Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 [musik] 0:09 TV 0:11 [musik] 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:33 Bismillahirrahmanirrahim. 0:35 Asalamualaikum warahmatullahi 0:36 wabarakatuh. Ikhwan akhwat 0:38 rahimakumullah. 0:40 Syukur alhamdulillah kita dipertemukan 0:42 kembali dengan acara ruang kesehatan 0:45 dari Radio Silaturahim yang juga 0:48 disebarkan, 0:50 relay oleh radio-radio di daerah. Dan 0:53 mudah-mudahan kebersamaan kita di ruang 0:57 kesehatan selama 1 jam ini bisa 0:59 mempersuasi kita, membuat langkah kita 1:02 lebih ringan menjalani hari-hari kita 1:05 dengan kesehatan baik fisik dan nonfisik 1:08 secara lebih optimal. Tidak lupa salam 1:11 selawat kita lantunkan untuk junjungan 1:13 umat kekasih kita Muhammad Rasulullah 1:16 sallallahu alaihi wasallam. Semoga kelak 1:19 kita mendapat syafaat beliau dan 1:21 dipertemukan dengan beliau di saat yang 1:24 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 1:27 Ikhwan akhwat, ruang kesehatan kali ini 1:31 menghadirkan Prof. Dr. Mukhtaruddin 1:35 Mansur, MS, P, KKK, PG, DD, RM, SPOK, 1:40 PhD yang 1:43 merupakan 1:45 sosok luar biasa sekali beliau. nanti 1:48 akan membahas dampak kesehatan 1:52 pajanan timbal lingkungan dan 1:56 pencegahannya. 1:58 Beliau adalah 2:00 alumnus Fakultas Kedokteran Universitas 2:03 Indonesia yang sekarang ee untuk 2:06 almamater tercinta beliau jadi dosen di 2:09 sana persisnya di departemen kedokteran 2:12 komunitas dan sudah hadir di sini kita 2:16 sapa beliau. Asalamualaikum 2:18 warahmatullahi wabarakatuh, Dok. 2:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:22 wabarakatuh, Bu Nuni. 2:23 Alhamdulillah sehat ya. 2:26 Sehat, alhamdulillah. 2:27 Bugar, aman terkendali. 2:29 Bugar, Bugar. 2:31 Ee terus terang nih, banyak di antara 2:34 kita, kami yang kalau bicara soal 2:39 terpajan itu kayaknya terpapar, terkena 2:42 atau gimana. Nah, karena pajanan yang 2:47 menjadi bahasan kita kali ini, pajanan 2:50 timbul lingkungan dan pencegahannya 2:54 akan merupakan informasi yang sangat 2:57 sangat berarti bagi kami. Apalagi ini di 2:59 bulan Ramadan 3:02 bisa dijelaskan terkait dengan ini 3:05 sehingga Ikhwan Akhwat karena ini live 3:09 Anda bisa kok telepon ya. Ee kalau 3:11 misalnya mau WA juga boleh, tapi telepon 3:14 karena live bisa. Oke, Dok, silakan. 3:17 Baik, terima kasih Bu Nuning, Ikhwan 3:20 Akhwat. Ya, alhamdulillah kita dapat 3:24 bertemu, kita bisa ee berbagi cerita 3:29 tentang masalah yang harus kita 3:33 tanggulangi bersama dengan kita pahami 3:37 apa tadi yang disampaikan oleh Bu Nuning 3:40 ya, pajanan timbal lingkungan. 3:43 Nah, kita tahu bahwa ee lingkungan kita 3:47 memang saat ini sangat menantang. 3:51 menantang. Karena apa? Demikian banyak 3:56 pengaruh lingkungan yang berhubungan 3:58 dengan polusi. 4:00 Dan ketika cerita polusi sebetulnya 4:03 macam-macam 4:04 He 4:05 golongan polusi itu ada golongan kimia. 4:10 Iya. 4:10 Termasuk yang akan kita 4:12 bahas kali ini ya. 4:16 Karena timbal atau timah hitam yang 4:20 sehari-hari dikenal 4:22 banyak digunakan untuk industri, 4:25 digunakan untuk kerajinan 4:28 ya yang kemudian ternyata bukanlah bahan 4:33 yang aman. 4:35 He. 4:36 Apabila masuk ke dalam tubuh manusia. 4:42 Karena sifat dari timbal ini tidak 4:46 terurai, 4:48 terkumpul, 4:50 terakumulasi 4:52 di alam, terakumulasi di dalam tubuh 4:56 dapat menyebabkan pajanan yang terjadi. 5:00 Artinya pajanan masuknya 5:04 timbal tadi ke dalam tubuh 5:06 itu akan memberikan dampak yang luar 5:09 biasa. 5:11 Dan Indonesia itu juara nih 5:15 dalam hal pajanan timbal ini ya, negara 5:19 keempat di dunia terbesar. 5:21 Masyaallah 5:23 gitu. Dan secara global 5:26 kita pahami bahwa 5:29 setiap tahun terjadi kematian 5:32 sekitar 1,7 juta 5:35 masyaallah 5:36 orang akibat pajanan timbal ini. 5:41 Nah, timbal ini merupakan salah satu 5:46 polus polutan yang ada di tempat kerja, 5:50 yang ada di lingkungan, di rumah 5:53 sehari-hari 5:55 yang dapat mengenai siapa saja. He 5:59 dan akibat dari pajanan timbal ini, 6:03 akibat sakit, akibat kematian 6:07 itu 6:08 di dihitung diperhitungkan bahwa sekitar 6:14 sepertiga 6:16 dari penghasilan domestik bruto, 6:19 masyaallah 6:20 ya, penghasilan domestik kotor itu 6:24 hilang karena 6:27 dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh 6:30 timbal ini. 6:32 Itulah yang kemudian mengapa ini kita 6:36 harus tanggulangi, 6:39 kita selesaikan bersama. 6:43 Masalah di Indonesia tadi saya katakan 6:46 itu dapat ee menjadi juara [tertawa] 6:50 keempat di dunia. Karena apa? Karena 6:53 memang dari beberapa studi sudah banyak 6:56 studi sebetulnya yang di dilakukan di 6:59 Indonesia ya. Kemudian studi baru 7:02 beberapa tahun terakhir ini memperkuat 7:06 betapa besarnya pajanan timbal yang ada 7:10 di Indonesia. 7:11 He. 7:11 Di tahun 2023 itu eh FKUI bersama dengan 7:18 Pure Earth. 7:20 Iya. jadi satu lembaga 7:23 internasional yang juga ada ee 7:27 yayasannya di Indonesia, 7:29 Pure Earth. 