Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brazil 0:17 [Musik] 0:26 [Musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:32 warahmatullahi 0:33 wabarakatuh. Allahumma shi ala sayidina 0:36 Muhammad wa ali sayidina Muhammad. 0:38 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:39 ini hari Jumat 1 November 2024 atau 29 0:44 Rabiul Akhir 1446 Hijriah. Kita jumpa 0:47 lagi dalam acara renungan di bawah 0:50 naungan Al-Qur'an untuk edisi dialog dan 0:53 tanya jawab. Silakan layangkan 0:55 pertanyaan Anda ke 0:59 081199 720. Insyaallah nanti akan 1:02 dijawab ya oleh Ustaz Husein Alatas. 1:05 Alhamdulillah Ustaz Husein sudah hadir 1:06 sini. Ustaz Isa juga Ondi Saputra dan 1:08 Algi. Baik, kita mulai acara ini dengan 1:11 membaca 1:14 al-Fatihah. 1:16 [Musik] 1:21 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:22 Bismillahirrahmanirrahim. 1:23 [Musik] 1:31 Alhamdulillahirabbil 1:33 alamin 1:35 [Musik] 1:38 arrahmanirrahim maiki 1:42 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 1:48 nasta' 1:50 ihdinasirathal 1:55 mustaqimathalladzina anamta 2:09 Alhamdulillah kita sudah membaca 2:11 alfatihah. Mudah-mudahan jawaban-jawaban 2:13 yang nanti akan diberikan oleh Ustaz 2:14 Husin dari pertanyaan Anda sesuai dengan 2:17 kehendak Allah. Ustaz Isa nih seperti 2:19 banyak pertanyaan masalah ilmu Allah, 2:21 takdir, qada dan perbuatan manusia. 2:24 Bismillah. Nah, silakan Ustaz silakan. 2:25 Augrisnya juga boleh dari Auge. Bias nih 2:27 ada yang banyak yang bertanya nih, Ustaz 2:30 masalah ilmu Allah, takdir, qada dan 2:32 perbuatan manusia seperti apa 2:34 memahaminya ustaz? Dan kalau 2:35 ikhwan-akhwat kalau mau bertanya silakan 2:37 kirimkan pertanyaan ke 2:43 0811999720. Saya betul ustaz tentang 2:45 takdir dan 2:47 bismillahirrahmanirrahim. 2:50 Alhamdulillahiabbil 2:52 alamin hamdan katsiran thayyiban 2:56 mubarokan fih kama yuhibbuna. 3:01 Allahumma sholli ala sayyidina wa nabina 3:07 Muhammadin imamil 3:10 muttaqin qaidil gurril muhajjarjalin 3:13 almabuti rahmatan lil 3:16 alamin shawatu rabbi wasalamuhu alaihi 3:20 wa ala wa ala ahli baitihi 3:25 washabatihi waman ihtada bihadihi ila 3:29 yaumiddin asalamuikum 3:31 Ya Rasulullah 3:33 asalamuala 3:34 ibadillahin. 3:36 Wasalamualaikumyuhal ikhwatul mukminun 3:38 wal akhwatul mukminat warahmatullahi 3:41 wabarakatuh. Waalaikumsalam 3:43 warahmatullah. 3:47 Allahumma atina minika rahmah waimna min 3:51 ladunka ilman nafi wna 3:55 bimaam. W ba'du. Ikhwan akhwat yang 3:58 dirahmati Allah. pagi hari ini bersama 4:01 Ustaz Isa bin Ahmad 4:03 Taufik bersama Ustaz Muhammad Krishna 4:05 ditemani oleh Ondi Algi dan 4:09 Ikhwan. Seluruh kerabat kerja di studio, 4:13 seluruh keluarga besar radio 4:15 silaturahim, begitu pula seluruh 4:19 pencinta radio TV silaturahim. 4:21 Alhamdulillah bersama-sama kita kumpul 4:24 pada hari ini dalam dialog pagi 4:28 langsung 4:30 dari 4:34 silaturahmi. Menjawab pertanyaan yang 4:36 diajukan oleh beberapa ikhwah yang 4:39 seringki menghadapi kebingungan 4:42 berkaitan dengan ilmu 4:44 Allah. 4:45 Takdir, 4:48 qada dan perbuatan manusia. 4:53 Kalau kita 4:54 [Musik] 4:55 perhatikan dalam tema ini, kita temukan 4:58 ternyata pendapat para ulama 5:03 simpansi, terkotak-kotak, 5:07 terbagi-bagi. Padahal Al-Qur'an 5:09 menjelaskannya dengan mudah dan 5:11 sederhana. Tapi sayang kita tidak 5:14 merujuk kepada Al-Qur'an. Kita merujuk 5:16 kepada riwayat yang tidak dapat 5:20 dipastikan 5:21 kebenarannya. Kita meninggalkan yang 5:23 pasti yaitu kitab Allah Subhanahu wa 5:26 taala. Kita juga ikut terbawa oleh apa? 5:31 Oleh pendapat yang berbeda-beda dan 5:35 simpang si akhirnya tidak memberikan 5:37 kejelasan malah menumbuhkan dan 5:40 menambahkan keragu-raguan di hati kita. 5:43 Pertama kita akan bicara mengenai ilmu 5:46 Allah. Dengan sendirinya kita sebagai 5:49 hamba tidak mungkin dapat meliputi ilmu 5:52 Allah. Tapi yang perlu kita pahami 5:55 sebagaimana yang diterangkan Al-Qur'an 5:57 dengan contoh-contoh yang 6:02 bermacam-macam. Ilmu Allah Subhanahu wa 6:04 taala sebagaimana yang Allah terangkan 6:07 meliputi segala sesuatu. 6:10 Dia mengetahui yang gaib di langit 6:12 maupun di bumi. Dia mengetahui yang 6:14 lalu, yang kini, maupun yang akan datang 6:18 sebelum 6:19 terjadi. Artinya ilmu Allah tidak 6:22 dibatasi oleh ruang dan 6:28 waktu. Lalu kita bertanya, "Bagaimana 6:30 hubungan antara ilmu Allah Subhanahu wa 6:32 taala dan perbuatan manusia?" Jawabannya 6:35 sederhana. 6:37 Ilmu Allah Subhanahu wa taala meliputi 6:39 segala sesuatu yang lalu, yang kini, 6:42 yang akan 6:43 datang. Tapi bukan berarti ilmu Allah 6:47 yang menggiring dan mengendalikan 6:49 perbuatan 6:50 manusia. Kalau Allah mengendalikan 6:53 perbuatan 6:54 manusia, menentukan atas mereka 6:57 ketentuannya, maka dengan sendirinya 6:59 manusia bukan lagi berstatus sebagai 7:01 khalifah yang memiliki kehendak dan 7:04 pilihan. 7:08 Nah, manusia dengan statusnya sebagai 7:10 khalifah yang memiliki kehendak, pilihan 7:12 dan kebebasan pada apa? Pada 7:15 ranah ujian yang dihadapi dengan 7:18 sendirinya ya mereka sebagai 7:21 seorang yang akan bertanggung jawab di 7:24 hadapan Allah Subhanahu wa taala. 7:28 Oleh karena itu, Syekh Muhammad 7:29 Mutawalli Asya'rawi rahimahullah ketika 7:32 menjelaskan mengenai ilmu Allah, 7:34 hubungannya dengan perbuatan 7:37 manusia yang berstatus sebagai khalifah, 7:40 ilmu Allah sabiqun la saquun. 7:45 Ilmu Allah mendahului peristiwa sebelum 7:48 terjadinya, tapi bukan yang 7:51 menggiring. Jadi Allah Subhanahu wa 7:53 taala tahu bahwa Firaun akan menentang 7:56 membangkang. Tapi tetap Allah 7:58 perintahkan Nabi Musa untuk menyampaikan 8:01 pesan dan peringatan agar Firaun tidak 8:04 beralasan di hari kemudian nanti bahwa 8:08 dia tidak pernah mendapatkan peringatan 8:11 sebelumnya. Tapi apakah pengetahuan 8:15 Allah Subhanahu wa taala yang menentukan 8:17 Firaun untuk membangkang dan menangkang? 