Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] Brail TV 0:23 [musik] 0:28 [musik] 0:31 Bismillahirrahmanirrahim. 0:32 Asalamualaikum warahmatullahi 0:33 wabarakatuh. 0:34 Waalaikumsalam warahmatullah. Shli ala 0:37 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:38 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:40 lagi hari ini, hari Jumat tanggal 25 0:43 Rabiul Akhir 1447 Hijriah atau tanggal 0:45 17 Oktober 2025. Kita jumpa lagi dalam 0:49 cara renungan di bawah naungan Al-Qur'an 0:51 untuk edisi tanya jawab. Silakan apabila 0:54 Anda punya pertanyaan langsung aja kirim 0:55 ke 0811999720. 1:00 Nanti insyaallah akan dijawab oleh Ustaz 1:01 Husein bin Hamid Alatas. Di sini juga 1:04 ada Oni Saputra dan ALG. Asalamualaikum, 1:06 Ustaz Husin. 1:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09 wabarakatuh. 1:09 Baik, kita mulai acara ini dengan 1:10 membaca al-Fatihah. 1:13 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:21 Bismillahirrahmanirrahim. 1:27 Alhamdulillahirabbil 1:30 alamin 1:33 arrahmanirrahim 1:38 maiki yaumiddin 1:43 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 1:50 ihdinasirathal 1:52 mustaqim 1:56 Adina anamta alaihim 2:00 ghairil magdubi alaihim waladin. 2:12 Amin. Alhamdulillah kita sudah membaca 2:13 al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan 2:15 kita dalam memahami jawaban-jawaban yang 2:17 diberikan oleh Ustaz Husin bin Hamid 2:19 Alatas. Baik, pertanyaan pertama dari 2:21 Ibu Wanda di Tangerang. Salam Ustaz 2:24 Husein. 2:26 Ustaz mohon penjelasannya mengenai surah 2:28 Al-Hadid 22 dihubungkan dengan usaha 2:31 manusia itu setiap bencana yang menimpa 2:33 di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri 2:37 semuanya telah di tertulis dalam lauful 2:39 mahfuz sebelum kamu mewujudkannya. 2:43 Sungguh yang demikian itu mudah bagi 2:45 Allah hubungannya dengan usaha manusia. 2:50 Bismillahirrahmanirrahim. 2:54 Alhamdulillahi 2:55 rabbil alamin. 2:58 Allahumma 3:00 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 3:04 Assalamualaika 3:06 ya Rasulullah. 3:09 Assalamualaika 3:10 ya nabi Allah. Assalamualaika ayyuhal 3:13 mabutu rahmatan lil alamin. 3:17 Wassalamu ala 3:19 ahli baitik thyyibin. 3:23 Wasalamu ala shahabati guril mayamin. 3:27 Wasalamu alaina wa ala ibadillahi 3:29 shihin. Wasalamualaikum warahmatullahi 3:32 wabarakatuh. 3:34 Allahumma atina minika rahmah waimna min 3:38 ladunka ilman nafi' wanfa'na bimaamtana 3:42 wu 3:45 menjawab pertanyaan ibu winda dari 3:48 Tangerang 3:50 berhubungan dengan firman Allah dalam 3:52 suratul hadid maa asoba mim musibatin 3:58 fil ardhi wala fi anfusikum 4:08 [berdehem] 4:09 inika alallahi yasir 4:13 likai laa taasau ala ma fatakum wala 4:17 tafrahu bima atakum 4:20 wallahu la yuhibbu kulla mukhtalin 4:24 fakhur. 4:29 Ibu Binda, [berdehem] 4:31 ayat ini 4:34 menerangkan kepada kita hakikat 4:38 pujian yang Allah Subhanahu wa taala 4:42 [berdehem] 4:43 lakukan kepada setiap manusia. 4:47 Dan ujian ini yang Allah tetapkan bagi 4:49 setiap manusia disesuaikan dengan 4:52 kemampuannya. 4:55 Allah menerangkan bahwa setiap manusia 4:58 bahkan sebelum dirinya diciptakan, 5:02 Allah Subhanahu wa taala telah 5:05 menentukan 5:06 apa yang akan diterima. 5:09 Baik itu dari 5:11 rezekinya, 5:13 [berdehem] 5:15 begitu pula 5:17 berbagai macam kebaikan yang akan 5:19 diterima. Demikian pula berbagai macam 5:24 kesulitan, 5:26 cobaan dan kesempitan yang dihadapi. 5:29 [berdehem] 5:33 Semua ini sebagai ujian dari Allah. 5:37 Lalu 5:39 Allah Subhanahu wa taala melihat 5:42 bagaimana kita menghadapi ujian 5:44 tersebut. 5:46 Pada saat Allah Subhanahu wa taala 5:48 memberikan kita rezeki, 5:50 kelapangan, 5:52 kesehatan, kemudahan, 5:55 apakah kita bersyukur ataukah sebaliknya 5:58 kita ingkar. 6:01 Begitu pula pada saat kita dicoba dengan 6:03 kesulitan, kesempitan, dengan penyakit 6:07 atau salah seorang yang kita cintai baik 6:10 istri 6:12 atau pasangan hidup kita atau orang tua 6:14 kita dipanggil oleh Allah Subhanahu wa 6:17 taala. Ini cobaan yang datang dari 6:18 Allah. 6:20 Apakah kita menerima 6:24 ketentuan Allah, menyikapinya dengan 6:27 penuh sabar sambil mengatakan innillah 6:30 wa inna ilaihi rojiun? 6:32 Ataukah kita berputus asa? 6:36 Kita merasa kehilangan tambatan dan 6:38 pegangan hidup kita. Padahal sebetulnya 6:42 yang menjadi tambatan pegangan hidup 6:44 kita yang sebenarnya adalah Allah. Nah, 6:47 yang menjadikan Allah sebagai tambatan 6:50 hidupnya pada saat dia kehilangan 6:52 sesuatu, dia akan menerima dengan hati 6:55 lapang. Allah akan menentramkan hatinya. 7:01 Allah berfirman dalam suratul hadis, 7:03 coba ibu renungkan, ma asoba 7:07 mim musibatin fil ardhi wala fi 7:10 anfusikum illa fi kitabim min qobli 7:14 anabraaha. 7:16 Tidak ada satu musibah yang menimpa 7:19 seseorang. 7:22 Baik kejadian yang terjadi di bumi 7:25 seperti gempa bumi, 7:27 longsor, 7:29 banjir, atau katakanlah wabah pandemi 7:33 seperti yang terjadi pada masa Covid 7:36 kemarin 7:37 yang meluas ke seluruh mancanegara. 