7:31 Sebelumnya dikenal dengan blacksmith itu 7:33 berpusat di Amerika itu melakukan 7:37 penelitian bersama pada 564 7:41 anak di Pulau Jawa itu. kita memang pada 7:46 saat itu penelitiannya ber ee berfokus 7:50 pada daerah-daerah 7:53 yang me kegiatannya banyak me apa 7:58 namanya 8:00 mengolah aki bekas. 8:02 aki bekas 8:03 mengolah aki bekas 8:05 ya itu di daerah banyak di daerah 8:08 Cinangka 8:10 Bogor ya lalu kemudian di daerah 8:13 Pesarian Tegal 8:15 he 8:16 gitu itu banyak sebenarnya itu udah udah 8:20 udah sempat di diatasi gitu makanya 8:24 sebagian kita mengenal Sotomi Bogor itu 8:28 kan banyak tuh [tertawa] 8:29 di mana-mana karena apa mereka 8:32 diupayakan untuk mengalihkan 8:36 pekerjaan yang semula yang berbahaya 8:39 tadi. 8:40 He. 8:41 Dilatih, dimodali untuk menjadi 8:44 alih pekerjaan. 8:45 Alih pekerjaan. [tertawa] 8:47 Dan alhamdulillah yang di Cinangka itu 8:51 sebagian dapat ee berjalan bagus. He. 8:55 Tetapi tadi saya katakan 8:59 timbal ini itu tidak hilang. 9:03 Kita sudah ee banyak upaya oleh 9:06 Kementerian Lingkungan Hidup misalnya 9:09 dengan melakukan 9:11 ee pengolaan tanah agar tidak banyak 9:17 menyebabkan 9:18 apa namanya pajanan 9:21 ya. tetapi karena karakter dari timbal 9:24 itu sendiri yang tidak pernah hilang ya, 9:27 tidak dapat di 9:30 diluruhkan 9:31 yang kemudian menjadi pajanan dan itu 9:35 ternyata memang masih tetap tinggi. 9:37 Kasihan anak-anak kita. 9:38 Masyaallah. Ya. Jadi kita bandingkan di 9:43 daerah 9:45 yang terpajan tadi ya, daerah dengan 9:48 pengolahan aki timbang dan juga kita 9:51 melakukan 9:53 penelitian juga ya, 9:55 pemeriksaan pada anak-anak di 9:59 daerah-daerah 10:01 yang industri. Kemudian kita bandingkan, 10:05 ternyata di daerah pertanian pun ya 10:08 anak-anak kita sudah banyak 10:10 yang ter 10:10 yang terkena oleh pajan timbal. 10:14 Dan penelitian ini kemudian dilanjutkan 10:17 oleh ee teman-teman dari peneliti Badan 10:23 ee Riset dan Inovasi Nasional Brein. 10:25 BR 10:26 ya. baru selesai tahun ee lalu baru 10:31 kemudian di baru dipresentasikan 10:34 bulan lalu juga ya. 10:36 He 10:37 juga menarik hasilnya juga hampir hampir 10:41 sama yang menunjukkan bahwa sekitar 15% 10:46 anak. Jadi kalau kita hitung satu dari 10:51 tujuh anak di Indonesia itu 10:55 he 10:55 ya itu terkena pajanan timbal yang 11:02 dibatas ambangnya itu direkomendasi di 11:05 atas rekomendasi oleh Badan Kesehatan 11:07 Dunia. 11:08 He. 11:10 Dan tentu saja ini kita akan kehilangan 11:14 kesempatan untuk generasi emas. 11:18 Iya. Iya. 11:18 Ketika anak-anak kita yang saat ini 11:22 balita, saat ini remaja, kemudian nanti 11:28 20 30 tahun lagi jadi pemimpin negara 11:32 kita. Karena apa? 11:35 Karena pajanan timbal ini memberikan 11:38 dampak kesehatan 11:40 yang dapat bersifat akut 11:43 maupun dapat bersifat kronik. 11:46 Nah, dampak kronik inilah yang kemudian 11:49 salah satunya adalah 11:52 penurunan tingkat kecerdasan. 11:56 Heeh. 11:57 Jadi, kemampuan anak untuk belajar 12:01 yang kemudian dewasa nanti 12:06 berpengaruh juga pada kemampuan tentu 12:08 saja untuk bekerja. 12:10 He, 12:11 itu menjadi sangat menurun. sekitar 12:14 penurunan sekitar 1,5 poin. 12:17 Masyaallah 12:18 dari studi yang dilakukan 12:22 itu menunjukkan bahwa rata-rata turun 12:25 1,5. Jadi kalau misalnya rata-rata anak 12:29 kita itu 100 IQ-nya. 12:32 Hm. Jadi, 12:33 jadi begitu 12:35 terkena pajanan timbal ini menjadi 9 12:42 ee 9 eh 98,5 12:46 kan itu down terus. Jadi yang mereka 12:50 punya IQ juga brilian itu juga ikut 12:55 turun. Jadi yang IQ-nya bagus juga 12:57 turun, apalagi yang kemudian IQ-nya 13:01 kemudian terbatas. Dan itu jelas dari 13:06 analisis kami juga terlihat kalau 13:10 misalnya 13:12 anak-anak itu terpajan timbal dengan 13:18 kadar. Jadi kita bisa ukur itu berapa 13:20 kadar timbal di dalam darah itu ya. He 13:24 kalau ter ter ee mengandung timbal 13:29 darahnya 20 mikrogram/dl 13:33 darah itu. Kemudian juga mengenai anemi 13:38 itu ternyata empat kali 13:43 kejadian untuk mengalami hambatan 13:47 pertumbuh kembang. He. 13:49 Jadi, anak kita tumbuh kembangnya jadi 13:52 terhambat hampir lima kali itu akibat 13:56 pajanan timbal ini dan anemi. Anemi itu 13:59 kurang darah 14:01 gitu. Dan berarti apa? IQ-nya turun, 14:06 tumbuh kembangnya terhambat. 14:08 Iya. 14:09 Ya. Dan jangka panjang itu banyak yang 14:13 sudah membuktikan bahwa ketika kita 14:17 bicara pajan timbal itu adalah pengaruh 14:20 pada jantung, 14:23 pembuluh darah. He. 14:25 Jadi kita 14:27 kalau kita tidak lakukan pengendalian, 14:31 maka kasus kasus kematian akibat 14:35 jantung, pembuluh darah akibat stroke 14:40 itu akan terus meningkat 14:44 dan tentu saja 14:46 akan sangat merugikan. Itulah tadi 14:48 dikatakan kalau hitung-hitungan duitnya 14:51 sepertiga itu sudah hilang untuk masalah 14:54 karena pajanan timbal ini. 14:57 Masyaallah. 14:58 Itulah masalahmalah yang harus kita ee 15:04 tanggulangi bersama dan kenyataan itu 15:07 memang dihadapi oleh Indonesia saat ini. 15:12 Iya. Dan sangat penting lagi bahwa 15:16 bagaimana kita mengendalikannya. 