Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:09 Bismillahirrahmanirrahim. 0:11 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:13 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:15 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:17 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:19 yang dapat meraih kami baik itu lewat 0:21 radio 0:22 AM729 maupun lewat streaming Rascil di 0:27 YouTube Rasil Rascil TV. Asalamualaikum 0:29 warahmatullahi wabarakatuh. Masyaallah, 0:32 mudah-mudahan dalam keadaan baik semua, 0:34 sehat semua yang mengikuti kajian setiap 0:37 hari Jumat siang ini. Dan seperti biasa 0:40 pada ee kali ini saya hadir di Fikih 0:43 Wanita bersama guru kita yang telah 0:45 hadir di seberang sana. Mari kita sapa 0:47 terlebih dahulu Ustazah Herlini Amran. 0:49 Asalamualaikum warahmatullahi 0:50 wabarakatuh, Ustazah. Waalaikumsalam 0:53 warahmatullahi wabarakatuh. 0:55 Alhamdulillah sehat, Ustazah. 0:57 Alhamdulillah luar biasa. Allahu Akbar. 1:00 Masyaallah. Masyaallah. Alhamdulillah. 1:03 Kami senang sekali Ustazah bisa hadir 1:05 kembali dan seperti biasa setelah pekan 1:08 lalu absen kita berdua absen pekan hari 1:11 ini kita bisa bersama-sama mengikuti 1:14 kajian fikih wanita. Dan insyaallah 1:15 selama kurang lebih 90 menit ke depan 1:17 tema yang akan dibahas Ustazah penting 1:20 sekali yaitu mengimani hari akhir. Betul 1:23 ustazah ya. Tfadal ustazah ya. 1:25 Jazakillahiran Mbak semua. 1:28 Bismillahirrahmanirrahim. 1:30 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdani 1:32 wafah mazidah. Ya rabbana lakal hamdu 1:36 bil iman. Ya rabbana lakal hamdu bil 1:39 islam. Yaabbana lakal hamdu bil quran 1:42 lakal hamdu bilal ahli muah. 1:50 Allahumma shi wasallim wabik sayidina 1:53 Muhammadin waa alihi 1:57 wa allahum 2:02 inuka amin ya rabbal alamin mbak olin 2:05 dan pendengar semua semuanya yang 2:08 bersama kita saat ini. Yuk, kita Nukmin 2:12 saah eh majelis bina Nukmin Saah. Kita 2:15 duduk sejenak ya, kita beriman sesaat. 2:17 Mudah-mudahan ee pembahasan kita kali 2:20 ini mudah-mudahan dapat menambah 2:23 keimanan kita kepada Allah ee dapat ee 2:26 mewarnai hari-hari kita yang mungkin 2:29 dipenuhi oleh rutinitas yang dari pagi 2:32 sampai malam pagi lagi. Hanya seperti 2:35 itu saja. kadang-kadang ee menyebabkan 2:38 kita jenuh ya dalam menghadapi setiap 2:41 rutinitas ini. Maka kita mengisi sejenak 2:45 mengisi tabung-tabung iman kita, nurani 2:47 kita, hati kita dengan mengimani hari 2:51 akhir yang sebenarnya adalah bagian dari 2:53 ee kewajiban kita kepada Allah yang 2:56 sudah menjadi ee akidah kita. Karena 2:59 mengimani hari akhir ini adalah salah 3:03 satu rukun iman di dalam Islam ya. Dan 3:05 kita meyakinnya, insyaallah kita 3:07 meyakininya dan ini memang menjadi 3:10 kewajiban untuk diimani, diyakini oleh 3:14 seluruh umat Islam. Karena keimanan ini 3:17 tidak hanya menjadi bukti keimanan kita 3:19 kepada Allah, tapi juga memberikan 3:21 pengaruh yang besar terhadap cara kita 3:24 menjalani kehidupan di dunia ini. Karena 3:26 keimanan dalam ee terhadap hari akhir 3:30 ini akan ee memberikan kita pengajaran, 3:33 pelajaran bahwa setiap amal perbuatan 3:37 itu akan ee dipertanggungjawabkan di 3:40 hari akhirat nanti ya. Ee jadi ketika 3:43 kita membahas kenapa sih ee mengimani 3:46 hari akhir ya karena memang ini bagian 3:49 dari rukun iman ya. Enam pilar rukun 3:50 iman kita sudah tahu ya ada enam ya. 3:52 Iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab 3:55 Allah, rasul-rasul Allah ya. Iman kepada 3:57 hari akhir, kehidupan sama kematian ya. 3:59 Iman kepada takdir, qada dan qadar. Kita 4:02 tahu itu. Bahkan kita sudah hafal sejak 4:04 kecil. yang menjadi tantangan dan ee 4:08 pertanyaan buat kita tahu tapi apakah 4:11 kita 4:12 mengamalkannya? Karena secara tidak 4:14 langsung kadang-kadang kita ngomongnya 4:16 beriman kepada hari akhir pada 4:18 kenyataannya tidak dibuktikan oleh 4:21 perilaku kita, amal kita dalam kehidupan 4:24 sehari-hari. Baik kita sebagai seorang 4:26 ibu, istri, anak atau anggota masyarakat 4:30 se. Nah, jadi ee pertama kita bahas dulu 4:33 ya. Mengapa harus mengimani hari akhir? 4:38 Tentu saja yang pertama dan utama adalah 4:40 ini landasan akidah. Karena iman kepada 4:43 hari akhir ini adalah salah satu pokok 4:46 dari akidah Islam. Masalah kebangkitan 4:49 di negeri akhirat itu harus menjadi 4:52 landasan akidah kita dalam ee menjalani 4:56 kehidupan ini ya. Jadi yang pertamanya 4:58 itu kan beriman kepada Allah. Makanya 5:00 suka digandeng ya. Beriman kepada Allah. 5:05 akhir. Jadi beriman kepada Allah itu 5:08 selalu digandingi dengan beriman kepada 5:10 hari akhir. Karena kita yakin bahwa 5:12 kehidupan dunia ini bukanlah akhir dari 5:16 segala-galanya, tapi kehidupan di dunia 5:18 ini adalah ee kehidup ada lagi kehidupan 5:22 yang abadi di akhirat. Jadi kalau kita 5:24 hidup di dunia itu pasti kita akan ee 5:27 meninggal ya, wafat. Bahkan kematian itu 5:30 bukanlah bagi kita di dunia bukanlah 5:33 akhir dari segala-galanya. Kematian itu 5:35 adalah awal dari kehidupan. Ya, karena 5:38 kita tahu ya proses kita, fase kita di 5:41 dunia ini kan ee kita perjalanan hidup 5:44 tuh masih panjang. Kita sudah melewati 5:47 alam rahim ya. kita sudah ee ke alam 5:51 dunia saat ini, tapi kita belum loh 5:54 masuk ke alam barzakh. Kita belum 5:57 menempuh hari akhirat, hari kiamat. Ya, 5:59 maksudnya kita belum ee merasakan 6:02 bagaimana ee yaumul mahsyar, padang 6:06 mahsyar ya, tempat semua manusia 6:08 berkumpul mempertanggungjawabkan amal 6:10 itu belum. Perjalanan kita tuh masih 6:12 panjang. Kita sekarang ini masih berada 6:14 di dunia ya. Dan kita hidup di dunia ini 6:17 tentu tidak selama-lamanya. Kita paham 6:19 itu. Tapi ingat deh bahwa kematian itu 6:23 pasti akan mengintai kita. Bahkan dalam 6:25 sebuah riwayat hadis Tirmidzi ya, 6:27 manusia itu seakan-akan dikepung oleh 99 6:32 macam sebab 6:34 kematian. 99 macam sebab kematian. Ya, 6:38 bisa dia mati mungkin karena tertabrak, 6:41 terbunuh, karena penyakit, tenggelam, 6:44 ya. Ee tertimpa reruntuhan. Banyaklah 6:47 sebabnya. ada 9 99 macam sebab kematian. 6:51 Jika semua itu gagal mengenainya, dia 6:55 pasti tidak bisa mengelak dari hari tua. 6:57 Ya, mungkin ada orang yang menjaga 6:59 kesehatannya, wah usianya panjang tapi 7:02 hari tua itu enggak bisa dihindari dan 7:05 setiap yang bernyawa pasti mengalami 7:07 kematian. Maka ee kita tahu mengimani 7:11 hari akhir ini adalah suatu hal yang 7:13 wajib kita imani ya. Wajib ya. 7:23 Dan sesungguhnya hari kiamat itu 7:24 pastilah datang tidak ada keraguan 7:27 padanya dan bahwasanya Allah 7:29 membangkitkan semua orang di dalam 7:32 kubur. Jadi iman kepada hari akhir tadi 7:35 karena landasan akidah gitu ya ee ada 7:38 masanya kita akan berakhir ya expire ya 7:41 hidup kita di dunia itu ada expire-nya 7:42 cuma entah kapan ya kita perlu 7:44 persiapkan bekal ya. Kemudian yang ee 7:47 berikutnya, kenapa kita harus mengimani 7:49 hari akhir? Karena ketika kita mengimani 7:52 hari akhir, kita punya tujuan 7:55 hidup. Tujuan hidup kita tu apa? Ya, 7:58 kalau orang tidak memiliki tujuan hidup 8:01 ini, dunia adalah 8:03 segala-galanya. Ketika dia menjadikan 8:05 dunia segala-galanya, banyak hal yang 8:08 tidak dia dapatkan. Jadi frustasi, kan? 8:10 Makanya artinya karena tidak memahami 8:11 tujuan hidup, banyak orang yang 8:13 mengakhiri hidupnya dengan bundir. Apa 8:16 tuh, Mbak? Bunuh diri gitu ya. Karena 8:18 kecewa, stres, tidak mendapatkan apa 8:20 yang diharapkan, yang dia inginkan. 8:23 Kecewa karena sikap orang, karena 8:24 perilaku, karena mungkin masalah rezeki. 8:27 Karena dia tidak punya tujuan hidup. 