Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 0:04 at 0:30 [Musik] 0:40 [Musik] 0:45 Brail 0:59 [Musik] 1:07 TV. Alhamdulillahirabbil alamin. 1:10 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 1:12 wa ala ali sayyidina Muhammad. 1:13 Assalamualaikum warahmatullahi 1:15 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 1:17 Radio Silaturahim dan juga pemirsa Rasil 1:19 Pisual yang dirahmati Allah. Semoga 1:21 kabar Anda sehat di malam hari ini. Kita 1:24 kembali berjumpa di hari Selasa ini, 1:26 hari yang kelima di bulan Jumadil Akhir 1:28 1442 Hijriah atau bertepatan dengan hari 1:31 yang ke-19 di bulan Januari 2021. Ikwan 1:35 Hawat, kita berjumpa di acara renungan 1:38 QBUbu bersama Ustaz Rahmatullah yang 1:40 alhamdulillah telah hadir di studio 1:42 kita. Sapa terlebih dahulu Imanawat. 1:44 Asalamualaikum warahmatullahi 1:45 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 1:47 warahmatullahi wabarakatuh. Kabar sehat, 1:49 Ustaz? Ya, alhamdulillah. Alhamdulillah. 1:52 Kalau menjaga kesehatan fisik dengan 1:54 olahraga, makan bergizi gitu, Ustaz, ya. 1:57 He. Kalau menjaga kesehatan kalbu dengan 1:59 apa, Ustaz? Dengan zikir, dengan apa, 2:01 Ustaz? Dengan dengan zikir terus dengan 2:04 apa? Banyak baca Quran gitu. Karena jiwa 2:08 itu bisa tenangnya dengan itu. Hm. Hanya 2:10 dengan itu, ya. 2:15 Ketahuilah bahwa berzikir 2:18 itu akan bisa 2:20 menenangkan jantung jantung kita ya. Itu 2:23 jantung ya. Jantung kalbu ya. Kalbu 2:25 jantung kita bisa ditenangkan dengan 2:27 zikir 2:29 tu. Dan ee tentu saja zikir itu yang 2:34 memang jiwanya yang berzikir. Heeh. 2:37 Bukan hanya lisan, bukan hanya mulut 2:38 saja ya. bukan hanya lisan, tapi ee apa 2:41 getaran jiwa itu yang akan bisa 2:44 menenangkan jantung 2:46 gitu. Tentu saja getaran itu bagaimana 2:49 jiwa ini ee apa ee berkomunikasi ya 2:54 dengan cara ihsan tadi menghadirkan 2:57 Allah dan kayak kita berdua-dua dengan 3:00 Allah Subhanahu wa taala ditingkatkan 3:02 frekuensinya ya berzikirnya. Iya. Jadi 3:05 dari situ akan memberikan satu apa 3:10 perasaan dekat dengan Allah itu akan 3:13 bisa di ee di dinikmati dinikmati 3:18 apalagi itu dilakukan di waktu malam itu 3:22 akan memberikan satu kesan yang sangat 3:25 mendalam. 3:27 Nah, itu yang 3:28 sesungguhnya ee bibit ya 3:32 cikalbakal tumbuhnya akal 3:36 itu jadi penuh dengan 3:40 kejiwaan dan itu semuanya sudah di 3:43 bentangkan di dalam Al-Qur'anul Karim. 3:47 Jadi sebenarnya orang-orang yang berakal 3:49 itu adalah orang-orang yang memang ee 3:54 ada persyaratan dan amalan yang harus 3:58 dilakukan oleh orang-orang yang berakal. 4:01 Sehingga ketika persyaratan itu sesuai 4:04 dengan yang diminta oleh Allah, maka 4:07 nanti ee akal itu akan 4:12 tumbuh. Jadi, bukan pikiran. He. Jadi 4:16 memang akal ini ee spesial ya, spesial 4:20 yang tidak bisa dicampur aduk dengan 4:23 pola pikir manusia gitu. Jadi 4:26 benar-benar itu merupakan satu ee apa? 4:31 Allah yang mengelola 4:35 akal sehingga tidak sembarangan orang 4:38 berakal ee padahal yang berbicara adalah 4:41 pikirannya. 4:43 Maka semuanya harus kita kembalikan 4:46 kepada Al-Qur'anul Karim. Al-Quranul 4:48 Karim. Baik, Ustaz dan Iwan Awat. Kita 4:52 ee 4:53 akan ee menyimak nanti ikwan Awat 4:56 pemaparan yang akan disampaikan Ustaz 4:57 Rahmatullah di acara Kamam hari ini. 5:00 Tema yang akan disampaikan Ustaz adalah 5:02 mengenai amalan ulul albab atau orang 5:06 yang berakal. Nanti yang ingin 5:08 bergabung, bertanya atau berkomentar 5:10 juga silakan Anda bisa gunakan WhatsApp 5:12 kami Ikhwan Ahwat di 5:14 0811 5:16 999720 ataupun telepon di 5:20 0218451512. Sabar d Ustaz. Baik. 5:29 Bismillahirrahmanirrahim. 5:31 Asalamualaikum warahmatullahi 5:33 wabarakatuh. 5:39 Alhamdulillah 5:40 Alhamdulillahilladzi khalaqal mauta wal 5:42 hayata liyabluakumukum ahsanu amala 5:45 wahizul 5:47 gfur ashadu alla 5:51 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 5:53 abduhu wa 5:57 rasuluhumma sholli wasallim wabarik ala 6:00 muhammad wa ala ali muhammad w baad 6:06 Para pendengar dan pemirsa radio dan TV 6:10 Rasil yang dimuliakan oleh Allah 6:12 Subhanahu wa 6:14 taala. Marilah terlebih dahulu 6:18 kita memanjatkan puji 6:21 syukur kehadirat Allah Subhanahu wa 6:23 taala. 6:26 Selawat serta salam semoga 6:28 Allah limpahkan kepada junjungan kita 6:31 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 6:34 wasallam, keluarga beliau, para 6:36 sahabatnya, dan kepada kita sekalian. 6:39 Amin ya rabbal 6:44 alamin. Pada 6:47 kesempatan malam hari ini kita 6:51 akan 6:53 menyampaikan 6:54 yaitu amalan 6:57 atau perbuatan yang harus dilakukan 7:02 oleh orang yang berakal ya atau ulul 7:05 albab. 7:09 Kita sudah mengawali beberapa episode 7:13 yang lalu bahwa apa itu sesungguhnya 7:16 akal. Terus 7:20 kemudian apa itu? Orang yang berakal dan 7:24 orang yang tidak berakal. 7:30 Kemudian di ayat yang lain Allah 7:31 Subhanahu wa taala menyatakan bahwa 7:35 orang yang berakal itu adalah ee 7:38 disebut nama lainnya adalah ulul albab. 7:46 Maka pada kesempatan ee malam hari ini 7:50 yang akan kita sampaikan 7:52 adalah amalan-amalan 7:54 [Musik] 7:55 atau perbuatan yang harus 7:58 dilakukan sehingga orang itu dikatakan 8:01 orang yang 8:03 berakal atau ulul albab. 8:08 Jadi ee dari 8:10 sini menunjukkan 8:13 bahwa 8:15 ee tidak segampang apa yang dikatakan 8:19 bahwa orang itu berakal gitu. 8:24 Jadi orang yang berakal atau ulul albab 8:27 itu adalah ee 8:30 harus 8:32 memenuhi kriteria 8:35 perbuatan-perbuatan yang telah 8:37 ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa 8:40 taala. 8:45 Sehingga dengan 8:47 demikian ulbab ini 8:51 merupakan 8:53 ee sesuatu hamba 8:57 Allah ya yang mendapatkan nilai 9:01 tertinggi di 9:04 sisinya. Sehingga iqra bismi 9:07 rabbikalladzi khalaq. Bacalah dengan 9:10 nama 9:11 Tuhanmu. Jadi sudah menjadi satu nafas 9:15 kehidupannya bahwa setiap apa yang 9:19 dilihat, setiap apa yang didengar, 9:23 maka orang yang berakal atau ulul albab 9:26 itu 9:27 adalah sudah menghayati iqra bismi 9:32 rabbikalladzi khalaq. 9:34 Jadi 9:35 membaca bahwa segala sesuatu itu adalah 9:39 Allah yang 9:44 menciptakan. Pada kesempatan ini Allah 9:47 Subhanahu wa 9:49 taala telah 9:54 memberikan satu pekerjaan yang harus 9:56 dilakukan oleh orang-orang yang berakal 9:58 atau ulul albab. 10:01 Sehingga dengan 10:03 demikian seorang hamba dapat dikatakan 10:07 orang yang berakal atau ulul 10:11 albab. Dari ayat ini 10:15 bahwa ee salah satu ciri dari sekian 10:20 banyak yang harus dilakukan adalah bahwa 10:23 orang yang berakal atau ulul albab ini 10:26 adalah orang 10:28 yang istiqamah. 10:31 melakukan 10:34 qiyamulail salat 10:39 malam. Mereka ulul albab itu atau orang 10:42 yang berakal itu adalah orang yang 10:46 beriman dan bertakwa kepada Allah 10:48 subhanahu wa 10:52 taala dan mereka 10:56 itu bersabar. 11:01 bersabar dan 11:03 ikhlas. Ya, maka ini merupakan 11:07 satu persyaratan tentu saja tidak 11:11 mudah. Ee sehingga orang-orang yang 11:14 berakal ini bukan orang 11:16 yang pandai mempergunakan logikanya. 11:22 Tapi orang-orang yang berakal ini atau 11:24 orang-orang ulbab ini adalah orang-orang 11:28 yang betul-betul 11:30 jiwanya telah dikontrol atau terkontrol 11:33 oleh Allah Subhanahu wa taala karena 11:36 amalan yang telah 11:42 dilakukan. Allah Subhanahu wa taala 11:45 menyebutkan di dalam surah 11:47 Az-Zumar, surah yang ke-39. 11:52 pada yang ke-9 sampai 11:55 dengan yang 12:00 ke-11. 12:06 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Amman hua 12:10 qonitun ana 12:12 allaili 12:14 sajidan 12:17 waqoiman yahdarul akhirata. 12:21 Wararju rahmata 12:25 rabbih qul hal 12:28 yastawiilladzina 12:30 yalamuna walladina la 12:34 ya'lamun. 12:36 Innama 12:38 yatadakkaru ulul 12:42 albab. Qul ya ibadilladzina 12:46 amanutaqubakum. 