Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:11 Bismillahirrahmanirrahim. 0:12 Assalamualaikum warahmatullahi 0:14 wabarakatuh. Alhamdulillahirobbil 0:16 alamin. Allahumma sholli ala Muhammad wa 0:19 ala ali Muhammad. Dipancar luaskan dari 0:21 Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:24 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. Radio 0:27 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:30 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:32 Subhanahu wa ta'ala. Bagaimana kabarnya 0:34 di malam hari ini? Senang sekali kami 0:38 dapat kembali menjumpai Anda 0:40 di ruang dengar Anda dalam program 0:43 Renungan Qolbu bersama Ustadz 0:46 Rahmatullah edisi hari Selasa di tanggal 0:48 4 Desember 2018. 0:52 Saya Abi Agus akan menemani Anda ikhwan 0:53 dan akhwat selama satu setengah jam ke 0:55 depan. Dan saya juga tidak sendiri, ada 0:58 rekan saya Zain. Kemudian Yusuf 1:01 Subangkit serta rekan kerja 1:04 Rasil yang ada di berbagai daerah 1:06 seperti di Sukabumi, Batam, Semarang dan 1:11 juga di Palembang. Kita sapa terlebih 1:13 dahulu Ustadz Rahmatullah. 1:15 Assalamualaikum warahmatullahi 1:16 wabarakatuh, Ustadz. 1:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:18 wabarakatuh. 1:19 Sehat Ustadz ya? 1:19 Alhamdulillah. 1:20 Alhamdulillah. Dan di malam hari ini 1:22 ikhwan dan akhwat tema kita tentang 1:26 golongan setan. 1:26 He 1:27 Demikian Ustadz ya? Baik ikhwan dan 1:29 akhwat yang dirahmati Allah Subhanahu wa 1:30 ta'ala, acara ini juga 1:32 dapat Anda nikmati melalui audio 1:35 streaming di www.radiosilaturahim.com. 1:40 Baiklah ikhwan dan akhwat langsung saja 1:42 kita simak pemaparan yang akan 1:44 disampaikan oleh Ustadz Rahmatullah. 1:47 Tafadhol, Ustadz. 1:50 Bismillahirrahmanirrahim. 1:54 Assalamualaikum warahmatullahi 1:56 wabarakatuh. 2:00 Alhamdulillah, alhamdulillahilladzi 2:03 khalaqal mauta wal hayata liyabluwakum 2:06 ayyukum ahsanu amala wahuwal azizul 2:09 ghafur. 2:10 Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu 2:13 anna Muhammadan abduhu wa rasuluh. 2:17 Allahumma shalli wa sallim wa barik ala 2:19 Muhammad wa ala ali Muhammad. 2:23 Amma ba'd. 2:25 Pendengar Radio Rasil yang dimuliakan 2:28 oleh Allah subhanahu wa taala. 2:31 Marilah terlebih dahulu kita 2:34 memanjatkan puji syukur kehadirat Allah 2:37 subhanahu wa taala. 2:40 Selawat serta salam semoga Allah 2:43 limpahkan kepada junjungan kita 2:46 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 2:47 wasallam. 2:50 Keluarga beliau, para sahabatnya dan 2:52 kepada kita sekalian. Amin ya rabbal 2:54 alamin. 3:00 Kita masih akan berbicara tentang ee 3:04 langkah-langkah setan atau golongan 3:07 setan. 3:10 Allah subhanahu wa taala di dalam surah 3:13 Al-Mujadilah 3:15 surah yang ke-58 3:19 ayat 3:21 19. 3:23 Allah berfirman, 3:25 "Auzubillahiminasyaitanirrajim." 3:29 "Istahwaza alaihimusyaitan faansahum 3:33 dzikrallah." 3:36 "Ulaika hizbusyaitan." 3:39 "Ala innahizbusyaitani 3:42 humul khasirun." 3:47 Setan telah menguasai mereka 3:52 lalu menjadikan mereka lupa mengingat 3:57 Allah. 4:01 Mereka itulah golongan setan. 4:04 Ketahuilah 4:05 bahwa sesungguhnya golongan setan itu 4:09 adalah golongan yang merugi. 4:14 Jadi Allah Subhanahu Wa Ta'ala 4:19 memberikan 4:23 berfirman kepada kita bahwa 4:28 manusia yang 4:30 tidak 4:31 mengingat Allah 4:34 maka 4:36 Allah menyebutnya itulah golongan setan. 4:42 Jadi sesungguhnya betapa 4:46 betapa beratnya kita 4:49 ketika kita lupa mengingat Allah 4:53 maka sesungguhnya 4:56 kita adalah 4:58 termasuk di dalam golongan setan. 5:04 Dan golongan setan itu adalah 5:07 golongan yang merugi. 5:13 Di ayat yang lain Allah Subhanahu Wa 5:15 Ta'ala menyebutkan bahwa 5:28 ya siapa yang berpaling dari mengingat 5:31 Ar-Rahman 5:34 kami tentukan baginya setan sebagai 5:38 teman. 5:41 Jadi 5:43 orang yang 5:45 tidak berzikir, tidak pernah berzikir 5:47 kepada Allah. Maka Allah menyatakan 5:49 bahwa orang itu adalah golongan setan. 5:52 Maka orang itu akan ditemani oleh setan. 5:59 Dan 6:00 dalam posisi yang semacam itu, 6:03 maka sesungguhnya 6:05 manusia dalam keadaan 6:08 merugi yang 6:10 sebesar-besarnya. 6:16 Sehingga zikrullah itu adalah merupakan 6:20 eee inti daripada eee 6:24 segala 6:26 eee amalan. 6:28 Ya. 6:32 Innas salata li zikri, sesungguhnya 6:35 salat itu untuk mengingat Aku, kata 6:38 Allah. 6:41 Jadi, ketika orang salat 6:45 tidak mengingat Allah, 6:47 maka 6:49 salatnya itu adalah sesungguhnya 6:52 tidak mempunyai 6:54 eee dampak kepada kejiwaannya. 6:58 Hanya secara fisik saja salat, tetapi 7:00 jiwa tidak 7:02 bersama-sama dengan Allah subhanahu wa 7:04 taala. 7:10 Kemudian yang kedua, 7:12 di surat Al Hajj 7:14 disebutkan bahwa 7:16 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:19 Waminannasi mayyujadilu 7:23 fillahi bigairi ilmin wayattabi'u 7:27 kullasyaitanin 7:29 marid. 7:31 Kutiba alaihi annahu 7:34 mantawallahu 7:35 faannahu yudilluhu 7:38 wayahdihi 7:40 ila adzabis sa'ir. 7:45 Di antara manusia 7:48 ada yang membantah tentang Allah 7:52 tanpa ilmu 7:56 dan mengikuti setiap setan yang jahat. 8:04 Yang telah ditetapkan terhadap setan itu 8:08 bahwa 8:09 barangsiapa yang berkawan dengan setan 8:13 tentu dia akan menyesatkannya 8:17 dan membawanya ke dalam azab neraka. 8:24 Jadi 8:26 berbicara tentang ketuhanan, berbicara 8:29 tentang Allah 8:31 tanpa ilmu 8:34 yang bersumber dari Alquran dan sunah 8:36 Rasul 8:38 maka itu sesungguhnya adalah 8:41 ee sama halnya dengan mengikuti 8:44 langkah-langkah setan. 8:51 Sehingga dengan demikian bahwa 8:54 bagaimana supaya 8:57 kita selalu 8:59 selalu berada di dalam 9:02 lindungan Allah subhanahu wa taala. 9:06 Ada dua hal 9:08 ada jalan Allah dan ada jalan setan. 9:14 Sehingga Allah subhanahu wa taala di 9:16 dalam surah Al A'raf ayat 175 dan 176 9:22 mengatakan bahwa 9:24 audzubillahiminasyaitanirrajim 9:27 watlu watlu alaihim nabaalladzi atainahu 9:32 ayatina fansalakha minha 9:35 faatbaahusyaitan 9:38 fakana minal ghafilin. 9:42 Walau syi'na laro fa'nahu biha, 9:45 walakinnahu. 9:47 Akhlada ilal ardhi, wattaba'a hawahu. 9:52 Famasaluhu kamasalil kalb. 9:55 Intahmil alaihi yalhas. 9:58 Au tatruk yalhas. 10:01 Zalika masalul qomil lazina kazzabu. 10:05 Biayatina. 10:07 Faqsusil qosos la'allahum yatafakkarun. 10:14 Dan bacakanlah kepada mereka. 10:17 Berita yang telah kami berikan. 10:21 Kepadanya ayat-ayat kami. 10:27 Kemudian dia melepaskan diri dari 10:30 ayat-ayat itu. 10:33 Lalu dia diikuti oleh setan. 10:39 Maka. 10:41 Jadilah dia termasuk orang-orang yang 10:45 sesat. 10:48 Jadi dalam ayat ini sesungguhnya adalah. 10:53 Ketika manusia jauh dari ayat-ayat 10:57 Alquran, dari ayat-ayat Allah. 11:00 Melepaskan diri dari ayat-ayat Allah. 11:05 Maka. 11:06 Akan diikuti oleh setan. 11:11 Alquran itu adalah. 11:13 Merupakan. 