Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- T
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Allahumma sholli ala
- sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina
- Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa
- lagi hari ini hari Jumat tanggal 24
- Rajab 1446 Hijri atau tanggal 24 Januari
- 2025 kita jumpa lagi dalam acara
- renungan di bawah Nangungan Al-Qur'an
- untuk edisi dialog dan tanya jawab.
- Silakan yang ingin mengirim pertanyaan
- kami tunggu di 0811999720.
- Kami tunggu pertanyaan Anda. Oke, di
- sini ada Ondi Saputra, kemudian ada
- Gustaf, ada Algi. Alhamdulillah Ustaz
- Husin dan Ustaz Hamzah Alatas sudah
- hadir di studio. Asalamualaikum Ustaz
- Husin. Ustaz Hamzah. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Baik, kita
- mulai acara ini dengan membaca
- al-Fatihah.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahirabbil
- alamin arrahmanirrahim.
- Maiki yaumiddin.
- Iyaka na'budu wa iyyaka
- nasta'
- ihdinasirathal
- mustaqim
- shathalladzina an'amta
- alaihim ghairil maghdubi alaihim
- waladin.
- Amin. Alhamdulillah kita sudah membaca
- Al-Fatihah. Mudah-mudahan Allah mudahkan
- kita dalam memahami jawaban-jawaban yang
- diberikan oleh guru-guru kita. Baik,
- Ustaz Husin, Ustaz Hamzah. Kita masuk ke
- pertanyaan-pertanya pertama dari Bapak
- Komar. Asalamualaikumin, Ustaz Hamzah.
- Waalaikumsalam. Ustaz, kita tahu bahwa
- Islam adalah agama yang sangat
- luas ee jangkauannya ee dan cakupannya.
- termasuk juga di galaksi juga diatur
- dari dalam Islam. Apakah Islam juga
- mengatur ee masalah laut dengan segala
- kekayaannya? Demikian pertanyaan dari
- Bapak Komar.
- Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi
- rabbil
- alamin. Hamdan katsiran thayyiban
- mubarokan fih kama yuhibbu rabbuna.
- Allahumma
- sholli
- wasallim wabarik ala abdika wa rasulika
- sayyidina wa nabina Muhammadin wa alihi
- wasohbihi
- wasallim. Subhanaka la ilma lana illa ma
- alamtana innaka antal alimul
- hakim. Wala haula wala quwwata illa
- billahil aliyil adzim.
- Assalamualaika ya
- Rasulullah. Wasalam ala ahli bait
- thyibin
- wasahabatika algurril algurril
- mayamin. Wasalamu alaina wa ala
- ibadillahi shihin.
- Wasalamualaikum ayyuhal ikhwatul
- mukminun wal akhwatul mukminat
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Allahumma atina minika rahma waimna min
- ladunka ilman nafi wf'na
- bima rbana zidna
- ilmanna amma
- ba'du. Ikhwan akhwat pendengar pemirsa
- yang dirahmati Allah.
- Allah Subhanahu wa taala menerangkan
- kepada kita
- semua sebagai hamba dan juga khalifahnya
- yang ditempatkan di atas muka bumi
- ini. Allah menerangkan kepada
- kita bahwasanya apa saja yang terdapat
- di bumi, di
- daratan, di lautan, termasuk yang
- tersimpan dalam perut
- bumi. Allah terangkan dalam suratul
- baqarah, hualladzi khalaqa lakum ma fil
- ardhi jamian. Dia yang menciptakan bagi
- kalian segala apa yang terdapat di
- bumi. Manusia sebagai khalifah yang
- diserahkan amanat yang terdapat di bumi
- dari berbagai macam
- kekayaan. Baik itu
- kekayaan-kekayaan ya yang
- terdapat di
- daratan, di hutan. Begitu pula yang
- terdapat di
- lautan. Tapi Allah ingatkan kita semua
- untuk tidak melakukan kerusakan di muka
- bumi ini. Wala tufsidu fil ardhi ba'da
- islam. Allah
- ciptakan bumi sebagai tempat kediaman
- kita untuk
- sementara. Begitu juga dengan
- langitnya, atmosfernya menjadi pelindung
- bumi dari badai
- matahari juga. menjaga agar uap-uap air
- tidak menguap dan meninggalkan bumi
- kita. Dan banyak manfaat ya yang Allah
- Subhanahu wa taala berikan kepada kita
- melalui lapisan udara yang melindungi
- bumi kita
- ini. Allah perintahkan kita untuk
- menjaganya. Tidak melakukan
- pencemaran pada lingkungan hidup kita.
- Begitu juga tidak melakukan pencemaran
- di lautan. Allah persilakan kita untuk
- mengambil hasil kekayaan lautan. Baik
- itu dari
- ikan-ikannya, demikian pula dari hasil
- batu-batuannya. Allah Subhanahu wa taala
- tundukkan bagi kita
- semuanya. Wasakhar lakumul bahro
- litabtag. Allah tundukkan bagi
- kalian lautan agar kalian apa? mengambil
- dan menerima karunia Allah Subhanahu wa
- taala. Bahkan Allah juga tundukkan
- mataharinya dan bulan. Wasakhar
- lakumusyamsa wal qamar
- daibain wasakhar lakakumul laila wa
- nahar. Allah tundukkan bagi kalian
- mataharinya, bulannya. Matahari
- menyinari kita bukan atas kemauannya
- atau kemauan kita, tapi tunduk karena
- apa?
- karena perintah Allah Subhanahu wa
- taala. Begitu juga ya bulan bekerja juga
- untuk kita
- semuanya. Oleh karena itu kita sebagai
- manusia yang diamanatkan amanat yang
- begini besar, kita harus menjaga
- lingkungan hidup kita.
- tidak melakukan pencemaran, tidak
- melakukan kerusakan seperti yang kita
- jumpai pada saat ini.
- Bagaimana mereka para penambang yang
- menambang apa-apa yang terdapat di bumi,
- tapi dengan melakukan
- kerusakan. Begitu juga yang menebangi
- hutan tanpa ditanami kembali menimbulkan
- akhirnya apa? Banjir bandang, panas bumi
- yang meningkat ya. Kemudian
- industri-industri juga yang membuang
- limbahnya yang tidak diolah dan didaur
- ulang akhirnya menimbulkan kerusakan.