7:43 Tidak ada satu musibah yang terjadi di 7:46 bumi atau pada diri kalian, melainkan 7:49 semua itu telah dicatat, ditulis oleh 7:52 Allah dalam kitabnya 7:56 sebelum bahkan kami menciptakannya. 7:59 Artinya tercatat di Lauh Mahfuz yang 8:02 terjaga, terpelihara. 8:07 Lalu Allah terangkan, innalika alallahi 8:10 yasir. Sesungguhnya bagi Allah semua ini 8:13 amat mudah. 8:15 Karena Allah ilmunya, pengetahuannya, 8:19 begitu pula kekuasaannya tidak dibatasi 8:21 oleh waktu dan ruang. Kita harus tahu 8:25 bahwa waktu dan ruang adalah ciptaan 8:28 Allah. Waktu dan ruang membatasi kita, 8:31 tapi tidak membatasi Allah. Itu amat 8:33 mudah bagi Allah. 8:35 Lalu ketika Allah menerangkan sebab 8:39 hikmah di balik keterangan ini 8:42 sebetulnya kembali kepada manusia 8:44 manfaatnya. 8:45 Likai la taau ala ma fatakum. 8:49 Agar kalian setelah mendengarkan hal ini 8:52 dari Allah, kalian tidak larut dalam 8:55 kesedihan, 8:57 dalam duk atas apa saja yang menimpa 9:00 kalian. 9:03 Karena kalian tahu bahwa ini merupakan 9:06 ujian yang datang dari Allah. Menguji 9:08 kita dengan perginya orang yang kita 9:10 cintai, 9:12 berkurangnya harta kita atau datangnya 9:15 penyakit yang menimpa kita. Seperti yang 9:17 Allah terangkan dalam suratul baqarah. 9:21 W nabluwanakum 9:23 bisyaaiim minal khaufi wal juui wa 9:27 naqsim minal amwali wal anfusiaratirin. 9:32 Sungguh kami akan menguji kalian karena 9:34 dunia tempat ujian 9:37 dengan dosis rendah dari rasa takut. 9:42 Kalau rasa takut yang sebenarnya tidak 9:44 mungkin kita bertahan tapi bisyaiin min 9:46 kf wuj sedikit rasa takut dan lapar. 9:51 bisyain min khaufi walqs minal amwali 9:55 wal anfusiarat atau berkurangnya harta 9:59 atau katakan perginya orang yang kita 10:03 cintai 10:05 watsamarat begitu juga hasil-hasil bumi 10:08 yang berkurang lalu Allah katakan 10:11 wabasyir shobirin sampaikan kabar 10:13 gembira bagi orang yang bersabar 10:17 wabasyirin alladina 10:25 itu mereka yang terkena musibah mereka 10:27 tidak goncang tapi langsung mereka sadar 10:31 innalillah. Jangankan yang pergi, 10:35 semua ini yang ada pada kita adalah 10:38 milik Allah. Harta bukan milik kita, 10:41 tapi titipan dari Allah sebagai ujian 10:44 anak kita, pasangan hidup kita, orang 10:46 tua kita. Innalillah. Sesungguhnya kita 10:49 adalah milik Allah wa inna ilaihi rojiun 10:52 dan kita juga kelak akan kembali kepada 10:54 Allah. [berdehem] 10:57 Jadi Allah terangkan ya dengan 10:59 keterangan ini yang mencatat 11:01 cobaan-cobaan yang telah ditetapkan 11:04 Allah untuk 11:06 membuat kita tidak larut dalam duka. 11:10 Tapi juga dalam waktu yang sama kalau 11:12 kita menerima kebaikan wala tafarahu 11:15 bima atakum kalian jangan bersukaria 11:17 beriffororia dengan apa yang kalian 11:19 terima dari Allah dalam bentuk kebaikan, 11:22 kesehatan jangan kalian lupa dan bangga 11:24 diri 11:28 tapi kalian hendaknya bersyukur kepada 11:30 Allah lain syakartum laazidannakum 11:33 walain kafartum inna adzabiadid 11:36 lalu Allah subhanahu wa taala terangk 11:39 wallahu 11:42 Allah paling tidak suka sama orang yang 11:44 angkuh fakhur lagi bangga diri. Mukhtal 11:48 yang angku bangga dengan dengan apa? 11:51 Dengan bahasa tubuhnya. 11:54 Pamer ya. Sedangkan fakhur yang suka 11:58 membanggakan nikmat-nikmat yang Allah 12:00 berikan tapi dia tidak berbagi dengan 12:02 apa yang Allah berikan sebagai ungkapan 12:04 syukurnya. 12:06 Jadi, Ibu berkaitan dengan ayat ini, 12:09 sebetulnya ayat ini menerangkan cobaan 12:11 yang Allah tetapkan bagi setiap orang 12:14 dan cobaan ini langsung ditetapkan oleh 12:16 Allah. 12:18 Tinggal bagaimana sikap kita itu yang 12:21 bakal ditanya pada saat menerima 12:23 kebaikan atau menghadapi keburukan? H 12:28 dan keterangan ayat ini sudah berulang 12:30 kali ya kita [berdehem] terangkan 12:33 baik melalui radio rasil atau melalui 12:36 umatan wahidah. 12:38 Nah, Rasulullah sallallahu alaihi 12:41 wasallam pernah memberikan satu 12:43 perumpamaan. 12:45 Dia membuat sebuah gambar persegi 12:48 panjang. Kotak persegi panjang. 12:51 Lalu Rasulullah menggaris ya lurus ya 12:54 dari bawah ke atas tapi melintasi garis 12:58 apa? Garis yang di ujung melintasinya. 13:02 Rasulullah mengatakan garis ini 13:04 merupakan perjalanan hidup manusia 13:07 sedangkan 13:09 garis yang melintang ya pada ujung 13:12 persegi panjang merupakan ajalnya. Tapi 13:14 ternyata angan-angannya melintasi apa? 13:18 Melintasi garis tersebut. 13:20 [mendengus] 13:20 Lalu setelah itu Rasulullah mulai 13:22 membuat garis melintang di tengah-tengah 13:24 kotak. 13:24 H 13:25 dia mengatakan ini cobaan yang akan 13:27 dilalui manusia. [mendengus] 13:29 Bagaimana dia menghadapi cobaan 13:31 tersebut? Jadi yang Allah Subhanahu wa 13:34 taala tanya di hari kemudian nanti sikap 13:37 kita di hadapan cobaan tersebut baik 13:39 kelapangan, kesempitan, sehat atau 13:42 penyakit, rezeki yang luas atau sempit. 13:45 Allah menguji kita bagaimana kita 13:47 berhadapan dengan ujian tersebut. Apakah 13:50 akan selalu ingat kepada Allah, 13:52 bersyukur dalam menerima nikmat, sabar 13:55 dalam menghadapi cobaan? Apakah kita 13:58 akan ingkar 14:00 dan kita frustasi, berputus asa pada 14:03 saat kita menghadapi cobaan? Jadi, Ibu 14:07 harus memahami bahwa yang ditetapkan 14:09 Allah ujiannya. 