Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:16 abbil alamin. Allahumma sholli ala 0:18 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:21 Muhammad. Asalamualaikum warahmatullahi 0:24 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat, 0:26 pendengar ada silaturahim dan juga 0:28 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 0:30 Alhamdulillah kita kembali berjumpa Iwan 0:32 akhwat di Rabu sore hari ini tanggal 21 0:36 atau 22 Ramadan 1447 0:39 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 0:41 11 Maret 2026. Kembali hadir acara 0:45 tausiah sore bersama Ustaz Ahmad Zazuli 0:48 Kholil yang alhamdulillah telah hadir di 0:50 tengah-tengah kita dan kita live 0:53 aplikasi Zoom. Ikhwan Akhwat. Kita sapa 0:55 ustaz terlebih dahulu. Asalamualaikum 0:57 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:02 wabarakatuh. 1:03 Apa kabarnya, Ustaz, hari ini? 1:05 Alhamdulillah sehat, Pak Hari. 1:07 Alhamdulillah. 1:09 Kita nih sudah ee memasuki 10 hari 1:12 terakhir, Ustaz, ya. Alhamdulillah 1:14 terasa. Masyaallah. Semoga Iwan Watad 1:17 juga masih dengan semangat menjalankan 1:19 ibadah-ibadah puasanya, ya. Dan kita ee 1:22 hari ini tema yang akan Ustaz ee 1:25 sampaikan adalah ee mengenai kita 1:28 bersama-sama pelajari Quran surah 1:31 Al-Qadar, Ustaz. Ya, terjemahan surah 1:33 Al-Qadar. 1:34 Dan nanti kita akan bersama-sama simak 1:36 ikhwan akhwat dan nanti juga yang ingin 1:37 bergabung bertanya silakan Anda bisa 1:39 kirimkan melsapp kami di 0811999720. 1:45 Tada Ustaz, 1:49 asalamualaikum warahmatullah. 1:53 Alfadilah hadid wa habibina rasulillah 1:56 Muhammad Abdillah sallallahu alaihi 1:58 wasam waa alihiwaidinabi 2:19 wa umtina 2:31 fatihah. Auzubillahiminasyaitanirjim. 2:36 Bismillahirrahmanirrahim. 2:38 Alhamdulillahiabbil 2:40 alamin. Arahmanirrahimiki 2:42 yaumiddin. Iyaka na'budu wa iyaka 2:46 nastain ihdinatal mustaqim. 2:51 athalladzina anamta alaihim ghairil 2:54 magdubi alaihim waladin. 2:57 Amin. [berdehem] 2:59 Bismillahirrahmanirrahim. 3:01 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 3:04 wasalamu ala asrofil mursalin. Sayyidina 3:07 wa maulana Muhammadin waa alihi 3:11 wasohbihi ajmain. Amma ba. Fa asal hadis 3:17 kitabullah taala. Wahair hadi hadi 3:20 Muhammadin sallallahu alaihi wasallamar 3:23 umur mukdatuha wa muhdain bidah waulla 3:28 bidatin dolalah wa dolatin finar. 3:32 Qallahu taala. 3:34 Bismillahirillahiminasyaitanirrajim. 3:37 Bismillahirrahmanirrahim. 3:40 Inna anzalnahu fi lailatil qadr wama 3:45 adrama lailatul qadr. Lailatul qadriirum 3:50 min alfi syahri. Tanazzalul malaikatu 3:54 waruh fiha biidnbihim 3:58 min kulli amr salamun hiya hatta matil 4:02 fajr. Sadaqallahulilim. 4:07 Para pendengar Radio Silaturahim dan 4:11 pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 4:14 Alhamdulillah kembali kita panjatkan 4:18 puji serta syukur ke hadirat Allah 4:21 Subhanahu wa taala yang senantiasa 4:25 melimpah curahkan nikmat karunia-Nya 4:28 kepada kita. 4:31 Terutama nikmat iman dan Islam, nikmat 4:34 sehat walafiat. Nikmat panjang usia 4:37 dalam taat termasuk nikmat 4:41 dipertemukannya 4:43 kita sore ini walaupun cuma lewat udara 4:48 juga diberinya taufik serta hidayah 4:52 oleh Allah subhanahu wa taala sehingga 4:55 sampai saat ini kita masih bisa 4:59 melaksanakan 5:01 perintah Allah yaitu ibadah saum 5:05 yang hari ini kita sudah memasuki 5:09 sepertiga 5:10 ya. Yang ketiga, 5:14 harapan kita tentu semoga apa yang kita 5:18 lakukan ini, puasa kita, salat kita, 5:22 tarawih kita, sodqah kita, dan amal-amal 5:27 baik lainnya diterima oleh Allah 5:29 subhanahu wa taala sebagai amal saleh 5:31 kita yang tentu saja itu akan sangat 5:35 berguna sekali buat bekal hidup kita di 5:38 akhirat nanti khususnya. Amin ya rabbal 5:40 alamin. Selawat dan salam semoga selalu 5:43 tercurah atas junjungan kita Nabi 5:46 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 5:48 beserta keluarganya, para sahabatnya, 5:51 para pengikut dan pengamal sunahnya. 