Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Assalamualaikum warahmatullahi 0:18 wabarakatuh. 0:19 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:21 wa alihi sayyidina Muhammad. 0:23 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:25 ini hari Jumat tanggal 22 Muharram 1447 0:28 Hijriah atau tanggal 18 Juli 2025. 0:32 Kita jumpa lagi dalam acara renungan di 0:34 bawah naungan Alquran untuk edisi tanya 0:36 jawab. Silakan layangkan pertanyaan Anda 0:39 ke 08111 0:41 999720. 0:43 08111 0:46 999720. 0:48 Silakan kirim pertanyaan Anda ke nomor 0:50 yang tadi ya. 0:51 Baik, alhamdulillah Ustaz Husin dan 0:52 Ustaz Hamzah sudah hadir di sini. 0:53 Assalamualaikum Ustaz Husin dan Ustaz 0:54 Hamzah. 0:55 Waalaikumsalam. Waalaikumsalam 0:56 warahmatullahi wabarakatuh. Mondi dan 0:58 Algi. Baik, kita mulai acara ini dengan 1:00 membaca Al-Fatihah. 1:03 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:09 Bismillahirrahmanirrahim. 1:15 Alhamdulillahirabbil 1:19 alamin. 1:21 Arrahmanirrahim. 1:25 [mendengus] 1:25 Maliki yaumiddin. 1:30 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 1:36 Ihdinas 1:39 siratal 1:41 Siratalladzina 1:44 an'amta alaihim. 1:47 Ghairil maghdubi alaihim walad dhallin. 1:57 Amin. Alhamdulillah kita sudah baca Al 1:58 Fatihah mudah-mudahan Allah mudahkan 2:00 kita dalam memahami apa-apa yang 2:03 dijelaskan oleh guru-guru kita. 2:05 [mendengus] 2:05 Baik pertanyaan pertama dari Bapak Darto 2:07 di Semarang. Assalamualaikum Ustad 2:09 Husein dan Ustad Hamzah. 2:11 Waalaikumsalam warahmatullahi Apakah 2:13 peristiwa-peristiwa ajaib seperti Nabi 2:15 Ibrahim yang tidak terkena panas api, 2:17 Ibu Maryam yang dapat makanan langsung 2:20 dari Allah, kemudian peristiwa-peristiwa 2:22 ajaib lainnya apakah peristiwa-peristiwa 2:26 keajaiban lainnya bisa terjadi juga di 2:29 zaman sekarang? Pertanyaan dari Bapak 2:30 Darto Semarang. 2:33 Auzubillahiminasyaitanirrajim 2:35 [mendengus] 2:36 Bismillahirrahmanirrahim. 2:39 Alhamdulillahirobbil 2:41 alamin. 2:43 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:46 abdika warosulika Sayyidina 2:50 wanabiyina Muhammadin wa alihi wasohbihi 2:54 wasallim. 2:57 Subhanaka la ilmalana illa ma allamtana 3:01 innaka antal alimul hakim. 3:05 Wala haula wala quwwata illa billahil 3:07 aliyil adzim. 3:10 Allahumma atina min indika rahmah wa 3:12 alimna billadunka ilman nafi'a wunfa'na 3:16 bima allamtana. 3:18 Robbana zidna ilman wal hikmah 3:20 bisholihin. 3:22 Assalamualaikum ya Rasulullah. 3:25 Assalamualaikum wa ala ibadillahis 3:27 sholihin wassalamualaikum [mendengus] 3:29 ayyuhal ikhwatul 3:32 mukminun wal akhwatul mukminat 3:34 warahmatullahi wabarakatuh. 3:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 3:39 wabarakatuh. Allah Subhanahu wa ta'ala 3:41 ceritakan kepada kita kisah Sayyidah 3:45 Maryam. 3:46 [mendengus] 3:47 Yang beribadah dengan khusyuk, tulus 3:51 kepada Allah dalam mihrabnya. 3:55 [mendengus] 3:55 Di bawah asuhan dan pengawasan Nabi 3:58 Allah Zakaria. 4:00 Setiap kali 4:02 Zakaria memasuki mihrabnya 4:05 menjumpai beraneka macam makanan. 4:08 [mendengus] 4:09 Kullama dakhala alaiha Zakaria al mihrab 4:12 wajada indaha [mendengus] rizqa. 4:15 Tiap kali Zakaria memasuki mihrabnya 4:17 menjumpai berbagai macam rezeki. 4:20 Kata rizqa di sini dalam bentuk nakirah 4:22 menjelaskan 4:24 bukan hanya satu macam. 4:27 Qala anna laki hadza ya Maryam, dari 4:30 mana semua ini sampai kepada kamu? 4:35 Zakaria tahu bahwa semua datang dari 4:38 Allah, tapi bagaimana bisa sampai kepada 4:40 kamu? 4:41 Siapa yang membawakan kamu? 4:43 Maka Maryam menjawab akan kekuasaan 4:46 Allah yang mutlak dan tiada batas. Qala 4:49 in Qalat huwa min indillah, semua dari 4:53 Allah. Innallaha yarzuqu man yasya bi 4:55 ghairi hisab. 4:57 Allah menganugerahkan rezekinya bagi 5:00 siapa yang dikehendaki tanpa hisab. 5:04 Bukan hanya sebatas usaha kita, 5:06 [mendengus] 5:07 perhitungan kita, Allah kuasa memberikan 5:10 rezeki kepada hamba-Nya 5:12 di luar perhitungan dan hukum-hukum 5:15 [mendengus] sebab yang kita kenal. 5:17 Karena hukum ini hanya mengikat kita, 5:19 tapi tidak mengikat Allah. 5:22 Oleh karena itu, Sayyidah Hajar bersama 5:24 Ismail yang masih bayi 5:27 tengah padang yang tak bertuan, tak 5:29 terdapat air maupun tumbuhan. 5:33 Dengan usaha dan kepasrahan mereka 5:35 kepada Allah, Allah anugerahkan mereka 5:37 rezeki. 5:38 Allah pancarkan air [mendengus] 5:40 di daerah lembah yang berbatu. 5:44 Bukan di tanah merah seperti kita, tapi 5:47 di lembah ya. 5:49 Yang semuanya batu. 5:52 Di sini Allah tunjukkan kekuasaan yang 5:54 mutlak. Allah perintahkan air memancar. 5:58 Diminum bukan hanya oleh 1 juta, 2 juta, 6:00 tapi bermiliar-miliar manusia 6:03 meminumnya. 6:05 Itu merupakan mata air keimanan dan 6:07 kepasrahan kepada Allah. 6:10 Begitu pula yang terjadi pada Nabi Yunus 6:13 yang Allah selamatkan dalam perut ikan. 6:17 Yang terjadi juga pada Nabi Allah Ayub 6:19 yang Allah sembuhkan penyakitnya. Ini 6:21 semua menunjukkan akan kekuasaan Allah 6:24 yang mutlak. 6:25 Maka jangan kita ukur dan kita batasi 6:28 Allah dengan sebab hukum 6:32 yang membatasi kita. Karena hukum 6:34 [mendengus] dari sebab ini merupakan 6:36 ketentuan Allah. 6:38 Nah, sebagaimana terjadi di masa lampau, 6:41 bisa juga terjadi saat ini bila Allah 6:43 kehendaki. 6:46 Oleh karena itu, kita menyaksikan 6:48 bagaimana pertolongan Allah datang 6:51 [mendengus] 6:51 kepada apa? 6:52 Kepada orang-orang 6:55 yang berserah diri kepadanya, berjuang 6:57 di jalannya. 6:59 Sebagaimana cerita-cerita [mendengus] 7:01 yang kita dengar 7:03 peperangan antara para mujahidin di 7:05 Afghanistan menghadapi Rusia 7:09 yang menggunakan senjata-senjata 7:10 [mendengus] 7:11 kimia 7:14 menggunakan juga senjata biologi 7:17 berhadapan dengan semua ini 7:20 Allah berikan bantuan, pertolongan 7:21 kepada mereka. 7:24 Allah lenyapkan pengaruh-pengaruh 7:25 ancaman dari senjata tersebut yang 7:27 berbahaya. 7:29 Begitu juga 7:31 apa yang terjadi baru-baru ini 7:34 Iran berperang menghadapi Israel, 7:35 [mendengus] 7:36 jangan dianggap ini hanya kembali kepada 7:38 kekuatan Iran. 7:40 Tapi dukungan dari Allah. Wama ramaita 7:43 illaa ramaita walakinna Allahu ramaa. 7:46 Ketika kamu melontarkan rudal kamu, 7:49 senjata kamu, sebetulnya bukan kamu yang 7:51 melontar, tapi Allah yang melontar, 7:53 artinya Allah yang yang membuat 7:55 rudal-rudal tersebut mengenai sasaran 7:57 dengan tepat. 7:59 Yaman berhadapan dengan kapal-kapal 8:00 [mendengus] induk Amerika, dalam 8:02 perhitungan mustahil. 8:05 Kapal induk Amerika yang diperlengkapi 8:07 dengan sistem pertahanan, radar yang 8:09 canggih 8:10 ternyata lari tunggang langgang, ya. 8:15 Sambil membawa ekornya. 8:17 Bukan hanya tiga kapal induk Amerika, 8:20 Eisenhower, ya. 8:21 Truman, ya, dan lain yang pernah 8:23 mengalami serangan. 8:26 [mendengus] 8:26 Bukan negara maju, tapi negara 8:29 tertinggal seperti Yaman. 8:31 Dan banyak di tengah-tengah kehidupan 8:33 kita 8:34 Allah berikan kita pertolongan 8:38 dari jalan yang tidak kita bayangkan dan 8:40 sama sekali. 8:41 Sehari-hari kita mengalami dalam 8:42 kehidupan ini. 8:44 Pada saat kita tidak berdaya 8:47 jalan semua tertutup kita mohon kepada 8:50 Allah, Allah bukakan bagi kita jalan 8:51 keluar. Waman yattaqillaha yaj'al lahu 8:54 makhraja. Siapa [mendengus] yang 8:56 bertakwa kepada Allah, Allah akan 8:58 berikan baginya jalan keluar. 