14:12 Sedangkan yang kita pertanggungjawabkan 14:15 sikap kita di hadapan uji tersebut. 14:18 Wallahuam. 14:20 Baik, selanjutnya dari Bapak Mukhtar di 14:21 Bogor. Asalamuin. 14:23 Waalaikumsalam. 14:24 Ustaz, tanahnya kosong. Yang tidur, yang 14:26 tidak terpakai apakah terkena zakat 14:28 juga? 14:30 Allah Subhanahu wa taala 14:33 melarang kita untuk melakukan perbuatan 14:36 tabzir. 14:38 Perbuatan tabzir. 14:41 Kalau kita memiliki lahan yang bisa 14:44 [berdehem] menghasilkan, 14:47 kita abaikan tanpa kita manfaatkan, maka 14:50 kita termasuk orang yang menyia-nyiakan 14:52 nikmat Allah. 14:54 [berdehem] 14:54 Oleh karena itu kalau kita punya lahan 14:57 tidur manfaatkan 15:01 bisa kita menalami sesuatu [berdehem] 15:04 seperti saya menjumpai 15:07 seorang menjumpai apa ada tanah kosong 15:10 luasnya hanya 200 m. Pemilik tanah 15:13 tersebut membiarkan [berdehem] tanah 15:14 tersebut. Akhirnya seorang minta izin 15:17 untuk menanam di tempat tersebut. 15:19 Pemilik tanahnya mengatakan, "Silakan 15:21 ditanami ya pohon-pohon pisang yang 15:24 tidak membutuhkan perawatan yang banyak. 15:27 Ternyata tanah 200 m tersebut 15:28 menghasilkan apa? Menghasilkan pohon 15:31 pisang yang amat banyak. 15:33 Bisa bermanfaat bagi yang menanam, 15:36 bermanfaat juga bagi yang apa? Yang 15:39 menikmati pisang tersebut. Ternyata 15:41 hasilnya luar biasa. Ditanami 15:42 pisang-pisang tanduk yang besar-besar. 15:45 [mendengus] 15:47 Kalau dia memang tanah perkebunan 15:49 pertanian, kita sia-siakan. Kita bukan 15:52 hanya menyia-nyiakan nikmat Allah, kita 15:54 melakukan dosa. 15:55 Karena banyak orang yang butuh, kita 15:58 memiliki lahan yang bisa ditanami. Kalau 16:00 Anda tidak mau menanami langsung, 16:02 serahkan pada orang yang menanam. bisa 16:05 Anda bagi hasil, bisa Anda menginfakkan 16:09 semua hasilnya sebagai zakat dan infak 16:13 di jalan Allah sebagai ungkapan syukur 16:15 Anda kepada Allah Subhanahu wa taala. 16:17 Tapi jangan membiarkan ladang kita, 16:20 tanah kita mati, tidak bermanfaat, maka 16:24 kita termasuk orang yang menyia-nyiakan 16:26 amanat Allah. Wallahuam. 16:28 Kemudian dari Ibu Riri. Asalamualaikum 16:30 Ustaz Husein. 16:31 Waalaikumsalam warahmatullah. orang tua 16:32 apakah boleh memberi intervensi kepada 16:35 guru yang menghukum anak kita sebagai 16:39 muridnya dari Bu Riri di Podorangon. 16:43 Bismillahirrahmanirrahim. 16:44 Ibu Riri, 16:48 antara guru dan orang tua diperlukan 16:52 kerja sama untuk menghasilkan anak didik 16:56 yang baik dan sempurna. [berdehem] 16:59 Guru mengajarkan anak-anaknya 17:03 juga melalui akhlak dan perilakunya 17:05 menumbuhkan juga rasa hormat di hati 17:07 anak-anak kepada gurunya. Dan orang tua 17:10 juga harus apa? 17:11 Orang tua juga harus memberikan dukungan 17:14 kepada 17:16 guru untuk menanamkan rasa hormat di 17:19 hati murid agar bisa betul-betul 17:21 mengambil ilmu yang bermanfaat. Tapi 17:24 guru juga menanamkan di hati anak-anak 17:26 rasa hormat. 17:28 kebaktian kepada kedua orang tuanya. 17:32 Apabila guru menjumpai ya 17:35 anak didiknya katakan melakukan 17:38 pelanggaran ya pada masa kanak-kanak 17:40 baik itu anak SD atau anak SMP bahkan 17:43 anak SMA. Maka guru bukan melampiaskan 17:47 marahnya dengan cara yang tidak 17:49 terkontrol 17:51 tapi berupaya bagaimana bisa apa 17:54 menyadarkan anak tersebut mendidiknya 17:56 dengan baik. 17:58 Kalau perlu dia berkonsultasi pada orang 18:00 tua anak ini bekerja sama bagaimana 18:03 menghadapi anaknya. Adapun cara-cara 18:06 menggunakan rotan ya sebagai pemukulan 18:11 atau melarang anak tersebut untuk masuk 18:14 ke dalam kelas ini akan mendorong anak 18:18 tersebut untuk apa? Memanfaatkan waktu 18:21 kosongnya dalam perbuatan yang sia-sia. 18:24 bahkan bisa berteman dengan kawan-kawan 18:26 yang tidak baik. Jadi hukuman yang 18:29 diberikan buat anak hendaknya hukuman 18:31 yang mendidik dia. 18:35 Pada saat kita kanak-kanak dulu, 18:37 pada saat kita nakal mengabaikan 18:40 [mendengus] 18:41 kewajiban kita, guru memerintahkan kita 18:44 atau orang tua untuk menyalin. 18:47 Katakan kita mengabaikan ee satu mata 18:49 pelajaran. Maka sebagai hukuman bukan 18:52 dikeluarkan dari sekolah. Kita disuruh 18:54 menyalin materi kita ya sebanyak 18:58 berlembar-lembar 19:00 dengan kita menyalin mau tidak mau apa 19:02 kita kan menghafal menguasai kan. 19:05 Jadi diberikan tugas ya atas pelanggaran 19:07 dia bukan disuruh berdiri di sekolah 19:09 dipermalukan di hadapan teman-temannya. 19:12 Bukan juga dikeluarkan dari sekolah 19:14 hingga dia liar bermain-main. 19:17 Bukan juga dengan mempermalukan anaknya 19:19 di hadapan orang tuanya. Terkadang guru 19:21 memanggil orang tua dipermalukan ya 19:24 bahkan di hadapan teman-temannya. Nah, 19:27 kalau kita permalukan anak ini bukan 19:29 akan membuat dia hormat dan tunduk malah 19:31 akan membuat anak ini menjadi-jadi. 19:35 Jadi alangkah indahnya orang tua dan 19:37 guru bekerja sama dalam mendidik anak 19:40 tersebut. Kalau ada pelanggaran hukum 19:44 tapi hukuman yang tidak sama sekali apa? 19:46 mencederai dia, mempermalukan dia. 19:48 Karena anak kecil punya rasa malu. 19:50 Hm. 19:51 Kalau kita jaga dan tidak mempermalukan 19:54 dia, dia akan menghargai gurunya. 