Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 0:17 wa kafa wasalatu wasalam ala nabiil 0:19 mustofa wa ala alihi wasahbihi ahl sidqi 0:22 wal wafa. Asalamualaikum warahmatullahi 0:23 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:25 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:27 Selamat datang di acara tausiah sore 0:29 bersama saya Isa Alkaf. Dan seperti 0:31 biasa ikhwan akhwat di acara tausiah 0:34 sore kita ditemani oleh Ustaz Zain 0:37 Alhadi yang sudah membersamai kita di 0:40 studio. Asalamualaikum warahmatullahi 0:41 wabarakatuh Ustaz. 0:42 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 0:44 wabarakatuh. Alhamdulillah sehat. 0:46 Masyaallah alhamdulillah. Di tengah 0:47 hujan-hujan begini syaduh gini 0:50 Ustaz masih bisa datang. Alhamdulillah 0:52 Ustaz ya. Ademah 0:53 ada menembus kemacetan, Ustaz. 0:56 Masyaallah 0:56 macet lumayan tadi 0:58 arah ke sini macet tadi saya lihat di 1:00 jalan tapi enggak tahu dari 1:01 alhamdulillah kosong 1:02 enggak alhamdulillah kosong ya kita di 1:04 sini ditemani 1:06 ee Kang Yusuf Subangkit juga dan Kang 1:08 Atep alhamdulillah yang sehat-sehat dan 1:11 hari ini Ustaz ikhwan akhwat akan 1:14 membahas tentang cahaya di antara 1:18 kegelapan masyaallah atau bahasa Arabnya 1:21 satu nur di antara bermacam zuluman 1:24 betul 1:24 seringkiali kita ee mendapatkan 1:27 istilah-istilah cahaya, Ustaz, yang ada 1:29 di dalam Al-Qur'an. 1:30 Kerap kali cahaya digambarkan oleh 1:33 berbagai macam. 1:34 Nabi Muhammad dibilang cahaya, kemudian 1:37 kitab Allah disebut cahaya. Sebenarnya 1:39 cahaya itu apa sih, Ustaz? Kadang-kadang 1:42 kalau orang lagi senang juga mukanya 1:44 juga bercahaya. Kayak salah satu guru 1:46 sini ada mana di sini? Ada enggak ya? 1:48 Neja 1:49 baru punya anak mukanya bercahaya. Luar 1:51 biasa. Iya. 1:52 Sebenarnya cahaya yang seringkiali 1:54 digambarkan itu muasalnya dari mana, 1:56 Ustaz? Dan kegelapan itu apa, Ustaz? Ya, 1:59 banyak-banyak cahaya itu ada cahaya 2:00 matahari, 2:02 cahaya bulan, rembulan, ya. 2:04 Macam-macam lagi cahaya-cahaya lampu 2:06 pijar banyak. He. 2:07 Nah, itu yang semua 2:09 cahaya materi yang nampak. He. 2:11 Yang dimaksud di sini itu cahaya yang 2:14 batin. 2:14 Hm. 2:15 Yang enggak kelihatan itu memang ada 2:17 itu. Kalau yang nampak itu bisa jadi 2:19 energi. 2:20 Hm. energi khusus bagi-bagi segala 2:24 materi termasuk badan. He. 2:27 Mata ini bisa ngelihat karena ada cahaya 2:29 materi. 2:30 Tapi kalau mata hati 2:32 cahayanya yang yang batin itu dia yang 2:35 cahaya dari Allah. Ee nabi bercahaya 2:38 jiwanya. Jadi badan manusia ya begini 2:41 mata ada cahaya melihat enggak ada 2:42 cahaya gelap. Tapi nanti ada orang-orang 2:45 yang dekat dengan Allah di tempat gelap 2:47 bisa melihat 2:48 tapi mata batinnya 2:51 terang gitu loh kan. Ini semua dunia ini 2:54 apa ada yang zahir ada yang batin. 2:55 H 2:56 kita juga 2:57 I 2:59 ee Ustaz Isa ya Ustaz Isa yang zahir ya 3:01 ini badannya 3:03 tapi Ustaz Isla yang asli itu yang di 3:06 dalam 3:07 ruh jiwa pikir perasaan itu dengan 3:09 ibadah segala macam dapat nur. Nah, nur 3:12 yang sudah bagus itu badan bisa 3:16 melumerkan itu fahsya dan munkar. 3:19 Inatahan 3:21 fah 3:22 munkar. Salat itu bisa itu hawahawa cuc 3:26 api panas kan. Nah, itu hawa itu di bisa 3:30 dipadamkan oleh cahaya 3:32 cahaya rohani, cahaya batin. 3:35 J semua ada apa saja, ada apa yang 3:38 nampak, ada yang tidak nampak. Apa saja 3:40 hidung juga ada. hidung yang batin di 3:43 dalam, mata yang batin di dalam. Ada 3:45 semua itu 3:46 apa saja ada Quran juga. Quran yang 3:49 ditulis itu kan baru kelihatan. 3:51 Iya. 3:52 Quran di zaman Nabi waktu Nabi nerima 3:54 batin tidak kelihatan. 30 juz langsung 3:57 dalam jiwa Nabi itu 30 juz. Makanya 4:00 disuruh iqra Nabi langsung baca. 4:03 Itu masa Nabi enggak bisa baca. Kalau 4:06 Nabi enggak bisa baca, masa Tuhan enggak 4:07 tahu disuruh baca. 4:09 Berarti kan Tuhan tahu dia sudah bisa, 4:11 sudah dikasih duluan. [mendengus] Itu 4:13 yang disebut 4:15 nuzul Quran. Nah, yang iqra sebatas itu 4:18 namanya tanzil 4:22 gitu. Jadi ee semua kita ini juga lahir 4:26 batin semua apa saja. 4:28 Nah, nanti nur ini nur yang dimaksud di 4:30 sini nur yang yang yang cahaya yang bisa 4:35 melihat yang abstrak ya. 4:38 Melihat mana batil, mana benar. 4:40 He. 4:41 Mana salah, mana benar. Kan 4:44 itu bisa. Nah, kalau orang yang enggak 4:45 punya nurah itu gelaplah. Dia orang yang 4:48 batil dia suka dibalak-balik dia malah 4:50 dia pertahankan. Dia bilang itu benar. 4:54 Iya kan kalau yang Quran sudah jelas 4:55 haram halal sudah kelihatan itu. Tapi 4:57 yang lain dari itu 4:59 lihatnya pakai nur mata hati. 5:02 Mata hati. Masyaallah. Masyaallah. 5:04 Jazakallah khair ustaz. 5:06 Sebelumnya sebelum kita berdiskusi lebih 5:08 dalam bagian-hotat yang ingin bergabung 5:10 silakan ke 0811999720 5:14 atau 02 telepon ke 0218451512. 5:19 Dan sebelum kita mulai, mari sama-sama 5:21 ikhwan ikhwat kita membaca ummul Quran 5:24 surah 5:25 alfatihahyaitanirjim. 5:28 Bismillahirrahmanirrahim. 5:44 Amin. Amin ya rabbal alamin. Semoga 5:46 berkat surat alfatihah tadi Allah 5:47 berikan hidayahnya, Allah turunkan 5:50 cahayanya buat kita semua sehingga kita 5:52 bisa melihat kebenaran dan bagaimana 5:55 kita menghindari kebatilan. Baik ya, 5:57 mari sama-sama kita dengar penjabaran 6:00 satu nur di antara bermacam zulumat atau 6:04 bermacam kegelapan dari Ustaz Zain 6:05 Alhadi. Silakan, Ustaz. [berdehem] 6:07 Baik, terima kasih. 6:09 Bismillahirrahmanirrahim. 6:11 Alhamdulillahi rabbil alamin 6:13 arrahmanirrahim. 6:16 Wasalatu wasalamu ala sayyidina 6:18 Muhammadin asrofil mursalin wa ala alihi 6:22 wasohbihi waman tabiahum biihsan 6:24 yaumiddin w asalamualaikum 6:27 warahmatullahi taala wabarakatuhikum 6:30 i pendengar dan pemirsa semua yang 6:32 disayang Allah 6:34 topik kita sore ini kita bahas masalah 6:37 satu nur di antara bermacam zulumat 6:42 nur yang dimaksud di sini yang lahir 6:43 maupun yang abstrak ajaran Nabi. 6:46 yang dari Allah Subhanahu wa taala 6:48 pertama itu nur pertama itu Al-Qur'an 6:51 kemudian Nabi Muhammad dan nanti 6:53 seterusnya banyak 6:56 nur itu satu Al-Qur'an satu Islam satu 7:02 di tengah zulumat. Nah zulumat ini kata 7:03 jamak 7:05 termasuk kezaliman termasuk segala 7:08 kegelapan. Apa kegelapan itu? Yaitu 7:10 kesesatan dan sebagainya. Orang yang 7:13 buta mata hati, yang tidak punya peri 7:15 kemanusiaan itu hidup dalam zulumat. 7:18 Tidak ada nur. Kalau ada nur, dia pasti 7:19 punya peri kemanusiaan. 7:22 Kemanusiaan, hidupnya adil, beradab. Itu 7:24 yang semua dikehendaki Pancasila itu nur 7:26 sebenarnya. Jalur nur ini. Nur ini yang 7:30 dibutuhkan manusia 7:32 untuk menuntun hidupnya. Hudan. Hudan 7:35 itu juga nur. Nur. Jadi Al-Qur'an 7:39 pertama nur. Al-Qur'an itu nur. Nama 7:43 Al-Qur'an itu banyak Al-Furqan, Annur 7:44 ya. Banyak sekali di Annur. Di antaranya 7:47 ada nur. Nur ala nur itu banyak. Nanti 7:51 orang yang dapat nur lagi itu campur nur 7:53 ala nur. 7:55 Macam-macamnya. Tapi nur itu satu. Islam 7:58 itu satu. Kebenaran itu satu. Nah, yang 8:01 banyak apa? Yang banyak zulumat. Tuh, 8:02 jamak di sini dari zalam. Zalam gelap 8:05 jadi zulumat. 8:07 Zulumat dan zalim bersama. Orang yang 8:10 zulumat itu pasti zalim. 8:12 Orang yang ada di dalam nur itu pasti 8:14 punya peri kemanusiaan. Kasihan sayang 8:17 gitu kan. Kalau zulumat sudah gak pernah 8:20 kenal sayang, gak pernah ee kekasihan 8:23 enggak ada. Cinta juga enggak ada. 8:25 Nyanyikan lagu cinta bisa dia, tapi dia 8:28 tidak bisa membagi cinta, tidak bisa 8:30 membagi sayang. Menyanyikan Pancasila, 8:33 teriak-teriak Pancasila bisa. Tapi dia 8:35 tidak bisa menjalankan peri kemanusiaan, 8:38 keadilan 8:40 banyak itu. Itu harus ada nur. 8:44 Cahaya yang dimaksud adalah cahaya 8:46 menerangi jalan kehidupan. 8:48 Jalan kehidupan menuju 8:51 kebahagiaan abadi. Semua orang ingin 8:53 bahagia tapi tidak. Di dunia tidak ada 8:55 bahagia. Di dunia di depan bahagia, di 8:58 belakang derita. 9:00 Di samping sana dariita, di samping sana 9:03 ada bahagia. itu sili berganti bukan 9:05 tempatnya di sini. Jadi kalau cari 9:07 bahagia sampai kapan pun letih sendiri. 9:11 Ada di sini orang bahagia tuh bukan 9:14 bahagia sebenarnya tenang. 9:16 Di dunia bisa tenang aja sudah bahagia 9:18 itu enggak mungkin bahagia tanpa 9:19 ketenangan. Nah tenang itu ya gitu kalau 9:22 hidup dalam nur tenang. Tidak ada 9:24 gelisah. 9:27 Itu nur itu menerangi jalan kehidupan. 9:31 Kalau jalanan ini dari sini ke Bogor, ke 9:33 Amerika, ke mana semua bisa tuh. 9:36 I kan ada cahaya matahari 9:39 nurnya matahari kan kelihatan. Tapi 9:42 digelap-gelap di malam pakai cahaya 9:44 matahari juga tapi jad jadi lampu. Lampu 9:48 tuh kan dari cahaya matahari ke BBM atau 9:52 ke batu barat kan. Terus jadi sinar juga 9:55 kan. Nah, tapi kalau hak dan batil, 9:58 benar dan salah itu nur. Nur yang dari 10:03 Allah juga dua-duanya dari Allah. Tapi 10:04 itu masuknya ke jiwa, ke pikiran. 10:08 Pikiran itu ada nurnya jadi bening. 10:11 Tapi ada pikiran enggak bening, ada 10:13 ngeres. 10:16 Prinsipnya itu kalau bisa disusahin 10:17 orang kenapa digampangin. Nah, itu 10:19 ngeres itu. Kalau bening kalau bisa 10:22 digampangin, kenapa disusahin? Terbalik 10:24 tuh. Nah, di situ sudah kelihatan 10:27 yang mana itu. Nah, yang kalau bisa 10:29 digampangin jangan disusahin. Nah, itu 10:31 orang berpancasila itu. Itu Pancasilais. 