Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 Brail 0:15 [Musik] 0:24 [Musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:31 warahmatullahi wabarakatuh. 0:34 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:35 wa ali sayyidina Muhammad. Alhamdulillah 0:38 kita berjumpa lagi hari ini hari Selasa 0:40 tanggal 10 Muharam 1446 Hijriah atau 16 0:44 Juli 2024. Seperti biasa, Selasa pagi 0:47 kita akan menghadirkan renungan di bawah 0:50 naungan Al-Qur'an ee untuk edisi dialog 0:53 dan tanya jawab. Silakan kirim 0:55 pertanyaan Anda ke 1:00 0811999720. Kami tunggu nanti insyaallah 1:02 akan dijawab oleh Ustaz Husein bin Hamid 1:05 Al-Attas dan juga Ustaz Hamzah. 1:07 Asalamualaikum Ustaz Husin, Ustaz Isa. 1:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11 wabarakatuh. Baik, kita mulai acara ini 1:14 dengan membaca al-Fatihah. 1:24 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:25 Bismillahirrahmanirrahim. 1:33 Alhamdulillahirabbil 1:37 alamin 1:41 arrahmanirrahim maiki 1:46 yaumiddin iyyaka na'budu wa iyyaka 1:52 nasta' 1:54 ihdinasirathal mustaqimat 2:01 anamta 2:03 alaihim giril magdubi alaihim wadin. 2:16 Amin. Alhamdulillah kita sudah membaca 2:17 al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan 2:20 kita dalam memahami jawaban-jawaban yang 2:22 diberikan oleh Ustaz Husin dan Ustaz 2:24 Hamzah. Ustaz Isa, apakah sudah ada 2:26 pertanyaan masuk? Masyaallah. Ini ada 2:27 sebenarnya kita hutang pertanyaan yang 2:30 minggu lalu ya belum dijawab ya waktu 2:31 kita live hari Jumat kemarin 3 hari lalu 2:34 ee ada beberapa pertanyaan yang belum 2:37 terjawab barangkali jadi pertanyaan buka 2:39 sambil menunggu dan sebenarnya sudah 2:41 masuk pertanyaan yang pada pagi hari 2:43 ini. Di antaranya ada dari hamba Allah 2:45 di Keranji, ada Umi Yasir, Ipin, Irfan, 2:49 Ibu Lin dan lain sebagainya. Nanti 2:50 insyaallah kita akan bahas satu persatu. 2:54 Ini pertanyaan pertama. Asalamualaikum 2:55 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 2:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:58 wabarakatuhkah atau sahkah apabila 3:01 seorang wanita atau janda yang menikah 3:04 sir tanpa dihadiri wali atau ayahnya 3:09 karena sudah sepuh dan jaraknya jauh. 3:13 Akan tetapi ayahnya sudah memberikan 3:15 surat kuasa mewakilan perwalian kepada 3:18 Amil Millah. Mohon penjelasannya, Pak 3:20 Ustaz. Syukran. Jazakumullah khairan. 3:24 Bismillahirrahmanirrahim. 3:26 Alhamdulillahiabbil 3:30 alamin. Hamdan katsiron thayyiban 3:34 mubarokan fih kama yuhibbu 3:37 rabbuna. Allahumma sholli ala Muhammadin 3:40 wa ali 3:41 Muhammad. Asalamualaika ya 3:44 rasulullah. Assalamu alaina wa ala 3:47 ibadillahi shihin. Wassalamualaikum 3:50 ayyuhal ikhwatul mukminun. Wal akhwatul 3:53 mukminat 3:55 warahmatullahi wabarakatuh. 3:57 Waalaikumsalam warahmatullahikumsalam 3:58 warahmatullahi wabarakatuh. 4:01 Allahumma atina minika rahmah waimna min 4:04 ladunka ilman nafi bimaam. 4:09 Allahumma inna naud 4:12 naubikaill nazilla 4:14 nuzalima nudlama 4:16 [Musik] 4:18 najbanaidna 4:19 ilman amma 4:22 ba menjawab 4:24 pertanyaan saudari kita ya yang bertanya 4:28 apakah sah pernikahan dia sebagai 4:31 seorang janda dengan seorang pria tanpa 4:34 dihadiri oleh orang tuanya yang sudah 4:36 lanjut usia Tapi orang tuanya sudah 4:40 memberikan kuasa kepada 4:44 Amil untuk mewakili dirinya dalam 4:47 menikahkan 4:50 putrinya. Menjawab pertanyaan ini, 4:52 kehadiran orang 4:54 tua sebetulnya telah diwakili dengan 4:57 kuasa yang diberikan kepada Amil. 5:06 Bagi seorang janda 5:11 sebetulnya dia memiliki hak ya untuk 5:16 menentukan 5:19 pilihannya dengan syarat pria yang 5:21 dipilih itu merupakan seorang pria 5:24 muslim 5:25 ya yang berakhlak baik 5:28 ya maka dia memiliki hak untuk 5:31 menentukan pilihan Hanya berbeda dengan 5:33 seorang gadis ya, dengan sendirinya di 5:36 bawah pengawasan orang tua. Maka peran 5:40 wali di sini lebih 5:42 kuat dibandingkan peran wali ya pada 5:46 seorang wanita yang berstatus janda. 5:51 Dan tujuan wali ya atau tujuan 5:54 diamanatkan seorang wanita kepada wali 5:57 ini betul-betul dengan tujuan untuk 6:00 menjaga wanita ini agar 6:03 tidak 6:05 terpedaya, tidak terperosok ya dan 6:07 terjerumus ke 6:09 dalam ke dalam keadaan yang akan 6:12 membahayakan dirinya. Karena seorang 6:14 wanita kalau dibiarkan memilih dengan 6:17 perasaannya tidak mempertimbangkan 6:20 berbagai macam akibat yang akan dihadapi 6:23 di kemudian hari. 6:25 Oleh karena itu, peran wali di sini 6:28 betul-betul menjaga ya, mengawal, 6:32 memberikan bimbingan petunjuk agar 6:35 putrinya atau 6:37 saudarinya mendapatkan pasangan yang 6:39 betul-betul akan dapat menjaga amanat 6:43 Allah Subhanahu wa taala dengan 6:45 sebaik-baiknya dan memperlakukan putri 6:48 mereka atau saudari mereka dengan 6:50 perlakuan yang mulia. 6:53 Nah, seorang janda yang telah memiliki 6:56 pengalaman berumah 6:58 tangga tidak diperlakukan sebagaimana 7:01 perlakuan seorang gadis yang belum 7:03 menikah. Dia sudah memiliki pengalaman 7:06 pengetahuan. Tinggal wali di sini 7:08 melihat apabila pilihannya ya memang 7:12 merupakan pilihan yang tepat yang akan 7:15 menjaga dirinya, memuliakannya dan 7:17 menjaga juga agamanya. wali memberikan 7:21 restu. Tapi kalau seandainya dia memilih 7:24 seorang pria yang bakal merusak 7:27 agamanya, yang juga bakal memperlakukan 7:30 dirinya dengan cara yang tidak baik, 7:32 karena laki-laki tersebut, laki-laki 7:35 yang 7:36 betul-betul tidak bertakwa kepada Allah 7:39 subhanahu wa taala, maka orang tua atau 7:42 saudara berhak melakukan intervensi ya 7:46 untuk merintangi, menghalangi ee 7:49 perkawinan di antara keduanya. 7:53 Dan kita tahu bahwa orang yang beriman 7:55 satu dengan lain menjadi wali saudara 7:57 mereka. mukminun wal mukminat ba'duhum 8:00 auliya 8:02 ba'din. Maka peran wali di sini 8:06 sebetulnya menjaga mengawal, memberikan 8:10 bimbingan dan 8:11 tuntunan kepada anak-anak mereka agar 8:15 mereka betul-betul dapat menentukan 8:18 pilihan yang tepat yang sejalan dengan 8:21 keridaan Allah Subhanahu wa taala. Nah, 8:24 berkaitan dengan pertanyaan saudari kita 8:27 tadi yang bertanya, apakah boleh dia 8:30 menikah dengan seorang pria tanpa 8:32 kehadiran orang tuanya karena jarak yang 8:34 jauh dan orang tuanya telah memberikan 8:37 kuasa kepada seorang amil untuk 8:41 menikahkan mereka. Dalam hal ini 8:43 sebetulnya 8:44 [Musik] 8:46 ee rukun dari pernikahan sudah 8:51 terpenuhi. Dengan adanya wali, demikian 8:55 pula di hari dengan dua orang 8:57 saksi, kemudian mahar, adanya ijab dan 9:01 qabul, maka semua apa? Telah terpenuhi. 9:05 Jadi yang perlu diperhatikan di 9:07 sini bagi seorang wanita yang belum 9:11 pernah menikah 9:13 hendaknya dia 9:14 [Musik] 9:16 betul-betul dalam menentukan pilihan 9:19 hendaknya dia kembali kepada 9:21 pertimbangan akal yang sehat dan 9:24 tuntunan 9:26 agama. Dia berusaha betul-betul 9:30 mendengarkan bimbingan nasihat orang 9:32 tuanya. 9:33 di mana orang tuanya tidak memilihkan 9:35 bagi dirinya ya pasangan suami yang akan 9:39 membuat dirinya hidup tidak berbahagia 9:42 atau tidak berjalan di atas jalan Allah 9:44 dan wanita juga tidak memilih seorang 9:47 laki-laki yang bakal mengecewakan kedua 9:50 orang tuanya padahal mereka berjasa 9:52 dalam mendidik dirinya dan tidak memilih 9:55 pasangan yang tidak sejalan dengan 9:58 tuntunan agama Allah Subhanahu wa taala. 10:01 Karena Allah jadikan pria dan wanita 10:03 berpasangan dalam rangka untuk 10:05 betul-betul menjalankan amanat yang 10:07 besar dalam kehidupan. Wallahuam. 10:10 Insyaallah. Berikutnya ini Ustaz dari 10:12 Ibu Darma di Bekasi. Asalamualaikum 10:14 Ustaz. Mohon pencerahannya. Bulan Oh 10:18 Afwan. Bukan Ibu Darma ini tidak 10:19 menyebutkan namanya tapi dia bercerita 10:22 bahwa bulan lalu adik saya meninggal 10:25 jatuh di penggorengan yang penuh dengan 10:28 minyak mendidih. 10:30 Apakah itu bisa dibilang mati syahid? 10:33 Karena dia dan istrinya usaha catering. 10:36 Jadi penggorengannya besar. Mungkin 10:38 dengan minyak lebih dari 10 liter dan 10:41 langsung meninggal adik saya. Ini saya 10:44 masih di Jogja mau ke haul ke-40 10:47 harinya. Masyaallah. Mohon 10:48 pencerahannya, Ustaz. 