Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:17 warahmatullahi wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullah. 0:21 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:23 nastain waa umurid dunya waddin wasalatu 0:26 wasalam ala asrofil iyaai wal mursalin 0:29 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Ashadu 0:32 alla ilahaillallah wa ashadu anna 0:35 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 0:38 sholli wasallim wabarik ala nabiyana 0:41 muhammadin wa ala alihi wasohbihi 0:43 ajmain. Asyhadu alla ilahaillallah wa 0:46 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 0:48 rasuluh. Q Allahu taala fil Quranil 0:51 karim. Auzubillahiminasyaitanirjim. 0:54 Qolu subhanaka la ilma lana illa 0:57 maamtana 0:59 innaka antal alimul hakim. Waq aid 1:02 innallaha waaikatahu yusuna alan nabi. 1:07 Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi 1:10 wasallimu taslim. Sadaqallahulim. Ikhwan 1:14 akhwat masih dipancarkan dari Jalan 1:16 Masjid Silaturahim nomor 36 Cibubur 1:19 Bekasi. Mila Radio Silaturahim dan Rasil 1:22 TV untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 1:25 yang dimuliakan Allah subhanahu wa 1:27 taala. Bagaimana kabar Anda di Jumat 1:30 sore ini? Semoga selalu dalam keadaan 1:32 sehat walafiat. 1:34 Senang sekali saya Fauzi Ridonul Haq 1:36 ditemani oleh Neza dan juga Yusuf 1:38 Subangkit dapat kembali menemani ikhwan 1:42 akhwat dalam program tausiah sore edisi 1:45 28 Safar 1447 1:49 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:51 tanggal 22 Agustus 2025 1:56 bersama guru kita Ustaz Ahmad Saleh. 1:58 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 2:00 kita. Maka kita sapa guru kita terlebih 2:02 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 2:04 wabarakatuh, Ustaz. 2:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07 wabarakatuh. 2:08 Kabarnya sehat, Ustaz? 2:09 E, alhamdulillah sihah waliah. 2:12 Alhamdulillah atas doa dari semuanya. 2:14 Amin. Alhamdulillah. Baik, Ikhwan Awat. 2:16 Semoga kesehatan juga dirasakan oleh 2:19 ikhwan akhwat di mana pun Anda berada. 2:21 Kami doakan selalu dalam keadaan sehat 2:23 walafiat. Bagi ikhwan akhwat yang dalam 2:26 perjalanan pulang menuju rumah, kami 2:28 doakan semoga lancar, selamat sampai 2:32 rumah dan bagi ikhwan ahad yang sudah 2:34 berada di rumah, semoga kajian ini dapat 2:38 menemani ikhwan akhwat kebersamaannya di 2:41 rumah masing-masing. Baik, Ikhwanawat. 2:44 Insyaallah pada Jumat e sore ini 2:47 menjelang akhir Jumat, Ustaz Ahmad Saleh 2:51 akan membahas tentang kemuliaan dan 2:53 keutamaan para wali Allah bagian ketiga, 2:56 Ustaz. 2:57 Ee kemarin sampai hadis yang ketiga, 2:59 Ustaz. 3:00 Hadis ketiga. Nam. 3:00 Insyaallah kita pada sore ini akan 3:03 membahas hadis yang keempat. Insyaallah. 3:05 Nah, insyaallah. 3:07 Baik. Namun sebelumnya bagi Anda yang 3:08 ingin berpartisipasi dalam kajian ini 3:10 dapat mengirimkan 3:12 pertanyaan dan apresiasi di WhatsApp 3:15 0811999720. 3:19 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 3:21 langsung dengan Ustaz dapat menghubungi 3:24 di 0218451512. 3:27 Mari kita simak dan dengarkan ilmu yang 3:29 akan disampaikan oleh Ustaz Ahmad Saleh 3:33 tentang kemuliaan dan keutamaan pari p 3:36 para wali Allah yang bagian ketiga. 3:39 Tafadul Ustaz. 3:41 Alhamdulillahi 3:44 hamdan katsiran thyiban mubarokan fih 3:50 kama yuhibuna waard ashadu alla 3:55 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 3:58 ashadu anna muhammadan abduhu wa 4:02 rasuluhu wa innahu 4:05 la nabiya ba'da. Allahumma sholli 4:08 wasallim wabarik ala nabiyina Muhammadin 4:12 wa ala alihi wa ashabihi waman tabiahum 4:16 biihsanin ila yaumilqiamah. Amma ba'd. 4:20 Ikhwan dan akhwat yang sama-sama 4:23 mengharapkan keridaan dari Allah azza wa 4:26 jalla. Alhamdulillah pada kesempatan ini 4:29 kita masih dipertemukan kembali meskipun 4:33 lewat udara dalam melanjutkan kajian 4:36 kitab Syarhu Riyadus Sadhin. 4:40 Namam ee sebelumnya kita sudah membahas 4:43 tentang tiga hadis ee dengan ee tema 4:48 kemuliaan dan keutamaan para waliullah. 4:52 Wala wali. Wala wali. Wali. Wala itu 4:56 yang berpegang teguh, yang ber apa 4:58 namanya? Yang mencintai gituah ya. Wala 5:02 wala yang mencintai, yang berpegang 5:04 teguh, yang berpihak kepada Allah 5:07 subhanahu wa taala. Maka waliullah, 5:10 waliullah itu kadang terlihat ee apa 5:13 namanya? Karamah-karamahnya. 5:16 Kadang tidak terlihat karamahnya tapi 5:18 bisa dirasakan. 5:21 Ada orang yang begitu taat 5:26 ketika dibully, ketika disakiti dia 5:29 sabar. 5:31 Tapi ketika sekali mengangkat tangannya 5:34 maka arasy terguncang. Langsung dikabul, 5:38 langsung dijawab doanya oleh Allah 5:40 Subhanahu wa taala. Tapi ada juga di 5:43 antara waliullah itu yang nampak 5:45 kesyadidannya dalam ee mentaati Allah 5:49 subhanahu wa taala. Jadi ee dia tidak 5:51 ada kompromi. Kalau salah ya salah, 5:53 benar benar gitu loh gitu ya. Nah itu 5:57 ditemukan itu semuanya ee potret-potret 6:00 semacam itu pada diri sahabat Rasulillah 6:03 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 6:06 Sallallahu alaihi wasallam. 6:07 Nah, kita akan melihat salah satu potret 6:10 ini dalam hadis keempat ya. Baik, kita 6:13 lanjutkan saja e masuk ke hadis keempat. 6:16 Waan Urwat bni azzubairi 6:20 dari Urwah bin Azzubair 6:23 anna Said BNA Zaid ibni Amr bin Nufail 6:28 radhiallahu anhu bahwasanya Said bin 6:32 Zaid bin Amr bin Nufil semoga Allah 6:35 meridainya 6:37 khosomtu Arwa binta Ausin ila Marwan 6:41 ibni Hakim diadukan oleh Arwa bin Taus 6:47 kepada Marwan bin al-Hakam. Ini ketika 6:50 Marwannya masih menjadi waliul imam, 6:53 masih menjadi gubernur di Madinah. 7:00 ardi faq saidahu 7:11 alaihi wasillah 7:16 rasullahallahu alaihi wasallqul 7:20 man akibron 7:21 minal ardiulmanuard 7:48 fi ardiha waqat fiftratinat 7:53 muttafaqun alaih. 7:56 Jadi ee apa namanya? Ketika diadukan ke 7:59 Marwaan ya, Said bin Zubair itu ee 8:02 diadukan oleh Arwa binti Aus. Nah, ah 8:07 kemudian ee dengan tuduhan bahwa Said 8:10 merampas sebagian tanahnya. 8:13 Kemudian Said berkata, "Aku merampas 8:16 sebagian tanahnya setelah aku mendengar 8:18 sabda Rasulullah sallallahu alaihi 8:20 wasallam." Marwan bertanya, "Apa yang 8:22 kamu dengar dari Rasulullah sallallahu 8:23 alaihi wasallam?" 8:24 Said menjawab, "Aku mendengar Rasulullah 8:27 sallallahu alaihi wasallam bersabda, 8:28 "Siapa yang merampas sejengkal tanah 8:30 dengan zalim, maka tanah itu akan 8:32 dikalungkan ke lehernya hingga tujuh 8:34 petala bumi." Jadi, rupanya berdasarkan 8:39 kisah ini justru 8:42 arwalah lah yang awalnya mengambil tanah 8:45 Said. 8:47 Setelah Said mendengar bahwa siapa yang 8:50 mengambil sejengkal tanah dengan 8:53 kezaliman, maka itu akan apa namanya? Ee 8:57 akan dikalungkan dalam dikalungkan k 9:00 sampai tujuh petala petala bumi. Nah, 9:04 ini sahabat itu kan pemahamannya begini. 9:07 Maka dia ambil kembali dengan harapan 9:10 dia tidak tertimpa 9:13 suka kelarlah urusan di dunia gitu. Eh, 9:16 malah ini diadukan 9:17 gitu loh. Ah, kemudian kata Said ee apa 9:21 namanya? Ee jadi kata Said, "Barang 9:24 siapa ee dia mendengar bahwa Rasul 9:26 Sallahu Alaih Wasallam bersabda, "Siapa 9:28 yang merampas sejengkal tanah dengan 9:29 zalim, maka tanah itu akan dikalungkan 9:31 ke lehernya hingga tujuh petala bumi." 9:34 Kemudian Marwan berkata kepadanya, "Ya, 9:38 Marwan itu hakimnya, hakim karena 9:40 gubernurnya. 9:42 Aku tidak akan minta bukti kepadamu 9:45 setelah kamu berkata begitu. Jadi karena 9:47 dia menisbatkan jadi dulu di zaman 9:49 sahabat itu kalau atas nama Rasul kalau 9:53 apa sahabat itu terkenal udul adil maka 9:57 tidak harus minta bukti lagi. Sudah saya 9:59 percaya kalau gitu loh. Nah ini juga kan 10:02 Nabi Adam juga begitu. Masa ada makhluk 10:06 bersumpah atas nama Allah berbohong 10:08 karena gitu maka ikutlah setan ikut 10:10 iblis. 10:12 Nah, karena saking mempercayai orang 10:15 yang mengatasnamakan Al gitu. Maka 10:19 kemudian para ulama kan beda pendapat. 10:21 Adam itu dosa apa enggak gitu loh. 10:23 Dosalah karena melak 10:26 e apa mendengar iblis bersumpah atas 10:28 nama Allah. Masa bersumpah atas nama 10:30 Allah harus didustakan gitu. Nah, 10:32 kembali juga kepada tadi. Ketika saya 10:35 pernah mendengar Rasulullah langsung 10:36 percaya kata Marwan, "Gak, saya enggak 10:38 minta buktilah. Cukup dengan pernyataan 10:40 itu. Begitu kurang lebih. Nah, kemudian 10:44 Said lantas berkata, berdoa, "Ya Allah, 10:48 apabila arwa berdusta gitu ya, e man e 10:52 apa namanya? Allahumma in kanat 10:56 kadibatan." Ya Allah, sekiranya dia 10:59 berdusta, faami basoha fa'i maka butakan 11:04 basarha penglihatannya. 