Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi
- rabbil alamin. Allahumma sholli ala
- sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina
- Muhammad. Ikhwan dan akhwat yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala yang
- dapat meraih kami lewat ruang dengar
- ikhwan dan akhwat. Baik yang dapat
- meraih kami lewat YouTube Rasil Rasil
- TV. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Bahagia sekali kami dapat
- hadir di ruang dengan Ikhwan dan Akhwat
- setiap hari Jumat. Tentu saja acara kita
- fikih wanita bersama Ustazah Herlini
- Amran telah hadir di tengah-tengah kita
- walaupun masih habit virtual di seberang
- sana. Ustazah kita, guru kita. Mari kita
- sapa terlebih dahulu Ustazah Herlini
- Amran. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Apa kabar Ustazah? Alhamdulillah luar
- biasa tetap semangat ya. Allahu Akbar.
- Allahu Akbar. Saya senang banget kalau
- menyapa Ustazah setiap kali. Ee apa
- kabar Ustazah? Tetap semangat walaupun
- yang menyapanya ee pura-pura lemas.
- Alhamdulillah Ustazah sehat. Kita juga
- berharap para pendengar juga diberikan
- kesehatan dan seperti yang tengah kita
- alami belakangan ini bahwa begitu banyak
- berita-berita yang meresahkan, mungkin
- juga ujian-ujian yang kita ee dapatkan
- via informasi-informasi yang beredar
- baik itu di media sosial maupun media
- televisi. Dan insyaallah ustazah selama
- kurang lebih 90 menit ke depan akan
- membahas
- keadaan ini insyaallah yaitu tema kita
- doa indah di tengah ujian. Tafadul
- ustazah
- ya. Jazakillah mbak olin.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillah. Alhamdulillahilladzi
- alafa baubina faasbahna binikmati
- ikhwana. Ya Allah hamdu syukr wakalq
- Allah yairulir
- alika yasir.
- Alhamdulillah kita selalu ya memuji
- Allah yang telah banyak memberikan kita
- nikmat ya. Dan nikmat yang harusnya dan
- wajib kita syukuri itu adalah nikmat
- Islam, nikmat iman. Kenapa? Karena kita
- tahu ya bagaimana dahulu Nabi Ibrahim
- ingin ayahnya muslim tapi Allah belum
- kabulkan. Bagaimana dulu Nabi Nuh ya
- anaknya ingin muslim tapi Allah belum
- kabulkan. Atau misalnya Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam sangat
- menginginkan pamannya itu muslim belum
- Allah kabulkan. Dan kita tanpa diminta
- kita sudah muslim muslimah ya sudah
- Islam sejak lahir ya. Nah ini adalah
- nikmat yang wajib kita syukuri dengan
- nikmat-nikmat Islam, nikmat iman, nikmat
- Quran ini. Mudah-mudahan Allah
- memberikan kita keistikamahan sampai
- nanti akhir hayat dikandung badan.
- Tema kita pada siang hari ini di hari
- yang dimuliakan Allah ini adalah ee doa
- indah di tengah ujian. Ee ini ee
- sebenarnya doa ya, doa indah di tengah
- ujian ini diambil dari ee surah Al-Kahfi
- yang selalu kita baca setiap Jumat ya.
- Karena memang ee bagian dari sunah ya
- kita baca surah Al-Kahfi pada malam
- Jumat atau pada hari Jumatnya.
- ee itu adalah bagian dari sunah dan bisa
- jadi ada hikmahnya. Nah, di antara
- hikmahnya itu adalah kita belajar dari
- kisah Nabi Musa Alaih Salam dengan Nabi
- Khidir ya. ini ee dalam surat Al-Kahfi
- itu dalam ayat 60 sampai 82, yaitu
- bagaimana Nabi Musa itu belum memahami
- perbuatan Khidir ya, yang merusak
- perahu, membunuh anak, kemudian
- membangun ee apa rumah ya yang tidak
- dimintakan. Artinya apa? Artinya ee dari
- kisah Nabi Musa dengan Khidir ini itu
- Nabi Khidir kan mengatakan kepada Nabi
- Musa, "Kamu enggak akan bisa ee sabar ya
- e terhadap apa yang ee jadi selalu nanya
- kan Nabi Musa, kenapa dibunuh anaknya?"
- "Kenapa? Kenapa gitu ya." Jadi secara
- logika kan Nabi Musa tuh sebagai manusia
- yang beliau tahu hanya sampai di situ.
- Kenapa? Apa salah anak kecil yang
- dibunuh itu tanpa sebab? Makanya eh
- Khidir mengatakan eham
- bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu
- yang kamu belum mempunyai pengetahuan
- yang cukup luas tentang itu. Maka tema
- kali ini ee diangkat dari ee pernyataan
- itu ya ee yang sangat luar biasa itu ee
- bagaimana doa indah di tengah ujian itu
- dengan doa Allahumma shobron ala ma lam
- nuhit Buhit.
- Oh, I
- ulang lagi ee sampai ke apa yang
- keabilirat Sobron itu.
- Oh, ya. Baik. Ini barangkali karena ini
- kali ya sinyalnya.
- Sinyal. Betul.
- Baik.
- Cad
- ya? Bismillah. Ee jadi dari pernyataan
- yang diabadikan dalam Al-Qur'an,
- pernyataan Khidir, Nabi Khidir itu
- bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu
- yang kamu belum mempunyai pengetahuan
- yang cukup tentang itu. Maka berdasarkan
- itu ee kita bisa berdoa ya, Allahumma
- shobron ala ma lamuhit bihi kubro. Ya
- Allah berikanlah kami kesabaran atas apa
- yang belum kami ketahui hakikatnya ya.
- Atas apa yang belum kami pahami ee
- maksudnya hikmahnya ya. Jadi Allahumma
- shobron ala ma lam nuhit bihi khubro.
- Nah jadi ini doa ee doa ini tentu doa
- yang kita munajatkan kepada Allah, kita
- mintakan kepada Allah ketika ujian
- melanda kita ya. Eh memang hal-hal yang
- gaib itu hanya Allah yang tahu ya. Waahu
- mafatih gbamu.
- Di sisi Allahlah kunci-kunci semua yang
- gaib. Tidak ada yang mengetahuinya
- kecuali hanya Allah saja. Jadi banyak ee
- dalam kehidupan kita nih semuanya tuh
- rahasia ya. Bukan banyak. Memang
- kehidupan ini penuh dengan rahasia ya.
- banyak hal yang telah kita alami tapi
- tidak sepenuhnya kita pahami maksudnya
- apa. Nah, nanti di akhirnya baru tahu,
- oh ternyata Allah menginginkan yang
- seperti ini. Nah, di saat itulah kita
- sebagai hamba-hamba Allah yang memang
- tidak memiliki ilmu gaib apa yang akan
- terjadi di masa yang akan datang dengan
- ujian yang Allah berikan kepada kita,
- maka selayaknyaalah kita berdoa,
- "Allahumron
- ala ma lamuhit bihi khubro."
- Ya, sebagaimana ee Nabi Nabi ee Hidir
- mengatakan kepada Musa ya. Jadi ini doa
- ini mengandung ketawakalan, kesabaran,
- kerendahan hati ketika kita menghadapi
- perkara yang di luar pengetahuan kita.
- Kita ketika kita ee menghadapi ee
- persoalan hidup ya yang di luar
- kemampuan kita untuk mencernanya ya.
- Sebagaimana tadi ya Nabi Musa ya kan
- bingung juga kok perahu yang baik yang
- tidak ada masalah kok dilubangi.
- Bukankah itu perbuatan zalim? Itu secara
- kasat mata ya. Karena kan tidak tahu
- kita apa yang terjadi yang akan datang
- ya. Jadi ee Khidit itu mengajarkan
- kepada Nabi Musa ya tentang ilmu Allah
- yang sangat luas. anak kecil yang enggak
- bersalah kemudian dibunuh. Atau misalnya
- tembok yang hampir roboh diberdirikan,
- ditegakkan, direnovasi tanpa imbalan.
- Nah, jadi karena kita tidak tahu dalam
- hal ini peristiwa yang terjadi, kita
- tidak mengerti apa hikmah di balik itu,
- maka doa indah ketika ujian itu adalah
- Allahumma
- alam bihir. Ya, jadi kita sering kan
- berhadapan ya dengan kejadian-kejadian
- peristiwa yang kita alami ya. yang tidak
- kita mengerti. Kita sudah olahraga, kita
- sudah jaga makanan, kita sudah punya ee
- konsultan gizi misalnya ya, sudah punya
- dokter pribadi, kok tiba-tiba sakit ya?
- Padahal kita sudah jaga diri atau ee
- kita sudah berusaha ee untuk menjaga
- diri
- dekat dengan Allah kok doa belum
- dikaburkan ya? Atau kita sudah berusaha
- ke mana-mana kok rezeki masih tertunda,
- ya? apa sih gitu ya ee yang penyebabnya
- kenapa gitu ya, mengapa ini terjadi? Apa
- hikmahnya? Nah, di sinilah pentingnya
- doa ini. Allahumron ala maam nuit bihi
- khubro. Ya Allah berilah kami kesabaran
- atas sesuatu yang belum kami ketahui
- hakikatnya. Nah, jadi kalau kita lihat
- ee misalnya ya ee dalam kehidupan
- sehari-hari kita banyak orang yang
- mengalami gagal dalam usahanya ya.
