Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:12 Assalamualaikum warahmatullahi 0:14 wabarakatuh. 0:16 Alhamdulillahirobbil alamin, Allahumma 0:18 sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala ali 0:21 Sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:23 yang dirahmati Allah Subhanahu wa 0:25 ta'ala. Bagaimana kabarnya di sore hari 0:29 ini? 0:30 Semoga dalam keadaan sehat walafiat dan 0:33 selalu dalam lindungan Allah Subhanahu 0:35 wa ta'ala. 0:36 Senang sekali kami dapat kembali 0:39 menjumpai Anda dalam program tausiyah 0:41 sore untuk edisi Rabu di tanggal 27 0:44 Agustus 2025 0:47 bersama narasumber kita Ustaz Ahmad 0:51 Jazuli Kholil. Yang mana pada sore hari 0:53 ini ikhwan dan akhwat beliau akan 0:55 membawakan tema wafatnya Rasulullah 0:58 Shallallahu alaihi wasallam dan 1:01 Khulafaur Rasyidin. 1:02 Kami telah terhubung dengan 1:05 guru kita melalui aplikasi Zoom. 1:07 Assalamualaikum warahmatullahi 1:08 wabarakatuh. 1:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:11 wabarakatuh. Sehat Ustaz ya? 1:14 Alhamdulillah. Baik. Alhamdulillah 1:16 ikhwan dan akhwat langsung saja kita 1:18 dengarkan pemaparan yang disampai yang 1:21 akan disampaikan oleh Ustaz Ahmad Jazuli 1:24 Kholil. Tafadhol Ustaz. 1:26 Bismillahirrahmanirrahim. 1:28 Assalamualaikum warahmatullahi 1:30 wabarakatuh. 1:32 Al Fatihah hadroti Sayyidina wa Habibina 1:35 Rasulillah Muhammad bin Abdillah 1:37 Shallallahu alaihi wasallam wa ala alihi 1:39 wa ashabihi wa azwajihi wa dzurriyatihi 1:41 wa ahli baitihi 1:42 wa ikhwanihi minal anbiya wal mursalin 1:45 wa khulafaur rasyidin wa sahabat wa 1:47 tabiin wa aimmatil arbaatil mujtahidin 1:50 wa muqallidihim 1:51 wa auliya wa syuhada wa sholihin wa 1:52 shufiyatil muhaqqiqin wal ulama wal 1:54 amilin wa masyayikhin nafi'in Kyai 1:57 Anshar bin Haji Abdurrahman wa Kyai 1:59 Hamidun Umar Irfan, Haji Mahfuzh 2:01 Sya'ali, Syekh Dimyati Rais, K.Y. 2:03 Syafi'i Hadzami. Wa 2:05 K.Y. 2:06 Ahmad Halwani Nawawi, Raisul Akbar 2:09 Jam'iyyatun Nahdlatil Ulama, K.Y. 2:10 Muhammad Hasyim Asy'ari. Raisul Akbar 2:13 Jam'iyyatun Muhammadiyah, K.Y. Haji 2:14 Ahmad Dahlan, wa ushulihi wa furu'ihi wa 2:16 ahli silsilatihi min akhirihim wa 2:18 minkum. Wa maila arwahi aba'ina wa 2:20 ummahatina wa azwajina wa dzurriyatina 2:24 wa ahli baitina wa kafatil muslimina wal 2:27 muslimati wal mu'minina wal mu'minati 2:28 syaiun lillahi lahumul Fatihah. 2:32 A'udzubillahiminasyaitanirrajim. 2:34 Bismillahirrahmanirrahim. 2:36 [mendengus] 2:37 Alhamdulillahirabbil alamin. 2:39 Arrahmanirrahim. 2:40 Maliki yaumiddin. Iyyaka na'budu wa 2:43 iyyaka nasta'in. Ihdinash shirathal 2:45 mustaqim. Shirathalladzina an'amta 2:48 alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladh 2:51 dhallin. 2:53 Amin. 2:54 Bismillahirrahmanirrahim. 2:56 Alhamdulillahirabbil alamin. Wash 2:58 shalatu was salamu ala asyrafal 3:00 mursalin. 3:02 Sayyidina wa maulana Muhammadin 3:05 wa ala alihi wa shahbihi ajma'in. Amma 3:08 ba'd. 3:09 Para pendengar Radio Silaturahim dan 3:11 pemirsa Rasel TV rahimakumullah. 3:15 Alhamdulillah 3:17 kembali kita panjatkan puji serta syukur 3:21 ke hadirat Allah subhanahu wa ta'ala 3:24 yang senantiasa melimpah curahkan 3:27 nikmat karunia-Nya kepada kita, terutama 3:29 nikmat iman dan Islam. 3:32 Nikmat sehat wal afiat, nikmat panjang 3:35 usia dalam taat. Termasuk nikmat 3:37 dipertemukannya kita sore ini 3:40 dalam kajian akidah akhlak dengan tema 3:46 ee wafati Rasulillah shallallahu alaihi 3:49 wasallam wal khulafaur rasyidin dan min 3:51 ba'di. 3:52 Yakni wafatnya Rasulullah sallallahu 3:55 alaihi wasallam dan ulah al khulafaur 3:58 rasyidin sesudah beliau. 4:02 Selawat dan salam semoga selalu tercurah 4:05 atas junjungan kita Nabi Muhammad 4:07 sallallahu alaihi wasallam beserta 4:09 keluarganya, para sahabatnya, para 4:11 pengikut dan pengamal sunahnya. 4:15 Qalal muallif i'lam 4:18 anna fi Rasulillah sallallahu alaihi 4:21 wasallama uswatun hasanatan. 4:25 Hayyan wa mayyitan wa fi'lan wa qaulan. 4:30 Ketahuilah bahwa pada diri Rasulullah 4:34 sallallahu alaihi wasallam 4:37 itu terdapat uswatun hasanah, 4:40 suri tauladan [mendengus] 4:42 yang baik buat kita, 4:45 hayyan wa mayyitan, baik semasa hidup, 4:49 ketika beliau wafat, 4:52 dan juga sesudah beliau wafat. 4:55 Jadi Nabi itu hidupnya baik buat kita, 5:00 kemudian ketika mat, ketika beliau wafat 5:04 juga baik. 5:06 Karena banyak pelajaran yang bisa kita 5:08 petik dari sana. 5:10 Begitu juga sesudah wafatnya beliau. 5:15 Nah, 5:16 sebagaimana sabda Nabi sallallahu alaihi 5:18 wasallam, "Hayat di khairul lakum wa 5:21 mamat khairul lakum." 5:24 Hidupku itu baik buat kalian. 5:28 Ya, matiku juga baik buat kalian. 5:31 Masyarakat, 5:33 kemudian apalagi bernegara, itu negara 5:36 itu atur semuanya. 5:39 Semua aspek kehidupan itu ada aturannya 5:43 dalam Islam. 5:45 Luar biasa. Wa sannu lakum sunan juga 5:48 aku membuat sunah-sunah buat kalian. 5:51 Dan itu adalah baik buat kita. 5:55 Ya. 5:56 Karena aturan-aturan tadi dibuat adalah 5:59 untuk keselamatan kita. 6:02 Kebaikan kita. 6:05 Ya. 6:08 Kita tahu bahwa agama yang dibawa oleh 6:11 semua para nabi itu adalah bertujuan li 6:14 sa'adatil basyari fi ma'asyihim wa 6:18 ma'adihim. 6:20 Untuk kebahagiaan 6:23 manusia 6:25 baik di dunia maupun di akhirat nanti. 