11:15 Eee. 11:17 Walazikrullahi akbar. 11:20 Jadi zikir yang paling akbar. 11:23 Mengingat Allah yang paling akbar. 11:25 Dari Alquranlah. 11:27 Kita mengetahui. 11:30 Bagaimana Allah. 11:32 Siapa Allah. 11:34 bagaimana harus kita menyembah kepada 11:36 Allah Subhanahu wa Ta'ala. 11:38 Sehingga Alquran dikatakan 11:40 waladzikrullahi akbar. 11:45 Sehingga dengan demikian bahwa 11:48 Alquran adalah merupakan satu pegangan 11:52 hidup manusia yang tidak boleh 11:56 kita tinggalkan. 11:58 Ketika kita terlepas dari Alquran, 12:02 karena sesungguhnya hanya ada dua saja. 12:04 Ada jalan Allah dan jalan setan. 12:08 Ketika kita lepas dari jalan Allah, 12:12 maka kita masuk ke dalam perangkap 12:14 setan. 12:16 Ulaika 12:18 hizbusyaitan. 12:21 Mereka itu adalah golongan setan. 12:30 Dan kalau kami menghendaki, sesungguhnya 12:33 kami tinggikan derajat 12:36 derajatnya dengan ayat-ayat itu. 12:41 Akan tetapi, dia cenderung kepada dunia 12:46 dan menurutkan hawa nafsunya. 12:53 Maka perumpamaannya seperti anjing. 12:58 Jika kamu menghalaunya, 13:01 diulurkannya lidahnya. 13:04 Dan jika kamu membiarkannya, 13:08 dia mengulurkan juga. 13:11 Demikianlah 13:13 perumpamaan orang-orang yang mendustakan 13:17 ayat-ayat Allah. 13:20 Maka ceritakanlah 13:23 kisah-kisah itu agar mereka berpikir. 13:31 Di dalam ayat ini, Allah telah 13:33 menjanjikan 13:35 Allah akan menaikkan derajat seorang 13:38 manusia 13:41 ketika manusia itu 13:45 banyak berinteraksi 13:47 merenungkan, memahami 13:51 dan melakukan apa yang di dalam isi 13:54 Alquran 13:55 maka Allah berjanji akan menaikkan 13:57 derajat. 14:02 Namun di sisi-sisi lain bahwa 14:06 pengaruh dunia dan hawa nafsu 14:11 membawa manusia kepada derajat yang 14:14 paling rendah. 14:17 Jadi, ketika kita 14:20 banyak berinteraksi dengan Alquranul 14:22 Karim 14:24 maka Allah akan tinggikan derajatnya. 14:33 Akan tetapi 14:36 ketika manusia lebih cenderung kepada 14:39 dunia dan hawa nafsu 14:43 maka 14:45 Allah memberikan um- perumpamaan 14:48 manusia itu adalah seperti anjing. 14:53 Ehm. 14:55 Lidahnya yang selalu menjulur. 15:01 Jadi, kalau dihalau dia tetap 15:03 menjulurkan lidahnya. 15:06 Dan kalau dibiarkannya pun dia tetap 15:09 menjulurkan lidahnya. 15:13 Artinya apa? 15:14 Bahwa 15:16 manusia yang telah dikendalikan 15:19 oleh hawa nafsu dan setan tadi 15:23 maka Allah berikan perumpamaan seperti 15:26 anjing, hidupnya tidak pernah puas. 15:31 Ulaika kal an'am balhum adol. 15:35 Mereka itu adalah seperti 15:39 binatang ternak. 15:41 Bahkan lebih sesat daripada binatang 15:44 ternak. 15:46 Sehingga di sini 15:48 menunjukkan bahwa azikrullah 15:52 mengingat Allah 15:54 banyak berinteraksi 15:57 dengan cara mentadaburi Alquranul Karim 16:01 Allah akan 16:03 memberikan nilai 16:06 derajat yang tertinggi di sisi-Nya. 16:11 Ketika seorang manusia sudah tidak lagi 16:16 berinteraksi dengan Alquran, tidak lagi 16:18 mengingat Allah 16:21 maka 16:22 mereka 16:24 seperti anjing. 16:26 Hidupnya tidak pernah puas. 16:29 Berinteraksinya dengan dunia dan hawa 16:31 nafsu. 16:32 Maka inilah sesungguhnya kehidupan yang 16:37 eee 16:38 perumpamaan lidah anjing yang menjulur 16:41 tadi adalah merupakan satu kehidupan 16:44 yang melelahkan. 16:48 Kehidupan yang tidak pernah ada puasnya. 16:51 Kehidupan dengan dunia dan hawa nafsu. 16:56 Sehingga pada kondisi yang semacam itu 16:58 sesungguhnya 17:00 Allah sudah tidak lagi 17:03 berpihak kepada kita. 17:05 Maka 17:06 dengan demikian 17:08 kita harus cepat-cepat eee kembali ke 17:12 jalan Allah Subhanahu wa taala. 17:19 Kemudian yang selanjutnya 17:25 bahwa 17:27 langkah-langkah setan itu adalah 17:30 bagaimana 17:32 ee bahwa manusia itu 17:34 selain ee tadi ee 17:39 hawa nafsunya 17:41 kepada dunia begitu luar biasa 17:45 maka di sini Allah Subhanahu wa Ta'ala 17:49 memperingatkan 17:51 Innal mubadzdzirina kanu ikhwana 17:54 syayatin. 17:55 Wa kana syaitanu li rabbihi kafura. 18:00 Sesungguhnya pemboros-pemboros itu 18:03 adalah saudara-saudara setan. 18:07 Dan 18:08 setan adalah sangat ingkar kepada 18:11 Tuhannya. 18:13 Maka yang keempat langkah yang keempat 18:15 adalah bagaimana manusia 18:19 ee berlaku boros 18:24 padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala 18:28 di dalam surah Al Furqan 18:32 telah memberikan 18:34 jalan 18:36 jalan Allah. 18:39 Walladzina idza anfaqu lam yusrifu wa 18:42 lam yaqturu wa kana bainalika qawama. 18:48 Dan orang-orang yang apabila 18:50 membelanjakan harta 18:53 mereka tidak berlebih-lebihan 18:56 dan tidak pula kikir 19:00 dan adalah pembelanjaan itu 19:03 di tengah-tengah antara yang demikian. 19:10 Jadi 19:11 ketika 19:13 ee hawa nafsu itu ee angkara murka 19:17 kepada dunia, 19:19 maka langkah selanjutnya 19:22 manusia itu cenderung 19:24 kepada kehidupan yang berlebih-lebihan, 19:27 boros. 19:29 Dan ini adalah merupakan langkah-langkah 19:33 setan. 19:34 Sehingga harus kita waspadai. 19:37 Ya. 19:38 Jadi, sekecil apapun yang kita lakukan, 19:41 maka kita harus tahu 19:44 di mana sesungguhnya yang diperintahkan 19:46 oleh Allah dan di mana sesungguhnya 19:49 ee pada saat kita melakukan sesuatu, 19:52 apakah ini 19:53 mendapat rida Allah atau malah 19:57 ee dimurkai oleh Allah subhanahu wa 19:59 taala. 20:06 Demikian pula disebutkan bahwa 20:10 "Kulu min thayyibati ma razaqnakum wala 20:14 tatdaghau fih. 20:16 Fayahilla alaikum ghadabi. 20:19 Wamayyahli alaihi ghadabi, faqad hawa." 20:25 "Makanlah di antara rezeki yang baik 20:29 yang telah kami berikan kepadamu," kata 20:31 Allah. 20:33 "Dan jangan melampaui batas padanya 20:38 yang menyebabkan kemurkaanku 20:41 menimpamu. 20:43 Dan barangsiapa 20:46 yang 20:48 ditimpa oleh kemurkaanku, maka 20:51 sesungguhnya itulah hawa nafsu." 20:58 Sehingga semua 21:02 ee ketika orang hawa nafsu angkara 21:06 murkanya kepada dunia, maka akan 21:09 dilanjutkan dengan tindak 21:13 laku yang berlebih-lebihan. 21:16 Makan berlebih-lebihan, 21:18 berbelanja berlebih-lebihan. 21:20 Padahal Allah menyatakan bahwa innal 21:22 mubazzirina kanu ikhwanas syayatin. 21:27 Sesungguhnya 21:29 mubazir-mubazir itu adalah 21:31 saudara-saudara setan. 21:34 Sehingga 21:36 eh kita harus waspada. Ya. 21:38 Dimulai dari kita lupa mengingat Allah 21:42 sampai kita mengikuti hawa nafsu dan 21:46 angkara murka kepada kehidupan dunia. 21:49 Kemudian kita berlaku 21:52 menjadi orang yang boros, maka itu 21:54 semuanya adalah merupakan 21:57 pekerjaan yang dilakukan oleh setan. 22:03 Kemudian yang terakhir adalah 22:05 yaitu 22:08 bagaimana kita menjaga lisan supaya 22:12 tidak 22:13 melakukan kebohongan. 22:18 Audzubillahiminasyaitanirrajim. 22:21 Hal unabbiukum ala man tanazzalus 22:24 syaitan ala man tanas ala man tanazzalus 22:28 syayatin. 22:31 Tanazzalu ala kulli affakin atsim. 22:35 Yulqunas sam'a 22:37 wa aktsaruhum kadzibun. 