- Mungkin ada pedagang yang sudah berusaha
- dengan seluruh kemampuannya, berusaha
- keras ya, udah mencari modal ya, mencari
- tempat, pokoknya udah semua hidupnya tuh
- ya waktunya itu dia kerahkan mencari
- strategi, mempromosikan barangnya, tapi
- kok rugi ya gitu ya atau mungkin dari
- sisi ekonomi ya menghitung semua
- kerugian tapi ya banyak hal-hal yang
- terjadi di luar dugaan. Kenapa ya gitu
- ya ee belum juga diberikan Allah jalan
- keluar atau misalnya nyari nyari jodoh
- misalnya ya sudah nyari ke mana-mana
- usaha kok belum ketemu juga ya padahal
- kan sudah usaha usaha sedemikian ee
- berusaha berusaha kerja keras gitu ya
- belum juga. Nah di sinilah iman yang
- menjawabnya.
- Allahlah yang memberikan sesuatu yang
- terbaik untuk kita ya. Allah sedang
- menyiapkan kita rezeki dengan cara yang
- lain atau mungkin melindungi diri kita
- dari keburukan yang lebih besar.
- Misalnya tadi pedagang yang sudah
- berusaha keras ee dengan segala usaha.
- Bisa jadi Allah maha tahu ya ketika kita
- berhasil ternyata yang muncul ada
- kesombongan,
- ada arogan, mengecilkan orang. Arti
- tidak baik untuk hati kita, ruh kita di
- masa depannya. atau misalnya sudah
- berusaha untuk mencari pasangan hidup
- yang sedemikian ya, yang ee berusaha
- dengan segenap tenaga. Pokoknya usaha
- siang malam misalkan belum juga ketemu
- pasangan hidup. Bisa jadi ini kan iman
- yang menjawab ya, bisa jadi ketika nanti
- punya pasangan hidup itu enggak terbaik
- untuk iman kita gitu ya. Jadi memang eh
- hal-hal seperti ini Allahumron alam
- ya Allah berikanlah kami kesabaran atas
- apa yang belum kami ketahui hakikatnya
- hikmahnya atau misalnya ee kematian
- mendadak ya ada orang yang sehat tidak
- sakit dia jaga kesehatan pokoknya normal
- deh eh tiba-tiba meninggal ya apa
- apapunlah sebabnya ya mungkin kecelakaan
- atau apalah ya kok bisa ya meninggal
- secepat itu kadang-kadang logika manusia
- kan begitu ngomong ngomongnya kenapa ya
- kok bisa? Nah, di sinilah iman ya. Iman
- ini yang akan menjawab bahwa semua yang
- ada pada diri manusia itu sudah tercatat
- di lauhul mahfuz. Tidak ada yang bisa
- menunda ya ajal apalagi ajal manusia ya
- atau tidak mendapatkan keturunan gitu
- ya. Sudah berobat ke mana-mana, sudah
- berusaha dengan bayi tabung ya
- bertahun-tahun ya berusaha belum juga
- Allah berikan. Kenapa Allah belum
- berikan? Ya. Nah, itu yang bisa menjawab
- iman. Dengan iman inilah hati kita
- menjadi tenang ya. Kita yakin bahwa
- Allah itu memberikan ujian yang terbaik
- untuk kita. Allah tahu apa yang akan
- terjadi di akan yang di masa yang akan
- datang. Ya, bisa jadi ee keturunan yang
- kita harapkan mungkin itu tidak tidak
- baik untuk kita di masa depan. Bisa jadi
- nanti melahirkan keturunan. Keturunan
- yang membawa bencana terhadap iman kita.
- anak yang durhaka, anak yang atau
- keturunan yang membawa kita itu ee bisa
- tercemplung ke neraka. Wallahuam bawab.
- Bisa jadi ya kita kan enggak tahu apa
- yang akan terjadi. Nah, inilah ee bisa
- juga ee dalam kehidupan itu terjadi
- perbedaan nasib ya dalam kehidupan kita
- mungkin antara kakak dan adik ya
- sama-sama dibesarkan oleh orang tua ya,
- sama-sama diberikan ee kasih sayang,
- pendidikan dan segala macam. Kok beda ya
- nasibnya ya, takdirnya. Yang satu
- mungkin kakaknya atau adiknya itu
- diberikan kebercukupan yang luar biasa
- ya. Yang satu lagi mungkin pas-pasan
- padahal sudah berusaha semuanya tuh sama
- gitu ya usahanya barangkali ya. Bisa
- jadi ee banyak hal ya dari ilmu
- manajemennya mungkin dia ee penyebabnya
- banyak hal ya. Nah, di situ pun
- pertanyaan muncul mengapa rezeki dia
- tidak sama denganku? Nah, yang jawab tuh
- bisa yang bisa menjawab adalah iman.
- Iman itu yang menenangkan bahwa Allahlah
- yang memberi rezeki sesuai takarannya.
- Nah, dengan hikmah ini kita bisa
- memahami artinya di sini bagaimana kita
- harus bersyukur ya, bersyukur di ujian
- yang Allah berikan. Nah, makanya sebagai
- hamba-hamba Allah yang beriman kita
- hanya disuruh untuk bekerja berusaha.
- Waul malu. Bekerjalah, berusahalah,
- beraktivitaslah. Hasilnya itu urusan
- Allah. Nah, pada saat yang tidak sesuai
- apa yang Allah berikan kepada kita,
- tidak sesuai dengan harapan kita,
- Allahumron al maam bihir. Ya Allah
- berikan kami kesabaran atas apa yang
- belum kami ketahui hakikatnya,
- hikmahnya. Nah, jadi ini memang penguat
- buat kita ya, penguat bahwa Allahlah
- yang memiliki ee apa namanya ee dalam
- Al-Qur'an Rasulullah pernah mengatakan
- asakaamak
- ketahuilah apa yang menimpamu itu tidak
- akan pernah meleset darimu dan apa yang
- meleset darimu itu tidak akan pernah
- menimpamu. Jadi inilah misteri dalam
- kehidupan ya. Kalau ya semuanya itu kan
- sudah takdir Allah ya. Apakah itu
- keberhasilan, kegagalan, ya? Apakah itu
- dalam penantian, kematian, perbedaan
- nasib? Apakah itu ee kondisi-kondisi
- yang kita tidak harapkan terjadi pada
- kita? Prinsipnya sebagai hamba Allah,
- kita hanya diperintahkan untuk beriman
- kepada takdir. Ya, jadi ee doa ini ya,
- doa indah di tengah ujian itu mestinya
- kita resapi ya. Allahumron
- alam bihi khubro. Ya Allah berikanlah
- kami kesabaran atas apa yang belum kami
- ketahui hakikatnya, belum kami ketahui
- hikmahnya,
- belum kami ketahui apa maksudnya. Nah,
- jadi ee doa ini sebenarnya pengakuan ya,
- bahwa manusia itu memiliki keterbatasan
- ilmu. Manusia itu hanya sedikit Allah
- berikan ilmu. Hanya sedikit yang
- menyadari, mengetahui hikmah dari apa
- yang Allah berikan. Karena Allah sendiri
- menyampaikan ya dalam surat Isra ya, wum
- minal ilmi illa qolil. Kami memberikan
- ilmu kepada manusia itu hanya sedikit.
- Maka saat menghadapi musibah, ujian atau
- hal-hal kejadian-kejadian atau peristiwa
- yang sulit kita mengerti, makanya
- seorang mukmin itu memang memohon
- kesabaran kepada Allah. Tidak boleh
- menyesali takdir, tidak tergesa-gesa
- menyalahkan apa yang telah Allah
- tetapkan, sabar gitu ya. J memang sabar
- itu memang ee Allah perintahkan dalam
- banyak ayat ya dalam Al-Qur'an. Fasbir
- wuka illa billah. Bersabarlah. Dan
- kesabaran itu tidak lain hanyalah dengan
- pertolongan Allah. Bahkan Allah
- menjadikan sabar itu sebagai sebab
- pertolongannya. Ya. Ya ayyuhalladzina
- amanuinu bobri wasah innallaha mairin
- gitu ya. Jadikanlah ee apa? Mintalah
- pertolongan dengan sabar dan salat. Jadi
- sekali lagi bahwa apapun yang telah
- Allah takdirkan kepada kita itulah
- takdir yang terbaik. Pasti ada
- hikmahnya. Ya. Maka sebelum kita
- mengetahui hikmahnya, sebelum kita
- mengetahui hakikat apa yang ee akan
- terjadi setelah Allah berikan kita ujian
- musibah, maka yang pertama dan utama tuh
- sabar. Ya, makanya Rasulullah memuji
- orang-orang beriman. Ajaban amril mukmin
- inrau lahu khair. Sungguh menakjubkan
- bagaimana seorang mukmin itu ya semua
- urusannya penuh kebaikan. Diberikan ee
- musibah, ujian, cobaan, dia bersabar.