5:55 Para pendengar di silaturahim 5:56 rahimakumullah. 5:59 Pada kali ini saya akan bahas tentang 6:02 surah Al-Qadar, 6:05 yaitu bahwa Allah Subhanahu wa taala 6:09 menjelaskan di dalam surat ini 6:13 [mendengus] bahwa [berdehem] 6:15 Allah menurunkan Al-Qur'an itu di malam 6:21 Al-Qadar. 6:24 Nah, yang malam al-Qadar ini 6:28 ya oleh Allah disebutkan nilainya lebih 6:32 baik dari 1000 bulan. Inna anzalnahu fi 6:38 lailatil qadr. Sesungguhnya kami 6:42 menurunkannya, 6:44 menurunkan Al-Qur'an di lailatul qadar, 6:48 di malam al-qadar. 6:51 Wama adrokama lailatul qadr. Tahukah 6:55 kamu apa itu lailatul qadar? 7:00 Ya, kata orang alim 7:03 kalau 7:05 ya ayat didalui dengan kata wama adroka 7:10 itu menunjukkan bahwa 7:13 ya itu hal yang luar biasa. 7:19 Wama adroka ma lailatul qadr. Wama 7:22 adroka 7:24 malqoriah. Tahukah kamu apa itu hari 7:28 kiamat? Nah, ini hari kiamat itu suatu 7:30 hari yang luar biasa. Enggak bisa 7:33 disamakan 7:36 dengan hari juga. W adroka 7:39 ma lailatul qadr. Maka lailatul qadrar 7:43 ini tidak bisa disamakan dengan 7:46 malam-malam lainnya. 7:49 Lailatul qadri khairun min alfi syahr. 7:52 Kata Allah 7:54 malam al-qadar itu lebih baik 7:59 dari 1000 bulan. Laisa fiha lailatul 8:03 qadr. 8:07 Tidak ada malam al-qadarnya. Fal amalus 8:10 shih fiha 8:13 kirun minhu fi alfi syahrin laais fiha. 8:18 Jadi amal saleh di lailatul qadar ya. 8:25 di lailatul qadar semalam semalam 8:28 lailatul qadar itu adalah dimulai dari 8:30 magrib sampai subuh harta mata lefaz itu 8:34 lebih baik 8:38 ya yang tidak ada 8:40 lailatul qadarnya 8:43 para pendengar hadir silaturahim 8:45 rahimakumullah jadi Allah subhanahu wa 8:48 taala 8:50 ya 8:52 memerintah ahkan kepada malaikat Jibril 8:55 untuk menurunkan Al-Qur'an. Maksudnya 8:59 mewahyukan 9:02 ya, mewahyukan Al-Qur'an 9:08 itu qadar. 9:10 Perlu pendengar ketahui bahwa malam 9:13 al-Qadar itu atau lailatul qadar itu 9:18 itu dari dulu sudah ada ya. 9:22 Bukan khusus untuk nabi, umatnya Nabi 9:25 Muhammad. Tidak. 9:27 Dari dulu sudah ada lailatul qadar. 9:31 Hanya saja 9:34 nilainya lailatul qad 9:38 selain umatnya Nabi Muhammad itu sama 9:41 saja dengan malam-malam lainnya. 9:45 Nah, 9:47 bahwa Nabi sallallahu alaihi wasallam 9:50 pernah dijelaskan 9:53 tentang seorang laki-laki dari Bani 9:56 Israil yang dia ini berjuang 10:00 di jalan Allah ya, berjihad di jalan 10:04 Allah selama 10:08 1000 bulan itu kagum. 10:11 1000 bulan itu kan 84 tahun ya, 3 bulan 10:16 kurang lebihlah. 10:18 Sementara umatnya Nabi Muhammad 10:20 sallallahu alaihi wasallam seperti kata 10:22 beliau 10:24 itu rata-rata usianya antara 60 sampai 10:28 70. 10:30 Sedangkan ini orang berjihadnya saja 80 10:35 4 tahun. 10:39 sallallahu alaihi wasallam itu 10:42 ya membayangkan ber mengharapkan sekali 10:46 kalau umatnya itu bisa memperoleh nilai 10:49 seperti itu. 10:51 Nah, karena itulah maka oleh Allah 10:54 kemudian diberikan nilai tersebut. 10:58 Ya, kapan diberikannya? Ya, di malam 11:01 al-Qadar itu. 11:04 Hmm. 11:09 Jadi al dari dulu sudah ada. Cuma nilai 11:13 yang 1000 bulan itu hanya untuk umatnya 11:17 Nabi Muhammad sallallahu alaihi 11:19 wasallam. Makanya beruntunglah kita 11:21 umatnya Nabi Muhammad. 11:26 Nah, itu diwahyukan oleh malaikat Jibril 11:29 ke planet dunia bumi ya. ke planet dunia 11:34 ini 11:36 di suatu tempatizah 11:41 beliau mewahyukan tuh ya yang ada di La 11:45 Mahfud ini kepada malaikat yang 11:48 ada di Baitul Izah di situ. 11:52 Nah, selanjutnya kemudian dari Baitul 11:55 Izzah itu oleh Jibril disampaikan lagi 11:59 kepada Nabi Muhammad ya selama 23 tahun 12:04 kurang lebih 13 tahun di Mekah. 12:10 Nah, 12:14 para pendengar dia silaturahim, 12:16 [berdehem] 12:18 ada hadis riwayat 12:21 ee hadis sahih 12:23 ya, Bukhari meriwayatkan bahwa 12:30 suatu hari [berdehem] 12:32 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 12:35 itu keluar menemui Aras 12:41 makum lilailatil qadri. Aku keluar untuk 12:44 memberitahu kamu tentang lailatul qadar. 12:47 Kata Rasulullah. 12:49 Fatalaha fulan wa fulan farufian. 