9:01 Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib. 9:03 Dan Allah berikan dia rezeki dari jalan 9:05 yang tak terduga-duga. 9:08 Oleh karena itu orang yang berumah 9:09 tangga 9:11 jangan mereka hanya bergantung pada 9:13 usaha mereka. 9:15 Tak mungkin akan dapat mencukupi mereka. 9:18 Tapi berusaha, bekerja 9:21 tapi kita berharap dari Allah. Allah 9:23 yang akan mengulurkan [mendengus] 9:24 tangannya, memberikan bantuan, 9:26 pertolongan kepada kita semua. 9:29 Dan Allah selalu bersama kita, mengawasi 9:31 kita, melihat, mendengar. 9:34 Maka jangan pernah Anda bosan berdoa 9:36 kepada Allah. 9:38 Dan jangan doa Anda dibatasi oleh sebab 9:41 batasan-batasan kemampuan yang ada 9:44 padamu usia. Minta pada Allah. 9:47 Innama amruhu idza arada [mendengus] 9:49 syai'an ayyakulalahu kun fayakun. 9:53 Dan engkau tidak perlu menunggu 9:55 untuk berjumpa dengan Allah. 9:58 Engkau juga tidak 10:01 mohon berdoa kepada Allah pada waktu 10:04 atau tempat tertentu. Di setiap tempat, 10:07 setiap saat Allah mengatakan waqala 10:10 rabbukumud'uni astajib lakum. 10:13 Qulid'ullaha awid'urrahman ayyam ma 10:15 tad'u falahul asmaul husna. 10:18 Katakan mohon kepada Allah atau mohon ya 10:21 Rahman, 10:22 [mendengus] 10:23 apa saja yang kamu inginkan, di mana 10:25 saja, kapan saja, Allah memiliki 10:29 nama-nama yang penuh dengan keindahan. 10:31 Silakan kamu minta pada Allah. 10:35 Cuma sayang manusia lupa kepada Allah, 10:38 akhirnya mereka lupa diri. 10:40 Hidup terombang-ambing dalam 10:42 kegelisahan, ketakutan. Jadi kisah-kisah 10:44 dahulu kala 10:46 yang merupakan mukjizat, ya, keutamaan 10:49 yang Allah berikan kepada para nabi, 10:52 Allah kuasa untuk, ya, 10:55 melakukan hal yang serupa bila Allah 10:57 kehendaki. 10:59 Kita secara mandiri tak mampu untuk 11:01 melakukan. 11:03 Jangankan kita, baik itu malaikat maupun 11:05 nabi tak mungkin dapat melakukan tanpa 11:07 izin Allah subhanahu wa ta'ala. 11:09 [mendengus] 11:09 Maka gantungkan hati kita hanya kepada 11:11 Allah. 11:13 Yang kedua, 11:16 mengapa kita tidak 11:19 Ya, belum saya bacakan, belum. 11:21 Kedua, eh, belum belum saya bacakan. 11:23 Oke, silakan Ustaz Silakan Ustaz mau 11:25 menambahkan. 11:27 Bismillahirrahmanirrahim, 11:28 alhamdulillahirabbil alamin, Allahumma 11:29 sholli wasallim ala sayyidina Muhammadin 11:31 wa Sayyidina Muhammad. 11:34 [mendengus] 11:34 Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan 11:38 alam semesta ini. 11:40 Dan 11:42 menentukan segala 11:45 ketentuan-ketentuannya, 11:46 kadarnya, hukum-hukumnya. 11:49 Allah Subhanahu wa ta'ala tetapkan di 11:51 sana. 11:54 Allah tetapkan [mendengus] 11:55 bagaimana api itu membakar. 11:58 Bagaimana sifat air, sifat berbagai zat 12:02 itu Allah Subhanahu wa ta'ala sudah 12:03 tentukan. 12:05 Bagaimana [mendengus] 12:06 ee karakteristiknya. 12:09 Ya, karakteristiknya, 12:11 kemudian sifatnya, 12:14 ketentuannya, kadarnya, ukurannya, 12:16 semuanya Allah Subhanahu wa ta'ala 12:18 tentukan. 12:19 [mendengus] 12:19 Dan Allah tentukan bagaimana al asbab 12:23 ya, di ee di dunia ini. 12:26 [mendengus] 12:26 Ya. 12:28 Kita dalam melakukan sesuatu ya, 12:30 biasanya dengan 12:31 [mendengus] 12:32 Allah Subhanahu wa ta'ala tetapkan ee 12:34 sebab-sebabnya. 12:35 Ya. 12:36 Tumbuhan bisa tumbuh ya, karena 12:39 disebabkan ada air di sana. Yang 12:41 menumbuhkan Allah, tapi Allah Subhanahu 12:43 wa ta'ala letakkan sebab-sebabnya. 12:46 Bagaimana 12:48 seorang [mendengus] 12:49 ee melahirkan 12:51 anak, di sana ada sebabnya yaitu 12:54 [mendengus] 12:55 di ee sebabkan perkawinan 12:57 ee seorang laki-laki dan perempuan, 12:59 kemudian di sana terjadi pembuahan 13:02 antara sel 13:03 sperma dan sel telur. Itu adalah 13:06 sebab-sebab dan ketentuan yang Allah 13:08 tetapkan secara umum. 13:10 Tapi Allah juga menyatakan yamhullahu ma 13:14 yasya 13:15 wa [mendengus] yusbitu wa indahu ummul 13:17 kitab. 13:19 Allah bisa saja menghapus ketentuan yang 13:21 Allah tetapkan tersebut 13:24 ya, sesuai kehendak Allah. 13:26 Dan Allah [mendengus] juga bisa 13:27 menetapkan sesuatu dan di sisinya ya 13:31 terdapat Ummul Kitab induk 13:34 catatan. [mendengus] 13:36 Jadi catatan tentang ketentuan ee alam 13:39 semesta ini. 13:41 Jadi 13:42 [mendengus] 13:42 seperti tadi ya 13:45 Sayyidah Maryam 13:46 bisa melahirkan 13:48 [mendengus] 13:48 Nabiullah Isa alaihissalam 13:50 itu adalah 13:52 tidak melalui sebab-sebab yang umum yang 13:55 sudah Allah tetapkan. 13:58 Allah ciptakan Adam Nabiullah Adam 14:00 alaihissalam 14:02 ya begitu juga 14:04 [mendengus] 14:04 Sayyidah Hawa. 14:06 Ya dengan ketetapan ee dengan dengan 14:09 kehendak Allah yang di luar 14:12 ketentuan umum yang Allah subhanahu wa 14:14 taala tentu tentukan. 14:17 Ya [mendengus] begitu juga ketika 14:18 terjadi 14:20 misalnya 14:21 ee Nabiullah Ibrahim dibakar 14:25 lalu [mendengus] 14:26 ya tidak merasakan panas. 14:29 Ya padahal 14:30 secara umum ketentuan 14:32 api itu membakar panas seperti itu itu 14:35 sifatnya secara umum. Tapi kita 14:37 sifat-sifat itu yang tentukan Allah 14:39 kalau Allah ingin merubah 14:41 seperti yang tadi Allah katakan 14:43 yamhullahu ma yasya Allah bisa saja 14:45 merubah 14:46 sesuatu [mendengus] sesuai dengan 14:47 kehendak Allah. 14:49 Dan Allah juga bisa menetapkan sesuatu 14:52 ya sesuai kehendaknya. 14:54 [mendengus] 14:54 Ya jadi ee 14:57 ya kita harus pahami seperti itu secara 14:59 umum 15:01 ketentuan Allah sudah 15:03 sudah 15:04 pasti [mendengus] di ee alam ini Allah 15:06 sudah tetapkan 15:08 yang sering kita sebut dengan 15:10 sunnatullah 15:11 atau orang-orang suka bilang oh hukum 15:13 alam padahal itu adalah 15:15 ketentuan-ketentuan Allah subhanahu wa 15:17 taala. Tapi dengan kehendaknya bisa saja 15:21 itu berubah. 15:22 Oleh [mendengus] karena itu, Nabi 15:24 sallallahu alaihi wasallam pernah 15:24 bersabda, 15:26 la taruddul qada illad dua, tidak ada 15:29 yang 15:30 [mendengus] 15:30 bisa merubah ketentuan Allah kecuali doa 15:33 kita. 15:34 Yaitu doa permohonan kita kepada Allah. 15:36 Kalau Allah kehendaki, kabulkan doa 15:39 kita, ketentuan itu bisa berubah. 15:41 Jadi ini [mendengus] 15:42 bisa berlaku di zaman dahulu, 15:45 zaman sekarang maupun ee di zaman yang 15:48 akan datang, wallahualam. 15:50 Baik, pertanyaan selanjutnya dari Bapak, 15:52 iya dari Ibu Narti. Assalamualaikum satu 15:54 sisi dan Ustaz Hamzah. 15:55 Waalaikumsalam warahmatullahi. Kenapa 15:57 tidak semua ulama bersepakat dengan 15:59 tauhid dibagi tiga, uluhiyah, rububiyah, 16:01 dan asma wa sifat? Itu saja 16:03 pertanyaannya. 16:07 Bismillahirrahmanirrahim. 16:09 [mendengus] 16:11 Alhamdulillahirobbil alamin. 16:13 Allahumma sholli ala Muhammad wa alihi 16:15 Muhammad. [mendengus] 16:15 Rabbana zidna ilman wa alhiqna bis 16:18 sholihin. 16:22 Pembagian tauhid 16:24 kepada tiga bagian tidak terdapat dalam 16:28 Quran maupun sunnah Nabi kita Muhammad 16:30 sallallahu alaihi wa [mendengus] alihi 16:32 wasallam. 16:34 Hal ini mulai dikenal pada masa Ibnu 16:36 Taimiyah dan rekan-rekannya. 16:40 [mendengus] 16:42 Lalu kita bertanya, 16:45 sampai di mana kira-kira akurasi dan 16:48 ketepatan serta kesesuaian pembagian ini 16:53 dengan apa yang diterangkan dalam 16:54 Alquran? [mendengus] 16:58 Kalau kita memahami 17:00 kata ilah dalam Alquran, 17:02 kita akan temukan 17:04 kata ilah ini mencakup 17:07 [mendengus] 17:07 semua sifat-sifat uluhiyah. 