Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:02 [musik] 0:07 [musik] 0:14 Bismillah alhamdulillah wasalatu 0:16 wasalamu ala rasulillah wa ala alihi ma 0:18 asalamualaikum warahmatullahi 0:19 wabarakatuh. 0:20 Waalaikumsalam war ikhwan akhwat yang 0:22 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:24 Alhamdulillah kembali lagi kami bisa 0:26 menemani KQat di hari Senin pagi di 0:29 acara live renungan di bawah naungan 0:31 Al-Qur'an bersama Alfagqir Isa Alkaf ada 0:34 Ondi dan juga Mas Algini di meja 0:35 operator. Dan membersamai kita guru kami 0:38 Ustaz Husein bin Hamid Alat. 0:39 Asalamualaikum Ustaz. 0:40 Waalaikumsalam warahmatullah. 0:42 Sehat-sehat Ustaz ya. 0:43 Alhamdulillah. Bersama [berdehem] Ustaz 0:45 siapa? 0:45 Ustaz Muhammad Bahraz. 0:47 Ustaz Muhammad Bahraz. Sehat Ustaz ya? 0:49 Masyaallah. Dari daerah mana, Ustaz? 0:51 Muhammad. Alhamdulillahyukur dari 0:54 wilayah Pancoran. 0:55 Oh Pancoran. Masyaallah. 0:57 Asal Madura 0:58 Bahrais tapi dari Yaman Bahris ya. 1:00 Yo. Iya. 1:01 Masyaallah. 1:02 Dari Hadr juga 1:03 Khuraisah beda lagi ya. Bahra 1:06 beda. Masyaallah. 1:07 Kebanyakan keluarga mereka guru-guru. 1:09 Guru-guru 1:09 Ustaz Salim Bahrais yang terjemahkan 1:11 Riyadus Shihin. 1:12 Heeh. Heeh. 1:13 Merupakan paman beliau. 1:15 Masyaallah. Biar sehat-sehat ustaz ya. 1:17 Amin. Amin ya rabbal alamin. Ikhwat. Ee 1:20 pagi hari ini kita live dan kita akan 1:22 menjawab pertanyaan-pertanyaan Iqan 1:24 Akhwat. Kita akan berdialog. Ikonat yang 1:26 mau telepon boleh, yang mau kirim 1:28 pesanan WhatsApp juga boleh di 1:30 0811999720. 1:34 Sekali lagi 08 1-nya 3 kali, 9-nya 3 * 1:38 720. 1:40 Atau bisa telepon langsung di 1:41 0218451512. 1:46 Kami tunggu pertanyaan dari Qat. Kita 1:47 buka dulu dengan baca ummul Quran surah 1:50 al-Fatihah. 1:52 [berdehem] 1:53 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:59 Bismillahirrahmanirrahim. 2:04 Alhamdulillahiabbil 2:07 alamin 2:10 arrahmanirrahim 2:13 maiki yaumiddin 2:17 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:22 ihdinasirathal 2:24 mustaqimathalladzina 2:28 anamta alaihimil 2:40 Amin ya rabbal alamin. Allahummarhamna 2:41 [berdehem] 2:42 bil Quran. Semoga dari bacaan alfatihah 2:45 tadi Allah bukakan pintu rahmat, pintu 2:47 hidayah untuk kita semua. 2:49 Ee sambil menunggu pertanyaan dari 2:52 sekalian, Ustaz, kita akan buka dengan 2:55 sebuah diskusi, Ustaz dengan ee kondisi 2:58 Indonesia di berbagai kota, Ustaz. Bukan 3:00 hanya di Jakarta. tentang pendemo yang 3:04 ee mengaspirasikan 3:06 suaranya. Namun makin ke sini kayaknya 3:10 makin terjadi kerusuhan. Ustaz mohon 3:13 pendapat dan nasihat Ustaz di tengah 3:15 kondisi Indonesia yang seperti sekarang 3:18 ini, Ustaz. Syukran. Jazakumir. 3:22 Bismillahirrahmanirrahim. 3:24 [berdehem] Alhamdulillahi rabbil alamin. 3:28 Allahumma [mendengus] sholli wasallim 3:30 [berdehem] wabarik ala abdika wa 3:32 rasulika sayyidina Muhammadin wa alihi 3:35 wasahbihi wasallim. 3:39 Asalamualaika ya rasulullah. 3:41 Assalamualaina wa ala ibadillahi shihin 3:46 wassalam ala sya'bil 3:51 wa ala jami [berdehem] al muslimin fi 3:55 anhai biladih. 3:59 Wasalamu alaina wa ala ibadillahi 4:01 shihin. Wasalamualaikum warahmatullahi 4:04 wabarakatuh. 4:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:07 wabarakatuh. 4:08 Allahumma atina minika rahmah waimna min 4:12 ladunka ilman nafi wf'na bimaamtana 4:17 rbana [mendengus] 4:17 zidna ilman wa alhikna 4:23 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:24 subhanahu wa taala 4:28 kita 4:30 semua menyadari 4:33 bahwa kemungkaran berlangsung 4:37 [berdehem] di tengah-tengah bangsa kita, 4:40 terutama [mendengus] sekali di kalangan 4:41 elit politik kita, 4:44 di kalangan oligarki 4:48 yang seharusnya 4:50 [berdehem] 4:50 hal semacam ini betul-betul disikapi 4:54 dengan cara yang benar. 4:57 Negara ini bukan milik oligarki, bukan 4:59 milik elit politik, bukan juga milik 5:02 partai, tapi kita berbangsa, bernegara 5:05 bersama-sama. 5:10 dapat menikmati betul-betul kedamaian, 5:13 kesejahteraan, bukan hanya dipopoli oleh 5:16 beberapa gelintir orang. 5:19 Nah, akibat dari 5:22 perlakuan yang tidak benar, perbuatan 5:24 aniaya, 5:26 begitu juga keserakahan sebahagian 5:29 orang, mengakibatkan negeri kita ini 5:31 terjerumus dalam kondisi yang 5:33 betul-betul 5:34 amat menyedihkan. negara yang kaya raya 5:38 tapi rakyatnya hidup dalam kemiskinan 5:41 bahkan tercekik oleh peraturan-peraturan 5:45 yang dibuat yang seharusnya melindungi 5:48 mereka, mensejahterakan mereka juga 5:51 memenuhi hak-hak mereka sebagai rakyat 5:56 yang 5:57 berada di bangsa dan negara yang 5:59 merdeka. 6:01 Tapi cara menyampaikan aspirasi ini 6:04 seharusnya dengan cara yang benar, bukan 6:07 dengan cara-cara yang membawa negeri 6:10 kita justru menuju ke arah dan kondisi 6:14 yang lebih buruk. 6:16 Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an 6:18 menggambarkan [berdehem] 6:21 umat Nabi kita Muhammad sallallahu 6:23 alaihi wa alihi wasallam yang sejati 6:25 dalam firmannya, "Kuntum 6:27 kir umatin ukhrijat linas. 6:31 Uruna bil marruf watanhaunail 6:34 munkarminuna bil. 6:37 Kalian adalah sebaik-baiknya umat 6:41 yang dikeluarkan 6:43 bagi umat manusia. Ini menunjuk kepada 6:46 umat Nabi kita yang sejati. Baik yang 6:49 hidup bersama Nabi maupun mereka yang 6:52 datang setelah Nabi dengan kriteria umat 6:55 yang terbaik. Mereka merupakan 6:58 sebaik-baiknya umat yang dikeluarkan 7:01 bagi umat manusia. Ini bukan hanya 7:03 terbatas pada orang-orang yang hidup 7:05 pada masa Nabi, tapi berlaku untuk 7:08 mereka-mereka 7:10 yang mengikuti Nabi kita Muhammad 7:12 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 7:14 Sebagaimana yang digambarkan pada akhir 7:16 suratul fathi. Muhammadun 7:19 Rasulullah. 7:19 Rasulullah. Walladzina maahu asidda wal 7:23 kuffar ruhama bainahum tarahum rukkaan 7:27 sujada yabtaguna fadlallahiwanaum 7:33 fi wujuhihim minar sujud. 7:37 Muhammad bukan sembarang manusia tapi 7:40 dia 7:42 adalah rasul yang diutus oleh Allah 7:45 subhanahu wa taala untuk menyampaikan 7:47 pesan-pesannya. 7:49 Dan orang-orang yang benar-benar 7:52 bersamanya menjadi pengikutnya adalah 7:54 orang-orang [mendengus] yang tegas di 7:56 hadapan kekafiran dan orang-orang kafir. 8:00 Mereka-mereka yang ingin melakukan 8:03 tindakan-tindakan 8:05 yang tidak benar, melakukan kejahatan, 8:09 menimbulkan juga kesengsaraan bagi umat. 8:12 Mereka adalah musuh kaum muslimin. 8:15 Tapi di antara mereka ruhamau bainahum 8:18 saling mengasihi dan saling menyayangi. 8:21 Apabila ada orang yang lemah mereka akan 8:24 turun tangan untuk memberikan bantuan. 8:27 Orang-orang yang teraniaya mereka tidak 8:28 akan berdiam di hadapan orang-orang yang 8:31 teraniaya tanpa memberikan bantuan dan 8:34 pertolongan kepadanya. [mendengus] 8:37 Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya 8:39 membantu yang miskin, yang berilmu. 8:42 Mereka mendidik saudara-saudara mereka 8:44 yang membutuhkan ilmu. Ini gambaran yang 8:46 amat indah. Wal mukminun wal mukminat 8:48 ba'duhum auliya ba'd. 8:53 Walladina maahu asidda wal kuffar. Tapi 8:56 ruhamainahum. 