi kecanduan koyok nikotin gitu.
- Jadi informasi dari yang tadi bilang
- sudah pernah ke Pak Fuad bukan pas
- hujan, pas hajian. Oh, pas hajian ya.
- Terima kasih sudah disampaikan. Jadi
- mudah-mudahan Pak Fuad ingat ya. Baik,
- yang berikutnya pertanyaan dari hamba
- Allah tidak disebutkan
- namanya. Kalau seandainya anak-anak ikut
- menghirup ee
- asapnya berada di dekat
- perokok, seberapa parahkah efeknya?
- Katanya lebih bahaya daripada
- penghisabnya. Bisa dijelaskan, Pak?
- Terima kasih. Enggak apaak. Ini selalu
- ada pertanyaan ini, ya. Apakah benar
- perokok pasif itu lebih bahaya dari
- perokok aktif? He. Tidak selalu. Ya,
- sekarang gini misalnya Mbak Mot
- gambarkan ya ruangan ini. Di ruangan ini
- ada orang yang merokok. Misalnya ada dua
- orang merokok. Otomatis kan ruangan ini
- penuh asep rokok. Iya. Siapapun yang
- berada di dalam ruangan ini pasti akan
- bernafas kan. I bernapas itu kan
- memasukkan udara ke dalam paru-paru.
- Nah, kalau udara yang ada di sini ini
- penuh asap rokok, berarti
- partikel-partikel tar dan nikotin tadi
- juga
- karena dia bernapas. Dia kan enggak
- mungkin bertahan bernapas lebih dari 1
- menit aja kan enggak mungkin kan. Nah,
- jadi yang dimaksudkan lebih berbahaya
- dari perokok aktif itu ketika orang itu
- berada di ruangan yang penuh asap rokok
- selama bertahun-tahun.
- Ya, misalnya di satu kantor orang bebas
- merokok misalnya. Nah, yang ngerokok ini
- kan masuk keluar masuk. Sementara ada
- ibu-ibu yang kerjanya di depan komputer.
- Selama dia kerja di kantor itu ya
- kerjanya di depan komputer terus. Nah,
- itu yang merasakan yang bisa dijadikan
- lebih berbahaya karena dia berada di
- situ terus
- gitu loh. Sementara itulah sebabnya
- adanya kawasan tanpa rokok. Jadi
- peraturan daerah kawasan tanpa rokok itu
- sebetulnya untuk melindungi orang-orang
- yang tidak merokok. Yang merokok kan
- bisa merokok di luar. Misalnya Mbak
- Nuning ee kerja di satu kantor di depan
- komputer kan kerjanya di situ terus lah.
- Kalau ada orang yang rokok berarti kan
- kena terus. Iya. Sementara dia sendiri
- keluar masuk ya kan. Atau gini
- pemahamannya orang yang merokok ini kan
- bisa merokok di mana saja. He. Artinya
- kalau dia ngerokok keluar dari pintu dia
- sudah selesai. Dia bisa ngerokok di
- situ. Sementara Mbak Nun kan enggak bisa
- meninggalkan pekerjaannya. masa Mbak
- Nuning yang harus keluar untuk orang itu
- bisa merokok kan enggak mungkin. Nah,
- jadi sekali lagi ee dikatakan lebih
- berbahaya ketika orang itu berada dalam
- satu ruangan bertahun-tahun bahkan
- puluhan tahun bekerja di situ. Sementara
- ee yang ngerokok juga ganti-ganti gitu
- ya. Nah, sekali lagi ee kenapa adanya
- aturan kawasan tanpa rokok? Jangan
- jangan sebal, jangan benci dengan kok di
- sini ngelarang emang ini. Wah, gitu ya.
- Kadang-kadang melanggar HAM. Sampai
- dibilang melanggar HAM. HAM apa? bisa
- dibalik. Anda yang melanggar hal, saya
- enggak enggak pengin ngerokok jadi
- ngisap rokoknya gitu. Iya iya iya. Jadi
- kalau orang itu berada dalam satu
- ruangan bertahun-tahun seperti orang
- yang kerja di restoran, ada satu ibu-ibu
- namanya Ibu Bu, maaf
- Bu Inge apa Bu Ij. Dia itu kena kanker
- laring ya, Ibu-ibu. Kena kanker laring.
- Padahal dia tidak merokok.