8:20 Tidak. Ilmu Allah meliputi ya segala 8:24 sesuatu di langit, di bumi, yang lalu, 8:26 yang kini, yang akan datang. Tapi bukan 8:29 ilmu Allah yang menentukan Firaun untuk 8:32 menentang dan 8:35 membangkang. Perumpamaannya sederhana. 8:38 Kalau seandainya Mas Krishna bercermin 8:41 di hadapan cermin, cermin menampakkan 8:44 apa adanya, apakah dia membentuk rupa 8:48 kita sesuai dengan kehendaknya? Apa 8:50 adanya. Apa adanya. Cermin mampu untuk 8:53 menampakkan wajah kita apa adanya. Nah, 8:56 ilmu Allah mampu untuk menampakkan ya 9:00 berbagai macam peristiwa yang lalu di 9:04 langit maupun di bumi. Karena dia 9:05 menciptakan semuanya. 9:08 mengetahui juga apa yang terjadi pada 9:12 saat ini di seluruh alam semesta. 9:15 Allah berfirman, "Yaamu ma yariju ardi w 9:18 yaku minha wzilu minama w fiha 9:25 wumtum." Allah mengetahui apa yang masuk 9:29 ke bumi sekecil apapun baik benda cair 9:32 maupun padat yang masuk bumi kitaampil 9:35 dan apa yang keluar 9:37 daripadanya? Apa yang turun dari langit 9:39 dan apa yang naik ke langit Allah maha 9:42 mengetahui segala sesuatu. Maha melihat 9:45 apa yang kalian 9:47 perbuat. Jadi ilmu Allah Subhanahu wa 9:50 taala ya bagaikan cermin ini perumpamaan 9:54 ya yang dapat menampakkan yang lalu 9:56 sebagaimana adanya. Begitu pula yang 9:58 kini, begitu pula yang akan datang. Nah 10:02 perbuatan manusia walaupun belum terjadi 10:05 Allah mengetahuinya. Tapi jangan kita 10:07 menuduk Allah. Allah yang menentukan si 10:10 fulan untuk mencuri. Allah yang 10:13 menentukan si fulan untuk berzina atau 10:15 berbuat yang tidak baik. Allah 10:17 mengatakan, "Qul innallaha la yamuru bil 10:19 fahsya." Allah tidak pernah 10:21 memerintahkan orang berbuat 10:23 tinggi. Nah, jelas bagi kita bahwa ilmu 10:27 Allah Subhanahu wa taala meliputi segala 10:29 sesuatu alimul ghaibi wasya wasyahadah. 10:34 Tapi ilmu Allah ya 10:36 menampakkan semua peristiwa yang telah 10:39 terjadi, yang terjadi saat ini dan yang 10:41 akan datang sebagaimana adanya. Dan 10:45 Allah tidak pernah melakukan intervensi 10:48 mengendalikan manusia yang baik untuk 10:50 menjadi buruk, yang buruk menjadi baik. 10:52 Tapi siapa yang berniat baik mencari 10:55 petunjuk, Allah membantunya. 10:58 Sedangkan orang-orang yang ingin 11:00 berkhianat terhadap Allah, berkhianat 11:02 terhadap agamanya, Allah Subhanahu wa 11:05 taala tidak menghalangi. Karena dia 11:07 merupakan khalifah yang memiliki pilihan 11:10 kehendak dan 11:13 kebebasan. Kemudian kita bicara mengenai 11:17 takdir. Dalam bahasa Arab, kata takdir 11:20 itu jelas maknanya. Dan Al-Qur'an juga 11:23 menggunakan kata takdir untuk 11:25 menjelaskan hukum-hukum dan aturan Allah 11:29 yang 11:31 terukur. Contohnya Allah berfirman, 11:33 "Inna kulla syaaiin khalaqnahu biqadar." 11:37 Sesungguhnya kami telah menciptakan 11:39 segala sesuatu bikadar dengan ukuran. 11:44 Nah, manusia mempelajari ukuran tersebut 11:47 dan aturannya mengambil 11:49 manfaat dari berbagai 11:52 macam yang Allah ciptakan dengan kita 11:55 memahami apa? Memahami aturan dan 11:58 ukurannya. Seorang bercocok tanam harus 12:01 mempelajari enggak tata caranya? Iya, 12:03 harus pelajari. Mempelajari tata 12:06 caranya. 12:07 Kalau dia tidak mengikuti tata cara 12:10 untuk bertani, ya walaupun seorang nabi 12:12 yang melakukan tidak akan tumbuh ya 12:15 walaupun seorang alim, tapi seorang 12:17 nonmuslim, seorang bahkan yang kafir 12:20 mengikuti aturan yang ditetapkan Allah, 12:23 dia akan menuai hasil seperti 12:24 negara-negara maju yang mengembangkan 12:26 pertanian. Sedangkan orang Islamnya 12:28 menanam di atas ubin atau di atas tanah 12:31 yang tidak subur tanpa diberikan pupuk. 12:33 Dia mengatakan kalau Allah takdirkan 12:34 tumbuh, dia akan tumbuh. Itu namanya 12:36 melecehkan takdir Allah. Oleh karena itu 12:40 Allah berfirman, 12:42 "Bismillahirrahmanirrahim. 12:43 Sabbihismaabbikal a." Sucikan nama 12:47 kebesaran keagungan Tuhanmu dari segala 12:49 yang tidak layak bagi Allah. Alladzi 12:52 khalaqo yang mencipta. 12:55 Fasawa. Dia menyempurnakan ciptanya 12:58 dengan penuh 12:59 keseimbangan. Walladzi qaddar. Dan dia 13:02 menetapkan aturan-aturannya. 13:05 Ya. Lalu Allah memberikan bimbingan 13:07 kepada kita untuk 13:10 mempelajarinya. Maka lahirlah berbagai 13:12 macam disiplin ilmu pengetahuan. Semua 13:15 itu 13:16 mengungkapkan ketentuan-ketentuan dan 13:18 aturan Allah. Lahir ilmu 13:21 fisika, lahir juga ilmu apa? biologi, 13:25 geologi, begitu juga ee lahir astronomi. 13:29 Ini bukan ilmu yang dibuat oleh manusia, 13:32 tapi merupakan penemuan-penemuan manusia 13:36 dari berbagai macam fenomena di alam 13:38 raya 13:40 ini. Jadi, manusia meneliti, 13:43 mempelajari, lalu melahirkan hukum-hukum 13:46 dari penemuan tersebut. Jadi fenomena 13:49 fisika, fenomena astronomi, fenomena 13:52 biologi, geologi telah ada sebelum ada 13:54 ilmunya. Ya, 13:57 oleh karena itu dengan jelas Allah 14:00 Subhanahu wa taala 14:03 mengatakan dalam apa? 14:06 dalam ee surah Yasin yang menerangkan 14:11 kepada kita bagaimana aturan-aturan 14:15 Allah Subhanahu wa taala yang mengatur 14:19 mataharinya, bulannya, peredarannya. 14:41 Wasyamsuajah. Bagaimana Allah telah 14:44 menjelaskan kepada kita dengan 14:47 jelas bahwa 14:49 matahari bukan benda yang berdiam. 14:52 Dia juga 14:54 tajri. Tapi di samping dia beredar ya 14:58 mengitari pusat galaksinya, dia juga 15:00 menjadi poros bagi planet-planet yang 15:03 mengitarinya. Maka dikatakan 15:05 mustqar. Jadi matahari bersama bumi dan 15:08 seluruh planet dia mengitari pusat 15:10 galaksi. Dan subhanallah matahari 15:13 bergerak, bumi juga melakukan evolusi 15:17 mengitari dirinya. kemudian melakukan 15:20 revolusi mengitari matahari dan 15:22 planet-planet yang lain pun demikian. 