15:21 Nah, untuk itu kemudian 15:23 kita juga melakukan studi. Dari mana sih 15:26 sumbernya? 15:28 Nah, berbagai studi yang ada 15:32 itu konsisten. 15:34 He. 15:35 Bahwa ternyata salah satu sumber 15:39 pajanan yang menyebabkan tingginya kadar 15:42 timbal darah ini adalah dari cat. 15:47 Cat tembok. Cat kayu. 15:49 Cat ee umumnya cat yang dari dari ini 15:53 dari 15:56 minyak dari bukan yang cat yang 15:59 dilarutkan di air. 16:01 Oh oke. 16:02 Iya ya. Cat-cat pintu, cat ee dinding. 16:07 Tapi yang kemudian menggunakan pewarnaan 16:10 perena timbal ini guna digunakan untuk 16:13 pewarnaan. 16:15 pewarnaan banyak banget berarti ya 16:18 untuk untuk membuat warna yang 16:21 cat tadi. He. 16:22 Dan itu penyebab yang paling banyak dari 16:28 studi kita. Jadi ketika ada cat terutama 16:31 cat yang sudah mulai tua mengelupas 16:35 kemudian jadi serbuk kemudian 16:39 menyebar itu merupakan salah satu 16:43 sumber. Padahal rumah kita kan bercat 16:46 ya, berarti harus diganti itu kira-kira 16:48 berapa tahun 16:49 terjadi pelapukan seperti itu. 16:52 Jadi ya kita tahu kan kualitas cat 16:55 semakin semakin kualitas semakin mudah 17:00 ee rapuh, semakin mudah rontok 17:04 dan umumnya memang 17:07 ee 17:08 mengandung PB tadi. 17:11 Iya. Iya. Nah, lalu kemudian juga yang 17:13 perlu diperhatikan adalah 17:16 sumber pajanan dari orang tuanya yang 17:19 bekerja yang terkena 17:22 hmm 17:22 timbal tadi 17:24 nular berarti. 17:26 Jadi bukan nular gimana? Jadi dibawa kan 17:29 misalnya 17:31 kayak saya bekerja entah itu solder 17:35 entah itu ngolah aki bekas 17:38 tapi kemudian 17:40 dibawa ke rumah enggak ganti baju enggak 17:44 mandi udah langsung ketemu dengan 17:47 keluarga 17:48 dan itu ternyata sumber yang cukup 17:52 dominan juga menyebabkan 17:56 pajanan pada anak-anak tadi 18:00 dan menjadi kemudian tahaman tambahan 18:04 lagi. Nah, Ibu-ibu nih kalau menggunakan 18:08 alat-alat masak 18:10 Heeh. 18:11 yang terbuat dari aluminium. Oke, 18:15 ya. Dan kita 18:18 ee pelajari, kita analisis 18:21 alat-alat yang terbuat dari aluminium 18:24 dengan kualitas yang relatif rendah itu 18:28 ternyata memang banyak mengandung 18:31 PB-nya, 18:32 banyak mengandung timbalnya. 18:35 Nah, bayangkan kalau misal itu 18:36 sehari-hari digunakan. 18:39 Jadi sangat penting ee dalam hal ini 18:42 bagaimana memperhatikan sekarang kan 18:45 hampir ee ee apa namanya produsen chat 18:50 itu sebenarnya sudah sudah bebas timbal 18:54 sebetulnya. 18:55 Nah, jadi kita yang harus pandai-pandai 18:59 untuk memilih dan memilah. 19:02 Jangan sampai kemudian ketika memilih 19:07 menggunakan chat itu kemudian tidak 19:11 memilih yang bebas timbal tadi. 19:14 Hm. 19:15 Lalu kemudian 19:18 bagaimana ini juga sebetulnya kalau kita 19:22 ee dalam keyakinan Islam sangat jelas 19:25 bahwa kebersihan adalah 19:27 nomor satu 19:28 sebagian dari iman. He he. 19:31 Jadi prinsip ini digunakan itu juga 19:35 sudah merupakan bagian yang penting 19:38 untuk mencegah terbawanya 19:41 timbal tadi ke rumah, timbal tadi ke 19:46 keluarga 19:48 ya. Dan juga perlu tadi memilih alat 19:53 masak ya. banyak alat masak yang bagus 19:58 yang juga terbuat dari aluminium tetapi 20:01 dengan kualitas yang lebih bagus. He. 20:04 Jadi kita hendaknya ikhwan akhwat ya 20:10 dalam memilih 20:12 barang untuk yang digunakan di rumah 20:15 juga perlu lebih hati-hati 20:19 ya sehingga itu dapat kita 20:22 ee hindari pajanan-pajanan 20:26 tadi. 20:28 Karena bukan ee itu saja. Ternyata, 20:33 ternyata 20:34 juga sekarang banyak 20:37 bapak-bapak yang kemudian karena 20:41 pekerjaannya 20:42 itu lebih menjanjikan atau kemudian 20:45 kesempatan bekerja 20:47 di luar rumah itu lebih terbatas 20:51 sehingga yang mempunyai keterampilan 20:54 keterampilan dalam apa namanya ee 20:58 pengolahan logam tadi itu dibawa ke 21:00 rumah. 21:02 Nah, mengerjakan itu di rumah itu juga 21:05 merupakan masalah yang 21:07 cukup menantang untuk menyebabkan 21:10 pajanan timbal ini. Jadi, hal-hal 21:12 demikian. Nah, itu bisa saja kemudian 21:16 dilakukan memang di rumah, tetapi 21:19 kemudian harus diperhatikan betul. 21:22 Jangan sampai kemudian ventilasi 21:26 asap yang dihasilkan, uap, logam yang 21:29 dihasilkan itu justru masuk di rumah. 21:32 Tapi memang tantangan 21:34 He. 21:34 Di mana ruangan rumah juga terbatas 21:39 ya. Tetapi pentingnya kemudian ventilasi 21:42 ini supaya memang udaranya jangan sampai 21:47 kemudian masuk ke dalam rumah, terkurung 21:50 di dalam rumah. 21:52 yang kemudian mengenai keluarga-keluarga 21:56 kita yang tercinta. 21:58 Iya. Iya. 21:59 Itulah hal-hal penting yang saya kira 22:03 harus menjadi perhatian untuk kita semua 22:07 sehingga pencegahan pajanan timbal ini 22:11 dapat kita hindari. 22:13 Demikian Bu Nuning. 22:15 Masyaallah, Dok. 22:18 Ini mungkin bagi teman-teman ikhwan 22:20 akhwat di luar sana hal baru bahwa ee 22:23 kerja dengan seperti yang tadi dokter 22:26 sampaikan bisa saja bawa pulang kerugian 22:29 itu ke rumah kena anak-anak. Belum lagi 22:33 bahkan kita di dapur jadi bingung ya ee 22:36 akhwat masa 22:38 panci kita, penggorengan kita atau 22:40 alat-alat kita juga ternyata perlu 22:43 diperhitungkan. 