Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail TV. [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
- wa ali sayyidina Muhammad. Alhamdulillah
- kita berjumpa lagi hari ini hari Kamis,
- Kamis ketiga ya tanggal 29 Safar 1447
- Hijriah atau tanggal 21 Agustus 2025.
- Kita jumpa lagi dalam acara bincang
- wakaf ini diadakan setiap Kamis ketiga,
- setiap bulannya. Dan tema yang akan kita
- angkat pada pagi hari ini adalah
- meningkatkan peran wakaf uang
- menggerakkan usaha ekonomi produktif
- yang lain yang mampu memper memberi ee
- kemaslahatan kepada masyarakat. Di sini
- juga ada Oni Saputra, ada Algi dan juga
- ada Bapak Taufik dan Mas Nafis.
- Alhamdulillah sudah hadir di sini
- narasumber kita ya, yaitu Bapak
- Lubis tentu saja ya.
- juga Bapak Dr. Ir. K. H. Agus Priatno,
- M.M. dari BWI, Badan Wakaf Indonesia.
- Beliau adalah Kepala Bidang Sosialisasi
- ee Humas ee
- ee Kepala Devisi Humas, Sosial,
- Sosialisasi dan Literas. [tertawa]
- Mantap.
- Panjang.
- Asalamualaikum, Mas Afril.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Mas Krisna.
- Bagus. Masyaallah, senang sekali kita
- nih datang ke sini. Nanti kita akan
- mendapat penjelasan yang begitu
- mantap ya tentang betapa mudahnya
- sebelum itu wakaf.
- Insyaallah.
- Tadi Mbak Nuning ditanya oleh Pak Spril,
- "Pernah enggak semur hidup wakaf?"
- Bukan. Sudah pernah beliau?
- Sudah pernah 100.000 aja
- bisa ya?
- Atau Mas Spril bangkari ada Quran yang
- perlu kita baca dulu dari surah
- Albaqarah ayat 261 barangkali. Silakan
- Pak Sabril.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Pendengar pemirsa, hari ini
- kita akan membicarakan satu hal
- yang Allah sangat tekankan dalam
- Al-Qur'an. Insyaallah saya bacakan.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Matsaladzina
- yunfiquuna amwalahum fi sabilillahi
- kamasali habbah kamilai habbatin ambatan
- samasana
- fiumbnatim
- miun habbah wallahu yudhaifu liman yasya
- wallahu wasiun alimyaallah
- Perumpamaan orang yang menginfakkan
- hartanya di jalan Allah seperti sebutir
- biji yang menumbuhkan tujuh tangkai.
- Pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah
- melipat gandakan bagi siapa yang Dia
- kehendaki. Dan Allah maha luas maha
- mengetahui. Sadaqallahulazim.
- Kalau kita baca ini, Mas Krishna dan Pak
- Kiai, rasanya kita akan bersegera untuk
- melaku berinfak termasuk berwakaf. Ini
- Allah ganti 700 kali.
- Dan di ayat ini Albaqarah 261 ini
- ditambah lagi dengan tambahan yang
- diberikan Allah sekehendaknya Allah.
- Jadi bukan hanya 700, 700 plus-plas.
- Nah, pendengar pemirsa
- mencermati ayat yang ee dimuat di
- Al-Qur'an surah Albaqarah 261 ini
- seyogianya kita melihat betapa wakaf
- menjadi salah satu jalan mencari rida
- Allah untuk kehidupan dunia dan akhirat.
- Nanti Pak Kiai akan jelaskan sekilas
- kembali tentang wakaf. Dan dengan
- bincang-bincang ini kita berharap
- pendengar Rasil
- memahami tentang wakaf dan berwakaf. Ada
- satu pertanyaan sederhana tadi Mas
- Krishna.
- Mas atau Mbak,
- kira-kira nih seumur hidup
- berwakaf Rp100.000 bisa enggak? Banyak
- yang jawab bisa.
- Jangankan sekali seumur hidup.
- Peran keduanya
- setahun sekali bisa enggak? Bisa. Bisa
- saya sebulan sekali bahkan bisa
- pendengar rasind itu, Mas Krishna
- hitung-hitungan sederhananya yang aktif
- itu kira-kira 750.000 orang.
- 10%-nya saja 75 orang 75.000 orang
- berwakaf 100.000
- sekali setahun nilai uangnya 7,5 miliar.
- Kalau uang wakaf 7,5 miliar kemudian
- kita gunakan untuk kegiatan produktif.
- banyak yang tertanggulangi kelangkaan
- pangan, sebagian besar kemiskinan
- itu bisa tertanggulangi dengan itu.
- Awalnya apa? 100.000.
- Tapi banyak Mas Krishna pendengar rasil
- ee yang bahkan lebih dari situ ya. Ada
- yang menyumbang
- juta, 2 juta, beberapa lagi.
- Alhamdulillah. He.
- Nah, karena mereka paham tentang ini.
- Nah, pendengar dan pemirsa yang masih
- belum paham, hari ini kita akan bahas
- bersama Pak Kiai Agus eh Priatno dari
- Badan Wakaf Indonesia. Beliau adalah
- Kepala Divisi Sosialisasi dan Literasi
- Wakaf. Sebelum saya serahkan ke beliau,
- saya ingin sedikit membandingkan Mas
- Krishna.
- ee wakaf di Bangladesh itu maju sekali.
- He.
- Kalau kita cek di mana-mana, di AI saja
- cek apa sih perbedaannya? Mereka paham
- tentang wakaf.
- Terus orang Indonesia memang enggak bisa
- paham, bisa.
- Tetapi di sana mereka paham dan
- melakukannya
- menjadi wakif.
- Banyak perguruan tinggi bahkan kota yang
- dibangun dari wakaf. Insyaallah
- Indonesia insyaallah akan mampu. Dan
- hari ini kita dengan memohon kepada
- Allah memberi pencerahan, pemahaman
- kepada saudara-saudara kita. Allah
- gerakkan hati mereka sehingga ikut
- berwakaf. I
- mungkin sebagai pembuka itu Mas Krishna.
- Iya.
- Baik kita kembali ke Bapak Dr. K. H. Ir.
- Agus Priatno
- ya
- dari BWI ya.
- Ee Pak Agus, apakah wakaf
- uang boleh dalam syariat Islam? Boleh.
- Iya.
- Ya. Baik, terima kasih. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Ee para
- pemirsa, para pendengar ee Radio Rasil.
- Jadi, berbicara tentang wakaf itu yang
- ee sekarang sedang kita berikan kepada
- masyarakat adalah mengedukasi tentang
- hakikat wakaf. ya. Sebab ee sebagaimana
- yang kadang sering saya sampaikan di
- berbagai forum bahwa masyarakat tahunya
- wakaf itu ya cuma masjid, madrasah, dan
- makam gitu loh. Padahal di zaman
- Rasulullah itu ee berdasarkan hadis dari
- Imam Bukhari disampaikan bahwa yang
- namanya Imam Bukhari itu mendapatkan
- hadiah tanah dari masyarakat Khaibar dan
- itu adalah kebun kurma yang sangat
- produktif istilahnya. Itu adalah kebun
- kurma yang sangat menguntungkan. Karena
- industri pada waktu itu kalau di Arab
- itu kalau punya air atau punya kebun
- kurma itu menjadi industri menghasilkan
- keuntungan luar biasa. Nah, itu adalah
- kebun terbaik ya. Jadi kurmanya
- gemuk-gemuk dan ee rasanya sangat
- ee sangat enak. Nah, sehingga bagi ee
- sahabat Umar datang kepada ya kepada
- Rasulullah, "Apa yang kami bisa lakukan
- dengan ee harta yang begitu bagus ini?"
- Kata Rasulullah menjawab pertanyaan
- sahabat e sahabat Umar itu eh inha kamu
- pertahankan saja e harta benda wakafnya
- jangan dikemana-kemanain tapi e fatq
- biha fatasq
- eh infakkan saja dari hasil kelolaan ee
- kebun kurma itu kamu sedekahkan kebun
- kurmanya jangan dijual jangan diwariskan
- dan tidak perlu untuk di e lepas hak
- miliknya jadi itu menjadi harta wakaf.
- Nah, dari sini kita mendapat ee sekarang
- dalam ee sistem perwakafan modern itu
- namanya adalah wakaf produktif.
- Sekalipun sebetulnya yang namanya wakaf
- itu pasti produktif. Kenapa? Dipakai
- untuk masjid bisa menghasilkan pahala,
- dipakai untuk kegiatan yang namanya
- pemakaman, mendapat pahala karena bisa
- dimakamkan untuk kemanfaatan masyarakat.
- sekolah apalagi madrasah pahalanya dari
- ilmu yang amal jariah. Nah, jadi
- berbicara tentang wakaf uang itu
- sebetulnya merupakan bagian dari wakaf
- produktif. Kenapa? Ee yang namanya wakaf
- itu kegunaannya ada dua. Yang pertama
- adalah wakaf untuk kegiatan sosial.
- Kedua adalah wakaf produktif. Nah, wakaf
- uang ini adalah jenis wakaf produktif.
- Karena selain wakaf uang nanti ada lagi
- wakaf lain, wakaf melalui uang dan itu
- juga produktif
- gitu. Nah, jadi berbicara tentang wakaf
- uang maka ini adalah merupakan jenis
- wakaf dari wakaf produktif.
- Nah, di zaman ee Rasulullah otomatis
- kalau yang namanya wakaf uang tidak ada.
- Jadi, diksi tentang narasi tentang wakaf
- uang itu baru muncul tahun 125 Masehi.
- Di zaman para imam-imam besar kita.