12:50 lilladzina 12:52 ahsanu fi hadid dunya 12:57 hasanah wa ardullahi 13:01 wasiah 13:03 innama 13:06 yuwaffasobiruna ajruhum bighir 13:10 hisab qul inni umirtu an 13:16 a'budallaha mukluddin 13:25 Apakah kamu wahai orang yang musyrik 13:28 yang lebih 13:30 beruntung ataukah orang yang 13:35 beribadat di waktu-waktu malam dengan 13:39 sujud dan 13:42 berdiri? Artinya ini melakukan 13:45 qiyamulail salat malam. 13:47 salat tahajud dan 13:52 witir sedang ia takut kepada azab 13:57 akhirat dan mengharapkan rahmat 14:03 Tuhannya. Jadi sekaligus ini 14:07 adalah merupakan satu niat ya bagi 14:12 orang-orang yang melakukan qiamulail. 14:18 bahwa tujuan daripada melakukan 14:21 qiamulail 14:22 adalah untuk mengharapkan kasih sayang 14:25 Allah, rahmat 14:26 Allah dan jangan sampai nanti di akhirat 14:34 menderita. 14:37 Katakanlah, adakah sama orang-orang yang 14:41 mengetahui? 14:43 Artinya, adakah sama orang-orang yang 14:47 berilmu dengan orang-orang yang tidak 14:50 berilmu? Tentu saja tidak 14:55 sama. 14:58 Sesungguhnya ulul ulab lah yang dapat 15:03 menerima pelajaran. 15:10 Qul 15:11 katakanlah wahai hamba-hambaku yang 15:15 beriman. Jadi ulul albab ini dipanggil 15:17 oleh Allah oleh Allah adalah ee 15:21 orang-orang yang beriman. 15:24 Bertakwalah kepada 15:26 Tuhanmu. Jadi, ulbab itu adalah orang 15:29 yang beriman dan bertakwa kepada 15:32 Allah 15:34 dan istikamah 15:37 melakukan qiamul lail salat malam. 15:43 Orang-orang yang berbuat baik di dunia 15:46 ini memperoleh 15:49 kebaikan dan bumi Allah itu adalah 15:54 luas. 15:57 Sesungguhnya hanyalah orang-orang yang 16:01 bersabarlah yang dicukupkan pahala 16:03 mereka tanpa batas. 16:09 Katakanlah, 16:11 "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya 16:14 menyembah 16:17 Allah dengan 16:20 ikhlas di dalam menjalankan agama." 16:28 Jadi dari ayat 16:31 ini bahwa orang-orang yang 16:34 berakal, orang-orang 16:36 yang disebut dengan ulul abab yaitu 16:40 orang yang beriman dan bertakwa kepada 16:43 Allah dan dia istikamah melakukan 16:47 qiyimulail. Hm. 16:52 Kemudian mengapa melakukan qiamulail? 16:54 Karena dia takut azab 16:57 akhirat. Jadi tidak takut dunia tapi 16:59 takut 17:01 akhirat 17:03 ya dan mengharapkan kasih sayang 17:07 Allah. H. Jadi salat malam 17:12 bukan ee takut kepada dunia, bukan takut 17:16 kepada akhirat. Jangan sampai nanti di 17:18 negeri akhirat 17:21 itu kita tidak beruntung dan 17:25 mengharapkan satu kasih sayang 17:29 Allah. Dan ulbab ini adalah orang yang 17:34 bersabar. Orang yang sabar, orang yang 17:37 ikhlas. Ikhlas betul-betul kepada hanya 17:40 kepada Allah Subhanahu wa taala. 17:44 Sehingga persyaratan itulah 17:49 sesungguhnya bagi orang-orang yang 17:54 berakal. Jadi tidak mudah sesungguhnya 17:56 dinamakan orang yang berakal 17:59 itu 18:01 ya. Jadi tidak sama dengan orang yang 18:05 mengandalkan pikiran logikanya. 18:09 Jadi benar-benar sesungguhnya 18:10 orang-orang yang berakal ini adalah 18:14 ee persyaratannya sangat ketat. Karena 18:16 ini sesungguhnya orang yang berakal itu 18:19 adalah getaran jiwa yang timbul dari 18:23 dalam. Getaran jiwa yang ada di dalam 18:26 kalbu yang betul-betul takut kepada 18:28 negeri akhirat dan mengharapkan kasih 18:30 sayang Allah. Maka itulah yang dinamakan 18:32 dengan orang-orang yang berakal. 18:38 H sehingga dengan demikian definisi 18:42 berakal 18:45 mempunyai 18:47 konsekuensi amalan 18:50 pekerjaan yang 18:52 harus mereka lakukan. Barulah mereka 18:56 dinamakan dengan ulul albab atau 18:58 orang-orang yang mempunyai akal. 19:06 Mengapa ee 19:09 qiyamula? Maka Allah Subhanahu wa 19:13 taala berfirman di dalam surah al-Isra 19:16 pada ayat yang 19:20 ke-79. 19:23 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 19:24 Waminallaili fatahjad bihi 19:30 nafilataka maq mahm. 19:36 Dan pada sebagian 19:38 [Musik] 19:41 malam bersalat tahajudlah 19:44 kamu sebagai satu ibadah tambahan 19:50 bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu akan 19:53 mengangkat kamu ke tempat yang 19:57 terpuji. Jadi orang yang melakukan 20:00 qiamul lail ini Allah akan angkat 20:03 menjadi satu kemuliaan di sisi Allah 20:06 Subhanahu wa 20:08 taala. Awalnya sesungguhnya salat 20:10 tahajud ini wajib dilakukan oleh 20:12 Rasulullah dalam kurun waktu 12 20:17 bulan. Setelah turun ayat yang ke-20 20:20 dari surah Al-Muzammil surah yang 20:23 ke-73, maka diturunkan menjadi sunah 20:27 muakkadah. 20:29 Namun demikian, grade-nya masih 20:33 tetap 20:36 ee nilainya sangat tinggi di sisi Allah 20:39 Subhanahu wa 20:41 taala. Jadi ee salat yang paling afdal 20:45 adalah salat ee tahajud atau salat malam 20:50 setelah ee salat fardu. Jadi nomor dua 20:54 dari salat fardu itulah qiyamul lail. 20:57 Maka Allah 20:59 menjanjikan akan ee ditempatkan di satu 21:04 tempat yang 21:05 terpuji. Jadi tempat yang terpuji itu 21:08 adalah yang memuji adalah Allah 21:09 Subhanahu wa taala. Di situlah 21:11 sesungguhnya tempat orang-orang yang 21:13 berakal itu 21:16 yang menempatkan adalah Allah di satu 21:18 tempat yang 21:19 terpuji. Tapi persyaratan amalan itu 21:21 yang harus dilakukan. beriman, 21:26 bertakwa, bersabar, ikhlas, baru itu 21:30 dikatakan orang yang 21:35 berakal. Demikian juga Allah Subhanahu 21:37 wa taala 21:39 menyebutkan 21:41 inatili asadila. 21:48 Sesungguhnya bangun di waktu malam itu 21:51 adalah lebih tepat untuk khusyuk kepada 21:54 Allah Subhanahu wa 21:56 taala dan bacaan di waktu itu lebih 22:00 berkesan. 22:02 Maka oleh karena itu ketika berzikir 22:06 setelah ee melakukan qiamulail, kita 22:10 pahami maknanya ee zikir tadi 22:13 ya, maka itu akan mempunyai satu kesan. 22:17 Nah, kesan zikrullah itu pada saat malam 22:20 itu akan menjadi karakter bagi jiwa 22:23 seseorang. 22:26 sehingga ee ketika meresapkan makna 22:30 zikir itu di dalam jiwa kemudian itu 22:32 menjadi karakter, maka itulah 22:34 sesungguhnya orang-orang yang berakal 22:39 tadi. Jadi orang yang berakal itu bukan 22:42 olah 22:43 pikir, tapi 22:45 sesungguhnya ee orang yang berakal itu 22:48 adalah olah jiwa yang ada di dalam kalbu 22:52 yang senantiasa 22:54 berubah. berhubungan dengan Allah 22:56 subhanahu wa taala. Maka itu yang 22:58 dinamakan dengan orang yang berakal atau 23:00 ulul 23:05 alba. Sehingga ee tidak benar kalau 23:10 orang mengatakan bahwa 23:12 ee menafsirkan Al-Qur'an jangan pakai 23:15 akal. Padahal akal sendiri itu adalah 23:18 pemahaman wahyu Allah. 23:25 Kemudian yang 23:28 kedua, amalan yang dilakukan 23:31 oleh ulul albab 23:35 adalah 23:36 menjauhi 23:39 thagut 23:42 hikuti perkataan yang 23:46 terbaik. Nah, ini menjadi satu ciri khas 23:48 ya. 23:50 Jadi ketika ada 23:52 pembicaraan, pembicaraan banyak gitu. 23:55 Heeh. Maka bagi orang yang berakal yang 23:57 yang diambil itu yang terbaik saja. Yang 24:00 buruk tidak di diambil milah-milihnya. 24:03 Nah, itu orang yang berakal seperti itu. 24:07 Sehingga tidak mungkin orang yang 24:08 berakal itu berpikiran 24:11 jahat karena yang diambil adalah pikiran 24:13 yang ee ee ungkapan-ungkapan yang baik 24:17 saja. 24:21 Jadi dia menghindari e thaut 24:25 ya. Demikian yang 24:29 Allah bentangkan di dalam surah Az-Zumar 24:32 surah 39 ayat 17 dan 24:38 18. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 24:44 walladzi najatanabut 24:48 thaut 24:51 ay'buduha wa anabu 24:54 ilallahi lahumul 24:58 busyro fabasyir 25:02 ibad alladzina 25:07 yastamiunalula 25:08 fattabiuna ahasanahu 25:13 Ulaikalladzina hadza 25:16 humullah wa 25:18 ulaika wa ulaika hum ulul 25:25 albab. Dan orang-orang yang menjauhi 25:29 thaghut. Thaaghut 25:31 itu ee orang yang berlebih-lebihan ya. 25:40 yaitu tidak menyembahnya, tidak 25:42 menyembah thagut, tidak menyembah selain 25:44 Allah Subhanahu wa 25:47 taala. Dan kembali kepada 25:51 Allah bagi mereka berita gembira. 