12:54 Nah, namun oleh Nabi dijumpai ada dua 12:59 orang yang bertengkar 13:02 di masjid lagi bertengkarnya itu 13:06 farufiat. Maka malam, 13:11 ah yang dimaksud malam itu diangkat para 13:16 pendengar bukan malamnya dihilangkan 13:21 ya, tetapi 13:24 ciri-ciri 13:26 ya yang khas khusus 13:30 yang ada di Lailatul Qadar yang tidak 13:33 terjadi malam la di malam-malam lainnya. 13:38 seperti 13:41 jarang sekali anjing menggonggong hampir 13:45 hampir tidak ada. 13:48 Begitu juga merengeh atau meringkiknya 13:51 keledai 13:54 ya, air asin menjadi tawar. 13:59 Ee lalu dilihatnya semua makhluk sujud 14:03 kepada Allah Subhanahu wa taala. 14:07 makhluknya ya hewan 14:13 kemudian [berdehem] 14:16 ya lisan-lisan berzikir kepada Allah 14:21 lalu malam itu begitu sahdu terang 14:27 tapi tidak ada bayangan 14:31 di kolong tempat tidur ya kalau dulu 14:35 suka pakai keranjang itu seperti di 14:38 atas. 14:42 Enggak ada bayangan 14:45 ya. Enggak panas, enggak dingin, 14:50 tidak ada angin. 14:52 Sehingga pepohonan, daun-daun pun tidak 14:55 ada yang bergerak, bergoyang-goyang. 14:57 Tidak ada. Begitu juga dengan air 15:00 semuanya wudu, semuanya tenang 15:05 dan matahari pada ee pada pagi harinya 15:09 nanti 15:12 benar-benar jernih sekali 15:16 dan sebagainya. Nah, ini tanda-tanda ini 15:21 itu sudah dicabut oleh Allah, 15:25 dihilangkan 15:27 kecuali bagi orang-orang tertentu saja 15:30 yang memang Allah kehendaki untuk 15:32 memperoleh karamahnya. 15:36 Jadi sekali lagi bukan malamnya yang 15:40 dihilangkan. 15:43 Nah, karena itu Rasulullah sallallahu 15:46 alaihi wasallam menjelaskan, 15:47 "Faltamisuha fil asril awakhir." 15:53 Cari oleh kamu di hari ke-10 hari 15:57 terakhir, 15:59 bukan nyari malam ya. Kalau nyari malam 16:04 sih enggak usah dicari juga malam itu 16:06 pasti ketemu, 16:09 ya. Nah, kenapa 16:13 dihilangkan oleh Allah semua? Ya, karena 16:16 kesalahan tadi itu 16:19 dua orang ya. 16:22 Ya, artinya di sini kalau ada satu 16:27 kesalahan yang dilakukan oleh segelintir 16:30 orang segera di apa namanya? Diatasi. 16:36 Sebab nanti kalau Allah marah akibat 16:39 perbuatan itu 16:44 melakukannya saja. Yang tidak melakukan 16:47 pun akan terbawa juga. 16:51 Itu kemungkaran yang ada di kampung kita 16:54 yang melakukannya dua orang. Tapi nanti 16:57 yang menanggung akibatnya bukan cuma 16:59 dia. 17:01 Yang tidak melakukan juga sama kena. 17:06 Ya. 17:07 Jadi Allah cabut tanda itu karena apa? 17:10 Satu 17:14 sudah e tidak mengamalkan firman Allah. 17:17 Innama 17:19 mukminuna ikhwah faaslihu baina 17:22 akhwaikum. Orang mukmin itu saudara 17:27 ya. Orang mukmin itu saudara maka 17:30 damaikan saudara. Lah kok malah 17:32 bertengkar. 17:35 Ya, kita bolehlah beda baju ya, beda 17:39 pendapat, tapi beda pendapat bukan 17:45 perbedaan sikap. Terutama sekarang ini 17:48 nih. 17:50 Sekarang ini 17:53 kita ini lagi digiring untuk ee apa 17:57 namanya? 17:59 untuk bertengkar sesama muslim dengan 18:03 adanya 18:05 perang antara 18:09 ee apa Iran dengan 18:15 ya sehingga ada dikatakan ulama yang 18:19 ikut apa namanya 18:22 ulama yang ikut Prabowo 18:26 ada ulama yang berseberangan dengan 18:29 Prabowo. 18:32 Kalau bayang ikut kepada Prabowo 18:35 berarti juga adalah ikut kepada Israel, 18:40 ikut kepada 18:45 MA. Nah, ini lagi dibenturkan nih kita 18:48 ini antara ulama satu dengan ulama yang 18:51 lainnya 18:53 ya. 18:56 Dan kita juga bisa melihat di sini 18:58 bagaimana ada orang [berdehem] 19:01 yang lebih mencintai orang kafir 19:05 ya, membela orang kafir daripada membela 19:09 orang Islam. 19:12 Syiah terlepas. 19:17 Yang jelas Tuhannya orang Syiah itu 19:20 dengan orang Sunni sama. 19:23 Kemudian nabinya juga sama, 19:27 Nabi Muhammad. Kitab sucinya juga sama, 19:31 kiblatnya juga sama, 19:35 ya. Nah, masalah akidahnya kemudian 19:40 ee 19:42 sama atau tidak dengan 19:46 inilah sama. 19:49 Sementara ada pihak yang lainnya, 19:51 Tuhannya beda, kitab sucinya beda, 19:55 kemudian juga kiblatnya beda dengan 19:58 kita. Lama kok malah di lebih dibelain 20:03 ya. 20:07 Mudah-mudahan kita semua 20:10 enggak mudah ter provokasi ya. 20:16 Ya, berantemnya lagi adalah di masjid. 