- Salah satunya adalah dari Imam Az-Zuhri.
- H
- ya. Beliau tahun 125 menyerukan kepada
- masyarakat di Baghdad waktu itu untuk
- bisa mewakafkan dinar dan dirham dan itu
- kemudian oleh masyarakat ditangkapi dan
- kemudian diinvestasikan dan itu terus
- melaju sampai hari ini sehingga kemudian
- wakaf menjadi korporasi besar, menjadi
- perbankan Islam, menjadi bank-bank wakaf
- yang ada di seluruh dunia. Jadi ee
- sebetulnya kalau ee terkait dengan
- hakikat atau nilai-nilai wakaf itu
- merupakan bagian dari amal jariah ya.
- Yang di dalam Al-Qur'an sudah banyak
- tadi ayatnya sudah dibaca oleh Pak
- Syafril. Kemudian hadisnya yang sangat
- terkenal itu ketika ee bani Adam itu
- meninggal hanya tiga yang tetap
- mengalirkan pahala. Salah satunya adalah
- ee yang pertama adalah tentang ee
- sedekah jariah dan itu paling atas ya.
- Hadisnya itu memang tepat sekali. ada
- sedekah jariah, yang kedua adalah ilmu,
- dan ketiga adalah doa
- anak
- ee anak-anak yang saleh.
- Nah, kenapa amal jariah itu ditaruh
- paling atas oleh baginda Nabi? Sebab
- dengan lantaran adanya amal jariah
- berupa wakaf ini, anak bisa sekolah yang
- tidak mampu. Kemudian anak yang sudah
- bisa sekolah di sekolah yang baik, yang
- islami, dia bisa mendoakan kedua, orang
- tuanya jadi anak yang saleh. Jadi
- keterkaitannya seperti itu. Jadi dalam
- ajaran Islam di Quran tidak ada
- disebutkan tentang wakaf, tapi tentang
- nilai-nilai wakaf terkait dengan amal
- jariah. Ee minimal ada empat empat ayat
- di dalam Al-Qur'an yang menerangkan
- tentang ee amal jariah. Ya itu kalau
- para imam mengatakan bahwa yang namanya
- amal jariah itu ya wakaf gitu. Jadi
- ee kebanyakan ulama
- karena berkesinambungan Pak.
- Betul. Karena bisa bermanfaat panjang.
- Kira-kira begitu.
- Ini bagaimana mekanisme
- apa melaksanakan uang wakaf tuh
- bagaimana mekanismenya?
- Iya. Iya. Baik. Jadi karena ee sekarang
- ada yang namanya transformasi wakaf ya
- ee teman-teman sekalian para pemirsa
- bahwa sekarang wakaf itu sudah
- bertransformasi mengikuti dari ee
- perkembangan terutama adalah dunia ee
- finance atau dunia keuangan ya, dunia
- perkembangan ee tentang teknologi ee
- industri ee keuangan. Jadi kalau
- sekarang itu ee wakaf uang ee bisa
- melalui ee atau ditanamkan lewat satu
- bentuk bisnis yang ri atau yang kedua
- adalah melalui investasi. Tapi intinya
- adalah bahwa yang namanya wakaf uang itu
- adalah orang mewakafkan uangnya. Tapi
- kalau wakaf melalui uang ya ada wakaf
- berupa barang atau benda seperti beli
- tanah untuk pertanian atau beli masjid.
- Nah, orang mewakafkan ee untuk barang
- ini tapi melalui uang bentuknya adalah
- uang. He.
- Tapi kalau wakaf uang ya itu adalah
- bahwa wakif mewakafkan uangnya
- diserahkan kepada nazir untuk dikelola,
- diinvestasikan.
- Investasinya juga bisa berupa nanti ke
- sektor riun industri, agrobisnis, sektor
- properti dan lain sebagainya. Tapi nanti
- hasil pengelolaan itu ya diambil sebagai
- bagian dari untuk disedekahkan kepada
- masyarakat yang kita istilahkan dengan
- maukuf alaih. Nah, jadi mekanismenya
- seperti apa? mekanismenya adalah kalau
- dia mau investasi langsung kepada ee
- dunia investasi ee keuangan ya bisa
- melalui berbagai macam ee instrumen.
- Sekarang ada saham, ada deposito.
- Kemarin kamu kami baru ee berbicara
- panjang tentang reksadana ya dengan ee
- Trimegah Securitis. Ee jadi sekarang
- ekosistem wakaf bertambah satu lagi
- melalui reksadana di samping nanti sukuk
- sukuk yang bersyariah negara. Jadi itu
- adalah beberapa model-model atau
- instrumen ee wakaf melalui investasi ee
- sektor keuangan. Tapi kalau mau ke
- industri nanti nazir akan menanamkan
- pada banyak sektor ya. Yang sekarang ee
- sedang berkembang banyak itu kan di
- bidang agrobisnis. Kemudian kemarin ada
- juga yang ee membuka hotel rumah sakit.
- Kalau terjadi, maaf kalau terjadi
- kerugian yang menanggung siapa? Nazir
- atau wakif?
- Oh iya. Tentu ini adalah tanggung jawab
- nazir. Nah, maka ada yang namanya
- mitigasi risiko. Jadi ee sebelum nazir
- itu nanti mengelola wakaf uang, dia
- harus ee mendapatkan bekal pelatihan.
- Jadi harus menjadi nazir yang kompeten.
- Sebab kalau tidak nanti malah jadi tidak
- amanah. Artinya tidak amanah apa?
- Dititipi uang wakaf tetapi ternyata
- tidak bisa mengamankan dan tidak bisa
- mengembangkan. He.
- Sebab amanah dalam Undang-Undang Nomor
- 41 adalah bahwa ee terutama di pasal 43
- nazir itu adalah tugasnya di samping
- menjaga harta benda wakaf, dia juga
- harus mengelola dan mengembangkan wakaf
- itu dengan wakaf produktif. Nah, itu
- yang penting. Jadi, nazir yang
- bertanggung jawab. Nah, supaya jangan
- sampai terjadi resiko, ada beberapa
- tahapan yang harus diikuti oleh nazir.
- BWI berkepentingan juga untuk menjaga
- amanah itu. Jangan sampai nazir itu
- cedera dalam amanah mengelola wakaf.
- Kira-kira begitu.
- Secara mistis, apakah wakaf yang uangnya
- itu menguntungkan? Enggak harus
- menguntungkan gitu.
- Iya, betul. Jadi dari kajian-kajian kita
- reksadana ya, kemudian ada dari saham,
- dari deposito, dari sukuk ya, maka yang
- paling menguntungkan adalah ketika kita
- masuk ke sukuk.
- H
- ya. Jadi ee
- di BWI sekarang ada namanya CWLS ya,
- cash wakaf link sukuk terutama untuk
- corporate Pak Krishna. Kebetulan kemarin
- saya baru dari Malang Universitas
- Brawijaya ya. Mereka dana abadinya
- ditanamkan di wakaf dan luar biasa
- sambutannya.
- Dalam waktu kalau tidak salah belum
- sampai sebulan sudah 76 miliar sekarang.
- Masyaallah.
- Begitu mereka mendengar
- itu dipakai untuk apa itu
- ee itu ditanamkan di CWLS cash wakaf
- Link Sokuk. Jadi dikelola oleh negara.
- Kemudian nanti akan dikembalikan dalam
- waktu 2 tahun atau 5 tahun ya. ee
- kemudian hasil dari kelolaan wakafnya 6%
- itu akan dikembalikan kepada ee wakif
- ataupun dari ee pemilik wakaf itu yaitu
- dana abadinya Brawijaya. Dan sekarang
- luar biasa yang terlibat di situ banyak
- kampus-kampus besar dan mereka kan para
- akademisi. Mereka ahli menganalisis
- tentang keuangan dan dianggap bahwa ini
- adalah yang paling menguntungkan.
- Nazir boleh mengambil upah enggak dari
- situ?
- Boleh. Boleh. Boleh. Boleh. Nazir itu
- boleh mengambil upah karena dia punya
- hak 10% dari keuntungan. dari
- keuntungan, bukan dari uang wakafnya
- gitu.
- Bukan dari wakafnya. Dari keuntungan.
- Oke. Iya, betul. Betul.
- Oke.
- Makanya
- ee untuk ee nazir-nazir baru biasanya
- mereka ketika mendirikan ee nazir wakaf
- mereka biasanya sudah punya las ee para
- pendengar. Jadi nanti antara lembaga ee
- amil zakatnya dengan nazirnya nanti
- biasanya mereka melakukan sinergi di
- awal ketika nazir belum bisa produktif
- menghasilkan uang ditopang dulu sama
- sedekah untuk menggaji para ee karyawan
- di situ.
- Tapi sekarang luar biasa anak-anak muda
- sudah banyak yang masuk ke profesi itu.
- Untung menjadi
- karyawan di nazir-nazir yang corporate
- yang sudah besar itu.
- Luar biasa
- ya. Silakan Pak Safril.
- Baik. E pendengar pemirsa. apa yang
- disampaikan Pak Agus tadi bahwa wakaf
- produktif ini menjadi salah satu solusi
- bagi berbagai kekurangan ee dalam
- pengembangan kegiatan usaha yang
- ujungnya adalah diupayakan menanggulangi
- kemiskinan. Saya ingin sedikit kita
- pikirkan bersama-sama.
- Ee kita paham pendengar pemirsa bahwa
- jumlah warga miskin di Indonesia ini ee
- besar sekali. Angkanya bervariasi.
- Apakah menurut BPS ataupun menurut Bank
- Dunia kita enggak perlu bahas.