15:24 Kemudian bulan mengitari bumi kita. 15:27 Antum bisa bayangkan bagaimana seluruh 15:30 benda tersebut bergerak tapi penuh 15:32 dengan 15:33 keteraturan. Ini betul-betul amat 15:37 menakjubkan. Dalika takdirul azizil 15:39 alim. Itulah takdir dari yang maha 15:42 perkasa lagi maha tahu. Karena tanpa 15:44 keperkasaan mana mungkin bisa 15:45 mendudukkan alam. Begitu juga tanpa 15:47 ilmu, bagaimana mungkin lahir 15:49 keteraturan? Jadi dari ayat-ayat Quran 15:52 yang bicara mengenai takdir, tidak ada 15:55 satu pun yang menghubungkan takdir Allah 15:57 dengan perbuatan manusia. Enggak ada 16:00 yang mengatakan dalam Quran, perbuatan 16:02 manusia telah ditakdirkan Allah. Tidak 16:03 ada sama sekali. 16:07 Tapi sayangnya karena kita lengah dari 16:09 Al-Qur'an, akhirnya kita menyimpulkan 16:13 kesimpulan yang salah mengenai takdir 16:16 Allah. Dan takdir Allah Mas Krisna 16:19 terbagi 16:22 dua. Ada takdir, aturan, dan hukum yang 16:25 Allah tetapkan untuk mengatur alam raya 16:28 dan seluruh isinya. 16:31 Ini semua ditentukan Allah. Sebagaimana 16:34 bekerjanya jantung kita, paru-paru kita, 16:38 ginjal kita, pencernaan kita, semua 16:41 ditentukan oleh Allah. Betul gak? Dari 16:44 mulai ginjal yang menciptakan Allah, 16:46 jantung juga yang menciptakan Allah, 16:47 paru-parunya dan hukum. Ya, demikian 16:51 pula pengoperasiannya semua ditangan 16:53 oleh Allah, bukan kita yang 16:56 menangan. Betul gak? 16:58 Tapi Allah enggak bakal bertanya, 17:01 "Kenapa jantung kamu berdenyut sekian 17:04 kali? Kenapa paru-paru kamu ber kembang 17:06 kuncupnya sekian kali?" Enggak bakal 17:08 ditanya. Begitu juga lahirnya kita dari 17:12 Bapak, Ibu tertentu bukan pilihan kita. 17:15 Kemudian wajah kita, suku kita. Ini 17:19 semuanya merupakan takdir 17:22 takwini. Artinya yang kembali kepada 17:25 kehendak Allah. Kun fayakun tanpa sama 17:27 sekali melibatkan 17:29 kita. Mas Kris waktu akan diciptakan 17:33 Allah enggak bertanya kira-kira milih 17:35 bapaknya siapa, ibunya siapa, mau lahir 17:39 dari suku mana kan enggak ditanya. Betul 17:40 gak? Tapi Allah yang menentukan. Allah 17:43 menjadikan sebahagiannya Arab, sebagian 17:45 Cina, sebagian katakan Jawa, Sunda. Itu 17:48 ketentuan Allah untuk menguji kita, 17:50 bukan untuk kita banggakan. 17:54 Ini namanya takdir takwini. Takdir 17:57 takwini. Takwini. 18:00 Lalu ya ada yang dinamakan takdir 18:03 tasyri'i. I kalau takwiri itu yang 18:06 langsung ditetapkan Allah dari mulai 18:09 penetapan hukumnya sampai 18:11 pengoperasiannya. 18:14 Berbeda dengan takdir tasyrii. Takdir 18:17 tasyri'i itu hukum-hukum dan aturan 18:20 syariat yang ditetapkan Allah Subhanahu 18:23 wa taala. Allah perintahkan kita untuk 18:26 mengerjakan salat. Allah perintahkan 18:28 kita berzakat. Allah perintahkan kita 18:30 untuk berpuasa, berhaji, bersedekah. Ya, 18:33 itu namanya ketentuan dan aturan 18:36 syariat. Kalau kamu ikuti aturan ini, 18:38 kamu akan sukses dunia akhirat. 18:41 Kalau kamu langgar akibatnya kamu yang 18:43 akan takut. Jadi takdir tasyrii ini 18:46 hukum dan aturan yang ditetapkan oleh 18:49 Allah yang berusaha yang berisikan 18:51 bimbingan dan petunjuk hidup. Nah, 18:54 dengan aturan yang Allah turunkan, 18:56 dengan rasul yang diutus oleh Allah 18:58 Subhanahu wa 19:00 taala dan pilihan yang Allah berikan 19:03 kepada manusia, maka dia bertanggung 19:05 jawab atas pilihannya. Oleh karena itu 19:08 kalau orang bertanya apakah manusia ini 19:10 makhluk yang 19:12 merdeka, apakah makhluk yang mempunyai 19:14 pilihan? Jawabannya manusia berada di 19:17 antara keduanya. Hm. 19:21 Sebahagian hidupnya dikendalikan Allah. 19:23 Iya. 19:25 Mata kita, semua organ tubuh kita itu 19:28 semua dibawa kendali Allah. Allah. Tapi 19:32 sebahagian lagi menjadi pilihan kita. 19:34 yaitu apa-apa yang kita 19:36 pertanggungjawabkan di hadapan Allah 19:38 dari amal, perbuatan, pilihan kita. Dan 19:41 Allah sama sekali apa tidak 19:43 mengendalikan kita dalam hal ini karena 19:45 berstatus sebagai khalifah. Oleh karena 19:47 itu malaikat bertanya, "Apa kamu akan 19:49 menempatkan di bumi makhluk yang 19:51 berpotensi untuk 19:53 merusak menumpahkan darah?" 19:55 Allah jawab, "Aku tahu apa yang kalian 19:58 tidak tahu. Kalian hanya melihat sisi 20:00 negatifnya, tapi kalian lupa. Manusia 20:02 dengan kehendaknya bisa melakukan 20:04 perbuatan-perbuatan yang amat mulia, 20:06 bahkan mengorbankan hidup mereka untuk 20:09 Allah. Seperti yang kita saksikan di 20:12 Palestina, di Libanon. Kita saksikan 20:15 juga umat Islam di dunia dari berbagai 20:17 macam-macam negara yang tidak punya 20:18 hubungan darah, rela mempersembahkan 20:21 harta mereka demi mendukung saudara 20:23 mereka di Palestina. 20:25 Walaupun sebagian manusia mengorbankan 20:28 sebagian yang lain menumpahkan darah 20:31 tanpa ada berat hati di hati mereka. 20:33 Tapi tidak semuanya demikian. Jadi 20:36 manusia kalau ditanya apakah mereka 20:38 makhluk yang merdeka secara mutlak? 20:41 Apakah makhluk yang berada dalam kendali 20:44 Allah? Jawabannya di antara keduanya. 20:46 Sisi sebagian hidupnya ya adalah hal-hal 20:51 yang ditentukan Allah. 20:53 Sebahagian hidupnya yang lain kembali 20:55 pada pilihannya. Dia bertanggung jawab 20:57 pada apa yang dilakukan dengan 21:00 pilihannya. Lalu ada sebagian orang 21:02 mengatakan apa? 21:04 Allahu yakluqu ma yasya. 21:09 Allahu yakluqu ma 21:12 yasyau lahum. 21:16 Allah menciptakan apa saja yang 21:18 dikehendaki dan Allah memilih dengan 21:20 pilihannya. 