8:58 Apa kesibukan mereka? Kesibukan mereka 9:00 bukan kesibukan yang sia-sia, kesibukan 9:03 yang hura-hura, kesibukan yang tidak 9:06 bermakna, tapi taroahum rukaan sujada. 9:09 Kamu akan menjumpai mereka rukjada 9:14 dalam keadaan rukuk dan [mendengus] 9:16 sujud. Rukuk mereka melambangkan 9:18 kepatuhan mereka kepada Allah. Mereka 9:21 mengikuti petunjuk Allah baik dalam yang 9:23 kecil maupun yang besar dengan 9:25 meneladani Rasulullah sallallahu alaihi 9:27 wasallam yang diutus sebagai rahmatan 9:30 lil alamin. 9:32 Sujada dalam keadaan sujud yang 9:36 menggambarkan bagaimana kerendahan 9:38 mereka di hadapan yang maha besar. 9:40 Karena sujud mereka hanya kepada Allah. 9:43 Mereka begitu betul-betul penuh 9:45 kerendahan, penuh harap kepada Allah 9:47 Subhanahu wa taala yang menjadi 9:50 pegangan, sandaran dan harapan mereka. 9:54 Yabtaguna fadl minallahi waridwana. Yang 9:56 menjadi harapan mereka adalah karunia 9:59 dari Allah dan keridaannya. 10:01 Ungkapan mengharapkan karunia dari Allah 10:04 membuat mereka hidup merdeka. Terbebas 10:07 dari berbagai macam penjajahan. 10:10 Waridwana dan keridaan Allah. Mereka 10:12 berusaha dalam hidup ini untuk 10:14 menempatkan hidup mereka di atas 10:16 keridaan Allah. Bila mereka tergelincir, 10:18 mereka segera kembali bergegas-gegas 10:21 kepada Allah. Yang menjadi dambaan 10:23 mereka hanya karunia dan keridaan Allah. 10:26 Simahum fi wujuhim 10:28 sujud. 10:29 Tanda-tanda mereka pada wajah mereka. 10:32 Bukan hanya pada dahi mereka dengan 10:34 tanda hitam. Tidak. Pada wajah mereka 10:37 terlihat tanda-tanda orang yang sujud 10:40 penuh ketawan. penuh kerendahan, cahaya 10:43 wajah mereka, sorot mata mereka yang 10:45 penuh kelembutan terhadap 10:47 saudara-saudara mereka. Tapi di saat 10:49 menghadapi musuh terlihat mereka 10:52 bagaikan singa-singa yang siap untuk 10:54 apa? Untuk melindungi keluarga mereka, 10:58 anak-anak mereka dengan penuh 11:00 keberanian. Tak gentar menghadapi musuh. 11:04 Jadi kalau kita lihat gambaran yang 11:06 Allah gambarkan dalam Al-Qur'an, 11:08 seharusnya begitu pula kehidupan 11:10 masyarakat Islam bila mereka mengaku 11:13 sebagai pengikut Nabi kita Muhammad 11:16 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 11:18 [mendengus] 11:19 Nah, gambaran yang Allah gambarkan 11:21 mengenai umat yang terbaik ini, kuntum 11:24 khair ummatin ukhrijat linas tamuruna 11:27 bil maruf. Mengajak 11:30 manusia ya untuk apa? mensosialisasikan 11:34 nilai-nilai universal 11:36 yang penuh dengan keindahan 11:39 yang diterima bukan hanya oleh kalangan 11:41 kaum muslimin, tapi seluruh umat manusia 11:43 apa? Mencintai nilai-nilai tersebut 11:46 dengan ungkapan biluf di sini caranya 11:49 pun apa? Dengan cara yang amat indah. 11:52 Dengan cara yang tidak menyakiti orang, 11:54 tidak menganiaya orang ya tidak 11:56 mendorong keadaan menuju keadaan yang 11:59 lebih buruk lagi. Takmuruna bil makruf. 12:01 Ini merupakan ungkapan yang amat indah. 12:03 Mengajak kepada yang makruf juga dengan 12:06 cara yang makruf. 12:08 Watanhaunail munkar. Dan kalian 12:11 bersama-sama 12:13 mencegah dari berbagai macam bentuk 12:16 perbuatan mungkar. Hingga opini 12:18 masyarakat secara umum, opini yang 12:21 betul-betul mencintai yang makruf. 12:23 Bersatu dalam hal yang makruf, bersosial 12:26 juga dengan cara yang makruf. Dan mereka 12:29 membenci hal-hal yang mungkar. 12:32 Karena kemungkaran bukan hanya ditentang 12:34 oleh sebagian orang, tapi bersama-sama 12:36 umat nabi kita ini menentang yang 12:38 mungkar. Watminuna billah dan kalian 12:41 beriman kepada Allah Subhanahu wa taala. 12:44 Oleh karena itu, menghadapi situasi 12:45 Indonesia seperti saat ini, kita wajib 12:49 melakukan amar makruf, wajib juga 12:51 melakukan nahi mungkar, tapi bukan 12:53 dengan cara-cara yang mungkar. Oleh 12:55 karena itu, kita tidak sama sekali apa? 12:59 tidak menyenangi sikap-sikap anggota DPR 13:02 kita yang hidup bermewah-mewahan, 13:05 tertawa, menari di atas tangisan rakyat. 13:08 Tapi cara kita untuk mengubah situasi 13:10 yang buruk ini harus dengan cara yang 13:12 elegan, [berdehem] dengan cara yang 13:14 profesional, 13:16 dengan cara yang betul-betul profesional 13:18 dan betul-betul mengutamakan 13:21 tujuan kita yang utama. Di mana aspirasi 13:23 kita ini bisa betul-betul apa? Aspirasi 13:26 yang kita sampaikan bisa tercapai. dan 13:29 menuju kesuksesan dengan cara yang tidak 13:32 menimbulkan kerusakan dan mencemarkan 13:34 nama baik kita yang berjuang untuk 13:35 kebenaran. 13:38 Dengan cara-cara melakukan kerusakan, 13:40 membakar fasilitas umum yang merupakan 13:42 aset kita. Begitu juga melakukan 13:44 penjarahan. Ini cara-cara yang akan 13:47 menodai mereka-mereka yang berjuang 13:49 untuk menyampaikan aspirasi mereka. 13:52 Tapi yang membahagiakan kita ternyata 13:55 apa yang dilakukan para mahasiswa adalah 13:58 demonstrasi yang benar-benar baik. 14:01 Mereka menolak perbuatan-perbuatan 14:03 orang-orang yang bersikap liar melakukan 14:05 pembakaran dan penjarahan. 14:07 Tapi upaya mereka dikotori oleh 14:10 orang-orang yang berusaha untuk 14:12 menungganginya dan mencederai serta 14:14 menodai tujuan mereka yang sedang 14:18 menyampaikan aspirasi mereka dan 14:20 melakukan amar makruf nahi mungkar. 14:24 Mereka menuntut agar DPR dibubarkan. 14:27 Sebetulnya bukan lembaga DPR-nya, tapi 14:31 orang-orang yang sekarang duduk di DPR 14:34 memang tidak layak untuk duduk di DPR. 14:37 Mereka tidak mewakili rakyat. Mereka 14:39 mewakili kepentingan mereka, mewakili 14:40 partai. Oleh karena itu, kita ingin 14:43 wakil-wakil rakyat kita ini bukan 14:46 dicalonkan dan dipilih oleh partai, tapi 14:49 dipilih oleh rakyat secara langsung. Dan 14:52 kita juga ingin agar wakil-wakil rakyat 14:54 ini bukan digaji oleh pemerintah 14:57 yang mengakibatkan mereka akhirnya 15:00 sering melakukan kolaborasi, kerja sama 15:03 untuk tujuan-tujuan yang merugikan 15:05 rakyat. Tapi mereka digaji oleh rakyat 15:08 yang memilih mereka hingga keterikatan 15:11 mereka dengan rakyat kuat dan mereka 15:13 juga melaporkan kinerja mereka. Rakyat 15:16 memiliki hak untuk mendengarkan 15:18 bagaimana 15:20 sikap mereka. Apakah mereka menyampaikan 15:22 aspirasi rakyat, apakah mereka 15:24 berkolaborasi dalam perbuatan-perbuatan 15:28 yang tidak benar. Coba tanya, apakah 15:30 wakil rakyat terikat dengan rakyat? 15:32 Apakah punya tanggung jawab untuk 15:34 menyampaikan kinerja mereka? 15:38 Apakah rakyat bisa 15:41 melakukan kritikan terhadap mereka 15:42 secara langsung atau katakan 15:45 menyingkirkan mereka menggantikan dengan 15:47 wakil rakyat yang sebenarnya? Hampir 15:49 kebanyakan wakil rakyat tidak mengenal 15:51 rakyatnya dan rakyat tidak mengenal 15:52 mereka. Tapi mereka memilih orang-orang 15:55 yang dicalonkan oleh partai. Dan partai 15:57 ini sama sekali apa? Tidak mewakili 16:00 rakyat yang memilih mereka. 