- diberi nikmat karunia, dia bersyukur.
- Itulah hakikatnya seorang mukmin. Nah,
- saat ujian datang, ya tentu seorang
- mukmin itu tidak langsung ee apa
- merespon dengan kenapa ya terjadi
- begini, kenapa ya begini bisa kenapa
- kenapa gitu ya. Ini sudah takdir Allah
- ya. Jadi bisa jadi diberikan sakit
- misalnya, padahal udah menjaga kesehatan
- padahal gitu ya sudah olahraga padahal
- padahal padahal bisa jadi kita ambil
- hikmahnya Allah ingin menghapuskan
- dosa-dosa yang pernah kita perbuat
- sengaja atau tidak sengaja. Bisa jadi
- kita kehilangan baru beli mobil.
- Nauzubillah ya ini nauzubillah ya.
- Barangkali ada yang terjadi baru beli
- mobil itu dari uang yang ditabung
- bertahun-tahun eh habis ya dicuri sama
- orang dalam sekejap mata. Aduh rasanya
- gimana tuh ya dengan bisa bayangkan ya
- kita sudah ngumpulkan uang
- bertahun-tahun kita sudah beli mobil
- harapan kita ternyata dicuri sama orang.
- Nah, di sini ya. Allahumron alam
- ya. Artinya kita memang perlu
- mengevaluasi ya, tapi tetap kembali ee
- kita kembalikan kepada Allah. Sabar ya.
- Bisa jadi ada hikmahnya. Bisa jadi
- kehilangan ini adalah jalan menuju
- rezeki lain. Karena pada hakikatnya
- rezeki sudah Allah tetapkan, sudah Allah
- tentukan kadarnya. Jadi ketika ada ee
- rezeki yang Allah yang diambil ya dengan
- cara paksa secara manusiawi mungkin
- dicuri atau diambil orang ya itu bukan
- berarti rezeki kita berkurang tapi rezek
- ada cara Allah akan menggantikannya
- dengan rezeki yang lain. Artinya rezeki
- itu enggak pernah hilang, enggak pernah
- berkurang. Itu sudah Allah tetapkan
- kadarnya. Ketika orang mengambil nanti
- akan digantikan. Ya, jadi artinya ee
- bisa jadi ada rezeki yang mungkin
- diberikannya kesehatan, anak yang saleh
- gitu ya, pasangan yang setia, mudah
- dalam semua urusan itu juga rezeki ya.
- Atau juga mengajarkan kepada kita
- bagaimana arti tawakal, arti sabar atau
- mungkin bisa jadi penghapus dosa kita
- yang selama ini merasa ee tangannya tuh
- tangan dingin ya, apa-apa jadi apa-apa
- berhasil. Jadi ada rasa bangga, rasa
- sombong. Bisa jadi itu ya. Nah, bisa
- jadi penundaan yang Allah berikan kepada
- kita itu adalah bentuk penjagaan Allah
- ya. Ditunda apa ya? Pernikahannya,
- ditunda, rezekinya, ditunda apapun ya.
- Bisa jadi itu adalah bentuk kasih sayang
- Allah kepada kita. Maka doa yang kita ee
- munajatkan kepada Allah itu adalah
- Allahumron alam nuhro.
- Ya Allah berikan aku kesabaran terhadap
- apa yang belum aku ketahui hikmahnya.
- Ya, pasti ada hikmahnya. Ya, sebagaimana
- juga Nabi Yaakub Alaih Salam ya
- kehilangan Nabi Yusuf ya. Kita bayangkan
- ya bagaimana seorang ayah sangat
- mencintai anaknya kemudian enggak diajak
- sama kakak-kakaknya. Kita enggak bicara
- tentang keluarganya ya. Artinya seorang
- ayah kehilangan anak yang dicintainya
- tuh bertahun-tahun. Ada yang mengatakan
- 40 tahun lamanya tuh baru ketemu. Itu
- sedihnya luar biasa. Kehilangan anak aja
- ya. kita aja mungkin ada orang ee
- kehilangan anak ya walaupun anak kemarin
- tuh ada yang kehilangan anak, anaknya
- itu ee berkebutuhan khusus itu walaupun
- anaknya mungkin merasa berat ya untuk
- menjaganya tapi walaupun bagaimana ini
- anak loh ya itu hilang juga sedih gitu
- ya apalagi seorang ayah yang kehilangan
- anak-anaknya dengan baik akhlaknya
- rupanya indah ganteng ya Nabi Yusuf
- alaihi salam itu bertahun-tahun kan
- sedih ya makanya yang di ee ucapkan itu
- fasobrun jamil. Nabi Yakub mengucapkan
- fasabrun jamil wallahul mustaan.
- Kesabaran itu indah dan Allahlah kepada
- Allah aku mohon pertolongan. Nah, itu
- jadi memang ee ujung-ujungnya itu memang
- kesabaran ya. Makanya itu sabar itu kita
- berdoa kepada Allah. Allahumron ala ma
- lam nuhit bihi kubro. Jadi sekali lagi
- bahwa ujian yang Allah berikan itu pasti
- ada hikmahnya ya. pada saat sakit ya
- kita ucapkan itu ya allahumron alam
- ketika mendapatkan musibah kita tahu
- pasti Allah akan memberikan hikmah yang
- terbaik untuk kita ya atau mungkin saat
- doa kita belum dikabulkan kita yakin
- pasti Allah akan menyiapkan yang terbaik
- untuk kita saat kita ditimpa hal yang
- musibah atau apapun yang tidak kita
- tenang bersedar insyaallah pasti Allah
- akan ee memberikan kita hadiah yang
- terindah Ya, jadi memang hidup ini penuh
- misteri. Makanya kita minta kepada Allah
- yang maha mengetahui segala-galanya.
- Jangan terburu-buru buruk sangka dengan
- Allah. Jangan terburu-buru suuzon ya.
- Jangan mendahului takdir. Jangan sampai
- kita itu menyesali takdir. Coba
- seandainya kalau begini begini. Makanya
- Rasulullah kan melarang la taku karena
- laul lau gitu ya. Jangan kamu mengatakan
- seandainya begini akan begini.
- Seandainya begini coba aku enggak nikah
- dengan dengan dia nasibku enggak akan
- begini. Coba seandainya aku enggak
- kuliah di sini itu sudah berlalu. Ini
- yang sudah terjadi kan takdir Allah.
- Makanya Rasulullah memberikan ganti yang
- lebih baik daripada mengucapkan
- seandainya seandainya dengan ungkapan
- qadarallah w syaa fa'ala. Ya qadarallah
- w syaa fa'ala. Ini sudah takdir Allah
- dan apapun yang Allah kehendaki itu
- pasti terjadi. Jadi jangan enggak usah
- disesali takdir sudah terjadi ya. Enggak
- usah lihat lagi masa lalu. Aku sudah
- habiskan waktu untuk mengabdi kepadanya
- bertahun-tahun mulai dari nol sampai dia
- sukses. Sekarang aku ditinggalkan. Coba
- seandainya ah udah deh sudah lewat ya
- memang sakit sedih ya. Makanya Allahumr
- alam khubro. Ya Allah berikan kami
- kesabaran atas segala yang belum kami
- ketahui rahasianya. Nah jadi ini ee
- tentang ee ee surat Alkahfi itu begitu
- ya. ee karena Allah maha tahu. Maka
- Allah berikan kita ee dalam Al-Qur'an
- itu dibaca setiap pekan, setiap Jumat.
- Maksudnya supaya kita menyadari bahwa
- Allah maha tahu apa yang akan terjadi.
- Rahasia itu semuanya itu rahasia Allah.
- Kita tidak mampu memahami semua rahasia
- Allah. Ilmu manusia itu terbatas dan
- Allah tuh maha mengetahui
- segala-galanya. Makanya kesabaran itu
- lebih dulu dari pemahaman.
- Jadi pemahaman kan memang penting ya,
- tapi dalam ujian yang manusia hadapi itu
- kesabaran itu mesti lebih utama. Jadi
- tidak semua peristiwa tuh langsung jelas
- sigmanya belum tentu ya. Sabar itu
- memang bekal utama sebelum Allah
- menyingkapkan rahasianya. Ya,
- sebagaimana Nabi Musa kan janjinya kan
- Nabi Musa tuh mau menuntut ilmu kepada
- ee Khidir ya. ee ee Hidir mengatakan,
- "Kamu enggak akan sanggup ee untuk apa
- namanya ee mengikutiku." Ya, ternyata
- benar ya, baru e perahunya dilubangi
- langsung protes. Karena memang secara
- ilmu yang yang dialami, yang dipahami
- oleh Nabi Musa kok begini. Nah, jadi
- inilah kisah bergurunya Nabi Musa kepada
- ee Nabi Khidir ya. Itu Allah kan
- memberikan contoh bahwa apa yang kita
- lihat ini itu pasti ada hikmahnya.