10:52 Semoga Allah subhanahu wa 10:55 taala menjadikan kematiannya ya 10:59 merupakan kematian yang membuka pintu 11:01 rahmat Allah Subhanahu wa 11:03 taala. Adapun menentukan dirinya sebagai 11:07 seorang yang mati syahid atau tidak ya 11:09 ini bukan merupakan urusan kita. 11:12 Tapi kita harapkan dengan kematian yang 11:16 tragis tersebut ya, di mana anak 11:19 tersebut masuk ke dalam penggorengan ya 11:23 yang penuh dengan minyak yang mendidih. 11:26 Mudah-mudahan derita di dunia ini akan 11:29 menghindarkan dirinya dari derita di 11:31 hari kemudian nanti dan Allah masukkan 11:33 dirinya ke dalam rahmat Allah. Jadi 11:35 sebaiknya bagi kita mendoakan anak 11:38 tersebut, mendoakan juga yang hidup agar 11:41 diberikan kesabaran dan menjadikan ini 11:44 sebagai pelajaran buat kita semua. 11:47 Terkadang kita tidak menyukai sesuatu, 11:49 tapi itu sesuatu yang membawa kebaikan 11:51 buat kita. Sebagaimana kisah yang 11:54 diceritakan 11:56 mengenai seorang hamba yang saleh ya 12:00 yang memberikan pelajaran kepada Nabi 12:02 Allah Musa alaihialatu wasalam. 12:06 di mana seorang anak 12:09 ya tanpa dosa, tanpa berbuat salah 12:16 ya dibunuh ya oleh teman yang 12:21 mendampingi Musa yang Allah Subhanahu wa 12:24 taala perintahkan kepada Musa untuk 12:25 belajar daripadanya. 12:29 Nabi Allah Musa dengan marah mengatakan, 12:31 "Bagaimana kamu membunuh seorang anak 12:34 yang masih suci, bersih, tanpa kesalahan 12:37 yang dilakukan?" 12:40 Nah, sebagai jawaban 12:44 kemudian orang tersebut berkata kepada 12:47 Musa 12:49 bahwa kedua orang kedua orang tua dari 12:52 anak ini merupakan orang tua yang 12:55 saleh. Kami khawatir anak ini tumbuh 12:58 akan menjadi sebab kedua orang tuanya 13:02 terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan 13:06 dosa, perbuatan-perbuatan aniaya. Maka 13:10 dengan kehendak Allah Subhanahu wa taala 13:12 mengambil anak tersebut dan Allah 13:15 Subhanahu wa taala menggantikan kedua 13:16 orang tuanya dengan anak yang lain. Anak 13:19 ini yang diambil oleh Allah Subhanahu wa 13:21 taala dengan sendirinya terbebas dari 13:24 apa-apa yang mungkin terjadi masa akan 13:27 datang dari perbuatan yang tidak baik. 13:30 Orang tuanya diselamatkan dan digantikan 13:32 anak yang lebih baik. dengan sendirinya 13:35 kematian anak ini sebetulnya kebaikan 13:37 buat anaknya, kebaikan juga buat kedua 13:39 orang tuanya. Nah, demikian pula saudara 13:43 Anda yang mati dalam keadaan tragis 13:46 tersebut mudah-mudahan akan menjadi 13:48 sebab kebaikan bagi kedua orang tua. A 13:50 gantikan yang lebih baik dan anak ini 13:53 juga dibebaskan dari hal-hal yang 13:56 mungkin saja terjadi di masa akan datang 13:58 dari perbuatan-perbuatan yang tidak kita 14:01 sukai. Maka kedua orang tua keluarga 14:04 hendaknya menerima dengan rida dan 14:06 pasrah dan mendoakan anak tersebut agar 14:09 masuk dalam rahmat Allah Subhanahu wa 14:12 taala. Wallahuam. Baik, selanjutnya 14:14 pertanyaan dari Ibu Tri di Sawangan. Ini 14:16 pertanyaan lama juga nih baru bisa 14:18 dijawab sekarang. Ee Ustaz, bolehkah 14:21 muslimah memandikan jenazah orang 14:24 nonmuslim tapi mulutnya ngobrol? Karena 14:27 yang meninggal sahabat dari kecil? Jika 14:30 sudah terjadi 14:34 bagaimana Bu Tri? Seorang muslimah 14:37 memandikan temannya. Muslimah memandikan 14:40 jenazah orang nonmuslim. 14:43 He. Karena wanita ini merupakan 14:50 temannya. 14:52 Memandikan sebetulnya bukan merupakan 14:54 apa? Bukan merupakan satu kesalahan. 14:58 dia berhubungan baik dengan wanita ini, 15:00 dia mandikan, dia bersihkan dirinya ya, 15:03 bukan dalam rangka apa mendoakan dirinya 15:07 atau menyalatkannya, hanya sekedar 15:11 memandikannya. Saya melihat dalam hal 15:13 ini bukan merupakan apa? Bukan merupakan 15:17 satu perbuatan yang bertentangan dengan 15:20 tuntunan agama. 15:23 Allah berfirman dalam surah 15:26 Al-Mumtahan yang menerangkan kepada 15:28 kita, kita tidak dilarang untuk berbuat 15:31 baik, berbuat kebaikan ya kepada 15:36 orang-orang nonmuslim yang tidak 15:38 memerangi kita. Yang tidak memerangi 15:41 kita dalam urusan agama kita atau 15:43 membantu musuh-musuh kaum muslimin untuk 15:47 memerangi 15:48 kita. Apalagi merupakan sahabat baik. 15:52 Allah tidak melarang kita untuk 15:54 memperlakukan mereka dengan baik. Allah 15:56 berfirman, "La 15:57 yanakumullah alilladina lam yuqatilukum 16:01 fiddin walam yukhrijukum min diarikum 16:06 anabaruhumitu ilaihim inallaha 16:09 yuhibbul." Allah tidak melarang kalian 16:12 dari orang-orang yang tidak memerangi 16:15 kalian dalam agama 16:19 kalian. Untuk apa? 16:23 tidak juga mengusir kalian dari rumah 16:25 kalian untuk berbuat kebaikan kepada 16:27 mereka. 16:29 Antabaruhumitu ilaihim dan berlaku adil 16:31 kepada mereka. Innallaha yuhibbul 16:34 mqsitin. Sungguh Allah mencintai orang 16:36 yang berbuat adil. Wanita ini 16:38 berhubungan baik dengan dirinya, 16:40 merupakan sahabatnya. di luar perbedaan 16:44 agama sebagai 16:47 seorang muslim akan memperlakukan orang 16:51 baik juga dengan kebaikan yang sama 16:53 selagi tidak bertentangan dengan hukum 16:55 Allah. Jadi hanya sekedar memandikan, 16:57 membersihkan tubuhnya sebelum 16:59 disemayamkan dan dikuburkan itu 17:02 sebetulnya bukan merupakan sesuatu yang 17:04 dilarang kecuali ya kecuali apa? Dia 17:08 mendoakan ya wanita ini memohonkan ampun 17:12 buat dirinya ya sebagaimana yang 17:14 dilarang oleh Allah subhanahu wa taala 17:16 dalam surah Taubah. Makana lin nabi 17:19 walladzina amanu yastagfiru lil 17:22 musyrikin walau qurban. Tidak dibenarkan 17:26 ya mustahil bagi nabi dan orang yang 17:29 beriman ya untuk memohon ampun bagi apa 17:33 orang-orang musyrik walaupun termasuk 17:35 kerabat-kerabat mereka. 17:37 Walaupun orang yang merupakan kerabat 17:41 dekatnya, kalau dia meninggal dalam 17:43 keadaan musyrik, maka tidak dibenarkan 17:45 baginya untuk memohon ampun 17:47 baginya. Nah, wanita ini memandikan 17:50 temannya sebagai sikap ya seorang muslim 17:54 yang berbuat kebaikan pada orang yang 17:55 berbuat baik baginya, teman dekatnya. 17:59 Adapun urusan dia dengan Allah Subhanahu 18:02 wa taala bukan menjadi tanggung 18:03 jawabnya. 18:05 Sebagaimana kalau seanda kita memberikan 18:07 bantuan kepada teman kita yang 18:10 nonmuslim, dia butuh bantuan. Kita 18:13 membantu dirinya, membantu anaknya, 18:16 ya memperlakukannya dengan baik dan 18:19 mulia itu bukan merupakan satu hal yang 18:21 dilarang, malah perbuatan yang terpuji. 18:23 Tapi yang tidak dibenarkan kita ikut 18:26 bersamanya dalam acara-acara keagamaan 18:29 seperti Natal. Karena kalau kita 18:31 mengucapkan selamat Natal itu hampir 18:33 besar. 18:35 Selamat di sini ditujukan untuk 18:37 memperingati lahirnya Yesus sebagai anak 18:39 Tuhan, bukan sebagai nabi dan rasul. 18:42 Kalau mereka memperingati lahirnya 18:44 Almasih sebagai nabi dan rasul, kita 18:47 mengucapkan selamat kepadanya masih 18:49 enggak menjadi 18:50 soal. Tapi kata Natal di sini 18:52 memperingati lahirnya Yesus sebagai anak 18:55 Tuhan. Ini yang tidak bisa kita terima. 18:59 Jadi wanita ini memperlakukan temannya 19:01 dengan cara baik dan mulia sebagai 19:04 seorang muslimah bukan merupakan satu 19:06 hal yang dilarang. Kecuali kalau 19:09 berurusan dengan apa? Dengan ritual 19:13 keagamaan mereka. Kalau berkaitan dengan 19:15 ritual keagamaan mereka, kita enggak 19:17 boleh sama sekali ikut bersama mereka. 19:19 Lana a'maluna 19:21 wakumukum lakum dinukum waliin. 19:24 Wallahuam. Masyaallah. Ini dari Nining 19:27 dan Imran. Ustaz, asalamualaikum 19:29 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz Timara 19:32 wabarakatuh. Saya Nining dari Jawa 19:33 Dendet. Ibu, kami baru saja meninggal, 19:36 Ustaz. Berusaha untuk ikhlas tapi sedih. 19:39 Ini teramat dalam. Bagaimana caranya 19:43 agar hati bisa ikhlas menerima ketentuan 19:47 Allah Subhanahu wa taala? Syukran. 19:52 Bismillahirrahmanirrahim. 