22:45 Ya. Ya. Mari kita ee tambahkan pemahaman 22:49 terkait dengan keseharian yang bisa jadi 22:53 seperti yang dokter bilang tadi perlu 22:55 mendapatkan em perhatian dan menghitung. 22:59 Kalau tadi di Cinangka Bogor cukup 23:01 banyak yang di Tegal tadi. 23:04 Iya memang. Bahkan kalau misalnya di 23:07 daerah yang tempat pengolahan aki bekas 23:11 itu 23:13 kadar timbal darahnya tinggi-tinggi dan 23:16 sampai ada ee kelompok yang 80%-nya anak 23:22 itu 23:23 sudah kena 23:23 ada terkena 23:24 gara-gara terpapar 23:26 Iya terpajan timbal dari ini. itu 23:30 umumnya adalah ketika dilakukan 23:33 pengukuran di tanah, di lokasi tempat 23:36 mereka bermain itu memang tinggi. Jadi 23:40 itu tadi ee saya lupa menyebutkan bahwa 23:43 salah satu sumber adalah ketika kontak 23:46 dengan tanah yang ter yang mengandung 23:50 timbal tadi. 23:52 Di lokasi seperti ini orang-orang di 23:54 sekitar kira-kira tahu enggak sih, Dok, 23:56 informasi ini? Ya, masalahnya kan memang 23:59 enggak terlihat. Kalau tidak diukur kan 24:01 enggak terlihat. Nah, kemudian ee bahkan 24:06 kalau misalnya pekerjaan pengolahan aki 24:10 itu kan ee seperti kerjaan sehari-hari 24:15 enggak masalah gitu kayaknya 24:16 yang tidak langsung kemudian menyebabkan 24:19 misalnya ee sakit mendadak kan enggak 24:24 jadi efek efek akutnya tidak terlalu 24:27 tinggi. kecuali kalau misalnya 24:29 pajanannya memang tinggi sekali dapat 24:32 terlihat efek akutnya 24:35 gitu. Tetapi kalau misalnya yang ee kita 24:39 bicarakan selama ini adalah bagaimana 24:44 pajanan itu walaupun dalam jumlah atau 24:48 kadar sedikit tapi berlangsung lama 24:52 itu dapat berpengaruh 24:55 kepada kesehatan. Jadi tidak ada batas 24:59 aman sebetulnya. 25:01 Tidak ada batas aman untuk pajanan 25:04 timbal ini. Iya. He 25:06 dari lingkungan baik lingkungan umum 25:09 maupun lingkungan kerja pada pekerja. 25:13 Kalau tadi dokter bilang bahwa anak-anak 25:16 itu ee adalah kelompok yang juga paling 25:21 berisiko 25:23 itu bagaimana kita mengetahuinya dan 25:26 mencegahnya apa yang harus dilakukan 25:28 sebagai ibu nih di rumah 25:30 lah. Iya. Ini ini juga ini sebenarnya 25:32 usulan untuk bagaimana program kesehatan 25:36 ke depan 25:38 itu menempatkan 25:43 cara-cara untuk dapat melakukan 25:46 penapisan pemeriksaan rutin. Karena di 25:49 beberapa negara seperti misalnya Amerika 25:51 he 25:52 dan Peru itu sudah menjadikan dasar 25:57 pemeriksaan 25:59 rutin 26:00 untuk screening kadar timbal darah pada 26:04 anak-anak, pada populasi, pada 26:06 masyarakat itu. 26:08 Ngomong-ngomong screening itu dimasukin 26:11 BPJS enggak? 26:13 Iya memang belum masuk. Belum masuk. 26:16 Bahkan, bahkan sampai saat ini kita 26:19 mengetahui bahwa kalau misalnya 26:21 ada pajanan timbal tinggi perlu ee 26:26 pengobatannya untuk pengendaliannya itu 26:29 juga belum 26:31 tersedia 26:33 ee secara BPJS tadi ya 26:35 ee menyeluruh 26:37 di Indonesia gitu. dan itu memang belum 26:40 masuk dalam ee jaminan 26:44 kesehatan di BPJS kita ya. Karena memang 26:49 skrining umumnya kan masih terbatas. 26:51 Iya. Iya. 26:52 Cek kesehatan gratis itu masih berupa 26:55 penapisan 26:56 he 26:57 yang sangat mendasar. Dan inilah yang 27:00 kemudian harusnya kita usulkan. 27:06 Kalau tadi dokter bilang berisiko juga 27:09 anak-anak jadi lebih goblok ya. Itu itu 27:11 gimana? [tertawa] 27:13 Kok bisa ke situ larinya ya, Dok? Ya. 27:15 Iya. Ini jadi timbal ini mempunyai 27:19 karakter yang ee cukup unik. 27:22 He. 27:23 Tubuh kita itu sebenarnya Allah 27:26 menciptakan 27:28 tubuh kita itu dengan berbagai 27:30 pertahanan. 27:33 Oke. 27:33 Tidak. semua bahan 27:37 yang dapat masuk ke dalam otak, ke dalam 27:41 susunan saraf pusat kita. ada yang 27:44 disebut dengan ee barier 27:49 darah otak. Jadi pertahanan supaya hanya 27:54 bahan-bahan yang diperlukan untuk 27:57 nutrisi makanan otak saja yang masuk ke 28:00 dalam otak oleh penyaring tadi. Nah, 28:06 timbal ini mempunyai kemampuan untuk 28:09 dapat menembus itu. 28:12 Sehingga tentu saja 28:15 ketika anak-anak ini kita ketahui bahwa 28:19 masa pertumbuhan, 28:21 masa perkembangan termasuk pertumbuhan 28:24 dan perkembangan otaknya 28:26 he 28:27 itu yang paling mudah terkena 28:29 karena masa pertumbuhan, masa 28:32 perkembangan itu adalah masa-masa yang 28:34 penting 28:36 untuk tidak terganggu. Itulah yang 28:38 kemudian ketika terkena oleh pajanan 28:43 timbal tadi, 28:44 maka berpengaruh kepada kemampuan dari 28:49 fungsi otak tersebut. 28:52 Iya. 28:53 Tidak bisa dihindari. Itu fakta yang 28:55 harus dihadapi ya, Dok. Boleh langsung 28:57 ke pertanyaan yang masuk ya, Dok. Ya, 28:59 boleh. dari Mbak Fan itu bertanya ee 29:03 apakah gejala awal bahwa PB ini sudah 29:06 mengendap banyak di dalam tubuh kita. 29:10 Terus penyakit yang biasanya ditimbulkan 29:12 apa nih? Karena Mbak di dalam rumah kita 29:15 ini banyak mengandung ee pajangan timbal 29:19 kan ya, Prof. Ya, 29:20 pajangan. Iya 29:21 iya iya 29:22 iya. Jadi menarik. Terima kasih ee Mbak 29:26 Fan ya. Mbak Fani ini memang 29:29 memprihatinkan. Jadi itulah tadi kita 29:32 tidak dapat meng karena banyak 29:35 ketika kadar timbal darah itu tinggi 29:41 banyak sekali atau sebagian besar itu 29:43 tidak bergejala. 