16:03 Jadi betul-betul aspirasi rakyat harus 16:05 disampaikan tapi dengan cara yang 16:07 betul-betul mengantarkan mereka menuju 16:10 tujuan mereka hingga yang mungkar bisa 16:13 menjadi makruf, yang batil bisa dirubah 16:15 menjadi hak. [berdehem] Dan seluruh anak 16:18 bangsa kita, baik mereka kaum muslimin 16:21 atau orang-orang di luar Islam dapat 16:23 hidup betul-betul untuk menikmati 16:25 hak-hak mereka sebagai apa? Sebagai anak 16:28 bangsa. di mana tidak ada kezaliman. 16:31 Tidak ada orang yang dizalimi melainkan 16:33 kita akan bangkit melindunginya. Dan 16:35 tidak ada orang-orang yang zalim 16:37 melainkan dengan tegas kita menghentikan 16:40 perbuatan zalim tersebut. Oleh karena 16:42 itu, demonstrasi betul-betul harus 16:45 dijaga kebersihan 16:48 untuk mencapai tujuannya. Kita 16:50 menghindarkan diri kita dari 16:51 perbuatan-perbuatan anarkis walaupun 16:54 mereka orang-orang yang zalim. 16:57 Kita melakukan penjarahan, pembakaran 16:59 ini perbuatan yang akan menodai 17:02 perjuangan kita. Jadi kita ingin betul 17:04 betetul mereka menolak kezaliman. Kalau 17:08 perlu mereka menuntut kepada negara 17:11 untuk merampas aset-aset para anggota 17:14 DPR yang tumbuh secara tidak jelas. 17:18 Setelah mereka menjadi anggota DPR, 17:19 sebelumnya mereka kontrak di rumah 17:21 mertua mereka, sebelumnya mereka hidup 17:24 dalam kemiskinan, begitu mereka menjadi 17:26 anggota DPR, kekayaan mereka tumbuh 17:29 melejit di luar akal sehat. Maka 17:32 seharusnya rakyat menuntut agar aset 17:35 mereka dirampas, dikembalikan kepada 17:37 rakyat, bukan dikembalikan kepada 17:39 pejabat pemerintah. Pejabat pemerintah 17:41 ini orang-orang yang diugaskan 17:45 untuk melayani rakyat, [mendengus] bukan 17:47 kita melayani mereka. 17:50 Karena negara ini sebetulnya rakyat. 17:51 Sedangkan pejabat pemerintah maupun 17:53 wakil rakyat bekerja untuk rakyat. Kalau 17:55 mereka tidak bekerja untuk rakyat, maka 17:57 rakyat punya hak untuk apa? Meminta agar 17:59 mereka digantikan. 18:02 Tapi sayang sungguh sayang, budaya kita 18:05 ini membiasakan kita, mendidik kita 18:09 untuk mengagungkan dan menjunjung para 18:11 pejabat kita. Sewaktu mereka masih 18:14 rakyat biasa hidup bersama-sama kita. 18:18 Tapi begitu mereka dipilih, ternyata 18:20 sikap mereka bagaikan raja-raja di 18:23 hadapan abdi-abdi mereka. Jadi kita 18:25 menolak demonstrasi yang menimbulkan 18:28 ketakutan, melakukan kerusakan, 18:31 melakukan penjarahan, pembakaran ini 18:33 tidak sesuai dengan apa? Dengan 18:36 betul-betul tujuan kita semuanya. Jadi 18:39 kalau seandainya rakyat menuntut agar 18:41 anggota DPR yang ada pada saat ini 18:43 dibubarkan, digantikan dengan wakil 18:45 rakyat yang sejati dan [mendengus] 18:47 rakyat memiliki hak untuk bertanya 18:49 tentang kinerja mereka dan mereka wajib 18:51 memberikan laporan kepada rakyat. Dan 18:53 kita ingin rakyat yang langsung 18:55 memberikan gaji mereka sesuai dengan 18:58 apa? Dengan hak-hak merekan. Yang 19:01 mengherankan kita mendengarkan salah 19:03 satu wakil rakyat yang hidup dalam 19:05 kemewahan, memiliki rumah yang cukup 19:07 besar, dia mengatakan, "Uang 68 juta 19:10 tidak cukup bagi kami, 19:13 paling tidak 78 juta." Padahal 19:17 dana aspirasi yang mereka terima setahun 19:20 dua kali sebanyak 450 juta kali du 19:23 lima kali. 19:24 Lima kali. Nah, kita bertanya bagaimana 19:28 pejabat seperti ini bisa membeli jam 19:30 harga 28 miliar. 19:33 Saling membanggakan jam mereka yang 19:35 dibeli dengan harga 2 miliar, 4 miliar, 19:37 7 miliar. Ada lagi satu yang dibeli 19:39 dengan 1,8 juta dolar. 19:42 Bagaimana dengan gaji mereka? Mereka 19:44 bisa membeli apa? Perhiasan semacam ini 19:48 jelas-jelasan mereka adalah orang-orang 19:49 yang berkhianat. Orang yang berkhianat 19:52 wajib untuk dihukum. Jangan sekarang 19:54 mereka melarikan diri, begitu mereka 19:56 kembali, rakyat lupa akan kejahatan dan 19:58 perbuatan mereka. Kita tidak ingin 20:00 rakyat kita lupa pada kejahatan 20:02 pejabat-pejabat yang melakukan kerusakan 20:05 kapanpun juga. Walaupun situasi telah 20:07 tenang, mereka wajib untuk diadili, 20:10 dihukum sesuai dengan perbuatan mereka 20:13 hingga menimbulkan efek jera bagi 20:15 wakil-wakil rakyat yang datang di 20:17 kemudian hari. Kalau sekarang tidak. 20:19 Mereka sekarang lari pada saat situasi 20:21 dalam keadaan panas se tahun 98. Begitu 20:24 situasi kembali dingin, mereka kembali 20:27 ternyata mereka berkolaborasi kembali 20:29 dengan pemerintahan yang baru. 20:32 Tidak ada perubahan. Rakyat hanya 20:33 dijadikan sebagai alat untuk melakukan 20:35 apa? Untuk melakukan 20:38 apa-apa yang mereka inginkan. Setelah 20:41 terjadi perubahan, ternyata yang 20:43 menikmati orang-orang yang lebih zalim 20:46 dibandingkan orang-orang sebelumnya. 20:48 Seperti yang terjadi pada era Bapak 20:50 Soeharto, presiden kita. Begitu dia 20:53 berganti, ternyata berikutnya kita 20:55 menghadapi keadaan yang lebih buruk. 20:58 Bahan-bahan pangan membumbung tinggi, 21:00 lapangan pekerjaan semakin sulit, 21:02 korupsi bukan menurun, malah semakin 21:05 meraja lela, tapi dengan nama yang baru, 21:08 dengan orang-orang yang baru. Nah, ini 21:10 yang tidak kita inginkan. Kita ingin 21:12 rakyat kita betul-betul dalam keadaan 21:14 sadar, berjuang untuk tujuan mereka 21:17 secara benar dan mampu untuk melakukan 21:19 perubahan. Bukan dijadikan sebagai alat 21:21 untuk melakukan perubahan. Setelah 21:23 selesai mereka ditinggalkan bagaikan 21:25 bola yang diperebutkan pada saat 21:27 pertandingan. Selesai pertandingan bola 21:29 tersebut dibuang ke dalam keranjang. Ini 21:31 yang terjadi. 21:33 Ustaz ee ini ada pertanyaan, Ustaz 21:36 ee mengenai amar makruf dengan cara yang 21:38 makruf. Kadang-kadang kalau kita 21:41 menyampaikan dengan cara yang halus atau 21:43 cara yang lembut enggak didengar, Ustaz. 21:45 Apalagi untuk orang-orang yang sudah 21:47 keras hatinya. Bagaimana solusinya, 21:49 Ustaz? Bukankah kita diperintahkan untuk 21:51 mencegah keburukan dengan tangan 21:53 terlebih dahulu, baru dengan lisan, baru 21:56 berikutnya dengan hati. Apa maksud 21:58 daripada nasihat ini, Ustaz? Syukran. 22:00 Jazakumullah khair. 22:03 Amar makruf nahi mungkar. Kita beramar 22:07 makruf ya juga apa? [berdehem] Berjuang 22:10 dengan cara yang makruf. Kata makruf ini 22:13 dengan sendirinya menempatkan sesuatu 22:15 pada tempatnya. [berdehem] 22:17 Bukan berarti apa? selamanya kita 22:20 berlaku lemah lembut. Orang yang zalim 22:22 wajib dihukum 22:24 seperti ketika apa? [berdehem] Ketika 22:27 Zulkarnain 22:29 melakukan 22:31 perjalanan [berdehem] 22:33 dari barat menuju [mendengus] ke timur 22:35 berhadapan dengan berbagai macam 22:37 kejadian. 22:38 [berdehem] 22:42 alikum 22:45 inna makna lahu ard waahuin 22:52 hatta 22:55 balag magribamsi wajadahabu 22:59 fi ainin hamiah 23:01 kemudian wa wajada inaha qulna 23:05 yaalqarnain imma tuadziba wa imma 23:09 [mendengus] 23:11 Kita lihat ya, penjelajaran pertama 23:13 menuju ke barat [berdehem] 23:15 hingga apa? Sampai di daerah ya tanah 23:19 dan lumpur yang berwarna hitam. 23:21 Kemudian dia menyaksikan matahari 23:24 terbenam. 