11:07 Tuh, kalau dia dusta tuh. Iya. 11:09 Kalau dia dusta, butakan 11:13 dan bunuhlah dia ardiha di tanahnya. 11:17 Nah, itu doa siapa? Doa Said. 11:19 Masyaallah. Masyaallah. Masyaallah. Q 11:22 matat hattahaba basuha. Nah, maka 11:25 kemudian kesaksiannya maka Urwah 11:28 menceritakan bahwa arwa benar-benar buta 11:31 sebelum ia mati. 11:34 Dan suatu ketika ia berjalan pada tanah 11:37 yang dipersoalkan itu lalu jatuh 11:40 terperosok ke dalam sebuah lubang hingga 11:42 mati. Di dalam riwayat lain itu dia 11:44 megang-megang dinding karena buka 11:46 megang-megang dinding kemudian 11:47 terperosok kepada ee lubang itu sungai. 11:52 Ah sungai yang tidak dijelaskan sungai 11:54 pokoknya lubang sampai kemudian 11:56 terperosok sampai mati. 11:58 Maka kebud ah itu tuh terkena doa said 12:02 itu. Nah, maka di sini dapat kita pahami 12:07 bahwa karamah para sahabat itu enggak 12:10 main-main 12:12 ya. Karena kedekatan makan ini juga 12:14 menjadi pelajaran. Kita juga tidak boleh 12:16 sembarangan bermasalah dengan 12:19 orang-orang saleh. H 12:21 masih mending orang salehnya gitu loh 12:24 ya. Masih mending masih mending tuh 12:26 begini. 12:27 Kan tentu kan kita mempersoalkan loh kok 12:30 sahabat kok gitu sih doanya gitu ya. 12:33 Justru para sahabat berdoa sebegitu agar 12:36 jelas mana yang hak mana yang batil. Tuh 12:39 kalau sahabat begitu. Kalau kita kan 12:40 masih kasihan ya lah enggak apa-apalah 12:43 biar saya rugi tanah diambil. Ah kembali 12:46 menjadi persoalan jadi ngambang. 12:48 Iya. 12:48 Heeh. Jadi seakan-akan dia benar 12:51 dalam kesaksian masyarakat benar dia. 12:54 Wong tidak digugat kok sama pemiliknya. 12:56 tidak diurus begitu loh. Nah kan 12:59 meskipun ya meskipun boleh juga ya sudah 13:01 saya sedekahkan tapi kan menjadi tidak 13:04 jelas tadi gitu ya. Maka sikap-sikap 13:07 para sahabat itu menjadi lahu ee ee apa 13:10 namanya? Albayan. 13:13 Dia memiliki argumentasi-argumentasi, 13:15 penjelasan-penjelasan. 13:17 Nah, maka kita ah kita juga tidak ragu. 13:20 Oh, dia punya punya alasan dia begitu 13:22 gitu. punya penjelasan, punya 13:24 argumentasi, 13:27 gitu. Oke. Baik. Jadi ee mutiara yang 13:31 dapat kita ambil dari hadis ini ini 13:34 hadis rahu muttafaqun alaih, yakni 13:36 Bukhari wa Muslim. Rahu Bukhari Muslim. 13:40 Ini hadis ini menunjukkan keutamaan Said 13:43 bin Zaid. Semoga Allah meridainya dan 13:47 ibu bapaknya. karamahnya berupa doanya 13:49 yang mustajab dan pengetahuannya tentang 13:53 batasan-batasan Allah. Jadi karamah 13:55 sahabat atau karamah orang saleh lah ya. 13:59 Karena saya pukul menjadi orang saleh. 14:01 Jadi karena ada sahabat ada kadang juga 14:04 ada tabiin juga yang seperti itu. Ada 14:05 tabiut tabiin bahkan ada di zaman kita 14:08 juga yang seperti itu gitu ya. Nah 14:11 orang-orang saleh itu tadi ini kan jelas 14:13 tuh terlihat karamahnya adalah doanya 14:16 mustajab. 14:18 Tuh, ada juga karamahnya 14:21 dia misalnya ke pengin pergi ke suatu 14:25 tempat tidak perlu kendaraan. 14:28 Dah, kalian aja duluan [tertawa] 14:31 teman-temannya sudah naik mobil belum 14:33 sampai dia sudah sampai gitu. Bisa juga 14:35 seperti itu. 14:36 Ah, enggak masuk akal. Iya, memang 14:38 karamah mah tidak harus selalu masuk 14:40 akal gitu. Karamah mukjizat itu tidak 14:44 harus nantiasa masuk akal gitu loh ya. 14:47 Bagaimana e Nabi siapa? Nabi Sulaiman 14:51 menggunakan angin. Tapi juga menarik. 14:54 Wah ketika tahu bahwa malaikat pencabut 14:57 nyawa akan mencabut nyawanya gitu kan. 14:59 [tertawa] 15:00 Nabi Sulaiman pergilah naik angin pergi 15:02 ke Irak. di Irak malaikatnya sudah sudah 15:07 ada karena memang ditakdirkannya harus 15:09 mati di Irak gitu loh. Oh gitu. Nah, 15:12 makanya kita memandang penyelamatan 15:16 gitu loh sehingga pergi ke suatu tempat 15:18 yang diduga bukan tempat pencabutan 15:20 nyawa. Padahal takdirnya memang di situ 15:23 harus matinya tuh gitu. Maka masyaallah 15:26 makanya kemari eh apa hendaknya kita 15:28 kembali kepada Allah. Memasrahkan diri 15:30 kepada Allah. ibadah dengan serius itu 15:33 seperti itu. Jadi jangan coba-coba 15:35 menghindar ya. Jangan coba-coba 15:37 menghindar. Nah, itu itu yang pertama. 15:40 Kemudian 15:42 mutiar kedua adalah peringatan untuk 15:45 tidak menyakiti orang-orang saleh. Tuh, 15:49 ya. Dan bahwa hukuman itu bisa terjadi 15:52 di dunia. 15:54 Bisa saja juga dia tidak tertimpa di 15:56 dunia gitu ya. Misalnya orang-orang yang 15:59 zalim di negeri ini bisa saja dia hidup 16:02 dikasih panjang umurnya 16:04 tidak mati gitu loh. Tapi nanti di 16:07 akhirat siksanya lebih pedih gitu loh. 16:09 Tapi ada juga yang cash di dunia juga 16:12 sudah merasakan siksanya ya DP lah 16:16 paling tidak gitu. Nah, karena memang ee 16:20 tadi ya yang ulama-ulama yang mm 16:26 bersikap clear, 16:28 bersikap terang-terangan, ingin 16:31 membuktikan mana yang benar, mana yang 16:33 salah gitu. Dia berpegang teguh. Nah, 16:37 itu maka kemudian seringki di antara 16:39 kita kan menisbatkan 16:41 peristiwa-peristiwa yang menimpa negeri 16:43 ini. Wah, ini akibat apa namanya 16:47 menyakiti para ulama ya. Bisa jadi benar 16:50 meskipun tidak mutlak benar kan begitu. 16:52 Ah, ini akibatnya ya memang apa 16:55 mengkriminalisasi ulama dosa gitu. Baik 16:59 dosanya, baik azabnya bisa dirasakan di 17:02 dunia maupun di akhirat. Tapi bisa jadi 17:05 dosanya hanya apa? Dirasakannya azabnya 17:07 di akhirat nanti di dunia. Bahkan dia 17:09 bisa sombong, bisa menantang. Mana 17:12 katanya yang mengkriminasi ulama akan 17:14 begini begitu? Mana buktinya saya sampai 17:16 sekarang kini begini. Nah, maka kemudian 17:19 nah itu rahasia Allah lah. Terserah 17:21 kepada Allah. Allah yang punya mau kan 17:23 begitu. Oke. Baik. Ah, ini hadis yang 17:26 keempat. Hadis yang kelima. Alhaditul 17:30 khamis. 17:32 An Jabir bin Abdillah. radhiallahu an q 17:36 lamma hadarat uhudun daani abi minallili 17:40 faqal 17:42 ma aroni illa maqtulan fi awali yuqtalu 17:46 min ashabin nabii shallallahu alaihi 17:49 wasall wa inni laqu ba'di aaz alka girir 17:55 nafsin nabi shallallahu alaihi 17:57 wasallamir 17:59 nafsir nafsi rasulillahi sallallahu 18:02 alaihi wasallam 18:25 nafsi anukahu ma akak 18:29 fastakuhu 18:31 ba'da asur 18:34 6 bulan ya. 18:46 Jadi lam hadat hadarat itu hadir berarti 18:50 ketika terjadi perang Uhud gitu. Ketika 18:52 perang Uhud sudah dimulai lama hadarat 18:55 uhudun 18:57 dai memanggil aku siapa? Abi bapakku 19:02 minal laili pada suatu malam faqala 19:06 maka ia berkata ma aroni illa maqtulan 19:10 tidaklah aku melihat diriku kecuali 19:12 terbunuh fi awali may yuqtalu min 19:15 ashabin nabi. Kecuali aku terbunuh yang 19:18 pertama yang terbunuh dari 19:20 sahabat-sahabat nabi. Wa inni lauku 19:23 ba'di. Dan sesungguhnya aku tidak 19:26 meninggalkan seseorang yang lebih aku 19:27 sayangi. Aaz al minka giri nafsi nabii 19:33 eh giri nafsi rasulillah sallallahu 19:35 alaihi wasallam. Jadi 19:37 ee aku tidak meninggalkan seseorang yang 19:40 lebih kusayangi. Melebihi kamu selain 19:43 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 19:46 Sesungguhnya aku mempunyai utang. Maka 19:48 bayarlah utang itu dan aku berwasiat 19:51 agar engkau berlaku baik terhadap 19:53 saudara-saudarimu. 19:55 Nah, jadi ini ini ee firasat karena dia 19:59 orang saleh ini belum terjadi. Loh, 20:02 kayaknya aku yang terbunuh duluan nih. 20:04 Tuh, dia sudah punya perasaan, sudah 20:06 punya apa? Dan ternyata kemudian pada 20:08 pagar harinya terbukti bahwa ayahku 20:10 adalah orang yang pertama kali terbunuh. 20:13 tuh. Dan aku menguburkannya dengan orang 20:16 lain dalam satu liang kubur. Setelah itu 20:19 aku tidak merasa nyaman membiarkan 20:21 ayahku bersama orang lain dalam satu 20:23 liang kubur. Maka setelah 6 bulan aku 20:26 mengeluarkannya dari kuburnya. Dan waktu 20:29 itu jasad ayahku masih seperti pada hari 20:32 aku memasukkannya. 20:34 Masyaallah. 