21:22 Mereka tidak memiliki pilihan dalam hal 21:24 ini. Itu betul berkaitan dengan bentuk 21:27 rupa kita, suku kita, orang tua kita, 21:30 dan ciptaan yang bermacam-macam itu 21:32 kembali pada apa? Ciptaan Allah dan 21:34 pilihannya. Tapi tidak berbicara 21:35 mengenai amal kita. Ada lagi yang 21:37 membawa riwayat ayat Quran. Wallahu 21:40 khalaqokum w tamalun. Allah menciptakan 21:43 kalian dan apa yang kalian perbuat. 21:46 Maksud ayat ini yaitu merupakan teguran 21:49 pada para penyembah berhala. Kalian 21:52 ciptaan. Begitu juga apa yang kalian 21:55 buat ya dari tanah menjadi patung juga 21:57 ciptaan Allah. Masa kalian sembah? 22:00 Karena ayat sebelumnya wallah apa? 22:06 Cuma orang memotong ayat ini dipisahkan 22:09 dari apa? Redaksi 22:11 ayatnya. Jadi 22:14 takdir diambil dari kata qadar dalam 22:17 bahasa Arab. Bahasa Indonesia sudah 22:18 berubah. sudah apa diterjemahkan dalam 22:21 bahasa Indonesia sama artinya 22:23 kadar. Nah, sekarang kita bicara 22:26 mengenai 22:27 al-qaba. 22:29 Alqaba dalam bahasa Arab kata qada itu 22:32 jelas 22:36 artinya menetapkan. 22:41 Al-Qur'an menggunakan kata 22:44 qada juga untuk dua makna tadi. Ada qada 22:47 takwini, ada qada 22:51 tasyri'i, ada qada takwini. Takwini, ada 22:55 qada tasri tasyri'i. 22:58 Qada takwini seperti 23:01 apa? Allah subhanahu wa taala menetapkan 23:04 langit menjadi tujuh. Apa? Tujuh. 23:10 sabwatin wa fi 23:13 am. Ketika Allah 23:16 menciptakan langit, Allah Subhanahu wa 23:18 taala ceritakan pada kita tadinya 23:20 merupakan 23:22 gas. Bumi juga tadinya merupakan satu 23:25 kesatuan dengan langit. Kemudian Allah 23:27 panggil datang ke hadapannya dengan 23:30 penuh ketaatan datang kepada Allah. 23:32 Kemudian Allah Subhanahu wa taala 23:33 membangun langit, menyusunnya menjadi 23:36 tujuh 23:38 langit. Lalu Allah menetapkan pada 23:41 setiap langit ketetapan dan 23:44 aturan-aturan. Langit dengan patu 23:46 menjalankan perintah 23:49 Al. 23:51 Tapi qada juga dipergunakan untuk apa? 23:55 Untuk qada tasyrii. Tasri. 23:59 Waqbuka 24:01 all'udu illa iyahu wabil ihsan. Tuhanmu 24:06 menetapkan, mengharuskan atas kalian 24:09 untuk menyembah Allah dan tidak 24:11 menyembah selainnya. Dan terhadap kedua 24:13 orang tua Allah perintahkan kalian untuk 24:15 memperlakukan mereka. Ini perintah 24:19 ketetapan yang Allah tetapkan dalam 24:20 syariatnya. Kalau kita ikuti, kita 24:23 meraih keridaan Allah, kita menentang 24:24 kita masuk dalam murka Allah. He. Iya. 24:27 Iya. 24:28 Jadi penggunaan kata qada ya dalam 24:31 Al-Qur'an bisa qada dalam arti takwin 24:35 bisa berarti juga dalam arti tasyrid. H 24:39 kalau qadar menggambarkan ukurannya, 24:41 kalau qada menetapkan ketetapan dan 24:45 keharusan. Ya, mempunyai makna yang 24:48 bersamaan di antara keduanya karena ada 24:51 takwini, ada tasyrii. Tapi yang satu 24:54 menjelaskan aturan dan kadar, satu 24:56 menjelaskan ketetapan yang langsung 24:58 datang dari Allah Subhanahu wa taala. 25:01 Kalau buah-buahan yang bermacam-macam 25:02 itu tasri juga dengan sendirinya kan 25:04 takwini bukan pilihan kita kan. Takwini 25:07 betul gak? Semua yang diciptakan oleh 25:09 Allah tanpa kembali pada pilihan kita 25:11 itu tapi termasuk apa? cobaan yang 25:14 datang menimpa 25:16 salah. Jadi Allah dalam perjalanan hidup 25:19 manusia ini telah menggariskan ya secara 25:21 melintang di hadapannya garis demi garis 25:23 cobaan. Allah ingin menguji dia 25:26 bagaimana. Contohnya orang yang lahir 25:28 dalam keadaan sumbing. H lahir dalam 25:31 keadaan buta. Ada enggak yang mau lahir 25:32 buta? Enggak ada. Dan mungkin enggak 25:34 orang 25:35 tua membuat anaknya buta kecuali enggak 25:38 waras kan? Iya. Iya. Mereka berusaha 25:40 menyembuhkan anaknya. Di sini ujian buat 25:42 orang tuanya, ujian juga buat anaknya. 25:45 Nah, di sini namanya qada 25:47 takwini. Allah Subhanahu wa taala 25:50 menguji manusia, tapi Allah enggak 25:52 bertanya kenapa kamu 25:54 buta? Yang ditanya bagaimana sikapnya 25:57 dalam menyikapi cobaan ini. Yang 25:59 diberikan kekayaan juga ujian dari 26:02 Allah. Jangan beranggapan kalau lagi 26:03 kaya bebas ujian. Iya. Yang diberikan 26:06 kesehatan ujian, yang diberikan penyakit 26:08 juga ujian. 26:11 Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama, 26:14 Allah akan meminta pertanggungjawaban 26:17 kita pada apa yang kita lakukan dengan 26:20 pilihan dan kesadaran. Oleh karena itu 26:23 kalau kita lupa dimaafkan, kita dipaksa 26:26 dimaafkan. Betul enggak? Iya. Kalau kita 26:29 tidak tahu juga tanpa sengaja dimaafkan 26:33 oleh Allah Taala. Tapi yang kita lakukan 26:35 dengan kesadaran, pemahaman dan pilihan 26:38 kita itu yang kita akan 26:40 pertanggungjawabkan. Jadi jelas sekali 26:42 bahwa ilmu 26:43 Allah ilmu yang meliputi segala sesuatu 26:46 tapi tidak mengendalikan perbuatan 26:48 manusia. Takdir menjelaskan aturan dan 26:52 hukum. Ada takwini, ada tasyri'i. Begitu 26:54 juga qada, ada takwini dan tasyri. Nah, 26:58 berkaitan dengan perbuatan manusia. 27:01 Kalau kita pahami tadi keterangannya 27:04 jelas perbuatan manusia yang dilakukan 27:07 dengan 27:09 kesadaran maka dia akan 27:11 pertanggungjawabkan. Dan ini dalam 27:14 kehidupan hukum dan peraj sama orang 27:17 kalau melakukan perbuatan kriminal tapi 27:19 bukan dengan kesadaran umpaya dia orang 27:22 yang tidak waras enggak dikenakan 27:23 hukuman. Paling pihak keluarganya 27:25 mengganti rugi. Betul enggak? Iya. Masa 27:29 peradilan yang berlaku di tengah manusia 27:31 lebih adil daripada Allah. Mustahil. 27:33 Apalagi Allah maha pengampun lagi maha 27:36 penyayang. Melipat gandakan kebaikan 27:39 manusia. Ya, sedangkan dosa hanya 27:40 dihukum sesuai dengan perbuatannya. Masa 27:43 kita masih bercuriga pada Allah. H. 27:45 Betul enggak? Betul. Jadi saya harapkan 27:48 bisa jelas bagi kita semuanya. 