29:45 Heem. 29:46 Tidak bergejala. Kecuali kalau misalnya 29:49 sampai kemudian 29:51 tinggi sekali kadar timbal darahnya 29:54 mencapai 200an 29:57 mikrogram/dl 29:58 itu bisa mempunyai gejala mulai ee sakit 30:02 perut, keram perut ya, mual, muntah, 30:07 ya. Lalu kemudian juga ada ee gaduh 30:11 gelisah karena gangguan saraf itu bisa 30:15 terjadi. Tetapi itu jarang. 30:18 He 30:18 jarang sekali. Makanya tadi screening 30:22 untuk mengetahui kadar timbal darah tadi 30:26 itu yang 30:27 perlu 30:27 perlu kadar. Jadi mengapa kadar timbal 30:30 darah? Sebelumnya kadar timbal di dalam 30:32 tubuh. He. 30:33 Tetapi yang paling mudah pemeriksaannya 30:36 itu ada adalah kadar timbal di dalam 30:39 darah. 30:40 Karena timbal ini begitu masuk ke dalam 30:42 tubuh dia ee terkumpul 30:47 di jaringan-jaringan yang padat di 30:51 tulang, 30:52 di gigi ya, kemudian di rambut itu dan 30:59 kemudian di organ-organ penting termasuk 31:03 ginjal. He he. 31:04 Dan ketika organ-organ tadi mulai 31:08 terkena terutama kemudian tadi saya 31:11 sebut pengaruhnya pada pembuluh darah 31:14 itu terjadi pengendapan di pembuluh 31:16 darah sehingga terjadi kekakuan, terjadi 31:19 penebalan 31:21 pada pembuluh darah tadi yang dapat pada 31:25 kita dapat temuin ketika di usia 2 tahun 31:28 itu sudah terjadi gangguan pada pembuluh 31:32 darahnya. 31:34 2 tahun sudah terganggu. 31:36 Iya, sudah. Sudah dapat kemungkinannya 31:38 ada ya, 31:39 kemungkinan itu terjadi. 31:43 Iya, 31:44 kayaknya memang betul-betul harus kita 31:47 perhatikan dan pedulikan nih, Ikhwan 31:49 Akhwat. Terus, Dok, ngomong-ngomong ada 31:51 gangguan hiperaktif terkait dengan 31:52 hal-hal seperti ini enggak? 31:54 Iya. Nah, diketahui memang 31:56 betul ya. Ee jadi sempat pada beberapa 32:01 kesempatan dulu kan dulu sempat yang 32:03 dijadikan 32:05 apa namanya kambing hitam itu vaksin 32:09 yang mengandung ee 32:13 timerosal 32:14 timbal 32:15 sebagai pengawetnya. 32:17 Hm. Jadi korbannya vaksin 32:19 si vaksin yang disalahin. 32:20 Vaksin. Iya. Padahal kenyataannya tadi 32:22 justru lingkungan tadi 32:25 yang dan itu memang dihubungkan dengan 32:29 ee kasus-kasus dengan autisme. Kalau 32:33 masih ingat kan 32:34 juga termasuk juga 32:36 ee hiperaktif ini. 32:39 Iya. Iya. Iya. 32:40 Iya. Karena memang itu tadi terpengaruh 32:43 sistem saraf pusat tadi. 32:45 Kalau sistem saraf berarti yang tukang 32:48 marah-marah juga bisa jadi ya. Nah, itu 32:50 dia. Kalau jadi kalau kalau ada yang 32:52 seringsering marah memang mesti sering 32:55 mesti sering periksa kadar timbal darah 32:58 [tertawa] 32:59 marah-marah. Aduh. 33:01 Iya. 33:02 Kalau oke marah-marah kemudian stres dan 33:05 segala macam tadi kaitannya dengan 33:07 bagaimana berinteraksi dengan orang lain 33:10 muncul juga enggak, Dok? 33:11 Iya memang. Jadi salah satu ketika 33:14 pengaruh kepada ee sistem saraf pusat 33:19 itu kan memang ada perubahan behavior. 33:22 Tetapi tentu saja banyak faktor. 33:24 Iya. Iya. 33:24 Banyak faktor. Karena tadi di awal saya 33:27 sebutkan ada beberapa golongan polutan 33:31 itu ada bahan kimia, 33:34 ada faktor fisika misalnya kebisingan. 33:37 Kita enggak sadar kan 33:38 di rumah di pinggir jalan atau kita 33:42 berdekat pasar kemudian tapi begitu 33:45 ramainya dengan tingkat kebisingan itu 33:48 tidak sadar itu mempengaruhi 33:51 kenyaman mempengaruhi kejiwaan 33:54 apalagi kemudian faktor-faktor 33:58 ee psikososial memang banyak faktor 34:02 kegaduhan 34:04 berita-berita yang di medsos 34:07 tidak menyenangkan. Itu kan faktor 34:09 psikososial sebetulnya mempengaruhi. 34:11 Jadi masalah masalah 34:14 ee gangguan kejiwaan ini luar biasa dan 34:17 itu memang ee faktor dari pajanan timbal 34:21 dan polusi kimia lainnya itu memang 34:24 berperan di samping tadi yang saya 34:26 katakan faktor psikososial tadi. 34:29 Iya. Iya. 34:30 Iya. 34:31 Dan kalau menyimak dari tadi ya, Ikhwan 34:34 Akhwat, ini hal yang sepele tapi merebak 34:38 di mana-mana. Bayangkan 1,7 juta yang 34:40 terpapar ya. 34:41 Iya. 1,7 juta kematian per tahun akibat 34:46 yang terpapar dan meninggal 1,7. Nah, 34:49 yang masih belum kan banyak. 34:50 Betul. Yang sakit juga. 34:53 Jadi kami-kami nih merasa apa ya 34:56 kira-kira makanan tertentu adakah buah 34:59 tertentu adakah yang bisa membuat 35:01 kemungkinan ini tuh tidak merebak 35:03 semakin jadi gitu. 35:05 Iya. Nah, ini ini yang kemudian menjadi 35:08 tantangan justru 35:12 ee makanan yang terkontaminasi oleh 35:17 timbal ini dan juga kita tahu merkuri 35:21 logam kan timbal ini termasuk logam 35:23 berat. 