20:35 Nah, masyaallah. Ke liang kubur kecuali 20:37 telinganya. Kecuali telinganya. Ya, 20:39 berarti bisa jadi telinganya memang ee 20:41 dia ter apa ee apa tersobek ya bukan 20:46 tersobek iya tersobek la oleh musuh 20:48 sehingga ini jadi saksinya dan 20:49 telinganya memang itu gitu ya. Heeh. 20:52 Kemudian aku menguburkan jasad ayahku 20:54 dalam liang tersendiri. Nah, jadi orang 20:57 saleh atau auliaullah atau waliullah itu 21:01 kadang diberi pengetahuan. 21:05 Jadi jangan heran kalau kemudian kalau 21:08 kita punya guru kemudian kita dipanggil 21:12 Nak atau misalnya Jang sini Jang 21:17 Mama insyaallah kalau enggak ada 21:21 halangan 21:22 hari Jumat. Nah, misalnya hari Jumat 21:26 kayaknya mama tidak bisa balik lagi. 21:30 Nah, nanti kamu lanjutkan membimbing 21:33 adik-adikmu di sini ya. Karena sekarang 21:36 mama angkat engkau jadi murid mama. 21:41 Apa sih muridnya enggak ngerti apa 21:43 maksudnya bisa pulang kembali. Ternyata 21:45 pas Jumat meninggal dunia. Ee jadi ee 21:50 apa namanya? Jadi Allah menghendaki 21:53 ketika memberikan sesuatu pengetahuan 21:56 yang gaib kepada orang yang 21:58 dikehendakinya 21:59 gitu ya. Jadi ada orang-orang tertentu 22:03 yang seperti itu gitu loh. Meskipun 22:06 tidak semua orang saleh begitu karena 22:08 Allah menghendaki kemuliaannya bisa 22:10 bermacam-macam. 22:12 Karena ada doanya mustajab, ada diberi 22:14 pengetahuan hal-hal yang gaib gituah ya. 22:18 Seperti tadi tentang hari kematiannya, 22:20 kemudian hari bahwa dia adalah orang 22:23 yang terbunuh pertama kali di kalangan 22:26 para sahabat Nabi. Dan ternyata betul 22:29 kesaksian ee bahwa dia waliullah adalah 22:32 ketika dikubur setelah 6 bulan. 22:35 Pas digali, loh bapak saya kok masih 22:37 utuh, masih seperti saat dimasukannya 22:41 gitu loh. Nah, ini jadi adalah ada 22:45 riwayat yang sampai kepada kita ada 22:47 kesaksian sahabat yang menyatakan bahwa 22:50 ada sahabat seperti itu gitu loh. 22:53 Sebagaimana ee 22:56 ada kesaksian bahwa Umar bin Khattab 22:59 mengomando pasukannya di atas mimbar. 23:01 Umar di atas mimbar, sementara 23:03 pasukannya di negeri mana entah berantah 23:06 gitu naik ke gulung turun. [berteriak] 23:10 Para sahabat bingung 23:12 ya Amirul Mukminin ada apa setelah 23:15 selesai salatnya? 23:17 Aku tadi melihat seakan-akan pasukan 23:19 kita terdesak. Aku perintahkan dia naik 23:21 ke gunung gini. Oh gitu. Nah, pas saat 23:24 pulang pasukan pulang ditanya, 23:27 diverifikasi oleh sahabat tersebut, kamu 23:29 pernah mendengar enggak bahwa iya saya 23:31 waktu kami waktu itu seakan-akan 23:33 terdesak 23:35 tapi kemudian kami mendengar Amirul 23:38 Mukminin memerintahkan kami untuk naik 23:39 gunung. Gitu [tertawa] tuh. Aduh, kalau 23:42 sekarang mah ya kalau sekarang mah 23:44 mungkinlah lewat HP gitu ya. E yang satu 23:46 di Cibubur, yang satu misalnya di Gaza 23:50 lewat teleponnya telepon satelit gitu 23:53 kan naik 23:56 kan. Tapi zaman baheula mah aduh 23:58 teknologi kan belum. Maka itulah 24:01 kelebihan yang Allah berikan kepada Umar 24:03 bin Khattab berupa kasyaf. 24:07 Jadi kasyaf itu bukan hanya diberikan 24:08 kepada seorang Umar saja ya. Kasyaf juga 24:12 diberikan kepada Ali bin Abi Thalib. 24:14 diberikan juga kepada sahabat-sahabat 24:16 lain yang Allah kehen kehendaki. 24:19 Untuk apa mereka diberi kasyaf? Ya, 24:22 untuk mereka bahkan semakin semakin 24:24 takwa kepada Allah Subhanahu wa taala. 24:26 Bukan untuk sombong-sombongan. Nah, di 24:28 antara kita kadang ketika dikasih ilmu 24:31 ah salah. Makanya kan kemarin pernah 24:34 membahas 24:36 ada apa namanya ee ada sawabad dunya wa 24:41 husna sawabal sawabil akhirah. Ada 24:45 balasan dunia dan sebaik-baik 24:48 balasan akhirat. Nah, kemudian para ahli 24:51 tafsir menarik, "Loh, kok sawabal 24:55 akhirah kok pakai husna? Pakai 24:57 sebaik-sebaik. Tapi kalau di balasan 25:00 dunia kok enggak pakai husna?" Karena 25:02 balasan di dunia belum final. 25:06 Diberi oleh Allah, tapi kemudian 25:08 dimanfaatkan yang tidak baik, kan 25:10 begitu. Dipakai yang tidak baik, 25:12 akhirnya menjadi penyesalan di akhirat 25:14 gitu. Tapi kalau akhirat baik itu 25:17 surgawi, hal-hal yang berhubungan dengan 25:19 surga, enggak ada yang buruk gitu loh. 25:22 Maka ee dinyatakan husna tawabil 25:25 akhirah. Jadi itu rahasia-rahasia di 25:27 dalam ee apa namanya dalam Al-Qur'an. 25:30 Maka itu pendekatannya dengan tafsir 25:33 isyari gitu. Tafsir isyari itu adalah 25:37 isyarat-isyarat yang didapatkan dari 25:39 kata-kata yang dipakai. Misalnya dalam 25:43 surah Albaqarah ayat 30, Allah 25:45 mengatakan ketika mau menciptakan Adam, 25:48 inni jailu fil ardhi khalifah. 25:53 Sesungguhnya aku akan menjadikan di muka 25:56 bumi ini seorang khalifah. Tapi di dalam 25:59 surah Shad 26:01 ee Allah menyatakan 26:04 ee apa namanya? Ya, 26:08 ya Daudu, 26:10 ya Daud qod eh apa namanya? Ee apa 26:14 namanya? Inna ja'alnaka. 26:17 Sesungguhnya kami menjadikan engkau 26:20 khalifatan fil ardhi. Nah, kalau Nabi 26:24 Adam itu Allah menggunakan kata inni 26:28 ja'iluka. 26:30 Kalau Nabi Daud Allah menggunakan kata 26:33 inna ja'alnak. 26:37 Aku akan menjadikan dengan kami 26:40 menjadikan engkau. Nah, gitu loh. Jadi 26:44 di awal-awal kepemimpinan Adam itu boleh 26:47 dibilang yang mengakui hanya Allah. 26:50 H. 26:50 Ah. Jangankan ya jangan jangankan 26:53 manusia pada zaman itu, malaikat saja 26:56 masih meragukan. 26:58 Itu coba di dalam Albaqarah malaikat aja 27:00 nanya engkau akan ciptakan orang yang 27:03 apa? Menumpahkan darah dan sementara 27:05 kami bertasbih begitu kata malaikat. 27:08 Iya. 27:09 Ee kata Allah ah aku yang lebih tahulah 27:11 g. Nah tapi ketika Nabi Daud itu Allah 27:13 mengguna inna. Nah Allah mengatakan kata 27:16 inna itu isyarat dalam pendekatan tafsir 27:18 isyari itu. Kenapa Allah mengatakan 27:20 inna? Allah mewakili siapa di situ? 27:24 Mewakili dirinya maal ghair kan. Kalau 27:27 inna bersama yang lainnya, maka di situ 27:29 mewakili siapa? Mewakili dirinya, 27:32 mewakili malaikat dan mewakili para 27:36 pendukung Nabi Daud. 27:39 Ketika Nabi Adam keputusan diserahkan 27:42 pada Allah. 27:44 Ketika Qabil dan Qabil apa namanya? 27:47 Kurban keputusannya Allah. 27:49 Tapi kalau Daud 27:53 itu keputusannya diserahkan ke Daud. 27:57 inna jaalnaka kfatan fil ard fahkum 28:00 bainanasi bilhaq. Kalau gitu hukumi 28:03 manusia dengan benar. Kalau Nabi Adam 28:06 tidak diperintah menghukumi. 28:09 Oh ya. Nah dari situ maka proses 28:13 kepemimpinan itu berawal dari 28:15 kepemimpinan Adam sampai kepemimpinan 28:18 Daud. Nah kepemimpinan Nabi Muhammad itu 28:20 seperti itu. Jadi seperti gambarannya 28:23 kepemimpinan Adam dulu. 28:26 Nah, baru sampai nanti puncaknya di 28:28 Madinah seperti kepemimpinan Nabi da 28:31 Nabi Daud dan kepemimpinan itu 28:32 senantiasa begitu. 28:34 Pertama ditolak, pertama tidak diakui, 28:37 gitu, tapi besok-besok semua menyerahkan 28:40 kepercayaannya kepada Daud Alaih Salam. 28:43 Sebagaimana manusia mempercayakan 28:46 kepemimpinannya kepada Nabi Muhammad 28:48 sallallahu alaihi wasallam. Ketika di 28:50 Makkah bahkan diusir, tapi setelah di 28:52 Madilah kemudian diaplikasikan syariat 28:55 Islam. Oke. Baik. 28:57 Nah, kemudian setelah 6 bulan kemudian 29:01 digali lagi karena anaknya enggak nyaman 29:04 loh di satu inikan dengan orang lain. 29:07 Nah, maka kemudian boleh juga gitu ya 29:09 menggali kuburan dipisahkan kemudian 29:11 dipisahkan. Nah, dari situ dapat kita 29:14 ambil pelajaran bahwa karamah Abdullah 29:17 bin Zabir di mana jasadnya tidak berubah 29:20 sesudah kematiannya dalam jangka waktu 29:22 yang lama. Ia juga merasakan dekatnya 29:25 ajal 29:27 dan meminta mati syahid dengan 29:28 sungguh-sungguh kepada Allah Subhanahu 29:30 wa taala. Jadi, setelah diberi 29:32 pengetahuan bahwa dia menjadi orang yang 29:35 apa? Orang yang pertama kali terbunuh. 29:38 Kemudian dia berwasiat ya kepada anaknya 29:41 agar senantiasa bertakwa. Harus berlaku 29:44 adil kepada saudara-saudarinya. Bayarkan 29:46 utangku. Ini juga ini dalil ini. Dalil 29:50 ini jadi argumentasi bolehnya berperang 29:53 meskipun punya hutang. 