10:33 Tapi kalau yang sudah nyusah-nyusahin 10:35 itu tidak punya perikemanusiaan, 10:38 tidak adil dan tidak beradab. 10:45 Jadi, nur itu juga menerangi jalan 10:47 siratul mustaqim. Dari dunia terus 10:50 sampai meninggal, sampai ke barzah, 10:52 sampai ke akhirat. Siratul mustaqim itu 10:54 di dunia sampai ke akhirat terus kata 10:57 ada jembatan di akhirat ya itu dia dari 10:59 siratal mustaqim di dunia terus 11:01 mustaqimnya tuh di sini tapi di sana 11:02 mustaqim 11:04 nah itu bisa mustaqim bantuan nur 11:08 dari mana mendapat nur 11:10 ibadah hubungan hubungan rohani dengan 11:13 Allah itu nur ala nur didapati dari 11:16 generasi ke generasi kita mendapat nur 11:18 Allah dari Allah ke Nabi Muhammad ke 11:20 Quran ke mana kita baca Quran kita 11:22 ikutin sunah Nabi. Nabi itu ada pada nur 11:24 terus ke generasi-generasi generasi 11:26 generasi generasi generasi sampai kita. 11:28 Nah, tinggal jalurnya dari Nabi Muhammad 11:31 itu ada beberapa jalur yang sampai ke 11:32 manusia. Banyak kan yang hidup bersama 11:34 Nabi itu banyak. Berapa sahabat itu? 11:37 Banyak. 11:39 450 11:40 yang sudah terkenal baik sahabat itu. 11:43 Tapi kan ada juga yang munafik banyak 11:45 juga. 11:47 Bukan kata saya entar bilang saya 11:48 ngatain sahabat lagi. Quran yang ngatain 11:50 Quran bukan saya. di surah almunafiqun. 11:53 Surah almunafiqun itu artinya apa? Kau 11:56 munafik 11:57 bagi seorang-orang munafik yang 11:58 pura-pura jadi sahabat. Nah, pura-pura 12:00 jadi 12:01 sahabat itu banyak sekali. Di surat 12:03 at-Taubah ada banyak. Qod kafartum b'da 12:06 imanikum. Kamu kafir setelah beriman. 12:09 Ngejek. Cuma ngejek mengejek ulama. 12:13 Ini ulama ni kalau pergi perang jalannya 12:16 lamban. Kalau mau makan aja cepat gitu 12:19 kan. Nah, itu terus ada pada ikut ketawa 12:22 bercanda kan kata dia bercanda terus 12:23 turun ayat kata Allah apakah kamu 12:25 bergurau membawa-bawa nama Allah dan 12:27 nama Rasulillahi 12:29 wa ayatihi kuntum tastahziun apakah 12:32 dengan ayat-ayat Allah dengan Allah dan 12:34 menyebut nama Allah dan nama Rasul 12:35 kalian buat gurau-gurau buat bercandaan 12:38 qat kafartum sebagian tuh kafir yang 12:40 sengaja yang ikutin ketawa enggak 12:42 dimaafkan lah ini banyak sekarang juga 12:45 gurau-gurau tuh bawa-bawa nama nahbillah 12:48 bawa salat Hati dibuat mainan lihat aja 12:51 nanti kalau enggak tobat sudah di atubah 12:53 itu 12:57 gak bisa itu agama itu sakral tidak 13:00 boleh dibuat mainan jangankan agama 13:03 simbol negara sakra orang berapa lagi 13:06 nginjak bender ngerusak bendera dihukum 13:07 enggak 13:09 dihukum kain putih, kain merah nasibnya 13:12 bagus kalau jadi satu merah putih kalau 13:15 merah atau putih ada di dapur dibuat lap 13:18 tidak mulia Ya, berarti kalau sudah bawa 13:20 nama agama 13:22 atau bawa nama negara bendera merah 13:24 putih. Oh, dia diangkat pelan-pelan 13:27 dibawanya itu sampai jalannya 13:30 rapi banget ya. Nah, itu simbol negara. 13:34 Simbol agama begitu enggak boleh dibuat 13:35 mainan. 13:37 I kan tuh 13:41 yang bisa menghormati itu orang kalau 13:42 dapat nur. 13:45 Kalau apa Islam namanya itu bahasanya 13:47 diganti-ganti semua. Bahasa dulu 13:49 munafik, bahasa sekarang keren. Semua 13:52 dibikin keren. Yang zulumat dibikin 13:54 seperti nur. 13:58 Orang munafik sekarang disebutnya apa? 14:00 Islam fobia. 14:03 Kumpul-kumpul sama orang Islam 14:04 kadang-kadang ikut pakai peci. 14:06 Yang perempuan kadang-kadang ikut pakai 14:08 kerudung tapi makainya enggak bisa 14:10 melintang-mintang. kelihatan yang enggak 14:11 benar itu. 14:13 Kalau ma jadi terdakwah dipanggil 14:15 kepandan pakai pakai kerudung, pakai 14:17 jilbab, pakai baju putih ada pakai baju 14:20 koko. Ah itu orang-orang munafik seperti 14:22 itu dari zaman Nabi sampai sekarang sama 14:24 situ. 14:27 Kadang-kadang saya juga Islam gitu tapi 14:30 dia benci Islam ya kan ada itu. Nah itu 14:33 enggak benar. Agama ini satu nur. Islam 14:36 itu juga nur. 14:38 Cahaya yang menerangi hidup. 14:41 jalan kehidupan. 14:47 Nah, zulumat itu artinya kegelapan. 14:50 Apanya yang gelap? 14:52 Dunia ini terang, dia tetap gelap. 14:54 Otaknya gelap, pikirannya gelap, 14:58 perasaannya gelap. Zulumat. Hidup dalam 15:00 zulumat tidak ada nur sama sekali di 15:03 hatinya. Gelap. 15:05 Ruang ni kalau enggak ada lampu gelap. 15:08 Dia enggak ada nur. 15:11 gak ibadah. Jadi dia gak tahu mana benar 15:15 mana salah. Kadang-kadang dia membela 15:17 yang zulumat. Misalnya pernah di DPR itu 15:20 mau mengharamkan whisky atau apa mereka 15:22 menentang. 15:25 Aneh kan? Padahal dia tahu kan minuman 15:28 keras itu membahayakan. Banyak sopir 15:31 mabuk nabrak. 15:33 Tahu anak-anak nak berantem tawuran 15:36 mabuk 15:37 macam-macam tahu. Tapi otaknya sudah 15:42 gelap. Gelap dari nur Allah. Gelap dari 15:44 nur agama. Dia membela yang zulumat. Dia 15:47 hidup dalam zulumat. 15:50 Nah, tugas Nabi Muhammad apa itu? 15:54 Tugas Nabi Muhammad. Allah berfirman 15:56 dalam surah Ibrahim ayat 1. 15:59 Bismillahirrahmanirrahim. 16:01 Alif lam ro 16:04 kitabun anzalnahu 16:07 ilaika. 16:09 Alif lam ro nih. Alif lam ro ini bahasa 16:12 Arab bahasa bukan bahasa asing. Jadi 16:14 orang ngerti. Orang Arab tuh dikasih 16:15 tahu ngerti. Ini ini kitab diturunkannya 16:19 kepadamu wahai Muhammad lituhrijanas 16:22 untuk menggiring, menarik, menyelamatkan 16:25 manusia dari jurang zulumat 16:30 kehidupan yang jahiliah kayak gitu. 16:33 Perempuan dinista, anak-anak 16:35 kadang-kadang dibunuh, dipendam 16:36 hidup-hidup. Auzubillah macam-macamlah 16:39 terjadi. Selamatkan mereka dari 16:41 kegelapan, dari zumat ke dalam nur, ke 16:44 dalam cahaya Al-Qur'an, cahaya Islam, 16:46 hidup mengikut Al-Qur'an. 16:49 Lah ini kan 16:51 ulama itu kan penerus Nabi. 16:54 Ini tugasnya kalau memang penerus nabi, 16:57 sunah Nabi ya ini 17:00 selamatkan orang dari zulumat. Bukan 17:02 nyelamatkan orang yang sedang tahlil, 17:04 sedang maulud. Aduh itu sudah di dalam 17:07 nur 17:09 itu yang ada di air kelap, di 17:11 tempat-tempat maksiat yang gelap itu. 17:13 Tarik ustaz-ustaz yang suka beda-beda 17:15 itu ke sanalah dakwah di sana. 17:19 Saya juga pernah dakwah di bioskop 17:21 sebelum diputar saya naik di panggung 17:23 situ dulu di Kartika tuh plaza di 17:26 Senayan 17:29 itu. Pak, sudah Pak filmnya mau diputar. 17:31 Ya baru saya turun terus saya pergi ke 17:34 sebelahnya lagi blok W ada apa itu RCK 17:36 apa itu ah dakwah lagi saya situ. 17:41 Sudah pasang lampu-lampu lilin apa, Pak. 17:43 Sudah sudah banyak tamu. Wah iya saya 17:45 turun. Nah itu ketemu ustaz. Ustaz itu 17:48 siapa? Ustaz apa itu yang meninggalnya 17:52 sudah jadi ustaz itu rock pemain band 17:53 tu. 17:55 Nah, itu situ ketemulah banyak itu 17:59 berapa orang di situ. Alhamdulillah. 18:02 Jadi artinya 18:04 dakwah itu jangan usik-usik yang sudah 18:07 Islam, yang sudah baik, ada 18:08 kekurangannya semua kita punya 18:10 kekurangan. Saya juga kalau sudah jadi 18:12 ustaz masih banyak punya kekurangan. 18:13 Mungkin Anda juga kalau berani 18:15 introspeksi coba ada juga kekurangan. 18:17 Oleh karena itu, jangan usik yang ini. 18:19 Selamat ke orang yang dada di zulumat 18:21 sana 18:22 sehingga kita bisa satu. Enggak jadi 18:24 ribut-ribut terus kayak gini. Mending 18:27 kuat. Ah, mau ribut-ribut sudah lemah 18:29 kita nih. 18:31 Ribut terus. Ada ustaz salah omong sikit 18:34 dikeroyok ramai-ramai enggak 18:35 habis-habis. Kapan dakwahnya tuan-tuan? 18:37 Ustaz dakwahnya itu kapan? Kalau setiap 18:40 hari meributkan masalah-masalah seperti 18:42 ini, 18:44 lapang dadalah. Saya lihat ini semua 18:46 ustaz-ustaz ni baik, berbeda cara. 18:50 Tujuannya sama dakwah ngajak orang 18:51 kepada Allah. 18:53 Semuanya apapun mazhabnya ngajak orang 18:55 kepada Allah. Ya sudahlah kalau cara 18:57 memang harus beda. Masa kok kesatuan 19:00 bola itu main bola itu sepak bola itu 19:02 satu tim satu sepak bola kesatuan kan 11 19:07 orang apa 12 11 ya? 19:08 11. Ya. Apa 11 11nya semua jadi kiper 19:11 satu mazhab mazhab kiper ya. Siapa yang 19:14 mau golkan? 19:16 Kalau semua penyerang siapa yang mau 19:17 jaga gawang? 19:19 Ada beg ada ini. Biar aja Muhammad 19:21 dengan caranya Muhammadiyah NU dengan 19:23 caranya NU Muhammadiyah. Wahabi dengan 19:24 caranya asal jangan galak-galakin orang. 19:27 Semua seperti itu. Tujuannya dakwah. Dia 19:29 juga dakwah. Orang Wahabi dakwah juga 19:32 bagus semua. Tapi jangan nganggut, 19:34 jangan ribut sepak sepak kaki teman. 19:38 Sepakahi teman mana bisa menang. Nah, 19:41 sekarang menang enggak pernah menang 19:42 kalah terus di seluruh dunia. Saling 19:46 sepak terus 19:50 golnya sama mau dakwah sana. Iya kan? 19:53 Benar. 