19:57 Kemudian orang tua mendukung gurunya. 19:59 Jadi kalau si murid mengadu pada orang 20:01 tua karena mendapatkan hukuman, jangan 20:03 dibela. Tapi kalau gurunya menghukum 20:06 sewenang-wenang atau katakan dengan 20:08 pemukulan ya dengan cara-cara yang tidak 20:11 mendidik, orang tua perlu mengingatkan 20:13 guru tersebut. 20:15 Baik langsung ya kalau bisa 20:17 diberitahukan kalau tidak menghiraukan 20:19 dilaporkan kepada kepala sekolah. He. 20:22 Oleh karena itu sekolah ini tempat 20:23 pendidikan bukan hanya tempat belajar 20:25 menimba informasi tapi tempat pendidikan 20:29 yang bertujuan untuk apa? menumbuhkan 20:32 makarimul akhlak. Apa artinya? Dia 20:34 pandai katakan dia meraih gelar PhD, 20:37 tapi kalau tidak berakhlak hanya akan 20:39 melahirkan sampah-sampah yang merusak 20:41 bangsa negara seperti saat ini. 20:44 Oleh karena itu, eksistensi satu bangsa 20:49 itu apabila anak-anak bangsa itu 20:51 berakhlak baik, berakhlak mulia, 20:55 menghormati yang tua, menyayangi yang 20:58 kecil, mencintai yang sebaya, bekerja 21:01 sama, bersikap jujur, amanat, menegakkan 21:04 keadilan, ini yang bisa membangun bangsa 21:07 dan negara kita. Jadi hendaknya orang 21:09 tua bekerja sama kalau guru ya katakan 21:12 melakukan kesalahan diingatkan. 21:15 Oleh karena itu guru-guru seharusnya 21:17 yang dipilih adalah orang-orang yang 21:18 dewasa. Menjadi guru itu tidak gampang. 21:20 H 21:21 jangan justru guru diperlakukan dengan 21:23 perlakuan yang tidak baik. Akhirnya 21:24 orang tidak mau jadi guru. Ya, oleh 21:27 karena itu harus dipilih untuk guru ini 21:29 untuk orang yang terbaik akhlaknya, 21:31 nilainya supaya dia mampu untuk mendidik 21:34 anak-anak kita dalam pendidikan yang 21:36 baik. Oleh karena itu, martabat guru 21:38 benar-benar harus dihormati. 21:42 Guru yang baik yang bisa mendidik anak 21:43 tersebut untuk menjadi manusia yang 21:45 mulia, memanfaatkan potensinya, dan 21:48 hormat kepada kedua orang tuanya. 21:49 Wallahuam. 21:51 Baik, Salam dari Badar di Pamulang. 21:52 Asalamualaikum Husin. 21:53 Waalaikumsalam war 21:54 jika ada orang kaya raya, umrah, bahkan 21:57 haji berkali-kali tiap tahun, lebih 21:59 utama mana jika diberikan kesempatan 22:02 kepada orang yang belum berumrah atau 22:03 haji dari Badar di Pamulang? Orang yang 22:06 melakukan haji berulang-ulang setiap 22:08 tahun bisa malah melakukan dosa 22:13 karena dia [berdehem] mengambil hak-hak 22:15 orang yang belum berhaji menambahkan 22:18 kesempitan di tanah suci. Ya. 22:22 Kemudian apa yang diinfakkan itu ya 22:26 sebetulnya bisa menjadi sia-sia. 22:30 Dia 22:31 berhaji ke tanah suci. mungkin dia 22:33 menikmati suasana berhaji, berwisata 22:35 yang amat indah. Yang Allah wajibkan 22:38 haji satu kali. 22:40 Kalau seandainya uang yang didapatkan 22:44 yang didapatkan ya 22:47 untuk kebutuhan haji digunakan untuk 22:49 membantu saudara-saudaranya yang 22:51 membutuhkan, kerabat-kerabatnya untuk 22:54 pendidikan itu akan lebih bermanfaat. 22:56 Atau kalau kita jumpai orang sekalian 22:58 kita cukup, kita bisa gunakan untuk 22:59 menghajikan orang yang belum haji. Dia 23:02 mendapatkan pahala wajib. 23:03 H 23:04 dia sudah melakukan kewajiban, dia 23:06 mendapatkan lagi pahala orang yang 23:08 melakukan haji yang wajib. Lebih besar 23:10 lagi manfaatnya. 23:12 Karena ini merupakan rukun Islam. Jadi 23:14 dia membantu seorang untuk melaksanakan 23:16 rukun Islam. Betapa indahnya. 23:18 Tapi kalau dia haji berulang kali, 23:20 lama-kelamaan dia tidak akan merasakan 23:23 getaran haji. Malah Allah akan palingkan 23:26 wajahnya dari orang tersebut. Karena dia 23:29 apa? Mengabaikan orang-orang yang butuh 23:32 di sekelilingnya. Hanya untuk kesenangan 23:34 dia berhaji. Mirip dengan orang yang 23:36 berwisata, bukan orang-orang yang datang 23:38 ke hadapan Allah Subhanahu wa taala. Ada 23:41 sebuah kisah menarik, 23:44 ada seorang alim 23:47 kira-kira ya pada masa khilafah Bani 23:51 Abbas, 23:52 dia sudah berniat untuk melakukan ibadah 23:56 haji. He. 23:58 Dia sudah pernah melakukan haji, tapi 24:00 sekian lama dia ingin berangkat ke tanah 24:01 suci. Dia sudah persiapkan bekalnya, 24:04 demikian [berdehem] pula kafilahnya. 24:08 ketika dia meninggalkan 24:10 [berdehem] Irak, 24:13 keluar dari pintu kota. Karena pada 24:15 zaman dahulu kan kota ada apa? 24:17 Ada pintunya. 24:17 Ada pintunya. Mereka keluar dari pintu 24:19 kota Bawwabah Almadinah. 24:22 [mendengus] 24:23 Ketika [berdehem] dia melakukan 24:24 perjalanan di pinggir jalan ya, setelah 24:27 keluar dari pintu kota cukup jauh, dia 24:30 menjumpai seorang wanita sedang 24:32 mengupasi 24:34 kulit ayam yang telah membangkai. 24:36 Hm. 24:38 mengupasi [berdehem] 24:39 ya membersihkan ayam yang membangkai. 