25:58 Sebab itu sampaikanlah berita itu kepada 26:03 hamba-hambaku yang mendengar 26:07 perkataan lalu mengikuti apa yang paling 26:12 baik dari perkataan 26:15 itu. Mereka itulah orang-orang yang 26:17 telah diberi petunjuk oleh Allah 26:19 Subhanahu wa taala. 26:22 Dan mereka itulah yang dinamakan dengan 26:26 ulul albab 26:29 tadi. Jadi ulul albab orang yang berakal 26:32 itu mendengarkan 26:35 pembicaraan. Ya, jadi pembicaraan itu 26:38 ada yang baik, ada yang buruk gitu. Maka 26:41 yang diambil yang baik 26:43 saja. H. Jadi begitulah orang yang 26:46 berakal itu ketika Allah memberikan satu 26:49 petunjuk kepadanya. 26:54 dan selain Allah 26:57 ya itu akan dikesampingkan oleh ulbab 27:03 ini. 27:05 sehingga karena yang diambil itu yang 27:09 baik-baik saja, maka tentu saja orang 27:12 yang berakal ini adalah orang yang tidak 27:17 pernah berpikiran buruk. H h karena 27:23 diambil yang baik-baik saja gitu ya. 27:25 Itulah petunjuk Allah yang diberikan 27:27 kepada ulul albab gitu. 27:30 Jadi kalau masih mau berpikiran jahat 27:32 itu bukan orang yang berakal, bukan 27:34 orang, bukan ulul 27:36 albab. Karena ulbab itu ngambil yang 27:39 baik-baik saja dan itulah petunjuk 27:41 Allah, gitu. 27:48 Kemudian yang selanjutnya, yang ketiga 27:54 adalah bagaimana ulul albab itu berjalan 27:58 di permukaan 28:01 bumi. 28:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Wa ibadur 28:06 rahmanilladzina yamsyuna alal ardhi 28:09 haunan waidza khatabahumul jahiluna qalu 28:14 salam. 28:17 Dan hamba-hamba Tuhan yang maha 28:19 penyayang itu 28:21 ialah orang-orang yang berjalan di atas 28:25 bumi dengan rendah hati. Artinya tidak 28:29 sombong ya. Ulul albab itu seperti itu. 28:32 Berjalan di permukaan bumi dengan ee 28:35 rendah 28:38 hati. Waidza khatumul jahiluna qalu 28:41 salam. Dan apabila orang-orang jahil 28:45 menyapa 28:46 mereka, apakah ngeledek mereka atau 28:50 melecehkan 28:52 mereka, maka ulul abab 28:56 tadi akan tetap 28:59 mengeluarkan 29:01 ucapan-ucapan tetap yang mengandung 29:06 keselamatan. Jadi tidak tidak sumpah 29:10 serapah. Hm. 29:12 Jadi orang yang berakal itu karakternya 29:16 seperti itu ya. Ketika ada ucapan yang 29:20 jelek maka balasnya dengan ucapan yang 29:23 baik, ucapan yang mengandung 29:27 [Musik] 29:29 keselamatan. 29:31 Walaupun ee membalas itu dibolehkan 29:34 dengan balasan yang sama. Hm. 29:38 Tapi nilai kesabaran tidak akan 29:41 mendapatkan. 29:42 Karena salah satu ciri khas daripada 29:44 orang yang berakal ulul albab ini adalah 29:47 e dia sabar. Bersabar. Bersabar. 29:50 Sementara definisi sabar itu adalah 29:52 tidak 29:54 membalas karena mengharapkan satu nilai 29:57 kesabaran yang tanpa batas tadi. Dan itu 30:00 akan diberikan oleh Allah kepada ulul 30:02 albab, kepada orang-orang yang berakal. 30:10 Kemudian yang terakhir adalah bahwa 30:14 ulbab itu dapat 30:18 membedakan antara yang baik dengan yang 30:22 buruk. 30:23 H. Jadi kalau tidak dapat membedakan 30:26 yang baik dan yang buruk itu bukan bukan 30:29 ulul 30:30 albab. Hm. Bahkan yang syubhat-syubhat 30:33 itu pun juga hal itu dihindari 30:36 gitu. 30:38 H. Maka di dalam surah Al-Maidah pada 30:42 ayat yang ke-99 dan 100 Allah 30:48 menyebutkan 30:51 azubillahiminasyaitanirrajim ma alar 30:53 rasuli illal balag. 30:58 Wallahu ya'lamu ma tubduna wama 31:04 takatumun. Qul la yastawil 31:07 khitu 31:10 watibu walau 31:12 ajabaka katratul 31:16 khit. 31:19 Fattaqulaha ya ulil albabi laallakum 31:23 tuflihun. 31:29 Kewaj kewajiban Rasul tidak lain 31:31 hanyalah 31:35 menyampaikan dan Allah 31:38 mengetahui apa yang kamu lahirkan dan 31:42 apa yang kamu sembunyikan. 31:48 Katakanlah, tidak 31:50 sama yang buruk dengan yang 31:53 baik. Walaupun banyaknya yang buruk 31:58 itu menarik 32:03 hati. Maka bertakwalah kepada Allah 32:07 wahai 32:08 ulbab agar kamu mendapat keberuntungan. 32:15 Jadi ulul albab ini 32:18 adalah bisa membedakan antara yang baik 32:21 dan yang buruk. 32:22 Walaupun baiknya sedikit, buruknya 32:25 banyak. 32:26 H maka 32:28 akan diketahui oleh ulbab ini. Karena ee 32:34 orang yang berakal atau ulul albab itu 32:37 melihat dengan jiwa ya penglihatan kalbu 32:40 yang terdalam yang bisa membedakan mana 32:43 yang hak, mana yang batil. Hm. 32:49 Tapi kalau orang yang logika tidak 32:53 bisa tidak bisa membedakan logika tidak 32:56 bisa membedakan antara yang hak dengan 32:58 yang batil. Yang bisa membedakan itu 33:02 adalah ulul albab atau orang-orang yang 33:04 berakal. Karena yang mereka melihat 33:08 dengan 33:09 hatinya, dengan 33:12 kalbunya. Hm. 33:15 Sehingga kalau ketika orang itu ee 33:19 orang-orang munafik itu sesungguhnya 33:22 kalau ditanya, "Coba tanyakan ke dalam 33:25 lubuk kalbumu kira-kira suaranya seperti 33:28 apa?" Pasti akan berbeda antara lisan 33:31 dan ee jiwanya tadi. Karena Allah sudah 33:36 menetapkan di situ ma kadabal fuadu 33:39 maroa ya. tidak pernah bohong, tidak 33:42 pernah dusta. Apa yang dilihat oleh e 33:44 fuad tadi, fuad itu adalah jiwa yang 33:47 terdalam yang terdapat di dalam ee kalbu 33:50 kita. Itu yang tidak bisa 33:52 dibohongin. Sehingga kalau ada 33:55 orang-orang ee munafik atau orang-orang 33:58 ee durhaka melakukan kemaksiatan, pasti 34:02 di lubuk kalbunya itu akan menolak bahwa 34:04 ini sesungguhnya tidak benar. ini 34:06 bertentangan 34:08 dengan apa yang dikehendaki oleh Allah 34:11 Subhanahu wa taala. 34:15 Sehingga barangkali itu 34:17 yang ee dapat kami sampaikan ee 34:21 perbuatan orang-orang yang berakal ya 34:24 tadi 34:25 ya melakukan ya jadi beriman 34:30 bertakwa 34:31 melakukan 34:34 yaamulail bersabar dan 34:38 ikhlas maka di situ Allah akan tempatkan 34:42 di satu tempat yang 34:45 terpuji. Demikian juga ketika mereka 34:49 melakukan 34:50 qiamulil dengan penuh perasaan, maka itu 34:53 akan mempunyai kesan yang sangat dalam 34:57 masuk ke dalam 34:58 jiwanya. Sehingga ee zikir yang dia 35:01 lakukan meresapkan diresapkan ke dalam 35:04 jiwanya di waktu malam. Dan itu Allah 35:07 telah menyatakan di situlah kesan yang 35:09 sangat dalam sehingga itulah benih-benih 35:12 akal itu, benih-benih ulbab itu di situ 35:16 sehingga bisa membedakan antara yang hak 35:18 dengan yang batil. 35:22 Dan mereka semua itu adalah ee bisa 35:27 memilah dan memilih ucapan-ucapan yang 35:31 terbaiklah yang 35:34 diambil dan mereka ee bisa bedakan mana 35:39 yang baik, mana yang buruk dan yang 35:42 mereka ambil itu adalah yang terbaik. 35:45 Itulah yang ee dilakukan oleh ulul albab 35:49 atau orang-orang yang berakal. 35:51 Barangkali itu. Wallahuam. 35:53 Baik, Ikhwan Akhwat. Amalan Ulul Albab 35:55 atau orang yang berakal tadi telah 35:58 disampaikan oleh Ustaz Rahmatullah 35:59 dengan ee detail ya, Iwan Lawat. Yang 36:02 ingin bergabung, bertanya nanti bisa 36:04 Anda gunakan WhatsApp kami di 36:09 0811999720 ataupun telepon di 36:12 0218451512. Kami segera kembali. 36:16 [Musik] 36:30 [Musik] 36:47 [Musik] 37:08 [Musik] 37:25 [Musik] 37:37 at 37:47 [Musik] 37:55 attack 38:03 [Musik] 38:13 [Musik] 38:18 Brail 38:40 TV Radio Rasil untuk Islam yang satu 38:43 masih bersama kami Iwan Nahawat di acara 38:44 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 38:46 dengan tema amalan ulul albab atau 38:49 amalan orang yang berakal. Baik, sudah 38:53 ada pertanyaan yang masuk, Ustaz, dari 38:55 WhatsApp kami 38:57 ini saya bacakan yang pertama di 39:03 0811999720 dari Bapak Adi Pak Ustaz di 39:05 Pasar Minggu. Asalamualaikum 39:06 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 39:08 Waalaikumsalam warahmatullahi 39:09 wabarakatuh. Mohon pencerahannya, Pak 39:11 Ustaz. Mengapa ulul albab ini identik 39:13 dengan Muad? ada ya. Iya, itu aja, 39:17 Ustaz. Artinya orang yang berakal, ya. 39:20 Heeh. Orang yang berakal. H 39:23 ee jadi di sini bahwa 39:27 ee orang yang berakal ya. Jadi di situ 39:31 nanti Bang Adi bisa dilihat di surat 39:34 Yusuf ya. Itu dikatakan inna anzalnahu 39:38 quranan arabian laakum taqilun. 