Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:14 Asalamualaikum warahmatullahi 0:16 wabarakatuh. 0:18 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 0:21 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:23 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:26 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 0:28 Bagaimana kabar Anda? di sore hari ini. 0:31 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:34 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:36 wa taala. Senang sekali kami 0:40 kru Radio Silaturahim saya Bagus 0:42 ditemani Neza dan juga ada Yusuf 0:45 Sebangkit di meja operator dan juga 0:47 switcher Rasil TV dapat kembali hadir di 0:50 tengah ruang dengar Anda. Baik Anda yang 0:53 berada di rumah maupun Anda yang saat 0:55 ini masih berada di tempat aktivitas 0:59 atau Anda yang saat ini sedang dalam 1:01 perjalanan. 1:03 Semoga 1:05 selalu diberikan nikmat sehat dan juga 1:08 sampai di tempat tujuan. Di hari ini, 1:10 Ikhwan dan Akhwat, Rabu 7, Jumadil Awal 1:13 1447 Hijriah yang juga bertepatan di 1:16 tanggal 29 Oktober 2025 Masehi. Kami 1:22 hadir dalam program tausiah sore bersama 1:25 narasumber kita Ustaz Jazuli, Ustaz 1:28 Ahmad Jazuli Khalil yang akan mengangkat 1:31 tema tentang pasca wafatnya Rasulullah 1:34 sallallahu alaihi wasallam telah 1:37 terhubung melalui aplikasi Zoom. 1:39 Asalamualaikum warahmatullahi 1:41 wabarakatuh, Ustaz. 1:43 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:45 wabarakatuh. 1:46 Sehat, Ustaz? Ya, 1:47 alhamdulillah. 1:48 Alhamdulillah. Baiklah, Ikhwan dan 1:50 Akhwat. Tanpa berpanjang lebar, kita 1:52 akan dengarkan tausiah yang akan beliau 1:54 sampaikan. Dan seperti biasa, bagi Anda 1:57 yang ingin bergabung, silakan kirimkan 1:59 pertanyaan ataupun komentar di 2:02 0811999720. 2:09 Tafadol Ustaz, 2:12 asalamualaikum warahmatullahi 2:14 wabarakatuh. 2:17 Alfadilah hadti sayidina wa habibina 2:20 rasulillah Muhammad ibni Abdillah 2:22 sallallahu alaihi wasallam waa alihi 2:23 wasalim 2:47 Alfatihah. 2:49 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:51 Bismillahirrahmanirrahim. 2:53 Alhamdulillahiabbil alamin. 2:55 Arahmanirrahimiki 2:57 yaumiddin. Iyaka nabudu wa iyaka 2:59 nastain. Ihdinatal mustaqimathalladina 3:03 anamta alaihim ghairil magdubi 3:05 alaihimadin. 3:08 Amin. Bismillahirrahmanirrahim. 3:10 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 3:13 wasalamu ala asrofil mursalin sayyidina 3:16 wa maulana Muhammadin wa ala alihi 3:20 wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Para 3:23 pendengar silaturahim 3:26 dan pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 3:30 Alhamdulillah kembali kita panjatkan 3:32 puji serta syukur ke hadirat Allah 3:35 Subhanahu wa taala yang senantiasa 3:38 melimpah curahkan nikmat karunia-Nya 3:40 kepada kita terutama nikmat iman dan 3:43 Islam, nikmat sehat walafiat, nikmat 3:47 panjang usia dalam taat, termasuk nikmat 3:49 dipertemukannya kita sore ini dalam 3:52 rangka menjalankan kewajiban kita 3:54 menuntut ilmu yang insyaallah 3:58 setelah minggu yang lalu kita bahas 4:00 tentang wafatnya Rasulullah sallallahu 4:03 alaihi wasallam. Maka kini kita akan 4:06 membahas tentang pasca pasca wafatnya 4:09 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 4:11 Apa yang terjadi. Namun sebelumnya saya 4:14 ingin menyampaikan dulu tentang renungan 4:18 dan juga [berdehem] 4:20 ee bagaimana sikap beberapa orang 4:23 sahabat ee atas wafatnya Nabi sallallahu 4:27 alaihi wasallam. 4:29 Yang pertama adalah saya ingin 4:32 menyampaikan apa yang dialami sahabat 4:35 Abu Umar bin Khattab radhiallahu anh ya 4:39 setelah wafatnya Rasul seperti 4:41 diriwayatkan atau dijelaskan oleh 4:44 Al-Ghazali di dalam kitab Ihya 4:47 Ulmuddinnya 4:49 bahwa suatu hari sahabat Umar bin 4:53 Khattab radhiallahu anh [berdehem] 4:56 itu beliau menangis 4:59 Dan sambil menangis beliau kemudian 5:02 berkata begini, "Bi abi anta wa umi ya 5:06 Rasulullah." 5:08 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah. 5:12 Laqodana laka jid. [berdehem] 5:15 Laqodana laka jidun taktubunas alaih. 5:20 Dulu katanya engkau 5:22 pernah khotbah 5:25 menyampaikan khotbah kepada kami para 5:28 sahabat 5:30 ya. Di mana 5:33 dalam berkhotbah itu engkau selalu 5:36 memegang pelepah batang kurma. 5:46 Begitu manusia atau sahabat semakin 5:49 banyak, kemudian engkau 5:52 ee berkhotbah di atas mimbar. 5:56 Yang mimbar itu adalah yang membuat 5:58 seorang wanita ya. Jadi pertama kali 6:01 mimbar ada itu yang membuat adalah 6:05 seorang ee apa namanya? Sahabat sahabat 6:09 Nabi ya, wanita. 6:11 Nah, karena ada mimbar yang waktu itu 6:13 tangganya tiga ya, kayak tangga yang ada 6:17 di dalam ee Baitullah barangkali 6:21 mengisyaratkan 6:23 kepada iman, Islam dan ihsan. 6:28 ya. Nah, setelah dibuatkan mimbar, maka 6:32 Nabi kemudian khotbah di atas mimbar 6:35 tidak lagi memegang itu ee batang kurma. 6:41 Nah, tujuannya dengan adanya di atas ini 6:44 kan supaya suara Nabi lebih apa namanya 6:49 terdengar, lebih ken lebih apa namanya? 6:53 Lebih jelas lagi ketika berada tempat 6:56 tinggi. 6:58 Fahanal jidqika. 7:01 Nah, karena engkau sudah tidak lagi 7:03 memegang batang kurma, maka kemudian 7:07 didengarlah 7:08 batang kurma itu merintih, menangis, 7:11 sedih 7:12 [mendengus] karena apa namanya? 7:15 Dipisahkan, ditinggalkan oleh engkau 7:17 wahai Rasulullah. 7:20 Kemudian 7:21 hatta ja'alta yadaka alai fasakana. 7:26 Kemudian 7:28 begitu. 7:29 Dan suara rintihan dari batang kurma ini 7:32 bukan cuma Rasulullah yang mendengar, 7:35 tapi para sahabat pun mendengar. 7:38 Ya, begitu memilukan. Akhirnya 7:40 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ya 7:44 menyentuhnya. 