Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:19 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:21 shalli wasallim wabarik ala sayyidina 0:22 Muhammadin wa ala ali sayyidina 0:24 Muhammad. Masih dipancarkan dari jalan 0:26 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimagis 0:28 Cibubur Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:31 juga Rasil TV untuk Islam yang satu. 0:34 Asalamualaikum warahmatullahi 0:35 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:36 dirahmati Allah. Senang sekali kembali 0:38 di pagi hari ini kami menjumpai Ikhwan 0:40 akhwat dalam program acara renungan di 0:43 bawah naungan Al-Qur'an. Seperti biasa 0:45 bersama guru kita Ustaz Husein Alatas 0:48 untuk edisi Senin ya sudah masuki hari 0:51 yang ke-24 0:53 ya di bulan Jumadil Akhir dan juga 0:55 bertepatan dengan 15 Desember 0:59 2025 ya ikhwan awat di kesempatan ini 1:03 insyaallah kita akan kembali 1:06 mendengarkan ee kajian dan juga mungkin 1:09 ee jawaban-jawaban dari pertanyaan dari 1:10 Ikhwan Ahwat kita di kesempatan ini 1:12 insyaallah akan langsung 1:14 memasuki sya jawab ikhwanat karena sudah 1:16 ada beberapa pertanyaan di ee program 1:20 sebelumnya yang sudah kami ee kumpulkan 1:23 beberapa dengan tema yang sama ikhwan 1:24 akhwat dan ikhwan akhwat kita buka 1:27 pertemuan ini dengan e pembacaan surah 1:30 al-Fatihah yang insyaallah akan langsung 1:31 dibimbing oleh Ustaz Husein Latas. Kami 1:33 persilakan ustaz. 1:36 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:42 Bismillahirrahmanirrahim. 1:48 Alhamdulillahirabbil 1:51 alamin 1:54 arrahmanirrahim. 1:59 maiki yaumiddin 2:03 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:10 ihdinasirathal 2:12 mustaqim 2:15 shathalladzina 2:17 an'amta alaihim 2:21 ghairil maghdubi alaihim walad 2:32 Amin. 2:32 Amin. Amin. 2:34 Baik, Ikhwanat, setelah kita buka 2:36 bersama dengan pembacaan Quran surah 2:38 Al-Fatihah, semoga di pagi hari ini kita 2:41 mendapatkan curahan rahmat dari Allah 2:42 Subhanahu wa taala. 2:44 Izin Ustaz saya bacakan beberapa 2:46 pertanyaan yang sudah masuk sebelumnya 2:48 dan bagi ikhwanat juga yang ingin 2:50 menyampaikan pertanyaannya kami 2:51 persilakan bisa mengirimkan di 2:53 08111999720 2:58 Iwan bisa mengirimkan pesan singkatnya 2:59 di nomor WA tersebut ataupun mau 3:02 langsung telepon juga silakan Iwan Nawat 3:04 melalui ee WA bisa WA call ya silakan. 3:09 Ini ada tiga pertanyaan, Ustaz. hampir 3:10 senada dari ee para pendengar kita yang 3:14 katanya menyampaikan sudah usia lanjut 3:16 katanya ustaz dari Pak Saifulah di 3:20 Pondok Aren. Ustaz usia saya sudah 3:22 lanjut agar harta yang saya tinggalkan 3:25 ini tidak menjadi sengketa dan justru 3:28 menjadi pemberat hisab nanti. Bagaimana 3:32 panduan e Islam, panduan syariat untuk 3:35 menyusun wasiat dan mempersiapkan 3:38 pembagian warisan yang adil dan sesuai 3:41 sunah sebelum ajal menjemput? Ustaz, 3:45 satu pertanyaan dulu, Ustaz, ya. 3:47 Silakan. 3:48 Bismillahirrahmanirrahim. 3:52 Alhamdulillahi rabbil alamin 3:55 hamdan katsiron thyiban 3:59 mubarokan fi kama yuhibuna wa 4:05 Allahumma sholli ala sayyidina wa 4:08 nabiyina muhammadin wa alihi wasohbihi 4:12 wasallim. 4:15 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 4:18 innaka antal alimul hakim. 4:21 Wala haula wala quwwata illa billahil 4:25 aliyil adzim. 4:27 Allahumma atina minika rahmah waimna min 4:31 ladunka ilman nafi wfaf'na bimaamtana. 4:36 Rbana zidna ilman wa alhikna bisolihin. 4:39 Asalamu alaika ya rasulullah. Assalamu 4:42 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:46 Asalamualaikum warahmatullahi 4:49 wabarakatuh. 4:55 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:57 subhanahu wa taala. 5:00 Kita sebagai orang yang beriman 5:04 terikat dengan ketentuan Allah Subhanahu 5:07 wa taala. 5:09 terikat dengan ketentuan Allah sebagai 5:14 pencipta kita, penguasa kita 5:19 dan dialah yang melimpahkan 5:22 nikmat karunianya dan rezekinya hingga 5:25 kita dapat menjalani kehidupan dunia 5:29 dengan penuh betul-betul kecukupan dan 5:32 keamanan. 5:33 Dan kelak kita akan kembali kepada Allah 5:35 Subhanahu wa taala.t 5:37 mempertanggungjawabkan amal kita. 5:42 Apabila kita hidup sejalan dengan 5:44 ketentuan Allah Subhanahu wa taala, maka 5:48 dengan sendirinya kita akan menerima 5:51 keridaannya, 5:53 ampunannya, 5:55 rahmat-Nya, 5:56 dan Allah akan tempatkan di tempat yang 5:59 mulia di sisinya bagi hamba-hamba yang 6:02 bersyukur kepada Allah Subhanahu wa 6:04 taala. 6:05 Tapi apabila kita ingkar kepada Allah 6:10 pencipta kita yang melimpahkan 6:13 karunianya kepada kita, kita menjalani 6:16 kehidupan 6:18 terlepas dari aturan Allah Subhanahu wa 6:21 taala yang telah mengutus rasul-Nya, 6:24 menurunkan kitabnya demi membimbing kita 6:26 menuju kehidupan yang mulia di sisinya, 6:29 maka kita tidak dapat menyalahkan Allah 6:32 Subhanahu wa taala. 6:34 Tapi kita hanya dapat menyalahkan diri 6:38 kita 6:40 atas penyimpangan dan keingkaran kita. 6:44 Oleh karena itu, apa yang ditanyakan 6:46 oleh Bapak siapa tadi? 6:48 Pak Saifulah, Ustaz. 6:50 Pak Saiful dari Tangerang ya. 6:52 Iya. 6:52 Berkaitan 6:54 dengan hal yang berhubungan dengan 6:56 warisan. 6:59 Allah Subhanahu wa taala telah 7:01 mengingatkan kita 7:03 dalam suratul baqarah 7:06 apabila kita tiba pada usia tua atau 7:10 kita merasa ajal kita semakin dekat. 7:14 Pada ayat 180 7:17 Allah Subhanahu wa taala berfirman, 7:20 "Kutiba alaikum 7:24 hadoro ahadakumul mautu inaroka 7:28 khaironil wasyatu lil walidaini wal 7:31 aqrabina bil ma'ruf haqqon alal 7:34 muttaqin." 7:37 ditetapkan, diharuskan atas kalian. 7:41 Kalau sudah mendekati saat-saat ajal, 7:45 kematian berada di hadapannya, apabila 7:48 dia meninggalkan harta, maka hendaklah 7:52 dia menuliskan wasiatnya. 7:56 Menuliskan wasiatnya kepada 7:58 mereka-mereka yang berhak sebagai 8:00 penegasan. 8:02 pertama lil walidain. Kedua untuk siapa? 8:05 Pertama untuk kedua orang tua. 8:08 Karena banyak orang meninggal dunia, 8:12 ahli warisnya hanya fokus untuk 8:14 membagi-bagikan di antara mereka 8:16 melupakan orang tua yang jasanya begitu 8:20 besar terhadap almarhum. 8:24 Apalagi pada saat-saat ini kecintaan 8:26 kepada materi yang begitu luar biasa. 8:29 Rasa hormat juga kepada orang-orang yang 8:32 tua ya dikalahkan oleh kecintaan kepada 8:35 harta. Maka apabila seorang mendekati 8:39 ajal dan dia memiliki harta yang 8:41 ditinggalkan, hendaklah dia menuliskan 8:44 wasiat untuk kedua orang tuanya. 8:47 Kemudian untuk kerabat-kerabat 8:49 terdekatnya. Ini merupakan kewajiban 8:52 yang Allah wajibkan untuk orang yang 8:54 bertakwa. 8:58 menulis wasiat di sini bukan mengubah 9:00 wasiat Allah, tapi ini sebagai apa? 9:04 Penegasan. Kemudian cara pembahagiannya 9:07 kita kembali kepada ayat Allah dalam 9:09 suratun nisa. Humikumakarilin. 9:18 Allah menetapkan wasiatnya atas kalian 9:22 ya pada anak-anak kalian. 9:25 Untuk bahagian anak laki-laki Allah 9:28 tetapkan berapa? Dua kali bahagian 9:30 perempuan dan seterusnya yang dituangkan 9:33 dalam ayat-ayat suratun nisa yang 9:36 menjelaskan pembahagian warisan. Jadi 9:38 yang Allah tuangkan dalam suratul 9:40 baqarah ya itu ya menegaskan, 9:44 mengingatkan kita agar tidak terjadi 9:47 kesalahan kedua orang tua ya menuliskan 9:51 wasiat pada harta yang ditinggalkan. 