17:12 Bahwa dialah satu-satunya Tuhan yang 17:15 mencipta, 17:18 Yang mengatur, yang memerintah, yang 17:21 memelihara. 17:22 [mendengus] 17:26 Jadi dia merupakan satu-satunya, 17:30 ya. 17:30 Tuhan yang mengatur, yang memerintah, 17:33 yang memelihara di alam semesta ini. 17:38 Kita bisa lihat bagaimana Allah 17:40 menempatkan, ya, kata ilah. 17:44 Demikian pula dengan sifat-sifat 17:47 yang Allah berikan 17:50 pada ayat-ayat seperti ayatulkursi atau 17:53 ayat terakhir dari suratul hasyr. 17:57 Huwallah. 18:00 Alladzi la ilaha illahu. 18:03 [mendengus] 18:04 Dialah Allah. 18:06 Tiada ilah selain daripadanya. 18:11 Maksudnya 18:13 dari kata tiada ilah selain daripadanya. 18:18 Tidak ada yang mencipta, yang 18:20 memelihara, yang mengatur alam semesta 18:23 ini dan memerintah 18:26 di seluruh alam raya melainkan hanya 18:28 Allah. 18:31 Melainkan hanya Allah. Allah. 18:33 Allah subhanahu wa taala. 18:34 Maka atas dasar ini 18:37 konsekuensi logisnya 18:39 maka dialah satu-satunya yang berhak 18:43 untuk disembah. 18:46 [mendengus] 18:47 Jadi kata ilah di sini mencakup semua 18:49 sifat ilahiyah termasuk di antaranya 18:51 rububiyah. 18:53 [mendengus] 18:54 Termasuk rububi, rububiyah. 18:58 Dari dasar rububiyah ini, ya. 19:01 Maka 19:03 dialah satu-satunya yang wajib untuk 19:05 disembah. 19:07 Pada saat kita mengucapkan syahadat, 19:09 asyhadu an la ilaha illallah. Aku 19:13 bersaksi tiada ilah kecuali hanya Allah. 19:17 Kesaksian ini 19:18 ya, menegaskan kepada kita tidak ada 19:21 pencipta, [mendengus] 19:22 tidak ada pemerintah, tidak ada 19:24 pemelihara, penguasa di alam raya ini 19:27 melainkan hanya 19:28 Maka atas dasar ini, dialah satu-satunya 19:32 yang berhak untuk disembah. 19:36 Kita lihat 19:38 pada surat Al-Hasyr, huwallahu 19:41 [mendengus] 19:42 Orang bertanya, siapa Tuhan kita? 19:44 Jawabannya huwallahu. 19:46 Alladzi la ilaha illahu. 19:49 Yaitu tiada ilah selain [mendengus] 19:51 daripadanya. Ini keterangan Allah. 19:56 Lalu 19:57 Allah lanjutkan, alimul [mendengus] 19:59 ghaibi was syahadah. Dia Maha mengetahui 20:02 apa yang ghaib dan apa yang tampak. 20:07 Huwarrahmanirrahim. 20:10 Dan dialah Tuhan Yang Maha Pengasih dan 20:14 Penyayang. 20:15 [mendengus] 20:19 Semua ini menjelaskan siapa itu Allah. 20:22 [mendengus] 20:23 Kemudian 20:26 Wallahulladzi la ilaha illahu. 20:29 Sesungguhnya dialah Allah 20:31 tiada ilah selain daripadanya. 20:35 Al-Malik. 20:37 Dialah satu-satunya 20:39 raja [mendengus] diraja yang memerintah 20:41 di alam semesta ini. 20:43 Al-Quddus, Yang Maha Suci, Maha Agung. 20:46 As-Salam, [mendengus] 20:48 yang menganugerahkan juga keselamatan. 20:53 Oleh karena itu agama kita Islam, 20:56 berserah diri kepada Allah yang akan 20:58 mengantarkan menuju keselamatan dunia 21:00 dan akhirat. 21:02 [berdehem] 21:04 Al-Mukmin. 21:06 Al-Mukmin diambil dari kata Al Amni wal 21:08 Amani yang artinya menganugerahkan 21:10 keamanan. Di mana orang yang beriman 21:12 kepada Allah, hidupnya akan tentram, 21:15 aman, dan orang lain juga akan merasa 21:17 aman daripadanya. 21:20 Al Muhaimin. 21:23 Dan Dia juga [mendengus] 21:24 satu-satunya 21:26 yang mendominasi. 21:28 Di mana selainnya semua tunduk 21:30 kepada-Nya. 21:32 Al Aziz Yang Maha Perkasa, Al 21:34 Mutakabbir. 21:36 Dialah satu-satunya Al Mutakabbir. 21:40 Maka siapa saja yang bertakabbur di 21:42 hadapan Allah, di hadapan hamba-Nya, 21:45 dia akan berhadapan dengan Al Aziz, Al 21:48 Jabbar, Al Mutakabbir. 21:51 Al Jabbar, Al Mutakabbir, nama ini kalau 21:54 ada pada manusia akan merusak. 21:57 Tapi Allah Al Aziz, Al Jabbar, Al 21:59 Mutakabbir, 22:01 dengan nama ini Allah akan menghukum 22:03 mereka-mereka yang menindas, yang 22:05 berbuat aniaya dan bersikap sombong. 22:09 Tapi bagi mereka yang mencintai 22:11 sesamanya, yang pengasih penyayang, 22:14 Allah akan hadapi dengan nama-Nya Ar 22:16 Rahman, Ar Rahim. Hingga dia terlindung, 22:19 terjaga, terpelihara [mendengus] 22:21 dalam curahan rahmat Allah. Siapa saja 22:24 yang berani mengganggunya, bersikap 22:25 congkak, menindas, dia akan berhadapan 22:28 dengan Allah Al Aziz, Al Jabbar, Al 22:30 Mutakabbir. 22:33 Huwallahul Khaliqul Bari. Dialah Allah 22:36 satu-satunya pencipta. 22:38 [mendengus] 22:38 Al Bari, yang mengadakan, ya. 22:42 Segala sesuatu dari ketiadaan. 22:47 Al Musawwir, yang memberikan bentuk rupa 22:50 bagi seluruh makhluk-Nya dengan 22:52 sebaik-baiknya bentuk. 22:54 Lahul Asmaul Husna kepunyaan-Nya, 22:57 seluruh nama-nama yang penuh keindahan. 23:00 Yusabbihu lahu ma fis samawati wal ard 23:03 wa huwal azizul hakim, seluruh yang di 23:06 langit dan di bumi 23:08 semua bertasbih, mensucikan dan memuji 23:11 Allah subhanahu wa taala. 23:13 [mendengus] 23:14 Dan dialah satu-satunya yang Maha 23:16 Perkasa lagi Maha Bijaksana. 23:18 Uraian pada ayat-ayat ini menerangkan 23:21 kepada kita siapa itu Allah. 23:25 Jadi 23:27 kata ilah ya 23:29 ini mencakup semua sifat-sifat uluhiyah 23:32 termasuk rububiyahnya. 23:34 Termasuk hakimiyahnya 23:37 semua tercakup dalam kata ilah. 23:40 Oleh karena itu 23:42 nama Allah subhanahu wa taala dalam 23:45 isytiqaq dan asalnya 23:47 diambil dari kata al ilah. 23:51 Kemudian untuk memudahkan panggilannya 23:53 [mendengus] 23:54 kasrah pada hamzah al ilah dihilangkan, 23:57 maka jadilah Allah. 23:59 [mendengus] 23:59 Jadilah Allah 24:01 Allah, menunjuk kepada Tuhan yang hak 24:04 dengan seluruh sifat-sifat uluhiyahnya 24:07 sebagaimana nama-nama yang Allah 24:09 terangkan. 24:10 Begitu juga dalam ayat al kursi, Allah 24:13 laa ilaha illahu 24:15 al [mendengus] hayyu al qayyum ya 24:19 lahu ma fis samawati wa ma fil ard. 24:23 Semua nama-nama yang lain itu 24:26 menjelaskan kepada kita siapa itu Allah. 24:30 Nah, kita ingin buktikan 24:32 bahwasanya 24:33 nama Allah ini 24:35 atau ilah menjelaskan ke 24:38 pada Tuhan ya 24:40 yang apa? Yang betul-betul memiliki 24:43 nama-nama yang penuh kesempurnaan. 24:48 Dia yang mencipta, dia juga yang 24:50 mengatur dan memelihara dengan penuh 24:53 rahmat sebagaimana asma-asmanya 24:56 menjelaskan kepada kita. 24:58 Kita lihat coba dalam firman Allah 25:01 pada surah An-Naml. 25:03 [mendengus] 25:04 Qulil hamdulillah. 25:06 Katakan alhamdulillah. 25:10 Wasalamun ala ibadihilladzina astofa. 25:14 Salam sejahtera atas hamba-hamba-Nya 25:17 yang dipilih oleh Allah. 25:20 Kemudian Allah bertanya, Allahu khairun 25:23 am mayusyrikun. Manakah yang lebih baik, 25:25 Allah 25:26 yang mencipta, 25:28 yang memelihara, yang mengasuh, yang 25:31 [mendengus] merawat dengan penuh kasih 25:33 sayang, yang selalu bersama mereka, 25:35 apakah 25:36 sekutu-sekutu yang mereka persekutukan? 25:39 Jawabannya dengan sendirinya Allah. 25:42 Kemudian berikutnya, amman kholaqos 25:45 samawati wal ard. Waanzala lakum minas 25:49 sama'i ma'a. 25:50 Faambakna bihi hada'iko dzata bahjatin. 25:54 Makanalakum antum bitu syajaroha. 25:59 Ailahum ma'allah balhum qoumun ya'dilun. 26:04 Siapakah [mendengus] 26:05 yang telah menciptakan langit dan bumi? 26:09 Yang menurunkan bagi kalian 26:12 dari langit butiran-butiran hujan. 26:15 Lalu kami tumbuhkan dengan butiran hujan 26:18 tadi kebun-kebun yang penuh keindahan. 26:21 Sekali-kali kalian takkan mampu untuk 26:24 menumbuhkan pohon-pohonnya. 