27:49 Wallahuam. Masyaallah. Jazakumullah 27:51 khair, Ustaz. Oke. Baik. Ini pertanyaan 27:53 dari Ibu Pegi ni sudah lama dikirim ee 27:57 masalah iman itu katanya setipis 28:01 hah pakai mik Krisna. 28:04 Lupa, lupa. Ini ada pertanyaan Ibu Pegi 28:07 menanyakan tentang bahwa iman itu kata 28:08 setipis kulit bawang itu. Bagaimana 28:11 penjelasan itu? Dengar dari Ustaz Husin 28:12 juga beliau. Ee mohon penjelasannya. 28:18 Bismillahirrahmanirrahim. 28:21 Sebetulnya apa yang ditanyakan merupakan 28:24 kondisi keadaan iman pada saat seorang 28:28 menjauh dari Allah. 28:31 Pada saat orang menjauh dari Allah, maka 28:33 imannya sedikit demi sedikit akan 28:35 menipis. Semakin jauh kalau terhijab 28:38 maka dia akan apa? Kehilangan 28:40 iman. Tapi apabila seorang mendekatkan 28:43 diri kepada Allah dengan ketaatan 28:45 perbuatan baik, maka imannya akan 28:48 menebal. Semakin dekat semakin menebal 28:52 keimanannya. Ini merupakan gambaran 28:54 aliman yazidu waanquus. Iman itu 28:58 bertambah dan berkurang. bertambah 29:00 dengan apa? Makrifah, bertambah dengan 29:03 ketaatan dan perbuatan baik. Tapi iman 29:07 akan mulai menipis dengan kejauhan 29:10 seseorang dari apa? Dari Allah 29:13 disebabkan karena perbuatan-perbuatan 29:16 dosanya. Oleh karena itu, ada sebuah 29:18 hadis yang diriwayatkan dari Nabi kita 29:21 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 29:23 Saya gunakan kata ruwya karena saya 29:26 tidak berani memastikan. Tapi hadis ini 29:27 cukup 29:31 populer. Kalau Quran kita yakin 29:33 qalallahu taala. Tapi kalau hadis kita 29:35 katakan ruwiya an rasulillahi 29:38 shallallallahu alaihi wasallam qu la 29:41 yaznizzani hina yazni wahua mukmin. Wala 29:46 yasriquariqu hina yasriqu wahua mukmin. 29:50 Wala yasrabul khamrina yasrabuha wahua 29:53 mukmin. Hadis ini menerangkan ketika 29:55 seorang melakukan perbuatan zina pada 29:59 saat itu imannya akan meninggalkan diri. 30:02 Artinya bukan dalam keadaan beriman dia 30:04 melakukan. Karena kalau ada iman di 30:06 hatinya akan mencegah dirinya dari 30:07 perbuatan tersebut. Jadi kalau dia 30:09 meninggal dunia dalam keadaan berzina, 30:12 mati dalam keadaan suul 30:15 khatimah. Begitu juga seorang tidak akan 30:20 mencuri pada saat iman masih ada di 30:22 hatinya. 30:24 Pada saat dia mencuri, iman meninggalkan 30:26 diri. Kalau dia meninggal dunia dalam 30:29 keadaan mencuri dan mencurinya bukan 30:31 karena desakan kebutuhan yang mendesak, 30:34 tapi sebagai profesi, maka orang seperti 30:37 ini kalau dia meninggal dunia mengerikan 30:41 nasib. Kalau kita membaca Al-Qur'an 30:45 berkaitan dengan ampunan dan hukuman, 30:48 biasanya Allah dahulukan ampunan. 30:51 yasyau 30:54 kecuali dalam masalah 30:57 pencurian 31:07 wasallahu setelah itu apa sampai kepada 31:10 firman Allah berikutnya alam taam 31:12 anallaha yuibu yasyafiru lim 31:18 yasya ini Satu-satunya ayat ya yang 31:21 dimulai dengan azab sebelum ampunan. 31:24 Sedangkan yang lain yagfiru lim yasya 31:28 wuadzibu. Tapi dalam masalah pencurian 31:31 yuadzibu may yasya wagfiru liman yasya. 31:34 Kenapa? Ini menjelaskan kepada kita 31:36 bahwa pencurian ini betul-betul amat 31:39 merugikan orang dan merusak kehidupan 31:41 berbangsa, bernegara apalagi korupsi. 31:44 tingkatannya lebih tinggi lagi. 31:47 I dan saya saksikan bagaimana seorang 31:50 menangis 31:52 meratap ketika dia kehilangan hasil 31:55 usahanya. Seorang pedagang sayur dari 31:58 mulai tengah malam berangkat ke pasar 32:00 induk berbelanja. Subuh-subuh naik beca 32:03 diturunkan di satu gang, diangkut 32:06 sayurannya. Di tengah-tengah jalan dia 32:09 apa? Pagi-pagi sekali dia jual 32:10 sayurannya. 32:12 Begitu hampir habis tahu-tahu ada 32:14 seorang mencuri. Apa yang didapatkan 32:16 dari usaha? Oleh karena itu, seorang 32:19 pencuri yang seperti ini layak untuk 32:22 dipotong tangannya. Dan kalau sampai dia 32:25 terus melakukan perbuatannya, maka orang 32:28 semacam ini akan diharamkan dari surga 32:32 bahkan 32:33 baunya. Jadi jangan sepele mengatakan 32:36 bahwa orang mencuri itu apa? 32:39 masalah 32:41 sepele 32:44 wul. Begitu juga pada saat orang lagi 32:46 minum, pada saat itu dia bukan lagi 32:49 seorang yang beriman. Iman meninggalkan 32:53 dirinya. Jadi kita harus tahu bahwa iman 32:56 itu bisa bertambah, bisa menurun, bisa 33:00 juga menghilang. 33:03 Nah, kita berharap jangan sampai 33:05 betul-betul iman meninggalkan kita. Juga 33:07 dibantu untuk dapat bertobat, 33:09 membersihkan kotoran-kotoran yang 33:11 menutupi fitrah kita hingga iman kita 33:13 semakin bercahaya dan kita semakin dekat 33:16 ke hadapan Allah Subhanahu wa taala. 33:18 Menyatu bersama langit bumi kita 33:20 bertasbih kepada Allah Subhanahu wa 33:22 taala. Masyaallah. Jadi bukan Allah yang 33:24 mengurangi iman tanpa sebab, tapi 33:26 imannya otomatik berkurang dengan 33:28 perbuatan dosa, perbuatan zalim, 33:30 meninggalkan perintah Allah. Bertambah 33:33 sewaktu kita mendekat ke sisi 33:35 Allah, bertambah cahaya iman kita. Kita 33:39 mendekat dari cahaya Allah Subhanahu wa 33:41 taala. Wallahuam. Ustaz ee di dalam 33:43 hukum Islam kan ada mencuri potong 33:46 tangan, kemudian zina hukum cambuk dan 33:50 lain sebagainya. hukuman yang ada 33:52 konsekuensinya. Ketika kita melakukan ee 33:54 perilaku-perilaku tersebut dan tidak 33:57 ketahuan sama orang lain, zina, mencuri 33:59 dan lain sebagainya. Apakah cara 34:01 bertobatnya harus kita datang ke 34:03 pengadilan atau cukup kita minta ampun 34:06 sama Allah subhanahu wa taala dan kalau 34:07 ada hak orang lain kita kembalikan? 