20:21 Padahal masjid itu 20:24 usis alqwa min aaliumin anum. Sejak 20:28 dibangun pertama itu masjid itu untuk 20:31 takwa. L ini malah dipakai buat 20:33 berantem. 20:35 Ya. 20:37 Yang ketiganya berantemnya itu lagi pas 20:40 di malam yang lebih baik dari 1000 20:43 bulan. 20:47 Kalau kemudian Allah itu marah, maka 20:50 tanda-tanda itu diambil oleh Allah. Ya. 20:55 Nah, sehingga kita sudah tidak lagi bisa 20:58 mengetahui kapan lailatul qadar. Namun 21:01 kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, 21:05 waasa ayakuna khairon lakum. Boleh jadi 21:09 itu adalah lebih baik bagi kalian. 21:14 Seandainya kita 21:17 tahu kapan lagi kita ini 21:20 pada ya malam pertama, kedua, 21:22 malam-malam lainnya enggak pada tarawih. 21:24 Nanti aja lailatul qadar ya. Ibadah 21:27 sampai pagi toh ibadah di malam itu ya 21:32 lebih baik dari ibadah selama 1000 21:35 bulan. 21:38 Tapi dengan adanya dengan tanda-tanda 21:41 ini dihilangkan oleh Allah sehingga kita 21:43 tidak bisa mengetahuinya 21:48 ya kita isi setiap malam dengan ibadah. 21:52 Sebab kalau setiap malam kita ibadah 21:54 pasti di pas waktu lailatul qadar kita 22:00 mengisinya dengan ibadah. 22:03 Nah, jadi para pendengar silaturahim. 22:08 Nah, begitu ya. Saya pernah nanya kepada 22:12 para jemaah, 22:15 Bapak, Ibu 22:18 pernah ketemu Lailatul Qadar? 22:21 Ya, itu rata-rata kalau ditanya begitu 22:23 kalau enggak diam 22:27 ya. 22:29 Yang paling banyak diam kalau jawab 22:31 belum. 22:34 Belum pernah. Kenapa dia mengatakan 22:38 belum pernah? Karena dia mendengar dari 22:41 ustaznya 22:43 tidak sembarangan orang bisa bertemu 22:46 dengan 22:50 ya. Artinya orang-orang yang kayak 22:53 dirinya kayak diri saya alah enggak 22:57 bakalan ketemu lailatul qadar. 23:01 Ini yang sangat mengherankan. Maka kata 23:04 saya, Bapak, Ibu ini berarti enggak 23:07 ngerti tentang Lailatul Qadar. 23:11 Kalau saya ditanya orang, Ahmad Jazuli 23:14 pernah ketemu lailatul qadar? Saya 23:19 alhamdulillah saya ketemu Lailatul Qadar 23:22 sudah 60 kali lebih 23:25 ya. 23:27 Hmm. Apa itu sombong? Enggak enggak 23:30 enggak sombong. 23:32 Saya yakin sekali setiap tahun saya 23:35 ketemu Lailatul Qadar. Kenapa saya 23:37 merasa yakin begitu? 23:40 Nabi sallallahu alaihi wasallam 23:42 menjelaskan ya Al-Qur'an maupun siapa. 23:51 1 tahun itu adalah 12 bulan dan di 23:54 antara bulan itu ada Ramadan. 23:58 1 bulan itu 30 atau 29 malam 24:04 ya. 24:05 Jadi bulan Ramadan ini kalau enggak 30 24:09 hari ya 29 24:11 enggak mungkin 31 enggak mungkin 28. 24:20 itu salah satu malam dari Lailatul Qadar 24:23 ee dari malam di bulan Ramadan itu. 24:26 Katakanlah sekarang 24:29 tahun ini 2026 lailatul Qadar itu jatuh 24:33 tanggal 24:35 17 24:38 ya, tanggal 17 Ramadan sudah lewat ya. 24:43 Nah, berarti kita ini 24:46 menemui Lailatul 24:50 jelaslah kita ini bertemu dengan malam 24:52 ke-17. Lalu kenapa Anda mengatakan belum 24:57 pernah ketemu Lailatul Qadar? Apa Anda 25:00 ketika tanggal 16 itu langsung loncat ke 25:03 tanggal 18? 25:06 Karena tanggal 17-nya 25:08 enggak sembarang orang yang ketemu. Kita 25:11 itu pasti ketemu dengan Lailatul Qadar. 25:15 Dan lailatul Qadar itu wong Nabi 25:17 sallallahu alaihi wasanda 25:22 ya itu nilai berjuang 4 eh 84 tahun 40 25:28 bulan itu adalah dilakukan oleh umatnya. 25:32 Artinya Nabi berharap supaya yang 25:35 mendapatkan nilai 25:37 1000 bulan itu umatnya. 25:40 Ya, itu umatnya. Dan itu diberikan oleh 25:43 Allah lah. Tiba-tiba kemudian ada ustaz 25:47 mengatakan enggak sembarangan 25:51 malam lailatul qadar itu. 25:56 Enggak mungkin dari tanggal 16 itu 25:59 langsung kemudian loncat ke tanggal 18. 26:02 Jadi kita pasti ketemu lailatul qadar. 26:07 Asalkan di bulan Ramadan kita hidup. 