Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:09 Bismillahirrahmanirrahim. 0:10 Alhamdulillahirobbil alamin. Allahumma 0:12 sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala 0:14 alihi Sayyidina Muhammad. Ikhwan dan 0:16 akhwat yang dapat meraih kami baik itu 0:18 lewat radio maupun lewat Rasio TV di 0:22 YouTube Rasio. Assalamualaikum 0:24 warahmatullahi 0:26 wabarakatuh. Alhamdulillah saya Caroline 0:29 juga didampingi Om D Algi hadir di ruang 0:32 dengar ikhwan dan akhwat. Hari ketiga di 0:34 bulan Zulhijah ikhwan dan akhwat bagi 0:36 yang sedang melaksanakan puasa sunnah 0:38 mudah-mudahan istiqomah dan Allah terima 0:39 amal ibadahnya. Dan terkait dengan 0:42 Zulhijah nanti guru kita Ustadzah 0:44 Herlini Amran akan mengangkat tema 0:47 terkait dengan tauladan yang ada di 0:49 bulan ini. Namun sebelum kita mulai kita 0:51 sapa terlebih dahulu guru kita Ustadzah 0:53 Herlini Amran. Assalamualaikum 0:55 warahmatullahi wabarakatuh Ustadzah. 0:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00 wabarakatuh. Masyaallah alhamdulillah 1:02 ketemu lagi Ustadzah. Ustadzah sehat? 1:05 Alhamdulillah 1:06 Alhamdulillahirobbil alamin Allah luar 1:08 biasa. Allahu Akbar. Masyaallah lengkap 1:10 insyaallah. Baik Ustadzah insyaallah 1:13 tema yang akan Ustadzah bahas adalah 1:15 tauladan cinta Nabi Ibrahim kepada 1:18 Allah. Tafadhol Ustadzah. Ya jazakillah 1:20 khairan Mbak Olin. 1:21 Bismillahirrahmanirrahim. 1:23 Alhamdulillah alhamdulillahilladzi 1:27 hadana lihaza wama kunna linahtadi laula 1:30 an hadanallah. Alhamdulillah 1:32 binikmatillah. 1:34 Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar 1:36 lailaha illallahu Allahu Akbar Allahu 1:39 Akbar walillahil hamd. 1:41 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 1:44 Sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa 1:47 ashhabihi ajma'in wabak. 1:49 Allahumma inna nas aluka ridhoka wal 1:51 jannah wana'uzubika min sakhotika 1:54 wannar. Amin ya rabbal alamin. 1:56 Semoga kita semua di 10 awal bulan 1:59 Zulhijah 2:01 hari-hari yang terbaik sedunia hari-hari 2:05 yang penuh dengan keteladanan, 2:07 keimanan, cinta Allah, ridhonya, 2:10 rahmatnya luar biasa ya, hari-hari yang 2:12 terbaik. 2:14 Hari-hari yang Allah mencintai amal 2:17 saleh di dalamnya. 2:18 Ma min ayyam al amalu saleh fiha ahabbu 2:21 ilallah min hadhil ayyam yakni ayyamul 2:23 usyri. Hari yang luar biasa yang 2:26 dinanti-nanti oleh para salafus saleh, 2:29 hari-hari yang tidak ingin kehilangan 2:32 yang terbaik, Mbak. Jangankan hari, 2:35 bahkan detiknya pun mereka berusaha 2:37 untuk beramal saleh di dalamnya. Kita 2:40 tahu ini adalah hari yang paling utama, 2:44 hari yang amal saleh dicintai Allah yang 2:46 pahalanya menyamai jihad fisabilillah 2:50 dengan harta, jiwa dan mendapatkan 2:52 syahid. Nah, tentu saja 2:55 hari-hari ini 2:57 tidak lepas ingatan kita dengan Nabi 3:00 Ibrahim alaihissalam, ya. Karena tema 3:02 kita 3:04 teladan ya, meneladani 3:06 cinta Nabi Ibrahim kepada Allah 3:08 subhanahu wa taala. Jadi, temanya memang 3:10 tidak jauh dari seputar kehidupan, 3:12 perjalanan hidup Nabi Ibrahim 3:14 alaihissalam, ya. 3:16 Kenapa kita ee mengaitkannya dengan ee 3:19 Nabi Ibrahim alaihissalam? Karena kita 3:21 tahu bahwa Nabi Ibrahim alaihissalam ini 3:24 adalah 3:25 simbol. 3:27 Simbol dari ee tauhid, ketauhidan dan ee 3:31 pengorbanan ya. Bagaimana teladan utama 3:34 kita dalam keimanan dan ee 3:39 bentar, Mbak. Ketundukannya kepada 3:41 Allah, beliau lulus ya, dari berbagai 3:45 ujian cobaan ya, ujian besar 3:47 penuh dengan kesabaran dan cinta kepada 3:50 Allah. Maka oleh karena itu ee banyak 3:53 ibadah di bulan Zulhijah ini menjadi 3:56 simbol perjuangan beliau, beliau dan 3:58 keluarga ya simbol perjuangan ya 4:00 bagaimana misalnya ee di bulan Zulhijah 4:04 ini rekam jejak sejarah Nabi Ibrahim dan 4:07 keluarganya itu ya balat bagaimana 4:10 membangun Ka'bah dengan Nabi Ismail 4:12 alaihissalam ya putranya kemudian ibunda 4:15 Hajar Sa'i ee tidak dari Bukit Safa dan 4:18 Marwah itu kan kita meneladani 4:21 perjuangan perjuangan beliau ketika 4:22 mencari air untuk ee putra beliau Nabi 4:25 Ismail alaihissalam ya kemudian wukuf di 4:27 Arafah, lempar jumrah, mabit di Mina 4:30 semuanya rangkaian ibadah yang ee 4:33 menjadi ee pengingat kita pada 4:35 perjuangan Nabi ee dan ujian Nabi 4:37 Ibrahim alaihissalam ya termasuk 4:39 penyembelihan kurban ya nah oleh karena 4:41 itu tidak bisa lepas ya pengorbanan 4:44 ketauhidan ee yang ee dialami yang 4:48 dimiliki oleh Nabi Ibrahim alaihissalam 4:51 itu tidak bisa terlepas dari bulan 4:53 Zulhijah ini dan kita tahu Nabi Ibrahim 4:55 itu adalah Abul Anbiya ya bapaknya para 4:58 nabi ya 4:59 nah jadi ee teladan cinta kepada Allah 5:04 yang dibuktikan oleh Nabi Ibrahim 5:07 alaihissalam itu dapat menjadi semangat 5:09 kita sumber inspirasi kita bagaimana 5:12 mencintai Allah itu mengalahkan 5:14 segalanya bagaimana cinta Nabi Ibrahim 5:17 alaihissalam kepada Allah itu adalah 5:19 sebuah cinta yang sanggup menundukkan 5:22 logika menembus batas rasa mewariskan 5:26 keteladanan untuk seluruh umat manusia 5:29 dan umat Muhammad sallallahu alaihi 5:30 wasallam jadi cinta sejati itu tidak 5:33 hanya terucap dari lisan tapi dibuktikan 5:36 dengan pengorbanan ya jadi tidak ada 5:39 cinta yang lebih agung lebih tulus 5:41 daripada cinta Nabi Ibrahim alaihissalam 5:43 kepada Allah nah jadi wujud cinta Nabi 5:45 Ibrahim itu kita bisa lihat ya dari 5:47 perjalanan hidup beliau. 5:49 Eh, di antaranya misalnya ya, 5:52 beliau eh menolak segala bentuk 5:56 kemusyrikan. Ya, kita tahu Nabi Ibrahim 5:58 alaihissalam hidup di tengah masyarakat 6:01 itu penyembah berhala semua, termasuk 6:04 ayahnya sendiri Azar ya. Tapi kita 6:07 mendapatkan bukti juga walaupun beliau 6:09 mencintai Allah sedemikian rupa, tapi 6:11 beliau tidak pernah 6:13 eh durhaka kepada ayahnya. Bahkan 6:15 ayahnya itu memerintahkannya untuk 6:17 menjual berhala yang dia buat. Ya, 6:19 artinya Nabi Ibrahim tetap mentaati. Ini 6:21 pelajaran buat kita. 6:23 Seperti apapun orang tua kita, 6:26 kekufuran, kekafirannya, tapi seorang 6:29 anak tidak boleh durhaka kepadanya 6:32 kecuali kalau mengajak kepada 6:33 kemusyrikan. Ya, kalau mengajak hal-hal 6:35 yang biasa, seperti Nabi Ibrahim, "Eh, 6:38 Ibrahim jual nih eh berhala ini ke 6:40 pasar." Ya, Nabi Ibrahim ambil, dia 6:41 jual. Tapi eh dia mentaati kata perintah 6:44 orang tuanya tapi dengan bahasa yang 6:46 baik. Artinya bahasa yang tidak membuat 6:48 dia itu eh men- mensekutukan Allah ya 6:51 karena eh 6:53 tidak berani melawa- melawan perintah 6:55 orang tua, akhirnya 6:57 banyak juga ya akhirnya melabrak ya 6:59 melanggar eh perintah Allah. Ya, tapi 7:01 Nabi Ibrahim tidak begitu. Dia bawa 7:04 berhalanya ke pasar kemudian dia eh 7:06 menjualnya dengan kalimat apa? "Siapa 7:09 yang mau beli benda ini yang tidak 7:10 bermanfaat dunia akhirat." Gitu ya. 7:13 Jadi, satu sisi dia mentaati perintah 7:15 Allah, sisi lain dia tidak eh 7:17 mensekutukan Allah ya. Nah, inilah Nabi 7:19 Ibrahim hidup di tengah masyarakat 7:21 penyembah berhala. Ya, termasuk ayahnya 7:24 sendiri ya. Namun, dia menolak tunduk 7:28 kepada tradisi kufur karena cintanya 7:31 kepada Allah, karena cintanya kepada 7:33 kebenaran. Makanya diabadikan oleh Allah 7:36 dalam surat Az-Zukhruf ayat 26. Wa idz 7:38 qala Ibrahimu li abihi wa qaumihi innani 7:42 baro-un mimma ta'budun. Aku ini berlepas 7:45 diri dari apa yang kalian sembah. Jadi, 7:48 cinta sejati Nabi Ibrahim alaihissalam 7:51 kepada Allah itu membuat beliau berani 7:55 berdiri sendiri melawan arus lingkungan. 