7:46 menyentuhnya. Baru kemudian setelah 7:50 dipegang oleh Rasulullah, batang kurma 7:53 itu kemudian dia apa? Diam karena merasa 7:57 nyaman barangkali setelah disentuh oleh 8:00 Rasulullah. Maka kata sahabat Umar, 8:03 "Faumuka aa bil hanin ilaika 8:07 limufarqim." 8:09 Maka umatmu tentu lebih sedih lagi wahai 8:13 Rasulullah. Ya, lebih sedih lagi karena 8:17 perpisahan mereka. Karena mereka telah 8:20 berpisah dengan engkau. 8:23 Bi anta wa umi. Ya Rasulullah, 8:26 demi ayah bundamu wahai Rasulullah. 8:29 Laqod balag min fadilatikaallah 8:33 anil. 8:38 Demi ayah bundamu wahai Rasulullah, 8:40 sungguh telah sampai ke utama itu di 8:44 sisi Allah bahwa ketaatan kepadamu itu 8:48 adalah sama dengan ketaatan kepada Allah 8:52 Subhanahu wa taala. Faqal azza waalla, 8:55 man yutiirasula faqod at Allah. 8:59 Barang siapa yang taat kepada Rasul, 9:02 sesungguhnya dia telah taat kepada Allah 9:06 Subhanahu wa taala dan juga mengancam 9:09 kepada mengancam dengan azabnya kepada 9:13 siapapun yang menyalahi mengingkari Nabi 9:16 sallallahu alaihi wasallam karena sama 9:19 dengan menyalahi Allah subhanahu wa 9:22 taala. 9:23 anta wa umi ya rasulallah [mendengus] 9:30 [berdehem] 9:33 akq 9:37 azalimahum 9:42 demi ayah bundamu wahai Rasulullah 9:44 sungguh telah sampai keutamaanmu itu di 9:46 sisi Allah bahwa Allah mengabarkan 9:49 kepadamu akan maafnya memaaf Maafkan 9:53 kesalahanmu sebelum mengabarkan dosa ee 9:57 mengabarkan kepadamu akan dosa. Allah 10:00 berfirman, "Allah afallahualimaahum." 10:05 Allah memaafkan kamu ketika engkau 10:07 mengizinkan kepada mereka untuk tidak 10:11 ikut berperang. 10:14 Bi anta wa umi ya rasullahaqag 10:18 minadilat 10:20 ba akya. 10:25 Demi ayah dan bunda, bundaku, wahai 10:29 Rasulullah, sungguh telah sampai 10:33 dari sebagian dari keutamaanmu di sisi 10:35 di sisi Allah bahwa Allah telah 10:38 mengutusmu sebagai nabi terakhir, tapi 10:42 menyebutmu di permulaannya 10:46 sebagai nabi pertama. faq azza waalla wa 10:49 aknaq 10:53 minuh 10:56 wa ibrahim wa musa wa isa maryamna 11:01 minhum 11:03 itu dijelaskan dalam surah alhaya 11:06 al-ahzab ayat 7 ya jadi walaupun nabi 11:10 nabi terakhir nabi muad itu nabi 11:12 terakhir tetapi sudah disebutnya lebih 11:16 dahulu daripada nabi-nabi sebelumnya. 11:21 Bi anta wa umi ya Rasulullah. 11:24 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah laqod 11:27 balag min fadilatikaah 11:30 anna ahlar yawaduna 11:35 wahum baqiun. 11:38 Demi ayah bunda, wahai Rasulullah, 11:42 sungguh telah sampai sebagian dari 11:45 keutamaanmu di sisinya bahwa penghuni 11:48 neraka sangat menginginkan. 11:52 Menginginkan bahwa mereka ini dulu di 11:55 dunianya taat kepadamu. Padahal mereka 11:58 sedang disiksa di dalam dar neraka. Darq 12:02 itu adalah tingkatan paling bawah di 12:04 neraka. Yaakuluna. Mereka berkata, "Ya 12:07 laitana atallahu wa atar rasul." 12:12 Itu surat Al-Ahzab ayat 66. Mereka 12:14 berkata, "Ya, [berdehem] kenapa katanya 12:18 dulu kita enggak taat kepada Allah 12:20 kepada Allah dan kepada Rasul 12:24 atau 12:27 bi anta wa umi?" Ya Rasulullah, demi 12:30 ayah bundaku wahai Rasulullah. La 12:35 Musa Imranullah 12:38 hajar 12:40 minhul anharika 12:46 na minhal ma. 12:48 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah, 12:52 sungguh jika Nabi Musa bin Imran Allah 12:56 karuniakan kepadanya batu kemudian 13:00 memancar dari batu itu setelah 13:02 dipukulnya sungai. 13:05 Ya, jadi suatu hal yang sangat 13:08 mengagumkan, tapi itu tidak lebih 13:11 mengagumkan dibandingkan dengan 13:13 jari-jarimu yang memancarkan air. Kalau 13:17 itu dari batu, ini dari jari-jari. 13:20 Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam 13:23 waktu itu mau mengerjakan salat enggak 13:25 ada air, lalu Nabi minta kepada sahabat, 13:29 "Coba carikan sedikit air." Kemudian 13:32 dibawakanlah ee sedikit air. Nabi 13:36 celupkan tangannya. Begitu diangkat 13:38 memancar dari setelah-selah jari Nabi 13:41 yaitu air. Sehingga kata sahabat Anas, 13:44 tidak kurang dari 70 orang sahabat yang 13:48 berwudu dari air yang keluar dari celah 13:51 celah-celah apa? Jari-jari Nabi 13:54 sallallahu alaihi wasallam. Dan para 13:56 ulama sepakat ya, bahwa air yang paling 14:00 utama adalah air yang keluar dari jari 14:03 Nabi baru kemudian air zamzam dan 14:06 seterusnya. 14:07 [berdehem] 14:10 Sallallahu alik bi anta wa umi ya 14:13 rasulullah lain sulaimanah 14:22 minal demi ayah bundaku wahai Rasulullah 14:26 sungguh jika Nabi Sulaiman alaihiatu 14:29 wasalam dikaruniai oleh Allah ya ee apa 14:34 menundukkan ini menundukkan angin 14:39 di pagi harinya 14:41 dan juga sore harinya dalam perjalanan 1 14:44 bulan. Famazalika biajab minal borok itu 14:49 tentu tidak lebih mengagumkan 14:51 dibandingkan dengan burokirta 14:54 alaihiamaah. 14:56 Ketika engkau berisra mikraj nah 15:00 mengendarai burok itu sampai ke langit 15:03 tujuh summa subha minil abd. Kemudian di 15:09 malam harinya, di waktu subuhnya engkau 15:11 sudah sampai di bumi dan mengerjakan 15:15 salat subuh di abdah 15:20 shallallahu alaihi [mendengus] 15:23 abi anta umi ya rasulallah lain isu 15:27 maryam alaihamah ihya alumah 15:36 wah 15:41 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah, 15:44 sungguh jika Nabi Allah Isa bin Maryam 15:47 alaihialatu wasalam dikarunia oleh Allah 15:50 kemampuan menghidupkan orang yang sudah 15:52 mati sebagai mukjizatnya, ya maka itu 15:56 tidak lebih mengagumkan dibandingkan 16:00 dengan 16:16 iya. 16:24 Asalamualaikum, Ustaz. 