6:28 Nah, itulah nabi 6:30 [mendengus] 6:31 semasa hidupnya, ya. 6:33 Karena itu kalau ketika Rasulullah 6:35 wafat, banyak para sahabat yang 6:38 benar-benar 6:40 mereka berduka sekali. 6:43 Ya, bukan wajar memang harus begitu. 6:47 Ya. 6:49 Kemudian wa amma mamati, sekarang 6:52 hidupnya nabi, maaf wafatnya beliau ini 6:55 baik buat kita. 6:58 Ya. Kenapa Rasulullah bersabda, fa inna 7:01 a'malakum tu'radu alayya. 7:05 Amal-amal yang kalian lakukan, itu semua 7:10 disampaikan kepada kepadaku, kata nabi. 7:13 Jadi Rasulullah sallallahu alaihi 7:15 wasallam itu tahu. 7:18 Hari ini nih para pemirsa, 7:22 para pendengar yang silaturahim lagi 7:24 pada ngaji, lagi pada belajar. 7:28 Yang di mobil 7:30 sambil nyetir, 7:32 mendengarkan. Begitu juga 7:35 ya, yang tidak nyetirnya sambil ngaji, 7:38 itu nabi tahu. 7:40 Oh, itu syiriklah wahai Ustaz yang 7:43 begitu. Syirik apanya? 7:45 Itu namanya sudah menuhankan manusia, 7:48 menyamakan Nabi Muhammad dengan Allah. 7:51 Ya, tentu tidaklah. 7:53 Orang bodoh yang menyamakan makhluk 7:56 dengan Tuhan. 7:58 Allah itu memiliki sifat adhomah, agung. 8:04 Nabi Muhammad juga sama, adhomah juga, 8:07 agung. 8:08 Fainnaka la'ala khuluqin adhim, kata 8:12 Allah begitu. 8:13 Sesungguhnya engkau Muhammad memiliki 8:16 budi pekerti yang adhim, 8:18 yang agung, yang luar biasa. 8:21 Jadi, Nabi Muhammad memiliki adhomah, 8:24 Allah juga memiliki adhomah. Cuma 8:27 adhomahnya Allah dengan adhomahnya Nabi 8:31 Muhammad jelas bedalah, makhluk dengan 8:34 kholiq. 8:36 Jadi, sama-sama memiliki adhomah, tapi 8:38 adhomahnya tidak sama. 8:41 Ini Nabi Muhammad adhomah makhluk, kalau 8:44 ini adhomah kholiq. 8:46 Allah melihat apa yang kita lakukan 8:49 sekarang. 8:51 Ya. 8:52 Bahkan Allah tahu apa yang akan kita 8:55 lakukan selama hidup kita. 8:58 Ya, mulai dari awal kita hidup sampai 9:01 mati, Allah tahu. 9:03 Nah, Nabi Muhammad taa, cuma kalau Allah 9:06 tahunya Allah melihat apa yang kita 9:09 lakukan, di mana kita, dan bagaimana 9:13 kita ini mendengarkan kajian ini, 9:17 itu Allah melihat. Kalau Nabi Muhammad 9:19 tidak, tidak melihat, tapi tahu. 9:23 Maka, sama-sama tahu, tapi tahunya tidak 9:26 sama. 9:29 Jadi, kalau Allah memang melihat, 9:31 mengetahuinya kalau Nabi Muhammad karena 9:33 ada informasi 9:35 yang disampaikan 9:37 kepada beliau. 9:40 Malaikat yang menyampaikan. 9:44 Tuh, jadi jelas beda di sini. 9:47 [mendengus] 9:49 Jadi semua amal-amal kalian itu 9:51 disampaikan 9:52 kepadaku. Fa 9:54 ahsantum. 9:56 Fa hamidullah lakum. 9:59 Kalau kalian melakukan kebaikan, maka 10:02 aku memuji kepada Allah atas taufik yang 10:05 Allah berikan kepada kalian, 10:09 kata Nabi. 10:11 Wa in asa'tum, tapi sebaliknya jika 10:14 kalian melakukan perbuatan buruk, 10:17 perbuatan dosa, fa astagfirullah lakum. 10:21 Maka aku memohonkan ampun kepada Allah 10:23 untuk kalian semua. Coba itu lihat. 10:28 Yang namanya Rasul bukan semasa hidupnya 10:31 saja memberi manfaat yang luar biasa 10:33 kepada kita, bahkan sudah wafat pun. 10:39 Nah. 10:41 Dan saya dengar ini dari guru-guru yang 10:44 demikian itu bukan cuma Nabi. 10:47 Para aulia, para wali-wali Allah juga 10:51 sama. 10:53 Memberi manfaat walaupun mereka sudah 10:56 tidak ada. 10:58 Artinya sudah wafat karena wafatnya 11:01 mereka itu jelaslah beda dengan kita 11:03 orang awam. 11:05 Walaupun sudah wafat, mereka masih bisa 11:08 memberi manfaat 11:10 kepada orang yang hidup. 11:14 Ya. 11:18 Tapi tentu memberi manfaatnya ini jangan 11:21 salah mengartikan, bukan berarti orang 11:23 mereka para wali yang sudah mati, para 11:26 Rasul, kalau kita punya hajat lalu minta 11:30 kepada Rasul nanti dikabulkan oleh 11:32 Rasul, itu namanya syirik. Apalagi ke 11:35 wali kita minta-minta ke kuburan. 11:38 Ya, kemudian diwujud terwujud apa yang 11:41 kita inginkan ini, itu bukan wali itu 11:44 yang memberi. Wali itu enggak bisa 11:46 memberi apa-apa. Yang memberi adalah 11:49 Allah, cuma kebetulan kita lagi minta 11:52 kepadanya. 11:54 Ya. 11:55 Walau annahum idz dholamu anfusahum 11:58 jaauka fastaghfirullah wastaghfirullahum 12:01 rasul lawajadullah tawwabar rahima. 12:06 Walau annahum idz dholamu seandainya 12:08 kalian berbuat dholim. 12:11 Yang mendholimi diri kalian, diri 12:13 mereka. 12:15 Jaauka lalu mereka datang kepadamu 12:18 Muhammad, ini ayat Alquran ini, Pak. 12:22 Ya. 12:23 Fastaghfaru 12:25 wastaghfirullah 12:27 lalu mereka memohon ampun 12:28 wastaghfarullahum rasul, juga Rasulullah 12:31 memohonkan ampun kepada Allah untuk 12:34 mereka. Lawajadullah tawwabar rahima, 12:37 niscaya mereka akan dapati Allah 12:42 menerima tobatnya dan menyayanginya. 12:46 Nah, ini yang disebutkan dengan sebagai 12:49 dalil tawasul itu ini ayat Alqurannya. 12:53 Ya. 12:59 Kemudian apa? 13:00 [berdehem] 13:01 Demikianlah jamaah rahimahullah, ya. 13:04 Hayyan wa mayyitan wa fi'lan wa qaulan. 13:08 [mendengus] 13:09 Perbuatannya maupun ucapannya 13:12 Rasulullah. 13:14 Semuanya uswatun hasanah. 13:17 Makanya sahabat Abu Musa Al-Asy'ari 13:20 datang kepada Bunda Aisyah 13:23 menanyakan tentang 13:26 perbuatan yang sangat menakjubkan dari 13:28 Rasulullah. 13:30 Maka kata Bunda Aisyah, 13:32 "Tidak ada perbuatan Rasul yang tidak 13:35 mengagumkan. 13:36 Semuanya mengagumkan." 13:39 Ya. 13:40 Tuh, begitu. 13:42 Tidak ucapannya, tidak perbuatannya, 13:44 semuanya mengagumkan, luar biasa. 13:51 Fi'lan 13:52 wa qaulan. 