19:55 Alhamdulillahiabbil 19:57 alamin. Allahumma sholli ala Muhammadin 20:00 wa ali Muhammad. Rabbana zidna ilman 20:02 waidna 20:06 b. Seorang yang 20:09 bersedih. Alhamdulillah Ustaz Hamzah ya 20:12 telah hadir bersama kita. 20:14 Seorang yang bersedih karena 20:16 ditinggalkan orang yang 20:17 dicintai baik ibunya, ayahnya, putranya, 20:22 putrinya itu merupakan hal yang 20:24 wajar. Nabi kita Muhammad sallallahu 20:27 alaihi wasallam juga berduka, bersedih 20:30 ya ketika ya sang paman meninggal 20:35 dunia, ketika ibunya juga meninggal 20:38 dunia, dia bersedih berduka. Begitu pula 20:41 ketika ditinggalkan ya salah satu 20:44 cucunya yang berada dalam 20:46 gendongan dan pangkuannya dalam keadaan 20:50 sekarat beliau juga mencucurkan air 20:53 mata. Hingga sewaktu 20:56 sebagian ee sahabat beliau menyaksikan 20:59 Nabi air matanya 21:02 berlinang-linang karena kematian 21:05 cucunya. Mereka mengatakan, "Ma hadid 21:08 dumu." Ya Rasulullah apa? Arti dari air 21:11 mata ini 21:12 Rasulullah. Rasulullah 21:15 mengatakan innaha dumuur rahmah. Ini 21:18 merupakan air mata rahmat. Bukan sebagai 21:21 pertanda kita tidak rida dengan 21:23 ketentuan Allah tapi ini merupakan air 21:25 mata rahmat. Lalu orang tersebut 21:28 mengatakan, "Ya Rasulullah, saya 21:29 memiliki sekian banyak anak sekalipun 21:31 saya tidak pernah sama sekali mencium 21:33 anak saya." Nabi langsung mengatakan, 21:35 "Man la yarham la yurham." yang tidak 21:37 memiliki rasa rahmat tidak akan 21:40 mendapatkan rahmat dari Allah. Jadi 21:43 kesedihan air mata yang berlinang yang 21:46 merupakan apa? Air mata kesedihan, 21:48 kedukaan karena berpisah dari orang yang 21:51 dicintai itu wajar 21:53 normal. Tapi jangan sekali-kali 21:56 kesedihan mendorong kita untuk melakukan 21:59 perbuatan-perbuatan yang bertentangan 22:01 dengan tuntunan agama. seperti kita 22:03 menolak ketentuan 22:05 Allah. Kita juga dalam keadaan bingung 22:08 kepada siapa lagi kita berpegang setelah 22:11 katakan tulang punggung kita atau orang 22:13 tua kita meninggal dunia atau seorang 22:16 ibu yang ditinggalkan anaknya. Karena 22:18 walaupun anaknya meninggalkan dirinya, 22:20 Allah tidak meninggalkan dirinya. 22:22 Walaupun orang tuanya meninggalkannya, 22:24 Allah tidak pernah meninggalkan dirinya. 22:25 Asal dia betul-betul dalam hidup ini 22:28 menyandarkan hidupnya kepada Allah. 22:30 Iyaka na'budu wa iyaka nasta'in. Jadi 22:33 yang ditinggalkan oleh orang-orang yang 22:36 dicintai yang menjadi tulang punggungnya 22:38 jangan bersedih hati. Bisa saja ya Allah 22:42 subhanahu wa taala menggantikan peran 22:44 orang tuanya lebih baik daripada apa 22:46 yang dilakukan orang tuanya. Asal dia 22:48 hatinya berserah diri pada Allah. Dan 22:51 kita harus tahu tidak ada jamuan yang 22:55 tidak bubar. Tidak ada pertemuan tanpa 22:58 perpisahan. Berpisah bertemu itu 23:00 merupakan sunatullah. Nah, pada saat ini 23:04 kamu berpisah. Kalau kamu beriman, dia 23:06 beriman kelak kamu akan dikumpulkan 23:09 kembali di tempat yang betul-betul lebih 23:12 indah daripada kehidupan dunia. Dia 23:14 sudah pergi terbebas dari berbagai macam 23:18 ujian. Nah, kamu doakan dirinya agar 23:21 mendapatkan ampunan dan rahmat dari 23:23 Allah. Dan kamu dengan sisa hidupmu 23:26 mengerjakan amalan saleh berbekal untuk 23:29 hari akhir kamu. Semoga perpisahan 23:32 sesaat ini ya akan mengantarkan kamu 23:34 untuk menuju pertemuan perkumpulan yang 23:38 kekal abadi dalam kebahagiaan. Kalau 23:40 kita menyadari bahwa hidup mati 23:43 merupakan sunatullah, begitu pula 23:46 perpisahan dan 23:47 pertemuan, pasrahkan dan terima segala 23:50 sesuatu dengan penuh keridaan. Walaupun 23:54 bersedih berlinang-linang air mata 23:56 setiap kita terbayang pada orang yang 23:58 kita cintai, itu merupakan hal yang 24:00 wajar. Dan mudah-mudahan tiap tetesan 24:03 air mata yang keluar, kesedihan yang 24:05 kamu rasakan akan menjadi penghapus dosa 24:08 kamu. Wallahuam. 24:11 Ada lagi nih. Salam e mau Ustaz Hamzah 24:15 mau tambahan enggak? Asalamualaikum 24:17 Ustaz Husin. Ustaz Husin, apakah fanatik 24:20 itu? Apakah batasan fanatik dan bolehkah 24:22 kita 24:27 fanatik? Dalam 24:29 [Musik] 24:30 Islam tidak 24:32 dibenarkan sikap ashabiyah. Sikap 24:36 asabiah. Ashabiyah. 24:38 Kata ashabiyah ini unik sekali 24:42 ya. Kalau seorang menutup matanya ya, 24:46 katakan dia mengambil perban atau 24:48 mengambil sorban, dia tutup matanya ya. 24:51 Kemudian setelah itu dia 24:54 bersikap bersikap mengambil 24:57 keputusan atau menunjukkan 24:59 keberpihakannya tanpa 25:01 melihat. Tanpa meli melihat melihat. 25:05 Maka pada saat itu pasti keputusannya 25:07 apa? 25:08 Keputusannya pasti apa? Banyak akan 25:11 meleset dari kebenaran karena mengikuti 25:13 perasaan. Tidak lagi mau melihat, tidak 25:15 lagi mau mendengar. Oleh karena itu kata 25:18 isabah itu artinya perban juga. Isabah 25:20 artinya per perban. 25:24 Nah, kata la asobiyata fil Islam di sini 25:27 menerangkan kepada kita bahwa seorang 25:31 yang berfanatik buta tidak melihat sama 25:35 sekali argumentasi, tidak melihat 25:38 dasar-dasar kebenaran, tapi dia 25:40 mengambil keputusan dengan perasaannya 25:42 dan hawa nafsunya. Ini merupakan hal 25:44 yang tidak dibenarkan dalam Islam. 25:48 Imam Ali Zainal Abidin alaihialatu 25:50 wasalam mengatakan, "Laisa minal 25:52 ashabiyati an 25:56 tuhibbaum." Ashabiyah 25:58 itu bukan berarti kamu mencintai 26:02 kaummu, mencintai kedua orang tuamu, 26:05 mencintai anak-anakmu, mencintai juga 26:08 bahasa ibu di mana kamu apa? Dilahirkan 26:11 dalam bahasa tersebut. Kalau orang 26:14 berangkat katakan 26:15 ke satu 26:18 negara, dia berasal dari Sukabumi. 26:21 Ketemu orang Sukabumi, bagaimana 26:22 perasaannya? Senang. Kalau di sini 26:25 bertemu dengan orang Sukabumi wajar, 26:26 tapi di tanah rantau dia bertemu dengan 26:29 sesama saudaranya yang berasal dari 26:32 Sukabumi. Lalu hatinya begitu dekat. Itu 26:34 bukan 26:36 ashabiah. Begitu juga orang mencintai 26:38 bahasa ibunya, dia mencintai juga 26:41 kaumnya. Mencintai juga sukunya itu 26:45 wajar. Jadi bukan termasuk dalam 26:48 ashabiyah kamu mencintai kaumu, 26:50 mencintai kedua orang tuamu, mencintai 26:52 juga tanah airmu. Itu bukan asabiah. 26:55 Walakinal asobiyah. Tapi asabiyah yang 26:58 sebenarnya itu antaro sirara qumumika 27:04 khiaran. 27:07 Kamu 27:08 melihat orang-orang yang bobrok dari 27:11 kaummu di mata kamu baik dan 27:16 mulia. Sebaliknya kau melihat 27:20 orang-orang yang benar di luar kaummu, 27:23 orang-orang yang melakukan 27:24 perbuatan-perbuatan yang sejalan dengan 27:26 keridaan Allah, tapi karena bukan 27:28 berasal dari kaumu, kamu pandang mereka 27:30 buruk dan sesat. 27:33 Jadi kalau kita sudah berfanatik kepada 27:35 kelompok kita, kita akan melihat 27:38 kelompok kita sebagai tolok ukur. Yang 27:40 sesuai dengan kelompok kita benar, yang 27:43 tidak sesuai 27:46 sesat. Ini yang berbahaya. Oleh karena 27:49 itu, Quran selalu mengajak kita untuk 27:53 berakal, untuk berpikir, melihat 27:56 bukti-bukti di hadapan kita. Baru 27:58 setelah itu kita mengambil keputusan. 28:01 Sehingga Allah mengecam orang-orang yang 28:03 apa? Yang hidup dengan asabiah ini. 28:08 Waluladina kafaru kamalilladzi yaniqu 28:12 bima la yasma illa duaan waidaan summun 28:16 bukmun umyun fahum 28:18 laqilun. Allah gambarkan orang-orang 28:20 yang dikuasai asabiah ini mirip dengan 28:22 hewan-hewan 28:24 ternak. Kalau mereka diajak berpikir, 28:26 berdialog, kira-kira mereka akan mampu 28:28 gak kita ajak dialog mereka? 28:32 Mereka enggak bakal paham. Mereka hanya 28:35 paham bahasa-bahasa yang digunakan 28:37 penggembala untuk menggiring mereka. 28:40 Betul gak? Jadi orang-orang yang 28:42 dikuasai ashabiyah ini orang yang tidak 28:44 berakal, orang yang tidak melihat, orang 28:46 yang tidak mendengar, orang yang tidak 28:49 berpikir. Kalau kita ajak mereka 28:51 berdialog, berpikir walaupun kita 28:54 kumpulkan 1 juta argumen, dia tidak akan 28:57 terima. Allah berfirman, "Walau anzalna 29:01 ilaihimul 29:03 malaikahumul 29:04 mauta 29:08 alaihimya Allah." Kalau 29:12 kami turunkan malaikat semua dari langit 29:15 datang ke hadapan. 29:17 Walau ananazalna ilaihimul 29:20 malaikahumul mauta. Orang yang sudah 29:22 dikubur dibangkitkan berbicara 29:26 bersaksi kepada orang 29:29 tersebut. Alaihim qub kami kumpulkan 29:33 segala sesuatu datang ke hadapannya 29:35 bersaksi mereka sekali-kali tidak akan 29:37 beriman kecuali bila Allah kehendaki. 