35:24 Logam berat itu ada timbal, ada merkuri, 35:28 ada katmium, 35:30 ada krom, macam-macam. Ada beberapa 35:33 jenis logam berat dan itu sama 35:37 karakternya, sama sifatnya 35:40 dia kemudian dia ee katakanlah terbawa 35:44 ke udara kena ujian masuk ke badan air 35:48 masuk ke dalam tanah nanti di apa oleh 35:52 tanaman masuk ke dalam tanaman atau 35:54 kemudian ketika masuk ke badan air masuk 35:57 ke sungai masuk ke laut dimakan oleh 36:00 ikan 36:01 ikannya juga kena. 36:02 Ikan juga kena. Ya. 36:05 Ee tahun berapa? 2010 barangkali 36:09 kami juga pernah melakukan suatu 36:11 penelitian di 36:13 ee apa namanya? Di daerah pantai 36:16 tertentu gitu ya. Ikan terinya ternyata 36:19 banyak timbalnya. Heeh. [tertawa] 36:21 Gitu. Dan juga banyak merkurinya gitu. 36:25 Jadi memang makanan ini juga memang ee 36:29 yang paling banyak terkena memang adalah 36:32 dari makan dari ikan seafood gitu. 36:37 Tetapi itulah 36:38 pentingnya kemudian kita dapat 36:43 memilih sumber-sumber makanan yang 36:46 karena enggak terlihat kan ini ada 36:48 timbal atau tidak gitu. karena ee keutuh 36:54 tidak ada cacatnya. 36:57 Iya. I 36:57 gitu. 36:58 Ngomong-ngomong nih, Dok, ibu-ibu nih 37:00 kan kalau di rumah kan pasti masak di 37:03 dapur kan. Kalau tadi tentang apa? 37:06 Alat masak. 37:07 E alat masak. Kemudian kalau seandainya 37:11 goreng nih kan ada yang bilang minyak 37:14 ini jangan, minyak ini jangan. Sebaiknya 37:16 pakai ini. Nah, itu ada kaitannya juga 37:17 enggak dengan kemungkinan datangnya si 37:19 PB ini? Agak agak berbeda memang kalau 37:22 yang tadi minyak tadi minyak itu tidak 37:25 ada kandungan PB-nya ya. Minyak goreng 37:28 itu relatif tidak ada kandungan PBnya. 37:32 Justru yang kemungkinan ke apa namanya 37:35 ke ke apa 37:38 keparlah 37:39 terpajanya itu justru dari alat masaknya 37:43 tadi ya. Tetapi alat masak tadi itulah 37:46 yang perlu diperhatikan untuk yang 37:49 ee 37:51 jangan sampai kemudian sederhana kan 37:54 kalau misalnya terbuat dari misalnya 37:57 kualinya itu di 38:01 tekan aja penyok itu kan itu kan ee 38:05 menunjukkan bahwa memang kualitasnya 38:07 jelek gitu. Karena apa? Karena semakin 38:10 lembut itu berarti campuran timah 38:13 hitamnya kan lebih banyak gitu. He 38:17 gitu. Karena kalau misalnya dia lebih 38:21 banyak kandungan besinya tentu akan 38:25 lebih keras. 38:28 Iya. Iya. Kalau tadi dokter bilang ee 38:31 besi tadi kan itu kemungkinan terpapar 38:34 di rumah itu kan kalau dari tanah air 38:37 naik ke atas itu kan mengalirnya ke 38:39 kamar ke ee tempat-tempat lain kan pakai 38:42 pipa. 38:43 Pipa kan dari besi. 38:45 Nah, 38:45 jadi enaknya gimana? Ini juga jadi 38:47 tantangan. Salah satu sumber itu adalah 38:51 pipa. Karena pipa yang anti karat itu 38:57 sebagian masih mengandung 38:59 PB tadi. 39:00 PB tadi. Termasuk juga sebetulnya 39:04 ee pipa-pipa PVC sebagian itu masih ada 39:08 yang mengandung 39:10 PB dan itulah yang kemudian juga salah 39:13 satu sumber di samping airnya yang tadi 39:16 tercemar. Kemudian pipa pembawanya juga 39:20 jadi sumber pencemaran 39:24 gitu. Tetapi sekarang kan sudah relatif 39:28 ee kecil sekali penggunaan 39:31 pipa-pipa galvanis. 39:33 Oh, 39:34 gitu. Untuk ee pipa dengan kualitas 39:38 semakin baiknya ee kualitas perpipaan 39:42 kita, 39:44 gitu. Tetapi yang penting adalah ketika 39:48 airnya jadi tercemar ya memang 39:51 kandungannya 39:53 akan masuk ke dalam tubuh. 39:56 Oke. 39:57 Jadi bisa saja kemudian diperbesar. 40:00 Kita kembali coba cek siapa yang 40:03 bertanya. 40:05 Oh ini dari Pak Budi. Kalau saya 40:08 hipertensi kemungkinannya kena lebih 40:10 tinggi ya, Dok, ya? Oh, itu si 40:14 pertanyaannya. 40:14 Iya, betul. 40:15 Jadi memang ee salah satu 40:20 dampak dari pajanan timbal itu adalah 40:23 hipertensi. 40:25 Heeh. 40:26 Iya. Jadi di 40:30 dalam dalam prosesnya 40:32 itu PB itu dapat ee mempengaruhi sistem 40:37 metabolisme. 40:39 He 40:39 ya di ginjal. Kemudian dapat juga 40:43 mempengaruhi 40:45 metabolisme-metabolisme 40:46 di pembuluh darah yang kemudian termasuk 40:50 tadi menyebabkan penebalan dinding 40:53 pembuluh darah, kekeakuan pembuluh 40:56 darah. Di samping juga gangguan pada 40:59 ginjal yang dapat memperparah dan 41:02 menyebabkan tekanan darah tinggi. 41:05 Ginjal tekanan darah tinggi kayaknya itu 41:08 biasa mampir deh ya, Dok, ya ke kita. 41:10 Iya. Betul. 41:11 Iya. Iya. Ya. Ya, memang kita harus 41:14 lebih hati-hati, lebih peduli, dan lebih 41:16 berhitung. Ya, 41:17 betul. 41:18 Ini pertanyaan dari Mbak Karisa, kalau 41:22 mobil itu ee pajanan timbalnya banyak 41:26 enggak ya? Terus naik apa ya yang aman 41:30 kalau mobil begitu? [tertawa] 41:33 Iya. Jadi gini, kalau mobil itu kan 41:36 tadinya memang isunya itu adalah karena 41:40 bahan bakarnya mengandung timbal. 41:43 Tapi kan sejak tahun 1996, saya kira 41:48 tahun 1996 41:50 itu Indonesia itu sudah mensyaratkan 41:55 bahwa bahan bakar bebas timbal. 41:58 96 tuh ya sudah lama. 42:00 96. Jadi sudah lama, tapi ternyata 42:04 he 42:05 memang pajanan timbal itu tidak 42:07 berhenti. 