- Tetapi kemiskinan itu sedemikian rupa
- tingginya. Ditambah lagi dengan
- tingkat kesulitan memperoleh pekerjaan.
- Kita paham sekian puluh ribu yang di
- PHK. Bertambah lagi orang yang kesulitan
- mengelola ekonomi. Tadi Pak Kiai sudah
- berbicara tentang [berdehem]
- wakaf produktif.
- Saya ingin menghimbau pendengar pemirsa,
- kita gerakkanlah
- apa yang Allah beri berupa rezeki
- melalui wakaf. Nanti kalau melalui Rasil
- insyaallah akan digerakkan untuk
- meningkatkan
- ee aspek ketahanan pangan termasuk
- pemanfaatan lahan-lahan wakaf yang kecil
- termasuk membiayai Pak Kiai
- lahan-lahan kecil di halaman rumah.
- Misalnya di satu kompleks dekat Rasil
- sekarang ada 400 m itu hanya rumput di
- lalang. kita mau olah menjadi ee tanam
- sayur.
- Tanam sayur. Iya.
- Dan tentu perlu modal untuk mengawalinya
- ya. Itu bisa kita ambil rencananya dari
- uang wakaf kemudian digunakan membangun,
- mengelola dan mengembangkan lahan-lahan
- sayur tadi.
- Hasilnya
- mengembalikan pinjaman dari wakaf.
- Iya.
- Bers tambahan keuntungan mungkin gitu,
- Pak Kiai. Betul. Nah, kalau ini bergulir
- terus, maka kita prediksi akan banyak
- sekali model-model seperti ini yang akan
- tumbuh dan itu menjadi lahan pekerjaan
- tempat mencari nafkah bagi orang-orang
- yang kesulitan.
- Ya,
- jadi bagi pendengar yang punya kemampuan
- berwakaf, berwakaflah karena Allah. Dan
- bagi yang punya lahan luas, tidak
- bermanfaat, tidak produktif, silakan
- berkoordinasi dengan lembaga wakaf mana
- saja, Pak Kia. Ya, kalau dengan Rasil
- kita insyaallah akan kelola bersama-sama
- sehingga hasilnya bisa lebih produktif
- dan banyak memberi manfaat terutama
- dalam penanggulangan kemiskinan. Nah,
- barangkali Pak Kiai bisa beri
- pencerahan, dorongan semangat bagi kita
- semua agar proses atau mekanisme atau
- kegiatan wakaf produktif ini bisa
- meningkat.
- I
- kita tidak bisa seyogyanya kita bisa ee
- sebaik Bangladesh misalnya
- walaupun kadar kemiskinannya
- kita mungkin lebih baik,
- tapi
- mekanisme dan realisasi wakaf di sana
- itu jauh lebih baik dari kita. Ya,
- silakan. Kira-kira apa yang kita perlu
- lakukan Pak K?
- Iya. Jadi memang Pak Safril dan ee Pak
- Krishna bahwa memang menurut data yang
- kami punya itu hanya 4% dari tanah wakaf
- itu yang bisa produktif.
- Artinya 96%-nya itu tidak produktif
- tidur.
- Ya. Jadi kalau tadi disampaikan ada
- tanah di dekat terasil 400 itu bagian
- kecil saja ya. Jadi menurut data yang
- kami miliki sekarang kemarin ee dari
- keterangan ee Menteri ATR BPN menurut
- catatan ATR BPN sudah ada sekitar
- 550.000 titik yang diwakafkan. Sementara
- yang masuk laporan ke BWI baru sekitar
- 445.000
- ee Persil ee tanah wakaf dan ternyata
- bayangkan saja baru 4% yang produktif.
- Artinya banyak lahan tidur ya. Dan di
- setiap banyak kesempatan kami bertemu
- dengan teman-teman para nazir, para
- pengurus-pengurus ee
- lembaga wakaf,
- lembaga wakaf ataupun lembaga atau las
- ya, mereka menyampaikan kami punya tanah
- yang cukup banyak tapi ee tidak bisa
- diberdayakan. Nah, para pendengar
- sekalian ee sekarang adalah eranya yang
- pertama adalah bahwa bagaimana caranya
- yang namanya tanah itu bisa bermanfaat
- dan berguna. Makanya kemarin muncul ada
- sedikit isu yang ramai ketika nanti ada
- tanah yang tidak difungsikan akan
- diambil alih oleh pemerintah. Itu kan
- karena sebetulnya kita bersedih. Kita
- ini adalah negara yang kaya raya,
- alamnya itu luar biasa, tanahnya subur.
- Saya kira kalau kita sudah pernah ke
- Makkah atau Madinah bisa melihat
- bagaimana tandusnya tanah yang
- berbatu-batu itu. Makanya mereka
- orang-orang Arab itu ketika datang ke
- Indonesia merasa bahwa inilah surga yang
- ada di dunia ya. karena tanahnya luar
- biasa subur. Ibaratnya tongkat kayu bisa
- menjadi tanaman. Ditancepin aja sudah
- jadi tanaman. Apalagi yang ditancepin
- itu tanaman yang sangat produktif. Itu
- luar biasa. Nah, jadi dari hal itu ee
- kami sekarang punya platform ee Pak
- Safrilak dan Pak Krishna ada yang
- namanya platform satu wakaf. Nah, siapa
- tahu nanti para pendengar ada yang punya
- tanah dan tidak produktif kepengin
- diproduktifkan dan dapat pahala. silakan
- nanti masuk ke platform itu. Ah, di situ
- nanti pertemuan antara pemilik tanah ee
- wakif dengan investor. Nah, nanti
- terjadi deal-dealan di situ tuh itu
- menjadi satu platform untuk
- mempertemukan antara pemilik tanah wakaf
- dengan yang investornya. Mau ditanam
- apa, terjadilah nanti diskusi. Oh, tanah
- itu nanti cocoknya adalah untuk
- ditanamin umpamanya melon atau sekarang
- kavendis yang ada di Gunung Kidul. Ya,
- ternyata sangat menguntungkan. E nanti
- para investor akan datang menanamkan
- investasi lewat platform itu. Kemudian
- nanti ee akan dikelola ee oleh ee nazir
- yang ada di sana yang di TV tanah tadi
- untuk dikelola menjadi produktif. Dan
- dari beberapa yang sudah kita jalankan
- ternyata semuanya menguntungkan. Bahkan
- kalau kita masuk ke jaringan ee bisnis
- yang berbasis wakaf, kami melihat
- ternyata pasar dari agrobisnis luar
- biasa ya. Terutama kita bayangkan semua
- Jakarta itu kan membutuhkan pangan yang
- segitu besarnya untuk penduduknya yang
- katakanlah mungkin sekarang kalau siang
- bisa R juta mungkin ya
- itu mereka butuh makan semua itu. Yang
- memasuk dari mana? Tidak mungkin dari ee
- dari daerah-daerah yang ada di Jakarta.
- Pasti dari daerah-daerah pemasuk kayak
- Sukabumi ya mungkin Cianjur atau kawasan
- Puncak dan agrobisnis yang semata ee
- yang semacam itu masih ternyata masih
- berkelas. Ada yang masuk ke pasar
- tradisional, ada yang masuk ke
- tempat-tempat yang boleh dikatakan high
- class untuk masyarakat yang mereka
- standarnya dengan organik dan
- sebagainya. Nah, sekarang banyak yang
- sudah masuk ke sana. Pertanian organik
- dan harganya sangat menjanjikan ya. Nah,
- ini ee bisa juga kita lihat nanti di
- YouTube sudah sangat banyak ya, sudah
- banyak di-upload di YouTube tentang
- agrobisnis yang sangat menguntungkan
- berbasis wakaf. Jadi silakan para
- pendengar yang kepengin ee melihat
- bagaimana sih model sinergi bisnis e
- berbasis wakaf bisa juga dibuka
- platformnya dari satu wakaf. Dan di situ
- pertemuan ekosistem wakaf ada yang
- namanya Bank Indonesia, ada BWI,
- kemudian para investor, kemudian para
- nazir masyarakat mereka semuanya bisa
- gabung di situ. Dan insyaallah ini
- menjadi salah satu alternatif ketika
- tadi untuk menjawab ada tanah yang cukup
- banyak ya ee wakaf yang banyak tetapi
- ternyata tidak bisa diapa-apakan.
- Masalahnya hanya satu sebetulnya mereka
- tidak punya biaya untuk mengelola dan
- tidak punya keterampilan. Jangan lupa
- tidak punya ilmu untuk mengolah. Nah,
- sekalipun ada modal kalau tidak punya
- sumber daya atau tenaga ahli untuk
- mengolah tanah itu juga saya kira ee
- tidak amanah bahasanya karena nanti juga
- tidak menghasilkan. Khawatir nanti
- investasi yang dimasukkan itu tidak bisa
- jangankan menguntungkan malah
- khawatirnya ee menjadi merugi. Ini
- jangan sampai terjadi. Kita menjadi
- nazir itu bukan hanya diaudit ya oleh ee
- secara akuntansi atau di BWI dilaporkan.
- Tapi jangan lupa audit kita para
- malaikat yang ini ee akan ee mencatat
- bahwa kita tuh amanah atau tidak
- mengelola tanah wakaf. Dan ini adalah
- merupakan bagian sekali lagi amal jariah
- kita ee supaya nanti ee tanah-tanah
- wakaf itu betul-betul memberikan impact
- ataupun memberikan manfaat kepada
- masyarakat. Demikian
- ya, Pak G. Gus mungkin bisa cerita
- tentang penanaman
- ee buah melon itu supaya bergairahan
- hasil. Bagaimana itu ceritanya? I dan di
- mana itu?