- Siapa yang pada akhirnya menderita? Kita
- semuanya. Dan kita akan ditanya Allah
- Subhanahu wa taala di hari kemudian
- nanti atas apa yang kita lakukan.
- Dan banyak ayat-ayat ya yang berbicara
- mengenai Allah tundukkan bagi kita
- lautan agar kita dapat berlayar di atas
- permukaannya,
- berpindah-pindah dari
- satu negara ke negara, dari benua ke
- benua untuk menerima karunia Allah juga
- bertukar apa? bertukar manfaat antara
- penduduk Indonesia, Malaysia, penduduk
- negara-negara di Asia atau penduduk di
- Eropa saling bertukar manfaat dari hasil
- bumi yang dimiliki
- masing-masing. Dan semua ini merupakan
- bumi Allah. Bukan hanya Indonesia, bukan
- hanya negara Arab, Amerikanya, Eropanya,
- semua merupakan bumi Allah Subhanahu wa
- taala. Tapi manusia yang ingkar kepada
- Allah, yang mengklaim ini milik mereka.
- Padahal seluruh anak manusia, apapun
- warna kulit mereka ataupun bahasa
- mereka, mereka merupakan anak-anak yang
- berasal dari ayah ibu yang sama yang
- diciptakan juga oleh Tuhan yang
- sama. Oleh karena itu, kita betul-betul
- wajib menjaga lingkungan hidup kita.
- Bukan hanya negeri kita. Kita datang ke
- negara, orang lain juga wajib untuk
- menjaga dan tidak melakukan kerusakan.
- Tapi yang sayang sungguh saya
- orang-orang di luar Islam kurang
- memiliki kesadaran. Orang-orang Islam
- kurang memiliki kesadar. Orang-orang di
- luar Islam justru yang peduli terhadap
- hal. Kalau orang berangkat ke negeri
- Belanda, negara yang tidak besar tapi
- bersih sampai sungai-sungainya kecil pun
- digunakan untuk apa? Untuk sarana wisata
- menggunakan perahu, sungai-sungai
- kecil. Tapi perhatikan sungai-sungai
- kita coba. Sungai yang begitu banyak.
- Ciriongnya, kemudian
- Citarumnya, kemudian sungai Bekasi yang
- kita kenal, sungai-sungai yang kalau
- kita jaga di samping akan memenuhi
- kebutuhan air kita yang jernih jauh dari
- pencemaran juga dapat digunakan untuk
- sarana apa?
- ya
- menyirami ladang-ladang kita,
- kebun-kebun kita yang akan menghasilkan
- manfaat yang amat banyak kalau kita jaga
- dari pencemaran limbah dan lain
- sebagainya. Begitu juga dapat digunakan
- untuk apa? Untuk ladang peternakan
- ikan. Kalau jernih bersih, insyaallah
- betul-betul akan membuat apa? Ikan-ikan
- hidup tersebut dalam keadaan baik.
- Begitu juga lautan. Tapi saksikan kalau
- kita berangkat ke pantai kita di
- Jakarta, kita akan jumpai warnanya yang
- hitam, pencemaran yang luar biasa. Bukan
- hanya mencemarkan, kita, mencemarkan
- juga makhluk-makhluk dan satwa di
- lautan. Akhirnya mengakibatkan ikan
- tersebut apa? Penuh dengan merkuri yang
- berbahaya untuk kita
- semuanya. Oleh karena itu dalam Islam
- ada prinsip sebagaimana yang Nabi
- katakan laor walaar. Kita tidak boleh
- menerima bahaya. Kita harus menolak dan
- tidak boleh juga membahayakan orang
- lain. Dan tidak boleh kita melakukan
- kerusakan di atas muka bumi ini. Tapi
- Allah perintahkan untuk menjaganya,
- memeliharanya. Orang-orang di Barat, di
- Selandia Baru, Australia, mereka
- memiliki organisasi siapa? Yang menjaga
- lingkungan
- hidup. Sedangkan kita orang-orang yang
- merusak lingkungan hidup kita. Coba
- polusi yang ada di Jakarta, di
- tempat-tempat kita sekarang sampai
- langit kita yang dulu cerah dengan mudah
- kita menyaksikan bintang-bintang di
- angkasa. Bahkan dari wilayah Jakarta
- dapat menyaksikan Gunung Salak, gunung
- gede dengan mudah. He. Sekarang semua
- tertutup oleh pencemaran. H dulu kalau
- kita setelah magrib isya kita
- menyaksikan bagaimana bintang-bintang
- bertaburan di angkasa sekarang enggak
- enggak begitu kelihatan dari polusi.
- Jadi kita seharusnya bangsa Indonesia
- yang mayoritas beragama Islam juga
- bangsa Arab ya harus betul-betul menjaga
- lingkungan hidup baik daratannya,
- lautannya, sungainya, hutan-hutannya,
- semua manfaatnya akan kembali kepada
- kita.
- Tapi akibat pemanasan global karena
- penerbangan yang liar, kemudian juga
- bangunan-bangunan kaca ditambah lagi
- oleh berbagai macam kejahatan manusia
- membuat akhirnya gunungan-gunungan es
- dikutub juga mulai
- mencair. Niscaya apa? Permukaan air
- bakal meninggi. Pemanasan global akan
- semakin terjadi. Bayi sebetulnya
- datangnya kiamat itu disebabkan karena
- tangan-tangan manusia. Baik kiamat sugra
- maupun kiamat kubra di masa akan datang.
