Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:50 Brazil 0:51 [Musik] 1:06 TV menatap merah putih SPardi Joko 1:12 Damono menatap merah putih melambai dan 1:16 menari-nari di 1:18 angkasa kibarannya telah banyak menel 1:21 korban nyawa dan harta 1:24 benda. Berkibarnya merah putih yang 1:27 menjulang tinggi di angkasa selalu 1:30 teriring senandung lagu Indonesia Raya 1:33 dan tetesan air mata. 1:37 [Musik] 1:40 Dulu ketika masa perjuangan pergerakan 1:44 kemerdekaan untuk mengibarkan merah 1:46 putih harus diawali dengan pertumpahan 1:49 darah pejuang yang tak pernah merasa 1:52 lelah untuk berteriak merdeka. 2:00 Menatap merah putih adalah perlawanan 2:04 melawan angkara murka membinasakan 2:07 penindas dari negeri tercinta Indonesia. 2:13 Menatap merah putih adalah bergolaknya 2:16 darah demi membela kebenaran dan asasi 2:20 manusia menumpah segala penjajahan di 2:23 atas bumi 2:28 pertiwi. Menatap merah 2:31 putih adalah kebebasan yang mesti dijaga 2:36 dan dibela kibarannya di angkasa raya. 2:43 Berkibarlah terus merah 2:46 putihku dalam 2:49 kemenangan dan kedamaian. 2:53 [Musik] 3:01 [Musik] 3:03 17 Agustus tahun 5 itulah hari 3:08 kemerdekaan kita. 3:10 Hari merdeka nusa dan bangsa. Hari 3:15 lahirnya bangsa 3:17 Indonesia. 3:19 Merdeka sekali merdeka tetap merdeka 3:24 selama hayat masih dikandung badan. 3:29 Asalamualaikum warahmatullahi 3:31 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 3:33 alamin. Wasalatu wasalamu ala rasulillah 3:35 sayyidina Muhammad ibni abdillah. Wala 3:37 haula wala quwwata illa billahil aliyil 3:40 adzim. Saudara sebangsa dan setanah air, 3:44 75 tahun yang 3:46 lalu menjadi hari yang sangat 3:49 dinanti-nanti oleh seluruh rakyat 3:51 Indonesia, oleh bangsa kita. Setelah 3:54 sekian lama melakukan perjuangan, 3:56 mengangkat senjata bertumpah darah dan 3:59 air mata, akhirnya kemerdekaan tercapai. 4:03 Dan ternyata kemerdekaan itu dicapai 4:06 bukan hanya dengan senjata, tetapi juga 4:09 dengan kekuatan lirik dan lagu yang 4:12 menggolorakan jiwa untuk menumbuhkan 4:15 semangat kecintaan dan 4:17 melepaskan rantai-rantai penjajahan yang 4:21 membelenggu kita. 4:23 Untuk itu kawan baik dan askar kauni 4:28 mempersembahkan kepada Anda untuk kita 4:30 semua nada-nadi kami di mana nada-nada 4:35 yang indah dengan semangat di dalamnya 4:39 memompa nadi kita sehingga memuncakkan 4:43 darah yang memberikan semangat kepada 4:45 kita semua untuk tetap melakukan 4:47 perjuangan di tanah tercinta ini. 4:50 Indonesia. 4:53 Lagu pertama adalah lagu 4:56 kemerdekaan. Hari merdeka yang akan 4:59 disampaikan oleh kekhasan seorang 5:02 sahabat 5:03 saya, 5:06 [Musik] 5:13 [Musik] 5:16 Irang. 17 Agustus tahun 45. Itulah hari 5:21 kemerdekaan kita. Hari merdeka nusa dan 5:25 bangsa. Hari lahirnya bangsa 5:29 Indonesia. 5:31 Merdeka. Sekali merdeka tetap merdeka. 5:35 Selama hayat masih dikandung badan. Kita 5:38 tetap setia, tetap sedia mempertahankan 5:43 Indonesia. Kita tetap setia, tetap sedia 5:48 membela negara. 5:52 Saudara sebangsa dan setanah air, lagu 5:55 Hari Merdeka ternyata diciptakan oleh 5:58 seorang Habib namanya Habib Husin 6:01 Mutahar yang biasa kita kenal dengan 6:04 sebutan Ham Muttahar. Nah, di samping 6:07 sebagai ajudan Bung Karno, beliau juga 6:10 sebagai penggagas gerakan Paski Braka 6:13 dan juga pencipta lagu Himne Pramuka. 6:17 Kami pramuka 6:22 Indonesia 6:25 manusia 6:30 Pancasila. Di dalam lirik lagu tersebut 6:33 terselip makna nasionalisme dan juga 6:37 semangat Pancasilais. 