16:32 Baik, ikhwan dan akhwat. Mohon maaf 16:33 nampaknya terputus jaringan kami dengan 16:37 Ustaz Ahmad Jazuli Kholil di sore hari 16:41 ini dengan tema pasca wafatnya 16:43 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 16:47 Kami akan terus mencoba untuk 16:49 menghubungi beliau kembali melalui 16:51 aplikasi Zoom. 16:57 Ya, untuk sementara ikhwan dan akhwat 16:58 kami akan jeda sejenak. Tetaplah bersama 17:01 kami masih dalam program tausia sore di 17:04 hari ini. 17:21 Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat yang 17:23 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kami 17:27 memohon maaf kepada Anda karena tadi 17:30 sempat terputus jaringan kami dengan 17:33 Ustaz Ahmad Jazuli Kholil dan sekarang 17:37 beliau telah hadir kembali di 17:39 tengah-tengah kita untuk memberikan 17:42 tausiah dengan tema pasca wafatnya 17:45 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 17:48 Selamat mendengarkan, Ustaz. 17:51 Baik. 17:51 Baik. Dilanjut Ustaz. Silakan. 17:53 Baik. 17:55 Baiklah. Mohon maaf kepada para 17:56 pendengar. Kita lanjutkan bahwa tadi 18:02 sahabat Umar bin Khattab radhiallahu 18:05 anhu mengatakan bahwa kalau Allah 18:08 mengaruniakan kepada Nabi Isa ya ee 18:13 kemampuan menghidupkan orang yang sudah 18:15 mati dengan izin Allah, maka itu kata 18:18 sahabat Umar tidak lebih mengagumkan 18:21 dibandingkan dengan di hadapan Rasul 18:25 bagaimana kaki kambing yang diracuni 18:29 itu ketika mau dimakan oleh Rasulullah 18:32 sallallahu alaihi wasallam dia berkata, 18:35 "La takulni fainni masmumah." 18:38 Engkau jangan memakan saya," katanya 18:40 Rasulullah, "karana aku ini diracuni." 18:44 Ya. Kemudian bi anta wa umi, "Ya 18:47 Rasulullah laq 18:50 alaihi faqahbi 18:53 alal ardhi minal kafir dayaro." 18:57 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah, 19:00 sungguh Nabi Allah Nuh alaihiatu wasalam 19:03 pernah mendoakan buruk, menyumpai umat 19:07 kaumnya. Beliau kemudian berkata, "Rabbi 19:10 la tadar alal ardhi minal kafirina 19:13 dayaro." Ya Allah Tuhanku, jangan kau 19:16 sisakan, kau tinggalkan diumah bumi ini 19:20 orang-orang kafir yang menempati ee apa 19:24 namanya? rumah-rumahnya. 19:26 Nah, jadi mendoakan mendoakan buruk Nabi 19:30 Ibrahim kepada kaumnya. Walau daa ala 19:35 mislaha seandainya engkau pun mendoakan 19:37 buruk kepada kepada kami wahai 19:40 Rasulullah laqna kullana 19:44 [berdehem] 19:44 ee niscaya akan binasalah kami semua. 19:49 Falaqadwat 19:51 falaqruk. 19:54 Padahal dulu punggungmu pernah diinjak 19:57 ketika salat di bawah mizab. Lalu datang 20:01 ukbah bi ukbah ya yang celaka itu yang 20:05 menginjak e apa nam punggungmu. Wa 20:09 wajhak dan juga membuat wajahmu 20:13 berdarah. Wakas rubiyat 20:16 gigi gigi depanmu sampai pecah. 20:20 Ya. 20:25 Dan engkau tidak mau mendoakan kami yang 20:28 buruk kecuali adalah doa yang baik. 20:32 Seandainya engkau mendoakan buruk 20:34 niscaya kami akan binasa. Faabaitair 20:38 engkau tidak mau mengucapkan kecuali 20:41 yang baik untuk kami. Faqulta lalu 20:44 engkau berdoa Allahumfirlii 20:47 fainnahum laamun. Ya Allah ampunilah 20:51 kaumku karena mereka adalah tidak 20:54 mengerti karena mereka tidak mengetahui. 20:57 Seperti dalam hadis yang diriwayatkan 20:59 oleh Imam Bukhari di dalam kitab 21:01 Dalailun Nubuwahnya 21:04 dan juga hadis sahih dari Ibnu Mas'ud ya 21:08 tentang hal itu. 21:27 Demi ayah bundaku wahai Rasulullah, 21:30 sungguh telah begitu banyak yang 21:34 mengikuti engkau dalam usiamu yang 21:37 pendek Ya. E apa yang tidak di mereka 21:43 ikuti kepada Nabi Nabi Nuh alaihialatu 21:46 wasalam sementara usianya begitu panjang 21:50 dan perjuangannya juga lama. Walaqod 21:54 amana bik. Sungguh telah beriman 21:56 kepadamu demikian banyaknya. Wama amana 22:00 maahu a ma Nuh alaihi salam illa. 22:03 Sementara yang beriman kepada Nabi Nuh 22:05 Alaih Salam hanya sedikit saja. 22:08 abi anta wa umi ya rasulallah demi ayah 22:11 bundaku rasulullah 22:16 seandainya engkau tidak mau bergaul 22:18 tidak mauut berteman kecuali dengan 22:21 orang yang sepadan denganmu, ma 22:24 jalastana niscaya engkau tidak mungkin 22:27 bergaul dengan berteman dengan kami. 22:31 [mendengus] 22:32 [berdehem] 22:33 Walau lam tankih illa kufanak maahta 22:36 ilaina. Dan seandainya engkau tidak mau 22:39 menikahi kecuali wanita-wanita yang 22:42 sepadan denganmu, siapakah wanita yang 22:45 sepadan denganmu? Niscaya engkau tidak 22:48 akan menikahi wanita-wanita kami. Walau 22:51 lam tuakil illa maaltana. 22:55 Seandainya [berdehem] engkau tidak mau 22:58 saling mempercayai 23:00 kecuali orang yang sepadan denganmu, 23:03 niscaya engkau tidak akan saling percaya 23:06 dengan kami. [berdehem] Alaqadallah 23:09 waakaltana walastanaahta 23:12 ilaina. Demi Allah, Engkau mau 23:16 mempercayai kami. Engkau mau makan 23:18 bersama dengan kami dan engkau berteman 23:22 dengan kami dan kau pun menikahi kami. 23:25 Wabistasf dan kau mau memakai 23:27 pakaian-pakaian kulit. Warqibtal himar. 23:31 Engkau mau nunggang keledai. Waardfak. 23:35 Dan engkau juga mau memboncengkan kami 23:38 di belakangmu. 23:42 Dan engkau pun meletakkan makanan di 23:44 atas tanah. 23:49 Wahu alaiik. Dan engkau pun menjilati 23:51 jari-jarimu karena tawadunnya engkau 23:54 wahai Rasulullah sallallahu alaihi 23:56 wasallam. Demikianlah renungan sahabat 24:00 Umar bin Khattab radhiallahu anh. 24:03 Kemudian bagaimana sekarang kita lihat 24:06 sahabat Bilal bin Rabah 24:10 ketika ee di masa khalifah Abu Bakar, 24:13 sahabat Bilal ini datang menghadap Abu 24:15 Bakar. Kata beliau, "Wahai tuan Abu, 24:19 wahai khalifah, saya mau minta izin mau 24:23 ikut saudara-saudara 24:25 di Syam berjihad fisabilillah." 24:29 Kata sahabat Umar Abu Bakar begini, 24:32 "Tidak, aku tidak izinkan kamu." 24:35 Kecewa rupanya sahabat Bilal ini. Lalu 24:38 sahabat Bilal bertanya, 24:41 "Wahai khalifah, ketika engkau menebus 24:44 aku dulu waktu dijemur di tengah padang 24:48 pasir sambil ditind, 24:51 apa engkau menebus aku karena Allah 24:55 atau engkau menebusnya untuk dirimu? 24:59 Kalau engkau waktu itu menebus aku 25:02 adalah untuk dirimu atau karena dirimu, 25:05 aku siap akan menjadi budakmu sampai 25:09 akhir hayatku. 