39:42 Jadi sesungguhnya ee kami menurunkan 39:45 Al-Qur'an dalam bahasa Arab supaya 39:47 kalian berakal. Iya. 39:50 Jadi urut-urutannya ke sana. 39:53 Hm. Jadi sesungguhnya ee Allah 39:58 itu 39:59 menurunkan ayat-ayatnya ya 40:04 supaya manusia itu 40:06 berakal. Hm. 40:10 Nah, kalau kita telusuri bahwa 40:14 sesungguhnya nanti Bang Ani bisa dilihat 40:17 di surah 40:18 An-Najm surat yang ke-53 pada ayat yang 40:22 ke-10 dan 11 itu sesungguhnya wahyu 40:26 Allah itu diturunkan ke Fuad. 40:30 Maka di situ Allah menyatakan ma kadabal 40:33 fuadu ma 40:37 roa. Jadi fuad 40:41 itu tidak bohong, tidak dusta apa yang 40:44 dia lihat. Jadi Fuad ini yang bisa 40:46 melihat, bisa mendengar itu adalah ee 40:49 inti daripada jiwa dan itu adanya di 40:51 dalam kalbu. 40:54 Jadi ayat itu diturunkan ke kalbu ke 40:56 dalam fuad 40:58 tadi. Nah, ketika ayat itu diturunkan 41:02 keq kalbu ke fuad tadi, maka Allah 41:04 menyatakan inna anzalnahu quranan 41:08 arabian laakum 41:12 taqblun. Jadi apa yang dipahami oleh 41:14 fuad itu itulah yang dinamakan dengan 41:16 orang yang 41:18 berakal gitu. 41:21 Sehingga di sini orang yang berakal itu 41:23 adalah orang yang mempergunakan 41:29 fuadnya. Maka di sini ee kalau tadi 41:33 pertanyaannya adalah kenapa ulul albab 41:36 itu 41:37 dikatakan ee apa? Identik dengan fuad 41:40 identik dengan fuad atau orang yang 41:41 berakal. 41:43 Jadi fuad itu pemahaman fuad itulah yang 41:46 dinamakan dengan orang yang berakal. 41:49 Hmm. 41:51 Maka nanti Bang Adi bisa lihat ee di 41:53 dalam surah Ali Imran 41:56 ya ee surah Ali 41:59 Imran pada ayat yang ke ee 42:03 190 42:05 dan 42:07 191 ya. 42:14 Maka di situ 42:17 dikatakan di surat ayat yang 42:20 ke10. Inna fi khalqis samawati wal 42:24 ardilafilia nahari laayulil albab. 42:31 Alladinaurunallah wa 42:39 junubihimana 42:43 subhanakaar. Jadi itu adalah 42:48 ulab. Kemudian ayat ini identik dengan 42:51 surah Al-Baqarah pada ayat yang 42:56 ke-164. Hmm. 42:59 ini katakan 43:01 inqamawati 43:04 walilihariah di sini 43:11 tambahannya bahri 43:15 bima 43:16 wzallahu 43:20 minahya bihil ard 43:22 bautiha whalibah 43:40 Maka ayat yang terakhir itu 43:43 laat 43:46 yaqilun. Itulah sesungguhnya ayat bagi 43:49 orang-orang yang berakal. 43:54 Nah, jadi ayat itu ee serupa dengan ulul 43:58 albab tadi di surah Ali Imran. Sehingga 44:01 dari sini sesungguhnya ulul albab itu 44:04 sama dengan orang yang berakal 44:10 gitu. Nah, sementara orang yang ber ee 44:13 orang yang berakal itu adalah 44:18 ee orang yang memahami ayat ya wahyu 44:22 Allah itu diturunkan ke dalam QBU. QBUbu 44:25 ke mana? Ke dalam fuad. Nah, di situlah 44:28 fuad itu memahami ayat-ayat Allah dan 44:30 itulah yang dinamakan dengan orang yang 44:32 berakal 44:34 tadi. Jadi ketika wahyu diturunkan ke 44:37 QBU, Allah menyatakan di surat Annajam, 44:39 ma kadabal fuadu maroa tidak pernah 44:44 bohong apa yang dilihat oleh 44:47 tadi. Kemudian di surah Yusuf Allah 44:50 menyatakan, "Inna anzalnahu quranan 44:53 arabian laakumun. 44:57 kami menurunkan Al-Qur'an ini dalam 44:58 bahasa Arab supaya kalian 45:00 berakal. Jadi ayat-ayat Allah yang 45:03 dipahami oleh Fuad itulah yang dinamakan 45:05 dengan orang yang berakal 45:08 tadi. Hm. 45:12 Maka kesimpulannya adalah nanti bisa 45:15 dicek ee Bang 45:18 Adi antara 45:21 ee surah 45:24 Al-Baqarah ya pada ayat yang ke 45:30 100. Akhir ayat itu mengatakan la ayatil 45:35 liquumi yaqilun. 45:38 Sementara yang surah Ali 45:43 Imran 45:46 alladina 45:48 inqama ardhi 45:51 wiliharulil 45:54 albab. Jadi ayatnya sama inna fi khalqis 45:58 samawati wal ard dan seterusnya. Tapi 46:01 yang albaqar itu ada tambahan. 46:05 Sehingga dengan demikian orang yang 46:08 berakal itu 46:13 identik juga atau sama dengan ulul 46:16 albab. Bahasa lain Allah menyatakan ulul 46:21 albab. Orang yang berakal itu 46:24 substansinya, hakikatnya adalah 46:27 pemahaman ee fuad tadi yang mempunyai 46:30 pendengaran dan penglihatan. 46:34 ya. Maka yang tidak pernah berbohong. 46:38 Nah, itu yang dikaitkan dengan orang 46:41 yang berakal tadi. Jadi, orang yang 46:43 berakal ini adalah orang yang tidak 46:45 pernah berbohong. H karena itu adalah ya 46:48 sering ee dalam bahasa kita itulah suara 46:51 hati gitu. Suara, suara kalbu 46:53 sesungguhnya itu yang dimaksudkan gitu. 46:56 Hm. Suara kalbu itulah suara akal itu di 47:01 situ barangkali itu. Wallahuam ya. Baik, 47:04 selanjutnya dari ee pertanyaan dari Ibu 47:07 Lisa, Pak Ustaz di Bekasi. 47:09 Asalamualaikum warahmatullahi 47:10 wabarakatuh. Waalaikumsalam. Ee Pak 47:13 Ustaz, apa saja ciri dan karakter 47:16 orang-orang yang termasuk ulul albab 47:18 ini? Kalau misalkan mereka berakal, tahu 47:22 yang benar dan salah, yang baik dan yang 47:24 buruk, namun berdiam diri melihat 47:26 kemungkaran-kemungkaran terjadi di 47:28 sekitar kita. Kalau seperti ini 47:30 bagaimana, Pak Ustaz? Apakah masih tetap 47:32 disebut orang ulbab, Pak Ustaz, atau 47:34 bagaimana? Mohon pencerahannya. 47:39 Ee Nabi bersabda, "Ya, kalau kalian 47:44 melihat melihat satu 47:46 kemungkaran, berbuatlah dengan 47:49 tanganmu." Artinya dengan kekuasaan 47:51 kekuasaan. 47:53 Kalau tidak dengan lisanmu artinya apa? 47:58 Berbicara atau kalau tidak dengan 48:01 hatimu. Tapi itu selemah-lemah iman. 48:04 Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. 48:07 lemah iman. H. Jadi 48:09 kalau 48:11 diam ada 48:13 kedurhakaan, ada kemaksiatan, diam saja 48:17 walaupun hatinya enggak setuju, maka itu 48:20 selemah-lemah iman. 48:24 Hm. H. Jadi berada pada titik iman yang 48:31 terendah. 48:33 Sementara tadi ulul albab itu adalah 48:35 orang yang beriman ya, yang 48:40 bertakwa, yang ikhlas, yang 48:45 sabar. Bagaimana kalau orang itu 48:47 misalnya mengetahui sesuatu ee tapi 48:49 diam? 48:51 Yait imannya itu berada pada kadar yang 48:56 rendah. Terendah. 48:57 Nah, ulul albab itu sesungguhnya tidak 49:00 seperti itu. 49:02 Ulul albab itu mesti berbuat 49:05 sesuatu ya dengan kekuasaan atau dengan 49:07 tangan ya. Ya, kalau tidak dia tidak 49:10 punya kekuasaan ya dengan ucapan dengan 49:12 lisan minimnya dengan ucapan tidak bisa 49:14 diam gitu. 49:17 Adapun orang itu mau berubah atau tidak 49:20 itu kan persoalan lain. Heeh. Tapi ulul 49:22 albab itu tidak pernah diam. dia 49:24 sampaikan bahwa yang hak itu adalah hak, 49:26 yang batil adalah yang batil. Dengan 49:28 berbicara ya, dengan berbicara gitu. 49:31 Nah, kalau sesungguhnya kebatilan meraja 49:34 lela terus kemudian orang diam 49:38 saja ya pada akhirnya nanti kebatilan 49:41 itu karena sebegitu banyaknya menjadi 49:44 satu kebenaran dianggap menjadi satu 49:46 kebenaran dan itu akan menjadi ee 49:50 kecelakaan kita semuanya. Maka di 49:52 sinilah Allah Subhanahu wa taala 49:55 mengangkat ulul albab atau orang-orang 49:57 yang berakal itu 50:00 untuk pembeda antara yang hak dengan 50:03 yang batil tadi. Jadi tidak bisa diam. H 50:08 hm. Dan tidak boleh 50:10 diam. Sampaikan sesuatu itu kalau memang 50:13 itu benar menurut Allah dan rasulnya. 50:17 Maka itulah orang yang berakal. 50:19 H atau ulul 50:22 albab. Pada episode yang lalu sudah kita 50:25 sampaikan ya ketika orang itu mengapa 50:29 orang itu diam? H padahal tadinya dia ee 50:33 berbicara soal kebenaran. H tapi ketika 50:37 mendapat jabatan, mendapat amanah gitu 50:41 kemudian diam seribu bahasa. Apa kata 50:45 Allah di dalam surah Al-Furqan surah 25 50:48 ayat 43 dan 44 itu dikatakan bahwa 50:52 ketika orang itu menjadikan hawa 50:54 nafsunya sebagai 50:56 Tuhannya, maka akalnya itu sudah dicabut 50:59 oleh Allah Subhanahu wa taala. 