13:55 Suatu hari 13:57 ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam 13:59 bangun tidur, 14:02 itu sahabat Abu Bakar As-Siddiq 14:04 radhiallahu anhu melihat 14:07 pipi Rasulullah ini bergaris-garis 14:11 bekas tikar, karena beliau tidurnya di 14:14 tikar 14:16 ya, dari anyaman 14:19 eee 14:21 daun kurma. 14:24 Jadi, begitu bangun membekas di pipinya 14:26 di sini. 14:28 Sahabat Abu Bakar itu menangis. 14:32 Bagaimana tidak, 14:34 ini makhluk Allah paling agung, makhluk 14:37 Allah paling mulia, makhluk Allah yang 14:40 paling Allah cintai, 14:43 ya, tidur di atas tikar butut. 14:49 Gitu. 14:51 Ya Allah, padahal kalau mau apa sih yang 14:54 tidak akan Allah berikan kepada Nabi 14:56 Muhammad. 14:57 Sedih sahabat Abu Bakar itu. 15:00 Karena itulah sahabat Abu Bakar kemudian 15:02 bertanya, 15:04 [berdehem] 15:06 "Rasulullah, 15:07 engkau lebih agung dari Kaisar Romawi. 15:12 Engkau lebih mulia dari 15:15 Raja Persia. 15:19 Engkau adalah Sayyidul awwalin 15:22 wal akhirin. 15:26 Ya. 15:27 Sayyidnya orang-orang terdahulu dan 15:30 terakhir. 15:33 Engkau makhluk paling mulia, paling 15:35 agung. 15:37 Mereka raja-raja itu tidur di atas 15:41 kasur yang tebal. 15:45 Ya. 15:46 Selimut yang hangat. 15:50 Semuanya seperti itu, sementara engkau 15:52 tidur di atas tikar butut. 15:55 Sampai berbekas di pipi. 15:59 Padahal engkau adalah makhluk paling 16:01 mulia dan kalau engkau mau, Rasulullah, 16:05 siapa di antara kami yang tidak mau 16:07 memberikan apa yang kau butuhkan. 16:11 Asal engkau mau. 16:13 Tapi kenapa engkau tidak mau, engkau 16:16 menolaknya, ya, Rasulullah? 16:19 Ya. 16:21 Kata Rasulullah sallallahu alaihi 16:22 wasallam, 16:24 Abu Bakar, 16:26 aku takut kalau tidur di kasur seperti 16:30 itu, selimut seperti itu, 16:34 tidurku kepulasan. 16:36 Sehingga dalam satu malam 16:40 aku lupa mendoakan umatku. 16:45 Jadi beliau rela tidur di atas kasur 16:47 seperti itu, 16:50 asal bisa mendoakan kita semua setiap 16:53 malam. 16:55 Daripada tidur di atas kasur yang 16:59 empuk, 17:01 selimut yang tebal, yang hangat, 17:04 tapi akibatnya tidur kepulasan, sehingga 17:07 dalam satu malam lupa mendoakan kita. 17:13 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad. 17:17 Itulah Rasulullah. 17:20 Perbuatannya kayak begitu. 17:22 Rela beliau korbankan dirinya 17:25 demi kesenangan dan kebahagiaan 17:28 kita yang sangat dicintai oleh beliau. 17:34 Allahumma amantu bihi. 17:37 Wa ilam akun aro. 17:41 Ya Allah, 17:43 aku beriman kepada beliau. 17:46 Walaupun aku tidak pernah melihat 17:49 beliau. 17:51 Farzuqni 17:53 i 17:57 yaumal qiyamah. 18:00 Maka karuniakanlah kepadaku, ya Rabb. 18:04 Muliakan aku, ya Allah 18:07 dengan bisa melihat wajah beliau 18:12 di hari kiamat nanti. 18:16 Hayyan wa mayyitan wa fi'lan wa qaulan. 18:20 Ucapannya bagaimana? 18:23 Ya. 18:25 Ya Allah. 18:27 Jadi contoh luar biasa. Suatu hari ada 18:30 anak muda 18:32 yang minta izin kepada Nabi 18:35 untuk berzina walaupun cuma satu kali. 18:40 Sahabat semua marah. 18:43 Bagaimana tidak? Ini bukan permintaan, 18:45 tapi ini adalah pelecehan, ini kurang 18:47 ajar. 18:51 Ya. 18:52 Tapi Nabi dengan tenang. 18:55 [berdehem] 18:55 Inilah sifat beliau, dengan tenang, 18:57 tidak marah. 19:00 Enggak mungkin anak muda ini mengajukan 19:02 permohonan kalau dia tidak kalau dia 19:05 tahu bahwa itu buruk. 19:07 Mungkin begitu barangkali, ya. 19:09 Maka dipanggilnya oleh Rasulullah, 19:11 mendekatlah anak muda. 19:21 Anak muda, seandainya katanya ibumu 19:24 dizinai orang, 19:27 apa yang akan kamu lakukan? 19:30 Anak muda itu dengan semangat, saya akan 19:32 cari orang itu Rasulullah, kemanapun 19:35 saya akan bunuh dia. 19:37 Walaupun nyawa saya sebagai taruhannya 19:40 demi menjaga kehormatan ibunda, 19:44 ibu yang sangat saya cintai. 19:48 Sekarang bagaimana kalau yang dizinai 19:51 orang itu anakmu? 19:53 Kalau kamu punya anak dizinai orang, apa 19:56 yang akan kamu lakukan, Nak? 19:59 Sama Rasulullah, saya akan cari orang 20:01 itu karena dia sudah menginjak-injak 20:03 kehormatan kami. 20:05 Akan saya bunuh walaupun nyawa sebagai 20:07 taruhannya. 20:10 Kemudian bagaimana kalau 20:13 saudara perempuanmu dizinai orang? 20:16 Bagaimana kalau bibimu dizinai orang? 20:20 Terus kata Rasulullah, sama anak itu 20:22 dengan menggebu-gebu jawabannya. 20:25 Anak muda, 20:28 seandainya engkau berzina, boleh jadi 20:32 wanita yang kau zinai itu punya anak 20:36 muda yang gagah seperti kamu. 20:39 Kira-kira apa yang akan dilakukan oleh 20:41 anaknya terhadap kamu? 20:44 Kata anak muda itu, 20:46 dia pasti akan mencari saya Rasulullah 20:49 kemanapun saya pergi 20:51 dan dia pasti akan membunuh saya 20:54 demi membela kehormatan ibunya walaupun 20:57 nyawanya sebagai taruhannya. 21:00 Seandainya engkau berzina, boleh jadi, 21:03 Nak, yang kamu zinai itu seorang wanita 21:07 yang punya ayah yang gagah seperti kamu 21:11 ayahnya. 21:12 Apa yang akan kira-kira yang akan 21:14 dilakukan oleh ayahnya? 21:17 Terus disebutkan seandainya yang kamu 21:19 jinain itu seorang wanita yang punya 21:21 saudara seperti kamu. 21:23 Akhirnya anak muda itu menangis. 21:25 Rasulullah, saya enggak mau berzina, 21:28 saya enggak mau berzina. 21:30 [mendengus] 21:31 Ya Allah, 21:32 tujuannya tercapai, 21:35 ya. 21:36 Tujuan nasehat sampai 21:39 tanpa anak itu harus dibentak-bentak, 21:41 harus dipermalukan. 21:44 Qoulan, ucapannya menjadi contoh buat 21:48 kita semua. 