26:12 Jadi kalau kita hidup di bulan Ramadan 26:14 maka kita pasti ketemu dengan lailatul 26:17 qadar. [mendengus] 26:21 ketemunya itu apakah kita lagi ibadah 26:26 apalagi belanja apalagi gapleh atau lagi 26:31 berantem ah itu masalah lain 26:35 yang jelas kita pasti ketemu lailatul 26:37 qadar 26:39 ya maka alangkah beruntungnya kalau pas 26:43 lailatul qadar kita lagi mengisinya 26:46 dengan berbagai kegiatan ibadah 26:52 Nah, para pendengar dia silaturahim 26:54 banyak yang oleh Allah dirahasiakan yang 26:57 semuanya itu adalah untuk kebaikan kita 27:01 semua. 27:03 Di antaranya ya, yaitu lailatul qadar 27:07 oleh Allah dirahasiakan tanggal berapa, 27:10 malam apa, supaya kita ini mengisi 27:14 setiap malam dengan ibadah. 27:17 Seolah-olah setiap malam 27:21 itu lailatul. Nah, itulah makanya Syekh 27:25 Ibn apa? Abil Qasim Junaidi albaghdadi 27:28 beliau mengatakan, "Bagi kalian itu 27:30 lailatul qadar cuma satu kali dalam 27:34 sebulan." Kalau bagi kami lailatul qadar 27:37 itu tiap malam. 27:39 Maksudnya bulan bukan malamnya itu 27:42 lailatul qadar semua, tapi semangat 27:44 lailatul qadar itu itu ada dalam 27:48 kehidupan beliau setia 27:52 lailatul qadarnya. 27:55 Yang keduanya adalah yang dirahasiakan 27:58 oleh Allah asalatul wusto 28:01 hafidu al shawati wasatil wusto. Yang 28:06 mana salat wusta itu apakah subuh, 28:09 apakah ee asar? Ada ulama yang 28:12 mengatakan salatul wusta itu adalah 28:16 subuh ya. Dan inti di antaranya madras 28:23 di belakangnya ada wakumulillahi 28:25 qonitin. 28:27 Ada juga yang mengatakan 28:29 apa namanya asar. Ada lagi yang 28:32 mengatakan isya. Ada yang mengatakan 28:34 zuhur dan ada yang mengatakan magrib. 28:38 Tapi kalau kita kerjakan semuanya, 28:42 lima-lim enggak pernah ditinggalkan, 28:45 maka kita berarti setiap hari selalu 28:48 melakukan salat wusto. 28:53 Entah wusta itu adalah yang asar, entah 28:56 subuh, entah mana, kerjakan semuanya. 28:59 Ah, begitu juga sama dengan lailatul 29:01 qadar. Kalau tiap malam kita isi dengan 29:03 ibadah, pasti kita mengisi lailatul 29:06 qadar itu dengan ibadah. 29:10 Lalu apalagi yang dirahasiakan oleh 29:12 Allah Subhanahu wa taala? Al ismul 29:14 a'zam. 29:16 Ya. Nah, dirahasiakan tidak tahu. Ada 29:20 orang mengatakan 29:23 Allah, ada yang mengatakan arrahman 29:25 arrahman. 29:27 Tapi kalau kita berdoa dengan semua asma 29:30 Allah, maka berarti kita sudah berdoa 29:35 dengan ismul a'zam. 29:37 Karena anak asma Allah semuanya 29:40 disebutkan oleh kita. 29:44 Begitu juga waridah 29:47 ya. Allah itu juga merahasiakan 29:51 keridaan 29:54 taatnya hamba. Ya Allah itu rida kepada 29:58 hamba itu atas ketaatan yang macam mana? 30:03 dira 30:05 ya supaya si hamba ini terus taat kepada 30:08 Allah Subhanahu wa taala ya ee di setiap 30:13 saat, di setiap kondisi ya, situasi h 30:19 apakah itu perintah besar, perintah 30:22 yangah 30:26 begitu juga [berdehem] 30:28 Allah Subhanahu wa taala merahasiakan 30:31 murkanya. nya 30:33 marahnya pada maksiat yang mana supaya 30:37 kita meninggalkan semua maksiat 30:41 sehingga Nabi mengingatkan id adnaban 30:45 shiron 30:46 kalau kamu melakukan dosa kecil falaur 30:50 ilor maka jangan kamu 30:56 wandurnabai 30:58 tapi yang harus kamu perhatikan kepada 31:01 siapa Apa kamu itu berbuat dosa? 31:05 Nah, kepada siapanya? Bukan melihat dosa 31:09 kecil apa dosa besar. 31:12 Karena boleh jadi saat itulah Allah 31:15 marahnya. 31:17 Allah juga merahasiakan tentang wali. 31:22 Ya, 31:26 yang mana si wali Allah itu supaya kita 31:29 berhusnudan. 31:31 Boleh jadi orang yang selama ini kita 31:34 rendahkan justru dia itu adalah 31:36 waliullah 31:38 ya, kekasih-kekasih Allah. Supaya kita 31:42 selalu berbaik sangka 31:45 ya dan tidak meremehkan 31:48 siapapun dari makhluknya Allah Subhanahu 31:52 wa taala. hambanya 31:55 Allah. 31:57 [berdehem] 31:59 Nah, Allah juga merahasiakan tentang 32:02 kapan hari kiamat terjadi 32:06 kematian 32:08 ya. Kapan matinya kita? 32:11 Supaya apa? 32:13 Kalau Allah memberitahukan 32:17 hari kematian kita, hidup manusia enggak 32:20 bakal ada yang benar. 