7:58 Jadi, apapun ujian, cobaan, tantangan 8:00 yang dia ee terima itu dia kuat. Dia 8:04 tidak terpengaruh dengan godaan-godaan, 8:07 dia tidak ee takut dengan 8:09 ancaman-ancaman. Bahkan ancaman terberat 8:11 beliau itu adalah ketika beliau dibakar, 8:14 ya. Jadi, cinta yang tahan ujian api di 8:17 sini beliau itu ee ketika menghancurkan 8:21 patung-patung berhala, ya. Ya, ketika ee 8:24 kaumnya itu mengadakan acara ee 8:26 persembahan ee perayaan persembahan, 8:29 beliau enggak ikut. Beliau katakan, "Aku 8:30 sakit, ini sakit, aku sakit." Nah, 8:32 kemudian beliau hancurkan itu 8:33 berhala-berhala kecuali yang paling 8:35 besar, ya. Nah, ketika kembali itu ee 8:38 rajanya itu melihat berhalanya sudah 8:40 hancur, kemudian ditanya, "Ini ee siapa 8:43 nih yang menghancurkan?" Nah, kemudian 8:44 ditunjuk Nabi Ibrahim, ya. Kemudian Nabi 8:46 Ibrahim mengatakan, "Itu tuh yang yang 8:47 yang menghancurkan tuh yang gedenya tuh 8:49 yang enggak enggak hancur gitu." Nah, di 8:51 sini ee kita lihat bagaimana 8:53 Nabi Ibrahim alaihissalam itu ketika dia 8:56 ee terbukti, ya, menghancurkan 8:58 berhala-berhala mereka, akhirnya dibakar 9:00 hidup-hidup oleh kaumnya. Namun, 9:03 kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah itu 9:06 tidak membuat beliau gentar, ya. 9:09 Makanya, pada saat titik puncak yang 9:12 paling ee 9:14 sudah men mencapai ee maksimalnya, 9:18 ketika tahan dengan ujian dan cobaan, di 9:20 situlah pertolongan Allah datang. 9:23 Qulna ya naru kuni bardan wa salaman ala 9:25 Ibrahim. Wahai api, jadikanlah dingin 9:28 dan keselamatan bagi Nabi Ibrahim. Jadi, 9:30 ini pelajaran buat kita, ya. Ketika kita 9:34 membela 9:35 ajaran Allah sampai titik maksimal yang 9:39 tertinggi dari pembelaan kita ketika 9:41 tidak ada lagi pertolongan yang datang 9:43 nanti Allah yang akan yang akan menolong 9:46 dan itu ternyata eh kalau di kisah nabi 9:49 ya seperti Nabi Musa alaihissalam ya 9:51 ketika titik eh puncaknya sudah ter eh 9:55 terdesak ya di oleh tentara Firaun 9:57 adanya laut kemudian baru Allah 9:59 perintahkan eh membelah laut itu kan 10:01 nabi ternyata di zaman saat ini kita 10:03 banyak temukan ketika Allah berikan 10:06 jalan keluar kepada orang-orang yang 10:09 kokoh dan tangguh dalam menghadapi 10:11 keimanan itu tunduk contoh misalnya ya 10:13 ini eh beberapa waktu terjadi 10:16 ketika ada dua orang sedang salat ya 10:18 bapak dan anak itu orang-orang kafir itu 10:22 menakut-nakutinya dengan anjing 10:24 herdernya ya untuk itu kalau anjing 10:26 kalau gigit itu sudah luar biasa itu 10:28 lagi oh sampai anaknya ketakutan tapi 10:30 karena kekuatan imannya dia si bapak ini 10:32 tidak eh membatalkan salatnya tapi dia 10:35 yakin Allah pasti melindunginya apalagi 10:37 ketika tasyahud itu ya ketika dia 10:39 mengangkat tangannya asyhadu alla ilaha 10:41 illallah itu anjing tunduk 10:43 jadi artinya itu ini bukan kisah kisah 10:46 dongeng tapi banyak bukti-bukti apalagi 10:48 yang terjadi misalnya di Palestina ya 10:51 ketika titik puncak bagaimana kaum kafir 10:55 akan menghancurkan seorang muslim yang 10:57 beriman ketika seorang hamba ini 10:59 menempatkan cinta kepada Allah di atas 11:02 segala-galanya tidak gentar dengan 11:04 apapun ujian dan cobaan semuanya akan 11:06 tunduk ya 11:07 jadi siapa yang mencintai Allah dengan 11:09 tulus itu pasti akan ditolong dalam cara 11:11 yang tidak terduga jadi keyakinan inilah 11:14 yang menjadi sumber pertolongan Allah 11:16 keyakinan terhadap tauhid nah ini telah 11:18 dicontohkan oleh Nabi Ibrahim 11:20 alaihissalam ya banyak kasus ya misalnya 11:23 di Mesir itu ada seorang muslimah Zainab 11:25 Al-Ghazali ya ketika dia dipenjara oleh 11:27 pemerintahnya itu di pada saat itu 11:29 karena keimanannya karena kekokohan 11:32 dakwahnya, itu dibiarkan anjing-anjing 11:34 kelaparan, kemudian masuk ke pintu 11:36 selnya dia, itu dia hanya pasrah kepada 11:39 Allah yang mempertahankan keimanan, itu 11:41 enggak jadi tuh di di dimakan oleh 11:43 anjing-anjing kelaparan, hanya 11:44 dijilat-jilat saja. Jadi banyak 11:45 contoh-contoh bagaimana eh keteladanan 11:48 orang-orang yang memiliki memiliki cinta 11:51 kepada Allah di atas segala-galanya, itu 11:53 ketika saat kondisi terdesak oleh 11:56 musuh-musuh Islam, kemudian Allah akan 11:58 membantu dan menolongnya. 12:00 Nah ini Nabi Ibrahim alaihissalam. 12:02 Cintanya yang sangat sekarang ini kita 12:05 sedang jalani ya, kurban ya, itu cinta 12:08 yang menang atas cinta kepada anak. Ya 12:10 kita tahu Allah eh men mem eh menguji 12:13 Nabi Ibrahim tuh enggak punya anak ya, 12:15 lama juga tuh. Ya sudah lama sudah lama 12:18 tidak punya anak, sekali punya anak 12:20 kemudian ditempatkan di tempat yang 12:21 jauh, setelah di tempat yang jauh 12:23 disuruh sembelih. Kita lihat ini kan 12:25 berat berat sekali. Apalagi seorang ibu 12:27 ya Mbak Olin, kita bisa merasakan ya, 12:29 bertahun-tahun enggak punya anak, eh 12:31 dapat anak gimana tuh? Ya Allah, itu 12:33 mungkin melihat bayi kita tuh 24 jam 12:36 enggak enggak lepas ya, enggak ada yang 12:38 ingin menyakitinya, tapi inilah ujian 12:41 keimanan bagi Nabi Ibrahim alaihissalam 12:43 yang luar biasa, ujian yang luar biasa, 12:45 tapi Nabi Ibrahim tetap eh taat ya. 12:48 Apalagi ketika beliau eh menyampaikan 12:51 pesan Allah ya, perintah Allah kepada 12:54 anaknya. Ya ya bunayya ini ara fil manam 12:56 an adzbahu ka, fangdzur madza tara ya. 12:59 Jadi memang ayah dan anak ini luar 13:01 biasa. Ini pelajaran buat kita, ketika 13:03 kita menginginkan anak menjadi kokoh 13:06 keimanannya, maka ini perlu keteladanan 13:08 seorang ayah yang mampu mengajarkan dan 13:11 mendidik anaknya memiliki eh keimanan 13:14 yang kokoh. Jadi siapa dulu? Bapaknya 13:16 gitu ya. Kan ibunya ibu madrasah i al 13:19 ummu madrasah, betul ibu madrasah, tapi 13:21 kan kepala sekolahnya siapa dulu gitu 13:23 ya. Jadi ini dibuktikan oleh Nabi 13:25 Ibrahim alaihissalam. 13:26 Jadi 13:27 cinta kepada Allah yang dibuktikan oleh 13:30 Nabi Ibrahim itu melebihi, di atas 13:34 segala cinta terhadap keluarga, harta, 13:36 bahkan anak yang dicintainya. Ini cinta 13:39 yang ee melalui lapisan-lapisan ujian 13:42 ya. Masyaallah ini menggetarkan sekali 13:44 ya. Menyembelih anak loh. Bayangin aja 13:46 ya, Nabi Ismail itu kan bukan sembarang 13:48 anak, anak yang didapat dari penantian 13:50 yang panjang, anak yang lama dinanti, 13:53 buah hati yang sangat dicintai, anak 13:55 yang lahir ketika Nabi Ibrahim usianya 13:56 tua, anak yang sepenuh hati dengan doa 13:59 yang penuh dengan air mata bercucuran 14:00 berdoa kepada Allah, "Rabbi habli minas 14:03 sholihin." Ya Rabbku anugerahkan aku 14:05 kepada kepadaku seorang anak yang saleh 14:07 itu ya. Nah, Allah kabulkan lahir Nabi 14:09 Ismail, anak yang taat, lembut, saleh. 14:11 Eh, kemudian disuruh untuk menye 14:13 menyembelih. Ini membuktikan ya, Allah 14:15 itu ingin menguji Nabi Ibrahim. Apakah 14:18 ketika doanya dikabulkan mendapatkan 14:20 seorang anak yang tumbuh ee dengan baik, 14:23 kemudian kecintaannya akan apakah 14:25 melebihi kecintaan terhadap Allah dan 14:27 Rasul terhadap Allah? Nah, ini 14:29 dibuktikanlah. Karena cinta kan 14:32 ee cinta itu kan butuh pengorbanan. 14:34 Tidak ada cinta yang tidak butuh 14:35 pengorbanan. Nah, jadi kalau enggak ada 14:37 pengorbanan itu namanya bukan cinta, 14:39 omong doang. Itu bujuk-bujuk aja, enggak 14:41 ada bukti ya. Jadi, yang namanya cinta 14:43 itu harus melewati pengorbanan. 