9:53 katakan dia sebutkan ee orang tua 9:57 memiliki katakan rumah sebanyak dua 9:59 rumah sebidang tanah ya dan juga 10:03 uang ya tunai disimpan di bank jumlahnya 10:08 sekian serta hiasan berharga seperti 10:12 emas dan perak semua dikumpulkan dan 10:15 ayah minta kepada kalian untuk membagi 10:17 warisan sesuai dengan aturan Allah yang 10:20 ditetapkan dalam Al-Qur'an. 10:22 Demikian pula yang dicontohkan, 10:25 disunahkan oleh Nabi kita Muhammad 10:27 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. Dan 10:29 jangan lupakan bahagian kedua orang tua 10:32 saya atau salah satu orang tua saya. 10:35 Jadi wasiat tadi yang dalam surah ee 10:38 Al-Baqarah bukan menggantikan apa yang 10:40 dituliskan dalam suratun Nisa, 10:43 tapi 10:45 wasiat dalam suratul baqarah itu sebagai 10:48 apa? sebagai dasar yang mengingatkan 10:51 kita, mengingatkan juga ahli waris. 10:53 Kemudian suratun nisa menjelaskan 10:56 pembahagian yang harus ya dipatuhi 11:00 sebagaimana ketentuan Allah Subhanahu wa 11:02 taala. Jadi tidak saling bertentangan 11:04 satu dengan lainnya. Jadi untuk Bapak 11:08 tidak perlu risau, tidak perlu bingung, 11:10 silakan saja Bapak buka apa buka surah 11:15 Al-Baqarah yang tadi saya bacakan ayat 11:17 180. 11:18 juga Bapak bisa membuka suratun Nisa 11:21 sebagaimana yang diterangkan Allah 11:23 Subhanahu wa taala ee pada ayat 11:28 ee 11 dari surat Nisa ayat 11 ayat 12 ya 11:32 13 berbicara mengenai pembahagian 11:35 tersebut dengan jelas dimulai dari 11:37 yusikumullahu fi auladikum lzakari mluil 11:41 untayain fain kunna nisaan fauqata 11:45 falahun 11:48 wahidatan falahafu 11:50 waliaba likulli wahid minhumusu mimma 11:55 inana lahu walad faillam yakun lahu 11:58 waladun waitsahu abawahu faliummihul 12:03 fainana lahu ikhwatun faliummius 12:07 min ba'di wasyatin yus bihain 12:10 abukum wa abnaukum laadruna ayyuhum 12:14 aqruakum naf 12:21 Ini menjelaskan warisan sesuai dengan 12:25 ketentuan Allah pada bahagian anak-anak 12:28 baik laki-laki maupun perempuan. Begitu 12:30 juga hak kedua orang tua. Hak kedua 12:34 orang tua apabila 12:37 almarhum katakan memiliki anak, bahagian 12:39 mereka berapa? tidak memiliki anak. 12:42 Berapa bahagian kedua orang tua yang 12:45 diterangkan dalam suratun nisa ayat 11 12:48 ini. Adapun ayat 12 berbicara mengenai 12:51 hak suami dan hak istri atau 12:55 saudara-saudari 12:56 seibu. Tapi perlu kita ingat bahwa 13:00 warisan dibagi setelah hutang dibayar. 13:03 Begitu juga setelah wasiat yang 13:06 ditetapkan orang tua untuk apa katakan 13:09 membangun rumah ibadah 13:12 atau wasiat yang ditetapkan orang tua 13:14 katakan untuk 13:16 saudara saudarinya yang susah karena 13:19 mereka tidak dapat warisan kalau ada 13:20 anak kan. Maka almarhum menetapkan saya 13:25 wasiat meninggalkan ya katakan sejumlah 13:28 harta untuk saudara saudari saya yang 13:29 tidak mampu 13:31 atau katakan untuk kemenakannya yang 13:34 dirawat di rumahnya ya 13:37 dengan syarat bahwa wasiat tersebut 13:40 tidak merugikan ahli waris. 13:42 Contohnya orang tua memberikan wasiat 13:45 lebih besar kepada orang lain daripada 13:47 bahagian ahli waris. Itu menimbulkan 13:50 ijhaf. 13:52 Kalau hartanya banyak, lalu dia 13:54 mewakafkan, katakan dari hartanya untuk 13:57 membangun sebuah masjid dan itu tidak 14:00 melampaui sepertiga dari hartanya, itu 14:02 merupakan hak dia. 14:05 Tapi kalau dia mewakafkan hartanya ya 14:09 sejumlah besar uang dikeluarkan 14:11 sedangkan bahagian ahli waris hanya 14:13 menerima sedikit-sedikit, maka wasiat 14:15 tersebut dapat diubah karena 14:17 bertentangan dengan apa yang ditetapkan 14:20 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 14:22 wasallam. Karena ketika Saad bin Abi 14:24 Waqqas pada saat-saat seusai Fathu 14:28 Makkah dalam keadaan sakit, dia pernah 14:30 berniat untuk mewasiatkan sebagian besar 14:33 hartanya untuk orang lain. Karena pada 14:36 saat itu dia hanya punya saudara, anak 14:38 perempuan. 14:40 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 14:42 melarang saat hanya mengizinkan di bawah 14:46 sepertiga. Lalu Rasulullah mengatakan, 14:49 "Kamu meninggalkan anak-anak kamu dalam 14:52 keadaan cukup lebih baik daripada kau 14:54 tinggalkan mereka dalam keadaan mengemis 14:56 ke sana kemari." Jadi perhatikan 14:58 keluarga, berikan hak mereka tanpa 15:02 berlebih-lebihan, tapi jangan juga 15:03 mengurangi hak mereka. Nah, Anda ingin 15:06 berwakaf, Anda ingin katakan berinfak di 15:09 jalan Allah atau berwasiat untuk 15:11 saudara-saudari Anda yang membutuhkan, 15:15 itu merupakan hak Anda. Tapi dengan 15:16 syarat tidak menzalimi ahli waris. 15:19 Wallahuam. 15:21 Baik, Ustaz. Kadang-kadang kan ee di 15:23 keluarga juga ya karena waris ini 15:25 menimbulkan konflik, Ustaz, sengketan. 15:27 Nah, untuk ahli waris sendiri, Ustaz. 15:29 Iya. 15:30 Nasihatnya seperti apa, Ustaz? Malah ada 15:33 apa istilahnya candaan gini, kalau 15:34 keluarga itu kalau saudara itu akur itu 15:37 mungkin orang tuanya tuh enggak 15:39 meninggalkan waris katanya, Ustaz. Jadi 15:41 seolah-olah kalau meninggalkan waris itu 15:43 memang 15:44 apa istilahnya ee konfliknya tuh akan 15:47 apa akan tinggi timbulnya gitu 15:48 kemungkinan konfliknya. Ustaz 15:50 sebetulnya baik ada waris tidak ada 15:52 waris. Kalau anak-anak dibimbing untuk 15:55 bertakwa pada Allah, orang tua dalam 15:58 hidupnya menghormati Allah, menjunjung 16:00 tinggi ajaran Allah, anak-anak dididik 16:03 juga untuk mencintai Allah, menghormati 16:06 Allah, dan juga beriman kepada hari 16:08 akhir. Didik dalam kebenaran, keadilan, 16:12 walaupun ditinggalkan sejumlah harta 16:14 yang besar, anak tidak akan ribut. Tapi 16:17 kalau anak tidak pernah mendapatkan 16:18 pendidikan yang baik, tidak 16:21 diperkenalkan kepada Allah, tidak 16:23 diingatkan kepada hari akhir, dia 16:25 beranggapan agama dan kehidupan 16:28 terpisah. H 16:29 ini yang terjadi sekarang. Agama-agama 16:32 tapi kehidupan dia tidak terikat dengan 16:35 tuntunan agama. Nah, anak-anak seperti 16:37 ini baik ada harta maupun tidak ada 16:40 harta, potensi konflik di tengah-tengah 16:43 mereka apa? Amat besar. 16:44 Iya. Saya pernah kebetulan mengurus 16:48 pembahagian warisan di antara anak-anak. 16:52 Abahnya orang baik, tapi bukan dari 16:55 orang yang berilmu agama. Anak-anaknya 16:58 juga rukun, bahkan yang lain ibu pun 17:00 rukun. 17:01 Suatu pembahagian warisan, anak yang 17:03 paling tua mengatakan, "Warisan saya 17:06 tidak akan ambil. Saya ingin dibagi di 17:08 antara saudara-saudara saya." 17:10 Heeh. 17:11 Dia menolak untuk mengambil warisannya. 17:14 Kemudian saya tanya, "Bagaimana 17:16 saudara-saudara kamu ini pada AB pada 17:18 saat orang tua kalian masih hidup sudah 17:20 menerima pemberian harta? Ada yang 17:23 diberikan pom bensin untuk usaha, ada 17:25 yang ini. 17:25 Tapi sekarang mereka sudah apa? Sudah 17:28 tidak punya apa-apa, punya anak-anak. 17:31 Apa kalian akan tetap membagi mereka 17:33 warisan?" 