51:02 Karena akalnya sudah dicabut sama Allah, 51:04 ya sudah diam saja dia. 51:07 Karena tidak ada energi untuk berbicara 51:10 itu sudah 51:11 habis, sudah diganti dengan hawa nafsu 51:14 tadi. Bersemayam di dalam jiwanya tadi. 51:19 Iya. Allah 51:21 menyatakan ee ketika hawa nafsunya itu 51:25 sudah jadi ilah, artinya orientasinya 51:29 itu yang tadinya kepada Allah berubah, 51:32 akhirnya apa? Oh, wah ini 51:36 jabatan nyaman juga nih. H ya nih 51:40 fasilitas duit. 51:43 Wah berubah kan ilahnya? berubah ke 51:45 situ. Hm. Sehingga kita berubah ilahnya 51:48 ke ke hawa nafsu tadi ya, 51:53 maka akalnya sudah dicabut oleh Allah 51:56 Subhanahu wa taala. Keberanian untuk 51:59 berbicara benar itu sudah dicabut oleh 52:02 Allah Subhanahu wa 52:03 taala. Bahkan Allah menyatakan ulaikal 52:07 an'am balhum adol. 52:09 Ya, mereka seperti binatang ternak 52:12 bahkan lebih sesat dari binatang ternak. 52:15 Begitu kata Allah Subhanahu wa taala di 52:17 dalam surah Al-A'raf ya, surah 7 ayat 52:20 179 52:22 itu. Jadi ee apa namanya ee orang yang 52:28 berakal atau ulul albab ee sesuai dengan 52:31 definisi Al-Qur'an itu sebenarnya tidak 52:34 sembarangan. Hm. tidak seperti apa yang 52:37 barangkali yang ee sehari-hari kita 52:41 dengar 52:44 gitu. Apalagi oh berakal, berpikir ya 52:49 ada yang rancu, ada berpikir, ada 52:51 berakal padahal berbeda berpikir dengan 52:55 berakal itu berbeda. Bertolak belakang 52:57 180 derajat. Berakal itu pasti benar, 53:03 pasti sehat juga ya. Ya, pasti benar. 53:06 Ada akal sehat itu salah ya. Ah, salah 53:08 itu berarti kalau ada akal sehat ada 53:10 yang enggak sehat dong. Enggak ada akal, 53:12 enggak ada yang enggak sehat. Semuanya 53:14 sehat semua. W pasti benar kok. Ya kan? 53:18 Oh, itu petunjuk Allah kok. Kan begitu 53:19 tadi dibunyi ayatnya 53:21 tadi. Sehingga kalau kita kembalikan 53:24 kepada definisi Al-Qur'an, maka kita 53:29 akan ee mengetahui ya mana yang benar 53:33 menurut Allah, mana yang benar menurut 53:36 selera manusia. Ah, akhirnya seperti 53:39 itu. Nah, yang kita ikuti adalah 53:41 kebenaran Allah, yaitu kebenaran 53:44 Al-Qur'anul Karim dan sunah Rasul-Nya. 53:49 Jadi barangkali itu. Wallahuam. Baik, 53:52 selanjutnya pertanyaan dari 53:54 Ibu Ingga, Pak Ustaz. Asalamualaikum 53:57 warahmatullahi wabarakatuh. 53:58 Waalaikumsalam. Ee selain salat tahajud, 54:00 amalan sunah apa saja yang bisa menjaga 54:04 amalan ulul albab kita, Pak Ustaz? 54:08 Iya. 54:11 Ee banyak sesungguhnya ya. 54:14 Artinya ee di situ ee mengapa qiamulail 54:19 atau salat malam? Karena memang salat 54:21 malam ini ee tentu saja tidak mudah ya, 54:26 karena memerlukan satu mujahadah 54:30 ya, memerlukan satu perjuangan untuk 54:34 menjadikan keistikamahan bangun malam 54:38 itu memerlukan ee apa ee semangat gitu. 54:43 Sehingga di situ Allah ee nyatakan ee 54:45 qiamulil. Kalau yang lain-lain ya sama 54:49 seperti sedekah, banyak mengelarkan 54:51 sedekah ya. Terus kemudian ee apa 54:55 namanya? Banyak ee melakukan ee 54:59 istigfar. Mari kita lihat di di surah ee 55:03 Azzariyat ya ayat yang ke 55:07 ee 15 ya dan ee 18 ya. 55:21 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Innal 55:22 muttaqina fi jannati 55:26 wiyun. Sesungguhnya orang-orang yang 55:29 bertakwa, orang-orang yang bertakwa ini 55:31 orang ulul albab ya, masuk di 55:35 dalamnya berada di dalam taman-taman 55:38 surga dan mata air. Hmm. 55:43 akhidina ma aahum rbuhum innahum kanu 55:48 qobladalika 55:52 muhsin mereka mengambil apa yang 55:56 diberikan Tuhan kepada 55:59 mereka sesungguhnya mereka itu sebelum 56:02 itu dulu di dunia di dunia adalah 56:06 orang-orang yang berbuat ihsan muhsin 56:10 muhsin 56:11 Hm. Di sini diterjemahkan orang-orang 56:14 yang berbuat baik ya. Orang yang berbuat 56:17 baik itu seperti apa? Nah, itu ee maka 56:21 kalau kembalikan ke bahasa aslinya, 56:23 muhsinin. Muhsinin itu adalah orangnya 56:26 perbuatannya adalah 56:27 ihsan. Apakah ihsan itu? Maka Nabi 56:37 mengatakan,"Alluudah." Jadi artinya 56:39 bagaimana ketika berzikir itu 56:41 menghadirkan Allah, seolah-olah melihat 56:43 Allah, seolah-olah kita berdua-dua 56:45 dengan Allah atau kalau tidak bisa 56:47 demikian, sesungguhnya Allah yang sedang 56:50 melihat kita. Ah, itu yang dinamakan 56:52 dengan muhsinin. Hm. Jadi zikirnya tuh 56:55 seperti 56:56 itu. E apalagi tadi di di dalam surah 57:00 Al-Muzzammil ya itu akan memberikan satu 57:03 kesan yang sangat mendalam. Iya. Jadi 57:06 apalagi berzikir dilakukan dengan cara 57:09 ihsan ya. Maka itu akan memberikan ee 57:13 perubahan ya perubahan karakter ke dalam 57:17 jiwa ya. Zikir itu akan bisa ee merubah 57:20 karakter manusia. 57:24 Kanu qilam minallili ma 57:29 yahjaun. Mereka sedikit sekali tidur 57:32 pada waktu malam. Ya, 57:36 maksudnya malam itu enggak dihabisin 57:38 semua. He. Ada sebagian waktu dia 57:42 lakukan untuk kamulil. 57:46 Qamulail kan tadi ulul abah bukan 57:48 qimulail ya. Nah, ini 57:50 kemudian apa? 57:52 wabil ashari hum 57:56 yastagfirun dan pada akhir malam mereka 57:58 memohon 58:00 ampunan. Jadi artinya pada waktu 58:02 qiamullaim itu 58:04 apa ya? Istigfar yang banyak. Istigfar 58:07 memohon ampunan kepada Allah subhanahu 58:09 wa taala. Ya. Maka pada saat 58:14 astagfirullahalazim astagfirullahalazim 58:16 itu yang dilakukan dengan cara ihsan. 58:19 Bagaimana menghayati makna istigfar itu 58:22 masuk ke dalam jiwa kita. Dan itu yang 58:25 akan memberikan kesan yang sangat luar 58:27 biasa. Akan merubah karakter 58:30 manusia. Hm. Jadi Allah sudah 58:33 memfasilitasi kita kalau ingin mau 58:36 merubah karakter jiwa kita, kebiasaan 58:39 kita, maka bangun malam dan berzikir 58:42 dengan penuh ihsan 58:44 tadi. Itu yang akan berubah. 58:47 Tapi kalau walaupun bangun malam 58:50 berzikir juga, tapi lisan berzikir, 58:53 pikiran ke mana-mana, maka itu tidak 58:55 nyambung dengan jiwa kita. Sehingga ee 58:59 Allah itu kan mau berhubungan dengan 59:01 kita, dengan jiwa kita. Betul. Nah, 59:05 sementara jiwa kita tuh ke mana-mana 59:07 pikirannya gitu. Berarti enggak connect 59:08 itunya. Nah, berarti enggak connect ya, 59:10 enggak nyambung gitu. Masih sekedar 59:11 ucapan-ucapan di mulut saja. Nah, itu. 59:15 Nah, ketika itu nyambung ya dengan cara 59:18 ihsan tadi ya kan jiwa kita itu ee ee 59:22 memohon ampunan kepada Allah kemudian 59:25 Allah mendengar, Allah menerima ee 59:29 istigfar kita, maka Allah nanti akan 59:31 mengirimkan cahaya masuk ke dalam jiwa 59:33 kita, gitu. Maka itulah sesungguhnya 59:36 yang akan memberikan kesan yang sangat 59:38 dalam ya. Bahkan itu akan menggetarkan 59:42 jiwa kita pada saat ee melakukan 59:45 zikrullah 59:46 itu. Maka 59:49 sesungguhnya ee apa namanya? Zikir itu 59:52 adalah sesungguhnya kalau kita 59:55 terjemahkan dalam bahasa yang mudah ya. 59:58 Hm. Ee lamunan zikir kepada Allah. 1:00:03 Bagaimana melamun mengingat Allah. Nah, 1:00:06 gitu. Melamun mengingat Allah. melamun 1:00:09 mengingat sambil melamun. Nah, itu kan 1:00:11 kalau bahasa Al-Qur'an kan khusyuk itu. 1:00:13 He khusyuk itu kan sesungguhnya melamun 1:00:15 tapi melamunnya kepada Allah 1:00:18 gitu. Dan itu melamunnya jiwa 1:00:21 itu kepada Allah. Ah, itu yang dimakan 1:00:24 dengan ee apa namanya? Di situ dikatakan 1:00:28 ee kanu qobla dalalika muhsinin. Dulu 1:00:31 waktu di dunia itu dia muhsin kalau 1:00:34 zikir itu ee khusyuk, nyambung jiwanya 1:00:38 dengan Allah. Nah, maksudnya begitu. Itu 1:00:40 yang dinamakan dengan 1:00:41 muhsinin. Tapi ketika muhsinin itu 1:00:44 diterjemahkan orang yang berbuat baik, 1:00:47 nah itu yang enggak ketemu gitu. Berbuat 1:00:50 baik seperti apa? 1:00:53 Ya, kalau berbuat baik kepada Allah 1:00:54 seperti apa? Nah, maksudnya muhsin itu 1:00:57 ya ihsan 1:01:01 itu wabil ashari hum yastagfirun. Dan di 1:01:05 akhir malam dia banyak 1:01:07 mengumandangkan istigfar kepada Allah, 1:01:09 mohon ampunan kepada Allah subhanahu wa 1:01:12 taala. Maka inilah orang-orang yang 1:01:15 bertakwa yang nanti akan menempati surga 1:01:19 dan taman ya. Taman surga dan mata air 1:01:23 di sana. Iya. Hm. Maka di sini ee ulul 1:01:28 albab itu ya ini tempatnya ulul albab 1:01:31 gitu. Jadi kalau tadi ditanyakan amalan 1:01:33 apa ya istigfar. Istigfar yang banyak. 