34:09 Ustaz, pada saat orang melakukan 34:11 perbuatan 34:14 dosa, orang lain tidak tahu, tidak ada 34:17 yang menyaksikan perbuatan kita. 34:20 Kalau kita kembali kepada Allah, 34:22 bertobat dari dosa kesalahan kita, 34:25 kemudian berkaitan dengan hak orang 34:27 lain, kita kembalikan atau mohon 34:29 keikhlasannya, Allah Subhanahu wa taala 34:32 ampuni. Dan tidak perlu sama sekali 34:34 orang tersebut ya untuk apa? dihukum 34:37 dengan potong tangan atau dicambuk. 34:40 Allah 34:43 berfirman, "Illalladina tabu min qobli 34:47 an taqdiru alaihim fa'lamu anallaha 34:49 gfururah rahim." Kecuali mereka yang 34:52 bertobat sebelum kalian kuasa atas 34:55 mereka, sebelum menangkap mereka, 34:57 sebelum membongkar kejahatan mereka maka 34:59 Allah maha pengampun lagi maha 35:01 penyayang. 35:02 Hukum cambukan baru dilakukan kalau 35:05 disaksikan empat orang saksi. Iya. 35:07 Sebetulnya yang dihukum tuh bukan 35:09 zinanya, 35:11 tapi yang dihukum di sini apa? Orang 35:14 tersebut telah kehilangan rasa malu dan 35:16 kemanusiaannya, memamerkan perbuatannya 35:19 hingga empat orang bisa menyaksikan 35:20 perbuatannya. 35:22 Kalau dibiarkan orang semacam ini bisa 35:24 merusak masyarakat karena dia 35:27 membanggakan perbuatan 35:29 dosa. Tapi kalau dia berzina kemudian 35:31 dia bertobat, jangan ceritakan perbuatan 35:35 dosanya kepada orang lain. Mohon ampun 35:37 kepada Allah. Bahkan kalau dua orang 35:39 menyaksikan perbuatan dosanya tidak 35:41 boleh sama sekali dia mengungkap. Dia 35:44 wajib menutupi. Kalau dia sampai 35:45 mengungkap mengatakan saya lihat si 35:46 fulan berzina maka dia wajib membawa 35:49 empat orang saksi yang adil. Kalau tidak 35:51 dirinya dihukum karena Allah ingin 35:52 menjaga kehormatan 35:54 manusia. Jadi Maha Rahman, Maha Rahim 35:58 Allah Subhanahu wa taala tapi kita tidak 36:00 menghargai rahmat Allah dan juga 36:03 sitirnya menutupi dosa kejahatan kita. 36:06 Maka jangan suka ceritakan kejelekan 36:07 orang lain. Ada satu orang cerita saya, 36:10 "Ustaz, saya lihat 36:13 seorang yang saya kenal, ustaz juga 36:15 kenal. Dia sudah bersuami. Dia berzina 36:17 dengan seorang wanita. 36:23 Jadi gimana Ustaz? Apa saya beritahukan 36:26 keluarganya? Saya 36:27 bilang, "Jaga, tutupi, kamu datangi 36:31 orang tersebut supaya dia 36:35 bertobat. Jaga jangan kamu ucapkan, 36:39 jangan kamu cerita pada orang lain. 36:41 Kemudian berikan nasihat kepada orang 36:43 tersebut." berikan nasihat kepada orang 36:47 tersebut. 36:48 Ya, supaya dia bertobat kepada Allah. 36:51 Katakan sekarang alhamdulillah tidak ada 36:53 orang yang mengetahui. Saya berjanji 36:56 untuk menutupi rahasia kamu. Tapi 36:57 bertobatlah sebelum Allah mengungkap 37:00 rahasia kamu. Ini merupakan dosa besar. 37:04 Itu yang terbaik yang seharusnya kita 37:05 lakukan. 37:09 Jadi mudah-mudahan Allah Subhanahu wa 37:11 taala tutupi kejelekan kita, ampuni dosa 37:13 kita, dan kita dibantu untuk menutupi 37:15 juga aurat dan kejelekan orang lain. 37:20 Masyaallah. Ada lagi mengenai status 37:23 ayah Nabi Ibrahim saat itu sebenarnya 37:25 dia kafir atau muslim? Hm. Ayah dari 37:29 Nabi Ibrahim. Iya. Statusnya dia tuh dia 37:32 kafir apa muslim lain? dari Pak Nur. Hm. 37:41 Kalau kita mendengarkan ayat-ayat 37:43 Al-Qur'an yang bercerita 37:47 mengenai 37:49 Azar, Allah 37:52 berfirman, "Waqala Ibrahimu liabihi azar 37:56 atattakidu asnaman aliha inni ar 38:02 fiin." Dan ketika Ibrahim berkata kepada 38:06 abihi, kepada apa? Kepada aku yang 38:09 bernama Azar. Apakah kamu patut 38:12 menjadikan berhala-berhala yang kamu 38:15 buat dengan tangan kamu sebagai 38:17 sembahan? Saya menyaksikan engkau dalam 38:19 kesesatan yang amat nyata. Dalam surat 38:22 Maryam, wadkur fil kitabi 38:24 Ibrahim innahu kaana siddiq nabiq li 38:29 abihi ya 38:31 abati lima ta'budu maa yasma wala 38:35 yubsiru wala yugh ankaan. 38:38 Ya abati in 38:42 minamika 38:47 ah 38:50 inah ya 38:54 abak 38:58 minah 39:00 qun ya ibrahim 39:03 laamaka 39:06 wni Kita lihat dari ayat ini Allah 39:08 pergunakan kata AB ketika ceritakan 39:12 mengenai apaak Ibrahim seorang yang 39:14 jujur dan dia seorang nabi ketika 39:17 berkata pada ayahnya, "Mengapa engkau 39:19 wahai ayahanda menyembah yang tidak 39:21 dapat mendengar, yang tidak dapat 39:23 melihat, dan tidak kuasa memberikan 39:25 sedikit pun manfaat bagimu. Wahai ayah, 39:29 telah datang 39:32 kepadaku apa pengetahuan yang tidak 39:34 sampai kepadamu? Q jaani minal 39:38 ilmi fattabi ahdikaan sawi. Ikuti aku 39:43 wahai ayah. Aku akan bimbing kamu ke 39:45 jalan yang lurus. Wahai ayahanda, jangan 39:48 kamu sembah setan. Jangan ikuti dia. 39:51 Sesungguhnya 39:52 setan makhluk yang membangkang terhadap 39:55 Tuhan yang maha pengasih. Wahai ayah, 39:58 saya khawatir kamu akan terkena azab 40:01 Allah hingga kamu dikumpulkan bersama 40:02 setan sebagai walimu." Sang ayah marah 40:06 langsung mengatakan, "Apa kamu 40:08 paling dari Tuhan-tuhanku wahai Ibrahim? 40:11 Kalau kamu tidak menghentikan dakwahmu, 40:13 aku akan merajam kamu dan tinggalkan 40:16 aku. Jauhi aku dalam waktu yang lama." 40:19 Ibrahim tinggalkan ayahnya. Dia 40:21 mengatakan, "Saya akan mohon ampun 40:23 kepada Allah atas apa yang kamu lakukan. 40:26 Semoga Allah memberikan hidayah 40:28 kepadamu. Tapi ternyata si ayah tetap 40:30 dalam kekafiran. Nah, kata AB dalam 40:33 bahasa Arab bisa berarti ayah, bisa 40:36 berarti paman, 40:38 bisa bahkan berarti kakek. 40:42 Contohnya ma'uduna min bau nabudu 40:47 ilahaka wa ilaha abaika Ibrahima wa 40:52 ismail wa ishaqa ilahan wahida wahnu 40:55 lahu muslimun. Ini yang berbicara anak 40:58 Yakub. Dia mengatakan kami akan 41:00 menyembah siapa? Tuhanmu dan 41:04 Tuhan ayah-ayahmu. Abak jamaah bapak 41:07 Ibrahim. Berarti kakeknya kan? Hm. 41:10 Kemudian Ishak juga kakek. He. Eh, 41:12 Ismail. Ismail paman. Paman kakek. Hm. 41:17 Karena saudara Ishak kan. 41:19 Kemudian siapa? Ee Ishak kakek langsung. 