22:42 Apakah 22:43 akan aku beritakan kepadamu 22:46 kepada siapa setan-setan itu akan turun? 22:51 Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta 22:57 lagi banyak dosa. 23:00 Jadi setan itu 23:03 akan turun, akan bersama dengan 23:05 orang-orang pembohong. 23:08 Ehm. 23:09 Orang-orang yang banyak melakukan dosa. 23:14 Di mana mereka itu adalah 23:16 eee 23:19 banyak ucapan-ucapan yang tidak sesuai 23:22 dengan tingkah lakunya. Maka itulah 23:24 setan akan 23:26 senang bersama orang-orang itu. 23:31 Maka kita harus menjaga lisan. 23:33 Bagaimana tidak berbuat bohong? Karena 23:35 itu adalah merupakan langkah-langkah 23:37 setan. 23:40 Sedangkan pembohong 23:42 mendustakan ayat-ayat Allah. Allah 23:44 menyatakan 23:46 Innal ladzina kadzabu bi ayatina 23:49 wastagbaru anha. 23:51 La tufattahu lahum abwabus sama. 23:54 Wala yadkhulunal jannah. 23:56 Hatta yalijal jamalu fi sammil khayat. 24:00 Wakadzalika najzil mujrimin. 24:05 Jadi, orang-orang yang mendustakan 24:07 ayat-ayat Allah. 24:10 Orang-orang yang menyombongkan diri. 24:13 Ehm. 24:16 La tufattahu lahum abwabus sama. 24:18 Maka tidak akan dibukakan pintu langit. 24:21 Ehm. 24:24 Wala yadkhulunal jannah. 24:26 Dan tidak akan masuk surga. 24:30 Hatta 24:31 yalijal jamalu fi sammil khayat. 24:33 Sehingga unta masuk ke dalam lubang 24:36 jarum. 24:38 Jadi, ini bahasa Alquran 24:42 sesuatu yang mustahil. 24:46 Kalau lubang jarumnya, ya. 24:50 Sesuatu yang sangat kecil yang tidak 24:52 mungkin dimasuki oleh 24:55 sebesar unta. 24:59 Sehingga kebohongan 25:02 pemboros-pemboros itu adalah merupakan 25:05 pekerjaan-pekerjaan 25:06 setan 25:08 yang harus kita 25:10 ee 25:12 kita waspadai. 25:14 Jangan sampai kita terperosok ke dalam 25:16 pekerjaan-pekerjaan yang memang dimurkai 25:19 oleh Allah subhanahu wa taala. 25:21 Sehingga doa kita, zikir kita tidak akan 25:24 sampai ke langit. 25:26 Karena banyaknya kebohongan 25:28 dan 25:30 ee kedustaan, kesombongan yang telah 25:34 ee kita lakukan. 25:36 Sehingga 25:37 bagaimana Alquranul Karim memberikan 25:41 arahan 25:42 sampai kepada 25:44 perilaku yang sekecil-kecilnya. 25:47 Sehingga membuat Allah rida kepada kita. 25:50 Bagaimana kita menjadi ulaika hizbullah. 25:54 Kita menjadi ee 25:56 golongan Allah, yaitu golongan 25:58 orang-orang yang diridai oleh Allah 26:01 subhanahu wa taala. 26:03 Sehingga dengan memperbanyak 26:06 ingat kepada Allah 26:08 maka 26:10 ee kita akan 26:12 di 26:13 tulis oleh Allah menjadi golongannya. 26:16 Ulaika hizbullah. 26:18 Dan itulah 26:20 golongan Allah yang beruntung di akhirat 26:23 nanti. Wallahualam. 26:29 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 26:30 subhanahu wa taala. 26:32 Demikian tadi 26:33 tausiah dan juga pemaparan yang telah 26:35 disampaikan oleh Ustaz Rahmatullah di 26:40 malam hari ini. 26:41 Dalam tema kita golongan setan. Jangan 26:45 ke mana-mana. Tetaplah bersama kami. 26:47 Setelah ini kami akan segera kembali ke 26:49 ruang dengar Anda. 26:51 Kita dengarkan terlebih dahulu 26:54 nada takwa berikut ini. 30:28 Radio silaturahim untuk Islam yang satu, 30:30 ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 30:32 subhanahu wa taala. Terima kasih Anda 30:34 masih bersama kami. 30:36 Tausiah malam renungan kalbu bersama 30:38 Ustaz Rahmatullah. 30:41 Tema kita di malam hari ini tentang 30:43 golongan setan. 30:44 Dan seperti biasa ikhwan dan akhwat kami 30:47 undang Anda 30:49 untuk bergabung di line telepon 021845 30:54 1512 30:56 SMS dan juga WhatsApp di 08111 31:01 999720. 31:06 Kita akan ke pertanyaan pertama Pak 31:08 Ustaz. Ini ada pertanyaan pertama dari 31:13 Bapak 31:18 Yusuf di Sukabumi Ustaz. Assalamualaikum 31:22 warahmatullahi wabarakatuh. 31:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 31:25 Baik Ustaz, banyak orang yang ingin 31:26 masuk surga tetapi 31:29 dia sehari-hari berbuat dosa. 31:32 Kalau diingatkan katanya mumpung masih 31:34 muda. Apakah ini termasuk 31:36 langkah-langkah setan? 31:38 Iya. 31:40 Ya itu dari 31:43 dari ucapannya ya. 31:45 Dari ucapannya itu sudah 31:47 ucapan yang kalau tadi dikatakan 31:51 ya 31:52 ada orang 31:54 berbicara 31:55 tentang Allah tetapi 31:58 eh tidak dengan ilmu. 32:00 He em. 32:01 Jadi kalau tadi dia mengatakan mumpung 32:04 masih muda gitu ya, itu kan sesungguhnya 32:07 ucapan setan gitu. 32:08 He em. 32:10 Nah sehingga 32:11 kita jadi tahu. 32:13 He em. 32:13 Kita jadi tahu bahwa Alquran 32:16 memerintahkan kepada kita bahwa 32:19 kita jangan eh eh apa namanya bergaul 32:23 dengan setan tadi. 32:25 Karena setan itu akan membawa kita jadi 32:27 sesat gitu. 32:29 Nah setan itu sesungguhnya kan minal 32:31 jinati wannas gitu. 32:33 Jadi 32:34 bisa dalam bentuk manusia, bisa dalam 32:36 bentuk jin. 32:38 Ya, kalau yang bentuk jin itu gampang 32:40 sesungguhnya. 32:42 Tapi yang susah ini memang dalam bentuk 32:44 manusia gitu. 32:46 Setan dalam bentuk manusia. 32:49 Berbicara walaupun masih muda, nanti 32:51 kalau 32:52 memang kalau sudah 32:54 iya kalau sampai tua, kalau mati muda 32:57 bagaimana? 32:58 Apalagi sekarang banyak yang mati muda 32:59 Ustaz. 32:59 Malah sekarang 33:02 ada orang yang tua renta 33:04 sakit lagi, enggak mati-mati, yang muda 33:07 malah mati gitu. 33:10 Jadi 33:11 ucapan inilah ee perlunya kita apa 33:15 namanya 33:16 ee pengetahuan dari Alquranul Karim. 33:19 Heeh. 33:19 Bahwa ketika kita 33:22 mendengar ungkapan-ungkapan 33:24 orang yang semacam itu 33:27 maka itu sesungguhnya ungkapan-ungkapan 33:29 setan. 33:30 Karena ungka ucapannya itu sesungguhnya 33:33 ee tidak dida sarkan kepada Alquranul 33:36 Karim, didasarkan hanya kepada hawa 33:38 nafsunya saja gitu. 33:41 Nah 33:42 sehingga 33:43 kita harus waspada gitu. 33:46 Karena lama-lama kalau kita berjalin 33:49 berkelindan dengan orang-orang yang 33:52 seperti itu, lama-lama kita akan sama 33:54 dengan dia. 33:57 Kita akan semakin jauh dari 33:59 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Maka inilah 34:01 sesungguhnya 34:03 perlunya kita mengetahui wala tattabi'u 34:06 khutuwatis syaitan, jangan mengikuti 34:08 langkah-langkah setan kata Allah. 34:10 Heeh. 34:11 Eee 34:12 sesungguhnya setan itu musuh yang nyata 34:14 bagimu. Ini yang harus kita garisbawahi, 34:18 langkah setan seperti apa yang harus 34:20 kita hindari. 34:22 Sehingga kita 34:24 selamat dari godaan setan itu. 34:28 Jadi 34:29 kematian itu tidak melihat muda atau tua 34:32 Ustaz ya? 34:33 Iya. 34:34 Kematian itu 34:37 ah masalahnya enggak ngasih tahu dulu 34:40 gitu. 34:41 Tiba-tiba ya meninggal gitu. 34:45 Dan itu tidak tergantung kepada apa usia 34:48 tua atau usia muda gitu. 34:50 Iya. 34:51 Bisa yang muda duluan 34:53 atau bisa juga yang tua duluan, itu 34:56 tergantung Allah gitu. 34:58 Iya. 34:59 Faiza ajalahum la yasta'khiruna sa'atan 35:02 wala yastaqdimun. 