1:01:36 Nah nanti ditambahi dengan selawat ya. 1:01:38 Karena semua istigfar, zikir semua itu 1:01:40 ee harus dengan selawat. supaya sampai 1:01:43 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala. 1:01:46 Barangkali itu. Wallahuam. Mungkin untuk 1:01:49 mendapatkan kekhususan itu perlu dilatih 1:01:50 juga, Ustaz, setiap hari ya untuk 1:01:51 mendapatkan khusyuk, mengucapkan 1:01:53 istigfar, berzikir gitu ya. Oh iya. Jadi 1:01:57 dengan apa? Melamunkan, mengkhayalkan 1:02:00 itu seperti apa, Ustaz? kita tuh melihat 1:02:03 apa namanya penciptaan 1:02:06 Allah, alam tentang alam, tentang apa. 1:02:07 Jadi sesungguhnya ee apa namanya ee 1:02:12 melamun kepada Allah 1:02:14 itu akan ee insyaallah akan mudah 1:02:18 dilakukan. 1:02:20 Jadi pada 1:02:22 saat di luar zikir ya kan karena itu 1:02:26 ulul albab ya kan di di di surat Ali 1:02:30 Imran itu alladzina 1:02:33 yadzakurunallahaqiama waqu wa junubihim. 1:02:37 Jadi ulul albab ini berzikirnya itu saat 1:02:41 berdiri, saat duduk, dan saat 1:02:45 berbaring. Nah, kondisi manusia kan 1:02:47 cuman tiga itu. 1:02:50 Berdiri, kalau gak berdiri, duduk, kalau 1:02:51 gak berbaring. Artinya apa? Setiap 1:02:55 saat. Karena setiap saat tidak diberikan 1:02:59 kesempatan kepada hawa nafsu yang ada di 1:03:02 kepala ini untuk ngelamun yang yang 1:03:04 enggak-enggak gitu. 1:03:07 ngelamun yang baik ya akhir nah akhirnya 1:03:10 apa? Ngelamun yang baik, ngelamun kepada 1:03:13 Allah ya. Berzikir kepada Allah dengan 1:03:16 khusyuk. Nah, sehingga pada saat 1:03:18 melakukan qiamulail, pada saat melakukan 1:03:21 salat fardu misalnya, maka insyaallah 1:03:24 itu akan dimudahkan oleh Allah untuk 1:03:26 khusyuk. Karena di luar salat atau di 1:03:30 luar berzikir itu dia senantiasa 1:03:32 istikamah berzikir kepada Allah 1:03:34 Subhanahu wa taala. 1:03:37 Jadi sesungguhnya di situ. Jadi kalau 1:03:39 dihitung secara ee secara matematis ya 1:03:43 ya, maka hidup itu lebih banyak mana? 1:03:47 Ingatnya kepada Allah atau kepada selain 1:03:49 Allah? Nah, kalau lebih banyak ingatnya 1:03:52 kepada selain Allah, maka ini 1:03:54 kekhusyukan kepada Allah akan terganggu. 1:03:56 Iya. Hm. Tapi bukan berarti ketika 1:04:00 misalnya oh ini kepada kepada Allah 1:04:03 nanti urusan dunianya bagaimana. Oh 1:04:06 tidak. Apa kata Allah? 1:04:17 Apabila telah ditunaikan salat, 1:04:19 bertebaranlah kamu di muka bumi. Dan 1:04:22 pada saat mencari karunia Allah itu, 1:04:25 perbanyaklah mengingat Allah, berzikir 1:04:27 kepada Allah supaya kalian 1:04:31 beruntung. Jadi bukan berarti kalau 1:04:33 ingat kepada Allah, wah terus kemudian 1:04:35 gak kerja. 1:04:36 Enggak. Jadi dalam kerjaan dalam keadaan 1:04:39 bekerja itulah harus mengingat Allah 1:04:41 juga. berzikir kepada Allah Subhanahu wa 1:04:43 taala. 1:04:45 Jadi di dalam setiap kesempatan gak 1:04:47 boleh lepas hatta bekerja 1:04:50 sekalipun. Nah, maka di situlah ulul 1:04:53 albab 1:04:54 itu akan ee istikamah mengingat Allah 1:04:59 dia di setiap saat. setiap saat ya 1:05:02 berdiri, duduk, dan berbaring. Maka itu 1:05:05 yang akan ee insyaallah 1:05:08 dimungkinkan ee seorang hamba itu akan 1:05:11 mudah untuk khusyuk, dikasih petunjuk 1:05:14 sama Allah Subhanahu wa taala karena 1:05:17 keistikamahannya dia selalu mengingat 1:05:19 Allah Subhanahu wa taala. Baik, 1:05:21 barangkali itu selalu connect, selalu 1:05:23 terhubung gitu ya. Subhanallah. 1:05:25 Selanjutnya dari Umi Pauzan di Depok, 1:05:28 Pak Ustaz. Iya. Asalamualaikum. 1:05:30 warahmatullahi wabarakatuh. Mohon maaf 1:05:32 di luar tema, Pak Ustaz. Bagaimana 1:05:35 menyikapi usaha yang sudah berjalan 1:05:38 beberapa bulan ini tapi belum ada 1:05:40 tanda-tanda kemajuan, Pak Ustaz. Bahkan 1:05:42 sebaliknya, untuk memenuhi bahan baku 1:05:45 saja tidak tercukupi. Rasanya hampir 1:05:47 putus asa karena usaha ini cukup 1:05:49 menguras dana, energi dan juga semuanya 1:05:53 bagi kami, Pak Ustaz. sudah kami mencoba 1:05:55 ee panjatkan doa-doa mustajab dari 1:05:57 ayat-ayat Quran sudah berselawat, salat 1:06:00 tahajud dan lain-lain. Tapi makin hari 1:06:02 makin mundur, Pak Ustaz ini bagaimana? 1:06:04 Mohon pencerahannya, Pak Ustaz. 1:06:08 I ee barangkali ini dari Umi Fauzan 1:06:13 mewakili ee apa 1:06:17 namanya? Mewakili mayoritas umat lah ya. 1:06:21 Iya. Saat ini kan saat pandemi juga ya. 1:06:22 Iya. banyak yang terburuk. Jadi 1:06:25 sesungguhnya yang perlu ee kita 1:06:28 sampaikan kepada Umi Fauzan ini jangan 1:06:32 menganggap bahwa yang merasakan itu 1:06:35 hanya Umi Fauzan. He. Itu yang pertama 1:06:39 yang perlu ee ee kita apa namanya? 1:06:44 Hati-hati ya. Jangan merasa sendiri gitu 1:06:46 ya. H jadi kok saya aja enggak 1:06:51 semuanya bahkan di di dulu di zamannya 1:06:53 Nabi Yusuf itu kekeringan ya kan itu 1:06:57 sudah dikasih tahu oleh Allah dengan 1:06:59 mimpi kepada Nabi Yusuf tadi ya yang 1:07:03 ditafsirkan oleh Nabi Yusuf itu mimpi 1:07:05 itu. Jadi memang ee kondisi yang seperti 1:07:08 ini bukan hanya terjadi pada saat ini 1:07:11 saja. Jadi zaman orang-orang terdahulu 1:07:15 pun juga mengalami hal yang semacam itu. 1:07:19 Paceklik, 1:07:21 kekeringan itu. Jadi itu merupakan 1:07:25 sunatullah. Sehingga jauh-jauh 1:07:27 sebelumnya Allah Subhanahu wa 1:07:30 taala ee menyampaikan 1:07:33 ya ee di dalam surah Al-Baqarah ya ayat 1:07:40 150 5 ya. sampai 1:07:43 157 1:07:46 situ. Jadi intinya di situ Allah akan 1:07:49 menguji di situ 1:07:52 kan wabluakum bis minal khafi wal jui 1:07:56 wqs minal amwali wal anfusi 1:07:59 wasamarat. 1:08:00 H di sini 1:08:02 dikatakan dan ini ada ada lam ya lam 1:08:08 taukid. Jadi benar-benar gitu, 1:08:10 benar-benar Allah itu akan 1:08:13 menguji dengan menguji apa? Dengan ee 1:08:17 sedikit 1:08:19 [Musik] 1:08:20 ketakutan. Diuji 1:08:22 dengan sedikit 1:08:26 kelaparan, kekurangan unaksi minal 1:08:29 amwal, kekurangan 1:08:32 harta ya. Waks minal anfus 1:08:39 kematian wqsim minasamarat kekurangan 1:08:44 buah-buahan maka itu semuanya adalah 1:08:46 merupakan 1:08:49 sunatullah. Jadi memang itu kondisi itu 1:08:54 memang akan ada gitu. 1:08:58 Dan kepada Umi Fauzan tadi, jangan 1:09:01 menganggap bahwa Umi Fauzan saja yang 1:09:05 mengalami 1:09:07 mengalami semua orang akan mengalami 1:09:09 itu. Bahkan orang-orang yang terdahulu 1:09:11 sudah mengalami seperti 1:09:12 itu. Maka di sini Allah menyatakan 1:09:15 wabasyirobirin. Berikanlah berita 1:09:17 gembira kepada orang yang sabar. Sabar. 1:09:21 Jadi orang yang sabar itu gembira, tidak 1:09:24 keluh kesah. 1:09:27 [Musik] 1:09:29 mengeluh kepada Allah boleh, tapi yang 1:09:32 tidak boleh itu adalah mengeluh, "Aduh, 1:09:34 ini kok begini ya, kok susah 1:09:38 ya." Jadi kalau kalau kalau ditanya itu 1:09:41 komplain kepada 1:09:44 siapa? Siapa yang membikin begitu, itu 1:09:46 kan Allah semuanya gitu. 1:09:49 Hm. Maka di sini katakan wabus. 1:09:54 Jadi berikanlah berita gembira kepada 1:09:56 orang-orang yang sabar. Siapa 1:09:59 orang-orang yang yang sabar tadi? Ya 1:10:02 alladzina idza asobathum musibah qalu 1:10:06 inna lillahi wa inna ilaihi 1:10:10 rojiun. Jadi orang itu mengatakan bahwa 1:10:13 ini adalah kita ini milik Allah. Kita 1:10:15 akan kembali kepada Allah. Nanti 1:10:18 sama-sama kita semuanya musibah kita 1:10:21 semuanya kembali kepada Allah Subhanahu 1:10:23 wa taala. Jadi merasa bahwa itu adalah 1:10:26 dari Allah Subhanahu wa taala. Ya 1:10:29 memang ya harus bersabar dengan 1:10:33 apalagi 1:10:37 iah. Maka di sini Allah memberikan tiga 1:10:39 tadi. Yang 1:10:41 pertama ulaika alaihim shawatumbihim. 