41:24 Karena Yakub bin Ishak bin Ibrahim. 41:26 Sedangkan Ismail merupakan saudara 41:29 Ishak. J digunakan untuk Ibrahim, 41:31 digunakan juga untuk paman kakek di 41:33 sini, digunakan juga untuk apa? untuk ee 41:38 sang kakek langsung. Begitu juga untuk 41:41 apa? Untuk orang 41:42 tua. Jadi kata AP ini beda sama walid. 41:45 Kalau walid itu bapak biologis. He. 41:47 Walid yang menyebabkan kelahiran gitu, 41:49 Ustaz, ya. Iya. Walidah juga ibu 41:52 biologis. Tapi kalau AB sama um bisa 41:55 berarti ibu kandung, bisa berarti ibu 41:57 apa? Ibu sambung, bisa berarti ibu tiri. 42:00 Hm. Bisa berarti juga apa? Ibu angkat. 42:02 Ibu angkat ya. Up juga begitu. Bisa jadi 42:05 bapak angkat. 42:06 bisa jadi bapak kandung. Nah, sebagian 42:09 ahli tafsir mengatakan bahwa Azhar itu 42:10 bukan ayah kandung 42:13 Ibrahim. Sebahagian lagi mengatakan 42:15 bahwa dia adalah ayah 42:18 kandungnya. Lalu bagaimana mungkin ayah 42:21 kandung Rasulullah sallallahu alaihi 42:22 wasallam atau kakeknya seorang yang 42:26 musyrik? Mereka mengatakan dalam hal ini 42:29 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 42:30 tidak 42:31 ternoda. Karena apa? Karena apa? 42:35 Hubungan Rasul sallallahu alaihi 42:37 wasallam katakan dengan kakinya yang 42:39 musyrik. Dia bagaikan susu yang mengalir 42:42 di antara apa? Farh dan darah. Bening, 42:45 jernih betul-betul. 42:48 Jadi kalau bapaknya kafir, maka bukan 42:50 bapaknya lagi. Iya. Keluar dari silsilah 42:53 dia terhubung langsung ke mana? Kepada 42:56 apa? Kakeknya yang beriman. 42:59 Dan kalau seandainya dia merupakan ayah 43:02 Ibrahim yang sebenarnya, kan telah 43:04 mendapatkan peringatan dari Ibrahim. 43:06 Beda dengan ayah Ibu Rasul. Ayah ibu 43:09 Rasul tidak pernah mendengarkan 43:11 Al-Qur'an. Bahkan sang ayah meninggal 43:13 Nabi dalam kandungan ibunya. Ketika 43:16 Rasul ee ibunya meninggal, Rasulullah 43:18 beberapa tahun usianya dan dua-duanya 43:19 dikenal sebagai manusia yang baik, yang 43:22 suci dan saleh. Jadi jangan samakan 43:25 antara Abdullah ya bin Abdul Muthalib 43:29 ayah Rasul. Begitu juga Aminah 43:33 ya disamakan dengan apa? Dengan ayah 43:37 Ibrahim. Beda di antara keduanya. 43:40 Berkaitan dengan ayah ibu rasul itu 43:42 menjadi urusan Allah Subhanahu wa taala. 43:44 Berarti up itu yang berada di atas kita 43:47 secara silsilah. Kalau walid yang 43:50 biologis. Oke. Ustaz, ini ee jadi 43:52 penyebab juga enggak, Ustaz? Kenapa 43:54 kalau anak murtad dia enggak enggak 43:56 mendapatkan hak waris? Apakah karena 44:00 kekafirannya itu menutup dia dari 44:02 status? Jadi begini, sebetulnya bukan 44:04 hanya anak tidak mendapatkan warisan 44:06 dari bapak. Bapak juga kalau anaknya 44:08 murtad tidak mendapatkan warisan dari 44:11 anak. Hm. H karena tawaruf saling 44:14 mewarisi itu ya iya berkaitan dengan 44:18 wala tawarud itu saling mewarisi yang 44:21 beriman dengan yang beriman itu 44:22 berkaitan dengan wala 44:25 tapi kalau 44:26 seandainya katakan sifatnya pemberian 44:29 bukan warisan itu enggak ada masalah 44:32 tapi kalau berkaitan dengan warisan ya 44:35 almukmin mewarisi dari yang 44:37 beriman baik itu ayah mewarisi anak 44:40 mewarisi si ayahnya. Tapi kalau keluar 44:44 dari 44:45 keimanan, maka keluar dari firman Allah, 44:48 wal mukminun wal mukminat 44:50 ba'duhum ba. Sebagai contoh, kalau 44:53 bapaknya kafir punya anak perempuan, 44:56 boleh enggak si bapak yang kafir 44:58 menikahkan anak perempuannya dengan 44:59 seseorang? Enggak boleh. Enggak boleh. 45:02 Tetapi yang menjadi wali yang beriman. 45:03 Karena wal mukminun wal mukminat 45:05 ba'duhum auliya. Aul itu urutannya. Ada 45:08 urutannya enggak, Ustaz? Kalau wali gitu 45:10 maksudnya kan kalau kita tahu bapak 45:12 enggak bisa kakek, kakek enggak bisa 45:14 paman, paman enggak bisa saudara 45:16 laki-laki. Nah, itu kalau perwalian 45:18 karena kekafiran tuh harus diurutkan apa 45:20 langsung ke hakim, Ustaz? Maaf. Jadi 45:22 baik ada kita punya rekan menikah dengan 45:25 seorang wanita muslimah tapi ayahnya 45:28 kafir. Saudara laki-lakinya beriman, 45:30 saudaranya yang menikahkan. Oh, oke. 45:32 Baik. Yang beriman menikahkan. Kalau 45:34 semua keluarganya kafir, maka yang 45:36 menikahkan wali hakim. 45:38 Dan dengan sendirinya hakim yang beriman 45:40 bertakwa kepada Allah, dia juga bisa 45:42 minta kepada seorang ustaz yang 45:44 dipercaya untuk mewakili dirinya. Karena 45:47 yang beriman lebih prihatin terhadap 45:50 agama si wanita daripada yang enggak 45:52 beriman walaupun bapaknya. Iya. Iya. 45:54 Iya. Paham gak? Paham, Ustaz? Jadi 45:56 menjaga agama kita itu nomor satu. Wala 45:58 tamutunna illa wa antum muslimun. Jadi 46:02 berkaitan dengan tawarud bukan hanya 46:04 anak tidak mewarisi orang tuanya. Orang 46:06 tua kalau anaknya murtad dari Islam, si 46:08 bapak tidak mewarisi anak. Hmm. Ya. Iya. 46:12 Oleh karena itu, mari kita ajak dengan 46:14 cara yang baik agar saudara-saudara kita 46:17 semua keluarga kita bahkan yang belum 46:19 beriman untuk kembali pada Allah demi 46:21 keselamatan kita. Bukan untuk 46:23 kebanggaan agar jumlah umat kita 46:26 bertambah. Tidak. Tapi untuk keselamatan 46:29 manusia. Begitulah Rasulullah w 46:30 arsalnaka illa rahmatan lil alamin. 46:33 Insyaallah kita belajar. Pertanyaan dari 46:35 Bapak Maulana Yusuf di Sukabumi. 46:37 Asalamualaikum Husinam warahmatullah. 46:39 Penuh dengan hormat. Izin bertanya dari 46:41 ahli bahasa di Jalan Pajajaran Sukabumi. 46:44 Bagaimana hukumnya meninggalkan perkara 46:46 yang bermanfaat untuk kebaikan? 