- Iya. Luar biasa. Jadi ada beberapa
- tempat ee agrobisnis tapi yang memang
- betul-betul mereka ee mengolahnya dengan
- teknologi pertanian yang bagus. Yang
- paling besar itu ada di Kalimantan Timur
- namanya Trubus Imani
- ya. Mereka mengolah ratusan hektar
- ee pertanian agrobisnis modern dan
- hasilnya dikirim ke luar negeri
- diekspor. Kita mungkin akan bisa
- ini wakaf ya.
- Iya wakaf berbasis wakaf semua. Jadi
- mereka nazir wakaf ee kemudian mereka
- mengolah tanah yang ratusan hektar dan
- hasilnya memang dikirim ke luar negeri
- semua ya. Jadi kita bisa bayangkan kalau
- mengolahnya modalnya dengan rupiah
- dijualnya dolar kita kalau orang bis
- sudah tahulah berarti untungnya luar
- biasa besar. Nah ee 3 bulan lalu kami
- diundang oleh salah satu nazir wakaf ee
- di daerah [berdehem] Ngalian Semarang
- ya. ee di sana mereka mengelola juga
- sama agrobisnis itu melon ee merupakan
- bibit bibit unggul
- Pak Krisna ya. Jadi melon itu manisnya
- bisa diatur kemudian masa panennya juga
- cepat ya. Kemudian harganya yang paling
- penting bisnis itu kan yang penting
- harganya ya harganya sangat tinggi. Jadi
- melon itu ee dijual dan pasarnya adalah
- high class bukan di pasar ee pasar
- tradisional karena itu untuk kebutuhan
- masyarakat yang sadar kesehatan ee
- pertanian organik ya. Jadi mereka bisa
- panen sebulan sekali itu.
- Oh sebulan sekali.
- Iya. Sebulan sekali mereka melakukan
- panen. Ee kemudian hasilnya 1 kilo itu
- ee 1 kilo itu Rp80.000. Kita tahu di
- pasar mungkin harga melon mungkin
- sekilo. Kalau di pasar tradisional
- mungkin sekitar R30.000 atau 35 mungkin
- ya. Ini bisa R.000.
- Ini Rp80.000. Dan ee teman yang
- mengelola ini Nazir itu mengatakan,
- "Pak, kami sekarang kewalahan ya untuk
- memenuhi kebutuhan pasar terutama di ee
- hipermarket hipermarket yang menjadi
- pasaran kami." Jadi artinya produk itu
- ee pasarnya e sangat luar biasa besar.
- Bahkan mereka menyampaikan kalau ada
- nazir-nazir yang kepengin mengembangkan
- hal yang sama, silakan hubungi kami.
- Pasarnya kami yang langsung tangani.
- Enggak usah khawatir. Jadi nanti
- berapapun produksinya nanti akan kami
- salurkan langsung dan sangat
- menjanjikan. Dan itu baru satu produk
- ya. Di situ juga ada produk pertanian
- lainnya ada sayuran Pak. ada apa namanya
- Pak Coi atau apa itu
- termasuk I Pak Choe sama yang saya lihat
- kemarin itu sawi hijau
- ya dan itu sangat organik dan saya kira
- kalau kita yang sudah tahu tentang ragam
- pertanian organik itu adalah yang sangat
- menyehatkan karena tidak menggunakan
- pupuk kimia ya demikian Pak ee Krisna
- mudah-mudahan menginspirasi teman-teman
- sekalian kalau ada yang kepengin
- berbisnis ke sana nanti bisa hubungi
- Radio Rasil nanti saya berikan nomor
- kontaknya yang ada di ee Semarang itu.
- ini menarik sekali ya.
- Menarik sekali ya.
- Ee
- pendengar pemirsa,
- saya juga mau menyampaikan hal yang
- barangkali bisa memotivasi kita ya. Di
- Bengkulu ada seorang anak muda, ini
- beberapa kali saya sampaikan kepada
- teman-teman Pak Kiai
- namanya Bram Novra Utama.
- Hm. Ya, Pak
- ya. Ayahnya kiai juga kayak kalau enggak
- salah di sana itu ya. Umurnya 34 tahunan
- gitu ya.
- Mereka dia menghimpun Mas Beram ini
- menghimpun sejumlah anak-anak muda
- mereka bertani sawah pakai pupuk organik
- i
- dasarnya 11 namanya sumber pupuk untuk
- fermentasinya hasil panen mereka itu
- kira-kira 13,3 ton.
- Hm. Per hektar.
- Per hektar gabah kering panen.
- Wow. Luar biasa ya.
- Setara dengan kurang lebih kalau gabah
- kering gilingnya kira-kira 7 ton lah
- gitu ya. Iya. Baik.
- Nah, sedangkan standar kalau pemerintah
- itu 3,4 gab kering panen itu. Nah, yang
- saya ingin sampaikan pemirsa pendengar
- adalah anak-anak muda ini bisa terus
- saya berkomunikasi sama dia. Bagaimana?
- Oh, ya. Kita punya uang sana sini untuk
- buka buka sawah ini. Nah, seandainya Pak
- Kiai, para pemirsa pendengar kita
- berwakaf kemudian uang wakaf ini
- memodali.
- Heeh. ya memodali
- pembukaan lahan-lahan yang belum
- produktif tadi
- yang 90 atau sekian pul yang kalau
- enggak salah itu sekian ratus hektar
- itu, Pak Kiai.
- Iya.
- Sehingga
- terbukalah lapangan kerja baru.
- Iya.
- Ya. Kemudian bukan hanya itu,
- dari yang sekian banyak lahan, apakah
- itu lahan wakaf ataupun lahan yang idle?
- Iya. ya, apakah itu di halaman rumah
- yang hanya sekian puluh meter atau
- sekian ratus meter
- atau lahan tetangga yang tak kunjung
- dibangun. Iya.
- 400 m, 500 m seperti yang di dekat
- silaturahim yang kita akan olah, maka
- akan muncul barangkali puluhan hektar
- pada ujungnya. Pak Kiai, seandainya
- program wakaf produktif
- i
- dengan sasaran peningkatan kualitas dan
- kuantitas pertanian,
- maka Indonesia akan terselamatkan
- sebagian besar
- dengan adanya mataha penjara yang baru,
- produksi pertanian yang juga sangat
- tinggi. Ya,
- Mas Bram ini sudah membuktikan sekarang
- Bengkulu itu kelebihan sudah surplus
- beras.
- Oh, iya. pasokan
- mereka harus jual sampai ke Sumatera
- Barat.
- He.
- Kemudian jual juga sampai perbatasan
- Sumatera Utara. Yang kami ingin
- sampaikan pemirsa pendengar sekalian
- adalah seandainya kita bersama-sama
- berwakaf dengan tujuan wakaf produktif,
- saya kira banyak sekali manfaat dari
- uang wakaf yang terhimpun ini dalam
- menggerakkan pertanian, ya. Kemudian
- dengan contoh Mas Bram Novra Utama ini,
- pemuda-pemuda kita yang tidak punya
- pekerjaan menjadi pemuda-pemai.
- Betul.
- Nah, bagaimana kita menggelirkan ini?
- Kalau saya saran Pak Kiai, oke pendengar
- yang sekarang sudah memahami aspek wakaf
- kemudian tergerak hatinya karena Allah
- untuk berwakaf dengan tujuan sebagai
- wakaf produktif di sektor pertanian
- misalnya
- mengirimkan wakafnya ke rekening lembaga
- wakaf termasuk lembaga wakaf silaturahim
- itu kita bisa manfaatkan kita akan
- mengorganisir
- ee petani-petani terutama petani-petani
- muda ini Pak Kiai yang bisa menggerakkan
- manajemen pertanian yang produktif,
- teknologi pertanian yang juga maju
- ya sehingga model-model 13 tonan ini
- kita bisa capai. Saya kira kita akan
- bisa bergerak dan dengan ini solusi bagi
- penanggulangan kemiskinan bisa tergambar
- dengan lebih jelas.
- Ya.
- Ya. Tetapi salah satu faktor yang
- dibutuhkan adalah tentu kalau pertanian
- Mas Krishna yang dibutuhkan tentu ada
- lahan. Oke. Lahan wakaf yang ada banyak
- sekali, ratusan ribu hektar. Terus apa
- yang dibutuhkan lagi? Modal kerja. Nah,
- begitu mulai modal kerja, Pak Kiai,
- gimana kita nyarinya gitu kan.
- Nah, kalau memang sekarang wakaf
- dari pendengar pemirsa terhimpun untuk
- wakaf pengembangan pertanian ini menjadi
- salah satu solusi manajemen pertanian.
- Banyak teman-teman insinyur pertanian,
- praktisi pertanian. Contoh yang Melon
- Pak Kiai sampaikan tadi, contoh lain Mas
- ee Bram Novra Utama di Bengkulu. Banyak
- lagi yang anak-anak muda ini. Nah, kalau
- ini kita gerakkan bersama-sama,
- insyaallah lahan-lahan wakaf yang tidur
- dalam tanda peti ini bisa menjadi
- produktif
- dan menjadi lahan
- sarana untuk menanggulangi kemiskinan.
- Betul.
- Ya, jadi kita tidak lagi berkutat
- kemiskinan. Bagaimana cara kita bergerak
- saja?
- I
- kita turun tangan ya pemirsa pendengar.
- Sering saya tanyakan Mas Krishna,
- mampukah Mas Krishna berwakaf Rp100.000
- sekali aja seumur hidup?
- Masyaallah mampu.