17:35 Karena seharusnya dengan apa yang 17:36 diberikan orang tua untuk mereka itu 17:38 bisa dihitung. He. 17:39 Tapi saudara-saudara mengatakan, "Kami 17:41 ikhlas, Ustaz, berikan bagian mereka 17:43 sebagaimana bahagiaan kami." Padahal 17:45 lain ibu. 17:46 Masyaallah. 17:47 Lain i karena orang tuanya mendidik 17:49 mereka dengan keadilan. 17:52 Tapi banyak ulama anaknya ribut. Anaknya 17:55 ribut di antara mereka berkelahi bahkan 17:58 ingin menguasai warisan dan menyisihkan 18:01 seb tanpa menyisihkan bagian orang lain. 18:04 Kenapa? Karena walaupun agama, agama 18:06 cuma sebatas kulit, 18:07 sebatas topeng. 18:09 Anak-anaknya sibuk dengan urusan dunia. 18:11 Ayahnya juga bicara soal dunia. Bahkan 18:14 di antara anak-anak tidak diperlakukan 18:15 adil. 18:16 Dia berpihak kepada A menyerang yang B. 18:20 Terkadang terbalik berpihak kepada B 18:21 menyerang si A. Jadi anak dijadikan apa? 18:25 Dijadikan sebagai apa? Sebagai anak-anak 18:28 yang berkonflik untuk menyenangkan 18:30 perasaan orang tua. Jadi jangan tertipu 18:32 dengan sampul buku. 18:35 Tergantung isinya. Kalau isinya baik, 18:39 walaupun sampulnya sobek, 18:41 maka apa? Maka nilainya berbeda. Jangan 18:44 kita lihat sampulnya dibuat dari hard 18:47 cover, bagus, dia punya apa lukisan, 18:50 tapi isinya tidak baik. Begitu juga 18:52 manusia. Jangan dilihat dari sampulnya. 18:55 Penampilannya berjubah, alim ya, tapi 18:58 belum tentu jiwanya apa? Jiwanya seperti 19:00 penampilannya. Tapi ada orang baik-baik 19:03 bukan dari kalangan orang yang 19:05 berpengetahuan agama luas. 19:07 Ketika ibunya berwasiat, "Saya 19:09 perintahkan 19:11 bahwa warisan saya ini dibagi di antara 19:14 anak laki-laki perempuan dengan sama. 19:17 Kalau tidak saya tidak rida." 19:20 Begitu ibunya meninggal, salah satu 19:22 perempuan dari mereka mengatakan, "Saya 19:24 hanya akan mengambil hak saya 19:26 sebagaimana yang Allah tetapkan. Saya 19:28 hanya mau separuh dari bagian saudara 19:30 laki-laki saya. 19:31 Yang lain saya tidak bertanggung jawab." 19:33 Tapi inilah yang Allah berikan. 19:35 Kecuali kalau saudara-saudaranya sudah 19:36 menerima warisan t mereka mengatakan, 19:39 "Kami ingin dibagi dengan rata." Bukan 19:41 karena menolak hukum Allah, tapi kami 19:43 merasa kami bercukupan. Sedangkan 19:45 saudari-saudari kami membutuhkan. 19:47 Rida, Ustaz, ya. 19:47 Rid. Tapi kalau mengubah hukum Allah 19:51 kemudian menggunakan kata saya tidak 19:53 rida kalau dirubah, 19:55 maka itu dosa besar. 19:57 Masa kita mengantarkan orang tua kita 19:59 menuju neraka. 19:59 Nauzubillah. Oleh karena itu kalau 20:02 saudara laki-lakinya melihat saudari 20:03 perempuannya susah, 20:06 maka dia katakan, "Udah bahagian kami ya 20:09 disamakan dengan bahagian Fulana. 20:12 Tapi kalau sudahi perempuannya kaya 20:13 raya, 20:14 H 20:15 kan tidak perlu menerima bagian. Yang 20:17 susah aja yang menerima bagian. Bahkan 20:18 terkadang saudarinya yang kaya mau 20:21 berbagi. 20:22 Asal ditanamkan kecintaan di antara 20:24 saudara, jangan diperlakukan 20:26 berbeda-beda 20:27 dan diingatkan pada Allah." Jadi bukan 20:29 harta sebetulnya tergantung manusianya, 20:32 ketakwaannya, Ustaz. Ya. Baik, Ustaz. 20:35 Ee selanjutnya nampaknya ada ee 20:38 penelepon ya yang sudah terhubung. Kang 20:41 Agi silakan bisa diangkat terlebih 20:43 dahulu ya. 20:45 Halo. 20:46 Halo. 20:47 Asalamualaikum. 20:48 Waalaikumsalam warahmatullah 20:50 wabarakatuh. 20:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 20:52 wabarakatuh. 20:52 Dengan siapa? Di mana Ibu? 20:54 Ee dengan hamba Allah di Jakarta Barat. 20:57 Baik, kami persilakan untuk 20:58 pertanyaannya kepada Ustaz Husin atas. 21:00 Oke, terima kasih banyak 21:03 eh sehat semua untuk semua yang berada 21:06 di Rasil radio terfavorit saya. 21:11 Masyaallah. 21:11 Alhamdulillah. 21:12 Alhamdulillah. 21:13 Ilmu yang diberikan selalu bermanfaat. 21:17 Amin ya Rab. 21:18 Untuk menuju mendekatkan diri kita 21:20 kepada Allah Subhanahu wa taala. 21:21 Amin. Amin ya Rab. Mudah-mudahan 21:23 pernyataan saya ini sama dengan 21:25 pendengar yang lain. 21:26 Amin ya. 21:27 Silakan, Ibu pertanyaannya. 21:29 Iya, Ustaz Husin. 21:30 Iya, Ibu silakan. 21:33 Ini ee mengenai penganjuran perceraian 21:37 untuk anak. 21:40 Kita mengerti bahwa pasti enggak boleh 21:43 menganjurkan perceraian. H 21:46 cuman untuk 21:48 permasalahannya 21:50 agak sedikit 21:52 ruwet 21:54 bagi kami. Bagi kami 21:57 mantu kami ini 22:00 ee dari pertama menikah 22:04 dengan anak kami 22:06 berjalan dengan 22:09 biasa-biasa saja. 22:12 ee ada gejolak untuk penjemputan Rizki. 22:17 Ternyata 22:19 ee 22:21 dia di mungkin ditipu 22:24 dengan temannya 22:26 dan akhirnya ke pinjol. 22:30 mantu kita ini kepinjol untuk menutupi h 22:37 ee hutang-hutang karena mantu kita ini 22:41 terlalu 22:43 bersahabat sekali dengan teman-temannya 22:46 tanpa 22:48 menghiraukan anak dan istrinya. 22:51 Baik, 22:52 pertanyaan yang saya akan ajukan. 22:55 Dia pinjam-pinjam untuk dia apa untuk 22:56 teman-temannya? 22:58 ee pertama untuk menutupi utang 23:02 temannya. 23:03 Iya. 23:04 Karena Heeh. untuk temannya. Terus yang 23:07 kedua mungkin untuk kehidupan berjalan, 23:10 Ustaz. 23:11 Iya. 23:12 Karena mungkin dia ini udah stuck apa 23:15 otaknya tuh sudah stuck enggak bisa ke 23:17 mana-mana. 23:18 Hm. 23:19 Tapi ee 23:22 kalau kita lihat itu kurang sehat gitu 23:25 loh, Ustaz. apa kehidupan perkawinannya 23:27 kurang sehat 23:29 menurut pandangan kami, menurut 23:31 pandangan kami yang awam deh, yang sudah 23:33 puluhan tahun ini. Tapi alhamdulillah 23:37 saya ini terjaga sama suami saya untuk 23:39 dididik tidak pinjol dan sebagainya deh. 23:42 Sampai alhamdulillah sukses sampai 23:43 sekarang. Nah, sekarang masalahnya ini 23:46 ada di anak saya. kami menganjurkan 23:49 untuk berpisah saja karena yang pertama 23:54 ee kurang sehat untuk perkawinannya. 23:58 Yang kedua mental anak saya kebetulan 24:01 anak saya perempuan. 24:04 Anak saya tuh mentalnya jadi rusak, 24:06 Ustaz. 24:07 He. 24:07 Jadi jauh dia. Dia jauh sekarang sama 24:10 Allah tuh. Jauh. 24:12 Tapi kita sering pantau di sini. Kita 24:13 sering kasih nasihat. kita sering 24:15 pantau. Yang ketiga, 24:18 anaknya dia itu juga perempuan, Ustaz. 24:21 Heeh. 24:22 Nah, dan yang keempat 24:25 dia ee kita ngasih saran untuk bercerai, 24:28 tapi anak saya ini bingung 24:31 karena 24:33 ee apa? Suaminya itu 24:36 me meminjam kan pinjol itu di KTP-nya 24:41 KTP anak saya, Ustaz. 24:43 Hm. Jadi kami ini udah jatuh ketiban 24:46 tangga 24:48 di lingkungan kami ini. Kami 24:50 alhamdulillah orang baik. Orang baik 24:52 insyaallah. Insyaallah orang baik. Terus 24:56 dengan adanya de collector. Jadi 24:59 masyarakat di sini 25:02 mungkin ada yang tahu kali ya. Tapi saya 25:04 kurang paham juga saya soalnya jarang 25:06 keluar. 25:08 Jadi saya 25:10 mohon pencerahannya Ustaz Husein untuk 25:14 bagaimana caranya kita mengatasi 25:18 ee perkawinan anak kita ini supaya 25:21 sudahlah Anda pisah aja deh dengan suami 25:25 Anda. Biarin insyaallah kita akan 25:27 mengurus anak kita dengan cucu kita. 25:30 Lalu bagaimana pinjaman pinjaman atas 25:33 nama anak perempuan Ibu? Bagaimana 25:36 bisa? E itu dia dia merasa kasihan sama 25:38 suaminya. 