19:54 Kerja samalah untuk membangun dakwah 19:56 yang baik. Jangan ego merasa paling 19:59 benar. Enggak ada ilmu kita semua ter 20:02 terbatas. Anda baca satu koper kitab 20:05 ini, satu koper itu satu koper kitabnya 20:07 lain-lain memang bedalah tapi tujuan 20:11 sama. 20:13 Enggak mungkin satu orang tuh baca kitab 20:14 semua sedunia enggak deh. Enggak ada 20:17 orang bisa jadi insinyur sekaligus jadi 20:19 dokter, sekaligus jadi ustaz, sekaligus 20:21 jadi apa enggak mana kapan umurnya buat 20:24 apa enggak cukup buat baca ilmu di dunia 20:26 ini banyak sekali. Semua kita serba 20:29 terbatas, kemampuan terbatas, 20:31 pengetahuan terbatas. sadar dirilah saya 20:34 lihat semuanya baik sebenarnya baik 20:37 semua punya tujuan baik alhamdulillah 20:39 lihat isam masih masjid banyak semua 20:41 dari siapa itu dari ormas-ormas 20:43 Muhammadiyah NU semua persis semua itu 20:47 bagus teruskanlah 20:49 tujuan dakwah ngajak orang kepada Allah 20:52 itu saja ini enggak murni apanya yang 20:55 murni 20:57 Islam yang murni yang mana 20:59 Islam yang murni yang tidak ganggu Orang 21:03 baik. Semua agama ngajarin baik, 21:05 ngajarin baik. 21:08 Ada kurang-kurang, kurang-kurang berli 21:10 itu urusan Allah. 21:13 Syirik itu bukan 21:16 aduh astagfirullahalazim. 21:19 Nabi Adam disuruh ngapain? Ee itu jin 21:22 bukan malaikat. Adam bilang malaikat tuh 21:24 enggak pernah berbuat salah. Makhluk 21:26 lainlah. Bukan malaikat atau jin atau 21:28 bukan. Disuruh sujud ke Adam. Apa itu? 21:31 Dia syirik. Dia enggak mau. 21:35 Kalau dia mau dia enggak kafir. Justru 21:36 dia enggak mau dia jadi kafir. 21:40 Orang sungkem sama ibu bapaknya 21:43 ya enggak syirik 21:46 itu. Iblis jadi iblis jadi syirik karena 21:48 tidak mau sujud. 21:51 Kan ngerti di situ. 21:53 Oh nak sujud sama bapak ibunya kakinya 21:55 enggak apa-apa. Segala macam tu dilihat 21:58 niat. Amal niat 22:01 dia cium kaki bapak ibunya bukan bapakku 22:03 tuhan ibuku Tuhan enggak ada itu tahu 22:07 orang semuanya dia bukan Tuhan 22:10 dari hati itu niatnya apa pintar-pintar 22:12 sikitlah akalnya digunakan 22:15 enggak ada orang sungkem itu nuhankan 22:17 boleh itu bagus itu akhlak 22:20 akhlak itu jadi memahami yang benar gitu 22:24 loh sampai kapan sih begini terus mulai 22:27 sekarang pahamlah lah tahlil, maulud 22:30 semua itu enggak perlu dalil. Itu 22:32 budaya. 22:35 Budaya bukan sunah, bukan bukan bidah. 22:39 Budaya saja. 22:41 Kenapa yang di masjid, yang dimarain 22:43 tahlil apa itu ulang tahun di rumah itu 22:45 ulang tahun di barbar, di mall-mallet 22:48 happy birthday 7 bawa badut segala macam 22:50 balon-balon itu enggak beda. Itu yang 22:53 beda yang benar yang di masjid yang 22:54 zikrullah. Astagfirullah. 22:58 Iya kan? 22:59 Iya. 23:00 Jadi itu budaya kalau dilaksanakan 23:02 dengan baik, dengan kasih sayang, makan 23:05 bersama bagus. Maulud makan ya makan 23:09 disuruh digunakan makan bersama enggak 23:11 ada masalah. Saling memberi makan indah 23:14 di situ. Yang pangkat, yang tidak 23:16 pangkat makan bersama. Kebaikan gunakan 23:19 akal itu. Itu enggak perlu dalil. 23:21 Maksudnya dalilnya maulud. Waduh kalau 23:23 gitu semua mesti ada dalilnya. Qurannya 23:25 sebesar ibu kota Jakarta. Itu 23:29 bukan maksud saya bukan mencela sadar. 23:32 Jangan mecah belah umat. Pada akhirnya 23:34 saya curiga jangan-jangan orang-orang 23:36 yang sering melempar-lempar masalah 23:38 seperti ini memang sengaja untuk apa? 23:41 Memikin heboh umat Islam. menghatikan 23:44 perhatian yang ribut di dalam hal ini. 23:46 Jadi jangan dilayani. Dilayani dia 23:49 tambah jadi. Siap ada yang nyuruh. 23:54 Jangan dilayani. Jalan terus, pengulut 23:56 terus, tahlil terus. Itu ibadah, itu 23:58 zikir. 24:00 Cinta Nabi. Maulud itu cinta Nabi. Orang 24:03 tua bikin ulang tahun anaknya karena 24:06 cinta. Kita cinta Nabi, bikin maulud. 24:09 Nah, kalau bikin maulud kasih hadiah 24:11 kepada Nabi kan. Hadiah ulang tahun 24:13 kadonya apa buat Nabi? 24:15 Iya kan? Apa 24:18 coba dipikir-pikir? 24:20 Nabi itu sangat menyayangi umatnya. 24:24 Luar biasa. Sering nangis. Dia bilang, 24:26 "Aku rindu kepada saudaraku." Sahabat 24:29 mengatakan, "Kami ini saudaramu, ya 24:31 Rasul." Bukan, kalian bukan saudaraku. 24:34 Kalian sahabatku. 24:37 Saudaraku itu yang hidup di zaman jauh. 24:40 Di sana tempatnya jauh. 24:42 Mereka beriman kepadaku. Itu Nabi terus 24:45 nangis. Allahumarham khulafa ba'di. Ya 24:48 Allah kasihanilah pengikut-pengikutku 24:50 setelahku. 24:52 Nabi sudah tahu setelah dia wafat tu 24:53 akan terjadi kacau peperangan sesama 24:55 Islam. 24:58 Siapa bilang generasi serah Nabi itu 25:00 bagus? Penuh peperangan. Lihat saja 25:02 sejarah. Perang Jamal, perang Sfin, 25:04 perang ini, pembunuhan itu keluarga Nabi 25:07 dibunuh 25:09 oleh bukan oleh orang kafir, oleh orang 25:10 Islam, oleh KH yang namanya khalifah 25:12 tapi bukan khalifah dia raja 25:15 turun-temurun. 25:18 Itu sejarah masa lalu kita pelajari 25:20 supaya tidak mengulang sekarang. Jangan 25:23 diulang. 25:25 Kita semua sama, muslimin sama 25:27 sederajat. Kita saling bahu-membahu 25:32 meninggalkan agama kita, negara kita ini 25:34 lebih baik daripada yang ada sekarang. 25:37 Kalau terus-terus ribut soal ini kan 25:39 mengganggu. Itu 25:42 sudah selesailah. Budayalah itu. Memang 25:44 budaya 25:46 banyak. Budaya enggak diapa-apain. 25:49 Enggak ada. Kalau semua dihitung budaya 25:51 ini bidah semua. Enggak ada dalilnya. 25:52 Jual salak juga bidah. Jual sal. 25:56 Iya kan? 25:58 Mana dalilnya Nabi jual salam? 26:00 Mana dalilnya Nabi khotbah Jumat pakai 26:02 bahasa Indonesia? 26:04 Ini ibadah. 26:05 Iya ibadah itu 26:07 enggak ada dalilnya kan? 26:08 Berarti dia bidah juga. 26:10 Kita bidah tahlilan masuk neraka kita. 26:13 Dia bidah juga. 26:14 Heeh. 26:15 Iya kan? 26:16 Masuk neraka juga kan. Dahah dia orang 26:18 baik loh. Ustaz-ustaz baik itu yang 26:20 bilang beda biar tapi dia baik. Dia 26:21 salat, dia puasa, dia zakat masuk neraka 26:23 enggak. Ya enggak kami juga itulah 26:27 neraka itu oleh orang jahat aja yang 26:29 zulumat sudah penuh. 26:31 Benar. 26:34 Jadi saya 26:34 jadi saya buka ini sengaja saya tidak 26:36 mau ada perpecahan. Umat Islam yang 26:39 mendengar ini jangan layi. Jangan 26:41 dijawab jangan didebat. Percuma didebat 26:43 gak bakal nerima. Sebab dia memang 26:46 tugasnya begitu. 26:48 Tugasnya begitu. mecah belah dari dulu 26:51 tuh dari saya belum lahir sampai saya 26:52 lahir sampai kakek sekarang itu aja 26:55 ributnya 26:58 astagfirullahalazim selesailah itulat 27:06 kita Allah itu memujuk kita itu suruh 27:09 ikuti nur Allah 27:12 ah ini lihat nur Allah itu 27:16 ada dalam Quran, ada dalam diri Nabi 27:18 Muhammad 27:20 Ambil itu nur. Nur itulah yang 27:22 membimbing kita ke surga itu. 27:25 Nur itu hati nurani yang jernih, pikiran 27:28 yang bening, 27:30 perasaan yang berperi kemanusiaan. 27:43 Kita semua bergabung dalam nur Allah, 27:46 nur Ilahi. Menerangi jalan kehidupan di 27:49 jalur siratul mustaqim 27:52 menuju ke istana Allah. itu 28:07 ciri-ciri orang-orang yang hidup dalam 28:08 zulamat dalam zulumat pertama mereka 28:12 yang tidak mensyukuri nikmat-nikmat 28:14 Allah 28:16 seperti Qarun. Qarun itu minta kekayaan 28:20 kaya banget. Luar biasa kayaknya. Entah 28:22 gudang hartanya emas, perak, berlian. 28:24 Penuh bergudang-gudang. Kunci gudangnya 28:27 itu dibawa berapa orang enggak kuat 28:28 menurut Al-Qur'an. He. 28:31 Si Qarun itu hartanya halal. Hartanya 28:35 halal. Tapi kenapa dia dihukum? Karena 28:38 hartanya digunakan dalam zulumat. 28:41 Hartanya digunakan untuk melawan-melawan 28:44 hukum Allah. Hartanya digunakan dalam 28:47 kemaksiatan, dalam segala macam. 28:50 dia tidak mau mengifakan itu dalam 28:51 kebaikan. 28:55 Itu saja. Jadi bukan hanya mencarinya 28:57 harta itu, menggunakannya pun harus 28:59 rapi, harus dalam nur, 29:02 dalam kebaikan. Jadi orang yang 29:04 membiayai 29:06 Maulid Nabi itu amal besar. 29:10 Kenapa? Kita cinta sama Nabi agama ini 29:12 cinta. Dapat nur harus cinta. Tanpa 29:14 cinta kepada Nabi enggak bakal dapat 29:16 nur. Nur Allah juga mencinta Allah. 29:19 Lihat surah Albaqarah 165. 29:25 Ada situ 29:29 waminanasi. 29:30 Di situ ada masalah syirik dan masalah 29:32 beriman. Di surat di satu ayat yang 29:34 pendek itu ada dua hukum. Satu hukum 29:36 orang yang syirik itu siapa? Waminanasi 29:39 man yattakid min dunillahi andadan. Ada 29:42 di antara manusia yang membuat tandingan 29:45 saingan-saingan terhadap Allah. membuat 29:47 Tuhan-tuhan lain selain Allah. Tuhannya 29:50 diapai, dibikin kemudian disembah. 29:52 Bukan. 29:55 Yang menjadi syirik itu yuhibbunahum 29:57 kahubbillah. 29:59 Dicintai itu [berdehem] 30:01 patung harta, 30:03 gila nama, gila puji, 30:08 ketenaran. 30:09 Semua ketenaran dan sebagainya. 30:12 Dia mau saingin Allah itu kesombongan 30:13 sebagainya. Itu itu syirik itu 30:17 jadi bukan patung, bukan salib. Itu 30:18 urusan lain. 30:22 Taruh salib di sini nih. Balok dua tuh 30:24 gituin tuh. 30:28 Enggak ada masalah. 30:29 Kayu itu besi kok disirik-sirikin 30:33 segala. Kuburan lagi. Kasihan kuburan 30:35 tuh disyirikin. Tu kuburan sudah mati. 30:38 Siapa yang mau pak kubur tuh? Ah tak ada 30:41 itu orang enggak waras tuh kalau minta 30:43 kepada orang sudah mayat kok. Syirik ni 30:46 manusia di tengah manusia 30:49 di satu kerajaan di mana orang-orang 30:51 yang hidup itu ulamanya biar rajanya 30:54 salah. Benar 30:57 banyak di mana-mana. Maaf ya di sini 30:59 juga pernah aneh. Saya boleh dongengd 31:02 cerita kejadian beneran kejadian pada 31:05 masa lalu orde yang dululah enggak enak 31:07 sebutnya orde dululah. Orde. 31:09 Orde. Orda zaman dulu. Orda pada suatu 31:12 saat itu kalau presiden ceramah itu 31:14 pidato itu pasti itu yang dengar situ di 31:17 depan DPR orang Kota Ketua DPR tuh tepuk 31:19 tangan dikit dia napas dikit tepuk 31:22 tangan lagi napas lagi tepuk tangan lagi 31:24 rebutan itu tepuk tangan kan difilin itu 31:27 pengin dilihat dia. Nah sekali presiden 31:30 itu mengatakan sudah semua bagus tapi 31:33 pada saat ini mengenai masalah ini ini 31:36 sayang sekali kurang berhasil. tetap 31:38 tepuk tangan 31:42 ya. Coba ini enggak tahu sekarang ada 31:44 apa enggak. Saya enggak tahu. 31:45 Saudara-saudara mungkin lebih tahu dari 31:46 saya 31:49 lah. Kalau main seperti ini 31:52 aneh 31:53 di mana akal-akal manusia itu 31:55 terjebak dalam kepalsuan. 