29:40 Yang dikehendaki untuk beriman menerima 29:43 kebenaran yang hatinya terbuka. Tapi 29:45 kalau yang hatinya dikuasai oleh 29:47 ashabiyah, walaupun kita bawakan 29:50 berjuta-juta bukti, dia tidak akan 29:52 menerima. Prinsip dia anzah wa inorat 29:56 kambing walaupun 29:58 terbang. Jadi dua orang main 30:01 tebak-tebakan. Ada hewan yang bergerak 30:03 di balik alang-alang. Temannya bertanya, 30:07 "Murut kamu hewan apa itu?" Si teman 30:10 mengatakan, 30:11 "Burung." Bu. 30:16 Yang satu lagi mengatakan kambing. 30:20 Akhirnya kedua-duanya mengatakan, "Mari 30:21 kita buktikan." Mereka ambil batu. 30:23 Mereka lempar-ang tersebut ternyata 30:26 burung 30:27 terbang. Si teman mengatakan, "Saya 30:29 sudah bilang sama 30:30 kamu bahwa itu burung." Dia mengatakan, 30:33 "Tidak." Anzah wa kambing. Walaupun dia 30:37 terbang. 30:39 Nah, orang semacam ini walaupun sudah 30:41 melihat bukti bahwa dia burung yang 30:44 kerbang tidak mau menerima orang yang 30:46 dikuasai asadiah. Al-Qur'an melarang 30:49 kita untuk memiliki sifat semacam ini, 30:52 tapi mengajak kita untuk ya betul-betul 30:55 bersikap yang sesuai dengan akal sehat, 30:59 melihat bukti dan argumentasi dan inilah 31:02 yang kelak akan menjadi penghuni surga. 31:05 Wir 31:14 ibadina. Sampaikan kabar gembira dari 31:18 aku untuk hamba-hambaku. Siapa yang 31:20 dimaksudkan dengan hamba Allah? Alladina 31:22 yastamiunal yang mendengarkan setiap 31:25 ucapan. Fattabiun ahsan. Dia mengikuti 31:28 yang terbaik, yang terbenar, yang sesuai 31:30 dengan akal sehat dan sesuai dengan 31:33 petunjuk Allah. Merekalah orang-orang 31:35 yang mendapatkan hidayah Allah dan 31:37 merekalah yang termasuk dalam 31:41 ulaka. Allah mengatakan, "Walaq jahanama 31:46 minal jin wal ins." Kami telah 31:48 persiapkan untuk menjadi penghuni api 31:50 neraka jahanam ini kebanyakan jin dan 31:52 manusia. Lahum qulubun lailun la 31:55 yafqahuna biha. Allah berikan mereka 31:58 kalbu. Tapi ternyata kalbu ini kalbu 32:01 yang mati. Walaupun sudah melihat bukti 32:03 kebenaran, enggak mau menerima sama 32:05 sekali. Jadi dia melihat bukti-bukti 32:08 kebenaran tapi kalbunya menolak untuk 32:10 menerima. Jadi walaupun memiliki kalbu 32:12 sama dengan orang yang tidak memiliki 32:13 kalbu. Walahum aunun la yubsiruna biha. 32:17 Mereka juga memiliki mata. Tapi sayang 32:20 mereka tidak bisa melihat mana benar 32:22 mana salah. Ya, padahal sudah terpapar 32:24 bukti-bukti argumentasi tentang 32:27 kebenaran di hadapannya. 32:30 tadi dia bukti sudah melihat bahwa itu 32:32 apa itu burung dia masih mengatakan 32:34 anzah waat ini sama dengan orang buta 32:37 betul gak 32:39 wahum biha dan mereka diberikan telinga 32:42 tapi sama dengan orang yang tidak 32:44 mendengar karena walaupun sudah 32:46 mendengarkan bukti dia menolak untuk 32:47 menerima ulaika kalam mereka mirip 32:50 dengan hewan ternak balhum adol bahkan 32:53 mereka lebih tersesatika humul gofilun 32:56 merekalah orang-orang yang lalai jadi 32:58 kalau 32:59 Anda dalam menilai sesuatu menjadikan 33:03 diri Anda sebagai tolak ukur bukan 33:06 kebenaran, maka anta mutaasib. orang 33:09 yang telah tertutup mata hati Anda, 33:12 telinga hati Anda, begitu pula kalbu 33:14 Anda. Tapi kalau Anda dalam menilai 33:17 sesuatu tidak kembali kepada diri Anda, 33:19 menjadikan Anda sebagai tolak ukur atau 33:22 golongan Anda sebagai tolak ukur, tapi 33:24 melihat apakah ini sesuai dengan 33:26 kebenaran berdasarkan bukti-bukti dalil 33:28 yang Allah ajarkan kepada kita dan akal 33:30 sehat. Pada saat Anda memutuskan dengan 33:33 dasar kebenaran, maka ana terbebas dari 33:36 penyakit asabiah yang membuat setan 33:39 terjerumus ke dalam api neraka dan 33:41 terusir dari surga. Karena dia 33:44 mengatakan, "Ana khairun minhu 33:46 khalaqtani minar waqtahu." Dia 33:49 menjadikan ana ini sebagai tolak ukur. 33:52 Seharusnya kembali kepada kebenaran yang 33:54 datang dari Allah. Jadi hati-hati jangan 33:57 karena kita diberikan kemuliaan, 33:59 diberikan ilmu, diberikan kelebihan lalu 34:02 kita bersikap sombong menganggap diri 34:04 kita seolah-olah sebagai tolok ukur 34:07 kebenaran. 34:09 Waliyadubillah. Silakan bisa menambahkan 34:12 ya. Itulah apa definisi ee fanatik yang 34:16 apa yang tadi yang benar sesuai dengan 34:19 apa yang diuraikan tadi. Ee jadi jangan 34:22 ada orang mengatakan seperti kepada 34:25 orang misalnya dia menjalankan perintah 34:27 agama dengan benar, dia jujur, kemudian 34:31 bilang, "Kamu fanatik banget nih. Itu 34:34 itu salah. Jangan terlalu fanatik dong 34:36 dalam menjalankan e dalam beragaman." 34:38 Nah, ini ini pengertian yang salah ya 34:41 seperti itu. Orang yang taat dalam agama 34:43 itu adalah diperintahkan oleh Allah 34:45 Subhanahu wa taala. Bukan fanatik yang 34:48 seperti yang Allah Rasulullah katakan, 34:50 "Laisa minna man mata ala asabiyah." 34:54 Bukan dari golonganku yang mati dalam 34:57 asabiyah kefanatikannya. Jadi fanatik 34:59 yang seperti tadi artinya fanatik yang 35:02 bagaimana 35:04 kalau walaupun apa ada keburukan di 35:09 kelompoknya dibilang oh tetap itu 35:11 kebenaran pokoknya dia yang penting dia 35:13 golonganku seperti itu. Ya. Ketika ada 35:16 kebaikan di golongan orang lain dia 35:18 enggak mau nyatakan itu kebenaran atau 35:21 kebaikan. Tapi di pokoknya kalau yang 35:23 dari dia semuanya buruk itu namanya itu 35:26 fanatik yang buta tadi ya. itu yang 35:28 seperti yang dijelaskan tadi sudah 35:30 panjang lebar. Jadi jangan dia salah 35:32 artikan mengenai fanatik ini ya. 35:35 Ketaatan di dalam menjalankan kebaikan 35:38 dalam menjalankan syariat agama kita ini 35:41 itu adalah suatu kewajiban dan itulah 35:44 yang berjalan di di apa di relnya Nabi 35:48 kita Muhammad sallallahu alaihi 35:49 wasallam. Dan itulah yang akan bersama 35:51 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 35:52 wasallam. Bukan tadi ya, yaitu yang apa 35:56 bukan dari golonganku yang mati dalam 35:59 fanatik ya. Fanatiknya maksud adalah 36:02 seperti yang tadi sudah diterangkan oleh 36:04 Ustaz. Wallahuam. 36:06 Subhanallah. Ini menarik sekali masalah 36:08 ashabiyah ni. Mungkin ditambah sedikit 36:09 ya. Kalau kita lihat 36:12 sebetulnya dosa pertama yang 36:16 dilakukan oleh iblis adalah asawiah. Hm. 36:20 Betul gak? Iya. 36:21 Artinya ketika Allah mengatakan, "Malaka 36:25 alla tasjuda lima khalaqtu biyadai." 36:29 Kenapa kamu menolak untuk sujud kepada 36:32 sesuatu yang aku ciptakan dengan kedua 36:33 tanganku? Menggambarkan kemuliaan dari 36:36 makhluk yang diciptakan dan ujian bagi 36:39 apa? Bagi jin tersebut yang kemudian 36:42 hari dikenal dengan nama iblis yang 36:44 artinya terputus dari rahmatku. Dia 36:46 dengan bangga 36:48 mengatakan ya khalaqani minarin 36:52 wqtahu dalam suratul isra dia mengatakan 36:55 asjudu 36:56 khalaqina masa saya akan sujud di 36:58 hadapan makhluk yang kau ciptakan dari 37:01 aku. Padahal ujian Allah kepadanya untuk 37:04 menguji ketaatan dirinya dan 37:06 kepasrahannya kepada Allah. 37:10 Adam juga melakukan dosa ketika dia 37:13 terjerumus untuk memakan sesuatu yang 37:15 dilarang Allah. Tapi dia menyesal bertau 37:20 kembali kepada Allah. Seandainya iblis 37:23 bertauat kembali kepada Allah, Allah 37:26 akan terima 37:27 tobatnya. Tapi sayang sungguh sayang 37:29 kesombongan dan ashabiyahnya ini yang 37:32 menghalangi dirinya untuk menerima 37:34 kebenaran. Nah, begitu juga umat Islam 37:37 pada saat ini kalau menjadikan Islam 37:40 sebagai tolok ukur, mereka bisa bersatu 37:42 karena Islam mengajak dia berserah diri 37:44 kepada Allah. Tapi sayang mereka 37:46 menjadikan kelompok-kelompok mereka ya 37:50 golongan mereka, doktrin mereka sebagai 37:52 barometer kebenaran. Maka Allah 37:54 berfirman, "Wala takunu minal 37:57 musyrikin." Jangan kalian tergolong 37:59 orang musyrik. Siapa mereka? Ya Allah. 