6:40 Hamutahar membuktikan kepada kita bahwa 6:43 Pancasila tidak hanya di kata-kata tapi 6:45 di dalam perbuatan juga. Dan itu beliau 6:48 perlihatkan dengan sangat heroik dalam 6:51 sebuah 6:52 kisah. Suatu saat Bung Karno 6:55 memerintahkan Hamutahar untuk 6:57 menyelamatkan bendera 6:59 pusaka. Bung Karno dan Hatta telah 7:03 diasingkan. Kota dikepung oleh Belanda. 7:07 Kemudian 7:09 Hamutahar 7:11 berstrategi. Dia pisahkan jahitan 7:13 bendera itu menjadi merah dan putih dan 7:17 ditempatkan di dalam tas yang 7:21 berbeda. 7:23 Alhamdulillah strategi itu 7:25 berhasil dan sekarang bisa kita lihat 7:28 bendera pusaka tetap berkibar di 7:31 angkasa. 7:34 Nah, masih dengan lagu Hari Merdeka kali 7:38 ini akan disampaikan oleh dua orang 7:41 sahabat saya ya, sahabat saya yang 7:43 memiliki ketegaran hati. Beliau adalah 7:46 Ustaz Underground Dir Sulaiman dan juga 7:49 Ahmad Dani. 7:51 [Musik] 7:59 [Musik] 8:01 17 Agustus tahun 45 itulah hari 8:06 kemerdekaan kita. Hari merdeka nusa dan 8:10 bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia. 8:15 Merdeka sekali. Merdeka kita merdeka 8:19 selama hayat masih dikandung badan kita. 8:22 Tetap setia, tetap sedia mempertahankan 8:27 Indonesia. Kita tetap setia, tetap sedia 8:32 membela negara kita. 8:35 Saudara sebangsa dan setanah air, 8:37 melalui lirik lagu, para seniman pejuang 8:41 menyampaikan pesan-pesan cinta tanah air 8:46 mulai dari kita 8:48 dilahirkan sampai kita mati. Minal mahdi 8:52 ilal 8:53 lahdi. Nah, Ismail Marzuki kemudian 8:58 menggubah lagu Indonesia Pusaka. 9:02 Indonesia tanah air 9:05 [Musik] 9:07 beta, Pusaka Abadinan 9:12 Jaya. Beta, kata beta artinya adalah 9:16 saya yang biasa disampaikan oleh 9:18 saudara-saudara kita dari Indonesia 9:20 Timur. Ini 9:22 membuktikan bahwa cinta tanah air 9:25 dimiliki oleh seluruh lapisan dan bangsa 9:27 Indonesia mulai dari Sabang sampai 9:32 Merauk. Nah, berikut ini lagu Indonesia 9:36 Pusaka akan dibawakan oleh seorang ustaz 9:40 guru saya yang berasal dari Indonesia 9:44 Timur. 9:46 [Musik] 9:54 [Musik] 9:58 Indonesia tanah air 10:02 beta 10:04 pusaka abadan 10:09 jaya 10:11 Indonesia sejak dulu 10:15 kala selalu 10:18 Puja-puja 10:21 bangsa di 10:24 sana tempat lahir 10:27 betai 10:29 dibuai 10:31 dibesarkan 10:34 bunda. Tempat 10:36 berlindung di hari 10:40 tua sampai 10:43 akhir menutup mata. 10:48 Saudara sebangsa dan setanah 10:50 air, Ismail adalah seorang ya yang gemar 10:55 mengaji ya dari masa usia 10:58 dinya. Nah, semangatnya mengaji ini 11:02 kemudian mewarnai karya-karyanya. Salah 11:04 satunya adalah lagu Hari Lebaran. 11:08 Selamat hari lebaran minal aidin wal 11:13 faizin. Mari 11:15 bersalam-salaman, saling 11:19 bermaaf-maafan. Lagu ini memiliki makna 11:22 lirik yang dalam. Bagaimana kita sebagai 11:24 komponen bangsa hendaknya saling 11:27 maaf-memaafkan. Siapa sih manusia yang 11:29 tidak punya dosa? Kullu bani Adam khot 11:32 wahair khot attawabun. 11:35 Di samping sebagai seorang seniman 11:37 pejuang musik, beliau juga seorang 11:41 pejuang fisik. Nah, bagaimana ceritanya? 11:45 Nanti akan saya sampaikan setelah kita 11:47 menyimak lagu Indonesia Pusaka dari 11:50 Ustaz Hilmi. 