- Makanya tawakal dan rida pada ketentuan
- Allah itu sudah menjadi suatu keharusan
- dan keniscayaan. Makanya doa ini Allah
- itu melatih diri kita, hati kita, jiwa
- kita, ruh kita untuk rida meski belum
- tahu maksud di balik takdir itu. Yang
- penting Allahumma
- ala ma lamuhit bihi khubro. Ya Allah
- berikan aku kesabaran atas segala apapun
- yang belum aku ketahui rahasianya, atas
- apapun yang belum kami tahui hakikatnya.
- Karena kita tahu, kita yakin bahwa Allah
- tidak mungkin menzalimi hambanya. Ya,
- bisa jadi, boleh jadi kamu membenci
- sesuatu padahal itu baik bagimu. Nah,
- asa antaqinakum
- gitu kan. Jadi baik menurut manusia itu
- belum tentu baik menurut Allah. Maka
- dengan doa ini kita dilatih untuk
- menjaga hati dari suuzon, dilatih untuk
- menjaga hati kita dari buruk sangka. Ya,
- saat musibah menimpa kita, maka suka
- pertanyaan yang ada tuh ya, kenapa saya?
- Apa salah saya? Kenapa jadi begini?
- Kenapa begitu? Itu segera dihilangkan.
- Doa ini melindungi kita dari prasangka
- buruk kepada Allah. Ya. Jadi kan dalam
- hadis qudsi kan dijelaskan ana
- aku tergantung sangkaan hambaku
- kepadaku. Maka bersangka baiklah pada
- Allah. Allah
- ya. Maka kita dengan doa ini melatih
- keikhlasan. Ikhlas dalam ibadah dan doa
- ya. Kita berdoa bukan karena paham
- semuanya tapi kita yakin karena Allah
- lebih tahu dari segala-galanya. kita ee
- tentu saja mengikhlaskan ya artinya
- menyerahkan. Jadi ikhlas itu kan artinya
- menyerahkan semua urusan kepada Allah
- karena kita belum tahu hasilnya kita
- ikhlaskan. Allah pasti memberikan kita
- yang terbaik. Nah, jadi dengan doa ini
- yang tentu doa ini tidak hanya sekedar
- ucapan saja ya, perlu dipahami,
- direnungkan maknanya, diiringi dengan
- hati kita untuk ee menjabarkan makna
- yang terkandung dalam doa ini.
- Allahumron ala ma lamit bihi khubro. Ya,
- ya Allah berikan kami kesabaran atas
- segala sesuatu yang belum kami pahami
- hakikat dan hikmahnya. Ini mengajarkan
- jiwa kita jadi tenang. Jadi ketenangan
- jiwa lewat doa ini. Orang yang sabar
- terhadap apa yang belum dia pahami pasti
- hidupnya tenang. Ya, dia tidak akan
- tergesa-gesa, dia tidak akan mudah putus
- asa. Dia punya harapan ya dia mengingat
- Allah. Allah yang maha mengetahui. Yakin
- dia berbaik sangka kepada Allah.
- Insyaallah Allah akan memberikan hadiah
- yang terindah dengan ujian ini. Nah,
- jadi kalau kita lihat para anbiya, para
- nabi semuanya juga begitu ya. Apalagi
- kita lihat Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam ya di Thaif dia beliau ini
- disakiti ya oleh ee penduduk setempat ya
- yang datang jauh-jauh bukannya menerima
- dakwah Nabi malah ditimpuk tapi beliau
- enggak enggak putus asa. Beliau tetap
- bersabar beliau mendoakan ya bahkan
- melarang malaikat yang menjaga bukit itu
- untuk ee membalikkan bukit itu untuk
- mengazab penduduk ee setempat. Tapi
- Rasulullah melarangnya ya bisa jadi dari
- turunannya nanti ada yang beriman.
- Ternyata betul ya beriman. Nah, inilah
- doa yang membentuk karakter mukmin
- sejati ya. Mukmin yang selalu bersyukur
- ketika senang dan bersabar ketika sulit.
- Ya, pasti ada hikmahnya, pasti ada ee
- sesuatu yang Allah ee inginkan terhadap
- ujian yang Allah berikan kepada kita.
- Bukankah ujian itu sendiri adalah untuk
- penentu ya benar enggak imannya? Ya.
- Jadi dari doa ini kita diajarkan ya
- Allah al maam
- eh ya Allah berikan kami kesabaran atas
- segala yang belum kami ketahui hikmahnya
- atau rahasianya. Ini mengajarkan kepada
- kita bahwa manusia itu terbatas. Ilmu
- Allah itu maha luas. Ya, sabar itu kunci
- sebelum mengetahui hakikat hikmah dari
- apa yang terjadi. Rida dan tawakal yang
- akan membawa ketenangan, yang akan
- membawa ke hubungan yang kuat dengan
- Allah. Karena semua yang Allah takdirkan
- itu pasti baik untuk kita ya. [berdehem]
- Walaupun kita belum memahami apa yang
- terkandung di dalamnya, pasti ada
- hikmahnya. Pasti awak akan berikan
- balasan yang terbaik dari kesabaran yang
- kita ee hadapi ini. Karena memang
- manusia itu enggak tahu apa-apa. Yang
- tahu hanya Allah. Manusia hanya bisa
- berusaha. Nanti Allahlah yang akan
- memudahkan segalanya. Jadi kesabaran itu
- memang mudah diucap ya, tapi sulit untuk
- dijalankan. Maka dengan bantuan doa ini
- mudah-mudahan kesabaran kita akan
- tergiring terus. Allahumron al maam nu
- bihi khubro. Ya, ya Allah berikan kami
- kesabaran atas segala apapun yang belum
- kami ketahui hikmahnya pasti ada
- hikmahnya ya. Jadi jangan ee menyesali
- takdir. Itu sudah bentuk kekufuran. Ee
- bisa jadi iman itu jadi cacat karena
- tidak ee mengimani rukun iman. yang di
- antara rukun rukun iman itu adalah ee
- tidak beriman kepada takdir.
- Jadi itulah ya surat Al-Kahfi itu ee
- menyebabkan kita mengambil dapat
- mengambil hikmah dari kejadian yang ada
- ya. Ya, tadi kalau perahu itu enggak
- dilubangi pasti dirampas sama penguasa.
- Jadi kalau dilubangi kan nanti
- perbaikannya kan lebih mudah daripada
- dirampas. Dirampas enggak punya enggak
- ada lagi ee perahunya kalau hanya
- dilubangi karena penguasa itu enggak mau
- ada yang cacat ya. perahunya. Nah, itu
- kan sedikit ee hanya sedikit perbaikan.
- Nah, termasuk anak itu kalau enggak
- dibunuh ya ini kan kita juga enggak
- boleh juga melakukan sesuatu tanpa ilmu.
- Ini kan hanya Nabi Khidir ya yang
- mengajarkan kepada Nabi Musa. Ini kan
- kita ngambil ibrah dari apa yang
- terjadi. Jadi bukan kita kan enggak tahu
- ilmu yang akan datang terus kita anaknya
- dibunuh misalnya kasus yang kemarin ya.
- Karena itu kita enggak tahu apa yang
- terjadi itu karena apalagi sampai
- mengatakan biar aku masuk neraka. Enggak
- bisa begitu. Kita enggak tahu enggak
- tahu ilmunya. Jadi jangan berperilaku
- seperti tahu yang akan terjadi. Nah,
- kalau Nabi Khidir dan Nabi Musa ini kan
- memang Allah telah memberikan kelebihan
- kepada Nabi Khidir, kepada Khidir ini
- untuk mengajarkan Nabi Musa ya. Anak itu
- kalau tidak dibunuh pasti akan membuat
- kedua orang tuanya sengsara. Itu sudah
- Allah berikan ilmu kepada Khidir. Tembok
- itu kalau tidak ditegakkan harta anak
- yatim itu akan hilang. Nah, ini kan
- contoh saja bahwa ilmu Allah itu luas
- ya. Jadi artinya di sini kita sebagai
- hamba Allah hanya bisa berdoa ya dengan
- pemahaman keilmuan yang kita dapatkan
- selama ini yaitu menyerahkan semuanya
- kepada Allah. Allahumron al maam nuit
- bihibro. Ya Allah berikanlah kesabaran
- atas apa yang belum kami ketahui
- hikmahnya. Jadi Allah menguji dengan
- yang kecil demi menyelamatkan kita dari
- bencana yang lebih besar. Ya, tadi
- perahu tadi ya, jika tidak dilubangi
- dirampas oleh penguasa yang zalim. Nah,
- dari setiap pengambilan oleh Allah ada
- bentuk pemberian yang lebih dalam dan
- lebih baik. Jadi, ketika Allah mengambil
- pasti Allah berikan gantinya yang lebih
- baik. Ya kan tadi anak laki-laki itu
- jika tidak diwafatkan Allah akan membuat
- kedua orang tuanya sengsara karena
- kekufurannya kan. Jadi Allah itu maha
- baik. Allah tuh maha sayang kepada
- hamba-hambnya. Ya, Allah itu
- sangat-sangat memperhatikan hambanya.
- Ya, jadi begitu juga dalam kehidupan
- kita ya. Mudah-mudahan kita mampu untuk
- menyikapi takdir apapun yang terjadi
- pada diri kita.