14:47 Nah, ketika 14:48 ee datang perintah Allah, itu kan 14:50 mengguncangkan jiwa ya. Ini Allah 14:53 firmankan ya. Allah, bayangin aja tuh. 14:55 Kita udah dapat anak lagi 14:56 sayang-sayangnya disuruh sembelih ya. 14:58 Kalau sekarang kan perintah Allah enggak 14:59 ada yang menyembelih anak ya. Sekarang 15:01 nih perintah Allah kepada kita nyembelih 15:02 kurban. Kurban tuh ya, satu ekor kambing 15:06 gitu ya. Hanya itu yang diminta oleh 15:08 Allah kepada kita, enggak disuruh 15:10 mengorbankan anak kita, nyembelih ee apa 15:13 yang kita miliki atau rumah, 15:14 menggadaikan rumah, tidak. Yang 15:16 dimintakan Allah untuk pembuktian cinta 15:19 kita kepadanya itu adalah berkurban satu 15:22 ekor kambing atau sapi yang sepertujuh 15:25 ya, hanya itu. 15:28 Jadi makanya kalau kita bicara kurban 15:30 itu kalau yang menariknya adalah Imam 15:32 Abu Hanifah mazhab Hanafi itu ya 15:34 mengatakan wajib bagi yang mampu gitu 15:37 ya. Karena kan yang diminta pengorbanan 15:39 itu enggak macam-macam hanya hanya itu 15:41 saja. Nah, kita lihat misalnya sebelum 15:43 masa Rasulullah alaihi wasallam kurban 15:46 ketika kakeknya Abdul Muthalib 15:48 mendapatkan anak Abdullah itu ya kan itu 15:50 juga harus dikurbankan juga ya. Nah, 15:51 beliau itu gantikan dengan 100 ekor 15:54 unta. 15:55 Subhanallah. Nah, kita ini enggak ada 15:57 apa-apanya makanya kurban itu kan bukti 15:59 cinta kita kepada Allah karena dari 16:00 bahasa saja deh qoruba ya. Ya, kurban 16:02 itu kan dekat. Jadi berkorban itu adalah 16:05 agar kita dekat dengan Allah. Nah, 16:07 kembali kepada Nabi Ibrahim alaihi 16:09 wasallam beliau ini 16:12 eee 16:13 bukan hanya sekedar seorang ayah ya, 16:15 tapi seorang hamba yang mengutamakan 16:16 Rabb-nya. Jadi anak, keluarga, harta itu 16:20 semua enggak ada apa-apanya. Yang ada 16:22 hanya cinta kepada Allah itu dapat 16:24 mengorbankan semua apa yang dia miliki. 16:27 Ya, makanya qul in kana aba'ukum wa 16:30 abna'ukum wa ikhwanukum wa asyirotukum 16:32 wa azwajukum ada dalam surat At-Taubah 16:35 itu ya kalau katakan seandainya 16:38 apa bapakmu, anakmu, istrimu, kerabatmu, 16:41 hartamu, semuanya itu lebih kamu cintai 16:43 daripada Allah dan Rasul-Nya dan jihad 16:45 fi sabilillah fata robbasu hatta 16:47 ya'tiyallahu bi amrih. 16:48 Jadi 16:49 teladan cinta Nabi Ibrahim yang dapat 16:52 kita pelajari saat ini adalah bagaimana 16:54 perintah Allah itu adalah di atas 16:56 segala-galanya. Tidak akan mungkin dua 16:58 cinta bertemu dalam satu tujuan. Ya, 17:01 cinta kepada Allah dan cinta kepada 17:02 dunia enggak mungkin. 17:04 Dua cinta itu tidak akan mungkin bertemu 17:06 dalam satu satu tujuan ya enggak mungkin 17:09 ya. Makanya tidak ada perdebatan, tiada 17:11 ada keluhan ya ketika Allah perintahkan 17:14 sami'na wa ato'na. Yang ada hanya 17:16 tunduk, patuh, hanya cinta 17:18 kepada Allah itu butuh pembuktian. 17:21 Makanya kita lihat ya Nabi Ibrahim ya, 17:22 masya Allah. Ketika keduanya sudah 17:24 tunduk pada perintah Allah menyembelih 17:26 putranya ya, ketika dibaringkan itu ya. 17:29 Itu kemudian pisau yang tajam diletakkan 17:32 di leher anaknya Nabi Ismail. Ya Allah, 17:34 itu aduh hancur banget di hati orang tua 17:36 ya. Itu bismillahi Allahu Akbar itu 17:39 disembelih, ternyata selamatlah Nabi 17:42 Ibrahim dari ujian. Allah selamatkan. 17:44 Jadi yang disembelih itu bukan anaknya 17:46 Nabi Ismail alaihissalam, tapi Allah 17:48 ingin melihat sejauh mana bukti cinta 17:50 Nabi Nabi Ibrahim kepada Allah. Nabi 17:53 Ibrahim lulus dengan luar biasa ya. 17:56 Wafadainahu bidzibhin adzim. Kami tebus 17:58 anak itu dengan seekor sembelihan yang 18:00 besar. Nah, inilah yang menjadi 18:03 peringatan buat kita setiap tahunnya. 18:05 Subhanallah. Jadi kurban itu bukan 18:08 seumur hidup sekali. Kurban itu setiap 18:10 tahun sekali. 18:12 Makanya Rasul mengatakan ala kulli 18:14 baitin makanya setiap rumah bagi 18:17 orang-orang muslim itu eee 18:19 yaitu udhiyatun itu ber ber 18:21 berkurbanlah. 18:23 Jadi ini 18:24 inilah yang menyebabkan mazhab mazhab 18:26 Hanafi itu mewajibkan bagi yang mampu. 18:28 Hendaklah satu rumah dalam setiap tahun 18:31 itu berkurban. Itu kan mazhab 18:33 Hanafi ya, tapi selainnya itu menganggap 18:36 ini hukumnya itu eee sunnah muakkadah 18:39 sangat dianjurkan. Nah, terlepaslah dari 18:41 masalah hukum kita enggak melihat 18:42 hukum-hukum seperti itu, tapi ketika 18:44 Allah perintahkan berkurban karena tidak 18:47 ada lagi yang ahabbul ilallah al amal 18:49 ahabbul ilallah. Amal yang dicintai 18:51 Allah di hari-hari kurban itu di hari 18:53 raya Idul 18:54 Idul Adha itu selain menyembelihkan 18:57 menyembelih darah itu menjadikan suatu 19:00 kalau kita betul-betul cinta kepada 19:02 Allah pasti menyebabkan kita tuh dengan 19:04 senang hati dan ikhlas berkurban. Ya. 19:07 Inilah puncak cinta sejati kepada Allah. 19:10 Cinta yang menjadikan Allah lebih utama 19:12 dari segala-galanya. Ini cinta 19:14 tertinggi, cinta yang menjadikan 19:16 pengorbanan itu sebagai bukti, bukti 19:18 kita beriman kepada Allah. Jadi, jangan 19:20 dilihat, ya potong kambing kemudian ee 19:24 di dagingnya dibagi-bagi, cuman begitu 19:26 doang, hanya beberapa orang mendingan 19:28 beli yang lain aja. Nih kan sayang 19:30 duitnya hanya, sekarang apalagi mahal 19:32 kambingnya. Lah mendingan beliin HP buat 19:35 anak, sepeda atau buat nambah-nambah 19:37 biaya walimahan atau apa. Nah, ini kan 19:40 ee tujuan dunia dan tujuan mencari rida 19:43 Allah kan berbeda. 19:44 Ketika cinta yang menjadikan dunia 19:47 sebagai tujuan kita, pasti kita akan 19:49 mengabaikan ee perintah Allah yang lain. 19:52 Kita tidak akan peduli dengan ee yang 19:55 namanya kurban apalagi haji. Ya, sayang 19:57 banget kalau punya haji mendingan di di 19:59 ini duluan, nanti kan haji masih masih 20:01 ini ya. Itu 20:03 itulah sikap. Ketika kita menjadikan 20:05 Nabi Ibrahim sebagai teladan kita, 20:08 cintanya kepada Allah melebihi 20:09 segala-galanya, kita akan termotivasi 20:12 bahwa yang kita 20:15 yang kita tuju di dunia ini adalah cinta 20:17 Allah. 20:18 Cinta yang menyadarkan bahwa semua yang 20:20 dimiliki hanyalah titipan Allah semata. 20:23 Yang kekal itu hanyalah Allah, puncak 20:25 dari segala cinta. Maka cinta ini harus 20:28 dibuktikan. Ya. 20:30 Apakah kita 20:32 ikhlas dan rela berkorban? Yang hanya 20:34 seperti itu aja ya, cuman menyembelih ee 20:37 hanya seekor hewan, tapi bukan itu yang 20:39 dilihat oleh Allah, tapi ketakwaan kita, 20:41 keikhlasan kita untuk berkorban. 20:44 Maka cinta itu melahirkan warisan 20:47 keimanan. Ya, kita lihat ya, ee 20:49 bagaimana Nabi Ibrahim alaihissalam ya, 20:52 karena cinta dan ketakwaan nya lah maka 20:54 Nabi Ibrahim itu mendapatkan gelar 20:56 Khalilullah, kekasih Allah. Ya. 21:00 Dikatakan ee wa waman ahsanuddinan 21:03 mimman aslama wajhahu lillahi wahuwa 21:05 muhsin wattabi' millata Ibrahim 21:09 wat wa tabia millata Ibrahim 21:13 wa tabia millata Ibrahim hanifa wa 21:15 wa takha da Allahu Ibrahim khalila 21:18 Maksudnya di sini dalam surat An Nisa 21:20 ayat 125 itu ya Allah sendiri 21:22 mengikrarkan bahwa ketika Nabi Ibrahim 21:25 telah menempatkan cinta kepada Allah di 21:28 atas segala-galanya jadilah beliau 21:30 seorang khalilullah kekasih Allah dan 21:32 Allah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai 21:35 kekasihnya. Ya Allah ini kalau menjadi 21:37 kekasih itu kan menjadi orang yang 21:38 dicintai. Siapa sih yang enggak mau 21:40 cinta dengan Allah? Kekasih yang sangat 21:42 dekat khalil ya kekasih yang ya Allah 21:45 itu kita saja jangankan menjadi orang 21:47 yang dicintai ya misalnya gini 21:50 ada orang yang terkenal misalnya seorang 21:52 ulama sedang memberikan taujih misalnya 21:54 ya di sekumpulan banyak orang karena dia 21:57 cinta dengan kita disebutlah nama kita 21:59 misalnya aduh senangnya bahagianya gitu 22:01 ya apalagi 22:02 seorang 22:04 apalagi itu dari Allah subhanahu wa 22:05 taala ya ketika mencintai seorang hamba 22:08 karena hamba itu men mentaati 22:11 perintahnya itu luar biasa disebutlah 22:13 nama-namanya pada penduduk langit ketika 22:16 Allah sampaikan kepada Nabi Ibrahim 22:18 bahwa dia telah mencintai seorang hamba 22:20 maka Nabi ketika Allah sampaikan kepada 22:23 malaikat Jibril telah mencintai seorang 22:25 hamba kemudian malaikat Jibril 22:26 mengumumkan kepada penduduk langit ya 22:29 Allah telah mencintainya aku juga telah 22:31 mencintainya maka cintailah dia maka 22:33 bisa jadi terkenal di langit tidak 22:35 terkenal di bumi karena inilah pelajaran 22:40 yang melahirkan pengaruh hingga akhir 22:41 zaman ya dia menjadi abul anbiya yang 22:45 kita terus mendoa berdoa ya 22:47 menyebut-nyebut namanya ya 22:50 ketika kita dalam tasyahud akhir kan 22:52 selalu menyebut beliau kan Allahumma 22:54 sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad 22:57 kama shollaita ala Ibrahim wa ala ali 22:59 Ibrahim inilah cinta tanpa syarat yang 23:02 menjadi bahwa 23:05 cinta kepada Allah, ketaatan kepadanya 23:07 adalah di atas segala-galanya. Saat kita 23:09 diuji dalam keluarga kita atau pekerjaan 23:12 kita, tetap taat kepada Allah tanpa 23:14 syarat. 