- Mampu. Kalau sekali setahun mampu.
- Mampu
- ya. pendengar rasil yang sekian banyak
- 10% saja bisa menghasilkan uang yang
- insyaallah cukup menggerakkan
- ee pertanian produktif ini. Gambarannya
- gitu, Pak Kiai. Apa tanggapan, Pak Kiai?
- Iya. Jadi memang kalau berbicara tentang
- seperti tadi ee tanah wakaf banyak,
- kemudian untuk mengolah itu memerlukan
- yang namanya modal. Dan yang kedua
- jangan lupa adalah SDM ya, yang tahu
- tentang teknologi pertanian
- ya. Karena itu namanya bisnis. bisnis
- itu tetap harus ada ee tenaga ahlinya.
- Nah, ee dalam ee ekosistem wakaf itu
- cara untuk mendapatkan modal itu ada
- tiga cara, Pak. Jadi, yang pertama fund
- racing ya. Jadi nazir-nazir yang memang
- berkompeten, yang memang dia amanah ya.
- Jadi nazir itu ee apa namanya? Ngurus
- masjid pun bisa gitu loh. Tapi nazir
- yang kompeten ini adalah nazir yang akan
- mengelola aset-aset yang produktif. Nah,
- yang pertama adalah fund racing dan ini
- sangat banyak dilakukan oleh teman-teman
- yang bergerak di sana. Jadi, buka
- platform kemudian mengajak kepada
- masyarakat untuk mereka berinvestasi
- akhirat, mengajak mereka terlibat untuk
- memberikan ataupun menitipkan harta
- bendanya untuk diwakafkan. Kemudian
- Nazir membuat ee satu model projject ya.
- Jadi sebetulnya ee masyarakat Indonesia
- kan sangat terkenal menjadi masyarakat
- yang dermawan seluruh dunia ya. Terbukti
- dari 2018 sampai 2023 selama 5 tahun itu
- selalu number one ee masyarakat ee
- negara yang paling ee dermawan. Artinya
- bahwa di Indonesia ini projek-projek
- sosial itu rata-rata tidak ada yang
- terhenti ya. Kita lihat masjid dibangun
- di mana-mana itu enggak ada yang enggak
- selesai itu ya semuanya terbangun ya.
- Kemudian yang kedua ee projek-projek
- sosial itu luar biasa ya. Di mana-mana
- bergerak mereka. Nah, khusus untuk kasus
- ini seperti tadi saya sampaikan, kalau
- akan menggerakkan sektor pertanian
- terutama sekarang memang basisnya ee
- organik, Pak. Jadi organik. Kenapa
- organik itu tidak merusak tanah,
- ya. Kemudian yang kedua terjadi e circle
- eh semacam pupuk kandang segala macam
- yang tadinya dianggap bahwa itu sampah
- itu ternyata memberikan manfaat nutrisi
- kepada tanaman gitu loh. Jadi di sinilah
- yang tadi saya sampaikan perlu ada orang
- yang tahu teknologi pertanian sehingga
- tanah ini terawat dengan baik gitu loh.
- Nah ee kemudian setelah ee mempersiapkan
- dengan baik melakukan fund racing ya
- dengan masyarakat ya dan itu juga harus
- ditangani dengan baik. Artinya untuk
- mendapatkan kepercayaan dari masyarakat
- perlu ditangani oleh fund racer yang
- juga bagus. Nah, luar biasanya Rasil,
- Rasil ini bisa menjangkau pendengar yang
- sampai.
- Pak ya itu adalah media yang luar biasa
- bisa menghubungkan sekian ribu orang.
- Yang harus dibangkitkan adalah
- kepercayaan. kami punya projek akan
- membangun ee atau akan meng ee
- mengorganisir ya akan mengelola ee
- sekian ratus tanah ee
- ya sekian ratus hektar tanah
- dengan basis wakaf ya. Nah, dari situlah
- nanti ee sebetulnya sangat diperlukan
- masyarakat pertama transparansi ya bahwa
- apa yang kita lakukan itu masyarakat ee
- bisa mengakses secara mudah dan bisa
- dipertanggungjawabkan. Yang kedua nanti
- adalah akuntabilitasnya Pak ya.
- Masyarakat sangat percaya kalau kemudian
- di radio Rasil nanti lembaga wakafnya
- terpampang layar, Pak. Ya, setiap
- detiknya itu berapa pergerakan tanah ee
- ee apa namanya? Rupiah wakaf ee rupiah
- yang diwakafkan oleh ee para
- pendengarnya semuanya transparan ya.
- Nah, membangun itu yang paling susah.
- Nah, kalau itu sudah jadi ya projject
- kita jelas ya secara bisnis oke, yang
- kedua ada transparansi. Yang ketiga bisa
- mengedukasi dengan masyarakat dengan
- baik. Saya yakin itu akan direspon. Satu
- contoh
- ee salah satu lembaga nazir wakaf yang
- ada di Bandung ya yang sangat inspiratif
- dan sudah tingkatnya corporate ya. Saya
- mohon ee fatihahnya kepada para
- pendengar. Hari ini direkturnya
- meninggal. Inillah
- sangat inspiratif ya untuk Pak Asep
- Irawan
- ya. Kita bacakan ee Fatihah
- tadi malam beliau meninggal jam 0.00.
- Mudah-mudahan beliau husnul khatimah.
- Yang kedua, semua amalan ee dalam dunia
- wakaf ini akan menjadi amal jariah
- beliau.
- Amin.
- Lahul fatihah.
- Alhamdulillahilaminah.
- Amin. Ya Allah. Alhamdulillah. Beliau
- tadi sudah dibawa sampai ke kelihatannya
- mau dibawa ke Lampung ya, mau dimakamkan
- di sana meninggal jam .00. Kami secara
- nasional sedang berduka dengan ee
- beliau. Tapi sebetulnya kami merasa
- bersyukur juga karena beliau pahalanya
- pasti sangat banyak
- ya karena beliau betul-betul menjadi
- pejuang wakaf. Nah, saya lanjutkan bahwa
- ee satu contoh tadi bahwa ketika awal ee
- Nazir ini bergerak untuk melakukan fund
- racing itu ee melepas satu sertifikat
- itu cuma ee Rp1 juta, Pak. Tapi mereka
- sudah punya planning bisnis.
- Oke
- ya. Planning bisnis. Sekarang satu
- sertifikat wakafnya itu harganya sudah
- 25 juta.
- Mereka sekarang sedang membangun projek
- di Lembang itu membangun suatu ee hall
- atau satu auditorium yang di pinggirnya
- itu mall. Di belakangnya itu untuk
- bisnis glamping, Pak.
- Hm.
- Itu memakan Iya, betul. Memakan modal
- tidak kurang dari mungkin sekitar 500
- miliar habis itu ya. itu nazir corporate
- dan ternyata terbiayai sampai hari ini
- gitu loh. Artinya karena apa? Sangat
- simpel. Orang datang ke kantornya di
- situ ada satu layar bergerak itu.
- Heeh.
- Jadi hari itu yang berwakaf melalui
- wakaf uang itu tercatat semua muncul di
- layar itu semua sehingga orang semuanya
- bisa melihat dan ee secara akuntabilitas
- itu mereka selalu diaudit secara
- profesional sehingga masyarakat
- betul-betul percaya. Dan kemudian ee
- kalau tadi saya bilang bahwa yang
- pertama adalah melakukan funcing, yang
- kedua bermitra para pendengar sekalian
- kalau wakif itu hanya punya tanah, oke
- kita bermitra secara bisnis ee dengan
- para pebisnis, para investor yang mereka
- punya kepentingan. Satu contoh di situ
- cocoknya untuk daerah pariwisata ya.
- Saya punya tanah posisinya pinggir
- jalan, itu daerah pariwisata. Datangkan
- pengusaha hotel gitu loh. Kita nanti
- deal-dealan ada model-model e
- model-model bisnisnya. ee wakifnya nanti
- dihitung tanahnya berapa, nanti yang
- pengusaha hotel tadi hitung-hitungan
- modalnya berapa. Nah, nanti ketika sudah
- untung bagi hasil sesuai dengan
- persentase keikutsertaan gitu loh. Nah,
- nanti nazir yang punya yang memegang
- tanah ini hasilnya adalah jangan lupa
- 10% hak nazir untuk mengelola di dalam
- revisi undang-undang yang baru itu akan
- dinaikin jadi 20% Pak
- ya dari hukum
- dari ee yang akan di Iya. dari
- manfaatnya itu. Nah, nanti selain itu
- yang 40% rata-rata itu nanti akan
- dikembangkan untuk pengembangan nazir
- supaya bisa bisnisnya lebih berkembang
- pesat dan jangan lupa 50% itu
- disedekahkan. Jadi wakaf itu spiritnya
- adalah memberikan manfaat
- sebanyak-banyaknya kepada masyarakat
- khususnya umat Islam.
- Nah, itu model yang kedua bermitra dan
- model yang terakhir adalah bentuknya
- investasi ya. Jadi melalui investasi ee
- wakaf modern di bidang industri keuangan
- syariah ya. Jadi itu juga bisa
- dilakukan. Nah, yang paling mungkin
- Radio Rasil pendengarnya segitu banyak
- melakukan fund racing ya. Siapkan
- projjectnya yang betul-betul ee bisa
- dipertanggungjawab secara bisnis,
- dikomunikasikan dengan masyarakat,
- kemudian transparan dan akuntabel. Itu
- baru e.
- Baik, baik. Ini menarik sekali, Pak
- Kiai.