35:05 Jadi apabila ajal sudah datang 35:07 enggak bisa di 35:09 mundur dan enggak bisa dimajukan. Jadi 35:11 pas gitu. 35:12 Heeh. 35:13 Sehingga itu yang harus kita 35:15 jaga-jaga ya. 35:16 Heeh. 35:17 Menjaga-jaga karena datangnya mendadak 35:20 jangan sampai kita ah dijemput sama 35:24 malaikat maut itu 35:25 dalam kondisi durhaka kepada Allah 35:28 Subhanahu wa Ta'ala. Nauzubillah min 35:29 zalik. 35:31 Baik Ustaz. 35:32 Kemudian pertanyaan selanjutnya 35:36 ini dari hamba Allah di Jakarta Ustaz. 35:38 Assalamualaikum warahmatullahi 35:40 wabarakatuh. 35:41 Waalaikumsalam. 35:42 Ustaz dalam Alquran Allah Subhanahu wa 35:44 Ta'ala berfirman 35:47 tepatnya dalam Quran surat An-Nas ayat 1 35:50 sampai dengan ayat 6. 35:51 Heeh. 35:52 Yang artinya katakanlah aku berlindung 35:54 kepada Tuhannya manusia 35:56 rajanya manusia sembahan manusia 35:59 dari kejahatan atau bisikan setan yang 36:02 bersembunyi 36:03 yang membisikkan 36:05 ke dalam dada manusia 36:07 Heeh. 36:07 baik dari golongan jin dan manusia. 36:09 Heeh. 36:10 Pertanyaan saya adalah apa yang dimaksud 36:12 dengan golongan jin dan manusia di dalam 36:15 surat An-Nas tersebut? Apakah mereka itu 36:18 setan dari jenis jin dan manusia ataukah 36:21 apa? 36:22 Iya. 36:24 Jadi ah apa namanya? 36:28 Setan itu bisa dalam bentuk jin dan 36:30 dalam bentuk manusia. Jadi artinya 36:34 kita eh, eh, jin dan manusia itu 36:38 kan di hadapan Allah 36:41 eh, sama-sama menghambakan Allah. Wama 36:43 kholaqtul jinna wal insa illa 36:44 liya'budun. 36:46 Jadi Allah menciptakan jin dan manusia 36:48 itu maksudnya untuk beribadah, untuk 36:51 menghambakan diri kepada Allah. 36:55 Namun 36:56 eh, kenyataannya adalah ada 37:00 manusia dan jin itu bertakwa kepada 37:02 Allah. 37:03 Tapi juga ada manusia dan jin itu 37:07 eh, durhaka gitu. 37:11 Jadi eh, minal jinnati wannas itu adalah 37:15 ya, setan bisa dalam bentuk jin dan 37:17 dalam bentuk manusia gitu. 37:20 Maka 37:22 eh, di situ dua-duanya harus waspada 37:25 gitu. 37:26 Kadang-kadang kita 37:28 eh, apa namanya? 37:31 Lebih takut kepada jin gitu. 37:33 Heeh. 37:33 Padahal 37:35 yang nyata, yang kelihatan itu justru 37:37 yang akan memberikan pengaruh dahsyat 37:40 kepada kita gitu. 37:43 Ya, sesungguhnya kalau setan dari jin 37:45 itu mudah saja gitu. Dengan kita 37:47 berzikir saja sudah 37:49 sudah jauh dari kita gitu. 37:51 Heeh. 37:52 Yang susah ini kalau manusia gitu. 37:54 Walaupun kita berzikir, tapi bersamaan 37:57 dengan kita itu eh, berat gitu. 38:01 Sehingga lebih bagus hijrah dari 38:04 dari teman yang 38:07 yang setan itu gitu. 38:10 Wallahu a'lam. 38:11 Baik, wallahu a'lam bissawab. 38:14 Kemudian Ustaz, ini ada pertanyaan dari 38:19 siapa ini? Ibu Siti. Assalamualaikum 38:22 warahmatullahi wabarakatuh. 38:24 Waalaikumsalam. 38:25 Ibu Siti di Batam ingin bertanya, 38:27 "Ustaz, saya mau bertanya. 38:29 Langkah-langkah setan apakah 38:32 ada di tempat baik? Apakah ada di tempat 38:35 baik seperti di masjid atau tempat 38:38 lainnya, Ustaz?" 38:40 Langkah-langkah setan di 38:43 Oh, ya di tempat masjid. 38:44 Saya mau bertanya, "Langkah-langkah 38:45 setan apakah ada di tempat baik seperti 38:47 di masjid?" 38:48 Iya. 38:50 Ya, kalau di masjid ada yang yang 38:52 nyolong duit di masjid itu, ya itu setan 38:54 itu gitu. 38:56 Iya. 38:58 Ehm. 39:00 Jadi, jangankan itu di Masjidil Haram 39:02 itu juga ada juga, kan? 39:06 Bahkan, eh apa namanya? 39:10 Eh. 39:13 Kan ada yang di syuting itu di Masjidil 39:15 Haram itu. 39:16 Heeh. 39:17 Itu di Ka'bah itu. 39:19 Ehm. 39:21 Jadi, sesungguhnya 39:23 eh apa namanya? 39:26 Eh. 39:28 Ya itu, kalau setannya itu dari manusia. 39:31 Iya, kan? Karena 39:33 ketika 39:34 masuk masjid gitu, kan orang tidak tahu 39:36 bahwa itu setan gitu. 39:39 Ehm. 39:40 Tapi, kalau dari bangsa jin kita 39:42 berzikir saja sudah 39:45 sudah hilang gitu. 39:48 Tapi, yang susahnya dari manusia ini 39:50 gitu. 39:52 Jadi, kalau ada 39:54 ada manusia yang datang ke masjid 39:56 nyolong duit masjid, ya itulah setan itu 39:58 gitu. 39:59 Ehm. 40:00 Jadi, minal jinnati wannas itu 40:03 dua-duanya itu kalau enggak dari jin dan 40:05 dari dan dari manusia, ya itulah 40:08 sesungguhnya setan itu. Wallahualam. 40:10 Ehm, baik. 40:12 Kemudian, ada Ibu Liza. Assalamualaikum 40:14 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 40:16 Waalaikumsalam. 40:17 Apakah karena hawa nafsu 40:20 yang mendatangkan godaan setan atau 40:22 justru godaan setanlah yang menjadikan 40:25 hawa nafsu itu, Ustaz? Bagaimana dan 40:27 bagaimana cara menghindarkan diri dari 40:29 kedua hal tersebut? 40:31 Iya. 40:32 Jadi begini sesungguhnya. 40:35 Eee hawa nafsu ini 40:38 hawa nafsu itu ada di dalam diri kita. 40:43 Heem. 40:44 Jadi di dalam diri kita itu hawa nafsu. 40:47 Heem. 40:47 Sementara setan 40:49 setan itu kan pihak 40:51 eee luar, ada di luar diri kita. 40:56 Bisa dalam bentuk jin, bisa dalam bentuk 40:57 manusia, itu setan. 40:59 Di luar kita. Tapi hawa nafsu ini adalah 41:02 di dalam diri kita. 41:04 Heem. 41:05 Eee. 41:06 Sesungguhnya hawa nafsu ini adalah eee 41:09 Allah menciptakan hawa nafsu ini 41:12 eee ada ada fungsinya gitu. 41:16 Jadi ada kegunaannya. 41:19 Heem. 41:20 Jadi ada keguna ada positifnya, ada 41:22 negatifnya. 41:24 Sehingga 41:25 bagaimana eee jiwa itu bisa mengatur 41:30 bahwa hawa nafsu ini supaya eee 41:35 eee ngikut kepada perintah Allah 41:38 sehingga 41:39 eee menjadi positif. 41:41 Contoh misalnya. 41:43 Eee. 41:45 Nafsu syahwat itu adalah dari 41:48 hawa nafsu. 41:50 Ya itu di diciptakan oleh Allah. Jadi 41:53 manusia supaya punya keturunan, ya. 41:57 Ya, maka nafsu syahwat itu ditimbulkan 42:00 oleh hawa nafsu. 42:02 Tapi kata Allah, "Wahai hawa nafsu, 42:04 diatur lah dengan syariat Allah." Gitu. 42:08 Sehingga menjadi positif. Gitu. 42:10 Heem. 42:12 Nah. 42:14 Eee keinginan, misalnya kita lapar. 42:18 Heem, perut lapar. 42:20 Maka 42:22 ketika ada satu keinginan untuk makan, 42:24 maka itulah sesungguhnya pekerjaan dari 42:27 hawa nafsu. 42:28 Heem. 42:30 Tapi Allah 42:31 memperingatkan di dalam surat Taha ayat 42:33 81 tadi, 42:36 "Makanlah rezeki yang baik-baik, jangan 42:38 berlebih-lebihan." Ya. 42:41 Nah, kalau berlebih-lebihan, maka Allah 42:43 akan murka kepada hawa itu. 42:46 Heem. 42:47 Nah, sehingga dengan demikian 42:49 bagaimana untuk mengendalikan hawa? 42:52 Nabi mengatakan eee bahwa cara 42:55 mengendalikan hawa itu adalah dengan 42:58 berpuasa, ya. 42:59 Heem. 43:00 Maka dengan berpuasa itu tensi hawa itu 43:03 akan menurun. 43:06 Ya, karena eee tensi hawa itu eee 43:11 semakin banyak makan, maka 43:13 tensi hawa itu akan semakin 43:15 eee meningkat. 43:18 Nabi mengatakan 43:19 maka eee cara mengendalikannya dengan 43:22 eee berpuasa. 