8:29 Nah, itu ya. Kenapa kita harus mengimani 8:31 hari akhir? Karena memang mengimani hari 8:33 akhir ini berpengaruh terhadap perilaku 8:36 kita. 8:38 Jadi keyakinan kepada iman kepada hari 8:40 akhir ini tentu dapat mempengaruhi 8:43 moralitas kita bahkan prioritas hidup 8:46 kita sehari-hari. Karena beriman kepada 8:48 hari akhir tentu memberikan kita 8:51 motivasi untuk berbuat kebaikan ya. 8:53 Bagaimana kita menjalani hidup lebih 8:56 bermakna, menjaga hubungan kita dengan 8:58 Allah, dengan manusia. Bagaimana konsep 9:01 memaafkan, bagaimana kita mau membawa 9:04 bekal sebanyak-banyaknya. Tentu kita 9:05 akan berusaha untuk mendapatkan ilmu 9:08 sebesar-besarnya, seluas-luasnya, 9:10 sedalam-dalamnya tentang agama sehingga 9:12 kita bisa menjalani hidup ini dengan 9:16 pertanggungjawaban. Jadi artinya ketika 9:19 kita beriman kepada hari akhir, kita 9:21 menyadari bahwa seluruh kehidupan 9:23 manusia ini baik perbuatannya yang baik 9:26 ataupun yang buruk itu akan menerima 9:29 balasan dari Allah Subhanahu wa taala. 9:32 kita akan bertanggung jawab atas apa 9:34 yang kita lakukan di dunia ini. Jangan 9:36 sampai terjadi mentang-mentang ya, 9:38 mentang-mentang penguasa, 9:39 mentang-mentang pejabat, mentang-mentang 9:42 memiliki kekuatan, memiliki pengaruh, 9:45 mentang-mentang akhirnya berbuat 9:46 semawanya. Nanti akan diminta 9:49 pertanggungjawaban di hari akhir nanti. 9:51 Kalaupun di dunia mungkin belum ada yang 9:53 berani mempertanggungjawabkannya ya. 9:55 Artinya tidak. Artinya ee ketika 9:57 perbuatan kezalimannya itu ya nanti kita 10:01 yakin Allahlah yang akan membalas 10:04 semua perilaku kita, perbuatan kita 10:07 kalau tidak dibalas di dunia, di 10:09 akhirat. Karena 10:12 Allahlah ee hakim yang paling adil, ya. 10:15 Nah, oleh karena itu mengimani hari 10:17 akhir ini akan menyebabkan kita 10:19 menyadari dunia ini hanya sementara. 10:22 mengingatkan kita bahwa dunia ini bukan 10:25 segala-galanya, bahwa dunia ini penuh 10:28 ketidakpastian. Kita tidak boleh terikat 10:30 pada dunia semata, melainkan harus 10:32 mempersiapkan diri untuk kehidupan yang 10:34 abadi di akhirat. Makanya akan membuat 10:36 kita berpikir ulang, apakah perbuatan 10:39 kita ini nanti tidak akan ee membawa 10:42 dampak negatif atau tidak. Jadi, seorang 10:45 ibu ketika dia mengimani hari akhir, dia 10:49 akan berpikir panjang untuk melakukan 10:51 sesuatu perbuatan. Apakah ini perbuatan 10:54 ini akan berdampak untuk masa depan 10:56 akhiratnya nanti? ya, bagaimana 10:58 mendidikan anaknya terhadap suaminya 11:01 atau seorang suami ketika dia ee sebagai 11:05 seorang suami yang memiliki kewajiban 11:07 terhadap keluarganya, dia akan berpikir 11:09 ulang apakah perbuatannya ini akan 11:11 nantinya membawa dampak di akhirat 11:13 ketika dia menyia-nyiakan keluarganya, 11:16 menzalimi anak dan istrinya, itu kan dia 11:19 akan mempertanggungjawabkan apa yang dia 11:21 lakukan di dunia ini. Jadi dengan 11:24 mengimani hari akhir maka kita akan 11:27 termotivasi untuk berbuat kebaikan ya. 11:30 Memberikan motivasi untuk banyak berbuat 11:33 hal yang bermanfaat bagi masyarakat, 11:35 bagi manusia, bagi tidak hanya diri 11:36 sendiri, tapi bagi ee sekeliling kita. 11:39 Karena kita tahu bahwa setiap amal baik 11:42 akan dihitung dan dihargai oleh Allah. 11:45 Bahwa apapun yang akan kita lakukan akan 11:48 kembali kepada kita. bahwa dunia ini 11:50 hanyalah untuk membawa bekal nanti akan 11:53 kita bawa ke akhirat. Jadi ketika 11:55 mengimani hari akhir ini menjadi penentu 12:00 sahnya iman kita atau tidak sahnya. Ya, 12:02 kalau kita beriman kepada hari akhir 12:05 tentu kita ee tidak meragukan lagi 12:08 kekuasaan Allah. Tapi ketika kita tidak 12:11 beriman kepada hari akhir itu imannya 12:13 tidak sah. Bahkan bisa ya cacat 12:16 keimanannya ya. Bahkan ini bisa-bisa 12:18 nanti nauzubillah bisa jadi murtad ya. 12:20 Artinya ee dia tidak beriman kepada hari 12:23 akhir kan. Jadi berarti dunia adalah 12:25 segala-gala baginya. Dia akan berbuat 12:27 semau-maunya. Jadi inilah sebabnya 12:30 kenapa kita mengimani hari akhir. Ya, 12:33 mengimani hari akhir ini kan memberikan 12:35 kita ketenangan, memberikan kita 12:38 harapan, memberikan kita kekuatan ya 12:41 tenang dalam menghadapi semua masalah 12:44 yang ada. Karena kehidupan kita itu 12:46 pasti selalu ada ujian dan cobaan. Dan 12:50 ujian cobaan ini ketika kita 12:52 mendalaminya, memahaminya dengan ilmu 12:54 bahwa ini ketika kita berhasil 12:56 melaluinya, ini akan menjadi investasi 12:59 kita nanti di yaumil akhir. Nah, tentu 13:01 kita isi dengan ketaatan. Ya, jika kita 13:04 tidak beriman kepada hari akhir, maka 13:08 kita sulit untuk bisa istikamah dalam 13:11 beribadah. Karena kita tidak memahami 13:14 bagaimana ee akibat yang kita dapatkan 13:18 karena kita tidak tahu apa buahnya dari 13:21 kesabaran. Ya, kalau memang meragukan 13:23 hari akhir kan maunya orang balas 13:25 dendam. Ya, berarti ketika dia tahu 13:27 bahwa ini akan memberikan anugerah yang 13:30 luar biasa, bahwa ujian cobaan yang 13:32 menimpa dirinya di dunia ini akan dapat 13:35 dia dapatkan balasan dari Allah dengan 13:37 kesabarannya, dengan pemberian yang luar 13:40 biasa, tentu dia akan bersabar. Bahkan 13:42 kalau dalam riwayat itu Nabi mengatakan 13:45 ya kalau ahlul bala orang-orang yang 13:47 diuji di dunia tuh tah e ketika di 13:49 akhirat dia tahu betapa besar pahala 13:52 yang dia dapatkan, dia tuh seakan-akan 13:54 mengatakan, "Coba seandainya aku di 13:56 dunia tuh dipotong-potong kulitku ini 13:59 ya, aku lebih rela ya." Arti karena dia 14:01 tahu betapa besar pahala yang dia 14:03 dapatkan. Jadi mengimani hari akhir ini 14:06 menjadikan harapan buat kita ya. Sebuah 14:09 harapan kita akan mendapatkan kebaikan. 14:12 Ada harapan yang tidak kita dapatkan di 14:14 dunia tapi kita dapatkan buahnya di 14:16 akhirat ya. Misalnya ketika Allah 14:19 berikan ujian ee kekurangan harta bagi 14:23 ee seseorang, dia punya harapan nanti 14:26 balasan dari kesabarannya itu dia 14:28 dapatkan di akhirat. ya ketika dia tidak 14:32 mendapatkan ee kehidupan yang tanda 14:35 kutip enggak bahagia dalam keluarganya, 14:37 dia akan dapatkan balasannya nanti 14:39 dengan kebahagiaan penuh di akhirat. 14:42 Ketika di dunia dia tidak mendapatkan 14:44 keturunan karena Allah akan memberikan 14:47 ujian setiap orang itu berbeda-beda. 14:49 Tidak ada manusia yang tidak diuji 14:53 Allah. Semuanya pasti. 15:05 semuanya pasti mendapatkan ujian dan 15:08 tidak semuanya juga dapat balasan di 15:10 dunia. Bahkan ada seorang sahabat 15:12 mengatakan ee kepada temannya, "Mau tahu 15:16 enggak ahlul jannah, penghuni surga 15:18 bentar lagi lewat nih." gitu ya. Terus 15:20 ketika ditunjuk tuh di jadi ada seorang 15:23 muslimah berkulit hitam tuh dia tuh ee 15:26 ah ahlul jannah. Kenapa gitu ya? Nah, 15:30 ternyata itu adalah seorang wanita, 15:32 seorang sahabiat yang Allah berikan 15:33 ujian sakit ee apa ya kalau istilahnya 15:37 itu kalauak kambuh itu ya. Jadi berbagai 15:40 macam ee namanya ya. Apa, Mbak namanya 15:43 Mbak yang yang mana saja yang tiba-tiba 15:46 kambuh itu ya? Epilepsi. Iya. sejenis 15:50 itulah epilepsi itu kan istilah ya 15:52 namanya tapi saya tidak tahu persisnya 15:54 seperti apa. Kalau untuk sekarang kan 15:55 mereka mengatakan epilepsi ya tiba-tiba 15:58 ee kambuh ya ee apapunlah jenis ee 16:00 penyakitnya yang ketika kambuh dia tidak 16:02 sadarkan diri terus dia ee kejang-kejang 16:05 iya kejang-kejang seperti itu. Ee dia 16:08 minta datang kepada Rasul minta sembuh 16:10 karena doa Rasul itu pasti dikabulkan 16:12 Allah. Ya Rasulullah doakan saya 16:14 Rasulullah saya ingin sembuh. Rasulullah 16:16 memberikan pilihan. Aku doakan engkau, 16:19 engkau sembuh atau engkau bersabar, maka 16:22 bagimu ee surgairi hisab tanpa hisab. 16:27 Pilih yang mana? Muslimah ini tentu 16:29 memilih karena dia mengimani hari akhir, 16:32 dia memilih balasan yang untuk di hari 16:34 akhir. Ya Allah, ya Rasulullah, aku mau 16:36 yang itu saja. Ee aku sabar. Tapi doakan 16:39 aku ketika kambuh jangan terlihat aurat 16:42 tuh. Masyaallah. Jadi di situ kita tahu 16:45 bagaimana ketika Allah berikan ujian 16:48 cobaan yang menimpa apapun bentuknya 16:51 kepada kita itu sudah ada janji Allah 16:53 buah dari kesabaran itu. Masyaallah ya. 16:56 Jadi sekali lagi mengimani hari akhir 16:58 ini akan menimbulkan ketenangan kepada 17:00 kita, akan menimbulkan harapan yang 17:03 terbaik. Ya kan kita banyak yang ee 17:06 diberikan ujian ya dengan berbagai 17:07 bentuk ujian. mungkin ada ujian-ujian 17:10 misalnya orang menzaliminya ya 17:13 menzaliminya apakah dengan memfitnahnya, 17:16 mengadu dombanya, banyaklah hal yang ee 17:20 membuat hati kita itu jadi sedih, 17:23 berkepanjangan. Ini nanti Allah akan 17:25 berikan harapan orang yang bersabar itu 17:27 akan mendapatkan buahnya di akhirat 17:30 dengan syarat dia rida. Dia rida dengan 17:33 ee ketentuan Allah. ketika dia rida 17:36 mendapatkan kezaliman itu dan dia tidak 17:38 membalas kezaliman itu, maka kezaliman 17:41 yang dirasakannya itu akan ee dia 17:44 dapatkan buahnya nanti di yaumil akhir. 