32:23 Taruhlah 32:26 tafkan umurnya 5 65 tahun atau 60 tahun 32:32 nanti matinya tanggal sekian, bulan 32:34 sekian, hari anu ya sebelum usia 60 32:38 tahun orang ini akan berperilaku 32:40 semaunya aja 32:43 nanti. Yang penting menjelang dekatnya 32:45 hari kematian baru dia taubatan nasuha. 32:49 Hidup enggak benar. 32:51 Karena itu oleh Allah dirahasiakan 32:57 selalu mempersiapkan diri. Sudah 33:01 mempersiapkan diri. Kalau sewaktu-waktu 33:03 kematian itu datang 33:06 sudah siap. 33:08 Jadi untuk kebaikan kita. 33:12 Nah, begitu juga dengan hari kiamat dan 33:15 seterusnya. 33:19 Nah, menarik ini. 33:22 Jadi sekali lagi kapan 33:27 terjadi yang tahu. Namun yang namanya 33:31 ulama mencoba-coba ya. Ya, tujuannya 33:35 adalah baik. 33:37 Seperti sahabat Ibnu Abbas mengatakan, 33:39 kata Imam Ibnu Abbas, 33:42 lailatul qadar itu terjadi pada tanggal 33:44 27 33:47 ya, 27. 33:51 Ah, beliau ini mengatakan demikian 33:54 karena dua 33:57 dua alasan. Satu, surah al-Qadar itu 34:01 kata beliau 34:03 terdiri dari tiga kalimat. 30 30 kalimat 34:08 maksudnya 30 kata 34:11 ya 30 kata dan kata hiya 34:17 hiya hatta matlail fajr 34:21 itu menempati urutan yang ke-27 34:28 tujuh ya jadi hiya itu adalah kata ganti 34:31 dari kata lailatul qadar 34:35 menempati urutan yang ke-27. 34:39 Dan itu sebagai isyarat dari Allah kalau 34:42 lailatul qadar itu adalah 34:45 terjadi tanggal 27. 34:48 Yang kedua kata beliau 34:51 dalam surat ini Allah menyebutkan kata 34:54 lailatul qadri 34:58 sebanyak tiga kali. 35:01 Sedangkan lailatul qadr itu tulisannya 35:03 terdiri dari sembilan huruf lam. 35:08 I dua ya. Ketiganya lam keempatnya ta, 35:12 kelimanya alif keenamnya lam ketujuhnya 35:17 qof. 35:19 Kedelapannya dal, yang kesembilannya 35:22 adalah ro. Disebutkan tiga kali. Maka 35:28 tiga kalian 35:30 itu jumlahnya adalah 27. 35:33 Itu mengisyaratkan kepada tanggal 27 35:36 kata Imam Ibnu Abbas. 35:41 Tapi ada lagi ulama lain mengatakan di 35:44 antaranya 35:46 Syekh Abil Hasan Ali bin Abdillah 35:49 Assadili 35:50 seorang ulama waliullah ya 35:55 pendiri tariqah Sad 35:59 kan begini inana awaluhul ahad 36:02 falailatut falailat tis isrin maka kalau 36:07 awal puasanya itu di hari Ahad Ahad 36:11 ya. Awal puasanya hari Ahad, maka nanti 36:15 lailatul qadarnya tanggal 29. 36:21 Nah, kalau awil isnin faihda wa isrin. 36:26 Kalau 36:29 kalau misalnya hari Senin, maka lailatul 36:33 qadarnya terjadi di tanggal 21. Jadi 36:37 dari 29 loncat ke 21 ya. 36:43 Awisasa 36:45 atau sekarang kalau awal puasanya hari 36:47 Selasa 36:49 fasabin wa isrin 36:52 maka nanti tanggal 29 27 37:00 fatis asyarah. 37:03 Nah, kalau hari Rabu awal puasanya, 37:07 maka lailatul qadarnya nanti tanggal 17, 37:10 tanggal 19. 37:14 Nah, kalau kemudian awal puasanya hari 37:18 Kamis, nah kayak kita nih hari Kamis, 37:22 maka fakamsin wa isrin 37:26 nanti lailatul qadarnya 37:30 25 ya. Belum belum ya kita belum 25 nih. 37:36 Kalau awal puasanya itu hari Jumat 37:41 wasab asyarata, maka lailatul qadarnya 37:46 terjadi pada tanggal 17 Ramadan. 37:52 Nah, awis kalau hari Sabtu awal 37:55 Ramadannya 38:00 salas maka nanti adalah lailatul 38:05 qadarnya tanggal 23 38:08 Ramadan. 38:10 Ada juga yang berpendapat lainah itu 38:13 enggak begitu pentinglah para jemaah 38:16 Allah ya. Nah, inilah pandangan para 38:20 ulama. 38:22 Mudah-mudahan kita semua oleh Allah 38:26 diberi taufik 38:32 menyaksikan 38:34 ya lebih-lebih lagi memperoleh 38:38 nilai 1000 bulan 38:41 dengan mengisi malam tersebut 38:44 dengan berbagai ibadah salatnya 38:50 ee kemudian baca Baca Quran, zikrullah 38:54 dan lain sebagainya. Barangkali inilah 38:58 yang 39:01 mudah-mudahan besar manfaatnya bagi kita 39:04 semuanya. 39:05 Amin. 39:05 Wallahuam. 39:07 Baik, Iat. Demikian telah kita 39:09 bersama-sama simak tausiah sore yang 39:11 telah disampaikan oleh Ustaz Ahmad 39:13 Zazuli Kholil dan kita live di aplikasi 39:16 Zoom IMWat. Dan mohon maaf ee tadi agak 39:20 beberapa tersendat-sendat karena mungkin 39:23 ee sinyal ya dan juga cuaca memang di 39:25 sekitaran Rasi ini sedang hujan deras 39:28 jadi mungkin agak sedikit terganggu 39:29 sinyalnya tapi alhamdulillah bisa kita 39:31 simak. Ee sudah banyak yang bergabung di 39:34 WhatsApp ee Rasil Ustaz kita langsung 39:37 saja Ustaz ya. 39:38 Iya silakan. 