- Kita beriman, "Ya Allah, aku beriman
- kepada takdirmu." Ya, tentu dengan
- diiringi usaha ya, tidak mengandalkan ee
- apa sok tahunya. Kadang-kadang manusia
- kan kita begini, Allah maha tahu. Usaha
- dulu. Kewajiban kita itu adalah
- walakmalu.
- Bekerjalah. Allah dan rasulnya melihat
- usahamu, kerjamu. Apapun yang kita
- hadapi saat ini, ujian cobaan, apapun
- yang Allah berikan kepada kita, kita
- berusaha untuk terus sabar untuk kembali
- ya bangkit lagi. Karena memang hidup ini
- penuh ujian. Dunia ini kan darul bala.
- Dunia ini kan memang tempatnya kita
- diuji hasilnya tuh nanti kan bagaimana
- bentuk sabarnya nanti kita dapatkan kita
- jalani aja Allah sudah ciptakan hidup
- ini memang linabluakum ayukumanu amala
- itu kan untuk apa ya istilahnya tuh
- musabaqoh ya eh dunia ini untuk
- berlomba-lomba fasabiqul khairat mana
- yang terbaik amalnya jadi di dunia
- inilah karena perjalanan hidup kita itu
- masih panjang hidup kita ini enggak
- seber Berapa ya lamanya ya usia itu?
- Kalau Nabi mengatakan amar umat itu
- bainasiin ya ee hatta sabin ya ilah sain
- ya kurang lebih usia 60 sampai 70 tahun
- sisanya itu bonus ya enggak lama. Yang
- lama tuh di di alam nanti alam barzah
- aja lama hidup kita kan. Coba lihat deh,
- Nabi Adam sudah lama meninggal sampai
- sekarang masih di alam barzakh.
- Rasulullah yang usia hidupnya 63 tahun
- sekarang masih di alam barzakh. Panjang
- lama usia di alam barzakh dunia ini
- hanya sebentar. Nanti yang lebih lama
- lagi tuh nanti di akhirat. Bahkan
- selama-lamanya nanti di di surga atau di
- neraka ya. Di alam yaumul hisab saja itu
- pemeriksaan sampai 50.000 tahun lama.
- Jadi perjalanan hidup kita tuh masih
- panjang. dunia yang kita lewati hanya
- sebentar. Maka setiap ujian cobaan yang
- Allah berikan kepada kita hakikatnya itu
- adalah untuk meninggikan derajat kita
- atau untuk menghapus semua dosa dan
- kesalahan kita. Ya. Jadi ketika Allah
- berikan kita ujian ketika di dunia ini
- dan kita mensikapinya dengan sabar,
- insyaallah itu adalah bekal kita yang
- Allah akan berikan. Karena Allah itu
- kalau cinta kepada suatu kaum, kepada
- seorang hamba, ibtalahum, Allah beri dia
- ujian. Jadi ujian itu tanda cinta, ujian
- itu tanda sayang. Maka ketika Allah
- berikan kita ujian yang rasanya kita
- tidak sanggup memikulnya, ketahuilah
- bahwa sebenarnya Allah itu maha tahu
- bahwa kita sanggup memikulnya. Maka
- Allahumron ala maam yuhid bihir. Ya
- Allah berikan kami kesabaran atas segala
- sesuatu yang belum kami ketahui
- hikmahnya, belum kami ketahui
- rahasianya. Mudah-mudahan kita menjadi
- hamba Allah yang senantiasa bisa sabar
- ya. Karena ini latihan. Doa ini kan
- sebenarnya melatih kita ya. Karena doa
- ini kan terus diucapkan. Nah, setiap
- ucapan itu kan yang merupakan doa itu
- kan masuk dalam memori kita. Dari memori
- kita tuh nanti kan bisa merubah perilaku
- kita. Maka sering-sering saja berdoa.
- Karena doa itu adalah ml ibadah ya. Doa
- itu adalah ee ibadah itu sendiri ya.
- Mudah-mudahan kita mampu untuk
- menghadapi semua ujian cobaan yang Allah
- berikan dan insyaallah pasti ada hikmah
- yang sangat luar biasa yang kita
- dapatkan dari Allah yang akan
- membalasnya dengan sebaik-baiknya sesuai
- dengan zon kita kepada Allah. Maka
- berhusnuzonlah kepada Allah. Wallahuam
- bab. Begitu Mbak Oli.
- I. Baik. Eh, masih di-mute. Nah, baik.
- Alhamdulillah masih di-mute tadi. Mohon
- maaf, Ustazah. Alhamdulillah, Ikhwan dan
- Nawat telah kita ikuti bersama paparan
- Ustazah perihal tema kita pada siang
- hari ini, yaitu doa indah di tengah
- ujian. Di mana sabar adalah kunci
- apabila kita menghadapi hal-hal dalam
- kehidupan ini yang kita belum pahami apa
- maksudnya, apa ibrahnya, apa maksud dari
- Allah, maka sabar. Sabar adalah kunci.
- kata Ustazah itu adalah intisari yang
- bisa kami ambil pada ee paparan dari
- Ustazah Helini Amran. Dan untuk
- sementara waktu kami akan mengambil jeda
- dan kami undang Ikhwan dan Ahwat untuk
- menyampaikan pertanyaan. Seperti biasa
- nomor WhatsApp belum berubah 0811999720.
- Insyaallah kita akan kembali. Jangan ke
- mana-mana.
- [musik]
- [musik]
- Rada silaturahim juga Rasil TV Iwan dan
- Akhwat saat ini menyimak fikih wanita
- bersama Ustazah Herlini Amran dengan
- tema kita yaitu doa indah saat ujian.
- Dan ee kami langsung masuk ke sesi tanya
- dan jawab sudah ada beberapa yang masuk.
- Saya akan awali dengan hamba Allah
- Ustazah. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Ustazah, saya pendengar dan usia saya
- sudah lebih dari 60 tahun. Di usia senja
- ini seringkiali datang rasa takut akan
- kematian dan hisab di akhirat. Ustazah,
- doa apa yang sebaiknya saya panjatkan
- agar hati saya tenang menghadapi
- usia-usia tua ini?
- Ee jadi gini, kalau untuk doa itu
- sebenarnya banyak ya. Ini Bapak apa Ibu
- ya?
- Mm hamba Allah sih, Ustazah.
- Hamba Allah sambutkan. Heeh.
- Allah. Jadi ee banyak sih doa-doa yang
- sudah diajarkan Rasulullah itu. Kalau
- misalnya ibu atau hamba Allah hafal doa
- setelah ee salat fardu tuh ya Allahumma
- inna nasaluka salamatan fiddin waaiatan
- fil jasad yaadatan
- ilmi barokatan rizkiatan qblal
- mautmatanal
- mautfiratan baut allahil
- maut minar
- itu jam man itu doa tuh luar biasa tuh
- ya, bagaimana kita ingin keselamatan
- dalam agama kita, ilmu yang bermanfaat,
- rezeki yang luas, bahkan sampai ee
- meninggal pun ya ee bagaimana sebelum
- meninggal ya ee bahkan ketika maut ya
- sakratul maut, wajata minanar, selamat
- dari api neraka atau selamat dari hisab
- itu luar biasa. Itu jadi cerminan
- kehidupan kita kalau hafal panjang tapi
- ya karena panjang itu kita berharap ya
- sudah husnul ktimah aja. Allahumma inna
- nasaluka husnul khatimah. Jadi itulah
- kalau kita takut, khawatir ketika
- meninggal ya tentu kita semuanya takut
- ya. Tapi takutnya bukan takut meninggal
- e seperti apanya karena sakaratul maut
- itu sangat menyakitkan. Tapi yang kita
- khawatirkan bekal apa yang akan kita
- bawa kan itu ya kira-kira siap enggak
- ya? Sanggup enggak ya? Maka oleh karena
- itu dari sekarang kita mulai ya
- mendekatkan diri kepada Allah ya dengan
- ibadah-ibadah. Tentu saja kalau wajib
- jelas yang sunahnya berbaik sangka
- kepada Allah, membersihkan hati kita,
- menghindarkan ee paling tidak
- membersihkan jiwa kita. Allahumma ati
- nafsi taqwaha zakiha zakkiha anta eh
- maulaha anta khaira wa maulaha ya. Eh
- artinya minta jiwa kita, hati kita
- dibersihkan. Jadi urusan-urusan dunia
- dalam arti ee antara persoalan mantu,
- anak, cucu itu jangan sampai dimasukkan
- ke dalam hati sampai menimbulkan hati
- kita sakit, resak. Jadi serahkan semua
- kepada Allah ya kan. Illa man ata
- biqolbin salim. Yang selamat itu nanti
- yaum la mal banun. hari di mana tidak
- ada lagi berguna harta dan anak kecuali
- orang yang datang dengan hati yang
- bersih. Jadi, jadi memang
- di akhir-akhir hayat kita ini yang usia
- 60 tahun ke atas itu kan menunggu saat
- terindah ketika kita kembali kepada
- Allah. Maka banyak doa-doa doa-doa yang
- itu husnul khatimah atau doa banyak sih
- Mbak ya doa misalnya Allahumarzuqni
- wajhikal karim wasuq liqik. Ya Allah
- karuniakan aku bisa memandang wajahmu
- yang agung dan kerinduan untuk berjumpa
- denganmu. Masyaallah deh ya. E kalau
- memang sulit menghafal bahasa Arabnya,
- bahasa Indonesia juga enggak apa-apa. Ya
- Allah ingin kembali kepadamu dalam
- keadaan husnul khatimah, Ya Allah.