25:11 Tapi jika engkau menebus aku waktu itu 25:14 karena Allah, biarkanlah ya izinkan aku 25:18 pergi ke Sam untuk turut berperang 25:21 fisabilillah bersama saudara-saudaraku. 25:25 Lalu kata sahabat Abu Bakar, "Demi Allah 25:28 wahai Bilal, aku menebusmu karena Allah 25:33 kalau aku keberatan, 25:36 ya bukan karena itu alasannya. 25:40 Setelah sama-sama katanya kita 25:43 ditinggalkan oleh kekasih kita. Setelah 25:47 aku ditinggalkan oleh Rasulullah, lalu 25:50 orang yang sangat aku cintai, engkau 25:52 orang yang sangat aku cintai kini akan 25:55 meninggalkan aku pula. Itu yang membuat 25:58 aku tidak ee aku keberatan engkau pergi. 26:02 Aku tidak siap ditinggalkan oleh engkau. 26:05 Lalu kata sahabat Bilal begini, "Wahai 26:09 Tuan Khalifah, 26:11 saya bukan ingin meninggalkanmu, 26:14 tapi saya tidak sanggup, sudah tidak 26:16 kuat hidup di Madinah. 26:20 Setiap sudut-sudut di Kota Madinah ini 26:23 mengingatkan aku akan Rasulullah 26:26 sallallahu alaihi wasallam. 26:28 Masih terengiang di telingaku. 26:31 Bagaimana aku dibawa oleh Rasulullah 26:35 sallallahu alaihi wasallam menemui 26:37 sahabat Abdurrahman bin Auf, sahabat 26:40 yang paling kaya. Lalu Rasulullah 26:43 mengatakan, "Wahai Abdurrahman, 26:45 nikahkan, kawinkan adikmu dengan calon 26:49 penghuni surga ini." Rasulullah yang 26:53 menikahkan sahabat Abawa yang yang 26:56 melamar ee melamar untuk sahabat Bilal. 27:00 Manusia yang tadinya hina-dina 27:03 ya, sangat rendah. Tapi kemudian beliau 27:07 diangkat oleh Rasul derajatnya sampai 27:10 beliau ini setara duduk berdampingan 27:13 dengan Rasul sejajar dengan sahabat Abu 27:16 Bakar, Umar dan kini orang itu sudah 27:19 meninggalkannya. 27:21 Maka sahabat Bilal ya sudah tidak kuat 27:24 lagi tinggal di Madinah. Karena setiap 27:27 sudut-sudut Madinah mengingatkan selalu 27:31 ee pada dirinya kepada Rasulullah 27:33 sallallahu alaihi wasallam. 27:35 Itulah katanya khalifah. Karena alasan 27:38 itulah walaupun berat hatinya sahabat 27:42 sahabat Abu Bakar, beliau pun merasakan 27:44 itu. Maka diizinkanlah sahabat Bilal 27:48 2 tahun beliau ini ya di sana dan masa 27:52 khalifah Abu Bakar bin Abu Bakar ini 27:57 memang cuma 2 tahun. Beliau kemudian 28:00 satu malam bermimpi ketemu Rasulullah. 28:03 Lalu Rasulullah dalam mimpinya itu 28:05 bersabda, 28:07 "Ma hadil jafa ya Bilal lima tazurni." 28:11 [mendengus] Ya, kekerasan apa ini? 28:14 Katanya Bilal, "Kenapa kamu tidak 28:16 mengunjungi aku? Tidak mengunjungi aku, 28:19 menjarai aku?" Ya, begitu Bilal bangun, 28:23 beliau nangis. Takut kalau Nabi 28:26 meninggalkan dia, kalau Nabi marah. Maka 28:29 beliau sambil nangis berangkat dari ee 28:33 dari ini dari Syam menuju ke Madinah. 28:37 Hanya satu tujuan beliau mau bertemu 28:40 dengan kubur Rasul sallallahu alaihi 28:43 wasallam. 28:44 Sesampainya di Madinah kemudian beliau 28:48 ya langsung ke kubur Nabi. Dipeluknya 28:51 kubur Nabi, diambilnya tanahnya sambil 28:54 menangis dibalurkan ke mukanya. 28:58 Seolah-olah beliau ini sedang memeluk 29:00 dan mencium Nabi sallallahu alaihi 29:02 wasallam. Para pendengar di silati 29:05 silaturahim rahimakumullah. [mendengus] 29:09 Ya, itulah bahasa cinta. 29:12 Bahasa cinta tidak bisa ya kita lihat 29:16 dengan bahasa disamakan dengan 29:18 bahasa-bahasa lainnya. 29:20 Melihat perbuatan sahabat Bilal ini ya, 29:24 maka sahabat Umar bin Khattab waktu itu 29:27 menganggap ini adalah berbahaya sekali 29:29 kalau ada orang berbuat semacam ini. 29:32 Karena itu beliau segera membawa cambuk. 29:35 Niat mau mencambuk orang yang memeluk 29:37 kuburan Nabi sallallahu alaihi wasallam 29:39 ini. Begitu tiba di hadapannya, ternyata 29:43 yang melakukan itu adalah sahabat Bilal. 29:46 Sahabat Umar bin Khattab melihat ya, 29:50 karena ini adalah sahabat Bilal, enggak 29:52 mungkin Bilal melukakan melakukan 29:54 perbuatan syirik. Kenapa? Ilmunya 29:58 sahabat Bilal luar biasa. Manusia cerdas 30:01 yang dididik oleh Maha Guru yang luar 30:04 biasa, yang sangat dicintai oleh Nabi. 30:08 Dia tidak mungkin melakukan perbuatan 30:11 syirik. Walaupun boleh jadi [mendengus] 30:14 jika orang lain yang melakukannya itu 30:17 adalah menjadi syirik. Ah, dari sini 30:20 makanya sahabat Umar enggak jadi. 30:22 Padahal rencananya sahabat Umar itu mau 30:24 mencambuk karena tidak tahu para 30:27 pendengar di silaturahim [berdehem] 30:30 apabila suatu kebaikan dilakukan oleh 30:34 orang, 30:36 jangan kita melihat 30:38 siapa yang melakukan, tapi apa yang 30:42 dilakukan. 30:43 Tapi jika adalah itu bukan perbuatan 30:46 baik, 30:48 maka jangan melihat apa yang dilakukan, 30:52 tapi siapa yang melakukan. Karena 30:55 perbuatan itu boleh jadi buruk jika 30:59 dilakukan oleh A, tapi belum tentu buruk 31:02 kalau yang melakukannya adalah B. 31:06 Ya, maka bisa jadi perbuatan itu 31:09 mengakibatkan syirik. Kalau yang 31:11 melakukan orang awam tapi tidak bahkan 31:15 bisa menjadi baik kalau yang 31:18 melakukannya adalah orang yang alim. 31:20 Karena orang alim ngerti batasan syirik. 31:24 Para pendengar dia silaturahim dan itu 31:26 banyak ya jamaullah. Satu kalimat bisa 31:30 jadi dikatakan itu adalah kalimat 31:32 takabur jika yang mengatakan si B. Tapi 31:35 tidak 31:37 dikatakan takabur jika yang 31:39 mengucapkannya adalah si B, maka Islam 31:42 itu tidak hitam putih. Para pendengar di 31:46 silaturrahim, maka begitu melihat 31:49 sahabat Bilal, sahabat Umar girangnya 31:52 luar biasa ya. Marhaba ahlan wa marhaban 31:57 ya akhi, wahai saudaraku. Dipeluknya. 32:01 Lalu dengan dengan penuh ee semangat, 32:05 penuh harap, sahabat Umar bin Khattab 32:08 memohon kepada sahabat Bilal, "Wahai 32:11 saudaraku," katanya Bilal, "Aku mohon 32:14 kepadamu 32:16 ya untuk mengenang masa-masa kita 32:19 bersama dengan Rasulullah sallallahu 32:21 alaihi wasallam. 