23:26 Seolah-olah terbenam apa? Menuju 23:29 kedalaman lumpur hitam. Itu sesuai 23:30 dengan pemandangan kita. 23:33 Lalu di sana dia menjumpai satu kaum. 23:37 Ternyata kaum tersebut ya sebagaimana 23:41 yang digambarkan Al-Qur'an 23:43 di antara mereka terdapat orang-orang 23:45 yang zalim terdapat juga orang-orang 23:47 yang baik. Maka Allah memberikan hak 23:50 kepada Zulkarnain. Imma an tuadiba wa 23:52 immaattim 23:54 husna. Kamu diberikan wewenang bisa 23:57 menghukum 23:59 bisa juga berbuat kebaikan. 24:01 Ini penawaran dari Allah. Apa yang 24:04 diucapkan [mendengus] oleh Zulqarnin? 24:07 Faamma 24:09 manama fasaufa nuadzibuhu 24:12 yuradu ilabbiu 24:18 zulqarin mengatakan adapun orang yang 24:20 zalim dari mereka kami akan menghukum 24:22 mereka fasaufa nuadibuhu azab is 24:25 maksudnya menghukum mereka sesuai dengan 24:27 kejahatan mereka kemudian dia akan 24:29 dikembalikan ke hadapan Tuhannya dan dia 24:31 akan menghadapi azab yang betul-betul 24:35 amat mengerikan. Tapi sebaliknya, wa 24:38 amma man amana waila shiha falahu jazail 24:42 husna wasanaqu lahu min amrina. 24:45 Adapun orang-orang yang zalim, 24:48 maka dengan sendirinya apa? Adapun 24:50 orang-orang yang beriman dan mengerjakan 24:52 amal saleh, 24:55 apa ya yang akan diterima? Falahu jazaan 24:57 husna. Dia akan menerima balasan yang 24:59 lebih baik daripada apa yang diperbuat 25:01 dari kebaikan dan keimanan. 25:06 Kemudian was 25:08 wasanaqu lahu min amrina yusra. Dan kami 25:11 akan memperlakukan diri dengan segala 25:12 kemudahan akan berkata dengan perkataan 25:14 yang baik memperlakukan juga dengan cara 25:16 yang m ini sikap Zulqarnain yang 25:19 diberikan wewenang oleh Allah. Bukan 25:21 menghukum setiap orang juga bukan 25:23 membalas kebaikan setiap orang dengan 25:25 apa? Membalas apa? Perbuatan setiap 25:28 orang dengan kebaikan. Tapi dibedakan 25:29 antara yang zalim dengan orang yang 25:31 berbuat baik. Begitu pula kita. Tapi 25:34 jangan kita rakyat ya melakukan 25:38 cara-cara yang salah 25:42 dengan melakukan penjarahan, dengan 25:44 melakukan pembakaran terhadap fasilitas 25:46 umum. Apakah ini merupakan cara yang 25:49 akan mengantarkan kita menuju tujuan 25:50 kita? 25:52 Apa akan menodai kita? Kemudian nanti ya 25:56 mereka-mereka yang berwajib menggunakan 25:58 ini sebagai alasan untuk melakukan apa? 26:01 melakukan baik itu pembantaian atau ee 26:05 perbuatan-perbuatan yang akan menyakiti 26:08 mereka. 26:10 Oleh karena itu, mahasiswa dan rakyat 26:11 yang berjuang untuk kepentingan bangsa 26:13 tidak boleh mendiamkan hal ini terjadi 26:15 karena akan mencederai, menodai mereka. 26:17 Mereka yang baik akan dianggap sama 26:19 dengan mereka-mereka yang melakukan 26:20 kejahatan. Tujuan kita kan mencegah yang 26:22 mungkar, mengajak kepada yang makruf. 26:24 Oleh karena itu, kalau perlu tangkap 26:26 anggota DPR kemudian minta agar mereka 26:29 dii hukum. 26:31 Kalau seandainya pemerintah tidak 26:33 melakukan tugasnya, 26:35 kita tahu anggota DPR punya kekebalan. 26:37 Tapi kita ingat rakyat berhak untuk 26:39 mencabut kekebalan mereka. Karena rakyat 26:41 yang bawa yang memilih mereka kan. I 26:43 yang memilih mereka bukan presiden, 26:45 bukan menteri ya. Tapi yang memilih 26:48 mereka bukan juga partai. Yang memilih 26:50 adalah rakyat maka rakyat punya hak 26:52 untuk mencabut kekebalan mereka. Kalau 26:54 pemerintah tidak menghukum mereka 26:56 mengadili yang berbuat jahat dari 26:57 mereka, maka rakyat punya hak untuk 26:59 mengadiri mereka. 27:02 Asal kita bersatu bersama-sama 27:04 dengan sendirinya orang yang zalim tidak 27:07 akan berani berkotek. Tidak berani 27:09 berkoek. 27:11 Tapi karena selama ini ada pengabaian, 27:13 pembiaran dan umat tidak bersatu seia 27:16 sekata, terpecah-pecah oleh berbagai 27:18 macam kepentingan. 27:20 Mengakibatkan akhirnya yang zalim, 27:22 meraja lila dan semena-mena bahkan 27:24 berani mengatakan orang yang menuntut 27:27 agar DPR dibubarkan. orang yang 27:30 setol-tololnya 27:33 sambil tertawa di tengah-tengah 27:34 kemewahannya. 27:36 Begitu juga kita saksikan ketika 27:38 dikritik berjoget-joget, sengaja dia 27:40 berjoget-joget setelah itu untuk 27:41 menunjukkan ledekan terhadap apa? 27:45 Terhadap rakyat yang hidup menderita dan 27:47 merana. Kemudian dia melarikan diri 27:49 pergi ke Guangzo. 27:52 Dan kita saksikan bagaimana oligarki 27:53 orang-orang kaya berbondong-bondong 27:55 menuju airport. Mereka melarikan diri 27:57 pada saat rakyat menghadapi ancaman. 28:00 Tapi pada saat senang mereka kembali. 28:02 Seharusnya mereka-mereka ini kalau perlu 28:03 dicabut kewarganegaraan mereka. Jadi 28:06 kata makruf ini bukan berarti setiap 28:10 orang diperlakukan 28:12 dengan perlakuan yang baik, tapi harus 28:14 dibedakan antara yang zalim dan 28:17 orang-orang yang baik. Jadi maksud dari 28:19 kata bil ma'ruf di sini menempatkan 28:21 sesuatu sesuai pada tempatnya. yang 28:24 berbuat kejahatan, yang melakukan 28:26 kezaliman, yang terlibat katakan dalam 28:28 pengedaran obat-obatan terlarang. 28:31 Dihukum dengan seberat-beratnya kalaupun 28:33 dihukuman mati. Nah, sebagai Cina 28:35 berhasil bangkit dari keterpurukan 28:38 dengan menghukum mati para koruptor, 28:40 kita ingin bagaimana mereka-mereka nih 28:43 anggota DPR yang berbuat kezaliman atau 28:45 pejabat-pejabat pemerintah yang 28:47 melakukan tindakan korupsi yang 28:49 menyengsarakan rakyat jangan hanya 28:51 sekedar dibicarakan kejahatan mereka 28:53 tapi tidak dihukum. Kita ingin kalau 28:55 perlu anggota DPR digantung di DPR. 29:00 Pejabat-pejabat pemerintah juga yang 29:01 melakukan kejahatan apa? Mereka juga 29:03 dikenakan hukuman dan sanksi yang berat. 29:06 Tapi yang melakukan jangan apa? Jangan 29:10 yang melakukan rakyat secara brutal. 29:13 Harus dilakukan sesuai dengan aturan. 29:15 Iya. 29:15 Kita ingin dengan aturan hingga baik itu 29:19 aparat TNI-nya, aparat kepolisiannya, 29:21 pemerintah melihat bahwa rakyat 29:23 melakukan segala sesuatu sesuai dengan 29:25 aturan. Dan rakyat berhak mengatakan, 29:27 "Kami yang memilih, kami juga yang 29:30 mencabut kekebalannya dan kami ingin 29:32 mereka dihukum." Nah, pada saat wakil 29:34 rakyat yang melakukan tindakan korupsi 29:37 dihukum mati karena kejahatan mereka, 29:40 kira-kira yang berikutnya berani enggak 29:41 berlomba-lomba untuk menawarkan dirinya 29:43 jadi wakil rakyat? Berani enggak? 29:45 Enggak akan berani. 29:45 Enggak berani. Jadi, kata makruf itu 29:47 bukan berarti memperlakukan manusia 29:50 dengan cara yang sama. Yang baik 29:52 diberikan penghargaan, 29:53 diberikan penghormatan. Kalau perlu pada 29:56 saat dia meninggal dunia diberikan 29:58 betul-betul bintang mahaputra. Bukan 30:00 bintang mahaputra diberikan kepada orang 30:02 seperti si Bahlil atau si Bahlul. 30:05 [tertawa] Ini enggak benar sama sekali. 30:07 Oleh karena itu, kita ingin Bapak 30:09 Presiden Prabowo agar memberikan bintang 30:12 mahaputra ini kepada orang-orang seperti 30:14 siapa? Hugem. 30:17 Nah, kalau di tengah-tengah kita ada 30:19 orang-orang yang berjuang untuk bangsa 30:21 negara 30:22 dengan penuh keadilan, mereka diberikan 30:25 bintang mahaputra. Jangan salah 30:27 memberikan. Akhirnya mengakibatkan kita 30:29 mempermalukan. 