1:10:44 Dia akan mendapatkan selawat dari Allah 1:10:46 Subhanahu warahmah dan kasih sayang dari 1:10:49 Allah. Waika humuladun. Dan Allah akan 1:10:52 memberikan petunjuk kepada orang-orang 1:10:54 yang sabar tadi. Hm. Jadi di sini ketika 1:10:58 orang itu menerima dengan lapang dara, 1:11:01 dengan senang hati, maka di situlah 1:11:04 nanti akan petunjuk itu akan diberikan 1:11:06 oleh Allah Subhanahu wa 1:11:07 taala. Tetapi ketika misalnya tidak 1:11:10 menerima dengan situasi dan kondisi yang 1:11:13 ada sekarang, maka itu akan semakin 1:11:16 menjadi beban. 1:11:19 Petunjuk tidak akan diberikan oleh 1:11:21 Allah. 1:11:23 karena dia tidak rida dengan apa yang 1:11:25 diturunkan oleh Allah Subhanahu wa 1:11:28 taala. 1:11:30 Hm. Jadi, oh iya ini gara-gara virus ini 1:11:36 kondisi yang buat virus siapa? 1:11:40 Allah. Apakah bisa manusia bikin 1:11:43 virus? Iya kan? H ya bisa. Jangan lupa 1:11:48 bahwa virus itu juga berzikir kepada 1:11:50 Allah. Itu cuma kita aja enggak tahu 1:11:53 seperti apa zikirnya. G maka semuanya 1:11:56 itu kembalikan kepada Allah. Bersabar, 1:11:59 bersabar. Karena nilai kesabaran itu 1:12:01 bayarannya dari Allah tanpa 1:12:04 batas. Kemenangan para nabi, para rasul, 1:12:07 para sahabat-sahabat itu karena 1:12:09 kesabarannya yang luar biasa. Allah 1:12:13 janji memberikan pahala tanpa batas. 1:12:18 H. Kalau orang beribadah masih dihitung, 1:12:20 orang baca Quran masih dihitung. Heeh. 1:12:23 Ya. Alif lam mim ya dapat 30 ya. Orang 1:12:27 yang sabar gak pakai hitung-hitungan 1:12:29 akan dikasihkan oleh Allah Subhanahu wa 1:12:30 taala. Kan luar biasa 1:12:32 sesungguhnya. H. 1:12:35 Maka ya pada kesempatan ini mari Ibu ee 1:12:40 Ibu Umi 1:12:41 Fauzan tetap bersabar. 1:12:45 Kemudian perbanyak baca istigfar dan 1:12:48 selawat kepada Nabi sallallahu alaihi 1:12:52 wasallam. 1:12:55 Karena istigfar ini seperti di dalam 1:12:58 surah Nuh pada ayat yang e surah yang 1:13:02 ke-71 nanti bisa dilihat ayat 10 sampai 1:13:06 12 itu janji Allah akan Allah turunkan 1:13:10 limpahan 1:13:11 rezeki berkah dari langit dan dari bumi 1:13:14 akan diturunkan dengan orang membaca 1:13:18 istigfar perbanyak istigfar ya perbanyak 1:13:22 selawat kepada Nabi. 1:13:25 Nabi perbanyak membaca tasbih, tahmid, 1:13:28 tahlil, takbir sudah ee serahkan 1:13:32 semuanya kepada 1:13:34 Allah. Sebab kata Allah, wam 1:13:36 yattaqillaha yaj'alahu makhraj. Siapa 1:13:40 yang bertakwa kepada Allah maka Allah 1:13:42 akan berikan jalan keluar dari kesulitan 1:13:44 yang sedang dia hadapi. Wararzuq min 1:13:47 haitsu la yahtasib. Dan Allah akan 1:13:50 berikan rezeki yang tidak terduga-duga. 1:13:55 Allah 1:13:57 fahu dan siapa yang berserah diri kepada 1:14:00 Allah maka Allah akan cukupkan 1:14:04 keperluannya. Maka gigit erat-erat itu 1:14:07 firman Allah itu supaya hati kita jadi 1:14:11 tenang. Jadi bersabar 1:14:14 bersabar. Hm. Jadi kondisi bersabar itu 1:14:19 bmpernya harus tiga. Iya. Ya 1:14:21 ayyuhalladzina amanuiru wasobiru waritu. 1:14:25 Itu kan tiga bernya tiga bper kesabaran 1:14:30 itu. Maka itulah yang kita harapkan ee 1:14:35 ketika kita bersabar pasti Allah akan 1:14:38 berikan 1:14:39 petunjuk kepada orang yang sabar tadi. 1:14:42 Itu janji Allah. Sehingga ee pesan kami 1:14:47 adalah kepada Umi Faan, jangan mengeluh. 1:14:50 kepada makhluk. H kepada Allah enggak 1:14:54 apa-apa ya boleh ya. 1:14:55 Hmm. Kalau mau mengeluh kepada Allah 1:14:58 saja. Ya Allah berikan jalan keluar ya 1:15:00 Allah. Ah boleh enggak apa-apa. Allah 1:15:02 lebih senang begitu. Iya ya. Semakin 1:15:05 banyak mengeluh semakin banyak anu 1:15:08 mengadu kepada Allah. Allah justru 1:15:10 senang. Ya Allah itu senang dengan 1:15:13 jeritan jiwa kita kepada Allah. Tapi 1:15:16 kepada manusia enggak boleh. 1:15:19 mengeluh kepada manusia ya, mengadu 1:15:23 kepada manusia, mengadu kepada Allah 1:15:25 saja, mengeluh kepada Allah, Allah lebih 1:15:27 suka. Nah, justru nanti Allah akan 1:15:29 berikan petunjuk dan Allah tahu betul 1:15:33 apa yang dibutuhkan oleh 1:15:35 hambanya. Pasti Allah itu bukan raja 1:15:37 tega, ya. Pasti Allah tuh ngukur ee 1:15:42 kesabaran hambanya sampai di mana. Nah, 1:15:45 ya katakanlah nilai ee kesabarannya itu 1:15:49 10 misalnya ujian yang diturunkan paling 1:15:51 lima atau tujuh gitu ya. Enggak mungkin 1:15:54 ini oh kalau ee ujian diberikan 15 ya 1:15:58 itu namanya azab 1:16:00 itu pasti Allah akan tahu nilai 1:16:04 kesabaran yang ee kita miliki. Kita 1:16:07 pasrah kepada Allah. semakin dekat 1:16:10 kepada Allah supaya Allah berikan jalan 1:16:13 keluar dari kesulitan yang tengah kita 1:16:15 hadapi. Barangkali itu. Wallahuam. Baik. 1:16:18 Semoga terjawab Umi Faujan dan juga 1:16:20 mungkin Iwan Nawat yang memiliki 1:16:22 personal yang sama ya. Jadi pujinya 1:16:24 bersabar terus bersabar Ustaz ya. 1:16:26 Insyaallah Allah pasti akan membantu 1:16:27 kita. 1:16:28 Selanjutnya ini teraz karena kita 1:16:30 dibatasi oleh waktu terakhir dari Bapak 1:16:32 Sodikin di Jakarta 1:16:35 Timur ada ayat ee Al-Qur'an surat 1:16:38 Albaqarah ayat ke-11 Pak Ustaz ee dan 1:16:41 apabila dikatakan kepada mereka 1:16:43 janganlah berbuat kerusakan di muka 1:16:45 bumi. Mereka menjawab sesungguhnya kami 1:16:47 justru orang-orang yang melakukan 1:16:49 perbaikan. Pak Ustaz, apakah ayat di 1:16:51 atas tadi ada hubungannya dengan 1:16:54 kejadian bencana saat ini di Indonesia? 1:16:58 Terima kasih. Iya. 1:17:01 Ya, itu ee sesungguhnya 1:17:05 ee ee kalau dilihat 1:17:08 di ayat itu 1:17:11 ya 1:17:14 H itu sesungguhnya ee nanti ee siapa 1:17:19 yang bertanya, Pak 1:17:21 tadi dari Bapak Sodikin. Pak Sodikin ya. 1:17:27 Eh itu sesungguhnya ee perbuatan nanti 1:17:31 bisa dilihat di di yang ketujuh. 1:17:34 Khatamallahu ala qulubihim waa samihim 1:17:38 waa 1:17:39 absorhimah walahumabunim. 1:17:43 H. Jadi kalau dikatakan jangan buat 1:17:46 kerusakan di muka bumi, maka dia akan 1:17:49 enggak saya ini me membuat ee kebaikan 1:17:54 justru saya yang berbuat baik. 1:17:57 Nah, itulah orang-orang yang dikunci 1:18:00 mati kalbu pendengaran, penglihatannya. 1:18:04 Dengan kata lain, orang itu sesungguhnya 1:18:06 tidak berakal. Tidak berakal. Tidak 1:18:08 berakal. 1:18:10 H sehingga orang-orang yang tidak 1:18:12 berakal seperti itu gak 1:18:17 paham dengan peringatan yang Allah 1:18:21 berikan. Padahal semuanya apa yang 1:18:24 terjadi di muka bumi itu sebenarnya 1:18:26 karena perbuatan kita. Mari kita lihat 1:18:29 di surat ee ee 28 ayat 59 ya. 1:18:45 Nanti kepada Pak Sodikin bisa dilihat di 1:18:48 surah Al-Qasas ya, surah 28 ayat 1:18:53 59. 1:18:59 Hm. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:19:07 Wama kan rbuka muhlikal quro hatta yab 1:19:13 fi ummiha rasulan yatlu alaihim 1:19:17 ayatina w kunna muhlikil qura illa wa 1:19:22 ahluhaimun. 1:19:28 Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan 1:19:32 negeri-negeri sebelum dia mengutus 1:19:35 rasul di ibu 1:19:38 kotanya yang membacakan ayat-ayat kami 1:19:41 kepada 1:19:43 mereka. Tidak pernah pula kami 1:19:47 membinasakan penduduk negeri kecuali 1:19:51 penduduknya melakukan kezaliman. 