21:50 Perbuatannya tadi luar biasa, 21:54 ya. 21:57 Suatu hari ketika sholat 22:00 di belakang Rasulullah itu ada Umar bin 22:03 Khattab radhiallahu anhu. 22:05 [mendengus] 22:06 Kalau Rasulullah ruku, bunyi 22:09 perutnya itu pretok-pretok gitu. 22:12 Begitu juga kalau sujud, 22:15 maka selesai sholat sahabat Umar 22:17 bertanya, Rasulullah, apakah engkau 22:19 sakit? 22:21 Tidak, kata Umar. Emangnya kenapa? 22:25 Aku aku dengar katanya tadi waktu sujud 22:28 tulang-tulangmu beradu, pada bunyi. 22:32 Akhirnya dibuka oleh Rasulullah 22:35 jubahnya, ternyata ada gesper di dalam 22:38 gesper itu, gesper putih, ada batu-batu 22:41 kecil. 22:44 Ya, Umar bertanya kemudian, 22:47 untuk apa itu Rasulullah? 22:50 Sengaja aku ikat perutku ini, biar lagi 22:54 sholat tidak bunyi. 22:56 [mendengus] 22:56 Nah, ini makanya ada satu ada ada mazhab 23:00 dalam Islam, mazhab fikih, ya, 23:03 kalau orang lagi salat bunyi perutnya 23:07 karena lapar, maka salatnya batal. 23:11 Ini dasarnya dari sini. 23:14 Ya. 23:16 Jadi, sengaja aku ikat biar enggak bunyi 23:18 karena perut ini sudah tidak harus 3 23:21 hari belum terisi makanan. 23:25 Sahabat Umar 23:28 malu, 23:30 marah, ah, ulah berkecamuk. 23:34 Malunya kenapa? 23:36 Malu karena bagaimana 23:39 tidak malu Rasulullah sallallahu alaihi 23:41 wasallam orang yang sangat dihormati, 23:43 dimuliakan, diagungi 23:46 dan yang telah menyelamatkannya 23:50 dari kemusyrikan, ya, 23:52 yang membimbingnya ke jalan yang indah, 23:56 ke taman yang indah, taman Islam. 24:02 Orang yang paling dia cintai sesudah 24:04 Islam, 24:06 ya, 24:07 3 hari enggak makan kok dia enggak tahu. 24:11 Aku ini umat macam apa? 24:15 Rasulnya 3 hari enggak makan kok enggak 24:18 tahu. 24:19 Dari malu itu dia kesal, marah. Ya, 24:21 sebenarnya marah 24:23 ah, pada dirinya sendiri. 24:26 Tapi akhirnya kepada Rasul dia. 24:28 Rasulullah, 24:30 "Kenapa engkau 3 hari enggak makan 24:32 enggak ngomong? 24:33 Enggak ngasih tahu kepada kami?" 24:35 [mendengus] 24:35 Ya. 24:38 Ya, mungkin kalau kita ditambah-tambahin 24:40 apa kek, 24:42 [mendengus] 24:43 tapi Rasulullah kan bersabda, "Umar, 24:46 aku ini pemimpin, aku ini nabi, aku ini 24:49 rasul. 24:52 Seorang rasul, seorang nabi tidak boleh 24:54 menyusahkan umatnya." 24:57 Subhanallah. 24:59 Ya. 25:00 Beliau juga pemimpin, seorang pemimpin 25:03 itu enggak boleh menyusahkan 25:06 yang dipimpin rakyatnya. 25:09 Nah, bahasa lainnya seorang pemimpin 25:12 tidak boleh memakan 25:15 uang rakyatnya. 25:18 Ya Allah, nih kalau pemimpin kayak 25:21 begini 25:22 indahnya luar biasa. Susah memang kita 25:25 temukan. 25:28 Justru sekarang yang lagi kita saksikan 25:32 di mana rakyat kita lagi menjerit 25:36 ya, sementara yang duduk di sana 25:39 gajinya dinaikkan. 25:42 Ya salam, sudah naik gaji joget-joget. 25:46 Masya Allah, gimana tidak 25:48 emosi kemudian para mahasiswa 25:53 yang benar-benar mereka punya perhatian 25:56 merasakan bagaimana 25:59 detak jantung nadinya 26:01 rakyat kecil. 26:04 [mendengus] 26:06 Para pendengar Radio Silaturahim 26:10 dan pemirsa Rasel TV 26:13 rahimakumullah. 26:15 Itulah 26:16 ya 26:17 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 26:19 wasallam. 26:20 Jadi 26:21 [mendengus] 26:22 di dalam diri Rasulullah itu terdapat 26:24 uswatun hasanah 26:27 suri tauladani yang baik buat kita semua 26:30 hayyan 26:32 semasa hidup beliau. 26:34 Ketika wafat beliau 26:37 ya 26:38 sesudah wafat beliau 26:41 begitu juga perbuatan beliau 26:44 dan ucapan-ucapan beliau. 26:48 Tidak ada yang tidak mengagungkan, 26:51 semuanya mengagungkan. 26:54 Sebagaimana yang dijelaskan 26:57 atau dikatakan oleh istri tercinta 27:00 beliau 27:01 Sayyidah Aisyah radhiallahu anha. 27:06 Ya. 27:15 Dan insyaallah para pendengar 27:18 [mendengus] 27:18 nanti 27:20 pada minggu yang akan datang kita akan 27:24 eee apa namanya bahas 27:27 eee masa-masa 27:29 sakitnya Rasulullah. 27:32 Ya. 27:34 Demikian itu untuk siang ini barangkali 27:37 inilah yang saya sampaikan, sekali lagi 27:40 insyaallah minggu depan kita akan bahas 27:43 tentang masa sakitnya Rasul 27:46 sampai kepada wafatnya. 27:50 Ya, wallahualam. 27:51 Baik. 27:54 Ikhwan dan akhwat demikian tadi 27:56 eee tausiah yang disampaikan oleh Ustaz 27:59 Ahmad Jazuli Khalil 28:02 di sore hari ini. 28:03 Dan seperti biasa kami akan jeda sejenak 28:07 terlebih dahulu. Tetaplah bersama kami. 28:26 Satu ikhwan dan akhwat yang dirahmati 28:28 Allah subhanahu wa taala terima kasih 28:31 Anda masih bersama kami menyimak tausiah 28:34 sore di hari ini. 28:36 Eee sebelum itu kami ingin menyapa ada 28:39 Bapak Ruskandar, Ibu Retno alhamdulillah 28:42 hadir menyimak tausiah sore 28:44 Ustaz Jazuli jazakallah khair, Kemudian 28:47 ada Bapak Budi Hartono, kemudian ada 28:50 Bapak Rahman, insyaallah nyimak lan 28:53 ndaras ilmu serta barokah nipun Kiai. 28:57 Lalu ada Bapak Baron Betawi, terima 29:01 kasih Ustaz Jazuli. Ibu Ani Hudhaifah. 29:05 Alhamdulillah hadir menyimak dari awal 29:07 di Radio Pencerahan Ustaz Ahmad Jazuli 29:10 Khalil, begitu ya. Kemudian ada Bapak 29:13 Sayyan Rohili. 29:15 Yang 29:16 bertanya kepada Ustaz, "Assalamualaikum 29:18 warahmatullahi wabarakatuh." 29:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 29:23 wabarakatuh. Ustaz, apakah malaikat 29:25 Jibril telah mengabarkan kepada 29:27 Rasulullah kalau ia akan diwafatkan oleh 29:30 Allah subhanahu wa taala? 