- itu karena dia bekerja di satu restoran
- waktu itu sebelumnya dia kerja satu
- restoran yang bolehok nah sampai dia
- kena di dibolongin sininya masyaallah
- ada Bu Inge namanya ya jadi sekali lagi
- kita hargai juga hak asasi orang lain
- dan saya rasa itu adalah bentuk dari
- kepedulian kita kepada orang-orang yang
- tidak merokok ya betul apalagi orang di
- rumah terkasih ya orang istri anak-anak
- ini kan orang yang kita cintai masa kita
- paparkan dalam masuk rokok yang bikin
- mereka sakit kan enggak masuk akal. Jadi
- keren banget ya kalau seorang suami atau
- seorang ayah ee setiap kali merokok,
- sebentar ya, Dek. Sebentar ya, Ma. Dia
- keluar jauh-jauh gitu terus entar balik
- lagi ee ganti baju. Ya kan? Ada pasien
- saya Heh. Dia ngerokok bertahun-tahun,
- bahkan ngerokoknya tiga bungkus sehari,
- tapi tidak ada satuun anaknya yang
- pernah lihat dia ngerokok. Wow. Jadi
- begitu sampai di rumah dia nyelinap
- keluar ya. Dia di halaman belakang itu
- ada satu tempat kecil dia merokok di
- situ masuk kembali. Jadi anaknya enggak
- karena dia tahu kalau anaknya ngelihat
- dia ngerokok dia akan bisa. Jadi kalau
- ada anak-anak SMP SD yang merokok itu
- pasti karena ada contoh yang dia lihat
- mayoritasnya. Iya. H mayoritasnya iya
- hampir semua. Hampir semua itu merokok
- karena melihat perilaku merokok orang
- lain. Jadi faktor lingkunganlah. I. Oke,
- sekarang terkait dengan pertanyaan
- berikutnya ini Pak Fuad. Bagaimana
- dengan rokok elektronik? Apakah sama
- efek negatifnya atau Ya. Ya. Jadi
- begini, perusahaan rokok ini ya di
- dunia, kita enggak bicara di sini ya, di
- dunia ini kan mereka sudah terkena
- dampak dari kesadaran masyarakat dunia.
- Masyarakat dunia sudah kesadaran mereka
- sudah tinggi ya. Jadi
- artinya pertumbuhan perokok pemula itu
- sangat kecil. Pertumbuhan perokok pemula
- itu sangat kecil dan kesadaran
- perokok-perokok yang lama untuk berhenti
- merokok semakin tinggi. Akhirnya apa?
- Ee merokoknya jadi berkurang sekali
- sehingga pabrik rokok ini terancam
- bangkrut. Memang betul ya. Bahkan
- saham-saham pabrik rokok di luar negeri
- itu berguguran ya. Tapi di Indonesia
- masih karena di sini undang-undang
- ataupun aturan-aturan tentang masalah
- rokok masih sangat ee sangat longgar ya.
- Nah, karena mereka merasa terancam ini
- karena apa? Suatu saat mereka akan
- bangkrut. Nah, mereka timbul inisiatif
- untuk supaya melanggingkan ini ya. Jadi
- dibuatlah rokok elektrik itu. Jadi,
- rokok elektrik itu isinya apa? Ya sama
- isinya nikotin. Orang merokok karena
- kecanduan. Kecanduan apa? kecanduan
- nikotin ya sudah kasih aja
- nikotinnya. Jadi artinya apa? Ketika dia
- merokok elektrik ee pakai vape itu ya
- kita nyebutnya vape. Ketika dia hisap
- itu yang masuk sama aja isinya nikotin
- ya. Bahkan cairannya itu cairan yang
- dipakai untuk memberikan cairan di dalam
- vape-nya itu adalah gliserin ee
- apa
- ee propilin glikol dan diterglikol. Itu
- semua bahan-bahan yang dipatakan oleh ee
- badan POM. adalah zat-zat yang
- menyebabkan kanker juga. Heeh. He ya.
- Nah, jadi kalau dikatakan apakah rokok
- elektrik lebih atau kalau rokok elik
- tidak ada bahayanya? Saya katakan salah.
- Kalau tidak dikatakan tidak ada
- bahayanya ya. He he. Mungkin bahwa itu
- bahayanya lebih sedikit mungkin ya. Tapi
- itu tetap berbahaya.
- Jadi mau elektronik kah, mau kretek kah,
- mau putih kah, mau shisa, mau shisak
- kah, sama aja ya. Baik, yang berikutnya,
- asalamualaikum Pak Ustaz boleh enggak
- minta nomor telepon dan alamatnya? Mau
- terapi rokok nih dari Mas Feri. Wis
- keren ya. Nanti di akhir tolong siapkan
- pena dan alat tulisnya nanti akan kami
- sebutkan. Saya sementara ke pertanyaan
- berikutnya dari Ibu Fitri.
- Ee pertanyaannya ternyata sama dengan
- tadi, rokok elektrik berarti ada anggota
- keluarganya yang juga penjelasannya
- mudah-mudahan cukup ya, Ibu Fitri.