26:26 Ini semua merupakan khosois rububiyah 26:28 nih. Ya. 26:30 Jadi boleh penciptaan, pemeliharaan ya, 26:32 pengaturan. [mendengus] 26:34 Pertanyaan Allah berikutnya bukan 26:37 [mendengus] 26:37 arobbun ma'allah. 26:41 Seharusnya kan pertanyaannya arobbun 26:42 ma'allah. Adakah arob yang melakukan 26:44 semua ini bersama Allah? 26:47 Itu seharusnya begitu kan? Kalau memang 26:49 ya 26:50 ini ya hanya merupakan 26:53 khasaiz dari rububiyah. Tapi ternyata 26:55 pertanyaan Allah a [mendengus] ilahum ma 26:58 Allah, adakah ilah 27:00 bersama Allah yang melakukan semua itu. 27:03 [mendengus] 27:03 Artinya 27:05 dari mulai penciptaan, pemeliharaan, 27:07 perawatan, pengasuhan, menurunkan hujan, 27:10 menumbuhkan kebun-kebun yang beraneka 27:13 macam, ya. 27:15 Semua ini merupakan khasaiz dari 27:18 uluhiyah. Khasaiz dari uluhiyah. Arti 27:21 ciri-ciri uluhiyah. 27:23 Maka dengan sendirinya kalau kita 27:25 mengakui hal ini, konsekuensinya 27:27 seharusnya yang kita sembah adalah 27:28 Allah. 27:31 Berikutnya, ini merupakan 27:35 ayat-ayat dalam suratun naml dimulai 27:37 dari ayat 59, 27:39 60, 61, 62, 63, semua berbicara 27:44 merincikan, ya. 27:46 Dan menerangkan kepada kita 27:49 khasaiz dari uluhiyah. 27:52 Berikutnya, 27:55 Amman ja'alal ardha qororo wa ja'ala 27:57 khilalaha anhar. Siapakah yang telah 28:00 menjadikan bumi sebagai tempat kediaman 28:03 yang layak, yang nyaman dan menjadikan 28:06 di celah-celahnya sungai-sungai. 28:08 Dan 28:10 meletakkan di atas permukaannya, ya, 28:14 gunung-gunung. 28:16 Wa ja'ala bainal bahraini hajiza. Lalu 28:18 meletakkan pemisah di antara dua lautan 28:21 yang tawar dan asin. 28:24 Ini kembali kepada sifat-sifat 28:25 rububiyah, kan. 28:27 Allah bertanya a ilahum ma Allah, bukan 28:30 a robbun ma Allah, tapi a ilahum ma 28:32 Allah. Adakah ilah bersama Allah yang 28:35 melakukan semua ini. 28:40 Balhum qaumun ya'dilun, tapi ternyata 28:43 mereka merupakan kaum, ya, yang 28:46 menyimpang 28:48 dan mempersekutukan Allah dengan 28:50 lainnya. 28:51 Jadi kalau kita lihat dari pertanyaan A 28:53 ilahum ma'allah menunjukkan bahwa tauhid 28:56 uluhiyah ini mencakup semua tauhid baik 28:58 itu yang [mendengus] berkaitan dengan 29:00 rububiyahnya termasuk juga yang 29:02 berkaitan dengan asma dan sifat. 29:06 Nah berikutnya kita ambil ya nanti di 29:07 rumah bisa ikhwan akhwat membaca 29:09 langsung eh surat An-Naml dimulai dari 29:12 ayat 59 ya. 29:14 Dan seterusnya. 29:19 Di sini 29:20 A ilahum ma'allah bal aktsaruhum laa 29:23 ya'lamun. Kebanyakan [mendengus] 29:25 mereka ternyata tidak mengetahui hal ini 29:28 malah mereka mengada-adakan sekutu bagi 29:30 Allah. 29:31 Amman yujibul mudhtharra idzaa da'a. 29:34 Siapakah yang akan 29:36 mengabulkan orang yang terdesak pada 29:38 saat dia dalam keadaan terjepit. 29:40 [mendengus] 29:41 Wa yaksyifus suu' dan menyingkap 29:43 keburukan. 29:44 Wa yaj'alukum khulafaa'al ardhi. Dan 29:46 siapa yang menjadikan kalian sebagai 29:48 khalifah-khalifah di muka bumi. 29:50 Lalu Allah bertanya A ilahum ma'allah. 29:52 Adakah ilah bersama [mendengus] Allah 29:53 yang melakukan semua ini. 29:56 Qalilan maa tadzakkarun. 29:58 Sedikit sekali di antara kalian yang 30:01 sadar dan mengambil pelajaran dari hal 30:03 ini. 30:04 Jadi begitu kita mengatakan laa ilaha 30:07 illallah atau asyhadu an laa ilaha 30:10 illallah berarti aku bersaksi tiada 30:13 pencipta, tiada penguasa, tiada 30:15 pemelihara, pengasuh, perawat ya dengan 30:18 nama-namanya yang begitu indah di langit 30:20 maupun di bumi kecuali hanya Allah. 30:23 Maka atas dasar ini 30:25 ke mana kamu akan mengelak. 30:27 [mendengus] 30:28 Maka kalau kamu menerima hal ini 30:31 maka kamu harus menyembah hanya Allah 30:35 dan tidak dapat kamu persekutukan. 30:37 [mendengus] 30:38 Jadi sebetulnya 30:39 tauhid rububiyah ini sebetulnya bagian 30:41 dari tauhid uluhiyah. Begitu kita 30:43 sebutkan ilah 30:44 maka mencakup semuanya. 30:45 Semuanya. 30:47 Mencakup? Semuanya. Semuanya. 30:49 Nah, berkaitan [mendengus] 30:50 dengan tauhid asma dan sifat 30:53 menjelaskan bahwasanya 30:56 Allah subhanahu wa ta'ala 30:59 nama-namanya dan sifat yang penuh dengan 31:01 keindahan. 31:04 Yang amat sempurna. Sebagaimana 31:06 [mendengus] yang diterangkan Allah 31:07 subhanahu wa ta'ala dalam kitab sucinya. 31:10 Maupun yang disebutkan dalam sunnah 31:12 nabinya. 31:14 Lalu mereka mengatakan biduni tahrifin. 31:18 Bidun tahrif. 31:20 Wala ta'til. 31:22 Wala 31:24 takif. 31:26 Artinya kita harus menerima apa adanya 31:29 yang disebutkan Allah dalam kitab 31:31 sucinya. Seperti as sami, al basir. Ya. 31:35 Begitu juga yang menyebutkan Allah 31:36 subhanahu wa ta'ala bertangan. 31:39 Kemudian wala ta'til, tidak boleh kita 31:41 menolak. 31:43 Kemudian wala takif, tidak boleh kita 31:45 apa? Eee, membayangkan bagaimana apa? 31:48 Keadaannya. 31:49 Kemudian wala tamfil, tidak boleh kita 31:52 memahaminya dengan menyerupai 31:53 makhluknya. 31:55 Ini sebetulnya ucapan ini indah sekali. 31:58 Cuma [mendengus] sayang 31:59 ketika mereka mengatakan Tuhan itu 32:01 bertangan, tangannya tidak seperti kita. 32:04 Mereka sudah apa? Sudah mengumpamakan 32:06 Allah sama dengan kita. 32:08 Allah duduk di atas arasy-Nya. Sama 32:10 diumpamakan dengan seorang raja. 32:14 Jadi seharusnya 32:16 kita memahami nama-nama tersebut sesuai 32:19 dengan kebesaran, keagungan Allah. 32:21 Di mana kita memahaminya, [mendengus] 32:23 ya, dengan mengembalikan ayat-ayat 32:26 seperti ini yang mengandung makna 32:28 tasyabuh, keserupaan dengan makhluk 32:30 dikembalikan kepada [mendengus] ayat 32:31 muhkamat. 32:33 Sebagaimana Allah berfirman dalam surah 32:35 Ali Imran 32:36 huwalladzi anzala alaikal kitab, Dia 32:39 telah menurunkan kepadamu Alkitab. 32:41 Minhu ayatun muhkamat, di dalamnya 32:44 terdapat ayat-ayat muhkamat. 32:47 Ayat-ayat 32:49 ya 32:50 yang betul-betul apa? 32:52 Memberikan penjelasan dengan 32:53 sejelas-jelasnya dan 32:55 segamblang-gamblangnya, tidak mengandung 32:57 multi tafsir. Hunna ummul kitab itulah 33:00 induk Alquran. 33:02 Di mana yang lain dikembalikan padanya. 33:04 Wa ukhara mutasyabihat. Tapi ada lagi 33:07 ayat-ayat lain yang sifatnya 33:08 mutasyabihat. Mengandung kesamaran. Hmm. 33:13 Di mana Allah menggunakan bahasa manusia 33:17 ya 33:19 untuk menggambarkan mengenai dirinya. 33:22 Mau tidak mau di sini yang mengakibatkan 33:25 apa? 33:26 Terjadinya kesamaran. 33:28 Allah yang Maha Suci, yang Maha Agung, 33:31 yang tidak menyerupai makhluknya, tidak 33:32 ada satupun makhluk yang menyerupai 33:34 dirinya. 33:35 Meminjam bahasa manusia untuk 33:36 menggambarkan Allah Maha Melihat. 33:40 Maha Mendengar. 33:43 Seharusnya kita fahami 33:45 keluasan ilmu Allah yang melihat segala 33:48 sesuatu yang mendengar segala sesuatu 33:51 tapi jangan kita samakan manusia 33:54 dengan arti Allah bertelinga dan 33:56 bermata. 33:58 Nah, pemahaman seperti ini berarti kita 34:00 menggiring ya pemahaman kita tentang 34:03 Allah alladzii laisa kamiitslihii 34:05 syai'un wahuwa samii'ul bashir dengan 34:07 apa yang kita fahami tentang manusia, 34:09 padahal ini merupakan 34:11 bahasa-bahasa yang penuh keterbatasan, 34:13 sedangkan Allah subhanahu wa ta'ala dzat 34:16 yang Maha Suci, yang Maha Agung, yang 34:18 tak terbatas. 34:20 Jadi bukan Allah tidak kuasa untuk 34:22 membuat semua ayatnya muhkamat, karena 34:24 semua ayat Alquran muhkamat. 