1:19:57 [Musik] 1:19:58 H. Jadi mereka gak 1:20:02 paham. Oh, ini 1:20:04 kan ee 1:20:06 bencana bencana 1:20:10 alam. Padahal itu peringatan dari Allah 1:20:13 ya. Karena kalbunya sudah dikunci mati 1:20:15 oleh Allah Subhanahu wa taala. Dia 1:20:17 enggak paham bahwa itu peringatan dari 1:20:19 Allah karena banyaknya kedurhakaan, 1:20:21 kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia. 1:20:27 Maka di sinilah sesungguhnya peran orang 1:20:30 yang berakal 1:20:32 tadi. Karena 1:20:34 ketika akalnya 1:20:37 dicabut atau dengan kata lain kalbunya 1:20:40 dikuci mati oleh Allah Subhanahu wa 1:20:41 taala sehingga orang itu tidak berakal 1:20:44 maka orang itu tidak pernah akan paham 1:20:47 bahwa itu sesungguhnya Allah sedang 1:20:49 murka kepada hamb-Nya. 1:20:54 [Musik] 1:20:55 H inilah sesungguhnya perlunya kita 1:21:00 itu apa namanya mentelusuri di dalam 1:21:04 Al-Qur'anul Karim 1:21:08 gitu. Sehingga kalau sudah diturunkan 1:21:10 itu ee apa namanya bencana itu, maka 1:21:14 bencana itu artinya apa? Orang yang 1:21:17 bertakwa juga kena juga. Kena juga ya. 1:21:20 Semuanya kena. Semuanya kena. 1:21:23 Hm. Tapi Allah tadi menyatakan di surat 1:21:26 Albaqarah 1:21:27 itu bahwa bagi orang yang bertakwa 1:21:31 ketika mendapatkan bencana maka itu 1:21:33 adalah merupakan ujian dari Allah 1:21:36 Subhanahu wa taala. Sehingga Allah 1:21:38 menyatakan wabasyirisirin. Berikanlah 1:21:40 berita gembira kepada orang-orang yang 1:21:43 sabar. 1:21:45 H. 1:21:46 Sehingga harap 1:21:47 dibedakan orang yang bertakwa, orang 1:21:50 yang sama orang yang durhaka ketika 1:21:53 mendapatkan musibah ya harus berbeda. 1:21:56 Heeh. Maka orang yang bertakwa tadi 1:21:59 apalagi ulul albab, apalagi orang-orang 1:22:01 yang berakal 1:22:03 maka ya itu tadi Allah menyatakan 1:22:06 wabasyir sabirin. Berikanlah berita 1:22:08 gembira kepada orang yang sabar. 1:22:11 Tapi bagi orang-orang yang kalbunya 1:22:14 dikunci mati oleh Allah Subhanahu wa 1:22:16 taala mendapatkan musibah seperti 1:22:18 itu, 1:22:20 maka dia betul-betul 1:22:23 akan terpukul ya jiwanya stres ya. 1:22:30 sehingga musibah yang dia alami itu ya 1:22:34 jiwanya ya stresnya itu lebih dahsyat 1:22:37 daripada musibahnya tadi karena kalbunya 1:22:40 sudah dikunci mati oleh Allah Subhanahu 1:22:41 wa 1:22:43 taala. Tapi bagi orang-orang yang 1:22:45 beriman dan bertakwa kepada Allah 1:22:47 semuanya diserahkan kepada Allah ya kita 1:22:49 ini milik Allah semuanya akan kembali 1:22:51 kepada Allah sudah bersabar aja karena 1:22:54 ini maunya Allah gitu. Nah bahasanya 1:22:56 beda kan? Iya. Maka orang-orang yang 1:22:58 seperti itu akan diberikan ketenangan 1:23:00 oleh Allah karena semuanya itu 1:23:02 diserahkan semuanya kepada Allah 1:23:03 Subhanahu wa 1:23:04 taala. Hm. 1:23:08 Sehingga akan kelihatan di lapangan itu 1:23:11 mana orang 1:23:13 yang tidak kenal dengan Allah, mana 1:23:17 orang yang beriman dan bertakwa kepada 1:23:19 Allah, maka akan terlihat dari 1:23:22 sikapnya ketika menghadapi musibah 1:23:27 itu. Sehingga kata 1:23:30 Nabi, ketika orang mendapatkan musibah 1:23:34 itu orang itu bersabar atau tidak, yang 1:23:38 dilihat adalah pada pukulan yang 1:23:41 pertama. 1:23:43 Pukulan pertama ya. Ya, kalau pukulan 1:23:45 pertama itu ada musibah, sabar ya. 1:23:49 Innalillah wa inna ilaihi roajiun. Ya 1:23:51 Allah, ini sudah maunya Allah. Itu lulus 1:23:54 itu 1:23:55 konten pertama ya. Nah, ucapan pertama 1:23:58 inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. 1:24:01 Artinya betul-betul ucapan itu ucapan 1:24:05 ucapan jiwa yang ada di kalbu ya. Ah, 1:24:08 itu lulus 1:24:11 itu. Tapi kalau ucapan pertama kali aduh 1:24:15 wah itu kalau sudah aduh 1:24:21 itu mengeluh kan 1:24:24 mengeluh ya keluh kesah sumpah 1:24:28 serapah ya. Jadi bukan bukan bukan 1:24:31 mengadu kepada Allah gitu ya. Nah, itu 1:24:35 beda. Akan kelihatan ee di lapangan itu 1:24:39 perbedaannya. Dan orang-orang yang betul 1:24:41 inn lillahi wa inna ilaihi rajiun 1:24:43 walaupun musibah nampak diberikan 1:24:46 ketenangan oleh Allah. Kan janji Allah 1:24:48 tadi ada tiga yang Allah akan berikan. 1:24:51 Ee terutama yang petunjuk tadi. Kita kan 1:24:53 perlu petunjuk pada saat kita mendapat 1:24:56 musibah tadi. Iya. Di situ Allah janji 1:24:59 pasti ketika orang itu bersabar, Allah 1:25:01 janji akan berikan 1:25:03 petunjuk disayangi sama Allah dan 1:25:06 dikasih selawat oleh Nabi, oleh Allah 1:25:08 Subhanahu wa taala. 1:25:11 H jadi 1:25:13 apa? Al-Qur'an ini menjadi teman kita 1:25:16 gitu. 1:25:18 Karena inilah apa 1:25:20 yang 1:25:22 di ucapkan oleh Allah Subhanahu wa 1:25:24 taala, firman Allah itu ya. Jadi 1:25:27 mewakili secara 1:25:29 lahiriahnya ucapan Allah, firman Allah 1:25:32 ini 1:25:33 gitu. Hm. Sehingga kita akan menjadi apa 1:25:37 dengan Al-Qur'an. Al-Qur'an mengatakan 1:25:39 seperti ini, Allah mengatakan seperti 1:25:41 ini yang ada di dalam Quran. Maka kita 1:25:43 akan jadi tenang gitu. 1:25:46 sehingga benar-benar eh apa namanya 1:25:50 dalikal kitab laba fi hudallil muttaqin. 1:25:54 Jadi enggak ada keraguan di dalam orang 1:25:57 yang bertakwa itu karena pegangannya 1:25:59 Al-Qur'an. Allah berbicara di dalam 1:26:01 Al-Qur'an. Maka itu yang harus kita 1:26:03 gigit erat-erat jangan sampai lepas 1:26:06 gitu. Sehingga hidup kita ini nyaman 1:26:08 gitu. 1:26:10 ke mana-mana bersama-sama dengan Allah 1:26:14 Subhanahu wa taala baik dalam keadaan 1:26:17 senang maupun duka barangkali itu. 1:26:20 Wallahuam subhanallah banyak WhatsApp 1:26:22 yang masuk ustaz tapi mohon maaf kepada 1:26:24 Nawat tidak bisa kami bacakan semuanya 1:26:27 karena waktu yang terbatas. Ustaz 1:26:29 disimpulkan pembahasan kita hari ini, 1:26:30 Ustaz. Silakan. Iya. Baik terima kasih, 1:26:33 Kang Ari. 1:26:37 Jadi kesimpulan 1:26:39 pada kesempatan ini adalah 1:26:43 bahwa orang yang berakal atau ulul 1:26:46 albab atau orang yang berakal itu sama 1:26:50 dengan ulul albab. 1:26:53 Dan ternyata di dalam Al-Qur'an 1:26:56 bahwa orang yang berakal itu mempunyai 1:27:00 amalan yang sudah ditentukan oleh Allah 1:27:02 Subhanahu wa taala untuk 1:27:05 memperkokoh ya keimanannya 1:27:10 tadi. Ee sehingga kalau tadi dikatakan 1:27:13 bahwa orang yang berakal itu hanya akan 1:27:17 mengambil dari ucapan yang terbaik saja. 1:27:20 Yang buruk enggak diambil. 1:27:23 menunjukkan di sini bahwa orang yang 1:27:25 berakal itu adalah orang yang senantiasa 1:27:28 berbuat 1:27:29 baik. Orang yang berakal itu adalah 1:27:32 orang yang 1:27:33 senantiasa 1:27:35 bersabar. Orang yang berakal itu adalah 1:27:38 orang senata yang ikhlas karena Allah 1:27:40 subhanahu wa taala, bersih karena Allah 1:27:42 subhanahu wa taala. 1:27:44 Sehingga kalau 1:27:46 dibayangkan betapa nikmatnya orang yang 1:27:49 berakal itu karena senantiasa 1:27:54 memperhatikan ya perbuatan yang telah 1:27:58 dibebankan oleh Allah kepada mereka. 1:28:03 Sehingga dengan demikian ee kesimpulan 1:28:06 dari semua itu adalah 1:28:08 bahwa berakal atau akal itu adalah 1:28:12 merupakan bahasa Al-Qur'an. Sehingga 1:28:15 mari kita 1:28:17 kembalikan ke dalam Al-Qur'an. Jangan 1:28:21 kita terjemahkan sesuai dengan ee 1:28:26 kebiasaan atau ucapan kita sehari-hari 1:28:30 sehingga akan semakin jauh dari makna 1:28:34 yang sesungguhnya Allah berikan di dalam 1:28:37 Al-Qur'an. Karena akal itu orang atau 1:28:39 orang yang berakal itu adalah bahasa 1:28:42 Al-Qur'an h yang akan menjadi pembeda 1:28:45 antara yang hak dengan yang batil. 1:28:49 Barangkali itu kurang lebihnya mohon 1:28:51 maaf. Subhanaka Allahumma wabihamdik 1:28:53 ashadu alla ilahailla anta 1:28:55 astagfiruka. Asalamualaikum 1:28:57 warahmatullahi wabarakatuh. 1:28:59 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:29:00 wabarakatuh. Demikian di Ahmad bersama 1:29:02 kita di acara renungan QBU bersama Ustaz 1:29:04 Rahmatullah dengan tema amalan ulul 1:29:07 albab atau orang yang berakal. Semoga 1:29:09 apa yang ustaz sampaikan dapat menambah 1:29:11 ilmu agama kita juga menambah iman dan 1:29:13 takwa kita kepada Allah subhanahu wa 1:29:15 taala. Yang sudah bergabung terima kasih 1:29:16 banyak. yang belum sempat terbanyakkan 1:29:18 mohon maaf karena waktu yang terbatas ya 1:29:19 Iwan lawat yang bertugas saya Pak Hadir 1:29:21 ditemani Ondi dan juga Yusuf Subit 1:29:24 billahi taufik walhidayah 1:29:25 wasalamualaikum warahmatullahi 1:29:27 wabarakatuh