32:23 Ee karena itu tolonglah kumandangkan 32:26 azan walaupun cuma satu kali." Apa kata 32:30 bilal? Tidak Rasul. Tidak wahai Amirul 32:33 Mukminin. Sesudah wafatnya Rasul saya 32:37 bukan enggak mau azan, tapi saya sudah 32:40 tidak bisa lagi azan. Saya azan untuk 32:43 Rasul. Jadi bukan enggak mau azan 32:46 sahabat Bilal, tapi karena enggak bisa 32:48 azan. Sudah enggak bisa lagi azan. 32:52 Siapapun merayu beliau enggak mau tetap. 32:55 Tidak lama kemudian datang cucunya 32:57 Rasul. Sayidina Hasan dan Sayidina 33:00 Husein. [mendengus] Begitu datang 33:03 sahabat Bilal, uh bahagianya dipeluknya 33:07 dua cucu kesayangan Rasul ini sambil 33:10 menangis. Seolah-olah beliau ini sedang 33:13 memeluk Rasulullah sallallahu alaihi 33:15 wasallam. Kemudian sahabat Bilal menatap 33:18 wajah Sayidina Hasan dan melihat kakinya 33:23 Sayidina Husein. Karena dari puser ke 33:25 atas Rasulullah itu sama dengan cucunya 33:28 Sayidina Hasan. Dari puser ke bawah kaki 33:32 itu seperti Sayidina Husein. Kalau para 33:35 pendengar pernah melihat makam Ibrahim, 33:39 bagaimana tapak kaki Nabi Ibrahim. Nah, 33:42 itu ee di muka bumi ini yang kakinya 33:47 enggak ada lengkungannya, rata bawahnya 33:49 itu tiga orang. Satu Nabi Ibrahim, 33:52 keduanya Nabi Muhammad, ketiganya adalah 33:55 Sayidina Husein. Maka kalau Sayidina 33:57 Husein, Nabi Muhammad kakinya basah, 34:01 napak itu basah semuanya. Kalau kita kan 34:04 enggak ada lengkungannya, ya. 34:07 Nah, karena itulah maka sahabat Bilal 34:09 melihat kakinya Sayidina Husein. Karena 34:12 seolah-olah dia ini melihat kakinya 34:14 Rasulullah, menatap wajahnya Sayidina 34:17 Hasan. Karena persis wajah Sayidina 34:20 Hasan ini dengan wajahnya Rasulullah 34:23 sallallahu alaihi wasallam. Ya, akhirnya 34:26 Sayidina Hasan dan Husein berkata, 34:29 "Wahai paman Bilal, 34:32 kami mohon kepadamu." Katanya paman ya. 34:36 ee ee untuk mengenang masa-masa bersama 34:42 dengan kakek dulu. Tolong 34:44 kumandangkanlah azan untuk kami walaupun 34:48 cuma satu kali. 34:51 Wahai katanya ee cucu kesayangan 34:54 Rasulullah, seandainya penduduk bumi 34:58 meminta aku untuk mengumandangkan azan, 35:02 aku tidak akan penuhi permintaan 35:04 siapapun. 35:05 Tapi ini kalian berdua dua kesayangan 35:09 kekasihku. 35:11 Mana mungkin aku bisa menolaknya. 35:14 Insyaallah nanti subuh aku akan 35:16 kumandangkan azan. Jadi seolah-olah yang 35:20 memerintah itu adalah Rasul sendiri 35:22 sehingga sahabat bila tidak sanggup 35:24 untuk mengenal permohonannya. 35:27 Begitu sungguh ya para sahabat sudah 35:30 kumpul karena tahu mereka akan 35:33 mendengarkan azannya sahabat Bilal. Ya, 35:37 begitu mengucapkan Allahu Akbar, Allahu 35:40 Akbar ya mereka 35:44 terkenang ya seolah-olah Rasulullah 35:47 masih ada. Lalu asyhadu alla 35:50 ilahaillallah. Oh, para wanita pun 35:52 berdatangan karena mendengar suara yang 35:56 dulu yang sudah 2 tahun lebih ya apa 36:00 namanya tidak pernah terdengar dan kini 36:04 sekarang mulai terdengar lagi. Ya, ingat 36:07 masa-masa 2 tahun lalu ketika Rasulullah 36:10 sallallahu alaihi wasallam masih gesang 36:12 ya. Terus berdatangan mereka. Begitu 36:16 sahabat Bilal mengucapkan ashadu anna 36:20 muhammadar rasulullah. 36:23 Begitu diucapkan kata Muhammad, maka 36:27 suara Bilal berhenti dan beliau tidak 36:30 sanggup lagi meneruskannya. 36:33 Itulah alasan kenapa beliau ini enggak 36:35 mau azan. Sekali lagi bukan beliau tidak 36:38 bisa azan ya, bukan enggak mau azan, 36:41 tapi setiap mengucapkan kata Muhammad, 36:45 beliau tidak akan sanggup lagi 36:46 mengeluarkan kata-kata lain selain 36:49 tangisan. Ya, betapa rindunya beliau ini 36:54 ya. Begitu besarnya kerinduan, begitu 36:57 besarnya kecintaan sahabat Bilal kepada 37:00 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 37:03 melebihi kecintaan pada dirinya, kepada 37:05 siapapun juga. Semoga mahabbah yang ada 37:09 di dalam hati Bilal ini sepercik ya 37:12 mahabbah itu Allah tanamkan di dalam 37:15 hati kita sehingga kita juga merasakan 37:17 adanya kerinduan untuk bisa bertemu 37:20 dengan Rasulullah sallallahu alaihi 37:22 wasallam. 37:24 Inilah dua orang sahabat setelah 37:26 wafatnya Rasulullah dan masih banyak 37:29 lagi di antaranya sahabat Abu Bakar dan 37:32 lain-lainnya ya. Insyaallah itu nanti 37:35 kita akan bahas pada pertemuan yang akan 37:37 datang dengan harapan mudah-mudahan itu 37:40 semua akan menambahkan kepada kita 37:44 pengetahuan ee tentang Rasul sallallahu 37:48 alaihi wasallam yang begitu dirindukan 37:51 dicintai oleh para sahabat. ya. Ee 37:54 sehingga dengan demikian ee Allah 37:57 tanamkan pula mahabbah dan ke mahabbah 38:01 dan kerinduan ee dalam hati kita kepada 38:04 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 38:06 Dan ee sehingga berhaklah kemudian kita 38:10 untuk bersama dengan orang yang kita 38:13 cintai. Almarhu maaman ahad kama qala 38:17 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. 38:20 Inilah yang bisa sampaikan sore ini ya. 38:22 Mudah-mudahan ada manfaatnya ya buat 38:26 para pendengar semuanya. Wallahuam. 38:30 Wallahuam bissawab. Ikhwan dan akhwat. 38:32 Demikian tadi telah kita simak tausiah 38:35 yang disampaikan oleh guru kita Ustaz 38:37 Ahmad Jazuli Khalil. Kami akan kembali 38:42 setelah jeda berikut ini. Tetaplah 38:44 bersama kami. 38:59 Untuk Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat 39:01 yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 39:04 Terima kasih Anda masih bersama kami di 39:06 sore hari ini. Ada Bapak Musawir Abdul 39:10 Basir 39:13 yang menyimak begitu. Semoga kru Rasil 39:17 selalu sehat walafiat. Amin ya rabbal 39:20 alamin. Kemudian ada Ibu Retno SW hadir 39:25 menyimak tausiah sore. Ustaz Ahmad 39:28 Jazuli Kholil. Ada Eyang Sri juga 39:30 alhamdulillah menyimak. Ada Bapak Saian 39:33 Rohili, lalu ada Ibu Ani Hani Hudaifah, 39:39 kemudian ada Bapak Arwin. Semoga Pak 39:43 Ustaz dan Pejuang Dakwah serta para 39:45 pendengar Radio Rasil selalu dalam 39:47 keadaan sehat walafiat serta dalam 39:49 lindungan Allah subhanahu wa taala. Amin 39:51 ya rabbal alamin. 