25:39 He. 25:39 Jadi si suami itu sudah blacklist, 25:42 Ustaz. Sudah kalau apa aturan pinjol itu 25:46 saya enggak paham deh. Pokoknya dia 25:47 sudah namanya 25:48 artinya sudah enggak punya enggak sudah 25:50 enggak punya hak lagi untuk meminjam. 25:51 Akhirnya istri meminjamkan KTP pada 25:53 suaminya. 25:55 Bukan istri meminjamkan, dia minta. 25:57 Hm. 25:58 Suaminya itu minta si pakai nama kamu 26:00 aja 26:02 untuk meminjamkan. Kan nama saya sudah 26:04 enggak bisa nih untuk 26:05 Iya. Lalu kalau seandainya berpisah, 26:07 seandainya berpisah siapa yang akan 26:10 bayar hutang nanti? 26:12 Iya. K suaminya 26:15 kan? Hutang yang jelas bakal datang 26:18 nanti untuk meminta untuk nagih 26:20 dektor nagih 26:22 ke anak ibu bukan kepada suami ibu. 26:25 Betul. Tapi kita nanti akan membuat satu 26:27 pernyataan di atas materai Ustaz. 26:29 Heeh. itu bagaimana, Ustaz, untuk 26:31 pencerahannya? 26:32 Begini ya, 26:33 sampai anak saya sudah pergi ke 26:34 psikolog, Ustaz. Psikolog bilang, "Ibu, 26:37 ini ee masalahnya tuh sudah 26:40 bertingkat-tingkat." 26:42 Iya. Jadi yang penting masalah. 26:45 Iya. Mentalnya itu udah udah terpuruk 26:47 banget. Kata dia bilang 26:49 gini, Bu, ya. Bismillahirrahmanirrahim. 26:51 Rbanaidna ilman. 26:54 Jadi berkaitan dengan anak ibu memang 26:56 kalau laki-laki seperti ini kemudian 27:00 juga terlibat dalam pinjol kan merupakan 27:02 pinjaman riba itu jangan harap mereka 27:05 akan mendapatkan ketenangan. 27:08 Dengan melakukan perbuatan haram tidak 27:11 mungkin akan ada ketenangan. Dan pinjol 27:14 itu, subhanallah menimbulkan kecanduan. 27:17 Karena mudah, gampang, tanpa jaminan 27:20 macam-macam. Nah, ini juga merupakan 27:22 perangkap yang dibuat oleh setan dari 27:24 kalangan jin maupun kaki tangannya. 27:27 Manusia ini orang kan selalu punya 27:29 kebutuhan dan dia bakal mencari jalan 27:32 kebutuhan. Ya, di saat yang halal tidak 27:36 dapat maka yang haram pun apa? Yang 27:38 haram pun dikerja. Nah, berkaitan anak 27:41 ibu kalau ibu ingin anak ibu memang 27:44 laki-laki seperti ini yang menjerumuskan 27:46 istrinya ke dalam kondisi seperti ini 27:49 laki-laki yang zalim. 27:51 Ibu tarik anak ibu pisahkan dari 27:55 suaminya kemudian suruh suami 27:57 menyelesaikan. Kalau ingin baik-baik 27:59 kembali 28:00 ya 28:01 selesaikan urusan Anda. Kalau tidak ya 28:05 maka dengan sendirinya masing-masing 28:07 bertanggung jawab atas perbuatannya. 28:09 Suami pinjam uang atas nama istri maka 28:12 dengan sendirinya suami bertanggung 28:15 jawab atas apa yang dilakukan. 28:20 Tapi tidak semudah itu. Walaupun katakan 28:22 menggunakan materai dan lain sebagainya 28:24 sebagai bukti bahwa pinjaman dipinjam 28:26 oleh suami. 28:28 Pihak dep kolektor sama pihak atau 28:31 lembaga yang meminjamkan ini 28:33 tidak akan sama sekali apa berdiam untuk 28:36 mengganggu anak ibu. 28:37 Pasti ngejar terus tadi ya. 28:38 Pasti bakal mengejar terus. Bahkan orang 28:41 yang berhubungan pun ditelepon. 28:42 Hm. 28:43 Kemudian bakal diserang dengan kata-kata 28:46 yang enggak bagus. bakal difitnah dengan 28:49 fitnah macam-macam hingga menimbulkan 28:51 keresahan. Jadi berkaitan dengan pinjol 28:54 ini memang harus diselesaikan di luar 28:57 pembicaraan mengenai perpisahan. Masalah 28:59 pinjol ini masalah yang betul-betul apa? 29:02 Harus diselesaikan dengan cara yang 29:04 bijaksana tanpa menzalimi anak perempuan 29:08 ibu. 29:09 Jadi menurut pendapat saya, 29:11 tarik anak ibu bersama cucu, tinggal 29:14 bersama ibu, kemudian berikan waktu 29:17 selama 4 bulan. Sebagaimana orang 29:20 mengucapkan ila kalau dia bersumpah 29:22 untuk tidak menggauli istrinya, 29:23 diberikan kesempatan 4 bulan. Kalau si 29:26 laki-laki tidak mau menyelesaikan 29:27 urusannya, tidak mengubah cara hidupnya, 29:30 selamatkan anak ibu dan pisahkan dari 29:32 suami. 29:34 Dan anak ibu juga biar berpikir di rumah 29:36 dengan cara baik-baik. 29:38 dengan cara baik-baik. 29:40 Kemudian dekatkan dirinya kepada Allah 29:42 Taala dan ingatkan konsekuensi kalau dia 29:46 bersama pria semacam ini yang tidak 29:48 mengubah cara hidupnya akan 29:49 menjerumuskan membenamkan dirinya ke 29:51 dalam jurang penderitaan di dunia dan 29:54 api neraka di hari kemudian nanti. Oleh 29:57 karena itu, mengapa kita diperintahkan 29:59 untuk berhati-hati dalam memilih menantu 30:02 kita? bukan memilih karena gajinya 30:05 besar, 30:06 aruhnya, kedudukannya, mobilnya. Pilih 30:10 laki-laki yang bertakwa dan bertanggung 30:12 jawab. Insyaallah akan mengantarkan anak 30:14 kita menuju kebahagiaan. Jadi, Ibu 30:17 hendaknya ya melihat kondisi seperti 30:19 ini, Ibu tarik ya anak Ibu ke rumah Ibu, 30:24 kemudian buat perjanjian. 30:26 Iya. 30:26 Pertanggungjawaban bahwa ini pinjaman ya 30:29 menggunakan KTP anak ibu. Bahkan 30:31 kalaupun tampas pengetahuan anak ibu 30:35 kemudian ubah cara hidupnya. Selesaikan 30:37 hutangnya ubah cara hidupnya. 30:40 Kalau saat ini dia berubah dan 30:42 menyelesaikan sanggut pautnya ingin 30:44 kembali menjadi suami yang baik-baik, 30:46 alhamdulillah. Tapi kalau tidak, berarti 30:49 memang dia tidak menghargai kesempatan 30:51 dan nikmat yang Allah karuniakan 30:53 padanya. Orang semacam ini tidak perlu 30:55 dihargai. Pernah satu kasus datang 30:59 seorang mengadukan 31:01 menantunya atau calon menantunya yang 31:04 melamar anak perempuannya. 31:07 Dari pihak perempuan setuju. Tahu-tahu 31:09 setelah diterima pinangannya belum 31:12 menikah ternyata si laki-laki ini 31:14 terliit hutang pinjol yang cukup besar. 31:20 Akhirnya 31:22 ayah perempuan ini bingung. He. 31:24 Si perempuan juga bingung kan. 31:26 Masalahnya bukan soal pinjamannya 31:28 berapa, masalahnya bagaimana dia mungkin 31:32 akan bisa menjadi suami yang baik, yang 31:34 bertanggung jawab dengan kondisi 31:37 terlilit hutang ya yang terus bertambah 31:41 karena tidak mampu untuk menemukan cara 31:43 usaha yang halal. Saya bilang kalau 31:45 seandainya laki-lakinya seperti ini, 31:47 Anda batalkan pangannya. 31:50 A si perempuan memutuskan ya bahwasanya 31:54 kalau kamu ingin menikah serius bersama 31:56 saya, selesaikan hutang tinjual kamu 31:58 semua ya. Bersihkan 32:02 baru kalau seandainya 32:05 kamu betul-betul bertanggung jawab, saya 32:06 siap untuk menjadi istri kamu. 32:08 Tapi ternyata si laki-laki rupanya 32:10 menikah dengan wanita ini. Wanita ini 32:12 punya pekerjaan rupanya ingin 32:14 mempergunakan si wanita untuk apa? Untuk 32:17 menyelesaikan pinjolnya atau paling 32:18 tidak apa? bisa digunakan juga mungkin 32:21 sebagai jaminan untuk menerima pinjahan 32:22 tambahan. Oleh karena itu, kita berharap 32:25 pinjol ini betul-betul dihapuskan. He. 32:28 Apalagi yang namanya judi online. 32:31 Nah, para pemimpin di atas bertanggung 32:34 jawab setiap ada anak bangsa kita 32:37 terjebak dalam perbuatan ini di samping 32:39 dosa pelakunya, dosa juga orang yang ee 32:44 meminjamkan 32:45 juga para pemimpin di atas bertanggung 32:47 jawab karena menjerumuskan bangsanya 32:49 menuju kehancuran. Orang kalau berhutang 32:52 kehilangan rasa hormat maupun 32:54 kemerdekaannya. 