- Engkau lindungi kami. Engkau lih aku
- dari semua ujian cobaan yang akan
- mengganggu keimananku. Ya Allah terima
- aku, ampuni dosa. Pokoknya itulah apa
- yang kita kita inginkan tuh curhatnya
- kepada Allah ya dengan ucapan ya. Jangan
- kalau kita doa itu, Mbak jangan di dalam
- hati doanya ya.
- Kalau kita bangun malam hari doa itu
- jangan atau qat kamit komat kamit
- lama-lama apa yang dibaca gitu ya. ada
- ee baina apa ya ee jahar itu antara e
- antara dijaharkan dengan dilembutkan itu
- ya.
- H
- ee jadi gitu ya. Ya dengan itu
- tuh luar biasa loh dengan ucapan gitu ya
- Allah ya itu masyaallah itu luar biasa
- kita dengar juga kayak gitu ya. Jadi itu
- ya mintalah kepada Allah paling tidak ya
- paling tidak nih husnul khatimah bihaya
- Allah bihusnil khatimah bihaya Allah
- bihusnil khatimah seperti itu.
- Masyaallah. Baik, Ustazah dan sahabat
- Ras yang dirahmati Allah. Sebelum kita
- masuk pertanyaan berikutnya, izinkan
- saya membacakan ada satu pengumuman yang
- ee hadir di meja kali ini. Dan saya
- ingin ikhwan dan akhwat, para pendengar
- mencatat tanggal penting ini yaitu pada
- hari Sabtu, 20 September 2025. Radio
- Silaturahim mengundang seluruh pendengar
- setia untuk hadir dalam acara temu
- pendengar Rasil yang akan
- diselenggarakan berbarengan dengan
- peringatan Maulid Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam. Acara
- insyaallah akan dimulai pukul .00 pagi
- hingga menjelang zuhur bertempat di
- Masjid Silaturahim Cibubur. Lokasinya
- pasti ikhwan dan akhwat pereng setia
- sudah familiar dengan lokasinya. Namun
- yang mungkin ingin tahu atau yang masih
- baru dan ingin hadir bisa nanti hubungi
- ke operator Rasil ya. Insyaallah yang
- akan hadir para asatid yang kami
- muliakan yaitu di antaranya Al Ustaz
- Husein Alatas, Al Imam Yaqsalah Mansur,
- Al Ustaz Ahmad Jazuli Khalil, dan Al
- Ustaz Doni Amir Sagaf. Selain itu ada
- juga pemeriksaan kesehatan gratis bagi
- para pendengar Rasil berupa cek gula
- darah, tensi, dan asam urat bertempat di
- aula Munif Khatib. Letaknya tidak jauh
- dari masjid silaturahim, hanya 10
- langkah saja. Kota Terbatas. Jadi,
- daftar mulai sekarang agar tidak
- kehabisan. Mari kita ramaikan pererat
- ukhuwah sekaligus mengambil ilmu dan
- keberkahan dari acara ini. Jangan sampai
- terlewat dan sampaikan juga kabar
- gembira ini ke sahabat dan keluarga.
- Masyaallah. Jangan lupa ya, 20 September
- dari jam 8.00 pagi hingga menjelang
- zuhur. Baik, Ustazah, ada pertanyaan
- berikutnya. Ini hamba Allah lagi
- bertanya, "Ustazah, saat ini saya
- diberikan ujian sakit, Ustazah. Memang
- apabila disampaikan dan diceritakan
- sepertinya mudah. Namun saya yang
- mengalaminya sudah berusaha untuk sabar.
- Masih saja muncul rasa kecewa dan keluh
- kesah. Bahkan hampir putus asa. Susah
- makan saya, Ustazah. Kalau misalnya
- berjalan juga kaki sakit. Rasanya
- seluruh badan mengalami kesakitan. Dan
- orang-orang yang tadinya di awal saya
- sakit sering menjenguk, sekarang sudah
- tidak ada sama sekali. Sudah lebih dari
- 10 tahun sakit ini saya derita
- bolak-balik ke rumah sakit, namun tidak
- ada perkembangan yang berarti. Apakah
- yang harus saya lakukan agar saya tetap
- istikamah, ikhlas, dan sabar, Ustazah?
- Iya. Ee kita doakan ya semoga ini ibu
- atau siapa, Mbak?
- Hamba Allah lagi, Ustazah.
- Hamba Allah ya. Mudah-mudahan Allah
- berikan ee kesehatan. Kalaupun ee
- kesehatan itu masih apa sulit,
- mudah-mudahan Allah berikan kesabaran
- dan ee Bu atau hamba Allah memang mudah
- sekali kita mengucapkan ya ee sabar gitu
- ya. Tapi paling tidak kewajiban kita
- sesama ee umat Islam, umat Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam itu tawasau
- ya bisabri gitu ya saling menasihatkan.
- Jadi ketika mungkin kita butuh ya ketika
- kita yang mengalami ujian cobaan, kita
- butuh ya motivasi kalimat-kalimat ee
- penguat gitu ya untuk membangkitkan kita
- kembali. Jadi tidak kita membalikkan
- gitu ya ee apa yang diucapkan, tapi kita
- mudah-mudahan aku bisa, mudah-mudahan
- saya bisa gitu dan saya doakan Anda juga
- nanti bisa kalau diberikan ujian yang
- serupa. Jadi sebenarnya ketika kita
- memahami dalam berbagai hadis Nabi bahwa
- ujian yang Allah berikan kepada hamba
- Allah itu karena Allah tuh sayang sama
- kita. Memang ujian yang terberat itu
- adalah ujian yang diberikan yang
- terberat itu adalah alanbiya.
- Kemudian orang-orang yang semisalnya.
- Kalau anbiya itu luar biasa itu ujian
- cobaan itu. Apalagi kalau kita lihat
- misalnya Nabi Ayub Alaih Salam, apa yang
- enggak dicoba oleh Nabi Ayub? Hartanya
- habis, anak-anaknya meninggal. Kita aja
- kalau kita aja kalau meninggal satu anak
- saja tuh sedihnya luar biasa ya. Ya
- Allah satu ini semua.
- Kemudian sakit sampai ada yang
- mengatakan itu ya sampai belatung apa
- badannya tuh sakit semua itu ya. Yang
- sehat itu hanya hati sama lisan. hatinya
- selalu bersyukur, lisannya selalu
- mengucapkan kalimat zikir dan itu tuh
- bertahun-tahun yang dia alami. Tapi
- tetap sabar ya. Makanya ee buat kita
- semua ketika terjadi ee ya memang sakit
- kita bisa mengal memahami deh sakit
- seperti apa rasanya sakit ya. Nah, pada
- saat itu yang keluar dari lisan kita tuh
- adalah kalimat-kalimat doa. Ya Allah
- mudahkan, ya Allah ampunkan ya Allah
- semua dosa. Ya Allah berikan kekuatan
- gitu ya. Karena orang yang sakit itu
- doanya makbul. Makanya kita tidak
- artinya buat kita, saya dan kita semua
- pada saat kita sakit tidak ada satuun
- orang yang menjenguk gitu ya. Kita punya
- Allah karena kita nanti akan kembali
- kepada Allah. Sakitnya di dunia ini itu
- balasannya tuh luar biasa di yaumul
- akhir nanti. Bahkan ahlul bala nanti
- dalam sebuah hadis ya, ketika orang yang
- diberikan Allah ujian itu di dunia itu
- ketika dia mendapatkan hasilnya nanti di
- akhirat itu saking banyaknya pahala yang
- Allah berikan kepadanya sampai dia coba
- seandainya aku tuh ditusuk apa artinya
- di disayat-sayat badannya itu untuk
- merasakan lebih sakit lagi supaya pahala
- yang dia dapat tuh luar biasa. Jadi
- enggak sebanding dengan rasa sakitnya
- ketika di dunia. Jadi ee hamba Allah
- buat kita semua pasti ada hikmah yang
- Allah berikan kepada kita ketika Allah
- berikan kita sakit. Bisa jadi ya tidak
- hanya pengampunan dari dosa-dosa kita,
- bisa jadi mengangkatkan derajat kita di
- hadapan Allah. Karena sesungguhnya
- manusia itu masuk surga bukan karena
- amalannya
- ya. Tidak ada manusia yang yakin ya
- bahwa dengan amalnya bisa masuk surga.
- Tapi masuk surganya seorang hamba itu
- adalah karena rahmat kasih sayang Allah.
- Nah, ketika Allah merahmati seorang
- hamba dan ingin ee menjadikan hamba ini
- ketika kembali kepadanya dalam keadaan
- tanpa dosa, itu diberikan ujian di
- dunia. Jadi, Allah sayang dengan hamba
- Allah ya sayang ya. Jadi setiap rasa
- sakit itu pasti ada pengampunan.