39:53 Pertanyaan pertama dari Bapak Musawir. 39:55 Pak Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 39:57 wabarakatuh. 40:00 Ustaz, untuk sebutan malaikat pencabut 40:02 nyawa malakut maut. Tapi banyak yang 40:05 menyebut dengan izrail. Kata izrail itu 40:08 dari mana, Ustaz? Kemudian yang kedua, 40:11 saat Rasulullah wafat menghembuskan roh 40:15 yang terakhir dari keluarga Rasul. Siapa 40:18 yang pertama kali menyatakan bahwa Rasul 40:21 sudah wafat? Terima kasih atas 40:24 pencerahannya. 40:26 Baik. 40:27 Bismillahirrahmanirrahim. 40:31 Mengenai malakul maut ya. Siapa namanya 40:36 itu sudah dimaklumi dalam itikad ahli 40:39 sunah wal jamaah 40:42 bahwa malaikat yang wajib kita ketahui 40:45 ada 10 40:46 ya. Yang diketahui secara terperinci 40:49 namanya dimulai dari Jibril, Mikail dan 40:53 seterusnya. 40:55 ee berikut tugas-tugasnya 40:58 gitu. Nah, tugas malaikat izrail ini 41:01 karena beliau bertugas mencabut nyawa 41:05 maka disebutlah malakul malakul maut. 41:08 Yakni malaikat yang membuat makhluk 41:12 Allah mati. Ya. [mendengus] Nah, 41:15 kemudian dan itu sudah maklum. Yang 41:18 berikutnya sekarang siapa yang 41:21 mengetahui ee Nabi ini menghembuskan 41:25 napas terakhirnya? 41:28 Ee minggu yang ee 2 minggu yang lalu 41:31 saya sudah sampaikan bahwa Rasulullah 41:34 sallallahu alaihi wasallam seperti 41:37 dikatakan oleh Sayidah Aisyah 41:39 radhiallahu anha, beliau itu wafat di 41:43 pangkuan Rasulullah sallallahu alaihi 41:45 wasallam. Bahkan kata beliau, "Yang 41:48 paling membahagiakan saya adalah 41:51 ludahnya Rasulullah itu adalah bercampur 41:56 dengan ludahku atau ludahku bercampur 41:59 dengan ludahnya Rasulullah sallallahu 42:01 alaihi wasallam." Kenapa bisa dikatakan 42:03 bercampur? Apa Rasulullah waktu itu 42:05 dicium oleh Sayidah Aisyah? Tidak 42:08 demikian. Ketika Rasulullah sallallahu 42:11 alaihi wasallam sakit ya saudara seayah 42:15 lain ibu dari Sayidah Aisyah yakni 42:18 Abdurrahman bin Abu Bakar waktu itu 42:22 menjenguk Rasulullah membawa siwak ya 42:26 bawa siwak. Rasulullah melihat siwak 42:28 itu. Lalu Sayidah Aisyah bertanya, 42:32 "Rasul, engkau menginginkan siwak?" Lalu 42:35 Rasulullah berisalat menunjukkan iya. 42:38 Maka dimintalah tuh siwaknya sahabat 42:41 Abdurrahman bin Auf. Kemudian 42:44 dibersihkan dulu oleh Sayidah Aisyah. 42:48 Setelah itu diberikan kepada Rasulullah. 42:51 Nah, begitu diberikan ke Rasul rupanya 42:54 siwak itu masih kasar serat-seratnya ya. 42:58 Nah, jadi oleh Sayidah Aisyah kemudian 43:02 ee diambil 43:04 ya. Berarti di siwak itu kan ada 43:06 ludahnya Rasulullah. Nah, oleh Sayidah 43:09 Aisyah kemudian dihaluskan 43:12 serat-seratnya, digigit-gigit begitu 43:15 sampai halus. Nah, dengan sendirinya kan 43:18 ludahnya Sayidah Rasulullah ini nyampur 43:21 dengan ludahnya Sayidah Aisyah. Sesudah 43:25 itu kemudian diberikan lagi kepada 43:27 Rasulullah. Nah, ludah yang ada di apa 43:30 namanya? di 43:33 yang tadi digigit Rasulullah itu 43:35 kemudian masuk ke mulutnya Rasulullah. 43:38 Itu maksudnya bercampurnya ludahku 43:41 dengan ludah Rasulullah sallallahu 43:43 alaihi wasallam. Jadi yang tahu yang 43:46 yang tahu Nabi sallallahu alaihi 43:48 wasallam wafat adalah Sayidah Aisyah ya, 43:51 kemudian juga Sayidina Ali, Sayidina 43:54 Ibnu Abbas, kemudian istri-istri 43:57 Rasulullah yang lainnya termasuk juga 44:02 adalah putrinya Rasul itu Sayidah 44:04 Fatimah radhiallahu anha. Wallahuam. 44:08 Baik, terima kasih Ustaz. Kemudian 44:11 pertanyaan selanjutnya dari 44:16 Bapak Syan Rohili. Asalamu'alaikum 44:18 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 44:22 Ee izin bertanya bagaimana 44:23 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:24 wabarakatuh. 44:25 Bagaimana tanggapan orang-orang kafir 44:27 Quraisy setelah mengetahui Rasulullah 44:30 sallallahu alaihi wasallam meninggal 44:32 dunia? 44:36 Ee tanggapan kafir Quraisy ya. Iya, 44:39 betul, Ustaz. 44:40 Jadi setelah Rasulullah sallallahu 44:42 alaihi wasallam wafat ya dan itu pada 44:49 waktu terbukanya kota Makkah ya. 44:52 Demikian juga waktu Nabi melaksana 44:56 ibadah haji dijelaskan oleh Allah di 44:59 dalam surah Annasr. Waroitanasa yaduluna 45:02 fiinillahi afwaja. Ya, kau lihat katanya 45:06 Muhammad pada tahun 8 Hijriah ini begitu 45:10 banyak manusia berbondong-bondong 45:13 memeluk agama Islam. Yang tadinya pada 45:16 kafir kemudian memeluk agama Islam ya. 45:20 Sehingga Islam itu menjadi kuat. Nah, 45:23 dengan sendirinya 45:25 orang-orang Quraisy ini hanya tinggal 45:28 beberapa orang saja yang masih dalam 45:31 keadaan kafir. Kebanyakan sudah pada 45:34 masuk Islam. Lalu bagaimana tanggapan 45:36 mereka? Ya, kita enggak perlu diinikan 45:40 juga tahulah bagaimana kalau orang yang 45:43 memusuhi 45:45 Nabi sallallahu alaihi wasallam wafat. 45:47 Ya, itu 45:50 senang las. 45:53 sehingga pemberontak. 45:57 Nah, seper 46:00 lama 46:03 mendek 46:05 deklaras seorang nabi lalu kemudian 46:09 dihancurkan diperangi 46:11 ya oleh Khalifah Abu Bakar Assiddiq 46:14 radhiallahu anh. Dan dalam peperangan 46:17 itu 70 sahabat Nabi yang hafal Al-Qur'an 46:21 itu gugur. Ya, demikian. Kemudian nanti 46:25 apa yang akan terjadi setelah wafatnya 46:28 Rasulullah di kalangan para sahabat? Ini 46:30 kan yang menjadi tema ee pada sore ini 46:34 yakni pasca wafatnya Rasulullah 46:37 sallallahu alaihi wasallam. Cuma karena 46:40 waktunya jadi enggak enggak di apa nam 46:43 enggak dijelaskan dulu. Insyaallah pada 46:45 pertemuan yang akan datang apa yang 46:46 terjadi setelah wafatnya Rasulullah 46:49 sallallahu alaihi wasallam yang kemudian 46:53 menyebabkan timbulnya per apa namanya ee 46:58 perpecahan atau 47:01 ee fitnah di kalangan para sahabat Nabi 47:04 sallallahu alaihi wasallam. 