43:25 Nah, kalau tadi di di pertanyakan, mana 43:29 yang 43:30 eee 43:31 setan yang menggoda kita atau hawa yang 43:34 menggoda kita? 43:36 Ya, kan? 43:37 Maka di situ sesungguhnya 43:39 di dalam diri kita ini ada jiwa dan 43:42 hawa, gitu. 43:44 Ketika hawa nafsu kita itu 43:47 mengatur jiwa. 43:51 Artinya apa? Jiwa ini kemampuannya 43:54 adalah berzikir kepada Allah subhanahu 43:56 wa taala. 43:58 Ketika sudah lupa kepada Allah, artinya 44:01 jiwa ini sudah bisa dikendalikan oleh 44:03 hawa. 44:04 Maka hawa ini akan bekerja sama dengan 44:07 setan tadi gitu. 44:09 Hawa. 44:09 Iya. 44:11 Tapi ketika sebaliknya 44:13 orang ahli zikir, maka Hawa ini bisa 44:16 dikendalikan oleh jiwa. 44:19 Dalam posisi semacam itu, maka 44:23 eh setan tidak bisa berinteraksi dengan 44:27 Hawa. 44:28 Karena Hawa sendiri sudah di 44:30 kendalikan oleh jiwa. 44:33 Sehingga 44:34 eh bagaimana supaya eh 44:38 terbebas dari 44:40 eh setan dan Hawa tadi 44:41 He eh. 44:42 maka di dalam eh surah 44:48 surat Al Mukminun ya. 44:50 Ayat 71 ya. 44:54 Walawit taba'al haqqo ahwaahum 44:57 lafasadatis samawatu wal ardhu waman 45:00 fihim. 45:01 Bal atainahum bidzikrihim fahum 45:04 andzikrihim mu'aridun. 45:07 Ya. 45:08 Kalau sekiranya kebenaran itu mengikuti 45:11 hawa nafsu 45:13 pasti lah akan 45:16 hancur langit, bumi dan seluruh isinya. 45:20 Bal atainahum bidzikrihim. Bahkan telah 45:24 kami 45:25 eh 45:27 telah kami datangkan 45:30 zikir. 45:32 Tapi kebanyakan mereka berpaling dari 45:34 zikir. Jadi 45:36 yang bisa mengendalikan Hawa-Hawa itu 45:38 adalah dengan cara 45:40 banyak 45:41 eh jiwa itu berzikir kehadirat Allah 45:44 Subhanahu Wa Ta'ala. 45:46 Ya. 45:47 Jadi resepnya di sini untuk 45:49 mengendalikan hawa nafsu kalau yang tadi 45:52 kata Nabi 45:53 eh 45:54 perbanyaklah berpuasa, puasa sunah gitu. 45:57 Kemudian yang kedua di dalam Alquran itu 45:59 adalah 46:00 bagaimana kita jiwa ini memperbanyak eh 46:04 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 46:06 Dengan berzikir itu 46:08 otomatis hawa akan bisa dikendalikan. 46:12 Ketika hawa bisa dikendalikan, maka 46:14 setan sudah tidak bisa 46:17 eh menggoda kita. Sudah terbentung, 46:20 terbendung dengan memperbanyak zikir 46:22 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala gitu. 46:23 He eh. 46:24 Barangkali itu, wallahu a'lam. 46:26 Baik, Ustaz. 46:27 Dan demikian untuk pertanyaan dari Ibu 46:32 Liza. Semoga terjawab. Ikhwan dan akhwat 46:34 yang dirahmati Allah Subhanahu Wa 46:36 Ta'ala, kami akan jeda sejenak. 46:40 Setelah Nada Taqwa, kami akan segera 46:42 kembali ke ruang dengar Anda. Tetaplah 46:44 bersama kami di Radio Silaturahim untuk 46:47 Islam yang satu. 50:07 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu, 50:09 Ikhwan dan Akhwat yang dirahmati Allah 50:11 Subhanahu Wa Ta'ala. 50:13 Di malam hari ini 50:14 kita berjumpa dalam program Renungan 50:18 Kalbu bersama Ustadz Rahmatullah. Dan 50:21 perlu kami sampaikan, Radio Silaturahim 50:24 telah hadir di Palembang. 50:26 Di mana Anda bisa mendengarkan siaran 50:29 kami ini melalui Radio Rasal FM 50:34 atau Radio Salam Sriwijaya di 100 FM 50:39 Palembang. 50:40 Jadi bagi Anda Ikhwan dan Akhwat yang 50:41 berada di Sumatera Selatan, Anda dapat 50:43 menyimak siaran kami 50:45 di Radio Rasal, Radio Salam Sriwijaya di 50:51 100 FM. Baik. 50:53 Mudah sekali ya diingat. FM 100 begitu 50:56 Ustadz. 50:57 Kita ke pertanyaan dari 51:00 Bang Adi. 51:02 Sebelum ke Bang Adi ada ada 51:04 Ibu Hani. Pak Ustadz, saya ingin 51:07 bertanya. 51:08 Bagaimana dengan orang-orang terdekat 51:10 kita yang sering berbohong tapi tidak 51:12 bermaksud untuk merugikan? 51:15 Dan sepertinya sudah 51:17 menjadi karakter. Dan Ustadz mohon maaf 51:21 kalau 51:22 ketika mendengarkan tausiyah kita 51:24 mengantuk apakah ini termasuk gangguan 51:27 setan juga? 51:29 Nah, itu pertanyaannya. 51:33 Yang pertama apa tadi? 51:35 Bagaimana dengan orang-orang terdekat 51:37 kita 51:38 Oh iya, bohong ya. 51:39 Heeh. 51:40 Jadi begini. 51:42 Eee 51:44 karena kebohongan itu 51:47 merupakan tanda-tanda orang munafik ya. 51:50 Heeh. 51:51 Jadi, bagusnya itu memang 51:54 ya, walaupun bercanda, walaupun misalnya 51:59 tidak merugikan, 52:01 maka ee lebih bagus 52:04 ya, harus 52:06 harus bersih sama sekali gitu. 52:08 Heeh. 52:09 Heeh. 52:09 Jadi, 52:11 ee walaupun bercanda, kadang-kadang 52:15 orang ee bercanda 52:18 tapi bohong gitu. 52:19 Heeh. 52:19 Lama-lama itu 52:21 ee 52:24 bercandanya tadi menjadi beneran gitu. 52:28 Sehingga lebih bagus ya, walaupun 52:31 ee walaupun apa namanya bercanda, maka 52:35 lebih bagus ee tidak ee diucapkannya. 52:42 Sampai kita ee 52:44 bagaimana ceritanya 52:46 ee apa? 52:48 Syekh Abdul Qadir Jailani ini ketika 52:50 dirampok gitu ya. 52:52 Ditanya sama perampok, "Kamu bawa 52:55 bawa dinar gitu." 52:57 Dia bilang bawa gitu. 53:00 Jadi, saking jujurnya dia tidak mau 53:02 berbohong, padahal dia mau dirampok 53:04 gitu. 53:05 Tapi, subhanallah dengan kejujurannya 53:07 itu, perampok itu akan menjadi sadar. 53:10 Iya. 53:11 Iya. 53:13 Karena betul-betul dia jujur, tidak 53:15 tidak berbohong gitu. 53:18 Jadi, kejujuran itu 53:20 ee merupakan satu 53:23 ee apa? Kekuatan ya, memberikan pengaruh 53:26 positif 53:28 kepada orang yang berbohong. 53:30 Sehingga dengan demikian 53:32 ee walaupun bercanda 53:35 atau walaupun 53:37 ee apa namanya 53:40 ee tidak sungguh-sungguh, lebih bagus 53:42 itu kita ee, bersihkan saja. 53:44 Heeh. 53:45 Berkata benar kita ya. 53:46 Iya. 53:46 Berkata benar itu. 53:49 Jadi yang 53:50 syubhat-syubhat itu, yang remang-remang 53:53 itu 53:54 lebih bagus kita hindarkan saja. 53:56 Heeh. 53:57 Supaya kita tidak masuk ke 53:59 ee, orang munafik itu. Wallahualam. 54:02 Baik, kemudian pertanyaan selanjutnya 54:04 Ustaz. 54:05 Apakah kalau mendengarkan tausiah itu 54:07 kemudian mengantuk ada gangguan setan? 54:10 Kalau mendengarkan tausiah mengantuk ya 54:14 ya itu 54:15 ee, apa namanya 54:18 tergantung tergantung ee 54:21 apa? 54:22 Kalau misalnya dalam kondisi memang 54:24 kurang tidur ya 54:27 kurang tidur me- me- me- mendengarkan 54:30 tausiah ya pasti ngantuk lah. 54:32 Iya. 54:34 Sehingga kata Nabi Shallallahu Alaihi 54:35 Wasallam 54:36 ketika orang itu melakukan salat malam 54:41 ya, kalau misalnya kita ngantuk sedang 54:44 berzikir 54:45 maka lebih bagus tidur saja dulu. 54:49 Ya. 54:50 Baru nanti setelah segar 54:52 bangun. 54:52 ee, bangun berzikir lagi. 54:55 Jadi malah tidak diperkenankan oleh Nabi 54:58 Shallallahu Alaihi Wasallam gitu. 55:01 Jadi dari situ bahwa 55:04 Allah itu punya hak untuk disembah tapi 55:06 badan juga punya hak untuk istirahat 55:09 gitu. 55:10 Nah, sehingga sekarang 55:12 ee, ngantuknya ini apa karena memang 55:15 badan letih 55:17 ya 55:18 tentu saja kalau badan letih ya kurang 55:21 tidur mendengarkan tausiah ya pastilah 55:24 ngantuk gitu. 55:25 Heeh. 55:27 Jadi lebih bagus 55:29 ee, kalau kata Nabi ketika salat malam 55:32 dalam keadaan mengantuk lebih bagus 55:34 tidur saja dulu supaya segar gitu. 55:36 Kalau misalnya tidur cukup tapi masih 55:38 mengantuk ketika mendengarkan tausiyah? 