24:45 Maka orang alim ini bertanya, 24:48 "Anti muslimah?" 24:50 Apa kamu seorang muslimah? 24:53 Si perempuan mengatakan, "Naam ana 24:54 muslimah." 24:57 Amina anallaha haral maal muslimin. 25:01 Apa kamu tidak tahu ayatal marah bahwa 25:03 Allah mengharamkan 25:05 bangkai terhadap orang-orang muslim? 25:09 Dijawab [berdehem] 25:11 oleh wanita ini, inat muharramatan 25:14 alaika 25:16 faqad abahallahuli. Kalau seandainya dia 25:19 haram bagi kamu, Allah subhanahu wa 25:21 taala membolehkan 25:23 bangkai ini untuk saya. 25:26 Si ulama bertanya, 25:28 [mendengus] "Min ainaik?" Dari mana kamu 25:30 bisa mengatakan hal tersebut? Dijawab, 25:33 "Famanirin 25:36 walain 25:37 fainbaka gfururah rahim." Siapa yang 25:40 terdesak 25:43 ghairin 25:44 bukan karena dia ingin melakukan 25:46 pelanggaran [berdehem] 25:48 walaadin bukan karena keinginannya dia 25:51 makan bukan juga orang yang melanggar 25:54 batas. Maka Allah maha pengampun lagi 25:56 maha penyayang. Lalu dia berkata kepada 25:59 orang tersebut, "Tahukah kamu? 26:01 Saya di rumah anak-anak saya dalam 26:03 keadaan lapar beberapa hari tidak 26:04 makan." 26:07 Hm. 26:09 Terpaksa 26:10 karena saya tidak menjumpai makan untuk 26:13 keluarga, saya datangi tempat sampah ini 26:17 untuk mengambil ayam yang telah 26:18 membanggainya. 26:20 Si alim ini langsung 26:24 berkata, "Tunjukkan coba ke tempat 26:26 kamu." 26:28 Dia datangi tempat wanita ini. 26:31 Hm. 26:32 Ternyata wanita ini bersama penduduk 26:34 sekitarnya semua dalam keadaan susah. 26:37 H. 26:38 Akhirnya dia bilang kepada 26:41 pengikut-pengikutnya yang pergi bersama, 26:44 "Semua perbekalan yang kita bawa 26:47 serahkan kepada mereka. 26:49 Hm. 26:50 Untuk kebutuhan mereka. 26:53 Lalu pengikut bertanya, "Apa kamu tidak 26:54 akan pergi haji?" Dia bilang, "Ini lebih 26:57 utama daripada haji yang kita lakukan." 26:59 Masyaallah. 27:00 Jadi, semua perbekalannya, uang yang 27:03 dibawa digunakan untuk kebutuhan wanita 27:06 bersama penduduk kampung di tempat 27:08 tersebut. 27:10 Dia pulang ke rumah tapi dengan hati 27:12 yang lebih tenang, bahagia dibandingkan 27:16 niat keberangkatan dia untuk pergi haji 27:19 ke tanah suci. 27:21 Waktu berlalu, [mendengus] 27:23 Haji 27:25 telah usai para jemaah kembali ke 27:27 kampung halaman. 27:29 Tahu-tahu dia berjumpa 27:32 dengan siapa? Dengan orang-orang yang 27:34 pulang haji. Setiap berjumpa dia peluk 27:36 ini orang. Alhamdulillah saya bertemu 27:38 kamu di Makkah. 27:41 Masyaallah. 27:43 Yang satu lagi mengatakan kita bertemu 27:45 di Arafah. Satu lagi mengatakan kita 27:47 bertemu di Muna. Satu lagi mengatakan 27:49 bertemu di Madinah. Dia terheran-heran 27:52 enggak ke sana ya. 27:55 Dia diam ya. Tidak mengatakan bahwa dia 27:58 tidak pergi haji. Subhanallah. Dia 28:00 bertanya-tanya dia tidak berangkat. Tapi 28:02 apa? 28:04 Tapi ternyata 28:07 orang-orang mengatakan berjumpa dengan 28:09 dirinya. Akhir dia malam hari dia tidur 28:12 dalam mimpinya Allah telah memerintahkan 28:15 malaikat untuk berhaji 28:18 menggantikan diri. 28:19 Masyaallah. 28:22 Jadi jangan kita lebih banyak apa 28:25 melakukan ibadah ritual yang kita 28:27 lakukan berulang-ulang. Padahal dengan 28:30 biaya yang besar yang kita keluarkan 28:32 seperti berhaji maupun berumrah, orang 28:34 di sekeliling kita ini banyak yang 28:37 menantikan uluran tangan kita. Yang 28:40 sulit, yang sakit, yang butuh pendidikan 28:44 anaknya untuk makan mereka, ada juga 28:47 yang ingin membayar hutang. Banyak 28:49 cobaan yang kita hadapi. Jadi kita 28:51 beragama seharusnya berpikir positif. 28:55 Berpikir untuk betul-betul memberikan 28:58 manfaat bagi orang di sekeliling kita 29:00 daripada hanya kesenangan sesaat yang 29:02 kita nikmati dengan berpergi umrah 29:04 padahal sudah melakukan berulang kali 29:06 atau berhaji. Lalu kita banggakan saya 29:09 sudah 20 kali haji. Ini semua sebetulnya 29:12 tidak akan membuat rahmat Allah terbuka 29:16 baginya. kesenangan yang dirasakan, uang 29:18 yang didapatkan, akhirnya bisa saja 29:20 merupakan uluran dari Allah Subhanahu wa 29:22 taala. [mendengus] 29:24 Ada yang mengatakan bahwa orang tersebut 29:26 ya yang membatalkan hajinya bernama 29:30 Ibnul Mubarak, seorang alim terkenal ya 29:33 di Irak. Nah, sejauh mana kebenaran dari 29:37 cerita ini? Karena kita tidak mengalami 29:39 langsung, kita tidak bisa memastikan, 29:41 tapi ini merupakan pelajaran buat kita. 29:45 Saya yakin Allah akan lebih senang 29:47 menyaksikan hambanya yang menggunakan 29:50 hartanya sebagai bekal haji ke tanah 29:52 suci untuk mereka-mereka yang 29:55 membutuhkan. Mudah-mudahan ini menjadi 29:57 pelajaran yang baik buat kita semua. 29:59 Wallahuam. 30:00 Baik, selanjut dari Bapak Rohili di 30:02 Pulau Gebang. Asalamualaikum Ustaz 30:04 Husin. 30:05 Waalaikumsalam. 30:05 Izin bertanya. Jika seseorang mukmin 30:08 dalam hidupnya belum pernah khatam 30 30:10 juz Quran, bagaimana nanti di hadapan 30:13 Allah? 30:15 Bismillahirrahmanirrahim. 