29:33 [berdehem] 29:34 Bismillahirrahmanirrahim. 29:38 Eee ketika Rasulullah sallallahu alaihi 29:41 wasallam sakit, 29:44 kemudian 29:45 malaikat maut itu datang mengucapkan 29:48 salam. 29:50 Ya, mengucapkan salam 29:53 kepada Nabi, 29:56 lalu kata Rasulullah begini, 29:59 eee Fatimah, ada tamu. 30:02 Ada yang datang, coba buka pintu. 30:06 Kemudian 30:07 [mendengus] 30:08 eee eee Siti, iya. 30:11 Eee Siti Aisyah, ya. 30:14 Nah, begitu Siti Aisyah itu paham betul 30:18 kalau malaikat Jibril datang, beliau itu 30:21 bisa merasakan 30:23 auranya gitu ya, merasakan ini ada 30:25 Jibril gitu tuh karena pengalaman gitu. 30:29 Begitu dibuka pintu, enggak ada 30:31 siapa-siapa. 30:33 Tapi bulu romanya beliau ini berdiri. 30:38 Lalu ngadu kepada Rasulullah, 30:40 "Rasulullah, 30:42 eee enggak ada siapa-siapa." 30:45 Dan juga 30:47 bukan Jibril gitu ya. 30:50 Tapi saya begitu buka pintu, itu bulu 30:53 kuduk saya berdiri katanya Rasulullah. 30:56 Merinding, Rasulullah senyum. 30:59 Itu malaikat maut. 31:02 Ya, malaikat maut. Kemudian malaikat 31:05 maut minta izin 31:07 kepada Nabi untuk masuk. Jadi, izinkan. 31:11 Lalu menanya, "Apakah kamu mau mencabut 31:13 nyawa saya?" Iya. 31:15 Itu pun kata Allah, "Kalau engkau siap 31:18 hari ini wafat. 31:21 Tapi kalau umpamanya engkau pengin 31:23 diperpanjang, 31:25 aku diperintahkan oleh Allah untuk 31:28 kembali." 31:30 Itu Rasulullah wafatnya aja ditawarin, 31:32 mau wafat apa enggak. 31:35 Dan ini sepanjang perjalanan ma 31:38 hidup manusia, cuma Rasul yang ditawaran 31:41 eh ditawarin begini. 31:43 Yang lainnya enggak ada. Nabi-nabi yang 31:45 lain enggak. 31:47 Ya, apalagi Ucok. Enggak bakalan, Cok. 31:49 Ya, ditawarin 31:51 begini. 31:53 Artinya Rasulullah tahu tuh mau wafat 31:55 ya. 31:57 Yang sebelumnya juga 32:00 eh Rasulullah itu sudah memberitahu 32:04 bahwa ini saatnya aku akan kembali. 32:08 Akan pulang. 32:10 [mendengus] 32:10 Nah, 32:11 Siti Fatimah juga tahu kalau kalau 32:14 beliau ini akan wafat karena Rasulullah 32:16 pernah menarik kepala Siti Aisyah Siti 32:18 Fatimah. 32:20 Dibisiki oleh si oleh Rasulullah. Begitu 32:23 dibisiki, 32:24 langsung Siti Fatimah menangis. 32:27 Menangis beliau ini. 32:31 Kemudian enggak lama lagi ditarik lagi 32:33 kepalanya, [batuk] dibisiki lagi oleh 32:35 Rasulullah. 32:36 Begitu dibisikin, 32:39 Siti Fatimah itu tersenyum, tertawa. 32:42 Senang banget dia. 32:43 [mendengus] 32:44 Itu tidak lepas dari pengawasan Siti 32:46 Aisyah. 32:48 Makanya sesudah wafat beliau 32:51 ditanya oleh Siti Aisyah, "Fatimah, 32:56 tempo hari engkau itu ditarik oleh 32:58 Rasulullah, dibisikin langsung engkau 33:00 menangis. 33:01 Kemudian dibisikin lagi sekali lagi, 33:03 kemudian engkau tertawa, tersenyum. 33:07 Emang Rasulullah ngebisikin apa?" 33:09 [mendengus] 33:10 Kata Siti Fatimah, 33:12 "Rasulullah mengatakan bahwa 33:15 ini adalah hari kematianku. Aku akan 33:18 menghadap Allah subhanahu wa taala. 33:20 Makanya aku nangis 33:22 karena mau berpisah dengan 33:25 karena Rasulullah akan meninggalkan kita 33:27 semua." 33:29 Kemudian beliau membisikin lagi, 33:32 "Apakah kamu tidak rida?" Katanya 33:35 Fatimah, 33:36 "bahwa keluargaku 33:38 yang pertama menyusul aku, artinya 33:41 pertama wafat, 33:43 itu adalah engkau." 33:45 Aku senang sekali 33:48 karena orang keluargaku yang pertama 33:50 bertemu dengan Rasul adalah aku. 33:53 Jadi Rasulullah itu tahu kalau beliau 33:55 itu hari itu akan meninggal. 33:58 Dan ketika Rasulullah meninggal juga 34:00 Jibril ada, mendam di dekat Rasulullah 34:04 gitu ya. 34:05 Jadi sudah ada berita. 34:08 Bahkan Jibril juga sudah memberi isyarat 34:12 sebelumnya kepada Nabi Muhammad. Dari 34:14 isyarat itu Rasulullah paham. 34:17 Ya. 34:18 Paham betul. 34:20 [mendengus] 34:20 Eee di bulan ini 34:24 eee di bulan puasa 34:27 tahun ke-10 Hijriah 34:30 sebelumnya Jibril itu suka datang di 34:32 bulan puasa 34:35 eee ber apa namanya 34:38 tadarus dengan Rasulullah 34:41 ya, dan itu satu kali beliau datangnya 34:45 [mendengus] 34:45 eee kemudian di bulan puasa tahun 10 34:48 Hijriah datangnya dua kali 34:51 jadi enggak biasa beliau ini datangnya 34:54 kedua kali, Rasulullah paham bahwa itu 34:57 isyarat 34:58 [batuk] 34:59 tidak lama ya beliau ini di tahun depan 35:02 ini akan meninggal 35:05 ketika beliau melaksanakan ibadah haji 35:08 [mendengus] 35:09 lagi wukuf di Arafah turun firman Allah 35:12 Al Yauma Akmaltu Lakum Dinakum Wa 35:14 Atmamtu Alaikum Nikmati Wa Radhitu 35:17 Lakumul Islamadina 35:19 hari ini aku sempurnakan bagimu agamamu 35:23 woh para sahabat ber bergembira ria 35:26 senangnya luar biasa 35:28 karena sudah sempurna agama 35:32 tapi ada satu sahabat 35:34 yang mendengar ayat itu dia menunduk 35:38 sedih 35:40 ya tidak gembira dia menangis karena itu 35:44 dia kemudian pergi 35:46 dari majelis itu masuk ke dalam tenda 35:48 nangis sejadi-jadinya 35:51 dan apa yang dilakukan oleh sahabat ini 35:54 yakni sahabat Abu Bakar dilihat oleh 35:56 sahabat lain di antaranya Sayyidina Ali 36:00 maka beliau ini bertanya ini kenapa 36:02 orang tua ini 36:04 di hari gembira ini kok malah bersedih 36:06 malah menangis diikutin sampai ke tenda 36:10 lalu ditegur wahai katanya Abu Bakar 36:14 di hari di mana Allah mengabarkan kepada 36:17 kita 36:18 tentang setelah sempurnanya agama kita 36:22 mestinya kan kita gembira 36:25 tapi kenapa engkau malah menangis? 