55:40 Ya itu tidurnya kurang gitu. 55:43 Wallahualam. 55:44 Baik Ustaz, kemudian pertanyaan dari 55:46 Bang Adi. 55:48 Assalamualaikum warahmatullahi 55:49 wabarakatuh. 55:49 Waalaikumsalam Bang Adi di Pasar Minggu 55:51 ya. 55:52 Eh Ustaz Rahmatullah saya ingin bertanya 55:54 bagaimana cara menyadarkan orang-orang 55:56 yang begitu yakin 55:58 dengan sihir dan berbuat kerusakan 56:01 padahal sihir itu 56:03 tiada ampunan dari Allah. 56:06 Heem. 56:07 Iya. 56:10 Eh. 56:11 Memang di kalangan masyarakat ya, di 56:14 kalangan masyarakat 56:16 orang begitu 56:18 bahkan bukan hanya yakin saja. 56:21 Heem. 56:21 Eh. 56:23 Masyarakat-masyarakat awam itu takut 56:25 kepada sihir gitu. 56:28 Heem. 56:30 Karena sihir itu adalah sesuatu yang 56:32 bahaya. 56:35 Eh, apalagi kita nih ada-ada omongan nih 56:37 apalagi kita orang yang ahli ibadah saja 56:40 kena sihir dia bilang. 56:41 Iya. 56:42 Nah ini artinya apa? Eh. 56:45 Eh bahasa-bahasa di kalangan masyarakat 56:49 yaitu yang di yang yang yang yang 56:51 dimaksudkan tadi itu adalah 56:54 eh 56:57 ini yang dimaksudkan 56:59 Waminannasi may may yujadilu fillahi bi 57:02 ghairil wayattabi'u kullasyaitonimmarid. 57:06 Iya. 57:07 Di antara manusia ada orang yang 57:09 membantah tentang Allah tanpa ilmu dan 57:12 mengikuti setiap setan yang jahat. 57:17 Jadi sesungguhnya 57:20 eh 57:21 mereka itu sesungguhnya tidak tahu ilmu 57:23 Allah yang begitu luar biasa gitu. 57:26 Pengetahuannya hanya pengetahuan setan. 57:31 Dianggapnya bahwa sihir itu adalah 57:33 merupakan sesuatu yang 57:35 ee ditakuti, ya. 57:38 Sesuatu yang sangat berbahaya. Padahal 57:40 sesungguhnya 57:41 kalau kita tahu dengan ilmu Allah, ya. 57:45 Nah, karena orang yang ahli ibadah 57:47 sesungguhnya itu kena sihir itu karena 57:51 ee 57:52 mereka tidak sepenuhnya bersih akidahnya 57:55 gitu. 57:56 Jadi masih campur-campur. 58:00 Jadi kalau kita lihat di dalam surah 58:02 An-Nahl, ya. 58:04 Makanya 58:06 memang untuk me meyakinkan orang yang 58:09 sudah terlanjur yakin dengan sihir itu 58:13 ee 58:14 ya harus kembali kepada Alquran dan 58:16 sunah. Dan itu tidak boleh 58:18 dicampur-campur gitu. Harus bersih 58:20 betul. 58:23 Di dalam Alquran di dalam surah An-Nahl 58:26 surat 16 ayat 99 disebutkan bahwa 58:30 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 58:34 Innahu laisa lahu sultanun alladzina 58:37 amanu wa ala rabbihim yatawakkalun. 58:40 Innama sultanuhu alladzina 58:43 yatawallaunahu walladzina hum bihi 58:45 musyrikun. 58:47 Nah. 58:49 Sesungguhnya setan itu tidak akan 58:54 tidak akan berpengaruh terhadap 58:56 orang-orang yang beriman dan bertawakal 58:59 kepada Tuhan. 59:01 Nih. 59:02 Jadi di sini dikatakan bahwa setan itu 59:06 tidak punya sultan. 59:09 Sihir itu kan pekerjaan setan. 59:11 Heeh. 59:13 Allah telah menyatakan di sini 59:15 ee setan itu tidak punya sultan. Sultan 59:18 itu artinya 59:19 kekuasaan 59:19 kekuasaan atau kekuatan. 59:23 Nah. 59:24 Allah telah menetapkan bahwa setan itu 59:28 tidak punya kekuatan atau tidak punya 59:30 kekuasaan 59:33 menghadapi orang-orang yang beriman. 59:35 Ehm. 59:36 Dan kepada orang-orang yang bertawakal 59:40 kepada Allah. 59:43 Jadi ini sudah menjadi suatu ketetapan. 59:47 Ehm. 59:48 Ehm. 59:49 Sementara sihir itu adalah pekerjaan 59:52 setan. 59:55 Setan itu 59:57 tidak punya kekuatan berhadapan dengan 59:59 orang yang beriman. 1:00:01 Sehingga kalau ada masyarakat menyatakan 1:00:04 wah orang yang beribadah saja kena 1:00:05 sihir, artinya apa? Imannya ini perlu 1:00:08 dipertanyakan kepada Allah subhanahu wa 1:00:10 taala. 1:00:11 Ehm. 1:00:12 Atau mungkin dia beriman kepada Allah, 1:00:14 tapi kepada selain Allah juga iya. 1:00:17 Allah tidak mau seperti itu gitu. 1:00:20 Jadi artinya 1:00:21 bagaimana 1:00:23 kebersihan jiwa ini kepada Allah yang 1:00:26 tidak dicampur dengan 1:00:28 kepercayaan 1:00:30 atau ketergantungan kepada yang lain, 1:00:32 hanya kepada Allah saja. 1:00:34 Ehm. 1:00:34 Maka ini yang dinamakan orang yang 1:00:35 beriman sungguh-sungguh gitu. 1:00:38 Dan orang yang berserah diri kepada 1:00:40 Allah. 1:00:41 Ehm. 1:00:42 Nah, 1:00:43 kemudian ayat ini disebutkan di 1:00:45 dilanjutkan innama sultanuhu ala ladzina 1:00:48 ya tawallaunahu 1:00:50 waladzina hum bihi musyrikun. 1:00:53 Tapi setan itu akan mempunyai kekuatan 1:00:58 terhadap orang-orang yang 1:01:00 apa? 1:01:03 Minta tolong sama setan gitu. 1:01:05 Ehm, jadi kalau ada aksi ada reaksi 1:01:07 begitu. 1:01:08 Iya. 1:01:08 Artinya kalau kita meminta kepada setan 1:01:10 maka setan akan melakukan itu. 1:01:12 Iya, saya mintanya datang kepada dukun 1:01:14 atau paranormal. 1:01:16 Ibadah juga, tapi dia ke sana juga gitu. 1:01:19 Maka si di situ setan mempunyai 1:01:21 kekuatan. 1:01:23 Kemudian yang kedua, kepada orang yang 1:01:26 musyrik. 1:01:30 Jadi, ee 1:01:32 ketauhidannya itu tidak bersih. 1:01:36 Ya, kepada Allah iya, kepada selain 1:01:38 Allah juga iya. Nah, dalam kondisi 1:01:40 seperti itulah setan itu punya kekuatan. 1:01:44 Heeh. 1:01:45 Sementara kepada orang yang beriman dan 1:01:48 orang yang bertawakal kepada Allah, 1:01:51 setan tuh enggak enggak berdaya apa-apa. 1:01:54 Artinya ayat ini, ini benar terjadi 1:01:57 kalau kita konsisten dengan 1:02:00 iman kita kepada Allah Subhanahu Wa 1:02:01 Ta'ala. 1:02:03 Nah, 1:02:05 pertanyaannya adalah bagaimana untuk 1:02:07 meyakinkan 1:02:10 orang-orang yang yang sudah terlanjur 1:02:13 yakin dengan sihir supaya kembali yakin 1:02:16 kepada Allah, yaitu harus 1:02:20 harus dibersihkan. 1:02:22 Harus dibersihkan akidahnya itu kepada 1:02:24 Allah. 1:02:26 Bahwa 1:02:28 ee 1:02:29 bagaimana bahwa ee jiwa itu merasakan 1:02:33 bahwa Allah itu sesuatu zat yang luar 1:02:35 biasa. 1:02:36 Yang melindungi ee hambanya yang 1:02:38 betul-betul ee beriman kepadanya. 1:02:42 Nah, 1:02:44 jadi tidak dicampur-campur gitu. 1:02:46 Heeh. 1:02:46 Maka orang-orang yang yang yang sudah 1:02:49 terlanjur yakin kepada ee hal-hal yang 1:02:52 seperti itu, maka harus hijrah kepada 1:02:55 Alquran dan sunah. 1:02:56 Heeh. 1:02:57 Dan insyaallah kalau betul-betul bersih 1:03:00 Quran dan sunah, sihir itu tidak akan 1:03:02 masuk kok. 1:03:03 Heeh. 1:03:03 Dijamin sama Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 1:03:05 Lalu bagaimana, Ustaz? Terkadang kan ada 1:03:08 fenomena ee orang yang dia ahli ibadah, 1:03:13 tapi masih 1:03:14 bisa terkena sihir. 1:03:17 Ini apakah setan yang terlalu kuat dalam 1:03:20 hal ini ataukah memang ibadah dari 1:03:23 individu ini kurang kuat kepada Allah? 