38:03 minalladina itu mereka-mereka yang 38:05 mengotak-ngotak memecah-mecah agama 38:08 mereka 38:09 bimadiun tiap kelompok merasa senang 38:12 bangga dengan apa yang ada pada 38:15 mereka Syiah mereka yang berfanatik 38:19 kepada Syiah mereka dibutakan oleh 38:22 kefanatikan hingga menganggap semua yang 38:24 datang dari Syiah itu benar padahal 38:26 keluarga Nabi di atas mengajak setiap 38:29 orang pengikutnya 38:31 untuk mengoreksi ya menyeleksi kembali 38:35 apa yang mereka terima dicocokkan dengan 38:37 kitab Allah. Begitu juga dari kalangan 38:41 yang menamakan diri mereka ahlusunah, 38:43 belum tentu mereka mengikuti sunah 38:47 rasul. Sebagai bukti ahlusunah juga 38:49 terpecah-pecah. 38:51 Bahkan sebagian mereka bisa mengkafirkan 38:53 sebahagian yang 38:56 lain. Ada yang menamakan diri mereka 38:58 salafi, ada yang menamakan diri mereka 39:01 khalafi. Pertentangan di antara mereka 39:03 cukup tajam. 39:06 Seandainya tidak terdapat Syiah, di 39:09 antara mereka mungkin terjadi kebencian, 39:12 permusuhan seperti yang sekarang ini 39:14 berlaku dari sebagian yang menamakan 39:17 diri mereka ahlusunah terhadap kalangan 39:19 Syiah. Di kalangan Syiah juga sama. 39:22 Mereka memandang sebagian mereka 39:24 memandang remeh ahlusunahnya dengan 39:26 pandangan apa? yang kecil dan 39:28 sepilih. Tapi orang yang berjuang untuk 39:31 kebenaran, berjuang di jalan Allah, 39:33 mereka tidak melihat batasan-batasan 39:35 yang dibuat oleh manusia ini. Iniya illa 39:38 asmaun sammaituma antum waukumzallahu 39:42 bihaan. Ini batasan-batasan ini 39:44 tira-tira ini. Nama-nama yang kalian 39:47 berikan dan orang tua kalian berikan. 39:49 Allah enggak pernah memberikan sama 39:50 sekali apa? rekomendasi izin untuk 39:54 membuat kalian terkotak-kotak dan 39:56 berpecah belah. Oleh karena itu, dalam 39:58 perjuangan yang serius seperti yang 40:01 terjadi di Palestina atau di Gaza pada 40:03 saat ini, kita lihat orang yang hatinya 40:06 betul-betul berserah diri kepada Allah, 40:09 dia tidak melihat latar belakang 40:10 golongannya. Walaupun Hamas dari 40:13 kalangan ahlusunah, kita lihat ternyata 40:16 dari kalangan Syiah seperti Iran, 40:19 Libanon, Yaman, mereka memberikan 40:21 dukungan buat saudara mereka yang sesama 40:26 muslim yang dianiaya. Dari kalangan 40:28 ahlusunah juga kita 40:31 lihat banyak orang-orang yang tampil 40:33 bahkan dari Indonesia. mereka memberikan 40:35 bantuan, dukungan baik dengan kebutuhan 40:38 logistiknya, dengan pengobatannya, 40:40 bahkan mengirim dokter ke sana. Padahal 40:42 mereka bukan merupakan satu bangsa, satu 40:44 darah, tapi mereka berangkat 40:46 bersama-sama. Panggilan ini bukan 40:48 panggilan Syiah, bukan panggilan sunah, 40:51 tapi panggilan 40:53 lailahaillallah. Oleh karena itu, kalau 40:55 kita melihat umat dengan kacamata Islam, 40:58 kita bisa bersatu. 41:00 Tapi di saat kita pakai kacamata 41:03 ashabiah terhadap kelompok kita, maka 41:06 sampai hari kiamat pun tidak mungkin 41:08 mereka akan bersatu. Ini ujian Allah 41:10 Subhanahu wa taala. Oleh karena itu, 41:13 kejadian juga yang berkaitan dengan 41:15 geger nasab ini 41:21 sebetulnya seandainya ya betul-betul 41:24 katakan nasab tersebut merupakan nasab 41:27 yang terjamin, apakah berarti kalau dia 41:30 tidak beramal berserah diri kepada Allah 41:32 lebih mulia daripada kaum yang lain? Kan 41:36 tidak. Malah siapa yang amalnya lambat 41:39 tidak dipercepat oleh nasabnya. 41:41 Seorang keturunan Rasul di saat dia 41:43 berbuat kebaikan mendapatkan dua kali, 41:45 tapi di saat dia berbuat dosa juga apa? 41:47 Dua kali lipat. Dua kali lipat 41:49 sebagaimana wanita-wanita dari keluarga 41:51 Rasul. Kemudian apakah kalau sebagian 41:55 saudara kita yang bukan berasal dari 41:57 keturunan Rasul, apakah mereka lebih 41:58 rendah di mata Allah? Tidak. Tidak. 42:00 Kalau mereka beramal, berserah diri 42:02 kepada Allah, mereka akan mendapatkan 42:04 kedudukan yang mulia. Oleh karena itu 42:06 kita saksikan bagaimana sahabat seperti 42:08 Salman dan Bilal tidak cemburu pada 42:11 siapa? Pada Rasul dan keluarganya. 42:13 Bahkan mereka begitu mencintai Rasul dan 42:16 keluarga. Kecintaan mereka kepada Rasul 42:19 atas dasar kebenaran. Kecintaan juga 42:21 kepada keluarga Rasul atas dasar 42:22 kebenaran. Bukan karena 42:24 asabiyah. Begitu juga mereka-mereka yang 42:27 menjalankan sunah rasul atas dasar 42:30 kebenaran, berserah diri kepada Allah. 42:32 mereka akan dikumpulkan bersama-sama. 42:35 Oleh karena itu, geger nasab pada saat 42:38 ini disebabkan dua 42:40 hal. Satu, karena kebanggaan, 42:43 kesombongan yang membuat orang akhirnya 42:46 tertutup matanya untuk melihat kebenaran 42:49 dan mengerjakan yang benar. Satu lagi 42:51 dengki dan iri. Dengki dan i 42:56 iri. Padahal dua-duanya merupakan 42:58 penyakit iblis. Sombong, bangga diri, 43:02 maupun dengki merupakan penyakit iblis. 43:04 Padahal kalau mereka sadar bahwa orang 43:07 tua kita 43:09 satu, asal usul kita sama, Tuhan kita 43:13 juga sama. Dan Allah Subhanahu wa taala 43:17 menempatkan kita di bumi, 43:18 menganugerahkan kita kehidupan dan 43:20 kematian untuk menguji kita siapa di 43:21 antara kita yang amalnya terbaik, bukan 43:23 siapa yang nasabnya termulia. 43:26 Semakin tinggi nikmat kemuliaan yang 43:29 Allah berikan kepada seseorang, semakin 43:31 berat hisabnya di hari kemudian nanti. 43:33 Oleh karena itu, jangan kita habiskan 43:36 waktu untuk bertengkar, berselisih atau 43:38 meladani sesuatu yang sia-sia tidak 43:41 berguna, tapi mari kita berlomba-lomba 43:44 dalam kebaikan. Fastabiul khair. 43:47 Wallahuam. Masyaallah, Ustaz. Ini dari 43:50 Anggit, Ustaz. Tapi kayaknya dari 43:51 penjelasan Ustaz, Ustaz dulu pernah 43:54 mengatakan bahwa musibah yang ditimpa 43:57 oleh umat manusia itu adalah sebab ulah 44:00 tangan manusia sendiri. Ustaz, nampaknya 44:02 musibah yang dialami oleh saudara kita 44:04 di Palestina adalah karena dosa 44:07 perpecahan di antara umat Islam, Ustaz. 44:09 Kalau kita berasumsi seperti itu, apakah 44:11 benar, Ustaz? 44:14 Kita tahu bahwa umat Islam merupakan 44:16 satu kesatuan. 44:18 Satu kesatuan. Kesatuan. 44:20 Sebagaimana kesebelasan 44:22 bola. Kesebelasan 44:25 bola. Pada saat pertandingan kiper 44:27 meninggalkan gawang untuk melakukan 44:29 serangan. Waktu datang serangan 44:32 balik karena gawang kosong bola dengan 44:35 gampang masuk ke dalam gawang. Yang 44:37 berbuat salah kiper satu. Iya. Tapi 44:40 akibatnya kesebelasan semua mengalami 44:42 kekalahan. Betul gak? Betul. Atau 44:44 katakan ya yang berperan sebagai back 44:48 kanan dan kiri. He tidak menjalankan 44:50 tugasnya. Waktu musuh menyerang 44:52 dibiarkan liwat begitu saja. Kira-kira 44:55 yang kalah dia aja berdua apa 44:57 kesebelasan? Seluruhnya kesebelasan. 44:59 Kesebelasan. Begitu juga umat Islam. 45:01 Ummatan wahidah. Inna hadhi ummatukum 45:04 umatan wahidah. Saudara mereka di 45:07 Palestina dianiaya. 45:10 Sedangkan saudara-saudara mereka sesama 45:11 kaum muslimin menonton menyaksikan 45:14 pembantaian yang berlangsung di 45:16 Palestina. 45:17 Bahkan menutup pintu tidak mengizinkan 45:20 bala bantuan datang untuk mendukung 45:22 saudara mereka. Dengan 45:24 sendirinya musibah ini terjadi akibat 45:27 dari pengkhianatan sesama kaum muslimin. 45:31 Yang menjadi korban di Palestina syahid. 45:33 Mereka enggan meninggalkan negeri 45:36 mereka. Ada sebagian orang mengatakan, 45:38 "Kenapa mereka tidak hijrah? Kalau 45:40 mereka meninggalkan negeri mereka bukan 45:41 hijrah tapi lari dari peperangan." H 45:44 yang wajib dilakukan bagi saudara mereka 45:46 dari berbagai macam negara Arab yang 45:48 terdekat untuk memberikan bantuan. Kalau 45:51 mereka bersatu menghadapi Israel, 45:53 sekejap Israel akan lenyap. Betul gak? 45:57 Jadi sebetulnya Allah Subhanahu wa taala 45:59 pada saat ini memilih saudara-saudara 46:02 kita di Gaza menjadi para syuhada yang 46:04 mati. Dan Allah Subhanahu wa taala ya 46:08 juga mengangkat mereka yang hidup. 46:10 Karena yang hidup lebih berat lagi 46:11 cobaannya dibandingkan yang mati 46:13 menghadapi pengabaian. Saudara-saudara 46:16 mereka menghadapi keganasan Israel, 46:18 anak-anak mereka meninggal dunia, cobaan 46:20 mereka lebih berat dibandingkan yang 46:22 pergi lebih dulu. Jadi Allah Subhanahu 46:25 wa taala melalui cobaan ini tujuannya 46:27 liyatakhid minkum syuhada. Watak minkum 46:31 syuhada. Mengangkat sebahagian kalian 46:34 sebagai para syuhada. Ini kedudukan yang 46:36 paling mulia. Karena kematian bakal 46:39 datang kepada kita kalau sudah tiba 46:41 saatnya mau di tempat tidur, betul gak? 46:44 Mau di kendaraan atau mati di medan 46:46 perang. Kalau orang harus memilih, 46:48 kira-kira memilih yang mana? Mati di 46:50 tempat tidur, ya? Mati di kendaraan, 46:54 mati sedang bermain-main apa mati di 46:57 jalan Allah Taala? Mati di jalan Allah. 