17:46 Kalau gitu enggak boleh kita membalas 17:48 kezaliman orang. Boleh saja. Ketika kita 17:51 membalas kezaliman orang di dunia, ya 17:52 sudah kita enggak dapat lagi di akhirat 17:54 sudah terbalas kan. Mau balas yang di 17:57 mana? Di dunia atau di akhirat? Itu 17:59 kembali kepada ee bagaimana kita 18:01 menyikapinya. Nah, ketika kita mengimani 18:05 hari akhir, maka ketika kita ditinggal 18:07 oleh wafatnya orang yang kita cintai, 18:11 apakah itu suami 18:13 kita atau ibu kita atau ayah kita atau 18:16 anak kita, kita yakin suatu saat nanti 18:21 Allah akan pertemukan kita di surga nih. 18:24 Insyaallah Allah akan mempersatukan kita 18:27 kembali di Jannatul Firdaus insyaallah. 18:30 Karena ini bagian dari buah kesabaran 18:32 kita. Nah, jadi tadi saya katakan 18:35 kematian itu bukanlah akhir dari 18:37 kehidupan. Kematian itu adalah awal dari 18:40 sebuah kehidupan yang abadi. Sehingga 18:42 kita memberi memiliki kekuatan kekuatan 18:45 untuk menghadapi ujian cobaan yang ada 18:48 di dunia ini. Ya, berapa kita, berapa 18:50 tahun kita mendapatkan ujian di dunia 18:52 ini? Ya, kalau Rasulullah mengatakan 18:54 inar umati itu bain eh inin ya usia 18:58 umatku itu sekitar 60 sampai 70 tahun 19:02 ya. Ya, artinya ketika ujian Allah 19:04 berikan di di usia-usia segitu ya, 19:07 inilah bagian dari sebenarnya Allah tuh 19:10 sayang dengan kita. Karena kita akan 19:11 nanti diberikan balasan yang luar biasa 19:13 nanti di hari yang penuh dengan ee 19:16 kekekalan surga ya, yaumul akhir. Maka 19:19 ketika kita melalui onak dan duri, 19:21 kesulitan dan kesukaran, kesusahan, 19:24 kepedihan, luka, ya ketika kita 19:26 menjalani hari-hari kita di dunia karena 19:29 kita beriman kepada hari akhir ini akan 19:32 memberikan kita kekuatan. Kekuatan untuk 19:35 menjalankan kebaikan-kebaikan yang ada. 19:37 Kita berusaha untuk menjauhi 19:38 larangannya. Karena kita yakin Allahlah 19:41 yang akan memberikan gantinya yang 19:43 terbaik. Jadi inilah pila keimanan yang 19:46 utama ya. Iman kepada hari akhir. 19:49 Makanya digandingkan dengan iman kepada 19:51 Allah ya. Jadi kalau orang beriman 19:53 kepada hari akhir dia tidak akan 19:54 terjebak pada agnostik, tidak terjebak 19:57 kepada perilaku materialistik ya, tidak 20:00 terjebak kepada hubud dunia ya. Dan 20:03 orang yang mendustakan hari akhir 20:05 walaupun dia tahu ya kan orang juga tahu 20:08 kok ada hari akhir tapi hanya sekedar 20:10 pengetahuan tapi belum sampai kepada 20:12 tingkat keyakinan dan keimanan. Tentu 20:14 orang yang tidak beriman kepada hari 20:17 akhir atau hanya sekedar ucapan tapi 20:20 tidak meyakininya dia akan merasakan 20:24 kehilangan, perpisahan, kesulitan, 20:27 merasakan sakit pada tubuhnya. Maka pada 20:30 saat itulah dia ee mengingkarinya dan 20:32 kemudian menghujat Allah. Kenapa Allah 20:34 begini? Kenapa itu? Kenapa saya begini? 20:37 Kenapa tidak seperti yang lain? Dia 20:38 mulai membanding-bandingkan hidupnya. 20:40 Kemudian merasakan Allah, menghujat 20:43 Allah. Kenapa Allah begini? Kenapa 20:45 begitu? Kenapa ini? Kenapa? Karena dia 20:46 tidak beriman kepada hari akhir. Ya, dia 20:49 menghujat Allah yang sebenarnya itu 20:51 sangat sayang kepada hambanya. Allah itu 20:53 sangat sayang kepada hambnya. Melebih 20:55 sayangnya seorang ibu kepada bayinya. 20:58 Masyaallah. Itulah sebabnya kita 21:01 mengimani hari akhir ini ya. Hari akhir 21:03 kan hari kiamat ya. Hari kiamat itu 21:05 dalam Al-Qur'an banyak namanya tuh. 21:07 Yaumul qiamah, yaumuddin, yaumul fat, 21:09 yaumul khalaq, yaumul furuj, yaumul 21:11 jami, yaumul maad, yaumul hasy. Banyak 21:13 tuh nama-namanya ya. Hari-hari yang ee 21:15 hari perhitungan itu yang 21:18 wabikail mutanafisun. Karena itulah kita 21:21 harus berlomba-lomba untuk mendapatkan 21:23 hari akhir kita yang terbaik. 21:25 Insyaallah. Nah, itulah ee pendengar 21:28 semua buat saya dan kita semua ya. Ee 21:32 perlu juga kita mendalami bagaimana 21:35 mengimani hari akhir. Bahwa tidak 21:37 selamanya kita hidup seperti ini. Ketika 21:40 hati kita terasa keras, boleh enggak 21:44 kita sekali kali melembutkannya? Dengan 21:46 cara apa? Di antaranya adalah ziarah 21:48 kubur atau menjengok orang yang sakit. 21:51 Ya, bahkan 21:54 kalauumtiluha ya dulu aku melarang 21:57 kalian untuk ziarah kubur, sekaranglah 21:58 ziarah jarilah kubur. Karena dengan 22:01 berziarah ke kubur ini akan mengingatkan 22:03 kita kepada hari akhir karena nanti ada 22:05 alam barzakh ya. Kalau kita melihat 22:08 kuburan saat ini ya, komplek pemakaman 22:11 itu yang dari kac dari kacamata dunia 22:14 kita lihat itu hanya seonggok e tanah 22:17 yang digali, yang dikuburkan ee jasad 22:20 manusia itu alam dunia. Lubang kecil 22:24 dimasukkan manusia itu adalah tanda 22:26 kutip bangkainya manusia. Karena kita 22:28 ini kan ada dua unsur ya, unsur jasad 22:31 dan unsur ruh. Roh kita itu kan sudah 22:33 ada di awal sejak penciptaan ee manusia 22:37 pertama Nabi Adam alaihi salam itu gak 22:39 ada. Kita kan sudah bersyahadat di alam 22:41 ruh 22:42 yaum sudah ada roh kita tuh sudah ada 22:45 roh saya rohnya Mbak Olin itu sudah ada 22:47 dulunya. Nah ketika orang tua kita 22:49 menikah ibu kita hamil usia 4 bulan, di 22:51 situlah rnya dimasukkan ke dalam ee 22:54 janin ee kita di dalam rahim waktu itu 4 22:57 bulan. Nah, setelah lahir ke dunia itu 23:01 jadilah kita ini dua unsur roh dan jasa 23:04 bersatu. Ketika akan mengakhiri hidup 23:06 ini di dunia mau di rohnya diambil lagi 23:09 oleh Allah, ditarik dari kaki itu 23:11 sakitnya luar biasa. Ya, sakit itu 23:14 memang perpisahan itu memang menyakitkan 23:16 nih, Mbak. Tidak hanya perpisahan dalam 23:18 arti ketemu sesuatu yang berpisah itu 23:21 pasti sakit ya. Ketika janin dipisahkan 23:24 dari rahim ya melahirkan sakit kan. Nah, 23:27 itu kan berpisah dari dari tempatnya itu 23:30 ya. Ketika kita berpisah dengan dunia 23:32 juga sakit. Sakitnya melebihi tusukan 23:35 360 pedang. Sakit itu dipisahkan roh 23:37 dengan jasad. Nah, ketika masuk ke alam 23:41 barzakh itu himpitan kubur juga 23:44 sakit. Tidak ada yang selamat dari 23:46 himpitan kubur. Ya, semua itu dihimpit 23:49 kubur. Nah, tapi nanti selanjutnya itu 23:51 hanya sementara. Sama seperti kita 23:52 melahirkan tuh kan sakit kan sementara. 23:55 setelah keluar enggak lagi lega gitu ya. 23:58 Nah, begitu juga ketika kita meninggal 24:00 itu sakit apalagi ruh yang tidak beriman 24:03 kepada Allah ya. Nah, kemudian 24:04 dimasukkan ke dalam kubur pun juga 24:06 sakit. Itu juga dirasakan oleh salah 24:09 seorang sahabat namanya Saad. Ya, juga 24:11 akan dia dapati walaupun dia syahid itu 24:14 tuh dimandikan oleh bergoncang arsy 24:15 Allah karena syahidnya dia. Itu juga di 24:18 ada himpitan kubur. Tapi itu hanya 24:19 senara. Nah, kuburan yang kita lihat 24:22 saat ini itu dalam kacamata dunia ya 24:25 seperti lubang aja ya 24:27 yang ditanam di situ jasad-jas kita jadi 24:31 komplek kuburan itu kan dunia. Ketika 24:34 kita melihat di alam barzakh ya itu bisa 24:38 menjadi lubang dari atau raudah min 24:41 riadil jannah bisa menjadi taman-taman 24:43 surga bisa jadi lubang dari lubang 24:46 neraka tergantung amalnya di dunia. Jadi 24:49 bisa kuburan itu tergantung orangnya di 24:51 dalam penghuninya, amalnya ketika di 24:53 dunia bisa luas ya taman gitu ya. Bisa 24:59 juga menghintit atau menyiksanya. Siksa 25:02 kubur. Semua itu tergantung bagaimana 25:05 dia menjalani hidupnya ketika di dunia. 