39:39 Oke. Ada sapaan-sapaan juga ini dari 39:41 pendengar yang sudah kirimkan WhatsApp. 39:43 Ada Bapak Yuman sedang menyimak. Terima 39:46 kasih Ustaz tausiahnya. Bapak Baron, Ibu 39:48 Ani Cani Hudaifa juga selalu menyimak 39:50 rasil Ibu Saidah juga ya sedang menyimak 39:53 di sore hari ini. Ada Bapak Supri, Pak 39:56 Arwin, Pak Syah Ian Rohili, ada juga 39:59 Bapak Abdul Basyir sedang menyimak 40:02 tausiah sore, Pak Ahmad Rasyidin, Ibu 40:05 Karisa, juga Ibu Retno sedang menyimak. 40:07 Bapak Yono Sumarjono, Pak Fajar ee Bapak 40:11 Ruskandar, Ibu Marori, 40:13 ada Ibu Aminah dan masih banyak lagi. 40:18 Yang pertama saya bacakan pertanyaan 40:20 yang masuk Ustaz dari 40:24 Bapak Rohili di Pulau Gebang. 40:26 Asalamualaikum warahmatullahi 40:28 wabarakatuh. Ustaz 40:31 izin bertanya, Pak Ustaz. Kalau kalau 40:34 lailatul qadar itu turunnya dari magrib 40:37 sampai menjelang subuh, berarti semua 40:39 orang mendapatkannya. [mendengus] 40:42 Bagaimana dengan pahalanya? Apakah sama 40:44 semuanya ataukah berbeda-beda? Pak Ustaz 40:47 demikian. 40:48 Gimana? Gimana, Pak? 40:51 Kalau lailatul Qadar itu turunnya dari 40:53 magrib sampai menjelang subuh, berarti 40:55 semua orang mendapatkannya. Bagaimana 40:57 dengan pahalanya? Apakah sama semuanya 41:00 ataukah berbeda-beda? Ustaz demikian. 41:04 Ya, betul. Jadi kalau kita ibadah ya di 41:08 malam itu 41:11 ee 41:13 full namanya disebut malam lailatul 41:16 malam itu ditandai dengan terbenamnya 41:19 matahari 41:21 berakhir dengan dengan terbitnya fajar 41:25 waktu subuh. 41:27 Nah, jadi sebelum terbit fajar 41:33 malam, maka kalau kita beribadah 41:38 ya di malam itu full satu malam, maka 41:43 nilainya lebih baik dari 1000 41:47 ee apa namanya? 1000 bulan. 41:52 yang 1000 bulan itu adalah 41:55 ee malamnya full dari magrib sampai 41:59 dengan subuh. 42:04 Sekarang kalau orang ibadahnya berbuat 42:07 baiknya itu daripada Isya sampai dengan 42:11 jam 0.00 42:13 katakanlah 2 jam ya lebih baik daripada 42:17 melakukan 2 jam di malam hari. 42:21 ya selama 84 tahun atau 1000 bulan ya 42:27 begitulah dibedakan ya itu adalah 42:31 keadilan Allah ya begitu orang berjamaah 42:36 ya tapi sama-sama dapat nilai lipatan 42:39 dua lipatan 1000 bulan itu sama begini 42:45 orang yang salat berjamaah 42:48 kalau mendapatkan takbirnya nya ee 42:54 ee ini apa namanya? Salamnya imam 42:58 ya. Maka dia sudah dapatkan 43:02 apa itu? Mendapatkan pahala berjamaah. 43:05 Heeh. 43:06 Ya. Jadi kalau begini 43:10 barkum orang dapat berjamah. Tapi kalau 43:14 kum bar enggak dapat berjamah. 43:17 Barkum itu si mammung mengucapkan Allahu 43:20 Akbar baru Allahu Akbar mau turun tahiat 43:25 imam assalamualaikum 43:28 lah ini si makmum ini dapat pahala 43:31 berjamaah 43:33 maka pahala berjamaah apanya ya jemaah 43:37 Allahu Akbarnya 43:40 enggak pahala semua dari awal ya 43:44 berbedalah dia ini dengan orang yang 43:48 berjamaah dari awal. Begitu juga orang 43:52 yang mengisi lailatul qadar 1 jam dengan 43:56 yang 2 jam dengan yang 3 jam seterusnya 43:59 tentu saja adalah nilainya berbeda. 44:03 Namun sama-sama 44:06 dikalikan 1000 bulan gitu atau 84 tahun. 44:11 Cuma yang 84 tahun itu setiap malamnya 44:15 cuma 1 jam gitu. Wallah. 44:20 Iya. 44:21 Beralih ke pertanyaan selanjutnya dari 44:23 Ibu Ani Cani Hudaifah. Asalamualaikum 44:25 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 44:29 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:30 wabarakatuh. Ibu Hani. Sehat ya? 44:33 Iya. Baik. Semoga Ustaz dan pejuang 44:35 dakwah rahasia sehat walafiat. Amin ya 44:37 rabbal alamin. Mau bertanya, Pak Ustaz. 44:40 Bagaimana jika saya mau baca Al-Qur'an 44:42 di sebelahnya radio sedang merotal gitu? 44:45 Apa apakah boleh, Pak Ustaz? Mohon 44:47 pencerahannya. 44:56 Demikian, Ustaz. 44:58 Nampaknya gangguan sinyal. Coba kembali 45:01 dihubungi. 45:04 Iya. Halo, Ustaz. 