- Ee kita memang ada beberapa kecil-kecil,
- kita mulai kecil dulu, Mas Krishna
- beberapa projek e pertanian khususnya
- ya,
- mungkin nanti sayur mayur, kemudian ada
- talas, Pratama, macam-macam. Kita akan
- buatkan dulu programnya. Kita jelaskan
- kepada
- ee calon-calon wakif
- dan hasilnya nanti kita akan update
- setiap pekan kalau perlu.
- I siap.
- Baik. Ini ada yang tanya nomor
- teleponnya Pak Safril nih. Pak Herman.
- Pak Herman
- salang dicatat Pak Herman ya. Dan juga
- Pak Agus ada eh Pak [tertawa] ada yang
- nanya nomor Pak Kiai Agus ini. Ini Pak
- Safril ya. Silakan dicatat sama Pak
- Safril ya. Tadi ada yang tanya 0816
- sudah. Kemudian 855,
- kemudian 488
- 0816
- kemudian 855
- 488 Bapak Safril Lubis. Kemudian Bapak
- kalau Pak Kiai ada di situ kan? Iya. Ada
- 0819
- i
- ee 3 6
- kemudian 62 kemudian 99
- 44
- I
- 0819
- 36
- 9944.
- Bapak Dr. Ir. K. H. Agus Priatno dari
- BWI. Oke, ini ada yang bertanya, "Pak
- Kiai, apakah ada pendidikan untuk Susuk
- Nazir?"
- Iya, ada. Namanya adalah ee
- kalau sekarang namanya adalah
- sertifikasi nazir wakaf kompeten. Jadi,
- ee pendidikannya itu ee kita pelatihan
- Lemdiklat selama 2 hari.
- He.
- Ee dari mulai jam 08.00 sama standar
- sampai jam [berdehem] .
- itu ee nanti silakan dibuka ee
- website-nya BWI. Ada pelatihan-pelatihan
- biasanya selama setiap 2 minggu ada
- pelatihan, Pak. Kita buka
- pelatihan-pelatihan ya dan ini diikuti
- dari seluruh Indonesia. Kemudian nanti
- setelah mengikuti LMDAT akan ada ases ee
- sertifikasi atau ujian asesmen.
- Jadi nanti untuk dinyatakan bahwa nazir
- tersebut kompeten atau tidak akan diuji
- dulu oleh lembaga sertifikasi profesi.
- Jadi ini betul-betul lembaga profesi
- yang akan mengetes apakah nazir itu
- memang kompeten atau tidak.
- Apa kecakapannya atau kejujurannya
- semuanya. Ya. Jadi e nanti akan
- disampaikan di situ tentang fikihnya,
- tentang regulasinya, termasuk tadi ee
- untuk etika bisnisnya. He.
- Jadi kita ini harus menjaga kepercayaan
- akan disampaikan di situ dan sudah
- terbukti nazir-nazir yang memang mereka
- amanah, mereka ee profesional itu
- berkembangnya pesat ya. Jadi seperti
- itu.
- Asalamualaikum, Pak Kiai mau tanya,
- apakah wakif bisa juga sekaligus sebagai
- nazir? Bisa enggak?
- Oh, bisa.
- Oh, bisa.
- Bisa, bisa, bisa. Jadi seperti tadi saya
- sampaikan bahwa ketika ee wakif sekali
- sekaligus menjadi nazir itu nanti adalah
- bahwa ee wakif itu menitipkan dalam satu
- jenis model wakaf namanya ahli wakaf
- ahli atau ahli duri ya. Wakaf ahli atau
- zuri yaitu kepada keluarga ya. Jadi
- kalau mau seperti itu ee nanti dibentuk
- nazirnya dulu ya. Dibentuk nazirnya tapi
- nanti secara syariat terputus. Artinya
- terputus. Begitu nanti wakif menyerahkan
- harta bendah ee bandanya kepada nazir,
- maka nazir ini yang nanti selanjutnya
- berhak mengelola.
- Ya, wakafnya sudah putus. Jadi, wakif
- tadi sudah putus haknya.
- Pemilikannya sudah putus,
- sudah putus diserahkan kepada nazir dan
- nazir ini yang nanti akan mengelola
- begitu. Tapi manfaat masih bisa di
- diperoleh oleh
- manfaatnya bisa nanti umpamanya yang
- bersangkutan punya keluarga ee yang
- memiliki pesantren atau punya anak-anak
- yang masih harus bisa dibiayai
- pendidikannya nanti akan dibiayai dari
- situ dari pengelolaan e wakafnya dari
- nazir.
- Ini Pak Sapri ngasih usul bagaimana
- kalau mengadakan arisan online dihasil
- 500 sampai R juta per bulan kan bisa
- membantu yang membutuhkan juga seperti
- saya sekarang. Yang penting saling
- kepercayaan. Bagaimana ini? Silakan.
- Iya. Tentu saja kalau itu arisan artinya
- arisan itu kan menghimpun dana kemudian
- dimanfaatkan secara bergiliran.
- Ini tentu bisa saja. Tetapi dalam
- konteks wakaf ya ini kalau sudah
- diserahkan wakaf itu maka itu terputus
- kepemilikannya menjadi milik Allah.
- Iya.
- Hasil dari wakaf ini dimanfaatkan
- secara produktif memberi hasil. Nah,
- hasil ini yang bisa dibagi
- ya. Karena kalau uang arisan itu akan
- habis yang kita tabung itu yang kita
- dapat tetapi nilainya bukan nilai
- jariah.
- Nah, sehingga kalau saran saya mari kita
- buat ee tabungan dalam bentuk wakaf. Per
- wakaf uang wakaf ini kita kelola
- bersama-sama secara transparan untuk
- kegiatan-kegiatan produktif.
- Hasil dari produktif ini kita gunakan
- membantu yang membutuhkan sekali gitu,
- Pak Kiai.
- Betul. Betul. Betul.
- Dan dengan demikian nilai amal jariahnya
- dapat.
- Iya.
- Produktivitas dari pemanfaatan uang itu
- juga tepat.
- Hasilnya juga bermanfaat bagi
- penanggulangan kemiskinan ataupun
- membantu orang-orang yang kesulitan. Ada
- seorang pendengar yang bertanya,
- "Bisakah saya pinjam uang dari koperasi?
- Adakah koperasi Rasil?"
- Nah, pertanyaan seperti ini seogianya
- adalah adakah hasil dari wakaf yang
- dimanfaatkan sehingga mampu membantu
- saudara-saudara kita yang seperti ini?
- He.
- Jadi, bukan minjam uang dari koperasi.
- Karena kalau meminjam apalagi
- ditambahkan bunga dan sebagainya menjadi
- riba yang akan
- menjadi masalah besar itu Pak Kiai.
- Nah, jadi dari pandangan saya Mas
- Krishna
- mari kita gulirkan wakaf ini dan Rasil
- sendiri pun perlu memperbaiki
- mekanisme lembaga wakafnya Pak Kiai.
- Kita nanti akan buatkan program sekecil
- apapun program itu terlihat jelas kita
- paparkan kepada pendengar pemirsa. I
- kalau nanti terkumpul uang wakaf, kita
- gunakan wakaf ini untuk keperluan modal
- kerja, hasilnya bagaimana,
- pengembaliannya bagaimana,
- dan seterusnya gitu, Pak Kiai.
- Betul, betul, betul.
- Baik, gitu kurang lebih tanggapannya Mas
- Krishna.
- Maaf tadi saya belum sempat mencatat
- nomor telepon Pak Safril. Oke, saya
- ulang lagi ya. 0816
- kemudian
- 855
- 488
- 0816
- kemudian 855
- 488.
- Pak K yang mau tanya kalau untuk ee
- rumah kos bisa untuk diwakafkan tidak?
- Boleh. Jadi ee tanah dan bangunannya
- diwakafkan.
- Kemudian nanti hasil dari perolehan ee
- penarikan biaya cost itu dijadikan untuk
- ee sumber dari
- ee sedekah. Jadi nanti artinya ketika
- nanti kos tadi sudah dijadikan wakaf
- berarti itu sudah miliknya Allah
- Subhanahu wa taala.
- Nah, sudah lepas kepemilikan kemudian
- nanti hasilnya disedekahkan kepada
- masyarakat yang memerlukan. Jadi itu
- luar biasa. Ee tapi seandainya juga
- nanti tidak seluruhnya juga enggak
- apa-apa. Artinya nanti sebagian dari
- hasil itu dikembangkan lagi supaya rumah
- kosnya tadi tidak terhenti, harus
- diproduktifkan lagi. Ee 40% itu nanti
- diinvestasikan lagi untuk membebaskan
- tanah sampingnya. Jadi nanti bertumbuh
- gitu.
- Bertumbuh. Nah, nanti bagaimana dengan
- menggaji para kan pasti membutuhkan
- untuk yang bagian kebersihan,
- memaintenance untuk ee sarana yang ada
- di dalam itu diambilkan nanti dari 10%
- sampai 20% dari keuntungan tadi, dari
- setoran uang cost tadi digunakan untuk
- operasional ya. Dan ini luar biasa
- artinya bahwa dari hasil kelolaan cost
- ini akan menjadi amal jariah bagi yang
- punya ya. Nah, itu nanti silakan kalau
- mau seperti itu ee lebih bagus nanti ee
- apa namanya menjadi nazir profesional
- sekalian aja supaya nanti berkembang
- rumah kosnya. Oke,
- gitu.
- Pak Ki, apakah saya bisa datang ke BWI
- dan memilih ee ee saya punya uang
- memilih tempat-tempat yang bagus untuk
- untuk berwakaf gitu.
- Oh, iya silakan. Di sana ada namanya
- lembaga kenaziran. Informasi banyak di
- sana. Nanti akan diberikan penjelasan.