42:09 Karena apa? karena ee 42:14 emisi atau gas buangnya 42:17 itu akibat pembakaran mesin, akibat 42:20 pembakaran knalpot, akibat gesekan 42:24 ee ban dengan aspal itu ternyata itu 42:29 sebagai sumber dari 42:31 datangnya sib 42:32 datangnya pajan timbal. Jadi memang 42:35 timbal yang dari bahan bakar tadi sudah 42:39 hilang, sudah tidak ada. Tapi kemudian 42:42 ternyata memang dalam proses mesin, 42:45 dalam proses gesekan ban itu 42:49 juga ternyata menyebabkan 42:52 pajanan timbal. Jadi memang ee itulah 42:56 sebabnya tadi yang ee dugaan kami bahwa 43:01 memang mengapa daerah yang salah satu 43:05 daerah yang bebas dari industri, 43:09 bebas dari kerajinan untuk pengolahan 43:13 aki bekas tadi, tapi anak-anaknya masih 43:16 sekitar 20% 15 sampai 20% itu ee terkena 43:21 pajanan timbal itu. Karena tadi 43:24 kendaraan-kendaraan yang sudah mulai 43:26 banyak motor, 43:28 mobil yang sudah masuk daerah situ 43:31 kemudian mengkontaminasi tanahnya 43:34 itu 43:35 mau enggak mau 43:36 mau enggak mau terkena. 43:38 Iya. He. 43:38 Jadi, tetapi ketika ketika kita sebagai 43:42 penumpangnya 43:44 udara kemudian 43:47 terbatas yang tidak merupakan 43:51 udara terpolusi ya aman-aman aja. Jangan 43:54 jangan sampai. Tetapi justru ketika naik 43:56 motor 43:58 udara yang tercemar tadi justru lebih 44:01 ee lebih lebih [tertawa] besar 44:03 kemungkinan terpajan. Tapi kalau di 44:05 misalnya di mobil tertutup ya, apalagi 44:10 sekarang ee di kota-kota besar sudah 44:13 mulai banyak e bis-bis 44:16 dengan bis listrik itu kan itu justru 44:20 relatif 44:21 pajanan ee PB-nya menjadi lebih rendah, 44:24 lebih rendah ya. 44:25 Polusi secara umum juga menjadi lebih 44:27 rendah. Jadi, ikhwan akhwat, beruntung 44:30 benar Anda yang tinggal di desa kan di 44:33 sana enggak ada mobil, enggak ada motor, 44:34 jarang gitu ya. Adanya paling e Andong, 44:38 delman gitu ya. 44:39 Tapi udah banyak banget motor sekarang. 44:40 Oh, sekarang lah ya. Heeh. Iya. 44:43 Terus ngomong-ngomong kalau 44:46 misalnya kita semua tahu bahwa bahkan di 44:49 daerah-daerah yang agak aman saja masih 44:51 20% yang terpapar, yang terkena ya. 44:55 Itu jalan satu-satunya menurut dokter 44:58 yang paling sederhana yang bisa kita 45:00 lakukan bukan hanya untuk kita yang 45:02 orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak 45:05 itu gimana? Kan ini dihadapi enggak bisa 45:07 enggak. 45:08 Betul ya. Itulah tadi kita sudah 45:10 mengetahui sumbernya 45:12 berarti bagaimana kita dapat menghindari 45:15 tersebut. Ya. Kemudian memang memang ini 45:19 tidak tidak bisa lepas dari peran ee 45:22 semua pihak. 45:24 ya, baik pemerintah kemudian bagaimana 45:27 kemudian dari mulai dari banyak nih 45:32 sektor pemerintahan yang harus harus 45:35 dapat ee 45:38 memperhatikan memprioritaskan 45:41 pengendalian ini. baik itu di industri 45:45 tadi ketika kita mengatakan bahwa 45:50 bagaimana produksi-produksi 45:53 dari cat kemudian alat-alat main mainan 45:59 anak 46:00 itu kan memang harus bebas dari logam 46:03 berat termasuk timbal. 46:05 Kemudian oh iya satu lagi kosmetik. 46:09 Heeh. 46:10 Iya kosmetik. Jadi kita pernah juga 46:13 mendapatkan kasus gitu si anak ini kan 46:18 senang ikut bersaleh melihat ibunya. 46:22 Heh. 46:23 Kemudian 46:24 menggunakan lipstik 46:27 gitu. Dan lipstiknya ketika kita periksa 46:29 lipstiknya ada timbalnya. 46:32 Masyaallah. 46:33 Gitu ya. Jadi itu itu kosmetik juga ada 46:36 salah ee salah satu sumber gitu. salah 46:40 satu sumber dari pajanan. Jadi memang 46:44 yang terpenting adalah kita dalam 46:47 menggunakan 46:49 alat perawatan diri, kosmetik, alat 46:53 masak, makanan itu memang kita perlu 46:58 memilih dan memilah yang 47:01 terbebas dari 47:03 masalahnya. Enggak gampang cari tahu 47:05 terbebas atau enggak, [tertawa] kan. 47:08 Iya, betul ya. Jadi memang seperti 47:10 misalnya studi di India 47:13 He. 47:14 Itu justru bubuk-bubuk, bumbu-bumbu 47:17 ya yang digunakan 47:20 yang umumnya berwarna merah. 47:23 He. 47:23 Itu justru sebagai sumber pajanan PB di 47:27 India, 47:28 di bumbu itu 47:29 gitu. Di bumbu itu gitu. Jadi sebetulnya 47:32 yang terpenting adalah kesadaran. 47:35 Pertama, sadar bahwa kita menghadapi 47:39 tantangan pajanan timbal 47:42 itu kita sadar dulu sehingga timbul ke 47:47 hati-hatian. 47:49 Kehati-hatian untuk apa? Mulai yang 47:51 paling mudah. Katakanlah ketika misalnya 47:55 di rumah mulai memilih-memilah 47:59 untuk tidak menggunakan bahan cat yang 48:04 ada timbal. 48:07 Kemudian alat-alat masak 48:10 juga 48:11 juga demikian. Alat masak memang 48:14 sebetulnya e mudah diukur ya. ada alat 48:17 yang dapat langsung mengukur. Jadi di 48:19 sinilah kemudian peran dari Kementerian 48:23 Perindustrian, 48:25 Kementerian Perdagangan untuk membuat 48:28 label 48:30 bahwa label bebas timbal. Karena memang 48:33 masyarakat kan susah untuk 48:37 dapat me apa namanya mengenali itu 48:40 kecuali kalau diukur. Tetapi dengan 48:43 labeling tadi itu tentu akan dengan 48:47 pelabelan tadi tentu akan 48:49 menjadi ee hal yang berharga untuk 48:53 masyarakat kita. 48:54 Keren banget ya, Dok. Kalau halal dan 48:56 enggak halal ada e itunya. Ini juga 48:59 harus bebas timbang atau tidak gitu. 49:02 Iya. Dan itu sebetulnya sudah ada 49:05 ketentuan, cuma implementasinya kan 