29:55 Asal ah punya ahli waris yang akan 29:59 membayarkan hutangnya ketika dia 30:01 meninggal duni dunia. Tapi rata-rata 30:03 kalau di kita oh ya di kami misalnya 30:05 kalau yang punya hutang biasanya tidak 30:06 diberangkatkan 30:08 karena misalnya ada persoalan-persoalan 30:10 tadi. Nah dia sudah suruh cari nafkah 30:13 aja dulu biar bayar dulu hutangnya 30:15 karena jangan sampai dia mati syahid 30:17 hutangnya misalnya tidak terbayar tetap 30:20 menjadi masalah kan di dalam satu 30:22 riwayat akan menghalangi dia masuk surga 30:25 gitu ya. Oke. Baik. Baik. Kita lanjutkan 30:28 pada hadis keenam. [berdehem] 30:31 anasinallahu 30:37 wasahidunta 30:52 ahlahu buk 30:55 riwayat Imam Bukhari dari berbagai jalan 30:57 ya berbagai jalur. Jadi dari Anas 30:59 radhiallahu anh bahwa ada dua sahabat 31:02 Nabi sallallahu alaihi wasallam keluar 31:03 dari majelis Nabi sallallahu alaihi 31:04 wasallam dalam malam gelap gulita. 31:06 Kemudian di depan kedua sahabat itu ada 31:08 semacam dua buah lampu. Dan ketika kedua 31:11 sahabat itu berpisah, maka kedua benda 31:13 yang seperti lampu itu ikut berpisah 31:15 menyertai masing-masing dari kedua 31:17 sahabat itu sehingga sampai ke rumahnya. 31:20 Tuh. Jadi ada sahabat yang begitu 31:24 enggak bawa lampu tapi seakan-akan bawa 31:26 lampu gitu. Masyaallah gitu ya. 31:30 [tertawa] Cahaya. 31:31 Iya. Jadi ya kalau kita kan lihat suami 31:34 kita sudah tidur 31:36 mati lampu apa mati apa lampu dimatiin 31:40 pas wih ada cahaya di di belakang apa 31:42 namanya di belakang sarungnya pas dibuka 31:45 loh lagi main HP [tertawa] 31:48 dikiranya dapat dapat karamah gitu. 31:51 Masyaallah ada ya. Masyaallah. Nah, 31:54 tetapi kalau ini kisah benar kalangan 31:57 sahabat 31:57 bukan HP, 31:58 bukan HP zaman itu kan enggak ada HP. 32:00 Masyaallah. Baik. Ee riwayat apa e ee 32:03 mutiara yang dapat kita gali dari 32:05 riwayat ini? Karamah kedua sahabat 32:08 tersebut dan mukjizat Nabi sallallahu 32:09 alaihi wasallam. Karena cahaya tampak di 32:11 depan kedua sahabat tersebut itu berasal 32:13 dari cahaya kenabian. Nah, lah cahaya 32:15 kenab. Jadi ee apa pensyarah menyatakan 32:19 bahwa itu berawal dari cahaya Nabi. Tapi 32:21 ketika mereka berpisah ikut berpisah 32:23 juga. Nah, cahaya kenabiannya juga ikut 32:25 berpisah. Itu bisa peramaan seperti itu 32:28 gitu loh. Nah, bisa jadi juga memang 32:30 sahabat punya kemuliaan. Oke. Kemudian 32:33 pertolongan Allah bagi orang yang keluar 32:34 rumah untuk melaksanakan kewajiban dan 32:36 menjalankan hak Allah. Nah, maka oleh 32:39 sebab itu menarik sekali dalam syariat 32:41 Islam itu 32:44 ada ruksah, ada mujahadah, 32:49 ada ruksah, ada mujahadah. 32:52 Ketika kita mendengar muazin sedang 32:56 hujan lebat, muazzin mengatakan, "Sollu 33:00 fi buyutikum." 33:03 Salatlah kalian di rumah-rumah kalian. 33:06 Sebagian ada yang salat di rumah dan itu 33:09 boleh, 33:10 tapi di antara mereka ada yang tetap ke 33:12 masjid membawa payung bahkan pakai jas 33:15 hujan. 33:17 Bahkan ada mereka tidak pakai jas hutan, 33:19 pakai payung saja atau mereka tidak 33:21 pakai payung pakai jas hujan saja. Ini 33:25 juga benar gitu. Meskipun kemudian di 33:28 kalangan para ulama mesti berdebat itu 33:30 gitu loh sudah dikasih ruh kok masih ya 33:33 gitu ya. Jadi para ikhwan sekalian, 33:36 adaakanya para sahabat itu enggan. 33:39 Adaakan kalanya enggan mendapatkan 33:41 ruksah. 33:42 Sudah sepuh, sudah udud, dikasih ruksah 33:46 untuk tidak ikut perang. Maka dia 33:47 ngeyel, berantem sama anaknya. Abah, 33:51 Abah kan sudah dapat ruksah. 33:54 Biarkan kami anak-anakmu yang akan 33:56 berperang. Apa kata bapaknya? Memangnya 33:58 cuma kamu yang ingin masuk surga? Aku 34:00 juga ingin masuk surga. Masyaallah. Nah, 34:03 itulah keteguhan para sahabat. Nah, 34:05 bagaimana? Nah, maka ada tinjauan fikih, 34:09 ada tinjauan fikih, ada tinjauan selain 34:11 fikih. Maksud fikih itu fikih-fikih 34:13 ubudiyah ya, haram ya gitu ya. Tetapi 34:16 ada masyaallah. Nah, jadi menarik ee apa 34:20 tinjauan-tinjauan keilmuan itu. Jadi ada 34:24 orang yang meninjau dari sisi fikih 34:28 dan itu benar. 34:31 Tapi bagi mereka yang ee mencintai Allah 34:34 dan Rasul-Nya kadang ee bukan melihat 34:38 dari sisi fikihnya, melihat dari 34:41 mahabatullahnya. 34:44 Dari mahabatullahnya, 34:46 dari makrifatullahnya 34:48 itu loh. Jadi bagaimana dia mengenal 34:50 Allah gitu ya. Ketika ketika dia katakan 34:54 tadi kata muazin shu fi buyutikum la 34:59 mana mungkin kecintaanku kepada Allah 35:02 harus luntur gara-gara hujan tidak 35:05 begitu pemahamannya bah kemudian kita 35:08 sebagai orang yang ee pendekatannya 35:10 adalah pendekat seperti itu, 35:11 alhamdulillah hah ayo kita salat 35:13 berjamaah aja di rumah karena kata 35:16 muazin shu fi buyutikum kalau di 35:18 perjalanan shu fi rihalikum 35:21 gitu loh salatlah di tenda-tenda kamu, 35:23 di kemah-kemah kamu. Nah, jadi 35:26 seringkiali kita, Nah, orang yang 35:29 menjadi masalah adalah ketika kita hanya 35:31 melihat dari satu titik dan menafikan 35:34 titik titik titik yang lain itu masalah. 35:38 Sekiranya kita memahami titik-titik yang 35:40 banyak kemudian ngambil pemahaman satu 35:42 titik untuk kebanyakan orang itu enggak 35:44 ada masalah. 35:46 Misalnya, jadi Ustaz hukumnya gimana? 35:48 Hukumnya haram, hukumnya tidak boleh. Ya 35:51 sudah ya clear ya. Ah. 35:54 Tapi bagi mereka, bagi orang-orang 35:56 mereka 36:00 kan begini 36:02 ee 36:04 berpuasa. 36:06 Berpuasa itu Nabi menghendaki kalau 36:09 sudah masuk waktunya iftar maka 36:12 bersegera iftar. 36:14 Tapi ada di antara mereka yang 36:16 mengakhir-akhirkan karena ada persoalan 36:20 dalam pandangan fikih yang lebih bagus 36:23 itu yang Allahu Akbar, Allahu Akbar am 36:26 jadi langsung makan itu yang terbaik. 36:30 Tapi pandangan dia beda lagi gitu loh. 36:33 Pandangan karena memang apa namanya? Ada 36:36 persoalan misalnya ee air minumnya belum 36:39 tersedia atau tidak ada makanan belum 36:42 tidak ada gitu kan. Maka kemudian dia 36:44 tetap sabar tidak merasa berdosa untuk 36:47 ini karena memang tidak ada. 36:50 Apalagi kemudian kalau pemahamannya kan 36:53 ee pemahamannya kan begini [berdehem] ee 36:56 dalam pandangan ahlusunah 36:58 ee puasa itu mulai dari terbit fajar 37:01 hingga terbenar matahari. 37:03 Terbenar matahari. Tapi kemudian ada 37:05 yang ee berpegang kepada ee apa namanya 37:10 ee 37:12 apa tunaikanlah ee puasa itu sampai 37:16 malam. 37:17 Sampai malam. 37:18 Nah, sampai malam. Nah, malam dipahami 37:21 kalau sebagian ahlusunah kan mengatakan 37:24 magrib. Jadi azan magrib buka. 37:28 Tapi bagi yang memaknainya malam ah 37:30 magrib masih ada cahaya atuh, masih ada 37:33 mega merah. Nah, maka kemudian saat 37:36 isyah dia berbuka puasa. Ini adalah 37:40 kalau yang kedua pembahasan ini adalah 37:42 perbedaan fikih gitu kan. Kalau yang 37:45 tadi yang pertama itu adalah perbedaan 37:48 nilai rasa. 37:50 Jadi sesungguhnya yang bertakwa itu 37:53 adalah mereka yang sesuai dengan aturan. 37:55 Kalau saatnya buka ya buka tidak 37:58 mengakhir-akhirkan buka gitu loh ya. 38:01 Heeh. Nah, jadi memang eh menarik ya 38:04 saya bilang gitu. Nah, maka oleh sebab 38:06 itu ee seringki kita tidak boleh 38:09 terburu-buru. Tetapi sekali lagi saya 38:11 senantiasa menghormati ulama-ulama yang 38:15 berpegang kepada ee fikih ya, kepada 38:19 fikih. Ee tetapi kemudian juga saya juga 38:23 menghormati orang-orang yang apa yang 38:27 langsung merujuk pemahamannya kepada 38:29 Quran dan sunah tanpa menggunakan 38:32 kaidah-kaidah fikih. Sekali lagi ya, 38:36 kaidah-kaidah fikih itu kan baru 38:38 belakangan saja adanya. 38:40 Tetapi di zaman sahabat sudah ada 38:43 sikap-sikap ijtihad 38:45 ya. Nah, baru sikap-sikap ijtihad itu 38:48 dipelajari maka muncullah ilmu ushul 38:51 fikih gitu loh. Nah, dari ushul fikih 38:53 muncul fikih gitu loh. Nah, maka oleh 38:56 sebab itu saya tetap menghargai dan 38:58 menghormati 38:59 ee apa namanya karena memang tidak bisa 39:02 disalahkan di antara keduanya. ya 39:05 semuanya berpegang kepada ilmu juga gitu 39:08 ya. Oke. Baik. Saya kira ini jadi ee apa 39:11 namanya? 39:14 Ee 39:17 jadi pertolong apa tadi? Pertolongan 39:19 Allah bagi orang yang keluar rumah untuk 39:21 melaksanakan kewajiban dan menjalankan 39:23 hak Allah. Gitulah. Ini yang kemudian 39:26 [berdehem] menjadi hal yang harus 39:28 dikasih underline, dikasih garis bawah 39:31 ya. Maka dalam kehidupan ini ee ada 39:34 orang yang tetap apa namanya seakan-akan 39:37 mengabaikan rintangan tapi sebagian di 39:40 antara kita memaknai bahwa itu adalah 39:43 rukhsah. Baik demikian. Wasallallahu ala 39:46 nabiina Muhammadin walhamdulillahi 39:49 rabbil alamin. Wallahu aam bisawab. 