25:09 Maka oleh karena itu kita berharap ya 25:12 mudah-mudahan kita bisa mengisi 25:14 hari-hari kita di dunia ini dengan cara 25:17 yang terbaik ya. bagaimana ee yang 25:20 dipesankan, yang ditinggalkan oleh 25:21 Rasulullah ya, Al-Qur'an dan sunah kita 25:23 bisa mengamalkannya. Dan kita ee tahu ya 25:27 bagaimana ee hidup di dunia ini itu apa 25:31 namanya perumpamaannya itu ya itu 25:35 seperti ee setetes air ya. Jadi kalau 25:38 dimasukkan air ke dalam laut ya, terus 25:42 kemudian diangkat jarinya itu kan ada 25:44 tetesan. Itulah dunia dibandingkan ee 25:48 bagaimana kondisi ee kehidupan ini 25:52 enggak ada apa-apanya dunia ini sedikit. 25:54 Jadi itulah sebabnya mudah-mudahan ya 25:57 dengan kita saling menjaga ya keimanan, 26:01 komunitas yang baik ya, persahabatan 26:03 yang saleh salihah, mendengarkan ee 26:07 kajian-kajian termasuk mendengarkan 26:09 radio ini ya mudah-mudahan dapat menjaga 26:12 kita dari perilaku-perilaku yang lupa 26:15 dengan hari akhir. Mudah-mudahan semua 26:18 yang kita lakukan ini dapat mengingatkan 26:21 kita kepada hari akhir sehingga kita 26:24 bisa menjalani hari-hari kita dengan 26:26 baik. Nah, ada contoh perilaku ee bagi 26:31 orang yang sudah mengimani hari akhir 26:34 ya. Jadi ee bisa dibuktikan dalam 26:37 kehidupan ini. Mudah-mudahan kita di 26:40 antaranya ya, Mbak ya. Karena beriman 26:42 kepada hari itu kan bisa dibuktikan. 26:44 dibuktikan tidak hanya sekedar dengan 26:45 lisan ya, tapi juga dengan perbuatan. 26:47 Jadi, contoh perilaku seorang muslim 26:51 yang mengimani hari akhir itu mis cermin 26:55 itu dari ee perbuatannya ya. Bagaimana 26:58 perbuatannya? Selalu memberikan yang 27:01 terbaik kepada orang lain. Kehadirannya 27:05 itu tidak disesali oleh orang. 27:07 Kehadirannya itu selalu ditunggu-tunggu. 27:10 Jadi bukan yang membawa masalah, tapi 27:13 membawa solusi gitu ya. Orang yang 27:17 beriman kepada hari akhir itu pasti 27:19 menyadari pentingnya kewajiban 27:22 beribadah. Maka ketika dia di dunia yang 27:25 mengimani hari akhir ini pasti menjalani 27:28 semua perintah Allah dan menjauhi 27:30 larangannya. Karena dia tahu dunia ini 27:32 adalah tempat untuk membawa bekal di 27:35 akhirat. dia akan mengincar 27:37 ibadah-ibadah yang akan membawa 27:39 mendatangkan pahala yang banyak. Bahkan 27:41 yang sekecil-kecilnya itu dia akan 27:43 lakukan. Karena amal saleh itu banyak 27:45 bentuknya. Amal saleh itu kan tidak 27:47 hanya amal-amal besar ya. Amal kecil 27:49 kalau itu dilakukan karena Allah jadi 27:51 amal 27:52 saleh. Misalnya membuang duri di jalan 27:56 saja dia niatkan karena Allah dan itu 27:58 adalah suatu kebaikan ya menyelamatkan 28:00 orang juga kan. Tapi dia lakukan karena 28:02 Allah itu amal saleh. Dia berusaha 28:05 misalnya masa kecil-kecil ada minuman 28:07 terbuka, makanan terbuka ya terus 28:09 kemudian dia tutup. Itu amal saleh. 28:12 Senyum saja itu sudah sedekah. 28:14 Masyaallah. Tidak ada yang tidak 28:16 dianggap dalam Islam selama itu 28:18 diniatkan karena Allah. Jadi khairunas 28:21 sebagai manusia adalah yang bermanfaat 28:23 bagi orang lain. Walaupun masa kecil 28:25 lihat misalnya ada ee kotoran, ada 28:28 sampah misalnya kan di area masjid atau 28:30 di mana pun atau di jalan ya itu merusak 28:32 pemandangan itu ada tisu kan orang-orang 28:34 kadang-kadang buang sampah sembarangan 28:36 ya karena memang tidak memiliki jiwa 28:38 fasabikul khairat ya ada orang ini buang 28:41 sampah sembarangan. Nah, bagi yang 28:43 mengimani hari akhir ini masa kecil 28:45 ketika dia ambil sampah yang merusak 28:47 pemandangan yang mengotor diambil dia 28:49 bismillah diambil karena Allah dia buang 28:51 ke tempat sampah itu amal saleh. Jadi 28:54 masuknya surga kita bukan karena 28:56 banyaknya amal-amal berat kita, tapi 28:57 memang karena rahmat Allah ya. Maka 28:59 jangan sepelekan amal yang kecil kalau 29:02 diniatkan karena Allah itu jadi amal 29:03 besar ya. Atau misalnya perilaku e orang 29:07 yang mengimani hari aki itu misalnya dia 29:09 berhati-hati dalam setiap sikap dan 29:11 tindakannya. Karena dia tahu setiap amal 29:13 perbuatannya itu pasti akan mendapatkan 29:16 balasan yang setimpal. Maka ketika dia 29:18 berkomentar dia hati-hati. Kira-kira ini 29:21 menyakitkan enggak ya? Ketika dia akan 29:23 meng-upload statusnya atau apalah ya di 29:26 media sosial dia akan mikirin ulang. 29:27 Kira-kira ini membawa dampak enggak ya 29:29 untuk hari akhirku? Ketika dia misalnya 29:32 mendapatkan masalah cobaan ujian dalam 29:34 rumah tangga mungkin suaminya yang 29:35 selingkuh atau apalah yang menyakiti 29:37 hatinya. Dia berpikir ulang ketika dia 29:39 akan ee membuat status ya. ee untuk 29:42 membuka aib keluarganya misalnya dia 29:44 bikin ini. Apakah nanti akan membawa 29:46 dampak kepada hari akhir? Ya kan banyak 29:49 orang yang membuka aib keluarganya ya. 29:50 Nah, ini dia berpikir ulang hati-hati 29:52 dia dalam bersikap dan bertindak karena 29:55 ini kan bagian dari iman kepada hari 29:57 akhir. Allah kan maha melihat, maha 29:59 mengawal. Walaupun alasannya aku buka 30:02 ini karena aku bukan berarti aku membuka 30:04 aib tapi akan memberi aku ingin 30:06 memberikan efek jerak kepada pasangan 30:08 hidup tuh. Enggak begitu. Itu namanya 30:10 buka aib gitu ya. Efek zerah itu bukan 30:12 begitu ya. Jadi dia akan paham ya, 30:15 berhati-hati dan dia akan menghindari 30:17 larangan-larangan Allah. Ya kan? Ee dia 30:21 tidak akan berani ee melakukan 30:23 perbuatan-perbuatan 30:24 maksiat. Ketika dia tahu bahwa perempuan 30:27 itu bukanlah mahramnya. Dia akan 30:28 hati-hati dalam bertindak. Dia tidak 30:30 akan mengembar hawa nafsunya. Karena 30:33 kalau bermain-main dengan hawa nafsu 30:35 akan terjerumus. Makanya Allah melarang 30:37 untuk melihatkan pandangan baik bagi 30:41 laki-laki atau bagi perempuan. Ini kan 30:43 setan ini kan memang sangat menggoda 30:45 menggoda manusia ya. Karena dendamnya 30:47 kepada manusia itu seumur-umur sampai 30:49 mati ya. Setan itu enggak akan 30:51 membiarkan manusia itu tenang-tenang, 30:54 aman-aman saja dalam beribadah. Semuanya 30:56 akan digoda. Enggak bisa yang begini. 30:59 Ketika dia berhasil lolos dari godaan 31:02 setan, akan digoda lagi dengan yang 31:04 berikutnya. Itulah setan. Enggak akan 31:06 rida dia sampai manusia itu mengikuti 31:09 jalannya, sampai manusia itu masuk 31:11 neraka bersamanya. Bahkan godaan setan 31:14 itu pun sampai manusia mau meninggal pun 31:16 digoda. Enggak akan dibiarkan 31:18 tenang-tenang saja. Makanya hati-hati ya 31:21 ee walaupun kita tahu bahwa setan itu 31:25 mengincar kita. Nah, di sini perlu 31:27 kehati-hatian ya. Kita minta tolong 31:29 kepada Allah mohon agar dilindungi dari 31:31 godaan yang setan yang terkutuk. Apalagi 31:34 ketika kita mengimani hari akhir, tentu 31:36 kita akan mengisi waktu luang dengan 31:38 yang bermanfaat. Nah, setan tuh mulai 31:41 goda deh. Waktu luang dibuatlah di bisik 31:43 macam-macam ya. Ada yang iseng-iseng 31:45 begini, iseng-iseng begitu, ada 31:46 iseng-iseng yang menjerumuskan ya. 31:49 Ketika misalnya terjadi perbuatan 31:51 maksiat misalnya perzinahan, ketika 31:53 ditanya misalnya mais awalnya di 31:55 keisengan aja, iseng aja. Tapi itulah 31:58 setan ya. Makanya ketika kita mengimani 32:00 hari akhir, ketika kita mempercaya 32:03 mengimani adanya surga dan neraka, maka 32:05 kita akan termotivasi untuk lebih taat 32:08 kepada Allah Subhanahu wa taala. Tentu 32:11 saja dengan mengimani hari akhir kita 32:14 akan waspada, akan hati-hati, tidak akan 32:17 melakukan perbuatan dosa karena kita 32:19 khawatir bisa terjerumus ke dalam neraka 32:21 karena kita mengharapkan surga. Ya, 32:24 itulah sebabnya kita berdoa kepada 32:26 Allah, meminta pertolongan kepadanya 32:27 agar kita dihindari dari maksiat dan 32:30 dosa, dihindari dari godaan setan yang 32:33 tertutup. Nah, itulah sebabnya kita 32:35 mengimani hari akhir sehingga kita 32:37 bersemangat dan ikhlas dalam mengerjakan 32:39 amal-amal yang saleh. Karena kalau kita 32:42 sudah meninggal, kita tidak akan bisa 32:44 lagi ee melanjutkan atau mengerjakan 32:47 bekal-bekal untuk amal di hari akhir. 