30:18 Yang perlu menjadi perhatian kita bukan 30:20 mengkhatamkan seluruh Al-Qur'an, 30:24 tapi bagaimana kita 30:27 belajar hidup dari Al-Qur'an. Karena 30:30 Al-Qur'an merupakan pedoman hidup. 30:34 Kita membaca ayat-ayat Allah, kita 30:37 jadikan sebagai pelajaran yang 30:39 meluruskan hidup kita, mengarahkan kita 30:43 sesuai dengan petunjuk Allah Subhanahu 30:45 wa taala. Ada orang membaca Al-Qur'an 30:50 dalam satu minggu bisa dua kali khatam. 30:53 Bahkan ada yang tiga kali khatam. 30:56 Tapi sedikitp 30:59 sekali bekas bacaannya dalam hatinya 31:01 maupun perilakunya. Dia hanya 31:03 mengkhatamkan Quran sebanyak-banyaknya, 31:05 bahkan membacanya dengan dengan apa? 31:08 Dengan cepat. Saya teringat kepada doa 31:10 Imam Jafar Assadiq. 31:13 Ya Allah, ketika dia akan membaca 31:14 Al-Qur'an, aku membuka kitab 31:17 perjanjian-Mu 31:20 yang kau turunkan kepada nabimu. 31:24 Ya Allah, 31:26 jadikan bacaanku 31:31 sebagai renungan dan tafakur dan jadikan 31:34 juga tafakurku, ya Allah sebagai 31:37 pelajaran yang menempah diriku. 31:41 Jangan kamu menutup dan menyegel 31:45 hatiku. Begitu pula pendengaranku dari 31:48 ayat-ayatMu. 31:50 Begitu pula jangan kamu 31:53 letakkan pada pandangan mataku 31:57 isyawah yang membuat aku tidak dapat 32:00 mengambil manfaat dari ayat-ayat dan 32:02 bimbingan serta petunjukmu. 32:05 Jadikan qiraatku, bacaanku bacaan yang 32:07 penuh dengan tartil dan tadabur. Jangan 32:10 kau jadikan bacaanku sebagai bacaan 32:13 hadurramah 32:15 yang 32:16 bergegas-gegas tanpa meresapi maknanya. 32:19 Jadi kalau seandainya [mendengus] 32:23 dia membaca Al-Qur'an ayat demi ayat 32:26 sesuai dengan kemampuan dia, terkadang 32:28 ada orang-orang tua tidak mampu untuk 32:30 belajar Al-Qur'an lebih banyak. Dia 32:33 hanya menghafal surah-surah tertentu, 32:35 dia pelajari isinya. Tapi dia suka pada 32:38 Al-Qur'an, mendengarkan juga Al-Qur'an 32:40 yang dibacakan padanya. Maka setiap 32:43 orang sesuai dengan kemampuannya. 32:46 Adapun mereka-mereka yang membaca 32:48 Al-Qur'an dengan baik, apabila mereka 32:50 membaca dengan tartil, penuh dengan 32:53 renungan, kemudian mereka hayati, bukan 32:56 hanya lisan yang membaca, tapi hati juga 32:59 membaca. [berdehem] Kemudian 33:00 merenungkan, memikirkan, dan mengikuti 33:04 petunjuk Allah. Ini yang Allah subhanahu 33:06 wa taala sebutkan dalam surah al-Anfal. 33:09 Innamal mukminun 33:12 alladzina idza ukirallahu wajilat 33:14 qulubuhum. Sesungguhnya orang-orang yang 33:17 beriman yang sebenarnya kalau disebutkan 33:19 nama Allah bergetar hati mereka. 33:23 Waat alaihim ayatuhu. 33:26 Kalau ayat-ayat Allah dibacakan 33:29 bertambah iman mereka. 33:33 Dan mereka sepanjang hidup mereka hanya 33:36 bersandar, berserah diri kepada Allah 33:38 Subhanahu wa taala. Indah sekali. 33:42 Jadi, mari bersama-sama kita membaca 33:45 tapi dengan mengkhusyukkan hati kita 33:47 merenungkan ayat-ayatnya. Jangan kita 33:50 biarkan berlalu begitu saja. Akhirnya 33:52 lama-kelamaan hati kita mengeras. 33:54 Sebagaimana firman Allah dalam suratul 33:56 hadid, 33:58 alam y'ni lilladzina amanu anya 34:01 qulubuhumikrillah 34:02 w nazala minal haq yakunu kalladina utul 34:07 kitaba minq alaihimul amadu faqatubuhum 34:12 fas. Apakah belum tiba waktunya bagi 34:15 orang yang beriman untuk mengkhusyukkan 34:18 hati mereka dalam berzikir kepada Allah? 34:22 Dalam merenungkan juga 34:25 kitab yang Allah turunkan yang berisikan 34:27 kebenaran. 34:29 Dan jangan mereka mencontoh para ahli 34:31 kitab sebelumnya. 34:33 Karena lama hati mereka diabaikan dari 34:36 zikir, dari tafakur, merenungkan 34:38 ayat-ayat Allah, hati mereka mengeras 34:40 dan membatu. Akhirnya kebanyakan mereka 34:43 menjadi orang-orang yang fasik. 34:48 Ee kepada Bapak yang bertanya, 34:50 ketahuilah bahwa sahabat-sahabat Nabi 34:52 tidak semuanya menghafal Quran. Kalau 34:55 salah seorang dari mereka menghafal 34:57 Albaqarah dan Alimran sudah dianggap 34:59 sebagai ulama sahabat. Jadi tidak 35:01 semuanya hanya beberapa gelintir yang 35:03 menghafal seluruh Al-Qur'an ya. Sebagian 35:06 besar tidak menghafal Al-Qur'an. Nah, 35:09 mereka membaca sesuai dengan catatan 35:12 yang ada di tangan mereka ya. Karena 35:15 Al-Qur'an belum disebar luaskan. 35:18 Tapi itu betul-betul menjadi pegangan 35:21 hidup mereka. Mereka mempelajari, 35:22 mengamalkan apa-apa yang mereka pahami 35:25 hingga mereka menjadi sahabat-sahabat 35:27 mulia. Nah, saat ini alhamdulillah Quran 35:29 mudah untuk kita baca. Yang mempelajari 35:32 Al-Qur'an juga cukup banyak. hendaknya 35:34 ingatkan pada kita, pada anak-anak kita, 35:36 keluarga kita membaca dengan tartil, 35:39 tidak tergesa-gesa. Kemudian selesai 35:41 baca, coba dibaca terjemahannya 35:43 didengarkan oleh seluruh keluarga. 35:45 Mudah-mudahan bermanfaat. Wallahuam. 35:47 Baik. Kemudian dari bab 35:50 Asalamualaikum Ustaz Husin. 35:52 Waalaikumsalam warahmatullah. 35:53 Dari Bapak Hadi di Pasar Minggu. Apa 35:55 janji Allah di akhirat bagi hambanya 35:57 yang menjalankan amanah dalam konteks 35:59 dalam dunia kerja? dari Bapak Hadi. 36:05 Amanah merupakan 36:09 salah satu makarimul akhlak. 