39:55 Wallahuam bisawab. Jazakah 39:56 [berdehem][batuk] 39:57 ustaz. Baik. Demikian 40:00 materi dari Ustaz Ahmad Saleh, tiga 40:04 hadis. Hadis keempat, kelima, dan 40:06 keenam. 40:06 Iya. 40:06 Semoga menjadi rujukan dan menjadi 40:10 manfaat. Silakan bila belum ada yang 40:14 ee paham bisa ditanyakan nanti di sesi 40:16 kedua. Setelah nada takwa berikut tetap 40:19 di Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 40:21 Islam yang satu. Terima kasih. 40:38 Alhamdulillahirabbil alamin. Terima 40:39 kasih Iwan Awat masih bersama 40:42 Rasil 40:44 dengan program tausiah sore bersama 40:46 Ustaz Ahmad Saleh dengan tema kemuliaan 40:50 dan keutamaan para waliullah bagian 40:53 ketiga. Baik, Ikhwan Ah. Terima kasih 40:55 masih bersama Rasil. 40:59 Sesi kedua ini kita akan menjawab 41:01 pertanyaan-pertanyaan dari Ikhwan 41:02 Akhwat. Sebelum kami bacakan pertanyaan, 41:05 kami 41:07 apresiasi dulu ee apresiasi yang sudah 41:10 masuk dari ikhwan akhwat. Pertama dari 41:12 Bapak Anwar. 41:15 Asalamualaikum warahmatullahi 41:16 wabarakatuh, Ustaz. 41:17 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:18 wabarakatuh. 41:19 Jazakumullah khairan kairon, Ustaz, 41:21 ilmunya. 41:21 Wum. Jazakumullah khair. 41:23 Kemudian Bapak Sumantri 41:25 alhamdulillah masih bisa menyimak via 41:29 radio. Syukron, Ustaz. Jazakumullah 41:31 khair. 41:33 Ibu Ida. Asalamualaikum warahmatullahi 41:35 wabarakatuh, Ustaz. 41:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:38 wabarakatuh. 41:39 Terima kasih, Ustaz Ahmad Saleh sedang 41:41 menyimak. Semoga Allah memberikan 41:43 kesehatan, keberkahan, rezeki dari Ida 41:46 di Bekasi. 41:47 Amin. Allah. Amin. 41:48 Kemudian Bapak Khaliq. Terima kasih 41:51 banyak Ustaz. Ibu Retno, alhamdulillah 41:54 sudah menyimak melalui radio tausiah 41:56 Smad Saleh. 41:57 Alhamdulillah. Barakallahu fikum 41:59 Ibu Lia Yahya. 42:02 Terima kasih Ustaz. Kemudian Bapak 42:04 Mulher. 42:05 Barakallahu fikum. 42:06 Asalamualaikum warahmatullahi 42:08 wabarakatuh Ustaz. 42:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:10 wabarakatuh. 42:11 Jazakumullah khairan kirsir Ustaz. 42:12 Wakum jazakumullahu khairan. 42:15 Ibu Hati. Kemudian 42:18 Ibu Sri, Bapak Abdullah. Bapak Abdillah. 42:22 Terima kasih, Ustaz. 42:24 Ibu Nai Fatimah. 42:26 Alhamdulillah Ustaz, kami menyimak 42:28 tausiah sore bersama Ustaz Ahmad Saleh. 42:31 Barakallahu fikum. 42:32 Ibu Rukmini hadir menyimak. Ibu Ani Hani 42:36 Hufaidah. 42:37 Bismillah. Hadir menyimak. Ustaz Ahmad 42:39 Saleh. Sehat-sehat walafiat dan dalam 42:42 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 42:44 Amin. Allahuma amin. 42:46 Bapak Abdul Rasyid, Bapak Muhammad 42:48 menyimak melalui 42:50 mobil sepertinya di safar. 42:53 Masyaallah. Barakallahu fikum, 42:55 Bapak Muhammad di Jakarta. 42:58 Kemudian kita akan membacakan 43:01 pertanyaan [mendengus] 43:03 dari Ibu Anggit yang pertama, Ustaz. 43:06 Namam. 43:06 Asalamualaikum warahmatullahi 43:07 wabarakatuh, Ustaz. 43:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 43:11 wabarakatuh. Ustaz tadi menyampaikan 43:14 tentang ruksah dan mujahadah, Ustaz. 43:17 Namam. 43:18 Ee apa yang dimaksud dengan ruksah, 43:19 Ustaz? 43:21 Jazakumullahir. Rukhsah 43:24 itu pengertiannya adalah keringanan 43:29 atau bisa juga dimaknai cuti kalau 43:33 sekarang. Nah, cuti ya, ruksah, 43:35 keringanan. 43:36 Keringanan. Misalnya begini, kita sudah 43:40 membiasakan salat sunah gitu ya, salat 43:44 sunah qobliah atau ba'diah. Nah, selama 43:48 kita dalam bepergian atau statusnya 43:51 musafir, 43:52 maka kita boleh tidak melaksanakan 43:56 salat-salat sunah tersebut. Itu ruksah 43:59 namanya. Misalnya ketika kita sakit, 44:04 mestinya kan kita salat sambil berdiri. 44:07 Karena sakit tidak bisa berdiri maka 44:09 sambil duduk. Nah, sambil duduk itu 44:12 artinya mendapatkan ruksah dari mestinya 44:16 harus berdiri gitu atau sambil tiduran. 44:21 Dapat ruksah juga dari berdiri tidak 44:23 bisa, sambil duduk tidak bisa. Makanya 44:25 sambil berbaring itu rukhsah, 44:28 keringanan. 44:29 Cuti dari melakukan kebiasaan karena 44:33 sedang bepergian. Cuti melaksanakan ee 44:37 hal-hal yang dituntut sempurna, maka 44:40 dilakukan semampunya. 44:43 Itu cutinya tuh di situ maksudnya gitu 44:45 ya. Itu rusuk. Kalau mujahadah itu 44:48 artinya bersungguh-sungguh 44:51 ya. Mujahadah. Nah, bersungguh-sungguh 44:54 serius gitu ya. Heeh. Demikian saya kira 44:58 yang dapat saya jelaskan. Wallahu aam 45:02 biswab. 45:04 Wallahuam bisab. Demikian Ibu Angit 45:07 semoga dapat menjawab. [berdehem] 45:09 Berikutnya pertanyaan kedua dari Bapak 45:12 Sayan Rohili. Asalamualaikum 45:14 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 45:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 45:18 wabarakatuh. 45:20 Jazaklaha Ustaz ilmunya. Iyakum 45:22 jazakumullahu khairan. 45:25 Ustaz, izin bertanya e tentang karamah 45:30 para sahabat. Siapakah di antara kedua 45:33 sahabat Nabi yang paling banyak jasanya, 45:36 Ustaz? Di antara Abu Bakar Assiddiq dan 45:39 Umar bin Khattab, Ustaz. Jazah. 45:41 [tertawa] 45:41 Masyaallah. Pertanyaannya menarik. Ke 45:43 mana yang lebih hij? Kalau dilihat dari 45:46 sisi kualitas atau dilihat dari 45:49 kuantitas. Tapi yang jelas pernyataan 45:52 Umar sendiri menyatakan 45:55 sekarang saya akan aku kalahkan Abu 45:57 Bakar karena selama ini merasa kalah 46:01 terus sama Abu Bakar. Maka kemudian Umar 46:04 berazam. Nah, namun kemudian 46:07 Abu Bakar apa? Umar membawa 50% 46:10 kekayaannya sementara Abu Bakar seluruh 46:13 kekayaannya gitu. Jadi ee memang tidak 46:17 dijelaskan mana yang lebih apa 46:20 ee lebih lebih banyak beramalnya. Karena 46:23 kan mesti ngitungnya dari pas periode 46:25 kapan ke kapan. Apakah sepanjang hidup 46:28 mereka gitu kan atau misalnya ketika 46:31 saat-saat ketika sama-sama hidup gitu ya 46:35 berbarengan hidupnya atau seperti apa 46:38 gitu ya. Tapi intinya bahwa kedua-duanya 46:40 adalah dijamin apa? sebagai ahlu surga 46:44 oleh lisan Rasulullah Muhammad 46:47 sallallahu alaihi wasallam. Maka mereka 46:50 termasuk orang-orang yang apabila ini 46:52 juga boleh kita mengatakan radhiallahu 46:55 anhuma atau radhiallahu anhum. 46:59 Semoga Allah meridai mereka berdua yaitu 47:03 Abu Bakar dan Umar atau semoga Allah 47:06 meridai mereka. Hum itu tertuju kepada 47:10 para sahabat yang dinyatakan oleh Quran 47:13 sebagai orang-orang yang diridai oleh 47:16 Allah Subhanahu wa taala gitu ya. Jadi 47:20 ee apa namanya ee dua-duanya bisa 47:23 dijadikan teladan, bisa dijadikan 47:26 contoh. Meskipun Umar adalah orang yang 47:30 terlambat ya memeluk Islamnya. Bukan 47:34 terlambat itu karena satu persoalannya. 47:36 Kenapa Islam memecah belah gitu aja? Ini 47:39 sudah ngerti, sudah paham lah. Tapi 47:41 kenapa memecah belah sih gitu? Nah, Umar 47:43 itu enggak suka gitu sampai kemudian 47:46 Allah membukakan dadanya maka memeluk 47:49 Islamlah gitu ya. Ah demikian saya kira. 47:51 Wallahuam 47:53 bisawab. 47:55 Wallahuam bisawab. Demikian Bapak Sayan 47:58 Rohili semoga dapat menjawab. Berikutnya 48:01 pertanyaan ketiga dari Pak Arwin. Ustaz. 48:03 Iya. Asalamualaikum warahmatullahi 48:05 wabarakatuh, Ustaz. 48:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:08 wabarakatuh. 48:09 Terima kasih atas tausiah dan 48:11 nasihatnya, Ustaz. Naam. Masyaallah. 48:13 Barakallahu fikum. 48:15 Semoga Ustaz dan para pendengar radio 48:16 silaturahim dalam keadaan sehat 48:18 walafiat. 48:19 Amin. 48:20 Dalam lindungan Allah Subhanahu wa 48:22 taala. Amin. 48:22 Ustaz, izin bertanya, Ustaz. Namun di 48:25 luar teak, lamun di luar tema, 48:28 apa yang dimaksud dengan penyakit ain? 48:31 Peserta contohnya, Ustaz. Jazakumullah 48:32 khairan kat. 48:33 Iya. 48:34 Penyakit ain itu diakibatkan oleh 48:37 pandangan penuh kebencian dan 48:40 kedengkian. 48:42 Kan ada orang melihat mandang biasa saja 48:45 tuh enggak ada enggak ada potensi 48:47 apa-apa. Tapi ada orang memandang dengan 48:50 penuh kebencian dan kesinisan 48:53 ya. Ah bisa digambarkanlah ya. Tidak 48:57 harus saya praktikkan. 48:59 [tertawa] 49:00 Jadi memandang 49:02 tapi kemudian penuh kesinisan, penuh 49:05 kebencian. Nah, kemudian ketika kita 49:09 dalam keadaan lemah, ketika kita dalam 49:12 keadaan jauh kepada Allah bisa terkena 49:15 penyakitnya ya. Penyakit karena dengki 49:18 tadi jadi ditransfer kedengkiannya. Kan 49:21 misalnya begini nih, kita mandang orang 49:24 sambil mengatakan, "Ih, mudah-mudahan 49:27 dia ee apa namanya? ee sakit apa gitu 49:31 misalnya 49:33 gitu ya. Sakit apa? Nah, kem kalau dia 49:37 ee apa namanya? Sedang sedang ee jauh 49:40 dari Allah kena tuh biasanya. Maka oleh 49:42 sebab itu kenapa disyariatkan tiap waktu 49:46 zikir pada Allah? 