- Jangankan rasa sakit seluruh tubuh ya,
- tubuh kita saja terkena duri. Kalau
- terkena duri itu bukannya rasa sakit
- tapi rasa enggak nyaman ya. hanya
- sedikit aja duri yang mengenai kita,
- kaki kita atau tangan kita ada rasa
- tidak nyaman ya mungkin sakitnya tidak
- seberapa. Itu saja sudah merupakan
- pengampunan Allah terhadap dosa kita.
- Apalagi dengan rasa sakit yang luar
- biasa ketika kita rida dengan takdir
- Allah itu ketika kita sudah tidak ada
- lagi dosa yang yang di yang akan
- diampuni karena sudah diampuni semua
- derajat kita naik di sisi Allah.
- Subhanallah. Jadi bahkan dulu Mbak Olin
- ada ulama ya para salafus saleh dulu itu
- ketika mendapatkan dirinya tuh aman-aman
- saja tanda kutip ya maksudnya aman-aman
- saja tidak sakit merasa dalam keadaan ya
- biasa saja tidak ada kekurangan artinya
- semuanya disyukuri. Bahkan ee ulama ini
- bertanya-tanya jangan-jangan ini adalah
- istidraj karena Allah tidak memberikan
- dia ujian. Dia khawatir jangan-jangan
- ini bentuk dibiarkan Allah kemudian
- disiksa tiba-tiba gitu ya. Itu yang
- dikhawatirkan. Jadi ketika kita masih
- merasakan rasa sakit, duka, sedih, ya
- lara ya, semuanya itu yang kita rasakan
- tidak enak pada diri kita, ketahuilah
- sesungguhnya Allah sayang dengan kita.
- Allah ingin mengampuni dosa kita. Allah
- ingin mengangkat derajat kita ketika
- kita kembali kepadanya tanpa dosa.
- Insyaallah mudah-mudahan mendapatkan
- surga. Insyaallah.
- Amin. Mudah-mudahan hamba Allah
- diberikan kesabaran dalam ujian sakit
- ini ya. Baik, Ustazah. Ini izin Ibu Nina
- bertanya, Ustazah. Namun di luar tema.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Insyaallah Ustazah,
- sebentar lagi saya mau berangkat umrah,
- namun tidak bersama suami, melainkan
- ikut rombongan travel. Tapi ada yang
- bilang, "Ustazah, kalau tidak ditemani
- suami atau mahram itu tidak boleh.
- Sementara kalau bersama suami saya belum
- mampu membayar karena biayanya cukup
- besar. Umrah saya ini gratis mendapatkan
- kesempatan karena hadiah. Mohon
- penjelasan Ustazah sebenarnya bagaimana
- hukumnya. Apakah saya boleh terus
- melanjutkan untuk berangkat?
- Iya. Ee sekali lagi barakallah ya.
- Mudah-mudahan umrah mabrurah insyaallah
- ya. Makbulah ya umrahnya. Jadi ketika
- seorang wanita pergi umrah yang penting
- yang utama dan utama adalah izin suami.
- Suaminya izin enggak Bu? Kalau suaminya
- izin, masyaallah alhamdulillah sudah
- selesai masalah. Tapi enggak ada mahram.
- Imam Syafi'i menyebutkan mahramnya
- perempuan itu yaitu dengan sesama
- perempuan yang bisa dipercaya.
- Makanya Indonesia ini termasuk ee
- mahramnya itu adalah orang yang bisa
- dipercaya ya. Ee apa namanya? Rombongan
- yang bisa dipercaya. Jadi ee ulama juga
- memang berbeda pandangan ya tentang
- bolehkah seorang perempuan berangkat
- umrah atau haji tanpa didampingi mahram.
- Itu memang banyak pandangan ya. Kalau
- Imam Abu Hanifah enggak boleh, tapi
- kalau Imam Syafi'i boleh selama ada ee
- orang yang bisa dipercaya. Nah, termasuk
- dalam hal ini ada riwayatnya ya dalam
- hadis Bukhari itu ketika Rasulullah ee
- tidur kemudian ee bangun ya ee apa ee
- Ibnu Abi Hatim ya kalau enggak salah
- namanya ya seorang sahabat itu Rasul
- menyampaikan kepada beliau, "Nanti
- engkau akan mendapati ketika dari dari
- Hira itu dari daerah Irak ya pergi ke
- tanah suci sendiri tanpa takut dengan
- siapapun ee untuk menunaikan haji ya.
- Jadi, engkau akan dapati nanti seorang
- perempuan nanti ee pergi sendiri tidak
- takut dengan siapapun kecuali takut
- kepada Allah untuk ee menunaikan haji.
- Itu nanti akan ketemu ee sampailah ee
- engkau akan lihat. Nah, ternyata
- diberikan umur panjang sahabat ini.
- Ee dia melihat, "Oh, ini yang Rasul
- sampaikan." Jadi ketika kondisinya aman,
- ketika kondisinya tidak ada fitnah gitu
- ya, apalagi untuk menunaikan ibadah itu
- ee artinya apalagi kalau ada suami ya
- diizin enggak ada masalah. Kecuali
- mungkin ya kalau pergi sendiri ya
- sekarang haji back apa umrah backor itu
- kan aduh kayaknya gimana sih kalau
- sendiri ya
- heeh
- khawatir aja gitu ya kecuali ada ee
- teman-teman ini kan bersama rombongan
- Heeh
- apalagi rombongannya terpercaya. Jadi
- sebenarnya kalau kita lihat kenapa
- Rasulullah mewanti-wanti para wanita itu
- pergi ke safar harus bersama mahram e
- lailu illa ma mahram ya ee tidak halal
- bagi seorang perempuan kecuali pergi
- bersama mahram ya maksudnya apa di masa
- Nabi itu kan perjalanannya itu kan
- enggak kayak sekarang itu Padang Sahara
- dulu kan modelnya dapatnya salah satunya
- budak itu kan dirampas atau ada penyamun
- di jalan apa di ee Padang Sara itu kan
- misal ada kabilah kayak yang terjadi di
- masa ee apa ee misalnya Salman Alfarisi.
- Salman alfarisi itu kan mencari hidayah
- ya dian dari Persi itu terus akhirnya
- dengan berbuat dia tuh cari apa pengin
- dapat hidayah kan dia dia tahu nanti
- akan ada nabi akhir zaman di Madinah kan
- gitu di Yatrib. Nah, ketika perjalanan
- dia ketemu dengan rombongan ke sana ke
- Yatrib, dia ikut rombongan. Semua
- barang-barangnya tuh ya ternaknya dia
- berikan agar dia bisa sampai ke situ.
- Eh, ternyata sama kabilah Arab ini ya
- memang siapa yang bisa menjamin
- kejujuran barang-barangnya diambil diita
- dianya dijual jadiin budak.
- Nah, karena kalau perempuan sendirian
- kan bahaya di tengah-tengah itu dengan
- kondisi yang sangat ee menyeramkan itu
- ya. Makanya harus ada mahram di situ.
- Nah, sekarang kan kondisinya kalau kita
- lihat ya, jadi memang para ulama banyak
- membahas tentang ini. Kondisi sekarang
- justru lebih aman ya. Artinya enggak
- kalau kecuali kalau memang ada fitnah ya
- dengan ee tidak aman khawatir diperkosa
- itu tergantung tempatnya kan. Makanya ee
- kita lihat kondisinya ketika aman bisa
- jadi mungkin perjalanan lebih aman ya
- naik pesawat itu enggak ada yang
- diganggu yang bahkan yang mangga aman
- tuh malah di pasar kali Mbak ya.
- Dicolak-colek di mana itu ya. Heeh.
- Kalau yang ada mah selama ini ya artinya
- antar negara apalagi anak-anak kita yang
- kuliah di luar negeri ya antara pesawat
- nanti di sana dijemput aman kan yang
- enggak aman tuh kan mungkin mungkin di
- daerah-daerah yang sepi itu ya daerah
- kita. Jadi sekali lagi, Ibu
- pertama minta dulu ke suaminya ya, minta
- didoain. Nak kalau sudah beres sudah
- insyaallah bismillah ya kita tinggal
- jaga diri, jaga lisan, jaga pikiran. Di
- sana tuh jangan pikiran zon-zon ya.
- Biasanya suka ada ini ya. Ya
- bismillahlah ini adalah anugerah dari
- Allah. Kemudian banyak berdoa karena
- salah satu fadilah dan keutamaan umrah
- itu kan nanti rezekinya diluaskan Allah
- ya.
- Heh.
- Baik. Insyaallah Ibu. Ibu Nina.
- Insyaallah ee umrahnya dilancarkan dan
- mabrur. Amin. Baik, ini saya em akan
- bacakan lagi sebentar. Masih dari hamba
- Allah. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustazah.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Saya seorang ibu, Ustazah.
- Suami saya hanya bekerja sebagai ojol.
- Kadang pendapatannya tidak mencukupi
- untuk kebutuhan dapur dan sekolah
- anak-anak. Apalagi sekarang harga-harga
- banyak yang naik. Mohon nasihat ustazah.