46:48 Bagaimana konsekuensinya ketika perkara 46:50 yang bermanfaat haram? Contohnya 46:52 pengeras suara. Soalnya masih ada 46:54 sekelompok orang yang masih 46:57 mempermasalahkan. Sumber hukumnya 46:58 berasal dari sumber hukum yang satu 47:00 yaitu Al-Qur'an. dan saya setuju dengan 47:02 slogan Rasil untuk Islam yang satu. 47:04 Seandainya pertanyaan ini kurang 47:06 berkenan. 47:08 Oh, maaf, maaf lagi. Ee baik, ini 47:11 pertanyaan dari Bapak ee siapa ini ya? 47:14 Asalamualaikum satuin. Waalaikumsalam. 47:16 Dari Ali Basa di Jalan Pajajaran 47:18 Sukabumi. Bagaimana hukumnya 47:20 meninggalkan perkara yang bermanfaat 47:22 untuk kebaikan? Bagaimana konsekuensinya 47:25 ketika perkara yang bermanfaat dihukum 47:27 haram? Contohnya pengaruh suara. Soalnya 47:29 masih ada sekelompok orang yang masih 47:32 mempermasalahkan sumbernya hukum berasal 47:35 dari sumber hukum yang satu yaitu 47:36 Al-Qur'an. Dan saya setuju dengan slogan 47:38 Rasil untuk Islam yang satu. Demikian 47:41 Ustaz. Bismillahirrahmanirrahim. Kalau 47:43 kita masuk di daerah aspek 47:46 antipak, masyarakatnya banyak yang 47:49 baik-baik, tapi mereka terkadang lugu. 47:51 Terkadang lu lugu lugu. Kiai-kiai juga 47:54 mungkin punya pendapat pendirian sendiri 47:57 menganggap speaker ini merupakan satu 48:00 bidah. 48:03 Maka dalam hal 48:04 ini demi kebaikan kemaslahatan ya untuk 48:08 menjaga persatuan kita enggak harus 48:10 menggunakan speaker. Menggunakan speaker 48:13 atau menggunakan mic itu memperluas 48:17 sifatnya. Betul gak? 48:19 Memperluas kita. Tapi kalau bakal 48:22 menimbulkan kebencian, permusuhan, 48:24 kesalahpahaman, menjaga keutuhan 48:26 persatuan itu sifatnya wajib. Betul gak? 48:29 Jadi yang bermanfaat, yang tidak wajib 48:31 kita tinggalkan untuk menjaga yang wajib 48:34 untuk kita tahan dan 48:37 perjuangkan. Jadi hendaknya berlapang 48:39 dan nanti insyaallah mudah-mudahan 48:40 bertambah bertambah apa namanya 48:42 perjalanan waktu kita bisa berdialog 48:44 dari hati ke hati. Yang penting tidak 48:46 ada kebencian. Kalau ada husnudan kita 48:48 berdialog insyaallah akan melahirkan 48:51 pengertian yang lebih luas. daerah 48:53 Bogor, daerah Sukabumi ya itu masih 48:57 banyak orang-orang yang anti speaker 48:59 dengan anggapan bahwa itu 49:01 bidah. Jadi lebih baik kita utamakan 49:03 yang menjaga. Tapi di tempat lain yang 49:06 menggunakan speaker kita gunakan 49:07 speaker. Tapi di tempat mereka yang 49:09 tidak menggunakan speaker kita hormati 49:11 mereka. Mudah-mudahan Allah lunakkan 49:14 hati kita untuk dapat bersatu di jalan 49:16 Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam. 49:18 Baik. Ini mungkin pertanyaan terakhir 49:19 dari Bapak Masud di Batam. 49:20 Asalamualaikumin. Waalaikumsalam 49:22 warahmatullah. Izin bertanya, izin 49:23 nasihatnya. Kalau saya pernah dengar 49:25 bahwa umat Islam adalah umat, pilihan 49:28 umat terbaik. Apakah Allah 49:30 sebenarnya mentakdirkan kita agama 49:33 berusaha sekuat pikiran dan tentu usaha 49:36 kita agar menjadi umat yang sesuai 49:38 dengan keinginan Allah Subhanahu wa 49:39 taala? Bagaimana kalau melihat umat 49:41 Islam sekarang ini, Ustaz, yang 49:43 bercerai-berai ibarat sapulidi yang 49:45 tidak terikat Ustaz. Sedangkan Allah 49:47 menghendaki agar kita berubah nasib yang 49:50 buruk menjadi nasib yang baik. Mohon 49:51 penjelahannya. 49:53 Bismillahirrahmanirrahim. 49:55 Allah telah menetapkan bahkan bukan baru 49:58 ini, bukan dimulai dari masa 50:01 Nabi, tapi dari jauh-jauh hari Allah 50:05 mengatakan kuntum, bukan mengatakan 50:07 antum. Untuk menjelaskan bahwa ini 50:10 merupakan ketetapan Allah. Kuntum khair 50:13 ummah. Kalian adalah sebaik-baiknya 50:16 umat. 50:18 ukhrijat linas yang dikeluarkan bagi 50:20 umat manusia apabila memenuhi syarat 50:24 yang Allah 50:25 sebutkan biluf kalian selalu bekerja 50:29 sama beraktivitas mengajak kepada 50:32 nilai-nilai 50:34 makruf hingga almauf itu betul-betul apa 50:37 menjadi opini masyarakat yang 50:39 mendominasi mereka watanhaun alil munkar 50:42 dan mencegah memerangi yang mungkar 50:44 hingga yang mungkar seandainya ada 50:46 sembunyi. 50:49 Dan kalian beriman kepada Allah. Artinya 50:51 dasarnya adalah iman pada Allah bukan 50:53 karena 50:54 ri. Kalau kalian lakukan tiga hal ini, 50:56 kalian menjadi umat yang terbaik. 50:58 Kenapa? Karena setiap umat dulu tiap 51:01 nabinya wafat digantikan dengan nabi 51:03 yang lain. Tapi setelah Nabi wafat 51:05 dakwahnya dipercayakan pada umat. Maka 51:08 yang tampil ke depan mengajak kepada 51:10 yang makruf, mencegah dari yang mungkar 51:12 sama dengan nabi-nabi dari Bani Israil. 51:16 Jadi Allah berikan kepercayaan pada umat 51:18 yang telah dewasa ini. Kalau mereka 51:19 tidak mau berpecah belah, 51:21 bergolong-golongan dan berselisih, maka 51:23 mereka keluar dari apa? Dari calon umat 51:27 yang terbaik. Di sini Allah tidak akan 51:30 pandang buruk. Jadi kita berharap 51:32 mudah-mudahan Allah bimbing kita 51:33 semuanya menjadi umat yang terbaik yang 51:35 melakukan tiga hal tadi. Hadallahum 51:38 ajmain 51:39 wihin subhanakallahum wabihamdik ashadu 51:43 alla ilahailla anta astagfiruka waubu 51:45 ilaik walinkum. Wasalamualaikum 51:48 warahmatullahi wabarakatuh. 51:49 Alhamdulillah. Terima kasih Ustaz Huzin 51:51 atas jawaban-jawaban yang diberikan. 51:53 Mudah-mudahan jawaban tadi sesuai dengan 51:55 kehendak Allah ya. Terima kasih untuk 51:57 Bapak Musdi Narogong, Bapak Ruli. Mohon 52:01 maaf eh tidak semuanya dapat kami jawab 52:03 karena keterbatasan waktu. Insyaallah 52:05 kita akan jumpa lagi pada Jumat depan. 52:09 Saya Muhammad Krishna, Ustaz Isa, On 52:12 Saputra, dan Algi mohon pamit. Wabillahi 52:14 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 52:15 warahmatullahi wabarakatuh. 52:16 Warahmatullahi wabarakatuh.