11:52 [Musik] 12:15 sampai 12:17 aki menutup 12:21 mata 12:37 [Musik] 12:47 [Musik] 12:48 Indonesia tanah air 12:53 beta 12:55 pusaka abadan 13:00 jaya 13:02 Indonesia sejak dulu 13:06 kala selalu 13:09 [Musik] 13:10 dipuja-puja 13:13 bangsa di sana 13:16 tempat lahir 13:19 beta 13:21 dibuai 13:23 dibesarkan 13:26 bunda. Tempat 13:28 berlindung di hari 13:31 [Musik] 13:33 tua sampai 13:36 akhir menutup mata. 13:43 Indonesia tanah air 13:47 beta 13:50 pusaka abadinan 13:53 [Musik] 13:54 jaya 13:57 Indonesia sejak dulu 14:01 kala selalu 14:05 dipuja-puja 14:08 bangsa di 14:10 Sana tempat lahir 14:14 beta 14:16 dibuai 14:18 dibesarkan 14:20 Bunda tempat 14:23 berlindung di hari 14:28 tua sampai 14:31 akhir menutup 14:34 mata sampai 14:37 akhir menutup 14:42 Saudara sebangsa dan setanah air, sikap 14:44 perlawanan Ismail Marzuki diperlihatkan 14:48 ketika Belanda merampas dan menduduki 14:51 Radio Republik Indonesia kemudian 14:54 merubah menamanya menjadi radio Belanda 14:56 RO. Nah, pada saat itu Ismail Marzuki 14:59 yang bekerja ya di Radio Republik 15:02 Indonesia diajak untuk tetap bekerja di 15:05 radio Belanda dengan ditawari berbagai 15:07 macam fasilitas, gaji yang tinggi, 15:11 mobil, 15:12 rumah. Tapi ternyata Ismail Marzuki 15:16 menolak tawaran Belanda. 15:20 Di situlah terlihat bagaimana dia 15:22 mempertahankan harkat dan martabat 15:25 bangsa Indonesia dan dirinya di hadapan 15:28 Belanda kaum penjajah 15:31 kita. Ceritanya tidak sampai di sini 15:34 saja ya. Namun ya untuk lebih jelas 15:38 ceritanya nanti akan kita atau saya 15:42 sampaikan setelah kita mendengarkan lagu 15:45 Indonesia Pusaka dari Kang Deni Chandra. 15:50 [Musik] 15:59 [Musik] 16:01 Indonesia tanah air 16:06 beta 16:08 pusaka abadinan 16:10 [Musik] 16:12 jaya 16:15 Indonesia sejak dulu 16:20 selalu 16:22 dipuja-puja bangsa. 16:26 Di 16:27 sana tempat lahir 16:32 beta, 16:34 dibuai 16:36 dibesarkan 16:38 Bunda. Tempat 16:41 berlindung di hari 16:45 tua, tempat 16:48 akhir 16:50 menutup mata. 16:53 Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah 16:55 air, lagu-lagu dari Ismail Marzuki 16:58 adalah lagu yang memumpakan semangat 17:01 kepada kita untuk mempertahankan harkat 17:03 dan martabat dalam kondisi apapun. Nah, 17:06 berikut ini akan kita dengarkan lagu 17:09 yang akan dibawakan dengan penuh 17:11 penghayatan oleh Prof. Kana Suryadilaga. 17:16 [Musik] 17:29 Indonesia tanah air 17:33 beta 17:36 pusaka abadinan 17:40 jaya 17:41 [Musik] 17:42 Indonesia sejak dulu 17:46 kala selalu Lalu 17:51 dipuja-puja 17:54 bangsa. Di 17:56 sana tempat lahir 18:00 beta, 18:02 dibuai 18:04 dibesarkan 18:06 Bunda. Tempat 18:09 berlindung di hari 18:11 [Tertawa] 18:13 tua sampai 18:15 akhir menutup. 18:18 [Musik] 18:25 Saudara sebangsa dan setanah 18:27 air, berikut ini adalah sebuah lagu yang 18:32 terinspirasi dari perjuangan para 18:34 pejuang yang belajar ke luar negeri 18:36 kemudian kembali ke Indonesia untuk 18:38 mengamalkan ilmunya di sini. 18:41 Nah, ini adalah contoh yang patut 18:44 diikuti oleh para generasi muda saat ini 18:47 ya. Mereka didorong untuk mengabdikan 18:50 diri, mengamalkan ilmunya bagi siapa? 18:54 Untuk masyarakat, untuk bangsa 18:57 Indonesia. 18:59 Mari kita dengarkan senandung tanah 19:01 airku yang akan dibawakan oleh adik saya 19:05 Iqbal Senada. 19:07 [Musik] 19:13 [Musik] 19:24 [Musik] 19:25 Tanahku tak 19:32 kulupakan. 19:35 Engkau kubangga. 19:37 [Musik] 19:41 Tanah 19:43 air ku tidak 19:45 [Musik] 19:48 kulupakan. Kan 19:51 terkenang selama 19:54 [Musik] 19:56 hidupku. Biarpun 19:59 [Musik] 20:00 saya pergi 20:04 jauh tidak hilang. 20:09 dari 20:10 [Musik] 20:12 kalbu 20:15 tanahku yang kucintai. 20:24 [Musik] 20:26 Engkau 20:44 kuhargai. 20:46 Alhamdulillah. 20:48 Inilah tanah airku. tanah air Indonesia 20:51 yang subur dan 20:53 makmur. Nah, senandung tanah 20:57 airku adalah senandung yang menyentuh 21:01 hati 21:02 kita. Digubah oleh seorang perempuan 21:06 yang bernama Sarijah Niung yang biasa 21:09 kita panggil dengan sebutan Ibu Sut. 21:13 Ternyata Ibu Sut 21:16 ini dia adalah pejuang tiga zaman. 21:20 zaman 21:21 Belanda, zaman Jepang, dan zaman 21:24 kemerdekaan. 