- Bisa pirip-pirip boleh ya?
- Iya, betul.
- [tertawa]
- Ya. Ya. Sekarang sudah banyak
- platformnya sudah banyak. Silakan.
- Oke. Ini ada yang tanya alamatnya BWI di
- mana?
- Badan Wakaf Indonesia. Di mana wakaf
- alamatnya?
- Di ya di pintu utama Taman Mini
- Indonesia sebelah kanan. He
- ya. Jadi nanti kalau di kalau pakai HP
- juga dibuka aja di Google searching ee
- BWI ee Taman Mini gitu ya. Nanti akan
- muncul alamatnya lengkap, nomor
- teleponnya juga ada, website-website-nya
- juga ada semua di situ.
- Apa aja yang bisa didapat di sana atau
- pelayanan apa aja yang bisa didapat di
- sana?
- Iya, kalau yang pertama biasanya yang
- paling banyak itu konsultasi
- ya, orang yang mau berwakaf bagaimana
- caranya. Kemudian nanti yang kedua
- seandainya kami punya tanah wakaf
- kepengin difungsikan seperti apa nanti
- ada divisi yang menangani
- He.
- Atau juga ada yang bersengketa, Pak. Ini
- juga banyak
- sengketa wakaf
- ya. Sengketa wakaf itu banyak ee lumayan
- banyak ya. Artinya ada orang tua yang
- sudah mewakafkan, kemudian anak-anaknya
- secara ekonomi kurang beruntung.
- Ee kemudian karena kebetulan belum
- disertifikatkan
- anak-anaknya mengalihkan kepengin jadi
- milik lagi kemudian di petak-petak
- diwariskan. Nah, itu kemudian digugat
- oleh nazirnya karena itu sudah
- diwakafkan. Nah, seperti itu.
- Jadi ada beberapa kasus.
- Kalau Anda yang ingin berwakaf melalui
- darasil bisa dialamatkan ke lembaga
- wakaf silaturahim.
- Iya. BSI 22 2 22nya 4 * 30307.
- Nah, BSI 2 4 * 222
- 3307
- atas nama Lembaga Wakaf Silaturahim.
- Ee
- ada yang tanya lagi ee
- apakah saya bisa mendapat edukasi
- mengenai wakaf untuk ee perkebunan?
- Perkebunan? Iya.
- Ada ya?
- Sudah banyak sekarang yang mereka ada di
- lokasi daerah mana? Nanti kalau ee bisa
- menghubungi saya nanti saya tunjukkan ee
- yang terdekat yang sudah ee mengelola
- perkebunan yang berbasis wakaf. Bahkan
- sekarang ada hutan wakaf.
- Oh, hutan wakaf.
- Iya. ada hutan wakaf di Bogor Barat.
- Dimanfaatnya apa, Mas?
- Dimanfaatkan untuk mereka ee
- mensedekahkan oksigen untuk kehidupan.
- Oh, masyaallah.
- Jadi, sedekahnya adalah oksigen.
- Iya, karena itu kan hutan memproduksi
- oksigen dan itu yang mereka sedekahkan.
- Tapi sekarang sedang diproses untuk
- menjadi sarana wisata edukasi sekalian.
- Berapa luas itu?
- Luasnya kalau tidak salah di catatan
- kami sekitar 10 hektar.
- Oh.
- Tapi ini memang baru satu gerakan yang
- kemarin kita sempat lakukan seminar
- bersama. Mereka akan mengajak kepada
- pihak-pihak yang terkait dengan hutan
- itu untuk bersama-sama bergabung. Mereka
- punya namanya mosaik itu.
- I
- ee Pak Kiai, apakah dari agama lain
- boleh berwakaf?
- Boleh.
- Tegas boleh.
- Oh, boleh.
- Boleh. Boleh. Boleh.
- Statusnya bagaimana itu?
- Ya, mereka statusnya bukan sebagai orang
- yang wakif seperti kita, tapi mereka
- adalah orang yang punya jiwa sosial. Ya,
- mereka punya jiwa sosial. Kalau soal
- pahala atau tidak kan bukan urusan kita,
- urusan Allah Subhanahu wa taala. Tapi
- dia adalah orang yang berjiwa sosial.
- Nanti harta wakafnya akan digunakan
- untuk kebermanfaatan.
- I
- ya. Jadi banyak yang sekarang sudah
- begitu.
- Jadi mereka kepengin berwakaf. Bahkan
- kita lihat di Bank Muamalat itu banyak
- mereka itu kan ee nasabah-nasabah yang
- dari nonmuslim. Saya banyak ketemu.
- Eah sebagian dari mereka juga kemudian
- menzakatkan sebagian dari
- harapan mereka apa?
- Harapan mereka kepengin ee kepengin
- menjadi orang yang ee yang bisa berderma
- untuk masyarakat. Sebab ada orang-orang
- yang ketika mereka sudah memiliki harta
- merasa bahagia ketika bisa membahagiakan
- orang lain gitu loh. Jadi itu enggak
- bisa kita ingkari hati nurani kita
- ketika kita sudah berpunya kita kepengin
- supaya hartanya itu memang bisa
- dimanfaatkan untuk masyarakat gitu loh.
- Nah, itu banyak sekarang.
- Sama seperti apakah wakaf boleh ee
- digunakan maukuf alehnya nonmuslim?
- Boleh. Ketika terjadi kemarin gempa di
- daerah Cianjur ya sebagian dari yang
- terkena gempa itu nonmuslim. He
- wakaf e BWI turun ke sana dan mafhnya
- mereka semua gitu. Enggak apa-apa,
- enggak masalah gitu loh. Yang tidak
- boleh nazir. Nah, kalau nazir harus
- muslim.
- Karena mereka harus tahu tentang
- syariat, tentang fikih. Nah, itu harus
- muslim. Itu aja.
- Asalamualaikum, Pak Kiai. Pak Kiai, para
- teman saya pernah memakafkan tanahnya,
- tapi sampai sekarang tanahnya masih
- begitu-begitu saja, tidak digarap.
- Bagaimana menurut Pak Kiai ini?
- Iya. Eh kalau menurut wakif bahwa ee
- nazir ini tidak begitu amanah atau
- kurang
- produktif,
- kurang produktif lah ya bisa dilaporkan
- kembali ke KUA minta dipindahkan
- nazirnya ya. Jadi secara
- tidak bisa berubah lagi dari
- wakafnya tetap harus wakafnya tidak
- berubah statusnya hanya nazirnya saja
- yang dipindahkan.
- I
- Oh boleh itu ya
- boleh boleh nanti kalau enggak bersedia
- [tertawa]
- enggak kalau secara hukum dia ada
- aturannya Pak. Memang ada aturannya di
- dalam peraturan BPI. Apabila ada nazir
- yang memang tidak ee tidak amanah dan
- menelantarkan tanah, maka silakan
- dilaporkan nanti koordinasi antara KUA
- dengan ee pengurus BWI yang ada di
- kabupaten, provinsi nanti akan
- dipindahkan. Wakafnya tetap tapi hanya
- dipindahkan hasirnya yang amanah nanti.
- Itu itu lebih baik.
- Mungkin ya mungkin yang sedikit berbeda
- Pak Kiai. Dulu kita misalnya misalnya
- wakaf itu dulu ada rencana membangun
- rumah sakit
- ya. Tetapi kemudian rencana membangun
- rumah sakit itu batal.
- Iya.
- Nah, bisakah uang wakaf ini
- Heeh.
- dialihkan ke kegiatan wakaf lain?
- Katakanlah menjadi wakaf pertanian
- seperti itu.
- Tergantung akad, Pak. Kalau akadnya
- adalah wakaf uang, ya.
- Wakaf uang ini wakaf uang.
- Iya. Kalau wakafnya wakaf uang kemudian
- disebutkan nazir boleh. Tapi kalau wakaf
- melalui uang tidak boleh.
- Oke. Oke. Oke.
- Gitu.
- Kenapa? Karena pada saat nanti wakaf
- melalui uang itu objek wakafnya sudah
- jelas. Ini bikin rumah sakit. Akadnya
- berarti memang bikin rumah sakit gitu
- loh. Nazir enggak boleh ngerubah. Tapi
- apabila wakafnya adalah wakaf uang
- dititipkan kepada nazir terserah nazir
- Pak. Mau investasi ke mana silakan
- karena yang diwakafkan adalah uangnya.
- Nah, kalau Pak Kiai wakaf yang semula
- adalah misalnya untuk membangun rumah
- sakit.
- Iya.
- Ternyata rencana pembangunan itu batal.
- Apa yang dilakukan?
- Yang harus dilakukan yang pertama adalah
- bahwa nazir itu kan seperti manajer
- investasi.
- Iya. ya harus kembali untuk mengevaluasi
- kira-kira masalahnya di mana ya. Apakah
- masalahnya adalah kekurangan modal.
- Kalau masalahnya kekurangan modal
- berarti harus cari mitra ya. Kalau
- masalahnya adalah bahwa secara marketing
- kelihatannya tidak punya prospek
- ya tidak realistis lah.
- Tidak realistis karena membangun rumah
- sakit di tempat yang barangkali tidak
- strategis
- ya kan dan lain sebagainya. Maka nazir
- harus bertanggung jawab. Kalau harus
- dirislah risalah kita hindari. Kalau
- bisa memang risilah itu dihindari. Tapi
- kalau memang ada alasan tertentu yang
- secara syariat untuk kebermanfaatan itu
- nanti justru tanah menjadi tidak
- berguna, maka boleh dirislah.