46:58 Kalau kita bisa memilih, kita akan 47:00 memilih mati di jalan Allah. Betul gak? 47:02 Betul. Tapi karena kita mencintai 47:03 kehidupan, kita beranggapan seolah-olah 47:06 di rumah kita aman. Kalau kita keluar 47:09 kita terancam. Padahal sebetulnya kita 47:11 di rumah atau kita berhati-hati kalau 47:14 sudah tiba saatnya malaikat akan datang. 47:17 Betul gak? Betul. Malaikat akan datang 47:19 menjemput kita. Walau kuntum fi burujin 47:22 musin. Walaupun kalian berada di menara 47:24 yang terjaga, kokoh, kuat, malaikat 47:27 tidak terhalang untuk mendatangi kita 47:29 mencabut nyawa kita. Kalau memang 47:32 kematian bakal datang di mana pun kita 47:34 berada, kenapa kita tidak memilih 47:36 kematian yang mulia? Bukan sebagai 47:38 pengkhianat, bukan sebagai orang yang 47:41 berfoya-foya menghabiskan waktunya 47:43 mengejar syahwat, tapi dalam perjuangan 47:46 di jalan Allah Subhanahu wa taala. Jadi 47:48 berkaitan dengan pertanyaan ini, Allah 47:50 berfirman, "Ma asobaka min hasanatin f 47:53 Allah." Kebaikan yang kamu terima dari 47:55 Allah. Tapi ada syaratnya. Kalau umat 47:59 ingin jaya, mereka bersatu bertakwa 48:01 kepada Allah. Walau 48:03 antaq lafahna 48:07 alaihim 48:09 wakain nafs keburukan yang menimpa kamu 48:12 jangan salahkan Allah. Karena yang 48:14 datang dari Allah semua kebaikan. 48:16 Alkhairu minallah wasyarisa ilaih. Tapi 48:19 keburukan-keburukan yang menimpa 48:21 seseorang atau menimpa satu umat ada 48:24 kaitannya dengan perbuatan kalian. 48:28 Menyebarnya COVID, penyebarnya HIV, 48:30 menyebarnya kanser. Betul atas izin 48:33 Allah. Tapi pencetusnya siapa? Manusia 48:36 kan? Iya, manusia. Manusia. Jadi ingat 48:38 bahwa kita ini satu umat. Jangan kita 48:41 beranggapan kita ini hanya dengan 48:44 golongan kita dilihat oleh Allah. Tidak. 48:46 Kalau kita sudah berfanatik terhadap 48:48 kelompok kita, menutup mata, menutup 48:50 hati kita dari saudara-saudara kita yang 48:52 lain, ini merupakan tanda petaka buat 48:55 umat. dan dia akan apa? Oh, dia bersama 48:58 kelompoknya kelak akan menjadi orang 49:00 yang merugi di hari kemudian nanti. Nah, 49:02 inilah seruan dan ajakan radio Rasil 49:05 ini. Hendaknya kita melihat umat dengan 49:08 kacamata Islam, dengan kacamata iman, 49:11 bukan dengan kacamata mazhab atau 49:14 akidah. Akidah enggak jelas, bisa 49:17 berkembang, bisa menyempit, tergantung 49:18 siapa yang masukkan. Tapi kalau iman 49:21 Islam kemudian dilanjutkan dengan ihsan. 49:24 Kita berbuat ihsan kepada sesama kita. 49:27 Ini yang diajarkan Allah. Bukan 49:29 bercerai-berai saling serang-menyerang 49:32 satu dengan lainnya. Apa kabar? Ustaz 49:36 dari Ibu Angit tadi belum terbaca. Ustaz 49:39 mau bertanya. Kalau ada teman nonmuslim 49:41 yang meninggal ucapannya apakah hanya 49:44 cukup untuk turut berdukaita saja? 49:47 Apakah perlu mendoakannya, Ustaz? Mohon 49:49 pencerahannya. Terima kasih. Ini kaitan 49:51 dengan hukum mendoakan kawan kita yang 49:54 nonmuslim yang meninggal. Ustaz, 49:56 bagaimana, Ustaz? 50:00 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 50:01 shalliim sayidina Muhammadin wa sayidina 50:03 Muhammad. Allahumma shalli ala Muhammad. 50:07 Kita apa? Diperintahkan oleh Allah 50:10 Subhanahu wa taala untuk berbuat ihsan 50:12 ya. Berbuat 50:15 baik kepada tetangga baik tetangga yang 50:18 dekat, tetangga yang jauh ya. seperti 50:21 itu. Nah, ini kaitannya juga ketika kita 50:24 ini bertetangga ya kan kita ada yang 50:27 tetangganya yang muslim, ada yang 50:31 nonmuslim. Kita diperintahkan oleh Allah 50:34 ya untuk berbuat baik ya. Nah, ini 50:39 berbuat baik terhadap mereka-mereka yang 50:40 tentunya tidak memerangi Islam ya. 50:55 Jadi Allah tidak melarang kalian 50:57 untuk apa terhadap mereka-mereka yang 51:00 tidak memerangi kalian dan tidak 51:03 mengusir kalian dari ya rumah-rumah 51:06 kalian untuk kalian ee berbuat baik 51:10 kepada mereka dan berlaku adil terhadap 51:14 mereka. Ini dalam rangka berbuat baik 51:17 ketika ada yang meninggal ya kita juga 51:20 ber ya diperintahkan ikut ber apa? 51:23 berbela sengkawa. Artinya kita 51:27 ee hibur mereka, kita datangi mereka 51:30 seperti 51:31 itu. Tapi ya kita hibur yang hidupnya. 51:35 Tapi kalau masalah 51:38 mendoakan kita dilarang ya kita dilarang 51:41 mendoakan ya orang yang sudah meninggal 51:44 dalam nyata-nyata dalam kekafiran 51:46 seperti itu. Wala tusolli ala ahadim 51:49 minhum mata abad. Ya. Ya. Rasulullah pun 51:53 dilarang ya untuk memberikan doa 51:57 kepada ini ayat turun kepada pada saat 52:01 pimpinan munafik di Madinah Abdullah bin 52:03 Ubay bin Salul. ee wafat meninggal ya 52:07 Rasulullah dilarang untuk mendoakan 52:10 mereka. Begitu juga Nabi Allah 52:12 Ibrahim ya dilarang untuk mendoakan 52:16 pamannya Azar setelah pamannya ya sudah 52:20 meninggal arti sudah jelas kekafirannya. 52:23 Kalau orang masih hidup boleh dia 52:26 misalnya kafir ya orang yang kita cintai 52:29 misalnya dia kafir dia belum beriman 52:32 kita mau doain boleh doain ya doain 52:35 supaya dapat hidayah seperti itu ya tapi 52:38 ketika dia mati dalam kekafiran itu 52:40 berarti sudah jelas dia adu lillah ya 52:43 maka Nabi Allah Ibrahim ketika mm Azar 52:48 ya masih hidup Nabi Ibrahim berusaha 52:51 mendoakan dia supaya mendapatkan hidayah 52:55 ya. Nah, seperti itu. Tapi ketika sudah 52:58 jelas sudah meninggal ee meninggal dalam 53:01 kekafiran, maka itu ee dilarang ya. Jadi 53:06 ya kita boleh mengucapkan ucapan-ucapan 53:09 yang baik ya, tapi tidak mendoakan 53:13 kepada si mayunnya. kita ee hibur si 53:17 tua-tua rumahnya ya seperti itu supaya 53:19 tabah supaya apa dan ee 53:22 perbuatan-perbuatan yang baik yang 53:24 lainnya ya tetapi tidak mendoakan si 53:27 mayit. Wallahuam. Masyaallah. Mungkin 53:29 perlu tambah sedikit ya. Gimana kalau 53:31 seorang muslim mendoakan temannya dengan 53:33 kesembuhan, dengan keaksiatan? 53:36 Hal ini bukan merupakan sesuatu yang 53:39 dilarang. Kita mendoakan katakan seorang 53:42 teman non muslim syafakallah wafaka ya 53:46 wahadaka. Semoga Allah menyembuhkan 53:48 kamu, memberikan afiat kepada kamu ya 53:51 memberikan juga hidayah. Semoga Allah 53:53 memuliakan kamu dengan Islam itu indah 53:56 sekali. 53:57 Jadi seperti yang tadi katakan yang 53:59 tidak dibenarkan kalau kita sudah jelas 54:02 seorang mati dalam keadaan di luar 54:06 Islam, berarti dia tidak memeluk agama 54:09 Islam dan telah sampai kepadanya 54:11 kebenaran ya dia menolak untuk masuk. 54:14 Ya, kita boleh datang berkunjung sebagai 54:16 teman mendatangi dia ya ucapkan belah 54:20 sungkawa kepada keluarganya karena 54:21 ditinggalkan dirinya tapi mendoakan dia 54:24 untuk mendapatkan ampunan. Ini tegas 54:26 larangan dari Allah. 54:28 Wana walladina amanu yastagfiru lil 54:32 musyrikina 54:34 wau orang mengatakan bagaimana Nabi 54:36 Ibrahim enggak pernah mengatakan bahwa 54:37 saya akan memohon ampun untuk orang tua 54:39 saya. 54:41 Dijawab oleh 54:42 Allah wfar 54:55 ibrahim. Jadi istigfar Ibrahim 54:59 ketika pertama-tama dia berpisah dari 55:02 ayahnya. Ayahnya belum meninggal dunia 55:04 dengan harapan bahwa Allah memberikan 55:07 ampunan hidayah bagi orang tuanya. Tapi 55:09 setelah jelas bahwa ayahnya menjadi 55:11 musuh Allah, bagaimana mungkin dia akan 55:13 ya ee 55:15 membela musuh Allah Subhanahu wa taala 55:18 dengan meninggalkan Allah dengan set dia 55:19 akan berpihak kepada Allah subhanahu wa 55:22 taala. Dia tidak akan sama sekali 55:24 menentang Allah dengan memohon ampun 55:26 kepada orang yang memusuhi Allah 55:28 subhanahu wa taala. Wallahuam. Ini 55:31 terakhir barangkali pertanyaan terakhir 55:32 ya, Om Krisna. Mohon izin dari Aisyah 55:34 Jati Mulya. 