21:26 melalui lagu-lagunya Ibu Sut ingin 21:29 mempersiapkan anak-anak bangsa untuk 21:33 siap memberikan yang terbaik ya kepada 21:35 bangsa Indonesia terutama terkait 21:40 dengan perilaku ya akhlak yang mohon 21:44 maaf mungkin pada saat ini sudah mulai 21:49 luntur. Berikut tanah airku akan 21:51 dibawakan oleh seorang ustazah. Ustazah 21:59 [Musik] 22:07 Lulung. Hai, asalamualaikum 22:09 warahmatullahi wabarakatuh. Saya Lulung, 22:11 Ummu Mumtaza, Ustazah Papan Atas. Saking 22:15 di atasnya sampai enggak bisa nyanyi 22:16 kita. Tapi hari ini kita mau nyanyi. 22:18 Nyanyi buat cintaku kepada negeriku. 22:21 Yaitu bulan Agustus itu kan hari 22:23 kemerdekaan kita. Jadi kita nyanyi yuk 22:25 buat negeri kita yang tercinta. Baldatun 22:27 thayibatun warun. 22:30 Tanah 22:31 airku tidak 22:35 kulupakan. Kan 22:37 terkenang selama hidupku. 22:43 Biarpun 22:45 saya pergi 22:48 jauh tidak akan 22:51 hilang dari 22:54 kalbu 22:57 tanahku yang kucintai. 23:02 [Musik] 23:04 Engkau 23:08 kuhargai. Walaupun 23:11 banyak negeriku 23:14 jalani, yang mahsyur 23:17 permai di mata 23:21 orang, tetapi 23:24 kampung dan 23:27 rumahku. Ya, seperti itulah pokoknya 23:29 dah. Negeri ini, kampung ini adalah 23:31 rumahku sendiri. 23:33 Aku cinta Indonesia. Walaupun banyak 23:35 suku, banyak bangsa, kita tetap bersatu. 23:38 Surat Al-Hujurat ayat 13. Beda suku, 23:40 beda bangsa untuk saling bersatu dan 23:42 saling mengenal. Wasalamualaikum 23:44 warahmatullahi wabarakatuh. 23:46 Saudara-saudara sebangsa dan setanah 23:48 air, beberapa saat lagi kita akan 23:50 memasuki detik-detik proklamasi di mana 23:55 bendera sangsaka merah putih berkibar. 23:58 Nah, berkibarnya bendera merah putih ini 24:02 adalah sebuah perjalanan panjang 24:04 perjuangan para pejuang bangsa kita. 24:08 Kemudian Ibu Sut mengabadikannya dalam 24:11 sebuah lagu Berkibarlah 24:14 Benderaku. Terinspirasi dari seorang 24:16 pemimpin Radio Republik Indonesia pada 24:18 tahun 24:19 1947, Bapak Yusuf Ronodipuro pada saat 24:22 agresi Belanda. Nah, pada waktu itu 24:25 Belanda memaksa beliau untuk menurunkan 24:27 bendera merah putih. Tapi beliau menolak 24:30 walaupun beliau ditodong dengan senjata 24:32 api. Nah, itulah perjuangan bagaimana 24:37 mempertahankan bendera merah putih untuk 24:39 tetap berkibar dan Ibus menuliskan 24:42 liriknya dalam lagu tersebut. 24:46 Berikut ini akan kita dengarkan lagu 24:49 Berkibarlah Benderaku yang akan 24:52 dibawakan oleh sahabat saya 24:56 [Musik] 25:04 Abdel. Alasan saya milih lagu 25:06 Berkibarlah Benderaku karena ee waktu SD 25:09 kalau disuruh nyanyi saya pasti nyanyi 25:11 lagu itu. Enggak tahu kenapa. Tapi 25:12 setelah dipikir-pikir ternyata lagu itu 25:14 lengkap. Ada semangat bangganya, ada 25:17 semangat pertahanannya, ada semangat 25:19 menyerangnya. Coba dengerin lirik 25:22 lagunya nih. Berkibarlah 25:25 benderaku, lambang suci gagah 25:29 perwira. Di seluruh pantai Indonesia kau 25:33 tetap pujaan bangsa. 25:36 Siapa berani menurunkan engkau serentak 25:40 rakyatmu 25:42 membela? Sang merah putih yang perwira 25:47 berkibarlah selama-lamanya. 25:49 [Musik] 25:51 Saudara sebangsa dan setanah 25:54 air, bersama nada-nadi kami, kami ingin 25:58 mengajak Anda untuk mengenang memasuki 26:02 suasana detik-detik proklamasi 75 tahun 26:06 yang silam. Untuk itu saya ingin 26:09 mengajak Anda semua untuk melakukan 26:12 sikap sempurna. 26:14 [Musik] 26:20 Indonesia tanah 26:23 airku, tanahkuanku. 26:29 Di 26:30 sanalah aku 26:32 berdiri jadi 26:37 pindu. 