- Kemudian yang berikutnya
- pertanyaannya, seberapa pahitah nasib
- anak-anak yang keluarganya merokok semua
- bahkan ibunya? Ini terjadi di keluarga
- tante saya?
- Banyak, Bu. Banyak. Saya pernah menerapi
- anak kecil yang tinggal di Indramayu.
- Bayangkan ibu ini tinggal di satu rumah.
- Si anak ini, anak yang saya terapi ini
- umurnya 9 tahun waktu saya terapi. Saya
- datang ke Indramayu karena diminta.
- Kemudian ternyata ini anak sulit untuk
- meninggalkan R walaupun sudah saya
- terapi. Kenapa? Karena dia tinggal dalam
- satu rumah ada empat keluarga di rumah
- itu. He. Dalam satu rumah tinggal empat
- keluarga. Hampir semuanya orang
- dewasanya ngerokok. Sulit sekali ya.
- Jadi banyak sekali keluarga-keluarga
- Indonesia yang Malang ya e yang bernasib
- Malang. Karena ee kebanyakan anggota
- keluarga itu tidak memahami bahwa
- perilaku merokok itu berbahaya bagi
- anak-anaknya juga. Nah, saya yakin kalau
- orang itu memahami ya dia enggak mungkin
- harimau makan anaknya sendiri istilahnya
- ya. Jadi dia pasti akan ee menjauhkan
- anak-anaknya dari bahaya merokok ini.
- Tapi ya gitu kebanyakan orang-orang
- menganggap ya udahlah ngerokok bapakku
- juga ngerokok enggak apa-apa gitu. Jadi
- jadi awareness-nya itu kurang. Karena
- awareness-nya kurang jadi anak-anak ini
- terabaikan hak hidup, hak untuk
- mendapatkan ee apa ruang hidup yang
- layak itu ya seperti misalnya terjauhkan
- dari asap rokok, terjauhkan dari hal
- buruk lain itu terabaikan.
- itu terabaikan atau diabaikan tapi
- kurang lebih sama. Kalau diabaikan
- sengaja kan kalau terabaikan karena
- bapaknya enggak
- paham karena bapaknya belum paham,
- enggak ngerti bahaya rokok. Nah,
- terabaikan karena bapaknya enggak punya
- ilmu. Yang salah berarti Pak Fuad kenapa
- enggak semua orang dikasih tahu sampai
- tahu kenapa enggak dengerin Rasil?
- Banyak yang di sini di antaranya nih, di
- antaranya Ibu Fitri ya, Ibu Bunda Fitri.
- Semoga sering-sering ya, Pak Ustaz Fuad
- Kerasil agar kami tahu lebih banyak soal
- ini. Amin. Amin. Ada yang bercerita tadi
- di halaman sebelumnya, saya pernah
- bersama teman-teman dua tiga orang
- setiap kali melihat di jalanan
- bapak-bapak ngerokok dekat anaknya dan
- ada ibunya di situ, kami selalu dengan
- kopak kompak mengatakan, "Ibu, anaknya
- bawa pergi jauh biar bapaknya ngerokok
- sendiri. Kalau tidak Bapak sebaiknya
- Bapak pergi dari sini jangan didekat
- anak-anak dan itu pasti mereka terus
- melakukannya dan ibunya manggut-manggut.
- Ini mestinya ustaz sebarluaskan agar
- semua mengatakan itu pada perokok yang
- merokok di dekat anaknya. Wis keren juga
- ya. Yang lucu lagi saya masuk ke
- restoran heh. Sama istri saya waktu itu.
- Di restoran tuh ada ruang merokok. Ini
- benar-benar kejadian dan saya sudah
- laporin ke yang punya restoran, tapi
- sampai sekarang belum ditangkapin. Heh.
- Di rumah merokok itu saya kan saya kan
- pasti di tempat yang tidak merokok kan
- karena lebih luas dan memang kalau yang
- merokok tempat merokoknya lebih kecil
- kan. He. Saya lagi duduk saya e setelah
- selesai makan saya lewat di tempatnya
- tempat ruang merokok itu artinya ruang
- air restoran yang boleh merokok. Heeh.
- Saya dapati di situ Bapak sama ibu dua
- laki-laki sama perempuan maksudnya orang
- tua sama anaknya. Jadi si bapak ini, si
- orang tua ini memilih tempat Heeh.
- supaya dia bisa ngerokok, dia masuk ke
- ruang yang boleh ngerokok padahal dia
- bawa anak. Subhanallah.