23:16 Ketika kita disuruh berkorban, ya bukan 23:18 hanya hewan, 23:19 tapi ego, gengsi, dan cinta dunia harus 23:23 kita korbankan. Kita meniru Ibrahim. 23:25 Ikhlas menyerahkan semua kepada Allah, 23:27 segala-galanya. Ya, inilah cinta Nabi 23:30 Ibrahim kepada Allah. Cinta yang 23:32 mengalahkan segala-galanya. Cinta yang 23:35 jujur, yang tunduk, penuh pengorbanan, 23:37 tidak berpikir-pikir lagi, tidak 23:39 berkhawatir lagi akan masa depan, tapi 23:42 ini adalah cinta sejati. Cinta yang 23:45 tulus, cinta yang tujuannya adalah 23:47 akhirat. Dengan akhirat kita akan 23:49 selamat. Allahumma ja'alna min ibadikal 23:52 ladzina yuhibbunaka wa wa yu'tsirunaka 23:55 ala kulli syai'. Semoga kita menjadi 23:57 hamba Allah yang mencintainya dan 23:59 mengutamakan Allah dari segala-galanya. 24:01 Wallahu a'lam bishawab. 24:03 Baik, alhamdulillah Ikhwan dan Akhwat 24:05 telah kita dengarkan pemaparan Ustadzah 24:07 mengenai 24:08 yang harus kita teladani dari Nabi 24:10 Ibrahim. Kami undang seperti biasa 24:12 Ikhwan dan Akhwat untuk menyampaikan 24:13 pertanyaannya di nomor WhatsApp kami 24:15 yang tidak berubah. Silakan, bisa juga 24:17 di YouTube Rasel dan nampaknya kita juga 24:20 live di TikTok. Betul ya, Ondy atau 24:22 Algi? Insya Allah dari platform-platform 24:25 yang tadi saya sebutkan di atas, Ikhwan 24:26 dan Akhwat dapat menyampaikan pertanyaan 24:28 nanti Ustadzah akan bahas. Tapi ini kita 24:30 ambil jeda dulu dan akan kembali setelah 24:33 nasyid berikut ini. 24:41 Ini kalau gini enggak apa-apa ya, Mbak? 24:44 Enggak apa-apa, Ustadzah. Ya, biarin ya. 24:46 Enggak gelap ya? Heeh. 24:48 Ini ada masalah nih, belum diinikan. 24:51 Apa? 25:00 Sudah masuk lagu enggak ya? 25:13 [musik] 25:22 Saat ini menyimak Fikih Wanita bersama 25:25 Ustadzah Herlini Amran dengan tema kita 25:27 yaitu tauladan cinta Nabi Ibrahim kepada 25:30 Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ikhwan dan 25:32 akhwat kami sudah membuka sesi tanya dan 25:34 jawab, namun eh izinkan kami langsung 25:37 masuk ke pertanyaan pertama. Betul 25:39 Ustadzah ya, langsung kita tanya 25:40 Ustadzah ya. Baik, eh hamba Allah 25:42 Ustadzah langsung ini saya bacakan di 25:44 08158733 25:47 sekian-sekian. Assalamualaikum 25:48 warahmatullahi wabarakatuh Ustadzah 25:50 Herlini Amran. 25:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 25:53 wabarakatuh. Ustadzah, saya ingin 25:55 mendapatkan pernyataan atau pendapat 25:59 Ustadzah. Istri saya bilang tahun ini 26:01 karena kita sudah setiap tahun 26:03 berkurban, 26:04 mari kita hanya membeli daging saja 26:07 kemudian kita langsung bagikan kepada 26:09 tetangga-tetangga atau kita antarkan 26:11 kepada mereka yang membutuhkan. Karena 26:13 kan setiap tahun juga sudah berkurban. 26:16 Apakah boleh seperti itu Ustadzah? 26:19 Dan karena katanya dulu halaman kami 26:21 bisa dipakai untuk menyembelih, sekarang 26:24 sudah tidak bisa lagi. Jadi khusus untuk 26:27 tahun ini kita langsung saja kasih 26:29 daging jadinya. Eh apakah boleh seperti 26:32 itu, apakah afdol atau kita tetap 26:36 berniat kurban lalu dagingnya sudah 26:39 jadi. Mohon bimbingannya. Terima kasih 26:41 Ustadzah. Dari Bapak hamba Allah. 26:44 Eh dari Bapak hamba Allah ya, ini kalau 26:47 secara logika gitu ya, bahwa ini kan 26:50 daging tinggal dibagikan. Ini kan kalau 26:54 kurban ini kan disembelih dulu, ya sama 26:56 aja kan hasilnya daging kan gitu ya. 26:58 Betul. Nah, ternyata kalau kita melihat 27:01 misalnya dalam hadis Nabi itu ya 27:04 disebutkan di situ ya, 27:06 misalnya ya 27:08 yauman nahri amalan illallah 27:11 min qatildam wa innahu la yaqti yaumal 27:14 qiyamah biquruni biquruniha wa adlatiha 27:18 wa sya'ariha itu ya. Jadi 27:21 tidak ada amalan yang dilakukan oleh 27:24 keturunan anak-anak Adam ini di hari 27:26 raya kurban yang lebih dicintai oleh 27:29 Allah azza wa jalla itu melebihi 27:32 mengalirkan darah, menyembelih 27:34 maksudnya. Jadi artinya memang sama-sama 27:37 bentuknya tuh daging, memang akan 27:40 diberikan kepada fakir miskin. Tapi 27:42 dalam hadis ini ada keistimewaannya 27:45 mengalirkan darah berarti kan kurban ya, 27:48 mengalirkan darah. Karena nanti pada 27:51 hari kiamat itu nanti akan datang dengan 27:53 tanduknya, kukunya, bulunya itu ya. Jadi 27:56 yang sampai kepada Allah itu sebelum 27:58 jatuh darahnya ke tanah itu 28:00 sudah sudah ketakwaan pahalanya sudah 28:03 sudah sampai. 28:04 Nah, jadi artinya di sini kalau kita 28:06 lihat ya bahwa eh 28:08 beda dong 28:10 membeli membeli daging saja itu kan 28:13 sedekah. 28:14 Nah, sedekah yang paling dicintai Allah 28:16 di hari kurban yaitu lah berkurban, 28:18 menyembelih. 28:20 Nah, saya rasa kalau 28:22 menyembelih itu ada itu ya, apa 28:24 barangkali ya filosofinya tuh di 28:26 antaranya mengingat bagaimana perjuangan 28:28 Nabi Ibrahim mengalahkan hawa nafsunya 28:30 itu ya dengan menyembelih Nabi Ismail. 28:32 Jadi ada makanya dianjurkan itu melihat 28:36 orang yang berkurban melihat itu kalau 28:38 memang memungkinkan ya, bahkan 28:41 yang berkurban tuh menyembelih sendiri. 28:44 Nah, jadi kalau dilihat itu bukan dari 28:46 sisi kan sama aja bukan itu nya tapi 28:49 latar belakangnya. Nah, kayaknya 28:51 misalnya gini 28:53 eee membantu sedekah kepada orang udah 28:57 deh tiap bulan dikasih aja deh ini apa 28:59 beras sekarung gitu ya, kasih tinggal 29:02 dia masak makan aja. Itu kan bagus 29:04 sedekah, tapi yang lebih utama lagi tuh 29:06 adalah memberikan kail. 29:09 Jadi bagaimana dia bisa berusaha, nah 29:11 begitu juga 29:12 walaupun tidak apple to apple ya 29:13 perbandingannya ya tapi kita lihat 29:16 semangat berkorban itu bukan hanya 29:19 memberikan daging saja, tapi lebih 29:22 kepada menyembelihnya 29:24 gitu ya. Udhiyah ya kurban itu kan 29:27 artinya hewan yang disembelih. Jadi ini 29:29 kan 29:29 eee tiap tahun ya kalaupun alasannya 29:32 rumah di depan rumah tidak bisa lagi kan 29:34 masih banyak tempat yang lain ya, yang 29:36 mungkin bahkan kalau perlu ya kalau 29:38 memang tidak ada lagi tempat untuk 29:40 menyembelih ya udah sembelihnya di sana 29:42 tuh nanti kurbannya dagingnya kasih deh 29:44 kepada orang-orang yang membutuhkan 29:46 seperti di saudara kita di Palestina di 29:48 mana-mana gitu ya yang memang 29:49 membutuhkan ya enggak harus juga di 29:51 tempat kita kalau memang di sini sudah 29:53 banyak dan kemudian eee sudah mampu 29:56 semua. Kita berikan kepada yang memang 29:58 membutuhkan begitu ya. Jadi walaupun 30:00 sama-sama sedekah atau sedekah tapi 30:03 nilainya berbeda. 30:05 Wallahualam bissawab. 