34:26 Cuma keterbatasan ilmu manusia, 34:29 pengetahuan manusia. Begitu juga 34:31 kata-kata dan bahasa manusia untuk dapat 34:34 menggambarkan Allah subhanahu wa taala 34:37 sebagaimana hakikatnya. 34:40 Jangankan menggambarkan Allah, manusia 34:42 sampai saat ini 34:44 berdiri tak berdaya di hadapan kebesaran 34:47 dan keagungan Allah. Jangan jauh-jauh, 34:49 mengenai dirinya saja banyak hal yang 34:51 tidak mampu ditafsirkan. 34:53 Baru bertambahnya waktu dia mulai 34:55 memahami berbagai macam keistimewaan 34:57 dari organ tubuhnya, itu pun tidak 34:59 menyeluruh. Hmm. 35:01 Apalagi berbicara tentang Allah. Wala 35:04 yuhituna bisyaiin min ilmihi illa 35:07 bimasyak. Jadi kesimpulannya 35:10 kita tidak menerima pembahagian ini 35:13 [mendengus] 35:14 bukan disebabkan karena 35:18 menolak istilah-istilah yang kita anggap 35:20 bermanfaat, tapi 35:22 pembahagian ini menimbulkan akhirnya 35:24 apa? 35:25 Menimbulkan 35:27 akhirnya terjadinya reduksi 35:29 dan keluar [mendengus] dari istilah 35:31 Alquran. Keluar dari istilah Alquran di 35:33 mana kata ilah dan uluhiyah itu 35:36 menggambarkan semua sifat-sifat 35:40 Allah subhanahu wa taala dan 35:42 keagungannya. Dari mulai penciptaan, 35:44 pemeliharaan 35:45 pengaturan nah sebagai konsekuensinya 35:50 semua kembali kepada Allah dalam 35:52 ibadahnya. 35:54 Dan ini sebetulnya diakui oleh semua 35:56 makhluk, cuma sayang 35:58 ketika mereka ditanya kenapa 36:01 sekutu-sekutu selain Allah, mereka 36:03 menjawab "Kami meyakini Tuhan itu yang 36:05 Maha Esa, tapi ini semua merupakan 36:07 penjelmaan penetisan dari Allah 36:09 subhanahu wa taala." 36:12 Sebagaimana umat Nasrani mengatakan 36:13 "Kami menyembah Tuhan yang Maha Esa 36:16 cuma terbagi tiga oknum dan semuanya 36:19 demi kebaikan bagi manusia, Bapak, 36:22 kemudian Roh Kudus dan anak." 36:25 Nah, Allah menjelaskan bahwa hal sama 36:28 sekali tidak benar. 36:30 Jadi, kalau kita perhatikan orang-orang 36:32 Yahudi juga mereka meyakini Tuhan Yang 36:34 Maha Esa, tapi terkadang ya, mereka 36:37 menerima konsep ketuhanan 36:39 sebagian-sebagian tidak utuh. 36:41 Mengakui bahwa Tuhan Yang Maha Esa, tapi 36:44 terkadang yang mereka sembah tidak Allah 36:47 Subhanahu Wa Ta'ala, tapi persekutukan 36:49 dengan lainnya. 36:50 Begitu juga kaum musyrikin di Mekah. 36:52 Oleh karena itu, keesaan Tuhan 36:55 mengharuskan kita hanya menyembah 36:57 kepada-Nya dan tidak mempersekutukan 36:59 Allah dengan sesuatu. Wallahu A'lam. 37:01 Cukup sampai di sini. 37:02 Ustaz Hamzah mau menambahkan? 37:04 Ya, cukup. 37:05 Sudah? 37:06 Cukup. Eh, baik selanjutnya. 37:10 Ehm, dari siapa nih tadi? 37:13 Ehm. 37:17 Baik, mohon maaf. 37:19 Selanjutnya dari Bapak Jaka. 37:21 Assalamualaikum Ustaz Said dan Ustaz 37:22 Hamzah. Waalaikumsalam. 37:24 Mengapa jumlah Ashabul Kahfi tidak 37:26 disebutkan dengan tegas tentang jumlah 37:28 berapa? Hikmah apa yang dapat diambil 37:31 dari ini? 37:31 Baik. 37:33 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 37:34 sholli wasallim ala Sayyidina Muhammadin 37:36 wa ala Sayyidina Muhammad. 37:38 Banyak di dalam Alquranul Karim 37:41 eh, kisah-kisah umat terdahulu, 37:44 kisah-kisah nabi terdahulu 37:47 eh, 37:48 dikisahkan 37:50 tidak 37:51 se- secara detail ya, sampai jumlahnya 37:55 eh, 37:56 misalnya kemudian eh, 37:59 [mendengus] 37:59 apa eh, nama-namanya disebutkan seperti 38:03 itu. 38:04 [mendengus] 38:04 Ya. 38:06 Ini tiada lain adalah 38:09 karena memang 38:10 Alquran [mendengus] 38:11 bukan buku sejarah. 38:13 Alquran ini adalah kitab hidayah, 38:16 petunjuk 38:17 [mendengus] 38:18 di mana 38:19 Allah menginginkan bagi eh, bagi kita 38:22 ini untuk mengambil hikmah dari apa yang 38:25 diceritakan 38:26 [mendengus] 38:27 oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 38:31 Tidak disebutkannya Ashabul Kahfi berapa 38:33 jumlahnya, tapi Allah singgung. 38:37 Ya. 38:38 Artinya dalam enggak ditentukan berapa 38:41 jumlahnya. 38:42 Tapi Allah [mendengus] singgung, ya, 38:44 bagaimana ucapan orang-orang 38:47 yang 38:48 memprediksi 38:51 tentang jumlah Ashabul Kahfi itu. 38:54 Sayakulu na salasa robihum kalbuhum. 38:59 [mendengus] 38:59 Mereka mengatakan 39:02 ya 39:04 bahwasanya Ashabul Kahfi itu 39:07 tiga orang. Ya. 39:09 Robihum kalbuhum, yang keempatnya adalah 39:12 ya 39:14 ya 39:15 apa [mendengus] anjingnya. 39:17 Ya. 39:18 Wayakulu na khomsatun sadisuhum 39:21 kalbuhum. Ada lagi yang mengatakan 39:24 jumlahnya 39:26 lima orang. 39:27 Yang keenamnya adalah anjingnya, ya, 39:30 enam dengan anjingnya maksudnya. 39:32 [mendengus] 39:34 Rajman bil ghaib. Mereka itu hanya 39:38 ya mengira-ngira 39:40 tentang sesuatu yang yang ghaib, ya, 39:43 seperti orang lempar batu tanpa enggak 39:45 tahu kesasarannya ke mana, seperti itu. 39:48 Wayakulu na sabatun wamani hum kalbuhum. 39:51 Ada yang mereka mengatakan 39:54 jumlahnya tujuh orang. 39:56 Tapi yang kedelapannya adalah yang dan 39:58 yang kedelapannya adalah anjingnya, 40:00 seperti itu. 40:02 Jadi dari kesemua ini menunjukkan 40:05 jumlahnya memang tidak banyak. Ya, 40:08 sampai cuman ada tujuh orang seperti 40:10 itu. Dan 40:12 angka yang terakhir ini 40:14 [mendengus] 40:14 dibatasi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala 40:17 dengan tidak mengatakan rajman bil 40:19 ghaib. Ya. Ya, sebagian ulama menunjuk 40:23 me 40:23 me apa mengatakan yang ya apa prediksi 40:28 yang paling tepat atau yang mendekati 40:31 kebenaran adalah 40:33 yang [mendengus] terakhir ini, yaitu 40:34 tujuh orang dan yang 40:36 eh termasuk eh yang kedelapannya adalah 40:39 eh anjingnya. 40:41 Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak sebutkan 40:43 se secara pasti, tapi 40:45 dengan isyarat-isyarat sini saja 40:48 menunjukkan arti jumlah mereka bukan 40:51 misalnya 30, 40 orang, tidak. Ya, tapi 40:55 di sini paling banyak tujuh orang 40:56 seperti itu. 40:58 Allah tidak sebutkan juga nama-nama 41:00 mereka siapa. 41:02 Tapi Allah ingin kita mengambil hikmah 41:06 bagaimana 41:07 ya mereka itu adalah para pemuda ya ya 41:12 ta umurnya ditentukan di sebutkan oleh 41:14 Allah. Untuk memberikan semangat kepada 41:16 kita. 41:17 Kepada para anak muda. 41:19 Ya, bagaimana 41:21 eh kita mencontoh 41:23 para Ashabul Kahfi yang mana mereka itu 41:26 adalah para pemuda. Innahum fityatun. 41:30 Eh amanu bi rabbihim wa zidnahum huda. 41:33 Mereka adalah para pemuda yang beriman 41:36 kepada Tuhan mereka. 41:38 Wa zidnahum huda dan kami tambahkan 41:40 tunjuk bagi mereka. 41:42 Nah, ini ini jadi eh kisah-kisah dalam 41:45 Alquran memang terkadang tidak 41:47 menyebutkan secara detail nama atau apa, 41:50 karena memang tujuannya bukan 41:52 bukan seperti kita belajar sejarah, oh 41:54 tahu ini ada namanya, enggak. Tapi yang 41:56 paling esensial adalah bagaimana kita 41:59 bisa mengambil hikmah dan meneladani apa 42:03 yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala 42:05 sebutkan 42:07 eh 42:08 apa di dalam Alquran tersebut atau dalam 42:10 cerita tersebut. Sehingga Allah katakan 42:12 "Faqsusil qasasa la'allahum 42:15 yatadzakkarun." 42:17 Ceritakanlah kisah-kisah ya yang ada di 42:20 dalam Alquran ini. 42:21 Nanti kisah-kisah orang terdahulu ya. 42:25 Itu [mendengus] la'allahum yatadzakkarun 42:27 agar supaya mereka mengambil pelajaran. 42:30 Jadi ya sejarah itu penting. Artinya 42:33 kisah-kisah umat terdahulu penting. 