- Bukannya dia sendiri yang ke situ? Terus
- saya terenyuh sekali melihat ini. Saya
- saya foto, saya foto. Saya saya ingin
- beritahukan kepada pemilik restoran,
- tapi tanggapannya sampai sekarang belum
- ditanggapi. Tapi ya sudahlah. Tapi
- minimal saya katakan ya enggak boleh
- begini. Karena harusnya Bapak bertahan
- tidak merokok di tempat yang tidak boleh
- merokok. Jangan bawa anakak bukan malah
- bukan diam. Karena supaya bisa ngerokok
- dia masuk ke ruang yang dilarang ee yang
- boleh ngerokok maka dibawa sama istrinya
- juga. Ini kan juga apa ini? Jadi
- istri-istri harus cerdas ya. Kalau
- misalnya belahan jiwanya pujaan hati
- kita, ayahanda ini masih juga merokok ya
- sudah biarkan dia merokok. Demi cinta
- kita biarkan saja tapi jangan boleh dia
- dekat anak-anak gitu ya. Artinya kalau
- dia belum punya kesadaran, minimal dia
- punya informasi bahwa merokok itu enggak
- e apa biar berbahaya juga buat
- anak-anak, buat istrinya kan. Oke. Ini
- dari Liza Emilda. Pak Fuad, saya itu
- kalau terkena asap rokok kenapa langsung
- pusing banget ya? Mohon penjelasannya
- dong. Itu Liza namanya Liza Emilda. Mbak
- Riza ini adalah bukti bahwa tubuh Anda
- itu normal. Tubuh manusia yang normal
- pasti menolak hal yang
- buruk. Allah memberikan ee tanda-tanda
- Allah memberikan satu kemungkinan untuk
- menolak hal yang buruk. Itu semua tubuh
- orang yang normal. Misalnya ya, misal
- contoh nih Mbak Liza ini contoh nih ya.
- Menghisap rokok sehisepan pasti minimal
- pertama kali pasti batuk, mual, kadang
- muntah ya pusing. Itu semua itu karena
- tubuh kita menolak. He he. Tapi kalau
- sudah kecanduan enggak masalah juga.
- Jadi Oh, jadi jadi memasukkan terus.
- Jadi rokok tadi bukan enggak enak lagi,
- tapi jadi enak. Tapi apa rokoknya
- berubah jadi enak? Enggak. Karena yang
- bicara bukan mulut lagi, tapi otak. Jadi
- tadi kan saya bilang dopaminnya keluar
- merasa nyaman gitu ya. Jadi selama Anda
- merasa terganggu dengan has rokok itu
- berarti tubuh Anda normal ya. Jadi
- syukuri ya. Jadi kalau misalnya Anda
- lagi di satu tempat yang banyak orang
- ngerokok ya hindarilah. Keluarlah dari
- situ ya. Kalau misalnya suaminya
- ngerokok, orang lain yang suaminya
- ngerokok, ya. Suaminya harus tegelowo.
- Jangan malah memaparkan asap rokok pada
- anak istrinya. Dia yang harus keluar
- untuk merokok sendiri ya. Jangan efeknya
- dibagi-bagi gitu. Iya, kayaknya sih tahu
- deh. Orang pasti tahu kok kalau aku
- ngerokok sebaiknya jangan di depan orang
- lain atau apa, tapi masalah udahlah
- enggak apa-apa. Itu yang sering
- dinaikkan. Ini pertanyaannya terkait
- juga dengan itu, Pak Fuad. Maaf ya. Ee
- gimana dengan perokok pasif lingkungan
- juga? Apakah bisa mempengaruhi? Mau
- ngasih tahu malah enggak enak, malah
- jadi candaan. Ya, ngasih tahunya memang
- tidak mudah. Ini memang di Indonesia ini
- sulitnya di sini. Jadi, pemahaman
- tentang marah merokok ini sangat sedikit
- sekali, buruk sekali ya. Jadi mereka
- cenderung abai ya. Cenderung abai. Hah,
- wislah. Nah, ya. Suang ngomel terus sama
- suaminya karena suaminya ngerokok.
- Ujung-ujungnya apa? Ya udahlah mau
- diapain lagi? Udah nasib gua begini gitu
- loh. Karena apalagi surga di suami
- katanya. Oh anu apa suar suargo nurut
- neloko kat
- ya. Jadi sekali lagi untuk Anda yang
- belum menikah ya kalau mau cari suami
- yang dicontreng pertama kali adalah
- bukan perokok. Tidak merokok ya. Nomor
- satu Islam dulu. Nomor dua Islam. Yang
- kedua tidak merokok ya. Kemudian yang
- masalah kepribadian itu nomor dua, nomor
- sekian. Nomor sekian ya. Maksudnya mobil
- pribadi, rumah pribadi, rekening
- pribadi. Tapi yang penting harus tidak
- merokok. Wis keren. Oke, yang berikutnya
- tolong dong mau Instagramnya Pak Fuat
- dong. Gini, Pak ditulis di sini nanti
- diberikan. Untuk Instagram saya mohon
- maaf sampai sekarang saya belum belum
- berkeinginan untuk pakai Instagram ya.