1:03:26 Iya. 1:03:27 Jadi sesungguhnya ee setan itu enggak 1:03:30 punya kekuatan. 1:03:31 Baik. 1:03:32 Bukan setannya yang hebat, tapi kita 1:03:34 sesungguhnya yang lemah. 1:03:36 He 1:03:36 Jadi ada yang salah di dalam diri kita 1:03:38 beriman kepada Allah itu. 1:03:40 harus introspeksi kembali. 1:03:41 Sehingga celah-celah, makanya tadi 1:03:42 langkah-langkah setan itu yang kita 1:03:44 harus tahu kan. 1:03:45 He 1:03:46 Langkah-langkah setan apa yang yang kita 1:03:49 lakukan yang banyak kita tidak tahu 1:03:52 ee sehingga Allah itu ee tidak menolong 1:03:55 kita gitu. 1:03:56 He 1:03:57 Maka inilah sesungguhnya yang 1:03:58 diperlukannya diperlukan 1:04:00 ee seperti apa saja langkah-langkah 1:04:02 setan itu. 1:04:04 He 1:04:05 Sehingga ketika kita ee kan di situ ada 1:04:07 dua. 1:04:09 Ulaika hizbullah 1:04:11 wa ulaika hizbus syaitan. Jadi ada 1:04:14 golongan Allah, ada golongan setan. 1:04:17 Tentu saja 1:04:18 ee seperti apa golongan Allah, seperti 1:04:21 apa golongan setan. 1:04:22 Artinya ee 1:04:24 ee perbuatan apa yang kita lakukan 1:04:28 sehingga kita ini menjadi golongan 1:04:30 Allah. 1:04:32 Dan perbuatan apa yang kita lakukan 1:04:34 sehingga kita menjadi golongan setan 1:04:36 gitu. 1:04:37 Ketika kita menjadi golongan setan, maka 1:04:40 Allah sudah tidak akan menolong kita. 1:04:43 He 1:04:43 Ee sehingga kalau tadi disebutkan bahwa 1:04:47 ee ee orang ahli ibadah masih kena sihir 1:04:51 itu artinya 1:04:52 sesungguhnya 1:04:54 ee masih perlu dipertanyakan keimanan 1:04:57 kita kepada Allah subhanahu wa taala. 1:04:59 He 1:05:00 Jadi orang yang beriman ini jaminan kok 1:05:02 di dalam surat An Nahl itu. 1:05:04 He 1:05:05 Jadi enggak enggak punya kekuatan 1:05:06 apa-apa gitu. 1:05:09 Sehingga kalau kita masih kena sihir ya 1:05:10 keimanan kita yang masih perlu 1:05:12 dipertanyakan. Bukan setannya yang 1:05:14 hebat. Kita yang lemah, gitu. 1:05:16 Ehm, baik. 1:05:17 Kita masih banyak melakukan 1:05:19 eh, langkah-langkah setan yang tanpa 1:05:22 kita sadari, gitu. 1:05:24 Iya. 1:05:25 Baik, Ustaz. 1:05:27 Eh, pernyataan Ustaz ini ada 1:05:29 pertanyaan yang sama dari Bapak Bayu di 1:05:32 Bogor. 1:05:33 Ehm. 1:05:33 Assalamualaikum warahmatullahi 1:05:34 wabarakatuh. 1:05:35 Waalaikumsalam warahmatullahi. 1:05:36 Ustaz, sampai manakah batasan kemampuan 1:05:39 dan kekuasaan setan dan jin, serta 1:05:41 sejauh mana mereka dapat mengganggu dan 1:05:44 menggoda manusia? Lalu, bagaimana setan 1:05:47 melakukan penetrasi pada pikiran dan 1:05:49 menyampaikan segala kehendaknya kepada 1:05:52 manusia? 1:05:54 Iya. 1:05:56 Sesungguhnya, ya, itu tadi. Artinya, 1:05:59 eh, 1:06:01 hawa nafsu dan setan itu akan selalu 1:06:04 berinteraksi. 1:06:06 Ya. 1:06:07 Maka, eh, 1:06:09 orang-orang yang eh, alim makrifat itu 1:06:11 biasanya 1:06:13 sesungguhnya di dalam diri kita ini ada 1:06:14 dua dua kekuatan, ya. 1:06:16 Ehm. 1:06:16 Kekuatan akal yang ada di dalam kalbu, 1:06:19 ya. 1:06:20 Dan kekuatan pikir yang ada di kepala 1:06:22 ini. 1:06:23 Maka, setan itu akan selalu 1:06:25 mempermainkan 1:06:27 pikiran kita yang ada di kepala ini. 1:06:29 Ehm. 1:06:31 Sehingga, orang-orang alim makrifat itu 1:06:34 eh, 1:06:35 selalu eh, introspeksi bagaimana 1:06:38 eh, lintasan lintasan yang ada di dalam 1:06:41 kalbu 1:06:42 Iya. 1:06:43 itu harus lebih 1:06:44 eh, lebih dominan, lebih banyak daripada 1:06:47 lintasan pikiran. 1:06:49 Ehm. 1:06:50 Karena lintasan pikiran ini itu adalah 1:06:52 sesungguhnya lintasan yang keluarnya 1:06:55 adalah dari hawa nafsu dan setan tadi. 1:06:58 Sehingga, di dalam Alquran disebutkan 1:07:00 nasiyatin kadzibatin khoti'ah. Nasiyah 1:07:03 itu ubun-ubun. Artinya, pikiran yang ada 1:07:06 di ubun-ubun itu. 1:07:07 Kadzibatin khoti'ah, kadzibah. 1:07:10 Dusta dan eh salah. Nah. 1:07:14 Jadi semua angan-angan yang yang ada di 1:07:16 dalam di dalam pikiran ini itulah 1:07:19 sesungguhnya eh sumbernya dari hawa 1:07:21 nafsu dan setan. Dari situlah 1:07:23 sesungguhnya setan itu bisa 1:07:24 membisik-bisikkan melalui pikiran kita. 1:07:28 Nah. Sementara akal yang ada di dalam 1:07:30 kalbu ini 1:07:33 itu adalah eh 1:07:36 eh jiwa yang selalu berzikir kepada 1:07:38 Allah. 1:07:40 Ehm. 1:07:41 Alladzina yadz kurunallah qiyamaw 1:07:43 waqudan walajurubihim. 1:07:45 Jadi selalu berzikir dalam keadaan 1:07:48 berdiri, dalam keadaan duduk, dan keada 1:07:50 dan dalam keadaan berbaring. 1:07:52 Maka ketika lintasan kalbu ini yang 1:07:55 banyak berzikir kepada Allah itu jauh 1:07:57 lebih banyak maka akan memperkecil 1:08:01 eh 1:08:03 pekerjaan pikiran ikan 100% ya. 1:08:06 Ehm. 1:08:07 Jadi kalau pekerjaan kalbu itu 1:08:10 dzikrullah itu katakanlah 60%. 1:08:13 Ehm. 1:08:13 Maka yang 40% itu adalah miliknya 1:08:16 pikiran. 1:08:17 Ehm. 1:08:18 Kalau kalbunya itu berzikirnya 70% yang 1:08:22 30% miliknya pikiran. 1:08:24 Ehm. 1:08:25 Ehm. 1:08:27 Padahal sesungguhnya eh di dalam akal 1:08:31 itu 1:08:32 eh sudah ada di dalamnya pikiran gitu. 1:08:36 Jadi akal itu sesungguhnya zikir dan 1:08:38 pikir gitu. 1:08:41 Ehm. 1:08:42 Zikir dan pikir yang ada di dalam kalbu 1:08:44 itu adalah eh suatu kekuatan yang luar 1:08:47 biasa. 1:08:49 Ketika eh apa namanya eh mengalir ke 1:08:53 kepala 1:08:54 maka zikirnya jadi hilang, mikir aja 1:08:57 gitu. 1:08:58 Ehm. Dan itu yang banyak di 1:09:01 pengaruhi oleh hawa nafsu dan setan 1:09:03 tadi. 1:09:04 Sehingga untuk menghadapi itu semua, 1:09:06 maka 1:09:07 ee perbanyaklah berzikir kepada Allah 1:09:10 subhanahu wa taala. 1:09:11 Jadi kuncinya adalah zikir ya. 1:09:12 Iya, dari dari dari kalbu ini. 1:09:15 Perbanyak berzikir sehingga memperkecil 1:09:20 pekerjaan pikiran yang timbulnya dari 1:09:22 hawa nafsu dan setan tadi. 1:09:25 Karena dengan banyak berzikir tadi 1:09:28 itu sudah semuanya itu zikir dan pikir 1:09:31 itu itu datangnya dari Allah. 1:09:34 Gitu. 1:09:36 Sementara yang produk pikiran yang di 1:09:38 kepala itu dari hawa nafsu dan setan 1:09:41 gitu. 1:09:42 Maka bagaimana 1:09:44 ee memperbanyak frekuensi zikrullah itu 1:09:47 adalah sangat penting. 1:09:50 Untuk meremajakan kembali kalbu. 1:09:51 Iya, maka 1:09:53 ee ketika banyak berzikir, ee Allah 1:09:56 menyatakan 1:09:57 Allah akan memberikan dua dua buah 1:09:59 rahmat. Yutikum kiflaini min rahmatihi. 1:10:03 Ee 1:10:04 rahmat yang pertama wayaj'al lakum nuron 1:10:07 tam syuna bihi. 1:10:09 Rahmat yang pertama Allah berikan 1:10:12 cahaya. 1:10:13 Dengan cahaya ini kamu bisa berjalan di 1:10:16 permukaan bumi dengan benar. 1:10:18 Wayagfir lakum, rahmat kedua adalah 1:10:21 ampunan dari Allah subhanahu wa taala. 1:10:24 Maka 1:10:25 ee 1:10:27 pekerjaan yang kita lakukan tuh sudah 1:10:29 betul-betul dikondisikan 1:10:34 ee dari Allah subhanahu wa taala. 