26:39 Indonesia 26:41 kebangsaanku, bangsa dan tanah 26:46 air. Marilah kita 26:50 [Musik] 26:51 berseru Indonesia bersatu. 26:57 Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, 27:01 bangsaku, rakyatku 27:05 semua. Bangunlah jiwanya, bangunlah 27:10 badannya untuk 27:12 Indonesia 27:15 Raya. Indonesia Raya merdeka merdeka. 27:21 Tanahku, negeriku yang kucinta. 27:26 Indonesia Raya. Merdeka, merdeka. 27:31 Hiduplah Indonesia 27:34 Raya. Indonesia Raya merdeka merdeka. 27:40 Tanahku, negeriku yang 27:44 kucinta. Indonesia Raya merdeka, 27:49 merdeka. 27:50 Hiduplah Indonesia Raya. 27:58 Saudaraku sebangsa dan setanah air, baru 28:01 saja kita melewati detik-detik 28:03 proklamasi yang mengharukan diri kita, 28:06 mengingatkan kita betapa besar 28:08 perjuangan para pejuang yang telah 28:11 merebut kemerdekaan dari cengkraman para 28:14 penjajah. Nah, hal ini patut kita 28:16 syukuri. Untuk itu ya, Hamhar atau yang 28:21 kita kenal dengan Habib Husein Mutahar 28:23 menggubah sebuah lagu syukur dengan 28:26 senandung yang menyentuh. Ya, berbeda 28:29 dengan senandung hari merdeka yang 28:31 bersemangat. Nah, ini memberikan suasana 28:35 bahwa kemerdekaan itu patut kita 28:37 syukuri. Dan bagaimana cara mensyukuri 28:40 kemerdekaan itu? Apakah hanya cukup 28:43 merasakan kemerdekaan? tentunya tidak. 28:46 Kita mensyukuri kemerdekaan dengan cara 28:48 kita mencintai agama, mencintai umat, 28:52 mencintai bangsa kita dan membuktikannya 28:55 dalam amal perbuatan kita sehari-hari. 28:58 Mari kita simak bersama syukur yang akan 29:01 dibawakan oleh Babe Haikal dan Anisa 29:05 Teresia. 29:07 [Musik] 29:14 [Musik] 29:28 Dari 29:30 yakin ku 29:33 teguh 29:35 hati ikhlasku. 29:43 akan 29:49 karunia 29:51 tanah 29:52 air 29:58 pusaka 30:00 Indonesia 30:01 [Musik] 30:04 merdeka syukur 30:11 Kusembahkan 30:15 kehadirat-Mu 30:17 [Musik] 30:19 Tuhan. 30:23 Dari 30:24 ku 30:27 terus 30:29 cinta 30:32 ikhlasku penuh. 30:34 [Musik] 30:37 akan 30:38 jasa 30:39 [Musik] 30:42 usaha 30:46 pahlawanku 30:47 yang 30:51 bangga. 30:53 Indonesia 30:55 [Musik] 30:57 merdeka 30:59 syukur 31:01 aku unjukkan. 31:05 [Musik] 31:08 kehadirat-Mu 31:11 Tuhan. Terima kasih. 31:14 [Musik] 31:24 Asalamualaikum warahmatullahi 31:26 wabarakatuh. Saya Anisa Teresia dan saya 31:29 ingin mengajak teman-teman sekalian 31:31 untuk mengenal lebih dalam lagi 31:33 bagaimana peran serta para ulama dalam 31:36 perjuangan kemerdekaan dan 31:38 mempertahankan tanah air Indonesia Raya 31:40 ini. Salah satu sosok yang perlu kita 31:43 ketahui adalah Habaib Husein Muttahar. 31:46 Beliau merupakan salah satu keturunan 31:48 Rasulullah yang saat itu juga menjadi 31:52 ajudan Presiden Soekarno. Beliau mungkin 31:55 lebih sering dikenal dengan Hutahar ya 31:58 ee sebagai salah satu komponis lagu-lagu 32:01 nasional, lagu perjuangan yang tiap 32:03 tahun pasti kita bawakan ya. Salah satu 32:06 perjuangan yang perlu kita ingat dari 32:08 beliau adalah bagaimana ia 32:10 mempertaruhkan nyawanya ketika agresi 32:13 militer Belanda beliau ditugaskan oleh 32:15 Presiden Soekarno membawa bendera pusaka 32:19 merah putih. Masyaallah. Nah, 32:22 Teman-teman, coba kita sama-sama resapi 32:25 lirik dari lagu Syukur. Semoga kita 32:28 semakin bisa mensyukuri nikmat yang 32:30 sudah Allah berikan kepada Indonesia, 32:33 yaitu nikmat kemerdekaan. Karena 32:36 sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak 32:38 segala bangsa. Dan oleh sebab itu maka 32:40 penjajahan harus dihapuskan. 32:43 Dari 32:46 yakinku 32:48 teguh 32:50 hati 32:53 ikhlasku 32:56 penuh akan 33:01 karunia-Mu. Tanah 33:04 air 33:09 pusaka Indonesia. 33:14 Merdeka. 