- Doa atau amalan apa yang bisa saya
- panjatkan agar hati tetap sabar dan
- perekonomian kami dapat membaik. Rezeki
- keluarga kami juga diberkahi Allah.
- Iya. Ee pertama Ibu ee usaha itu kan
- masyaallah ya itu kan ojek online ya
- Mbak ya.
- Betul. Ojol.
- Iya artinya ojol ya. Artinya gini, ee
- yang penting dalam kehidupan kita itu
- adalah jangan sampai lalai dalam ibadah
- salat.
- Itu penting. Salat ya itu adalah amal
- pertama yang dihisab oleh Allah. Jadi
- kalau pesankan kepada suami untuk kalau
- bisa tuh berjamaah, kalau bisa itu ya
- artinya jangan sampai panggilan Allah
- kewajiban itu dinomor sekian.
- Ya. Ya. Artinya ini kan panggil salat
- itu kan kebutuhan utama kita kan. Itu
- penentu kita itu surga atau neraka.
- Karena amalan pertama yang akan dihisab
- oleh Allah itu dulu kewajiban. Karena
- ketika kepala keluarga dalam masalah
- salatnya itu diabaikan, itu akan
- dampaknya ke mana-mana tuh, ke istri, ke
- anak. Banyak dampaknya tuh. Jadi,
- pertama yakinkan dulu hubungan kita
- dengan pencipta kita. Ya, artinya ya
- apalagi dengan misalnya duhanya gitu ya.
- Kemudian selalu pasrah kepada Allah.
- Yang penting kita usaha. Insyaallah
- berkah tuh harinya tuh.
- Apalagi dimulai dengan ee ibadah ya.
- Nah, ketika waktu salat masuk azan kan
- apalagi kalau ojol tuh kan gampang nyari
- nyari masjid ya. Ya artinya berharap ya
- minta pada Allah bisa menunaikan di
- jalan tuh kan tinggal nyari masjid aja
- kan. Karena kita juga banyak melihat
- ojol-ojel yang ada azan-zan ya tidur di
- bawah pohon gitu ya. Artinya tidak
- menunaikan kewajibannya. itu dulu, Ibu
- ya ee suami ibadahnya pertama salatnya.
- Terus kemudian ibu dan anak-anak menjaga
- dari hal-hal yang haram. Kemudian ee
- tentu doa itu jelas ya pendekatan diri
- kepada Allah ya. Kemudian ee tidak ada
- salahnya juga misalnya ee kalau istri
- kan bisa coba berusaha ya dengan apa
- yang di Mbak kalau kita jujur atau kita
- baik insyaallah banyak kok orang yang
- ini mah kita kita misalnya kita
- menawarkan jasa apa yang kita bisa
- lakukan bantu misalnya ee tetangga
- ketika anak-anak kita sudah sedang
- sekolah ya apa yang bisa dibantu nih aku
- mau gitu ya biasanya orang-orang yang
- menawarkan itu gampang sekali Mbak ya
- intinya kewajiban kita cukup dengan
- berusaha gitu ya. Apa kemudian berdoa
- usaha apapun yang bisa kita lakukan ya
- bismillah ya. Kemudian jangan lupa sabar
- dan syukur. Dua-duanya itu adalah kunci
- surga ya. Ketika kita merasa ee sempit
- hati, apalagi ada rasa tidak menerima
- takdir, merasakan bahwa ee ujian Allah
- ini kenapa ke saya bukan kepada yang
- lain. Apalagi sampai ada perasaan kok
- saya sudah salat, sudah taat, kok masih
- begini-gini saja hidup. Sedangkan tuh
- orang sudah enggak salat tapi kok
- kayaknya hidupnya nyaman. Nah, itu kan
- menunjukkan kekurangan rida kita kepada
- takdir Allah, ya. Nah, ini ee beberapa
- hal ya di antaranya yang bisa dilakukan
- ketika kita mensyukuri semua karunia
- apapun yang diberikan oleh Allah, di
- situlah Allah akan limpahkan karunia
- karunia insyaallah ya. Jadi sekali lagi
- ee
- yang penting terus berusaha ya dengan
- yang halal ya Bu ya. Doa itu jelas ya ee
- misalnya dengan duhanya, dengan ee
- tahajudnya kemudian dengan ringan
- tangannya artinya bersosialisasi dengan
- tetangga ya. Karena memang ada beberapa
- kasus, Mbak ee seperti kehidupannya
- seperti yang ee hamba Allah jalani ini.
- Tapi ketika dia bersosialisasi dengan
- tetangganya ikut pengajian, kemudian dia
- menawarkan jasanya kan kan yang bisa
- dijual kan jasa ya. Saya bisa begini
- nih, nanti saya bisa terima ini. Nah,
- akhirnya tetangga melihat, "Oh, ini
- orang baik, salihah." Oh, ya. Akhirnya
- banyak tuh orderan-orderan itu. Ee jadi
- sekarang kita apa sih yang kita miliki
- ya, skill apa ya? Kan tergantung ya,
- Mbak ya. Apakah bisa bikin kue atau apa.
- Jadi arti suami tetap dengan ee ojolnya
- ya, tapi tadi dengan syarat tadi ya.
- Usahakan untuk ee mentaati Allah ya
- ketika panggilan azan. Intinya
- benar-benar ya ee lima waktu itu memang
- jangan sampai diabaikan. Nah, kita tetap
- mendoakan ya. ee terus kemudian kita
- bersu di pengajian-pengajian itu kasus
- yang seperti Ibu ini banyak yang yang
- penting kita jangan jangan sungkan untuk
- menawarkan apa yang kita bisa ee lakukan
- karena kadang-kadang ah enggak enak ah
- nanti dikira minta enggak begitu juga
- kita kan enggak minta-minta kita kan
- tidak minta ee orang kasihan dengan kita
- kan berusaha membantu orang itu. Apa
- yang bisa saya bantu nih ini, nih gitu.
- Nah, ini di situlah nanti Allah akan
- bukakan pintu rezeki insyaallah. Begitu,
- Pak.
- Kita doakan semoga Allah berikan ya
- jalan keluar yang terbaik. Insyaallah.
- Amin. Insyaallah kabul. Baik, nampaknya
- pertanyaan tadi merupakan pertanyaan
- penutup ustazah. Kami e harapkan
- kesimpulan dari Ustazah tafadol.
- Ya, pendengar yang dirahmati Allah.
- Allahumron alam khubro. Ya Allah
- berikanlah kami kesabaran atas apa yang
- belum kami ketahui hakikatnya, atas apa
- yang belum kami ketahui hikmahnya dan
- ibrahnya. Oleh karena itu, ujian yang
- Allah berikan kita dalam kehidupan ini
- itu kita yakini bahwa ujian cobaan itu
- adalah ekspresi cinta Allah kepada kita,
- kepada hamb-Nya. ya, bagaimana ee kita
- meyakini
- semakin besar dan banyaknya cobaan yang
- Allah berikan kepada kita itu makin
- besar pula pahala dan sayang Allah
- kepada kita ya. Karena kita tahu bahwa
- Allah itulah yang menguasai, memiliki
- semua alam semesta ini. Jadi semakin
- Allah memberikan kita ujian, semakin
- besar pahala yang kita dapat. Dan itu
- adalah ekspresi cinta Allah kepada kita
- dan itu adalah menghapus dosa-dosa kita.
- Itu kita yakini. Dan berpikir berpikir
- positif atau husnuzan kepada Allah,
- apapun yang menimpa diri kita itu akan
- menjadi kebaikan. Ya. Nah, kita yakin
- setelah Allah berikan kita kesulitan,
- ujian dan cobaan segala macamnya pasti
- ada kemudahan. Innamal usri yusro. Itu
- sudah jelas ya. optimis itu ya kita
- insyaallah bisa menyelesaikan ujian yang
- Allah berikan kepada kita. Dan tidak
- mungkin Allah memberikan ujian itu di
- luar kemampuan hambanya. Allah itu
- memberikan ujian sesuai dengan kemampuan
- kita. Jadi optimis ini bisa melahirkan
- energi yang tersembunyi dalam diri kita.
- Karena optimis ini menjadi bahan bakar
- untuk menyelesaikan segala persoalan.
- Insyaallah saya bisa dengan pertolongan
- Allah. Maka bingkai semua dengan uji
- usaha dan doa ya. Allahumron al maam yuh
- bihi.
- Wallahuam
- astagfirullah wakum. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin.
- Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Para pendengaras
- yang kami kasihi. Kita telah ikuti
- bersama kajian bersama ustazah dengan
- tema kita doa indah di tengah ujian.
- Insyaallah bermanfaat besar. Yang
- bertugas pada hari ini saya Carolin
- didampingi oleh produser kami Agus
- Susilo. Juga ada operator e Rasil TV
- Ondi dan operator eh Rasil Radio ALGI.
- Kami mohon maaf apabila ada kekurangan
- dan kami pamit undur diri. Subhanaka
- Allahumma wabihamdika ashadu allaila
- anta astagfiruka wa atubu ilaik.
- Wabillahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.