32:50 Tentu kita akan tinggal ee 32:51 mempertanggungjawabkan perbuatan kita 32:53 selama kita hidup di dunia. Ya, itulah 32:56 sebabnya kita dalam mengimani hari akhir 32:58 ini pilih-pilihlah dalam berteman. 33:01 Pilih-pilih orang yang saleh atau 33:04 salihah yang akan mempengaruhi kita 33:07 dengan kesalehan itu tentu akan 33:09 memperbaiki sikap kita. Kita akan tahu 33:11 mana yang hak, mana yang batil. Salah 33:13 bergaul itu akan berdampak kepada masa 33:15 depan kita nanti. Dan kita menyadari 33:19 ketika kita beriman kepada hari akhir, 33:21 kita akan menyadari betapa mengerikan 33:24 siksa di akhirat nanti. Siksa neraka. 33:27 Bahkan jangankan siksa neraka ya, ada 33:29 siksa kubur itu juga sangat mengerikan. 33:33 Makinah sebabnya kita beriman kepada 33:35 hari akhir. Ya, semakin kita beriman 33:38 kepada hari akhir semoga Allah berikan 33:39 kita ketakwaan. kita bersemangat dalam 33:42 mengedakan amal saleh. Semakin kita 33:44 insyaallah mengikhlaskan semua perilaku 33:47 kita, ucapan kita, perbuatan kita, 33:50 muncullah nanti rasa takut untuk berbuat 33:52 dosa dan selalu menghindari larangannya. 33:55 Kita akan berpikir ulang, apakah ucapan 33:58 kita ini akan berdampak positif atau 34:00 negatif? Karena kita mengimani hari 34:02 akhir. Dengan mengimani hari akhir, 34:04 insyaallah kita akan selalu berbuat 34:06 baik, menjaga ibadah kita, memperbanyak 34:09 amal saleh kita. Kita akan berusaha 34:12 berbuat baik kepada orang lain. Kita 34:14 berusaha berusaha ya, Mbak ya memaafkan 34:17 kesalahan orang lain sebesar apapun 34:19 kesalahan orang tersebut. Karena orang 34:21 yang memaafkan itu adalah amalan ibadah 34:24 yang sangat besar pahalanya. Memaafkan 34:28 ya Allah paling sulit itu. Tapi itu 34:30 sangat besar pahalanya. Dengan mengimani 34:33 kita kepada hari akhir maka kita akan 34:35 berhati-hati dalam bersikap dan 34:37 bertindak ya. Karena setiap amal itu, 34:40 setiap perbuatan itu akan mendapatkan 34:42 balasan yang setimpal. Nah, inilah ya. 34:45 Mudah-mudahan kita bisa 34:48 mengamalkan bagaimana beriman kepada 34:50 hari akhir ini dapat meluruskan niat 34:53 kita, dapat mengiring kita kepada 34:57 pergaulan yang baik, dapat menghindari 35:00 diri kita dari cinta dunia yang 35:02 berlebihan, dapat memberikan kita sikap 35:05 yang optimis dan berapang dada. Ya. Dan 35:08 mudah-mudahan Allah berikan kita akhir 35:10 yang baik. Allahumzqna husnal khatimah. 35:16 Wallahuam. Masyaallah. Dengan mengimani 35:19 hari akhir salah satunya kita memiliki 35:21 dan mengetahui tujuan kita hidup. Karena 35:23 di usia berapa, Ikhwan dan akhwat, kita 35:25 selalu mempertanyakan apa sih tujuan 35:28 kita ada di dunia ini? Pasti itu sering 35:30 berkutat di pikiran para pendengar yang 35:33 budiman. Dan dengan mendengar kajian dan 35:36 pemaparan tadi ustazah sampaikan, kita 35:38 sudah tersadarkan oh inilah tujuan hidup 35:41 saya di dunia. Dengan mengimani hari 35:44 akhir, kita tahu bahwa kita harus 35:47 melakukan yang sebaik-baiknya ee 35:50 perbuatan atau amal ibadah yang ada di 35:52 dunia agar kita nanti ketika menghadapi 35:55 hari yang kekal, kita memiliki bekal 35:58 yang cukup insyaallah yang baik-baik ya. 36:01 Baik, saya undang ikhwan dan akhwat 36:03 untuk menyampaikan pertanyaannya seputar 36:06 dengan tema kita pada siang hari ini 36:07 yaitu mengimani hari akhir. Silakan 36:10 nomor WhatsApp-nya masih seperti biasa 36:17 0811999720. Insyaallah ustazah akan 36:19 menjawabnya. Tapi nanti setelah nasyid 36:22 berikut 36:23 [Musik] 36:31 ini. Rada silaturahim juga Rasil TV. 36:34 Ikhwan dan akhwat, saat ini kami live 36:36 kajian fikih wanita bersama guru kita 36:38 Ustazah Herlini Amran dengan temanya 36:40 yaitu mengimani hari akhir telah 36:42 dipaparkan tadi semua dan kita langsung 36:45 masuk saja. Tadi ustazah sudah sampaikan 36:47 materinya sudah selesai dan kita bisa 36:49 langsung ke tanya dan jawab. Oleh karena 36:50 itu, izinkan saya langsung membacakan 36:52 pertanyaan pertama. Hamba Allah Ustazah 36:54 bertanya, "Asalamualaikum warahmatullahi 36:56 wabarakatuh, Ustazah." Waalaikumsalam 36:59 warahmatullahi wabarakatuh. Ustazah, 37:02 saya ingin bertanya. Apakah benar 37:04 apabila seorang suami meninggal duluan 37:08 kemudian istrinya tidak menikah lagi, 37:11 maka nanti di hari kemudian dia akan 37:14 dipertemukan kembali dengan suaminya. 37:16 Namun apabila menikah lagi dia tidak 37:18 akan dipertemukan lagi. Ee Ustazah, 37:20 adakah ee riwayat ceritanya atau 37:22 dalilnya Ustazah? Mohon pencerahan 37:25 karena saya sangat mencintai suami saya 37:28 dan dia sudah berpulang 10 tahun yang 37:30 lalu. Masyaallah. Silakan, Ustazah. I. 37:33 Ee jadi gini, Mbak. Memang dalam ee hal 37:36 ini para ulama tuh berbeda pandangan. 37:39 Ada dua pandangan ulama. Yang pertama 37:43 berpandangan seperti itu. Bahwa ee 37:47 ketika suami meninggal, suami itulah 37:50 suami terakhirlah yang bersamanya gitu 37:52 ya nanti ya. Nah, itu pandangan pertama 37:55 ya. Artinya kan ini masalah fikih ini 37:57 kan pasti ada pro dan kontra. Nah, 37:59 pandangan yang lain ee menyebutkan 38:03 karena perpisahan kematian itu kan 38:05 adalah 38:06 perpisahan. Nah, ketika dia menikah 38:09 dengan yang lain, nah kemudian nanti 38:11 Allah takdirkan seluruhnya semuanya 38:13 masuk surga, suami yang mana gitu kan. 38:16 Karena ada orang yang menikah kan banyak 38:18 ya ee mungkin ada empat, ada tiga gitu 38:21 ya. Ee meninggal dulu ada sahabat dulu 38:23 ya. Dia setiap dia menikah dengan 38:26 seorang sahabat itu dia syahid. Akhirnya 38:28 yang lain juga pengin nikah bi syahid 38:29 gitu. Ada berapa? Empat orang tuh ya 38:31 syahid semua ketika menikah dengan 38:33 beliau. Kalau enggak salah namanya 38:34 Atikah itu ya. Nah, dengan siapa dia 38:37 nanti di surga? Para ulama mengatakan di 38:39 pandangan yang kedua ini dia bisa milih 38:42 dengan suami yang mana dia ee untuk 38:44 bersamanya di surga. Jadi sekali lagi 38:47 gini ee ketika ingin bersama dengan 38:52 suaminya, bersama-sama di surga ya, 38:54 dengan suami yang dia cintai ya itu 38:56 boleh. Terus dia enggak menikahi enggak 38:58 apa-apa juga. Itu kan pilihan. Bagi yang 39:01 ee sudah ee suaminya meninggal akan 39:03 menikah lagi itu pilihan. Ketika dia 39:05 cinta sekali dengan suaminya, ingin 39:07 bersama-sama di surga dengannya, ya 39:08 sudah setialah. Mudah-mudahan nanti di 39:11 surga ketemu dengan suaminya insyaallah 39:13 ya. Nah, ketika dia ee merasa kesepian 39:16 di dunia gitu ya, pengin ada pendamping 39:19 tapi masih ragu-ragu atau gimana nanti 39:22 ee bagaimana di akhirnya nanti ya 39:24 silakan memilih suami yang mana. Mbak 39:27 kalau sudah masuk surga, Mbak enggak 39:29 kepikiran lagi yang macam-macam, Mbak. 39:32 Kan kita tahu ya orang yang syahid, yang 39:34 syuhada itu kan dapat bidadari ya. 39:36 Sekian banyak bidadari ya. itu apa 39:39 enggak cemburu, enggak ada lagi cemburu. 39:41 Itulah bedanya hidup di surga dengan 39:43 hidup di dunia. Kehidupan itu seperti 39:46 kita di dunia, Mbak. Walaupun sangat 39:48 jauh bedanya di dunia ini kan kita punya 39:50 tempat tinggal ya. Ada yang Allah 39:52 takdirkan punya rumah kayak istana 39:54 banyak. Ada yang Allah ee berikan ujian 39:57 enggak punya rumah, tempatnya kecil, 39:59 bubuk gitu, ya. Kan pasti ada di dunia 40:01 tuh rasa iri kok bisa dia dapat. Nanti 40:04 di surga itu sesuai dengan amalnya di 40:06 dunia itu juga akan mendapatkan balasan 40:08 yang berbeda-beda, yang 40:10 bertingkat-tingkat. Mungkin ada yang 40:11 tingkat surga tuh kan ke atas, ada yang 40:13 di atas dapat surga tinggalnya wah luas 40:16 sekali. Ada yang surganya paling on itu 40:19 enggak ada lagi iri-irian. Kok bisa sih 40:22 dapat surga kayak gitu? Kok saya enggak 40:24 ada lagi, Mbak di surga tuh enggak 40:25 mikirin lagi yang kayak-kayak begitu. Di 40:27 surga itu kesibukannya itu adalah dengan 40:30 kesenangan. Sudah sibuk semua. Jadi 40:32 enggak enggak akan memikirkan itu lagi 40:34 deh. Ah, dengan siapa nanti yang kita 40:36 pikirkan adalah selamat kita langsung 40:39 masuk surga tidak mampir dulu ke neraka. 