32:55 Iya. Jadi, ibu tarik saja anak perempuan 32:57 ibu lalu tegaskan pada suami, "Kalau 33:00 kamu ingin kembali, buktikan kamu 33:02 sebagai pria yang layak untuk menerima 33:03 amanat anak perempuan saya." Selesaikan 33:06 pinjol kamu, kemudian kamu rubah cara 33:09 hidup kamu sesuai dengan keridaan Allah. 33:11 Kalau tidak, masing-masing menjalankan 33:14 dirinya. Lana a'maluna wakum a'maluk. 33:18 Mudah-mudahan Allah berikan jalan keluar 33:20 buat putri, ibu. Dan sebetulnya cara 33:23 yang terbaik bukan ke psikolog. 33:26 Allah ciptakan jiwa kita dalam keadaan 33:28 yang penuh keseimbangan. 33:30 Begitu kita lepas dari tangan Allah, 33:33 diberikan pilihan kebebasan, mulai 33:35 terjadi pencemaran dalam hidup kita. 33:38 Nah, untuk memurnikannya kembali hanya 33:40 dengan kembali kepada Allah. Berzikir 33:42 kepada Allah, mendekatkan diri kepada 33:44 Allah. Ini yang akan menjadi hiburan 33:46 buat putri ibu. Jadi, Ibu bangun 33:49 bersama-sama di rumah, bangun malam, 33:52 salat, membaca Al-Qur'an, meresapi 33:54 ayat-ayat Allah sambil memohon petunjuk 33:58 bagi ibu, bagi anak-anak ibu agar mereka 34:01 dapat menemukan jalan yang terang menuju 34:04 Allah yang membawa kebahagiaan buat 34:06 mereka dan anak-anak mereka. Wallahuam. 34:09 Baik, Ustaz. Saya juga pernah ada kasus 34:12 hampir sama seperti Ustaz 34:13 ee akhirnya istrinya pontong-panting 34:15 bekerja menghasilkan. akhirnya untuk 34:18 menutupi pinjol dari suaminya, Ustaz. 34:21 Tapi karena suaminya sangat ya sangat 34:23 zalim lah, Ustaz ya. Zalim banget kalau 34:25 bahasa keren sekarang tuh red flag gitu. 34:28 Cuman karena cinta sayang terhadap 34:30 suaminya meskipun keluarga yang sudah 34:32 menasehhati udah sangat apa istilahnya? 34:35 Sangat layaklah untuk pisah gitu, Ustaz. 34:37 Karena kezaliman suaminya ini karena 34:39 atas dasar cinta kadang-kadang si istri 34:41 pun tidak bisa melepaskan Ustaz. Apalagi 34:43 tadi kan mentalnya sudah 34:45 ya sudah kena kata si ibunya. 34:47 Inilah pentingnya kita mengendalikan 34:49 emosi kita dan subhanallah yang bisa 34:52 membuat emosi kita terkendali hanya 34:55 Allah. 34:57 Terang-terangan walaupun hati kita di 34:59 tangan kita, tapi bukan dalam kendali 35:01 kita. 35:02 H 35:02 kendali di mana? Di tangan Allah. Ya 35:05 muqallibal qulubbqbi 35:08 alini. Oleh karena itu, hati kita kalau 35:11 ingin dalam keadaan lurus, bersih, 35:14 terkendali hanya dengan mengembalikannya 35:16 ke tangan Allah sebagaimana keluar dari 35:19 tangan Allah. Ini kata tangan ini 35:21 sebagai bahasa metafora ya. Keluar dari 35:23 tangan Allah Subhanahu wa taala dalam 35:25 keadaan yang penuh keseimbangan. Laqad 35:27 khalaqnal insana fi ahsani taqwi. Maka 35:31 untuk mengembalikannya dalam keadaan 35:34 lurus, dalam keadaan terkendali, faqim 35:36 wajhakidini hanif. Hadapkan wajah kamu 35:40 selaras dengan agama Allah. Ya, 35:43 fitratallah allati fatas alaiha. Kalau 35:46 kamu kembali ke dalam agama, meluruskan 35:48 hati kamu, meluruskan wajah kamu ke 35:50 hadapan Allah, maka kamu akan 35:52 mengembalikan diri kamu ke dalam fitrah 35:54 kamu ketika pertama kali diciptakan oleh 35:56 Allah. 35:58 Mustahil kita dapat apa? Dapat 36:01 memperbaiki jiwa kita, mensucikannya 36:05 kecuali dengan Allah. Oleh karena itu 36:07 berdoa 36:09 orang tua berdoa anak perempuan juga 36:11 berdoa. Kalau dibiarkan dirinya hanyut 36:13 dalam cinta, dalam emosi, hanya akan 36:16 menghanyutkan dirinya, akhirnya wali 36:18 iyadzubillah dia akan sirna di 36:21 tengah-tengah lautan angan-angan 36:24 yang tak pernah sama sekali memberikan 36:25 jalan keluar bagi dirinya. Jadi perlu 36:28 kita ingatkan keluarga kita, anak 36:31 perempuan kita kalau berhadapan dengan 36:33 kondisi ini he 36:34 jangan biarkan penyakit semakin 36:36 berlarut-larut. 36:38 Akhirnya 36:40 begitu penyakit tersebut muncul ya 36:45 akan susah diobati karena sudah berada 36:47 pada stadium akhir 36:48 kronis. 36:49 Iya. Hendaknya kalau berhadapan dengan 36:52 situasi seperti ini, orang tua, anak 36:54 perempuan juga diingatkan, tinggalkan 36:56 laki-laki bejat semacam ini. Laki-laki 36:59 ini akan membawa kamu menuju api neraka. 37:02 Begitu juga kalau laki-laki baik-baik 37:04 berdampingan dengan seorang wanita yang 37:07 bukan mengajak kepada Allah, malah apa? 37:10 Mengajak jauh dari Allah Taala. Bahkan 37:13 membuat suami jadi tidak perhatian 37:15 kepada kedua orang tuanya, tidak 37:17 bertanggung jawab. Perempuan semacam ini 37:19 jangan dipelihara. 37:20 He. 37:21 Sisihkan jauh-jauh dari kehidupan kita 37:23 karena ini bakal membawa kita ke neraka. 37:25 Iya. Iya. 37:26 Jadi hendaknya juga kita memilih menantu 37:29 perempuan juga hati-hati. 37:31 Bukan hanya mantu laki-laki, mantu 37:32 perempuan juga hati-hati. 37:33 Nah, Ustaz, mengenai memilih mantu, 37:36 Ustaz, ee boleh enggak, Ustaz, sekarang 37:38 itu kan ya bahaya pinjol, judul, ataupun 37:41 narkoba, Ustaz. Sebelum kita pilih itu 37:44 ada screening, gitu. Screening dia punya 37:46 hutang pinjol. dia terjerat judul 37:50 ataupun e screening sampai MCU cek urin 37:53 narkoba atau enggak boleh enggak sih, 37:54 Ustaz? Seperti itu sekarang kan di 37:56 Jakarta ditetapkan kalau orang mau 37:57 menikah harus periksa 38:00 periksa apa? tes orinnya maupun darahnya 38:03 apakah dia termasuk seorang yang sudah 38:05 ada 38:05 sudah ada cuma di Bekasi saya enggak 38:07 tahu belum ada itu harus tuh 38:09 periksa darahnya urennya mau tahu apakah 38:12 dia membawa penyakit kelabin atau 38:14 dari sisi syariat juga diperbohongkan, 38:15 Ustaz ya 38:16 dong kan diperintahkan berhati-hati kita 38:18 betul gak 38:19 takyyaru linutofikum pilih ya hati-hati 38:23 untuk memilih wadah dari sperma kalian 38:27 jangan sampai kita memilih hanya melihat 38:30 kecantikan 38:31 yang menarik dan menawan tapi beracun 38:34 bagi kita. Oleh karena itu, dalam sebuah 38:36 riwayat walaupun riwayat ini bukan 38:39 merupakan riwayat yang sanadnya sahih, 38:42 ada peringatan dari Rasul. Peringatan 38:44 ini kalau kita perhatikan sejalan dengan 38:46 apa? Dengan realita kehidupan. 38:49 Iyakum wa khroadiman. Hati-hati kalian 38:52 dari khadra adiman. 38:55 Lalu para sahabat bertanya, "Wama khadra 38:57 uddiman ya Rasulullah?" Apa yang 38:58 dimaksudkan dengan khadr? Dijawab, 39:01 "Almaratul hasna fil mambatis." 39:03 Perempuan cantik, menarik, tapi tumbuh 39:06 dalam lingkungan yang tidak baik. 39:08 Seperti pohon bunga yang indah tapi 39:11 tumbuh di rawa yang beracun. 39:13 He. 39:14 Dia menyerap racun gak? Menyerap racun. 39:17 Jadi, jangan hanya terpedaya oleh 39:19 kecantikan, penampilan, kata-kata yang 39:22 manja, manis. He. 39:25 Kalau dia wanita muslimah, tidak mungkin 39:27 akan bermanja-manjaan dengan pria yang 39:28 bukan muhrimnya. Tidak mungkin dia akan 39:31 menonjolkan lekuk-lekuk tubuh. Dan 39:33 jangan pernah katakan nanti kalau sudah 39:35 menikah dia akan berubah. Itu nonsense. 39:38 Orang mau berubah sama berubah itu beda. 39:41 Oh iya. Iya. 39:42 Jangan kita hanyut bersama angan-angan. 39:44 Pilih wanita salehah yang akan menjadi 39:47 wadah bagi anak keturunan kita, yang 39:50 akan menyerap kemuliaan. yang juga 39:52 menghormati kedua orang tua kita yang 39:55 mengajak kita bersama-sama 39:58 menuju Allah. Jadi pria wanita saling 40:00 melengkapi dan menyempurnakan. 