55:36 Yang lainnya untuk Bapak Santoso, Ibu 55:40 Hati, Engkongjun, Abu Abdillah, 55:42 Bimantoro, Ibu Ijah, ada Bunda Rido, ada 55:45 hamba Allah Sukabumi, Bu Maya, Gondok 55:48 Kusumo, Imam Khudori, Zahir, Aminah dan 55:53 lain sebagainya. Mohon maaf nanti 55:54 insyaallah akan dibacakan pada 55:56 kesempatan tanya jawab berikutnya. Bisa 55:58 dua dua pertanyaan sekaligus, ya. Dua 56:00 pertanyaan sekaligus. Oh, baik baik 56:01 baik, Ustaz. Dua pertanyaan. Yang 56:03 pertama, Heeh. Ee ibu saya sudah 7 tahun 56:07 wafat, tapi seringki hadir dalam tidur 56:11 bersama bahkan memeluk. Jadi saya kadang 56:13 merasa ibu masih hidup. Itu kenapa ya 56:15 Ustaz? Mungkin itu mimpi. Tapi sering 56:18 sekali Ustaz syukron mohon 56:20 pencerahannya. Yang pertama coba Imam 56:22 Khudari apa? Ee Bapak 56:25 Khudori. Asalamualaikum warahmatullahi 56:27 wabarakatuh. Ada kelompok yang 56:31 men 56:33 jadiadi ada 72 56:36 kelompok dan kelompok yang paling benar 56:39 dan masuk surga. Bagaimana menurut ustaz 56:43 tentang hadis ini? Syukran ya. Ini 56:46 menjas menjas DTI apa itu ya maksudnya? 56:49 Maksudnya menjustifikasi mungkin ya. Ee 56:52 ada 70 kelompok dan kelompok yang paling 56:54 benar adalah satu yang masuk segera. 56:57 Bagaimana menurut Ustaz tentang hadis 56:59 ini? Ustaz, alhamdulah bisa jawab yang 57:00 pertama nanti hadis ini ada yang jawab. 57:02 Baik, Ustaz. Jazakumullah khair. 57:05 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 57:07 shalli ala sayidina Muhammad sayidina 57:09 Muhammad. Ya, orang yang sudah meninggal 57:13 ya mereka itu jiwanya berada di alam 57:16 barzakh ya alam yang terpisah dari alam 57:20 dunia atau sebagian ilmuwan meneliti 57:23 mungkin itu alam yang berada dalam 57:25 dimensi yang lebih tinggi dari kita. 57:29 Ya, mereka terkadang Allah izinkan 57:32 melihat ya melihat apa yang kita 57:36 lakukan. Ee karena mereka ini 57:41 penglihatannya tidak dibatasi oleh ruang 57:43 dan waktu seperti kita, oleh jasad. 57:45 Karena kita waktu hidup jiwa kita ini 57:48 berada dalam jasad. Di mana jasad ini 57:50 melihat pakai ini, pakai organ mata. 57:54 Mata memiliki keterbatasan. 57:57 mendengar juga pakai organ telinga. 58:00 Telinga pun memiliki 58:02 keterbatasan ya. Tapi ketika orang yang 58:05 meninggal itu ee jiwanya terlepas dari 58:08 jasadnya, dari sangkar jasad ini ya 58:12 mereka berada di dalam warah terkadang 58:15 ya bahkan kalau ee diizinkan Allah bisa 58:18 mereka bisa melihat ya ee apa yang kita 58:21 lakukan. 58:22 Dan orang yang sudah meninggal tentunya 58:25 enggak bisa ya berbicara dengan kita, 58:28 enggak bisa berinteraksi dengan 58:30 kita. Ketika seorang yang tidur sedang 58:33 tidur, Allah Subhanahu wa taala 58:35 gambarkan bagaimana orang yang lagi 58:37 tidur itu sama seperti orang yang sedang 58:40 meninggal. 58:43 Dalam surah Az-Zumar ayat 58:45 46am Allah Subhanahu wa taala 58:50 terangkan e Allahu yatawaal anfusaina 58:53 mautiha wallati lam tamut fi 58:56 maamiha. Allah itu menahan jiwa ya 59:00 ketika seorang lagi 59:02 tidur 59:03 ya. Ya. Ketika orang yang meninggal itu 59:06 Allah tahan jiwanya. Jadi kan kita diri 59:09 kita ini manusia ini terdiri dari tiga 59:11 unsur. Ada 59:13 jasad fisik ini, ada roh, ada jiwa, nafs 59:17 ya. Nah, jiwa itu ketika seorang lagi 59:19 tidur ya, seorang yang meninggal itu 59:22 Allah pisahkan jiwa dengan 59:25 jasadnya. Nah, dan begitu juga wallati 59:29 lam tamud fi manamiha. Begitu juga orang 59:31 yang belum mati. Yaitu ketika orang lagi 59:34 tidur, Allah tahan juga jiwanya. Jadi 59:37 orang yang ditidur ketika dia bermimpi 59:40 itu sama ya seperti orang yang mati 59:43 jiwanya terlepas dari jasadnya. Nah, 59:46 inilah ketika seorang yang tidur e tadi 59:49 yang pertamanya tidur bertemu dengan 59:51 orang ee tuhannya itu ya itu kemungkinan 59:55 seperti itu Allah pertemukan. Karena 59:57 orang yang lagi tidur itu jasadnya ee 1:00:00 jiwanya terlepas dari jasad. 1:00:03 berada di alam suatu alam yang di luar 1:00:06 dari dimensi kita ya. Maka pada saat itu 1:00:10 ya yang berada di alam barzak itu yang 1:00:13 mana mereka juga sudah terlepas dari 1:00:15 jasadnya ya jiwanya itu bisa ya bertemu 1:00:19 tadi ya bisa bertemu. Nah, tentang 1:00:23 masalah mimpi ini ya bisa saja ya ee ada 1:00:26 yang ee mimpi yang tidak baik misalnya 1:00:29 ya bisa dari setan misalnya tapi bisa 1:00:32 juga ti tadi mimpi yang baik bertemu 1:00:35 dengan arwah seperti itu. ee yang kita 1:00:38 sayangi, yang kita cintai, maka kita 1:00:40 berhusnuzzan ya. Ya, mungkin itulah 1:00:44 bagaimana kerinduan ibu ya kepada 1:00:48 anaknya ya. Seperti itu Allah Subhanahu 1:00:51 wa taala pertemukan di dalam mimpi ya 1:00:53 kerinduan anak kepada ibunya. Oleh 1:00:56 karena itu ketika sudah bangun ya karena 1:00:58 banyak-banyaklah doakan orang tua, 1:01:00 banyak-banyaklah beramal untuk orang tua 1:01:03 karena mereka di alam barzakh sangat 1:01:06 menantikan ee amal jariah, sangat 1:01:10 menantikan doa dari anak-anaknya karena 1:01:13 mereka butuh ya senantiasa kepada 1:01:17 tambahan amal ya. orang masih yang 1:01:20 berada di alam barzakh masih ada 1:01:22 kemungkinan bertambah deposit amal 1:01:25 kebaikannya dan juga ada kemungkinan 1:01:28 bertambah deposit amal keburukannya. 1:01:31 Oleh karena itu ya banyak-banyak 1:01:33 istigfar untuk orang tua dan beramal ya 1:01:36 untuk kedua orang tua. Mungkin ini juga 1:01:39 apa ini bagaimana menggambarkan ya Allah 1:01:42 ingin gambarkan 1:01:45 pertemukan jiwa yang bertanya tadi 1:01:48 dengan ibunya. Bagaimana kedekatan ibu, 1:01:51 sayangnya ibu ya. Oleh karena itu, balas 1:01:54 kesayangan ibu itu dengan amal yang 1:01:56 baik, amal yang saleh, ya sedekah dari 1:01:59 atas nama ibu ya, maka itu akan 1:02:02 menggembirakan ibunya. Wallahualam. 1:02:06 Yang tiga golongan, Ustaz. 1:02:09 Oke. 1:02:12 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:02:13 Bismillahirrahmanirrahim. 1:02:16 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 1:02:18 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 1:02:22 Rabbana zidna ilman wal hikna 1:02:29 bish. Kita semua sering mendengar hadis 1:02:33 yang 1:02:34 berbunyi iftaraqat alyahud ila ihda 1:02:38 wasabina 1:02:40 firqah waftarqatin nasar ila fintain 1:02:44 wasina 1:02:46 firq wasariqu ummati 1:02:51 ilain firqah kulluha finar illa wah 1:02:57 wahida 1:02:58 sebagian ulama 1:03:01 ya beranggapan bahwa hadis ini merupakan 1:03:03 hadis yang lemah yang tidak dapat 1:03:06 menjadi 1:03:07 hujah. Karena hadis ini akhirnya 1:03:09 dijadikan sebagai justifikasi pembenaran 1:03:12 terhadap perpecahan di tengah-tengah 1:03:14 umat. 1:03:17 Lalu setiap golongan menganggap 1:03:18 merekalah golongan yang selamat atau 1:03:21 alfirqatun 1:03:23 najiah. Kalangan kelompok-kelompok 1:03:26 salafi mengatakan nahnu alfirqatun 1:03:29 najiah. Oleh karena itu mereka mengajak 1:03:31 orang untuk menumpangi bahtera mereka 1:03:34 dan menghindari bahtera-bahtera yang 1:03:37 lain. Kemudian 1:03:40 kelompok-kelompok non salafi yang 1:03:43 bermacam-macam juga masing-masing mereka 1:03:45 beranggapan sebagai alfilqatun naiah. 1:03:47 Jadi hadis ini membawa dampak 1:03:49 pertentangan, perselisihan di antara 1:03:52 umat ya. Kemudian juga hadis yang 1:03:54 merupakan hadis ahad untuk mereka. 1:04:04 Jadi para alim ulama berbeda pendapat 1:04:07 mengenai hadis 1:04:09 ini. 1:04:11 Sebagian mereka menegaskan bahwa hadis 1:04:15 ini merupakan hadis yang lemah. 1:04:17 Riwayatnya merupakan riwayat ahad dan 1:04:20 menimbulkan dampak negatif di 1:04:22 tengah-tengah umat. di 1:04:26 mana kaum 1:04:28 muslimin yang berpecah belah menjadikan 1:04:31 hadis ini sebagai dasar dan pegangan 1:04:33 mereka. Lalu masing-masing mengklaim 1:04:35 bahwa merekalah alfiqatun najiah, 1:04:37 kelompok yang 1:04:39 selamat. Sebahagian lagi mengatakan 1:04:43 bahwa hadis ini merupakan hadis yang 1:04:47 sahih dan maknanya pun sahih tapi 1:04:51 pemahaman yang salah. di mana sebagian 1:04:54 besar kaum muslimin memahami hadis ini 1:04:57 secara tidak 1:04:59 benar. Kalau kita perhatikan hadis ini 1:05:02 menerangkan kepada kita bahwa umat 1:05:06 Yahudi telah terpecah belah menjadi 71 1:05:11 golongan. Angka 70 ini bukan menunjukkan 1:05:14 pembatasan, tapi menunjukkan jumlah yang 1:05:17 banyak. Jumlah yang banyak. Banyak. 