49:49 Nah, gitu loh ya. Apalagi kita punya 49:52 amalan-amalan. 49:53 Makanya biasanya disunahkan sebelum 49:56 tidur itu baca apa? Ayat kursi, 49:58 Al-Ikhlas, Al-Falaq, Annas. Kemudian 50:02 surah terakhir apa? Tiga ayat terakhir 50:05 surah Albaqarah. 50:07 Nah, kalau orang yang senet zikir kepada 50:09 Allah seperti itu, maka penjagaannya 50:12 gitu kalau di apa namanya? Kalau 50:14 diilustrasikan itu auranya itu 50:17 melingkupi. 50:19 Jadi, ketika ada kebencian-kebencian itu 50:20 mental gitu loh ya. Nah, makanya 50:23 orang-orang yang ah orang-orang yang 50:25 baik sangka kepada Allah mah enggak 50:27 mempan. 50:28 Jangankan angin, sihir pun juga tenung 50:32 juga enggak akan mempan. Insya 50:34 insyaallah. Maka oleh sebab kenapa? 50:36 Karena semuanya digantungkan kepada 50:38 Allah ya. Nah, dan yang kalaupun dia 50:41 terkena itu atas izin Allah Subhanahu wa 50:45 taala gitu loh ya. bukan atas 50:47 kekuatannya ain itu, bukan kekuatan 50:51 sihir itu, bukan kekuatan ee tenung itu, 50:54 tetapi memang Allah juga mengizinkan. 50:57 Maka penyakit itu ada yang disebut 51:00 dengan kehendak Allah, ada yang juga 51:03 izin Allah. 51:06 Nah, izin Allah berarti jalannya enggak 51:07 benar tuh. Kalau yang kehendak Allah 51:10 berarti ujian itu juga ujian sama hanya 51:13 berarti dari proses yang salah diizinkan 51:17 kena gitu loh. Tapi kalau kemudian dia 51:20 sakit, tiba-tiba dia sakit berarti kalau 51:23 itu kehendak Allah berarti ujian untuk 51:26 orang tersebut bagaimana cara menghadapi 51:29 rasa sakit itu seperti itu kurang lebih 51:32 ya. Wallahu aam bisawab. 51:37 Wallahuam biswab. Demikian [mendengus] 51:40 Pak Arwin semoga dapat menjawab. 51:42 Berikutnya dari Pak Abdullah Ustaz. 51:45 Naam. 51:46 Asalamualaikum warahmatullahi 51:47 wabarakatuh. 51:48 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:50 wabarakatuh. 51:51 Syukran Ustaz. Jazakumullah khairan. 51:54 Waakum jaakumullahuir. 51:57 Ustaz izin bertanya 51:58 mengenai hadis yang ketiga tadi. Yang 52:00 keempat 52:02 tadi tentang Said. tentang Said 52:05 mendoakan 52:07 nam 52:07 meninggal. 52:08 Iya. Dalam keadaan itu 52:10 buta. Dalam keadaan buta. Apakah yang 52:13 meninggal itu 52:15 Apakah yang meninggal itu hnul khatimah 52:18 atau suul khatimah? Apa hikmahnya Ustaz 52:21 mendoakan meninggal Ustaz? Jazakumullah 52:23 khairan katir? 52:24 Iya. Kamalakum. Sebagaimana saya katakan 52:29 bahwa 52:31 doa said itu ingin membuktikan ayyul 52:35 haqyul batil. Mana yang benar, mana yang 52:37 salah. Maka pakai syarat jika sekiranya 52:42 dia dusta gitu loh. Kalau dia tidak 52:45 dusta tidak akan kena 52:47 gitu ya. Jadi kalau dia kemudian tidak 52:51 buta dan tidak mati di tempatnya 52:53 maksudnya di di tanahnya berarti dia 52:56 tidak berdusta. Maka disebutkan di situ 52:58 wainat kadibatan 53:01 ya kadibah. Apabila dia kadibah dusta ah 53:06 ee apa namanya? Jadikan dia buta dan 53:08 matikan ia di tanahnya. Nah ternyata dia 53:12 buta berarti dia dusta gitu loh. Maka 53:16 jelas tuh jadi itu hikmahnya ya. Jadi 53:19 untuk mengetahui mana benar, mana yang 53:21 salah, para sahabat itu berpegang teguh 53:24 seperti itu. 53:26 Nah, bahkan bisa jadi nanti bisa balik 53:29 apa bisa terbalik. 53:32 Kalau dia ternyata benar, tidak dusta, 53:34 bahkan itu bisa yang berdoanya yang kena 53:37 gitu ya kan ucapan itu termasuk doa 53:41 ataupun tuduhan itu kan tuduhan let 53:45 tuduhan ucapan itu ke langit 53:48 langit. 53:49 nutup kan karena memang tidak benar 53:52 balik lagi kepada yang dituduhkan. 53:54 Dituduhkan juga karena tidak benar 53:56 nutup. Akhirnya kembali kepada si 53:58 penuduhnya, kembali kepada si pendoanya. 54:02 Nah, maka bisa. Maka oleh sebab itu, 54:04 nah, kenapa kita banyak ee apa ya ee 54:10 banyak memaafkan dalam tanda petik bukan 54:12 memaafkan sesungguhnya karena takut 54:15 karena kita tidak yakin. Nuduh orang 54:17 tapi tidak yakin. Ak ya Allah jika maka 54:21 kemudian boleh pilihan begini 54:24 jika dia benar maka kan begini maka yang 54:28 menarik tuh begini. Ya Allah, jika 54:30 perkataannya benar maka ampuni aku. 54:34 Kalau dia perkataannya benar, tapi kalau 54:37 dia perkataannya salah ampuni dia. Ah, 54:39 itu kalimat yang boleh juga dipilih. 54:41 Hanya saya tadi gitu ya. Ee para sahabat 54:45 itu macam-macam karakternya kan 54:46 beda-beda. Tadi dengan pendekatan ingin 54:49 membuktikan kebenaran dan kebatilan 54:52 sementara dia apa namanya mengungkapkan 54:57 win-win solution. Dan masing-masing juga 55:00 saya kira ee apa namanya kultur 55:03 sosiultur di zaman sahabat itu 55:06 bermacam-macam. 55:08 Sahabat di zaman Nabi bisa jadi sangat 55:10 berbeda dengan sahabat di zaman Abu 55:12 Bakar, bisa jadi sangat berbeda dengan 55:14 sahabat di zaman Umar dari 55:16 sosiokulturalnya, psikologinya 55:19 gitu. Maka ee apa namanya? bisa jadi. Ee 55:23 kenapa kemudian hukum pun berubah? 55:27 Di zaman Nabi 55:29 talak tiga kali dalam satu majelis 55:31 dihukumi satu talak. Ah di zaman Umar 55:35 karena sos apa? Psikologi masyarakatnya 55:37 sudah beda, 55:38 maka oleh Umar dihukumi jadi tiga 55:40 nilainya. Nilai talaknya bukan satu. 55:44 Satu 55:44 loh. Kalau gitu Umar berarti kok 55:46 menentang kebijakan Nabi gak? karena 55:50 kondisi masyarakatnya sudah beda tuh 55:54 begitu ya. Jadi kalau begitu hukum itu 55:58 sangat dipengaruhi oleh situasi. 56:04 Hendaknya yang mencuri mesti dipotong 56:07 tangan ketika situasinya normal. 56:11 Ketika musim pacekelik bahkan Umar tidak 56:14 melaksanakan hukum potong tangan. 56:17 Kenapa? Karena situasinya beda. 56:21 Musim pcek. Kalau musim normal nyuri itu 56:24 karena hawa nafsu. 56:26 Tapi kalau pceklik karena lapar, kan 56:28 begitu. Nah, di situlah 56:30 pendekatan-pendekatan hukum. Jadi, 56:32 maqasid syariahnya ee apa namanya? 56:35 Terungkap 56:37 atau apa namanya? ee ee ilatnya 56:40 diketahui ada ilat ee ada asrar 56:46 ee apa namanya ee kalau apa namanya 56:49 kalau rahasia itu apa? Iya sir ya asrar 56:52 berarti rahasiah-rahasiahnya. Nah, maka 56:55 sekarang ada pendekatan maqasid itu 56:59 ternyata ditemukan oh Nabi dan para 57:02 sahabat itu ngambil sikap-sikap seperti 57:04 kan ee yang sering saya kemukakan Nabi 57:08 melarang motong tangan bagi pencuri yang 57:10 dalam keadaan berperang. Padahal Quran 57:13 menyuruh potong tangan. Nah, itu oh 57:16 karena beba apa latar belakangnya beda. 57:19 Bukan dalam situasi normal. Nah, 57:22 ilmuilmu ilmu ushul fikih mengatakan 57:24 bahwa perkataan Nabi itu adalah taksis. 57:28 Tapi ilmu maqasid menyatakan karena 57:30 alasannya ditemukan, alasan lain 57:33 ditemukan. Begitu ya. Oke, saya kira 57:35 seperti itu yang dapat saya ee jawab. 57:38 Wallahu aam bisawab. 57:42 Wallahuam bisawab. Demikian, Pak 57:45 Abdullah, semoga dapat menjawab. Eh, 57:50 kemudian ada Pak Edwin Saleh menyimak 57:53 melalui YouTube. 57:55 Masyaallah. Barakallahu fikum. 57:57 Ibu Aminah juga, Ustaz. 57:59 Barakallahu fikum. 58:00 Alhamdulillah, Ustaz. Saya menyimaknya. 58:02 Baik, demikian untuk sesi pertama tanya 58:05 jawab. Kami akan kembali setelah nada 58:08 berikut. Terima kasih. 58:31 Terima kasih Wad masih bersama tausiah 58:33 sore bersama Ustaz Ahmad Saleh. Kali ini 58:37 sesi kedua tanya jawab dengan ikhwan 58:40 akhwat. 58:41 Pertanyaan selanjutnya 58:44 dari Bapak Dodi di Cilangkap. Ustaz, 58:48 asalamualaikum warahmatullahi 58:49 wabarakatuh. 58:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 58:51 wabarakatuh. 58:53 Semoga Ustaz selalu dalam lindungan dan 58:55 bimbingan Allah Subhanahu wa taala. 58:57 Amin. Allahum amin. 58:58 Ustaz, izin bertanya. Yang pertama, 59:01 bagaimana kita tahu bahwa hamba itu 59:04 adalah wali Allah? 59:07 Apakah bahwa hamba Allah itu adalah wali 59:10 Allah? Apakah ada ciri-cirinya atau 59:12 tanda-tandanya, Ustaz? Yang kedua, 59:14 bagaimana sikap dan cara kita 59:17 apabila 59:19 menyikapi apabila kita tertipu agar hati 59:22 kita tidak kesal, Ustaz? Terima kasih. 59:25 Jazakumullah khairan kiron atas 59:26 jawabannya, Ustaz. 