36:13 Dan kita tahu bahwa hidup kita 36:15 seluruhnya adalah amanah. 36:19 Hidup kita adalah amanah. Maka orang 36:22 yang menunaikan amanat Allah Subhanahu 36:25 wa taala dalam hidup ini maka merekalah 36:27 orang yang sukses. 36:29 Allah berfirman pada akhir suratul 36:32 Ahzab. Inna aradnal amanata alas 36:35 samawati wal ardhi wal jibali. 36:39 Faabaina an yahmilnaha wa asfaqna minha 36:42 wahamalahal insan innahu kananauman 36:45 jahula. 36:49 Sesungguhnya kami telah menawarkan 36:51 amanat. 36:53 Telah menawarkan amanat. Artinya 36:56 kehidupan berstatus amanat seperti 36:59 kehidupan kita ini. 37:02 Inna aradnal amanata alas samawati wal 37:05 ardhi wal jibal faabaina yahmilnaha 37:10 wa asfaqna minha wamalahal insan 37:13 inahuanauman jahula. Ketika Allah 37:16 tawarkan 37:18 kehidupan berstatus amanat 37:22 dengan pilihan kebebasan yang Allah 37:24 berikan kepada langit, kepada bumi, 37:27 kepada gunung. Apa yang terjadi mas 37:29 Krisna? 37:32 Ternyata 37:34 baik langit, bumi, gunung, semuanya 37:37 menolak kehidupan yang berstatus amarah. 37:41 Hm. [berdehem] mereka lebih suka 37:43 kehidupan ya yang tidak kembali kepada 37:46 pilihan mereka tapi apa kehidupan ya 37:50 yang betul-betul jauh dari 37:52 pertanggungjawaban di hari kemudian 37:54 nanti. Sebagai contoh Mas Krishna, 37:59 malaikat 38:01 kehidupan mereka berstatus amanat apa 38:03 tidak? 38:03 Iya. Mana 38:04 tidak? 38:07 Malaikat adalah makhluk ya yang Allah 38:09 Subhanahu wa taala ciptakan dalam 38:11 kesucian tanpa ada hawa nafsu. 38:14 Mereka mentaati Allah, melaksanakan 38:16 perintah Allah ya tanpa ada 38:19 pembangkangan dan penantangan. Semuanya 38:22 betul-betul apa? Bertasbih kepada Allah. 38:24 Mereka adalah hamba-hamba yang mulia 38:27 yang tidak pernah melakukan pelanggaran 38:30 atau terlambat dalam menjalankan 38:32 perintah Allah. La yunallaha 38:34 ma amarahum waaf'aluna ma yummarun. 38:40 Jadi, Mas Krisna 38:44 beda dengan kita manusia begitu juga 38:46 jin. Kita diberikan akal, 38:49 Allah berikan juga kita kalbu. Allah 38:52 juga turunkan kitabnya, utus rasulnya 38:56 memberikan kita pilihan. Dengan 38:58 sendirinya sebahagian kita ada yang 39:00 menyalahgunakan kebebasan yang Allah 39:02 berikan padanya. Tidak sesuai dengan 39:05 yang Allah tunjukkan. Sebagian lagi 39:08 menyesuaikan hidupnya dengan petunjuk 39:11 Allah. Dia mengandalikan nafsunya hingga 39:13 memiliki akal yang sempurna. Menjalankan 39:16 amanat Allah dengan sebaik-baiknya. 39:20 Oleh karena itu, mengingat beban ini 39:21 yang amat berat, langit menolak untuk 39:24 menerima kehidupan berstatus amanah. 39:26 Begitu juga bumi, begitu juga gunung 39:28 yang lebih kokoh kuat dibandingkan kita 39:30 menolak. Dalam ayat yang lain pada akhir 39:34 suratul hasyr Allah berfirman, 39:36 "Lau anzalna had qurana ala jabalin 39:40 laroitahu khyiam mutasdi min 39:43 kyatillahkalahumfakarun." 39:49 Kalau seandainya ini Allah mengatakan, 39:51 "Kalau seandainya Al-Qur'an ini kami 39:54 turunkan bukan untuk manusia. 39:57 bukan untuk manusia sebagai pedoman 39:59 hidup mereka, tapi kami turunkan di atas 40:01 sebuah gunung. 40:02 Hm. 40:03 Gunung yang menerima dan menjalankan 40:05 amanat Allah, pasti kamu akan menjumpai 40:07 gunung tersebut hancur lebur karena 40:09 takutnya pada Allah, tidak mampu 40:12 melaksanakan amanat Allah. Itulah 40:14 perumpamaan yang kami berikan agar 40:17 menjadi bahan renungan bagi mereka. 40:20 Jadi kalau kita lihat Mas Krisna, 40:22 manusia ternyata lebih apa? lebih berani 40:25 dibandingkan langit, bumi, dan gunung 40:27 untuk menerima amanat Allah. Kita lihat 40:29 sebagai contoh untuk menjadi calon wakil 40:32 kota, walikota, wakil rakyat atau 40:34 menjadi calon katakan gubernur atau 40:36 menjadi calon lurah. Orang yang 40:38 menawarkan diri mereka luar biasa kan? 40:42 Masing-masing menganggap diri mereka 40:43 yang paling cakep untuk mengemban amanah 40:46 tersebut. Arti manusia hobi menawarkan 40:48 dirinya. Waktu Allah tawarkan pada 40:51 manusia, ternyata manusia langsung 40:53 menerimanya. 40:55 Innahu kan doluman jahula. Sesungguhnya 40:58 manusia ini betul-betul zalum. 41:01 Sudah berbuat aniaya merasa dirinya 41:03 paling adil. Karena kalau zalim orang 41:05 berbuat aniaya dia tahu dirinya zalim. 41:07 Tapi kalau zalim sudah berbuat aniaya 41:09 merasa dirinya orang yang paling adil. 41:12 Jahula. Kalau jahil orang bodoh tahu 41:14 dirinya bodoh. Kalau jahul orang bodoh 41:17 menganggap dirinya pintar. Ini yang kita 41:19 jumpai saat ini. 41:22 Lalu Allah terangkan kelanjutan dari 41:24 ayat ini yaitu orang-orang yang apa? 41:27 Yang ee menerima amanat Allah. Terbagi 41:31 dua. Liyuadziballahu 41:34 almunafiqina wal munafiqat wal 41:36 musyrikina wal musyrikat. Dengan ujian 41:39 ini Allah akan menghukum menyiksa 41:42 orang-orang munafik pria maupun wanita. 41:44 Begitu pula kaum musyrikin pria maupun 41:46 wanita. Tapi sebaliknya, watuballahu 41:49 alal mukminina wal mukminat, Allah akan 41:51 menerima taubatnya orang yang beriman. 41:54 Allah tahu bahwa mereka tidak mungkin 41:56 sepenuhnya bisa melaksanakan amanat. 