40:03 Tapi sayang sungguh saya rata-rata 40:05 kriteria memilih pasangan sekarang jauh 40:08 dari apa yang Allah subhanahu wa taala 40:11 tunjukkan dan dicontohkan oleh Nabi kita 40:14 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 40:16 Wallahuam. 40:17 Baik ya. Semoga terjawab dan semoga ee 40:20 ada solusi terbaik buat ibu hamba Allah 40:21 di Jakarta Barat tadi. 40:23 Ini dari Abu Azka, Ustaz. Oh, masih 40:27 kaitannya dengan pertanyaan Ibu tadi, 40:28 Ustaz. ini menyampaikan Quran surah ee 40:32 Quran ee surah ke-4 ayat ke-35 yang 40:35 artinya dan jika kamu khawatir terjadi 40:37 persengketaan antara keluar keduanya 40:40 maka kirimlah seorang juru damai dari 40:43 keluarga laki-laki dan seorang juru 40:45 damai dari keluarga perempuan. Jika 40:48 keduanya juru damai itu bermaksud 40:50 mengadakan perbaikan, di cara Allah 40:52 memberi taufik kepada suami istri. Nah, 40:55 bukankah dengan caraat ini, Ustaz? Eh 40:57 untuk kasus ibu tadi ingin diceraikan 41:00 karena pinjol. Mohon eh penjelasannya, 41:03 Ustaz. Waftumqumqini 41:09 hakam min ahli waak min ahli. In yurida 41:14 islaha yuwaffiqillahu bainahuma. 41:18 In yurida islahan yuwaffiqillahu 41:21 bainahuma. 41:23 Jadi kalau seandai kalian khawatir 41:25 terjadi perpecahan di antara keduanya, 41:28 keduanya berselisih bukan karena 41:30 persoalan tadi. 41:31 Hm. 41:32 Bukan karena persoalan ya yang berkaitan 41:35 dengan pelanggaran apa? Berkaitan dengan 41:38 pelanggaran pria tadi atau berkaitan 41:40 dengan pelanggaran wanita. 41:43 Artinya sebetulnya persoalannya bukan 41:45 persoalan yang berhubungan dengan 41:48 pelanggaran yang semacam ini. 41:50 Mereka cekcok, terjadi salah paham, 41:54 laki-laki ya katakan langsung putuskan 41:57 untuk bercerai atau si perempuan meminta 42:00 untuk berpisah. Ya. 42:01 He. 42:02 Maka sebaiknya utus 42:05 hakim yang adil dari pihak laki-laki 42:07 atau perantara. Begitu juga dari pihak 42:09 perempuan. Mereka duduk bersama-sama 42:11 merundingkan. 42:13 Apa kira-kira yang menjadi penyebab? 42:15 Karena terkadang suami istri dalam 42:16 keadaan emosi tidak komunikasi. 42:18 Betul gak? 42:18 Iya. Ini kasusnya memang beda, Ustaz, 42:20 dengan yang tadi ya. 42:21 Maka pada saat tersebut ya utus hakim 42:24 dari pihak laki-laki, hakim dari pihak 42:27 perempuan. 42:28 Kemudian nanti dari pihak laki-laki 42:30 bertanya kepada katakan keluarganya, 42:33 bertanya juga pada anak yang 42:34 bersangkutan. Apa sebetulnya masalah 42:37 kamu? 42:38 dari pihak perempuan juga bertanya 42:39 kepada pihak laki-laki apa masalahnya. 42:42 Nah, kalau kasus tadi ingin ingin apa? 42:45 Ingin katakan umpamanya 42:48 ee diselesaikan melalui cara ini ya 42:51 pihak keluarga perempuan jelaskan bahwa 42:53 ini laki-laki terlibat pinjol bahkan 42:56 melibatkan istrinya dan mulai jauh dari 42:59 Allah tanggung jawabnya. H 43:01 ya. Nah, kita minta kalian menyelesaikan 43:04 persoalan ini, menyelesaikan masalah 43:07 pinjolnya, tanggung jawabnya juga 43:09 menggunakan KTP istrinya dan mengubah 43:11 cara hidupnya sejalan dengan keridaan 43:13 Allah. Kita akan sambut dengan ahlan 43:15 wasahlan. 43:17 Tapi kalau dia tetap seperti ini ya, 43:20 maka si perempuan bersikap tegas masalah 43:22 ini. Kar ini masalah sudah jelas. 43:23 Iya. kesalahan dari pihak laki-laki 43:25 bukan persoalan yang butuh penegasan apa 43:29 sebab dari apa persoalan tersebut. 43:32 Bukan perselisihan, Ustaz, ya. 43:33 Bukan perselisihan, bukan juga 43:35 kesalahpahaman, 43:37 tapi sebabnya dari pihak laki-laki jelas 43:39 sekali 43:40 zalim 43:40 ya terlibat dalam perbuatan yang tidak 43:43 benar. 43:44 Apakah mereka akan menjerumuskan 43:46 istri dan anak-anaknya ke dalam 43:49 ke dalam kehinaan. Karena orang begitu 43:51 mulai terjepit dan terliit, akal 43:53 sehatnya hilang. 43:54 Iya. 43:54 Bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang 43:56 tidak patut. Maka sebagai orang tua 43:58 khawatir kalau anak perempuannya semakin 44:01 apa? Semakin terjelembap dalam hal-hal 44:04 yang tidak baik. 44:05 Jadi jangan dikatakan takut ikut campur 44:07 urusan rumah tangga. 44:08 Kalau sudah masalah begini jangan 44:09 jauh-jauh. seorang ee seorang ayah ya. 44:15 Dia belum lama menikahkan putrinya 44:16 dengan seorang laki-laki. 44:18 Tahu-tahu di tengah malam mantu 44:20 laki-lakinya pulang dalam keadaan mabuk. 44:23 Hmm. 44:24 Dalam keadaan ma 44:24 mabuk. 44:25 Mabuk. 44:28 Orang dalam keadaan mabuk seperti ini, 44:30 kemudian dalam pergaulan bahkan bisa 44:31 pulang ke rumah menunjukkan bahwa 44:32 laki-laki ini apa? Laki-laki ini sama 44:35 sekali tidak menghargai apa? menghargai 44:39 Allah subhanahu wa taala dan menghargai 44:41 juga istrinya. Langsung si bapak minta, 44:43 "Ceraikan saya punya anak perempuan. 44:45 Saya enggak tahu bahwa kamu ternyata 44:46 seorang pemabuk." 44:48 Kalau dia baru sekali dua kali dia 44:50 mabuk, dia pulang ke rumah dalam keadaan 44:52 sadar menunjukkan dia masih menjaga. 44:54 Tapi pulang ke rumah dalam keadaan mabuk 44:57 dan dia tahu orang tuanya orang yang 44:59 agamis bahkan berilmu. 45:02 Ceraikan anak perempuan saya walaupun 45:04 baru menikah. Jangan sampai nanti larut 45:06 si anak perempuan sudah suka sama 45:07 laki-laki ini. 45:09 Iya. 45:09 Akhirnya terjerumus lebih dalam. Dan 45:12 laki-laki ini ternyata memang laki-laki 45:13 bejat langsung dipisahkan di antara 45:16 mereka. Setelah habis idahnya si 45:18 perempuan menikah dengan salah satu 45:20 keluarganya. 45:22 Jadi kalau terbukti bahkan mantu 45:24 laki-laki tidak salat, 45:26 disuruh salat tidak mau ya diingatkan 45:29 kepada Allah tidak peduli. Selamatkan 45:31 anak perempuan kita. tarik dari 45:33 laki-laki semacam ini. Salat bukan 45:34 main-main. Itu membuktikan identitasnya 45:37 sebagai seorang muslim. 45:39 Begitu dia meninggalkan salat, 45:41 diingatkan, 45:43 ditegur, tidak sama sekali menghargai. 45:45 Ini laki-laki semacam ini laki-laki yang 45:48 tidak layak untuk menjadi suami bagi 45:50 putri kita. Begitu juga kalau laki-laki 45:53 memiliki istri tidak mau salat, 45:56 bangga dengan kecantikannya. 45:58 diingatkan untuk salat tidak mau. Ya, 46:01 kalau dia seperti ini, kalau melahirkan 46:04 anak, bagaimana kira-kira anaknya nanti? 46:06 Kalau diperingatkan tidak mau juga, 46:09 ceraikan perempuan seperti ini. Cari 46:12 wanita yang shah yang mau betul-betul 46:14 apa? 46:16 menjaga ketaatannya kepada Allah dan dia 46:20 menjalankan juga kewajibannya pada suami 46:22 dan sebaliknya suami juga melakukan hal 46:24 yang sama daripada kita memelihara 46:27 wanita yang nampak cantik, menarik tapi 46:30 beracun yang bisa meracuni hidup kita, 46:34 lebih baik kita tinggalkan dia biar dia 46:36 menikah dengan sesamanya. laki-laki juga 46:38 yang seperti dia. 46:40 Tapi sekarang repotnya laki-laki kalau 46:43 memilih perempuan, persyaratan dan 46:45 kriterianya yang cantik, yang putih, 46:47 yang rambutnya panjang, yang semampai, 46:50 bukan mengenai akhlak 46:52 dan kepribadian yang akan menjadi ibu 46:55 yang melahirkan anak-anak yang saleh dan 46:58 berjuang di jalan Allah Subhanahu wa 47:00 taala. Begitu juga perempuan 47:01 persyaratannya berapa gajinya kamu, 47:05 kerja di mana? Terkadang tanpa melihat 47:08 akhlaknya ya karena gajinya besar datang 47:11 dengan kendaraan penampilan yang baik 47:13 diterima langsung 47:14 dengan seragam yang rapi. 47:15 Iya. [tertawa] 47:16 Jadi kalau kita lihat memang zaman 47:19 sekarang ini zaman flexing. 