- Cuma syaratnya harus diproses ya kan.
- Tanah wakaf itu prosesnya enggak simpel
- ya.
- Nah, kalau wakaf uang yang tadinya
- diikrarkan mau membangun rumah sakit
- ternyata rumah sakitnya tidak jadi
- dibangun, apa yang perlu dilakukan?
- Iya, kalau bagi wakif ee wakafnya sudah
- pasti adalah sudah tercatat sebagai amal
- jariah.
- I
- ya. Tetapi kalau kemudian masalahnya
- adalah bahwa ternyata rumah sakit
- kemanfaatannya berubah gitu.
- Betul. Kemanfaatannya berubah. Maka
- sekali lagi itu adalah tanggung jawabnya
- Nazir.
- Baik.
- Ee makanya sekali lagi
- boleh dibelokkan kalau itu wakaf uang
- diinvestasikan boleh dibelokkan. Makanya
- tadi saya sampaikan apakah wakaf melalui
- uang atau wakaf uang. Kalau wakaf uang
- itu se semuanya adalah tanggung jawab
- nazir. Nanti di akhirat itu akan dihisab
- sama malaikat.
- Penting bermanfaat.
- Yang penting harus bermanfaat karena
- memang sifatnya investasi.
- Iya. Iya. Baik, selanjutnya dari Bapak
- eh Ibu Ibu Mariori di Kaliwata.
- Asalamualaikum, Pak Kiai.
- Mau tanya kalau mau wakaf rumah tapi
- setelah mati siapa yang menanggung biaya
- notaris, PBB dan lain-lain sebagainya?
- Ya. Ee kalau ini ee semuanya adalah dari
- wakif ya, karena memang wakif itu harus
- menyelesaikan sampai bahwa kondisi wakaf
- tadi sudah sah diserahkan kepada
- kan perlu biaya itu.
- Iya. Kalau umpamanya ada ahli waris ya
- berarti ahli warisnya yang harus
- menyelesaikan
- sebelum itu diwakafkan.
- Iya. Sebelum diwakafkan diselesaikan
- dulu karena wakaf itu tidak boleh
- bermasalah.
- H.
- Jadi tanah wakaf ataupun apa yang mau
- diwakafkan tidak boleh meninggalkan
- masalah.
- Tidak boleh sengketa sama sekali. Itu
- pasti akan ditelisik dulu sengketa atau
- tidak. Clear ya.
- Betul. Yang kedua, apakah peruntukannya
- daerah itu juga kalau peruntukannya
- bukan untuk umpamanya ini kemarin di
- Bali para pendengar ada satu tanah wakaf
- ingin dibangun masjid tapi sampungnya
- pure
- gitu loh. Masyarakat Bali tidak setuju
- ada berdampingan ada masjid dengan pure
- gitu. Nah, kan jadi masalah. Kemudian
- kita musyawarahkan, akhirnya kita risah
- gitu. Karena kalau didirikan di situ
- bermasalah
- juga. Bermasalahan masalah.
- Betul. Dan Islam itu kan rahmatan lil
- alamin. Wakaf ini harus menjadi rahmat
- bukan jadi sumber masalah.
- Akhirnya kita dengan ATBN segala macam
- kita harus selesai akhirnya. Jadi sekali
- lagi wakaf itu adalah rahmat.
- Pak Kiai saya ingin mewakafkan ikan yang
- banyak saya masukkan saya cemplung ke
- danau
- biar bisa dipancingkan. Tapi bisa enggak
- wakaf ikan?
- Sedekah itu namanya.
- Oh sedekah.
- Iya karena ikan kan ee siklusnya pendek
- ya. Syaratnya wakaf. Kalau menurut ee
- apa namanya? Fatwa dari MUI minimal kan
- 1 tahun lah. Ikan ini kan habis dimakan
- selesai jadi sedekah [tertawa]
- ya. kecuali nanti begini caranya
- karena ikannya berkembang itu.
- Iya betul. Tapi kan maksudnya begini
- kalau mau diwakafkan ikannya berarti
- nanti begini wakaf itu diuangkan dulu,
- nanti uangnya ditanamkan lagi. Tapi
- berarti ini adalah bahwa ini bukan wakaf
- ikannya
- ya, tapi wakaf dari nanti hasil
- penjualan ikannya yang diwakafkan
- uangnya gitu
- lah. Kalau ikannya dimakan habis selesai
- habis. Dan ini niat wakif tadi ikannya
- dimasukin ke danau dengan niat menjadi
- wakaf.
- Iya. Nah, ini berarti kan ikannya tidak
- bisa dikelola Pak Kiai.
- Iya. Iya. Masalahnya nanti adalah bahwa
- wakaf itu kan harus abadi.
- I
- kita enggak tahu loh masukin nikah nanti
- tahu tuh tiba-tiba ada mati kemudian
- nanti terkena kayak kemarin yang di
- Bendungan mana tuh di atas itu mati
- sampai ribuan sampai ratusan ton. Itu
- kan enggak bisa dimitigasi resiko.
- Kenapa tidak
- tidak bisa disateskan wakaf? Karena
- enggak di enggak bisa dimitigasi
- resikonya. Alam semesta kan susah.
- F majornya sangat besar. Kecuali kecuali
- Pak ya. kemudian diserahkan kepada nazir
- ya, Pak. Saya wakafkan ini e tolong
- dikelola yang baik. Nah, Nazir tadi
- kemudian menjadikan ini adalah sebagai
- bagian dari investasi
- ya. Oke.
- Diuangkan dulu nanti dirupiahkan Bapak
- ee mewakafkan ikan ini kami jadikan
- rupiah. Nanti rupiah ini akan kami
- kelola.
- Iya. I
- gitu kira-kira
- ini Anda mau makfkan e cincin, gelang,
- emas itu bagaimana caranya?
- Nah, itu boleh. Kalau itu kan istilahnya
- kan adalah harta harta yang ee bergerak.
- silakan enggak apa-apa kalau itu bisa di
- masalah nilainya bagaimana itu?
- Iya. Jadi kalau memang kalau emas itu
- tidak bisa menjadi produktif ya emas itu
- tidak bisa produktif. Jadi kalau mau
- diwakafkan ya silakan tapi tidak bisa
- produktif ya nanti hanya mengikuti
- perkembangan harga emas aja
- ya dari seperti itu
- kecuali sudah diikrarkan silakan jual
- begitu.
- Iya sebetulnya kalau paling enak itu
- silakan dijual terus nanti supaya
- menjadi bagian yang produktif
- diinvestasikan aja
- itu lebih bermanfaat. Banyak sekali
- pertanyaan kami ya [tertawa] karena juga
- tapi banyak juga nanya nomor telepon
- tadi belum sempat mencatat katanya. Ini
- sekali lagi terakhir ya sebelum kami
- tutup nomor telepon Pak Safril adalah
- 0816
- kemudian 855
- 488 0816
- 8548.
- Kalau nomor telepon Pak Kiai Agus adalah
- 0819,
- kemudian 36 kemudian 62 kemudian 99
- 44 kemudian lembaga wakaf ee silaturahim
- nomor rekeningnya BSI 222nya 4 kali
- 30307
- 222 3307.
- Kalau orang transfer ke sini tidak ada
- penjelasannya untuk apa? Untuk apa,
- enggak apa-apa, Pak. ee harus
- dinyatakan. Jadi bagian dari ikrar wakaf
- itu adalah di samping mengirim uangnya
- juga menyatakan peruntukannya.
- Peruntukan Pak
- I paling sederhana adalah untuk wakaf
- silakan manfaatkan itu akan dengan
- wakafnya jelas. I.
- Dan sebagai penutup mungkin Mas Krisna
- dan Pak Kiai ee wakaf ini akan mampu
- menggerakkan ekonomi umat
- menanggulangi kemiskinan. Tetapi kita
- harus bersama-sama ya, Pak Kiai.
- Dan kepada pemirsa pendengar kami
- ee berharap dengan izin dan pertolongan
- Allah silakan
- menjadi wakif. Artinya berwakaf. Berap
- pun uangnya silakan berwakaf. Berapaan
- uang? Uang R.
- Uangnya mau R.000 juga boleh. [tertawa]
- Betul. Sudah jadi wak jadi wakaf.
- Asal diikrarkan sebagai wakaf.
- I [mendengus]
- ya. Ikrarkan sebagai wakaf. Nanti itu
- insyaallah akan kita kelola. Apalagi
- sekarang dengan usaha meningkatkan
- produktivitas pertanian. Banyak yang
- kita bisa lakukan dari wakaf para
- pendengar sekalian, para pemirsa ya.
- Nah, dengan niat sebagai wakaf kemudian
- kita insyaallah akan gerakkan dengan
- baik.
- Programnya akan kita jelaskan yang pada
- kesempatan berikutnya, Mas Krisna. Dan
- sehari-hari di luar acara wakaf pun
- masih bisa kita jelaskan. Dan kita juga
- akan membahas, Pak Kiai satu ee forum
- group discussion
- pada tanggal 6 September ini untuk ee
- menggerakkan ekonomi umat. Salah satu di
- antaranya harapannya adalah
- bisa meningkatkan wakaf. Oke,
- jadi gambarannya kurang lebih begitu,
- Mas Kna.
- Baik pendengar kita akan jumpa lagi
- acara Bincang Wakaf ini pada bulan
- September di Kamis ketiga. Kamis ketiga
- di bulan September ya.
- Terima kasih Pak Kiai Agus, Pak Spril,
- e saya Muhammad Krishna Ondi Saputra dan
- juga Algi. Mohon pamit. Wabillahi taufik
- walhidayah. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.