42:35 Bukan pentingnya bukan bukan apa untuk 42:39 mengetahui hanya mengetahui. Orang 42:41 kadang-kadang hanya mengetahui detail oh 42:43 namanya. 42:44 Tapi ya esensi dari apa yang diceritakan 42:48 itu enggak enggak dipahami. Tapi yang 42:49 terpenting adalah mengambil pelajaran 42:52 dari kisah umat terdahulu. Bukan hanya 42:55 mengetahui detailnya. Alquran seperti 42:57 itu ya memerintahkan kita untuk 43:00 mengambil pelajaran dari apa yang 43:01 diceritakan 43:03 oleh Allah dalam Alquran. Bukan 43:05 untuk hanya memahami, mengetahui jumlah 43:10 atau nama sesuatu. Wallahualam. Ustaz, 43:13 saya mau menambahkan. 43:14 Eh tambahkan sedikit ya. 43:17 Allah subhanahu wa taala 43:20 ketika menutup 43:22 keterangan mengenai 43:24 [mendengus] 43:25 perbedaan pendapat dalam menentukan 43:27 jumlah Ashabul Kahfi. 43:29 [mendengus] 43:29 Beliau 43:31 berkata kepada rasulnya. 43:33 Allah. "Fala tumari fihim illa miraan 43:37 zahira wala tastati fihim minhum ahada." 43:41 [mendengus] 43:43 "Wahai Rasulullah, jangan sekali-kali 43:45 kamu berdebat dalam persoalan ini. 43:48 Jangan ikut terlibat. 43:50 Dan jangan kamu bertanya kepada pun 43:53 kepada salah seorang pun dari mereka. 43:56 Serahkan [mendengus] ini kepada Allah." 43:58 Ini bimbingan dari Allah kepada 44:00 rasulnya, kepada kita semua. 44:02 Untuk tidak berbicara 44:06 atas dasar 44:08 atas dasar kebodohan tanpa ilmu. Wala 44:11 takfu ma laisa laka bihi ilmu. 44:14 Kalau kau dilanjutkan, bisa terjadi 44:15 perselisihan, pertikaian. 44:18 Dan [mendengus] masalah ini tidak 44:19 disebutkan oleh Allah karena memang 44:21 tidak ada manfaat yang kembali kepada 44:23 kita. 44:24 Berapa jumlah Ashabul Kahfi? Tapi yang 44:26 penting memahami inti dari kisah Ashabul 44:30 Kahfi yang menceritakan pemuda-pemuda 44:33 yang rela mengorbankan diri mereka 44:35 [mendengus] 44:36 untuk mempertahankan iman mereka di 44:37 hadapan ancaman yang begitu besar. 44:41 Juga menjadikan kisah Ashabul Kahfi yang 44:44 menunjukkan bahwa Allah Subhanahu wa 44:47 taala 44:48 Dia kuasa untuk menghidupkan orang yang 44:50 telah mati. 44:53 Agar manusia meyakini hal [mendengus] 44:55 ini. 44:56 Karena kehidupan mereka selama 300 tahun 44:59 ini bukan apa? 45:01 Bukan merupakan kehidupan yang pendek. 45:04 Tapi Allah tunjukkan melalui kisah ini 45:05 kekuasaan Allah Subhanahu wa taala. 45:08 Adapun jumlah mereka, apa manfaatnya 45:10 untuk kita? 45:11 100, 200, 1.000, enggak ada manfaatnya. 45:14 [mendengus] 45:14 Oleh karena itu, kita jumpai 45:17 bagaimana, ya? 45:20 Sebelumnya ketika 45:23 Ashabul Kahfi berada di dalam gua, 45:26 kemudian mereka bangun dari tidur. 45:30 Mereka bertanya, "Berapa lama kalian 45:32 kira-kira tertidur?" [mendengus] 45:34 Dijawab oleh sebagian, 45:36 Qalu labisna yauman au ba'dha yaum. 45:40 "Kami paling [mendengus] tinggal sehari 45:41 atau kurang dari sehari." 45:44 Langsung 45:46 untuk menghindari pertentangan, 45:47 perselisihan, dijawab, "Rabbukum a'lamu 45:49 bima labistum." Tuhan kalian lebih tahu 45:52 berapa lama kalian tinggal. Tidak 45:53 penting kita bicara masalah ini. 45:56 Faba'atsu ahadakum biwariqikum hadzihi 45:59 ilal madinati falyandhur ayyuha azka 46:01 ta'ama falyatikum birizqin minhu 46:03 walyatalaththaf 46:06 Yang penting sekarang, salah seorang 46:08 dari kalian pergi 46:12 membawa uang perak kalian untuk 46:15 [mendengus] membeli kebutuhan 46:17 Tapi hati-hati jangan sampai nanti orang 46:20 menyadari siapa kalian. Akhirnya raja 46:22 akan menangkap kembali. Innahum in 46:24 yadzharu alaikum yarjumukum [mendengus] 46:26 au yu'idukum fi millatihim walan tuflihu 46:29 idzan abada. Kalau mereka menangkap 46:31 kalian, mereka bakal [mendengus] memaksa 46:32 lagi kalian untuk kembali ke dalam agama 46:34 mereka dan kalian tidak akan selamat. 46:37 Dalam benak mereka 46:38 bahwa raja yang berkuasa memerintah 46:40 masih sama seperti dulu. 46:42 Begitu mereka membawa uang mereka untuk 46:44 berbelanja, 46:46 ternyata apa? 46:48 Ternyata 46:49 sudah berbeda dengan keadaan sebelumnya, 46:51 baik itu mata uangnya beda. Hmm. 46:54 Akhirnya mulai terjadi pertanyaan 46:58 sampai akhirnya apa? Ashabul Kahfi yang 47:00 belajar ini menyadari bahwa ini bukan 47:02 masa apa? 47:03 Bukan masa raja yang dulu mengejar 47:05 mereka. Ini sudah berubah masanya. Hmm. 47:08 Bertanya-tanya, ternyata sudah berlalu 47:10 300 tahun. Ini tidak diceritakan dalam 47:12 Alquran, tapi ini terjadi apa? Terjadi 47:15 betul-betul kebingungan. 47:17 Akhirnya berita ini sampai kepada 47:19 penguasa. 47:20 Ternyata penguasanya telah beriman 47:22 kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka 47:25 datang bersama Ashabul Kahfi ini yang 47:28 mana? Yang 47:30 eee [berdehem] 47:31 yang berbelanja bertemu dengan 47:34 teman-teman mereka. [mendengus] 47:36 Akhirnya mereka menyadari bahwa ternyata 47:39 mereka telah tidur selama kurang lebih 47:41 300 tahun. 47:43 Setelah itu Allah wafatkan mereka, 47:44 kemudian 47:46 terjadi perdebatan apa yang kita akan 47:48 lakukan dalam penguburan mereka. 47:50 Hmm. Ada yang mengajukan pendapat yang 47:52 bermacam-macam lalu raja memutuskan 47:54 lanattakhidanna alaihim masjida. Kami 47:57 akan mereka. 47:59 Di sini tidak ada sama sekali apa 48:01 kritikan dari Allah dan bantahan. 48:03 Artinya menunjukkan apa? 48:05 Membangun [mendengus] 48:06 apa namanya masjid di sisi makam mereka 48:09 bukan merupakan hal yang dilarang. Ehm. 48:12 Bukan hal yang di Dilarang. Seperti yang 48:14 diunggah oleh kalangan-kalangan salafi 48:16 yang merasa keberatan untuk salat di 48:19 masjid yang ada kuburan di sebelahnya. 48:22 Kuburan di sebelahnya enggak berbahaya, 48:24 malah orang hidup lebih berbahaya. Ehm. 48:27 Kalau dengan alasan ditakutkan menyembah 48:30 mereka 48:32 sebetulnya ya 48:34 walaupun tidak ada kuburan di samping 48:36 kuburan, kalau [mendengus] orang musyrik 48:38 mau mempersekutukan Allah di mana pun 48:39 dia bisa mempersekutukan Allah. 48:41 Apa saja. Yang penting iya, didik 48:43 umatnya untuk bertauhid mengenal Tuhan 48:45 mereka. Ajarkan Alquran pada mereka, 48:47 jangan justru kalian 48:49 [mendengus] 48:50 bersikap yang tidak sesuai dengan 48:52 tuntunan nas. Jadi, ketika [mendengus] 48:55 terjadi perdebatan di antara mereka 48:58 yang 49:02 berkuasa mengatakan bahwa kami akan 49:04 bangun masjid. Maksudnya di sisi makam 49:07 mereka. 49:08 Begitu juga makam Nabi kita Muhammad 49:10 sallallahu alaihi wa alihi wasallam dulu 49:12 di luar masjid. Iya. Setelah masjid 49:14 diperluas, masuk ke dalamnya. 49:16 Orang mengatakan 49:18 bahwa makam Nabi ini bisa mengundang 49:20 syirik. 49:21 Syirik di mana pun Anda berada, walaupun 49:24 dalam rumah Anda bisa 49:25 bisa masuk. Yang penting jelaskan kepada 49:28 umatnya, agar kita beribadah pada Allah, 49:31 tidak mempersekutukan Allah dengan 49:33 sesuatu. Kemudian kita berselawat kepada 49:37 Rasulnya sallallahu alaihi wasallam, 49:39 setelah itu berdoa memohon pada Allah. 49:40 Berikan pendidikan, bukan dengan cara 49:43 intimidasi atau mengkafirkan [mendengus] 49:46 sana, mengkafirkan sini. 49:48 Kita ingin orang datang berkunjung ke 49:49 makam Rasul mengenang bagaimana 49:51 perjuangan Rasul. [mendengus] 49:54 Akhlaknya, pekertinya, kesabarannya, 49:56 hingga para sahabat 49:58 kalau mereka datang ke makam Rasul, air 50:00 mata mereka berlinang-linang terbayang 50:02 semua kesan ketika mereka bersama Rasul. 