30:31 Mempermalukan aturan di tengah-tengah 30:33 bangsa ini. Para penjahat diberikan 30:35 penghargaan, sedangkan orang-orang yang 30:37 saleh dikriminalisasi. 30:39 Ini yang tidak kita inginkan. 30:40 Itu minimal perampasan aset yang 30:42 sekarang diperjuangkan. perampasan aset 30:45 juga kalaupun dihukum mati untuk 30:47 menimbulkan efek jerah. 30:48 Karena kalau menurut salah satu seorang 30:51 pakar kadang-kadang enggak takut mati 30:53 tapi takut miskin. 30:55 Iya. Kalau belum belum berhadapan dengan 30:56 kematian belum takut. 30:58 Iya. 30:58 Tapi kalau sudah berhadapan dengan 31:00 kematian 31:01 ya mau enggak mau mereka akan lebih 31:02 takut mati dibandingkan miskin. 31:05 Tapi sekarang ini karena tidak ada 31:06 ancaman hukuman mati. 31:08 Mereka pikir masuk penjara setahun 2 31:10 tahun. 31:11 Bahkan kalau perlu pagi masuk penjara. 31:13 He. 31:14 Dari pintu belakang dia keluar 31:15 digantikan oleh orang lain. 31:16 Iya. 31:18 Nah, ini rakyat betul-betul apa harus 31:20 betul-betul memegang kendali. 31:22 Iya. 31:23 Mengawasi pemerintah, mengawasi wakil 31:25 rakyatnya. Mungkin apa yang saya ucapkan 31:27 ini ya menakutkan bagi sebagian 31:29 kalangan. Tapi saya ingin rakyat ini 31:31 belajar menjadi orang merdeka. Dengan 31:34 kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 31:36 ini. Rakyat harus sempurna 31:37 kemerdekaannya secara spiritual ya. 31:40 Kemudian juga merasakan bahwa mereka 31:42 merupakan manusia yang sederajat. 31:45 Jangan kita meremehkan orang yang di 31:47 bawah 31:48 dan menjunjung orang yang di atas, tapi 31:50 mari kita junjung orang-orang yang 31:52 benar, orang-orang yang berjuang demi 31:53 bangsa negara dan menghukum 31:55 mereka-mereka yang berbuat khianat. pada 31:57 saat menghadapi situasi yang berat, 31:59 mereka melarikan diri berbondong-bondong 32:01 ke luar negeri. Oleh karena itu, para 32:03 wakil rakyat yang melarikan diri atau 32:06 pejabat-pejabat yang keluar, kita ingin 32:08 di saat mereka kembali disiapkan untuk 32:10 mereka ya disiapkan untuk mereka ya ee 32:15 aturan dan hukuman ya yang menghukum 32:17 mereka yang melakukan 32:19 perbuatan-perbuatan 32:20 yang membawa rakyat menuju kesengsaraan 32:22 kemudian mereka melarikan diri. Wah, 32:24 kalau seperti ini keren enggak 32:25 kira-kira? Keren bang 32:27 dan insyaallah mudah-mudahan wakil 32:28 rakyat berikutnya dipilih oleh rakyat 32:30 dan digaji oleh rakyat. Bertanggung 32:32 jawab di hadapan rakyat bukan 32:34 bertanggung jawab di hadapan konglom rat 32:36 menerima uang saku lalu memutuskan 32:38 undang-undang yang merugikan rakyat. 32:41 Amin. Insyaallah. Amin ya rabbal alamin. 32:43 Syukur ustaz. Ini ada dari Bunda Fajar. 32:45 Alhamdulillah dari Palembang ikut 32:47 menyimak. Syukran. Jazakumullah khair 32:50 pencerahannya Ustaz. Masyaallah. Lewat 32:52 mana, Bu? Palembang. lewat radio atau 32:54 lewat ee YouTube atau mungkin live 32:57 streaming. Ada Ani Hani Hudaifah. 33:00 Hudaifah. Masyaallah ada Retno, ada 33:03 Ansori, ada Siti Salamah. Ikhwan-akhwan 33:05 sekali lagi yang ingin mengajukan 33:06 pertanyaan silakan kirimkan pertanyaan 33:08 Anda di 0811999720 33:13 atau bisa telepon langsung di 33:15 0218451512. 33:17 Kami akan kembali sesaat lagi. 33:48 Kembali lagi bersama Alfqir Alkaf di 33:50 acara renungan di bawah naungan 33:51 Al-Qur'an bersama Ustaz Husin bin Hamid 33:53 Alatos dan Ustaz Muhammadis. 33:56 Masyaallah. 33:57 Asalamualaikum warahmatullahi 33:58 wabarakatuh. 33:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:00 wabarakatuh. 34:01 Lalu saya mau bertanya, Ustaz. 34:02 Siap, Ustaz. 34:03 Tentang bagaimana 34:05 dalam ayat yang dikatakan tadi ustaz 34:08 membacakan kuntum khair ummatin ukhrijat 34:10 linasi tamuruna bil maruf watanhaunil 34:14 munkarminuna 34:15 billah. Nah, lalu bagaimana kondisi yang 34:19 saat sekarang ini orang-orang awam yang 34:22 bertindak dengan secara kekerasan yang 34:25 tidak tahu tuntunan agama. Lalu 34:27 bagaimana sanksi tersebut? Karena mereka 34:30 tidak ada pengetahuan yang memadai pada 34:33 mereka. Yang itu yang saya tanyakan, 34:36 Ustaz. Lalu tugas siapa yang harus yang 34:39 memberikan kepada mereka itu memberikan 34:41 arahan yang yang lurus, yang benar? Nah, 34:46 itu saja ustaz. 34:47 Baik. [berdehem] 34:49 Bismillahirrahmanirrahim. 34:51 Rabbana zidna ilman walhikna bih. 34:56 Para ulama 34:58 bertanggung jawab 35:01 amat berat di hadapan Allah 35:04 dalam menyampaikan pesan-pesan Allah 35:06 kepada umat sebagaimana rasul dengan 35:09 penuh amanat menyampaikan risalah dari 35:12 Allah. 35:13 Bukan menyampaikan pesan pribadinya. 35:15 Rasul menyampaikan risalah all 35:18 dengan membacakan Al-Qur'an kemudian 35:20 mengamalkannya di tengah-tengah mereka. 35:23 Karena Rasul bukan hanya menyampaikan 35:25 tapi dia beramal sesuai dengan apa yang 35:27 disampaikan. 35:29 Mampu untuk melahirkan perubahan yang 35:32 amat luar biasa. Dalam waktu hanya 23 35:35 tahun terjadi perubahan yang luar biasa 35:37 di tengah-tengah bangsa Arab. 35:42 Oleh karena itu, kewajiban ulama 35:44 sebetulnya melanjutkan apa yang 35:49 Allah tugaskan kepada rasulnya untuk 35:51 menyampaikan risalah Allah. 35:54 Allah jelaskan 35:56 tugas Rasul yatlu alaihim ayatihi 35:59 wauzakihimum 36:01 kitab wal hikmah wauq 36:05 membacakan di tengah-tengah mereka ayat 36:07 Allah dengan mengajarkan, mencontohkan 36:10 kemudian bukan hanya sebatas itu 36:12 wuzakihim tapi juga mensucikan kehidupan 36:15 mereka hingga jiwa mereka yang tadinya 36:18 diselimuti oleh kejahiliahan 36:21 dibersihkan dan diterangi hingga Mereka 36:24 kembali ke dalam fitrah mereka dan 36:25 kemanusiaan mereka. 36:27 Kemudian Allah mengajarkan mereka 36:29 Alkitab dan hikmah. 36:31 Setelah jiwa dibersihkan, Alkitab 36:34 diajarkan kepada mereka, maka tumbuhlah 36:37 hikmah kebijaksanaan dalam jiwa mereka. 36:39 Hingga dari masyarakat jahiliah yang 36:41 terkebelakang menjadi 36:42 masyarakat-masyarakat yang bijak. Bukan 36:45 hanya 36:47 [berdehem] para petinggi mereka yang 36:49 menyampaikan amanat Allah, tapi seluruh 36:51 rakyat menjadi bahagian dari apa? Dari 36:54 orang-orang mengajak kepada makruf dan 36:55 mencegah dari yang mungkar. Oleh karena 36:57 itu, untuk memberikan edukasi kepada 36:59 umat tanggung jawab ulama. [berdehem] 37:03 Bukan ulama justru membodoh-bodohi umat, 37:05 mengambil manfaat [berdehem] dari mereka 37:08 untuk kesenangan pribadi mereka. sama 37:09 dengan wakil-wakil rakyat 37:11 yang hidup bersenang-senang di atas 37:13 penderitaan rakyat. 37:14 He. 37:15 Membodoh-bodohi mereka. Ulama juga sama. 37:17 Banyak dari mereka yang membodoh-bodohi 37:20 umat bukan meluruskan memberikan edukasi 37:22 yang baik. Membacakan ayat-ayat Allah, 37:25 mensucikan kehidupan mereka dimulai 37:27 dengan kesucian mereka lebih dulu. 37:29 Mengajarkan mereka Alkitab dan 37:31 menjadikan mereka sebagai orang-orang 37:33 yang bijak. 37:35 Oleh karena itu, terjadinya kerusakan di 37:37 tengah-tengah masyarakat pada saat ini 37:39 disebabkan pengabaian para ulama. Di 37:42 samping pengabaian para pemimpin di 37:44 atas, para ulama merupakan orang yang 37:48 bertanggung jawab berat di hadapan Allah 37:50 Subhanahu wa taala. 