33:16 Syukur 33:18 aku 33:21 sembahkan 33:25 kehadirat-Mu Tuhan. 33:29 Saudara sebangsa dan setanah 33:31 air, Sabto Suara adalah putra dari 33:35 Kusbini yang menciptakan lagu Bagimu 33:37 Negeri. Nah, beliau menceritakan proses 33:41 pembuatan lagu tersebut. Awalnya lagu 33:44 itu bertulis negeri bagimu negeri. 33:47 Negeri itu artinya adalah negara 33:49 Republik Indonesia. Nah, lagu ini banyak 33:51 mengalami perubahan dan e salah satu 33:54 perubahannya adalah pada lirik yang 33:55 terakhir yang berbunyi bagimu negeri 34:01 Indonesia Raya. 34:03 Harusnya Indonesia Raya, tapi kemudian 34:05 diganti menjadi bagimu negeri jiwa raga 34:09 kami. Karena penyembutan Indonesia Raya 34:12 itu tidak diperbolehkan oleh Jepang yang 34:14 menjajah pada saat itu. Kalaupun tetap 34:17 dipakai, maka akan dibunuh oleh tentara 34:19 Jepang. Nah, beliau pun menceritakan 34:22 bahwa ayahnya terinspirasi ketika sedang 34:24 berzikir di musala. Muncullah kata-kata 34:28 tersebut. ya, berjanji, berbakti, dan 34:32 juga mengabdi. Nah, Saudara sebangsa dan 34:35 setanah air, berikut mari kita dengarkan 34:38 lagu Bagimu Negeri yang akan disampaikan 34:40 oleh Ustaz Sam. Dan mari sama-sama kita 34:46 [Musik] 34:55 bernyanyi. 34:57 Padau 34:59 negeri. Kami 35:03 berjanji. 35:05 PadaMu 35:07 negeri. Kami berbakti. 35:13 Pamu 35:15 negeri kami 35:19 mengabdi 35:20 bagimu 35:22 negeri jiwa 35:25 raga kami. 35:28 Allah. 35:30 Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah 35:32 air. Alhamdulillah kita sudah berada di 35:34 penghujung acara kita. Namun sebelum 35:37 berpisah, nada-nada kami akan 35:40 menyampaikan hal penting kepada Anda 35:42 semua. Mari sama-sama kita akan simak 35:45 tausiah dan doa dari Ustaz Bobi Herwibo. 35:50 [Musik] 36:00 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 36:01 warahmatullahi wabarakatuh. 36:04 Alhamdulillahamin nabi Muhammadin ba'du. 36:07 Sahabat sekalian dirahmati Allah 36:09 subhanahu wa taala. Saya Ustaz Bobi 36:11 Herbo dari Yayasan Askar Kauni pada 36:14 tanggal 17 Agustus 2020 ini. 36:17 Alhamdulillah kita semua bersyukur 36:20 kepada Allah Subhanahu wa taala atas 36:22 rahmat-Nya yang telah memberikan 36:24 kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Dan 36:27 hari ini genap 75 tahun usia Indonesia 36:31 merdeka. 36:32 Dan semoga Allah Subhanahu wa taala 36:34 berkahi NKRI, Negara Kesatuan Republik 36:38 Indonesia. Allah berkahi semua 36:41 pemimpinnya dan semua rakyatnya. Allah 36:44 berikan anugerah terbaik dalam bentuk 36:47 keberkahan dari perut bumi dan 36:49 keberkahan dari pintu langit. Dan semoga 36:51 Allah Subhanahu wa taala jadikan kita 36:53 semua menjadi orang-orang yang beriman 36:55 dan orang-orang yang bertakwa. Sahabat 36:57 sekalian dirahmati Allah Subhanahu wa 36:59 taala. 37:01 Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa 37:04 kondisi Indonesia pada HUD RI yang ke-75 37:08 ini dalam kondisi pandemi global 37:11 Covid-19. Banyak sudah saudara-saudara 37:13 kita yang berguguran karena sakit atau 37:16 mereka sudah wafat dipanggil oleh Allah 37:18 subhanahu wa taala. Semoga mereka 37:21 semuanya Allah ampuni dan Allah angkat 37:24 mereka sebagai derajat, sebagai syuhada 37:26 di jalan Allah Subhanahu wa taala. 