47:21 Flexing. 47:21 Maka banyak orang berbohong. Pinjam 47:23 handphone, pinjam mobil ya. Kemudian 47:26 juga pinjam saksi yang mengatakan dia 47:27 bekerja di mana. Begitu habis kawin 47:30 ternyata prianya apa? 47:32 Pria luntang lantung. Waliyadubillah. 47:35 Ada juga yang melamar dengan cek 3 47:36 miliar, Ustaz. 47:37 Betul. [tertawa] 47:39 Baik, Ustaz. Kita lanjutkan, Ustaz, ya. 47:40 Silakan. 47:41 Mungkin ini pertanyaan ee terakhir dua 47:43 saya bacakan langsung, Ustaz. Dari Bu 47:45 Atin di Cikarang, Ustaz. 47:47 Ee mengenai penyakit hati seperti iri, 47:50 dengki atau merasa paling benar itu 47:52 kadang sering muncul, Ustaz, di usia 47:54 tua. Katanya, bagaimana cara efektif ee 47:58 untuk membersihkan hati dari 47:59 penyakit-penyakit kronis ini di waktu 48:02 yang terbatas ini, Ustaz. Di usia senja. 48:04 agar hati bertemu Allah dalam kean 48:07 qolbun salim. Kemudian dari hamba Allah 48:10 juga ini usia 68 tahun dalam 48:13 keterbatasan kemampuan beramal besar ee 48:17 amalan-amalan jariah apa, Ustaz, yang 48:20 paling mudah dan ringan saya lakukan 48:21 saat ini meskipun nilainya kecil di mata 48:25 manusia, namun besar di sisi Allah 48:26 sebagai bekal abadi nanti. Demikian. 48:31 Bismillahirrahmanirrahim. 48:34 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 48:36 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 48:38 Rabbana zidna ilman waqikna bihin. 48:43 Memang seperti yang Bapak sebutkan tadi 48:45 atau Ibu, orang di hari tua itu 48:51 terkadang apa-apa yang tidak muncul 48:53 sebelumnya muncul di hari tua. 48:56 Terutama perempuan kecurigaan. 48:59 Apalagi melihat dirinya tidak lagi 49:02 secantik dulu. 49:04 B berada dalam kondisi menopaus ya, 49:07 suaminya masih agak muda. Itu seringki 49:10 menimbulkan ketakutan di hati wanita. 49:13 Akhirnya berefek juga apa? Menumbuhkan 49:15 kecurigaan dalam hal-hal lain. Akhirnya 49:18 membuat ucapan-ucapannya sering 49:21 berselumbung apa? Kecurigaan. 49:24 Bahkan terkadang menjas. Itu kan 49:26 berbahaya sekali kan. 49:28 Laki-laki juga demikian. Di hari tua 49:30 terkadang laki-laki itu banyak yang lost 49:33 control karena pada masa mudanya 49:36 terbiasa apa? 49:37 Terbiasa tidak mengendalikan dirinya. 49:41 Nah, kalau sudah tua memang agak repot. 49:45 Tapi serepot-repotnya bagi Allah 49:47 merupakan hal yang 49:49 mudah. 49:49 Mudah. Seperti yang saya katakan tadi, 49:52 Allah Subhanahu wa taala ketika 49:53 menciptakan manusia penuh keseimbangan. 49:55 Wa nafsin wawaha demi jiwa. Dan 49:58 bagaimana Allah menyempurnakannya dengan 50:00 penuh keseimbangan. 50:02 Faalhamaha fujuraha wa taqwaha. Dan 50:04 Allah telah menanamkan dalam jiwa 50:06 manusia nur yang membantu dirinya untuk 50:09 membedakan di antara fujur dan takwa. 50:12 Oleh karena itu, manusia walaupun belum 50:14 datang ayat Allah, belum datang 50:16 keterangan para nabi, kalau dia 50:18 berbohong, dia berbuat salah, dia 50:21 mengabaikan orang yang membutuhkan, 50:23 hatinya pasti bergelisah. Itu pasti. 50:26 Begitu dia berbohong, begitu dia 50:29 berkhianat, begitu dia berbuat aniaya 50:32 atau dia mengabaikan orang yang butuh di 50:34 hadapannya pada dia mampu 50:35 pasti bergelisah. 50:37 Para koruptor pun nampak di luar jaya 50:39 sebetulnya hati digerogoti oleh 50:41 kegelisahan, ketakutan. 50:43 Tapi karena terbujuk oleh gaya hidup, 50:46 rezeki yang halal tidak mencukupi untuk 50:48 biaya hidup yang haram. Ya, seperti yang 50:50 viral ini. Akhirnya mereka memberanikan 50:53 diri sambil menutup mata. Lalu hasil 50:56 korupsi sebagi mereka bagi untuk masjid, 50:59 untuk para ustaz, untuk juga majelis 51:01 taklim, untuk acara-acara katakan hari 51:04 besar Islam dengan harapan Allah menutup 51:07 mata dari kesalahannya. Padahal dia lupa 51:10 bahwa Allah hanya menerima persembahan 51:11 dari hasil hasil ketakwaan kepada Allah. 51:16 Jadi untuk menjawab hal ini, 51:20 bagaimana kita menentramkan hati kita. 51:22 Allah setelah memberikan petunjuk 51:23 bimbingan buat kita. Alladzina amanu 51:26 watatmainnu qulubuhum bidikrillah. Orang 51:29 yang beriman hati mereka ini akan tenang 51:32 kalau mengingat Allah. Mengingat yang di 51:35 sisi Allah yang Allah janjikan di hari 51:37 akhirat nanti. Mengingat bahwa hidup ini 51:40 sesaat. Waktu yang berlalu detik demi 51:44 detik, menit demi menit tidak akan 51:46 kembali. 51:48 Harta yang kita kumpulkan tidak akan 51:49 kita bawa mati. Keindahan dunia semua 51:51 bakal kita tinggalkan. Tapi amal yang 51:55 kita lakukan dalam modal waktu kita, 52:00 kesempatan yang Allah berikan, kesehatan 52:03 dan karunianya semua akan ditanya oleh 52:05 Allah. Oleh karena itu, kenapa kita 52:07 harus merasa iri, 52:08 kita merasa dengki? Apa yang kita terima 52:11 pada saat ini ujian dari Allah, baik itu 52:14 kesenangan maupun kesusahan. Dan kita 52:16 harus tahu bahwasanya kita sebagai orang 52:19 yang diuji oleh Allah, kita harus 52:21 menerima kedua-duanya. 52:22 Sebagaimana kita menghadapi siang dan 52:23 malam siri berganti, 52:25 menghadapi senang dan susah juga siri 52:27 berganti. Nah, kita nanti akan 52:29 meninggalkan dunia menuju tempat 52:31 kesenangan, kebahagiaan selama-lamanya 52:34 atau tempat kesusahan, penderitaan 52:36 selama-lamanya. Nah, tergantung ini 52:38 pilihan kita dalam kehidupan kita yang 52:40 kita petik di hari akhir yang kita tanam 52:43 pada hari ini. Jadi, baik Bapak maupun 52:45 Ibu 52:47 sibukkan hati dengan berzikir pada 52:49 Allah. Bukan berzikir hanya sebatas 52:52 lisan, tapi merenung. mengingat Allah, 52:55 mengingat hari akhir, mengingat betapa 52:58 sepelenya kehidupan dunia ini. Dengan 53:01 kita kembalikan hati kita kepada Allah, 53:03 kotoran-kotoran yang melekat pada hati 53:05 kita semuanya akan larut, akan sirna. 53:08 Tapi begitu kita lupa kepada Allah, kita 53:11 hanyut bersama kehidupan dunia ini, maka 53:13 kerak tebal akan menutupi fitrah kita. 53:17 Hanya dengan kita kembali pada Allah, 53:19 mengingat Allah, menyerahkan diri kita 53:20 kepadanya, Allah akan kembali 53:22 memurnikan, mensucikan jiwa kita. Tapi 53:25 hati-hati, wala takunu 53:27 kalladinaullahahum 53:29 anfusahum. Jangan kalian termasuk orang 53:31 yang lupa kepada Allah. Akhirnya Allah 53:33 membuat kalian lupa diri. 53:36 Amal yang harus kalian lakukan sebagai 53:38 bekal hidup kalian di dunia maupun di 53:40 akhirat kalian tinggalkan justru amal 53:42 yang bakal menghancurkan diri kalian 53:44 kalian lakukan. Jadi, Bapak coba 53:46 banyak-banyak berzikir, kemudian 53:49 perbanyak salat kita di samping salat 53:51 yang wajib. 53:53 Dan Bapak Ibu menangis pada saat sujud 53:55 minta agar Allah Subhanahu wa taala 53:58 sucikan jiwa kita. Nabi saja berdoa, 54:02 Nabi saja berdoa. Begitu juga keluarga 54:04 nabinya, para sahabat nabinya agar Allah 54:07 Subhanahu wa taala membersihkan jiwanya, 54:10 menuangkan ketakwaan ke dalam hatinya. 