36:28 Engkau bersedih, kata sahabat Abu Bakar, 36:31 saudaraku 36:34 sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi 36:36 Wasallam diutus 36:38 banyak para nabi, banyak para rasul, 36:41 para rasul yang diutus oleh Allah untuk 36:43 menyampaikan risalah 36:46 menyampaikan tugas, ya. Itu apa 36:49 tugasnya? Menyampaikan risalah. 36:52 Ketika tugas itu sudah selesai 36:55 maka mereka dipanggil oleh Allah 36:58 untuk mempertanggungjawabkan 37:01 ya, semua perbuatannya 37:04 dalam menjalankan tugas 37:07 ya, menyampaikan risalah. 37:09 Nah 37:11 sekarang Allah Subhanahu [batuk] Wa 37:13 Ta'ala sudah memberitahu kepada kita 37:16 kalau agama ini sudah sempurna, risalah 37:19 ini sudah sempurna 37:21 berarti kan tugas nabi sudah selesai. 37:25 Kalau tugas nabi sudah selesai kemudian 37:27 mau apa? 37:29 Ini saudara adalah berita dari Allah 37:33 tentang masa-masa perpisahan kita dengan 37:36 Rasulullah yang tidak akan lama lagi. 37:39 Justru saya heran kenapa kalian kok 37:42 malah bergembira ria mau berpisah dengan 37:44 Rasulullah. 37:46 Kaget sahabat itu. 37:49 Ya, maka dia buru-buru lari menghadap 37:51 Rasulullah. Rasulullah Abu Bakar 37:53 mengatakan begini bla bla bla bla bla. 37:56 Benarkah itu Rasul? Apa kata Rasulullah? 37:59 Shodaqallah Abu Bakrin. Benar sekali Abu 38:01 Bakar. Jadi Rasulullah sudah ngerti, 38:04 jangankan Rasulullah, Abu Bakar saja 38:06 ngerti toh. 38:08 Apalagi Rasulullah kalau ini adalah 38:10 sudah berita 38:11 ya, tidak lama lagi wafat. Kemudian pada 38:14 tanggal 10 waktu di Mina Hmm. turun 38:17 firman Allah Idza jaa anasrullahi wal 38:20 fath. 38:22 Kalau pertolongan Allah sudah datang. 38:25 Begitu juga terbukanya Kota Mekah. 38:28 Waroaitannasa yadkhuluna fi dinillahi 38:30 afwaja. 38:32 Dan kau lihat katanya Muhammad. 38:35 Manusia berbondong-bondong. 38:38 Masuk ke dalam agama Islam. 38:40 Fasabbih bihamdi rabbika wastaghfir. 38:44 Innahu kana tawwaba. 38:47 Maka bertasbihlah kamu, sucikan Tuhanmu. 38:51 Dengan memuji Tuhanmu. 38:53 Dan mohon ampunlah. 38:55 Ya sesungguhnya Dia Maha. 38:57 Menerima tobat dan Maha penyayang, Maha 38:59 menerima tobat. 39:01 Nah karena itu kata Bunda Aisyah setelah 39:03 turunnya ayat ini. 39:05 Dulu Rasulullah kalau rukuk baca subhana 39:08 rabbiyal adzim. 39:10 Sujud baca subhana rabbiyal a'la. 39:12 Sesudah turunnya surat An-Nasr. Beliau 39:15 memperbanyak baca subhanakallahumma. 39:19 Wabihamdika astaghfiruka wa atubu ilaih. 39:23 Dan itu adalah isyarat lagi ya. 39:26 Pemberitahuan dari Allah subhanahu wa 39:28 ta'ala. Jadi bukan cuma Jibril, Allah 39:31 pun sudah memberitahukan. 39:33 Ya demikian kepada penanya, wallahualam. 39:37 Baik. Ustad terima kasih atas 39:39 jawabannya. 39:40 Kemudian dari. 39:45 Dubai, Ustad. 39:46 Ada Bu Nurul Imtisan. Dari Dubai 39:50 mendengarkan siaran Ustad. 39:53 Kemudian Bapak Ibu Rukmini dan Ibu Ani 39:57 Khani Khudaifah. Lalu pertanyaan 39:59 selanjutnya Pak Ustad. Ini datang dari 40:01 Fikri di Tangerang. Assalamualaikum 40:04 warahmatullahi wabarakatuh Ustad. 40:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 40:08 wabarakatuh. Kalau kita datang ke masjid 40:11 untuk salat subuh. Tapi salat berjamaah 40:14 sudah dimulai. Apakah masih boleh 40:16 melaksanakan salat sunah qabliyah subuh 40:19 terlebih dahulu agar mendapat 40:20 keutamaannya ataukah langsung ikut salat 40:23 wajib berjemaah? 40:26 Baiklah. 40:27 Bismillahirrahmanirrahim. 40:30 [mendengus] 40:31 Kalau kita datang ke masjid, ya, 40:35 eee belum dikum belum iqamat, 40:41 ya, maka 40:43 kita disunahkan salat qabliyah subuh. 40:48 Tapi kalau umpamanya sudah iqamat atau 40:54 akan dikumandangkan akan disampaikan 40:57 iqamat, 40:58 maka 41:00 kita tidak usah salat qabliyah subuh 41:03 dulu. 41:05 Tapi 41:06 apalagi kalau imam atau jemaah sudah 41:10 mulai salat, 41:12 enggak benar kalau kita mengerjakan 41:14 qabliyah. Kita ikutlah salat subuh dulu. 41:19 Nanti sesudah salat subuh baru kita 41:22 mengerjakan qabliyah subuh. 41:25 Ya. 41:26 Suatu hari seketika Rasulullah 41:28 sallallahu alaihi wasallam selesai salat 41:31 subuh, 41:32 tiba-tiba tiba-tiba datang seseorang 41:34 yang terlambat nih, sudah selesai salat 41:37 subuhnya. 41:38 Lalu Rasulullah bertanya bertanya kepada 41:41 para sahabat, "Man tasaddaqa bihada?" 41:44 "Siapa yang mau bersedekah kepada lelaki 41:46 ini?" 41:47 Lalu sahabat 41:49 Umar, 41:50 ya, radhiallahu Abu Bakar 41:53 kemudian berdiri lalu salat bersama 41:56 dengan orang itu. Ini yang disebut 41:58 dengan salat iadah, ya. 42:01 Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam 42:02 selesai salat subuh, Nabi melihat 42:06 eee apa namanya [berdehem] 42:09 [batuk] 42:09 eee jadi maaf, kalau kita berdoa, Nabi 42:13 melihat ada orang mengerjakan salat 42:16 sunah dua rakaat. 42:18 Lalu Rasulullah, setelah begitu selesai 42:21 bertanya kepada sahabat itu. 42:25 Ya hada, katanya, "Hai saudaraku ini 42:29 eee 42:31 mahatanirroq'ataini, 42:33 ini dua rakaat apa? 42:35 Anda mengerjakan salat sunah dua 42:37 rakaat." Lalu orang itu berkata begini, 42:40 "Rasulullah 42:41 tadi saya belum sempat salat qabliyah 42:44 subuh. 42:45 Ya, sudah keburu iqamat. Jadi 42:48 sekaranglah saya 42:50 mengerjakan qabliyah subuh itu." 42:53 Dan Rasulullah tidak mengingkari, diam 42:55 saja. 42:57 Diamnya Rasul 42:59 itu menunjukkan 43:01 setuju dengan perbuatan itu. Ini dalam 43:04 istilah hadis nanti disebut hadis 43:07 taqriri. 