31:57 Ya palsuan 31:59 menjilat. 32:01 Menjilat itu mendekati syirik. 32:06 diri kepada manusia dicintainya seperti 32:08 mencintai Allah. 32:11 Salah salah masih dipuji. 32:14 Ini kalau orang ada orang salah dipuji 32:15 itu teori pembusukan berarti dia senang 32:17 orang ini salah terus. 32:20 Ah ini yang jadi ini enggak tahu 32:22 sekarang ada apa enggak saya enggak 32:24 tahu. 32:26 Hah kira-kira ada enggak tuh? Saya malah 32:27 bertanya ini pengin tahu nih pendengar 32:29 sekalian. Ada enggak seperti itu 32:31 sekarang? 32:35 Kita jadi manusia yang asli, berperi 32:37 kemanusiaan, adil. 32:42 Adil menilai itu adil. Jangan golongan 32:45 kita benarkan terus. 32:49 Itu kita jadi buta. Buta itu termasuk 32:52 zumat. 32:55 Kita hidup di situ dijadi tempurung, 32:58 sempit seperti itu. Semua inilah paling 33:01 benar. Yang di luar semua salah. Ya, 33:02 itulah kita enggak pernah benar. Orang 33:05 yang benar itu yang sering merasa salah 33:08 sehingga diperbaiki terus. Orang yang 33:10 berilmu itu orang yang selalu merasa 33:12 kurang bisa, kurang berilmu. Jadi dia 33:14 cari terus. Kalau dia merasa sudah dia 33:16 paling benar, paling alim, enggak mau 33:17 belajar lagi dia. Dia enggak mau dengar 33:20 dari penceramah lain. Dia anggapnya 33:21 semua sesat. Padahal dari penceramah 33:23 lain itu banyak ilmu. Saya banyak dapat 33:25 ilmu dari pusat-ustaz 33:27 saya dengarin semua senang saya. Kan 33:29 enggak mungkin kita itu bisa apalagi dua 33:31 gini baca kitab sudah capek. Enak 33:33 dengerin aja banyak hal-hal yang baik. 33:37 Kita enggak mungkin all semua tahu 33:39 enggak enggak mungkin. Ah mesti begitu 33:41 manusia sebenarnya kalau bisa. Kalau 33:44 sudah merasa benar sebenarnya enggak 33:45 butuh lagi ilmu orang lain. Wah itu 33:50 itu orang dulu mengatakan maaf ya ini 33:52 bukan katak. Ini contoh seperti katak 33:54 dalam tempurung. Artinya saya katakit 33:56 itu mengetahui dunia tuh ya di alam dia 33:57 di situ. Di luar dia belum lihat sudah 34:00 menilai salah. 34:02 Kalau kita objektif kita lihat apa 34:04 adanya. Saya lihat di ormas Islam yang 34:06 ada sekarang bagus banget. 34:09 Ada kurang-kurang sedikit. Apa 34:10 kurangnya? Kekurangannya apa jeleknya? 34:12 Ribut. 34:14 Akhirnya sudah bagus. Madrasah banyak, 34:16 masjid banyak. Umat Islam yang bangun 34:17 dari uang umat itu. Asrama yatim banyak. 34:20 Dari mana? Semua dari sumbangan umat 34:22 Islam. Masyarakat nih, umat muslimin ini 34:25 baik banget. 34:27 Yang kurang baik ustaznya suka berantem 34:30 ormasnya itu. Kasihan umat ini 34:32 kebingungan. 34:34 Sekarang generasi muda banyak enggak mau 34:35 lagi dengar ceramah. Pusing katanya. 34:37 Ustaznya bilang gitu. Ustaz itu bilang 34:39 gini. Jadi kamu belajarnya gimana? Quran 34:41 terjemah saya baca. 34:43 Saya kira-kira aja ya mau apa lama-lama 34:46 kalau terus begini hilang kepercayaan 34:48 umat kepada kita-kita ini. 34:52 Nah sekarang tugas sebenarnya para ustaz 34:54 termasuk saya insyaallah ini 34:56 mengeluarkan manusia dari zulumat kepada 34:58 nur. Nah zulumat itu yang mana? Yang 35:01 maksiat yang sudah diharamkan Allah 35:03 sudah jelas. Bukan kita ngarang sendiri 35:06 ini maksiat. 35:09 Ya, enggak bisa. Sampai kiamat pun orang 35:11 misal, maaf ya, maaf sekali yang 35:12 membasmi tahlil saya katakan sampai 35:14 kiamat enggak akan berhasil. Percuma 35:19 umat Islam ini sudah mendarah daging di 35:21 maulud dan tahlil. Dia merasakan 35:23 nikmatnya. Dia melihat bagus, ada 35:25 dakwah, ada apa, mau gimana mau 35:27 disalahin sampai mati pun dia enggak 35:28 akan mau. 35:30 Capek-capek aja buang tenaga akhirnya 35:31 perpecahan. Carilah zulumat yang lain 35:34 yang sudah tetap pasti zulumat. Kan yang 35:36 pasti surumat banyak tuh pemeras-pemeras 35:40 masuk kampung tuh ngaku bang keliling. 35:43 Nah, apalagi tuh online 35:46 pintar darat. 35:47 Pintar darat. Ada lagi pinjaman online 35:49 tuh. 35:49 Itu semua rumah itu bidah itu. 35:52 Iya. 35:53 Masuk kampung sana usir-usirin orang 35:56 meres rakyat. 35:57 Kalau mau berjuang ke situ. Bukan di 35:59 meja duduk makan enak-enak dari jauh. 36:02 Bidah itu. Bidah itu. 36:06 Anda ikut dulu duduk di situ di tempat 36:07 tahlil. 36:09 Lihat apanya yang bidah di situ. 36:13 Saya pernah bawa seorang, maaf ya, 36:15 seorang ulama saya enggak mau sebut. 36:18 Dia anti maud. Dia bilang, "Ah, gimana?" 36:19 "Ayah ikut saya." Saya bawa mulut ke 36:22 kampung sawah. 36:24 Mulut ceramah, selesai pulang. Gimana? 36:26 Bagaimana? Sudah lihat tadi gimana 36:28 salahnya? itu ceramah dakwah di situ 36:34 semua seperti itu. Habis gimana? Iya 36:36 benar. Tapi kamu salah kasih nama maulud 36:38 itu bidah. Ya sudah saya ganti namanya. 36:41 Apa kamu ganti namanya? Menghidupkan 36:42 sunah nabi. Ah itu boleh. Makanya w umat 36:45 Islam bikin undangan baru menghidupkan 36:48 sunah Nabi atau mencintai Nabi buat 36:50 ulang tahun hari lahir Nabi. 36:53 Semua namanya yang bidah. 36:56 tahlil juga 36:58 apa yang salah pernah di satu tempat 37:02 begitu juga sudah meninggal dikuburin 37:03 ribut soal apa talkin apa gak saya 37:05 datang menjelang magrib pas magrib saya 37:08 maju ke depan jadi imam sudah salamsalam 37:10 terus lailahaillallah wisakillah 37:12 astagfirullahalazim subhanallah 37:14 alhamdulillah laillah allahum baca 37:15 biasalah zikir-zikir itu kan set itu 37:17 doain yang meninggal terus yang punya 37:19 rumah kan anti tuh loh ustaz tadi 37:21 kayaknya seperti tadi ya itu baca nabi 37:24 salat 37:25 seperti tahlil ya emang sama 37:29 gimana salahnya. 37:31 Oh, makan lu makannya itu kalau memang 37:35 dari keluarga yang wafat itu tidak baik. 37:37 Apalagi yang enggak mampu harus itu 37:40 namanya mengurus mayat itu tanya tuh 37:42 lihat di fikih mazhab apapun mazhab 37:45 segala mazhab apa dikatakan fardu 37:48 kifayah. Fardu dibebankan kepada umat 37:51 bukan kepada keluarga yang meninggal. 37:53 Fardu kifayah. 1 RW lah. 1 RT atau 1 RW. 37:58 Mereka semua yang harus mengurus. 38:01 segalanya. Kalau memang ada tahlil dia 38:02 biayain semua. Sebaiknya makanannya dari 38:05 tetangga. 38:07 Di rumah yang wafat tidak usah masak. 38:10 Itu sunah Nabi itu. Tapi bacanya ada 38:14 orang baca kan di rumah itu sambil 38:16 datang kan salat magrib berjamaah, salat 38:18 isya bersama habis salat bengong. Ya 38:22 zikirlah. 38:24 Nah, terus doain orang mati. Hukumnya 38:26 disuruh kan sampai diajarin sama Allah 38:29 di Quran. Rabbighfirli waliidaya walil 38:31 mukminin wal mukminat. 38:33 Kalau Nabi Nuh lain lagi. Walim dakala 38:35 baiti. Tuhan ampuni saya, ibu bapak saya 38:37 dan siapa aja yang masuk rumah saya 38:38 ampunin. Itu kan peri kemanusiaan. 38:42 Saya yang saling sayang mendoakan 38:43 saudara. 38:46 J begitulah cara kita memahami agama. 38:49 Tidak sempit. 38:51 Yang haram sudah jelas, yang halal sudah 38:53 jelas, yang makruh, yang mubah sudah 38:55 ada. Nah, tinggal yang mubah ini banyak. 38:58 Budaya ini mubah. Mubah ini bisa menjadi 39:00 haram, bisa menjadi halal, bisa menjadi 39:03 pahala. Tergantung caranya. 39:06 Kita bikin maulud, senangin anak-anak 39:09 cinta sama Nabi. Nabi mujuk Nabi apa? 39:12 Senang kasih kado nabi apa? Kasih 39:14 permen, biskuit, coklat, susu, bingkis 39:17 yang bagus. Bagikan ke anak-anak. 39:20 Setiap masjid yang mengadakan maulud 39:22 bagikan bikin senang anak-anak yang 39:24 disayang Nabi, umat Nabi itu. Ibu-ibu 39:28 yang punya anak yatim 39:30 yang susah itu pengin makan ini, makan 39:34 itu, antarkan ke rumahnya itu. Kalau 39:37 nasi kotak ya, tapi jangan dagingnya 39:39 jangan satu. Di rumahnya ada lima orang. 39:43 Daging satu, telur satu, ada apa, ada 39:46 apa gitu yang banyak sikitlah. Kasih ke 39:48 rumah-rumah itu. Terus taruh di situ. 39:51 Selamat ulang tahun hari lahir Nabi 39:53 Muhammad baru dia ngerti Islam itu 39:55 indah. 39:57 Teriak-teriak pidato di masjid Islam 39:59 paling indah, segala Islam paling baik. 40:02 Nah, berantem terus. 40:06 Sekarang pandemik enggak boleh makan di 40:08 masjid. kasih kirim ke rumah-rumah 40:12 yang mau nyumbang nyumbang dengan niat 40:14 hadiah buat Nabi Muhammad. Ayo jangan 40:16 bilang haram lagi ngasih hadiah. Kalau 40:18 Nabi masih hidup kasih hadiah boleh 40:20 enggak? Boleh. Kalau sudah meninggal 40:22 boleh entar kirimin. Nabi pasti kalau 40:24 dia kita tanya mimpi, "Ya Rasulullah, 40:25 nih hadiah banyak kasih fakir miskin itu 40:28 aku sayang itu umatku itu." Gitu 40:32 niatnya hadiah buat Nabi. Bagikan kepada 40:34 anak-anak tuh dari kecil tertanam cinta 40:37 kepada Nabi. Dia kenal Nabinya siapa? 40:40 Jangan sampai dia hanya dengar di 40:41 YouTube, dia baca YouTube sana maki, 40:43 sini maki, sana maki sini. 40:47 Mau meninggalkan ajarannya macam mana? 40:49 Kita hanya teriak-teriak. kita paling 40:51 bagus. Di mana bagusnya? 40:55 Kalau saling maki marah orang salah 40:57 sedikit dikeroyok ramai-ramai. 