1:05:21 Kemudian Nabi menambahkan bahwa umat 1:05:24 Nasrani terpecah belah menjadi 72 1:05:27 golongan. Tambah satu ini sebetulnya 1:05:28 menjelaskan bahwa perpecahan di antara 1:05:31 mereka lebih banyak daripada perpecahan 1:05:33 di tubuh umat 1:05:39 Yahudi. Umatku juga akan terpecah 1:05:43 belah menjadi 73 golongan. Artinya 1:05:46 perpecahan di tubuh umat Islam lebih 1:05:48 besar dibandingkan perpecahan di tubuh 1:05:51 umat 1:05:52 Nasrani. Begitu juga di tubuh umat 1:05:55 Yahudi. L Nabi mengatakan kulluha finar. 1:05:58 Seluruhnya akan menjadi penghuni api 1:06:00 neraka illa wahidah kecuali yang 1:06:03 satu. Nah, siapa dimaksud yang 1:06:06 dimaksudkan dengan yang satu ini? 1:06:08 Ya. Dan apa makna bahwa 72 golongan yang 1:06:14 lain akan terjerumus dalam api neraka? 1:06:17 Tadi Ustaz Hamzah mengatakan, 1:06:19 "Laisa innaman mata ala asod." Betul 1:06:23 gak? 1:06:24 Sebetulnya ke-72 golongan ini sebetulnya 1:06:27 menggambarkan mereka yang hanyut bersama 1:06:29 ashabiyah 1:06:31 masing-masing. Mereka masing-masing 1:06:33 mengklaim sebagai umat Islam bahkan 1:06:35 menganggap diri mereka alfirqatun 1:06:37 najiah. Kelompok yang lain kelompok yang 1:06:39 celaka. Sedangkan barometer mereka bukan 1:06:43 Islam. Barometer mereka bukan iman. 1:06:46 Barometer mereka bukan ihsan. Tapi 1:06:48 barometer mereka kelompok mereka, 1:06:50 asabiah mereka. H. 1:06:52 Nah, kalau kebenaran mengikuti hawa 1:06:54 nafsu, yang jadi kebenaran apa? 1:06:56 Kebatilan. Kebatilan. 1:07:00 Kalau kebenaran harus mengikuti hawa 1:07:01 nafsu manusia, apa 1:07:08 jadinya? Kalau kebenaran harus mengikuti 1:07:11 hawa nafsu manusia ke sana kemari, 1:07:14 langit bumi akan mengalami kehancuran. 1:07:16 Betul gak? Langit bumi pasti akan 1:07:18 mengalami kehancuran. Oleh karena itu 1:07:21 kebenaran yang datang dari Tuhanmu. 1:07:23 Alhaqu mirbika fala takunanna minal 1:07:26 mutin. Maka kaum muslimin dari apapun 1:07:31 mereka, dari latar belakang 1:07:33 manaun yang mau kembali kepada Allah, 1:07:36 berserah diri kepadanya, baik dia latar 1:07:39 belakangnya Ahlusunah, Syiah dengan 1:07:42 golongan-golongannya, mereka di saat 1:07:44 melihat golongan mereka salah, mereka 1:07:46 salahkan. Di saat mereka melihat 1:07:48 kebenaran, dari mana pun datangnya 1:07:50 mereka benarkan. Nah, orang-orang 1:07:52 semacam ini yang tidak akan disesatkan 1:07:55 oleh setan karena jiwa mereka sepenuhnya 1:07:57 dan loyalitas mereka kepada Allah. Jadi, 1:08:00 illa wahidah-wahidah di sini adalah umat 1:08:03 yang betul-betul berserah diri kepada 1:08:06 Allah Subhanahu wa taala terbebas dari 1:08:08 ashabiyah yang menutup mata mereka. 1:08:11 Karena begitu mata mereka ditutupi oleh 1:08:12 ashabiyah maka mereka tidak akan lagi 1:08:14 dapat melihat kebenaran. Seperti Allah 1:08:17 berfirman dalam satu 1:08:19 perumpamaan, 1:08:35 inalimahum. Sesungguhnya kami letakkan 1:08:38 belenggu ya di leher mereka ya hingga 1:08:41 membuat kepala mereka tertengada ke 1:08:43 atas. 1:08:44 Kemudian kami letakkan di hadapan mereka 1:08:48 hijab. Begitu pula di belakang mereka. 1:08:50 Demikian pula di atas mereka. Nah, kalau 1:08:53 orang tertutup dari segala penjuru, 1:08:55 kepalanya tertengada ke atas, bisa 1:08:58 enggak melihat kebenaran? Tidak. 1:09:01 Tertengada kepalanya menggambarkan 1:09:02 kesombongan. Nah, hijab di depan, di 1:09:05 belakang, maupun di atas juga 1:09:06 menggambarkan asabiahnya yang membutakan 1:09:09 matanya, telinganya. Orang semacam ini 1:09:11 siapapun latar belakangnya mau dia 1:09:13 habib, non habib, kiai, ya siapapun juga 1:09:18 orang seperti ini akan menjadi penghuni 1:09:21 api neraka. Oleh karena itu, kesesatan 1:09:24 orang Yahudi ketika mereka mengatakan 1:09:26 waqatil yahudu nasara nahnu abnaah wa. 1:09:31 Jadi apapun yang mereka perbuat karena 1:09:33 mereka anak kesayangan Allah menurut 1:09:34 mereka, mereka tidak akan dihukum. 1:09:36 Dijawab oleh Allah, "Qul falim 1:09:39 yadbukumikum." Kalau gitu, kenapa Allah 1:09:41 siksa kalian dengan dosa kalian? Yang 1:09:43 dikutuk menjadi monyet, betul enggak? 1:09:45 Yang dikutuk menjadi babi, ya? Yang 1:09:48 dihancurkan berulang kali. Kalau memang 1:09:50 kalian kekasih Allah, kenapa Allah hukum 1:09:53 kalian dengan dosa kalian? Begitu juga 1:09:56 sebagaimana yang berlaku pada 1:09:57 orang-orang 1:09:58 Yahudi yang mengatakan waq 1:10:02 tamassanaru iyamdudat. Ya Allah bantah 1:10:05 ucapan mereka. Begitu juga dulu sebelum 1:10:08 datang Islam. Waqat yahudu laatin 1:10:13 nasarin laatil yahudu 1:10:16 wab. Orang Yahudi mengatakan orang 1:10:18 Nasrani tidak berpijak dalam kebenaran. 1:10:21 Kita golongan yang benar. Orang Nasrani 1:10:23 mengatakan orang Yahudi tidak berpijak 1:10:25 pada kebenaran. Kita orang-orang yang 1:10:27 berada pada golongan yang benar. Padahal 1:10:29 mereka membaca kitab Allah tahu mana 1:10:31 barometer kebenaran. Begitu datang nabi 1:10:34 kita, mereka dua-duanya merasa terancam. 1:10:38 Waqual jannata illa manana hudan nasara. 1:10:42 Mereka mengatakan tidak akan masuk surga 1:10:44 kecuali orang Yahudi maupun Nasrani atau 1:10:47 yang beragama Yahudi maupun beragama 1:10:49 Nasrani. Jadi kesimpulannya hadis ini 1:10:52 sebetulnya menjelaskan realita fakta di 1:10:55 tengah-tengah kehidupan umat di mana 1:10:57 sebagian besar umat terbawa oleh 1:10:59 ashabiyah mereka, hawa nafsu mereka 1:11:01 hingga berpecah belah. Masing-masing 1:11:03 membanggakan diri mereka. Sedangkan satu 1:11:06 golongan ya tanpa melihat apa latar 1:11:09 belakang mereka, mau Ahlusunah, mau 1:11:11 Syiah, mau Muhammadiyah, mau NU, tapi 1:11:15 Allah akan pilih dari mereka orang-orang 1:11:16 yang berserah diri yang matanya terbuka 1:11:18 untuk kebenaran, hatinya juga legowo 1:11:21 menerima kebenaran. Ini orang-orang yang 1:11:23 akan selamat. Sedangkan mereka yang 1:11:26 dibutakan oleh kefanatikan mereka, lihat 1:11:28 orang-orang Yahudi pada masa Rasul, 1:11:30 lihat orang-orang Yahudi pada masa Nabi 1:11:32 Allah Musa, lihat juga umat Nasrani yang 1:11:35 berpecah belah. Jadi jangan kita bangga 1:11:37 diri, jangan kita membiarkan diri kita 1:11:39 dikuasai oleh asabiyah, tapi kembalikan 1:11:42 kita semua kepada kebenaran yang datang 1:11:44 dari Allah. Wtalaftum fi minin 1:11:48 fahmallah. Apa yang kalian perselisihkan 1:11:50 kembalikan pada Allah. Itu yang 1:11:53 seharusnya kita lakukan. 1:11:54 Jadi hadis ini sebetulnya kalau kita 1:11:57 lihat maknanya sahih, tapi sayang 1:12:00 disalah pahami maknanya. Di mana tiap 1:12:03 kelompok ya menutup mata dari kebenaran 1:12:07 mengatakan nahnu alfirqatun najiah wal 1:12:10 iyadubillah. Mari bersama-sama kita buka 1:12:13 hati kita, buka mata kita dan dengarkan 1:12:16 apa yang datang dari Allah. Jangan kita 1:12:18 kedepankan diri kita. Kita letakkan 1:12:21 Allah dan rasulnya di belakang. Ya 1:12:22 ayyuhalladzina amanu la tuqaddimu baina 1:12:26 yadaillahi wa rasuli wattaqulaha 1:12:28 innallaha samiun alim. Jadi menjawab 1:12:30 pertanyaan Imam Khudhari, memang hadis 1:12:32 ini dijadikan sebagai alat pembenaran 1:12:36 bagi setiap kelompok untuk menganggap 1:12:38 diri mereka sebagai kelompok yang 1:12:40 selamat dan mereka jadikan doktrin 1:12:42 mereka, golongan mereka sebagai 1:12:44 barometer kebenaran dan orang yang 1:12:46 bertentangan dengan mereka anggap sesat. 1:12:49 Wali iyadzubillah. Mudah-mudahan Allah 1:12:51 jauhkan kita dari penyakit asabiah 1:12:53 semacam ini. Subhanakallahumma 1:12:55 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 1:12:57 astagfiruka waubu ilaik wfu minkum. 1:13:00 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:13:02 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:13:03 warahmatullahi wabarakatuh. 1:13:05 Alhamdulillah Ustaz Husin, Ustaz Hamzah, 1:13:07 Ustaz 1:13:07 Isa. Baik. Eh dibang tadi 1:13:10 jawaban-jawaban diberikan oleh Ustaz 1:13:11 Husin dan Ustaz Hamzah. Mudah-mudahan 1:13:13 sesuai dengan keridaan Allah. Baik saya 1:13:15 Muhammad Krishna Saputra dan Algi mohon 1:13:17 pamit. Wabillahi taufik walhidah. 1:13:18 Wasalamualaikum. warahmatullahi 1:13:20 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:13:22 warahmatullahi