54:14 Artinya mereka sadar tanpa Allah dengan 54:17 mudah setan itu akan merasuk ke dalam 54:20 hati kita. Nabi saja diperintahkan untuk 54:22 berlindung kepada Allah Subhanahu wa 54:24 taala. 54:26 Maka dengan dasar ini kalau kita ingin 54:29 kembali ke dalam kesucian kemurnian, 54:31 kembalikan jiwa kita kepada Allah. 54:33 Banyak-banyak mengingatnya. Dirikan 54:35 salat. Kemudian kita juga apa? 54:38 Banyak-banyak membaca Al-Qur'an, 54:40 meresapi ayat-ayatnya. ini akan membantu 54:42 mensucikan jiwa kita, menentramkan hati 54:44 kita dan membuat setan menjauh dari diri 54:47 kita. 54:47 He. 54:48 Kemudian bagi penanya amalan apa yang 54:50 paling dicintai Allah subhanahu wa taala 54:54 sebagai bekal hidup kita? Kita tahu 54:56 bahwasanya salat itu merupakan amal yang 54:59 paling utama kita lakukan pada waktunya 55:02 dengan khusyuk. Kalau Allah Subhanahu wa 55:06 taala memberikan kita harta, 55:09 jangan kita lihat banyaknya. 55:12 Kita punya harta, kita berbagi dengan 55:14 harta kita. Itu merupakan amal yang 55:17 Allah cintai. Kalau seorang punya 55:19 kekayaan 1 triliun, dia keluarkan R 55:22 miliar, ibu punya Rp1 juta, ibu 55:26 keluarkan Rp500.000, Ibu lebih besar. 55:29 Karena ibu keluarkan 50% sedangkan dia 55:31 cuma keluarkan berapa. Jadi jangan lihat 55:33 besarnya, lihat pengabdian ibu dari 55:36 keturusan ibu mempersembahkan apa yang 55:38 ibu miliki. Semakin besar ibu 55:41 persembahkan, semakin menunjukkan jiwa 55:44 ibu yang betul-betul apa ibu 55:46 persembahkan teruntuk Allah. Qul inna 55:48 shati wausuki wahyaya waamati 55:51 lillahiabbil alamin. La syarika lahu 55:54 wabalika umirtu wa awal muslimin. Ini 55:56 ayat Alquran. Jadi perhatikan coba 55:59 kerabat-kerabat kita yang dekat, 56:01 tetangga kita. Jangan dilihat jumlahnya 56:05 besar atau kepada siapa diberikan. 56:07 Kerabat kita, tetangga kita lebih berhak 56:09 dengan apa yang kita miliki dibandingkan 56:11 orang lain. 56:14 Ibu mau berinfak juga katakan memberikan 56:16 donasi bantuan bagi korban banjir 56:18 walaupun hanya Rp100.000. 56:20 Jangan lihat Rp100.000-nya. 56:22 He 56:22 ya. Tapi lihat berapa persen dari milik 56:25 Ibu. 56:26 Heeh. Kalau tidak kasihan orang kecil 56:28 akhirnya tinggal di empelan surga. 56:29 Orang-orang kaya yang borong kavling di 56:31 surga. Sudah di dunia mereka kuasai 56:33 tanah, kuasai perkebunan, kuasai 56:36 segala-galanya. 56:37 He 56:38 atau di akhirat mereka ambil alih semua 56:40 apa? Semua kavling di surga. Tidak. 56:43 Karena penempatan Bapak Ibu di akhirat 56:45 nanti bukan dilihat dari berapa banyak 56:48 yang Bapak Ibu keluarkan, tapi berapa 56:50 besarnya rasa pengorbanan ibu dan 56:53 kecintaan ibu kepada Allah Subhanahu wa 56:56 taala. Jadi kita doakan mudah-mudahan 56:59 Bapak Ibu dibimbing untuk mengerjakan 57:00 amalan saleh yang paling Allah ridai. 57:03 Baca doa dalam suratul ahqaf. 57:06 Rbi az an asura nikmat anamta alai waid 57:12 wa shi wa firi intuaika inni minal 57:18 muslimin. Ayat Al-Qur'an dalam surah 57:24 Al-Ahqaf ini merupakan doa yang Allah 57:26 ajarkan bagi kita yang sudah melampaui 57:29 usia 40 tahun. Tapi bukan berarti di 57:32 bawah ini kita tidak dianjurkan untuk 57:35 membaca, tapi di atas 40 tahun doanya, 57:39 "Wahai Tuhanku, bantulah aku untuk 57:42 mensyukuri nikmat-Mu yang Kau limpahkan 57:44 atas diriku. Begitu juga atas kedua 57:47 orang tuaku. Bantu aku untuk mengerjakan 57:50 amal saleh yang Kau ridai, Ya Allah, 57:52 yang paling Kau 57:54 rid dan perbaiki bagiku anak-anak 57:56 keturunanku. Ya Allah, aku bertobat 57:59 kepada-Mu. Aku nyatakan diriku sebagai 58:02 orang yang berserah diri kepada-Mu, ya 58:04 Allah. Ya, doa amat indah langsung 58:06 diajarkan Allah untuk orang yang sudah 58:08 berada pada usia 40 tahun. 58:12 Jawaban Allah, ulaikalladinaqbaluhum 58:15 ahsana mailu. Merekalah orang yang kami 58:18 terima dari mereka amal-amal mereka yang 58:20 terbaik ditempatkan pada kedudukan 58:23 tinggi. Amal yang di bawah pun diangkat 58:25 ke atas. 58:28 fi ashabil jannah. Kami hapuskan 58:30 dosa-dosa mereka 58:32 dan kami tempatkan mereka dalam golongan 58:35 orang-orang yang menghuni surga. 58:37 Waidqilladzi kanu yuadunah janji yang 58:40 benar yang dijanjikan untuk mereka. 58:43 Jadi baca doa ini, resapi dan ikuti 58:45 petunjuknya. Insyaallah Bapak, Ibu, dan 58:48 semua pendengar kita harapkan 58:50 mudah-mudahan mendengar taufik dari 58:51 Allah Subhanahu wa taala. Begitu pula 58:54 rahmat ampunannya ibu yang mengeluhkan 58:57 keadaan anak perempuan ibu muda 58:58 diberikan jalan keluar yang terbaik 59:00 diselamatkan dari orang-orang yang 59:02 zalim. Subhanakallahumma wabihamdik 59:04 ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka 59:07 wa atubu ilaik wal afu minkum 59:09 wasalamualaikum warahmatullahi 59:11 wabarakatuh. 59:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:13 wabarakatuh. Terima kasih guru kita 59:15 Ustaz Husin Atas yang sudah menjawab 59:18 pertanyaan dari Ikhwan Akhwat di pagi 59:21 hari ini. Mohon maaf ada beberapa 59:22 pertanyaan yang belum sempat kita 59:24 bacakan ya karena keterbatasan waktu. 59:26 Insyaallah kalau ada kesempatan nanti di 59:28 sesi tanya jawab selanjutnya akan kita 59:30 bacakan dan dijawab oleh Ustaz Husein 59:32 Alatas. Semoga jawaban-jawaban ini 59:35 menambah ilmu kepada kita semua dan juga 59:38 tadi ya dari permasalahan-permasalahan 59:40 yang disampaikan semoga juga terjawab 59:42 dan mendapatkan solusi yang terbaik dari 59:44 Allah subhanahu wa taala. Ikhwan akhwat 59:47 dan tidak lupa sebelum kita akhiri ee 59:50 kita doakan saudara kita di Sumatera, 59:52 Ustaz yang hingga saat ini masih 59:54 berjuang ya untuk bangkit, untuk pulih. 59:57 Insyaallah diberikan kesabaran dan juga 59:59 kekuatan Allah Subhanahu wa taala. Amin. 1:00:00 Amin. Menghukum orang-orang yang zalim 1:00:03 yang menjadi penyebab terjadinya bencana 1:00:05 ini. 1:00:05 Amin. Amin. Amin, Ustaz. Ya, masyaallah. 1:00:07 Dan juga untuk para relawan tentunya 1:00:09 saudara-saudara kita yang jauh-jauh ke 1:00:11 Sumatera juga semoga diberikan kekuatan, 1:00:13 kesabaran juga, Ustaz. 1:00:14 Ada beberapa rekan kita juga sudah 1:00:16 hampir 2 pekan di sana. Masyaallah. 1:00:18 Alhamdulillah. 1:00:19 Meninggalkan keluarganya. Masyaallah. 1:00:20 Pengumpulan darah sudah sampai berapa 1:00:22 ini? 1:00:22 Ee kalau enggak salah di atas 50 1:00:25 kemarin, Ustaz. Dan sudah disalurkan 1:00:26 sebagian ke sana. Ustaz. Nanti kita 1:00:28 mengingatkan pada jemaah yang ingin 1:00:30 memberikan donasinya bagi para korban. 1:00:33 Ada perwakilan kita di sana 1:00:35 yang insyaallah amanat dan menyampaikan 1:00:37 langsung kepada mereka yang berhak 1:00:39 dipersilakan untuk ee mengirimkan 1:00:41 donasinya kepada 1:00:43 kepada ee ada nomor rekening rasil ustaz 1:00:45 nanti ada perwakilan Hilmi dan juga 1:00:47 ukhuwah alfatah rescue di daerah sana 1:00:48 Ustaz ini 1:00:49 meringankan kesulitan tentunya akan 1:00:51 dimudahkan oleh Allah nanti Ustaz 1:00:52 balasannya Ustaz ya. Baik ikhwan akhwat 1:00:54 kami undur diri saya Rizalak dan juga 1:00:57 ada Kang Aldi dan Kang Oldi Oni 1:01:00 subhanakamika asadua anah 1:01:04 taufik walidah wasalamualaikum 1:01:05 warahmatullah Waalaikumsalam.