37:52 Yang seharusnya dia menyampaikan pesan 37:53 Allah, malah dia membiarkan rakyat dalam 37:56 keliarannya. Yang penting menyenangkan 37:58 mereka, memuaskan mereka, bahkan memecah 38:01 belah mereka dari satu umat yang 38:02 dipimpin oleh Nabi kita Muhammad 38:04 sallallahu alaihi wasallam menjadi 38:07 komunitas yang saling bermusuhan dan 38:09 bertentangan satu dengan lain. Oleh 38:12 karena itu apabila masyarakat awam yang 38:15 bodoh ini melakukan kesalahan, 38:17 beda hukuman yang dijatuhkan pada mereka 38:19 dibandingkan dengan orang-orang yang 38:21 tahu. 38:23 Sebagai contoh, kalau seorang awam 38:27 mencuri. Seorang awam mencuri 38:30 mencuri 38:32 dan dia mencuri karena dia lapar. 38:34 Iya. 38:35 Butuh untuk makan bagi keluarganya. 38:38 Pekerjaan sulit, harga, kebutuhan hidup 38:41 meningkat tinggi, biaya pendidikan anak 38:44 sekolah. [berdehem] 38:46 Maka pada saat dia mencuri untuk 38:48 memenuhi kebutuhannya, dia tidak 38:49 dikenakan hukuman potong tangan. 38:53 Kenapa? Karena ada syubhat lapar, ada 38:55 syubhat kebutuhan. 38:58 Tapi kalau seorang sudah punya pekerjaan 39:00 yang mumpuni, penghasilan yang bisa 39:03 mencukupi keluarganya, kemudian dia 39:05 mencuri, orang seperti ini yang 39:07 dikenakan sanksi hukuman, apalagi para 39:10 pejabat yang telah mendapatkan 39:12 kesejahteraan dan jaminan hidup mereka. 39:15 Hampir dikatakan mereka tidak membayar 39:16 pajak yang mereka terima itu bersih. 39:19 Heeh. 39:20 Jadi orang-orang seperti ini sebetulnya 39:22 yang menjadi target hukuman 39:26 untuk apa? meluruskan dan membersihkan 39:29 kehidupan. Karena apabila orang di bawah 39:32 menyaksikan para pejabat yang hidup 39:33 bersenang-senang mementingkan diri 39:35 mereka, pasti akan mendorong mereka 39:37 melakukan kejahatan-kejahatan di luar 39:40 kendali. Kenapa? Karena rasa iri dan 39:41 kecemburuan. 39:43 Hm. 39:43 Betul gak? 39:44 Betul. Betul. Oleh karena itu, 39:45 mereka-mereka yang melakukan katakan 39:48 perbuatan-perbuatan buruk, pembakaran 39:51 karena kondisi keadaan mereka, mereka 39:54 berusaha menghasut, maka dengan 39:56 sendirinya mereka dipanggil, diberikan 39:59 pendidikan dan ditanya kenapa mereka 40:02 melakukan hal itu. 40:04 Kalau yang melakukan kalangan 40:05 profesional yang biasa melakukan 40:07 kejahatan, dengan sendiri mereka dihukum 40:09 atas kejahatan mereka. Tapi kalau yang 40:10 melakukan kalangan awam yang terdesak 40:13 oleh kebetulan hidup, seharusnya kita 40:16 berikan solusi buat mereka. Carikan 40:18 pekerjaan apa yang menyebabkan kalian 40:20 melakukan hal seperti ini. Dia 40:22 mengatakan, "Kami lapar. Anak-anak kami 40:24 juga dalam keadaan susah. Kami tidak 40:26 mampu bekerja." Seharusnya pemerintah 40:29 menyediakan lapangan pekerjaan. Ulama 40:31 memberikan edukasi, memberikan 40:33 pendidikan kepada mereka agar kembali 40:35 kepada Allah. Pemerintah memberikan 40:38 lapangan pekerjaan sebagai solusi. 40:40 Setelah mereka mendapatkan lapangan 40:42 kehidupan, mereka melakukan 40:44 penyimpangan, baru mereka dikenakan 40:45 hukuman. 40:47 Ini namanya keadilan dalam Islam. Oleh 40:49 karena itu, setiap kerusakan yang 40:51 terjadi di tengah-tengah kita, yang 40:53 bertanggung jawab di sini bukan hanya 40:55 para pejabat, bukan hanya wakil rakyat, 40:57 tapi ulama-ulama juga bertanggung jawab 41:01 atas kerusakan di negeri kita ini. Oleh 41:03 karena itu, saya selalu mengingatkan 41:05 diri saya dan para ustaz, para ulama 41:07 untuk tidak bergalanggulung bersama 41:10 orang yang zalim. 41:12 Kalau diundang oleh orang-orang yang 41:13 zalim, baik itu pejabat tinggi negara 41:16 atau wakil rakyat ya atau konglom berat, 41:19 jangan menyambut undangan mereka. Karena 41:22 begitu dia memenuhi undangan mereka akan 41:24 membuat apa? Dalam kezaliman mereka 41:27 mendapatkan bungkusan dan casing yang 41:29 amat indah yang menipu rakyat. Nah, 41:32 kalau ulama berbuat seperti ini, maka 41:34 rakyat dibawa kehilangan harapan mereka. 41:36 Ternyata ulama yang mereka harapkan 41:38 untuk menjadi apa? Orang-orang yang 41:40 menyampaikan amanat Allah, menyampaikan 41:43 aspirasi mereka, ternyata justru 41:45 bersekongkol bersama orang yang zalim. 41:47 Kejadian semacam ini pernah terjadi pada 41:50 salah satu wali yang diangkat oleh 41:53 amirul mukminin kalau tidak salah 41:55 bernama Utsman bin Hulaif. 41:58 Dia orang yang baik. Ketika dia 42:00 diangkat, para konglom berat mengundang 42:03 orang tersebut menuju jamuan makan. 42:07 Ketika berita ini sampai kepada Amirul 42:08 Mukmin, Imam Ali marah yang luar biasa. 42:11 Kamu menghadiri acara-acara yang 42:14 diadakan oleh orang-orang yang kaya. 42:16 Kamu telah membuat putus asa orang-orang 42:20 miskin dari keadilan kamu. Dan kamu 42:22 telah membuat orang-orang kaya merasa 42:23 aman daripada apa? Daripada keadilan 42:26 kamu. Ditegur oleh Imam Ali. Oleh karena 42:28 itu, ulama-ulama jangan berkumpul 42:31 bersama orang-orang yang zalim. baik itu 42:34 kalangan oligarkinya, baik itu wakil 42:36 rakyatnya, kecuali datang untuk 42:39 memberikan nasihat kemudian meninggalkan 42:41 mereka. Tapi kalau kita terima uang 42:44 mereka, mendapatkan perhatian mereka, 42:46 kemudian juga mendapatkan sanjungan dan 42:49 apa dan tanggapan yang manis, kita 42:51 beranggapan bahwa mereka adalah 42:52 orang-orang baik. Padahal kebaikan bukan 42:54 diukur dengan ini. Kebaikan diukur 42:56 dengan kebenaran, dengan keadilan, dan 42:59 menjalankan tugas mereka dengan 43:01 sebaik-baiknya. Allah berfirman dalam 43:02 surat Hud, warkanuinaamuakumarakum. 43:10 Jangan kalian rukun, galanggulung, 43:13 akrab bersama orang-orang yang zalim. 43:16 Akhirnya kalian akan terkena azab Allah 43:18 dan tidak akan ada penolong yang 43:20 menolong kalian. 43:22 Salah satu bencana yang menyebabkan Bani 43:24 Israil terkena azab dan laknat Allah 43:26 apa? 43:28 kafaru bani israilani daud maramika bima 43:39 dikutuk dilaknat orang-orang kafir dari 43:41 Bani Israil disebabkan karena mereka 43:44 menentang Allah dan melampaui batas dan 43:46 mereka tidak saling mencegah dari 43:49 perbuatan mungkar yang mereka lakukan 43:51 betapa buruknya apa yang mereka perbuat. 43:53 Lalu diterangkan dalam sebuah riwayat 43:55 dari Nabi kita Muhammad sallallahu 43:56 alaihi wa wasallam 43:59 bahwa orang-orang yang baik ya 44:01 [mendengus] 44:02 dari orang-orang Yahudi ketika 44:05 menyaksikan kaum mereka melakukan 44:07 pelanggaran untuk mencari ikan di hari 44:09 Sabtu dan lain sebagainya ditegur jangan 44:12 kalian melakukan perbuatan yang dimurkai 44:14 Allah. Hati-hatilah kalian dari azab 44:16 Allah. Dia berikan peringatan 44:19 [mendengus] 44:19 tapi lama-kelamaan mereka bosan karena 44:22 tidak ditanggapi. Fajalasuhum 44:24 waakaluhum. 44:26 Ya, besok-besok walaupun dia tidak 44:28 melakukan kejahatan yang sama, duduk 44:30 bersama mereka, makan bersama mereka, 44:33 minum bersama mereka. Begitu datang azab 44:36 mereka [mendengus] semua bersama-sama 44:38 terkena azab Allah. Oleh karena itu, 44:40 ketika datang azab Allah yang selamat 44:42 siapa? 