- Ya, Anda kalau cari informasi apa saja,
- ketik aja nama saya di Google ya, Google
- atau YouTube ketik nama saya. Insyaallah
- ada banyak sekali artikel-artikel
- tentang masalah dari saya gitu ya.
- Silakan. Atau kalau Anda berminat, saya
- ada tiga buku saya. Kalau Anda ketik
- nama nomor saya tadi, Anda save di
- handphone Anda, akan keluar di ee apa
- namanya? WA di WhatsApp. Di sana ada
- profilnya. Gambar profilnya adalah
- buku-buku saya. Nanti bisa pesan lewat
- telepon juga. Banyak sekali informasi
- dan ee di dalam apa Facebook itu sendiri
- banyak sekali masalah yang bisa dibaca
- mempersuasi yang baca ya. Nah, Bu
- tulisan-tulisan saya di Facebook yang
- jumlahnya ribuan itu sudah saya jadikan
- buku dan buku itu tinggal dipesankan dan
- mudah sekali untuk didapatkan. Jadi
- dalam tiga buku itu ada 700 lebih
- artikel tentang masalah rokok dari
- berbagai aspek. He ada lagi mana? I ini
- dari Pak Budi. Pak Fuad saya sudah
- mencoba apa yang saya dengar dari Rasil
- tapi tampaknya saya memang harus ketemu
- Bapak.
- Oke. I terus emm tunggu sebentar mesti
- buka dulu karena kalau diketuk-ketuk
- sering suka terus hilang malahan. Ini
- dari Elo. Terima kasih informasinya.
- Kalau misalnya dikurangin dulu selama
- sebulan saya biasa satu hari dua
- bungkus. Kalau seminggu ini satu hari
- sebungkus boleh. Terus nanti meningkat
- menjadi setengah bungkus akan lebih
- menolong kah? I bertahap. Jadi ya ini
- elok ya namanya. Elo. E elo atau elok
- enggak pakai K elo. Sebetulnya
- mengurangi jumlah batang rokok ini
- termasuk direkomendasikan. Cara berhenti
- merokok yang direkomendasikan ya. ada
- misalnya gini ee berhenti. Jadi misalnya
- tapi harus konsisten ya, enggak boleh
- permisif ya. Jadi misalnya Anda ngerokok
- satu bungkus, katakanlah nih ya supaya
- gampang pemahamannya. Anda ngerokok satu
- bungkus kan isinya 20 misalnya. He.
- Mulai hari ini Anda ngerokok 19,
- besok 18. Artinya satu batang rang
- dibuang dulu taruh di tempat lain ya.
- Jadi Anda ngabiskan hanya 19 itu. Nanti
- minggu depan Anda ngerokok diambil dua.
- Jadi ngerokoknya 18 saja. Heeh. Nah,
- minggu depannya lagi ambil tiga, Anda
- ngerokoknya 17 saja. Anda minggu
- depannya lagi Anda ngambil empat itu
- bisa. Itu sangat bisa dan
- direkomendasikan. Jadi mengurangi jumlah
- batang sehingga kadar nikotin yang masuk
- juga berkurang, berkurang, berkurang
- akhirnya bisa dihilangkan. Dan kalau
- sudah tinggal sedikit gampang lagi ya.
- Lebih mudah lebih mudah. Semakin lama
- semakin mudah ya. Yang jelas ini semua
- hanya karena nyandu. Betul. Kecanduan
- bisa berkurang ketika dia dikurangi.
- Dikurangi dosisnya. He satu lagi yang
- direkomendasikan, cara berhenti merokok
- yang direkomendasikan adalah men tadi
- kan mengurangi jumlah batang, ada satu
- lagi menunda rokok pertama dalam 1 hari.
- Jadi misalnya Anda setiap hari mulai
- merokok itu jam .00 pagi misalnya
- tundalah jam 09.00 jam . Oh jam 7 jam
- jam 7. Jadi mulai besok Anda jangan
- ngerokok sebelum jam 0.00 ya. Jam 0.00
- nanti setelah setelah seminggu, 2 minggu
- anda tunda lagi ke jam 0.00. Jadi jangan
- ngerokok sebelum jam 08.00 Terus minggu
- depannya lagi atau 2 minggu lagi tunda
- ke jam 09. Jam 10 jam sampai akhir
- terakhir jam terakhir enggak merokok ya
- sama berhenti itu itu cara-cara berhenti
- merokok yang direkomendasikan berarti
- bisa 2 bulan bisa setahun tapi akhirnya
- ujungnya berhenti. Itu yang penting ya
- berhenti betul. Nah itu semakin ke
- belakang semakin mudah. Nah jadi ee
- siapa bilang kalau orang ngerokok enggak
- bisa harus dengan terapi? Enggak ya.