30:06 Baik Bapak hamba Allah insya Allah sudah 30:09 dijelaskan dengan Ustadzah saya akan 30:10 beralih ke pertanyaan berikutnya ini 30:12 dari Ibu Rumi. Assalamualaikum 30:16 warahmatullahi wabarakatuh Mbak Olin dan 30:17 Ustadzah. Waalaikumsalam warahmatullahi 30:20 wabarakatuh Ibu Rumi. Ustadzah mungkin 30:22 ini sudah sering ditanyakan namun tolong 30:25 yakinkan saya kembali sehingga saya bisa 30:27 juga meyakinkan suami saya bahwa 30:29 Ustadzah kami masih banyak terlibat 30:31 hutang. Apakah kami tidak perlu 30:35 berkorban karena uang kalaupun ada lebih 30:38 seharusnya untuk 30:40 untuk membayar hutang karena sebenarnya 30:42 uang sih ada Ustazah, tapi alokasinya 30:45 untuk operasional kerja dan saya juga 30:48 buka warung, juga ada hutang-hutang yang 30:50 belum kami lunasi Ustazah, mohon 30:52 petunjuknya. 30:54 Iya. 30:55 Eh, mengenai hutang itu memang kewajiban 30:58 ya, tidak boleh kita menunda-nunda, 31:01 bahkan menjadi dzalim ya, kalau kita 31:03 punya hutang ada kemampuan untuk 31:04 membayar kita tidak bayar, bahkan jiwa 31:07 seorang mukmin itu tergantung dengan 31:08 hutangnya hingga dilunasi. Nah, sekarang 31:11 hutangnya jatuh tempo atau tidak? Gitu 31:13 kan? Kalau hutangnya jatuh tempo ya 31:15 bayar hutang dulu. Iya, karena ini 31:18 apalagi kalau yang haji aja 31:21 apa bayar hutang dulu, ya itu kalau 31:22 jatuh tempo, tapi kalau tidak jatuh 31:25 tempo tentu 31:27 kurban itu lebih utama. Karena ini 31:30 adalah kewajiban 31:32 setiap setiap tahun sekali. 31:35 Ya. Nah, sebenarnya manajemen berkurban 31:38 itu kalau kita memang memiliki niat 31:41 untuk melaksanakannya, itu sebenarnya 31:43 bisa 31:44 di apa ya? Diupayakan, di-manage ya, 31:46 misalnya setiap hari kita bisa nabung. 31:49 Coba kita bayangkan orang-orang yang 31:50 tidak mampu saja, karena keinginannya 31:53 untuk berkurban tuh dia tuh menyisihkan 31:56 penghasilannya yang tidak seberapa, 31:58 mungkin bagi orang lain itu dia buat 32:00 makan aja susah, tapi karena ingin 32:02 mendekatkan diri kepada Allah dengan 32:04 berkurban ini dia upayakan itu setiap 32:07 hari, bisa dihitung sendiri deh, kalau 32:09 harga kurban itu berapa, misalnya satu 32:11 ekornya, kemudian selama satu tahun 32:12 nabung, saya rasa semuanya juga bisa 32:14 insya Allah, bahkan sekarang anak-anak 32:16 juga kan anak-anak kita ya, dari 32:17 jajannya ditabung sampai setahun itu 32:20 bisa bisa berkurban. Nah, ini kembali 32:23 kepada kalau saya menjawabnya at takwa 32:25 hahuna, takwa itu ada di sini. Jadi, 32:28 ketika kita menjadikan Allah 32:29 segala-galanya, mudah-mudahan Allah 32:32 berikan jalan keluar yang terbaik, 32:34 karena kita ingin meraih cinta Allah. 32:36 Ketika cinta Allah telah kita raih, 32:38 mudah bagi Allah untuk membantu kita. 32:41 Ya, jadi semuanya kembali kepada kemauan 32:43 kita, niat kita, keikhlasan kita, 32:46 ketulusan kita. Allah hanya melihat dari 32:47 situ. Tapi kalau ada sedikit keraguan, 32:50 logika kita bermain logika 32:52 duniawi ya, nanti gimana kalau begini, 32:55 nanti gimana kalau begitu ya. Akhirnya 32:56 ya kembali kepada kita. Walaupun ada 32:59 sebagian ulama menyatakan ya hukumnya 33:02 tidak wajib hanya sunah muakkad muakkad. 33:05 Dia takut dikhawatirkan wajib, maka ada 33:07 yang tidak berkorban. Kembali kepada 33:10 At-taqwa hahuna. Ya, jadi sekali lagi 33:12 jika hutangnya 33:14 sudah jatuh tempo, maka bayarlah hutang. 33:17 Tapi ketika tidak, masih ada 33:19 kelonggaran-kelonggaran 33:21 dan uang itu sebenarnya cukup, maka 33:23 berkorbanlah. Mudah-mudahan Allah 33:24 memberikan rezekinya dari sisi yang 33:27 tidak terduga untuk keperluan-keperluan 33:29 yang lainnya. Insyaallah. Insyaallah. 33:32 Baik, eh Ibu Rumi, mudah-mudahan Ibu 33:34 sudah tenang ya dengan jawaban yang 33:36 disampaikan oleh Ustazah. Ke pertanyaan 33:38 berikutnya Ustazah, ini hamba Allah. 33:40 Assalamualaikum warahmatullahi 33:41 wabarakatuh Ustazah. Waalaikumsalam. 33:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 33:44 wabarakatuh. Ustazah, kan disunahkan 33:47 bahwa hewan yang dikurbankan atas nama 33:50 misalnya anak kami yang di atasnamakan 33:53 melihat proses penyembelihan. Namun anak 33:57 kami yang usianya masih 7 tahun takut 34:00 sekali melihat proses tersebut. Istri 34:02 saya melarang saya untuk memaksanya 34:04 karena nanti takut traumatis Ustazah. 34:07 Apakah benar untuk memperlihatkan proses 34:11 pemotongan ada batasan-batasan umur 34:13 tertentu Ustazah? 34:15 Iya. 34:17 Ini memang menarik ya, eh 34:20 tentang pemotongan ini nih ada beberapa 34:22 kejadian Mbak. Masyaallah ini kejadian 34:25 menyedihkan sekali ya. 34:27 Tapi karena mungkin karena tidak 34:28 dibatasi atau mungkin karena masih kecil 34:31 ya. Jadi tidak tahu mana yang benar, 34:34 mana yang baik, mana yang buruk, belum 34:36 mumayyiz lah ya. Itu anak itu akhirnya 34:39 kakak dan adiknya itu melihat proses 34:41 pemotongan, tapi karena memang masih 34:43 kecil belum ada akalnya ya akhir ya. 34:46 Ketika ibunya sibuk dengan adiknya yang 34:48 paling kecil tuh anak berdua tuh lagi 34:49 main-mainin pisau-pisau ini ya, 34:52 pisau yang tajam ya. Jadi ingin 34:54 mengikuti, ini ceritanya lagi lagi 34:57 kurban gitu ya. 34:58 Kakak nyembelih, beneran menyembelih 35:00 adiknya ya Allah, 35:02 darah-darah ya. Jadi 35:04 memang 35:05 tidak ada 35:07 larangan khusus yang melarang anak-anak 35:09 untuk menyaksikan penyembelihan hewan 35:12 kurban ya, karena ini kan dilihat dari 35:15 sisi 35:16 pendidikan ya tarbiyah ya. Jadi kalau 35:18 untuk anak-anak yang sudah akil atau 35:22 mumayyiz itu bisa jadi untuk 35:23 pembelajaran inilah bagian dari syariat. 35:25 Ya, jadi kalau bagi yang belum memahami 35:28 itu memang sebaiknya memang tidak 35:29 melihat langsung ya, khawatir mereka 35:31 tidak bisa mencernanya kayak tadi itu 35:33 ya, dianggap itu main-main. Jadi ya 35:37 apa tentu saja kita tidak menginginkan 35:39 hal yang seperti itu. Maka untuk melihat 35:42 langsung ibadah dan syiar Islam ini 35:44 tentu kita melihat faktor kesiapan 35:47 mental anak kita. Jadi tidak semua 35:51 harus melihat itu kalau dia enggak punya 35:54 apa namanya enggak punya filter ya 35:56 karena belum akil nanti semuanya mau 35:58 dikurbanin sama dia. 36:00 Ini kurban jadi main-main kan bukan 36:01 begitu ya. Untuk ibadah salat saja itu 36:04 kan kewajiban 10 tahun ya. Itu ibadah 36:06 salat yang wajib sehari 5 kali. Ini 36:08 kurban ini kan setahun sekali. Nah jadi 36:11 bisa jadi apa pertimbangan dari 36:15 istri ya. Bisa jadi karena ibulah yang 36:18 lebih tahu kondisi mental anak-anak. Ya, 36:20 paling tidak untuk anak-anak tuh 36:21 ceritakan saja kisahnya bagaimana kisah 36:24 Nabi Ibrahim alaihissalam dan 36:26 keluarganya. Tapi prosesnya itu 36:29 ya paling tidak mungkin balik kali ya. 36:31 Eh, ini kan kaitannya dengan eh syariat 36:34 ya. Jadi, ini anak-anak yang yang 36:37 biasanya sudah punya persiapan mental 36:39 itu boleh ya diberikan penjelasan bahwa 36:42 ini adalah bagian dari eh sunah. Buk 36:46 jangan sampai terjadi trauma ya karena 36:49 dipaksakan. Anak kecil yang dipaksakan 36:51 untuk melihat sesuatu yang membuatnya 36:54 itu menjadi trauma ya karena darah yang 36:56 mengalir itu itu tidak baik ya. Makanya 36:59 ada pendampingan orang tua. Jadi, orang 37:00 tua mendampingi ya. Dampingi, kemudian 37:03 pahami ya. Eh, jangan dibiarkan anak itu 37:07 melihat hewan itu sendiri atau bersama 37:10 teman-temannya. Bahkan nanti khawatirnya 37:12 mentalnya jadi mental mental apa ya yang 37:15 kayaknya enggak ada rasa kasihan, 37:16 gampang gampang bikin orang jadi jatuhin 37:18 ada yang berdarah biarin gitu ya. Tapi 37:21 eh memang ini 37:23 perlu didampingin. Ya, kalau kita lihat 37:26 misalnya bagaimana eh para ulama salafus 37:30 saleh dulu itu ketika eh orang tuanya 37:33 menyembelih memang anaknya 37:35 diikutsertakan tapi anak yang sudah siap 37:37 secara mental. Sehingga menumbuhkan 37:40 pemahaman tentang ibadah sejak dini. Ya, 37:43 jadi yang penting dilihat dulu deh 37:44 mental anak. Jangan sampai semua anak 37:47 diajak, tidak dilihat dulu ya 37:48 kesiapannya. Dampingi ya. 37:51 Dan tentu saja eh ini 37:54 jangan sampai dibiarkan eh liar ya bebas 37:57 tapi harus ada yang menjelaskannya. 