- Kalau kita perhatikan semua diakibatkan
- oleh tangan dan kejahatan manusia. Jadi
- kepada Pak Komar pahamilah bahwasanya
- yang wajib kita jaga ini bukan hanya
- tanah Indonesia, bukan hanya lautan
- Indonesia, tapi kita diperintahkan untuk
- menjaga bumi Allah dan tidak melakukan
- kerusakan. Begitu juga apa? Menjaga
- lautannya, menjaga juga apa? menjaga
- udaranya. Jadi kalau kita melakukan
- pencemaran dicatat di sisi Allah
- Subhanahu wa taala sebagai orang yang
- membuat kerusakan. Tapi kalau kita
- menjaga diri kita, menjaga lingkungan
- kita, menjaga kebersihannya juga
- merupakan pahala yang tak terhingga.
- Nah, sebagai penutup dari jawaban ini,
- Ustaz Hamzah akan menambahkan
- insyaallah. Rasulullah menyebutkan,
- "Bagaimana menghargai orang yang
- berperan dalam melakukan kebaikan.
- Kalau datang hari
- kiamat, lalu seorang menancapkan anak
- pohon kurma pada saat tersebut di
- hadapan kiamat Allah akan berikan
- ganjaran pada h apalagi kalau seorang
- menanam satu pohon kemudian generasi
- yang akan datang menikmatinya seperti
- kita menikmati pohon manggis ya berbagai
- macam pohon-pohon yang baru berbuah
- setelah usia tua mungkin mereka yang
- hidup tidak menikmatinya tapi betapa
- bahagianya mereka ketika buah-buah
- dinikmati oleh generasi yang akan
- datang. Oleh karena itu, layak para
- petani kita untuk mendapatkan gelar
- pahlawan. Tapi pejabat pejabat yang
- korup yang merusak, mereka
- penjahat-penjahat besar yang merusak
- kehidupan kita ini. Wallahuam. Silakan,
- Pak Hamzah. Ustaz Hamzah.
- Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma
- shalli wasallim ala sayyidina Muhammadin
- wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Memang begitu penting ee kita ini
- sebagai seorang muslim, sebagai hamba
- Allah yang ditugaskan sebagai khalifah
- fil ardhi ini untuk menjaga ee
- kelestarian alam, kerusakan alam ya yang
- Allah Subhanahu wa taala ciptakan dengan
- serasi, seimbang, ekosistemnya sudah
- begitu
- indah dius rusak oleh kebanyakannya oleh
- manusia. Allah Subhanahu wa taala
- terangkan dalam surah Arrum
- 41. fasadu fil barri wal bahri bima
- kasabat
- aidinas. Telah nampak
- kerusakan di daratan maupun di di
- lautan. Bima kasabat aidinas. Itu
- disebabkan ya apa yang dilakukan oleh
- oleh manus tangan-tangan manusia. Allah
- Subhanahu wa taala sudah ciptakan dengan
- ee
- indah, dengan
- serasi, dengan baik, dengan seimbang
- semuanya yang merusak adalah
- manusia. Demikian pula Allah Subhanahu
- wa taala sudah jadikan
- sebenarnya apa-apa yang kita butuhkan
- atau yang dibutuhkan oleh umat manusia,
- Allah Subhanahu wa taala sudah siapkan.
- dari
- makanan-makanan. Kita lihat dalam surah
- Fusilat bagaimana Allah Subhanahu wa
- taala
- terangkan, qul a innakum lakfuruna
- billadzi khalaqal ard fi yaumaini lahu
- dalikabulamin. Katakanlah ya
- Rasulullah, kenapa kalian kufur dengan
- Allah yang telah menciptakan bumi
- yaumaini dalam dua masa.
- Dan kamu jadikan bagi Allah itu
- tandingan-tandinganulamin. Allah itu
- adalah rabbul alamin, Tuhan semesta
- alam.
- Kemudian setelah Allah Subhanahu wa
- taala sebutkan penciptaan bumi ini dalam
- dua masa disebut dua viomen di
- sini Allah terangkan w'ala fiha rawya
- min fauqiha waka fiha waqar fiha
- aqwataha fi arti
- ayamin
- sawailin Allah jadikan di bumi ini ada
- gunung-gunung ya dan Allah berikan
- keberkahan padanya nya artinya diberikan
- kebaikan-kebaikan di sana ada
- pohon-pohonan di sana ada
- tumbuh-tumbuhan dan berbagai macam ee
- kebutuhan manusia. Waqadar fiha aqwataha
- dan Allah sudah tentukan ya
- makanan-makanan di sana untuk keperluan
- makhluk hidup di bumi
- ini. Jadi fiumain ini juga dalam dua dua
- masa. Jadi masanya sama dengan
- penciptaan bumi itu sendiri, bumi yang
- kosong tadi. Jadi Allah sudah
- siap-siapkan makanan-makanan untuk
- manusia ini sejak dahulu sampai nanti
- hari kiamat.
- Akan tetapi kenapa kok sekarang kita
- lihat terjadi ketimpangan, ada
- kemiskinan, ada yang ee kenyang sampai
- busung perutnya seperti itu
- menghambur-hamburkan harta. Tapi ada
- juga yang lapar. Lapar juga, busung
- juga, tapi busung lapar seperti itu. Ini
- tidak lain adalah karena keserakahan
- sebagian manusia. Sebenarnya kalau
- ditegakkan keadilan, ditegakkan
- bagaimana aturan-aturan yang mengatur
- bagaimana manusia ini ee agar supaya
- mereka tidak serakat, semuanya ini ee
- kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh
- umat manusia ini akan terpenuhi. Tapi
- akibat dari keserakahan segelintir
- orang, maka banyak ya manusia-manusia
- yang lain yang menderita dan kelaparan.
- Wallahuam. Baik, selanjutnya pertanyaan
- dari Bapak Mormon. Asalamualaikum Ustaz
- Husin dan Ustaz Hamzah. Waalaikumsalam.
- Ee juga para anggota Rasil semua semoga
- dilancarkan semuanya di dalam dakwah
- Islam. Kapan Rasil ee adakan acara
- kristologi lagi? Kalau boleh saran
- kepada Ustaz Husein dan Ustaz Hamzah
- khusus satu hari adakan kembali acara
- bedah rajis-hadis palsu atau israat.
- Karena untuk pemahaman kepada umat Islam
- sebab hadis-hadis palsu sering digunakan
- orang kafir di medsos menyerang Islam.