59:28 Naam. Masyaallah, barakallahu fikum. Ee 59:31 untuk mengetahui apakah dia waliullah 59:35 atau tidak agak sulit gitu ya. Agak 59:38 sulit. Tapi kemudian kita menggunakan 59:40 husnudzon. 59:43 Setiap orang yang dipandang oleh kita, 59:45 penilaian kita, dia ahli ahli ibadah 59:48 salih. Maka kita ah jangan-jangan dia 59:52 ini waliullah gitu loh. Tapi untuk 59:55 memastikan dia waliullah atau tidak kita 59:58 tidak bisa. Kenapa? 1:00:00 Karena ada secara kasat mata dia dinilai 1:00:03 sebagai ahlut thaah. 1:00:08 dia ahli ibadah, ahli taat, tetapi di 1:00:10 hatinya justru busuk gitu loh. Nah, itu 1:00:14 tidak diketahui, hanya Allah yang tahu. 1:00:16 Makanya hakikat 1:00:18 semua kedudukan hanya dalam penilaian 1:00:21 Allah Subhanahu wa taala. Maka kita 1:00:24 hanya menilainya menggunakan husnudzon, 1:00:28 gitu ya. Nah, jadi seperti itu sehingga 1:00:31 kalau husnudan meskipun kita apa namanya 1:00:35 menilai orang lain salah bahkan mestinya 1:00:38 kesal kita tidak kesal karena husnudun. 1:00:40 Ahah. Biarin aja biarin aja tuh 1:00:42 maksudnya ya kita doakan mudah-mudahan 1:00:44 karena dia sesuai dengan penilaian kita 1:00:47 baik benar gitu. Tapi ternyata di 1:00:50 belakang hari kita tahu bahwa dia itu 1:00:52 ahli maksiat. 1:00:54 berbungkus 1:00:55 ee apa namanya ee aksesoris-aksesoris 1:00:59 ketaatan. 1:01:01 Nah, maka oleh sebab itu kita juga ee 1:01:03 tidak boleh berlebihan ya. Tidak boleh 1:01:06 berlebihan itu ya 1:01:09 memahaminya, mengkomunikasikannya. 1:01:11 Berkomunikasinya biasa-biasa saja dalam 1:01:13 pengertian bahwa inna akramakum 1:01:16 indallahi atqakum. Sesungguhnya yang 1:01:18 paling mulia di sisi Allah adalah orang 1:01:19 yang paling takwa. Orang yang paling 1:01:21 takwa itu rahasia. Maka kita berbuat 1:01:24 baik kepada orang lain dalam upaya 1:01:27 mendapatkan rida Allah gitu ya. Begitu 1:01:30 juga kita bersikap jaga-jaga juga dalam 1:01:33 rangka mengharapkan rida Allah. Nah, 1:01:37 sehingga nanti ee apa namanya? 1:01:39 Kekesal-kekasalan itu tidak akan terjadi 1:01:42 karena kita dengan sadar mengerjakannya. 1:01:44 Misalnya begini, 1:01:47 saya hormat kepada seseorang karena saya 1:01:51 menilai dia orang saleh, maka saya 1:01:54 hormat. 1:01:56 Ya, saya hormat. Saya tidak akan kecewa 1:01:59 kalau ternyata dia di sisi Allah tidak 1:02:01 saleh gitu loh ya. Lebih baik saya salah 1:02:05 menilai ya. Lebih baik salah menilai 1:02:08 tidak saleh. E lebih baik saya 1:02:10 menilainya saleh padahal tidak saleh 1:02:13 daripada saya menilai tidak saleh 1:02:15 padahal dia saleh. Nah, maka oleh sebab 1:02:17 itu ee husnudon husnudan itu kita ee apa 1:02:21 kemukakan. Maka argumentasi-argumentasi 1:02:23 kenapa kita menganggap dia oh yang saya 1:02:26 lihat dia ahli ibadah, dia orang baik ke 1:02:28 tetangganya, ke istrinya, ke anaknya, ke 1:02:30 tetangganya. Bahwa kemudian itu hanya 1:02:32 taktik ya terserah kepada Allah kan 1:02:35 begitu ya. Maka oleh sebab itu semuanya 1:02:37 ada alasannya. Tentu perbedaan orang 1:02:40 yang berilmu dengan yang tidak berilmu 1:02:42 dalam menilai itu berbeda gitu loh. 1:02:45 Kalau orang tidak berilmu biasanya 1:02:47 cenderung ikut-ikutan. Kalau orang 1:02:49 berilmu ya berupaya menggunakan ilmunya 1:02:52 dalam memandang, menilai, memahami orang 1:02:55 lain sekalipun selain menilai diri 1:02:59 dirinya. Demikian saya kira yang dapat 1:03:01 saya ee jawab. Wallahu aam biswab. 1:03:07 Wallahuam bisawab. Dua pertanyaan sudah 1:03:11 tadi baru apa namanya tentang ee 1:03:14 mengenal tidak. Yang kedua apa tadi? 1:03:16 Kedua, Ustaz, bagaimana sikap dan cara 1:03:19 kita untuk menyikapi kalau kita tertipu 1:03:21 agar hati kita tidak kesal? 1:03:23 Oh, iya. Ya, berarti enggak ada 1:03:25 hubungannya dengan pertanyaan pertama, 1:03:27 ya. Oke. 1:03:28 Jadi, kalau supaya hati kita tidak 1:03:30 kesal, sekali lagi teorinya ini gampang, 1:03:33 tetapi pelaksanaannya agak berat, tapi 1:03:36 membiasakan diri senantiasa baik sangka 1:03:38 pada Allah, 1:03:39 tertipu sekalipun itu rahasia Allah, 1:03:43 skenario Allah gitu loh ya. Ya berarti 1:03:46 tertipu. Bisa jadi Allah mau mengambil 1:03:49 apa yang menjadi milik kita dalam tanda 1:03:52 petik. Padahal itu bukan milik kita. 1:03:54 Diambil lagi. Oh iya itu kan punya 1:03:56 Engkau ya Allah. Memang mau kita 1:03:57 pertahankan nya selu ya Allah. Ken le 1:04:00 punya Allah kok. Terserah Allah mau 1:04:02 diambil atau dikasihkan ke kamu atau ke 1:04:05 orang lain itu terserah. Maka pengertian 1:04:08 innahi 1:04:10 wa inna ilaihi rojiun itu penghayatannya 1:04:14 harus betul-betul sehingga kemudian 1:04:17 kepada siapapun apapun yang diambil oleh 1:04:21 Allah tetap kita rida gitu loh. Tidak 1:04:23 ngambek, tidak mutung gitu loh. Bahkan 1:04:26 jabatan sekalipun ketika diambil oleh 1:04:29 Allah punya Allah. Nah, maka itulah 1:04:33 penghayatan terhadap la haula wala 1:04:37 quwwata illa billahil aliyil adzim. 1:04:42 La haula wala quwwata illa billahil 1:04:47 aliyil adzim. Penghayatan itu terhadap 1:04:50 kalimat ee hauqalah ini masyaallah ya 1:04:54 akan berdampak positif, 1:04:57 akan menyehatkan badan. 1:05:00 Konon katanya penelitian ee sebagian 1:05:03 ahli kesehatan penyakit itu bermuara ya 1:05:07 itu yang paling penting bermuara dari 1:05:09 hati dari kalbu. 1:05:12 Ada orang sakit-sakitan diperiksa, "Ih, 1:05:14 enggak ada apa-apa. Sehat, Bu." Ini mah 1:05:17 sehat tapi saya sakit. G. Nah, itu 1:05:20 berarti ada satu persoalan, ya. Makanya 1:05:23 kemudian ee kalau kita merujuk kepada 1:05:26 kehidupan para sahabat bahkan Nabi 1:05:28 sallallahu alaihi wasallam, Nabi 1:05:30 sallallahu alaihi wasallam sepanjang 1:05:31 hidupnya 63 tahun itu cuma dua kali 1:05:33 sakit. 1:05:36 Dua kali sakit. Masyaallah. Nah, begitu 1:05:38 juga ee sahabat-sahabat yang lain ya. 1:05:41 Padahal ee apa namanya? Ilmu kesehatan 1:05:44 belum semaju sekarang. 1:05:46 He. 1:05:46 Tapi kemudian mereka bisa sehat. Di 1:05:48 antaranya tadi ya, di antaranya yang 1:05:50 harus dijaga adalah hati. 1:05:54 Nah, hati yang menggerogoti karena 1:05:56 kedengkian, kebencian, keirian itu yang 1:05:59 mempercepat penyakit. 1:06:01 Penyakit hati, Ustaz. 1:06:01 Penyakit hati. Penyakit hati kemudian 1:06:03 dampak kepada fisik. 1:06:06 Asalnya tadi hati berenti sakit dada. 1:06:12 Padahal oh persoalannya sesungguhnya itu 1:06:15 bukan di saluran ininya asalnya, tetapi 1:06:19 bagian dalamnya. Bagian dalam itu 1:06:21 psikisnya, kejiwaannya, gitu ya. Maka 1:06:25 oleh sebab itu orang yang zikirnya benar 1:06:30 itu biasanya masyaallah penilaiannya 1:06:32 panjang umur. Meskipun sekarang kan 1:06:34 ternyata ditemukan ada orang yang sudah 1:06:36 berusia 360 tahun. 1:06:39 360 tahun. 1:06:40 Benarak. Tapi yang jelas memang sudah 1:06:42 masyaallah tapi ada 1:06:45 yang 120 tahun ada. Tapi umat Nabi 1:06:48 Muhammad rata-rata itu 65 tahunan gitu 1:06:53 loh. Bahwa kemudian ada diberi ya 1:06:55 terserah kepada Allah itu mah. Tapi 1:06:57 memang betul ee apa namanya makanannya 1:07:00 dijaga. Ini ternyata betul begitu ya. 1:07:04 Tetapi saya kira kan kita bukan memohon 1:07:07 panjang umur seperti itu sampai 360 1:07:09 tahun. Bukan itu yang kita minta. Yang 1:07:11 kita minta itu meskipun usia pendek 70 1:07:15 tahun sekalipun, tetapi usia kita, 1:07:18 kebaikan-kebaikan kita terus gitu 1:07:21 menjadi teladan bagi orang-orang setelah 1:07:24 kita. Itu yang dikehendaki panjang u 1:07:26 panjang umur Abu Bakar ya. Selain Nabi 1:07:29 sallallahu alaihi wasallam gitu ya, para 1:07:31 sahabat khalifah Rasyidah itu sudah 1:07:34 berapa tahun meninggal dunia tapi 1:07:36 seakan-akan masih hidup. Kehidupannya 1:07:38 masih dibicarakan, diikuti, diteladani. 1:07:41 Ah, itu masih panjang umur tuh gitu. 1:07:44 Jadi panjang umur itu adalah kebaikan 1:07:47 hakikatnya adalah kebaikan-kebaikannya 1:07:49 senantiasa dikenal. Maka begitu juga 1:07:52 pengertian merdeka 1:07:54 dan dijajah. 1:07:56 Jika dijajah itu mengakibatkan ibadah 1:07:59 tidak sempurna, zikir tidak serius, maka 1:08:04 ketika orang yang diberi kemerdekaan 1:08:06 ibadahnya tidak sempurna, zikirnya tidak 1:08:09 serius, berarti dia masih dijajah. Kan 1:08:11 begitu meskipun sudah merdeka. Nah, itu 1:08:14 hakikat namanya gitu ya. Penilaian hak 1:08:17 hakikat gitu. Demikian saya kira yang 1:08:19 dapat saya jelaskan. Wallahu aam 1:08:22 bisawab. 1:08:24 Wallahuam bisawab. Demikian Bapak Dodi 1:08:27 semoga dapat menjawab. 