- Kalau Anda niat dan motivasinya kuat
- yang penting tuh itu. Niat dan
- motivasinya kuat. Nah, dalam
- perjalanannya ya Anda jangan menyediakan
- asbak di rumah ya. Karena kalau Anda
- sediakan asbak di rumah berarti kalau
- ada tamu, tamu merasa boleh merokok
- karena ada asbak. Nah, karena ada asbak
- ya. Jadi Anda jangan kasih asbak. Kalau
- ada tamu siapapun yang datang ke rumah,
- maaf kami tidak merokok jadi kami tidak
- menyediakan asbak. Kalau Anda mau
- merokok tuh di luar sana asbaknya 2
- hektar. Boleh dicek di mana saja. Kalau
- itu untuk untuk minimalis ya. Artinya
- minimalis jangan rokok dalam rumah.
- Artinya tamu enggak boleh merokok rumah.
- Tapi boleh di luar ya. Nanti suatu saat
- ketika tamu-tamu semakin banyak yang
- tahu bahwa Anda tidak merokok ya mereka
- tidak akan ee sudah tahu bahwa mereka
- enggak bisa ngerokok di rumah ya dia
- enggak akan minta
- ber enggak enggak akan minta untuk
- merokok. Dia akan sadar bahwa di sini
- enggak boleh merokok gitu. Dari
- pengalaman Pak Fuad menangani ee
- teman-teman perokok yang diterapi itu
- satu hari biasanya mereka berapa bungkus
- sih? Dua bungkus. Eh kita bicara ee
- umumnya orang ngerokok itu satu bungkus.
- Jadi kalau udah lebih dari satu bungkus
- itu sudah ya banyak juga tapi enggak
- banyak-banyak seperti kalau ee bahkan
- ada yang ngerokoknya kurang dari satu
- bungkus. Tapi secara umum mereka
- ngerokok kalau dibilang satu bungkus.
- Kalau misalnya sudah mulai berhenti dari
- teman-teman yang tadi ingin berhenti,
- uang buat rokok yang dibeli tetap
- dimasukin ke kotak, kira-kira setahun
- kumpul berapa? Ya, keren banget. Umumnya
- kalau orang di Indonesia ngerokok
- sebungkus harganya katakanlah kita bil
- Rp15.000 saja ya.
- Rp15.000* 1 bulan itu kan 450 ya. 1
- tahun sudah R juta lebih ya. Nah,
- bayangkan kalau 1 tahun R juta berarti 2
- tahun Anda bisa beli motor dong minimal
- motor bekas yang masih bagus gitu ya.
- Itu kalau tahun ke-10 bisa pergi haji
- itu dan itu ada loh orang berhenti
- merokok terus pergi haji. Ada di Jogja.
- Maksudnya uang yang biasa buat beli
- rokok dimasukin kaling. Betul. Dimasukin
- di kaleng. Masukin di kaleng 11 tahun
- apa 13 tahun pergi haji dengan uang yang
- dikumpulkan itu dari dari berhenti
- merokok.
- Kembali ke ke pernyataan bahwa ketika
- kita meninggal di dalam tubuh kita masih
- menyimpan zat-zat yang dikatakan
- dilarang ini kemudian nanti menjadi
- pertanggungjawaban kita. Kayaknya perlu
- diulang karena ada yang nanya, "Saya
- ingin penegasan ini saya rekam agar
- nanti saya perdengarkan kepada ayahnya,
- anak-anak ketika mereka pulang." Boleh.
- Ho. Pertama harus dipahami dulu ya,
- bahwa Rasulullah melarang orang meminum
- racun.
- He itu ada barang hadisnya ada. Barang
- siapa yang meminum racun maka di neraka
- nanti dia kan pasti masuk neraka karena
- dia bunuh diri
- kan. Kalau orang yang bunuh diri kan
- enggak boleh bunuh diri kan dilarang
- mutlak tapi kan langsung racun gitu. Iya
- maksudnya kalau dia minum racun ya di
- sini memang tidak dikatakan dari merokok
- karena memang karena memang tidak ada
- rokok waktu itu. Kalau orang meminum
- racun kemudian dia mati maka racun itu
- nanti di neraka akan terus dijejalkan ke
- mulutnya. He he gitu. Itu ada hadisnya
- ada jelas hadisnya sahih ya. He. Nah.