41:00 Belum tentu yang dikeroyok itu orang 41:02 lebih mungkin dia lebih baik dari yang 41:05 ngeroyok itu. 41:08 Janganlah seperti itu. Merasa diri 41:10 paling benar. 41:12 Sayangi semua umat, sayangi semua ustaz. 41:16 Jangan ustaz-ustaz diperlakukan seperti 41:18 itu. 41:20 Itu yang di zaman Nabi itu nanti ngotot 41:24 lagi dia salah. Di mana salahnya? 41:26 Kalau dia hanya mengambil dari 41:28 pendapat-pendapat ulama, dari 41:29 kitab-kitab hadis, dari kitab-kitab 41:31 sejarah, bagaimana mau disalahkan? Kalau 41:33 dia salah kitabnya bakar. Kitab yang 41:35 salah. Dia ngambil dari kitab kok. Ya 41:37 kan gitu. 41:39 Saya bukan bela seseorang. Saya bela 41:41 agama, saya bela muslimin siapapun dia 41:43 dan saya bela ustaz. 41:48 Jangan terlalu seperti itu terus capek 41:50 umat ini. 41:53 Akal digunakan nur ala nur. 41:56 Macam-macam nur al itu nur. Bisa nur itu 41:59 Al-Qur'an. Nur yang kedua akal. 42:03 Al-Qur'an dari Allah. Akal dari Allah. 42:06 Akal itu nur. 42:08 3 * 3 berapa? 42:10 9. 42:10 Mana dalilnya? 42:12 Enggak ada. Pakai 42:13 pakai akal 42:14 pakai al akal bisa menyebut tiga 42:16 kriteria cepat sembilan ada nur 42:19 akal itu nur bis tahu mana benar mana 42:22 salah nah itu kalau sejalan akal dengan 42:25 Al-Qur'an 42:27 bukan bukan ngakalin Quran 42:29 akalnya diguranin 42:32 baru nur ala nur kabel listrik tuh nur 42:35 ala nur tuh 42:37 keluar lampu tera cahaya kabelnya berapa 42:39 dua kan 42:40 dua 42:40 nah itu positif negatif kan. 42:43 Nah, akal ini negatif. Kalau akalnya 42:45 diankan, jadi positif. 42:49 Tuh, baru melahir cahaya nur. Kalau 42:54 kalau dilawan itu menjadi api, 42:57 koslet. 42:59 Akal melawan Quran koslet bakaran. Nah, 43:03 sekarang dunia sedang kebakaran bukan 43:05 kebakaran apa. Semua lagi bikin senjata 43:06 perang 43:09 karena enggak ada Quran. Tidak mengikuti 43:10 Quran. Jangan lagi antara yang 43:12 nonmuslim, yang muslim lagi, musim lagi 43:14 perang 43:18 itu berapa tahun di Yaman itu? Berapa 43:20 tahun di Syria, di Irak, kemudian lagi 43:23 sekarang di Tunis, di Libya. 43:26 Bapak ini yang katanya dakwah dari Nabi. 43:29 Yang bikin ini siapa? 43:36 Jadi khulas itu sudah selesai. 43:39 Masing-masing kita sekarang mawas diri. 43:42 Kalau mau selamat, berhenti pantatik 43:45 mazhab silakan jadi Muhammad, jadi NU, 43:48 jadi apapun silakan buat pribadi. Tapi 43:50 ketika kita bersama saya muslim, 43:53 selesai. Apa mazhabnya? Saya muslim 43:58 selesai. 44:02 Ustaz, tadi menarik Ustaz sampaikan 44:05 bahwa cahaya yang kita lihat ini 44:08 semua ee asalnya dari matahari termasuk 44:11 bulan pantulan cahaya matahari termasuk 44:14 apa namanya lampu 44:15 lampu 44:16 simpanan energ 44:17 lampu mobil simpanan energi dari 44:19 matahari 44:20 iya 44:20 lantas kalau cahaya akal itu asalnya 44:23 dari mana tadi kan ustaz sebut kitab 44:25 Allah cahaya juga akal cahaya juga 44:28 kemudian Nabi Muhammad cahaya Cahaya 44:30 juga Al-Qur'an cahaya juga. 44:32 Muasalnya apa, Ustaz? 44:33 Akal bikinan Allah. He. 44:34 Tapi akal ini netral. 44:36 Hm. 44:37 Bisa negatif, bisa positif. 44:39 Kalau akal ini ikut Quran 44:40 jadi positif. 44:42 Kalau akal ini ikut Marsisme jadi PKI. 44:45 [tertawa] 44:45 Benar. Benar. 44:46 Dibaca buku lenisme dimuat di akalnya 44:48 kan 44:49 jadi PKI. 44:50 Heeh. 44:50 Ya. Akalnya jahiliah ya jadi jahiliah. 44:52 He. 44:53 Nah, begitu. Jadi akalnya harus 44:55 diqurankan. Maka itu kita dari kecil 44:56 diajarin Al-Qur'an. H 44:59 menghafal saja belum tahu maknanya itu 45:01 sudah kepengaruhi ke akal. 45:03 H. 45:05 Jadi pembuka akal manusia supaya bisa 45:07 melihat seperti mata kita melihat cahaya 45:10 itu Al-Qur'an. 45:11 Betul. Betul. 45:12 Ini contohnya nih. Ini saya bicara ini 45:14 kalau ada HP di sini ada laptop, ada 45:17 kaset atau apapun suara saya kerekam 45:19 enggak? Kerekam kan 45:21 bisa diulang suara kan? 45:23 Bisa. Nah, di air belum dapat disadap 45:25 untuk mengulangi suara, tapi air 45:27 merekam. 45:29 Maka itu, Bapak, Ibu, maaf saya minta 45:31 maaf kalau baca Quran lagi di rumah, 45:33 lagi ngaji, lagi ibadah, lagi baca doa, 45:36 baca wirid, baca zikir, baca apa rotatib 45:38 apapun, bukalah air. Satu galot boleh, 45:41 satu botol boleh buka taruh di samping 45:45 itu air merekam merekam merekam apa yang 45:48 kita baca. I kalau kaset bisa besi bisa. 45:52 Kenapa air enggak? Air lebih lentur pada 45:55 molekul-molekul di sini. Dia simpan itu 45:58 ayat Quran dan selawat itu di air ini. 46:01 Nah, di badan kita sendiri penuh air. Di 46:04 otak ada air. 46:05 Kita kita minum air ini yang mengandung 46:07 ayat-ayat suci dan selawat Nabi dihantar 46:10 ke mulut masuk. Dia akan bersenyawa 46:13 dengan air yang ada di otak itu. Dibawa 46:16 itu rekamannya situ, diaduk di situ, 46:18 Allah itu akal jadi bercahaya 46:24 gitu. Kalau satu malam, 2 malam, 100 46:26 malam, 1000 malam, masa sih enggak saleh 46:28 tuh anak [tertawa] 46:31 itu obatnya. Insyaallah tambah cepat, 46:34 tambah bagus. Makanya banyak yang minta 46:36 air ke 46:37 itu dia dari dulu itu itu namanya rukyah 46:41 ya itu. 46:42 Tapi tidak ada kuncinya apa sekarang? 46:45 Kuncinya 46:47 kenapa sih Allah suruh berselawat kepada 46:48 Nabi? Gini ayatnya itu apa? Innallaha wa 46:52 malaikatahu. Mengingat Allah dan para 46:55 malaikatnya. 46:58 Ya Allah malaikatnya. Maka Allah 47:01 memutuskan, "Wahai kaum muslimin, hah 47:04 berselawatlah kepada Nabi." Ada apa di 47:07 situ? Allah memberi 47:10 satu rahasia nur. Malaikat meletakkan 47:14 nur di selawat Nabi. Maka kalau kalian 47:18 mau minta berdoa, mau apapun bacalah 47:20 selawat. Itu kuncinya apa tuh? Kalau di 47:23 komputer apa namanya? 47:25 Password. 47:26 Ah, password-nya selawat. Banyak enggak 47:28 kabul ya, enggak baca selawat. Enggak 47:31 baca salwat enggak demen sama Nabi lagi. 47:33 Ah gitu orang yang salat dibit. 47:34 Ah itu 47:37 buka pembukaan doa itu dengan selawat 47:39 ditutup dengan selawat. Allahumma shalli 47:41 ala Muhammad. 47:42 Allahumma shalli ala sayidina Muhammad. 47:44 Boleh pakai sayidina boleh tidak? Boleh. 47:46 Dah main Islam nih. Jangan ngotot-ngotot 47:49 soal itu. 47:52 Masyaallah. Jazakallah khair. Ustaz 47:55 orang Muhammadiyah masuk surga. 47:57 Ahlusunah masuk surga. NU masuk surga, 48:00 Wahabi yang baik masuk surga. Yang 48:02 enggak jahil ya enggak enggak maki-maki 48:05 umat ya. Yang baik banyak, yang saleh 48:07 banyak. Surga mutawi-mutawi disebut di 48:11 sini banyak. Jadi yang masukin surga itu 48:14 bukan mazhab 48:16 kebaikan hati. Qolbun salim. 48:20 Asar 889. Terus Quran yang yang punya 48:23 surga yang menentukan. Allah yang 48:24 menentukan. Tidak berguna semua itu 48:26 illah. Kecuali datang dengan qolbun 48:28 salim. Nah, salim bisa hatinya bisa 48:31 bersih apa tadi? Akalnya bersih. Baca 48:33 Quran. 48:35 Selawat Nabi. Cukup sekali saja selawat 48:38 Nabi. Di usul fik tersebut innamal amar 48:42 lrar. 48:44 Semua perintah berulang-ulang. Tuhan 48:46 nyuruh salat magrib sekali kan, tapi 48:48 salatnya terus-terusan. 48:51 [tertawa] 48:52 Memang ada diulang-ulang tuh besok salat 48:54 magrib, besok salat magrib enggak ada. 48:55 Selawat juga begitu. 49:00 itu belajarlah usul fiq. Nah, kalau tahu 49:02 usul fiq nanti enggak enggak akan gitu 49:04 bidah-bidah apa itu tahu nanti situ 49:06 ushul fiq itu pertama yang menciptakan 49:08 ushul fiq itu Imam Muhammadul Baqir cucu 49:11 Nabi. Kemudian diteruskan oleh Imam 49:14 Jafar Sadiq dari Imam Jafar Saddiq ke 49:15 Imam Syafi'i. Itu fakta sejarah. Bagi 49:18 yang enggak suka kepada keluarga Nabi ya 49:21 baca aja enggak masalah. 49:25 Cinta itu kepada Allah. I 49:27 mau diteruskan kepada Nabi, teruskan 49:28 kepada sahabat, kepada keluarga Nabi 49:30 masing-masing. Silakan. 49:32 Yang mau cinta kepada Khalifah Umar, 49:34 Umar silakan. Yang mau cinta kepada 49:36 Khalifah Ali ya silakan. Gak ada 49:38 masalah. 49:40 Cinta si memang beda-beda kok. Jangan 49:43 ribut. 49:44 Yang yang sudah bunuhan dulu sudah 49:46 lewat. Jangan terus-terus. 49:48 Iya. 49:49 Mau jadi Yazid-jazid lagi ada 49:51 husein-husin lagi. Janganlah sudah 49:53 selesai. 49:53 Selesai. 49:54 Iya kan? Nah, itu sekarang apa bangun 49:58 Islam yang sudah keparat kayak begini 50:00 payah banget. Kasihan Palestina itu. 50:02 Kita bantu Palestina aja belum bisa. 50:04 Alhamdulillah ini rasil dengan ee siapa 50:06 namanya Pak Langung itu? 50:08 Ee Mercy. 50:09 Mercy. Alhamdulillah. Jazakumullah. Itu 50:12 baru dakwah itu hebat itu. 50:15 Mendingan begitu buang tenaga ke situ 50:16 daripada basmi tahlil. Iya kan? 50:19 Buang-buang tenaga dilayani. Enggak. 50:22 Hah? He 50:22 itu bantu Mercy itu ikut Mercy sana 50:24 bikin rumah sakit. Iya kan? 50:26 Iya 50:27 begitu 50:30 yang rasional lah. 50:38 Nah, kenapa mereka hidup di Zulat ini? 50:40 Masih ada waktu ya? 50:41 Masih, Ustaz. 50:42 Oh, mengapa mereka hidup dalam zulumat? 50:46 Ini Ibrahim ayat 3 lanjutannya. 50:48 Alladzina yastahibbunalad dunya alal 50:50 akhirah. Ini dia kenapa dia hidup dalam 50:53 zulumat? Walaupun dia sudah lahir Islam 50:55 bahkan sudah ilmunya tinggi tapi bisa 50:57 zulumat. Kenapa? Dia sangat cinta 50:59 kehidupan dunia. Dia lebih kin senang di 51:02 dunia daripada akhirat. Sehingga apa? 51:04 Yang mendapatkan uang dia kerjakan. 51:06 Suruh berantem memusuhi saudaranya sama 51:08 musuh pun dia kerjakan. Asal dapat uang 51:11 dia cinta hidup. Ini lihat 51:14 cinta dunia ini yang bikin semua rusak. 