- Ee misalnya tentang menikahi Zainab.
- Rasulullah menikahi Zainab mantan istri
- dari anak angkatnya yaitu Zaid bin
- Marisa. Hadis ini Zaid bin Haritah ya.
- Hadis ini sering digunakan orang-orang
- kafir terutama debatterdebatter Kristen
- di live TikTok untuk menyerang Islam.
- Katanya nabinya orang Islam suka kawin
- sampai-sampai ngerebut istri dari anak
- angkatnya dalam arti menikahi menantunya
- sendiri lalu dikaitkan dengan hadis
- Rasulullah. Ee kemudian juga ada hadis
- tentang di mana orang dewasa bisa
- menyusui ee kepada perempuan lain supaya
- dia mendapat mahram. Mohon penjelasan.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma
- sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad.
- Rabbana zidna ilman waikna
- bihin. Kalau kita
- amati kehidupan beragama pada masa Nabi
- kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi
- wasallam, Nabi selalu mengarahkan
- sahabatnya untuk kembali kepada
- Al-Qur'an.
- Sebagaimana perintah Nabi, sebagaimana
- perintah Allah Subhanahu wa taala kepada
- nabinya dan juga perintah Allah kepada
- kita
- semua. Di mana Allah Subhanahu wa taala
- mengingatkan kita apabila ada perbedaan
- pendapat, perselisihan. Fainanaum
- fiinuahul intum.
- Kalau kalian berselisih dalam satu
- urusan, tarik-menarik dalam pendapat,
- kalian tak usah bingung. Kembalikan
- kepada
- Al-Qur'an. Kembalikan kepada Allah,
- kepada kitab sucinya. War rasul. Ya,
- nanti Rasul akan menerangkan dan
- memutuskan tentang perselisihan di
- antara kalian.
- akir apabila kalian mengaku beriman
- kepada Allah dan hari akhir. Begitu juga
- dalam surah
- asyura
- yaum. Apa saja yang kalian perselisihkan
- kembalikan keputusannya kepada Allah.
- Bahkan Nabi dengan tegas Allah
- perintahkan, "Wahakum bainahum bima
- anzarallah wabi ahwum." Putuskan di
- antara mereka sebagaimana yang Allah
- turunkan dan jangan ikuti hawa nafsu
- mereka. Tapi setelah wafatnya Nabi,
- wafatnya para sahabat yang mulia,
- digantikan oleh
- mereka-mereka yang mencintai dunia,
- menghalalkan segala cara untuk meraih
- kekuasaan. Mereka merasa bahwa tindakan
- mereka di mata umat ini salah. Oleh
- karena
- itu, mereka berupaya untuk apa?
- Membenarkan perbuatan-perbuatan mereka,
- kebijakan mereka yang tidak benar dengan
- memerintahkan orang untuk membuat
- hadis-hadis
- palsu. Membuat hadis hadis palsu. Hadis
- palsu. Dan mengajak umat untuk tidak
- kembali kepada Al-Qur'an, tapi mengajak
- kembali kepada riwayat-riwayat yang
- diriwayatkan. oleh mereka-mereka yang
- mengada-adakan kebohongan. Karena kalau
- kembali ke dalam Al-Qur'an mereka tidak
- punya jalan. Al-Qur'an tegas, tidak
- pilih buru siapapun yang
- salah-salah. Jadi orang-orang yang
- datang setelah sahabat-sahabat yang
- mulia ini ya disebabkan karena
- kerakusan, kecintaan kepada
- kekuasaan, mereka melakukan berbagai
- macam tindakan-tindakan yang tidak
- dibenarkan. dalam agama. Bahkan berani
- menumpahkan darah sahabat-sahabat Nabi
- yang berjuang bersama Nabi untuk
- kekuasaan. Lalu mereka melakukan
- ekspansi, mengembangkan apa? sayap
- Islam. Tapi bukan dengan cara yang Allah
- ajarkan, tapi dengan cara
- kekerasan dengan perang yang mereka
- kobarkan, ya. Menumpahkan darah dengan
- nama Islam. Tapi tujuannya apa? Untuk
- melakukan ekspansi kekuasaan. Akhirnya
- kehormatan Islam, nama Islam rusak
- akibat ulah-ulah perbuatan mereka yang
- menggunakan nama Islam. Sebagaimana saat
- ini banyak ulama-ulama yang
- mengatasnamakan Islam, pejabat-pejabat
- yang merangkul para ulama yang
- membenarkan perbuatan mereka yang tidak
- benar hingga awam
- tertipu. Nah, kalau kita kembali kepada
- riwayat-riwayat hadis dari Nabi kita
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam,
- setiap orang boleh membuka sejarah ke
- belakang. Nabi tidak pernah
- memerintahkan sahabatnya mengumpulkan
- hadis. Menulis hadis pun dilarang.
- Sampai Nabi dalam Sahih Muslim
- mengatakan taktubuir Quran jangan tulis
- dari aku selain
- Quran. Waman katabahuamhu. Siapa yang
- menulis wajib untuk menghapuskannya. Itu
- dalam Sahih Muslim.
- Pada masa tabiin juga mereka tidak apa
- tidak menulis hadis.
- Baru lebih dari 100 tahun ketika mulai
- riwayat-riwayat yang diriwayatkan atas
- nama Nabi kita begitu banyak. Umar bin
- Abdul Aziz memerintahkan orang
- mengumpulkan hadis dan berhati-hati
- sampai beliau mengatakan, "Saya lebih
- baik
- mendustakan satu riwayat yang benar dari
- Nabi karena saya ragu daripada saya
- berkata bohong atas nama
- Nabi." Karena kalau saya berkata bohong
- atas nama Nabi, berarti saya berbohong
- atas nama Allah.
- Jadi berhati-hati, tapi setelah itu
- mulai dengan gampang orang meriwayatkan
- hadis sampai akhirnya jumlah hadis yang
- terkumpul begitu
- banyak. Dan ternyata sebagian besar
- hadis-hadis
- ini ternyata banyak yang bertentangan
- dengan Al-Qur'an. Baik dari versi
- Ahlusunah, versi Syiah, kita jumpai
- banyak
- kebohongan yang dibuat oleh mereka para
- ahli hadis. Bahkan dalam buku yang
- dianggap paling sahih pun ternyata penuh
- dengan kebohongan atas nama Rasul. H.