50:06 Sampai ketika Bilal mencium mencium apa? 50:09 Mencium makam Rasulullah sallallahu 50:12 alaihi wasallam, Sayyidina Umar melihat 50:14 "Kalau [mendengus] bukan kamu, saya akan 50:15 cambuk kamu." 50:17 Kenapa? Karena kalau orang lain bisa 50:19 saja menjadikan makam makam sebagai 50:20 sembahan. 50:22 Tapi Bilal sebagai seorang yang dikenal 50:24 betul-betul 50:25 dan mengenali tauhid, sama sekali dia 50:27 bukan menjadikan makam sebagai sembahan, 50:29 tapi karena cinta, kerinduan dia kepada 50:31 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 50:33 Ini menunjukkan bagaimana pentingnya 50:35 pendidikan yang dididik manusianya. 50:37 Jadi, perilaku dia mencium itu karena 50:40 Bilal ada didikan Rasulullah, enggak 50:43 mungkin dia 50:44 menyembah, kan seperti itu. Dan itu 50:45 bukan hanya Bilal, kalau orang sahabat 50:47 yang berangkat keluar berperang, kembali 50:49 ke Madinah, ke makam Rasul sambil 50:51 mencucurkan air mata. Ini bukan syirik, 50:54 kerinduan. Kerindu? [mendengus] 50:56 Kerinduan. Kerinduan yang luar biasa. 50:58 Oleh karena itu, banyak rekan-rekan kita 51:00 [mendengus] 51:01 begitu masuk di pintu masjid Rasul, 51:03 langsung air matanya berlinang-linang. 51:05 [mendengus] 51:06 Karena kerinduan kepada Rasul. Kerinduan 51:08 kepada Rasul bukan merupakan satu yang 51:10 dilarang. 51:11 Kerinduan, kecintaan kepada Rasul yang 51:13 mendorong dirinya [mendengus] untuk 51:14 mendekat, mengikuti sunah-sunahnya. 51:17 Jadi, hendaknya berikan pendidikan 51:20 kepada umat 51:21 agar mereka membedakan mana tauhid, mana 51:23 syirik. 51:25 [mendengus] 51:25 Kecintaan kepada Rasul, mencucurkan air 51:27 mata kita di hadapannya, seperti kalau 51:30 seorang katakan mencium foto istri dan 51:32 anaknya. Dia jauh berpisah 51:35 di luar negeri 51:36 untuk mau pengucap yang dicium kan istri 51:38 anaknya, apakah ini syirik? Tidak. 51:41 Ciumannya bukan menunjukkan syirik. 51:44 Atau anak mencium tangan orang tua atau 51:46 gurunya bukan syirik atau mencium 51:47 kakeknya bukan syirik. 51:49 [mendengus] 51:49 Syirik itu apabila semua itu dilakukan 51:51 dalam ranah ibadah kepada selain Allah 51:54 subhanahu wa taala. [mendengus] 51:57 Jadi, 51:58 perlu kita mendidik anak-anak kita. Nah, 52:00 dari kisah Ashabul Kahfi di sini, kita 52:03 melihat ya 52:04 bagaimana Allah menjelaskan pada saat 52:06 kita berbeda pendapat dalam urusan yang 52:08 enggak jelas, sudah cukup. Allah nanti 52:10 yang akan menyelesaikan, yang penting 52:11 [mendengus] ikhlaskan niat kita. Jangan 52:13 kita berbantah-bantahan pada urusan yang 52:15 enggak jelas. 52:18 Tapi dasar ilmu yang menjadi panduan 52:20 kita. Jadi, perbedaan pendapat di antara 52:23 para ulama yang kembali kepada pendapat 52:25 ijtihad, selesaikan masing-masing 52:28 melakukan apa yang diyakini dan jangan 52:29 kita mencemoohkan yang lain. 52:31 Wallahualam. Baik, selanjutnya dari Ibu 52:33 Wati, Assalamualaikum Ustaz Husein, anu 52:35 Ustaz Hamzah. 52:36 Kemarin ada yang cerita bahwa orang tua, 52:39 Ibu, terjebak dalam pinjaman kredit 52:42 online yang diperbuat oleh anaknya. Dan 52:44 kredit HP pakai data ibunya seharga 15 52:48 juta, 14 juta. Ibunya tidak tahu bahwa 52:51 anaknya punya pinjol di tempat lain. 52:53 Sehingga HP yang dikredit itu dijual 52:56 oleh anaknya dan anaknya tidak mampu 52:58 bayar sudah 3 bulan. Sekarang rumah 53:00 ibunya didatangi tukang tagih dan 53:02 menteror. Bagaimana Ustaz, apa yang Ibu 53:04 ini harus lakukan dan Ibu-ibu pun dalam 53:07 keadaan prihatin dan tidak bisa 53:09 membayar. 53:15 Nah, inilah apa ee 53:19 ee apanya bahayanya riba seperti itu. 53:22 Allah subhanahu wa taala sudah 53:24 peringatkan kita untuk 53:26 meninggalkan riba. Ini yang seperti ini 53:28 ya, bagaimana 53:30 ee seorang diberikan pinjaman dan 53:34 bunganya terus bertambah ya. 53:37 Dan sehingga melilit dia. Itu juga yang 53:39 pernah terjadi di masa Rasul Shallallahu 53:41 alaihi wasallam. 53:43 Ya, banyak penduduk Madinah dulu ee 53:47 diberikan pinjaman oleh orang-orang 53:48 Yahudi. 53:49 [mendengus] 53:50 Sampai artinya bukannya ber bertambah 53:53 terus sehingga untuk membayarnya tidak 53:55 bisa. 53:58 Akhirnya digadaikan tanahnya, kebunnya, 54:01 rumahnya 54:03 sampai bahkan 54:06 anaknya bisa digadai ee di di apa di 54:09 diserahkan sebagai budak seperti itu. 54:11 Inilah [mendengus] Allah Subhanahu wa 54:13 ta'ala oleh karena itu ini harus menjadi 54:15 perhatian kita dan juga seharusnya 54:17 pemerintah ini 54:19 memberantas judi online seperti ini 54:22 ya karena ini [mendengus] menyengsarakan 54:24 bangsa Indonesia dan 54:26 ee 54:27 dari kebanyakan yaitu dari hartanya 54:32 bangsa Indonesia, rakyat Indonesia yang 54:34 mis-mis di dikeruk semuanya. 54:37 Ya, oleh judi online ini. 54:39 Ini [mendengus] sebenarnya adalah 54:40 merupakan sesuatu yang sudah 54:42 diperingatkan 54:44 oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dalam 54:46 Alquran 54:47 berkali-kali Allah Subhanahu wa ta'ala 54:49 sampai ee mengingatkan bahwasanya 54:54 [mendengus] 54:54 Allah nyatakan 54:56 mereka-mereka yang melakukan 54:59 ee [mendengus] transaksi seperti ini 55:02 dinyatakan bahwasanya fa'dzanu biharbin 55:05 minallah artinya silakan nyatakan perang 55:07 dengan Allah Subhanahu wa ta'ala. 55:09 Karena perbuatan ini perbuatan yang 55:11 dimurkai oleh Allah. Kenapa? Karena ini 55:14 menyengsarakan 55:15 umat, menyengsarakan masyarakat apalagi 55:18 banyak 55:19 masyarakat-masyarakat [mendengus] 55:20 yang yang apa 55:23 yang 55:24 tidak mampu ya terlilit oleh hutang 55:27 seperti ini. Oleh karena itu 55:30 penanganannya yang yang yang utama 55:32 adalah dari pemerintah kemudian ee 55:37 kaum muslimin juga masyarakat harus 55:39 bekerja sama untuk menghindari apa 55:41 namanya, menjauhkan 55:43 eh, dan juga untuk memberantas 55:48 judi online, eh, pinjol ini, pinjaman 55:51 online. Wallahualam. 55:52 Baik. 55:53 Bismillahirrahmanirrahim. 55:58 [mendengus] 56:01 Apa yang baru saja kita dengar 56:05 dari jebakan yang menjebak seorang 56:07 wanita 56:09 terjebak dalam pinjaman online 56:13 atau judi online 56:14 ini sebetulnya merupakan hal yang 56:16 menjadi tanggung jawab mereka. 56:21 Iklan-iklan yang menawarkan pinjaman 56:23 secara bebas tanpa jaminan, bahkan 56:26 sampai pada anak-anak. 56:29 Kalau pemerintah merasa bahwa rakyat ini 56:31 merupakan anak mereka menjadi tanggung 56:34 jawab mereka untuk melindungi 56:36 keselamatan mereka 56:38 agar mereka tidak terjebak, tidak 56:40 tertipu, pemerintah mendidik mereka, ini 56:44 merupakan tanggung jawab yang besar. 56:46 Apabila yang berwenang, yang menjadi 56:49 pemimpin tidak bertanggung jawab, saya 56:51 khawatir azab Allah akan segera turun. 56:54 Ehm. 56:54 [mendengus] 56:55 Karena hal ini bisa menjerumuskan rakyat 56:57 dan bangsa kita ini 57:00 ke dalam penjajahan. Penjajahan yang 57:02 amat-amat mengerikan. 57:04 Apabila seorang berhutang tidak mampu 57:06 membayar, kemudian menghadapi tekanan, 57:09 intimidasi, dan debt collector yang 57:11 datang 57:12 bisa-bisa [mendengus] 57:13 mereka melakukan tindakan bunuh diri 57:15 seperti yang sering terjadi 57:17 [berdehem] 57:17 atau melakukan tindakan kriminal, 57:20 kejahatan terhadap orang lain 57:23 bahkan bisa-bisa mereka kehilangan 57:25 kehormatan mereka di bawah tekanan 57:27 sampai-sampai mereka jual kehormatan 57:30 bahkan agama mereka. 