51:17 Semua 51:19 yang sudah punya jabatan tinggi, hidup 51:21 senang, luar biasa, cukup cinta banget 51:24 sama dunia dia korupsi pindah tangkap 51:27 KPK. Iya kan? Cinta dunia. 51:30 Dunia ini boleh mau jadi kaya boleh tapi 51:32 tidak dicintai. 51:34 Mau ditinggalkan cinta Allah surga. 51:37 Ingat surga cinta Allah pulang akhirat 51:39 ini Quran bukan dari saya. Quran saya 51:41 sudah baca Ibrahim ayat 3. 51:43 Waasuddunailillah. 51:45 Dan dia mencegat jalan Allah. 51:48 Dakwah saya sering dijegat. Yang 51:50 mencegat dakwah saya itu orang Islam, 51:54 saudara saya sendiri. Tapi saya enggak 51:56 mau sebut namanya karena saya sayang 51:57 pada mereka. Mereka hamba Allah yang 52:01 Allah sayangi. Umatnya Nabi Muhammad 52:03 sama Mas saya. Masa saya mesti benci 52:04 sama dia. Ya enggaklah. 52:07 Tapi dia nakal itu. Mungkin ada yang 52:10 suruh juga kali. Yasudunaan sabilillah. 52:13 Apa dosa saya? Saya ngajak kepada Allah 52:15 sama dengannya. 52:18 Wajah dibelokkan. 52:22 Ini ayat selanjutnya bukan buat mereka. 52:24 Ini yang lagu ulaika alat bait. Ini buat 52:27 nonmuslim. Dia muslim cuma ganggunya 52:30 kadang sama mencegah tapi beda dia tetap 52:35 muslim. Mereka muslim banyak yang saleh. 52:39 Cuma apa itu terlalu panatik dengan 52:41 pendapatnya gitu. Seah Islamnya enggak 52:43 bisa baik kalau enggak pakai cara dia. 52:46 Cara dia enggak bisa dipakai. Sayangnya 52:48 rubah dulu. 52:50 Dia kembalinya ke apa tuh? Ibn Taimiyah. 52:52 Ibnu Taimiyyah tuh di bidang muamalat 52:53 bagus, tapi di bidang tauhid. Orang 52:56 nyebut usoli aja tegur dua satu kali, 52:58 dua kali tegur, tiga kali penggal 53:00 kepanya. Astagfirullahalazim. 53:03 Itu keras banyak. itu kata-kata bunuh 53:06 banyak di situ. Kata-kata bidah apalagi 53:08 banyak kafir banyak takfir. Akhirnya 53:11 buku ini dibaca ISIS jadi ISIS tuh. Jadi 53:14 begini masalah. 53:16 Ambillah yang baik dari Ibn Taimiyah 53:18 imam mereka misalnya ambil yang baik. 53:19 Banyak banget itu yang buang itu tipek 53:21 lah. Yang lain juga mazhab lain yang 53:24 sudah salah yang enggak benar lagi 53:25 tipek. Itu kan bukan Quran, bukan hadis. 53:28 Ulama-ulama mazhab itu enggak dapat 53:29 wahyu kan. Masing-masing jernihkan. 53:32 Amanlah 53:33 ada di semuanya. 53:35 Cuma ini diambil deh yang ini 53:38 yang keras gitu. Janganlah. 53:41 Itu jadi enggak mungkin kita tuh enggak 53:43 disuruh Tuhan menjadi hakim. Kita 53:46 disuruh berdakwah 53:48 keluarkan manusia dari zulumat kepada 53:50 nur. Cuma dia anggap tahlil maulid 53:52 zulumat bidah. Salah tuan. Itu tidak 53:55 zulumat. 53:57 Wah kalau tahlil maulid zulumat semua 53:59 masuk neraka habis. Penuh itu neraka 54:03 sama orang-orang Islam. Dan sedunia 54:05 semua tahlil. Yang enggak tahlil cuma 54:06 berapa? Sekelintir. Di luar negeri pun 54:09 enggak ada. Seluruh dunia mulut dari 54:10 Maroko sampai sini. Di Saudi juga banyak 54:13 ngumpet-ngumpet. Tahlil maulud banyak. 54:16 Yang ganti maulud enggak lebih dari 20%. 54:19 Itu pun dinaajat asalnya. H 54:21 orang hijaz semua maulud. 54:25 Ya, habis orang kalau semua tahlil bidah 54:27 masuk neraka ya penuh tuh naga 54:29 jebul-jubel itu kan enggak masuk akal 54:32 itu. Terus dia dia bilang dia enggak 54:34 bidah. Nah, khotbah Jumat pakai bahasa 54:36 bukan bahasa Arab bidah masuk neraka 54:39 lagi. Nah, surganya kosong. Jadi surga 54:43 buat siapa? 54:45 Masa Tuhan Tuhan bikin surga kosong buat 54:47 dia. Buat dia juga buat kita sama-sama 54:50 lah. Kan enak begitu. 54:55 Demi kesenangan dunia, mereka telah tega 54:57 melakukan hal-hal itu. Banyak sekali. 55:00 Dia bangga dengan dengan uang berlimpah 55:03 itu. Kadang disebut kepada yang lain, 55:06 "Kenapa kamu enggak ikut saya? Kamu ikut 55:08 NU tuh miskin. Bapakku ikut NU miskin 55:13 ikut Muhammadiyah miskin ikut aku. Ini 55:15 lihat rumah empat, [mendengus] istriku 55:18 empat, mobil banyak, tanah sudah banyak. 55:23 Nah, ini yuhibbun hayat dunya 55:27 dan tugasnya cuma mencegat mazhab lain. 55:31 Dipelajari di sini bukan karena 55:32 kebencian. Saya mereka muslim yang baik 55:35 jangan lakukan itu. Sudah parah umat ini 55:37 sudah capek, sudah letih. 55:40 Stoplah. Jadi begini aja, kalau dia 55:42 masih menetap, silakan. Saya mohon 55:45 kepada muslimin yang lain jangan 55:46 dilayani, jangan ditanggapi. Biarkan 55:49 saja, biarkan dia terus begitu. kita 55:52 terus tahlil, terus maulud, 55:54 terutama maulud diperbanyak karena 55:56 maulud itu betul-betul syiar dan 55:59 betul-betul hubungan nur antara kita 56:01 dengan Nabi. Nah, ini dia hubungan nur 56:03 antara kita dengan Nabi. Assalamualaika 56:06 ya Rasulullah, assalamualaika 56:08 Habibullah. Kalau seperti itu menyambut 56:10 terhiran Nabi, kedatangan Nabi ada di 56:12 Madinah itu Musab bin Umair, Amar bin 56:15 Yasir yang dikirim ke Madinah duluan 56:17 mengislamkan ribuan orang. Ketika Nabi 56:19 mau datang sebelum 3 hari sudah diri di 56:21 bukit-bukit [berdehem] rindunya kepada 56:23 Nabi 56:25 ya. Nabi datang tol al badru alaina kan 56:28 gitu. Hadin muslimin ini kurang jelas. 56:31 Enggak bingung saya. Ada di satu masjid 56:35 di dekat sinilah Jakarta Timur. Enggak 56:38 mau sebutlah malu saya. Itu tolak Al 56:41 Badrub dipakai buat nyambut seseorang 56:42 yang nonmuslim 56:44 masuk ke masjid. 56:46 Pusing saya karena dia enggak ngerti 56:48 bahasa Arab kali. Kita ngerti bingung. 56:51 Ini sambutan buat Nabi. Emang ini apa 56:53 penerus nabi? Bukan juga 56:56 ada itu. 56:59 Tapi orang ini kaya. 57:01 Jadi kalau begini terus umat ini 57:03 kasihanlah. 57:05 Batil dan yang benar yang salah sudah 57:07 enggak jelas lagi. Kanan jadi kiri, kiri 57:10 jadi kanan. 57:12 Jadi Maulid Nabi itu sesuatu yang sangat 57:14 baik. 57:15 hubungan rohani. 57:17 Dan Nabi itu di Madinah itu di alam 57:19 barzakh. Nabi di Madinah tapi bukan 57:21 Madinahnya manusia. 57:24 Dimensinya lain. Ada kota Madinah 57:26 beneran di situ. Nabi dan keluarganya 57:29 hidup di situ. Ada di barzakhnya tapi 57:32 Madinah. 57:34 Susah dipahami. Tapi begitulah. Dan dia 57:36 di alam sana tidak ada pembatasan. 57:39 Matanya itu memandang ke mana saja bisa 57:42 memandang kita ini sekarang. 57:44 Di mana orang maulud 57:46 memperingati hari kelahiran dia? Dia 57:48 tahu dia seperti dia datang tapi 57:50 wujudnya enggak datang. Gimana? Susah 57:52 dipahami. Ada datang tapi dia di sana 57:55 tetap. Itu kekuasaan Allah. Susah. Kalau 57:58 di film-fil sering ada yang gitu tembus 58:02 dia tembus sampai dia tidak bisa 58:04 ditira-tira ini enggak enggak dia ruh 58:06 enggak ada fisik. Ke mana aja sampai 58:08 dalam 1 detik ya. Itu suka itu. 58:11 Asalamualaika ya Rasulullah. Coba dia 58:14 pakai akal sehat. Asalamualaikum salam 58:16 kepadamu wahai Rasulullah. 58:19 Orang kedua kan nabinya ada enggak? 58:21 [mendengus] 58:23 Kalau enggak ada kenapa alaika alaihi 58:25 dong? 58:26 [berdehem] Saya punya dalil. Saya punya 58:29 dalil. Tolong tanya kepada ustaz-ustaz 58:31 yang yang itu ustaz yang apa? Yang baik 58:34 ya yang cinta sama Islam. Tanya ustaz 58:38 kalau habis salat assalamualaikum untuk 58:40 memberi salam. Asalamualaikum 58:41 warahmatullahi wabarakatuh. Hukumnya itu 58:44 kalian 58:45 dalam jumlah banyak. Tapi kalau n di 58:47 kamar sendirian 58:49 siapa itu yang beri salam 58:52 kum 58:54 salam pada kalian. Asalamualaikum 58:56 warahmatullahi wabarakatuh. Kan lagi 58:57 sembahyang kan kepala kanan, kepala 59:00 kiri. Itu kum itu salam kepada kalian. 59:04 Itu kalau kita lagi salat itu miliaran 59:07 makhluk ada di sebelah kita itu kanan 59:09 kiri depan belakang. Tapi enggak 59:10 kelihatan dimensinya lain. 59:14 Makhluk-makhluk, arwah-arwah. 59:16 Maka itu kita harus beri salam kepada 59:18 mereka. 59:20 Ya Allah, kalau beriman tuh yukminuna 59:23 bil ghaib. Beriman kepada yang gaib yang 59:26 seperti ini, bukan yang dari dukun. 59:32 Itu kita beri salam. Itu memberi salam 59:35 kepada miliaran makhluk. Kita salat tuh 59:37 ada di sekeliling kita itu 59:40 enggak berasa. Nanti kalau sudah bening 59:43 kepala berasa itu. 59:47 Kalau enggak mau ngapain, 59:48 asalamualaikum. Saya mau tanya. Tolong 59:50 ustaz-ustaz tuh jawabat 59:53 kepada kalian. Siapa kalian itu yang 59:55 diberiin salam? Enggak mungkin enggak 59:58 ada. 1:00:02 Nah, itu sekarang. Asalamualaikum 1:00:04 warahmatullahi wabarakatuh. Itu 1:00:05 makhluk-makhluk Allah. yang memang kalau 1:00:07 ada orang salat datang geruyung. 1:00:12 Kita sedang maulud asal mauludnya ikhlas 1:00:14 lillahi taala. Cinta Nabi. Nabi sahabat 1:00:18 nabi pun hadir itu. Mereka tidak mati, 1:00:20 mereka hidup. 1:00:22 Tapi jangan tanya di mana duduknya Ustaz 1:00:25 dia enggak butuh duduk 1:00:27 cuma ruh. 1:00:30 Puasa Allah. Tuhan bisa dilipat waktu, 1:00:32 bisa lipat dunia. Semua itu bagi Allah 1:00:35 tidak tidak aneh. Kita beriman tuh yang 1:00:37 dari Allah yukminuna bil ghaib. Enggak 1:00:39 semua kita bisa lihat. Tadi saya 1:00:42 buktikan baca ayat di Quran semua dulu 1:00:44 orang remehkan. 1:00:46 Apa itu jual air? Bocok air kata-katain 1:00:48 apa itu. Coba sekarang mikir kalau di 1:00:51 kaset di kaset di besi-besi, di 1:00:53 plastik-plastik bacaan kita bisa terekam 1:00:55 di situ, disimpan di situ. Kenapa air? 1:00:58 Tidak. 1:01:00 Kalau ini air Quran yang dibaca di sini 1:01:01 terus diminum bersenyawa dengan air yang 1:01:03 ada di dalam tubuhnya, di otaknya 1:01:07 itu jadi bening. Itu Quran nur Allah. 