- Dan ini merupakan satu perbuatan yang
- kelak mereka akan pertanggungjawabkan di
- hadapan Allah.
- Karena kalau orang meriwayatkan
- hadis-hadis yang mungkar, yang tidak
- benar, bahkan yang bertentangan dengan
- Al-Qur'an, dengan sendirinya, mereka
- akan bertanggung jawab di hadapan Allah.
- Tidak bisa mengatakan bahwa kami
- meriwayatkan berdasarkan
- rawi-rawinya sampai kepada Rasulullah.
- Kan kamu diberikan akal oleh Allah,
- diberikan ilmu Al-Qur'an. Kamu
- seharusnya bisa membedakan mana yang
- cocok dengan Al-Qur'an, mana yang tidak.
- Nah, sebagai bukti bagaimana hadis-hadis
- yang diriwayatkan atas Nabi dengan atas
- nama Nabi dengan penuh
- kebohongan adalah kisah Irbahaul
- Kabir, menyusui seorang laki-laki
- dewasa. Dalam hadis sahih Muslim
- diriwayatkan dari Sayidah Aisyah, Ummul
- Mukminin radhiallahu anha. Dan saya
- yakin bahwa ini kebohongan atas nama
- Sayidah Aisyah. Tapi dalam Sahih Muslim
- dinisbatkan kepada Sayidah
- Aisyah bahwa Sahlah binti
- Suhaib, istri Abu Hudzaifah datang
- kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa
- alihi
- wasallam. Kebetulan dia merawat seorang
- anak semenjak apa? Kanak-kanak yang
- bernama Salim.
- Dia mengatakan, "Ya
- Rasulullah,
- Salim Maula Abi Hudzaifah telah mulai
- dewasa. Dia memahami apa yang dipahami
- orang-orang
- dewasa dan dia juga ya telah berakal
- sempurna. Sedangkan saya merasa di hati
- suami saya Abu
- Hudzaifah dia merasa ada kecemburuan
- terhadap saya.
- Bagaimana jalan keluarnya ya Rasulullah?
- Dia akan keluar masuk dalam
- rumah. Dalam riwayat tersebut Rasulullah
- mengatakan ardi susui dia.
- Dijawab oleh siapa? Oleh salah. Salah.
- Innahu dia sudah jenggotan ya
- Rasulullah. Rasulullah mengatakan susui
- dia bahkan disebutkan lima kali
- menyusui insyaallah Abu Hudzaifah akan
- hilang apa kecburuan di hatinya.
- Ini hadis jelas-jelasan sebuah
- kebohongan. Sebuah kebohongan atas nama
- Sahlah, atas nama Abu Hudzaifah, atas
- nama Salim, dan yang lebih besar lagi
- berbohong atas nama Allah Subhanahu wa
- taala. Kenapa? Pertama kita tahu bahwa
- sahlah bukan dalam keadaan menyusui
- karena dia tidak melahirkan.
- Jadi pada saat dia menyusui
- salim sama sekali tidak akan
- mengeluarkan susu. Ini yang pertama.
- Yang
- kedua, yang
- kedua kita tahu bahwasanya
- apa? Al-Qur'an dengan tegas ini
- merupakan hal yang penting bahwa masa
- menyusui itu ditegaskan oleh Al-Qur'an
- sebanyak 2 tahun.
- Dan ibu-ibu ya mereka menyusui ya
- ibu-ibu yang melahirkan mereka menyusui
- anak mereka selama 2
- tahun. Kemudian dalam ayat lain dalam
- surat
- Luqman dan anak masa penyapiannya selama
- 2 tahun. Oleh karena itu, lebih dari 2
- tahun apa yang dihisab oleh anak ya dari
- seorang wanita yang menyusui tidak sama
- sekali mempengaruhi hubungan
- nasabnya. Jadi masa akhir menyusui 2
- tahun. Ini nas Al-Qur'an.
- Jadi kalau
- seandainya orang seperti Salim yang
- dewasa menyusu dari Sahla binti Suai
- binti Suhail istri dari apa? Dari Abu
- Hudzaifah
- ya. Sedangkan dia sudah dewasa dan
- istrinya tidak sama sekali apa
- mengeluarkan susu. Kira-kira di saat dia
- menyusu terhadap wanita ini, suaminya
- akan hilang cemburunya apa? Bertambah
- cemburu? tambah cemburu.
- Artinya jangankan orang seperti sahabat
- Nabi atau wanita yang menjadi istri
- sahabat Nabi. Arti kalau hal ini terjadi
- pada saat ini di zaman yang jauh dari
- tuntunan Rasul, orang akan menganggap
- ini perbuatan yang hina. Masa kita
- nisbatkan pada Abu Hudzaifah. Tapi
- sayangnya banyak ulama-ulama kita bahkan
- termasuk Abdul Aziz bin Bas
- ya bahkan Imam Syafi'i dalam Al-Um dan
- kita saksikan juga Ibnu Hazmin dalam
- Almuhalla banyak mengatakan bahwa ini
- kasus khusus buat
- siapa? Buat Abu Haif buat Salim. Berlaku
- untuk Salim tapi tidak berlaku untuk
- yang lain. Pertanyaannya mana yang
- mengkhususkan? Hm. Enggak ada. Kemudian
- sebahagian lagi mengatakan bahwa irbaul
- kabir ya merupakan hal yang dibolehkan.
- Jadi kalau kita sekarang melihat YouTube
- mengenai menyusui orang dewasa, kita
- akan temukan banyak orang-orang
- dewasa sudah berjenggot menyusu dari
- seorang wanita walaupun tidak langsung
- menggunakan selang padahal dia sudah
- dewasa. Ini kan merupakan hal yang tidak
- masuk di akal. Riwayat semacam ini,
- riwayat semacam
- ini terdapat dalam buku yang dianggap
- sahih seperti Sahih Muslim. Pada
- riwayatnya jelas-jelasan mungkar dan
- syarat bertentangan dengan Al-Qur'an.