37:29 Dan juga dalam kondisi seperti ini, 37:31 watim dirahmati Allah Subhanahu wa 37:33 taala, sudah 5 bulan kita berjuang untuk 37:37 COVID-19 ini. Dan ketahuilah bahwa tidak 37:42 ada pantang menyerah. Semangat 37:44 kemerdekaan ini semoga memotivasi kita 37:47 untuk senantiasa berjuang melawan 37:51 COVID-19, baik dalam aspek kesehatan 37:54 maupun dalam aspek sosial ataupun aspek 37:57 ekonomi. Karena sebagaimana kita tahu 38:00 Indonesia sudah masuk dalam jurang 38:03 resesi. Dan tidak hanya sendirian, 38:05 hampir seluruh negara di semua bagian 38:08 dunia ini sudah masuk resesi. Karena 38:12 itu, ITIM dirahmati 38:13 Allah, meski dalam kondisi resesi, 38:16 ekonomi sulit, lapangan pekerjaan hampir 38:19 tidak ada, usaha pun tidak ada yang 38:21 prospek dan semuanya dianggap sebagai 38:26 pesimis. Namun ketahuilah sandaran kita 38:29 satu-satunya adalah Allah Subhanahu wa 38:31 taala. Tingkatkan ketakwaan pada Allah 38:35 Subhanahu wa taala. Perbaiki ibadah 38:37 kita. Pesan Allah Subhanahu wa taala 38:40 agar kita semua urusan kita dijaga, 38:42 dipelihara, dan diselesaikan oleh Allah. 38:45 Maka ini adalah perintah Allah, ajakan 38:48 Allah dalam surah Al-Ahzab. Ya 38:50 ayyuhalladzina amanutaqulah waquuluan 38:53 sadida yuslih lakum aalakum wagfir 38:57 lakumunubakum 38:59 willahulahu faqad fauzanima. 39:03 Wahai orang-orang yang bertakwa, wahai 39:06 orang-orang yang beriman, bertakwalah 39:08 kalian kepada Allah Subhanahu wa taala 39:11 dan ucapkan kalimat yang baik. Dalam 39:15 kondisi krisis seperti ini, resesi 39:18 seperti ini, tingkatkan takwa pada Allah 39:22 dan ucapkan ucapan yang baik. Jangan 39:26 mengedarkan hoa jangan memperker 39:28 suasana. Jangan banyak 39:31 memprovokasi dengan takwa dan ucapan 39:34 yang baik ini. Yuslih lakum 39:37 a'alakum. Allah Subhanahu wa taala akan 39:41 memperbaiki semua urusan amal 39:44 kalian. Kalau kita tidak mampu lagi 39:46 bekerja, biarkan Allah yang memperbaiki 39:49 pekerjaan kita. Kalau perdagangan kita 39:52 merosot tajam ke bawah, maka biarkan 39:54 Allah yang angkat dengan cara takwa dan 39:58 ucapkan ucapan yang 40:00 baik. Wutiilla wahasulahu faqad 40:04 fauzanimah. Dan siapa yang taat pada 40:06 Allah, taat pada Rasulullah, maka dia 40:09 sudah menang, dia sudah meraih 40:12 kesuksesan yang amat dahsyat, yang amat 40:14 hebat. Karena itu iman dirahmati Allah 40:17 Subhanahu wa 40:18 taala, ini adalah momen ujian bagi kita 40:22 semua. Apakah kita senantiasa makin taat 40:26 pada Allah atau kita berpaling? 40:28 Nauzubillah. Karena itu, sahabatku yang 40:31 dicintai oleh Allah subhanahu wa taala, 40:32 yang aku cintai karena Allah, yuk 40:36 sama-sama kita tingkatkan takwa kepada 40:39 Allah. 40:41 tenangkan suasana suasana batin kita, 40:44 suasana keluarga kita, sekeliling kita. 40:47 Buat suasana-suasana yang kondusif dan 40:50 taat pada Allah, taat sama Rasulullah 40:53 sallallahu alaihi wasallam akan membuat 40:55 kita sukses dunia dan 40:59 akhirat. 41:01 Dan jangan pernah pesimis dalam kondisi 41:03 apapun juga wahai orang-orang beriman. 41:06 Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa 41:09 taala bilang memberitahukan kepada kita, 41:14 innallahirta yir 41:17 mafusih. Allah tidak akan mengubah 41:20 nasib satu kaum kecuali kaum itu yang 41:23 mengubah nasib mereka 41:26 sendiri. Meskipun takdir sudah Allah 41:29 tetapkan 50.000 rib tahun sebelum 41:31 ciptaan langit dan bumi. Namun 41:33 sesungguhnya ikhwatim dirahmati Allah, 41:35 Allah ingin lihat daya juang kita. Allah 41:40 ingin lihat ikhtiar kita. Allah ingin 41:43 lihat apakah kita termasuk orang yang 41:46 frustasi atau orang yang senantiasa 41:49 termotivasi. 41:51 Karena itu dalam rangka momen 41:54 kemerdekaan Indonesia ini, yuk 41:58 semangatkan, kobarkan semangat untuk 42:01 pantang menyerah dalam kondisi 42:05 apapun. Mental kita adalah mental 42:08 pejuang dan Indonesia ini terkenal 42:11 ikhwatim dirahmati Allah sudah banyak 42:13 sekali musibah, malapetaka, bencana, 42:17 krisis beruntun. Namun Allah Subhanahu 42:20 wa taala senantiasa jaga kita. Kenapa? 