38:00 Jadi, ini momen-momen pendidikan tauhid 38:01 dan ibadah sebenarnya ini. Jadi, ini 38:03 kesempatan terbesar untuk menjelaskan 38:05 bagaimana eh Nabi Ibrahim itu mencintai 38:08 Allah melebihi segala-galanya. Itu itu 38:11 ceritakan. Jadi, jangan hanya kurbannya 38:12 aja. Habis ini kurban dipotong sudah, 38:15 tidak. Jelaskanlah bagaimana kehidupan 38:18 Nabi Ibrahim alaihissalam dengan 38:20 keluarganya. Bagaimana sikap Nabi Ismail 38:23 ketika eh mendapatkan perintah 38:26 disembelih, dia tunduk kepada ayahnya, 38:28 dia mengatakan dengan kalimat-kalimat 38:30 yang baik. Jadi yang ini nih yang ini 38:32 yang perlu dibahas ya. Jadi bukan hanya 38:34 proses kurbannya saja, tapi kenapa ada 38:36 apa dan latar belakangnya, itu yang 38:38 perlu dijelaskan kepada anak-anak kita. 38:40 Wallahualam bissawab. 38:42 Ya, baik. Eh, bahkan beberapa ada 38:45 anak-anak yang kemudian jadi traumatis 38:47 enggak mau makan daging saja karena 38:48 pernah melihat eh proses penyembelihan. 38:51 Nah, itu dia. Jadi enggak bagus juga ya 38:54 buat perkembangan jiwa anak-anak ya. 38:56 Betul. 38:57 Baik, eh 38:59 ini dari Ibu Yanti di Tanjung Priok 39:01 menyampaikan pertanyaan. Assalamualaikum 39:02 warahmatullahi wabarakatuh, Ustazah. 39:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:06 wabarakatuh. 39:08 Eh, di tempat saya tinggal mau berkurban 39:11 sapi dengan jumlah 7 orang dan salah 39:13 satu pesertanya karyawan bank swasta. 39:16 Oke, apakah ini termasuk 39:18 mencampuradukkan antara yang hak dan 39:20 batil eh karena dia bekerja di bank 39:23 swasta, bank konvensional mungkin 39:24 maksudnya itu Ustazah. 39:26 Jazakillah khair, boleh apa tidak gitu 39:27 maksudnya Ustazah. 39:29 [tertawa] 39:30 Lebih ke sumber penghasilan. Iya, iya. 39:32 Jadi eh begini, 39:34 memang untuk saat ini kita tidak mungkin 39:39 eh memisah-misahkan 39:42 antara penghasilan yang sepertinya itu 39:47 eh penghasilan yang dari riba dan segala 39:50 macamnya ya. Jadi memang ini 39:51 permasalahan eh kerja di bank 39:54 konvensional sendiri itu kan juga sudah 39:57 jelas ya statusnya seperti apa eh bahkan 40:00 penghasilannya. Nah, untuk memintanya 40:05 supaya tidak ikut-ikutan kurban rasanya 40:08 juga tidak baik ya. 40:09 ya kayak gitu. Masyaallah. 40:12 Padahal bisa jadi penghasilan kita 40:14 sendiri juga belum tentu juga 40:17 semuanya halal ya. 40:19 Bahkan eee 40:21 saya pernah membaca pandangan Dokter 40:23 Yusuf Qardhawi ya terhadap eee umat 40:25 Islam yang masih bekerja di bank 40:27 konvensional, beliau mengatakan memang 40:30 idealnya tuh eee penghasilannya halal, 40:33 tapi kan untuk saat ini tidak semudah 40:35 itu. Maka untuk sementara di sana 40:39 sampai mendapatkan yang halal itu masih 40:41 dibolehkan ya dengan syarat tadi yang 40:43 memperbanyak infak sedekah, ya kan kalau 40:46 misalnya seluruh karyawan bank 40:48 konvensional eee resign misalnya. 40:51 Waduh itu banyak keluarga yang yang 40:53 terlantar gitu ya yang memang 40:55 penghasilannya dari kepala rumah tangga 40:57 nanti siapa yang akan eee mengatasinya 41:00 gitu kan muncul lagi permasalahan baru. 41:02 Nah jadi untuk hal-hal yang seperti ini 41:06 eee kita berharap ya semoga Allah 41:08 menerima ibadah kurban kita. Adapun yang 41:11 bersangkutan itu urusan dia dengan 41:13 Allah. Ya. Lagi pula eee untuk kurban 41:17 kita 41:18 itu kan sepertiga yang boleh kita makan 41:21 ya. 41:22 Ya itu kalau itu yang punya kita loh. 41:24 Jadi yang kita makan itu adalah bagian 41:26 kita sepertiga, sepertiga lagi 41:28 dihadiahkan kepada orang dan sepertiga 41:29 lagi untuk fakir miskin. Kita enggak 41:31 mungkin makan kurban orang itu. 41:33 Ya. Jadi sekali lagi eee urusan 41:37 permasalahan penghasilan seseorang 41:40 serahkan aja pada Allah. 41:42 Kalau kita mau ideal Ibu, ini Ibu apa 41:44 Bapak? Ya. Udah beli kambing sendiri aja 41:46 deh. 41:47 Biar enggak sapi gitu ya. 41:49 Jadi kan itu lebih pasti. 41:51 Oh Wati ya Mbak Wati ya? Yanti Yanti. Oh 41:53 Yanti Mbak Yanti. He em. Jadi kalau Mbak 41:55 Yanti mau aman terhindar dari 41:58 keragu-raguan, kambing aja Mbak. He em, 42:01 satu berarti. 42:01 itu satu cukup jadi udah ya. Tapi kita 42:05 sebaiknya eee kekhawatiran ini tidak di 42:09 apa ya di 42:12 apa namanya diajak-ajak yang lain gitu 42:14 ya. Ih, jangan mau tuh orang itu. Jadi 42:16 artinya nanti 42:17 Jangan diungkap gitu, Ustaz. Eh, jangan 42:18 diungkapkan ya. Artinya kan ini 42:21 lagi pula kalau panitia itu kan 42:23 menawarkan satu ekor sapi, siapa nih 42:26 yang mau barengan tujuh gitu kan. Eh, 42:28 ternyata kan kita enggak bisa 42:29 meng-menghalangi orang untuk berbuat 42:31 baik, berkurban. Jadi penghasilan orang 42:35 tersebut kembalikan kepada dia dan eh 42:37 tanggung jawab dia di hadapan Allah. 42:39 Mudah-mudahan dia bisa mendapatkan yang 42:41 halal. Artinya yang masih bekerja di 42:43 tempat konvensional itu ya mudah-mudahan 42:45 adalah sumber halalnya. Kan tidak 42:47 semuanya riba ya. Itu yang bunga-bunga 42:49 dia minta yang halalnya sesuai dengan 42:50 pekerjaannya. Begitu ya. Jadi kembali 42:53 kepada masalah kurban ya mudah-mudahan 42:56 Allah terima kurban semuanya. Kalaupun 42:59 yang ya Mbak Wati eh berkurban dengan eh 43:03 apa namanya be- satu orang satu de- dari 43:06 sapi itu ya kalaupun dapat bagiannya 43:08 mudah-mudahan itu bagian yang punya 43:09 milik eh Mbak Wati sendiri ya cuma 43:11 sepertiga ya. Apalagi kalau tidak di eh 43:15 bagikan ya. Jadi mudah-mudahan Allah 43:17 terima. Kembalikan semuanya kepada Allah 43:19 karena untuk tinggal di Indonesia dengan 43:21 hidup bersih dari segala macam eh 43:24 debu-debu riba itu tentu tidak mudah. 43:27 Apalagi jalan semua itu kan dari 43:31 uang-uang semua itu ya. Uang-uang eh 43:34 istilahnya itu debu-debu riba. Makanya 43:36 kita yakinkan penghasilan kita, sumber 43:38 penghasilan kita sendiri yang kita 43:40 yakinkan itu halal. Adapun sumber 43:42 penghasilan orang lain itu serahkan pada 43:44 Allah. Ya. Contoh lagi misalnya nih ya 43:46 kalau kita bisa eh 43:48 contohkan eh analogikan yang lain. 43:50 Misalnya pedagang makanan. 43:52 Ya, misalnya warung-warung nasi, 43:55 warung-warung warteg atau restoran atau 43:57 masakan Padang misalnya. Eh, ada yang 44:00 beli itu adalah pelacur misalnya kah, 44:02 misalnya ya. Sumber hasil kehidupannya 44:05 tuh dari hasil menjual dirinya. 44:08 Nah, terus 44:09 bagaimana? 44:10 Tahu kita profesi dia, terus dia belanja 44:12 sama kita, mau diapain? Mau disuruh 44:15 enggak boleh kan enggak mungkin juga ya. 44:17 Nah, ini nih hal-hal seperti ini ee 44:20 barangkali 44:21 ketika kita membahas ayat ya, lana 44:24 a'maluna walakum a'malukum itu ya. Bagi 44:26 kami amalan kami, bagi Anda amalan Anda 44:29 ya. Yang penting kitanya 44:32 apa yang kita konsumsi, apa yang kita 44:34 cari apa yang kita dapatkan, apa yang 44:36 kita di- distribusikan semuanya halal. 44:39 Adapun ee saudara-saudara kita yang lain 44:41 kita doakan. Mudah-mudahan Allah 44:43 memberikan kehalalan terhadap hartanya, 44:44 insyaallah. Insyaallah. 44:46 Insyaallah, baik. Bu Yanti, sudah jelas 44:49 ya, insyaallah tidak ragu lagi. Baik, 44:51 ini kemudian kita ke Abi Nizar. 44:53 Assalamualaikum warahmatullahi 44:54 wabarakatuh, Ustazah. 44:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:57 wabarakatuh. 