- Tapi karena orang sudah terbiasa
- mengutamakan hadis dari Al-Qur'an,
- ayat-ayat Allah Subhanahu wa taala
- mereka injak-injak. Sunah-sunah Rasul
- sallallahu alaihi wasallam mereka
- abaikan, mereka robohkan. ya, demi
- membela hadis yang jelas-jelas
- bertentangan dengan Al-Qur'an. Ini
- sebagai salah satu
- contoh. Jadi kita sayangkan
- betul-betul apa yang menyebar di
- kalangan ahli hadis. Oleh karena itu,
- saya dapat
- mengatakan bahwa ahli hadis berperan
- dalam menyebarkan
- kebohongan. Padahal Rasul sudah melarang
- jangan
- tulis, tapi ditulis. Akhirnya sekarang
- lebih diutamakan daripada Al-Qur'an.
- Kemudian kasus yang kedua tadi yang
- disampaikan oleh Bapak Mormon.
- Mormon. Hadis-hadis yang mengisahkan
- bagaimana Nabi kita Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam tertarik pada sepupunya
- yang telah menjadi istri Zaid bin
- Haritah. Ini terdapat dalam tafsir at-
- Thaabari. Dan saya yakin Thabari di sini
- ya lengah dan teredor dan dia
- bertanggung jawab di hadapan Allah.
- Semoga Allah Subhanahu wa taala ampunkan
- dia. Karena riwayat yang diriwayatkan
- tersebut meriwayatkan bahwa Nabi satu
- hari datang ke rumah
- Zainab. Kebetulan hordengnya tersingkap.
- Nabi melihat Zainab sedang terurai
- rambutnya. Akhirnya Nabi tertarik pada
- Zainab sambil berkata dia ketika
- berbalik, "Subhanallah muqallibil
- qulub." Maha suci Allah yang
- membolak-balikkan hati manusia. Dulu dia
- enggak suka, sekarang su suka. Akhirnya
- Zain datang bertanya kepada
- Zainab,
- "Ada orang yang datang Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam tadi yang
- datang kemari. Apa yang dikatakan? Dia
- mengatakan subhana muqallibil
- qulub." Oh, Zaid tahu kalau gitu Nabi
- suka sama istrinya. Hm. Akhirnya Zaid
- menceraikan istrinya agar Nabi menikahi
- Zainab.
- Ini fitnah yang keji terhadap Rasulullah
- sallallahu alaihi
- wasallam. Kalau saya, Ustaz suka sama
- istri orang, kira-kira pantes enggak?
- Enggak pantes.
- Orang biasa aja enggak pantes kan.
- Wanita sudah bersuami lalu temannya
- tertarik pada
- istrinya. Ini merupakan hal yang tidak
- wajar. Apalagi Nabi manusia yang Allah
- jaga kesucian jiwanya. Mana mungkin sama
- sekali
- apa tertarik pada istri anak pem yang
- terjadi justru terjadi keributan antara
- Zaid sama Zainab. Zainab dari kalangan
- pembuka
- Quraisy. Sedangkan Zaid bin Haritthah
- dari kalangan orang-orang yang berstatus
- maula sebagai hamba saya yang dibebaskan
- oleh Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam. Akhirnya mereka menikah.
- Setelah mereka menikah, tidak ada
- kecocokan di antara mereka karena
- perbedaan apa? Statu. Zainab tidak
- melanggar dan tidak melakukan hal-hal
- yang apa? Yang bertentangan dengan
- kewajiban istri. Tapi kelihatan dari air
- mukanya, dari sikapnya bahwa Zainab
- tidak puas dengan apa? Dengan menikah
- bersama
- Zaid. Ternyata di balik pernikahan ini
- dan pemisahannya ada rahasia.
- Zaid bin Haritah setiap kali berselisih
- datang kepada Rasulullah mengatakan,
- "Amsik alika zaujak." "Tahan istri kamu.
- Bertakwalah kamu kepada Allah." Enggak
- lama datang lagi Zaid. Rasulullah
- katakan, "Amsik alaika zaujaka
- wattaqillah." Tahan istri kamu dan
- bertakwalah kepada
- Allah. Sampai
- akhirnya Allah perintahkan Nabi untuk
- memisahkan di antara keduanya
- sebagaimana keinginan Zaid.
- Tahu-tahu yang datang betul-betul
- mengejutkan Nabi. Ternyata Allah
- perintahkan Zaid setelah Zainab
- menghabisi idahnya untuk menikah bersama
- Zainab. Nabi betul-betul bingung untuk
- melakukan hal ini. Karena di mata kaum
- kaum Quraisy dan bangsa Arab, istri anak
- angkat sama dengan mantu. Heeh. Sama
- dengan istri anak kandung. Jadi kalau
- dia menikah bagaimana perkataan orang?
- Allah
- turunkan kamu sembunyikan sesuatu yang
- Allah akan tampakkan. Lalu Allah
- jelaskan zaidun minajak.
- Jadi kita
- lihat. Falamma q zaidun minha wat.
- Begitu Zaid mengakhiri ya hubungannya
- dengan Zainab dan Zainab juga menghabisi
- idahnya. Kami langsung menikahkan engkau
- wahai Rasulullah dengan Zainab. Bukan
- kemauan Rasul. Bukankah Rasul tergiur
- pada Zainab istri anak angkatnya? Tapi
- perintah dari Allah.
- Agar orang-orang beriman tidak lagi
- merasa canggung untuk menikahi mantan
- istriistri anak angkat mereka apabila
- hubungan mereka telah berakhir untuk
- menegaskan bahwa anak angkat itu tidak
- sama dengan anak
- kandung. Oleh karena itu Allah
- berfirman, "Whammadun ab
- ahadinijalikum."