42:23 Karena rahmat Allah. Karena keberkahan 42:27 Allah yang membuat kita masih tetap 42:30 survive seperti saat ini. Sahabat 42:33 sekalian dirahmati 42:35 Allah. Pantang menyerah terus semangat 42:39 dan buat Indonesia semakin maju. Semoga 42:43 Allah Subhanahu wa taala berkahi 42:44 Indonesia. Selamat Hood R Indonesia yang 42:48 ke-75. Asalamualaikum warahmatullahi 42:54 [Musik] 43:02 wabarakatuh. 43:03 Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi 43:05 rabbil alamin. Allahumma shalli wasallim 43:08 wabarik ala Muhammad waa ali Muhammad. 43:11 Allahum ya Allah berkahi bangsaku, 43:15 berkahi negeriku, berkahi ya Allah 43:18 tumpah darahku, berkahi negeri kami 43:22 tercinta Indonesia ini. Jadikan kami 43:25 semua ya Allah menjadi hamba-hamba-Mu 43:27 yang senantiasa bertakwa. Curahkan 43:30 kepada kami dan negeriku Indonesia 43:33 keberkahan yang melimpah ya Allah dari 43:36 langit, keberkahan yang berlimpah ya 43:38 Allah dari bumi. Allahum ya Allah 43:42 ampuni, maafkan seluruh para pahlawan 43:46 yang telah membela negeri ini. Jadikan 43:50 pahala mereka ya Allah senantiasa 43:52 mengalir dari setiap kebaikan yang kami 43:55 rasakan dari negeri Indonesia ini. 43:59 berikanlah taufik, ilham, petunjuk 44:01 kepada para pemimpin dan bangsa 44:04 Indonesia secara keseluruhan. Ya Allah, 44:07 jadikan kami menjadi orang-orang yang 44:09 menegakkan salat. Jadikan kami ya Allah 44:12 menjadi orang-orang yang ikhlas. Jadikan 44:15 kami ya Allah menjadi bangsa yang 44:17 senantiasa bersatu teguh dalam 44:21 memperjuangkan kalimat-Mu. Allahumma ya 44:24 Allah kami mohon kepada-Mu ya Allah agar 44:28 Engkau berkahi Indonesia, Engkau berkahi 44:31 tanahnya, Engkau berkahi airnya, Engkau 44:34 berkahi pepohonannya, Engkau berkahi 44:38 bebatuannya, Engkau berkahi ya Allah 44:41 manusia-manusianya, Engkau berkahi 44:43 hewan-hewannya. Engkau berkahi ikannya, 44:46 langitnya, mataharinya, dan semua ya 44:49 Allah di negeri Indonesia ini. Jadikan 44:53 Indonesia menjadi baldatun 44:55 thayibatun warabbun gfur. Negeri yang 44:59 makmur, negeri yang sejahtera, negeri 45:02 yang adil, negeri yang aman, negeri yang 45:05 senantiasa mendapatkan ampunan-Mu. 45:08 curahkan keberkahan-Mu ya Allah, ridu, 45:12 rahmat-Mu untuk bangsa Indonesia 45:15 seluruhnya. Jadikan Indonesia ya Allah 45:18 menjadi negeri yang aman, sentosa, 45:21 tentram, adil, dan makmur hingga hari 45:24 kiamat. Dan jadikan ya Allah tanahnya 45:27 subur, manusia-manusianya bertakwa 45:30 kepadaMu ya Allah. Rbana alika tawakalna 45:35 waaikaabna waikal 45:38 masirbanaid dunya hasanah wail akati 45:43 hasanatan shallallahu ala nabina 45:46 Muhammadirqhi wa alihi wasbihi wasallam 45:50 walhamdulillahiabbil alamin. 45:55 Saudara sebangsa dan setanah air, 45:57 demikian tadi persembahan kami, 46:00 Nada-nadi Kami. Semoga ini bisa 46:02 memberikan manfaat. Mohon maaf bila ada 46:05 hal-hal yang kurang berkenan di hati 46:06 Anda semua. Ribuan pulau menyusun 46:09 Indonesia di tanah air yang merdeka. Ya, 46:13 marilah kita bersatu semua, berjanji, 46:17 berbakti, dan mengabdi untuk tanah air 46:20 tercinta. Wallahul muwafiq aqwam thq. 46:24 Wabillahi taufik wal hidayah. 46:26 Alalamualaikum warahmatullahi 46:30 wabarakatuh. 46:33 Tanaku tak 46:39 kulupakan. 46:42 Engkau kubanggakan. 46:44 [Musik] 46:48 Biarpun 46:50 saya pergi 46:53 [Musik] 46:54 jauh tidak 46:58 hilang dari 47:01 kalbu 47:04 tanahku yang kucintai. 47:11 [Musik] 47:14 Engkau 47:32 [Musik] 47:36 kuhargai. Hasil 47:38 [Musik]