44:48 Begitu mereka lupa akan peringatan yang 44:50 diberikan kepada mereka, kami hanya 44:52 selamatkan orang-orang yang mencegah 44:54 dari perbuatan buruk. 44:57 Berarti bukan hanya orang yang zalim 44:59 yang berbuat kejahatan, tapi yang diam 45:01 berpangku tangan juga dibinasakan oleh 45:04 yang rukun tadi yanginaam 45:10 bau yukun. Adapun orang-orang yang 45:13 zalim, dua golongan, satu yang berbuat 45:15 zalim, yang kedua yang mendiamkan 45:17 kezaliman. 45:18 Kami hukum mereka dengan azab yang amat 45:21 mengenaskan disebabkan karena kefasikan 45:23 mereka. 45:24 Masyaallah. Nah, kalau kita ingin 45:26 selamat, jauhi perbuatan zalim dan 45:29 jangan berkumpul bersama orang yang 45:31 zalim, tapi berikan peringatan kepada 45:33 mereka. Semoga mereka kembali pada Allah 45:35 Subhanahu wa taala. 45:37 Oleh karena itu saya ingatkan bukan 45:38 hanya kewajiban wakil rakyat, 45:40 bukan hanya kewajiban para pejabat 45:42 pemerintah, ulama-ulama di atas pundak 45:45 mereka amanat yang besar yang wajib 45:47 untuk mereka sampaikan kepada umat. 45:50 Kalau mereka mengkhianati amanat Allah, 45:52 mereka tidak kalah buruknya dengan 45:54 pejabat-pejabat baik itu wakil rakyat 45:56 maupun apa, maupun pejabat pemerintah. 45:58 Biar hukum berlaku adil bagaikan air, 46:01 dalamnya berbeda-beda, permukaannya 46:03 sama. 46:04 Naam, Ustaz. Saya kenal satu orang, 46:05 Ustaz. Dia bekerja di kementerian sudah 46:08 puluhan tahun, Ustaz. 46:09 Boro-boro korupsi dia saja enggak pernah 46:11 makan di tempat dia kerja, Ustaz. Jadi 46:14 dia selalu bawa bekal untuk menjaga 46:16 kehalalan dari makan yang masuk ke mulut 46:19 dia. Luar biasa, Ustaz. Masyaallah. Nah, 46:21 di sisi lain banyak, Ustaz pertanyaan 46:23 amalan apa, Ustaz, yang kira-kira bisa 46:26 menjaga seseorang dari makan makanan 46:29 yang haram ataupun syubhat? Nah, begitu 46:32 kira-kira kurang lebih pertanyaannya 46:33 Ustaz. 46:36 Kita bahagia sekali, senang. Bahkan kita 46:39 malu di saat kita menyaksikan pejabat 46:41 yang jujur ke kantor dia bawa bekalnya, 46:44 dia makan dari makan yang jelas. Baik 46:46 itu dari mulai pendapatannya, 46:48 penyembelihannya 46:50 diawasi dengan baik, bukan 46:52 bermewah-mewahan. 46:54 Makan bersama mereka-mereka yang tidak 46:56 jelas dari mana uang mereka. Tapi dia 46:59 berhati-hati sebagaimana firman Allah. 47:03 Ini pelajaran yang amat indah. Qul la 47:05 yastawil khabitu watib. Walauakaatul 47:10 fattaqulah ya ulil albabakumflihun. 47:14 Allah katakan, katakan wahai Rasul, 47:16 tidak akan sama yang busuk dengan yang 47:18 baik. 47:20 Walaupun yang busuk jumlahnya banyak, 47:22 menggiurkan tidak sama dengan apa? 47:25 Dengan satu yang baik. Maka bertakwalah 47:29 kepada Allah wahai orang-orang yang 47:30 berakal. 47:32 Ikuti petunjuk Allah. Jauhi apa yang 47:34 dilarang oleh Allah untuk kesuksesan 47:36 kalian dalam kehidupan dunia maupun 47:38 kehidupan akhirat. 47:40 Istri kita yang baik yang menjaga 47:43 kehormatannya 47:44 tidak dapat dibandingkan dengan 47:46 wanita-wanita cantik di luar tapi yang 47:48 tidak menjaga kehormatan mereka. 47:50 Seharusnya perhatian kita pada yang 47:52 baik, yang mulia, yang indah, bukan 47:55 kepada mereka-mereka yang menjual 47:56 kehormatan, menampakkan aurat mereka, 47:58 melakukan perbuatan-perbuatan yang hina. 48:01 Nah, kalau kita kaum muslimin memuliakan 48:03 yang mulia, [mendengus] merendahkan yang 48:05 hina, niscaya akan terjadi perubahan 48:07 dalam kehidupan kita. Begitu juga usaha 48:10 yang halal walaupun sedikit itu 48:12 diberkahi oleh Allah akan juga membuat 48:15 hati kita menjadi bersih, perilaku kita 48:17 akan menjadi baik dan dimakan oleh anak, 48:20 keluarga kita juga akan membuat 48:21 kehidupan mereka menjadi baik. Ini 48:23 pengaruh makanan luar biasa, betul-betul 48:25 besar. Gara-gara makanan yang haram, 48:28 setan menjerumuskan kita untuk mencintai 48:30 perbuatan yang buruk, perbuatan yang 48:32 keji, bahkan berani berdusta atas nama 48:34 Allah. Sebagaimana firmannya, innama 48:36 yaurukum bisu wal fahsya waquallahi 48:40 taam. Jadi untuk membersihkan hidup kita 48:44 hendaknya kita menjaga makan kita, 48:46 membeli ayam hendaknya perhatikan 48:48 sembelihannya pada saat disembelih. 48:51 mimmaukirmullahi alaihium biayatihi. 48:56 Hendaklah kalian makan dari sesuatu yang 48:58 telah disebutkan nama Allah baik pada 49:00 penyembelihannya maupun pada saat kita 49:01 memakannya. Kalau kalian mengaku beriman 49:03 pada Allah, 49:04 kemudian dari usaha juga yang halal, 49:07 berikan makan anak kita dari yang halal, 49:09 insyaallah mereka akan tumbuh dalam 49:11 kebaikan dan kemuliaan yang akan membawa 49:14 betul-betul keberuntungan, kesuksesan 49:16 bagi kita dalam kehidupan dunia maupun 49:18 kehidupan akhirat. Jaga salat kita. 49:21 Kemudian banyak-banyaklah berdoa memohon 49:23 kepada Allah perlindungannya. 49:25 [mendengus] 49:25 Karena tanpa perlindungan Allah mustahil 49:27 kita akan selamat. Bagaimanapun luasnya 49:29 ilmu kita, bagaimanapun kuatnya kita, 49:32 kita lemah di hadapan godaan setan 49:34 kecuali kita berlindung kepada Allah. 49:36 Bahkan Nabi pun diperintahkan untuk 49:38 berlindung kepada Allah. Waimmazaganaka 49:41 minya nazun fastaid billah. Kalau kamu 49:44 menghadapi godaan dari setan, 49:45 bisikan-bisikan setan, segeralah kamu 49:48 berlindung kepada Allah. Dia di tempat 49:50 gelap, sedangkan kita di tempat terang. 49:53 Dia melihat kita, kita tak mampu untuk 49:55 melihat dirinya. Alallahi tawakalna 49:59 wailaihi alabna waaihil masir. 50:02 Masyaallah, Ustaz. Jazakum khair. 50:03 Ustaz Muhammad, ada kayaknya ada yang 50:06 mau ditanyakan terakhir ya? 50:07 Ada tambahan sedikit. Boleh. Boleh. 50:09 Lalu bagaimana Ustaz dengan ayat yang di 50:12 mana di surah yang lain Allah Subhanahu 50:14 wa taala berfirman, "Ma asob musibatin 50:18 illa bidnillah." Tidak ada 50:21 musibah yang menimpa kepada su kaum 50:23 kecuali dengan izin Allah. Apakah yang 50:26 terjid kemarin termasuk bagian dari 50:28 bidnillah? [berdehem] 50:30 Baik. 50:31 Allah berfirman, "Ma asoba min musibatin 50:34 illa biidnillah wam ymin billah yahdib 50:38 qbahu." 50:40 Tidak ada satu musibah terjadi melainkan 50:42 terjadinya 50:44 atas izin Allah. 50:47 Tidak ada sesuatu yang terjadi melainkan 50:49 atas izin 50:50 Allah. 50:51 Contoh jangan jauh-jauh. 50:54 Dalam peperangan Uhud ketika kaum 50:57 muslimin mengalami kekalahan pada ronde 51:00 terakhir 51:02 karena sebagian tentara meninggalkan pos 51:05 mereka 51:07 keluar dari disiplin dan perintah Rasul. 51:10 Terjadi atas izin Allah gak? 51:11 Iya. Iya. 51:12 Terjadi atas izin Allah. Tapi sebabnya 51:14 siapa? Enggak ada. 51:16 Sebabnya karena sebagian orang tidak 51:19 mengikuti 51:20 tentu dan rasul. Oleh karena itu ketika 51:22 mereka bertanya awal asobatum 51:25 musibatum bimaat aidikumusum. 51:36 Apa kalian bertanya-tanya ketika kalian 51:39 terkena musibah padahal sebelumnya 51:41 kalian telah meraih kemenangan 51:43 berkali-kali lipat? Kenapa semua ini 51:46 terjadi? Kan kami dipimpin oleh 51:47 Rasulullah. Dijawab semua itu gara-gara 51:49 kalian. H 51:51 karena kalian menentang dan keluar dari 51:54 perintah Rasulullah sallallahu alaihi 51:56 wasallam. Sungguhnya Allah maha kuasa 51:57 atas segala sesuatu. Allah bisa 51:58 memenangkan kalian. Tapi karena kalian 52:01 melanggar dari kemenangan, kalian 52:02 mengalami kekalahan. Ini terjadi atas 52:04 izin Allah apa kekuatan orang kafir? 