1:10:37 Jadi semuanya 1:10:39 apa yang ee 1:10:41 kita pikirkan itu di kepala ini 1:10:43 sudah diganti dengan ee apa namanya 1:10:47 ee 1:10:50 perlindungan Allah, petunjuk Allah gitu. 1:10:52 Baik. 1:10:53 Yutikum kiflaini min rahmatihi. 1:10:55 Baik. 1:10:55 Ustaz 1:10:56 ee di awal 1:10:58 Ustad selalu menyebutkan antara nafs, 1:11:01 kemudian jiwa, 1:11:03 roh, pikiran, dan juga fitrah. 1:11:05 He eh. 1:11:06 Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa 1:11:08 menjelaskan hubungan di antara ini dan 1:11:11 di mana sebenarnya posisi kita yang 1:11:12 lebih tepat? 1:11:13 Nafs itu sebenarnya jiwa ya, nafsun. 1:11:16 Nafs itu jiwa. 1:11:17 Nafs itu jiwa. 1:11:19 Eee misalnya eee 1:11:22 di dalam surat eee Al-A'raf ayat 172 1:11:26 nafsun itu eee jiwa itu adalah eee 1:11:31 yang berdialog dengan Allah subhanahu wa 1:11:33 ta'ala. Alastu bi rabbikum qalu bala 1:11:35 syahidna. 1:11:36 He eh. 1:11:37 Jadi bersyahadat. Jadi kemampuan jiwa 1:11:40 itu di situ. 1:11:42 Nah, 1:11:43 eee sementara hawa nafsu tidak. 1:11:45 Hawa nafsu tidak. 1:11:46 Tapi hawa nafsu itu diciptakan oleh 1:11:49 Allah 1:11:50 ya, eee itu untuk eee ada ada ada ada 1:11:56 ada kegunaannya diciptakan oleh Allah 1:11:58 gitu. 1:12:00 Tapi 1:12:01 Allah berikan beban kepada jiwa ini 1:12:04 supaya hawa nafsu ini dikendalikan. 1:12:07 Ketika jiwa itu menga- menga- me- bisa 1:12:10 mampu mengendalikan hawa nafsu, maka di 1:12:13 situlah nilai seseorang di sisi Allah 1:12:16 subhanahu wa ta'ala. 1:12:17 He eh. 1:12:18 Gitu. 1:12:19 Tapi ketika sebaliknya hawa nafsu bisa 1:12:21 mengendalikan jiwa, itu yang disebutkan 1:12:24 ulaika kal an'am bal hum adhal. 1:12:27 He eh. 1:12:27 Mereka seperti binatang ternak, bahkan 1:12:30 lebih sesat daripada binatang ternak. 1:12:32 He eh. 1:12:33 He eh. 1:12:35 Eee di akhirat nanti semuanya hawa nafsu 1:12:38 ini tidak diberikan eee apa namanya? 1:12:40 Tidak tidak diangkat sama Allah. Yang 1:12:43 diazab itu adalah jiwa. 1:12:47 Gitu. 1:12:48 Jadi kalau kalau bisa mengendalikan hawa 1:12:51 nafsu, ya kan? 1:12:53 Artinya pahalanya akan ba, yang ee 1:12:55 pahalanya banyak, yaitu untuk jiwa. 1:12:58 Ehm. 1:12:59 Tapi ketika jiwa tidak mampu 1:13:02 mengendalikan hawa nafsu, ya jiwa juga 1:13:04 yang di azab oleh Allah subhanahu wa 1:13:06 ta'ala. Hawa nafsu itu 1:13:07 enggak di azab sama Allah itu. Yang di 1:13:10 azab sama Allah adalah jiwa. 1:13:12 Ehm. 1:13:13 Ya, mau baik mau buruk itu adalah jiwa 1:13:16 yang mendapatkan imbalan dari Allah 1:13:18 subhanahu wa ta'ala. 1:13:19 Ehm. 1:13:20 Di situlah sesungguhnya 1:13:22 ee apa 1:13:23 ee letak ee 1:13:27 derajat seseorang itu adalah 1:13:30 dua hal tadi itu, antara jiwa dengan 1:13:32 hawa itu. 1:13:34 Nah, nanti eksternalnya 1:13:37 hawa itu akan dibantu oleh setan. 1:13:39 Ehm. 1:13:41 Tapi jiwa 1:13:43 jiwa kalau menang, ya itu 1:13:45 dibantu sama malaikat. 1:13:47 Dan dibantu oleh Allah langsung. Dalam 1:13:50 bentuk cahaya tadi itu. 1:13:52 Kekuatan jiwa itu. 1:13:53 Ehm. 1:13:57 Barangkali itu, wallahualam. 1:13:58 Baik, Ustaz. 1:14:00 Ustaz, kita tidak terasa Ustaz sudah 1:14:02 berada di penghujung acara di kesempatan 1:14:05 malam hari ini. Mungkin sebelum berpisah 1:14:07 Ustaz, ada sedikit kesimpulan yang bisa 1:14:10 disampaikan. 1:14:12 Iya. 1:14:13 Baik, ee terima kasih. 1:14:15 Terima kasih. 1:14:16 Maka di sini sangat pentingnya 1:14:19 ee apa namanya mengetahui 1:14:22 langkah-langkah setan apa yang harus 1:14:24 kita ketahui, sehingga kita bisa 1:14:26 menghindarkan diri dari 1:14:28 ee jalan setan tadi. 1:14:31 Kalau tadi ada pertanyaan bahwa 1:14:33 bagaimana ee apa namanya 1:14:36 untuk memberikan 1:14:39 keyakinan kepada orang yang sudah 1:14:41 terlanjur 1:14:42 ee yakin kepada sihir. Itu adalah sihir 1:14:45 itu adalah perbuatan setan. 1:14:48 Maka eh tidak ada jalan lain ya kecuali 1:14:52 harus harus tinggalkan eh dunia setan 1:14:55 itu, kembali kepada Allah yang 1:14:57 betul-betul murni, tidak ada campur 1:14:59 sedikitpun. 1:15:01 Ya. 1:15:02 Jadi yang 1:15:05 sebenarnya kan ada ada tiga ya. 1:15:09 Ada orang-orang yang betul murni bersih 1:15:11 akidahnya kepada Allah subhanahu wa 1:15:13 taala. 1:15:15 Kemudian yang kedua 1:15:17 ada yang kepada Allah tapi kesalehan 1:15:19 Allah ada juga. 1:15:21 Ini yang kedua. Dan yang ketiga ada yang 1:15:24 akidahnya rusak sama sekali. 1:15:27 Jadi ini sudah sudah dua golongan setan 1:15:29 gitu. 1:15:30 Maka 1:15:31 eh 1:15:33 bagaimana menghadapi eh 1:15:36 eh kehidupan kemasyarakatan 1:15:39 kemasyarakatan yang semacam itu? Maka 1:15:41 harus betul-betul bersih. 1:15:44 Bersih kepada Allah. 1:15:46 Ehm. 1:15:49 Eh nanti Allah akan memberikan eh 1:15:52 bukti-bukti kebesarannya ya. Ehm. 1:15:55 Bukti-bukti bahwa Allah itu 1:15:57 melindungi dirinya gitu. Ketika seorang 1:16:00 hamba itu betul-betul bersih akidahnya, 1:16:04 bersih ketauhidannya kepada Allah 1:16:06 subhanahu wa taala, tidak 1:16:07 dicampur-campur dengan yang lain. 1:16:09 Maka di situ Allah berikan sultan. 1:16:12 Kekuasaan. 1:16:12 Iya, berisan kekuatan. Kekuatan. 1:16:16 Ehm. 1:16:16 Yang betul-betul dilindungi oleh Allah 1:16:18 subhanahu wa taala. 1:16:20 Sehingga di samping kita eh selamat dari 1:16:24 pengaruh-pengaruh sihir semacam itu 1:16:26 Ehm. 1:16:26 eh 1:16:27 kita juga harus tahu langkah-langkah 1:16:29 setan, jebakan-jebakan setan seperti apa 1:16:33 eh yang harus kita waspadai. 1:16:35 Sehingga betul-betul ketika Allah itu 1:16:38 berpihak kepada kita 1:16:40 maka keberpihakan Allah itu 1:16:43 eee sungguh-sungguh full. 1:16:46 Karena kita betul-betul sekecil mungkin 1:16:49 kita berusaha maksimal supaya 1:16:53 tetap berada di jalan Allah Subhanahu Wa 1:16:56 Ta'ala. 1:16:57 Barangkali itu, wallahualam. 1:16:59 Subhanaka Allahumma wabihamdika, asyhadu 1:17:01 alla ilaha illa anta, astagfiruka wa 1:17:02 atubu ilaik. Assalamualaikum 1:17:04 warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:07 wabarakatuh. Baik, terima kasih Ustaz 1:17:08 Rahmatullah. 1:17:10 Para ikhwan dan akhwat, demikian tausiah 1:17:11 kita dan perjumpaan kita di malam hari 1:17:13 ini 1:17:15 dalam program renungan kalbu. 1:17:18 Mohon maaf atas segala khilaf dan salah. 1:17:20 Terima kasih 1:17:22 kepada Anda yang telah menyimak siaran 1:17:24 kami dari awal hingga akhir. Terima 1:17:26 kasih pula kami ucapkan kepada Anda yang 1:17:28 telah 1:17:29 memberikan pertanyaannya di nomor 1:17:33 WhatsApp 08111 1:17:35 999720. 1:17:38 Terima kasih pula kami ucapkan kepada 1:17:40 seluruh kerabat kerja yang berada di 1:17:42 daerah dan juga terima kasih kami 1:17:45 ucapkan untuk rekan kerja yang berada di 1:17:49 Cibubur. Saya Abi Bagus, Zen dan juga 1:17:52 Kang Yusuf Subangkit di meja operator 1:17:55 mohon undur diri. Billahi taufik wal 1:17:58 hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi 1:18:01 wabarakatuh. 1:18:02 Waalaikumsalam.