1:01:10 Quran pindah ke mana-mana ada. Ada di 1:01:13 kaset, di laptop, di mana-mana di kepala 1:01:15 kita ada. Itu sebagian ya kita hafal 1:01:17 kan. 1:01:19 Itu Quran. Di sini ada Quran di udara. 1:01:23 Anda jadi wali bisa baca tapi enggak 1:01:25 tiap kali. Sekali-sekali muncul. 1:01:29 Jadi wahdi itu apa? Maksudnya orang 1:01:30 bersih, otaknya bersih, enggak bersih 1:01:33 bangetlah. Pikirannya itu bersih. Enggak 1:01:35 ada disimpan bencana benci, dendam 1:01:37 kepada muslimin. Enggak ada. 1:01:41 Insyaallah bisa dapat nur. Tidak cukup 1:01:44 dengan ilmu-ilmu yang kita baca, kita 1:01:46 hafal ini cukup tapi kurang. Harus ada 1:01:48 nur. Satu. Kedua, ibadah harus ada 1:01:51 bimbingan. 1:01:53 Tanpa bimbingan berat. Apalagi Nabi 1:01:55 sudah meninggal. Mau nanya sama siapa? 1:01:58 Nanya ulama. Ulamanya banyak banget. 1:02:00 Setiap ulama berbeda pendapat. Kitanya 1:02:02 pilih yang mana. Kan bingung lagi. Nah, 1:02:05 di situlah fungsi ibadah kita. Jalur 1:02:08 rohani. Jalur rohani. Ibadah selawat 1:02:12 Nabi, cinta Allah, cinta Rasul, cinta 1:02:15 semuanya di malam hari duduk tafakur, 1:02:18 baca selawat. Di situ Anda akan mendapat 1:02:21 bimbingan dan nur rohani. 1:02:25 dibimbing, dijagain. 1:02:29 Kalau sudah dekat hati ini dengan jalur, 1:02:33 enggak bisa dong kayak rantai gitu loh. 1:02:34 Dari Nabi ke mana? Anda mau ke jalur 1:02:36 Khalifah Abu Bakar, Umar silakan. 1:02:40 Nah, saya mauambil jalur dari yang ini 1:02:43 ya silakan. Masing-masinglah 1:02:45 rantainya nyambung ke sana. Yang penting 1:02:47 rantainya nyambung ke Nabi. Nah, itu 1:02:49 juga orang-orang tarekat jangan 1:02:50 disalahin bidah-bidah segala macam. Dia 1:02:52 itu sambungan rohani. 1:02:56 Dia sambungan rohaninya tuh kalau 1:02:57 nakabandi ke Khalifah Abu Bakar, ada 1:03:00 yang lainnya ke Khalifah Ali. Nur dari 1:03:03 rohaninya cinta itu nyambung ke sana 1:03:07 kan. Walladzina amanu asyadu hubban 1:03:09 lillah. Surat Albaqarah. Orang beriman 1:03:11 itu sangat berat sangat berat banget 1:03:14 cintanya kepada Allah. Belajarlah 1:03:16 mencintai Allah. Pupuklah hati untuk 1:03:17 lebih menjadi cinta Allah. Jadikan Allah 1:03:20 yang paling kita dicintai. Syirik itu 1:03:22 kalau kita jadikan harta yang paling 1:03:24 kita cintai, benda yang paling kita 1:03:26 cintai, si anu yang paling cintai, 1:03:28 itulah syirik. Bukan mayat yang kita 1:03:30 cintai. Enggak ada orang cinta mayat. 1:03:32 Cinta orang cintanya kepada yang hidup. 1:03:35 Quran surah Albaqarah 165. Orang beriman 1:03:38 itu sangat berat cintanya kepada Allah. 1:03:40 Orang yang syirik itu yang cintanya 1:03:42 lebih besar kepada selain Allah. Kalau 1:03:44 cintai Allah nomor satu baru ibu, bapak, 1:03:47 istri dan sebagainya boleh. Tapi Allah 1:03:49 yang paling dicintai itu syarat beriman. 1:03:51 Jadi jangan ribut-ribut ngaku-ngaku 1:03:53 beriman kalau enggak cinta kepada Allah. 1:03:56 Allah yang dijadikan paling dicintai. 1:03:59 Kenapa enggak oleh yang kasih makan, 1:04:01 kasih hidup semua kita, keperluan hidup 1:04:04 kita diciptakan semua dibikinin oksigen, 1:04:07 makan, minum, darah, jantung pompa 1:04:09 darah, ginjal membersihkan darah, 1:04:11 semuanya teratur. Tubuh kita ini 1:04:14 diantarin masih di perut ibu disuapin 1:04:16 makannya langsung ke pusar lahir sudah 1:04:19 sediakan susu sekarang sediakan semua 1:04:22 sudah tahu hidup begini enggak bengong 1:04:24 hidup enggak tahu untuk apa hidup 1:04:26 dikirimin nabi. Kalau enggak ada Nabi 1:04:28 kita ngarang sendiri hidup ada yang jadi 1:04:30 PKI marsisme kon macam-macam 1:04:32 ngarang-ngarang yang bikin hidup yang 1:04:35 tahu Allah yang bikin. Nah dia kirim nih 1:04:37 hidup tuh begini nih. [mendengus] Itu 1:04:39 kan barang-barang elektronik dari 1:04:41 pabriknya ada guidebook ya. 1:04:43 Petunjuk caranya menghidupkan 1:04:45 memperbaiki. 1:04:47 Kita juga ada bukunya itu lewat Nabi 1:04:49 Muhammad. Al-Qur'an itu Al-Qur'an nomor 1:04:51 satu. Jangan tinggalin Al-Qur'an tapi 1:04:53 pemahaman yang benar. 1:04:56 Kalau ada tafsir ulama pilih-pilih mana 1:04:58 yang lebih benar. Enggak boleh satu saja 1:05:01 kalau dia salah kan. Ini ulama 1:05:02 menafsirkan kan pakai akal. 1:05:05 Ada tafsir maksur itu yang dari Nabi, 1:05:07 dari sahabat yang sahabat yang baik, 1:05:10 dari keluarga Nabi itu tafsir maksur itu 1:05:12 dijamin benar. Lainnya itu pendapat 1:05:16 fikih. Ulama berpikir pakai akal juga. 1:05:20 Akal semuang ulama dapat wahyu enggak? 1:05:24 Yang menafsirkan dapat wahyu? Enggak 1:05:25 juga berpikir dia bisa benar bisa 1:05:28 enggak. Nah, tapi hebat luar biasa ya. 1:05:31 Karena umumnya ulamanya ba baik gitu 1:05:33 aja. Baik. Jadi, tapi pendapatnya ada 1:05:36 yang masih bisa digunakan sekarang, ada 1:05:38 yang sudah kedaluarsa. 1:05:41 Ijab kobul zaman dulu kan saya terima 1:05:43 rumahnya, beli rumah nih, yang satu 1:05:45 bilang saya terima bayarannya selesai 1:05:48 sah. Nah, sekarang pakai notaris bidah. 1:05:53 Ya enggaklah memang di Quran walaktu 1:05:55 katibun bil adli harus ada pencatat. Itu 1:05:58 sudah benar. Jadi berubah-rubah fikih 1:06:01 itu bisa enggak masalah. Memang itu 1:06:03 sarana untuk mencapai tujuan. Misalnya 1:06:06 bisa itu ee perikatan perkawinan dagang 1:06:09 tuh firmannya di Quran cuma antarin, 1:06:12 saling rida, saling rela. Nah, ulama 1:06:15 berpikir mana bisa dibuktikan dia rela? 1:06:18 Ini 1:06:19 buktinya dia rida mana? Kan di hati. Eh, 1:06:23 kamu mau kawin sama ini rida kan. Dia 1:06:26 bisa pura-pura bilang enggak bilang iya. 1:06:28 Enggak tahu dua-duanya itu. Jadi, 1:06:29 bagaimana? buktikan melalui ucapan ijab 1:06:31 kabul itu bikinan ulama. Tapi benar 1:06:34 untuk menunjang Al-Qur'an tadi dis 1:06:37 saling rida. Nah, antara rida dan ini 1:06:40 siapa? Kata Imam Syafi'i, "Yang 1:06:43 perempuan ini yang pihak menyerahkan, 1:06:45 yang laki yang nerima." Kata Imam yang 1:06:47 lain, "Enggak, ini pihak satu, pihak 1:06:48 kedua." Itu kan dua-duanya benar ya. 1:06:51 Nah, itu dagang begitu juga. Cuma kalau 1:06:55 perkawinan itu habis ijab terus kabul 1:06:57 telat dikit ya enggak apa-apa. Ini 1:06:59 enggak kalau telat dikit ganti ganti 1:07:01 lagi ulang lagi sampai dimandiin. Bukan 1:07:03 begitu kecuali dia bilang saya nikahkan 1:07:06 kamu dengan ini. Kemudian dia seperokok 1:07:09 dulu. Nah itu biasa berarti meremehkan 1:07:12 enggak serius gitu kan. Itu menunjukkan 1:07:14 dia seri serius. Tapi kalau dia telat 1:07:16 sedikit napas doang enggak apa-apalah. 1:07:19 Terus ucapannya kadang-kadang karena 1:07:20 ulama dulu ucapannya kalimatnya begini 1:07:22 bahasanya kan. Terus ada yang satu 1:07:25 bahasanya berubah. Wah, enggak satu jasa 1:07:27 itu kan bikinan. Yang penting kalau 1:07:29 orang bisu gimana? Nah, orang bisu pakai 1:07:32 manggut aja sudah sah 1:07:34 gitu. Yang penting menunjukkan saling 1:07:36 rida. 1:07:37 Saling rida. 1:07:37 Jual beli juga begitu. Kalau sudah 1:07:39 saling rida boleh di Quran tuh 1:07:41 antaradin, saling rela. 1:07:46 Nah, itu jadi pelajarilah sejarah, 1:07:47 renungkan masa lalu. Berapa banyak 1:07:49 mereka yang tidak termasuk zulumat tidak 1:07:52 mensyukuri nikmat Allah di Qarun ya. 1:07:55 tidak mensyukuri nikmat Allah. 1:07:58 Nah, lihat nabi-nabi lain juga disuruh 1:08:00 mengeluarkan orang dari zulumat kepada 1:08:01 Nur. Ibrahim ayat 5. Kami telah utus 1:08:04 seorang Nabi Musa dengan ayat-ayat dari 1:08:07 kami untuk mengeluarkan kaumnya dari 1:08:09 zulumat. Minzulmat ilan nur. Lihat tuh. 1:08:11 Jadi dakwah ini ustaz-ustaz kita semua 1:08:13 insyaallah mengeluarkan manusia dan 1:08:15 zulumat ilan nur. 1:08:16 Dakwah ajak kepada Allah dan ajak cara 1:08:19 halus minzulumat nur. Enggak disuruh 1:08:21 ba-bawa kayu pukul-pukulin. Enggak. 1:08:23 Hm. 1:08:25 Basmi munkar itu kan kalau kalau kalau 1:08:27 kalau tidak pakai mulut. 1:08:30 Jadi basmi munkar tidak boleh dengan 1:08:32 cara yang munkar. Basmi zulumat dengan 1:08:35 cara zulumat enggak bisa dengan cara 1:08:37 yang baik. Keluarkan dari zulumat ke 1:08:39 alam nur. Wazakirhum biayyamillah. 1:08:42 Dikasih ingat ayam Allah bikin dunia ini 1:08:45 mempunyai waktu. Waktu itu akan 1:08:47 berakhir. 1:08:51 Nah yang selamat yang sabar. Syakur 1:08:53 orang yang sabar dan bersyukur. 1:09:03 Tapi ada ada dalam sejarah orang-orang 1:09:06 yang mengikuti nur itu akan di dibenci 1:09:10 oleh orang-orang yang hidup dalam 1:09:11 jurulat. Itu dalam sejarah sudah semua 1:09:15 itu sahabat-sahabat Nabi yang baik itu 1:09:17 dimusuhi oleh sahabat-sahabat Nabi yang 1:09:18 dizulat. 1:09:20 Abu Dzar itu wah dianiaya terus. Masa 1:09:24 bin Umair, Amr bin Yasir itu semua di 1:09:26 zaman itu begitu Nabi meninggal mereka 1:09:28 sudah dimusuhi. 1:09:30 Orang-orang yang cari kekuasaan, yang 1:09:32 berkuasa seterusnya itu setelah setelah 1:09:36 khalifah 4 ya. 1:09:39 Jadi kita diminta untuk berada di jalur 1:09:41 nur terus-menerus dan sabar. Yang di 1:09:43 jalur nur itu ada ujian. 1:09:46 Ujiannya oleh orang Islam sendiri. 1:09:49 Umat Islam tuh lebih banyak sepanjang 1:09:51 sejarah tuh terbunuh di oleh umat Islam 1:09:54 sendiri. 1:09:55 Sampai terakhir itu sudah Bani Umayyah, 1:09:57 Bani Abbas, terus Bani Utsman semua 1:10:00 terjadi seperti itu pecah. 