- Ketahuilah sekali-kali Nabi Muhammad ini
- bukan ayah dari anak laki-laki kalian. H
- dia ayah dari anaknya. Tapi bagi orang
- lain yang bukan bukan dari apa? Dari
- sulbinya Nabi bukan anak
- mereka. Walakin Rasulullahi wa khataman
- nabiyin. Lalu apa yang dilakukan Rasul
- menikahi Zainab ini bukan kemauannya
- tapi dia seorang rasul yang melaksanakan
- perintah Allah dan sebagai nabi penutup.
- Jadi tujuan dari pernikahan Nabi dengan
- Zainab untuk menghapuskan tradisi
- kebiasaan yang terbiasa di tengah bangsa
- Quraisy bahwa anak angkat sama dengan
- anak kandung. Istri anak angkat sama
- dengan istri anak
- kandung. Allah bedakan di antara
- keduanya. Jadi bukan karena Nabi mau
- menikah dengan Zainab, tapi karena
- perintah dari Allah. Dan kisah yang
- disebutkan Thabari itu kisah yang tidak
- benar. semuanya merupakan
- israiliyat. Ini sebagai contoh
- bagaimana hadis-hadis yang bertentangan
- dengan Al-Qur'an secara terang-terangan
- ya ternyata termuat dalam buku hadis
- yang dianggap sahih. Dan kita akan
- jumpai banyak riwayat hadis baik dalam
- kitab Al-Bukhari Aljami Al-Bukhari
- begitu juga dalam Sahih Muslim dalam
- buku-buku yang lain termasuk dalam
- buku-buku apa?
- Dalam buku-buku dari kalangan Syiah
- seperti Alkfi ada 16.000 hadis. 2/3 dari
- 16.000 tersebut merupakan hadis-hadis
- yang tidak benar. Oleh karena itu, kita
- tidak diperintahkan untuk terikat dengan
- Alkfi atau terikat dengan Bukhari,
- Muslim dan buku-buku yang lainnya, tapi
- terikat dengan Al-Qur'an. Lalu apa yang
- terdapat dalam buku-buku ini kita
- periksa terlebih dahulu. Bukan menolas
- secara mutlak apa yang cocok dengan
- Quran kita ambil. yang tidak cocok kita
- jauhkan, kita lepaskan agar kita dapat
- bertanggung jawab di hadapan Allah.
- Kalau Allah bertanya di hari kemudian
- nanti, kenapa kamu tolak hadis ini? Kita
- akan menjawab, "Ya Allah, hadis ini saya
- tolak karena bertentangan dengan
- kitabmu. Engkau perintahkan kami untuk
- berpegang pada
- kitabmu." Kita punya alasan. Tapi kalau
- kita meriwayatkan hadis walaupun dalam
- buku yang dianggap sahih bertentangan
- dengan Quran, L bagaimana kalau Allah
- bertanya kepada kita, "Kenapa kamu
- meriwayatkan satu hadis atas nama Nabiku
- dan Rasulku padahal jelas-jelasan
- bertentangan dengan Al-Qur'an?"
- Kira-kira apa jawaban kita? Kita bukan
- ingkar sunah. Karena kita beriman bahwa
- sunah Rasul itu merupakan aplikasi
- terjemahan dalam bentuk apa? dalam
- bentuk nyata dari ayat-ayat Al-Qur'an
- dan akhlak Nabi sebagaimana Sayidah
- Aisyah sebutkan adalah Al-Qur'an. Oleh
- karena itu, Sayidah Aisyah banyak
- riwayat dari beliau yang mengitisi
- hadis-hadis yang diriwayatkan sahabat.
- Seperti dalam riwayat Sayidina Umar
- mengatakan bahwa mayit akan disiksa
- disebabkan tangisan keluarganya. Sayidah
- Aisyah menolak. Dia mengatakan, "Wala
- taziru waziratun wizra ukhra."
- Seorang tidak akan memikul dosa orang
- lain. Bagaimana mungkin mayit akan
- disiksa disebabkan tangisan keluarganya?
- Yang menangis berlebih lebihan, yang
- tidak terima dengan hukum Allah, Allah
- akan tanya, "Tapi yang meninggal dunia
- apa dosanya?" Ini merupakan
- hal-hal yang mesti diperhatikan. Jadi,
- kita belajar
- mengitisi hadis-hadis yang tidak benar
- dengan Al-Qur'an. Dari siapa kita
- belajar? Kita belajar dari keluarga
- Rasul. H.
- dari keluarga Rasul ya, termasuk juga
- dari Sayidah Aisyah Ummul Mukminin
- radhiallahu anha. Oleh karena itu,
- riwayat yang diriwayatkan dari mereka
- mengatasnamakan Rasul itu kebohongan
- atas nama keluarga Nabi. Dan Allah
- Subhanahu wa taala akan melaknat
- mereka-mereka yang berbohong atas nama
- Nabi. Ya, padahal jelas-jelasan
- Al-Qur'an menyatakan dengan tegas apa
- yang diriwayatkan tersebut merupakan hal
- yang tidak benar. Rupanya Nabi tahu
- betul bahwa kelas setelah dia meninggal
- banyak orang yang meriwayatkan hadis
- palsu. Sampai Nabi mengatakan, "Man
- kadaba
- alyat minar." Siapa yang berbohong atas
- namaku, silakan siapkan tempatnya dalam
- api neraka. Enggak perlu dihisab lagi,
- siapkan tempatnya.
- Dan sebagai
- penutup keluarga Nabi dari
- atasnya dari
- mulai ee
- katakan Imam Ali, Sayidah Fatimah al
- Hasan wal Husein terus sampai ke bawah
- mereka berkata, "Awaitum rasulillahi
- waidu kitabillah." Kalau kalian
- meriwayatkan dari rasul dari kami,
- cocokkan di hadapan kitab
- Allah. Yang cocok kalian ambil.
- yang tidak cocok kalian
- buangah karena kami tidak akan
- mengatakan sesuatu yang bertentangan
- dengan kitab Allah. Sampai Nabi
- diperintahkan Allah mengatakan
- apa? Katakan wahai Rasulullah, aku takut
- kalau sampai aku menentang Tuhanku akan
- terkena azab yang maha besar. Ini ucapan
- diucapkan setelah mereka minta
- supaya Nabi menghapuskan sebahagian
- Al-Qur'an menggantikan dengan yang lain.