40:41 Itu mestinya yang 40:43 dipikirkan. Insyaallah ketika kita bisa 40:47 mudah-mudahan ya ee dengan beramal 40:49 salehnya kita masuk surga, insyaallah 40:51 kita bisa membawa keluarga kita juga. 40:54 Sebagaimana sahabat itu, sahabat yang 40:56 saleh itu bisa loh memberikan syafaat 40:59 kepada ee saudaranya ketika dia di 41:01 surga. tidak menemukan terus dia ya 41:03 Allah tolong bawa gitu dia berikan gitu 41:06 bisa apalagi keluarga sendiri ya jadi 41:09 mudah-mudahan nanti mudah-mudahan kita 41:11 dipertemukan kembali tidak hanya berumah 41:14 tangga di dunia ini mudah-mudahan kita 41:16 juga nanti disatukan di Jannatul 41:22 Firdaus itu dalam surat itu orang-orang 41:25 yang beriman anak cucunya semua akan 41:27 dipertemukan kembali denganak saudaranya 41:29 yang beriman dan bertwa 41:31 Jadi PR kita sekarang adalah bagaimana 41:34 keimanan dan ketakwaan ini hadir pada 41:36 rumah tangga kita sehingga kita bisa 41:38 berkumpul bersama-sama di surga. 41:41 Berkumpul di dunia saja sudah senang, 41:43 Pak. Ya, lagi libur nih sebentar lagi 41:45 tahun tahun akhir tahun kan libur ya. 41:47 Wah, senang banget kita mau ke mana nih 41:49 kita. Apalagi nanti diga ngumpul 41:51 bersama-sama. Masyaallah. Sekarang kita 41:54 persiapkan itu dulu ya. Mudah-mudahan 41:56 bersama-sama nanti. Insyaallah. Amin. 41:58 Insyaallah ya, Ibu ya. Baik, saya akan 42:01 kembali ke ee daftar pertanyaan ini dari 42:05 Zainab di Uwin ini, Ustazah. 42:07 Asalamualaikum warahmatullahi 42:08 wabarakatuh. Waalaikumsalam 42:11 warahmatullahi wabarakatuh. 42:13 Zainab ini bertanya, "Ustah, tadi 42:15 disampaikan bahwa keyakinan pada hari 42:18 akhir mendorong seseorang untuk berbuat 42:20 baik dan melakukan amal saleh." Saya 42:23 memiliki sahabat baik yang tidak 42:26 meyakini hari akhir atau adanya hari 42:30 pembalasan. Dia hanya mengatakan bahwa 42:32 kita hanya hidup di dunia dan harus 42:34 berbuat baik karena adanya karma. Dia 42:37 bilang kalau kalau ingin karma kita 42:39 baik, kita harus baik. Dan kalau kita 42:42 kita akan mendapatkan sesuatu yang buruk 42:44 apabila kita melakukan yang buruk 42:46 semuanya akan kembali ke kita. Itulah 42:48 yang dia yakini. Sahabat saya ini 42:50 kebetulan juga tidak mempercayai Tuhan, 42:53 Ustazah atau ateis. Tapi dia sangat baik 42:56 ustazah. Terutama kepada saya. Saya 42:58 ingin sekali ia kembali kepada Islam 43:02 karena dulu dia meyakini agama Islam 43:06 namun sekarang tidak meyakininya kembali 43:08 karena dia melihat katanya agama hanya 43:12 bikin pusing dan 43:14 menyebabkan peperangan di dunia. Mohon 43:17 sarannya. Terima kasih. Wah Zainab nih 43:19 mahasiswi namanya Ustaz. Eh agnostik 43:21 kali ya, Mbak ya. Agnostik ya. Dia hanya 43:25 beriman kepada Allah tapi tidak percaya 43:27 kepada agama ya. I dan tidak ber 43:29 menjalankan ibadahnya berarti Ustaz 43:31 tidak menjalankan ibadah. Jadi memang 43:32 ini agak kita agak ini juga dengan karma 43:35 itu kan sebenarnya ee bukan bagian dari 43:37 ajaran Islam ya. Islam tidak mengenal 43:39 istilah karma sebenarnya tapi Islam itu 43:42 mengajarkan setiap perbuatan baik atau 43:45 buruk itu pasti akan mendapatkan balasan 43:47 yang setimpal ya. Apakah balasan itu 43:50 diberikan di dunia ataupun di akhirat ya 43:52 kapan saja itu tergantung kehendak Allah 43:54 ya. Jadi dalam Islam itu konsep sebab 43:57 akibat itu dikenal dengan istilah 44:00 sunatullah, ketentuan Allah terhadap 44:02 alam semesta dan seluruh isinya. Ya. 44:05 Jadi ee Allah mengajarkan ya bahwa 44:08 penentu balasan atas semua perbuatan 44:10 manusia itu adalah Allah. Allah yang 44:12 maha adil, yang maha bijaksana gitu ya. 44:15 Jadi konsep karma itu ee ya mungkin 44:18 mirip-mirip kali ya, tapi sebenarnya 44:20 kita lebih ee luas ya pembahasan 44:22 daripada sekedar karma itu ya. Nah, 44:25 untuk teman yang ini ini sudah punya 44:27 modal yang baik ya. Ee ketika dia tidak 44:30 percaya lagi dengan agama karena 44:32 mengajarkan peperangan mungkin karena 44:34 bahan bacaannya atau dengan siapa dia 44:37 belajar ya. E berikan aja konsep-konsep 44:40 makrifatullah ya, keimanan kepada Allah 44:42 dan segala macamnya itu ya. Itu satu. 44:44 Yang kedua ee kemudian diajak untuk 44:47 diskusi ya, bahwa ee ketika tidak 44:50 percaya kepada hari akhir, siapa yang 44:52 akan membalas perbuatan orang yang zalim 44:54 ketika di dunia belum ee mendapatkan 44:57 balasannya ya. Ee orang-orang yang zalim 45:00 itu kan enggak semuanya di dunia itu 45:02 diberikan balasan ya ee dengan 45:04 kezalimannya. ee kemudian dia meninggal 45:06 terus nanti siapa yang akan memberikan 45:08 keadilan kepada orang yang dibuat zalim 45:10 itu ya kepada orang yang dizalimi ya. 45:13 Jadi ini memang butuh proses yang 45:14 panjang yang penting doakanlah Allahlah 45:16 yang membolak-balik hati. Mungkin 45:18 sekarang dia seperti itu dengan kekuatan 45:21 doa kita ee ee apa namanya secara gaib 45:25 ya yang tidak jadi kita mendoakan orang 45:28 ketika orang itu tidak tahu itu makbul. 45:31 Doakan dengan penuh keikhlasan agar 45:33 Allah memberikan ee dirinya itu ee apa 45:37 namanya? Rasa apa? Hidayah. Ya Allah. 45:40 Hidayah. Insyaallah deh. Ee atau mungkin 45:42 bisa mendengarkan kajian-kajian Dr. ee 45:45 Zakir Naik ya kan banyak tuh yang ee 45:47 seperti itu yang banyak diinginkan oleh 45:49 Islam. Jadi sering diskusi dan hidayah 45:51 itu hak progatif Allah. Kita enggak bisa 45:54 maksa orang mendapatkan hidayah. Itu 45:55 hanya ee pemberian Allah. Tinggal kita 45:57 mendoakan semoga Allah berikan hidayah. 46:00 Dan orang yang seperti ini ketika sudah 46:02 mendapatkan hidayah dari Allah luar 46:04 biasa jauh lebih baik lagi. Masyaallah 46:07 ya. Mudah-mudahan. 46:09 Amin. Insyaallah. Jadi rumusnya tadi doa 46:13 ee minta kepada yang membolak-balikkan 46:15 hati insyaallah dikabulkan. Karena doa 46:17 yang tadi bilang ustazah orangnya enggak 46:19 tahu kita doain insyaallah ee lebih 46:21 makbul Ustazah ya. Insyaallah. Amin. 46:24 Baik. saya ke tidak namanya ini berarti 46:27 tadi ini hamba Allah ya. Asalamualaikum 46:28 warahmatullahi wabarakatuh. 46:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 46:32 wabarakatuh. Terima kasih Ustazah 46:34 tausiahnya. Saya mau bertanya di luar 46:36 tema mengenai mertua saya dari keluarga 46:40 nonmuslim. Sudah almarhumah ustazah. 46:42 Waktu menikah masuk Islam mualaf. Kalau 46:46 mau kirim doa namanya pakai binti nama 46:48 orang tuanya yang nonmuslim atau atau 46:51 jangan ustazah. Syukron. Maksudnya 46:54 mertuanya muslim. Ee mengenai mertua 46:57 saya dari Oh, dari keluarga non 46:59 muslimah. Iya. E mertuanya muslimah tapi 47:01 ee keluarganya non nonmuslim. Sudah 47:04 meninggal. Eh, artinya gini, ketika dia 47:06 disebutkan binti, binti binti ya, binti 47:09 atau bin itu kan e nasab ya. Nasab 47:13 artinya ee tidak masalah kalau untuk 47:16 disebut nasab. Tapi kan kita mendoakan 47:18 orangnya yang muslim itu ya. Artinya 47:21 anaknya muslim. orang tuanya tidak. 47:23 Apakah disebutkan dalam doa pakai bin 47:26 atau tidaknya itu tidak ada ketentuan 47:28 sebenarnya ya. Ketika kita menyebut nama 47:30 orang itu dalam doa harus pakai bing 47:32 atau tidaknya. Yang penting kita tahu 47:35 siapa, kepada siapa kita ee apa untuk 47:37 siapa kita mendoakan ya. Jadi ketika 47:40 mendoakan namanya misalnya namanya eh 47:43 Sakinah 47:45 bin Diana misalnya ya atau bukan Mbak 47:49 Diana saja eh orang tuanya nonmuslim itu 47:52 kan yang ditujukan doa itu kan bukan 47:54 untuk bukan untuk orang tuanya tapi 47:56 untuk anaknya. Jadi ee itu bebas ya 48:00 menyebut namanya boleh namanya saja atau 48:04 ditambah atau dengan binnya. Itu kan 48:06 menunjukkan orangnya kan bukan orang 48:09 tuanya yang kita doakan tapi orang yang 48:11 bersangkutan karena dia anak dari si 48:14 fulan. Kita mendoakannya si fulan gitu 48:16 ya. Jadi boleh disebutkan boleh tidak 48:19 karena nasab ustazah ya. Karena nasab. 