1:10:03 Tapi waktu itu masih tetap lebih baik 1:10:06 daripada tidak. Itu itu yang harus kita 1:10:08 jaga juga masih mendinglah masih umat 1:10:10 itu masih ada satu pemimpinnya. sampai 1:10:13 Bani Utsman itu juga mulai pecah diadu 1:10:16 hancurlah sampai sekarang pecah 1:10:17 berkeping-keping. Jadi di sini arti apa? 1:10:20 Kita wajib mengalah pada sama muslim. 1:10:22 Kalau juga mau minta ya cara yang halus 1:10:24 tidak dengan kekasaran. 1:10:28 Mudah-mudahan bermanfaat. Kita beri 1:10:30 waktu lebih banyak untuk tanya jawab. 1:10:33 Masyaallah. Insyaallah. Jazakumullahir 1:10:34 jazah Ustaz 1:10:35 atas penjabarannya. ee sudah masuk 1:10:37 beberapa tanya jawab mungkin tidak tidak 1:10:41 ada jas untuk menghemat waktu. Ee 1:10:45 ada beberapa sapaan-sapaan dari Ibu 1:10:48 Darma, ada Bunda Abay, ada Ibu Ros, ada 1:10:50 Ibu Eje Ejeh, kata Ibu Darma ee mengirim 1:10:55 pesan, Ustaz. Asalamualaikum 1:10:57 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:10:58 Subhanallah, syukran ilmunya, Ustaz. 1:11:00 Alhamdulillah. Katanya di lingkungan 1:11:01 sini kalau ada yang meninggal ibu-ibu 1:11:04 ibu-ibunya terus keliling cari dana buat 1:11:07 masakin buat yang sedang berduka. Jadi 1:11:09 yang berduka tidak boleh mengeluarkan 1:11:11 uang untuk mengurus jenazah 1:11:14 juga sudah ada grupnya. 1:11:16 Oh, grup jadi grup rutin kalau ada yang 1:11:18 men. 1:11:19 Alhamdulillah mudah-mudahan jemaah ibu 1:11:21 di sepatu semua panjangkan umur diberi 1:11:23 rezeki oleh Allah. Itu jalan yang benar 1:11:25 itu sunah Nabi. 1:11:26 Masyaallah. Masyaallah. Juga katanya ada 1:11:28 iruan kematian tiap bulan. 1:11:30 Alhamdulillah. Iya. Kumpulin itu dari 1:11:32 apa ee kapannya biaya tahlil biaya apa 1:11:35 dijamin oleh 1:11:36 oleh persatuan itu. Itu fardu kifayah 1:11:39 namanya. Fardu kifayah ya. Betul itu. 1:11:43 Nah, ini kaitannya dengan cahaya dan 1:11:44 hari Jumat, Ustaz. Karena malam ini 1:11:47 sudah terhitung malam hari Jumat. 1:11:49 Malam Jumat berdasarkan hijriah. 1:11:51 Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:52 wabarakatuh. Bapak Ustaz dari Sanem. Ee 1:11:55 yang ustaz yang dimuliakan Allah, barang 1:11:57 siapa yang membaca surah Alkahfi pada 1:12:00 hari Jumat, dia akan disinari cahaya di 1:12:02 antara dua Jumat. Pertanyaan saya adalah 1:12:06 yang dimaksud di sininari cahaya di 1:12:08 antara dua Jumat itu apa, Ustaz? Terima 1:12:10 kasih dari Bapak 1:12:13 Bapak San 1:12:13 ya. Bismillahirrahmanirrahim. Ya, betul 1:12:15 itu hadis sahih. 1:12:17 Hadis sahih itu betul. Cahaya di sini 1:12:19 termasuk penjagaan. 1:12:20 H 1:12:21 cahaya itu bisa membisikkan. Kita mau 1:12:23 salah dibisikkan untuk tidak melakukan 1:12:26 atau tidak berbuat. Indah itu nanti ada 1:12:28 merasakan itu baca terus sampai ketemu 1:12:30 jumat yang akan datang dijagain. Cahaya 1:12:33 di sini bisa a malaikat 1:12:36 bisa suara suara suara bisikan yang 1:12:38 indah-indah. 1:12:39 Hm. 1:12:40 Itu ada nanti ada yang bisikin ma enggak 1:12:43 jadi bisikan setannya jadi kalah. 1:12:45 Insyaallah baca itu bagus banget ya. Itu 1:12:48 di di situ banyak ee dalam surat Alkahfi 1:12:50 itu banyak tentang tauhid. 1:12:52 tentang keesaan Allah, tentang kebesaran 1:12:54 Allah, tentang keagungan Allah. Ada 1:12:56 cerita cerita di situ beberapa pemuda 1:13:00 hidup sebelum sebelum Nabi Isa ya. Jadi 1:13:02 enggak ada Nabi, enggak ada rasul. 1:13:03 Mereka tuh masyarakatnya nyembah patung 1:13:06 segala macam. Ni anak-anak muda ini 1:13:07 sering tafakur, berdiskusi, masa kita 1:13:10 nyembah patung itu kan dibikin sama 1:13:12 tetangga kita. 1:13:13 Kita lihat Tuhannya lagi dibikin, sudah 1:13:15 itu disembah. Aku enggak nerima itu. 1:13:17 Habis kamu gimana? Saya pikir Tuhan ini 1:13:19 yang bikin kita deh, yang bikin 1:13:21 matahari, yang bikin alam, bikin ini. 1:13:23 Benar juga ya. Begitulah diskusinya. 1:13:26 Tiap hari enggak pakai ustaz, enggak 1:13:27 pakai guru bisa beriman. Hanya dia 1:13:29 enggak tahu nama Allahnya itu siapa. 1:13:31 Menyembah siapa? Nyembah yang bikin 1:13:32 matahari gitu kan. Akhirnya mau 1:13:34 ditangkap dia lari terus ada polisi tahu 1:13:37 tempat dia. Polisinya datang ke situ. 1:13:38 Polisinya diajak diskusi. Polisi bilang, 1:13:41 "Saya juga mikir ke situ. Enggak masuk 1:13:42 akal. Masa Tuhan dibikin 1:13:45 Tuhan [mendengus] 1:13:45 yang punya anjing itu." 1:13:46 Iya. Terus itu polisi bilang, "Kalian 1:13:49 pergi aja nanti akan ditangkap." Saya 1:13:50 enggak nangkap deh. Bapak kan sudah 1:13:52 beriman ikut aja sama kita. Iya, saya 1:13:54 punya anak istri. Kalian kan enggak 1:13:55 punya anak istri. Ah, pergi deh. Gitu 1:13:57 gitu. Di gua tuh tidur berapa? Di guran 1:14:00 300 tahun. 1:14:01 Heeh. 1:14:02 Tambah 9. 9nya apa? 1:14:06 9 1:14:06 ditafsir 9 hari, 9 minggu, 9 bulan. 1:14:09 Tidak. Ini Quran mukjizat. Jadi 300 1:14:13 tahun masehi. 1:14:15 Kalau Anda nanti menghitung pakai tahun 1:14:16 hijrah, tambahin 9. 1:14:19 Oh. 1:14:19 Karena perbedaan antara Mesehi dan 1:14:21 hijrah dalam setahun 1:14:23 hampir 9 hari, 8 hari sekian jam. 1:14:26 Jadi dalam 300 tahun bedanya berapa? 9 1:14:30 tahun. Jadi kalau dihitung pakai tahun 1:14:31 hijrah dia tidur 309 tahun. Kalau pakai 1:14:35 tahun masih 300 tahun. Jumlah harinya 1:14:37 sama. 1:14:38 Iya. Iya. I 1:14:39 Quran tahun hijrahnya belum ada sudah 1:14:41 dibilangin. Nah itu yang bisa begitu 1:14:43 cuma Quran. Ajin. Masyaallah. Setiap 30 1:14:47 tahun 1:14:48 ee masehi nambah 1 tahun hijriah. 1:14:51 1 tahun. 1:14:51 He. 1:14:52 Jadi siapa yang umurnya 30 tahun kalau 1:14:54 dihitung pakai tahun hijrah 31. 1:14:56 Kalau umurnya 60 1:14:57 62. 1:14:58 62. Ah iya. Siap siap siap siap Ustaz. 1:15:02 Aji Haji. Masyaallah. Jazakumullah 1:15:03 khairan jaz Ustaz atas jawabannya. 1:15:05 Mudah-mudahan ikhwan akhwat diberi 1:15:07 kesempatan dan diberi hidayah dan 1:15:09 kemudahan untuk baca surat Alkahfi malam 1:15:12 ini sehingga kita dilindungi oleh cahaya 1:15:14 Allah Subhanahu wa taala sehingga kita 1:15:17 dihindari dari kemaksiatan. Amin. Amin 1:15:20 ya rabbal alamin. Ee Ustaz ee melihat 1:15:25 waktu magrib yang sudah mepet Ustaz 1:15:27 barangkali ada closing statement dari 1:15:29 Ustaz 1:15:31 ya kita doa aja sikitlah. 1:15:33 Ada, ada, ada barangkali. Iya. Siap. Ya, 1:15:35 itu insyaallahlah tenang-tenang Bapak 1:15:37 Ibu yang mendengar ni. Tenang saja. 1:15:39 Karena dalam semua hadis-hadis, dalam 1:15:42 semua mazhab apa, mazhab apapun 1:15:44 mengetahui itu hadisnya banyak. Betul. 1:15:47 Mutawatir ya. Di ahlusunah aja lebih 1:15:50 dari 1000. Akan datang Imam Mahdi. Terus 1:15:52 ada di kitab disebut ee tanda-tandanya 1:15:56 semua sudah muncul jadi sudah dekat. 1:15:58 Dunia juga kelihatan sudah pasang 1:16:00 kuda-kuda semua. Amerika ya, RRT semua 1:16:02 [tertawa] 1:16:03 sampai ke dekat-dekat kita di selatan 1:16:05 kita juga sudah ada kapal nuklir di 1:16:08 utara kita tempat Natuna juga sudah ada. 1:16:10 Tenang, tenang, tenang, tenang. Allah 1:16:12 akan kirim Imam Mahdi akan membantu 1:16:13 kita. Itu janji Allah. Tenang saja tidak 1:16:16 ada masalah. Siap. Siap saja siap 1:16:20 mental. Siap hati mau pulang ke Allah. 1:16:23 Mau pulang ke Allah tinggal bersama 1:16:25 Allah di sana. Senang. Tidak ada perang, 1:16:27 tidak ada ribut, tidak ada sengketa, 1:16:29 tidak ada apa-apa. Senang-senang saja. 1:16:32 Siap ibadah. Ingat Allah teh cukup. 1:16:35 Bismillahirrahmanirrahim. Allah. 1:16:43 Ya Allah, ya Karim, ya Rahman, ya Rahim, 1:16:44 bimbinglah kami ke jalan yang lurus, 1:16:47 jalan siratal mustaqim. Berilah kami 1:16:49 rezeki bertemu dengan imam zaman yang 1:16:51 akan datang. Jadikanlah kami ini 1:16:53 pengikutnya, bersamanya, membelanya, 1:16:56 mengikuti jejaknya, 1:16:58 dan mati syahid bersamanya. Wasallallahu 1:17:00 ala sayidina Muhammad w Muhammad. 1:17:01 Walhamdulillahiabbil alamin. 1:17:03 Alhamdulillahiabbil alamin. Jazakumullah 1:17:05 khairan jaz Ustaz Zain atas 1:17:06 penjabarannya dan juga jawaban dari 1:17:08 pertanyaannya. Semoga bisa jadi pintu 1:17:11 hidayah buat ikhwan akhwat sekalian. 1:17:12 Bisa mendapatkan taufik dari Allah 1:17:15 Subhanahu wa taala sehingga kita tetap 1:17:16 berada di jalan Allah subhanahu wa 1:17:18 taala, berada di cahaya Allah Subhanahu 1:17:21 wa taala sehingga kita terhindar dari 1:17:24 siap siapin air kepada anak. 1:17:27 Iya. Ikhwan akhwat ee untuk kajian 1:17:29 berikutnya atau barangkali ee untuk hari 1:17:32 ini siapkan air nanti di akhir acara 1:17:35 diminum ustaz ya? 1:17:36 Di rumah. 1:17:37 Oh di rumah. 1:17:38 Rumah ibadah malam Jumat kan? 1:17:39 Oh iya benar benar. 1:17:40 Kasih pagi minum anak-anak. 1:17:42 Oh iya benar benar ustaz ketika membaca 1:17:44 surat Alkahfi disiapkan air. Kemudian 1:17:46 setelah itu 1:17:47 pagi 1:17:48 paginya diminum. Masyaallah. Masyaallah. 1:17:50 Jazakallah khair ustaz amalannya qabilna 1:17:52 ijazah. Insyaallah, jazakumullah khair. 1:17:54 Eh, [mendengus] makasih juga Mas Atep 1:17:56 dan juga Mas Yusuf Subangkit. Di sini 1:17:58 ada Kak Abib, masyaallah menyimak dari 1:18:00 awal acara. Terima kasih banyak juga. 1:18:03 Terima kasih banyak Ikhwan Akhwat yang 1:18:04 menyimak dari rumah dari radio TV, Radio 1:18:08 Mobil dan juga YouTube Rasil TV. 1:18:10 Jazakumullah khairan jaza. Saya Isa 1:18:12 Alkaf mohon undur diri. Wasalamualaikum 1:18:14 warahmatullahi wabarakatuh. 1:18:16 Waalaikumsalam.