52:07 Karena kekuatan orang kafir apa izin 52:08 Allah? 52:10 Izin Allah. 52:10 Kekalahan mereka atas izin Allah sebagai 52:13 pelajaran hukuman buat mereka. 52:16 Begitu juga Allah berfirman, "Ma asaka 52:19 minanatin famallah." Kebaikan yang kamu 52:22 terima itu dari Allah, anugerah 52:23 daripadanya. 52:26 Wtin keburukan yang menimpa kamu 52:28 gara-gara kamu sendiri. Jadi, izin Allah 52:31 maksudnya semua terjadi atas izin Allah. 52:35 Tanpa izin tidak mungkin terjadi. Baik 52:37 kebaikan yang kita terima keburukan yang 52:39 menimpa kita akibat dari ulah perbuatan 52:42 kita semua atas izin Allah. Artinya di 52:44 saat orang katakan berzina terkena 52:47 penyakit 52:49 atas izin Allah enggak? Atas izin Allah 52:51 itu penyakit timbul akibat pelanggaran. 52:53 Pelanggaran. 52:54 Betul enggak? Tapi karena perbuatan dia. 52:56 Kalau orang bergaul sama istrinya tidak 52:58 melakukan hubungan liar, kena enggak 53:00 penyakit? 53:01 Enggak kena. 53:02 Enggak kena penyakit. Betul gak? Jadi 53:04 maksud izin Allah itu segala sesuatu 53:06 semua tidak lepas daripada izin Allah. 53:10 Baik ketika Zionis melakukan pembantaian 53:13 terhadap saudara kita di Gaza tanpa izin 53:16 Allah tidak mungkin terjadi. Tapi bukan 53:18 Allah yang apa yang menentukan. Bukan 53:20 yang menggiring. 53:21 Bukan. Tapi terjadinya ini pertama para 53:25 syuhada di Gaza mendapatkan kemuliaan 53:27 dari Allah. Dan sebab kejadian ini 53:29 menyingkap pengkhianatan bangsa Arab 53:32 atau para pemimpin bangsa Arab secara 53:33 umum. Saudi Arabia, Emirat Arab, Mesir 53:36 ya terbongkar kebobrokan mereka dan 53:40 terlihat coba bagaimana sebagian saudara 53:43 kita seperti Yaman tampil ke depan untuk 53:45 membela saudara mereka yang jauh, tidak 53:47 bersebelahan. 53:50 Membuat bahkan bukan hanya Israel, 53:52 Amerika pun tidak berdaya berhadapan 53:54 dengan Yaman, negara kecil yang miskin, 53:56 yang melarat dan tertinggal. Kapal 53:58 induknya lari tungganglanggang. 54:00 Betul gak? Betul. 54:02 Terjadi atas izin Allah. Artinya yang 54:04 dilakukan saudara kita di Yaman tanpa 54:05 pertolongan Allah mustahil akan membuat 54:07 Amerika apa? Porak-poranda. Betul gak? 54:10 Betul. 54:11 Begitu juga yang terjadi di Gaza ya juga 54:14 atas izin Allah. Tapi jangan beranggapan 54:16 yang mengenai saudara kita di Gaza 54:17 merupakan apa? Penderitaan. Tidak. Ini 54:19 membawa kemuliaan buat mereka. 54:22 Allah menjadikan mereka para syuhada. 54:24 Mereka cepat meninggalkan dunia yang 54:26 penuh dengan cobaan. Dibukakan pintu 54:28 surga seluas-luasnya. Apa bukan 54:29 merupakan kebahagiaan? 54:30 Betul. Jadi Israel meraja lela ya dan 54:34 kelihatan mereka bersikap sombong. 54:36 Mereka melakukan semua ini bukan berarti 54:39 mereka mengalahkan Allah. Terjadi atas 54:41 izin Allah. Dan apa yang terjadi di 54:43 tengah-tengah kaum muslimin ya dari 54:46 kerusakan akibat dari mereka melupakan 54:49 Allah subhanahu wa taala. Akhirnya Allah 54:52 membiarkan Zionis untuk melakukan 54:54 kejahatan mereka sebagai peringatan. 54:56 Kembali pada Allah. Bersatu di jalan 54:58 Allah. Allah akan menangkan kalian. 55:00 Karena Allah berfirman, 55:00 "Intansurullahurkum." 55:03 Kalau kalian berjuang untuk membela 55:04 Allah, maksudnya berjuang di jalan 55:05 Allah, Allah akan menangkan kalian. Tapi 55:08 ternyata negara-negara Arabnya malah 55:09 mendukung Zionis untuk melucuti senjata 55:11 Hizbullah, senjata saudara kita di Gaza 55:16 dengan alasan bahwa merekalah yang 55:17 membawa petaka yang menimbulkan 55:19 kerusakan di Timur Tengah. Karena memang 55:22 raja-raja tersebut ingin hidup senang, 55:25 duduk bersama Zionis. Bahkan salah satu 55:27 ulama mereka namanya Syekh Falah, mereka 55:29 mengatakan bahwa tidak akan datang 55:31 kiamat sebelum tiga pemeluk agama 55:34 bersatu, Islam, Yahudi, dan Nasrani 55:36 untuk menghadapi musuh bersama. Siapa 55:39 musuh bersama? Iran. 55:42 Mereka bawa hadis palsu yang tidak ada 55:44 dasarnya hanya untuk membenarkan 55:47 perbuatan mereka. Jadi kalau kita 55:49 perhatikan sama-sama, semua kejadian di 55:52 langit, di bumi ini atas izin Allah. 55:54 Coba ingat ada hukum dan aturan yang 55:57 jelas. Kebaikan yang menimpa kamu dari 55:59 Allah. 56:02 Keburukan yang menimpa kamu disebabkan 56:04 karena ulah perbuatan kamu. Di sini 56:06 tidak keluar dari keadilan Allah. Bahkan 56:08 dengan rahmatnya kebaikan kita sedikit 56:11 dibalas dengan balasan yang 56:13 berlipat-lipat ganda. Petani kalau nanam 56:15 padi, pekerjaan mereka dibanding apa 56:18 yang Allah lakukan mana yang lebih 56:19 besar? 56:21 Petani membajak kemudian memberikan air 56:24 setelah itu diberikan pupuk kemudian 56:26 mereka tanam. Tapi pertumbuhan pohon 56:29 tersebut siapa yang menumbuhkan? 56:31 Allah. 56:32 Allah. 56:33 Yang dilakukan petani enggak ada 56:34 apa-apanya dibandingkan apa yang Allah 56:35 lakukan. 56:36 Iya. 56:36 Artinya kebaikan semua dari Allah. 56:38 Iya. 56:39 Tapi keburukan 56:41 kembali kepada perbuatan kita. Kita 56:42 merokok, kena paru-paru, kena kanser. 56:45 Itu akibat mulah perbuatan kita. Itu pun 56:47 tidak langsung dikenakan. Tapi setelah 56:49 sekian lama tidak bertobat karena 56:52 penyakit macam-macam. Betul gak? 56:54 Betul. 56:55 Jadi mudah-mudahan Allah Subhanahu wa 56:56 taala ampuni dosa kita semua 56:59 dan Allah selalu mengingatkan kita untuk 57:01 menyampaikan melaksanakan amanat Allah 57:03 di atas pundak kita. Mudah-mudahan kita 57:05 meninggalkan dunia kita telah 57:06 menjalankan amanat Allah. Kita mohon 57:08 kekurangannya ampunan atas 57:10 kekurangannya, kelalaian kita semua. Dan 57:12 mudah-mudahan radio silaturahmi 57:15 yang mengajak umat untuk bersatu di 57:17 jalannya kembali pada Allah setia hingga 57:20 akhir dari kehidupan dunia ini 57:22 bersama-sama ikhwan kita yang berjuang 57:24 berjuang untuk mengajak manusia kembali 57:26 kepada Allah bertobat dari kesalahannya 57:29 dan mudah-mudahan demonstrasi yang 57:31 sedang berlangsung ini Allah giring ke 57:34 arah yang benar sesuai dengan aturan 57:36 Allah yang tidak merusak tapi 57:38 mengingatkan mereka-mereka yang 57:40 berkhianat terhadap 57:42 amanat yang berada di pundak mereka 57:44 untuk sadar kembali sebelum hukuman 57:46 Allah datang kepada mereka semuanya. 57:48 Subhanakallahum wabihamdik ashadu alla 57:51 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 57:53 ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 57:56 warahmatullah wabarakatuh. 57:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:58 wabarakatuh. Jazakumullah khair ustaz 58:00 atas nasihatnya. Makasih ikhwan akhwat 58:02 yang sudah menyimak sejauh ini. Ikak 58:04 alfakir alkahf beserta seluruh kru yang 58:06 bertugas mohon undur diri. 58:08 Wasalamualaikum warahmatullahi 58:10 wabarakatuh. Waalaikumsalam 58:11 warahmatullahi wabarakatuh.