48:22 Yang penting doa itu akan sampai kalau 48:25 seakidah. Tapi kalau beda akidah itu 48:28 enggak akan 48:29 sampai ya. Bagaimanapun kita mendoakan 48:32 orang tua kita yang non muslim yang 48:35 tidak beriman, seap pun enggak akan 48:37 sampai. Tapi dengan muslim ya, bahkan 48:39 orang tua kita dulu misalnya ya, yang 48:41 tidak beramal, yang mungkin dia tidak 48:44 paham gitu ya, tapi dia muslim, dia ee 48:48 Islam ya. ee ee walaupun dia hanya 48:51 bersyahadat itu kan berarti sudah Islam. 48:52 Walaupun dulunya hari-harinya 48:54 kehidupannya jauh dari Islam itu masih 48:57 sampai insyaallah dan doa anak yang 48:59 saleh itu akan sampai kepada orang 49:01 tuanya begitu ya. Iya. Baik. Jadi ee 49:05 intinya ustazah sampaikan boleh 49:07 disebutkan bin atau bintinya. Baik saya 49:09 akan beralih ke pertanyaan berikutnya. 49:13 Hamba Allah masih di hamba Allah ini. 49:14 Ustazah. Asalamualaikum warahmatullahi 49:16 wabarakatuh. 49:17 Waalaikumsalam. warahmatullahi 49:19 wabarakatuh. Ustazah tadi sebutkan 49:22 mengenai memberikan maaf. Karena 49:24 memberikan maaf ustazah sampaikan adalah 49:26 sesuatu hal yang sulit namun apabila 49:28 dilakukan pahalanya sangat besar bahkan 49:31 menjadi sebab ee orang tersebut bisa 49:35 masuk surga. Masalahnya ustazah, saya 49:38 ketika memiliki niat ingin memaafkan 49:40 orang yang sebenarnya jahat sekali oleh 49:43 dengan saya dan keluarga ustazah. Namun 49:45 sekarang kami sudah berdamai dengan 49:47 orang tersebut dan sudah menjadi salah 49:49 satu pegawai di perusahaan keluarga 49:52 kami. Tapi Ustazah kenapa ya kalau 49:54 melihat dan melihat ee berhubungan 49:56 dengan dia lagi rasa dendam dan 49:59 mengingat-ingat kejahatan yang dulu ia 50:01 lakukan terutama kepada orang tua saya 50:04 itu muncul lagi. Ustazah bagaimana ya 50:06 Ustazah caranya istikamah memaafkan? 50:11 Istikamah memaafkan. 50:13 Masyaallah. Istikah maafkan. Betul. 50:15 Betul. Betul. Betul. Ada kalimat 50:16 istikamahnya ya. Ini baru saja istikamah 50:18 memaafkan. Masyaallah. Jadi masyaallah 50:21 istikamah beramal saleh kan memaafkan 50:22 itu kan adalah salah satu bentuk ibadah. 50:25 He ya. Bentuk amal ibadah yang paling 50:28 besar pahalanya. Jadi begini untuk awal 50:32 di awal ya memaafkan itu ee bukan 50:35 berarti bisa melupakan itu wajar ya. 50:39 Karena memang rasa sakit, rasa luka itu 50:41 enggak mungkin bisa disembuhkan. Nah, 50:43 tapi memaafkan itu nantinya bisa 50:48 melupakan seiring dengan perjalanan 50:50 waktu. Jadi, waktu itu adalah alwq wal 50:54 ilaj. Itu adalah bagian dari pengobatan. 50:56 Jadi, tunggu waktunya aja. L seiring 50:58 dengan perjalanan waktu kalau kita sudah 51:00 memaafkan itu lama-lama lama ya sudahlah 51:02 sudahlah gitu. Apalagi kalau kita 51:04 mengimani hari akhir ya. Jadi memaafkan 51:08 itu bukan belum bukan berarti langsung 51:10 bisa melupakan. Enggak kan kita pernah 51:13 mendengar ee riwayat bagaimana 51:15 Rasulullah ketika Wahsyi datang kepada 51:18 beliau yang telah membelah dada ee 51:21 perutnya ini ya Hamzah pamannya Nabi ya. 51:24 Kita bisa bayangkan paman yang dicintai 51:26 Nabi yang menolong dakwahnya, yang 51:28 menjadi backup-nya di Makkah dulu. Eh, 51:31 tahu-tahu dibunuh sama seseorang yang 51:34 kemudian dibelah perutnya, diambil 51:36 hatinya terus kemudian dimakan oleh yang 51:37 menyuruhnya itu. Ya, ini Wahyi. Hindun 51:39 ya, Ustazah? Hah? Hindun. Iya, Hindun. 51:42 Ee, jadi Wahsyi ini datang masuk Islam 51:45 ya. Rasul bisa bayangkan ya, ini orang 51:47 yang bunuh pamanku gitu ya. Tiba-tiba 51:50 masuk Islam. Rasulullah tuh menerima 51:52 beliau untuk keislamannya tuh diterima. 51:54 Tapi beliau Rasulullah tidak memandang 51:56 wajahnya. Wajah Wahyu itu enggak 51:58 dipandang oleh Rasulullas itu melihat ke 51:59 yang lain gitu ya. Wahsi sudah berusak 52:01 ya Rasulullah engkau benci padaku gitu 52:03 ya. Rasul mengatakan tidak cuman aku 52:06 berusaha dulu ee jangan melihat wajahmu 52:08 dulu deh sekarang ini. Karena memang 52:10 masih masih terasa luka ya sedih gitu 52:12 ya. Nah setiap melihat wajahmu tuh aku 52:14 ingat dengan pamanku. Tapi Rasul 52:16 bukannya tidak memaafkan, Rasul 52:18 memaafkan, Rasul menerima Islamnya. Ya, 52:21 tapi ya itu dia tadi. Ini kan bagian 52:23 dari hal yang menjadi ee ya sunatullah 52:28 lah ya. Ketika kita sakit, terluka, 52:31 apakah semudah itu untuk menghilangkan 52:33 dan menghapusnya rasa luka? Itu enggak. 52:35 Tapi memaafkan perbuatannya itu bisa 52:37 kita lakukan. Ya, ibarat kita sakit 52:39 secara fisik, tangan kita tuh tersayat 52:42 pisau misalnya. E itu kan bisa ya untuk 52:46 apa? Anti sakit kan ada ya supaya tidak 52:48 sakit. Tapi kan masih ada lukanya ya. 52:51 Kalau ee anti sakitnya itu masih apa 52:54 sudah enggak berpengaruh lagi kan sakit 52:56 lagi ya. Terus jadi terus ya memaafkan. 52:58 Ingat pahalanya besar, ingat nanti kita 53:01 akan mendapatkan balasan itu. Jadi 53:03 setiap ingat sakitnya kita ingat Allah 53:05 maha pemberi ee memberikan balasannya 53:07 itu begitu terus sampailah nanti 53:10 waktulah yang akan membuat kita itu 53:12 sedikit-sedikit ee lama-lama akan 53:14 menjadi lupa walaupun tidak bisa 53:16 melupakannya tapi tidak ada lagi dendam 53:19 seperti itu ya. Jadi mudah-mudahan 53:20 ketika melihat orang itu ya ee kemudian 53:24 ya Allah berikan aku ya doa kan segala 53:27 segala sesuatu kan penuh dengan ya Allah 53:29 berikan aku ee rasa maaf tidak ada lagi 53:31 dendam di hatiku gitu ya. Jadi 53:33 insyaallah ini luar biasa ya ee sudah 53:37 orang itu sudah bekerja ee di tempat. 53:39 Jadi artinya dendam itu sudah tidak ini 53:41 lagi ya sudah tidak bersemi lagi di hati 53:44 ya. buktinya dia kan di sudah memaaf 53:47 mudah-mudahan ke depannya insyaallah ee 53:50 bisa sedikit demi sedikit dengan 53:51 perjalanan waktu bisa melupakan 53:53 insyaallah. 53:55 Insyaallah baru ee saya tahu baru tahu 53:58 ini prosesnya Rasulullah ketika ee apa 54:01 Wasi mau masuk Islam terus ternyata 54:03 Rasulullah tidak mau memandang wajah 54:04 beliau saya Ustazah ya untuk agar tidak 54:07 mengingat apa yang dia pernah lakukan 54:09 terhadap paman Rasulullah Ustazah ya. 54:11 Iya. Hmm. Rasulullah aja berarti ada 54:14 prosesnya, Bu atau Pak. Jadi apalagi 54:16 kita manusia saja. Iya. Rasul tuh Rasul 54:18 itu memaafkan. Tapi kan dalam arti 54:21 memaafkan itu bukan berarti bisa 54:23 melupakan dengan secepat itu kan enggak 54:25 bisa langsung ya. Itu itu wajar. Rasul 54:27 itu kan juga manusia biasa. Iya. Cuman 54:30 yang bedanya Rasul itu diberikan wahyu. 54:32 Beliau adalah rasul. Ini untuk 54:33 pengajaran kepada kita ya. Apalagi, Mbak 54:36 dalam hal suami istri itu ya pasti deh 54:39 rasa luka itu lebih dalam lagi ya. 54:42 Masyaallah. Maafin sih tapi sambil 54:45 motong-motong bawang. Baik, 54:48 mudah-mudahan kita semua istikamah dalam 54:50 ee berbuat baik tadi Ustazah sampaikan 54:52 ya. Masih ada pertanyaan satu lagi ini 54:55 ee kita akan bacakan dari Astuti, Astusi 54:59 di Jatiwarna. Asalamualaikum 55:01 warahmatullahi wabarakatuh. 55:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:04 wabarakatuh. 55:06 Ustazah ee berat sekali saya nampaknya 55:09 untuk bertanya hal ini. Namun ee saya 55:12 ingin tahu ustazah apakah boleh 55:14 mendoakan untuk dipercepat ee agar ee 55:19 berpulang? Apa nih bahasanya? Saya agak 55:21 perhalus. Ee 55:24 jadi mertua dalam keadaan sakit 55:28 sakit-sakitan dan sudah dipulangkan 55:30 karena rumah sakit. bilang bahwa dirawat 55:33 saja di rumah karena sudah tidak bisa 55:37 diobatilah istilahnya, Usaja. Namun ee 55:40 sering jadinya menyusahkan keluarga dari 55:44 ee suami saya. Kemudian dia juga sering 55:48 marah-marah dan 55:51 ee kemudian kami berharap masyaallah ini 55:56 ee kalau misalnya untuk yang terbaik 55:57 adalah dia berpulang. Bolehkah kami 56:00 berharap seperti itu, Ustazah? Ee adakah 56:03 doanya, Ustazah supaya kalau misalnya 56:05 dia sakit mau masih bersedia untuk 56:08 disembuhkan, segera disembuhkan. Apabila 56:11 tidak Allah ambil nyawanya? Baik, 56:14 Ustazah mohon saya bingung jadi 56:16 membacakannya. Silakan, Ustazah. Jadi 56:18 maksudnya dia ee sakit keras nampaknya 56:20 nih ya. Ya, beliau sakit keras tidak 56:22 juga bisa diobati juga dalam keadaan 56:24 koma. Namun kalau dia sadar menyusahkan 56:28 semua orang kemudian suka mengamuk 56:30 kemudian nanti tidak sadarkan diri lagi 56:32 sudah dibawakan ke rumah sakit tapi 56:33 tidak ada ee perkembangan yang berarti. 