44:58 Ustazah, kalau berkurban atas nama satu 45:01 orang di tempat yang berbeda-beda, 45:03 berbeda-beda, bolehkah Ustazah? 45:06 Ee jadi artinya 45:08 banyak banyak banyak ini ya banyak 45:11 tempat tapi atas nama dia aja. Iya. 45:14 Kalau kita melihat ee Rasulullah kurban 45:17 itu pernah 60 ekor gitu ya. Jadi ada dua 45:22 ekor juga hadi hadi apa 45:25 min Muhammad wa min ali Muhammad wa wa 45:28 wa ali wa ali Muhammad ya wa wa umat 45:31 Muhammad ya. Artinya Rasul itu pernah 45:33 menyembelih sampai 60 ekor ya, ada yang 45:36 mengatakan 100 ya, pernah juga dua. 45:38 Karena kurban itu kan disyariatkan tahun 45:41 kedua hijrah. 45:42 Jadi hampir setiap tahun itu Rasulullah 45:44 itu ee berkurban. 45:46 Dan Rasulullah wafat itu kan tahun 11 45:48 hijrah. Jadi setiap tahun itu Rasul 45:50 berkurban. Nah, kurban Rasul itu ya 45:52 tidak tidak tidak satu, ya kadang dua, 45:55 ya pernah menyembelih sampai 60 ekor. 45:57 Artinya ketika kita mampu untuk 46:00 berkurban, ya kurban aja. Tapi, boleh 46:03 enggak di berbagai tempat? Ya, 46:04 boleh-boleh saja. Itu kan amal saleh. 46:06 Apalagi kalau diberi kesempatan, 46:09 misalnya untuk belajar kurban untuk 46:11 kepada anak kita, misalnya ya. Punya 46:13 anak tiga atau lima. Nah, karena kita 46:15 mampu, ya sudah mereka belajar kurban 46:17 dari dana kita. Nih, kamu kurban atas 46:19 namamu. Atau seluruh keluarga kita, kita 46:21 atas kita namai. Kita dapat pahala eh 46:24 sedekah ya atau infak dari harta kita 46:26 dan anak kita dapat pahala kurban. 46:29 Walaupun ada pandangan para ulama, 46:30 cukuplah satu kambing untuk satu ekor 46:33 untuk satu keluarga. Ya, kalau 46:34 keluarganya mampu, jangankan satu ekor, 46:37 mungkin limusin itu juga dia sanggup 46:39 gitu berapa ton beratnya. Kan itu enggak 46:41 ada masalah. Intinya adalah kurban yang 46:44 kita lakukan ini hanya karena mencari 46:47 rida Allah. Seberapa pun kemampuan kita, 46:50 yang terbaik itulah yang teristimewa. 46:52 Artinya, ketika kita mampu, maka 46:55 berkurbanlah dengan eh hewan kurban yang 46:57 baik, yang bagus, yang mahal gitu ya. 47:01 Nah, itu kan itu kan tergantung 47:02 kemampuan kita. Jadi, 47:04 kalau satu untuk semua, itu harga 47:07 standar atau gimana gitu ya? Atau harga 47:09 spesial ya? Kalau saya sih eh tergantung 47:12 ya eh yang membutuhkan. Tapi, kalau saya 47:15 lebih mengambil pandangan ya, kalau 47:17 mampu satu tapi harganya istimewa, ya 47:21 artinya kan itu di di 47:24 apa kurban kita itu adalah kurban yang 47:27 yang bagus, yang ya kalau harga bagus 47:30 pasti mutunya juga bagus, harganya juga 47:32 bagus ya. Itu sesuai dengan 47:33 kemampuannya, keikhlasan, ketulusan gitu 47:36 kan itu. Jadi, silakan saja eh berkurban 47:39 dengan di berbagai tempat dengan nama 47:41 yang sama. Itu karena ini kan eh sunah 47:44 muakkadah ya dan bagus juga kalau 47:46 diajarkan, dilatih keluarga kita. 47:49 Wallahualam bisawab. Yang penting 47:51 sebenarnya Allah hanya nerima keikhlasan 47:53 dan ketakwaan kita. Jadi, bukan eh 47:56 hewannya, bukan harta-nya ya, bukan 47:59 bentuk-nya tapi keikhlasan dan ketakwaan 48:01 kita itulah yang sampai di hadapan 48:03 Allah. 48:05 Baik, kita beralih dari pertanyaan Abi 48:08 Nizar ke hamba Allah ini Ustazah. 48:10 Assalamualaikum warahmatullahi 48:12 wabarakatuh Ustazah. Waalaikumsalam 48:14 warahmatullahi wabarakatuh. Saya seorang 48:16 ibu Ustazah, apabila mendengarkan kisah 48:19 tauladan yang perihal berkurban ini, 48:22 menurut saya bukan hanya yang harus 48:24 diteladani Nabi Ibrahim alaihissalam 48:26 saja, namun juga putranya yaitu Nabi 48:29 Ismail alaihissalam. Betapa anak ini 48:32 sholeh, penurut dan bertawakal kepada 48:35 Allah juga 48:37 sami'na wa ato'na terhadap orang tuanya 48:39 dalam hal ini ayahnya. Saya ya Ustazah, 48:42 jadi curhat ini ya. Saya Ustazah ketika 48:44 berpikir hal tersebut sedih sekali. Saat 48:48 ini anak kami entah kemana karena 48:50 kemarin saya baru saja memarahi dia 48:53 karena kesalahan yang menurut saya 48:55 fatal. Bagaimana ya Ustazah memanjatkan 48:57 doa atau adakah doa-doa yang dipanjatkan 49:01 oleh nabi-nabi kita terutama Nabi 49:04 Ibrahim agar bisa memiliki anak sesoleh 49:07 Nabi Ismail. Masyaallah Ibu. Masyaallah. 49:11 Sesoleh Nabi Ismail ya karena bapaknya 49:14 Nabi Ibrahim. 49:14 Iya, 49:15 [tertawa] 49:15 masyaallah. Ya itu dia jawabannya. 49:18 Jadi Masyaallah. semua orang tua pasti 49:21 mengharapkan dan menginginkan, 49:23 mendambakan memiliki anak yang sholeh 49:27 sholihat ya. Ketaatannya, kepatuhan yang 49:30 luar biasa kepada 49:32 orang tuanya, keimanannya, kesabarannya, 49:35 itu tidak ada yang tidak 49:36 menginginkannya. Pasti semua orang tua 49:39 mengharapkan anak yang sholeh 49:42 sholihat ya sebagaimana Nabi Ismail 49:44 alaihissalam. Namun yang perlu kita 49:46 evaluasi, kita sebagai orang tua adalah 49:50 sudahkah kita menjadi seperti sosok Nabi 49:54 Ibrahim alaihissalam? Karena anak yang 49:57 saleh itu berawal dari orang tua yang 50:00 saleh. Maka dimulai dari orang tua. 50:03 Ketaatan anak kepada orang tua itu 50:05 tergantung ketaatan orang tua kepada 50:08 Allah dan bagaimana dia mengarahkan, 50:10 membimbing anaknya untuk untuk juga taat 50:12 kepada dirinya. 50:13 Jadi di sini memang ee pertama-tama 50:16 kalau kita lihat tadi doa ya. 50:18 Nabi Ibrahim berdoa, "Ya Rabbi habli 50:21 minasholihin." Jadi memang persiapannya 50:24 itu dari awal adalah doa. Makanya kalau 50:26 kita 50:27 apa 50:28 ee ngurut penurut apa 50:30 menginikan meng apa ya memulai gitu ya 50:32 dari awal itu anak saleh itu tiba-tiba 50:35 enggak ada dapat anak saleh enggak, itu 50:36 butuh proses yang panjang. Prosesnya 50:39 misalnya tadi ya, pertama dimulai dengan 50:41 doa. Jadi kalau kita menikah itu bukan 50:44 mencari suami untuk kita tapi mencari 50:48 ayah untuk anak kita. Atau seperti 50:50 sebagai seorang laki-laki bukan cari 50:52 istri tapi cari ibu untuk anak kita. 50:54 Jadi kesalehan itu memang dimulai dari 50:57 sebelum menikah ya kan. Kita lihat saja 50:59 Nabi Ibrahim. 51:01 Beliau itu kan walaupun orang tuanya 51:03 kayak gitu gitu ya. 51:05 Ee musyrik tapi beliau itu tidak tidak 51:08 menunjukkan kemusyrikan. Beliau itu taat 51:10 banget. Jadi ketaatan itu dimulai dari 51:12 dirinya. Nah sekarang kita evaluasi saja 51:15 Ibu ya. 51:16 Apakah dulu kita juga 51:18 bagaimana sikap kita kepada orang tua 51:19 kita dulu? 51:20 Karena kan dalam ee riwayat disebutkan 51:22 ya jika kamu ingin anakmu berbakti 51:24 kepadamu maka berbakti lah kamu kepada 51:26 orang tuamu. Insyaallah. Gitu ya. Jadi 51:28 itu dimulai dari situ dulu ya. Ee 51:30 bagaimana orang tuanya. Kemudian juga 51:34 ketika kita ingin menyolehkan anak, 51:36 solehkan diri kita dulu. 51:38 Ya kita jujur, menepati janji, berkata 51:41 yang baik. Bagaimana kita bisa 51:43 mendapatkan anak yang santun kalau anak 51:46 itu setiap harinya tidak pernah 51:47 mendengarkan kata yang san, kata yang 51:49 santun dari orang tua. 51:51 Kan kita suka gitu tuh ya. Yang sabar 51:54 dong sama adiknya, marah-marah mulu 51:56 kakak ah 51:57 lah tapi ketika orang tuanya marah-marah 51:58 kayak begitu ya, jadi anaknya bingung 52:01 loh, bagaimana bentuk sabar yang bisa 52:03 ya. 52:03 Ya kan kayak gitu ya, apa namanya ibu, 52:06 ibu atau ayah kadang-kadang emosi gitu 52:08 ya sama anaknya gitu ya. Eh tapi anaknya 52:10 ketika sesama anak berantem gitu ya 52:13 kakak adik. Yang sabar sama kakak sama 52:15 adik, adik memang begitu atau 52:16 sebaliknya. Bingung kan anaknya lah 52:19 orang tuanya aja enggak sabar sama dia 52:21 suka marah-marah bentak-bentak. Ya jadi 52:23 apapun yang dilakukan anak kakak kepada 52:26 adik itu adalah seperti cerminan orang 52:27 tua kepada, kepada anaknya itu. Nah 52:30 sekarang 52:31 ya, ya jadi ini memang evaluasi buat 52:33 kita sebagai orang tua ya. Anak itu 52:35 tidak tiba-tiba mulus begitu. Jangankan 52:37 anak yang sudah di, mendapatkan 52:39 keteladanan yang baik dari orang tua ya. 52:42 Itu kan hidayah ya, Nabi Nuh 52:45 alaihissalam sendiri yang sudah menjadi 52:47 nabi, itu Allah uji dengan anak yang 52:50 tidak beriman. 