1:08:29 Mungkin terakhir dari Ibu Rukmi nih 1:08:32 Ustaz. 1:08:33 Namam. 1:08:34 Asalamualaikum Ustaz. 1:08:35 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:37 wabarakatuh. 1:08:38 Ustaz, saya mau bertanya masalah anak 1:08:40 laki-laki yang pakai celana cingkrang. 1:08:43 Sebaiknya pakai celana cingkrang atau 1:08:46 celana biasa seperti pada umumnya, 1:08:48 Ustaz? 1:08:48 Oh, iya. Iya. 1:08:50 Iya. Iya. Begini, 1:08:53 kalau celana cingkrang enggak ada 1:08:55 masalah pakai celana cingkrang. 1:08:58 Tapi kalau kemudian pakai celana 1:08:59 cingkrang jadi persoalan, maka harus ada 1:09:02 kajian. Nah, pengertian penilaian isbal 1:09:07 dan ghairu isbal atau tidak musbil, para 1:09:10 ulama beda pendapat sejak dulu. Ada yang 1:09:13 mengatakan bahwa yang berpakaian di 1:09:16 bawah mata kaki itu haram. 1:09:20 Ya, ada dua istilah di dalam ee apa 1:09:23 namanya? Literatul Islam itu. Ada 1:09:25 sombong di dalam hati disebutnya kiber. 1:09:30 Tapi kalau ada sombong yang telah 1:09:32 dipraktikkan 1:09:33 dalam sesuatu yang nyata disebut 1:09:36 khuyala. 1:09:37 Khuyala. 1:09:38 Khuyala itu artinya kesombongan yang 1:09:40 ditampakkan. Kalau sombongnya di hati 1:09:43 itu kiber. 1:09:45 Kibir. Nah, kalau sudah nampak jadi 1:09:47 khuyala. Nah, isbal jika itu sombong 1:09:52 maka itu menjadi khuyala jika dia 1:09:55 lakukannya dengan penuh kesombongan. 1:09:58 Tapi bagaimana dia nutup mata kaki tapi 1:10:01 tidak sombong. Nah, tadi makanya saya 1:10:03 termasuk orang yang kharijum minal 1:10:06 ikhtilaf. Saya keluar dari perbedaan 1:10:08 itu. 1:10:10 Meskipun saya pakaian saya, celana saya 1:10:13 cingkrang, saya tidak menghukumi haram 1:10:15 bagi yang isbal. 1:10:17 Tapi saya sendiri tidak isbal gitu loh 1:10:20 ya. Jadi sekali lagi kalau pakai celana 1:10:23 cingkrang kemudian mengundang persoalan 1:10:26 jadi bahan pembicaraan ee jadi gosip, 1:10:30 jadi isu, jadi bahkan pembulian, maka 1:10:33 sebaiknya tidak harus pakai celana 1:10:34 cingkrang. Karena sesungguhnya letaknya 1:10:37 di mana tadi? Kiber atau khuyala? 1:10:39 Awalnya di dalam hati. 1:10:41 Kiber 1:10:42 ya. Kibir. Kibir itu kan di dalam hati. 1:10:44 Tapi kalau kibirnya kemudian nampak, ah 1:10:47 maka jadi khuyala. Nah, khuyala berarti 1:10:50 bermuara dari kibir. Nah, maka oleh 1:10:52 sebab itu sebaiknya e karena ini juga 1:10:55 kan ada Abu Bakar nyampai, "Ya 1:10:57 Rasulullah, saya kan berupaya untuk ini 1:11:00 tetapi selalu jatuh." Ah, engkau tidak 1:11:02 termasuk. Kalau kemudian setiap yang 1:11:05 menutup mata kaki adalah kategori kibir, 1:11:08 Abu Bakar juga mestinya masuk, kan 1:11:09 begitu. Dan sahabat lainnya. meskipun 1:11:12 dalam satu kondisi Abu Bakar itu 1:11:14 pakaiannya juga di atas mata kaki 1:11:18 gitu. Kenapa seperti itu juga? Nah, 1:11:21 dalam pendekatan sosiokultural 1:11:25 pada zaman itu kain itu agak susah. 1:11:29 Wallahualam ya. penelitiannya saya belum 1:11:31 belum ketat tetapi oh maka kemudian 1:11:35 kan menjadi mubazir gitu loh menjadi 1:11:39 mubazir ketika kain panjang dipotong nah 1:11:44 ini kemudian menunjukkan juga di zaman 1:11:46 Umar bin Khattab Umar bin Khattab tu 1:11:49 pakai bajunya disambung 1:11:51 disambung 1:11:51 disambung dengan kain miliknya Abdullah 1:11:54 bin Umar maka para sahabat enggak mau 1:11:57 dengar perkataan Umar karena Umar Dapat 1:11:59 dua bagian seakan-akan begitu. Ketika 1:12:02 Umar mengatakan ismau wa atiu. Dengarkan 1:12:06 dan taati. 1:12:08 Salman angkat tangan, "Ya Amirul 1:12:09 Mukminin, saya tidak akan mendengar 1:12:11 Anda. Kenapa?" "Karena Anda sudah tidak 1:12:13 adil. Engkau bagikan kepada kami satu 1:12:16 kain, satu kain. Engkau sendiri pakai 1:12:17 kain dua." Gitu loh. Ah, Umar e perlu 1:12:22 argumentasi ini, perlu jawaban. "Aina 1:12:24 Abdullah?" Kata Umar, "Aina Abdullah bin 1:12:27 Umar?" Hadir ya amirul mukminin kata 1:12:29 putranya liman hadil ijar milik siapa 1:12:33 ini kain ini indi iya amirul mukminin 1:12:37 itu milikku dengan Salman ini 1:12:40 sesungguhnya aku bagikan kepada kalian 1:12:43 satu potong satu potong aku kebagian 1:12:45 satu potong yang sempit kamu kan tahu 1:12:47 aku ini orangnya tinggi besar nah 1:12:49 makanya untuk supaya pantas begitu loh 1:12:52 itu tambahan ya penerjemahan pantas maka 1:12:55 aku pakai haknya Abdullah bin Umar Mar 1:12:57 untuk aku pakai disambung 1:13:01 gitu. Ah, kalau gitu sekarang ee aku 1:13:04 akan mendengar. Bicara engkau sekarang. 1:13:05 Tuh, itu zaman sahabat begitu bicara. 1:13:08 Aku akan dengarkan sekarang. Jadi lihat 1:13:10 ketidakadilan itu. Ah, ngomong bagus 1:13:13 tapi kemudian tidak berakhlak zalim 1:13:14 enggak didengar. 1:13:17 Lihat pakaian gitu aja aku enggak akan 1:13:19 dengar ya, Amirul Mukminin. Loh, gitu. 1:13:21 Tapi setah di Oh, iya. I oke oke 1:13:23 lanjutan bicara. Aku akan mendengarkan. 1:13:25 Tuh begitu ya. Nah, maka oleh sebab itu 1:13:28 kajian tentang isbal ini para ulama 1:13:30 telah berbeda pendapat 1:13:33 ya. Dan saya mengikuti ulama yang 1:13:36 kharijum minal ikhtilaf. 1:13:39 Jadi keluar dari perbedaan pendapat. 1:13:41 Saya berupaya untuk menggunakan kain 1:13:44 tidak isbal tapi saya tidak menghukumi 1:13:49 haram bagi mereka yang isbal. Demikian 1:13:52 yang dapat saya jelaskan. Wallahuam 1:13:55 bisawab. 1:13:58 Wallahuam bisawab. Demikian Ibu Rukmi 1:14:00 ini semoga dapat menjawab. Alhamdulillah 1:14:02 kita sudah selesai tausiah sore bersama 1:14:05 Ustaz Ahmad Saleh. Baik Ustaz sebagai 1:14:07 penutup. 1:14:08 Namam ee setelah kita mengkaji beberapa 1:14:10 hadis ini, ada upaya-upaya yang harus 1:14:13 kita lakukan untuk senantiasa 1:14:15 mendekatkan diri kepada Allah. Pertama, 1:14:18 mendekatkan diri kepada Allah itu bukan 1:14:21 hanya sekedar ibadah salat, puasa, tapi 1:14:24 juga menjaga akhlak-akhlak. 1:14:28 Akhlak bicara, akhlak ini ada tawadu, 1:14:31 ada ini. Nah, kalau Islam sudah menjadi 1:14:34 pakaian kita, sudah menjadi masdar, 1:14:37 sumber kehidupan kita. Jadi kita menjadi 1:14:41 orang ee saya mungkin berlebihan kalau 1:14:44 mengatakan kita sudah jadi Quran 1:14:46 berjalan. 1:14:48 karena agak agak sulit bagi kita ya. 1:14:50 Tapi tapi tetap kita harus berupaya ya. 1:14:53 Sebagaimana Nabi Muhammad sallallahu 1:14:55 alaihi wasallam ee dinyatakan oleh 1:14:57 ibunda Aisyah kana akhlaquul Quran 1:15:00 adalah Nabi Muhammad itu akhlaknya 1:15:02 Quran. Maka pengertiannya adalah kana 1:15:05 libasuhul Quran adalah pakaian Nabi 1:15:07 Muhammad itu adalah Quran. Paling tidak 1:15:10 kita berpakaian Quran meskipun tidak 1:15:12 bisa 100%. 1:15:14 Berapun yang bisa kita lakukan berupaya 1:15:17 agar kita berpakaian Al-Qur'an, agar 1:15:20 kita berakhlak Al-Qur'an. Bahwa kemudian 1:15:22 nanti kita dapat karamah atau tidak 1:15:25 terserah kepada Allah. 1:15:27 Ya, terserah kepada Allah. Nah, mungkin 1:15:30 di antara kita ada yang selalu berpikir 1:15:33 alhamdulillah saya kalau berdoa ini 1:15:35 selalu dikabilul oleh Allah. 1:15:37 Alhamdulillah. 1:15:39 Saya kalau ini selalu dikabul oleh 1:15:41 Allah. Ketika saya susah, saya naon 1:15:43 kepada eh ada solusi. Bisa jadi Anda 1:15:46 waliullah gitu loh. Bisa jadi gitu ya. 1:15:48 Nah, tinggal evaluasi. Ketika kita 1:15:51 betul-betul membersihkan dari maksiat 1:15:54 kepada Allah maka insyaallah ya. Karena 1:15:56 kalau kewajiban kan mastatna sekemampuan 1:15:59 kita. Tapi kalau meninggalkan larangan 1:16:02 itu tidak ada pilihan. Maka upayakan 1:16:05 meninggalkan larangan Allah. 1:16:07 kemudian istiqamah menjadi pakaian, 1:16:10 menjadi akhlak, maka insyaallah kita pun 1:16:13 akan mendapatkan karamah sebagaimana 1:16:15 telah diberikannya kepada para sahabat 1:16:18 dan wali-wali Allah yang lainnya. 1:16:21 Demikian yang dapat saya kemukakan. 1:16:23 Wasallallahu ala nabiina Muhammadin 1:16:26 walhamdulillahi rabbil alamin. 1:16:28 Wasalamualaikum 1:16:30 warahmatullahi wabarakatuh. 1:16:33 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:16:35 wabarakatuh. Jazakumullahir kasih 1:16:37 jazakumull khair. 1:16:38 Baikat semoga upaya-upaya itu dapat kita 1:16:41 amalkan. 1:16:42 Amin. Allahum amin. 1:16:43 Saya Fauzi Ridwan mohon undur diri mohon 1:16:45 maaf atas segala khilaf Neza dan juga 1:16:49 Yesus Bangkit. Subhanakallahumma 1:16:51 wabihamdika asaduhailla anta 1:16:53 astagfiruka. 1:16:55 Alalamualaikum warahmatullahi 1:16:57 wabarakatuh.