49:07 memang belum. Bahwa dimainan anak itu 49:11 sudah harus bebas timbal, 49:14 di chat itu kadarnya sudah ditentukan 90 49:18 ppm sebelumnya sudah batas-batasannya 49:21 sudah ada. Cuma memang kemudian sekarang 49:24 supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat 49:27 tidak hanya di atas kertas saja itulah 49:30 perlu implementasi dalam bentuk 49:32 labeling. di samping tadi. Makanya 49:35 ketika saya diundang oleh Rasil ini, wah 49:38 ini kesempatan 49:40 he 49:41 untuk edukasi publik supaya semakin 49:44 banyak masyarakat kita, ikhwan akhwat 49:48 terutama yang dapat mengenali itu. 49:54 Iya. Kita kembali ke WA yang masuk dari 49:59 Bung Rahmat ya. Emm, Jakarta Timur. Dok, 50:04 apakah makanan seafood seperti kerang 50:07 laut yang ada di pantai yang banyak 50:09 tercemar di mana kerang itu dimakan 50:14 seluruhnya biasanya tanpa dibuang isi 50:16 perutnya? Aduh juga penyebab adanya 50:20 timbal nih, Dok. Terima kasih banyak. 50:22 Oh, mungkin suka dengan seafood ya. 50:25 Iya ya. Nih, Bang Rahmat ini saya saya 50:29 juga senang seafood ya. Tapi memang kita 50:33 pahami bahwa banyak studi di 50:37 daerah-daerah pantai di Indonesia itu 50:40 sudah banyak sekali 50:41 pencemaran logam berat 50:43 termasuk ee merkuri dan timah hitam ini 50:49 ya. Dan karakter dari logam berat tadi 50:53 itu bukan bukan justru ee bukan sekedar 50:58 mampir di usus, tapi justru dia 51:01 mengendap di daging-dagingnya 51:04 bahkan di kulit-kulitnya karena senang 51:08 di ee di tempat keras. Metabolisme dari 51:12 logam ini, PB ini juga membuat dia mudah 51:16 masuk ke tulang. yang saya katakan tadi 51:19 kalau misalnya kerang itu justru ke ke 51:22 apa namanya ee 51:25 apa cangkangnya. 51:27 He 51:28 gitu kan. Itulah jadi memang dan 51:31 termasuk di dagingnya gitu. Jadi memang 51:35 ee yang hobi 51:37 hobi seafood 51:40 biasa-biasa saja tetapi dibatasi jangan 51:43 berlebihan. 51:44 Terlebih lagi kalau misalnya sumber dari 51:48 ee dari pantai-pantai yang memang sudah 51:52 banyak tercemar. He he. 51:54 Dan tantangannya juga memang kemudian 51:59 ee dengan transportasi yang mudah entah 52:03 itu ee seafood dari pantai mana, dari 52:07 laut mana bisa dibeli berada di tempat 52:11 lain yang bukan dari 52:14 ee daerah. Heeh. 52:16 Itu tadi. 52:18 Emm menarik sekali. Sayang kita dibatasi 52:21 waktu nih, Dok. 52:23 Ada yang bilang dengerin ini jadi gimana 52:27 ya hidup kita jangan khawatir karena 52:31 akan selalu ada kemudahan ya insyaallah 52:33 ya. 52:34 Eh, Dok, kita closing statement untuk 52:37 bahasan terkait dengan ee terpajan PB 52:42 ini. Silakan. 52:43 Baik. Jadi yang terpenting ee ikhwan 52:47 akhwat sekalian radio silaturahmi 52:51 kita perlu memahami bahwa memang 52:56 dalam kehidupan kita, di sekeliling kita 52:59 ada banyak polusi 53:02 dan polusi itu salah satu yang 53:05 mengedepan itu adalah tadi timbal tadi. 53:08 He. 53:10 Nah, kemudian apa peran kita? peran kita 53:14 memahami 53:15 sumber pajanan tadi lalu kemudian tidak 53:18 ikut serta dalam menambah polusi. 53:23 Termasuk misalnya karena PB ini juga 53:26 sebagai bagian dari polutan mikro ya, 53:30 mikropolutan mikropolutan. He. 53:33 Jadi polutan polutan renik itu termasuk 53:36 dalam plastik dan bahan-bahan lain itu 53:41 kurangilah penggunaan-penggunaan 53:44 barang yang ee yang dapat mengandung 53:49 polusi-polusi tadi. 53:52 penggunaan reduce 53:55 atau kurang reuse dipakai ulang kemudian 53:59 recycle itu merupakan hal yang penting. 54:02 Tetapi khusus untuk yang aki sebagai 54:05 sumber timbal ini recycling-nya tadi 54:09 diupayakan memang e pada pada apa 54:13 namanya? Pada kondisi situasi yang 54:16 betul-betul memperhatikan masalah 54:19 kesehatan dan keselamatan. 54:22 Dan kemudian kita berharap kemudian ada 54:26 upaya untuk screening 54:30 kadar timbal darah ini sebagai bagian 54:32 upaya kegiatan nasional. Kemudian 54:36 pencegahan-pencegahan yang harus dapat 54:40 di 54:41 mengikut sertakan masyarakat. tanpa 54:45 keikutsertaan masyarakat, maka memang 54:48 upaya untuk pengendaian timbal ini tidak 54:50 akan dapat dijalankan dengan baik. 54:57 Mudah-mudahan kita semua 54:59 sehat 55:00 dan insyaallah sehat 55:02 selamat kita dapat menjalankan ibadah 55:05 puasa Ramadan dengan penuh untuk 55:08 mendapatkan berkah dan meraih takwanya. 55:12 Amin. Allahum amin. Terima kasih eh Dr. 55:17 Prof. Dr. Mukhtaruddin Mansur yang luar 55:21 biasa sekali bahasannya hari ini. 55:23 Mudah-mudahan ya apa yang kita simak 55:26 membuat kita lebih sadar. Jangan lupa 55:29 screening screening screening. Karena 55:33 kalau screening kadar timbal dalam darah 55:36 diperlukan suat gitu ya. Baik sekali 55:40 lagi terima kasih. Selamat menunaikan 55:42 ibadah puasa. Hari pertama kita bukan 55:44 hanya menahan lapar dan haus, tetapi 55:46 juga menahan yang lain-lain dengan 55:49 menggenggam sikap tahu diri termasuk 55:52 hal-hal yang barusan kita dengar ya. 55:54 Terima kasih sekali lagi, Dok. Billahi 55:56 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 55:57 warahmatullahi wabarakatuh.