45:08 gangguan 45:11 ya. Kita akan coba menghubungi kembali 45:14 Ustaz Ahmad Zazuli Kholil melalui 45:16 aplikasi Zoom Iwan Out karena memang 45:19 gangguan sinya ya di sore hari ini. Kita 45:21 live via aplikasi Zoom 45:24 ya. Kita akan coba menghubungi kembali 45:28 Ustaz Zazuli. 45:30 Bagaimana? 45:32 Iya. Kita coba kumpul kembali dan kita 45:34 akan jada dulu dengan nasidan. Tetap 45:37 bersama kamiwan 45:53 untuk Islam yang satu. Masih bersama 45:54 kami Iwan Ahwat di acara tausiah sore 45:57 bersama Ustaz Ahmad Zazuli Kholil. 45:59 Alhamdulillah kita sudah kembali 46:00 terhubung. tadi ada sedikit gangguan dan 46:03 ee diulangi lagi Ustaz ya pertanyaan 46:05 dari Ibu Ani tadi mengenai ee baca 46:09 bagaimana jika baca Al-Qur'an di 46:11 sebelahnya ada radio yang sedang ee 46:14 nyala dengan tilawah dengan murotalnya 46:16 begitu ya. Apakah diperbolehkan seperti 46:18 itu? Demikian 46:24 kita baca Quran di sebelahnya ada 46:28 ee merotal Al-Qur'an. 46:30 Heeh. [mendengus] 46:31 Gitu ya pertanyaannya. Diperbolehkan apa 46:35 enggak? 46:35 Betul. 46:36 Yang diperbolehkan itu tentu kita yang 46:38 bacanya ya. Boleh enggak kita baca Quran 46:41 kalau ada di situ sampingnya murtalah 46:43 Al-Qur'an? Ya, enggak apa-apa. 46:46 Boleh-boleh aja kan lebih baik kita 46:49 membaca 46:50 ya. Nah, nanti kalau sudah selesai baca 46:54 dengerin lagi murotal juga. Nah, tapi 46:57 kalau morotal itu adalah punya kita, 47:01 entah itu radio atau ini, enggak ada 47:04 orang lain yang dengerin, ya sebaiknya 47:06 dimatikan dulu merotalnya kita yang baca 47:09 Quran sehingga nanti kuping kita, mata 47:13 kita tertuju kepada apa yang kita baca. 47:17 Nanti kalau sudah selesai kita 47:19 membacanya, silakan dihidupkan lagi. 47:22 Tapi kalau ada orang yang ikut 47:24 mendengarkan lagi mendengarkan murotal 47:27 tadi ya enggak usah, enggak usah 47:29 dimatikan, enggak apa-apa. Silakan. 47:31 Wallahualam. 47:32 Iya. Dari Bapak Supri di Depok. 47:35 Asalamualaikum warahmatullahi 47:36 wabarakatuh, Ustaz. 47:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:40 wabarakatuh, 47:41 Ustaz. Kalau ikkaf 10 hari terakhir di 47:44 masjid itu sebaiknya mulai jam berapa 47:46 yang disunahkan? Apakah boleh hanya 2 47:49 jam saja setiap harinya? Demikian. 47:53 Baik, Kang ee iktikaf itu 47:57 [berdehem] 47:58 ada iktikaf apa namanya? 48:02 Ee 48:03 tertentu dibatasi, ada juga ee ee apa 48:08 namanya mutlak ya. Kalau mutlak ini 48:12 enggak dibatasi waktunya. Kalau enggak 48:14 dibatasi terserah selama kita tinggal di 48:17 masjid. Misalnya begini ya. Saya niat 48:20 iktikaf 48:22 selama berada di masjid ini. Lah kalau 48:26 kita tinggalnya di masjid itu 1 jam 48:28 berarti iktikafnya 1 jam. Kalau 48:31 iktikafnya apa namanya? Kalau tinggalnya 48:33 di masjid itu 2 jam ya berarti 48:35 iktikafnya 2 jam. 48:36 Itu namanya iktikaf yang apa namanya? 48:39 mutlak ya, enggak dibatasi waktunya. 48:43 Boleh seperti itu. Tiap hari setiap kita 48:46 masuk masjid selalu ngomong begitu ya. 48:48 Enggak apa-apa bagus ya daripada kita 48:51 enggak niat iktikaf duduk enggak ada 48:53 nilainya sama sekali. Yang keduanya ada 48:56 iktikaf yang enggak mutlak artinya 48:59 tertentu waktunya. 49:01 Bisa jadi karena dinaari gitu ya. 49:05 Misalnya begini, saya nazar kalau saya 49:08 sembuh saya mau iktikaf di malam hari 49:12 selama 7 malam misalnya. 49:16 Iya. 49:16 Nah, ini kalimat saya nazar atau kaul 49:21 iktikaf di masjid selama 7 malam. 49:25 Maka karena disebutkan malam enggak bisa 49:29 kalau cuma e kalau iktikafnya di siang 49:32 hari karena ikrarnya adalah malam hari. 49:36 Dan kalau malam hari maka sebelum 49:39 terbenam matahari, 49:42 menjelang terbenamnya matahari, Bapak 49:45 yang iktikaf itu harus sudah ada di 49:48 dalam masjid. Karena malam itu dimulai 49:51 dari terbenamnya matahari. 49:55 dan enggak boleh keluar dari masjid ya 50:00 ee sebelum terbitnya fajar kecuali 50:05 karena kebutuhan 50:08 ya kebutuhan insani yang tidak bisa 50:11 tidak seperti buang hajat gitu ya 50:16 atau umpamanya makan C