- Kalau minum racun itu dilarang ya
- kemudian kita setiap hari meminum racun
- dan saya dari awal itu sudah saya
- jelaskan bahwa rokok itu isinya racun
- melulu. Kalau Anda enggak percaya
- tanyalah di website-nya Pabrik Rokok
- ditulis gitu loh. Ada macam-macam di
- situ. Bahkan ada di situ ada formalin,
- ada apa? Banyak sekali ya. Banyak sekali
- kandungan dalam rokok ini. Nah, banyak
- yang berupa racun ya. Kalau orang
- nikotin itu sendiri racun ya. Nah, kalau
- ketika kita dilarang minum R tapi kita
- memasukkan racun itu selama
- bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, He.
- Nah, racun itu kan ada di dalam tubuh
- kita terus kan enggak bisa pergi, enggak
- bisa hilang karena masuk terus. Iya.
- Tadi kan saya katakan orang baru bersih
- dari rokok, dari racun, nikotin, dan itu
- bar setelah 3 atau 4 hari. Nah, orang
- kan ini maaf ya dari zatnya. Zatnya ya,
- bukan bukan dari pengaruhnya. Kalau
- pengaruh nikotin di otak itu sekitar 1
- bulan. Heeh. He. Tapi kalau zatnya itu 3
- hari sudah hilang racun itu tidak
- terdeteksi lagi 3 atau 4 hari. Nah, lah
- kita kapan berhenti orang yang ngerokok
- itu kapan berhenti bisa bertahan 4 hari?
- Karena dia ngerokok terus 1 hari 20
- batang. Kalau dikasih tahu mati tanggal
- 30 mungkin tanggal 26 dia berhenti
- kan hari biar enggak dibawa ke tubuhnya.
- Nah, itu kan. Jadi, jadi sekali lagi
- racun itu ada di dalam tubuh kita terus.
- Nah, ketika sampai kita mudah-mudahan
- kita berhenti itu jadi sebelum kita ajal
- menjemput kita ya kita sudah bersih dari
- racun itu minimal lah. Minimal itu gitu
- loh. He. Jangan sampai kita masih
- membawa racun-racun tadi ke dalam tubuh
- kita sampai kita wafat. Ya, itu kan
- bahaya sekali merusak hidup dan
- kehidupan kita. Ini boleh dibaca enggak
- ya, Ustaz? Mudah-mudahan para
- ustaz-ustaz kita mendengarkan ini
- sehingga kesedihan saya melihat
- ustaz-ustaz merokok.
- segera hilang. Iya. Kalau kita kalau ada
- yang pasti gampang secara gampang orang
- bilang, "Ah, ustaz kan manusia juga.
- Oke. Berpotensi kecanduan." Betul ya.
- Bahkan ada dokter ketika saya menjadi
- saksi fakta di Mahkamah Konstitusi, he
- itu ada satu ibu dokter yang dia
- mengatakan dia sebagai saksi fakta juga
- dia mengatakan suaminya adalah seorang
- dokter ahli
- anestesi, perokok berat dan meninggal
- karena kanker paru. Itu dokter. Dokter
- ahli anestesi loh. Anastesi ini kan
- urusannya dengan candu dan narkoba dan
- macam-macam. Iya. Ya kan? Nah, jadi saya
- katakan dokter aja bisa begitu. Banyak
- dokter-dokter bahkan profesor yang
- merokok banyak ya. Cuman ya kita enggak
- bisa gimana ya karena mungkin ya mungkin
- dia merasa lebih tahu dari kita ya. Tapi
- ya itu sebaiknya kita berpikir lebih
- jernih ya. Kalau memang rokok itu
- berbahaya ya kita tinggalkan ya kan.
- Jadi mudah-mudahan sekali lagi ini
- bermanfaat buat semuanya, buat yang apa
- yang merokok atau di dalam keluarganya
- masih ada yang merokok ya untuk
- dijadikan satu bahan perenungan ya
- perenungan insyaallah dibersihkan tubuh
- kita dari racun-racun nikotin itu dan
- lain-lainnya itu sehingga kita bisa
- berhenti merokok dengan mudah.
- Jadi kita rangkum saja waktunya sudah
- mepet sekali bahasan terkait dengan
- zat-zat yang ada di dalam rokok. Ya,
- intinya sekali lagi para pemirsa dan
- pendengar
- sekalian untuk meyakinkan Anda silakan
- Anda buka website-nya pabrik rokok ya
- yang ada di Indonesia ataupun di luar
- negeri. Di situ dicantumkan bahwa
- merokok itu ada di dalam rokok itu ada
- begitu banyak zat racun. Ratusan bahkan
- ribuan tertulis dengan jelas di situ.