41:58 Pasti ada kesalahan-kesalahan. 42:00 Allah ampuni dosa mereka. Wanallahu 42:03 gfurar rahimah. Sungguh Allah maha 42:05 pengampun lagi maha penyayang. Jadi 42:07 mudah-mudahan Allah bantu kita teguhkan 42:10 hati kita untuk menjalankan amanat 42:12 Allah. Dijauhkan dari perbuatan khianat. 42:15 baik ee dalam rezeki yang Allah berikan 42:18 kepada kita, waktu kesehatan keluarga 42:22 kita atau amanat lain yang Allah 42:24 amanatkan kepada kita semua. Jadi, Mas 42:27 Krishna kalau kita lihat hidup ini 42:29 seluruhnya amanat. Allah melihat 42:32 bagaimana sikap kita dalam menghadapi 42:34 amanat tersebut. Ini yang akan 42:35 menentukan nasib kita di hari akhir 42:37 nanti. Satu pertanyaan lagi. 42:39 Satu pertanyaan lagi dari Bapak Salamun. 42:42 Shalom, Ustaz Husin. 42:43 Waalaikumsalam Husin, apakah Makkah 42:45 Apakah Makkah, Madinah, dan Aqsa apakah 42:48 termasuk situs yang dijaga oleh Allah 42:50 sebagaimana Allah menjaga Al-Qur'an? 42:56 Allah Subhanahu wa taala memerintahkan 43:00 kita untuk menjaga kesucian dari apa? 43:04 Dari kota-kota yang diharamkan Allah. 43:07 baik itu Makkah, Madinah, maupun Baitul 43:11 Maqdis. 43:13 Tapi bukan berarti ya bukan berarti apa, 43:17 bukan berarti kota tersebut tidak akan 43:21 dinodai oleh orang-orang yang melakukan 43:23 kejahatan. Sebagai contoh Zionis Israel 43:27 dari dulu mereka berupaya menjadikan 43:29 Al-Qudus itu sebagai ibu kota mereka 43:32 menggantikan Tel Af. 43:34 Mereka banyak melakukan perbuatan biadab 43:37 di kota tersebut. 43:40 Begitu juga Makkah. Makkah merupakan 43:43 kota suci, tapi manusianya 43:45 h 43:46 ada yang tidak menghargai kesucian dari 43:48 kota suci tersebut. Kita tahu bagaimana 43:52 ya kerajaan Saudi Arabia bahkan pada 43:55 masa sebelumnya pernah ya orang-orang 43:58 melakukan kejahatan. Bahkan setelah 44:01 wafatnya Rasul ya pada masa pemerintahan 44:04 Yazid bin Muawiyah, 44:06 mereka mengirimkan pasukan untuk apa? 44:10 menyerbu kota Makkah. Kemudian melakukan 44:13 pembantaian menggantung Abdullah bin 44:15 Zubair ya 44:18 di atas apa? Digantung ya 44:20 Mekah. Ka'bah. 44:21 Ka'bah. 44:24 Kemudian melontari Ka'bah dengan 44:26 Minjanik. Minjarik itu pelontar ya yang 44:28 melontarkan api. 44:29 Hm. 44:30 Begitu juga kota suci Madinah pada masa 44:32 yang sama sebelum penyerahan ke Makkah, 44:35 pasukan Yazid menghalalkan kota Madinah 44:38 dan melakukan pemerkosaan hingga banyak 44:41 wanita yang hamil di luar perkawinan. 44:44 Karena penduduk Madinah menolak untuk 44:45 berbaiat pada Yazid. 44:48 Jadi, kotanya kota suci. Kita sebagai 44:51 orang yang beriman diperintahkan untuk 44:54 menjaga kesucian kota tersebut. Ini juga 44:56 ujian dari Allah. [berdehem] Tapi berapa 44:59 banyak manusia ya ternyata melakukan 45:02 pelanggaran? Contoh jangan jauh-jauh di 45:03 kota suci Makkah banyak orang-orang yang 45:06 melakukan pelanggaran bahkan menodai 45:08 kehormatan kota suci tersebut. 45:10 Di mana bahkan di hotel-hotel kalau kita 45:14 lihat ya hotel-hotel televisinya 45:17 menyajikan acara yang enggak benar. 45:19 musik-musik, wanita-wanita berpakaian 45:21 tidak senonoh. Bahkan kalau kita masuk, 45:24 saya pernah menyaksikan di Aziziah 45:26 bagaimana situs-situs mereka ya, di mana 45:31 satelit-satelit di sana terbuka bahkan 45:33 sampai satelit yang khus untuk Eropa. 45:36 Jadi berbagai macam film yang tidak baik 45:38 ditayangkan. Azizah itu ya merupakan 45:41 wilayah haram, merupakan wilayah ha kota 45:45 suci juga tapi ternyata mereka nodai. 45:49 Jadi tergantung manusianya. Kalau kota 45:51 tetap suci, tapi perbuatan manusia yang 45:54 menodai akan berbalik kepada diri 45:56 mereka. Kita wajib bahkan menjaga 45:58 keamanannya. 46:00 Tidak boleh membunuh 46:01 binatang-binatangnya dan pohon-pohonnya 46:03 tidak boleh dirusak. Kita hanya 46:04 dibolehkan mengambil siwat. 46:07 Jadi kalau kita perhatikan, 46:09 Makkah, Madinah, Baitul Maqdis tempat 46:12 ujian. Tujuannya untuk mendidik kita 46:15 menahan diri dari apa-apa yang 46:17 diharamkan Allah Subhanahu wa taala. 46:20 Kalau kita mampu menahan diri, 46:21 insyaallah kita kembali ke tanah air 46:23 menjadi manusia-manusia yang lulus 46:26 dan orang-orang yang menjaga kehormatan 46:29 Allah. Mudah-mudahan kita termasuk di 46:30 dalamnya. Jadi ee kotanya suci, 46:34 perbuatan manusianya yang kotor. Yang 46:37 menjaga kesucian, yang menghormatinya, 46:40 Allah Subhanahu wa taala juga akan 46:42 muliakan dirinya. Subhanakallahumma 46:44 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 46:47 astagfiruka wa atubu ilaik walfu minkum. 46:50 Wasalamualaikum warahmatullahi 46:52 wabarakatuh. 46:52 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:54 wabarakatuh. Alhamdulillah insyaallah 46:56 semuanya sudah terjawab ya. Terima kasih 46:58 Ustaz Husin. Mudah-mudahan jawaban yang 47:00 diberikan tadi sesuai dengan kehendak 47:02 Allah. 47:03 Baik, saya Muhammad Krishna Saputra dan 47:05 Algi mohon pamit. Wabillahi taufik 47:06 walhidayah. Wasalamualaikum 47:07 warahmatullahi wabarakatuh. 47:08 Waalaikumsalam warahmatullah.