57:32 Lalu kita bertanya ke mana tanggung 57:33 jawab pemimpin-pemimpin 57:35 kita? 57:37 Ulama di sini wajib memberikan edukasi 57:39 kepada rakyat. 57:40 Berkaitan dengan pinjol dan judi online 57:43 ini merupakan perbuatan-perbuatan yang 57:45 terkutuk. Ini merupakan perangkap setan. 57:49 Seharusnya pemerintah turun tangan 57:51 menghentikan semua iklan yang kembali 57:54 kepada judi online atau pinjaman online. 57:58 Lalu berkaitan dengan ibu kita yang 57:59 terjebak dalam pinjaman ini. 58:02 Sebetulnya tetangga, masyarakat yang 58:04 tahu bisa melaporkan kepada yang 58:06 berwajib. Karena ini terang-terangan 58:07 merupakan pelanggaran terhadap aturan 58:09 dan undang-undang. 58:12 Kalau seandainya harus membayar, bayar 58:14 senilai pinjamannya jangan lebih. Jangan 58:16 bayar bunganya. 58:18 Dan kalau bisa tetangga, masyarakat di 58:21 sekitarnya, rakyat ikut memberikan 58:23 dukungan. 58:25 Debt collector yang datang 58:27 jangan sekali-kali dibiarkan, tapi 58:29 beramai-ramai menghadapinya. 58:31 [mendengus] 58:31 Kita ingin rakyat kita, bangsa kita 58:33 terbebas. Bukan hanya negara sekarang 58:35 yang terjerumus dalam hutang, 58:36 [mendengus] 58:37 tapi negara membiarkan rakyat terjerumus 58:39 dalam perangkap setan. 58:42 Setiap kita buka sesuatu, iklan pinjol 58:45 masuk. Iklan togel juga, judi online 58:48 masuk kepada kita dan menggunakan 58:50 penampilan-penampilan perempuan. Anak 58:52 muda yang belum dewasa, yang punya 58:54 kebutuhan, belum punya penghasilan, 58:55 ditawarkan pinjaman, siapa yang enggak 58:57 mau? 58:59 Mencuri saja kalau terpaksa mereka 59:01 lakukan, apalagi pinjaman 59:03 cuma-cuma. Oleh karena itu ibu tersebut 59:05 tidak harus membayar. 59:10 Dan ibu bisa minta bantuan kepada 59:13 masyarakat warga untuk mengadukan kepada 59:15 yang berwajib 59:17 agar ya betul-betul apa? 59:20 Membela haknya sebagai orang lemah. 59:22 Jangan sampai kalau ada orang mazlum, 59:25 teraniaya kita biarkan, maka azab akan 59:27 turun pada kita semua. 59:29 Apa kita enggak ingin 59:31 negeri kita [mendengus] menjadi negeri 59:32 yang damai, yang penuh kecintaan, penuh 59:34 keharmonisan, semua orang mendapatkan 59:37 hak mereka secara penuh. Jangan 59:39 mereka-mereka yang punya uang 59:40 berinvestasi dengan cara seperti ini, 59:43 didukung oleh kepolisiannya umpamanya, 59:46 oleh TNI-nya. Maka kita minta kepada 59:49 aparat TNI yang cinta kepada bangsa, 59:51 negara untuk menghukum teman-teman 59:53 mereka yang memberikan dukungan terhadap 59:55 perbuatan yang tidak benar. Begitu pula 59:57 aparat kepolisiannya. Dan saya yakin 59:59 di tengah aparat kepolisian, TNI terha- 1:00:01 terdapat orang-orang yang cinta pada 1:00:03 bangsa, pada negara, pada saudara 1:00:06 mereka. 1:00:07 Masa kita biarkan saudara-saudara kita 1:00:08 teraniaya? 1:00:10 [mendengus] 1:00:11 Oleh karena itu, 1:00:12 rakyat di sekitarnya, masyarakat ya, 1:00:15 yang berwenang, 1:00:16 yang mendengarkan siaran ini, 1:00:18 tolong ulurkan tangannya untuk 1:00:20 memberikan bantuan kepada ibu 1:00:22 [mendengus] ini agar betul-betul 1:00:24 mendapatkan haknya dan terbebas dari 1:00:26 setan-setan, hantu-hantu riba, penghisap 1:00:30 darah yang tidak peduli terhadap 1:00:32 saudara-saudara mereka. 1:00:34 Dan perjuangan dalam bidang ini 1:00:36 merupakan jihad di jalan Allah subhanahu 1:00:38 wa taala. 1:00:39 Jadi bila aparat kepolisian, TNI-nya 1:00:41 [mendengus] 1:00:41 atau tokoh masyarakat membantu, ini 1:00:43 merupakan jihad besar. Seandainya mati, 1:00:45 mati dalam keadaan syahid. Masya Allah. 1:00:47 Jadi kalau seandainya harus membayar, 1:00:49 bayar sejumlah pinjamannya. 1:00:51 Adapun bunganya, satu rupiah pun, bahkan 1:00:54 satu picis jangan dibayarkan. 1:00:56 Dan kita berharap rakyat serentak 1:00:57 bersama-sama 1:00:59 seperti di satu daerah, mereka 1:01:00 [mendengus] pasang plang rame-rame 1:01:03 tidak mengizinkan sama sekali masuk 1:01:04 rentenir atau pinjol dan lain 1:01:06 sebagainya. Kalau datang, langsung 1:01:09 masyarakat kampung beramai-ramai keluar 1:01:11 untuk apa? Untuk membela saudara mereka. 1:01:14 Harus. Ini jelas-jelasan pelaku pinjol, 1:01:16 pelaku judi online merupakan 1:01:19 penjajah-penjajah lintah darat yang 1:01:22 ingin merusak bangsa kita dan menjajah 1:01:24 negeri kita serta menginjak-injak 1:01:26 kemerdekaan kita, wajib bersama-sama 1:01:28 kita berjuang. [mendengus] 1:01:29 Saya berharap betul-betul Bapak Presiden 1:01:32 kita ini 1:01:34 bisa betul-betul menangani masalah ini. 1:01:36 [mendengus] 1:01:37 Rakyat berikan kepercayaan kepada Anda, 1:01:39 berharap dengan penuh harap bahwa Anda 1:01:41 akan melakukan perubahan tidak seperti 1:01:44 pada masa pemerintahan sebelumnya, 1:01:45 jangan kecewakan rakyat. Kalau tidak 1:01:48 Allah akan mengecewakan Anda. 1:01:51 Allah [mendengus] Subhanahu Wa Ta'ala 1:01:52 akan menjatuhkan laknat dan kutukannya 1:01:54 kepada Anda 1:01:56 kalau Anda tidak melakukan perbaikan di 1:01:58 tengah masyarakat. Dulu mereka 1:02:00 bersemangat, berapi-api memberikan 1:02:02 dukungan. 1:02:03 Jangan kecewakan mereka, jangan membuat 1:02:05 air mata mereka menetes. 1:02:08 [mendengus] 1:02:08 Hati mereka pilu kehilangan harapan, 1:02:10 akhirnya mereka mengadu kepada Allah 1:02:12 Subhanahu Wa Ta'ala, pengaduan mereka 1:02:14 akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa 1:02:17 Ta'ala. 1:02:18 Saya harapkan mudah-mudahan Bapak 1:02:20 Prabowo bisa menjadi seorang pahlawan 1:02:22 yang sebenarnya. 1:02:24 Mengutamakan kepentingan rakyat, 1:02:26 memberikan perhatian kepada rakyat 1:02:28 sebagaimana Bapak Prabowo memberikan 1:02:29 perhatian pada kucing Anda. Bobby 1:02:31 Kertanegara mendapatkan perhatian, 1:02:34 mendapatkan [mendengus] perlindungan 1:02:36 lindungi rakyat Anda sebagaimana Anda 1:02:38 melindungi kucing Anda. 1:02:40 Kita hargai apa-apa yang Anda lakukan 1:02:42 untuk kebaikan bangsa ini. 1:02:44 Demikianlah Ikhwan Akhwat yang dirahmati 1:02:46 Allah, mudah-mudahan 1:02:46 [mendengus] 1:02:47 kita berjumpa kembali dalam kesempatan 1:02:48 yang akan datang. Radio silaturahmi kita 1:02:51 senantiasa 1:02:52 [mendengus] 1:02:53 mengajak umat untuk bersama-sama menuju 1:02:56 As-Salam yang diajarkan oleh Allah 1:02:59 melalui ajaran Islam-Nya, bukan 1:03:01 melakukan kerusakan di muka bumi ini. 1:03:03 Subhanakallahumma Wabihamdika, Asyhadu 1:03:05 Alla Ilaha Illa Astaghfiruka 1:03:08 Waatubu Ilaihi, Wal Afwu Minkum, 1:03:09 Wassalamualaikum Warahmatullahi 1:03:11 Wabarakatuh. Alhamdulillah, terima kasih 1:03:12 atas tausiah Ustaz Hamzah atas 1:03:13 jawaban-jawaban yang diberikan. Semoga 1:03:15 jawaban-jawaban yang diberikan kepada 1:03:17 kita sesuai dengan apa yang dikehendaki 1:03:20 Allah Allah. Mohon maaf tidak semuanya 1:03:22 dapat kami jawab. Terima kasih untuk 1:03:23 Bapak 1:03:25 Ali Baso di Jalan Pajajaran Sukabumi, 1:03:28 Ibu Ibu Bunarti, Ibu 1:03:31 Aminah, Bapak Joko, mohon maaf tidak 1:03:34 semua dapat kami bacakan karena 1:03:35 keterbatasan waktu. Kita jumpa lagi pada 1:03:37 kesempatan yang lain. Saya Muhammad 1:03:38 Krisna Ondy. 1:03:40 Dan lagi mohon pamit wabillahi taufik 1:03:41 walhidayah. Wassalamualaikum 1:03:42 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:43 Wassalamualaikum warahmatullahi