- He. Kalau Anda enggak mau percaya lagi,
- mau percaya sama siapa lagi gitu ya.
- Nah, jadi ee silakan yuk kita berpikir
- jernih bahwa racun-racun yang ada di
- tubuh kita ini terus akan berada di situ
- sampai kita berhenti merokok. He. Ya,
- jangan sampai kita dipanggil Allah dalam
- keadaan kita masih menyimpan racun di
- tubuh kita. Nah, itu ee mau nomor
- teleponnya dikasih ini. Jadi ee untuk
- yang tadi sudah menyiapkan pena Fuad
- Baraja ini adalah spesialis terapi dan
- pelatihan terapi berhenti merokok. Anda
- boleh catat nomornya di 0811.
- 866
- 411. Oke, ulang ya.
- 081186
- 411. Ya, ada yang perlu saya jelaskan.
- Sekali lagi semuanya tolong nomor saya
- disimpan saja ya. Saya hanya menerima
- pasien dengan appointment. Itulah
- sebabnya saya enggak pernah ngasih
- alamat karena saya masih sering keluar
- kota, saya masih sering Iya. Kejatuh
- sudah datang ke tempat saya. saya enggak
- ada kan jauh-jauh datang dari Tangerang
- dari mana ya. Jadi saya hanya menerima
- pasien dengan appointment. Kalau Anda
- memerlukan informasi, Anda hanya WA saja
- atau SMS atau WA kirimkan ke tempat
- saya. Karena biasanya kalau saya pulang
- siaran kayak gini ini nanti ada 200
- sedikitnya 50 itu masuk ya. Nanti saya
- akan irit saya akan lakukan satu persatu
- karena itu perlu waktu ya. Jadi kalau
- misalnya Anda mungkin 2 hari belum dapat
- jawaban dari saya, insyaallah tetap akan
- saya jawab ya. Jadi Anda ee kirim saja
- SMS atau WA ke nomor saya
- 0811866411. Tunggu saja insyaallah saya
- hubungi Anda ya. Apalagi kalau ada
- WhatsApp-nya kita bisa komunikasi lebih
- panjang dengan murah ya. Nanti kalau
- Anda saya tunggu saja saya akan hubungi
- Anda menjelaskan tentang masalah terapi
- dan buat appointment ya. Karena saya
- hanya nerima pasien dengan appointment 1
- hari dalam klinik-klinik saya hanya
- menerima 6 orang pasien saja ya. Jam
- 08.00, jam 08.00, jam 10.00, jam 12.00,
- jam .00, jam .00, jam 0.00 ya. Jadi
- sekali lagi Anda tahan saja di apa
- namanya ee informasinya kalau sudah
- dikirim ke saya, "Pak, mohon informasi
- tentang terapi berhenti merokok. Saya
- akan hubungi Anda." Iya. Ya, saya
- hubungi Anda dan nanti saya akan berikan
- informasi tentang masalah rokok ataupun
- masalah terapinya. Kalau mau janji
- waktunya pun juga bikin appointment
- dulu. Nah, hari apa, tanggal berapa, jam
- berapa baru saya sediakan untuk Anda
- waktunya sehingga Anda bisa ee dapat apa
- namanya? Dapat kesempatan untuk
- diterapi. Ya, sekali lagi
- jangan kalau bisa enggak usah nelepon,
- saya yang telepon ya. Kalau Anda nelepon
- ke saya juga nanti
- akhirnya karena terlalu banyak ya saya
- terlalu mungkin saya lagi nerapi orang
- ya mungkin nanti bisa cenderung
- mengganggu ya jadi dipahami sangat
- dipahami. Baik ee Ustaz Fuad Baraja
- terima kasih dengan pencerahannya untuk
- teman-teman di mana pun berada merokok
- memang sesuatu yang sulit sekali untuk
- di hilangkan. Paham banget kita juga ya
- wahai para perokok. Tetapi informasi ini
- mudah-mudahan juga menambah keinginan
- Anda untuk menguranginya di dekat
- orang-orang yang Anda cintai, yang kita
- cintai. Tetapi kemudian akhirnya karena
- kita cinta pada diri sendiri juga jangan
- ngeracunin diri sendiri. Terima kasih
- sekali lagi untuk yang tetap bersama
- Rasil untuk Islam yang satu. Meskipun
- bahasannya agak ee kalau ngomong rokok
- biasanya suka malas dengerin ya. Terima
- kasih sekali lagi. Billahi taufik wal
- hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.
- [Musik]
- [Musik]
- Uh
- Berasil
- TV untuk Islam yang satu.
- [Musik]