52:51 Nah apalagi yang sudah beriman, sudah 52:53 memberikan contoh yang baik kok anak 52:55 kayak begini ya bisa juga terjadi. 52:56 Kenapa bisa jadi karena lingkungan. 52:58 Misalnya ibu eh sudah mendidik anak 53:01 dengan baik dengan suami ya. Sudah baik 53:04 didikannya, pola asuhnya sudah eh 53:07 mencontohkan kesalehan, keteladanan. 53:10 Tapi ketika dia ditempatkan di 53:12 lingkungan yang tidak baik, sekolahnya 53:14 sekolah yang banyak pergaulan tidak 53:15 benar, itu akan terpengaruh. Karena anak 53:19 ini kan yang mempengaruhi dalam proses 53:22 pendidikannya itu enggak hanya 53:23 lingkungan keluarga saja, tapi juga eh 53:26 masyarakat ya, sekolahnya, teman 53:28 dekatnya itu juga mempengaruhi termasuk 53:30 makanan. Jadi banyak faktor yang 53:32 menyebabkan anak kita itu eh untuk bisa 53:35 menjadi saleh itu banyak faktor. Ya 53:37 okelah orang tua sudah baik, teladan 53:40 baiklah memberikan contoh yang 53:41 subhanallah. Tapi makanannya makanan 53:43 yang syubhat. 53:45 Ya, okelah makanannya tuh halal di 53:47 rumah. Tapi ketika dia di luar rumah 53:49 enggak halal gimana? 53:51 Jajanan yang diberikan oleh orang tuanya 53:53 halal dari penghasilan ayahnya yang 53:55 halal. Eh, dibelinya makanan yang tidak 53:57 halal. Apalagi sekarang ini ya, mencari 53:59 halalnya susah. Nah, itu kan berpengaruh 54:01 kepada pribadi dan karakter serta akhlak 54:04 anak tersebut. Makanya 54:06 kita hanya bisa Ibu ya, apalagi anaknya 54:08 sudah gede gitu ya. Ketika kita 54:10 evaluasi, evaluasi dengan beristigfar 54:12 kepada Allah mohon ampun. Mungkin ada 54:15 kekeliruan kita dalam mendidik mereka. 54:17 Mungkin ada salah kita gitu ya, namanya 54:20 juga parenting itu kan didapat itu pada 54:22 zaman-zaman sekarang. Dulunya kan enggak 54:24 ya, belum digali lebih dalam. Nah, kita 54:26 beristigfar kepada Allah. Kemudian 54:27 doakan anak kita. Ya, kalau perlu nanti 54:30 ditanyalah anaknya itu kenapa sampai apa 54:33 ya. Tadi disebutkan kesalahan fakta, 54:34 kesalahan apa kan kita enggak tahu ya. 54:37 Nah, jadi maaf itu memang berat. Tapi 54:40 memang 54:41 pintu maaf itu harus diberikan kepada 54:42 anak. Se apapun anak kita, ridhoi anak. 54:47 Ya Allah, aku ridho dengan. Supaya apa? 54:49 Supaya anak itu juga lebih mudah 54:50 mendapatkan hidayah dari Allah. 54:52 Kalau anak itu tidak diridhoi oleh orang 54:55 tua yang ada hanya kalimat cerca, maki, 54:58 dendam, sakit hati, sumpah serapah, ya 55:01 jadilah seperti itu. Karena lisan ini 55:03 bahaya loh. Apalagi lisan yang 55:05 dikeluarkan dari orang tua. Karena 55:07 ucapan orang tua itu seperti doa buat 55:10 anaknya. 55:11 Ya, ini perkataan. Makanya kita lihat 55:13 ini hati-hati dengan perkataan. Ya, ada 55:15 dalam Alquran kan dijelaskan oleh Allah. 55:17 Setiap 55:21 ucapan itu dicatat oleh malaikat. Nah, 55:23 apalagi ucapan-ucapan yang tidak baik. 55:25 Kamu nih, eh gitu ya. Langsung 55:27 men-judge, menghakimi. Itu nanti 55:30 ditulis. 55:31 Ya, itu kita enggak tahu tuh apakah 55:32 nanti Allah kabulkan jadilah dia seperti 55:34 itu. Kemudian setelah sekian lama kita 55:36 bersadar, kita berdoa, "Ya Allah, ampuni 55:38 aku, jadikan anakku anak yang saleh." 55:40 Apakah nanti langsung jadi saleh? Kita 55:42 juga enggak tahu, butuh proses waktu. 55:43 Intinya adalah 55:45 dimulai dari kita sebenarnya Ibu ya. 55:48 Pola asuh, makanan. Kalau sudah merasa, 55:51 "Enggak baik kok, saya tidak pernah 55:53 mengajarkan anak yang tidak baik." Ya, 55:54 bisa jadi antara suami dan istri. 55:57 Bisa jadi ibunya baik dalam pendidikan 56:00 pola asuh, bapaknya belum tentu. Atau 56:02 barangkali yang dipertontonkan setiap 56:04 hari pertengkaran pertengkaran dengan 56:05 suami istri. Ya, bapaknya merendahkan 56:08 istrinya, istrinya tidak eh menghormati 56:11 bapaknya. Kan itu yang anak melihat 56:13 sehari-hari. Jadi, anak itu jadi 56:15 berontak. Apalagi dualisme pendidikan 56:17 dalam rumah tangga itu bahaya banget. 56:19 Nah, apabila semua tidak ada ya Ibu ya 56:21 dalam keluarga Ibu semuanya baik-baik 56:22 saja, bisa jadi ini adalah ujian dan 56:25 cobaan ya, pengaruh dari lingkungan. 56:27 Anak itu kalau sudah terbawa dengan 56:29 syahwatnya, syahwatnya itu adalah 56:31 segala-galanya, ilahnya itu adalah 56:33 syahwatnya. Itu memang untuk diberikan 56:36 petunjuk kepada jalan benar itu memang 56:38 sulit. Maka, satu-satunya adalah doa. 56:40 Doakan terus anak Ibu, anak kita semua. 56:43 Jangan pernah lelah untuk berdoa. 56:45 Insyaallah kita yakin Allah mengabulkan 56:47 doa kita. Kalaupun bukan sekarang, suatu 56:49 saat nanti insyaallah anak kita akan 56:51 kembali kepada kita insyaallah. Doakan 56:53 terus ya Ibu ya. 56:55 Masyaallah. Baik, masyaallah tadi sudah 56:57 di tenangkan oleh Ustazah. Mudah-mudahan 57:00 Ibu-ibu, orang tua yang mendengarkan 57:02 pada siang hari ini Allah berkahi 57:04 anak-anak yang saleh dan salehah seperti 57:07 kita meneladani dan mengagumi kesalehan 57:09 Nabi Ismail alaihissalam. Ustazah, 57:12 nampaknya tadi pertanyaan merupakan 57:14 pertanyaan penutup. Kiranya kesimpulan 57:16 kita Ustazah. 57:17 Pendengar yang dirahmati Allah, 57:20 keteladanan Nabi Ibrahim atas cinta 57:22 kepada Allah itu adalah motivasi buat 57:25 kita. Bagaimana mencintai Allah itu 57:28 dapat mengalahkan segala-galanya. 57:31 Cinta yang penuh dengan kejujuran, 57:33 tunduk dan penuh pengorbanan. 57:35 Ini adalah cinta kepada Allah yang kita 57:38 lakukan ikhlas hanya karenanya dan cinta 57:41 kepada Allah itu adalah di atas 57:42 segala-galanya. Kita akan berani memilih 57:45 kebenaran. Kita akan 57:47 sanggup menghadapi semua ujian cobaan, 57:50 tetap taat kepada Allah tanpa syarat. 57:52 Kita ikhlas menyerahkan semuanya kepada 57:54 Allah. Selagi Allah ridho kepada kita, 57:56 kita akan siap menghadapi apapun ujian 57:58 cobaan yang menimpa kita. Semoga Allah 58:00 menanamkan cinta kita kepada Allah. 58:03 Allahuma inna nas aluka hubbaka wa hubba 58:05 may yuhibbuka wa hubba kullu amalin 58:08 yuqarribuna ila hubbik. Allahuma imla 58:11 qulubana bihubbik. Semoga kita dapat 58:13 mencintai Allah dengan sebenar-benarnya, 58:16 mencintai 58:17 hamba-hamba Allah yang mencintainya dan 58:19 mencintai amalan yang dapat mendekatkan 58:21 diri kita kepada cinta Allah sehingga 58:23 hati kita penuh dengan cintanya. Semoga 58:26 Allah hadirkan cinta kita kepada Allah 58:27 melebihi segala-galanya. Aku lupa di 58:30 hadapan Allah wa barakatuh. 58:31 Assalamualaikum warahmatullahi 58:33 wabarakatuh. Waalaikumsalam 58:35 warahmatullahi wabarakatuh. Jazakillah 58:38 khair katsiran kita haturkan kepada guru 58:40 kita, Ustadzah Heleni Amran atas 58:42 ilmunya, atas waktunya. Insya Allah hari 58:44 ini bermanfaat untuk meningkatkan 58:47 keimanan dan pengetahuan kita. Baik, 58:49 yang bertugas pada hari ini saya 58:50 Caroline didampingi Algi juga Ondy. Kami 58:53 akan undur diri. Mohon maaf atas segala 58:55 kekurangan dan semoga 58:57 pertanyaan-pertanyaan masuk sudah 58:59 dijawab dengan jelas, clear dan insya 59:01 Allah berkah dengan ilmu pengetahuan 59:03 yang kita dapat siang hari ini. Kami 59:05 undur diri. Kami tutup dengan doa. 59:07 Subhanaka Allahumma wa bihamdika. 59:09 Asyhadu alla ilaha illallah anta. 59:11 Astaghfiruka wa atubu ilaih. Wabillahi 59:14 taufik walhidayah. Wassalamualaikum 59:16 warahmatullahi wabarakatuh. 59:32 Ya.