56:36 Bolehkah keluarga besar berharap dia 56:40 segera apabila dia ee waktunya segera 56:43 dipercepat? Mungkin begitu saja saya 56:45 sibukkan. Oh, itu orang tua ya? Orang 56:46 tua mertua. Iya, orang tua mertua 56:48 nampaknya. Mbak saya panjang banget 56:50 ustazah ini WhatsApp-nya. Jadi begini 56:52 saya simpulkan saja mohon maaf ya. Iya. 56:54 Jadi begini, kita sebagai anak baik ee 56:57 ee ini kita sebagai anak dari orang tua 57:00 kita atau suami kita sebagai anak ee ee 57:03 bagi orang tuanya ya kan berarti mertua 57:05 ya. Perlu kita pahami ini orang tua. 57:08 Orang tua ini adalah kunci surga yang 57:11 tengah. Artinya menghadapi orang tua itu 57:15 seperti kita berjihad fisabilillah. Ya 57:18 kan? Jadi ada seorang sahabat itu mau 57:21 ikut jihad. Terus Nabi mengatakan, 57:23 "Masih adakah orang tuamu? Masih." Ee 57:26 uruslah orang tuamu. Berbuat baiklah 57:28 kepadanya. Berjihad artinya sama 57:31 nilainya. Jadi ketika kita ini mindset 57:34 ya, Mbak ya. Jadi jangan jadikan orang 57:36 tua itu atau mertua itu sebagai beban. 57:40 Tapi dia itu kalau kalau sadar dia itu 57:43 akan nyusahin. Itulah ujiannya. Karena 57:46 surga itu tidak murah. Ini ada 57:49 kesempatan. Makanya Rasul mengatakan ada 57:52 dua tiga kali Rasul mengatakan celakalah 57:54 cak celakalah gitu ya. Nah, terus 57:57 sahabat yang menar kenapa ya Rasulullah 57:58 engkau mengatakan amin amin amin itu 58:01 ketika ada orang tuanya bersamanya tidak 58:04 bisa menyebabkan dia masuk surga. Itu 58:05 salah satunya itu. Sampai Rasul 58:08 mengaminkan perkataan malaikat Jibril 58:10 itu. Ya, artinya apa? Ini orang tua ini 58:13 jangan dianggap sebagai beban. Ini kunci 58:16 surga kita, ini ujian kita. Surga itu 58:19 enggak ngupah. Jadi, bagaimana perlaku 58:21 kita, perlakuan kita kepada orang? Ya, 58:23 sabar ya. Ketika misalnya dia dalam 58:26 keadaan sakit koma atau bagaimana, Allah 58:28 ingin menghapus semua dosa-dosanya. 58:30 Bukankah sakitnya seorang hamba itu 58:32 adalah penghapus kafarah bagi semua 58:34 dosa-dosanya? Dan kita yang hidupnya 58:37 anak-anaknya itu diberikan Allah ujian 58:40 untuk Allah tingkatkan derajat kita 58:42 karena bakti kita kepada orang tua. 58:44 Karena orang tua itu kunci surga kita. 58:47 Jadi itu e mindset ya. Jadi bukan jangan 58:49 dianggap beban apalagi sampai doa, "Ya 58:51 Allah ambillah dia secepatnya ya Allah 58:53 aku sudah enggak sabar lagi." Jangan ya 58:56 Allah sedih loh kalau orang tua orang 58:58 tua itu enggak ada. Jadi ketika dia 59:01 sadar dia nyusahin. Jadi kan ini ladang 59:04 amal. Jadi ketika ada perilakunya itu 59:06 nyusahin, "Ya Allah, ini amal saleh. Ya 59:08 Allah, berikan aku balasan yang ee lebih 59:12 lagi dari ini." Insyaallah ya. 59:14 Rasulullah mengatakan, "Ya, kalau engkau 59:15 ingin anakmu berbakti kepadamu, maka 59:17 berbaktilah kepada orang tuamu." 59:19 Insyaallah nanti balasannya kita 59:21 dapatkan anak kita bakti sama kita, ya. 59:24 Jadi perlakukanlah orang tua kita itu 59:27 seapun ya bentuknya, perilakunya, 59:31 kata-katanya yang membuat kita tuh jadi 59:34 enggak sabar. Ini kunci 59:36 surga. Jadi ini enggak lama loh. Jadi 59:38 ini mestinya bersyukur loh ya. Masih 59:39 punya orang tua enggak pakai t-taki ya. 59:42 Tapi orang tua yang mana dulu? Tapi 59:43 enggak. Orang tua itu kunci surga. Ini 59:46 akan membuat hidup kita berkah. Percaya 59:48 deh. Keberkahan itu akan kita dapatkan 59:51 dalam kehidupan di dunia ini. DP-nya 59:53 Allah berikan langsung cash di dunia 59:55 ini. Kalau kita bakti sama orang tua 59:57 nanti rasakan deh kalau orang tua sudah 59:59 enggak ada. Ya. Jadi jangan anggap orang 1:00:01 tua itu beban ya. Ini adalah peluang 1:00:04 untuk beramal saleh. Ini adalah cara 1:00:07 Allah untuk meningkatkan derajat kita, 1:00:10 menjadikan hidup kita berkah. Jadi 1:00:11 pandangilah wajah orang tua kita itu 1:00:14 dengan pandangan yang penuh dengan cinta 1:00:16 dan kasih sayang. Ingat loh dulu 1:00:19 sekarang kan sudah tua. Kita enggak 1:00:20 ingat lagi dulu kalau kita sudah tua 1:00:22 nanti gimana? Apakah kita nanti mau 1:00:24 diperlakukan seperti itu juga oleh anak 1:00:27 kita? Keberadaan kita tuh enggak di 1:00:30 enggak dianggap, enggak disyukuri, maka 1:00:32 malah didoakan cepat mati gitu. 1:00:34 Nauzubillah kan. Ya udah deh kita enggak 1:00:38 minta ya Allah cepatlah dia ini. Enggak. 1:00:40 Kalau mau doa lebih ee yang diajarkan 1:00:42 Nabi ya, doa yang umum. Ya Allah 1:00:44 hidupkanlah orang tuaku ini, ibuku ini 1:00:47 kalau memang hidup itu baik untuknya dan 1:00:49 wafatkanlah dia kalau memang itu yang 1:00:51 terbaik untuknya. Serahkan kepada Allah. 1:00:53 Jadi bukan minta mati ya, minta minta di 1:00:57 di apa dipanggil cepat. Enggak. Itu 1:00:59 urusan Allah. Allah maha tahu dengan apa 1:01:02 yang diberikannya kepada kita. Selama 1:01:05 Allah berikan itu ujian untuk kita, itu 1:01:06 adalah untuk kebaikan kita sendiri. Ini 1:01:08 kunci surga. Jangan sampai kita abaikan. 1:01:11 Karena celakalah Rasul itu mengaminkan. 1:01:13 Kalau Rasul sudah mengaminkan pasti 1:01:15 dikabulkan Allah. Celakalah orang yang 1:01:18 tidak masuk, yang ada orang tuanya tidak 1:01:20 menyebabkan dia masuk surga. Ya, jadi 1:01:23 ini ujian cobaan. Bersabarlah. 1:01:25 Insyaallah Allah akan berikan balasan 1:01:27 yang berlipat. Insyaallah. Amin. 1:01:29 Insyaallah. Baik, pertanyaan tadi dari 1:01:32 Manushah. Insyaallah ya kita luruskan 1:01:35 niat lagi. Tadi Ustazah sudah sampaikan 1:01:37 ee nanti akan terasa kalau sudah enggak 1:01:39 ada ya pintu surganya hilang walaupun 1:01:42 itu mertua ya. Baik ee Ikwan dan Nawat 1:01:45 tadi sudah disampaikan baik itu 1:01:47 pemaparan maupun sesi tanya jawab 1:01:49 nampaknya kini kita sudah di ujung waktu 1:01:51 sebelum saya tutup ee kita minta Ustazah 1:01:54 memberikan kesimpulan minta Pak dulu 1:01:55 ustazah. Ya, pendengar yang dirahmati 1:01:58 Allah. Ini nasihat untuk saya dan kita 1:02:00 semua. Mengimani hari akhir ini adalah 1:02:03 salah satu rukun iman yang wajib kita 1:02:06 yakini bahwa kita akan kembali kepada 1:02:09 Allah. Bahwa apapun yang kita lakukan di 1:02:12 dunia pasti akan kita dapatkan 1:02:14 balasannya. Maka kita persembahkan 1:02:17 ibadah yang terbaik, prestasi yang 1:02:19 terbaik dengan kondisi akhir yang 1:02:21 terbaik. Kita jadikan setiap hari yang 1:02:23 terbaik dalam hidup kita. Semoga Allah 1:02:26 nanti memberikan kita balasan yang 1:02:27 terbaik dan kita bersama-sama berkumpul 1:02:30 di surganya. 1:02:32 Wallahuam astagfirullahakum. 1:02:35 Alalamualaikum warahmatullahi 1:02:36 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:02:38 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 1:02:40 akhwat kita ucapkan terima kasih jazak 1:02:43 khair khair kepada guru kita Ustazah Hel 1:02:45 Amran atas ilmunya pengingatnya siang 1:02:47 hari ini. Insyaallah ini menjadi ee 1:02:50 pengingat dan salah satu motivasi kita 1:02:52 untuk menjadi lebih baik lagi menjadi 1:02:55 muslim dan muslimah yang lebih baik lagi 1:02:58 ke depannya insyaallah yang bertugas 1:02:59 pada hari ini saya Karoli didampingi 1:03:01 oleh Ondi juga Algi. Kami mohon maaf 1:03:04 apabila ada kekurangan dalam menerima 1:03:06 siaran dan mudah-mudahan tidak 1:03:08 mengurangi kehidmatan kita dalam 1:03:10 menuntut ilmu. Insyaallah kita ketemu 1:03:11 lagi di kemudian waktu mudah-mudahan 1:03:14 guru kita sehat selalu ya dan semua yang 1:03:16 mendengarkan pada siang hari ini dari 1:03:17 awal hingga akhir juga Allah berkahi 1:03:19 dengan kesehatan. Amin ya rabbal. 1:03:21 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:03:23 illa anta astagfiruka wa atubu ilaik. 1:03:26 Wabillahi taufik wal hidayah. 1:03:28 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:03:30 wabarakatuh.