43:09 Jadi Nabi tidak melakukan, ya, tapi 43:12 melihat seseorang yang melakukan 43:16 perbuatan, 43:18 maka itu Nabi enggak memberi komentar. 43:22 Diam saja, diamnya itu menunjukkan itu 43:25 adalah benar. Jadi tadi saudara 43:28 ya, yang dari Tangerang atau mana tadi 43:31 itu, jangan salat qabliyah dulu, nanti 43:34 qabliyahnya sesudah salat subuh. 43:37 Enggak apa-apa, karena qabliyah itu 43:40 bukan harus dilakukan sebelum salat 43:42 fardu, tapi qabliyah itu adalah salat 43:47 sunah yang waktunya 43:49 dimulai sesudah tibanya waktu salat 43:53 fardu sampai habisnya waktu salat fardu 43:57 tersebut. Itu qabliyah. Hmm. Jadi keliru 44:01 orang mengatakan kalau qabliyah itu 44:03 harus dilakukannya sebelum, ya, sebelum, 44:06 sebelum waktu zuhur, eh, sebelum salat 44:09 fardu, enggak begitu. Qabliyah itu 44:11 sekali lagi adalah 44:13 yaitu salat sunah yang waktunya, 44:16 salat-salat ratib ya, yang waktunya 44:20 setelah masuknya waktu salat fardu 44:24 dan sampai berakhirnya atau habisnya 44:28 waktu salat fardu tersebut. Begitu ya. 44:31 He eh. Ya, sama dengan kalau antum 44:33 datang ke masjid sudah salat zuhur 44:38 misalnya, waduh eh 44:41 belum salat qabliyah, kerjakan 44:43 sesudahnya. Atau Anda biasanya 44:46 kalau sudah biasa salat di eh, salat 44:50 jumat ya, salat jumat suka biasa 44:52 mengerjakan, ada yang mengerjakan 44:54 qabliyah jumat kan ada yang enggak ya. 44:57 Nah, sementara di masjid itu ada yang 45:00 adzannya satu kali, ada yang adzannya 45:02 dua kali. 45:04 Kalau adzannya satu kali, biasanya kan 45:06 enggak ada qabliyah, kecuali sebagian 45:09 masjid ada yang sangat bijaksana 45:13 memberikan kesempatan kepada yang biasa 45:16 qabliyah, eh, apa namanya [tertawa] 45:18 [mendengus] 45:19 qabliyah jumat, itu bijak sekali itu 45:21 orang, itu seperti yang ada di rest area 45:23 19 itu seperti itu. Diberi kesempatan. 45:27 Sekarang kalau enggak diberi kesempatan 45:28 bagaimana? Enggak usah jamaah ini pada 45:31 salat qabliyah, eh, [batuk] qabliyah 45:33 jumat walaupun sudah biasa qabliyah ya. 45:37 Jangan qabliyah dulu, nanti khatib 45:39 menyampaikan khutbah, Anda pada salat 45:42 qabliyah, iya kalau jamaahnya banyak, 45:45 kalau jamaahnya nanti yang enggak salat 45:48 itu kurang dari 39 kan menurut mazhab 45:52 Syafii ini bisa berbahaya. 45:54 Oleh sebab itu jangan qabliyah subuh, 45:56 eh, jangan qabliyah jumat ya. Nanti 45:58 qabliyahnya dilakukan sesudah ba'diyah 46:01 Jumat. Demikian wallahualam. Baik. 46:05 Pertanyaan terakhir Ustaz ya. 46:07 Yuk ya. Ada Bapak Rahman. 46:11 Assalamualaikum Pak Kiai, bila rawatib 46:15 atau qabliyah subuh setelah salat fardu 46:18 subuh untuk niatnya qabliyah subuh 46:20 mustaqbilal qiblati qadaan atau 46:23 bagaimana? Kemudian dari sebentar Ustaz, 46:26 ini dari Dubai ada Ibu Nurul yang 46:30 bertanya. Ustaz, saya tiap malam salat 46:33 witir setelah salat Isya tapi jarang 46:36 salat tahajud karena saya tidur cepat. 46:39 Bagaimana Ustaz? Dan terakhir dari Bunda 46:42 Nurjanah di Singapura juga bertanya, 46:46 Ustaz 46:47 eee 46:48 malaikat siapa yang mengendalikan 46:50 matahari dan bulan? Terima kasih. 46:53 Itu saja Ustaz. 46:55 Tiga pertanyaan. 46:56 Bismillah. Bismillahirrahmanirrahim. 47:00 Yang pertama dulu ya. 47:02 Yang pertama aduh lupa yang pertama 47:04 tadi. 47:05 [batuk] 47:05 Oh, yang pertama dari Bapak Rahman. Saya 47:07 ulang ya Ustaz ya. 47:09 Bila rawatib atau qabliyah subuh setelah 47:12 salat fardu subuh. 47:14 Baik. 47:15 Jadi apakah itu nanti niatnya adaan apa 47:19 qadaan? Ya. Ya. 47:20 Tadi saya katakan 47:23 waktu qabliyah itu 47:25 dimulai waktunya ya 47:28 dimulai masuknya waktu salat fardu 47:32 sampai berakhirnya habisnya 47:35 waktu fardu tersebut. Jadi kalau 47:38 mengerjakan sesudah fardu itu bukan 47:41 qada, itu masih waktunya juga. 47:44 Jadi enggak perlu antum eee Pak Rahman 47:47 itu mengucapkan qadaan, itu masih adaan 47:50 sama. Ya. Belum habis waktu waktu 47:53 qabliyah itu. 47:54 Begitu. Kemudian sekarang dari Ibu Nur 47:57 yang di Dubai, ya. Iya. Saya suka salat 48:01 witir itu sesudah isya, tapi jarang 48:04 salat tahajud. Bagaimana? 48:07 Kalau 48:09 ee 48:10 sahabat Abu Bakar dan sahabat Utsman itu 48:14 kalau mengerjakan salat witir biasanya 48:17 sesudah salat isya. 48:19 Habis ba'diah isya, kemudian salat 48:22 witir. Nah, nanti kalau pagi bangun jam 48:25 02.00 atau jam 03.00 baru beliau 48:27 tahajud. 48:29 Ya, karena sudah witir, ya, di awal di 48:33 awal waktu, maka sesudah tahajudnya itu 48:36 sahabat Abu Bakar tidak mengerjakan 48:38 witir lagi. 48:40 Karena apa? Kata Rasulullah la witrani 48:43 fil lailah, tidak ada dua witir dalam 48:45 satu malam. 48:47 Nah, sementara sahabat 48:49 Umar dan sahabat Ali itu mengerjakannya 48:53 itu ba'diah sesudah salat isya. 48:56 Mereka tidur, kemudian bangun, nanti 49:00 tahajud, sesudah tahajud baru menutupnya 49:04 dengan salat witir, ya. Itu kebiasaan 49:08 sahabat Umar dan sahabat 49:09 sahabat Ali. Kedua-duanya ini dibenarkan 49:13 oleh Rasulullah sallallahu alaihi 49:16 wasallam. 