47:06 Demikian ya. Wallahuam. 47:08 Baik. Ada Bapak Rahman di Depok. 47:11 Asalamualaikum warahmatullahi 47:12 wabarakatuh, Pak Ustaz. 47:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:15 wabarakatuh. 47:16 Kalau kita melihat ulang kembali sejarah 47:19 pasca wafatnya Rasulullah sallallahu 47:22 alaihi wasallam, banyak sekali ujian 47:24 yang menimpa umat Islam. Bahkan sampai 47:27 ada yang murtad dan muncul nabi-nabi 47:29 palsu. Menurut Ustaz, apa hikmah 47:32 terbesar yang bisa kita ambil dari 47:34 peristiwa ini agar umat Islam di zaman 47:37 sekarang tetap kuat menjaga iman dan 47:40 persatuan? 47:43 Baiklah. Bismillahirrahmanirrahim. 47:47 Dari sini kita bisa melihat ya 47:50 ee bahwa 47:53 selama ini 47:56 ada orang yang 47:59 orang munafik, orang yang mengaku iman 48:02 dalam lidahnya tapi hatinya tidak. 48:05 Heeh. Selama ini mereka tunduk ya tidak 48:08 terang-terangan melawan. 48:12 Mereka tentu adalah ee ee melihat ya 48:17 kekuatan Rasulullah sallallahu alaihi 48:19 wasallam. Nah, begitu Rasulullah 48:22 sallallahu alaihi wasallam wafat ya, 48:25 maka orangorang ini menampakkan sifat 48:28 aslinya. Walaupun Rasulullah sallallahu 48:31 alaihi wasallam juga tahu orang-orang 48:33 munafik ya. Dan ini sudah disampaikan 48:36 oleh Rasulullah kepada sahabat yang 48:39 kemudian sahabat ini di 48:43 apa namanya? Sirrun Nabi, yakni 48:46 rahasianya Nabi yaitu sahabat Hudzaifah. 48:49 Sahabat Hudzaifah itu disebut rahasia 48:52 Nabi. Karena kalau ada rahasia Nabi itu 48:55 ceritanya sama cuma sama sahabat 48:58 Hudzaifah ya. Dan sahabat Hudzaifah tu 49:02 kalau sudah megang rahasia enggak 49:03 mungkin bocor kepada siapapun 49:07 ya. Jadi sahabat Hudzaifah itu tahu 49:09 siapa saja orang-orang 49:13 munafik padanya. Makanya sahabat Umar 49:16 bin Khattab radhiallahu anh itu kalau 49:18 ada orang yang meninggal 49:21 dia mau nyalatin kalau Hudzaifah mau 49:24 mensalati. Kalau sahabat Hudzaifah tidak 49:27 mau salati, sahabat Umar enggak mau. 49:29 Karena sahabat Umar tahu ini adalah 49:31 orang munafik, gitu. 49:33 Heeh. [berdehem] 49:33 Dan beliau pun pernah bertanya kepada 49:36 Safat Hudzaifah. 49:40 Rasulullah menyebutkan 49:44 fik itu aku di dalamnya. Sabat Hudzaifah 49:46 mengatakan tidak. Nah, gitu ya. Tidak. 49:48 Rasul enggak menyebutkan kamu. 49:50 [mendengus] Nah, jadi orang-orang yang 49:53 selama ini pura-pura itu menunjukkan 49:56 kemudian sifat aslinya. 49:59 Nah, di kita juga sebenarnya tidak 50:02 sedikit orang yang begitu loyal 50:05 kelihatannya ya. Loyal entah di 50:08 pemerintahan atau loyal kepada pres. 50:14 Nah, begitu orang yang ditakutinya sudah 50:18 tidak ada, maka akan kelihatanlah sifat 50:21 aslinya yang sebenarnya. Jadi, selama 50:23 ini itu adalah loyalitas itu adalah 50:26 palsu 50:27 ya, palsu, bohong sebenarnya. Tapi 50:32 kemudian dia ungkap ee perlihatkan 50:35 setelah siapa yang ditakutinya itu tidak 50:38 ada. Nah, kayak sekarang ada kan mulai 50:41 mulai kelihatan 50:44 yang selama ini luar biasanya kepada 50:47 pemerintahan. Begitu pemerintahannya 50:50 sudah berhenti, kelihatan kemudian 50:52 keasliannya ya. Nah, demikian ee di 50:56 antara ee nah kemudian juga ee untuk 51:00 terus nah apa namanya merupakan ee 51:04 peringatan dari Allah tentunya agar para 51:07 sahabat supaya berhati-hati dan terus 51:11 dalam berjuang 51:15 wafatnya Rasulullah kemudian berhenti 51:17 segala-galanya. Tidak. Dan ternyata di 51:20 masa sahabat Abu Bakar, Islam itu adalah 51:24 tidak mati karena karena wafatnya 51:27 Rasulullah. Ya, justru di masa sahabat 51:31 Abu Bakar semakin berkembang, di masa 51:33 sahabat Umar lebih berkembang lagi dan 51:36 seterusnya. Ya, jadi jangan pernah kita 51:39 berhenti berjuang karena tokoh ya orang 51:45 itu sudah tidak ada. Nah, jadi mati satu 51:50 tumbuh 1000 begitu ya dalam berjuang. 51:52 Wallahualam. 51:53 Baik, pertanyaan terakhir Pak Ustaz dari 51:56 Bapak Haji Raya di Depok. Asalamualaikum 52:00 warahmatullahi wabarakatuh. 52:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:04 wabarakatuh. 52:06 Ee saya pernah taklim di tempat para 52:08 habaib. Dia bilang ceramahnya 52:10 mengenalkan Allah Subhanahu wa taala 52:13 sifat-sifatnya dan juga Rasulullah 52:16 sallallahu alaihi wasallam. Juga 52:19 mengajarkan berlaku baik kepada orang 52:22 tua, ibu dan bapak. Menurut ee habaib 52:25 kalau mau mencari ilmu mah mondok saja 52:28 di pesantren. Minta tolong bantu 52:31 jabarkan Pak Ustaz apa maksudnya. Terima 52:33 kasih. Haji Raya Sawangan. 52:37 Tadi ada yang terputus tuh perkataan 52:39 ente, Gus. Jadi coba diulang, Gus. 52:41 Oh, baik. Ee waktu itu saya pernah 52:44 taklim di tempat ee Habaib. 52:47 H 52:48 heeh. Ia bilang ceramahnya mengenalkan 52:51 Allah Subhanahu wa taala, sifatnya, dan 52:54 juga Rasulullah. 52:56 juga mengajarkan berlaku baik kepada 52:58 orang tua. 53:00 Kata habaib, kalau mau mencari ilmu mah 53:03 mondok saja di pesantren. 53:06 Minta tolong bantu dijabarkan Pak Ustaz 53:08 apa maksudnya. Terima kasih. 53:12 Baik. 53:13 Bismillahir 53:16 kita mau nyari ilmu ya Islam 53:20 ya mondok saja di pesantren itu adalah 53:23 benar sekali yang begitu ya. Ee cuma 53:27 sekarang ini pesantren itu sudah mulai 53:31 banyak ragamnya 53:34 ya. Nah, karena tahu bahwa banyak orang 53:39 yang begitu besar minatnya untuk 53:41 mengkaji mendali Islam di pesantren 53:47 ingin ee apa namanya [berdehem] 53:50 ee supaya pahamnya itu adalah juga 53:54 banyak diikuti. Maka mereka pun sama 53:58 membuat apa namanya pesantren. 