- Qul ma ubaddiluhu minq nafsi in attabiu
- illa ma yuh. Jadi kita lihat Nabi takut
- tapi orang sekarang
- berani berani menyebarkan hadis-hadis
- yang tidak benar yang jelas-jelasan,
- bertentangan dengan Al-Qur'an. Semoga
- Allah lindungi kita, keluarga kita,
- orang-orang yang beriman dari hal
- seperti ini. Insyaallah mudah-mudahan
- kita akan lanjutkan kembali kajian kita
- di seputar hadis-hadis isra. Ini
- permintaan dari pendengarnya.
- Insyaallah, Ustaz Hamzah, silakan nama.
- Iya, hanya menggaris besar, menggaris
- bawahi aja. Tadi sudah begitu jelas apa
- yang disampaikan guru kita Ustaz Husein
- bin Hamil Attos. Pentingnya kita itu
- menjadikan Al-Qur'an sebagai referensi
- ya.
- Kita boleh baca kitab apapun ya, tapi
- jangan dijadikan itu jadi patokan. Jadi,
- jangan dijadikan kitab suci lagi gitu.
- Kitab suci kita hanya Al-Qur'anul
- Karim. Kemudian itulah yang
- dijadikan mizan. Allah Subhanahu wa
- taala menyebutkan bahwasanya Al-Qur'an
- ini adalah mizan sebagai
- neraca neraca
- kebenaran, sebagai tolak ukur kebenaran.
- Dan nanti di yaumul kiamah yang menjadi
- patokan adalah yang menjadi ukuran, yang
- menjadi ee timbangan nanti adalah
- Al-Qur'an ini ya. Jadi saya enggak bisa
- bayangkan bagaimana kalau Al-Qur'an ini
- apa tidak dijaga oleh Allah Subhanahu wa
- taala
- ya akan nisai umat Islam akan hancur
- semuanya. H ya karena banyak seliweran
- ya zaman tabiin Nabi tabiin tabiin aja
- sudah banyak bahkan zaman Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam saja sudah
- ada orang yang mau berdusta ya atas nama
- Rasul sampai Rasulullah tadi
- menyampaikan man kadaba alaiya
- falyatabawa maqadahu minanar barang
- siapa yang berdusta atas namak siapkan
- tempatnya di neraka berdusta atas nama
- Rasul Rasul ancam seperti itu. Ini sama
- juga di dalam Al-Qur'an berdusta atas
- nama Allah. Allah enggak mau mengatakan
- ini. Allah tidak mengharamkan ini. Lalu
- dia bilang, "Oh, ini firman Allah."
- Berulang kali lebih dari 10 ayat Allah
- eh terangkan, "Waman adlamu mimman iftar
- alallahi kadiba." Siapa lagi yang lebih
- zalim? Tentu enggak ada orang yang lebih
- zalim daripada orang yang berbuat-buat
- kedustaan atas nama Allah.
- jaahu atau dia mendustakan kebenaran
- ketika datang kepadanya. Alisa fi
- jahanamail kafirin. Bukankah dari neraka
- jahanam? Itulah tempat bagi orang-orang
- yang kafir. Jadi senada dengan tadi
- berdusta atas nama Allah, berdusta atas
- nama Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam itu tempatnya nanti di neraka
- jahanam. Jadi kita harus hati-hati
- ketika mendapatkan suatu riwayat
- ya, yaitu dinisbatkan kepada Rasulullah,
- kemudian ee perawinya sahabat-sahabat
- mulia seperti itu. Kita harus lihat.
- Jadi bukan hanya sanadnya, memang dalam
- ilmu mustalah hadis kan sering
- dipelajari. Jadi ee untuk meneliti suatu
- hadis ada harus sanadnya harus harus
- nyambung bagaimana perawinya harus adil
- dan sebagainya. matannya juga ya. Tapi
- matannya juga harus jadi untuk mengecek
- matannya yaitu talaquunnya Alquran
- sesuai enggak dengan Al-Qur'an. Kalau
- enggak sesuai enggak mungkin Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam mengucapkan
- sesuatu yang bertentangan dengan
- Al-Qur'an. Ini penting sekali. Jadi,
- Al-Qur'an ini menjadi referensi dan di
- akhirat nanti juga kita akan ditanya ya
- karena yang jadi ee acuan tadi adalah ee
- Al-Qur'an sebagai talak ukur
- kebenarannya dan juga Rasulullah akan
- menjadi saksi nanti ketika kita
- mengatakan, "Oh, ini hadis Rasulullah."
- Nanti Rasulullah akan menjadi saksi. Ya,
- ditanya, "Apa benar ini ucapan kamu ya
- Rasul?" Tentu Rasulullah akan
- menyangkalnya apabila itu bukan dari
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Jadi ini bukan hal yang sepele, ini
- bukan hal yang main-main. Ini akan ya
- merusak ya agama kita kalau kita enggak
- berhati-hati dalam ee mengambil riwayat.
- Tidak kita mencocokkannya dengan
- Al-Qur'an. Wallahuam. Ee ini pertanyaan
- masih ada tapi kelihatannya Ondi sudah
- ngasih kode waktunya sudah habis ya Mas
- Ondi ya. Ee maafin waktunya sudah habis.
- Jadi terima kasih juga untuk Anda yang
- sudah kirim ya. Ini
- ada Mbak Yetri ngirim infak untuk Rasil.
- Terima kasih. Ngugi Jumana Sandi
- Wiryar. Sandi Wirya Tarmini. Terima
- kasih. Kemudian Bapak Mormon, Bapak
- Budi, Bu Darma, Tuan Baron, terima kasih
- juga Ibu Anisa di Kubar ya. Terima
- kasih. Makasih Ustaz Husin, Ustaz
- Hamzah. Baik. Ee Ustaz Muhammad Krishna,
- Oni Saputra, Gustab. Kemudian juga mohon
- pamit. Wabillahi taufik. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatam
- warahmatullahi wabarakatuh.