49:17 Nah, tinggal kaitannya dengan pertanyaan 49:20 Ibu Nur, saya salat witir saja jarang 49:22 salat tahajud, gimana? Bagus itu sudah 49:25 bagus, ya, sudah bagus. Ya, tentu akan 49:28 lebih bagus lagi kalau memang sebelum 49:32 apa namanya, kemudian ditambahin dengan 49:35 tahajudnya, ya. 49:37 Nah, untuk pertama kalau mau tahajud 49:39 enggak usah banyak-banyak, dua rakaat 49:41 dulu. Sampai Ibu yakin bisa rutin 49:45 mengerjakan setiap malam. 49:48 Nanti kalau sudah sudah tiap malam dua 49:51 itu enggak ditinggalkan, rutin, baru 49:54 boleh tambah, gitu ya. Rakaat pertamanya 49:57 yang tadi kuliah dengan kulhu, begitu 49:59 saja, ya. Nanti kalau sudah yakin 50:02 mantap, sudah rutin, baru tambahin lagi 50:06 dua rakaat lagi, ya, sedikit-sedikit 50:08 nambahnya. 50:10 Nah, selanjutnya kalau Ibu mengerjakan 50:13 salat witirnya itu didahului dengan 50:15 tidur, walaupun Ibu Nur itu enggak 50:19 tahajud, maka salat witir tadi sudah 50:23 masuk tahajud. 50:25 Sebab salat tahajud itu adalah salat 50:27 sunah, at-tanafalu lailan ba'dan naum, 50:30 mengerjakan salat sunah di malam hari 50:33 sesudah tidur. Baik itu namanya salat 50:36 tahajud, dengan sebutan tahajud, salat 50:39 hajat, salat witir, salat apa, kalau 50:42 salatnya di malam hari didahului dengan 50:44 tidur, itu namanya tahajud, begitu, 50:48 walaupun cuma salat witir. 50:50 Nah, kemudian yang terakhir adalah yang 50:53 dari Singapura. 50:54 Iya. 50:56 Eh, mengenai 50:58 tadi lupa itu, Gus. Ehm, yang dari 51:01 Singapura, Bunda Nurjanah itu, 51:05 eh, siapa malaikat yang 51:07 mengendalikan matahari dan bulan? 51:11 Oh, itu. 51:12 Malaikat yang mengendalikan matahari dan 51:14 bulan. 51:16 Eh, saya eh, enggak tahu kalau-kalau 51:19 itu, mohon maaf, nanti saya coba saya 51:21 akan cari, ya. 51:23 Eh, yang ada itu malaikat di antara yang 51:26 10 itu, 51:27 eh, tugas-tugasnya tentu Ibu sudah tahu. 51:31 Kalau yang mengendalikan eh, apa 51:34 namanya, matahari dan bulan, 51:37 saya tidak tahu namanya, yang tahu cuma 51:40 eh, Allah saja yang tahu. Saya itu yang 51:43 mengendalikan Allah. 51:44 [berdehem] 51:45 Wasamsyu tajri limustaqarrilaha, 51:47 dzalika takdirul alim. Alim. Itu adalah 51:52 dan matahari beredar dari dari porosnya 51:56 dan itu merupakan takdir ketetapan dari 51:59 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Artinya Allah 52:01 yang sudah menetapkan demikian ya. 52:04 Kemudian walqomaro dan seterusnya itu 52:07 dalam surat Yasin ya. Iya. Nah, tetapi 52:09 walaupun begitu insya Allah nanti coba 52:11 akan saya cari barangkali ada nama 52:14 malaikat 52:15 tertentu yang mengendalikan atau yang 52:19 yang memutarkan matahari dan bulan. 52:21 Semoga apa yang saya sampaikan ini ada 52:23 manfaatnya dan kembali kepada Bapak Ibu 52:27 saya menga-mengajak 52:29 untuk berinvestasi ukhrowi. Saya lagi 52:32 bangun pesantren ya. Kalau Bapak Ibu 52:35 pendengar ini mau berinvestasi ukhrowi 52:39 silakan ya. 52:40 Eee 52:41 baik berupa apa namanya harta, berupa 52:45 benda, paling tidak doa. Tolong doakan 52:48 biar cepat jadi ya. 52:50 Amin. Sekian barangkali dari saya. 52:52 Akhirnya marilah kita memohon kepada 52:54 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ada nomor 52:56 bisa dihubungi Ustad? 52:57 Ya. 52:58 Nomor untuk investasi akhirat 53:01 ke mana bisa menghubungi? 53:03 Nanti eee apa namanya langsung ke saya 53:06 aja boleh. Nomor ininya kalau enggak 53:08 salah eee rekening saya sudah ada di itu 53:11 di apa di 53:13 eee 53:15 di di Fajar. Di Fajar atau di Oh. 53:19 Iya. Heeh, ada nomor itu nomor 53:21 rekeningnya itu ya. Heeh. 53:22 Eee 53:23 baik. Marilah kita memohon kepada Allah. 53:25 Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala 53:27 panjangkan umur kita dalam taat 53:30 kepadanya. 53:31 Allah tambahkan iman dan Islam kita. 53:35 Allah kuatkan keyakinan kita. Allah 53:38 kokohkan pendirian kita. 53:40 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 53:42 diridai dan dicintainya. Allah hiasi 53:45 hati kita dengan akhlak yang mulia. 53:47 Allah bersihkan hati kita dari akhlak 53:50 yang hina. Allah limpahkan rahmat, 53:52 taufik, dan hidayah kepada kita. Anak 53:55 cucu kita sehingga selama hidup kita 53:57 istikamah menjalankan perintahnya, 53:59 menjauhi larangannya. Dan Allah jadikan 54:02 kita termasuk orang yang mencintai Allah 54:05 dan Rasul-Nya dan juga para aulia dan 54:08 ulama. Dan kita mohon semoga Allah 54:11 manakala mewafatkan kita, wafatkan kita 54:14 dalam keadaan husnul khotimah. Rabbana 54:17 taqabbal minna du'ana wa rajana siro 54:19 amalin bi rahmatika ya arhamar rahimin. 54:22 Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil 54:25 akhirati hasanah waqina adzabannar. Wa 54:28 sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa 54:30 sahbihi wa sallam. Alhamdulillahirobbil 54:32 alamin. Assalamualaikum warahmatullahi 54:34 wabarakatuh. Waalaikumsalam 54:36 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 54:38 akhwat, untuk Anda yang ingin 54:40 menghubungi Ustaz Ahmad Jazuli Khalil di 54:43 0816 54:46 17050995. 54:49 Demikian Ustaz ya. 54:51 Nomor Ustaz ya. 54:52 Iya, betul. Iya. 54:53 Jadi bagi Anda yang ingin ee 54:55 berinvestasi akhirat, silakan untuk 54:57 menghubungi ee Ustaz Jazuli di 0816 55:03 17050995. 55:07 Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh 55:09 pendengar Radio Silaturahim di manapun 55:11 Anda berada. 55:12 Kami mohon undur diri dari ruang dengar 55:15 Anda. Ila liqa, billahi taufik wal 55:17 hidayah. Wassalamualaikum warahmatullahi 55:20 wabarakatuh.