54:01 Dan sekarang ini memang banyak 54:03 macam-macam pesantren. Ada pesantren ala 54:06 NU ya, pesantren apa namanya ala Wahabi 54:11 ya, Salafi gitu ada dan lain 54:17 sebagainya. Di sini kita harus 54:20 benar-benar 54:21 ketika mau memesantrenkan anak tahu 54:25 pesantren mana yang akan ee menjadi 54:29 tempat anak kita menuntut ilmu gitu ya. 54:33 Yang menuntut ilmu. Jangan salah. 54:35 Jangankan zaman sekarang, dulu ada zaman 54:38 Nabi sallallahu alaihi wasallam tuh 54:39 sudah ada pesantren para jin yang 54:42 dipimpin oleh pemimpin majelisnya itu 54:44 namanya Habib. 54:48 Dia mendampingi sekarang ini mendampingi 54:50 Lia, Ibu Lia Aminuddin atau Lia Eden ya. 54:54 Nah, itu maka kita harus harus harus 54:57 selektif dalam sini ya. Sehingga di 55:00 kalangan para ulama dulu kayak model 55:03 Imam Syafi'i. Ketika selesai Imam 55:05 Syafi'i belajar kepada Imam Malik, Imam 55:08 Syafi'i minta petunjuk kepada Imam 55:10 Malik, "Saya pengin melanjutkan belajar. 55:12 Kepada siapakah saya harus menuntut 55:14 ilmu?" Nah, 55:18 ya memberi petunjuk dan itu sudah 55:21 menjadi adab di pesantren ya. Kalau anak 55:23 sudah lulus di pesantren, mau pesantren, 55:26 mau pesantren lagi tempat lain, datang 55:29 ke kiainya ya minta petunjuk dari kiai 55:33 itu sendiri. Karena si kiai itu tahu ya, 55:36 ini anak ini paknya di bidang apa? Oh, 55:40 bidang hadisnya. Maka pesantrenlah di 55:43 pesantren anu yang lebih meng ee yang 55:48 ilmu hadis, ilmu tafsir pesantren anu 55:51 gitu tah. Ini kiai-kiai ini ngerti yang 55:53 semacam itu ya. Demikian saya rasa ya 55:57 kepada ee apa namanya semua yang mau 55:59 masantren jangan asal memasukkan saja 56:04 tapi dicek dulu ya. Dicek dulu. E di 56:08 zaman Nabi ada masjid namanya masjid 56:11 dior. 56:12 Heeh. Ya, padahal masjid. Tapi kemudian 56:15 masjid itu dihancur 56:19 abat atas perintah dari Rasulullah 56:21 sallallahu alaihi wasallam. Kenapa? 56:23 Karena masjid itu bukan usisa alat takwa 56:26 dibangunnya. Tapi dibangunnya masjid ini 56:29 adalah untuk menjauhkan orang dari 56:32 ketakwaan. ya, tempat mereka orang-orang 56:36 munafik, orang munafik menunggu pasukan 56:40 dari Romawi yang akan menggempur apa 56:43 namanya kaum muslimin yang ada di 56:45 Madinah. Itu seperti 56:49 ee kalau umpamanya ada masjid 56:51 dihancurkan ee lalu kita menentang 56:55 dilihat dulu masjid ini ketika dibangun 56:58 tujuannya untuk apa. Itu masjid. Begitu 57:01 juga tentu adalah pesantren ya. 57:04 Ah, karena itu sekarang kalau ada 57:07 umpamanya satu pesantren 57:09 [mendengus] yang dia ini adalah sangat 57:11 buruk sekali, jangan lantas kita 57:14 meratakan semua pesantren adalah 57:20 tidak mengerti ee pesantren. Bagi kami 57:23 orang-orang pesantren ya tentu tidak 57:26 seperti itu. kita jangan kemudian 57:29 mengatakan ya ee buruk kepada suatu 57:34 komunitas entah apa pula hanya karena 57:38 salah satu di antara ee apa anggotanya 57:42 berperilaku tidak benar. Kalau kita apa 57:45 namanya? Kalau kita sakit ee 57:50 telunjuknya dipotong ya obatin aja yang 57:53 sakitnya ya. Obatin yang sakitnya jangan 57:56 telunjuknya yang dipotong. Jangan karena 57:58 kesalahan satu satu apa nam pihak 58:01 kemudian semuanya dikatakan seperti itu 58:05 ya. Nah, ini yang tidak ee yang tidak 58:08 sehat yang seperti ini. Mudah-mudahan 58:10 kita ini bisa berpikir jernih, sehat dan 58:13 bijaksana. Semoga Allah Subhanahu wa 58:16 taala panjangkan umur kita dalam taat. 58:18 Amin. 58:20 Jalan yang diridai dan dicintainya. Dan 58:23 semoga Allah hiasi hati kita dengan 58:25 akhlak yang mulia. Allah bersihkan hati 58:27 kita dari akhlak yang hina. Allah 58:30 jernihkan pikiran dan hati kita. Allah 58:33 berikan kecerdasan kemampuan bagi kita 58:36 untuk mengetahui bahwa yang hak itu 58:38 adalah hak. Lalu Allah karuniakan 58:41 kemampuan untuk mengikutinya. Dan juga 58:44 kita mohon semoga Allah memberi 58:47 mengaruniakan kepada 58:51 kita yang batil itu adalah batil. serta 58:53 Allah berikan taufik kepada kita untuk 58:56 menjauhinya. Dan juga semoga Allah 58:59 selalu melimpahkan rahmat, taufik, dan 59:01 hidayah kepada kita anak cucu kita 59:04 sehingga selama hidup kita istikamah 59:06 menjalankan perintahnya, menj 59:08 larangannya sesuai dengan tuntutan 59:11 tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah 59:13 yang dilanjutkan oleh ee ahli warisnya 59:16 itu para ee para ulama saleh dan 59:21 wafatkan kita semua dalam keadaan husnul 59:24 khatimah. Rabbana taqabbal minna duana 59:27 amalina birahmatika ya arhamarahimin. 59:30 Rabbana tuakna inbana 59:35 isina 59:38 wamilana 59:41 bih wagfirana anta maulana 59:45 kafirinallahu ala sayidina Muhammadin 59:48 waamullah 59:52 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:54 warahmatullahi wabarakatuh. Jazakallah 59:56 ustaz atas tausiahnya di sore hari ini. 59:59 Ikhwan dan akhwat. Dengan demikian ustaz 1:00:01 sudah jumpa kita dalam program tausiah 1:00:04 sore pasca wafatnya Rasulullah 1:00:07 sallallahu alaihi wasallam yang tadi 1:00:09 telah disampaikan oleh guru kita Ustaz 1:00:12 Ahmad Jazuli Khalil. Semoga apa yang 1:00:15 beliau sampaikan bermanfaat dan kita 1:00:18 yang mendengarkan bisa mengamalkan e 1:00:21 nasihat-nasihat dari guru kita. Kami 1:00:24 mohon maaf jika ee tadi ada sedikit 1:00:28 gangguan dan juga jawaban dari ustaz 1:00:30 yang mungkin sedikit terganggu karena 1:00:32 terputus-putus. Sekali lagi kami mohon 1:00:34 maaf dan kita akan berjumpa kembali pada 1:00:36 hari Rabu pekan depan di jam yang sama. 1:00:40 Akhirul kalam kami yang bertugas mohon 1:00:42 undur diri dari ruang dengar Anda. 1:00:45 Ilaliqo billahi taufik wal hidayah. 1:00:47 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:00:49 wabarakatuh.